TUGAS MAKALAH PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK REMAJA DAN PERMASALAHANNYA Dosen Pengampu : Dra.

Yohana Sumiyati

Disusun Oleh: 1. Aziz Tri Widyatmoko 2. Saffri 3. Isya Seprianto 4. Gandung Bekti Pamungkas 29 006 051 29 006 040 29 006 044 29 006 048

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA YOGYAKARTA 2010

Yogyakarta.karena itu saran dan kritik dari semua pihak sangatlah kami harapkan untuk kedepan agar lebih baik lagi. Makalah yang sederhana dan singkat ini adalah hasil observasi kami sebagai pengantar bagi pembaca dalam memahami tentang pertmbuhan & perkembangan di kalangan remaja.sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya.Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi balasan yang sebaik-baiknya.Tanpa pertolongan-Nya mungkin kami tidak dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan buat kita semua dan mendapat ridho Tuhan Yang Maha Esa.Perlu disadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.saudara dan semua pihak yang telah memberi motivasi kepada penulis.berkah dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini tanpa halangan suatu apapun.segala puji syukur ata rahmat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada teman.20 Mei 2010 Penyusun .KATA PENGANTAR Alhamdulillah.

Banyaknya permasalahan dan krisis yang terjadi pada masa remaja ini menjadikan banyak ahli dalam bidang psikologi perkembangan menyebutnya sebagai masa krisis. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. selain dari pada itu periode ini pun dinilai sangat penting. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini. yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir.bahkan seluruh masa depan individu sangat tergantung pada penyelesaian krisis pada masa ini. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. Masa remaja dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum.Pendahuluan Selama rentang kehidupan manusia. Pada masa ini perubahan terjadi sangat drastis dan mengakibatkan terjadinya kondisi yang serba tanggung dan diwarnai oleh kondisi psikis yang belum mantap. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anak-anak dan masa dewasa.BAB I I. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. . Para orang tua. sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun. Namun. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia.

7 Masa remaja adalah masa yang tidak realistis I.2.4 Masa remaja adalah usia bermasalah I.3 Masa remaja adalah periode perubahan I.2.1.5 Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap remaja terhadap pendidikan .1 Masa remaja adalah periode yang penting I.3.2.2 Rumusan masalah Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba menguraikan masalah-masalah yang telah kami amati.1.2 Tugas Perkembangan Masa Remaja I.2.1.3 Perubahan Sosial pada Masa Remaja 1.1.1 Latar belakang masalah Pertumbuhan dan Perkembangan dikalangan remaja dewasa ini mengalami perubahan yang sangat signifikan.2 Masa remaja adalah masa peralihan I.4 Minat-minat pada Masa Remaja 1.3 Perubahan-perubahan yang terjadi pada Masa Remaja I.6 Masa remaja adalah usia yang ditakutkan I.2.2.I.1.2.2.2.2.2.2.5 Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri I.2 Emosionalitas Masa Remaja 1.2.2.1.8 Masa remaja adalah ambang dari masa dewasa I.1 Karakteristik Masa Remaja I.1.Seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari.3.2. Apalagi pada usia remaja masih sangat rawan terhadap pengaruh hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di dalam masyarakat. I.2.3.1 Perubahan Fisik Masa Remaja I. Beberapa masalah yang akan kami bahas antara lain : I.1.Seperti dari hasil pengamatan/observasi pada kehidupan sehari-hari pada kalangan remaja usia 15-18 tahun kami menemukan beberapa pertumbuhan dan perkembangan yang negatif.kita banyak menemukan kelakuan-kelakuan/prilaku yang menyimpang pada kalangan remaja.

2.2.8 Cara-cara orang tua untuk menangani masalah remaja 1.2.6 Tipe-tipe remaja yang memiliki sedikit minat dalam pendidikan 1.7 Tanda-tanda bahaya dari maladjustment remaja 1.2.1.9 Kiat-kiat sukses dalam pendidikan untuk remaja .

periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. . masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya.1 Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : I. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap.2. I. (2) perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual. Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu.1 Karakteristik Masa Remaja Sebagai periode yang paling penting. (1) peningkatan emosionalitas.2.2. (4) karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya.1. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru. (3) perubahan tubuh.2 Masa remaja adalah masa peralihan Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. dan (5) kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi.1.1. seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengani peran yang dituntut oleh lingkungan.3 Masa remaja adalah periode perubahan Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat. Misalnya.BAB II PEMBAHASAN I. Selain itu. I. nilai-nilai dan minta yang baru.2. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. Selama peralihan dalam periode ini.

Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. sedangkan sekarang individu dituntut untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.1.2.7 Masa remaja adalah masa yang tidak realistis Remaja memiliki kecenderungan untuk melihat hidup secara kurang realistis. sehingga mereka mulai untuk memperhatikan perilaku atau simbol .4 Masa remaja adalah usia bermasalah Pada periode ini membawa masalah yang sulit untuk ditangani baik bagi anak laki-laki maupun perempuan.2. I. Hal ini membuat para remaja itu sendiri merasa takut untuk menjalankan perannya dan enggan meminta bantuan orang tua atau pun guru untuk memecahkan masalahnya. Hal ini disebabkan oleh dua lasan yaitu : pertama. I.2.5 Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri Pada periode ini.I.1.2. karena mereka dituntut untuk mandiri maka seringkali menolak untuk dibantu oleh orang tua atau guru. I. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian. aspiriasi yang tidak realitis ini tidak sekedar untuk dirinya sendiri namun bagi keluarga. teman.8 Masa remaja adalah ambang dari masa dewasa Pada saat remaja mendekati masa dimana mereka dianggap dewasa secara hukum. Semakin tidak realistis aspirasi mereka maka akan semakin marah dan kecewa apabila aspirasi tersebut tidak dapat mereka capai. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja.1.1. mereka merasa cemas dengan stereotype remaja dan menciptakan impresi bahwa mereka mendekati dewasa. I. sehingga menimbulkan kegagalan-kegagalan dalam menyelesaikan persoalan tersebut.2. Hal ini terutama terlihat pada aspirasinya. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. Mereka merasa bahwa berpakaian dan berperilaku seperti orang dewasa sringkali tidak cukup.Gambarangambaran negatif yang ada dibenak masyarakat mengenai perilaku remaja mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan remaja. seperti mobil.6 Masa remaja adalah usia yang ditakutkan Masa remaja ini seringkali ditakuti oleh individu itu sendiri dan lingkungan. Kedua.1. pada saat anak-anak paling tidak sebagian masalah diselesaikan oleh orang tua atau guru. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. mereka memandang dirinya dan orang lain sebagaimana mereka inginkan dan bukannya sebagai dia sendiri.

hanya saja sekarang lebih menyebar ke seluruh tubuh. Rincian tugas-tugas pada masa remaja ini adalah sebagai berikut : 1. I. Mencapai peran sosial feminin atau maskulin 3.3 Perubahan-perubahan yang terjadi pada Masa Remaja I. Misal: badan lebih lebar dan lebih kuat.2.2 Tugas Perkembangan Masa Remaja Semua tugas-tugas perkembangan masa remaja terfokus pada bagaimana melalui sikap dan pola perilaku kanak-kanak dan mempersipakan sikap dan perilaku orang dewasa. Memperoleh suatu set nilai dan sistem etis untuk mengarahkan perilaku. menggunakan obat-obatan bahkan melakukan hubungan seksual.  Berat badan Perubahan berat tubuh seiring dengan waktu sama dengan perubahan tinggi badan. Memperiapkan untuk menikah dan berkeluarga 8.yang berhubungan dengan status orang dewasa seperti merokok.2.1 Perubahan Fisik Masa Remaja  Tinggi badan Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi dewasanya pada usia 17/18 tahun dan bagi anak laki-laki satu tahun lebih dari usia tersebut.  Proporsi tubuh Berbagai bagian tubuh secara bertahap mencapai proporsinya. Meminta. Menerima fisik dan menggunakan tubuhnya secara efektif 4. Mencapai kemandirian secara emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya 6. Mencapai relasi yang lebih matang dengan teman seusia dari kedua jenis kelamin 2. minum.  Organ seksual Pada laki-laki dan perempuan organ seksual mencapai ukuran dewasa pada periode remaja akhir. Mempersiapkan untuk karir ekonomi 7. menerima dan mencapai perilaku bertanggung jawab secara sosial 5. I.2.3. namun fungsinya belum matang sampai dengan beberapa tahun kemudian .

menolak untuk bicara. Hal yang juga cukup mengemuka yaittu pada masa ini remaja lebih iri hati terhadap mereka yang memiliki materi lebih._ Karakteristik sex sekunder Karakteristik sek sekunder utama mengalami perkembangan pada level dewasa pada periode remaja akhir. mudah gembira. remaja menjadi mudah marah. pada usia 14 tahun. dimana terjadi peningkatan ketegangan emosional yang dihasilkan dari perubahan fisik dan hormonal. Misalnya. Secara umum dapat dikatakan bahwa minat terhadap lawan jenis meningkat. Hal yang paling membuat remaja marah adalah apabila mereka diperlakukan seperti anak-anak atau pada saat merasa diperlakukan tidak adil. Perubahan dalam perilaku sosial terlihat dengan adanya perubahan dalam sikap dan perilaku dalam relasi heteroseksual.3. 1. sehingga bisa difahami apabila teman sebaya sangat berpengaruh terhadap sikap. Masa ini disebut sebagai masa “storm and stres”. Selain itu. Ekspresi kemarahannya mungkin berupa mendongkol. Pada masa ini emosi seringkali sangat intens. minat. dan meledak secara emosional. Penyesuaian ini harus dilakukan terhadap jenis kelamin yang berlainana dalam suatu relasi yang sebelumnya tidak pernah ada dan terhadap orang dewasa diluar keluarga dan lingkungan sekolah.3 Perubahan Sosial pada Masa Remaja Salah satu tugas perkembangan yang paling sulit pada masa remaja adalah penyesuaian sosial. perubahan sosial yang terjadi .2. atau mengkritik secara keras. sehingga ada beberapa hal yang dapat disimpulkan dari perubahan pada aspek emosionalitas ini.2 Emosionalitas Masa Remaja Selain terjadi perubahan fisik yang sangat mencolok. dan perilaku remaja. sedangkan pada usia 16 tahun terjadi kebalikannya mereka mengatakan tidak terlalu merasa khawatir. I. juga terjadi perubahan dalam emosionalitas remaja yang cukup mengemuka. penampilan.3. secara umum terdapat peningkatan perilaku emosional pada setiap usia yang dilalui. mereka yang tadinya tidak menyukai keterlibatan lawan jenis menjadi menyukai pertemanan dengan lawan jenis. tidak terkontrol dan nampak irrasional.2. cara bicara. Pada masa ini remaja paling banyak menghabiskan waktu mereka di luar rumah bersama dengan teman sebaya mereka.

Banyaknya hegiatan dan tuntutan baik di sekolah maupun dirumah dirasakan penting memiliki sarana rekreasi bagi remaja. status dalam kelompok sosial. Secara umum minat-minat remaja ini dapat dikategorikan menjadi : 1) Minat Rekreasi Pada masa ini sudah muncul minat rekresi seperti halnya orang dewasa. bisa memahami dan membuat merasa aman. dan uang yang merupakan simbol status.2. Mereka kritis terhadap guru dan cara mereka mengajar. kemandirian. hal ini disebabkan karena mereka menyedari bahwa penerimaan dari sosial dipengaruhi oleh penampilan umum mereka. pakaian. kursus yang dibutuhkan. misalnya : penampilan. prestasi. radio. membaca. santai. kemampuan bawaan. 1. kesempatan yang dimiliki untuk mengembangkan minat. televisi dan melamun. Pada remaja akhir sikap terhadap pendidikan lebih banyak dipengaruhi oleh minat pekerjaannya. 5) Minat terhadap pekerjaan .4 Minat-minat pada Masa Remaja Pada masa remaja terdapat minat-minat pada bidang kegiatan tertentu yang sangat beragam. lingkungan tempat tinggal mereka. makanan di kantin dan mekanisme belajar di sekolah. PR. kecerdasan. Misalnya : permainan dan olah raga.dengan adanya nilai-nilai baru dalam memilih teman. menari. 4) Minat terhadap Pendidikan Pada remaja awal biasanya memberikan kritik atas sekolah secara umum dan mengenai larangan. dapat dipercaya dan bisa diskusi mengenai hal-hal yang tidak bisa dibicarakan dengan guru atau orang tua. 3) Minat Pribadi Minat pada dirinya sendiri merupakan minat terkuat pada masa remaja. minat keluarganya dan beberapa faktor lainnya. Pada masa ini pun remaja memiliki keinginan untuk tampil sebagai seorang yang populer dan disukai oleh lingkungannya. apa yang diminati teman sebayanya. film. Hal ini tergantung pada jenis kelamin. hobi. traveling. 2) Minat Sosial Perkembangan minat sosial tergantung pada kesempatan yang dimiliki remaja untuk mengembangkan minta ini dan sebagian tergantung seberapa populer dia di dalam kelompok sebayanya. dimana sekarang remaja lebih memilih yang memiliki minat dan nilai-nilai yang sama.

2. menarik dan memiliki gengsi yang tinggi. Remaja yang kurang diterima oleh teman sekelas dan mereka yang merasa kehilangan kesenangan seperti teman-temannya dalam kegiatan ekstrakulikuler. dan remaja memiliki status yang mendekati dewasa. c. Sikap terhadap guru. pegawai administrasi.6 Tipe-tipe remaja yang memiliki sedikit minat dalam pendidikan 1. Remaja yang orang tuanya memiliki aspirasi yang tidak realistis terhadap prestasi akademis.Pada masa ini anak laki-laki maupun perempuan mulai untuk memikirkan secara lebih serius tentang masa depan mereka. 7) Minat dalam simbol status Pada masa remaja simbol status memiliki empat fungsi penting yaitu : mengatakan pada orang lain bahwa mereka memiliki status sosioekonomi yang lebih tinggi dari yang lain. d. 1. Derajat penerimaan sosial oleh teman sekelasnya. f. yaitu : a. remaja yang superior dinilai memiliki prestasi oleh kelompoknya. e. Sikap orang tua – apakah orang tua menialai bahwa sekolah merupakan sarana peningkatan status sosialnya atau hanya sekedar tuntutan untuk menyekolahkan saja. olah raga dan sosial sehingga memaksa anak-anaknya untuk meraih target yang ditentukan mereka. Sikap teman sebaya – apakah mereka berorientasi untuk melanjutkan kuliah atau berorientasi kerja.2. Anak laki-laki lebih perhatian terhadap pekerjaan di masa depan dibanding anak perempuan. 1. remaja diterima oleh kelompoknya karena kesamanan tampilan dan tindakan. 2.5 Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap remaja terhadap pendidikan Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi sikap remaja terhadap pendidikan. sedangkan anak perempuan lebih memilih pekerjaan yang lebih aman dan tidak menyita waktu. 6) Minat religious Para remaja sekarang ini tertarik pada agama dan merasa bahwa hal tersebut memiliki peran yang penting dalam kehidupan mereka. yang menunjukkan kesuksesan atau kegagalan remaja secara akademis. Relevansi atau nilai praktis dari bermacam-macam pelajaran. kebijakan-kebijakan akademik dan disiplin. b. . Tingkatan. Anak laki-laki lebih menginginkan pekerjaan yang mewah. Sukses dalam kegiatan ekstrakurikuler g.

Menghayal secara berlebihan sebagai upaya untuk mengkompensir ketidakpuasan dari kehidupan sehari-hari. Menggunakan defense mechanism secara berlebihan.2. misalnya ngompol. Penanganan atas permasalahan remaja sangat bervariasi dan tergantung dari konteks dan latar belakang permasalahannya. seperti rasionalisasi. Homesickness e.8 Cara-cara orang tua untuk menangani masalah remaja Adanya tanda-tanda kesalahan penyesuaian diri remaja tentu saja menuntut penanganan yang cepat dan tepat. Pada kenyataannya tidak semua remaja dapat menyesuaikan dengan perubahan tersebut. fantasi. Perasaan tidak aman. Remaja yang matang lebih awal dan merasa lebih mencolok dibandingkan teman sekelasnya. Tidak bertanggung jawab. b. Secara umum ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mencegah dan menangani munculnya permasalahan ini. psikologis dan sosial pada remaja yang sangat cepat dan drastis menuntut remaja tersebut untuk bisa menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut dan tuntutan-tuntutan lingkungan baru yang menyertainya. dan displacement. Regresi perilaku ke tingkat perkembangan yang lebih awal. proyeksi. sehingga seringkali diharapkan untuk bisa melakukan tugas-tugas akademis melebihi dari kemampuannya. f. yang menyebabkan remaja harus menyesuaikan dengan standar kelompok. Agresif secara berlebihan dan sikap yang tertalu yakin atas dirinya.7 Tanda-tanda bahaya dari maladjustment remaja Dengan adanya perubahan yang terjadi dalam fisik. g. antara lain : a. c. . d. pengertian dan kasih sayang. misalnya mengabaikan sekolah.3. berikut adalah beberapa tanda-tanda penyesuaian diri yang salah pada remaja : a. mengingat masa ini merupakan masa penting yang menentukan individu pada masa berikutnya. 1. dan juga upaya-upaya ini idealnya merupakan hasil kerjasama orang tua. 1. guru dan pihak-pihak lain yang terkait. ngamuk pada saat marah dan lain-lain.2. Memahami dan mendengarkan keluhan remaja dengan penuh perhatian.

c. Banyak berdiskusi tentang berbagai hal yang terjadi di lingkungan sosial maupun lingkungan sekolahnya serta orientasi masa depan yang akan direncanakan remaja. g. Tekun dan jangan cepat menyerah. Mengawasi kegiatan dan lingkungan sosial remaja secara proporsional. g. sehingga pengerahan sumber daya yang dimiliki akan lebih tepat. kesenian atau perbuatan-perbuatan baik yang ditunjukkan remaja baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat c.2. Memberikan penghargaan terhadap prestasi studi/prestasi sosial. Hormat kepada guru. h. Mengembangkan empati dalam bergaul. baik dalam segi fisik ataupun psikologis yang cukup mencolok segera konsultasikan dengan tenaga ahli seperti dokter atau psikolog. . karena tidak semua masalah bisa ditangani sendiri. Mulai menyertakan remaja dalam pengambilan keputusan keluarga. Berusaha dan berdo’a k. h. Openminded dan jangan sombong. seperti olahraga. 1. d. baik berupa kelebihan dan kekurangan karena semakin remaja mengenai dirinya akan semakin terarah tindakannya. Kenali diri. j.9 Kiat-kiat sukses dalam pendidikan untuk remaja a.b. Jangan malu bertanya dan jangan takut salah. Jika ada indikasi ketidakberesan yang serius. e. Hati-hati memilih teman dan lingkungan pergaulan. Bicaralah pada orang tua jika ada permasalahan yang sulit. Realistis dan bersikap objektif terhadap anak. orang tua dan teman. Mendukung ide-ide remaja yang positif. f. d. f. tidak terlalu ketat atapun terlalu longgar. i. e. Tentukan tujuan dan target yang akan dicapai. Hal ini mendidik anak untuk ikut bertanggung jawab dan melatih mereka dalam proses problem solving dan decision making. b. Berpikir sebelum mengambil suatu keputusan. sehingga idealnya orang tua mengetahui kapasitas anak dan mendiskusikan target apa yang ingin dicapai.

l. dapat berkonsultasi dengan ahli (misal : psikolog. konselor pendidikan. dll) . Apabila perlu.

sehat dan bahagia. guru dan pihak-pihak lain yang terkait agar perkembangan remaja di bidang pendidikan dan bidang-bidang lainnya dapat dilalui secara terarah. Selain itu perlu adanya kerjasama dari remaja itu sendiri. Meskipun demikian adanya pemahaman yang baik serta penanganan yang tepat terhadap remaja merupakan faktor penting bagi keberhasilan remaja di kehidupan selanjutnya.BAB III PENUTUP Kesimpulan Masa remaja sebagai periode perkembangan yang paling penting bagi individu pada kenyataannya merupakan suatu periode yang sarat dengan perubahan dan rentan munculnya masalah. orang tua. . mengingat masa ini merupakan masa yang paling menentukan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful