I.

Judul

: Pengaruh Faktor Kelembapan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau

II. Tujuan

: Tujuan pengamatan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kelembapan terhadap
kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau.

III. Teori Kacang hijau

:

Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae Divisi: Kelas: Ordo: Famili: Genus: Magnoliophyta Magnoliopsida Fabales Fabaceae Vigna

Spesies: V. radiata Nama binomial Vigna radiata
(L.) R. Wilczek

Sinonim Phaeolus aureus Roxb.

Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di

atau tidak dapat kembali ke bentuk semula.Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum. Tahap pematangan. Sedangkan Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan. Calon Tumbuhan akan berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot. setelah kedelai dan kacang tanah. organ. C. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan Pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible. Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Hormon Sitokinin : memperpanjang akar. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan diawali dengan aktivitas sintetis bahan mentah (bahan baku) berupa molekul sederhana dan molekul kompleks. Dimana dalam hal ini ada beberapa hormon yang dapat mengontrol proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan tersebut. perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde. Tahap pembentangan. . Pada sel tumbuhan. dan individu. Faktor yang melibatkan hormon dan gen yang akan mengontrol pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Hormon Afserat : menghambat perpanjangan sel. embrio. Pada akhirnya terbentuk jaringan. Faktor internal. yaitu perkembangan sel anak yang telah mencapai ukuran tertentu menjadi bentuk khusus (terspesialisasi) melalui proses diferensiasi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. atau gandas turi. Hormon Giberelin : merangsang pertumbuhan batang. Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi. Tahap pembelahan sel. yaitu sel induk membelah menjadi beberapa sel anak. Tahapan yang dilalui selama melangsungkan proses tersebut adalah sebagai berikut : A. Berbeda dengan pertumbuhan. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. peningkatan tersebut biasanya disebabkanoleh penyerapan air kedalam vakuola. Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. bakpau.yaitu: Hormon Auksin : merangsang pertumbuhan bunga. B. Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan a. yaitu pembesaran atau peningkatan volume sel anak. dan akhirnya menjadi sebatang pohon.

10 buah lidi . penguapan akan meningkat. udara yang lembap mencegah proses penguapan air.Tanah secukupnya . Beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan adalah sebagai berikut: Cahaya Air dan mineral Suhu Oksigen pH Kelembapan Pengaruh Kelembapan udara berbeda-beda terhadap berbagai tumbuhan. Alat dan Bahan : 1. Jika kelembapan udara rendah. Pada tumbuhan. IV. sehingga penyerapan air dan garam mineral dari dalam tanah semakin sedikit.1 buah penggaris .2 buah pot kecil .10 potong kertas kecil-kecil . Bahan : . sehingga penyerapan air dan garam mineral terlarut pun semakin banyak.b. Faktor ini merupakan faktor luar yang erat sekali hubungannya dengan proses pertumbuhan dan perkembangan.1 buah solatip kecil 2.10 biji kacang hijau yang telah direndam . Kelembaban udara rendah → penguapan tinggi → kecepatan transpor air tinggi. Kelembaban udara tinggi → penguapan rendah → kecepatan transportasi lambat. • • • Mempengaruhi proses penyerapan air oleh akar. Faktor eksternal/lingkungan. Keadaan ini akan memacu pertumbuhan. Alat : .

9. lalu tanamkan di pinggir masing-masing biji. jangan terlalu penuh.8 mm 3 0 mm 0 mm 9 mm 55 mm 125 mm 175 mm 187 mm 26.3.V. Siram masing-masing biji dengan satu sendok makan setiap harinya dengan waktu yang sama.7 mm 4 0 mm 4 mm 30 mm 90 mm 135 mm 176 mm 179 mm 25.4. VI. Buatlah tabel pengamatannya. 8. 2. 3.2. Siapakan alat dan bahan yang akan digunakan. Tanamkan 5 buah biji kacang hijau yang telah direndam pada masing-masing pot. Isi 2 buah pot dengan tanah secukupnya. 6. Beri tanda menggunakan nomor 1. Amatilah pertumbuhan kacang selama 7 hari dan ukur pertumbuhannya menggunakan mistar. 4. Letakkan pot A di tempat yang kering (dengan suhu kamar).5 yang dituliskan pada kertas kecil dan tempelkan pada batang lidi menggunakan solatip. lalu tulis hasil pengamatannya pada tabel pengamatan. Tutup lapisan atas biji kacang hijau menggunakan tanah hingga rata. 7. 5.5 mm 5 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm Hari Ke1 2 3 4 5 6 7 Tinggi rata-rata . dan pot B di tempat yang lembap (dapat di letakkan di kamar mandi). Cara Kerja 1. Hasil Pengamatan Pot A (Kering/suhu kamar) Tinggi Tanaman 1 0 mm 0 mm 8 mm 80 mm 130 mm 180 mm 195 mm 27 mm 2 0 mm 0mm 15 mm 30 mm 120 mm 168 mm 181 mm 25.

4 mm 3 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 0 mm 4 0 mm 3 mm 24 mm 80 mm 82 mm 85 mm 88 mm 12.org www. 2007. dilihat dari pertambahan tinggi ratarata dari masing-masing pot dapat ditarik kesimpulan bahwa tanaman yang disimpan di tempat yang lembap mengalami pertumbuhan yang lebih lambat. Jakarta: Penerbit Erlangga. IPA BIOLOGI Jilid 2 untuk Kelas VIII SMP. Daftar Pustaka Website: www. VIII. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan yang telah kami lakukan. dkk.7 mm Hari Ke1 2 3 4 5 6 7 Tinggi rata-rata VII.wikipedia.yahoo.com Buku: Istamar syamsuri. sedangkan tanaman yang disimpan di tempat yang kering mengalami pertumbuhan yang lebih cepat. .Pot B (Lembap/ diletakkan di kamar mandi) Tinggi Tanaman 1 0 mm 0 mm 10 mm 35 mm 120 mm 162 mm 170 mm 24. Hal ini disebabkan karena adanya faktor kelembapan udara yang mempengaruhi proses pertumbuhan pada tanaman.google.com www.5 mm 5 0 mm 0 mm 2 mm 10 mm 70 mm 130 mm 138 mm 19.2 mm 2 0 mm 3 mm 25 mm 60 mm 131 mm 160 mm 171 mm 24.

IX. Lampiran-Lampiran Alat dan bahan : Cara kerja: Hari pertama : .

Hari kedua : Hari ketiga Hari keempat .

Hari kelima Hari keenam Hari ketujuh .

2013 .51 Tlp.N. (022) 6011309 Tahun Ajaran 2012. Tjokroaminoto No. HOS.(Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Biologi) Disusun oleh : Kelompok 7 Evi Anugrah Arumningsih Laela Wulandari Nathanael Vidi F. Rakandary Widyanata Reyhan Mulhadi N Sarah Fauzia Kelas : XII IPA 2 SMA NEGERI 6 BANDUNG Jl.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful