PERKEMBANGAN ILMU KEPOLISIAN

Abstrak Pada akhir ini muncul sejumlah cabang ilmu pengetahuan yang baru dan masingmasing cabang ilmu pengetahuan yang baru ini cenderung memanfaatkan pengetahuan dari sejumlah cabang ilmu pengetahuan yang telah lebih dahulu diakui sebagai cabang ilmu pengetahuan tersendiri sehingga bisa juga ditanggapi sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang bersifat antar cabang ilmu pengetahuan ( interdisciplinary) atau disebut juga pengetahuan antar bidang. Perkembangan Kepolisian sebagai suatu profesi terkait erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan berkenaan dengan masalah –masalah kepolisian. Ilmu Kepolisian seperti cabang ilmu pengetahuan yang baru tebentuk sebagai hasil penggabungan unsur unsur pengetahuan yang berasal dari berbagai cabang ilmu pengetahuan yang sudah lama merupakan bagian dari ilmu pengetahuan seperti pengetahuan hukum khususnya hukum pidana dan hukum acara pidana, Kriminologi, Kriminalistik, ilmu kedokteran dan lain –lain. Dalam perkembanganya ilmu kepolisian diperkaya dengan unsur unsur baru yang berasal dari cabang ilmu pengetahuan lain selanjutnya Ilmu Kepolisian menjelma menjadi suatu cabang ilmu pengetahuan yang baru dan yang mempunyai identitas tersendiri diantara cabang ilmu pengetahuan lain. Saat ini mulailah bermunculan sekolah tinggi Kepolisian yang mempelajari tentang Ilmu kepolisian. Dengan adanya perkembangan kejahatan skala Internasional maka pengetahuan tentang ilmu kepolisian juga berkembang dimana Negara kita banyak meratifikasi aturan yang berlaku Internasional serta menerapkanya sebagai undang-undang di Indonesia. Pengertian Ilmu Kepolisian Menurut Prof.Dr.harsya Bachtiar (alm) mengatakan bahwa ilmu pengetahuan terdiri atas ilmu alamiah (natural science) ,ilmu mengkaji budaya ( humanities ) dan Ilmu-ilmu social adalah ilmu yang mengkaji perilaku ilmu social (social science).

manusia yang mempunyai kepercayaan, ideology, pengetahuan, nilai –nilai,aturan aturan, motivasi dan banyak lagi yang menjadikanya makhluk berbudaya dan

birokrasi dan keuangan sesuai kebutuhan masyarakat untuk dapat menciptakan rasa aman dan keteraturan social.dkk 2005:10-25 ) yaitu ilmu mengenai bagaimana membangun dan memantapkan organisasi dan pranata-pranata kepolisian. 13 Awaloedin Djamin. cetakan pertama.parsudi mengatakan pendekatan Prof.1 disciplinair. Karena itu kalau Ilmu Kepolisian adalah multi bidang maka ilmu kepolisian tidak mempunyai paradigma dan juga tidak memerlukan adanya epistomologi. ilmu kepolisian.2 Ilmu Kepolisian pada dasarnya adalah imu administrasi kepolisian (Bailey. aksiologi dan metodologi yang mencirikan sebagai ilmu adminsitrasi dan managemen perlu dipelajari dan 1 2 3 Prof. mencegah terjadinya dan memerangi kejahatan. ilmu kepolisian. hal. Dalam Pidato dies natalis PTIK ke 53 tanggal 17 Juni 1999 Prof Parsudi mendefinisikan Ilmu Kepolisian sebagai sebuah bidang Ilmu pengetahaun yang mempelajari masalah-masalah social dan isu –isu penting serta pengelolaan keteraturan social dan moral dari masyarakat. Ontologi. polri dan perkembangan ilmu kepolisian di Indonesia. 27 . mengayomi dan melindungi masyarakat dan warga serta harta benda mereka.Bachtiar. Sebagai ilmu pengetahuan maka ilmu kepolisian mempunyai paradigma atau sebuah sudut pandang ilmiah yang mencakup epistomologi. mempelajari tehnik-tehnik penyelidikan dan penyidikan berbagai tindak kejahatan serta cara-cara pencegahanya. managemen personil.Harsya Bachtiar dengan bukunya ilmu kepolisian ( suatu cabang ilmu pengetahauan baru) adalah multi Harsya W. Aksiologi dan Metodologi yang mempersatukan berbagai unsur-unsur yang mencakup didalamnya sebuah system yang bulat dan menyeluruh. Paradigma yang ada dalam ilmu kepolisian adalah antar bidang ( interdisciplinary) . YPKIK. hal.2 mempunyai kemampuan untuk membuat keputusan mengenai tindakan yang sebaiknya dilakukan. kebudayaan dan etika kepolisian.1994. menindak secara adil berbagai pelanggaran hukum dan kejahatan yang dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok sesuai dengan hukum yang berlaku. ontology.cetakan pertama. Kalau dinamakan kajian ilmu kepolisian maka yang dimaksudkan kegiatan-kegiatan ilmiah ilmu kepolisian. Gramedia. Kegiatan-kegiatan ilmiah tersebut biasanya diselenggarakan dalam pranata-pranata pendidikan atau dalam kegiatan-kegiatan penelitian. sebagimana yang dikemukakan oleh Prof.Harsja merupakan penggabungan berbagai bidang ilmu pengetahuan melalui berbagai bidang pengajaran dalam sebuah kurikulum yang masing-masing berdiri sendiri dan tidak ada kaitanya antara satu dengan lainya. 2008. 6 juni 2011 Parsudi Suparlan.3 Ilmu Kepolisian atau Police Science dapat juga dinamakan kajian kepolisian atau police studies.

Definisi ini menunjukkan bahwa pekerjaan polisi adalah pekerjaan yang bersifat professional atau merupakan profesi seseorang. merugikan atau merusak kehidupan warga.institusi dan masyarakat..3 dikembangkan untuk diketahui dan digunakan oleh polisi dalam mengatur kegiatankegiatan organisasi dan administrasi kepolsian sehingga penampilan polisi dalam tugas tugasnya dapat dilakukan sebaik mungkin sesuai dengan fungsinya dalam masyrakat. Dengan uraian ini maka yang menjadi obyek studi ilmu kepolisian harus dikatkan dengan tugas pokok dan fungsi polisi sesuai dengan undang-undang nomor 2 tahun 2002. komunitas.6 Masalah ilmu kepolisian Ilmu kepolisian memiliki dua satuan permasalahan yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi yaitu masalah social dan penangananya.komunitas. Ilmu kepolisian menyangkut bagaimana pengorganisasian kepolisian yang efektif dan efesien.no 2 tahun 2002. PTIK. Jakarta. 2011. hal. Jakarta. 38 Muhammad mustofa. jurnal studi kepolisian. Masalah social dapat merupakan tindakan kejahatan walaupun tidak selalu demikian. Sesuatu tindak kejahatan dapat muncul dalam kehidupan social karena adanya masalah social yang ada dalam masyarakat atau serangkaian tindak kejahatan memunculkan berbagai 4 5 6 Ibid.63 .2008.5 Pendapat lainya dari Langgeng Purnomo dan Soedarso mengatakan bahwa ilmu kepolisian merupakan ilmu yang mengkaji bagaimana agar tugas-tugas kepolisian dapat dilaksanakan secara professional sesuai dinamika jaman dan tuntutan masyarakat. pranata dan masyarakat sebagaimana dilihat dan dirasakan oleh yang bersangkutan atau oleh pranata-pranata yang mengemban terwujudnya keteraturan dan ketertiban social. hal. Masalah social adalah sesuatu yang dianggap menggangu. Masalah social muncul dan terwujud dalam kehidupan social manusia yaitu didalam kelompok.125 Langgeng purnomo dan Soedarso. hal. teknikteknik dan hal-hal lain yang terkait untuk dapat melaksanakan fungsinya mencegah dan menanggulangi berbagai masalah sosial dengan kata lain bagaimana menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan amanat uu. jurnal studi kepolisian.4 Menurut Muhammad Mustofa bila dikaitkan dengan kebutuhan Polisi maka definisi ilmu kepolisian secara umum dapat dikatakan sebagai ilmu pengetahuan yang diperlukan oleh seorang polisi dalam melaksankan tugas kepolisian secara professional. PTIK.

YPKIK.. Dalam prespektif inilah ilmu kepolisian mempunyai ciri-ciri yang universal karena paradigma . konsep dan teori penanganan masalah –masalah social berlaku secara universal. hal. Hukum Internasional.6 Juni 2011. hal 3 11 Ibid. Jurnal Polisi Indonesia. Universitas Indonesia dan Polri mengahasilkan SK bersama Mendikbud-Kapolri untuk memeperkokoh keberadaan PTIK sehingga secara deJure memantapkan Ilmu Kepolisian di Indonesia. Jakarta.16 10 Awaloedin Djamin. Jakarta. makalah polri dan perkembangan ilmu kepolisian di Indonesia.9 Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia maka pada tahun 1950 Akademi Polisi ditingkatkan menjadi Perguruan tinggi IlmuKepolisian disingkat PTIK. 2011 . 7 Dengan demikian Ilmu kepolisian sebetulnya muncul sebagai akibat respons terhadap adanya masalah sosial yang harus ditangani guna mensejahterakan kehidupan masyarakat dan Negara. hlm. Inilah pertama kali istilah Ilmu Kepolisian digunakan di Indonesia.parsudi Suparlan menjabat dosen KIK-UI dikatakan bahwa ilmu kepolisian adalah Interdisciplinar atau antar bidang.parsudi menquote Bayley bahwa ilmu kepolisian itu adalah Administrasi Kepolisian yang Inter disciplinair. 36 9 Mardjono Reksodiputro. sedangkan Prof. cetakan pertama . 10 Adanya wacana untuk membubarkan PTIK maka pada tahun 1980 Mendikbud dan Kapolri membentuk tim gabungan Depdikbud.Ilmu Negara. Dari uraian diatas dapat dikatakan bahwa KIK –UI menganut pendekatan multidisciplinair karena dibagi dalam tiga kekhususan yaitu hukum kepolisian. hlm 15 8 Ibid.Hukum Acara pidana. Adminstrasi Kepolisian dan Managemen Sekuriti sedangkan PTIK 7 Awaloedin Djamin. Di Jerman kegiatan ilmiah ini ini dikenal dengan istilah “ polizeiwissenschaff dan di Belanda dengan “ Politiewetenschap”. Kuliah PTIK umumnya digabung dengan fakultas hukum UI dengan Mata pelajaran seperti pengantar Ilmu Hukum.. hal.8 Penggunaan Ilmu Kepolisian di Indonesia Di Eropa penelitian ilmiah tentang organisasi kepolisian dalam tatanan kenegaraan berkembang sejak pertengahan abad 19.4 masalah social. cv Adicipta Grafinda.11 Pada saat Prof. 4 . Kriminologi. Sejarah Kepolisian dll.Hukum Tata Negara. Hukum Pidana. pada saat iut mahasiswa akngkatan 1 dan 2 Akademi Kepolisian bergabung dengan PTIK dan menjadi mahasiswa angkatan I dan angkatan II PTIK. sistem administrasi kepolisian. Akan tetapi Ilmu kepolisian juga bersifat kontekstual disesuaikan dengan corak masalah sosial yang ada dalam konteks kehidupan sosial masyarakat bersangkutan. 2005.

Vol. Jurnal Polisi Indonesia. 2007.5 dulu dengan satu jurusan Administrasi Kepolisian adalah Interdisciplinair. Ketentuan dalam Article 4 secara jelas melarang perbudakan dan perdagangan budak. Larangan perbudakan juga terdapat dalam The International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR). Wikipedia Indonesia. No. diakses tanggal 21 Januari 2013 pukul 12. Akan tetapi. pembajakan laut dan perbudakan biasanya dianggap sebagai salah satu jus cogens. Article 8 (ICCPR) secara jelas menyatakan bahwa “no one shall be held in Slavery: Slavery and the slave-trade in all their forms shall be prohibited”.13 Ius Cogens Ius Cogens adalah prinsip dasar hukum internasional yang diakui oleh komunitas internasional sebagai norma yang tidak boleh dilanggar. Cherif Bassiouni. (Autumn 1996) "International Crimes: ‘Jus Cogens’ and ‘Obligatio Erga Omnes'.com/law-and-politics/criminal-law/2324673-tindakpidana-human-trafficking.wikipedia. . dalam http://id. 15 Dengan adanya aturan yang mengatur tersebut maka pemerintah Indonesia juga sudah meratifikasi dengan membuat undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. hal.. Tidak ada konsensus resmi mengenai norma mana yang merupakan jus cogens dan bagaimana suatu norma mencapai status tersebut.25 14 Ibid. pelarangan genosida. Jakarta.( M. Pg. 59. 5 Mohammad Nian Syaifuddin." Law and Contemporary Problems. jus cogens. Tindak pidana human trafficking dalam instrument internasional. 68) 14 Contohnya adalah Dalam Article 4 Universal Declaration of Human Rights (UDHR) disebutkan bahwa “no shall be held in slavery or servitude: slave trade shall be prohibited in all their forms”. dalam http://id. Dengan kalimat yang berbeda tetapi memiliki makna yang sama dengan ketentuan sebagaimana terdapat dalam Article 4 (UDHR).00. padma studio.shvoong.00 15 Alexander christian silaen. Undang-undang lainya yang sudah diratifikasi adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime ( konvensi 12 13 hlm.org/wiki/Jus_cogens. diakses tanggal 21 Januari 2013 pukul 13.12 Sebagai ilmu antar bidang maka ilmu kepolisian tidak mengenal adanya ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri dalam ruang lingkup bidangnya sehingga dalam ilmu kepolisian berbagai bidang ilmu pengetahuan yang mendukung menjadikanya sebagai ilmu kepolisian “terserap” menjadi bagian dan ilmu kepolisian tidak seharusnya berdiri sendiri sebagai sebuah bidang ilmu yang berbeda dan ilmu kepolisian tetap ada dalam lingkup bidang ilmu kepolisian itu. 4.

Undang-undang Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime.16 Dibidang penegakan hukum kita telah melihat berbagai kasus besar telah berhasil diungkap melalui ilmu-ilmu forensic dan menggunakan metode scientific investigation.com /pengesahan _united_ nations_ convention_ against_ transnational_ organized. diakses tanggal 21 Januari 2013 pukul 14.6 perserikatan bangsa-bangsa menentang tindak pidana transnasional yang terorganisasi). Penutup Ilmu Kepolisian adalah ilmu yang mempelajari masalah –masalah sosial dan penangananya. Illegal loging dengan menerapkan metode dan maangemen penyelidikan dan penyidikan ilmiah berhasil diungkap. 16 Carapedia. Dalam Era reformasi sekarang ini dimana kita ingin membangun organisasi Polri maka kajian ilmiah tentang kepolisian sangat diperlukan sebab ilmu kepolisian adalah kajian yang memerlukan berbagai pendekatan keilmuwan. selain itu juga ada kasus Narkotika. Perkembangan ilmu kepolisian akan dapat membantu kajian itu khususnya kalau kita melihat pada kenyataan kemajemukan masyarakat Indonesia dan makin kompleksnya permasalahan masyarakat kita saat ini yang dipengaruhi oleh perkembangan global yang begitu cepat. Demikian juga dengan kejahatan maya ( cyber crime) yang merupakan dampak negatif kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi sudah dapat diungkap dengan ilmu dan teknologi kepolisian. Terungkapnya bom Bali I dan Bom Bali II melalui upaya pengenalan korban dan pelaku dengan menggunakan tehnik identifikasi dan penerapan DNA merupakan bukti nyata sumbangan ilmu kepolisian pada upaya peningkatan profesionalisme Polri. http://carapedia. pemalsuan uang.00 .

00 Carapedia. cetakan pertama . PTIK. Undang-undang Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime. 2011 Langgeng purnomo dan Soedarso. 2011 JURNAL Mardjono Reksodiputro.shvoong. ilmu kepolisian. Jakarta. padma studio. YPKIK. cv Adicipta Grafinda. http://carapedia. Jakarta.2008 INTERNET Wikipedia Indonesia. 2005 Mohammad Nian Syaifuddin. Jurnal Polisi Indonesia.org/wiki/Jus_cogens.cetakan pertama. Jurnal Polisi Indonesia.com/law-and-politics/criminal-law/2324673tindak-pidana-human-trafficking. 2008 Awaloedin Djamin. YPKIK. jurnal studi kepolisian.00 . Jakarta. jus cogens.7 DAFTAR PUSTAKA BUKU Harsya W.wikipedia.1994 Parsudi Suparlan. ilmu kepolisian. dalam http://id. makalah polri dan perkembangan ilmu kepolisian di Indonesia. Tindak pidana human trafficking dalam instrument internasional. dalam http://id.com /pengesahan _united_ nations_ convention_ against_ transnational_ organized.00 Alexander christian silaen. Gramedia. jurnal studi kepolisian. diakses tanggal 21 Januari 2013 pukul 12. STIK. 2007 Muhammad mustofa.Bachtiar. 2011 Awaloedin Djamin. Jakarta. diakses tanggal 21 Januari 2013 pukul 13. diakses tanggal 21 Januari 2013 pukul 14. cetakan pertama. Jakarta. sistem administrasi kepolisian.

8 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful