PENGGUNAAN MEDIA ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI KEINDAHAN ALAM PADA SISWA KELAS VII

SMP NEGERI 1 KLEGO
Disusun Guna Memenuhi Tugas Semester Enam Mata Kuliah Penelitiaan Kualitatif Dosen Pengampu : Dra. Sumarwati, M.Pd.

Oleh : IKA RAHAYU SUSILANINGSIH K1207020

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2010 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

Pembelajaran sastra saat ini dianggap belum berhasil. dancharacter. mengungkapkan pembelajaran sastra dapat memberikan sumbangan secara nyata dalam pendidikan mentalitas siswa. Hal ini mungkin saja disebabkan karena kurangnya kompetensi yang dimiliki guru dalam pengajaran sastra. dan menulis puisi karena tidak terbiasa mengemukakan perasaan. nomor 2. development. mengembangkan rasa karsa (development). Namun pada kenyataannya guru lebih banyak mengajar tentang bahasa daripada memberikan pembelajaran sastra. Pembelajaran sastra hendaknya mampu menunjang keterampilan berbahasa murid (skiil). sehingga guru tidak mampu menggunakan alokasi waktu yang terbatas ini untuk mengajar teori dan praktek. menemukan kata pertama dalam puisinya. Pembelajaran menulis . Pembelajaran sastra saat ini kondisinya masih sangat memprihatinkan. meningkatkan sosial budaya(knowlwdge). Pembelajaran sastra dianggap hanya sekedar pelengkap dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. dan mampu membentuk watak budi luhur murid (character). Siswa mengalami kesulitan menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi. Selain itu juga masih ditemui banyak kendala. khususnya puisi keindahan alampada siswa kelas XII di SMP Negeri 1 Klego mengalami hal yang sama pula. Kesulitan yang dihadapi siswa itu ditandai dengan beberapa hal seperti siswa kesulitan menemukan ide. dan imajinasinya ke dalam puisi. antara lain skill. Guru hanya mengajarkan teori saja dan siswa sama sekali tidak mendapatkan pelajaran tentang praktek menulis dan membaca karya sastra. pemikiran. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Budi Prasetyo (Guru Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 1 Pasir Belengkong) yang dimuat dalam Jurnal Pendidikan Inovatif Volume 2. Hal lain yang menyebabkan ketidakberhasilan pengajaran sastra adalah alokasi waktu pembelajaran yang terbatas. knowledge. 2 Maret 2007 menyatakan bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi masih rendah. Pengajaran kesusastraan sampai saat ini hanya mengarah pada hafalan sejarah. Moody dalam Andayani (2008:2). Pembelajaran menulis puisi. Sumbangan tersebut meliputi empat hal. Banyaknya mata pelajaran yang diajarkan di sekolah menyebabkan pengajaran sastra tidak berlangsung dengan baik dan cenderung menjadi hafalan saja. Guru bahasa seharusnya juga berperan sebagai guru sastra. mengembangkan ide menjadi puisi karena minimnya penguasaan kosakata. Ketidakberhasilan pembelajaran sastra merupakan hal yang sangat disayangkan.

lalu membacakannya di depan kelas. Media alam sekitar merupakan salah satu media yang cukup efektif untuk pembelajaran menulis puisi. sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar lebih dalam. Jika ada materi tenyang membaca puisi. Media alam sekitar adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran. guru tidak pernah menuntut siswanya untuk membacakan puisi karya mereka sendiri. sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Berdasarkan uraian di atas dan kaitannya dengan penelitian ini adalah perlu adanya pemecahan masalah pembelajaran menulis puisi. Guru hanya mengajar teori tentang puisi dan tidak pernah mengadakan praktik menulis puisi.puisi keindahan alam diangggap sebagai pembelajaran yang sulit bagi siswa. B. Guru cenderung menggunakan media yang konvensional. Perumusan Masalah Berdasarrkan latar belakang masalah di atas. Penyebabnya adalah karena mereka jarang berlatih. Apakah penggunaan media alam sekitar dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego? . peneliti berkolaborasi dengan guru pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia melakukan upaya peningkatan kemampuan menulis puisi keindahan alam pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego melalui optimalisasi penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis berbentuk penelitian tndakan kelas (PTK) untuk meningkakan kualitas proses pembelajaran menulis puisi dan kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. Selain itu. dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. media alam sekitar juga dapat menghilangkan kebosanan siswa. akan tetapi dengan media alam sekitar siswa dapat diajak ke luar ruangan pada saat pembelajaran berlangsung. khususnya puisi keindahan alam. Belajar selama ini selalu di ruang kelas. Penggunaan media pembelajaran yang tidak variatif ternyata juga banyak berpengaruh pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. Para siswa cukup mencari dari buku ataupun internet. Hal ini akan menarik perhatian siswa. khususnya puisi keindahan alam. Media alam sekitar ditentukan oleh guru dan peneliti dengan pertimbangan media tersebut terbukti lebih efektif digunakan dalam pemelajaran menulis puisi keindahan alam. Oleh karena itu. Media ini sangat murah namun dapat dipergunakan secara sangat efektif untuk pembelajaran.

b. Untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi keindahan alam pada siswa kwlas VII SMP Negeri 1 Klego melalui penggunaan media alam sekitar. Dapat dipergunakan seagai media alternatif bagi guru di sekolah lain dalam mengajarkan materi menulis puisi keindahan alam yang lebih efektif dan efisien bagi siswa. 2. siswa menjadi lebih mudah dalam menulis puisi keindahan alam. Manfaat Hasil penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah: 1.2. Bagi Guru Guru dapat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan menulis puisi keindahan alam. Apakah dengan menggunakan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi keindahan alam dapat menigkatkan kemampuan menuis puisi keindaham alam pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego? C. Bagi Peneliti Peneliti mendapatkan fakta bahwa dengan menggunakan media alam sekitar dalam pembelajaran menuis puisi dapat meningkatkan kemampuan meulis puisi keindahan alam. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. 2. a. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan untuk referensi penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan hal yang sama. Manfaat Praktis Bagi Siswa Dengan digunakannya media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi keindahan alam. Untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego. Bagi peneliti Lainnya Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rferensi bagi peneliti lain dengan objek penelitian yang sama. c. Manaat Teoritis a. . D. b. d.

berbicara. menulis adalah (1) membuat huruf dengan pena (pensil. Menulis merupakan kemampuan berbahasa yang berfungsi untuk menyampaikan infiormasi secara tertulis. Hakikat Menulis Menulis merupakan salah satu aspek kemampuan berbahasa selain menyimak. kapur). (2) melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang atau membuat surat) dengan tulisan. misalnya kemampuan berbicara. Lambang-lambang bahasa ini berbentuk tulisan yang berisi pesan atau gagasan penulis agar bisa dipahami pembaca. Tarigan (1993: 21) menyatakan menulis ialah menurunkan atau melukiskan lamang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang. (3) menggambar. (4) melukis. Menulis merupakan kegiatan seseorang mengungkapkan gagasan. dan membaca yang perlu dikuasai oleh siswa.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. Hakikat Menulis Puisi a. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dalam menulis dituntut lebih banyak persyaratan dan dianggap lebih sulit daripada kemampuan berbahasa yang lain. Ada berbagai macam pengertian menulis. (5) membatik. Semi (1990:8) menyatakan menulis atau mengarang merupakan pemindahan pikiran atau perasaan dalam bentuk lambang-lambang bahasa. . sehingga orang-orang lain dapat membaca lamang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik terseut. menyampaikannya melalui bahasa tulis.

gagasan. 7. dan gaya penulisan yang menarik. Mendatangkan passive income. Coulter dalam Tarigan (1984:4) menjelaskan kata poet berasal dari kata Yunani yang berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya. atau dari kumpulan kertas tissue yang digunakan JK Rowling waktu menulis naskah cerita di cafe-cafe. kondisi mental orang-orang yang terbiasa mengekspresikan emosi atau unek-unek dengan menulis. googling/searching akan segera menjadi kata yang akrab bagi orang yang hobi menulis. Dan hanya segelintir orang.Dari pendapat-pendapat di atas. Membantu menemukan jalan hidup. penyampaian yang sistematis. Sebut sajalah berjudul-judul buku yang diambil dari buku harian atau kumpulan posting di blog. pikiran atau perasaan menggunakan bahasa tulis. dengan pencapaian cita-cita tersebut. 4. Menulis tentang sesuatu akan mendorong kita untuk mencari hal-hal yang akan memperkuat materi penulisan. 2. tanpa dibungkus dalam album yang setiap saat bisa dibuka-buka kembali. sebagian besar responden (84%). Meningkatkan kreativitas. atau minta pendapat dari orang lain yang lebih ahli. baik itu buku harian ataupun blog harian.niriah. Menulis yang rutin dan sinambung. 3. . Menjaga semangat dan komitmen. Harvard Business School pernah melakukan penelitian tentang hubungan antara memiliki cita-cita & menuangkannya dalam bentuk tulisan. ternyata tidak punya cita-cita. dan dijual. Mencari dan memperkaya inspirasi. orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. lebih stabil dibandingkan orang-orang yang tidak biasa menulis. Setiap tulisan yang kita buat akan mengingatkan kita pada komitmen-komitmen yang telah kita buat. 13% punya cita-cita tapi tidak menuliskannya. dan itu adalah obat yang sangat baik untuk membangkitkan semangat yang kerap kali pudar di tengah jalan. Ph. ini adalah salah satu “tujuan utama” sebagian orang menulis. lama-kelamaan akan mendorong kita untuk terus menggali lebih dalam bagaimana cara menulis yang baik. yang punya cita-cita dan menuliskannya.. Mengurangi stres. Tak heran kalau Andrea Hirata mendapat royalti lewat Rp1M dari Laskar Pelanginya. Hakikat Puisi Keindahan Alam Puisi adalah bentuk kesusastraan yang paling tua. Pengertian puisi sampai saat ini masih sulit untuk didefinisikan. Kata ”puisi” berasal dari bahasa Yunani poiesis yang berarti ”penciptaan”. yaitu 3%. Menurut James W Pennebaker. Professor of Psychology dari University of Texas dan penulis buku“Opening Up: The Healing Power of Expressing Emotions“. Azzaini (dalam http://jamil.com/) mengemukakan tujuh manfaat menulis. 6. Hasilnya. Terlalu banyak kisah hidup dan aktivitas keseharian yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja.D. Menyimpan memori. Rasanya. Dalam bahasa Inggris padanan kata ”puisi” adalah poetry yang erat hubungannya dengan kata poet dan poem. yaitu: 1. dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa menulis merupakan kegiatan mengungkapkan ide. 5. b. dan diterbitkan. Tulisan yang baik sangat bisa dijadikan buku.

Pendapat lain tentang puisi dikemukakan oleh Johnson dalam Waluyo (1987:23). dan irama. Menurut Abercrombie dalam Tarigan (1984:7) puisi adalah ekspresi dari pengalaman imajinatif. bahasa figuratif (majas). tetapi unsur-unsur ini merupakan satu kesatuan yang utuh. yakni unsur estetik yang membangun struktur luar puisi. Dengan demikian. Sedangkan struktur batin atau struktur makna mengungkapkan apa yang hendak dikemukakan oleh penyair dengan perasaan dan suasana jiwanya. menurutnya puisi adalah peluapan yang spontan dari perasaan yang penuh daya yang berpangkal pada emosi yang berpadu kembali dalam kedamaian. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Struktur fisik puisi disebut juga metode pusi. puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair yang diwujudkan dalam susunan kata-kata yang memiliki makna dan amanat yang ingin disampaikan kepada para pembacanya. Unsur-unsur tersebut yaitu diksi. in the cominicable state given by language which employs every avaiable and appropriate device). Jadi. pengimajinasian.Menurut Soedarmo dalam Pradopo (1997) puisi adalah karangan yang terikat oleh banyak baris dalam tiap bait. Unsur-unsur Puisi Waluyo dalam bukunya yang berjudul Teori Dan Apresiasi Puisi (1987:4) menyatakan pada pokoknya puisi dibangun oleh dua unsur pokok. dan tata wajah puisi. rima. matra. puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama. Tema dalam puisi ada bermacam-macam. Unsur-unsur ini dapat ditelaah satu per satu. rima. yang hanya bernilai serta berlaku dalam ucapan atau pernyataan yang bersifat kemasyarakatan yang diutarakan dengan bahasa yang mempergunakan setiap rencana yang matang dan bermanfaat (poetry is the ekspression of imaginative experience valued simply as such and significant as such. salah satunya mengenai keindahan alam. banyak kata dalam tiap baris. c. kata konkret. serta penyusunan larik dan bait. banyak suku kata dalam tiap baris. perasaan (yaitu sikap sang penyair terhadap bahan . Richard dalam Tarigan (1993:9) menyatakan bahwa suatu puisi mengandung suatu makna keseluruhan yang merupakan perpaduan daritema penyair (yaitu mengenai inti pokok puisi itu). yakni struktur fisik dan struktur batin atau struktur makna. versivikasi. yang dimaksud puisi keindahan alam adalah puisi yang didalamnya menceritakan tentang keindahan alam.

guru. serta (10) manusia dan lingkungan. „perantara‟ atau „pengantar‟ (Arsyad. yang dapat merangsang pikiran. atau kejadian yang membangun kondisi. imaji. keterampilan. Seperti yang dikemukakan oleh Hamalik (1994) bahwa dengan penggunaan alat bantu berupa media komunikasi. Sedangkan menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad. lingkungan sekolah dan luar sekolah. (3) audio cetak. Unsur tematik puisi lebih menunjuk ke arah struktur batin puisi. sedangkan unsut sintaksis menunjuk pada strukur fisik puisi. yang menyebabkan siswa mampu memperoleh pengetahuan. media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik yang tercetak maupun audio visual beserta peralatannya. ritme dan rima. namun dapat digunakan untuk hasil yang maksimal. Oleh karena itu. nada (yaitu sikap sang penyair terhadap pembaca atau penikmatnya). bagi seorang siswa merupakan media. Dari beberapa pendapat di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa puisi terdiri dari unsur-unsur pembentuknya. 1990). dan amanat (yaitu maksud atau tujuan sang penyair). 2002. (9) komputer. rasa. 1990). diksi.. Dalam dunia pendidikan. media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. (7) audi visual gerak. bahasa figuratif. Unsur-unsur tersebut saling terikat dan merupakan satu kesatuan yang utuh. perhatian dan minat pebelajar sedemikian rupa sehingga proses belajar (di dalam/di luar kelas) menjadi lebih efektif. yang secara harfiah berarti „tengah‟. amanat. perasaan.. Pengertian Media Alam Sekitar Media (bentuk jamak dari kata medium). 2002). (8) objek fisik. Media dapat berupa sesuatu bahan(software) dan/atau alat (hardware). Unsur-unsur tesebut meliputi tema. bahwa media jika dipahami secara garis besar adalah manusia. teman sebaya. atau sikap. maka dapat dikatakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang menyangkut software dan hardware yang dapat digunakan untuk meyampaikan isi materi ajar dari sumber belajar ke pebelajar (individu atau kelompok). Berdasarkan batasan-batasan mengenai media seperti tersebut di atas. Hal ini tentunya akan menghasilkan dampak yang positif bagi pembelajaran. Jadi menurut pengertian ini. kata konkret.. hubungan komunikasi akan dapat berjalan dengan lancar dan dengan hasil yang maksimal. (6) visual gerak. 2. salah satunya dapat menghilangkan kejenuhan siswa karena terus belajar di ruangan kelas. dkk. merupakan kata yang berasal dari bahasa latin medius. (4) proyeksi visual diam. buku teks. antara lain (1) audio. Menurut National Education Association -NEA (dalam Sadiman. media terdiri atas bermacam-macam jenis. . Hartoko dalam Waluyo (1987:27) menyebut adanya unsur penting dalam puisi. dkk. Media ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan media-media lain. (5) proyeksi audio visual diam. Belajar di alam seitar tentunya akan lebih menyenangkan dan menimbulkan motivasi belajar yang lebih tinggi bagi para siswa. materi. Media lingkungan (alam sekitar) merupakan media yang murah meriah. sering kali istilah alat bantu atau media komunikasi digunakan secara bergantian atau sebagai pengganti istilah media pendidikan (pembelajaran). yaitu unsur tematik atau unsur semantik puisi dan unsur sintaksis puisi. Hakikat Media Alam Sekitar a. Menurut Anderson (1983).atau objeknya). (2) cetak. nada. Sadiman.

berikut ini gambar alur kerangka berpikir: . Untuk lebih jelasnya. penggunaannya dengan tujuan dari sisi pelajaran . Ketika fungsi – fungsi media pengajaran itu diaplikasikan kedalam proses belajar mengajar . 3. dapat membina siswa untuk mampu menulis puisi keindahan alam dengan baik. terutama menulis puisi. Media sebagai sumber belajar bagi siswa. Kerangka Berpikir Pembelajaran sastra. Penggunaan media yang tidak variatif menyebabkan pembelajaran ini kurang mampu menarik perhatian siswa dan cenderung membosankan. Media yang digunakan guru sebagai penjelas dari keterangan terhadap suatu bahan yang guru sampaikan. khususnya untuk puisi keindahan alam adalah pembelajaran yang cukup sulit untuk dimengerti oleh siswa. Nana Sudjana ( dalam Djamarah. maka terlihatlah perannya sebagai berikut : a. Penggunaan media dalam proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan.b. Dengan menggunakan media alam sekitar. Pengunaan media dalam pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar. Media dapat memunculkan permasalahan untuk dikaji lebih lanjut dan dipecahkan oleh para siswa dalam proses belajarnya. Media pengajaran. Penggunaan media bukan semata – mata alat hiburan. Salah satu media yang dapat digunakan oleh guru untuk membantu kesulitan siswa dalam menulis puisi keindahan alam yaitu dengan media alam sekitar. 1996 : 152 ). 5. 4. tetapi mempunyai fungsi sendiri sebagai alat Bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif 2. 6. 3. bukan sekedar melengkapi proses belajar supaya lebih menarik perhatian siswa. Penggunana media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. Penggunaan media dalam pengajaran lebih dituangkan untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menangkap perhatian yang diberikan guru. Merumuskan fungsi media sebagai berikut : 1. Fungsi Media Pengajaran Fungsi media pengajaran sebagai sumber belajar. c. b.

.

BAB III METODE PENELITIAN A. yakni masalah kesulitan siswa dalam menulis puisi berkaitan dengan keindahan alam. Boyolali. rincian waktu dan jenis kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut. Hipotesis Tindakan Penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. dan Jenis Kegiatan No 1 2 3 4 5 Kegiatan Persiapan survei awal sampai penyusunan proposal Seleksi informan. penyiapan instrumen dan alat Pengumpulan data Analisis data Penyusunan Laporan -xxx x---xxx --xx xxxx -x-Bulan Maret xxxx April x--Mei Juni Juli B. Untuk lebih jelasnya. Pendekatan Penelitian . Tabel Rincian Kegiatan. Dengan demikian dapat dirumuskan hipotesis bahwa penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis puisi dan kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. Waktu. Setting Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Klego. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juli 2010.3. Lokasi penelitian ditentukan dengan pertimbangan bahwa masih terdapat permasalahan ini pembelajaran menulis yang perlu diatasi.

Adapun tes yang diberikan kepada siswa. (2) pelaksanaan tindakan. Peneliti juga melakukan wawancara kepada guru dan siswa untuk mendapatkan data. segala tindakan dan kata-kata dari guru juga merupakan data yang harus diamati. dilakukan terhadap kepala sekolah. Adapun langkah-langkah pelaksaan PTK dilakukan melalui empat tahap. digunakan untuk mengamati pelaksanaan dan perkembangan pembelajaran menulis puisi keindahan alam yang dilakukan oleh guru dan siswa. guru dan siswa untuk menggali informasi guna memperoleh data berkenaan dengan aspek-aspek pembelajaran. D. Pada hakikatnya PTK merupakan penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas atau sekolah tempat ia mengajar dengan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan proses dan praktis pembelajaran. selama. F. penentuan tindakan. Selain itu. Observasi. takni: (1) perencanaan tindakan. D. digunakan untuk mengetahui perkembangan atau keberhasilan pelaksanaan tindakan. yang terdiri dari 31 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. dan sesudah siklus penelitian berlangsung. dan respon yang timbul sebagai akibat dari tindakan yang dilakukan. Teknik Uji Validitas Data . Sampel terdiri dari 40 orang siswa. Tes. E. 2. Pengamatan dilakukan sebelum. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1. dan (4) aalisis dan refleksi. dipilih satu kelas diantara lima kelas yang ada pada kelas VII. Sumber Data Sumber data utama pada penelitian ini adalah siswa yang menjadi objek penelitian. Teknik Pengambilan Sampel Sampel penelitian diambil secara acak. (3) observasi dan interpretasi. Wawancara. yakni tes yang berupa tes tertulis (menulis puisi keindahan alam). 3.Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).

peralihan. Atau memakai data tersebut yang telah ditafsirkan atau data yang telah diperoleh. dengan cara mengatur urutan data. Teknik Analisis Data Untuk menetapkan keakuratan data diperoleh pada saat penerapan media alam sekitar diperlukan teknik pemeriksaan.Data yang telah dikumpulkan lalu dianalisis. memilih milih data yang diperlukan dan data yang tidak diperlukan. G. dan kepastian. yaitu derajat kepercayaan. ketergantungan. Data yang telah tersusun dikaitkan dengan teori yang relavan sesuai dengan data yang muncul. . ada empat karekteristik yang digunakan untuk mendapatkan keabsahan data.

R. 1990. A.id//. Raja Grafindo Persada. (diakses tanggal 15 April 2009) Hamalik. Jakarta : Universitas Terbuka dan Pusat Antar Universitas Arsyad. 2002. Dalamhttp://depdiknas. 7 Kedahsyatan Menulis Dalamhttp://jamil. Bandung: Penerbit PT. Padang: Angkasa Raya Editorial Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. R. Media Pembelajaran. Jakarta: Penerbit CV. Prinsip-prinsip Dasar Sastra. 1994. A. Media Pendidikan: pengertian.com/ (Diakses Tanggal 10 Mei 2009) Rachmat Djoko Pradopo.. Citra Aditya Bakti. pengembangan dan pemanfaatannya. Rahardjo. 2009. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa Tarigan. Atar Semi.H. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press Jamil Azzaini.niriah. Tarigan. Herman J. 2008. Haryono. A. Media Pendidikan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press Sadiman. Menulis Efektif. Pemilihan dan Pengembangan Media Untuk Pembelajaran. & Rahadjito.. edisi 1. 1990. Pengkajian Puisi. Teori dan Apresiasi Puisi. Rajawali. Bandung: Angkasa LAMPIRAN Lampiran 1: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia . (1983).DAFTAR PUSTAKA Andayani. Waluyo.go. 1993.S.. 1987. Pembelajaran dan Apresiasi Sastra Berbasis Quantum Learning Di Sekolah Dasar. 1997. cetakan ke-7. 1984.Henry Guntur. O. Solo: Sebelas Maret University press Anderson. Jakarta: PT. edisi 1.

b. 1) 2) b. 1) 2) 3) 4) Materi Pembelajaran Materi dasar menulis puisi (rima. a. bait dan baris) Kumpulan puisi keindahan alam/ lanskap Seperangakat gambar/ slide alam dan rekaman suara alam Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan awal (apersepsi)(5 Menit) Guru mengajak siswa mengamati fenomena alam di sekitar siswa Guru dan siswa bertanya jawab tentang fenomena alam yang terjadi Kegiatan Inti (25 Menit) Siswa mengamati dan memahami contoh puisi lanskap Siswa mengidentifikasi pilihan kata pada contoh puisi Guru mengajak siswa untuk ke luar kelas Siswa berlatih menulis puisi lanskap sesuai pemandangan yang ada di alam sekitar dengan pilihan kata yang tepat c. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis kreatif puisi keindahan alam dengan pilihan kata yang tepat 2. Kegiatan Akhir (5 Menit) 1) Siswa dan guru melakukan refleksi (tugas lanjutan untuk siswa: mencari referensi tentang puisi lanskap dan contohnya dari internet) 5. a. 3. c. Media dan Sumber Belajar .Kelas/Semester : VII/2 tandar Kompetensi : Mengungkapkan keindahan alam dan pengalaman melalui kegiatan menulis kreatif puisi Kompetensi Dasar : Menulis kreatif puisi berkenaan dengan keindahan alam Indikator : (1) Siswa dapat memahami definisi puisi lanskap/ puisi tentang keindahan alam (2) Siswa dapat mengenali contoh jenis puisi lanskap (3) Siswa dapat menulis puisi tentang keindahan alam dengan pilihan kata yang tepat Alokasi Waktu : 2 X 40 Menit 1.

tukarkanlah puisi kamu dengan teman! 4. Sesuai (3) b. Bentuk Instrumen : Uji petik kerja prosedur dan produk c. Latihan d. Setelah selesai. Tidak sesuai (1) Skor 5 2 Pilihan Kata atau Diksi yang Digunakan 5 . Kurang sesuai (2) c. Penugasan Termasuk dalam metode pembelajaran kooperatif. Ungkapkanlah perasaanmu dalam bentuk puisi dengan tema keindahan alam! 3. Contoh puisi lanskap b. Teknik : Tes tertulis b. ditandai dengan adanya interaksi intensif antara guru dan peserta didik. Model dan Metode Pembelajaran Model yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah: a. Penilaian a. Soal/ Instrumen : 1. Bacalah dengan saksama. Amatilah pemandangan alam sekitarmu! 2.a. 7. Alam sekitar 6. Apakah sudah menarik dan sesuai dengan tema? 5. Tanya-jawab c. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia kelas VII c. apakah pilihan kata yang digunakan sudah tepat? No 1 Aspek Penilaian Kesesuaian Isi Puisi dengan Tema yang Ditentukan a. Contoh b.

Tidak baik (1) Keterangan: Skor maksimum 2 (3 x 5) = 30 Nilai perolehan siswa = Skor perolehan Skor maksimum X 100 Klego. 8 Mei 2010 Guru Mata Pelajaran Soeharto.a. Kurang baik (2) c. 1. Baik (3) b. Lampiran 2: Lembar wawancara untuk siswa LEMBAR WAWANCARA UNTUK SISWA Wawancara Ke : Waktu Wawancara : Masalah : Responden : No. S. 2.Pd. Pertanyaan Bagaimana perasaanmu ketika mempelajari tentang puisi? Apa yang membuat kamu merasa kesulitan dalam membuat puisi? Jawaban .

. Apa yang dapat membuatmu merasa mudah untuk membuat sebuah puisi? Apakah kamu senang dengan pembelajran membuat puisi? Apakah dengan melakukan pembelajaran di luar kelas dapat membantu menemukan kata-kata yang bagus untuk dituangkan ke dalam puisi? 4.3. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful