Cara Membuat Herbarium

1. Pengertian Herbarium Herbarium adalah tumbuhan utuh yang telah kering. Utuh maksudnya lengkap organ vegetatif dan generatif. Organ vegetatif terdiri dari akar, batang, daun sedangkan organ generatif terdiri dari bunga, buah dan biji. Biasanya herbarium dibuat untuk tumbuhan yang berukuran kecil hingga sedang. Hal ini berhubungan dengan cara pengeringannya yang praktis karena biasanya herbarium dibuat dengan menggunakan buku tebal yang relatif ukurannya kecil. 2. Cara Membuat Herbarium Herbarium yang baik adalah herbarium yang lengkap organ vegetatif dan organ generatifnya. Selain itu kerapian herbarium juga akan menentukan estetika. Oleh sebab itu pengerjaan herbarium harus teliti dan berhati-hati. Untuk membuat herbarium dari tumbuhan yang mini relatif lebih mudah daripada membuat herbarium dari tumbuhan besar. Berikut ini adalah tips membuat herbarium. 2.1. Membuat herbarium ukuran mini Jenis herbarium inilah yang mudah dibuat karena ukuran tumbuhannya kecil sehingga tidak terlalu repot untuk menata dan proses pengeringannya juga relatif lebih cepat. Langkah yang harus dilakukan yaitu : - mencari tumbuhan yang ukurannya kerdil/mini. - lakukan pembersihan dari kotoran dan bagian tumbuhan yang telah kering. - cari koran atau buku tebal sebagai alat pengering - buka lembaran koran atau buku lalu selipkan tumbuhan tersebut - tata kerapian tumbuhan jangan sampai ada daun yang terlipat atau batang yang tumpang tindih - simpan ditempat pada kondisi suhu kamar. Contoh tumbuhannya : Ageratum conyzoides, Cleome rutidosperma dan Euphorbia hirta. 2.2. Membuat herbarium tumbuhan ukuran besar Membuat herbarium tumbuhan yang memiliki ukuran yang besar tidak mudah. Perlu ketelitian agar hasilnya memuaskan. Ada dua alternatif untuk membuat herbarium tumbuhan ukuran besar yaitu dengan menyediakan alat pengering yang besar atau dengan memotong tumbuhan sehingga muat untuk dikeringkan pada buku tebal yang kecil. Lahkah yang dilakukan sebagian sama dengan herbarium mini, hanya ada tambahan yaitu : - cari tumbuhan yang akan diherbariumkan - bersihkan tumbuhan dari kotoran dan bagian tumbuhan yang telah busuk atau kering - sesuaikan ukuran tumbuhan dengan media pengering yang dimiliki
y y

untuk alat pengering yang kapasitasnya besar sehingga mampu menampung tumbuhan kita caranya sama dengan membuat herbarium mini untuk alat pengering yang ukurannya kecil sehingga tidak dapat memuat secara utuh tumbuhan tersebut, maka harus dilakukan pemotongan. Disinilah peran teliti dan logika. Dengan ketelitian kita dapat membuat potongan yang rapi sedang dengan logika kita dapat merekayasa bahwa tumbuhan tersebut seolah-olah tidak pernah dipotong. Untuk selengkapnya, pelajari trik untuk membuat herbarium tumbuhan besar di bawah.

Persediaan material 4. Herbarium sangat penting untuk digunakan dalam pekerjaan taksonomi. Kebun Raya Purwodadi. Koleksi basah tidak dipres dan merupakan specimenspesimen hidup yang dipelihara dengan baik. kebun Cibodas.. akhir-kahir ini kebun raya mengarah ke penelitianpenelitian yang cenderung berhubungan dengan material hidup.Nusa Tenggara dan Kalimantan. Untuk alasan ini kebunkebun botani (kebun raya) bahkan lebih berguna daripada herbarium. Mengidentifikasi bahan percobaan 2. Indonesia memiliki banyak kebun-kebun botani seperti yang ada di kebun raya Bogor. Pengajaran 4. monogafi dan revisi 3. dan Kebun Raya Bali maupun yang ada di Riau. Pengamatan bahan bukti percobaan Kegiatan botani sistematika pada awalnya meneliti tumbuhan-tumbuhan yang termasuk . biasanya kertas manila yang menghasilkan suatu label dan data yang rinci serta disipan dalam rak-rak atau lemari besi dalam urutan menurut aturan dimana herbarium itu disimpan. Proyek riset taksonomi 2. Tetapi manfaat herbarium ini dapat dipertimbangkan pula.buka lembaran buku atau koran lalu diselipkan tumbuhannya dan disimpan pada suhu kamar Biasanya lama pengeringan herbarium minimal 2 minggu tergantung jenis tumbuhan seperti untuk jenis rumput tetapi jenis herbaceus mungkin sampai satu bulan TRIK TELITI DAN LOGIK y y Untuk memotong helai daun (biasanya tumbuhannya berdaun pita yang panjang seperti ilalang (I. BATASAN DAN KEGUNAAN HERBARIUM Herbarium adalah kumpulan tumbuhan kering yang dipres dan ditempelkan pada lembaran kertas. kebun raya. Herbarium terdiri dari koleksi kering dan koleksi basah. Kebun botani memiliki empat kegunaan utama yaitu: 1. cylindrica) mulailah sekitar 10 cm dari pangkal helai dan sambungkan dengan potongan 10 cm dari ujung helai Untuk tangkai bunga yang panjang misalnya ilalang cukup potong pada pangkal tangkai bunga dan pada pangkal bulir potong pada 7 cm ke bawah lalu tempelkan A. Dasar untuk penelitian dan persiapan flora. Tiap-tiap specimen digunakan untuk mengidentifikasi specimen-spesimen baru yang tidak diketahui namanya. Tempat pendidikan 3. Prosesnya dengan cara membandingkan antara tanaman yang ingin diketahui namanya dengan specimen yang suda diketahui namanya yang ada pada tempat-tempat penyimpanan herbarium atau untuk mempelajari morfologi paku ( serbuk sari ). Perlindungan Sebuah herbarium dapat memberikan empat layanan utama yaitu: 1.

Buku kecil untuk catatan lapangan 6. Sedangkan cara mengoleksi pohon-pohon yang tinggi. Formaldehid 4% 16. Altimeter 12. Spidol 10. pengajaran dan pusat infornasi untuk masyarakat umum. biji dan sebagainya. Etiket gantung 8. Philipina. Herba merupakan tumbuhan yang berbatang rendah dekat dengan permukaan tanah. Kantung plastic bermacam ukuran 5. Pisau 3. Dalam pengumpulan tumbuhan dilapangan harus memperhatikan hal-hal berikut: a. Hortus Mortus dan istilah-istilah yang lain. Pemeliharaan yang hati-hati dapat tahan dalam jangaka waktu yang lama. dan jaringan kayunya sangat sedikit. namun tergantung kelengkapan data dan asal usul materialnya. Kupri sulfat 20. daun. Pensil hitam 9. Herbarium tidak hanya sekedar specimen tumbuhan yang diawetkan. Pada pengoleksian idealnya harus berisi semua bagian tanaman seperti akar. Specimen-spesimen herbarium ini dapat emmberikan macam-macam informasi. dan pengawetan specimen tumbuhan. Selain di Bogor Indonesia. Garpu tanah atau cetok 4. Label 7. PERALATAN DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBUATAN HERBARIUM 1. Dengan ditemukan cara pengepresan. Asam cuka 19. lunak. buah. sebagai contohnya herbarium dari Ghini (1519-1559) danCaesalpino (1519-1576) masih ada sampai sekarang di herbarium Leiden. Tumbuhan yang dibuat herbarim diusahakan selengkap mungkin dan terutama tumbuhan yang sedang berbunga atau yang sedang berbuah. sehingga memungkinkan untuk disimpan dalam waktu yang lama. Etil alcohol 70% 17. Pengepres (sasah) 14. Kaca pembesar 11. batang. Istilah herbarium dipakai oleh Linnaeus sedang sebelumnya dipakai oleh Hortus Siccus. berair. Gunting untuk tanaman 2. Kertas herbarium ukuran 29cmx 43cm 13. Akuades C. namun dapat digunakan sebagai kegioatan botani lainnya seperti sebagi sumber dasar untuk ahli taksonomi dan ilmu lain yang memerlukan informasi dasar. . Sublimat 18.herba. Pengaruh Linnaeus ini mempunyai arti sebagaimana yang dipergunakan orang sampai saat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk pengobatan. Kertas Koran 15. Herbarium adalah suatu museum sehingga dapat digunakan sebagai pusat penelitian . Amerika. Papua Nugini. liana dan epifit yakni dengan mengumpulkan apa saja yang dimiliki oleh tanaman tersebut yang diseleksi tanpa merusak tanaman tersebut. banyak tempat penyimpanan specimen-spesimen yang diawetkan antara lain di Singapura. pengeringan. B. Belanda dan lainnya. CARA MENGOLEKSI Cara koleksi tumbuhan-tumbuhan yang memiliki perawakan kecil seperti herba atau semak dapat dikoleksi secara menyeluh.

Ambil botol plastic polietena yang mempunyai ukuran 2. paradichlorobenzena (PBD). Lokasi 5. Pengawetan 1. Digestive : garam merkuri dan merkuri klorida. c. Pengawetan herbarium kering Bahan yang sudah dikeringkan dicelup pada campuran 1000cc alcohol dan 40gr sublimat hingga basah seluruhnya. Kontak : gas sianida. E. bagian-bagian dalam tumbuhan (besar populasi). Di tempat penyimpanan Insektisida yang digunakan selama penyimpanan : a. nama singkatan kolektor. Pengerigan Pengeringan dan pengawetan bertujuan untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh serangga. Tanggal 7.Kumpulkan tanaman dari lapangan kedalan vaskulum atau masukkan diantara kertas koran. 8. Pengeringan dan pengawetan specimen dapat dilakukan dengan beberapa cara : oven. dan tipe vegetasi. Tumbuhan diberi etiket gantung dan diberi nomor urut. Kemudian keringkan lagi hingga kering betul. b. Etil alcohol 75% 2. Klasifikasi itu diantaranya menurut Bessey. Habitat : meliputi topografi. tambah 2 sdt heksamin masukkan dalam botol plastic. bau. tinggi tempat. 4. Suku 4. Dilapangan a. tanggal pengambilan. 25cc formalin. keadaan lingkungan. b. SPESIMEN Specimen herbarium ditempatkan pada tempat penyimpanan specimen berupa almari atau rak herbarium dari besi. Ketinggian 6. b. warna. Nomor specimen 3. Label Buku catatan di lapangan digunakan untuk mengisi label yang digunakan pada specimen herbarium meliputi : 1. . dan karbon sulfide. Menggunakan formaldehid (8%) i. Nomor koleksi 2. Pengawetan herbarium basah Tumbuhan dicuci hungga bersih dan masukkan dalam bahan yang terdiri atas campuran 1000cc air suling. iii. iv. dan 15cc merkuri sulfat.5l . 3. air. diberi bahan kimia atau pengeringan dengan sinar matahari. dan lain-lain. Hooker atau ahli lain. 1cc asam cuka. Bentham. Pada buku koleksi dibuat catatan yang datanya tidak terbawapada specimen yag diambil : tempat tumbuh. c. KOLEKSI KHUSUS Selain koleksi umum herbarium juga mempunyai koleksi khusus yaitu seperti koleksi tipe. Timbang 250 gr paraformaldehid. b. Nama daerah D. ii. pengarangan lampu. Tambah air mendidih sampai botol penuh. tanah. Penempatan specimen harus sesuai dengan abjad suku dan menurut klasifikasi yang ada. Pengeringan dan Pengawetan a. Biarkan larutan itu selama semalam hingga menjadi formaldehid 8%.

Buah dan biji Sebagian diawetkan basah sebagian diawetkan kering .koleksi sinoptik untuk pengajaran edentifikasi. Ukurannya besar Palmae memiliki ukuran yang besar sehingga tidak dapat dikoleksi secara utuh. c. bekas-bekas melekatnya daun dan lainnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemotretan : 1.Sebagian yang menghubungkan helaian daun dan tangkai daun dibuat beberapa daun c. Perlu pemotretan Karena keterbatasan waktu untuk mengambil koleksi. Perlu juga dicatat mengenai distribusi bunga secara keseluruhan. 2.Besar (buat potongan melintang) perhatikan ada tidaknya duri. Bunga Karena bunga jantan mudah luruh maka perlu dimasukkan ke amplop. possisi rachis terhadap keseluruhan bunga. Daun palma atau Costopalma keseluruhan daun yang berbentuk kipas: . Daun menyirip : ujung daun. Braktea Braktea perlu dikoleksi secara utuh f.Rangkaian bunga e. Kesulitan yang dihadapi dalam mengoleksi tumbuhan palmae a. Rangkaian bunga Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah: . e.Kecil (seluruhnya) . sehingga perlu ijin atau perlu pembayaran. Memerlukan jangka waktu yang lama Kolek si tanaman palmae memerlukan waktu yang lama. 5. g.Besar (separuh dapat dibuang) . Perlu gambar-gambar dengan lensa close up (mahkot kecil. sehingga dalam mengambil tahap-tahap reproduksinya memerlukan waktu yang lama. Bunga yang masih melekat perlu diawetkan. Batang . dan jarak rakhis (dicatat). Kadang memerlukan perijinan Kadang-kadang palem liar yang akan kita koleksi mempunyai nilai ekonomi bagi penduduk. rakhis. Bunga tegak atau menggantung 3. sebab umbuhan ini perkembangan alat reproduksinya lama.Bunga masih utuh dengan cabang lateral . Untuk tumbuhan yang berumah dua perlu diambil tumbuhan jantan dan betina. d. Sebagian berumah dua Sebagian palmae berumah dua sehingga kia memerlukan dua individu yaitu tumbuhan jantan dan tumbuhan betina. Bersihkan vegetasi sekitar (kalau perlu) 4. Hanya jenisjenis palmae ukuran kecil yang dapat dikoleksi secara utuh. d. b. permukaan batang.Palem yang tidak terlalu besar (separuh batang tua) . F. koleksi sejarah dan koleksi hadiah atau koleksi pInjaman. Bagian-bagian yang akan dijadika herbarium a. Soliter atau kluster 2. sehingga perlu pemotretan-pemotretan. b. CARA KOLEKSI TUMBUHAN PALMAE 1. dan lainlain.Aksis rangkaian bunga msih utuh .

Tangkai : susunan berkas pengangkut. ujung) . 4. tiriskan agar air berkurang 5. susunan berkas pengangkut . Bunga 10. Catat data-data lingkungan ( tempat dan lain-lain) 2. warna permukaan 9. CARA KOLEKSI TANAMAN PISANG Beberapa hal yang perlu diperhatikan : 1. 5.Lamina (bika besar ambil bawah. Yang umum diperhatikan adalah : . Batang semu : warna. Apabila ada specimen yang rusak sebaiknya disendirikan untuk diperbaiki 8. Diatur dari air dan dibiarkan air mengalir pelan-pelan 4. Tidak diperbolehkan mencoret-coret herbarium . dan diameter. Tempelkan kertas karton manila putih yang dialasi lempeng aluminium berlubang. tempat melekatnya dan bagian ujung . Bila besar: . permukaan .h. Penyimpanan khusus di rak atau lemari 5. Buah : melengkung ke atas atau melengkung ke bawah. letak. PENGGUNAAN SPESIMEN Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan specimen : 1. Ambil tumbuhan fertile 2. ental fertile dan steril diambil. panjang. Rakhis : batang dari tandan buah di bagian terminal memanjang sesudah buah-buah terbentuk. bentuk. dan tepi tangkai daun. Selalu dalam keadaan rata atau datar. masukkan dalam amplop dan tempatkan pada specimen semula. Apabila ada bagian specimen yang lepas. 6.Tangkai bagian basal tumbuhan termasuk batang. sori. 7.Sisik dari tangkai ental yang mudah lepas perlu dijaga. Pada saat mengambil specimen jangan terlalu banyak 4. tepi dan vena. 2. Tutup dengan kain belacu putih dengan ukuran sama J.Ental : bentuk seluruhnya.Batang/rimpang : ukuran. lapisan lilin. 4. CARA MEMBUAT HERBARIM TANAMAN AIR 1. 7. permukaan. Pada saat mengambil herbarium dengan kedua tangan dan diberi alas karton. Braktea : posisi. Apabila spora dihasilkan oleh ental berbeda. dan jumlah. Angkat dari air. Jangan ditindih dengan barang yang lain 6. lapisan lilin pada tangkai daun. warna sebelum dan sesudah masak. tengah. Kecambah Koleksi satu seri stadium perkembangan G. CARA KOLEKSI TUMBUHAN PAKU 1. Tandan buah : tegak/menggantung. Diapungkam dalam air 2. diameter. panjang/lebar. warna. 3. Jantung pisang : bentuk dan warna 8. 3. susunan I. Apabila sori hanya muncul pada satu bagian daun ental sebaiknya seluruhnya diambil 5. jarak sisir yang satu dengan yang lain. Foto tumbuhan keseluruhan H. bentuk. 3. Bila ukuran kecil ambil seluruhnya 3. tinggi. Daun : tegak/menyebar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful