PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta Pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi oleh Undang-Undang

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam

Penulis Penyunting Pewajah Isi Pewajah Sampul Pereka Ilustrasi Ukuran Buku

: : : : : :

Yayan Sunarya Agus Setiabudi Intan Permata Shariati Adam Indrayana A. Purnama S. Riyadi 21 x 29,7 cm

540.7 YAY m

YAYAN Sunarya Mudah dan Aktif Belajar Kimia 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam / penulis, Yayan Sunarya, Agus Setiabudi ; penyunting, Intan Permata Shariati, Yana Hidayat ; ilustrasi, S. Riyadi. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. viii, 298 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 297 Indeks ISBN 978-979-068-721-9 (No. Jil Lengkap) ISBN 978-979-068-724-0 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Agus Setiabudi III. Intan Permata Shariati V. S. Riyadi

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit Setia Purna Inves, PT Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karuniaNya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007 tanggal 25 Juni 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Kata Pengantar
Sampai saat ini, buku-buku kimia untuk SMA/MA yang berkualitas dirasakan masih kurang. Sementara itu, tuntunan terhadap pemahaman prinsip-prinsip ilmu Kimia sangat tinggi. Lebih-lebih perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasari oleh ilmu Kimia semakin menantang dan sangat bervariasi dalam aplikasinya. Oleh sebab itu, kami berharap dengan terbitnya buku ini, belajar kimia yang membutuhkan gabungan banyak konsep (baik konsep yang relevan dengan ketermasaan maupun konsep baru) dan pengembangan keterampilan analisis bagi siswa SMA/MA dapat terpenuhi. Ada dua hal yang berkaitan dengan Kimia, yaitu Kimia sebagai produk dan Kimia sebagai proses kerja ilmiah. Kimia sebagai produk adalah pengetahuan Kimia yang berupa fakta, konsep, prinsip, hukum,dan teori. Kimia sebagai proses kerja ilmiah merupakan penalaran (keterampilan) dari hasil penguasaan dalam pembelajaran materi secara praktis dan analisis. Mata pelajaran Kimia di SMA/MA merupakan panduan untuk mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat yang melibatkan konsep dan aplikasi. Oleh karena itu, ilmu Kimia banyak melibatkan konsep-konsep dan pengembangan keterampilan analisis. Melihat pentingnya pelajaran Kimia di sekolah, penerbit mencoba menghadirkan buku yang dapat menjadi media belajar yang baik bagi Anda. Sebuah buku yang akan memandu Anda untuk belajar Kimia dengan baik. Sebuah buku yang disusun dan dikembangkan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi masa depan Anda. Demikianlah persembahan dari penerbit untuk dunia pendidikan. Semoga buku ini dapat bermanfaat.

Bandung, Mei 2007

Penerbit

iv

Panduan untuk Pembaca
Cakupan materi pembelajaran pada buku ini disajikan secara sistematis, komunikatif, dan integratif. Di setiap awal bab dilengkapi gambar pembuka pelajaran, bertujuan memberikan gambaran materi pembelajaran yang akan dibahas, dan mengajarkan Anda konsep berpikir kontekstual dan logis sekaligus merangsang cara berpikir lebih dalam. Selain itu, buku ini juga ditata dengan format yang menarik dan didukung dengan foto dan ilustrasi yang representatif. Bahasa digunakan sesuai dengan tingkat kematangan emosional Anda sehingga Anda lebih mudah memahami konsep materinya. Buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII ini terdiri atas sembilan bab, yaitu Sifat Koligatif Larutan; Reaksi Redoks dan Elektrokimia; Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama; Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat; Keradioaktifan; Senyawa Organik; Senyawa Aromatik; Makromolekul dan Lemak. Untuk lebih jelasnya, perhatikan petunjuk untuk pembaca berikut. (1) Judul Bab, disesuaikan dengan tema materi dalam bab. (2) Hasil yang harus Anda capai, tujuan umum yang harus Anda capai pada 4 bab yang Anda pelajari. 17 (3) Setelah mempelajari bab ini, kamu harus mampu, kemampuan yang harus Anda kuasai setelah mempelajari bab. 1 2 (4) Gambar Pembuka Bab, disajikan untuk mengetahui contoh manfaat dari materi yang akan dipelajari. 3 18 (5) Advanced Organizer, disajikan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dari 5 materi yang akan dipelajari dan mengarahkan Anda untuk lebih fokus terhadap isi bab. (6) Tes Kompetensi Awal, merupakan syarat yang harus Anda pahami sebelum memasuki materi pembelajaran. 6 (7) Materi Pembelajaran, disajikan secara sistematis, komunikatif, integratif, 19 7 8 dan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi sehingga Anda dapat tertantang untuk belajar lebih jauh. (8) Gambar dan Ilustrasi, sesuai dengan materi dalam bab yang disajikan secara menarik dan mudah dipahami. 20 10 (9) Aktivitas Kimia, tugas yang diberikan kepada Anda berupa analisis 9 masalah atau kegiatan di laboratorium sehingga dapat menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan berpikir kristis. (10) Mahir Menjawab, merupakan sarana bagi Anda dalam persiapan menghadapi Ujian Akhir dan SPMB sehingga mempunyai nilai tambah. (11) Kegiatan Inkuiri, menguji pemahaman Anda secara terbuka 21 12 berdasarkan konsep yang telah Anda pelajari sehingga Anda tertarik untuk belajar lebih dalam. 11 (12) Catatan, menyajikan informasi dan keterangan singkat secara bilin22 gual berkaitan dengan konsep yang dipelajari. (13) Kata Kunci, panduan Anda dalam mempelajari konsep materi. (14) Sekilas Kimia, berisi informasi menarik dan aplikatif berdasarkan materi bab yang dipelajari sehingga dapat menumbuhkan semangat bekerja keras dan belajar lebih jauh. (15) Contoh, menyajikan contoh-contoh soal dengan jawaban yang kongkret dan jelas berkaitan dengan materi yang disajikan. 14 23 (16) Tes Kompetensi Subbab, menguji pemahaman Anda terhadap materi dalam setiap subbab. 15 (17) Rangkuman, merupakan ringkasan materi pembelajaran bab. 13 (18) Peta Konsep, menggambarkan hubungan antarkonsep sehingga memudahkan Anda mempelajari materi dalam bab. (19) Refleksi, sebagai cermin diri bagi Anda setelah mempelajari materi di 16 akhir pembelajaran setiap bab. (20) Evaluasi Kompetensi Bab, merupakan penekanan terhadap pemahaman konsep materi, berkaitan dengan materi dalam bab. (21) Proyek Semester, disajikan agar Anda dapat menggali dan memanfaatkan informasi, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan dalam kerja ilmiah. (22) Evaluasi Kompetensi Kimia Semester, disajikan untuk evaluasi Anda setelah mempelajari semester yang bersangkutan. (23) Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun, disajikan untuk evaluasi Anda setelah mempelajari seluruh bab.

v

Karbon dan Silikon • 88 G. Nitrogen. Aluminium dan Senyawanya • 84 F. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit • 18 Rangkuman • 22 Peta Konsep • 23 Refleksi • 23 Evaluasi Kompetensi Bab 1 • 24 Bab 3 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama • 61 A. Penyetaraan Reaksi Redoks • 28 B. Oksigen. Unsur-Unsur Halogen • 66 C. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi • 111 D. Sel Elektrokimia • 33 C. Penurunan Tekanan Uap • 3 C. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi • 102 B. dan Belerang • 90 Rangkuman • 95 Peta Konsep • 96 Refleksi • 96 Evaluasi Kompetensi Bab 3 • 97 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia • 27 A. Sel Elektrolisis • 42 D. Pengolahan Logam (Metalurgi) • 116 Rangkuman • 120 Peta Konsep • 121 Refleksi • 121 Evaluasi Kompetensi Bab 4 • 122 vi . Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah • 79 E. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku • 8 D. Unsur-Unsur Gas Mulia • 62 B. Tekanan Osmotik Larutan • 15 F. Korosi dan Pengendaliannya • 50 Rangkuman • 55 Peta Konsep • 56 Refleksi • 56 Evaluasi Kompetensi Bab 2 • 57 Bab 4 Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat • 101 A. Diagram Fasa • 12 E.Daftar Isi Kata Sambutan • iii Kata Pengantar • iv Panduan untuk Pembaca • v Bab 1 Sifat Koligatif Larutan • 1 A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif • 2 B. Unsur-Unsur Golongan Alkali • 73 D. Senyawa Kompleks • 106 C.

Bab 5 Keradioaktifan • 125
A. Kestabilan Inti • 126 B. Kegunaan Radioisotop • 133 C. Reaksi Fisi dan Fusi • 138 Rangkuman • 142 Peta Konsep • 143 Refleksi • 143 Evaluasi Kompetensi Bab 5 • 144 Proyek Semester 1 • 147 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 • 148

Bab 8 Makromolekul • 221
A. Polimer • 222 B. Karbohidrat • 227 C. Protein • 233 Rangkuman • 241 Peta Konsep • 242 Refleksi • 242 Evaluasi Kompetensi Bab 8 • 243

Bab 6 Senyawa Organik • 153
A. Gugus Fungsional Senyawa Karbon • 154 B. Haloalkana • 155 C. Alkohol dan Eter • 159 D. Aldehid dan Keton • 170 E. Asam Karboksilat dan Ester • 177 F. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen • 185 Rangkuman • 187 Peta Konsep • 188 Refleksi • 189 Evaluasi Kompetensi Bab 6 • 190

Bab 9 Lemak • 247
A. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak • 248 B. Sumber dan Kegunaan Lemak • 253 C. Sabun dan Detergen • 257 Rangkuman • 262 Peta Konsep • 262 Refleksi • 262 Evaluasi Kompetensi Bab 9 • 263 Proyek Semester 2 • 266 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 • 267 Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun • 271

Bab 7 Senyawa Aromatik • 195
A. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya • 196 B. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya • 204 C. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik • 207 Rangkuman • 214 Peta Konsep • 215 Refleksi • 215 Evaluasi Kompetensi Bab 7 • 216

Apendiks 1 • 275 Apendiks 2 • 283 Senarai • 286 Indeks • 291 Daftar Pustaka • 297

vii

viii

Bab

1
Sumber: Chemistry For You, 2001

Di negara yang memiliki musim dingin, salju yang menumpuk di jalan raya dan trotoar dicairkan dengan cara menaburkan garam (penurunan titik beku), seperti CaCl2 dan NaCl.

Sifat Koligatif Larutan
Hasil yang harus Anda capai: menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit. Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu: • • menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan; membandingkan sifat koligatif larutan nonelektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan.

Apakah Anda mempunyai teman atau kerabat yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi? Jika ya, tentu dokter akan menyarankan teman atau kerabat Anda itu untuk mengurangi konsumsi garam-garaman. Mengapa pula pedagang es menaburkan garam dapur (NaCl) di dalam tempat penyimpanan es? Kemudian, mengapa di wilayah yang memiliki musim dingin, garam-garam, seperti CaCl2 dan NaCl ditaburkan ke jalanjalan atau trotoar yang bersalju? Tentunya semua peristiwa itu berkaitan dengan bab yang akan kita pelajari sekarang, yaitu sifat-sifat koligatif larutan. Apakah sifat koligatif larutan itu? Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tetapi bergantung pada konsentrasinya. Sifat koligatif berbeda dengan sifat-sifat larutan yang sudah Anda pelajari sebelumnya, seperti daya hantar listrik, asam basa, dan kesetimbangan ion-ion dalam larutan yang bergantung pada jenis zat terlarut. Apakah sifat-sifat koligatif larutan itu dan apakah yang memengaruhi sifat-sifat koligatif larutan? Jawabannya akan Anda ketahui setelah mempelajari bab ini.

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif B. Penurunan Tekanan Uap C. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku D. Diagram Fasa E. Tekanan Osmotik Larutan F. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

1

Tes Kompetensi Awal
1. 2. Apakah yang dimaksud dengan larutan? Apa saja yang memengaruhi sifat fisik dan kimia suatu larutan? Apakah perbedaan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit?

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif
Di Kelas XI, Anda telah belajar satuan konsentrasi larutan berupa kemolaran. Pada topik berikut, Anda akan diperkenalkan dengan satuan konsentrasi larutan yang digunakan dalam menentukan sifat koligatif larutan, yaitu fraksi mol (X) dan kemolalan atau molalitas(m).

1. Fraksi Mol
Komposisi zat-zat dalam larutan dapat dinyatakan dalam satuan fraksi mol (X). Fraksi mol zat A (XA) menyatakan perbandingan jumlah mol zat A terhadap jumlah mol total zat-zat yang terdapat dalam larutan.
XA = mol A mol A = total mol semua komponen mol A + mol B + ... + mol ke-n

Jumlah fraksi mol semua komponen sama dengan satu. XA + XB + XC + ... = 1

Contoh 1.1
Menghitung Fraksi Mol Berapakah fraksi mol benzena (C6H6) dan toluena (C7H8) dalam larutan yang dibuat dari 600 g benzena dan 400 g toluena? Jawab: • Tentukan mol masing-masing zat • Tentukan fraksi mol zat Jumlah mol masing-masing zat:

Catatan Note
Jika hanya dua zat yang membentuk larutan maka: XA = 1 – XB atau XB = 1 – XA If there are only two substances forming solution so that: XA = 1 – XB or XB = 1 – XA

600 g = 7,69 mol 78 g mol −1 400 g mol C7H8 = = 4,35 mol 92 g mol −1 Fraksi mol masing-masing zat:
mol C6H6 = X C6H6 = X C7H8 =

7,69 mol = 0,64 7,69 mol + 4,35 mol 4,35 mol = 0,36 7,69 mol + 4,35 mol

Jumlah fraksi mol semua komponen harus sama dengan satu, Xbenzena + Xtoluena = 1

2. Kemolalan (Molalitas)
Kemolalan (m) didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut dalam satu kilogram pelarut. Dalam bentuk persamaan dirumuskan sebagai berikut.

molalitas =

jumlah mol zat terlarut jumlah massa pelarut (kg)

2

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Rumusan molalitas dapat dinyatakan dalam bentuk lain, yaitu: molalitas =
massa zat terlarut (g) konversi berat, 1.000 (g kg −1 ) × massa molar zat terlarut (g mol −1 ) massa pelarut (g)

Contoh 1.2
Menghitung Molalitas Larutan Berapakah molalitas larutan yang dibuat dari 6 g glukosa (Mr=180) yang dilarutkan ke dalam 100 g air. Jawab: Massa zat terlarut 6 g; massa molar zat terlarut 180 g mol–1; massa pelarut 100 g. molalitas =
massa glukosa massa molar glukosa
• • • •

Kata Kunci
Sifat koligatif Jumlah zat terlarut Fraksi mol kemolalan

×

(1.000 g kg −1 ) massa air

molalitas =

6g 180 g mol −1

×

(1.000 g kg −1 ) 100 g

=0,3 mol kg–1

Jadi, molalitas larutan glukosa adalah 0,3 m.

Kegiatan Inkuiri
Pada kondisi apa kemolalan sama dengan kemolaran? Bagaimana membuat larutan dengan kemolalan dan kemolaran sama? Diskusikan dengan teman-teman Anda.

Tes Kompetensi Subbab
1.

A
3. Sebanyak 50 g gula pasir (C12H22O11) dilarutkan ke dalam 500 g air. Berapakah molalitas larutan gula tersebut? Suatu larutan antibeku mengandung 40% berat etilen glikol (C2H6O2). Jika massa jenis larutan 1,05 g mL–1, berapa molalitas larutan tersebut?

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 46 g etanol (CH3COOH) dan 44 g air. Berapakah fraksi mol masing-masing zat dalam larutan itu? Umumnya, formalin yang dijual di pasaran adalah 40% berat CH2O dalam air. Berapakah fraksi mol formalin dalam larutan tersebut?

2.

4.

B. Penurunan Tekanan Uap (ΔP) Δ
Menguap adalah gejala yang terjadi pada molekul-molekul zat cair meninggalkan permukaan cairan membentuk fasa gas. Gejala ini disebabkan oleh molekul-molekul pada bagian permukaan cairan memiliki energi yang dapat mengatasi gaya antaraksi di antara molekul-molekul cairan. Gaya antaraksi antarmolekul pada permukaan cairan dinamakan tegangan permukaan. Jadi, molekul-molekul yang menguap memiliki energi lebih besar daripada tegangan permukaan.

1. Tekanan Uap
Kemudahan suatu zat menguap ditentukan oleh kekuatan gaya antarmolekul (tegangan permukaan). Semakin lemah gaya antarmolekul semakin mudah senyawa itu menguap.

Sifat Koligatif Larutan

3

Puap

Uap

Cairan

Pada suhu rendah, molekul-molekul zat dapat meninggalkan permukaan cairan membentuk kesetimbangan dengan cairan yang berada di permukaannya ( (Gambar 1.1). Molekul-molekul fasa uap menimbulkan tekanan yang disebut tekanan uap. Faktor-faktor yang memengaruhi tekanan uap salah satunya adalah suhu. Semakin tinggi suhu zat cair, semakin besar tekanan uapnya. Contohnya adalah tekanan uap air berbeda pada setiap temperatur seperti ditunjukan pada Tabel 1.1.
Tabel 1.1 Tekanan Uap Air Tekanan (mmHg) 4,60 6,50 9,20 12,80 17,50 19,80 22,40 23,80 26,70 28,30 30,00 31,80 42,20 55,30 71,90 92,50 118,00 149,40 187,50 233,70 289,10 355,10 525,80 760,00
Sumber: General Chemistry, 1990

Gambar 1.1
Uap dan cairan membentuk kesetimbangan dinamis.

Suhu (°C) 0 5 10 15 20 22 24 25 27 28 29 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 90 100

Kegiatan Inkuiri
Air mendidih pada suhu 100°C, tetapi mengapa pakaian yang dijemur pada suhu kamar (25–30)°C dapat mengering? Jelaskan (hubungkan dengan proses penguapan).

2. Penurunan Tekanan Uap Larutan
Pelarut Larutan Gambar 1.2
Zat terlarut nonvolatil menurunkan penguapan pelarut.

Apa yang terjadi dengan tekanan uap jika ke dalam suatu cairan (misalnya, air) dimasukkan zat yang tidak mudah menguap (misalnya, gula pasir)? Adanya zat terlarut nonvolatile (tidak mudah menguap) di dalam suatu pelarut dapat menurunkan tekanan uap pelarut. Akibatnya, tekanan uap larutan lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya. Mengapa? Untuk memahami bagaimana pelarutan zat yang tidak mudah menguap berpengaruh terhadap tekanan uap pelarut, lakukan oleh Anda eksperimen berikut.

4

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Aktivitas Kimia 1.1
Pelarutan Zat yang Tidak Menguap Tujuan Menjelaskan pelarutan zat yang tidak menguap. Alat 1. Gelas 2. Wadah tertutup Bahan 1. Aquades 2. Larutan gula 60% b/b Langkah Kerja 1. Sediakan dua buah gelas. Gelas pertama diisi dengan aquades dan gelas kedua diisi dengan larutan gula 60% b/b. Usahakan volume cairan dalam kedua gelas sama. 2. Simpan kedua gelas itu dalam wadah yang tertutup rapat, misalnya desikator selama satu hari. 3. Setelah satu hari, amati yang terjadi dalam kedua cairan itu. Keadaan Awal Keadaan Akhir

Pelarut (air)

Larutan gula

Larutan gula

Pertanyaan 1. Apa yang terjadi dengan cairan dalam kedua wadah itu? 2. Mengapa air murni berpindah ke gelas yang berisi larutan gula? 3. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini. Diskusikan dengan teman sekelompok Anda.

Setelah dibiarkan beberapa waktu, volume larutan gula bertambah, sedangkan volume air murni berkurang. Mengapa? Fakta tersebut dapat dijelaskan jika tekanan uap air murni lebih besar dari tekanan larutan yang mengandung zat nonvolatil, dan adanya kesetimbangan dinamis antara fasa uap dan cairannya. Oleh karena tekanan uap air murni lebih besar dari tekanan uap larutan gula maka untuk mencapai keadaan kesetimbangan, uap air murni akan diserap oleh larutan gula sampai tekanan uap di atas permukaan kedua cairan itu sama dan setimbang. Proses tersebut menghasilkan perpindahan molekul-molekul air dari pelarut murni melalui fasa uap ke dalam larutan gula sampai tekanan uap pada kedua permukaan cairan mencapai kesetimbangan.

Kata Kunci
• • • • • Gaya antaraksi antarmolekul Tegangan permukaan Zat terlarut nonvolatil Tekanan uap Hukum Raoult

Kegiatan Inkuiri
Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan tekanan uap larutan lebih rendah dari tekanan uap pelarutnya? Misalnya, larutan etanol dalam air. Hubungkan dengan gaya antarmolekul atau ikatan hidrogen etanol-air dan air-air.

Sifat Koligatif Larutan

5

3. Hukum Raoult
P°larutan
Plarutan

Tekanan uap larutan yang mengandung zat terlarut nonvolatile telah dikaji oleh Francois M. Raoult, sehingga dihasilkan Hukum Raoult. Dalam bentuk persamaan dinyatakan sebagai berikut. Plarutan = Xpelarut Popelarut Keterangan: Plarutan = tekanan uap larutan Xpelarut = fraksi mol pelarut Popelarut = tekanan uap pelarut murni Secara matematis, Hukum Raoult merupakan persamaan linear: Y = mX Keterangan: Y = Plarutan m = Popelarut X = Xpelarut Jika Plarutan diekstrapolasikan terhadap Xpelarut, akan dihasilkan garis lurus dengan kemiringan menunjukkan Popelarut (Gambar 1.3). Penurunan tekanan uap (ΔP) pelarut akibat adanya zat terlarut nonvolatil dapat dihitung dari Hukum Raoult, yaitu: Plarutan = Xpelarut Popelarut

0

Xpelarut

1 Gambar 1.3

Hubungan tekanan uap larutan terhadap fraksi mol pelarut

Sekilas Kimia
Francois Marie Raoult (1830–1901)

Oleh karena (Xpelarut + Xterlarut) = 1, atau (Xpelarut = 1 – Xterlarut) maka Plarutan = (1 – Xterlarut) Popelarut = Popelarut – Xterlarut Popelarut Dengan menata ulang persamaan di atas, diperoleh: Popelarut – Plarutan = Xterlarut Popelarut (Popelarut – Plarutan) adalah selisih antara tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan (ΔP). Jadi, penurunan tekanan uap pelarut murni dapat dirumuskan sebagai berikut. ΔP = Xterlarut Popelarut

Contoh 1.3
Menghitung Tekanan Uap Larutan Hitunglah penurunan tekanan uap yang dibuat dari pelarutan 9,5 g tiourea (Mr = 76) ke dalam 90 g air (tekanan uap air pada 25°C adalah 23,76 mmHg). Jawab: • Hitung fraksi mol masing-masing zat • Tentukan tekanan uap larutan menggunakan Hukum Raoult • Tentukan ΔP Jumlah mol masing-masing zat adalah mol tiourea =
9,5 g = 0,125 mol 76 g mol -1

Sumber: www.uned.es

Francois Marie Raoult adalah seorang ahli kimia-fisika Prancis. Pada 1886 dia berhasil menemukan hubungan antara tekanan uap larutan dan zat terlarut. Hubungan tersebut diungkapkan dalam bentuk persamaan yang dikenal dengan Hukum Raoult.

mol air = 18 g mol -1 = 5 mol

90 g

6

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

tekanan uap air turun dengan adanya tiourea. yaitu: Xpelarut = Plarutan Ppelarut o Berdasarkan fraksi mol pelarut. Besarnya penurunan tekanan uap adalah ΔP = (23.166 mmHg Jadi.76 – 23.17 mmHg = =0.4 Menentukan Mr dari Tekanan Uap Larutan Urea sebanyak 12 g dilarutkan dalam 90 g air pada 40 °C. persamaan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut adalah Mr terlarut = massa zat terlarut (gram) mol pelarut ⎜ ⎛ 1 ⎞ − 1⎟ Xpelarut ⎝ ⎠ Contoh 1. mol zat terlarut dapat diketahui sehingga massa molekul relatifnya dapat ditentukan. berapakah Mr urea? Jawab: Tahap: (1)Hitung fraksi mol air menggunakan Hukum Raoult (2)Hitung mol urea berdasarkan fraksi mol air (3)Hitung Mr urea Fraksi mol air: Xair = Plarutan 53. tekanan uap larutan adalah 53. 3 mmHg 90 g mol air = 18 g mol −1 = 5 mol Jumlah mol urea: ⎛ 1 ⎞ ⎛ 1 ⎞ − 1⎟ mol urea = mol air ⎜ − 1 ⎟ = 5 mol ⎜ ⎝ 0.96 o Ppelarut 55.166) mmHg = 0.Fraksi mol air adalah mol H 2 O Xair = mol H O+mol CS(NH ) = 0. 96 ⎠ ⎝ X air ⎠ = 0.59 mmHg Tekanan uap larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut. Jika tekanan uap air murni pada suhu tersebut 55.17 mmHg.76 mmHg) = 23.975) (23.975 2 2 2 Plarutan = Xair P°air = (0. Dengan menata ulang persamaan Hukum Raoult maka diperoleh fraksi mol pelarut. massa molekul relatif urea adalah 60. Sifat Koligatif Larutan 7 .2 mol Jadi.3 mmHg.atau mol terlarut = mol pelarut ⎜ ⎜ ⎛ ⎞ 1 − 1⎟ ⎟ Xpelarut ⎝ ⎠ Dengan demikian. Xpelarut = Kata Kunci • • Penurunan tekanan uap Massa molekul relatif mol pelarut mol pelarut + mol terlarut .2 mol 12g Mr urea = = 60 g mol–1 0.

Suatu larutan dibuat dari pelarutan 6. Akibatnya.63 2.2).34 Sumber: General Chemistry. Glukosa sebanyak 18 g dilarutkan dalam 125 g air pada 40°C.52 2. B tekanan uap kloroform pada 20°C. 1990 8 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tekanan uap larutan tersebut adalah 54. Jika tekanan uap air murni pada suhu tersebut 55. C. Harga Kd bergantung pada jenis pelarut (Tabel 1.2 Kd(°C m–1) 0. Hitunglah tekanan uap larutan pada 35°C yang dibuat dengan melarutkan 18 g sukrosa dalam 72 g air.8 78. Diketahui tekanan uap kloroform murni pada 20°C = 156 mmHg.4 61. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Kegiatan Inkuiri Semakin tinggi suatu tempat.3 mmHg.22 3.Tes Kompetensi Subbab 1. Adapun suatu zat dikatakan membeku jika partikel-partikel zat itu berada dalam kisi-kisi kesetimbangan sehingga tidak terjadi gerakan partikel. hitunglah Mr glukosa. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Suatu zat cair dikatakan mendidih jika tekanan uapnya sama dengan tekanan atmosfer (tekanan udara luar) di atas permukaan cairan. semakin rendah tekanan udaranya.53 5.1 76. atau Δ Td= Kd × m Kd adalah tetapan kesetaraan titik didih molal. ΔTd (relatif terhadap titik didih pelarut murni) berbanding lurus dengan kemolalan larutan. 2.5 mmHg.2 46. Hitunglah penurunan 3. Bagaimana titik didih air di pegunungan dibandingkan di pantai? Di daerah mana peluang terbesar terkena penyakit akibat bakteri yang terdapat dalam air minum? 1. Tekanan uap air murni pada suhu tersebut 42. Tabel 1. Besarnya kenaikan titik didih larutan. Dalam bentuk persamaan dinyatakan dengan: ΔTd ≈ m. Kenaikan Titik Didih Larutan Oleh karena tekanan uap larutan zat nonvolatil lebih rendah dari pelarut murninya maka untuk mendidihkan larutan perlu energi lebih dibandingkan mendidihkan pelarut murninya. selain getaran di tempatnya.5 g naftalena ke dalam 60 g kloroform (CHCl3).2 mmHg.02 1.2 Tetapan Kenaikan Titik Didih Molal (Kd) Beberapa Pelarut Pelarut Air (H2O) Benzena (C6H6) Karbon tetraklorida (CCl4) Etanol (C2H6O) Kloroform (CHCl3) Karbon disulfida (CS2) Titik Didih(°C) 100 80. titik didih larutan akan lebih tinggi daripada pelarut murninya.

ΔTd = K d massa zat terlarut 1.2 °C × 74 g ( ) = 105.53°C m–1) Jawab: 7.52°C dari titik didih air. jika titik didih air 100°C? (Kd air = 0.000 g kg −1 × Mr zat terlarut massa pelarut massa zat terlarut 1. Data kenaikan titik didih larutan dapat dipakai untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut.Pada Tabel 1.2 Kenaikan Titik Didih Larutan Tujuan Membuktikan kenaikan titik didih larutan Alat 1.2 tampak bahwa Kd air = 0. Dengan kata lain. massa molekul relatif zat X adalah 105.52°C. Berapakah titik didih larutan.52°C m–1. Oleh karena kenaikan titik didih berbanding lurus dengan molalitas larutan maka massa molekul relatif zat terlarut dapat ditentukan dengan mengubah persamaan molalitasnya. Artinya.42. (Titik didih benzena 80.42 Jadi. 36°Cm × 82. Anda dapat melakukan percobaan berikut. Termometer 3.52°C m–1) Jawab: 5g 1.2°C dan tetapan titik didih molal benzena 2.6 − 80.19°C Jadi.36 m = 0. 36 m molalitas larutan = 150 g 92 g mol −1 ΔTd = Kd × m = 0.000 g kg × massa pelarut ΔTd −1 Kata Kunci • • Titik didih larutan Kenaikan titik didih Mr zat terlarut = K d × Contoh 1. Mr =92) ke dalam 150 g air.19°C. suatu larutan dalam air dengan konsentrasi satu molal akan mendidih pada suhu lebih tinggi sebesar 0.5 Menghitung Titik Didih Larutan Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 5 g gliserol (C3H8O3.6°C. Gelas ukur 4. –1 Catatan Note Zat antididih yang ditambahkan ke dalam radiator berfungsi mengurangi penguapan air dalam radiator.000 g kg −1 −1 Mr X= 2.000 g kg −1 × = 0. Gelas kimia 2. Timbangan Sifat Koligatif Larutan 9 . Antiboil substance is added into radioator to decrease water evaporation in radiator. Tentukan massa molekul relatif zat X. Untuk membuktikan kenaikan titik didih larutan. titik didih larutan sebesar 100.52°C m × 0.6 Menghitung Mr Berdasarkan Data Td Larutan Zat X sebanyak 7. Contoh 1. Pembakar bunsen atau spirtus 5.4 g 1. Aktivitas Kimia 1. titik didih larutan adalah 100.4 g dilarutkan dalam 74 g benzena menghasilkan titik didih larutan sebesar 82.

3 Tetapan Penurunan Titik Beku Molal (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Air (H2O) Benzena (C6H6) Etanol (C2H6O) Kloroform (CHCl3) Karbon disulfida (CS2) Naftalena (C10H8) Titik Beku(°C) 0. Ukur suhu aquades pada saat mendidih. Agar tidak terjadi pemisahan zat terlarut dan pelarutnya ketika larutan membeku. diperlukan suhu lebih rendah lagi untuk mengubah seluruh larutan menjadi fasa padatnya.60 –63. Pertanyaan 1. Gejala ini terjadi karena zat terlarut tidak larut dalam fasa padat pelarutnya. titik beku larutan zat nonvolatil dalam pelarut benzena sebanyak 1 molal akan mulai membeku pada suhu (5. Oleh karena es ini tidak melewati fasa cair maka dinamakan dry (kering) ice.12 1.20 Kb(°C m–1) 1.5 80. sedangkan es tradisional adalah 30°F (0°C). Garam dapur (NaCl) Langkah Kerja 1.00 5. jika sirup dimasukkan ke dalam freezer maka gula pasirnya akan terpisah dari es karena gula pasir tidak larut dalam es. dalam air radiator mobil diperlukan zat antibeku yang dapat menurunkan titik beku air. Contohnya.86 5. atau ΔTb = Kb × m Kb disebut tetapan penurunan titik beku molal. 2.5 – 5. Dengan jumlah massa yang sama.50 –144. Dry ice memiliki suhu –109. Masukkan 35 g gula pasir ke dalam aquades (gelas kimia 1) dan 35 g garam dapur ke dalam aquades (gelas kimia 2). Sublimasi adalah proses perubahan suatu padatan langsung menjadi gas.99 4.68 3. 2. 1990 Sekilas Kimia Dry Ice Pernahkah Anda memperhatikan tempat penyimpanan es ketika Anda membeli es krim di warung? Pembekuan es krim menggunakan apa yang disebut dengan dry ice. Masukkan 250 mL aquades ke dalam gelas kimia 1 dan 2. Oleh karena itu. Harga Kb untuk beberapa pelarut dapat dilihat pada Tabel 1. Seperti halnya titik didih. Dry ice lebih padat dan lebih dingin daripada es biasa. dry ice tidak mencair melainkan menyublim. Hitunglah kenaikan titik didih larutan gula pasir dan larutan garam dapur. penurunan titik beku (ΔTb) berbanding lurus dengan kemolalan larutan: ΔTb ≈ m.12)°C atau 0.Bahan 1. Sumber: wikipedia.5°C). Selain itu.80 Sumber: General Chemistry.83 6. Tabel 1. kocok kedua larutan itu dan ukur kembali suhu didihnya. Penurunan Titik Beku Larutan Penambahan zat terlarut nonvolatil juga dapat menyebabkan penurunan titik beku larutan. Zat antibeku yang banyak digunakan dalam radiator adalah etilen glikol (C2H6O2).12°C m–1.50 –111. Suatu larutan dari zat terlarut nonvolatil dalam pelarut benzena sebanyak 1 molal akan membeku pada suhu lebih rendah sebesar 5. Suhu udara pada musim dingin dapat mencapai suhu di bawah titik beku air. Gula pasir 3. 2. adakah perbedaan titik didih antara kedua larutan? Jelaskan alasannya. Penerapan dari penurunan titik beku digunakan di negara yang memiliki musim dingin. penerapan dari penurunan titik beku juga digunakan untuk mencairkan es di jalan-jalan dan trotoar pada musim 10 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .38°C.3. 3. Dry ice adalah karbon dioksida (CO2) yang dibekukan. Dengan kata lain. kemudian didihkan. Selain pada radiator.org Nilai Kb untuk benzena 5. Aquades 2.12°C dari titik beku benzena.3°F (–78.

000 g kg −1 = 124 100 g 0.86°C m–1) ( 1 m) = 1. Belerang 3. Jawab: 6. Air Langkah Kerja A.2 g 1. penurunan titik beku larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut.45)}°C = 0.86°C m–1.86°C Jadi. Termometer Bahan 1.86)°C = –1. Tabung reaksi 2. seperti CaCl2 dan NaCl sebagai penurun titik beku air sehingga es dapat mencair.8 Menghitung Mr dari Data ΔTb Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 3 g zat X ke dalam 100 mL air.86°C Titik beku larutan = Titik beku normal air –ΔTb = (0. Mr zat X adalah 124. 4. 86 C m × 3g × Aktivitas Kimia 1. ΔTb = {0 – (–0. 3 Sifat Koligatif Larutan 11 . titik beku larutan etilen glikol adalah –1. Penentuan titik beku pelarut murni (naftalena) 1.000 g kg −1 massa pelarut Contoh 1. o −1 Mr X = 1.000 g kg −1 × molalitas larutan = =1m 100 g 62 g mol −1 Penurunan titik beku larutan: ΔT b = Kb × m = (1.3 Penurunan Titik Beku Larutan Tujuan Membuktikan penurunan titik beku larutan. Panaskan air dalam gelas kimia hingga suhu mencapai ± 90°C. Stopwatch 5. Naftalena 2.86°C Kata Kunci • • Titik beku larutan Penurunan titik beku Sama seperti kenaikan titik didih. Ke dalam tabung reaksi besar dimasukkan 15 g naftalena dan gelas kimia diisi dengan air 2.7 Menghitung Penurunan Titik Beku Larutan Hitunglah titik beku larutan yang dibuat dari 6.2 g etilen glikol dalam 100 g air. Hal ini dilakukan dengan cara menaburkan garam-garam. berapakah massa molekul relatif zat X? Penyelesaian Nilai Kb air = 1.45°C 1. 45o C Jadi.45°C. Timbangan 6. Alat 1. Contoh 1. Pembakar bunsen atau spirtus 2 bagiannya. Jika titik beku larutan – 0. Gelas kimia 3.0 – 1. Mr zat terlarut = K b massa zat terlarut ΔTb × 1.dingin.

2 g gliserol (C3H8O3) ke dalam 100 g air? Suatu zat nonvolatil sebanyak 16 g dilarutkan dalam 38 g CS2. dan gas. Padamkan pembakaran. tambahkan 2. 5. Diagram Fasa Diagram fasa adalah ungkapan perubahan keadaan dasar fasa suatu zat dalam bentuk diagram. D. Kerjakanlah di dalam buku latihan. 12 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .17°C? Diketahui Kd CS2 = 2. dan padat bergantung pada suhu dan tekanan. kemudian catat penurunan suhu setiap ½ menit hingga ± 70°C. Berapakah Mr zat tersebut jika kenaikan titik didihnya 1. 1. Buatlah grafik dan tentukan titik beku larutan belerang dalam naftalena dari grafik tersebut. 2. Jika titik beku difenil eter murni adalah 26. 4. Panaskan kembali air dalam gelas kimia hingga semua naftalena mencair kembali.8 g zat X dalam 200 g benzena.3. 3. 6. Suatu larutan gula dalam air mendidih pada suhu 100. hitunglah Mr safrole. Berapakah Mr zat tersebut jika kenaikan titik didihnya 81. Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 12.1°C. lakukan pengukuran suhu seperti kegiatan A hingga ± 70°C. Hitunglah titik beku larutan 7.9 g sukrosa dalam 175 mL air. Titik beku adalah pada saat tidak berubah untuk 1–2 menit. air dapat berada dalam fasa gas.78°C. Kegiatan Inkuiri Pedagang es lilin atau es krim menambahkan es batu dan garam dapur di sekeliling bagian luar wadah es.34°C m–1.7 g propilen glikol (OH–CH2–(OH)CH–CH3) dalam 500 mL air. Dalam diagram fasa terdapat kurva kesetimbangan antara fasa padat. cair. cair.7 oC. Setelah semua naftalena mencair. B. Padamkan pembakar. 7.84oC dan tetapan penurunan titik beku molal 8°C m–1. C 5. Ketiga fasa tersebut dapat diungkapkan dalam bentuk diagram P – T (Gambar 1. Mengapa harus ditambah garam dapur? Tes Kompetensi Subbab 1. Titik beku larutan belerang dalam naftalena 1. Diskusikan dengan teman sekelompok Anda dan presentasikan di depan kelas. aduk sampai semua belerang larut dalam naftalena. Safrole diekstrak dari minyak sassafras dan dipakai untuk pemberi aroma pada ‘root beer’. Larutan membeku pada 25. dinamakan diagram P – T. Diagram Fasa Air Seperti Anda ketahui. berapakah titik beku larutan gula tersebut? Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 4. 8. 3.53°C m–1 dan titik didih C6H6 = 80. Hitung titik beku larutan ini. Buatlah grafik penurunan suhu naftalena sebagai fungsi waktu dan tentukan titik beku pelarut naftalena dari grafik tersebut. Berapakah kenaikan titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (C6H12O6) ke dalam 500 mL air? (ρ air = 1 g mL–1) Berapakah titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 9. Diketahui Kd (C6H6) = 2. 4.56 gram belerang ke dalam naftalena cair. 4. Bandingkan hasil pengamatan pada langkah kerja A dan langkah kerja B. 2.4).4 g dilarutan dalam 103 g difenil eter. Cuplikan safrole 2.265°C. Diagram fasa dapat dinyatakan berdasarkan perubahan suhu (°C) dan tekanan (atm).

2000 Pada diagram fasa tersebut terdapat tiga kurva yang membagi diagram ke dalam daerah padat. Catatan Note Beberapa istilah fasa transisi: Penguapan: H2O( ) → H2O(g) Pengembunan: H2O(g) Peleburan: H2O(s) Pembekuan: H2O( ) 2 → H O( ) → H O(s) Sublimasi: H O(s) → H O(g) Deposisi: H O(g) → H O(s) 2 2 2 2 2 → H O( 2 ) Terminology for transition fase: Evaporation: H2O( ) → H2O(g) → H O( → H O( ) Freeze: H O( ) → H O(s) Sublimation: H O(s) → H O(g) Deposition: H O(g) → H O(s) Condensation: H2O(g) 2 2 ) Melt: H2O(s) 2 2 2 2 2 2 Sifat Koligatif Larutan 13 . cair. Dengan diagram fasa.218 atm Tekanan (atm) D 1 atm Padat B Cair C Gambar 1. 1 atm). cair. Pada tekanan 1 atm dan suhu 25°C. dan titik kritis D (374. Anda dapat memperkirakan wujud suatu zat pada suhu dan tekanan tertentu.4 Diagram fasa air Titik tripel A (0. Kurva tersebut menunjukkan garis kesetimbangan fasa antara padat dan gas. Setiap titik pada kurva menunjukkan hubungan tekanan dan suhu. menunjukkan keadaan wujud zat yang stabil. sedangkan pada suhu 0°C air berwujud padat (es).006 atm A Gas 0 0. Titik leleh dan titik didih air pada tekanan 1 atm ditunjukkan dengan garis putus-putus. 0.006 atm). Kurva tersebut menunjukkan garis kesetimbangan fasa antara cair dan gas.5. berada pada suhu 0°C dan 100°C. Titik tripel untuk air terjadi pada suhu 0. 0.01°C. Pada setiap daerah. Kurva AB yang membagi wilayah padat dan cair. Titik A dinamakan titik tripel.58 mmHg). air akan berwujud cair. Hal ini disebabkan pada keadaan cair kurang rapat dibandingkan pada keadaan padat. 1 atm). dan padat secara bersama-sama. seperti ditunjukkan pada Gambar 1.006 atm (4. Kurva ini berpotongan dengan kurva yang lain pada titik A. Umumnya peleburan (padat → cair) atau pembekuan (cair → padat) tidak dipengaruhi oleh tekanan sehingga kurva AB cenderung membentuk garis lurus. Kurva AC yang membagi wilayah cair dan gas memberikan informasi tentang tekanan uap air pada berbagai suhu. Diagram fasa yang lain misalnya diagram fasa CO2. Kurva AB untuk air agak miring ke kiri karena pembentukan es pada tekanan tinggi suhunya turun sebesar 1°C dari keadaan normal (1 atm). yaitu titik di mana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas. titik didih normal C (100°C.4°C. dan gas. Kurva AD yang membagi wilayah padat dan gas memberikan informasi tentang tekanan uap padatan pada berbagai suhu. 217.0098 100 Suhu (°C) 374 Sumber: Chemistry: The Central Science.7 atm).01°C dan tekanan 0. menyatakan keadaan padat dan cair berada dalam keadaan setimbang: Padat Cair Kurva tersebut memberikan informasi tentang titik leleh padatan atau titik beku cairan pada suhu dan tekanan tertentu. titik leleh (atau titik beku) normal B (0°C.

Pada tekanan normal (1 atm).6 Diagram fasa larutan dalam pelarut air Padat 1 atm C' C Cair A A' Gas B B' ΔTb 0°C 100°C ΔTd { Titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarutnya (titik C'). Jika ke dalam air ditambahkan zat nonvolatil. CO2 padat (dry ice) akan menyublim jika dipanaskan di bawah tekanan 5.5 Diagram fasa karbon dioksida Titik tripel X (–56.73 atm CO2(s) Gambar 1. dan titik kritis Z (31. 73. 2. dry ice akan mencair jika dipanaskan. titik didih 100°C (titik B). dan tekanan uap (kurva A – B) yang bergantung pada suhu. Demikian pula titik tripel larutan lebih rendah dari titik tripel air murni.6.0 atm). Pada suhu kamar dan tekanan udara normal dry ice menyublim sehingga sifat ini sering dimanfaatkan untuk pertunjukan panggung terbuka.11 atm. 14 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII { . Di atas 5. dry ice langsung menguap seperti asap. agar di panggung tampak seperti berkabut. Diagram Fasa dan Sifat Koligatif Diagram fasa dapat digunakan untuk menyatakan sifat koligatif larutan.1°C. Dengan sedikit pemanasan. Gambar 1.11 atm). Oleh sebab itu.11 atm. dan penurunan tekanan uap. Adapun titik beku larutan akan lebih rendah dibandingkan titik beku pelarut murninya. pelarut murni air memiliki titik beku 0°C (titik C). seperti kenaikan titik didih.4°C dan 5.11 atm X CO2(g) 1 atm Y –78. Z CO2( ) Tekanan 5. Adanya zat terlarut nonvolatil mengakibatkan pergeseran posisi kesetimbangan diagram fasa cair-gas. titik didih larutan lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarutnya (titik B').4°C.1 Sumber: Chemistry: The Central Science.11 atm. larutan yang terbentuk akan memiliki titik didih lebih tinggi dibandingkan pelarut murninya. 1 atm). ditunjukkan oleh kurva (A' – B'). 2000 Titik tripel CO2 berada pada –56.4 Suhu (°C) 31. penurunan titik beku.5 –56. 5. Perhatikanlah diagram fasa pada Gambar 1. dan tekanan uap turun.5°C. titik sublimasi Y (–78.

molekul-molekul pelarut bermigrasi dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat hingga dicapai keadaan kesetimbangan konsentrasi di antara kedua medium itu (lihat Gambar 1. Semipermeable membrane is a kind of pored plastic. 1. Oleh karena kemolaran memiliki satuan mol per liter larutan maka tekanan osmotik larutan dapat dinyatakan sebagai berikut. 2000 Gambar 1. Dalam bentuk persamaan dapat ditulis sebagai berikut. yaitu: ΔTb = C – C' dan ΔTd = B' – B. Tes Kompetensi Subbab D (a) tekanan normal (1 atm).9 Menentukan Tekanan Osmotik Larutan Berapakah tekanan osmotik larutan yang dibuat dari 18 g glukosa yang dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 250 mL? Diketahui suhu larutan 27°C dan R = 0. Osmosis adalah proses perpindahan larutan yang memiliki konsentrasi rendah melalui membran semipermeabel menuju larutan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi. Apa yang akan terjadi jika air dimasukkan ke dalam ruang vakum. π ≈ M atau π = k M k adalah tetapan kesetaraan yang bergantung pada suhu. Mengapa garis kesetimbangan padat-cair pada diagram fasa CO2 tidak miring ke kiri.7 Proses osmosis Contoh 1. Tekanan osmotik larutan berbanding lurus dengan konsentrasi molar zat. Tekanan Osmotik Larutan Catatan Note Membran semipermeabel adalah sejenis plastik berpori yang hanya dapat dilalui oleh molekul-molekul kecil seperti air.7). (b) lebih tinggi dari 1 atm. atau (c) lebih rendah dari 1 atm.082 L atm mol–1 K–1. Untuk larutan encer harga k sama dengan RT.082 L atm mol–1K–1) T = Suhu (K) ⎛n⎞ ⎝ ⎠ Sumber: Chemistry: The Central Science. 3. kemudian suhunya diturunkan sampai di bawah titik tripel? 2. Larutan pekat Membran semipermeabel Larutan Encer π = M RT atau π = ⎜ V ⎟ RT Keterangan: π = Tekanan osmotik M = Molaritas larutan R = Tetapan gas (0. dilambangkan dengan π. Pada tekanan berapakah titik didih pelarut murni (air) sama dengan titik didih larutannya? Jelaskan. Penurunan tekanan uap larutan ditunjukkan oleh selisih garis AB – A'B'. Pada proses osmosis. E. which only could passed by small molecules such as water.Nilai ΔTb dan ΔTd ditunjukkan oleh selisih pergeseran kesetimbangan antara pelarut murni dan larutannya. di mana R tetapan gas dan T adalah suhu mutlak. Tekanan yang diterapkan untuk menghentikan proses osmosis dari larutan encer atau pelarut murni ke dalam larutan yang lebih pekat dinamakan tekanan osmotik larutan. Sifat Koligatif Larutan 15 . melainkan ke kanan? Kerjakanlah di dalam buku latihan.

Jika tekanan osmotik larutan sebesar 1.84 atm Jadi. larutan tersebut dinamakan hipotonik.00164 atm )(0.25 mmHg × = 0. Seseorang yang membutuhkan pengganti cairan tubuh. Jawab: Ubah besaran ke dalam satuan SI.25 mmHg pada 25°C. Konsentrasi cairan infus atau 16 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1 atm π =1. Tekanan osmosik memainkan peranan penting dalam sistem hidup.960 g mol–1 Jadi.1 mol Tekanan osmotik larutan: π = ⎛ n ⎞ R T ⎜ ⎟ ⎝V⎠ 0. larutan tersebut dinamakan hipertonik. Aplikasi Tekanan Osmotik Kata Kunci • • • • • Hipotonik Hipertonik Isotonik Hemolisis Krenasi Jika dua buah larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel memiliki tekanan osmotik sama.10 Menentukan Massa Molekul Relatif dari Tekanan Osmotik Sebanyak 0.1mol π= × 0. tekanan osmotik larutan sebesar 9. Hitunglah Mr protein. dinding sel darah merah berfungsi sebagai membran semipermeabel terhadap pelarut sel darah merah. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih besar dari larutan yang lain.082 L atm mol–1 K–1)(298K) (0. Hal ini dilakukan dengan cara menata ulang persamaan tekanan osmotik menjadi: Mr massa zat terlarut (g) (atm)V(L) R.082 L atm mol–1 K–1 × 300 K 0. Proses pengerutan sel seperti ini disebut krenasi.025L ) = 5. massa molekul relatif protein adalah 5.Jawab: Jumlah mol C6H12O6 = 18 g 180 g mol -1 = 0. 1. Proses ini dinamakan hemolisis. Penempatan sel darah dalam larutan yang hipotonik relatif terhadap cairan dalam sel menyebabkan cairan masuk ke dalam sel sehingga sel darah merah akan pecah. kedua larutan tersebut isotonik satu dengan yang lainnya.25L = 9.960. baik melalui infus maupun meminum cairan pengganti ion tubuh harus memperhatikan konsentrasi cairan infus atau minuman.84 atm. Jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih kecil daripada larutan yang lain. Penempatan sel darah merah dalam larutan yang hipertonik relatif terhadap cairan dalam sel menyebabkan cairan sel keluar sehingga mengakibatkan sel mengerut. Dengan diketahuinya tekanan osmotik suatu larutan maka massa molekul relatif dari zat terlarut dapat ditentukan.00164 atm 760 mmHg 0.01g Mr protein = (0.T Contoh 1. Misalnya.01 g protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 25 mL.

8 (a) Alat desalinasi air laut melalui osmosis balik. sand filtrasi (air isi ulang). air laut masuk ke dalam permeator dan masuk ke dalam serat berongga sehingga ion-ion garam dapat dipisahkan dari air laut. Kata Kunci • • Osmosis balik Desalinasi Kegiatan Inkuiri Apa keunggulan dan kelemahan dari pemurnian air melalui proses demineralisasi (air dalam botol kemasan). tetapi tidak dapat dilewati oleh ion-ion garam dari air laut. Kegiatan Inkuiri Apa yang terjadi jika cairan infus hipertonik atau hipotonik? Berapa kadar NaCl dalam infus agar isotonik dengan cairan dalam tubuh? 2. Wortel akan tampak segar karena menyerap kembali air yang hilang. Osmosis balik berguna dalam desalinasi (penghilangan garam) air laut untuk memperoleh air tawar dan garam dapur. Osmosis Balik Proses osmosis suatu larutan dapat dihentikan. yang mengandung jutaan serat berongga kecil. molekul-molekul air keluar dari larutan meninggalkan zat terlarut. Proses ini dinamakan osmosis balik. Membran yang dapat digunakan untuk proses osmosis balik adalah selulosa asetat. Membran ini dapat dilewati oleh molekul air. Ketimun yang ditempatkan dalam larutan garam akan kehilangan airnya akibat osmosis sehingga terjadi pengerutan. (a) (b) Gambar 1. Pada proses desalinasi. Ini dapat dikembalikan dengan merendam wortel dalam air. b. Wortel menjadi lunak akibat kehilangan air karena menguap.minuman harus isotonik dengan cairan dalam tubuh untuk mencegah terjadi krenasi atau hemolisis. dan reverse osmosis (osmosis balik)? Sifat Koligatif Larutan 17 . (c) Dengan adanya tekanan.8. Contoh osmosis yang lain di antaranya sebagai berikut. a. (b) Alat desalinasi tersusun atas silinder-silinder yang dinamakan permeator. Serat berongga dari membran semipermeabel Molekul air (c) Partikel zat terlarut Air murni ke tangki penampung Serat Sumber: Chemistry: The Central Science. seperti dapat dilihat pada Gambar 1. Proses osmosis juga bahkan dapat dibalikkan arahnya dengan menerapkan tekanan yang lebih besar dari tekanan osmosis larutan. 2000 Penerapan tekanan dari luar yang melebihi nilai π menyebabkan terjadinya osmosis balik.

tidak terjadi osmosis balik. → C12H22O11(s) ⎯⎯ C12H22O11(aq) Jika garam dapur (elektrolit) dilarutkan dalam air. Sifat koligatif larutan hanya bergantung pada banyaknya zat terlarut sehingga sifat koligatif larutan elektrolit selalu lebih tinggi dibandingkan dengan larutan nonelektrolit. Tekanan osmotik larutan diukur pada 25°C dan menunjukkan tekanan sebesar 1. 18 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .11 Menentukan Tekanan Luar pada Proses Osmosis Balik Air gula (C12H22O11) memiliki konsentrasi 0. gula pasir akan terhidrasi ke dalam bentuk molekul-molekulnya.018 atm.Contoh 1. akan dihasilkan satu mol molekul gula pasir di dalam larutan itu.000) yang dibuat dari 3 g protein dalam 750 mL larutan pada 30°C? 2. Berapakah massa molekul relatif hemoglobin tersebut? Kerjakanlah di dalam buku latihan. → NaCl(s) ⎯⎯ Na+(aq) + Cl–(aq) Jika satu mol garam dapur dilarutkan. jika satu mol gula pasir dilarutkan dalam air. Berapa mol glukosa dalam 500 mL larutan yang memiliki tekanan osmotik 3. 1. garam tersebut akan terionisasi membentuk ion Na+ dan Cl–. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan elektrolit lebih besar dibandingkan larutan nonelektrolit. Berapakah tekanan osmotik larutan protein (Mr =90.018 atm Jadi. Tes Kompetensi Subbab E 3. tetapi hanya sampai menghentikan tekanan osmotik larutan).5 mol L–1)(0.75 atm pada 300K? F. 1. bahwa untuk kemolalan yang sama. akan terbentuk satu mol ion Na+ dan satu mol ion Cl– atau terbentuk dua mol ion. tekanan luar yang diperlukan agar terjadi osmosis balik harus lebih besar dari 4. π = (0. Akibatnya. diketahui bahwa larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang tidak sama dengan larutan nonelektrolit akibat jumlah mol ion-ion dalam larutan meningkat sesuai derajat ionisasinya. Bagaimana sifat koligatif larutan elektrolit? Berdasarkan hasil penyelidikan ilmiah. ΔTb dan ΔTd Larutan Elektrolit Berdasarkan hasil penelitian diketahui.5 M untuk memisahkan gula dari pelarutnya secara osmosis balik pada 25°C? Jawab: Tekanan minimum adalah tekanan luar yang setara dengan tekanan osmotik larutan. Mengapa? Jika gula pasir (nonelektrolit) dilarutkan ke dalam air. Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada air gula 0. Sebanyak 5 g hemoglobin dilarutkan dalam air hingga volume larutan 100 mL.082 L atm mol–1 K–1)(298K) = 4. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Sifat-sifat koligatif larutan yang telah dibahas sebelumnya hanya membahas larutan nonelektrolit yang tidak menguap di dalam larutannya.5 M.35 mmHg. (jika tekanan luar sama dengan π.

1 m Jawab: a. a.86°C m–1 = 0..12 Menghitung Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Berapakah penurunan titik beku larutan berikut dalam pelarut air? Diketahui Kb air = 1. K2SO4 memiliki nilai i = 3. Nilai i untuk larutan garam ditentukan berdasarkan jumlah ion-ion per satuan rumus. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih berkisar di antara larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit sebab larutan elektrolit lemah terionisasi sebagian. Ikatan kimia pada air adalah ikatan hidrogen dengan bentuk molekul “V”.1 m × 1. seperti CH3COOH dan HF. bentuk molekul air tetrahedral D.1 m sama dengan 0. Jika diketahui Kb air = 1. g 1000 Mr × 10 4 × 1000 5 = 1.1 m Penurunan titik beku larutannya: Δ T b = 2 × 0.72°C. Persamaan ionnya: → MgCl2(aq) ⎯⎯ Mg2+(aq) + 2Cl–(aq) Untuk larutan elektrolit lemah. NaCl dapat terionisasi sempurna E. kecuali . NaCl memiliki nilai i = 2.186°C (b) Oleh karena NaCl adalah zat elektrolit maka dalam larutan NaCl 0. Larutan glukosa 0.86 oC m–1 = 0. Oleh karena glukosa adalah zat nonelektrolit maka jumlah molekul glukosa dalam larutan glukosa 0. SPMB 2004 Contoh 1.. Cl = 35.86°C m–1.5 × 10 4 × { + ( − ) } Δ = × Kegiatan Inkuiri Bandingkan titik didih larutan yang mengandung jumlah molal sama antara larutan C12H22O11(nonelektrolit).1 m 0. A.86 × 1 2 11 58.. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C.1 m b. yang dinamakan faktor van’t Hoff.1 m 0. Nilai tersebut didasarkan pada asumsi bahwa garam-garam yang larut terionisasi sempurna. dan dilambangkan dengan i. perlu ditambahkan garam NaCl.1 m Penurunan titik beku larutannya: ΔT b = i × m × Kb = 1 × 0. → C6H12O6(s) ⎯⎯ C6H12O6(aq) 0. Misalnya.5 maka pernyataan berikut benar.1 m.372°C Kata Kunci • • • • • Derajat ionisasi Terionisasi sebagian Terionisasi sempurna Faktor van’t Hoff Asosiasi ion Sifat Koligatif Larutan 19 .1 m × 1. O = 16. pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral. NaCl adalah elektrolit yang mengalami ionisasi sempurna. dan kafein (nonelektrolit).86 dan Ar H = 1. yaitu satu mol ion Mg2+ dan dua mol ion Cl–.2 m ion-ionnya: → NaCl(s) ⎯⎯ Na+(aq) + Cl–(aq) 0. diperlukan NaCl lebih dari 786 g B. AlCl3 (elektrolit). dan seterusnya. massa NaCl = 786 g Jadi. Hubungan antara jumlah mol zat terlarut dan jumlah mol ionnya di dalam larutan telah dipelajari oleh van’t Hoff. NaCl (elektrolit). Adapun satu molal larutan garam dapur dapat meningkatkan titik didih menjadi dua kali lipat atau setara dengan 3. Larutan NaCl 0. Jumlah mol ion dalam larutan i= Jumlah mol zat yang dilarutkan Mahir Menjawab Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5°C. Na = 23.Satu molal gula pasir dapat meningkatkan titik didih hingga 1. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Pada reaksi di atas.1 m 0. Kenaikan titik didih larutan MgCl2 1 m menjadi tiga kali lebih tinggi dibandingkan larutan gula pasir sebab dalam larutan MgCl2 terbentuk tiga mol ion.1 m akan terdapat 0.86°C.

436 atm Perhitungan tekanan osmotik secara eksperimen: π = (i) M R T = (1.0 Sumber: Chemistry (Zumdahl and Steven. Ion-ion dalam larutan dapat berantaraksi satu sama lain.Pasangan ion + – + + – – + + – – – + + + – + – Gambar 1. seolah-olah tidak terionisasi.4 1.214 × 100% = 5% 24. Penyimpangan tersebut terjadi akibat adanya asosiasi ion-ion di dalam larutan. Perhitungan tekanan osmotik secara teoritis: π = (2) M RT =(2) (0.7 1. 20 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Diketahui faktor van’t Hoff untuk NaCl = 1.9 2. secara teoritis akan terdapat ion-ion sebanyak 2 kali konsentrasi garamnya. Hitunglah tekanan osmotik pada 25°C dan berapa persen fase penyimpangan dari faktor van’t Hoff.05 m Larutan Hitungan Hasil Pengamatan 2 3 2 4 2 1 1.13 Menentukan Tekanan Osmotik Larutan Elektrolit Air laut mengandung 0. seperti ditunjukkan pada Gambar 1.9 Asosiasi ion-ion dalam larutan garam Anggapan bahwa garam-garam yang terionisasi sempurna akan membentuk ion-ion dengan jumlah yang sama dengan koefisien reaksinya. Semakin besar konsentrasi garam yang dilarutkan. 436 Sifat koligatif larutan elektrolit dapat dipakai untuk menentukan derajat ionisasi asam atau basa lemah di dalam larutan.5 mol L–1) (0.082 L atm mol–1K–1)(298 K) = 23. Tabel 1.5 mol L–1)(0. Menurut perhitungan seharusnya dua kali lebih besar dari larutan gula.1 m sama dengan 1. Berdasarkan data penelitian.9)(0.5 M NaCl.214 atm Persentase fase penyimpangan dari perhitungan teoritis adalah 24. 436 − 23.4.4 Nilai Penyimpangan Faktor van’t Hoff Beberapa Garam dengan Konsentrasi 0. diketahui bahwa penurunan titik beku larutan NaCl 0.082 L atm mol–1 K–1) (298 K) = 24. semakin besar peluang ion-ion untuk berasosiasi kembali sehingga penyimpangan dari faktor van’t Hoff di atas semakin tinggi.3 3.9 1. Nilai penyimpangan beberapa garam ditunjukkan pada Tabel 1.9. S). Jawab: Oleh karena NaCl adalah larutan elektrolit.87 kali dibandingkan dengan larutan glukosa. ternyata tidak selalu benar. 1989 NaCl MgCl2 MgSO4 FeCl3 HCl Glukosa* *) larutan nonelektrolit sebagai pembanding Contoh 1. Perhatikanlah contoh soal berikut.9.

ΔTb = m Kb 1.0 + x) m Jumlah spesi di atas menyatakan kemolalan. Oleh karena itu. dan (b) MgCl2 0.0 m Jadi.91°C.0 – x) + (x) + (x)} m = (1.03 m Persentase fase HF yang terionisasi dihitung berdasarkan jumlah molal HF terionisasi dibagi mula-mula: 0. 1.0 + x) m} (1.Contoh 1. Tes Kompetensi Subbab F 3. Sifat Koligatif Larutan 21 .0 + x) m Dengan demikian.86°C m–1) atau x = 0. Jadi.0 m adalah – 1. Bandingkan kenaikan titik didih larutan berikut dengan konsentrasi molal yang sama pada 25°C: (a) CO(NH2)2 0. tetapi hanya ditentukan oleh jumlah spesi yang ada di dalam larutan.1%? Pada pembuatan es krim. Berapakah penurunan titik beku larutan HClO2 0. kemolalan larutan adalah (1. Berapa persen fase HF yang terionisasi? Jawab: Senyawa HF dalam larutan terionisasi sebagian membentuk kesetimbangan: HF(aq) H+(aq) + F–(aq) Misalkan. Perkirakanlah titik didih larutan MgCl2 0. senyawa HF yang terionisasi sebanyak 3%. Jumlah spesi yang ada dalam larutan adalah: (i) = (HF) + (H+) + (F–) = {(1.7.5 m.14 Menghitung Persentase Fase Ionisasi Larutan Elektrolit Lemah Berdasarkan hasil pengukuran diketahui bahwa titik beku larutan HF 1. Diketahui nilai i = 2. [F–] = x m Sifat koligatif larutan tidak bergantung pada jenis zat terlarut(ion atau molekul). Berapa persen fase penyimpangannya dari hasil perhitungan? 4.1 molal jika HClO2 di dalam larutan terionisasi sebanyak 0.05 m. 2.5 m. molekul HF yang terionisasi sebanyak x mol kg–1 maka: [H+] = x m.03m ×100% = 3% 1. penurunan titik beku ditentukan oleh jumlah molal spesi yang ada dalam larutan atau faktor van’t Hoff. mengapa perlu ditambahkan garam? Kerjakanlah di dalam buku latihan.91°C = {(1.

Fraksi mol adalah jumlah mol fraksi suatu zat di dalam suatu larutan. Tekanan osmotik adalah tekanan yang ditimbulkan oleh proses osmosis. Tekanan uap adalah tekanan yang ditimbulkan oleh fasa uap suatu zat cair yang membentuk keadaan kesetimbangan dengan cairannya. 22 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tekanan osmotik suatu larutan dapat dibalikkan dengan cara menerapkan tekanan dari luar yang nilainya lebih besar dari tekanan osmotik larutan. Prinsip osmosis balik digunakan untuk memperoleh air murni dari air laut (desalinasi).Rangkuman 1. Diagram fasa adalah suatu cara untuk menyatakan perubahan wujud suatu zat secara diagram berdasarkan suhu (°C) dan tekanan (atm). 14. dan tekanan osmotik. Besarnya penurunan titik beku larutan adalah Δ Tb = Kb x m. yaitu: Δ P = Xterlarut Popelarut 7. 5. 12. Tekanan uap suatu larutan selalu lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya. Osmosis adalah proses perpindahan pelarut dari larutan yang memiliki konsentrasi lebih rendah ke larutan yang konsentrasinya lebih tinggi melalui membran semipermeabel yang hanya dapat dilalui oleh molekulmolekul pelarut. 4. Besarnya tekanan osmotik suatu larutan dinyatakan dengan rumus: π = MRT 13. 2. Titik didih larutan selalu lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarut murninya. 11. penurunan titik beku. Terdapat empat sifat fisika larutan yang tergolong sifat koligatif larutan yaitu: penurunan tekanan uap. Zat-zat terlarut yang memengaruhi sifat koligatif larutan adalah zat yang sukar atau tidak mudah menguap (nonvolatil). Selisih tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan dinamakan Penurunan Tekanan Uap ( PTU) atau ΔP . Sifat koligatif larutan elektrolit memiliki nilai lebih tinggi dari sifat koligatif larutan nonelektrolit untuk jumlah mol yang sama. Titik beku larutan selalu lebih rendah dari titik beku pelarut murninya. akibat perbedaan konsentrasi antara dua larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel. 9. Sifat koligatif larutan menggunakan satuan molal dan fraksi mol. kenaikan titik didih. Sifat koligatif larutan adalah sifat-sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut. 10. Besarnya sifat koligatif larutan elektrolit merupakan kelipatan dari sifat koligatif larutan nonelektrolit sebesar faktor van’t Hoff. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut. Besarnya kenaikan titik didih (ΔTd) dinyatakan dengan rumus: Δ Td = Kd x m 8. Nilai tekanan uap larutan dinyatakan dengan Hukum Raoult. Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg pelarut. 15. Plarutan = Xpelarut Popelarut 6. 3.

Peta Konsep Sifat Koligatif Larutan terdiri atas Larutan nonelektrolit Larutan elektrolit dipengaruhi oleh Faktor van’t Hoff (i) terdiri atas Penurunan tekanan uap ΔP = Xterlarut P°pelarut Kenaikan titik didih ΔTd = Kd m Penurunan titik beku ΔTb = Kb m Tekanan osmotik π=MRT menjadi dasar Pemurnian air dengan osmosis balik Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 1 ini? Bagian manakah dari materi Bab 1 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Dengan mempelajari bab ini. Selain itu. Kemudian. Anda dapat memahami sifat koligatif larutan baik larutan nonelektrolit maupun elektrolit. Misalnya. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari sifat koligatif larutan? Sifat Koligatif Larutan 23 . Pemahaman mengenai sifat koligatif dapat diaplikasikan secara langsung pada beberapa hal dalam kehidupan sehari-hari. Anda juga dapat memahami hubungannya dengan perhitungan massa molekul relatif suatu zat. diskusikan dengan teman atau guru Anda. Anda telah mengetahui perbedaan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan larutan elektrolit yang dapat memperdalam pemahaman Anda mengenai sifat koligatif itu sendiri. pemanfaatan garam untuk menurunkan titik beku es atau salju dan penggunaan infus di rumah sakit. sekaligus membantu Anda dalam mengembangkan keterampilan berpikir analisis.

Jika18 g glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 90 gram air (Mr =18).9 C.1 mmHg D. A. 0. sama pada setiap temperatur C. Jika pada suhu itu tekanan uap air murni 31. A.96 m B. 4. C6H5OH 15. yaitu . 6.62 mmHg. 1. Molalitas larutan adalah …. A. 0.. pelarut dan zat terlarut yang tidak bercampur E. 75% B. C2H6O2 E..12 m E. 17. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100. Ebtanas 2000: Sebanyak X g C2H6O2 (Mr =62) dilarutkan ke dalam 468 g air (Mr =18) sehingga tekanan uap jenuh larutan pada suhu 30°C = 28. bergantung pada jumlah pelarut E.50 m C.2 mmHg E. A.. tekanan pelarut murni di permukaan larutan C. C6H12O6 C. C6H12O6 D. C8H10 B. sama untuk setiap pelarut D.98 g mL–1 pada 20°C. A. NH4NO3 C. Fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah …. Titik beku suatu larutan nonelektrolit dalam air adalah –0. A.00 m C. tekanan yang diberikan oleh komponen larutan dalam fasa uap D. 2. 0. (NH2)2CO 13. A. NiCl2 B. A. C6H12O6 16. 3.10 m E. berbanding lurus dengan fraksi zat terlarut B. Konsentrasi metanol dalam larutan (dalam persen berat metanol) adalah ….14°C. CS(NH3)2 D. 745. harga X adalah …. 342 g C. 60% E. 18 g C.45 m B. 7. 775. CH3OH B. 0. Larutan yang mempunyai titik beku paling rendah (diketahui molalitas larutan sama = 0. 5. C6H6O2 C. selisih tekanan uap pelarut murni dengan tekanan larutan Peristiwa berkurangnya tekanan uap larutan terjadi akibat …. penurunan gaya tarik antarmolekul Besarnya penurunan tekanan uap larutan ….55 m Kemolalan larutan yang dibuat dari 0. 86 g 12.. 754. CH3OCH3 C. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 2. 2. 684 g D. 90 g B. selisih tekanan uap pelarut murni dengan tekanan zat terlarut E. 64% Larutan etanol dalam air adalah 12% berat etanol.1 g B. 270 g E.50 m C. 757. A. C2H5OH D. tekanan di atas larutan B.. Jika 30 g dari masing-masing zat berikut dilarutkan dalam 1 kg air. A. 0. 0. A..2 m Sebanyak 11 g MgCl2 dilarutkan dalam 2 kg air.69 B. A. 0. zat yang akan memberikan larutan dengan titik didih paling tinggi adalah. adanya komponen pelarut dalam fasa uap D. 0. 24 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . A. 0. 772. adanya zat terlarut yang sukar menguap C. 8.2 UMPTN 1998: Fraksi mol larutan metanol (CH3OH) dalam air adalah 0. 0. Zat nonvolatil berikut akan mempunyai tekanan uap larutan paling rendah jika dilarutkan dalam pelarut benzena(diketahui jumlah gram terlarut sama). 0. 0.1 mol NaOH dalam 500 g air adalah…. 0.40 m B.. CuSO4 E..25 m Tekanan uap larutan adalah ….50) maka jumlah gula (Mr = 342) yang harus dilarutkan adalah …. pada suhu tersebut tekanan uap larutan adalah …. 0. adanya zat terlarut yang mudah menguap B. A. 0. 50% D.05 m D.10 molal) adalah .5 E. Zat-zat berikut akan memiliki kenaikan titik didih paling tinggi jika dilarutkan dalam air dengan berat yang sama adalah. dengan massa jenis 0. 179 g 10.3 D. kemolalan larutan yang terbentuk adalah …. 0.05 m D. 0.. (CH3)2(OH)2 E. C12H22O11 D. Kemolalan etanol dalam larutan adalah ….10 m E. 80% C. A. C12H22O11 B.8 mmHg. 171 g E.1 mmHg B. C3H8O3 E.2 mmHg 11. Ebtanas 1999: Tekanan uap jenuh air pada 100°C adalah 760 mmHg. 12.5 mmHg C.. 358 g D. C6H12O6 14..Evaluasi Kompetensi Bab 1 A.5.05 m D.1°C pada tekanan 1 atm (Kd = 0. bergantung pada jenis zat terlarut 9.

075 m Ebtanas 1998: Sebanyak 1. zat tersebut harus ditambahkan ke dalam 1.082 L atm mol–1 K–1. Jika penurunan titik beku larutan 0. 1 larutan kedua 3 3 kali larutan kedua 2 larutan kedua 3 sama dengan kedua 3 larutan kedua 2 Untuk menjawab soal nomor 24 sampai dengan 28. 204 B. 22 C. 0. proses yang terjadi adalah ….39 atm B. 21 B. A. 18. pembekuan E. kondensasi C. E. peleburan B. F C. A..80 atm E. A. 0..33oC. A. C9H6 D. 0. 0. D – E 25.15 m D.. 15 g E. proses yang terjadi adalah …. Dari diagram fasa tersebut yang merupakan titik didih normal air adalah. 19 E. titik bekunya –1.55°C. tekanan osmotik larutan pertama …. 83. 2. Jika suhu dinaikkan dari titik D ke titik N pada tekanan tetap 1 atm. A. C3H2 B.46 atm C. pembekuan C. Tekanan osmotik larutan yang terjadi sebesar ….86 m B.48°C. 20. 50 C. 186 Sebanyak 30 g zat nonelektrolit (Mr = 40) dilarutkan dalam 900 g air. yaitu antara .. R = 0. C 28..0245 D.760 E.5 atm. penguapan D. G – H B.93oC (Kb air = 1. 30. sublimasi D. 156 C. 4. I – J C. 24. Agar diperoleh penurunan titik beku setengah dari titik beku tersebut.200 g air sebanyak .45 g suatu zat dilarutkan dalam 30 g air. 1. B.8 g zat nonelektrolit dilarutkan ke dalam 200 g air. Perubahan daerah titik beku larutan pada diagram fasa tersebut.6 Ebtanas 2000: Pada suhu 27oC. Massa molekul zat tersebut adalah …. kondensasi 27. A. Pada suhu yang sama.14 m E. sublimasi B. 0.5 B.. Suatu larutan diperoleh dengan melarutkan 6 g urea (Mr = 60) ke dalam satu liter air.00 m C.05 g C. 1. 19.. B – C E. Tekanan osmotik larutan ini adalah …. 10 g D. A. 22. D B. A. 18. Titik beku air mengalami penurunan sebesar 0. A – B D. A..2 E. 21. A. 20 Titik beku larutan yang dibuat dengan melarutkan 20.15°C. Rumus molekul senyawa tersebut adalah ….0 atm 23.86 oC m–1) maka massa molekul relatif zat tersebut adalah …. G – H B. A. D. peleburan E. C6H4 C. C15H10 E.90 atm D. 20 g Konsentrasi larutan suatu polipeptida (pembentuk protein) dalam air adalah 10–3 M pada suhu 25oC. B – C E. C. 18 D. Jika suhu dinaikkan dari titik K ke titik L pada tekanan tetap 0.5 g suatu zat yang rumus empirisnya (C3H2)n dalam 400 g benzena adalah 4. A D. 1 atm D A N Cair Padat 0. Larutan lain diperoleh dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr= 180) dalam satu liter air. penguapan 26.1 g dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. A – B D. A. C18H12 Sebanyak 0. perhatikanlah diagram fasa berikut. 3. I – J C. D – E Sifat Koligatif Larutan 25 . 0. Titik beku benzena murninya adalah 5..17. sukrosa C12H22O11 (Mr = 342) sebanyak 17. A. 0. yang merupakan daerah perubahan titik didih adalah …. 100 D. Menurut diagram fasa tersebut. 45 g B.5 atm K B E Gas GH I J T°C L C F 24. B E.

138 g tiroksin dalam 25 g benzena memberikan tekanan osmotik sebesar 1. larutan 1 molal glukosa E.… A. 8.25 m dalam air membeku pada suhu –0. asam propanoat. 100% B.2 0.2 molal sukrosa D. Tiroksin adalah salah satu jenis hormon yang mengontrol metabolisme tubuh dan dapat diisolasi dari kelenjar tiroid. Larutan 19 gram NaCl dalam 250 g air mempunyai derajat ionisasi 0. larutan 5.50 B. 0% C.0% (berat) larutan H2O2 dalam air. Suatu asam HA 0. D. 90% D. jika 1. larutan 4 molal glukosa 5.488°C.275°C. desinfektan yang dipasarkan adalah 3.29. Tekanan osmotik tiga jenis larutan dengan molaritas yang sama. jumlah partikel zat terlarut 30. Hitunglah massa molekul suatu senyawa. A.24 atm pada 20°C. C. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari urea. 6.186 –0. Sebanyak 20 g zat elektrolit biner (Mr= 100) dilarutkan dalam 500 g air.88 B. tekanan osmotik asam propanoat paling besar. 50% E.83. Pernyataan yang benar adalah . 0. tekanan osmotik urea paling besar B.00 C.… A. Jika massa jenis benzena = 0. jenis partikel zat terlarut E. hitunglah tekanan uap larutan tersebut. A. dan natrium klorida diukur pada suhu yang sama. Ebtanas 1997: Data percobaan penurunan titik beku: Larutan NaCl NaCl CO(NH2)2 CO(NH2)2 C6H12O6 Konsentrasi (molal) 0. hitunglah massa molekul tiroksin. 7. Hitunglah massa etilen glikol (C2H6O2) yang terdapat dalam 1. 1.86°C m–1. hitunglah kemolalan dan fraksimol H2O2.186 Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku bergantung pada …. 0. semua tekanan osmotik larutan sama. 2. Ebtanas 1999: Larutan NaCl 0. 0.744 –0.8% dalam air B. ρ =0. 75% 32. dan tekanan uap air murni pada suhu 25°C adalah 23. 1.1 0.02 D.372 –0.05 E. ρ =0. jenis pelarut D. 33. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 50 mL toluena (C6H5CH3. Umumnya.8% glukosa dalam air C.15 gram senyawa tersebut dilarutkan dalam 75 gram benzena memberikan kenaikan titik didih sebesar 0.867 g cm–3) dan 125 mL benzena (C6H6. larutan 0.651.874 g cm–3).… A.0 g cm–3. Massa jenis larutan tersebut adalah 1. Larutan yang mengandung 1.74 oC.8787 g mL–1. derajat ionisasi larutan elektrolit tersebut adalah …. konsentrasi molal larutan C.1 0.372 –0. larutan sukrosa 5.76 mmHg. misalnya urea.2 0. Jika tekanan uap air pada suhu tersebut adalah 20 mmHg. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.8% NaCl dalam air akan memiliki tekanan osmotik sama dengan . Derajat ionisasi zat elektrolit ini adalah . E. Larutan 5. Jika harga Kb = 1. Dengan asumsi bahwa massa jenis larutan adalah 1. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari natrium klorida. Titik bekunya adalah –0. jenis zat terlarut B.1 Titik Beku (°C) –0.04 g mL–1. Berapakah fraksi mol dan kemolalan toluena? Hitunglah tekanan uap larutan dan tekanan osmotik suatu larutan 10% sukrosa pada suhu 25°C. 3.000 g air untuk menurunkan titik beku larutan hingga –10°C. 4. 31. 0.4 molal membeku pada –1. Berapakah derajat ionisasi asam tersebut? 26 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

A. Penyetaraan Reaksi Redoks B. Korosi dan Pengendaliannya 27 . Setelah mempelajari bab ini. penjual sayuran di lingkungan tempat Anda tinggal juga sering menggunakan kalkulator. Bagaimanakah prinsip redoks dalam sel elektrokimia. menjelaskan reaksi oksidasi reduksi dalam sel elektrolisis. Sel Elektrokimia C. dan korosi? Anda dapat mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Reaksi Redoks dan Elektrokimia Hasil yang harus Anda capai: menerapkan konsep reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari. Aliran elektron inilah yang bertindak sebagai sumber tenaga listrik sehingga kalkulator dapat digunakan untuk menghitung. bukan? Bagaimanakah kalkulator dapat bekerja? Sumber tenaga apakah yang bekerja pada kalkulator? Anda tentu telah mempelajari prinsip-prinsip reaksi redoks di kelas X. Reaksi redoks dapat menjelaskan mengenai proses yang terjadi dalam sel elektrokimia. Masih ingatkah Anda apa yang dimaksud dengan reaksi spontan? Reaksi spontan terjadi karena adanya perbedaan kemampuan afinitas elektron antarpereaksi dalam baterai. sel elektrolisis. Anda harus mampu: • • • menerapkan konsep reaksi oksidasi reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Anda akan mempelajari kembali dan memahami lebih dalam tentang reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks.Bab 2 Sumber: www. menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. Pada bab reaksi redoks dan elektrokimia.mpbdp. Sel Elektrolisis D.org Kalkulator bekerja karena terjadinya proses reaksi redoks. dan korosi. Apakah Anda sering menggunakan kalkulator untuk menghitung? Tidak hanya Anda. Reaksi ini menyebabkan terjadinya aliran elektron. sel elektrolisis.

yakni kenaikan biloks atom teroksidasi harus sama dengan penurunan biloks atom tereduksi. –5 –3 –2 → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O +2 +2 +4 28 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi memerlukan metode khusus. Metode PBO Metode ini didasarkan pada kekekalan muatan. Dari hasil ini diketahui bahwa atom N dan Cu mengalami perubahan biloks. Pada atom Cu. 3. Ada dua metode untuk menyetarakan reaksi redoks. → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O Atom yang mengalami perubahan biloks dapat ditentukan melalui pemeriksaan setiap atom. terjadi perubahan biloks dari +1 menjadi +2 (terjadi kenaikan biloks). A. Perhatikanlah persamaan reaksi berikut. Pada persamaan reaksi tersebut.Tes Kompetensi Awal 1. Penyetaraan Reaksi Redoks Persamaan reaksi yang melibatkan redoks biasanya sukar untuk disetarakan dengan cara biasa sebagaimana Anda pelajari di Kelas X. Oleh karena ada dua atom Cu. Kegiatan Inkuiri Apakah semua reaksi melibatkan perubahan bilangan oksidasi? Berikan contoh reaksinya. Perubahan biloks atom-atom pada reaksi tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk diagram berikut. Apa yang dimaksud dengan perubahan biloks? Apa yang dimaksud dengan oksidator dan reduktor. kenaikan total biloks Cu adalah 2 satuan. 2. 1. yaitu metode perubahan biloks (P ) dan metode setengah reaksi.1 Serbuk seng dimasukkan ke dalam larutan HCl akan terjadi reaksi redoks yang spontan. Hubungkan dengan perpindahan elektron yang terjadi. Apa yang dimaksud dengan reaksi redoks? Jelaskan secara lengkap berdasarkan perkembangan konsepnya. ⎯→ Zn + 2H+ ⎯ Zn2+ + H2 Berdasarkan prinsip kekekalan muatan. Metode PBO melibatkan perubahan biloks. sedangkan metode setengah reaksi melibatkan pelepasan dan penerimaan elektron.2000 Gambar 2. tetapi disetarakan pada tahap akhir untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa. biloks atom N berubah dari +5 menjadi +2 (terjadi penurunan biloks sebesar 3 satuan). setiap atom yang mengalami perubahan biloks harus disetarakan dengan cara mengubah koefisien reaksinya. Atom yang tidak mengalami perubahan biloks tidak perlu disetarakan pada tahap penyetaraan biloks. +5 +1 +2 +2 → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O Sumber: Chemistry: The Central Science.

tetapi ada atom N lain yang muncul sebagai ion NO3– dalam senyawa Cu(NO3)2. Atom N dikalikan dengan faktor 2 sehingga diperoleh: –3 × (–2) → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O +2 × (3) Persamaan reaksi menjadi: → 2HNO3 + 3Cu2O ⎯⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O Walaupun atom N yang mengalami perubahan biloks telah disetarakan. baik massa maupun muatannya.2 Amonium dikromat mengalami reaksi auto-redoks (disproporsionasi). Pasangkan oksidator dan produknya. Untuk menyetarakannya. Tentukan biloks semua atom untuk mengetahui atom-atom mana yang mengalami perubahan biloks. samakan atom H atau O pada kedua ruas dengan mengubah koefisien H2O. Tambahkan koefisien pada pasangan tersebut jika terjadi perbedaan jumlah atom (seperti pada atom Cu). reaksi-reaksi kimia yang melibatkan reaksi redoks dapat disetarakan. baik reduktor maupun oksidator. Tentukan perubahan biloks. 2. tetapi molekul H2O belum setara. Tahap-tahap untuk menyetarakan persamaan reaksi dengan cara PBO adalah sebagai berikut. yang dikalikan dengan koefesien reaksinya.1 Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metode PBO Logam seng bereaksi dengan asam nitrat menurut reaksi berikut. Nilai perubahan ini merupakan faktor penyetara. 1. (NH4)2Cr2O7 → N2 + 4H2O + Cr2O3 Kata Kunci • • • • • • Perubahan biloks (PBO) Metode setengah reaksi Hukum Kekekalan Muatan Hukum Kekekalan Massa Oksidator Reduktor 5. 6. 4. Setarakan atom-atom lain yang tidak mengalami reduksi dan oksidasi untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa. reduktor dan produknya menggunakan diagram seperti pada contoh. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 .Oleh karena kenaikan biloks Cu harus sama dengan penurunan biloks N maka atom Cu harus dikalikan dengan faktor 3. Persamaan reaksi menjadi: 14HNO3(aq) + 3Cu2O(s) ⎯⎯ 6Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 7H2O( ) → Dengan demikian. Periksalah apakah persamaan sudah setara. Untuk memenuhi kekekalan massa. Zn(s) + 2HNO3(aq) ⎯⎯ Zn(NO3)2(aq) + H2 (g) → Setarakan persamaan tersebut dengan metode PBO. 3. 2000 Gambar 2. Sumber: Chemistry: The Central Science. kekurangan 12 ion NO3– disetarakan dengan menambahkan 12 molekul HNO3 pada ruas kiri sehingga persamaan menjadi: → 14HNO3 + 3Cu2O ⎯⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O Atom N dan Cu sudah setara. Contoh 2.

2. 4Zn(s) + 10HNO3(aq) ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 (aq) + NH4NO3(aq) + 3H2O( ) → Tahap 6 Periksalah apakah persamaan di atas sudah memenuhi kekekalan massa dan muatan. A. 1. Setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi. sebagian hasilnya adalah MnSO4 dan CO2. Reaksi Redoks dalam Suasana Asam Tinjau reaksi ion MnO 4– dan Fe 2+ dalam suasana asam dengan persamaan kerangka sebagai berikut. Atom N: ada 10 atom N di ruas kanan. 2 elektron C. + 5 –3 Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → 0 +2 Tahap 4 Menentukan nilai perubahan biloks dan menyetarakannya.Jawab: Tahap 1 Menentukan atom yang mengalami perubahan biloks. Dalam reaksi ini 1 mol KMnO4 menerima . Mahir Menjawab Jika KMnO 4 bereaksi dengan H2C2O4dalam suasana asam. a. –8 × (–1) Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → +2 × (4) Hasil penyetaraan muatan adalah 4Zn + HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Tahap 5 Setarakan atom-atom yang lain dengan cara memeriksa jumlah atom-atomnya. Pada reaksi ini atom Zn dan N 0 +5 +2 –3 Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Tahap 2–3 Menentukan pasangan oksidator dan reduktor serta menyetarakan jumlah atomnya. b. 1 elektron B. KMnO4 ⎯ MnSO4 ⎯→ +7 +2 5e – Jadi. yaitu: a. dalam reaksi ini 1 mol KMnO4 menerima 5 elektron. tambahkan 3 H2O di ruas kanan sehingga jumlah atom O sama. Persamaan reaksi yang sudah setara dan lengkap dengan fasanya adalah sebagai berikut. 3 elektron D. tambahkan 9 HNO3 di ruas kiri agar atom N sama dengan ruas kanan. 4Zn + 10HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 + 3H2O → Atom H juga harus disetarakan dengan cara memeriksanya di kedua ruas. Metode Setengah Reaksi Penyetaraan persamaan redoks dengan metode setengah reaksi didasarkan pada transfer elektron. (D) SPMB IPA 2006 30 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Masing-masing setengah reaksi disetarakan. MnO4– + Fe2+ ⎯⎯ Mn2+ + Fe3+ → Tahap-tahap penyetaraan dengan metode ini adalah sebagai berikut. Untuk mengetahui jumlah elektron yang ditransfer dilakukan pemisahan persamaan ke dalam dua setengah reaksi. Memisahkan persamaan kerangka ke dalam dua setengah reaksi... Metode setengah reaksi: 8H + MnO + 5e ⎯ ⎯→ Mn2+ + 4H2O (suasana asam) elektron yang terlibat = 5e– Metode bilangan oksidasi (biloks): + – 4 – 4Zn + 10HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Atom O: ada 30 atom O di ruas kiri dan 27 atom O di ruas kanan. baik muatan maupun massanya. kemudian digabungkan kembali untuk memperoleh persamaan reaksi redoks yang setara.. 7 elektron Pembahasan Ada dua cara penyelesaian. 5 elektron E.

Jadi. Penghilangan elektron dapat dilakukan dengan perkalian silang jumlah elektronnya. tetapi muatannya belum setara. → MnO4– + 8H+ + 5e– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O (setengah reaksi reduksi) Periksalah apakah persamaan sudah setara muatan dan massanya. → CH3OH + Cr2O72– ⎯⎯ CH2O + Cr3+ Jawab: Tahap 1 → CH4O ⎯⎯ CH2O 2– ⎯⎯ → Cr3+ Cr2O7 (reaksi oksidasi) (reaksi reduksi) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . → MnO4– + 8H+ ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O Muatan listrik di ruas kiri ada +7 dan di ruas kanan ada +2. tambahkan lima elektron pada ruas kiri. Menggabungkan kedua setengah reaksi untuk menyetarakan persamaan reaksi. → Fe2+ ⎯⎯ Fe3+ + e– (setengah reaksi oksidasi) Tahap akhir adalah menggabungkan kedua setengah reaksi untuk menghilangkan elektron dalam kedua setengah reaksi sebab elektron tidak muncul dalam persamaan reaksi netral. Sumber: Chemistry: The Central Science. Penyetaraan atom O dilakukan dengan menambahkan H2O pada ruas kanan. Menyetarakan muatan listrik (kekekalan muatan) dengan cara menambahkan elektron pada ruas kiri (untuk reaksi reduksi) dan ruas kanan (untuk reaksi oksidasi).2000 Gambar 2. → MnO4– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O Kelebihan atom H di ruas kanan disetarakan dengan menambahkan asam (ion H+) pada ruas kiri (ingat suasana asam). baik muatan maupun massanya. 3.2 Penyetaraan Persamaan Redoks dalam Suasana Asam dengan Metode Setengah Reaksi Setarakan reaksi redoks berikut menggunakan metode setengah reaksi yang diasumsikan terjadi dalam suasana asam. Penyetaraan Setengah Reaksi Reduksi Pada setengah reaksi reduksi.3 Reaksi oksidasi asam oksalat oleh KMnO4 dalam suasana asam 5C2O42– + 2MnO4– + 16H+ → 10CO2 + 2Mn2+ + 8H2O Contoh 2. c.2. b. Penyetaraan Setengah Reaksi Oksidasi Setengah-reaksi oksidasi untuk besi sudah setara ditinjau dari jumlah atom. tambahkan satu elektron pada ruas kanan persamaan. → (×1) MnO4– + 8H+ + 5e– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O 2+ ⎯⎯ Fe3+ + e– → Fe (×5) Persamaan akhir menjadi: → MnO4– + 8H+ + 5Fe2+ ⎯⎯ Mn2+ + 5Fe3+ + 4H2O Periksalah apakah muatan dan massanya sudah setara. Untuk menyetarakannya. 4. atom Mn disetarakan dengan cara menyamakan koefisien pereaksi dan produknya. → MnO4– ⎯⎯ Mn2+ (reaksi reduksi) 2+ ⎯⎯ → Fe3+ (reaksi oksidasi) Fe Menyetarakan jumlah atom-atomnya sesuai Hukum Kekekalan Massa.

Akan tetapi. Cirinya adalah penambahan ion H+ ketika penyetaraan. Ketika rantai transpor elektron berlangsung. Tahukah Anda bagaimana tubuh kita dapat melakukan semua aktivitas tersebut? Berasal darimanakah energi yang kita gunakan? Ketika makanan diuraikan di dalam sel tubuh. untuk menyetarakan atom O dan H ditambahkan OH– pada kedua ruas persamaan. untuk menyetarakan atom O atau H. Proses aliran elektron tersebut dinamakan respirasi. Tinjaulah reaksi berikut yang dilakukan dalam suasana basa. Persamaan kerangkanya: → MnO4– + SO3 2– ⎯⎯ MnO2 + SO4 2– Jawab: Tahap 1 → MnO4– ⎯⎯ MnO2 (reaksi reduksi) → SO3 2– ⎯⎯ SO4 2– (reaksi oksidasi) Tahap 2 → MnO4– + 4H+ ⎯⎯ MnO2 + 2H2O 2– ⎯⎯ SO 2– + 2H+ → SO3 + H2O 4 Tahap 3 → MnO4– + 4H+ + 3e– ⎯⎯ MnO2 + 2H2O → SO3 2– + H2O ⎯⎯ SO42– + 2H+ + 2e– 32 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .3 Penyetaraan Reaksi Redoks dalam Suasana Basa dengan Metode Setengah Reaksi Setarakan reaksi berikut menggunakan metode setengah reaksi dalam suasana basa. kekekalan muatan dan massa terpenuhi. elektron yang berpindah tersebut akan melalui suatu rangkaian reaksi yang dinamakan rantai transpor elektron. yaitu molekul pembawa energi di dalam makhluk hidup. dan belajar merupakan kegiatan rutin yang Anda lakukan. Contoh 2. Bagaimana menyetarakan reaksi redoks dalam suasana basa atau netral? Penyetaraan setengah-reaksi dalam suasana basa atau netral dilakukan dengan menambahkan basa (ion OH–). Tahap 2 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ → Cr2O72– + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Tahap 3 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ + 2e– → Cr2O72– + 14H+ + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Tahap 4 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ + 2e– 2– → Cr2O7 + 14H+ + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Pemeriksaan muatan dan massa: Evaluasi Muatan Atom C Atom H Atom O Atom Cr Ruas Kiri 6+ 3 20 10 2 (× 3) (× 1) → 3CH4O + Cr2O72– + 8H+ ⎯⎯ 3CH2O + 2Cr3+ + 7H2O Ruas Kanan 6+ 3 20 10 2 Dengan demikian. oksigen mengoksidasi elemen terakhir rantai transpor elektron sehingga terbentuk air. terjadi pemindahan elektron yang berasal dari glukosa dan molekul makanan lainnya. bekerja. terjadi pelepasan energi yang digunakan untuk mensintesis molekul bernama ATP (Adenosin Trifosfat). → MnO4– + SO3 2– ⎯⎯ MnO2 + SO42– Caranya sama seperti dalam suasana asam. Reaksi Redoks dalam Suasana Basa atau Netral Penyetaraan reaksi di atas terjadi dalam suasana asam. d.Sekilas Kimia Reaksi Redoks dan Kehidupan Olah raga. setelah reaksi digabungkan. Di akhir rangkaian tersebut. Di dalam mitokondria.

Al(s) + MnO4– ⎯⎯ MnO2(s) + Al(OH)4– ⎯⎯ Cl– + ClO– → b. → a. 2. Mn + NaBiO3(s) ⎯⎯ Bi3+ + MnO4– ⎯⎯ AsH (g) + Zn2+ → c. CN– + MnO4– ⎯⎯ CNO– + MnO2(s) → f. HIO3 dapat dibuat melalui reaksi iodin. Pengetahuan adanya transfer elektron memberikan manfaat dalam upaya mengembangkan sumber energi listrik alternatif sebab aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron.Tahap 4 → MnO4– + 4H+ + 3e– ⎯⎯ MnO2 + 2H2O 2– ⎯⎯ SO 2– + 2H+ + 2e– → SO3 + H2O 4 (× 2) (× 3) → 2MnO4– + 2H+ + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + H2O + 3SO4 2– Pada persamaan di atas terdapat 2H+. Persamaan kerangkanya: → I2 + HNO3 ⎯⎯ HIO3 + NO2 Setarakan persamaan reaksi tersebut dengan metode PBO. B. Perangkat atau instrumen untuk membangun energi listrik dari reaksi kimia dinamakan sel elektrokimia. H3AsO4(aq) + Zn(s) 3 – ⎯⎯ – → Br ( ) + Mn2+ d. Asam iodat. 3. 1. Setarakan reaksi redoks berikut dalam suasana asam dengan metode setengah reaksi. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . I2 dengan asam nitrat pekat. Gas klor kali pertama dibuat oleh Scheele pada 1774 melalui oksidasi asam klorida dengan mangan(IV) oksida. NO2– + Al(s) ⎯⎯ NH3(g) + AlO2– – – ⎯⎯ → MnS(s) + S(g) d. Sel Elektrokimia Dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron dari reduktor ke oksidator. Untuk menetralkannya tambahkan 2OH– pada kedua ruas persamaan. Tes Kompetensi Subbab A → a. Bidang ilmu yang mempelajari energi listrik dalam reaksi kimia disebut elektrokimia. Fe(OH)2(s)+ H2O2( ) ⎯⎯ Fe(OH)3(s) + H2O( ) Kerjakanlah di dalam buku latihan. MnO4 + S2 → e. Persamaan menjadi: → 2MnO4– + (2H+ + 2OH–) + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + H2O + 3SO4 2– + 2OH– – + Penambahan OH akan menetralkan H menjadi H2O. Br +MnO4 2 → e. 4. Evaluasi Muatan Atom Mn Atom S Atom O Atom H Ruas Kiri 8 2 3 18 2 Ruas Kanan 8 2 3 18 2 Kata Kunci • • Reaksi redoks dalam suasana asam Reaksi redoks dalam suasana basa Kegiatan Inkuiri Bandingkan kelebihan dan kelemahan antara metode PBO dan metode setengah reaksi dalam menyetarakan persamaan reaksi redoks. Oleh karena di ruas kanan ada H2O maka terjadi penghilangan H2O pada salah satu ruas sehingga persamaan menjadi: → 2MnO4– + H2O + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + 3SO42– + 2OH– Periksalah apakah muatan dan massanya sudah setara sesuai kaidah kekekalan. Cl2(g) → c. Persamaan reaksinya: → NaCl(aq) + H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ Na2SO4(aq) + MnCl2(aq) + H2O( ) + Cl2(g) Setarakan reaksi tersebut dengan metode PBO. Cr2O72– + Cl– ⎯⎯ Cr3+ + Cl2(g) 2+ → b. Cu(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ Cu2+(aq) + NO(g) Setarakan reaksi redoks berikut dalam suasana basa menggunakan metode setengah-reaksi.

yakni tempat untuk reaksi oksidasi dan tempat untuk reaksi reduksi. Jika kedua rangkaian dihubungkan. Tuliskan reaksi kimia yang terjadi pada setiap setengah-reaksi sel. Hubungkan kedua larutan dalam gelas kimia dengan jembatan garam (rangkaian dalam).5 Proses pembentukan energi listrik dari reaksi redoks dalam sel volta. Elektrode Zn 4. Persamaan reaksi ionnya: → Zn(s) + Cu2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cu(s) → Cu(s) Persamaan reaksi setengah selnya: → Pada elektrode Zn: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– 2+ → Pada elektrode Cu: Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) 34 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gelas ukur 3. Pertanyaan 1. Hubungkan logam Zn ke kutub negatif dan logam Cu ke kutub positif dari voltmeter (rangkaian luar).1. 4. Simpulkan hasil pengamatan percobaan yang kelompok Anda lakukan. akan terjadi reaksi redoks di antara kedua setengah sel itu (lihat Gambar 2. 3. Zn(NO3)2 1 M 2. Alat 1. Mengapa terjadi beda potensial antara elektrode Zn dan Cu? 4. Gelas kimia 2. Oleh karena reaksi redoks dapat dipisahkan menjadi dua setengah reaksi. 2. sel volta pun dapat dirancang menjadi dua tempat. Masukkan 200 mL larutan Zn(NO3)2 1 M dan logam seng (elektrode Zn) ke dalam gelas kimia 1.4 Sel volta sederhana Rangkaian dalam Langkah Kerja 1. Sel Volta Di Kelas X.4. Elektrode Cu 5. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. 3. Berapakah potensial sel yang terukur dari percobaan tersebut? 2.5). Voltmeter Bahan 1. Kemudian. buatlah laporannya. Pasang alat sel volta dalam setiap kelompok kerja Anda. reaksi tidak akan terjadi jika tidak ada hubungan baik secara rangkaian luar maupun rangkaian dalam. Elektrode Zn Voltmeter NO3– Na+ Jembatan garam NO3– Zn2+ NO3– Zn(s) NO3– NO3– Cu2+ Cu2–(aq) + 2e– → Zn 2+ (aq) + 2e– Gambar 2. Kedua tempat tersebut dihubungkan melalui rangkaian luar (aliran muatan elektron) dan rangkaian dalam atau jembatan garam (aliran massa dari ion-ion). Pada percobaan tersebut. Cu(NO3)2 1 M Rangkaian luar Voltmeter Sumber: Sougou Kagashi Gambar 2. Jika hanya rangkaian luar yang dihubungkan. reaksi akan terjadi hanya sesaat dan seketika itu juga reaksi berhenti. Reaksi akan berjalan terus jika rangkaian dalam Elektrode Cu (jembatan garam) dihubungkan. Aktivitas Kimia 2. Anda sudah belajar merancang-bangun sel volta sederhana untuk memahami bahwa dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron yang menghasilkan energi listrik.1 Prinsip Kerja Sel Volta Tujuan Untuk mengetahui potensial dan prinsip kerja dari sel volta. Masukkan 200 mL larutan Cu(NO3)2 1 M dan logam tembaga (elektrode Cu) ke dalam gelas kimia 2.

Logam Zn akan teroksidasi membentuk ion Zn2+ dan melepaskan 2 elektron. jembatan garam berfungsi menetralkan kelebihan ion-ion hasil reaksi redoks. tanpa jembatan garam reaksi berlangsung hanya sesaat sebab kelebihan ion-ion hasil reaksi redoks tidak ada yang menetralkan dan akhirnya reaksi berhenti seketika. Sumbu kompor yang dibasahi terus-menerus dengan larutan NaNO3 selama percobaan (ditetesi NaNO3 secara kontinu). Misalnya.4 1. Kedua elektron ini akan mengalir melewati voltmeter menuju elektrode Cu. garis tunggal antara elektrode dan larutan menyatakan batas fasa (padat dan cair). Notasi Sel Elektrokimia Reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrokimia dituliskan dengan aturan tertentu. Catatan Note Jembatan garam dapat dibuat dari: a. b. apakah ada jembatan garam? Apa yang menjadi jembatan garamnya? 2. sedangkan tempat terjadinya reaksi reduksi (elektrode Cu) dinamakan katode. Aturan penulisan selnya sebagai berikut. Demikian juga dalam larutan CuSO4 akan kelebihan ion NO3– sebab ion pasangannya (Cu2+) berubah menjadi logam Cu yang terendapkan pada elektrode Cu. Kedua sisi dipisahkan oleh dua buah garis yang menyatakan rangkaian dalam dan rangkaian luar. Fe(s) Fe2+(aq) Sn2+(aq) Sn(s) Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. Cu2+(aq) Cu(s) Zn(s) Zn2+(aq) Reaksi pada anode dituliskan terlebih dahulu (sisi kiri) diikuti reaksi pada katode (sisi kanan). Cu2+(a ) Cu(s) Zn(s) Zn2+(aq) Anode Rangkaian Katode Kata Kunci • • • • Sel elektrokimia Rangkaian luar Rangkaian dalam (Jembatan garam) Elektrode (terminal sel) Terminal sel atau elektrode dituliskan di ujung-ujung notasi sel. Jadi. Dengan demikian. Salt bridge could be established by: a. Dalam sel elektrokimia. Kelebihan ion Zn2+ akan dinetralkan oleh ion NO3– dari jembatan garam. 2. Pipa U yang berisi larutan NaNO3 atau KNO3 berupa gel. dalam larutan Zn(NO3)2 akan kelebihan ion Zn2+ (hasil oksidasi). Stove s wick which is soaked with NaNO3 solution constantly as long as experiment (which is droped by NaNO3 continously) Kegiatan Inkuiri Di dalam baterai komersial. sel elektrokimia yang tersusun dari elektrode Zn dalam larutan ZnSO4 dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4. Penulisan Reaksi dari Notasi Sel Tuliskan reaksi sel untuk sel volta berikut. tempat terjadinya reaksi oksidasi (elektrode Zn) dinamakan anode. demikian juga kelebihan ion NO3– akan dinetralkan oleh ion Na+ dari jembatan garam. Kelebihan elektron pada elektrode Cu akan diterima oleh ion Cu2+ yang disediakan oleh larutan Cu(NO3)2 sehingga terjadi reduksi ion Cu2+ menjadi Cu(s). untuk anode: Zn(s) Zn2+(aq) Terminal Batas fasa Larutan Contoh 2. Ketika reaksi berlangsung. U pipe which contains the solution of NaNO3 or KNO3 gel. Misalnya. b. Zn(s) + Cd2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cd(s) → Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 .

Fe2+(aq) Reaksi setengah sel: Fe3+(aq) + e– Notasi setengah sel: Fe3+(aq). Fe2+(aq) Pt Contoh 2. → Ni(s) + 2H+(aq) ⎯⎯ Ni2+(aq) + H2(g) Jawab: (a) Setengah-reaksi selnya sebagai berikut. Pt H2(g) H+(aq) b. Sn2+(aq) Pt (b) Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. → Anode: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– 2+ → Katode: Cd (aq) + 2e– ⎯⎯ Cd(s) Penulisan notasi selnya sebagai berikut. → Anode: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– → Katode: Sn4+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn2+(aq) Reaksi sel volta keseluruhan sebagai berikut. → Fe(s) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + Sn(s) 2. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. Zn(s) Zn2+(aq) Cd2+(aq) Cd(s) Jika dalam reaksi sel elektrokimia melibatkan fasa gas dengan logam mulia sebagai elektrodenya. H+(aq) H2(g) Pt Tanda baca koma dapat juga dipakai sebagai notasi untuk memisahkan ion-ion yang terdapat dalam larutan yang sama atau memiliki fasa yang sama dengan elektrode logam mulia seperti Pt. Zn(s) Zn2+(aq) Sn4+(aq).5 Penulisan Reaksi dari Notasi Sel (a) Tuliskan reaksi yang terjadi pada sel volta dengan notasi sel seperti berikut. a.Jawab: 1. aturan penulisan notasi sel volta sebagai berikut. → Zn(s) + Sn4+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Sn2+(aq) (b) Setengah-reaksi selnya sebagai berikut. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. → Anode: Ni(s) ⎯⎯ Ni2+(aq) + 2e– → Katode: 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) Penulisan notasi selnya sebagai berikut. Jika pada katode terjadi reaksi reduksi yang melibatkan gas dengan → platina sebagai elektrode: 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) maka notasi untuk elektrode hidrogen dapat ditulis sebagai berikut. Ni(s) Ni2+(aq) H+(aq) H2(g) Pt 36 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika pada anode terjadi reaksi oksidasi yang melibatkan gas dengan platina sebagai elektrode: H2(g) 2H+ + 2e– maka notasi untuk elektrode hidrogen dapat ditulis sebagai berikut. → Anode: Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2e– 2+ → Katode: Sn (aq) + 2e– ⎯⎯ Sn(s) Reaksi sel volta keseluruhan sebagai berikut.

Berapapun jumlah mol zat yang direaksikan. disingkat GGL. untuk mendorong elektron mengalir melalui rangkaian luar dan menggerakkan ion-ion di dalam larutan menuju elektrode diperlukan suatu usaha. GGL (Esel) = potensial reduksi + potensial oksidasi Potensial reduksi adalah ukuran kemampuan suatu oksidator (zat pengoksidasi = zat tereduksi) untuk menangkap elektron dalam setengah reaksi reduksi. → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– Jika –EZn adalah potensial elektrode untuk setengah reaksi oksidasi.3. nilai GGL sel sama dengan perbedaan potensial kedua elektrode. Oleh karena reaksi reduksi terjadi pada katode dan reaksi oksidasi terjadi pada anode maka nilai GGL sel dapat dinyatakan sebagai perbedaan potensial berikut. Beda potensial ini disebabkan adanya perbedaan kereaktifan logam di antara kedua elektrode. Unit for electromotive force is volt. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. +EZn adalah potensial untuk setengah sel reduksinya: → Potensial oksidasi: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– EZn = –EZn V 2+ → Potensial reduksi: Zn (aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) EZn = EZn V Sel elektrokimia yang terdiri atas elektrode Zn dan Cu dengan reaksi setengah sel masing-masing: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) ECu = ECu V → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) EZn = EZn V Nilai GGL sel elektrokimia tersebut adalah Esel = ECu + (–EZn) = ECu – EZn Dengan demikian. Potensial Elektrode dan GGL Sel Dalam sel elektrokimia. Makna GGL Sel Kerja yang diperlukan untuk menggerakkan muatan listrik (GGL) di dalam sel bergantung pada perbedaan potensial di antara kedua elektrode. a. manakah oksidator dan reduktornya? Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . Manakah yang lebih reaktif? Jika logam-logam itu dihubungkan melalui kawat. Dalam bentuk persamaan ditulis sebagai berikut. Esel = EReduksi – EOksidasi atau Esel = EKatode – EAnode Nilai potensial elektrode tidak bergantung pada jumlah zat yang terlibat dalam reaksi. Potensial oksidasi = –Potensial reduksi Tinjaulah setengah reaksi sel pada elektrode Zn dalam larutan ZnSO4. nilai potensial selnya tetap. Contoh: → Cu2+(a ) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) ECu = ECu V 2+ – ⎯⎯ → 2Cu(s) 2Cu (a ) + 4e ECu = ECu V Gambar 2. Potensial oksidasi kebalikan dari potensial reduksi dalam reaksi sel elektrokimia yang sama. Usaha atau kerja yang diperlukan ini dinamakan aya erak istrik. Kegiatan Inkuiri Bandingkan kereaktifan logam-logam golongan IA dan IIA. Nilai GGL sel merupakan gabungan dari potensial anode (potensial oksidasi) dan potensial katode (potensial reduksi).6 Baterai merupakan contoh sel elektrokimia. Sumber: Sougou Kagashi Catatan Note Satuan untuk gaya gerak listrik (GGL) adalah volt.

Menurut perjanjian IUPAC. data potensial reduksi atau data potensial oksidasi. Contoh 2. melainkan salah satu saja. Oleh karena itu.6 Menentukan Potensial Elektrode Standar Hitunglah potensial elektrode Cu yang dihubungkan dengan elektrode hidrogen pada keadaan standar jika voltmeter menunjukkan nilai 0. Jawab: Persamaan setengah reaksi sel yang terjadi: → Katode: Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) → Anode: H2(g) ⎯⎯ 2H+(aq) Nilai GGL sel: E°sel = E°katode – E°anode Eo 2 0. Jadi. 38 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . untuk menentukan potensial reduksi standar diperlukan potensial elektrode rujukan sebagai acuan. Misalnya. Tombol e– Voltmeter Anode Zn e– NO 3 – Na+ – H 2(g) NO 3– Zn 2+ NO 3– bagian anode NO 3– H+ + bagian katode (elektrode hidrogen standar) 2H+(aq) + 2e– → H2(g) Zn(s) → Zn 2+(aq) + 2e– b. ditetapkan pada konsentrasi H+ 1 M dengan tekanan gas H2 1 atm pada 25°C. Dengan demikian.2000 Gambar 2. Oleh sebab itu. Berapakah nilai pasti dari potensial reduksi? Oleh karena nilai GGL sel bukan nilai mutlak maka nilai potensial salah satu sel tidak diketahui secara pasti. potensial elektrode yang dijadikan sebagai standar adalah potensial reduksi. Dalam hal ini. Small and big batteries have equal cell potensial for equal cell system.5 volt. Nilai potensial elektrode standar ini ditetapkan sama dengan nol volt atau E o + → H = 0.00 V ⎯⎯ E o = 0. i. Nilai GGL sel yang terukur dengan voltmeter merupakan selisih kedua potensial sel yang dihubungkan (bukan nilai mutlak). potensial sel suatu elektrode tidak akan diketahui secara pasti.34 V = E o – 0. Potensial elektrode standar yang lain diukur dengan H 2 cara dirangkaikan dengan potensial elektrode hidrogen pada keadaan standar. Oleh karena potensial elektrode hidrogen pada keadaan standar ditetapkan sama dengan nol. kemudian GGL selnya diukur. IUPAC telah menetapkan elektrode standar sebagai rujukan adalah elektrode hidrogen.e 1. Elektrode hidrogen pada keadaan standar. potensial sel yang dihasilkan akan berbeda. potensial reduksi standar untuk elektrode Cu adalah 0. E°.5 volt. Sumber: Chemistry: The Central Science.Catatan Note Baterai kecil dan baterai besar selama sistem selnya sama.34 V Cu Cu Jadi.00 V.34 volt. yaitu konsentrasi larutan M (sistem larutan) atau tekanan atm (sel yang melibatkan gas) dan suhu o . perlu dihubungkan dengan setengah sel oksidasi. potensial yang terukur oleh voltmeter dinyatakan sebagai potensial sel pasangannya. Potensial Elektrode Standar (E ) Oleh karena potensial oksidasi merupakan kebalikan dari potensial reduksinya maka data potensial elektrode suatu logam tidak perlu diketahui dua-duanya. yang dapat ditentukan hanya nilai relatif potensial sel suatu elektrode.34 V = E o H Cu → 0. Untuk mengukur potensial reduksi standar tidak mungkin hanya setengah sel (sel tunggal) sebab tidak terjadi reaksi redoks. potensial selnya sama. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. semua data potensial elektrode standar dinyatakan dalam bentuk potensial reduksi standar.7 Elektrode hidrogen ditetapkan sebagai elektrode standar.34 volt. yaitu 1.7. Potensial reduksi standar adalah potensial reduksi yang diukur pada keadaan standar. Jika salah satu elektrode dibuat tetap dan elektrode yang lain diubah-ubah.

Tabel 2.23 – 0. semakin negatif nilai E°sel.15 0.00 0.76 – 0.1 Nilai Potensial Reduksi Standar Beberapa Elektrode Reaksi reduksi Li+(aq) + e– Li(s) Na(s) Na+(aq) + e– Mg2+(aq) + 2e– Mg(s) 3+ – Al(s) Al (aq) + 3e H2(g) + 2OH–(aq) 2H2O( ) + 2e– 2+ – Zn (aq) + 2e Zn(s) 3+ – Cr (aq) + 3e Cr(s) Fe(s) Fe2+(aq) + 2e– Cd2+(aq) + 2e– Cd(s) 2+ – Ni(s) Ni (aq) + 2e Sn(s) Sn2+(aq) + 2e– Pb2+(aq) + 2e– Pb(s) Fe(s) Fe3+(aq) + 3e– H2(s) 2H+(aq) + 2e– Sn4+(aq) + 2e– Sn2+(aq) 2+ – Cu (aq) + e Cu+(aq) 2+ – Cu (aq) + 2e Cu(s) + – Cu (aq) + e Cu(s) I2(s) + 2e– 2I– (aq) Fe3+(aq) + e– Fe2+(aq) Ag+(aq) + e– Ag(s) Hg2+(aq) + 2e– Hg( ) 2Hg+(aq) + 2e– Hg2 (aq) – – Br2( ) + 2e 2Br (aq) O2(g) + 4H+(aq) + 4e– 2H2O( ) Cl2(g) + 2e– 2Cl–(aq) H2O2(aq) + 2H+(aq) + 2e– 2H2O( ) S2O82– (aq) + 2e– 2SO42–(aq) F2(g) + 2e– 2F–(aq) E°sel –3.40 –0.36 1.13 – 0.66 – 0.74 – 0.23 1. Sebaliknya.1.54 0.52 0. 1990 Kata Kunci • • • • • • Gaya Gerak Listrik (GGL) Elektrode hidrogen Potensial Oksidasi Potensial reduksi Perbedaan Potensial Potensial reduksi standar Kegiatan Inkuiri Dapatkah Anda mengukur kekuatan atau tenaga teman-teman Anda secara akurat? Bagaimana cara mengukurnya? c.41 – 0. semakin lemah sifat oksidatornya.78 2.90 1.34 0.07 1.77 0.04 –2.71 –2.04 0.14 –0.85 0.87 Sumber: General Chemistry.01 2.1 menunjukkan urutan kekuatan suatu zat sebagai oksidator (zat tereduksi).83 –0. semakin kuat sifat oksidatornya. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 .38 –1.6. potensial elektrode yang lain untuk berbagai reaksi setengah sel dapat diukur. hasilnya ditunjukkan pada Tabel 2.16 0.80 0. Kekuatan Oksidator dan Reduktor Data potensial reduksi standar pada Tabel 2. → Oksidator + ne– ⎯⎯ Reduktor Semakin positif nilai E°sel.Berdasarkan Contoh 2.

kekuatan oksidator dari ketiga spesi itu adalah: H2O2(aq) Cl2(g) Fe3+(aq). → Cl2(g) + 2e– ⎯⎯ 2Cl– (aq) 1. Potensial reduksi standar untuk masing-masing setengah sel adalah → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) E° = –0. Sebaliknya.14 V Suatu reaksi redoks dalam sel elektrokimia akan berlangsung spontan jika zat yang berperan sebagai oksidator lebih kuat.7 Menentukan Kekuatan Relatif at Pengoksidasi dan Pereduksi Urutkan oksidator berikut menurut kekuatannya pada keadaan standar: Cl2(g). Sn sebagai reduktor (teroksidasi) dan Zn2+ sebagai oksidator (tereduksi).77 V Jadi. Fe3+(aq). reaksi akan spontan ke arah sebagaimana yang dituliskan pada persamaan reaksi.76 V → Sn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn(aq) E° = –0. → Reduktor ⎯⎯ Oksidator + ne– Dengan demikian.78 V → Fe3+(aq) + e– ⎯⎯ Fe2+(aq) 0.1 untuk memperkirakan arah reaksi reduksioksidasi dalam suatu sel elektrokimia. suatu oksidator terkuat merupakan reduktor terlemah. Sn(s) Sn2+(aq) Zn2+(aq) Zn(s) Apakah reaksi akan terjadi spontan menurut arah yang ditunjukkan oleh persamaan reaksi tersebut? Jawab: Pada reaksi tersebut. Oleh karena itu. Reduktor paling kuat adalah logam Li dan reduktor paling lemah adalah ion F–. → Zn(s) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Sn(aq) Reaksi ke arah sebaliknya tidak akan terjadi sebab potensial sel berharga negatif. Berdasarkan nilai E°. Berdasarkan pengetahuan kekuatan oksidator dan reduktor. H2O2(aq). 40 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Anda dapat menggunakan Tabel 2.Berdasarkan data potensial pada Tabel 2. dapat disimpulkan bahwa suatu reduktor paling kuat merupakan oksidator yang paling lemah. Contoh 2.1. Zn2+ merupakan oksidator lebih kuat dibandingkan dengan Sn2+.1.36 V + → H2O2(aq) + 2H (aq)+ 2e– ⎯⎯ 2H2O( ) 1. Suatu reaksi redoks dalam sel elektrokimia akan berlangsung secara spontan jika oksidatornya (zat tereduksi) memiliki potensial reduksi standar lebih besar atau GGL sel berharga positif.8 Menentukan Arah Reaksi dari Potensial Elektrode Standar Sel elektrokimia dibangun dari reaksi berikut. Jawab: Perhatikanlah data potensial reduksi pada Tabel 2. Contoh 2. Dari atas ke bawah menunjukkan urutan bertambahnya kekuatan oksidator (zat tereduksi). oksidator terkuat adalah gas fluorin (F2) dan oksidator paling lemah adalah ion Li+.

66 V Al3+(aq) + 3e– ⎯⎯ Al(s) 2+ – ⎯⎯ → Fe(s) Fe (aq) + 2e E° = –0. Penentuan GGL Sel Nilai GGL sel elektrokimia dapat ditentukan berdasarkan tabel potensial elektrode standar. Pembalikan setengah reaksi yang tepat adalah reaksi reduksi yang potensial setengah selnya lebih kecil.76 V 2+ → E° = +0. Syarat bahwa sel elektrokimia akan berlangsung spontan jika oksidator yang lebih kuat berperan sebagai pereaksi atau GGL sel berharga positif. ⎯⎯ Zn2+(aq)+ 2e– → Zn(s) E° = +0. kemudian kedua reaksi setengah sel digabungkan sehingga nilai GGL sel akan diperoleh: Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 . setengah-reaksi Al dan potensial selnya dibalikkan: → Al(s) ⎯⎯ Al3+(aq) + 3e– E° = +1. Pada reaksi tersebut yang dibalik adalah reaksi reduksi Zn2+ sebab akan menghasilkan nilai GGL sel positif.10 V Contoh 2. Esel = (Ekatode – Eanode) 0 Sel elektrokimia yang dibangun dari elektrode Zn dan Cu memiliki setengah reaksi reduksi dan potensial elektrode berikut. salah satu dari reaksi tersebut dibalikkan.d.34 V Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Penggabungan kedua setengah reaksi tersebut menghasilkan persamaan reaksi redoks dengan nilai GGL sel positif.34 V → Zn(s) + Cu2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cu(s) E°sel = +1. Al(s) Al3+(aq) Fe2+(aq) Fe(s) Jawab: Setengah reaksi reduksi dan potensial elektrode standar masing-masing adalah: → E° = –1. Metode ini merupakan cara alternatif untuk menghitung GGL sel.76 V) = 1.34 V Cu (aq) + 2e Untuk memperoleh setengah reaksi oksidasi.41 V Agar reaksi berlangsung spontan. → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– E° = +0.66 V → Fe2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Fe(s) E° = –0. Al dijadikan anode atau reaksi oksidasi.76 V 2+ – ⎯⎯ → Cu(s) E°= +0. Pembalikan reaksi reduksi Zn2+ menjadi reaksi oksidasi akan mengubah tanda potensial selnya.76 V → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) E° = +0.41 V Dengan menyetarakan terlebih dahulu elektron yang ditransfer. → Zn2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Zn(s) E°= –0.10 V Nilai GGL sel sama dengan potensial standar katode (reduksi) dikurangi potensial standar anode (oksidasi).9 Menghitung GGL Sel dari Data Potensial Reduksi Standar Hitunglah nilai GGL sel dari notasi sel berikut.34 V – (–0. E°sel = E°katode – E°anode E°sel = E°Cu – E°Zn = 0. Oleh karena itu.

Mg2+. Hitunglah GGL sel yang dibangun dari sel dengan notasi berikut.→ 2Al(s) ⎯⎯ 2Al3+(aq) + 6e– 2+ → 3Fe (aq) + 6e– ⎯⎯ 3Fe(s) E° = +1. yaitu anode (reaksi oksidasi) dan katode (reaksi reduksi). 42 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tunjukkan pula katode dan anodenya.66 V E° = –0. Kemudian. Prinsip Elektrolisis Elektrolisis artinya penguraian suatu zat akibat arus listrik. Fe(s) Fe2+(aq) Ag+(aq) Ag(s) 4. Apakah reaksi akan spontan menurut arah yang ditunjukkan dalam persamaan berikut. 2. Pada sel elektrolisis anode dihubungkan dengan kutub positif sumber energi listrik. sedangkan katode dihubungkan dengan kutub negatif. Tempat berlangsungnya reaksi reduksi dan oksidasi dalam sel elektrolisis sama seperti pada sel volta. Ag+. → Cd(s) ⎯⎯ Cd2+(aq) + 2e– 2+ → Pb (aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) 3. O2. → Cu2+(aq) + 2I–(aq) ⎯⎯ Cu(s) + I2(s) 8. anode (–) dan katode (+). Perbedaan sel elektrolisis dan sel volta terletak pada kutub elektrode. → Fe3+(aq) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Fe2+(a ) + Sn4+(a ) 6. 1. Fe(s) Fe3+(aq) Cr3+(aq) Cr(s) 10. Tuliskan notasi untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi dalam sel. H2O. cairan. Pada sel volta. Sn. Al(s) Al3+(aq) Cr3+(aq) Cr(s) b. Sel Elektrolisis Sel volta menghasilkan arus listrik searah ketika reaksi redoks di dalam sel terjadi secara spontan.41 V → 2Al(s) + 3Fe2+(aq) ⎯⎯ 2Al3+(aq) + 3Fe(s) E° = 1. 1. Manakah reaksi redoks berikut yang akan berlangsung spontan jika dilakukan pada keadaan standar? a. C. Ni(s) Ni2+(aq) Ag+(aq) Ag(s) Kerjakanlah di dalam buku latihan. Oleh karena itu pada sel elektrolisis di anode akan terjadi reaksi oksidasi dan dikatode akan terjadi reaksi reduksi.15 V 3+ – ⎯⎯ → Fe2+(aq) Fe (aq) + e E° = 0. Cd(s) Cd2+(aq) Cl+(aq) Cl2(g) Pt 5. Arus listrik yang digunakan adalah arus searah (direct current = ). Tuliskan reaksi sel volta secara lengkap dari notasi sel berikut.77 V Tuliskan persamaan reaksi sel yang dapat berlangsung spontan. tunjukkan arah aliran elektron dan aliran ionion dalam jembatan garam. Urutkan kekuatan zat-zat berikut sebagai oksidator dan sebagai reduktor: Zn2+. anode (+) dan katode (–). Cu2+. Adapun sel elektrolisis merupakan kebalikan dari sel volta. sedangkan pada sel elektrolisis sebaliknya. Tuliskan reaksi sel untuk sel volta berikut. yakni menerapkan arus listrik searah untuk mendorong agar terjadi reaksi elektrokimia di dalam sel. Zat yang terurai dapat berupa padatan. Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. 9. atau larutan. Data potensial reduksi standar untuk reaksi setengah sel adalah → Sn4+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn2+(aq) E° = 0. Rakitlah sel volta yang dibangun dari elektrode Zn dalam larutan ZnSO4dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4.25 V Tes Kompetensi Subbab B 7.

Simpulkan hasil pengamatan dari percobaan yang Anda lakukan dan diskusikan dengan guru Anda. dalam sel elektrolisis terjadi reaksi redoks. Air 2. 4. Accumulator Gambar 2. Elektrode karbon 3.9 Sel elektrolisis Hoffman Gas-gas apa sajakah yang terbentuk pada setiap lengan dari sel Hoffman? Kegiatan Inkuiri Dapatkah arus listrik bolak-balik (alternating current = A ) dipakai dalam sel elektrolisis? Diskusikan di dalam kelas. Mengapa dalam elektrolisis di atas harus ditambahkan H2SO4? 2. Jika volume gas H2 20 mL. 2. Tabung reaksi Bahan 1.2 Elektrolisis Air Tujuan Mengetahui cara kerja dari sel elektrolisis. Baterai 6–12 volt 5.9). Tuangkan 250 mL air ke dalam gelas kimia. 3. Hubungkan kedua elektrode itu dengan sumber arus searah (baterai atau adaptor) yang memiliki GGL sekitar 6 – 12 volt.8. H2SO4 1M Langkah Kerja 1. Reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis adalah → Anode (+) : 2H2O( ) ⎯⎯ O2(g) + 4H+(aq) + 4e– → Katode (–) : 4H2O( ) + 4e– ⎯⎯ 2H2(g) + 4OH–(aq) (oksidasi O2–) (reduksi H+) Reaksi → : 2H2O( ) ⎯⎯ 2H2(g) + O2(g) Berapakah perbandingan volume gas H2 dan O2 yang terbentuk pada kedua tabung reaksi? Berdasarkan persamaan reaksi redoks dapat diramalkan bahwa perbandingan volume gas H2 terhadap O2 adalah 2 : 1. Alat ini dilengkapi elektrode platina dalam tabung penampung gas berskala sehingga volume gas hasil elektrolisis mudah diukur. volume gas O2 adalah 10 mL. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 .8 Sel elektrolisis Ketika kedua elektrode karbon dihubungkan dengan sumber energi listrik arus searah.Aktivitas Kimia 2. Apakah terbentuk gas dalam tabung reaksi? Berapakah perbedaan volume gas dalam tabung reaksi itu? 4. Kabel e– e– Larutan Katode (–) Anode (+) Plat logam Gambar 2. 5. Alat yang akurat untuk penyelidikan elektrolisis air adalah alat elektrolisis Hoffman (Gambar 2. 4. Gelas ukur 6. Gelas kimia 2. Apa yang terjadi pada permukaan kedua elektrode? 3. kemudian tambahkan 1 mL larutan H2SO4 1 M. Alat 1. Pertanyaan 1. yaitu penguraian air menjadi gas H2 dan gas O2. Pasang perangkat sel elektrolisis seperti Gambar 2. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis. Celupkan 2 buah elektrode karbon ke dalam gelas kimia besar dan isi dengan air hingga penuh.

Demikian juga di anode. Perkiraan ini cocok dengan pengamatan.10 Menentukan Reaksi Redoks dalam Sel Elektrolisis Tuliskan reaksi sel elektrolisis untuk larutan ZnSO4.2. Elektrolisis Larutan Elektrolisis larutan berbeda dengan elektrolisis air. Untuk mengetahui pemenangnya dapat dilihat data potensial reduksi standar. Kedua ion ini bersaing dengan molekul air untuk dielektrolisis. Setengah reaksi reduksi di katode: → E° = –2. di katode terjadi reduksi ion Zn2+ dan di anode terjadi oksidasi H2O. Spesi mana yang akan keluar sebagai pemenang? Pertanyaan tersebut dapat dijawab berdasarkan nilai potensial elektrode standar.71 V Na+(aq) + e– ⎯⎯ Na(s) – ⎯⎯ → H (g) + 2OH–(aq) E° = –0.23 V Di anode (–): reaksi oksidasi → 2SO42–(aq) ⎯⎯ S2O82–(aq) + 2e– ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → 2H2O( ) 2 Berdasarkan data potensial di atas. Reaksi yang terjadi pada sel elektrolisis: → Katode: 2H2O( ) + 2e– ⎯⎯ H2(g) + 2OH–(aq) – ⎯⎯ I (g) + 2e– → Anode: 2I (aq) 2 → Reaksi: 2H2O( ) + 2I–(aq) ⎯⎯ H2(g) + I2(g) + 2OH–(aq) Kata Kunci • • • Elektrolisis Arus listrik Arus searah Contoh 2. Misalnya larutan NaI.23 V 2H2O( ) 2 – Berdasarkan nilai potensial. Di katode (+): reaksi reduksi → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) – ⎯⎯ → H (g) + 2OH-(aq) 2H2O( ) + 2e 2 E° = –0.83 V 2H2O( ) + 2e 2 Berdasarkan nilai potensialnya.83 V E° = –2. terdapat ion Na+ dan ion I–. terjadi persaingan antara molekul H2O dan ion I– (keduanya berpotensi dioksidasi). Di katode terjadi persaingan antara molekul H2O dan ion Na + (keduanya berpotensi untuk direduksi).76 V E° = –0. H2O lebih berpotensi direduksi dibandingkan ion Na+ sebab memiliki nilai E° lebih besar. Jawab: Di anode terjadi persaingan antara ion SO42– dan H2O dan di katode terjadi persaingan antara ion Zn2+ dan H2O.01 V E° = –1. gas H2 dilepaskan di katode. ion I memenangkan persaingan sebab nilai E° lebih besar dibandingkan molekul H2O.54 V 2I–(aq) ⎯⎯ I2(g) + 2e– ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → E° = –1. Setengah reaksi oksidasi di anode: → E° = –0. Persamaan reaksinya: → Katode: 2Zn2+(aq) + 4e– ⎯⎯ 2Zn(s) ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → Anode: 2H2O( ) 2 → Reaksi: 2ZnSO4(aq) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2Zn(s) + O2(g) + 2H2SO4(aq) 44 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

60218 × 10–19 C) = 96. Stoikiometri Elektrolisis Michael Faraday adalah seorang pakar Kimia-Fisika Inggris. Molecule s ekuivalen mass is molecule s relative mass for each charge. besarnya muatan listrik ( ) tersebut adalah sebagai berikut. Massa ekuivalen zat yang diendapkan pada elektrode akan setara jika muatan listrik yang dialirkan ke dalam sel sama. tahap-tahap perhitungan stoikiometri elektrolisis ditunjukkan pada diagram berikut.75 Aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron.485 Berdasarkan Hukum I Faraday . 5 2 = 31. Pernyataan ini merupakan prinsip dasar Hukum Faraday. muatan listrik yang terjadi jika satu mol elektron ditransfer adalah = (6.3. 5 2 = 31. Jika lelehan NaCl dielektrolisis. Perhitungan dapat dimulai dari arus listrik yang mengalir selama waktu tetentu atau jumlah zat yang terlibat dalam reaksi redoks.75 2. Oleh karena itu. ionion Na+ bermigrasi menuju anode dan ion-ion Cl– bermigrasi menuju anode. = i×t faraday 96. yaitu: = 96. Dalam sel volta maupun sel elektrolisis terdapat hubungan kuantitatif antara jumlah zat yang bereaksi dan muatan listrik yang terlibat dalam reaksi redoks.485 C mol–1 Nilai muatan listrik untuk satu mol elektron ditetapkan sebesar satu faraday. Dalam satuan Faraday.022 × 1023 mol–1) (1. massa zat yang diendapkan pada suatu elektrode sebanding dengan besarnya muatan listrik (aliran elektron) yang terlibat di dalam sel. Arus listrik dan waktu Muatan (C) atau faraday (F) 1 Cl (g) + e– 2 2 Kata Kunci • • • • Muatan listrik Hukum I Faraday Stoikiometri elektrolisis Massa ekuivalen zat Mol elektron Mol at Massa volume at Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . Berdasarkan hasil penyelidikan Millikan (model tetes minyak). Besarnya muatan ini dapat ditentukan dari jumlah arus listrik yang mengalir dan lama waktu elektrolisis: = i (A) × t (detik). Secara umum.485 C mol –1. Contoh: → Cu2+ + 2e– ⎯⎯ Cu(s) meq (Cu) = 63. Tinjaulah elektrolisis lelehan NaCl. dilambangkan dengan . yaitu 96. Example: → Cu2+ + 2e ⎯⎯ Cu(s) meq (Cu) = 63. Catatan Note Massa ekuivalen zat (meq) adalah massa relatif zat per satuan muatannya. Oleh karena itu. diketahui bahwa muatan elektron: e = 1.485 C mol–1 Arus listrik sebesar i ampere yang mengalir selama t detik menghasilkan muatan listrik: = i × t coulomb. muatan listrik yang terlibat dalam sel elektrokimia dapat ditentukan berdasarkan muatan elektron yang terlibat dalam reaksi redoks pada sel elektrokimia. yaitu: 1. → Katode (–) : Na+( ) + e– ⎯⎯ Na(s) → Anode (+) : Cl–( ) ⎯⎯ Untuk mereduksi satu mol ion Na+ diperlukan satu mol elektron atau diperlukan muatan sebesar satu faraday. Dalam sel elektrokimia. Faraday menyatakan bahwa sel elektrolisis dapat digunakan untuk menentukan banyaknya zat yang bereaksi berdasarkan jumlah muatan listrik yang digunakan dalam rentang waktu tertentu.60218 × 10–19 C. jika muatan listrik dapat dihitung maka massa zat yang bereaksi di elektrode dapat ditentukan.

Menghitung Berat at yang Diendapkan dalam Sel Elektrolisis Hitunglah massa Cu yang dapat diendapkan di katode jika arus listrik 2 A dialirkan ke dalam sel elektrolisis larutan Cu2+ selama 10 menit. 2.06 mol × 96. 12. Muatan listrik yang digunakan: 0.2 A Jadi.789 C = i × 1.03 mol Cu = 0. Tahap 4: Massa Cu yang diendapkan di katode sebesar 6.Contoh 2. jumlah ion Cu2+ yang diendapkan sebanyak 6. Tahap 1: Tentukan muatan listrik yang digunakan =i×t = 2 A × 600 s = 1.2 × 10–3 mol 2 mol e− Jadi.5gmol −1 Jumlah mol elektron yang digunakan: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) 2mol e ×0. Apakah elektrolisis beberapa larutan dapat dirangkaikan secara paralel? + 46 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 × 10–3 mol.5.395 g 2.4 × 10–3 mol elektron dapat mengendapkan ion Cu2+ sebanyak: 1 mol Cu 2+ ×12.10. Diketahui Ar Cu = 63.5 g mol–1 = 0.800 detik i = 3. Dalam elektrolisis larutan CuSO4.485 C mol–1 Jumlah mol elektron untuk 1.485 C mol–1 = 5.789 C Jumlah arus listrik yang dialirkan selama 30 menit: → = i t ⎯⎯ 5.2 A. 2 g logam Cu diendapkan pada katode. Dia berhasil melakukan penemuan-penemuan penting. Jumlah mol Cu = 2g 0.4 × 10–3 mol 96. dia menjadi asisten di laboratorium Humphry Davy di Royal Institution.10 Elektrolisis beberapa larutan yang dirangkaikan secara seri. seperti hubungan kuantitatif antara arus listrik dan reaksi kimia dalam sel elektrokimia. Jika sejumlah sel elektrolisis dirangkaikan secara seri.485 C mol-1 Tahap 3: Elektron yang mengalir digunakan untuk mereduksi ion Cu2+ menurut persamaan: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Jadi.06 mol e– 1mol Cu 2+ Sumber: Chemistry: The Central Science.2 ×10–3 mol × 63.4 × 10–3 mol e– = 6.03 mol 63. arus listrik yang harus dialirkan selama 30 menit adalah 3.200 C Tahap 2: Tentukan jumlah mol elektron yang setara dengan muatan listrik 1 mol e– = 1 faraday = 96. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. 2000 Pada 1812.200 C: Sekilas Kimia Michael Faraday (1791–1867) 1. Berapakah arus listrik yang dialirkan selama 30 menit? Jawab: 1.200 C = 12.11 1. bagaimanakah hubungan muatan dan berat ekuivalen zat? – Gambar 2.

5. Contoh 2. Jawab: 1.5 A × 600 s = 0.5. besi dilapisi nikel agar tahan karat. Massa Ag = 10 g 1 63. Menurut Hukum II Faraday : Oleh karena sel dirangkaikan secara seri. massa ekuivalen zat yang diendapkan akan sama jika muatan listrik yang mengalir tetap. Anda dapat menentukan berat zat dalam setiap sel elektrolisis dengan zat yang berbeda. dan t adalah waktu elektrolisis (detik). Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 . Contohnya. Penyepuhan (electroplating) Penyepuhan (electroplating) adalah suatu metode elektrolisis untuk melapisi permukaan logam oleh logam lain yang lebih stabil terhadap cuaca atau untuk menambah keindahannya. arus listrik yang mengalir ke dalam setiap sel tetap.5 A selama 10 menit.Menurut Hukum II Faraday . Oleh karena pada rangkaian sel secara seri. sel pertama mengandung CuSO4 1 M dan sel kedua mengandung CuSO4 2 M. Hitunglah massa Cu yang diendapkan pada setiap sel jika arus yang dialirkan sebesar 0. Aplikasi Elektrolisis Prinsip elektrolisis banyak diterapkan dalam pelapisan logam dengan logam yang lebih baik (electroplating). Endapan Cu dalam kedua sel sama sebab arus yang mengalir tetap. i arus listrik yang dialirkan (ampere). a. = 2.039 C= 2. Jika larutan CuSO4 dan AgNO3 dirangkaikan secara seri.12 Penerapan Hukum II Faraday Dua buah sel elektrolisis dirangkaikan secara seri.967 g 4. 987 g 96. 2. juga dalam pengolahan dan pemurnian logam. 5 2 Kata Kunci • • Hukum II Faraday Electroplating (penyepuhan) × m eq i t 0. kemudian dielektrolisis dan mengalami setengah reaksi reduksi sebagai berikut. Massa zat = m eq i t dengan meq adalah massa ekuivalen. m eq i t Massa Cu = 1. Diketahui Ar Cu = 63. arus yang mengalir tetap sehingga massa ekuivalen Cu sama dalam setiap sel. Hubungan massa ekuivalen dan massa zat (dalam satuan gram) yang diendapkan di katode dirumuskan sebagai berikut.485C mol −1 it → it = 107 = 0.039 C 63. → Ag+(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Berapakah massa Cu yang diendapkan jika dalam sel elektrolisis AgNO3 ditemukan 10 g perak? Diketahui Ar Ag = 107. 5 2 Massa Cu = × 0. Cu = 63. tembaga dilapisi perak atau emas agar lebih bernilai.

Cincin besi Bahan NiCl2 1M Langkah Kerja 1. Presentasikan hasil pengamatan kelompok Anda di depan kelas. Contoh. kemudian dimurnikan secara elektrolisis. Alat 1.Logam besi banyak dipakai untuk berbagai aplikasi. Pemurnian Logam Prinsip elektrolisis banyak diterapkan pada pengolahan dan pemurnian logam. Bejana 2. Sumber arus 4. Logam tembaga diolah melalui pemanggangan tembaga(II) sulfida. Buatlah dalam kelompok kerja Anda perangkat sel elektrolisis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut Anode(+) Ni Katode(–) Fe DC Ni2+ NiCl2 Ni(s) → Ni 2+ (aq) + 2e– Ni2+(aq) + 2e– → Ni(s) 2. Aktivitas Kimia 2. Pertanyaan 1. 4. Celupkan lempengan dan batang nikel ke dalam larutan dan hubungkan dengan arus listrik searah. Batang nikel 3. Agar besi tahan terhadap karat maka permukaan besi sering dilapisi oleh logam yang lebih stabil. 48 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan logam tersebut? 2.3 Penyepuhan Besi dengan Nikel Tujuan Melakukan penyepuhan besi dengan nikel. Cincin besi ditempatkan sebagai katode (–) dan batang nikel sebagai anode (+). logam aluminium diolah dan dimurnikan secara elektrolisis dari mineral bauksit. Dalam praktiknya. Siapkan larutan NiCl 2 1M dalam suatu bejana dan batang nikel berikut lempengan yang akan dikerjakan. seperti seng. nikel. Agar logam mengendap pada besi maka besi dijadikan sebagai katode. Amatilah proses yang terjadi. Lakukan oleh Anda percobaan berikut. tetapi tidak tahan terhadap cuaca sehingga mudah berkarat. besi dicelupkan ke dalam sel berisi larutan logam yang akan dilapiskan. atau perak. b.

Berapakah massa logam Cu. perak.– + Katode Anode Cu2+ Cu M x+ Cu Gambar 2. Berapakah perbandingan massa O2 terhadap massa H2 yang dihasilkan jika larutan Na2SO4 dielektrolisis selama 2. logam magnesium. dan logam aluminium.5 A selama 45 menit. C Tentukanlah produk elektrolisis larutan MgCl2.11.11 Pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. tentukan waktu untuk mengendapkan satu mol logam natrium. a. Mengapa NaCl padat tidak dapat dielektrolisis. ion Al3+(aq). 2000 Logam tembaga yang akan dimurnikan ditempatkan sebagai anode dan logam tembaga murni ditempatkan sebagai katode. Pada elektrolisis larutan AgNO3 diendapkan logam Ag sebanyak 2 g. seperti emas. dan ion F–(aq) Mengapa larutan di sekitar katode menjadi basa jika larutan Na2SO4 dielektrolisis? Jelaskan senyawa apa yang dihasilkan jika lelehan NaCl dielektrolisis. Kerjakanlah di dalam buku latihan.6 liter (STP) dan dihubungkan secara seri dengan sel-sel logam? 11. 5. 3. hitunglah massa logam Hg yang diendapkan pada katode. 9. Manakah yang akan mengalami reduksi jika di katode terdapat spesi berikut. 7. kemudian hitunglah massa zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrode jika arus yang digunakan sebesar 5 A selama 1 jam. molekul H2O. 2. molekul H2O. Selama elektrolisis terjadi reaksi sebagai berikut. 4. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. Fe. M Lumpur anode Sumber: Chemistry: The Central Science. Aluminium murni terbentuk di daerah katode. Tes Kompetensi Subbab 1. → Anode (+): Cu(s) ⎯⎯ Cu2+(aq) + 2e– 2+ → Katode (–): Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Logam-logam pengotor yang kurang reaktif. 10. 6. seperti Zn2+. dan Ni2+ tetap berada dalam larutan sebagai ion-ionnya. keduanya dicelupkan dalam larutan CuSO4. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 49 . a. Proses Hoopes adalah proses elektrolisis untuk memurnikan aluminium. Adanya logamlogam yang lebih reaktif. sedangkan lelehannya dapat dielektrolisis? Jika larutan Hg(NO3)2 dielektrolisis pada arus tetap 1. dan platina membentuk endapan lumpur di dasar sel anode. dan ion Ni2+(aq) Manakah yang akan mengalami oksidasi jika di anode terdapat spesi berikut.5 jam dengan arus 1. molekul H2O dan ion Cu2+(aq) b.5 A? Jika arus digunakan 5 A. Tuliskan reaksi yang terjadi di dalam sel elektrolisis. Hitunglah massa I2 yang terbentuk pada elektrolisis larutan NaI jika dihubungkan secara seri dengan larutan AgNO3. 8. molekul H2O dan ion Fe2+(aq) b. dan Au yang akan diendapkan jika diketahui volume gas H2 yang terbentuk pada sel elektrolisis HCl sebanyak 5. ion Cl–(aq).

nH2O Fe2+(aq) Tetes air Daerah katodik e– Daerah anodik Reaksi di anode: Fe(s) → Fe2+ + 2e– Besi Sumber: Chemistry: The Central Science.95 V → Zn(s) + O2(g) + 2H2O( ) ⎯⎯ Zn(OH)4(s) Esel = 0. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Korosi pada logam dapat juga dipandang sebagai proses pengembalian logam ke keadaan asalnya. yaitu bijih logam. Korosi tergolong proses elektrokimia. Diperkirakan sekitar 20% logam rusak akibat terkorosi pada setiap tahunnya.nH2O(s) Esel = 0. → 4Fe(s) + O2(g) + 2nH2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. Korosi dapat juga terjadi akibat suhu tinggi. Udara O2 Endapan karat Fe2O3. 1. Beberapa contoh logam yang dapat dioksidasi oleh oksigen ditunjukkan pada persamaan reaksi berikut. Standard potensial reduction of gold is 1. diketahui bahwa logam-logam selain emas umumnya terkorosi (teroksidasi menjadi oksidanya). Esel positif. → 4Fe(s) + 3O2(g) + 2nH2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. Menurut tabel potensial reduksi standar.5 V greater than O2 so that the corrotion wouldn t occure in the air. Gold behaves as pure metal in nature. Jadi. atau H2S. hampir semua logam dapat bereaksi dengan gas O2 secara spontan. Korosi dan Pengendaliannya Aplikasi lain dari prinsip elektrokimia adalah pemahaman terhadap gejala korosi pada logam dan pengendaliannya. Berdasarkan data potensial reduksi standar. selain logam emas umumnya logam-logam memiliki potensial reduksi standar lebih rendah dari oksigen. Di alam emas terdapat sebagai logam murni. Jika setengah reaksi reduksi logam dibalikkan (reaksi oksidasi logam) digabungkan dengan setengah reaksi reduksi gas O 2 maka akan dihasilkan nilai potensial sel.D. CO 2. 2. korosi pada besi menjadi besi oksida atau besi karbonat.23 V) sehingga emas tidak terkorosi di udara terbuka. yaitu lingkungan yang lembap (mengandung uap air) dan diinduksi oleh adanya gas O2.12.5 V lebih besar dibandingkan potensial reduksi standar gas O2 (1. Misalnya. Logam yang terkorosi disebabkan karena logam tersebut mudah teroksidasi.nH2O(s) ⎯⎯ Fe CO (s) + H (g) → Fe(s) + CO2(g) + H2O( ) 2 3 2 Oleh karena korosi dapat mengubah struktrur dan sifat-sifat logam maka korosi cenderung merugikan. 2000 Gambar 2. Mekanisme Korosi pada Besi Oleh karena besi merupakan bahan utama untuk berbagai konstruksi maka pengendalian korosi menjadi sangat penting.60 V Catatan Note Emas dengan potensial reduksi standar 1. Definisi Korosi Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif. Untuk dapat mengendalikan korosi tentu harus memahami bagaimana mekanisme korosi pada besi.12 Proses korosi pada besi Reaksi di katode: O2 + 4H+ + 4e– → 2H2O atau O2 + 2H2O + 4e– → 4OH– 50 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

nH2O(s) Gambar 2. juga akibat perbedaan tegangan permukaan yang menimbulkan potensial pada daerah tertentu lebih tinggi dari daerah lainnya. NaCl 0.nH2O(s) Karat Akibat adanya migrasi ion dan elektron. Paku 3. Ampelas Bahan 1. karat sering terbentuk pada daerah yang agak jauh dari permukaan besi yang terkorosi (lubang). sebagaimana elektron mengalir melalui rangkaian luar pada sel volta menuju daerah katodik hingga terjadi reduksi gas oksigen dari udara: → O2(g) + 2H2O(g) + 2e– ⎯⎯ 4OH–(aq) OH– (aq) O2(g) + H2O(g) + 2e– Daerah katodik Fe2+(aq) Fe(s) Daerah anodik Ion Fe2+ yang larut dalam tetesan air bergerak menuju daerah katodik.Besi memiliki permukaan tidak halus akibat komposisi yang tidak sempurna. Air 2.13): → 4Fe(s) + 3O2(g) + n H2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. Alat 1. Anda tentu dapat menyimpulkan faktor-faktor apa yang menyebabkan terbentuknya korosi pada logam sehingga korosi dapat dihindari. 3.5% 5. Tabung reaksi 2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Korosi Berdasarkan pengetahuan tentang mekanisme korosi.13 Mekanisme korosi pada besi Reaksi keseluruhan pada korosi besi adalah sebagai berikut (lihat mekanisme pada Gambar 2. • • • Kata Kunci Korosi Daerah katodik Daerah anodik Aktivitas Kimia 2. Fe(OH) 2 yang terbentuk dioksidasi oleh oksigen membentuk karat.4 Faktor-Faktor yang Dapat Menyebabkan Korosi Tujuan Menjelaskan faktor-faktor yang dapat menyebabkan korosi. Warna ini bergantung pada jumlah molekul H2O yang terikat pada karat. Warna pada karat beragam mulai dari warna kuning hingga cokelatmerah bahkan sampai berwarna hitam. CaCl2 3. Pada daerah anodik (daerah permukaan yang bersentuhan dengan air) terjadi pelarutan atom-atom besi disertai pelepasan elektron membentuk ion Fe2+ yang larut dalam air. Aseton 1 2 Kapas + CaCl2 paku udara + air udara tanpa air Air sudah dididihkan air tanpa udara tanpa udara dan air udara + air + garam 3 4 oli 5 Reaksi Redoks dan Elektrokimia 51 . Oli 4. → Fe2+(aq) + 4OH–(aq) ⎯⎯ Fe(OH)2(s) → 2Fe(OH)2(s) + O2(g) ⎯⎯ Fe2O3. sebagaimana ion-ion melewati jembatan garam dalam sel volta dan bereaksi dengan ion-ion OH – membentuk Fe(OH) 2. → Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2e– Gambaran umum proses korosi besi Fe(OH)2(s) + O2(g) → Karat Elektron yang dilepaskan mengalir melalui besi.

5. 6.5% (sebagian paku terendam larutan dan sebagian lagi bersentuhan dengan udara. Kekerasan karat meningkat dengan cepat oleh adanya garam sebab kelarutan garam meningkatkan daya hantar ion-ion oleh larutan sehingga mempercepat proses korosi. Tabung 2 diisi dengan udara tanpa uap air (tambahkan CaCl2 untuk menyerap uap air dari udara) dan tabung ditutup rapat. Logam seng juga digunakan untuk melapisi besi (galvanisir). Jika hanya ada air atau gas O2 saja. Tabung 5 diisi dengan sedikit larutan NaCl 0. Amati perubahan yang terjadi pada paku setiap hari selama 3 hari. Hal ini disebabkan dalam larutan garam terdapat ion-ion yang membantu mempercepat hantaran ion-ion Fe2+ hasil oksidasi. korosi tidak terjadi. Kedua logam ini dapat membentuk lapisan oksida yang tahan terhadap karat (pasivasi) sehingga besi terlindung dari korosi. seperti dapat dilihat dari potensial setengah reaksi oksidasinya: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– → Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(g) + 2e– → Eo= –0. 4.76 V 52 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . proteksi katodik. Setelah dibiarkan beberapa hari. Pertanyaan 1. Faktor ini cenderung meningkatkan kelarutan besi sehingga dapat mempercepat korosi. melainkan berkorban demi besi. a. dengan pengecatan atau penyepuhan logam. Apa kesimpulan Anda tentang percobaan ini? Diskusikan dengan teman sekelompok Anda. Pasivasi adalah pembentukan lapisan film permukaan dari oksida logam hasil oksidasi yang tahan terhadap korosi sehingga dapat mencegah korosi lebih lanjut. 3. Seng adalah logam yang lebih reaktif dari besi. Misalnya. Tabung 4 diisi dengan oli agar tidak ada udara maupun uap air yang masuk. tetapi seng tidak membentuk lapisan oksida seperti pada krom atau timah. Bagaimana kondisi paku pada setiap tabung reaksi? Pada tabung manakah paku berkarat dan tidak berkarat? 2. Ion-ion klorida juga membentuk senyawa kompleks yang stabil dengan ion Fe3+. Tabung 3 diisi dengan air tanpa udara terlarut.Langkah Kerja 1. Tabung 1 diisi dengan sedikit air agar sebagian paku terendam air dan sebagian lagi bersentuhan dengan udara. Korosi dapat terjadi jika ada udara (khususnya gas O2) dan air. 2. Masing-masing diisi dengan paku yang permukaannya sudah diampelas dan dibersihkan dengan aseton. 7. yaitu air yang sudah dididihkan dan tabung ditutup rapat.44 V Eo= –0. Ada tiga metode umum untuk mengendalikan korosi. Metode Pelapisan (Coating) Metode pelapisan adalah suatu upaya mengendalikan korosi dengan menerapkan suatu lapisan pada permukaan logam besi. dan penambahan zat inhibitor korosi. Sediakan 5 buah tabung. Adanya garam terlarut dalam air akan mempercepat proses korosi. Pengendalian Korosi Korosi logam tidak dapat dicegah. logam besi (paku) akan terkorosi yang dibuktikan oleh terbentuknya karat (karat adalah produk dari peristiwa korosi). tetapi dapat dikendalikan seminimal mungkin. Penyepuhan besi biasanya menggunakan logam krom atau timah. yaitu pelapisan (coating). 4.

Kegiatan Inkuiri Aluminium memiliki potensial oksidasi lebih tinggi daripada besi. pipa pertamina. seng akan terkorosi terlebih dahulu daripada besi. Jika semua logam Mg sudah menjadi oksida maka besi akan terkorosi.Oleh karena itu. dan tanki penyimpan BBM. → Anode : 2Mg(s) ⎯⎯ 2Mg2+(aq) + 4e– → Katode : O2(g) + 2H2O ( ) + 4e– ⎯⎯ 4OH–(aq) → Reaksi : 2Mg(s) + O2(g) + 2H2O ⎯⎯ 2Mg(OH)2(s) Oleh sebab itu. Kata Kunci • • • • Coating (pelapisan) Proteksi katodik Pasivasi Galvanisir Reaksi Redoks dan Elektrokimia 53 . Logam reaktif seperti magnesium dihubungkan dengan pipa besi. Oleh karena logam Mg merupakan reduktor yang lebih reaktif dari besi. Magnesium (anode) Sumber: Chemistry: The Central Science. Kedua logam tersebut membentuk lapisan oksida yang mengubah potensial reduksi baja menyerupai sifat logam mulia sehingga tidak terkorosi. seperti pipa ledeng. Baja stainless steel terdiri atas baja karbon yang mengandung sejumlah kecil krom dan nikel.14 Proses katodik dengan menggunakan logam Mg. Tanah yang mengandung elektrolit Permukaan tanah Pipa besi Kabel Gambar 2. Paduan logam juga merupakan metode untuk mengendalikan korosi.2000 Reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut. tetapi mengapa aluminium banyak digunakan sebagai rangka atau peralatan dan tidak tampak terkorosi sebagaimana besi? b. Jika pelapis seng habis maka besi akan terkorosi bahkan lebih cepat dari keadaan normal (tanpa seng). logam magnesium harus selalu diganti dengan yang baru dan selalu diperiksa agar jangan sampai habis karena berubah menjadi hidroksidanya. Proteksi Katodik Proteksi katodik adalah metode yang sering diterapkan untuk mengendalikan korosi besi yang dipendam dalam tanah. Mg akan teroksidasi terlebih dahulu. Proteksi katodik ditunjukkan pada Gambar 2.14.

1) Inhibitor anodik Inhibitor anodik adalah senyawa kimia yang mengendalikan korosi dengan cara menghambat transfer ion-ion logam ke dalam air. 4) Inhibitor teradsorpsi Inhibitor teradsorpsi umumnya senyawa organik yang dapat mengisolasi permukaan logam dari lingkungan korosif dengan cara membentuk film tipis yang teradsorpsi pada permukaan logam.3. tannin. Apa yang dimaksud dengan inhibitor? Bagaimana kerja dari masing-masing inhibitor? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Contoh inhibitor katodik adalah hidrazin. Tes Kompetensi Subbab 1. Mengapa besi teroksidasi sangat lambat? Jelaskan. Contoh inhibitor anodik yang banyak digunakan adalah senyawa kromat dan senyawa molibdat.7–tetraaza– adamantane. dan fosfat. 2) Inhibitor katodik Inhibitor katodik adalah senyawa kimia yang mengendalikan korosi dengan cara menghambat salah satu tahap dari proses katodik. dan garam sulfit. (Gunakan data potensial sel) Adakah persamaan antara proses korosi besi dan sel volta? Jelaskan. Contoh inhibitor jenis ini adalah senyawa silikat.c. Mengapa logam besi berperan sebagai katode jika dihubungkan dengan logam magnesium atau seng? Jelaskan.5. yaitu inhibitor anodik. 54 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . yaitu sebagai inhibitor katodik dan anodik. inhibitor campuran. D 3. 3) Inhibitor campuran Inhibitor campuran mengendalikan korosi dengan cara menghambat proses di katodik dan anodik secara bersamaan. molibdat. Pada umumnya inhibitor komersial berfungsi ganda. Inhibitor korosi dapat dikelompokkan berdasarkan mekanisme pengendaliannya. dan inhibitor teradsorpsi. 4. misalnya penangkapan gas oksigen (o ygen scavenger) atau pengikatan ion-ion hidrogen. Contoh jenis inhibitor ini adalah merkaptobenzotiazol dan 1. 2. inhibitor katodik. Kata Kunci • • Inhibitor korosi Lingkungan korosif Penambahan Inhibitor Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam suatu lingkungan korosif dengan kadar sangat kecil (ukuran ppm) guna mengendalikan korosi.

Perbedaannya. 4. 7. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 55 . 9. 6. Potensial reduksi standar adalah potensial reduksi setengah sel yang diukur pada keadaan standar (konsentrasi 1 M.Rangkuman 1. kutub anode (+) dan katode (–). dan tekanan udara 1 atm). sebaliknya tidak terjadi. Kutub listrik pada anode negatif dan kutub listrik pada katode positif. 8. proteksi katodik. Persamaan reaksi redoks dapat disetarakan dengan metode bilangan oksidasi dan metode setengah-reaksi. Korosi tidak dapat dicegah. 12. 5. dalam sel elektrolisis. Dalam sel elektrolisis. baik dengan cara pelapisan logam (coating). Sel elektrolisis banyak digunakan untuk pengolahan dan pemurnian logam serta pelapisan logam (electroplating). Sel elektrolisis adalah sel elektrokimia yang merupakan kebalikan dari sel volta. Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif. Berlangsung tidaknya suatu sel elektrokimia dapat diramalkan berdasarkan nilai potensial reduksi standar. Jembatan garam berisi larutan garam. Jembatan garam berfungsi sebagai penghubung kedua elektrode secara internal untuk menetralkan ion-ion berlebih selama proses redoks berlangsung. reaksi dalam sel akan berlangsung spontan. tetapi dapat dikendalikan. Di anode terjadi reaksi oksidasi dan di katode terjadi reaksi reduksi (sama dengan sel volta). arus listrik dan waktu elektrolisis yang diperlukan dapat dihitung berdasarkan Hukum Faraday. Sel volta adalah sel elektrokimia yang mengubah reaksi redoks menjadi energi listrik. Sebagai standar untuk pengukuran potensial sel reduksi adalah elektrode hidrogen. Sel elektrolisis disusun dari dua elektrode (katode dan anode) dan larutan elektrolit. energi listrik dipasok untuk mendorong reaksi redoks tidak spontan menjadi spontan. maupun penambahan inhibitor. 3. Jika potensial sel elektrokimia berharga positif . 13. oksidasi terjadi pada anode dan reduksi terjadi pada katode. yang memisahkan reaksi menjadi dua bagian reaksi. Dalam sel volta. 14. Elektrokimia adalah bidang kimia yang mengkaji energi listrik dalam reaksi kimia. yaitu lingkungan lembap dan diinduksi oleh adanya gas O2 atau CO2. Jumlah zat yang terendapkan pada katode. 2. 11. Potensial atau GGL sel adalah daya dorong elektron agar dapat mengalir dari anode menuju katode. Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam lingkungan yang korosif dengan konsentrasi relatif sedikit untuk mengendalikan korosi. 10. suhu 25°C. Sel volta disusun dari dua elektrode yang dihubungkan secara internal melalui jembatan garam dan secara eksternal melalui rangkaian kabel yang dapat dihubungkan dengan lampu listrik atau voltmeter.

Anda juga dapat menerapkan beberapa aplikasi teknologi yang berkaitan dengan proses penyediaan energi. Pada bab ini juga Anda dapat memahami prinsip elektrolisis. dan penambahan inhibitor. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari reaksi redoks dan elektrokimia? 56 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . diskusikan dengan teman atau guru Anda. Pada bab ini Anda telah mempelajari reaksi redoks dan prinsip elektrokimia (sel volta). yang dapat menguatkan pemahaman Anda terhadap penyetaraan reaksi redoks baik dengan metode perubahan bilangan oksidasi maupun dengan metode setengah reaksi. proteksi katodik. Dengan menggunakan prosedur yang sudah baku. Aplikasi sel elektrolisis di antaranya berguna untuk pengendalian korosi dengan berbagai cara.Peta Konsep Metode PBO Redoks berdasarkan disetarakan dengan Metode setengah reaksi merupakan Elektrokimia Sel elektrokimia terdiri atas terdiri atas Katode merupakan Kutub positif Anode Katode terdiri atas merupakan Kutub negatif Kutub negatif Anode Sel elektolisis berdasarkan merupakan Kutub positif Hukum Faraday Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 2 ini? Bagian manakah dari materi Bab 2 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. seperti pelapisan logam (coating). Pemahaman konsep redoks dapat memperkirakan apakah suatu reaksi berlangsung spontan atau tidak.

1. SnO2 D. 0 D. anode ke katode melalui jembatan garam 11. 8. HNO3 C. 3 B. A. 4 C. direduksi jadi O2 dan dioksidasi jadi H2O B. Sn2+(aq) 1M Ag+(aq) 1M 7. → aNO3–(aq) + bH+ + 8e– ⎯⎯ cN2O(g) + dH2O( ) Nilai a dan b yang cocok adalah …. yaitu. pemercepat kerja sel volta 12. 1. anode ke katode melalui sirkuit eksternal D. empat di kiri C. nol B. media aliran elektron C. A. 0. A. 2. 0. 2. 0. A. 10 C. 5. Dalam reaksi tersebut. 1. 8 E. 5 D. A. nol D. 8 mol UMPTN 1999: Perhatikanlah reaksi redoks berikut. dioksidasi menjadi O2 dan juga H2O D. A. A. 4 mol C. A. 10. 12. 8 Pada setengah reaksi oksidasi metanol menjadi asam format. dua di kiri Gas H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 membentuk K2SO4. 1. → Sn(s)+4HNO3(aq) ⎯⎯ SnO2(s)+4NO2(s)+ H2O( ) Zat yang berperan sebagai reduktor. H2O Pada reaksi berikut. 2. 1. Perhatikan persamaan reaksi reduksi berikut. Perhatikanlah konstruksi sel volta berikut. 1. s. H2O2 …. 16 B. dan zat lain. 5. 5. → CN– ⎯⎯ CNO– Jumlah elektron yang harus ditambahkan adalah …. .52 volt D. 2. 1. 2.66 volt E. 1. p IO3–(aq) + H+ + r e– → s I2(s) + t H2O( ) Nilai p. setiap mol H2S akan melepaskan elektron sebanyak …. pembangkit tenaga listrik sel D. 12 D. → aKMnO4+bHCl ⎯⎯ cCl2+ dMnCl2 + eKCl + fH2O Nilai a dan c yang sesuai adalah …. 10. 4. dua di kanan E. 0. 5 D. A. setengah sel reduksi ke setengah sel oksidasi E. elektron mengalir dari …. jumlah elektron yang harus ditambahkan adalah …. 10 E.. A. 2. 6. direduksi menjadi O2 dan juga H2O E. Potensial elektrode standar untuk → Ag+(aq) + e ⎯⎯ Ag(s) E° = 0. Pada reaksi tersebut. 5 B. Jembatan garam pada sel volta berfungsi sebagai …. Sn Ag 6.Evaluasi Kompetensi Bab 2 A. Pada sel volta. empat di kanan B. MnO2. 3 9.74 volt C. Sn B. t di atas berturut-turut adalah …. 7 mol E. dioksidasi menjadi O2 dan direduksi jadi H2O C. 1. 1. NO2 E. Zat H2O2 terurai menjadi O2 dan H2O jika dipanaskan.80 V → Sn2+(aq) + 2e ⎯⎯ Sn(s) E°= 0.87 volt Reaksi Redoks dan Elektrokimia 57 . → MnO4– (aq)+C2O42–(aq) ⎯⎯ MnO2(s)+CO32–(aq) Jika persamaan ini disetarakan. 16 C. 2 Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut. potensial rendah ke potensial tinggi B. 5. r. 10. penghubung kedua setengah sel B. 3 B. 12. 2. 2 mol B. 3. penetral kelebihan ion dalam sel E. dua di kiri 8. 6.94 volt B..14 V GGL sel yang terjadi adalah …. Setengah reaksi reduksi NO3– menjadi N2O adalah sebagai berikut. A. 5. 6 E. dua di kanan E. 5 mol D. 1. 5. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. jumlah ion OH– yang dibentuk adalah …. 4 Pada penyetaraan setengah reaksi berikut. 6 C. satu di kiri D. 1 E. A. kutub positif ke kutub negatif C. terurai tanpa mengalami oksidasi dan reduksi 10. 1. 12. satu di kanan C.

54 V 3+ – ⎯⎯ 2+ → Fe (aq) Eo = 0. → I2(s) + e– ⎯⎯ I–(aq) Eo = 0.07 V Pasangan yang dapat bereaksi adalah . C(s) Fe2+(aq). anode bermuatan negatif C. Ebtanas 1999: Diketahui potensial reduksi standar untuk: Fe3+ Fe2+ = +0. C(s) Fe2+(aq) H2(s) H+(aq) Pt E. Zn sebagai katode.34 V. tetapi tidak dapat mereduksi Ni2+ menjadi Ni adalah …. 2H2O( ) + 2e– ⎯⎯ H2(g) + 2OH–(aq) → D. Fe3+ H+(aq) H2(g) Pt D. 4OH–(aq) ⎯⎯ 2H2O( ) + O2(g) + 4e– → C. Br– D. Zn D. reaksi kimia yang terjadi pada katode adalah …. A.25 volt C. → A. –0. Fe(s) Fe2+(aq) H+(aq) H2(g) Pt B. 0. Pada sel elektrolisis berlaku ….. Penulisan lambang yang tepat untuk sel ini adalah ….34 V → 3. Fe3+.50 V Berdasarkan data tersebut.Fe3+(aq) Pt H2(g) H+(aq) 14. Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Eo = + 0. Mg(s) + 2Fe3+(aq) → Mg2+(aq)+ 2Fe2+(aq) D. Mg 15.76) C.12 volt 17. 0. Cu sebagai anode E. Na+(aq) + e– ⎯⎯ Na(s) → B.76 V Fe (aq) + e – ⎯⎯ → Br–(aq) Br2( ) + e Eo = 1. 3 F 25.38 volt D. 4 F B.25 volt. Zn(s) + 2Fe3+(aq) → Zn2+(aq)+ 2Fe2+(aq) C.77 V. Cu sebagai anode 16. reduksi berlangsung di katode 22.. A.. Diketahui data potensial reduksi standar: → 1. H2(g) D. 0. Potensial reduksi standar Cu. +0. Ni sebagai katode. Cl2(g) C. 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) → E.80) – (–0. HClO 23. C(s) Fe2+(aq). –0. Fe2+. Al C. 1 F D.76) E. Br– 18. A.25 V → Pb2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) Eo = –0. dan Zn berturut-turut 0. +0.80 – (–0. A. (dalam satuan volt) A. 0. –0.76) D.76 V +(aq) + e ⎯⎯ Ag(s) → Ag Eo = +0. –0.80 + (–0. 58 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Fe2+. I– E.13 V Potensial standar sel volta yang tersusun dari elektrode Ni dan Pb adalah ….77 V → 2. –0. → Zn(aq) + 2e ⎯⎯ Zn(s) Eo = –0.80 V GGL sel yang dibentuk dari seng dan perak adalah…. Potensial sel Zn(s) Zn2+(1M) Pb2+(1M) Pb(s) adalah … (lihat tabel potensial reduksi standar) A. Cu(s) + Mg2+(aq) → Cu2+(aq)+ Mg(s) E. Pada proses elektrolisis larutan NaOH dengan elektrode Pt. Perhatikan potensial reduksi standar berikut.637 volt E.25 volt B. Reaksi yang memiliki potensial terbesar adalah …. oksidasi terjadi pada katode B.. Ni sebagai katode. migrasi kation menuju elektrode positif D. elektrode yang dihubungkan dengan terminal positif baterai dinamakan katode E. A.76 V. A. 2 F E. A.76) B. A. Zn2+ Zn = –0.889 volt B. 2Fe2+(aq) + Cu2+(aq) → 2Fe3+(aq)+ Cu(s) 19. Sel volta disusun dari elektrode karbon dalam larutan Fe2+ sebagai anode dan elektrode hidrogen standar sebagai katode. (2 × 0. Cu sebagai katode.37 V .637 volt C. Pb E. 6 F C. Pb2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) Eo = – 0. Mg2+ Mg = –2. Cd B. urutan yang terlebih dahulu dielektrolisis pada katode adalah …. zat yang akan terbentuk di anode adalah.76 volt. Jika larutan MgCl2 dielektrolisis. A. Cu2+ Cu = +0. Potensial elektrode standar reaksi reduksi adalah sebagai berikut. Zat yang dapat mereduksi Ag+ menjadi Ag. Fe2+(s) Fe(s) H+(aq) H2(g) Pt C. UMPTN 1995 B: Oksidasi satu mol ion CN– menjadi ion CNO– memerlukan muatan listrik sebanyak …. +0. Br2 B. Ni.80) + (–0. (2 × 0. Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq)+ Cu(s) B. dan –0. Fe3+(aq) + e– ⎯⎯ Fe2+(aq) Eo = + 0. 0. Cu sebagai katode. Mg(s) B. O2(g) E.. UMPTN 1999 A: Diketahui: → Ni2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) Eo = –0.889 volt 20.80 21. Br2 C.34 volt. (2 × 0. H2O( )+e– ⎯⎯ H2(g)+OH–(aq)Eo=+ 0.. Fe2+. Potensial sel volta paling besar diperoleh jika …. Ni sebagai anode C.13.511 volt D.12 volt E. 2H2O( ) ⎯⎯ 4H+(aq) + O2(g) + 4e– 24.13 V → 4. Zn sebagai anode B.76) – 0. Zn sebagai anode D. I2.

Aluminium walaupun tergolong logam reaktif. 2 dan 4 E. A. pipa besi yang dipendam dalam tanah dihubungkan dengan logam yang lebih reaktif. 2.. perbandingan tetapan Faraday terhadap tetapan Avogadro adalah …. 2. 4 UMPTN 1997 A: Untuk mereduksi 60 g ion Ca2+ menjadi Ca (Ar Ca = 40) diperlukan . 1. muatan satu mol elektron E.5 mg Pada elektrolisis. 4 B. coating Reaksi Redoks dan Elektrokimia 59 .01 mol Ag.005 mol C.5 mg B. 590. oksigen dan air D. Volume O2 yang terbentuk di anode pada STP adalah …. muatan elektron D. 4. Jenis inhibitor yang mengendalikan korosi dengan cara menangkap gas O2 adalah inhibitor . air saja 32. 442.26.. 1.10 mol 31. air dan nitrogen C.0 mg E..010 mol D. 0. 0. A. A.0 F D. 1. 27. 737. muatan pada ion Pada elektrolisis CdSO4 menggunakan elektrode karbon terbentuk endapan Cd sebanyak 2 g di katode (Ar Cd=112). 0. 1. 3. jumlah elektron C. 29.. 1 dan 5 B. 2 E. katodik B. campuran D.0 F Pada percobaan elektrolisis. 1.. jumlah mol elektron B. Pada sistem ini ….4 L C. 0. 2 dan 5 C. 3.. oksigen saja B. 0. 2. Gambar berikut menunjukkan pembentukan korosi pada besi. membentuk lapisan pelindung melalui reaksi dengan belerang di udara E..0 F C. air dan argon E. Hal ini disebabkan …. gas N2 dan CO2 di udara melindungi oksidasi aluminum D. 28.54 gram perak (Ar Ag =108) maka massa nikel (Ar Ni =59) yang terbentuk pada sel pertama adalah …. UMPTN 1998 B: Perkaratan besi pada suhu kamar dipengaruhi oleh adanya …. A. 1 dan 3 D. 3 D.. Fe melepaskan elektron E. A. 3.001 mol B. adsoprsi E. aluminium tergolong logam mulia 33. A. 4. 1. Fe berfungsi sebagai anode D. 0.8 L Dua buah sel masing-masing berisi larutan NiCl2 dan AgNO3 dihubungkan secara seri. dilindungi oleh sejumlah kecil pengotornya B.5L D. Untuk menghambat korosi. 2. 3. 147. 3. 30.0 F B. A. seperti Mg. Jika selama elektrolisis pada sel kedua terbentuk 0. tetapi tidak bereaksi dengan oksigen dari udara. elektron mengalir dari Fe ke Mg B. Jika jumlah arus listrik dan waktu yang sama dialirkan ke dalam larutan Cu2+ maka logam Cu yang diendapkan sebanyak …. 0. 295. 3 dan 5 34. A. A. 0. Mg berfungsi sebagai katode 35. jumlah arus listrik pada waktu tertentu dapat mengendapkan 0. 4.. 1. A. 1 2 Kapas + CaCl2 Air sudah dididihkan udara + air udara tanpa air air tanpa udara tanpa udara dan air udara + air + garam 3 4 oli 5 Percobaan yang terjadi korosi adalah .0 mg C. anodik C.02 mol E.2 L B.5 F E. oksidanya membentuk lapisan pelindung yang kuat pada logam C. A. Mg mengalami oksidasi C.6L E. 0. 0. 2 C.5 mg D. 4.

Tentukanlah produk elektrolisis larutan LiBr dan hitunglah massa setiap produk yang dibentuk melalui elektrolisis untuk 1 jam dengan arus 2. Mengapa nilai potensial sel merupakan kekuatan relatif yang harganya tidak mutlak? Sel volta tersusun atas elektrode seng dalam larutan seng sulfat dan elektrode nikel dalam larutan nikel sulfat. 5. 2. kemudian tunjukkan anode. 8. Setarakanlah reaksi redoks berikut dalam suasana asam menggunakan metode setengah reaksi. Mn2+ + NaBiO3 (s) ⎯⎯ Bi3+ + MnO4– → e. Cu(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ Cu2+ + NO(g) → b. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. arah aliran elektron. 7. Br–+ MnO4– ⎯⎯ Br2( )+ Mn2+ → g. CN– + MnO4– ⎯⎯ CNO– + MnO2(s) Gas klor pertama kali dibuat oleh Scheele tahun 1774 melalui oksidasi asam klorida dengan mangan(IV) oksida. permukaan logam berperan sebagai anode sel volta. katode.5 A. CH3OH(aq)+ Cr2O72– ⎯⎯ CH2O(aq)+ Cr3+ Setarakanlah reaksi redoks berikut dalam suasana basa menggunakan metode setengah reaksi. → a. 3. Cr2O72– + Cl– ⎯⎯ Cr3+ + Cl2(g) → c. 6. Ketika besi berkarat. NO2– + Al(s) ⎯⎯ NH3(aq) + AlO2– – + S – ⎯⎯ MnS(s)+ S(g) → d. Cl2(g) → c. 4. 1. Setengah reaksinya adalah → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(a ) + 2e– → Ni2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) Gambarkan diagram sel. H3AsO4(aq) + Zn(s) ⎯⎯ AsH3(s)+ Zn2+ → f. Al(s) + MnO4– ⎯⎯ MnO2(s) + Al(OH)4– ⎯⎯ Cl– + ClO– → b. 60 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksinya: → NaCl(aq) + H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ Na2SO4(aq)+ MnCl2(aq) + H2O( ) + Cl2(g) Setarakanlah reaksi tersebut dengan metode PBO. Hitunglah potensial sel yang diperoleh dari sel pada 25 o C menggunakan elektrode di mana I – (aq) dihubungkan dengan I2(s) dan elektrode lain dengan logam krom yang dicelupkan ke dalam larutan Cr3+(aq). Mengapa logam besi menjadi katode dari sel volta jika dihubungkan dengan logam Mg atau Zn? Jelaskan.B. dan gerakan kation. → a. MnO4 2 → e. Pb(s) + PbO2(s) + H2SO4(aq) ⎯⎯ PbSO4(s) → d.

Nitrogen. Hampir semua industri kimia bahkan industri otomotif melibatkan unsur-unsur golongan utama. Apa sajakah unsur-unsur golongan utama tersebut? Bagaimanakah kecenderungan sifat fisika dan kimia unsur-unsur golongan utama dan proses pembuatannya? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Setelah mempelajari bab ini. kekerasan. Oksigen. Pengetahuan akan sifat-sifat unsur dapat digunakan untuk berbagai aplikasi yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungannya. menjelaskan manfaat. Unsur-Unsur Gas Mulia B. baik dalam bentuk unsur bebas maupun dalam bentuk senyawanya.com Pertambangan batubara yang terdapat di Pulau Kalimantan. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah E. Aluminium dan Senyawanya F.Bab 3 Sumber: www. dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. dan bahayanya serta terdapatnya di alam. kelarutan. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama (titik didih. Sampai saat ini. Sifat-sifat unsur yang mirip digolongkan ke dalam satu golongan dalam sistem periodik. A. kereaktifan dan sifat khusus lainnya). Anda harus mampu: • • • mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Karbon dan Silikon G. lebih dari seratus macam unsur sudah dikenal dan diidentifikasi sifat-sifat dan manfaatnya. kegunaan. warna. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting.geokem. titik leleh. dan Belerang 61 . Unsur-Unsur Golongan Alkali D. Unsur-Unsur Halogen C.

2. artinya asing). Untuk mengetahui gas tersebut. Gas mulia berikutnya yang ditemukan Ramsay adalah gas neon (neos. Kata Kunci • • • • • Gas mulia Inert Gas monoatomik Konfigurasi oktet Distilasi bertingkat Kegiatan Inkuiri Cari tahu oleh Anda suatu prosedur penyelidikan untuk mensintesis Mg3N2 dari logam magnesium dan gas nitrogen. helios. Masih ingatkah Anda mengenai sistem periodik Mendeleeve? Apakah yang dimaksud dengan unsur-unsur golongan utama dalam tabel periodik? Sifat-sifat apa sajakah yang Anda ketahui dari unsur-unsur golongan utama berdasarkan sistem periodik? A. Lord Rayleight menemukan bahwa massa jenis gas nitrogen yang diperoleh dari udara (1. dalam arti tidak dapat membentuk senyawa. disebut argon (dalam bahasa unani argos. Unsur-Unsur Gas Mulia Selama ini Anda tentu berpandangan bahwa unsur-unsur gas mulia bersifat stabil. Dia menyimpulkan gas nitrogen dari udara mengandung gas lain. Mereka menduga bahwa argon termasuk dalam kolom unsur baru pada tabel periodik. gas mulia dianggap stabil karena memiliki konfigurasi elektron yang terisi penuh: He: 1s2 Ne: 1s2 2s2 2p6 Ar: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Xe: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 62 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Rayleight bersama-sama illiam Ramsay melakukan penyelidikan dengan cara mereaksikan gas nitrogen dari udara dengan magnesium pada suhu tinggi menjadi padatan Mg3N2 dan gas sisa yang tidak reaktif. artinya tersembunyi). Namun. Mereka cenderung menyendiri sehingga gas mulia mendapat julukan gas lembam (inert). Gas sisa selanjutnya dimasukkan ke dalam tabung hampa udara dan dilewatkan muatan listrik bertegangan tinggi hingga terpancar sinar yang berwarna merah-hijau.2498 g L–1). Ramsay menemukan bahwa di udara juga terdapat gas mulia lain yang merupakan komponen utama matahari sehingga gas tersebut dinamakan helium ( unani.2561 g L–1) lebih besar dari yang diperoleh dari hasil penguraian senyawa nitrogen di laboratorium (1. terletak antara halogen dan logam alkali. walaupun tidak semua gas mulia dapat dibentuk senyawanya. artinya matahari). 1. Kelimpahan Gas Mulia di Alam III A 1s2 He 2s2 2p6 Ne 3s2 3p6 Ar 4s2 4p6 Kr 5s2 5p6 Xe 6s2 6p6 Rn Pada 1892. gas mulia yang lain ditemukan.Tes Kompetensi Awal 1. 3. Ramsay dan Rayleight menyimpulkan bahwa gas sisa adalah unsur baru. Setelah ditemukan gas argon. artinya baru). 2. pada 1962 pandangan tersebut gugur sebab beberapa senyawa gas mulia dapat disintesis. kripton (kryptos. artinya malas). dan xenon ( enos. Sifat-Sifat Unsur Gas Mulia Pada pembahasan Ikatan Kimia di Kelas X.

tidak berwarna. 1997 Gas mulia merupakan gas monoatomik. kecuali helium dan radon diperoleh melalui distilasi bertingkat udara cair. kripton berwarna putih-biru.. S). dan xenon berwarna biru. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 63 . Helium dan neon tidak dapat larut dalam air. tidak berasa. Argon. Ketidakreaktifan gas mulia juga dapat dilihat dari data energi ionisasinya. Gas helium hanya dapat dipadatkan pada tekanan sangat tinggi. pandangan tersebut dijadikan acuan pada pembentukan ikatan kimia. di atas 25 atm. Beberapa sifat fisika gas mulia dapat dilihat pada tabel berikut. Neon berwarna merah. Perbedaan titik didih yang tinggi memungkinkan gas-gas mulia di udara dapat dipisahkan. Makin besar energi ionisasi.18 –269 –272 Ne 112 0. Pada 4 K. 800 kali lebih cepat dibandingkan kawat tembaga. makin sukar gas mulia membentuk senyawa.1 Energi Ionisasi Pertama Unsur-Unsur Gas Mulia Gas mulia EI(kJ mol–1) He Ne Ar Kr Xe Rn 2377 2088 1527 1356 1176 1042 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis.Selama beberapa tahun.1 Skema pencairan udara. and Steven. 1989 Pada tekanan normal. 1989 Kimia Sir William Ramsay (1852–1916) Sekilas Sumber: Jendela Iptek: Kimia. Dia bekerja sama dengan ahli fisika Lord Rayleight. Kompresor Udara cair Gambar 3.80 –186 –189 Kr 169 3.75 –153 –157 Ramsay adalah seorang ahli kimia berkebangsaan Inggris yang menemukan argon. Gas mulia banyak dipakai sebagai gas pengisi lampu pijar dan neon. sebab jari-jari atomnya terlalu kecil hingga dapat meninggalkan air. kecuali helium. yaitu zat yang memiliki daya hantar listrik tanpa hambatan dan menolak medan magnet. e 190 5. Daya hantar listrik helium pada 4 K. Gas helium dan neon hingga saat ini belum dapat dibuat senyawanya. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Gas Mulia Secara komersial. Tabel 3. Udara kering dan bersih pada 20 atm Menara pendingin 3. dan xenon sedikit larut dalam air akibat terjebak di antara molekul air. dan tidak berbau. Tabel 3.90 –246 –249 Ar 154 1. argon berwarna merah muda. semua gas mulia dapat dipadatkan. kripton. gas mulia tidak reaktif sebab memiliki konfigurasi oktet.2 Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Gas Mulia Sifat Fisika Jari-jari (pm) Kerapatan (g cm–3) Titik didih (°C) Titik leleh (°C) He 93 0. Menurut teori Lewis. gas helium menunjukkan sifat super fluida tanpa viskositas disebut super konduktor. Oleh karena gas helium merupakan gas yang memiliki titik leleh dan titik didih paling rendah maka gas tersebut dapat digunakan sebagai pendingin untuk mempertahankan suhu di bawah 10 K.8 –108 –112 Rn 225 10 –62 –71 Sumber: Chemistry (Zumdahl. semua gas mulia. digunakan dalam pembuatan udara cair komersial. Hampir semua gas mulia berwarna terang jika loncatan bunga api listrik dilewatkan ke dalam tabung berisi gas mulia. Pada tahun 1904 dia menerima hadiah Nobel untuk kimia.

64 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4. Ukuran panjang satu meter didefinisikan sebagai 1.4). Oleh karena energi ionisasi gas xenon (1. Selain itu. xenon juga dapat bereaksi dengan fluor secara langsung dalam tabung nikel pada suhu 400°C dan tekanan 6 atm menghasilkan xenon tetrafluorida.5). Argon merupakan gas mulia terbanyak di udara.8 nm. seperti fluor dan oksigen. Gas mulia juga digunakan dalam sejumlah sinar laser. Oleh karena tabung yang berisi gas mulia menghasilkan cahaya berwarna terang jika dilewatkan loncatan bunga api listrik maka gas mulia banyak digunakan dalam alat penerang (Gambar 3.763.21×103 kJ mol–1). baru kripton dan xenon yang dapat dibuat senyawanya.4 Gas argon banyak digunakan dalam las (menyambung) logam. Di antara semua unsur gas mulia. Sumber: Sougou Kagashi Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Dalam sistem pengukuran.2). Pada tahun 1962. Sumber helium adalah gas alam.3. campuran gas tersebut mengkonduksi panas dari filamen tungsten. Laser tersebut memancarkan cahaya merah dengan panjang gelombang 632.Gambar 3. Lihat Tabel 3.2 Berbagai jenis lampu berisi gas mulia. PtF6 membentuk padatan ionik [O2+][PtF6–]. orang pertama yang membuat senyawa gas mulia. Dia mengetahui bahwa molekul oksigen dapat bereaksi dengan platina heksafluorida. gas O2 dan N2 bereaksi dengan CaC2 dan menyisakan gas argon. Bartlett berhasil mensintesis senyawa xenon dengan rumus XeF6 berwarna jingga-kuning (lihat Gambar 3. Gas mulia juga dipakai sebagai pelarut gas oksigen bagi para penyelam dan sebagai udara atmosfer bagi pesawat ruang angkasa.3 Lampu kilat (blitz) yang dipakai pada foto analog mengandung gas xenon. Helium dan nitrogen digunakan sebagai pengisi bola lampu pijar.73 kali panjang gelombang spektrum garis ungu-merah dari atom kripton. → Xe(g) + 2F2(g) ⎯⎯ XeF4(s) Sejak saat itu banyak senyawa gas mulia yang dibuat dengan unsur-unsur yang keelektronegatifan tinggi. berupa padatan tidak berwarna dan mudah menguap. diperoleh dengan cara pemanasan udara kering dengan CaC2. Laser dari neonhelium pertama kali dioperasikan sebagai gas laser yang kontinu. Menurut cara ini. Senyawa Gas Mulia Neil Bartlett. Helium memiliki titik didih paling rendah sehingga banyak dipakai sebagai pendingin. Persamaan kimianya: → Udara + 3 CaC2 ⎯⎯ CaCN2 + 2CaO + 5 C + Ar Gas argon digunakan sebagai gas penyambung (las) logam (Gambar 3. Mengapa kedua gas mulia ini dapat membentuk senyawa? Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.17 × 103 kJ mol–1) tidak berbeda jauh dengan molekul oksigen (1. Bartlett menduga bahwa xenon juga dapat bereaksi dengan platina heksafluorida. Lampu neon dari gas mulia banyak digunakan dalam papan reklame. kripton digunakan sebagai standar satuan panjang.650. Dalam bola lampu.

jika dilarutkan dalam air. Adakah penyimpangan? Tergolong senyawa apakah menurut Lewis? Hal ini berkaitan dengan jari-jari atom gas mulia. XeO3 memiliki bentuk padat berwarna putih dan bersifat eksplosif. sifat eksplosif XeO3 akan hilang sebab terbentuk senyawa asam ksenat. Persamaan kimianya: → XeO3 + NaOH ⎯⎯ NaHXeO4 (natrium ksenat) → 4NaHXeO4 + 8NaOH ⎯⎯ 3Na4XeO6 + Xe + 6H2O (natrium perksenat) Tes Kompetensi Subbab 1. jari-jari atom gas mulia makin ke bawah makin besar. A dan HF. dan XeF6. 1990 Senyawa Xenon difluorida Xenon tetrafluorida Xenon heksafluorida Xenon trioksida Xenon tetroksida Kegiatan Inkuiri Gambarkan struktur molekul dari senyawa xenon. kemudian hubungkan dengan teori oktet dari Lewis. eksplosif Gas tak berwarna. Xenon difluorida adalah oksidator yang kuat. tetapi karena radon merupakan unsur radioaktif menjadikan senyawa yang terbentuk sukar dipelajari. yang bersifat oksidator kuat. Xenon difluorida dihidrolisis dalam larutan basa menghasilkan xenon. 2. Jika senyawa-senyawa fluorida dari xenon direaksikan dengan air akan terbentuk senyawa xenon yang lain. Tuliskan reaksi redoksnya. H2XeO4. Persamaan kimianya: → 2XeF2 + 2H2O ⎯⎯ 2Xe + O2 + 4HF → 6XeF4 + 12H2O ⎯⎯ 2XeO3 + 4Xe + 3O2 + 24HF → XeF6 + H2O ⎯⎯ XeOF4 + 2HF Sumber: Chemistry. Tuliskan persamaan reaksinya. Pada tabel periodik. Gambarkan struktur molekul dari XeF2. 2000 Gambar 3. dan O2. Akibatnya. Radon dengan jari-jari paling besar juga dapat bereaksi dengan oksigen atau fluor. eksplosif Sumber: General Chemistry .Tabel 3. Akan tetapi.5 Kristal XeF4 Pertama dibuat tahun 1962. seperti NaOH membentuk garam ksenat dan garam perksenat. Xenon trioksida dapat juga bereaksi dengan suatu basa. melalui reaksi langsung Xe(g) dan F2(g) dalam kamar reaktor nikel pada 400°C dan 6 atm. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 65 .3 Senyawa yang Mengandung Unsur Gas Mulia (Xenon) dengan Unsur Elektronegatif Rumus XeF2 XeF4 XeF6 XeO3 XeO4 Deskripsi Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna. Xenon trioksida. Hibridisasi apa yang terjadi pada senyawa tersebut? Kerjakanlah di dalam buku latihan. gaya tarik inti terhadap elektron valensi makin berkurang sehingga atom-atom gas mulia seperti xenon dan kripton lebih reaktif dibandingkan gas mulia yang lain. Dalam larutan HCl senyawa ini tereduksi menjadi xenon 3. disertai dengan HCl yang dioksidasi menjadi Cl2. XeF4. ion fluorida. XeO3 merupakan oksida xenon yang paling utama.

06 1.B. Jika wadah bromin bocor maka dalam beberapa saat. Unsur-Unsur Halogen Berdasarkan konfigurasi elektronnya. Kedua gas ini bersifat racun sehingga harus ditangani secara hati-hati.0 – 328 1. genes = pembentuk atau pencipta). Iodin terdapat dalam jumlah sedikit sebagai NaI dalam air laut dan sebagai NaIO3 bersama-sama garam nitrat. Sifat-Sifat Unsur Halogen Semua unsur halogen terdapat sebagai molekul diatom. Gaya berbanding lurus dengan jarak atau panjang ikatan.19 0.0032 3. 3Ca3(PO4)2. 1990 Kenaikan titik leleh dan titik didih dari atas ke bawah dalam tabel periodik disebabkan gaya London di antara molekul halogen yang makin meningkat dengan bertambahnya panjang ikatan. cairan dan uapnya berwarna cokelat-kemerahan. Atom-atom unsur halogen memiliki afinitas elektron tinggi sehingga mudah menerima elektron membentuk konfigurasi elektron gas mulia. halogen menempati golongan VIIA dalam tabel periodik. Oleh sebab itu. Halogen umumnya berbau menyengat. Unsur-unsur halogen mudah dikenali dari bau dan warnanya.2 –270 – 1.6 Mineral fluoroapatit dan fluorit (fluorosfar) Halogen umumnya terdapat dalam bentuk garamnya. 1 Kelimpahan Unsur Halogen Sumber: Chemistry. Bromin mudah menguap. 2.4 Beberapa Sifat Unsur-Unsur Golongan VIIA F –220 –188 0.14 I 114 184 4. titik didih. Unsur astatin tidak dijumpai di alam sebab bersifat radioaktif sehingga mudah berubah menjadi unsur lain yang lebih stabil.99 Br –7 –59 3.12 2. Br2. dan sifat-sifat fisika lainnya ditunjukkan pada Tabel 3. artinya pembentuk garam (halos dan genes. Tabel 3. Titik leleh. artinya pesing). dan I2.8 –325 1. 66 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Iodin berupa zat padat berwarna hitam mengkilap yang dapat menyublim menghasilkan uap berwarna ungu (lihat Gambar 3. halos = garam.7).5 – 295 2.0017 4. fluorin berwarna kuning pucat dan klorin berwarna kuning kehijauan.33 At – – – 2. terutama klorin dan bromin (bromos. yaitu F2. terdapat sebagai ion Br dalam air laut. 2000 Gambar 3.48 Sifat Sifat Unsur Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Afinitas eletron (kJ mol–1) Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) II A [He]2s22p5 F [Ne]3s2 3p5 Cl [Ar]4s2 4p5 Br [Kr]5s2 5p5 I [Xe]6s2 6p5 At Sumber: General Chemistry .64 Cl –101 –35 0. CaF2. Fluorin dan klorin berwujud gas. Bromin kurang melimpah.0 –349 1. Klorin melimpah dalam bentuk NaCl terlarut di lautan maupun sebagai deposit garam. ruangan akan tampak cokelat-kemerahan.CaF2 dan mineral fluorit.67 0.93 2. Fluorin dan klorin merupakan unsur halogen yang melimpah di alam.6. unsur-unsur halogen tidak pernah ditemukan dalam keadaan unsur bebas di alam. Fluorin terdapat dalam mineral fluorapatit.82 1. unsur-unsur golongan VIIA dinamakan halogen. Oleh sebab itu. Bentuk kedua mineral tersebut ditunjukkan pada Gambar 3.4. Cl2.

54 V Berdasarkan data potensial reduksi standar dapat disimpulkan bahwa F2 merupakan oksidator paling kuat. Br2. Cl 2. jari-jari atom meningkat sehingga gaya tarik inti terhadap penerimaan (afinitas) elektron makin lemah. Tabung reaksi 2. Dari atas ke bawah dalam tabel periodik. dan I 2 dapat dilihat dari reaksi antarhalogen. kereaktifan unsur-unsur halogen dari atas ke bawah berkurang. Botol pereaksi 3. Makin besar afinitas elektron. Akibatnya. Demikian pula jika gas klorin ditambahkan ke dalam larutan yang mengandung ion Br– atau ion I–. Kaporit 2. Kata Kunci • • Molekul diatom Oksidator kuat Aktivitas Kimia 3. Kekuatan oksidator halogen menurun dari atas ke bawah dalam tabel periodik. afinitas elektron unsur-unsur halogen makin kecil sehingga kereaktifannya: F Cl Br I.87 V – ⎯⎯ – Cl2 + 2e → 2Cl E° = +1. Oleh karena unsur halogen mudah menerima elektron maka semua unsur halogen merupakan oksidator kuat. Larutan Kl 5. Catatan Note Halogen dapat mengoksidasi halogen lain yang berada di bawahnya dalam tabel periodik. Tabung "Y" Bahan 1.1 Daya Oksidasi dan Reduksi Unsur Halogen Tujuan Menunjukkan sifat oksidator halogen dan daya pereduksi halidanya. Alat 1. Kloroform Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 67 . Gas fluorin dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen yang berada di bawahnya: → F2(g) + 2Cl–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + Cl2(g) → F2(g) + 2Br–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + Br2(g) → F2(g) + 2l–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + l2(s) Sumber: Chemistry: The molecular Science. makin reaktif unsur tersebut. tetapi reaksi kembalinya tidak terjadi. → Cl2(aq) + 2Br–(aq) ⎯⎯ 2Cl–(aq) + Br2(aq) → Cl2(aq) + 2I–(aq) ⎯⎯ 2Cl–(aq) + I2(aq) Reaksi Cl2 dengan Br– atau I– dapat digunakan untuk identifikasi bromin dan klorin dalam suatu senyawa ion. Aquades (air suling) 4. akan terbentuk bromin dan iodin. Kekuatan oksidator F2. but the opposite reaction will not occur. HCl pekat 3. unsur halogen dapat mengoksidasi halogen lain yang terletak di bawahnya dalam tabel periodik.07 V – ⎯⎯ – I2 + 2e → 2I E° = +0. Hal ini dapat dilihat dari potensial reduksi standar: → F2 + 2e– ⎯⎯ 2F– E° = +2. Dari atas ke bawah. 1997 Gambar 3.Kereaktifan halogen dapat dipelajari dari jari-jari atomnya. Oleh karena itu. Kereaktifan halogen dapat juga dipelajari dari afinitas elektron. Halogen can be oxidized by another halogen which is under the first one in periodic table.7 Kristal Iodium apabila dipanaskan tidak mencair. tetapi menyublim.36 V – ⎯⎯ – Br2 + 2e → 2Br E° = +1. tetapi reaksi kebalikannya tidak terjadi.

Hal ini di sebabkan HF mempunyai ikatan .24 volt. Siapkan tabung reaksi yang berisi campuran larutan Kl dan kloroform. A. Gas Cl2 dan Br2 larut baik dalam air. dan I 2 dengan air menghasilkan nilai GGL berturut-turut 0. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari pengamatan percobaan ini? Diskusikan dengan teman atau guru Anda. Pada reaksi halogen dan air. Tuliskan reaksi yang terjadi antara kaporit (CaOCl2) dan HCl. dan HI karena mempunyai Mr terkecil sehingga ikatan Van der Walls paling rendah. Br 2. Zat apakah yang terdapat dalam kloroform? 4. dan HI.Langkah Kerja Pembuatan larutan klorin 1. Mengapa F2 bereaksi. Putar tabung Y sedemikian rupa sehingga HCl pekat mengalir ke dalam kaporit. kovalen ion Pembahasan HF seharusnya mempunyai titik didih yang rendah dibandingkan dengan HCl. baik unsur logam maupun nonlogam. 3. Jadi. HBr. Larutan KI + kloroform Pertanyaan 1. misalnya: → 2F2(g) + 2H2O( ) ⎯⎯ 4HF(aq) + O2(g) E° = 2. Tambahkan kaporit pada kaki kiri dan HCl pekat pada kaki kanan. Demikian pula dengan sesama halogen dapat membentuk senyawa antarhalogen. seperti ClF. Siapkan Tabung "Y" seperti gambar berikut. ClF3. Agar I2 dapat larut dalam air. sedangkan yang lain tidak bereaksi? Kelarutan halogen dalam air beragam. nilai GGL dapat dihitung dari potensial reduksi standar. 3. Berapa potensial sel dalam reaksi tersebut? 5. Amati perubahan yang terjadi. IBr.. Menunjukkan oksidator klorin 1. hidrogen C. kovalen D.. dan –0. sedangkan I2 tidak bereaksi. Berdasarkan nilai GGL. 68 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. dan IF7. harus ditambah KI karena terbentuk senyawa kompleks I3–. sedangkan I2 sukar larut dalam air. Nilai GGL dapat dipakai untuk meramalkan kespontanan reaksi.05 V Mahir Menjawab Berdasarkan sifat periodik unsurunsur halogen. 2. → KI(aq) + I2(s) ⎯⎯ KI3(aq) Halogen dapat bereaksi dengan hampir semua unsur.54 volt. Gas F2 bereaksi dengan air membentuk HF. Masukkan aquades pada botol pereaksi. BrF. jawaban yang dimaksud adalah ikatan van der waals. van der Waals E. Tambahkan larutan Cl 2 jenuh hasil reaksi ke dalam tabung reaksi. ClF5. Reaksi gas Cl2.28 volt. HClO(aq) + HCl(aq) Cl2(g) + H2O( ) HBrO(aq) + HBr(aq) Br2(aq) + H2O( ) Kegiatan Inkuiri Jelaskan kelarutan gas halogen menggunakan data potensial reduksi standar antara gas halogen dan air. Tuliskan reaksi yang terjadi antara Kl dan Cl2. Lakukan sampai terbentuk larutan klorin jenuh. Akan tetapi. 0. Apakah yang dapat Anda amati dari percobaan pembuatan larutan klorin? 2. (D) SPMB 2002 Oleh karena potensial sel sangat tinggi maka reaksi fluorin dan air berlangsung sangat dahsyat.. HF diharapkan mempunyai titik didih paling rendah dengan HCl. ion B. gas Cl2 dan Br2 dapat bereaksi. HBr. 4. kenyataannya HF mempunyai titik didih tertinggi karena mempunyai ikatan hidrogen.

8 Anode F2 HF H2 Katode Gambar 3. kecuali fluorin.5. (a) I–(aq) + Br2( ) (b) Cl–(aq) + I2(s) Jawab (a) Br2 dapat mengoksidasi ion halogen yang berada di bawahnya pada tabel periodik. Dalam elektrolisis dihasilkan gas H2 di katode dan gas F2 di anode. Contohnya dapat dilihat pada Tabel 3. tidak akan terjadi reaksi: → Cl–(aq) + I2(s) ⎯⎯ Kata Kunci • • • • • Senyawa ionik Senyawa antarhalogen Senyawa kovalen Asam okso Elektrolisis 3. 1990 Contoh 3. biloks Cl = +3 dan biloks F = –1. Jadi. Dengan unsur bukan logam. Halogen bereaksi dengan logam membentuk senyawa ionik. +3. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Halogen Gas F2 merupakan oksidator kuat sehingga hanya dapat dibuat melalui elektrolisis garamnya. dan HBrO4 tidak stabil sehingga sukar dibuat. (*) HBrO2.5 Halogen Klorin Bromin Iodin Senyawa Halogen yang Dapat Membentuk Asam Okso Hipohalida HClO HBrO HIO Halit HClO2 HBrO2(*) HIO2(*) Halat HClO3 HBrO3 HIO3 Perhalat HClO4 HBrO4(*) HIO4 Catatan Note (*) HBrO2. UF6 (padatan berwarna putih dan mudah menguap). dan +7. HIO2. Sumber: General Chemistry . yaitu larutan KF dalam HF cair. Tabel 3. HIO2. I2 tidak dapat mengoksidasi Cl– . Perhatikan Gambar 3. dalam molekul ClF3. pada umumnya halogen memiliki bilangan oksidasi 1. Br2 akan mengoksidasi I– : → 2I–(aq) + Br2( ) ⎯⎯ 2Br– (aq) + I2(s) – (b) Ion Cl adalah ion halogen berada di atas iodium dalam tabel periodik. 2002 Gas F2 diproduksi secara komersial untuk bahan bakar nuklir uranium.Pada senyawa antarhalogen. Oleh karena itu. biloks positif dimiliki oleh halogen dengan keelektronegatifan lebih kecil. Dengan demikian. and HBrO4 are unstable thus those are difficult to be produced. Logam uranium direaksikan dengan gas fluorin berlebih menghasilkan uranium heksafluorida.8 Pembuatan gas F2 secara elektrolisis Larutan KF dalam HF cair Sumber: Chemistry. +5. halogen membentuk senyawa kovalen. Bilangan oksidasinya mulai dari +1.1 Reaksi Antarhalogen Tuliskan persamaan setara untuk reaksi berikut jika dapat bereaksi. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 69 . Baik dalam senyawa ionik maupun kovalen. Semua unsur halogen dapat membentuk asam okso. Misalnya.

perak bromida (untuk film fotografi). reaksinya: → Anode: Cl–( ) ⎯⎯ Cl2(g) → Katode: Na+( ) ⎯⎯ Na(s) Gas Cl2 digunakan sebagai bahan dasar industri plastik.9 (a) Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2.6. pulp kertas. pembuatan gas Br2 sebagai berikut. (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Gas I2 diproduksi dari air laut melalui oksidasi ion iodida dengan oksidator gas Cl2. Gambar 3. pemutih. sedangkan air di atasnya. klorin digunakan untuk desinfektan.. c. Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2. Tabel 3. (b) Pelat film ini dilapisi oleh AgBr. Iodin juga dapat diproduksi dari natrium iodat (suatu pengotor dalam garam (Chili. Beberapa kegunaan senyawa halogen dijabarkan pada Tabel 3. NaNO3) melalui reduksi ion iodat oleh NaHSO3. Dalam jumlah besar. Uap air panas dan gas Cl2 dialirkan dari bawah menuju tanki. CH 2=CHCl (untuk PVC). Air laut dipanaskan kemudian dialirkan ke tanki yang berada di puncak menara. CCl 4 (untuk fluorokarbon). dan CH3Cl (untuk silikon dan TEL). Secara komersial. dan tekstil.6 Beberapa Kegunaan Senyawa Halogen Senyawa Kegunaan AgBr. a. gas Br2 yang dihasilkan diembunkan hingga terbentuk lapisan yang terpisah. Bromin cair berada di dasar tangki. Selanjutnya bromin dimurnikan melalui distilasi. CH3Br (sebagai pestisida). Iodin digunakan untuk membuat senyawa AgI sebagai film fotografi dan KI sebagai nutrisi dan makanan ternak. dan alkali bromida (untuk sedatif). Setelah terjadi reaksi redoks. seperti vinil klorida. b. Bromin digunakan dalam industri untuk membuat senyawa metil bromida. yang sensitif terhadap cahaya. AgI CCl4 CH3Br C2H4Br2 C2H4Cl C2H5Cl HCl NaClO NaClO3 KI Film fotografi Industri fluorokarbon Pestisida Penangkapan timbal dalam gasolin Industri polivinil klorida dan plastik Industri TEL Pengolahan logam dan makanan Pemutih pakaian dan industri hidrazin Pemutih kertas dan pulp Nutrisi manusia dan suplemen makanan hewan 70 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .Gas Cl2 dibuat melalui elektrolisis lelehan NaCl.

tetapi menggunakan katalis platina sebab reaksi tanpa katalis sangat lambat.Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi pada pembuatan iodin dari natrium iodat dan natrium hidrogen sulfit. Asam-asam halida di dalam air terionisasi sempurna. HF. dibuat dari garam CaF2 dan asam sulfat pekat. Dalam hal ini digunakan asam fosfat. a. dan garamnya (MX). Reaksinya: Δ Kata Kunci • • • • Asam halida Kekuatan asam Senyawa biner Pickling c. seperti berikut ini. Kekuatan asam halida di dalam pelarut air meningkat dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Persamaan ionisasinya: H+(aq) + F–(aq) HF(aq) Asam-asam halida dapat disintesis langsung dari unsur-unsurnya. Umumnya. HI = –35°C). asam okso-halida (HXOn). Sifat dan Pembuatan Senyawa Halogen Senyawa halogen yang penting adalah asam hidrogen halida (HX). Penyimpangan ini sebagai akibat adanya ikatan hidrogen antarmolekul HF yang sangat kuat dibandingkan asam-asam halida yang lain. dan HI. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom halogen yang makin besar sehingga kemampuan menarik atom H makin lemah. hasil yang terbentuk adalah natrium sulfat: Δ → NaCl(s) + NaHSO4( ) ⎯⎯ Na2SO4(s) + HCl(g) HBr dan HI. → H2(g) + F2(g) ⎯⎯ 2HF(g) b. tetapi reaksinya tidak memiliki nilai komersial. HCl. Gas F2 dan H2 bereaksi sangat dahsyat membentuk senyawa HF. kecuali asam fluorida tergolong asam lemah dengan derajat ionisasi 2. a.9%. akibatnya atom H mudah lepas. Semuanya merupakan gas tak berwarna dengan bau sangat tajam. Reaksinya: b. 4. Senyawa HCl dibuat melalui reaksi gas Cl2 dan H2 berlebih. HBr dan HI dibuat dengan cara serupa. Reaksinya: Δ → NaCl(s) + H2SO4( ) ⎯⎯ NaHSO4(s) + HCl(g) Pada suhu tinggi. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 71 . → H2(g) + Cl2(g) ⎯⎯ 2HCl(g) c. dibuat dari natrium klorida dan asam sulfat pekat. dan atom hidrogen. Δ Pt H2(g) + Br2(g) ⎯⎯⎯ 2HBr(g) → Δ Pt H2(g) + I2(g) ⎯⎯⎯ 2HI(g) → Catatan Note Ikatan hidrogen adalah ikatan antara atom yang mempunyai sifat keelektronegatifan tinggi. Setiap unsur halogen dapat membentuk senyawa biner dengan hidrogen: HF. kecuali HF memiliki titik didih paling tinggi. → CaF2(s) + H2SO4( ) ⎯⎯ CaSO4(s) + 2HF(g) HCl. Hydrogen bond is the interaction between an high electronegativity atom and hydrogen atom. Titik didih asam halida meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik (HCl = –85°C. sebab dapat mengoksidasi Br– dan I – menjadi unsur-unsurnya. HBr. tidak dapat dibuat dengan H 2SO 4 . asam-asam halida disintesis melalui pemanasan garam halida dengan asam yang tidak mudah menguap. seperti berikut ini. HBr = –67°C. sebab gas F2 sendiri dibuat dari penguraian HF. yaitu 20°C.

Timbangan Bahan 1. kemudian bereaksi dengan gelas. Pipet tetes 4.11). Senyawa CCl3F digunakan sebagai pendingin dan bahan bakar aerosol. 1 g pemutih komersial 2. Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas (Gambar 3. dan terdisproporsionasi membentuk ion klorat. Alat 1. HF bereaksi dengan silika (SiO2). Masukkan ke dalam labu erlenmeyer dan tambahkan 5 tetes larutan kanji sebagai indikator. 72 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Labu erlenmenyer 2. Buret 3. Reaksinya: SbF5 CCl4( ) + HF(g) ⎯⎯⎯ CCl3F(aq) + HCl(g) → Sumber: und. Titrasi campuran tersebut dengan larutan KI 0.Δ → NaBr(s) + H3PO4( ) ⎯⎯ HBr(g) + NaH2PO4(s) Kegunaan utama HF adalah sebagai bahan baku pembuatan CCl3F. Larutan kanji 4. gas Cl2 yang dihasilkan pada anode dapat bereaksi dengan larutan NaOH yang dihasilkan di katode membentuk natrium hipoklorit. freon. Hitung berapa kadar NaClO. ClO3– dan ion klorida. Aktivitas Kimia 3. Ion hipoklorit tidak stabil. Gelas ukur 5. Asam ini digunakan untuk membersihkan permukaan logam dari oksida (disebut pickling) dan untuk mengekstrak bijih logam tertentu.10). seperti tungsten. Reaksinya: → Cl2(g) + 2NaOH(aq) ⎯⎯ NaClO(aq) + NaCl(aq) + H2O( ) Sumber: Chemistry. Cl–. Reaksinya: → 6HF(aq) + SiO2(s) ⎯⎯ H2SiF6(aq) + 2H2O( ) Silika → CaSiO3(s) + 8HF(aq) ⎯⎯ H2SiF6(aq) + CaF2(aq) + 3H2O( ) Gelas Asam heksafluorosilikat Senyawa HCl adalah asam keempat yang penting bagi industri asam setelah asam sulfat.10 Polimer jenis politetrafluoroetilen (teflon) juga merupakan senyawa karbon yang mengandung gugus fluorin. Dalam etsa gelas. Larutan KI 0. Reaksinya: → 3ClO–(aq) ⎯⎯ ClO3–(aq) + 2Cl–(aq) Gambar 3.1 M hingga terbentuk warna biru muda dari kompleks I2–kanji (titik akhir titrasi).11 Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas. 3. dan nitrat.edu Gambar 3. Kegunaan utama HF yang lain adalah sebagai cairan elektrolit dalam pengolahan mineral aluminium dan untuk mengetsa gelas. fosfat.2 Penentuan Kadar NaClO dalam Produk Pemutih Tujuan Menentukan kadar NaClO dalam produk pemutih.1 M Langkah Kerja 1. Air 3. Dalam elektrolisis larutan NaCl. dan teflon (Gambar 3. 4. 2000 Larutan NaClO digunakan sebagai pemutih pada industri tekstil. yang disintesis dari CCl4 dan HF dengan antimon pentafluorida sebagai katalis. Timbang 1 g pemutih komersial dan larutkan ke dalam 25 mL air. 2.

6. 4.MgCl. dan karnalit (KCl. C. sumber utama logam natrium dan kalium adalah deposit mineral yang ditambang dari dalam tanah. Selain air laut. Tabel 3.Pertanyaan 1. presentasikan di depan kelas.H2O). Unsur-Unsur Golongan Alkali Unsur-unsur golongan IA disebut juga logam alkali. Unsur-unsur alkali merupakan logam yang sangat reaktif. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Buatlah hasil laporan per kelompok untuk percobaan ini. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 73 . Oleh sebab itu. Jika air laut diuapkan. Air laut merupakan larutan garam-garam alkali dan alkali tanah dengan NaCl sebagai zat terlarut utamanya. Mineral berasal dari air laut yang menguap dan garam-garam terlarut mengendap sebagai mineral. silvit (KCl). Berapakah biloks Br dalam senyawa BrF dan IBr? Mengapa fluorin tidak dapat membentuk asam okso. mengapa? Jelaskan. Cs4Al4Si9O26. seperti halit (NaCl). 3. Berapakah bilangan oksidasi Cl dalam PCl5? Gunakan model VSEPR untuk menjelaskan pasangan elektron dan struktur molekul BrF3. 2. Tuliskan persamaan reaksi antara PCl5 dan H2O. Rb2(FOH)2Al2(SiO3)3 Pollusit. 7. Mengapa diperlukan indikator untuk mengetahui titik akhir titrasi? 2. sedangkan halogen yang lain dapat dibuat? Tuliskan persamaan reaksi pembentukan gas HBr dari reaksi NaBr(s) dan H3PO4. LiAl(Si2O6) NaCl KCl Lepidolit. Berapakah kadar NaClO? 4. Bagaimanakah persamaan reaksi antara larutan KI dan larutan pemutih? 3. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan gas HI dari reaksi NaI(s) dan H3PO4. 1. Kemudian. garam-garam yang terlarut akan membentuk kristal.7 Mineral Utama Logam Alkali Unsur Litium Natrium Kalium Rubidium Cesium Sumber Utama Spodumen.H2O • • Kata Kunci Deposit mineral Energi ionisasi kesatu Pembentukan mineral tersebut melalui proses yang lama. secara perlahan mineral tersebut tertimbun oleh debu dan tanah sehingga banyak ditemukan tidak jauh dari pantai. Kerapatan halogen dari atas ke bawah tabel periodik meningkat. Kereaktifan unsur alkali disebabkan kemudahan melepaskan elektron valensi pada kulit ns 1 membentuk senyawa dengan bilangan oksidasi +1. Kelimpahan Unsur Logam Alkali di Alam Sumber utama logam alkali adalah air laut. Kemudian. Tes Kompetensi Subbab 1. Mineral-mineral ini banyak ditemukan di berbagai belahan bumi. B 5. melainkan berada dalam bentuk senyawa. unsurunsur logam alkali tidak ditemukan sebagai logam bebas di alam.

Kalium lebih lunak dari natrium. logam alkali tidak boleh disentuh langsung oleh tangan.88 0. Fransium bersifat radioaktif.8 883 0. 2. LiAl(SiO3)2. Akan tetapi.8. Ini akibat jari-jari atom logam alkali relatif besar dibandingkan unsur-unsur lain dalam satu periode.6 774 0.4 678 1.8 tampak bahwa logam litium. dan kalium mempunyai massa jenis kurang dari 1.53 1. Natrium merupakan logam lunak dan dapat dipotong dengan pisau.8 1.67 Cs 28.8 Sifat-Sifat Fisika Logam Alkali Li 181 1347 0. Tabel 3.9 Na 97. Akibatnya.9 1. Rubidium terdapat dalam mineral lepidolit. ketiga logam ini sangat reaktif terhadap air dan reaksinya bersifat eksplosif disertai nyala. Logam-logam alkali merupakan reduktor paling kuat. (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Sifat-sifat fisika logam seperti lunak dengan titik leleh rendah menjadi petunjuk bahwa ikatan logam antaratom dalam alkali sangat lemah. Litium terdapat dalam bentuk spodumen.12a).97 0.9 Potensial Reduksi Standar Logam Alkali Logam Alkali Li Na K Potensial reduksi (V) –3. 1990 74 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sifat-Sifat Unsur Logam Alkali Unsur-unsur alkali semuanya logam yang sangat reaktif dengan sifatsifat fisika ditunjukkan pada Tabel 3.7 K 63.8 1.7 1. 1990 Semua unsur golongan IA berwarna putih keperakan berupa logam padat. Gambar 3.8 Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari ion ( ) Sumber: General Chemistry .0 g cm–3. Tabel 3.12 (a) Logam litium terapung di air karena massa jenisnya lebih kecil dari air.02 Sumber: General Chemistry .9 688 1. Oleh karena tangan kita mengandung air.86 0. Cesium diperoleh dari pollusit yang sangat jarang. Penurunan titik leleh dari litium ke cesium disebabkan oleh jari-jari atom yang makin besar sehingga mengurangi kekuatan ikatan antaratom logam. seperti ditunjukkan oleh potensial reduksi standar yang negatif.99 Cs –3. natrium.05 –2. logam tersebut terapung dalam air (Gambar 3.53 0.71 –2.0 0. (b) Logam natrium harus disimpan dalam minyak tanah. kecuali cesium berwujud cair pada suhu kamar.H2O.Logam alkali lain diperoleh dari mineral aluminosilikat. Logam alkali sangat reaktif dalam air. CsAl(SiO3)2. Pada Tabel 3.5 Rb 38.93 Rb –2.

3. Larutan KCl Li Na K Langkah Kerja 1. LiCl. Untuk membuktikan warna nyala logam alkali. Kalium bereaksi sangat dahsyat disertai ledakan dan nyala api berwarna ungu. Aktivitas Kimia 3. Sifat ini juga didukung oleh energi ionisasi pertama yang rendah.13 Penerangan di jalan raya biasanya menggunakan lampu natrium. Sumber: Chemistry: The Molecular Science . Jika logam alkali atau senyawanya dibakar dalam nyala bunsen. suatu senyawa berwarna kuning-jingga. Celupkan setiap kawat nikromium ke dalam masing-masing larutan NaCl. Di udara terbuka. litium dapat bereaksi dengan gas nitrogen. 3. produk dominan adalah kalium superoksida (K2O). tetapi produk yang dominan adalah natrium peroksida (Na2O2). logam alkali bereaksi dengan hidrogen membentuk senyawa hidrida. Pembakar bunsen 2. sedangkan logam lainnya tidak dapat bereaksi. dan KCl. akan tampak warna yang khas untuk setiap logam alkali. Larutan LiCl 3. → 2Na(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2NaOH(aq) + H2(g) Kata Kunci • • Massa jenis logam alkali Reduktor kuat Kereaktifan logam alkali terhadap air menjadi sangat kuat dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 75 . Litium membentuk Li2O. Oksida ini merupakan senyawa ion dari ion K+ dan ion O2–. Sepotong logam litium jika dimasukkan ke dalam air akan bergerak di sekitar permukaan air disertai pelepasan gas H2. sedangkan energi ionisasi kedua sangat tinggi sehingga hanya ion dengan biloks +1 yang dapat dibentuk oleh logam alkali. 2. Reaksinya melibatkan pergantian hidrogen dari air oleh logam membentuk suatu basa kuat disertai pelepasan gas hidrogen. Alat 1. 1997 Gambar 3. logam alkali bereaksi dengan oksigen membentuk oksida.3 Uji Nyala Logam Alkali Tujuan Untuk membuktikan warna nyala logam alkali. Larutan jenuh NaCl 2. natrium membentuk Na2O. Anda dapat melakukan penyelidikan pada Aktivitas Kimia 3. Warna-warna tersebut menjadi petunjuk adanya logam alkali di dalam suatu sampel. seperti LiH dan NaH. Logam alkali bereaksi dengan halogen membentuk garam halida. yang berarti logam tersebut cenderung membentuk kation. Pada suhu tinggi. Jika kalium dibakar dengan oksigen. Siapkan tiga kawat nikromium dan pembakar bunsen. Amati warna masing-masing kawat yang dihasilkan. Dalam udara terbuka. Semua logam alkali dapat bereaksi dengan air. Kawat nikromium Bahan 1.Keelektronegatifan logam alkali pada umumnya rendah (cesium paling rendah).

15 Model paduan logam Li–Al Identifikasikan oleh Anda mana logam litium dan yang mana logam aluminium. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Alkali Logam natrium dan litium dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garamnya. Oleh karena elektrolisis di atas diperlukan suhu tinggi sekitar 800°C untuk melelehkan garam NaCl maka untuk menurunkan suhu titik lelehnya bahan baku dicampur CaCl2 membentuk campuran NaCl–CaCl2. uap natrium dipakai sebagai pengisi lampu penerang jalan raya atau kendaraan. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan LiCl? 3. nyala lampu natrium dapat menembus kabut.Data Pengamatan Logam Li Na K Logam Pertanyaan 1. 76 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Demikian juga litium diperoleh dari elektrolisis lelehan campuran LiCl–KCl. persamaan reaksinya: → Na( ) + KCl( ) ⎯⎯ NaCl( ) + K(g) Uap kalium meninggalkan reaktor yang selanjutnya dikondensasi. Penambahan CaCl2 ke dalam NaCl dapat menurunkan titik leleh NaCl hingga sekitar 580°C. Disamping itu. Sejumlah besar natrium digunakan dalam pembuatan senyawa Na2O2 dan NaNH2. NaCl Gambar 3. Logam natrium kali pertama dibuat pada tahun 1807 oleh Humpry Davy melalui elektrolisis lelehan NaOH. lelehan KCl direaksikan dengan logam natrium pada 870°C. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan KCl? Jika muatan listrik dilewatkan ke dalam uap natrium akan terpancar sinar kuning yang terang. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan NaCl? 2. 3. Kalium lebih mudah dibuat melalui reduksi kimia daripada melalui elektrolisis KCl. 2000 Sumber: Chemistry. logam natrium sering digunakan pada pembuatan logam lain seperti titan dan sintesis beberapa senyawa organik. Cara ini merupakan metode pembuatan logam natrium di industri (lihat Gambar 3.14). 2000 Gambar 3.14 Perangkat elektrolisis lelehan NaCl pada pembuatan logam alkali Lelehan NaCl Cl2 Na ( ) Anode karbon 2Cl– ¾ ® Cl2(g) + 2e– + Katode besi 2Na++2e– ¾ ® 2Na( ) Sumber: Chemistry. Oleh karena natrium merupakan zat pereduksi kuat. Secara komersial. Oleh karena nyalanya yang terang.

2 Pembuatan Unsur Alkali Tunjukkan dengan persamaan kimia. diperoleh dari pengolahan bijih litium.on. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Alkali Senyawa alkali banyak dimanfaatkan. Beberapa kegunaan senyawa alkali dijabarkan dalam Tabel 3.16). → KOH(s) + CO2(g) ⎯⎯ KHCO3(s) Sumber: Ihsc. Kalsium hidroksida bereaksi dengan litium karbonat mengendapkan kalsium karbonat.10. dan meninggalkan larutan LiOH.10 Kegunaan Senyawa Alkali Sifat Li2CO3 LiOH LiH NaCl Kegunaan Produksi aluminium Pembuatan LiOH Pabrik sabun litium untuk pelumas Pereduksi pada sintetis organik Pembuatan antihistamin dan obat-obatan Sumber Na dan NaCl Bumbu.16 Masker K2O dengan sistem tertutup NaOH Na2CO3 Na2O2 NaNH2 KCl KOH K2CO3 KNO3 Litium karbonat adalah garam yang kurang larut. Kelebihan dari masker ini adalah uap hasil pernapasan (CO2 + H2O) bereaksi dengan superoksida menghasilkan gas oksigen. Contoh 3. bagaimana KNO3 (kalium nitrat) dapat dibuat dari KCl (kalium klorida) dan asam nitrat dalam dua tahap. dan penyedap makanan Pabrik sabun (mengendapkan sabun dari campuran reaksi) Industri pulp dan kertas Ekstraksi oksida aluminium Pabrik rayon viskosa Pemurnian minyak bumi Pabrik sabun Pabrik gelas Digunakan dalam detergen dan softener Pemutih tekstil Pembuatan celupan indigo untuk blue jeans denim Pupuk Pabrik sabun lunak Pabrik gelas Pupuk dan bahan peledak Sumber: General Chemistry . Hal ini dimungkinkan karena litium memiliki massa jenis rendah dan potensial reduksi standarnya sangat negatif. Garam ini digunakan untuk membuat LiOH.ca 4. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 77 . 1990 Gambar 3. berguna sebagai paduan Li–Al. Kegunaan dari logam litium adalah sebagai anode pada baterai. Tabel 3. Paduan logam ini sangat ringan sehingga banyak digunakan untuk membuat kerangka pesawat terbang dan material lainnya. Sejumlah kecil kalium diproduksi untuk membuat K 2 O yang digunakan dalam masker gas dengan sistem tertutup (lihat Gambar 3.Logam penting lainnya adalah litium. → 4K2O(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ 4KOH(s) + 3O2(g) Kalium hidroksida yang dihasilkan dalam reaksi ini mengikat karbon dioksida dari hasil pernapasan. terutama dalam industri dan rumah tangga.

Kalium hidroksida diperoleh dari elektrolisis larutan KCl.Jawab Kalium hidroksida dibuat secara komersial dari kalium klorida dengan cara elektrolisis larutannya. KCl digunakan untuk membuat kalium dan senyawa kalium yang lain. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Mengapa unsur logam alkali tidak terdapat bebas di alam? Jelaskan. Reaksi total sel elektrolisis adalah → 2NaCl(aq) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2NaOH(aq) + H2(g)+ Cl2(g) Kata Kunci • • Elektrolisis Proses solvay Natrium hidroksida merupakan basa kuat dan memiliki banyak aplikasi penting dalam proses kimia. 3. kemudian gas CO2 dihembuskan ke dalam larutan hingga terbentuk endapan NaHCO3 (baking soda). dicuci. 6. yaitu metode pembuatan Na2CO3 dari NaCl. 78 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Senyawa Na2CO3. Mengapa titik leleh unsur logam alkali berkurang dari atas ke bawah dalam tabel periodik? Jelaskan. a. Natrium klorida merupakan sumber logam natrium dan bahan baku senyawa natrium lainnya. Li3N(s) dan H2O( ) b. NH3. Litium bereaksi dengan asetilen dalam amonia cair menghasilkan litium asetilida (LiC ≡ CH) dan gas hidrogen. Senyawa Na2CO3 (soda ash) dipakai pada pembuatan gelas. 4. dan NaHCO3 terurai menjadi natrium karbonat. Tuliskan persamaan kimia setara untuk reaksi ini. Secara berkala. Dalam proses solvay: NH3 dilarutkan ke dalam larutan jenuh NaCl. dan CO2. Lebih dari 90% KCl digunakan dalam pupuk. Tes Kompetensi Subbab 1. memisahkan aluminium oksida. Sejumlah besar NaOH digunakan untuk membuat kertas. Natrium karbonat dibuat melalui proses solvay. K2O(s) dan H2O( ) Tuliskan persamaan kimia yang menyatakan reaksi logam alkali dengan gas hidrogen membentuk alkali hidrida. Senyawa NaOH diproduksi melalui elektrolisis larutan natrium klorida. Tuliskan persamaan reaksi dari oksidasi litium dan natrium . sebab ion kalium berfungsi sebagai nutrien bagi tanaman. 2. Tuliskan persamaan reaksi dalam proses elektrolisis lelehan NaCl untuk memperoleh logamnya. dan penyulingan minyak bumi. C 5. Δ 2NaHCO3(s) ⎯⎯ Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O( ) → Kalium klorida merupakan senyawa kalium penting. Apakah jenis reaksinya? Ramalkan hasil dari reaksi berikut. kemudian dipanaskan sekitar 175°C.10H2O dipakai sebagai pelunak air sadah yang ditambahkan ke dalam pembuatan sabun. → 2 KCl(aq) + 2 H2O( ) ⎯⎯ 2KOH (aq) + H2(g) + Cl2(g) Jika larutan kalium hidroksida dari hasil elektrolisis dinetralkan dengan asam nitrat: → KOH(aq) + HNO3(aq) ⎯⎯ KNO3(aq) + H2O( ) → Ca(OH)2(aq) + Li2CO3(aq) ⎯⎯ CaCO3(s) + 2LiOH(aq) LiOH digunakan pada pabrik sabun litium untuk pelumas. 7. Reaksi total: → NH3(g) + NaCl(aq) + CO2(g) ⎯⎯ NaHCO3(s) + NH4Cl(aq) Endapan NaHCO3 disaring.

SrCO3.38 –2. Magnesium dan kalsium terdapat dalam batuan silikat dan aluminosilikat sebagai kationiknya.18). Radium terdapat dalam jumlah kecil pada bijih uranium. 1997 Gambar 3.2 1.278 649 839 769 725 Titik leleh (°C) 2.484 1.51 Massa jenis (g cm–3) 1.92 1.5 1. Tabel 3. Kelimpahan Unsur Logam Alkali Tanah Di alam unsur-unsur alkali tanah terdapat dalam bentuk senyawa.98 Jari-jari ion ( ) –1. dan stronsianat. BaCO 3.090 1. Kulit kerang dan hewan laut lainnya yang mati berakumulasi membentuk deposit batu kapur. Stronsium terdapat dalam celestit. SrSO4. Gambar 3. 1990 H2 Mg H 2O Sumber: Sougou Kagashi Kekerasan logam alkali tanah berkurang dari atas ke bawah akibat kekuatan ikatan antaratom menurun. Be3Al2(SiO3)6(lihat Gambar 3.11 Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Sifat Sifat Be Mg Ca Sr Ba 1. mutiara dari jenis aquamarin (biru terang). Berilium Kalsium Stronsium Barium Magnesium Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.89 1. Magnesium dalam air laut bereaksi dengan sedimen kalsium karbonat menjadi dolomit. dan radium membentuk senyawa ion bermuatan +2.9 Keelektronegatifan 0. Oleh karena kation-kation dalam silikat itu larut dalam air dan terbawa oleh air hujan ke laut maka ion-ion Ca2+ dan Mg2+ banyak ditemukan di laut. tetapi kurang reaktif jika dibandingkan dengan logam alkali. terutama pada kulit kerang sebagai CaCO3.D.76 –2. dan iterit. barium.970 1. BaSO 4. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Unsur-unsur golongan IIA disebut juga alkali tanah sebab unsurunsur tersebut bersifat basa dan banyak ditemukan dalam mineral tanah. Berilium merupakan logam berwarna abu dan kekerasannya mirip dengan besi.6 3.0 0. ® 79 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama ® Fenolftalein . Logam alkali tanah yang lain umumnya berwarna perak dan lebih lunak dari berilium. Sifat-Sifat Unsur Logam Alkali Tanah Kalsium.89 –2.90 Potensial reduksi standar (V) Sumber: General Chemistry .19 Magnesium dengan air dapat bereaksi dalam keadaan panas. dan emerald (hijau tua).384 1. Be3Al2(SiO3)6 2. Magnesium kadang-kadang bersifat kovalen dan berilium lebih dominan kovalen. Mineral utama berilium adalah beril.18 Mineral beril.74 1. stronsium.74 1.36 1. Logam alkali tanah umumnya reaktif. Barium ditemukan dalam barit. Sumber: Introductory Chemistry. sebagai unsur radioaktif. Hal ini disebabkan jarak antaratom pada logam alkali tanah bertambah panjang.MgCO3.11. CaCO3.17 Unsur–unsur logam alkali tanah 1.70 –2.54 2. serta cukup kuat untuk menggores kaca. tetapi lebih keras jika dibandingkan dengan logam alkali.85 1.0 1.640 Titik didih (°C) 1. Sifat-sifat golongan alkali tanah ditunjukkan pada Tabel 3.

Pada suhu kamar. Titik leleh dan titik didih logam alkali menurun dari atas ke bawah dalam sistem periodik. Adapun magnesium dapat bereaksi dengan hidrogen pada tekanan tinggi dengan bantuan katalis MgI2. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom yang bertambah panjang.22 Oleh karena garam-garam alkali tanah menghasilkan nyala beraneka warna. Ca Sr Ba Gambar 3. 80 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . berilium tidak bereaksi dengan air. misalnya magnesium nitrida: → Mg(s) + N2(g) ⎯⎯ Mg3N2(s) Pembakaran unsur-unsur alkali tanah atau garamnya dalam nyala bunsen dapat memancarkan spektrum warna khas. dan barium bereaksi dengan hidrogen membentuk logam hidrida. Pembuatan logam magnesium dari air laut telah dikembangkan oleh berbagai industri kimia seperti ditunjukkan pada Gambar 3. Magnesium diproduksi melalui elektrolisis lelehan MgCl2. Adapun kalsium dan logam alkali tanah yang di bawahnya bereaksi dengan air pada suhu kamar. dan magnesium putih terang. stronsium. Akibatnya. unsurunsur cukup reaktif. dengan nitrogen dapat membentuk nitrida pada suhu tinggi. Barium peroksida terbentuk pada suhu rendah dan terurai menjadi oksida pada 700°C.23. → Ca(s) + H2(g) ⎯⎯ CaH2(s) Δ MgI2 Mg(s) + H2(g) ⎯⎯⎯⎯ MgH2(s) → Semua unsur alkali tanah bereaksi langsung dengan halogen membentuk halida. Kalsium. Rumah tiram yang banyak terdapat di laut mengandung kalsium karbonat sebagai sumber kalsium. sering dipakai sebagai bahan untuk membuat kembang api. Reaksinya: → Ca(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ Ca(OH)2(aq) + H2(g) Logam alkali tanah bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Energi ionisasi kedua dari unsur-unsur golongan IIA relatif rendah sehingga mudah membentuk kation +2. barium hijau-kuning. Air laut mengandung sumber ion Mg2+ yang tidak pernah habis. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Alkali Tanah Logam-logam alkali tanah diproduksi melalui proses elektrolisis lelehan garam halida (biasanya klorida) atau melalui reduksi halida atau oksida.Sumber: Chemistry.20 Magnesium jika dibakar akan mengeluarkan cahaya sangat terang. Stronsium berwarna krimson. magnesium bereaksi agak lambat dengan air. tetapi lebih cepat dengan uap air.21 Nyala logam alkali tanah Sumber: Sougou Kagashi 3. Barium dapat membentuk peroksida. Kereaktifan logam alkali meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik. 2002 Gambar 3.

Sejumlah kecil magnesium digunakan sebagai reduktor untuk membuat logam lain. seperti berilium dan uranium. Logam magnesium banyak digunakan sebagai paduan dengan aluminium. CaCO3 terurai membentuk oksida: Δ CaCO3(s) ⎯⎯ CaO(s) + CO2(g) → Penambahan CaO ke dalam air laut dapat mengendapkan magnesium menjadi hidroksidanya: → Mg2+(aq) + CaO(s) + H2O( ) ⎯⎯ Mg(OH)2(s) + Ca2+(aq) Selanjutnya. Kulit kerang/tiram merupakan sumber kalsium. → Mg(OH)2(s) + 2HCl(aq) ⎯⎯ MgCl2(aq) + 2H2O( ) Setelah kering. garam MgCl2 dilelehkan dan dielektrolisis: Elektrolisis 1. Oleh karena massa jenis paduan Mg–Al ringan maka paduan tersebut sering digunakan untuk membuat kerangka pesawat terbang atau beberapa bagian kendaraan. Lampu blitz pada kamera analog menggunakan kawat magnesium berisi gas oksigen menghasilkan kilat cahaya putih ketika logam tersebut terbakar. Kemudian.Air Laut Kulit Kerang (CaCO3) Dipanaskan Tank Pecampur CaO Gambar 3.23 Pembuatan logam magnesium dari air laut Bubur Mg(OH)2 Cl2 dibakar menjadi HCl Saringan Sel Elektrolisis Mg(OH)2 Padat MgCl2 (s) Tank Penetral MgCl2 (s) Pengering Jika rumah tiram dipanaskan.700° MgCl2( ) ⎯⎯⎯⎯⎯⎯→ Mg( ) + Cl2(g) Gambar 3. bertujuan untuk meningkatkan kekerasan dan daya tahan terhadap korosi. Kata Kunci • • • Kekerasan logam alkali tanah Energi ionisasi kedua Reduktor Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 81 . Mg(OH) 2 disaring dan diolah dengan asam klorida menjadi magnesium klorida.24 Sumber: Sougou Kagashi Magnesium dapat juga diperoleh dari penguraian magnesit dan dolomit membentuk MgO. direduksi dengan ferosilikon (paduan besi dan silikon).

Tabel 3. stronsium dapat diproduksi melalui proses yang serupa. barium dihasilkan melalui reduksi oksidanya oleh aluminium.12 Manfaat Senyawa Logam Alkali Tanah Senyawa MgO Mg(OH)2 MgSO4.000° → ThO2(s) + 2Ca( ) ⎯⎯⎯⎯ Th(s) + 2CaO(s) Berilium diperoleh dari elektrolisis berilium klorida. digunakan sebagai elektrode pada accu.12. Selain itu. dan pabrik pencelupan Pabrik baja. yang secara komersial dikenal sebagai kapur tohor. dan penggiling lumpur Sumber: General Chemistry . 1. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Alkali Tanah Senyawa logam alkali tanah dengan beberapa aplikasinya dalam industri dan rumah tangga dipaparkan dalam Tabel 3. juga dapat dibuat melalui reduksi CaO oleh aluminium dalam udara vakum. susu magnesia Pupuk. dan makanan hewan Sumber magnesium untuk logam dan senyawa. Ini disebabkan manfaatnya tinggi. karbonat terurai melepaskan karbon dioksida dan menghasilkan kalsium oksida. semen.200° → 3CaO(s) + 2Al( ) ⎯⎯⎯⎯ 3Ca(g) + Al2O3(s) Jika logam kalsium dipadukan dengan timbel akan menghasilkan paduan yang cukup keras. berilium juga dapat dibuat melalui reduksi garam fluoridanya oleh logam magnesium. Adapun. dan antasid Plester. 4. Kalsium yang dihasilkan dalam bentuk uap sehingga dapat dipisahkan. 3CaO + Al2O3 ⎯⎯ Ca3Al2O6 → Therefore. 1. Elektrode ini tahan terhadap elektrolisis air selama proses isi-ulang. reaksi keseluruhan CaO dan Al dapat ditulis: 6CaO + 2Al ⎯⎯ 3Ca + Ca3Al2O6 → Calcium oxide (alkaline oxide) reacts with aluminium oxide (amphoter oxide) produce tricalcium aluminat. sehingga accu dapat diperbarui. the whole reaction of CaO and Al can be written: 6CaO + 2Al ⎯⎯ 3Ca + Ca3Al2O6 → → 2Mg(s) + O2(g) ⎯⎯ 2MgO(s) + Cahaya Kalsium dibuat melalui elektrolisis lelehan CaCl2. Kapur tohor digunakan pada pembuatan baja. 950 ° C BeF2( ) + Mg( ) ⎯⎯⎯ MgF2( ) + Be(s) → Berilium merupakan logam mahal. Walaupun stronsium sangat sedikit digunakan secara komersial. BeCl2. 3CaO + Al2O3 ⎯⎯ Ca3Al2O6 → Oleh sebab itu. 1990 Mineral kalsium karbonat dan kulit kerang adalah sumber komersial sangat murah dan melimpah di alam. seperti thorium. Kalsium juga digunakan sebagai zat pereduksi dalam pembuatan beberapa logam yang kurang umum. Penambahan zat tersebut ke dalam lelehan besi yang mengandung silikat akan bereaksi dengan silikat membentuk ampas yang mengapung pada permukaan lelehan besi.Catatan Note Kalsium oksida (oksida basa) bereaksi dengan aluminium oksida (oksida amfoter) menghasilkan trikalsium aluminat. Jika sejumlah kecil tembaga ditambahkan ke dalam berilium. akan menghasilkan paduan yang kerasnya sama dengan baja. obat-obatan (analgesik).7H2O CaO CaCO3 CaSO4 Ca(HPO4)2 BaSO4 Kegunaan Bata tahan api (tungku). Reaksinya tergolong asam-basa Lewis: 82 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . pengisi. dan pupuk Pigmen cat. minyak. dinding. Natrium klorida ditambahkan untuk meningkatkan daya hantar listrik lelehan BeCl2. Jika dipanaskan hingga 900°C. dan pengolahan air Mortar Lapisan kertas.

Kerjakanlah di dalam buku latihan. natrium. 2. Senyawa ini digunakan pada penggilingan minyak dalam bentuk bubur. Untuk menghindari kekurangan unsur-unsur ini. manakah di antara unsur logam alkali tanah yang dapat dihidrolisis? Terangkan bagaimana melunakkan air sadah yang mengandung ion kalsium agar dapat digunakan dalam ketel uap? Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 83 . seperti rumput laut dan ikan. MgO digunakan untuk membuat bata tahan api (tungku pirolisis). menghasilkan endapan Ca2+ sebagai CaC2O4. Kacangkacangan dan biji-bijian juga kaya dengan kalsium.25 Fotografi sinar-X pada usus manusia menggunakan senyawa BaSO4. semua ion kalsium diendapkan sebagai kalsium karbonat. Senyawa barium yang larut dalam air tidak dapat digunakan sebab bersifat racun. makanan utama. BaSO4 juga tidak dapat di tembus sinar-X sehingga senyawa ini digunakan untuk diagnosa sinar-X (Gambar 3. Jika MgO dibuat pada suhu lebih sekitar 700°C.25). akan diperoleh serbuk oksida yang larut dalam asam dan digunakan sebagai aditif makanan hewan. Tabel 3.3 Mengidentifikasi Senyawa Logam Alkali Tanah Melalui uji kimia. Senyawa penting dari barium adalah BaSO4. sedangkan BaSO4 tidak larut. jika Na2SO4 ditambahkan ke dalam larutan BaCl2 dan MgCl2 maka BaCl2 akan mengendap sebagai BaSO4. merupakan sumber ion Mg2+ dalam nutrien. akan menjadi MgO yang bersifat agak inert. Sekilas Kimia Unsur Kelumit Manusia membutuhkan diet (pola makanan) yang seimbang agar tetap sehat. Makanan dari laut. → Ca2+(aq) + 2HCO3(aq) + Ca(OH)2(aq) ⎯⎯ 2CaCO3(s)+ 2H2O( ) Sumber: Sougou Kagashi Senyawa MgCO3 jika dipanaskan di atas 1. D 3. dan untuk membuat gigi buatan bersama-sama senyawa fluorin. bagaimanakah membedakan antara MgCl2 dan BaCl2? Jawab Berdasarkan kelarutannya dalam air. Persentase kapur. diketahui bahwa MgSO4 larut dalam air. Senyawa CaO dan Ca(OH) 2 digunakan untuk melunakkan air sadah. 1990 Gambar 3. Tuliskan persamaan kimia untuk proses tersebut. merupakan sumber makanan yang kaya dengan kalsium dan iodium. → Na2SO4(aq) + BaCl2(aq) ⎯⎯ 2NaCl(aq) + BaSO4(s) Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Kuning telur merupakan sumber sulfur. Ca(OH)2 digunakan sebagai bahan pengisi pada pembuatan kertas. dan titrasi C2O42– menggunakan KMnO4 dalam suasana asam.400°C.13 Daftar Kelarutan Senyawa Alkali Tanah di Dalam Air Be Mg Ca Sr Ba Hidroksida Tidak larut Tidak larut Sedikit larut Larut Larut Karbonat – Sedikit larut Tidak larut Tidak larut Tidak larut Sulfat Larut Larut Sedikit Tidak Tidak Sumber: General Chemistry .→ CaO(s) + SiO2(s) ⎯⎯ CaSiO3( ) oksida basa oksida asam ampas kalsium silikat Kalsium hidroksida. racunnya dapat diabaikan. tetapi suspensi BaSO4 yang terdapat sebagai ion barium. Kalsium dapat memelihara kesehatan tulang dan gigi. dan MgCl2 tetap di dalam larutannya. berfungsi sebagai perekat gurdi penggilingan. Oleh sebab itu. Contoh 3. 1997 Tes Kompetensi Subbab 1. Jika air sadah yang mengandung Ca(HCO 3) 2 diolah dengan Ca(OH)2. seperti nasi dan roti sering ditambah dengan makananmakanan lain (makanan tambahan). CaCO3 dalam suatu cuplikan ditentukan dengan cara pelarutan sampel ke dalam asam kuat. Berdasarkan pada sifat-sifatnya. dan seng yang baik. Sejumlah kecil dari banyak unsur sangat penting bagi proses kimia yang terjadi di dalam tubuh kita.

Oksida ini membentuk lapisan tipis pada permukaan aluminium dan bersifat inert terhadap oksidasi sehingga lapisan oksida ini mampu mencegah terjadinya oksidasi berkelanjutan (pasivasi).26 (a) Ruby berwarna biru.66). Kimia Bauksit sebagai Sumber Aluminium Sekilas (a) (b) Sumber: Chemistry.66 Sumber: General Chemistry . orundum adalah mineral keras yang mengandung aluminium oksida. suatu bijih aluminium yang mengandung AlO(OH) dan Al(OH)3 dalam berbagai komposisi. 2005 Tabel 3. dan bilangan oksidasi +3. 1. Aluminium dan Senyawanya Aluminium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik dengan elektron valensi ns2 np1. Aluminium pada umumnya membentuk senyawa kovalen.E. 1990 84 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2000 2. Akibat perubahan alam. Sumber: Jendela Iptek: Kimia. aluminium tidak bereaksi karena ada lapisan oksida yang tahan terhadap asam nitrat. misalnya AlF3. Aluminium terutama terdapat dalam mineral aluminosilikat yang ditemukan berasal dari batuan kulit bumi. Sifat-Sifat Unsur Aluminium Berdasarkan potensial reduksi standar (E° = – 1. 2000 Aluminium merupakan logam yang sulit diekstrasi dari bijihnya.26. Contohnya seperti pada Gambar 3. tetapi akibat adanya pengotor dapat menghasilkan berbagai warna. Bauksit termasuk dari 10% komoditi eksport yang berkaitan dengan pertambangan. Setelah melalui proses alam yang panjang dan lama. → 2Al(s) + 6HCl(aq) ⎯⎯ 2AlCl3(aq) + 3H2(g) Dengan asam nitrat. Gambar 3. Di Indonesia. safir berwarna biru dan ruby berwarna merah tua. Al2O3.000 ton per tahun. Aluminum dapat bereaksi secara langsung dengan halogen membentuk aluminium halida disertasi pelepasan gas hidrogen.70 1.14 Sifat Fisika dan Kimia Aluminium Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (gcm–3) Keelektronegatifan Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) Potensial reduksi (V) Aluminium 660 2467 2. Total produksi bauksit Indonesia sebanyak 1. lempung tersebut menghasilkan deposit bauksit.5 0.160. Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. Al2O3.25 1. (b) Safir berwarna merah tua. aluminium mudah teroksidasi menjadi aluminium oksida. batuan ini membentuk lempung yang mengandung aluminium. Kelimpahan Aluminium di Alam Aluminium merupakan unsur dengan kelimpahan pada urutan ketiga dalam kerak bumi (setelah oksigen dan silikon). Sumber:Encarta:Reference Library. Oksida aluminium murni tidak berwarna.68 1. Senyawa ion aluminium sangat terbatas.

3. Tambahkan NaOH 0. 2. Na 3AlF 6. presentasikan di depan kelas.5 M dan 1 M 3. Gelas kimia 2. dan dalam basa berlebih membentuk ion aluminat.5 Identifikasi Sifat Amfoter Aluminium Tujuan Membuktikan sifat amfoter dari aluminium. Kemudian. Campuran kriolit dielektrolisis pada suhu sekitar 950°C. 5. Tabung reaksi Bahan 1. Kertas saring Kata Kunci Langkah Kerja 1.Aluminium hidroksida larut dalam asam membentuk ion Al3+.1 M ke dalam gelas kimia. Lelehan Al terbentuk pada katode dan berkumpul di bawah sel. Amati kedua tabung tersebut. HCl 1M 3.5 M sampai terbentuk endapan. Al(OH)4– . aluminium hidroksida adalah suatu amfoter. Masukkan ke dalam dua tabung reaksi masingmasing 1 g. Masukkan 25 mL AlCl3 0. Tuliskan semua persamaan reaksi yang terjadi. Tambahkan 3 mL larutan NaOH 1 M ke dalam tabung 2. 4. Kemudian. kocok. AlCl3 0.27 Al 2O 3 terlarut dalam lelehan kriolit Lelehan aluminium Tungku karbon–besi Sumber: Chemistry. yang dikeluarkan secara berkala. Pertanyaan 1. Gelas ukur 4. Pembuatan dan Kegunaan Unsur/Senyawa Aluminium Aluminium dibuat melalui proses Hall H roult.27. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 85 . Saring endapan yang terbentuk. Sel elektrolisis ditunjukkan pada Gambar 3. 6. Tambahkan 3 mL larutan HCl 1 M ke dalam tabung 1. 2000 Sel Hall-Heroult untuk produksi aluminium Aluminium oksida dielektrolisis dalam kriolit cair (elektrolit). Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini? Diskusikan dengan teman kelompok Anda. suatu metode komersial pembuatan aluminium melalui elektrolisis aluminium oksida yang dilarutkan dalam lelehan kriolit. • • • Amfoter Pasivasi Proses Hall-Heroult 3. Anode grafit Gambar 3. → Al(OH)3(s) + 3H+(aq) ⎯⎯ Al3+(aq) + 3H2O( ) → Al(OH)3(s) + OH –(aq) ⎯⎯ Al(OH)4(aq) Dengan demikian.1M 2. Aktivitas Kimia 3. NaOH 0. 2. Reaksi apakah yang terjadi antara HCl dan endapan. NaOH dan endapan? 4. Bagaimanakah bentuk endapan hasil reaksi AlCl3 dan NaOH? 3. Alat 1.

Alumina membentuk senyawa berpori atau berupa serbuk padat berwarna putih. → Katode: 4Al3+(aq) + 12e– ⎯⎯ 4Al( ) → Anode: 12O2–(aq) + 3C(s) ⎯⎯ 3CO2(g) + 12e– → Reaksi sel: 2[2Al3++3O2–] + 3C(s) ⎯⎯ 4Al( )+3CO2(g) Al2O3 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Aluminium sulfat digunakan dalam jumlah besar untuk perekat kertas. Aluminium dibuat dalam jumlah besar untuk paduan logam. Cr2O3 dalam alumina.29 Pembakaran termit 2Al + Fe2O3 → 2Fe + Al2O3 Sumber: Introductory Chemistry.5% kromium oksida. Logam aluminium murni bersifat lunak dan mudah terkorosi. 1997 Gambar 3.18H 2O merupakan garam aluminium yang dapat larut dalam air. yang disebut termit (lihat Gambar 3. aluminium akan menjadi keras dan tahan terhadap korosi. Anode karbon dibuat dari karbonasi minyak bumi yang harus diganti secara kontinu sebab sering terkontaminasi oleh pengotor. ion aluminium membentuk kompleks hidrat.30 Aluminium foil untuk memasak makanan dalam oven/microwave. Penambahan sejumlah kecil logam lain.28 Kaleng minuman umumnya dibuat dari aluminium. → Cr2O3(s) + 2Al( ) ⎯⎯ Al2O3( ) + 2Cr( ) DH°= –536 kJ Reaksi serupa diterapkan pada las listrik untuk menyambung besi. 86 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .29). Beberapa aluminium digunakan untuk mengekstraksi logam lain. Jika alumina diuapkan pada suhu tinggi (2. Δ 2Al(OH)3(s) ⎯⎯ Al2O3(s) + 3H2O( ) → Alumina digunakan sebagai katalis. seperti Cu. Aluminium sulfat juga digunakan untuk mengolah air limbah dari pulp kertas dan untuk menjernihkan air limbah. tetapi reaksi bersihnya dapat dituliskan seperti berikut. Dalam air. reaksi berlangsung terus menghasilkan pijar tinggi bertabur bunga api.Walaupun reaksi pada elektrolisis sangat rumit.045°C). Sekali campuran ini dibakar. juga digunakan untuk memproduksi logam aluminium. Al(H2O)63+ dan ion ini mudah terhidrolisis: [Al(H2O)5OH]2+(aq)+ H 3O+(aq) [Al(H2O) 6]3+(aq)+H2O( ) Sumber: Chemistry. Reaksi Cr2O3 dengan aluminium bersifat eksotermis. Senyawa aluminium yang penting adalah alumina atau aluminium oksida. dan digunakan terutama pada arloji dan sebagai asesoris permata. Jika basa ditambahkan kepada larutan garam aluminium ini. akan terbentuk corundum yang digunakan sebagai ampelas atau gerinda. atau Mn. dibuat melalui pelarutan bauksit dalam asam sulfat. Al 2(SO 4)3. Aluminium sulfat oktadekahidrat. Senyawa ini dibuat melalui pemanasan aluminium hidroksida yang diperoleh dari bauksit dan dilakukan pada 550°C. Jika alumina diuapkan dengan logam pengotor tertentu. Ruby sintesis mengandung 2. zat seperti lempung dari aluminium sulfat ditambahkan ke dalam fiber selulosa untuk menghasilkan material berpori menjadi halus. Mg. Logam kromium diperoleh melalui reduksi oksidanya oleh serbuk aluminium. endapan seperti gelatin dari aluminium hidroksida terbentuk. Pada proses ini. 2000 Gambar 3. yaitu campuran dari serbuk aluminium dan besi(III) oksida. akan diperoleh permata safir atau ruby.

misalnya pada pembuatan etilbenzena. AlCl3. Penambahan NaOH secara berlebih akan melarutkan kembali endapan yang terbentuk menghasilkan aluminat yang larut. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 87 . Jika NaOH ditambahkan ke dalam larutan MgCl2.4 Mengidentifikasi Senyawa Aluminium Suatu larutan diduga mengandung NaCl(aq). Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Cl Al Cl Cl Al Cl Cl Cl Struktur dimer dari molekul AlCl3. AlCl3 tidak dapat dibuat melalui pemanasan hidrat sebab akan terurai menghasilkan HCl. Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. 5. padatan putih Mg(OH)2 terbentuk.12H2O digunakan untuk pengolahan air. AlK(SO4)2. Garam aluminium tidak berhidrat. Aluminium hidroksida sering diendapkan ke dalam fiber untuk menyerap celupan tertentu.→ Al3+(aq) + 3OH–(aq) ⎯⎯ Al(OH)3(s) Ion aluminium mengkoagulasi suspensi koloid yang selanjutnya menyerap endapan aluminium hidroksida. Garam ini digunakan sebagai penghilang bau keringat dan desinfektan (Gambar 3. Contoh 3. Na[Al(OH)4].31). mengapa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Aluminium klorida tak berhidrat diperoleh melalui reaksi serbuk aluminium dengan gas klorin. Jelaskan secara ringkas proses Hall untuk pembuatan aluminium secara komersial. Penambahan NaOH berlebih tidak melarutkan endapan yang terbentuk. Aluminium klorida menyublim pada titik lelehnya (180°C) dan molekul Al2Cl6 terdapat dalam uapnya. Mengapa aluminium cenderung membentuk senyawa kovalen? Aluminium sulit diekstraksi dari bijihnya. tetapi mudah terkorosi di udara. → 2Al(s) + 3Cl2(g) ⎯⎯ 2AlCl3(s) Padatan AlCl3 diyakini ionis. atau AlCl3(aq). Tuliskan persamaan reaksinya. Aluminium klorida heksahidrat. Pada suhu lebih tinggi. Jawab Tambahkan NaOH(s) tetes demi tetes ke dalam larutan. Larutan NaCl tidak memberikan endapan dengan ditambahkannya NaOH. Bahan uji kimia apakah untuk mengidentifikasi larutan ini? Anda hanya dapat menggunakan satu zat. Tes Kompetensi Subbab 1. tetapi jika dipanaskan pada suhu titik lelehnya akan terbentuk senyawa kovalen Al2Cl 6. Jika NaOH(s) ditambahkan pada AlCl3(aq). endapan putih Al(OH)3 terbentuk. Struktur Al2Cl 6 merupakan dimer dari AlCl3 dengan klorin sebagai jembatannya. Aluminium klorida tak berhidrat ini digunakan sebagai katalis. E 3.31 Tawas. molekul Al2Cl6 berwujud uap akan terdisosiasi menjadi molekul AlCl 3 dengan struktur molekul trigonal planar. Walaupun logam aluminium merupakan logam reaktif. MgCl2(aq). 2.6H2O dapat dibuat melalui pelarutan alumina dalam asam klorida.

ditemukan dalam semua makhluk hidup dan batubara serta minyak bumi. tidak berwarna. 1. 1997 Gambar 3. sedangkan bentuk amorf dari karbon adalah arang dan kokas (karbon hitam). 2.32 Mineral silikat Gambar 3. Kelimpahan Karbon dan Silikon di Alam Silikon merupakan unsur yang paling melimpah di alam.33 (a) Struktur intan (b) Struktur grafit (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Untuk memecahkan intan diperlukan energi sangat tinggi sebab banyak ikatan C–C yang harus diputuskan. Tabel 3. berwarna hitam mengkilap dengan struktur berlapis. Sumber: Chemistry: The Molecular Science. Karbon dan Silikon Karbon dan silikon berada dalam golongan IVA dengan konfigurasi elektron ns2np2 membentuk ikatan kovalen dengan struktur tetrahedral. tetapi intan tidak dapat menghantarkan arus listrik (insulator). Intan bersifat keras. sedangkan karbon maksimal empat ikatan kovalen. Unsur berikutnya yang juga melimpah di alam adalah karbon. dan transparan terhadap cahaya. Grafit membentuk struktur segienam datar dan berlapis melalui ikatan hibrida sp2.15 Kekuatan Ikatan C–C. di mana setiap atom karbon berikatan dengan empat atom karbon lain melalui ikatan hibrida sp3 (lihat Gambar 3. Bentuk amorf dari karbon memiliki struktur lapisan seperti grafit. Si–Si. dan Si–O Ikatan C–C Si–Si Si–O Energi Ikat (kJ mol–1) 347 226 368 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis. Perbedaan sifat antara grafit dan intan akibat dari bentuk strukturnya. 1989 88 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Grafit bersifat lunak. bentuknya menjadi tidak beraturan (amorf). Sumber utama karbon selain dari senyawa organik terdapat dalam mineral karbonat. dan dapat menghantarkan listrik (bersifat konduktor). Jika ikatan C–C putus. yakni batu kapur dan dolomit. Grafit dan intan membentuk struktur jaringan kovalen yang sangat besar (struktur raksasa).33a). terdapat dalam bentuk silika (SiO2) dan mineral silikat. sedangkan karbon amorf tidak beraturan. Perbedaannya terletak pada tumpukan lapisan. Karbon juga terdapat sebagai CO2 di atmosfer serta sebagai grafit dan intan. Grafit memiliki lapisan struktur beraturan (lihat Gambar 3. Sifat-Sifat Karbon dan Silikon Bentuk alotrop dari karbon yang berupa kristal adalah grafit dan intan. Adapun intan membentuk struktur tetrahedral. Silikon dapat membentuk enam buah ikatan yaitu SiF62–.33b).F.

Sumber: Chemistry.8 1.500°C dengan katalis pasir dan besi. Karbon amorf dan fiber grafit digunakan sebagai penguat pada suhu tinggi. 3. Intan adalah mineral mulia. Salah satu pertambangan intan di Indonesia terdapat di pulau Kalimantan.16. Grafit dibuat melalui pemanasan arang minyak bumi dalam tungku listrik pada 3. yaitu pengekspor batubara termal ketiga terbesar di dunia setelah Australia dan Afrika Selatan. Silikon bersifat semikonduktor. www. berwarna abu mengkilap dan meleleh pada 1. Daya hantarnya kecil pada suhu kamar.34 (a) Model struktur kuarsa (silikat) (b) Kuarsa yang sesungguhnya (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi 3. Prosesnya dilakukan pada 3. 2005.000°C dan 105 atm dengan katalis logam transisi. 1990 Kimia Intan dan Batubara Sekilas Silikon dan karbon dapat bereaksi dengan uap air pada suhu tinggi.355 2. 2002 → C(grafit) ⎯⎯⎯⎯⎯⎯ C(intan) Silikon dibuat melalui reduksi pasir kuarsa (SiO2) oleh karbon dalam tungku listrik pada 3. Indonesia juga merupakan salah satu negara terbesar produsen batubara. Persamaan reaksinya: Δ C(s) + H2O(g) ⎯⎯ CO(g) + H2(g) → Δ Si(s) + 2H2O(g) ⎯⎯ SiO2(g) + 2H2(g) → Tahukah Anda sekitar 10% dari pendapatan bruto negara Indonesia berasal dari pertambangan? Intan dan batubara merupakan contoh kekayaan mineral yang terdapat di Indonesia. tetapi pada suhu tinggi menjadi konduktor yang baik. Indonesia dapat memproduksi batubara sekitar 90 juta ton per tahun.5 0.Silikon berupa padatan keras dengan struktur serupa intan. Beberapa sifat fisika karbon dan silikon ditunjukkan pada Tabel 3. Karbon ini dibuat melalui pemanasan fiber tekstil pada suhu tinggi. Intan dapat dibuat dari grafit pada suhu dan tekanan sangat tinggi menghasilkan intan buatan yang murah sebagai alat pemotong kaca dan penggilingan. dan grafit Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 89 .550 4.org.410°C.mpi.77 Si 1. Sumber: Encarta:Reference Library.16 Sifat-Sifat Fisika Karbon dan Silikon Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari kovalen ( ) C 3.au Gambar 3.000 ° C 105 atm Gambar 3.000°C.51 2. Tabel 3. intan.33 1.77 Sumber: General Chemistry . Δ CH4(g) ⎯⎯ C(s) + 2H2(g) → Karbon hitam digunakan untuk industri karet dan sebagai pigmen untuk tinta hitam.827 3.35 Karbon hitam.410 2. Karbon hitam seperti karbon aktif diproduksi dalam jumlah besar melalui pembakaran gas alam dan batubara tanpa oksigen. seperti tungku atau tanur. Pembuatan serta Kegunaan Unsur Karbon dan Silikon Grafit sintetis diproduksi untuk pembuatan elektrode pada industri baterai.

sedangkan oksigen dan belerang berada dalam golongan VIA dengan konfigurasi elektron ns2 np4. Kelimpahan Nitrogen . dan chips mikro-komputer. Gambar 3. dan Belerang Nitrogen berada dalam golongan VA dengan konfigurasi elektron ns2 np3. tetapi kalsium membentuk ikatan ion karbida? 2. Kerjakanlah di dalam buku latihan.36 (a) Silikon ultra-murni digunakan untuk material elektronika. 2000. Tuliskan persamaan setara untuk pembakaran CO dan H2 yang dapat menerangkan mengapa campuran gas ini dapat digunakan sebagai bahan bakar. Oksigen. Paduan ini diperoleh melalui reduksi besi(III) oksida bersama-sama dengan pasir kuarsa. 1. a) Silikon tidak murni (hasil reduksi pasir) dipanaskan dengan gas klorin membentuk SiCl4 (cairan dengan titik didih 58°C). mencapai 48% berat bagian luar bumi (kerak.Kata Kunci • • • • • • Ikatan kovalen Alotrop Amorf Konduktor Insulator Semikonduktor Δ SiO2( ) + 2C(s) ⎯⎯ Si( ) + 2CO2(g) → Untuk tujuan metalurgi. padahal ikatan antarkarbon sangat kuat? Mengapa silikon membentuk ikatan kovalen karbida. Silikon ultramurni dibuat dari silikon tidak murni. silikon ultra-murni mengkristal pada permukaan batang silikon murni. Mengapa grafit bersifat lunak sehingga dipakai sebagai pelumas. Prosesnya adalah seperti berikut. Oksigen. sel surya. Nitrogen dan oksigen berupa gas diatom. tetapi membentuk gas diatom yang tidak berwarna dan tidak berbau dengan rumus molekul N2. Sougou Kagashi Tes Kompetensi Subbab 1. atmosfer. Δ Si(s) + 2Cl2(g) ⎯⎯ SiCl4( ) → b) SiCl 4 dicampur dengan gas H 2 dan dilewatkan melalui tabung pemanas hingga terjadi reaksi: Δ SiCl4( ) + 2H2(g) ⎯⎯ Si(s) + 4HCl(g) → c) Setelah dingin. silikon dipadukan dengan besi membentuk ferosilikon (Fe–Si). Nitrogen. sedangkan belerang berupa zat padat dengan rumus molekul S8. nitrogen tidak sebagai unsur bebas. Oksigen merupakan unsur yang melimpah di alam. Silikon yang dibuat dengan cara ini hanya memiliki pengotor 10–8%. Silikon ultramurni digunakan sebagai bahan semikonduktor padat seperti transistor. dan permukaan bumi). Di alam. F 3. dan Belerang di Alam Nitrogen terdapat di atmosfer bumi dalam jumlah paling besar mencapai 78%. 90 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . (b) Komponen sel surya (a) (b) Sumber: Chemistry. G.

17 Komposisi Unsur-Unsur dalam Atmosfer Bumi Atmosfer Bumi Nitrogen Oksigen Karbon dioksida Uap air Gas lain Persen Udara 78 21 0.5 –200 1. seperti dengan oksigen menghasilkan NO.0 0 1. dan berwujud gas pada keadaan normal.70 218 183 0.04 0. Tabel 3.5 141 1.07 2. dan Belerang N2 O2 S Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Afinitas eletron (kJ mol–1) Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) –210 –196 0. 1990 Pada suhu kamar gas N2 tidak reaktif.66 113 445 2.70 1. Oksigen. 1989 Belerang dalam keadaan molekulnya (S8) terdapat di beberapa daerah vulkanik (gunung berapi) yang terbentuk dari reaksi H2S dan SO2.18 Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur Nitrogen.26 0.0013 3. Sifat-Sifat Unsur Nitrogen . Akan tetapi. disebabkan ikatannya sangat kuat. oksigen.Belerang terdapat dalam mineral gipsum (CaSO4. Oksigen merupakan gas tidak berwarna. (b) Struktur molekul belerang (S8) (c) Bentuk kristal belerang (a) (b) (c) Sumber: Chemistry.04 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. tidak berasa.32 0. dan dalam gas alam terdapat sebagai gas H2S. Gambar 3. dan Belerang Beberapa sifat fisika unsur nitrogen.37 (a) Kawah gunung berapi merupakan sumber belerang. Oksigen. pada suhu tinggi dapat bereaksi dengan unsur-unsur lain. → S(g) 16H22S(g) + 8SO2(g) ⎯⎯ 16H2O( ) + 3S8(s) Molekul belerang juga terdapat di bawah tanah bersama-sama garam sekitar ratusan meter dari permukaan bumi. Belerang juga terdapat dalam batubara dan minyak bumi sebagai senyawa organik belerang. 2000 2. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 91 . dan belerang ditunjukkan pada tabel berikut.2H2O) dan dalam mineral sulfida yang merupakan bijih logam.38 Perangkat alat pembangkit ozon (O3) Sumber: General Chemistry .002 3. Tabel 3.96 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis. → N2(g) + O2(g) ⎯⎯ 2NO(g) Oksigen membentuk molekul diatom O 2 dan bentuk alotropnya adalah ozon (O3).

bentuk mahkota pecah menjadi bentuk rantai spiral yang panjang. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Nitrogen.39): S8(s) + 8O2(g) ⎯⎯ 8SO2(g) → Oksida yang lain dari belerang adalah SO3.39 Reaksi belerang dan oksigen Keadaan stabil dari belerang adalah berbentuk rombik seperti mahkota yang berwarna kuning. dan untuk sumber energi pendorong roket. Di tempat itu dia dapat memperoleh karbon dioksida. untuk mengoksidasi pengotor yang terdapat dalam bijih besi. Belerang dalam keadaan bebas (S8) ditambang melalui proses rasch (Gambar 3. dan Belerang Udara merupakan sumber utama komersial gas N2. komponen elektronik sering diproduksi dalam ruangan bernitrogen. Oksigen. selanjutnya didistilasi untuk memperoleh cairan nitrogen murni. Belerang (S 8) bereaksi dengan oksigen menghasilkan belerang dioksida dengan nyala biru yang khas (Gambar 3. Belerang rombik meleleh pada 113°C menghasilkan cairan berwarna jingga. Dalam jumlah kecil oksigen digunakan untuk pengelasan logam. Gas N2 digunakan sebagai gas pelindung. Pencairan gas N2 terjadi di bawah suhu 147°C pada 35 atm menghasilkan cairan nitrogen yang tak berwarna. dan kemudian berkembang ke gas lain yaitu oksigen. Kemurnian belerang mencapai 99%. Gas oksigen dapat dicairkan di bawah –118°C. Δ MnO2 2KClO3(s) ⎯⎯⎯⎯ 2KCl(s) + 3O2(g) → Gambar 3. dan bahan-bahan biologi. udara pertama dicairkan kemudian didistilasi.40). seperti makanan. lelehan belerang ditekan keluar dengan udara. Nitrogen cair digunakan sebagai pembeku. Pada pemanasan berlanjut. Kemudian. Belerang digunakan terutama dalam pabrik asam sulfat. 2HgO(s) ⎯⎯ 2Hg( ) + O2(g) → Oksigen yang diproduksi digunakan dalam pembuatan besi. Oksigen juga merupakan oksidator dalam banyak proses kimia dan pengolahan air limbah. meninggalkan oksigen cair. dalam medis sebagai bantuan pernapasan. Oleh karena itu. bertujuan untuk mencegah material kontak dengan oksigen selama pemrosesan atau penyimpanan. Kekentalan meningkat akibat molekul S8 yang padat berubah menjadi rantai berupa spiral panjang. Titik leleh padatnya adalah –218°C.40 Oksigen cair berwarna biru pucat.41). tetapi hanya terbentuk dalam jumlah kecil selama pembakaran belerang dalam udara.Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. 2000 Priestly tertarik pada Kimia saat usianya 39 tahun karena Priestley tinggal bersebelahan dengan tempat pembuatan minuman. Sama seperti nitrogen. Pada waktu meleleh. Hampir semua logam bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. material yang terbuat dari karet. Pembuatan oksigen di laboratorium dapat dilakukan melalui pemanasan KClO3 dengan katalis MnO2 pada suhu sedang. Penelitiannya difokuskan pada gas ini pada pertama kalinya. berubah menjadi cairan kental berwarna cokelat-merah. Nitrogen dan argon merupakan komponen udara yang lebih mudah menguap sehingga mudah dipisahkan. Baik cairan maupun padatan dari oksigen berwarna biru pucat (Gambar 3. Oksigen diproduksi dalam jumlah besar dari udara. Pada proses ini deposit belerang padat dalam tanah dilelehkan di tempatnya dengan air sangat panas (super heated). umumnya menghasilkan oksida. dan keluar menyerupai busa. rantai mulai pecah dan kekentalan menurun. Molekul oksigen merupakan gas reaktif dan dapat bereaksi dengan banyak zat. Sumber: Chemistry. Pada suhu lebih tinggi dari 200°C. dan titik didih cairannya pada tekanan 1 atm dan pada suhu 183°C. 92 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sekilas Kimia Joseph Priestley (1733–1804) Sumber: Chemistry. Priestly memperoleh oksigen dari pemanasan raksa(II) oksida. 1994 3.

43 Diagram proses Ostwald tahap 1 dan tahap 2 Hidrogen sulfida (H2S) adalah gas tak berwarna dengan bau telur busuk yang kuat dan bersifat racun. Garam amonium. uap. dan plastik poliuretan. Dalam proses Ostwald. Asam nitrat. NO O2 NO NH3 NO2 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Proses secara umum. Gambar di samping menunjukkan diagram alir pembuatan amonia secara industri dari gas alam. Oksigen. yang digunakan sebagai pupuk.41 Diagram proses Frasch untuk menambang belerang. Sejumlah besar amonia diubah menjadi urea. NH3 merupakan senyawa komersial penting dari nitrogen. Amonia mudah dicairkan dan cairannya digunakan sebagai pupuk nitrogen. Amonia dibuat secara komersial melalui proses Haber dari N2 dan H2. asam nitrat dibuat dari oksidasi amonia. HNO3 adalah asam yang penting bagi industri dan digunakan untuk bahan peledak. air akan naik ke dalam labu membentuk air mancur berwarna merah. Dalam larutan asam. suplemen makanan ternak.Udara Air panas Belerang dan udara Gambar 3. Deposit Lelehan belerang Sumber: Chemistry. CO(NH2)2. Warna merah tersebut akibat NH3 (basa) larut dalam air. Amonia adalah gas tidak berwarna dan berbau menyengat. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 93 . Gas NO pada tahap akhir dapat digunakan kembali. 1994 NH3 4. amonia dibakar dengan adanya katalis platina menjadi gas NO dan diubah lebih lanjut menjadi NO2. dan industri plastik formaldehid.43). Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Nitrogen. dan udara. dan Belerang Amonia. Pt Tahap (1): 4NH3(g) + 5O2(g) ⎯⎯ 4NO(g) + 6H2O(g) → ⎯ Tahap (2): 2NO(g) + O2(g) ⎯→ 2NO2(g) ⎯ Tahap (3): 3NO2(g) + H2O( ) ⎯→ 2HNO3(aq)+NO(g) Air + fenolftalein Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. seperti sulfat dan nitrat juga digunakan sebagai pupuk. nilon. kemudian dilarutkan dalam air menjadi asam nitrat. Asam nitrat dibuat secara komersial melalui proses st ald (Gambar 3.42 Amonia fontain Jika pipet dipijit-pijit. H2S berperan sebagai reduktor menghasilkan belerang.

Asam pekat juga tergolong oksidator kuat. 5. sedangkan belerang sebagai S8? Jelaskan tiga metode pembuatan gas oksigen secara laboratorium. ⎯ Tahap 1: S(s) + O2(g) ⎯→ SO2(g) Δ V2 5 Tahap 2: 2SO2(g) + O2(g) ⎯⎯⎯⎯ 2SO3(g) → ⎯ Tahap 3: SO3(g) + H2O( ) ⎯→ H2SO4(aq) Asap belerang trioksida yang dihasilkan pada tahap (2) sukar larut dalam air sehingga SO3 dilarutkan lebih dulu dalam asam sulfat pekat membentuk asam pirosulfat (H2S2O7). Asam sulfat juga digunakan dalam pemurnian minyak bumi dan banyak industri kimia lainnya. Mengapa di alam oksigen terdapat sebagai molekul O2. 3. hanya karbon yang tersisa. yaitu untuk menghambat pertumbuhan jamur. Asam sulfat pekat berupa cairan kental dan bersifat dapat menarik molekul H2O dari udara maupun dari senyawa (higroskopis). G 4. Tuliskan persamaan reaksi pembuatan belerang (S8) dari reaksi antara H2S(g) dengan udara. 2. kemudian diencerkan dengan air menghasilkan asam sulfat pekat. Belerang dioksida digunakan untuk mengawetkan buah-buahan kering. Tes Kompetensi Subbab 1. Proses tersebut terdiri atas pembakaran belerang menjadi SO2 dan dioksidasi lanjut menjadi SO3 dengan katalis platina atau V2O5. Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi penyerapan molekul H2O dari gula pasir oleh H2SO4. Asam hipofosfit dioksidasi menjadi asam fosfit. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Adapun asam sulfat direduksi menjadi SO2. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi ini. Asam sulfat dibuat dari belerang melalui proses kontak. SO2 V2O5 SO2 SO2 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.44 Diagram singkat proses kontak pada pembuatan asam sulfat. Jelaskan kembali bagaimana pembuatan asam nitrat dengan proses Ostwald. Asam sulfat digunakan untuk membuat pupuk fosfat dan amonium fosfat yang larut dalam air.Kata Kunci • • • • • • • Gas pelindung Oksidator Proses Frasch Proses Haber Proses Ostwald Proses kontak Higroskopis ⎯ 2Fe3+(aq) + H2S(g) ⎯→ 2Fe2+(aq) + 2H+(aq) + S(s) Belerang dioksida (SO 2) adalah gas tak berwarna dengan bau menyengat.45 Asam sulfat menyerap molekul H2O dari gula pasir. diperoleh dari pembakaran belerang atau sulfida. 94 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gas SO3 yang terbentuk dilarutkan dulu dalam asam sulfat kemudian diencerkan.

Unsur-unsur alkali tanah yang lain diperoleh melalui reaksi reduksi. Gas oksigen diperoleh melalui pencairan udara secara distilasi bertingkat. baik dalam rumah tangga maupun industri. digunakan dalam industri kertas dan penjernihan air. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 95 . Silikon merupakan unsur paling melimpah di alam.Rangkuman Unsur-unsur golongan utama yang terdapat dalam tabel periodik mempunyai kelimpahan yang relatif tinggi di alam dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai macam aplikasi. Semua unsur golongan alkali tanah cukup reaktif. 2. dipakai dalam industri asam sulfat melalui proses kontak. Unsur-unsur golongan utama itu di antaranya logam alkali. 4. Aluminium merupakan unsur ketiga yang paling banyak di alam. 7. Belerang bebas ditambang melalui proses Frasch. Adapun unsur nitrogen terdapat dalam jumlah terbanyak di atmosfer sebagai gas diatom. dan kulit kerang. Silikon dipakai untuk bahan semikonduktor. terutama dalam bauksit. Aluminium. medis. 3. digunakan untuk membuat kertas dan ekstraksi logam aluminium oksida dari bauksit. terdapat dalam bentuk silika (SiO2) dan mineral silikat. Natrium karbonat digunakan untuk membuat gelas. Logam aluminium diproduksi melalui proses elektrolisis aluminium oksida (proses Hall). dan gas mulia. Unsur-unsur golongan logam alkali tanah terdapat dalam batuan alumino-silikat. Unsur-unsur halogen diperoleh melalui elektrolisis dan digunakan untuk berbagai aplikasi dalam industri. Asam nitrat diperoleh melalui proses Ostwald. digunakan untuk pupuk. Semua unsur alkali bersifat reaktif. dan sumber kalsium diperoleh dari kulit kerang dan batu kapur. karbon. digunakan untuk membuat paduan logam. Senyawa natrium yang penting adalah NaOH. Gas oksigen digunakan untuk las logam. Semua gas mulia diperoleh dari atmosfer bumi melalui distilasi fraksionasi udara cair. Aluminium larut dalam asam maupun basa. Senyawa aluminium yang penting adalah garam sulfat (tawas). dan Na 2CO 3. air laut. pembakaran. Belerang terdapat sebagai belerang bebas (S8) dan senyawanya (ferit dan H2S). papan reklame. Gas mulia dimanfaatkan terutama untuk pengisi lampu penerang. silikon. Sumber utama magnesium adalah air laut. Kalsium oksida diperoleh melalui pemanasan batu kapur untuk industri baja dan pengolahan kesadahan air. oksigen. Halogen merupakan unsur-unsur bukan logam yang sangat reaktif dan melimpah dalam air laut dan mineral. 5. NaCl. 6. Unsur-unsur golongan alkali terdapat dalam berbagai mineral silikat dan diperoleh melalui elektrolisis lelehan garamnya. nitrogen. Magnesium diperoleh melalui elektrolisis garam kloridanya. alkali tanah. dan las logam. Amonia dan asam nitrat merupakan senyawa nitrogen yang penting. belerang. halogen. Oksigen terdapat di atmosfer bumi sebagai gas diatom. dan sumber energi. Natrium hidroksida diperoleh melalui elektrolisis larutan NaCl. Nitrogen dapat membentuk senyawa dengan biloks mulai dari –3 sampai dengan +5. 1. Kalium klorida merupakan bahan untuk membuat pupuk.

Magnesium (Mg). warna. pulp kertas. sebagai pengisi lampu penerang. dan dalam bidang medis. Xenon (Xe) sumber antara lain Gol VIIIA Senyawa organik. mineral silikat Atmosfer bumi diperoleh melalui Distilasi fraksionasi udara cair Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 3 ini? Bagian manakah dari materi Bab 3 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. titik leleh. Kalium (K). Anda juga dapat mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama (titik didih. Stronsium (Sr) Barium (Ba) sumber Atmosfer bumi diperoleh melalui Distilasi. Rubidium (Rb). Natrium (Na). penambangan Flourin (F). air laut. dan kulit kerang diperoleh melalui antara lain sumber Berilium (Be). diskusikan dengan teman atau guru Anda. Aplikasi yang telah Anda ketahui dari unsur-unsur golongan utama antara lain dalam industri pupuk. serta menjelaskan manfaat. Klorin (Cl). Kripton (Kr). Iodin (I) sumber antara lain Gol VIIA Elektrolisis Gol IIIA salah satunya Aluminium sumber Air laut mineral diperoleh melalui Elektrolisis Elektrolisis aluminium oksida diperoleh melalui Bauksit Gol IVA di antaranya Karbon (C). las logam. kekerasan. Argon (Ar). dampak. Cari tahu oleh Anda kegunaan dari unsur-unsur golongan utama tersebut. silikon (Si) sumber Helium (He). Cesium (Cs) Nitrogen (N) sumber salah satunya Gol VA Atmosfer bumi Oksigen (O). Kalsium (Ca). Belerang (S) diperoleh melalui Proses Oswald di antaranya Gol VIA Gol IIA (Alkali tanah) Batuan aluminosilikat. dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. 96 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada bab ini Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Neon (Ne). kereaktifan dan sifat khusus lainnya).Peta Konsep Unsur Unsur Golongan Utama terdiri atas Gol IA (Alkali) Mineral silikat diperoleh melalui Elektrolisis lelehan garamnya antara lain sumber di antaranya Litium (Li). Bromin (Br). kelarutan.

.. titik beku mendekati suhu 0 K Ebtanas 1996: Pasangan unsur gas mulia berikut yang senyawanya sudah dapat disintesis adalah . kekuatan asam 9. Senyawa antarhalogen yang paling polar adalah .. dan 2. HClO E. 2. A.. HClO3 B. 3. F. terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas E. F D.. 5. xenon E.Evaluasi Kompetensi Bab 3 A.. energi ionisasinya sangat tinggi E. 3.. unsur paling stabil B. neon C. HCl C. Hal ini disebabkan karena gas mulia . HF B. A. A. A. xenon dan argon B.. 6. A. F 8. potensial reduksi standar E. semua kuat 13... larutan KCl dengan gas F2 12.. Cl.. A. kecuali .. A. Di antara gas mulia berikut yang bersifat radioaktif adalah . A. A. kripton E.8.. FBr E. jari-jari atom D. larutan KCl dengan gas Br2 D. HClO2 2. Cl D.. Cl. IBr C. keelektronegatifan B. jumlah elektron terluarnya selalu 8 Di antara sifat-sifat berikut untuk halogen dan senyawanya meningkat dari fluorin ke iodin adalah . Br. Hal ini disebabkan terbentuk .. A. Keelektronegatifan unsur-unsur F... 4. KI2– C. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.. helium dan kripton D. larutan KBr dengan gas Cl2 E.. HI E. mudah bereaksi dengan unsur lain D.. A. HClO4 C. bentuk molekulnya monoatomik D. Asam halida yang paling kuat adalah . KI+ D. KI3 E.. semua dapat direduksi 11. Cl C.. nomor atomnya selalu genap C. KI2 14. Unsur-unsur halogen bersenyawa dengan hidrogen membentuk asam halida. argon D. Iodin mudah larut dalam larutan KI daripada dalam air. argon C. neon B. sedikit terdapat di alam B.. helium B. A... KI3– B. I2 E. Br.... xenon dan kripton C. Br... helium dan xenon Ebtanas 1999: Unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain. Br. Br2 D.. F. Cl. Kenaikan titik didih dan titik leleh dari F2 ke I2 disebabkan oleh meningkatnya . Br B. radon Gas mulia yang paling banyak terdapat di alam adalah . ICl B. larutan KI dengan gas Br2 B. Cl. panjang ikatan dalam molekul halogen B.. kripton Pernyataan berikut merupakan sifat-sifat gas mulia.. A. keelektronegatifan unsur C. xenon D.. helium dan argon E. 7.. UMPTN 2000 A: Reaksi berikut dapat berlangsung. sukar melepaskan atau menangkap elektron C... HBr D. Di antara senyawa klorin berikut yang merupakan asam paling kuat adalah . HCl D. A. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 97 . F2 10. F2 B. F. kecuali .. 1. kekuatan pengoksidasi E. UMPTN 1999 C: Di antara unsur halogen berikut yang mudah direduksi adalah . energi ionisasi pertama D.. dan I masingmasing 4..5. FCl D. Cl2 C. afinitas elektron C. Br. energi kisi untuk senyawa kalium halida Di antara unsur-unsur halogen berikut yang tersusun menurut kenaikan keelektronegatifan adalah . larutan KI dengan gas Cl2 C..

. garam natrium mudah larut dalam air 18.15. NH3. Mg(CN)2 26.. Mg3N2 C. A. 2 – 4 – 5 E. Logam natrium adalah reduktor kuat. Na C. Ra E. Mg(OH)2 B. Na dan K B.. CO B. NaCl. Li dan Na C. sifatnya padat. dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garam D. Mg(HCO3)2 E. A.. Ca E. Di antara asam halida berikut yang tidak dapat dibuat menggunakan asam sulfat pekat adalah . dan mudah diiris B. Pernyataan berikut yang benar tentang sifat basa logam alkali adalah . Pembakaran logam Mg di udara... Be C. Mg C.. diperoleh warna ungu. A. ionnya bermuatan positif satu E. Ba(OH)2 25. Merupakan oksidator kuat 4. 1 – 2 – 3 B. Pembuatan unsur-unsur logam alkali tanah umumnya dilakukan melalui proses .. Sr 28. selain terbentuk MgO juga terbentuk zat X. 98 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. K dan Rb E. Li B. Sr E. A. A.... Be(OH)2 B. NaOH.. Ebtanas 1999: Diketahui beberapa sifat unsur: 1. HCl dan HBr C. A. A. CO2. Di antara unsur alkali tanah berikut yang bersifat amfoter adalah . Be B.. KOH NaOH E.. K D... Unsur tersebut adalah ..... Logam itu adalah .. Sr 27. LiOH KOH C. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . Ebtanas 2000: Basa alkali tanah yang paling mudah larut dan mempunyai sifat basa kuat adalah .. NaOH KOH B.. yang merupakan sifat unsur halogen adalah . NH3 E.. Li dan K D. Li dan Rb 20. A. HBr dan HI 17. NaOH. MgCO3 D. Ca B. NH3... A. A. terdapat di alam dalam bentuk senyawa 2. 1 – 3 – 4 C. HF dan HCl B.. Ca D. 2 – 3 – 5 D. Opsi (c) dan (d) benar 19.. HF dan HBr D. Berdasarkan tes nyala terhadap logam alkali tanah dihasilkan warna putih terang. Ra D.. Rb E. NaCl D. Ca(OH)2 D. mudah bereaksi dengan air C. 3 – 4 – 5 16. Sr(OH)2 E. NaHCO3... Zat ini jika ditambah air dapat membirukan lakmus. A. Sangat reaktif. Be C.. KOH LiOH D. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. Mg 24. Mg B. NaCl. Cs 22.. Ba D. A. Berdasarkan tes nyala terhadap logam alkali. Bahan baku pembuatan Na2CO3 melalui proses solvay adalah . Bilangan oksidasinya +2 dan +3 3. zat itu adalah . merupakan unsur sangat reaktif B. sifat basanya sangat kuat E. CO2 23.. Umumnya. NaCl. CO2 C. Dalam bentuk unsur bebas merupakan racun 5. lunak.. A... Ebtanas 1996: Logam alkali tanah yang tidak menghasilkan gas hidrogen jika bereaksi dengan air adalah . senyawanya mudah larut dalam air 21.. UMPTN 1998 B: Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah . senyawanya berwarna Di antara sifat-sifat unsur tersebut. terdapat dalam keadaan bebas di alam C.. Logam alkali yang dibakar akan menghasilkan superoksida adalah .. HCl dan HI E.. Mg(OH)2 C.

dengan HNO3 pekat menghasilkan NOx Di antara alotrop karbon berikut.. pengapungan E... memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D. D. elektrolisis C. gas peroksida C. keadaan berkatalis Pt Gas amonia dapat dibuat di laboratorium dengan cara . kontak B. elektrolisis larutan NaOH Belerang berada dalam dua bentuk. (d) 35. suhu tinggi dan tekanan rendah B. bahan baku utama Logam aluminium mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. 30. pemanggangan D.. A. A.. A. senyawa kompleks D. reduktor B... 32. A. (c) kerapatan gas.. kecuali . Frasch Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Ostwald E..... 31. 36. intan C. kamar timbal D. Xenon diflorida dapat dihidrolisis dalam larutan basa menghasilkan xenon. oksidator C... Bentuk I stabil di atas suhu 95°C dan bentuk II stabil di bawah suhu itu. 3. pemanasan KClO3 dengan katalis MnO2 B. grafit D. suhu rendah dan tekanan rendah E. A. titik didih dari atas ke bawah untuk golongan unsurunsur gas mulia? Mengapa klorin dapat bereaksi dengan ion hidroksida membentuk ion hipoklorit? → Cl2(g) + OH–(aq) ⎯⎯ Cl–(aq) + OCl–(aq) + H2O( ) Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 99 . ion aluminium E... 3Ca(NO3)2(s) → Ca3N2(s)+4NO2(g)+ 5O2(g) → E. 33.. 38. A. kriolit yang dipakai berperan sebagai . dapat bereaksi dengan asam kuat B.... A. 2Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ 2CaO(s)+4NO2(g)+O2(g) → C.29. A... A. kokas E. Haber-Bosch B. 39. gas oksigen B. reduksi-oksidasi B. pembakaran gas CO C.. pelarut E. Bagaimanakah kecenderungan umum untuk (a) jarijari atom. kamar timbal C.. memanaskan amonium nitrat B. jelaga Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses . hidrolisis C. pemanasan KNO3 dengan katalis Fe E. dengan basa kuat menghasilkan gas H2 D. Frasch D.. penguraian gas NO2 D. suhu rendah dan tekanan tinggi D. di antaranya menghasilkan . dan gas oksigen. monotrof B.. isomorf D. merupakan oksidator kuat E. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ Ca(NO2)2(s) + O2(g) → B. memanaskan amonium klorida C. 37. suhu tinggi dan tekanan tinggi C. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s)+ N2O(g)+ 2O2(g) ⎯⎯ D. alotrope Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . kromatografi C. elektrolisis E. ion aluminat Pada pembuatan aluminium. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s) + 2NO2(g) Jika logam aluminium ditetesi larutan NaOH akan terjadi reaksi. → A... ion florida. kamar timbal Proses pembuatan H2SO4 melalui pembentukan SO3 dengan katalis V2O5 dinamakan proses . elektrolisis larutan amonium klorida Pembuatan gas oksigen di laboratorium dapat dilakukan dengan cara .. 34. A. yang dapat menghantarkan listrik adalah . hidrogenasi Proses Haber-Bosch pada pembuatan amonia dilakukan pada.. kontak B. 40. larut dalam larutan NaOH C.. elektrolisis E. Tuliskan persamaan kimia reaksi tersebut. mengalirkan gas H2 ke dalam nitrogen cair E. polimorf E. A. peptisasi Jika kalsium nitrat dipanaskan dengan kuat maka reaksi yang terjadi adalah . arang B.. 2. A. Keadaan ini disebut . pirolisis B... enantiotrof C. 1. lapisan tahan panas D. (b) energi ionisasi...

Tuliskan persamaan kimia yang terjadi pada pembuatan F2. sedangkan kalsium membentuk ion karbida. 7. Jelaskan bagaimana membuat asam sulfat melalui proses kontak. 6. NaOH(s) ⎯⎯ → → b. a. BeO(s) + NaOH(s) + H2O( ) ⎯⎯ → c. Tuliskan persamaan kimia setara dari setiap tahap reaksinya. H2O(g). 100 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jelaskan. NaCl(s) dan Br2( ) c. Br2. Bagaimanakah natrium hidroksida diproduksi di industri? Apakah produk samping dari industri ini? Tuliskan persamaan setara untuk reaksi berikut. Dalam bentuk apakah. 8. senyawa klorin dapat digunakan sebagai pemutih? Tuliskan persamaan setara untuk reaksi yang terjadi dalam campuran berikut. dan I2 secara komersial. dan O2(g). Tuliskan persamaan reaksi dalam elektrolisis dari bijihnya. NaI(s) dan Br2( ) e. Detonator menginduksi ledakan termal amonium nitrat menghasilkan N2(g). NaF(s) dan I2(s). NH4Cl(aq) + Ca(OH)2(s) ⎯⎯ 9. Δ a. 10.4. NaI(s) dan Cl2(g) b. 5. mengapa silikon membentuk kovalen karbida. Hitung volume total gas diukur pada tekanan 1 atm dan 827°C jika 1 kg NH4NO3 diledakkan? 12. Aluminium diproduksi melalui proses elektrolisis. Cl2. 11.

unsur-unsur transisi berperan penting dalam proses alami biomolekul (hemoglobin) dan katalis dalam reaksi biokimia (enzim-enzim). kelarutan. warna. Untuk mensintesis bahan kimia esensial. Unsur-unsur ini berada pada periode keempat mulai dari skandium hingga tembaga.Bab 4 Sumber:www. dan amonia diperlukan bantuan katalis. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi B. Unsur-unsur transisi dalam sistem periodik dikelompokkan sebagai unsurunsur golongan B. dan sifat khusus lainnya).com Proyek pertambangan tembaga di pulau Sumbawa. Banyak reaksi kimia yang menggunakan katalis untuk mempercepat terbentuknya produk. seperti asam sulfat. dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah mempelajari bab ini. asam nitrat. Provinsi Nusa Tenggara Barat. titik leleh. A. seperti ikatan khas yang dibentuknya? Bagaimana pula pembuatan unsur atau senyawa transisi agar dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Senyawa Kompleks C. Bagaimanakah cara mengidentifikasi unsurunsur transisi? Bagaimanakah kecenderungan sifat fisika dan kimia unsur transisi. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting kegunaan dan bahayanya.r-s. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi D. kekerasan. menjelaskan manfaat. Pengolahan Logam (Metalurgi) 101 .Tahukah Anda unsur-unsur apa yang biasa digunakan dalam katalis tersebut? Unsurunsur transisi banyak diaplikasikan secara komersial sebagai katalis. Anda harus mampu: • • • mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur transisi (titik didih. terutama dalam reaksi kimia. serta terdapatnya di alam. Selain itu.

5 1. Semua sifat-sifat akibat dari konfigurasi elektron pada orbital d belum terisi penuh.93 Cr 1.81 Fe 1..0 1.8 1.5 1.32 1.16 0. Mengapa unsur-unsur transisi diletakkan di antara golongan utama IIA dan IIIA dalam tabel periodik? Apa perbedaan antara unsur-unsur golongan utama dan unsur-unsur golongan transisi dilihat dari konfigurasi elektronnya? Bagaimanakah kecenderungan sifat periodik yang Anda ketahui dari unsur transisi? A.83 Cu 1. 3.1 Unsur-unsur transisi Unsur-unsur transisi yang terdapat dalam blok d adalah unsur-unsur yang memiliki subkulit d yang belum terisi penuh.660 3.750 7.9 1. unsur-unsur transisi memiliki beberapa sifat yang khas.87 Sifat Fisika Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Kerapatan (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari atom ( ) Jari-jari ion ( ) Sumber: Chemistry (Zumdahl. Unsur-unsur tersebut dinamakan unsur transisi.2 1.6 1.8 1.18 0.3 1.453 2. kecuali unsur golongan IIB dan IIIB. Beberapa sifat fisika unsur transisi ditunjukkan pada Tabel 4.44 – Ti 1.8 1.6 1. 2. 3.75 Co 1.22 0. yaitu peralihan dari blok s ke blok p.17 0.9 1.567 8.870 8. memiliki bilangan oksidasi dari +2 sampai dengan +5. Setiap unsur transisi memiliki beberapa bilangan oksidasi.9 1. and Steven.Tes Kompetensi Awal 1. Akibatnya. Unsur-unsur transisi yang lain ditunjukkan pada Gambar 4.2 1 . 1989 102 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2.890 3.857 2. Istilah transisi artinya peralihan.17 0.0 1.831 3. Semua unsur transisi adalah logam keras dengan titik didih dan titik leleh tinggi. S).535 2.244 1.1. yaitu: 1. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi Di antara unsur golongan IIA dan IIIA terdapat sepuluh kolom unsurunsur golongan B.9 1.1 Beberapa Sifat Fisika Unsur Transisi Periode Keempat Sc 1.5 1.15 0. tembaga mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 4s1 3d10.287 4. Unsur-unsur transisi didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian. Misalnya.732 8.17 0.541 2.495 2.1.9 1.79 Ni 1. Misalnya vanadium. Tabel 4. IA IIA VIIIB IIIB Sc Y La Ac Lantanida Aktinida IVB Ti Zr Hf Rf VB V Nb Ta Db VIB Cr Mo W Sg VIIB Mn Tc Re Bh Fe Ru Os HS Co Rh Ir Mf Ni Pd Pt IB Cu Ag Au IIB Zn Cd Hg IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA Gambar 4.380 6.672 7.962 7.0 1. Senyawa unsur transisi umumnya berwarna dan bersifat paramagnetik.87 Mn 1.083 2.

terdapat satu elektron pada orbital d yang tidak Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 103 . Hal ini disebabkan oleh kestabilan subkulit d yang terisi penuh atau setengah penuh. 2.2. Pada awal periode unsur transisi. • orbital-d terisi penuh. Hal itu disebabkan oleh kekuatan ikatan antaratom logam. khususnya bergantung pada jumlah elektron yang tidak berpasangan di dalam subkulit d. Titik Didih dan Titik Leleh Berdasarkan Tabel 4.1. Kegiatan Inkuiri Apakah unsur seng (Zn) tergolong unsur transisi atau bukan? Diskusikan di kelas. yaitu mulai dari Sc dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d 1 4s 2 sampai dengan Zn dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s2. Data tentang seng: • dalam membentuk senyawa hanya memiliki biloks +2.Kegiatan Inkuiri Selidiki dengan saksama apakah senyawa unsur-unsur transisi mengikuti aturan oktet yang dikemukakan oleh Lewis? 1. • semua senyawa seng tidak berwarna. Demikian juga pada konfigurasi elektron atom tembaga. 20Ca: [Ar] 4s2.2 Nomor Atom 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Konfigurasi Elektron Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Lambang Unsur Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Konfigurasi Elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d14s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s1 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d7 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d8 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 Nomor Golongan pada Tabel Periodik IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB Kata Kunci • • Kekuatan ikatan antaratom logam Elektron yang tidak berpasangan Menurut aturan Aufbau. pengisian elektron dalam orbital d mulai terjadi setelah elektron menghuni orbital 4s2 atau setelah atom kalsium. Oleh karena itu. Konfigurasi Elektron Berdasarkan aturan membangun dari Aufbau. tetapi faktanya bukan demikian melainkan [Ar]3d5 4s1. Oleh karena orbital d maksimum dihuni oleh sepuluh elektron maka akan terdapat sepuluh unsur pada periode keempat. Tabel 4. Konfigurasi elektron unsur-unsur transisi periode keempat dapat dilihat pada Tabel 4. kenaikan titik leleh mencapai maksimum pada golongan VB (vanadium) dan VIB (kromium). unsur-unsur transisi dimulai pada periode keempat dalam tabel periodik. konfigurasi elektron krom adalah [Ar]3d4 4s2. yaitu [Ar]3d10 4s1. sesuai dengan bilangan kuantum utama terbesar (4s 3d).

Mengapa jumlah elektron yang belum berpasangan dapat dijadikan ukuran kekuatan logam? Semakin banyak elektron bebas dalam suatu atom logam memungkinkan ikatan antaratom semakin kuat sehingga sifat logam dari unsur itu juga semakin kuat. Jari-Jari Atom Jari-jari atom menentukan sifat-sifat unsur. dari kiri ke kanan jumlah proton bertambah. Bilangan Oksidasi Umumnya.22 ).44 ) hingga vanadium (1. 3. 5. S). Kegiatan Inkuiri Jelaskan menggunakan teori lautan elektron bebas untuk menjelaskan kekuatan logam unsur-unsur transisi. Penurunan ini akibat dari kenaikan muatan inti yang menarik elektron valensi lebih kuat. 3 Sumber: Chemistry (Zumdahl. Hal ini disebabkan tingkat energi orbital s dan orbital d tidak berbeda jauh sehingga memungkinkan elektron-elektron pada kedua orbital itu digunakan melalui pembentukan orbital hibrida sp3d2. 4. unsur-unsur transisi periode keempat memiliki biloks lebih dari satu. Biloks unsur-unsur transisi periode keempat ditunjukkan pada Tabel 4. Sifat Logam Semua unsur transisi merupakan unsur-unsur logam. and Steven.1 tampak bahwa jari-jari atom menurun secara drastis dari skandium (1. Akibat bertambahnya jumlah proton. Tabel 4. kemudian berkurang secara perlahan. Kulit terluar dari unsur-unsur transisi hanya mengandung satu atau dua elektron pada orbital 4s sehingga mudah melepaskan elektron pada kulit terluarnya. Hal ini disebabkan pada unsur-unsur transisi terdapat lebih banyak elektron bebas dalam orbital d yang tidak berpasangan. serta sifat hantaran listrik yang lebih baik. Pada periode yang sama.berpasangan.. 1989 104 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . setelah itu elektron pada orbital d mulai berpasangan sehingga titik didih dan titik leleh turun. titik didih dan titik leleh yang juga tinggi. kerapatan tinggi. Sifat logam dari unsur-unsur transisi lebih kuat jika dibandingkan dengan sifat logam dari golongan utama. daya tarik muatan inti terhadap elektron valensi bertambah kuat sehingga ukuran atau jari-jari atom semakin kecil. Jumlah elektron pada orbital d yang tidak berpasangan meningkat sampai dengan golongan VIB dan VIIB.3. Pada Tabel 4. Pengaruh nyata dari kekuatan ikatan antaratom pada logam transisi tercermin dari sifat kekerasan tinggi. sedangkan kulit valensi tetap.3 Bilangan Oksidasi Unsur Transisi Periode Keempat I B Ti +2 +3 4 +2 +3 4 5 B IB Cr +2 3 +4 +5 6 IIB Mn 2 3 4 +5 +6 7 Fe 2 3 +4 +5 +6 IIIB Co 2 +3 +4 Ni +1 2 +3 +4 IB Cu +1 2 +3 IIB n 2 IIIB Sc Catatan Note Bilangan oksidasi yang stabil ditunjukkan dengan huruf tebal (bold) The stabyl oxidation number is pointed by the bold letters.

Jadi. +6. manakah yang memiliki sifat magnet? Jawab: Suatu logam akan bersifat magnet jika memiliki elektron tidak berpasangan. elektron mudah tereksitasi ke tingkat energi lebih tinggi menimbulkan warna tertentu. vanadium (VB). Jika elektron tidak berpasangan maka spin elektron yang menghasilkan momen magnet tidak ada yang meniadakan sehingga atom akan memiliki momen magnet dan bersifat paramagnetik. semakin kuat sifat magnetnya.2 Spektrum elektromagnetik Cahaya tampak adalah salah satu bagian dari radiasi elektromagnetik. Sebaliknya. Cr. Sifat Magnet Jika suatu atom memiliki elektron yang tidak berpasangan. Semakin banyak elektron yang tidak berpasangan. titanium (IVB) memiliki biloks maksimum +4. Cahaya tampak adalah cahaya yang memiliki frekuensi berkisar di antara cahaya inframerah dan ultraviolet. artinya dapat dipengaruhi oleh medan magnet. artinya tidak dipengaruhi oleh medan magnet. Co. dan +7. Hal ini disebabkan oleh adanya elektron tidak berpasangan dan tingkat energi orbital tidak berbeda jauh. sedangkan frekuensi lainnya diteruskan. jika suatu atom tidak memiliki elektron yang tidak berpasangan maka akan bersifat diamagnetik. Akibatnya.3. Kata Kunci • • • • • • • Orbital hibrida Cahaya tampak Elektron tereksitasi Paramagnetik Diamagnetik Aturan Pauli Momen magnet Contoh 4.Jika Anda simak Tabel 4. Jika semua elektron berpasangan maka momen magnet elektron akan saling meniadakan sesuai aturan Pauli (jika elektron berpasangan. Gambar 4. Kekuatan magnet dari unsur transisi adalah: Cr Mn Fe V Co. Jika senyawa transisi baik padat maupun larutannya tersinari cahaya maka senyawa transisi akan menyerap cahaya pada frekuensi tertentu.1 Sifat Unsur Transisi Di antara unsur transisi periode keempat. khususnya cahaya tampak. Semakin banyak jumlah elektron yang tidak berpasangan. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 105 . atom tersebut akan bersifat paramagnetik. V. Warna Ion Logam Transisi Suatu benda atau zat dikatakan berwarna jika ada cahaya yang jatuh kepadanya. Berdasarkan penjelasan tersebut unsur-unsur transisi periode keempat yang memiliki sifat magnet adalah: Ti. Momen magnet ini berperilaku seperti magnet. Unsur-unsur transisi baik sebagai unsur bebas maupun senyawanya pada umumnya memiliki elektron tidak berpasangan sehingga banyak unsur dan senyawa transisi bersifat paramagnetik. Mengapa elektron yang tidak berpasangan dapat memiliki sifat magnet? Setiap elektron memiliki spin yang menghasilkan momen magnet. biloks maksimum sama dengan jumlah elektron valensi dalam orbital s dan orbital d atau sama dengan nomor golongan. 6. Ni. Cahaya yang diserap akan mengeksitasi elektron ke tingkat energi lebih tinggi dan cahaya yang diteruskan menunjukkan warna senyawa transisi pada keadaan tereksitasi. dan mangan (VIIB) memiliki biloks maksimum berturut-turut +5. Mn. spinnya harus berlawanan) sehingga atom bersifat diamagnetik. semakin kuat sifat magnetnya. Kation logam unsur-unsur transisi umumnya berwarna. Log ( –1 Radio –0 –1 Microwave –2 –3 –4 Inframerah Tampak Ultraviolet Sinar – X –5 –6 –7 –8 –9 –10 /m) 7. kromium (VIB). Fe. Cahaya tampak terdiri atas cahaya merah-kuning-hijau-biru-ungu.

