Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Masalah lingkungan adalah ulah manusia, dalam keOgiatannya yang mengancam manusia dan

lingkungan hidupnya. Masalah lingkungan hidup terjadi berurutan dari kegiatan manusia dan menyebabkan siklus permasalahan lingkungan yang berpanjangan. Masalah lingkungan wujudnya berupa kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi. Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan disebabkan oleh 2 macam penyebab yakni proses alam dan ulah manusia. Proses Alam Ialah bentuk kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi secara alami dari alam . Contoh kerusakan lingkungan oleh alam antara lain adalah : 1. Gunung meletus , ini merupakan peristiwa alam dimana gunung tersebut menyemburkan lava, lahar panas, pasir, batu, lumpur, dan debu ketika meletus.Gunung meletus akan merusak alam dan memakan korban dan kerugian materi yang tidak sedikit. Tetapi dampak dari letusan gunung tersebut membawa keuntungan antara lain : menyuburkan tanah, mememperluas lahan pertanian, letak mineral dekat demngan permukaan bumi, dan tempat wisata. 2. Tanah Longsor , biasanya terjadi karena penebangan hutan yang sembarangan. Untuk mencegah tanah longsor perlu digalakan reboisasi. 3. Gempa Bumi, ialah getaran yang terjadi akibat dari dalam bumi. Gempa tersebut menurut terjadinya ada tiga macam : Gempa Vulkanis , karena letusan gunung berapi Gempa tektonik , karena adanya patahan dan atau pergeseran lapisan batuan Gempa runtuhan , karena tanah runtuh 4. Erosi dan abrasi , proses pengikisan permukaan bumi oleh air dan air laut Penyebab Kerusakan Manusia Ialah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Manusia memanfaatkan lingkungan tanpa disadari dapat merugikan lingkungan hidup. Contoh kegiatan manusia yang menimbulkan kerusakan lingkungan alam adalah sebagai berikut : 1. Sampah Masalah sampah ini dapat membawa akibat berantai bagi pencemaran lingkungan berupa : Bau busuk menggagu orang disekitarnya Mempercepat terjangkitnya penyakit dan sumber penularan penyakit

Saat ini lapisan ozon di bumi telah menipis bahkan telah berluban di kedua kutub bumi. a. Hujan Asam Hujan asam adalah hujan yang airnya tercemar oleh polutan (debu dan asap) dan korosit. b. sehingga . Kelangkaan flora dan fauna dapat dikawatirkan akan terjadi kepunahan . c. Penyimpangan Iklim Merupakan masalah kerusakan lingkungan terjadi kondisi dimana iklim telah bergeser atau berubah. pencemaran tanah dan pencemaran suara. Pencemaran tersebut terdiri dari pencemaran air. terutama lapisan ozon di atmosfir. Ramalan cuaca yang tidak akurat. pelayaran dan penerbangan. Apabila hijan ini menimpa benda-benda yang mengadung besi atau metal maka akan mengalami keropos dan berkarat. 3. Terkurasnya Flora dan Fauna adalah suatu penciptaan kondisi keberadaan flora dan fauna menjadi langka. Yang akhirnya manusia pada generasi berikutnya sulit menemukan jenis flora dan fauna yang langka bahkan hanya tinggal legenda. nelayan.Tersumbatnya got-got dan aliran air yang berakibat banjir Dampak merusak kenyamanan dan keindahan kota 2. Tanah Kritis Adalah merupakan kerusakan tanah karena produktivitas tanah sebagai tempat tumbuhnya tanaman akan menurun bahkan tidak berfungsi lagi. Menipisnya Ozon Fungsi atmosfir antara lain sebagai pelindung bumi dari panasnya sinar ultra violet dan infra merah dari matahari . Apabila menimpa manusia dan hewan akan mengalami terserang penyakit kulit dan pernapasan serta bila menimpa tanaman akan membuat pertumbuhannya kerdil dan menurunkan produktivitas tanaman tersebut. timbulnya angin topan. Hal ini disebabkan oleh terputusnya jaringan kehidupan . Pencemaran Percemaran atau polusi terjadi karena pertambahan penduduk yang pesat dan tidak ditopang dengan daya dukung lingkungan serta tidak memperhatikan kaidah pemanfaatan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan hidup. Akhirnya tanah menjadi tandus dan gersang serta tanaman tidak dapat tumbuh lagi dan menghasilkan sesuai dengan harapan manusia. 8. Hujan asam banyak terjadi di negara-negara industri maju dimana penetralisir hujan yakni hutan dan tanaman yang ada sangat sedikit atau berkurang. Hal ini menimbulkan kecemasan dan ketakutan penghuninya terutama petani. kekeringan dan curah hujan yang berlebihan merupakan dampak pergeseran iklim. pencemaran udara.

barang-barang busa dan plastik. Freon. Hal ini dapat menggelamkan kota-kota yang di daerah pantai atau didataran rendah pada beberapa puluh tahun mendatang BAB I PENDAHULUAN A. Foem. Latar Belakang Kerusakan lingkungan hidup akibat populasi manusia dan perkembangan zaman pada awal abad 21 ini. Populasi manusia mempengaruhi keadaan alam.sinar infra merah dapat menembus atmosfir bumi dan tidak dapat dipantulkan kembali. Kenaikan suhu bumi berakibat mencairnya secara besar-besaran gletzer di kedua kutub bumi yang dapat meninggikan permukaan air laut dari waktukewaktu. Metanol sebagai imbas dari pemakaian AC. Yang akhirnya dapat menaikkan suhu bumi dan kondisi bumi semakin panas. Penyebab menipisnya ozon karena pemakaian gas CFC (Carbon Fluoro Oksida). Semakin banyak manusia .

Sedangkan semakin banyak produk yang dikeluarkan oleh industri mengeluarkan limbah yang dibuang ke lingkungan. B.tinggal di suatu daerah maka kebutuhan hidup juga bertambah. Dengan bertambahnya manusia yang berperan sebagai konsumen. Limbah inilah yang mengakibatkan kerusakan alam khususnya pada lingkungan hidup. para produsen memproduksi produk mereka agar memenuhi kebutuhan konsumen mereka. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas maka dapat diambil kesimpulan atau rumusan masalah sebagai berikut : .

Keadaan yang bersifat positif dapat terjadi apabila terjadi keadaan yang mendorong dan membantu kelancaran berlangsungnya proses kehidupan lingkungan. daya. Pengertian Lingkungan Hidup Hamparan laut biru yang luas. lingkungan alam nonhayati. dataran. biologi. 4 tahun 1982 yang disempurnakan dengan Undang-Undang Lingkungan Hidup No. dan makhluk hidup. dan lingkungan sosial. daya. termasuk manusia dan perilakunya. pegunungan. Cara mengambil hasil hutan agar tetap terjaga kelesteriannya misalnya dengan sistem tebang pilih yaitu pohon yang ditebang hanya pohon yang besar dan tua. Pada ruang ini berlangsung ekosistem. yaitu suatu susunan organisme hidup dimana diantara lingkungan abiotik dan organisme tersebut terjalin interaksi yang harmonis dan stabil. langit yang biru yang disinari matahari. Interaksi antara berbagai komponen tersebut ada kalanya bersifat positif dan tidak jarang pula yang bersifat negatif. akan cepat menjadi besar menggantikan pohon yang ditebang tersebut. Lingkungan hidup mencakup lingkungan alam yang meliputi lingkungan fisik.” Lingkungan hidup sebagaimana yang dimaksud dalam undang-undang tersebut merupakan suatu sistem yang meliputi lingkungan alam hayati. dan makhluk hidup berhimpun dalam satu wadah yang menjadi tempat berkumpulnya komponen itu disebut ruang. “Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. agar pohon-pohon kecil yang sebelumnya terlindungi oleh pohon besar. lingkungan buatan. . dan budaya. Semua komponen-komponen lingkungan hidup seperti benda.BAB II PEMBAHASAN A. Undang-Undang Lingkungan Hidup No. saling memberi dan menerima kehidupan. 23 tahun 1997 pasal 1 menyebut pengertian lingkungan hidup sebagai berikut. bukit-bukit. keadaan. semuanya merupakan lingkungan alam. Interaksi yang bersifat negatif terjadi apabila proses interaksi lingkungan yang harmonis terganggu sehingga interaksi berjalan saling merugikan. keadaan.

