77025644 Perubahan Fisiologis Pada Ibu Hamil

PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL Traktus Genitalia

Uterus Pada wanita yang tidak hamil, uterus merupakan struktur yang hampir padat dengan berat kurang lebih 70 g serta rongga yang bervolume 10 ml atau kurang. Selama masa kehamilan, uterus akan berubah menjadi struktur muscular yang berdinding tipis dengan kapasitas yang cukup untuk menampung janin, plasenta, dan cairan amnion. Volume uterus saat kehamilan aterm rata-rata sekitar 5 l, dapat mencapai 20 l atau lebih.kapasitas ini mencapau 500 sampai 1000 kali lebih besar daripada uterus wanita yang tidak hamil. Perbesaran uterus ini meliputi peregangan dan hipertrofi sel-sel otot, sementara produksi miosit baru dalam jumlah yang terbatas. Hal ini juga disertai dengan pertambahan jaringan fibrosa khususnya dibagian luar otot, bersama dengan bertambahnya jaringan elastic. Vena-vena yang mengalirkan darah disisi plasenta juga berbuah menjadi sinus uteri yang besar, hipertrofi saraf, tepatnya ganglion sercikal Frankenhauser. Pada bulan pertama, hipertrofi ini disebabkan oleh hormone esterogen dan mungkin juga progesterone. Perubahan pada uterus ini bukan hanya dikarenakan distensi mekanis, karena perubahan ini juga terjadi pada kehamilan ektopik. Selama bulan pertama kehamilan, dinding uterus menjadi lebih tebal dari normal, dan lambat laun akan menipis hingga saat aterm ketebalannya mencapai sekitar 1,5 cm atau kurang. Perubahan ini juga Nampak pada konsistensi uterus yang semakin melunak mendekati bukan akhir sehingga janin dapat dipalpasi dari luar. Selama beberapa minggu pertama uterus mempertahankan bentuk aslinya yang seperti buah pir, namun seiring dengan berlanjutnya kehamilan, korpus dan fundus menjadi lebih membulat, sehingga terlihat sferis pada minggu ke 12. Selanjutnya stuktur ini akan memanjang menjadi bentuk ovoid. Ukurannya akan semakin membesar hingga menempel ke dinding

pematangan folikel baru ditangguhkan . Saat uterus naik. kontraksi ini diberi nama kontraksi Braxton Hicks. Mendekati persalinan. juga menyebabkan sedikit rasa tidak enak dan menyebabkan persalinan palsu. biasanya tidak ritmik. . serviks akan mengalami pelunakan dan sianosis yang dapat ditemukan mulai bulan pertama setelah konsepsi. Pada ovarium akan ditemukan corpus lutaum gravidarum yang akan bekerja hingga 7 minggu pertama kehamilan. dan ovulasi berhenti. uterus mengalami kontraksi tak teratur dan normalnya tidak nyeri. Kontraksi ini dapat dirasakan pada pemeriksaan bimanual trimester kedua. frekuensi kontraksi ini meningkat dan menjadi lebih ritmik. Selama kehamilan juga ditemukan peningkatan aliran darah uteroplasenta yang progresif dan nilai berkisar antara 450 sampai 650 ml/menit. dan setelah itu hanya berpengaruh sedikit pada produksi hormone progesterone. Konsistensi mucus selama kehamilan juga menunjukkan perubahan. mucus penyumbat ini akan terdorong keluar dan tampak sebagai bloody show. apabila mucus wanita hamil di periksa menggunakan kaca obyek. Sesuai dengan nama penemunya. Pada saat memasuki persalinan. segumpal mucus yang sangat kental menyumbat kanalis servikalis. Segera setelah konsepsi. terbentuk regangan pada ligamentum latum dan ligamentum rotundum. hingga mencapai hepar. akan tampak bentukan beading (manicmanik) yang merupakan efek dari hormone progesterone. Mucus ini berfungsi sebagai proteksi janin. Hal ini disebabkan oleh peningkatan vascularitas dan edema pada seluruh serviks. dan intensitasnya bervariasi antara 5-25 mm Hg. Sifat kontraksi ini sporadic. Sejak trimester pertama.abdomen anterior dan menggeser usus kea rah lateral dan atas. Serviks Selama kehamilan. disertai hipertrofi dan hyperplasia kelenjar serviks. Ovarium Selama kehamilan.

esterogen dan progesterone berpengaruh dalam merangsang melanosit. Perubahan terlihat pada vagina ditandai dengan banyaknya secret dan perubahan warna vagina menjadi keunguan (tanda Chadwick). terjadi penigkatan vascularisasi dan hyperemia di kulit dan ototperineum serta vulva. banyak bagian dari dinding uterus anterior hanya tertutupi oleh selapis kulit. Dilaporkan. Kulit Dinding Abdomen Pada bulan-bulan akhir akan muncul striae kemerahan pada kulit abdomen dan kadangkala pada kulit payudara. Papilla mukosa juga mengalami hipertrofi cukup besar. hipertofi sel otot polos. garis tengah abdomen akan menjadi sangat terpigmentasi membentuk linea nigra. Pigmentasi Pada kebanyakan wanita. dan peritoneum. pelonggaran jaringan ikat.5 6. Bila parah. Perubahan ini diakibatkan peningkatan produksi asam laktat dari glikogen di epitel vagina oleh kerja Lactobacillus acidophilus. Kadang disertai dengan bercak kecoklatan irregular di wajah dan leher membentuk kloasma atau melasma gravidarum. yang secara histologis dapat terlihat sebagai gambaram halus paku-paku sol sepatu. . kadangkala otot abdomen tidak dapat meregang dengan baik sehingga membentuk diastsis rekti dengan lebar bervariasi. Dinding vagina mempersiapkan persalinan dengan penambahan ketebalan mukosa.Vagina dan Perineum Selama masa kehamilan. fascia yang menipis. Pigmentasi ini biasanya menghilang atau berkurang setelah proses persalinan. disertai pelunakan jaringan ikat. Sekresi Selama kehamilan terjadi peningkatan sekresi vagina dan serviks berbentuk duh putih kental dengan pH bervariasi antara 3.

penigkatan volume darah serta cairan ekstraseluler ekstravaskuler. Metabolisme Air . dapat dikeluarkan kolostrum apabila puting susu ditekan dengan lembut. Selanjutnya disertai bertambah besarnya ukuran payudara dan mulai tampaknya vena-vena halus tepat dibawah kulit. dan lengan. Perubahan histologis dan fungsional payudara diindukdi oleh kehamilan itu sendiri. Aliran darah pada kulit juga mengalami penigkatan selama kehamilan guna menghilangkan kelebihan panas yang ditimbulkan oleh meningkatnya metabolisme. dan lebih erektil. cadangan ibu. Sebagian kecil disebabkan pertambahan air seluler dan penumpukan lemak dan protein baru yang disebut. payudara. Setelah beberapa bulan oertama. Putting susu bertambah besar. Perubahan Metabolik Pertambahan Berat Badan Pertambahan berat badan pada kehamilan sebagian besar diakibatkan oleh uterus dan isinya.5 kg. Rata .Pembuluh Darah Dapat timbul angioma. dada atas. dan juga dipengaruhi oleh proses laktasi. Berupa bintik-bintik penonjolan kecil dan merah pada kulit. Payudara Pada minggu minggu awal. terutama wajah. leher. berpigmen lebih gelap. Kemungkinan disebabkan oleh hiperesterogenemia. Biasanya tanpa makna klinis dan menghilang pada sebagian wanita segera setalah terminasi kehamilan. yang disebut juga spider nevi. wanita hamil sering merasakn nyeri dan gatal pada payudara.rata pertambahan berat badan yang dilaporkan adalah sekitar 12.

hiperglikemia postprandial. Dari kejadian tersebut. lemak paling banyak ditumpuk disentral bukan diperifer. Saat aterm. Konsentrasi glukosa selama puasa turun tanpa diketahui penyebabnya. dan apolipoprotein ini menurun dengan kecepatan yang berbeda. Lima ratus gram sisanya ditambahkan ke uterus sebagai protein kontraktil. Metabolisme Karbohidrat Kehamilan normal ditandai oleh hipoglikemia ringan akibat puasa. kandungan air janin. dan apolipoprotein dalam plasma meningkat.Penigkatan retensi air oleh penurunan osmolalitas plasma sebesar ao mOsm/kg yang dinduksi oleh pusat untuk rasa haus dan sekresi vasopressin. Laktasi mempercepat penurunan ini. dan kedarah ibu dalam bentuk hb dan protein plasma. ke payudara terutama di kelenjarnya. Metabolisme Mineral . Metabolisme Protein Saat aterm. konsentrasi lipid. plasenta.5 l. janin dan plasenta bila digabungkan beratnya sekitar 4 kg dan mengandung kurang lebih 500 g protein. diduga akibat peningkatan kadar insulin plasma. lipoprotein. Metabolisme Lemak Konsentrasi lipid. Jadi jumlah minuman air ekstra yang dapat disimpan rata-rata kehamilan normal sekitar 6. para ahli menyimpulkan bahwa penyimpanan lemak terjadi terutama pada pertengahan kehamilan. Selain itu juga akan terakumulasi sekitar 3 l pada volume darah ibu dan ukuran uterus serta payudara. Pada kehamilan lebih lanjut. atau sekitar separuh dari pertambahan total pada kehamilan. dan cairan amnion berjumlah sekitar 3. dan hiperinsulinemia. Tujuan dari mekanisme ini kemungkinan untuk memastikan supali glukosa postprandial ke janin dapat terus-menerus dipertahankan.5 l. Mekanisme penyimpanan ini dapat melindungi ibu dan janin selama waktu kelaparan yang lama dan kerja fisik yang berat. cadangan lemak ibu akan berkurang. lipoprotein. Setelah persalinan. ketika kebutuhan nutrisi janin meningkat dengan cepat.

Kemungkinan disebabkan penurunan konsentrasi protein plasma. Jumlah hb. Sistem Kardiovaskular Jantung Denyut nadi istirahat meningkat sekitar 10 denyut per menit pada kehamilan. dan kapasitas pembawa oksigen total meningkat cukup besar selama kehamilan normal. Traktus Respiratorius Pada semua tahap kehamilan normal. banyaknya oksigen yang dialirkan ke paru melalui peningkatan volume tidal melebihi kebutuhan oksigen yang ditimbulkan oleh kehamilan. Kadar fosfat serum berada dalam kisaran kadar wanita tidak hamil. berat badan. Kehamilan hanya mengakibatkan sedikit perubahan pada metabolismenya selain retensi dalam jumlah yang setara dengan yang digunakan untuk pertumbuhan janin. Frekuensi pernapasan hanya mengalami sedikit perubahan tetapi volume tidal. dan membesarnya ukuran bayangan jantung ditemukan pada pemeriksaan radiologi. volume napas satu menit dan ambilan oksigen satu menit meningkat cukup besar seiring dengan . jantung tergeser ke kiri dan ke atas. tekanan darah arteri dan resistensi vascular menurun sementara volume darah.Kebutuhan akan besi selama kehamilan cukup besar. dan pada saat yang sama juga sedikit berputar pada sumbu panjangnya. dan laju metabolisme basal meningkat. Sepanjang kehamilan. Masing-masing perubahan ini mempengaruhi curah jantung. dan jaringan-jaringan ibu. Curah jantung terus meningkat dan tetap tinggi selama sisa masa kehamilan. kadar kalsium dan magnesium plasma turun. Akibatnya apeks jantung berpindah sedikit ke lateral dari posisi normal tidak hamil. Curah Jantung Selama kehamilan normal. Karena diafragma semakin terangkat selama kehamilan.

Peningkatan GFR 50 persen pada awal trimester kedua. mengangkat trigonum kandung kemih dan menyebabkan penebalan permukaan posterior trigonum menghasilkan trigonum yang melebar dan semakin dalam. Kapasitas pernapasan maksimum dan kapasitas vital [aksa tidak berubah terlalu besar. Kapasitas resdiu fungsional dan volume residual udara berkurang sebagai konsekuensi naiknya diafragma. dan RPF yang tidak cukup banyak. Laju GFR dan RPF meningkat pada awal kehamilan. Sistem Urinaria Ginjal Ukuran ginjal ditemukan mengalami pembesarn. kalikrein. Komplians paru tidak dipengaruhi oleh kehamilan. Konduktansi jalan napas meningkat dan resistensi total paru menurun. mukodan kandung kemih tidak mengalami perubahan selain bertambahnya ukuran dan kompleksitas pembulu darah. Asam amino dan vitamin yang larut air hilang didalam urin wanita hamil dalam jumlah yang lebih besar daripada didalam urin wanita yang tidak hamil. Salah satu ciri perubahan terinduksi kehamilan yang luar biasa pada ekskresi ginjal adalah peningkatan mencolok jumlah berbagai nutrient didalam urin. kemungkinan akibat kerja hormone progesterone. namun sejak usia gestasi 12 minggu dan seterusnya.5 cm lebih panjang selama masa nifas awal. Terdapat sedikit perubahan anatomi pada kandung kemih sebelum 12 minggu.kemajuan kehamilan. misaknya Bailey dan Rollenston menemukan bahwa ginjal 1. . dan hyperplasia otot serta jaringan ikat. Laju perfusi glomerular pada beberapa percobaan dikaitkan dengan protease jaringan yang disintesis dalam sel tubulus distal ginjal. peningkatan uterus bersamaan dengan hyperemia yang mengenai seluruh organ panggul. Vesika Urinaria Penelitian pada wanita hamil selama masa kehamilan dan masa nifas menunjukkan peningkatan inkontinensia urin.

Selain itu gusi juga dapat menjadi hiperemesis dan melunak pada kehamilan.Traktus Gastrointestinal Seiring dengan kemajuan kehamilan. konsentrasi prolaktin menurun bahkan pada wanita yang menyusui. Pengosongan lambung dan waktu transit juga akan terpengaruh selama kehamilan baik akibat mekanis maupun hormonal (penurunan progesterone dan motilin). lambung dan usus tergeser oleh uterus yang membesar. Prolaktin Sepanjang kehamilan manusia. disbanding wanita normal tidak hamil.5 ng/ml usia gestasi 10 minggu hingga mencapai titik plateu 14 ng/ml setelah minggu ke-28. Bahkan meningkat 10 kali lipat saat aterm (150 ng/ml). Hormone pertumbuhan ini memuncak dalam cairan amnion pada minggu ke-14 sampai 15 dan mulai menurun dan mencapai titik terendah pada minggu ke-36. kendala tersering dalam kehamilan adalah konstipasi dan penigkatan tekana pada vena-vena dibawah uterus yang membesar meningkatkan reiko hemoroid pada ibu hamil. . Sistem Endokrin Hormon Pertumbuhan Selama trimester pertama konsentrasi hormone ini masih dalam batas normal tidak hamil. Kelenjar Tiroid Selama kehamilan kelenjar ini mengalami pembesaran sedang yang disebabkan hyperplasia jaringan kelenjar dan penigkatan vaskularisasi. Sebaliknya setelah melahirkan. Kadar serum mulai meniglat perlahan dari sekitar 3. Selain itu. terdapat penigkatan nyata kadar prolaktin didalam plasma ibu.

rasa pegal. sakrokoksigeal. Selama trimester akhir kehamilan. dan lemah kadangkala dialami pada exktermitas atas. wanita hamil memperlihatkan penebalan kornea yang ringan yang dapat diukur dan diduga akibat edema. lordosis menggeser pusat gravitasi ke belakang pada tungkai bawah. Sensivtivitas kornea juga berkurang. segian besar dikarenakan meningkatnya aliran vitreous humor. yang kemudian menimbulkan traksi pada nervus ulnaris dan medianus. dan sendi pubis salaam kehamilan kemungkinan akibat perubahan hormonal. mobilitas tersebut mungkin menyebabkan perubahan postur tubuh ibu hamil. Hal ini merupakan akibat dari lordosis nyata yang disertai fleksi anterior leher dan merosotnya gelang bahu. . mati rasa.Sistem Muskuloskeletal Lordosis progesif merupakan gambaran yang karakteristik pada kehamilan normal. Mata Tekanan intraokuler menurun selama kehamilan. Kekeruhan berwana merah kecoklatan pada permukaan porterior kornea juga dipostulasikan sebagai efek hormonal yang mempengaruhi pigmentasi. Terdapat peningkatan mobilitas sendi sakroiliaka. Untuk mengkompensasi ukuran uterus yang semakin membesar kearah anterior.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful