P. 1
Strategi Proses

Strategi Proses

|Views: 106|Likes:

More info:

Published by: Nofriyanti Fransiska Sijabat on Feb 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2013

pdf

text

original

Modul 9 Prodi S1 Manajemen STRATEGI PROSES DAN STRATEGI TATA LETAK Dosen : Ruhendi, SE, MM

Sebuah strategi proses (process strategy) atau transformasi adalah sebuah pendekatan organisasi untuk mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa. Tujuan strategi proses adalah untuk menemukan suatu cara memproduksi barang dan jasa yang memenuhi persyaratan pelanggan dan spesifikasi produk yang berada dalam batasan biaya dan manajerial lain. Proses yang dipilih akan mempunyai dampak jangka panjang pada efisiensi dan produksi, begitu juga pada fleksibilitas, biaya, dan kualitas barang yang diproduksi. Oleh karena itu, banyak strategi perusahaan ditentukan pada saat keputusan proses ini. EMPAT STRATEGI PROSES Semua barang atau jasa dibuat dengan menggunakan beberapa variasi pada satu dari empat strategi proses: 1. 2. 3. Fokus pada proses Fokus berulang Fokus pada produk Mass customization

4.

ANALISIS DAN DESAIN PROSES Saat menganalisis dan mendesain proses untuk mengubah bahan baku menjadi barang dan jasa, diberikan pertanyaan seperti berikut: 1. 2. 3. 4. Apakah proses didesain untuk mencapai keunggulan bersaing dari segi diferensiasi, respon cepat, atau biaya rendah? Apakah proses menghilangkan langkah-langkah yang tidak menambahkan nilai? Apakah proses memaksimalkan nilai pelanggan sebagaimana dipandang oleh pelanggan? Apakah proses akan memenangkan pesanan? Sejumlah alat dapat membantu memahami kompleksitas desain dan mendesain ulang proses. Alat tersebut merupakan jalan sederhana untuk memahami apa yang terjadi dan apa yang harus terjadi dalam proses. Berikut adalah contoh analisis dan desain proses

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Ruhendi, SE, MM

MANAJEMEN OPRASIONAL

1

tetapi dengan waktu ditambahkan pada sumbu horizontal. Perencanaan Pelayanan Produk dengan tingkat pelayanan tinggi mungkin membutuhkan penggunaan teknik pemrosesan keempat. Tipe analisis ini menjadikan pengguna dapat mengidentifikasikan dan menghilangkan pemborosan seperti langkah tambahan. maka sebuah proses akan menjadi semakin efektif dan efisien. Perencanaan Pelayanan (service blueprinting) merupakan teknik analisis proses yang memusatkan perhatian pada pelanggan dan interaksi penyedia layanan dengan pelanggannya. dan cetak biru jasa (service blueprinting). MM MANAJEMEN OPRASIONAL 2 . pengulangan. waktu. semakin seorang manajer mendesain prosesnya untuk memenuhi persyaratan khusus ini. secara alamiah menyiratkan adanya kebutuhan interaksi dan kustomisasi. diagram proses. Dengan pemetaan fungsi waktu. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi. titik-titik mengindikasikan aktivitas dan panah mengindikasikan arah aliran. produk. SE. dengan waktu pada sumbu horizontal. dan jarak untuk mendapatkan cara yang objektif dan terstruktur untuk menganalisis dan mencatat aktivitas yang membentuk sebuah proses. atau orang. Mengenali keinginan unik pelanggan cenderung menjadi malapetaka bagi sebuah proses. dan keterlambatan yang tidak perlu. Pemetaan Fungsi Waktu Alat yang kedua untuk analisis proses dan desain adalah diagram alir. Diagram Proses Alat yang ketiga adalah diagram proses. Diagram Proses (process charts) menggunakan simbol. yang merupakan suatu skema atau gambaran perpindahan bahan. DESAIN PROSES PADA SEKTOR JASA Interaksi dengan pelanggan sering memberikan pengaruh buruk pada kinerja proses. Tetapi sebuah jasa. Diagram ini membuat perhatian dipusatkan pada aktivitas penambahan nilai. Diagram Alir Alat pertama adalah diagram alir (flow diagram). Diagram ini kadang disebut sebagai pemetaan fungsi waktu (time-function mapping) atau pemetaan proses (process mapping).antara lain diagram alir. pemetaan fungsi waktu.

ataupun manufaktur. Terlihat bahwa pelanggan menyukai hal ini. Dell Computer menyajikan versi lain swalayan dengan memungkinkan pelanggan mendesain produk mereka sendiri di Internet. tata letak tidak hanya memamerkan produk tetapi juga mendidik pelanggan dan meningkatkan nilai produk. atau nilai pelanggan. Memilih peralatan yang terbaik berarti memahami industri secara spesifik serta proses dan teknologi yang tersedia. seperti kesegaran atau warna. dan bagi Dell hal ini menjadi lebih murah dan lebih cepat.Interaksi Pelanggan dan Desain Proses Manajer harus memusatkan perhatian dalam mendesain sebuah proses baru yang dapat meningkatkan pelayanan. baik pada fasilitas rumah sakit. Sebagai hasilnya. restoran. MM MANAJEMEN OPRASIONAL 3 . TEKNOLOGI PRODUKSI Perkembangan teknologi untuk meningkatkan produksi dan produktivitas dapat diterapkan secara luas dalam industri manufaktur dan jasa. Sebagai contoh. restoran. Fleksibilitas (flexibility) adalah kemampuan untuk merespons dengan sedikit pengorbanan dalam hal waktu. Di restoran. Teknologi mesin PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi. Pada toko eceran. Keputusan ini bisa menjadi begitu rumit. karena terdapat begitu banyak metode produksi alternative pada semua fungsi operasi. dan perbankan. dan tempat makan. PILIHAN PERALATAN DAN TEKNOLOGI Keputusan mengenai proses tertentu membutuhkan keputusan mengenai peralatan dan teknologi yang akan digunakan. Teknologi modern juga memungkinkan manajer operasi meluaskan cakupan proses mereka. dapur. terutama pada toko eceran. tata letak dapat meningkatkan pengalaman makan malam sekaligus memberikan aliran yang efektif antara area bar. supermarket swalayan mengurangi biaya karena supermarket ini membiarkan pelanggan untuk meneliti fitur spesifik yang mereka inginkan. Peluang untuk Meningkatkan Proses Jasa Desain tata letak merupakan satu kesatuan dari banyak proses jasa. Sembilan area teknologi antara lain: 1. atribut penting yang harus dicari dalam pemilihan peralatan dan proses baru adalah peralatan yang fleksibel. biaya. SE.

proses. Hal ini mencakup peralatan diagnosa elektronik pada sebuah bengkel mobil. hingga ke fasilitas keamanan canggih seperti scanner retina di bandara. Tujuan strategi tata letak adalah untuk membangun tata letak yang ekonomis yang memenuhi kebutuhan persaingan 1. SE. 7. perubahan yang dramatis juga ditemukan pada sector jasa. fleksibilitas. Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai sebuah strategi yang menunjang diferensiasi. 5. Sistem identifikasi otomatis (automatic identification systems-AIS) Pengendalian proses Sistem penglihatan Robot Sistem penyimpanan dan perolehan kembali secara otomatis (automated storage and retrieval systems-ASRS) Kendaraan terpandu otomatis (automated guided vehicles-AGV) Sistem manufaktur fleksibel (flexible manufacturing systems-FMS) Manufaktur terintegrasi computer (computer-integrated manufacturing-CIM) 6. dan citra perusahaan. kontak pelanggan. TEKNOLOGI DI SEKTOR JASA Sebagaimana terlihat perkembangan yang sangat cepat dalam teknologi di sector manufaktur. Dalam semua kasus. peralatan dan orang yang lebih tinggi. biaya rendah. Aliran informasi. juga kondisi lingkungan kerja yang lebih aman Interaksi dengan pelanggan yang lebih baik Fleksibilitas (bagaimanapun kondisi tata letak yang ada sekarang. dan biaya serta kualitas lingkungan kerja. MM MANAJEMEN OPRASIONAL 4 . 8. 9. desain tata letak harus mempertimbangkan bagaimana untuk dapat mencapai: Utilisasi ruang. 3. barang atau orang yang lebih baik Moral karyawan yang lebih baik. 5. tata letak tersebut akan perlu di ubah PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi.2. 4. 4. KEPENTINGAN STRATEGIS KEPUTUSAN TATA LETAK Tata letak merupakan satu keputusan penting yang menentukan efisiensi sebuah operasi dalam jangka panjang. 2. peralatan pengujian darah dan urin di rumah sakit. atau respons cepat. 3. perusahaan. Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam hal kapasitas.

melihat kelebihan dan kekurangan antara ruangan dan system penanganan bahan. orang. dan bervariasi tinggi (juga disebut sebagai “job shop” atau produksi terputus). akan dibahas enam pendekatan tata 2. atau pusat pelayanan ( dalam pengaturan rumah sakit atau department store). Sebuah tata letak yang efektif memfasilitasi adanya aliran bahan. dan fleksibel. memenuhi persyaratan tata letak untuk proyek yang besar dan memakan tempat seperti proses pembuatan kapal laut dan gedung. Di antara pendekatan tersebut. telah diketahui bahwa sebuah tata letak yang baik perlu menetapkan beberapa hal berikut: 1. Tata letak gudang. berhubungan dengan produksi dengan volume rendah. 3. dan ruangan/kantor yang melancarkan aliran informasi. mencari utilisasi karyawan dan mesin yang paling baik dalam produksi yang kontinu atau berulang. menempatkan rak-rak dan memberikan tanggapan atas perilaku pelanggan. Tata letak kantor. dan informasi di dalam dan letak: 1. dan peralatan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi. 6. Peralatan penanganan bahan. 2. Tata letak yang berorientasi pada proses. juga kereta otomatis untuk mengirim dan menyimpan bahan. mudah dipindahkan. SE. Hal ini berarti mempertimbangkan peralatan yang kecil. 4. Walaupun demikian. (automated storage and retrieval systemASRS). Tata letak dengan posisi tetap. peralatan mereka. desain tata letak perlu dipandang sebagai sesuatu yang dinamis. beragam pendekatan telah dikembangkan. Desain tata letak dan penyediaan ruangan hanya dapat dilakukan saat persyaratan jumlah pekerja. Kapasitas dan persyaratan luas ruang. Untuk mencapai tujuan ini. tata letak dan desain dari fasilitas fisik masih merupakan sebuah seni. cranes. Manajer harus memutuskan peralatan yang akan digunakan.Semakin lama. kantor dan meja-meja (pada pengaturan kantor). Tata letak ritel. Tata letak yang berorientasi pada produk. 5. TIPE-TIPE TATA LETAK Keputusan mengenai tata letak meliputi penempatan mesin pada tempat yang terbaik (dalam pengaturan produksi). MM MANAJEMEN OPRASIONAL 5 . meliputi ban berjalan. antar wilayah. mesin. Oleh karena hanya beberapa dari keenam golongan ini yang dapat dimodelkan secara matematis. menempatkan para pekerja.

dan sumur minyak bumi. proyek tetap berada dalam satu tempat. setiap tahapan yang berbeda pada proses konstruksi. Biaya perpindahan antar-wilayah kerja yang berbeda.diketahui. Industri konstruksi biasanya memiliki “rapat antar pedagang” untuk PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi. Sebagai contoh. toilet. tingkat penggunaan panel baja untuk galangan kapal berubah sejalan dengan perkembangan proyek. dan tinggi partisi untuk memfasilitasi aliran udara. Faktor yang pertama adalah terdapat tempat yang terbatas pada semua lokasi produksi. jalan layang. sementara para pekerja dan peralatan dating pada tempat tersebut. menyediakan keleluasaan pribadi. tangga. asap. kantin. Industri yang berbeda menangani masalah ini dengan cara yang berbeda. dan sebagainya. volume bahan yang dibutuhkan dinamis. 5. Permasalahan ini mungkin membutuhkan keputusan tentang jarak. memindahkan leburan baja akan lebih sulit dibandingkan dengan memindahkan baja dalam keadaan dingin. membutuhkan bahan yang berbeda. Manajemen juga harus mempertimbangkan kelonggaran yang disyaratkan sebagai keamanan yang mengatasi masalah kebisingan. 4. debu. atau dapat juga berupa kantor-kantor yang luas untuk para eksekutif dan ruang rapat. SE. jembatan. dan sebagainya. tanaman. juga keputusan akankah dibuat kantor pada ruangan terbuka menggunakan pembatas setengah badan atau kantor yang memberi keleluasaan pribadi. Terdapat banyak pertimbangan unik yang berkaitan dengan pemindahan bahan atau kepentingan beberapa wilayah tertentu untuk didekatkan satu sama lain. mengurangi kebisingan. MM MANAJEMEN OPRASIONAL 6 . 3. Teknik untuk mengatasi tata letak dengan posisi tetap tidak dikembangkan dengan baik dan kerumitannya bertambah karena adanya tiga faktor. suhu. TATA LETAK DENGAN POSISI TETAP Dalam tata letak dengan posisi tetap (fixed-position layout). Pada kasus pekerjaan kantor. Aliran informasi. Sebagai contoh. Contoh tipe proyek seperti ini adalah proyek pembuatan kapal. dan ruang di sekitar peralatan dan mesin. Pemikiran mengenai tata letak sering membutuhkan keputusan mengenai jendela. Yang ketiga. Yang kedua. Komunikasi sangat penting bagi setiap perusahaan dan harus dapat difasilitasi oleh tata letak. Persyaratan ini dapat berupa ruangan persegi empat berukuran 6 x 6 kaki ditambah kelonggaran untuk gang. manajer operasi harus membuat perkiraan persyaratan ruang untuk setiap karyawan. lift. Lingkungan hidup dan estetika. oleh karena itu banyak hal menjadi penting sejalan dengan perkembangan proyek. rumah.

atau saat perusahaan itu mendapatkan kontrak untuk membangun bagian yang sama bagi beberapa kapal yang serupa. atau klien dengan kebutuhan yang berbeda. jika terjadi kerusakan pada satu mesin. Tata letak yang berorientasi pada proses biasanya memiliki strategi volume rendah dengan variasi tinggi. strategi alternatif yang ada adalah untuk melengkapi proyek sedapat mungkin di luar lokasi. Sekitar sepertiga rumah baru di Amerika Serikat sekarang dibangun dengan cara ini. Ini merupakan cara tradisional untuk mendukung sebuah strategi diferensiasi produk. Pada lingkungan job shop seperti ini. Tata letak ini paling efisien di saat pembuatan produk yang memiliki persyaratan berbeda. MM MANAJEMEN OPRASIONAL 7 . Satu kelebihan utama dari tata letak ini adalah adanya fleksibilitas peralatan dan penugasan tenaga kerja.menentukan tempat pada periode waktu yang berbeda. Walaupun demikian. SE. Banyak pembangunan rumah sekarang beralih dari strategi tata letak yang tetap menjadi strategi yang lebih berorientasi pada produk. yang proses pemuatannya dijadwalkan oleh departemen penjadwalan. karena diskusi yang terjadi mungkin lebih bersifat politis dan bukan analitis. Sebagai contoh. Contoh yang baik bagi tata letak yang berorientasi pada proses adalah rumah sakit atau klinik. TATA LETAK YANG BERORIENTASI PADA PROSES Tata letak yang berorientasi pada proses (process-oriented layout) dapat menangani beragam barang atau jasa secara bersamaan. pekerjaan dapat dialihkan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi. Sebuah produk atau pesanan yang sedikit diproduksi dengan memindahkannya dari satu departemen ke departemen lain dalam urutan yang diperlukan bagi produk tersebut. atau di saat penanganan pelanggan. kapalkapal besar memiliki wilayah bongkar muat yang disebut sebagai “platen” yang terletak di sisi kapal. proses produksi secara keseluruhan tidak perlu berhenti. rapat ini sering menghasilkan solusi yang kurang optimal. pasien. Karena permasalahan pada tata letak pada posisi tetap ini sulit dipecahkan pada lokasi. Ingall Ship Building Corporation telah beralih menuju produksi yang berorientasi pada produk di saat bagian-bagian dari sebuah kapal (modul) serupa. Pendekatan ini digunakan pada industri pembangunan kapal di saat unit standar – contoh kotak pemegang pipa di rakit pada lini perakitan terdekat (fasilitas yang berorientasi pada produk) sebagai sebuah usaha untuk menambahkan efisiensi pada pembangunan kapal. Sebagaimana yang telah dapat diperkirakan. setiap produk atau setiap produk dalam kelompok kecil melalui urutan operasi yang berbeda. Sama halnya perusahaan pembuat kapal lain juga sedang mencoba teknologi kelompok untuk mengelompokkan komponen.

biaya penanganan bahan bergantung kepada : 1. atau disebut job lot. departemen yang memiliki aliran komponen atau orang yang banyak di antara mereka harus didekatkan satu sama lain.pada mesin lain dalam departemen yang sama. SE. Tenaga kerja yang terampil yang dibutuhkan juga meningkatkan pelatihan dan pengalaman yang dibutuhkan. dan jumlah barang setengah jadi yang tinggi membutuhkan modal yang lebih banyak. Kelemahan tata letak yang berorientasi pada proses terletak pada peralatan yang biasanya memiliki kegunaan umum. dan penanganan bahan yang unik. 2. taktik yang paling lazim digunakan untuk menyusun departemen atau stasiun kerja adalah untuk meminimalkan biaya penanganan bahan. MM MANAJEMEN OPRASIONAL 8 . Dalam mendesain sebuah tata letak yang berorientasi pada proses. Biaya memindahkan muatan (orang) yang berkaitan dengan jarak antar departemen. penyetelan mesin yang berubah. membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan persediaan barang setengah jadi menjadi lebih tinggi karena adanya ketidakseimbangan proses produksi. Sebagai tambahan. Tata letak yang berorientasi pada proses juga sangat baik untuk menangani produksi komponen dalam batch yang kecil. Dengan kata lain. dan untuk memproduksi beragam komponen dalam ukuran dan bentuk yang berbeda. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ruhendi. Biaya diasumsikan sebagai sebuah fungsi jarak antar departemen. peralatan yang memiliki kegunaan umum. Jumlah muatan (orang) yang harus dipindahkan di antara dua departemen selama beberapa waktu. Dalam pendekatan ini. Pesanan akan menghabiskan waktu lebih lama untuk berpindah dalam sistem karena penjadwalan yang sulit.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->