P. 1
Sumber Daya Laut

Sumber Daya Laut

|Views: 413|Likes:
Published by Tafta Na E'i
Makalah tentang Sumber Daya Laut
Makalah tentang Sumber Daya Laut

More info:

Published by: Tafta Na E'i on Jan 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/23/2015

pdf

text

original

TUGAS KELOMPOK GEOGRAFI "SUMBER DAYA ALAM LAUT

"

Oleh : MIFTAHUL JANNAH SUSANTI AMELIA HAKKI MATUL HUSNA DZAKA WALI KELAS : XI IPS 1

SMA NEGERI 5 KOTA JAMBI TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013

Dan digunakan untuk berbagai kegiatan baik rekreasi. Potensi sumberdaya kelautan ini belum banyak digarap secara optimal. udang. ilmuwan. dan jasa-jasa lingkungan kelautan (environmental services). dan energi. minyak bumi dan gas. dll. namun kita bahkan belum mulai memanfaatkan beberapa sumber daya yang ada di lautan. untuk kekuatan militer. 1. pemanen kerang. sumberdaya tidak dapat pulih (non-renewable resources). mulai dari organisme mikroskopis hingga paus pembunuh. bahan tambang/galian. dan sebagai sumber makanan. dan produk minyak bumi dari berbagai sumber. penelitian. MACAM-MACAM SUMBER DAYA LAUT Secara umum. PENGERTIAN SUMBER DAYA LAUT Sumber daya kelautan adalah sumber daya yang meliputi. dasar ini telah diperluas dan sekarang termasuk minyak bumi. dan ditambang. Sumberdaya tidak dapat pulih meliputi mineral. Sejak revolusi industri. dan habitat laut) mulai dari perairan dalam hingga ke daerah pasang surut di pantai dataran tinggi dan daerah muara yang luas. sumberdaya kelautan terdiri atas sumberdaya dapat pulih (renewable resources). industri. Sejak awal peradaban. dipanen. Sumberdaya dapat pulih terdiri dari berbagai jenis ikan. laut telah digunakan dalam tiga cara utama: untuk transportasi. Berbagai orang memanfaatkan dan berinteraksi dengan lingkungan laut mulai dari pelaut.SUMBER DAYA KELAUTAN Lingkungan laut merupakan salah satu sumber daya alam yang besar di bumi yang mengandung berbagai hal-hal yang besar dimana dapat dimanfaatkan manusia untuk dikumpulkan. berbagai mineral. nelayan komersial. Hal ini meliputi makanan yang bersumber dari laut. mineral. ruang lingkup yang luas yang mencakup kehidupan laut (flora dan fauna. 2. karena selama ini upaya kita lebih banyak terkuras untuk mengelola sumberdaya yang ada di daratan yang hanya sepertiga dari luas negeri ini. dan kegitan lain yang bersifat komersial. termasuk kegiatan budidaya pantai dan budidaya laut (mariculture). . 3. rumput laut. Jumlah rupiah dalam sumber daya yang diambil dari laut adalah ratusan miliar per tahun. Sedangkan yang termasuk jasa-jasa lingkungan kelautan adalah pariwisata dan perhubungan laut.

05 ribu ton). beronang dan ekor kuning berpeluang dikembangkan di sekitar perairan Selat Makasar dan Laut Flores. c. Selat Makasar dan Laut Flores. Laut Seram sampai Teluk Tomini. terdiri ikan pelagis besar (975. (4) Selat Makasar dan Laut Flores.25 ribu ton).6 juta ton per tahun.715 ribu ton per tahun. Apabila potensi perikanan laut ini dikelola secara serius diperkirakan akan memberikan sumbangan devisa sebesar US$ 10 milyar per tahun mulai tahun 2003. Laut Arafura dan Samudera Hindia yang memiliki peluang pengembangan secara lestari sekitar 321. Dengan demikian masih terdapat 41 persen potensi yang tidak termanfaatkan atau sekitar 2.616. dan cumi-cumi (28. Laut Banda.5 persen dari total potensi lestari sumberdaya perikanan laut yang kita miliki.00 ribu ton).50 ribu ton). Peluang pengembangan industri perikanan baik dalam skala kecil (perairan nusantara) maupun skala besar (ZEEI dan samudera) dapat dikelompokkan sebagai berikut: a. kakap. Potensi lestari ikan laut sebesar 6. cakalang. Ikan pelagis besar seperti tuna.35 ribu ton). (6) Laut Seram sampai Teluk Tomini. Ikan karang konsumsi seperti kerapu.99 ribu ton). ikan demersal (1.355 ton per tahun.766 ton per tahun. ikan karang konsumsi (63.140 ton.2 juta ton. dan kembung dapat ditangkap di perairan nusantara antara lain di perairan Laut Cina Selatan. (5) Laut Banda. tenggiri dan cucut dapat ditangkap di perairan nusantara dan samudera terutama di perairan Laut Banda. (3) Laut Jawa.786. Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik. 1998). ikan pelagis kegil (3. Potensi sumberdaya perikanan ini tersebar dalam sembilan wilayah pengelolaan. Laut Seram sampai Teluk Tomini. lemuru. dkk. tembang. udang peneid (74. Laut Arafura dan Samudera Hindia. . Peluang pengembangan perikanan ikan pelagis kecil secara lestari masih sekitar 1. selar. dan Laut Seram sampai Teluk Tomini dengan potensi lestari sekitar 31. tongkol.80 ribu ton). Ikan pelagis kecil seperti ikan layang. lancam. (8) Laut Arafura dan (9) Samudera Hindia (Aziz. sehingga sumberdaya ikan di dalamnya juga beraneka ragam. marlin. lobster (4. atau sekitar 58. Laut Banda.235. Sumberdaya Dapat Pulih Indonesia dianugerahi dengan laut yang begitu luas. (2) Laut Cina Selatan. Sampai pada tahun 1998.1. produksi perikanan laut Indonesia baru mencapai 3. (7) Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik. b. Masing-masing (1) Selat Malaka.

400 ton per tahun. 971. Padahal bila dibandingkan dengan Amerika Serikat yang memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang jauh lebih rendah dibandingkan Indonesia.400 ton per tahun. Kondisi perairan yang teduh dan jernih karena terlindung dari pulau-pulau dan teluk juga memiliki potensi pengembangan budidaya laut untuk berbagai jenis ikan (kerapu. dan sebagainya dari microalgae (fitoplankton). Sumberdaya Tidak Dapat Pulih Sumberdaya alam lainnya yang terkadung dalam laut kita adalah terdapatnya berbagai jenis bahan mineral.000 ha. Potensi sumberdaya hayati (perikanan) laut lainnya yang dapat dikembangkan adalah ekstrasi senyawa-senyawa bioaktif (natural products). terumbu karang. farmasi. mikroorganisme.000 ha dengan target produksi 4 ton per ha per tahun. kawasan pesisir Indonesia memiliki potensi budidaya pantai (tambak) sekitar 830. Dari keseluruhan potensi produk budidaya laut tersebut. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Kekayaan Alam. kerang-kerang dan rumput laut. dan rumput laut (seaweed). pada tahun 1994 sudah meraup devisa dari industri bioteknologi kelautan sebesar 40 milyar dolar (Bank Dunia dan Cida. phycocolloids. sekitar 70 persen atau sekitar 40 cekungan terdapat di laut. Dengan harga ekspor yang berlaku saat ini (US$ 10 per kilogram) maka didapatkan devisa sebesar 20 milyar dolar per tahun. BPPT dari 60 cekungan minyak yang terkandung dalam alam Indonesia.308 ha (Ditjen Perikanan 1998). yaitu masing-masing 3. dan 26. Dengan kondisi pantai yang landai. Jika kita dapat mengusahakan tambak seluas 500. seperti squalence. kosmetik. Sementara itu. Kawasan pesisir dan laut Indonesia yang beriklim tropis. maka dapat diproduksi udang sebesar 2 juta ton per tahun. dan Laut Seram sampai Teluk Tomini. kakap. minyak bumi dan gas.200 ha yang tersebar di seluruh wilayah tanah air dan baru dimanfaatkan untuk budidaya (ikan bandeng dan udang windu) sekitar 356. beronang.1995). omega-3. macroalgae (rumput laut). 2. padang lamun (seagrass). Dari 40 . Kelompok lobster seperti udang karang dan barong berpeluang dikembangkan di perairan Laut Cina Selatan. potensi produksi budidaya ikan dan kerang serta rumput laut adalah 46. dan invertebrata untuk keperluan industri makanan sehat (healthy food). banyak ditumbuhi hutan mangrove.d.700 ha.000 ton per tahun dan 482. dan industri berbasis bioteknologi lainnya. dengan potensi sekitar 2. dan lain-lain). biopolymers.1 juta ha. Laut Banda. sampai saat ini hanya sekitar 35 persen yang sudah direalisasikan.

Sedangkan sisanya sebesar 89.5 milyar barel di antaranya sudah dieksploitasi.7 milyar barel yang diketahui dengan pasti. dan energi yang berasal dari gelombang. Sementara itu. Sumber energi non konvensional dari laut lainnya. Perairan Indonesia merupakan suatu wilayah perairan yang sangat ideal untuk mengembangkan sumber energi OTEC. potensi pengembangan sumber energi pasang surut di Indonesia paling tidak terdapat di dua lokasi. Dari berbagai sumber pengamatan oseanografis. 3. namun baru 16. yaitu Bagan Siapi-Api dan Merauke. teluk serta selat yang cukup dalam di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar bagi pengembangan OTEC. Cadangan minyak yang belum terjamah itu diperkirakan 57. Salah satu pilot plant OTEC akan dikembangkan di pantai utara Pulau Bali.5 milyar barel berupa kekayaan yang belum terjamah. telah berhasil dipetakan bagian perairan Indonesia yang potensial sebagai tempat pengembangan OTEC.2 milyar barel setara minyak. Kajian terhadap sumber energi ini seperti yang dilakukan oleh BPPT bekerjasama dengan Norwegia di Pantai Baron. Hasil dari kegiatan ini merupakan masukan yang penting dan pengalaman yang berguna dalam upaya Indonesia mempersiapkan sumberdaya manusia dalam memanfaatkan energi non konvensional. antara lain energi yang berasal dari perbedaan pasang surut. Jenis energi ini yang berpeluang dikembangkan adalah ocean thermal energy conversion (OTEC). Diperkirakan ke-40 cekungan itu berpotensi menghasilkan 106. Hal ini terlihat dari banyak laut. karena di kedua lokasi ini kisaran pasang surutnya mencapai 6 meter. Jasa-jasa Lingkungan Kelautan . energi kinetik dari gelombang. pasang surut dan arus. Keberadaan potensi ini di masa yang akan datang semakin signifikan manakala energi yang bersumber dari BBM (bahan bakar minyak) semakin menepis. Hal ini dimungkinkan karena salah satu syarat OTEC adalah adanya perbedaan suhu air (permukaan dengan lapisan dalam) minimal 20 ー C dan intensitas gelombang laut sangat kecil dibanding dengan wilayah perairan tropika lainnya. Kedua macam energi tersebut juga memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan di Indonesia.3 milyar barel terkandung di lepas pantai.8 milyar barel terdapat di laut dalam. konversi energi dari perbedaan salinitas. 7. Energi non konvensional adalah sumberdaya kelautan non hayati tetapi dapat diperbaharui juga memiliki potensi untuk dikembangkan di kawasan pesisir dan lautan Indonesia. yang lebih dari separuhnya atau sekitar 32.cekungan itu 10 cekungan telah diteliti secara intensif. Yogyakarta. sedangkan 29 belum terjamah. 11 baru diteliti sebagian.

185.16% terhadap tahun 1997.472 wisman. dan tempat belanja.09 juta atau turun 18. sarana makan minum. Sedangkan perolehan devisa dari wisman yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 1998 diperkirakan mencapai US$4. sebagai negara bahari ternyata pangsa pasar angkutan laut baik antar pulau maupun antar negara masih dikuasai oleh armada niaga berbendera asing. Potensi jasa lingkungan kelautan lainnya yang masih memerlukan sentuhan pendayagunaan secara profesional agar potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal adalah jasa transportasi laut (perhubungan laut).034.Dewasa ini pariwisata berbasis kelautan (wisata bahari) telah menjadi salah satu produk pariwisata yang menarik dunia internasional. Agar keterlibatan masyarakat ini optimal. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 1997 mencapai 5. meningkat sebanyak 150. Pembangunan kepariwisataan bahari pada hakekatnya adalah upaya untuk mengembangkan dan memanfaatkan objek dan daya tarik wisata bahari yang terdapat di seluruh pesisir dan lautan Indonesia. Keterlibatan masyarakat juga perlu dikembangkan dalam bidang sarana transportsi rakyat terutama perahu-perahu tradiosinal.606. Hal ini dilakukan melalui penganekaragaman produk wisata seperti ekowisata bahari dan sarana pariwisata. Pengembangan ekowisata bahari dengan melibatkan masyarakat di sekitar lokasi wisata telah mulai dikembangkan di bidang akomodasi yaitu pondok-pondok wisata beserta kelompok masyarakat yang berada di sekitar hotel besar yang akan menyediakan berbagai produk untuk dimanfaatkan. 1999). Pada tahun 1998 sebanyak 4. Daya tarik wisata ini perlu dukungan sarana pariwisata seperti penginapan. Menurut catatan Dewan Kelautan Nasional. baik melalui penyuluhan maupun pelatihan.99%) terhadap tahun 1996 yaitu sebanyak 5. yang terwujud dalam bentuk kekayaan alam yang indah (pantai). maka seyogyanya dilakukan pembinaan dan peningkatan kualitasnya.332.416 atau mengalami penurunan sebesar 11. Untuk mewujudkan pemasukan devisa dari sektor pariwisata ini diperlukan strategi tepat dan langkah-langkah yang kreatif. Produk wisata antara lain dimaksudkan menjadikan Indonesia sebagai daerah wisata bahari dunia.6% dibanding tahun 1997 yang mencapai US$5. keragaman flora dan fauna seperti terumbu karang dan berbagai jenis ikan hias yang diperkirakan sekitar 263 jenis. khususnya sebagai base/detinasi kapal pesiar (cruise ship) dan sea plane. Betapa tidak. kemampuan daya angkut armada niaga nasional untuk muatan dalam negeri .321..46 juta (Kamaluddin.243.771 (2.

akanlah sangat berbahaya bagi ekosistem pesisir dan lautan .baru mencapai 54. Terdapat 3 ancaman utama terhadap sumber daya laut. dan khrom. Sedimentasi dan pencemaran bisa terjadi karena meningkatnya jumlah penduduk dan adanya kebutuhan akan lahan menyebabkan manusia mulai membuka lahan bahkan di daerah hulu dan hilir sungai. Jika limbah-limbah ini dibuang ke laut dalam jumlah besar. Sedimentasi adalah proses penumpukan zat hara atau proses pelumpuran. Selain lumpur dan zat hara berlebih yang mengandung nitrogen dan fosfor (eutrofikasi). Sumber pencemaran lainnya adalah kegiatan pertambangan. karena kandungannya terakumulasi dalam tubuh hewan yang mengkonsumsi atau memanfaatkan perairan yang tercemar air raksa. padang lamun. sedangkan untuk ekspor baru mencapai 4 persen. banyak juga sampah organik dan anorganik dari kegiatan rumah tangga yang dibuang ke laut dan jumlah sulit dikontrol.5 persen. yaitu: 1. dan terumbu karang akhir-akhir ini mengalami ancaman kerusakan yang sebagian besar akibat ulah manusia. Sedimentasi dan pencemaran. tanah. menyebabkan besarnya tekanan ekologis terhadap ekosistem dan sumber daya pesisir semakin meningkat pula. Penebangan pohon-pohon di sepanjang aliran sungai membuat lumpur dan kotoran tidak dapat tersaring baik. batuan yang mengandung sianida juga mengandung timah. Pembukaan lahan untuk pertanian menyebabkan banyaknya zat hara atau limbah pertanian yang terbawa aliran sungai. Pertumbuhan penduduk yang tinggi dan pesatnya kegiatan pembangunan di pesisir bagi berbagai kebutuhan seperti pemukiman. perikanan. Limbah hasil tambang berupa lumpur. kadmium. sisanya dikuasai oleh armada niaga asing. dan pelabuhan. ANCAMAN TERHADAP SUMBER DAYA LAUT Ekosistem laut yang terdiri dari ekosistem mangrove. Air raksa merupakan sumber pencemaran yang berbahaya. Pencemaran adalah kondisi dimana suatu perairan atau tempat mendapatkan masukan zat yang berbahaya atau tidak dapat ditolerir oleh lingkungan tersebut dalam jumlah yang berlebih. Pertambangan emas yang menggunakan air raksa dalam proses pengikatan bijih emas dapat menyebabkan pencemaran air raksa di perairan. nikel.

Hilangnya jenis-jenis hewan atau tumbuhan dalam rantai makanan bisa menyebabkan adanya gangguan pada ekosistem. Kegiatan reklamasi pantai yang sering dilakukan di wilayah pesisir diperkirakan dapat merubah struktur ekologi komunitas biota laut bahkan dapat menurunkan keanekaragaman hayati perairan. Erosi pantai terjadi karena proses alami dan tidak alami. anemon. Erosi pantai merupakan kondisi dimana suatu habitat telah terdegradasi. angin. produk perdagangan yaitu ikan-ikan hias. Sumber protein hewani dapat diperoleh dari ikan. Masuknya zat kimia yang mengendap di permukaan terumbu karang bisa mengakibatkan pemutihan terumbu karang (Coral Bleaching). dan soft coral. Degradasi terumbu karang terjadi karena kebutuhan manusia untuk mengeksploitasi sumber pangan yaitu ikan-ikan karang. Kegiatan tersebut bisa menyebabkan degradasi habitat karena fungsi hutan mangrove dan terumbu karang sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang dan badai telah rusak. Proses tidak alami terjadi karena kegiatan manusia untuk membuka lahan hutan mangrove. dan penambangan terumbu karang untuk kepentingan kontruksi jalan dan bangunan. rusaknya terumbu karang. sianida). Proses alami terjadi karena adanya arus. mengakibatkan hewan-hewan yang hidup di daerah tersebut berkurang jenisnya dan lama kelamaan punah. hujan. dan sebagai obyek wisata. sumber bahan bangunan. Jadi degradasi habitat adalah proses penurunan kualitas habitat/tempat tinggal mahluk hidup tertentu. Degradasi sumberdaya dan keanekaragaman hayati Degradasi sumberdaya alam seperti penebangan hutan mangrove. potas. gelombang. . yaitu dengan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan (bom. Degradasi Habitat Degradasi adalah proses penurunan kualitas. 3. Kebutuhan ini mendorong manusia untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat.2. Erosi pantai dapat dilihat dari penurunan garis pantai.

II. Pengembalian material dari pantai. . agar mereka berevolusi secara alamiah. Hal ini dibutuhkan agar tidak terjadi pengurasan sumber-sumber alam laut. Barangkali pula perlu membuat peraturan bersama dengan masyarakat nelayan dan pesisir atau kepulauan untuk suaka alam laut agar semua yang dilindungi dalam wilayah cagar alam mendapatkan perlindungan dari wilayah suaka alam. hu-tan bakau. Upaya melestarikan lingkungan laut Indonesia – Bagaimana mengatasinya? Masih adakah solusi terbaik? Untuk sejahtera. pemeliharaan dan perlindungan. Seperti aturan pengambilan pasir. Suaka Alam laut. saat ini adalah saat tepat untuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan upaya pelestarian dan perlindungan lingungan alam laut sekaligus untuk mempersiapkan dua events tersebut: I. Untuk itu. Suatu aturan hukum yang bisa memberdayakan masyarakat yang membutuhkan material-material tersebut untuk pemenuhan kebutuhan kesejahteraan mereka sekaligus ada upaya pelestarian. agar daerah-daerah perbatasan dengan negara tetangga semakin jelas status yuridisnya dan dengan demikian terhindar dari masalah yang bisa muncul dari relasi dengan negara tertangga. apa lagi di wilayah yang tidak jelas aturan hukumnya. yang terdapat di laut maupun di dasar laut serta di pantai laut. agar tidak ter-jadi pengrusakan. karang. Sumber daya alam di laut kini semakin menjadi rebutan antar bangsa dan negara. tapi juga prilaku buruk kita yang destruktif yang telah menjadi bagian dari peradaban kita di masa sekarang ini. IV. kerikil. kima.UPAYA UNTUK MELESTARIKAN SUMBER DAYA ALAM LAUT persoalan pencemaran lingkungan bukan hanya merupakan bagian pandangan hidup. yang menjaga ekosistem di wilayah pantai atau pulau tertentu. Daerah kita sementara mempersiapkan diri untuk WOC dan Manado menjadi daerah tujuan wisata. Bukan hanya soal larangan tapi pemanfaatannya dan pelestariannya yang mem-butuhkan aturan dan kerjasa-ma serta kesadaran partisipatif masyarakat. Barangkali perlu kita membuat peraturan bersama de-ngan masyarakat nelayan dan pesisir menyangkut cagar alam laut guna melindungi laut dan segala isinya. Zona Ekonomi Eksklusif. Cagar alam laut. haruskah kita merusak alam? Kita berpen-dapat bahwa saat ini adalah kesempatan untuk mengangkat kesadaran tentang pentingnya lingkungan alam laut. III. abrasii dll. Karena itu barangkali perlu dipertegas atau diproklamasikan secara mondial zona ekonomi eksklusif kita.

Tapi persoalan lingkungan adalah persoalan yang terkait erat dengan pandangan hidup. Sebagaimana seorang anak harus sayang. Di mana memperlihatkan kekayaan ikan di perairan laut kita. Kita juga diciptakan bebas. termasuk semua tanaman atau tumbuhan yang menjadi makanan pokok daerah ini. Bahkan sebagai ibu yang menghidupi kita. atau bumi di perut kita. tumpahan minyak. bukan hanya sekadar soal pencemaran. Untuk itu kita harus memilih: ‘hidup kita di perut bumi. Mencegah pengolahan lahan tidur secara serampangan karena revitalisasi pertanian. ketahanan pangan. mengatasi erosi. sampah dan upaya penanggulangannya secara teknis praktis. hormat. Kita mestinya memandang lingkungan alam atau bumi ini adalah sahabat kita. terdapat pada pandangan kita terhadap alam.V. Keduanya bisa menjadi tempat tujuan wisata pada saat WOC dan Manado Kota Pariwisata Dunia. yang makin menyebabkan erosi upaya menciptakan reboisasi.’ . Untuk melindungi lingkungan alam laut dibutuhkan upaya-upaya untuk mengatasi sedimentasi. prilaku dan tindakan kita terhadap alam juga benar dan baik. sehingga tercipta daerah tahan longsor dan banjir. Kita berpendapat bahwa akar persoalan pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup alam laut. Barangkali kita perlu meluruskan pandangan kita. sayang kepada alam atau bumi yang disebut ibu pertiwi itu. sahabat kita. akrab. sampah. yaitu kita tidak boleh ‘makan semuanya sampai habis’. Semuanya kita boleh ‘makan’. Demikian kita perlu kembali kepada solusi alam yang adalah ciptaan Tuhan. kita semestinya harus hormat. bahkan ibu pertiwi kita. VI. serta eksplorasi dan eksploitasi daerah pesisir pantasi . sikap dan prilaku manusia dalam hubungannya dengan alam. Untuk itu perlu diimbau agar masyarakat semakin giatkan reboisasi atau reforestrasi di darat. Tuhan menciptakannya untuk kita. termasuk ikan-ikan pur-ba yang langka serta Hutan Wisata. yang terdiri dari berbagai jenis pohon di daeerah tropis ini. Persoalan Di Laut ternyata bersumber juga di darat. Akhirnya. maka sikap. bila kita kaji lebih jauh. reforestrasi atau penghijauan. Bila pandangan kita benar dan baik. semuanya dimaksud untuk menciptakan ketahanan air. kecuali yang satu ini. maka benarlah bahwa persoalan lingkungan hidup. Adanya Aquarium Samudra. akrab dengan ibunya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->