. menjaga alam dan keseimbangannya menjadi kewajiban kita semua secara mutlak tanpa syarat. akan tetapi sebelum ditebang harus menanam terlebih dahulu pohon yang sama jenisnya di samping pohon yang akan ditebang sehingga mereka tetap mewariskan lingkungan alam yang sama terhadap anak cucunya. Oleh karena itu. telah mengubah pola hidup manusia. Pada hutan masyarakat. Akan tetapi. pakaian. Masyarakat jaman dahulu telah menyadari benar bahwa lingkungan hidup merupakan bagian kehidupannya. ada pula yang boleh diambil hasil hutannya dengan syarat harus terlebih dahulu menggantinya. Perkembangan jumlah penduduk yang cepat serta perkembangan teknologi yang makin maju. kini kebutuhan manusia telah meningkat kepada kebutuhan tersier yang tidak terbatas. sehingga kita berhak dan harus mendapatkan kualitas yang sama persis dengan apa yang didapatkan nenek moyang kita sebelumnya.Adanya gangguan terhadap satu komponen di dalam lingkungan hidup. dan masyarakatnya percaya bahwa hutan inilah yang menjaga wilayah mereka dari segala bencana alam. Kawasan hutan mereka bagi menjadi beberapa bagian. B. Hal ini menunjukkan betapa baiknya mereka menjaga lingkungan untuk diteruskan kepada generasi yang akan datang. Kawasan hutan ini sering disebut hutan masyarakat yang berfungsi sebagai hutan produksi. pohon boleh ditebang untuk keperluan masyarakat. akan membawa pengaruh yang negatif bagi komponen-komponen lainnya karena keseimbangan terhadap komponen-komponen tersebut tidak harmonis lagi. masyarakat di Indonesia sudah membentuk suatu bagian yang bertugas mengawasi hutan. ada yang boleh digarap yang disebut hutan rakyat. Kebutuhan manusia tidak hanya sekedar kebutuhan primer untuk dapat melangsungkan kehidupan seperti makan dan minum. Bumi adalah anugerah yang tidak ternilai harganya dari Tuhan Yang Maha Esa karena menjadi sumber segala kehidupan. Bila sebelumnya kebutuhan manusia hanya terbatas pada kebutuhan primer dan sekunder. Masyarakat seperti ini sering kita sebut masyarakat tradisional. Kawasan hutan adat ini sangat tertutup. Hutan yang tidak boleh digarap ini merupakan hutan adat. ada pula hutan yang tidak boleh digarap sama sekali. yang hampir sama fungsinya dengan jabatan sekarang yang disebut dengan Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA). Dari catatan sejarah diketahui bahwa pada abad ke-7. Nenek moyang kita telah menjaga dan memeliharanya bagi kita sebagai pewaris bumi selanjutnya. Arti Penting Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan Bumi ini diwariskan dari nenek moyang kita dalam keadaan yang sangat berkualitas dan seimbang.

Demikian pula kebutuhan tersier yang terus mengalami peningkatan. Pertumbuhan penduduk dalam jumlah besar. Akan tetapi. telah mengangkat masalah lingkungan hidup tidak hanya menyangkut masalah suatu negara akan tetapi merupakan masalah dunia. telah banyak mengubah lahan hutan menjadi lahan permukiman. Konferensi yang diadakan pada tanggal 5-16 Juni 1972 di Stockholm. kesehatan. Dari salah satu hasil konferensi Stockholm itu. Kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak sekedar terpenuhi akan tetapi selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan. akan tetapi telah meningkat menjadi kebutuhan tersier yang memungkinkan seseorang untuk memilih kebutuhan yang tersedia. Hal ini mengakibatkan luas lahan hutan terus mengalami penyusutan dari tahun ke tahun. Cadangan sumber daya alam di alam semakin merosot. apalagi bila tidak diimbangi dengan usaha reboisasi akan menimbulkan bencana pencemaran terhadap udara. baik dalam jumlah maupun kualitasnya. semua kebutuhan dapat dipenuhi sekaligus. akan tetapi juga memerlukan kebutuhan tersier dalam jumlah besar. industri. tidak hanya memerlukan kebutuhan primer dan sekunder. Jumlah penduduk dunia yang sekarang telah lebih dari 6 miliar jiwa. pertanian. dibentuklah satu badan PBB yang menangani masalah- . dan bagi yang memiliki kemampuan terbatas harus memilih sesuai kemampuannya. membutuhkan sumber daya alam berupa bahan baku dan sumber energi yang sangat besar pula. sumber-sumber bahan baku dan energi terus dikuras dalam jumlah besar. yang akhirnya menganggu kehidupan manusia.rumah. diikuti oleh 113 negara dan puluhan peninjau. hutan-hutan semakin rusak karena banyaknya pohon yang diambil untuk kebutuhan bahan baku industri. semua orang yang telah tersentuh oleh kemajuan jaman akan berusaha mendapatkannya. Perkembangan industri yang pesat. merupakan pertemuan besar dan sangat penting bagi masa depan lingkungan hidup manusia. dan tanah. Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup dan Faktor Penyebabnya Meningkatnya jumlah penduduk serta kebutuhan tersier yang semakin banyak sebagai akibat perkembangan teknologi yang pesat. dan sebagainya. C. terutama di negara-negara miskin dan negara berkembang. Sebagai akibatnya. air. telah menyebabkan tekanan terhadap sumber daya alam dan lingkungan semakin berat. Bagi yang mampu. menyebabkan industri-industri berkembang dengan pesat. Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia tahun 1972 di Stockholm (Swedia). dan kebutuhan sekunder seperti kebutuhan terhadap pendidikan. Kebutuhan tersier telah menyebabkan perubahan yang besar terhadap pola hidup manusia menjadi konsumtif.

dan tain-lain. telah mengganggu keseimbangan gas karbon dioksida di udara. Peningkatan karbon dioksida (CO2) di udara menyebabkan efek rumah kaca. Suhu udara yang hangat di dalam rumah kaca walaupun pada musim gugur dan musim dingin dapat dijelaskan sebagai berikut. Efek rumah kaca adalah alih bahasa dari Greenhouse effect. tetapi di dalam rumah kaca udaranya tetap hangat sehingga tanaman di dalamnya tetap hijau. hanya rangkanya terbuat dari besi atau kayu. Tetapi pantulan tersebut tertahan oleh dinding dan atap kaca sehingga panas yang dapat keluar dari rumah kaca itu hanya sebagian kecil sedangkan sebagian besar terkurung di dalam rumah kaca. Konferensi juga menetapkan tanggal 5 Juni sebagai “Hari Lingkungan Hidup Sedunia”. gas nitrogen. Radiasi sinar matahari pada siang hari menembus kaca masuk ke dalam rumah kaca. Perkembangan industri yang begitu pesat. bensin. pembakaran lahan dan kebakaran hutan. Klorofluorokarbon (CFC). Greenhouse adalah rumah atau bangunan yang atap dan dindingnya terbuat dari kaca. Radiasi sinar matahari yang diterima benda dan permukaan rumah kaca dipantulkan kembali berupa sinar infra merah. Kerusakan hutan di Indonesia tidak hanya berpengaruh terhadap keadaan iklim di Indonesia. akan berdampak pula pada negara lain bahkan dunia. Pencemaran lingkungan yang terjadi di suatu negara. Pembakaran minyak tanah. Demikian pula kendaraan bermotor yang menggunakan bensin atau solar sebagai bahan bakar. solar. dan lain-lain. Untuk itu selalu diperlukan kerja sama yang baik antara negara-negara di dunia untuk menangani masalah lingkungan. akan tetapi berakibat pula terhadap perubahan iklim global (dunia secara menyeluruh). Di permukaan bumi yang berfungsi sebagai atap kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer. Akibatnya udara di dalam rumah kaca menjadi hangat walaupun di luar udaranya sangat dingin. Atmosfer bumi mengandung berbagai macam gas dan partikel-partikel berupa benda-benda padat seperti debu. telah menambah jumlah karbon dioksida di udara. metana (CH4). Rumah ini bukan untuk tempat tinggal tetapi digunakan oleh petani di daerah dingin atau subtropik untuk bercocok tanam. ozon (O3). yang berfungsi sebagai gas rumah kaca antara lain karbon dioksida (CO2). Walaupun suhu di luar sangat dingin pada musim gugur dan musim dingin. .masalah lingkungan yang disebut “United Nations Environment Programme” atau UNEF. Di antara gas-gas tersebut yang paling dominan berfungsi sebagai rumah kaca adalah karbon dioksida (CO2) yang disebut pula dengan gas rumah kaca. batu bara. Di antara berbagai gas di udara. untuk menggerakkan pabrik-pabrik.

diadakan “Konvensi Perubahan Iklim” (United Nations Frame Work Convention on Climate Change) di Kota Kyoto (Jepang) pada tahun 1997 yang dihadiri oleh 170 negara untuk membahas pembatasanpembatasan gas-gas penyebab efek rumah kaca. dan pulau-pulau yang rendah. Hal ini berpengaruh pula terhadap iklim global yaitu iklim di seluruh permukaan bumi. Kenaikan suhu di permukaan bumi menyebabkan lapisan es yang berada di kutub banyak yang mencair. diramalkan 100 tahun yang akan datang suhu bumi akan naik antara 3°-4°C. Pada sidang tersebut. semakin banyak gas karbon dioksida dilepaskan ke udara dari hasil kegiatan manusia. para ilmuwan PBB melaporkan bahwa pemanasan global akan meningkatkan penyakit. yaitu menyerap dan memantulkan kembali sinar matahari. dan tanpa ada tindakan manusia untuk menguranginya. . Kenaikan suhu sebesar ini akan menyebabkan perubahan iklim yang cukup berarti. dan meningginya permukaan laut. Suhu global (secara keseluruhan) rata-rata meningkat 0. dan pada akhirnya dapat menenggelamkan kawasan-kawasan yang rendah seperti dataran-dataran pantai. tentunya sangat mengkhawatirkan dunia Internasional. Menurut hasil penelitian para ahli. dan akan berdampak negatif pada kehidupan di muka bumi. naiknya permukaan laut. dan pada siang hari sangat panas sekali seperti di bulan sehingga tidak dapat dijadikan tempat tinggal. Kenaikan suhu di permukaan bumi akan mempengaruhi iklim di bumi. mencairnya es di puncak-puncak gunung dan es di kutub. punahnya flora dan fauna yang tidak tahan terhadap perubahan. Untuk membicarakan hal ini.Gas rumah kaca sebenarnya sangat diperlukan dalam mengatur suhu di permukaan bumi. mengakibatkan kegagalan panen. Peningkatan gas karbon dioksida yang terus berlangsung. Bila gas ini tidak ada di udara beserta dengan gas-gas lainnya yang berfungsi sebagai gas rumah kaca maka sinar matahari yang diterima bumi akan di pantulkan semuanya ke ruang angkasa sehingga pada malam hari suhu di permukaan bumi sangat dingin. Masalah gas rumah kaca muncul karena kegiatan manusia semakin banyak menghasilkan gas rumah kaca. terutama karbon dioksida. Permasalahan pemanasan global seperti diuraikan di atas. dan akan disertai pula dengan berbagai bencana alam seperti angin badai. Pada waktu kebakaran hutan secara meluas di Indonesia beberapa waktu yang lalu telah terjadi emisi gas karbon dioksida terbesar yang dihasilkan dari kebakaran tersebut. dan sebagainya. akan semakin mempercepat kenaikan suhu di permukaan bumi.6 °C.

Selain itu. yang berarti bumi tidak membedakan apakah emisi gas karbon dioksida itu berasal dari negara A atau B. gas alam. pencemaran terhadap tanah. Suatu nilai yang sangat menakjubkan. hutanhutan yang rusak perlu direhabilitasi. Luas hutan di Pulau Jawa telah berada jauh di bawah luas hutan yang ideal yaitu ± 40% dari luas wilayah. pabrik-pabrik yang menggunakan energi fosil perlu diganti dengan pabrik-pabrik baru yang berteknologi tinggi. dari negara maju atau negara berkembang. Penataan ruang kota yang kurang memperhatikan dampak lingkungan. Permasalahan lingkungan hidup cukup kompleks. Luas hutan di Jawa Barat (termasuk Provinsi Banten) hanya tinggal 21%. Kendaraankendaraan bermotor yang selama ini menggunakan bahan bakar minyak atau gas.Kita harus ingat istilah “Hanya Satu Bumi”. adalah akibat dari perbuatan manusia sendiri yang menebang hutan untuk mengejar keuntungan sesaat. masih jauh dari harapan. tidak hanya diperlukan penataan di dalam kota seperti pembuatan saluran pembuangan air dan tempat penampungan air. batu bara. dan sebagainya. bila diganti dengan energi lain menyebabkan harga kendaraan menjadi sangat mahal sehingga konsumen akan keberatan. pencemaran terhadap air oleh limbah-limbah industri. Penanggulangan banjir seperti di Jakarta dan kota-kota lainnya. Hal ini merupakan kendala utama untuk menuju program langit biru. Pertemuan Kyoto merupakan langkah awal untuk mengurangi polusi karbon dioksida di udara dengan mengurangi penggunaan bahan bakar seperti minyak bumi. yaitu program yang menjadikan udara bersih dari polusi. mencapai ratusan bahkan ribuan miliar dollar. Ancaman banjir setiap musim hujan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. baik kota maupun luar kota. misalnya sumber energi yang berasal dari tenaga surya dan angin. diperlukan dana yang sangat besar. pembuangan sampah ke dalam sungai (termasuk sampah rumah tangga). merupakan ancaman bagi kehidupan manusia. Permasalahannya sekarang adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pengurangan gas rumah kaca tersebut sangat besar sekali. yang disebut dengan bahan bakar fosil dan menggantikannya dengan bahan bakar yang dapat diperbarui. menjadi penyebab utama banjir di Jakarta. Berbagai wilayah di Indonesia setiap musim hujan dilanda banjir dan tanah longsor. Penebangan hutan yang menyebabkan banjir. akan tetapi daerah tangkapan air hujan di daerah hulu sungai perlu di tata kembali. tetapi yang jelas peningkatan gas karbon dioksida terjadi di bumi. Masalah lingkungan hidup sebenarnya tidak hanya pada emisi gas karbon dioksida. . yang lebih bersih terhadap lingkungan. Untuk mengurangi gas rumah kaca. serta kehancuran hutan-hutan di daerah tangkapan air.

Akibatnya kerusakan hutan bakau yang terus meningkat tidak terhindarkan. kekeringan air pada musim kemarau. dan kepentingankepentingan lainnya. Jawa Timur 28%. Malapetaka alam seperti intrust (penyusupan) air laut ke daratan. akan menimbulkan berbagai dampak yang sangat merugikan dan mengganggu kehidupan manusia. penurunan hasil panen. serta tempat hidup dan bertelur berbagai jenis ikan laut. curah hujannya sangat tinggi yang menimbulkan banjir besar. akan semakin sulit akibat rusaknya lingkungan hutan mangrove. Kalimantan. kemarau yang berkepanjangan. Manusia harus sadar betapa pentingnya arti lingkungan hidup bagi kehidupan. Tindakan-tindakan manusia di atas telah menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi lingkungan. Flora dan fauna akan banyak yang punah. banyak yang telah berubah fungsi menjadi tambak-tambak ikan.Jawa Tengah 20%. Kayu-kayu di hutan mangrove ditebangi untuk dijual dan dijadikan kayu arang. kepiting. D. dan lain-lain. rata-rata luas hutan di Pulau Jawa tinggal 23%. Atau sebaliknya. meningkatnya penyakit pada manusia. ikan. Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia yaitu sekitar 3. kerusakan hutan terus bertambah luas karena faktor manusia. rusaknya terumbu karang. demikian pula halnya pada pantaipantai lainnya walaupun belum seberat kerusakan hutan bakau di Pantai Utara Jawa. Kerusakan lingkungan yang disebabkan berbagai faktor sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya.5 juta hektar dari total luas hutan mangrove dunia sebesar 15 juta hektar. Di pantai utara Pulau Jawa diperkirakan 90% telah rusak. Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Proses Alam dan Kegiatan Manusia 1. dan lain-lain. Keserakahan yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup harus dibayar dengan sangat mahal. Tetapi luasnya terus mengalami kemerosotan karena telah berubah fungsi. dan sebagainya. Demikian pula kegiatan masyarakat pantai yang menangkap udang. Demikian pula halnya hutan di pulau-pulau lainnya seperti di Sumatera. Satwasatwa yang ada di dalam hutan hidupnya semakin terancam dan merana karena habitat mereka yang merupakan tempat hidupnya telah dirusak oleh manusia untuk memperoleh keuntungan. dan pada akhirnya akan memberikan dampak buruk pula terhadap manusia sendiri. Kerusakan Lingkungan Hidup oleh Faktor Alam . Hutan mangrove yang berfungsi sebagai benteng terhadap abrasi (kikisan air laut). abrasi dan banjir sulit dihindari. Sulawesi.

Indonesia sebagai salah satu zona gunung api dunia. Untuk menyelamatkan pantai dari kerusakan akibat abrasi. 2. dan sebagainya. pengerukan. Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Kegiatan Manusia Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia jauh lebih besar dibandingkan dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh proses alam. perlu dibangun tanggul-tanggul pemecah ombak yang berfungsi sebagai penahan abrasi di tepi pantai. seperti flora dan fauna yang tertimbun arus lumpur (lahar). Gempa bumi yang lemah tidak menimbulkan kerusakan pada lingkungan. Angin tornado di Amerika Serikat. dan sebagainya. tetapi bila gempa yang terjadi sangat kuat. semburan debu yang menimbulkan polusi udara. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia berlangsung secara terus menerus dan makin lama makin besar pula kerusakan yang ditimbulkannya. Gempa bumi sering terjadi di berbagai belahan dunia. penebangan hutan untuk berbagai keperluan. dan sebagainya. akan menimbulkan kerusakan lingkungan seperti tumbangnya pohon-pohonan. Salah satu contoh kasus pencemaran terhadap air yaitu “Kasus Teluk Minamata” di Jepang. tsunami. gempa bumi. jaringan listrik yang putus.Kerusakan lingkungan yang disebabkan faktor alam pada umumnya merupakan bencana alam seperti letusan gunung api. Ratusan orang meninggal karena memakan hasil laut yang ditangkap . termasuk di Indonesia. termasuk pengaruh buruk pada manusia. angin puting beliung. banyak rumah-rumah dan tanaman yang rusak. Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia terjadi dalam berbagai bentuk seperti pencemaran. akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar. bila telah melebihi ambang batas. menyebabkan getaran terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi adalah kekuatan alam yang berasal dari dalam bumi. abrasi. Banjir yang sering pula disertai dengan tanah longsor telah menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan kehidupan. banjir. sering mengalami letusan gunung api akan tetapi pada umumnya letusannya tidak begitu kuat sehingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya terbatas di daerah sekitar gunung api tersebut. Kerusakan lingkungan hidup di tepi pantai disebabkan oleh adanya abrasi yaitu pengikisan pantai oleh air laut yang terjadi secara alami. Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi. Limbah-limbah yang dibuang dapat berupa limbah cair maupun padat. akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan. dan sebagainya. awan panas yang mematikan. diikuti pula dengan kerusakan hutan yang semakin meluas.

b. tempat perlindungan flora dan fauna dapat tetap terpelihara dan lestari. dan laut. pengawetan tanah. Kerusakan lingkungan kehidupan yang terjadi menyebabkan timbulnya lahan kritis. fauna dan kekeringan. Kasus-kasus pencemaran perairan telah sering terjadi karena pembuangan limbah industri ke dalam tanah. E. Penebangan pohon dan penanaman kembali agar dilakukan dengan seimbang sehingga hutan tetap lestari. Usaha-usaha Pelestarian Lingkungan Hidup Beberapa usaha yang dilakukan untuk pelestarian lingkungan hidup antara lain yaitu sebagai berikut. d. danau. dan sejenisnya sehingga fungsi hutan sebagai pengatur air. taman nasional. bijih besi. 1. Penebangan pohon harus dilakukan secara bijaksana. tumbuhtumbuhan yang terkena genangan minyak pun akan musnah pula. dan kebutuhan-kebutuhan lainnya telah menimbulkan kerusakan lingkungan kehidupan yang luar biasa. Memperketat pengawasan terhadap penebangan-penebangan liar. Beberapa usaha yang perlu dilakukan antara lain : a. Melakukan reboisasi (penanaman hutan kembali) pada kawasan-kawasan yang hutannya telah gundul. Pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan seperti pertambangan batu bara.dari Teluk Minamata yang telah tercemar unsur merkuri (air raksa). timah. Pohon yang ditebang hendaknya yang besar dan tua agar pohon-pohon yang kecil dapat tumbuh subur kembali. Memperluas hutan lindung. Penebangan-penebangan hutan untuk keperluan industri. e. Merkuri tersebut berasal dari limbah-limbah industri yang dibuang ke perairan Teluk Minamata sehingga kadar merkuri di teluk tersebut telah jauh di atas ambang batas. pencegah erosi. c. Bidang Kehutanan Kerusakan hutan yang semakin parah dan meluas. Kebocoran-kebocoran pada kapal-kapal tanker dan pipa-pipa minyak yang menyebabkan tumpahan minyak ke dalam perairan. menyebabkan kehidupan di tempat itu terganggu. lahan pertanian. banyak ikan-ikan yang mati. sungai. dan lain-lain telah menimbulkan lubang-lubang dan cekungan yang besar di permukaan tanah sehingga lahan tersebut tidak dapat digunakan lagi sebelum direklamasi. dan merehabilitasi kembali hutan-hutan yang telah rusak. perlu diantisipasi dengan berbagai upaya. ancaman terhadap kehidupan flora. dan memberikan hukuman yang berat kepada mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut. .

plastik. dan sebagainya. 4. dan ramah lingkungan. supaya dibuat teras-teras (sengkedan) sehingga bahaya erosi dapat diperkecil.2. Bidang Industri a. setiap industri diwajibkan membuat pengolahan limbah industri. Dengan demikian selain memanfaatkan limbah barang bekas. Mengubah sistem pertanian berladang (berpindah-pindah) menjadi pertanian menetap seperti sawah. perkebunan. dan sebagainya. Menetapkan kawasan-kawasan industri yang jauh dari permukiman penduduk. Untuk mengurangi pencemaran udara yang disebabkan oleh asap industri yang berasal dari pembakaran yang menghasilkan CO (Karbon monooksida) dan CO2 (karbon dioksida). sinar matahari. Melarang pembuangan limbah rumah tangga. best. Limbah-limbah industri yang akan dibuang ke dalam tanah maupun perairan harus dinetralkan terlebih dahulu sehingga limbah yang dibuang tersebut telah bebas dari bahanbahan pencemar. Menciptakan teknologi yang hemat bahan bakar. Oleh karena itu. sampah-sampah. . Menemukan jenis-jenis tanaman yang tahan hama sehingga dengan demikian penggunaan pestisida dapat dihindarkan. c. Pertanian yang dilakukan pada lahan tidak rata (curam). Bidang Pertanian a. d. d. c. Mengurangi pemakaian bahan bakar minyak bumi dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan seperti energi listrik yang dihasilkan PLTA. c. Penghijauan yaitu menanami lahan atau halaman-halaman dengan tumbuhan hijau. aluminium. 3. tegalan. Bidang Perairan a. keperluan bahan baku yang biasanya diambil dari alam dapat dikurangi. f. diwajibkan melakukan penghijauan di lingkungan sekitarnya. Mengurangi penggunaan pestisida yang banyak digunakan untuk pemberantasan hama tanaman dengan cara memperbanyak predator (binatang pemakan) hama tanaman karena pemakaian pestisida dapat mencemarkan air dan tanah. dan sebagainya. Melakukan daur ulang (recycling) terhadap barang-barang bekas yang tidak terpakai seperti kertas. e. b. b. Perlu dibuat aturan-aturan yang ketat untuk penggalian pasir di laut sehingga tidak merusak lingkungan perairan laut sekitarnya. dan benda-benda lainnya ke sungai maupun laut karena sungai dan laut bukan tempat pembuangan sampah. Pengambilan karang di laut yang menjadi tempat berkembang biak ikan-ikan harus dilarang. energi panas bumi. b.

d. Perlu dibuat aturan-aturan penangkapan ikan di sungai/laut seperti larangan penggunaan bom ikan. . dan sebagainya. pemakaian pukat harimau di laut yang dapat menjaring ikan sampai sekecil-kecilnya.

dan memberikan sanksi hukuman yang berat bagi pelanggar-pelanggar lingkungan hidup sesuai dengan tuntutan undang-undang. Menghukum yang seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang bagi mereka yang mengambil flora dan memburu fauna yang dilindungi. dan lain-lain. Perundang-undangan Melaksanakan dengan konsekuen UU No. beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain : a. Menetapkan kawasan perlindungan bagi flora dan fauna langka seperti Taman Nasional. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. 6. Flora dan Fauna Untuk menjaga kepunahan flora dan fauna langka. Suaka Marga Satwa. . Cagar Alam. b.5.

dan sepeda motor membuat udara tercemar dan lapisan ozon berlubang karena asap kendaraan. Karena suhu di bumi naik es di kutub utara mulai mencair. Karena pada saat ini pemerintah masih berpangku tangan atas apa yang terjadi dengan lingkungan. pabrik. Kesimpulan Kerusakan lingkungan hidup banyak diakibatkan oleh manusia. penyuluhan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan manusia . Lapisan ozon yang berlubang membuat sinar matahari langsung ke bumi yang menyebabkan suhu di bumi naik. manusia harus segera menanggulangi kerusakan ini sebelum kerusakan semakin meluas. Oleh karena itu. Pemerintah harus tegas dalam menentukan tindakan untuk menanggulangi kerusakan lebih lanjut seperti kerusakan hutan. Selain menanggulangi manusia harus sadar dan mengintrospeksi diri mereka agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti merusak lingkungan. Diantaranya kebakaran hutan. asap pabrik yang membuat lapisan ozon berlubang dan banyak kerusakan lain yang disebabkan oleh manusia dengan cara reboisasi. kebakaran. Saran Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.BAB III PENUTUP A. B. Majunya teknologi seperti mobil. Hal tersebut membuat permukaan air laut meningkat. penebangan liar yang mengakibatkan hutan gundul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful