P. 1
Penggunaan Media Alam Sekitar Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Keindahan Alam Pada Siswa Kelas Vii

Penggunaan Media Alam Sekitar Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Keindahan Alam Pada Siswa Kelas Vii

|Views: 694|Likes:
Published by Yulia Rizki Damanik

More info:

Published by: Yulia Rizki Damanik on Jan 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2014

pdf

text

original

PENGGUNAAN MEDIA ALAM SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI KEINDAHAN ALAM PADA SISWA KELAS VII

SMP NEGERI 1 KLEGO
Disusun Guna Memenuhi Tugas Semester Enam Mata Kuliah Penelitiaan Kualitatif Dosen Pengampu : Dra. Sumarwati, M.Pd.

Oleh : IKA RAHAYU SUSILANINGSIH K1207020

PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2010 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

khususnya puisi keindahan alampada siswa kelas XII di SMP Negeri 1 Klego mengalami hal yang sama pula. mengungkapkan pembelajaran sastra dapat memberikan sumbangan secara nyata dalam pendidikan mentalitas siswa. Selain itu juga masih ditemui banyak kendala. dan mampu membentuk watak budi luhur murid (character). sehingga guru tidak mampu menggunakan alokasi waktu yang terbatas ini untuk mengajar teori dan praktek. Kesulitan yang dihadapi siswa itu ditandai dengan beberapa hal seperti siswa kesulitan menemukan ide. menemukan kata pertama dalam puisinya. Sumbangan tersebut meliputi empat hal. Namun pada kenyataannya guru lebih banyak mengajar tentang bahasa daripada memberikan pembelajaran sastra. 2 Maret 2007 menyatakan bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi masih rendah. Moody dalam Andayani (2008:2). mengembangkan ide menjadi puisi karena minimnya penguasaan kosakata. knowledge. dan imajinasinya ke dalam puisi. Pembelajaran menulis . Siswa mengalami kesulitan menuangkan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi. Hal lain yang menyebabkan ketidakberhasilan pengajaran sastra adalah alokasi waktu pembelajaran yang terbatas. dancharacter. mengembangkan rasa karsa (development). Pembelajaran sastra dianggap hanya sekedar pelengkap dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. nomor 2. Hal ini mungkin saja disebabkan karena kurangnya kompetensi yang dimiliki guru dalam pengajaran sastra. Guru hanya mengajarkan teori saja dan siswa sama sekali tidak mendapatkan pelajaran tentang praktek menulis dan membaca karya sastra. development. antara lain skill. meningkatkan sosial budaya(knowlwdge). dan menulis puisi karena tidak terbiasa mengemukakan perasaan. pemikiran.Pembelajaran sastra saat ini dianggap belum berhasil. Guru bahasa seharusnya juga berperan sebagai guru sastra. Ketidakberhasilan pembelajaran sastra merupakan hal yang sangat disayangkan. Pembelajaran menulis puisi. Banyaknya mata pelajaran yang diajarkan di sekolah menyebabkan pengajaran sastra tidak berlangsung dengan baik dan cenderung menjadi hafalan saja. Pembelajaran sastra hendaknya mampu menunjang keterampilan berbahasa murid (skiil). Pengajaran kesusastraan sampai saat ini hanya mengarah pada hafalan sejarah. Pembelajaran sastra saat ini kondisinya masih sangat memprihatinkan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Budi Prasetyo (Guru Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 1 Pasir Belengkong) yang dimuat dalam Jurnal Pendidikan Inovatif Volume 2.

Guru hanya mengajar teori tentang puisi dan tidak pernah mengadakan praktik menulis puisi. Oleh karena itu. Perumusan Masalah Berdasarrkan latar belakang masalah di atas. sehingga siswa kurang termotivasi untuk belajar lebih dalam. media alam sekitar juga dapat menghilangkan kebosanan siswa. Penyebabnya adalah karena mereka jarang berlatih. peneliti berkolaborasi dengan guru pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia melakukan upaya peningkatan kemampuan menulis puisi keindahan alam pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego melalui optimalisasi penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis berbentuk penelitian tndakan kelas (PTK) untuk meningkakan kualitas proses pembelajaran menulis puisi dan kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. Media ini sangat murah namun dapat dipergunakan secara sangat efektif untuk pembelajaran. sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Media alam sekitar merupakan salah satu media yang cukup efektif untuk pembelajaran menulis puisi. Hal ini akan menarik perhatian siswa. Apakah penggunaan media alam sekitar dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego? . Selain itu. Media alam sekitar ditentukan oleh guru dan peneliti dengan pertimbangan media tersebut terbukti lebih efektif digunakan dalam pemelajaran menulis puisi keindahan alam. khususnya puisi keindahan alam. Jika ada materi tenyang membaca puisi. khususnya puisi keindahan alam. Berdasarkan uraian di atas dan kaitannya dengan penelitian ini adalah perlu adanya pemecahan masalah pembelajaran menulis puisi. Penggunaan media pembelajaran yang tidak variatif ternyata juga banyak berpengaruh pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. Belajar selama ini selalu di ruang kelas. Guru cenderung menggunakan media yang konvensional. akan tetapi dengan media alam sekitar siswa dapat diajak ke luar ruangan pada saat pembelajaran berlangsung. Para siswa cukup mencari dari buku ataupun internet. lalu membacakannya di depan kelas. guru tidak pernah menuntut siswanya untuk membacakan puisi karya mereka sendiri. Media alam sekitar adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita yang dapat digunakan untuk menunjang pembelajaran.puisi keindahan alam diangggap sebagai pembelajaran yang sulit bagi siswa. dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. B.

Untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi keindahan alam pada siswa kwlas VII SMP Negeri 1 Klego melalui penggunaan media alam sekitar. Hasil penelitian ini dapat dipergunakan untuk referensi penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan hal yang sama. Manaat Teoritis a. d. Untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego. 2. 2. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Manfaat Hasil penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah: 1. Bagi peneliti Lainnya Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rferensi bagi peneliti lain dengan objek penelitian yang sama. . Dapat dipergunakan seagai media alternatif bagi guru di sekolah lain dalam mengajarkan materi menulis puisi keindahan alam yang lebih efektif dan efisien bagi siswa. Bagi Peneliti Peneliti mendapatkan fakta bahwa dengan menggunakan media alam sekitar dalam pembelajaran menuis puisi dapat meningkatkan kemampuan meulis puisi keindahan alam.2. b. Manfaat Praktis Bagi Siswa Dengan digunakannya media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi keindahan alam. a. Bagi Guru Guru dapat membantu siswa dalam mengatasi kesulitan menulis puisi keindahan alam. D. siswa menjadi lebih mudah dalam menulis puisi keindahan alam. b. c. Apakah dengan menggunakan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi keindahan alam dapat menigkatkan kemampuan menuis puisi keindaham alam pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Klego? C.

Hakikat Menulis Menulis merupakan salah satu aspek kemampuan berbahasa selain menyimak. misalnya kemampuan berbicara. . Menulis merupakan kegiatan seseorang mengungkapkan gagasan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. dan membaca yang perlu dikuasai oleh siswa. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Lambang-lambang bahasa ini berbentuk tulisan yang berisi pesan atau gagasan penulis agar bisa dipahami pembaca. (3) menggambar. (4) melukis. menulis adalah (1) membuat huruf dengan pena (pensil. sehingga orang-orang lain dapat membaca lamang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik terseut. kapur). (2) melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang atau membuat surat) dengan tulisan. Tarigan (1993: 21) menyatakan menulis ialah menurunkan atau melukiskan lamang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang. (5) membatik. menyampaikannya melalui bahasa tulis. Ada berbagai macam pengertian menulis. Hakikat Menulis Puisi a. berbicara. Menulis merupakan kemampuan berbahasa yang berfungsi untuk menyampaikan infiormasi secara tertulis. Semi (1990:8) menyatakan menulis atau mengarang merupakan pemindahan pikiran atau perasaan dalam bentuk lambang-lambang bahasa. Dalam menulis dituntut lebih banyak persyaratan dan dianggap lebih sulit daripada kemampuan berbahasa yang lain.

pikiran atau perasaan menggunakan bahasa tulis. baik itu buku harian ataupun blog harian. 5. Menjaga semangat dan komitmen.niriah.D. Professor of Psychology dari University of Texas dan penulis buku“Opening Up: The Healing Power of Expressing Emotions“. dan gaya penulisan yang menarik. Menulis yang rutin dan sinambung. Dan hanya segelintir orang. Dalam bahasa Inggris padanan kata ”puisi” adalah poetry yang erat hubungannya dengan kata poet dan poem. Azzaini (dalam http://jamil. 3. Tak heran kalau Andrea Hirata mendapat royalti lewat Rp1M dari Laskar Pelanginya. 4. Hasilnya. lebih stabil dibandingkan orang-orang yang tidak biasa menulis. Mendatangkan passive income. yaitu 3%. googling/searching akan segera menjadi kata yang akrab bagi orang yang hobi menulis. dan diterbitkan. Sebut sajalah berjudul-judul buku yang diambil dari buku harian atau kumpulan posting di blog. Hakikat Puisi Keindahan Alam Puisi adalah bentuk kesusastraan yang paling tua. ternyata tidak punya cita-cita. 13% punya cita-cita tapi tidak menuliskannya. lama-kelamaan akan mendorong kita untuk terus menggali lebih dalam bagaimana cara menulis yang baik. dengan pencapaian cita-cita tersebut. penyampaian yang sistematis. Ph. yaitu: 1. kondisi mental orang-orang yang terbiasa mengekspresikan emosi atau unek-unek dengan menulis. Mencari dan memperkaya inspirasi. Harvard Business School pernah melakukan penelitian tentang hubungan antara memiliki cita-cita & menuangkannya dalam bentuk tulisan. gagasan.com/) mengemukakan tujuh manfaat menulis. tanpa dibungkus dalam album yang setiap saat bisa dibuka-buka kembali. Kata ”puisi” berasal dari bahasa Yunani poiesis yang berarti ”penciptaan”. Tulisan yang baik sangat bisa dijadikan buku. sebagian besar responden (84%). 7. Menulis tentang sesuatu akan mendorong kita untuk mencari hal-hal yang akan memperkuat materi penulisan. Pengertian puisi sampai saat ini masih sulit untuk didefinisikan. Terlalu banyak kisah hidup dan aktivitas keseharian yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. dan itu adalah obat yang sangat baik untuk membangkitkan semangat yang kerap kali pudar di tengah jalan. 2. . ini adalah salah satu “tujuan utama” sebagian orang menulis. Mengurangi stres. Setiap tulisan yang kita buat akan mengingatkan kita pada komitmen-komitmen yang telah kita buat.. b. Coulter dalam Tarigan (1984:4) menjelaskan kata poet berasal dari kata Yunani yang berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya. atau minta pendapat dari orang lain yang lebih ahli. atau dari kumpulan kertas tissue yang digunakan JK Rowling waktu menulis naskah cerita di cafe-cafe. yang punya cita-cita dan menuliskannya. dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa menulis merupakan kegiatan mengungkapkan ide. 6. Menyimpan memori. Meningkatkan kreativitas. Membantu menemukan jalan hidup.Dari pendapat-pendapat di atas. dan dijual. Rasanya. Menurut James W Pennebaker. orang yang hampir-hampir menyerupai dewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa.

dan irama. Pendapat lain tentang puisi dikemukakan oleh Johnson dalam Waluyo (1987:23). in the cominicable state given by language which employs every avaiable and appropriate device). Menurut Abercrombie dalam Tarigan (1984:7) puisi adalah ekspresi dari pengalaman imajinatif. Struktur fisik puisi disebut juga metode pusi. Richard dalam Tarigan (1993:9) menyatakan bahwa suatu puisi mengandung suatu makna keseluruhan yang merupakan perpaduan daritema penyair (yaitu mengenai inti pokok puisi itu). bahasa figuratif (majas). perasaan (yaitu sikap sang penyair terhadap bahan . Jadi. tetapi unsur-unsur ini merupakan satu kesatuan yang utuh. banyak suku kata dalam tiap baris. versivikasi. yakni struktur fisik dan struktur batin atau struktur makna. yang hanya bernilai serta berlaku dalam ucapan atau pernyataan yang bersifat kemasyarakatan yang diutarakan dengan bahasa yang mempergunakan setiap rencana yang matang dan bermanfaat (poetry is the ekspression of imaginative experience valued simply as such and significant as such. yakni unsur estetik yang membangun struktur luar puisi. Tema dalam puisi ada bermacam-macam. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. c. serta penyusunan larik dan bait. Unsur-unsur ini dapat ditelaah satu per satu. Dengan demikian.Menurut Soedarmo dalam Pradopo (1997) puisi adalah karangan yang terikat oleh banyak baris dalam tiap bait. Unsur-unsur tersebut yaitu diksi. pengimajinasian. menurutnya puisi adalah peluapan yang spontan dari perasaan yang penuh daya yang berpangkal pada emosi yang berpadu kembali dalam kedamaian. puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair yang diwujudkan dalam susunan kata-kata yang memiliki makna dan amanat yang ingin disampaikan kepada para pembacanya. matra. Unsur-unsur Puisi Waluyo dalam bukunya yang berjudul Teori Dan Apresiasi Puisi (1987:4) menyatakan pada pokoknya puisi dibangun oleh dua unsur pokok. Sedangkan struktur batin atau struktur makna mengungkapkan apa yang hendak dikemukakan oleh penyair dengan perasaan dan suasana jiwanya. puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama. dan tata wajah puisi. yang dimaksud puisi keindahan alam adalah puisi yang didalamnya menceritakan tentang keindahan alam. banyak kata dalam tiap baris. rima. rima. salah satunya mengenai keindahan alam. kata konkret.

perhatian dan minat pebelajar sedemikian rupa sehingga proses belajar (di dalam/di luar kelas) menjadi lebih efektif. 2002). 1990). atau sikap. Unsur tematik puisi lebih menunjuk ke arah struktur batin puisi. bagi seorang siswa merupakan media. bahasa figuratif. keterampilan. Unsur-unsur tersebut saling terikat dan merupakan satu kesatuan yang utuh. teman sebaya. (2) cetak. perasaan. nada (yaitu sikap sang penyair terhadap pembaca atau penikmatnya). yang dapat merangsang pikiran. media terdiri atas bermacam-macam jenis. Hartoko dalam Waluyo (1987:27) menyebut adanya unsur penting dalam puisi. Hakikat Media Alam Sekitar a. Menurut National Education Association -NEA (dalam Sadiman. serta (10) manusia dan lingkungan.atau objeknya). sedangkan unsut sintaksis menunjuk pada strukur fisik puisi. Pengertian Media Alam Sekitar Media (bentuk jamak dari kata medium). Belajar di alam seitar tentunya akan lebih menyenangkan dan menimbulkan motivasi belajar yang lebih tinggi bagi para siswa. bahwa media jika dipahami secara garis besar adalah manusia.. sering kali istilah alat bantu atau media komunikasi digunakan secara bergantian atau sebagai pengganti istilah media pendidikan (pembelajaran).. ritme dan rima. amanat. Menurut Anderson (1983). imaji. (3) audio cetak. Dari beberapa pendapat di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa puisi terdiri dari unsur-unsur pembentuknya. Seperti yang dikemukakan oleh Hamalik (1994) bahwa dengan penggunaan alat bantu berupa media komunikasi. Berdasarkan batasan-batasan mengenai media seperti tersebut di atas. Media ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan media-media lain. merupakan kata yang berasal dari bahasa latin medius. (4) proyeksi visual diam. diksi. (7) audi visual gerak. (6) visual gerak. 1990). antara lain (1) audio. lingkungan sekolah dan luar sekolah. media dapat diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. namun dapat digunakan untuk hasil yang maksimal. guru. rasa. yaitu unsur tematik atau unsur semantik puisi dan unsur sintaksis puisi. dkk. Media lingkungan (alam sekitar) merupakan media yang murah meriah. Oleh karena itu. maka dapat dikatakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang menyangkut software dan hardware yang dapat digunakan untuk meyampaikan isi materi ajar dari sumber belajar ke pebelajar (individu atau kelompok). yang menyebabkan siswa mampu memperoleh pengetahuan. 2002. (9) komputer. „perantara‟ atau „pengantar‟ (Arsyad. Jadi menurut pengertian ini. hubungan komunikasi akan dapat berjalan dengan lancar dan dengan hasil yang maksimal.. nada. materi. Unsur-unsur tesebut meliputi tema. . atau kejadian yang membangun kondisi. dkk. Sadiman. (8) objek fisik. yang secara harfiah berarti „tengah‟. (5) proyeksi audio visual diam. Sedangkan menurut Gerlach & Ely (dalam Arsyad. Media dapat berupa sesuatu bahan(software) dan/atau alat (hardware). dan amanat (yaitu maksud atau tujuan sang penyair). kata konkret. media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik yang tercetak maupun audio visual beserta peralatannya. salah satunya dapat menghilangkan kejenuhan siswa karena terus belajar di ruangan kelas. Dalam dunia pendidikan. Hal ini tentunya akan menghasilkan dampak yang positif bagi pembelajaran. buku teks. 2.

penggunaannya dengan tujuan dari sisi pelajaran . Media sebagai sumber belajar bagi siswa. Fungsi Media Pengajaran Fungsi media pengajaran sebagai sumber belajar. Untuk lebih jelasnya. Media dapat memunculkan permasalahan untuk dikaji lebih lanjut dan dipecahkan oleh para siswa dalam proses belajarnya. 1996 : 152 ). b. Penggunaan media yang tidak variatif menyebabkan pembelajaran ini kurang mampu menarik perhatian siswa dan cenderung membosankan. Ketika fungsi – fungsi media pengajaran itu diaplikasikan kedalam proses belajar mengajar . 5. Media pengajaran. Merumuskan fungsi media sebagai berikut : 1. Nana Sudjana ( dalam Djamarah. Penggunaan media dalam proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan. Dengan menggunakan media alam sekitar. bukan sekedar melengkapi proses belajar supaya lebih menarik perhatian siswa. 6. 4. 3. Penggunana media pengajaran merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar. maka terlihatlah perannya sebagai berikut : a. terutama menulis puisi. c. berikut ini gambar alur kerangka berpikir: . dapat membina siswa untuk mampu menulis puisi keindahan alam dengan baik. Kerangka Berpikir Pembelajaran sastra. Penggunaan media bukan semata – mata alat hiburan. Salah satu media yang dapat digunakan oleh guru untuk membantu kesulitan siswa dalam menulis puisi keindahan alam yaitu dengan media alam sekitar. Pengunaan media dalam pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar.b. tetapi mempunyai fungsi sendiri sebagai alat Bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif 2. Penggunaan media dalam pengajaran lebih dituangkan untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menangkap perhatian yang diberikan guru. Media yang digunakan guru sebagai penjelas dari keterangan terhadap suatu bahan yang guru sampaikan. khususnya untuk puisi keindahan alam adalah pembelajaran yang cukup sulit untuk dimengerti oleh siswa. 3.

.

Boyolali. yakni masalah kesulitan siswa dalam menulis puisi berkaitan dengan keindahan alam. Lokasi penelitian ditentukan dengan pertimbangan bahwa masih terdapat permasalahan ini pembelajaran menulis yang perlu diatasi. penyiapan instrumen dan alat Pengumpulan data Analisis data Penyusunan Laporan -xxx x---xxx --xx xxxx -x-Bulan Maret xxxx April x--Mei Juni Juli B. Pendekatan Penelitian . BAB III METODE PENELITIAN A. Untuk lebih jelasnya. Waktu. dan Jenis Kegiatan No 1 2 3 4 5 Kegiatan Persiapan survei awal sampai penyusunan proposal Seleksi informan. Hipotesis Tindakan Penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam.3. Tabel Rincian Kegiatan. Setting Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Klego. Dengan demikian dapat dirumuskan hipotesis bahwa penggunaan media alam sekitar dalam pembelajaran menulis puisi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran menulis puisi dan kemampuan siswa dalam menulis puisi keindahan alam. rincian waktu dan jenis kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juli 2010.

digunakan untuk mengamati pelaksanaan dan perkembangan pembelajaran menulis puisi keindahan alam yang dilakukan oleh guru dan siswa. Tes. yakni tes yang berupa tes tertulis (menulis puisi keindahan alam). Sumber Data Sumber data utama pada penelitian ini adalah siswa yang menjadi objek penelitian. Teknik Uji Validitas Data . Pada hakikatnya PTK merupakan penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas atau sekolah tempat ia mengajar dengan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan proses dan praktis pembelajaran. dan sesudah siklus penelitian berlangsung. penentuan tindakan. digunakan untuk mengetahui perkembangan atau keberhasilan pelaksanaan tindakan. Adapun tes yang diberikan kepada siswa. dilakukan terhadap kepala sekolah. dan respon yang timbul sebagai akibat dari tindakan yang dilakukan. dipilih satu kelas diantara lima kelas yang ada pada kelas VII. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: 1. segala tindakan dan kata-kata dari guru juga merupakan data yang harus diamati. guru dan siswa untuk menggali informasi guna memperoleh data berkenaan dengan aspek-aspek pembelajaran. selama. dan (4) aalisis dan refleksi. Pengamatan dilakukan sebelum. D. Sampel terdiri dari 40 orang siswa. Peneliti juga melakukan wawancara kepada guru dan siswa untuk mendapatkan data. (3) observasi dan interpretasi. F. Adapun langkah-langkah pelaksaan PTK dilakukan melalui empat tahap. Wawancara. E. Teknik Pengambilan Sampel Sampel penelitian diambil secara acak. Selain itu. Observasi. 3. 2.Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). takni: (1) perencanaan tindakan. yang terdiri dari 31 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. D. (2) pelaksanaan tindakan.

dan kepastian. . yaitu derajat kepercayaan. Atau memakai data tersebut yang telah ditafsirkan atau data yang telah diperoleh.Data yang telah dikumpulkan lalu dianalisis. G. Data yang telah tersusun dikaitkan dengan teori yang relavan sesuai dengan data yang muncul. memilih milih data yang diperlukan dan data yang tidak diperlukan. Teknik Analisis Data Untuk menetapkan keakuratan data diperoleh pada saat penerapan media alam sekitar diperlukan teknik pemeriksaan. dengan cara mengatur urutan data. ketergantungan. ada empat karekteristik yang digunakan untuk mendapatkan keabsahan data. peralihan.

Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Herman J. 1997. 1993. 2009. Bandung: Angkasa LAMPIRAN Lampiran 1: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia . Waluyo.. (1983).H. 1990.niriah. 1984. & Rahadjito. 2002. Prinsip-prinsip Dasar Sastra.id//. Yogyakarta: Gajah Mada University Press Sadiman. edisi 1.go. (diakses tanggal 15 April 2009) Hamalik.DAFTAR PUSTAKA Andayani. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya Editorial Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. R. Jakarta: Penerbit CV. Citra Aditya Bakti. 1990. cetakan ke-7. Pembelajaran dan Apresiasi Sastra Berbasis Quantum Learning Di Sekolah Dasar. Media Pendidikan. Teori dan Apresiasi Puisi. Bandung: Penerbit PT. Haryono. Jakarta: PT. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press Jamil Azzaini. Solo: Sebelas Maret University press Anderson. 7 Kedahsyatan Menulis Dalamhttp://jamil. Pengkajian Puisi. Dalamhttp://depdiknas. Media Pembelajaran. 1994... Atar Semi. Rahardjo. R. Raja Grafindo Persada. Rajawali. Bandung: Angkasa Tarigan.com/ (Diakses Tanggal 10 Mei 2009) Rachmat Djoko Pradopo. 1987. pengembangan dan pemanfaatannya. A. A.Henry Guntur. Jakarta : Universitas Terbuka dan Pusat Antar Universitas Arsyad. edisi 1. 2008.S. A. O. Media Pendidikan: pengertian. Pemilihan dan Pengembangan Media Untuk Pembelajaran. Tarigan.

1) 2) 3) 4) Materi Pembelajaran Materi dasar menulis puisi (rima. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menulis kreatif puisi keindahan alam dengan pilihan kata yang tepat 2. c. 3. bait dan baris) Kumpulan puisi keindahan alam/ lanskap Seperangakat gambar/ slide alam dan rekaman suara alam Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan awal (apersepsi)(5 Menit) Guru mengajak siswa mengamati fenomena alam di sekitar siswa Guru dan siswa bertanya jawab tentang fenomena alam yang terjadi Kegiatan Inti (25 Menit) Siswa mengamati dan memahami contoh puisi lanskap Siswa mengidentifikasi pilihan kata pada contoh puisi Guru mengajak siswa untuk ke luar kelas Siswa berlatih menulis puisi lanskap sesuai pemandangan yang ada di alam sekitar dengan pilihan kata yang tepat c. Media dan Sumber Belajar . b.Kelas/Semester : VII/2 tandar Kompetensi : Mengungkapkan keindahan alam dan pengalaman melalui kegiatan menulis kreatif puisi Kompetensi Dasar : Menulis kreatif puisi berkenaan dengan keindahan alam Indikator : (1) Siswa dapat memahami definisi puisi lanskap/ puisi tentang keindahan alam (2) Siswa dapat mengenali contoh jenis puisi lanskap (3) Siswa dapat menulis puisi tentang keindahan alam dengan pilihan kata yang tepat Alokasi Waktu : 2 X 40 Menit 1. Kegiatan Akhir (5 Menit) 1) Siswa dan guru melakukan refleksi (tugas lanjutan untuk siswa: mencari referensi tentang puisi lanskap dan contohnya dari internet) 5. 1) 2) b. a. a.

Setelah selesai. 7. Contoh b. Latihan d. Alam sekitar 6. Tidak sesuai (1) Skor 5 2 Pilihan Kata atau Diksi yang Digunakan 5 . Apakah sudah menarik dan sesuai dengan tema? 5. Penugasan Termasuk dalam metode pembelajaran kooperatif. Kurang sesuai (2) c. Bacalah dengan saksama. Buku teks pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia kelas VII c. Amatilah pemandangan alam sekitarmu! 2. Ungkapkanlah perasaanmu dalam bentuk puisi dengan tema keindahan alam! 3. Sesuai (3) b. Tanya-jawab c. Soal/ Instrumen : 1. Contoh puisi lanskap b. apakah pilihan kata yang digunakan sudah tepat? No 1 Aspek Penilaian Kesesuaian Isi Puisi dengan Tema yang Ditentukan a. tukarkanlah puisi kamu dengan teman! 4. Penilaian a.a. ditandai dengan adanya interaksi intensif antara guru dan peserta didik. Teknik : Tes tertulis b. Bentuk Instrumen : Uji petik kerja prosedur dan produk c. Model dan Metode Pembelajaran Model yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah: a.

1. Tidak baik (1) Keterangan: Skor maksimum 2 (3 x 5) = 30 Nilai perolehan siswa = Skor perolehan Skor maksimum X 100 Klego.Pd. Baik (3) b. Lampiran 2: Lembar wawancara untuk siswa LEMBAR WAWANCARA UNTUK SISWA Wawancara Ke : Waktu Wawancara : Masalah : Responden : No. 2. 8 Mei 2010 Guru Mata Pelajaran Soeharto. Kurang baik (2) c. Pertanyaan Bagaimana perasaanmu ketika mempelajari tentang puisi? Apa yang membuat kamu merasa kesulitan dalam membuat puisi? Jawaban .a. S.

Apa yang dapat membuatmu merasa mudah untuk membuat sebuah puisi? Apakah kamu senang dengan pembelajran membuat puisi? Apakah dengan melakukan pembelajaran di luar kelas dapat membantu menemukan kata-kata yang bagus untuk dituangkan ke dalam puisi? 4.3. . 5.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->