P. 1
KTSP_2012-2013 (1)

KTSP_2012-2013 (1)

|Views: 78|Likes:
Published by Nur Wakhid Hidayat

More info:

Published by: Nur Wakhid Hidayat on Jan 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2014

pdf

text

original

Sections

  • A. Latar Belakang
  • B. Landasan
  • C. Pengertian
  • 2. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum
  • 12. Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran adalah kualifikasi
  • 13. Standar Kompetensi Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan
  • 18. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang
  • D. Tujuan Penyusunan Kurikulum
  • 1. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia
  • bangan dan kemampuan peserta didik
  • 3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan
  • 4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional
  • 5. Tuntutan dunia kerja
  • 7. Agama
  • 8. Dinamika perkembangan global
  • 9. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
  • 10. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat
  • 11. Kesetaraan jender
  • 12. Karakteristik satuan pendidikan
  • E. Prinsip Pengembangan dan Pelaksanaan Kurikulum
  • 1. Prinsip Pengembangan Kurikulum
  • didik dan lingkungannya
  • b. Beragam dan terpadu
  • d. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
  • e. Menyeluruh dan berkesinambungan
  • f. Belajar sepanjang hayat
  • g. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
  • 2. Prinsip Pelaksanaan Kurikulum
  • BAB II
  • TUJUAN, VISI DAN MISI SEKOLAH
  • A. Tujuan Pendidikan SMA
  • B. Visi Sekolah
  • Berwawasan Lingkungan serta Religius Menuju Bertaraf Internasional
  • C. Misi Sekolah
  • 1. Mengupayakan terpenuhinya standar nasional pendidikan sebagai
  • dasar pelayanan pendidikan yang bermutu;
  • 2. Mengupayakan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas untuk
  • mencapai keunggulan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi;
  • 3. Mengaplikasikan kurikulum nasional yang berbasis pada pendidikan
  • karakter dan budaya bangsa;
  • 4. Mengaplikasikan kurikulum adaptif internasional dengan tetap
  • menjun-jung tinggi karater dan budaya bangsa;
  • 5. Mewujudkan kultur sekolah yang berwawasan lingkungan dan sosial
  • untuk kenyamanan proses pembelajaran
  • 6. Mewujudkan lingkungan sekolah sebagai sarana pendukung pendidikan
  • dan media pembelajaran;
  • lestari untuk mendukung terwujudnya sekolah adiwiyata;
  • 8. Menciptakan suasana religius melalui peningkatan pengamalan ajaran
  • 9. Meningkatkan semangat dan motivasi penguasaan bahasa Indonesia
  • dan berbahasa Inggris sebagai sarana kompetisi penguasaan ilmu
  • D. Tujuan SMA Negeri 1 Martapura
  • BAB III
  • STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
  • A. Mata Pelajaran
  • CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN
  • Pelajaran Cakupan
  • 1. Kurikulum SMA kelas X
  • 2. Kurikulum SMA kelas XI dan XII
  • TABEL 1
  • STRUKTUR KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KELAS X
  • Komponen Alokasi Waktu Semester I Semester II
  • A. Mata Pelajaran
  • B. Muatan Lokal
  • C. Pengembangan Diri*
  • Jumlah 43 43
  • TABEL 2
  • STRUKTUR KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KELAS XI DAN XII PROGRAM IPA
  • B. Muatan Lokal
  • Jumlah 43 43 43 43
  • TABEL 3
  • STRUKTUR KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KELAS XI DAN XII PROGRAM IPS
  • Pengembangan Diri BP-BK
  • C. Pengembangan diri
  • D. Jam pelajaran
  • E. Alokasi waktu
  • F. Kegiatan Pengembangan Diri dan Ekstrakurikuler
  • TABEL 4
  • JENIS PENGEMBANGAN DIRI YANG DITETAPKAN PADA
  • SMA NEGERI 1 MARTAPURA
  • 1. Kegiatan Rutin
  • KELAS BERSIH
  • 2) Kegiatan Spontan
  • 3) Kegiatan Keteladan
  • G. Pelayanan Bimbingan Konseling
  • 1. Pengertian Konseling
  • a. Paradigma
  • b. Visi
  • c. Misi
  • 3. Bidang Pelayanan Konseling
  • 4. Fungsi Konseling
  • 5. Prinsip dan Asas Konseling
  • 6. Jenis Layanan Konseling
  • 7. Kegiatan Pendukung
  • 8. Pelayanan Ekstrakurikuler
  • H. Beban Belajar
  • I. Ketuntasan Belajar
  • TABEL 5
  • KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL
  • TAHUN PELAJARAN 2012-2013
  • Kelas / Program
  • X (Umum) XI IPA XI IPS XII IPS XII IPA
  • J. Kenaikan kelas dan Kelulusan
  • K. Penentuan Pilihan Program/Jurusan
  • 1. Program IPA
  • 2. Program IPS
  • L. Pendidikan Kecakapan Hidup
  • M. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global
  • N. Integrasi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB) serta Ekonomi
  • Kreatif
  • TABEL 6
  • ASPEK PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
  • Keterangan:
  • 1. Religius
  • 2. Jujur
  • a. Peserta Didik
  • b. Pendidik
  • c. Tenaga Kependidikan :
  • 3. Disiplin
  • c. Tenaga Kependidikan:
  • 4. Peduli lingkungan
  • c. Tenaga Kependidikan
  • 5. Peduli sosial
  • 6. Demokratis
  • 7. Tanggung jawab
  • c. Tenaga Kependidikan
  • 8. Kerja keras
  • 9. Kreatif
  • 10. Mandiri
  • 11. Cinta tanah air
  • 12. Menghargai prestasi
  • 13. Gemar membaca
  • O. Integrasi Pendidikan Berlalu Lintas
  • P. Integrasi Pendidikan Lingkungan Hidup
  • BAB IV
  • KALENDER PENDIDIKAN
  • A. Permulaan Tahun Pelajaran
  • B. Waktu Belajar
  • HARI WAKTU BELAJAR
  • C. Kegiatan Ulangan Tengah Semester dan Semester
  • D. Libur Sekolah

1

KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2012-2013
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Pendidikan Nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa , bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mengemban fungsi tersebut Pemerintah menyelenggarakan suatu Sistem Pendidikan Nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Pemerintah RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut di atas, Pemerintah menetapkan tiga pilar kebijakan nasional di bidang pendidikan, yaitu: Pemerataan akses dan kesempatan pendidikan , peningkatan mutu, dan relevansi serta efesiensi manajemen pendidikan. Pemerataan akses dan kesempatan pendidikan diwujudkan antara lain dalam program wajib belajar 9 tahun yang sekarang dilakukan supaya percepatan penuntasannya, termasuk pengadaan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah terpencil. Selanjutnya mulai tahun 2012 atau mulai tahun ajaran 2012-2013 wajar 9 tahun dilanjutkan dengan rintisan wajar 12 tahun. Peningkatan mutu pendidikan diarahkan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya melalui olah hati, olah pikir, olah rasa dan olahraga agar memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan regional dan global. Peningkatan relevansi pendidikan dimaksudkan untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan

2 tuntutan kebutuhan berbasis potensi daya alam daerah di Indonesia. Peningkatan efesiensi manajemen pendidikan dilakukan melalui penerapan manajemen berbasis sekolah, pembaharuan pengelolaan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkesinambungan serta upaya pencitraan publik. Implementasi Undang-Undang Pemerintah RI No.20 Tahun 2003 tentang

Sistem Pendidikan Nasional dijabarkan ke dalam sejumlah Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri. Di antaranya Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Melalui peraturan ini Pemerintah memberikan arahan tentang perlunya disusun dan dilaksanakan delapan standar nasional pendidikan, yakni standar isi, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan ,standar sarana dan prasarana , standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan. Dalam dokumen ini dibahas standar isi sebagaimana dimaksud oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, yang secara keseluruhan mencakup: 1. Kerangka dasar dan struktur kurikulum yang merupakan pedoman dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). 2. Beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah. 3. KTSP yang akan dikembangkan dalam dokumen ini berdasarkan panduan penyusunan kurikulum sebagai bagian yang tak terpisahkan dari Permendiknas No. 22 tahun 2006 tentang standar isi, dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. 4. Kalender Pendidikan untuk penyelenggaraan pendidikan pada satuan pendidikan. Dalam dokumen ini juga dikemukakan tentang Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB) termasuk pendidikan ekonomi kreatif, mengingat SMA Negeri 1 Martapura merupakan satu-satunya SMA di Kalimantan Selatan yang diberikan kepercayaan oleh Pemerintah, dalam hal oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan untuk menyelenggaraan PBKB yang diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar di Provinsi Kalimantan Selatan mulai tahun 2011-2012. PBKB disadari sangat penting, karena pendidikan karakter dan ekonomi kreatif pada hakikatnya adalah rohnya pendidikan dan dalam implementasinya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh aktivitas SMA Negeri 1 Martapura dalam rangka mencapai tujuan sekolah, sesuai dengan visi dan misi sekolah. Akan tetapi secara eksplisit PBKB belum dicantumkan dalam administrasi kurikulum secara tegas dan dalam implementasinya belum pula terlaksana secara fokus. Pada tahun pelajaran

3 2011-2012 sudah diintegrasikan dan eksplisit dicantum dalam buku I dan II sebanyak 7 karakter. Upaya integrasi PBKB terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahuntahun selanjutnya. Implementasi PBKB tidak hanya pada KBM, tetapi juga dalam bentuk aktivitas rutin sekolah, kegiatan-kegiatan spontan dan penciptaan suasana dan kondisi sekolah yang kondusif. Mengingat kondisi realitas potensi sekolah dan tahun pelajaran 2012-2013 merupakan tahun kedua, maka SMA Negeri 1 Martapura sepakat melanjutkan PBKB dengan fokus tambahan perioritas enam aspek pokok karakter, sehingga menjadi 13 karakter dari 18 aspek pokok karakter yang diprogramkan Pemerintah. Tujuh aspek nilai pokok karakter dibudayakan di SMA Negeri 1 Martapura mulai tahun pelajaran 2011-2012, meliputi (1) religius, (2) jujur, (3) disiplin, (4) demokratis, (5) peduli lingkungan, (6) peduli sosial, dan (7) tanggung jawab. Kemudian ke tujuh aspek nilai pokok karakter yang menjadi fokus tahun pelajaran 2011-2012 terus ditingkatkan pelaksanaannya dan memasuki tahun pelajaran 2012-2013 ditambah lagi fokus pada enam aspek nilai pokok, meliputi (1) kerja keras, (2) kreatif, (3) mandiri, (4) cinta tanah air, (5) menghargai prestasi, dan (6) gemar membaca , sehingga menjadi 13 nilai karakter pokok. Sesuai dengan visi, misi, dan tujuan sekolah sebagai sekolah adiwiyata, maka pada tahun pelajaran 2011-2012, SMA Negeri 1 Martapura menetapkan adanya

Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) yang diintegrasikan dalam proses aktivitas sekolah, baik intrakurikuler, maupun ekstrakurikuler dan pengembangan diri. Integrasi PLH dalam intrakurikuler dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun pelajaran 2011-2012 diintegrasikan pada tujuh mata pelajaran, yaitu PAI, PKn, Bahasa Indonesia, Biologi, Geografi, Pendidikan Olahraga dan Kesehatan serta Pendidikan Seni. Memasuki tahun pelajaran 2012-2013 PLH lebih fokus dan ditingkatkan integrasi pada semua mata pelajaran pada materi ajar yang relevan. Di samping itu selain integratif, juga ditetapkan secara monolotik mata pelajaran PLH.

B. Landasan 1. Undang-Undang Pendidikan Nasional 2. Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) Pemerintah RI No.20 Tahun 2003 tentang Sistem

kalender pendidikan dan silabus. 2. . Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Pengertian 1. materi pokok/pembelajaran. 4. struktur. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah 4. indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan . kegiatan pembelajaran. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah 5. isi. 3 Tahun 2009 tentang Muatan Lokal Baca Tulis Al Quran 10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Pedoman Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional 8. Peraturan Daerah No. Renstra Kemendiknas Tahun 2010-2014. C. alokasi waktu dan sumber belajar. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 dan 23 Tahun 2006 6. 3. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi dasar. dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.4 3. Pedoman Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2008 9.

dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik. standar kompetensi terdiri atas sejumlah kompetensi dasar sebagai acuan baku yang harus dicapai dan berlaku secara nasional. Standar Kompetensi Lulusan meliputi kompetensi untuk seluruh mata pelajaran atau seluruh kelompok mata pelajaran. 10. 8. kompetensi mata pelajaran. 7. dan mengevaluasi standar nasional pendidikan. Kompetensi adalah kemampuan bersikap. dan jenis pendidikan tertentu. Peserta Didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur. sikap. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. olahraga dan kesehatan. kompetensi bahan kajian. Kerangka Dasar Kurikulum adalah rambu-rambu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan untuk dijadikan pedoman dalam penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya pada setiap satuan pendidikan. pengetahuan. ilmu pengetahuan dan teknologi. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester. 11. Standar Kompetensi Kelompok Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik pada setiap kelompok mata pelajaran yang mencakup kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. mamantau pelaksanaan. Standar Kompetensi Lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. disingkat BSNP adalah badan mandiri dan independen yang bertugas mengembangkan. Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap. jenjang.5 5. Standar Isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. berpikir. Badan Standar Nasional Pendidikan. dan bertindak secara konsisten sebagai perwujudan dari pengetahuan. 9. dan keterampilan. pengetahuan. 12. . 6. estetika dan jasmani. kewarganegaraan dan kepribadian.

15. penugasan terstruktur. 18. pengayaan. Sistem Paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan yang dimaksud. Beban Belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka. pendidik dan lingkungan. 16. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai standar kompetensi lulusan serta kemampuan lainnya dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. 17. Penugasan terstruktur termasuk kegiatan perbaikan. Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan untuk menyusun indikator kompetensi. pengetahuan.6 13. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidikuntuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi mata pelajaran atau lintas mata pelajaran atau kemampuan lainnya yang waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat dan/atau semester untuk mata pelajaran tertentu. materi pembelajaran. Kegiatan Tatap Muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses interaksi antara peserta didik. . 19. Standar Kompetensi Mata Pelajaran adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap. dan percepatan. Penugasan Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang didesain oleh pendidik untuk menunjang pencapaian tingkat kompetensi dan atau kemampuan lainnya pada kegiatan tatap muka. 14.

22. jasmani. libur akhir tahun pelajaran. kewarganegaraan dan kepribadian. yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri . Waktu Libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu Pembelajaran Efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. 24. Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. 26. Susunan mata pelajaran tersebut terbagi dalam lima kelompok yaitu kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Struktur Kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik pada satuan pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. hari libur umum (termasuk hari-hari besar nasional). dan hari libur khusus. 27. termasuk keunggulan daerah. olahraga dan kesehatan. Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. 25. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.7 20. estetika. hari libur keagamaan. Minggu Efektif Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. minggu efektif belajar. Permulaan Tahun Pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembe- lajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran.mata pelajaran yang diikutinya setiap semester pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. 21. jeda antar semester. 23. Sistem Kredit Semester (SKS) adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran . ilmu pengetahuan dan teknologi.

kurikulum disusun dengan . Penyusunan kurikulum memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia. Hal ini merupakan bagian integral dari pendidikan karakter. yaitu meningkatkan kecerdasan. 31. bakat. dalam hal ini secara khusus pada tujuan pendidikan menengah. kecerdasan. Hal ini merupakan bagian integral dari pendidikan karakter disiplin. kesadaran atau kemauan. psikomotor) berkembang secara optimal. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. nilai dan kebiasaan untuk menghargai lingkungan hidup. Sejalan dengan itu. dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Tujuan Penyusunan Kurikulum Tujuan penyusunan Kurikulum ini mengacu pada tujuan umum pendidikan. Pendidikan Lalu Lintas adalah serangkaian usaha secara terprogram dan tersistem untuk melahirkan generasi yang memiliki etika dan budaya tertib berlalu lintas. kepribadian. Pendidikan Karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan. Pendidikan Lingkungan Hidup di SMA Negeri 1 Martapura merupakan salah satu keunggulan sekolah. akhlak mulia serta ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut meliputi: 1. Pengembangan Diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan . kognitif. pengetahuan . minat . 29. 30. Pendidikan Lingkungan Hidup adalah suatu proses yang bertujuan membentuk perilaku.8 28. Peningkatan potensi. 2. terutama karakter peduli lingkungan. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. D.

Oleh sebab itu. Untuk itu. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu. kecerdasan intelektual. kebutuhan. . kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. dan keragaman karakteristik lingkungan. Perkembangan ilmu pengetahuan. tingkat perkembangan. 3.9 memperhatikan potensi. Oleh karena itu. teknologi. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. teknologi. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. 4. 6. dan seni. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan memunyai kecakapan hidup. keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi. kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan Ilmu pengetahuan. sosial. tantangan. dan seni Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. dan kinestetik peserta didik. 5. minat. emosional. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki potensi. spritual.

Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Oleh karena itu. . misi. 10. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. tujuan. kurikulum harus mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. Kesetaraan jender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender. 11. 9. Karakteristik satuan pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. 12. 8. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain. taqwa dan akhlak mulia. Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. Oleh karena itu. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta memunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan suku dan bangsa lain. dan ciri khas satuan pendidikan. kondisi. baik pada individu maupun bangsa. Dinamika perkembangan global Pendidikan harus menciptakan kemandirian.10 7.

serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. b. Oleh karena itu. teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. Prinsip Pengembangan dan Pelaksanaan Kurikulum 1. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. perkembangan. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. status sosial ekonomi. suku. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. c. berilmu. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: a. perkembangan. teknologi. dan jender. cakap. sehat. kreatif. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungannya. kebutuhan. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. adat istiadat. dan pengembangan diri secara terpadu. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi. Prinsip Pengembangan Kurikulum KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP.11 E. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. budaya. Berpusat pada potensi. berakhlak mulia. d. muatan lokal. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. kebutuhan. dan seni. jenjang dan jenis pendidikan. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan . kondisi daerah.

e. perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. g. pengembangan keterampilan pribadi. berbangsa dan bernegara. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. Oleh karena itu. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. yaitu (1) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.12 kehidupan. Prinsip Pelaksanaan Kurikulum Dalam pelaksanaan kurikulum di setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut: a. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi. dinamis dan menyenangkan. b. keterampilan akademik. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. (3) belajar untuk mampu melaksanakan dan . keterampilan sosial. Kurikulum dilaksanakan dengan menegakkan kelima pilar belajar. pembudayaan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. (2 belajar untuk memahami dan menghayati. dunia usaha dan dunia kerja. serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas. f.

kreatif. contoh dan teladan). dan kesinambungan yang cocok dan memadai antar kelas dan jenis serta jenjang pendidikan. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik yang saling menerima dan menghargai. pengayaan. ing madia mangun karsa. (4) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain. c. di tengah membangun semangat dan prakarsa. sumber belajar dan teknologi yang memadai. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran. dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi peserta didik yang berdimensi ke-Tuhanan. Kurikulum dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multistrategi dan multimedia. f. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk keberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal. efektif. Kurikulum dilaksanakan dengan mendayagunakan kondisi alam. dan menyenangkan. keterkaitan. muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan. e. g. dengan prinsip alam takambang jadi pendidik (semua yang terjadi. keindividuan. tahap perkembangan. di depan memberikan contoh dan teladan). terbuka. . Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. ing ngarsa sung tulada (di belakang memberikan daya dan kekuatan. d. dan/atau percepatan sesuai dengan potensi. dan (5) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri. dan moral. melalui proses pembelajaran yang aktif. dan hangat. kesosialan. dengan prinsip tut wuri handayani.13 berbuat secara efektif. akrab. tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar.

kepribadian. Tujuan Pendidikan SMA Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan. . 3. Visi Sekolah Berakhlak Mulia. serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. C. B. Mewujudkan lingkungan sekolah sebagai sarana pendukung pendidikan dan media pembelajaran. Menjadikan lingkungan sekolah yang bersih. Berbudaya. Mengupayakan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas untuk mencapai keunggulan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. akhlak mulia. 8. Bermutu. terpelihara dan lestari untuk mendukung terwujudnya sekolah adiwiyata. Mengupayakan terpenuhinya standar nasional pendidikan sebagai dasar pelayanan pendidikan yang bermutu. Menciptakan suasana religius melalui peningkatan pengamalan ajaran agama yang terpadu. Peduli dan Berwawasan Lingkungan serta Religius Menuju Bertaraf Internasional. 4. Misi Sekolah 1. pengetahuan. Mengaplikasikan kurikulum adaptif internasional dengan tetap menjun-jung tinggi karater dan budaya bangsa. 7.14 BAB II TUJUAN. indah. Berdaya Saing. VISI DAN MISI SEKOLAH A. 5. Mewujudkan kultur sekolah yang berwawasan lingkungan dan sosial untuk kenyamanan proses pembelajaran 6. Mengaplikasikan kurikulum nasional yang berbasis pada pendidikan karakter dan budaya bangsa. 2.

. D. berbudaya dan peduli lingkungan. berdaya saing. berwawasan religius. Meningkatkan semangat dan motivasi penguasaan bahasa Indonesia dan berbahasa Inggris sebagai sarana kompetisi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.15 9. inovatif yang berakhlaq mulia. menuju bertaraf internasional 2. sesuai dengan visi dan misi daerah. Tujuan SMA Negeri 1 Martapura 1. Mewujudkan SDM yang kompetitif dan lulusan yang berkualitas untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi 3. Mewujudkan SDM yang berakhlak mulia. Memberikan peran aktif dalam menopang upaya pembangunan otonomi daerah melalui kontribusi di bidang SDM yang bermutu. bermutu. dedikatif.

Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 4. Struktur kurikulum SMA Negeri 1 Martapura matapelajaran sebagai berikut.16 BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia 2. Mata Pelajaran Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kelompok mata pelajaran jasmani. olahraga dan kesehatan Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian 3. : 1. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi lulusan. merupakan bagian integral dari struktur kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran. sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kelompok mata pelajaran estetika 5. Struktur kurikulum SMA / MA meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas X sampai XII. Muatan lokal dan pengembangan diri. Dengan memuat kelompok .

Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan abertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. disiplin. pelestarian lingkungan hidup. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. demokrasi. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. Estetika 5. Kelompok mata pelajaraan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan . ketaatan membayar pajak dan sikap serta perilaku anti korupsi. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. kolusi dan nepotisme. kerjasama. 1. muntaber dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.17 demikian. berbangsa dan bernegara. Akhlak mulia mencakup etika. budi pekerti. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut: CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN No. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. HIV/AIDS. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. kesetaraan gender. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. sikap. tanggung jawab sosial. 2. dan hidup sehat. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. jiwa dan patriotisme bela negara. ketaatan pada hukum. 4. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. Kewarganegaraan dan Kepribadian 3. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. kemajemukan bangsa. Olahraga dan Kesehatan pada SMA dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. kreatif dan mandiri. kecanduan narkoba. Jasmani. hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. cakupan dari masing-masing kelompok ini dapat diwujudkan maelalui mata pelajaran yang relevan. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. demam berdarah.

Kurikulum SMA kelas X Kurikulum SMA kelas X terdiri atas 16 mata pelajaran. Mulok Pendidikan Lingkungan Hidup disepakati mulai diterapkan secara integratif mulai tahun 2011-2012. Untuk mata pelajaran Ketrampilan Bahasa asing ditetapkan Bahasa Arab dan untuk mata pelajaran Muatan Lokal ditetapkan Pendidikan Al Quran dan Pendidikan Lingkungan Hidup. yaitu kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik dan kelas XI dan XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas dua program. 2 mata muatan lokal dan pengembangan diri. Untuk mata pelajaran ketrampilan bahasa asing dan Muatan Lokal melanjutkan kurikulum/silabus kelas X. Kurikulum tersebut secara berturut-turut disajikan pada Tabel 2 dan 3.18 Pengorganisasian kelas-kelas pada SMA Negeri 1 Martapura mengacu pada ketentuan-ketentuan yang berlaku. . 2. Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 2. Kurikulum SMA kelas XI dan XII Kurikulum SMA kelas XI dan XII IPA dan IPS terdiri atas 13 mata pelajaran. . Mulok Pendidikan Al Quran disepakati dalam bentuk Tilawatil Quraan sebagai wujud dukungan konkrit sekolah atas pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banjar Nomor 4 tahun 2005 tentang Khatamul Quraan. 2 mata pelajaran muatan lokal dan pengembangan diri. Program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 1. sedangkan dalam bentuk monolitik mulai tahun pelajaran 2012-2013. yakni: 1. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Tabel 1. dalam hal ini dibagi ke dalam dua kelompok .

Sastra Jumlah 43 43 Keterangan: . Tek. Bahasa Indonesia 4 4 4. Geogarfi 2* 2 11. Pend. Lingkungan Hidup 1 1 C. Studi-studi klub akademik 6. Bahasa Inggris 4 4 5. Pramuka 2. Ekonomi 3* 3* 12. Olahraga dan Kesehatan 2 2 15.Penambahan jam pelajaran disesuaikan dengan jumlah indikator dan menyeleraskan dengan visi misi kabupaten Banjar sebagai masyarakat religius. Kimia 2 2 9.Pengembangan diri (2*) ekuivalen 2 jam pelajaran . PMR 3. Pend. . Ketrampilan / Bahasa Asing/Bahasa Arab 2 2 B. Matematika 4 4 6. Pasman 4. Pendidikan Al Qur’an 2* 2* 18. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 3.BP/BK . Pengembangan kemampuan Bahasa Inggris 10. Seni Budaya 2 2 14. Seni Budaya Islamy 7. Fisika 3* 3* 7.Ekstrakurikuler 2* 2* 1. Pendidikan Agama 3* 3* 2. Majalah dinding 9. Pend. Seni dan Olahraga Prestasi 8. Sejarah 2 2* 10. Muatan Lokal 17. Pengembangan Diri* . Mata Pelajaran 1. Jasmani. Sosiologi 2 2 13.19 TABEL 1 STRUKTUR KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KELAS X Alokasi Waktu Komponen Semester I Semester II A.Informatika dan Komunikasi 2 2 16. Paskibra 5. Biologi 2 2 8.

Informatika dan Komunikasi 13. Majlis Taklim 8. UKS Jumlah 2* 2* 43 43 43 43 Keterangan: . PMR 3. Seni Vokal 14. Bola Volly 16. Futsal 15. Muatan Lokal 14. Scores 6. KIR 19.20 TABEL 2 STRUKTUR KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KELAS XI DAN XII PROGRAM IPA Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Kelas XII Semester 3 Semester 4 Semester 5 Semester 6 A. Mata Pelajaran 1. Olahraga dan Kesehatan 12. Biologi 8. Pendidikan Kewarganegaraan 3.Penambahan jam pelajaran disesuaikan dengan jumlah indikator dan menyeleraskan dengan visi misi kabupaten Banjar sebagai masyarakat religius . Sejarah 10. Pendidikan Al Qur’an 15. 11. Pendidikan Lingkungan Hidup C. Ketrampilan/Bahasa Asing/ Bahasa Arab 3* 2 4 4 4 5* 4 4 2* 2 2 2 2 2 1 3* 2 4 4 4 5* 4 4 2* 2 2 2 2 2 1 3* 2 4 4 5* 5* 4 4 1 1 2 2 2 2 1 3* 2 4 4 5* 5* 4 4 1 1 2 2 2 2 1 B. Matematika 6. Seni Tari 12. Bahasa Indonesia 4. Pend. Nasyid 9. Paskibra 5. Karate 18. Pendidikan Agama 2. Seni Sastra 13. Bahasa Inggris 5.Ekstrakurikuler 1. Pend.BP/BK . Majalah dinding. Jasmani. Pasman 4. Seni Budaya 11. Komputer 20.Pengembangan diri (2*) ekuivalen 2 jam pelajaran . Fisika 7. Bola Basket 17. Maulid Habsyi 7. Koperasi 10. Pramuka 2. Tek. Kimia 9. Pengembangan Diri* .

10. Muatan Lokal : 14. 8. Bola Volly 16. Bola Basket 17. Jasmani Olahraga dan Kesehatan 12. 4. Pasman 4. Pramuka 2. Nasyid 9. Komputer 20. Mata Pelajaran 1. 5. Pendidikan Agama Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Pend. 11. 11. Futsal 15. Scores 6. Koperasi 10. UKS Jumlah 43 43 43 43 Keterangan : . Maulid Habsyi 7. PMR 3. Lingkungan Hidup Pengembangan Diri BP-BK 1.Penambahan jam pelajaran disesuaikan dengan jumlah indikator dan menyeleraskan dengan visi misi kabupaten Banjar sebagai masyarakat religius . Seni Sastra 13. 2. Seni Tari 12.Informatika dan Komunikasi 13. Pendidikan Al Qur’an 15. Paskibra 5. Seni Budaya Pend. 3. Pend. Majalah dinding. Majlis Taklim 8.Pengembangan diri (2*) ekuivalen 2 jam pelajaran . 9. Tek. Karate 18. Seni Vocal 14. Ketrampilan / Bahasa Asing 3* 2 4 4 4 3 3 5* 4* 2 2 2 2 2 1 2* 3* 2 4 4 4 3 3 5* 4* 2 2 2 2 2 1 2* 3* 2 4 4 4 3 4* 5* 3 2 2 2 2 2 1 3* 2 4 4 4 3 4* 5* 3 2 2 2 2 2 1 B.21 TABEL 3 STRUKTUR KURIKULUM SMA NEGERI 1 MARTAPURA KELAS XI DAN XII PROGRAM IPS Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Kelas XII Semester 3 Semester 4 Semester 3 Semester 4 A. 6. KIR 19. 7.

tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan. Ini berarti bahwa dalam satu tahun satuan pendidikan dapat menyelenggarakan dua mata pelajaran muatan lokal. maka dalam implementasikannya juga mengintegrasikan PBKB dan ekonomi kreatif yang tergambar secara eksplisit dalam silabus dan RPP muatan lokal. . yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. dan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2009 Provinsi Kalimantan Selatan yang mulai diberlakukan mulai tahun ajaran 2010-2011 secara keseluruhan dari kelas X sampai kelas XII. sehingga satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Muatan lokal di SMA Negeri 1 Martapura mengacu dan berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2006 Kabupaten Banjar tentang Khatamul Al-Qur’an yang realisasinya dimulai pada tahun pelajaran 2007-2008 di semua kelas X dan dilanjutkan pada tahun 2008-2009 pada semua kelas XI dan dilanjutkan lagi dalam rangka khataman pada kelas XII mulai tahun pelajaran 2009-2010. yakni bahwa semua nilai karakter dapat diintegrasikan ke dalam PBKB. Muatan Lokal Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah. termasuk keunggulan daerah. Muatan lokal merupakan mata pelajaran. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan. Apalagi mata pelajaran Muatan Lokal adalah Pendidikan Al Quran yang sarat dengan nilai-nilai karakter. Mengingat mata pelajaran Muatan Lokal termasuk intrakurikuler.22 B. Satuan pendidikan dapat menyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester.

Selanjutnya sebagai sekolah adiwiyata. dan demokratis. tari) dan Olahraga Prestasi bola volley. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor. Maulid Habsyi dan sei baca Al Quran ). C. peduli sosial. ICT. Pengembangan diri Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh pendidik. IPS Terpadu. peduli lingkungan. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. Pengembangan Kemampuan penguasaan Bahasa Inggris. Kegiatan pengembangan diri di SMA Negeri 1 Martapura meliputi Pramuka. puisi. Pencinta Alam. belajar dan pengembangan karir peserta didik. futsal dan basket). studi klub akademik (MIPA.23 Untuk itu diperioritaskan nilai nilai karakter yang dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Muatan Lokal adalah: religius. Majelis Ta’lim. bertanggung jawab. pendidik atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. disiplin. Pasukan Pengibar Bendera. Mading. Bahasa Inggris. bakat dan minat peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Geologi). jujur. Palang Merah Remaja/UKS. Seni Prestasi (musik. drama. maka mulai tahun 2012-2013 diterapkan bukan saja secara integratif tentang pendidikan lingkungan hidup pada semua mata pelajaran (yang materinya relevan) juga secara monolitik sebagai mata pelajaran mulok PLH. Seni Budaya Islami (kaligrafi. .

Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia 2. Sebagai sekolah Rintisan SMA Bertaraf Internasional. meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut. 1. olahraga dan kesehatan Kelompok mata pelajaran tersebut dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan pembelajaran sebagaimana diuraikan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Pasal 7. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. dalam hal ini pada tahun pelajaran 2012-2013 terdapat penambahan 4 jam pelajaran perminggu. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34 – 38 minggu. E. sebagaimana pada SMA Negeri 1 Martapura mengacu pada sebagaimana yang tertuang dalam Standar Isi. yaitu masingmasing 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Pendidikan Lingkungan Hidup (mulok). Kelompok mata pelajaran estetika 5. maka secara bertahap dikembangkan kurikulum adaptif internasional dalam hal ini kurikulum cambridge. Alokasi waktu Alokasi waktu satu jam pembelajaran 45 menit untuk semua mata pelajaran. Jam pelajaran Jam pelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. terutama untuk mata pelajaran MIPA. Struktur dan muatan kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.24 D. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 4. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian 3. Pada tahun pelajaran 2008-2009 sudah dimulai . Kelompok mata pelajaran jasmani.

Kegiatan Pengembangan Diri dan Ekstrakurikuler Pengembangan diri dan kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. Mata pelajaran beserta alokasi waktu untuk masing-masing tingkat satuan pendidikan berpedoman pada struktur kurikulum yang tercantum dalam Standar Isi. Muatan kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. . Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi. pendidik. setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. minat. belajar. Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum. F. dan pengembangan karier peserta didik. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh konselor. bakat. atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Sebagai sekolah yang dijadikan percontohan penerapan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.25 dalam mata pelajaran Kimia. kehidupan sosial. maka mulai tahun 2009-2010 sampai tahun pelajaran 2012-2013 terus ditingkatkan untuk semua mata pelajaran MIPA pada semua kelas X dan bagi program IPA pada kelas XI dan XII. maka seluruh mata pelajaran telah dilakukan pengintegrasian 18 nilai-nilai karakter bangsa dengan perioritas tujuh nilai karakter pada tahun pelajaran 2011-2012 dan menjadi 12 nilai karakter pada tahun pelajaran 2012-2013 (penjelasan lebih lanjut tentang pengintegrasian PBKB ini dapat dilihat pada bagian huruf K pada bab ini).

26 Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran. Penilaian kegiatan pengembangan diri dilakukan secara kualitatif, tidak kuantitatif seperti pada mata pelajaran. Nilai-nilai yang dikembangkan melalui program pengembangan diri terprogram disajikan pada Tabel 4. TABEL 4 JENIS PENGEMBANGAN DIRI YANG DITETAPKAN PADA SMA NEGERI 1 MARTAPURA Jenis Pengembangan Diri A. Bimbingan Konseling (BK)                             Nilai-nilai yang ditanamkan Religius Disiplin Peduli lingkungan Demokratis Peduli sosial Tanggung jawab Jujur Demokratis Disiplin Peduli sosial Peduli lingkungan Tanggung jawab jujur Peduli sosial Peduli lingkungan Disiplin Tanggung jawab Jujur Demokratis Peduli sosial Peduli lingkungan Disiplin Tanggung jawab Jujur Demokratis Peduli sosial Peduli lingkungan Disiplin Strategi  Pembentukan karakter atau kepribadian  Pemberian motivasi  Bimbingan karier

B. Kegiatan Ekstrakurikuler non akademik dan Kepemimpinan: 1. Kepramukaan

 Latihan terprogram (kepemimpinan, berorganisasi)

2. PMR

Latihan terprogram

3. Paskibra

4. Pencinta Alam

27 Nilai-nilai yang ditanamkan Tanggung jawab Jujur Demokratis

Jenis Pengembangan Diri    B. Kegiatan Ekstrakurikuler bidang akademik 5. Olahraga prestasi

Strategi

           

Jujur Bertanggung jawab Kerja keras Cinta damai Disiplin Sportivitas Peduli lingkungan Religius Jujur Bertanggung jawab Peduli Sosial Peduli Lingkungan

 

Melalui latihan rutin (antara lain: bola voli, basket, tenis meja, badminton, pencak silat, catur) Perlombaan olah raga Melalui kegiatan rutin (doa, tadarus Al Quran , shalat berjamaah) Pendalaman ajaran agama Peringatan hari besar agama Kegiatan keagamaan lainnya Latihan rutin (drama, menyanyi) Berkompetisi internal dan eksternal

6. Kerohanian

  

7. Seni prestasi

         

8. Studi Club Olympiade Sains Nasional (OSN) (Matematika, Fisiki, Kimia, Biologi, Ekonomi, Kebumian, Komputer dan Astronomi) 9. Studi Club Olympiade  Olahraga Nasional  (karate, silat,  Bulutangkis, Catur dan Atletik)

Disiplin Jujur Peduli sosial Cinta tanah air Semangat kebangsaan Sportivitas Peduli lingkungan Kerjasama Disiplin Tanggung jawab

 

Kegiatan rutin pada waktu hari tertentu

Tanggung jawab Disiplin Tanggung Jawab

Kegiatan rutin pada hari tertentu

28 Nilai-nilai yang ditanamkan Kerjasama Disiplin Tanggung jawab Tanggung jawab Disiplin Tanggung Jawab Peduli lingkungan

Jenis Pengembangan Diri 10. Studi Club Debat Bahasa Inggris       

Strategi  Kegiatan rutin pada waktu hari tertentu

11. Studi Club KIR IPA dan IPS

Kegiatan rutin pada hari tertentu

Melalui kegiatan pengembangan diri ini diintegrasikan PBKB sesuai dengan aspek pokok yang memungkinkan untuk diintegrasikan dalam bentuk kegiatan sebagai berikut : 1. Kegiatan Rutin Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Religius Bentuk Pelaksanaan Kegiatan  Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran dengan dipimpin oleh siswa di kelas secara bergiliran (dibagi tugas oleh Wali Kelas)  Tadarus Al Quran selama 10 menit setelah membaca doa dan sebelum KBM dan diadministrasikan oleh sekretaris kelas  Setiap hari Jumat melaksanakan kegiatan Infak bagi yang Muslim.  Setiap pergantian jam pelajaran, pendidik memberi salam pada saat masuk kelas  Melakukan salat Zuhur berjamaah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan dan atau pada kelasnya masing-masing dibimbing oleh pendidik pengajar jam ke 7; diimami oleh siswa secara bergiliran.  Pada saat azan dikumandangkan, semua aktivitas sekolah dihentikan sampai berakhir azan.  Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk melakukan ibadah.  Anak diminta mengucapkan salam sebelum dan sesudah kegiatan, jika bertemu dengan pendidik, bicara dan bertindak dengan memperhatikan sopan santun.  Anak dibiasakan untuk mengucapkan terima kasih, maaf, permisi dan tolong.  Mengetuk pintu sebelum masuk ke dalam ruangan orang lain.  Meminta izin untuk menggunakan barang orang lain.

maka diminta untuk mencukur rambut dan diberi tenggang waktu tiga hari. Siswa pulang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.15 semua siswa harus sudah berada di sekolah dengan toleransi 15 menit. rambut. diawali oleh pengajar jam pertama. bersalaman dengan siswa sejenis. tenaga kependidikandan peserta didik. panjang ukuran rambut tidak boleh kena telinga dan krah baju. mengontrol pakaian. atribut lengkap. Yang mengajar jam II dst bisa datang pukul 08.  Bila berhalangan hadir ke sekolah. menggunakan kaos kaki dan sepatu yang ditentukan)  Kerapian rambut.  Melaksanakan khatam Al Quran sebelum siswa lulus. Bagi siswa yang melanggar diberikan sanksi berupa membersihkan lingkungan sekolah. sekiranya masih membandel maka rambut yang bersangkutan akan dipotong oleh Kedisiplinan . Jumat pukul 11.00 Wita. dicek setiap hari oleh seluruh pengajar. dicek setiap hari oleh seluruh pendidik. Apabila menemukan siswa yang rambutnya tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan. (kriteria rapi yaitu baju dimasukkan.  Melaksanakan ta’ziah dan shalat kifayah terhadap warga sekolah yang meninggal dunia. Siswa yang tidak berpakaian rapi diminta merapikannya dan diberitahu cara berpakaian rapi. 07.15 Wita. atribut.05 Wita ).  Pukul 07.30Wita harus sudah berada di sekolah dan pulang pulang pukul 14.  Tenaga kependidikan pukul 07. Bagi petugas yang mendapat giliran pk. Berbaris dulu.  Kerapian dan kebersihan pakaian. maka harus ada surat pemberitahuan ke sekolah. tertulis II dan menyampaikan ke dinas pendidikan) dan pulang sesuai jadwal yang ditentukan (Senin – Kamis dan sabtu pukul 14. cium tangan.00 sudah berada di sekolah.05 Wita. kuku dan penampilan serta mengarahkan penempatan kendaraan. kecuali hari Jumat pukul 11.  Jam 07.29 Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Bentuk Pelaksanaan Kegiatan  Menggunakan jilbab muslimah pada setiap aktivitas sekolah.  Membuat catatan kehadiran pendidik. Bagi tenaga pendidik yang tidak hadir tepat waktu diberikan teguran oleh Kepala Sekolah (lisan. tertulis I.15 Wita semua tenaga pendidik yangpengajar jam I harus sudah berada di sekolah.15 Wita.  Tenaga pendidik yang mendapat tugas piket harian di bawah koordinasi Wakasek Humas setiap hari secara bergiliran menerima siswa di depan pagar sekolah.

di kantor dan di luar jangkauan siswa setelah istirahat kedua dan langsung dibuang ke TPS SMA Negeri 1Martapura.  Mengambil sampah yang berserakan. rapi.  Mengambil sampah yang berserakan.  Siswa secara individu menata bangku dan kursi setiap hari supaya terlihat rapi. seperti acara rapatrapat.  Hari Senin. sesuai dengan ketentuan berpakaian yang telah ditetapkan pemerintah daerah. sasirangan/batik atau baju koko. dan lainlain.upacara bendera.30 Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Bentuk Pelaksanaan Kegiatan pendidik/petugas yang ditunjuk oleh sekolah  Pendidik dan tenaga kependidikan berpakaian seragam. seragam Pramuka.  Petugas kebersihan sekolah memungut sampah yang ada di tempat sampah. Kelas bersih akan diberikan penghargaan berupa bendera hijau. berpakaian seragam Linmas  Hari Selasa dan Rabu.  Meminjam dan mengembalikan sendiri buku perpustakaan pada petugas perpustakaan. berpakaian seragam Pemkab  Hari Kamis. KELAS BERSIH  Piket kelas secara kelompok membersihkan kelasnya.  Hari sabtu. Siswa membuang sampah kelas ke TPS.  Pendidik dan tenaga kependidikan wajib mengikuti acara dan upacara-upacara sekolah.  Petugas piket melakukan pengawasan terhadap kebersihan lingkungan.  Setiap jam pelajaran terakhir siswa melakukan kebersihan dan memungut sampah di sekitar kelasnya didampingi pendidik yang mengajar jam terakhir sebelum membaca doa’(selama 05 menit). seragam PGRI bagi pendidik dan sasirangan bagi tenaga administrasi. peringatan hari besar. dan Peduli Lingkungan .  Melakukan pengamatan kebersihan lingkungan oleh penanggung jawab lingkungan (berdasarkan form yang ditetapkan sekolah).  Hari Jumat. setelah pulang sekolah sesuai daftar piket. atau olahraga. dilakukan setiap minggu dan diumumkan pada saat upacara hari Senin. LINGKUNGAN SEKOLAH BERSIH  Membiasakan anak untuk membuang sampah pada tempatnya.  Siswa menata bangku dan kursi secara individu setelah pulang sekolah.

kebakaran. maka diwajibkan menyapu halaman sekolah yang masih kotor (sesuai tata tertib sekolah)  Bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak hadir tepat waktu diberikan teguran dan sanksi. misalnya gempa bumi.  Mengunjungi panti jompo 1 kali dalam 1 setahun. Kelas yang lain dianggap agak besih. dan ujian  Melaksanakan kantin kejujuran  Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar  Menyanyikan lagu kebangsaan setiap upacara bendera dan peringatan hari besar nasional  Memajang foto presiden dan wakil presiden serta lambang negara  Memajang foto para pahlawan nasional  Menggunakan produk buatan dalam negeri Peduli Sosial Kejujuran Cinta Tanah Air 2) Kegiatan Spontan Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Religius Bentuk Pelaksanaan Kegiatan  Memperingatkan peserta didik yang tidak melaksanakan ibadah  Memperingatkan jika tidak mengucapkan salam  Meminta maaf bila melakukan kesalahan  Memperingatkan siswa yang datangnya terlambat. (sesuai dengan Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil)  Siswa yang tidak berpakaian rapi diminta merapikannya Kedisiplinan .31 Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Bentuk Pelaksanaan Kegiatan kelas kotor diberikan sanksi bendera merah. bila masih terlambat. dan membuat laporan kunjungan dilakukan pendidik dan OSIS  Mengumpulkan barang-barang yang masih layak pakai di sekolah dan menyumbangkannya pada yang membutuhkan. Bagi yang mencoret diberi sanksi membersihkan atau mengecat ulang.  Tidak mencoret tembok atau bangku/kursi/fasilitas sekolah. orang tua siswa meninggal dll.  Menyediakan tempat temuan barang hilang yang ditempatkan/dititipkan kepada pendidik piket  Trasparansi laporan keuangan sekolah  Menyediakan kotak saran dan pengaduan  Larangan mencontek saat ulangan. 1 kali setahun  Mengumpulkan sumbangan pada momen tertentu. banjir dan lain-lain (sifatnya temporer)  Mengunjungi teman yang sakit.

 Apabila menemukan siswa yang rambutnya tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan.  Mengunjungi teman yang sakit  Melayat apabila ada orang/wali murid yang meninggal dunia  Mengumpukan sumbangan untuk bencana alam  Membentuk ketua pengumpulan sumbangan di setiap kelas  Memperingatkan siswa yang mencontek saat ujian  Memperingatkan siswa yang mencontoh PR temannya Peduli Lingkungan Peduli Sosial Kejujuran 3) Kegiatan Keteladan Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Religius Bentuk Pelaksanaan Kegiatan  Pendidik berdoa bersama peserta sebelum dan setelah jam pelajaran.  Pegawai Tata Usaha jam 07.32 Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Bentuk Pelaksanaan Kegiatan dan diberitahu cara berpakaian rapi.  Penyelesaian pelanggaran dilakukan sesuai prosedur sekolah  Melerai pertengkaran  Menyuruh siswa memungut sampah yang dibuang sembarangan  Memberikan sanksi pada siswa yang punya kebiasaan membuang sampah sembarangan.  Jam 07.  Mengambil sampah yang berserakan  Berbicara yang sopan  Mengucapkan terima kasih  Meminta maaf  Menghargai pendapat orang lain  Pendidik dan tenaga kependidikan membuang sampah pada tempatnya Kedisiplinan Peduli Lingkungan .  Pendidik dan tenaga kependidikan melakukan salat Zuhur berjamaah sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan  pendidik menjadi model yang baik dalam berdoa.15. maka pendidik memberi contoh dengan berdoa dengan khusu’ dan dalam bahasa Indonesia sehingga dimengerti oleh anak. sekiranya masih membandel maka akan dipotong oleh pendidik /petugas yang ditunjuk oleh sekolah.15 semua pendidik harus sudah berada di sekolah menyambut siswa belajar. Ketika berdoa. maka diminta untuk mencukur rambut setelah diberikan tenggang waktu tiga hari.30 harus sudah berada di sekolah dan pulang pulang jam 14.

1. berdasarkan norma-norma yang berlaku. potensi. kehidupan sosial. dan Misi . Pelayanan ini juga membantu mengatasi kelemahan dan hambatan serta masalah yang dihadapi peserta didik. minat. secara individual. melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung. Pelayanan konseling pengembangan peserta didik. bakat. kondisi. agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal.  Pendidik memberikan penilaian secara objektif  Pendidik menepati janji pada peserta didik  Pendidik dan tenaga kependidikan melakukan upacara dan peringatan hari besar bersama peserta didik Kejujuran Cinta Tanah Air G.33 Nilai Budaya dan Karakter Bangsa yang Dikembangkan Bentuk Pelaksanaan Kegiatan  Pendidik dan tenaga kependidikan kerja bakti membersihkan sekolah bersama peserta didik  Pendidik dan tenaga kependidikan mengambil sampah yang berserakan Peduli Sosial  Pendidik dan tenaga kependidikan mengumpulkan sumbangan setiap ada musibah intern dan bencana alam untuk kegiatan sosial. Visi. Pelayanan Bimbingan Konseling Pelayanan konseling di sekolah/madrasah merupakan usaha membantu peserta didik dalam pengembangan kehidupan pribadi. serta peluangpeluang yang dimiliki. Paradigma. kegiatan belajar. dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi. kemampuan belajar. sesuai dengan kebutuhan. Pengertian Konseling Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik. perkembangan. dan perencanaan karir. baik secara perorangan maupun kelompok. kehidupan sosial. kelompok dan atau klasikal. memfasilitasi serta perencanaan dan pengembangan karir. 2.

yaitu memfasilitasi pengentasan masalah peserta didik mengacu pada kehidupan efektif sehari-hari. mandiri dan bahagia. Visi Visi pelayanan konseling adalah terwujudnya kehidupan kemanusiaan yang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam pemberian dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar peserta didik berkembang secara optimal. keluarga dan masyarakat. Misi 1) Misi pendidikan.34 a. menilai. yaitu memfasilitasi pengembangan potensi dan kompetensi peserta didik di dalam lingkungan sekolah/madrasah. 3) Misi pengentasan masalah. c. yaitu memfasilitasi pengembangan peserta didik melalui pembentukan perilaku efektif-normatif dalam kehidupan keseharian dan masa depan. pelayanan konseling berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan dan teknologi pendidikan serta psikologi yang dikemas dalam kaji-terapan pelayanan konseling yang diwarnai oleh budaya lingkungan peserta didik. Bidang Pelayanan Konseling a. b. 2) Misi pengembangan. Pengembangan kehidupan pribadi. 3. dan mengembangkan potensi dan . Artinya. Paradigma Paradigma konseling adalah pelayanan bantuan psiko-pendidikan dalam bingkai budaya. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami.

Pemeliharaan dan pengembangan. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. Pengembangan kehidupan sosial. anggota keluarga. Pengembangan karir. Pengentasan. serta kondisi sesuai dengan karakteristik kepribadian dan kebutuhan dirinya secara realistik. Fungsi Konseling a. 4. b. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial yang sehat dan efektif dengan teman sebaya. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. d. Pencegahan. bakat dan minat. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya. . yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri.35 kecakapan. Pengembangan kemampuan belajar. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. b. d. c. Pemahaman. serta memilih dan mengambil keputusan karir. c. dan warga lingkungan sosial yang lebih luas. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi.

Penguasaan Konten. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. Prinsip-prinsip konseling berkenaan dengan sasaran layanan. keterpaduan. 6. terumata kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. keluarga. Informasi. . kelompok belajar. magang. dan tut wuri handayani. permasalahan yang dialami peserta didik. Asas-asas konseling meliputi asas kerahasiaan. kekinian. dan pendidikan lanjutan. Prinsip dan Asas Konseling a. Jenis Layanan Konseling a. dan masyarakat. karir/jabatan.36 e. Orientasi. kemandirian. keterbukaan. program latihan. keahlian. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. alih tangan kasus. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. program pelayanan. dan kegiatan ekstra kurikuler. c. kesukarelaan. kedinamisan. b. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. 5. Advokasi. yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. kegiatan. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. serta tujuan dan pelaksanaan pelayanan. sosial. d. b. yaitu layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas. kenormatifan. belajar. Penempatan dan Penyaluran. jurusan/program studi.

h. Bimbingan Kelompok. kemampuan hubungan sosial. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. Himpunan Data. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. pemahaman. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka.yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. Konseling Perorangan. kegiatan belajar. Konseling Kelompok. terpadu.yaitu kegiatan menghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. g. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik.37 e. dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. Kegiatan Pendukung a. yang bersifat terbatas dan tertutup. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. . karir/jabatan. komprehensif. dan pengambilan keputusan. Konferensi Kasus. f. sistematis. c. melalui aplikasi berbagai instrumen. Mediasi. 7. baik tes maupun non-tes. dan bersifat rahasia. Aplikasi Instrumentasi. Konsultasi. i. b.

yaitu kegiatan untuk memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. Mulai pertengahan semester ganjil tahun elajaran 2011-2012 sudah mulai pelayanan kegiatan belajar moving class. XI dan XII. dalam hal ini berjumlah 43 jam pelajaran/minggu untuk kelas X. b. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. kegiatan belajar. (mengingat SMA Negeri 1 Martapura masih . 8. dan kelompok ilmiah remaja. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi. H. e. sesuai dengan kurikulum yang dikemukakan sebelumnya.00 Wita. Alih Tangan Kasus. f. Kunjungan Rumah.38 d. Tahun pelajaran 2012-2013 melanjutkan moving class dan disiapkan untuk pelaksanaan Sistem Kredit Semester (SKS) pada tahun pelajaran 2013-2014. Pelayanan ekstrakurikuler dilaksanakan pada sore hari. dan karir/jabatan. per semester dan per tahun sesuai dengan sturktur kurikulum telah dijelaskan pada bagian A di atas. Beban belajar dalam sistem paket. Beban Belajar Uraian tentang beban belajar yang berisi jumlah beban belajar per mata pelajaran. sebagaimana sekolah standar.yaitu kegiatan memperoleh data.30 sampai pukul 17. Pelayanan Ekstrakurikuler Untuk kegiatan ekstrakurikuler dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan kepramukaan. Tampilan Kepustakaan. a. kepemimpinan. mulai pukul 15. kemampuan sosial.

Geografi. dua jam kegiatan praktik di sekolah setara dengan satu jam tatap muka. dan XI). Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran mengacu pada struktur kurikulum yang dikemukakan sebelumnya. sehingga jumlah jam belajar menjadi 43 jam/minggu. sarana dan fasilitas pembelajaran dan direncanakan dimulai pada tahun pelajaran 2013-2014. Ketuntasan Belajar Ketuntasan belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. Alokasi waktu untuk penugasan tidak berstruktur maksimal 60% dari kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Kriteria ideal ketuntasan minimal untuk masing-masing indikator 76%. Empat jam praktik di luar sekolah setara dengan satu jam tatap muka. Pemanfaatan waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi. SDM. e. Ekonomi. Pengaturan alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran yang terdapat pada semester ganjil dan genap dilakukan secara fleksibel. c. Mulai tahun pelajaran 2012-2013 dilakukan persiapan secara bertahap tentang perangkat administrasi. Penambahan tersebut masing-masing 1 jam pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Alokasi waktu untuk praktik. ada penambahan jam sebanyak empat jam perminggu. sejarah dan muatan lokal Pendidikan Lingkungan Hidup (pada kelas X.39 berstatus sekolah rintisan bertaraf internasional yang dianjurkan menggunakan SKS). BP/BK Matematika dan Fisika untuk program IPA (khusus kelas XII IPA)dan mata pelajaran Ekonomi dan Geografi untuk kelas XII program IPS selain juga Pendidikan Lingkungan Hidup. d. SMA Negeri 1 Martapura pada tahun pelajaran 2011-2012 . I.

Mata Pelajaran Pend. 14.Bhs. 6. Arab Muatan Lokal: Pend. 9. 1. 8. 12.Agama PKn B. Asing/Bhs. sejalan dengan semakin meningkatnya faktor intake dan sumber daya dukung KBM yang disediakan sekolah. 15. 18.40 telah menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) adanya kemajuan dan peningkatan secara bertahap. 5. 7. 3. 13. 4. TABEL 5 KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL TAHUN PELAJARAN 2012-2013 No. 16. 2. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk setiap mata pelajaran pada tahun pelajaran 2012 – 2013 disajikan pada Tabel 5. Hidup X (Umum) Kelas / Program XI IPA 80 76 77 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 XI IPS 80 76 77 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 XII IPS XII IPA 80 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 80 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 78 76 75 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 76 . Lingk. 10. 11. Pelaporan hasil belajar (rapor) peserta didik diserahkan pada satuan pendidikan dengan memperhatikan rambu-rambu yang disusun oleh direktorat teknis terkait. kemudian pada tahun 2012-2013 minimal 76 dan tertinggi 80.Indonesia B. 17. dalam hal ini yang terendah adalah 75 dan tertinggi 80. Al Quran Pend.Inggris Matematika Fisika Biologi Kimia Sejarah Geografi Ekonomi/Akuntansi Sosiologi Seni Budaya Penjas Orkes TIK Ketramp.

Peserta didik kelas XI dinyatakan NAIK ke KELAS XII. b. Kenaikan kelas dan Kelulusan. Kenaikan kelas dan Kelulusan diatur oleh Sekolah dengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. a. d. c. bersangkutan memiliki: 1) Kehadiran minimum 90% (kecuali sakit) semester 2) Kepribadian minimal baik 3) Mata Pelajaran yang nilainya tidak mencapai Kriteria Ketuntasan untuk bisa mengikuti ulangan apabila yang Minimal/KKM (nilai berdasarkan rerata dari aspek kognitif dan psikomotorik) maksimum 3 (tiga) mata pelajaran dan bukan mata pelajaran jurusan pada semester ganjil dan genap.41 J. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran atau pada akhir semester genap. Ketentuan kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada semester ganjil dan semester genap. Peserta didik kelas X dinyatakan NAIK ke KELAS XI. apabila yang bersangkutan memiliki: 1) Kehadiran minimum 90% (kecuali sakit) untuk bisa mengikuti ulangan semester 2) Kepribadian minimal baik 3) Mata Pelajaran yang nilainya tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal/KKM (nilai berdasarkan rerata dari aspek kognitif dan psikomotorik) maksimum 3 (tiga) mata pelajaran pada semester ganjil dan genap: .

Jasmani. dan XII. serta Pendidikan Seni Budaya. geografi. .19/ 2005 pasal 27 ayat 1 bahwa peserta dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah apabila: 1) Memiliki rapor kelas X. e. Olahraga dan Kesehatan. Pend. b) Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. PKn. sejarah. 3) Memiliki nilai minimal baik untuk mata pelajaran Pendidikan Agama. dan sosiologi) minimal mencapai KKM. XI. fisika. semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (matematika. semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas Ilmu Pengetahuan Sosial ( ekonomi. kimia dan biologi) minimal mencapai KKM. 6) Telah khatam Al Quran yang dibuktikan dengan sertifikat/piagam Khatam Al Quran yang dikeluarkan oleh sekolah atau lembaga yang berkompeten sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Banjar Nomor 04 Tahun 2006 tentang Khatam Al Quran dan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 3 tahun 2009 tentang Pendidikan Al Quran. Siswa dinyatakan LULUS SEKOLAH. 2) Mengikuti ujian praktik dan teori. 5) Memiliki nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) dan Nilai Sekolah (US) sesuai dengan ketetapan Pemerintah. apabila yang bersangkutan memenuhi ketentuan yang diatur dalam PP No. 4) Memiliki nilai minimal sama dengan batas minimal kelulusan yang ditetapkan Pemerintah untuk setiap mata pelajaran ujian sekolah dan ujian nasional.42 a) Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam.

dalam hal ini dapat dilihat pada silabus dan RPP mata pelajaran masing-masing. Program IPS Peserta didik yang memenuhi ketentuan/kriteria naik ke kelas XI. Kimia dan Biologi). yakni program IPA dan IPS dengan persyaratan minimal sebagai berikut: 1. kecakapan sosial. Pendidikan kecakapan hidup dalam praktiknya pada SMA Negeri 1 Martapura terintegrasi di semua mata pelajaran. Penentuan Pilihan Program/Jurusan Tahun pelajaran 2012-2013.43 K. SMA Negeri 1 Martapura menyediakan program pilihan/jurusan bagi kelas X sama dengan tahun 2011-2012. Program IPA Peserta didik yang memenuhi ketentuan/kriteria naik ke kelas XI. 2. Pendidikan Kecakapan Hidup 1. L. Sosiologi Geografi dan Sejarah). 2. kecakapan akademik dan/ atau kecakapan vokasional. Fisika. yang memunyai minat dan bakat/kemampuan akademik pada program IPS dengan indikator memiliki nilai memenuhi KKM untuk seluruh mata pelajaran program IPS (Ekonomi. Pada umumnya meliputi kecakapan pribadi. . Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh peserta didik melalui proses kegiatan intrakurikuler atau ekstrakurikuler dan pengembangan diri yang telah diprogramkan sekolah. yang memunyai minat dan bakat/kemampuan akademik pada program IPA dengan indikator untuk semua mata pelajaran program IPA telah memenuhi KKM dan rerata nilai minimal 80 (Matematika.

Pada tahun pelajaran 2012-2013 SMA Negeri 1 Martapura melanjutkan sebagai sekolah percontohan integrasi pendidikan karakter dan budaya bangsa tingkat SMA Provinsi Kalimantan Selatan.44 M. Integrasi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (PBKB) serta Ekonomi Kreatif Pada dasarnya pendidikan karakter dan budaya bangsa secara inplisit sudah merupakan bagian dari substansi materi pembelajaran pada semua mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler/pengembangan diri. Sebagai sekolah percontohan. Hal ini sangat efektif. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global Muatan lokal pendidikan Al Quran dan khatam Al Quran dijadikan sebagai keunggulan sekolah dan keunggulan lokal. Tahun pelajaran 2012-2013 mulai melaksanakan PLH secara monolitik. maka kurikulum SMA Negeri 1 Martapura mulai tahun 2011-2012 sudah mengintegrasikan muatan pendidikan karakter dan budaya bangsa tersebut pada semua kegiatan sekolah. . N. Pada tahun pelajaran 2012-2013 SMA Negeri 1 Martapura menetapkan Pendidikan Lingkungan Hidup sebagai keunggulan lokal tambahan. tetapi secara eksplisit belum tercantum dalam administrasi KBM dan pelaksanaan pembelajaran serta kegiatan ekstrakurikuler/pengembangan diri. dan ekstrakurikuler/pengembangan diri serta dikondisikan dengan kegiatan spontan dan kegiatan rutin sekolah dalam wujud pembiasaan. bahkan untuk wilayah Kabupaten Banjar mulai tahun pelajaran 2009-2010 pemilikan sertifikat khatam Al Quran sebagai syarat kelulusan dalam Ujian Nasional. terutama dalam kegiatan intrakurikuler yang terintegrasi dalam silabus dan RPP. karena input sudah dibekali dan muatan lokal ini mulai SD sampai SMP/sederajat.

Kerja keras 5. yaitu: . Peduli sosial 13. Kerja keras 6. Demokratis Prioritas 2011-2012 1. Cinta damai 15. Demokratis 9.45 Ada 18 aspek pokok yang harus dibudayakan di sekolah dalam hubungannya dengan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Peduli sosial 18. Disiplin 3. Menghargai prestasi 13. Kreatif 6. TABEL 6 ASPEK PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA Aspek PBKB 1. pada Tabel 6. Peduli lingkungan 6. Religius 2. Peduli sosial 7. Peduli lingkungan 12. Religius 2. Jujur Keterangan: Tambahan Prioritas 2012-2013 Dari 18 aspek pokok PBKB tersebut. Disiplin 5. Toleransi 4. SMA Negeri 1 Martapura pada tahun pelajaran 2012-2013 memprioritaskan 13 aspek. Semangat kebangsaan 11. Gemar membaca 16. Rasa ingin tahu 10. Mandiri 8. Religius 2. Cinta tanah air 9. Demokratis 3. Cinta tanah air 12. Gemar membaca 11. Tanggung jawab 5. Peduli lingkungan 17. Jujur Prioritas 2012-2013 1. Tanggung jawab 8. Tanggung jawab 10. Bersahabat/komunikatif 14. Mandiri 7. Kreatif 7. Disiplin 4. Jujur 3. Menghargai prestasi 4.

Pendidik Secara bergiliran salat Zuhur berjamaah bersama siswa c. Religius Kegiatan yang dilaksanakan dalam mewujudkan karakter ini adalah: a. Jujur a. Pendidik 1) Menyediakan tempat temuan barang hilang yang ditempatkan/dititipkan kepada pendidik piket 2) Mengumumkan temuan barang hilang 3) Memberikan penilaian secara objektif c. Peserta Didik 1) Membaca doa sebelum dan sesudah belajar 2) Tadarus Al Quran setiap pagi 3) Salat Zuhur berjamaah secara terjadwal dan di ruang kelas 4) Peringatan hari besar agama 5) Pesantren kilat 6) Majlis Taklim b.46 1. Peserta Didik 1) Larangan mencontek saat ulangan. Tenaga Kependidikan Mengadministrasikan dan mendokumentasikan kegiatan keagamaan (PHBI) 2. dan ujian 2) Memanfaatkan/berbelanja di kantin kejujuran 3) Menyerahkan barang temuan/hilang kepada pendidik/pengawas b. Tenaga Kependidikan : Menyediakan kotak saran dan pengaduan .

00). . sebelum pembelajaran jam pertama dimulai terlebih dahulu berdoa dilanjutkan tadarus Al Quran). Pendidik 1) Membuat catatan kehadiran pendidik. b. rambut dipotong rapi bagi siswa pria.47 3. 6) Mematuhi ketentuan berlalu lintas sesuai peraturan dan undang-undang lalu lintas. Peserta Didik 1) Membantu pendidik dalam mengadministrasikan kehadiran siswa (mengisi buku kehadiran di kelas) 2) Pukul 07. tenaga kependidikan dan peserta didik. bersih.15 semua peserta didik harus sudah berada di sekolah dengan toleransi 15 menit (Berbaris di depan kelas masing-masing dipandu/diawasi oleh pendidik jam pertama.15 semua pendidik harus sudah berada di sekolah (pendidik yang mengajar jam ke-3 dan ke-4 diberi toleransi untuk hadir pukul 08. 5) Meminjam dan mengembalikan buku perpustakaan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pihak perpustakaan/sekolah. baik secara administrasi maupun dalam berkendaraan. 2) Pukul 07. 3) Bila berhalangan hadir harus ada surat pemberitahuan ke sekolah baik untuk pendidik. Siswa pulang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan (sebelumnya berdoa). Bagi siswa yang melanggar diberikan sanksi berupa membersihkan lingkungan sekolah. tenaga kependidikan. Disiplin a. dan peserta didik. 4) Berpakaian seragam sekolah dengan rapi dan berkuku pendek.

Jumat baju koko/batik/sasirangan/ olahraga. kecuali hari Jumat pulang pukul 11. Peserta didik yang tidak berpakaian rapi diminta merapikannya dan diberitahu cara berpakaian rapi. dan Sabtu seragam pramuka. 4) Tenaga kependidikan pukul 07. maka diminta untuk memotong rambut/kuku dan diberi tenggang waktu tiga hari. 7) Pendidik dan tenaga kependidikan harus berpakaian sesuai ketentuan. diawali oleh para wakasekbid dan pendidik yang mengajar jam pertama. 5) Kerapian dan kebersihan pakaian peserta didik dicek setiap hari oleh seluruh pendidik.48 3) Bagi pendidik yang tidak hadir tepat waktu diberikan teguran dan pulang sesuai jadwal yang ditentukan (Senin s.00). Berpakaian rapi di sini maksudnya adalah baju dimasukkan. atribut lengkap. pendidik diperkenankan untuk pulang setelah istirahat ke-2. kecuali hari Jumat pulang pukul 11. menggunakan kaos kaki putih dan sepatu hitam seperti yang ditentukan oleh pihak sekolah. apabila belum memotong rambut/kuku maka rambut/kuku yang bersangkutan akan dipotong oleh wakasekbid/pendidik/tenaga kependidikan. Apabila tidak mengajar jam ke-7 dan 8. batik/sasirangan (bagi tenaga administrasi). . dan krah baju. panjang ukuran rambut tidak boleh melampaui telinga. Apabila ditemukan peserta didik yang rambutnya tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan.30 harus sudah berada di sekolah dan pulang pukul 14.00.00. Selasa dan Rabu berpakaian seragam Dinas Pemkab Banjar/kuning.00. 6) Pendidik mengecek kerapian rambut/kuku. Sabtu pulang pukul 14. dahi. Kamis berpakaian seragam PGRI (bagi pendidik). 8) Memiliki catatan kehadiran siswa dan mengisi buku kehadiran/ jurnal pembelajaran. yakni hari Senin berpakaian seragam Linmas/hijau.d.

dilakukan setiap minggu dan diumumkan pada saat upacara hari Senin. Tenaga Kependidikan: 1) Tenaga kependidikan harus berpakaian rapi 2) Memiliki catatan kehadiran 4.49 c. Bagi yang mencoret diberi sanksi membersihkan atau mengecat ulang. 4) Menutup jendela dan pintu ruang kelas yang digunakan setelah kegiatan pembelajaran usai 5) Bersama pengelola ruang kelas. Peduli lingkungan a. Pendidik 1) Memberikan reward dan sanksi 2) Memberikan keteladanan perilaku bersih dan memelihara lingkungan . sebelum. Ruang belajar yang bersih akan diberikan penghargaan berupa piagam. b. sesaat. 8) Tidak mencoret tembok atau bangku/kursi/fasilitas sekolah. menghias dan memberi assesories ruang belajar agar terlihat indah dan nyaman 6) Memilihara dan memanfaatkan secara optimal fasilitas kebersihan 7) Melakukan pengamatan kebersihan lingkungan oleh penanggung jawab lingkungan (kriterianya ditetapkan sekolah). dan setelah pulang sekolah sesuai daftar piket 2) Secara individu menata bangku dan kursi setiap saat supaya terjaga rapi 3) Menata bangku dan kursi secara individu setelah pulang sekolah. Peserta Didik 1) Melaksanakan piket kelas secara kelompok membersihkan dan memelihara kebersihan kelasnya.

gempa bumi. dan sapa (3 S) 2) Mengumpulkan dana dari gerakan Rp.00 per siswa setiap hari Jumat 3) Mengunjungi panti jompo 1 kali dalam setahun 4) Mengunjungi panti asuhan 1 kali dalam setahun 5) Mengumpulkan barang-barang yang masih layak pakai di sekolah (khususnya pakaian seragam sekolah) 6) Siswa kelas XII yang lulus. melakukan kompoi berkendaraan 7) Mengumpulkan sumbangan pada momen tertentu. senyum. misalnya kematian. Peduli sosial a. Tenaga Kependidikan 1) Mendukung upaya pemeliharaan lingkungan yang bersih dan sehat 2) Memastikan bak-bak sampah tidak sampai melimpah isinya (secara rutin dikosongkan) dan baik serta bersih keadaannya 5. banjir dan lain-lain (sifatnya temporer). 8) Mengunjungi teman yang sakit. 9) Bersikap ramah dan sopan kepada sesama warga dan tamu sekolah . kebakaran. 4) Pengelola ruang yang berprestasi diberikan piagam penghargaan dan dipajang di ruang tersebut. orang tua siswa meninggal dll. Peserta Didik 1) Membudayakan salam.1000. c. tidak melakukan aksi coret-coret/grafiti.50 3) Pendidik yang menjadi pengelola ruang bertanggung jawab terhadap ruang yang dikelolanya.

kebakaran. sesama warga dan tamu sekolah 6. di tengah membangun semangat dan prakarsa. ing ngarsa sung tulada (di belakang memberikan daya dan kekuatan. ing madia mangun karsa. banjir dan lain-lain (sifatnya temporer). senyum. Peserta Didik 1) Menghargai keanekaragaman dan kesetaraan gender. 7) Mengikuti arisan bulanan pendidik dan karyawan sekolah c. dan agama 2) Menghargai pemikiran dan pendapat orang lain 3) Tidak ingin menguasai dan menjatuhkan orang lain 4) Menegur dengan bahasa halus dan tidak menyinggung perasaan orang lain . Demokratis a. gempa bumi. sesama warga dan tamu sekolah 3) Melaksanakan semboyan tut wuri handayani. senyum. 4) Turut mengingatkan siswa kelas XII yang lulus. misalnya kematian. tidak melakukan aksi coret-coret/grafiti. 6) Mengunjungi teman yang sakit. di depan memberikan contoh dan teladan). Tenaga Kependidikan 1) Mendukung kegiatan peduli sosial 2) Membudayakan salam. dan sapa (3 S) 2) Memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan sopan kepada klien. melakukan kompoi berkendaraan 5) Turut memberikan sumbangan pada momen tertentu. Pendidik 1) Membudayakan salam. ras. orang tua siswa meninggal dll. dan sapa (3 S) 3) Memberikan pelayanan dengan sikap ramah dan sopan kepada klien.51 b.

dan agama 2) Menghargai pemikiran dan pendapat orang lain. Tenaga Kependidikan Sama dengan tenaga pendidik . menguasai dan menjatuhkan orang lain 4) Melakukan amal maruf dan nahi munkar secara bijaksana dan hikmah 5) Pengendaliaan diri dan berusaha berjiwa dewasa 6) Berpikiran positif dalam setiap keadaan 7) Membesarkan hati peserta didik dan sesama warga (encourage) untuk tetap bersemangat belajar. ras. dapat berempati dan tidak memaksakan kehendak pribadi 3) Tidak ada keinginan untuk mengatur. bekerja. untuk maju.52 5) Menempatkan diri sesuai dengan peran dan tidak mengganggu pekerjaan orang lain 6) Saling membantu dan saling toleransi antar warga sekolah b. berkontribusi dan berprestasi 8) Menciptakan kreasi siswa yang tinggi dengan cara memberikan kebebasan yang bertanggung jawab 9) Menegur dengan bahasa halus dan tidak menyinggung perasaan orang lain 10) Menempatkan diri sesuai dengan peran dan tidak mengganggu pekerjaan orang lain 11) Saling membantu dan saling toleransi antarwarga sekolah 12) Menjadi figur yang bisa dicontoh 13) Menghargai pendapat orang lain dan menerima perbedaaan karakter setiap individu c. Pendidik 1) Menghargai keanekaragaman dan kesetaraan gender.

Tanggung jawab a. dan pantang menyerah. Tenaga Kependidikan Melaksanakan tugas administrasi dengan optimal. 3) Perkataan sesuaid engan perbuatan 4) Membuat laporan kegiatan yang menjadi tugasnya c. 8. Pendidik 1) Aktif mengikuti kegiatan program sekolah 2) Melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. b. Peserta Didik 1) Berkompetisi secara sehat 2) Belajar sungguh-sungguh. Peserta Didik 1) Menjaga stabilitas keamanan sekolah agar selalu dalam keadaan kondusif 2) Memahami dan memiliki kesadaran akan hak dan kewajibannya sebagai warga sekolah 3) Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekolah 4) Menjaga dan mempertahankan serta meningkatkan nama baik sekolah b. Pendidik 1) Menciptakan suasana kondusif dalam berkompetisi untuk meningkatkan prestasi kerja 2) Mengondisikan peserta didik untuk pantang menyerah dan berdaya saing tinggi . Kerja keras a.53 7. ulet.

54 3) Menciptakan kondisi sekolah untuk membangun kerja sama dalam mencapai prestasi. Mandiri a. Tenaga Kependidikan Melakukan inovasi terhadap pekerjaan sehingga dapat meningkatkan pola pikir dan hasil kerja yang lebih berkualitas 10. Kreatif a. Peserta Didik 1) Percaya akan potensi dan kemampuan diri sendiri 2) Berusaha belajar secara mandiri 3) Bersikap jujur dan dengan cermat dalam menyelesaikan soal-soal pelajaran . Tenaga Kependidikan 1) Bertanggung jawab terhadap tugas 2) Menyelesaikan tugas administrasi sekolah secara tepat waktu 3) Memberikan pelayanan yang prima. c. Peserta Didik 1) Mengajukan gagasan/ide membangun kreativitas 2) Mengerjakan tugas yang diberikan guru secara kreatif b. Pendidik 1) Memberi kesempatan peserta didik untuk berkreasi 2) Memberikan tugas yang menantang dan memunculkan karya-karya baru baik yang autentik maupun modifikasi 3) Melaksanakan KBM yang menumbuhkan kreativitas. 9. c.

Pendidik 1) Percaya akan potensi dan kemampuan diri sendiri 2) Senantiasa mengembangkan kompetensi diri 3) Mengerjakan tugas yang diamanatkan dengan sungguh-sungguh 4) Berusaha mengembangkan cara yang lebih efektif dan efisien dalam penyelesaian pekerjaan 5) Berusaha untuk mandiri dalam penyelesaian tugas 6) Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menunjang pekerjaan. c. hemat namun hasilnya lebih baik dan memuaskan. 3) Mengerjakan tugas yang diamanatkan dengan sungguh-sungguh 4) Bekerja secara profesional 5) Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menunjang pekerjaan 6) Mengelola data/informasi secara terintegrasi dan akurat .55 4) Berusaha terlebih dahulu mengerjakan tugas-tugas mandiri tanpa menggantungkannya kepada orang lain 5) Bersikap kritis dan mengembangkan kreatifitas 6) Menggali ide-ide dan permasalahan baru dalam pembelajaran 7) Bekerja sama. saling berbagi. berkolaborasi dalam belajar b. Tenaga Kependidikan 1) Percaya akan potensi dan kemampuan diri sendiri 2) Selalu berusaha mengembangkan cara dan teknik kerja yang lebih ringkas.

12. Peserta Didik 1) Aktif dalam upacara bendera 2) Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri 3) Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar 4) Mencintai budaya daerah dan nasional 5) Menjaga kenyamanan lingkungan hidup dan sosial b. Peserta Didik 1) Menciptakan suasana belajar yang kondusif. dan terjadi kompetisi yang baik antar peserta didik . Tenaga kependidik 1) Bertanggung jawab terhadap tugas 2) Berperan serta dalam upacara dan nasional 3) Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar 4) Mengadministrasikan kegiatan yang terkait dengan patriotisme dan nasionalisme. Cinta tanah air a.56 11. saling menghargai. Menghargai prestasi a. Pendidik 1) Bertanggung jawab terhadap tugas 2) Berperan serta dalam upacara bendera dan nasional 3) Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri 4) Menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar 5) Menyediakan informasi terkait dengan budaya dan sumber daya alam Indonesia 6) Memberikan teladan dan berbuat ikhlas c.

57 2) Memunyai perilaku yang kompetitif. 2) Menciptakan suasana pembelajaran yang mampu membuat peserta didik untuk berprestasi dan meningkatkan kompetensi diri 3) Mendorong peserta didik untuk selalu memberikan penghargaan atas prestasi yang diperoleh oleh warga sekolah 4) Memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berprestasi dan meningkatkan kompetensi diri 5) Memublikasikan hasil karya peserta didik di media massa sekolah 6) Memberikan penghargaan kepada peserta didik yang berprestasi. dan inovatif sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki 3) Mengapresiasi prestasi yang diperoleh orang lain 4) Saling memberi kesempatan untuk berprestasi 5) Memublikasikan hasil kerjanya di media yang sudah disediakan sekolah. dan saling memotivasi sesama warga sekolah. 13. saling menghargai. Gemar membaca a. b. kreatif. saling menghargai. c. Pendidik 1) Menciptakan suasana kondusif. Peserta Didik 1) Memanfaatkan perpustakaan untuk meminjam buku/wacana yang sesuai dengan materi yang diinginkan. Tenaga Kependidikan 1) Memberikan pelayanan prima 2) Mendokumentasikan hasil kerja dan prestasi sekolah serta warga sekolah 3) Menciptakan suasana bekerja yang kondusif. . dan saling memotivasi dengan sesama pendidik.

4) Selalu memanfaatkan waktu luang untuk membaca. . 2) Memberikan pembelajaran yang memotivasi peserta didik menggunakan referensi 3) Gemar melakukan kegiatan membaca untuk memperluas pengetahuan terutama yang berhubungan dengan materi pembelajaran. 5) Pengelola perpustakaan memunyai daftar buku atau tulisan yang dibaca peserta didik. c. 3) Gemar membuka internet untuk memperluas pengetahuan yang berhubungan dengan keadministrasian. b. 4) Selalu memanfaatkan waktu luang untuk membaca. 5) Saling bertukar bahan bacaan baik fiksi maupun nonfiksi. Tenaga Kependidikan 1) Memanfaatkan perpustakaan untuk meminjam buku/wacana yang sesuai dengan materi yang diinginkan. 3) Gemar membuka internet untuk memperoleh materi pembelajaran. Pendidik 1) Memanfaatkan perpustakaan untuk meminjam buku/wacana yang sesuai dengan materi yang diinginkan. 5) Selalu memanfaatkan waktu luang untuk membaca.58 2) Memperbanyak membaca baik wacana fiksi maupun nonfiksi. 2) Gemar melakukan kegiatan membaca untuk memperluas pengetahuan terutama yang berhubungan dengan keadministrasian. 4) Gemar membuka internet untuk memperoleh materi yang sesuai dengan bidang yang diajarkan.

Sedangkan dalam kegiatan pengembangan diri terintegrasi antara lain pada kegiatan PMR. Dalam kegiatan intrakurikuler diintegrasikan pada beberapa mata pelajaran yang relevan. Pendidikan Kewaganegaraan. Integrasi Pendidikan Berlalu Lintas Pendidikan berlalu lintas dilaksanakan secara terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler dan kegiatan pengembangan diri/ekstrakurikuler. Olahraga dan Kesehatan. maupun dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri. Pramuka dan Paskibra. baik dalam kegiatan intrakurikuler – dalam hal ini terintegrasi antara lain dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Implementasi pendidikan lingkungan hidup diwajibkan sebagai salah satu kegiatan pokok dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS dan organisasi ekstrakurikuler lainnya. maka pada dasarnya juga terintegrasi pada pendidikan karakter disiplin. terutama pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Agama Islam. Mengingat pendidikan berlalu lintas penekanannya pada disiplin berlalu lintas. Pendidikan Seni. Pendidikan Jasmani. .59 O. Integrasi Pendidikan Lingkungan Hidup Pendidikan lingkungan hidup dilaksanakan secara terintegrasi dalam berbagai kegiatan sekolah. Biologi dan Geografi. P.

sarana dan fasilitas.60 BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan disusun dan disesuaikan setiap tahun oleh sekolah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagai berikut : A. Dalam kegiatan pra dan MOS diberikan bimbingan dan pengenalan warga sekolah. B. pada tanggal 7 dan 8 Juli 2011. Kegiatan untuk kelas X diawali dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) yang dilaksanakan dari tanggal 9 sampai 11 Juli 2012 selama tiga hari. Pengaturan waktu belajar mengacu pada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Waktu Belajar Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). kebijakan sekolah dan peraturan sekolah serta hak dan kewajiban sebagai siswa. kegiatan ekstrakurikuler/pengembangan diri dan lingkungan sekolah serta pemberian informasi mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 1 Martapura. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. serta ketentuan dari pemerintah/ pemerintah daerah. Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pelajaran 2012 . karakteristik sekolah. Sedangkan sebelumnya dilaksanakan pra MOS selama dua hari. .2013 ditetapkan hari Senin tanggal 9 Juli 2012.

Sedangkan kegiatan ulangan semester dilaksanakan pada akhir semester.15 Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah.30-14.15 07.15 07.05 07. kemudian setelah tiga jam pelajaran selanjutnya dilakukan istirahat II selama 25 menit termasuk 10 menit di antaranya adalah untuk kegiatan salat zuhur (berjamaah).61 Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 6 (lima) hari yaitu: HARI Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu WAKTU BELAJAR 07. Setelah pembelajaran selama tiga jam pelajaran pertama dilakukan istirahat I selama 20 menit. secara terjadwal.30-11.30-14.15 07.30-14. waktu pembelajaran efektif belajar ditetapkan sebanyak 34 minggu untuk setiap tahun pelajaran. Pelaksanaannya disesuaikan dengan jam mengajar masing-masing pendidik dan mata pelajaran. . baik di mushalla maupun di kelas masing-masing.30-14. tidak terjadwal secara khusus.30-14. Dalam pelayanan KBM sehari ada delapan jam pelajaran. Kegiatan Ulangan Tengah Semester dan Semester Kegiatan ulangan tengah semester pada semester ganjil dan semester genap dilaksanakan selama seminggu. C.15 07.

5 Januari 2013 : 23 Juni s.d. dan / atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan hari libur keagamaan. pemerintah pusat. Libur Sekolah Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah.5 Juli 2013 Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:           Tahun Baru Idul Adha Tahun Baru Imlek Tahun Baru Hijriah Hari Raya Nyepi Maulid Nabi Muhammad SAW Wafat Isa Al masih Hari Raya Waisyak Kenaikan Isa Al masih Hari Kemerdekaan RI . 18 Agustus 2011 : 20 Agustus s. Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan sebagai berikut ini :   Keputusan Menteri Pendidikan Nasional .d.62 D. dan Kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah. 25 Agustus 2012 : 31 Desember 2012 s. Propinsi. Peraturan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan atau Pemerintah Kabupaten Banjar dalam hal penentuan hari libur umum/ nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan. Sekolah mengambil kebijakan hari libur sebagai berikut ini: * Libur puasa * Libur Idul Fitri * Libur semester ganjil * Libur Semester 2 : 20 Juli s.d.d.

63    Isra ‘Miraj Nabi Muhammad Idul Fitri dan Cuti Bersama Hari Raya Natal .

64 .

Meningkatkan keimanan kepada Allah sampai Qadha dan Qadar melalui pemahaman terhadap sifat dan Asmaul Husna 3. tabzir dan fitnah 4. diskusi.65 Lampiran Standar Kompetensi Lulusan SMA Negeri 1 Martapura Mata Pelajaran 1. dan mahkamah internasional 2. saran. Mengevaluasi hubungan Internasional dan sistem hukum internasional 7. berberita. cerpen dan novel 2. regional. timbulnya konflik internasional. Memahami sejarah Nabi Muhammad pada periode Mekkah dan periode Madinah serta perkembangan Islam di Indonesia dan di dunia 1. laporan. seminar. keterbukaan dan keadiln di Indonesia 6. perasaan. demokrasi serta pengembangan ilmupengetahuan dan teknologi 2. Memahami sumber hukum islam dan hukum taklifi serta menjelaskan hukum muamalah dan hukum keluarga dalam islam 5. wawancara.ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan fungsi manusia sebagai khalifah. Menganalisis pola-pola dan partisipasi aktif dalam pemajuan. taubat dan raja dan meninggalkan perilaku tercela seperti isyrof. Menganalisis sikap positif terhadap penegakan hukum. Memahami ayat . Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan penyampaian berita. dan pembacan karya sastra berbentuk puisi . cerita rakyat. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Menganalisis peran dan hak warganegara dan sistem pemerintahan NKRI 5. Menganalisis peran Indonesia dalam politik dan hubungan internasinal. kedaulatan negara. peradilan nasional. Pendidikan Agama Islam Standar Kompetensi Lulusan 1. Menganalisis budaya politik demokrasi. dan tindakan anti korupsi 3. konstituti. Mengevaluasi sikap berpolitik dan bermasyarakat madani sesuai sesuai dengan Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945 8. penghormatan serta penegakan HAM baik di Indonesia maupun di luar negeri 4. Memahami hakekat bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia 2. dan kerja sama global lainnya 9. Menganalisis sistem hukum internasional. Berbicara Menggunkan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. Berperilaku terpuji seperti hasnuzzhan. Bahasa Indonesia 1. drama . pidato. dan informasi dalam kegiatan .

notulen. artikel. tajuk rencana. cerpen. Bahasa Inggris 1. descriptive. discussion. spoof. discussion. hortatory exposition. news item. proposal. report. hortatory exposition. teks pidato. report. serta teks sastra berbentuk puisi. karya satra berbagai angkatan dan sasta Melayu klasik 4. puisi kontemporer. perasaan. ringkasan. explanation. explanation. explanation. descriptive. surat dinas. hortatory exposition. surat dagang. spoof. dalam konteks kehidupan sehari-hari 2. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami wacana tulis teks nonsastra berbentuk grafik. discussion. dan berbagai karya sastra berbentuk puisi. biografi. dan review. dalam konteks kehidupan sehari-hari 4. news item. secara formal maupun informal. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional. procedure. secara formal maupun informal. descriptive. dan informasi dalam bentuk teks narasi. report. teks pidato. narrative. dalam konteks kehidupan sehari-hari . news item. Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpesonal dan transaksional. deskripsi. laporan. tabel. dn esei 4. explanation. analytical exposition. Menulis Menggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapakan pikiran. secara formal maupun informal. descriptive. procedure. Mendengarkan Memahami makna dalam wacana lisan interpesonal dan transaksional. analytical exposition. report. hikayat. kritik. novel. dalam bentuk recount. argumentasi. dan review. procedure. serta mengomentari pembacaan puisi dan pementasan drama 3. analytical exposition. dan review. discussion. hortatory exposition. resensi. dalam bentuk recount. dalam konteks kehidupan sehari-hari 3. eksposisi. diskusi. narrative. spoof. spoof. narrative. berprestasi hasil penelitian. karya ilmiah. dan review. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional.66 Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan berkenalan. rangkuman. dalam bentuk recount. analytical exposition. dalam bentuk recount. procedure. becerita. drama. news item. narrative. secara formal maupun informal.

dan ogive. dan kreatif. Menentukan kedudukan.67 Mata Pelajaran 5. barisan dan deret. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan 8. permutasi dan kombinasi. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah 6. serta menggunakan dalam pemecahan masalah 5. akar dan logaritma. letak dan ukuran penyebaran. matriks dan determinan. menentukan nilai kebenaran pernyatan majemuk dan pernyatan berkuantor. serta memunyai kemampuan bekerjasama Program IPS 1. jarak dan besar sudut yang melibatkan titik. rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus. Matematika Standar Kompetensi Lulusan Program IPA 1. turrunan fungsi. sistematis. menentukan nilai kebenaran pernyataan mejemuk dan pernyatan berkuantor. fungsi komposisi dan fungsi invers. persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya. transformasi geometri dan komposisinya. Memahami dan mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel. serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan pernyatan mejemuk dan pernyatann berkuantor . fungsi. Memiliki kemampuan berpikir logis. grafik. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya. kritis. Memahami pernyataan dalam matematika dan ingkarannya. Memahami limit fungsi aljabardan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya. ruang sampel dan peluang kejadian dan menerapkannya dalam pemecahan masalah 7. gambar. fungsi eksponen dan grafikanya. ukuran pemusatan. integral tak tentu dan integral tentu funsi aljabar dan trigonometri. algoritma pembagian dan teorema sisa. nilai ekstrem. persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. fungsi kuadrat. diagram. serta menggunakannya dalam pemecehan masalah 3. persamaan dan identitas trigonometri. fungsi aljabar sederhana. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat. program linear. analitis. vektor. garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 4. Memahami konsep perbandingan. suku banyak. rumus sinus dan kosinus jumlah dan selisih dua susut. serta menggunakan prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah 2.

Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan aturan pangkat. menarik kesimpulan. fungsi aljabar sederhana. dan obyektif 3. dan momentum 4. sistematis. diagram. turunan fungsi. kritis dan kreatif. komposisi dan invers fungsi. serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis 2. jarak dan besar sudut yang melibatakan titik. Mendeskripsikan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal. mengumpulkan. integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri. vektor. ruang sampel dan peluang kejadian. amalitis. grafik. teliti. serta memunyai kemampuan bekerjasama 1. Memiliki kemampuan berpikir logis. Memhami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisik secar langsung dan tidak langsung secaa cermat. serta menerapkannya dalam pemecahan masalah 6. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalm kehidupan 8. dan ogive. permutasi dan kombinasi.68 Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan 2. matriks dan determinan. impuls. fungsi kuadrat dan grafiknya. Menerapkan konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaiaan masalah dan produk 6. dalam pemecahan masalah 7. mengolah dan menafsirkan data. Memahami konsep perbandingan. gambar. merancang dan merakit instrumen. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 3. Menentukan kedudukan. persamaan dan pertidaksamaan kuadrat. letak dan ukuran penyebaran. program linear. nilai ekstrem. mengajukan dan menguji hipotesis. garis dan bidang di ruang dimensi tiga serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 4. kekelan energi. akar dan logaritma. fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor 5. menentukan variabel. Mengaplikasikan penyajian data dalam bentuk tabel. Melakukan percobaan. fungsi. barisan dan deret. ukuran pemusatan. persamaan dan identitas trigonometri serta menggunakannya dalam pemecahan masalah 5. Fisika . Memahami limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya. antara lain merumuskan masalah. transformasi geometri dan komposisinya.

8. dan pemisahan bahan (elektrolisis) 7.proses metabolisme dan hereditas. cara perhitungan dan pengukuran. mengumpulkan. serta berkomunikasi ilmiah hasil percobaan secara lisan dan tertulis Memahami keanekaragaman hayati dan klasifikasinya. perubahan materi danenergi. dan menarik kesimpulan sesuai dengan bukti yang diperoleh. 3. serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis Memahami hukum dasar dan penerapannya. 3. teknologi dan masyarakat Memahami prinsip-prinsip dasar bioteknologi serta implikasinya pada sains. larutan koloid. menentukan variabel. teknologi dan masyarakat Melakukan percobaan. mengajukan dan menguji hipotesis. peranankeanekaragaman hayati bagi kehidupan dan upaya pelestariannya. Standar Kompetensi Lulusan teknologi Menerpkan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi Merumuskan masalah. antara lain merumuskan masalah.69 Mata Pelajaran 6. mengolah dan menafsirkan data. merancang dan merakit instrumen. larutan elektrolitnon elektrolit. 4. 4. 6. mengajukan dan menguji hipotesis. mengolah .lingkungan. serta implikasinya pada sains. 2. evolusi dan implikasinya dengan sains. menentukan variabel. . 5. termasuk cara pengukuran dan kegunaannya Memahami konsep reaksi oksidasi-reduksi dan elektrokimia serta penerapannya dalam fenomena pembentukan energi listrik. teknologi dan masyarakat Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan. korosi logam. Kimia 1. kekekalan masa dan kekekalan energi Memahami sifat berbagai larutan asam-basa. menggunakan berbagai peralatanuntuk melakukan pengamatan dan pengukuran yang tepat dan teliti. kesetimbangan. keterkaitan antara struktur dan fungsiorgan. menarik kesimpulan. kelainan dan penyakit yang mungkin terjadi pada sistem organ. serta peranan manusia dalam keseimbangan ekosistem Memahami konsep sel dan jaringan. fenomena reaksi kimia yang terkait dengan kinetika. mengumpulkan. Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem. menafsirkan dan menyajikan data secara sistematis. lingkungan. 2.lingkungan. Biologi 1. merancang dan merakit instrumen.

dan polimer serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari 9. protein. dan Islam di Indonesia 3. ke masa pemerintahan Orde Baru (1967-1998) sampai periode Reforrmasi (sejak 1998 s/d sekarang) 6. Merekonstruksi perkembangan masyarakat pada masa Orde Baru 7.70 Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan 5. Memahami ruang lingkup ilmu sejarah 2. agama. Menganalisis proses kelahiran dan pertumbuhan nasionalisme di Indonesia 4. serta politik dan masa kolonial Jepang yang meliputi perubahan sosialekonomi. dan sistem pemerintahan masa Hindu. Menganalisis kesejarahan masa kolonial Hindia Belanda (pengaruh Barat) meliputi perubahan ekonomi. demografi. Demokrasi terpimpin (1955-1967). Islam di Indonesia 2. Menggunakan prinsip-prinsip dasar penelitian sejarah 3. sosial. Memahami struktur molekul dan reaksi senyawa organik yang meliputi benzena dan turunannya. masa Islam.Buddha. peradaban manusia Indonesia dan bangsabangsa lain di dunia. lemak. meliputi perkembangan budaya. Menganalisis perkembangan bangsa Indonesia pada masa Negara tradisional. Menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia meliputi peradaban awal. Merekonstruksi pergantian pemerintahan masa awal kemerdekaan (1945-1955). karbohidrat. Menganalisis perkembangan masa negara-negara tradisional yang meliputi masa Hindu-Buddha.Belanda dan Pemerintahan Pendudukan Jepang 3. Merenkonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan sampai dengan periode Demokrasi terpimpin 5. Sejarah Kelas X 1. Hindu-Buddha. Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesudah Perang Dunia II sampai dengan pertumbuhan teknologi mutahir Program IPS 1. proses interaksi antara tradisi lokal. Menganalisis masa pra-aksara dan masyarakat aksara pada masyrakat Indonesia 4. Menganalisis kehidupan awal. serta asal usul dan persebaran manusia di Indonesia 2. politik . Membandingkan perkembangan masyarakat Indonesia masa penjajahan Hindia. asal-usul dan persebaran manusia di wilayah nusantara/Indonesia Program IPA 1.

serta negara maju dan berkembang 1. terbentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. meliputi Masa Pemerintahan Demokrasi Terpimpin (Orde baru. Pemerintahan Pendudukan Jepang. Memahami sumber daya alam dan pemanfaatannya secara arif 7. revolusi Amarika. 10. Memahami pola dan aturan tata surya dan jagad raya dalam kaitannya dengan kehidupan di muka bumi 6. Mempraktekkan keterampilan dasar peta dan emanfaatkannya dalam mengkaji geosfer 3. 1967-1998). dan politik di Indonesia 5. Menganalisis dinamika dan kecenderungan perubahan unsur-unsur geosfer serta dampaknya terhadap kehidupan di muka bumi 5. dan masa Reformasi. permerintahan colonial Belanda. dan pendekatan Geografi 2. Pemnerontakan DI/TII. PRRI. struktur. pedesaan dan perkotaan. ekonomi. Inggris. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia sejak Proklamasi sampai dengan masa Orde Baru. Ekonomi . Menganalisis perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan dan persatuan NKRI darii ancaman disintegrasi bangsa. Memahami hakikat. Geografi 11. antara lain Peristiwa Madiun 1948. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan 8.71 Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan 4. meliputi politik (lahirnya gerakan pendidikan dan nasionalisme). ruang lingkup. Menganalisis peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945. dan lahirnya Undang-Undang Dasar 1945 6. revolusi Rusia) terhadap perubahan sosial. Menganalisis konsep wilayah dan pewilayahan dalam kaitannya dengan perencanaan pembangunan wilayah. masa Demokrasi Pancasila (Orde Baru. Menganalisis permasalahan ekonomi dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia dan sistem ekonomi 2. Peristiwa Andi Azis. objek. dan Gerakan G-30S/PKI 8. dan masa peralihan ke masa eformasi(1998 – sekarang) 1. kerajaan-kerajaan Islam. Peristiwa PERMESTA. cita-cita terbentuknya Negara merdeka dan sebagainya 7. Menganalisis pengaruh berbagai revolusi politik dan sosial di dunia (Revolusi Perancis. Menganalisis perkembangan masyarakat Indonesia mulai masa kerajaankerajaan Hindu-Buddha. RMS. 1945-1967). Mendeskripsikan kegiatan ekonomi produsen. Memahami pemanfaatan citra dan SIG sebagai wahana memvisualkan geosfer 4.

teknik. APBN. prosedur. koperasi dan kewirausahaan. 7. 12. media. dan materi musik mancanegara (NonAsia) . 9. media. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses. 13. Memahami sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji hubungan masyarakat dan lingkungan Memahami proses interaksi sosial di dalam masyarakat dan norma yang mengatur hubungan tersebut serta kaitannya dengan dinamika kehidupan sosial Mengidentifikasi kegiatan bersosialisasi sebagai proses pembentukan kepribadian Mengidentifikasi berbagai perilaku menyimpang dan anti sosial dalammasyarakat Menganalisis hubungan antara struktur dan mobilitas sosial dalam kaitannya dengan konflik sosial Mendeskripsikan berbagai bentuk kelompok sosial dan perkembangannya dalam masyarakat yang multikutural Menjelaskan proses perubahan sosial pada masyarakat dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat Menjelaskan hakikat dan tipe-tipe lembaga sosial dan fungsinya dalam masyarakat Melakukan penelitian sosial secara sederhana dan mengkominukasikan hasilnya dalam tulisan dan lisan 4. 6. 3. 4. 8. Standar Kompetensi Lulusan konsumen. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam proses. tabungan dan investasi. dan materi musik Nusantara 3. konsumsi. 5. dan materi musik daerah setempat 2. media. teknik. pasar modal dan ekonomi terbuka Menyusun siklus akuntansi perusahaan jasa dan perusahaan dagang Memahami fungsi-fungsi manajemen badan usaha. prosedur. penawaran dan harga keseimbangan melalui mekanisme pasar Mendeskripsikan kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dalam kaitannya dengan pendapatan nasional. 2.Seni Budaya Seni Musik 1. uang dan perbankan Memahami pembangunan ekonomi suatu negara dalam kaitannya dengan ketenagakerjaan. 5. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik tradisional dan nontradisional dengan beragam teknik. 6.72 Mata Pelajaran 3. Sosiologi 1. permintaan.

Mempraktekkan kegiatan-kegiatn di luar kelas seperti melakukan perkemahan. pembuat grafis dan pembuat presentasi dengan variasi tabel. Memahami fungsi dan proses kerja berbagai peralatan dan Komunikasi teknologi informasi dan komunikasi yang ditopang oleh sikap cermat dan menghargai Hak Atas Kekayaan Intelektual 2. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat. Mempraktekkan kegiatan dalam air seperti renang. kebugaran jasnani serta aktivitas lainnya 4. Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni terapan dengan memanfaatkan teknik mistar dan proyeksi dengan mempertimbangkan fungsi dan corak seni rupa terapan Nusantara dan mancanegara 3. dan lain-lain 7. mengenal berbagai penyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV 15. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat dan Nusantara 2. Mempraktekkan pengembangan mekanik sikap tubuh.73 Mata Pelajaran Standar Kompetensi Lulusan Seni Rupa (Program IPA) 1. Teknologi Informasi 1. penjelajahan alam sekitar. gambar dan diagram untuk menghasilkan informasi 3. senam aerobik. permainan di air dan keselamatan di air 6. corak dan teknik seni rupa Nusantara 14. Mempraktekkan keterampilan permainan dan Olahraga dan olahraga dengan menggunakan peraturan Kesehatan 2. dan aktivitas lainnya 5. Mempraktekkan gerak ritmik yang meliputi senam pagi. Pendidikan Jasmani. pengolah angka. Memahami prinsip dasar Internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi. mendaki gunung. berkomunikasi dan bertukar informasi . 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni dan terapan (modern/ kontemporer) yang dikembangkan dari beragam unsur. grafik. Menggunakan perangkat pengolah kata.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->