Macam-macam Gejala Alam yang Terjadi di Indonesia a.

Gunung Meletus

Letusan G. Galunggung tahun 1982 Gunung meletus terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi. Cairan magma yang keluar sampai ke permukaan bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan saat gunung meletus bisa mencapai 700-1.200 °C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km. Di Indonesia terdapat banyak gunung berapi yang masih aktif. Gunung berapi aktif adalah gunung berapi yang masih dapat meletus. Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, antara lain
    

Suhu di sekitar gunung naik. Mata air menjadi kering Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa) Tumbuhan di sekitar gunung layu Binatang di sekitar gunung bermigrasi

Letusan dasyat gunung berapi yang pernah terjadi di Indonesia antara lain :

Gunung Tambora ( Sumbawa ) Letusan Gunung Tambora pada tanggal 1 5 April 1815 sangat dasyat. Suara letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra yang berjarak lebih dari 2.000 km. Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku.Letusan Tambora in i jugamenyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas. Akibat debu yang dihasilkan dari letusan Gunung Tambora terjadi perubahan cuaca yang drastis di Amerika Utara dan Eropa. Akibat perubahan iklim yang drastis ini panen gagal dan banyak ternak mati di Belahan Bumi Utara, sehingga terjadinya bencana kelaparan terburuk pada abad ke-19. Gunung Kelud ( Jawa Timur ) Pada abad ke-20, Gunung Kelut tercatat meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966, dan terakhir pada tahun 1990. Sejak abad ke-15, Gunung Kelut telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Tahun 2007 aktivitas gunung Kelud kembali meningkat. Gunung Galunggung ( Tasik Malaya, Jawa Barat) Gunung ini tercatat meletus pada tahun 1882, 1894, kemudian tahun 1914. Letusan

Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30. air. yakni pada tahun 1963 Gunung Agung meletus kembali dan menghasilkan akibat yang sangat merusak. dan Nitrogen (NO2). Jika telah dingin dan turun hujan di lereng gunung. abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya. dan kilatan halilintar. lahar dingin di lereng gunung akan hanyutdan menimbulkan banjir lahar dingin. 2006. Aktivitas gunung ini berlanjut pada tahun 1821. 1822. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi. Letusan tahun 1930. 1930. diperkirakan juga memiliki kekuatan yang mendekati atau sama. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Kegiatan letusan berlangsung selama 9 bulan dan berakhir pada 8 Januari 1983. antara lain : * Gas vulkanik Gas vulkanik mengandung gas berbahaya antara lain: Karbon monoksida (CO). Abu letusan ini bisa menganggu pernapasan. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36. 1872. * Lava dan aliran pasir serta batu panas Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku di dekat kawah. dan terakhir tahun 2010. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala. * Awan panas Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Ketika itu letusan disertai dengan uap dan abu vulkanik terjadi. . Gunung Agung ( Bali )Catatan sejarah mengenai letusan gunung ini mulai muncul pada tahun 1808. Gunung Merapi ( Yogyakarta) Merapi merupakan salah satu gunung teraktif di Indonesia. Gunung Krakatau Gunung Krakatau yang terletak di selat sunda kini telah sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Hidrogen Sulfida (H2S). pijaran api. Suara letusan itu terdengar sampai di Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika. Letusan pada tahun 1872 dianggap sebagai letusan terkuat dalam catatan geologi modern dengan skala VEI mencapai 3 sampai 4. merupakan letusan dengan catatan korban terbesar hingga sekarang. Letusan terbaru.   terakhir terjadi pada tanggal 5 Mei 1982 disertai suara dentuman. Karena sangat halus. Letusan itu sangat dahsyat. 1994. leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas. Karbon dioksida (CO2). Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II. lengan. Material yang dikeluarkan gunung berapi saat meletus. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar tercatat di tahun 1786. Pada tahun 1843. 1984. yang menghancurkan tiga belas desa dan menewaskan 1400 orang. * Hujan Abu Abu vulkanik adalah material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. * Lahar Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan. awan panas Merapi sering dsebut "wedhus gembel". dan material lainnya. Di Yogyakarta dan sekitarnya. Sulfur dioksida (S02). Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global.000 jiwa. 2010. 120 tahun kemudian.

yaitu gempa yang terjadi karena letusan gunung api. yaitu gempa yang terjadi karena adanya pergeseran kerak bumi. yaitu gempa yang disebabkan karena runtuhnya batuan. sedangkan titik di permukaan bumi yang tepat berada di atas pusat gempa di sebut episentrum. runtuhan batuan. 11/04/2012 Gempa bumi adalah berguncangan bumi yang terjadi karena pergeseran lempeng bumi. gempa bumi dibedakan menjadi :  Gempa bumi dalam Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi. atau letusan gunung berapi. Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya. Gempa Bumi Kerusakan akibat gempa Aceh. Gempa bumi menengah Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi. Kerusakan yang dapat ditimbulkan peristiwa gempa bumi antara lain:      Bangunan roboh Kebakaran Jatuhnya korban jiwa Permukaan tanah menjadi merekah dan jalan menjadi putus Tanah longsor akibat guncangan . Gempa bumi dangkal Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi.b. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa. 2) Gempa bumi vulkanik. Berdasarkan letak hiposentrum-nya. 3) Gempa tanah runtuh. Pusat gempa yang berada di bawah permukaan bumi disebut hiposentrum. Berdasarkan penyebabnya gempa bumi dibedakan menjadi: 1) Gempa bumi tektonik.   Besarnya kekuatan gempa biasanya dinyatakan dalam Skala Richter.

9 pada skala richter dan menewaskan 2.Di Flores. dan Lampung. Indonesia berukuran 7. Gelombang tsunami adalah gelombang besar yang terbentuk dari dasar laut akibat adanya gempa. korban tewas ditemukan hingga 9 November ini mencapai 156 orang. Korban jiwa masih belum diketahui jumlah pastinya karena terjadi Tanah longsor sehingga pengevakuasian warga terhambat.2 Skala Richter di Sumatera bagian Utara lainnya berpusat 60km dari Sinabang. Menyebabkan sedikitnya 1. belum ada informasi korban jiwa.000 jiwa. Gempa terasa sampai India. 6 Maret 2007 .6 Skala Richter di Papua. Gempa Tektonik 7. berpotensi tsunami. 16 Juni 2010.100 orang tewas dan ribuan terperangkap dalam reruntuhan bangunan. Indonesia. menimbulkan kerusakan fisik di beberapa daerah.55 WIB selama 57 detik.000 orang tewas. Gempa ini kemudian juga menimbulkan tsunami.Gempa Bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05. United States Geological Survey melaporkan 6. 26 Oktober 2010. Laporan terakhir menyatakan 79 orang tewas 27 Mei 2006 .Gempa Bumi dahsyat berkekuatan 9.9 skala richter di dasar laut yang mengakibatkan gelombang tsunami yang paling dahsyat dan merupakan bencana alam internasional. Aceh. Gempa bumi di sepanjang Pulau Sumatera berskala 8. Papua. 26 Desember 2004 .500 orang.  Banjir akibat rusaknya tanggul Gempa di dasar laut yang menyebabkan tsunami Beberapa gempa bumi yang tercatat pernah terjadi di Indonesia antara lain:            11 April 2012. Gempa Bumi 7. dan lebih dari 300. Indonesia. Bengkulu.2 Skala Richter. Kurang lebih 120. gempa ini berkekuatan 7. c.0 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia.6 SR. 12 Desember 1992 . Pada tanggal 26 Desember 2004 di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara terjadi gempa bumi berskala 8.000 .9 pada skala Richter. 2 September 2009. Gempa Bumi di Mentawai berskala 7.3 Skala Richter mengguncang Tasikmalaya. Tsunami Jika gempa bumi terjadi di daerah dekat atau dasar laut maka dapat mengakibatkan gelombang tsunami. Bencana alam ini telah merenggut lebih dari 220. 7 April 2010. Indonesia.000 keluarga kehilangan tempat tinggal. Gempa Bumi tersebut berkekuatan 5. Sumatera Utara. Gempa Bumi dengan kekuatan 7.1 Skala Richter menggguncang Biak. Gempa Bumi Sumatera Barat merupakan gempa tektonik yang berasal dari pergeseran patahan Semangko.Gempa Bumi tektonik mengguncang provinsi Sumatera Barat.Gempa Bumi berkekuatan 7. 30 September 2009. Tidak menimbulkan tsunami. 3 Januari 2009 . Gempa ini terasa hingga Jakarta dan Bali. berpotensi sampai Aceh.9 Skala Richter (BMG Amerika) mengguncang PadangPariaman.6 Skala Richter (BMG Indonesia) atau 7.2 pada skala Richter. lebih dari 6.

Pepohonan akan menahan air hujan sehingga sebagian besar dapat terserap ke dalam tanah. Penggundulan hutan menyebabkan sebagian besar air hujan mengalir di permukaan tanah. Perlu kalian ingat lagi. d. Tetapi kalian tidak perlu khawatir. Nama tsunami diambil dari bahasa Jepang yang artinya gelombang pelabuhan. Tsunami juga tercipta saat gempa atau letusan terjadi di daratan dekat pantai. Tsunami tercipta saat permukaan dasar laut bergerak naik turun di sepanjang patahan selama gempa terjadi atau saat bagian gunung berapi yang meletus runtuh ke dalam laut. Hampir seluruh wilayah Jabodetabek terendam air. Pada saat itu terjadi gempa bumi di dasar laut dengan kekuatan gempa sekitar 6. hal ini terjadi jika terjadi hujan secara terus menerus tanpa henti. apalagi di daerah perkotaan di mana sebagian besar permukaan tanah tertutup bangunan. tidak semua gempa dan letusan gunung berapi menyebabkan tsunami dan tidak semua tsunami berupa gelombang raksasa. Ketika kecepatannya berkurang maka ketinggiannya naik secara dramatis hingga dapat membentuk dinding air yang begitu tinggi dan menghantam pantai. dan jalan raya. Gelombang ini menyebar ke segala arah dengan kecepatan yang menakjubkan sekitar 800 km/jam. sehigga tidak dapat dimanfaatkan lagi Munculnya wabah penyakit Karena kondisi tidak higienis. sistem selokan bawah tanah. penyakit kulit. sulit mengirimkan bantuan darurat kepada orang-orang yang membutuhkan.8 skala richter. Jalur transportasi rusak. karena sampah akan menyumbat saluran air. Beberapa dampak bencana banjir adalah:      Kerusakan bangunan termasuk jembatan. Berkurangnya persediaan air bersih. Indonesia dilanda tsunami lagi tepatnya di daerah sekitar Pantai Pangandaran. Banjir Banjir merupakan luapan air yang melebihi batas. Selain pengaruh tingginya curah hujan. Beberapa gelombang tsunami dapat mencapai ketinggian 30 hingga 50 meter. Sumber air bersih terkontaminasi air banjir. dsb. Ketinggian gelombang tsunami juga tergantung dari bentuk pantai dan kedalaman pantai. e. Tanaman dapat hanyut atau membusuk akibat terus menerus terendam air. Banjir merupakan gejala alam yang sering melanda wilayah Indonesia. seperti penggundulan hutan dan kebiasaaan membuang sampah sembarangan. Angin Topan . Tahun 2006 tepatnya pada tanggal 16 Maret. gelombang ini tidak lebih besar dari gelombang normal tetapi lebih cepat lajunya. Saat terjadi gelombang tsunami di laut lepas.orang meninggal dunia dan hilang. maka kecepatannya akan menurun tetapi ketinggiannya bertambah tinggi. Hasil pertanian dan persediaan makanan berkurang Kelangkaan hasil pertanian disebabkan oleh kegagalan panen. Kondisi ini akan semakin parah jka masyarakat suka membuang sampah sembarangan. Air hujan tidak dapat terserap ke dalam tanah dan menyebabkan banjir. bahwa gelombang tsunami ini melintas dengan sangat cepat. Peristiwa banjir bandang kembali menimpa ibu kota Jakarta bulan Februari 2007. banjir dapat terjadi akibat kegiatan manusia. setelah terjadi banjir biasanya timbul wabah penyakit diare. ketika gelombang tsunami memasuki air dangkal. Seperti gelombang lainnya.

penambangan bebatuan dan tanah yang mampu menimbulkan ketidakstabilan lereng. Longsor terjadi saat lapisan bumi paling atas dan bebatuan terlepas dari bagian utama gunung atau bukit. Sebutkan tiga usaha yang dapat dilakukan manusia untuk mencegah banjir dan tanah longsor! 3. Nusa Tenggara Barat dan di Katon. Semakin curam kemiringan lereng satu kawasan. Di Indonesia terjadi pada awal tahun 2004 di daerah Batu Layar. Bagaimana terjadinya tsunami? . Longsor dapat terjadi karena patahan alami dan karena faktor cuaca pada tanah dan bebatuan. f. Meskipun tanah longsor merupakan gejala alam tetapi ada kegiatan manusia yang mampu menyebabkan gejala alam tanah longsor. Apa yang dimaksud gempa bumitektonik? 5. atau letusan gunung api. semakin besar kemungkinan terjadi longsor. Bali. Tiupan angin topan mampu merobohkan berbagai bangunan dan merobohkan pohon. Jumlah tanah yang besar dari luncuran tanah dan lumpur inilah yang merusak rumah-rumah. Tanah Longsor Tanah longsor merupakan gejala alam yang terjadi di sekitar kawasan pegunungan. Di Pulau Sumatra sering terjadi peristiwa tanah longsor yang menelan korban harta benda dan jiwa. Sebutkan lima bencana alam danakibat negatifnya bagi manusia! 2. gempa bumi. Jika kekuatan angin topan tersebut besar akan mampu merobohkan rumah atau pohon-pohon yang besar. Lombok. Hal ini biasanya terjadi karena curah hujan yang tinggi. Apa tugas dari Badan Meteorologi dan Geofisika? 4. Ketika longsor berlangsung lapisan teratas bumi mulai meluncur deras pada lereng. pemompaan dan pengeringan air tanah yang menyebabkan turunnya level air tanah. menghancurkan bangunan yang kokoh dalam hitungan detik. Penyebab terjadinya angin topan adalah karena adanya pergerakan udara yang sangat kencang. Dapatkah kamu menjawab pertanyaan di bawah ini? 1.Angin topan merupakan pergerakan angin yang sangat kencang sehingga mampu memporakporandakan benda-benda yang dilewatinya. Seperti penebangan pepohonan secara liar di daerah lereng. Tahun 2006 terjadi topan Isobel yang semula hanya berupa bibit badai di sebelah selatan Kepulauan Nusa Tenggara kemudian bergerak ke Australia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful