Bentuk

Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Masalah lingkungan adalah ulah manusia, dalam keOgiatannya yang mengancam manusia dan

lingkungan hidupnya. Masalah lingkungan hidup terjadi berurutan dari kegiatan manusia dan menyebabkan siklus permasalahan lingkungan yang berpanjangan. Masalah lingkungan wujudnya berupa kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi. Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan disebabkan oleh 2 macam penyebab yakni proses alam dan ulah manusia. Proses Alam Ialah bentuk kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi secara alami dari alam . Contoh kerusakan lingkungan oleh alam antara lain adalah : 1. Gunung meletus , ini merupakan peristiwa alam dimana gunung tersebut menyemburkan lava, lahar panas, pasir, batu, lumpur, dan debu ketika meletus.Gunung meletus akan merusak alam dan memakan korban dan kerugian materi yang tidak sedikit. Tetapi dampak dari letusan gunung tersebut membawa keuntungan antara lain : menyuburkan tanah, mememperluas lahan pertanian, letak mineral dekat demngan permukaan bumi, dan tempat wisata. 2. Tanah Longsor , biasanya terjadi karena penebangan hutan yang sembarangan. Untuk mencegah tanah longsor perlu digalakan reboisasi. 3. Gempa Bumi, ialah getaran yang terjadi akibat dari dalam bumi. Gempa tersebut menurut terjadinya ada tiga macam : Gempa Vulkanis , karena letusan gunung berapi Gempa tektonik , karena adanya patahan dan atau pergeseran lapisan batuan Gempa runtuhan , karena tanah runtuh 4. Erosi dan abrasi , proses pengikisan permukaan bumi oleh air dan air laut Penyebab Kerusakan Manusia Ialah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri. Manusia memanfaatkan lingkungan tanpa disadari dapat merugikan lingkungan hidup. Contoh kegiatan manusia yang menimbulkan kerusakan lingkungan alam adalah sebagai berikut : 1. Sampah Masalah sampah ini dapat membawa akibat berantai bagi pencemaran lingkungan berupa : Bau busuk menggagu orang disekitarnya Mempercepat terjangkitnya penyakit dan sumber penularan penyakit

Apabila hijan ini menimpa benda-benda yang mengadung besi atau metal maka akan mengalami keropos dan berkarat. sehingga . terutama lapisan ozon di atmosfir. Ramalan cuaca yang tidak akurat. Kelangkaan flora dan fauna dapat dikawatirkan akan terjadi kepunahan . c. Yang akhirnya manusia pada generasi berikutnya sulit menemukan jenis flora dan fauna yang langka bahkan hanya tinggal legenda. Apabila menimpa manusia dan hewan akan mengalami terserang penyakit kulit dan pernapasan serta bila menimpa tanaman akan membuat pertumbuhannya kerdil dan menurunkan produktivitas tanaman tersebut. Hal ini menimbulkan kecemasan dan ketakutan penghuninya terutama petani. Hal ini disebabkan oleh terputusnya jaringan kehidupan . pelayaran dan penerbangan. 3. Hujan asam banyak terjadi di negara-negara industri maju dimana penetralisir hujan yakni hutan dan tanaman yang ada sangat sedikit atau berkurang. Hujan Asam Hujan asam adalah hujan yang airnya tercemar oleh polutan (debu dan asap) dan korosit.Tersumbatnya got-got dan aliran air yang berakibat banjir Dampak merusak kenyamanan dan keindahan kota 2. Menipisnya Ozon Fungsi atmosfir antara lain sebagai pelindung bumi dari panasnya sinar ultra violet dan infra merah dari matahari . timbulnya angin topan. pencemaran udara. pencemaran tanah dan pencemaran suara. b. 8. Terkurasnya Flora dan Fauna adalah suatu penciptaan kondisi keberadaan flora dan fauna menjadi langka. Akhirnya tanah menjadi tandus dan gersang serta tanaman tidak dapat tumbuh lagi dan menghasilkan sesuai dengan harapan manusia. a. Penyimpangan Iklim Merupakan masalah kerusakan lingkungan terjadi kondisi dimana iklim telah bergeser atau berubah. kekeringan dan curah hujan yang berlebihan merupakan dampak pergeseran iklim. Pencemaran Percemaran atau polusi terjadi karena pertambahan penduduk yang pesat dan tidak ditopang dengan daya dukung lingkungan serta tidak memperhatikan kaidah pemanfaatan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan hidup. Saat ini lapisan ozon di bumi telah menipis bahkan telah berluban di kedua kutub bumi. nelayan. Pencemaran tersebut terdiri dari pencemaran air. Tanah Kritis Adalah merupakan kerusakan tanah karena produktivitas tanah sebagai tempat tumbuhnya tanaman akan menurun bahkan tidak berfungsi lagi.

Penyebab menipisnya ozon karena pemakaian gas CFC (Carbon Fluoro Oksida). Latar Belakang Kerusakan lingkungan hidup akibat populasi manusia dan perkembangan zaman pada awal abad 21 ini.sinar infra merah dapat menembus atmosfir bumi dan tidak dapat dipantulkan kembali. barang-barang busa dan plastik. Metanol sebagai imbas dari pemakaian AC. Populasi manusia mempengaruhi keadaan alam. Yang akhirnya dapat menaikkan suhu bumi dan kondisi bumi semakin panas. Freon. Hal ini dapat menggelamkan kota-kota yang di daerah pantai atau didataran rendah pada beberapa puluh tahun mendatang BAB I PENDAHULUAN A. Semakin banyak manusia . Kenaikan suhu bumi berakibat mencairnya secara besar-besaran gletzer di kedua kutub bumi yang dapat meninggikan permukaan air laut dari waktukewaktu. Foem.

Dengan bertambahnya manusia yang berperan sebagai konsumen. Sedangkan semakin banyak produk yang dikeluarkan oleh industri mengeluarkan limbah yang dibuang ke lingkungan. B. para produsen memproduksi produk mereka agar memenuhi kebutuhan konsumen mereka. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas maka dapat diambil kesimpulan atau rumusan masalah sebagai berikut : .tinggal di suatu daerah maka kebutuhan hidup juga bertambah. Limbah inilah yang mengakibatkan kerusakan alam khususnya pada lingkungan hidup.

saling memberi dan menerima kehidupan. Lingkungan hidup mencakup lingkungan alam yang meliputi lingkungan fisik.” Lingkungan hidup sebagaimana yang dimaksud dalam undang-undang tersebut merupakan suatu sistem yang meliputi lingkungan alam hayati.BAB II PEMBAHASAN A. daya. daya. 4 tahun 1982 yang disempurnakan dengan Undang-Undang Lingkungan Hidup No. bukit-bukit. yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Interaksi yang bersifat negatif terjadi apabila proses interaksi lingkungan yang harmonis terganggu sehingga interaksi berjalan saling merugikan. Undang-Undang Lingkungan Hidup No. lingkungan alam nonhayati. Pada ruang ini berlangsung ekosistem. pegunungan. akan cepat menjadi besar menggantikan pohon yang ditebang tersebut. lingkungan buatan. dan makhluk hidup. dan budaya. keadaan. Semua komponen-komponen lingkungan hidup seperti benda. dan makhluk hidup berhimpun dalam satu wadah yang menjadi tempat berkumpulnya komponen itu disebut ruang. langit yang biru yang disinari matahari. yaitu suatu susunan organisme hidup dimana diantara lingkungan abiotik dan organisme tersebut terjalin interaksi yang harmonis dan stabil. biologi. agar pohon-pohon kecil yang sebelumnya terlindungi oleh pohon besar. dataran. 23 tahun 1997 pasal 1 menyebut pengertian lingkungan hidup sebagai berikut. dan lingkungan sosial. semuanya merupakan lingkungan alam. . Cara mengambil hasil hutan agar tetap terjaga kelesteriannya misalnya dengan sistem tebang pilih yaitu pohon yang ditebang hanya pohon yang besar dan tua. Pengertian Lingkungan Hidup Hamparan laut biru yang luas. Interaksi antara berbagai komponen tersebut ada kalanya bersifat positif dan tidak jarang pula yang bersifat negatif. termasuk manusia dan perilakunya. keadaan. “Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. Keadaan yang bersifat positif dapat terjadi apabila terjadi keadaan yang mendorong dan membantu kelancaran berlangsungnya proses kehidupan lingkungan.

telah mengubah pola hidup manusia. . ada pula hutan yang tidak boleh digarap sama sekali. menjaga alam dan keseimbangannya menjadi kewajiban kita semua secara mutlak tanpa syarat. yang hampir sama fungsinya dengan jabatan sekarang yang disebut dengan Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA).Adanya gangguan terhadap satu komponen di dalam lingkungan hidup. Oleh karena itu. pohon boleh ditebang untuk keperluan masyarakat. Pada hutan masyarakat. Masyarakat seperti ini sering kita sebut masyarakat tradisional. sehingga kita berhak dan harus mendapatkan kualitas yang sama persis dengan apa yang didapatkan nenek moyang kita sebelumnya. Kawasan hutan adat ini sangat tertutup. Perkembangan jumlah penduduk yang cepat serta perkembangan teknologi yang makin maju. Kebutuhan manusia tidak hanya sekedar kebutuhan primer untuk dapat melangsungkan kehidupan seperti makan dan minum. Hal ini menunjukkan betapa baiknya mereka menjaga lingkungan untuk diteruskan kepada generasi yang akan datang. kini kebutuhan manusia telah meningkat kepada kebutuhan tersier yang tidak terbatas. akan tetapi sebelum ditebang harus menanam terlebih dahulu pohon yang sama jenisnya di samping pohon yang akan ditebang sehingga mereka tetap mewariskan lingkungan alam yang sama terhadap anak cucunya. Akan tetapi. ada yang boleh digarap yang disebut hutan rakyat. masyarakat di Indonesia sudah membentuk suatu bagian yang bertugas mengawasi hutan. Arti Penting Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan Bumi ini diwariskan dari nenek moyang kita dalam keadaan yang sangat berkualitas dan seimbang. Dari catatan sejarah diketahui bahwa pada abad ke-7. dan masyarakatnya percaya bahwa hutan inilah yang menjaga wilayah mereka dari segala bencana alam. Kawasan hutan ini sering disebut hutan masyarakat yang berfungsi sebagai hutan produksi. Kawasan hutan mereka bagi menjadi beberapa bagian. B. pakaian. ada pula yang boleh diambil hasil hutannya dengan syarat harus terlebih dahulu menggantinya. Nenek moyang kita telah menjaga dan memeliharanya bagi kita sebagai pewaris bumi selanjutnya. Bila sebelumnya kebutuhan manusia hanya terbatas pada kebutuhan primer dan sekunder. Hutan yang tidak boleh digarap ini merupakan hutan adat. akan membawa pengaruh yang negatif bagi komponen-komponen lainnya karena keseimbangan terhadap komponen-komponen tersebut tidak harmonis lagi. Masyarakat jaman dahulu telah menyadari benar bahwa lingkungan hidup merupakan bagian kehidupannya. Bumi adalah anugerah yang tidak ternilai harganya dari Tuhan Yang Maha Esa karena menjadi sumber segala kehidupan.

pertanian. Sebagai akibatnya. baik dalam jumlah maupun kualitasnya. merupakan pertemuan besar dan sangat penting bagi masa depan lingkungan hidup manusia. akan tetapi juga memerlukan kebutuhan tersier dalam jumlah besar. dan kebutuhan sekunder seperti kebutuhan terhadap pendidikan. C. Konferensi yang diadakan pada tanggal 5-16 Juni 1972 di Stockholm. Cadangan sumber daya alam di alam semakin merosot. Pertumbuhan penduduk dalam jumlah besar. Perkembangan industri yang pesat. sumber-sumber bahan baku dan energi terus dikuras dalam jumlah besar. kesehatan. dan tanah. Akan tetapi. Bagi yang mampu. Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup dan Faktor Penyebabnya Meningkatnya jumlah penduduk serta kebutuhan tersier yang semakin banyak sebagai akibat perkembangan teknologi yang pesat. diikuti oleh 113 negara dan puluhan peninjau.rumah. hutan-hutan semakin rusak karena banyaknya pohon yang diambil untuk kebutuhan bahan baku industri. membutuhkan sumber daya alam berupa bahan baku dan sumber energi yang sangat besar pula. dan bagi yang memiliki kemampuan terbatas harus memilih sesuai kemampuannya. Jumlah penduduk dunia yang sekarang telah lebih dari 6 miliar jiwa. semua orang yang telah tersentuh oleh kemajuan jaman akan berusaha mendapatkannya. telah mengangkat masalah lingkungan hidup tidak hanya menyangkut masalah suatu negara akan tetapi merupakan masalah dunia. semua kebutuhan dapat dipenuhi sekaligus. terutama di negara-negara miskin dan negara berkembang. apalagi bila tidak diimbangi dengan usaha reboisasi akan menimbulkan bencana pencemaran terhadap udara. Kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak sekedar terpenuhi akan tetapi selalu berubah-ubah sesuai dengan perkembangan. telah banyak mengubah lahan hutan menjadi lahan permukiman. industri. menyebabkan industri-industri berkembang dengan pesat. akan tetapi telah meningkat menjadi kebutuhan tersier yang memungkinkan seseorang untuk memilih kebutuhan yang tersedia. dibentuklah satu badan PBB yang menangani masalah- . Dari salah satu hasil konferensi Stockholm itu. Demikian pula kebutuhan tersier yang terus mengalami peningkatan. Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia tahun 1972 di Stockholm (Swedia). Hal ini mengakibatkan luas lahan hutan terus mengalami penyusutan dari tahun ke tahun. dan sebagainya. telah menyebabkan tekanan terhadap sumber daya alam dan lingkungan semakin berat. Kebutuhan tersier telah menyebabkan perubahan yang besar terhadap pola hidup manusia menjadi konsumtif. air. tidak hanya memerlukan kebutuhan primer dan sekunder. yang akhirnya menganggu kehidupan manusia.

Di permukaan bumi yang berfungsi sebagai atap kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer. Klorofluorokarbon (CFC). hanya rangkanya terbuat dari besi atau kayu. Demikian pula kendaraan bermotor yang menggunakan bensin atau solar sebagai bahan bakar. Efek rumah kaca adalah alih bahasa dari Greenhouse effect. gas nitrogen. ozon (O3). Perkembangan industri yang begitu pesat. Peningkatan karbon dioksida (CO2) di udara menyebabkan efek rumah kaca. bensin. telah mengganggu keseimbangan gas karbon dioksida di udara. Di antara berbagai gas di udara. Radiasi sinar matahari pada siang hari menembus kaca masuk ke dalam rumah kaca. Pencemaran lingkungan yang terjadi di suatu negara. Konferensi juga menetapkan tanggal 5 Juni sebagai “Hari Lingkungan Hidup Sedunia”. Kerusakan hutan di Indonesia tidak hanya berpengaruh terhadap keadaan iklim di Indonesia. telah menambah jumlah karbon dioksida di udara. Pembakaran minyak tanah. . batu bara. dan lain-lain. pembakaran lahan dan kebakaran hutan. Walaupun suhu di luar sangat dingin pada musim gugur dan musim dingin.masalah lingkungan yang disebut “United Nations Environment Programme” atau UNEF. akan tetapi berakibat pula terhadap perubahan iklim global (dunia secara menyeluruh). solar. dan tain-lain. Di antara gas-gas tersebut yang paling dominan berfungsi sebagai rumah kaca adalah karbon dioksida (CO2) yang disebut pula dengan gas rumah kaca. Greenhouse adalah rumah atau bangunan yang atap dan dindingnya terbuat dari kaca. Akibatnya udara di dalam rumah kaca menjadi hangat walaupun di luar udaranya sangat dingin. Atmosfer bumi mengandung berbagai macam gas dan partikel-partikel berupa benda-benda padat seperti debu. Rumah ini bukan untuk tempat tinggal tetapi digunakan oleh petani di daerah dingin atau subtropik untuk bercocok tanam. akan berdampak pula pada negara lain bahkan dunia. untuk menggerakkan pabrik-pabrik. yang berfungsi sebagai gas rumah kaca antara lain karbon dioksida (CO2). Untuk itu selalu diperlukan kerja sama yang baik antara negara-negara di dunia untuk menangani masalah lingkungan. Radiasi sinar matahari yang diterima benda dan permukaan rumah kaca dipantulkan kembali berupa sinar infra merah. metana (CH4). Tetapi pantulan tersebut tertahan oleh dinding dan atap kaca sehingga panas yang dapat keluar dari rumah kaca itu hanya sebagian kecil sedangkan sebagian besar terkurung di dalam rumah kaca. tetapi di dalam rumah kaca udaranya tetap hangat sehingga tanaman di dalamnya tetap hijau. Suhu udara yang hangat di dalam rumah kaca walaupun pada musim gugur dan musim dingin dapat dijelaskan sebagai berikut.

Kenaikan suhu sebesar ini akan menyebabkan perubahan iklim yang cukup berarti. Hal ini berpengaruh pula terhadap iklim global yaitu iklim di seluruh permukaan bumi. Bila gas ini tidak ada di udara beserta dengan gas-gas lainnya yang berfungsi sebagai gas rumah kaca maka sinar matahari yang diterima bumi akan di pantulkan semuanya ke ruang angkasa sehingga pada malam hari suhu di permukaan bumi sangat dingin. akan semakin mempercepat kenaikan suhu di permukaan bumi. Peningkatan gas karbon dioksida yang terus berlangsung. dan akan disertai pula dengan berbagai bencana alam seperti angin badai. . dan meningginya permukaan laut. Pada sidang tersebut. dan sebagainya. dan pada akhirnya dapat menenggelamkan kawasan-kawasan yang rendah seperti dataran-dataran pantai. tentunya sangat mengkhawatirkan dunia Internasional. Untuk membicarakan hal ini. dan pulau-pulau yang rendah. dan pada siang hari sangat panas sekali seperti di bulan sehingga tidak dapat dijadikan tempat tinggal. diramalkan 100 tahun yang akan datang suhu bumi akan naik antara 3°-4°C. mengakibatkan kegagalan panen. Permasalahan pemanasan global seperti diuraikan di atas. Kenaikan suhu di permukaan bumi menyebabkan lapisan es yang berada di kutub banyak yang mencair.Gas rumah kaca sebenarnya sangat diperlukan dalam mengatur suhu di permukaan bumi. naiknya permukaan laut.6 °C. diadakan “Konvensi Perubahan Iklim” (United Nations Frame Work Convention on Climate Change) di Kota Kyoto (Jepang) pada tahun 1997 yang dihadiri oleh 170 negara untuk membahas pembatasanpembatasan gas-gas penyebab efek rumah kaca. Masalah gas rumah kaca muncul karena kegiatan manusia semakin banyak menghasilkan gas rumah kaca. dan akan berdampak negatif pada kehidupan di muka bumi. para ilmuwan PBB melaporkan bahwa pemanasan global akan meningkatkan penyakit. Menurut hasil penelitian para ahli. punahnya flora dan fauna yang tidak tahan terhadap perubahan. semakin banyak gas karbon dioksida dilepaskan ke udara dari hasil kegiatan manusia. mencairnya es di puncak-puncak gunung dan es di kutub. Kenaikan suhu di permukaan bumi akan mempengaruhi iklim di bumi. yaitu menyerap dan memantulkan kembali sinar matahari. Pada waktu kebakaran hutan secara meluas di Indonesia beberapa waktu yang lalu telah terjadi emisi gas karbon dioksida terbesar yang dihasilkan dari kebakaran tersebut. terutama karbon dioksida. dan tanpa ada tindakan manusia untuk menguranginya. Suhu global (secara keseluruhan) rata-rata meningkat 0.

Untuk mengurangi gas rumah kaca. Suatu nilai yang sangat menakjubkan. batu bara. Kendaraankendaraan bermotor yang selama ini menggunakan bahan bakar minyak atau gas. Ancaman banjir setiap musim hujan di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. yang berarti bumi tidak membedakan apakah emisi gas karbon dioksida itu berasal dari negara A atau B. adalah akibat dari perbuatan manusia sendiri yang menebang hutan untuk mengejar keuntungan sesaat. gas alam. yaitu program yang menjadikan udara bersih dari polusi. yang lebih bersih terhadap lingkungan. serta kehancuran hutan-hutan di daerah tangkapan air. Penanggulangan banjir seperti di Jakarta dan kota-kota lainnya. Masalah lingkungan hidup sebenarnya tidak hanya pada emisi gas karbon dioksida. merupakan ancaman bagi kehidupan manusia. Luas hutan di Jawa Barat (termasuk Provinsi Banten) hanya tinggal 21%. misalnya sumber energi yang berasal dari tenaga surya dan angin. Luas hutan di Pulau Jawa telah berada jauh di bawah luas hutan yang ideal yaitu ± 40% dari luas wilayah. tidak hanya diperlukan penataan di dalam kota seperti pembuatan saluran pembuangan air dan tempat penampungan air. pencemaran terhadap air oleh limbah-limbah industri. Berbagai wilayah di Indonesia setiap musim hujan dilanda banjir dan tanah longsor.Kita harus ingat istilah “Hanya Satu Bumi”. pembuangan sampah ke dalam sungai (termasuk sampah rumah tangga). Permasalahannya sekarang adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan pengurangan gas rumah kaca tersebut sangat besar sekali. akan tetapi daerah tangkapan air hujan di daerah hulu sungai perlu di tata kembali. baik kota maupun luar kota. Pertemuan Kyoto merupakan langkah awal untuk mengurangi polusi karbon dioksida di udara dengan mengurangi penggunaan bahan bakar seperti minyak bumi. pencemaran terhadap tanah. Hal ini merupakan kendala utama untuk menuju program langit biru. dari negara maju atau negara berkembang. pabrik-pabrik yang menggunakan energi fosil perlu diganti dengan pabrik-pabrik baru yang berteknologi tinggi. . Permasalahan lingkungan hidup cukup kompleks. masih jauh dari harapan. mencapai ratusan bahkan ribuan miliar dollar. Selain itu. menjadi penyebab utama banjir di Jakarta. Penebangan hutan yang menyebabkan banjir. diperlukan dana yang sangat besar. tetapi yang jelas peningkatan gas karbon dioksida terjadi di bumi. hutanhutan yang rusak perlu direhabilitasi. bila diganti dengan energi lain menyebabkan harga kendaraan menjadi sangat mahal sehingga konsumen akan keberatan. dan sebagainya. Penataan ruang kota yang kurang memperhatikan dampak lingkungan. yang disebut dengan bahan bakar fosil dan menggantikannya dengan bahan bakar yang dapat diperbarui.

Tetapi luasnya terus mengalami kemerosotan karena telah berubah fungsi. Malapetaka alam seperti intrust (penyusupan) air laut ke daratan. dan lain-lain. Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Proses Alam dan Kegiatan Manusia 1. Tindakan-tindakan manusia di atas telah menimbulkan dampak yang sangat buruk bagi lingkungan. Akibatnya kerusakan hutan bakau yang terus meningkat tidak terhindarkan. meningkatnya penyakit pada manusia. Kerusakan lingkungan yang disebabkan berbagai faktor sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya. Kalimantan. Demikian pula halnya hutan di pulau-pulau lainnya seperti di Sumatera. kerusakan hutan terus bertambah luas karena faktor manusia. dan pada akhirnya akan memberikan dampak buruk pula terhadap manusia sendiri. abrasi dan banjir sulit dihindari. Di pantai utara Pulau Jawa diperkirakan 90% telah rusak. Sulawesi. kekeringan air pada musim kemarau. Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia yaitu sekitar 3. Manusia harus sadar betapa pentingnya arti lingkungan hidup bagi kehidupan. curah hujannya sangat tinggi yang menimbulkan banjir besar. ikan. akan semakin sulit akibat rusaknya lingkungan hutan mangrove. Jawa Timur 28%. Keserakahan yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup harus dibayar dengan sangat mahal. Atau sebaliknya. dan sebagainya. penurunan hasil panen. Demikian pula kegiatan masyarakat pantai yang menangkap udang. D. Kayu-kayu di hutan mangrove ditebangi untuk dijual dan dijadikan kayu arang. dan lain-lain.Jawa Tengah 20%. demikian pula halnya pada pantaipantai lainnya walaupun belum seberat kerusakan hutan bakau di Pantai Utara Jawa. kepiting. rata-rata luas hutan di Pulau Jawa tinggal 23%. Hutan mangrove yang berfungsi sebagai benteng terhadap abrasi (kikisan air laut). Kerusakan Lingkungan Hidup oleh Faktor Alam . serta tempat hidup dan bertelur berbagai jenis ikan laut. Flora dan fauna akan banyak yang punah. banyak yang telah berubah fungsi menjadi tambak-tambak ikan.5 juta hektar dari total luas hutan mangrove dunia sebesar 15 juta hektar. rusaknya terumbu karang. dan kepentingankepentingan lainnya. akan menimbulkan berbagai dampak yang sangat merugikan dan mengganggu kehidupan manusia. kemarau yang berkepanjangan. Satwasatwa yang ada di dalam hutan hidupnya semakin terancam dan merana karena habitat mereka yang merupakan tempat hidupnya telah dirusak oleh manusia untuk memperoleh keuntungan.

akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang besar. termasuk pengaruh buruk pada manusia. Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan manusia berlangsung secara terus menerus dan makin lama makin besar pula kerusakan yang ditimbulkannya. Angin tornado di Amerika Serikat. Kerusakan lingkungan hidup di tepi pantai disebabkan oleh adanya abrasi yaitu pengikisan pantai oleh air laut yang terjadi secara alami. Banjir yang sering pula disertai dengan tanah longsor telah menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan kehidupan. akan menimbulkan kerusakan lingkungan seperti tumbangnya pohon-pohonan. termasuk di Indonesia. Untuk menyelamatkan pantai dari kerusakan akibat abrasi. bila telah melebihi ambang batas. tsunami. angin puting beliung. menyebabkan getaran terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi sering terjadi di berbagai belahan dunia. dan sebagainya. banyak rumah-rumah dan tanaman yang rusak. semburan debu yang menimbulkan polusi udara. dan sebagainya. dan sebagainya. abrasi. penebangan hutan untuk berbagai keperluan. Gempa bumi yang lemah tidak menimbulkan kerusakan pada lingkungan.Kerusakan lingkungan yang disebabkan faktor alam pada umumnya merupakan bencana alam seperti letusan gunung api. tetapi bila gempa yang terjadi sangat kuat. Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia terjadi dalam berbagai bentuk seperti pencemaran. jaringan listrik yang putus. pengerukan. banjir. akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan. Salah satu contoh kasus pencemaran terhadap air yaitu “Kasus Teluk Minamata” di Jepang. Banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi. awan panas yang mematikan. diikuti pula dengan kerusakan hutan yang semakin meluas. 2. Gempa bumi adalah kekuatan alam yang berasal dari dalam bumi. dan sebagainya. perlu dibangun tanggul-tanggul pemecah ombak yang berfungsi sebagai penahan abrasi di tepi pantai. Indonesia sebagai salah satu zona gunung api dunia. seperti flora dan fauna yang tertimbun arus lumpur (lahar). Ratusan orang meninggal karena memakan hasil laut yang ditangkap . Limbah-limbah yang dibuang dapat berupa limbah cair maupun padat. sering mengalami letusan gunung api akan tetapi pada umumnya letusannya tidak begitu kuat sehingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya terbatas di daerah sekitar gunung api tersebut. gempa bumi. Kerusakan Lingkungan Hidup yang Disebabkan oleh Kegiatan Manusia Kerusakan lingkungan yang disebabkan kegiatan manusia jauh lebih besar dibandingkan dengan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh proses alam.

Memperluas hutan lindung. dan laut. fauna dan kekeringan. c. Pengerukan yang dilakukan oleh perusahaan pertambangan seperti pertambangan batu bara. Pohon yang ditebang hendaknya yang besar dan tua agar pohon-pohon yang kecil dapat tumbuh subur kembali. E. sungai. Memperketat pengawasan terhadap penebangan-penebangan liar. dan memberikan hukuman yang berat kepada mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut. timah. tempat perlindungan flora dan fauna dapat tetap terpelihara dan lestari. pencegah erosi. Kasus-kasus pencemaran perairan telah sering terjadi karena pembuangan limbah industri ke dalam tanah. tumbuhtumbuhan yang terkena genangan minyak pun akan musnah pula.dari Teluk Minamata yang telah tercemar unsur merkuri (air raksa). Usaha-usaha Pelestarian Lingkungan Hidup Beberapa usaha yang dilakukan untuk pelestarian lingkungan hidup antara lain yaitu sebagai berikut. e. dan sejenisnya sehingga fungsi hutan sebagai pengatur air. danau. b. d. . Kebocoran-kebocoran pada kapal-kapal tanker dan pipa-pipa minyak yang menyebabkan tumpahan minyak ke dalam perairan. Penebangan pohon harus dilakukan secara bijaksana. Penebangan pohon dan penanaman kembali agar dilakukan dengan seimbang sehingga hutan tetap lestari. taman nasional. Merkuri tersebut berasal dari limbah-limbah industri yang dibuang ke perairan Teluk Minamata sehingga kadar merkuri di teluk tersebut telah jauh di atas ambang batas. dan lain-lain telah menimbulkan lubang-lubang dan cekungan yang besar di permukaan tanah sehingga lahan tersebut tidak dapat digunakan lagi sebelum direklamasi. dan merehabilitasi kembali hutan-hutan yang telah rusak. Penebangan-penebangan hutan untuk keperluan industri. ancaman terhadap kehidupan flora. lahan pertanian. 1. bijih besi. menyebabkan kehidupan di tempat itu terganggu. perlu diantisipasi dengan berbagai upaya. pengawetan tanah. banyak ikan-ikan yang mati. dan kebutuhan-kebutuhan lainnya telah menimbulkan kerusakan lingkungan kehidupan yang luar biasa. Kerusakan lingkungan kehidupan yang terjadi menyebabkan timbulnya lahan kritis. Beberapa usaha yang perlu dilakukan antara lain : a. Melakukan reboisasi (penanaman hutan kembali) pada kawasan-kawasan yang hutannya telah gundul. Bidang Kehutanan Kerusakan hutan yang semakin parah dan meluas.

Melakukan daur ulang (recycling) terhadap barang-barang bekas yang tidak terpakai seperti kertas. Untuk mengurangi pencemaran udara yang disebabkan oleh asap industri yang berasal dari pembakaran yang menghasilkan CO (Karbon monooksida) dan CO2 (karbon dioksida). Perlu dibuat aturan-aturan yang ketat untuk penggalian pasir di laut sehingga tidak merusak lingkungan perairan laut sekitarnya. Bidang Pertanian a. 3. dan benda-benda lainnya ke sungai maupun laut karena sungai dan laut bukan tempat pembuangan sampah. Penghijauan yaitu menanami lahan atau halaman-halaman dengan tumbuhan hijau. supaya dibuat teras-teras (sengkedan) sehingga bahaya erosi dapat diperkecil. d. Bidang Perairan a. keperluan bahan baku yang biasanya diambil dari alam dapat dikurangi. Mengubah sistem pertanian berladang (berpindah-pindah) menjadi pertanian menetap seperti sawah. sampah-sampah. f. dan ramah lingkungan. c. 4. Melarang pembuangan limbah rumah tangga. perkebunan. b. energi panas bumi. Menemukan jenis-jenis tanaman yang tahan hama sehingga dengan demikian penggunaan pestisida dapat dihindarkan. b. c. Dengan demikian selain memanfaatkan limbah barang bekas. dan sebagainya. tegalan. dan sebagainya. Bidang Industri a. diwajibkan melakukan penghijauan di lingkungan sekitarnya. Pengambilan karang di laut yang menjadi tempat berkembang biak ikan-ikan harus dilarang. Mengurangi penggunaan pestisida yang banyak digunakan untuk pemberantasan hama tanaman dengan cara memperbanyak predator (binatang pemakan) hama tanaman karena pemakaian pestisida dapat mencemarkan air dan tanah. Menetapkan kawasan-kawasan industri yang jauh dari permukiman penduduk. best. e. plastik. Menciptakan teknologi yang hemat bahan bakar. dan sebagainya. Oleh karena itu. sinar matahari. setiap industri diwajibkan membuat pengolahan limbah industri. aluminium. b. Mengurangi pemakaian bahan bakar minyak bumi dengan sumber energi yang lebih ramah lingkungan seperti energi listrik yang dihasilkan PLTA. . c.2. Limbah-limbah industri yang akan dibuang ke dalam tanah maupun perairan harus dinetralkan terlebih dahulu sehingga limbah yang dibuang tersebut telah bebas dari bahanbahan pencemar. d. Pertanian yang dilakukan pada lahan tidak rata (curam).

. Perlu dibuat aturan-aturan penangkapan ikan di sungai/laut seperti larangan penggunaan bom ikan.d. pemakaian pukat harimau di laut yang dapat menjaring ikan sampai sekecil-kecilnya. dan sebagainya.

Menetapkan kawasan perlindungan bagi flora dan fauna langka seperti Taman Nasional. Menghukum yang seberat-beratnya sesuai dengan undang-undang bagi mereka yang mengambil flora dan memburu fauna yang dilindungi. dan memberikan sanksi hukuman yang berat bagi pelanggar-pelanggar lingkungan hidup sesuai dengan tuntutan undang-undang. dan lain-lain. 6. beberapa langkah yang perlu dilakukan antara lain : a. Flora dan Fauna Untuk menjaga kepunahan flora dan fauna langka. Suaka Marga Satwa. . Cagar Alam. Perundang-undangan Melaksanakan dengan konsekuen UU No. b. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.5.

penyuluhan tentang pentingnya lingkungan hidup bagi kehidupan manusia . Diantaranya kebakaran hutan. Kesimpulan Kerusakan lingkungan hidup banyak diakibatkan oleh manusia. Pemerintah harus tegas dalam menentukan tindakan untuk menanggulangi kerusakan lebih lanjut seperti kerusakan hutan. kebakaran. dan sepeda motor membuat udara tercemar dan lapisan ozon berlubang karena asap kendaraan. Oleh karena itu. Karena suhu di bumi naik es di kutub utara mulai mencair. pabrik. Selain menanggulangi manusia harus sadar dan mengintrospeksi diri mereka agar tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti merusak lingkungan.BAB III PENUTUP A. asap pabrik yang membuat lapisan ozon berlubang dan banyak kerusakan lain yang disebabkan oleh manusia dengan cara reboisasi. Saran Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. manusia harus segera menanggulangi kerusakan ini sebelum kerusakan semakin meluas. Lapisan ozon yang berlubang membuat sinar matahari langsung ke bumi yang menyebabkan suhu di bumi naik. B. Hal tersebut membuat permukaan air laut meningkat. Karena pada saat ini pemerintah masih berpangku tangan atas apa yang terjadi dengan lingkungan. Majunya teknologi seperti mobil. penebangan liar yang mengakibatkan hutan gundul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful