P. 1
Kabel A3C

Kabel A3C

|Views: 262|Likes:
Published by Riski Darmawan

More info:

Published by: Riski Darmawan on Feb 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2015

pdf

text

original

p4

tA

Standar Nasional lndonesia

5Hl

sNl

04-3558-1994

Hantaran aluminium campuran melulu (AAAC)

Badan Standardisasi Nasional

-T--- Standar Nasional ln donesia 5H I sNl 04-3558-1994 Hantaran aluminium campuran melulu (AAAC) Badan $tandardisasi Nasional I""d .

.... 1 3 4 4 6 8 o o Lampiran 10 . 1 Ruang lingkup 2 Deflnisi 3 Spesifikasi..--r....Daftar isi Halaman ........ i 1 ................... 4 Syarat bahan 5 ' Syarat konstruksi 6 Syarat mutu .................... 9 Pengemasan Daftar isi .......... 7 Cara uji B Syarat penanclaan ....

um alloy counductor 1 dari 11 .. Standar ini meliputi definisi. tidak berisolasi dan tidak berinti baja (Gambar 1) lnti kawat Lapisan luar lilitan ( arah pilinan z ) lnti kawat Lapisan luar lilitan ( arah pilinan S ) Lapisan luar lilitan ( arah pilinan z ) Gambar ). cara uji. 1 Hantaran aluminium campuran melulu (AAC) ' -- :t. syarat konstruksi. syarat penandaan dan pengemasan hantaran aruminium campuran meruru 2 t'l Definisi hantaran aluminium campuran melulu hantaran yang kawat-kawatnya terdiri dari aluminium campuran yang dipilin. syarat mutLl. spesifikasi.sNt 04-3558-1994 Hantaran aluminium campuran melulu (AAAC) *) 1 Ruang lingkup (AAAC). syarat bahan.

3 arah pilinan ke kiri apabila arah kawat-kawat sama dongan arah bagian tengah huruf S jika hantaran tersebut ditegakkan (lihat gambar 2) Gambar 2 Arah Pilinan 2 dari 11 .2 arah pilin ke kanan arah kawat-kawat sama dengan arah bagian tengah huruf z jika hantaran tersebut ditegakkan (lihat Gambar 2) 2.sNl 04-3558-1994 T---- 2.

diregangkan pada isolatorisolator diantara tiang-tiang yang khusus untuk maksud ini. pada suhu yang sama dan dengan lama pengerjaan yang sama.4 langkah pilinan (lp) panjang poros dari satur lilitan penuh spiral yang dibentuk oleh masing-masing kawat dalam suatu penghantar dipilin. Ukuran diameter kawat 1.sNl 04-3558-1994 2.6 3 Perbandingan pilinan (pp) perlakuan panas kelompok bahan (heat treatment batch) pengerjaan yang dilakukan dengan mempergunakan dapur pemanas dan harus dilakukan secara bersama-sama. 2.50 mm.5 perbandingan pilinan (pp) hasil bagi antara langkah pilinan dari kawat-kawat yang membentuk suatu lapisan dengan diameter luar (dl) hantaran yang terbentuk oleh lapisan tersebut (Gambar 3) ?r?1 f-" = s Is d. 3 Spesifikasi Spesifikasi ini meliputi haniaran aluminium campuran melulu (AAAC) untuk saluran udara tegangan rendah maupun tegangan menengah.50 mm sampaidengan 4.t Gambar 2. 3 dari 11 .

4. 1. berdiameter sama dan besarnya tidak boleh menyimpang dari harga dficantumkan dalam Tabel2 dibawah ini. 1 Syarat bahan kawat aluminium campuran melulu Sifat Syarat Tahanan jenis arus searah pada suhu (maksimum) Berat jenis pada suhu 20' C Koefisien muai panjang 20' C 0. Tabel No.5% r 0.28 % t0.70 kg/dm3 23 x 10-6/"C 0.mm2/m 2.5 7o Syarat konstruksi Syarat konstruksi hantaran aluminium campuran melulu harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: 5.sNt 04-3558-1994 4 Syarat bahan Hantaran terbuat dari kawat-kawat aluminum yang mempunyai permukaan rata dan halus serta bebas dari semua cacat.00260/"c 2.0328 ohm. Koefisien suhu (c. 4 dari 11 . Kawat-kawat aluminium campuran ini harus memenuhipersyaratan seperti yang dicantumkan dalam Tabel 1. 3.1 Diameter kawat l(arvat-kawat aluminium yang dipilin untuk membentuk hantaran harus terdiri dari kawat- hawat yang .) pada suhu 20" C diukur antara 2 titik potensial yang dipasang secara kaku pada kawat 5. Kemurnian aluminium campuran (magnesium/silikon) Aluminium Magnesium Silikon * * 5 minimum 97.

5 dari 11 .029 mm.um proses penarikan akhir. kecuali sambungan yang dibuat pada batang dasar atau pada kawat :::e.030 0. Kuat tarik ter tinggi : Sebelurn per nilinan minimum : 30 kg/mm2 pemi Sesudah per rilinan minimum : 30ko/mm2 3 2 Sambungan pada kawat Pada hantaran yang terdiri dari 7 kawat tidak diperkenankan ada6ya sambungan :=:a setiap kawat.50 C. 5 2'1 :2'2 Pada hantaran yang terdiri dari lebih dari 7 kawat. dengan syarat jarak terdekat antara 2 sambungan tidak kurang -:-'i v m .045 * * f 0.sNt 04-355S-1994 Tabel 2 sifat mekanis dari kawat luminium campuran melulu (AAAC) Toleransi mm 2 Ukuran diam rter kawat (d Nominal mm 1 Harga tengah kuat tarik puncak sebelum dan sesudah pemilinan minimum kg/mm" n Pemuluran paOa saat putus sebelum dan sesudah pemilinan minimum o/o 4 4 4 4 1.025 mm.50 2.00 3.040 * 0.025 * 0.75 2. Contoh : Kawat alumir tium berukuran 2.025 t 0. maka nrinim um dari kuat tarik tertinggi harus sama seperti ukuran kawat berikutnya yang tertera dalam Tabel 2.00 4. Toleransi da ri kawat berukuran Toleransi da 'i kawat berukuran lebih kecil dari2.1. kolom 1.025 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 : 2 Untuk kawat yang diameternya diantara nilai diameter nominal dalam Tabel 2.025 t 0.035 r 0.028 * 0. maka toleransinya : 0.50 1.033 t 0.ATATAN: 0.0 2.9 mm.038 + 0.75 3.25 4.5 mm adalah 0. sambungan pada masing.25 3.50 3.043 * 0. -:: ^3 kawat diizinkan.025 t 0.25 2.75 4. kolom 3 dan 4.

6 dari 11 i . ada tepat Tabel 3 Perbandingan pilinan (pp) dari hantaran aluminium campuran melulu (AAC) Jumlah kawat dalam penghnntar 7 19 37 61 91 GATATAN: {wga rata-rata hitung dirimasiig-masirig harga minimum Janinarsimum ditentukan sebagai didalam Tabel ini.rata-rata perbandingan pilinan 6 Syarat mutu 6'1 Hantaran harus dibuat secara baik dengan permukaan tanpa cacat dan tidak boleh iqpas dari uilinannya sendiri. maka lapisan-lapisan tersebut harus dipilih dengan arah-arah yang saling berlawanan. Lapisan luar harus mempunyaiarah pilihan ke kanan (z).3 Arah pilinan 04-3558-1994 Apabila hantaran terdiri dari 2 lapisan atau lebih.4 Perbandinganpilinan PerbandinElan pilinan (pp) dari masing-masing lapisan harus sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan dalam Tabel 3 dibawah ini. 6-2 ukuran konstruksi sifat listrik dan mekanis hantaran harus memenuhi syarat tmsebut dalam Tabel4. sedemikian hingga tidak ada 2 lapisan yang bersinggungan yang dipilih dengan arah yang sama.perhitungan. 5. lL]ffirk maksud-maksud. Perbandingan pilinan (pp) dari suatu lapisan tidak boleh lebih besardari perbandingan pilinan (pp) dari lapisan yang di bawahnya. harga.sNt 5.

7s 11.293 480 790 980 1410 1 1 300 655 37t2.2.5 20 20.0 *.48 45.2 22.75 100 58.355 0.36 49.0 t2.0 1911.2 *.2p 2.ATATAN: *rr?uk dasa -dasar perhitungan lihat lampiran 7 dari 11 .75 13.84 27.6 126 160 t2.958 0.2 *.0 91t3.30 112.139 0.6 147.55 93.0 *.955 1.95 157.25 kira-kira maksimum DC.066 0.0 t r 2.225 0.25 3712.25 6112.27 99.5 1914. 4 Ukuran dan konstruksi dari hantaran aluminium campuran melulu (AAC) Berat hantaran Perbedaan berat JUmtan kawat dan nya diameter kawat nlmm 3 Diameter hantaran Tahanan Beban kira-kira mm 4 5.0 2151s 28640 S.5 27 208 256 272 310 * 2.9 t2.724 0.sNt 04-3558-1994 Tabel Luas penam Nominal Sebenar.2.2 0.25 1912.052 691 0 8530 12290 14420 1 8330 2784 * 0.25 91/3.2 !.665 0.83 34.567 0.0 1.75 7.25 7t2.9 *.0 6112.5 299.2 754.210 0.044 0.25 33.9 1 l_ 005.1 181 .438 0.7 5 17.20"c maksimum putus perhitungan kg mm I ks/km 5 46 76 94 135 z 16.25 0.5 12.0 643.2.2s 12.183 9.111 0.75 29.2.5 434 406 501 2150 2660 2830 3220 449A 41 90 51 75 6805 t2.50 9.0 61/3.4 431.07 75.0 I I I I ooo 506.20 *.1 61/3.75 7t2.2.1 83 240 300 400 s00 630 800 l I 238.137 0.033 2.7 242.077 0.1 670 657 827 1191 1 t2.2.0 1782 2091 35.25 15.5 714.75 713.25 6.0 * 2.s 7t3.25 1912.332 0.2 *|2.0 398 t2.25 1912.0 120 150 185 r30 *.75 1913.25 91/3.75 41.0 0.7A % Ohm/km 7 6 I 16 25 35 50 55 70 OA 7t1.75 16.0 8.

I Komposisi bahan Sesuai dengan yang berlaku .t IC .tuno* I IIIGTERANGAN: R = PerEujian rutin dilakukan pada setiap panjang kabel dari pabrik sedemikian rupa mluk memeriksa materinya o = Pengujian contoh. l-lantaran harus diuji sesuai dengan Tabel s dibawah ini. Tabel 5 Pengujian hantaran atuminium campuran merutu (AAc) Pengujian Hasil uji Taraf Pengujian No.sNt 04-3558-1994 7 Cara uji Cara uji dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.C .. Pemeriksaan visual Pengujian dimensi/konstruksi Sesuai dengan standar yang berlaku I J.Hambatan hantaran pada 20" C . d.Diameter kawat sebelum dan I Sesuai dengan sesudah dipilin I yang berlaku Jumlah kawat dan arah pilinan I Sesuai dengan I vano berlaku .c J.t i t I I - Fengujian berat sesungguhnya Berat hantaran I Perbedaan berat teoritis dan I sesuai dengan standar I yang berlaku I Sesuai dengan standar 4r I I yang berlaku I I i ! i Pengujian mekanis Kuat tarik dan pemuluran kawat sebelum dan sesudah dipilin Pelilitan Sesuai dengan standar yang berlaku Sesuai dengan standar yang berlaku Sesuai dengan standar yang berlaku Sesuai dengan standar yang berlaku Sesuai dengan standar yang berlaku I j I I 20'c .Langkah pilinan I Sesuai dengan I yang berlaku ? I ffll I I I 'r .Luas penampang elektris b- Perrgujian elektris Hambatan jenis aluminium pada I .t l.ilakukbn hanya terhadap sebagian dari pada setiap penyerahan Fengujian jenis dilakukan sewqlriu-waktu teiapi tidir paoa "il = ietiap penverahan 8 dari 11 .

8.0 mm. 8-a Kode pengenal dicantumkan pada kemasan dan atau pada label hantaran.sNt 04-3558-1994 I Syarat penandaan Kode pengenal Komponen Hantaran udara darialuminium campuran yang dipilin bulat.tidak berisolasi dan tidak berinti baja. 9 dari 11 i M . berluas penampang nominal 50 m2 yang terdiri dari pilihan 7 helai kawat aluminium yang masing-masing berdiameter nominal 3. tidak berisolasi d'an :dak berinti baja.1 i-{uruf kode MAC Contoh: AAAC S0 Ttg. I Pengemasan *antaran aluminium carnpuran melulu harus dikemas agar terhindar dari kerusakan.O li*{enyatakan suatu hantaran aluminium campuran yang dipilin bulat.

akan lebih berat dari pada suatu kawat lurus dengan panjang yang sama yang perbedaannya tergantung perbandingan pilin rata-rata lapisan yang bersangkutan ( lihat a.a2757 0.34 37. terkecuali kawat pusat akan lebih panjang dari pada hantaran itu sendiri yang perbedaannya tergantung pada perbandingan pilin rata-rata dari lapisan tersebut.01126 7 19 37 61 91 7.01676 0. dengan suatu konstanta yang sesuai yang tercantum dalam Tabel 5 Tabel 1 5 Konstanta pilin 2 3 Jumlah kawat dari penghantar Konstanta Pilin Berat Tahanan elektris 0.05357 0. pada Sleh karena itu. berat total suatu penghantar aluminium dipilin dengan panjang tertentu diperoleh dengan mengalikan berat dari kawat lurus yang mempunyai panjang yang sama.26 10 dari 11 . terkecuali kawat pusat. masing-masing kawat pada lapisan tertentu dari suatu hantaran. Berat setiap kawat pada suatu lapisan tertentu dari suatu penghantar dipilin dengan panjang tertentu.1447 0.091 19.sNl 04-3558-1994 Lampiran Catatan : Mengenai perhitungan dari sifat-sifat : Hantaran Pertambahan panjang karena pemilihan: Apabila diluruskan kembali.74 62.35 93. diatas). Hambatan dan berat hantaran Tahanan dari suatu penghantar dengan panjang tertentu adalah tahanan dari suatu kawat aluminium dengan panjang yang sama dikalikan dengan suatu konstanta seperti yang dicantumkan dalam Tabel S.

penghantar harus mampu menahan paling sedikit g5% :ari beban putus yang dihitung sebagaimana tersebut di atas. atau pada waktu melakukan pemesanan.sNt 04-3558-1994 Beban putus perhitungan dari hantaran: tseban putus perhitungan dari suatu penghantar dipilin.syaratkan oleh spesifikasi ini akan tetapi dapat dilakukan apabila telah disetujui o. dinyatakan dengan g5o/o Kekuatan masing-masing komponen kawat. 11 dari 11 . untuk pengujian beban putus dari penghantar dipilin (utuh).eh produsen dan pembeli sebelum.arnana diuji demikian. 3. Fengujian-pengujian untuk beban putus dari penghantar-penghantar dipilih tidak i. dapat ditentukan sama dengan oari jumlah kekuatan masing-masing kawat aluminium yang dihitung dari harga kuat tarik akhir minimum yang dicantumkan dalam Tabel 2 kolom 3.. perlengkapan yang cccok harus dipasang pada'ujung-ujung dari sebuah contoh penghantar dipilin 1'ang panjangnyatidak kurang dari 5 meter dan penghantar ini harus ditrik dengan nesin tarik yang sesuai.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->