P. 1
contoh makalah java

contoh makalah java

|Views: 504|Likes:
Published by Nana Lestari
java
java

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Nana Lestari on Jan 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2014

pdf

text

original

Puji syukur senantiasa Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang dengan Kuasa-Nya telah melimpahkan rahmat

dan hidayah-Nya kepada setiap hamba yang Dia kehendaki. Setelah dengan kesungguhan hati, maka selesailah penulisan makalah ini dengan judul “KONSEP DASAR PEMROGRAMAN JAVA BERORIENTASI PADA OBYEK” ”, yang diajukan sebagai salah satu tugas dari mata kuliah Pemrograman terstuktur. Penulis menyadari sedikit keberhasilan ini tidak akan terwujud tanpa keterlibatan semua pihak atau orang-orang terdekat sehingga selesailah penulisan makalah ini. Untuk itu, Penulis berkesempatan ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada : Ibu Elly Muiningsih, S.Kom, selaku dosen mata kuliah pemrograman terstruktur atas bimbingan dan petunjuk dalam pembuatan makalah ini. Bapak/Ibu yang telah memberikan segala dukungannya. Kepada semua pihak yang tidak dapat Penulis sebutkan, terima kasih atas bantuan dan dukungannya dalam penulisan makalah ini. Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, maka dengan segala kerendahan hati, Penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun bagi perbaikan penulisan makalah ini. Yogyakarta, 8 November 2009 Penulis ABSTRAK Dewasa ini komputer banyak membantu dan menunjang kehidupan manusia. Komputer dapat dijadikan saran belajar dengan konsep e-learning yang melatih kita untuk belajar mandiri. Dalam penulisan ini, penulis membahas tentang pemrograman Java. Bahasa pemrograman Java dinilai baik dalam pemrograman. Java merupakan bahasa yang powerfull yang bisa digunakan dalam hampir semua bentuk pengembangan software. Anda dapat menggunakan Java untuk membuat game, aplikasi desktop, aplikasi web, aplikasi enterprise, aplikasi jaringan dan lain-lain. Yang menarik adalah bahwa Java bisa digunakan untuk membuat program yang dapat berjalan di atas HP, PDA, dan peralatan yang dilengkapi dengan Java Virtual Machine (JVM). Tidak hanya powerfull pengembangan software dengan Java juga lebih mudah dan Java sangat membantu terutama jika anda mengembangkan sofware berskala besar, multiplafform, dan mulitiinteerface. Ini dikarenakan Java memiliki standar yang komperhensif, integral dan jauh lebih terorganisasi dibanding bahasa pemrograman lain. Dan yang tidak kalah penting berkaitan dengan kelebihan Java adalah dukungan yang tinggi dari pengembang-pengembang di seluruh dunia. Hal ini menberikan keuntungan bagi pengembang Java yang lain untuk memanfaatkan aplikasi/pustaka (library)

Java yang telah mereka kembangkan. Dukungan yang tinggi ini tak lain disebabkan karena bahasa Java cukup lama berkembang. Java sebagai salah satu bahasa pemrograman baru menjanjikan banyak kemudahan bagi programer junior maupun senior. Tutorial ini akan membawa Anda mengenal lebih jauh bahasa ini melalui pembahasan konsep model perancangan dan petunjuk sederhana penggunaannya. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Perangkat lunak adalah satu bagian yang tak terpisahkan dari system computer saat ini. Perkembangan teknologi saat ini dapat dipastikan mengikutsertakan perkembangan perangkat lunak. Perkembangan pembangunan perangkat lunak mengalami kemajuan yang signifikan sejak 6 dekade terakhir : dimulai dari sekedar memberi instruksi biner ke system computer sederhana, pembuatan bahasa pemrograman tingkat rendah, tingkat menengah sampai tingkat tinggi. Selain itu, karena semakin kompleknya kebutuhan akan computer sebagai alat Bantu komputasi, perkembangan perngkat lunak juga telah melahirkan konsep-konsep pemrograman, mulai dari konsep pemrograman sederhana (hanya menuliskan baris-baris program dari yang berjalan dari awal sampai akhir program), pembuatan prosedur-prosedur, sampai pada pemrograman berorientasi obyek. Pemrograman berorientasi obyek merupakan konsep pemrograman yang relatif baru, di mana pemrograman diarahkan ke paradigma pembentukan obyek-obyek yang saling berinteraksi. Selain konsepnya lebih mudah dicerna oleh pemrograman, baik yang awam sekalipun, konsep pemrograman berorientasi obyek mempermudah maintenance software sehingga software menjadi lebih fleksibel apabila akan direvisi atau dikembangakan. 1.2 Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah pemrograman terstruktur. Menjelaskan fitur-fitur teknologi dari Java Virtual Machine (JVM), garbage collection, dan code security. c. Menjelaskan perbedaan fase pada pemrograman Java. Mengidentifikasi bagian dasar dari program Java. 1.3 Rumusan Masalah a Apa yang dimaksud dengan pemrograman?

b. Apa Yang dimaksud Dengan Teknologi Java? c. Mengapa mempelajari Pemrograman Java?

d. Fitur apa saja yang terdapat pada pemrograman Java? BAB II PEMBAHASAN 2.1 Latar Belakang Java lahir pada tahun 1991 karena ketidakpuasan seorang insiyur di SUN Micro System bernama James Gosling. Ia tidak puas dengan compiler C++ (yang ia gunakan untuk membuat software yang di-embet pada peralatan elektronik) karena dinilai terlalu banyak menghasilkan bug, berbiaya besar dan sangat tergantung terhadap platform. gosling merasa perlu membuat compiler baru sebagai solusi terhadap sejumlah kelemahan pada C++ tersebut. Compiler baru tersebut diberi nama dengan Oak. Compiler ini mirip dengan C++ tetapi dengan sejumlah pengurangan fitur yang dianggap kurang menguntungkan dalam pengembangan, seperti multipelinheritance, konversi tipe secara otomatis, penggunaan pointer dan managemen memori. Pada tahun 1994, Oak diubah namanya menjadi Java. Pada era ini, Java divisikan sebagai bahasa yang memiliki dukungan baik terhadap web. 2.2 Pemrograman 2.2.1 Pengertian Pemrograman merupakan proses “penanaman” instruksi ke dalam komputer sedemikian rupa sehingga dalam operasinya, computer tersebut akan mengacu kepada instruksi yang telah diberikan. Proses pemrograman akan menghasilkan suatu produk yang disebut “program”. Program yang berbeda akan menyebabkan computer memberikan hasil yang berbeda untuk suatu input yang sama. Contohnya, anggap saja kita mempunyai 2 buah program java sebagai berikut : Penjuamlahan class, yaitu suatu program yang akan menjumlahkan 2 buah input yang diberikan kepadanya, dan mencetaknya kelayar monitor. Perkalian class, yaitu suatu program yang akan mengalikan 2 buah input yang diberikan kepadanya dan mencetaknya ke layer monitor. Misalnya kita memasukkan pasangan 2 buah input {1,5} ke dalam masing-masing program. Maka : Penjumlahan.class akan mencetak nilai “6” ke layer monitor. Perkalian.class akan mencetak niali “5” ke layer monitor. 2.2.2 Bahasa Pemrograman Intruksi yang diberikan kepada computer pada dasarnya adalah inturuksi berupa binarycode, yaitu rangkaian kode-kode biner (yang terdiri atas bilangan-bilangan “0” dan “1” ) yang dapat ”dimengerti”oleh computer. Intruksi biner yang dapat “dimengerti” oleh computer adalah intruksi yang memiliki relasi dengan operasi elementer yang dapat dilakukan oleh komputer, misalnya operasi

“menyimpan 1 byte ke alamat tertentu pada memeory”, “memutar hard-disk”, dan sebagainya. Setiap operasi pada computer memiliki kode biner tertentu. Pada perkembangan awal system computer, para pemrogram (programmer) computer melakukan pemrograman dengan cara memasukkan nilai-nilai biner ke dalam memory computer. Nilai-nilai biner dimasukkan menggambarkan algoritma dari operasi yang harus dilakukan oleh computer . cara ini memiliki beberapa kesulitan antara lain : Sebelum memasukkan kode biner yang benar, programmer harus melakukan pengecekan terhadap pemetaan kode biner tersebut dengan operasi computer yang diinginkan. Ketika terjadi error, programmer harus melakukan kerja ekstra berupa pengecekan kode salah dan pemetaan ulang terhadap hubungan antara kode biner dengan operasi komputer. Seiring dengan semakin berkembangnya arsitektur computer dan semakin banyaknya operasi yang dapat dialkukan computer, metode penanaman instruksi dengan menggunakan binary code mulai dirasakan tidak praktis, karena sulit diterjemahkan ke dalam bahasa manusia. Oleh karena itu dibuatlah suatu perangkat yang dapat mengkonversi intruksi dari intruksi yang dimengerti oleh bahasa manusia manusia menjadi intruksi yang dimengerti oleh mesin/computer. Sebagai contoh : Intruksi yang dimengerti oleh manusia :”b = 1+ 4;” Intruksi yang dimengerti oleh komputer : ”…..1001101010101011100….” Dari sini mulai muncul istilah ”sofware” yang pada intinya merupakan satu perangkat yang berperan sebagai pengatur eksekusi. Bahasa pemrograman dapat didefinisikan sebagai satu kumpulan pola-pola intruksi yang dapat dimengerti oleh manusia, yang digunakan untuk menulis program / aplikasi / software untuk menghasilkan operasi tertentu pada komputer. 2.2.3 Level Bahasa Pemrograman Di sini muncul pemeringkatan (levelling) bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang lebih rendah merupakan bahasa yang cenderung lebih dimengerti oleh komputer”. Sedangkan bahsa yang lebih tinggi merupakan bahasa yang ”cenderung dimengerti oleh manusia”. Terdapat beberapa tingkat bahasa pemrograman, antara lain : Bahasa tingkat rendah (low-level language), misalnya bahasa mesin, dan assembler. Bahasa tingkat menengah (medin-level language), misalnya bahasa Bahasa tingakat tinggi (high-level lanuage), misalnya bahasa pascal. Bahasa tingkat lebih tinggi (higher-level language), misalnya bahasa Java, DotNet. C / C++, Foltran.

Ciri khas dari bahasa yang levelnya lebih rendah adalah kemampuan user untuk memanipulasi operasi pada level hardware (misalnya, mengisi, mengedit, dan menghapus data memory dan register) lebih tinggi. Sedangkan pada bahasa yang levelnya lebih tinggi, kemampuan user untuk memanipulasi operasi pada level hardware lebih rendah. Bahkan pada bahasa higher-level seperti Java, user benar-benar tidak dapat melakukan manipulasi pada level hardware secara langsung, karena operasi-operasi pada hardware (misalnya : pengalokasian memory, penghapusan data pada memory) sudah dilakukan secara otomatis oleh Java Virtual Machine (JVM). 2.3.4 Siklus Hidup Perangkat Lunak Pembuatan perangkat lunak / software dilakukan melalui tahapan-tahapan yang membentuk suatu siklus / lifecyce. Siklus hidup ini dimulai dari 6 tahap, yaitu : Analisis (analysis) Langkah pertama yang dilakukan dalam analisis adalah proses investigasi terhadap masalah yang akan di pecahkan melalui program yang akan dihasilkan. Yaitu dengan mendefinisikan permasalahan yang akan dipecahkan dan mengidentifikasi komponen / sub komponen yang akan menjadi komponen dasar. Desain (Design) Desain adalah proses implementasi hal-hal yang telah dianalisis dalam fase analisis. Pengembangan (Development) Fase pengembangan merupakan rangkaian aktifitas pengguna cetak biru komponen untuk membuat komponen-komponen actual. Dalam prakteknya, dapat saja cetak biru komponen tersebut direalisasikan dengan membuat sub-sub komponen. Pengujian (Testing) Pengujian adalah evaluasi atas komponen-komponen sampai kepada system secara keseluruhan apakah memenuhi yang diinginkan ( sesuai dengan spesifikasi yang di harapkan). Implementasi (Implementation) Implementasi adalah proses membuat produk dapat digunakan oleh user. Proses ini terdiri atas beberapa langkah, antara lain : Instalasi produk ke sistem / komputer user. Pelatihan kepada user dengan tujuan user dapat menggunakan produk tersebut. Pemeliharaan (Maintenance) Pemeliharaan terdiri atas proses-proses perbaikan terhadap masalah-masalah yang terjadi pada produk. Pemeliharaan terhadap produk berupa :

Perbaikan bug Re-install produk ke istem komputer Back-up data Perbaikan pada komponen-komponen. Akhir Siklus (End-Of-Life) Fase ini mencakup proses-proses yang mengumpulkan kesimpualan dan permintaan user terhadap produk yang telah berjalan di system. Hasil feedbackini dapat menghasilkan keputusan untuk memodifikasi produk, sehingga dihasilkan keputusan untuk memodifikasi produk sehingga dihasilkan versi-versi produk yang lebih mutakhir dan lebih dapat memenuhi kebutuhan user. 2.3 Apa Yang dimaksud Dengan Teknologi Java a. Sebuah Bahasa Pemrograman

Sebagai bahasa pemrograman, java dapat membuat seluruh bentuk aplikasi, dekstop, web dan lainya. Sebagaimana dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman konvensional yang lain. Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi obyek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai platfom sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu sistem operasi, tetapi dikembamgakan untuk berbagai sistem opersi dan bersifat open source. b. Sebuah Development Environment Sebagai sebuah peralatan pembangun, teknologi Java menyediakan banyak tools : compiler, intepreter, penyusun dokumtasi, paket kelas dan sebagainya. c. Sebuah Aplikasi Aplikasi dengan teknologi Java secara umum adalah aplikasi serba guna yang dapat dijalankan pada seluruh mesin yang memiliki Java Runtime Environment (JRE). d. Sebuah Deployment Environment Terdapat dua komponen utama dari Deployment Environment. Yang pertama adalah JRE, yang terdapat pada paket J2SDK, mengandung kelas-kelas untuk semua paket teknologi Java yang meliputi kelas dasar dari Java, komponen GUI dan sebagainya. Komponen yang lain terdapat pada Web Browser. Hampir seluruh Web Browser komersial menyediakan interpreter dan runtime environment dari teknologi Java. 2.3.1 Mengapa Mempelajari Java Berdasarkan white resmi dari SUN, Java memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Sederhana

Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks mirip C++ namun sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangakn pengguanaan pointer yang rumit dan multipleinhritance. Java juga menggunakan automatic memory allocation dan memory garbage collection. b. Berorientasi obyek (obyek oriented)

Java menggunakan pemrograman berorientasi obyek yang membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi obyek memodelkan dunia nyata ke dalam obyek dan melakukan interaksi antar obyek-obyek tersebut. c. Terdistribusi (Distributed)

Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya liberries netwoking yang terintegrasi pada Java. d. Interpreted

Program Java dijalankan menggunakan interpreted yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda. e. Robust

Java menpunyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handing untuk membantu mengatasi error pada pemrograman. f. Secure

Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut. g. Architecture Neutral

Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform berbeda dengan Java Virtual Machine. h. Portable

Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang. i. Performance

Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan inprise, Microsoft ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT). j. Multitheaded

Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan. k. Dynamic

Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada suatu class dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa menggangu program yang menggunakan class tersebut 2.4 Sebagian Fitur dari JAVA 2.4.1 Java Virtual Machine (JVM) JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware danplatform dimana kompilasi kode Java terjadi. Spesifikasi inilah yang membuat aplikasi berbasis Java menjadi bebas dari platform maupun karena prose kompilasi diselesaikan oleh JVM. Aplikasi program Java diciptakan dengan file teks berekstensi .java. program ini dikompilasi menghasilkan satu berkas bytecode berekstensi .class atau lebih. Bytecode adalah serangkaian intruksi serupa instruksi kode mesin. Perbedaannya adalah kode mesin harus dijalankan pada sistem komputer dimana kompilasi ditujukan, sementara bytecode berjalan pada java interpreter yang tersedia di semua platform sistem komputer dan sistem operasi. 2.4.2 Garbage Colletion Program Java melakukan garbage collection yang berarti program tidak perlu menghapus sendiri obyekobyek yang tidak perlu digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori oleh pemrogram dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yang terdapat pada bahasa yang memungkinkan alokasi dinamis. 2.4.3 Code Security Code Security terimplementasi pada Java melalui pengguanan Java Runtime Environment (JRE). Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dari untrusted Java Code. Ø Pertama, class-loader menagani permutaan kelas Java ke runtime interpreter. Proses ini menyediakan pengamanan denagn memisahkan kelas-kelas yang bersal dari local disk dengan kelaskelas yang diambil dari jaringan. Hal ini membatasi aplikasi Trojan karena kelas-kelas yang berasal dari local disk yang dimuat terlebih dahulu.

Ø Kedua, bytecode veryfier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java. Ø Ketiga, manajemen keamanan menagani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sunberdaya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistem windowin. 2.5 Memulai Pemrograman Java Untuk membuat program Java, seperti telah disebutkan sebelumnya, Anda membutuhkan JDK. Proses instalasi JDK tersebut sangat mudah dan tidak membutuhkan pengetahuan tertentu. Namun untuk menggunakannya Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian dengan sistem operasi Anda. Umumnya yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan path ke direktori JDK Anda ke setting path pada sistem operasi Anda. Misalkan direktori JDK Anda adalahC:\jdk1.4 maka pada Windows 98 Anda cukup menambahkan baris perintah SETPATH=C:\jdk1.4\bin pada file autoexec.bat Anda. Untuk Windows NT/2000/XP Anda cukup menambahkan direktori C:\jdk1.4\bin pada variabel path di System Environment. Caranya: klik kanan ikon My Computer, pilih Properties. Kemudian pilih tab Advanced. Lalu klik tombol Environment Variables, cari variabel path,kemudian tambahkan path direktori JDK Anda ke dalam variabel tersebut. Untuk Linux, tambahkan baris perintah SET CLASSPATH=(direktori jdk Anda) ke file profile Anda. Untuk mencoba JDK, ketikkan perintah java dan javac pada shell prompt (atau DOS Command Prompt). Jika perintah tersebut sudah dikenali maka program java atau javac akan menampilkan sintaks penggunaan. Untuk kemudahan dan berbagai fasilitas tambahan Anda dapat menggunakan Integrated Development Environment (IDE) untuk bahasa Java seperti Visual Café dari Symantec atau JBuilder dari Borland. Urutan langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk membuat sebuah program Java sederhana adalah: Membuat source code program dengan editor teks apapun. Ingat, file tersebut harus berekstensi .java dan case sensitive. Mengkompile source code dengan perintah javac. Misalnya: javacHelloWorld.java. Jika berhasil, hasilnya adalah file bytecode berakhiran .class. Mengeksekusi bytecode dengan perintah java. Parameter dari perintah ini adalah nama file hasil kompilasi tanpa ekstensi .class. Contoh: java HelloWorld. 2.6. Contoh membuat program a. Source Code

Berikut kode untuk HelloWorld.java: Public class HelloWorld {

public static void main(String[] args) { System.out.println("Apa Kabar Dunia?"); } } Dan ini sebuah contoh lain, yaitu applet sederhana untuk menampilkan teks di applet. Sebutlah file ini bernama HelloWorldApplet.java: Importjava.awt.Graphics public class HelloWorldApplet extends java.applet.Applet { Public void paint(Graphics g) { g.drawString(“Apa Kabar Dunia?”, 5, 25); } } Secara gamblang dapat diperhatikan bahwa struktur kedua program sangat mirip, dan hanya berbeda dalam konteks eksekusi. Kedua program ini akan dibahas lebih lanjut setelah kita membahas cara mengkompile dan mengeksekusi program tersebut. Perlu diingat bahwa bahasa Java bersifat case sensitive, sehingga Anda harus memperhatikan penggunaan huruf besar dan kecil. Selain itu penulisan source code program tidak harus memperhatikan bentuk tertentu, sehingga Anda bisa saja menuliskan semua baris source code tersebut dalam satu baris asal Anda tidak lupa membubuhkan tanda titik koma (;), atau menuliskan tiap kata dalam satu baris tersendiri. Namun dianjurkan Anda mengikuti layout seperti pada contoh agar program Anda mudah dibaca dan dimengerti. a. Kompilasi

Setelah kedua file disave dengan nama HelloWorld.java dan HelloWorldApplet.java,kita akan mengkompile kedua program tersebut dengan perintah: prompt> javac HelloWorld.java prompt> javac HelloWorldApplet.java

Perlu diperhatikan bahwa direktori aktif Anda saat ini adalah direktori tempat Anda meletakkan file-file program tersebut. Anda tetap dapat mengkompile program Anda dari direktori berbeda dengan perintah: prompt> javac (direktori program)/namafile.java Setelah perintah ini selesai, Anda akan melihat bahwa telah tercipta dua buah file .class, yaitu bytecode hasil kompilasi source code kita. Sintaks Program Sekarang kita akan mencoba membahas elemen-elemen dalam kedua source code tersebut. Pada awal Listing 2 kita menemukan perintah import. Pada tahap awal ini Anda perlu mengetahui bahwa pernyataan tersebut hanya berfungsi mempermudah penulisan metode atau dalam bahasa pemrograman lain disebut prosedur atau fungsi. Jadi Anda hanya perlu menulis Graphics sebagai penggantijava.awt.Graphics, karena kita telah mengimpor java.awt.Graphics. Kemudian di masing-masing listing terdapat pernyataan public class.Pernyataan ini adalah pernyataan pembuka sebuah kelas. Kelas sendiri digunakan untuk menciptakan objek. Ingat bahwa Java berorientasi objek. Katapublic di depannya berfungsi agar kelas tersebut dapat diakses oleh semua program lain. Untuk saat ini anggaplah objek sebagai suatu item yang dapat dimanipulasi oleh sebuah program. Dalam Listing 2 terdapat tambahan kataextends. Hal ini berarti kelas yang kita buat akan mewarisi sifatsifat dari kelas yang kita extends. Dengan kata lain kita menjadikan kelas yang kita extendssebagai himpunan bagian dari kelas kita buat. Kemudian kita menemukan baris pernyataan public static void main(String[] args) dan public void paint(Graphics g). Keduanya adalah pernyataan pembuka sebuah metode. Metode sendiri adalah kumpulan pernyataan untuk melakukan suatu tugas tertentu dalam kelas. Keduanya sebenarnya mempunyai fungsi yang sama namun dalam konteks yang berbeda. Dalam setiap aplikasi harus ada sebuah metode yang bernama main yang akan dieksekusi pertama kali saat program tersebut dieksekusi. Sementara dalam applet, metode yang pertama kali akan dieksekusi ketika applet diload adalah paint. Kata public di depannya mempunyai fungsi yang sama dengan kata public yang ada di depan baris permulaan kelas. Namun nantinya Anda akan menemukan juga bentuk lain seperti private dan protect yang akan kita bahas nanti. Pada Listing 1 terdapat kata static pada pernyataan pembuka metode main. Hal ini berarti metode main tidak mengubah atau menggunakan objek yang diciptakan oleh kelas tersebut, sehingga dapat dikatakan berdiri sendiri dan tidak terikat dengan objek. Dalam metode main dalam aplikasi, parameternya adalah selalu String[] args, di mana args hanyalah sebuah nama dari objek array dari String. Array ini nantinya akan berisi parameter-parameter yang diberikan user sebagai argumen command line. Sementara Anda tidak perlu mengerti mengenai parameter tersebut, cukup diingat bahwa bentuk metode main harus selalu demikian.

Kemudian di dalam kedua metode pada kedua listing tersebut, kita menemukan sebuah pernyataan. Anda tentu dapat saja meletakkan lebih dari satu pernyataan dalam sebuah metode. Setiap pernyataan dalam sebuah metode dipisahkan oleh titik koma dan akan dieksekusi satu persatu. Kedua pernyataan pada listing ternyata memanggil sebuah metode lain yaitu metode println danpaint. Tentunya dapat Anda perhatikan bahwa untuk memanggil sebuah metode diperlukan tiga komponen yaitu: a. Objek yang ingin kita pakai. Dalam hal ini objek System.out dan Graphics. Nama metode yang ingin kita pakai. Dalam hal ini println dan paint. Sepasang tanda kurung yang berisi informasi tambahan yang diperlukan oleh metode yang dipanggil, yaitu parameter. Dalam Listing 1, pernyataan System.out.println("Apa Kabar Dunia?"); berarti carilah objek out dalam kelas System kemudian panggil metode println dari objek outdengan parameter berupa string "Apa Kabar Dunia?". Sedang dalam Listing 2,pernyataan g.drawString("Apa Kabar Dunia?", 5, 25); berarti carilah objek gkemudian panggil metode drawString pada objek g dengan parameter "Apa Kabar Dunia?”, 5, 25);. b. Eksekusi

Setelah selesai membahas sintaks dasar Java dalam kedua listing, selanjutnya kita akan mencoba mengeksekusi kedua program ini. Untuk program pertama yang berupa aplikasi biasa, kita tinggal mengetikkan perintah java HelloWorldpada prompt dan pesan Apa Kabar Dunia? akan tampil di layar (atau mungkin di tempat lain, bergantung sistem operasi Anda). Sedangkan untuk applet kita mesti membuat sebuah file HTML sebagai pembungkus—atau pemanggilnya. Berikut diberikan contoh file HTML untuk membungkus applet yang kita buat. <HTML> <HEAD> <TITLE>Coba Applet</TITLE> </HEAD> <BODY> <APPLET CODE="HelloWorldApplet.class" WIDTH=150 HEIGHT=25> </APPLET> </BODY> </HTML>

Beri nama helloword.html dan simpanlah di direktori yang sama dengan lokasi filefile .java dan .class sebelumnya. Untuk mengeksekusi applet kita cukup membuka file HTML tersebut di browser yang Java-enabled atau mengetikkan perintah appletviewer namafile.html di prompt. 2.6.1 Kelebihan Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux,Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut. OOP (Object Oriented Programming – Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun. Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaanperpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi. Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman [C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer. Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas). Tulis sekali, perbaiki di mana saja – Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. UntukJ2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.

Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer. Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi,Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun. Kekurangan 2.7 Contoh Kode Program Sederhana Dalam Java Contoh program Halo dunia yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman Java adalah sebagai berikut: Public class HaloDunia { public static void main(String[] args) { System.out.println("Halo Dunia"); } } 2.7.1Tahap Kompilasi Java a. Tulis / Ubah. Pemrogram menulis program dan menyimpannya di media dalam bentuk berkas ‘.java’. b. c. d. e. Kompilasi. Pengkompilasi membentuk bytecodes dari program menjadi bentuk berkas ‘.class’. Muat. Pemuat kelas memuat bytecodes ke memori. Verifikasi. Peng-verifikasi memastikan bytecodes tidak mengganggu sistem keamanan Java. Jalankan. Penerjemah menerjemahkan bytecodes ke bahasa mesin.

2.7.2 Integrated Development Environment

Banyak pihak telah membuat IDE (Integrated Development Environment – Lingkungan Pengembangan Terintegrasi) untuk Java. Yang populer saat ini (Juli 2006) antara lain: Dr. Java, program gratis yang dikembangkan oleh Universitas Rice,Amerika Serikat BlueJ, program gratis yang dikembangkan oleh Universitas Monash,Australia NetBeans (open source- Common Development and Distribution License (CDDL)) NetBeans disponsori Sun Microsystems, dan versi terkininya memilki Matisse, sebuah GUI Editor yang menurut pendapat umum merupakan yang terbaik. Eclipse JDT (open source- Eclipse Public License) Eclipse dibuat dari kerja sama antara perusahaan-perusahaan anggota ‘Eclipse Foundation’ (beserta individu-individu lain). Banyak nama besar yang ikut dalam ‘Eclipse Foundation’, termasuk IBM, BEA, Intel, Nokia, Borland. Eclipse bersaing langsung dengan Netbeans IDE. Plugin tambahan pada Eclipse jauh lebih banyak dan bervariasi dibandingkan IDE lainnya. IntelliJ IDEA (commercial, free 30-day trial) Oracle JDeveloper (free) Xinox JCreator (ada versi berbayar maupun free) JCreator ditulis dalam C/C++ sehingga lebih cepat (dan menggunakan memori lebih sedikit) dari kebanyakan IDE. 2.7.3 Fase-fase Pemrograman JAVA Langkah pertama dalam pembuatan sebuah program berbasis Java adalah menuliskan kode program pada text editor. Contoh text editor yang dapat digunakan antara lain : notepad, vi, emacs dan lain sebagainya. Kode program yang dibuat kemudian tersimpan dalam sebuah berkas berekstensi .java.Setelah membuat dan menyimpan kode program, kompilasi file yang berisi kode program tersebut dengan menggunakan Java compiler. Hasil dari adalah berupa berkas bytecode dengan ekstensi .class. Berkas yang mengandung bytecode tersebut kemudian akan dikonversikan oleh Java Interpreter menjadi bahasa mesin sesuai dengan jenis dan platform yang digunakan. Proses Menulis kode program Kompilasi program Tool Text editor Java compiler Hasil Berkas berektensi .java Berkas berekstensi .class(Java Bytecode)

Menjalankan program BAB III PENUTUP 3.1 KESIMPULAN

Java Interpreter

Program Output

Di dalam pemrograman java terdapat beberapa fitur. Adapun fitur itu meliputi Java Virtual Machine (JVM), Garbage Colletion dan Code Security. Java Virtual Machine (JVM) adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. garbage collection yang berarti program tidak perlu menghapus sendiri obyek-obyek yang tidak perlu digunakan lagi. Sedangkan Code Security Code Security terimplementasi pada Java melalui pengguanan Java Runtime Environment (JRE). Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dari untrusted Java Code yaitu class-loader, bytecode veryfier, manajemen keamanan. Yang menarik adalah bahwa Java bisa digunakan untuk membuat program yang dapat berjalan di atas HP, PDA, dan peralatan yang dilengkapi dengan Java Virtual Machine (JVM). Java juga lebih mudah dan Java sangat membantu terutama jika anda mengembangkan sofware berskala besar, multiplafform, dan mulitiinteerface. Ini dikarenakan Java memiliki standar yang komperhensif, integral dan jauh lebih terorganisasi dibanding bahasa pemrograman lain. DAFTAR PUSTAKA Rijalul Fikri, Ipam Fuadim Adam, Imam Prakoso.Pemrograman Java.2005.Penerbit Andi Offset. Yogyakarta. http://poss.ipb.ac.id/files/JENI-Intro1-Bab04-Dasar-dasar%20Pemrograman.pdf. http://library.gunadarma.ac.id/50401909-ssm_fti.pdf http://poss.ipb.ac.id/files/JENI-Intro2-Bab01-Review%20Konsep%20Dasar.pdf

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->