Penatalaksanaan Penatalaksanaan yang perlu dilakukan dengan segera adalah terhadap peningkatan tekanan intrakranial yang menyebabkan papil

edema dilakukn berdasarkan etiologi dari kakus tersebut Mengendalikan peningkatan tekanan intrakranal:  Infus manitol Infus manitol 20% 1 gr/kgBB selama 15 menit dapat menurunkan tekanan intrakranial dimana sifatnya yang hipertonis akan membuat gradsi osmotik plasma lebih tinggi dari jaringan otak sehingga penyerapan cairan cepat Kontrol hiperventilasi PCO2 yang rendah setelah hiperventilasi dapat menimbulkan vasokontriksi sehingga dapat menurunkan tekanan intrakranial. Penatalaksanaan harus disertai monitoring ketat terhadap tekanan darah dan analisa gasdarah karena dapat menurunkan tekanan perfusi serebral Drainase cairan serebrospinal Drainase secara kontinyu misalnya dengan shunt lumboperitoneal atau ventriculoperitoneal mengalirkan langsung cairan serebrospnal sehingga menurunkan tekanan intrakranial Pemeberian obat-obatan Golongan inhibitor karbonik anhidrase (acetazolamide) menurunkan produksi cairan serebrospinal melalui penghambat enzim karbonik anhidrase yang menyebabkan meneurunya transport aktif natrium pada epitel koroid. Golongan sedatif seperti propofol. Bariturat, ataupun etomidate menurunkan metabolisme jarinagn otak sehingga mencegah meluasnya area yang iskemia Terapi steroid Steroid megurangi edema disekelilng tumor namun tidak mempengaruhi pertumbuhan tumornya. Dosis 40-60mg perhari (oral) atau 6-12mg dexametasone I.V yang dapat menurunkan secara bertahap 4 minggu Terapi pembedahan untuk evakuasi massa/tumor Sesuai lokasinya bisa dilakukan secara craniotomi, burr hole, craniectomy, transsphenoidal, atau transoral. Prosedurnya bisa secara partial removal, complete removal, atau internal decompression bergantug pada jenis dan kondisi massa/tumor tersebut. Terapi pembedahan untuk lesi vaskular Dekompresi/unroofing kanalis optikus, pembedahan untuk aneurisma: igasi, clipping, trapping, warpping atau dengan endovascular technique

Sistemik Asetazolamida Obat hiperosmotik Gliserin Manitol Midriatika dan sikloplegia Obat diagnostik Anestesia topikal Dekongestan Air mata buatan Obat Antiinflamasi Nonsteroid Obat ini diberikan pada kelainan mata akibat terbentuknya bahan histamin yang memberikan keluhan gatal.Betablocker . merah. Obat yang diberikan dapat berupa naftazolin (vasokonstriktor simpatis). ataupun antazolin (antihistamin yang tidak iritatif).steroid Antiinfeksi . salisilat.Antivirus Antiglau ko ma Top ikal .Antibakteri . berair.Obat tersebut dapat dikelompokkan ke dalam golongan : Antiinflamasi . Antiinflamasi Steroid . Termasuk ke dalam golongan antiinflamasi yang bersifat Antilimfosit seperti fenilbutazon. indometasin.nonsteroid .Antijamur . dan vaksin toksoid.Miotika .

dan uji resistensi. neiseria. dan suntikan subkonjungtiva) dan sistemik. dan pseudomonas. neiseria.Diketahui bahwa steroid memberikan efek baik pada peradangan karena : mengurangkan permeabilitas pembuluh darah Mengurangkan gejala radang Mengurangi pembentukan jaringan parut. dan basil Gram (+) Cetazolin. dan stafikokus Basitrasin. salep. efektif untuk kokus gram positif. Staphylococcus Gram (+) Eritromisin. Antiinfeksi Obat antiinfeksi untuk penyakit pada mata dapat topikal (tetes. efektif terhadap pseudomonas. biakan. efektif untuk kokus gram positif. spiroketa. Sebaiknya steroid topikal tidak dipakai pada kelainan dengan defek epitel kornea dan tukak kornea. efektif untuk bakteri gram positif. Kloramfenikol. Gentamisina. streptokokus. ■ Antibakteri utama yang dikenal adalah : Aminogliksida. efektif untuk kuman gram negatif dan positif. Steroid mempunyai efek samping sebagai berikut: Menurunkan daya reaksi jaringan Mengaktifkan proliferasi bakteri Steroid menyembunyikan gejala penyakit lain Bertambah aktif kolagenase yang merusak tukak lebih berat Memberikan penyulit glaukoma dan katarak bila dipakai lama Mengakibatkan midriasis pupil dan ptosis kelopak mata Mengaktifkan infeksi herpes simpleks dan infeksi virus Menambah infeksi herpes simpleks dan infeksi virus Menambah kemungkinan infeksi jamur Menambah berat radang akibat infeksi bakteri Pemberian steroid dapat topikal atau sistemik. klamidia dan riketsia . gram negatif basil. dan hemofilus. merupakan antibiotika yang dipakai sesuai dengan etiologi yang ditetapkan dengan pemeriksaan pulasan. Antibakteri Anti bakteri. hemofilus.

efektif untuk bakteri positif dan negatif. efektif terhadap pseudomonas. kleseila.Penisilin. yang efektif terhadap stafilokokus. Sefalosporin. efektif untuk kandidia dan fusarium aspergilus. efektif untuk kokus dan basil gram negatif dan positif. dan nokardia. stafilokokus. Dikenal beberapa jenis Antijamur seperti: Natamisin (pimafulin). Kombinasi antibiotika dengan antibiotika : Neomisin sulfat + polimiksin Kloramfenikol + polimiksin Neomisina sulfas + polimiksin + gramisidin Neomisin + basitrasin Polimiksin + gramisidin Teramisin + polimiksin Kombinasi antibiotika dengar steroid : Prednison + neomisin Neomisin sulfat + polimiksin b sulfas + deksmetason Hidrokortison + kloramfenikol Soframisina + gramisidina + deksametason Selain daripada itu banyak bentuk kombinasi lain baik dalam bentuk :etes maupun Salep mata. kokus Gram (+) dan batan Gram (-) Dikenal beberapa kombinasi obat pada ilmu penyakit mata seperti antibiotika dengan antibiotika dan antibiotika dengan steroid. efektif untuk kandida . Surbenisilin. Penicillium. efektif untuk pseudomonas dan bakteri anaerob Tetrasiklin. bakteri gram negatif kecuali proteus dan neiseria. Antijamur Obat Antijamur yang sering digunakan nistatin. dan actinomyces (filamen Gram +) Polimiksin. Sulfonamida. Vancomycin. klamidia. dan mikoplasma. (mycostatin). neiseria. streptokokus. Cephalosporium Nistatin. klamidia. yang efektif terutama terhadap streptokokus. actinomises. haemophilus. dan gram negatif tertentu. dan amfoterisin.

dimana bila melihat dekat terjadi esotropia akibat akomodasi 4. Sama efektif dengan antivirus lain a<an tetapi dengan efek samping yang kurang. Amfoterisin B. dan penglihatan malarr berkurang terutama pada pasien dengan katarak polaris posterior akiba: pupil kecil.75-3%) sukar diserap melalui kornea dibanding piloka--pin dan hanya dipakai bila pilokarpin tidak efektif. Gejala samping yang dapat ditimbulkan oleh pilokarpin adalah sakit pada alis. Pascabedah asetilkolin atau pilokarpin dipakai sesudah memasang lensa intra okular. Mengecilkan pupil pasca bedah lensa biasanya dipakai asetil kolin 5. vidarabin. Miotika dipakai pada glaukoma sudut terbuka yang menambah fasilitas pengeluaran cairan mata. mengakibatkan bertambahnya fasilitas keluarnya cairan mata di sudut bilik mata. Untuk mengobati glaukoma sudut terbuka dan tertutup 3. Antiglaukoma Lokal Dikenal bentuk miotika. diberikan 1% setiap 4 jam. Biasanya dipakai larutan pilokarpin. miostat. adenosin arabinosa (ARA A).5-6%) memberikan efek 4-6 jam.endirid). Pengobatan juling pada esotropia akomodatif. Miotika lain yang dapa: dipakai adalah obat-obat penghambat kolinesterase sehingga keaktifar asetilkolin bertambah. akan tetapi hanya terdapat :alam bentuk salep. Karbakol (0. blastomyces. coccidiodes. selain daripada glaukoma sudut sempit untuk membuka sudut bilik mata. Vidarabin sama dengan IDU. obat ini bekerja dengan mengecilkan pupil. harga tidak maha' dan tidak banyak memberikan efek samping. Miotika obat yang mengakibatkan miosis atau mengecilnya pupil dengan tujuan untuk : 1. Pilokarpin (0. Melawan efek obat midriatika. dan karbakol. Dipergunakan untuk mengobati infeksi jamur yang dalam pemakaian obat adalah dengan jalan perentral. Antivirus Obat yang sering dipakai untuk Antivirus adalah iodouksiridin (IDU) . Obat anti-kolinesterase ini dapat memberikan efe- . trifluorotimidin (TFT) :an asiklovir. eserin. akibat spasme otot siliar. Antibiotik yang didapatkan turunan Streptomyces nodosus. Bekerja dengan meningkat-kan fasilitas pengeluaran cairan mata dengan membuka sudut bilik mata dengan miosis.Amfoterisina (fungicid) efektif untuk aspergilus. contoh pilokarpin untuk mengimbangi midriasis akibat siklopentolat 2. histoplasma. Trifluorotimidin (TFT) sama dengan IDU. Acyclovir bersifat selektif terhadap sintesis DNA virus. Dalam bentuk salep 3% yang diberikan setiap 4 jam.

Obat ini tidak men--pengaruhi pupil sehingga tidak mengakibatkan gangguan akomodasi pada orang muda. Obat yang menghambat sistem saraf simpatis yang menghambat ransmisi epinefrin saraf. paranephrine. Adrenalin klorida dipakai dalam larutan 1:10000 _ri:uk pembedahan mata.: ah yang dipakai pada saraf yang melepaskan simpatin pada sinaps saat rangsang melaluinya. Midriatika dan Sikloplegia . Beta blocker. Zat ini ditemukan pada saraf simpatis. Obat ini mengkibatkan mata menjadi putih akibat konstriksi pembuluh. hidung. Dapat memberikan efek samz>rg hilangnya kalium tubuh. gliserin tidak boleh diberikan lebih dari 1 kali dalam 8 jam. supracap-s ne. kepala. dan kadangkadang mengakibatkan vasokonstriksi. dan kista iris. Sistemik dapat memberikan keluhan sakr. adrenamine. supranepharane. sakit kepala. dan uretra. obat yang bekerja menghambat rangsangan simpatis dan mengakibatkan penurunan tekanan bola mata. dan aresjantung. darah Konjungtiva yang melebar. dan tonik jantung yang kuat. enek. katara^ ablasi retina. Antidrenergik atau simpatolitik. bekerja dengan mengakibatkan cairan ekstra selular hiperosmotik sehingga terjadi dehidrasi sel dan diuresis. bekerja menurunkan tekanan bola mata. sinonim dengan adre-~$ ~e adrine. £~iisin. Obat ini mengakibatkan dilatasi pupil tanpa menghambat akomodasi. epinephrine. dan paredrin. berkeringat. Lihat epinefrin. Obat hiperosmotik bekerja mengatur tekanan bola mata dengan Tiengatur tekanan osmotik cairan mata. hemostatin. Adrenergik stimulasi atau simpatomimetik. suprarenaline. Obat antiglaukoma lain adalah : Adrenalin. suprarenine. adnephhrine. :a:. hipokalemia.ginjal dan miopia sementara. muntah. neosinefrin. chalafrin. yang dipergunakan untuk glaukoma yang cekerja membuka sudut bilik mata yang akan menambah pengaliran keluar cairan mata dan menghambat produksi cairan mata pada badan siliar. Zat atau sifat serupa adrenelin dalam saraf zat ini diaktifkan atau disalurkan dengan epinefrin. miopia.samping sakit akibat spasme akomodasi. Adrenergik adalah . yang dipakai untuk antikglaukoma. parastesi. Manitol. anoreksia. obat yang bekerja secagai sistem saraf simpatis. diare. hemostatik. diarea. :e~=° akan terjadi hipokalemia sementara. epirenan. Adrenelin merupakan astri--gen. isoprotenol. Obat Hiperosmotik Gliserin.

dan melumpuhkannya sehingga mata tidak atau hilang kemampuan akomodasinya.25-10%) mempunyai efek midriatika cepat yaitu 15 menlt dan hilang setelah 1 -2 jam. merah.5-1%) memberikan efek setelah 15-20 menit. Atropin (0. Midriatika tetes mata bekerja pada otot iris dan berfungsi meiebarkan pupil. Contoh adalah epinal dan eppy n. Dikenal obat sikloplegia atropin. Kokain selain anestetika kuat juga memberi efek midriatik ringan.Secara umum dapat dikatakan bahwa midriatika dipakai dalam ilmu penyakit mata untuk: Melebarkan pupil sehingga mudah melakukan pemeriksaan fundus okuli. Epinefrin mempunyai efek midriatika yang ringan. Obat sikloplegia bekerja melumpuhkan otot sfingter iris sehingga terjadi dilatasi pupil. ~ efek maksimal dicapai setelah 20-30 menit dan hilang setelah 3-6 I cat ini sering dipakai untuk melebarkan pupil pada pemeriksaan . Epinefrin memberikan efek maksimal setelah 20 menit dengan lama kerja 3 jam. ■ • : . epinefrin dan kokain.5%-2%) merupakan sikloplegik kuat dan juga bersifat midriatik. Efek maksimal dicapai setelah 30-40 menit.: : • _ i . Homatropin (2-5%) efek hilang lebih cepat dibanding dengan atropin. homatropin dan tropikamida. '3pikamida (0. . Pada peradangan intraokular sebagai: Menekan peradangan Melepaskan sinekia Melemahkan akomodasi pada pemeriksaan 'kelainan refraksi anakanak Melabarkan pupil selama pembedahan lensa yang memerlukan pupil tetap melebar. Fenilefrin hidroklorida (0. bekerja mengurangkan produksi cairan mata dan bertambahnya fasilitas pengeluaran cairan mata. Sikloplegia bekerja selain pada iris juga bekerja pada otot badan siliar. efek maksimal dicapai dalam 20-90 menit dan biasanya akomodasi normal kembali setelah 24 jam hingga 3 hari. Atropin memberikan efek samping seperti nadi cepat demam. Pemberian epinefrinpada pasien dengan hipertensi sebaiknya hati-hati. Bila telah terjadi kelumpuhan otot akomodasi maka akan normal kembali 2 minggu setelah obat dihentikan. dan mulut kering. Obat midriatika yang mempunyai sedikit atau tidak ada sama sekali efek sikloplegia adalah fenilefrin (neosinefrin). selain juga mengakibatkan paralisis otot siliar sehingga melumpuhkan akomodasi.

Larutan ini bila disuntikan intravena akan :apat memberikan kontras foto pada pemeriksaan fotografi fundus JKUN. kabur. * I cat anestetika ini dapat memberikan efek samping berupa : Memperlambat penyembuhan epitel kornea Memperberat proses kelainan kornea Dapat merusak epitel kornea Kokain dapat memberikan efek samping berupa epitel kornea menjadi iregular. silau selain daripada untuk menghilangkan gejala merah pada mata. gatal. -arutan fluoresein 5-10%.5-1%) kerja maksimum setelah 20-45 menit dengan z e-. uji anel. . Obat anestetika lokal yang dipakai untuk anestesi infiltrasi dapat dipakai buvikain hidroklorida.: : : . gelisah. Pada pemeriksaan fundus dengan midriatika h dahulu dilakukan pemeriksaan tekanan bola mata. demam.a 4-7 hari. Obat dekongestan banyak dipakai sebagai untuk menghilangkan rasa mata lelah. pemeriksaan dengan :.-cma sudut sempit. menghilangkan rasa tidak enak akibat rangsangan matahari. gangguan kardiovaskular. kejang. Bila terdapat defek apitel dan dilakukan tes ■uoresein maka defek akan terjadi bahaya larutan terkontaminasi oleh isejdomonas.Siklopentolat (0. Kertas fluoresein adalah zat warna fluoresein yang r: n aman untuk pemakaiannya. Dbal Diagnostik Dikenal beberapa obat untuk diagnostik dalam ilmu penyakit mata r -:-esein tetes atau strip. dan pantokain 2%. D ada pemberian midriatika sebaiknya hari-hati karena dapat mem-> = serangan glaukoma akut pada pasien yang mempunyai bakat . Foto yang dibuat adalah foto seri gambaran fundus setelah nendapat zat warna kontras fluoresein. Dekongestan Dekongestan dipakai untuk menghilangkan gejala iritasi konjungtiva akibat alergi dan radang.5%. kokain ..niolens Untuk bedah pengeluaran benda asing pada kornea atau konjungtiva Obat anestetika yang sering dipakai adalah tetrakain 0. lidokaina dan novokaina. Obat Anestetika I :a: anestetika dipakai untuk : Diagnostik pemeriksaan tonometer.

sea.Obat yang dapat dipakai sebagai dekongestan adalah obat yang menciutkan pembuluh darah seperti vasacon dan Zincprima. Keracunan Obat Diketahui beberapa jenis obat memberikan efek samping yang merugikan pada mata ataupun pada keadaan umum pasien.obat dengan efek sampingnya : .

.*chol ~r dan steroid -setazolamida Adrenalin ^gmentasi Dilantin Enterovioform Epinefrin topikal Etambutol Fenilefrin Gentamisin lodouksiridin Isoniazida Kinina .

dan buta warna hijau Kontra indikasi pada penyakit jantung. de-mam. dan intoksikasi Akut sindrom Cushing. takikardia. alergi. Nefrotoksik. delerium. digitalis distorsi warna. miopia. parese-abdusen. diare. dan toksik ambliopia . injeksi kon-jungtiva. edema makula atropin Kulit merah. Kontra indikasi pada penyakit kardiovaskular Neuritis optik. edema papil. kulit kering. diuresis.Efek samping Nistagmus. skotoma sentral. insufi-siensi adrenal. diplopia. katarak kortikal posterior. albino. pupil midirasis. miastenia Konjungtivitis Neuritis dan atrofi saraf optik Kampus mengecil. glaukoma sudut tertutup. diskrasi darah. penderita dengan riwayat mem-punyai batu ginjal. eksof-talmos Parestesia. diplopia. rasa logam. dan batu ginjal. gelisah. oftalmoplegia Optik neuropati dan optik atrofi Edema makula pada mata afakia. ulkus ventri-kuli. kilatan dan visus turun Nistagmus. hipertensi. metabolik asidosis. retensi urine. bayi. pencetus akut kongestif glaukoma. glaukoma. Kontra indikasi diberikan pada pasien yang alergi terhadap sulfa. gangguan vestibular. diplopia. Kontra indikasi diberikan pada glaukoma sudut tertutup. atrofi iris. Pemberian pada penderita kecurigaan kadar kalium rendah akibat sistemik diuretik lain dan digoksin harus hati-hati Kornea. kon-jungtivitis. dan kejang. perut gembung. neuritis optik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful