P. 1
Pembangkit Tenaga listrik

Pembangkit Tenaga listrik

|Views: 189|Likes:
Published by Devia Rafika P
peralatan pusat pembangkit tenaga listrik
peralatan pusat pembangkit tenaga listrik

More info:

Published by: Devia Rafika P on Jan 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/28/2015

pdf

text

original

MAKALAH PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK PERLENGKAPAN STASIUN PUSAT PEMBANGKIT

DI SUSUN OLEH : ANDI RACHMANSYAH DEVIA RAFIKA PUTRI RENSI SALSABILLA RIO RESPATI 3332090720 3332090934 3332090894 333209

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA CILEGON - BANTEN 2011

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas segala limpahan, berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Makalah Pembangkit Tenaga Listrik ini yang berjudul Perlengkapan Stasiun Pusat Pembangkit. Shalawat serta Salam semoga selalu tercurah kepada Baginda Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam, karena berkat perjuangan Beliau lah umat manusia dapat terbebas dari masa Jahiliyyah yang kelam. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pembangkit Tenaga Listrik yang diambil pada semester V ini, yang mana kelompok kami mendapatkan bagian untuk membahas tentang Perlengkapan Stasiun Pusat Pembangkit. Penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan makalah ini. Penulis dengan senang hati menerima saran dan kritik dari segenap pembaca demi perbaikan dan penyempurnaan makalah ini. Semoga dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya, serta dunia ilmu pengetahuan di bidang elektro pada umumnya. .

Cilegon, Oktober 2011

Penulis

dan sebagainya. Untuk itu kami akan membahas tentang perlengkapan-perlengkapan stasiun pusat pembangkit termasuk dengan alat ukur dan system pengaman pada pust pembangkit yang sangat penting sekali untuk keberadaan pusat pembangkit listrik pada system yang konvensionil maupun non konvensionil.BAB I PENDAHULUAN 1. motor baker. Penggerak awal dan perlengkapan pusat pembangkit penghasil energi menunjukan tipe dari puat pembangkitan itu sendiri seperti pada PLTA. termasuk pula alat-alat ukur dan pengukuran pada pusat pembangkitan dan alat-alat pengaman pada stasiun pusat pembangkit. Apa saja alat pengaman yang dipakai pada pusat pembangkit tenaga listrik? . Pada sistem yang konvensionil energi listrik yang dihasilkan dari energi primer diperoleh dengan melalui suatu perantara mesin tertentu berupa turbin. PLTG. secara konvensionil ataupun non konvensionil. PLTU. 1. Apa saja perlengkapan-perlengkapan yang dipakai pada pusat pembangkit tenaga listrik? 2. PLTD. secara langsung ataupun tidak langsung.2 RUMUSAN MASALAH 1. Apa saja alat-alat ukur dan pengukuran yang dibutuhkan pada pusat pembangkit listrik? 3. dan lain-lain.1 LATAR BELAKANG Meningkatnya kebutuhan maupun konsumsi daya listrik yang sangat besar sedangkan sumber daya yang semakin lama semakin berkurang membuat banyaknya pusat pembangkit energi listrik yang diperoleh dengan merubah energi lain. Oleh karena itu dalam pusat pembangkit diperlukan adanya perlengkapan-perlengkapan untuk stasiun pusat pembangkit sesuai dengan tipe pusat pembangkitannya.

3. Membahas Alat pengaman pada umumnya pada pusat pembangkit listrik. membahas perlengkapan elektrikal tidak mekanikal dan bangunan sipil. Membahas alat ukur. Perlengkapan stasiun pusat pembangkit yang dibahas adalah perlengkapan yang dibutuhkan pada pusat pembangkit pada umumnya. . untuk mengetahui alat pengaman yang dipakai dan dibutuhkan oleh pusat pembangkit tenaga listrik. Untuk mengetahui alat-alat ukur dan pengukuran yang dibutuhkan pada pusat pembangkit tenaga litrik. 1.3 TUJUAN PENULISAN 1. 2. Untuk mengetahui perlengkapan-perlengkapan apa saja yang dipakai pada stasiun pusat pembangkit tenaga listrik 2.4 BATASAN MASALAH 1.1. besaran an instrument yang dipakai pada pusat pembangkit tenaga listrik 3.

Kebutuhan-kebutuhannya untuk generator seperti diatas guna mendapatkan koreksi efek roda gila dalam hal reparasi roda gila mungkin dibutuhkan juga.BAB II DASAR TEORI 2. Peralatan elektrikal Pada peralatan elektrikal puat pembangkit tenaga listrik terdiri dari : GENERATOR Generator adalah mesin listrik yang prinsip kerjanya berdasarkan prinsip elektromagnetik yang merubah energy mekanik menjadi listrik . jika penggerak mengendalikan generator memungkinkan .adapun generator yang digunakan adalah generator 3 fasa dengan frekuensi 50-60Hz dengan kapasitas daya yang di hasilkan. Biasanya kecepatan ini dihubungkan pada dua kutub (50 Hz) untuk menggerakan alternatoralternator oleh penggerak-penggerk semacam di dalam tempat dari mesin-mesin yang lebih kecil dimana pemaangan roda menjadi penting. Alterntor alternator empat kutub (50Hz) bekerja pada 1500ppm barangkali mengkopling turbin pada kecepatan 6000ppm.1 PERLENGKAPAN-PERLENGKAPAN UTAMA PUSAT PEMBANGKIT Perlengkapan utama pada puat pembanhgkit tenaga listrik terdiri dari tiga bagian komponen utama yaitu : 1. jika generator beroperasi dengan kecpatan rendah dalam dimensi fisik yang besar akan membutuhkan pembagian-pembagian dalam kerjanya. Bangunan sipil 2. Di dalam stasiun uap air didirikan penggerak-penggerak (turbin uap) yang bekerja sangat ekonomis dengan kecepatan yang sangat tinggi sampai 3000ppm. Didalam tempat generator untuk stasiun hidro elektrik dirancang berdsarkan pertimbangan-pertimbngan mekanis. Medium-medium pendingin untuk alternator-lternator harus lebih dingin dari udara atau hydrogen dalam tempat yang berukuran lebih besar. Peralatan mekanikal 3.

Sering terletak pada jarak yang agak jauh dari beban akhir.sedangkan jalur transmisi listrik secara lengkap terlihat pada gambar b.dikenai kecepatan yang sangat tinggi.Berikut skema transmisi listrik dari Pembangkit ke jala-jala listrik dapat terlihat secara umum pada gambar a. Generator harus di desain agar menahan terhadap tekanan-tekanan. Kedua tangkai horizontal dan vertical dipersiapkan sebelum dipakai. Gambar (a ) . (sebagai kecepatan normal yang kedua). Yang penting adalah lintasan muatan dimana generator harus dapat mensuplai dari stasiun hidro.

Dalam operasi umumnya. dan transformator 70/20Kv ditanahkan dengan tahanan di sisi netral 20kV nya. Transformator dalam stasiun pembangkit tergantung dari ukuran mesin dan tipe pusat pembangkit. Stasiun transformator Untuk pelayanan umum (penerangan di dalam pabrik atau stasiun) . transformator-transformator tenaga ditanahkan pada titik netralnya sesuai dengan kebutuhan untuk sistem pengamanan atau proteksi. Sebagai contoh transformator 150/70 kV ditanahkan secara langsung di sisi netral 150 kV. Suatu stasiun pembangkit harus mempunyai beberapa transformator.Gambar (b) TRANSFORMATOR Transformator tenaga adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya (mentransformasikan tegangan) dengan frekuensi sama). yaitu : Transformator penaik tegangan Disini tidak dibutuhkn jika stasiun pembangkit menghasilkan tegangan yang sama pada jalur transmisi. Transformator yang telah diproduksi terlebih dahulu melalui pengujian sesuai standar yang telah ditetapkan.

Operasi dari rangkaian pemutus. Pada panel control ini terdapat alat-alat atur. jadi fungsi terpenting adalah untuk pengamanan dan keamanan system operasi. . Saluran Kabel TT dan peralatan listrik lainnya untuk menerima dan menyalurkan tenaga listrik/daya listrik. Saluran Udara TT. Merupakan titik pertemuan/hubungan antaratrafo-trafo tenaga. isolasi. perlu mempunyai sejumlah ruangan control pemisah. PERLENGKAPAN PADA GARDU TRANSMISI 1. Busbar atau Rel. dan lain-lain adalah ditunjukan dengan lampu indicator yang pantas atau indicator tiang pemberi tanda. Diagram tirun seksama dari hubungan bangunan yang terpenting akn diatur secara lngsung diantara panel control. PERALATAN PENGHUBUNG Peralatan penghubung berfungsi untuk menempatkan efek kesalahan dalam system dan memisahkan bagian-bagian kesalahan dari system.- Unit transformator pembantu Untuk mensuplai masing-masing unit pembantu. Hal-hal yang harus diperhatikan pada peralatan penghubung yaitu : keandalan keluwesan ruangan kesederhanaaan biaya sel lemari truk lemari metal klasifikasi utama peralatan penghubung PERLENGKAPAN KONTROL Di dalam stasiun pusat pembangkit yang besar.

Lightning Arrester. biasa disebut dengan Arrester dan tegangan lebih akibat sambaran petir (ligthning Surge). berfungsi sebagai pengaman instalasi (peralatan listrik pada instalasi Gardu Induk) dari gangguan .2.

Berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan rangkaian pada saat berbeban (pada kondisi arus beban normal atau pada saat terjadi arus gangguan). Transformator Bantu (Auxilliary Transformator). Transformator instrument atau Transformator ukur. 4. relai dan alat sinkronisasi.Transformator arus. digunakan untuk pengukuran arus yang besarnya ratusan amper lebih yang mengalir pada jaringan tegangan pengukuran jarak jauh dan rele proteksi. adalah trafo satu fasa yang menurunkan tegangan tinggi menjadi tegangan rendah yang dapat diukur dengan Voltmeter yang berguna untuk indikator. Berfungsi mengisolasikan peralatan listrik dari bertegangan. Sakelar Pemisah (PMS) atau Disconnecting Switch(DS). 5. peralatan lain atau instalasi lain untuk yang tinggi. trafo yang digunakan untuk membantu beroperasinya secara keseluruhan gardu induk tersebut. Untuk pengukuran.3. Sakelar Pemutus Tenaga (PMT) atau Circuit Breaker (CB).Di samping itu trafo arus berfungsi juga untuk pengukuran daya dan energi. . Antara lain: Transformator Tegangan.

(Supervisory Control And serta tele proteksi dengan memanfaatkan penghantarnya.6. alat pengubah fasa yang dipakai untuk mengatur jatuh tegangan pada saluran transmisi atau transformator. Sakelar Pentanahan. alat yang bekerja secara otomatis untuk mengamankan kerusakan peralatan akibat gangguan suatu peralatan listrik saat terjadi gangguan. Kompensator. 7. 9. Rele Proteksi. menghindari atau mengurangi terjadinya Data Acquisition) berfungsi sebagai sarana komunikasi suara dan komunikasi data . SVC (Static VarCompensator) berfungsi sebagai pemelihara kestabilan 8. Peralatan SCADA dan Telekomunikasi. Sakelar ini untuk menghubungkan kawat konduktor dengan tanah / bumi yang berfungsi untuk menghilangkan/mentanahkan tegangan induksi pada konduktor pada saat akan dilakukan perawatan atau pengisolasian suatu sistem.

. Batas ukur amperemeter masih terbatas di lapangan. Pengertian ampermeter Amperemeter adalah alat untuk mengukur besarnya arus yang mengalir pada rangkaian berbeban. Transformator Arus Transformator arus harus memiliki tingkat kepresisian yang tinggi sehingga rasio arus primer dan skunder konstan. Amperemeter 1. Cara penyambungan ammeter adalah menghubungkan seri dgn sumber daya listrik (power source).2 ALAT-ALAT UKUR DAN PENGUKURAN A.2. Gambar XIII. maka dayanya antara 15 VA sampai dengan 200 VA. Arus nominal transformator sebesar 5 A. dan besarnya arus yang terukur bergantung pada besarnya arus primer line.2 menunjukkan desain transformator arus 500 VA. Transformator arus tersebut berfungsi untuk menurunkan besarnya arus listrik dan selanjutnya diukur dengan amperemater.1 menunjukkan contoh pengukuran arus dilengkapi transformator arus. Transformator arus memiliki rasio 150 A/5 Transformator arus cukup aman untuk digunakan pengukuran line jaringan transmisi tegangan tinggi. khusunya untuk mengukur arus listrik yang besar dan sistemnya menggunakan tegangan tinggi. sehingga harus menggunakan alat transformator arus. 100 A/5 . 2. Transformator arus digunakan untuk mengukur dan memonitor arus line dan juga digunakan untuk hubungan ke relai dan terhubung pada sisi skunder. Gambar XIII. Karena transformator arus hanya digunakan untuk pengukuran dan sistem proteksi.

B. dengan menggunakan perbandingan . Pengukuran Tegangan Tinggi Untuk melakukan pengukuran tegangan tinggi tidak dapat dilakukan secara langsung karena keterbatasan skala voltmeter dan demi menjaga keselamatan manusia. Transformator tegangan berfungsi untuk menurunkan tegangan pada sisi tegangan tinggi (primer) menjadi tegangan rendah (skunder). Untuk melakukan pengukuran tegangan tinggi digunakan alat bantu transformator tegangan.

Pengukuran Daya Listrik Dalam teori teknik tenaga listrik terurai untuk menentukan besarnya daya listrik yang dipakai dalam satuan Volt Amper (VA) dan yang lebih tinggi kVA (kilo Volt Amper). Cos f watt.belitan.Panel pengukuran mesin pembangkit ← . Kecuali getaran–getaran dari komponen elektronika. Dapat pula dikatakan Watt dan kW (kilo Watt) jika faktor daya atau cos f diperhitungkan. . dalam hal ini adalah alat–alat listrik karena alat–alat tersebut sudah mempunyai spesifikasi tertentu untuk getaranya. Dalam praktiknya kita tinggal melihat hasil yang telah didata pada alat ukur. memberikan penunjukan secara langsung dari selisih phasa yang timbul antara arus dan tegangan.Panel gardu hubungan gardu induk ← . Pengukuran Faktor Daya Dalam pengertian sehari–hari disebut pengukur Cosinus phi (f). Mengapa getaran ini perlu diketahui. Tujuan pengukuran Cos f atau pengukur nilai cosinus sudut phasa adalah. Dalam uraian secara perhitungan. untuk daya arus bolak–balik satu phasa P= E . Pengukuran Frekuensi Tujuan alat ini adalah untuk mengetahui banyaknya getaran listrik dengan kesatuan Herzt dari sumber pembangkit tenaga listrik. hal ini menyangkut permasalahan dari alat yang dipergunakan. I.Alat pengujian. Pada sisi tegangan tinggi jumlah belitannya lebih banyak jika dibandingkan jumlah belitan pada sisi skunder. alat penerangan. Cos f . Biasanya yang dipakai rata–rata berkisar 48 Hz sampai dengan 60 Hz. dan lain-lain E. Cos phi meter banyak digunakan dan terpasang pada : ← . 3 Watt untuk daya arus bolak– balik tiga phasa. D. C. Di sini akan kelihatan berapa besar daya yang dipakai pada alat pemakai. Kita menghendaki bukan penunjukan sudut phasa melainkan penunjukan cosinus phi. I. besarnya daya (P) adalah: P = E .

Jadi disambung secara pararel terhadap jaringan listrik. Mengingat sangat pentingnya arti kwh meter. Alat ukur ini sangat peka sekali. G. mengingat pembuatannya sangat mahal dan rumit dan disebabkan ruang lingkup penunjukkan jarum penunjuk sangat–sangat sempit hanya berkisar 48 dengan Hz sampai 52 Hz. relatif tidak berjauhan satu sama lain dalam barisnya. tetapi yang banyak dipakai adalah frekuensimeter dengan azas mekanik mudah merakitnya. Dan alat ini penunjukkan secara langsung dapat dibaca. Pemasangan secara tidak langsung Cosphimeter phasa tiga 1. F. Alat-Alat Ukur Digital Alat ukur digital menunjukkan kebesaran yang diukur dalam bentuk angka. bahkan sampai angka desimal dan sangat kecil masih dapat ditera dengan teliti. Alat Pengukur Energi Arus Bolak-Balik KWH meter dugunakan untuk mengukur energi listrik yang menentukan besar kecilnya rekening listrik pemakai. . dan mendapatkan arus medan magnet dari arus bolak–balik. baik bagi PLN maupun sipemakai maka perlu diperhatikan benar² cara penyambungannya.Frekuensimeter bekerja atas dasar azas getaran listrik atau getaran secara mekanis. salah satu lidah akan timbul getaran dan beresonansi. Disamping ini ada keuntungan–keuntungan lain seperti penggunaan sinyal-sinyal digital untuk pencetakan atau perekaman langsung pada pita magnetis selanjutnya untuk penghubung langsung komputer–komputer alat–alat digital untuk menambah efisiensi pengolahan data. memberikan defleksi yang besar sesuai frekuensi yang ditimbulkan oleh arus bolak–balik. Frekunsi dengan azas resonansi (getaran) listrik jarang temukan. masing– masing memiliki perbedaan frekuensinya. Frekuensi meter Lidah Bergetar Sejumlah kepingan plat baja yang tipis membentuk lidah-lidah bergetar. Penyambungan frekuensi meter sama halnya dengan penyambungan alat ukur Voltmeter. Dan alat ini banyak ditemukan pada panel–panel PHB.

i. voltmeter digital dapat pula mengukur tahanan (meter–meter Volt Ohm) atau dapat kedua-duanya tegangan DC dan AC (multi meter). pengubah tegangan frekuensi menghasilkan suatu deretan pulsa sebanding dengan tegangan input dan frekensimeter jenis penghitung menghitung pulsa–pulsa dalam suatu perioda waktu tertentu. maka harga rata–rata “noise” dengan frekuensi jala–jala yang tercampur dalam tegangan input adalah nol. Unit pengubah menggunakan suatu rangkaian integrasi. Karena tegangan input diintegrasikan melalui suatu waktu periode sebanding dengan periode frekuensi gelombang daya jala–jala. maka jenis ini mempunyai keunggulan dari metoda integrasi. Demikian pula noise lain.Gejala-gejala yang akan diukur kebanyakan berubaf secara kontinu (dalam bentuk analog). sehingga pengaruh dari noise pada petunjuk meter dapat dikurangi. Selain mengukur tegangan. • Metoda Integrasi Dengan metode ini tegangan diintegrasikan oleh suatu rangkaian integrasi yang mempunyai kelinieran sangat baik. ini sangat pesat sekali dan diciptakan bermacam–macam jenis. • Voltmeter Digital Masa sekarang perkembangan penggunaan alat–alat ukur listrik yang serba praktis dan canggih selalu dicari. hasilnya diubah menjadi pulsa–pulsa yang kemudian diukur. Tegangan yang yang diukur dikecilkan atau diperkuat sampai suatu nilai tegangan yang sesuai v1. Karena dalam pengubah ini dipakai rangkaian integrasi. • Jenis “Dual Slope“ Pada jenis ini. terutama peneraan tegangan listrik diciptakan Voltmeter digital. jika dipergunakan alat ukur digital untuk gejala–gejala tersebut maka perlu diubah pada setiap tempat menjadi besaran digital. tegangan analog diubah ke lebar waktu (time–width). Metoda integrasi ini dapat disub klasifikasikan dalam tiga jenis sabagai berikut: • Jenis pengubah tegangan frekuensi Jenis ini merupakan kombinasi dari suatu pengubah tegangan frekuensi dan suatu frekuensimeter jenis penghitung (counter type) jika tegangan yang diukur dipasang pada terminal input. lalu . Alat yang untuk mengubah ini disebut pengubah analog digital (A–D converter) dan ini merupakan elemen yang penting bagi alat ukur digital.

diintegrasikan selama satu periode waktu tertentu t1 dan kemudian suatu tegangan referensi v2 dengan polaritas berlawanan dari v1 diintegrasikan. suatu tegangan segitiga v2 dengan perioda antara frekuensi gelombang jala–jala dilakukan berulang–ulang dan jika v2 sama dengan v1. Jika v1 diintegrasikan. diteliti atau direkam. . maka vx dapat ditentukan dengan mengukur beda antara lebar antara lebar pulsa–pulsa (t1–t2). arus atau lainnya yang diukur direkam secara otomatis untuk suatu waktu yang panjang. Output integrator v1 mempunyai “slope“ yang merupakan jumlah “slope“ dari tegangan yang diukur. • Jenis modulasi lebar pulsa (jenis feedback) Pada jenis ini. Karena (t1+t2) telah diambil sama dengan perioda dari frekuensi gelombang jala–jala. maka output integrator mula– mula nol akan mencapai suatu nilai tertentu dan kembali menjadi nilai nol jika v2 diintegrasikan. Jika v2 dipasang sampai output integrator nol disebut t2 maka berlaku. jadi dengan mengukur t2 dan v2 secara teliti dan t1 konstan. V x 1 dan tegangan refernsi +Vs atau –Vs. (Vx/Vs)(R2/R10=(t1–t2)(t1+t2). Selain itu. Sebagai contoh anggap keadaan dimana harus diperlihatkan suatu harga pengukuran 6 digit. maka terjadi pembalikkan polaritas dari sakelar k oleh pembanding (comparator). atau bentuk gelombang. Metoda Potensiometer Integrasi Metoda ini merupakan suatu kombinasi dari metoda perbandingan dan metoda integrasi. maka tegangan yang diukur v1 dapat ditentukan. maka berlaku hubungan. pegangan input dimodulasikan dengan lebar pulsa secara teliti dan dihitung beda antara lebar pulsa positif dan negatif. • Recorder Alat–alat ukur dengan mana harga tegangan. kedua digit terakhir didapat dengan mengukur beda antara input dan kebesaran analog yang sedang diukur dengan metoda perbandingan. biasanya “recorder“ (perekam). jika perioda waktu dimana sakelar k berada pada –Vs adalah t1 dan berada pada +Vs adalah t2. keempat digit pertama didapat dengan jenis pengubah tegangan frekuensi dan kebesaran digitalnya diubah menjadi suatu kebesaran analog yang diteliti lalu dimasukkan kembali ke input. v2/v1 = t2/ t1. yaitu ketelitian dan metoda integrasi diperbaiki dengan menggabungkannya dengan metoda potensiometer.

a. oleh karena itu sensitifitasnya lebih dibandingkan dengan pen. Karena itu tidak mempunyai sensitivitas yangtinggi seperti mikro amper meter. Dengan adanya elektron yang berpindah diantara elektroda penggerak. Tinta diisap oleh tempat tinta yang diam. c. dan untuk gejala frekuensi tinggi dipakai tabung katoda ray untuk mendefleksikan sinar cahaya elektron. • Oscilloscope Pemakaian oscillosgraph elektromagnetis dibatasi sampai frekuensi 10 KHz. Perekam Jenis Langsung (Direct Writing Type Recorder) Pada alat penunjuk listrik. Pena yang dipakai di tunjukkan oleh Gambar XIII.48. Penulisan boleh dengan pena atau pemetaan.46. kecuali untuk pemetaan. berbeda halnya dengan penulisan pena. Oleh karena pergerakan pena disertai dengan penggesekan antara pena dan kertas. dimana setiap titik pergerakan direkam pada kertas. Penulisan pena Ini dikerjakan dengan mengikat pena pada titik yang ditunjukkan oleh alat listrik. maka kopel penggerak haruslah lebih besar dibandingkan dengan meter listrik yang bergerak bebas.50 menunjukkan blok diagram suatu alat pencatat X-Y. Jenis Pemetaan (Plotting) Titik defleksi yang ditunjukkan oleh instrumen penunjuk listrik dipetakan pada 10 s/d 30 sekon interval pada kertas. . sinar cahaya elektron akan bergerak dengan adanya tegangan pada elektroda penggerak. Bentuk mekanis plotting digambar pada Gambar III. disini tidak ada gesekan antara pena dan kertas. Gambar XIII. melalui pengisap tinta. b. disebut direct writing type recorder. sinar cahaya elektron dalam perjalanan yang lalu pada elektro dan penggerak ini akan bergerak vertikal maupun horizontal dan memukul satu titik pada screen dan ini menyebabkan material screen ber-flourescense dan bintik terang akan kelihatan pada screen. Jika 2 set elektroda penggerak (deflecting elektrode) diikatkan pada sudut yang benar satu sama lainya seperti gambar. Tambahan dengan pergantian warna pita untuk setiap plotting.

dan mengukur arus listrik (AC dan DC). memadamkan serta mengatasi pengaruh-pengruhnya. Megger Meger adalah alat untuk mengukur besarnya nilai tahanan isolasi. besar tegangan listrik (AC dan DC). 2. Pengamanan yang penting yang harus diperhatikan adalah : Pengaman terhadap arus lebih Pengaman terhadap tegangan nol Pengaman terhadap arus balik Pengaman terhadap bahaya singgung . Menjaga kontinuitas penyalurn daya. antara phasa dengan bodi dan antar belitan pada phasa yang sama. Salah satu contoh penggunaan dari alat ukur ini adalah untuk mengukur kemungkinan gangguan lain adalah terjadinya hubung singkat pada belitan antar phasa. dengan alat penunjukan jarum dan megger dengan sumber tenaga dari baterai dan alat penunjukkanya berupa jarum juga. 2. Kerja ini harus otomatis dan tepat sehingga tidak merusak atau menggangu bagian yang sehat. Avometer Avometer atau multitester berfungsi untuk mengukur besarnya tahan listrik. I. Melindungi tiap elemen system dan mengamankan secept mungkin dari gangguan yang sedang terjadi. 3. Sumber tenaga pada megger jenis ini berasal dari generator pembangkit tenaga listrik yang ada dalam alat ukur ini dan untuk membangkitkannya poros megger harus diputar. Pada prinsipnya tujuan pengamanan adalah : 1.H.3 ALAT –ALAT PENGAMAN Bila terjadi suatu keadaan abnormal pada system suatu pusat pembangkit. mak diperlukan kerja untuk mengisolir keadaan abnormal tersebut secara sesaat atau di dalam beberapa hal sesudah suatu kejadian kelambatan waktu. Dengan koordinasi pemutus beban mencegahnya meluasny gangguan melokalisir. Jenis megger adalah: megger dengan engkol sebagai pembangkit tegangan.

Memberi sekat pada lantai disekitar alat-alat (mesin) yang dipasang. Bila pengaman tidak putus dan gejala ini terjadi cuku lama maka kerusakan pada instalasi tidak dapat dihindari dan kemugkinan terjai kebakaran. pengaman harus putus (bekerja) pada batas kemampuannya. PENGAMAN TERHADAP BAHAYA SINGGUNG Bahayanya persinggungan adalah adanya arus yang mengalir melalui tubuh manusia. Arus yang besar disini disebabkan oleh keadaan-keadaan sebagai berikut : PENGAMAN TERHADAP TEGANGAN NOL Untuk mengatasi keadaan ini pada alat-alat (mesin-mesin) dipasang relai-relai yang dapat memutuskan hubungan bila tidak ada suplai yang mengalir. Karena tahanan isolsi antara saluran atau antara saluran dengan tanah/netral terlalu rendah. sehingga apabila terjadi gangguan yang disebabkan salah satu mesin kn mempengaruhi mesin-mesin yang lain. PENGAMAN TERHADAP ARUS BALIK Pengaman ini hanya terdapat pada instalasi tenaga arus searah yang menggunakan mesin-mesin yang dihubungkan paralel.PENGAMAN TERHADAP ARUS LEBIH Arus lebih mengakibatkan kerusakan pada instalasi. misalnya alas karet dan sebagainya Pembebanan yang berlebihan Hubungan pendek antara kawat penghantar Bunga api yang timbul karena kontak-kontak yang kurang baik. . untuk mengamankannya dapat dilakukan dengan : Menghubungkan bagian-bagian logam alat-alat yang dipakai dengan tanah Memberi isolasi yang baik pada penghntar-penghantar supaya tidk mudh terjadi hubug singkat satu dengan yang lain.

dipasang di sepanjang jalur SUTT. mika atau plastic.- Melindungi bagian-bagian yang tidak tersekat dalm keadaan kerja nominal mengalirkan arus dari bahaya persinggungan. grounding dan perlengkapannya. Untuk pengman-pengaman tersebut. oleh suatu kesalahan (gangguan) yang minim pada daerah yang dilindungi Selektif dapat menentukan atau memilih dengan tepat letak gangguan yang terjadi. Berfungsi untuk mengetanahkan arus listrik saat terjadinya gangguan (sambaran) petir secara langsung. Untuk menyalurkan arus listrik dari kawat tanah (ground wire) akibat terjadinya sambaran petir. artinya harus sudah dapat bekerja. terpisah dari bagian yang normal. dipasang sebagai tanda pada SUTT. dari gangguan yang dapat membahayakan SUTT tersebut dari lalu lintas yang berada di . antara lain: Kawat tanah. KOMPONEN PENGAMAN PADA SISTEM TRANSMISI Komponen pengaman (pelindung) pada transmisi tenaga listrik memiliki fungsi sangat penting. Pentanahan tiang. Oleh karena itu dalam praktek banyak dapat dipakai kotak-kotak penghubung pipa-pipa dari berkelit. maka alat-alat pengaman harus mempunyai sifat-sifat : Sensitif. Bola pengaman. berfungsi untuk pengaman SUTT bawahnya yang tingginya melebihi tinggi yang dizinkan. Komponen pengaman pada saluran udara transmisi tegangan tinggi. Terdiri dari kawat tembaga atau kawat baja yang di klem pada pipa pentanahan dan ditanam di dekat pondasi tower (tiang) SUTT. untuk pengaman lalu lintas udara. Jaringan pengaman.

4. Bangunan sipil 2. Dan ini merupakan elemen yang penting bagi alat ukur digital. Peralatan elektrikal Pada peralatan elektrikal puat pembangkit tenaga listrik terdiri dari generator.BAB III KESIMPULAN Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa perlengkapan stasiun pusat pembangkit terdiri dari : 1. bahkan sampai angka desimal dan sangat kecil masih dapat ditera dengan teliti. Pengukuran Daya Listrik Amperemeter Pengukuran Tegangan Tinggi Pengukuran Frekuensi Pengukuran Faktor Daya Alat Pengukur Energi Arus Bolak-Balik Alat ukur digital menunjukkan kebesaran yang diukur dalam bentuk angka. 6. 3. 1. Voltmeter Digital Jenis pengubah tegangan frekuensi Jenis “Dual Slope“ Jenis modulasi lebar pulsa (jenis feedback) Metoda Potensiometer Integrasi Recorder Oscilloscope . 7. 5. Alat ukur ini sangat peka sekali. 4. 2.peralatan penghubung.perlengkapan control. Alat yang untuk mengubah ini disebut pengubah analog digital (A– D converter).transformator.perlengkapan pada gardu transmisi Selain perlengkapan di atas terdapat pula alat ukur dan pengukuran seperti: 1. 6. . 2. 3. 5. Peralatan mekanikal 3.

Bila terjadi suatu keadaan abnormal pada system suatu pusat pembangkit. . Melindungi tiap elemen system dan mengamankan secept mungkin dari gangguan yang sedang terjadi. mak diperlukan kerja untuk mengisolir keadaan abnormal tersebut secara sesaat atau di dalam beberapa hal sesudah suatu kejadian kelambatan waktu. Berfungsi untuk mengetanahkan arus listrik saat terjadinya gangguan (sambaran) petir secara langsung. b. Terdiri dari kawat tembaga atau kawat baja yang di klem pada pipa pentanahan dan ditanam di dekat pondasi tower (tiang) SUTT. Komponen pengaman pada saluran udara transmisi tegangan tinggi. c. antara lain: Kawat tanah. dipasang di sepanjang jalur SUTT. Pentanahan tiang. Pengamanan yang penting yang harus diperhatikan adalah : Pengaman terhadap arus lebih Pengaman terhadap tegangan nol Pengaman terhadap arus balik Pengaman terhadap bahaya singgung KOMPONEN PENGAMAN PADA SISTEM TRANSMISI Komponen pengaman (pelindung) pada transmisi tenaga listrik memiliki fungsi sangat penting. Pada prinsipnya tujuan pengamanan adalah : a. memadamkan serta mengatasi pengaruh-pengruhnya. Kerja ini harus otomatis dan tepat sehingga tidak merusak atau menggangu bagian yang sehat. grounding dan perlengkapannya. Dengan koordinasi pemutus beban mencegahnya meluasny gangguan melokalisir. Untuk menyalurkan arus listrik dari kawat tanah (ground wire) akibat terjadinya sambaran petir. Menjaga kontinuitas penyalurn daya.

berfungsi untuk pengaman SUTT bawahnya yang tingginya melebihi tinggi yang dizinkan.- Jaringan pengaman. . dari gangguan yang dapat membahayakan SUTT tersebut dari lalu lintas yang berada di Bola pengaman. untuk pengaman lalu lintas udara. dipasang sebagai tanda pada SUTT.

Depdiknas. TEKNIK PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK UNTUK SMK . http://imzers. MAKALAH TEKNIK TENAGA LISTRIK. Depok Muslim. Zamrudi .com/search/label/Peralatan%20Gardu%20Induk .1/alat-ukur-listrik http://ichsandi.joko .Montaria .org/forum/threaddisplay/t/29141. Candra Buwono.DAFTAR PUSTAKA Pramono. TRANSMISI TENAGA LISTRIK . UNIVERSITAS INDONESIA.supari.blogspot.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->