Bab I Pendahuluan

Pertama – tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena ia – Lah kita dapat terus berada di jalan – Nya dan kita selalu berada di dalam golongan orang – orang yang beriman yang terus di berikan oleh – Nya dan akan di temapatkan – Nya di dalam Syurga Firdaus – Nya.

Dan tidak lupa kita sampaikan shalawat serta salam atas junjungan Nabi Besar Muhammad saw, keluarga, para sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman yang terus berada pada ajaran – Nya yang selalu mengarahkan kita ke jalan yang benar dan mengarah kejalan yang sangat terang menderang.

Sebagai seorang muslim yang taat kepada aturan agama kita berusaha untuk tetap ada berada di jalan – Nya dan terus menerus menjalankan perintah – Nya sampai akhir hayat kita.

Kebanyakan dari kita pun banyak yang tidak mengetahui bahwasannya Makan ISTIQOMAH sangatlah kita perlukan untuk menunjang kita dalam penegakan agama islam kita ini. Selain itu, kata istiqomah juga bukan hanya kita bicarakan saja namun kita perlu melaksanakan dan meresapi akan kata itu sehingganya penegakan agama islam kita tersebut dapat berjalan dengan mulus dan tanpa keraguan terhadap agama islam tersebut. Banyak problem yang di bahas dalam makalah ini berupa beberapa hal – hal yang mungkin akan menunjang pembahasan makalah ini, yaitu : 1. 2. 3. Apa yang di maksud dengan ISTIQOMAH tersebut? Bagaimana realisasi ISTIOMAH tersebut dalam pengamalannya di mansyarakat ? Bagaimana dampak ISTIQOMAH terhadap diri kita ?

Pemecahan akan problem masalah di atas adalah sebagaimana yang kita ketahui bahwasannya pengertian dari Istiqamah adalah tegak atau menegakkan suatu hal yang kita anggap baik dan harus kita pertahankan kebenarannya.

1 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb

Dampaknya sudah tampak atau terlihat dalam kehidupan kita sehari – hari dan mungkin kita dapat melihatnya dalam penegakan kita terhadap suatu hal yang menurut kita harus di pertahankan. yang paling penting adalah dari pandangan masyarakat tentang ISTIQOMAH tersebut di dalam diri kita dan harus tetap kita pertahankan ketegakannya.Pengamalan Istiqomah dapat sangat berguna dalam kehidupan kita sehari – hari. Untuk lebih jelas akan jawaban dari permasalahan di atas terdapat dalam pembahasan masalah di dalam makalah ini. 2 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb .

Beliau bersabda. yaitu para Nabi dan Rasul. Islam agamanya dan Muhammad rasulnya.Bab II Pembahasan Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya. Rasulullah saw bersabda: Diriwayatkan dari Abu Hurairah r. Artinya : “Maka tetaplah (istiqamahlah) kamu pada jalan yang benar. “Dan juga kamu Ya … Rasulullah. kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampu mengimplementasikan dalam seluruh sisi-sisi kehidupannya. bahwa Rasulullah saw bersabda. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Mereka bertanya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnai dengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam.R. sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas.”(Q. Hud:112) 3 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . yaitu komitmen dan istiqomah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya.” (H.Nya. Dan orang yang mampu mengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena umat. Maka istiqomah dalam memegang tali Islam merupakan kewajiban asasi dan sebuah keniscayaan bagi hamba-hamba Allah yang menginginkan husnul khatimah dan harapanharapan surga .S. akan tetapi istiqamah ini juga diperintahkan kepada manusia-manusia besar sepanjang sejarah peradaban dunia. Muslim dari Abu Hurairah). “Dan juga aku (tidak selamat juga) hanya saja Allah swt telah meliputiku dengan rahmat dan anugerah-Nya. “Berlaku moderatlah dan beristiqamah.a. harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Perhatikan ayat berikut ini. ketahuilah sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalian yang selamat dengan amalnya. Istiqamah bukan hanya diperintahkan kepada manusia biasa saja.

istiqamah berarti tegak lurus. Ia bisa berarti berdiri tegak di suatu tempat tanpa pernah bergeser. Maka secara etimologi. “Istiqamah adalah komitmen terhadap syahadat tauhid sampai bertemu dengan Allah Taala”. Utsman bin Affan ra berkata. Mujahid berkata. Abu Bakar As-Shiddiq ra ketika ditanya tentang istiqamah ia menjawab bahwa istiqamah adalah kemurnian tauhid (tidak boleh menyekutukan Allah dengan apa dan siapa pun). “Istiqamah adalah melaksanakan kewajibankewajiban”. “Istiqamah adalah melakukan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan”. Definisi Istiqamah adalah anonim dari thughyan (penyimpangan atau melampaui batas). Umar bin Khattab ra berkata. istiqamah bisa diartikan dengan beberapa pengertian berikut ini. Dalam kamus besar bahasa Indonesia.1. 4 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . “Mereka beristiqamah dalam mencintai dan beribadah kepada-Nya tanpa menoleh kiri kanan”. istiqamah diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Al-Hasan berkata. Secara terminologi. “Istiqamah adalah komitmen terhadap perintah dan larangan dan tidak boleh menipu sebagaimana tipuan musang”. “Istiqamah adalah mengikhlaskan amal kepada Allah Taala” Ali bin Abu Thalib ra berkata. Ibnu Taimiah berkata. karena akar kata istiqamah dari kata “qaama” yang berarti berdiri.

Istiqomah dalam mabda (dasar atau awal pemberangkatan). sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Itulah manusia muslim yang sesungguhnya. selalu istiqamah dalam sepanjang jalan dan di seluruh tahapan-tahapan dakwah. “Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka. Ia senantiasa sabar dalam menghadapi seluruh godaan dalam medan dakwah yang diembannya. Dalil-Dalil Dan Dasar Istiqomah Dalam Alquran dan Sunnah Rasulullah saw banyak sekali ayat dan hadits yang berkaitan dengan masalah istiqamah di antaranya adalah. Ia bak batu karang yang tegar menghadapi gempuran ombak-ombak yang datang silih berganti. dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu". Artinya : “ Maka tetaplah (istiqamahlah) kamu pada jalan yang benar. Ia tidak mudah loyo atau mengalami futur dan degradasi dalam perjalanan dakwah. “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih.” (QS 11:112) Ayat ini mengisyaratkan kepada kita bahwa Rasullah dan orang-orang yang bertaubat bersamanya harus beristiqomah sebagaimana yang telah diperintahkan.Jadi muslim yang beristiqamah adalah muslim yang selalu mempertahankan keimanan dan akidahnya dalam situasi dan kondisi apapun. minhaj dan hadaf (tujuan) yang digariskan dan tidak boleh menyimpang dari perintah-perintah ilahiah. Artinya : “ Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan. maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. 5 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . 2. Meskipun tahapan dakwah dan tokoh sentralnya mengalami perubahan.

“Dan juga aku (tidak selamat juga) hanya saja Allah swt telah meliputiku dengan rahmat dan anugerahNya. kemudian beristiqamahlah (jangan menyimpang). (QS 46:13-14) Empat ayat di atas menggambarkan urgensi istiqamah setelah beriman dan pahala besar yang dijanjikan Allah SWT seperti hilangnya rasa takut. “Wahai Rasulullah katakanlah kepadaku satu perkataan dalam Islam yang aku tidak akan bertanya kepada seorang pun selain engkau. “Aku beriman kepada Allah. Mereka bertanya.” (HR Muslim dari Abu Hurairah) Selain ayat-ayat dan beberapa hadits di atas. mereka kekal di dalamnya. Artinya : “ Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan. “Tuhan kami ialah Allah". kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.” (QS 41: 30-32). “Berlaku moderatlah dan beristiqomah. ada beberapa pernyataan ulama tentang urgensi istiqamah sebagaimana berikut. Beliau bersabda. “Katakanlah. sirnanya kesedihan dan surga bagi hamba-hamba Allah yang senantiasa memperjuangkan nilai-nilai keimanan dalam setiap kondisi atau situasi apapun. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (HR Muslim dari Sufyan bin Abdullah) Artinya : “ Rasulullah saw bersabda. Mereka itulah penghunipenghuni surga. Beliau bersabda. Hal ini juga dikuatkan beberapa hadits nabi di bawah ini Artinya : “ Aku berkata. di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) apa yang kamu minta. “Dan juga Anda Ya … Rasulullah. 6 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.Artinya : “ Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. ketahuilah sesungguhnya tidak ada seorangpun dari kalian yang selamat dengan amalnya.

Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu dan (begitu pula) dalam (Al Qur'an) ini. “Jadilah kamu orang yang memiliki istiqomah. “Setiap amal memiliki puncaknya dan setiap puncak pasti mengalami kefuturan (keloyoan).Sebagian orang-orang arif berkata. Karena sesungguhnya dirimu bergerak untuk mencari karomah sementara Robbmu menuntutmu untuk beristiqomah. maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. maka dirikanlah sembahyang. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. Faktor-Faktor Yang Melahirkan Istiqomah Ibnu Qayyim dalam “Madaarijus Salikiin” menjelaskan bahwa ada enam faktor yang mampu melahirkan istiqomah dalam jiwa seseorang sebagaimana berikut. mereka tidak berlebihan. tidak menjadi orang yang mencari karomah.” 3. “ Sebesar-besar karomah adalah memegang istiqamah.” (QS 25:67) Dari Abdullah bin Amru. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. 7 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb .” Syekh Al-Islam Ibnu Taimiyah berkata. supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia. tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah.” (QS 22:78)  Berlaku moderat antara tindakan melampui batas dan menyia-nyiakan Artinya : “ Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). dan tidak (pula) kikir.  Beramal dan melakukan optimalisasi Artinya : “Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenarbenarnya. ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda. Dia adalah Pelindungmu.

Sesungguhnya pendengaran. dan tidaklah lurus perkataan dan amal kecuali dengan niat. “Tidak diterima suatu perkataan kecuali bila ia disertai amal.” (QS 98:5)  Mengikuti Sunnah Rasulullah saw bersabda. maka berarti ia telah celaka”(HR Imam Ahmad dari sahabat Anshar)  Tidak melampui batas yang telah digariskan ilmu pengetahuannya Artinya : “ Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. melainkan bersandar pada sesuatu yang jelas  Ikhlas Artinya : “Padahal mereka tidak disuruh melainkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus.” 8 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb .Maka barang siapa yang pada masa futurnya (kembali) kepada sunnahku. amal dan niat kecuali bila sesuai dengan sunnah. dan tidaklah lurus perkataan. semuanya itu akan dimintai pertanggung jawaban.” (QS 17:36)  Tidak menyandarkan pada faktor kontemporal. maka hendaklah kalian mengikuti sunnahku dan sunnah para Khalifah Rasyidin (yang lurus). dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat.”(Abu Daud dari Al-Irbadl bin Sariah) Imam Sufyan berkata. dan yang demikian itulah agama yang lurus. maka ia beruntung dan barang siapa yang pada masa futurnya (kembali) kepada selain itu. gigitlah ia dengan gigi taringmu. penglihatan dan hati. “Siapa diantara kalian yang masih hidup sesudahku maka dia pasti akan melihat perbedaan yang keras.

 Keberanian (Syaja’ah) Muslim yang selalu istiqomah dalam hidupnya ia akan memiliki keberanian yang luar biasa. “Kami takut akan mendapat bencana". Artinya : “ Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani). mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.4. “Aku yang akan memenuhi haknya. Maka karena itu. Ia tidak akan pernah menjadi seorang pengecut dan pengkhianat dalam hutan belantara perjuangan. Mudahmudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya). Dampak Positif Dan Buah Istiqomah Manusia muslim yang beristiqomah dan yang selalu berkomitmen dengan nilai-nilai kebenaran Islam dalam seluruh aspek hidupnya akan merasakan dampaknya yang positif dan buahnya yang lezat sepanjang hidupnya. Artinya : “ Ketika Rasulullah saw menawarkan pedang kepada para sahabat dalam perang Uhud.” (HR Muslim) 9 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb .” Dan kita bisa melihat kembali keberanian para sahabat dan para kader dakwah dalam hal ini. Perhatikan firman Allah Taala dalam surat Al-Maidah ayat 52 di bawah ini. kemudian membawa pedang itu dan menebaskan ke kepala orang-orang musyrik. Adapun dampak dan buah istiqomah sebagai berikut. Selain itu jugaberbeda dengan orang yang di dalam hatinya ada penyakit nifaq yang senantiasa menimbulkan kegamangan dalam melangkah dan kekuatiran serta ketakutan dalam menghadapi rintangan-rintangan dakwah. seketika Abu Dujanah berkata. Ia tidak akan gentar menghadapi segala rintangan dakwah. atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. seraya berkata.

maka ia tidak pernah menyia-nyiakan waktunya lagi seraya melempar kurma yang ada di genggamannya kemudian ia meluncur ke medan pertempuran dan akhirnya mendapatkan apa yang diinginkan yaitu. Karena ia yakin bahwa inilah jalan yang pernah ditempuh oleh hamba-hamba Allah yang agung yaitu para Nabi. dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepadamusuh). Rasul. (Muttafaqun Alaih) Rasulullah saw bersabda kepada Ali bin Abu Thalib setelah ia menerima bendera Islam dalam peperangan Khaibar sebagai berikut. Artinya : “ Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. melewati jalan terjal perjuangan dan menapak tilas lika-liku belantara hutan perjuangan. Perhatikan firman Allah di bawah ini.  Ithmi’nan (ketenangan) Keimanan seorang muslim yang telah sampai pada tangga kesempurnaan akan melahirkan tsabat dan istiqomah dalam medan perjuangan. syahadah (mati syahid).” Lantas Ali berjalan. “Perangi mereka sampai bersaksi bahwasanya tiada Tuhan selain Allah……” (HR Muslim) Inilah gambaran keberanian para sahabat yang lahir dari keistiqomahannya yang harus diteladani oleh generasi-generasi penerus dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran. Allah menyukai orang-orang yang sabar. “Ya Rasulullah atas dasar apa aku memerangi manusia?” Beliau bersabda. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah. jangan menoleh sehingga Allah SWT memberikan kemenangan kepada kamu. Tsabat dan istiqomah sendiri akan melahirkan ketenangan.” (QS 3:146) 10 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . Meskipun ia melalui rintangan dakwah yang panjang. “Jalanlah. generasi terbaik setelahnya dan generasi yang bertekad membawa obor estafet dakwahnya. kebaikan dan keindahan Islam. kedamaian dan kebahagian. kemudian berhenti sejenak dan tidak menoleh seraya bertanya dengan suara yang keras.Pada saat seorang sahabat mendapat jawaban dari Rasulullah saw bahwasanya ia masuk surga kalau mati terbunuh dalam medan pertempuran.

dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Kefuturan yang mencoba mengusik jiwa. Hal ini sebagaimana yang diisyaratkan oleh beberapa ayat di bawah ini. “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. (QS 12: 87) 11 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb .Artinya : “ Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik). Artinya : “ Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah.(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu. maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. melainkan kaum yang kafir". Ia jauh dari sikap pesimis dalam menjalani dan mengarungi lautan kehidupan. pergilah kamu. Ingatlah. Ia senantiasa tidak pernah merasa lelah dan gelisah yang akhirnya melahirkan frustasi dalam menjalani kehidupannya.” (QS 6:82) Artinya : “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.” (QS 57:22-23) Artinya : “ Hai anak-anakku.” (QS 13:28)  Tafa’ul (optimis) Keistiqomahan yang dimiliki seorang muslim juga melahirkan sikap optimis. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk. kegalauan yang ingin mencabik jiwa mutmainnahnya dan kegelisahan yang menghantui benaknya akan terobati dengan keyakinannya kepada kehendak dan putusan-putusan ilahiah. hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.

“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya. kecuali orang-orang yang sesat". di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) apa yang kamu minta. “Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka.(QS 15:56) Maka dengan tiga buah istiqamah ini.”(QS 41:30-32) 12 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . baik yang ada di dunia maupun yang dijanjikan nanti di akherat kelak. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih. seorang muslim akan selalu mendapatkan kemenangan dan merasakan kebahagiaan. Perhatikan ayat di bawah ini. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan. Artinya : “ Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan.Artinya : Ibrahim berkata.

Rasulullah saw bersabda: Diriwayatkan dari Abu Hurairah r. Muslim dari Abu Hurairah). yaitu komitmen dan istiqomah dalam memegang ajarannya dalam sepanjang perjalanan hidupnya. 1. bahwa Rasulullah saw bersabda.a.” (H. ketahuilah sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalian yang selamat dengan amalnya. Maka secara etimologi. kita menyadari bahwa tidak setiap orang yang memiliki pemahaman yang baik tentang Islam mampu mengimplementasikan dalam seluruh sisi-sisi kehidupannya. Setiap dimensi kehidupannya harus terwarnai dengan nilai-nilai tersebut baik dalam kondisi aman maupun terancam. Definisi Istiqamah adalah anonim dari thughyan (penyimpangan atau melampaui batas). Dan orang yang mampu mengimplementasikannya belum tentu bisa bertahan sesuai yang diharapkan Islam. istiqamah berarti tegak lurus. “Dan juga kamu Ya … Rasulullah.R. harus senantiasa memahami arti ikrar ini dan mampu merealisasikan nilai-nilainya dalam realitas kehidupannya. Namun dalam realitas kehidupan dan fenomena umat. Beliau bersabda. Ia bisa berarti berdiri tegak di suatu tempat tanpa pernah bergeser. Maka istiqomah dalam memegang tali Islam merupakan kewajiban asasi dan sebuah keniscayaan bagi hamba-hamba Allah yang menginginkan husnul khatimah dan harapan-harapan surgaNya.Bab IV Penutup A. 13 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . Mereka bertanya. Islam agamanya dan Muhammad rasulnya. karena akar kata istiqamah dari kata “qaama” yang berarti berdiri. Kesimpulan Setiap muslim yang telah berikrar bahwa Allah Rabbnya. “Dan juga aku (tidak selamat juga) hanya saja Allah swt telah meliputiku dengan rahmat dan anugerah-Nya. istiqamah diartikan sebagai sikap teguh pendirian dan selalu konsekuen. Dalam kamus besar bahasa Indonesia. “Berlaku moderatlah dan beristiqamah.

istiqamah bisa diartikan dengan beberapa pengertian berikut ini.Secara terminologi. melainkan bersandar pada sesuatu yang jelas Ikhlas Mengikuti Sunnah 4. Abu Bakar As-Shiddiq ra ketika ditanya tentang istiqamah ia menjawab bahwa istiqamah adalah kemurnian tauhid (tidak boleh menyekutukan Allah dengan apa dan siapa pun). sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Dalil-Dalil Dan Dasar Istiqomah Dalam Alquran dan Sunnah Rasulullah saw banyak sekali ayat dan hadits yang berkaitan dengan masalah istiqamah di antaranya adalah. Artinya : “ Maka tetaplah (istiqamahlah) kamu pada jalan yang benar. 2. Faktor-Faktor Yang Melahirkan Istiqomah       Beramal dan melakukan optimalisasi Berlaku moderat antara tindakan melampui batas dan menyia-nyiakan Tidak melampui batas yang telah digariskan ilmu pengetahuannya Tidak menyandarkan pada faktor kontemporal.” (QS 11:112) 3. Dampak Positif Dan Buah Istiqomah    Keberanian (Syaja’ah) Ithmi’nan (ketenangan) Tafa’ul (optimis) 14 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb .

Tanjung Redeb – Berau. April 2010. Pengetahuan Islam dan Pelaksanaannya. Indonesia  Google Search. Indonesia  Google Search. Indonesia 15 | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah – Tanjung Redeb . Tanjung Redeb – Berau. Mei 2010. Tanjung Redeb – Berau. Makna Istiqomah. April 2010. Istiqomah sebagai Wujud Pelaksanaan. 2010. Indonesia  Google Search. Istiqomah di Jalan Dakwah. Mei 2010. Istiqomah di Jalan Allah. Tanjung Redeb – Barau. Tanjung Redeb – Berau. Indonesia  Google Search.Bab IV Referensi  Google Search.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful