SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA

3. Perlawanan rakyat abad XX. Munculnya paham nasionalisme. dan Islam unsur-unsur Pancasila sudah ada di masyarakat. . yaitu terkait dengan sistem kepercayaan. ditandai : 1. dan demokrasi. sehingga mudah dipatahkan.Pancasila dalam Konteks Sejarah Bangsa   Zaman Kuno Sejak adanya kerajaan-kerajaan di nusantara dan masuknya agama Hindu. Munculnya Pergerakan nasional Indonesia. liberalisme. 2. Zaman Kolonial - - Masuknya Belanda: VOC (1602). perlawanan rakyat abad XVII-XIX bersifat kedaerahan dan lokal. Budha. Pengaruh kemenangan bangsa Asia terhadap Eropa.

4. 5. Sumpah Pemuda.  Proklamasi 17 Agustus 1945 Penetapan Pancasila dalam UUD 1945 (sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945). Tumbuhnya organisasi Modern. Penjajahan Jepang (sidang BPUPKI I dan II dan pembentukan PPKI). . 6.

dan wakil ketua Raden Panji Soeroso serta Ichubangasa (Jepang).Sejarah Perumusan Pancasila  Pembentukan BPUPKI Jepang memberi janji kepada Indonesia bahwa akan diberi merdeka pada tanggl 24 Agustus 1945. sehingga untuk mewujudkan janji tersebut berdirilah BPUPKI (Dokuritsu Zyunbii Tioosakai). Dalam kesempatan ini: . Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei-1 Juni 1945) Agenda sidang dalam pertemuan ini adalah membicarakan tentang landasan-landasan bernegara. Radjiman Wedjodiningrat. Badan ini beranggota 60 orang. A. diketuai dr. atau dasar-dasar Indonesia merdeka.

 Moh. Yamin (29 Mei 1945) mengusulkan dasar Indonesia merdeka.J Laski. Kesejahteraan rakyat. Peri kerakyatan. Soepomo (31 Mei 1945) memaparkan 3 teori. yaitu: - Peri kebangsaan. Jean Jacques Rousseau.  Mr. atau negara yang disusun atas dasar kontrak sosial dari warganya dengan mengutamakan kepentingan individu sebagaimana diajarkan oleh Thomas Hobbes. Peri Ketuhanan. John Locke. Hebert Spencer. dan H. . Peri Kemanusiaan. yaitu - Negara individualistik.

yaitu negara tidak boleh memihak pada salah satu golongan.Negara Integralistik.Negara golongan (class theori) yang diajarkan Marx. dan pikiran yang sedalam-dalamnya yang di atasnya didirikan gedung Indonesia merdeka). namun mengusulkan negara integralistik (negara persatuan). Dalam hal ini Soepomo menolak negara individualistik dan negara golongan. Adam Muller. -  Ir. dan Hegel). Soekarno (1 Juni 1945) mengusulkan bahwa dasar Indonesia yang dimaksud adalah philosophishe gronslag (filsafat. tetapi berdiri di atas semua kepentingan (Spinoza. . fundamen. yaitu negara satu untuk semua orang. Dasar yang diusulkan yaitu: . Engels. dan Lenin.

jika yang tiga juga tidak disenangi. mufakat.Kesejahteraan sosial. dapat diperas menjadi Trisila (Sosio Nasionalisme.. dan inilah dasar asli bangsa Indonesia.Kemanusiaan (internasionalisme).Ketuhanan yang berkebudayaan. jika yang lima tidak disetujui. Sosio Demokratis. Menurut Soekarno. . perwakilan. yaitu Gotongroyong. dan Ketuhanan). . .Kebangsaan atau Nasionalisme. Selanjutnya. . .Musyawarah. dapat diperas menjadi Ekasila. Kelima prinsip tersebut diberi nama Pancasila.

Hatta. dan Mr.Berdasarkan usulan yang masuk diketahui. Maramis. . Wachid Hasyim. Moh. Soekarno. . Ki Bagus Hadikusumo. Drs. Golongan Islam menghendaki negara berdasar syariat Islam. . sedang golongan nasionalis menghendaki negara tidak berdasarkan hukum agama tertentu.Anggota 8 meliputi: Ir. A. ada perbedaan usulan tentang dasar negara.A. Moh. Oto Iskandardinata. . A. Pada tanggal 1 Juni 1945 juga dibentuk panitia Kecil yang beranggotakan 8 orang. Sutardjo.Tugas panitia 8 ini adalah menampung dan mengidentifikasi usulan anggota BPUPKI. Yamin.

Panitia Sembilan bersidang tanggal 22 Juni 1945. dibentuklah Panitia Kecil 9 orang. Mr. menghasilkan kesepakatan dasar negara yang tertuang dalam alinea keempat rancangan Preambule. Moh. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Persatuan Indonesia. Isi selengkapnya kesepakatan itu disebut Rancangan Preambule Hukum Dasar. Agus Salim. Abikusno Tjokrosoejoso. Moh. Maramis. Moh. dan H. Abdul Kahar Muzakkir. A. . yaitu “Ketuhanan. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya. yang anggotanya berasal dari golongan Islam dan golongan Nasionalis. yaitu : Ir. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Yamin mempopulerkan kesepakatan tersebut dengan nama “Piagam Jakarta”. Mr. A. Yamin. Ahmad Soebardjo. Kemanusiaan yang adil dan beradab.  Untuk mengatasi perbedaan ini. Soekarno. Drs.A. Mr. Wachid Hasyim. Hatta.

Bentuk negara republik (hasil kesepakatan dari 55 suara dari 64 yang hadir). Dibentuk tiga panitia kecil: a. . c. yaitu Pancasila seperti dalam Piagam Jakarta. menghasilkan: 1. Soekarno. Panitia Pembela Tanah Air. Dasar negara yang disepakati. Panitia Perancang UUD. Panitia Ekonomi dan Keuangan. diketuai Moh. 3. diketuai Abikusno Tjokrosoejoso. b. 2.B. Sidang BPUPKI Kedua (10-16 Juli) 1945. 4. diketuai Ir. Wilayah Indonesia disepakati meliputi wilayah Hindia Belanda + Timor Timur + Malaka (39 suara). Hatta.

dan Mr. anggota PPKI ditambah 6 orang anggota wakil golongan. ► Jadi PPKI berfungsi sebagai komite nasional pembentuk negara. Achmad Soebardjo. Iwa Kusumasumantri.Pembentukan PPKI (Dokuritsu Zyubbii Inkai) ► Pada tanggal 9 Agustus 1945 PPKI dibentuk dalam rangka mempersiapkan Indonesia Merdeka dan intinya mengesahkan dasar negara dan UUD 45. Hatta. Kasman Singodimejo. ► Selanjutnya. jumlah anggota 21 orang. Ki Hadjar Dewantara. Soekarno. Mr. wakil ketua Moh. Mr. dengan ketua Ir. yaitu: Wiranatakusuma. Sajuti Melik. .

Soedarsono. 3. Kusnaini.Terjadilah kesepakatan di Rengesdengklok dan Proklamasi dilaksanakan hari Jumat. . Sebaliknya.Golongan pemuda (Soekarni. 17 Agustus oleh Sukarno dan Mohammad Hatta di Jakarta.Jepang menyerah pada sekutu 2. Adam Malik. Sutan Sjahrir. golongan tua masih banyak berpikir dan pertimbangan. Proklamasi kemerdekaan 1. Soepomo. dan kawan-kawan meminta Sukarno untuk segera mengumumkan kemerdekaan RI.

Soekarno menjadi Presiden dan Drs. 4. Sidang Pertama PPKI (18 Agustus 1945) 1. Sebelum sidang. 5. Menetapkan Ir. Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang bertugas mendampingi presiden dan wakil presiden sampai terbentuk MPR dan DPR. 3. Mengesahkan UUD 1945. Hatta sebagai wakilnya. Bung Hatta menemui wakilwakil Islam. Moh. . akhirnya disepakati untuk menghilangkan tujuh kata tersebut. 2. Sore hari setelah proklamasi datang opsir Jepang ke rumah Bung Hatta menyampaikan keberatan wakil Indonesia bagian timur terhadap tujuh kata dalam sila pertama Piagam Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful