PENYIMPANGAN ETIKA BISNIS DI INDONESIA (Menurut Teori dan Pendapat

)

I.

PENDAHULUAN Etika merupakan pemikiran kritis dan rasional mengenai nilai dan norma moral yang menentukan dan terwujud dalam sikap dan perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun kelompok (Yosephus. 2010). Dalam suatu bisnis, mempraktekkan etika berarti mempraktekkan tata cara bisnis yang sopan dan santun sehigga kehidupanbisnis bisa menyenangkan karena saling menghormati, menimbulkan rasa saling menghargai, meningkatkan efisiensi kerja dan meningkatkan citra pribadi dan perusahaan. Berbisnis dengan etika bisnis adalah menerapkan aturan-aturan umum mengenai etika pada perilaku bisnis. Etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban, prinsip-prinsip dan aturan-aturan. Penyimpangan atau pelangaran etika bisnis bisa terjadi ketika hal-hal tersebut tidak dipatuhi oleh para pelaku bisnis. Di Indonesia, banyak terjadi masalah penyimpangan etika bisnis,

bahkan sampai pada tataran yang bisa menyebabkan bencana nasional. Berikut uraian mengenai etika bisnis, penerapan etika bisnis dan penyimpangan etika bisnis yang terjadi di Indonesia baik dalam tingkatan masyarakat, perusahaan maupun negara.

Dalam menciptakan etika bisnis. khususnya dalam menghadapi situasi dilematis dalam bisnis (business dilemma). Menciptakan persaingan yang sehat 5.II. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan” 6. Koneksi. pengertian Etika bisnis mengacu pada penerapan prinsip-prinsip etika pada suatu kondisi bisnis. Kemampuan bersaing perusahaan dan profitabilitasnya dan b. Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility) 3. antara lain adalah: 1. Dilema bisnis timbul bilamana terdapat situasi bisnis. Menghindari sifat 5K (Katabelece. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombangambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi 4. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah 9. Kongkalikong. Kolusi. Mampu menyatakan yang benar itu benar 8. Menumbuh-kembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati . ETIKA BISNIS Menurut KNKG (2010). Pengaruh yang kurang baik bagi para pemangku kepentingan lainnya. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pengendalian diri 2. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama 10. dimana keputusan yang diambil menghadapi dua atau lebih pilihan yang mempunyai dampak yang berbeda yang akan mempengaruhi : a. dan Komisi) 7.

Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hukum positif yang berupa peraturan perundang-undangan PRINSIP PENERAPAN ETIKA BISNIS DAN CIRI BISNIS YANG BERETIKA III. Etika Bisnis itu berdasarkan pada fairness. Kita dapat merumuskan etika bisnis berdasarkan moralitas dan nilai-nilai yang kita yakini sebagai kebenaran. Pengusaha harus jujur mengakui keterbatasan yang dimiliki oleh produknya. Etika Bisnis itu membutuhkan integritas. Etika Bisnis itu membutuhkan kejujuran. jujur dan berintegritas. Etika Bisnis itu dibangun berdasarkan etika pribadi: Tidak ada perbedaan yang tegas antara etika bisnis dengan etika pribadi. Apakah kedua pihak yang melakukan negosiasi telah bertindak dengan jujur? Apakah setiap konsumen diperlakukan dengan adil? Apakah setiap karyawan diberi kesempatan yang sama? Jika ya. maka etika bisnis telah diterapkan. Bisnis yang etis memperlakukan orang dengan hormat. Jaman sekarang adalah era kejujuran. Bukan jamannya lagi bagi perusahaan untuk mengelabuhi pihak lain dan menyembunyika cacat produk. Integritas merujuk pada keutuhan pribadi. 3. 2. Mereka menepati janji dan melaksanakan komitmen. Prinsip Penerapan Etika Bisnis Berikut ini adalah 10 Prinsip di dalam menerapkan Etika Bisnis yang positif: 1.1. III. kepercayaan dan konsistensi. 4.11. .

dalam memenuhi kewajiban terhadap karyawan. ruang lingkup etika bisnis itu universal. keuntungan dan pelayanan. Etika adalah berkenaan dengan bagaimana kita hidup pada saat ini dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Rumusan ini 6. 8. Etika Bisnis itu membutuhkan keuntungan. Singkatnya. maka semakin kuat komitmen perusahaan tersebut terhadap praktik bisnis. 9. Etika Bisnis itu diterapkan secara internal dan eksternal. 7. Bisnis yang tidak punya rencana untuk menghasilkan keuntungan bukanlah perusahaan yang beretika. sedang tergoncang atau mengalami kerugian. pemasok. Etika Bisnis itu berdasarkan nilai. Bisnis yang beretika adalah bisnis yang dikelola dengan baik. Etika Bisnis itu membutuhkan perencanaan bisnis. visi atas masa depan dan perannya di dalam lingkungan. buruh. Bisnis yang beretika memperlakukan setiap konsumen dan karyawannya dengan bermartabat dan adil. ruang negosiasi. Etika juga diterapkan di dalam ruang rapat direksi. Perusahaan yang beretika harus merumuskan standar nilai secara tertulis. Etika bisnis tidak hidup di dalam ruang hampa. Sebuah perusahaan yang beretika dibangun di atas realitas sekarang. maka secara etis Anda harus mengatakan dengan terbuka kepada klien atau stake-holder Anda. memiliki sistem kendali internal dan bertumbuh. . pemodal dll. Jika perusahaan Anda terbilang baru. di dalam menepati janji.5. Semakin jelas rencana sebuah perusahaan tentang pertumbuhan. stabilitas. Etika Bisnis itu harus dapat dipercayai.

etika bisnis merupakan sebuah harga yang tidak dapat ditawar lagi. rata-rata akan mengeluh kepada 16 orang di sekitarnya. pemodal dan masyarakat umum secara etis.” Kepemimpinan sangat berpengaruh terhadap corak lembaga. e. konsumen. Meski begitu. Ciri dari bisnis yang Bertetika a. d. perumusannya harus jelas dan dapat dilaksanakan dalam pekerjaan sehari-hari. c. “Pembusukan ikan dimulai dari kepalanya. pemasok. baik-buruknya sebuah dunia usaha dapat tersebar dengan cepat dan massif. tetapi berlaku secara umum. nilai dan harapan yang ideal. Memperlakukan karyawan. Seorang konsumen yang tidak puas.2. Dalam zaman informasi seperti ini.bersifat spesifik. Etika Bisnis itu dimulai dari pimpinan. 3. adil dan jujur adalah satu-satunya cara supaya kita dapat bertahan di dalam dunia bisnis sekarang. Ada pepatah. b. Tidak merugikan orang lain atau pebisnis lain Tidak menyalahi aturan-aturan Tidak melanggar hukum Tidak menciptakan suasana keruh pada saingan bisnis Ada izin usaha yang jelas dan juga sah secara aturan dan hukum . 10. Etika menyangkut norma. Perilaku seorang pemimpin yang beretika akan menjadi teladan bagi anak buahnya Di dalam persaingan dunia usaha yang sangat ketat ini.

Satu hal yang relevan dari pasal 33 UUD 45 ini adalah pesan moral dan amanat etis bahwa pembangunan ekonomi negara RI semata-mata demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia yang merupakan subyek atau pemilik negeri ini. Hal yang menghambat etika bisnis di indonesia dari segi budaya adalah masih menguatnya prinsip kekeluargaan dalam masyarakat.IV. Namun dengan ciri khas masyarakat Indonesia yang cinta damai. Dua hal penting yang menjadi hambatan bagi perkembanan etika bisnis di Indonesia adalah budaya masyarakat Indonesia dan konsisi sosial-politik di Indonesia. PENYIMPANAN/PELANGGARAN ETIKA BISNIS DI INDONESIA Di Indonesia. etika bisnis di Indonesia baru mulai diberi tempat khusus semenjak diberlakukannya UUD 1945. Sebagai sesuatu yang bukan baru. Jadi pembangunan ekonomi Indonesia sama sekali tidak diperuntukkan bagi segelintir orang untuk memperkaya diri atau untuk kelompok orang tertentu saja yang kebetulan tengah berposisi strategis melainkan demi seluruh rakyat Indonesia. masyarakat Indonesia tempo dulu juga telah berpatok pada pertimbangan-pertimbangan untung dan rugi. khususnya pasal 33. etika bisnis eksis bersamaan dengan hadirnya bisnis dalam masyarakat Indonesia. Secara normatif. maka masyarakat Indonesia termotivasi untuk menghindari konflik-konflik kepentingan termasuk dalam dunia bisnis. etika bisnis merupakan sesuatu yang lama tetapi sekaligus baru. .Dalam memproduksi sesuatu kemudian memasarkannya. artinya usia etika bisnis sama dengan usia bisnis yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia.

teman. Selain itu. dll. Apalagi kenyataan juga membuktikan bahwa atas nama kekeluargaan janji-jani seperti itu kerap tidak ditepati. namun prinsip kekeluargaan yang dianut telah menodai hal tersebut. Tindakan memakai barang sebelum melunasi barang tersebut dengan sendirinya mengancam tatanan sosial-ekonomi masyarakat (tahap ke-empat). . menurut Cohlberg. yakni mendapatkan bayaran atas barang yang laku terjual atau barang yang telah dibeli. jika pendekatan yang dipakai adalah kekeluargaan. Pada tahap kelima. Moralitas. Secara kekeluargaan mungkin memadai. seperti misalnya dalam contoh di atas merasa sungkan untuk menagih apa yang dijanjikan kerabatnya itu. guru. pada tahap ketiga. bangsa dan agama atau nilai fairness dan otonomi moral. Bukti ilmiah bahwa secara moral prinsip kekeluargaan tidak memadai dapat ditemukan dalam teori Lawrence Cohlberg tentang tahap-tahap perkembangan kompetensi penilaian moral Yosephus. moralitas seperti itu belum memadai untuk dunia yang ditentukan oleh kekuatan-kekuatan anonim seperti negara. tindakan menggunakan barang sebelum dilunasi juga merupakan pelanggaran terhadap hak-hak orang lain. Misalnya atas nama kekeluargaan seseorang yang meskipun kekurangan uang dapat membeli barang dari seorang pebisnis yang memiliki pertalian keluarga dengan cara tidak lunas dengan janji lisan akan membayar atau melunasi barang tersebut beberapa saat kemudian.Hampir semua perselisihan atau pertentangan antar kelompok diharapkan akan beres begitu saja.). tetapi tidak memadai secara etika bisnis. hal ini tidak memadai. Namun. 2010). acuan penilaian tentang yang baik dan buruk didasarkan pada penilaian kelompok akrab (keluarga. Secara etika bisnis. menurut Cohlberg. perjanjian jual beli harus ditaati.

Akurasi penentuan rakyat mana yang mampu dan yang tidak mampu dipertanyakan banyak pihak. Peran pemerintah sebagai regulator sangat menentukan tinggi rendahnya kesejahteraan rakyat. Bantuan tersebut tidak dipakai sebagai sarana penyadaran.. kebijakan pemerintah dalam kaitannya dengan tidak BLBI belum merupakan memadai. Kasus Bank Duta atau kasus bank century Secara imperatif katagoris. bantuan langsung tunai. pengontrolan yang melekat dan tanpa sangsi hukum yang jelas dan tegas akan memberi peluang kepada penerima BLBI untk mencari celah-celah dan menyalahgunakan bantuan tersebut.Kondisi sosial politik Indonesia juga menghambat perkembangan etika bisnis bila dilihat dalam konteks etika bisnis dengan menyentuh peran negara dalam sistem perekonomian nasional. pembelajaran dan penigkatan tanggung jawab moral bagi si penerima karena absennya pengawasan dan penegakan hukum secara ketat. Bantuan yang diterima akan dianggap sebagai kesempatan emas untuk sesuatu yang lain di luar tujuan asalnya. misalnya infus uang negara kepada bank-bank swasta (BLBI). BLT. terdapat sejumlah kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi dan bisnis semestinya dikaji dan dipertimbangkan kembali karena belum sepenuhnya memihak kepada kepentingan rakyat. Suara-suara Pemebrian kontra BLBI yang tanpa mempersoalkan kebijakan ekonomi pemerintah sebagai kebijakan yang populis indikatornya. Hal yang sama juga terjadi pada kasus BLT kepada rakyat yang tidak mampu. Menurut banyak penelitian. Ternyata sikap kekeluargaan masih kuat mempengaruhi proses penetapan siapa yang sepatutnya .

menerima BLT. bukan dididik untuk menjadi mandiri. Hal yang tentu bertentangan dengan tanggung jawab moral dan hormat terhadap diri sendiri. secara moral. Dalam diri penerima BLT.91% dari perusahaan lagi membudayakan etika bisnis agar orientasi strategik yang dipilih makanan dan minuman yang terdaftar di BEJ tidak lengkap . Hal ini tentu berpotensi akan memperlemah daya juang mereka untuk hidup. Hal yang perlu menjadi pertimbangan yang matang tidak hanya diperlukan sehubungan dengan kelanjutan kebijakan tersebut. pemberian BLT semestinya dipikirkan secara menyeluruh. Kasus pelanggaran etika bisnis yang dilakukan oleh perusahaan di Indonesia sebagao contoh adalah kasus pelanggaran dalam penyampaian laporan keuangan. Pada tingkat perusahaan di Indonesia. Hampir 6. Mereka dikondisikan untk menjadi penerima bantuan. Jumlah BLT yang diterima oleh yang berhak di sejumlah daerah dengan besaran yang tidak utuh juga patut dipersoalkan secara moral. hakikat bLT hanya merupakan kebijkana pemerintah yang secara hukum hanya diperkenankan menjabat selama dua periode. terutama dalam kinerja keuangan peusahaan karena tidak semakin baik. tetapi juga penghentiannya karena kedua alternatif tersebut samasama mengandung resiko yang serius. Apalagi. Kemampuan penerima BLT untuk mengembangkan diri direlativisir oleh pemberian BLT. Banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan pelanggaran. Hal lain yang patut disoroti dari BLT adalah sikap mental para penerimanya. Dengan demikian. juga terjadi pelanggaran etika bisnis. akan timbul sikap ketergantungan kepada pemerintah. Tidak ada kepastian periode selanjutnya akan melanjutkan kebijakan tersebut.

yang dapat mengakibatkan kerugian kepada pelanggan dan keuntungan yang diperoleh oleh operator tersebut yag didapatkan dari praktek manipulasi iklan tersebut. masyarakat maupun negara. Walaupun hanya mengurangi Rp 3. Tingkat perhatian perusahaan terhadap perilaku etis juga sangat menentukan karena dalam jangka panjang bila perusahaan tidak memberikan perhatian pada perilaku etis. sedangkan pulsa terus dikurangi.menyampaikan laporan keuangannya. dan apabila terus dicoba tetap juga gagal.000 per sms.400 detik (90 menit). .000 setelah mendaftar melalui SMS TM ON yang dikirim ke nomor operator. Dimana untuk mendapatkan layanan gratis menelepon ke sasama operator selama 5. namun pulsa tetap dikurangi. Praktek ini bisa merugikan kerugian perusahaan lain. namun jika kejadian tersebut dialami satu juta pelanggan saja dari sekian puluh juta pelanggan telkomsel. Laporan yang tidak transparan dapat menimbulkan hubungan istimewa (kolusi dan memberikan peluang untuk korupsi. Hal ini menunjukkan kecurangan untk meraih kemenangan. maka terdapat dana Rp 3 miliar. maka kelangsungan hidupnya akan terganggu dan akan berdampka pula pada kinerja keuangannya. pulsa pelanggan akan dikurangi Rp 3. Namun pelanggan sering kecewa karena layanan selalu gagal dan hanya dijawab dengan pernyataan maaf dengan alasan penyebabnya adalah karena sistem di operator seluler tersebut sedang sibuk dan disuruh mencoba lagi. Contoh lain adalah kasus TM On pada perusahaan Telkomsel. Permasalahan tersebut dianggap sebagai manipulasi karena terjadi misleading atau perbedaan antara realisasi dengan janji.

Selain itu masih banyak pelanggaran-pelanggaran etika bisnis yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia. baik perusahaan lain. masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral. . Peraturan perundangan maupun kebijakan yang berpihak hanya kepada sekelompok orang tidak dibenarkan termasuk keputusan yang tidak jelas dasar hukumnya. sementara pengusaha atau pihak lain mencoba untuk melakukan kecurangan demi kepentingan perusahaannya sendiri. maka semua konsep etika bisnis akan gugur satu demi satu. korupsi. Penerapan sangsi yang jelas dan tegas kepada semua elemen yang melanggar akan memberikan jaminan kelanggengan dan keasrian kepada bisnis sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan standar hidup manusia secara ekonimis. masyarakat maupun negara Agar etika bisnis dapat diterapkan pada seluruh elemen yang ada baik masyarakat. kolusi maupun nepotisme. Konsep etika bisnis tidak akan terlaksana apabila setiap orang atau perusahaan tidak mau konsekuen dan konsisten dengan etika tersebut. maka ketentuan-ketentuan hukum yang memenuhi persyaratan harus ada dan sudah ada dipatuhi dan dilaksanakan. Oleh karena itu etika bisnis sangat penting mengingat dunia usaha tidak terlepas dari elemen-elemen lain. perusahaan maupun negara. praktek kecurangan. Apabila semua etika bisnis telah disepakati.

Dengan adanya aturan yang dibuat dengan sangsi yang tegas dan jelas jika aturan tersebut tidak dilaksanakan.T. Sikap kekeluargaan yang masih begitu kuat dalam budaya-budaya kesukuan tertentu di Indonesia dapat menjadi penghambat penerapan etika bisnis. 2010. juga masih banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran etika bisnis Dalam kaitannya dengan kewajiban beretika dalam dunia bisnis. Penerbit P. . terdapat sedikitnya tiga pihak yang seharusnya beretika. Selain itu kebijakan pemerintah Indonesia yang tidak tepat sebagai regulator dalam sistem perekonomian nasional juga sangat mempengaruhi penerapan etika bisnis di indonesia. pemerintah dan konsumen atau pelanggan serta masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung ikut terjaring dalam sebuah proses bisnis. PEDOMAN ETIKA BISNIS PERUSAHAAN. yaitu pebisnis. maka akan tercipta kelanggengan dan keasrian kepada bisnis sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan standar hidup manusia secara ekonimis. Elex Media Jakarta.V. Untuk tingkatan perusahaan di indonesia. DAFTAR PUSTAKA Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). KESIMPULAN Penerapan etika bisnis di Indonesia masih lemah. Komputindo.

com/public/20Peresmian LSPEU. diakses Januari 2010 Kartasasmita. http://galih- chess. Galih. Jakarta. Pengertian Etika Bisnis. http://www. 2009.Yogatama.com/2010/01/pengertian-etika-bisnis.pdf. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Sinuor L.blogspot. 1997. 2010. .html. Etika Bisnis. Diakses Januari 2010 Yosephus.ginandjar. Etika Dunia Usaha Atau Etika Bisnis Dalam Pembangunan. Ginanjar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful