P. 1
Cara Menggunakan Obat Tetes Mata

Cara Menggunakan Obat Tetes Mata

|Views: 106|Likes:
Published by Yan'z Scoot

More info:

Published by: Yan'z Scoot on Jan 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2013

pdf

text

original

Cara Menggunakan Obat Tetes Mata Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG

ITB)

1. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun

2. Pastikan kondisi ujung botol tetes tidak rusak

3. Condongkan kepala ke belakang, tarik kelopak bawah mata menggunakan jari telunjuk sehingga kelopak mata membentuk kantung

4. Pegang botol tetes dengan menggunakan tangan yang lainnya sedekat mungkin dengan kelopak mata tanpa menyentuhnya. Tekan botol tetes secara perlahan sampai jumlah tetes cairan yang dibutuhkan masuk ke dalam kantung kelopak bawah mata. Jangan mengedip

5. Tutup mata selama 2-3 menit. Bersihkan cairan berlebih pada wajah dengan menggunakan tisu.

6. Jangan menyeka atau membilas ujung botol tetes

7. Pasang kembali tutup botol tetes mata dengan rapat.

8. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa obat yang mungkin menempel.

Cara Menggunakan Obat Tetes Telinga Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

1. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun.

2. Pastikan kondisi ujung botol atau pipet tetes tidak rusak.

3. Bersihkan telinga bagian luar dengan menggunakan air hangat atau kain lembab dengan hati-hati, kemudian dikeringkan.

4. Hangatkan obat tetes telinga dengan memegang botolnya menggunakan tangan selama beberapa menit. Kocok botol obat tetes.

5. Miringkan kepala sehingga telinga yang akan diberikan obat menghadap ke atas. A. Untuk dewasa: tarik daun telinga ke atas dan ke belakang untuk meluruskan saluran telinganya. B. Untuk anak <3 tahun: tarik daun telinga ke bawah dan ke belakang untuk meluruskan saluran telinganya.

6. Teteskan obat sesuai dengan dosis pemakaian pada lubang telinga. Pertahankan posisi kepala 2-3 menit. Tekan secara lembut kulit penutup kecil telinga atau gunakan kapas steril untuk menyumbat lubang telinga agar obat dapat mencapai dasar saluran telinga.

7. Pasang kembali tutup botol tetes telinga dengan rapat, jangan menyeka atau membilas ujung botol tetes.

8. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa obat yang mungkin menempel.

CARA PENGGUNAAN OBAT - TETES HIDUNG Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

1. Bersihkan hidung yang sakit. 2. Duduklah dan tengadahlah atau berbaringlah dengan meletakkan bantal di bawah punggung, kepala tegak ke atas (gambar 1)

Gambar 1 3. Masukkan ujung penetes obat 1 cm ke dalam lubang hidung. 4. Teteskan obat sebanyak yang tertulis dalam etiket. 5. Segera tundukkan kepala dalam-dalam (gambar 2)

Gambar 2 6. Setelah beberapa detik, duduklah tegak kembali, obat akan mengalir turun ke dalam faring. 7. Lakukan hal yang sama untuk lubang hidung yang lain jika perlu. 8. Bilas penetes obat dengan air mendidih.

Cara Menggunakan Salep Mata Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

1. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun.

2. Hindari kontak langsung ujung tube dengan mata, tangan atau permukaan lainnya.

3. Condongkan kepala ke belakang, tarik kelopak bawah mata menggunakan jari telunjuk sehingga kelopak mata membentuk kantong.

4. Pegang tube salep dengan menggunakan tangan yang lainnya sedekat mungkin dengan kelopak mata tanpa menyentuhnya. Oleskan salep ke dalam kantong mata tersebut sepanjang kira-kira 1 cm.

5. Kedipkan mata secara perlahan, kemudian tutup selama 1-2 menit. Bersihkan salep mata berlebih pada wajah dengan tisu.

6. Untuk menghindari kontaminasi, segera pasang kembali tutup tube. Cucilah tangan anda dengan air dan sabun untuk membersihkan sisa obat yang mungkin menempel.

Cara Menggunakan Suppositoria Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

1. Cuci kedua tangan sampai bersih dengan air dan sabun 2. Sebelum dikeluarkan dari wadah, jika suppositoria terasa melunak, simpan di kulkas atau rendam dalam air dingin selama beberapa saat untuk mengeraskannya kembali 3. Buka wadah pembungkus suppositoria 4. Jika diminta untuk menggunakan hanya setengahnya, maka potong di bagian tengah dengan rata menggunakan pisau yang tajam 5. Bagian ujung suppositoria dilumasi dengan lubrikan larut air supaya licin, jika tidak ada bisa ditetesi sedikit dengan air keran 6. Diperbolehkan memakai sarung tangan bersih jika ingin 7. Atur posisi tubuh berbaring menyamping dengan kaki bagian bawah diluruskan sementara kaki bagian atas ditekuk ke arah perut

8. Angkat bagian atas dubur untuk menjangkau ke daerah rektal

9. Masukkan suppositoria, ditekan dan ditahan dengan jari telunjuk, sampai betul-betul masuk ke bagian otot sfinkter rektum (sekitar ½ – 1 inci dari lubang dubur). Jika tidak dimasukkan sampai ke bagian otot sfinkter, suppositoria ini akan terdorong keluar lagi dari lubang dubu

Cara Menggunakan Vaginal Tablet Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

Indikasi: Klotrimazol adalah anti jamur dari golongan azole, ditemukan oleh BAYER AG research center. Otorisasi Klotrimazol (Canesten) untuk indikasi ginekologis : - Infeksi pada area genital eksternal wanita (vagina dan daerah sekitarnya) yang disebabkan jamur dan trikomonas. - Superinfeksi yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif dengan Klotrimazol

Kontra Indikasi: N/A Deskripsi: Cara Pemakaian: Vaginal Tablet dimasukkan sedalam mungkin ke dalam vagina dengan aplikator yang tersedia, sebaiknya pada malam hari. Sebaiknya tablet dimasukkan pada posisi terlentang dengan kedua kaki ditarik sedikit ke arah badan. Keterangan: - Canesten Vaginal Tablet Single Dose 500 mg. Dosis sekali pakai (sebaiknya di malam hari) - Canesten Vaginal Tablet 6T (100mg). Satu tablet setiap hari hingga 6 hari pemakaian atau 2 tablet setiap hari selama 3 hari pemakaian.

Cara Menggunakan Swinghaler Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

1. Buka tutup inhaler

2. Pegang inhaler tegak lurus dan kocok tabung inhaler

3. Bernafas dengan pelan

4. Letakkan mouthpiece diantara gigi tanpa menggigigitnya dan tutup bibir hingga mouthpiece tertutup rapat

5. Mulai inhalasi pelan melalui mulut dan sekaligus tekan canister 6. Lanjutkan inhalasi dengan pelan dan dalam 7. Tahan nafas sampai sekitar 10 detik 8. Ketika sedang menahan nafas , keluarkan inhaler dari mulut 9. Ekshalasi dengan pelan dari mulut 10. Jika dibutuhkan dosis ekstra, tunggu 1 menit dan ulangi langkah 2 sampai 9 11. Tutup kembali inhaler

Cara Menggunakan Turbuhaler Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

1. TANGGALKAN PENUTUP Ini dilakukan dengan memusingkannya.

2. PUTARKAN PEMEGANG KE KANAN DAN KEMUDIAN KE KIRI. Pegang Turbujaler secara menegak 1. Putarkan pemegang itu ke kanan, sejauh yang boleh. 2. Dan kemudian putarkan ke kiri sehingga kedengaran bunyi clicks.

3. TARIK NAFAS SEDALAM TERMUNGKIN. Letakkan muncung saluran mulut di antara dua bibir anda dan tarik nafas sedalam termungkin melalui mulut anda. Sekiranya anda diperlukan untuk mengambil lebih daripada 1 dos, ulangi langkak B & C.

4. PASANG SEMULA PENUTUP SELEPAS MENGGUNAKANNYA. Letak semula penutup ke tempat asalnya dan pusing sehingga ketat.

Cara Menggunakan Tablet Bukal dan Sublingual Sumber UPT Layanan Kesehatan ITB Bumi Medika Ganesa ITB (BMG ITB)

Tablet penggunaannya melalui rongga mulut

- Tablet Bukal, disisipkan diantara gusi dan pipi. Contoh: Tablet Progesteron

- Tablet Sublingual, diletakkan dibawah lidah. Tablet ini cepat melarut dan bahan obatnya cepat diabsorpsi

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->