PERENCANAAN
Perencanaan : Seperangkat keputusan tentang apa, mengapa, dan bagaimana.
Perencanaan: 5 W + 1 H:  What  Why  Where  When  Who  How

PERENCANAAN
1. 2. 3. 4. 5.

Fungsi Manajemen Memberi arah Meningkatkan – Memberi jaminan keberlanjutan Mengurangi ketumpangtindihan Mengurangi/menghilangkan kemubaziran

Inti Perencanaan: 1. Pemikiran tentang masa depan 2. Pengontrolan masa depan 3. Penentuan keputusan 4. Pengambilan keputusan yang bersifat terpadu 5. Pengambilan kepatusan yang bersifat formal

PERENCANAAN
BAGAIMANA (Cara memformulasikan):  Tujuan  Kebijakan  Prosedur  Aturan  Bimbingan/Arahan

.Arti Perencanaan Pendidikan Perencanaan pendidikan adalah proses penyusunan gambaran kegiatan pendidikan di masa depan dalam rangka untuk mencapai perubahan/tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

Pentingnya Perencanaan Pendidikan Perencanaan pendidikan penting dilakukan untuk memberi arah dan bimbingan para pelaku pendidikan dalam rangka menuju perubahan atau tujuan yang lebih baik (peningkatan. pengembangan) dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan. .

.Tujuan Perencanaan Pendidikan Perencanaan pendidikan bertujuan untuk menjamin agar perubahan/ tujuan pendidikan yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil.

PERENCANAAN PENDIDIKAN Pendidikan sebagai suatu Sistem: Orang Tua Guru/Dosen/ Konselor Kurikulum Manajemen INPUT PESERTA DIDIK PROSES OUTPUT OUTCOME Lingkungan Masyarakat Pemerintah SARANA/ PRASARANA .

PERENCANAAN PENDIDIKAN MASALAH PENDIDIKAN SOLUSI PERENCANAAN PENDIDIKAN •Kualitas •Pemerataan •Relevansi •Efisiensi •Demokrasi •Otonomi •Desentralisasi •Akreditasi •Akuntabilitas •Evaluasi PENDIDIKAN: • Sistem (Vertikal & Horizontal) • Proses TQM/MMT: •MBS •MBK MANAJEMEN STRATEGIS Lingkungan Strategis RENSTRA SWOT .

financial. material. leading.  Fungsi Manajemen:  Planning  Organization  Leading  Actuating  Controling  Staffing  Budgeting . and controlling that encopasses human.MANAJEMEN STRATEGIS/SRATEGIK  Manajemen Management is the process of planning. organizing. 2000). dalam Winardi. and information resourchess is an organizational environment (Holt.

3. siasat. taktik. kiat untuk mencapai tujuan 2. Pola arus dinamis yang diterapkan sejalan dengan keputusan dan tindakan yang dipilih oleh organisasi. Alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan Seperangkat perencanaan yang dirumuskan sebagai hasil pengkajian yg mendalam terhadap kondisi internal dan ekasternal organisasi. Manajemen Strategis: Proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh disertai penetapan cara melaksanakannya yang dibuat manajamen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam organisasi untuk mencapai tujuan (Nawawi. 2003: 148) Strategi dalam Organisasi diartikan: 1. . 2. Strategis/Strategik: 1. Strategi/taktik (dalam dunia bisnis): serangkaian program kerja untuk mencapai tujuan organisasi. Strategi (awal & populer di lingkungan militer): teknik.

Penggunaan sumber daya 4. Prinsip Manajemen Strategis : 1. Evaluasi Strategi  Sasaran Manajemen Strategis adalah meningkatkan: 1. Perumusan Strategi 2. Kualitas organisasi 2. Implementasi Strategi 3. Efisiensi penganggaran 3. Kualitas evaluasi program dan pemantauan kinerja 5. Kualitas pelaporan .

situasi. peluang eksternal. peristiwa. dan pengaruh di dalam dan di sekeliling organisasi yang berdampak pada kehidupan organisasi berupa kekuatan internal. . keadaan.LINGKUNGAN STRATEGIS  Kondisi. kelemahan internal. dan tantangan eksternal.

Analisis lingkungan internal Profil Pendidikan: -Pemerataan -Mutu & Relevansi -Efisiensi -Tata kelola Isu-isu strategis pendidikan Situasi pendidikan yang diharapkan Kemana kita akan pergi ? . efisiensi.Analisis lingkungan eksternal . tata kelola Strategi pelaksanaan Bagaimana caranya mencapai kesana ? Apakah kita sampai disana? Formulasi Strategi Pelaksanaan Alokasi Sumberdaya Evaluasi & Kontrol Saran/ Rekomendasi Evaluasi Pengumpulan & Pemaparan Data .PROSES PERENCANAAN STRATEGIS Situasi pendidikan saat ini Dimana kita sekarang ? . pemerataan. Tujuan. mutu dan relevansi. Misi.Visi.

.

Weakness. Opportunities and Threats) .Pendahuluan  Perencanaan yang efektif ditandai dengan pemilihan dan penentuan strategi yang efektif dengan bantuan berbagai instrumen.  Salah satu alat bantu pembuat keputusan di sekolah- sekolah yang sering digunakan adalah Analisis SWOT (Strengths.

dan ancaman dalam suatu organisasi. kelemahan.  Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey.Pengertian  Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan. peluang. Sehingga harapannya tingkat keberhasilan tujuan organisasi mampu diukur sebelum pelaksanaan perencanaan .  Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari organisasi dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an  Dengan analisis SWOT dapat diprediksi sejauh mana tingkat keberhasilan pencapaian tujuan serta hal-hal apa saja yang menjadi hambatan dan bagaimana solusi untuk mengatasinya.

Analisa ini menempatkan situasi dan kondisi sebagai faktor masukan.• Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. yang kemudian dikelompokkan menurut kontribusinya masing-masing . • Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah/solusi atas masalah • Analisa SWOT adalah sebuah bentuk analisa terhadap lingkungan strategis: situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran).

LINGKUNGAN STRATEGIS  Kondisi. dan pengaruh di dalam dan di sekeliling organisasi yang berdampak pada kehidupan organisasi berupa kekuatan internal. peristiwa. peluang eksternal. situasi. kelemahan internal. keadaan. . dan tantangan eksternal.

Kekuatan (Strength): Situasi dan kemampuan internal yang bersifat positif yang memungkinkan organisasi memenuhi keuntungan strategik dalam mencapai Visi dan misinya. Kelemahan (Weakness): Situasi dan faktor dalam organisasi yang bersifat negatif. . yang menghambat organisasi mencapai atau melampoi pencapaian Visi dan misi. 2.LINGKUNGAN INTERNAL 1.

. Biaya operasional berikut sumber dananya. seperti teknologi yang digunakan. Sistem organisasi dalam mencapai efektivitas organisasi termasuk efektivitas komunikasi. 2.\. Faktor lain yang menggambarkan dukungan terhadap kinerja/misi organisasi yang ada maupun yang secara potensial dapat muncul di dalam organisasi. 3. Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam (kuantitas dan kualitasnya) 4. 5.LINGKUNGAN INTERNAL Lingkungan internal organisasi yang dapat dikelola manajemen: 1. Struktur organisasi termasuk susunan dan penempatan personelnya.

yang membantu organisasi mencapai atau melampoi pencapaian Visi dan misi. yang dapat mengakibatkan organisasi gagal dalam mencapai Visi dan misi. Peluang (Opportunity): Situasi dan faktor luar organisasi yang bersifat positif. 2.LINGKUNGAN EKSTERNAL 1. Tantangan/Ancaman (Threat): Situasi dan faktor luar organisasi yang bersifat negatif. .

2. lingkungan hidup. pelanggan. Kesimpulan Analisis Faktor Eksternal (KAFE) . seperti klien. stakeholder. Task Environment. konsumen. teknologi. secara langsung berinteraksi dan mempengaruhi organisasi. sosial budaya. Societal Environment (Ekonomi. hukum. energi) ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS akan menghasilkan: 1. Kesimpulan Analisis Faktor Internal (KAFI) 2. politik.LINGKUNGAN EKSTERNAL Lingkungan eksternal organisasi yang dapat dikelola manajemen dikelompokkan dalam aspek: 1.

• Weakness (W). • Opportunity (O). adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini. . adalah situasi atau kondisi yang merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini. adalah situasi atau kondisi yang merupakan peluang diluar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi organisasi dimasa depan. adalah situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang datang dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi dimasa depan.Komponen Analisis SWOT • Strength (S). • Threat (T).

technical.Komponen Analisis SWOT STRENGTHS Skills and abilities WEAKNESSES Funding lines Commitment to positions Contacts and partners Existing activies OPPORTUNITIES THREATS Other organisation relevant to Issue Resources: finansial. human Political and policy space Other groups or forces .

peluang dan ancaman pada suatu lembaga sehingga mampu memaksimalkan kekuatan. fungsi keuangan. fungsi ketenagaan. kelemahan. fungsi perencanaan dan evaluasi.Tujuan Analisis SWOT • Analisa SWOT bertujuan untuk menemukan aspek-aspek penting dari kekuatan. fungsi pengembangan iklim akademik. maka untuk mencapai tingkat kesiapan setiap fungsi dan faktorfaktornya dilakukanlah analisis SWOT . • Dalam dunia pendidikan. fungsi pelayanan kesiswaan. dan sebagainya dilibatkan. fungsi hubungan sekolah dengan masyarakat. meminimalkan kelemahan. mereduksi ancaman. fungsi proses belajar mengajar. dan membangun peluang. setelah fungsi pengembangan kurikulum.

Maksud • Untuk mengenali tingkat kesiapan setiap fungsi dari keseluruhan fungsi sekolah yang diperlukan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. sehingga pendekatannya menjadi SWOC • Sihombing: kata Threats mengandung unsur yang negatif. Alasan: ancaman kalau dikelola dengan tepat dapat berubah menjadi peluang. sedangkan tantangan selalu berisi peluang. • Analisis SWOT dilakukan terhadap keseluruhan faktor dalam setiap fungsi. . baik faktor internal maupun eksternal sehingga lebih cenderung menggunakan kata yang mengandung unsur positif yaitu tantangan (Challenges).

sebab sekolah merupakan suatu lembaga yang harus selalu mampu bersaing untuk mencetak lulusan yang diharapkan oleh orang tua wali dan masyarakat.• Sekolah merupakan suatu lembaga yang perlu menerapkan metode analisis SWOT. • Untuk memenuhi tuntutan tersebut maka harus direncanakan secara matang dan mengikuti perkembangan jaman dalan menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dan harapannya sekolah akan lebih maju dalam persaingan dengan sekolah yang lain .

Keampuhan  Kemampuan melakukan analisis strategis.  Kemampuan memaksimalkan peranan faktor kekuatan dan pemanfaatan peluang  berperan sebagai alat untuk meminimalisasi kelemahan yang terdapat dalam tubuh organisasi  Menekan dampak ancaman yang timbul dan harus dihadapi .

 . identifikasi. Melalui perbandingan secara sistematis antara peluang dan ancaman eksternal di satu pihak dan kekuatan serta kelemahan internal di lain pihak. dan akhirnya. dan analisis berbagai alternatif yang layak untuk dipertimbangkan. menjatuhkan pilihan pada alternatif yang diperkirakan paling ampuh.Penerapan  Analisis SWOT memungkinkan para pengambil keputusan kunci menggunakan kerangka berpikir logis dalam pembahasan yang mereka lakukan yang menyangkut situasi tempat organisasi berada.

yaitu dua paling atas adalah kotak faktor eksternal (Peluang dan Tantangan) sedangkan dua kotak sebelah kiri adalah faktor internal (Kekuatan dan Kelamahan). Pendekatan Kualitatif Matriks SWOT Pendekatan kualitatif matriks SWOT dikembangkan oleh Kearns menampilkan delapan kotak. Empat kotak lainnya merupakan kotak isu-isu strategis yang timbul sebagai hasil titik pertemuan antara faktor-faktor internal dan eksternal. Matriks SWOT Kearns EKSTERNAL INTERNAL STRENGTH OPPORTUNITY TREATHS Comparative Advantage Mobilization WEAKNESS Divestment/Investment Damage Control .PENDEKATAN ANALISIS SWOT A.

KETERANGAN Kolom: Comparative Advantages Kolom ini merupakan pertemuan dua elemen kekuatan dan peluang sehingga memberikan kemungkinan bagi suatu organisasi untuk bisa berkembang lebih cepat. Pilihan keputusan yang diambil adalah (melepas peluang yang ada untuk dimanfaatkan organisasi lain)atau memaksakan menggarap peluang itu (investasi). bahkan kemudian merubah ancaman itu menjadi sebuah peluang. Peluang yang tersedia sangat meyakinkan namun tidak dapat dimanfaatkan karena kekuatan yang ada tidak cukup untuk menggarapnya. dan karenanya keputusan yang salah akan membawa bencana yang besar bagi organisasi. Kolom: Damage Control Kolom ini merupakan kondisi yang paling lemahdari semua sel karena merupakan pertemuan antara kelemahan organisasi dengan ancaman dari luar. Situasi seperti ini memberikan suatu pilihan pada situasi yang kabur. Strategi yang harus diambil adalah Damage Control (mengendalikan kerugian) sehingga tidak menjadi lebih parah dari yang diperkirakan. Kolom: Mobilization Kolom ini merupakan interaksi antara ancaman dan kekuatan. Kolom: Divestment/Investment Kolom ini merupakan interaksi antara kelemahan organisasi dan peluang dari luar. . Di sini harus dilakukan upaya mobilisasi sumber daya yang merupakan kekuatan organisasi untuk memperlunak ancaman dari luar tersebut.

dengan asumsi nilai 1 berarti skor yang paling rendah dan 10 berarti skor yang paling tinggi. Tahapan kegiatan: 1. Pendekatan Kuantitatif Analisis SWOT  Pendekatan kualitatif Analisis SWOT dikembangkan oleh Pearce dan Robinson (1998) agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sesungguhnya. . Pilihan rentang besaran skor sangat menentukan akurasi penilaian namun yang lazim digunakan adalah dari 1 sampai 10. Melakukan perhitungan skor (a) dan bobot (b) point faktor serta jumlah total perkalian skor dan bobot (c = a x b) pada setiap faktor S-W-O-T.B. Menghitung skor (a) masing-masing point faktor dilakukan secara saling bebas (penilaian terhadap sebuah point faktor tidak boleh dipengaruhi atau mempengeruhi penilaian terhadap point faktor lainnya.

penilaian terhadap satu point faktor adalah dengan membandingkan tingkat kepentingannya dengan point faktor lainnya. Artinya. Melakukan pengurangan antara jumlah total faktor S dengan W (d) dan faktor O dengan T (e). 2. . 3.y) pada kuadran SWOT. sementara perolehan angka (e = y) selanjutnya menjadi nilai atau titik pada sumbu Y. Sehingga formulasi perhitungannya adalah nilai yang telah didapat (rentang nilainya sama dengan banyaknya point faktor) dibagi dengan banyaknya jumlah point faktor).Perhitungan bobot (b) masing-masing point faktor dilaksanakan secara saling ketergantungan. Perolehan angka (d = x) selanjutnya menjadi nilai atau titik pada sumbu X. Mencari posisi organisasi yang ditunjukkan oleh titik (x.

+) Ubah Strategi Kuadran IV (+.-) Strategi Bertahan Kuadran II (+.+) progresif Kuadran I WEAKNESS (W) Kuadran III (-.OPPORTUNITY (0) (-.-) Diversifikasi Strategi STRENGTH (S) THREATH (T) .

Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Progresif. organisasi disarankan untuk segera memperbanyak ragam strategi taktisnya. artinya organisasi dalam kondisi prima dan mantap sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi. artinya organisasi dalam kondisi mantap namun menghadapi sejumlah tantangan berat sehingga diperkirakan roda organisasi akan mengalami kesulitan untuk terus berputar bila hanya bertumpu pada strategi sebelumnya. Oleh karenya. negatif)  Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang kuat namun menghadapi tantangan yang besar. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Diversifikasi Strategi. memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal. positif)  Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang kuat dan berpeluang.Kuadran I (positif. Kuadran II (positif. .

artinya organisasi disarankan untuk mengubah strategi sebelumnya. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Strategi Bertahan. Oleh karenanya organisasi disarankan untuk meenggunakan strategi bertahan. . artinya kondisi internal organisasi berada pada pilihan dilematis. positif)  Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang lemah namun sangat berpeluang. Strategi ini dipertahankan sambil terus berupaya membenahi diri. Kuadran IV (negatif.Kuadran III (negatif. strategi yang lama dikhawatirkan sulit untuk dapat menangkap peluang yang ada sekaligus memperbaiki kinerja organisasi. Rekomendasi strategi yang diberikan adalah Ubah Strategi. negatif) Posisi ini menandakan sebuah organisasi yang lemah dan menghadapi tantangan besar. Sebab. mengendalikan kinerja internal agar tidak semakin terperosok.

• Keseluruhan bobot untuk faktor Internal (1. Sedangkan untuk faktor kelemahan dan tantangan diberi rating 1 untuk yang paling menonjol dan rating 5 untuk yang paling tidak menonjol. • Penilaian rating bagi setiap faktor antara 1 – 5 dengan kriteria untuk faktor kekuatan dan peluang yang paling menonjol diberi rating 5 dan yang paling tidak menonjol adalah 1.00. • SKOR diperoleh dari hasil kali bobot dengan rating . dan tidak penting sekali 0.00 untuk kriteria sangat penting.00) dan Fakror Eksternal (1.Pembobotan • Pemberian bobot diberikan pada masing-masing faktor dengan bobot 1.00).

Format Identifikasi Lingkungan Strategis INTERNAL KEKUATAN (Strength) 1 2 3 4 5 …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… KELEMAHAN (Weakness) 1 2 3 4 5 …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 EKSTERNAL PELUANG (Opportunity) …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… TANTANGAN /ANCAMAN (Threat) …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… .

Format Kesimpulan Analisis Faktor Internal (KAFI) FAKTOR INTERNAL KEKUATAN (Strength) 1 …………………………………………………… 2 …………………………………………………… 3 …………………………………………………… 4 …………………………………………………… 5 …………………………………………………… KELEMAHAN (Weakness) 1 2 3 4 5 …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… 100 BOBOT RATING SKOR Bobot x Rating .

Format Kesimpulan Analisis Faktor Eksternal (KAFE) FAKTOR INTERNAL PELUANG (Opportunity) 1 …………………………………………………… 2 …………………………………………………… 3 …………………………………………………… 4 …………………………………………………… 5 …………………………………………………… TANTANGAN/ANCAMAN (Threat) 1 2 3 4 5 …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… 100 BOBOT RATING SKOR Bobot x Rating .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful