a.

Pendahuluan

Ibnu Sina Pengaruh ini terwujud bukan hanya karena ibnu sina memiliki sistem, tetapi karena sistem ibnu sina/ miliki itu menampakkan keasliannya dan menunjukkan jenis jiwa jenius dalam menemukan metode - metode lalu alasan-alasan diperlukan untuk merumuskan kembali pemikiran rasional murni serta tradisi intelektual Hellenisme kemudian diwarisi ibnu sina/avecinna dan lebih jauh lagi dalam sistem keagamaan Islam.

Ide ide cemerlang gagasan ibnu sina memberikan kontribusi cukup baik bagi semua kalangan ilmuan, baik dari ilmuan Muslim maupun non Muslim. Kepopuleran ibnu sina sudah tidak diragukan lagi, terkhusus dari penemuan ibnu sina di bidang kedokteran, hal tersebut dapat dilihat dari karyanya yang sangat popular yaitu Kitab Qanun fi al-Thib serta banyak memberikan konstribusi dalam bidang ilmu kedokteran.

Dari bahasa Spanyol kata Ibnu untuk ibnu sina diucapkan Aben atau Even. ayah ibnu sina menjabat sebagai gubernur suatu daerah di salah satu pemukiman Nuh Ibnu Mansur. Setelah ayah ibnu sina meninggal saat beliau/ibnu sina berusia 22 tahun. ibnu sina mendapatkan gelar ilmiah.Spanyol-Latin.B. saat itu umur ibnu sina baru 17 tahun. Sebagai penghargaan. Gelar tersebut diraih oleh ibnu sina ketika umurnya masih remaja. selanjutnya /ibnu sina bekerja kepada Ratu Sayyedah dan . Kemudian ibnu sina pindah ke Ray. Di Eropa (dunia Barat) ibnu sina lebih dikenal dengan sebutan akibat terjadinya metamorphose Yahudi. buku tersebut sulit didapatkan. Biografi intelektual Ibnu Sina Biografi Ibnu sina Nama lengkap ibnu sina adalah Abu `Ali al-Husain ibnu `Abdillah ibn Hasan ibnu `Ali Sina. suatu kota di dekat laut kaspia. Terjadinya perubahan ini berawal dari usaha penerjemahan naskah-naskah Arab ke dalam bahasa Latin pada pertengahan abad kedua belas di Spanyol. raja meminta ibnu sina menetap di Istana selama sang raja dalam proses penyembuhan. Karena kejeniusannya itu. dan wafat pada jum`at pertama Ramadhan tahun 428 H/1037 M dalam usia 57tahun. pada saat kelahiran putranya yaitu ibnu sina. sekarang wilayah Afghanistan (Persia). kota di sebelah Taheran. Nama ibnu sina semakin terkenal ketika ibnu sina mampu menyembuhkan penyakit Raja Bukhara bernama Nuh ibn Manshur. Namun ibnu sina menolaknya dengan halus. sekarang wilayah Uzbekistan (bagian dari Persia). di sanalah ia (ibnu sina) mulai menulis ensiklopedianya tentang ilmu kedokteran kemudian terkenal dengan nama al-Qanun fi al-tibb (the Qanun). Kemampuan ibnu sina dengan cepat menyerap berbagai cabang ilmu pengetahuan membuatnya menguasai berbagai materi intelektual dari perpustakaan kerajaan. mencari berbagai referensi dasar untuk menambah ilmunya agar lebih luas berkembang. beliau (ibnu sina) hijrah ke Jurjan. sebagai imbalannya beliau (ibnu sina) hanya meminta izin untuk menggunakan perpustakaan kerajaan terdapat didalamnya buku-buku. Hal itu dimanfaatkan ibnu sina untuk membaca. Ayah ibnu sina bernama Abdullah dari Balkh merupakan seorang sarjana terhormat Ismaili. Ibu ibnu sina/ bernama Satarah berasal dari daerah Afshana. jasad ibnu sina dikebumikan di Hamadzan (Tehran). diantaranya Syaikh Ra`is serta Galenos Arab. sebuah kota kecil dekat Bukhara. berasal dari Balkh Khurasan. ibnu sina dilahirkan pada tahun 370 H / 980 M di Afshana.

berkat ketekunan dan kecerdasannya. di sinilah beliau melepaskan dahaga belajarnya siang malam sehingga semua ilmu pengetahuan dapat dikuasainya dengan baik. setelah itu ia melanjutkan dengan mempelajari ilmu-ilmu agama Islam seperti Tafsir. Hukum. Untuk menambah ilmunya. beliau juga banyak menghabiskan sebahagian waktunya dengan membaca serta membahas buku-buku yang beliau anggap penting di perpustakaan kerajaan Nuh ibnu Manshur yang bernama kutub Khana. . beliau banyak mempelajari filsafat dan cabang .anaknya Majd al-Dawlah. fisika. C. beliau berhasil menghapal al-Quran dan menguasai berbagai cabang ilmu-ilmu agama tersebut pada usia yang belum genap sepuluh tahun. Kemudian Sultan Syams al-Dawlah penguasa di Hamdan (di bahagian Barat dari Iran) mengangkat ibnu sina menjadi Menterinya. Astronomi. kesungguhan yang cukup mengagumkan ini menunjukkan bahwa ketinggian otodidaknya. Dengan kecerdasan yang beliau miliki. beliau mengalami kesulitan kendati sudah berulang-ulang membacanya bahkan beliau menghafalnya. tetap saja beliau belum dapat memahami isinya. ibnu sina meninggal dunia sebab sakit yang diderita ibnu sina yaitu penyakit disentri pada pada tahun 428 Hijrah bersamaan dengan tahun 103 Masehi di Hamazan ( sekarang wilayah Iran). Pengetahuan yang pertama kali yang dia pelajari adalah membaca alQur‟an. beliau juga mempelajari beberapa disiplin ilmu diantaranya Matematika. namun pada saat ia menyelami ilmu metafisika nya Arisstoteles. Dalam bidang Pendidikan lain. kedokteran. Kemudian ibnu sina Hijrah ke Isfahan. Secara tidak langsung Ibnu Sina telah berguru kepada al-Farabi.cabangnya. Ushuluddin dan lain sebagainya. logika. barulah Ibnu Sina dapat memahami ilmu metafisika dengan baik. dan sebagainya. bahkan dalam otobiografinya disebutkan mengenai utang budinya kepada Al-Farabi. setelah ia membaca karya Al-Farabi dalam buku risalahnya. Pendidikan Ibnu Sina Ibnu Sina memulai pendidikannya pada usia lima tahun di kota kelahirannya. Fiqih. Bukhara. dan sudah benarbenar dikenal pada saat beliau berumur 17 tahun dengan pembuktian bahwa beliau telah berhasil menyembuhkan penyakit yang diderita sultan Samani Nuh Ibn Mansur. Pada usia 16 tahun beliau mulai dikenal sebagai ahli pengobatan.

the effects of which were described as loss of weight and strength. Stewart menerangkan : “ Ibnu Sina is Now credited with such personal contributions as recognizing the contagious nature of tuberculosis and describing certain skin diseases and psychological disorders. once the diagnosis was made to have the sufferer united with the one he or she was pining for.B. Metode Ilmiah Ibnu Sina Ibnu Sina merupakan Filosof besar Islam yang berhasil membangun system filsafat lengkap dan terperinci. Abu Sahl al-Masihi serta Abu Manshur al-Hasan bin Nuh untuk ilmu kedokteran. Pengaruh ini terwujud bukan hanya karena ibnu sina memiliki system.C dan bisa membahayakan kesehatan saat ini. begitu juga dengan penyakit Chrionis. suatu system telah mendominasi tradisi filsafat Muslim beberapa abad. Diantara metode – metode dari pemikiran ibnu sina paling populer adalah: Bidang kedokteran yaitu Penyakit T. and advanced view for his time. he invented a saclike precision device that helped to improve the accuracy of instruments used for measuring angles and short lengths. Beliau/ibnu sina juga belajar Aritmatika dari `Ali Natili seorang sufi ismaili berkebangsaaan India. Di dalam bukunya “ Early Islam”. Among the latter was love sickness. The cure was quite simple. antara lain Abu Bakar Ahmad bin Muhammad al-Barqi alKhawarizmi untuk ilmu bahasa. Ibnu Sina juga menyerap berbagai ilmu dari beberapa orang Guru. sudah ditemukan dan sudah dicarikan pengobatannya oleh Ibnu sina pada seribu tahun lalu. helping to lay the foundations of experimental science that was to . Guru-Guru Ibnu Sina Di samping belajar secara otodidak. Ibnu Sina also observed that certain diseases can be spread by water and soil. Desmond Stewart menyebutkan penemuan-penemuan baru Ibnu Sina tentang menularnya penyakit T. He also made many investigations in the realm of physics. fever and various chronic ailments.B. Outside the realm of pure medicine. tetapi karena system yang dimilikinya menampakan keaslian juga menunjukkan jiwa yang jenius dalam menentukan metode–metode serta diperlukan untuk merumuskan kembali pemikiran rasional murni dan tradisi intelektual ibnu sina atau untuk mewarisi dan dalam system keagamaan Islam.C juga Chronis Mengenai penyakit-penyakit berbahaya sangat mengganggu manusia zaman modern ini.D. E. Ismail al-Zahid untuk ilmu fiqih.

dan sementara itu penyelidikan orisinal menyusut beberapa abad setelah masa ibnu sina. selain itu ibnu sina menulis tentang cara mengobati penyakit-penyakit kulit dan penyakit gangguan jiwa. Sarton juga menguraikan pengaruh Ibnu Sina sangat besar terhadap ruang lingkup juga perkembangan ilmu kedokteran Barat. ibnu sina memperoleh julukan “Father of Doctors” ( Para Dokter). Dalam dunia Islam sendiri. pemikir dan filusuf generasi-generasi sesudahnya. Makna: “ sekarang Ibnu Sina meninggalkan saham-saham pribadi mengenai pengakuan sifat menular dari penyakit T. Sepertinya kontribusi terpenting dari ibnu sina dan diwariskan ibnu sina kepada dunia kedokteran adalah dalam ilmu medisnya. Berkat prestasinya dalam ilmu medis. George Sarton. ibnu sina telah menemukan sakit cinta (love sicknes). Seyyed Hossein Nasr[19] menyebutkan bahwa karya besar Qanun itu adalah karya paling banyak dibaca juga besar pengaruhnya pada ilmu medis Islam dan Eropa. penyakit lokal bertendensi menjalar memulai pendidikannya pada usia lima tahun di kota . maka si penderita dapat dipertemukan dengan orang yang dirinduinya. akibat hilangnya keseimbangan serta penjagaan diri. Pengaruh Ibnu Sina Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran dan telaahnya di bidang kedokteran tidak hanya tertuju pada dunia Islam tetapi juga merambah ke Eropa. diakui berpengaruh signifikan kepada para ilmuwan.develop in the 16 th and 17 th centuries”. menyatakan bahwa prestasi medis Ibnu Sina sedemikian lengkap sehingga mengecilkan sumbangan lainnya dari seluruh dunia. Natsir Arsyadmenyebutkan bahwa dokter kawakan ibnu sina pernah dijuluki sebagai Medicorum Principal atau “Raja Diraja Dokter”. penyakit organ-organ tertentu. seolah-olah mereka hanya membuat penemuan lebih kecil. adalah “Raja Obat”. Diantara penyakit terakhir ini. puncak tertinggi dalam ilmu kedokteran. yaitu setelah dilakukan pemeriksaan. Pengobatannya sangat sederhana. oleh kaum Latin Skolastik. Kontribusi ibnu sina terhadap pemikiran dan ilmu pengetahuan amatlah besar. Julukan lain pernah diberikan kepada ibnu sina. begitu juga dengan sakit demam panas juga penyakit-penyakit chronis. misalnya. ia/ibnu sina dianggap sebagai zenith. Karya besar ini merupakan satu dari buku yang paling sering dicetak di Eropa pada masa Renaisans dalam terjemahan Latinnya oleh Gerard dari Cremona. yaitu Qanun fi al-Thibb (Canon of Medicine. Konstitusi Ilmu Kedokteran). dari pria juga wanita G. Buku teks standar ini terdiri dari lima bagian pokok: prinsip-prinsip umum.C.B. obat-obatan. Karya ilmiah (textbook) ibnu sina merupakan referensi dasar utama ilmu medis di Eropa dalam periode waktu lebih panjang dari buku-buku lainnya.

bahkan sebelum dan sesudahnya. sampai saatnya ibnu sina dan Ibnu Rusyd dan juga pujangga Timur lain membuktikan kembali falsafah Aristoteles disertai dengan penerangan dan keterangan yang luas. Pada Abad Pertengahan. sangat sukar sekali didapatnya dan sangat susah dipahami dan digemari orang karena peperangan-peperangan yang meraja lela di sebelah Timur. karena kitabnya tersembunyi entah dimana. ibnu sina otodidak. sejumlah besar karya ibnu sina telah diterjemahkan dalam bahasa Latin dan Hebrew. bukan saja karena kepadatan ilmunya. Ibnu Sina juga menulis dalam bahasa Persia. Selain menulis dalam bahasa Arab. di berbagai universitas. karya ibnu sina dalam bidang bahasa tersebut merupakan bahasa-bahasa pengantar ilmu pengetahuan masa itu. Bukhara. Dalam dunia Islam kitab-kitab Ibnu Sina terkenal. kedokteran dan kimia ada ditulisnya dalam bentuk syair. Pengetahuan yang pertama kali yang dia pelajari adalah membaca al-Qur ke seluruh tubuh. Arsyad juga menyebutkan bahwa buku Qanun ibnu sina sejak zaman dinasti Han di Cina telah menjadi buku standar karya-karya medis Cina.kelahirannya. dan obat-obatan majemuk. mulai mempergunakan buku-buku itu sebagai textbook.kendatipun ada. Ilmu-ilmu pengetahuan seperti ilmu jiwa. untuk itulah mari kita memperbanyak syukur karena kita dapat mengetahui ilmu-ilmu dari Ibnu Sina melalui karya-karyanya. ibnu sina dianggap sebagai imam para filosof di masanya. Di bidang filsafat. dapat ditemukan melalui buku-buku dikarangnya untuk ilmu logika dengan syair. genius orisinil bukan hanya dunia Islam menyanjungnya. . Buku -bukunya dalam bahasa Persia. filosof kenamaan dari Eropa Barat pada Abad Pertengahan menyatakan dalam Regacy of Islam -nya Alfred Gullaume. Kebanyakan buku-bukunya telah disalin kedalam bahasa Latin. seumpama demam. akan tetapi karena bahasanya baik diiringi caranya menulis sangat terang. ibnu sina pun penyair. Selain kepandaiannya sebagai flosof dan dokter. Ketika orangorang Eropa diabad tengah. bukan pinjaman sehingga Roger Bacon. Oleh karena itu nama ibnu sina dalam abad pertengahan di Eropa sangat berpengaruh. ia/ibnu sina memang merupakan satu bintang gemerlapan memancarkan cahaya sendiri. telah diterbitkan di Teheran dalam tahun 1954. “Sebagian besar filsafat Aristoteles sedikitpun tak dapat memberi pengaruh di Barat. Ide-ide cemerlang dari ibnu sina memberikan dampak signifikan dalam ilmu pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa begitu besarnya pengaruh dari Ibnu Sina mengenai pemikiran yang beliau/ibnu sina tuangkan kepada kita.

Sebagai orang tua dan selalu ingin anak keturunanya menjadi anak cerdas dalam segala bidang. tapi kalau dari awal sudah diniatkan untuk kepentingan baik dan untuk orang banyak. kemudian mendekatkan diri kepada Sang Pencipta kehidupan. Keseimbangan iman juga takwa ibnu sina. dan ilmu alam. dibuktikan dengan belajar alquran dari kecil membuktikan bahwa jiwanya dari kecil sudah diisi dengan ruh yang suci sehingga dalam perjalanan hidupnya selalu mengharap ridho dan tawakkal kepada Allah untuk mencapai cita-cita. Walaupun sebenarnya tidak pada saat menghadapi kesulitan saja meminta pertolongan. maka anak tersebut tidak mudah putus asa. Dengan membaca Al-Qur‟an sedari dini manusia bisa menggali ilmu pengetahuan didalamnya. semoga diberi kemudahan walaupun segala kendala pasti ada. karena sesungguhnya Alquran adalah ilmunya dan kehidupan di alam ini adalah prakteknya. maka insyaAllah segala kesulitan. Ibnu Sina dengan seksama menggabungkan itu semua yaitu antara Alquran dan praktek di alam raya ini. pantaslah ibnu sina menjadi inspirasi banyak orang. . sehingga segala pekerjaan untuk dikerjakan selalu diberi Ridho oleh-Nya. Sehingga jika dalam perjalanan menuju cita-cita yang ingin dicapai. Yaitu menyeimbangkan pelajaran antara ilmu agama dan ilmu umum atau ilmu pengetahuan sebagai prakteknya. tetapi setiap waktu menginggat kita harus ingat kepada Allah SWT. pasti selalu dibimbing oleh-Nya.H. Tetapi bisa berhenti sejenak dari hiruk pikuk kesibukan duniawi. Dengan hasil karya pada waktu itu bisa mengubah dunia dalam bidang kedokteran sangat mengagumkan juga luar biasa. baik muslim maupun non muslim kemudian ingin belajar tentang ilmu pengetahuan khususnya kedokteran. di tengah jalan mengalami kendala atau kerikil-kerikil. rintangan akan secepatnya terselesaikan karena kita selalu mengingat kepada Sang Pencipta. masa remaja hingga masa tuanya adalah bahwa hidup ini memang penuh perjuangan serta kerja keras dalam hal menuntut ilmu agar ilmu itu bisa berguna untuk diri sendiri dan orang lain. Pelajaran dari karakter personal Ibnu Sina Pelajaran penting bisa diambil dari kisah ibnu sina diatas dari mulai masa kecil. tentunya dianjurkan mengikuti kisah hidup Ibnu Sina di atas. disamping berusaha dengan mempelajari ilmu dengan gurunya dan belajar secara otodidak. sehingga muncullah ide-ide atau pemikiran belum ada di Barat pada saat itu.

Fase pertama yaitu fase belajar ibnu sina mengawali dari usia lima tahun sehingga sepuluh tahun dalam mempelajari ilmu juga dasar Alquran serta ilmu-ilmu agama. Abu Sahl „Isa bin Yahya al-Masity al-Jurjani.Karir Ibnu Sina sebagai Ilmuan Mengawali karirnya pertama Ibnu Sina mengikuti kiprah orang tuanya. pertama adalah fasa pembentukan (al-tahsil) dan fasa produktif (al-intaj al-ilmi). Abiwarud. ibnu sina memutuskan pindah ke Rayi. kemudian terjadi kemelut politik di tubuh pemerintahan Nuh bin Mansur. ibnu sina pergi ke Karkang ibukota al-Khawarizm. Dalam keadaan situasi politik yang bagitu ricuh. kedoktoran. logika. Ibnu Sina memutuskan untuk meninggalkan daerah asalnya. . di mana aktivitas Ibnu Sina lebih banyak kepada reseptif dan retentif. Fase keduanya. Abu Rayhan alBiruni serta Abu Nash al-Iraqi. waktu itu terserang penyakit. Syaqan. Setelah usia ibnu sina atau memasuki dua puluh dua tahun. Ibnu Sina melakukan aktivitas lebih produktif yaitu menghasilkan karyakarya secara produktif dan sintesis. yaitu Mansur. Kedua orang putera kerajaan. dan membantu menyembuhkannya. yaitu fase produktif. bekerja pada As-Sayyidah dan putranya Madjid al-Daulah. sehingga seluruh wilayah kerajaan Samani berpusat di Bukhara jatuh ke tangan Mahmud al-Ghaznawi tersebut. ayahnya meninggal dunia. Sejarah serta perjalanan hidupnya dari segi keilmuannya dapat dibahagi kepada dua fasa. semasa ibnu sina berumur dua puluh satu tahun. kemudian dimenangkan oleh Abdul Malik. di daerah tersebut Ibnu Sina mendapat penghormatan juga perlakuan baik. psikologi. yaitu membantu tugas-tugas amir Nuh bin Mansur. Setelah kota yang disinggahi ibnu sina terakhir ini juga kurang aman.Waktu ini ibnu sina mulai melakukan aktivitas bersifat produktif. Selanjutnya dalam pemerintahan yang belum stabil saat itu terjadi serbuam dilakukan oleh kesultanan Mahmud alGhaznawi. ibnu sina lebih banyak melakukan penyerapan. Jajarin selanjutnya ke Jurjan. ibnu sina misalnya diminta menyusun kumpulan pemikiran filsafat oleh Abu al-Husain al-Arudi. Ibnu Sina mengalami masa yang lebih didominasi oleh masa belajarnya. Untuk ini ibnu sina menyusun buku al-Majmu‟. Abu al-Khir al-Khamar. fisika. Abd Malik saling berebut kekuasaan. Di kota ini pula Ibnu Sina banyak berkenalan dengan sejumlah pakar para ilmuwan seperti. ibnu sina mulai mengarang kitab-kitab tentang metafisika.I. Setelah itu ibnu sina melanjutkan perjalanan ke Nasa. Setelah itu ibnu sina menulis buku al-Hashil wa alMashul dan al-Birr wa al-Ism atas permintaan Abu Bakar al-Barqy al-Hawarizmy.

F. Kitab ini antara lain berisikan tentang uraian filsafat dengan segala aspeknya Kitab An-Najah. merupakan karya ibnu sina dalam bidang filsafat. namun untuk mengetahui berapa jumlah buku karya-karya ibnu sina/ tersebut secara pasti sangatlah sulit. Buku ini ditulis dalam bahasa Arab juga masih tersimpan dalam berbagai perpustakaan di Istanbul. selain itu buku ini juga secara lengkap membahas tentang pemikiran Ibnu Sina tentang ilmu Jiwa. “Raja Obat”. sedangkan terjemahannya dalam bahasa Yahudi dan Latin masih terdapat hingga sekarang. logika. politik dan sastra arab. oleh kaum Latin Skolastik. Pertama. kitab ini ditulis oleh ibnu sina untuk para pelajar yang ingin mempelajari dasardasar ilmu hikmah. merupakan karya Ibnu Sina dalam bidang ilmu fisika.Hitti dengan menggunakan daftar dan dibuat al-Qifti mengatakan bahwa karya-karya tulis Ibnu Sina sekitar 99 (sembilan puluh sembilan) buah. Kitab Fi Aqsam al-Ulum al-Aqliyah. Pengaruh pemikiran filsafat Ibnu Sina seperti karya pemikiran juga telaahnya di bidang kedokteran tidak hanya tertuju pada dunia Islam tetapi juga merambah ke Eropa. Berkat prestasinya dalam ilmu medis. Phillip K. Natsir Arsyad menyebutkan bahwa dokter kawakan Ibnu Sina pernah dijuluki sebagai Medicorum Principal atau “Raja Diraja Dokter”. Ibnu Sina memperoleh julukan “Father of Doctors” (Bapak Para Dokter). filsafat. diantarannya ilmu kedokteran.Isyarat wa al-Tanbihat. setidaknya ada dua pendapat. Buku-buku karangannya hampir meliputi seluruh cabang ilmu pengetahuan. merupakan karya ibnu sina dalam bidang ilmu kedokteran. Kitab al.     Selain kitab-kitab tersebut masih banyak karya ibnu sina berjumlah cukup besar. merupakan kitab tentang ringkasan dari kitab As-Syifa. isinya mengandung uraian tentang logika dan hikmah. filusuf generasi-generasi sesudahnya. pemikir. Buku ini merupakan iktisar pengobatan Islam juga diajarkan hingga kini di Timur. Namun untuk menjawab hal ini. ibnu . Kitab As-Syifa. Kedua. Kontribusi Ibnu Sina terhadap pemikiran serta ilmu pengetahuan amatlah besar dan diakui berpengaruh signifikan kepada para ilmuwan. Buku ini pernah menjadi satu-satunya rujukan dalam bidang kedokteran di Eropa selama lebih kurang lima abad. Ibnu Sina juga dikenal sebagai seorang ilmuwan yang sangat produktif dalam menghasilkan berbagai karya buku. dari penyelidikan yang dilakukan oleh Father dari Domician di Kairo terhadap karyakarya Ibnu Sina. penerbitannya pertama kali dilakukan di Kairo pada tahun 1910 M. mengingat perbedaan tentang sedikit banyaknya data yang digunakan. Julukan lain juga diberikan kepada Ibnu Sina. Adapun karya-karyanya sebagai berikut :  Kitab Qanun fi al-Thib. seperti. Karya–karya utama Ibnu Sina Dalam sejarah kehidupannya. ilmu jiwa. Dalam dunia Islam sendiri. fisika. ia mencatat sebanyak 276 (dua ratus tujuh puluh enam) buah.

Karya ilmiah (textbook) Ibnu Sina merupakan referensi dasar utama ilmu medis di Eropa dalam periode waktu yang lebih panjang dari buku-buku lainnya yang pernah ditulis. Buku teks standar ini terdiri dari lima bagian pokok: prinsip-prinsip umum. Ibnu Sina dianggap sebagai imam para filosof di masanya. bukan saja karena kepadatan ilmunya. Oleh karena itu nama Ibnu Sina dalam abad pertengahan di Eropa sangat berpengaruh. juga bukan pinjaman. hal ini besar pengaruhnya pada ilmu medis Islam dan Eropa. sementara itu penyelidikan orisinal menyusut beberapa abad setelah masa Ibnu Sina.buku itu sebagai textbook. Seyyed Hossein Nasr[19] menyebutkan bahwa karya besar Qanun itu adalah karya paling banyak dibaca. Konstitusi Ilmu Kedokteran). Ibnu Rusyd juga pujangga Timur lain membuktikan kembali falsafah Aristoteles disertai dengan penerangan dan keterangan yang luas. banyak buku-buku ibnu sina telah disalin kedalam bahasa Latin. Karya besar ini merupakan satu dari buku yang paling sering dicetak di Eropa pada masa Renaisans dalam terjemahan Latin-nya oleh Gerard dari Cremona. “Sebagian besar filsafat Aristoteles sedikitpun tidak dapat memberi pengaruh di Barat. Selain kepandaiannya sebagai flosof dan dokter. dapat ditemukan melalui buku-buku karya ibnu sina untuk ilmu logika dengan syair. penyakit organ-organ tertentu. karena kitabnya tersembunyi entah dimana. obat-obatan. bahkan sebelum dan sesudahnya. Di bidang filsafat. yaitu Qanun fi al-Thibb (Canon of Medicine. filusuf generasi-generasi sesudahnya. Sarton juga menguraikan pengaruh Ibnu Sina sangat besar terhadap ruang lingkup juga perkembangan ilmu kedokteran Barat. Ibnu Sina memperoleh julukan menyatakan dalam Regacy of Islam-nya Alfred Gullaume. menyatakan bahwa prestasi medis Ibnu Sina sedemikian lengkap sehingga mengecilkan sumbangan lainnya dari seluruh dunia. kendatipun ada. Arsyad juga menyebutkan bahwa buku Qanun Ibnu Sina sejak zaman dinasti Han di Cina telah menjadi buku standar karya-karya medis Cina. Dalam dunia Islam kitab-kitab Ibnu Sina terkenal.juga obat-obatan majemuk. Sepertinya kontribusi terpenting Ibnu Sina diwariskan untuk dunia kedokteran adalah dalam ilmu medisnya.sina dianggap sebagai zenith. bukan hanya dunia Islam menyanjung (ibnu sina) sebagai satu bintang gemerlapan memancarkan cahaya sendiri. sampai saatnya Ibnu Sina. Pada Abad Pertengahan. seumpama demam. ibnu sina pun penyair. Ibnu Sina otodidak juga genius orisinil. puncak tertinggi dalam ilmu kedokteran. Berkat prestasinya dalam ilmu medis. penyakit lokal bertendensi menjalar ke seluruh tubuh. sejumlah besar karya Ibnu Sina telah diterjemahkan dalam bahasa Latin juga Hebrew. seolah-olah mereka hanya membuat penemuan kecil. di berbagai universitas. kedokteran dan kimia ditulisnya dalam bentuk syair. mulai mempergunakan buku . Ilmu – ilmu pengetahuan seperti ilmu jiwa. sehingga Roger Bacon. yang merupakan bahasa-bahasa pengantar ilmu pengetahuan masa itu. Ketika orang–orang Eropa diabad tengah. sangat sukar sekali didapatnya serta sangat susah dipahami kemudian digemari orang karena peperangan . akan tetapi karena bahasanya yang baik dan caranya menulis sangat . filosof kenamaan dari Eropa Barat pada Abad Pertengahan nbsp. George Sarton.peperangan yang meraja lela di sebeleah Timur.

Buku -bukunya dalam bahasa Persia. telah diterbitkan di Teheran dalam tahun 1954. . Dapat disimpulkan bahwa begitu besarnya pengaruh dari sosok Ibnu Sina mengenai pemikiran yang beliau tuangkan kepada kita.terang. Ibnu Sina juga menulis dalam bahasa Persia. Selain menulis dalam bahasa Arab. untuk itulah mari kita memperbanyak syukur karena kita dapat mengetahui ilmu-ilmu dari karya-karya Ibnu Sina. Ide-ide cemerlang dari ibnu sina memberikan dampak signifikan dalam ilmu pengetahuan.

Ibn. (Bulan Bintang. Nasr. ‟s Psychology. (Jakarta: Universitas Indonesia. M. ( Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2010) Sarton. Buku Pintar Islam. Cet. Filsafat Islam . Oemar Amin. Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam. 1997). Nata. Bina Ilmu. Sirajuddin. VI.1401 H). 1959) Riswanto.Uyun al-Anba. Abuddin. (Jakarta : Bulan Bintang. Al-Fikr al-„Arabi wa Makanuhu fi al-Tarikh. 1989). (Jakarta:Paramadina. (Jakarta: Gaya Media Pertama. 2009). Muhammad. Arsyad. al-Falsafat al-Islamiyyat. Mengenal Pribadi 30 Pendekar dan Pemikir Islam dari masa ke masa .DAFTAR PUSTAKA                 Athif al. Rahman. fazlur. . 1968). Haque. (Bandung: PT Mizan Pustaka. Filsafat Islam. 1998). (Mesir : alMuassasah al-„Ammah. Harun. 1975). (Surabaya : PT. Nasution. Munawir. Hoesin. Imam. Nurcholis. Seyyed Hossein. De Lacy. Arif Munandar. Wajah Peradaban: Menelusuri Jejak Pribadi-Pribadi Besar Islam. 2000). Hasyimsyah. (Kairo: Dar al-Ma`arif. Ilmuwan Muslim Sepanjang Sejarah (Bandung: Mizan. Filsafat Islam Filosof of Filsafatnya. Atiqul. Science and Civilization in Islam (Cambridge. George . 1978). (Mesir : Al-Mathba‟ah al-Wahabiyyah.1952) Ushaibah. Ahmad. Madjid . 2002). 1949) Zar. A History of Science (New York: Harvard University Press. 1299 H) Zaenal Abidin. o‟Leary. Ibnu Siena (Avecenna) Sarjana dan Filosuf Dunia. Terj. (Bandung: Zaman. Juz II. Budi Rahmat et. 1996). Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya. (London : Oxford University Press.al. Natsir. Kaki Langit Peradaban Islam.`Iraqy. 1985). (Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful