P. 1
Job Sheet Differential

Job Sheet Differential

|Views: 536|Likes:
Published by Imam Budiarmanto

More info:

Published by: Imam Budiarmanto on Jan 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2014

pdf

text

original

JOB SHEET

(Perawatan dan Perbaikan Differential) 1. Alat dan bahan Set tool box lengkap dan kunci shocket Kunci roda Penitik Tang snap ring internal Sliding hammer Palu tembaga SST 09557 – 22022 SST 09308 – 10010 SST 09556 – 30010 SST 09557 – 22022 SST 09950 – 00020 SST 09608 – 35014 SST 09950 – 20017 Dial tester indicator (DTI) Lap majun satu helai Satu unit compressor Air gun Unit Kendaraan lengkap (engine car stand)

.................. ......2......................... Tempat praktek jauh dari sumber api................ Kesimpulan : .......... Mintalah ijin kepada instruktur anda apabila akan melakukan pekerjaan yang tidak tertulis pada lembar kerja 3.................... Kesimpulan: …………………….............. Keselamatan kerja a............................................... ………………………………………............................................... Hasil Test jalan:....... d.... b......... Langkah kerja a) Pemeriksaan sumber gangguan..... Posisikan kendaraan pada Lift Mater atau goronggorong reparasi dengan memperhatikan prinsip keselamatan kerja...... Hasil Test jalan:........... Gunakan peraltan servis sesuai dengan fungsinya....... c.......... Ikutilah instruksi dari instruktur/ guru atau pun prosedur kerja yang tertera pada lembar kerja...... Kesimpulan : ....... ......... ............ (2) (3) Posisikan Transmisi kendaraan pada netral....................................................... Hasil Pemeriksaan :……………........ Periksa Back Lash total Differential dengan cara memggerakan Companion Flange kekiri atau kekanan seperti pada gambar di bawah ini................... (1) Lakukan test jalan untuk menindaklanjuti informasi dari si pemakai.............. ...

Hasil Pemeriksaan :……………………. . ………………………………………….... Kesimpulan: ……………………………. Posisikan kedua roda belakang dalam keadaan terangkat bila kendaraan ditempatkan pada Lift Master atau dongkrak rumah poros belakang bila kendaraan ditempatkan pada goronggorong reparasi dan memasang jack stand pada kedua sisi umah poros belakang. (4) Lepas kedua roda.. (4) Periksa kebocoran Oil seal Pinion Drive Differential. Kendorkan baut-baut pengikat kedua roda. Posisikan kedua roda belakang dalam keadaan terangkat bila kendaraan ditempatkan pada Lift Master atau dongkrak rumah poros belakang bila kendaraan ditempatkan pada goronggorong reparasi dan memasang jack stand pada kedua sisi umah poros belakang. (1) (2) (3) Keluarkan minyak pelumas... Hasil Pemeriksaan :……………………. b) Melepas Final Drive / Differential dari rumah Poros Belakang. (5) Memeriksa volume dan kualitas oli pelumas Differential …………………………………………. Kesimpulan: ……………………………. …………………………………………. ………………………………………….

Hasil Pemeriksaan :……………………. …………………………………………. (6) Lepas propeller shaft dengan cara melepas keempat baut pengikatnya.. . (1) Posisikan Differential pada ragum seperti gambar di samping ini. (7) Lepas mur pengikat differential dan mengeluarkan differential dari rumah poros belakang dan bersihkan . c) Pemeriksaan Awal pada Final Drive / Differential...(5) Tarik poros belakang menggunakan Impact puller. (2) Periksa kebebasan Ujung ( End Play ) Gigi penggerak seperti gambar di samping ini. Kesimpulan: …………………………… ………………………………………….

Kesimpulan: …………………………… ………………………………………….Hasil Pemeriksaan :……………………….... …………………………………………. Hasil Pemeriksaan :……………………. (3) Periksa Preload Total Gigi penggerak seperti gambar di samping ini. …………………………………………. . …………………………………………... (4) Periksa Run Out Ring Gear... Kesimpulan: …………………………… …………………………………………. Hasil Pemeriksaan :…………………….

... Hasil Pemeriksaan :…………………….. …………………………………………. (6) Periksa Back lash Gigi samping ( Side gear ) dengan gigi pinion. (5) Periksa Back Lash Ring gear dengan Gigi Penggerak. (7) Periksa Pertautan (Contac gear) antara Ring Gear dengan Gigi penggerak. Kesimpulan: …………………………… ………………………………………….. Kesimpulan: …………………………… .. …………………………………………. …………………………………………. Kesimpulan: …………………………… …………………………………………. Hasil Pemeriksaan :…………………….Kesimpulan: …………………………… …………………………………………... Hasil Pemeriksaan :……………………..

(7) Kelompokkan outer race dan mur penyetel sesuai dengan lokasinya dan diberi label. (2) Lepas mur pengikat Flange Yoke. (3) Lepas Flange Yoke dari poros gigi penggerak (4) Lepas oil seal dan oil slinger. c) Melepas komponen-komponen Final Drive / Differential ..…………………………………………. .. (1) Lepas pengunci Mur Pengikat Flange Yoke dengan Poros gigi penggerak. (6) Lepas mur penyetel Ring Gear. (5) Berilah Tanda kedua Bearing Cup Ring Gear dan lepas Bearing Cup.

(8) Lepas bantalan depan dan bantalan spacer (9) Lepaskan bantalan depan Gigi penggerak dengan cara di Pres menggunakan SST seperti gambar disamping ini... (1) Periksa bantalan-bantalan (bearing) Hasil pemeriksaan: ...... (13) Bersihkan seluruh komponen.. (10) Lepas Bantalan Samping Differential Case.. .... (11) Lepas ring gear yang terlebih dahulu melepas Pengunci dan Baud Pengikat Ring gear.. d) Memeriksa Komponen-komponen Final Drive / Differential..... (12) Lepas kelengkapan Differential Case..

............................................ e) Merakit dan Menyetel Komponen-komponen Final Drive/Differential............................................................. Hasil pemeriksaan: ............. (8) Periksa thrush washer side gear dan pinion gear Hasil pemeriksaan: ............................................................... Pasang side gear dengan thrush washernya................................................... (5) Periksa differential case dari keretakan ................................... dan pinion gear shaft ke (b) (c) ........................ Olesi komponen-komponen yang bergetar dan berputar dengan minyak pelumas Pasang thrush washer yang sesuai dengan side gear dan pinion gear............ Hasil pemeriksaan: ....... (1) (a) Merakit Kelengkapan Differetial Case....... Hasil pemeriksaan: ............................ (4) Periksa drive pinion .................................. Hasil pemeriksaan: .... (6) Periksa side gear ............... (2) Periksa baut-baut ...................... (8) Periksa pinion gear shaft ..................................... (7) Periksa pinion gear .......... Hasil pemeriksaan: ................... (3) Periksa ring gear ........................................... Hasil pemeriksaan: ................ pinion gear dengan trhrush washernya.......................... .................................... Hasil pemeriksaan: ........

 Pasang plat pengunci dan bautbaut pengikat ring gear. masukkan batang melalui case dan lubang pada poros gigi pinion (pinion gear).  Keraskan baut pengikat ring gear dengan kunci shock dan kunci momen.  Tempatkan ring gear pada differentia case dan luruskan tanda pada ring geardan differential case (a) (b)  Lapisi baut-baut ring gear dengan oli roda gigi atau gemuk. Luruskan lubang pinion shaft dengan lubang differential case dan masukkan pinion gear shaft.dalam differential case.  Panaskan Ring gear sampai suhu 100o C dalam bak oli ( Tidak boleh lebih dari 110o )  Bersihkan permukaan Ring Gear. .  Bersihkan permukaan differential case yang berhubungan dengan ring gear. Pasang batang pin dengan menggunakan palu dan drip (punch). Periksa back lash side gear dengan prosedur seperti terlihat pada gambar di samping ini. (d) (e) (2) Memasang ring gear pada differential case.

Catatan : Maksimum runout 0. .cm.10 mm. (c) (3) (a) (a) (b) Pasang komponen-komponen sebagai berikut : Drive pinion . Gunakan palu dan pahat untuk membengkokan plat pengunci Pasang side bearing Differential case dengan menggunakan mesin pres dan SST. (4)  Pasang cincin pada drive pinion dengan ujung yang tirus menghadap ke pinion gear  Gunakan mesin pres dan SST. lepas kembali differential case dari differential carrier Memasang bantalan belakang drive pinion. Bearing depan.Spesifikasi pengerasan = 985 kg. Thrush washer. Spacer. Periksa keolengan (runout) ring gear dengan menggunakan DTI. pasang cincin yang lama dan bantalan yang baru pada drive pinion. pres side bearing pada differential case Memeriksa runout ring gear Pasang differential case pada Differential carrier dan keraskan mur penyetel ke arah dimana gerak bebas bantalannya tidak ada./71 psi/97Nm. Bila besarnya runout sudah sudah sesuai dengan spesifikasi.

Periksa kebebasan ujung dari drive pinion dengan menggunakan DTI. (c) (d) (e) Memasang differential case pada differential carrier.Catatan : penahan oli Merakit spacer (oil slinger) dan oil seal setelah penyetelan perkaitan gigi terbentuk (setelah contact gearnya tepat). Luruskan tanda pada tutup dan carrier. Pastikan bahwa terdapat backlash antara ring gear dan drive pinion Pasangkan mur penyetel pada masingmasing carrier dan pastikan bahwa ulir murnya tepat. PERHATIAN ! Bila tutup bantalan pengerasannya tidak (a) (b) (6) (a) . Pasang companion flange dengan SST dan keraskan mur pengikatnya sesuai dengan spesifikasi. keraskan baut kedua tutup bantalan dua atau tiga putaran dan tekan dengan tangan ke bawah tutup bantalan. Pasang case dalam carrier. (5) Tempatkan bearing outer race pada masing-masing bearingnya. Memasang penutup bantalan (bearing cap). Periksa preload dengan menggunakan kunci momen.

kendorkan mur penyetel pada sisi drive pinion.  Gunakan Dial Indicator. bila perlu bongkar kembali mur penyetelnya.  Keraskan keempat baut penutup bantalan dengan tangan.5 takikan dari posisi preload nol. Gunakan SST untuk mengeraskan mur penyetel pada sisi drive pinion ketika memutar ring gear. (a)  Keraskan mur penyetel pada sisi ring gear kemudian setel back lashnya sekitar 0. Menyetel back lash ring gear dan preload bantalan sisi.2 mm.sesuai pada carrier dan ulir mur penyetel tidak tepat. setel backlash ring gear hingga sesuai dengan spesifikasi Catatan : penyetelan backlash ialah . Setelah bantalanduduk pada posisinya. kemudian kendorkan sampai dapat diputar dengan tangan.  Tempatkan dial indicator (DTI) pada bagian atas dari mur penyetel pada sisi ring gear. (7) Keraskan keempat baut tutup bantalan sesuai dengan momen spesifikasi.  Setel bantalan sisi pada pre load dengan mengeraskan mur penyetel lainnya sampai penunjuk pada indikator mulai bergerak.  Keraskan mur penyetel 1-1.

d) Bila bentuk persingggungan tidak sesuai dengan ketentuan. Contoh : kendorkan mur sisi kiri 1 takik dan keraskan mur sisi kanan 1 takik. (8) a) Oleskan cairan merah kepada tigaatau empat gigi ring gear b) Tahan companion flange sekuatnya dan putar ring gear dalam dua arah.  Keraskan keempat baut pengikat tutup bantalan sesuai dengan spesifikasi.dengan memutar mur penyetel ke kiri dan ke kanan dengan jumlah yang sama. c) Periksa bentuk persinggungan antara Drive Pinion dengan Ring Gear. maka bongkar kembali komponen-komponen differential dengan prosedur seperti semula. Ukur backlash pada beberapa tempat di sekeliling ring gear. Periksa lagi backlash ring gear apakah masih sesuai dengan spesifikasi atau tidak  Ukurlah total preload dengan menggunakan kunci momen Memeriksa kontak gigi (contact gear) antara ring gear dengan drive pinion. (9) . Memasang differential pada rumah poros belakang.

 Jalankan kendaraan dan periksa jikalau ada hal-hal yang kurang sesuai.  Dongkrak poros belakang.  Keraskan mur pengikat roda dari kedua roda belakang.  Memasang tromol pada kedua poros dan roda pada kedua poros juga.(a)  Memasang paking atau perapat pada rumah poros belakang dengan sedikit mengoleskan sealer.  Memasang poros propeller pada companion flange differential. keluarkan jack stand dan turunkan kendaraan secara perlahan-lahan. .  Memasang poros belakang bagian kiri dan bagian kanan serta memasang plat belakang (backing plate).  Memasang differential pada rumah poros belakang dan mengeraskan baut pengikatnya secara silang dengan tingkat kekerasan sesuai spesifikasi.  Memasukkan minyak pelumas kedalam rumah poros belakang sampai terlihat minyak menetes dari lubang tempat memasukkan oli.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->