P. 1
Aspek Ergonomika & K3 Pada Proses Produksi Gula PG Jatitujuh

Aspek Ergonomika & K3 Pada Proses Produksi Gula PG Jatitujuh

4.83

|Views: 8,151|Likes:
Published by D2nk ArHd
Laporan Praktek Lapangan
Laporan Praktek Lapangan

More info:

Published by: D2nk ArHd on Feb 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2013

pdf

text

original

Struktur organisasi di dalam PG Jatitujuh menganut sistem spesialisasi yang

dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan pelaksanaan kerja dan

memudahkan dalam pengawasan. Pimpinan tertinggi dalam struktur organisasi

PG Jatitujuh adalah General Manager yang bertanggung jawab langsung kepada

direksi PT PG Rajawali II. Saat ini yang menduduki jabatan General Manager PG

Jatitujuh adalah Ir. Maman Sudiaman. Kedudukan di bawah General Manager

adalah lima kepala bagian yaitu: Kepala Bagian Sumber Daya Manusia dan

Umum yang dijabat oleh Budiyono, SE; Kepala Bagian Tata Usaha dan

Keuangan (TUK) yang dijabat oleh Imam Daiman A, SE; Kepala Bagian

Pabrikasi yang dijabat oleh H. Edi Saedi, SE; Kepala Bagian Instalasi yang dijabat

oleh Suko Sukamto, BE; dan Kepala Bagian Tanaman yang dijabat oleh Ir. M.

Nurdin.

Setiap bagian dalam perusahaan mempunyai tugas masing-masing. Bagian

SDM dan Umum memiliki tanggung jawab tentang pengaturan personil dan

urusan umum perusahaan seperti hubungan eksternal. Untuk masalah keuangan

perusahaan, penggudangan, pengadaan dan pendataan aset usaha merupakan tugas

Bagian TUK. Bagian Instalasi bertugas mengurus pengelolaan sarana pabrik

7

seperti boiler, power house, peralatan giling, dan instrumentasi pabrik. Sementara

proses pengolahan mulai dari pemurnian nira hingga pengkristalan merupakan

tanggung jawab Bagian Pabrikasi. Sementara Bagian Tanaman mempunyai

tanggung jawab mengurus kegiatan budidaya tebu di lahan dan melakukan

penelitian untuk mengembangkan tanaman tebu yang lebih baik.

Kepala Bagian Tanaman sendiri membawahi Kepala Tanaman Divisi Barat,

Kepala Tanaman Divisi Timur, Kepala Mekanisasi, Kepala Riset dan

Pengembangan, Kepala Tebang/Angkut, dan seorang kepala sinder yang bertugas

di lahan tebu kemitraan (SKK TRI/Sinder Kebun Kepala Tebu Rakyat Indonesia).

Sedangkan SKK yang bertugas di lahan tebu perusahaan memiliki jabatan di

bawah kepala tanaman divisi wilayah masing-masing. Adapun setiap SKK

membawahi beberapa SKW (Sinder Kebun Wilayah). SKW memiliki tanggung

jawab secara langsung mengatur kegiatan budidaya tebu di wilayahnya. Setiap

SKW dibantu oleh beberapa mandor. Mandor tersebut bertugas mengatur dan

mengawasi langsung tenaga kerja harian/borongan di setiap petak lahan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->