TUGAS KELOMPOK GEOGRAFI "SUMBER DAYA ALAM LAUT

"

Oleh : MIFTAHUL JANNAH SUSANTI AMELIA HAKKI MATUL HUSNA DZAKA WALI KELAS : XI IPS 1

SMA NEGERI 5 KOTA JAMBI TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013

Dan digunakan untuk berbagai kegiatan baik rekreasi. Hal ini meliputi makanan yang bersumber dari laut. dan sebagai sumber makanan. sumberdaya tidak dapat pulih (non-renewable resources). Jumlah rupiah dalam sumber daya yang diambil dari laut adalah ratusan miliar per tahun. MACAM-MACAM SUMBER DAYA LAUT Secara umum. namun kita bahkan belum mulai memanfaatkan beberapa sumber daya yang ada di lautan. udang. penelitian. karena selama ini upaya kita lebih banyak terkuras untuk mengelola sumberdaya yang ada di daratan yang hanya sepertiga dari luas negeri ini. bahan tambang/galian. industri. Sumberdaya dapat pulih terdiri dari berbagai jenis ikan. 1. Berbagai orang memanfaatkan dan berinteraksi dengan lingkungan laut mulai dari pelaut. . 2. mulai dari organisme mikroskopis hingga paus pembunuh. dipanen. Sumberdaya tidak dapat pulih meliputi mineral. pemanen kerang. dan kegitan lain yang bersifat komersial. dll. Potensi sumberdaya kelautan ini belum banyak digarap secara optimal. Sejak revolusi industri. dan habitat laut) mulai dari perairan dalam hingga ke daerah pasang surut di pantai dataran tinggi dan daerah muara yang luas. PENGERTIAN SUMBER DAYA LAUT Sumber daya kelautan adalah sumber daya yang meliputi. dan jasa-jasa lingkungan kelautan (environmental services). Sedangkan yang termasuk jasa-jasa lingkungan kelautan adalah pariwisata dan perhubungan laut. ruang lingkup yang luas yang mencakup kehidupan laut (flora dan fauna. berbagai mineral. Sejak awal peradaban. sumberdaya kelautan terdiri atas sumberdaya dapat pulih (renewable resources). rumput laut. dan produk minyak bumi dari berbagai sumber. minyak bumi dan gas. dasar ini telah diperluas dan sekarang termasuk minyak bumi. mineral. nelayan komersial. ilmuwan. dan ditambang. 3. dan energi. untuk kekuatan militer. termasuk kegiatan budidaya pantai dan budidaya laut (mariculture). laut telah digunakan dalam tiga cara utama: untuk transportasi.SUMBER DAYA KELAUTAN Lingkungan laut merupakan salah satu sumber daya alam yang besar di bumi yang mengandung berbagai hal-hal yang besar dimana dapat dimanfaatkan manusia untuk dikumpulkan.

lobster (4. produksi perikanan laut Indonesia baru mencapai 3.140 ton. tembang.1. dan Laut Seram sampai Teluk Tomini dengan potensi lestari sekitar 31. Laut Seram sampai Teluk Tomini. (4) Selat Makasar dan Laut Flores.05 ribu ton). udang peneid (74. Ikan karang konsumsi seperti kerapu. dan cumi-cumi (28.616. Ikan pelagis kecil seperti ikan layang.786. Ikan pelagis besar seperti tuna. Masing-masing (1) Selat Malaka.80 ribu ton). c. cakalang. Laut Banda. sehingga sumberdaya ikan di dalamnya juga beraneka ragam. lemuru. kakap.235.35 ribu ton). tongkol. 1998). (5) Laut Banda.715 ribu ton per tahun. ikan karang konsumsi (63. Apabila potensi perikanan laut ini dikelola secara serius diperkirakan akan memberikan sumbangan devisa sebesar US$ 10 milyar per tahun mulai tahun 2003.5 persen dari total potensi lestari sumberdaya perikanan laut yang kita miliki. Sampai pada tahun 1998. terdiri ikan pelagis besar (975.25 ribu ton). Laut Arafura dan Samudera Hindia. b. .00 ribu ton). atau sekitar 58. Laut Seram sampai Teluk Tomini. ikan demersal (1.50 ribu ton). Laut Arafura dan Samudera Hindia yang memiliki peluang pengembangan secara lestari sekitar 321.766 ton per tahun. ikan pelagis kegil (3. beronang dan ekor kuning berpeluang dikembangkan di sekitar perairan Selat Makasar dan Laut Flores. (8) Laut Arafura dan (9) Samudera Hindia (Aziz. Sumberdaya Dapat Pulih Indonesia dianugerahi dengan laut yang begitu luas.355 ton per tahun.99 ribu ton). dkk. (6) Laut Seram sampai Teluk Tomini. tenggiri dan cucut dapat ditangkap di perairan nusantara dan samudera terutama di perairan Laut Banda. Potensi lestari ikan laut sebesar 6. lancam. marlin. (3) Laut Jawa. (2) Laut Cina Selatan. Peluang pengembangan perikanan ikan pelagis kecil secara lestari masih sekitar 1. selar. Potensi sumberdaya perikanan ini tersebar dalam sembilan wilayah pengelolaan.6 juta ton per tahun. Selat Makasar dan Laut Flores. Peluang pengembangan industri perikanan baik dalam skala kecil (perairan nusantara) maupun skala besar (ZEEI dan samudera) dapat dikelompokkan sebagai berikut: a. Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik. dan kembung dapat ditangkap di perairan nusantara antara lain di perairan Laut Cina Selatan.2 juta ton. Dengan demikian masih terdapat 41 persen potensi yang tidak termanfaatkan atau sekitar 2. Laut Banda. (7) Laut Sulawesi dan Samudera Pasifik.

beronang. minyak bumi dan gas.400 ton per tahun. dan rumput laut (seaweed). Menurut Deputi Bidang Pengembangan Kekayaan Alam.1995).1 juta ha. Padahal bila dibandingkan dengan Amerika Serikat yang memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang jauh lebih rendah dibandingkan Indonesia. 2. pada tahun 1994 sudah meraup devisa dari industri bioteknologi kelautan sebesar 40 milyar dolar (Bank Dunia dan Cida. omega-3. dengan potensi sekitar 2. dan invertebrata untuk keperluan industri makanan sehat (healthy food). dan lain-lain). phycocolloids. kakap.000 ton per tahun dan 482. 971.700 ha. kawasan pesisir Indonesia memiliki potensi budidaya pantai (tambak) sekitar 830.d. Kondisi perairan yang teduh dan jernih karena terlindung dari pulau-pulau dan teluk juga memiliki potensi pengembangan budidaya laut untuk berbagai jenis ikan (kerapu. padang lamun (seagrass). macroalgae (rumput laut). Dengan harga ekspor yang berlaku saat ini (US$ 10 per kilogram) maka didapatkan devisa sebesar 20 milyar dolar per tahun. kerang-kerang dan rumput laut. yaitu masing-masing 3. Potensi sumberdaya hayati (perikanan) laut lainnya yang dapat dikembangkan adalah ekstrasi senyawa-senyawa bioaktif (natural products). Dari 40 . dan Laut Seram sampai Teluk Tomini.000 ha. dan 26. Jika kita dapat mengusahakan tambak seluas 500. Kelompok lobster seperti udang karang dan barong berpeluang dikembangkan di perairan Laut Cina Selatan. maka dapat diproduksi udang sebesar 2 juta ton per tahun. Kawasan pesisir dan laut Indonesia yang beriklim tropis. mikroorganisme. farmasi. seperti squalence. kosmetik. sampai saat ini hanya sekitar 35 persen yang sudah direalisasikan. Dari keseluruhan potensi produk budidaya laut tersebut.400 ton per tahun. terumbu karang. potensi produksi budidaya ikan dan kerang serta rumput laut adalah 46. Laut Banda. Sementara itu. Sumberdaya Tidak Dapat Pulih Sumberdaya alam lainnya yang terkadung dalam laut kita adalah terdapatnya berbagai jenis bahan mineral. sekitar 70 persen atau sekitar 40 cekungan terdapat di laut.000 ha dengan target produksi 4 ton per ha per tahun. dan industri berbasis bioteknologi lainnya. Dengan kondisi pantai yang landai. dan sebagainya dari microalgae (fitoplankton).308 ha (Ditjen Perikanan 1998). BPPT dari 60 cekungan minyak yang terkandung dalam alam Indonesia. biopolymers.200 ha yang tersebar di seluruh wilayah tanah air dan baru dimanfaatkan untuk budidaya (ikan bandeng dan udang windu) sekitar 356. banyak ditumbuhi hutan mangrove.

Hal ini dimungkinkan karena salah satu syarat OTEC adalah adanya perbedaan suhu air (permukaan dengan lapisan dalam) minimal 20 ー C dan intensitas gelombang laut sangat kecil dibanding dengan wilayah perairan tropika lainnya. Perairan Indonesia merupakan suatu wilayah perairan yang sangat ideal untuk mengembangkan sumber energi OTEC. namun baru 16.2 milyar barel setara minyak. yang lebih dari separuhnya atau sekitar 32. konversi energi dari perbedaan salinitas.5 milyar barel berupa kekayaan yang belum terjamah. pasang surut dan arus.cekungan itu 10 cekungan telah diteliti secara intensif. yaitu Bagan Siapi-Api dan Merauke. telah berhasil dipetakan bagian perairan Indonesia yang potensial sebagai tempat pengembangan OTEC. Salah satu pilot plant OTEC akan dikembangkan di pantai utara Pulau Bali. 11 baru diteliti sebagian. Cadangan minyak yang belum terjamah itu diperkirakan 57.3 milyar barel terkandung di lepas pantai. teluk serta selat yang cukup dalam di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar bagi pengembangan OTEC. 3. Yogyakarta. potensi pengembangan sumber energi pasang surut di Indonesia paling tidak terdapat di dua lokasi. Diperkirakan ke-40 cekungan itu berpotensi menghasilkan 106. Sementara itu. antara lain energi yang berasal dari perbedaan pasang surut. sedangkan 29 belum terjamah. Hal ini terlihat dari banyak laut. Jasa-jasa Lingkungan Kelautan . energi kinetik dari gelombang. Sedangkan sisanya sebesar 89. dan energi yang berasal dari gelombang.8 milyar barel terdapat di laut dalam. Energi non konvensional adalah sumberdaya kelautan non hayati tetapi dapat diperbaharui juga memiliki potensi untuk dikembangkan di kawasan pesisir dan lautan Indonesia. karena di kedua lokasi ini kisaran pasang surutnya mencapai 6 meter. 7. Jenis energi ini yang berpeluang dikembangkan adalah ocean thermal energy conversion (OTEC). Kajian terhadap sumber energi ini seperti yang dilakukan oleh BPPT bekerjasama dengan Norwegia di Pantai Baron.5 milyar barel di antaranya sudah dieksploitasi. Dari berbagai sumber pengamatan oseanografis. Sumber energi non konvensional dari laut lainnya.7 milyar barel yang diketahui dengan pasti. Kedua macam energi tersebut juga memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan di Indonesia. Keberadaan potensi ini di masa yang akan datang semakin signifikan manakala energi yang bersumber dari BBM (bahan bakar minyak) semakin menepis. Hasil dari kegiatan ini merupakan masukan yang penting dan pengalaman yang berguna dalam upaya Indonesia mempersiapkan sumberdaya manusia dalam memanfaatkan energi non konvensional.

yang terwujud dalam bentuk kekayaan alam yang indah (pantai). Daya tarik wisata ini perlu dukungan sarana pariwisata seperti penginapan.09 juta atau turun 18. sarana makan minum. Keterlibatan masyarakat juga perlu dikembangkan dalam bidang sarana transportsi rakyat terutama perahu-perahu tradiosinal.6% dibanding tahun 1997 yang mencapai US$5. Betapa tidak. keragaman flora dan fauna seperti terumbu karang dan berbagai jenis ikan hias yang diperkirakan sekitar 263 jenis.606.771 (2.16% terhadap tahun 1997. baik melalui penyuluhan maupun pelatihan.99%) terhadap tahun 1996 yaitu sebanyak 5. 1999).321. sebagai negara bahari ternyata pangsa pasar angkutan laut baik antar pulau maupun antar negara masih dikuasai oleh armada niaga berbendera asing.034. dan tempat belanja.332. meningkat sebanyak 150. kemampuan daya angkut armada niaga nasional untuk muatan dalam negeri .243. maka seyogyanya dilakukan pembinaan dan peningkatan kualitasnya. Sedangkan perolehan devisa dari wisman yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 1998 diperkirakan mencapai US$4. Untuk mewujudkan pemasukan devisa dari sektor pariwisata ini diperlukan strategi tepat dan langkah-langkah yang kreatif. Pengembangan ekowisata bahari dengan melibatkan masyarakat di sekitar lokasi wisata telah mulai dikembangkan di bidang akomodasi yaitu pondok-pondok wisata beserta kelompok masyarakat yang berada di sekitar hotel besar yang akan menyediakan berbagai produk untuk dimanfaatkan. Produk wisata antara lain dimaksudkan menjadikan Indonesia sebagai daerah wisata bahari dunia. Hal ini dilakukan melalui penganekaragaman produk wisata seperti ekowisata bahari dan sarana pariwisata. Agar keterlibatan masyarakat ini optimal.46 juta (Kamaluddin.Dewasa ini pariwisata berbasis kelautan (wisata bahari) telah menjadi salah satu produk pariwisata yang menarik dunia internasional. Pada tahun 1998 sebanyak 4. Potensi jasa lingkungan kelautan lainnya yang masih memerlukan sentuhan pendayagunaan secara profesional agar potensi ini dapat dimanfaatkan secara optimal adalah jasa transportasi laut (perhubungan laut).185. Menurut catatan Dewan Kelautan Nasional.416 atau mengalami penurunan sebesar 11.472 wisman.. khususnya sebagai base/detinasi kapal pesiar (cruise ship) dan sea plane. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 1997 mencapai 5. Pembangunan kepariwisataan bahari pada hakekatnya adalah upaya untuk mengembangkan dan memanfaatkan objek dan daya tarik wisata bahari yang terdapat di seluruh pesisir dan lautan Indonesia.

Limbah hasil tambang berupa lumpur. Selain lumpur dan zat hara berlebih yang mengandung nitrogen dan fosfor (eutrofikasi). kadmium.5 persen. dan khrom. banyak juga sampah organik dan anorganik dari kegiatan rumah tangga yang dibuang ke laut dan jumlah sulit dikontrol. dan pelabuhan. perikanan. Sedimentasi dan pencemaran. yaitu: 1. Penebangan pohon-pohon di sepanjang aliran sungai membuat lumpur dan kotoran tidak dapat tersaring baik. ANCAMAN TERHADAP SUMBER DAYA LAUT Ekosistem laut yang terdiri dari ekosistem mangrove. Sedimentasi dan pencemaran bisa terjadi karena meningkatnya jumlah penduduk dan adanya kebutuhan akan lahan menyebabkan manusia mulai membuka lahan bahkan di daerah hulu dan hilir sungai. batuan yang mengandung sianida juga mengandung timah. padang lamun. karena kandungannya terakumulasi dalam tubuh hewan yang mengkonsumsi atau memanfaatkan perairan yang tercemar air raksa. Pertambangan emas yang menggunakan air raksa dalam proses pengikatan bijih emas dapat menyebabkan pencemaran air raksa di perairan. menyebabkan besarnya tekanan ekologis terhadap ekosistem dan sumber daya pesisir semakin meningkat pula. Air raksa merupakan sumber pencemaran yang berbahaya. tanah. Jika limbah-limbah ini dibuang ke laut dalam jumlah besar. nikel. Pertumbuhan penduduk yang tinggi dan pesatnya kegiatan pembangunan di pesisir bagi berbagai kebutuhan seperti pemukiman. Sumber pencemaran lainnya adalah kegiatan pertambangan.baru mencapai 54. Pencemaran adalah kondisi dimana suatu perairan atau tempat mendapatkan masukan zat yang berbahaya atau tidak dapat ditolerir oleh lingkungan tersebut dalam jumlah yang berlebih. akanlah sangat berbahaya bagi ekosistem pesisir dan lautan . Terdapat 3 ancaman utama terhadap sumber daya laut. sedangkan untuk ekspor baru mencapai 4 persen. dan terumbu karang akhir-akhir ini mengalami ancaman kerusakan yang sebagian besar akibat ulah manusia. Pembukaan lahan untuk pertanian menyebabkan banyaknya zat hara atau limbah pertanian yang terbawa aliran sungai. Sedimentasi adalah proses penumpukan zat hara atau proses pelumpuran. sisanya dikuasai oleh armada niaga asing.

hujan. Erosi pantai terjadi karena proses alami dan tidak alami. dan sebagai obyek wisata. angin. Jadi degradasi habitat adalah proses penurunan kualitas habitat/tempat tinggal mahluk hidup tertentu. Degradasi Habitat Degradasi adalah proses penurunan kualitas. dan soft coral. Hilangnya jenis-jenis hewan atau tumbuhan dalam rantai makanan bisa menyebabkan adanya gangguan pada ekosistem. Erosi pantai dapat dilihat dari penurunan garis pantai. Sumber protein hewani dapat diperoleh dari ikan. Proses tidak alami terjadi karena kegiatan manusia untuk membuka lahan hutan mangrove. anemon. potas. Kebutuhan ini mendorong manusia untuk mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat. gelombang. Degradasi terumbu karang terjadi karena kebutuhan manusia untuk mengeksploitasi sumber pangan yaitu ikan-ikan karang. . yaitu dengan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan (bom. Kegiatan reklamasi pantai yang sering dilakukan di wilayah pesisir diperkirakan dapat merubah struktur ekologi komunitas biota laut bahkan dapat menurunkan keanekaragaman hayati perairan. Erosi pantai merupakan kondisi dimana suatu habitat telah terdegradasi. rusaknya terumbu karang.2. produk perdagangan yaitu ikan-ikan hias. Proses alami terjadi karena adanya arus. Masuknya zat kimia yang mengendap di permukaan terumbu karang bisa mengakibatkan pemutihan terumbu karang (Coral Bleaching). 3. Kegiatan tersebut bisa menyebabkan degradasi habitat karena fungsi hutan mangrove dan terumbu karang sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang dan badai telah rusak. dan penambangan terumbu karang untuk kepentingan kontruksi jalan dan bangunan. Degradasi sumberdaya dan keanekaragaman hayati Degradasi sumberdaya alam seperti penebangan hutan mangrove. mengakibatkan hewan-hewan yang hidup di daerah tersebut berkurang jenisnya dan lama kelamaan punah. sianida). sumber bahan bangunan.

III. apa lagi di wilayah yang tidak jelas aturan hukumnya. kima. Zona Ekonomi Eksklusif. abrasii dll. tapi juga prilaku buruk kita yang destruktif yang telah menjadi bagian dari peradaban kita di masa sekarang ini. yang menjaga ekosistem di wilayah pantai atau pulau tertentu. Barangkali perlu kita membuat peraturan bersama de-ngan masyarakat nelayan dan pesisir menyangkut cagar alam laut guna melindungi laut dan segala isinya. Karena itu barangkali perlu dipertegas atau diproklamasikan secara mondial zona ekonomi eksklusif kita. Pengembalian material dari pantai. Seperti aturan pengambilan pasir. agar mereka berevolusi secara alamiah. saat ini adalah saat tepat untuk memikirkan kemungkinan-kemungkinan upaya pelestarian dan perlindungan lingungan alam laut sekaligus untuk mempersiapkan dua events tersebut: I. Hal ini dibutuhkan agar tidak terjadi pengurasan sumber-sumber alam laut. karang. Upaya melestarikan lingkungan laut Indonesia – Bagaimana mengatasinya? Masih adakah solusi terbaik? Untuk sejahtera. Untuk itu. pemeliharaan dan perlindungan. Daerah kita sementara mempersiapkan diri untuk WOC dan Manado menjadi daerah tujuan wisata. Sumber daya alam di laut kini semakin menjadi rebutan antar bangsa dan negara. Suaka Alam laut. yang terdapat di laut maupun di dasar laut serta di pantai laut. hu-tan bakau. Bukan hanya soal larangan tapi pemanfaatannya dan pelestariannya yang mem-butuhkan aturan dan kerjasa-ma serta kesadaran partisipatif masyarakat. haruskah kita merusak alam? Kita berpen-dapat bahwa saat ini adalah kesempatan untuk mengangkat kesadaran tentang pentingnya lingkungan alam laut. Suatu aturan hukum yang bisa memberdayakan masyarakat yang membutuhkan material-material tersebut untuk pemenuhan kebutuhan kesejahteraan mereka sekaligus ada upaya pelestarian. Barangkali pula perlu membuat peraturan bersama dengan masyarakat nelayan dan pesisir atau kepulauan untuk suaka alam laut agar semua yang dilindungi dalam wilayah cagar alam mendapatkan perlindungan dari wilayah suaka alam. kerikil. Cagar alam laut. II. IV. . agar daerah-daerah perbatasan dengan negara tetangga semakin jelas status yuridisnya dan dengan demikian terhindar dari masalah yang bisa muncul dari relasi dengan negara tertangga. agar tidak ter-jadi pengrusakan.UPAYA UNTUK MELESTARIKAN SUMBER DAYA ALAM LAUT persoalan pencemaran lingkungan bukan hanya merupakan bagian pandangan hidup.

bahkan ibu pertiwi kita. Di mana memperlihatkan kekayaan ikan di perairan laut kita. Adanya Aquarium Samudra. mengatasi erosi. serta eksplorasi dan eksploitasi daerah pesisir pantasi . maka benarlah bahwa persoalan lingkungan hidup. ketahanan pangan. sahabat kita. Tapi persoalan lingkungan adalah persoalan yang terkait erat dengan pandangan hidup. bukan hanya sekadar soal pencemaran. Untuk itu perlu diimbau agar masyarakat semakin giatkan reboisasi atau reforestrasi di darat. yang makin menyebabkan erosi upaya menciptakan reboisasi. Barangkali kita perlu meluruskan pandangan kita. Bahkan sebagai ibu yang menghidupi kita. Semuanya kita boleh ‘makan’. maka sikap. terdapat pada pandangan kita terhadap alam. Akhirnya. Bila pandangan kita benar dan baik. sayang kepada alam atau bumi yang disebut ibu pertiwi itu. Demikian kita perlu kembali kepada solusi alam yang adalah ciptaan Tuhan.V. kita semestinya harus hormat.’ . hormat. semuanya dimaksud untuk menciptakan ketahanan air. sampah dan upaya penanggulangannya secara teknis praktis. Untuk melindungi lingkungan alam laut dibutuhkan upaya-upaya untuk mengatasi sedimentasi. Keduanya bisa menjadi tempat tujuan wisata pada saat WOC dan Manado Kota Pariwisata Dunia. Untuk itu kita harus memilih: ‘hidup kita di perut bumi. sampah. prilaku dan tindakan kita terhadap alam juga benar dan baik. tumpahan minyak. termasuk semua tanaman atau tumbuhan yang menjadi makanan pokok daerah ini. reforestrasi atau penghijauan. termasuk ikan-ikan pur-ba yang langka serta Hutan Wisata. Kita mestinya memandang lingkungan alam atau bumi ini adalah sahabat kita. Kita juga diciptakan bebas. akrab. kecuali yang satu ini. Mencegah pengolahan lahan tidur secara serampangan karena revitalisasi pertanian. Kita berpendapat bahwa akar persoalan pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup alam laut. sehingga tercipta daerah tahan longsor dan banjir. VI. akrab dengan ibunya. Sebagaimana seorang anak harus sayang. yaitu kita tidak boleh ‘makan semuanya sampai habis’. Persoalan Di Laut ternyata bersumber juga di darat. sikap dan prilaku manusia dalam hubungannya dengan alam. atau bumi di perut kita. yang terdiri dari berbagai jenis pohon di daeerah tropis ini. Tuhan menciptakannya untuk kita. bila kita kaji lebih jauh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful