Gubernur Jawa Barat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 25 TAHUN 2007 TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN KURIKULUM MUATAN

LOKAL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP GUBERNUR JAWA BARAT, Meninmbang : a. bahwa dalam rangka mengantisipasi terjadinya kerusakan lingkungan yang semakin tinggi dan sebagai perwujudan misi akselerasi pembangunan Jawa Barat yaitu peningkatan mutu implementasi pembangunan berkelanjutan, perlu adanya upaya simultan dan berkesinambungan dengan menerapkan kurilkulum muatan lokal pendidikan lingkungan hidup di lingkungan persekolahan; b. bahwa sehubungan dengan pertimbangan pada hurup a tersebut diatas, perlu menetapkan Peraturan Gubernur Jawa Barat tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Barat (Berita Negara tanggal 4 Juli 1950); 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3699); 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301); 4 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437); jo. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peranturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 Tahun tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi undang-undang (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 108 , Tambahan Lembaran Negara Nomor 4548); 5 Peraturang Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41);

1

6 7 8

9

Memperhatikan :

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah; Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah; Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Kelulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah; Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 1 Tahun 2004 tentang Rencana Strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2003-2008 (Lembaran Daerah Tahun 2004 Nomor 1 seri D, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 6); Keputusan Gubernur Jawa barat Nomor 420/Kep.184-Disdi/2007 tentang Tim Pengembang Kurikulum Pendidikan Lingkungan Hidup. MEMUTUSKAN

Menetapan

:

PERATURAN GUBERNUR TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN KURIKULUM MUATAN LOKAL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP.

Pasal 1 Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan: 1. Daerah adalah Provinsi Jawa Barat. 2. Pemerintah Daerah Adalah Gubernur dan perangkat daerah sebagai unsur penyeenggara pemerintahan daerah. 3. Gubernur adalah Gubernur Jawa Barat. 4. Dinas adalah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 5. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. 6. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagi pedoman penyelenggaraan kegiatan pembejalaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. 7. Kurikulum Muatan Lokal adalah kegiatan kurikuler untuk mengembangan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dikelompokan ke dalam mata pelajaran yang ada. 8. Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat adalah kurikulum yang disusun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk peningkatan Kualitas peserta didik dalam mengelola keseimbangan lingkungan hidup daerah. Pasal 2 (1) Sistematika Pedoman Pelaksanaan adalah sebagai berikut:

2

sistimatika. BAB VI : STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Memuat uraian mengenai standar kompetensi dan kompetensi dasar SMK mulai dari kelas 10 sampai dengan kelas 11 semester 1 dan 2. BAB IV : STANDAR SEKOLAH KOMPETENSI MENENGAH DAN KOMPETENSI DASAR PERTAMA (SMP)/MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) Memuat uraian mengenai standar kompetensi dan kompetensi dasar SMP/MTs mulai dari kelas 7 sampai dengan kelas 9 semester 1 dan 2. dasar. BAB V : STANDAR (MA) Memuat uraian mengenai standar kompetensi dan kompetensi dasar SMA/MA mulai dari kelas 10 sampai dengan kelas 11 semester 1 dan 2. BAB II : STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR TAMAN KANAK-KANAK(TK)/RAUDATHUL ATHFAL (RA) Memuat uraian mengenai standar kompetensi dan kompetensi dasar TK/RA kelompok A dan B semester 1 dan 2 BAB III : STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH DASAR (SD)/MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) Memuat uraian mengenai standar kompetensi dan kompetensi dasar SD/MI mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 semester 1 dan 2. ranah dan tahapan ranah kompetensi. arah pengembangan. tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Gubernur ini. tujuan. Pasal 3 KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)/MADRASAH ALIYAAH 3 . BAB VIII : PENUTUP (2) Isi dan uraian pedoman pelaksanaan sebagaimana dimaksud pasal 2 Ayat (1).BAB I : PENDAHULUAN Memuat uraian mengenai latar belakang. ruang lingkup.

Agar setiap orang mengetahuinya. Ditetapkan di Bandung Pada tanggal 27 April 2007 GUBERNUR JAWA BARAT WAKIL. NU’MAN A. Pasal 4 Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. memerintahkan pengundangan Peratutan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Jawa Barat. ttd H. HAKIM Diundangkan di Bandung Pada tanggal 27 April 2007 SEKERTARIS DAERAH PROVINSI JAWA BARAT.Hal-hal yang belum cukup diatur dalam Peraturan Gubernur ini sepanjang mengenai teknis pelaksaannya. ttd LEX LAKSAMANA BERITA DAERAH PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2007 NOMOR 27 SERIE E 4 . dapat diatur dalam petunjuk teknis yang ditetapkan oleh kepala Dinas.

tahap perkembangan. (b) belajar untuk memahami dan menghayati. interpersonal. kreatif. Kurikulum dilaksakan degan menggunakan kelima Pilar belajar. Berdasarkan data empirik dari hasil analisis potensi unggulan serta ciri khas masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat untuk mencapai Visi. cakap. (c) belajar untuk mampu melaksakan dan berbuat secara efextif.LAMPIRAN : PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR : 25 TAHUN 2007 TANGGAL : 27 APRIL 2007 TENTANG : PEDOMAN PELAKSANAAN KURIKULUM MUATAN LOKAL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP ISI DAN URAIAN BAB I PENDAHULUAN 1. kecerdasan spiritual dan moral. berahlaq mulia. dan kondisi peserta didik dengan tetap memperhatikan keterpaduan pengembangan pribadi yang berdimensi keTuhanan. Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk membentuk pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai kecerdasan intrapersonal. 5 . musikal. Pelaksanaan kurikulum didasarkan pada potensi. dan kemoralan. kecerdasan adpertensi. melalui proses pembelajaran yang aktif kreatif efektif dan menyenangkan. c. Dalam hal ini peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. mandiri dan menjadi warga yang demokratis serta bertanggung jawab. yaitu: (a) belajar untuk beriman dan bertqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. perkembangan dan kondisi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang berguna bagi dirinya. dan atau percepatan sesuai dengan potensi. visual spasial. dan (e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri. kurikulum di setiap satuan pendidikan menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut: a. kecerdasan kreativitas. kesosialan.1 Latar Belakang Fungsi pendidikan adalah mengembangkan kemampuan dan membantu watak serta peradaban bangsa yang bertamat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. dinamis dan menyenangkan. b. keindividuan. Dalam pelaksanaannya. dan kecerdasan emosional dalam mengelola keseimbangan lingkungan. pengayaan. Pelaksanaan kurikulum memungkinkan peserta didik mendapat pelayanan yang bersifat perbaikan. berilmu. Kurikulum Muatan lokal Pendidikan Lingkungan Hidup. serta memperoleh kesempatan untuk mengekspresikan dirinya secara bebas. (d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain. sehat. sedangkan tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. dan Misinya maka diperlukan Kurikulum Muatan lokal Pendidikan Lingkungan Hidup.

pengembangan. Kurikulum dilaksankan dengan mendayagunakan kondisi alam. e. di tengah membangun semangat dan prakarsa di depan memberikan contoh dan teladan). tergelar dan berkembang di masyarakat dan lingkungan sekitar serta lingkungan alam semesta dijadikan sumber belajar. g. terbuka dan hangat dengan prinsip tut wuri handayani ing madia mangun karsa ing ngarsa sung tulada (di belakang memberikan daya dan kekuatan. dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. e. penataan. 6 . Memahami konsep dan pentingnya lingkungan hidup dalam kehidupan di Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi dengan segala karakteristiknya. 1. dan kesenimbangungan yang cocok dan memadai antarkelas dan jenis serta jenjang pendidikan. b. Menampilkan sikap dan apresiatif terhadap pengelolaan lingkungan hidup di daerah masing-masing khususnya dan Provinsi Jawa Barat pada umumnya.2 Tujuan Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: a. pemeliharaan dan pemulihan Lingkungan Hidup (Pembibitan. contoh dan teladan). akrab. muatan lokal dan pengembangan diri diselenggarakan dalam keseimbangan. Menampilkan peran serta secara nyata dalam setiap dalam setiap upaya pemanfaatan daya dukung lingkungan dan upaya pelestarian lingkungan untuk menyukseskan Visi Jawa Barat. sosial dan budaya serta kekayaan daerah untuk krberhasilan pendidikan dengan muatan seluruh bahan kajian secara optimal. Megembangkan pengetahuan dan pemahaman peserta didik tentang: a) b) c) Konsep Dasar Lingkungan Hidup Pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam Pencemaran dan kerusakan lingkungan d) Pengelolaan (pemanfaatan. keterkaitan. Kurikulum dilaksanakan dalam suasana hubungan peserta didik dan pendidik saling menerima dan menghargai. Kurikulum dilaksakan dengan menggunakan pendekatan multi strategi dan multimedia. c. Menampilkan kreativitas melalui kegiatan nyata dalam rangka meningkatkan daya dukung lingkungan dan upaya pelestarian keseimbangan lingkungan hidup d. f.d. dengan prinsip alam tatakambang jadi guru ( semua yang terjadi. Kurikulum yang mencakup seluruh komponen kompetensi mata pelajaran. sumber belajar dan teknologi yang memadai.

1. DBD. cikungunyah. Penataan. Pemeliharaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup). tetapi pencapaiannya oleh setiap jenjang pendidikan disesuaikan dengan kemampuan para siswa. Kebersihan dan Keindahan.3 Ranah dan Tahapan Ranah Kompetensi Ranah dan tahapan ranah kompetensi untuk semua jenjang pendidikan diguanakan lengkap. sanitasi lingkungan misalnya: endemi flu burung. Pengembangan. nyaman dan bersih. dll). Ketertiban. seperti yang tertera pada tabel berikut. keberdihan dan keinfahan untuk menuju suatu kondisi daerah yang aman. e) Peranan/pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan f) g) Bencana alam dan Penanggulangannya Pengelolaan Lingkungan Sosial Budaya dalam Manajemen h) Pemanfaatan Teknologi Informassi pengelolaan Lingkungan Hidup f. sekolah dan masyarakat. Meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang ketertiban. g. Pemeliharaan dan Pemulihan Lingkungan Hidupdi lingkungan rumah. Membiasakan peserta didik untuk melakukan kegiatan pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam serta gerakan Pemanfaatan. 7 .Penanaman.

mereaksi √ 2) Menilai 3) Mengembangkan. Kognitif TAHAPAN (STANDAR KOMPETENSI) TK 1) Mengingat √ 2) Memahami √ 3) Menerapkan √ 4) Menganalisis 5) Mengevaluasi 6) Memecahkan masalah 7) Mengembangkan 2. Peranan/pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dalam Bencana alam dan Penanggulangannya Pengelolaan Lingkungan Sosial Budaya 8 . memadukan 3. Kebersihan dan Keindahan. penataan. Pemeliharaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup). Pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam Pencemaran dan kerusakan lingkungan d. Sekolah Menegah Pertama/MTs. Hingga Sekolah Menengah Kejuruan terdiri atas: a. pemeliharaan dan pemulihan Lingkungan Hidup (Pembibitan. Psikomotor 1) Meniru √ √ √ 2) Menyusun √ √ 3) Melakukan √ √ 4) Membiasakan diri √ *) Catatan: tahapan tersebut diatas merupakan standar minimal 1. Kompetensi Dasar dan Indikator Minimal. Ketertiban. sanitasi lingkungan misalnya: endemi flu burung. Pengelolaan (pemanfaatan.TABEL RINCIAN RANAH DAN TAHAPAN RANAH KOMPETENSI JENJANG PENDIDIKAN SMA/ SD SMP SMK √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ RANAH 1. cikungunyah. Sekolah Dasar/MI. Sedangkan inti pembahsan materi Pendidikan Lingkugan Hidup Provinsi Jawa Barat yang tersebar mulai jenjang Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal. g. Penanaman. DBD. Konsep Dasar Lingkungan Hidup b. dll). pengembangan. c. kehidupan f. Sekolah Menengah Atas/MA.4 Ruang Lingkup Kurikulum Muatan Lokal pendidikan lingkunag hidup Provinsi Jawa Barat meliputi Standar Kompetensi. e. Afektif 1) Menerima.

9 . Dalam merancang keiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian. Pemanfaatan Teknologi pengelolaan Lingkungan Hidup Informassi dalam Manajemen 1.5 Arah Pengembangan Standar Kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok. kegiatan pembelajaran. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.h.

Mencegah pencemaran dan pengrusakan lingkungan 3. 2. alat mandi.2 Mengenal cara menanam tanaman sederhana sesuai dengan lahan yang ada (pot.2 Menunjukan empati terhadap bencana alam yang terjadi 2.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR Memahami konsep dasar lingkungan hidup 2. sayur. buah. Menera pkan perilaku hemat dalam kehidupan sehari-hari 1.1 Mengenal lingkungan yang tercemar. teras.3 Melakukan sumulasi cara menghadapi bencana alam 10 . dan tanaman pelindung) 1.1 Mengenal jenis-jenis lingkungan biotik dan abiotik 1. rumah dll) 1.1.3 Melakukan kegiatan pemeliharaan lingkungan biotik dan abiotik 2.2 Membiasakan diri menjaga lingkungan yang bersih 2.1.1 Mengenal berbagai jenis tanaman (obat. tanaman hias. Membiasakan bersikap siaga menghadapi bencana alam 1.1 Membiasakan menghemat kebutuhan seharihari (pakaian.1 Kelompok A 2.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. dll) 2. 2.3 Melakukan upaya pencegahan pencemaran lingkungan 3.2 Menyenangi lingkungan biotik dan abiotik 1. makanan.BAB II STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR TAMAN KANAK-KANAK (TK)/RAUDATHUL ATHFAL (RA) 2.1 Mengenal jenis-jenis bencana alam.3 Meniru cara merawat tanaman 2. Memahami pengelolaan lingkungan hidup 2.

3 Melakukan simulasi menghadapi bencana alam 11 .2 Mengenal bahaya dan manfaat berbagai jenis tanaman 1. dll) 3.2 Memanfaatkan barang-barang bekas 3. buah. Memahami pengelolaan lingkungan hidup 2.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2.3 Melakukan penanggulangan pencemaran lingkungan 3. tanaman hias. Mencegah pencemaran dan pengrusakan lingkungan 3. teras rumah dll) 2. dan tanaman pelindung) 1. Memahami pengelolaan lingkungan hidup 2.3 Menanam tanaman sesuai dengan lahan yang ada (pot.2 Membiasakan menghemat listrik 3.1 Mengetahui jenis-jenis lingkungan biotik dan abiotik 1.1 Mengatahui lingkungan yang tercemar 2. makanan. kemasan makanan. alat mandi.3 Melakukan pelestarian lingkungan biotik dan abiotik 2.1 Mengetahui jenis-jenis bencana alam 3.1 Mengenal berbagai jenis limbah yang bernilai tambah (botol air mineral. dll 2.1 Membiasakan menghemat kebutuhan seharihari (pakaian. Menerapkan perilaku hemat dalam kehidupan sehari-hari 1.1 Mengenal berbagai jenis tanaman (obat. sayur.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2.2 Menunjukan empati dan peduli terhadap bencan alam yang terjadi 3. kaleng susu.2 Menyenangi lingkungan sehat dan bersih 2. Menerapkan dan menampilkan teknologi sederhana 3.2.2 Menyenangi pelestarian lingkungan biotik dan abiotik 1.3 Membiasakan menghemat air 2. Membiasakan bersikap siaga menghadapi bencana alam 1.2 Kelompok B 2.

Melakukan pemeliharaan lingkunga biotik 2.1 Mengenal jenis-jenis lingkungan biotik 2.1 Kelas 1 3.3 Mensimulasikan cara bersiap siaga menghadapi bencana alam (misalnya: gunung meletus) 2. Berperilaku disiplin dalam memlihara 3.2 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. dan sekolah 1. kantong plastik) 2.3 Melaksanakan pola hidup bersih dan sehat di rumah dan sekolah 2.3 Membiasakan berperilaku disiplin dalam memelihara tanaman 3.2 Menyenangi perilaku disiplin dalam memelihara tanaman 3. Membiasakan kesiagaan dalam menghadapi bencana alam 2 Menerapkan teknologi sederhana dalam pemeliharaan lingkungan 1.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Menerapkan kebersihan di rumah.3 Mempraktikan cara memlihara lingkungan biotik 3.2 Menunukan sikap empati terhadap orang lain 1.2 Membuat hasil karya dengan memanfaatkan teknologi sederhana dalam pemeliharaan lingkungan 2.2 Menyenangi kebersihan dan kesehatan di rumah dan sekolah 1.BAB III STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH DASAR (SD)/MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) 3.1 Mengenal cara-cara menghadapi bencana alam 1. 3.1.2 Menyenangi keindahan lingkungan 2.1 Menjelaskan jenis-jenis teknologi sederhana dalam pemeliharaan lingkungan (misalnya: botol kemasan air mineral.1. kaleng besar.1 Mengenal hidup bersih dan sehat dirumah dan sekolah 1.1 Menyebutkan cara-cara berperilaku disiplin tanaman dalam memlihara lingkungan biotik.3 Melaksanakan pameran hasil teknologi sederhana di kelas/sekolah 12 .

3 Melaksanakan tata tertib pemeliharaan lingkungan sekolah 3.4 Menjelaskan terjadinya bencana alam dan penanggulangannya 3.2 Menyenangi pola hidup sederhana 2. bekas.4 Kelas 4 3.4 Mempraktikan cara memelihara lingkungan biotik dan abiotik 3. dus-dus .1 Menjelaskan cara-cara pembibitan tanaman 1. kaleng. Menunjukan sikap hidup hemat 1.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 Kelas 2 3.6 Melakukan simulasi cara menghadapi bencana alam (misalnya: longsor) 4. Membiasakan kesiagaan menghadapi bencana alam 4. Berpartisipasi aktif dalam mencegah pencemaran lingkungan 1.3 Mempraktikan pembibitan tanaman 2. dll) 4.2 Membuat hasil karya dari barang bekas 4.2 Menyenangi kegiatan pembibitan tanaman 1.2 Memberi contoh cara berpartisipasi dalam mencegah pencemaran lingkungan 13 . Melakukan berbagai cara pembibitan sesuai dengan jenis tanaman 2.1 Menyebutkan tata tertib pemeliharaan lingkungan sekolah 3.1 Menjelaskan pola hidup sederhana 2.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Menerapkan teknologi sederhana 3.1 Menjelaskan terjadinya pencemaran lingkungan 2.3 Menampilkan hasil karya dalam pameran kelas/sekiolah 3.2 Menyenangi penanaman bunga dalam pot 1.3 Menyenangi keindahan lingkungan 2.2 Menghargai tata tertib pemeliharaan lingkungan sekolah 3.4.5 Menunjukan sikap empati terhadap orang lain 3.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3 Mempraktikan penanaman bunga dalam pot 2.3. Melakukan cara penanaman berbagai jenis tanaman 2.2.1 Mengenal berbagai tanaman bunga dalam pot 1.1 Menjelaskan pemanfaatan barang-barang bekas (misalnya. Menerapkan pola hidup sederhana abiotik 3.3.

3 Mempraktikan kegiatan penanggulangan pencemaran lingkungan *) Akhir semester 1 Lomba kebersihan Kelas dan Penataan Kelas 3.2 Mensyukuri manfaat tanaman obat 1.2 Menunjukan sikap empati terhadap orang lain 1. Membiasakan bersiap siaga menghadapi bencana alam 2. Menerapkan kepedulian terhadap lingkungan 2.3 Mempraktikan cara menghadapi bencana alam (misalnya: kebakaran hutan) 2.1 Mengenal pola hidup sederhana 2.5.3 Menampilkan hasil karya dalam pameran kelas/sekolah 3.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 Menyenangi kondisi lingkungan yang tidak tercemar 3.2 Membuat hasil karya dari barang bekas 2.2 Memberi contoh sikap peduli terhadap lingkungan 3.5.2 Menghargai pola hidup sederhana 2.3 Melaksanakan pola hidup sederhana 3.4.2 Semester 2 14 . Menerapkan teknologi sederhana 1.1 Menjelaskan upaya penanggulangan pencemaran lingkungan 3.3 Melakukan pengawasan terhadap lingkungan *) Akhir semester 1 lomba kebersihan kelas dan penataan 3. Melakukan cara penanaman berbagai jenis tanaman 2.5 Kelas 5 3.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 3. Menerapkan pola hidup sederhana 3.3 Membiasakan diri memelihara tanaman obat (apotik hidup) 2.1 Menjelaskan pemanfaatan barang-barang bekas (misalnya: gelas plastik kemasan air mineral) 2.1 Mengenal jenis-jenis tanaman obat (apoik hidup) 1.3 Melaksanakan kebersihan dan penataan kelas 3.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 Mengidetifikasikan bencana alam dan penanggulangannya 1. Melakukan penanggulanganpencemaran lingkungan 1.1 Menjelaskan kepedulian terhadap lingkungan 3.

1 3.3 2. di sekolah dan di masyarakat Melaksanakan pola hidup bersih. Melakukan penanggulangan pencemaran dan perusakan lingkungan 2.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. disesuaikan dengan kondisi sekolah 3.1 Menjelaskan pola hidup bersih.2 Menunjukan sikap empati terhadap orang lain 1. di sekolah dan di masyarakat Menyebutkan jenis-jenis lingkungan biotik dan abiotik Membiasakan melaksanakan pola hidup sederhana Menyebutkan cara-cara penanggulangan pencemaran dab perusakan lingkungan Menyenangi penanggulangan pencemaran dab perusakan lingkungan Melakukan penanggulangan pencemaran dab perusakan lingkungan *) Akhir semester 1 Lomba kebersihan Kelas dan Penataan Kelas 15 .2 Membuat hasil karya dari barang bekas 2.1 2.3 Melakukan simulasi cara menghadapi bencana alam (misalnya: gempa berskala kecil) 2.3 Menampilkan hasil karya dalam pameran kelas/sekolah *) Akhir semester 2 Kegiatan Pameran Kelas/Sekolah.2 3.1 Menjelaskan pemanfaatan barang-barang bekas (misalnya: gelas plastik kemasan air mineral) 2. sehat dan indah di rumah. kesehatan dan keindahan di rumah.6. Melakukan pemeliharaan lingkungan biotik dan abiotik 3.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Menerapkan teknologi sederhana 1. dan sekolah 1. di sekolah dan di masyarakat 1. Membiasakan kesiagaan menghadapi bencana alam 2.6 Kelas 6 3.3 dan indah di rumah.2 Menyenangi kehidupan yang bersih dan sehat 1.1 mengenal bencana alam 1.2 3. Menerapkan kebersihan. sehat dan indah di rumah.

Membiasakan kesiagaan menghadapi bencana alam 2.1 mengenal bencana alam 1.2 Menunjukan sikap empati terhadap orang lain 1.3 Melakukan simulasi cara menghadapi bencana alam (misalnya: Tsunami) 2. Menerapkan teknologi sederhana 1.4 Menjelaskan pemanfaatan teknologi sederhana dalam pemeliharaan lingkungan (misalnya:mendaur ulang sampah organik menjadi kompos) 2.2 semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3.5 Membuat hasil karya dengan pemanfaatan teknologi sederhana dalam pemeliharaan lingkungan 2.6. disesuaikan dengan kondisi sekolah 16 .6 Menampilkan hasil karya dalam pameran kelas/sekolah *) Akhir semester 2 Kegiatan Pameran Kelas/Sekolah.

1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 Berperan aktif dalam pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam sebagai rasa syukur terhadapa Tuhan Y.2 Mengidentifikasi sumber pencemaran lingkungan 1. Memahami tujuan pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam 1. udara dan tanah) 1.1 Berperan aktif dalam mengurangi pencemaran lingkungan 2.3 Melakukan upaya pelestarian tumbuhtumbuhan langka dilingkungan sekitar 3.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1. seko-lah.1 Kelas 7 4.3 Menjelaskan saling ketergan-tungan antara makhluk hidup dan lingkungan 1. Mengembang-kan pelestarian dan peman faatan sumber daya alam 3. tanaman obat keluarga/ toga) 2. Memecahkan masalah pencemaran lingkungan 2. kertas dan lain-lain) sekitar lingkungan menjadi barang yang bermanfaat 17 . 2.4 Menjelaskan manfaat Sumber daya alam 1.2 Mengenal jenis – jenis sumber daya alam 1.BAB IV STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)/MADRASAH TSANAWIYAH(MTs) 4.2 Melakukan pelestarian hewan langka di lingkungan sekitar 3.3 Menjelaskan dampak pencemaran lingkungan 1.5 Menjelaskan prinsip peman-faatan sumber daya alam 1.1 Menjelaskan norma-norma pelestarian sumber daya alam 1.1 Menganalisis pencemaran dan kerusakan lingkungan ( air.1 Mencintai lingkungan hidup mulai dari lingkungan terdekat (rumah.1 Memelihara lingkungan hidup terdekat (rumah.1 Pemanfaatan limbah (sedotan.6 Menjelaskan pelestarian sumber daya alam 2. kota dll).4 Mencari alternatif penanganan pencemaran lingkungan 2. Mencegah terjadinya pencemaran lingkungannya 3.2 Menyenangi lingkungan yang tidak tercemar 3.M. botol/gelas.1. 3. Membiasakan diri dalam pelestarian dan pemanfaatan sumber daya alam 4. Melakukan penanggulangan pencemaran lingkungan 1.4 Melakukan pelestarian dan pemanfaatan tanaman budi daya (tanaman hias. sekolah dan sekitarnya) 3.

kenyamanan. Melakukan tindakan pencegahan pelanggaran aturan pengelolaan lingkungan hidup 4. pemeliharaan. Melakukan upaya penanggulangan penyakit endemik. pemanfaatan. 3. 2.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. 1.2. kebersihan dan kerindangan 1. Mengidentifikasi dampak perkembangan 18 . 1. pengembangan.3.4 Mengadakan program langit biru*) 3. 1. Merumuskan upaya pemulihan lingkungan hidup 2.2.1. sekolah.2.4.2 Penerapan pembuatan kompos dari limbah/sampah organik 3. pengembangan. pengembangan. dan pemulihan lingkungan hidup. pemeliharaan dan pemulihan lingkungan hidup di lingkungan sekitar. 3. dan tempat umum.3 Melaksanakan program kali bersih (prokasih)*) 3.1. Menerapkan fungsi teknologi dalam pengelolaan lingkungan hidup 1. Mencintai nilai pena-taan.5 Melaksanakan Program pantai lestari pengendalian pencemaran laut dan pesisir **) *) khususnya daerah-daerah perkotaan **) untuk daerah-daerah pesisir pantai 4. pemeliharaan dan pengawasan kondisi lingkungan hidup.1.2 Kelas 8 4. pemeliharaan tamanan 1. Melakukan upaya pencegahan penyebaran penaykit yang bersifat endemik.2.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 3. Membiasakan diri dalam pengelolaan lingkungan hidup 1. Menjelaskan pembibit-an. 1. Menjelaskan penggu-naan teknologi ramah lingkungan dalam memenuhi kebutuhan pokok manusia. 2. Menerapkan penga-wasan lingkungan hidup. Melakukan kegiatan pemanfaatan.3. Menjelaskan teknologi ramah lingkungan. Menjelaskan konsep sanitasi lingkungan 1. Mengembangkan pengelolaan lingkungan hidup 3. Merencanakan kegiat-an pemanfaatan.1.2.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.6. penanaman.5.2. Menjelaskan penataan lingkungan hidup yang meliputi : keindahan.

2 Melakukan sosialisasi tanda-tanda bencana alam dan penanggulanganya. kebakaran hutan.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 2.3 Kelas 9 4.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 4. 2.1 Membuat rencana sosialisasi tanda-tanda bencana alam.2. 3.1 Berperan atif dalam menginformasikan mengenai tanda-tanda bencana alam 2. Menerima penggunaan teknologi ramah lingkungan.1 1. Mengidentifikasi wilayah-wilayah yang rentan bencana alam. dll) *) 1. 3.3.2. Menampilkan hasil pengamatan terhadap dampak negatif dan positif dari pemanfaat-an teknologi 4.2 Merasa senang ikut dalam penanggulangan bencana alam di lingngan sekitar/tempat bencana/ 3.3.4 Melakukan upaya-upaya penanggulangan bencana alam 2.1.1 Memahami pelestarian peninggalan sosial budaya 1. Menjelaskan tanda-tanda bencana alam (gempa. 3. 3. 2.4. Mengembangkan pengunaan teknolo-gi dalam pengelola-an lingkungan. *) disesuaikan dengan kondisi sosial budaya daerah 4.1. gunung meletus. 3. Memilih penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Melakukan kegiatan pemanfaatan tekno-logi dalam pengelo-laan lingkungan teknologi terhadap lingkungan.3. Mengidentifi kasi tanda tanda bencana alam 1. Merasa senang ikut dalam penanggulang an bencana alam di lingkungan sekitar/ tempat bencana 2 Menilai tanda-tanda bencana alam 4. longsor.1. Menjelaskan pelestarian peninggalan sosial budaya Mendata peninggalan sosial budaya di lingkungan sekitar 19 . 2.3.1. 1. Berperan aktif dalam mengantisipasi damapak negatif penggunaan teknologi terhadap lingkungan.2.4. tsunami.3 Menjadi relawan pada daerah-daerah yang terkena. Membiasakan diri me-manfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

2. Mengembangkan pelestari an peninggal an sosial budaya Menjelaskan makna dari peninggalan sosial budaya 2. dll. lau.) *) 3.2 Berperan aktif dalam mengembangkan nilainilai sosial budaya 3.3 *) disesuaikan dengan kondisi sosial budaya daerah 20 .1 3.3 2.2 melakukan identifikasi peninggalan sosial budaya di lingkungan sekitar.1 Berperan aktif dalam menjaga pelestarian budaya di lingkungan sekitar. Mengunjungi daerah-daerah yang meimiliki peninggalan sosial budaya Menguasai kesenian daerah (tarian. Membiasakan diri dalam pelestarian peninggalan sosial budaya 3. seni pahat.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.

2 Mendata kondisi ketertiban.3 Membedakan lingkungan hidup yang meliputi lingkungan alami. Mencintai lingkungan hidup dalam upaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan 3. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar sebagai permujudan IMTAQ (Iman dan Taqwa) 6. lingkungan sosbud dan permasalahannya 1. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar. Menerapkan konsep dasar lingkungan hidup 4. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar melalui kegiatan pengamatan 5.norma tentang lingkungan hidup 1. kebersihan dan keindahan lingkung-an sekitar 6.2 Menyadari pentingnya kondisi ketertiban. Penanaman. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar lingkungan 1. Menerapkan ketertiban. Memahami konsep dasar linglungan hidup dan permasalahannya melalui pengamatan 2. kebersihan dan kein-dahan lingkungan sekitar 21 .3 Menjelaskan kondisi ketertiban.1 Mengamati kondisi ketertiban.3 Melakukan upaya pencegahan penyebaran penyakit yang bersifat endemik 3.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar 5.BAB V STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)/MADRASAH ALIYAH(MA) 5. 4. lingkungan binaan. kebersihan dan keindahan lingkungan hidup 6.4 Melakukan upaya penanggulangan penyakit endemik 4. Pemeliharaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup) di lingkungan sekitar 3.3 Memelihara ketertiban.5 Menjelaskan manfaat lingkungan hidup 2. kebersihan dan keindahan ling-kungan sekitar 6.2 Melaksanakan kegiatan ketertiban.4 Menjelaskan konsep dasar lingkungan hidup 1.1 Mendata kondisi lingkungan sekitar 3.2 Melakukan upaya perbaikan terhadap kondisi lingkungan 3. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar 5.1 Merancang kegiatan ketertiban.1 Menjelaskan norma.1 Kelas 10 5.2 Membiasakan diri menata dan memelihara lingkungan hidup melalui ketertiban.3 Membuat laporan kegiat-an pelaksanaan ketertib-an. Menganalisa kondisi ketertiban. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar sebagai rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa 5.1 Menilai kondisi ketertiban. kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar 4.1.1 Mensyukuri keberadaan lingkungan hidup yang tertata dengan baik sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Esa 2. Mencintai keter-tiban. kebersihan keindahan dan P4LH (Pembibitan.2 Mengamati lingkungan hidup dan permasalahannya 1.

1 Menilai karakteristik biogeografi dan sosioantropologi 2.5. Menganalisis karakterisitik biogeografi dan sosioantroplogi wilayah 2.4 Mendeskripsikan tentang etika lingkungan sekitar yang sesuai dengan peraturan yang berlaku 2.2 Memahami kerakteristik Biogeografi dan sosioantroplogi wilayah Jawa Barat 1.1 Memanfaatkan sumber daya alam di wilayah masing-masing 3. 3. Menerapkan Etika Lingkungan 1. Menganalisis Etika Ling-kungan 2.3 Mengidentifikasi kebijakan yang berkaitan dengan etika lingkungan 1.2 Kelas 11 5. 5.2 Menghindari pola/gaya hidup yang tidak sesuai dengan karakteristik biogeografi dan sosioantroplogi 2.2.1 Mengamati lingkungan sekitar yang berkaitan dengan etika lingkungan 1. Mencintai etika Lingkungan 3. sumber daya manusia dan budaya yang dimiliki oleh wilayah Jawa Barat 2.1 Mengamati kondisi karakteristik biogeografi dan sosioantropologi wilayah Jawa Barat 1.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 Merancang kegiatan yang berhubungan dengan etika lingkungan 3.3 Mengkomunikasikan hasil kegiatan yang berwawasan etika lingkungan 3.1 Menilai pelaksanaan etika lingkungan 2.1 Membuat aturan mengenai etika lingkungan dalam berbagai aktifitas di lingkungan sekitar 3.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 Melestarikan sumber daya alam di wilayah masing-masing 3.1.4 Membiasakan diri melaksanakan aturan-aturan yang berhubungan dengan etika lingkungan.3 Mengembangkan nilai-nilai etika lingkungan yang sesuai dengan norma kehidupan 3. Melestarikan karakte-risitik biogeografi dan sosioantroplogi wilayah serta pemanfaatannya dalam kedidupan 1.3 Mensyukuri keanekara-gaman sumber daya yang dimiliki oleh wilayah 3.2 Menyadari pelaksanaan etika lingkungan yang baik sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan 2.2 Memahami etika ling-kungan sekitar 1.4 Membiasakan perilaku sesuai dengan karakteris-tik biogeografi dan sosioantroplogi 22 .3 Melestarikan potensi budaya di wilayah masing-masing. Mencintai karakteris-tik biogeografi dan sosioantroplogi wilayah 3.3 Mendeskripsikan sumber daya alam.

2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2.1 Mengidentifikasi gejala-gejala kerusakan lingkungan yang ada di wilayah masingmasing 2.2 Melakukan upaya penanggulangan pencemaran lingkungan 3.6 Mendeskripsikan upaya pencegahan bencana alam 1.6 Memelihara pelestarian lingkungan hidup 23 .3 Mendeskripsikan macam-macam kerusakan lingkungan 1.4 Melakukan Upaya penanggulangan bencana alam melalui P4LH (Pembibitan. Penanaman. Membiasakan diri dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kerusakan lingkungan 1.7 Mengembangkan upaya-upaya penanggulangan bencana alam 2. Pemelihaaraan dan Pengawasan Lingkungan Hidup) 3.5. Penanam-an.1 Mengamati macam-macam kerusakan lingkungan 1.3 Melakukan upaya pence-gahan terhadap bencana alam melalui P4LH (Pembibitan.2 Mereaksi akibat kerusakan lingkungan 2.5 Mendeskripsikan gejala. Menilai macam-macam kerusakan lingkungan 3.1 Melakukan pencegahan terhadap terhadap pencemaran lingkungan 3.5 Mendemonstrasikan penanggulangan bencana alam yang sering terjadi di wilayah masingmasing 3. tanah dan udara) yang baik dengan yang tercemar 1. 3. Menganalisis macam-macam kerusakan lingkungan 2.3 Menghindari perilaku yang menyebabkan kerusakan lingkungan sebagai perwujudan IMTAQ.2 Membandingkan komponen alam (air.4 Membedakan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan bencana alam 1. Pemeliharaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup) 3.gejala bencana alam 1.

5.3 Menyenangi IPTEK dalam mengelola lingkungan hidup sebagai perwujudan dari IMTAQ 3.1 Mengidentifikasikasi jenis dan peranan IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup 1.2 Menggunakan IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup 3.2 Menentukan jenis IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup 2.3 Kelas 12 5.2 Memecahkan masalah lingkungan hidup di wilayah masing-masing dengan menggunakan IPTEK 2.1 Merencanakan penggunaan IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup 3. Menilai jenis dan peranan IPTEK dalam pengelolaan Lingkungan Hidup 3. Menerapkan IPTEK dalam pengolaan Lingkungan Hidup 1. Mengembangkan jenis dan peranan IPTEK dalam pengelolaan Lingkungan Hidup.1 Membandingkan penggunaan beberapa jenis IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup 2.3 Memanfaatkan hasil pengelolaan lingkungan hidup dengan menggunakan IPTEK 24 .1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3. 2.

2 Membiasakan diri menata. Memahami konsep dasar Lingkungan Hidup. Pemanfaatan.2 Menguraikan jenis-jenis pencemaran 25 .1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3 Membiasakan diri dalam pemeliharaan dan pemulihan tanaman/pohon pada lingkungan sekitar (rumah.3 Menyusun Penataan.1 Menguraikan bahan/sumber pencemar lingkungan.1 Menjelaskan norma. Mengembangkan Pengelolaan Lingkungan Hidup 5.1. 2. Menganalisis Pengelolaan Lingkungan Hidup 4. dan memelihara lingkungan 5.1 Menguraikan masalah-masalah Lingkungan hidup dewasa ini 3.1. masyarakat) 6. sekolah. Menganalisis Pencemaran Lingkungan 1. dan pemulihan Lingkungan hidup 4.1 Membiasakan diri menata. 3.BAB VI STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) 6.4 Menjelaskan Peranan manusia dalam lingkungan Hidup 3.1 Menjelaskan prinsip-prinsip dasar kewajiban pemeliharaan Lingkungan Hidup 2. Membiasakan diri dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam 3. budaya bersih dan nilai-nilai keindahan dalam lingkungan hidup 4.1 Membiasakan diri dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati 1.3 Menjelaskan kebutuhan hidup manusia 2.1 Merencanakan Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati 1.2 Membiasakan diri dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Non-Hayati Lingkungan Hidup 3.1 Kelas 10 6. 4. dan memelihara sanitasi lingkungan 5.2 Menjelaskan kepedulian Manusia terhadap lingkungan hidup 2. 3.2 Menguraikan kegiatan-kegiatan yang mengakibatkan dampak negatif dan positif terhadap lingkungan 3. Mengembangkan Pengelolaan Sumber Daya Alam 2. Memahami Peranan manusia dalam Lingkungan Hidup.norma tentang lingkungan hidup 2.3 Mencintai jenis-jenis tanaman yang aa di lingkungan sekitar 5.2 Merencanakan Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Non-Hayati 1.2 Mencintai budaya tertib.1 Menyenangi Penataan dan Pemelharaan lingkungan Hidup. 1.2 Semester 2 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Membiasakan diri dalam pengelolaan Lingkungan Hidup.

memilah dan mengolah sampah serta limbah 4.1 Melakukan pencegahan pencemaran lingkungan. 4.1 Mendiskusikan bencana alam yang terjadi di Jawa Barat. 4.1 Mencintai nilai-nilai budaya yang ada di Lingkungan Jawa Barat.3 Menjelaskan gejala-gejala terjadinya bencana alam 5.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. 3.1 Melakukan penyelamatan diri ketika bencana alam terjadi seusai dengan petunjuk 26 . Mengembangkan pelestarian nilai-nilai budaya.2.2 Membiasakan diri mengurangi. 3. Membiasakan diri mencegah pencemaran lingkungan lingkungan (pada air. 4.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 4.yang ada di lingkungan Jawa Barat.3 Menjelaskan dampak pencemaran lingkungan 4. Melakukan pelestarian nilai-nilai budaya.1 Memelihara pelestarian nilai-nilai budaya. 3. 4. Membiasakan diri dalam penanggulangan bencana alam 1.2 Kelas 11 6. Memahami bencana alam 5.1 Menjelaskan nilai-nilai budaya 2.3 Melakukan usaha-usaha kesehatan lingkungan 6. udara dan tanah).2 Memelihara pengembangan pelestarian nilainilai budaya. 2. Memahami pelestarian nilai-nilai budaya.Jawa Barat 3.2 Mengelompokan jenis-jenis bencana alam 4.

HAKIM 27 . SMA/MA dan SMK di Jawa Barat.2. SD/MI.6.1 Semester 1 STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Mengembangkan IPTEK dalam pengolaan Lingkungan Hidup 1. NU’MAN A.2 Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh dampak negatif dari pemanfaatan teknolgi dalamkehidupan 3.1 Menerima perkembangan IPTEK dalam pengolaan Lingkungan Hidup 2. Menerapkan Pemanfaatan IPTEK dalam pengolaan Lingkungan Hidup BAB VII PENUTUP Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Muaatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup disusun untuk dijadikan pedoman oleh setiap satuan pendidikan mulai dari TK/RA.1 Mengunakan IPTEK dalam kehidupan 2. Ditetapkan di Bandung Pada tanggal 27 April 2007 GUBERNUR JAWA BARAT WAKIL. Menerapkan IPTEK dalam pengolaan Lingkungan Hidup 2. ttd H. SMP/MTs.1 Meniiru perkembangan IPTEK dari daerah yang sudah maju Meyusun/merancang teknologi sederhana dalam pengelolaan lingkungan 3.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.