Logam-logam unsur transisi pada umumnya berwarna sehingga banyak digunakan. Menurut teori asam-basa Lewis. 1. Contoh ion kompleks adalah [Fe(H2O)6]3+. Berapakah bilangan oksidasi Mn dalam senyawa MnO2 dan KMnO4? 2. tetapi juga memberikan pengetahuan tentang struktur dan ikatan di dalam senyawa. 1. Keenam orbital d2sp3 selanjutnya dihuni oleh pasangan elektron bebas dari atom O dalam molekul H2O. Jelaskan fakta ini. Dalam ion kompleks. Atom Fe bermuatan 3+ dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d5 4s0. Hal ini dicapai melalui hibridisasi d2sp3. Senyawa B adalah serbuk kuning-kehijauan dan meleleh pada 1.406°C. Proses hibridisasinya adalah sebagai berikut.Kegiatan Inkuiri Unsur-unsur golongan IIA memiliki elektron yang semuanya berpasangan. ion logam transisi menyediakan orbital d yang kosong sehingga berperan sebagai asam Lewis (akseptor pasangan elektron bebas) dan ion atau molekul netral yang memiliki pasangan elektron bebas untuk didonorkan berperan sebagai basa Lewis. Dalam setiap reaksi redoks. dan 3 orbital dari 4p. Mengapa senyawa-senyawa logam transisi berwarna dan berubah warnanya jika ion atau molekul yang terikat pada logam berubah? Pertanyaan tersebut dapat dijawab melalui pembahasan senyawa kompleks dari logam-logam unsur transisi. kation logam unsur transisi dinamakan atom pusat. 1 orbital dari 4s. [Fe(H2O) 6]3+ 3d d2sp3 106 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . di mana kation dari logam transisi berikatan dengan dua atau lebih anion atau molekul netral. Tes Kompetensi Subbab A 3. atom Fe harus menyediakan enam buah orbital kosong. Senyawa A adalah suatu cairan tidak berwarna dengan titik leleh 20°C. yakni 2 orbital dari 3d. tetapi faktanya logam golongan IIA dapat bersifat paramagnetik pada suhu tinggi. artinya mengikat). Oleh karena atom Fe dapat mengikat enam molekul H2O (netral). Manakah yang merupakan senyawa VF3 dan VFs? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Senyawa Kompleks Warna yang tampak dalam senyawa kimia tidak hanya menarik. Ion Kompleks Ion kompleks adalah senyawa ionik. B. dan anion atau molekul netral terikat pada atom pusat dinamakan ligan (Latin: ligare. misalnya untuk pigmen cat atau kaca. mungkinkah KMnO4 berperan sebagai reduktor? Jelaskan. Konfigurasi atom Fe: Fe: [Ar] 3d 4s 4p Konfigurasi dari ion Fe3+: Fe: [Ar] 3d 4s 4p Oleh karena memerlukan enam orbital kosong. hibridisasi yang terjadi adalah d2sp3.

Penulisan rumus kimia untuk ikatan koordinasi dalam senyawa kompleks digunakan tanda kurung siku. Pembentukan kompleks juga dapat mengubah sifat-sifat ion logam. ion kompleks bermuatan 2+. Ketika kedua spesi itu bereaksi membentuk ion kompleks. Ikatan yang terbentuk antara atom pusat dan ligan adalah ikatan kovalen koordinasi.Molekul atau ion yang bertindak sebagai ligan. Hasil analisis air tersebut mengandung besi. Oleh karena senyawa koordinasi bermuatan netral maka jumlah semua muatan harus nol. [Ag(CN)2]–(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) Eo = –0. dan NH3. H2O. yaitu [Cu(NH3)4]2+. Pada senyawa [Cu(NH3)4]SO4. misalnya Cl–. Air tanah nonartesis pada waktu diisap oleh pompa biasanya bening. Ag+ dapat direduksi oleh air dengan potensial reduksi standar: → Ag+(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) Eo = +0. Jadi. Misalnya. Ion kompleks memiliki sifat berbeda dengan atom pusat atau ligan pembentuknya. seperti sifat reduksi atau sifat oksidasi. memiliki muatan 1–.2 Menentukan Bilangan Oksidasi Berapakah biloks atom pusat dalam [Co(NH3)5Cl](NO3)2? Jawab: Gugus NO3 adalah anion nitrat. muatan ion kompleks berasal dari atom pusat. [Fe(SCN)6]3– warnanya menjadi merah darah. muatan ion kompleks dapat dihitung jika muatan anion diketahui. yang terikat pada atom pusat. 2. Muatan dan Bilangan Koordinasi Muatan ion kompleks adalah jumlah muatan atom pusat dan ligannya. ligan dikatakan mengkoordinasi logam sebagai atom pusat. Jika ligan suatu molekul netral maka bilangan oksidasi atom pusat sama dengan muatan ion kompleks. dalam rumus [Cu(NH3)4]SO4 terdiri atas kation [Cu(NH3)4]2+ dan anion SO42–.3 (a) Ligan H2O (b) Ligan NH3 Kegiatan Inkuiri 1. Dalam ion [Cu(NH3)4]2+.799 V – Namun ion [Ag(CN)2] tidak dapat direduksi oleh air sebab ion Ag+ sudah dikoordinasi oleh ion CN– menjadi stabil dalam bilangan oksidasi +1. tetapi setelah dibiarkan beberapa lama air tersebut menjadi kuning. Kata Kunci • • • • • Atom pusat Ligan Teori asam-basa lewis Ikatan kovalen koordinasi Ion kompleks Contoh 4. sedangkan Cl suatu anion bermuatan 1–. Bagaimana Anda menerangkan gejala ini. Jika ion sulfat bermuatan 2–. Selanjutnya. Contohnya. 2. Gambarkan struktur orbital hibrida d2sp3 dari ion Fe3+. sekurang-kurangnya harus memiliki satu pasang elektron valensi yang tidak digunakan. biloks Cu sama dengan +2. CN–. Pada pembentukan ion kompleks. ion SCN– tidak berwarna dan ion Fe3+ berwarna cokelat. NO3–. Senyawa yang terbentuk dari ion kompleks dinamakan senya a kompleks atau koordinasi.3. gambarkan struktur ion kompleks yang dibentuk dari ion Fe3+ dan H2O dalam ion Fe(H2O)63+. dengan kation merupakan ion kompleks. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 107 .31 V → O H H (a) H (b) N H H Gambar 4. seperti ditunjukkan pada struktur Lewis Gambar 4. pada ion kompleks Fe(SCN)2+. Ligan NH3 bersifat netral. Jika ligan suatu molekul netral.

H2C H2N (a) CH2 NH2 CH2 H2 N NH2 CH2 NH2 H2C H2C Co N H2 NH2 NH2 C CH2 H2 Atom dalam ligan yang terikat langsung pada atom pusat dinamakan atom donor. dapat ditentukan bahwa: a. juga beberapa ion kompleks dari tembaga. besi(III) dapat mengkoordinasi enam ion fluorida membentuk [FeF6]3–. boleh jadi hanya beberapa ligan yang terikat. Bilangan koordinasi adalah jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat secara langsung. Misalnya. Dengan demikian. Atom nitrogen dalam NH3 adalah atom donor. Ligan seperti itu dinamakan ligan polidentat (bahasa Latin: bergigi banyak). krom memiliki bilangan koordinasi 6 sebab ada enam atom yang terikat langsung. tetapi dengan ion klorida (ion klorida lebih besar dari ion fluorida) hanya dapat mengkoordinasi sebanyak empat membentuk ion [FeCl4]–. Bilangan Koordinasi. Jika ukuran ligan besar. Bilangan koordinasi Fe = 6 Muatan ion kompleks = 2 + 6 (–1) = –4 Rumus ion kompleksnya adalah [Fe(CN)6]4– 3. Bilangan koordinasi ion logam biasanya dipengaruhi oleh ukuran relatif ion logam dan ligan yang terikat. sedangkan struktur segiempat datar banyak dijumpai dalam senyawa transisi. Contohnya.3 COOH2C N - CH2 COO- OOC H2C N CH2 CH2 CH2 - OOC (c) Gambar 4. Ligan Polidentat (Senyawa Kelat) Ligan yang telah dibahas sebelumnya. Dalam ion [Cr(H2O)4Cl2]+. Struktur tetrahedral lebih umum terdapat pada senyawa bukan transisi. Ligan-ligan ini memiliki atom donor tunggal yang dapat berkoordinasi dengan atom pusat. Rumus ion kompleks dituliskan dalam kurung siku. Bilangan koordinasi Cu = 4 Muatan ion kompleks = 2 + 4 (0) = +2 Rumus ion kompleks adalah [Cu(H2O)4]2+ b. seperti NH3 dan Cl– dinamakan ligan monodentat (bahasa Latin: satu gigi). dan Rumus Ion Kompleks Tentukan muatan. bilangan koordinasi. jika ukuran ligan kecil maka jumlah ligan yang terikat pada ion logam lebih banyak. Berapakah bilangan koordinasi dalam ion [Ag(NH3)2]2+? Oleh karena ada dua atom nitrogen yang terikat langsung pada Ag maka atom perak memiliki bilangan koordinasi 2. atom pusat Cu2+ dan empat buah ligan H2O.[Co(NH3)5Cl](NO3)2 x + 5(0) + (–1) + 2(–1) = 0 Jadi. b. seperti pada platina(II) dan emas(III). atom pusat Fe2+ dan enam buah ligan CN–.4 (a) Struktur etilendiamin (b) Struktur ion kompleks [Co(en)3]3+ (c) Struktur EDTA Menentukan Muatan. Ion kompleks yang memiliki bilangan koordinasi empat dapat berada dalam dua bentuk struktur. Beberapa ligan dapat memiliki dua atau lebih atom donor yang dapat dikoordinasikan dengan ion logam sehingga dapat mengisi dua atau lebih orbital d ion logam. ligan NH3 dalam ion kompleks [Ag(NH3)2]2+. yaitu tetrahedral dan segiempat datar. Sebaliknya. Jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat disebut bilangan koordinasi logam. Jawab: Muatan ion kompleks merupakan jumlah muatan atom pusat dan muatan ligan. biloks kobalt adalah +3. 108 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan rumus ion kompleks yang tersusun dari: a. (b) Contoh 4.

A. Tata Nama Senyawa Kompleks Tata nama senyawa kompleks disusun berdasarkan aturan Alfred erner.4b). 3. Mahir Menjawab Suatu ion kompleks mempunyai atom pusat Fe3+. Ion EDTA4– memiliki enam atom donor (4 dari gugus COO–. Muatan ion kompleks = 3+ (4 . Nama ligan diurut menurut alfabetis (urutan ligan adalah pertama nama ligan negatif. [Fe(H2O)(S2O3)5]–6 Pembahasan Urutan penulisan ion kompleks: 1. Jika bilangan koordinasi = 6 maka rumus ion kompleks tersebut . dan seterusnya. Zat pengkelat seperti EDTA pada Gambar 4. Contoh ligan polidentat seperti etilendiamin (disingkat en) dengan rumus struktur pada Gambar 4. nama atom pusat dituliskan sama seperti nama unsur dan diikuti oleh angka romawi dalam kurung yang menunjukkan bilangan oksidasinya. –2) =3+0–4 = 1– Jadi. Jika kompleks suatu anion. seperti mioglobin dan oksihemoglobin. ligan netral 3. amina (NH3). 7. Ligan en memiliki dua atom nitrogen. kecuali empat ligan yang sudah dikenal umum. Jika lebih dari satu ligan yang sama digunakan kata depan di– (dua). penomoran menggunakan awalan bis– (dua). [Fe(H2o)4(s2o3)2]–1 E. 0) + (2 . ligan polidentat juga dikenal sebagai zat pengkelat. ligan negatif Muatan atom pusat Fe = 3+ (=biloks Fe) Jadi jumlah ligan yang diikat = 6 (2 × biloks atom pusat). masing-masing dengan sepasang elektron bebas yang siap didonorkan. dan Cd2+. Aturan penamaannya adalah sebagai berikut. dan nama ligan positif). karbonil (CO). Dalam sistem tubuh terdapat zat pengkelat. 2 dari atom N). terutama dalam menentukan kadar ion kalsium dalam air. Tata nama untuk ligan netral digunakan nama molekulnya. Ion kompleks [Co(en)3]3+ mengandung tiga ligan etilendiamin. Dalam bidang kedokteran zat pengkelat sering digunakan untuk mengeluarkan ion logam. ion kompleksnya: [Fe(H2O)4(S2O3)2]–1. dan nitrosil (NO). nama ligan netral. Dengan EDTA. (D) UNAS 2004 4. seperti a ua (H2O). pakar Kimia Swiss yang sudah bekerja meneliti senyawa kompleks lebih dari 60 tahun. seperti Hg2+.4a.. Atom-atom donor ini harus saling berjauhan agar keduanya dapat mengkoordinasi ion logam membentuk kompleks dengan posisi berdampingan. tris– (tiga). Muatan ion kompleks = muatan atom pusat + (4 × muatan H2O) + (2 × muatan S2O3). 8. atom pusat 2.Oleh karena ligan polidentat dapat mencengkeram ion logam dengan dua atau lebih atom donor. 4. contoh: Ligan F Cl– Br– I– CN– NO2– ONO– – Nama Fluoro Kloro Bromo Iodo Siano Nitro Nitrito Ligan NO OH O2– NH2– C2O4– CO32– – 3 – Nama Nitrato Hidrokso Okso Amido Oksalato Karbonato 2. dengan ligan molekul H2O dan ion S2O32–. dan tetrakis– (empat). Tata nama untuk ligan bermuatan negatif ditambah akhiran –o. Jika nama ligan dimulai dengan huruf vokal untuk ligan polidentat. 1. 6. tetra– (empat). Kata Kunci • • • • • Bentuk struktur tetrahedral Bentuk struktur segiempat datar Ligan monodentat Ligan polidentat Zat pengkelat Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 109 . Jika kompleks suatu kation atau molekul netral. Ion kompleks tersebut membentuk struktur koordinasi oktahedral dengan atom kobalt(III) sebagai atom pusatnya (Gambar 4. [Fe(H2o)5(s2o3)]–2 C. Pb2+.. tri– (tiga). [Fe(H2o)2(s2o3)4]+5 B. tingkat kesadahan air dapat diukur.. Nama ligan dituliskan terlebih dahulu diikuti nama atom pusat.4c sering digunakan dalam analisis kimia. penulisan nama dimulai dari kation diikuti nama anion. 5. [Fe(H2o)3(s2o3)3]3 D.

ion perklorat bermuatan 1–. diikuti angka romawi yang menyatakan bilangan oksidasi logam.5 Menentukan Rumus Senyawa Kompleks dari Namanya Tuliskan rumus untuk senyawa kompleks difluorobis(etilendiamin)kobalt(III) perklorat. Contoh ion kompleks berupa kation: [Co(NH3)6]Cl3 heksaaminkobalt(III) klorida [Pt(NH3)4Cl2]2+ ion tetraamindikloroplatina(IV) [Co(NH3)6]Cl3 heksaaminkobalt(III) klorida Contoh ion kompleks yang netral: diamintetrakloroplatina(IV) [Pt(NH3)2Cl4] [Co(NH3)3(NO2)3] triamintrinitrokobalt(III) [Ni(H2NCH2CH2NH2)2Cl2] diklorobis(etilendiamin)nikel(II) Contoh ion kompleks berupa anion: kalium heksanitrokobaltat(III) K3[Co(NO2)6] 2– [PtCl6] ion heksakloroplatinat(IV) natrium heksaklorostanat(IV) Na2[SnCl6] 9. kemudian nama atom pusat. Contoh 4. Dengan demikian. Penulisan ligan diurut secara alfabet: tetraa ua. Dengan mengikuti aturan (8): kation ditulis terlebih dahulu. (a) [Cr(H2O)4Cl2]Cl.4 Penamaan Senyawa Kompleks dari Rumusnya Apakah nama senyawa berikut. Dengan demikian. (b) K2[Ni(CN)4] Jawab: (a) Ion kompleks adalah suatu kation bermuatan 1+. ion kompleks adalah suatu kation yang bermuatan: (Co + 2en +2Cl–) = +3 + 0 – 2 = 1+. diikuti dikloro. (b) Ion kompleks berupa anion bermuatan 2–. Contoh 4. Ligan terdiri atas 4 molekul a ua (aturan 2) dan 2 ion kloro (aturan 1). dua etilendiamin. Dengan demikian. rumus senyawa kompleks tersebut adalah [Co(en)2F2]ClO4. Dengan demikian. Jadi. nama senyawa kompleks ditulis sebagai: kalium tetrasianonikelat(II). Nama ligan ditulis terlebih dahulu. tetraa uadikloro.Jika kompleks suatu anion. kemudian anion kompleks. nama senyawa kompleks tersebut adalah tetraa uadiklorokrom(III) klorida. Jawab: Ion kompleks mengandung dua ion fluorida. 110 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . akhiran –at ditambahkan kepada nama induk logam. Menurut aturan (9): anion ditambah akhiran –at sehingga ditulis sebagai nikelat Penulisan ligan mengikuti aturan di atas menjadi tetrasiano. Oleh karena jumlah total muatan ion kompleks 1+. dan kobalt dengan biloks +3.

dan milerit masing-masing rumus molekulnya adalah . Kerjakanlah di dalam buku latihan. Hanya tembaga yang dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. pirolusit. Fe2O3 NiS D. TiO2. CuFeS2 C. unsur-unsur logam bereaksi dengan belerang atau oksigen yang terdapat di kerak bumi sehingga terbentuk mineral dari unsur-unsur transisi. ZnS B. 4. TiO2. MnO2. Fe2O3.. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 111 . rumus molekulnya adalah TiO2.4. MnO2. dan karbonat. Tabel 4.Tes Kompetensi Subbab B mengkoordinasi empat molekul air dan dua ion klorida.. NiS. KMnO4. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi Umumnya unsur-unsur transisi periode keempat terdapat dalam bentuk oksida.5. NiS. muatan. seperti ditunjukkan pada Tabel 4. MnO2. A. Selama dalam perjalanan menuju kerak bumi. hematit. mineral dari logam-logam transisi pada umumnya dalam bentuk oksida atau sulfida dan sebagian dalam bentuk senyawa karbonat. Mineral dapat dijadikan sumber material untuk memproduksi bahanbahan komersial yang disebut bijih logam. Fe3O4. tampak bahwa bentuk oksida merupakan mineral paling banyak ditemukan di alam sebab hampir semua material alam mengandung oksigen. CuS. (C) UNAS 2004 Kobalt Nikel Tembaga Seng Oleh sebab itu. Tentukan bilangan koordinasi.. Keberadaan unsur-unsur transisi dalam bentuk oksidasi dan sulfida disebabkan unsur-unsur logam yang berasal dari perut bumi terdesak menuju kerak bumi akibat tekanan magma. 1. dan NiS. MnO2. Sumber bijih logam tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fe2O3. 2. ZnS Pembahasan Fe2O 3 : hematit MnO2 : pirolusit NiS : milerit ZnS : spakrit Cu2S : kalkosit CuFeS2 : kalkopirit TiO2 : rutil ZnCO3 : smitsonit KMnO4 : kalium permanganat Jadi.4 Sumber Mineral Unsur Transisi Logam Titanium Vanadium Kromium Mangan Besi Mineral Rutil Ilmenit Vanadit Kromit Pirolusit Hematit Magnetit Pirit Siderit Smaltit Kobaltit Nikelit Kalkosit Kalkofirit Malasit Spalerit Komposisi TiO2 FeTiO3 Pb3(VO4)2 FeCr2O4 MnO2 Fe2O3 Fe3O4 FeS FeCO3 CoAs2 CoAsS NiS Cu2S CuFeS Cu2CO3(OH)2 ZnS Sumber: General Chemistry . Hal ini disebabkan tembaga tergolong unsur logam yang relatif sukar dioksidasi. Fe2O3. MnO2. Tuliskan nama senyawa berikut: (a) [Fe(NH3)3Br2]NO3. Jika dilihat pada Tabel 4. ZnCO3 E. (b) (NH4)2[CuBr4] Tuliskan rumus untuk natrium dia uabisoksalatokobaltat(III). Fe2O3. 1990 Mahir Menjawab Rutil. Berapakah muatan senyawa kompleks yang dibentuk dari ion logam platina(II) yang mengikat dua molekul amonia dan dua ion bromin? Tuliskan rumus senyawa kompleksnya. dan rumus ion kompleks yang tersusun dari krom(III) yang 3. C. sulfida.

cat. kuat. senyawa titanium digunakan sebagai pigmen warna putih. Titanium dua kali lebih kuat daripada aluminium. asam nitrat. Titanium(IV) oksida merupakan material padat yang digunakan sebagai pigmen putih dalam kertas. keras. dan stabil pada suhu tinggi. dan memiliki densitas rendah (4. umumnya terdapat dalam bentuk senyawa dengan biloks +3. Mesin pesawat terbang memerlukan bahan yang bermassa ringan. dan mesin mobil. → FeTiO3(s) + H2SO4(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + TiO32+(aq) + 2SO42–(aq) + 2H2O( ) Campuran hasil reaksi dimasukkan ke dalam vakum agar terbentuk FeSO4. Kalimantan Barat Kegiatan Inkuiri Jika di suatu daerah terdapat sumber tembaga. larutan NaOH panas. Sekilas Kimia Titanium: Logam Berteknologi Tinggi Titanium merupakan logam yang keras. seperti pipa. Selain ringan dan tahan suhu tinggi. Hal ini disebabkan dalam semua senyawanya skandium memiliki konfigurasi elektron ion Sc3+. ScCl3. sedangkan sifat warna dan kemagnetan ditentukan oleh konfigurasi elektron dalam orbital d. bahkan terhadap larutan gas klorin. terutama pesawat terbang bermesin jet. Rutil diolah dengan klorin membentuk TiCl4 yang mudah menguap. seperti emas juga cukup melimpah. dan Sc2(SO4)3.51 g cm–3). biasanya logam mulia lain. Titanium tidak bereaksi dengan air laut. 1. Logam skandium dibuat melalui elektrolisis lelehan ScCl3. tidak berwarna dan bersifat diamagnetik. 112 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi 45% lebih ringan. selanjutnya hidrat dikeluarkan melalui pemanasan membentuk TiO2 murni. tahan panas (titik leleh 1. Titanium merupakan logam tahan karat karena permukaannya dilindungi lapisan tipis oksidanya. Sisa campuran dipanaskan menjadi titanium(IV) oksida hidrat (TiO2. dan kosmetik. Titanium seperti baja. titanium banyak dipakai untuk bahan struktural. tabung reaksi dalam industri kimia. Cari informasi berapa kadar emas di pertambangan Freeport Provinsi Papua. kemudian dipisahkan dari pengotor dan dibakar menjadi TiO2. plastik. Sumber utama titanium(IV) oksida adalah bijih rutil (matrik TiO2) dan ilmenit (FeTiO3). → TiCl4(g) + O2(g) ⎯⎯ TiO2(s) + Cl2(g) Ilmenit diolah dengan asam sulfat membentuk senyawa sulfat yang mudah larut dalam air. Walaupun ada. Oleh karena kerapatan titanium relatif rendah dan kekerasan tinggi. seperti Boeing 747.6% massa kulit bumi).7H2O padat yang mudah dikeluarkan.org 2. logam titanium tahan terhadap cuaca sehingga banyak digunakan untuk material. tetapi 60% lebih berat. Skandium (Sc) Scandium adalah unsur yang jarang terdapat di alam. Sifat-sifat senyawa skandium semuanya mirip. Misalnya. wikipedia.H 2O). scandium digunakan sebagai filamen lampu yang memiliki intensitas tinggi.2H2O Sulawesi Tengah CuFeS2 Pegunungan Jayawijaya. Sifat ini menjadikan titanium sebagai pilihan yang tepat untuk bahan pada aplikasi penerbangan.668°C). Sumber: www. Umumnya. pompa. Sc2O3.5 Logam Besi Sumber Bijih Logam di Berbagai Daerah di Indonesia Mineral Hematit Magnetit Siderit Pirit Nikelit Garnerit Kalkopirit Rumus Daerah Nikel Tembaga Fe2O3 Kalimantan Barat Fe3O4 Sumatra Barat FeCO3 Sumatra Selatan FeS2 Sulawesi Tengah NiS Sulawesi Tengah H2(NiMg)SiO4. seperti rangka dan mesin pesawat. Titanium (Ti) Titanium merupakan unsur yang tersebar luas dalam kulit bumi (sekitar 0.Tabel 4. Dalam jumlah kecil. Titanium akan menjadi lebih kuat jika membentuk alloi dengan aluminium dan vanadium. fiber sintetik.

FeCr2O4. getas. Titanium(II) tidak stabil dalam bentuk larutan. Vanadium(V) oksida digunakan sebagai katalis pada pembuatan asam sulfat. ferrovanadium dihasilkan melalui reduksi campuran V2O5 dan Fe2O3 oleh aluminium. Untuk membuat paduan tidak perlu logam murninya. +3. dan dapat mempertahankan permukaan tetap mengkilap dengan cara mengembangkan lapisan film oksida. Akan tetapi. 2001 Gambar 4. Kromium(II) dalam air merupakan reduktor kuat. Logam vanadium murni diperoleh melalui reduksi elektrolitik leburan garam VCl2. ion dikromat (Cr2O72–)dapat direduksi menjadi ion Cr3+: → Cr2O72–(aq) + 14H+(aq) + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+(aq) + 7H2O( ) Tabel 4. Logam vanadium menyerupai baja berwarna abu-abu dan bersifat keras serta tahan korosi.6 Senyawa Kromium dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 CrX2 +3 +6 CrX3.02% massa kulit bumi. Na2CrO4. Contohnya. Vanadium (V) Vanadium tersebar di kulit bumi sekitar 0. Dalam larutan air. kromium(VI) terdapat sebagai ion kromat. Misalnya.5 Warna hijau emerald pada batu perhiasan disebabkan adanya ion Cr3+. Dalam larutan basa. kalor 3. Vanadium umumnya digunakan untuk paduan dengan logam besi dan titanium. larutan ini bersifat karsinogen (berpotensi menimbulkan kanker).→ TiO2. Kromium(VI) dalam larutan asam tergolong oksidator kuat. +6. baja sangat keras yang digunakan pada bagian mesin dan poros as. dan Cr(OH)3 K2Cr2O7. Cr2O3. kemudian ditambahkan besi untuk membentuk baja vanadium. → CrO42–(aq) + 4H2O( ) + 3e– ⎯⎯ Cr(OH)3(s) + 5OH–(aq) Kromium(VI) oksida (CrO3) larut dalam air membentuk larutan asam kuat yang berwarna merah-jingga: → 2CrO3(s) + H2O( ) ⎯⎯ 2H+(aq) + Cr2O72–(aq) Campuran krom(VI) oksida dan asam sulfat pekat digunakan sebagai pembersih untuk menghilangkan bahan organik pada alat-alat laboratorium. Ti3+ terdapat sebagai ion Ti(H2O)63+ berwarna ungu. tetapi daya oksidatornya berkurang. Pb3(VO4)2. yang dapat dioksidasi menjadi titanium(IV) oleh udara. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 113 . yang dapat direduksi oleh karbon menghasilkan ferrokrom. Sumber utama vanadium adalah vanadit. tetapi lebih stabil dalam bentuk oksida padat sebagai TiO atau sebagai senyawa halida TiX2. Kromium dapat membentuk senyawa dengan biloks +2. Kromium (Cr) Bijih kromium paling murah adalah kromit. 4.H2O(s) ⎯⎯ TiO2(s) + H2O(g) Senyawa titanium(III) dapat diperoleh melalui reduksi senyawa titan yang memiliki biloks +4. FeCr2O4(s) + 4C(s) ⎯⎯ Fe–2Cr(s) + 4C(g) → Logam kromium banyak digunakan untuk membuat pelat baja dengan sifat keras. dan CrO3 Sumber: Chemistry for You.

7. Beberapa jenis mangan yang umum ditunjukkan pada Tabel 4. dan tungsten yang digunakan dalam instrumentasi dan alat-alat kedokteran (Gambar 4. tetapi umumnya +2 dan +7. Besi murni berwarna putih kusam yang tidak begitu keras dan sangat reaktif terhadap zat oksidator sehingga besi dalam udara lembap teroksidasi oleh oksigen dengan cepat membentuk karat. yang berwarna merah muda. Sumber: Encarta: Reference Library. Besi (Fe) Besi merupakan logam yang cukup melimpah dalam kulit bumi (4. 2005. berwarna putih kebiruan. Larutan garam kobalt(II) mengandung ion Co(H2O)62+ yang memberikan warna merah muda. dan +4 juga dikenal. tetapi dapat ditemukan dalam bijih smaltit (CoAs2) dan kobaltit (CoAsS) dalam kadar yang memadai jika diproduksi secara ekonomis. MnSO4. Dalam larutan. tembaga. Salah satu sumber mangan adalah batuan yang terdapat di dasar lautan dinamakan pirolusit. dan banyak digunakan untuk membuat paduan.mpi. Tabel 4.7%). Kobalt bersifat keras. seperti ditunjukkan pada Tabel 4. MnS. Baja perak merupakan paduan antara besi.7H2O. dan Fe(SCN)3 Fe3O4 dan KFe[Fe(CN)6] Di dalam air. +1. Suatu batuan yang mengandung campuran mangan dan oksida besi. bijih besi. seperti baja perak (stainless steel). Fe2O3. Kegunaan umum mangan adalah untuk membuat baja yang digunakan untuk mata bor (pemboran batuan). emas sebagai pendapatan tertinggi Indonesia. Mn2+ membentuk Mn(H2O)62+. Besi(III) dalam bentuk ion Fe(H2O)63+ tidak berwarna. Tahukah Anda bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terbesar penghasil tembaga? Yaitu ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan Chili. mangan. Indonesia juga memproduksi nikel.7 Senyawa Mangan dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 +4 +7 Mn(OH)2. K3[Fe(CN)6]. Di antara mineral tersebut. dan K4Fe(CN)6 FeCl3. Mangan (Mn) Mangan relatif melimpah di alam (0. 114 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan MnCl2 MnO2 KMnO4 6. dan emas dengan jumlah yang besar. garam besi(II) berwarna hijau terang akibat membentuk ion Fe(H2O)62+. tetapi larutan garamnya berwarna kuning-cokelat akibat terbentuknya ion Fe(OH)(H2O)52+ yang bersifat basa. Tabel 4. walaupun senyawa kobalt dengan biloks 0.6 Isotop kobalt digunakan untuk perawatan pasien kanker.au 5.9. Mangan(VII) terdapat sebagai ion permanganat (MnO4–) yang banyak digunakan sebagai pereaksi analitik. Kobalt dapat membentuk berbagai senyawa koordinasi.org. Produksi terbesar emas berasal dari Papua.Sekilas Kimia Tambang Logam Transisi Di Indonesia Kekayaan alam Indonesia sangat berpotensi dan bernilai ekonomi tinggi.6). Mangan terdapat dalam semua biloks mulai dari +2 hingga +7.8 Senyawa Besi dan Biloksnya Biloks +2 +3 Campuran +2 dan +3 Senyawa FeS. FeSO4. Sumber: Chemistry for You. Kobalt (Co) Walaupun kobalt relatif jarang terdapat di alam. www. Mineral-mineral dan produk yang berhubungan dengannya merupakan 19% dari total eksport negara Indonesia. Selain tembaga. 2001 Gambar 4.7.1% kulit bumi). Kobalt utamanya memiliki biloks +2 dan +3.

Oleh karena beracun.8 Tembaga digunakan untuk kabel listrik. CuSO4. dan digunakan untuk melapisi logam yang lebih reaktif.11 Senyawa Tembaga dan Biloksnya Biloks Senyawa +1 +2 Cu2O. Tabel 4. Nikel (Ni) Kelimpahan nikel dalam kulit bumi berada pada peringkat ke-24. antimon.2H2O. Co2O3.8). Jelaskan kegunaan unsur transisi dalam bidang industri. [Ni(H2O)6]Cl2. CuCl2.Tabel 4. 1. Selain itu. bakteri. [Co(H2O)6](NO3)2. tetapi dalam jumlah besar sangat beracun. Walaupun tembaga tidak begitu reaktif. tetapi dapat juga terkorosi. tahan terhadap korosi. Kerjakanlah di dalam buku latihan. dan [Cu(H2O)6](NO3)2 Sumber: Sougou Kagashi Tembaga dalam jumlah sedikit diperlukan oleh tubuh sebagai perunut. NiO. dan belerang. Logam nikel berwarna putih seperti perak dengan konduktivitas termal dan listrik tinggi.10. [Ni(H2O)6]SO4 Sumber: Chemistry for You. Gambar 4. [Co(H2O)6]Cl2. digunakan untuk membuat baling-baling kapal laut. Kegiatan Inkuiri Di antara logam unsur-unsur transisi periode 4. Senyawa koordinasi nikel(II) dapat dilihat pada Tabel 4. Co2O3. Tembaga (Cu) Tembaga memiliki sifat konduktor listrik sangat baik sehingga banyak digunakan sebagai penghantar listrik.5H2O. → 3Cu(s) + 2H2O( ) + SO2(g) + 2O2(g) ⎯⎯ Cu(OH)4SO4 Tabel 4.10 Senyawa Nikel dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 NiCl2. NiS. Larutan garam nikel(II) dalam air mengandung ion Ni(H2O)62+ yang berwarna hijau emerald. K3[Co(CN)6].9 Biloks +2 +3 Senyawa Kobalt dan Biloksnya Senyawa CoSO4. misalnya untuk kabel listrik (Gambar 4. 9. manakah yang tergolong bersifat racun bagi makhluk hidup? Bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh logam tersebut? Diskusikan dalam kelas. terdapat dalam bijih bersama-sama dengan arsen.7 Paduan logam nikel dengan tembaga membentuk alloi yang disebut monel. dan [Co(NH3)6]Cl3 8. dan CoS CoF3. Tes Kompetensi Subbab C 2. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 115 . Senyawa nikel umumnya memiliki biloks +2. Warna kemerah-merahan dari tembaga berubah menjadi kehijau-hijauan akibat terkorosi oleh udara membentuk patina. garam tembaga digunakan untuk membunuh jamur. dan alga. dan CuCl CuO. Tuliskan sumber mineral unsur transisi yang Anda ketahui. tembaga tahan terhadap cuaca dan korosi. Nikel juga digunakan secara luas dalam bentuk paduan dengan besi membentuk baja. Cu2S. 2001 Gambar 4.

kalor yang dilepaskan dipakai untuk memanaskan tanur. dan pemurnian logam (lihat Gambar 4. 3. Beberapa metode pemurnian di antaranya elektrolisis (nikel dan tembaga). Pengolahan Logam (Metalurgi) Aplikasi pengetahuan dan teknologi dalam pengolahan bijih sampai menjadi logam dinamakan metalurgi. Batu kapur berfungsi sebagai sumber oksida untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. 1. Pirometalurgi Besi Sejumlah besar proses metalurgi menggunakan suhu tinggi untuk mengubah bijih logam menjadi logam bebas dengan cara reduksi. → 2C(s) + O2(g) ⎯⎯ 2CO(g) Δ H = –221 kJ Logam + pengotor Pemurnian logam Daur ulang Limbah logam Produk barang Gambar 4. dan kapur) dimasukkan ke dalam tanur melalui puncak tanur.000°C). 2. Oleh karena itu. Kokas is heated coal without air. mengandung 80%–90% karbon. yang merupakan reaktor kimia dan beroperasi secara terus-menerus (Gambar 4.300°C. containing 80–90% carbon. Proses ini melibatkan tahap pengolahan awal atau pemekatan. reduksi bijih logam menjadi logam bebas.900°C). Pengolahan awal (pemekatan) Bijih logam yang masih mengandung pengotor dihancurkan dan digiling hingga terbentuk partikel-partikel berukuran kecil. Kokas berperan sebagai bahan bakar dan sebagai reduktor.9). kokas. uap air berguna untuk mengendalikan suhu tanur agar tidak terlalu tinggi ( 1. dan peleburan ulang (besi). Pemurnian Logam yang diperoleh pada tahap pengeringan dan pembakaran masih mengandung pengotor sehingga perlu dilakukan pemurnian. bijih besi direduksi oleh gas CO dan H2 (hasil reaksi udara panas dan kokas) membentuk besi tuang. Penggunaan kalor untuk proses reduksi disebut pirometalurgi. Udara panas yang mengandung oksigen disemburkan ke dalam tanur dari bagian bawah untuk membakar kokas. Pada proses tersebut bijih murni direduksi dari oksidanya menjadi logam bebas. Reduksi besi oksida dilakukan dalam tanur sembur (blast furnace). Udara panas juga mengandung uap air yang turut masuk ke dalam tanur dan bereaksi dengan kokas membentuk gas CO dan gas H2. Di dalam tanur. Persamaan reaksinya: → Fe3O4(s) + 4CO(g) ⎯⎯ 3Fe( ) + 4CO2(g) → Fe3O4(s) + 4H2(g) ⎯⎯ 3Fe( ) + 4H2O(g) Δ H = –15 kJ Δ H = +150 kJ 116 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Material yang tidak diperlukan dikeluarkan dengan cara magnetik atau metode pengapungan (flotasi) hingga terbentuk bijih murni. oksigen bereaksi dengan kokas membentuk gas CO. → C(s) + H2O(g) ⎯⎯ CO(g) + H2(g) Δ H = +131 kJ Reaksi kokas dan oksigen bersifat eksoterm. Pengeringan dan pembakaran Bijih murni dikeringkan dan dilebur (direduksi). Reaksinya melepaskan kalor hingga suhu tanur sekitar 2. distilasi (seng dan raksa). Proses reduksi dalam industri logam disebut peleburan (melting). Campuran material (bijih besi.D.9 Proses ekstraksi dan daur ulang logam Catatan Note Kokas adalah batu bara yang dipanaskan tanpa udara.10). Mineral Ditambang Ekstraksi Ekstraksi (peleburan) Bijih dipekatkan 1. Pirometalurgi diterapkan dalam pengolahan bijih besi. Pada bagian atas tanur ( 1. sedangkan reaksi dengan uap air bersifat endoterm.

Oleh karena terak lebih ringan dari besi tuang.Batu kapur yang ditambahkan ke dalam tanur.5%) yang mengandung logam lain.11 Pipa buang dan uap air Konventer Besi cair 150 – 300 ton Besi tuang dari tanur sembur dipindahkan ke tungku basic oksigen dijadikan baja karbon. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 117 . pengubahan besi menjadi baja merupakan proses oksidasi untuk mengeluarkan pengotor.12 Skema reaktor Bessemer Besi cair Pada proses ini. besi cair hasil dari tanur sembur dimasukkan ke dalam reaktor silinder. Pembuatan Baja Baja merupakan paduan (alloi) yang digolongkan sebagai baja karbon (kandungan karbon di atas 1. 1) Proses Bessemer Gas oksigen 1000°C 1500°C Semburan udara panas 1900°C Udara + uap air panas Cairan Lumpur Besi tuang cair Gambar 4.000oC terurai menjadi kapur tohor. Oksidasi besi dilakukan dengan berbagai cara. Co. panas di sekitarnya diserap hingga mencapai suhu ± 1. Persamaan reaksinya: → CO2(g) + C(s) ⎯⎯ CO(g) Δ H = +173 kJ Oleh karena bersifat endoterm. Kapur ini bekerja mereduksi pengotor yang ada dalam bijih besi. a. dan Mo. Gambar 4. seperti Cr.10 Skema pirometalurgi besi Gas buang Sumber: Chemistry (McMurry). Akan tetapi. juga dapat melindungi besi tuang dari oksidasi (lihat Gambar 4. pada 1. Besi tuang hasil olahan berkumpul di bagian dasar tanur.900°C) direduksi oleh kokas membentuk gas CO.11). Mn. terak mengapung di atas besi tuang dan mudah dipisahkan. tetapi dua cara umum yang biasa digunakan pada pembuatan baja adalah proses perapian terbuka (open hearth) dan proses essemer (basic o ygen). Pengolahan besi dari bijihnya merupakan proses reduksi. bersamasama terak (pengotor). Sifat-sifat mekanik baja ditentukan oleh komposisi kimianya.500°C. Udara panas disemburkan dari lubang-lubang pipa untuk mengoksidasi karbon dan zat pengotor yang masih tersisa. 2001 Gambar 4. seperti pasir atau oksida fosfor. Δ → CaCO3(s) ⎯⎯ CaO( ) + CO2(g) → CaO( ) + SiO2( ) ⎯⎯ CaSiO3( ) → CaO( ) + P2O5( ) ⎯⎯ Ca3(PO4)2( ) Bijih besi + kokas + kapur Gas buang Gas CO2 yang dihasilkan dari penguraian batu kapur pada bagian bawah tanur (sekitar 1.

V. yaitu pemekatan. Pengotor seperti Mn. atau kromium. Tahap Penghalusan Baja Karbon Tahap penghalusan melibatkan oksidasi karbon dan pengotor secara terus-menerus. Udara ditiupkan ke seluruh lelehan besi glubal (bijih besi yang telah dipanaskan dalam tanur dengan batu bara atau kayu). seperti nikel. atau W dapat ditambahkan pada baja agar menghasilkan paduan yang memiliki sifat-sifat tertentu. membentuk oksida. ditambahkan logam mangan. logam lain. Ni. pipa ledeng. Jenis fluks bergantung pada pengotor. Sebelum dikeluarkan dari tanur.com Δ → SiO2(s) + MgO(s) ⎯⎯ MgSiO3( ) Δ → P4O10(s) + 6CaO(s) ⎯⎯ 2Ca3(PO4)2( ) Gambar 4. Si dan Mn dioksidasi pertama kali menjadi terak. mangan. dan pengotor lain. Cr. dan kawat pagar. b. Cr 19%. Semburan udara panas mengandung oksigen dilewatkan melalui permukaan besi dan bereaksi dengan pengotor. Kalsinasi adalah proses pemanasan di bawah titik leleh zat untuk menghilangkan pengotor. 2) Proses Perapian Terbuka Pada proses perapian terbuka digunakan reaktor serupa mangkuk yang memuat sekitar 100–200 ton besi cair. Kapur ini bergabung dengan fosfat. 2. proses reduksi. Reaksi yang terjadi: Δ → Mn( ) + FeO( ) ⎯⎯ (Fe–MnO)( ) feromangan Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. dan direaksikan kembali dengan suatu fluks. dituang dari konverter dan ditambahkan sejumlah tertentu karbon dan logam. Metalurgi Tembaga Langkah-langkah pada pengolahan tembaga tidak berbeda dengan pengolahan besi. 1997 Dia berperan besar dalam usaha mempercepat proses pembuatan baja pada pertengahan abad 19 dengan konverternya yang terkenal. seperti Co. Oksidasi termal karbon meningkatkan suhu dalam mangkuk yang menyebabkan fluks batu kapur terkalsinasi menghasilkan kapur tohor yang mengambang di atas lelehan. silikat. 118 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Baja feromangan biasanya dipakai untuk membuat kerangka beton bangunan. sulfat. diikuti oleh oksidasi karbon menjadi CO yang menimbulkan agitasi dan busa di atas mangkuk. Baja jenis feromangan mutunya kurang baik dan harganya relatif murah.13 Baja stainless steel (Fe 72%. melibatkan tiga tahap. dan Ni 9%) banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga dan alat kedokteran. Besi murni yang masih meleleh. Untuk menjaga besi tetap cair maka atap wadah dibentuk cembung agar dapat memantulkan kalor ke arah permukaan besi cair. dan pemurnian. P dan Si bereaksi dengan oksigen . Zat tambahan ini mengubah lelehan besi menjadi baja.Sekilas Kimia Henry Bessemer (1813–1898) Persamaannya: → C(s) + O2(g) ⎯⎯ CO2(g) → Si( ) + O2(g) ⎯⎯ SiO2( ) Δ 2Fe( ) + O2(g) ⎯⎯ 2FeO( ) → Δ Δ Untuk mereduksi kembali FeO yang turut teroksidasi.nusaweb. Jika pengotor adalah mangan (basa) maka fluks yang bersifat asam ditambahkan (silika). Δ → MnO(s) + SiO2(s) ⎯⎯ MnSiO3( ) Jika pengotor silikon atau fosfor (asam) maka fluks yang bersifat basa ditambahkan (CaO atau MgO): Sumber: www. yaitu alloi yang sangat terkenal karena kekuatannya.

b. dan udara dialirkan hingga berbusa. sedangkan Cu2+ direduksi pada katode. Reaksi yang terjadi: Buih bercampur bijih tembaga Udara bertekanan → 2CuS(s) + 3O2(g) ⎯⎯ 2CuO(s) + 2SO2(g) Pemanggangan bersifat eksoterm sehingga setelah pemanggangan dimulai tidak perlu ditambahkan panas lagi. Nikel tetap berada dalam larutan. Apakah seng akan terakumulasi dalam larutan elektrolit selama pemurnian logam tembaga? Jelaskan. Tahap Pemekatan Proses pemekatan tembaga dari bijihnya dilakukan dengan cara pengapungan (flotasi). Kata Kunci • • • • Metalurgi Pirometalurgi Reaksi eksoterm Reaksi endoterm Tes Kompetensi Subbab 1. Pemurnian Pemurnian tembaga dilakukan melalui elektrolisis. → Ni2+(aq) + 2e ⎯⎯ Ni(s) Eo = –0.34 V Cu (aq) + 2e ⎯⎯ Cu(s) Oleh karena potensial reduksi standar nikel lebih negatif dari tembaga.6 Pengotor dalam Proses Pemurnian Tembaga Logam nikel adalah salah satu pengotor pada bijih tembaga. dan aluminium juga digunakan sebagai reduktor jika karbon yang dipakai tidak cocok. kemudian direduksi dengan cara pemangggangan. c. 2001 Gambar 4. misalnya saponin. Untuk kebutuhan penghantar listrik.14 Proses pemekatan dengan cara flotasi katode anode Uap logam tembaga meninggalkan reaktor dan terkondensasi menjadi cair.a. Apa yang terjadi dengan nikel jika logam tembaga dimurnikan secara elektrolisis? Jawab: Untuk menjawab pertanyaan tersebut harus diketahui potensial elektrode standar. Lumpur anode Sumber: Chemistry: The Central Science. Proses Reduksi Setelah bijih tembaga dipekatkan (tembaga sulfida). Untuk memperoleh logam tembaga dilakukan dengan cara reduksi tembaga oksida dengan karbon sebagai reduktor: Δ → CuO(s) + C(s) ⎯⎯ Cu(g) + CO(g) Pengotor Pengaduk Gambar 4. Zat pengapung berupa surfaktan (memiliki ujung polar dan nonpolar). Pada proses ini.28 V 2+ → Eo = +0. Logam tembaga yang akan dimurnikan ditempatkan sebagai anode. Seng adalah pengotor lain dalam tembaga. nikel tidak akan tereduksi. Proses kimia apakah yang diharapkan pada pengolahan bijih besi dalam tanur? Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 119 . Adapun partikel yang tidak terbasahi menempel pada busa dan mengapung di atas permukaan tanki. Contoh 4.14.15). D 2. bijih dihancurkan menjadi serbuk.15 Pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. kemudian dicampurkan dengan zat pengapung. yang selanjutnya memadat. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4. wadah elektrolisis diisi tembaga(II) sulfat. seperti natrium. Hidrogen dan logam aktif. dan lempeng tembaga murni ditempatkan sebagai katode. magnesium. Hasil reduksi pada tahap ini dinamakan tembaga blister yang kemurniannya mencapai 98%. tembaga harus dimurnikan melalui elektrolisis (Gambar 4. Partikel-partikel yang terbasahi oleh air seperti pengotor berada di dasar tanki. Kerjakanlah di dalam buku latihan.

7. 11. 15. Nikel (Ni). Unsur-unsur transisi periode keempat di alam terdapat dalam bentuk oksida. 5. dan titik didih serta titik leleh naik-turun. Tembaga (Cu). Ion kompleks adalah suatu struktur ionik yang kation dari logam transisinya dikelilingi oleh dua atau lebih anion atau molekul netral. Beberapa ligan dapat memiliki dua atau lebih atom donor yang secara berbarengan mengkoordinasi ion logam. Misalnya tembaga. kation logam unsur transisi dinamakan atom pusat. sulfida. Berdasarkan aturan Aufbau. 14. Ligan polidentat dikenal sebagai zat pengkelat (seperti capit kepiting). dan (5) pencampuran logam dengan unsur lain untuk mengubah sifatnya. 8. dan anion atau molekul netral yang mengelilinginya dinamakan ligan. Umumnya unsur-unsur transisi periode keempat menunjukkan tingkat oksidasi lebih dari satu. setelah atom kalsium. 4. 2. 12. Titanium (Ti). Mangan (Mn). Makin banyak elektron bebas dalam suatu unsur transisi makin kuat sifat logamnya. Muatan pada ion kompleks adalah jumlah muatan atom pusat dan ligan yang mengelilinginya. Hal ini disebabkan tingkat energi orbital-d dan orbital-s tidak berbeda jauh sehingga memungkinkan elektron-elektron pada kedua orbital itu digunakan untuk bersenyawa. khususnya ion kompleks. atau karbonat. 10. kecuali scandium dan seng. Semua unsur-unsur transisi dapat membentuk senyawa koordinasi. Dalam ion kompleks. Vanadium (V). Proses metalurgi melibatkan beberapa tahap: (1) penambangan bijih logam. (3) reduksi bijih untuk mendapatkan logam bebas. Unsur-unsur transisi secara terbatas didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit-d atau subkulit-f yang terisi sebagian. konfigurasi elektron unsur transisi mengisi orbital 3d1–10 4s1–2. Unsur-unsur transisi periode keempat terdiri atas skandium (Sc). Kromium (Cr). dan seng (Zn). mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s1. (4) penghalusan atau pemurnian logam. sedangkan jari-jari berkurang. 120 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sebab ikatan antaratom makin kuat yang pada gilirannya sifat logam dari unsur itu juga semakin kuat. 6. 9. 13. Dari kiri ke kanan dalam tabel periodik. Besi (Fe). Ligan seperti itu dinamakan ligan polidentat. Proses sains dan teknologi dalam pengolahan bijih hingga menjadi logam untuk kegunaan praktis dinamakan metalurgi. Hanya tembaga yang dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. Tata nama ion kompleks mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Alfred Werner. sifat kerapatan dan keelektronegatifan bertambah. (2) pengolahan awal atau pemekatan.Rangkuman 1. 3. Jumlah atom donor yang mengikat logam dikenal dengan bilangan koordinasi logam. Sifat-sifat unsur transisi ditentukan oleh konfigurasi elektronnya. Atom ligan yang mengikat langsung logam dinamakan atom donor. Kobalt (Co).

Dengan mempelajari bab ini. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari unsur-unsur transisi periode keempat? Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 121 . dan siderit (FeCO3) Smaltit (CoAs2). diskusikan dengan teman atau guru Anda . dan kobaltit (CoAsS) Kobalt dapat membentuk mineralnya Nikel mineralnya Nikeltit (NiS) Atom pusat Ion kompleks terdiri atas Ligan Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 4 ini? Bagian manakah dari materi Bab 4 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. menjelaskan hubungan antara kereaktifan dan biloks unsur transisi serta mengembangkan keterampilan analisis dan logika Anda dengan mempelajari proses kimia dalam metalurgi. Pada bab ini juga dibahas secara mendalam mengenai senyawa kompleks. magnetit (Fe3O4). Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur transisi dan menganalisis kecenderungan sifat fisiknya. pirit (FeS).Peta Konsep Titanium mineralnya Rutil (TiO2) dan ilmenit (FeTiO3) Vanadit (Pb3(VO4)2) Vanadium mineralnya Kromium Unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian merupakan mineralnya Kromit (FeCr2O4) Pirolusit (MnO2) di antaranya Mangan mineralnya Besi Unsur Transisi mineralnya Hematit (Fe2O3).

Evaluasi Kompetensi Bab 4
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 1. Pernyataan berikut yang bukan termasuk sifat unsur transisi adalah …. A. merupakan oksidator kuat B. mempunyai beberapa bilangan oksidasi C. penghantar listrik yang baik D. dapat membentuk ion kompleks E. senyawanya berwarna Konfigurasi elektron atom-atom unsur transisi adalah: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2. Bilangan oksidasi tertinggi dari unsur tersebut adalah .… A. +6 D. +3 B. +5 E. +2 C. +4 Konfigurasi elektron atom unsur transisi berikut yang memiliki sifat magnet paling kuat adalah .... A. [Ar] 4s2 3d2 D. [Ar] 4s2 3d5 2 3d3 B. [Ar] 4s E. [Ar] 4s2 3d6 1 3d5 C. [Ar] 4s Vanadium dengan bilangan oksidasi +4 terdapat pada senyawa… A. NH4VO2 D. VOSO4 B. K4V(CN)6 E. VCl3 C. VSO4 Unsur transisi yang memiliki bilangan oksidasi nol terdapat pada senyawa …. A. Co(NH3)6Cl3 D. Fe(H2O)6(OH)3 B. Fe(H2O)6SO4 E. Cr(NH3)4Cl3 C. Ni(CO)4 Jumlah orbital yang ditempati oleh pasangan elektron dalam atom Mn dengan nomor atom 25 adalah …. A. 4 D. 13 B. 7 E. 15 C. 10 UMPTN 2000 A: Ion Co2+ mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d7. jumlah elektron yang tidak berpasangan dalam ion Co2+ adalah …. A. 1 D. 5 B. 2 E. 7 C. 3 Ebtanas 1998: Senyawa seng dari unsur transisi tidak berwarna, hal ini disebabkan oleh …. A. orbital d telah penuh berisi elektron B. tidak adanya elektron pada orbital d C. orbital d telah terisi elektron setengah penuh D. tidak adanya elektron padaorbital s E. orbital s telah terisi elektron setengah penuh 9. Salah satu garam berikut yang bukan senyawa kompleks adalah …. A. Cu(NH3)4SO4 D. (CuOH)2SO4 B. K4Fe(CN)6 E. K2CoI4 C. K3Fe(CN)6 10. Ion berikut yang tidak dapat membentuk kompleks dengan amonia adalah …. A. Zn2+ D. Cr3+ 2+ B. Cu E. Mn2+ 3+ C. Al 11. Pada reaksi pembentukan kompleks berikut. → Fe3+(aq) + 6CN–(aq) ⎯⎯ Fe(CN)63– Ikatan antara atom pusat dan ligan adalah …. A. logam D. kovalen koordinasi B. ionik E. van der Waals C. kovalen polar 12. Bilangan koordinasi Ni dalam ion [Ni(NH3)4]2+ adalah …. A. 2 D. 6 B. 3 E. 8 C. 4 13. Bilangan koordinasi seng dalam ion dia uotetrahidroksoseng(II), [Zn(OH)4(H2O)2]2– adalah …. A. 2 D. 5 B. 3 E. 6 C. 4 14. Bilangan koordinasi Fe dan muatan pada ion Fe(CN)64– adalah …. A. +2 dan 4– D. +6 dan 6– B. +3 dan 2+ E. –2 dan 2– C. +4 dan 4– 15. Ion kompleks berikut yang namanya tidak tepat adalah .... A. [Ni(CN)4]2– : ion tetrasianonikelat(II) B. [Ag(NH3)2]+ : ion diaminargentat(I) C. [Co(H2O)6]3+ : ion heksaa uokobalt(III) D. [PtCl6]2– : ion heksakloroplatinat(IV) E. [Co(NH3)4Cl2]+ : ion diklorotetramin kobalt(III) 16. Ebtanas 1999: Nama yang tepat untuk ion kompleks [Cr(NH3)4(H2O)2]3+ adalah …. A. ion tetramindia uokrom(III) B. ion dia uotetraminkrom(III) C. ion tetramin krom(III) dia uo D. ion tetramin dia uokromat(III) E. ion dia uotetraminkromat(III)

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

122

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

17. Ebtanas 2000: Nama yang tepat untuk senyawa kompleks dengan rumus (Cr(NH3)4Cl2)Cl adalah …. A. krom(III) tetramin dikloro klorida B. tetramindiklorokrom (III) klorida C. diklorotetraminkromat(III) klorida D. tetramindiklorokromat(III) klorida E. diklorotetraminkrom(III) monoklorida 18. Endapan AgCl dapat larut dalam amonia sebab membentuk senyawa …. D. Ag(NH3)2Cl2 A. AgNH2Cl B. AgNH3Cl E. Ag(NH3)4Cl C. Ag(NH3)2Cl 19. Suatu senyawa kompleks terdiri atas logam kromium, anion fluorida, molekul air, dan anion klorida, dengan data tambahan berikut. Bilangan oksidasi atom pusat = +3 Bilangan koordinasi atom pusat = 6 Muatan kompleks = 1+ Senyawa kompleks tersebut adalah …. A. [CrF2(H2O)6]Cl D. [CrClF(H2O)4]Cl B. [Cr(H2O)4]F2Cl E. [CrCl2(H2O)4]F C. [CrCl2(H2O)4]Cl 20. Ebtanas 1998: Rumus ion kompleks yang sesuai dengan bentuk molekul berikut adalah ….
CN– CN– CN– Cr3+ CN– CN– CN–

A. Cr(CN)6– D. Cr(CN)63– 2– B. Cr(CN)6 E. Cr(CN)63+ 2+ C. Cr(CN)6 21. Jika ke dalam larutan CuSO4 ditambah NH3 akan terbentuk endapan biru-hijau, tetapi penambahan NH3 berlebih akan melarutkan kembali endapan dan larutan berwarna biru terang. Gejala ini disebabkan …. A. Cu(OH)2 bersifat amfoter B. terbentuk ion kompleks Cu(NH3)42+ C. Cu termasuk golongan transisi D. ion Cu2+ adalah ion berwarna biru E. Cu(OH)2 mudah terurai menjadi CuO dan air 22. Pada pengolahan bijih titanium menjadi titanium oksida murni umumnya diolah melalui pembentukan titanium klorida sebab .... A. mudah dioksidasi B. dapat dielektrolisis C. titik didihnya rendah D. mudah dimurnikan dengan air E. hasilnya sangat murni

23. Pengubahan ion kromat menjadi ion dikromat terjadi dalam keadaan …. A. basa D. encer B. netral E. panas C. asam 24. Reduktor yang biasa digunakan secara besar-besaran untuk mereduksi bijih besi menjadi logamnya adalah …. A. natrium D. karbon B. hidrogen E. platina C. aluminium 25. Pada proses tanur sembur, bijih besi harus dicampur dengan kapur. Fungsi kapur pada proses ini adalah …. A. mengikat SiO2 B. mengikat oksigen C. mengikat kelebihan karbon D. menambah ion kalsium E. menghasilkan besi dengan kemurnian tinggi 26. UMPTN 1997 C: Reduksi besi(III) oksida dengan CO menghasilkan besi menurut persamaan reaksi berikut. → Fe2O3(s)+ 3CO(g) ⎯⎯ 2Fe(s) + 3CO2(g) untuk menghasilkan 11,2 kg besi dibutuhkan besi(III) oksida sebanyak …. A. 22 kg D. 16 kg B. 20 kg E. 15 kg C. 18 kg 27. Prinsip pembuatan baja dari besi tuang adalah dengan cara …. A. meningkatkan kadar karbon B. menurunkan kadar karbon C. meningkatkan kadar timah D. menurunkan kadar timah E. meningkatkan kadar seng 28. Pengolahan bijih logam yang terdapat dalam bentuk karbonat dapat dilakukan melalui proses .... A. elektrolisis B. hidrolisis C. pemanggangan dan reduksi D. pemanggangan E. reduksi langsung 29. Ebtanas 1999: Urutan yang tepat pada proses pengolahan tembaga dari bijih tembaga adalah .... A. elektrolisis-reduksi-pemekatan-pemanggangan B. reduksi-elektrolisis-pemanggangan-pemekatan C. pemekatan-pemanggangan-reduksi-elektrolisis D. pemanggangan-reduksi-pemekatan-elektrolisis E. reduksi-pemanggangan-elektrolisis-pemekatan 30. Unsur transisi periode keempat yang paling banyak terdapat dalam kulit bumi adalah …. A. seng D. besi B. nikel E. mangan C. tembaga

Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat

123

B. 1.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Berapa bilangan oksidasi unsur transisi dari senyawa berikut. a. FeCO3 b. MnO2 c. CuCl d. CrO2Cl2 Tuliskan konfigurasi elektron untuk setiap ion berikut. (a) Fe2+; (b) Cr3+; (c) Mn4+; (d) Sc3+. Apa yang dimaksud dengan ion kompleks, ligan, dan bilangan koordinasi? Jelaskan. Tentukan berapa bilangan koordinasi dan bilangan oksidasi logam dalam senyawa kompleks berikut. a. K3[V(C2O4)3] b. [Ni(CN)5]3– c. [Zn(en)2]Br2 d. [Fe(H2O)5SCN]2+ Tuliskan nama senyawa kompleks berikut. a. [Zn(NH3)4]2+ b. [Co(NH3)4Cl2]Cl c. K[Co(C2O4)2(NH3)2] d. [PtCl4(en)] e. [Ni(H2O)6]Br2 f. [Cr(NH3)4Cl2]ClO4 g. K3[Fe(C2O4)3] 6. Tuliskan rumus setiap senyawa berikut dan tentukan berapa bilangan koordinasinya. a. Heksaminkrom(III) nitrat b. Tetraminkarbonatokobalt(III) sulfat c. Diklorobis(etilendiamin)platina(IV) bromida d. Kalium dia uatetrabromovanadat(III) e. Penta uabromomangan(III) sulfat f. Natrium tetrabromo(etilendiamin)kobaltat(III) Manakah di antara senyawa berikut yang memberikan warna? a. ZnO b. NaAlCl4 c. [Fe(SO4)(H2O)4] d. CrO2 Tuliskan persamaan kimia setara untuk reduksi FeO dan Fe2O3 oleh H2 dan CO.

2. 3. 4.

7.

8.

5.

124

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Bab

5
Sumber: kocherov@jaeand.iaea.org

Pusat Penelitian Reaktor Nuklir Batan, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Keradioaktifan
Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam. Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu: mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya.

Pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit tenaga listrik di Indonesia masih dalam tahap penelitian. Pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan mengenai keuntungan dan dampak yang dihasilkan dari pengadaan proyek ini. Peraturan keselamatan dan tingginya biaya masih menjadi kendala dikarenakan Indonesia adalah negara berkembang. Akan tetapi, di negara maju, seperti Amerika, sekitar 20 persen energi nuklir dimanfaatkan sebagai sumber listrik. Energi nuklir ini dihasilkan dari reaksi inti atom yang bersifat radioaktif. Sejak model atom dikembangkan oleh Dalton, perhatian ilmuwan terpusat pada elektron, tidak pada inti atom. Menurut pendapat sebelumnya, inti atom hanya menyediakan muatan positif untuk mengikat elektronelektron di dalam atom. Akibat perkembangan cepat dalam bidang fisika dan kimia membuktikan bahwa inti atom dapat berubah secara spontan disertai dengan pelepasan radiasi. Inti atom tersebut dinamakan nuklida radioaktif. Bagaimanakah sifat-sifat fisik dan kimia serta kegunaan lainnya dari nuklida radioaktif ini? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini.

A. Kestabilan Inti B. Kegunaan Radioisotop C. Reaksi Fisi dan Fusi

125

Tes Kompetensi Awal
1. 2. 3. Masih ingatkah Anda bagaimana model struktur atom menurut Bohr? Gambarkan oleh Anda model struktur atom tersebut. Apa yang dimaksud dengan nuklida? Sebutkan partikel-partikel penyusun inti Atom? Apakah menurut Anda inti suatu atom dapat meluruh atau bergabung dengan inti atom lain? Jelaskan alasannya.

A. Kestabilan Inti
Kestabilan inti atom dapat ditinjau dari aspek kinetika dan energitika. Kestabilan secara energitika ditinjau dari aspek energi nukleosintesis dihubungkan dengan energi komponen penyusunnya (proton dan neutron), disebut energi ikat inti. Kestabilan secara kinetika ditinjau berdasarkan kebolehjadian inti meluruh membentuk inti yang lain, disebut peluruhan radioaktif.

Sekilas Kimia
Marie Curie (1867–1934)

1. Ciri-Ciri Inti Stabil dan Tidak Stabil
Untuk mengetahui ciri-ciri inti yang stabil dan inti yang tidak stabil dapat ditinjau dari perbandingan antarpartikel yang terkandung di dalam inti atom, yaitu perbandingan neutron terhadap proton ⎜ ⎟ . Selain nuklida 1H, semua ⎝Z⎠ nuklida atom memiliki proton dan neutron. Suatu nuklida dinyatakan stabil jika memiliki perbandingan neutron terhadap proton lebih besar atau sama dengan satu ⎜ ≥ 1 ⎟ . Untuk nuklida ringan (Z ⎝Z ⎠ Untuk nuklida dengan Z 20, perbandingan
⎛N ⎞ ⎛N⎞

20), perbandingan 1. Perbandingan

N @ 1. Z

beberapa nuklida yang stabil ditunjukkan pada tabel berikut.
Sumber: Oxford Ensiklopedia Pelajar: Biografi–9, 1995

N Z

N untuk Z

Tabel 5.1 Nuklida Z N
N Z

Beberapa Nuklida yang Stabil
2

Marie Curie Lahir di Warsawa, Polandia. Dia bersama dengan suaminya Pierre melakukan percobaan terhadap zat radioaktif. Setelah beberapa tahun bekerja, mereka berhasil menemukan sebuah unsur radioaktif, yang mereka namakan radium. Mereka menerima hadiah nobel untuk karya ini. Setelah Pierre meninggal pada 1906, Marie meneruskan kerjanya dan menerima hadiah nobel ke–2 pada 1911.

H 1 1 1

20

Ne

40

Ca

64

n

90

Sn

120

Nd

202

Hg

10 10 1

20 20 1

30 34 1,13

40 50 1,25

50 70 1,50

80 122 1,50

Berdasarkan tabel tersebut, tampak bahwa nilai

fungsi Z. Hubungan proton dan neutron dapat diungkapkan dalam bentuk grafik yang disebut grafik pita kestabilan.
Emisi alfa
130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 10

N berubah sebagai Z

Gambar 5.1
Grafik pita kestabilan Nuklida stabil ditunjukkan oleh titik hitam yang berkerumun membentang seperti pita sehingga disebut pita kestabilan. Di luar pita kestabilan tergolong radioaktif.

Jumlah neutron (N)

Emisi beta
Z N= Penangkapan elektron dan emisi positron

20

30

40

50

60

70

80

90 100

Jumlah proton (Z)

126

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Dengan bertambahnya jumlah proton (Z), perbandingan neutronproton meningkat hingga 1,5. Kenaikan angka banding akibat meningkatnya tolakan muatan positif dari proton. Untuk mengurangi tolakan antarproton diperlukan neutron yang berlebih. Nuklida di luar pita kestabilan umumnya bersifat radioaktif atau nuklida tidak stabil. Nuklida yang terletak di atas pita kestabilan adalah nuklida yang memiliki neutron berlebih. Untuk mencapai keadaan inti yang stabil, nuklida ini mengubah neutron menjadi proton dan partikel beta. Nuklida yang terletak di bawah pita kestabilan adalah nuklida yang miskin neutron. Untuk mencapai keadaan yang stabil, dilakukan dengan cara memancarkan positron atau penangkapan elektron (electron capture) pada kulit K menjadi neutron. Nuklida yang terletak di atas pita kestabilan dengan nomor atom (jumlah proton) lebih dari 83 adalah nuklida yang memiliki neutron dan proton melimpah. Untuk mencapai keadaan stabil, nuklida ini melepaskan sejumlah partikel alfa (inti atom He).
Jumlah neutron

N diyakini Z

Emisi −0 e 1
4 Emisi 2 He

0 Emisi 1 e atau penangkapan elektron

Jumlah proton
Sumber: Chemistry: The Central Science, 2000

Gambar 5.2
Semua unsur radioaktif meluruh membentuk unsur yang stabil dengan nomor atom sekitar 50-an.

Contoh 5.1
Meramalkan Kestabilan Inti Ramalkan apakah nuklida stabil? Jawab
13 7 N stabil atau tidak. Jika tidak, bagaimana untuk mencapai

Kestabilan inti dapat dilihat dari angka banding (Z) 20, angka banding

N . Untuk inti dengan jumlah proton Z

N = 1. Z N 6 Angka banding untuk 13 N= = 0,86 lebih kecil dari 1 sehingga tidak stabil. 7 Z 7 Oleh karena nuklida N berada di bawah pita kestabilan ( 1) maka untuk mencapai stabil dilakukan dengan cara memancarkan positron atau penangkapan elektron kulit K.

2. Peluruhan Radioaktif
Peluruhan radioaktif adalah peristiwa spontan emisi beberapa partikel dan radiasi elektromagnetik dari suatu inti atom tidak stabil menuju inti yang stabil. Peluruhan radioaktif diketahui merupakan suatu peristiwa eksoergik (pelepasan energi). Pada proses peluruhan inti berlaku Hukum Kekekalan Energi, Momentum, Massa, dan Muatan. a. Persamaan Peluruhan Inti Persamaan peluruhan inti ditulis seperti halnya persamaan reaksi kimia. Contoh peluruhan radioaktif 238U disertai pelepasan partikel alfa dapat ditulis sebagai berikut.
238 92 U

Kata Kunci
• • • • • • • • • • • Inti atom (nuklida) Aspek kinetika Aspek energitika Kestabilan inti Nukleosintesis Energi ikat inti Emisi (peluruhan) Pita kestabilan Radioaktif Eksoergik Radiasi elektromagnetik

⎯⎯ →

234 4 90 Th + 2 He

Pada persamaan ini, hanya inti yang berubah yang dituliskan. Tidak perlu menuliskan senyawa kimia atau muatan elektron untuk setiap senyawa radioaktif yang terlibat sebab lingkungan kimia tidak memiliki pengaruh terhadap perubahan inti.

Keradioaktifan

127

2000 Gambar 5. Simbol untuk partikel yang terlibat dalam peluruhan inti adalah sebagai berikut.3. subscript means charge. indeks bawah menyatakan muatan. Secara umum ditunjukkan pada Tabel 5.2 Menuliskan Persamaan Peluruhan Inti Tuliskan persamaan transmutasi inti untuk peluruhan radioaktif radium–226 disertai pancaran partikel alfa membentuk radon–222.2 Proton 1 1p Simbol Partikel yang Terlibat dalam Peluruhan Inti Neutron Beta Positron 1 0n 0 −1 e Gamma 0 0 atau 0 −1β 0 1e atau 0 β 1 Contoh 5.Sumber: Chemistry: The Central Science. dan indeks atas menyatakan massa. atau penangkapan elektron). Jawab Nomor atom radium 88 dan radon 86. peluruhan beta ( β –. β + atau positron.4 Daya tembus radiasi yang diemisikan unsur radioaktif Kekuatan penetrasi: n ≈ g> b > a sinar-X 0 0 γ – 128 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan peluruhan gamma. Tabel 5. simbol kedua nuklida adalah 226 88 Ra dan 222 86 Rn Persamaan transmutasi intinya: 226 88 Ra ⎯⎯ → 222 4 86 Rn+ 2 He b. Massa –2 +1 –1 –1 0 –4 0 0 0 0 Gambar 5. Jenis Peluruhan Radioaktif Peluruhan radioaktif dapat digolongkan ke dalam tiga jenis peluruhan. Jadi. and supercript means mass. Atom No. yaitu peluruhan alfa.3 Jenis Peluruhan Radioaktif Radiasi 4 2 He 0 −1 e 0 1e Jenis peluruhan Emisi alfa (a) Emisi beta (b) Emisi positron ( b+) Penangkapan elektron Emisi gamma (g) Perubahan Setara – 0 1 1 0 n → 1p + −1e 1 1 0 1 p → 0n + 1 e 0 1 1 1 p + −1 e → 0 n Perubahan Inti No. Symbol for the particle. Nomor Massa Nomor Atom Pereaksi dan produk yang terlibat dalam peluruhan inti ditulis menurut simbol nuklidanya.3 Deret peluruhan radioaktif: 238U → 206Pb Catatan Note Dalam simbol untuk partikel yang terlibat. Tabel 5.

Contohnya: 99 m 43 Tc Kata Kunci Emisi alfa Emisi beta Emisi positron Penangkapan elektron Emisi gamma Transmutasi inti Keadaan tereksitasi ⎯⎯ → 99 43 Tc + 0γ 0 Contoh 5. electron capture) adalah peluruhan inti dengan menangkap elektron dari orbital yang terdekat ke inti.3 Meramalkan Jenis Peluruhan Radioaktif Gunakan pita kestabilan untuk meramalkan peluruhan radioaktif dan tuliskan persamaan transmutasi intinya: a. Emisi positron (b+) adalah emisi sejenis elektron yang bermuatan positif. proton diubah menjadi neutron. Oleh karena nilai 1 (di Z bawah pita kestabilan) maka akan terjadi emisi beta. 4 + 2 He Nuklida yang memiliki nomor atom di atas 83 akan memancarkan partikel alfa. N b. g dalam medan magnet ⎯⎯ n + → 1 0 0 1e 4. Emisi positron terjadi pada nuklida yang berada di bawah pita kestabilan. Emisi gamma (g) dihasilkan dari nuklida yang tereksitasi setelah menjalani peluruhan. pada peluruhan radioaktif 226Ra. ⎯⎯ 1 p + →1 0 −1e Perisai timbal Bahan radio aktif 3. 1 1p + 0 −1 e ⎯⎯ 1 n →0 • • • • • • • 5. Emisi positron setara dengan perubahan proton menjadi neutron. Emisi beta (b-) adalah emisi elektron berkecepatan tinggi dari inti tidak stabil. Dalam hal ini. yaitu kulit K. Misalnya.5 Radiasi a. Penangkapan elektron ( . 4 Emisi alfa adalah emisi nuklida 2 He atau partikel alfa dari inti tidak stabil.1. Persamaan transmutasi intinya: 25 13 Al ⎯⎯ → ⎯⎯ → 25 13 Al + 0 1e (emisi positron) atau 25 13 Al + 0 −1e 25 12 Mg (penangkapan elektron) Keradioaktifan 129 . Peluruhan radioaktif menghasilkan nuklida pada keadaan tereksitasi yang tidak stabil. Untuk mencapai keadaan stabil dilakukan dengan cara mengemisikan energi dalam bentuk radiasi gamma. Persamaannya: 1 0n Radiasi γ Radiasi α Radiasi β 226 88 Ra ⎯⎯ → 222 86 Rn 2. 25Al Jawab N a. Oleh karena nilai 1 (di Z bawah pita kestabilan) maka akan terjadi emisi positron atau penangkapan elektron. 47Ca b. Nuklida 25Al memiliki 13 proton dan 12 neutron. Nuklida di atas pita kestabilan akan memancarkan partikel beta. Nuklida 47Ca memiliki 20 proton dan 27 neutron. 1997 Gambar 5. Emisi beta sama dengan perubahan neutron menjadi proton. 1 1p Sumber: Introductory Chemistry. b.

Ei didefinisikan sebagai selisih energi antara energi nuklida hasil sintesis dengan energi nukleon penyusunnya.9316 209.6 Kehilangan massa diubah menjadi energi yang digunakan untuk mengikat nukleon membentuk satu kesatuan di dalam inti. makin besar energi ikat inti. Energi ikat inti. X adalah partikel elektron. elektron E.6.3.9771 Mahir Menjawab Pada inti Fr terjadi reaksi berikut. Contoh. Energi yang terlibat dalam nukleosintesis dinamakan energi ikat inti ( i).9967 13.9703 225. makin stabil inti atom tersebut. 4 2 1 p + 2 1 n ⎯⎯ 2 He → 1 0 Gambar 5.01435 9.9184 205. proton C.01550 3.9309 207. suatu inti atom stabil jika memiliki energi ikat inti besar.0102 11.4 Massa Nukleon dan Nuklida dalam Satuan Massa Atom (sma) A –1 0 1 1 1 2 2 3 3 4 5 5 6 6 8 26 27 82 82 82 84 86 88 0 1 1 2 3 3 4 6 7 9 10 11 12 13 16 56 59 206 207 208 210 222 226 Massa (sma) 0..01345 3. (D) Po Rn Ra 130 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .00055 1.00999 10. Nukleosintesis dan Energi Ikat Inti Nukleon (n + p) Dm diubah menjadi energi untuk mengikat nukleon agar tetap dalam inti Nuklida Pengikat Nukleosintesis adalah pembentukan inti atom atau nuklida dari partikelpartikel penyusunnya (proton dan neutron).01347 7. 223 87 Simbol b(e ) n p (H) – Fr → 223 88 Ra + X X adalah partikel .9368 221.9206 58.0001 15. megatron Pembahasan 223 87 a Li Be B C O Fe Co Pb Fr → 223 88 Ra + X }elektron ( −0 e) 1 SPMB 2004 X } 87 − 88 223− 223 = 0 =−1 Jadi. A.0066 11.9905 55.01493 4..00867 1. positron D. Menurut aspek energitika. Dengan kata lain. nuklida 4 He disintesis dari 2 proton dan 2 neutron. sebab perubahan massa selalu disertai perubahan energi sesuai persamaan: E = m c2 atau DE = c2 Δ m Keterangan: c = kecepatan cahaya (3×108 m s–1) Dm = perubahan massa (kg) Tabel 5. Δ Enukelosintesis = Ei = Enuklida He – E(2p + 2n) Bagaimana mengukur perubahan energi inti tersebut? Menurut Einstein.9295 206. perubahan energi inti dapat ditentukan secara langsung dari perubahan massa nukleon.00728 2. neutron B.00150 6. Lihat Gambar 5..

Kekurangan massa pada pembentukan nuklida helium (Contoh Soal 5. dalam satuan Joule Jawab a.3176 MeV atau 3. Satu Mega elektron volt (1 MeV) sama dengan 1. makin besar energi ikat inti makin stabil inti tersebut.Th Pa U Pu 90 90 91 92 92 92 92 94 230 234 234 233 234 235 238 239 229. radiasi yang mengionisasi akan menghasilkan spesi yang reaktif. seperti asam amino dan vitamin.9890 233. iradiasi dapat merusak nutrien.8 MeV dimiliki oleh atom Fe dan Ni. Hal ini sangat berguna bagi negara-negara miskin. seperti radikal hidroksil yang akan bereaksi dengan molekul organik dan menghasilkan zat yang berbahaya.3176 MeV b.0003 239.9934 238. Energi ikatan inti dalam satuan Me Perubahan massa pada pembentukan He: m = mHe – 2(mn + mp) {4. Keduanya mengemisikan sinar gamma ( γ ) walaupun sinar X dan elektron dapat juga digunakan untuk mengiradiasi makanan.3176 MeV × 1. atau 1 MeV = 1.00728)} sma = – 0. Oleh karena itu. bahwa makanan yang diiradiasi dapat menjadi radioaktif (meskipun tidak ada data kejadian mengenai hal ini). juga memperlama waktu simpan berbagai macam makanan. seperti ditunjukkan pada gambar berikut. Menariknya.4 di atas) disebabkan telah diubah menjadi energi yang digunakan untuk mengikat partikel subinti agar tidak pecah. Energi ikat per nukleon bervariasi bergantung pada nomor atom unsurunsur stabil. 2000 Satuan yang digunakan untuk energi ikat inti adalah Mega elektron volt (MeV). Selain itu. selain menghemat energi karena tidak perlu pendinginan.9837 233.0304 sma) (931. ketakutan tersendiri pada prosedur ini pun ada. 1990 Sekilas Kimia Makanan Iradiasi Pada tahun 1953.062 × 10–13 J MeV–1 = –3.007 × 10–12 J Jadi.0304 sma Ei = (– 0. Sumber: Chemistry. 1 2 1 n + 2 1p ⎯⎯ 2 He → 4 0 a. Energi ikat inti dalam satuan Joule 1 MeV = 1.5 MeV sma–1) = – 28.007 × 10–12 J. dalam satuan MeV b.062 × 10–13 Joule.9931 232. Kedua. Angkatan Darat Amerika Serikat memulai program percobaan iradiasi makanan sehingga pasukan yang tersebar mempunyai makanan segar tanpa harus dibekukan.062 × 10–13 Joule Hubungan satuan energi ikat inti dan massa partikel subinti dalam satuan sma adalah 1 sma = 931. efek yang sama dihasilkan juga ketika makanan tersebut dipanaskan.062 × 10–13 J Ei = –28.00867 + 1. Pertama. Keuntungan iradiasi makanan sangat jelas.9942 233.4 Menentukan Perubahan Energi Inti Hitung perubahan energi pada pembentukan nuklida helium (partikel alfa) berikut. pada pembentukan nuklida He dilepaskan energi sebesar 28.0006 Sumber: General Chemistry . Akan tetapi.5 MeV Contoh 5.9904 234.00150 – 2(1. Energi ikat rata-rata maksimum sekitar 8. Sumber radiasi untuk hampir semua pengawetan makanan adalah kobalt–60 dan cesium–137. Kata Kunci • • • Nukleon Energi ikat rata-rata Massa partikel subinti Keradioaktifan 131 .

60Co d. A 4. 6.8756 sma Energi ikat inti 235U per nuklida adalah Ei = 1. a.8756 sma × 931.034 sma.00728 sma = 92. Ramalkan jenis peluruhan yang terjadi dan tuliskan persamaan transmutasi intinya. a. 235U menjadi 239U b. 71Ga dan 76Ga Ramalkan jenis peluruhan untuk setiap nuklida radioaktif berikut berdasarkan pita kestabilan.00 g 234 Th meluruh menjadi 234Pa dengan memancarkan beta.7 Grafik Energi ikat nukleon terhadap nomor massa Energi Ikat per Nukleon U 0 50 100 150 200 250 Nomor Massa Contoh 5. 208Po dan 209Bi b. Ramalkan jenis peluruhan dari radionuklida berikut dan tuliskan persamaan transmutasi intinya. 132 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 26Na c. 39K dan 40K c.6698 sma 143 × 1. Manakah nuklida yang radioaktif dan nuklida yang stabil? a.5 MeV sma–1 = 1747. meluruh menjadi kalsium–40.1214 MeV 235 Menghitung Energi Ikat Inti U jika massa nuklidanya sebesar 235.56 4 Fe 235 He Gambar 5. Berapa perubahan energi dalam MeV jika satu inti 234Th meluruh.2398 sma Total massa = 236. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Massa nukleon penyusun 235U adalah 92 × 1. 3. Salah satu dari setiap pasangan nuklida berikut adalah radioaktif. 24Na b. a. 13N b.9096 sma Kekurangan massa dari nuklida ini adalah Massa nukleon = 236.0349 sma Kekurangan massa = 1. 90Sr Kalium–40 adalah isotop radioaktif alam. 25Al Tuliskan persamaan inti untuk reaksi peluruhan zat radioaktif berikut. 13C menjadi 12C 2.00867 sma = 144.9096 sma Massa nuklida = 235.5 Hitung energi ikat Jawab Nuklida 235U mengandung 92 proton dan 143 neutron. Tes Kompetensi Subbab 1. Hitung perubahan energi (dalam joule) jika 1. 5. 52Fe c.

Jika dianalisis maka dalam padatan PbI2 akan terdapat PbI2 yang radioaktif. dan g terhadap tubuh manusia Tulang Organ Sumber: Chemistry: The Central Science. Kulit Jaringan a b g Gambar 5.B. tetapi dapat dideteksi dalam jumlah sangat sedikit melalui pengukuran radiasi yang diemisikannya. Analisis Kesetimbangan Kimia Tinjau kesetimbangan timbal(II) iodida padat dan larutan jenuhnya yang mengandung Pb2+(aq) dan I–(aq). dan industri. Sinar matahari 6CO2(g) + 6H2O( ) ⎯⎯⎯⎯⎯ C6H12O6(aq) + 6O2(g) → Dalam percobaannya. b. dan gamma dapat menembus ke dalam materi dan mampu mengionisasi atom atau molekul (lihat Gambar 5. beta.8). Selanjutnya. gas CO2 yang mengandung lebih isotop 14C radioaktif diterpakan kepada tanaman alga selama satu hari. 2000 1. Hal ini menunjukkan bahwa dalam larutan jenuh terdapat keadaan setimbang dinamis antara padatan dan ion-ionnya. a. Hal ini dapat memengaruhi organ tubuh dan bersifat destruktif. Namun demikian. Manfaat dalam Analisis Kimia Perunut radioaktif adalah isotop radioaktif yang ditambahkan ke dalam bahan kimia atau makhluk hidup guna mempelajari sistem. Saring campuran dan keringkan endapan yang tersaring.8 Daya penetrasi sinar a. Kocok campuran dan biarkan beberapa lama. Proses keseluruhan fotosintesis melibatkan reaksi CO2 dan H2O untuk menghasilkan glukosa dan O2. pertanian. Kegunaan Radioisotop Radiasi dari peluruhan unsur radioaktif dapat memengaruhi benda dan makhluk hidup. dengan pengetahuan yang memadai. terutama dalam bidang kedokteran. Persamaannya: PbI2(s) Pb2+(aq) + 2I–(aq) Ke dalam tabung yang berisi PbI2 padat nonradioaktif tambahkan larutan yang berisi ion iodida radioaktif hingga jenuh. b. Keuntungan perunut radioaktif yaitu isotop berperilaku sebagaimana isotop nonradioaktif. Kata Kunci • • • • Daya penetrasi Perunut radioaktif Isotop radioaktif Isotop nonradioaktif Keradioaktifan 133 . Partikel alfa. radiasi dari unsur radioaktif dapat dimanfaatkan oleh manusia. Mekanisme Fotosintesis Percobaan menggunakan perunut telah dilakukan sejak tahun 1950 oleh Melvin Calvin dari Universitas Berkeley untuk menentukan mekanisme fotosintesis tanaman.

Inti metastabil berada pada keadaan tereksitasi. Pulsa arus selanjutnya dicacah. Bagian supernatan (endapan) tidak menunjukkan tanda-tanda keaktifan.alga diekstrak dengan alkohol dan air. Setelah ion 110Ag + radioaktif ditambahkan ke dalam erlenmeyer dan bereaksi dengan ion Cl –. Titik akhir titrasi diperoleh dengan cara ekstrapolasi grafik. Gambar 5. Katode(–) Anode(+) Gas Argon Pencacah dan penguat Sumber listrik Jendela radiasi masuk Sumber: Chemistry: The Central Science. Untuk mengidentifikasi apakah seseorang itu mati wajar atau diracun dapat dianalisis berdasarkan runutan unsur dalam rambut. dan secara perlahan meningkatkan keaktifan. suhu. Berdasarkan analisis terhadap isotop 14C. Untuk stabil meluruhkan sinar gamma. Frekuensi sinar gamma yang diemisikan khas untuk setiap unsur. dapat diketahui apakah orang itu diracuni arsen atau mati wajar. Pada awal titrasi. dan meluruh disertai emisi gamma.10 Arsen dibombardir dengan neutron menghasilkan arsen metastabil.9 Pencacah Geiger Partikel radiasi masuk melalui jendela dan melewati gas argon. Selain itu. inti metastabil dari 76 As m akan diperoleh: 75 33 As c. pH. kekeruhan. Metode ini juga sangat peka sebab dapat mengidentifikasi jumlah arsen hingga 10–9 g. kelebihan ion Ag+ berada dalam larutan. isotop radioaktif dapat digunakan sebagai petunjuk titik akhir titrasi. Elektron yang bergerak lebih cepat. Analisis Aktivasi Neutron Analisis aktivasi neutron adalah analisis unsur-unsur dalam sampel yang didasarkan pada pengubahan isotop stabil oleh isotop radioaktif melalui pemboman sampel oleh neutron. Titrasi Radiometri Pada titrasi radiometri. d. 2000 Senyawa yang mengandung 14C radioaktif terdapat dalam zat antara yang dibentuk selama fotosintesis. Analisis terhadap rambut dapat dilakukan untuk menentukan zat beracun yang terdapat dalam rambut. selanjutnya diidentifikasi. misalnya arsen (As). Senyawa terekstrak dipisahkan dengan kromatografi. Energi dari partikel mengionisasi molekul gas menghasilkan ion positif dan elektron yang dipercepat oleh elektrode. dan yang lainnya tidak memengaruhi penentuan titik akhir titrasi. Berdasarkan prosedur di atas. Baik titran maupun cuplikan dapat mengandung komponen radioaktif. Kelebihan cara analisis titrasi radiometri adalah kepekaannya sangat tinggi. membentuk endapan AgCl. tetapi setelah titik ekuivalen tercapai. Calvin mengajukan mekanisme atau tahap-tahap reaksi dalam fotosintesis. 134 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . intensitas sinar gamma sebanding dengan jumlah unsur yang ada dalam sampel rambut. menumbuk logam anode dan menimbulkan pulsa arus. Selain itu. pada titrasi penentuan ion Cl– dengan ion Ag+ membentuk endapan AgCl. Misalnya. Ini dapat dilakukan dengan cara menentukan jumlah dan posisi unsur dalam rambut secara saksama sehingga dapat diketahui penyebab kematian orang itu. 75 As 76As + 1 0n ⎯⎯ → 76 m 33 As Gambar 5. Jika isotop 75 As dibombardir dengan neutron. dalam labu Erlenmeyer yang berisi ion Cl – nonradioaktif tidak terdapat keaktifan.

(a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science. dan dikirim ke rumah sakit. setelah scanning segera diekresi oleh tubuh dan sinar gamma meluruh sampai ke tingkat yang dapat diabaikan oleh tubuh sekitar sejam. Molibdum radioaktif ini diserapkan pada alumina dan ditempatkan dalam generator. isotop teknetium diproduksi dalam generator teknetium molibdinum–99. yang dapat memberikan data kemungkinan kondisi penyakitnya. Di rumah sakit.11a). Radium–226 dan hasil peluruhannya. dan penyelidikan efisiensi kerja organ tubuh.11 (a) Perangkat uji radon dapat digunakan di rumah atau perkantoran. Pertama. TcO4– harus dicuci dari generator dengan larutan garam yang tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis dalam darah. tetapi sekarang radiasi gamma dari kobalt–60 lebih umum digunakan. Teknetium yang menerpa bagian tubuh. Citra dibuat dengan men-scan bagian tubuh oleh emisi sinar gamma dari 99 Tc dan dideteksi secara skintilasi (penyinaran). seperti pertumbuhan hormon dalam darah. MoO42– yang terserap pada butiran alumina. Kegunaan lain dari isotop radioaktif adalah diagnosis penyakit (Gambar 5. 98 42 Mo Sumber: Chemistry. Gambar 5. isotop digunakan untuk mengembangkan citra internal organ tubuh sehingga fungsinya dapat diselidiki. a. sterilisasi alat-alat kedokteran (Gambar 5. + 1 0n ⎯⎯ → 99 42 Mo Selanjutnya. Isotop tersebut meluruh disertai emisi sinar gamma menjadi 99Tc keadaan dasar. Manfaat dalam Kedokteran dan Farmasi Radioisotop pertama yang diterapkan dalam medik adalah untuk terapi penyakit kanker. (b) Kobalt-60 digunakan untuk terapi kanker. Ion perteknetat diperoleh ketika isotop 99 Mo dalam MoO 42 meluruh.12 menunjukkan citra tulang kerangka manusia yang diperoleh dengan isotop 99Tcm. radon–222 digunakan untuk terapi kanker beberapa tahun setelah penemuan radioaktif. Nuklida 99Tcm adalah isotop radioaktif yang sering digunakan untuk mengembangkan citra internal organ tubuh. Kedua digunakan sebagai perunut dalam analisis jumlah zat. Efisiensi Kerja Organ Tubuh Isotop radioaktif diterapkan dalam diagnosis dengan dua cara. Persamaan peluruhannya adalah 99 42 Mo ⎯⎯ → 99 m 43 Tc + 0 −1e Kata Kunci • • Inti metastabil Citra internal Setiap hari ion perteknetat.2. 2000 Terapi penyakit kanker merupakan salah satu aplikasi berguna dari isotop radioaktif dalam medik. Gambar 5.11b). Generator mengandung ion molibdat radioaktif. 2001 Gambar 5. Isotop 99Mo radioaktif sendiri dibuat pada reaktor nuklir. Isotop 98Mo nonradioaktif dibombardir dengan neutron.12 Citra tulang rangka manusia menggunakan 99Tcm. Keradioaktifan 135 .

Kemudian. Kadar pupuk optimum dapat ditentukan dengan menambahkan amonium fosfat berlabel 32P yang memiliki aktivitas tertentu. Insulin yang bukan radioaktif mengganti beberapa insulin radioaktif yang terikat pada antibodi. Berapa kadar pupuk yang harus ditambahkan ke dalam tanah. dan berapa kadar pupuk yang diserap tanaman. Emisi dari 123I dideteksi di sekitar otak Pasien. Selanjutnya.13 Diagnosis dengan instrumen PET (Positron Emision Tomography) untuk men-scanning otak. Total fosfor yang dibutuhkan tanaman ditentukan melalui analisis kimia dan penambahan pupuk ditentukan oleh keaktifan yang terukur. larutan insulin digabungkan dengan insulin yang mengandung isotop radioaktif. Teknik yang dikembangkan ini bergantung pada ikatan antara zat dengan antibodi. Senyawa kompleks teknetium tertentu dapat berikatan dan merusak jaringan hati. Salah satu aplikasi radioisotop dalam bidang pertanian adalah untuk menentukan pemakaian pupuk optimum. pencarian sumber air dan minyak bumi. dilakukan pengukuran aktivitasnya pada akar. Sampel yang mengandung sejumlah insulin tidak dikenal ditambahkan kepada campuran antibodi-insulin radioaktif. Akibatnya. dan antigen dalam jumlah sangat sedikit. Dari hasil penelitian terbukti bahwa hasil panen jauh lebih melimpah jika penambahan pupuk fosfat dilakukan pada saat benih disemai atau pada saat 60% pertumbuhan akar. 2001 Gambar 5.Ion perteknetat diterapkan untuk mengembangkan citra otak. 2000 Gambar 5. larutan insulin yang mengikat antibodi dikembangkan dari hewan secara laboratorium. antibodi kehilangan sejumlah radioaktivitas. Teknik RIA juga digunakan secara luas untuk menentukan Human Placenton actogen (HPL) pada tahap kehamilan. 3. batang. Aplikasi dalam Industri dan Pertanian Sumber: Chemistry. Alat bor dilengkapi dengan sumber neutron. Informasi tersebut sangat penting dalam bidang ginekologi sehingga dokter dapat membedakan kehamilan yang normal dan abnormal sejak dini. Senyawa ini diterapkan untuk mendiagnosis serangan jantung. Contohnya. daun. Perbedaan dari kedua pengukuran itu menunjukkan fosfor yang terdapat dalam tanah. Metode yang telah diterapkan adalah analisis insulin dalam cuplikan darah pasien. digunakan untuk mempelajari aliran darah ke otak. Hilangnya radioaktivitas dapat dihubungkan dengan jumlah insulin dalam sampel darah.14 Molekul yang ditandai dengan radioisotop iodin-123. Sebelum analisis. seperti hormon. Antibodi diproduksi dalam hewan sebagai proteksi terhadap zat asing. diharapkan dapat menginduksi keradioaktifan terhadap unsur-unsur yang terdapat dalam tanah pada kedalaman tertentu. steroid. b. Antibodi memproteksi dengan mengikat zat dan mencacah aktivitas biologinya. Saat ini tengah dikembangkan senyawa isotop radioaktif dari teknetium yang diharapkan dapat melihat fungsi berbagai organ tubuh yang lain. Sumber: Chemistry The Central Science. di mana antibodi terikat pada insulin radioaktif. Oleh karena banyak unsur dapat diaktifkan dengan neutron dan emisi radiasinya memiliki frekuensi tertentu yang khas maka teknik pencarian sumber alam yang terdapat dalam kerak bumi banyak melibatkan partikel neutron. Radio Immuno Assay (RIA) Radio mmuno Assay (RIA) adalah teknik pengembangan terkini untuk menganalisis darah dan cairan tubuh lain. sedangkan senyawa teknetium yang lain diterapkan untuk mengembangkan citra organ tubuh yang lain. atau bagian lain dari tanaman. 136 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

Neutron tersebut selanjutnya bertumbukan dengan inti 14N di atmosfer membentuk 14C. Aplikasi dalam Kepurbakalaan Pengukuran umur batuan dapat dilakukan melalui pengukuran peluruhan 14C yang telah membuka tabir sejarah manusia dan prasejarah sekitar 35. Setelah terjadi induksi keradioaktifan oleh neutron. unsur-unsur sekitar menjadi bersifat radioaktif.Neutron penginduksi biasanya bersumber dari (Po + Be) dengan peluruhan sekitar 107 neutron per detik dan dirakit. dan memancarkan radiasi gamma dengan energi yang khas untuk setiap unsur. Jika cuplikan ini mengandung 5. Sinar kosmik berenergi sangat tinggi menyebabkan terjadinya reaksi inti berenergi tinggi menghasilkan neutron. Kata Kunci • • • Aktivitas Neutron penginduksi Reaksi inti Kegiatan Inkuiri Fragmen tulang manusia purba ditemukan dekat Bengawan Solo. Isotop 14C dengan waktu paruh 5. unsur oksigen sekitar 6. Jika terdapat unsur hidrogen. Senyawa tersebut selanjutnya dikonsumsi oleh tanaman dan hewan. jika pohon ditebang). Libby yang dikalibrasi terhadap teknik pengukuran umur batuan yang lain (seperti catatan sejarah yang ditulis) dan hasilnya cukup konsisten. selanjutnya oleh manusia. seperti pada Gambar 5.730 tahun dihasilkan secara terus-menerus di atmosfer akibat sinar kosmik.F. Setelah ratusan bahkan ribuan tahun. Radiasi gamma akan tersidik pada detektor sehingga dapat diketahui macam unsur yang ada dalam tanah itu. Melalui pengukuran aktivitas 14C dalam fosil tanaman. jumlah 14 C yang terdapat dalam tanaman yang ditebang mulai meluruh.2 MeV.000 tahun silam. tanaman yang mati sudah menjadi fosil.4 MeV. minyak bumi) + 14 7 N ⎯⎯ 1 H → 1 + 14 6C Isotop 14C masuk ke atmosfer bumi dan bercampur dengan 12C yang stabil membentuk senyawa. misalnya H14CO3– dalam lautan. umur fosil itu dapat diramalkan. yang tentu dapat menimbulkan kesukaran dalam menerapkan metode pengukuran dengan 14C pada masa yang akan datang. dan unsur karbon sekitar 4. dikeringkan. Metode pengukuran dengan 14C dikembangkan oleh . 14CO2 di atmosfer. berapa usia manusia purba itu? 12 Keradioaktifan 137 . Gas CO2 yang dihasilkan dikumpulkan dan dimurnikan. 1 0n Neutron mengaktifasi unsurunsur di sekitarnya Gambar 5.7% 14C. energi gamma yang tersidik sekitar 2. 4.15. pembakaran fosil minyak bumi selama satu abad terakhir dapat meningkatkan produksi isotop 12C di atmosfer. dan dianalisis dengan radiokarbon. Teknik ini secara luas dikembangkan untuk menentukan keberadaan sumber air atau minyak bumi. Oleh karenanya. Sebanyak 100 g sampel tulang dicuci dengan HCl 1 M untuk mengeluarkan mineral dalam tulang dan tersisa protein. pertukaran karbon dengan sekitarnya berhenti. 14 dipirolisis. Perbandingan diukur.7 MeV.15 Teknik pencarian sumber alam (air. Protein tulang dikumpulkan. Jika tanaman atau hewan mati (misalnya. Namun demikian.

1. Reaksi fisi inti uranium–235 dioperasikan dalam reaktor tenaga nuklir untuk pembangkit tenaga listrik. 3. 2000 Reaksi berantai adalah sederetan reaksi fisi yang berlangsung spontan dan serta merta. Jika neutron dari setiap reaksi fisi bereaksi lagi dengan inti 235 U yang lain. tetapi pada akhir reaksi. Akan tetapi. 2000 138 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Mengapa isotop 60Co lebih umum dipakai untuk terapi kanker daripada isotop 222Rn. Reaksi berantai dari fisi inti merupakan dasar dari reaktor nuklir dan senjata nuklir. reaktor fisi. jumlah inti yang melakukan fisi berlipat secara cepat. dan reaktor pembiak. akan dihasilkan inti-inti atom yang lebih ringan. juga pelepasan neutron sebanyak 2 hingga 3 buah. seperti halnya reaksi elektronik.5 × 10-11 J dan sejumlah neutron yang siap bereaksi fisi dengan inti yang lain. Oleh karena satu reaksi fisi dapat menghasilkan 3 neutron. Pernahkah Anda di-scan dengan radioisotop (Rontgen)? Berapa rentang waktu yang diperbolehkan untuk di-scan kembali? Kerjakanlah di dalam buku latihan.16 Reaksi fisi 235U dengan neutron membentuk kripton dan barium disertai pelepasan energi sebesar 3. perubahan energi dalam reaksi inti bersifat sertamerta dan berantai sehingga perlu pengetahuan dan teknologi tinggi untuk mengembangkan reaktornya. yaitu reaktor untuk reaksi fusi. Bagaimana Anda dapat membuktikan bahwa katalis turut serta dalam reaksi dengan cara runutan isotop radioaktif? C.Tes Kompetensi Subbab 1. Jika inti 235U dibombardir dengan neutron. Oleh karena itu. Dalam laju reaksi dikatakan bahwa katalis turut serta dalam reaksi.17.17 Reaksi berantai pada reaksi fisi 2 Neutron dari hasil fisi Sumber: Chemistry :The Central Science. 91 36 Kr Gambar 5. Ada tiga jenis reaktor nuklir. katalis diperoleh kembali. Reaksi Fisi dan Fusi Reaksi inti. terjadi reaksi yang disebut reaksi berantai (chain reaction). melibatkan perubahan energi. 1 n 0 235 92 U 146 56 Ba 1 n 0 Sumber: Chemistry: The Central Science. disertai pelepasan energi. Proyeksi neutron Nuklida Gambar 5. inti-inti ini akan terurai dan melepaskan lebih banyak neutron. Reaksi Fisi Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklidanuklida dengan nomor atom mendekati stabil. B 2. Pembelahan nuklida ini disertai pelepasan sejumlah energi dan sejumlah neutron. disebabkan oleh neutron yang dilepaskan dari reaksi fisi sebelumnya bereaksi lagi dengan inti-inti yang lain. seperti ditunjukkan pada Gambar 5.

18 Konstruksi bom atom Pendorong batang pengendali Batang pengendali Sumber: Chemistry. terdapat massa kritis untuk bahan tertentu yang berpotensi fisi. Batang pengendali neutron dibuat dari bahan yang dapat menyerap neutron. Bom atom merupakan kumpulan massa subkritis yang dapat melakukan reaksi berantai. jumlah inti yang pecah berlipat secara cepat sehingga dapat menimbulkan ledakan dan petaka bagi manusia. seperti pada bom atom. Reaktor nuklir terdiri atas pipa-pipa berisi bahan bakar radioaktif dan batang pengendali neutron yang disisipkan ke dalam pipa bahan bakar nuklir tersebut. hanya satu neutron yang dapat melangsungkan reaksi fisi berikutnya. Pipa bahan bakar Gambar 5. Uranium yang digunakan sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir mengandung isotop 235U sekitar 3%. Dalam reaktor air ringan (1H2O). Energi yang dihasilkan dari reaktor ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi nuklir. Jika massa terlalu besar (super kritis). Dengan kata lain. Keradioaktifan 139 . Perhatikan Gambar 5.19). pipa bahan bakar berisi uranium yang berpotensi melangsungkan reaksi fisi. Berdasarkan hasil pengamatan. 2000 Gambar 5.20. seperti boron dan kadmium sehingga dapat mengendalikan reaksi berantai.20 Skema bagian inti dari reaktor nuklir Sirkulasi air pendingin Sumber: Chemistry : The Central Science.18). 2000 Pipa bahan bakar berbentuk silinder mengandung bahan yang berpotensi fisi. yang dapat melangsungkan reaksi berantai (lihat Gambar 5. Dengan demikian.19 Ledakan bom menyerupai cendawan. Ketika dijatuhkan massa subkritis menyatu membentuk massa super kritis sehingga terjadi ledakan yang sangat dahsyat (Gambar 5. neutron-neutron yang dihasilkan dari reaksi fisi meninggalkan sampel radioaktif sebelum neutron-neutron itu memiliki kesempatan untuk bereaksi dengan inti-inti radioaktif yang lain.Agar dapat memanfaatkan reaksi berantai dari suatu sampel radioaktif yang berpotensi fisi maka reaksi fisi harus dikendalikan dengan cara mengendalikan neutron yang dilepaskan dari reaksi itu. 2001 Gambar 5. Massa subkritis 235U Bahan eksplosif Sumber: Chemistry: The Central Science. jika sampel radioaktif terlalu sedikit. Massa kritis adalah massa terkecil dari suatu sampel yang dapat melakukan reaksi berantai. Reaktor fisi nuklir adalah suatu tempat untuk melangsungkan reaksi berantai dari reaksi fisi yang terkendali.

dapat dimasukkan seluruhnya ke dalam pipa bahan bakar guna menghentikan reaksi fisi. Setelah periode waktu tertentu. Turbin uap Uap Kondensator Generator listrik Gambar 5. 140 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Moderator yang dipakai umumnya air berat (2H2O). Bahan bakar nuklir. terdapat alat yang disebut moderator Moderator ini berguna untuk memperlambat gerakan neutron. 1H2O berperan sebagai moderator. di mana kalor digunakan untuk menghasilkan uap. Dalam keadaan darurat. air ringan (1H2O). sekaligus sebagai pendingin. Pembangkit uap Air atau Natrium cair Pompa 27°C Sungai 38°C Sumber: Chemistry: The Central Science. dan uap tersebut menuju turbin untuk pembangkit listrik. melainkan isotop 235U? Jelaskan berdasarkan hasil reaksi inti uranium dengan neutron. Uap yang dihasilkan dalam penukar kalor dilewatkan ke turbin yang mendorong generator listrik. Kegiatan Inkuiri Mengapa isotop 238U tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir. tetapi uranium–235 bereaksi lebih cepat dengan neutron yang telah diperlambat oleh moderator.Kata Kunci • • • • • • Reaktor nuklir Reaksi fisi Reaksi fusi Reaksi berantai Partikel pembom (proyektil) Tolakan elektrolisis Pengendalian neutron dilakukan dengan cara menaikkan atau menurunkan batang pengendali yang disisipkan dalam pipa bahan bakar. Air panas ini disirkulasikan menuju penukar kalor. Pada reaktor air ringan. Selain batang pengendali. Moderator dipasang jika bahan bakar uranium–235 merupakan fraksi terbanyak dari total bahan bakar. Keunggulan dan kelemahan dari kedua bahan bakar tersebut. Hal ini menimbulkan interferensi dengan reaksi rantai sehingga pipa bahan bakar harus diganti secara berkala. selain uranium–235. yaitu jika uranium–238. juga uranium–238 dapat dijadikan bahan bakar. 2000 Air dalam reaktor dipertahankan sekitar 350°C pada tekanan 150 atm agar tidak terjadi pendidihan. hasil reaksi fisi yang menyerap neutron berakumulasi dalam pipa bahan bakar. atau grafit. batang-batang pengendali ini. Gambar berikut menunjukkan rancang bangun reaktor air bertekanan atau reaktor air ringan. bereaksi lebih cepat dengan neutron hasil reaksi fisi dibandingkan uranium–235.21 Reaktor nuklir air ringan (konstruksi air bertekanan) Batang bahan bakar memanaskan air yang disirkulasikan ke penukar kalor.

Persamaannya: 2 1H 2 1H + 2 1H ⎯⎯ 2 He →3 + 1 0n Tolakan elektrostatis 0 Jarak antar partikel 3 →4 + 1 H ⎯⎯ 2 He + 1 n 0 Untuk mendapatkan reaksi fusi inti. Isotop ini diproduksi selama reaktor beroperasi.22 (a) Gedung reaktor nuklir (b) Bagian pusat dari reaktor nuklir 2. Pada suhu ini semua elektron dalam atom mengelupas membentuk plasma. Energy released by sun is caused fusion reaction.Buangan sisa bahan bakar menjadi limbah nuklir. Energi total: + 26. Bahan bakar sisa tersebut dipisahkan secara kimia dari limbah radioaktif. jika plasma menyentuh bahan apa saja. Isotop plutonium–239 juga berpotensi fisi dan dipakai untuk membuat bom atom atau senjata nuklir. Sisa bahan bakar nuklir sebaiknya tidak didaur-ulang. yaitu pemboman uranium–238 oleh neutron.23). Kendalanya. Suhu pemanasan inti sasaran sekitar 108 °C. Plasma adalah gas netral yang mengandung ion dan elektron. inti deuterium (2H) dipercepat menuju target yang mengandung deuteron (2H) atau tritium (3H) membentuk nuklida helium. Plutonium–239 adalah salah satu jenis bahan bakar hasil pemisahan dari buangan limbah nuklir. E Energi antaraksi akibat gaya inti yang kuat Gambar 5. cara lain untuk memberikan energi kinetik memadai kepada inti proyektil agar dapat bereaksi dengan inti sasaran dilakukan melalui pemanasan inti sasaran hingga suhu sangat tinggi. Catatan Note Energi yang terdapat di matahari sebagai akibat dari reaksi fusi. Reaksi Fusi Reaksi fusi adalah reaksi nuklida-nuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom lebih besar.23 Grafik energi antaraksi dua inti terhadap tolakan elektrostatis Keradioaktifan 141 . Total energy: + 26. Limbah ini dapat diproses ulang. (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science.7 MeV Individual reaction: 1 1H + 1H → 1 2 1H 0 + 1e 2 1H 3 2H + 1H → 1 + 3H → 2 3 2 He 4 2H + 0γ 0 1 + 2 1H The hidrogen bom which has been developed also apply the nuclei fusion reaction to generate destroying power. Misalnya. Disamping pemercepat partikel. partikel pembom (proyektil) harus memiliki energi kinetik yang memadai untuk melawan tolakan muatan listrik dari inti sasaran (lihat Gambar 5. Ketersediaan isotop plutonium–239 dalam jumlah besar akan meningkatkan kesempatan negara-negara maju untuk menyalahgunakan plutonium dijadikan bom atom atau senjata nuklir pemusnah masal. Masalah utama dalam mengembangkan reaksi fusi terkendali adalah bagaimana kalor plasma yang bersuhu sangat tinggi dapat dikendalikan. Masalah utama bagi lembaga tenaga nuklir adalah bagaimana membuang sampah radioaktif yang aman. kalor dengan cepat dihantarkan dan suhu plasma dengan cepat turun.7 MeV Reaksi individu: 1 1H + 1H → 1 2 1H 0 + 1e 2 1H 3 2H + 1H → 1 + 3H → 2 3 2 He 4 2H + 0γ 0 1 + 2 1H Bom hidrogen yang pernah dikembangkan juga menerapkan reaksi fusi inti untuk tenaga penghancurnya. 2000 Gambar 5.

beta. 12 14 142 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kerjakanlah di dalam buku latihan. sedangkan nuklida relatif berat juga melepaskan energi ketika berlangsung melakukan fisi? Rangkuman 1. positron. Pada nukleosintesis terjadi kehilangan massa. 8. Massa yang hilang dalam nukleosintesis diubah menjadi energi ikat inti. Aktivitas radioaktif dapat disidik dengan alat yang disebut pencacah radiasi. Adapun reaktor nuklir menerapkan fisi terkendali. Ada dua jenis alat pencacah radiasi. Mengapa nuklida ringan melepaskan energi ketika melakukan fusi untuk membentuk nuklida lebih berat. 2000 Tes Kompetensi Subbab 1. atau sinar gamma. seperti kimia. inti yang tidak stabil akan meluruh menjadi inti yang lebih stabil. Fusi inti adalah proses penggabungan dua inti ringan membentuk inti lebih berat dan lebih stabil. yaitu pencacah Geiger dan pencacah skintilasi. Fisi inti adalah pemecahan inti berat menjadi dua inti yang lebih ringan. 4. 5.24. pertanian. Menurut Einstein. positron. Secara termodinamika. melibatkan emisi partikel alfa. Isotop radioaktif banyak dimanfaatkan untuk berbagai bidang. dan sinar gamma. Nukleosintesis adalah pembentukan nuklida dari nukleon-nukleonnya. Jelaskan keuntungan dan kerugian reaktor fisi dibandingkan reaktor fusi.24 Reaksi fusi inti tokamak Plasma Kumparan Medan poloidal Sumber: Chemistry :The Central Science. 2. 3. C 3. perminyakan. kestabilan inti dapat dikaji dari energi nukleosintesis. Kestabilan inti dapat ditinjau dari aspek kinetika dan termodinamika. dan terutama dalam bidang kedokteran dan medis. 2. Jenis peluruhan radioaktif dapat berupa partikel alfa. Jelaskan perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi. industri. seperti ditunjukkan pada Gambar 5. energi yang hilang dalam nukleosintesis setara dengan perubahan massa atau DE = Dmc2.Reaktor uji fusi inti Tokamak menggunakan medan magnet berbentuk donat untuk mempertahankan suhu plasma dari setiap bahan. Secara kinetika. beta. 6. Energi ikat inti adalah energi yang diperlukan untuk mengikat nukelon-nukleon di dalam inti agar tidak terurai. Tabung vakum Kumparan medan toroidal Gambar 5. 9. Penentuan umur radiokarbon menggunakan nisbah C untuk menentukan objek yang mengandung C karbon dari sumber yang hidup. 7.

antara lain sebagai sumber energi. serta kepurbakalaan. Anda juga telah mengetahui sifat-sifat fisik dan kimia unsur-unsur radioaktif tersebut. diskusikan dengan teman atau guru Anda. serta kegunaan dan bahayanya. untuk analisis kimia. Dapatkah Anda menyebutkan manfaat lainnya dari mempelajari sifat keradioaktifan suatu unsur? Keradioaktifan 143 . Pada bab ini Anda telah mempelajari mengenai kestabilan suatu inti atom sehingga diketahui bahwa inti atom tidak stabil jika inti atom tersebut bersifat radioaktif. dalam bidang kedokteran dan farmasi. dalam industri dan pertanian. Sifat keradioaktifan suatu unsur dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi.Peta Konsep Inti atom terdiri atas reaksi yang terjadi Fusi Fisi Stabil Tidak stabil bersifat Radioaktif untuk mencapai kestabilan terjadi Peluruhan berlaku Hukum Kekekalan jenis peluruhan Energi Momentum Massa Muatan Alfa (a) Beta (b) Positron (e+) Gamma (g) Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi Bab 5 ini? Bagian manakah dari materi Bab 5 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan.

Unsur radioaktif yang terletak di daerah A akan mencapai stabil dengan cara memancarkan . foton dan beta B. 10 elektron dan 5 partikel a 9... emisi partikel alfa E. menangkap elektron D.... partikel a D. ⎯⎯ → 94 38 Sr + 139 54 Xe + . emisi beta Ebtanas 1999: Setelah 4 tahap memancarkan sinar a dan 1 tahap memancarkan sinar b... A. Pada peluruhan radioaktif 234 206 92 U menjadi 82 Pb melibatkan emisi . tiga partikel neutron E. partikel b E.. n Nuklida yang memiliki nilai lebih besar dibandingkan p n nuklida stabil akan mengalami ... 212 83 Bi terjadi pelepasan . partikel g 6. tritium 8. pengurangan nomor atom dua satuan D. dan 3 proton C. partikel a D. tidak mengalami perubahan nomor atom 7.. positron B... neutron C.. penambahan nomor atom satu satuan E. Jika suatu nuklida mengemisikan partikel bakan terjadi . A. foton dan alfa C. E.. neutron C.. UMPTN 1995 C: Pada proses peluruhan polonium menjadi timbal: 212 84 Po ⎯⎯ → 208 82 Pb +X D.. 6 partikel a . reaksi penggabungan Ebtanas 1997: Isotop radioaktif 234 90 Th 238 92 U menjadi 212 84 Po . A. unsur radioaktif yang terletak di daerah B akan mencapai stabil dengan memancarkan . 218 90 Bi 210 83 Bi 210 81 Ti 206 82 Pb maka X adalah . neon B. proton C. sinar beta E... A. 6 partikel a. positron C. pemancaran positron D. partikel g Dengan melihat grafik pita kesetabilan pada soal nomor 1. 5.. dua partikel positron D. UMPTN 2000 C: Pada peluruhan 212 83 Bi 3. dan 2 deuteron E. 1. 7 partikel a dan 4 partikel b B. A.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat... Partikel-partikel yang diemisikan berturut-turut adalah … A. beta dan foton D. A. neutron D. pengurangan nomor atom satu satuan C. dua partikel neutron 11. Neutron C A Pita kestabilan B Proton 2. deteron E.. 8 partikel a dan 6 elektron D.. partikel b E.. beta dan alfa E. C. Inti atom hidrogen menangkap satu proton dan berubah menjadi . reaksi pembelahan E. menangkap partikel alfa B. deuterium B.. helium 144 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . isotop radioaktif Th akhirnya menjadi . kemudian meluruh lagi menjadi .. A. positron B.. UMPTN 1994 B: Pada proses 235 1 92 U + 0 n 208 82 Pb 4. tiga partikel beta C.. 1 neutron. partikel alfa D. B. A. 3 elektron. Perhatikan grafik pita kestabilan berikut. mengalami peluruhan menjadi dengan cara ... peluruhan a B.Evaluasi Kompetensi Bab 5 A. A. penambahan nomor massa satu satuan B. p A. alfa dan beta 10. peluruhan b C. emisi positron C. satu partikel alfa B.

8 A. infra merah B.008 D. x ) 17O .. 7. 28... E. neutron B.. elektron D. 2. partikel alfa E. Ebtanas 1996: Contoh reaksi fisi adalah …. Po–238 C. Isotop yang digunakan untuk menentukan umur suatu fosil adalah . Th–234 C. 675 B. A. A. ikatan kimia dalam bahan bom berenergi sangat besar 24.. C–12 D. beta D. foton C. U–238 E. melangsungkan pembakaran untuk memicu reaksi fisi E. C–12 C. Co–60 untuk mensterilkan alat-alat kedokteran 3. A. Bom atom dapat meledak dengan kekuatan sangat dahsyat sebab ... Co–60 B. partikel neutron B.. 9. C... P–32 C. 17. massa diubah menjadi energi dalam waktu seketika E.. atom tritium Energi ikat inti per nukleon pada nukleosintesis helium adalah (dalam MeV) … A.764 B. A.12. UMPTN 1996 B: Pada reaksi transformasi 14 7 N (α... P–32 untuk memberantas hama tanaman Radioisotop di atas yang berfungsi sebagai perunut adalah …. E. Mo–99 22. D. Na–24 untuk menyelidiki kebocoran pipa minyak dalam tanah 2. C–13 E. 18. Batang kadmium dalam reaktor nuklir berfungsi sebagai . 234 90 Th 236 90 Th 235 92 U 238 92 U → + a ⎯⎯ X + 3 1 n 0 239 94 Pu 240 94 Pu Berdasarkan reaksi inti. Radioisotop yang dipakai untuk memperoleh citra organ tubuh di rumah sakit adalah . menyediakan partikel alfa 25. 1 dan 2 D. lebih banyak bahan peledak dibandingkan bom biasa D. D. Co–60 B. Tc–99 E. 4. gamma 14. A. Na–24 D. Ebtanas 1999: Sebagai sumber radiasi untuk mensterilkan alat-alat kedokteran dapat digunakan isotop ...329 Ebtanas 1997: Berikut beberapa contoh penggunaan radioisotop 1.. mengubah neutron yang bergerak cepat menjadi neutron termal B. sesuai dengan reaksi: 27 13 Al → 30 + X ⎯⎯ 15 P + 1 n 0 15. proton E. ultraviolet C. A. A. Dalam persamaan reaksi ini.5 C.00 D. partikel beta D. 1. positron C. 1 dan 3 E. I–131 untuk mengetahui letak tumor pada otak manusia 4. X adalah …. 3 dan 4 C. A. C–14 21. Reaksi fisi yang dikembangkan dalam reaktor nuklir menggunakan bahan bakar . 1 dan 4 Radioisotop Co–60 dapat digunakan untuk mengobati penyakit kanker sebab dapat mengemisikan . Na–24 B. alfa 19.. U–235 D... 931.315 C. UMPTN 1998 A: Pada reaksi inti: A. U–235 B.. bereaksi dengan 235U untuk menghasilkan energi C. x adalah..013 E. B. C. I–131 D.. P–32 20. A. 2 dan 4 B. 5. 2. 16. Co–60 E. gamma E. Po–239 23.07 E. UMPTN 2000 A: Jika atom aluminium ditembaki dengan partikel X. B. akan terjadi isotop fosfor. A. 13. X adalah ….. 98 42 Mo + 1 n ⎯⎯ → 0 99 42 Mo + γ 238 92 U 3 2 He 14 7 N 4 + 2 He ⎯⎯ → 240 1 94 Pu + 20 n 3 + 2 He ⎯⎯ 2 He + 1H + 1H → 4 1 1 4 + 2 He ⎯⎯ → 17 1 8 O + 1H 139 94 1 56 Ba + 36 Kr + 30 n 235 92 U + 1 n ⎯⎯ → 0 Keradioaktifan 145 .30 Energi ikat inti per nukleon pada nukleosintesis deuterium adalah (dalam MeV) ….. tercipta banyak gas panas C. A. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235 U D. seluruh bahan radioaktif musnah B.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Apakah setiap komponen menimbulkan masalah bagi lingkungan? jelaskan. Berapa perubahan massa yang sesuai dengan hilangnya energi tersebut? Tuliskan lima komponen utama reaktor nuklir dan fungsinya. Bagaimana modus peluruhan yang mungkin dari nuklida ini dan mengapa melalui cara itu? Tuliskan persaman reaksi inti untuk setiap proses berikut. 11 6C 4. memancarkan positron memancarkan partikel b memancarkan partikel a 7. 2. Menghasilkan curium–242 dan neutron. c. Andaikan nuklida radioaktif dengan rasio neutronproton lebih besar daripada isotop stabilnya. Mengapa isotop 238U tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir? 146 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1. Curium disintesis pertama kali melalui pemboman suatu unsur dengan partikel alfa.00782. 6. 1 1 1 H + 1H ⎯⎯ → 2 0 1H + 1e 5.B. a. Pembakaran satu mol grafit melepaskan energi 393. b.0141. Hitung energi yang dilepaskan per gram hidrogen untuk reaksi berikut. Apa nama unsur sasaran? Diketahui massa atom 1H = 1.5 kJ. 214 83 Bi 237 93 C 3. 2H= 2.

Oleh karenanya. Gas amonia yang terbentuk mudah bereaksi dengan air. Larutan dibuat dengan mencampurkan beberapa gram padatan (sesuai konsentrasi yang diinginkan) dengan sejumlah pelarut a uades atau air biasa). Sumbat karet (1 lubang) 13. amonia juga berguna untuk pembuatan air mancur. di dalam tabung reaksi hingga terbentuk gas amonia (NH3) di dalam labu. dan CaO. Tujuan Untuk membuat amonia dan diaplikasikan sebagai air mancur hiasan. Selain banyak diaplikasikan dalam industri untuk pembuatan bahan baku pupuk. Kalsium oksida (CaO) 5. Amonia adalah senyawa kovalen yang mengandung atom nitrogen. Rangkai tabung reaksi dan peralatan lainnya seperti terlihat pada gambar berikut. 3. dan CaO menghasilkan gas amonia. Panaskan Ba(OH)2. Proyek Semester 147 . Statif: .dasar 8. Labu bundar 250 mL . karena memiliki warna yang menarik. Alat dan Bahan 1. Air akan naik ke dalam labu membentuk seperti air mancur yang berwarna merah. 2. Tekan pipet pada labu yang berisi gas NH3. Tabung reaksi 150×25 mm 2. Tutup mulut labu dengan sumbat dua lubang yang telah dipasangi pipa kaca lurus dan pipet berisi air. Tes dengan kuas yang sudah dicelupkan ke dalam larutan HCl. Pipa kaca bengkok 110° 16. Langkah Kerja 1. Pipet tetes . Pada proyek Semester 1 Anda ditugaskan untuk membuat amonia dan melaporkan data pengamatan kelompok Anda dalam bentuk karya tulis. Buatlah laporan berupa karya tulis kelompok Anda setelah melakukan proyek semester ini.kaki: 500 mm 10. Gelas kimia 1000 mL 3. saat labu berisi amonia tersebut dihubungkan dengan gelas berisi air.batang : 250 mm 9. NH4Cl. tekanan dalam labu berkurang jika pipet yang dihubungkan di antara keduanya dipijit-pijit. Sumbat karet (2 lubang) 14. Klem universal 12. Amonium Klorida (NH4Cl) 6. 5. Bosshead 11. 6.Proyek Semester 1 Air Mancur Amonia Reaksi Ba(OH)2. Apabila terbentuk kabut membuktikan bahwa NH3 sudah terkumpul cukup banyak. 4. Pembakar spiritus 4. Masukkan ujung pipa kaca ke dalam gelas kimia berisi air yang ditetesi larutan PP 1%. Barium Hidroksida (Ba(OH)2) 7. Larutan fenolftalein (PP) 1%* *Tersedia dalam bentuk padatannya. Warna merah ini berasal dari larutan basa amonia dalam air. Pipa kaca lurus 15. Amati yang terjadi dalam labu. NH4Cl.

Larutan berikut dibuat dengan konsentrasi molal yang sama. C8H10 C. C6H12O6 B. 120 B. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah .9 1. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari natrium klorida C. juga 200 g air mendidih pada 100. misalnya urea.3 B. dan natrium klorida diukur pada suhu yang sama.062 atm B. nol B. NO2(g) B. 0.4 mmHg? A. 60 C. PbO(s). Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. Diharapkan bahwa … A. 0. hasil reaksinya … A. 4. A.Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 1.8 B. terjadi proses … 148 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 0. 0. Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa adalah : → MnO4–(aq)+C2O42–(aq) ⎯⎯ MnO2(s)+CO32–(aq) Jika persamaan ini disetarakan maka jumlah OH– dalam persamaan itu … A.25 atm D.2–benzantrasena adalah padatan berwarna kuning yang nonvolatil dengan berat molekul 228 g mol–1. Jika suhu dinaikkan dari 0°C hingga 50°C pada tekanan tetap 0. A.. 5.5 C. pembekuan E. A. CH3COONa D. S(s). sublimasi B. Jika tekanan osmotik larutan sukrosa 0. 64 Manakah di antara zat nonvolatil berikut jika dilarutkan dalam pelarut benzena akan memiliki tekanan uap larutan paling rendah? Diketahui jumlah gram terlarut sama. Berapa tekanan uap larutan pada 25°C (dalam mmHg) jika tekanan uap benzena pada suhu itu 93.50 atm E. S(s). tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari urea E.51. 760 Suatu larutan mengandung 3. KBr B.. NO(g) C. 0. 46 D. dua di kiri D. dua di kanan C. 0.130°C pada 1 atm.7 E. S(s). Berapakah berat molekul zat terlarut? Kd molal air adalah 0.. Fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah … A. MgCl2 7. 0. C6H6O2 E.01 M pada suhu yang sama adalah… A. 91.4 D. 180 E. asam propanoat. 0. tekanan osmotik urea paling besar B.2 D. 60. 93. NaNO2 E. Pb2+(aq). 0.24 g zat nonvolatil dan nonelektrolit. 3.01 M pada 27oC adalah 0. A. 1. Tekanan osmotik tiga jenis larutan dengan molaritas yang sama.5 atm. empat di kiri 10. empat di kanan E.8 E.1 C. semua tekanan osmotik larutan sama 8.0 atm 9. pengembunan 6. Jika PbS(s) direaksikan dengan larutan encer HNO3 hangat.26 g sampel dilarutkan dalam 250 mL benzena. tekanan osmotik asam propanoat paling besar D. (CH3)2(OH)2 D. fusi C. penguapan D.25 atm maka tekanan osmotik larutan NaCl 0. Sebanyak 18. (NH2)2CO Perhatikan diagram fasa berikut. 95. Pb2+(aq). NO(g) 2. A.12 atm C. Al(NO3)3 C.

4 B. A. HCl dan HBr E.77 V 1.50 V → H2(g)+OH 4.278 C.88 0. 4. pemanggangan D. A. potensial reduksi standar(E°) Logam alkali berikut jika dibakar akan menghasilkan superoksida adalah . misalnya magnesium. diperoleh gas oksigen pada keadaan STP sebanyak …. urutan yang lebih dulu dielektrolisis pada katode ….639 B.86 0. titik beku mendekati suhu 0 K 17..05 Na 500 0. 13. A. konfigurasi elektronik B. Di dalam sistem …. 4.2 L D. A.. Mg(OH)2 B. 22. oksidasi besi dengan asam dari gas CO2 terlarut E. K dan Rb E. 15. Adanya zat itu dapat dibuktikan dengan menambahkan air hingga terbentuk gas yang dapat membirukan lakmus. 9. 21. oksidasi oksigen menjadi ion OH– D. HF dan HBr C. elektron mengalir dari besi ke magnesium B.. elektrolisis E. 5.34 V 2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Pb(s) → 3.. 12. HF dan HCl B. 20. kecuali …. reduksi oksigen menjadi uap air Pernyataan berikut merupakan sifat-sifat gas mulia.92 [He] 2s1 [Ne] 3s1 [Ar] 4s1 [Kr] 5s1 [Xe] 6s1 19. Pb Eo = – 0.71 K 420 0. A. unsur paling stabil B. 1.53 0. A. 2.917 D.0 –3. 6. kerapatan (massa jenis) E. 2. 2 C.8 L Untuk menghambat terjadinya proses korosi. A. H2O( )+e Berdasarkan data di atas. Dari data di atas. kereaktifan unsur golongan alkali dipengaruhi oleh …. 1. 1. oksidasi besi menjadi ion Fe2+ C.13 V – ⎯⎯ –(aq)Eo=+0. H2S(g). NO2(g) Jika ion S2O32– direaksikan dengan I2 dihasilkan ion I– dan ion S4O62–. peptisasi Pembuatan unsur-unsur logam alkali tanah umumnya dilakukan melalui proses . kromatografi C. 3. sukar melepaskan atau menangkap elektron C. 1.4 L C. 1. 2 E. HCl dan HI 18. pirolisis B. energi ionisasi pertama C. 3. peptisasi Pemanasan logam Mg di udara.97 0.93 Rb 400 1.8 –2. 2. magnesium mengalami oksidasi C. pipa besi yang dipendam di dalam tanah dihubungkan dengan logam yang lebih reaktif.2 M untuk bereaksi sempurna dengan I2.6 L E. selain terbentuk MgO juga terbentuk zat lain . Li dan Rb Pembuatan unsur-unsur logam alkali umumnya dilakukan melalui proses …. Mg3N2 C. 3. Jumlah milimol I2 dalam larutan adalah . D. Di antara asam halida berikut yang tidak dapat dibuat menggunakan asam sulfat pekat adalah …. 14.. N2(g) E.834 Diketahui data potensial reduksi standar: → Eo = + 0. 16.53 1. zat lain tersebut adalah …. terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas E. Fe3+(aq)+ e– ⎯⎯ Fe2+(aq) 2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Cu(s) → 2. A. 11.6 L B.. 4.8 –2. 4 Pada elektrolisis larutan natrium sulfat (Na2SO4) menggunakan arus sebesar 1 faraday. Perhatikan tabel sifat fisik unsur golongan alkali: Sifat Konfigurasi elektron Energi ionisasi (kJ mol–1) Kerapatan (g cm–3) Jari-jari ion ( ) Potensial reduksi (Eo) Li 520 0. A.92 Cs 380 1. pirolisis B.556 E. Na dan K B.. MgCO3 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 149 . 1. 2. Cu Eo = + 0. 22. 3.78 mL Na2S2O3 0. A. besi berfungsi sebagai anode D. SO42–(aq)..11. HBr dan HI D. PbO2(s). jari-jari atom D. Li dan Na C. 4..… A. Reaksi korosi secara keseluruhan melibatkan. 89. elektrolisis E. A. kromatografi C. Pb2+(aq). 3. mudah bereaksi dengan unsur lain D. magnesium berfungsi sebagai katode Pipa bawah tanah digunakan untuk distribusi BBM atau PDAM yang cenderung terkorosi oleh lingkungan yang bersifat korosif. 3 D. Dalam titrasi larutan I2 diperlukan 32. reduksi besi B. besi melepaskan elektron E.9 –2. pemanggangan D. Li dan K D.7 –2.

4Al(s)+3O2(g) ⎯⎯ 2Al2O3(s) ⎯⎯ 2AlF3(s) → D. elektrolisis SiCl4 B. A. magnesium D. sifat reduktor lebih kuat D. A. larut dalam larutan NaOH C. Ca3(PO4)2 32. Berikut ini merupakan hasil dalam tahapan pembuatan asam sulfat dalam proses kontak. Pengolahan batuan fosfat. C dan Ge B. H2SO4 C. (NH4)2SO4 D. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses ….. CaHPO3 C. Senyawa nitrogen berikut biasa dipakai sebagai pupuk. dapat bereaksi dengan asam kuat B.. keelektronegatifannya 31. 24. Si dan Sn E. merkuri Di antara unsur berikut yang dapat bereaksi dengan uap air pada suhu tinggi adalah …. A. kromatografi lapis tipis 30. CaSO4 D. A. merupakan oksidator kuat E. A.. energi ionisasi lebih rendah C. 2Al(s)+6H2O( ) ⎯⎯ 2Al(OH)3(s)+3H2(g) Logam aluminium mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. A. CaHPO4 B. 25. konfigurasi elektronnya D. kecuali ... 29. Ca3(PO4)2 dengan asam ortofosfat akan menghasilkan …. elektrolisis E. distilasi kuarsa (SiO2) C. D. logam alkali tanah memiliki …. NH4NO3 B. kontak B. reduktor B. NaNO3 36. kerapatannya E.. A. kamar timbal D. kontak B. Proses pembuatan H2SO4 melalui pembentukan SO3 dengan katalis V2O5 dinamakan proses …. Sn dan Pb C. kecuali …. A. SO2 B. pemurnian zona D. Mg(HCO3)2 E.. pemanggangan kuarsa E. pemanggangan kuarsa E... kriolit yang dipakai berperan sebagai …. Mg(CN)2 Dibandingkan dengan logam alkali yang seperiode. natrium B.... kecuali . belerang kurang elektronegatif dibandingkan oksigen 150 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . elektrolisis E. kamar timbal D. SO3 D. A. jari-jari yang lebih besar B. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen Logam yang tidak diperoleh dengan proses elektrolisis adalah . silikon E. 3MnO2(s) + 4Al(s) ⎯⎯ 3Mn(s)+2Al2O3(s) ⎯⎯ 2AlCl3 (s)+3H2(g) → B. lapisan tahan panas D. 2Al(s)+3F2(g) → E. A. Di antara pernyataan berikut yang benar tentang belerang dan oksigen adalah ….. distilasi kuarsa (SiO2) C. A. oksidator C. A. pengapungan 33. 27. 28. struktur molekulnya C. Frasch C. hidrolisis C. 26. kromatografi lapis tipis 35. CO(NH2)2 C. geometri molekul H2O dan H2S keduanya linear B. titik leleh lebih tinggi Pada pembuatan aluminium. bahan baku utama Reaksi berikut ini yang merupakan reaksi aluminotermik adalah . A. Ca(H2PO4)2 E. A. Si dan C Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. 2Al(s)+ 6HCl(aq) → C. ikatan antaratomnya B. pemurnian zona D. H2S E. Kereaktifan molekul fosfor (P4) disebabkan oleh . Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. KNO3 E. pelarut E. reduksi-oksidasi 34. H2S2O7 37. elektrolisis SiCl4 B.23. hidrogen sulfida memiliki tingkat keasaman yang lebih lemah daripada air C.. keelektronegatifan lebih kecil E.. Ge dan Pb D. dengan basa kuat menghasilkan gas H2 D. aluminium C. → A.

+2 dan 12 Persamaan setara yang benar untuk reaksi larutan amonia pekat dan suspensi seng(II) hidroksida adalah… → A. +4 dan 12 C. E. Zn(OH)2(s)+4NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)42+(aq) + 2OH–(aq) → C. Ti3+(aq) B. K3[Fe(SCN)6] E. C. 98 42 Mo + 1 n ⎯⎯ → 0 4 U + 2 He ⎯⎯ → 99 42 Mo+γ Pu+21 n 0 238 92 3 2 240 94 3 He + 2 He ⎯⎯ 2 He+ 1 H+ 1 H → 4 1 1 14 7 N + 4 He ⎯⎯ → 2 U + 1 n ⎯⎯ → 0 17 8 139 56 O+ 1 H 1 235 92 Ba+ 94 Kr+31 n 36 0 49. C. pancaran gamma 50.38. A. pancaran alfa B. A. menyediakan partikel alfa Contoh reaksi fisi adalah … A. 4. B. 48.. A. mengubah neutron yang bergerak cepat menjadi neutron termal B. +2 dan 4 E. Zn(OH)2(s)+2OH–(aq) ⎯⎯ Zn(OH)42–(aq) → D. semua unsur transisi memiliki orbital d yang tidak penuh E.00 MeV B. Zn2+(aq) + 4NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)42+(aq) → B. 41. penangkapan elektron C. Sc3+(aq) C. 37 19 40 20 K Ca 15 8 O Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 151 . pancaran gamma Batang karbon di dalam reaktor nuklir berfungsi sebagai …. Ni(en)32+ E. Mn3+(aq) Energi ikat inti per nukleon dalam atom helium adalah …. 46. pancaran alfa B. kecuali …. A.. Ti(H2O)63+ D. aluminium dan tembaga E. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235U D. melangsungkan pembakaran untuk memicu reaksi fisi E. K3[Fe(CN)6] D.07 MeV C.30 MeV D. B.. E. tembaga dan seng C. Isotop-isotop radioaktif ringan (nomor atom 20) yang mempunyai perbandingan neutron-proton lebih besar dari satu akan mencapai stabil dengan cara …. tembaga dan timah B. D. V3+(a ) D. Zn(OH) 2(s)+2NH4+(aq) ⎯⎯ Zn 2+(aq) + 2NH4OH(aq) → E. 40. A. pancaran beta D. A. penangkapan elektron C. A. 45. Zn2+(aq) + 2NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)22+(aq) Potasium heksasianoferat(II) adalah senyawa…. pancaran positron E. 7. K4[Fe(NCO)6] Senyawa kompleks yang bersifat diamagnetik adalah . K4[Fe(CN)6] B. E. KFe(SCN)4 C. pancaran beta D.. Fe(CN)64– B. timbal dan timah D. 0 dan 3 B. D. 675 MeV E.5 MeV Isotop-isotop radioaktif ringan (NA = 20) yang mempunyai perbandingan neutron-proton lebih besar dari satu akan mencapai stabil dengan cara …. hampir semua unsur transisi mnunjukkan sifat katalitik D. ikatan tunggal S–S tidak ada sedangkan O–O ada Semua pernyataan berikut tentang unsur golongan transisi. pancaran positron E. A. aluminium dan nikel Dalam ion Cu(NH 3) 42+ . 44. 39. valensi dan bilangan koordinasi tembaga adalah …. hampir semua unsur transisi menunjukkan satu keadaan valensi Kuningan adalah paduan …. 43. 11 6 15 7 C N D. dalam larutan cair kebanyakan ionnya berwarna C. 931. A. Cr3+(aq) E. semua unsur transisi lebih bersifat logam B. bereaksi dengan 235U untuk menghasilkan energi C. Co(py)62+ Senyawa kompleks berikut yang tidak bersifat paramagnetik adalah . A.. Cu(NH3)42+ C. 47. +2 dan 8 D. sedangkan H2S nonpolar dalam senyawa. Berdasarkan perbandingan neutron-proton untuk isotop ringan (nomor atom 20) maka isotop yang paling stabil adalah …. H2O bersifat polar. 28.. 42. A.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. [Fe(CN)6]3– d. Berapa tekanan uap larutan ini pada 25°C? (Pada suhu 25°C tekanan uap air murni adalah 0. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 50 g glukosa dengan 600 air.0 g L–1 protein (Mr = 90. jika kerapatan larutan 1. [Zn(NH3)4]2+ b. dan protein ke dalam bentuk gula sederhana. 3. berapa gram I2 yang dihasilkan dari elektrolisis larutan NaI? Ksenon tetrafluorida adalah padatan yang tidak berwarna.0 g cm–3. Tuliskan struktur Lewis untuk molekul XeF4. Apakah ada perbedaan antara kedua percobaan ini? Apa yang diperlukan agar reaksi transformasi inti yang melibatkan inti emas dan partikel alfa terjadi? 10. seperti glukosa (C6H12O6) melalui pembakaran menjadi CO2 dan H2O. 2. Hitung penurunan titik beku dan tekanan osmosis pada 25°C larutan 1. Pada keadaan yang sama. dalam percobaan hamburan partikel alfa oleh lempeng tipis emas reaksi transformasi inti tidak terjadi. 5. 1. → a. radionuklida Sr atau radionuklida Xe? Dengan asumsi jumlah radioaktif sama. lemak. dan tentukan zat pereduksi serta pengoksidasinya. 6. Barium sulfat diberikan secara oral untuk memperoleh fotografis perut dengan sinar-X. Namun demikian. elektrolisis larutan AgNO3 mendepositkan 1.B. [FeP6]3– 9.03 atm). [Cu(NH3)4]2+ c. MnO4– + I– ⎯⎯ MnO2(s) + IO3– (basa) → c. Nyatakan jenis hibridisasi apa yang terdapat pada atom pusat dalam senyawa kompleks berikut. H2O2( )+MnO4– ⎯⎯ O2(g) + MnO2(s)(basa) → d. a. 152 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .000). Hg22+ + H2S(g) ⎯⎯ Hg(g) + S8(s) (asam) Pada keadaan tertentu. Manakah yang lebih baik dengan membuang bahan radioaktif ke lingkungan. 4. Tunjukkan bahwa pembakaran gula adalah reaksi redoks. Tubuh kita mengubah karbohidrat. Barium karbonat merupakan senyawa yang tidak larut dalam air. Rutherford dapat melangsungkan reaksi transformasi inti pertama dengan memborbardir inti nitrogen–14 dengan partikel alfa. Jelaskan jawaban Anda berdasarkan pada sifatsifat kimia Sr danXe. H2S(g) + NO3– ⎯⎯ NO2(g) + S8(s)(asam) → b. Setarakan persamaan reaksi redoks berikut. Apa nama hibrida dari atom ksenon dalam senyawa ini? Bagaimana geometri menurut ramalan VSEPR untuk molekul ini? 7. Mengapa karbonat tidak dapat dipakai dalam media yang mengandung sulfat? 8.0 g logam perak.

Alkohol dan Eter D. Asam Karboksilat dan Ester F. Gugus Fungsional Senyawa Karbon B. alkanal. di pabrik kertas.org Proses pengisian bahan kertas oleh bahan yang mengandung senyawa organik (hidrokarbon dengan gugus karbonil). cara penulisan. alkoksi alkana.Bab 6 Sumber: www. A. cuka yang digunakan pada makanan. dan pengawet bahan biologis merupakan contoh aplikasi zat yang mengandung senyawa hidrokarbon dengan gugus fungsi yang berbeda. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. tata nama. para Kimiawan banyak mensintesis senyawa hidrokarbon yang mengandung gugus fungsi berbeda-beda untuk dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen 153 . Gugus fungsional pada senyawa hidrokarbon tersebut berperan penting dalam kereaktifannya terhadap senyawa atau atom lain. kegunaan. Senyawa hidrokarbon memiliki sifat tertentu akibat adanya atom selain atom karbon dan hidrogen di dalamnya. Atom-atom tersebut dinamakan gugus fungsional senya a hidrokarbon. dan makromolekul Setelah mempelajari bab ini. sifat. Oleh karena itu. alkanon. Haloalkana C.paperhistory. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. alkanol. Senyawa Organik Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. Sifat inilah yang menjadikan senyawa karbon melimpah di alam dengan berbagai sifat fisika dan sifat kimia. asam alkanoat. dan alkil alkanoat) Pada abad ke-18 diketahui senyawa hidrokarbon hanya dapat diperoleh dari makhluk hidup sehingga senyawa hidrokarbon disebut senyawa organik. Apa sajakah gugus fungsi senyawa hidrokarbon tersebut? Anda dapat menemukan jawabannya setelah mempelajari bab ini. benzena dan turunannya. Kosmetik untuk wanita. Aldehid dan Keton E. Swiss. Di Kelas X Anda telah belajar sifat khas atom karbon yang dapat berikatan dengan atom karbon dan atom-atom lain selain atom hidrogen.

Gugus Fungsional Senyawa Karbon Atom karbon. belerang. Atom atau gugus karbon tersebut lebih reaktif dari yang lainnya.1 X OH Gugus Fungsional Senyawa Karbon Gugus Fungsi Rumus umum R–X R–OH R–O–R' Nama Haloalkana Alkohol Eter O O C O C O C O OH H R–CHO Aldehid R–CO–R' Keton R–COOH R–COO–R' Asam karboksilat Ester C H N O H RNH2 Amina Kata Kunci • • Hidrokarbon Gugus fungsi Tabel tersebut menunjukkan beberapa gugus fungsi. 3. Selain menentukan tata nama senyawa karbon secara bersistem (IUPAC). Cl. 2. nitrogen. dan halogen. Dalam hidrokarbon. rumus umum dengan R yang menyatakan residu dari hidrokarbon. atom karbon dapat juga berikatan dengan atom-atom lain. Apakah maksud dari pernyataan tersebut? Apa yang dimaksud dengan senyawa turunan hidrokarbon? A. Apakah yang dimaksud dengan senyawa hidrokarbon? Atom karbon memiliki sifat khas . 154 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . di samping memiliki kemampuan berikatan dengan atom karbon lain. Dengan kata lain. seperti oksigen. Br. dan nama kelompok senyawa karbon yang dibentuknya. gugus fungsi juga menentukan sifat fisika dan sifat kimia senyawa bersangkutan. Selain itu.1. I) terikat pada senyawa hidrokarbon maka senyawa yang terbentuk akan memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang ditentukan oleh gugus tersebut. juga dapat berikatan dengan atom unsur-unsur lain. Tabel 6. Atom atau gugus atom yang terikat pada senyawa hidrokarbon dapat menentukan sifat-sifat senyawa karbon. gugus fungsi adalah bagian reaktif dari senya a karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia senya a karbon. atom karbon dapat berikatan dengan atom hidrogen membentuk senyawa hidrokarbon. fosfor. Jika atom halogen (F. Perhatikan Tabel 6.Tes Kompetensi Awal 1. dinamakan gugus fungsi.

Haloalkana Haloalkana adalah senya a karbon yang mengandung halogen. haloalkana memiliki isomer posisi dan isomer struktural. B. Haloalkana memiliki rumus umum: CnH2n+1X X adalah atom halogen (F. seperti isomer posisi.Berbagai reaksi kimia senyawa karbon ditentukan oleh gugus fungsi. gugus fungsi memiliki peran penting dalam mempelajari senyawa karbon dan reaksi senyawa karbon. isomer struktur. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Sifat-sifat apa sajakah yang dapat dijelaskan melalui gugus fungsi? Jelaskan. Berdasarkan fakta.2–dibromoetana Triklorometana (kloroform) Tetraklorometana (karbon tetraklorida) Kegiatan Inkuiri Cari tahu oleh Anda sifat dari senyawa kloroform. Perhatikan struktur haloalkana berikut. kloro. Cl. tetapi susunan atom-atomnya berbeda. H3C H2 H2 C C Cl Kata Kunci • • • • • Haloalkana Isomer posisi Isomer struktur Isomer fungsional Isomer cis-trans H3C H C Cl CH3 1-kloropropana 2-kloropropana Senyawa Organik 155 . Mengapa gugus fungsi memiliki peran penting dalam mempelajari senyawa karbon dan reaksi senyawa karbon? Jelaskan. Dengan kata lain. Mengapa kloroform bersifat membius? 2. Br. haloalkana adalah senyawa karbon turunan alkana yang atom H-nya diganti oleh atom halogen. dan isomer cistrans. A 2. I). Sebagian besar reaksi senyawa karbon merupakan perubahan gugus fungsi menjadi gugus fungsi lain. Dengan demikian. Contoh: CH3–CH2–I CH3–CH2–CH2–CH2Cl CH2Br–CH2Br CHCl3 CCl4 Monoiodoetana Monoklorobutana 1. Tes Kompetensi Subbab 1. atau iodo dan diikuti nama alkana yang mengikatnya. isomer fungsional. Tata Nama Haloalkana Tatanama senyawa haloalkana diawali dengan kata fluoro. Isomer Haloalkana Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama. Ada beberapa macam isomer. bromo. 1.

Ikatan C–F adalah paling kuat sehingga senyawa fluoroalkana relatif stabil dan banyak digunakan sebagai gas propelan dalam bentuk aerosol. tetapi posisi atom klorin berbeda. Kedua senyawa ini dikatakan berisomer satu sama lain. Disamping itu. Atom halogen pada haloalkana dapat diganti oleh gugus siano (–CN) dengan cara pemanasan. Haloalkana yang lebih tinggi berupa cairan mudah menguap. Persamaan reaksinya: Refluks alkohol C2H5Br + KCN ⎯⎯⎯⎯⎯→ C2H5CN + KBr 156 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Energi ikatan rata-rata (dalam kJ mol–1): C–F = 485. Oleh karena itu. H3C H2 H2 H2 C C C Cl 1-klorobutana CH3 H3C C Cl 2-kloro-2-metilpropana CH3 H3C H2 H C C Cl 2-klorobutana CH3 Ketiga senyawa itu tergolong halobutana. Sifat Haloalkana Senyawa klorometana dan kloroetana berwujud gas pada suhu kamar dan tekanan normal. Pada 1–kloropropana terikat pada atom karbon nomor 1. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa iodoalkana paling reaktif untuk gugus alkil yang sama. seperti ditunjukkan pada tabel berikut. C–I = 213. yaitu isomer posisi. bromopropana dicampurkan dengan kalium sianida dalam alkohol cair akan membentuk propanonitril dan kalium bromida. Haloalkana dapat dihidrolisis menjadi alkohol yang bersesuaian jika diolah dengan basa alkali berair.Kedua senyawa itu memiliki rumus molekul sama. 1985 1–kloropropana 2–kloropropana 1–klorobutana 2–klorobutana 1–kloro–2–metil propana 2–kloro–2–metil propana Catatan Note Refluks adalah teknik mendidihkan cairan dalam wadah labu distilasi yang disambung dengan alat pengembun (kondensor refluks) sehingga cairan terus-menerus kembali ke dalam wadah.8 77 68 69 51 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. tetapi berbeda strukturnya. Persamaan reaksinya: Refluks C2H5Br + NaOH(berair) ⎯⎯⎯→ C2H5OH + NaBr Etanol cair dapat digunakan sebagai pelarut untuk haloalkana. yakni C3H7Cl. Titik didih isomer haloalkana berubah sesuai urutan berikut: primer sekunder tersier. yakni C4H9Cl. tetapi berbeda struktur molekulnya). 1–klorobutana dan 2–klorobutana berisomer posisi 3. C–Br = 284. C–Cl = 339. Perhatikan struktur molekul berikut dengan rumus molekul sama. sedangkan pada 2–kloropropana terikat pada atom karbon nomor 2. ketiga senyawa tersebut berisomer struktur (senyawa dengan rumus molekul sama. Contohnya. Refluks is technique to boil some liquid in the distillation flask which is connented with condensor apparatus so that the liquid will be running back into the flask. Tabel 6. Isomer struktur menyatakan perbedaan struktur dari senyawa haloalkana yang memiliki rumus molekul sama.2 Titik Didih Senyawa Haloalkana Senyawa Titik Didih (°C) 46 34.

Kemudian. akan terbentuk campuran alkilhalida. etanal. bereaksi dengan X2 membentuk trihaloetanal (CX3–COH). Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Haloalkana Senyawa haloalkana tidak dapat dibuat langsung dari alkana melalui reaksi substitusi sebab hasilnya selalu campuran haloalkana. apakah yang terjadi jika di lingkungan yang terik matahari terdapat gas klorin dan gas alam? Senyawa Organik 157 . Replacement of an atom or a group by anothers called substitution reaction. mula-mula etanol dioksidasi menjadi etanal (aldehid). Dalam suasana basa. reaksi akan terus berlangsung hingga pereaksi habis atau cahaya ultraviolet dihilangkan. 2) Reaksi terjadi jika ada cahaya ultraviolet atau pada suhu di atas 250°C.Jika haloalkana dipanaskan dalam larutan amonia beralkohol dalam wadah tertutup akan dihasilkan amina. tetapi melalui beberapa tahap reaksi. Jika alkana direaksikan dengan halogen pada suhu tinggi atau adanya cahaya ultraviolet. hν 3CH4 + 6Cl2 ⎯⎯ CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + 6HCl → Reaksi antara CH4 dan Cl2 memiliki sifat-sifat khas sebagai berikut. seperti ditunjukkan pada reaksi berikut. CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + CCl4 + 5H2 Untuk membuat haloalkana tunggal bergantung pada senyawa haloalkana yang akan diproduksi. 4CH4 + 5Cl2 ⎯⎯ → Catatan Note Pergantian atom atau gugus oleh atom atau gugus lain dinamakan reaksi substitusi. 1) Reaksi tidak terjadi dalam keadaan gelap atau pada suhu rendah. aseton. O → 1) CH3CH2–OH+ Cl2 ⎯⎯ H3C C H + 2HCl O O → 2) H3C C H + 3Cl2 ⎯⎯ Cl3C C H + 3HCl O O ONa + HCCl3 3) Cl3C → C H + NaOH ⎯⎯ H C Senyawa karbon yang dapat dibuat menjadi senyawa haloalkana adalah senyawa yang memiliki gugus metil terikat pada atom C yang berikatan dengan atom oksigen. Kegiatan Inkuiri Diskusikan dengan teman sekelas Anda. Rumus umumnya: CH3 R C O H Contohnya. trihaloetanal berubah menjadi haloform. Pembuatan Haloform (CHX3) Jika etanol direaksikan dengan X2 (Cl2 atau I2) dalam suasana basa (NaOH). Tahap-tahap reaksinya sebagai berikut. a. etanol. dan senyawa yang sejenis. Persamaan reaksinya: → C2H5Br + 2HN3 ⎯⎯ C2H5NH2 + HBr Etilamina Δ 4. 3) Sekali reaksi dimulai. Reaksinya tidak melalui reaksi substitusi.

4 kJ mol–1 Cl2 → CH3• + Cl• ⎯⎯ CH3Cl ΔH°= –330. yaitu pemicu rantai. Radikal CH3• selanjutnya mengeluarkan atom klor dari molekul Cl 2 membentuk CH3Cl dan radikal Cl• yang baru. Fakta ini mengisyaratkan adanya mekanisme reaksi berantai yang melibatkan tiga proses. efek samping dari kloroform dapat merusak hati sehingga jarang dipakai sebagai obat bius. berwarna kuning. Atom Cl • dapat mengeluarkan atom hidrogen dari CH4 membentuk HCl dan radikal CH3•. dan pengakhiran rantai.Hasil reaksi meliputi CH2Cl2 (diklorometana). Kloroform tidak larut dalam air.1–trifluoroetana. dan minyak. Iodoform sering digunakan sebagai antiseptik. → ΔH°= –16 kJ mol–1 CH4 CH4 + Cl• ⎯⎯ CH3• + HCl → CH3• + Cl2 ⎯⎯ CH3Cl + Cl• ΔH°= –87 kJ mol–1 CH3Cl Oleh karena atom Cl• juga dibangkitkan pada tahap kedua maka setiap atom Cl • yang bereaksi pada tahap pertama reaksi akan berkesinambungan (berantai). CHCl3 (kloroform). Kegunaan Kloroform (CHCl3) Kloroform merupakan senyawa karbon berwujud cair yang mudah menguap pada suhu kamar dan berbau khas. CCl4 (karbon tetraklorida). 2) Perambatan Rantai Radikal bebas seperti atom Cl • sangat reaktif. Kloroform biasa digunakan untuk obat bius (anestetika) dan sebagai pelarut untuk lemak.0 kJ mol–1 CH3Cl → 2CH3• ⎯⎯ CH3CH3 ΔH°= –350. c. → 2Cl• ⎯⎯ Cl2 ΔH°= –243. CH 3Cl (klorometana). b. 1) Pemicu Rantai Molekul Cl 2 dapat dipecah menjadi sepasang atom klor dengan menyerap energi dari cahaya ultraviolet atau kalor.0 kJ mol–1 CH3CH3 Tahap akhir dapat terjadi dengan cara dinetralkan oleh dinding reaktor. dan C 2H 6. kecuali untuk penelitian di laboratorium. 158 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Cl2 + energi ⎯⎯ → 2Cl• ΔH°= 243. tetapi larut dalam alkohol atau eter. Kegunaan Iodoform (CHI3) dan Tetraklorokarbon (CCl4) Iodoform berwujud padat pada suhu kamar. Kata Kunci • • Reaksi berantai Radikal bebas Kegiatan Inkuiri Diskusikan dalam kelas. dan mempunyai bau yang khas. mengapa radikal bebas sangat reaktif? Hubungkan dengan konfigurasi elektronnya. 3) Pengakhiran Rantai Radikal yang mempertahankan reaksi terus berlangsung suatu ketika dapat bergabung antarsesamanya dalam tahap pengakhiran rantai. Reaksi berantai ini terjadi sampai dengan radikal yang terlibat dalam tahap perambatan rantai dihancurkan. Namun demikian. lilin. perambatan rantai. Pengakhiran rantai dapat terjadi dalam tahap berikut. Haloalkana yang sering dipakai sebagai obat bius adalah 2–bromo–2–kloro–1.1.4 kJ mol–1 Atom klor yang dihasilkan pada reaksi ini adalah radikal bebas sebab mengandung satu elektron tidak berpasangan.

Tuliskan reaksi yang terjadi jika 1. Kegiatan Inkuiri Diskusikan dalam kelas. → 4CH3CH2Cl + 4Na + 4Pb ⎯⎯ (CH3CH2)4Pb + 4NaCl + 3Pb Fluorokarbon merupakan senyawa karbon yang mudah menguap. Jenis fluorokarbon yang paling banyak dipakai adalah CCl3F dan CF2Cl2. dan tidak berbau. Satu atom H pada air merupakan residu hidrokarbon (gugus alkil) pada alkohol.Karbon tetraklorida merupakan zat cair yang tidak berwarna dengan massa jenis lebih besar dari air. O H Air O H R Alkohol O H R Eter R 1 Alkohol (R-OH) Berdasarkan posisi atom karbon yang mengikat gugus hidroksil dalam senyawa alkohol maka alkohol dikelompokkan ke dalam tiga golongan. B 3. Selain itu. terutama senyawa freon– 12 (CF 2Cl2). Tes Kompetensi Subbab 1.2–dibromoetana direaksikan dengan kalium hidroksida berair dalam keadaan panas. Kedudukan atom oksigen di dalam alkohol dan eter serupa dengan kedudukan atom oksigen dalam molekul air. Kedua atom H pada air merupakan gugus alkil pada eter. yaitu sebagai berikut. Tuliskan rumus struktur dan tata nama dari semua senyawa yang memiliki rumus molekul C4H9Br2. Uap CCl4 tidak terbakar sehingga sering digunakan sebagai pemadam kebakaran. Tuliskan reaksi hidrolisis dari 1–klorobutana. d. dapat dikatakan bahwa struktur alkohol sama dengan struktur air. Alkohol dan Eter Alkohol dan eter adalah senya a karbon yang mengandung atom oksigen berikatan tunggal. Senyawa Organik 159 . 2. juga digunakan sebagai pelarut untuk lemak dan minyak. Struktur eter dikatakan sama dengan struktur air. Apakah nama senyawanya? Kerjakanlah di dalam buku latihan. mengapa CCl4 tidak dapat terbakar seperti halnya CO2? Hubungkan dengan biloks atom C yang tertinggi. Freon–12 digunakan secara luas sebagai pendingin dan sebagai gas propelan dalam aerosol. Kegunaan Kloroetana (C2H5Cl) dan Fluorokarbon (CF2Cl2) Kloroetana banyak digunakan untuk pembuatan tetraetil timbal yang ditambahkan ke dalam bensin untuk memperbaiki bilangan oktan. Apakah nama senyawanya? C. tidak mudah terbakar. Oleh karena itu. tidak beracun.

alkohol disebut alkil alkohol sehingga dalam pemberian nama alkohol selalu diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Atom karbon primer adalah atom karbon yang mengikat satu atom karbon lain. Atom karbon tersier adalah atom karbon yang mengikat tiga atom karbon lain. 160 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . nama alkohol diturunkan dari nama alkana. Atom karbon sekunder adalah atom karbon yang mengikat dua atom karbon lain. Pada cara IUPAC.a. IUPAC: etanol Tata nama alkohol menurut IUPAC mirip dengan tata nama alkana. 2 CH3 C CH3 OH R H2C 3 1 Kata Kunci • • • • Alkohol primer Alkohol sekunder Alkohol tersier Gugus hidroksil a. Tata Nama Alkohol Ada dua cara penataan nama alkohol.3. Perbedaannya terletak pada penentuan rantai induk yang terpanjang. rantai induk terpanjang harus mencakup gugus hidroksil dengan nomor urut untuk gugus hidroksil terkecil. Pada cara trivial. Pada alkohol. Contohnya: CH3–CH2–OH Trivial: etil alkohol. 2 CH3 C OH R H2C 1 H c. Alkohol sekunder (2°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon sekunder. dengan akhiran –a diganti oleh –ol. Alkohol tersier (3°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon tersier. Alkohol primer (1°) adalah suatu alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon primer. yaitu cara trivial dan cara IUPAC. Contoh: H3C CH2 CH2 CH OH CH3 2-pentanol bukan 4-pentanol Beberapa contoh penataan nama alkohol menurut trivial dan IUPAC dapat dilihat pada Tabel 6. H R H2C 1 C H OH b.

Jika diminum. hampir semua alkohol memiliki isomer. b. Contoh 6.Tabel 6. yang disebut isomer posisi.com Gambar 6. Jadi. H3C CH2 CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH OH CH3 CH3 Jawab Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung gugus hidroksil dengan nomor atom terkecil. nama lengkap senyawa itu adalah 7–metil–2–nonanol. yaitu ada 9 dengan gugus hidroksil pada posisi nomor 2. Isomer pada Alkohol Berdasarkan posisi gugus hidroksil. Isomeri ini memengaruhi sifat-sifat fisika alkohol.1 H 2C H 2C CH CH OH CH 2 OH Vinil alkohol Alil alkohol 1–etenol 2–propen–1–ol Berbagai macam minuman yang mengandung alkohol. akan memabukkan sebab bersifat racun yang dapat mengganggu sistem syaraf. Senyawa Organik 161 .3 H3C H3C Beberapa Penataan Nama Alkohol Menurut Trivial dan IUPAC Nama Trivial n–propil alkohol Isopropil alkohol Nama IUPAC 1–propanol 2–propanol CH2 CH CH2 CH3 OH Rumus Struktur OH H3C CH OH CH2 CH3 sek–butil alkohol 2–butanol H 3C CH H 3C CH3 H3C C CH3 OH CH2 OH Isobutil alkohol 2–metil–1–propanol ter–butil alkohol 2. Pada atom C nomor 7 terdapat gugus metil.2–dimetiletanol Sumber: vancouversider.1 Tata Nama Alkohol Tentukan nama dari senyawa alkohol berikut.

5 11.9 82.Contoh 6. Tabel 6. Perekat Pelarut Alkohol Bahan bakar Sifat dan Kegunaan Alkohol Alkohol merupakan zat yang memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan hidrokarbon yang jumlah atom karbonnya sama. melainkan harus digambarkan semua struktur yang mungkin terbentuk.3 97. Alkohol yang memiliki atom karbon kurang dari lima larut dalam air. Kegiatan Inkuiri Temukan perbedaan sifat fisika dan sifat kimia dari isomer C4H10O. Hal ini disebabkan adanya gaya antarmolekul dan adanya ikatan hidrogen antarmolekul alkohol akibat gugus hidroksil yang polar. Oleh karena itu.2 memiliki rumus molekul sama. M). (1) H3C CH2 CH2 CH2 OH (n–butanol) (2) H3C CH2 CH OH CH3 (2–butanol) CH3 (3) H3C C OH CH3 (2–metil–2–propanol) Berdasarkan struktur yang dapat digambarkan maka C4H10O memiliki 3 buah isomer posisi. Jawab Tidak ada rumus yang tepat untuk menentukan jumlah isomer dalam senyawa karbon. Ketiga senyawa pada Contoh 6.0 99. Beberapa sifat fisika alkohol ditunjukkan pada tabel berikut. yaitu C4H10O.5 107. makin panjang rantai karbon dalam alkohol kelarutan dalam air makin berkurang.2 Isomer Posisi pada Alkohol Suatu alkohol memiliki rumus molekul C4H10O. Berapa jumlah isomer posisi yang ada dan gambarkan strukturnya. tetapi rumus struktur berbeda.1 larut sempurna Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin.3 12.3 117. Kelarutan ini disebabkan oleh adanya kemiripan struktur antara alkohol (R–OH) dan air (H–OH).2 Kegunaan alkohol 162 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1993 Nama Senyawa Metanol Etanol 1–propanol 2–propanol 1–butanol 2–butanol Isobutil alkohol ter–butil alkohol Kosmetik Minuman Gambar 6.5 78.2 Kelarutan (g 100 mL air) pada 20°C larut sempurna larut sempurna larut sempurna larut sempurna 8.4 Sifat Fisika Alkohol (Titik Didih dan Kelarutan di Dalam Air) Jumlah C 1 2 3 3 4 4 4 4 Titik Didih (°C) 64.2 82. Oleh karena rumus struktur berbeda maka ketiga alkohol tersebut berbeda sifat fisika maupun sifat kimianya. c.

dan dibuat secara komersial dari etena. yaitu (1) fermentasi blackstrap molasses dan (2) penambahan air terhadap etena secara tidak langsung. metanol digunakan sebagai bahan baku pembuatan formaldehid. Mungkinkah alkohol digunakan sebagai bahan bakar bioalkohol pengganti minyak bumi? Jika mungkin. Adapun larutan 70% isopropil alkohol dalam air digunakan untuk sterililisasi karena dapat membunuh bakteri. seperti vernish. Pada kendaraan bermotor. baik sebagai pelarut obat-obatan (tingtur). sekitar 95% metanol diproduksi melalui hidrogenasi CO dengan katalis (ZnO. Rumus kimianya: Senyawa Organik 163 .1) Metanol (CH3–OH) Metanol dibuat secara besar-besaran melalui distilasi kayu keras menghasilkan sekitar 225 galon distilat yang mengandung 6% metanol. (C6H10O5)x + xH2O Pati ⎯⎯ → xC6H12O6 Glukosa C6H12O6 Glukosa ⎯⎯ → 2C2H5OH + 2CO2 etanol Di industri etanol dibuat dengan dua cara. kemukakan kelebihan dan kekurangannya sebagai bahan bakar. yaitu proses perubahan senyawa golongan polisakarida. dan gandum) pertamatama melibatkan pengubahan pati secara enzimatik menjadi glukosa. diubah menjadi alkohol dengan bantuan zymase. seperti pati dihancurkan menjadi bentuk yang lebih sederhana dengan bantuan enzim (ragi). minuman. → CH2=CH2 + H2SO4 ⎯⎯ CH3CH2HSO4 → CH3CH2HSO4 + H2O ⎯⎯ CH3CH2OH+ H2SO4 Isopropil alkohol adalah obat gosok yang umum digunakan. 2) Etanol (CH3–CH2–OH) Etanol sudah dikenal dan digunakan sejak dulu. seperti bir. Selanjutnya. –triol. kosmetika. anggur. sebagai cairan antibeku. Saat ini. dan pelarut. dan seterusnya. Glikol adalah nama trivial untuk 1. beras. Kata Kunci • • Ikatan hidrogen Hidrogenasi Kegiatan Inkuiri Alkohol merupakan senyawa yang mudah terbakar.2–diol. Cr2O3) dan dipanaskan secara bertingkat dengan tekanan tinggi agar terjadi reaksi berikut. Produksi alkohol dari pati (jagung. seperti persamaan reaksi berikut. dan whiskey. Etilen glikol merupakan hasil industri yang digunakan sebagai zat antibeku. metanol digunakan untuk bahan bakar mobil formula. CO(g) + 2H2(g) ⎯⎯ → CH3OH( ) Di industri. Etanol dapat dibuat melalui teknik fermentasi. yakni enzim yang diproduksi oleh jamur hidup. 3) Polialkohol Senyawa alkohol yang mengandung dua atau lebih gugus hidroksil digolongkan sebagai poliol dan diberi nama dengan –diol.

Gambar 6.3-trihidroksipropana atau gliserol Gambar 6. Alkohol primer bereaksi jika dipanaskan. Alkohol primer dioksidasi membentuk aldehid. alkohol dapat mengalami dehidrasi menjadi alkena. alkohol tersier bereaksi sangat cepat membentuk alkil klorida. sekunder. 164 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada suhu kamar. trivial: etilen glikol Trihidroksi alkohol yang penting adalah gliserol. 2000 1. Pereaksi ini digunakan untuk membedakan alkohol primer. Radiator coolant mengandung etilen glikol.HO CH2 CH2 OH IUPAC:1. etil klorida. Dehidrasi artinya pelepasan molekul air. Gliserol sebagai hasil samping pada pembuatan sabun dari lemak dan natrium hidroksida cair.3 Berbagai macam produk komersial yang mengandung alkohol. dan jika dioksidasi lebih lanjut menjadi asam karboksilat. keton. dan tersier. HCl Etanol C2H5Cl Sumber: Sougou Kagashi Selain pereaksi Lucas. Rumus kimianya: H2C CH CH2 OH OH OH Sumber: Chemistry: The Central Science. Identifikasi dan Sintesis Alkohol Suatu larutan ZnCl2 dalam HCl pekat dikenal sebagai pereaksi ucas.4 Substitusi gugus hidroksi (–OH) oleh atom klor (–Cl) membentuk haloalkana . − HCl ⎯ ROH + SOCl2 ⎯⎯⎯ ROSOCl ⎯→ RCl + SO2 → Dengan H2SO4.2-etanadiol. 60° (CH3)3–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ (CH3)2C=CH2 + H2O → 100° → (CH3)2–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ CH3–CH=CH2 + H2O 180° → CH3–CH2–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ CH3–CH=CH2 + H2O Alkohol dapat dioksidasi menjadi senyawa yang mengandung gugus karbonil. pereaksi tionil klorida (SOCl2) dapat juga digunakan untuk identifikasi alkohol. dan asam karboksilat. Alkohol tersier terdehidrasi lebih cepat.2. d. Alkohol dan tionil klorida bereaksi membentuk alkil klorosulfit yang kurang stabil sebab mudah berubah menjadi alkil klorida dan gas SO2 dengan pemanasan. yaitu suatu turunan propana. dan alkohol primer terdehidrasi paling lambat untuk jumlah atom karbon yang sama. seperti aldehid. ZnCl 2 → Etanol + HCl ⎯⎯⎯ etil klorida. Alkohol sekunder bereaksi dalam waktu beberapa menit.

Senyawa Organik 165 . baik untuk alkohol primer. sekunder. Reduksi senyawa karbonil melalui hidrogenasi katalisis atau dengan hidrida logam akan menghasilkan alkohol primer. Alkohol tersier tidak dapat dibuat dengan cara ini. alkohol disintesis dengan pereaksi rignard. Kelebihan reaksi Grignard. (b) Alkohol tersier tidak dapat dioksidasi Alkohol (1°) R-CH2OH + KMnO4 Aldehid Alkohol (3°) R3–COH + KMnO4 → R-CHO → (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Alkohol sekunder dioksidasi menjadi suatu keton. Jika yang ingin diproduksi aldehid maka gunakan oksidator khusus seperti campuran piridin dan kromat anhidrida dengan rasio 2:1 dalam pelarut nonpolar.KMnO4 KMnO4 Gambar 6. O R C H 1) LiAIH4 ⎯⎯⎯⎯→ 2) H2O OH R C H H Aldehid Alkohol (1°) O R C R' Keton 4 ⎯⎯⎯⎯→ R 2) H O. sedangkan keton akan menghasilkan alkohol sekunder. Oleh karena alkohol dapat dioksidasi menjadi senyawa karbonil maka alkohol dapat disintesis dari senyawa karbonil melalui reaksi reduksi (kebalikan oksidasi).5 (a) Oksidasi alkohol primer menjadi aldehid. maupun tersier. O O Oksidator Oksidator → R CH2 OH ⎯⎯⎯⎯ R CH ⎯⎯⎯⎯ R C OH → Alkohol (1°) Aldehid Asam karboksilat H3C H3C Oksidator HC OH ⎯⎯⎯⎯ → C O H3C H3C Alkohol (2°) keton Oksidator yang dapat digunakan adalah asam kromat (H2CrO3) dan kromat anhidrida (CrO 3). Secara umum reaksi oksidasi alkohol dapat dituliskan sebagai berikut.H+ 2 OH 1) NaBH C R H Kata Kunci • • • Pereaksi Lucas Pereaksi tionil klorida Pereaksi Grignard Alkohol (2°) Selain dengan cara reduksi. sedangkan alkohol tersier tidak dapat dioksidasi. selain dapat menghasilkan alkohol tersier juga dapat digunakan untuk memperpanjang rantai hidrokarbonnya.

O H C H Formaldehid 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯→ 2)H2 O OH R C H Alkohol (1°) H O R C H Aldehid 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯⎯ → 2)H O H+ 2 2 1 OH R C H R' Alkohol (2°) O R C R' Keton 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯⎯ → 2)H O H+ 2 2 OH R C R Alkohol (3°) R' 2.5 Penataan Nama Eter Menurut Trivial dan IUPAC Rumus Struktur CH3 ⎯ O ⎯ CH3 CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH2 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH ⎯ CH2 ⎯ CH2 ⎯ CH3 O CH2 ⎯ CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH2 ⎯ CH3 Fenil propil eter Fenoksi propana Nama Trivial Dimetil eter Etil metil eter Dietil eter Isopentil etil eter Nama IUPAC Metoksi metana Metoksi etana Etoksi etena 2-etoksi pentana Kata Kunci • • Gugus alkoksi Interaksi antarmolekul 166 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH3 ⎯ O ⎯ CH3 CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH2 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 Berdasarkan ketiga contoh tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa rumus umum eter adalah R–O–R'. a. Urutan namanya sesuai dengan abjad dan diakhiri dengan kata –eter.Dengan pereaksi Grignard. Tata Nama Eter Menurut trivial tata nama eter didasarkan pada nama gugus alkil atau aril yang terikat pada atom oksigen. dan alkohol tersier dibuat dari keton dan ester. Eter (R–O–R') Eter adalah senyawa yang memiliki dua residu hidrokarbon yang dapat sama atau berbeda. Tabel 6. gugus –OR disebut gugus alkoksi sehingga penataan nama senyawa eter dimulai dengan nama gugus alkoksi diikuti oleh nama rantai utamanya. alkohol primer dapat dibuat dari formaldehid dan etilen oksida. Gugus alkoksi dianggap sebagai cabang yang terikat pada rantai induk. alkohol sekunder dibuat dari aldehid dan metil format. Menurut sistem IUPAC. Beberapa contoh penamaan eter dapat dilihat pada tabel berikut. seperti ditunjukkan berikut ini.

tetapi gugus fungsi beda. nama senyawa epoksida sering diturunkan dari nama alkenanya sebelum dioksidasi menjadi eter.Senyawa eter dapat juga berbentuk siklik. tetapi rumus strukturnya berbeda. Eter siklik yang beranggotakan tiga termasuk golongan epoksida. Tabel 6.3 Tata Nama Eter Sebutkan nama senyawa eter berikut. Oleh sebab itu. alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. Rumus strukturnya adalah R–O–H (alkohol) R–O–R (eter) Beberapa contoh alkohol dan eter yang memiliki rumus molekul sama ditunjukkan pada tabel berikut.6. penataan nama senyawa itu adalah IUPAC : 2–etoksi isopropana Trivial : isopropil etil eter O CH2 CH3 b. Butilen oksida H 2C O CH2 Contoh 6. Jadi. Di samping isomer struktur. Etilen oksida (oksirana) CH3 HC CH3 Jawab Gugus sebelah kiri adalah isopropil dan gugus kanan adalah etil. eter dan alkohol juga memiliki gugus fungsional berbeda.6 Isomer Fungsional Eter dan Alkohol Alkohol Nama etanol propanol butanol Rumus struktur CH3CH2OH CH3CH2CH2OH CH3CH2CH2CH2OH Nama dimetil eter etil metil eter dietil eter H3C C H2 O CH3 Etil metil eter H 3C C H2 H2 C OH Propanol Rumus molekul C2H6O C3H8O C4H10O Eter Rumus struktur CH3–O–CH3 CH3CH2OCH3 CH3CH2OCH2CH3 Berdasarkan Tabel 6. Jadi. Isomeri Fungsional Seperti telah diuraikan di atas bahwa eter dan alkohol memiliki kemiripan dalam strukturnya. dapat dikatakan bahwa alkohol dan eter berisomeri struktur satu sama lain. etilen oksida atau lebih dikenal dengan nama oksirana. Senyawa Organik 167 . Oleh karena itu. dan merupakan hasil oksidasi dari alkena. Isomer fungsional adalah rumus molekul sama. dan diberi akhiran –oksida atau dengan nama kedua alkil yang terikat pada oksirana dan diberi akhiran –oksirana. Contoh yang paling sederhana adalah. dapat dikatakan bahwa eter berisomeri fungsional dengan alkohol.

eter cenderung stabil. Etanol berisomer dengan dimetil eter (C2H6O). Sumber: Heineman Advanced Science: Chemistry.0 Larut sempurna Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. tetapi eter dapat berantaraksi dengan air dan alkohol.6). Demikian juga dalam asam dan basa. 1993 c. lilin. tetapi wujudnya berbeda. sedangkan etanol berwujud cair. eter digunakan sebagai zat pembius. kecuali pada suhu tinggi. dietil eter secara luas dipakai sebagai pelarut untuk lemak.5 13. Pada umumnya eter bersifat racun.0 34. eter sering digunakan sebagai pelarut untuk reaksi-reaksi organik. Hal ini disebabkan eter memiliki kepolaran rendah. Karena itu. atau zat-zat lain yang kurang larut dalam air. Umumnya eter dibuat dari dehidrasi alkohol.4 Isomer Alkohol dan Eter Tuliskan isomer yang mungkin dari senyawa dengan rumus molekul C3H8O. dimetil eter berwujud gas.7 Sifat Fisika Eter (Titik Didih dan Kelarutan) Titik Didih (°C) –24. tetapi jauh lebih aman jika dibandingkan kloroform untuk keperluan obat bius (Gambar 6. Perhatikan Gambar 6. Sifat dan Kegunaan Eter Tidak seperti alkohol. Jawab Berdasarkan fungsionalnya: CH3–O–CH2–CH3 (dietil eter) Berdasarkan posisi gugus hidroksil: CH3–CH2–CH2–OH (n–propanol) CH3–CH–CH3 (2–propanol) OH Jadi. Penggunaan eter harus hati-hati karena mudah terbakar. Pada suhu kamar. eter tidak memiliki ikatan hidrogen antarmolekul sehingga titik didih eter di bawah titik didih alkohol untuk jumlah atom karbon yang sama.Contoh 6. Tabel 6.7. 2000 Gambar 6. misalnya etanol dan dimetil eter. Makin tinggi rantai alkil dalam eter makin kurang kelarutannya di dalam air. Eter tidak bereaksi dengan hampir semua oksidator maupun reduktor. ada tiga isomer yang mungkin.5 Kelarutan (g 100mL) Larut sempurna 8.6 Sejak zaman dulu. M). Eter kurang larut di dalam pelarut air dibandingkan alkohol. 168 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Nama Dimetil eter Dietil eter Oksirana Di samping kegunaannya sebagai anestetik. Divinil eter (CH 2=CH–O–CH=CH 2) memiliki kemampuan anastetik tujuh kali lebih besar daripada dietil eter. Walaupun sesama molekul eter tidak terjadi antaraksi. Dietil eter dapat dibuat melalui pemanasan etanol dengan asam sulfat pekat pada suhu sekitar 140°C hingga reaksi dehidrasi sempurna.

3. Air nira jika disimpan lama atau dipendam dalam tanah selama lebih dari satu minggu akan berubah menjadi suatu alkohol (arak). a. padahal massa molekul relatif kedua senyawa itu tidak berbeda jauh? Mengapa senyawa eter pada umumnya kurang larut di dalam air. C 4. difenil eter c. 4–heksen–2–ol Tentukan nama dari senyawa alkohol berikut. yaitu reaksi antara alkil halida dengan alkoksi atau fenoksi. Mengapa oksirana lebih larut di dalam air daripada dimetil eter. 10. OH H3 C CH2 C CH2 CH2 CH2 CH3 7. 2–metoksi butana b.Penangas minyak Gambar 6. tetapi larut dalam benzen? Tuliskan suatu reaksi pembuatan etil metil eter dengan cara Williamson. 2.7 Pembuatan eter dari alkohol Alkohol 140°C Es Eter Sumber: Sougou Kagashi H 2 SO 4 CH3CH2OH + HOCH2CH3 ⎯⎯ ⎯→ CH3CH2–O–CH2CH3 + H2O Sintesis eter secara besar-besaran dengan metode illiamson. Jelaskan mengapa alat-alat kedokteran. Gambarkan struktur isomer posisi dari alkohol dengan rumus molekul C5H12O. CH3 6. 5. Kemudian. Jelaskan berdasarkan reaksi fermentasi gula. 8. R' = Karbon primer atau metil. Tuliskan rumus struktur dari senyawa alkohol berikut. terutama untuk operasi harus direndam dalam alkohol. a. sekunder. tentukan nama masing-masing isomer itu dengan menggunakan Senyawa Organik 169 . Tuliskan rumus struktur dari senyawa eter berikut. persamaan reaksinya secara umum: RO + R'X ⎯→ R–O–R' + X– Keterangan: R = Karbon primer. 2. b. dan tersier. CH3 H3 C CH2 C CH2 HO CH CH2 CH2 CH3 CH3 9. atau aril. a. Kata Kunci • • Metode Williamson Dehidrasi Tes Kompetensi Subbab 1. dietil oksirana Tuliskan isomer yang mungkin dari senyawa yang memiliki rumus molekul C4H10O. aturan IUPAC dan trivial. Kerjakanlah di dalam buku latihan.2–dimetilpentanol b.

Tata nama pada aldehid sama dengan tata nama pada alkohol. Gugus tersebut terletak di ujung rantai karbon induk yang diakhiri dengan atom hidrogen. dan ester. asam karboksilat. Aldehid adalah salah satu kelompok senyawa karbonil yang memiliki gugus karbonil yang berikatan dengan atom hidrogen pada ujung rantai induknya. rantai terpanjang harus mengandung gugus aldehid. Contoh: O O H3C H H C Cl 4-kloropentanal H3C H2 C CH CH3 H2 C O H3C H C CH C H 2-butenal C CH2 H2 C C H 3-metilpentanal 170 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kegiatan Inkuiri Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. R Gambar 6. Aldehid (R–COH) Aldehid merupakan salah satu kelompok senyawa karbon yang memiliki gugus karbonil. Aldehid dan Keton Beberapa senyawa yang memiliki gugus karbonil antara lain aldehid.9 Proses pelapisan kertas Senyawa karbonil sering digunakan sebagai pelarut dalam bahan perekat. Oleh karena itu. Ketika bahan perekat diaplikasikan. pelarut menguap meninggalkan bahan perekat.D. Carilah informasi tentang metode atau prosedur untuk mengidentifikasi adanya formalin dalam suatu material.8 Gugus aldehid selalu di ujung rantai hidrokarbon. Tata Nama Aldehid Aldehid sudah dikenal sejak lama sehingga penataan nama menggunakan nama trivial sering dipakai. atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan dengan satu atom hidrogen dan satu gugus alkil (R) atau aril (Ar). dengan rumus umum R–COH. aldehid disebut juga alkanal. a. O C Gugus karbonil 1. 2000 Gambar 6. Menurut sistem IUPAC. nama aldehid diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a menjadi –al. C H O Rumus umum aldehid Beberapa senyawa aldehid yang umum di antaranya adalah O H C H IUPAC: Metanal Trivial : Formaldehid O H3C C H Etanal Asetaldehid O H3C H2 C C H Propanal Propionaldehid Berdasarkan contoh tersebut. keton.

seperti titik didih lebih tinggi (50–80°C) dibandingkan senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif sama.Contoh 6. kemudian dia mempelajari reaksi fenol dan formaldehida. Etanol + dikromat + asam sulfat Baekland lahir di Belgia. sintesis aldehid dapat juga dilakukan dengan reaksi riedel-craft menggunakan aril halogen dan katalis AlCl3 atau AlBrO3. Sifat dan Kegunaan Aldehid Aldehid disintesis melalui oksidasi alkohol primer. NaIO4.5 Penataan Nama Aldehid Tuliskan nama senyawa aldehid berikut menurut IUPAC dan trivial. penamaan menurut trivial dan IUPAC adalah Trivial : isopentilaldehid IUPAC: 4–metilpentanal b. tetapi kelemahannya adalah warnanya yang gelap. Gugus karbonil pada aldehid menunjukkan gugus yang bersifat polar. Jadi. atau K2Cr2O7.10. Industri radio dan televisi memanfaatkan keuntungan bakelit yang mudah dibentuk. Produknya dinamakan bakelite. Persamaan reaksi secara umum adalah sebagai berikut. Asetaldehida Gambar 6. 3C2H5OH(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+ → 8CH3CHO(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O( ) Sumber: Sougou Kagashi Selain dengan cara oksidasi alkohol primer. Kata Kunci • • Gugus karbonil Reaksi Friedel-craft Senyawa Organik 171 . Hal ini disebabkan oleh atom oksigen dan karbon mempunyai perbedaan keelektronegatifan cukup besar.10 Oksidasi alkohol primer dengan dikromat menghasilkan aldehid. Bahan ini tahan panas. termasuk sifat-sifatnya yang dapat melindungi. Dia bermigrasi ke Amerika Serikat. Sekilas Kimia Leo Baekland (1863–1944) H3C CH H3 C CH2 CH2 C O H Jawab Residu alkil yang mengikat gugus aldehid adalah suatu isopentil. Disamping itu. dapat juga dilakukan dengan pereaksi Grignard (R–Mg–X). R ⎯ CH2 ⎯ OH ⎯⎯→ R Alkohol primer [ ] C H Aldehid Oksidator yang digunakan adalah oksidator kuat seperti KMnO4. Kepolaran gugus karbonil ditunjukkan oleh sifat fisika aldehid. Perhatikan Gambar 6. O Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Dia membuat plastik pada tahun 1907 dengan mereaksikan fenol dengan formaldehida. 1997.

Tabel 6. Kegunaan utama formaldehid untuk industri plastik dan resin. M). Misalnya. Dengan meningkatnya massa molekul aldehid. CH3OH + CuO → HCOH + H2O Metanol Sumber: Sougou Kagashi Contoh 6.8 Nama Sifat Fisika Senyawa Golongan Aldehid Titik Didih (°C) –21 20 49 76 178 64 Kelarutan dalam Air (g 100mL) Larut sempurna Larut sempurna 16 7 Kurang larut Tidak larut Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin.12 Oksidasi metanol membentuk formaldehida. dijual sebagai pengawet spesies biologi. 1993 Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Benzaldehid Isobutiraldehid Sumber: Sougou Kagashi Gambar 6. Formaldehid diperoleh melalui oksidasi metanol.6 Pembuatan Aldehid Tuliskan reaksi pembentukan formaldehid dari metanol menggunakan oksidator KMnO4.11 Formalin digunakan untuk pengawet organ biologis (tidak untuk makanan). Beberapa aldehid dari hidrokarbon aromatis memiliki bau khas yang menyegarkan. Aldehid dengan berat molekul rendah memiliki bau yang tajam. Jawab OH H C H 4 H ⎯⎯⎯⎯ H → O KMnO C H 172 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . baunya menjadi lebih harum. HCHO (metanal atau formaldehid) dan CH3CHO (etanal atau asetaldehid). Cu Air 50 °C Gambar 6. Gas yang terbentuk jika dilarutkan ke dalam air sampai 37% dinamakan formalin.

9. keton secara umum disebut golongan alkanon. dan atau aril (Ar). pada senyawa keton dikenal juga nama IUPAC dan nama trivial. Tata Nama Keton Sebagaimana halnya aldehid. Gugus alkil Gugus karbonil Gambar 6. O R C R' Rumus umum keton a. dan atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan dengan dua residu alkil (R).9 O H3C C O H3C C H2 C H2 C O H3 C C CH2 CH3 CH3 Penataan Nama pada Keton Menurut Trivial dan IUPAC Trivial Dimetil keton Etil metil keton Dietil keton Sikloheksanon IUPAC Propanon 2–butanon 3–pentanon Sikloheksanon Rumus struktur CH3 O Senyawa Organik 173 . Penamaan dengan sistem IUPAC diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a dengan –on. Penomoran rantai karbon induk diberikan kepada atom karbon yang terdekat dengan gugus karbonil. Dengan kata lain. dengan residu alkil (R) atau aril (Ar) dapat sama atau berbeda. Keton (R–CO–R') Keton tergolong senyawa karbonil karena memiliki gugus fungsional C=O. kedua gugus alkil atau aril yang terikat pada gugus karbonil disebutkan lebih dulu menurut alfabet. kemudian diikuti dengan kata keton.13 Posisi gugus karbonil pada keton selalu di antara rantai hidrokarbon. Penamaan secara trivial. Contoh penamaan senyawa keton terdapat dalam Tabel 6. atom karbon pada gugus karbonil diambil nomor yang terendahnya. Tabel 6. Beberapa rumus struktur keton di antaranya: O H3C C C2H5 CH3 O C CH3 H3C O C C6H13 Berdasarkan rumus struktur tersebut dapat disimpulkan bahwa senyawa keton memiliki rumus umum sebagai: RCOR'. Oleh karena itu.2.

Reaksi antara aldehid atau keton dengan pereaksi 2. apabila dioksidasi akan membentuk . –dinitrofenilhidrazin.4–dinitrofenilhidrazin membentuk suatu endapan dari 2. Persamaan reaksinya: NO2 R C O2N O + O2N H N NH2 ⎯→ H3CHC N H N NO2 H Asetaldehid 2. Isomer pada Keton Isomer posisi yang terjadi pada keton disebabkan oleh adanya perubahan dalam kedudukan gugus karbonil dalam rantai.Contoh 6. Jadi. CH3 CH CH3 CH2 C O CH3 Pembahasan Reaksi adisi: CH3–CH=CH2 + H2O → OH CH3 CH O CH3 C [0]→ CH3 ⎯⎯ Jawab Menurut IUPAC.4-dinitrofenilhidrazin Aseton 2. O H2 C C Propanal H H3C O H2 C C Propanon H Reaksi Identifikasi Aldehid dan Keton Untuk mengenal adanya gugus aldehid dan keton dalam suatu senyawa dapat dilakukan dengan pereaksi ... n-propil alkohol Penamaan pada Keton Berilah nama pada senyawa keton berikut menurut IUPAC dan trivial. A. hasil akhir adalah propanon. tentukan rantai induk terpanjang yang mengandung gugus karbonil dengan nomor paling rendah.. H3C c. propenol C. propanol B. propanon D. keton dapat juga berisomeri fungsional dengan aldehid.4-dinitrofenilhidrazon 174 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .7 Mahir Menjawab Hasil reaksi adisi H2O pada C3H6. asam propanoat E. misalnya propanal berisomeri fungsional dengan propanon. (C) SPMB 2004 b. misalnya: O H3C CH 2 CH 2 C 2-pentanon O CH 3 H3C CH2 C 3-pentanon CH2 CH3 Selain isomer posisi dalam molekul itu sendiri.4-dinitrofenilhidrazin NO2 Aldehid 2. penataan nama menurut IUPAC dan trivial adalah IUPAC: 4–metil–2–pentanon. Trivial: isobutil metil keton 2–propanol CH3 propanon Jadi.4–dinitrofenilhidrazon.4-dinitrofenilhidrazon O2N O H3C C CH3 Aseton + O2N H N NH2 ⎯→ H3C C CH3 NHN NO2 2.

Untuk membedakan aldehid dan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi. Perak(I) mudah direduksi menjadi logam perak oleh aldehid. Cara lain untuk membedakan aldehid dan keton adalah dengan pereaksi ehling (larutan Cu2+ dalam Basa kuat seperti KOH).15. Sumber: Heinemann Advanced Science: Chemistry. sedangkan keton tahan terhadap oksidasi. 2000 Gambar 6. Kata Kunci • • Tes Tollen Pereaksi Fehling CuO Endapan merah bata Gambar 6. campurkan cuplikan dengan pereaksi Tollen pada tabung reaksi bersih. menunjukkan adanya aldehid. Untuk mengujinya. Perhatikan Gambar 6. Dengan oksidator kuat pada kondisi tertentu akan terjadi reaksi: R C [O] O ⎯⎯→ R C O H OH (Suatu asam karboksilat) R1 C [O] O ⎯⎯→ Tidak terjadi reaksi R2 Tes Tollen (larutan AgNO3 dalam amonia berlebih) merupakan metode yang digunakan untuk membedakan aldehid dan keton di laboratorium. (Gambar 6. Aldehid dapat mereduksi larutan Fehling membentuk endapan merah Cu 2O. Jika senyawa adalah aldehid maka setelah beberapa menit logam perak akan menempel pada bagian dalam tabung sebagai pelapis yang reflektif (reaksi yang digunakan untuk membuat cermin). Aldehid Sumber: Sougou Kagashi R C H Aldehid → O + 2CuO ⎯⎯ R C OH O + Cu2O Asam karboksilat Senyawa Organik 175 . tetapi tidak oleh keton.14) Prinsip dasarnya adalah kemudahan oksidasi kedua golongan senyawa ini. sedangkan keton tidak terjadi reaksi. Jika terbentuk cermin. sedangkan keton tidak terjadi reaksi. Aldehid mudah dioksidasi menghasilkan asam karboksilat.14 Tes tollen digunakan untuk membedakan aldehid dan keton.15 Pereaksi Fehling akan memberikan endapan berwarna merah bata.

16 Oksidasi alkohol sekunder dengan dikromat keton. Cairan ini sering digunakan sebagai pelarut untuk vernish. dan pembersih cat kuku. Sifat. Persamaan kimianya: O + R Benzena O → Cl ⎯⎯⎯ AlCl 3 C C Aril keton R Asil klorida a. Titik didih beberapa senyawa keton ditunjukkan pada tabel berikut. b. Dalam industri. Oleh karena keton memiliki gugus karbonil yang polar maka senyawa keton larut dalam pelarut air maupun alkohol. 1985 Tabel 6. dan Kegunaan Keton Pembuatan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi alkohol sekunder (seperti yang telah diterangkan pada bagian alkohol). Nama Rumus CH3COCH3 CH3COC2H5 CH3COC3H7 C2H5COC2H5 CH3COC4H9 C2H5COC3H7 Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) – 94 – 86 – 76 – 41 – 35 56 80 102 101 150 124 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. Aseton berwujud cair pada suhu kamar dengan bau yang harum. 176 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adanya kepolaran menimbulkan antaraksi antarmolekul keton sehingga senyawa keton umumnya memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan dengan senyawa nonpolar yang massa molekulnya relatif sama. Kelarutan senyawa keton berkurang dengan bertambahnya rantai alkil. keton dapat dibuat melalui reaksi Friedel-craft terutama untuk pembuatan aril keton dengan katalis aluminium halida. aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform. c.d. Beberapa sifat senyawa keton yang umum adalah sebagai berikut. Pembuatan. 2 –propanol Gambar 6.10 Sifat Fisika Senyawa Keton Aseton Metil etil keton 2–pentanon 3–pentanon 2–heksanon 3–heksanon Aseton merupakan senyawa keton paling sederhana. Keton dengan jumlah atom C rendah (C1 – C5) berwujud cair pada suhu kamar. pembersih cat kayu. 3CH3CH(OH)CH3(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+ → 3CH3–CO–CH3(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O ( ) K 2Cr 2O 7 Aseton Sumber: Sougou Kagashi Selain dengan cara oksidasi.

1. Berapa jumlah isomer yang mungkin dapat dibentuk dari senyawa dengan rumus molekul C3H6O? Apakah pereaksi 2. O H3C C OH Asam format O H3C CH2 C OH Asam asetat O H3C CH2 CH2 C OH Asam propionat Senyawa Organik 177 . Tuliskan rumus struktur dari senyawa keton berikut. a. Selain cara pada nomor 7. Ester adalah turunan dari asam karboksilat dengan mengganti gugus hidroksil oleh gugus alkoksi dari alkohol. Apakah dugaan si Badrun cukup beralasan? Terangkan. D 5. Apakah senyawa dengan rumus molekul C2H4O memiliki isomer. tetapi sifat-sifat gugus tersebut tidak muncul dalam asam karboksilat karena menjadi satu kesatuan dengan ciri tersendiri. 3. E. etil vinil keton c. ditemukan semua asetaldehid hilang. 7. 3–fenilheksanal c. Si Badrun menduga dibuang oleh temannya. 4. 3. Mungkinkah kotoran berlemak yang menempel pada pakaian dapat dibersihkan oleh aseton? Diskusikan dan selidiki dengan teman kelompok Anda. 2–bromo–3–pentunal b.Kegiatan Inkuiri Aseton dapat melarutkan lemak. 9. difenil keton b. a. Tes Kompetensi Subbab 1. Tuliskan rumus struktur untuk senyawa aldehid berikut. metode apa lagi yang dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton? Gula pasir apabila direaksikan dengan larutan Fehling akan terbentuk endapan berwarna merah bata.4–dinitrofenilhidrazin dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton? Jelaskan. Asam Karboksilat (R–CO–OH) Asam karboksilat memiliki gugus fungsional karboksil (–COOH) dengan rumus umum: R C OH O Rumus umum asam karboksilat Beberapa contoh asam karboksilat adalah sebagai berikut. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat mengandung gugus karbonil dan gugus hidroksil. Si Badrun menyimpan asetaldehid di gelas kimia tidak ditutup. baik posisi maupun fungsional? Jelaskan. mengapa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. 4–metil–3–heksena–2–on 6. Ketika esok harinya akan digunakan praktikum.3–dietil–5–oktenal Tuliskan reaksi pembuatan formaldehid dari reduksi gas CO dengan gas H2 menggunakan katalis Pt. 2. 8. Walaupun gugus karboksilat merupakan gabungan gugus karbonil dan gugus hidroksil.

penataan nama dimulai dari nama senyawa siklik diakhiri dengan nama karboksilat.Sumber: Chemistry: The Central Science. di mana akhiran -a diganti -oat dan ditambah kata asam sehingga asam karboksilat digolongkan sebagai alkanoat.11. penataan nama asam karboksilat diturunkan dari nama alkana. a. Contoh penataan nama asam karboksilat: O 5 4 3 2 1 H3C CH2 γ CH2 β CH2 α C OH Asam pentanoat (asam valerat) Untuk gugus karboksil yang terikat langsung pada gugus siklik. Menurut sistem IUPAC. Beberapa nama asam karboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. Tata Nama Asam Karboksilat Asam asetat merupakan senyawa pertama yang ditemukan dari golongan asam karboksilat. dan asam kaproat (caper.3. kelapa) ditemukan dalam santan kelapa. domba) diperoleh dari lemak domba. Adapun trivial menggunakan huruf unani. O C OH Asam sikloheksana karboksilat O C OH Asam-siklo-2-heksena karboksilat O H3C CH CH3 CH2 C OH Asam-3-metilbutanoat ( β –metilbutirat) 178 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Asam format (formica. seperti α. γ dan dimulai dari atom karbon nomor 2 dari sistem IUPAC. asam butirat (butyrum.11 Penataan Nama Asam Karboksilat Menurut Trivial dan IUPAC Rumus H–COOH CH3–COOH CH3–CH2–COOH CH3–(CH2)2–COOH CH3–(CH2)3–COOH CH3–(CH2)4–COOH CH3–(CH2)5–COOH CH3–(CH2)6–COOH CH3–(CH2)7–COOH CH3–(CH2)8–COOH Nama Trivial Asam format Asat asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Asam kaproat Asam enantat Asam kaprilat Asam pelargonat Asam kaprat Nama IUPAC Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam butanoat Asam pentanoat Asam heksanoat Asam heptanoat Asam oktanoat Asam nonanoat Asam dekanoat Kata Kunci • Gugus karboksilat Pemberian nomor atom karbon pada asam karboksilat menurut sistem IUPAC dimulai dari atom karbon gugus karbonil dengan angka 1. Tabel 6. asam asetat (acetum.2. seperti ditunjukkan berikut ini. β.17 Makanan yang mengandung asam karboksilat. dan seterusnya. Oleh sebab itu. artinya cuka) dari hasil distilasi cuka. artinya semut) diperoleh melalui distilasi semut. penataan nama asam karboksilat umumnya diambil dari bahasa Latin berdasarkan nama sumbernya di alam. 2000 Gambar 6.

sintesis vitamin C dapat dilakukan secara lengkap. adalah hasil samping fermentasi anggur. keduanya sama. asam malat. lebih dari 80 juta pon vitamin C disintesis setiap tahunnya. R). Rumus strukturnya seperti berikut. Sintesis vitamin C dari glukosa lebih murah daripada mengekstraknya dari sitrus atau sumber alami lainnya. dengan struktur molekul seperti berikut. Sekilas Kimia Vitamin C Prioritas pengembangan kimia organik pada abad ke–20 hanya pada zat yang bersumber dari alam. asam suksinat. masing-masing memiliki titik didih 101°C dan 118°C. Di seluruh dunia. Zat-zat tersebut dinamakan produk alami. Pada atom nomor 2 terikat gugus metil. Beberapa asam dikarboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. Senyawa-senyawa tersebut diisolasi dari bahan alam. J and Fay. Sumber: Chemistry (Mc Murry. baru diketahui struktur kimianya pada tahun 1933. Senyawa Organik 179 . nama asam karboksilat tersebut adalah IUPAC : asam 4–etil–2–metilheksanoat Trivial : asam γ–etil–α–metil–kaproat CH2 CH CH3 C OH Suatu asam karboksilat dapat memiliki dua gugus fungsi CO 2H.Contoh 6. asam fumarat. Sifat dan Kegunaan Asam Karboksilat Dua asam karboksilat paling sederhana adalah asam metanoat dan asam etanoat. Kimiawan Organik berusaha mensintesis senyawa tersebut. Pada tahun 1933. Namun pada dasarnya. 2001 Beberapa asam trikarboksilat juga dikenal dan berperan penting dalam metabolisme karbohidrat. Asam tartrat misalnya. yang pertama kali digunakan tanpa pengetahuan komposisi kimianya. Tingginya titik didih ini disebabkan oleh adanya tarik menarik antarmolekul asam membentuk suatu dimer. Contoh senyawa kelompok ini adalah asam sitrat. Seperti vitamin C yang berasal dari buah lemon dan sitrus lainnya. terletak pada banyaknya zat lain selain vitamin C yang terkandung dalam jeruk. dan oksalo asetat adalah zat antara dalam metabolisme karbohidrat di dalam sistem sel. dan pada atom nomor 4 terikat gugus etil. Jadi.12 Penataan Nama Asam Dikarboksilat (Trivial dan IUPAC) Rumus Struktur HOOC – COOH HOOC – CH2– COOH HOOC –(CH2)2–COOH cis – HOOC – CH=CH – COOH trans – HOOC – CH=CH – COOH HOOC – (CH2)4 – COOH Nama Trivial Asam oksalat Asam malonat Asam suksinat Asam maleat Asam fumarat Asam adipat Nama IUPAC Asam etanadioat Asam propanadioat Asam butanadioat Asam cis–butenadioat Asam trans–butenadioat Asam heksanadioat HO H H C H C O O HO C C H C C OH HO Pada saat struktur kimia vitamin C diketahui. yaitu asam askorbat.12. CH2 HO C CH2 CO2H CO2H CO2H Asam sitrat b. seperti jeruk. Struktur vitamin C adalah senyawa organik asam karboksilat.8 Penamaan Asam Karboksilat Tuliskan nama untuk asam karboksilat berikut. Tabel 6. O H3C CH2 CH CH2 CH3 Jawab Rantai induk mengandung enam atom karbon atau suatu heksanoat. dikenal sebagai dikarboksilat. Perbedaan yang dihasilkan dari hasil sintesis dan dari bahan alami.

dan besi mudah berkarat. Dengan bertambahnya panjang rantai.19 Kegunaan asam karboksilat Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Asam karboksilat juga dapat larut di dalam pelarut yang kurang polar. asam etanoat. 2000 Gambar 6. disebut sebagai asam asetat glasial. Asam metanoat atau asam asetat berbau menyengat. 1993 Kata Kunci • • • Dikarboksilat Trikarboksilat Dimer Senyawa utama asam karboksilat yang dibuat secara besar-besaran adalah asam metanoat. asam karboksilat umumnya bersifat polar. empat deret pertama asam karboksilat (format. etanoat.13.O H3C C OH HO C O CH3 Struktur dimer dari asam asetat Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. menggumpalkan getah karet (lateks). Tabel 6. Contohnya. Titik beku dan titik didih dari asam karboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. penahan warna 180 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .19). akibatnya kelarutan di dalam air juga berkurang. propanoat. Asam metanoat digunakan untuk peracikan obat (aspirin). Cuka Bumbu masak Cat Ditinjau dari gugus fungsionalnya.5 118 141 164 187 205 225 251 269 287 Pengawet Asam Karboksilat Minuman Pencelup Pembasmi serangga Plastik Gambar 6. Kelarutan di dalam pelarut kurang polar ini makin tinggi dengan bertambahnya rantai karbon. asam butirat ditemukan dalam keringat manusia yang berbau tidak sedap. dan benzena. Akibat kepolaran dan struktur dimer dari molekul asam karboksilat menimbulkan titik didih dan titik beku lebih tinggi dibandingkan alkohol dengan massa molekul yang relatif sama. tetapi kepolaran berkurang dengan bertambahnya rantai karbon. bumbu dapur. Makin panjang rantai atom karbon. Asam pentanoat dan heksanoat sedikit larut. dan asam propanoat (Gambar 6.13 Titik Beku dan Titik Didih Asam Karboksilat Senyawa Format Asetat Propionat Butirat Valerat Kaproat Laurat Miristat Palmitat Stearat Titik Beku (°C) 8 16. seperti eter. kayu menjadi lapuk. makin berkurang kepolarannya. Asam metanoat berwujud cair dan berbau tajam.6 –22 –6 –34 –3 44 54 63 70 Titik Didih (°C) 100.18 Jeruk mengandung asam sitrat dapat digunakan untuk membersihkan karat pada besi. Wujud asam asetat murni menyerupai es. dan butanoat) dapat larut baik di dalam air. Asam ini dapat mengakibatkan kulit melepuh. Asam asetat (cuka) berwujud cair dan berbau menyengat. Oleh karena itu. alkohol. Asam asetat digunakan untuk selulosa. sedangkan asam karboksilat yang rantai karbonnya lebih panjang tidak larut. lemak dapat larut di dalam benzena dan eter (lemak adalah ester dari asam karboksilat). dan membasmi hama. M). bau asam karboksilat menjadi lebih tidak disukai. Sebagaimana alkohol.

Beberapa contoh ester ditunjukkan berikut ini. dan minuman dari buah-buahan. seperti kecap. asam 3–metilbutanoat d. pembuatan cat. O H3C C O CH3 O H3C CH2 C O CH3 CH4 H3C CH2 C O O CH3 Senyawa Organik 181 . 1) Oksidasi Alkohol Primer Asam karboksilat biasanya diperoleh melalui oksidasi alkohol primer dengan suatu oksidator yang kuat. Asam benzoat (asam karboksilat aromatik) digunakan sebagai bahan pengawet pada makanan.agar tidak mudah luntur. asam pentanoat b. Oleh karena itu. dan pelarut. Pada reaksi ini terbentuk amonia. Persamaan kimianya: Asam sulfat Dikromat Alkohol ⎯ 3R–CH2OH + 2Cr2O72– + 16H+ ⎯→ 3R–COOH + 4Cr3+ + 11H2O 2) Hidrolisis Nitril (Sianida Organik) Apabila alkil sianida (nitril) dididihkan dengan katalis asam atau basa akan terbentuk asam karboksilat.9 Kelarutan Asam Karboksilat di Dalam Air Di antara isomer karboksilat berikut. Pembuatan Asam Karboksilat Asam karboksilat dapat dibuat dengan cara oksidasi alkohol atau hidrolisis senyawa nitril. kelarutan paling tinggi di dalam air adalah asam pentanoat.2–dimetil propanoat Jawab Makin banyak cabang pada rantai induk (asam 2. kelarutannya di dalam air paling kecil. 2. c. asam 2.20 Percobaan pembuatan cuka di laboratorium Contoh 6. asam 2–metilbutanoat c. Jadi. Persamaan kimianya: Campuran alkohol+dikromat + asam sulfat Air pendingin Kalor Asam asetat (cuka) Sumber: Sougou Kagashi ⎯ R–CN + 2H2O + HCl ⎯→ R–COOH + NH3 + HCl Gambar 6. mana yang memiliki kelarutan paling tinggi di dalam pelarut air dan di dalam benzena? a.2–dimetil propanoat) makin kurang kepolaran. seperti natrium dikromat dalam asam sulfat pekat. tetapi kelarutan di dalam benzena paling besar. saos tomat. Ester (R–COOR') Ester adalah senya a yang dapat dianggap turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen pada gugus hidroksil oleh radikal hidrokarbon.

Dalam ester. sedangkan gugus karboksilatnya adalah suatu butanoat atau butirat. Contoh 6. R dan R' dapat sama atau berbeda. Dari asam format (HCOOH): Metil format HCOO–CH3 HCOO–CH2CH3 Etil format HCOO–CH2CH2CH3 n–propil format Dari asam asetat (CH3COOH): CH3COO–CH3 Metil asetat Etil asetat CH3COO–CH2CH 3 CH3COO–CH2CH2CH3 n–propil asetat Catatan Note Gugus karboksilat ditunjukkan dengan huruf tebal (bold). Isomer Ester Ester memiliki isomer struktural dan isomer fungsional dengan asam karboksilat. Isomer struktur: O H C O CH CH3 CH3 Isopropil format O H3C C O CH2 CH3 Etil asetat O H3C H2C C O CH3 Metil propanoat O H C O CH2 CH2 CH3 Propil format 182 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contoh penataan nama ester ditunjukkan berikut ini. b. a. nama ester tersebut adalah isobutil butanoat atau isobutil butirat. Tata Nama Ester Penataan nama ester dimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti gugus asam karboksilat yang menyusun ester dengan menghilangkan kata –asam. Jadi.Berdasarkan contoh tersebut.10 Penamaan Ester Tuliskan nama senyawa ester berikut. dapat disimpulkan bahwa rumus umum ester adalah O R C OR' Rumus umum ester Gugus –OH dari gugus karboksil diganti oleh gugus –OR'. Contoh isomer struktur dan isomer fungsional ester untuk rumus molekul C4H8O2 adalah sebagai berikut. O H3C CH2 CH2 C O CH3 CH CH2 CH3 Jawab Residu alkil adalah suatu isobutil. The carboxylic group is pointed by the bold letters.

Pertama. produk yang dihasilkan pun sedikit. untuk memperoleh hasil yang banyak. Persamaan reaksi yang terjadi adalah O H 3C C OH → + SOCl2 ⎯⎯ H 3 C C O O Cl + SO2 + HCl O H 3C C Cl + HO H 2 C CH 3 Basa ⎯⎯⎯ H 3 C C → O CH 2 CH 3 + Basa. asil klorida direaksikan dengan alkohol menjadi ester. dilakukan dengan salah satu pereaksi berlebih. tetapi berbeda baik dari aspek struktur maupun fungsionalnya. Pembuatan Ester (Esterifikasi) Berbagai metode pembuatan ester telah dikembangkan. Selanjutnya. Asam asetat Alkohol Asam sulfat kalor Asam sulfat pekat Asam asetat + alkohol Gambar 6. ester dan asam karboksilat berisomer fungsional satu dengan lainnya.21 Pembuatan ester di laboratorium Air dingin Sumber: Sougou Kagashi Reaksi keseluruhannya adalah O R C OH Asam karboksilat Alkohol O + HO R' H 2SO 4 R C O Ester + H2O R' Air Pada sintesis ester. Reaksi tersebut adalah reaksi kesetimbangan. yaitu C4H8O2. asam asetat melepaskan gugus –OH dan alkohol melepaskan gugus H yang dikeluarkan sebagai H2O. asam sulfat ditambahkan sebagai pendehidrasi (katalis).Isomer fungsional: O H3C CH2 CH2 C OH Asam butanoat O H3C CH C CH3 OH 2-metilpropanoat ( α -metil propionat) Keenam rumus struktur di atas memiliki rumus molekul sama. Oleh karena itu. Oleh karena tetapan kesetimbangan kecil. Jadi. c. Untuk memproduksi ester dalam jumlah banyak.HCl Senyawa Organik 183 . asam karboksilat diklorinasi menggunakan tionil klorida menjadi asil klorida. Di industri. Pada reaksi ini. ester disintesis dalam dua tahap. metode tersebut kurang efisien dan tidak praktis sebab tetapan kesetimbangan untuk reaksi ini relatif kecil (Kc=3). atau dapat juga dilakukan mengeluarkan ester yang terbentuk agar kesetimbangan bergeser ke arah produk. Salah satu metode umum yang digunakan adalah reaksi alkohol dengan asam karboksilat.

23). H2SO4 C2H5COOC2H5 + H2O ⎯⎯⎯→ C2H5COOH + C2H5OH C2H5COOC2H5 + NaOH ⎯⎯ C2H5COONa + C2H5OH → Ester asam karboksilat dengan massa molekul relatif rendah umumnya tidak berwarna. dan memiliki bau yang sedap. a. Perekat Esens CH2 CH CH2 O O O Gliserol H H H CH2 → + 3HONO2 ⎯⎯ CH (HNO3) O O O NO2 NO2 + 3H2O NO2 Gambar 6.22 Pisang mengandung ester etil asetat. disebut dinamit. mudah menguap. CH3 OCH2CH2C CH3 H3CH2CH2C O C O CH2CH2C CH3 H CH3 C Isoamil asetat (esens apel) Isoamil butirat (esens cokelat) Ester Parfum Ester banyak digunakan sebagai esens buatan yang berbau buah-buahan (Gambar 6. ion alkoksida mengikat proton dari asam karboksilat dan terbentuk alkohol yang tidak membentuk kesetimbangan. Misalnya. Sifat dan Kegunaan Ester Ester dapat dihidrolisis dengan menggunakan asam atau basa. Kata Kunci • • • Esterifikasi Reaksi kesetimbangan Reaksi penyabunan d. Reaksi penyabunan bukan merupakan reaksi kesetimbangan sebagaimana pada esterifikasi sebab pada akhir reaksi. Tes Kompetensi Subbab 1. 2000 Gambar 6. 2. seperti NaOH. Bagaimana pengaruhnya terhadap gigi yang mengandung kalsium sebagai bahan utamanya? Kerjakanlah di dalam buku latihan. O H3C Zat aditif makanan Sabun Sumber: Topishe Fruchte. berwujud cair. etil asetat (rasa pisang).Basa menyerap HCl yang dihasilkan dari reaksi. Jika disisipkan ke dalam absorben tertentu. Hidrolisis ester tiada lain adalah mengubah ester menjadi alkohol dan garam yang berasal dari turunannya. Hal ini mendorong reaksi ke arah produk hingga sempurna. Tuliskan rumus struktur dari asam karboksilat berikut. amil asetat (rasa nanas). Hidrolisis ester disebut juga reaksi penyabunan. asam– α –hidroksiasetat b. Beberapa ester minyak dan makanan ditunjukkan berikut ini. yakni suatu ester yang diperoleh melalui reaksi asam nitrat dengan gliserol dalam asam sulfat pekat. Proses hidrolisis berlangsung sempurna jika dididihkan dengan pelarut basa.6–diaminoheksanoat (lisin) 184 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . oktil asetat (rasa jeruk orange). Ester-ester ini banyak ditemukan dalam buah-buahan atau bunga. Ester-ester ini umumnya memiliki rasa buah. E Jika Anda makan mi bakso kadang-kadang ditambahkan cuka. asam–2. nitrogliserin. hidrolisis etil asetat. Terdapat beberapa ester penting yang diturunkan dari asam anorganik. Misalnya. dan etil butirat (rasa stroberi). Misalnya. asam– α –aminopropionat (alanin) c.23 Kegunaan ester CH2 Nitrogliserin Nitrogliserin merupakan cairan seperti minyak dan mudah meledak.

Contoh: H3C CH CH3 Isopropilamin (amina primer) Etilmetilamin (amina sekunder) Sumber: ironorchid. dan amina tersier (R3–N). Pembuatan etil benzoat dari etanol dan asam benzoat dilakukan dalam alat refluks dengan katalis HCl kering. Nomor atom karbon terkecil diberikan kepada atom karbon yang mengikat gugus –NH2. Golongan penting lainnya dari senyawa karbon yang serupa dengan itu adalah senyawa amina. neobutil pentanoat d. a. isoamil butirat f. Tata nama trivial untuk ketiga senyawa tersebut diturunkan dari nama gugus alkilnya. metil heksanoat b. Ketika zat tersebut dicuci dengan alkohol. dengan satu atau kedua atom H diganti oleh gugus hidrokarbon. tetapi dia hanya memperoleh kotoran lengket berwarna hitam. Dari larutan ini menghasilkan kristal warna ungu muda. senyawa yang bersumber dari ter batu bara.3. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi. H N H Amonia Sekilas Kimia William Henry Perkin (1838–1907) H H N R1 H R1 Amina primer H N R2 R1 Amina Sekunder R3 N R2 Amina tersier 1. etil salisilat 5. etil valerat g. b. amina primer diturunkan dari alkana dengan menambahkan kata –amino. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen Alkohol dan eter dapat dianggap turunan dari H2O. Amina adalah turunan amonia yamg satu atau lebih atom hidrogennya digantikan oleh gugus alkil. a. isobutil butirat c. yaitu amina primer (R–NH2). vinil asetat e. Contoh: NH2 H H3C CH2 CH2 NH2 H3C CH2 CH CH3 H3C H2C N CH3 Propilamina 1-metilpropilamina N-metiletilamina Perkin membuat revolusi terhadap industri kimia dengan membuat warna buatan. amina sekunder (R2–NH). dihasilkan larutan berwarna ungu gelap. Dia mencoba membuat obat kina dari anilin.com NH2 H3C NH CH2 CH3 H3C N CH3 CH3 Trimetilamin (amina tersier) Penataan nama secara sistematis (IUPAC). NH2 H3C CH CH CH2 CH CH3 NH2 Fenilamina (anilin) 5-amino-2-heksena Senyawa Organik 185 . Warna ini digunakan dalam industri-industri tekstil dan dinamakan mauve (warna ungu muda). Senyawa Amina Terdapat tiga jenis amina sesuai dengan jumlah atom H yang dapat digantikan oleh gugus alkil. Mengapa HCl kering lebih baik daripada H2SO4 pekat? F. Tuliskan rumus struktur dari senyawa ester berikut.

Sifat-Sifat Amina Amina primer dengan berat molekul rendah berupa gas atau cairan yang mudah menguap. F 3. Amina sekunder dan tersier berbau seperti ikan (amis). Obat batuk de tromethorphan hidrobromine dibuat dalam bentuk garam amonium bromida. Tuliskan rumus struktur dari 2.0 184. kokain dipasarkan berupa garam hidroklorida berbentuk kristal padat berwarna putih. Tuliskan rumus umum amina. trimetilamina bereaksi dengan asam membentuk kation trimetilamonium.0 185.Senyawa amina dianggap turunan dari amonia sehingga sifat-sifatnya ada kemiripan dengan amonia. Pada umumnya mempunyai bau seperti amonia. Fenilamina sedikit larut di dalam air.4. Tabel 6. sedangkan amina primer yang lebih rendah larut dalam air. tetapi penguapannya lebih rendah daripada amina primer.7 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ Tes Kompetensi Subbab 1. Fenilamina murni berupa minyak tak berwarna.0 Kelarutan dalam Air (g 100mL) 3. Amina adalah basa lemah yang dapat mengikat proton (H + ) membentuk garam amonium. H C CH2 H3CO H3CO H3CO ClH +H H3C N CH CH H N+ HO CH Br - 3 CH3 N Kokain Dextromethorphan hidrobromine (Obat batuk) Pseudofedrin hidroklorida (Decongestant) Pada panel counter farmasi biasanya disediakan sampel garam amonium dari amina yang digunakan untuk meyakinkan bahwa obatobatan tersebut larut dalam air. 186 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Beberapa sifat fisika amina ditunjukkan pada tabel berikut. Garam amonium dari senyawa amina berperan penting dalam obat-obatan yang tergolong daftar G (psikotropika). → (CH3)3N + H+ ⎯⎯ (CH3)3NH+ Garam dari trimetilamonium lebih larut dalam air daripada amina yang sederajat. Misalnya. Kerjakanlah di dalam buku latihan.3 7. Misalnya.6–trikloro– fenilamina.0 17. Reaksinya dapat digunakan untuk melarutkan amina lain dalam larutan air. 2.14 Titik Didih dan Kelarutan dalam Air Senyawa Amina Kata Kunci • • • • Senyawa amina Amina primer Amina sekunder Amina tersier Nama Metilamin Dimetilamin Trimetilamin Etilamin Benzilamin Anilin Rumus Struktur CH3NH2 (CH3)2NH (CH3)3N CH3CH2NH2 C6H5CH2NH2 C6H5NH2 Titik Didih (°C) –6. Tuliskan isomer struktur yang mungkin dari senyawa amina dengan rumus molekul C4H11N.5 3. 2. tetapi akibat oksidasi fenilamina sering ditemukan berwarna kekuningan.

2. Senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi tertentu digolongkan senyawa turunan hidrokarbon. nama alkohol diturunkan dari nama alkana. Adapun penataan nama menurut IUPAC. Asam karboksilat mengandung gugus karboksil (–COOH). 10. Ester dapat diproduksi melalui reaksi asam karboksilat dan alkohol dalam suasana asam yang disebut reaksi esterifikasi. adapun penataan nama menurut IUPAC.Rangkuman 1. Senyawa Organik 187 . yaitu akhiran pada alkana diganti dengan –oat. Adapun penataan nama menurut IUPAC. Nama aldehid lebih umum menggunakan nama trivial. Ester adalah senyawa yang dapat dianggap sebagai turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen oleh radikal hidrokarbon. dan diikuti kata keton. Eter dapat dibuat melalui dehidrasi alkohol dan dengan metode Williamson. Penamaan asam karboksilat umumnya menggunakan nama trivial yang didasarkan nama sumber ditemukannya. yaitu kedua gugus alkil yang terikat pada gugus karbonil disebut lebih dulu. 3. Adapun penataan nama menurut IUPAC. Menurut sistem IUPAC. 9. 8. Amina dapat dianggap sebagai turunan amonia dengan satu atau lebih ikatan N–H diganti oleh ikatan N–C. Keton dapat diperoleh melalui oksidasi alkohol sekunder dan reaksi Friedel– craft. Alkohol dapat dibuat melalui peragian. Eter adalah senyawa yang mengandung dua gugus hidrokarbon terikat pada atom oksigen dengan rumus R–O–R. 4. yaitu aldehid diturunkan dari nama alkana dengan menggantikan akhiran –a menjadi al. Aldehid dibuat melalui oksidasi alkohol primer. aldehid disebut juga alkanal. Adapun pada keton. Penataan nama alkohol secara trivial. Penamaan ester dimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti dengan gugus karboksilat. Keton dan aldehid berisomeri fungsional satu sama lain. di mana akhiran –a diganti –ol. dan pereaksi Grignard. Ester dan asam karboksilat berisomer fungsional. dan seterusnya. yaitu diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a oleh –on. dengan diawali kata asam. Aldehid dan keton memiliki gugus karbonil (C=O). yaitu amina primer diturunkan dari alkana dengan menambahkan kata amino. Penataan nama keton secara trivial. Penataan nama secara sistematis (IUPAC). 7. dan reduksi keton atau aldehida. yaitu nama alkohol diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Asam karboksilat dapat dihasilkan melalui oksidasi alkohol primer dan hidrolisis nitril. Dalam aldehid. ––triol. selalu berada di antara rantai hidrokarbon. Alkohol dan eter berisomeri struktur satu sama lain. reaksi Friedel–craft. pereaksi Grignard. 6. Penataan nama eter menurut trivial didasarkan pada nama gugus alkil yang terikat pada oksigen diakhiri kata eter. Senyawa amina di alam terdapat sebagai alkaloid. Keton disebut juga golongan alkanon. Senyawa alkohol yang mengandung dua atau lebih gugus hidroksil digolongkan sebagai poliol dan dinamakan dengan –diol. Gugus fungsi tersebut menentukan sifat-sifat fisika dan kimia turunan hidrokarbon yang dibentuknya. 5. Alkohol memiliki gugus fungsi hidroksil (–OH) dengan rumus umum R–OH. gugus –OR disebut gugus alkoksi sehingga nama eter dimulai dengan nama gugus alkoksi diikuti nama rantai induk. gugus karbonil selalu terdapat di ujung rantai hidrokarbon. Jadi.

Akhiran aldehid (trivial) Oksidasi alkohol primer Reaksi Friedel-craft Pereaksi Grignard Alkanon (IUPAC). alkil keton (trivial) Oksidasi alkohol sekunder Reaksi Friedelcraft Asam karboksilat (R–COH) tata nama dibuat dari satu dengan lainnya Ester (R–COO–R) tata nama dibuat dari Isomer fungsional Asam alkanoat (IUPAC) Oksidasi alkohol primer Hidrolisis nitril rumus Alkil alkanoat (IUPAC) Esterifikasi RNH2 R2NH R3N Alkil + amin (IUPAC) Amina tata nama 188 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . alkil alkohol (trivial) Pereaksi Grignard Reduksi keton atau aldehid Alkoksi Alkana (IUPAC). alkil eter (trivial) Dehidrasi alkohol Metode Wiliamson Aldehid (R–COH) satu dengan lainnya Keton (R–CO–R) Isomer fungsional tata nama dibuat dari tata nama dibuat dari Alkanal (IUPAC).Peta Konsep Senyawa turunan hidrokarbon antara lain Alkohol (R–OH) tata nama dibuat dari satu dengan lainnya Eter (R–O–R) tata nama dibuat dari Isomer fungsional Peragian Alkanol (IUPAC).

alkohol berisomer fungsional dengan eter. Adapun asam karboksilat dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pengawet. Seperti. bumbu masak. keton. dan amina. sabun. Sifat khas dari struktur-struktur senyawa itu dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. tata nama dan kereaktifan senyawa turunan hidrokarbon berdasarkan jenis-jenis gugus fungsinya. Pada bab ini Anda telah memahami struktur. pembersih cat kayu. asam karboksilat. dan pembasmi serangga. kosmetik. dan asam karbosilat dengan ester. eter. formalin) digunakan sebagai pengawet biologi. Dalam industri. minuman. dan pembersih cat kuku. aldehid dengan keton. parfum. Ester banyak digunakan untuk esens. alkohol. Senyawa turunan hidrokarbon yang dimaksud adalah haloalkana. Anda juga tentu telah mengetahui bahwa di antara senyawa turunan hidrokarbon tersebut memiliki kesamaan isomer satu dengan yang lainnya. Keton banyak digunakan sebagai pelarut organik.Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 6 ini? Bagian manakah dari materi Bab 6 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan diskusikan dengan teman atau guru Anda. Adapun eter biasanya digunakan sebagai zat anestesi. Setelah mengetahui beberapa aplikasi dari senyawa turunan hidrokarbon tersebut. minuman. dan zat aditif. Aldehid (contohnya. aldehid. dan pelarut lemak. antara lain alkohol digunakan sebagai pelarut. dan bahan bakar. Dapatkah Anda menyebutkan manfaat dan aplikasi lainnya dalam mempelajari Bab Senyawa Organik ini? Senyawa Organik 189 . Senyawa amina umumnya digunakan untuk obat-obatan stimulan dan zat warna. ester. aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform.

. hasilnya adalah . 2–metil butana bromida D..... 4 E. 2. 1–bromopropana B. struktur molekul Jika propena direaksikan dengan brom dalam karbon tetraklorida. 3–pentanol C. 2–metil butil bromida C. 6 B. siklopropana UMPTN 1995 B: Jumlah isomer dikloro yang dapat dibangun jika n– butana diklorinasi adalah .6–dimetil–5–heptanol 11.. D. Gugus fungsi dalam suatu senyawa karbon dapat menentukan .1–trifluoroetana E.. 5–etil–2–metil–3heptanol D.2–dietil–2–pentanol 190 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .3–dibromopropana E. H3 C H C H C H2 H C C CH3 5. menimbulkan efek rumah kaca Di antara senyawa berikut yang tergolong alkohol primer adalah . 1.. neopentil alkohol C. merusak lapisan ozon C.... 2–metil butana bromida D.. A.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.Evaluasi Kompetensi Bab 6 A. Nama senyawa hasil reaksi adalah . CCl2F2 C. macam ikatan antaratom karbon E. 3–bromo–3–metilbutana 9. A.. 4. A. 3–bromo–3–metil butana 3–metil–3–pentanol 3–etil–3–pentanol 2.2–dibromopropana C. 2–bromopropana D.. CHI3 E... jenis atom dalam molekul B....2–dietil–2–butanol 2–etil–2–butanol 2. C. 2–metil–3–pentanol D. 1. 3–metil–2–pentanol E. A. 1. CH3 OH H3 C H2 C C CH3 CH3 CH3CHCH2CH3 + Br2 ⎯⎯⎯ CH CCH CH + HBr → 3 2 3 Br H2 C A.. 2–bromo–2–kloro–1.. Tata nama yang tepat untuk senyawa alkohol dengan rumus struktur berikut adalah .. 7 C. 5 Ebtanas 2000: Penggunaan CFC sebagai bahan pendingin segera akan ditinggalkan karena . isopentil alkohol D.. 2–pentanol B. CCl4 8. 2–metil–3–etilheksana C. A. sifat-sifat senyawa C. A. 2–bromo–2–etilpropana B.. 5–etil–2–metil–3–heksanol C. A. jumlah atom dalam molekul D.. bahan beracun B.1. Senyawa haloalkana berikut yang biasa dipakai sebagai obat bius adalah . penyebab pemanasan global E.. n–pentil alkohol B. 3. isopropil alkohol Ebtanas 1998: Diketahui: CH3 UV 2.5–dimetil–4–heksanol B. A. 2–bromo–2–metil butana E. 7. 3. CHCl3 D.. B. 2.. 3–metil–3–pentanol 10. A.. Ebtanas 1999: Senyawa haloalkana berikut yang dapat digunakan sebagai pendingin adalah . 2–bromo–2–etilpentana B.5–dimetil–3–heptanol E.. Ebtanas 1997: Tata nama yang tepat dari struktur senyawa berikut adalah . tidak dapat diuraikan D. A.. E. CH3 OH C2H5 6. UMPTN 2000 B: Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . isobutil alkohol E. 2 D.. C2H5Br B.

dapat didehidrasi menghasilkan etilen C. massa jenis eter lebih kecil dari alkohol D.... 2–butanol 23.. A. Alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. asam propionat 15.. A. 5 B. isopropil metil eter C. A. Dari senyawa alkohol berikut akan menghasilkan (CH3)2CHCOCH3 jika dioksidasi adalah .. propoksi heksana D. 4–metil–2–pentanol 13.. propanal D. dapat dihasilkan dari peragian glukosa B. merupakan isomer struktur dari dietil eter 16... heksosi propana 22. ester C... reaksi esterifikasi C. 2 D. eter D.. CH3CH=CHCH3 D. Ebtanas 1998: Senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah .. 3–metil–2–butanol 17.. 2–metil–2–butanol E.12. eter Senyawa Organik 191 . Gugus karbonil terdapat pada senyawa . aseton B. A. pentil propil eter B. Tata nama yang tepat untuk rumus struktur berikut adalah . Pernyataan yang tidak benar tentang senyawa etanol adalah bahwa senyawa ini . A. Jika 1–butanol didehidrasi dengan asam sulfat pekat pada suhu 250°C akan terbentuk .. A.. reaksi dengan logam natrium D. keton B. aldehid B. 2–propanol B. eter mengandung dua gugus alkil C. A. A. kalor penguapan alkohol lebih tinggi 21. dapat dihasilkan dari reduksi etanal E... Senyawa alkohol dengan rumus molekul C3H8O mempunyai isomer sebanyak . UMPTN 1999 A: Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . larutan kalium dikromat akan menghasilkan asam karboksilat Senyawa karbon tersebut mengandung gugus fungsi .. rumus struktur alkohol dan eter tidak sama B.3–dimetil–2–butanol E. etil dipropil eter E. 3 E.. 2–metil–2–propanol E. A.. 3. 2.. asam karboksilat 19.. propanon C. pada alkohol terdapat ikatan hidrogen E... Ebtanas 1998: Dari hasil eksperimen diperoleh data berikut. A. H3 C CH2 H2C CH2 H2 C O H2 C CH2 CH3 A. UMPTN 1995 C: 1–propanol berisomeri fungsional dengan . larutan Fehling akan menghasilkan endapan merah bata 2. benzen D. aldehid C. alkanon E. 2–metil–1–propanol B.. 3–metil–2–butanol C.. alkohol D. reaksi dengan PCl3 E. tetapi titik didih alkohol jauh lebih karena . larutan Tollen menghasilkan cermin perak 3. dimetil eter D.2–dimetil–1–propanol C.. CH2=C(CH3)2 C.. ester E.. metil propil eter B. 6 C. dietil eter 24. hidrokarbon E.. fenoksi propana C. kelarutan dalam air B. 1. 4 14. penentuan rumus molekul 20.... A. Perlakuan berikut yang tidak dapat dipakai untuk membedakan alkohol dan eter adalah . 2–metil–2–butanol D. 3–pentanol B. dapat dioksidasi menghasilkan asam asetat D. A. CH2=CHCH2CH3 B. CH3CH2 –O–CH3 18... 2... metil etil eter E. etanol C. Senyawa berikut yang bukan isomer dari C4H10O adalah .3–dimetil–2–butanol D.. CH3CH2–O–CH2–CH3 E.

1.25. A. dapat bereaksi dengan larutan Fehling B. CH3COCH3 B..4–dimetil–2–butanon 31. A.... etilmetanoat 28. spiritus C.. etil propanoat 32. Di antara senyawa berikut yang dapat dioksidasi dengan larutan KMnO4 dalam asam membentuk asam karboksilat adalah . C CH3 O H3C H2 H2 H2 H2 C C C C OH 4. Ebtanas 1996: Diketahui senyawa karbon: 1. cuka es D. Senyawa berikut merupakan isomer dari asam pentanoat. Nama senyawa berikut menurut IUPAC adalah …. A. Ebtanas 2000: Pernyataan yang benar tentang aseton adalah .. formalin B.. 2 dan 3 D. CH3CH2CHO D.. Larutan metanal 37% dalam pelarut air dikenal dengan nama . H3 C H2 C CH3 C CH3 CH3 D... H3C H2 H2 C C 30.. isopropil metil keton C.. CH3CHOHCH3 E. H3 C CH3 H2 H C CH C H2 C H2 C H2 C H2 C H2 C CH3 COOH CH3 H 3C CH OH A. 2 dan 4 C. A. A. aspirin E. propil asetat C. dapat teroksidasi menghasilkan asam propanoat C. 2–metil–4–pentanon D.1–dimetil–3–butanon B. C OH CH3 HC CH3 O H2 C C CH3 Pasangan senyawa yang berisomer fungsional adalah .. 192 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. mempunyai titik didih paling tinggi dalam deret homolognya 29... UMPTN 1997 A: Nama kimia untuk senyawa berikut adalah . kecuali . H3 C H2 H2 C C H3 C H H2 H2 H C C C OH CH3 C O 3.. asam 6–metil–5–propiloktanoat D.. 1 dan 4 E. merupakan hasil oksidasi alkohol primer D. CH3(CH2)3CH2OH 26... CH3CH2OCH3 C. A. merupakan hasil dari oksidasi alkohol sekunder E. Ebtanas 1999: Senyawa yang dapat membentuk aldehid jika dioksidasi adalah ... asam 3–metildekanoat 33. H3 C H2 H2 H2 C C C OH O B. Zat berikut yang dapat membentuk cermin perak jika diuji dengan tes Tollen adalah . H3 C H2 C CH3 CH OH C. asam 3–metil–4–propiloktanoat E. 4. asam 4–propil–5–propiloktanoat C. 1 dan 3 B. 2. H3 C H2 C E. dietil keton B. asam 3–metil–4–metiloktanoat B. 4-metil–2–pentanon E.. asam 2–metil butanoat D. 1 dan 2 27. A.. butil formiat E.

. 37.. cuka + etanol + CuSO4 B. eter dan ester D. asetaldehida + CuSO4 + NaOH D. A. pisang Senyawa amina dengan rumus molekul C 3H 9N memiliki isomer sebanyak . cuka + etanol + H2SO4 C. nanas C. 2 B. 3 mol C. A. cuka + glukosa + NaCl Isoamilasetat adalah pencitarasa atau aroma (esens) untuk . A. Z adalah senyawa berbeda. A. C2H5COOC2H5 C. .. 41. CH3COO(CH2)3CH3 E.. CH3CH2CO(CH2)3CH3 C. 44. 2 mol B. C3H7COOC2H5 D. CH3CH2COO(CH2)3CH3 B.. alkohol + H2SO4 + formalin C. CH3CO(CH2)4CH3 Pada pembuatan margarin. CH3CO2H C.. CH3COCH2CH3 E. A. 42. untuk hidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linoleat. A. yang merupakan isomer satu dan lainnya adalah .. asam propanoat E. isopropil alkohol Ebtanas 2000: Reaksi amil alkohol dengan asam etanoat dengan katalis asam menghasilkan senyawa karbon dengan rumus struktur . propan–1–ol B. formalin + cuka + H2SO4 D. 4 mol D.34.. 6 UMPTN 1995 B: Senyawa yang merupakan amina tersier adalah . 6 mol → Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯ RCOONa + ROH dinamakan reaksi .. penggaraman E. duren B. alkohol dan alkanal E.. eter + H2SO4 + K2Cr2O7 Ester etil etanoat dapat dibuat dari campuran zat-zat . 4 D.. HCO2H B. propanon C.... aseton + etanol + cuka E.. alpukat D. C6H5NH2 D. amina dan amino Cuka atau asam asetat dapat dibuat dari campuran zat . asam lemak dan ester B.. Zat boleh jadi . alkana dan alkena C. A. 36.. 35. A. 3 C. propanal D.. CH3COOCH3 B.. 3–metil butanoat E.. A. 2–metil butanal D. A. (CH3)2NH Senyawa Organik 193 .. apel E. A.... A. 5 mol E.. 38. D.. C6H5CO2H D. CH3COO(CH2)4CH3 D.. hidrolisis Antara pasangan senyawa berikut. 5 E. A. C17H31COOH diperlukan gas H2 sebanyak .. tetapi kurang reaktif. Zat X bereaksi dengan natrium membentuk gas H 2. metil asetat B. pirolisis 40.. propanoil klorida UMPTN 1997 A: Hasil reaksi antara asam propanoat dan etanol adalah . esterifikasi C. C3H7NH2 E. 39. X dan Z juga dapat membentuk ester yang sama. 43.. C2H5COOC3H7 E.... (CH3)3COH X. (CH3)2NCH3 C.. alkohol + H2SO4 + K2Cr2O7 B. X dan bereaksi membentuk suatu ester. penyabunan B. 45.. aseton + H2SO4 + CuSO4 E. C2H5NHCH3 B. C3H7COOCH3 Senyawa karbon yang tergolong ester adalah . metil amina C..

MnO − c. c. H C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 2. Berikan nama amina berikut.2–dimetilheksanoat. B. A. cis–3–heksena c. CH3CH=CH2 + H2O c. O2N NH2 194 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . a. A. 1. 8. a. siklopentanon Sikloheksanol. HBr. asam 2. a. CH3 H2C H2 C H3C C H2 CH2 N C H2 H2 C CH3 c. 3. A dan D membentuk alkena yang sama. dan C dapat dioksidasi secara mudah oleh larutan kalium dikromat dalam suasana asam. Pereaksi-pereaksi dan kondisi apa yang dapat digunakan untuk mengubah E ke F? c. sedangkan D tidak dapat. CH3 – C ≡ CH + 2HCl Berdasarkan pernyataan berikut. B dan C membentuk alkena yang sama. b. Berikan rumus struktur untuk senyawa B. Pereaksi seperti HCl. C H2 C H2 6.B. 3–etil–1–pentena. dan D. 4. dalam larutan asam menjadi sikloheksana. A dan B pada oksidasi sempurna oleh dikromat menghasilkan asam dengan rumus C3H7COOH. Apakah produk utama yang dihasilkan jika HBr ditambahkan kepada metil propena? Jelaskan. B. HO C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 4 → C2H4 ⎯⎯⎯⎯⎯⎯⎯ C2H6O2 OH − berair A B r2 72− H+ Refluks →C H2SO4 Pekat H 2 O distilasi C2H5OSO3H ⎯⎯⎯⎯⎯ C2H5OH → CH3CHO → a. C6H 10O. D dapat didehidrasi untuk menghasilkan alkena. CrO 3. D dengan rumus molekul C4H9OH. CH3CH = CH2 + HCl b. D E F d. C. t–butil alkohol b. Tuliskan persamaan yang menunjukkan bagaimana C bereaksi dengan asam sulfat pekat. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi tersebut. H3C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 7. a. a. C. C 6H 11OH dioksidasi oleh krom trioksida. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Sebutkan gugus fungsi dan nama senyawa dari rumus struktur berikut. Krom trioksida direduksi menjadi Cr3+. HOH dapat ditambahkan kepada ikatan rangkap dua karbon-karbon. isopropil propanoat. Skema berikut menunjukkan beberapa jalur sintesis mulai dari etena. b. simpulkan rumus struktur dari empat isomeri alkohol: A. C. H3C C O H2 C H2 C CH3 5. B. H3C C H2 H N C H2 CH3 b. b. Gambarkan struktur molekul dari produk utama pada setiap reaksi berikut. Tuliskan rumus struktur untuk senyawa berikut.

Setelah mempelajari bab ini. Apa saja senyawa turunan benzena itu? Bagaimanakah struktur. dan obat-obatan. Sekarang senyawa tersebut digolongkan sebagai senyawa benzena dan turunannya. Anda harus mampu: mendeskripsikan stuktur. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik 195 . tata nama. dan makromolekul.harvard. sifat. benzena dan turunannya. Benzena diproduksi melalui pembentukan katalitik fraksi C6–C8 minyak mentah. Benzena juga sangat berguna sebagai pelarut molekul organik karena bersifat nonpolar. cara penulisan. merupakan contoh bahan yang mengandung benzena. sifat. Senyawa Aromatik Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya.edu Aspirin atau asam–2–etanoiloksibenzena karboksilat adalah salah satu turunan benzena (senyawa aromatik). dan kegunaan benzena dan turunannya. Mengapa benzena dan turunannya disebut senyawa aromatik? Istilah aromatik pada mulanya diterapkan terhadap senyawa yang berbau harum (rasa manis). bahan pengawet. Benzena dan turunannya tergolong senyawa karbon aromatik dengan ikatan rangkap dalam cincin memiliki sifat-sifat tertentu yang berbeda dengan sifat-sifat senyawa karbon ikatan rangkap atau senyawa karbon siklik. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya C. dan kegunaan benzena dan turunannya? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Detergen. A. Benzena disebut sebagai zat pemula. zat warna. insektisida.Bab 7 Sumber: news. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya B.

Analisis sinar-X terhadap struktur benzena menunjukkan bahwa panjang ikatan antaratom karbon dalam benzena sama. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur dan bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin. Hal ini menggugurkan struktur dari Kekule. Adapun panjang ikatan rangkap dua C=C adalah 0. Jadi. 2. yaitu 0. dari gas yang dipakai sebagai bahan bakar lampu penerang. Menurut Anda apakah ikatan rangkap dalam senyawa karbon alifatik sama atau berbeda dengan ikatan rangkap dalam senyawa aromatik benzena? Jelaskan menurut pemahamanmu.134 nm dan panjang ikatan tunggal C–C adalah 0. Gejala ini dinamakan resonansi. keenam atom karbon pada benzena tersusun secara siklik membentuk segienam beraturan dengan sudut ikatan masing-masing 120°. Sepuluh tahun kemudian diketahui bahwa benzena memiliki rumus molekul C6H6 sehingga disimpulkan bahwa benzena memiliki ikatan rangkap yang lebih banyak daripada alkena.org Ilmuwan ini sudah sejak lama mencoba mengungkapkan bagaimana enam atom karbon molekul benzena berikatan dengan enam atom hidrogen. tetapi benzena dapat bereaksi secara substitusi. H H H H H H Sumber: wikipedia.154 nm. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri.139 nm. 196 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1.Tes Kompetensi Awal 1. Ikatan antaratom karbon adalah ikatan rangkap dua dan tunggal bergantian (terkonjugasi). Berdasarkan hasil analisis sinar-X maka diusulkan bahwa ikatan rangkap pada molekul benzena tidak terlokalisasi pada karbon tertentu melainkan dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi). Struktur dan Sifat Benzena Ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. ikatan karbon-karbon pada molekul benzena berada di antara ikatan rangkap dua dan ikatan tunggal. Contoh: → Reaksi adisi: C2H4 + Cl2 ⎯⎯ C2H4Cl2 → Reaksi substitusi: C6H6 + Cl2 ⎯⎯ C6H5Cl + HCl Sekilas Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) Menurut Friedrich August Kekule. Untuk menggambarkan ikatan rangkap dua yang terdelokalisasi pada molekul benzena dinyatakan dengan bentuk lingkaran. sedangkan ikatan rangkap pada benzena tidak dapat diadisi. Apakah perbedaan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh dengan hidrokarbon alifatik tak jenuh? Jelaskan pengaruhnya terhadap sifat fisik dan kimianya. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya Senyawa benzena pertama kali disintesis oleh Michael Faraday pada tahun 1825. seperti ditunjukkan berikut ini. A. Ikatan rangkap pada alkena dapat mengalami reaksi adisi.

2 Benzena merupakan cairan tidak berwarna dan mudah terbakar.2). Tata Nama Senyawa Benzena Semua senyawa yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai senyawa turunan benzena. tidak berwarna. dan mudah terbakar (Gambar 7. 1985 Kata Kunci • • • • • • Reaksi adisi Ikatan rangkap konjugasi Terlokalisasi Terdekokalisasi Resonansi Reaksi substitusi Benzena paling banyak digunakan sebagai pelarut senyawa karbon yang bersifat nonpolar dan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa turunan benzena. Sebab. Lihat tabel berikut.1 Titik Beku dan Titik Didih dari Molekul Benzena Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) Nama Benzena Naftalena Antrasena Metilbenzena Stirena o–dimetilbenzena m–dimetilbenzena p–dimetilbenzena 5. Penataan nama senyawa turunan benzena sama seperti pada senyawa alifatik. Reaksi umum benzena adalah reaksi substitusi. Contoh: Sumber: Sougou Kagashi FeCl 3 + Cl2 ⎯⎯⎯ → Cl + HCl Klorobenzena Gambar 7. ikatan rangkap dua karbon-karbon dalam benzena terdelokalisasi dan membentuk cincin yang kuat terhadap reaksi kimia sehingga tidak mudah diganggu. benzena berwujud cair dengan bau yang khas. sebagai gugus induknya adalah benzena. Contoh: Senyawa Aromatik 197 . Tabel 7.1 Molekul benzena Struktur resonansi benzena Struktur benzena menurut konsep delokalisasi elektron Teori resonansi dapat menerangkan mengapa benzena sukar mengalami reaksi adisi. Benzena 2. bersifat racun. Pada suhu kamar.5°C. benzena dengan satu substituen diberi nama seperti pada senyawa alifatik. ada tata nama umum (trivial) dan tata nama menurut IUPAC yang didasarkan pada sistem penomoran. Titik didih benzena 80°C dan titik bekunya 5.H H H H H H Sumber: Chemistry: The Central Science. Semua senyawa karbon yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai turunan benzena.5 81 216 – 95 – 31 – 25 – 48 13 80 218 342 111 145 144 139 138 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. 2000 Gambar 7. yaitu penggantian atom H oleh gugus lain tanpa mengganggu cincin karbonnya. Dengan tata nama IUPAC. atom karbon dalam cincin yang mengikat substituen diberi nomor terkecil. Menurut IUPAC.

diklasifikasikan sebagai golongan arena. Benzena dengan dua gugus substituen diberi nama dengan awalan: orto– (o–). Butilbenzena Isopropilbenzena Jika gugus alkil berukuran besar (atom C 6) maka benzena dinyatakan sebagai substituen dan alkil sebagai rantai induknya. mempunyai nama 3. disingkat –ph). Jika gugus alkil berukuran kecil (atom C 6) maka gugus alkil diambil sebagai substituen dan benzena sebagai induknya.Hidroksibenzena Aminobenzena Nitrobenzena Benzena dengan gugus alkil sebagai substituen. E. Benzena sebagai substituen diberi nama fenil– (C6H5–.3–diklorofenol 3. p–hidroksimetilbenzena Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) Nama 31 12 35 191 203 202 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. B. dan para– untuk substituen dengan posisi 1 dan 4. meta– untuk posisi 1 dan 3. 198 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .2-dimetilbenzena Jika gugus substituen sebanyak tiga atau lebih. m. penataan nama menggunakan penomoran dan ditulis secara alfabet. aldehida. C.. 1985 CH3 o–hidroksimetilbenzena m–hidroksimetilbenzena p–hidroksimetilbenzena Br 4-bromo-1. dan para– (p–). meta– (m–).2 CH3 1 6 5 4 2 3 Beberapa Sifat Fisika dari Molekul o. Penataan nama arena dibagi ke dalam dua golongan berdasarkan panjang rantai alkil.5–diklorobenzoat Gugus benzil Gugus fenil 3-feniloktana Pembahasan Jika subtituennya berbeda jenis maka penomorannya dimulai dari atom C lingkar yang mengikat gugus paling negatif. 3. Nomor terkecil diberikan kepada gugus fungsional (alkohol.5–diklorofenol 1. rto– diterapkan terhadap substituen berdampingan (posisi 1 dan 2).5 diklorofenol.5–diklorotoluena 1. D... atau karboksilat) atau gugus dengan nomor paling kecil.3–diklorobenzena 3. (A) (UNAS 2001–2002) o-hidroksimetilbenzena m-hidroksimetilbenzena p-hidroksimetilbenzena Tabel 7. Jadi. Contoh: Mahir Menjawab Nama dari senyawa turunan benzena dengan rumus struktur berikut ini adalah . Contoh: A.

nitrasi benzena. Macam-macam substitusi benzena di antaranya halogenasi benzena. benzena dapat bereaksi dengan klorin ataupun bromin membentuk senyawa halobenzena pada suhu kamar. Persamaan reaksinya: Senyawa Aromatik 199 . Reaksi Substitusi Benzena Reaksi benzena umumnya melalui reaksi substitusi. Penomoran untuk senyawa seperti ini dimulai dari gugus fungsional. juga terdapat beberapa nama yang sudah umum (trivial).4-diklorotoluena Asam 3. dan reaksi riedel-crafts. walaupun ada sebagian reaksi yang melalui reaksi adisi.4-dibromobenzoat Asetofenon 3. Contoh: 3. a. misalnya: IUPAC: Trivial: Metilbenzena Toluena Fenilamina/aminobenzena Anilin Feniletena/vinilbenzena Stirena Benzilalkohol IUPAC: Trivial: Metoksibenzena/fenil metil eter Anisol Hidroksibenzena/fenilalkohol Fenol Benzaldehida Asam benzoat Tata nama trivial sering kali dipakai sebagai nama induk dari benzena. Halogenasi Benzena Dengan adanya katalis besi(III) klorida atau aluminium klorida.Disamping tata nama menurut IUPAC.

= 6°C.4 Proses nitrasi benzena Benzena HNO3 H2SO4 HNO3 H2SO4 Air Sumber: Sougou Kagashi 200 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . t.4).Br2 Fe NH4Br Benzena dapat juga bereaksi dengan klorin atau bromin tanpa bantuan katalis jika ada cahaya ultraviolet (cahaya matahari dapat juga diterapkan). Reaksinya secara umum: Fungsi asam sulfat dalam reaksi di atas adalah untuk menghasilkan kation nitril. Fe HBr + NH3 ⎯ NH4Br → b. Persamaan reaksinya: 2H2SO4 + HNO3 2HSO4– + H3O+ + NO2+ Kation nitril selanjutnya bereaksi dengan benzena membentuk nitrobenzena: Nitrobenzena (t.d. Gambar 7. Jika campuran ini ditambahkan ke dalam benzena. NO2+ dari asam nitrat. akan terjadi reaksi eksotermal. c. Reaksi yang terjadi adalah pembentukan radikal bebas dari halogen. Nitrasi Benzena Campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat dengan volume sama dikenal sebagai campuran nitrasi. Reaksi Friedel-Crafts Nitrobenzena Produk Gambar 7. Jika suhu dikendalikan pada 55°C maka hasil reaksi utama adalah nitrobenzena. = 211°C) Jika campuran nitrasi dan benzena dipanaskan pada suhu di atas 60°C selama lebih kurang satu jam maka gugus nitro yang kedua akan menukargantikan atom H pada cincin benzena. suatu cairan berwarna kuning pucat (Gambar 7.3 Reaksi substitusi benzena oleh bromin menghasilkan bromobenzena. Produk Benzena Fe Sumber: Sougou Kagashi Reaksi ini melibatkan reaksi adisi dan substitusi atom klorin pada cincin benzena membentuk beberapa senyawa klorobenzena.b. Setelah campuran reaksi dituangkan ke dalam air akan terbentuk kristal kuning pucat dari di– atau tri–nitrobenzena.

Disaring KMnO4 C6H5COOH Sumber: Sougou Kagashi CH3 4 ⎯⎯⎯⎯ → COOK KMnO HCl ⎯⎯⎯ → COOH 2) Asilasi benzena dengan adanya katalis AlCl 3 anhidrat akan membentuk asetofenon Kata Kunci • • • • • • Halogenasi benzena Nitrasi benzena Reaksi Friedel-crafts Reaksi eksotermal Alkilasi benzena Asilasi benzena O → + CH3COCl ⎯⎯⎯ AlCl 3 C Asetofenon (t. = 136°C) 4.d. dan pembentukan senya a diazonium. Setelah dilarutkan dalam HCl akan terbentuk asam benzoat.d. AlCl 3 → + CH3Cl ⎯⎯⎯ CH 3 + HCl Metilbenzena (t.5 Metilbenzena hasil reaksi Friedelcrafts dioksidasi dengan KMnO4 terbentuk K-benzoat. AlCl 3 → + CH2=CH2 ⎯⎯⎯⎯⎯ 250° 40 atm CH2 CH3 Etilbenzena (t. Persamaan reaksi umum: → + RX ⎯⎯ R + HX Contoh: 1) Reaksi benzena dan haloalkana dengan bantuan katalis AlCl 3 anhidrat akan terbentuk alkilbenzena disertai pelepasan kalor. Jenis reaksi ini dinamakan reaksi Friedel-crafts. sulfonasi. = 111°C) C6H5–CH3 MnO2 HCl MnO 2 Gambar 7.d. Senyawa Aromatik 201 . Kereaktifan Senyawa Turunan Benzena Senyawa-senyawa turunan benzena dapat direaksikan dengan senyawa lain melalui reaksi nitrasi. = 202°C) CH3 + HCl 3) Penambahan etena ke dalam benzena dengan adanya katalis AlCl3 anhidrat pada 250°C dan 40 atm membentuk etilbenzena.Penambahan katalis AlCl 3 anhidrat dalam reaksi benzena dan haloalkana atau asam klorida akan terjadi reaksi sangat eksotermis. halogenasi.

CH3 O2N NO2 a. OCH3 OCH3 Aseton 10° OCH3 NO2 + + NO2 OCH3 OH O2N NO2 + HNO3 ⎯⎯⎯⎯⎯ → + H2 O NO2 Nitrasi fenol akan membentuk senyawa 2. H SO 25° C orto.62% NO2 meta.3. CH3 CH3 2 4 → + HNO3 ⎯⎯⎯⎯⎯ CH3 NO2 + + NO2 CH3 NO2 Trinitrotoluena (TNT): bahan peledak dinamit dibuat melalui reaksi toluena dengan HNO3 + H2SO4 berasap. Contoh reaksi halogenasi: CH3 H H3C CH3 CCl 4 10 ° C + Br2 ⎯⎯⎯⎯ → Cl CH3 Cl O C + Cl C Cl Cl H3C Br CH3 Mesitilena (1. digunakan asam nitrat dalam pelarut air atau pelarut organik. Reaksi fluorinasi tidak dilakukan dengan cara ini sebab sangat eksoterm.<1% Total nitroanisol 81% para. Untuk itu.71% NO2 meta. meta–.6-trimetilbenzena) NH2 Cl H2SO4 ⎯⎯⎯⎯ Cl C C Cl → Cl → +CH3COOH ⎯⎯ NH CH2COOH Br H 2 O ⎯⎯⎯⎯ → NH CH2COOH Br Klorobenzena direaksikan dengan trikloroasetaldehida menghasilkan DDT (pembasmi serangga) Anilin Asetanilida p-bromoasetanilida 202 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . berupa serbuk berwarna kuning (bahan peledak yang lebih kuat dari TNT).4. Anisol orto. Reaksi Halogenasi Reaksi halogenasi turunan benzena biasanya menggunakan gas Cl2. Br2.4. seperti pada anisol dan fenol. Reaksinya lebih lambat dibandingkan dengan nitrasi dan memerlukan katalis yang cocok. maupun para–.5% para-33% Total nitrotoluena 90% OH H2SO4 + HNO3 ⎯⎯⎯⎯ → Campuran HNO3 pekat dan H2SO4 terlalu kuat digunakan sebagai pereaksi nitrasi pada senyawa aromatik yang sudah tersubstitusi. Reaksi Nitrasi Nitrasi pada toluena akan menghasilkan senyawa nitrotoluena.5-trimetilbenzena) Bromomesitilena (82%) (1-Bromo-2.28% b.6-trinitrofenol. atau I2. baik pada posisi orto–.

CH3 n-C10H21CH 2-dodekilbenzena H2SO4 SO3 c.4-dodekil)benzenasulfonat (DBS) CH3 n-C10H21CH NaCl CH3 SO3H ⎯⎯⎯ n-C10H21CH → Detergen jenis DBS SO3-Na+ HCl C 6H 6 MnO 2 C6H5–SO3H Gambar 7. Kata Kunci • • • Pereaksi nitrasi Reaksi sulfonasi Gugus azo CH3 ⎯⎯⎯⎯⎯ n-C10H21CH → SO3H Asam 4-(2. Alkilbenzena yang dibuat melalui reaksi Friedel-crafts disulfonasi menjadi asam benzena sulfonat (Gambar 7. Beberapa contoh pembentukan senyawa diazonium adalah sebagai berikut. Reaksi ini terutama berguna pada pembuatan detergen.6). Setelah dituangkan ke dalam larutan NaCl terbentuk garam C6H5–SO3Na. H2SO4 NaCl Sumber: Sougou Kagashi d. Pembentukan Diazonium Senyawa diazonium banyak digunakan sebagai pewarna pada tekstil dan makanan.Reaksi Sulfonasi Sulfonasi senyawa aromatik merupakan salah satu reaksi penting dalam industri. Dalam bentuk garamnya dikenal sebagai detergen (ABS dan DBS). Senyawa ini dibuat melalui reduksi gugus amina menjadi gugus azo (–N=N–) dengan zat pereduksi NaNO2. OH NaOH H2O 0oC NH2 +NaNO2 Anilin HCl H2O 0oC N N Cl- + NN OH Benzenadiazonium klorida p-hidroksiazobenzena (pewarna tekstil: kuning) HO3S NH2 NaNO2 HCl H2O 0oC HO3S N N Cl + N(CH 3)2 NaOH H2O 0oC Asam p-aminobenzenasulfonat HO3S N N N(CH 3)2 Asam 4'-dimetilaminoazobenzena-4-sulfonat (indikator metil jingga) Senyawa Aromatik 203 .6 Sulfonasi benzena dengan H2SO4 terbentuk C6H5–SO3H. Reaksi ini disebut juga dengan reaksi perangkaian diazonium.

dan bersifat higroskopis. (b) alkohol. meta–. Mengapa ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena? Di antara senyawa berikut. Rasa manis aspartam sama dengan 200 kali dibandingkan gula tebu. a. 1. berturut-turut: 191°C. NO2 (c) B. Zat Aditif pada Makanan Zat aditif makanan adalah zat kimia yang tidak biasa dimakan secara langsung. Titik didih senyawa hidroksibenzena pada posisi orto–. aspartam. tetapi ditambahkan ke dalam makanan untuk memperoleh sifat-sifat tertentu. bentuk. hampir tidak berbau. 202°C. Untuk setiap kg berat badan jumlah aspartam yang boleh dikonsumsi setiap harinya adalah 40 mg. dan tahan lama (awet). sejumlah zat kimia telah banyak dikonsumsi baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara langsung. Contoh zat aditif adalah cita rasa. warna. (a) (b) 3. Pemanis Pemanis makanan yang tradisional biasanya menggunakan gula tebu atau gula aren (kelapa). manakah yang dapat larut dalam benzena? (a) toluena. para–.Tes Kompetensi Subbab 1. aroma. misalnya zat aditif pada makanan dan obatobatan. A CH3 OH H3C C O C2H5 Kerjakanlah di dalam buku latihan. Tuliskan nama menurut IUPAC senyawa turunan benzena berikut. CH3 O2N NO2 4. (e) naftalena. Mengapa posisi orto– lebih rendah dibandingkan posisi meta– dan para–? Jelaskan. 203°C. (d) kloroform. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara tidak langsung misalnya pupuk dan pestisida. (c) heksana. Aspartam merupakan serbuk berwarna putih. O H2N N S O O H O H C CH2 COONa C H N H C CH2 COONa Kata Kunci • • • Zat aditif Higroskopis Karsinogen Sakarin Na-aspartam 204 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sakarin ditambahkan ke dalam minuman atau biskuit dengan dosis yang dikonsumsi tidak melebihi 1 g per hari. Pemanis buatan yang diizinkan oleh Departemen Kesehatan adalah sakarin. 2. tidak berbau. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya Disadari atau tidak. dan sorbitol. (f) air. Rasa manis sakarin 800 kali dari rasa manis gula tebu. Sakarin adalah senyawa turunan benzena berupa kristal putih.

dan Metabolisme. dan propilgalat. aspirin zat warna pengawet antiseptik bahan-bahan nilon 66 Beberapa pewarna berbahaya dan dilarang penggunaannya karena berpotensi menimbulkan karsinogen adalah auramin (merk dagang.3 Beberapa Merk Dagang Pewarna Makanan Nama Amaran Eritrosin Fast green Indigotin Sunset ellow Tartrazin Nama Niaga ood Red ood Red ood reen ood lue ood Yello ood Yello Sumber: Biokimia. dan rhodamin B (food red ). H2N NaO3S N N SO3Na NaO3S N N HO Pembahasan Fenol adalah senyawa turunan benzena yang mempunyai rumus struktur: OH SO3Na Amaran (merah 2) Sunset yellow (kuning 6) Larutan fenol dalam air bersifat sebagai asam lemah. 1985 Mahir Menjawab Kegunaan senyawa turunan benzena dengan rumus struktur berikut adalah . D. B. Pengawet Penambahan zat pengawet pada makanan berguna untuk mencegah oksidasi dan menghambat pertumbuhan bakteri. Nutrisi. Pewarna buatan umumnya berasal dari senyawa aromatik diazonium. basic yello ). paraben (p–hidroksibenzoat). C. E. sudan I (food yello ). sifat lain dari fenol adalah seperti alkohol. sedangkan untuk menghambat pertumbuhaan bakteri atau jamur adalah natrium benzoat.. OH A. Fenol dapat mematikan mikroorganisme sehingga digunakan untuk membuat karbol.. Pewarna Makanan Pewarna buatan bertujuan menjadikan makanan seolah-olah memiliki banyak warna daripada yang sesungguhnya. ponceau 3R (solvent yello ). (D) SO3Na SPMB 2004 NaO3S N N COONa N O NaO3S N H NaO O O HO N H N SO3Na COONa O SO3Na Tartrazin (kuning 5) Indigotin (biru 2) Eritrosin (merah 3) Senyawa Aromatik 205 . Beberapa pewarna buatan yang diizinkan oleh Depkes di antaranya dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 7. butilasihidroksitoluena (BHT).. Fenol digunakan juga sebagai antiseptik.b. OH HO OH OH OCH3 COOH COONa (H3C)3C COOC3H7 Propilgalat C(CH3)3 CH3 BHT C(CH3)3 OH BHA OH Paraben Natriumbenzoat c. Bahan pengawet buatan sebagai antioksidan adalah butilasihidroksianisol (BHA).

Pestisida Pestisida adalah zat yang digunakan untuk mencegah.5–T. Cl Cl O CH2 COOH Cl Cl 2.4. Berbagai jenis obat telah diproduksi dan dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Oleh karena itu. Aspirin dipakai untuk mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala atau sakit gigi. Namun demikian. Selain murah. sangat efektif untuk pemulihan penyakit dan obat anti-radang. dalam pembuatan obat-obatan seperti aspirin dan serat buatan. dan 2. Sekitar 15. antibiotik. parasetamol tidak begitu berbahaya jika dibandingkan dengan aspirin sebab parasetamol tidak melukai dinding usus. psikiatrik. Parasetamol memiliki kegunaan serupa aspirin. dan hormon. sakit gigi. anhidrida asam cukup reaktif untuk memperoleh reaksi yang diinginkan. yang dihasilkan dari reaksi asam–2– hidroksi benzoat (asam salisilat) dan etanoat anhidrida.2. etanoat anhidrida digunakan sebagai zat peng-etanoilasi. Jika kita merasa sakit. otak kita akan mengeluarkan zat kimia yang disebut analgesik.4-D (herbisida) 2. Obat-obatan Sekilas Kimia Aspirin Pentingnya anhidrida asam dalam industri sebagai zat pengasilasi. Aspirin juga dapat menyembuhkan sakit kepala. yakni mengurangi rasa sakit. Pestisida yang tergolong senyawa halobenzena. atau membunuh serangga (insektisida). Asam–2–etanoiloksibenzena karboksilat atau aspirin.4-diklorofenoksiasetat/ 2.4–D. Aspirin dapat diproduksi melalui reaksi asilasi asam salisilat. penggunaan aspirin harus hati-hati sebab dapat melukai dinding usus. Aspirin juga dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh. 2. juga bersifat candu (ketagihan). parasetamol. dan jamur (fungisida). mengendalikan. seperti aspirin. tumbuhan (herbisida). Analgesik adalah obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit. dan kodeina.5-T (herbisida) Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. Senyawa lainnya adalah turunan fosfat dan karbamat.000 juta tablet aspirin digunakan setiap tahunnya di Inggris untuk memenuhi pasokan permintaan. Persamaan kimianya: O H3C H3C C O C O Etanoat anhidrida Asam salisilat Aspirin Asam etanoat O HO + HOOC H2SO4 H3C C O + H3C C O OH HOOC Parasetamol dipasarkan dengan nama panadol.5-triklorofenoksiasetat/ 2. dan lain-lain. Namun. 2000 Cl O CH2 COOH H O C N CH3 Cl Sevin (insektisida) O Cl Cl C C DDT (insektisida) Cl Cl H 206 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . demam. flu. sakit punggung.4. HO H N O C CH3 Struktur molekul parasetamol 3. Pada umumnya obat-obatan yang diproduksi dapat dikelompokkan ke dalam obat analgesik. misalnya DDT (diklorodifenil–trikloroetana). sakit yang berkepanjangan.4. Obat analgesik yang dipasarkan dikemas dengan nama dagang.

Senyawa Polisiklik Aromatik Senyawa aromatik ini dicirikan oleh cincin-cincin aromatik yang menggunakan atom-atom karbon tertentu secara bersama-sama. serta poliester. 1. Kegiatan Inkuiri Telitilah oleh Anda komposisi-komposisi obat antinyamuk yang umum di pasaran. Apakah nama senyawa hasil reaksi B dan sebutkan macam reaksinya? Oksidator apa yang digunakan untuk reaksi C? Kerjakanlah di dalam buku latihan. tetapi pestisida ini sangat beracun bagi manusia. Apakah yang menyebabkan beberapa obat antinyamuk telah dilarang beredar di pasaran? Tes Kompetensi Subbab 1. atau dua atau lebih cincin benzena dipadukan.6 C. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik Beberapa senyawa aromatik yang lain dapat dikelompokkan dalam dua kelas.O-dietil-O-p-nitrofeniltiofosfat (paration atau insektisida) Paration efektif digunakan untuk mencegah hama pengganggu buahbuahan. meta–. Berikut contoh struktur senyawa aromatik polisiklik. b. Naftalena Antrasena Fenantrena Senyawa Aromatik 207 .H 3C H N O C O H 3C H N O C O O CH CH 3 H 3C CH 3 H 3C H2 C O P H2 C O O NO 2 N-metil-1-naftilkarbamat Baygon O. yaitu senyawa polisiklik dan senyawa heterosiklik. OH CH3 OH OH COOH COOH 2.6 dapat dibuat dari bahan baku fenol melalui tahapan reaksi berikut. trivial. seperti nilon dan polikarbonat. atau posisi orto–. Selain kegunaan di atas. Senyawa aromatik polisiklik juga dikenal dengan sebutan senyawa aromatik polinuklir atau cincin terpadu. OH OH O COOH A B C (CH 2) 4 COOH Nilon –6. Tuliskan nama untuk senyawa berikut berdasarkan IUPAC. B a. c. senyawa benzena juga digunakan sebagai bahan baku pada pembuatan polimer sintetik. Nilon–6. para–. Tuliskan persamaan reaksi setara untuk reaksi A dan sebutkan katalis yang digunakan.

Akibat elektron π yang dapat berpindah-pindah dan terdelokalisasi. grafit dapat menghantarkan arus listrik dan digunakan sebagai elektrode pada baterai. Aromatik polisiklik digunakan secara luas sebagai zat antara pada sintesis organik. Struktur grafit terdiri atas bidang-bidang cincin benzena terpadu. reduksi. Penomoran pada polisiklik ditetapkan berdasarkan perjanjian dan tidak berubah di manapun posisi substituennya. Tata Nama Senyawa Polisiklik Sistem cincin senyawa aromatik polisiklik memiliki tata nama tertentu yang berbeda dengan penomoran pada benzena atau sikloalkana.5 ) diduga merupakan ketebalan sistem ikatan π (pi) dari benzena. sementara cincin lainnya masih dipertahankan. Berdasarkan sifat ini maka grafit sering digunakan sebagai pelumas.Grafit merupakan salah satu contoh senyawa polisiklik. 6 5 8 7 6 5 4 1 2 3 7 6 5 10 4 8 9 1 2 3 3 2 1 10 9 4 7 8 β β α α β β α α Penataan nama secara trivial. posisi berikutnya adalah beta (β). Persamaan reaksinya: 208 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . posisi substituen dalam naftalena tersubstitusi mono dinyatakan dengan huruf unani ( dan β). Jarak antara setiap dua bidang (sekitar 3. Posisi yang berdekatan dengan karbon-karbon pemaduan cincin disebut posisi alfa ( ). a. serta turunannya digunakan dalam bahan bakar motor dan pelumas. yang dimulai pada posisi substituennya. Lihat penomoran berikut. Naftalena digunakan sebagai pengusir ngengat. Sifat licin dari grafit disebabkan kemampuan bidang-bidang ini dapat bergeser satu sama lain. dan substitusi dibandingkan senyawa benzena. 1) Reaksi Oksidasi Asam ftalat anhidrida dibuat dari oksidasi naftalena dengan katalis vanadium oksida. Hidrokarbon aromatik polisiklik dan sebagian besar turunannya berbentuk zat padat. misalnya dalam pembuatan zat warna (lihat kegunaan senyawa benzena pada pembahasan sebelumnya). Kereaktifan Senyawa Polisiklik Senyawa aromatik polisiklik lebih reaktif terhadap serangan oksidasi. Kereaktifan ini disebabkan kemampuan bereaksi dari suatu cincin. Contoh: NH2 O2N OH 1-aminanaftalena ( α -aminanaftalena) 7-nitronaftalena (β –nitronaftalena) 1-hidroksinaftalena (α -naftol) b.

senyawa polisiklik dapat dihidrogenasi (direduksi) parsial pada tekanan dan suhu kamar. Reaksinya: O CrO3 H2SO4 Kalor O Antrasena 9. disintesis dari bahan dasar asam ftalat anhidrida Antrasena dan fenantrena dapat juga dioksidasi menjadi suatu kuinon.V2O5 Udara kalor O C C O O OH OH -H2O O O Asam ftalat anhidrida Naftalena Asam o-ftalat O NH2 N N NH N NH N O O + C O 250oC NH2 N N Ftalosianina merupakan zat warna biru (monastral) pada tektil.10-fenantrakuinon • • • • Kata Kunci Polisiklik Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Tereduksi parsial 2) Reaksi Reduksi Berbeda dari benzena.10-antrakuinon CrO3 H2SO4 Kalor O O Fenantrena 9. Na CH3COOH Kalor Tidak terjadi reaksi Benzena Na CH3COOH Kalor Naftalena Tetralin Senyawa Aromatik 209 .

Beberapa contoh reaksi substitusi aromatik polisiklik di antaranya reaksi brominasi dan reaksi sulfonasi. menghasilkan campuran produk dari asam 2–naftalenasulfonat (85%) dan asam 1–naftalenasulfonat (15%). Sebagian besar sifat aromatik dari sistem cincin masih ada dan dipertahankan. Berdasarkan data hasil percobaan diketahui bahwa reaksi sulfonasi naftalena dipengaruhi oleh suhu. Untuk menghidrogenasi semua cincin aromatik dalam naftalena dapat dilakukan pada suhu dan tekanan tinggi. Persamaan reaksinya: + 5H2 Naftalena 225°C 35 atm Pt Dekalin 3) Reaksi Substitusi Sistem cincin aromatik polisiklik lebih reaktif terhadap serangan substitusi daripada benzena. Reaksi yang terjadi menggunakan mekanisme reaksi yang ditunjukkan sebagai berikut. SO3H 50oC + H2SO4 170oC Asam 1-naftalenasulfonat SO3H Asam 2-naftalenasulfonat Pada suhu di bawah 60°C.Na CH3COOH Kalor Antrasena 9.5-diaminonaftalena (zat antioksidan dalam minyak pelumas) b) Reaksi sulfonasi Reaksi sulfonasi pada naftalena dilakukan sama seperti pada sulfonasi benzena. naftalena bereaksi dengan asam sulfat pekat membentuk asam 1–naftalenasulfonat. → Br2 + FeBr3 ⎯⎯ FeBr4– + Br+ FeBr4– FeBr3 + Br– Br + Br2 FeBr3 + HBr 1-bromonaftalena NH 2 NH 2 Naftalena 4. 210 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Naftalena mengalami reaksi substitusi terutama pada posisi atom karbon nomor-1. a) Reaksi brominasi Berdasarkan hasil percobaan diketahui bahwa naftalena dapat dibrominasi pada suhu kamar menggunakan katalis FeBr3. tetapi pada suhu tinggi di atas 160°C.10-dihidroantrasena Perhatikan bahwa sistem cincin yang tereduksi parsial masih mengandung cincin benzena.

sama seperti pada cincin benzena. sama seperti pada senyawa polisiklik aromatik. Contoh: CH3 CH3 CH3 O N H3C N N N O HN N N N O N H3C CH3 N N N H NH2 N N Nikotin O N N H N NH NH2 N N H N CH3 N O CH3 O O Kafein Teobromin Teofilin Adenina Guanina Contoh-contoh senyawa tersebut tergolong senyawa heterosiklik. Ketiga struktur tersebut berbeda karena posisi gugus metil (teobromin dan teofilin berisomer struktural). Contoh: 3 2 N 1H N 4 5 4 5 6 N 1 N3 5 6 7 8 4 3 N2 β N α N H β α β α γ N β 2 N α 1 Penataan nama dapat juga menggunakan huruf unani untuk substituen mono. Teofilin tergolong obat-obatan broncodilator (sesak napas). Nomor terendah sedemikian rupa diberikan kepada atom selain karbon yang terkandung dalam cincin. Dalam kerangka cincin. nikotin. Senyawa Heterosiklik Aromatik Senyawa heterosiklik aromatik adalah suatu senya a siklik di mana atomatom yang terdapat dalam cincin terdiri atas dua atau lebih unsur yang berbeda. Senyawa heterosiklik banyak terdapat di alam sebagai suatu alkaloid (seperti. morfin. juga terdapat atom nitrogen. Kafein terdapat dalam kopi yang bersifat candu. Perbedaan struktur ini menimbulkan perbedaan sifat fisika dan kimia. Cincin heterosiklik dapat bersifat aromatik. dan kokain). dan senyawa biologi lainnya.2. senyawa heterosiklik aromatik juga memiliki nama tertentu sebagai berikut. Purine is a backbone component for adenine and guanine (the compounds of DNA structure). selain atom karbon. Nikotin terdapat dalam tembakau dan bersifat candu. Tata Nama Senyawa Heterosiklik Sama seperti senyawa polisiklik aromatik. a. N N H Pirol O S N H Imidazola N S N Piridina N N N N H N N H N N Pirimidina N Catatan Note Purina merupakan kerangka dasar pembentukan adenina dan guanina (senyawa pembentuk DNA). Senyawa Aromatik 211 . Teobromin terdapat dalam cokelat (chocolate) yang juga bersifat candu. Furan Tiofena Tiazola Kuinolina Isokuinolina Indola Purina Penataan nama senyawa heterosiklik menggunakan sistem penomoran. asam-asam nukleat (pengemban kode genetik).

keduanya merupakan basa lemah (pKb masing-masing adalah 9. Kuinolina dan isokuinolina. Reaksi oksidasi dapat terjadi pada gugus samping. Piridina tidak dapat dialkilasi atau diasilasi seperti pada benzena melalui reaksi Friedel-crafts. Reaksi substitusi terjadi pada posisi 5 dan 8.5-dibromopiridina (26%) N Isoniazida.6). sedangkan benzena bersifat nonpolar.b. Piridina memiliki struktur sama dengan benzena. Reaksi substitusi terjadi pada posisi karbon nomor 3. Adapun isokuinolina adalah isomer posisi dari kuinolina yang memiliki atom nitrogen berada pada posisi–2. vit.1 dan 8. Contoh: NO2 HNO3 H2SO4 0°C + N 5-nitrokuinolina (52 %) N Kuinolina N 8-nitrokuinolina (48%) NO2 212 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . B) Kata Kunci • • • • • • • Hibridisasi Kuinolina Isokuinolina Cincin 6 anggota Cincin 5 anggota Ikatan pi Pengkutuban parsial 2) Kuinolina dan Isokuinolina Kuinolina adalah suatu heterosiklik cincin terpadu yang memiliki struktur serupa naftalena. sedangkan cincinnya tetap utuh. CH3 Toluena KMnO4 H2O H+ O C OH Asam benzoat N 3 -metilpiridina CH3 KMnO4 H2O H+ O C OH N Asam 3 -piridinakarboksilat (Asam nikotinat. berupa cincin datar dengan lima atom karbon dan satu atom nitrogen. tetapi dibedakan adanya atom nitrogen pada posisi–1 dalam cincin. H O C N NH2 + Br2 N 300oC Br N 3-bromopiridina (37%) Br + N Br 3. Setiap atom dalam cincin terhibridisasi secara sp2. Piridina dapat disubstitusi oleh bromin hanya pada suhu tinggi dalam fasa uap sehingga diduga reaksi berlangsung melalui pembentukan radikal bebas. Kereaktifan Beberapa Senyawa Heterosiklik 1) Piridina (Cincin 6 Anggota) Senyawa heterosiklik dengan enam anggota yang paling umum adalah piridina. digunakan untuk mengobati penyakit TBC. Oleh karena piridina memiliki satu atom nitrogen yang bersifat elektronegatif maka senyawa piridina bersifat polar. Kesamaan lain antara piridina dan benzena adalah keduanya tahan terhadap serangan oksidasi.

dan tiofena memiliki 5 anggota dalam cincin dan bersifat aromatik. C O C H H2C O C CH2 OH Hemin (sel darah merah) Senyawa Aromatik 213 . tetapi tidak bersifat basa sebagaimana piridina atau amina lain. Sifat aromatik ini disebabkan kelima anggota dalam cincin menyumbangkan dua elektron membentuk ikatan pi. senyawa aromatik yang memiliki lima anggota dapat bereaksi melalui reaksi substitusi. Hal ini disebabkan pasangan elektron bebas pada atom nitrogen sudah disumbangkan ke dalam cincin membentuk ikatan pi. Contoh: HNO3 (CH3CO) 2 5°C N H NO2 N N NH N N N H 2 -nitropirola (80%) Piridina SO3 HN N H SO3 N N Asam 2 -pirolasulfonat (90%) H2C H3C HC H3C HO H2 C N C H2 HC CH Porfirin N Fe N CH N CH CH3 Catatan Note CH3 CH2 Senyawa Porfirin tersusun dari empat cincin pirola melalui ikatan aza (-N=). seperti pada benzena. Walaupun pirola mengandung atom nitrogen dalam cincin. Porfirin is built of four pirola rings with aza (-N=) bond. Struktur ini merupakan dasar dari senyawa hemin (dalam darah) dan klorofil (dalam hijau daun). The strusture is backbone of heme in the blood and chlorofile in the leaf. Sama seperti pada benzena. Akibatnya. pirola bersifat polar.NO2 N Isokuinolina HNO3 H2SO4 0°C N 5-nitroisokuinolina (90%) + NO2 N 8-nitroisokuinolina (10%) 3) Pirola (Cincin 5 Anggota) Pirola. sedangkan atom nitrogen kekurangan elektron maka dalam pirola terjadi pengkutuban muatan secara parsial. Oleh karena dalam cincin pirola kelebihan elektron. furan.

Tes Kompetensi Subbab 1. fenil alkohol. sulfonasi. –fenilpirola. b. nitrasi. dan reaksi friedel-crafts. 11. Tata nama senyawa benzena didasarkan pada penomoran atau menggunakan kata depan orto–. furan. Di samping itu. asilasi. Semua senyawa karbon yang mengandung benzena digolongkan sebagai turunan benzena. Senyawa aromatik polisiklik adalah senyawa dengan dua atau lebih cincin benzena (polinuklir). 2. c. Kerjakanlah di dalam buku latihan.2–ftalat. dan senyawa benzena lainnya. C c. Asam furan–2–karboksilat. yaitu naftalena. Benzena cenderung melakukan reaksi subtitusi dari pada reaksi adisi. Cl OH N 3. Asam 3–hidroksi–2–naftoat (berguna untuk menstabilkan vitamin B riboflavin) b. Reaksi yang terjadi pada benzena menghasilkan senyawa turunan benzena. a. antrasena.4–dinitrofena. 7. 5. Ada tiga senyawa aromatik polisiklik yang umum. Senyawa heterosiklik aromatik enam anggota yang umum adalah piridina. 8. dengan ikatan rangkap dua karbon-karbon terdelokalisasi. Apa nama dari senyawa berikut berdasarkan IUPAC. 2. H3C N H Gambarkan struktur senyawa berikut. dan pembentukan diazonium. 3. N H O Cl 2. Senyawa poliheterosiklik aromatik adalah suatu heterosiklik cincin terpadu yang memiliki struktur seperti naftalena. para–. a. meta–. Pirola. a. 6. Asam 1–naftalenasetat (hormon pertumbuhan tanaman yang mendorong untuk berbunga. CH3 b. Benzena memiliki rumus molekul C6H6. penamaan senyawa benzena dengan nama trivial masih digunakan. seperti alkilbenzena. (Kloroksina. asam benzoat. antara lain reaksi nitrasi. 4. dan fenatrena. Senyawa heterosiklik aromatik adalah senyawa siklik yang memiliki dua atau lebih unsur yang berbeda dalam cincin. sulfonasi. Beberapa reaksi substitusi benzena adalah halogenasi. obat ketombe) 4. 214 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . turunan benzena tersebut juga dapat mengalami reaksi lebih lanjut. Tuliskan struktur senyawa polisiklik berikut. dan trofena adalah senyawa aromatik heterosiklik yang memiliki lima anggota dalam cincin. contohnya kuinolina dan isokuinolina. Rangkuman 1. yaitu suatu basa lemah dengan cincin bermuatan positif parsial. 10. 9. halogenasi. Tuliskan persamaan reaksi beserta strukturnya antara 1–nitronaftalena dan asam asetat dengan katalis CrO3 membentuk asam 3–nitro–1.

dan obat-obatan. Anda juga telah memahami hubungan struktur dengan kereaktifan senyawa aromatik tersebut. pewarna. sifat. dan kegunaan senyawa benzena dan turunannya serta senyawa aromatik lainnya. Misalnya. sifat-sifat khas dari senyawa aromatik tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aplikasi. Pada bab ini Anda telah mempelajari struktur.Peta Konsep Aromatik terdiri atas atau rumus molekul (C6H6) Benzena mengalami Halogenasi Nitrasi Reaksi Subtitusi antara lain Sulfonasi Asilasi Friedel -crafts menghasilkan Turunan benzena rumus molekul Polisiklik mengalami Reaksi subtitusi Reaksi reduksi Reaksi oksidasi antara lain Halogenasi Sulfonasi Cincin 6 anggota yaitu Heterosiklik Senyawa siklik yang mengandung atom lain selain atom C dan H antara lain Poliaromatik Cincin 5 anggota Halogenasi mengalami Reaksi substitusi antara lain Nitrasi Sulfonasi Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 7 ini? Bagian manakah dari materi Bab 7 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. diskusikan dengan teman atau guru Anda. Bagaimana menurutmu aplikasi senyawa benzena dan turunannya serta senyawa aromatik lainnya di alam? Kemudian. sebagai zat aditif. tata nama. baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam industri atau perdagangan. dampak apa yang Anda ketahui dari penggunaan produk yang mengandung senyawa aromatik ini baik dari segi keuntungan maupun kerugiannya? Senyawa Aromatik 215 . Seperti yang telah Anda ketahui. pestisida. sekaligus menerapkan aturan tata namanya.

sikloalkena C. Hal ini disebabkan . A. C H C.3–dinitrobenzilalkohol Anilin merupakan senyawa turunan benzena dengan rumus kimia . 1. Panjang ikatan karbon-karbon dalam molekul benzena adalah . 0. A.124 nm B.. 0... dan tiofena dikenal sebagai senyawa golongan .3–dinitro–5–karboksilbenzena D. asam 1. isomeri D.. cincin benzena stabil E. Toluena.. parafin D. A.. H3C O C O 4..16 nm E... D. COOH HO C O OH E.154 nm Struktur benzena dapat digambarkan dalam dua bentuk struktur seperti berikut. OH B. tidak dapat diadisi D. Ebtanas 1999: Turunan benzena berikut yang disebut asam orto– hidroksibenzoat adalah . OH 3. 1. H3C H2 C H2 C H C C H2 C H2 C CH3 6. asam 3. 0. NH 2 E. NO2 O B. energinya lebih kuat dari alkena B. polisiklik Di antara sifat-sifat benzena berikut..5–dinitrobenzoat E..134 nm. kondensasi B. yang merupakan akibat langsung dari kestabilan cincin dengan elektron terdelokalisasi adalah . fenol. oktenilbenzena B.. HO C O 5. rasemasi Ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. 1..5–dinitrobenzoat B.. 7. A... heterosiklik E.. 0. tautomeri C. A. pentil benzilpropena 216 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .139 nm D. A... CH3 2. A. panjang ikatannya berbeda Senyawa berikut memiliki nama . kecenderungan menjalani reaksi substitusi daripada reaksi adisi atau kondensasi Panjang ikatan C–C adalah 0.3. A...3–dinitrobenzoat C..154 nm dan C=C adalah 0. tidak memiliki sifat konduktor listrik C. 3–fenil–2–oktena C...134 nm C. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. aromatik B. OH 9. terdelokalisasi C. 8. 0. 1.. ketahanan terhadap serangan kimia dari suatu pereaksi E. resonansi E. A. Senyawa aromatik berikut.. HO C O OH HO C. Struktur tersebut menyatakan gejala .Evaluasi Kompetensi Bab 7 A. titik didih rendah D. perubahan entalpi pembentukan standar berharga positif B. HO C O D. O2N NO2 Menurut IUPAC diberi nama ..

A. Senyawa 1. oksidasi B. C6H5CH2Cl D. OCH3 H2 H2 C C NH2 OCH3 H3CO 11. suatu asam kuat D. A. spesi yang mula-mula menyerang molekul benzena adalah . Jika gas klorin dialirkan ke dalam toluena yang mendidih. C6H5CH2COCl E. campuran H2SO4 pekat dan HNO3 pekat D. NO2+ E. p–klorotoluena E. NO2 COOH NO2 COOH E.... HSO4– – C. Cl CH2 CH2 D.. 4 B. 2 E.. NO2 Jenis reaksi benzena dengan HNO3 dalam asam sulfat pekat adalah . fenil klorida C. Cl COOH C. A.. Benzena direaksikan dengan asam sulfat pada kondisi tertentu menurut persamaan berikut. gas klorin B. NO2 B. 1 D. 14. D. Cl + Cl O NO2 NO2 Senyawa Aromatik 217 . A.D.. benzil klorida B.. hasil reaksi diolah dengan larutan asam.. A.. isooktenilbenzena E. larutan KMnO4 dalam basa E.... A. larutan I2 dan NaOH dalam air C. dengan struktur sebagai berikut. Senyawa ini tergolong turunan benzena dari . alkohol E.. Kemudian. 12. A.. C6H5OCOCH3 B. keton B. eter C. m–klorotoluena 17. HNO3 B. Cl NO2 + C. A. NO3– D. A. adisi GRE Test 2000: Nitrasi klorobenzena (C6H5–Cl) oleh campuran HNO3 dan H2SO4 menghasilkan produk utama . karboksilat D.. H3OS NO2 + HCl 15.. larutan H2O2 18... asam sulfat bertindak sebagai . A. Meskalina adalah salah satu obat penenang.. aldehid Jumlah isomer dari dinitrobenzena adalah . C6H5CH2OCOCH3 19. 6 C. benziloktena 10. zat pengadisi E.. eliminasi D.. 13. o–klorotoluena D... Hasil reaksi antara fenilmetanol (C6H5–CH2OH) dan etanoil klorida (CH3COCl) adalah . NO2 B. esterifikasi C. C6H5COCH3 C. zat pendehidrasi B. C6H6(aq) + H2SO4(aq) ⎯→ C6H5SO3H(aq) + H2O( ) Pada reaksi ini. oksidator C.. Produk yang dihasilkan adalah . Di antara pereaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah . 3 Jika benzena dinitrasi dengan menggunakan campuran HNO3 dan H2SO4 pekat. zat pensubstitusi 16. CH3 C OH E. akan dihasilkan ..2–dimetilbenzena direaksikan dengan larutan KMnO4 panas dalam suasana basa... substitusi E...

asam benzoat B. OCH2CH3 E.. A. CH2NH2 E. CONH2 B. fenol C. N2+Cl- C. kecuali . nitrobenzena D. A. NH2 E.. A. OCH2CH3 25. A. bromobenzena 26. nitrobenzena 22. anilin B. Br CH3 CH3 C. Jika fenilamina diolah dengan larutan NaNO2 dalam air bersama HCl pada 0°C... OH D. produk yang dihasilkan adalah . CH2Br CH3 24.... yaitu . CH2OH CH3 C. A. CH3 CH3 Br OH Br 21. klorobenzena B.. BHA E.20.. NHCH 3 Br C. NO2 D. propilgalat 218 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . fenol D.. NO E. kemudian dipanaskan hingga 60°C.. BHT D.. Zat aditif berikut digunakan sebagai pengawet makanan dan berperan sebagai antioksidan.. metionin 27.. A. CH2Br CH3 Br 23. sakarin B. A.. CH2CH3 B.. A. Senyawa turunan benzena berikut yang dapat bereaksi dengan basa membentuk garam adalah . kumarin E. Di antara senyawa berikut yang dapat digunakan untuk membuat garam diazonium jika direaksikan dengan HNO2 pada 5°C adalah . Br CH3 CH3 B. paraben C.. indigotin D. kafein C. terbentuk dua isomer dari senyawa monobromobenzena.. CHO CH 3 B. UMPTN 1999 A: Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan .. asam benzoat C.. NH2 D. CH3 NH 2 Br D. Senyawa berikut yang tergolong pemanis makanan yang diizinkan oleh Depkes adalah .. Di antara zat berikut yang akan membentuk asam benzoat jika dioksidasi adalah .. anilin E.. Jika metilbenzena direaksikan dengan bromin dengan bantuan katalis. benzaldehida E..

asam 3. A... sevin C. Produk utama yang diperoleh jika senyawa fenantrena berikut dioksidasi dalam suasana asam adalah .. A. C. Pewarna tekstil yang berwarna biru adalah .4. 3–metil–9. Nama yang tepat menurut IUPAC adalah . 2–sulfon–5–aminonaftelena C. 5–metil–9–fenantrolin C.10–fenantrakuinon B. Nama umum dari senyawa berikut adalah asam 1. fenantradehida 34. Nama sistematis (IUPAC) dari propilgalat sebagai pengawet makanan adalah .... 3–metiltiofena C. C. 4–metilpirola E. 30. 3–metil–9. 1–propil–3. A.. asam 3–fenantroat E.. Senyawa heterosiklik berikut. Menurut IUPAC diberi nama . 6–sulfonaftalenamino 33..4.5–trihidroksibenzoat E. asam 4'–dimetilaminoazobenzena–4–sulfonat C.10–dihidroksifenantrena D... memiliki rumus struktur ..6– cleve digunakan sebagai zat warna tektil. B. E.5–T 32.4. E. DDT B.. 8–amino–3–sulfonaftalena D. ftalosianin D. Parasetamol banyak digunakan sebagai obat penurun panas. Senyawa Aromatik 219 ... A. D.28.5–trihidroksi–1–propil benzoat C. 3–metilfuran B. Senyawa berikut yang bukan insektisida adalah . indigotin E. A. asam 3. brom timol biru B. baygon E. 2. 1–amino–6–sulfonaftalena B. asam polihidroksibenzoat D. A... 5–aminonaftalenasulfonat E. metilfiranosa 35.5–trihidroksi benzoat B. B. A. paration D.4....4.. D.. asam 3.. Senyawa berikut yang merupakan basa paling kuat adalah . 3–metilpirola D. p–hidroksiazobenzena 31. A..5–trihidroksibenzoat n–propil ester 29.

CH3 + N CH3 N H 6. 1. dengan aturan IUPAC. a. Berdasarkan pemahamanmu tentang reaksi gugus fungsi. setiap reaksi menggunakan katalis. CH3 NH2 NH2 OH COOH NH2 COOH HO CH3 CH3 4. meta–. O HO H N C CH3 5. a. Apakah nama kimia panadol menurut IUPAC? b. HO CH CH H2 C CHO 220 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . + HBr Br b. Dengan catatan. Termasuk gugus fungsional apakah panadol itu? Tuliskan nama senyawa berikut berdasarkan sistem IUPAC. (b) natrium. + Br2 N FeBr3 FeCl3 3. Ramalkan produk utama dari reaksi berikut.B. a. + Cl2 b. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. perkirakan reaksi senyawa berikut dengan (a) air brom. Lengkapi dan setarakan persamaan berikut. Obat panadol mempunyai struktur molekul sebagai berikut. CH3 N H2N N N H N 2. Tuliskan nama senyawa berikut menggunakan kata depan orto–. para–.

struktur genetis DNA. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. Setelah mempelajari bab ini. Adapun pati.Bab 8 Sumber: www. protein. A. Makromolekul Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. penggolongan. atau gabungan siklik dan rantai. Protein 221 .canamplastics. tata nama. dan plastik. rantai.com Plastik terbuat dari makromolekul polimer. dan karbohidrat adalah senyawa makromolekul alami. dan makromolekul. dan sifat dari senyawa makromolekul itu? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Bagaimanakah struktur. Polimer B. Anda tentu telah mengenal merk-merk produk. dan protein). Polimer diartikan sebagai senyawa yang memiliki massa molekul besar membentuk rantai dengan satuan berulang. karet alam. Senyawa yang tergolong makromolekul adalah polimer dan biomolekul (karbohidrat dan protein). Karbohidrat C. penggolongan. teflon. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. dapat berupa siklik (cincin). benzena dan turunannya. seperti nilon. karbohidrat. Semua itu merupakan bahan sintetis yang tersusun dari senyawa makromolekul. Makromolekul adalah senyawa yang memiliki ukuran sangat besar.

2c) (a) (b) (c) Gambar 8. 2. Sekali ikatan silang dibentuk. karbohidrat. 3. yaitu polimer termoset dan termoplastik. Apakah yang dimaksud dengan monomer? Karbohidrat mengandung gugus aldehid. dibentuk melalui polimerisasi molekul etilena. 1. polimer menjadi lebih tegar. Polimer ini meleleh jika dipanaskan dan dapat dimodelkan ke dalam berbagai bentuk. Polimer Polimer didefinisikan sebagai senya a yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai. Polietilena adalah polimer rantai lurus karena membentuk ikatan karbon-karbon yang memanjang. CH2 = CH2 ⎯⎯ → Etilena (etena) H2 C C H2 C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C n Polietilena Gambar 8.2a) atau bercabang (Gambar 8. dan protein digolongkan ke dalam senyawa makromolekul? A. Jelaskan oleh Anda salah satu cara mengidentifikasi karbohidrat. katan silang yang banyak dan kuat akan menghasilkan polimer termoset. Misalnya polietilena.Tes Kompetensi Awal 1. Akibat pertumbuhan rantai.2 (a) Polimer rantai lurus dengan lipatan secara acak (b) Polimer dengan rantai bercabang (c) Polimer yang berikatan silang di antara rantai polimer Polimer plastis terdapat pada vulkanisasi karet akibat dari pemasokan rantai-rantai pendek dari atom belerang yang mengikat rantai polimer pada karet alam. Polimer yang berikatan silang antarrantai polimer bersifat lebih plastis. tersusun atas monomer yang berulang. entuk polimer lurus dan bercabang digolongkan sebagai polimer termoplastik. (Gambar 8. Jika jumlah ikatan silang relatif besar. polimer dapat berlipat secara acak (Gambar 8. yang memiliki massa molekul kecil. Mengapa polimer.2b). dan bentuknya dapat dipertahankan jika didinginkan. Polimer yang berikatan silang dapat menghubungkan antarrantai polimer. 222 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Ada dua jenis polimer berdasarkan sifatnya. Bentuk Polimer Polimer dibentuk melalui ikatan antarmonomer secara berulang. polimer ini akan mengambil bentuk yang tidak dapat diubah lagi jika sifat plastisnya tidak dirombak secara kimia.1 Setiap atom C dalam polimer rantai lurus mempunyai geometri tetrahedral.

3 Beberapa model kopolimer Kata Kunci • • • • • • • Monomer Polimer termoset Polimer termoplastik Homopolimer Kopolimer Polimerisasi adisi Polimerisasi kondensasi 3. Radikal bebas menjadi pemicu pada polimerisasi. Gambar 8. Kopolimer random mengandung satuan berulang secara acak. Polimerisasi adisi terjadi pada senya a yang memiliki ikatan rangkap. pakar kimia USA menggolongkan mekanisme polimerisasi ke dalam dua golongan. Polietilen adalah contoh homopolimer. Adapun kopolimer adalah polimer yang dibentuk oleh lebih dari satu jenis monomer. 1) Radikal Bebas Radikal bebas biasanya dibentuk melalui penguraian zat kurang stabil dengan energi tertentu. dibentuk hanya dari monomer etilena. Ada kopolimer blok. Pembentukan Polimer Carothers. → R• + H2C = CHX ⎯⎯ R – CH2 – CHX• Tahap perambatan adalah perpanjangan (elongasi) radikal bebas yang terbentuk pada tahap pemicuan dengan monomer-monomer lain: → R – CH2 – CHX• + CH2=CHX ⎯⎯ R – CH2 – CHX – CH2 – CHX• Tahap pengakhiran dapat terjadi dengan cara berikut. perambatan. akan terbentuk kopolimer. Polimerisasi adisi melibatkan reaksi rantai. Kopolimer blok terjadi dalam blok-blok tertentu dengan panjang berbeda. yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. seperti ditunjukkan pada Gambar 8. Zat pemicu berupa senyawa peroksida. Jika radikal bebas dinyatakan dengan R• dan molekul monomer dinyatakan dengan CH2=CHX maka tahap pemicuan dapat digambarkan sebagai berikut. Polimerisasi Adisi Polimerisasi adisi terjadi dalam tiga tahap. seperti etena.4 Dibenzoil peroksida mudah menjadi radikal bebas. Polimerisasi kondensasi adalah reaksi dua molekul bergugus fungsi lebih dari satu menghasilkan molekul besar dengan gugus fungsi yang juga lebih dari satu diikuti penyingkiran molekul kecil. dan pengakhiran. Makromolekul 223 . Oleh karena pembawa rantai dapat berupa ion atau radikal bebas maka polimerisasi adisi digolongkan ke dalam polimerisasi radikal bebas dan polimerisasi ion. CH3 → CH2=CH2 + CH2=CH–CH3 ⎯⎯ [(–CH2–CH2–)x (–CH2–CH–)y] [–A–B–B–A–B–B–B–B–A–A–] Kopolimer acak [–A–B–A–B–A–B–A–B–A–B–] Kopolimer beraturan [–A–A–A–B–B–B–A–A–A–B–] Kopolimer blok [–A–A–A–A–A–A–A–A-A–A–] B B–B–B–B–B–B– Kopolimer cangkok Kopolimer dapat digolongkan kembali berdasarkan pada cara momoner disusun sepanjang rantai polimer. Kopolimer cangkok mempunyai rantai satu satuan berulang yang dicangkokkan pada rantai utama polimer lain.3. seperti dibenzoil peroksida dan azodiisobutironitril. ⎯→ R CH2 – CHX• + • XHC – H2C R ⎯ R CH2– CHX – XHC – H2C R atau melalui reaksi disproporsionasi: → R CH2–CHX• + •XHC–H2C R ⎯⎯ R CH2–CH2X + XHC=HC R Gambar 8. yaitu pemicuan. Penyebab reaksi rantai dapat berupa radikal bebas atau ion. Homopolimer dan Kopolimer Homopolimer adalah polimer yang tersusun dari monomer yang sama (tunggal). ada juga kopolimer cangkok baik random maupun teratur. Kopolimer teratur mengandung satuan berulang yang bergantian secara teratur. Jika etilena (CH 2=CH 2) dan propilena (CH 2=CH–CH 3) digabungkan membentuk polimer. a.2.

Dalam polimerisasi kation. pembawa rantai dapat berupa ion karbonium (polimerisasi kation) atau ion karbanion (polimerisasi anion). stoking sulit diperoleh hingga Perang Dunia II berakhir. Radikal bebas yang mantap ini tidak dapat memicu polimerisasi lebih lanjut. H H3C C X ++ → H2C = CHX ⎯⎯ H H H2 H2 C C C C+ X X 224 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Katalis untuk reaksi ini adalah asam Lewis. Kuinon dapat bertindak sebagai zat penghambat bagi banyak sistem polimerisasi sebab kuinon bereaksi dengan radikal bebas menghasilkan radikal yang mantap akibat resonansi. seperti HCl.1 Nomor 1 2 3 4 5 6 Beberapa Singkatan Polimer Singkatan PET HDPE PVC LDPE PP PS Polimer Polyethyleneterephthalate High density polyethylene Polyvinyl chloride o density polyethylene Polypropylene Polystyrene Perambatan berupa adisi monomer terhadap ion karbonium. H2SO4. sebaliknya polimerisasi kation paling baik dilakukan pada suhu rendah. Tabel 8. 2) Polimerisasi Ionik Polimerisasi adisi dapat terjadi melalui mekanisme yang tidak melibatkan radikal bebas. monomer pembawa rantai adalah ion karbonium. Persamaannya: R → CH2 – CHX• + O2 ⎯⎯ R – CH2 Gambar 8. CH2X – O – O– Sekilas Kimia Nilon Nilon merupakan suatu jenis polimer sintetik yang diciptakan pada 1935 oleh Wallace Carothers di DuPont. Nilon merupakan polimer pertama yang sukses secara komersial dan merupakan serat sintetik pertama yang dibuat seluruhnya dari bahan anorganik (batu bara. Polimerisasi tidak akan berlanjut sebelum seluruh zat penghambat habis terpakai. Penghambat bereaksi dengan radikal bebas ketika radikal bebas terbentuk. air. Dalam hal ini. prosesnya hampir sama dengan perambatan pada radikal bebas. dan asam kuat lainnya. SnCl4. Produk pertama adalah sikat gigi berbulu nilon (1938). Nilon digunakan sebagai bahan parasut setelah Amerika Serikat memasuki Perang Dunia II (1941). dan HClO4. Nilon tersusun atas monomer yang dihubungkan dengan ikatan peptida (ikatan amida) dan sering diistilahkan dengan poliamida (PA). polimerisasi 2–metilpropena berlangsung optimum pada –100oC dengan adanya katalis BF3 atau AlCl3.Sumber: Chemistry: The Central Science. 2000 Laju polimerisasi dapat dikendalikan dengan menggunakan zat penghambat (inhibitor) dan pelambat (retarder). tahap pemicuan dapat digambarkan sebagai berikut. dilanjutkan dengan stoking untuk wanita pada 1940. Dalam polimerisasi yang dikatalis oleh asam. TiCl4. Polimerisasi radikal bebas memerlukan energi atau suhu tinggi. BF3. Oleh karenanya. Cara kerja zat pelambat adalah melalui persaingan dengan monomer untuk bereaksi dengan radikal bebas sehingga laju polimerisasi menurun. Polimerisasi kation terjadi pada monomer yang memiliki gugus yang mudah melepaskan elektron.5 Pada kemasan plastik biasanya terdapat simbol di bagian bawahnya. H2SO4. Gas ini kurang reaktif dibandingkan dengan penghambat. seperti AlCl3. proton dialihkan dari asam ke monomer sehingga menghasilkan ion karbonium (C+). simbol tersebut menunjukkan komposisi polimernya. dan udara). Pada tahap pemicuan. Misalnya. H → HA + H2C = CHX ⎯⎯ H3C C + + A– X HA adalah molekul asam. Zat pelambat yang biasa digunakan adalah gas oksigen.

6 Petugas pemadam kebakaran selalu memakai pakaian tahan api yang terbuat dari polimer.2–diol (etilen glikol). Contohnya adalah kalium amida (KNH2) yang dalam pelarut amonia cair dapat mempercepat polimerisasi monomer CH2=CHX dalam amonia. yaitu: H H2 H2N C C:. H H H2 → C ⎯⎯ H2N C C:X Sumber: Chemistry: The Central Science. dan feniletena (stirena). H2N + H2C – X Perambatan merupakan adisi monomer pada karbanion yang dihasilkan. Namun demikian. Polimerisasi Kondensasi Polimerisasi kondensasi melibatkan penggabungan molekul kecil membentuk molekul besar melalui reaksi kondensasi. monomer pembawa rantai adalah suatu karbanion (C–). Misalnya. sebab tidak ada gugus fungsi lagi yang dapat membentuk polimer. aril. alkil. Dalam hal ini. Katalis yang dapat dipakai adalah logam alkali. Jika etanol dan asam asetat dipanaskan dengan sedikit asam sulfat pekat. reaksi antara dua monomer asam heksanadioat (asam adipat) dan etana–1. monomer pembawa rantai adalah yang memiliki gugus dengan keelektronegatifan tinggi. dan amida logam alkali. jika setiap molekul pereaksi mengandung dua atau lebih gugus fungsional maka reaksi berikutnya boleh jadi terbentuk. Proses paling sederhana adalah penggabungan ion karbonium dan anion pasangannya (disebut ion lawan). atau alkohol akan mengakhiri pertumbuhan rantai. O C HO O HO (CH2)4 C + OH CH2 CH2 OH HO O C (CH2)4 C O Kata Kunci • • • Laju polimerisasi Polimerisasi radikal bebas Polimerisasi ionik OH O CH2 CH2 + H2O Makromolekul 225 . Seperti polimerisasi kation. 2000 Gambar 8. seperti propenitril (akrilonitril). b. H H H2 H2 → C C C C+ + A– ⎯⎯ X X H H2 C C X H H2 C C X A Dalam polimerisasi anion. Kalium amida akan terionisasi kuat sehingga pemicuan dapat berlangsung seperti berikut. 2–metilpropenoat (metil metakrilat). jika terdapat sedikit air.+ H2C H H H2 → C ⎯⎯ H2N C C H2 C H C:- X X X X Proses pengakhiran pada polimerisasi anion tidak begitu jelas seperti pada polimerisasi kation sebab penggabungan rantai anion dengan ion lawan (K+) tidak terjadi. akan terbentuk ester etil asetat disertai penyingkiran molekul air. Reaksi esterifikasi akan berhenti.Pengakhiran rantai dapat terjadi melalui berbagai proses. reaksi polimerisasi anion optimum pada suhu rendah. karbon dioksida. Namun demikian.

Cara menghentikan reaksi yang lebih kekal adalah dengan menggunakan penghentian ujung. Gambarkan struktur rantai polikarbonat yang terbentuk dari reaksi di atas. Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol (BPA) dan fosgen (COCl2). a.92 g cm–3. Oleh karenanya. Misalnya. polimerisasi kondensasi berbeda dengan polimerisasi adisi. O O O O O O O n c. penambahan sedikit asam asetat pada reaksi pertumbuhan polimer. sekali asam itu bereaksi dengan ujung rantai yang sedang tumbuh maka tidak akan terjadi lagi reaksi lebih lanjut. Pada polimerisasi kondensasi tidak terjadi pengakhiran. Monomer apa yang digunakan untuk membuat polimer berikut? Sebutkan jenis polimerisasinya? a. reaksi polimerisasi dapat dikendalikan dengan mengubah suhu.94 g cm–3. Jadi. baik pada ujung hidroksil maupun pada ujung karboksil. Selain dengan asam asetat. Misalnya. tetapi polimerisasi dapat mulai lagi jika suhu dinaikkan. Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi untuk menghentikan pertumbuhan polimer dari reaksi asam adipat dan etilen glikol menggunakan asam asetat. CH3 HO C CH3 NaOH → + COCl2 ⎯⎯⎯ Polikarbonat + NaCl + H2O Katalis OH b. Ada dua jenis polietilen. Persamaan reaksinya: Kerjakanlah di dalam buku latihan. Jadi. F F F F F F n 2. yaitu polietilen massa jenis tinggi (0. Oleh karena asam asetat bergugus fungsional tunggal. senyawa apa lagi yang dapat digunakan? Tes Kompetensi Subbab 1. polimer bercabang dengan rantai samping pendek). Sebutkan jenis polimerisasinya: adisi atau kondensasi? 226 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . A 3. Polikarbonat merupakan polimer termoplastik yang digunakan dalam lensa kacamata plastik. polimer linear) dan polietilen kerapatan rendah (0. Polimerisasi berlangsung terus sampai tidak ada lagi gugus fungsi yang dapat membentuk polimer. Bagaimana struktur dari kedua polimer ini? Jelaskan. b. reaksi dapat dihentikan dengan cara didinginkan.Dapat dilihat bahwa hasil reaksi masih mengandung dua gugus fungsional. Namun demikian. polimerisasi yang sedang berlangsung dapat dikendalikan. Massa molekul bertambah secara bertahap dan waktu reaksi sangat lama jika diharapkan massa molekul polimer yang terbentuk sangat besar. CH3 H2 C CH3 H2 C CH3 n Fenol digunakan untuk menghentikan pertumbuhan polimer. reaksi berikutnya dengan monomer dapat terjadi. Polimer yang terbentuk mengandung satuan berulang (–OCH2–CH2– OOHCH–(CH2)4–CO–).

manosa. dan liksosa merupakan suatu pentosa. a. c. b. Karbohidrat terbentuk pada proses fotosintesis dengan bantuan energi matahari. tetapi juga dapat dibedakan dari jumlah atom karbonnya. sedangkan monosakarida yang mengandung gugus keton disebut ketosa (keton dan -osa). Karbohidrat Karbohidrat merupakan makromolekul yang paling banyak ditemukan di alam dengan rumus umum Cn(H2O)m. dan heksa–. O C H H C O H C OH HO CH2 HO C H H2C OH Kata Kunci • • Polihidroksi aldehid Polihidroksi keton D-gliseraldehid L-gliseraldehid Beberapa monosakarida ditunjukkan berdasarkan jumlah atom karbon. Glukosa. Energi matahari nCO2(g) + mH2O( ) ⎯⎯⎯⎯⎯ Cn(H2O)m + nO2 → Pengubahan energi matahari menjadi energi kimia dalam biomolekul menjadikan karbohidrat sebagai sumber utama energi metabolit untuk organisme hidup. 1997 Gambar 8. suatu monosakarida dengan tiga atom karbon. Berdasarkan gugus fungsi. Cermin Sumber: Botany. oligosakarida. Karbohidrat didefinisikan sebagai senya a polihidroksialdehid atau polihidroksi-keton dan turunannya. dan polisakarida. galaktosa. Suatu monosakarida tidak hanya dibedakan berdasarkan gugus fungsinya. Monosakarida Monosakarida merupakan sakarida paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi molekul lebih sederhana secara hidrolisis. khususnya –gliseraldehida. Berdasarkan jumlah atom karbon. penta–. dan fruktosa merupakan suatu heksosa. Makromolekul 227 . xilosa.B. Semua monosakarida lain dianggap sebagai turunan dari triosa. Treosa dan eritrosa merupakan suatu tetrosa. 1. monosakarida digolongkan ke dalam tri–. Ribosa. tetra–. Karbohidrat digolongkan ke dalam monosakarida. seperti berikut ini. Contohnya adalah triosa. Monosakarida paling sederhana adalah gliseraldehida (suatu aldosa) dan isomernya adalah dihidroksiaseton (suatu ketosa).7 Proses fotosintesis yang terjadi pada daun menghasilkan karbohidrat. monosakarida yang mengandung gugus aldehid disebut aldosa (aldehid dan -osa). arabinosa.

Kedua isomer tersebut dikenal 228 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .9 Glukosa membentuk cincin enam glukopiranosa. Adapun ketosa seperti fruktosa membentuk cincin furanosa lingkar lima. Gambar 8. Gugus aldehid atau keton diarahkan ke atas dan gugus –OH terakhir diarahkan ke bawah atau ke atas. Kerangka karbon digambarkan secara siklik.CHO H OH CH2OH D-gliseradehid CHO H OH H OH CH2OH D-eritrosa CHO OH H H OH CH2OH D-treosa H H H CHO OH OH OH CH2OH D-ribosa OH H H CHO H OH OH CH2OH H HO H CHO OH H OH CH2OH OH OH H CHO H H OH CH2OH D-arabinosa D-xilosa D-liksosa H H H H CHO CHO CHO CHO OH OH H OH HO H H H OH HO HO H OH H H OH H OH OH H OH H OH H OH OH H OH CH2OH CH2OH CH2OH CH2OH D-altrosa D-glukosa D-manosa H H HO H CHO CHO OH HO H H OH OH HO H H H OH OH CH2OH CH2OH D-idosa H HO HO H CHO CHO OH HO H HO H H H HO H H OH OH CH2OH CH2OH D-talosa D-alosa D-gulosa D-galaktosa Gambar 8. gugus –OH dituliskan ke arah kanan untuk –isomer atau ke arah kiri untuk –isomer.8 Penggolongan monosakarida berdasarkan jumlah atom karbonnya Struktur molekul monosakarida ditulis berdasarkan pengajuan dari Emil Fischer. Suatu aldosa seperti glukosa membentuk cincin piranosa lingkar enam. Dua isomer berbeda pada gugus –OH yang terikat pada atom C1. Pada struktur linear.

pati. Makromolekul 229 . tetapi umumnya sampai delapan monomer. dan glikogen. Ikatan yang menghubungkan kedua monosakarida itu disebut ikatan glikosida. ditemukan menyatu dengan glukosa dalam bentuk disakarida. glukosa sering disebut gula darah sebab glukosa diketahui dalam aliran darah cukup melimpah. memiliki rumus molekul sama seperti glukosa. Jumlah maksimum monomer yang tergolong oligosakarida tidak pasti. Disakarida terdiri atas dua monosakarida. yaitu rotasi optik dengan nilai yang khas untuk setiap sakarida.sebagai bentuk alfa (a ) dan bentuk beta (b). Jika suatu sakarida dilarutkan dalam air. dibentuk dengan cara kondensasi gugus hidroksil pada atom karbon nomor satu dengan gugus hidroksil dari salah satu atom karbon nomor 2. Fruktosa yang terdapat pada buah-buahan dan madu merupakan monosakarida. fruktosa paling manis.10 Fruktosa melangsungkan reaksi reversibel menghasilkan bentuk isomer a dan isomer b dari cincin lima fruktofuranosa. Kata Kunci • • Mutarotasi Ikatan glikosida Gambar 8. atau 6 pada monosakarida yang lain. Jika dalam 100 mL urine terdapat sekitar 8 – 10 g glukosa maka dapat diduga orang itu berpenyakit diabetes. Peristiwa mutarotasi disebabkan perubahan bentuk dari isomer a menjadi isomer b atau sebaliknya. Darah manusia normal mengandung sekitar 1 g L–1. 2. Glukosa (C6H12O6) dinamakan juga dekstrosa adalah komponen dari polisakarida seperti selulosa. akan terjadi peristiwa yang disebut mutarotasi. Dalam medis. tetapi mengandung keton sebagai gugus fungsionalnya. Fruktosa dua kali lebih manis dibandingkan dengan sukrosa dengan berat yang sama. Keduanya berbeda pada atom karbon pertama (C1) dalam hal posisi gugus –OH. 4. Oligosakarida dan Polisakarida Dua atau lebih monosakarida bergabung membentuk suatu senyawa dinamakan oligosakarida. Di antara semua sakarida. Fruktosa disebut juga levulosa atau gula buah. Orang yang berpenyakit diabetes tidak dapat mengasimilasi dan mengeliminasi glukosa melalui ginjal.

230 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . kitosan. Sukrosa Maltosa Laktosa H2O ⎯⎯ glukosa + → Polisakarida terdiri atas rantai monosakarida. Glikogen Glikogen adalah homopolisakarida nutrien bercabang. A.11 Struktur molekul selulosa. disakarida tersebut adalah sukrosa. glikogen ditemukan dalam hati dan otot. pati. serabut paralel. useful of kitosan has been testing as presertive for the food. 3. terdiri atas monomer b-D-glukosa melalui ikatan b-1. sukrosa D. Maltosa adalah disakarida yang dibangun dari dua glukosa. yang merupakan karbohidrat cadangan. Dalam dinding sel tanaman. (C) UNAS 2005–2006 Gambar 8. Polisakarida nutrien berperan sebagai sumber cadangan monosakarida. which has potentially as poison.. jembatan oksigen terbentuk antara atom karbon nomor 1 dan atom karbon nomor 4 dari –glukosa lain. dari beberapa ratus sampai ribuan unit glukosa. Dalam maltosa. dan glikogen. terbentuk dari monomer b– –glukosa melalui ikatan b(1 → 4) glikosida. laktosa terbentuk dari –galaktosa dan –glukosa. kondroitin.Catatan Note Saat ini kitosan sedang diuji kegunaannya sebagai pengawet pada makanan. Fruktosa Glukosa Sukrosa Mahir Menjawab Hidrolisis suatu disakarida menghasilkan glukosa dan fruktosa. 2. juga protozoa dan bakteri. sejumlah besar selulosa bergabung membentuk rantai silang. atau bundel yang merupakan rantai tersendiri. Disakarida tersebut adalah . substitution of formalin. Panjang rantai beragam. Selulosa merupakan polimer tidak bercabang. Polisakarida yang termasuk golongan ini adalah paramilum. Ikatan yang terbentuk dinamakan ikatan 1 → 4 glikosida.. Polisakarida yang termasuk golongan ini adalah selulosa (ditemukan dalam dinding sel tanaman). fruktosa H2O ⎯⎯ glukosa + → glukosa ⎯⎯ galaktosa → H2O + glukosa Jadi. dinamakan sukrosa atau gula tebu. terdiri dari satuan glukosa berikatan → dan → . maltosa Pembahasan Disakarida dan hasil reaksi hidrolisis: 1. Glikogen umumnya ditemukan dalam hampir semua sel hewan. Polisakarida struktural berfungsi sebagai pembangun komponen organel sel dan sebagai unsur pendukung intrasel. pengganti formalin yang berpotensi sebagai racun. dan asam hialuronat.. Polisakarida dapat digolongkan ke dalam dua kelompok besar secara fungsional.4-glikosida b. galaktosa E. Pada manusia dan vertebrata. laktosa B. Selulosa Selulosa merupakan polisakarida yang banyak dijumpai dalam dinding sel tanaman. selulosa C. yaitu polisakarida struktural dan polisakarida nutrien. Nowadays. a. Adapun. Fruktosa dan glukosa juga dapat membentuk suatu disakarida.

Jumlah kedua polisakarida ini berbeda bergantung pada jenis pati. Sumber: wikipedia. c.Glikogen tersusun dari jutaan glikosil yang terikat dengan ikatan 1 → 4 glikosida membentuk rantai panjang. Pada kentang.13 (a) Struktur heliks dari amilum (b) Ikatan a -1. Perhatikan Gambar 8. Rantai polisakarida ini membentuk untai heliks. Granula pati mengandung campuran dari dua polisakarida berbeda. Pati (Amilum) Pati adalah polisakarida nutrien yang ditemukan dalam sel tanaman dan beberapa mikroorganisme. Pada titik percabangan membentuk ikatan 1 → 6. dan tumbuhan lain yang banyak mengandung pati memiliki kandungan amilopektin 75–80% dan amilosa 20–25%. Intensitas warna biru yang dihasilkan bergantung pada kandungan amilosa yang terdapat dalam pati. Pati selalu terdapat dalam sel tumbuhan berbentuk granula. Komponen amilosa pati merupakan polisakarida tak bercabang terdiri atas glukosa dan ribuan satuan glikosil yang terikat pada 1. pati memiliki kesamaan dengan glikogen (glikogen disebut pati hewan). Dalam beberapa hal.13. amilosa dan amilopektin. bentuk ini berdiameter beberapa mikron. (a) (b) Gambar 8. jagung.4– glikosida.12 Sapi dapat mencerna rumput sebab memiliki enzim selulose yang dapat memutuskan ikatan b-glikosida pada selulosa.org Gambar 8. Hal ini disebabkan terjadinya koordinasi antara ion iodida di antara heliks. Jadi.4-glikosida (c) Kompleks pati-iodin (c) Sumber: Chemistry: The Central Science. strukturnya menyerupai pohon. 2000 Makromolekul 231 . Jika pati direaksikan dengan iodium akan muncul warna biru terang.

seperti gugus hidroksi. Cincin warna ungu Sumber: www. Tes Kompetensi Subbab 1. dan keton. Tes Fehling Pereaksi Fehling terdiri atas dua macam larutan.3. 6. Tes Benedict Tes Benedict adalah larutan tembaga( ) sulfat. Jika dalam urine terdapat asam urat atau kreatinin. Kedua macam larutan ini disimpan secara terpisah dan dicampur ketika akan digunakan (lihat Gambar 8. Jika pereaksi ini ditambahkan ke dalam larutan glukosa. bergantung pada konsentrasi karbohidrat.14). Dalam suasana basa diendapkan sebagai Cu2O. senyawa ini dapat mereduksi Fehling. Tuliskan rumus struktur –glukosa dalam bentuk linear dan rumus proyeksinya menurut Fischer.s. ion Cu2+ direduksi menjadi ion Cu+. tetapi dengan pereaksi Benedict tidak terjadi reduksi. Sebutkan monomer dari laktosa. Larutan Fehling A adalah larutan CuSO4. H 2 O. Glukosa dapat mereduksi ion Cu2+ dari tembaga(II) sulfat menjadi ion Cu+. Pereaksi Benedict banyak digunakan untuk uji glukosa dalam urine dibandingkan pereaksi Fehling. yaitu larutan ehling A dan ehling . dan sukrosa. H+ Glikogen ⎯⎯⎯⎯ → H 2 O. 3.15 Cincin warna ungu terbentuk ketika karbohidrat direaksikan dengan pereaksi Molisch. sedangkan Fehling B adalah larutan kalium-natrium-tartrat dan NaOH dalam air. a. Beberapa sifat kimia karbohidrat dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa karbohidrat.14 Uji glukosa dengan Fehling b. kuning atau merah bata. natrium karbonat dan natrium sitrat. b. 2. Dalam identifikasi karbohidrat.olgastift. terutama dalam suasana basa. a. selanjutnya diendapkan sebagai Cu2O. Pada batas antara kedua lapisan itu terbentuk cincin warna ungu akibat terjadi reaksi kondensasi antara a–naftol dan furfural (furfural terbentuk akibat dehidrasi glukosa oleh H2SO4).uni-regensburg. panas Selulosa ⎯⎯⎯⎯ → 232 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Senyawa apakah yang terdapat dalam urine yang positif terhadap tes Benedict? Golongan senyawa apakah yang memberikan hasil positif terhadap tes Molisch? Apakah perbedaan antara pereaksi Barfoed dan Benedict? Dapatkah pereaksi Barfoed digunakan untuk membedakan fruktosa dengan sukrosa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Identifikasi Karbohidrat Sifat-sifat kimia karbohidrat berhubungan dengan gugus fungsi yang terdapat dalam molekul. Tes Molisch Tes Molisch terdiri atas larutan a –naftol dalam alkohol. → Cu2+ + Karbohidrat ⎯⎯ Cu+ → 2Cu+ + 2OH– ⎯⎯ Cu2O(s) + H2O Endapan merah bata Sumber: www. Tuliskan produk dari reaksi hidrolisis senyawa berikut. aldehid. c. maltosa.com Gambar 8.15). Monosakarida dan beberapa disakarida memiliki sifat reduktor.bw Gambar 8. 7. Endapan yang terbentuk dapat berwarna hijau. 5. Sifat reduktor ini disebabkan oleh adanya gugus aldehida atau keton bebas dalam molekul karbohidrat. B 4. kemudian ditambah H2SO4 pekat maka akan terbentuk dua lapisan zat cair (lihat Gambar 8.

dan Mg2+) atau mengandung molekul organik kompleks.C. Huruf akhir dari nama asam amino yang disatukan diganti dengan huruf l’. asam-asam amino diikat bersama melalui ikatan peptida. Zn2+. Kata Kunci • • Asam amino Ikatan peptida H H 2N – C – C H Glisin (Gly) O OH CH3 H 2N – C – C H Alanin (Ala) CH2 O OH H2C CH2 O N–C – C OH H Prolin (Pro) H3C CH3 CH O OH H 2N – C – C H Valin (Val) Makromolekul 233 . atau rantai samping. biasanya turunan dari vitamin.000 hingga puluhan ribu.16. Rantai samping menentukan sifat-sifat asam amino. Cu2+. Setiap asam amino berbeda dalam hal gugus R. yaitu ikatan C–N hasil reaksi kondensasi antara gugus karboksil dengan gugus amino dari asam amino lain. Perhatikan reaksi kondensasi berikut. nama dipeptidanya adalah alanilglisin. Selain tersusun atas asam amino. banyak protein juga mengandung komponen lain seperti ion logam (misalnya Fe2+. Struktur umum asam amino ditunjukkan pada Gambar 8. Protein Protein adalah polimer biologi yang tersusun atas molekul-molekul kecil (asam amino). Rentang massa molekul protein berkisar dari 6. H H2N C C O OH Gambar 8. Asam amino disebut juga asam a –amino yang merupakan monomer dari protein (polipeptida). 1. Suatu polipeptida (protein) adalah polimer yang dibentuk oleh sejumlah besar asam amino melalui ikatan peptida membentuk rantai polimer. Asam Amino Asam amino adalah molekul yang mengandung gugus amino (–NH2) dan gugus karboksil (–COOH). Penamaan dipeptida atau tripeptida disesusaikan dengan nama asam amino yang berikatan.16 Struktur umum asam amino a R Di dalam protein. jika alanin dan glisin menjadi dipeptida. Terdapat 20 macam asam amino yang ditemukan pada protein. yaitu molekul yang dibentuk melalui ikatan peptida dari dua asam amino. O H2N H C R1 C OH + H H N CH R2 O C OH H2N H C R1 Ikatan peptida O C H N CH R2 O C OH Reaksi tersebut merupakan contoh dipeptida. Contoh.

Sembilan dari asam amino bersifat nonpolar dan asam amino lainnya bersifat polar sehingga dapat terionisasi atau membentuk ikatan hidrogen dengan asam amino lain atau dengan air. Terdapat sepuluh macam asam amino esensial (asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh dan tidak dapat 234 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .CH3 S CH2 CH2 H 2N – C – C H O OH NH C = CH CH2 H2N – C – C H O OH H3C CH3 CH CH2 H 2N – C – C H O OH CH2 H 2N – C – C H O OH Metionin (Met) Triptofan (Trp) Leusin (Leu) Fenilalanin (Phe) O O C CH2 H 2N – C – C H O OH NH2 H3C OH CH OH O OH CH2 H2N – C – C H O OH C NH2 CH2 CH2 O OH H 2N – C – C H H 2N – C – C H Asparagin (Asn) Treonin (Thr) Serin (Ser) Glutamin (Gln) H2N OH HC – N CH C – NH CH2 H 2N – C – C H O OH CH2 H 2N – C – C H O OH C NH NH2 CH2 C2H4 O OH CH2 H 2N – C – C H O OH NH C2H4 CH2 H 2N – C – C H Tirosin (Tyr) Histidin (His) Arginin (Arg) Lisin (Lys) O O C CH2 H 2N – C – C H O OH OH C OH CH2 CH2 O OH SH O OH CH2 H 2N – C – C H O OH H3C CH3 CH H2N – C – C H H 2N – C – C H Asam aspartat (Asp) Asam glutamat (Glu) Valin (Val) Sistein (Cys) Nama-nama asam amino lebih dikenal dengan nama trivial daripada nama sistematisnya (IUPAC) sebab lebih sederhana dan mudah diingat. Singkatan nama asam amino diambil tiga huruf dari nama asam amino.

disintesis oleh tubuh.19 Alanin memiliki atom C kiral.5 Sumber: www. Cermin HCO2 H NH2 CH3 L-alanin CH3 D-alanin Sumber: Chemistry: The Central Science. Struktur sekunder adalah struktur dua dimensi dari protein. seperti tangan kiri dan tangan kanan yang berhadapan. yaitu atom karbon alfa yang mengikat empat macam gugus. treonin. disebut isomeri levorotary (l) atau (–). kecuali kemampuan membedakan arah putar bidang polarisasi. fenilalanin.gourmetsleuth. Tabel 8. 2000 Telur mengandung protein tinggi O C R Q P Gambar 8. semua asam amino akan memberikan reaksi positif dari kedua gugus ini. triftofan. kecuali glisin mempunyai atom karbon tidak simetris (kiral). Sifat Asam Amino Hampir semua asam amino. dan kuarterner. seperti gugus karboksil. Struktur dan Bentuk Protein Struktur protein dapat dikelompokkan menjadi empat golongan. Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri. baik dengan rantai protein yang lain maupun di antara asam amino dalam rantai protein itu sendiri. Gambar 8.2 Unsur Persentase (%) Komposisi Unsur dalam Kuning Telur C 50–55 H 7–8 N 15–19 O 19–24 S 0–2. gugus amino. histidin. Atom karbon tidak simetris dalam asam amino.18 Atom karbon kiral (keempat valensinya mengikat gugus berbeda). di mana sifat fisika dan kimia mirip. dan gugus R. Pada struktur ini terjadi lipatan (folding) beraturan. disebut juga sebagai senyawa optis aktif. Kesepuluh asam amino tersebut. seperti a –heliks dan b– sheet. lisin. leusin. akibat adanya ikatan hidrogen di antara gugus-gugus polar dari asam amino dalam rantai protein. metionin. dan arginin (hanya diperlukan oleh anak-anak yang sedang tumbuh). yaitu atom karbon yang keempat valensinya mengikat atom atau gugus berbeda. tetapi harus dikonsumsi dari makanan). tersier. Keadaan ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi asam amino dalam protein.19.20 Struktur primer dari protein Makromolekul 235 . Lalanin dan D-alanin pada cermin tampak sama. Perhatikan Gambar 8. atom hidrogen. Senyawa yang memiliki isomeri optis dinamakan isomer optis atau stereoisomer. Oleh karena asam amino mengandung gugus amino dan gugus karboksil. isoleusin. jika pemutaran bidang cahaya ke kanan dinamakan de trorotary (d) atau (+). Struktur primer adalah struktur linear dari rantai protein.17 2. sekunder. Asam amino tidak simetris memiliki dua bentuk isomeri. HCO2 H NH2 Gambar 8. yaitu valin. Dalam struktur ini tidak terjadi antaraksi.com Gambar 8. yaitu struktur primer. 3.

Hampir seluruh reaksi kimia dalam sel makhluk hidup dikatalisis oleh enzim. masing-masing memiliki kemampuan khusus dalam mengkatalisis reaksi kimia. b2) a2 CH3 CH H3C N H2C CH2 COOH CH2 CH3 HC N Fe N N CH CH CH2 CH CH2 CH CH3 a1 (b) Sumber: Biology: Exploring Life. tersusun dari empat subunit rantai protein. tidak terbatas hanya pada satu rantai protein. a 2. Sampai tahun 1980-an telah ditemukan lebih dari 2. 236 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . protein regulator. nonpolar.Gambar 8. protein bahan makanan. Enzim berperan sebagai katalisis untuk berbagai reaksi biokimia. sebagai gugus pembawa oksigen. Dalam struktur ini. tetapi spesifik. pada struktur kuartener molekul protein di samping memiliki ikatan hidrogen. dan antaraksi gugus nonpolar. gaya van der Waals. b2 b1 Gambar 8. 1997 Kata Kunci • • Stereoisomer Antaraksi van der Waals Struktur tersier merupakan struktur tiga dimensi sederhana dari rantai protein.21 Struktur sekunder protein (a) Struktur a -heliks dari protein (b) Struktur b-sheet dari protein (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science.000 macam enzim. protein kontraktil. b1. CH2COOH Gambar 8. juga terjadi antaraksi antarrantai protein baik melalui antaraksi polar. juga terjadi antaraksi van der Waals dan antaraksi gugus nonpolar yang mendorong terjadi lipatan. 2000. protein struktural. Contoh dari struktur ini adalah molekul Hemoglobin. Jenis dan Fungsi Protein Oleh karena protein memiliki keanekaragaman sangat tinggi maka protein digolongkan berdasarkan sifat dan fungsinya. Dalam struktur ini. Struktur tertinggi dari protein adalah struktur kuarterner. 1994 (a) 4. Jadi. selain terjadi folding membentuk struktur a – heliks dan b–sheet. dan protein pertahanan. seperti protein sebagai enzim. protein membentuk molekul kompleks. maupun van der Waals. Enzim adalah jenis protein yang memiliki sifat sangat beragam. The Molecular Science. protein transport. tetapi beberapa rantai protein bergabung membentuk seperti bola.22 (a) Struktur tersier dari protein (b) Struktur kuarterner dari protein hemoglobin dengan empat subunit (a 1.23 Struktur hemin yang terdapat pada hemoglobin.

Semua protein tersebut merupakan protein bahan makanan. Dia berjasa dalam penemuan asam amino golongan baru.Protein transport dalam plasma darah mengikat dan membawa molekul atau ion tertentu dari satu organ ke organ lain.com Plasma darah mengandung lipoprotein yang membawa lipid dari hati ke organ lain. protein digunakan untuk pertumbuhan embrio tanaman. Beberapa protein dalam sel dan organisme mempunyai fungsi untuk kontraksi. disebut keratin. Komponen utama dari jaringan tendon dan kartilago merupakan protein serat kolagen yang memiliki kekuatan atau kekenyalan tinggi. yakni asam amino siklik yang meliputi prolin dan oksiprolin. Fibrinogen dan trombin merupakan protein yang bertanggung jawab terhadap pembekuan darah. Contohnya dalam biji-bijian. Beberapa protein berfungsi sebagai serabut atau pelindung. untuk memberikan kekuatan dan proteksi sel. atau protein asing dari jenis lain. Pada jaringan tersebut oksigen dilepaskan untuk proses oksidasi bahan makanan. Rambut dan kuku mengandung protein yang tidak larut dalam air. Contohnya. Komponen utama sutra dan jaring labah-labah merupakan protein fibroin. Beberapa protein berfungsi menjaga serangan organisme lain.24 Labah-labah sedang merajut protein dalam bentuk serat. asam amino. Sumber: nobelpriza.bairnet. Kulit merupakan protein kolagen. Hemoglobin dalam sel darah merah mengikat oksigen pada saat darah memasuki paruparu dan membawanya ke jaringan periferal. Kasein merupakan protein terbesar dalam air susu. Kata Kunci • • • • • • Protein transport Protein bahan makanan Protein kontraktil Protein struktural Protein regulator Protein pertahanan Makromolekul 237 . khususnya tentang protein. Protein yang terdapat pada membran sel juga merupakan protein transpor. virus. berfungsi mentransportasikan glukosa.org Fischer memberikan kontribusi yang besar bagi ilmu pengetahuan. Fischer juga meneliti sintesis protein melalui perolehan berbagai asam amino yang memiliki struktur optis aktif. Sekilas Kimia Hermann Emil Fischer (1852–1919) Sumber: www. dan nutrien lain melewati membran sel. Sebagian protein dalam sel tersimpan dalam bentuk bahan makanan. Albumin adalah protein utama dalam putih telur. Gambar 8. Tubulin adalah protein pembentuk mikrotubul yang merupakan komponen penting pada flagela dan silia untuk bergerak. Immunoglobin atau antibodi merupakan protein khusus yang dibuat oleh jaringan limfosit untuk mengenali dan mengendapkan atau menetralkan bakteri. protein aktin atau miosin merupakan protein serabut yang berfungsi kontraksi otot.

Peristiwa ini dinamakan denaturasi protein. Pada suhu tinggi struktur protein akan rusak. akan terbentuk endapan putih. Hal ini dapat mengakibatkan suatu protein terlepas dari ikatannya. dan triptofan. Gugus fenil Gambar 8. gaya van der Waals.5. Pereaksi ini positif terhadap protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping indol.26 Kulit ikan terkena asam nitrat akan berwarna kuning. Sumber: Dokumentasi Penerbit Gambar 8. Denaturasi dan Renaturasi Protein katan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. fenilalanin. baik ikatan hidrogen maupun antaraksi hidrofob. dan berubah menjadi kuning jika dipanaskan.25 Zat putih telur sedang menjalani denaturasi. hal ini akibat adanya nitrasi. O H 2N – C – C OH H Triptofan 238 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti ikatan hidrogen.0 M. kalor dapat memecahkan beberapa ikatan lemah. protein terdenaturasi secara perlahan akan melakukan renaturasi kembali ke dalam bentuk semula. CH2 H 2N – C – C H O OH Fenilalanin Kata Kunci • • Denaturasi protein Renaturasi protein Pereaksi xantoprotein positif terhadap protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping fenil. Pada akhirnya. seperti pada asam amino triptofan. Jika larutan HNO3 pekat dimasukkan ke dalam larutan protein secara hati-hati. jika molekul protein masih larut dalam larutan urea. Identifikasi Protein dan Asam Amino a. Jika sedikit demi sedikit konsentrasi urea diturunkan melalui proses dialisis. Perubahan pH juga dapat merubah struktur protein sebab akan merubah muatan dari gugus rantai samping asam amino. dapat merusak. b.27 Triptofan memberikan hasil yang positif dengan tes Hopkins-cole karena mengandung gugus indol. Gugus indol NH C = CH CH2 Gambar 8. Protein yang terdenaturasi dapat diubah kembali membentuk struktur semula. Gejala ini akibat nitrasi pada inti benzena yang terdapat dalam protein. Jika protein dipanaskan. 6. dapat memengaruhi ikatan ionik maupun ikatan hidrogen. seperti asam amino tirosin. Tes Xantoprotein Pereaksi xantoprotein adalah larutan asam nitrat pekat. Tes Hopkins-Cole Pereaksi Hopkins-cole dibuat dari asam oksalat dan serbuk magnesium dalam air. maupun antaraksi hidrofob antargugus asam amino dalam rantai protein (lihat Gambar 8.25). Pereaksi seperti larutan urea 8.

Jika pereaksi Millon ditambahkan ke dalam larutan protein. larutan CuSO4 ditambahkan setetes demi setetes yang akan terbentuk warna ungu. Protein yang mengandung tirosin akan memberikan hasil positif. Tes Biuret Larutan protein memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi biuret. berwarna ungu e. akan dihasilkan endapan putih yang dapat berubah menjadi merah akibat pemanasan. Gugus –S–S– pada sistein apabila direduksi terlebih dahulu dapat juga memberikan hasil positif. Jadi. Tes Nitroprusida Natrium nitroprusida dalam larutan amonia akan menghasilkan warna merah dengan protein yang mempunyai gugus –SH bebas (merkapto). Sumber: iws.28 CH2 H2N – C – C H Tirosin O OH Tirosin memberikan hasil yang positif dengan tes Millon karena mengandung gugus fenol. akan terbentuk dua lapisan dan beberapa saat kemudian terbentuk cincin ungu di antara batas kedua lapisan itu. NaOH d.ccccd.29 Larutan protein memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi biuret dengan terbentuknya warna ungu. protein yang mengandung sistein akan memberikan hasil positif. c. Tes Millon Pereaksi Millon adalah campuran larutan raksa( ) nitrat dan raksa( ) nitrat dalam asam nitrat. Tes Biuret dilakukan dengan cara menuangkan larutan natrium hidroksida pekat ke dalam larutan protein. Setelah H2SO4 pekat dituangkan.edu Gambar 8. Kemudian. asam oksalat direduksi menjadi asam glioksilat dengan bantuan katalis serbuk magnesium: Mg → HOOC – COOH ⎯⎯ HOOC – COH Asam oksalat Asam glioksilat Asam glioksilat yang terbentuk mengkondensasi asam amino triftofan membentuk senyawa berwarna.Dalam pereaksi ini. CuSO4 Pereaksi ini positif untuk protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping senyawa fenol sebab terjadi reaksi antara senyawa raksa(II) dengan gugus hidroksifenil membentuk senyawa berwarna. OH Gugus fenol Gambar 8. Gugus merkapto SH CH2 O OH H 2N – C – C H Sistein Makromolekul 239 .

O HO OH → + R – CH – COOH ⎯⎯ H NH2 OH O Ninhidrin O + R COH + NH3 + CO2 O Hidrindantin Selanjutnya. 6. Asam amino apakah yang positif terhadap pereaksi ninhidrin? Mengapa asam nitrat memberi warna kuning pada kulit kita? Kerjakanlah di dalam buku latihan. 7. ninhidrin bereaksi dengan hidrindantin dan amonia membentuk senyawa berwarna biru. Apa yang dimaksud dengan denaturasi dan renaturasi protein? Mengapa kelebihan CuSO4 harus dihindari dalam uji biuret? Jelaskan. dan fenilalanin. asam amino dapat bereaksi dengan ninhidrin sebagai berikut. valin. 2. lisin. Pada dasarnya reaksi ini akan memberikan hasil positif jika terdapat gugus guanidin seperti arginin memberikan warna merah. 1. Jelaskan penggolongan protein berdasarkan struktur dan berdasarkan fungsinya. 3. 5. g. Pereaksi Ninhidrin Pereaksi ninhidrin merupakan oksidator lemah. Apakah yang dimaksud dengan atom karbon kiral? Tunjukkan atom karbon kiral pada asam amino alanin. Tes Sakaguchi Pereaksi yang digunakan adalah naftol dan natrium hipobromit. dan metionin. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan tripeptida dari asam amino alanin.f. O OH HO + OH O H O OH O Warna biru O O O N + 3H2O ⎯⎯ → Tes Kompetensi Subbab C 4. 240 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apakah nama tripeptida yang dibentuk dan tunjukkan mana ikatan peptidanya.

Polimer dapat dibentuk melalui reaksi polimerisasi adisi melalui mekanisme radikal bebas atau ionik dan dapat juga dibentuk melalui polimerisasi kondensasi yang melibatkan penyingkiran molekul kecil seperti air. Millon. Menurut fungsinya. Beberapa pereaksi yang digunakan untuk identifikasi protein dan asam amino di antaranya adalah xantoprotein.000. 5. Bentuk polimer dapat berupa linear. katalis. tersier. bercabang. 12. regulator. transport. baik teratur maupun random. biuret. Karbohidrat berperan sebagai sumber energi instan dan sebagai penyusun dinding sel tumbuhan. dan Sakaguchi. dan kuarterner. Bentuk struktur ini dipengaruhi oleh gugus samping dalam asam amino yang menyusun protein. 1. tersier dan kuarterner atau globular. Gabungan monosakarida membentuk karbohidrat yang lebih kompleks. 11. nutrien. Karbohidrat sederhana dinamakan monosakarida. 10. bergantung pada rantai samping (gugus R). 8. yang dapat dibagi ke dalam kelompok polar dan nonpolar. sekunder. 3. Polimer alam yang umum dikenal adalah karbohidrat dan protein. sambung-silang. 2. Protein dibangun oleh urutan reaksi kondensasi asamasam amino yang menghasilkan ikatan peptida sehingga protein disebut juga polipeptida. dan sebagainya. protein berperan sebagai struktural. nitroprusida.000 hingga 1. protein digolongkan sebagai protein primer. Pembangun protein adalah asam amino.000. 4.Rangkuman Beberapa senyawa makromolekul. 6. Menurut strukturnya. sekunder. 9. Hopkin-cole. 7. Struktur polimer dapat berupa struktur primer. Makromolekul 241 . seperti pati dan selulosa. Protein adalah golongan polimer alam dengan berat molekul berkisar dari 6.

Tahukah Anda apa manfaat lainnya dari mempelajari makromolekul? 242 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adapun karbohidrat dan protein merupakan zat penting bagi kelangsungan sel makhluk hidup. Anda juga dapat menjelaskan hubungan antara struktur dan sifat dari senyawa makromolekul tersebut dan mengetahui metode pengidentifikasiannya sehingga dapat membantu mengembangkan keterampilan berpikir analisis Anda secara deduktif dan induktif. valin. tata nama. selulosa identifikasi • Tes Fehling • Tes Benedict • Tes Molisch Protein terdiri atas Asam amino contoh Lisin. karbohidrat. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. dan protein). diskusikan dengan teman atau guru Anda. metionin identifikasi • Xantroprotein • Biuret • Hopkin–Cole • Nitroprusida • Millon • Sakaguchi Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 8 ini? Bagian manakah dari materi Bab 8 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. galaktosa.Peta Konsep Polimerisasi adisi Polimer dibentuk melalui Polimerisasi kondensasi Monosakarida terdiri atas contoh Glukosa. Dengan mempelajari bab ini. laktosa Polisakarida contoh Amilum. Polimer banyak digunakan dalam industri plastik dan tekstil. penggolongan. glikogen. Seperti yang telah Anda ketahui bahwa senyawa makromolekul memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. fruktosa Makromolekul Karbohidrat terdiri atas Oligosakarida contoh Maltosa. Anda dapat mendeskripsikan struktur.

Cl HC CCl HO COOH E. 3 dan 4 E. (–NH(CH2)5CO–) B... H2C=CCl2 E. etanal C. 1 dan 3 C. PVC adalah suatu polimer plastik sebagai hasil polimerisasi dari …. A. CH2=CCl–CH=CH2 dan CH2=CH2 D. NH 2 (CH 2 ) 5 CO 2 H. aseton 2. Cl n A. kopolimer cangkok C. etena D. selulosa 3. (–NH(CH2)5CO(CH2)5–) Terdapat lima buah polimer: 1. polivinil klorida 5. polimer rantai linear B. polimer rantai lurus dan bercabang Manakah monomer atau pasangan monomer yang digunakan untuk membuat polimer adisi neoprene berikut. 3. poliisoprena 4. ClHC=CHCl B. CH2=CHCl dan CH2=CH–CH=CH2 E. [–A–A–A–A–A–A–A–A–A–A–] B B–B–B–B–B–B– Polimer tersebut tergolong ….. H2C O dan 8. D. CH3–CH2Cl dan CH3–CH=CH–CH3 Nilon dapat dibuat melalui swakondensasi asam 6– aminoheksanoat. ClHC=CCl2 C. A. Satuan berulang dari polimer ini adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. kopolimer beraturan D. 1. polietena Berikut ini yang termasuk polimer alam adalah . 5. (–NH3(CH2)5CO2–) D. Di antara zat berikut yang dapat dipolimerisasikan adalah . CH2 HOOC COOH H2 C H2C C. 4 dan 5 Di antara senyawa berikut yang paling mungkin bereaksi dengan etana–1. (–NH(CH2)5CO2H–) C. Suatu polimer memiliki struktur sebagai berikut. 1 dan 2 B. H 2C CH2 dan D. Polimer yang mempunyai satuan berulang: (–CH2 – CHCl – CH2 – CH=CH – CH2–) dapat dibentuk melalui polimerisasi dari campuran … A.2–diol (etilen glikol) membentuk suatu polimer adalah …. 2 dan 3 D. 9. Cl2C=CCl2 Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol A (BPA) dengan fosgen (COCl2): Makromolekul 243 . C. H2 HO C COOH C H2 B. H2C=CHCl D.Evaluasi Kompetensi Bab 8 A. H A. kopolimer blok E. 4.. CH3–CCl=CH2 dan CH3CH=CH2 B. CH2=CHCl dan CH2=CH2 C. 7. A. (–NH(CH2)5NHCO(CH2)5CO–) E. poliviinilasetat 2. HO OH CH3 B... etanol B. Cl H2 C HOH 2C C H C CH2OH C H2 COOH E. H 3C C H C Cl C H C Cl H 2C CH2Cl 6.… A. etanoat E. A.

Fehling B. H H H H HC O OH OH OH OH Polimerisasi terjadi secara …. Bentuk molekul piranosa adalah suatu lingkar dengan cincin beranggotakan enam. maltosa C. A. CH2OH H OHC OH H H CH2OH OH H OH OH Senyawa tersebut mempunyai nama …. Barfoed D. glukosa B. galaktosa 13. galaktosa E. Senyawa berikut yang tidak dapat membentuk suatu piranosa adalah . Molisch E. laktosa B. kationik C.CH3 HO C CH3 NaOH Polikarbonat + NaCl + H2O OH + n COCl2 A. A. 14. Rumus satuan berulang dari polimer ini adalah …. fruktosa D. CH2OH C H H O OH OH CH2OH B. CH3 C H H H O OH OH OH CH2OH B. levulosa D. arabinosa E. Ebtanas 2000: Salah satu senyawa heksosa mempunyai rumus struktur berikut. A. radikal bebas O CH2OH 10. fruktosa C. glukosa C. CH2OH C H O OH OH OH CH2OH D. glukosa aldehid dan fruktosa eter B. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab …. C.. maltosa 16. glukosa keton dan fruktosa aldehid C.. A. sukrosa B. CH2 O H2 H2 C C O H C H C CH2 O H H E. A.. kondensasi E. H OH OH HC O OH OH OH E. Benedict C. H H C C O C. glukosa amida dan fruktosa asam 12. adisi D. ionik B. UMPTN 1996 B: Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasi adanya senyawa …. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah …. Tauber 15. eritrosa 244 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . H C CH3 O H H 11. Oksirana: H2C CH2 dapat dijadikan polimer. A. glukosa E. glukosa aldehid dan fruktosa ester E. glukosa aldehid dan fruktosa keton D. galaktosa D. A. Laktosa mempunyai rumus molekul yang sama dengan …. D.

valin C. C12H22O11 dihidrolisis dalam larutan HCl encer terbentuk monosakarida: H C12H22O11 + H2O ⎯⎯→ C6H12O6 + C6H12O6 + Bahan I II III IV V Pereaksi Fehling Ungu Merah bata Biru Biru muda Biru I2 Ungu Biru Kuning Kuning muda Kuning muda Bahan yang mengandung amilum adalah nomor . jika ke dalam pati ditambahkan iodium akan terbentuk warna cokelat dari iodomilum E. Jika disakarida. II E. tirosin E. monosakarida yang terbentuk adalah …. laktosa D. selulosa 21. A. pati dan selulosa memiliki monomer yang sama yaitu b – –galaktosa 22. 4 B. 1 D. Hopkin-cole E. Ebtanas 1998: Data hasil eksperimen 5 bahan makanan dengan pereaksi iodium dan Fehling: 2 C 3 N 4 C 5 C H OH R1 R2 Ikatan peptida ditunjukkan oleh nomor …. amilum C.. Sakaguchi C. Benedict C. amilum E. ikatan antar monomer di dalam pati adalah ikatan b (1 → 4) glikosida C. nilon C. A. Berikut ini yang merupakan asam amino esensial adalah . A.. struktur molekul glikogen dapat bercabang dengan titik cabang pada (1 → 4) glikosida B.. Asam amino yang tidak memiliki sifat optis aktif adalah …. I D. asam glutamat 27. protein D. alanin D. karbohidrat 25. V C. glukosa dan fruktosa E. valin C. sakarosa B. A. jerami D. H O H H H O N 1 C Jika disakarida itu laktosa. glisin B.. fruktosa dan galaktosa D. Zat berikut ini mengandung selulosa. Pernyataan berikut ini yang benar tentang polisakarida adalah . Perhatikan struktur dipeptida berikut. Molisch E. Di antara karbohidrat berikut di dalam air tidak terhidrolisis adalah …. Tauber B. katun B. xantoprotein D. selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia sebab memiliki ikatan b (1 → 4) glikosida D. Millon Makromolekul 245 . A. 2 E. nilon E. A. 3 28. alanin D. A. poliester E. A. glikogen D. tirosin E. selulosa 19.. glutamin 26. 5 C. Barfoed D. IV B. fruktosa dan fruktosa 23. glukosa dan glukosa B.. laktosa E. Fehling B. glukosa dan galaktosa C. kecuali ….… A. Di antara pereaksi berikut yang tidak termasuk uji untuk protein adalah …. glisin B. A. maltosa C. Satuan struktural: H H N H C R1 O C N H R2 C H C O H N H C R3 O C OH Terdapat dalam polimer…. kertas C. Pereaksi apa yang dapat menghasilkan cincin ungu dalam uji karbohidrat? A. Tauber 18. selulosa B. A. III 24.17. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah …. kayu 20. fruktosa B.

dipanaskan B. Nitroprusida B. kecuali …. Pernyataan berikut yang tidak tepat untuk protein adalah …. Tuliskan reaksi yang menerangkan pembentukan dua disakarida berbeda yang melibatkan a – – glukopiranosa dan b– –galaktopiranosa dengan menyambungkan antara karbon 1 dan karbon 4. tersier C. protein jika dihidrolisis akan menghasilkan asam amino D. 2. E. gaya van der Waals 33. terjadi ikatan peptida di antara tiap dua monomer protein. Hemoglobin merupakan salah satu contoh struktur protein berupa struktur …. Teflon adalah polimer adisi 1. glikogen C. Apakah produknya laktosa? 5. dan asam g –amino. Suatu protein dapat memiliki struktur sekunder karena memiliki …. a–heliks B. Hal ini disebabkan adanya …. A. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan polimer tersebut. A. Hopkin-cole E. 246 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . A. ikatan hidrogen intramolekul C. Suatu protein dapat memiliki struktur a–heliks. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi: 3. A. ikatan hidrogen antarmolekul D. b–sheets E. dilarutkan ke dalam basa kuat E. asam amino penyusun protein adalah asam a – amino.29. A. hemoglobin D. 31. Sakaguchi C. insulin B. Pereaksi yang cocok untuk menguji adanya tirosin. Perubahan apa yang harus dilakukan agar dihasilkan polimer dengan ketegaran tinggi dan meningkatkan titik leleh? Struktur molekul (monomer) apa yang dipolimerisasikan pada pembentukan polimer berikut. protein terbentuk dari asam amino melalui polimerisasi B.56 pada 25°C. gaya van der Waals 32. Berikut ini yang bukan tergolong jenis protein adalah …. ikatan hidrogen antarmolekul D. dibakar D. Manakah asam amino yang memiliki sifat optis aktif lebih dari satu atom karbon? Mengapa glisin tidak optis aktif? 7. kasein E. protein dengan larutan NaOH dan CuSO 4 memberi warna ungu C.2–tetrafluoro–etena. ikatan peptida E. primer D. ikatan hidrogen intramolekul C. Peristiwa denaturasi protein terjadi jika protein. Xantoprotein D. b– –glukosa a– –glukosa adalah 0. Sebutkan beberapa perbedaan antara bentuk struktur sekunder protein a–heliks dan b–sheet.2. 6. fenilalanin dan triptofan (mengandung cincin benzena) di dalam protein adalah …. muatan positif dan negatif sama B. kuartener 35. Tentukan konsentrasi gula pada kesetimbangan dalam larutan b– –glukosa dengan konsentrasi awal 0. A. A. dilarutkan ke dalam asam pekat C.1. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Millon 30.10 M. enzim 34. muatan positif dan negatif sama B. 1. didinginkan hingga beku B. 4. asam b–amino. ikatan peptida E.

penggolongan. sifat dan kegunaan lemak? Bagaimana pula cara mengidentifikasi lemak? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Struktur dan SifatSifat Lemak B. Lemak dan minyak dapat dihidrolisis dengan suatu basa alkali membentuk sabun. Lemak yang mengandung ikatan rangkap dinamakan minyak. Lemak Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. Lemak dan minyak berfungsi sebagai cadangan energi metabolit. dan kegunaan lemak. Asam lemak adalah asam karboksilat rantai panjang yang dapat mengandung ikatan rangkap (tidak jenuh) dan jenuh. sifat. Setelah mempelajari bab ini.com Kadar lemak jenuh yang tinggi pada makanan cepat saji dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Bagaimanakah struktur. tata nama. Sumber dan Kegunaan Lemak C.Bab 9 Sumber: eric. Konsumsi lemak tak jenuh. penggolongan. seperti minyak kelapa sawit dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. dan makromolekul. Sabun dan Detergen 247 . Lemak tersusun dari asam-asam lemak dan suatu polihidroksi (gliserol). benzena dan turunannya. A. Adapun ikan sarden sangat baik untuk kesehatan karena mengandung lemak tak jenuh tinggi.pukenoodles.

Tabel 9. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak Lemak adalah suatu ester alam yang berasal dari hewan dan tanaman. H2C OH HC OH H2C OH Gliserol (1.1 Perbedaan Antara Lemak dan Minyak Berdasarkan Wujud Fisiknya Lemak Padat pada suhu kamar Mengandung asam lemak jenuh Banyak terdapat dalam hewan Minyak Cair pada suhu kamar Mengandung asam lemak tak jenuh Banyak terdapat dalam tanaman Lemak dan minyak tersusun dari gliserol dan asam-asam lemak. 1988 COOH 248 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kandungan kimia lemak dan minyak sama. yaitu golongan senya a bioorganik yang tidak larut dalam air yang berasal dari he an dan tumbuhan.2 Nama Asam laurat Asam miristat Asam palmitat Asam stearat Contoh Asam Lemak Jenuh Titik Leleh (°C) 44 58 63 72 Struktur COOH COOH COOH Rumus C11H23–COOH C13H27–COOH C15H31–COOH C17H35–COOH Sumber: Kimia Organik 2. 1. tetapi wujud fisiknya berbeda. walaupun ada juga sebagian minyak dari hewan. seperti ditunjukkan pada tabel berikut.Tes Kompetensi Awal 1. Lemak merupakan triester dari gliserol dan asam-asam karboksilat rantai panjang (yang disebut trigliserida). Gliserol adalah suatu alkohol yang memiliki tiga gugus fungsi hidroksil (propantriol). Lemak dan minyak digolongkan ke dalam kelompok lipid. Lemak yang berasal dari tanaman (lemak nabati) disebut minyak. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak Lemak digolongkan ke dalam kelompok lipid.2. Tabel 9. Contoh beberapa asam lemak diuraikan dalam tabel berikut. 2.3-propantriol) Asam lemak adalah asam karboksilat yang memiliki rantai panjang (jumlah atom karbon berkisar antara 12–22). misalnya minyak ikan. 3. Apakah yang Anda ketahui tentang lemak? Mengapa orang yang bertubuh gemuk identik dengan kata tersebut? Mengapa lemak disebut sebagai cadangan energi? Apakah yang dimaksud dengan lemak jenuh dan lemak tidak jenuh? A.

R3 dapat sama atau berbeda.3 Nama Contoh Asam Lemak Tak Jenuh Titik Leleh (°C) 32 16 –5 –11 Struktur COOH COOH COOH Rumus C15H29–COOH C17H33–COOH C17H31–COOH C17H29–COOH Sumber: Kimia Organik 2. Persamaan reaksinya: O H2C HC H2C OH OH + 3 HO OH O C H2C C17H35 ⎯⎯ HC → H2C O O O C O C O C C17H35 C17H35 + 3H2O C17H35 Gliserol Asam stearat Gliseril tristearat Secara umum struktur molekul lemak dan minyak sebagai berikut. O H2C HC H2C O O O C O C O C H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 Griseril trioleat (minyak) Titik leleh yang rendah dari minyak disebabkan adanya ikatan rangkap. Umumnya lemak hewani tersusun dari asam-asam lemak jenuh sehingga titik lelehnya tinggi.Tabel 9. R2. Misalnya. 1988 Asam palmitoleat Asam oleat Asam linolenat Asam linoleat COOH emak dan minyak merupakan suatu ester karena dibentuk melalui reaksi esterifikasi antara alkohol (gliserol) dan asam karboksilat (asam lemak). O H2C HC H2C O O O C O C O C R1 R2 R3 • • • • • • Kata Kunci Lipid Triester Lemak nabati Lemak hewani Esterifikasi Gaya antarmolekul Struktur umum lemak. R1. Ikatan rangkap ini merupakan sumber elektron yang dapat mengadakan tolak-menolak dengan ikatan rangkap yang lain sehingga melemahkan gaya antarmolekul asam-asam lemak. Lemak 249 . lemak gliseril tristearat (lemak hewani) merupakan ester dari molekul gliserol dan tiga molekul asam stearat. Adapun minyak umumnya tersusun dari asam lemak tidak jenuh yang memiliki titik leleh rendah sehingga minyak cenderung berwujud cair pada suhu kamar.

garam. dan lainnya sesuai permintaan konsumen. Sifat-sifat lemak mirip dengan ester. dan sangat merugikan.com Gambar 9. Di samping itu. Hal ini dilakukan pada pembuatan mentega di industri. Misalnya.1 Minyak + NaOH ⎯⎯ → Sabun Ketidakjenuhan lemak dan minyak dapat ditentukan dengan cara adisi kuantitatif iodin terhadap ikatan rangkapnya.2 Pada pembuatan margarin. Metode ini dikenal dengan istilah penentuan bilangan iodin (BI). Proses ini dinamakan safonifikasi atau penyabunan (Gambar 9. Minyak ⎯⎯ margarin → ⎯ Trigliserida + NaOH ⎯→ Gliserol + Sabun Sabun yang terbentuk dapat digumpalkan dengan garam dapur dan dimurnikan dengan cara dicuci dengan air. lakukan kunjungan ke pabrik minyak goreng. makin banyak ikatan rangkap dalam minyak atau lemak.Kegiatan Inkuiri Bagaimana menentukan titik leleh lemak atau minyak di laboratorium. Jika perlu. 250 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . selanjutnya ditambah susu. karena yang membedakan lemak dan minyak adalah jenis asam-asam lemak yang terikat pada gliserol maka sifat-sifat lemak dan minyak juga ditentukan oleh asam-asam lemak tersebut. Reaksi oksidasi yang terkendali pada minyak merupakan proses yang terjadi pada pengerasan cat. pencita rasa. hidrolisis lemak gliseril tristearat. vitamin. Makin besar bilangan iodin. Mentega asli mengandung gliseril tributirat. setelah minyak dihidrogenasi. Jika lemak dihidrolisis akan terurai menjadi asam-asam lemak dan gliserol.1). persamaannya: O H2C HC H2C O O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 H 2 O H+ H2C OH H2C OH Gliserol O HC OH + 3 HO C (CH2)16CH3 Gliseril tristearat Asam stearat Sumber: amadeo.com Jika lemak diolah dengan larutan natrium hidroksida pekat akan dihasilkan gliserol dan garam dari asam lemak atau sabun.2). Mentega buatan atau margarin dibuat melalui pengolahan minyak cair menjadi lemak melalui reaksi adisi gas H2 dengan bantuan katalis logam nikel pada suhu dan tekanan tinggi (Gambar 9. Gambar 9. Gliserol sebagai hasil samping juga dapat dimurnikan dengan cara distilasi.blog. Persamaan kimianya: O H2C HC H2C O O O C O C O C C17H33 C17H33 + 3H2 C17H33 H2C Nikel ⎯⎯⎯⎯⎯ HC → 175°C 5 atm O O O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 H2C Minyak cair Margarin Ikatan rangkap pada minyak dapat dioksidasi. Sumber: autumnwindz. Oleh karena minyak banyak mengandung ikatan rangkap maka minyak dapat dijenuhkan dengan cara reaksi adisi pada ikatan rangkapnya. Diskusikan dalam kelas. Oksidasi yang tidak terkendali menimbulkan bau tengik pada minyak.

dan 20). Contoh: Gabungan gliserol dan asam stearat dinamakan gliseril tristearat. yaitu teknik titrasi dengan pereaksi suatu alkali (KOH). 3. Bilangan asam ditentukan dengan cara titrasi alkalimetri. Identifikasi Lemak atau Minyak Untuk menentukan kadar suatu lemak dan ketidakjenuhan asam lemak di dalam lemak dapat dilakukan melalui identifikasi sebagai berikut. Secara umum lemak dan minyak diberi nama trigliserida. Gabungan gliserol dan asam tripalmitat diberi nama tripalmitin. lakukan percobaan berikut. Erlenmeyer Lemak 251 .1 Penentuan Bilangan Asam (BA) suatu Lemak Tujuan Menentukan kadar lemak dan ketidakjenuhan asam lemak dalam lemak. Alat 1. Gabungan gliserol dan asam palmitat dinamakan gliseril tripalmitat. Buret 2. a. Tata Nama Lemak atau Minyak Oleh karena lemak hanya dibedakan oleh gugus asam karboksilat yang terikat pada lemak maka tatanama lemak juga didasarkan pada turunan asam karboksilat tersebut. Kata Kunci • • • • • • Reaksi adisi Reaksi oksidasi Trigliserida Safonifikasi Bilangan asam Titrasi alkalimetri Aktivitas Kimia 9.Asam karboksilat yang menyusun lemak umumnya tidak bercabang. 2. penamaan lemak dapat juga didasarkan pada penamaan ester. 16. → R–COOH + KOH ⎯⎯ R–COOK + H2O Penentuan bilangan asam BA = V( K H )M( K H )Mr( K H ) erat emak Keterangan V(K H) = Volume basa (mL) M(K H) = Konsentrasi basa (M) Mr(K H) = Massa molekul relatif basa (g mol–1) Untuk lebih memahami identifikasi lemak melalui bilangan asam ini. Bilangan Asam (BA) Bilangan asam adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg K H yang diperlukan untuk menetralkan lemak (khususnya asam lemak bebas) dalam mg lemak. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. 18. Contoh: Gabungan gliserol dan asam tristearat diberi nama tristearin. Hal yang lebih menarik adalah bahwa semua asam-asam karboksilat yang menyusun lemak dan minyak umumnya memiliki jumlah atom karbon genap (14. Selain tata nama tersebut.

Hanus solution is produced by dissolving iodine crystal and liquid bromine into glacial acetic acid. Larutkan 2 mg lemak atau minyak yang berwujud cair ke dalam 25 mL larutan dari campuran eter dan alkohol. Campuran eter dan alkohol 25 mL 3. Pipet tetes Bahan 1.1 M dalam alkohol Langkah Kerja 1. c. Lemak 2 mg 2. atau berapa persen halogen yang dapat diikat lemak. teteskan indikator PP. Indikator PP 4.1M dalam alkohol hingga tercapai titik akhir titrasi. Tahap reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. Teknik untuk mengidentifikasi bilangan penyabunan sama seperti dengan penentuan bilangan ester. Kelebihan KOH yang ditambahkan selanjutnya dititrasi. harus dilarutkan terlebih dulu dalam campuran eter dan alkohol? 2. Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi bilangan ester adalah dengan cara merefluks campuran lemak atau minyak dengan KOH berlebih. Diskusikan dengan teman kelompok Anda. Kemudian. Amati perubahan yang terjadi. Jelaskan apa yang dapat Anda simpulkan dari hasil pengamatan tersebut. 252 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Titrasi larutan tersebut dengan larutan KOH 0. Bilangan Iodin (BI) Bilangan iodin adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg halogen (dinyatakan sebagai iodin) yang dapat diikat oleh mg lemak. Statif 4. Larutan KOH 0. Penetapan BE dapat terganggu jika dalam lemak terdapat suatu anhidrida atau suatu lakton. Mengapa lemak atau minyak yang berwujud cair dalam percobaan ini. d. Apa yang dapat Anda amati saat titik akhir titrasi tercapai? 4. Bilangan Penyabunan (BP) Bilangan penyabunan adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg K H diperlukan untuk membentuk gram sabun secara sempurna. Catatan Note Larutan hanus dibuat dengan cara melarutkan kristal iodin dan bromin cair ke dalam asam asetat glasial. Mengapa dalam penentuan titik akhir titrasi perlu dilakukan penambahan indikator? 3. Pertanyaan 1. Jadi. → 1) Trigliserida + KOH ⎯⎯ Gliserol + R–COOK (sabun) → 2) KOH (sisa) + HCl ⎯⎯ KCl + H2O Kegiatan Inkuiri Gambarkan perangkat alat percobaan untuk merefluks suatu senyawa. Dengan cara merefluks campuran lemak atau minyak dengan KOH berlebih dan mentitrasi kelebihan KOH. 3. 2. sampai terbentuk sabun. b. Bilangan Ester (BE) Bilangan ester adalah bilangan yang menyatakan berapa mg K H yang diperlukan untuk menyabunkan ester yang terdapat dalam gram lemak atau minyak.3. Teknik yang digunakan adalah titrasi asidimetri setelah proses penyabunan sempurna. Masukkan larutan tersebut ke dalam labu erlenmenyer. bilangan ester merupakan suatu ukuran kadar ester yang terdapat dalam minyak atau lemak.

Reaksi keseluruhan adalah H C H C → + 2 IBr ⎯⎯ H C I H C I Kata Kunci • • • • • Bilangan ester Bilangan penyabunan Titrasi asidimetri Bilangan iodin Titrasi iodometri + Br2 → Br2 + KI ⎯⎯ I2 + KBr → I2 + 2Na2S2O3 ⎯⎯ Na2S4O6 + 2NaI Kegiatan Inkuiri Tambahkan larutan bromin tetes demi tetes ke dalam minyak. Tuliskan struktur lemak yang memiliki nama trilinoleat. B. Titrasi dilakukan setelah reaksi adisi berlangsung sempurna. dan (3) kolesterol. Bagaimana perubahan warna dari larutan bromin? Tes Kompetensi Subbab 1. Trigliserida merupakan jenis yang paling banyak (95–98%) terdapat dalam makanan. Jelaskan fakta ini berdasarkan strukturnya. Senyawa hanus bereaksi dengan lemak melalui reaksi adisi pada ikatan rangkap. Beberapa sumber lemak dapat dilihat pada Tabel 9. 7. (2) fosfolipid. 6. sedangkan kolesterol dan fosfolipid terdapat dalam jumlah sedikit. 4. selanjutnya I2 direaksikan dengan natrium tiosulfit. Umumnya lemak dan minyak yang terdapat di alam merupakan trigliserida campuran. Teknik yang digunakan untuk menentukan bilangan iodin adalah titrasi iodometri. Tuliskan struktur lemak tersebut. dan merupakan komponen utama dinding sel. 3. tributirat. Tuliskan persamaan reaksi penyabunan dengan menggunakan struktur kimia. Kelebihan bromin direaksikan dengan KI agar terbentuk I2. 2.Senyawa halogen yang digunakan untuk penentuan bilangan iodin adalah senyawa antarhalogen. artinya ketiga bagian asam lemaknya dapat berbeda. senyawa hanus). Indikator apa yang cocok untuk titrasi pada penentuan bilangan ester? Bagaimana perubahan warnanya? Indikator apa yang cocok pada penentuan bilangan iodin? Bagaimana perubahan warna yang terjadi? Kerjakanlah di dalam buku latihan. A 5. yaitu Iodobromida (IBr. Lemak 253 . yaitu lemak jenis: (1) trigliserida. diperoleh gliserol dan asam miristat. dan tripalmitoleat. Suatu lemak dapat diekstrak dari buah pala. bilangan iodin merupakan ukuran banyaknya ikatan rangkap dalam asam lemak. Persamaan reaksinya: I → + IBr ⎯⎯ + Br2 I Dengan demikian. Sumber dan Kegunaan Lemak Ada tiga bentuk utama lemak yang ditemukan dalam diet manusia dan hewan mamalia.4. Minyak kelapa (minyak curah) sering membeku pada pagi hari. Tuliskan persamaan reaksi redoks antara asam linoleat dan bromin. tetapi minyak kelapa sawit (seperti minyak dalam botol kemasan) tidak pernah membeku. Setelah lemak dihidrolisis.

9 8.35 0.7 29.2 0.0 – – – 0.4 1. trigliserida dapat diubah menjadi kolesterol.6 26.5 10.6 22.1 5.32 4.2 11.0 28.7 Linolenat – – – – – – 47. Selain sebagai sumber energi. Energi hasil metabolisme karbohidrat dan protein secara berurutan sekitar 9 kkal g–1 dan 4 kkal g–1.0 8. dan Metabolisme.5 49.4 Palmitoleat 4. dan bentuk lipid lainnya jika tubuh memerlukan jenis lipid tertentu.6 2.4 1.6 20.64 0 0 0 0 0 Lemak Jenuh 50 33 37 20 sedikit 14 18 15 76 Lemak Tak Jenuh 34 41 56 66 90 86 59 82 8 Catatan Note Lemak di bawah kulit berfungsi sebagai insulator panas maupun dingin agar suhu tubuh tetap optimum.6 10.9 19. 1985 Komposisi asam-asam lemak yang terkandung dalam beberapa bahan makanan adalah sebagai berikut.1 Palmitat 29.0 50.1 2.4 Oleat 26.4 56.3 3.3 9. seperti hati dan otot. 1988 Trigliserida merupakan bentuk lemak yang paling efisien sebagai cadangan energi untuk proses-proses atau aktivitas yang memerlukan energi dalam tubuh.8 Stearat 9.1 2. Bahan Makanan Susu Telur Daging Ayam Terigu Jagung Alpukat Kacang tanah Kelapa Sumber: Biokimia. Nutrisi.5 2.5 – 0.4 0.4 Beberapa Sumber Lemak (Lipid) dalam Makanan Kadar ( ) Kolesterol 0. Kegiatan Inkuiri Kapan lemak disintesis dalam tubuh? Apakah hubungannya kebutuhan lemak dengan orang yang diet? Trigliserida banyak ditemukan dalam sel-sel lemak.6 29.0 84.Tabel 9.4 15.0 1.2 0.2 45.5 Jenis Asam-Asam Lemak yang Terkandung dalam Makanan Komposisi Rata Rata ( ) Laurat Miristat 2.9 Linoleat 3.8 24. 254 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Fat under the skin act as thermal and cold insulator in order to keep body temperature optimun.4 – – 6.8 2.3 3.0 14.4 6.5 2.4 – – – 0. Beberapa trigliserida juga terdapat dalam bentuk butir-butir lipid di dalam jaringan yang bukan lemak (nonadiposa). Tabel 9.1 4.1 – – 34.0 1.3 18.2 23.3 6.2 7.5 Lemak Minyak Mentega Hati ikan Ikan paus Kelapa Jagung Biji kapas Biji rami Zaitun Kacang tanah Kedelai Sumber: Kimia Organik 2.3 47. Energi hasil metabolisme lemak dua kali lebih besar daripada metabolisme karbohidrat atau protein dengan takaran yang sama.1 35.4 – – – – – 0.8 9. Sekitar 99% dari volume sel lemak mengandung trigliserida. fosfolipid.

ketidakteraturan menstruasi. 8. Ketidakseimbangan kadar prostaglandin dalam tubuh dapat menyebabkan rasa mual. Asam lemak esensial ditandai dengan ikatan rangkap berada pada posisi C–7 terakhir dalam rantai asam lemak ke arah ujung gugus metil (terutama C–6 dan C–7). misalnya asam lemak linoleat. ginjal. α PG : prostaglandin Kata Kunci • • Cadangan energi Asam lemak esensial Asam 5. Pertama kali diketahui bahwa prostaglandin disintesis di dalam kelenjar prostat. tekanan darah tinggi.P α . Prostaglandin merupakan asam karboksilat dengan jumlah atom karbon 20 dan mengandung cincin siklopentana. Hal ini yang menjadi alasan mengapa asam-asam lemak tidak jenuh diperlukan oleh tubuh guna menjaga kesehatan optimum. tetapi . Untuk memenuhi kebutuhan lemak agar kondisi kesehatan optimum diperlukan trigliserida yang mengandung asam-asam lemak esensial. seperti asam arakidonat. Defisiensi (kekurangan) asam lemak esensial ditandai dengan adanya kulit memerah. bahkan penggumpalan darah. Diperkirakan orang dewasa memerlukan minimal 2% dari nilai kalorinya dalam bentuk asam lemak esensial. hati. mengantuk.11. nyeri. asma. Catatan Note Aspirin (obat sakit kepala) dapat menghambat pembentukan prostaglandin melalui reaksi asetilasi sehingga dampak kelebihan prostaglandin (sakit kepala) dapat dinetralisir. dan kelenjar air susu terbungkus oleh lapisan jaringan lemak. Prostaglandin adalah zat serupa hormon yang memiliki efekefek biologis dengan berbagai fungsi. yaitu P . Asam lemak esensial adalah asam-asam lemak tidak jenuh yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi dari makanan. Jantung. Kebutuhan asam lemak esensial diperoleh dari pemberian asam arakidonat untuk pembentukan prostaglandin.P . yaitu sebagai bantalan tulang-tulang dan organ-organ vital. diare. demam. dan organ lainnya. seperti ditunjukkan pada biosintesis berikut. epididimus.14-eikosatetranoat (asam arakidonat) Lemak 255 . Kegiatan Inkuiri Sebutkan jenis-jenis asam lemak dan sumbernya yang banyak mengandung asam lemak esensial. Terdapat beberapa macam prostaglandin yang sudah diketahui. uterus.Di samping berperan sebagai jaringan lemak. Aspirin (headache medicine) can inhibit prostaglandine formation through acetilation reaction thus the effect of prostaglandine overproduction (headache) can be cured. guna melindungi organ vital dari guncangan atau getaran. tetapi sekarang diketahui dapat disintesis di paru-paru. terutama pada pipi dan daerah tubuh yang lecet akibat benturan. peradangan. yang umum dan banyak ditemukan ada empat macam. trigliserida juga memiliki fungsi fisik. Senyawa ini dibiosintesis dari asam lemak tak jenuh dengan jumlah atom karbon 20.

E. untuk menjaga kesehatan. E. vitamin B dan C larut dalam air. menyatakan jumlah ikatan rangkap Lemak berperan sebagai pelarut vitamin-vitamin. D. D. Lemak dan kolesterol yang berlebihan dapat menimbulkan penyempitan pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah. yang digunakan ketika seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin dalam jangka waktu lama. Olestra memasuki sistem pencernaan tanpa melalui proses metabolisme sehingga tidak ada kalori dari bahan ini yang diambil. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa makanan yang banyak mengandung kadar lemak tidak jenuh tinggi dapat mengurangi serangan jantung.11. yang ikut terbawa saat diekresikan keluar tubuh. Kolesterol merupakan jenis lemak yang terdapat dalam semua hewan.6 Kadar Lemak Jenuh dan Tak Jenuh di Dalam Beberapa Sumber Makanan Kadar Lemak ( ) Jenuh 50 94 19 16 45 35 Takjenuh 50 6 81 84 29 40 Sumber: Bantuan Studi Lengkap SPM Kimia. Hal ini disebabkan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Pada dinding pembuluh darah (arteri) terdapat suatu lapisan dari bahan organik yang terdiri atas lemak dan kolesterol. Olestra stabil pada suhu tinggi sehingga banyak digunakan sebagai pengganti minyak sayur dalam pembuatan keripik kentang dan makanan sejenisnya. Jadi. D. Sumber: Chemistry: The Central Science. dan K untuk disirkulasikan ke bagian tubuh yang membutuhkan. Para praktisi kesehatan menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kadar kolesterol dan lemak jenuh rendah. seperti A. Adapun vitamin A. dan diganti dengan konsumsi lemak nabati. suatu produk yang dihasilkan dari penggabungan molekul gula dengan asam lemak. telur.14-eikosatrienoat (asam homo-γ-linolenat) ⎯ ⎯ → HO H OH H H P α OH Keterangan: E : alkohol-keton F : diol dan Indeks. dan K). Efek samping dari mengkonsumsi produk ini secara terus menerus berkaitan dengan masalah gizi. Vitamin-vitamin tersebut disimpan sebagai cadangan vitamin. olestra juga menyerap nutrien. Lemak yang terdapat di bagian bawah kulit berfungsi untuk melindungi badan dari cuaca dingin. yang banyak mengandung lemak tidak jenuh.Tubuh kita berupaya mensintesis kolesterol melalui konsumsi makanan. seperti karoten. tekanan darah meningkat dan berpotensi terjadinya serangan jantung. dan K larut dalam pelarut nonpolar dan jaringan lemak tubuh (yang juga bersifat nonpolar). kita perlu mengurangi konsumsi makanan berlemak jenuh kadar tinggi. Misalnya. Tabel 9. 1996 Sekilas Kimia Lemak Olestra Setiap jenis vitamin memiliki struktur kimia yang khas.O COOH OH H H P COOH → ⎯ ⎯ COOH OH Gambar 9. Akibatnya. dan daging merah yang kaya kolesterol. Selain itu. E. Olestra. karena olestra merupakan sejenis molekul lemak yang besar. seperti mentega. menyerap vitaminvitamin yang larut dalam lemak (A. 2000 Sumber Minyak: Sawit Kelapa Kacang Jagung Lemak: Mentega Margarin 256 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kadar lemak jenuh dan tidak jenuh dalam jenis minyak dan mentega ditunjukkan pada tabel berikut.3 Biosintesis prostaglandin Asam 8. Struktur khas ini menentukan kelarutannya di dalam setiap bagian tubuh manusia.

Keunggulan Minyak Kelapa Sawit Minyak kelapa sawit mengandung asam lemak jenuh dan tidak jenuh dalam kadar yang seimbang. Minyak ini mengandung 44% asam palmitat dengan 16 atom karbon. Keadaan ini lebih baik untuk kesehatan jika dibandingkan dengan asam lemak berantai pendek. Minyak sawit tidak mengandung kolesterol dan banyak mengandung asam lemak tidak jenuh, sekitar 40% jika dibandingkan minyak-minyak yang lain. Asam lemak tidak jenuh ini membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, minyak sawit cukup aman bagi kesehatan.

Kata Kunci
• • Lemak jenuh Lemak tak jenuh

Kegiatan Inkuiri
Lakukan survei untuk menyelidiki titik leleh minyak goreng yang ada di pasaran. Minyak goreng mana yang banyak mengandung asam lemak tidak jenuh.

Minyak sawit juga mengandung β–karoten yang merupakan sumber penting bagi pembentukan vitamin A, dan juga mengandung vitamin E. β–karoten dan vitamin E berperan penting dalam upaya mencegah penyakit kanker. Minyak sawit tidak mudah menjadi tengik. Oleh karena itu, makanan yang digoreng dengan minyak kelapa sawit lebih tahan lama. Minyak sawit dapat membantu mencegah pembekuan darah. Hal ini disebabkan minyak sawit dapat menjaga kondisi hormon tromboksin dan prostalisin dalam darah. Jadi, minyak sawit dapat menjaga pengendapan kolesterol pada dinding pembuluh darah.

Tes Kompetensi Subbab

B
(c) Terigu atau jagung? (d) Alpukat atau mentega?

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Manakah makanan berikut ini yang lebih baik bagi kesehatan untuk dikonsumsi? Jelaskan secara singkat dan tepat. (a) Daging merah (sapi, kambing) atau daging ayam? (b) Susu atau telur?

C. Sabun dan Detergen
Sabun adalah garam logam alkali (biasanya garam natrium) dari asamasam lemak yang mengandung jumlah atom karbon umumnya 16 dan 18. Akan tetapi, ada juga sabun yang mengandung asam lemak dengan rantai karbon lebih pendek.

1. Sabun
Pembuatan sabun telah dilakukan sejak masa lampau (mesir kuno). Sebelum masehi, sabun sudah dibuat dari abu tanaman yang mengandung kalium karbonat. Abu tersebut dididihkan dengan kapur (CaO) membentuk kalium hidroksida. Selanjutnya pendidihan kalium hidroksida dengan lemak hewan menghasilkan sabun. Sabun generasi pertama yang mirip dengan sabun sekarang dibuat di Italia pada tahun 600 M. Pada waktu itu bahan-bahan baku yang digunakan adalah lemak dan kalium hidroksida. Sabun yang dihasilkan tidak murni sebab menggunakan bahan baku yang juga tidak murni.

Lemak

257

Teknik yang dikembangkan masih primitif. Dengan ditemukan teknik pemurnian bahan baku dan pemahaman yang memadai terhadap reaksireaksi kimia dalam pembuatan sabun maka pada abad-abad berikutnya dihasilkan sabun bermutu tinggi.

Aktivitas Kimia 9.2
Sumber: Oklahomafood.com

Gambar 9.4
Sabun mandi dibuat pertama kali dari kalium hidroksida dan lemak hewan.

Pembuatan Sabun Tujuan Untuk membuat sabun dari lemak dan natrium hidroksida (NaOH). Alat 1. Gelas kimia 2. Gelas ukur 3. Batang pengaduk 4. Bunsen Bahan 1. Lemak 2. Larutan NaOH 6 M 3. Garam dapur (NaCl) 4. Air Langkah Kerja 1. Campurkan lemak dengan larutan NaOH 6 M. Kemudian, didihkan sambil diaduk. 2. Setelah reaksi sempurna tambahkan garam dapur, dan cuci dengan air. Pertanyaan 1. Bagaimana persamaan reaksi dalam proses penyabunan tersebut. 2. Jelaskan mengapa perlu dilakukan penambahan NaOH 6 M. 3. Mengapa pada akhir reaksi perlu ditambahkan garam dapur (NaCl)?

Mahir Menjawab
Hasil samping yang diperoleh dalam industri sabun adalah .... A. alkohol B. ester C. glikol D. gliserol E. asam karbon tinggi Pembahasan Reaksi pembentukan sabun (safonifikasi) ester+basa kuat → sabun+alkohol (lemak) (gliserol) Dalam industri pembuatan sabun, ester yang digunakan adalah lemak. Jadi, alkohol yang dihasilkan berupa gliserol (CH2OH–CHOHCH2OH) merupakan hasil samping. (D) SPMB 2004

Kegiatan Inkuiri
Setelah melakukan percobaan pembuatan sabun pada Aktivitas Kimia 9.2. Buatlah kembali bersama teman kelompok Anda sabun dalam jumlah yang relatif banyak. Kemudian, coba tawarkan dengan harga yang sesuai kepada orang-orang di sekitar Anda.

Sabun mempunyai dua bagian, yaitu bagian ekor dan kepala. Bagian ekor berupa hidrokarbon rantai lurus, bagian kepala berupa garam natrium atau kalium dari ion karboksilat yang bersifat polar. Bagian ekor bersifat nonpolar sehingga hanya larut dalam bahan yang juga nonpolar, seperti minyak atau lemak. Bagian kepala bersifat polar sehingga hanya larut dalam pelarut polar seperti air. Sabun yang umum dipakai adalah garam natrium atau kalium dari asam stearat atau palmitat. Struktur molekulnya adalah
O C
Gambar 9.5
Model struktur molekul sabun

O- Na +

ekor

kepala

258

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

a. Sabun sebagai Pengemulsi Jika air dan minyak dicampurkan, akan membentuk dua lapisan. Lapisan atas adalah minyak dan lapisan bawah adalah air. Jika campuran minyak dan air dikocok, minyak akan pecah menjadi butiran-butiran yang tersebar dalam campuran. Campuran ini disebut emulsi. Emulsi minyak-air tidak stabil. Jika dibiarkan, butiran-butiran minyak akan bergabung kembali seperti semula membentuk lapisan minyak di atas permukaan air.

Gambar 9.6
(a) Minyak dan air jika dicampurkan membentuk emulsi yang tidak stabil. (b) Setelah ditambahkan sabun, terbentuk emulsi minyak-air yang stabil. Rantai karbon larut dalam minyak, dan gugus karboksil larut dalam air.

(a)

(b)
Sumber: journeytoforever.org

Jika sabun ditambahkan ke dalam emulsi minyak dan air maka emulsi tersebut menjadi stabil, tidak terpisah lagi (Gambar 9.6b). Hal ini disebabkan oleh bagian ekor sabun akan melarutkan butiran minyak, dan bagian kepala akan berada dan larut dalam air. Butiran-butiran minyak seolah-olah larut dalam air dengan bantuan sabun. Dalam hal ini, peranan sabun dapat dijelaskan sebagai berikut. 1) Bagian ekor sabun masuk (larut) ke dalam butiran minyak sebab sama-sama nonpolar. 2) Bagian kepala sabun berada di luar permukaan butiran minyak sebab bersifat polar (tidak larut dalam minyak). Bagian kepala larut dalam air sebab sama-sama polar. 3) Oleh karena bagian kepala sabun bermuatan negatif maka setiap butiran minyak seolah-olah dikelilingi oleh satu lapisan bermuatan negatif membentuk misel (lihat Gambar 9.7). 4) Muatan negatif yang mengelilingi butiran minyak mengadakan tolakmenolak satu sama lain sehingga butiran-butiran minyak tidak akan bergabung membentuk lapisan minyak seperti semula. Jadi, sabun dikatakan menstabilkan emulsi minyak-air. b. Sabun sebagai Pencuci abun biasanya garam natrium stearat atau natrium palmitat. Rumus umum sabun adalah R–COONa, dengan R adalah alkil dari hidrokarbon. Sabun yang dibuat dari garam natrium stearat, memiliki rumus: C17H35COONa Jika sabun dari garam stearat dilarutkan dalam air maka akan terionisasi sebagai berikut.
→ C17H35COONa(aq) ⎯⎯ C17H35COO–(aq) + Na+(aq)

Gambar 9.7
Misel Butiran minyak seolah-olah dikelilingi oleh lapisan bermuatan negatif.

Kata Kunci
• • • • • • Garam natrium/kalium karbosilat Bagian ekor sabun Bagian kepala sabun Misel Hidrofil Hidrofob

Ion stearat terdiri atas dua gugus, yaitu kepala ( –COO– ) bersifat ionik dan hidrofil, serta ekor (C17H35–) bersifat hidrofob.

Lemak

259

Tindakan sabun dalam membersihkan pakaian dari kotoran berdasarkan pada sifat kedua ujung ion stearat ini. Secara umum tindakan sabun dalam mencuci pakaian dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pembasahan ( etting) dan tahap pencucian (cleaning). 1) Tahap Pembasahan Semua molekul air akan tarik-menarik satu sama lain. Di dalam air, kekuatan baku-tarik ini seimbang dalam segala arah. Akan tetapi, di permukaan air akan terbentuk dua arah gaya tarik yaitu gaya tarik ke arah dalam dan gaya tarik ke arah samping, seperti ditunjukkan pada Gambar 9.8. Kedua arah tarikan ini menyebabkan air memiliki suatu gaya tegang. Gaya ini dinamakan tegangan permukaan air. Sifat dari tegangan permukaan menghalangi air untuk membasahi suatu objek yang akan dicuci. Jika sabun dicampurkan ke dalam air maka partikel-partikel sabun akan larut di dalam air dan tersebar di antara molekul-molekul air. Penyebaran ini menurunkan gaya tarik antarmolekul air. Penurunan gaya tarik ini melemahkan tegangan permukaan air. Dengan melemahnya tegangan permukaan air maka air dapat membasahi objek yang akan dicuci dengan mudah. 2) Tahap Pencucian Pakaian yang akan dicuci biasanya terdapat kotoran berupa lemak. Jika sabun diaduk bersama-sama pakaian yang berlemak maka ujung hidrofob akan larut dalam lemak, sedangkan ujung hidrofil berada dalam medium air. Selama pencucian, pergerakan molekul-molekul air akan menarik bagian kepala molekul sabun, dan kepala molekul sabun akan menarik bagian ekornya. Akibat tarikan itu, bagian ekor akan menarik lemak hingga pecah dan terpisah dari permukaan pakaian. Lemak yang terlepas dari pakaian dibawa oleh gerakan air. Kotoran yang melekat pada lemak juga akan turut lepas. Lemak bersama-sama sabun dalam air akan membentuk emulsi.

Gambar 9.8
Tarik-menarik antarmolekul air

Kata Kunci
• • • Detergen alam Detergen sintetik Gugus fungsi ion sulfonat/sulfat

2. Detergen
Detergen tergolong bahan yang digunakan sebagai pencuci. Detergen dibagi dalam dua jenis yaitu detergen alam dan detergen sintetik. Detergen alam dibuat dari minyak hewan atau minyak sayuran seperti sabun mandi. Detergen sintetik biasanya dibuat dari minyak bumi. Detergen agak berbeda dari sabun. Sabun adalah garam natrium dari asam karboksilat, sedangkan detergen adalah garam natrium dari asam sulfonat, seperti natrium alkil sulfat dan natrium alkilbenzen sulfonat. Sabun dan detergen memiliki gugus fungsi berbeda. Sabun memiliki gugus fungsi ion karboksilat (COO–), sedangkan detergen memiliki gugus fungsi ion sulfonat (SO3–) atau ion sulfat (O–SO3–). Bagian ekor yang telah dikembangkan untuk pembuatan detergen adalah alkil sulfat dan alkilbenzena sulfonat. Rantai alkil sulfat mengandung 10–18 atom karbon. Rantai ini berasal dari alkohol, seperti lauril alkohol. Reaksi lauril alkohol dengan asam sulfat pekat menghasilkan asam sulfonat. Asam ini selanjutnya direaksikan dengan natrium hidroksida membentuk natrium lauril sulfat. Persaman reaksinya:

Sumber: wing scorp.com

Gambar 9.9
Salah satu jenis detergen komersial menggunakan bahan LAS (lauril alkil sulfonat).

260

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

O
CH3–(CH2)10–CH2OH+ OH

S O

→ HO ⎯⎯ H3C

(CH2)10

H2 C O

O S O OH + H2O

Rantai alkilbenzena sulfonat berasal dari minyak bumi. Rantai ini dibentuk dari rantai alkena lurus (10–12 atom karbon) dengan cincin benzena. Alkilbenzena yang dihasilkan, kemudian direaksikan dengan asam sulfat pekat membentuk asam alkilbenzen sulfonat. Selanjutnya asam ini dinetralkan oleh natrium hidroksida membentuk detergen. Contoh reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. CH3
CH=CH2+
Alkilasi ⎯⎯⎯→

C H

Alkena

Benzena

Alkilbenzena

Selanjutnya, alkilbenzena direaksikan dengan asam sulfat.
CH3 C H
+ HO

O S O
Asam sulfat
Alkilasi OH ⎯⎯⎯→

CH3 C H

O S O OH + H2O

Alkilbenzena

Asam alkilbenzen sulfonat

Bagian ekor yang dihasilkan di atas selanjutnya direaksikan dengan natrium hidroksida membentuk detergen. Contoh:
CH3 C H O S O OH + NaOH ⎯⎯ → CH3 C H O S O ONa + H2O

Detergen (natrium alkilbenzena sulfonat) Mekanisme reaksi pembuatan detergen

Asam alkilbenzena sulfonat bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk detergen natrium alkilbenzen sulfonat (ABS), sedangkan lauril hidrogen sulfat bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk detergen natrium lauril sulfat (LAS).

Tes Kompetensi Subbab
1. 2.

C
3. 4. Apa yang dimaksud dengan misel? Tuliskan persamaan reaksi pembentukan sabun natrium palmitat.

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Terangkan kembali dengan kalimat Anda sendiri, bagaimana sabun digunakan sebagai pengemulsi. Mengapa air saja tidak cukup melarutkan kotoran pada pakaian Anda?

Lemak

261

Rangkuman
1. Lemak dan minyak adalah trigliserida, yaitu suatu triester gliserol dan asam lemak rantai panjang. Lemak dan minyak memiliki sifat-sifat serupa ester, yaitu dapat dihidrolisis, dioksidasi, dan dihidrogenasi pada ikatan rangkapnya. 2. Asam karboksilat dalam lemak dan minyak pada umumnya mengandung jumlah atom karbon genap dan ikatan rangkap dengan struktur cis. Lemak tak jenuh diperlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan, sedangkan lemak jenuh perlu dihindari sebab dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang berpotensi penyakit jantung. 3. Identifikasi lemak dapat ditentukan menggunakan metode kuantitatif, seperti bilangan asam, bilangan ester, bilangan penyabunan, dan bilangan iodin. Pada umumnya, minyak mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh daripada asam lemak jenuh. 4. Sabun adalah garam logam alkali dari asam-asam karboksilat. Adapun detergen adalah garam sulfonat atau sulfat yang mengandung rantai hidrokarbon panjang. Sabun dan detergen dibuat berdasarkan pada sifat dwikutub (dipolar) dari molekul atau ionnya.

Peta Konsep
Lipid
terdiri atas

Lemak
dibedakan dari

Minyak

Sumber
lemak minyak

Ikatan dalam asam lemak
lemak minyak lemak

Wujud fisik
minyak

Hewan

Tanaman

Asam lemak jenuh

Asam lemak tak jenuh

Padat pada suhu kamar

Cair pada suhu kamar

diidentifikasi dengan

Bilangan asam

Bilangan ester

Bilangan penyabunan

Bilangan iodin

Refleksi
Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 9 ini? Bagian manakah dari materi Bab 9 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan diskusikan dengan teman atau guru Anda. Pada bab ini Anda telah memahami sifat kimia dan fisika lemak; mengetahui penataan nama lemak atau minyak; menentukan bilangan asam suatu lemak atau minyak; serta memahami karakterisasi lemak dan minyak secara konvensional; dan mengetahui jenis makanan yang dapat menyehatkan dan mana yang tidak. Pada bab ini Anda juga telah mengetahui bahwa pembuatan sabun dan detergen diperoleh melalui hidrolisis lemak, begitu pula dengan pembuatan margarin yang berasal dari hidrogenasi minyak menjadi lemak. Cari tahu oleh Anda manfaat lain dari lemak atau minyak.

262

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

O H2 C HC H2C O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C C15H31 C15H31 C15H29 C17H33 C17H33 C17H33 C17H33 C17H35 C17H35 2.. hidrolisis Lemak 263 . mengandung gugus karboksilat B.. 4. eter Lemak dan minyak mengandung jenis unsur yang sama. gliserol C. 6. A. berupa cairan kental dan beracun Di antara struktur berikut yang merupakan struktur minyak adalah . jenis gugus polihidroksi Ciri utama asam karboksilat dalam lemak adalah . esterifikasi C.. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH. memiliki ikatan rangkap dua D. kereaktifan gugus ester E. diperlukan gas hidrogen sebanyak . aldehida E. H2C HC H2C O O O C17H35 C17H35 C17H35 8. ester E. tergolong senyawa polihidroksi E. 3. asam karboksilat D.. C.. 4 mol D. penyabunan B. 6 mol → Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯ RCOONa + ROH dinamakan reaksi .. dapat dihidrolisis E.. pirolisis D. 5. A... penggaraman E. D. ikatan antaratom karbon D. Lemak adalah senyawa karbon yang termasuk golongan . O H2 C HC H2C O O O C O C O C O C O C O C C13H27 C15H31 C15H31 7. yaitu C. H. sukar larut dalam air. O.. Perbedaannya terletak pada .. A. tetapi larut dalam eter B. B. E. 5 mol E..Evaluasi Kompetensi Bab 9 A. A. 3 mol C. 1.. A.. nama IUPAC: 1. struktur molekul B.. A.2–propanadiol D. asam asetat Pada pembuatan margarin. C17H31COOH. merupakan alkohol tersier C.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 2 mol B. untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linolenat.... A. nitrogliserin D. salah satu produknya adalah . ester C. polialkohol B. membentuk sabun dengan logam alkali Pernyataan berikut yang sesuai dengan gliserol adalah ... memiliki rantai karbon yang panjang C. jumlah asam lemak C.. propanol B... A.

asam stearat B. O H2 C HC H2C O O O C O C O C C17H33 C17H35 C17H35 13. Satu molekul gliserol bereaksi dengan tiga molekul palmitoleat. Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks ini adalah . 12.. A. 5 B. gliserol dan NaOH B. bilangan iodin E.. substitusi B. iodin yang terbentuk dititrasi dengan Na2S2O3. tripalmitoleat E. 6 C. trigliserin B. 15.0 16.. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah .... trigliserida D.. 8. gliserol dan asam lemak 10. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O C O C O C C13H27 C15H31 C15H31 B. eliminasi E..... A. H2C HC H2C O O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C C15H31 C15H31 C15H29 C17H29 C17H29 C17H29 E. bilangan ester D.. gliserilpalmitoleat 12.. 7. bilangan penetralan 15.. oksidasi D.. tripalmitolein C. Bilangan yang menyatakan kadar asam lemak bebas dalam suatu lemak atau minyak dengan cara reaksi penetralan disebut .5 C. bilangan asam B.. A. asam linolenat E. 3 E.1 M untuk mencapai titik akhir titrasi maka bilangan asamnya adalah . bilangan asam B. A.9. H2C HC H2C O O O C17H35 C17H35 C17H35 C. bilangan iodin E. gliserida dan NaOH E.. Reaksi yang terjadi pada penentuan ini adalah reaksi .. asam linoleat C. D.. Lemak dengan nama gliseril trilinoleat memiliki struktur ... Reaksi penyabunan adalah reaksi antara . etanol dan NaOH C.0 D.. 10. UMPTN 1999 B: Untuk menentukan adanya ikatan rangkap digunakan pereaksi brom. 4 264 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada penentuan BI. Bilangan yang menunjukkan jumlah ikatan rangkap dalam lemak atau minyak adalah .5 E. bilangan penyabunan C. 2 D. bilangan penyabunan C. A.. Jika pada titrasi 10 mg lemak memerlukan 15 mL KOH 0. adisi C. bilangan ester D. asam oleat 17. asam palmitat D.. A.. A.. reduksi 11.4 B.. asam karboksilat dan NaOH D. bilangan penetralan 14. A. Nama senyawa yang terbentuk adalah . A.

bilangan asam dan bilangan penyabunan. minyak kelapa B. laurat B.. A.. daging ayam 19. miristat C. linolenat 24. Vitamin yang tidak larut dalam lemak adalah vitamin . Suatu trigliserida mengandung dua satuan asam stearat dan satu satuan asam palmitoleat. 1.. stearat E. c. misel C. Prostaglandin adalah senyawa yang mengatur keseimbangan efek-efek biologis. 6. susu D..... R O C OH D. telur E.. R O C O H C.. menghasilkan dua ekuivalen asam palmitat dan satu ekuivalen asam oleat... Gambarkan struktur dari asam lemak tersebut. Di dalam air. Apakah perbedaan dan kesamaan antara: a. Prostaglandin dapat dibiosintesis dari asam lemak . A. A. K C.. gas hidrogen dengan katalis Ni. kafein B. A. asam linolenat E. minyak sawit C.. 5. asam laurat B. rantai polimer D. ditambah bromin dalam CCl4? 4. Di antara bahan makanan berikut yang mengandung kolesterol paling rendah adalah . asam palmitat C.. A. minyak jagung D. endapan minyak 25. 3. O R R C O O-Na+ O C O-Na+ B. D 22. ikatan hidrogen B. b. O R S O O-Na+ B. ion-ion sabun yang berasal dari asam lemak membentuk . C E. E. larutan NaOH dan dipanaskan.. Mengapa minyak dan lemak berbeda. asam stearat D. palmitat D. bilangan ester dan bilangan penyabunan? Mengapa lemak tidak jenuh diperlukan dalam diet manusia bagi kesehatan? Jelaskan. minyak jarak E. pada suhu dan tekanan tinggi. Apakah produk utamanya jika diolah dengan: a. Di antara asam lemak berikut yang tergolong asam lemak esensial adalah . Lemak 265 .. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar... streptomisin C. Sebutkan perbedaan sifat-sifat lemak dan minyak. Apa perbedaan utama antara sabun dan detergen? Apa pula kesamaannya? 2.18. A. asam salisilat D. padahal struktur dan jenis unsur yang dikandungnya sama? Suatu lemak setelah disafonifikasi dan diasamkan. penisilin 23.. A D. madu C. E B.. b. minyak kacang 21.. s elling E. A. Di antara minyak berikut yang dapat menjaga kesehatan dalam jumlah yang cukup adalah . A. asam butirat 20. aspirin E... Pembentukan prostaglandin dapat dihambat dengan adanya . Rumus struktur detergen adalah .. daging sapi B.

pati. Larutan Benedict 12. Amati perubahan warna yang terjadi. Larutan etanol 6. dan daging). Gelas kimia 8. tambahkan beberapa volume air dan kocok kembali. Larutan gula 11. dan minyak. 6. Siapkan penangas air. panaskan tabung reaksi dalam penangas air.Proyek Semester 2 i Ma anan Kita memerlukan makanan sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatan. minyak dapur atau minyak kelapa sawit). Kemudian. Uji lemak minyak 1. Air Langkah Kerja Uji gula pereduksi 1. Alat dan Bahan 1. Tambahkan beberapa tetes larutan Benedict dalam larutan gula. roti. Sediakan minyak dapur dalam tabung reaksi. 4. Tambahkan beberapa tetes larutan biuret pada larutan. Tujuan Untuk mengidentifikasi gula pereduksi. 3. 3. Kemudian. Amati perubahan warna yang terjadi pada larutan iodin. Nutrisi yang dibutuhkan tersebut di antaranya. 3. seperti daging dan kacang-kacangan. 4. sumber protein yang dapat diperoleh dari berbagai macam makanan. Kemudian. Uji pati 1. Air beras 2. dan pati yang terdapat dalam makanan berenergi tinggi. Sediakan larutan protein yang berasal dari putih telur ke dalam tabung reaksi. Amati perubahan yang terjadi. 266 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Amati perubahan warna yang terjadi pada larutan biuret. Pembakar bunsen 10. serta lemak yang mengandung asam lemak jenuh (terdapat dalam margarin. 5. Anda ditugaskan untuk mengidentifikasi golongan senyawa pada produkproduk yang mudah diperoleh di sekitar Anda. Uji protein 1. Kemudian. Larutan iodin 3. Larutan biuret 5. seperti. dan minyak yang mengandung asam lemak takjenuh (seperti. Tutup tabung reaksi dan kocok. Tabung reaksi 7. Pada proyek Semester 2 ini. seperti di supermaket atau tempat perbelanjaan lainnya. 5. 2. protein. lemak. tambahkan beberapa tetes larutan iodin. Larutkan gula dalam 10 mL air dalam tabung reaksi. Tambahkan sedikit larutan etanol. dan kentang). 2. nasi. 2. karbohidrat (glukosa yang terdapat dalam gula. buatlah laporan pengamatan kelompok Anda berupa karya tulis yang diserahkan kepada guru Anda sebelum ujian semester 2. Larutan putih telur 4. 2. Penangas air 9. Kocok sedikit air beras dengan air dalam gelas kimia kecil.

1 dan 2 C. CH3CHOHCH3 E..... massa jenis eter lebih kecil dari alkohol D.. Hal ini disebabkan . 6. CH3CH2CHO D. butil formiat B. A. 3–pentanol B... A. kelarutan dalam air B. A. CH3(CH2)3CH2OH Pernyataan yang benar tentang aseton di bawah ini adalah . 2 dan 3 B.. CH3COCOOH E. PCl3 membentuk R–Cl D. 2 dan 3 Senyawa berikut merupakan isomer dari asam pentanoat. A.. CH3–CH2–CH2–CHO 3.. (CH3)3CCH2OH D. dapat bereaksi dengan larutan Fehling B. A. kecuali ... 3. 2 dan 4 E. CH3–CH2–C–CH3 4. logam Na membentuk alkoksida C. CH3CHOHCOOH C.Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 1. CH3CHOHCH3 C. CH3–CH=CH–CH3 D.. 2–metil–2–butanol 7. tes Tollen membentuk endapan Ag E. 4–metil–2–pentanol E. CH3COOH Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah .. dietil keton D. 2–metil butanoat Alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. 1 dan 2 D. 9. A.. rumus bangun alkohol dan eter tidak sama B. Diketahui empat senyawa karbon: 1. A. mempunyai titik didih paling tinggi dalam deret homolognya Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 267 .. propil asetat E. CH2=C(CH3)2 C... HOOCH2COOH D.. 5. merupakan hasil oksidasi alkohol primer D. 11. Berikut adalah bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari: 1... 1 dan 4 Di antara senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi adalah . penentuan rumus molekul Jika 1–butanol didehidrasi oleh asam sulfat pekat berlebih pada suhu 240°C. 10.. 3–metil–2–butanol C. (CH3)3COH Di antara senyawa berikut yang memiliki isomer optik adalah . A. 1 dan 4 B. A. 12. 1 dan 3 E. tetapi titik didih alkohol jauh lebih tinggi daripada eter. CH3CH2CH2OH B. CH3COCH3 B. gas H2 membentuk alkohol B... etil propanoat C.. 2 dan 4 C. gas brom membentuk dibromo alkana 8.. CH3–CH2–O–CH3 Senyawa alkohol berikut ini yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah . kalor penguapan alkohol lebih tinggi Zat berikut yang dapat membentuk cermin perak apabila direaksikan dengan tes Tollen adalah . dapat teroksidasi menghasilkan asam propanoat C. hasil yang terbentuk adalah .3–dimetil–2–butanol D. A. Reaksi identifikasi untuk mengenal gugus –CHO pada alkanal adalah .. antarmolekul-molekul alkohol terdapat ikatan hidrogen E. reaksi esterifikasi C.. A. Pasangan senyawa yang berisomeri fungsional adalah . CH3CH2OCH3 C.. kloroform 3. polivinil klorida 2. CH3–CH2–O–CH2–CH3 E. karbon tetraklorida Pasangan senyawa yang tergolong haloalkana adalah .. CH3–CH2–CH2–CH2–OH 2. reaksi dengan logam natrium D. A. CH3CH2COOH B. O CH3–CH2–CH2–COOH 2.. 3. A. 4. CH2=CH–CH2–CH3 B. 1 dan 3 D.... merupakan hasil dari oksidasi alkohol sekunder E. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. CH3CH2CH2O E... reaksi dengan PCl3 E. isoprena 4. eter mengandung dua gugus alkil C.

H2C=CCl2 B. NO2 17... HNO3 B.. Polimer yang dibentuk dari kondensasi glukosa dinamakan polisakarida. ClHC=CHCl D. NO2+ E. A. ClC6H4CH3 19.. adisi 18. D. asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat C. A. A. CH2=CCl CH=CH2 dan CH2=CH2 D.. enzim B.. 1. H2C=CHCl 27.. iodobenzena pada 20°C B.. ionik B. CH3–CO2H B. Di antara senyawa berikut yang paling mungkin bereaksi dengan etana–1. A. protein D. propilena B. siklopropana D. peptida C... A. Cl2C=CCl2 C. adisi D. A... C6H5–CO2H C. 2n NaOH Katalis ⎯⎯⎯⎯⎯→ Polikarbonat + 2n NaCl + 2n H2O Polimerisasi reaksi yang terjadi secara ...2–dibromopropana E. D. B. C2H5COOC2H5 E. CH2=CHCl dan CH2=CH2 C. C3H7COOCH3 C... A.. CH3COOCH3 D. substitusi E. benzena dalam cahaya matahari D. spesi mana yang pertama kali menyerang molekul benzena adalah ...3–dibromopropana 15. NO3– D. Senyawa berikut yang termasuk polisakarida adalah . ClHC=CCl2 E. CH3CCl=CH2 dan CH3CH=CH2 B. Metilbenzena dapat dibuat dari benzena dan bromometana dengan katalis besi(III) bromida. Jika benzena dinitrasi menggunakan campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat. esterifikasi C. ClC6H5 B... C3H7COOC2H5 14.. 1.... PVC adalah suatu plastik sebagai hasil polimerisasi dari . hasilnya adalah . C2H5COOC3H7 B. klor B. C6H5CH2Cl E... bromobenzena dalam cahaya matahari E. CH3 CH2Cl dan CH3 CH=CH CH3 26. kanji E. A.. 2–bromopropana C.. A. hidrogen peroksida D. 20. adisi D.. Senyawa berikut yang merupakan basa paling kuat adalah .. DNA 25. bromobenzena dengan adanya Fe C.... vinil klorida E.2–diol (etilen glikol) membentuk suatu polimer adalah . Reaksi yang terjadi dinamakan . C6H5CHCl2 C. Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol A (BPA) dengan fosgen (COCl2): C. larutan iodium dalam natrium hidroksida E. Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah .. A. Di antara asam karboksilat berikut yang paling asam adalah . larutan kalium permanganat(VII) 22.. Di antara senyawa berikut yang dapat digunakan untuk melakukan reaksi oksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat atau ion benzoat adalah . substitusi E... (CH3)3C–CO2H A. H–CO2H E.. kationik C. HSO4– + C... Polimer yang mempunyai satuan berulang: (–CH2–CHCl–CH2–CH=CH–CH2–) dapat dibentuk melalui polimerisasi suatu campuran dari . Jika propena direaksikan dengan brom dalam karbon tetraklorida.. isoprena D.. eliminasi D. Hasil reaksi antara asam propionat dengan etanol adalah . A. Jenis reaksi benzena dengan asam nitrat yang mengandung asam sulfat adalah .. A. 1–bromopropana B. Di antara senyawa berikut yang disebut benzalklorida adalah . A.13. C6H5CCl3 A. CH2=CHCl dan CH2=CH CH=CH2 E. benzena dengan adanya besi 23. tetrafloroetilen C. E.. Di antara zat berikut yang akan menghasilkan klorobenzena apabila gas klor ini dilewatkan adalah . kondensasi E. eliminasi 268 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. oksidasi C. radikal bebas 28. Cl3C–CO2H 16.. oksidasi B. stirena 24. reduksi B.. D. 21.

C12H22O11 dihidrolisis dalam larutan HCl encer terbentuk monosakarida: H+→ C12H22O11 + H2O ⎯⎯ C6H12O6 + C6H12O6 Jika disakarida tersebut laktosa.. amino dengan hidroksil Pereaksi yang cocok untuk menguji adanya tirosin fenilalanin dan triptofan (mengandung inti benzena) di dalam protein adalah . glukosa suatu keton... amida dengan karboksil D. 1 D. HOOC COOH E.. ikatan hidrogen antarmolekul D. Benedict E. protein dengan larutan NaOH dan CuSO 4 memberi warna ungu C. struktur molekul glikogen dapat bercabang B. HO OH 29. amino dengan aldehid B. A. ikatan peptida E.. Di antara karbohidrat berikut yang tidak mengalami hidrolisis adalah . amilum B. Perhatikan struktur dipeptida berikut. Ikatan peptida ditunjukkan oleh nomor …. 39.. Jika disakarida.... B.. gaya van der Waals Gugus fungsi yang membentuk ikatan peptida dalam protein adalah …. protein jika dihidrolisis. Barfoed 35. asam amino penyusun protein adalah asam α – amino. dengan titik cabang pada (1 → 4) glikosidik ikatan antarmonomer di dalam pati adalah ikatan 34. A. C. A. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah . Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 269 . selulosa C. A. sedangkan fruktosa suatu aldehid C. A. Hidrolisis pati dengan asam klorida encer menghasilkan .. sedangkan fruktosa suatu keton D. fruktosa dan fruktosa 33. A. amida dengan hidroksil C.. akan menghasilkan asam amino D. 4 B. fruktosa C. maltosa 32. amilum D. β (1 → 4) glikosidik selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia sebab memiliki ikatan γ –glikosidik jika ke dalam pati ditambahkan iodium akan terbentuk warna cokelat dari iodomilum pati dan selulosa memiliki monomer yang sama yaitu β – –galaktosa 40.. A. glukosa suatu aldehid. Pernyataan berikut yang tidak tepat untuk protein adalah .. asam β –amino. glukosa suatu amida. ikatan hidrogen intramolekul C. fruktosa dan galaktosa D... sedangkan fruktosa suatu asam 30. glukosa suatu aldehid. A. maltosa E. ikatan hidrogen intramolekul C.. muatan positif dan negatif sama B... glukosa dan glukosa B. 38. 2 E. glukosa suatu aldehid. protein terbentuk dari asam amino melalui polimerisasi B.. sedangkan fruktosa suatu eter E. terjadi ikatan peptida di antara setiap dua monomer protein 36. 3 Suatu protein dapat memiliki struktur α–heliks. ClCH2CH2CH2COOH HOOCCH2CH2OH HO COOH D. glukosa dan fruktosa E.. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab . muatan positif dan negatif sama B.. H N H 1 H C R1 C O H N H C C 5 O OH 2 3 4 R2 37. ikatan hidrogen antarmolekul D. amino dengan karboksil E. E. monosakarida yang terbentuk adalah . laktosa E. D. fruktosa D.. Tauber C. C. dan asam γ –amino. Pernyataan berikut ini yang benar tentang polisakarida adalah . laktosa 31.. ikatan peptida E. sedangkan fruktosa suatu eter B.. A. sukrosa B. Molisch B. E. glukosa dan galaktosa C.A. Hal ini disebabkan adanya … A. Fehling D. gaya van der Waals Suatu protein dapat memiliki struktur sekunder karena memiliki . 5 C... A.

. 270 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . amonia dan alkohol 42. Xantoprotein D.0 g trigliserida dihidrolisis dengan natrium hidroksida. salah satu produknya adalah . Mengapa HCl kering lebih baik daripada H2SO4 pekat pada reaksi pengesteran ini? d. Sikloheksanol. 5 mol B. A. a. keton. Apakah yang dimaksud dengan istilah pengasilan? Monomer apa yang digunakan untuk membentuk polimer berikut. Pada kondisi bagaimana senyawa tersebut bereaksi dengan feniletanon? Pada pembuatan etil benzoat dari etanol dan asam benzoat. minyak kelapa sawit C. minyak kelapa kopra B. Di antara minyak-minyak berikut yang paling banyak mengandung lemak jenuh adalah . A. amino dan gugus karboksil D. Ikatan peptida antarasam amino yang terdapat dalam protein adalah terbentuk dari gabungan gugus .. Krom trioksida direduksi menjadi Cr3+.5% H (menurut massa). minyak jarak 45. C6H11OH dioksidasi oleh krom trioksida. 6. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi tersebut.. CH2=CH–C ≡ C–CH ≡ CH2 dan benzena c. air D.. ester. minyak jagung D.. Millon 41. dalam larutan asam menjadi sikloheksana. A. Tuliskan persamaan kimia setara untuk reaksi tersebut. Hopkin-cole E. Tuliskan rumus struktur yang mungkin untuk senyawa tersebut. dan nama sistematisnya asam 3. Rumus molekul mycomycin adalah C13H10O2. Tentukan rumus empirisnya.. O 5. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. CH3 O C CH2 CH CH3 CH3 8. Hasil analisis cuplikan senyawa adalah: 87. minyak kelapa sawit C. asam asetat dan asetaldehid (etanal) d.8– tridekatetraena–10. minyak jarak 44. untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linoleat.. A. 1. 3 mol E. Di antara minyak-minyak berikut yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah memadai adalah . Gambarkan struktur mycomycin. atau aldehid. 4 mol B. toluen (metilbenzen) dan 2–metilsikloheksena Identifikasikan apakah senyawa berikut tergolong asam karboksilat.. nitrogliserin B. gliserol C.5. Sebanyak 10.5% N dan 12. alkohol dan metil B. 7. 2 mol D.7. O b.. metil dan amino C.. a. 6 mol C. menghasilkan gliserol dan tiga mol natrium streat (C17H35COONa). diketahui bahwa senyawa itu hanya berikatan kovalen tunggal. minyak kelapa kopra B.. Sakaguchi C. Terangkan uji kimia yang dapat membedakan antara: a. karboksil dan metil E.12–dionat. CH F CH2 CH F CH2 CH F 2. b. CrO3. minyak kacang E. Propionaldehid (propanal) dan aseton (propanon) b. a.A. C17H31COOH diperlukan gas hidrogen sebanyak . minyak kacang E. C6H10O. Berikan alasan mengapa dalam reaksi ini digunakan HCl kering. Pada pembuatan margarin.. c. Mycomycin adalah antibiotik alam yang dihasilkan dari jamur Nocardia acidophilus... nitroprusida B. A. ester E. pereaksi didihkan dalam refluks dan HCl kering dialirkan ke dalam campuran. 3. Berapa gram NaOH yang diperlukan untuk hidrolisis ini? 4. asam stearat 43.. c. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH. C H O c. minyak jagung D. b.

40 V → 2+ – + 2e ⎯⎯ E°= –0. N=X+ ⎛ y ⎞ n = +⎜ ⎟ ⎝ 22. muatan pada satu mol elektron E. dan CaCl2 diukur pada suhu yang sama maka perbandingan tekanan osmotik (π) antara ketiga larutan tersebut adalah .62 V C.7 5.30 V → Kedua logam tersebut disusun seperti pada gambar berikut. alanin E. Hubungan antara n.62 V Potensial sel untuk reaksi: Sn2+ + 2e– ⎯⎯ Sn → adalah .14 V E.. –0. 240 B. X2+ + 2e– ⎯⎯ X E° = + 0. π NaCl2 paling tinggi D. +0. X Y 2.… A. 16 di kanan C. sistein B. 4 ⎠ ⎛ y ⎞ n = 2 +⎜ ⎟ ⎝ 11. 186 Tiga macam larutan dengan molaritas yang sama: cuka.1 0.. jumlah H+ yang diperlukan ….5 g suatu zat dilarutkan dalam 100 g air. A. E.8 V 2+(aq) Zn(s) +(aq) Ag(s) Zn Ag E° = 1. B.. triptofan C. NaCl. + 0.. A. 1 E. C.Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun 1. 0 D.7 0. 16 di kiri B. x mol Cu dan y L gas hidrogen (pada STP) diproduksi. 10. π cuka paling besar B. X2+(aq) 1M Y2+(aq) 1M 4.25 oC. 275 C. muatan pada satu elektron D. dilarutkan dalam air maka kenaikan titik didih paling tinggi terjadi pada larutan …. zat terlarut yang mudah menguap E. 4 C. 3 B.. A. X dan Jika n mol elektron dialirkan melalui larutan CuSO4.7 0.. Berdasarkan gambar tersebut pernyataan yang tepat adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 3. A. Titik beku air mengalami penurunan sebesar 0.. ⎛ 2y ⎞ n = 2 +⎜ ⎟ ⎝ 22. 8 di kanan D. 2 Diketahui: H+(aq) H2(g) Ag+(aq) Ag(s) E° = 0. 4 ⎠ ⎛ y ⎞ n = +⎜ ⎟ ⎝ 11.7 V Potensial reduksi logam X dan sebagai berikut. muatan pada ion Lemak 271 .7 V B.14 V D. 2 ⎠ D. perbandingan tetapan faraday terhadap tetapan Avodagro sama dengan .2 ⎠ 6. + 0. Ion positif dinetralkan pada elektrode X X GGL sel (V) 0. 9.. a. 125 E. 7.1 0. jumlah mol elektron B. c. Massa molekul zat tersebut adalah ….. → MnO4– + C2O42– ⎯⎯ Mn2+ + CO2 + H2O Jika persamaan ini disetarakan.. dan y yang tepat adalah …. jumlah elektron yang terlibat adalah . A. glisin D. jumlah elektron C. zat terlarut yang sukar menguap Jika beberapa asam amino berikut dengan berat yang sama. Penurunan tekanan uap larutan disebabkan oleh .… A. e.. A.56 V 2+(aq) Zn(s) 2+(aq) Ag(s) Zn Sn E° = 0.. A. d. penurunan gaya tarik antarmolekul D. 8. treonin Sebanyak 2. –0. b. A. π NaCl cuka E. pelarut dan terlarut tidak bercampur C. x. 12 di kiri Pada setengah reaksi oksidasi metanol menjadi → formalin: CH3OH ⎯⎯ CH2O. komponen pelarut dalam fasa uap B. 8 di kiri E. 100 D. Pada proses elektrolisis. π NaCl π CaCl2 C. semua sama Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan asam memiliki persamaan berikut.

A. B. A. K4[FeCN6] D. Senyawa kompleks berikut yang bukan kelat adalah . larutan NaCl dengan elektrode C 15. diklorotetraminkrom(III) monoklorida 20. KFe(SCN)6 E. pirolisis D. A. Rumus kimia potasium heksasianoferat(II) adalah …. sebagai bahan bakar untuk memicu reaksi fisi E. Zn2+(aq) + 4NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)42+ → B. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235U B. diklorotetraminkromat(III) klorida D. partikel β E. kromatografi lapis tipis 16. partikel γ 23. 239 94 Pu 240 94 Pu 24. Ca(NO3)2(s)⎯⎯ Ca3N2(s)+4NO2(g)+5O2(g) → E. meningkatkan kadar karbon B. Pembuatan logam magnesium dilakukan melalui proses …. K3[Fe(SCN)6] B. menurunkan kadar timah E. C. Elektrolisis larutan yang menghasilkan logam alkali adalah …. neutron C. Gas NH3 dapat dibuat di laboratorium dengan cara ….. bis(dimetilglioksimato)nikel(II) B. A. peptisasi C. Jika kalsium nitrat dipanaskan dengan kuat maka reaksi yang terjadi adalah …. pemanggangan 14. A. mengubah neutron cepat menjadi neutron termal C. Zn2+(aq) + 2NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)22+ → 18. Reaksi fisi yang dikembangkan dalam reaktor nuklir menggunakan bahan bakar . E. Pada reaksi inti: adalah …. positron B. A. larutan KI dengan gas Cl2 C. menurunkan kadar karbon C. meningkatkan kadar seng 21. partikel α D. A. leburan NaCl dengan elektrode Pt E. kromatografi E. Spesi X → D. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s) + N2O(g) + 2O2(g) → D. pemanggangan kuarsa E. 2Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ 2CaO(s)+4NO2(g)+ O2(g) → C.11. elektrolisis B. kecuali …. C Neutron A Pita kestabilan B Proton Unsur radioaktif yang terletak di daerah B akan mencapai stabil dengan cara memancarkan …. larutan KCl dengan gas Br2 D. larutan KNO3 dengan elektrode Au D. reduksi SiCl4 C. Nama yang tepat untuk senyawa kompleks dengan rumus (Cr(NH3)4Cl2)Cl adalah …. mengalirkan H2 ke dalam nitrogen cair E. K3[FeCN6] 19. Prinsip pembuatan baja dari besi tuang yaitu dengan cara …. mengubah 235U untuk menghasilkan energi D. sebagai sumber partikel alfa 25. larutan KI dengan elektrode C B. larutan KI dengan gas Br2 B. Persamaan setara yang tepat untuk reaksi larutan amonia pekat dan suspensi seng(II) hidroksida adalah …. Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. Zn(OH)2(s) + 2NH4+ ⎯⎯ Zn2+ + 2NH4OH → E. A. U–238 E. Reaksi redoks antarhalogen berikut dapat terjadi. pemanasan NH4Cl D. larutan KCl dengan gas F2 E. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO2(s) + 2NO2(g) → 17. larutan Na2SO4 dengan elektrode C C. A. A. ion karbonatotetraaminkobalt(III) D. Batang kadmium dalam reaktor nuklir berfungsi …. Perhatikan grafik pita kestabilan berikut.… A. krom(III) tetramin dikloro klorida B. meningkatkan kadar timah D.. Zn(OH)2(s) + 4NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)42++ 2OH– → C. Zn(OH)2(s) + 2OH– ⎯⎯ Zn(OH)42– → D. tetramindiklorokrom(III) klorida C. distilasi kuarsa (SiO2) B. sodium tetrasianoditiosianatoferat(III) 22. A. kalium tetratiosianatoetilendiaminkromat(III) C.. trans–diglisinatopaladium(II) E. larutan KBr dengan gas Cl2 12. Th–234 C. pemanasan campuran (NH4)2SO4 dan K2O B. U–235 D. Po–212 B. 234 90 U 236 90Th 235 92 U 238 92 U 1 + α ⎯⎯ X + 3 0 n . tetramindiklorokromat(III) klorida E. pemurnian zona D. A. Po–239 272 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . pemanasan NH4NO3 C. elektrolisis larutan NH4Cl 13. A. K4[Fe(NCO)6] C. A. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ Ca(NO2)2(s) + O2(g) → B.

gas klorin B. CH3CH(OH)C2H5 D. A. timah dan HCl pekat C. asam propanoat C. Jika etiletanoat. 2 primer dan 2 sekunder C. A. ikatan tunggal C–O dalam gugus C O terurai atom O dalam gugus O–C2H5 menjalani reaksi dengan H318O+ E. 32. 1 primer dan 3 sekunder B. COOH HOOC C. CH3CH=CHCH3 D. C6H5CH(OH)C2H5 E.. Senyawa adalah ….. CH3 NH2 D.. A.. 1 tersier D.. gugus C2H5 mengalami serangan oleh H218O X. ikatan C–C dalam gugus O–C2H5 terurai selama hidrolisis O 27. C6H5COCH3 C.. 31. C6H5CH2OH B. C6H5CH2COCl E. COOH HO B.. 2 primer. C6H5COCH3 Hasil reaksi antara fenilmetanol (C6H5CH2OH) dan etanoilklorida (CH3COCl) adalah …. E. CH2=C(CH3)2 C. CH3C16O2C2H5 dihidrolisis berasam dengan adanya H218O. Senyawa alkohol tersebut adalah …. C6H5CH2OCOCH3 Butanol memiliki empat isomer yang terdiri atas …. ClCH2CH2COOH HOOC–CH2–CH2–OH Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun 273 . A. Kesimpulannya adalah….26. propanon B. 29. D. propanoil klorida Senyawa berikut yang tidak membentuk endapan kuning jika dipanaskan dengan larutan iodin cair dan kalium hidroksida adalah . CH3CH2–O–CH3 Di antara pereaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah . propanal E. Z adalah senyawa berbeda. 33.2–diol (etilen glikol) membentuk polimer. A.. gas hidrogen dengan bantuan nikel E. X dan Z dapat juga membentuk ester yang sama tetapi tidak bagus. Jika suatu alkohol. C2H5OH C. A. yaitu . bukan dalam C2H518OH. ikatan C–16O lebih kuat dari C–18O B. (CH3)3COH E. A. A. X dan bereaksi membentuk ester. 1 primer. direaksikan dengan larutan KMnO4 panas dan berasam.. A.. X bereaksi dengan natrium menghasilkan H 2 . 1 primer dan 3 tersier Jika butan–1–ol didehidrasi oleh asam sulfat pekat berlebih pada suhu 240°C. Di antara senyawa berikut dapat bereaksi dengan etana– 1. dengan HI berair 36. NHCH3 35. sodium hidrogen sulfit berair B. propan–1–ol D. isotop-isotop atom 18O terdapat dalam produk CH 3 –CO– 18 OH. OH HO D. besi dan HNO3 pekat D. 28. CH2=CHCH2CH3 B. CH2NH2 B. Reduksi: H2 N NO2 H2N NH2 dapat dilakukan dalam laboratorium sekolah dengan menggunakan …. C6H5OH 34. A. A. larutan I2 dan NaOH dalam air C. CH3COCH3 D. campuran H2SO4 pekat dan HNO3 pekat D. NH2 E. larutan KMnO4 dalam basa E. hasil yang terbentuk adalah . 2 sekunder. . CONH2 C. CH3CH(OH)CH3 B. 30. hasilnya adalah tri– iodometana. CH3CH2–O–CH2CH3 E. 1 tersier E.. C6H5OCOCH3 B. C6H5CH2Cl D. larutan H2O2 C.. CH3CHO C. X. Senyawa berikut yang dapat digunakan untuk membuat garam diazonium jika direaksikan dengan asam nitrit pada 5°C adalah …. 1 sekunder.

9 Pada keadaan tertentu.0 g trigliserida dihidrolisis dengan NaOH. berapa gram Zn yang dihasilkan dari elektrolisis larutan ZnCl2? Sel volta dikonstruksi dari setengah reaksi berikut. 4. elektrolisis larutan AgNO3 mendepositkan 1. A. A. H C C Cl H2 C H C B. Sebanyak 10. 5. Barfoed D. A. dan tunjukkan arah aliran elektron dan gerakkan kation. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 45 g glukosa dengan 450 g air. endapan XOH hanya memancarkan partikel α dan filtratnya memancarkan partikel β. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi antara AlCl3 dan LiH. Elektrode seng dalam larutan seng sulfat dan elektrode nikel dalam larutan nikel sulfat. Benedict C. Berapa gram NaOH yang diperlukan untuk hidrolisis ini? 6. Fehling B. Berikut ini yang merupakan asam amino esensial adalah …. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah …. Berapakah tekanan uap larutan ini pada 25°C? (Pada 25oC tekanan uap air murni adalah 23. 1. 9. a. tandai anode dan katode. A. 3. H2 C H2 C H C H C C H C D. H2 C H C C N CH2 N H C C N H C H N H2 C H2 C Cl Cl HC C. 38. Apakah yang dimaksud dengan denaturasi protein dan renaturasi protein? 10. asam oleat E. glutamin C. 274 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .0 A selama 10 menit. Dalam etoksietana. histidin B. Suatu larutan mengandung ion logam 3+ dielektrolisis dengan arus 5. Jika propenonitril ( H2C CHC N ) dan kloroetana ( CH 2 CHCl ) dicampurkan dengan molar yang sama membentuk polimer secara adisi maka polimer yang terbentuk harus mengandung monomermonomer …. Molisch E. Berapa tekanan minimum yang harus diterapkan pada suhu 25°C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Diketahui faktor van’t Hoff = 1.18 g logam diendapkan pada elektrolisis ini? Suatu larutan X(NO3)n ditemukan mengemisi partikel α dan β. Tauber 39.37. b. alanin 40. Setengah-reaksinya adalah: → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– E° =– 76 V 2+ → Ni (aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) E° = – 23 V Gambarkan diagram sel. sistein D. Filtrat diketahui mengandung ion-ion 228Ra.5 g logam perak. menghasilkan gliserol dan tiga mol natrium stearat (C17H35COONa). Senyawa apakah endapan putih yang pertama? Mengapa lebih dulu mengendap? 8. asam linolenat E. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah …. Penambahan larutan NaOH membentuk endapan XOH. Apakah nama unsur X dan mengapa emisinya terpisah? 7. Setelah disaring. Air laut mengandung sekitar NaCl 3%. AlCl 3 dan LiH dengan perbandingan mol 1 : 4 bereaksi membentuk endapan putih. Apakah nama logam tersebut jika 1. H2 C H C Cl H2 C H C C N B. 2. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Tuliskan rumus struktur dan nama semua senyawa yang memiliki rumus molekul C5H11Br.8 torr). asam linoleat C. asam stearat B. Pada keadaan yang sama. asam palmitat D. tirosin E.

5.Apendiks 1 Kunci Jawaban Tes Kompetensi Subbab Bab 1 Sifat Koligatif Larutan Tes Kompetensi Subbab A 1. 5. Plarutan = 41. 7. 3. Pilihan ganda D 11.29 Xair = 0. dan gas dari air dalam ruang vakum tersebut. DTd= 0. A C 19. c. Rangkaian luar e– Voltmeter Anode Rangkaian dalam Katode Tes Kompetensi Subbab F 1. D B 17. b. d. Xetanol = 0.15°C 3.26°C b. 29. DTd= 0. 3. → Cr2O72–(aq)+6Cl– (aq) + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+(aq) + 3Cl2(g) + 7H2O( ) → 2Mn2+(aq)+5BiO3–(aq)+14H+ ⎯⎯ 5Bi3+(aq) – + 2MnO4 (aq)+ 7H2O( ) → H3AsO4(aq) + 4Zn(s) + 8H+ ⎯⎯ AsH3(s) + 4Zn2+(aq) + 4H2O( ) Tes Kompetensi Subbab D 1. a. Boleh jadi padat. cair.104°C Mr X = 842 g mol–1 Tb = –0. D D 13.29 m 3.016 Apendiks 1 275 . → 10Br–(aq)+2MnO4–(aq)+16H+ ⎯⎯ 5Br2( ) + 2Mn2+(aq) + 8H2O( ) → 3Cu(s)+2HNO3(aq) + 6H+ ⎯⎯ 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O( ) Tes Kompetensi Subbab E 1.001 atm Mr Hemoglobin = 688000 g mol–1 Tes Kompetensi Subbab B 1. 3. 1. 27. → I2(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ 2HIO3(aq) + NO2(g) +5 +4 Tes Kompetensi Subbab C 1. suhu pembentukan CO2 padat naik. Pada tekanan tinggi.54 V GGL sel negatif maka reaksi tidak terjadi. π = 0. 3. C Zn Ni 2+ Reaksi yang terjadi: Zn (s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) → 3.43 atm Massa etilen glikol = 1192 g Plarutan = 19. → I2(s) + 10HNO3(aq) ⎯⎯ 2HIO3(aq) + 10NO2(g) + 4H2O( ) → NaCl(aq)+2H2SO4(aq)+MnO2(s) ⎯⎯ 2Na2SO4(aq) + MnCl2(s) + 2H2O( ) + Cl2(g) a. 7. 5. 3.62 mmHg π = 7. 3. 9. 7. Plarutan = 23.702°C DTb= 0. 23.9 m Fraksi mol H2O2 3% = 0. 1. 3. B 33.68 mm Hg Mr glukosa = 180 g mol–1 1.18637°C Evaluasi Kompetensi Bab 1 A. 7. C Sn2+(aq) Sn4+(aq) Fe3+(a ) Fe2+(aq) C → 2I–(aq) + 2e– ⎯⎯ I2(s) E°= –0. DTd= 0.5 mmHg Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Tes Kompetensi Subbab A 0 +10 Tes Kompetensi Subbab B 1. Hal ini disebabkan pada keadaan padat. A D A C E 31.372°C Tb = –0. 25. D A 15. C 21. e. kerapatannya lebih rendah dari CO2 air. B. Esai Kemolalan H2O2 3% = 0.71 molalitas larutan gula = 0. Fe(s) + 2Ag+(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2Ag(s) 5.

F Br F (sp3d) 276 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . F Tes Kompetensi Subbab B 1.24 volt). Berdasarkan potensial sel. C A D C D A Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d2. C F F Xe F F 25. 2Mn2+(aq)+5BiO3–(aq)+14H+ ⎯⎯ 5Bi3+(aq) + 2MnO4–(aq) + 7H2O( ) → e. 2[2 Al3++302–] + 3C(s) ⎯⎯ 4 Al( ) + 3 CO2(g) → atau Al2O3(aq) + 3 C(s) ⎯⎯ 4 Al( ) + 3 CO2 (g) Pada proteksi katodik. Pilihan ganda B 13. A E 19. B B 21.36 jam. F F F Xe F F Esai Penyetaraan reaksi redoks dalam suasana asam dengan metode setengah reaksi. 1. 29. Zn Ni 7. Kerapatan berhubungan dengan gaya tarik antarmolekul halogen. Bab 3 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama Tes Kompetensi Subbab A 1. Potensial reduksi standar Ni paling besar (–0. F Xe F Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d.34 volt) maka Cu2+ akan direduksi. diketahui bahwa tahap reaksi oksidasi besi berlangsung cepat (E° = 1. Massa Hg = 4. H3AsO4(aq) + 4Zn(s) + 8H+ ⎯⎯ AsH3(s) + 4Zn2+(aq) + 4H2O( ) → f. 9. B. 5. 5. Pb(s) + PbO2(s) + 2H2SO4(aq) ⎯⎯ 2PbSO4(s) + 2H2O( ) → d. Mg atau Zn memiliki potensial oksidasi lebih tinggi dibandingkan besi sehingga logam Mg atau Zn lebih mudah dioksidasi. → 11. 3. Makin kuat gaya tarik van der Waals makin rapat unsur tersebut. Berdasarkan nilai potensial reduksi standar. 7. Al = 16. Gaya tolak ruang sangat tinggi.08 jam m I2 = 2. Evaluasi Kompetensi Bab 2 A. Tes Kompetensi Subbab D 1.72 jam. b. Mg = 10. Oleh karena yang (a) GGL selnya positif maka reaksi dapat berlangsung. → NaI(s) + H3PO4( ) ⎯⎯ HI(g) + NaH2PO4(s) 3. 3. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan: 1 mol Na = 5. 27. E D 23.35 g a. A A 17.9. dan reduksi terjadi di katode. 10Br– (aq)+2MnO4–(aq) + 16H+ ⎯⎯ 5Br2( ) + 2Mn2+(aq) + 8H2O( ) g. F 7.23 volt) maka Ni2+ akan direduksi. 33. 9. 1. tetapi pada tahap pembentukan karat reaksi berlangsung sangat lambat karena memiliki nilai potensial sel sangat kecil (E° = 0. 31. H2 O → 2XeF2(aq) ⎯⎯⎯ 2Xe(s) + 4HF(aq) + O2(g) 3. 5.83 volt) sehingga H2O akan di reduksi menghasilkan ion OH– yang bersifat basa.06 V ) Sebab nilai potensial reduksi besi lebih besar dibandingkan nilai potensial reduksi Mg atau Zn. → 4NaCl(aq) + 2H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ 2Na2SO4(aq) + MnCl2(aq) + 2H2O( ) + Cl2(g) Rangkaian luar e– voltmeter Anode Rangkaian dalam Katode Tes Kompetensi Subbab C 1. Sebab atom fluorin terlalu kecil untuk membentuk asam okso. 3CH3OH(aq)+Cr2O72 (aq) + 8H+ ⎯⎯ → 3CH2O (aq) +2Cr3+(aq)+7H2O( ) Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d3. Pada (b) GGL sel negatif maka reaksi tidak berlangsung. H2O memiliki nilai lebih besar (–0. Potensial reduksi standar Cu lebih besar (0. 3Cu(s) + 2HNO3(aq) + 6H+ ⎯⎯ 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O( ) → b. Akibatnya logam besi cenderung direduksi. → a.2 g. 3. Cr2O72–(aq)+ 6Cl–(aq) + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+(aq) +3Cl2(g) + 7H2O( ) → c. 11. 3. C E 15. 5. 7. 35.

5. 39. 3. Elektron valensinya ns2 np1. 25. C E B B B 31. Alumunium memiliki energi ionisasi ketiga yang cukup tinggi cenderung sukar untuk melepaskan elektron. 1. 3. 9. C C 13. 1. 25. akan diperoleh CH4 yang disebut gas alam sintetik. Hasil samping gas H2 dan Cl2. 3. 23. 9. B C 17. Apendiks 1 277 . 5. → CO(g) + 3H2(g) ⎯⎯ CH4(g) + H2O(g) Δ H= –206 kJ mol–1 Setelah H2O diuapkan. Ligan adalah anion atau molekul netral terikat pada atom pusat. V = 3587. Evaluasi Kompetensi Bab 4 A. [Pt(NH3)2Br2]. Mg. Tes Kompetensi Subbab D 1. 1. dalam KMnO4 = +7. Grafit memiliki struktur jaringan segienam datar dan berlapis-lapis. E D 19. (b) Amonium tetrabormokuprat(II) 3.contohnya Kalimantan Barat dan pegunungan Jaya Wijaya. → 4Li(s)+ O2(g) ⎯⎯ 2Li2O(s) → 2Na(s) + O2(g) ⎯⎯ Na2O2(s) Evaluasi Kompetensi Bab 3 A. Sifat lunak dan licin disebabkan oleh antarlapisan yang dapat bergeser. H2 O 2XeF2(aq) ⎯⎯⎯ 2Xe(s) + 4HF(aq) + O2(g) → Sebab klorin bersifat asam dalam air sehingga dapat bereaksi dengan ion basa kuat membentuk garam. 5. Bilangan koordinasi adalah jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat. 3. (a) Tris(amin)dibromobesi(III) nitrat. kemudian dilarutkan dalam air menjadi asam nitrat. Pt → Tahap 1 : 4NH3(g) + 5O2(g) ⎯⎯ 4NO(g) + 6H2O(g) → Tahap 2 : 2NO(g) + O2(g) ⎯⎯ 2NO2(g) Tahap 3 : 3NO2(g) + H2O( ) ⎯⎯ 2HNO3(aq) + → NO(g) Gas NO pada tahap akhir dapat digunakan kembali. (d) +6 Ion kompleks adalah senyawa ionik yang terdiri atas kation logam transisi (atom pusat) dan 2 atau lebih anion atau molekul netral. B C A B C 3. A D 15. 7. elektrolisis → H2O( ) ⎯⎯⎯⎯ H2(g) + O2(g) → 8H2S(g) + 4O2(g) ⎯⎯ S8(s) + 8H2O( ) Esai (a) +2. D D 13. Tes Kompetensi Subbab C 1. Proses secara umum. 3. 3. 37. 29. D C B A C → 2Li + 2CH ≡ CH ⎯⎯ 2LiC ≡ CH + H2 Jenis reaksi adalah reaksi oksidasi. 5. 35. 7. Pilihan ganda E 11. Tes Kompetensi Subbab B 1. Pada umumnya senyawa dengan biloks tertinggi lebih stabil maka diduga bahwa senyawa A adalah VF3. → 2 M + H2 ⎯⎯ 2 MH M adalah logam alkali. 7. Tes Kompetensi Subbab E 1. amonia dibakar dengan adanya katalis platina menjadi gas NO dan diubah lebih lanjut menjadi NO2. B. B.66) Bab 4 Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Tes Kompetensi Subbab A 1. 9. 23. 27. Karena logam alkali bersifat reaktif.5 L 3. Dalam bentuk garam hipopklorit (NaClO). (b) +4. 3. Sumber unsur transisi biasanya berasal dari penambangan deposit minera. 29. (c) +1. B E 17. Alumunium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik. Karena potensial reduksi standar negatif (E°= 1. D Esai 21. Biloks Mn dalam MnO2 = +4. 2[2Al3++3O2–] + 3C(s) ⎯⎯ 4Al( ) + 3CO2(g) → 11. Tes Kompetensi Subbab G 1. 27. 7. E 21. Lelehan Al terbentuk pada katode dan berkumpul di bawah sel elektrolisis. ΔMnO MnO 5. Reduksi bijih besi menjadi besi. 5. Ca. Pilihan ganda A 11. 3. Ra → CaCO3(s) + H2C2O4(aq) ⎯⎯ CaC2O4(s) → 5C2O42–(aq)+2MnO4–(aq)+16H+ ⎯⎯ 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O( ) 1. yang dikeluarkan secara berkala. Ba. Muatan senyawa ini adalah 0. A C 15. Al 2 O 3 dielektrolisis dalam kriolit cair (elektrolit).Tes Kompetensi Subbab C 1. Pembuatan gas oksigen di antaranya: 2 2KClO3(s) ⎯⎯⎯→ 2KCl(s) + 3O2(g) 2 → H2O2( ) ⎯⎯⎯ H2O( ) + O2(g) Tes Kompetensi Subbab D 1. 33. B D 19. Tes Kompetensi Subbab F 1. Melalui elektrolisis garam NaCl.

5. ion tetraaminseng(II) diklorotetraaminkobalt(III) klorida kalium diaminobis(oksalat)kobaltat(III) tetrakloro(etilendiamin)platina(IV) heksa uonikel(II) bromida diklorotetraminkrom(III) perklorat kalium tris(oksalat)ferat(III) [Fe(SO4)(H2O)4] 3. Sebab 238U jika dibombardir dengan neutron tidak akan terjadi reaksi berantai sebagaimana 235U. 5.176 g Sebab ion karbonat cenderung terurai menjadi gas CO2 . Evaluasi Kompetensi Bab 5 A. f. 41. 7. 3. 40 235 13 208 Po. tetapi jika dosis tersebut diberikan secara bertahap. B. Nuklida radioaktif: (a) a. agar mengurangi jumlah neutron dan meningkatkan jumlah proton sehingga terbentuk 0 kestabilan inti. 39. A B A C C B E 43. suhu hasil reaksi dapat dikendalikan.3–dibromo–2–metilpropana 278 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 35. Pilihan ganda b 11. b. 5. Terpaan radiasi sekitar 30 rem secara terus menerus terhadap seseorang dapat menyebabkan kanker atau leukemia. X =plutonium–239 ( 94 Pu ) 0 Kehilangan massa sebesar 6. artinya katalis diperoleh kembali. kemudian hasil reaksi pada setiap tahap dan produk reaksi akhir diisolasi dan dideteksi sifat radioaktifannya. a. 13. 47. d. 238 U + n ⎯⎯ 239 Pu → Evaluasi Kompetensi Semester Semester 1 A. e a 13. C E 19. c d 17. D D 21.5. C D 27.4–dibromobutana 1. 1. C6H12O6 + O2 → CO2 + H2O 0 –2 3. Jika pada akhir reaksi. E Esai Plarutan = 23. 31. 1. H3C H2 C H2 C Br CH Br H3C Br H2 C C Br CH3 1. Karena gugus fungsi merupakan bagian reaktif dari senyawa karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia senyawa karbon. b d 15. 9. b. 23. b 21. 49. Reaksi fusi adalah reaksi nuklidanuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom lebih besar.3–dibromobutana CH3 H2 H2 C CH C Br Br 1.1–dibromobutana Br H2 C CH Br CH2 2. produk tidak menunjukkan sifat radioaktif. Rem adalah satuan dosis radiasi yang menghubungkan secara e uivalen energi radiasi dengan jenis radiasinya. 3.2–dibromobutana Br H3C CH H2 C Br CH2 H3C Esai Emisi beta. Katalis yang digunakan harus bersifat radioaktif. 7. 3. 3. B. Pilihan ganda E 15. (c) 76Ga → U + 4n ⎯⎯ 239U → C ⎯⎯ 12C + n → K ⎯⎯ 40Ca+ −0 e 1 29. (b) 40K. e d 19. Jika dalam setiap tahap menunjukkan sifat radioaktif. c. 9.6 torr 0 +4 Bab 5 Keradioaktifan Tes Kompetensi Subbab A 1. b d e Tes Kompetensi Subbab B 1. 14 → N + a ⎯⎯ 18F → Au + a ⎯⎯ Dalam inti atom emas terkandung 79 proton. sedangkan inti atom nitrogen hanya 7 proton. D E 23. tetapi membentuk 239Pu. 3. misalnya 3 rem setiap tiga bulan boleh jadi aman. e. c. 45. 25.607 ×10–9 sma. sedangkan pada reaksi fusi hingga saat ini masih terus diteliti. 7. 4 → X+2 He ⎯⎯ 242 96 239 Cm+ 1 n . Tes Kompetensi Subbab C 1. 5. E B 25. Dalam reaksi fisi. 9. A C A C Tes Kompetensi Subbab B 1. 1. 7. Bab 6 Senyawa Organik Tes Kompetensi Subbab A 1. Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklida-nuklida dengan nomor atom mendekati stabil.2–dibromobutana Br H2C H2 C H2 C Br CH2 1. Oleh karena partikel alfa bermuatan positif maka kekuatan tolakan inti atom emas jauh lebih besar dibandingkan dengan inti atom nitrogen. 1. 11. 7. 1 n ⎯⎯ 1 p + -1 e →1 0 1. B E 17. 37. C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O Berat I2 = 1. g. 33. 5. artinya katalis terlibat dalam tahap-tahap reaksi.

b. H3 C CH3 H2 H2 C C C CH3 CH3 b. 3. c. H2N H2 C C H2 C H2 H2 C CH NH2 O C OH c. a. b. H3C O H2 C C H2 H2 C C H2 OH O C O O H2 C C H2 H2 C O CH3 CH CH3 9. sebab keduanya dapat bereaksi dengan 2. H3C C C H2 CH3 Tes Kompetensi Subbab D 1. 3. C6H12O6 ⎯⎯ 2C2H5OH + 2CO2 → b. a. a.4dinitrofenilhidrazin membentuk suatu endapan kuning. H3C C O H C CH2 e.6–dimetiloktan–4–ol H3C H2 C H2 C H2 C H2 C OH Tes Kompetensi Subbab E O NH2 O C OH O 1. 7. H3C H2 C H2 C H C H2 C C H Tes Kompetensi Subbab F 1. H3C CH IUPAC: 1–pentanol. C O CH2 CH3 b. O H3C C H . 1–klorobutana + H2O ⎯⎯ 1–butanol + HCl → 5.CH3 H3C C Br CH3 H2 C Br H3C CH H C Br Br c. Air nira banyak mengandung glukosa melalui proses fermentasi berubah menjadi alkohol. Jika dilihat dari strukturnya. H3C H C H C H2 C memiliki isomer apapun.1–dibromo–2–metilpropana 3. Glukosa Etanol Isomer posisi struktur: H3C H2 C CH3 H3C HC O CH3 H2 C O CH3 H3C H2 C O H2 C CH3 O H2 C H3C C H2 H2 C C H2 O C H2 CH3 CH O O C C H2 CH3 C O CH3 7. a. 9. Tidak. H3C C CH3 CH3 Isomer fungsional: H3C H2 C H2 C H2 C OH H3C H2 C H C OH CH3 H3C CH H2 C CH3 OH H3C C OH CH3 CH3 d. trivial: pentil alkohol H3C H2 C H2 C H C OH CH3 IUPAC: 2–pentanol. H3C H2 C H C OH H2 C CH3 IUPAC: 3–pentanol 3. Rumus umum amina: R3N. a. Apendiks 1 279 .2–dibromo–2–metilpropana 1. H2 C H3C C H2 H2 C C H2 C O CH3 5. H2C HO C OH b. trivial: isopentil alkohol c. Sebab gula pasir mengandung glukosa yang memiliki gugus fungsional aldehid. dengan R dapat berupa atom H atau alkil. Sebab eter pada umumnya kurang polar. H3C C C O H C Br O C H g. 6. H3 C H2 C H C H C H2 C C2H5 C C2H5 O H2 C C H 1. H C OH CH3 Tidak beralasan sebab asetaldehid mudah menguap dan habis dalam waktu tidak lama. Sehingga larut dalam benzena (nonpolar) f. C2H4O tidak Tes Kompetensi Subbab C 1.

5–bromokuinolin 280 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . c. COOH b. A E 19. 5. 9. fenol a. –asetil–p–aminofenol (4–hidroksiasetanilida) b. B E B C A 41. H2C2O4 ⎯⎯ CO + CO2 + H2O → 3 5. 2. atau 2–etilfenil metilketon c. 29. Esai o–aminometilbenzena. 5. HO C . D B 19. B B 15. 2–hidroksimetilbenzena o–hidroksitoluena 2–metilfenol. Br2 b. b. Jika dilihat dari strukturnya maka molekul-molekul pada posisi orto– memerlukan ruang lebih ruah dibandingkan para– dan meta– yang menyebabkan gaya antarmolekul lebih lemah sehingga titik didih dan titik leleh lebih rendah. D 45. m–aminometilbenzena. a. 1. A 43. B.3. atau 2–metilfenol b. pentil metil eter metoksi pentana c. Nama senyawa tersebut berturut-turut: a. Tes Kompetensi Subbab C 1. a. A C 13. O C OH CH3 H2C C H C CH2 H OH CH3 3. Pilihan ganda D 11. A A C A E 31. 25. Esai a. p– aminometilbenzena. meta–. a. E 33. B 3. B. H C OH C CH3 HO H C CH3 CH3 . 7. c. 27. O c. pentil metil keton 2–heptanon b. 1. Cl Cl Bab 7 Senyawa Aromatik Tes Kompetensi Subbab A NH2 1. O CH3 C CH3 H2 C H2 C H2 C CH3 b. m–dihidroksibenzena 3–hidroksifenol. 3–bromopiridin. 37. 2–metoksi pirola 3–metilpirola 5. 3. 7. E C C D A 31. 39. 1. 33. 27. 3. 5. 23.6–trinitrotoluena Tes Kompetensi Subbab B 1. Struktur hidroksimetilbenzena pada posisi orto–. B A 15. 2–etilasetofenon. D 21.4. E 21. sedangkan pada alkena elektron p terlokalisasi pada atom karbon tertentu. (b) 2–propanol. C C 13. E 7. heksanal heksanoildehida (a) 2–kloropropana. 25. 7. Senyawa F dihilangkan untuk menghindari oksidasi lebih lanjut. 23. OH H2C HO CH2 HO O C OH C O 3HC C OSOH 3 H2 Etilen glikol b. asam heksanoat d. klorobenzena a. (c) 2– kloropropena a. Pilihan ganda B 11. H2C H C H C CH2 CH3 H2 C a. asam oksalat K 2 Cr 2 O 7 H 2 SO 4 dipanaskan. asam benzo–2– dioat atau o–karboksilbenzoat.7–dikloro–8–hidroksikuinolina CH3 . 9. 29. Cl Evaluasi Kompetensi Bab 6 A. H3C CH3 3. 35. b. dan p–hidroksikarboksilbenzena. 1. Sebab dalam benzena membentuk ikatan p terdelokalisasi. Evaluasi Kompetensi Bab 7 A. A 35. para–: CH3 OH CH3 H3C OH OH 3. E B 17. E B 17. o–hidroksitoluena. o–hidroksikarboksilbenzena.

29. D C 17. sekunder. sedangkan b–sheet membentuk lapisan yang planar. . Karena adanya cabang pada struktur LDPE menyebabkan polimer jenis ini kurang rapat dibandingkan HDPE sehingga LDPE kurang tegar dan mudah sobek. Pilihan ganda C 11. portein struktural. Lapisan yang dibentuk oleh gugus karbohidrat yang bermuatan negatif mengelilingi butiran minyak. a. a. dan (d) alpukat. 5. C17H29–COOH + Br2 ⎯⎯ C17H29(Br2)–COOH → Minyak curah banyak mengandung asam lemak jenuh. 5. protein transport. (c) terigu. E Struktur LDPE 3. Tes Kompetensi Subbab B Makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah yang banyak mengandung lemak tidak jenuh. Jika emulsi minyak-air yang tidak stabil ditambahkan sabun maka akan terbentuk emulsi yang stabil. Esai • Bentuk polimer tidak bercabang • Banyak ikatan silang antar rantai polimer b. 5. B 33. E 35. D 21. Hal ini disebabkan oleh bagian ekor sabun yang bersifat nonpolar akan melarutkan butiran minyak. b– –glukosa Glukosa Dapat Tes Kompetensi Subbab C 1. Penggolongan protein berdasarkan struktur: primer. Tes Kompetensi Subbab C 1. C B A C A 31. (b) telur (tapi kolesterol tinggi). 25. [a– –glukosa] = 0. 5. a– –glukosa b. 27. Penggolongan protein berdasarkan fungsinya: protein sebagai enzim. 3. 3. 7. D D 19. 3. 3.Bab 8 Makromolekul Tes Kompetensi Subbab A 1.036 M a –heliks membentuk spiral. Struktur HDPE: Evaluasi Kompetensi Bab 8 A. [b– –glukosa] = 0. PP tidak berwarna menjadi merah jambu. B. 3. dan kuarterner. 3. fenilalanin. Kulit kita terdiri dari protein yang boleh jadi mengandung asam amino seperti tirosin. sedangkan minyak sawit mengandung banyak asam lemak tidak jenuh. 1. yang pada gilirannya minyak yang banyak mengandung ikatan rangkap (sawit) memiliki titik beku rendah dibandingkan minyak curah. 5. 23.064 M. gaya antarmolekul asam lemak menjadi lemah. protein kontraktil. dan triptofan (mengandung inti benzena) sehingga berwarna kuning. Jika CuSO4 berlebih akan terbentuk endapan putih dari Cu(OH)2 yang dapat mengganggu analisis. aitu: (a) daging ayam. 7. Polimerisasi ionik Tes Kompetensi Subbab B 1. tersier. C D 13. 7. 1. D A 15. protein regulator dan pertahanan. 7. Akibatnya. Apendiks 1 281 . protein bahan makanan. sedangkan bagian kepala sabun yang bersifat polar akan larut dalam air. Bab 9 Lemak Tes Kompetensi Subbab A 1. Asam lemak tidak jenuh mengandung ikatan rangkap sebagai sumber awan elektron yang memiliki tolakan terhadap ikatan rangkap yang lain sehingga terjadi tolak-menolak. 7. 9.

H2C 7. dan banyak terdapat dalam tanaman. 7. B B 13. D D 15. Perbedaannya disebabkan adanya ikatan rangkap (tidak jenuh) pada minyak. 5.Evaluasi Kompetensi Bab 9 A. C C 31. sebab LiCl senyawa ion yang tidak larut dalam pelarut organik (etoksietana). A D 15. C C 13. 35. A A 25. B 23. 3. 9. mengandung asam lemak takjenuh.456 g Indium (Ar = 114. C 25. D C 27. AlCl3 + 4LiH ⎯⎯ LiAlH4 + 3LiCl(s) → b. 3. 5. 7. 1. Gliserol dan sabun dari jenis Na–stearat dan Na– palmitoleat. 41. 7. Pilihan ganda E 11. Keton NH2 N2H4 Pada suhu dan tekanan tinggi dengan katalis asam.56 torr Berat Zn = 0. 27. 1. 3. 1. B E 19. B A 17. a. D B 29. sedangkan AlCl3 adalah senyawa kovalen. C D B D C B E 3. 39. 37. 33. LiCl. 23. Esai Lemak Padat pada suhu kamar. a. 1. E A 21. 11. b. b. 9. Ikatan rangkap pada asam palmitoleat diadisi oleh bromin. 7. D Esai O H2 C H3C C H H C C H H C C H C C H C C H2 O C CH3 33. 1. Denaturasi protein adalah ikatan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. 35. 25. Evaluasi Kompetensi Semester Semester 2 A. B. B B 19. B. Aldehid. 5. Pilihan ganda B 11. Adapun minyak cair pada suhu kamar. 9. 13. 1. B. Mentega dari jenis stearat. Renaturasi protein adalah pengubahan kembali bentuk struktur protein yang terdenaturasi.85) Reaksi AlCl3 dan LiH: a. A Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun A. Untuk menjaga keseimbangan hormon. c. 21. 37. dan banyak terdapat dalam hewan. H (fluroetilena) F C 282 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . Pilihan ganda E 17. A D 19. 29. a. E Esai Plarutan = 23. 5. 5. A D A C E 31. 45. c. 15. D 21. D E 17. Keton. 43. 39. E D 23. 5. A C B A A 3. mengandung asam lemak jenuh. 3. c. b. 9.

00299 8.0055 0.030 –7 2 63 840 3.53 1.99 2.920 2.300 4.410 1.250 –39 98 –249 1.900 –153 2.25 3.760 3.470 2.78 3.53 0.285 1.760 3.74 7.19 0. 2001 Apendiks 1 283 .860 –112 180 650 1.91 0.160 3.93 7.720 (menyublim) 3.720 705 685 913 2.490 4.12 4.7 0.700 59 184 777 1.87 2.05 6.6 8.51 19.09 Sumber: Chemistry For You.550 –101 1.455 –210 –219 962 1.28 11.47 3.580 2.150 –196 –183 2.000 3.95 0.720 1.00166 5.55 0.100 2.86 1.400 2.8 0.600 –108 1.00084 8.827 –34 2.00346 7.14 2.360 1.47 13.97 0.540 2.620 2.800 1.640 445 2.33 2.34 4.Apendiks 2 Tabel 1 Sifat Fisik Beberapa Unsur Unsur Simbol Nomor Atom Al Ar As Ba S Be Fe B Br Cs K Ca C C Cl Co Kr Cr Xe Li Mg Mn Hg Na Ne Ni N O Ag Pt Rb Se Zn Si Sc Sr Cu Sn Pb Ti U V 13 18 33 56 16 4 26 5 35 55 19 20 6 6 17 27 36 24 54 3 12 25 80 11 10 28 7 8 47 78 37 34 30 14 21 38 29 50 82 22 92 23 Atom Pada Suhu 25°C 27 40 75 137 32 9 56 11 80 133 39 40 12 12 35.00133 10.540 769 1.96 1.120 357 900 –246 2.53 4.81 7.772 39 220 420 1.5 59 84 52 131 7 24 55 201 23 20 59 14 16 108 195 85 79 65 28 45 88 64 119 207 48 238 51 s g s s s s s s s s s s s g s g s g s s s s g s g g s s s s s s s s s s s s s s Titik Leleh (°C) Titik Didih (°C) Kerapatan Gas pada 25°C (g cm–3) Aluminium Argon Arsen Barium Belerang Berilium Besi Boron Brom Cesium Kalium Kalsium Karbon (grafit) Karbon (intan) Klor Kobalt Kripton Krom Xenon Litium Magnesium Mangan Merkuri Natrium Neon Nikel Nitrogen Oksigen Perak Platina Rubidium Selenium Seng Silikon Skandium Stronsium Tembaga Timah Timbal Titanium Uranium Vanadium 660 –189 613 (menyublim) 710 115 1.350 –186 1.45 1.670 1.5 21.59 1.53 2.384 2.084 232 327 1.494 –157 1.135 1.85 7.00117 0.

2001 Tabel 3 Besaran Fisika Satuan SI Besaran Fisika massa waktu arus listrik suhu termodinamik kandungan zat frekuensi energi tekanan muatan listrik beda potensial listrik aktivitas daya kapasitansi listrik Nama Satuan SI kilogram detik ampere kelvin mol hertz joule pascal coulomb volt bec uerel watt faraday Lambang Satuan SI kg s A K mol Hz J Pa C V B W F 284 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII .Tabel 2 Muatan Beberapa Ion Ion Positif Muatan 1+ Nama Ion amonium tembaga(l) hidrogen litium kalium perak natrium barium kalsium tembaga(ll) besi(ll) timbal(ll) magnesium nikel(ll) stronsium seng aluminium besi(lll) Rumus NH4+ Cu+ H+ Li+ K+ Ag+ Na+ Ba2+ Ca2+ Cu2+ Fe2+ Pb2+ Mg2+ Ni2+ Sr2+ Zn2+ AI3+ Fe3+ Muatan 1– Ion Negatif Nama Ion bromida Klorida hidroksida fluorida iodida nitrat karbonat oksida sulfat sulfida Rumus Br– Cl– OH– F– I– NO3– CO32– O2– SO42– S2– 2+ 2– 3+ 3– nitrida fosfat N3– PO43– Sumber: Chemistry For You.

Tabel Periodik Unsur Apendiks 2 285 .

5s. • 77 Alotrop Keberadaan unsur dalam dua bentuk atau lebih. • 105 Dimer Penggabungan dua molekul yang sama. • 52 D Dehidrasi Pelepasan molekul air dari suatu zat atau dari suatu reaksi kimia. atau campuran komponen. • 238 Deposit mineral Sumber batuan mineral yang terdapat di alam. • 105 B Bilangan koordinasi Jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat. dan biasanya berasal dari lemak hewan. • 255 Asam lemak jenuh Asam lemak yang tidak mengandung ikatan rangkap pada ikatan karbon sehingga titik lelehnya tinggi. • 103 Aturan Pauli Tidak ada dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama (jika elektron berpasangan spinnya harus berlawanan). seperti dua alotrop karbon: intan dan grafit. • 168 Denaturasi protein Ikatan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. sedangkan basa lewis adalah atom atau senyawa yang mendonorkan pasangan elektron bebas (donor elektron) yang digunakan untuk ikatan. 7s. 4s. • 233 Asam lemak esensial Asam-asam lemak tidak jenuh yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi melalui makanan. larutan padat. contohnya pada asam karboksilat melalui ikatan hidrogen antara oksigen dari gugus karbonil suatu asam karboksilat dan hidrogen dari gugus hidroksil asam karboksilat yang lainnya. 2s. • 235 Diagram fasa Diagram yang menggambarkan perubahan fasa suatu zat. dapat berupa senyawa. • 12 Diamagnetik Sifat yang tidak dipengaruhi oleh medan magnet. • 260 Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan. 6d). ditandai dengan (d) atau (+). • 88 Amorf Bentuk padatan yang bukan kristalin dan tidak memiliki keteraturan kisinya. • 105 (pelapisan) Suatu metode untuk mengendalikan korosi dengan menerapkan suatu lapisan pada permukaan logam. • 248 Asam lemak Asam karboksilat yang memiliki rantai panjang. • 106 Atom pusat Kation logam unsur transisi yang terdapat dalam ion atau senyawa kompleks. 2p. dimana atom karbon berkisar antara 12–22. dan biasanya berasal dari minyak nabati (tumbuhan). • 73 Detergen alam Garam asam lemak yang berasal dari minyak hewan atau minyak sayuran yang memiliki anion gugus fungsi ion sulfat atau ion sulfonat. 3p. 5f.Senarai A Aldosa Monosakarida yang mengandung gugus aldehid. 3s. 3d. terbentuk melalui berbagai proses yang dipengaruh tekanan dan suhu bumi. • 260 Detergen sintetik Garam asam lemak yang memiliki gugus fungsi berbeda dari sabun berasal dari minyak bumi. • 249 Asam basa Lewis Asam lewis adalah atom atau senyawa yang menerima pasangan elektron (akseptor elektron). • 179 286 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 5d. • 108 Bilangan penyabunan Bilangan yang menunjukkan berapa mg larutan basa (KOH) yang diperlukan untuk membentuk 1 gram sabun secara sempuna. 5p. 6s. • 88 Antaraksi van der aals Gaya tarik di antara atom atau molekul yang dapat ditimbulkan oleh gaya elektrostatik antara dua molekul dan polarisasi molekul tetangga • 238 Asam amino Molekul yang mengandung gugus amino (–NH2) dan gugus karboksil (–COOH). misalnya dengan pengecatan atau penyepuhan logam. yang terdiri atas spektrum warna merah-kuning-hijau-biru-ungu. • 252 C Cahaya tampak Cahaya atau gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi berkisar di antara cahaya inframerah sampai cahaya ultraviolet. • 248 Asam lemak tidak jenuh Asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada ikatan karbon sehingga titik lelehnya rendah. • 106 Aturan Aufbau Aturan yang menyatakan urutan pengisian elektron dalam orbital berdasarkan kenaikan energi (1s. 4p. 6p. 4d. akibat elektron yang berpasangan. atau logam dengan nonlogam. 4f. • 227 (paduan logam) Bahan yang terdiri atas campuran dua logam atau lebih.

• 34. • 2 G Gaya Gerak Listrik (GGL) Usaha atau kerja yang diperlukan untuk mendorong aliran elektron melalui rangkaian luar dan menggerakkan ion-ion dalam larutan menuju elektrode. digunakan sebagai pendingin. 4. • 6 I Ikatan glikosidik Ikatan yang menghubungkan dua monosakarida dengan cara kondensasi gugus hidroksil pada atom karbon nomor 1 dengan gugus hidroksil dari salah satu atom karbon nomor 2. • 45 Hukum II Faraday Massa ekuivalen zat yang diendapkan akan sama jika muatan listrik yang mengalir tetap. • 127 (penyepuhan) Suatu metode elektrolisis untuk melapisi permukaan logam oleh logam lain yang lebih stabil tehadap cuaca atau menambahkan nilai estetika (keindahannya). • 233 Ikatan rangkap konjugasi Ikatan rangkap selang seling dengan ikatan tunggal atau disebut juga elektronnya dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi). dimana terjadi penguraian suatu zat atau reaksi kimia yang disebabkan oleh adanya arus listrik searah. yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif. • 28 Hukum Kekekalan Muatan Hukum yang menyatakan muatan sebelum terjadi reaksi sama dengan sesudah terjadi reaksi. misalnya peluruhan radioaktif. • 63 Karbondioksida berwujud padat. dan 6 pada monosakarida yang lain membentuk disakarida. • 260 H Haloalkana Senyawa karbon mengandung halogen. tidak melewati fasa cair (meleleh). biasanya dispersi minyak dalam air atau dispersi air dalam minyak. • 183 F Faktor van t Hoff ( ) Persamaan yang menyatakan perbandingan banyaknya jumlah mol zat terlarut dengan jumlah mol ion-ionnya dalam larutan. tempat terjadinya reaksi reduksi. • 42 Emulsi Koloid yang terbentuk dari tersuspensinya partikel-partikel kecil. • 47 Elektrode Kutub atau terminal sel terjadinya reaksi dalam sel elektrokimia yang terdiri atas anode. dimana proton hidrogen berinteraksi dengan pasangan elektron bebas pada atom elektronegatif dari molekul yang ada didekatnya. • 37 Gaya tegangan permukaan Gaya antaraksi antarmolekul pada permukaan cairan. • 28 Hukum Raoult Tekanan uap parsial pelarut (dengan zat terlarut di dalamnya) berbanding lurus dengan fraksi molnya. • 229 Ikatan hidrogen Interaksi elektrostatik antarmolekul. • 196 Insulator Bahan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • 88 Senarai 287 . • 155 Hidrofil Sifat kelarutan (kesukaan) terhadap pelarut air. 42 Elektrolisis Kebalikan dari elektrokimia. • 94 Hukum I Faraday Massa zat yang bereaksi dalam elektrode sebanding dengan muatan listrik yang terlibat dalam sel. Zat ini menyublim pada suhu – 78°C (195 K) dan tekanan standar. • 14 E Eksitasi elektron Perpindahan elektron akibat dikenai energi (cahaya) dari keadaan dasar menuju keadaan yang energinya lebih tinggi. tempat terjadinya reaksi oksidasi. • 105 Eksoergik Proses yang melibatkan pelepasan energi. • 259 Hidrofob Sifat taklarut (ketidaksukaan) terhadap pelarut air. P = Po X. • 107 Ikatan peptida Ikatan C–N antarasam amino yang terbentuk dari reaksi kondensasi antara gugus karboksil asam amino satu dengan gugus amino dari asam amino yang lain membentuk protein.Distilasi bertingkat Suatu metode pemisahan campuran cairan menjadi cairan murni berdasarkan perbedaan titik didihnya. • 259 Energi ikat inti (Ei) Selisih energi antara energi nuklida hasil sintesis dengan energi nukleon penyusunnya. dan katode. • 47 Hukum Kekekalan Massa Hukum yang menyatakan perbandingan massa hasil reaksi sama dengan massa pereaksi. • 126 Esterifikasi Pembuatan ester dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. • 71 Ikatan kovalen koordinasi Ikatan yang terbentuk dari pemakaian bersama elektron ikatan yang berasal dari salah satu atom. • 259 Higroskopis Sifat suatu zat yang dapat menyerap air dari udara. • 19 Fraksi mol Komposisi suatu zat dalam larutan.

• 256 Konduktor Bahan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. • 63 L Larutan elektrolit Zat yang terurai dalam larutan menjadi jumlah mol ion-ionnya sesuai derajat ionisasinya. • 167 Isomer posisi Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul sama. yang digolongkan ke dalam monosakarida. • 134 Ion karbanion Zat antara dalam beberapa reaksi organik yang memiliki muatan negatif pada atom karbon. • 259 Monomer Molekul yang massanya kecil yang bergabung dengan sesamanya membentuk dimer. dapat disebut juga sebagai isomer struktur. dan pemanfaatan logam. yang terdapat dalam semua hewan dan dapat disintesis dari konsumsi makanan. oligosaksarida. • 18 Larutan nonelektrolit Zat yang terhidrasi dalam larutan menjadi molekul-molekulnya (tidak terjadi ionisasi). pemurnian logam. disakarida. • 45 e− Massa molekul relatif (Mr) Jumlah massa atom relatif dari semua atom yang menyusun molekul itu. • 116 Metode setengah reaksi Metode penyetaraan reaksi reduksi-oksidasi berdasarkan transfer elektron. • 156 Isomer struktur Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul sama. • 15 Metalurgi Cabang ilmu yang berkaitan dengan produksi logam dari bijihnya. • 156 J Jembatan garam Atau disebut juga rangkaian dalam. • 248 M Masa ekuivalen at Massa relatif zat per satuan Ar . daging. • 2 Ketosa Monosakarida yang mengandung gugus keton. 31 Metode illiamson Metode sintesis eter. • 248 Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri. • 227 Mutarotasi Rotasi optik dengan nilai yang khas untuk setiap sakarida. yang disebabkan ketegaran suatu molekul. • 126. dengan cara reaksi antara alkil halida dan alkoksi atau fenoksi. yang disebabkan perubahan muatannya. • 63 Konfigurasi oktet Konfigurasi elektron yang terisi penuh dan bersifat tidak reaktif. memiliki muatan positif. berfungsi untuk menetralkan kelebihan ion-ion hasil reaksi reduksi-oksidasi dalam sel elektrokimia sehingga reaksi berlangsung terus menerus. • 106 Lipid golongan senyawa bioorganik yang tidak larut dalam air yang berasal dari hewan dan tumbuhan. dan polimer. • 222 Monosakarida Sakarida atau karbohidrat yang paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi molekul yang lebih sederhana secara hidrolisis. dirumuskan dengan m eq = 288 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . seperti mentega. pembuatan aloi. dan polisakarida. dan dehidrasi alkohol oleh asam sulfat.Inti atom Bagian tengah atom yang mengemban sebagian besar massa atom. karena terdiri atas satu atau lebih nukleon. tetapi susunan atomnya berbeda dalam ruang. • 235 Ligan Anion atau molekul netral yang terikat pada atom pusat. ditandai dengan (l) atau (–). • 30. • 169 Misel Bagian dari mekanisme sabun sebagai pengemulsi. dengan rumus R3C+. • 7 Membran semipermeabel Membran berpori yang dapat dilalui oleh zat pelarut. tetapi gugus fungsinya berbeda. • 249 Lemak nabati Lemak yang berasal dari tumbuhan. • 225 Ion karbonium Zat antara dalam beberapa reaksi organik yang memiliki muatan positif pada atom karbon. trimer. • 35 K Karbohidrat Senyawa polihidroksi-aldehid atau polihidroksi-keton dan turunannya. • 227 Karsinogen Zat yang berpotensi menimbulkan kanker. dengan rumus R3C–. 127 Inti metastabil Keadaan tereksitasi pada atom atau inti yang memiliki umur paruh yang cukup panjang. dan telur. tetapi tidak dapat dilalui zat terlarut. • 224 Isomer Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul dan gugus fungsi sama. • 227 Kolesterol Salah satu jenis lemak pada dinding pembuluh darah (arteri). • 18 Lemak hewani Lemak yang berasal dari hewan. dimana gugus fungsi sabun yang bermuatan negatif membentuk lapisan melingkar yang mengelilingi setiap butiran minyak. seperti konfigurasi elektron gas mulia. tetapi posisi gugus fungsinya berbeda. • 155 Isomer fungsional Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekulnya sama. • 204 Kemolalan Jumlah mol zat terlarut dalam satu kilogram pelarut.

• 223 Polimerisasi kondensasi Reaksi dua molekul bergugus fungsi lebih dari satu menghasilkan molekul besar dengan gugus fungsi yang juga lebih dari satu disertai penyingkiran molekul kecil. • 94 Proses Ostwald Suatu proses pembuatan asam nitrat (HNO3) secara komersial dengan melewati beberapa tahapan reaksi. • 85 Proses kontak Pembuatan asam sulfat (H2SO4) secara komersial melalui beberapa tahapan reaksi dan menggunakan katalis platina atau V2O5. yang diakibatkan oleh adanya elektron yang tidak berpasangan. • 165 Perunut radioaktif Isotop radioaktif yang ditambahkan dalam bahan kimia atau makhluk hidup guna mempelajari sistem itu. 93 Proses Haber Suatu proses pembuatan amonia (NH3) secara komersial dari reaksi antara N2 dan H2. yaitu sistem larutan dengan konsentrasi 1 M. dimana bentuknya dapat dipertahankan hanya dengan pendinginan. kecuali dengan perlakuan kimia. • 223. 225 Potensial elektrode standar Potensial elektrode hidrogen yang dijadikan elektrode standar pada penentuan potensial reduksi standar. yang memiliki daya penetrasi terhadap materi yang dilaluinya dan mampu mengionisasi atom atau molekul. • 125 O Oksidator Zat yang mengalami reduksi. • 93 Proses Hall Heroult Suatu metode komersial pembuatan alumunium melalui elektrolisis alumunium oksida yang dilarutkan dalam lelehan kriolit (NaAlF6). • 222 Polimer termoset Polimer yang memiliki ikatan silang yang banyak dan kuat. • 158 Senarai 289 . • 38. • 39. 39 Proses Frasch Suatu proses penambangan deposit belerang (S8) dengan menggunakan tabung yang terdiri atas sejumlah pipa konsentris. • 222 Polimerisasi adisi Reaksi pembentukan polimer yang melibatkan radikal bebas atau ion dengan senyawa yang memiliki ikatan rangkap. • 93 Prostaglandin Zat yang terbentuk dari asam arakidonat (asam lemak esensial) yang serupa hormon.00 volt . biasanya digunakan untuk mensintesis alkohol. • 229 N Notasi sel elektrokimia Aturan penulisan reaksi reduksi-oksidasi yang terjadi dalam sel elektrokimia. dimana 0 H + → H2 = 0. • 133 Suatu proses pembersihan logam dari oksida dengan menggunakan asam klorida (HCl). dengan rumus RMgX. • 175 Pereaksi Grignard Senyawa logam haloalkana dari magnesium. yaitu proton dan neutron. • 255 Protein Polimer biologi yang tersusun dari monomer asam amino (banyak juga mengandung ion logam atau molekul organik kompleks) dengan rentang massa berkisar dari 6000 sampai puluhan ribu. • 35 Nukleon Partikel penyusun inti. 127 Polimer Senyawa yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai. dimana bentuknya tidak dapat diubah. tersusun dari monomer yang berulang. tekanan 1 atm (sel yang melibatkan gas) dan suhu 25°C. • 92. • 38 Potensial reduksi standar Potensial reduksi (daya oksidator) yang diukur pada keadaan standar. • 52 Pereaksi Fehling Pereaksi yang terdiri atas larutan tembaga(II) sulfat dan natrium tartrat 2. • 105 Pasivasi pembentukan lapisan film permukaan dari oksida logam yang tahan terhadap korosi sehingga dapat mencegah korosi lebih lanjut.bentuk dari isomer a menjadi isomer b atau sebaliknya jika sakarida dilarutkan dalam air. kemudian tumpang tindih dengan orbital dari atom lain membentuk orbital molekul. • 233 R Radikal bebas Atom atau gugus atom yang sangat reaktif karena mengandung elektron valensi yang tidak berpasangan. • 126. • 72 Pirolisis Penguraian senyawa kimia akibat suhu tinggi. • 104 P Paramagnetik Sifat yang dipengaruhi oleh medan magnet. • 130 Nuklida radioaktif Jenis inti atom yang yang tidak stabil sehingga mengalami peluruhan partikel dan atau radiasi elektromagnetik. 40 Orbital hibrida Hibridisasi atau penggabungan orbital dalam suatu atom menjadi setara. • 83 Pita kestabilan Grafik yang menyatakan kestabilan inti berdasarkan perbandingan proton dan neutron. digunakan untuk mendeteksi gula pereduksi dan aldehid dalam larutan yang akan membentuk endapan merah bata (tembaga(I) oksida) jika hasilnya positif.3– dihidroksibutanadioat. • 222 Polimer termoplastik Bentuk polimer lurus dan bercabang.

tetapi tergantung pada konsentrasinya. dan tekanan osmosis. natrium karbonat. 250 Sel volta Atau sel elektrokimia. penurunan titik beku. • 128. cair. 129 Trigliserida Sebutan lain dari lemak atau minyak. selain itu dapat juga untuk mensintesis aldehid. fusi. • 15 Tekanan uap Tekanan yang ditimbulkan molekulmolekul fasa uap. kenaikan titik didih. • 175 Titik didih Suhu pada saat tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. aroma. hijau atau kuning. • 197 Reaksi berantai Sederetan reaksi fisi yang berlangsung spontan dan serta merta. dan tahan lama. dan pembiak) yang terdiri atas pipapipa berisi bahan bakar radioaktif dan batang pengendali neutron. • 90 Sifat koligatif larutan Sifat yang tidak tergantung pada jenis zat terlarut. dan padat secara bersama-sama. disebabkan oleh neutron yang dilepaskan dari reaksi fisi sebelumnya bereaksi lagi dengan inti-inti yang lain. • 171 Reaksi fusi reaksi nuklida-nuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom yang lebih besar. • 141 Reaksi kesetimbangan Reaksi ke arah produk dan ke arah pereaksi memiliki laju yang sama. • 184. 117 Tekanan osmotik larutan Tekanan yang diterapkan untuk menghentikan proses osmosis dari larutan encer atau pelarut murni ke larutan yang lebih pekat. • 248 Z at aditif Zat kimia yang ditambahkan kedalam makanan atau obat-obatan untuk memperoleh sifatsifat tertentu. • 235 T Tanur sembur Perangkat atau alat eksperimen untuk proses metalurgi besi. • 8 Titik tripel Titik. • 138 Reaksi Friedel craft Reaksi alkilasi atau asilasi benzena dengan katalis AlCl3 atau AlBrO3. • 197 Reaktor nuklir Tempat terjadinya reaksi nuklir (reaksi fisi. • 1 Stereoisomer Atau disebut juga isomer optis suatu senyawa karena dapat memutar arah bidang polarisasi. dimana energi listrik dihasilkan dari aliran elektron searah pada kompartemen luar (kawat eksternal) yang dipasangkan pada elektrode yang dicelupkan dalam larutan elektrolit. • 13 Transmutasi inti Transformasi dari suatu unsur menjadi unsur lain melalui pemboman inti oleh partikel. 197 S Safonikasi atau penyabunan Suatu proses pembentukan sabun (garam dari asam lemak) yang berasal dari pengolahan lemak (hidrolisis ester) dengan larutan NaOH atau KOH pekat. • 119 Reaksi fisi Reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklida-nuklida yang nomor atomnya mendekati stabil disertai pelepasan sejumlah energi dan neutron. • 3 Termit Suatu proses pengelasan lokal pada material besi melalui reaksi yang sangat eksotermis. • 39. • 133 Reaksi substitusi Reaksi pergantian suatu atom atau molekul dengan atom atau molekul lainnya. dan natrium sitrat jika positif akan terbentuk endapan Cu2O berwarna merah bata. seperti cita rasa. • 232 Tes biuret Uji protein dengan menggunakan natrium hidroksida pekat dan larutan CuSO4 yang ditambahkan setetes demi setes. • 4 290 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . warna. merupakan triester dari gliserol (polihidroksi) dan asam lemak. bentuk. akan menghasilkan warna ungu jika positif. • 86 Tes Benedict Uji glukosa dalam urine dengan menggunakan larutan tembaga(II) sulfat. • 204 at pengkelat Atau disebut juga ligan polidentant. • 109 at terlarut Zat yang sukar menguap. memiliki dua atau lebih atom donor yang dapat mengikat ion logam. 138 Reaksi eksoterm Reaksi kimia yang menghasilkan kalor (panas) pada lingkungannya. di mana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas.40 Resonansi Delokalisasi elektron pi yang menstabilkan suatu molekul sehingga sukar untuk bereaksi. • 138 Reduktor Zat yang mengalami oksidasi. Sifat-sifat itu antara lain penurunan tekanan uap. • 196. • 116.Reaksi adisi Reaksi kimia yang melibatkan substitusi ion atau radikal bebas pada ikatan tak jenuh. • 34 Semikonduktor Bahan yang kekuatan daya hantar listriknya bergantung pada suhu. dimana campuran serbuk dari besi(III) oksida dengan alumunium menghasilkan lelehan alumunium oksida dan besi. • 239 Tes Tollen Metode untuk membedakan aldehid dan keton dengan menggunakan larutan AgNO3 dalam amonia berlebih.

164. 165 alotrop 88. 253. 84 alumunium oksida 84. 86. 44 asam amino 233. 8. 117 bijih logam 72. 235. 9. 112. 29. 107 atom karbon primer 160 sekunder 160 tersier 160 atom pusat 106. 186 sekunder 185. 71. 210. 139. 162. 89 arena 198 arus listrik 42. 255. 209 arang 88. 89. 180. 257 esensial 255 kekuatan 71 okso 69. 74. 29 maksimum 105 penyabunan 252. 163. 205. 166. 249. 136. 109. 204. 241 air berat 140 ringan 140 aktivitas 134. 250. 186 primer 185.Indeks A adisi kuantitatif iodin 250 aerosol 72. 236. 43. 171. 207. 186 tersier 185. 183 asetat glasial 180 halida 71 hidrogen halida 71 lemak 247. 165. 164. 212. 171. 109. 106. 203. 254. 201. 202 nitrasi 199. 256. 251. 164. 73 -asam nukleat 211 -basa Lewis 82. 208. 253 iodin 252. 108. 141 barit 79 batubara 88. 260 primer 160. 248. 78 tanah 79. 111. 30 perubahan 28.160. 91 alumina 86. 237 antrasena 207. 43. 77. 86 amilum 230. 116 bilangan asam 251. 91 batu kapur 79 bauksit 84. 168. 159. 110 aturan Aufbau103 Pauli 105 B bahan bakar nuklir 69. 184. 156. 238 antibodi 136. 161. 140. 198. 209. 164. 232. 169. 170. 253 ester 252. 238. 253 koordinasi 107. 176 tersier 160. 111 oksidasi (biloks) 27. 240 esensial 234 arakidonat 255 asetat 177. 186 amorf 88. 237. 234. 195. 239. 197. 236. 213 asilasi 201 halogenasi 199. 183. 10. 200. 137 alkali 73. 248. 45. 165. 28. 258. 256. 181. 165. 240. 166. 196. 91. 47 searah 42. 181 sekunder 160. 46. 236 C cahaya tampak 105 cairan elektrolit 72 celestit 79 Indeks 291 . 211. 158. 177. 167. 108. 253 bioorganik 248 b–sheet 235. 87 benzena 2. 87 aluminosilikat 74. 231 amina 185. 75. 249. 79. 180. 107. 76. 159 a –heliks 235. 82. 83 alkaloid 211 alkohol 154. 44. 178. 89 antaraksi van der Waals 68. 199. 202 beril 79 besi tuang 116. 80.

119 energi ikat inti 126. 180 dimer 87. 43. 93 monoatomik 63 mulia 62. 91. 40. 254 fotosintesis 133. 36. 134 fraksi mol2. 38. 75. 129 tereksitasi 105 valensi 65. 36. 90 255 fosfolipid 253. 14 E eksoergik 127 eksoterm 116. 179. 13. 230 distilasi 62. 80 energitika 126. 39 elektrolisis 27. 64. 63. 128. 42. 129 beta 126. 162. 250. 86 D daya penetrasi (tembus) 128. 140. 128. 37. 248. 208 gugus alkoksi 166. 133 deposit mineral 73 desalinasi 17 desinfektan 70. 260 gas alam 64. 68 London 66 tarik inti 65. 4. 92. 128. 225. 179. 6 freon 72 G garam amonium 93. 161. 38. 39. 174 H hemoglobin 236. 47. 180. 252 dolomit 79 dry ice 10. 178. 130. 54. 131. 35. 173. 42. 184. 19 halida 71. 105 elektrode 35. 171. 73 292 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 46 emisi 126. 164. 12. 43. 127. 128. 45.citra internal 135 coating 52. 74 elektrolit18. 53 corundum 84. 179 ferosilikon 81. 89. 209 fermentasi 163. 20 elektron penangkapan 126. 178. 129 emulsi 259. 127. 44. 186 dinamit 84. 259. 132 ionisasi 63. 87 detektor 137 detergen 77. 184. 90. 134. 260 endoterm 116. 48. 75. 237 halit 69. 112 diazonium 203 dikarboksilat 179. 258 grafit 88. 3. 182 karboksilat 177. 181. 163. 117. 130 epoksida 167 esens buatan 184 esterifikasi 183. 134 positron 126. 249. 186 chili 70 dapur 1. 129 alfa 126. 119 eksotermis 86 eksplosif 65. 84. 33. 49 Hoffman 43 stoikiometri 45 electroplating 47 elektrokimia 27. 252. 104. 129. 198 hidrogen 36. 249 etsa gelas 72 F fenantrena 207. 38. 128. 129 gamma 128. 261 alam 260 sintetik 260 de torotary 235 diagram fasa 12. 89. 14 diamagnetik 105. 258. 169 azo 203 hidroksil 160. 19. 64. 73. 202 disakarida 229. 65 gaya gerak listrik 37. 80 natrium257. 127. 46. 127. 181 karbonil 170. 67 geiger 134 gipsum 91 glikogen 230 gliserol 9. 260.

249 jenuh 248. 30. 19. 108. 117 kolesterol 253. 129 ion kompleks 107. 104. 135 transmutasi 128. 20. 110 monodentant 108. 78. 110. 155 halobenzena 199 halogen 66. 17 isotop nonradioaktif 133. 235. 91 kromatografi 134 kuinolina 211. 162. 156. 211 hibrida 88. 109. 127 momentum 127 muatan 28. 19. 163. 156. 116. 109. 68. 67. 90 intan 88. 238 kovalen koordinasi 107 peptida 233 pi 208 rangkap konjugasi 196. 108. 225 larutan elektrolit 18. 126. 114 kokas 88. 17 Hoff. 256. 65 kopolimer 223 krenasi 16. 88. 167. 249 Indeks 293 . 256. 17 heterosiklik 207. 80. 109 polidentant 108. 21 homopolimer 223 hukum Faraday 45 I 45 II 47 kekekalan 28 energi 127 massa 28. 106 88 sp2 3 sp 88 sp3d2 104 hidrida 75. 117 karbanion 225 karbohidrat 227 karbonium 224 karnalit 73 karsinogen 204 kemolalan 2. 127 Raoult 6. 182 isotonik 16. 115 konfigurasi oktet 63. 127 kestabilan 126. 111 muatan 107. 31. 109 limbah nuklir 141 lipid 248. 165. 212 L laju polimerisasi 224. 248. 253. 109 isomer cis-trans 155 fungsional 155. 182 posisi 155. 174 struktur 155. 136 J jembatan garam 34. 29. 134. 249 takjenuh 247. 88. 231 hidrogen 71. van’t 19 faktor 19. 74 levoratory235 ligan 106. 256 hewani248. 20 nonelektrolit 18. 70. 230. 71 hemolisis 16. 256 konduktor 63. 209. 69. 135. 197 ilmenit 111 insulator 88. 257 nabati 248. 127 metastabil 134. 17 kristal 65. 127 kobaltit 111. 17 hipotonik 16. 108. 249. 73. 3 kinetika 126. 234. 35 K kapur tohor 82. 7 Human Placenton actogen 136 I ikatan glikosidik 229. 210 higroskopis 94 hipertonik 16. 89. 30. 89 inti atom 125. 257 lepidolit 73. 236.haloalkana 154. 134 radioaktif 133. 107. 83. 165 hidrofil 259 hidrofob 259 hidrogenasi 163. 168. 251. 20 lemak 247.

93. 140 analisis aktivasi 134 batang pengendali 139. 225. 31. 68 proses Bessemer 117 Frasch 92. 118 pereaksi Fehling 175 Grignard 165. 119. 256 P a P 255. 208. 30. 127. 171. 159. 38. 127 plasma 141 polihidroksi 227 polimer 222. 226 polisakarida 230. 141 O oksidator28. 228. 84. 29. 231. 225. 129. 127. 40 kuat 67. 119 oksidasi 37. 140 nitrida 80 nonadiposa 254 nukleon 130. 67. 223 sintetik 207 termoplastik 222. 86. 29. 230 mutarotasi 229 N naftalena 207. 130 nuklida 125. 129. 16. 229. 116. 37 reduksi standar38. 118 panjang gelombang 64 ikatan 66. 131. 256 255. 94. 129 pasir kuarsa 89. 136 potensial elektrode standar 38. 137. 231 polisiklik207. 209. 258 perapian terbuka 117. 119 pita kestabilan 126. 91 momen magnet 105 monomer 222. 223 polimerisasi anion 225 kation 224 adisi 223 kondensasi 223. 113 oligosakarida 227. 226 monosakarida 227. 94 Haber 93 Hall 85 294 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 117. 260 misel 259 moderator 140 molekul diatom 66. 128. 105. 106 partikel alfa 127. 41. 127 ringan 126. 163. 127. 72 piridina 212 pirola 213 pirolisis 83 pirometalurgi 116. 67. 186 paramagnetik 102. 30. 87 metalurgi 90. 107 ozon 91 P paduan logam (alloi) 76. 32. 91. 129. 50. 117. 127. 138. 47 kritis 139 molekul relatif 7. 40.M magnesit 81 massa ekuivalen zat 45. 224. 53 perbedaan 32. 132 nukleosintesis 126. 250. 86. 44. 131. 121 metode setengah reaksi 28. 39. 33 Williamson 169 minyak bumi 78. 166 ninhidrin 240 xantoprotein 238 P 255. 256 a pickling 71. 112. 229 orbital hibrida 104. 208. 88. 130 radioaktif 125. 132 partikel subinti 131 membran semipermeabel 15. 180 nukleon 130. 229. 41. 133 beta 128. 131. 16 menyublim 10. 85 pati 163. 210 neutron 126. 115. 90 pasivasi 52. 89. 9. 166 Lucas 165. 252. 128. 105. 126. 130. 128. 223 termoset 222. 129. 210 pollusit 73. 223. 234. 176. 74 positron 126. 39. 66. 67. 139. 11. 239 pengapungan (flotasi) 119 penghentian ujung 226 penyabunan 184. 209.

86 scan 135. 36. 35. 128. 34 dalam suasana asam 30. 119 teflon 72 tegangan permukaan 3. 136 segienam datar 88 sel elektrokimia 27. 252 resonansi196. 94 T tanur sembur 117. 131. 130. 35 luar 34. 88. 126. 138. 113 refluks 156. 90 senyawa amina 185. 30. 197. 51. 82. 95 ruby 84. 139. 187 termit 86 tes Benedict 232 Biuret 239 Millon 239 Molisch 232 nitroprusida 239 Indeks 295 . 33. 201 fisi 138. 239 denaturasi 238 proton 104. 37. 89. 141 pembiak 138 reduktor 29. 31. 113 kuat 75. 198 terkalsinasi 118 terlokalisasi 186. 16. 21 silika 72. 78 spodumen 73. 2. 236 subkritis 139 sulfida 91. 14. 132 peluruhan 126. 126. 118 silikon ultramurni 90 silvit 73 sinar kosmik 137 skintilasi 135 smaltit 111. 238. 132 R radikal bebas 158. 260 safir 84. 260 tekanan osmotik 15. 140. 139. 128. 142 inti 130. 30. 28. 74 stereoisomer 235. 212. 93. 224 Radio mmuno Assay (R A)136 radioaktif 125. 210 reaktor nuklir 138. 118. 252. 187. 118 silikat 73. 200. 45 notasi 35. 250. 236. 6. 19. 112 S sabun 184. 15 tembaga blister 119 terdelokalisasi 186. 39. 230 semikonduktor 89. 37. 41. 20 uap larutan 4. 258 redoks 27. 83. 54 selulosa 229. 7. 140 Friedel-craft 171. 5. 36 volta 34. 223. 29. 186 antarhalogen 68. 40. 237. 129 perunut 133 rangkaian dalam 34. 250. 253 ionik 69. 45. 250. 200. 106 kovalen 69. 259. 75. 84. 236 tersier 235. 94 solvay 78 prostaglandin 255. 236 stronsianat 79 struktur kuartener 235. 129. 140. 86 rutil 111. 33 basa 32. 74. 51 reaksi adisi 197. 114 soda ash 77. 253 berantai 138. 235. 257. 139. 127. 69. 88. 35. 176 fusi 138. 137. 141. 129. 87 sifat koligatif 1. 236 primer 235 sekunder 235. 200. 199. 199. 36. 252. 33 substitusi 157. 33. 183. 18. 251. 140 eksoterm 119 eksotermal 200. 8. 32. 256 prostalisin 257 protein 233. 18. 42. 140 kesetimbangan 133. 5. 258. 210 sulfonasi 203. 128.kontak 94 Ostwald 93. 184 penyabunan 184. 127. 79. 197 rombik 92. 257 biner 71 hanus 252.

249 trigliserida 248. 253. 257 W witerit 79 Z zat aditif 204 antara 134. 107. 14 296 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 12. 10. 21 molal 10 penurunan 10. 113 viskositas 63 vitamin 131. 9. 109 titik beku 10. 11. 14. 103. 19. 256. 15 titrasi 73. 179. 255 trigonal planar 87 trikarboksilat 179 tromboksin 257 U unsur transisi 101. 106. 179. 12. 21 titik didih 8. 254. 19. 13.Sakaguchi 240 Tollen 175 xantoprotein 242. 11. 252. 14. 18. 102. 9. 19. 12. 23 kenaikan 8. 208 pelambat 224 penghambat 224 pengkelat 109 terlarut nonvolatile 5. 251. 253 iodometri 253 radiometri 134 triester 248. 111 V vanadit 111. 21 molal 9 titik tripel 13. 104. 21. 105. 134. 6. 253. 244 tetrahedral 88. 14. 257 alkalimetri 251 asidimetri 252. 11. 251. 108.

.R. and Humiston. New Jersey: Pretice–Hall. R. W. 2000. Derbogosian.. hemistry. 4th Edition. hemical onnections. A.E.. 1995. Inc.M.. 1995. Kau. Brown. 35th Edition... 1994.. G. Inc.. eneral hemistry. Inc. Boston: Houghton Mifflin Company. Ltd... Rock. Hutton. hemistry The Molecular cience. dan Metabolisme.. Publisher. H. New ork: Mc Graw–Hill. R. 2001. J.. Brown. Apendiks 1 297 . Mc uarrie. iokimia. Darrel. 1994. 1991. cience n ocus hemistry or evel. and Mary K. jian dan PM . and Fullick. Eugene. et. 1997. New ork: Sauders College Publishing. H. dan Lasmi. L. New ork: Mc Graw–Hill. Sidney: Jacaranda. hemistry The entral cience. periment in eneral hemistry. 1994. asic oncepts of hemistry. 2003. Campbell. C. Brown communications. 7th Edition. Kimia Polimer. C (editor). Raphael. periments and ercises in asic hemistry. M.. Educational Testing Service (ETS).. Mc Murry. Jakarta: UI-Press. Moelller. hemistry. Edisi ke-3. G. 5th Edition. Jakarta: Erlangga. Drews.D. Donald.. 1996. 2000. 2th Edition.B. 1990. New ork: John Wiley Sons. Inc. Brown. Kimia rganik. Murov. 3rd Edition.. and Maria. 1989... T. Inc. Inc. Theodore. H. and Fay. National and Kapodistrian University of Athens..Daftar Pustaka Association of Greek Chemists. F. Preparatory Problems and orked olution.M. Dubu ue: Wim. 2000. Bodner. Penerjemaah: Hadyana Pudjaatmaka. 2000... hemistry an perimental cience. Bimbingan Pemantapan Kimia: Persiapan langan mum. and Pardue. E. R. 4th Edition.. R. Ebbing. Chang. and Karp. 2nd Edition.. 1989. Brum. eneral hemistry. Maida. 3rd Edition. New Jersey: Prentice Hall International. A. hemistry. 1991.J. 7th Edition. 8th Edition. Clark. hemistry ith norganic ualitative Analysis. P 2000. Fullick. Millio. L. K. 4th Edition. 2002.. International Chemistry Olympiad. and Bursten.. Verlag Periplus Edition. New ork: Freeman and Company.K.. J.. Inc. Singapore: Longman.. Olmsted. Lemay. Bandung: CV . eneral hemistry. Malone. 2nd Edition. S. Linder. Penerjemaah: Aminuddin Parakkasi.. and Bruce. LeMay. and Wrighton..C. Brady.. Moloney. M.. antuan tudi engkap PM Kimia. 2002. Spain: Heinemann Educational . 1995. T. Bowen. otany. New ork: John Wiley and Sons. B. James. 2nd Edition. Inc Chang. L. Form GR0027. 2nd Edition. utrisi. and Stedjee. Tropische ruchte. Inc.. 1994. Graduate Record Examination (GRE). 1985. iology: ploring ife.A. and Peter.R. USA: Prentice-Hall International. Bandung: Penerbit ITB. Dubu ue: Wm. Penerjemaah: Sdn Sasbadi. J.. Liana. Ho to tudy cience. and Leo. Santina. 2nd Edition. G. Fessenden dan Fessenden. A.al. Briggs.. New ork: John Wiley Sons.. New ork: John Wiley Sons. K. C. New ork: Mc Graw–Hill. Heinemann Advanced cience hemistry. and Jennifer. asic oncepts of hemistry. 2000. Bursten. Malone. and Williams. G. Mark. Penerjemaah: Harry Firman. S. hemistry Test Practice ook. and Therald.L. Inc. George. New ork: John Wiley Sons.. R. Malaysia. 5th Edition. 2nd Edition. Jilid 2. K. rama Widya. L. San Diego: Harcourt Brace Jovanovich Publisher. W. Inc. F. hemistry. Mc Kane. D. Maria.1990. Singapore: Berkeley Books Pte. 1997. and Stern. 3rd Edition. 3rd Edition. Crowd. Sholto. J. E.. iochemistry. New ork: John Wiley Sons. USA: Saunder College Publishing. Moore. L.

mpbdp. H. Tokyo: Keirinkan.. Chemistry. Cram. . Kimia Lengkap SPPM. N. Widyadara. James. com . Bandung: Gracia Indah Bestari. com ingscorp. Kimia Dasar II: erdasarkan Prinsip-prinsip Terkini. com uned. . com . 2001. canamplastics. Edisi ke-4.. 1997. Sevenair.. hemistry A ourse for evel.. gourmentsleuth. 1993. 1997. Edisi Bahasa Indonesia. cd. Penerjemaah: Roehyati Joedodibroto.. Zumdahl. i s. W. Jerome. bairnet. ca .. . Ryan.. . Oxford Ensiklopledi Pelajar: iografi.. ironorchid. 1989.P and Burkett. . A. Proyek LPTK. edu . and Steven. 1995. and Lawrence.. 8th Edition. Jakarta: Balai Pustaka.Brown Communications.org vancouversider. . Prescott. com . Donald. Principles of Modern hemistry. 1988. Kimia Dasar I: erdasarkan Prinsip-prinsip Terkini. . com . edu uni. Inc.org ne s. Rosenberg. come. Tim Penerjemah. J. . . 2003. Stanley. Seri Peperiksaan. FMIPA UGM. Christopher. Jakarta: Erlangga. eric. 2005 . on. (tanpa tahun). Toon. Pusat Penerjemah FSUI. Edisi Bahasa Indonesia. Kimia rganik asar. Depdikbud. org nusa eb. Sasanti W dan Purbo Hadiwidjoyo.. ccccd. Nachtrieb. T. Bandung: Penerbit ITB.. 1997. to V cheung . C Heath and Company .. B. Jakarta: PT.C. Jendela IPTEK: Kimia. edu nobelpriza. S. com . harvard. David.. Bandung: Gracia Indah Bestari. Dubu ue: Wm. 1001 Plus Soal dan Pembahasan Kimia: eleksi Penerimaan Mahasis a aru. S. hemistry or You. . com . Philadelphia: Saunders Golden Sunburst Series. ougou Kagashi.. blog. M. New ork: McGraw-Hill. Retsu. 2nd Edition Lexington: D. 2005. Schaum’s Outline Series. autotumn indz. com 298 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII .b oklahomafood.R. regensburg. Edisi Bahasa Indonesia. Ltd. S. . . Epstein. Hammond. Sabirin. Edisi ke-1. Singapore: Federal Publication. and Norman. Jilid 9. 3rd Edition. 2003. H. J. Sunarya. Spain: Stanley Thornes (Publishers). ollege hemistry. teksfiles. com . . es und. R. Pusat Penerjemah FSUI.. 1987. 1997. L. M.. Edisi ke-1. com . Jendela IPTEK: Materi. Pukenoodles. L. Kimia rganik . Pine. 1985. Hendrickson. ihsc. 2000. S. Jakarta: Balai Pustaka. Revised National Curriculum Edition For GCSE. amadeo.Oxtoby.com ikipedia. Sumber Lain: Microsoft ncarta Reference ibrary. . Kuala Lumpur: Fajar Bakti SDN. . and George. ntroductory hemistry. com olgastift.s. Sunarya. 1st Edition. Johnson.

.

.

184.19.- .ISBN 978-979-068-721-9 (No. Jld lengkap) ISBN 978-979-068-724-0 Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful