HARGA KESEIMBANGAN

Oleh : SUHARTANTO, S.Pd.

Guru SMA Negeri 1 Bantul

MENU
HARGA KESEIMBANGAN
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI LATIHAN

PASAR TRADIONAL BANTUL

Standar Kompetensi :

Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya
dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar

MENU

Mendiskripsikan pengertian harga dan jumlah keseimbangan MENU .Kompetensi Dasar : 3.

 Menjelaskan dampak pergeseran permintaan dan penawaran terhadap keseimbangan pasar Menghitung elastisitas permintaan dan penawaran . sesudah pajak.  MENU . sesudah subsidi dengan fungsi matematis. sesudah pajak.  Menghitung harga keseimbangan sebelum pajak . sesudah subsidi dengan kurva.Indikator :   Menjelaskan pengertian harga keseimbangan. Menjelaskan harga keseimbangan sebelum pajak .

Menghitung Elastisitas Permintaan dan Penawaran MENU . Menjelaskan Keseimbangan Harga Dg Kurva Harga Keseimbangan 3.MATERI 1. Pengertian Keseimbangan Harga 2. Kmenjelaskan Pereseran Harga Keseimbangan 5. Menghitung Harga Keseimbangan Dg Matematis 4.

Pengertian Harga Keseimbangan Adalah hrga yang menunjukkan keseimbangan antara jumlah barang yang diminta dan jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga dan waktu tertentu.1. Contoh: Harga 900 Permintaan Penawaran 10 30 800 700 600 500 15 20 25 30 25 20 15 10 .

Harga keseimbangan dalam bentuk kurva: a. Harga keseimbangan sebelum pajak digambarkan dalam kurva Harga (P) Bentuk Umum 900 S S 800 700 E E 600 500 D D 10 15 20 25 30 Jumlah (Q) .2.

b. Harga keseimbangan sesudah pajak digambarkan dalam kurva Bentuk Umum Harga (P) S1 S P1 E1 P E Q1 Q D Jumlah (Q) .

Harga keseimbangan sesudah subsidi digambarkan dalam kurva Bentuk Umum Harga (P) S S1 P E P1 E1 D Q Q1 Jumlah (Q) .c.

Harga keseimbangan dihitung secara matematis: a.2P + 12 = 2P – 2 12 + 2 = 2P + 2P 14 = 4P P = 3. Harga keseimbangan sebelum pajak Contoh: Diketahui: fungsi permintaan Q = -2P + 12 dan fungsi penawaran Q = 2P – 2 Ditanyakan: Hitunglah keseimbangan pasar ? Jawab: D = S Fungsi permintaan = Fungsi penawaran .5 .3.

5) + 12 Q=5 Jadi keseimbangan pasar sebelum pajak Q = 5 dan P = 3.Q = .5 .2 x 3.2P + 12 Q = (.

Jadi fungsi penawaran sesudah pajak P = 0.b. Harga keseimbangan sesudah pajak Pajak akan menambah harga / fungsi penawaran. Pajak per unit (t)= 3.5 Q +3+3 P = 0.5 Q + 6 Ditanya: Berapa harga dan jumlah keseimbangan sesudah pajak ! Jawab: .5 Q + 3. sehingga harga menjadi naik Contoh: Diketahui: Fungsi permintaan ( D) = – Q + 15 Fungsi penawaran (S) P = 0.

5 Q + 6 15 .5 Q + Q 1.6 + 15 P =9 Jadi harga keseimbangan setelah pajak Q = 6 dan P= 9 .D = S Fungsi permintaan = Fungsi penawaran sesudah pajak .Q + 15 = 0.5 Q = 9 Q = 6 P = .6 = 0.Q + 15 P = .

Jawab: Jumlah pajak = pajak x jumlah sesudah pajak = 3x6 = 18 Pajak ditanggung konsumen = kuantitas setelah pajak x kenaikan harga per unit karena pajak = Q’ x (P’ – P) Keseimbangan sebelum pajak .5 Q + 3 15 .5 Q = 12 Q = 8 .Q + 15 = 0.Dari soal di atas berapakah jumlah pajak.5 Q + Q 1.3 = 0. pajak yang ditanggung konsumen dan pajak yang ditanggung produsen !.

P = .12 = 6 .8 + 15 P =7 Jumlah pajak = Q’ x t =6x3 = 18 Pajak ditanggung konsumen = kuantitas setelah pajak x kenaikan harga per unit karena pajak = Q’ x (P’ – P) = 6 x (9 – 7) = 12 Pajak yang ditanggung produsen = jumlah pajak – pajak yang ditanggung konsumen = 18 .

Harga keseimbangan sesudah subsidi Subsidi akan mengurangi harga / fungsi penawaran. Jadi fungsi penawaran sesudah subsidi P=Q+3-2 P=Q+1 Ditanya: Berapa harga dan jumlah keseimbangan sesudah subsidi ! Jawab: . Subsidi per unit (t)= 2.c. sehingga harga menjadi turun Contoh: Diketahui: Fungsi permintaan ( D) = – Q + 15 Fungsi penawaran (S) P = Q + 3.

7 + 15 P =8 Jadi harga keseimbangan sesudah subsidi Q = 7 dan P=8 .Q + 15 P = .Q + 15 = Q+1 15 .1 = Q+Q 2 Q = 14 Q = 7 P = .D = S Fungsi permintaan = Fungsi penawaran sesudah subsidi .

Dari soal di atas berapakah jumlah subsidi.Q + 15 = Q+3 15 . subsidi yang diterima konsumen dan subsidi yang diterima produsen !.3 = Q+Q 2 Q = 12 Q = 6 . Jawab: Jumlah subsidi = subsidi x jumlah sesudah subsidi = 2x7 = 14 Subsidi diterima konsumen = kuantitas setelah subsidi x kenaikan harga per unit karena subsidi = Q’ x (P’ – P) Keseimbangan sebelum subsidi .

6 + 15 P =9 Jumlah Subsidi = Q’ x S =7x2 = 14 Subsidi diterima konsumen = kuantitas setelah subsidi x kenaikan harga per unit karena subsidi = Q’ x (P’ – P) = 7 x (9 – 8) =7 Subsidi yang diterima produsen = jumlah subsidi – subsidi yang diterima konsumen = 14 .7 = 7 .P = .

Pergeseran kurva permintaan. Dampak pergeseran permintaan dan penawaran terhadap keseimbangan pasar a.4. karena: Peningkatan permintaan Penurunan permintaan P S P1 E1 P S P E P Q E D Q1 D1 Q P1 E1 Q1 D1 Q D Q .

Pergeseran kurva penawaran.b. karena: Peningkatan penawaran Penurunan penawaran P S S1 P S1 S P P1 E E1 D Q Q1 Q P1 P E1 E1 D Q Q1 Q .

Permintaan elastis (E>1) adalah persentase perubahan permintaan lebih besar dari pada perubahan harga. Pengertian elastisitas permintaan adalah perbandingan persentase perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase perubahan harga barang. kurvanya: P P P1 D Q Q1 Q . Elastisitas permintaan 1).5. Macam-macam elastisitas permintaan a). 2). Elastisitas Adalah tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta/ ditawarkan sebagai akibat perubahan harga a.

kurvanya: P P P1 D Q Q1 Q . Permintaan elastis uniter (E=1) adalah persentase perubahan permintaan sama dengan perubahan harga. Permintaan in elastis (E<1) adalah persentase perubahan permintaan lebih kecil dari pada perubahan harga.b). kurvanya: P P P1 D Q Q1 Q c).

Permintaan elastis sempurna (E= ) adalah persentase perubahan permintaan berubah-ubah sedangkan harga tetap.d). kurvanya: P D P P1 Q Q . kurvanya: P P D Q Q1 Q e). Permintaan in elastis sempurna (E=0) adalah persentase perubahan permintaan tetap dan harga berubah-ubah.

3). Elastisitas permintaan dapat dihitung dengan rumus: Persentase jumlah barang yang diminta Ed = -----------------------------------------------Persentase harg barang yang diminta ΔQ P Ed = ---.x ---ΔP Q Contoh: Diketahui P1 = 40 Q1 = 8 P2 = 50 Q2 = 4 Ditanya: Hitunglah elastisitas permintaan!. .

x ---ΔP Q -4 40 Ed = ---.Jawab: ΔQ P Ed = ---.x ---10 8 .160 Ed = ------80 Ed = .2 .

Macam-macam elastisitas penawaran a). 2). Elastisitas penawaran 1).a. kurvanya: P S P1 P Q Q1 Q . Penawaran elastis (E>1) adalah persentase perubahan penawaran lebih besar dari pada perubahan harga. Pengertian elastisitas penawaran adalah perbandingan persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan persentase perubahan harga barang.

Penawaran elastis uniter (E=1) adalah persentase perubahan penawaran sama dengan perubahan harga. kurvanya: P1 S P Q Q1 Q . Penawaran in elastis (E<1) adalah persentase perubahan penawaran lebih kecil dari pada perubahan harga.b). kurvanya: P S P1 P Q Q1 Q c).

Penawaran elastis sempurna (E= ) adalah persentase perubahan penawaran berubah-ubah sedangkan harga tetap. Penawaran in elastis sempurna (E=0) adalah persentase perubahan penawaran tetap dan harga berubah-ubah. kurvanya: P P S Q Q1 Q e).d). kurvanya: P S P P1 Q Q .

3). .x ---ΔP Q Contoh: Diketahui P1 = 40 Q1 = 8 P2 = 50 Q2 = 11 Ditanya: Hitunglah elastisitas penawaran!. Elastisitas penawaran dapat dihitung dengan rumus: Persentase jumlah barang yang ditawarkan Ed = -----------------------------------------------Persentase harg barang yang ditwarkan ΔQ P Ed = ---.

Jawab: ΔQ P Ed = ---.x ---ΔP Q 3 40 Ed = ---.x ---10 8 120 Ed = ------80 Ed = 1.5 .

5. Diketahui fungsi permintaan Pd = . 6. 3. 4. Diketahui fungsi permintaan Pd = . Gambarkan keseimbangan pasar sesudah subsidi!.1. Hitunglah keseimbangan pasar sebelum dan sesudah subsidi!. Gambarkan keseimbangan pasar sesudah pajak!.Q + 6 dan fungsi penawaran Ps = Q + 2 pajak (t) = 1. Soal latihan: Jelaskan pengertian keseimbangan pasar!. MENU . P1 = 50 Q1 = 10 P2 = 60 Q2 = 6 Hitunglah elastisitas permintaan!. Hitunglah keseimbangan pasar sebelum dan sesudah pajak!.Q + 8 dan fungsi penawaran Ps = Q + 3 subsidi (s) = 1. 2. P1 = 10 Q1 = 5 P2 = 15 Q2 = 6 Hitunglah elastisitas penawaran!. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful