PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta Pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi oleh Undang-Undang

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam

Penulis Penyunting Pewajah Isi Pewajah Sampul Pereka Ilustrasi Ukuran Buku

: : : : : :

Yayan Sunarya Agus Setiabudi Intan Permata Shariati Adam Indrayana A. Purnama S. Riyadi 21 x 29,7 cm

540.7 YAY m

YAYAN Sunarya Mudah dan Aktif Belajar Kimia 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam / penulis, Yayan Sunarya, Agus Setiabudi ; penyunting, Intan Permata Shariati, Yana Hidayat ; ilustrasi, S. Riyadi. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. viii, 298 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 297 Indeks ISBN 978-979-068-721-9 (No. Jil Lengkap) ISBN 978-979-068-724-0 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Agus Setiabudi III. Intan Permata Shariati V. S. Riyadi

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit Setia Purna Inves, PT Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karuniaNya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007 tanggal 25 Juni 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Kata Pengantar
Sampai saat ini, buku-buku kimia untuk SMA/MA yang berkualitas dirasakan masih kurang. Sementara itu, tuntunan terhadap pemahaman prinsip-prinsip ilmu Kimia sangat tinggi. Lebih-lebih perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasari oleh ilmu Kimia semakin menantang dan sangat bervariasi dalam aplikasinya. Oleh sebab itu, kami berharap dengan terbitnya buku ini, belajar kimia yang membutuhkan gabungan banyak konsep (baik konsep yang relevan dengan ketermasaan maupun konsep baru) dan pengembangan keterampilan analisis bagi siswa SMA/MA dapat terpenuhi. Ada dua hal yang berkaitan dengan Kimia, yaitu Kimia sebagai produk dan Kimia sebagai proses kerja ilmiah. Kimia sebagai produk adalah pengetahuan Kimia yang berupa fakta, konsep, prinsip, hukum,dan teori. Kimia sebagai proses kerja ilmiah merupakan penalaran (keterampilan) dari hasil penguasaan dalam pembelajaran materi secara praktis dan analisis. Mata pelajaran Kimia di SMA/MA merupakan panduan untuk mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat yang melibatkan konsep dan aplikasi. Oleh karena itu, ilmu Kimia banyak melibatkan konsep-konsep dan pengembangan keterampilan analisis. Melihat pentingnya pelajaran Kimia di sekolah, penerbit mencoba menghadirkan buku yang dapat menjadi media belajar yang baik bagi Anda. Sebuah buku yang akan memandu Anda untuk belajar Kimia dengan baik. Sebuah buku yang disusun dan dikembangkan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi masa depan Anda. Demikianlah persembahan dari penerbit untuk dunia pendidikan. Semoga buku ini dapat bermanfaat.

Bandung, Mei 2007

Penerbit

iv

Panduan untuk Pembaca
Cakupan materi pembelajaran pada buku ini disajikan secara sistematis, komunikatif, dan integratif. Di setiap awal bab dilengkapi gambar pembuka pelajaran, bertujuan memberikan gambaran materi pembelajaran yang akan dibahas, dan mengajarkan Anda konsep berpikir kontekstual dan logis sekaligus merangsang cara berpikir lebih dalam. Selain itu, buku ini juga ditata dengan format yang menarik dan didukung dengan foto dan ilustrasi yang representatif. Bahasa digunakan sesuai dengan tingkat kematangan emosional Anda sehingga Anda lebih mudah memahami konsep materinya. Buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII ini terdiri atas sembilan bab, yaitu Sifat Koligatif Larutan; Reaksi Redoks dan Elektrokimia; Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama; Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat; Keradioaktifan; Senyawa Organik; Senyawa Aromatik; Makromolekul dan Lemak. Untuk lebih jelasnya, perhatikan petunjuk untuk pembaca berikut. (1) Judul Bab, disesuaikan dengan tema materi dalam bab. (2) Hasil yang harus Anda capai, tujuan umum yang harus Anda capai pada 4 bab yang Anda pelajari. 17 (3) Setelah mempelajari bab ini, kamu harus mampu, kemampuan yang harus Anda kuasai setelah mempelajari bab. 1 2 (4) Gambar Pembuka Bab, disajikan untuk mengetahui contoh manfaat dari materi yang akan dipelajari. 3 18 (5) Advanced Organizer, disajikan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dari 5 materi yang akan dipelajari dan mengarahkan Anda untuk lebih fokus terhadap isi bab. (6) Tes Kompetensi Awal, merupakan syarat yang harus Anda pahami sebelum memasuki materi pembelajaran. 6 (7) Materi Pembelajaran, disajikan secara sistematis, komunikatif, integratif, 19 7 8 dan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi sehingga Anda dapat tertantang untuk belajar lebih jauh. (8) Gambar dan Ilustrasi, sesuai dengan materi dalam bab yang disajikan secara menarik dan mudah dipahami. 20 10 (9) Aktivitas Kimia, tugas yang diberikan kepada Anda berupa analisis 9 masalah atau kegiatan di laboratorium sehingga dapat menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan berpikir kristis. (10) Mahir Menjawab, merupakan sarana bagi Anda dalam persiapan menghadapi Ujian Akhir dan SPMB sehingga mempunyai nilai tambah. (11) Kegiatan Inkuiri, menguji pemahaman Anda secara terbuka 21 12 berdasarkan konsep yang telah Anda pelajari sehingga Anda tertarik untuk belajar lebih dalam. 11 (12) Catatan, menyajikan informasi dan keterangan singkat secara bilin22 gual berkaitan dengan konsep yang dipelajari. (13) Kata Kunci, panduan Anda dalam mempelajari konsep materi. (14) Sekilas Kimia, berisi informasi menarik dan aplikatif berdasarkan materi bab yang dipelajari sehingga dapat menumbuhkan semangat bekerja keras dan belajar lebih jauh. (15) Contoh, menyajikan contoh-contoh soal dengan jawaban yang kongkret dan jelas berkaitan dengan materi yang disajikan. 14 23 (16) Tes Kompetensi Subbab, menguji pemahaman Anda terhadap materi dalam setiap subbab. 15 (17) Rangkuman, merupakan ringkasan materi pembelajaran bab. 13 (18) Peta Konsep, menggambarkan hubungan antarkonsep sehingga memudahkan Anda mempelajari materi dalam bab. (19) Refleksi, sebagai cermin diri bagi Anda setelah mempelajari materi di 16 akhir pembelajaran setiap bab. (20) Evaluasi Kompetensi Bab, merupakan penekanan terhadap pemahaman konsep materi, berkaitan dengan materi dalam bab. (21) Proyek Semester, disajikan agar Anda dapat menggali dan memanfaatkan informasi, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan dalam kerja ilmiah. (22) Evaluasi Kompetensi Kimia Semester, disajikan untuk evaluasi Anda setelah mempelajari semester yang bersangkutan. (23) Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun, disajikan untuk evaluasi Anda setelah mempelajari seluruh bab.

v

Pengolahan Logam (Metalurgi) • 116 Rangkuman • 120 Peta Konsep • 121 Refleksi • 121 Evaluasi Kompetensi Bab 4 • 122 vi . Korosi dan Pengendaliannya • 50 Rangkuman • 55 Peta Konsep • 56 Refleksi • 56 Evaluasi Kompetensi Bab 2 • 57 Bab 4 Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat • 101 A. Penurunan Tekanan Uap • 3 C. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi • 111 D. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi • 102 B. dan Belerang • 90 Rangkuman • 95 Peta Konsep • 96 Refleksi • 96 Evaluasi Kompetensi Bab 3 • 97 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia • 27 A. Nitrogen. Penyetaraan Reaksi Redoks • 28 B. Sel Elektrolisis • 42 D. Tekanan Osmotik Larutan • 15 F. Unsur-Unsur Halogen • 66 C. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif • 2 B. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit • 18 Rangkuman • 22 Peta Konsep • 23 Refleksi • 23 Evaluasi Kompetensi Bab 1 • 24 Bab 3 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama • 61 A. Oksigen. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah • 79 E. Aluminium dan Senyawanya • 84 F. Senyawa Kompleks • 106 C.Daftar Isi Kata Sambutan • iii Kata Pengantar • iv Panduan untuk Pembaca • v Bab 1 Sifat Koligatif Larutan • 1 A. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku • 8 D. Diagram Fasa • 12 E. Karbon dan Silikon • 88 G. Unsur-Unsur Golongan Alkali • 73 D. Unsur-Unsur Gas Mulia • 62 B. Sel Elektrokimia • 33 C.

Bab 5 Keradioaktifan • 125
A. Kestabilan Inti • 126 B. Kegunaan Radioisotop • 133 C. Reaksi Fisi dan Fusi • 138 Rangkuman • 142 Peta Konsep • 143 Refleksi • 143 Evaluasi Kompetensi Bab 5 • 144 Proyek Semester 1 • 147 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 • 148

Bab 8 Makromolekul • 221
A. Polimer • 222 B. Karbohidrat • 227 C. Protein • 233 Rangkuman • 241 Peta Konsep • 242 Refleksi • 242 Evaluasi Kompetensi Bab 8 • 243

Bab 6 Senyawa Organik • 153
A. Gugus Fungsional Senyawa Karbon • 154 B. Haloalkana • 155 C. Alkohol dan Eter • 159 D. Aldehid dan Keton • 170 E. Asam Karboksilat dan Ester • 177 F. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen • 185 Rangkuman • 187 Peta Konsep • 188 Refleksi • 189 Evaluasi Kompetensi Bab 6 • 190

Bab 9 Lemak • 247
A. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak • 248 B. Sumber dan Kegunaan Lemak • 253 C. Sabun dan Detergen • 257 Rangkuman • 262 Peta Konsep • 262 Refleksi • 262 Evaluasi Kompetensi Bab 9 • 263 Proyek Semester 2 • 266 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 • 267 Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun • 271

Bab 7 Senyawa Aromatik • 195
A. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya • 196 B. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya • 204 C. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik • 207 Rangkuman • 214 Peta Konsep • 215 Refleksi • 215 Evaluasi Kompetensi Bab 7 • 216

Apendiks 1 • 275 Apendiks 2 • 283 Senarai • 286 Indeks • 291 Daftar Pustaka • 297

vii

viii

Bab

1
Sumber: Chemistry For You, 2001

Di negara yang memiliki musim dingin, salju yang menumpuk di jalan raya dan trotoar dicairkan dengan cara menaburkan garam (penurunan titik beku), seperti CaCl2 dan NaCl.

Sifat Koligatif Larutan
Hasil yang harus Anda capai: menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit. Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu: • • menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan; membandingkan sifat koligatif larutan nonelektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan.

Apakah Anda mempunyai teman atau kerabat yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi? Jika ya, tentu dokter akan menyarankan teman atau kerabat Anda itu untuk mengurangi konsumsi garam-garaman. Mengapa pula pedagang es menaburkan garam dapur (NaCl) di dalam tempat penyimpanan es? Kemudian, mengapa di wilayah yang memiliki musim dingin, garam-garam, seperti CaCl2 dan NaCl ditaburkan ke jalanjalan atau trotoar yang bersalju? Tentunya semua peristiwa itu berkaitan dengan bab yang akan kita pelajari sekarang, yaitu sifat-sifat koligatif larutan. Apakah sifat koligatif larutan itu? Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tetapi bergantung pada konsentrasinya. Sifat koligatif berbeda dengan sifat-sifat larutan yang sudah Anda pelajari sebelumnya, seperti daya hantar listrik, asam basa, dan kesetimbangan ion-ion dalam larutan yang bergantung pada jenis zat terlarut. Apakah sifat-sifat koligatif larutan itu dan apakah yang memengaruhi sifat-sifat koligatif larutan? Jawabannya akan Anda ketahui setelah mempelajari bab ini.

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif B. Penurunan Tekanan Uap C. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku D. Diagram Fasa E. Tekanan Osmotik Larutan F. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

1

Tes Kompetensi Awal
1. 2. Apakah yang dimaksud dengan larutan? Apa saja yang memengaruhi sifat fisik dan kimia suatu larutan? Apakah perbedaan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit?

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif
Di Kelas XI, Anda telah belajar satuan konsentrasi larutan berupa kemolaran. Pada topik berikut, Anda akan diperkenalkan dengan satuan konsentrasi larutan yang digunakan dalam menentukan sifat koligatif larutan, yaitu fraksi mol (X) dan kemolalan atau molalitas(m).

1. Fraksi Mol
Komposisi zat-zat dalam larutan dapat dinyatakan dalam satuan fraksi mol (X). Fraksi mol zat A (XA) menyatakan perbandingan jumlah mol zat A terhadap jumlah mol total zat-zat yang terdapat dalam larutan.
XA = mol A mol A = total mol semua komponen mol A + mol B + ... + mol ke-n

Jumlah fraksi mol semua komponen sama dengan satu. XA + XB + XC + ... = 1

Contoh 1.1
Menghitung Fraksi Mol Berapakah fraksi mol benzena (C6H6) dan toluena (C7H8) dalam larutan yang dibuat dari 600 g benzena dan 400 g toluena? Jawab: • Tentukan mol masing-masing zat • Tentukan fraksi mol zat Jumlah mol masing-masing zat:

Catatan Note
Jika hanya dua zat yang membentuk larutan maka: XA = 1 – XB atau XB = 1 – XA If there are only two substances forming solution so that: XA = 1 – XB or XB = 1 – XA

600 g = 7,69 mol 78 g mol −1 400 g mol C7H8 = = 4,35 mol 92 g mol −1 Fraksi mol masing-masing zat:
mol C6H6 = X C6H6 = X C7H8 =

7,69 mol = 0,64 7,69 mol + 4,35 mol 4,35 mol = 0,36 7,69 mol + 4,35 mol

Jumlah fraksi mol semua komponen harus sama dengan satu, Xbenzena + Xtoluena = 1

2. Kemolalan (Molalitas)
Kemolalan (m) didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut dalam satu kilogram pelarut. Dalam bentuk persamaan dirumuskan sebagai berikut.

molalitas =

jumlah mol zat terlarut jumlah massa pelarut (kg)

2

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Rumusan molalitas dapat dinyatakan dalam bentuk lain, yaitu: molalitas =
massa zat terlarut (g) konversi berat, 1.000 (g kg −1 ) × massa molar zat terlarut (g mol −1 ) massa pelarut (g)

Contoh 1.2
Menghitung Molalitas Larutan Berapakah molalitas larutan yang dibuat dari 6 g glukosa (Mr=180) yang dilarutkan ke dalam 100 g air. Jawab: Massa zat terlarut 6 g; massa molar zat terlarut 180 g mol–1; massa pelarut 100 g. molalitas =
massa glukosa massa molar glukosa
• • • •

Kata Kunci
Sifat koligatif Jumlah zat terlarut Fraksi mol kemolalan

×

(1.000 g kg −1 ) massa air

molalitas =

6g 180 g mol −1

×

(1.000 g kg −1 ) 100 g

=0,3 mol kg–1

Jadi, molalitas larutan glukosa adalah 0,3 m.

Kegiatan Inkuiri
Pada kondisi apa kemolalan sama dengan kemolaran? Bagaimana membuat larutan dengan kemolalan dan kemolaran sama? Diskusikan dengan teman-teman Anda.

Tes Kompetensi Subbab
1.

A
3. Sebanyak 50 g gula pasir (C12H22O11) dilarutkan ke dalam 500 g air. Berapakah molalitas larutan gula tersebut? Suatu larutan antibeku mengandung 40% berat etilen glikol (C2H6O2). Jika massa jenis larutan 1,05 g mL–1, berapa molalitas larutan tersebut?

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 46 g etanol (CH3COOH) dan 44 g air. Berapakah fraksi mol masing-masing zat dalam larutan itu? Umumnya, formalin yang dijual di pasaran adalah 40% berat CH2O dalam air. Berapakah fraksi mol formalin dalam larutan tersebut?

2.

4.

B. Penurunan Tekanan Uap (ΔP) Δ
Menguap adalah gejala yang terjadi pada molekul-molekul zat cair meninggalkan permukaan cairan membentuk fasa gas. Gejala ini disebabkan oleh molekul-molekul pada bagian permukaan cairan memiliki energi yang dapat mengatasi gaya antaraksi di antara molekul-molekul cairan. Gaya antaraksi antarmolekul pada permukaan cairan dinamakan tegangan permukaan. Jadi, molekul-molekul yang menguap memiliki energi lebih besar daripada tegangan permukaan.

1. Tekanan Uap
Kemudahan suatu zat menguap ditentukan oleh kekuatan gaya antarmolekul (tegangan permukaan). Semakin lemah gaya antarmolekul semakin mudah senyawa itu menguap.

Sifat Koligatif Larutan

3

Puap

Uap

Cairan

Pada suhu rendah, molekul-molekul zat dapat meninggalkan permukaan cairan membentuk kesetimbangan dengan cairan yang berada di permukaannya ( (Gambar 1.1). Molekul-molekul fasa uap menimbulkan tekanan yang disebut tekanan uap. Faktor-faktor yang memengaruhi tekanan uap salah satunya adalah suhu. Semakin tinggi suhu zat cair, semakin besar tekanan uapnya. Contohnya adalah tekanan uap air berbeda pada setiap temperatur seperti ditunjukan pada Tabel 1.1.
Tabel 1.1 Tekanan Uap Air Tekanan (mmHg) 4,60 6,50 9,20 12,80 17,50 19,80 22,40 23,80 26,70 28,30 30,00 31,80 42,20 55,30 71,90 92,50 118,00 149,40 187,50 233,70 289,10 355,10 525,80 760,00
Sumber: General Chemistry, 1990

Gambar 1.1
Uap dan cairan membentuk kesetimbangan dinamis.

Suhu (°C) 0 5 10 15 20 22 24 25 27 28 29 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 90 100

Kegiatan Inkuiri
Air mendidih pada suhu 100°C, tetapi mengapa pakaian yang dijemur pada suhu kamar (25–30)°C dapat mengering? Jelaskan (hubungkan dengan proses penguapan).

2. Penurunan Tekanan Uap Larutan
Pelarut Larutan Gambar 1.2
Zat terlarut nonvolatil menurunkan penguapan pelarut.

Apa yang terjadi dengan tekanan uap jika ke dalam suatu cairan (misalnya, air) dimasukkan zat yang tidak mudah menguap (misalnya, gula pasir)? Adanya zat terlarut nonvolatile (tidak mudah menguap) di dalam suatu pelarut dapat menurunkan tekanan uap pelarut. Akibatnya, tekanan uap larutan lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya. Mengapa? Untuk memahami bagaimana pelarutan zat yang tidak mudah menguap berpengaruh terhadap tekanan uap pelarut, lakukan oleh Anda eksperimen berikut.

4

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Aktivitas Kimia 1.1
Pelarutan Zat yang Tidak Menguap Tujuan Menjelaskan pelarutan zat yang tidak menguap. Alat 1. Gelas 2. Wadah tertutup Bahan 1. Aquades 2. Larutan gula 60% b/b Langkah Kerja 1. Sediakan dua buah gelas. Gelas pertama diisi dengan aquades dan gelas kedua diisi dengan larutan gula 60% b/b. Usahakan volume cairan dalam kedua gelas sama. 2. Simpan kedua gelas itu dalam wadah yang tertutup rapat, misalnya desikator selama satu hari. 3. Setelah satu hari, amati yang terjadi dalam kedua cairan itu. Keadaan Awal Keadaan Akhir

Pelarut (air)

Larutan gula

Larutan gula

Pertanyaan 1. Apa yang terjadi dengan cairan dalam kedua wadah itu? 2. Mengapa air murni berpindah ke gelas yang berisi larutan gula? 3. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini. Diskusikan dengan teman sekelompok Anda.

Setelah dibiarkan beberapa waktu, volume larutan gula bertambah, sedangkan volume air murni berkurang. Mengapa? Fakta tersebut dapat dijelaskan jika tekanan uap air murni lebih besar dari tekanan larutan yang mengandung zat nonvolatil, dan adanya kesetimbangan dinamis antara fasa uap dan cairannya. Oleh karena tekanan uap air murni lebih besar dari tekanan uap larutan gula maka untuk mencapai keadaan kesetimbangan, uap air murni akan diserap oleh larutan gula sampai tekanan uap di atas permukaan kedua cairan itu sama dan setimbang. Proses tersebut menghasilkan perpindahan molekul-molekul air dari pelarut murni melalui fasa uap ke dalam larutan gula sampai tekanan uap pada kedua permukaan cairan mencapai kesetimbangan.

Kata Kunci
• • • • • Gaya antaraksi antarmolekul Tegangan permukaan Zat terlarut nonvolatil Tekanan uap Hukum Raoult

Kegiatan Inkuiri
Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan tekanan uap larutan lebih rendah dari tekanan uap pelarutnya? Misalnya, larutan etanol dalam air. Hubungkan dengan gaya antarmolekul atau ikatan hidrogen etanol-air dan air-air.

Sifat Koligatif Larutan

5

3. Hukum Raoult
P°larutan
Plarutan

Tekanan uap larutan yang mengandung zat terlarut nonvolatile telah dikaji oleh Francois M. Raoult, sehingga dihasilkan Hukum Raoult. Dalam bentuk persamaan dinyatakan sebagai berikut. Plarutan = Xpelarut Popelarut Keterangan: Plarutan = tekanan uap larutan Xpelarut = fraksi mol pelarut Popelarut = tekanan uap pelarut murni Secara matematis, Hukum Raoult merupakan persamaan linear: Y = mX Keterangan: Y = Plarutan m = Popelarut X = Xpelarut Jika Plarutan diekstrapolasikan terhadap Xpelarut, akan dihasilkan garis lurus dengan kemiringan menunjukkan Popelarut (Gambar 1.3). Penurunan tekanan uap (ΔP) pelarut akibat adanya zat terlarut nonvolatil dapat dihitung dari Hukum Raoult, yaitu: Plarutan = Xpelarut Popelarut

0

Xpelarut

1 Gambar 1.3

Hubungan tekanan uap larutan terhadap fraksi mol pelarut

Sekilas Kimia
Francois Marie Raoult (1830–1901)

Oleh karena (Xpelarut + Xterlarut) = 1, atau (Xpelarut = 1 – Xterlarut) maka Plarutan = (1 – Xterlarut) Popelarut = Popelarut – Xterlarut Popelarut Dengan menata ulang persamaan di atas, diperoleh: Popelarut – Plarutan = Xterlarut Popelarut (Popelarut – Plarutan) adalah selisih antara tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan (ΔP). Jadi, penurunan tekanan uap pelarut murni dapat dirumuskan sebagai berikut. ΔP = Xterlarut Popelarut

Contoh 1.3
Menghitung Tekanan Uap Larutan Hitunglah penurunan tekanan uap yang dibuat dari pelarutan 9,5 g tiourea (Mr = 76) ke dalam 90 g air (tekanan uap air pada 25°C adalah 23,76 mmHg). Jawab: • Hitung fraksi mol masing-masing zat • Tentukan tekanan uap larutan menggunakan Hukum Raoult • Tentukan ΔP Jumlah mol masing-masing zat adalah mol tiourea =
9,5 g = 0,125 mol 76 g mol -1

Sumber: www.uned.es

Francois Marie Raoult adalah seorang ahli kimia-fisika Prancis. Pada 1886 dia berhasil menemukan hubungan antara tekanan uap larutan dan zat terlarut. Hubungan tersebut diungkapkan dalam bentuk persamaan yang dikenal dengan Hukum Raoult.

mol air = 18 g mol -1 = 5 mol

90 g

6

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Sifat Koligatif Larutan 7 . tekanan uap larutan adalah 53. Besarnya penurunan tekanan uap adalah ΔP = (23. berapakah Mr urea? Jawab: Tahap: (1)Hitung fraksi mol air menggunakan Hukum Raoult (2)Hitung mol urea berdasarkan fraksi mol air (3)Hitung Mr urea Fraksi mol air: Xair = Plarutan 53. Xpelarut = Kata Kunci • • Penurunan tekanan uap Massa molekul relatif mol pelarut mol pelarut + mol terlarut .76 – 23.975) (23. yaitu: Xpelarut = Plarutan Ppelarut o Berdasarkan fraksi mol pelarut.17 mmHg.Fraksi mol air adalah mol H 2 O Xair = mol H O+mol CS(NH ) = 0.atau mol terlarut = mol pelarut ⎜ ⎜ ⎛ ⎞ 1 − 1⎟ ⎟ Xpelarut ⎝ ⎠ Dengan demikian.17 mmHg = =0. Dengan menata ulang persamaan Hukum Raoult maka diperoleh fraksi mol pelarut. massa molekul relatif urea adalah 60.96 o Ppelarut 55. Jika tekanan uap air murni pada suhu tersebut 55.975 2 2 2 Plarutan = Xair P°air = (0.166 mmHg Jadi.76 mmHg) = 23.59 mmHg Tekanan uap larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut. mol zat terlarut dapat diketahui sehingga massa molekul relatifnya dapat ditentukan. 3 mmHg 90 g mol air = 18 g mol −1 = 5 mol Jumlah mol urea: ⎛ 1 ⎞ ⎛ 1 ⎞ − 1⎟ mol urea = mol air ⎜ − 1 ⎟ = 5 mol ⎜ ⎝ 0.3 mmHg. tekanan uap air turun dengan adanya tiourea.2 mol Jadi.166) mmHg = 0.4 Menentukan Mr dari Tekanan Uap Larutan Urea sebanyak 12 g dilarutkan dalam 90 g air pada 40 °C. 96 ⎠ ⎝ X air ⎠ = 0.2 mol 12g Mr urea = = 60 g mol–1 0. persamaan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut adalah Mr terlarut = massa zat terlarut (gram) mol pelarut ⎜ ⎛ 1 ⎞ − 1⎟ Xpelarut ⎝ ⎠ Contoh 1.

selain getaran di tempatnya. Bagaimana titik didih air di pegunungan dibandingkan di pantai? Di daerah mana peluang terbesar terkena penyakit akibat bakteri yang terdapat dalam air minum? 1. Tekanan uap larutan tersebut adalah 54.2). Jika tekanan uap air murni pada suhu tersebut 55. Hitunglah tekanan uap larutan pada 35°C yang dibuat dengan melarutkan 18 g sukrosa dalam 72 g air. Tekanan uap air murni pada suhu tersebut 42.02 1. C.5 mmHg. B tekanan uap kloroform pada 20°C.8 78.Tes Kompetensi Subbab 1. 1990 8 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .1 76. titik didih larutan akan lebih tinggi daripada pelarut murninya. Adapun suatu zat dikatakan membeku jika partikel-partikel zat itu berada dalam kisi-kisi kesetimbangan sehingga tidak terjadi gerakan partikel.63 2.53 5. 2. Glukosa sebanyak 18 g dilarutkan dalam 125 g air pada 40°C.4 61.22 3.2 Tetapan Kenaikan Titik Didih Molal (Kd) Beberapa Pelarut Pelarut Air (H2O) Benzena (C6H6) Karbon tetraklorida (CCl4) Etanol (C2H6O) Kloroform (CHCl3) Karbon disulfida (CS2) Titik Didih(°C) 100 80. Dalam bentuk persamaan dinyatakan dengan: ΔTd ≈ m. Diketahui tekanan uap kloroform murni pada 20°C = 156 mmHg. atau Δ Td= Kd × m Kd adalah tetapan kesetaraan titik didih molal.3 mmHg. Suatu larutan dibuat dari pelarutan 6. Kegiatan Inkuiri Semakin tinggi suatu tempat. hitunglah Mr glukosa.34 Sumber: General Chemistry. ΔTd (relatif terhadap titik didih pelarut murni) berbanding lurus dengan kemolalan larutan. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Tabel 1.2 mmHg.2 Kd(°C m–1) 0.2 46. Hitunglah penurunan 3. Kenaikan Titik Didih Larutan Oleh karena tekanan uap larutan zat nonvolatil lebih rendah dari pelarut murninya maka untuk mendidihkan larutan perlu energi lebih dibandingkan mendidihkan pelarut murninya. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Suatu zat cair dikatakan mendidih jika tekanan uapnya sama dengan tekanan atmosfer (tekanan udara luar) di atas permukaan cairan. Harga Kd bergantung pada jenis pelarut (Tabel 1.52 2. Akibatnya. semakin rendah tekanan udaranya. Besarnya kenaikan titik didih larutan.5 g naftalena ke dalam 60 g kloroform (CHCl3).

Anda dapat melakukan percobaan berikut. Oleh karena kenaikan titik didih berbanding lurus dengan molalitas larutan maka massa molekul relatif zat terlarut dapat ditentukan dengan mengubah persamaan molalitasnya. ΔTd = K d massa zat terlarut 1. jika titik didih air 100°C? (Kd air = 0. Berapakah titik didih larutan. Termometer 3. Aktivitas Kimia 1.53°C m–1) Jawab: 7. (Titik didih benzena 80.6 − 80.000 g kg −1 −1 Mr X= 2.2 Kenaikan Titik Didih Larutan Tujuan Membuktikan kenaikan titik didih larutan Alat 1.000 g kg −1 × Mr zat terlarut massa pelarut massa zat terlarut 1. 36°Cm × 82.52°C m–1. suatu larutan dalam air dengan konsentrasi satu molal akan mendidih pada suhu lebih tinggi sebesar 0.52°C m–1) Jawab: 5g 1.19°C. Untuk membuktikan kenaikan titik didih larutan. massa molekul relatif zat X adalah 105. 36 m molalitas larutan = 150 g 92 g mol −1 ΔTd = Kd × m = 0.19°C Jadi.4 g dilarutkan dalam 74 g benzena menghasilkan titik didih larutan sebesar 82.2°C dan tetapan titik didih molal benzena 2. Tentukan massa molekul relatif zat X.52°C. Dengan kata lain.36 m = 0.5 Menghitung Titik Didih Larutan Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 5 g gliserol (C3H8O3.2 °C × 74 g ( ) = 105. Gelas ukur 4.42. Artinya. titik didih larutan sebesar 100. Data kenaikan titik didih larutan dapat dipakai untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut.6°C.4 g 1. Mr =92) ke dalam 150 g air. titik didih larutan adalah 100. Contoh 1. Gelas kimia 2.000 g kg × massa pelarut ΔTd −1 Kata Kunci • • Titik didih larutan Kenaikan titik didih Mr zat terlarut = K d × Contoh 1. Antiboil substance is added into radioator to decrease water evaporation in radiator.000 g kg −1 × = 0.6 Menghitung Mr Berdasarkan Data Td Larutan Zat X sebanyak 7. –1 Catatan Note Zat antididih yang ditambahkan ke dalam radiator berfungsi mengurangi penguapan air dalam radiator.2 tampak bahwa Kd air = 0.52°C m × 0.42 Jadi. Timbangan Sifat Koligatif Larutan 9 .52°C dari titik didih air. Pembakar bunsen atau spirtus 5.Pada Tabel 1.

titik beku larutan zat nonvolatil dalam pelarut benzena sebanyak 1 molal akan mulai membeku pada suhu (5. Penurunan Titik Beku Larutan Penambahan zat terlarut nonvolatil juga dapat menyebabkan penurunan titik beku larutan. Tabel 1. Selain pada radiator.3°F (–78.12°C dari titik beku benzena. Oleh karena es ini tidak melewati fasa cair maka dinamakan dry (kering) ice. Harga Kb untuk beberapa pelarut dapat dilihat pada Tabel 1. Masukkan 35 g gula pasir ke dalam aquades (gelas kimia 1) dan 35 g garam dapur ke dalam aquades (gelas kimia 2). Suatu larutan dari zat terlarut nonvolatil dalam pelarut benzena sebanyak 1 molal akan membeku pada suhu lebih rendah sebesar 5. Dengan jumlah massa yang sama. Ukur suhu aquades pada saat mendidih. Contohnya.80 Sumber: General Chemistry. 2.86 5.Bahan 1.12)°C atau 0.50 –144. Pertanyaan 1. adakah perbedaan titik didih antara kedua larutan? Jelaskan alasannya. Suhu udara pada musim dingin dapat mencapai suhu di bawah titik beku air. 2.12°C m–1.38°C.83 6. Seperti halnya titik didih. Penerapan dari penurunan titik beku digunakan di negara yang memiliki musim dingin. Dry ice adalah karbon dioksida (CO2) yang dibekukan.12 1. Hitunglah kenaikan titik didih larutan gula pasir dan larutan garam dapur. diperlukan suhu lebih rendah lagi untuk mengubah seluruh larutan menjadi fasa padatnya.3. Zat antibeku yang banyak digunakan dalam radiator adalah etilen glikol (C2H6O2). Sublimasi adalah proses perubahan suatu padatan langsung menjadi gas.00 5.60 –63. Dry ice memiliki suhu –109. penurunan titik beku (ΔTb) berbanding lurus dengan kemolalan larutan: ΔTb ≈ m.20 Kb(°C m–1) 1. Oleh karena itu. dalam air radiator mobil diperlukan zat antibeku yang dapat menurunkan titik beku air.5 80. kemudian didihkan. Dry ice lebih padat dan lebih dingin daripada es biasa. 2.3 Tetapan Penurunan Titik Beku Molal (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Air (H2O) Benzena (C6H6) Etanol (C2H6O) Kloroform (CHCl3) Karbon disulfida (CS2) Naftalena (C10H8) Titik Beku(°C) 0. jika sirup dimasukkan ke dalam freezer maka gula pasirnya akan terpisah dari es karena gula pasir tidak larut dalam es. 3. Dengan kata lain. Gula pasir 3.org Nilai Kb untuk benzena 5. dry ice tidak mencair melainkan menyublim.5 – 5. Garam dapur (NaCl) Langkah Kerja 1.50 –111.5°C).68 3. Selain itu. kocok kedua larutan itu dan ukur kembali suhu didihnya. atau ΔTb = Kb × m Kb disebut tetapan penurunan titik beku molal. Aquades 2. Agar tidak terjadi pemisahan zat terlarut dan pelarutnya ketika larutan membeku. Masukkan 250 mL aquades ke dalam gelas kimia 1 dan 2. 1990 Sekilas Kimia Dry Ice Pernahkah Anda memperhatikan tempat penyimpanan es ketika Anda membeli es krim di warung? Pembekuan es krim menggunakan apa yang disebut dengan dry ice. penerapan dari penurunan titik beku juga digunakan untuk mencairkan es di jalan-jalan dan trotoar pada musim 10 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gejala ini terjadi karena zat terlarut tidak larut dalam fasa padat pelarutnya. sedangkan es tradisional adalah 30°F (0°C). Sumber: wikipedia.99 4.

Mr zat terlarut = K b massa zat terlarut ΔTb × 1.2 g etilen glikol dalam 100 g air. 3 Sifat Koligatif Larutan 11 .86°C m–1) ( 1 m) = 1. Air Langkah Kerja A. Timbangan 6. seperti CaCl2 dan NaCl sebagai penurun titik beku air sehingga es dapat mencair. ΔTb = {0 – (–0.8 Menghitung Mr dari Data ΔTb Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 3 g zat X ke dalam 100 mL air. Ke dalam tabung reaksi besar dimasukkan 15 g naftalena dan gelas kimia diisi dengan air 2. o −1 Mr X = 1.45°C 1. Gelas kimia 3. Panaskan air dalam gelas kimia hingga suhu mencapai ± 90°C.86°C Kata Kunci • • Titik beku larutan Penurunan titik beku Sama seperti kenaikan titik didih. Jika titik beku larutan – 0. 86 C m × 3g × Aktivitas Kimia 1. 45o C Jadi. Alat 1. Hal ini dilakukan dengan cara menaburkan garam-garam.dingin. titik beku larutan etilen glikol adalah –1. Jawab: 6. Mr zat X adalah 124. Naftalena 2.000 g kg −1 = 124 100 g 0.45°C. Tabung reaksi 2.86°C m–1. Termometer Bahan 1.45)}°C = 0. Stopwatch 5. Contoh 1. Pembakar bunsen atau spirtus 2 bagiannya.000 g kg −1 massa pelarut Contoh 1.86°C Titik beku larutan = Titik beku normal air –ΔTb = (0.000 g kg −1 × molalitas larutan = =1m 100 g 62 g mol −1 Penurunan titik beku larutan: ΔT b = Kb × m = (1. 4.86)°C = –1. Belerang 3.3 Penurunan Titik Beku Larutan Tujuan Membuktikan penurunan titik beku larutan. Penentuan titik beku pelarut murni (naftalena) 1.7 Menghitung Penurunan Titik Beku Larutan Hitunglah titik beku larutan yang dibuat dari 6.0 – 1.86°C Jadi.2 g 1. penurunan titik beku larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut. berapakah massa molekul relatif zat X? Penyelesaian Nilai Kb air = 1.

Setelah semua naftalena mencair. Padamkan pembakar.3. 2. Bandingkan hasil pengamatan pada langkah kerja A dan langkah kerja B.1°C. C 5.56 gram belerang ke dalam naftalena cair. 1. Buatlah grafik dan tentukan titik beku larutan belerang dalam naftalena dari grafik tersebut. Panaskan kembali air dalam gelas kimia hingga semua naftalena mencair kembali. Buatlah grafik penurunan suhu naftalena sebagai fungsi waktu dan tentukan titik beku pelarut naftalena dari grafik tersebut. Dalam diagram fasa terdapat kurva kesetimbangan antara fasa padat. Hitung titik beku larutan ini.53°C m–1 dan titik didih C6H6 = 80. dan gas.4 g dilarutan dalam 103 g difenil eter. 7. 6. lakukan pengukuran suhu seperti kegiatan A hingga ± 70°C. 3.78°C. dinamakan diagram P – T. Padamkan pembakaran.84oC dan tetapan penurunan titik beku molal 8°C m–1. 2. Berapakah kenaikan titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (C6H12O6) ke dalam 500 mL air? (ρ air = 1 g mL–1) Berapakah titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 9. 8. tambahkan 2. 3. D. Safrole diekstrak dari minyak sassafras dan dipakai untuk pemberi aroma pada ‘root beer’.8 g zat X dalam 200 g benzena. Diagram fasa dapat dinyatakan berdasarkan perubahan suhu (°C) dan tekanan (atm). 4.2 g gliserol (C3H8O3) ke dalam 100 g air? Suatu zat nonvolatil sebanyak 16 g dilarutkan dalam 38 g CS2. aduk sampai semua belerang larut dalam naftalena. berapakah titik beku larutan gula tersebut? Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 4. Hitunglah titik beku larutan 7. cair. Cuplikan safrole 2. air dapat berada dalam fasa gas. Larutan membeku pada 25. Berapakah Mr zat tersebut jika kenaikan titik didihnya 81. Kegiatan Inkuiri Pedagang es lilin atau es krim menambahkan es batu dan garam dapur di sekeliling bagian luar wadah es. Kerjakanlah di dalam buku latihan.7 g propilen glikol (OH–CH2–(OH)CH–CH3) dalam 500 mL air. Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 12. Diagram Fasa Air Seperti Anda ketahui. Diskusikan dengan teman sekelompok Anda dan presentasikan di depan kelas. 4.7 oC.265°C. Berapakah Mr zat tersebut jika kenaikan titik didihnya 1. Diagram Fasa Diagram fasa adalah ungkapan perubahan keadaan dasar fasa suatu zat dalam bentuk diagram.4). 5. Titik beku adalah pada saat tidak berubah untuk 1–2 menit. Titik beku larutan belerang dalam naftalena 1. 4. dan padat bergantung pada suhu dan tekanan. kemudian catat penurunan suhu setiap ½ menit hingga ± 70°C. Ketiga fasa tersebut dapat diungkapkan dalam bentuk diagram P – T (Gambar 1. Mengapa harus ditambah garam dapur? Tes Kompetensi Subbab 1. Suatu larutan gula dalam air mendidih pada suhu 100. hitunglah Mr safrole. Jika titik beku difenil eter murni adalah 26.9 g sukrosa dalam 175 mL air.17°C? Diketahui Kd CS2 = 2. Diketahui Kd (C6H6) = 2. cair. B. 12 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .34°C m–1.

berada pada suhu 0°C dan 100°C. titik didih normal C (100°C. Hal ini disebabkan pada keadaan cair kurang rapat dibandingkan pada keadaan padat. cair. Kurva AD yang membagi wilayah padat dan gas memberikan informasi tentang tekanan uap padatan pada berbagai suhu. 1 atm).01°C dan tekanan 0. seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Kurva tersebut menunjukkan garis kesetimbangan fasa antara padat dan gas. sedangkan pada suhu 0°C air berwujud padat (es). Dengan diagram fasa.01°C. Anda dapat memperkirakan wujud suatu zat pada suhu dan tekanan tertentu. dan titik kritis D (374.7 atm).0098 100 Suhu (°C) 374 Sumber: Chemistry: The Central Science. Pada tekanan 1 atm dan suhu 25°C.006 atm (4. air akan berwujud cair. Catatan Note Beberapa istilah fasa transisi: Penguapan: H2O( ) → H2O(g) Pengembunan: H2O(g) Peleburan: H2O(s) Pembekuan: H2O( ) 2 → H O( ) → H O(s) Sublimasi: H O(s) → H O(g) Deposisi: H O(g) → H O(s) 2 2 2 2 2 → H O( 2 ) Terminology for transition fase: Evaporation: H2O( ) → H2O(g) → H O( → H O( ) Freeze: H O( ) → H O(s) Sublimation: H O(s) → H O(g) Deposition: H O(g) → H O(s) Condensation: H2O(g) 2 2 ) Melt: H2O(s) 2 2 2 2 2 2 Sifat Koligatif Larutan 13 .006 atm A Gas 0 0. Setiap titik pada kurva menunjukkan hubungan tekanan dan suhu. Kurva ini berpotongan dengan kurva yang lain pada titik A.218 atm Tekanan (atm) D 1 atm Padat B Cair C Gambar 1. Titik leleh dan titik didih air pada tekanan 1 atm ditunjukkan dengan garis putus-putus. Umumnya peleburan (padat → cair) atau pembekuan (cair → padat) tidak dipengaruhi oleh tekanan sehingga kurva AB cenderung membentuk garis lurus. Pada setiap daerah.4 Diagram fasa air Titik tripel A (0.58 mmHg). Diagram fasa yang lain misalnya diagram fasa CO2. yaitu titik di mana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas. Kurva tersebut menunjukkan garis kesetimbangan fasa antara cair dan gas. Kurva AC yang membagi wilayah cair dan gas memberikan informasi tentang tekanan uap air pada berbagai suhu. menyatakan keadaan padat dan cair berada dalam keadaan setimbang: Padat Cair Kurva tersebut memberikan informasi tentang titik leleh padatan atau titik beku cairan pada suhu dan tekanan tertentu. 2000 Pada diagram fasa tersebut terdapat tiga kurva yang membagi diagram ke dalam daerah padat. 1 atm). Titik A dinamakan titik tripel.4°C. 0.006 atm). Kurva AB untuk air agak miring ke kiri karena pembentukan es pada tekanan tinggi suhunya turun sebesar 1°C dari keadaan normal (1 atm). Kurva AB yang membagi wilayah padat dan cair. 0. titik leleh (atau titik beku) normal B (0°C. dan gas.5. 217. Titik tripel untuk air terjadi pada suhu 0. dan padat secara bersama-sama. cair. menunjukkan keadaan wujud zat yang stabil.

0 atm). seperti kenaikan titik didih. 5.11 atm. titik didih 100°C (titik B). CO2 padat (dry ice) akan menyublim jika dipanaskan di bawah tekanan 5. Diagram Fasa dan Sifat Koligatif Diagram fasa dapat digunakan untuk menyatakan sifat koligatif larutan. 1 atm). penurunan titik beku.11 atm. 2.6 Diagram fasa larutan dalam pelarut air Padat 1 atm C' C Cair A A' Gas B B' ΔTb 0°C 100°C ΔTd { Titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarutnya (titik C'). Perhatikanlah diagram fasa pada Gambar 1.5 Diagram fasa karbon dioksida Titik tripel X (–56.1 Sumber: Chemistry: The Central Science. dan tekanan uap turun. dan titik kritis Z (31. titik sublimasi Y (–78.11 atm X CO2(g) 1 atm Y –78. dan penurunan tekanan uap. Adapun titik beku larutan akan lebih rendah dibandingkan titik beku pelarut murninya.5°C. Oleh sebab itu. Z CO2( ) Tekanan 5. Pada suhu kamar dan tekanan udara normal dry ice menyublim sehingga sifat ini sering dimanfaatkan untuk pertunjukan panggung terbuka. 73. Di atas 5. ditunjukkan oleh kurva (A' – B'). Pada tekanan normal (1 atm).1°C. titik didih larutan lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarutnya (titik B'). 2000 Titik tripel CO2 berada pada –56. pelarut murni air memiliki titik beku 0°C (titik C).4°C. Demikian pula titik tripel larutan lebih rendah dari titik tripel air murni.4°C dan 5. dry ice langsung menguap seperti asap. dan tekanan uap (kurva A – B) yang bergantung pada suhu.6.4 Suhu (°C) 31. agar di panggung tampak seperti berkabut. Jika ke dalam air ditambahkan zat nonvolatil. larutan yang terbentuk akan memiliki titik didih lebih tinggi dibandingkan pelarut murninya.5 –56. Adanya zat terlarut nonvolatil mengakibatkan pergeseran posisi kesetimbangan diagram fasa cair-gas. Gambar 1.73 atm CO2(s) Gambar 1.11 atm. dry ice akan mencair jika dipanaskan.11 atm). 14 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII { . Dengan sedikit pemanasan.

2000 Gambar 1. molekul-molekul pelarut bermigrasi dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat hingga dicapai keadaan kesetimbangan konsentrasi di antara kedua medium itu (lihat Gambar 1. Tekanan yang diterapkan untuk menghentikan proses osmosis dari larutan encer atau pelarut murni ke dalam larutan yang lebih pekat dinamakan tekanan osmotik larutan.082 L atm mol–1K–1) T = Suhu (K) ⎛n⎞ ⎝ ⎠ Sumber: Chemistry: The Central Science. Semipermeable membrane is a kind of pored plastic. π ≈ M atau π = k M k adalah tetapan kesetaraan yang bergantung pada suhu. Mengapa garis kesetimbangan padat-cair pada diagram fasa CO2 tidak miring ke kiri. di mana R tetapan gas dan T adalah suhu mutlak. 1. which only could passed by small molecules such as water.7). dilambangkan dengan π.9 Menentukan Tekanan Osmotik Larutan Berapakah tekanan osmotik larutan yang dibuat dari 18 g glukosa yang dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 250 mL? Diketahui suhu larutan 27°C dan R = 0. Tekanan Osmotik Larutan Catatan Note Membran semipermeabel adalah sejenis plastik berpori yang hanya dapat dilalui oleh molekul-molekul kecil seperti air.Nilai ΔTb dan ΔTd ditunjukkan oleh selisih pergeseran kesetimbangan antara pelarut murni dan larutannya. Pada proses osmosis. (b) lebih tinggi dari 1 atm. melainkan ke kanan? Kerjakanlah di dalam buku latihan.7 Proses osmosis Contoh 1.082 L atm mol–1 K–1. atau (c) lebih rendah dari 1 atm. Tekanan osmotik larutan berbanding lurus dengan konsentrasi molar zat. Larutan pekat Membran semipermeabel Larutan Encer π = M RT atau π = ⎜ V ⎟ RT Keterangan: π = Tekanan osmotik M = Molaritas larutan R = Tetapan gas (0. Apa yang akan terjadi jika air dimasukkan ke dalam ruang vakum. 3. E. Pada tekanan berapakah titik didih pelarut murni (air) sama dengan titik didih larutannya? Jelaskan. kemudian suhunya diturunkan sampai di bawah titik tripel? 2. Sifat Koligatif Larutan 15 . Dalam bentuk persamaan dapat ditulis sebagai berikut. Osmosis adalah proses perpindahan larutan yang memiliki konsentrasi rendah melalui membran semipermeabel menuju larutan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi. yaitu: ΔTb = C – C' dan ΔTd = B' – B. Untuk larutan encer harga k sama dengan RT. Tes Kompetensi Subbab D (a) tekanan normal (1 atm). Oleh karena kemolaran memiliki satuan mol per liter larutan maka tekanan osmotik larutan dapat dinyatakan sebagai berikut. Penurunan tekanan uap larutan ditunjukkan oleh selisih garis AB – A'B'.

00164 atm )(0. Hitunglah Mr protein.10 Menentukan Massa Molekul Relatif dari Tekanan Osmotik Sebanyak 0. massa molekul relatif protein adalah 5.84 atm.082 L atm mol–1 K–1)(298K) (0.960.00164 atm 760 mmHg 0. baik melalui infus maupun meminum cairan pengganti ion tubuh harus memperhatikan konsentrasi cairan infus atau minuman. Misalnya. Proses ini dinamakan hemolisis. Hal ini dilakukan dengan cara menata ulang persamaan tekanan osmotik menjadi: Mr massa zat terlarut (g) (atm)V(L) R.01g Mr protein = (0.25L = 9. Penempatan sel darah merah dalam larutan yang hipertonik relatif terhadap cairan dalam sel menyebabkan cairan sel keluar sehingga mengakibatkan sel mengerut. 1 atm π =1. tekanan osmotik larutan sebesar 9. Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih besar dari larutan yang lain. Jika tekanan osmotik larutan sebesar 1.Jawab: Jumlah mol C6H12O6 = 18 g 180 g mol -1 = 0.082 L atm mol–1 K–1 × 300 K 0. Penempatan sel darah dalam larutan yang hipotonik relatif terhadap cairan dalam sel menyebabkan cairan masuk ke dalam sel sehingga sel darah merah akan pecah.84 atm Jadi. Konsentrasi cairan infus atau 16 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jawab: Ubah besaran ke dalam satuan SI. dinding sel darah merah berfungsi sebagai membran semipermeabel terhadap pelarut sel darah merah. Tekanan osmosik memainkan peranan penting dalam sistem hidup.25 mmHg pada 25°C.25 mmHg × = 0.1mol π= × 0.T Contoh 1. Seseorang yang membutuhkan pengganti cairan tubuh.1 mol Tekanan osmotik larutan: π = ⎛ n ⎞ R T ⎜ ⎟ ⎝V⎠ 0. larutan tersebut dinamakan hipertonik. 1.01 g protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 25 mL.025L ) = 5. Aplikasi Tekanan Osmotik Kata Kunci • • • • • Hipotonik Hipertonik Isotonik Hemolisis Krenasi Jika dua buah larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel memiliki tekanan osmotik sama. Jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih kecil daripada larutan yang lain. kedua larutan tersebut isotonik satu dengan yang lainnya. larutan tersebut dinamakan hipotonik. Proses pengerutan sel seperti ini disebut krenasi.960 g mol–1 Jadi. Dengan diketahuinya tekanan osmotik suatu larutan maka massa molekul relatif dari zat terlarut dapat ditentukan.

(a) (b) Gambar 1. Osmosis balik berguna dalam desalinasi (penghilangan garam) air laut untuk memperoleh air tawar dan garam dapur. Kegiatan Inkuiri Apa yang terjadi jika cairan infus hipertonik atau hipotonik? Berapa kadar NaCl dalam infus agar isotonik dengan cairan dalam tubuh? 2. b. Serat berongga dari membran semipermeabel Molekul air (c) Partikel zat terlarut Air murni ke tangki penampung Serat Sumber: Chemistry: The Central Science. Wortel menjadi lunak akibat kehilangan air karena menguap. Proses ini dinamakan osmosis balik. Membran yang dapat digunakan untuk proses osmosis balik adalah selulosa asetat. a. Osmosis Balik Proses osmosis suatu larutan dapat dihentikan. Kata Kunci • • Osmosis balik Desalinasi Kegiatan Inkuiri Apa keunggulan dan kelemahan dari pemurnian air melalui proses demineralisasi (air dalam botol kemasan). 2000 Penerapan tekanan dari luar yang melebihi nilai π menyebabkan terjadinya osmosis balik. Ketimun yang ditempatkan dalam larutan garam akan kehilangan airnya akibat osmosis sehingga terjadi pengerutan. Contoh osmosis yang lain di antaranya sebagai berikut. sand filtrasi (air isi ulang). Ini dapat dikembalikan dengan merendam wortel dalam air. tetapi tidak dapat dilewati oleh ion-ion garam dari air laut. Pada proses desalinasi. Membran ini dapat dilewati oleh molekul air. air laut masuk ke dalam permeator dan masuk ke dalam serat berongga sehingga ion-ion garam dapat dipisahkan dari air laut.8. Proses osmosis juga bahkan dapat dibalikkan arahnya dengan menerapkan tekanan yang lebih besar dari tekanan osmosis larutan.8 (a) Alat desalinasi air laut melalui osmosis balik. (b) Alat desalinasi tersusun atas silinder-silinder yang dinamakan permeator. (c) Dengan adanya tekanan. Wortel akan tampak segar karena menyerap kembali air yang hilang. molekul-molekul air keluar dari larutan meninggalkan zat terlarut. seperti dapat dilihat pada Gambar 1. dan reverse osmosis (osmosis balik)? Sifat Koligatif Larutan 17 .minuman harus isotonik dengan cairan dalam tubuh untuk mencegah terjadi krenasi atau hemolisis. yang mengandung jutaan serat berongga kecil.

018 atm Jadi. → C12H22O11(s) ⎯⎯ C12H22O11(aq) Jika garam dapur (elektrolit) dilarutkan dalam air. Berapakah massa molekul relatif hemoglobin tersebut? Kerjakanlah di dalam buku latihan. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan elektrolit lebih besar dibandingkan larutan nonelektrolit. Tekanan osmotik larutan diukur pada 25°C dan menunjukkan tekanan sebesar 1. akan terbentuk satu mol ion Na+ dan satu mol ion Cl– atau terbentuk dua mol ion. Sebanyak 5 g hemoglobin dilarutkan dalam air hingga volume larutan 100 mL.5 M. garam tersebut akan terionisasi membentuk ion Na+ dan Cl–. jika satu mol gula pasir dilarutkan dalam air. Tes Kompetensi Subbab E 3. (jika tekanan luar sama dengan π.082 L atm mol–1 K–1)(298K) = 4.35 mmHg.5 mol L–1)(0.75 atm pada 300K? F. gula pasir akan terhidrasi ke dalam bentuk molekul-molekulnya. 1. Mengapa? Jika gula pasir (nonelektrolit) dilarutkan ke dalam air. tetapi hanya sampai menghentikan tekanan osmotik larutan). 18 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .018 atm. tidak terjadi osmosis balik. Akibatnya. tekanan luar yang diperlukan agar terjadi osmosis balik harus lebih besar dari 4. → NaCl(s) ⎯⎯ Na+(aq) + Cl–(aq) Jika satu mol garam dapur dilarutkan. Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada air gula 0.5 M untuk memisahkan gula dari pelarutnya secara osmosis balik pada 25°C? Jawab: Tekanan minimum adalah tekanan luar yang setara dengan tekanan osmotik larutan.Contoh 1. bahwa untuk kemolalan yang sama.000) yang dibuat dari 3 g protein dalam 750 mL larutan pada 30°C? 2.11 Menentukan Tekanan Luar pada Proses Osmosis Balik Air gula (C12H22O11) memiliki konsentrasi 0. ΔTb dan ΔTd Larutan Elektrolit Berdasarkan hasil penelitian diketahui. diketahui bahwa larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang tidak sama dengan larutan nonelektrolit akibat jumlah mol ion-ion dalam larutan meningkat sesuai derajat ionisasinya. Berapakah tekanan osmotik larutan protein (Mr =90. akan dihasilkan satu mol molekul gula pasir di dalam larutan itu. 1. π = (0. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Sifat-sifat koligatif larutan yang telah dibahas sebelumnya hanya membahas larutan nonelektrolit yang tidak menguap di dalam larutannya. Bagaimana sifat koligatif larutan elektrolit? Berdasarkan hasil penyelidikan ilmiah. Berapa mol glukosa dalam 500 mL larutan yang memiliki tekanan osmotik 3. Sifat koligatif larutan hanya bergantung pada banyaknya zat terlarut sehingga sifat koligatif larutan elektrolit selalu lebih tinggi dibandingkan dengan larutan nonelektrolit.

1 m Jawab: a.1 m Penurunan titik beku larutannya: ΔT b = i × m × Kb = 1 × 0.1 m. Hubungan antara jumlah mol zat terlarut dan jumlah mol ionnya di dalam larutan telah dipelajari oleh van’t Hoff. Nilai i untuk larutan garam ditentukan berdasarkan jumlah ion-ion per satuan rumus. Larutan glukosa 0.72°C. massa NaCl = 786 g Jadi. diperlukan NaCl lebih dari 786 g B.86°C m–1. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih berkisar di antara larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit sebab larutan elektrolit lemah terionisasi sebagian. Na = 23.1 m 0.86 oC m–1 = 0.372°C Kata Kunci • • • • • Derajat ionisasi Terionisasi sebagian Terionisasi sempurna Faktor van’t Hoff Asosiasi ion Sifat Koligatif Larutan 19 .5 × 10 4 × { + ( − ) } Δ = × Kegiatan Inkuiri Bandingkan titik didih larutan yang mengandung jumlah molal sama antara larutan C12H22O11(nonelektrolit).12 Menghitung Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Berapakah penurunan titik beku larutan berikut dalam pelarut air? Diketahui Kb air = 1. Jumlah mol ion dalam larutan i= Jumlah mol zat yang dilarutkan Mahir Menjawab Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5°C.86 × 1 2 11 58.1 m 0. kecuali . dan seterusnya.1 m b. SPMB 2004 Contoh 1. O = 16.1 m akan terdapat 0. Nilai tersebut didasarkan pada asumsi bahwa garam-garam yang larut terionisasi sempurna. perlu ditambahkan garam NaCl.86°C. AlCl3 (elektrolit). pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.1 m × 1.2 m ion-ionnya: → NaCl(s) ⎯⎯ Na+(aq) + Cl–(aq) 0.1 m Penurunan titik beku larutannya: Δ T b = 2 × 0. NaCl dapat terionisasi sempurna E.1 m × 1. g 1000 Mr × 10 4 × 1000 5 = 1.. → C6H12O6(s) ⎯⎯ C6H12O6(aq) 0. yang dinamakan faktor van’t Hoff.186°C (b) Oleh karena NaCl adalah zat elektrolit maka dalam larutan NaCl 0. a. NaCl adalah elektrolit yang mengalami ionisasi sempurna. dan dilambangkan dengan i.86°C m–1 = 0. Jika diketahui Kb air = 1. Misalnya. Larutan NaCl 0. NaCl memiliki nilai i = 2. Adapun satu molal larutan garam dapur dapat meningkatkan titik didih menjadi dua kali lipat atau setara dengan 3. Cl = 35. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C. Ikatan kimia pada air adalah ikatan hidrogen dengan bentuk molekul “V”. yaitu satu mol ion Mg2+ dan dua mol ion Cl–. dan kafein (nonelektrolit). dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Pada reaksi di atas. K2SO4 memiliki nilai i = 3. Kenaikan titik didih larutan MgCl2 1 m menjadi tiga kali lebih tinggi dibandingkan larutan gula pasir sebab dalam larutan MgCl2 terbentuk tiga mol ion.1 m 0. NaCl (elektrolit). Persamaan ionnya: → MgCl2(aq) ⎯⎯ Mg2+(aq) + 2Cl–(aq) Untuk larutan elektrolit lemah..Satu molal gula pasir dapat meningkatkan titik didih hingga 1. Oleh karena glukosa adalah zat nonelektrolit maka jumlah molekul glukosa dalam larutan glukosa 0. A.86 dan Ar H = 1. seperti CH3COOH dan HF..1 m sama dengan 0.5 maka pernyataan berikut benar. bentuk molekul air tetrahedral D.

ternyata tidak selalu benar.13 Menentukan Tekanan Osmotik Larutan Elektrolit Air laut mengandung 0.4 1.5 M NaCl. Perhitungan tekanan osmotik secara teoritis: π = (2) M RT =(2) (0.082 L atm mol–1K–1)(298 K) = 23. seolah-olah tidak terionisasi. Diketahui faktor van’t Hoff untuk NaCl = 1.9.1 m sama dengan 1.0 Sumber: Chemistry (Zumdahl and Steven. Nilai penyimpangan beberapa garam ditunjukkan pada Tabel 1. 1989 NaCl MgCl2 MgSO4 FeCl3 HCl Glukosa* *) larutan nonelektrolit sebagai pembanding Contoh 1. semakin besar peluang ion-ion untuk berasosiasi kembali sehingga penyimpangan dari faktor van’t Hoff di atas semakin tinggi. Perhatikanlah contoh soal berikut. Hitunglah tekanan osmotik pada 25°C dan berapa persen fase penyimpangan dari faktor van’t Hoff.4.436 atm Perhitungan tekanan osmotik secara eksperimen: π = (i) M R T = (1. S).214 × 100% = 5% 24.9 2.3 3.Pasangan ion + – + + – – + + – – – + + + – + – Gambar 1.9)(0.5 mol L–1) (0.9 Asosiasi ion-ion dalam larutan garam Anggapan bahwa garam-garam yang terionisasi sempurna akan membentuk ion-ion dengan jumlah yang sama dengan koefisien reaksinya.87 kali dibandingkan dengan larutan glukosa.4 Nilai Penyimpangan Faktor van’t Hoff Beberapa Garam dengan Konsentrasi 0.9 1. 20 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . diketahui bahwa penurunan titik beku larutan NaCl 0. 436 − 23. Semakin besar konsentrasi garam yang dilarutkan. Penyimpangan tersebut terjadi akibat adanya asosiasi ion-ion di dalam larutan. Berdasarkan data penelitian.082 L atm mol–1 K–1) (298 K) = 24. Tabel 1.7 1. secara teoritis akan terdapat ion-ion sebanyak 2 kali konsentrasi garamnya. Jawab: Oleh karena NaCl adalah larutan elektrolit.9. seperti ditunjukkan pada Gambar 1.5 mol L–1)(0. Menurut perhitungan seharusnya dua kali lebih besar dari larutan gula. Ion-ion dalam larutan dapat berantaraksi satu sama lain.214 atm Persentase fase penyimpangan dari perhitungan teoritis adalah 24.05 m Larutan Hitungan Hasil Pengamatan 2 3 2 4 2 1 1. 436 Sifat koligatif larutan elektrolit dapat dipakai untuk menentukan derajat ionisasi asam atau basa lemah di dalam larutan.

Oleh karena itu.0 m Jadi.0 + x) m} (1. Diketahui nilai i = 2. Berapa persen fase HF yang terionisasi? Jawab: Senyawa HF dalam larutan terionisasi sebagian membentuk kesetimbangan: HF(aq) H+(aq) + F–(aq) Misalkan.03m ×100% = 3% 1. Jadi. Bandingkan kenaikan titik didih larutan berikut dengan konsentrasi molal yang sama pada 25°C: (a) CO(NH2)2 0.91°C = {(1.03 m Persentase fase HF yang terionisasi dihitung berdasarkan jumlah molal HF terionisasi dibagi mula-mula: 0. Perkirakanlah titik didih larutan MgCl2 0. ΔTb = m Kb 1. senyawa HF yang terionisasi sebanyak 3%.Contoh 1.14 Menghitung Persentase Fase Ionisasi Larutan Elektrolit Lemah Berdasarkan hasil pengukuran diketahui bahwa titik beku larutan HF 1. 1.5 m. mengapa perlu ditambahkan garam? Kerjakanlah di dalam buku latihan.86°C m–1) atau x = 0. molekul HF yang terionisasi sebanyak x mol kg–1 maka: [H+] = x m. Berapakah penurunan titik beku larutan HClO2 0.0 + x) m Jumlah spesi di atas menyatakan kemolalan. Tes Kompetensi Subbab F 3.1%? Pada pembuatan es krim. penurunan titik beku ditentukan oleh jumlah molal spesi yang ada dalam larutan atau faktor van’t Hoff. tetapi hanya ditentukan oleh jumlah spesi yang ada di dalam larutan.0 m adalah – 1. Jumlah spesi yang ada dalam larutan adalah: (i) = (HF) + (H+) + (F–) = {(1. Sifat Koligatif Larutan 21 .7.05 m. dan (b) MgCl2 0. [F–] = x m Sifat koligatif larutan tidak bergantung pada jenis zat terlarut(ion atau molekul).1 molal jika HClO2 di dalam larutan terionisasi sebanyak 0. 2.0 + x) m Dengan demikian.0 – x) + (x) + (x)} m = (1. Berapa persen fase penyimpangannya dari hasil perhitungan? 4.5 m.91°C. kemolalan larutan adalah (1.

Sifat koligatif larutan menggunakan satuan molal dan fraksi mol. 11. Selisih tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan dinamakan Penurunan Tekanan Uap ( PTU) atau ΔP . Terdapat empat sifat fisika larutan yang tergolong sifat koligatif larutan yaitu: penurunan tekanan uap. Tekanan uap adalah tekanan yang ditimbulkan oleh fasa uap suatu zat cair yang membentuk keadaan kesetimbangan dengan cairannya. 4. Nilai tekanan uap larutan dinyatakan dengan Hukum Raoult. Tekanan osmotik adalah tekanan yang ditimbulkan oleh proses osmosis. Titik didih larutan selalu lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarut murninya. kenaikan titik didih. 3. Sifat koligatif larutan adalah sifat-sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut. Besarnya sifat koligatif larutan elektrolit merupakan kelipatan dari sifat koligatif larutan nonelektrolit sebesar faktor van’t Hoff. Titik beku larutan selalu lebih rendah dari titik beku pelarut murninya.Rangkuman 1. Tekanan uap suatu larutan selalu lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya. penurunan titik beku. 12. 5. Zat-zat terlarut yang memengaruhi sifat koligatif larutan adalah zat yang sukar atau tidak mudah menguap (nonvolatil). Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg pelarut. Osmosis adalah proses perpindahan pelarut dari larutan yang memiliki konsentrasi lebih rendah ke larutan yang konsentrasinya lebih tinggi melalui membran semipermeabel yang hanya dapat dilalui oleh molekulmolekul pelarut. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut. Sifat koligatif larutan elektrolit memiliki nilai lebih tinggi dari sifat koligatif larutan nonelektrolit untuk jumlah mol yang sama. Fraksi mol adalah jumlah mol fraksi suatu zat di dalam suatu larutan. Prinsip osmosis balik digunakan untuk memperoleh air murni dari air laut (desalinasi). akibat perbedaan konsentrasi antara dua larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel. Besarnya kenaikan titik didih (ΔTd) dinyatakan dengan rumus: Δ Td = Kd x m 8. Tekanan osmotik suatu larutan dapat dibalikkan dengan cara menerapkan tekanan dari luar yang nilainya lebih besar dari tekanan osmotik larutan. 9. 22 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Besarnya penurunan titik beku larutan adalah Δ Tb = Kb x m. Plarutan = Xpelarut Popelarut 6. 14. Besarnya tekanan osmotik suatu larutan dinyatakan dengan rumus: π = MRT 13. yaitu: Δ P = Xterlarut Popelarut 7. Diagram fasa adalah suatu cara untuk menyatakan perubahan wujud suatu zat secara diagram berdasarkan suhu (°C) dan tekanan (atm). dan tekanan osmotik. 10. 2. 15.

Kemudian. Anda dapat memahami sifat koligatif larutan baik larutan nonelektrolit maupun elektrolit. sekaligus membantu Anda dalam mengembangkan keterampilan berpikir analisis. Dengan mempelajari bab ini. Anda telah mengetahui perbedaan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan larutan elektrolit yang dapat memperdalam pemahaman Anda mengenai sifat koligatif itu sendiri. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari sifat koligatif larutan? Sifat Koligatif Larutan 23 .Peta Konsep Sifat Koligatif Larutan terdiri atas Larutan nonelektrolit Larutan elektrolit dipengaruhi oleh Faktor van’t Hoff (i) terdiri atas Penurunan tekanan uap ΔP = Xterlarut P°pelarut Kenaikan titik didih ΔTd = Kd m Penurunan titik beku ΔTb = Kb m Tekanan osmotik π=MRT menjadi dasar Pemurnian air dengan osmosis balik Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 1 ini? Bagian manakah dari materi Bab 1 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Pemahaman mengenai sifat koligatif dapat diaplikasikan secara langsung pada beberapa hal dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu. pemanfaatan garam untuk menurunkan titik beku es atau salju dan penggunaan infus di rumah sakit. Misalnya. diskusikan dengan teman atau guru Anda. Anda juga dapat memahami hubungannya dengan perhitungan massa molekul relatif suatu zat.

A. 90 g B. Zat-zat berikut akan memiliki kenaikan titik didih paling tinggi jika dilarutkan dalam air dengan berat yang sama adalah. C6H6O2 C. C2H5OH D.10 m E.40 m B.05 m D. C6H12O6 D.3 D. tekanan pelarut murni di permukaan larutan C. A.. 358 g D. 60% E. A. NiCl2 B. Zat nonvolatil berikut akan mempunyai tekanan uap larutan paling rendah jika dilarutkan dalam pelarut benzena(diketahui jumlah gram terlarut sama). 18 g C. (CH3)2(OH)2 E. yaitu .05 m D.8 mmHg. A. Titik beku suatu larutan nonelektrolit dalam air adalah –0. harga X adalah ….10 m E. Molalitas larutan adalah ….55 m Kemolalan larutan yang dibuat dari 0.50) maka jumlah gula (Mr = 342) yang harus dilarutkan adalah …. selisih tekanan uap pelarut murni dengan tekanan zat terlarut E. 2. Ebtanas 1999: Tekanan uap jenuh air pada 100°C adalah 760 mmHg. 8.98 g mL–1 pada 20°C.25 m Tekanan uap larutan adalah ….69 B. 5. 0..1°C pada tekanan 1 atm (Kd = 0. 270 g E. 0.12 m E. 0. A. 17.50 m C. CH3OH B.50 m C. 0. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 745. Jika pada suhu itu tekanan uap air murni 31. 0. 1. A. 4.. 0. 775. C6H12O6 16.1 mmHg D. 0. 179 g 10. 0. (NH2)2CO 13. bergantung pada jenis zat terlarut 9...5 E. CuSO4 E. 0. 171 g E. 75% B. 7. bergantung pada jumlah pelarut E. A. C12H22O11 B. pelarut dan zat terlarut yang tidak bercampur E.96 m B. kemolalan larutan yang terbentuk adalah …..05 m D. 80% C. Fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah …. 0. 772. 2. A. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100. 0. penurunan gaya tarik antarmolekul Besarnya penurunan tekanan uap larutan …. dengan massa jenis 0.1 g B.00 m C. A. 0. 2. C2H6O2 E..Evaluasi Kompetensi Bab 1 A. CH3OCH3 C. 64% Larutan etanol dalam air adalah 12% berat etanol. Jika 30 g dari masing-masing zat berikut dilarutkan dalam 1 kg air. 24 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Konsentrasi metanol dalam larutan (dalam persen berat metanol) adalah ….45 m B. 12.1 mmHg B. adanya komponen pelarut dalam fasa uap D. tekanan yang diberikan oleh komponen larutan dalam fasa uap D. C6H12O6 C.. C6H5OH 15. A.10 molal) adalah . sama pada setiap temperatur C. A. A. 684 g D. zat yang akan memberikan larutan dengan titik didih paling tinggi adalah.. berbanding lurus dengan fraksi zat terlarut B. Larutan yang mempunyai titik beku paling rendah (diketahui molalitas larutan sama = 0. tekanan di atas larutan B. Jika18 g glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 90 gram air (Mr =18).62 mmHg. C12H22O11 D. selisih tekanan uap pelarut murni dengan tekanan larutan Peristiwa berkurangnya tekanan uap larutan terjadi akibat …. adanya zat terlarut yang sukar menguap C.5.1 mol NaOH dalam 500 g air adalah…. CS(NH3)2 D.. 0.2 UMPTN 1998: Fraksi mol larutan metanol (CH3OH) dalam air adalah 0. NH4NO3 C.5 mmHg C.. Kemolalan etanol dalam larutan adalah …. 86 g 12. 0. 3.9 C. sama untuk setiap pelarut D. A. C8H10 B. 342 g C.14°C. 0.2 mmHg 11. pada suhu tersebut tekanan uap larutan adalah …. 6. adanya zat terlarut yang mudah menguap B. 0. C3H8O3 E. 50% D. A. 757. C6H12O6 14. A.2 mmHg E. Ebtanas 2000: Sebanyak X g C2H6O2 (Mr =62) dilarutkan ke dalam 468 g air (Mr =18) sehingga tekanan uap jenuh larutan pada suhu 30°C = 28.2 m Sebanyak 11 g MgCl2 dilarutkan dalam 2 kg air. 0. 754.

10 g D. E. 100 D. A. kondensasi C.. 21.15 m D. zat tersebut harus ditambahkan ke dalam 1. G – H B. Suatu larutan diperoleh dengan melarutkan 6 g urea (Mr = 60) ke dalam satu liter air.5 g suatu zat yang rumus empirisnya (C3H2)n dalam 400 g benzena adalah 4. penguapan 26. 1. 156 C. A.80 atm E. 0. Dari diagram fasa tersebut yang merupakan titik didih normal air adalah. sublimasi D. peleburan E. 1 atm D A N Cair Padat 0. A. Jika penurunan titik beku larutan 0. penguapan D.05 g C. C9H6 D. Tekanan osmotik larutan yang terjadi sebesar ….17. Larutan lain diperoleh dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr= 180) dalam satu liter air.86 oC m–1) maka massa molekul relatif zat tersebut adalah ….15°C. 45 g B. 0. kondensasi 27. proses yang terjadi adalah …. B – C E.. 19. A. sublimasi B.8 g zat nonelektrolit dilarutkan ke dalam 200 g air.. A. 0. I – J C.46 atm C.33oC. 18 D.. 0. C... 21 B. 0. R = 0.0 atm 23. 30.93oC (Kb air = 1.45 g suatu zat dilarutkan dalam 30 g air. Agar diperoleh penurunan titik beku setengah dari titik beku tersebut.14 m E. A. F C. 18.5 B. 18. yang merupakan daerah perubahan titik didih adalah …. 0. I – J C.00 m C. G – H B. D – E 25. pembekuan E. peleburan B. Rumus molekul senyawa tersebut adalah …. Tekanan osmotik larutan ini adalah …. proses yang terjadi adalah …. 20 g Konsentrasi larutan suatu polipeptida (pembentuk protein) dalam air adalah 10–3 M pada suhu 25oC. yaitu antara . B.90 atm D. Jika suhu dinaikkan dari titik K ke titik L pada tekanan tetap 0. B E.48°C.5 atm K B E Gas GH I J T°C L C F 24. titik bekunya –1. 204 B. C18H12 Sebanyak 0. Pada suhu yang sama. A – B D.1 g dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. 1 larutan kedua 3 3 kali larutan kedua 2 larutan kedua 3 sama dengan kedua 3 larutan kedua 2 Untuk menjawab soal nomor 24 sampai dengan 28. 22. C15H10 E. A. Titik beku air mengalami penurunan sebesar 0. A – B D.760 E. sukrosa C12H22O11 (Mr = 342) sebanyak 17. A D. 22 C. 83. C 28.86 m B.39 atm B. A. 20. Jika suhu dinaikkan dari titik D ke titik N pada tekanan tetap 1 atm. 24. Menurut diagram fasa tersebut. A..082 L atm mol–1 K–1. A. 4. perhatikanlah diagram fasa berikut. 0. D. 3. Massa molekul zat tersebut adalah …. tekanan osmotik larutan pertama ….. Titik beku benzena murninya adalah 5. 1.075 m Ebtanas 1998: Sebanyak 1. C6H4 C. A. A. 50 C. B – C E. D – E Sifat Koligatif Larutan 25 .2 E. 15 g E..55°C.6 Ebtanas 2000: Pada suhu 27oC. pembekuan C.0245 D. 19 E. 2. Perubahan daerah titik beku larutan pada diagram fasa tersebut. 20 Titik beku larutan yang dibuat dengan melarutkan 20.5 atm. D B. 186 Sebanyak 30 g zat nonelektrolit (Mr = 40) dilarutkan dalam 900 g air. C3H2 B.200 g air sebanyak . A.

Tekanan osmotik tiga jenis larutan dengan molaritas yang sama. Dengan asumsi bahwa massa jenis larutan adalah 1. ρ =0.372 –0. Berapakah fraksi mol dan kemolalan toluena? Hitunglah tekanan uap larutan dan tekanan osmotik suatu larutan 10% sukrosa pada suhu 25°C. derajat ionisasi larutan elektrolit tersebut adalah …. 3.… A. 75% 32. 50% E. jenis pelarut D. 0.744 –0. 4. larutan 1 molal glukosa E.4 molal membeku pada –1.0% (berat) larutan H2O2 dalam air.138 g tiroksin dalam 25 g benzena memberikan tekanan osmotik sebesar 1. larutan 0. 0. 8. 90% D. 2. larutan 4 molal glukosa 5. Hitunglah massa etilen glikol (C2H6O2) yang terdapat dalam 1. hitunglah massa molekul tiroksin.05 E.1 Titik Beku (°C) –0. Ebtanas 1999: Larutan NaCl 0. tekanan osmotik urea paling besar B. Umumnya.1 0. 0.867 g cm–3) dan 125 mL benzena (C6H6. Ebtanas 1997: Data percobaan penurunan titik beku: Larutan NaCl NaCl CO(NH2)2 CO(NH2)2 C6H12O6 Konsentrasi (molal) 0. 33.2 0.00 C. Pernyataan yang benar adalah . D.000 g air untuk menurunkan titik beku larutan hingga –10°C. Suatu asam HA 0. hitunglah kemolalan dan fraksimol H2O2.372 –0.1 0.651.186 Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku bergantung pada …. semua tekanan osmotik larutan sama. E. Tiroksin adalah salah satu jenis hormon yang mengontrol metabolisme tubuh dan dapat diisolasi dari kelenjar tiroid. jenis zat terlarut B. dan tekanan uap air murni pada suhu 25°C adalah 23.8% dalam air B.02 D. Massa jenis larutan tersebut adalah 1.2 molal sukrosa D. 7. Derajat ionisasi zat elektrolit ini adalah . desinfektan yang dipasarkan adalah 3. tekanan osmotik asam propanoat paling besar. Larutan 5. 0. Jika harga Kb = 1.25 m dalam air membeku pada suhu –0.… A. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.74 oC. konsentrasi molal larutan C. Larutan yang mengandung 1. Hitunglah massa molekul suatu senyawa.76 mmHg.83.86°C m–1. asam propanoat.24 atm pada 20°C.186 –0. misalnya urea.8787 g mL–1. jenis partikel zat terlarut E.8% NaCl dalam air akan memiliki tekanan osmotik sama dengan . 0% C. Jika massa jenis benzena = 0. 31.50 B. larutan 5. 1.275°C. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari natrium klorida.8% glukosa dalam air C.15 gram senyawa tersebut dilarutkan dalam 75 gram benzena memberikan kenaikan titik didih sebesar 0.04 g mL–1. larutan sukrosa 5. 6.874 g cm–3).29. Berapakah derajat ionisasi asam tersebut? 26 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Larutan 19 gram NaCl dalam 250 g air mempunyai derajat ionisasi 0.2 0. C. Jika tekanan uap air pada suhu tersebut adalah 20 mmHg.… A.488°C. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 50 mL toluena (C6H5CH3. 1. Sebanyak 20 g zat elektrolit biner (Mr= 100) dilarutkan dalam 500 g air. jika 1. jumlah partikel zat terlarut 30.0 g cm–3. dan natrium klorida diukur pada suhu yang sama. ρ =0. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari urea. hitunglah tekanan uap larutan tersebut. 100% B.88 B. Titik bekunya adalah –0. A. A.

menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. Aliran elektron inilah yang bertindak sebagai sumber tenaga listrik sehingga kalkulator dapat digunakan untuk menghitung. sel elektrolisis. Masih ingatkah Anda apa yang dimaksud dengan reaksi spontan? Reaksi spontan terjadi karena adanya perbedaan kemampuan afinitas elektron antarpereaksi dalam baterai. Pada bab reaksi redoks dan elektrokimia. Setelah mempelajari bab ini. Reaksi redoks dapat menjelaskan mengenai proses yang terjadi dalam sel elektrokimia. sel elektrolisis. dan korosi. Penyetaraan Reaksi Redoks B. Bagaimanakah prinsip redoks dalam sel elektrokimia. Korosi dan Pengendaliannya 27 .Bab 2 Sumber: www. Reaksi ini menyebabkan terjadinya aliran elektron. Reaksi Redoks dan Elektrokimia Hasil yang harus Anda capai: menerapkan konsep reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari. penjual sayuran di lingkungan tempat Anda tinggal juga sering menggunakan kalkulator. dan korosi? Anda dapat mengetahuinya setelah mempelajari bab ini.org Kalkulator bekerja karena terjadinya proses reaksi redoks. Sel Elektrokimia C. Sel Elektrolisis D. A. Anda akan mempelajari kembali dan memahami lebih dalam tentang reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks. Apakah Anda sering menggunakan kalkulator untuk menghitung? Tidak hanya Anda. menjelaskan reaksi oksidasi reduksi dalam sel elektrolisis. bukan? Bagaimanakah kalkulator dapat bekerja? Sumber tenaga apakah yang bekerja pada kalkulator? Anda tentu telah mempelajari prinsip-prinsip reaksi redoks di kelas X.mpbdp. Anda harus mampu: • • • menerapkan konsep reaksi oksidasi reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri.

setiap atom yang mengalami perubahan biloks harus disetarakan dengan cara mengubah koefisien reaksinya. Apa yang dimaksud dengan perubahan biloks? Apa yang dimaksud dengan oksidator dan reduktor. Penyetaraan Reaksi Redoks Persamaan reaksi yang melibatkan redoks biasanya sukar untuk disetarakan dengan cara biasa sebagaimana Anda pelajari di Kelas X.Tes Kompetensi Awal 1.2000 Gambar 2. Hubungkan dengan perpindahan elektron yang terjadi. Atom yang tidak mengalami perubahan biloks tidak perlu disetarakan pada tahap penyetaraan biloks. yaitu metode perubahan biloks (P ) dan metode setengah reaksi. 3. Pada atom Cu. sedangkan metode setengah reaksi melibatkan pelepasan dan penerimaan elektron. yakni kenaikan biloks atom teroksidasi harus sama dengan penurunan biloks atom tereduksi. Dari hasil ini diketahui bahwa atom N dan Cu mengalami perubahan biloks. tetapi memerlukan metode khusus. +5 +1 +2 +2 → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O Sumber: Chemistry: The Central Science. tetapi disetarakan pada tahap akhir untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa. Pada persamaan reaksi tersebut. Perubahan biloks atom-atom pada reaksi tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk diagram berikut. Oleh karena ada dua atom Cu. –5 –3 –2 → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O +2 +2 +4 28 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . biloks atom N berubah dari +5 menjadi +2 (terjadi penurunan biloks sebesar 3 satuan). Ada dua metode untuk menyetarakan reaksi redoks. → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O Atom yang mengalami perubahan biloks dapat ditentukan melalui pemeriksaan setiap atom. Kegiatan Inkuiri Apakah semua reaksi melibatkan perubahan bilangan oksidasi? Berikan contoh reaksinya. 1. Apa yang dimaksud dengan reaksi redoks? Jelaskan secara lengkap berdasarkan perkembangan konsepnya. A. Metode PBO Metode ini didasarkan pada kekekalan muatan. Metode PBO melibatkan perubahan biloks. terjadi perubahan biloks dari +1 menjadi +2 (terjadi kenaikan biloks). kenaikan total biloks Cu adalah 2 satuan.1 Serbuk seng dimasukkan ke dalam larutan HCl akan terjadi reaksi redoks yang spontan. 2. ⎯→ Zn + 2H+ ⎯ Zn2+ + H2 Berdasarkan prinsip kekekalan muatan. Perhatikanlah persamaan reaksi berikut.

yang dikalikan dengan koefesien reaksinya. 6. Atom N dikalikan dengan faktor 2 sehingga diperoleh: –3 × (–2) → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O +2 × (3) Persamaan reaksi menjadi: → 2HNO3 + 3Cu2O ⎯⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O Walaupun atom N yang mengalami perubahan biloks telah disetarakan. samakan atom H atau O pada kedua ruas dengan mengubah koefisien H2O. tetapi ada atom N lain yang muncul sebagai ion NO3– dalam senyawa Cu(NO3)2. reduktor dan produknya menggunakan diagram seperti pada contoh. Sumber: Chemistry: The Central Science. 4. Tentukan biloks semua atom untuk mengetahui atom-atom mana yang mengalami perubahan biloks. tetapi molekul H2O belum setara. Tahap-tahap untuk menyetarakan persamaan reaksi dengan cara PBO adalah sebagai berikut. Untuk menyetarakannya.Oleh karena kenaikan biloks Cu harus sama dengan penurunan biloks N maka atom Cu harus dikalikan dengan faktor 3. Periksalah apakah persamaan sudah setara. Tentukan perubahan biloks. Persamaan reaksi menjadi: 14HNO3(aq) + 3Cu2O(s) ⎯⎯ 6Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 7H2O( ) → Dengan demikian. Nilai perubahan ini merupakan faktor penyetara. Tambahkan koefisien pada pasangan tersebut jika terjadi perbedaan jumlah atom (seperti pada atom Cu). (NH4)2Cr2O7 → N2 + 4H2O + Cr2O3 Kata Kunci • • • • • • Perubahan biloks (PBO) Metode setengah reaksi Hukum Kekekalan Muatan Hukum Kekekalan Massa Oksidator Reduktor 5. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . 2000 Gambar 2.2 Amonium dikromat mengalami reaksi auto-redoks (disproporsionasi). 3. Pasangkan oksidator dan produknya. kekurangan 12 ion NO3– disetarakan dengan menambahkan 12 molekul HNO3 pada ruas kiri sehingga persamaan menjadi: → 14HNO3 + 3Cu2O ⎯⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O Atom N dan Cu sudah setara. baik massa maupun muatannya.1 Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metode PBO Logam seng bereaksi dengan asam nitrat menurut reaksi berikut. Zn(s) + 2HNO3(aq) ⎯⎯ Zn(NO3)2(aq) + H2 (g) → Setarakan persamaan tersebut dengan metode PBO. Setarakan atom-atom lain yang tidak mengalami reduksi dan oksidasi untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa. baik reduktor maupun oksidator. 2. Untuk memenuhi kekekalan massa. 1. reaksi-reaksi kimia yang melibatkan reaksi redoks dapat disetarakan. Contoh 2.

b. a. (D) SPMB IPA 2006 30 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tambahkan 3 H2O di ruas kanan sehingga jumlah atom O sama. 1 elektron B. 4Zn + 10HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 + 3H2O → Atom H juga harus disetarakan dengan cara memeriksanya di kedua ruas. dalam reaksi ini 1 mol KMnO4 menerima 5 elektron. 2 elektron C. 2. Memisahkan persamaan kerangka ke dalam dua setengah reaksi.Jawab: Tahap 1 Menentukan atom yang mengalami perubahan biloks.. Masing-masing setengah reaksi disetarakan. Mahir Menjawab Jika KMnO 4 bereaksi dengan H2C2O4dalam suasana asam. yaitu: a. 1. –8 × (–1) Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → +2 × (4) Hasil penyetaraan muatan adalah 4Zn + HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Tahap 5 Setarakan atom-atom yang lain dengan cara memeriksa jumlah atom-atomnya. Setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi. + 5 –3 Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → 0 +2 Tahap 4 Menentukan nilai perubahan biloks dan menyetarakannya. A. Reaksi Redoks dalam Suasana Asam Tinjau reaksi ion MnO 4– dan Fe 2+ dalam suasana asam dengan persamaan kerangka sebagai berikut. 7 elektron Pembahasan Ada dua cara penyelesaian. sebagian hasilnya adalah MnSO4 dan CO2. tambahkan 9 HNO3 di ruas kiri agar atom N sama dengan ruas kanan. Dalam reaksi ini 1 mol KMnO4 menerima . Pada reaksi ini atom Zn dan N 0 +5 +2 –3 Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Tahap 2–3 Menentukan pasangan oksidator dan reduktor serta menyetarakan jumlah atomnya. baik muatan maupun massanya. Atom N: ada 10 atom N di ruas kanan. Untuk mengetahui jumlah elektron yang ditransfer dilakukan pemisahan persamaan ke dalam dua setengah reaksi. MnO4– + Fe2+ ⎯⎯ Mn2+ + Fe3+ → Tahap-tahap penyetaraan dengan metode ini adalah sebagai berikut.. Metode Setengah Reaksi Penyetaraan persamaan redoks dengan metode setengah reaksi didasarkan pada transfer elektron. 3 elektron D. 5 elektron E. Metode setengah reaksi: 8H + MnO + 5e ⎯ ⎯→ Mn2+ + 4H2O (suasana asam) elektron yang terlibat = 5e– Metode bilangan oksidasi (biloks): + – 4 – 4Zn + 10HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Atom O: ada 30 atom O di ruas kiri dan 27 atom O di ruas kanan. 4Zn(s) + 10HNO3(aq) ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 (aq) + NH4NO3(aq) + 3H2O( ) → Tahap 6 Periksalah apakah persamaan di atas sudah memenuhi kekekalan massa dan muatan. kemudian digabungkan kembali untuk memperoleh persamaan reaksi redoks yang setara. KMnO4 ⎯ MnSO4 ⎯→ +7 +2 5e – Jadi.. Persamaan reaksi yang sudah setara dan lengkap dengan fasanya adalah sebagai berikut.

Penghilangan elektron dapat dilakukan dengan perkalian silang jumlah elektronnya. Sumber: Chemistry: The Central Science. → MnO4– ⎯⎯ Mn2+ (reaksi reduksi) 2+ ⎯⎯ → Fe3+ (reaksi oksidasi) Fe Menyetarakan jumlah atom-atomnya sesuai Hukum Kekekalan Massa.3 Reaksi oksidasi asam oksalat oleh KMnO4 dalam suasana asam 5C2O42– + 2MnO4– + 16H+ → 10CO2 + 2Mn2+ + 8H2O Contoh 2. atom Mn disetarakan dengan cara menyamakan koefisien pereaksi dan produknya. Untuk menyetarakannya. baik muatan maupun massanya. → MnO4– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O Kelebihan atom H di ruas kanan disetarakan dengan menambahkan asam (ion H+) pada ruas kiri (ingat suasana asam). tambahkan lima elektron pada ruas kiri. → Fe2+ ⎯⎯ Fe3+ + e– (setengah reaksi oksidasi) Tahap akhir adalah menggabungkan kedua setengah reaksi untuk menghilangkan elektron dalam kedua setengah reaksi sebab elektron tidak muncul dalam persamaan reaksi netral. tambahkan satu elektron pada ruas kanan persamaan. → CH3OH + Cr2O72– ⎯⎯ CH2O + Cr3+ Jawab: Tahap 1 → CH4O ⎯⎯ CH2O 2– ⎯⎯ → Cr3+ Cr2O7 (reaksi oksidasi) (reaksi reduksi) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . 4. c. Penyetaraan atom O dilakukan dengan menambahkan H2O pada ruas kanan. tetapi muatannya belum setara. Menyetarakan muatan listrik (kekekalan muatan) dengan cara menambahkan elektron pada ruas kiri (untuk reaksi reduksi) dan ruas kanan (untuk reaksi oksidasi).2000 Gambar 2. 3. → (×1) MnO4– + 8H+ + 5e– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O 2+ ⎯⎯ Fe3+ + e– → Fe (×5) Persamaan akhir menjadi: → MnO4– + 8H+ + 5Fe2+ ⎯⎯ Mn2+ + 5Fe3+ + 4H2O Periksalah apakah muatan dan massanya sudah setara. Jadi. Penyetaraan Setengah Reaksi Oksidasi Setengah-reaksi oksidasi untuk besi sudah setara ditinjau dari jumlah atom. → MnO4– + 8H+ + 5e– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O (setengah reaksi reduksi) Periksalah apakah persamaan sudah setara muatan dan massanya.2 Penyetaraan Persamaan Redoks dalam Suasana Asam dengan Metode Setengah Reaksi Setarakan reaksi redoks berikut menggunakan metode setengah reaksi yang diasumsikan terjadi dalam suasana asam. → MnO4– + 8H+ ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O Muatan listrik di ruas kiri ada +7 dan di ruas kanan ada +2.2. Penyetaraan Setengah Reaksi Reduksi Pada setengah reaksi reduksi. Menggabungkan kedua setengah reaksi untuk menyetarakan persamaan reaksi. b.

yaitu molekul pembawa energi di dalam makhluk hidup. Di dalam mitokondria. kekekalan muatan dan massa terpenuhi. Tahap 2 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ → Cr2O72– + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Tahap 3 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ + 2e– → Cr2O72– + 14H+ + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Tahap 4 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ + 2e– 2– → Cr2O7 + 14H+ + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Pemeriksaan muatan dan massa: Evaluasi Muatan Atom C Atom H Atom O Atom Cr Ruas Kiri 6+ 3 20 10 2 (× 3) (× 1) → 3CH4O + Cr2O72– + 8H+ ⎯⎯ 3CH2O + 2Cr3+ + 7H2O Ruas Kanan 6+ 3 20 10 2 Dengan demikian. Persamaan kerangkanya: → MnO4– + SO3 2– ⎯⎯ MnO2 + SO4 2– Jawab: Tahap 1 → MnO4– ⎯⎯ MnO2 (reaksi reduksi) → SO3 2– ⎯⎯ SO4 2– (reaksi oksidasi) Tahap 2 → MnO4– + 4H+ ⎯⎯ MnO2 + 2H2O 2– ⎯⎯ SO 2– + 2H+ → SO3 + H2O 4 Tahap 3 → MnO4– + 4H+ + 3e– ⎯⎯ MnO2 + 2H2O → SO3 2– + H2O ⎯⎯ SO42– + 2H+ + 2e– 32 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan belajar merupakan kegiatan rutin yang Anda lakukan. terjadi pemindahan elektron yang berasal dari glukosa dan molekul makanan lainnya. Reaksi Redoks dalam Suasana Basa atau Netral Penyetaraan reaksi di atas terjadi dalam suasana asam. Tahukah Anda bagaimana tubuh kita dapat melakukan semua aktivitas tersebut? Berasal darimanakah energi yang kita gunakan? Ketika makanan diuraikan di dalam sel tubuh. setelah reaksi digabungkan. Contoh 2. Cirinya adalah penambahan ion H+ ketika penyetaraan. terjadi pelepasan energi yang digunakan untuk mensintesis molekul bernama ATP (Adenosin Trifosfat). Tinjaulah reaksi berikut yang dilakukan dalam suasana basa. Ketika rantai transpor elektron berlangsung. Akan tetapi. elektron yang berpindah tersebut akan melalui suatu rangkaian reaksi yang dinamakan rantai transpor elektron. untuk menyetarakan atom O dan H ditambahkan OH– pada kedua ruas persamaan. Di akhir rangkaian tersebut. Proses aliran elektron tersebut dinamakan respirasi. d. Bagaimana menyetarakan reaksi redoks dalam suasana basa atau netral? Penyetaraan setengah-reaksi dalam suasana basa atau netral dilakukan dengan menambahkan basa (ion OH–).3 Penyetaraan Reaksi Redoks dalam Suasana Basa dengan Metode Setengah Reaksi Setarakan reaksi berikut menggunakan metode setengah reaksi dalam suasana basa. untuk menyetarakan atom O atau H. bekerja. → MnO4– + SO3 2– ⎯⎯ MnO2 + SO42– Caranya sama seperti dalam suasana asam.Sekilas Kimia Reaksi Redoks dan Kehidupan Olah raga. oksigen mengoksidasi elemen terakhir rantai transpor elektron sehingga terbentuk air.

Evaluasi Muatan Atom Mn Atom S Atom O Atom H Ruas Kiri 8 2 3 18 2 Ruas Kanan 8 2 3 18 2 Kata Kunci • • Reaksi redoks dalam suasana asam Reaksi redoks dalam suasana basa Kegiatan Inkuiri Bandingkan kelebihan dan kelemahan antara metode PBO dan metode setengah reaksi dalam menyetarakan persamaan reaksi redoks. → a. Oleh karena di ruas kanan ada H2O maka terjadi penghilangan H2O pada salah satu ruas sehingga persamaan menjadi: → 2MnO4– + H2O + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + 3SO42– + 2OH– Periksalah apakah muatan dan massanya sudah setara sesuai kaidah kekekalan. Untuk menetralkannya tambahkan 2OH– pada kedua ruas persamaan. Persamaan menjadi: → 2MnO4– + (2H+ + 2OH–) + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + H2O + 3SO4 2– + 2OH– – + Penambahan OH akan menetralkan H menjadi H2O. Sel Elektrokimia Dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron dari reduktor ke oksidator. I2 dengan asam nitrat pekat. Mn + NaBiO3(s) ⎯⎯ Bi3+ + MnO4– ⎯⎯ AsH (g) + Zn2+ → c. B. Cu(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ Cu2+(aq) + NO(g) Setarakan reaksi redoks berikut dalam suasana basa menggunakan metode setengah-reaksi. NO2– + Al(s) ⎯⎯ NH3(g) + AlO2– – – ⎯⎯ → MnS(s) + S(g) d. Tes Kompetensi Subbab A → a. 3. Persamaan kerangkanya: → I2 + HNO3 ⎯⎯ HIO3 + NO2 Setarakan persamaan reaksi tersebut dengan metode PBO. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . Asam iodat. Perangkat atau instrumen untuk membangun energi listrik dari reaksi kimia dinamakan sel elektrokimia. Br +MnO4 2 → e. H3AsO4(aq) + Zn(s) 3 – ⎯⎯ – → Br ( ) + Mn2+ d. Cr2O72– + Cl– ⎯⎯ Cr3+ + Cl2(g) 2+ → b. Setarakan reaksi redoks berikut dalam suasana asam dengan metode setengah reaksi. Al(s) + MnO4– ⎯⎯ MnO2(s) + Al(OH)4– ⎯⎯ Cl– + ClO– → b. HIO3 dapat dibuat melalui reaksi iodin. Gas klor kali pertama dibuat oleh Scheele pada 1774 melalui oksidasi asam klorida dengan mangan(IV) oksida. 2. Pengetahuan adanya transfer elektron memberikan manfaat dalam upaya mengembangkan sumber energi listrik alternatif sebab aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron. CN– + MnO4– ⎯⎯ CNO– + MnO2(s) → f. Persamaan reaksinya: → NaCl(aq) + H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ Na2SO4(aq) + MnCl2(aq) + H2O( ) + Cl2(g) Setarakan reaksi tersebut dengan metode PBO. Cl2(g) → c. MnO4 + S2 → e. 1.Tahap 4 → MnO4– + 4H+ + 3e– ⎯⎯ MnO2 + 2H2O 2– ⎯⎯ SO 2– + 2H+ + 2e– → SO3 + H2O 4 (× 2) (× 3) → 2MnO4– + 2H+ + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + H2O + 3SO4 2– Pada persamaan di atas terdapat 2H+. 4. Fe(OH)2(s)+ H2O2( ) ⎯⎯ Fe(OH)3(s) + H2O( ) Kerjakanlah di dalam buku latihan. Bidang ilmu yang mempelajari energi listrik dalam reaksi kimia disebut elektrokimia.

Anda sudah belajar merancang-bangun sel volta sederhana untuk memahami bahwa dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron yang menghasilkan energi listrik. Jika hanya rangkaian luar yang dihubungkan.5 Proses pembentukan energi listrik dari reaksi redoks dalam sel volta. Elektrode Cu 5. Alat 1. Pasang alat sel volta dalam setiap kelompok kerja Anda. Pada percobaan tersebut. yakni tempat untuk reaksi oksidasi dan tempat untuk reaksi reduksi.4. Aktivitas Kimia 2. Reaksi akan berjalan terus jika rangkaian dalam Elektrode Cu (jembatan garam) dihubungkan. Gelas ukur 3. Sel Volta Di Kelas X. Kedua tempat tersebut dihubungkan melalui rangkaian luar (aliran muatan elektron) dan rangkaian dalam atau jembatan garam (aliran massa dari ion-ion). Gelas kimia 2. Cu(NO3)2 1 M Rangkaian luar Voltmeter Sumber: Sougou Kagashi Gambar 2. Hubungkan kedua larutan dalam gelas kimia dengan jembatan garam (rangkaian dalam). Masukkan 200 mL larutan Zn(NO3)2 1 M dan logam seng (elektrode Zn) ke dalam gelas kimia 1. Persamaan reaksi ionnya: → Zn(s) + Cu2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cu(s) → Cu(s) Persamaan reaksi setengah selnya: → Pada elektrode Zn: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– 2+ → Pada elektrode Cu: Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) 34 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. Kemudian. Pertanyaan 1. 3. Simpulkan hasil pengamatan percobaan yang kelompok Anda lakukan. seperti ditunjukkan pada Gambar 2.4 Sel volta sederhana Rangkaian dalam Langkah Kerja 1.1 Prinsip Kerja Sel Volta Tujuan Untuk mengetahui potensial dan prinsip kerja dari sel volta. Tuliskan reaksi kimia yang terjadi pada setiap setengah-reaksi sel.1. akan terjadi reaksi redoks di antara kedua setengah sel itu (lihat Gambar 2. Oleh karena reaksi redoks dapat dipisahkan menjadi dua setengah reaksi. Zn(NO3)2 1 M 2.5). 3. sel volta pun dapat dirancang menjadi dua tempat. Elektrode Zn 4. Jika kedua rangkaian dihubungkan. Masukkan 200 mL larutan Cu(NO3)2 1 M dan logam tembaga (elektrode Cu) ke dalam gelas kimia 2. 4. Hubungkan logam Zn ke kutub negatif dan logam Cu ke kutub positif dari voltmeter (rangkaian luar). Elektrode Zn Voltmeter NO3– Na+ Jembatan garam NO3– Zn2+ NO3– Zn(s) NO3– NO3– Cu2+ Cu2–(aq) + 2e– → Zn 2+ (aq) + 2e– Gambar 2. Mengapa terjadi beda potensial antara elektrode Zn dan Cu? 4. reaksi akan terjadi hanya sesaat dan seketika itu juga reaksi berhenti. reaksi tidak akan terjadi jika tidak ada hubungan baik secara rangkaian luar maupun rangkaian dalam. Berapakah potensial sel yang terukur dari percobaan tersebut? 2. buatlah laporannya. Voltmeter Bahan 1.

jembatan garam berfungsi menetralkan kelebihan ion-ion hasil reaksi redoks. Kelebihan elektron pada elektrode Cu akan diterima oleh ion Cu2+ yang disediakan oleh larutan Cu(NO3)2 sehingga terjadi reduksi ion Cu2+ menjadi Cu(s).4 1. Aturan penulisan selnya sebagai berikut. Cu2+(aq) Cu(s) Zn(s) Zn2+(aq) Reaksi pada anode dituliskan terlebih dahulu (sisi kiri) diikuti reaksi pada katode (sisi kanan). tempat terjadinya reaksi oksidasi (elektrode Zn) dinamakan anode. Salt bridge could be established by: a. Jadi. Notasi Sel Elektrokimia Reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrokimia dituliskan dengan aturan tertentu. Cu2+(a ) Cu(s) Zn(s) Zn2+(aq) Anode Rangkaian Katode Kata Kunci • • • • Sel elektrokimia Rangkaian luar Rangkaian dalam (Jembatan garam) Elektrode (terminal sel) Terminal sel atau elektrode dituliskan di ujung-ujung notasi sel. Zn(s) + Cd2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cd(s) → Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 . Fe(s) Fe2+(aq) Sn2+(aq) Sn(s) Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. 2. Ketika reaksi berlangsung. b. Sumbu kompor yang dibasahi terus-menerus dengan larutan NaNO3 selama percobaan (ditetesi NaNO3 secara kontinu). Catatan Note Jembatan garam dapat dibuat dari: a. dalam larutan Zn(NO3)2 akan kelebihan ion Zn2+ (hasil oksidasi). Stove s wick which is soaked with NaNO3 solution constantly as long as experiment (which is droped by NaNO3 continously) Kegiatan Inkuiri Di dalam baterai komersial. U pipe which contains the solution of NaNO3 or KNO3 gel. Dengan demikian. Kedua elektron ini akan mengalir melewati voltmeter menuju elektrode Cu. demikian juga kelebihan ion NO3– akan dinetralkan oleh ion Na+ dari jembatan garam. garis tunggal antara elektrode dan larutan menyatakan batas fasa (padat dan cair). tanpa jembatan garam reaksi berlangsung hanya sesaat sebab kelebihan ion-ion hasil reaksi redoks tidak ada yang menetralkan dan akhirnya reaksi berhenti seketika. b. Kelebihan ion Zn2+ akan dinetralkan oleh ion NO3– dari jembatan garam. Kedua sisi dipisahkan oleh dua buah garis yang menyatakan rangkaian dalam dan rangkaian luar. Misalnya. Demikian juga dalam larutan CuSO4 akan kelebihan ion NO3– sebab ion pasangannya (Cu2+) berubah menjadi logam Cu yang terendapkan pada elektrode Cu. Dalam sel elektrokimia. Penulisan Reaksi dari Notasi Sel Tuliskan reaksi sel untuk sel volta berikut. sel elektrokimia yang tersusun dari elektrode Zn dalam larutan ZnSO4 dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4. Pipa U yang berisi larutan NaNO3 atau KNO3 berupa gel. sedangkan tempat terjadinya reaksi reduksi (elektrode Cu) dinamakan katode. untuk anode: Zn(s) Zn2+(aq) Terminal Batas fasa Larutan Contoh 2. Misalnya. apakah ada jembatan garam? Apa yang menjadi jembatan garamnya? 2.Logam Zn akan teroksidasi membentuk ion Zn2+ dan melepaskan 2 elektron.

Ni(s) Ni2+(aq) H+(aq) H2(g) Pt 36 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . → Anode: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– → Katode: Sn4+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn2+(aq) Reaksi sel volta keseluruhan sebagai berikut. → Fe(s) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + Sn(s) 2. H+(aq) H2(g) Pt Tanda baca koma dapat juga dipakai sebagai notasi untuk memisahkan ion-ion yang terdapat dalam larutan yang sama atau memiliki fasa yang sama dengan elektrode logam mulia seperti Pt. Fe2+(aq) Reaksi setengah sel: Fe3+(aq) + e– Notasi setengah sel: Fe3+(aq). → Anode: Ni(s) ⎯⎯ Ni2+(aq) + 2e– → Katode: 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) Penulisan notasi selnya sebagai berikut. → Zn(s) + Sn4+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Sn2+(aq) (b) Setengah-reaksi selnya sebagai berikut. a. aturan penulisan notasi sel volta sebagai berikut. Reaksi setengah selnya sebagai berikut.Jawab: 1. Zn(s) Zn2+(aq) Cd2+(aq) Cd(s) Jika dalam reaksi sel elektrokimia melibatkan fasa gas dengan logam mulia sebagai elektrodenya. Jika pada anode terjadi reaksi oksidasi yang melibatkan gas dengan platina sebagai elektrode: H2(g) 2H+ + 2e– maka notasi untuk elektrode hidrogen dapat ditulis sebagai berikut. → Ni(s) + 2H+(aq) ⎯⎯ Ni2+(aq) + H2(g) Jawab: (a) Setengah-reaksi selnya sebagai berikut. Zn(s) Zn2+(aq) Sn4+(aq). Jika pada katode terjadi reaksi reduksi yang melibatkan gas dengan → platina sebagai elektrode: 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) maka notasi untuk elektrode hidrogen dapat ditulis sebagai berikut.5 Penulisan Reaksi dari Notasi Sel (a) Tuliskan reaksi yang terjadi pada sel volta dengan notasi sel seperti berikut. → Anode: Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2e– 2+ → Katode: Sn (aq) + 2e– ⎯⎯ Sn(s) Reaksi sel volta keseluruhan sebagai berikut. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. Sn2+(aq) Pt (b) Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. Pt H2(g) H+(aq) b. Fe2+(aq) Pt Contoh 2. → Anode: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– 2+ → Katode: Cd (aq) + 2e– ⎯⎯ Cd(s) Penulisan notasi selnya sebagai berikut.

Beda potensial ini disebabkan adanya perbedaan kereaktifan logam di antara kedua elektrode. Berapapun jumlah mol zat yang direaksikan.3. nilai potensial selnya tetap. Manakah yang lebih reaktif? Jika logam-logam itu dihubungkan melalui kawat. Contoh: → Cu2+(a ) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) ECu = ECu V 2+ – ⎯⎯ → 2Cu(s) 2Cu (a ) + 4e ECu = ECu V Gambar 2. Oleh karena reaksi reduksi terjadi pada katode dan reaksi oksidasi terjadi pada anode maka nilai GGL sel dapat dinyatakan sebagai perbedaan potensial berikut. → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– Jika –EZn adalah potensial elektrode untuk setengah reaksi oksidasi. Sumber: Sougou Kagashi Catatan Note Satuan untuk gaya gerak listrik (GGL) adalah volt. Potensial Elektrode dan GGL Sel Dalam sel elektrokimia. Usaha atau kerja yang diperlukan ini dinamakan aya erak istrik. Unit for electromotive force is volt. Esel = EReduksi – EOksidasi atau Esel = EKatode – EAnode Nilai potensial elektrode tidak bergantung pada jumlah zat yang terlibat dalam reaksi. untuk mendorong elektron mengalir melalui rangkaian luar dan menggerakkan ion-ion di dalam larutan menuju elektrode diperlukan suatu usaha. nilai GGL sel sama dengan perbedaan potensial kedua elektrode. Dalam bentuk persamaan ditulis sebagai berikut.6 Baterai merupakan contoh sel elektrokimia. manakah oksidator dan reduktornya? Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . Potensial oksidasi kebalikan dari potensial reduksi dalam reaksi sel elektrokimia yang sama. disingkat GGL. Nilai GGL sel merupakan gabungan dari potensial anode (potensial oksidasi) dan potensial katode (potensial reduksi). +EZn adalah potensial untuk setengah sel reduksinya: → Potensial oksidasi: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– EZn = –EZn V 2+ → Potensial reduksi: Zn (aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) EZn = EZn V Sel elektrokimia yang terdiri atas elektrode Zn dan Cu dengan reaksi setengah sel masing-masing: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) ECu = ECu V → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) EZn = EZn V Nilai GGL sel elektrokimia tersebut adalah Esel = ECu + (–EZn) = ECu – EZn Dengan demikian. Makna GGL Sel Kerja yang diperlukan untuk menggerakkan muatan listrik (GGL) di dalam sel bergantung pada perbedaan potensial di antara kedua elektrode. a. GGL (Esel) = potensial reduksi + potensial oksidasi Potensial reduksi adalah ukuran kemampuan suatu oksidator (zat pengoksidasi = zat tereduksi) untuk menangkap elektron dalam setengah reaksi reduksi. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. Potensial oksidasi = –Potensial reduksi Tinjaulah setengah reaksi sel pada elektrode Zn dalam larutan ZnSO4. Kegiatan Inkuiri Bandingkan kereaktifan logam-logam golongan IA dan IIA.

Contoh 2. potensial elektrode yang dijadikan sebagai standar adalah potensial reduksi.e 1. potensial selnya sama. Jadi. i.34 volt.2000 Gambar 2.Catatan Note Baterai kecil dan baterai besar selama sistem selnya sama. Untuk mengukur potensial reduksi standar tidak mungkin hanya setengah sel (sel tunggal) sebab tidak terjadi reaksi redoks. Potensial elektrode standar yang lain diukur dengan H 2 cara dirangkaikan dengan potensial elektrode hidrogen pada keadaan standar.34 volt. Dalam hal ini.34 V Cu Cu Jadi.5 volt. Oleh sebab itu. Oleh karena potensial elektrode hidrogen pada keadaan standar ditetapkan sama dengan nol. potensial reduksi standar untuk elektrode Cu adalah 0.00 V ⎯⎯ E o = 0. E°. melainkan salah satu saja. Nilai GGL sel yang terukur dengan voltmeter merupakan selisih kedua potensial sel yang dihubungkan (bukan nilai mutlak). perlu dihubungkan dengan setengah sel oksidasi. yang dapat ditentukan hanya nilai relatif potensial sel suatu elektrode. Menurut perjanjian IUPAC. potensial sel yang dihasilkan akan berbeda. kemudian GGL selnya diukur. data potensial reduksi atau data potensial oksidasi.6 Menentukan Potensial Elektrode Standar Hitunglah potensial elektrode Cu yang dihubungkan dengan elektrode hidrogen pada keadaan standar jika voltmeter menunjukkan nilai 0. semua data potensial elektrode standar dinyatakan dalam bentuk potensial reduksi standar. Jawab: Persamaan setengah reaksi sel yang terjadi: → Katode: Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) → Anode: H2(g) ⎯⎯ 2H+(aq) Nilai GGL sel: E°sel = E°katode – E°anode Eo 2 0. yaitu 1. Oleh karena itu. potensial sel suatu elektrode tidak akan diketahui secara pasti. Elektrode hidrogen pada keadaan standar. 38 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . IUPAC telah menetapkan elektrode standar sebagai rujukan adalah elektrode hidrogen. Misalnya. Nilai potensial elektrode standar ini ditetapkan sama dengan nol volt atau E o + → H = 0. Jika salah satu elektrode dibuat tetap dan elektrode yang lain diubah-ubah.5 volt.00 V. seperti ditunjukkan pada Gambar 2.7 Elektrode hidrogen ditetapkan sebagai elektrode standar. Dengan demikian. Potensial reduksi standar adalah potensial reduksi yang diukur pada keadaan standar. Tombol e– Voltmeter Anode Zn e– NO 3 – Na+ – H 2(g) NO 3– Zn 2+ NO 3– bagian anode NO 3– H+ + bagian katode (elektrode hidrogen standar) 2H+(aq) + 2e– → H2(g) Zn(s) → Zn 2+(aq) + 2e– b. potensial yang terukur oleh voltmeter dinyatakan sebagai potensial sel pasangannya. untuk menentukan potensial reduksi standar diperlukan potensial elektrode rujukan sebagai acuan. Sumber: Chemistry: The Central Science. Potensial Elektrode Standar (E ) Oleh karena potensial oksidasi merupakan kebalikan dari potensial reduksinya maka data potensial elektrode suatu logam tidak perlu diketahui dua-duanya. yaitu konsentrasi larutan M (sistem larutan) atau tekanan atm (sel yang melibatkan gas) dan suhu o .34 V = E o H Cu → 0. Berapakah nilai pasti dari potensial reduksi? Oleh karena nilai GGL sel bukan nilai mutlak maka nilai potensial salah satu sel tidak diketahui secara pasti.34 V = E o – 0. ditetapkan pada konsentrasi H+ 1 M dengan tekanan gas H2 1 atm pada 25°C.7. Small and big batteries have equal cell potensial for equal cell system.

potensial elektrode yang lain untuk berbagai reaksi setengah sel dapat diukur. Sebaliknya.66 – 0.Berdasarkan Contoh 2.13 – 0.71 –2. Tabel 2.01 2.07 1.54 0.23 1.04 0.74 – 0.52 0. 1990 Kata Kunci • • • • • • Gaya Gerak Listrik (GGL) Elektrode hidrogen Potensial Oksidasi Potensial reduksi Perbedaan Potensial Potensial reduksi standar Kegiatan Inkuiri Dapatkah Anda mengukur kekuatan atau tenaga teman-teman Anda secara akurat? Bagaimana cara mengukurnya? c.1.77 0. semakin lemah sifat oksidatornya. hasilnya ditunjukkan pada Tabel 2.36 1.00 0.04 –2.14 –0.80 0.15 0.90 1.38 –1.1 Nilai Potensial Reduksi Standar Beberapa Elektrode Reaksi reduksi Li+(aq) + e– Li(s) Na(s) Na+(aq) + e– Mg2+(aq) + 2e– Mg(s) 3+ – Al(s) Al (aq) + 3e H2(g) + 2OH–(aq) 2H2O( ) + 2e– 2+ – Zn (aq) + 2e Zn(s) 3+ – Cr (aq) + 3e Cr(s) Fe(s) Fe2+(aq) + 2e– Cd2+(aq) + 2e– Cd(s) 2+ – Ni(s) Ni (aq) + 2e Sn(s) Sn2+(aq) + 2e– Pb2+(aq) + 2e– Pb(s) Fe(s) Fe3+(aq) + 3e– H2(s) 2H+(aq) + 2e– Sn4+(aq) + 2e– Sn2+(aq) 2+ – Cu (aq) + e Cu+(aq) 2+ – Cu (aq) + 2e Cu(s) + – Cu (aq) + e Cu(s) I2(s) + 2e– 2I– (aq) Fe3+(aq) + e– Fe2+(aq) Ag+(aq) + e– Ag(s) Hg2+(aq) + 2e– Hg( ) 2Hg+(aq) + 2e– Hg2 (aq) – – Br2( ) + 2e 2Br (aq) O2(g) + 4H+(aq) + 4e– 2H2O( ) Cl2(g) + 2e– 2Cl–(aq) H2O2(aq) + 2H+(aq) + 2e– 2H2O( ) S2O82– (aq) + 2e– 2SO42–(aq) F2(g) + 2e– 2F–(aq) E°sel –3.23 – 0.34 0. semakin kuat sifat oksidatornya.78 2.76 – 0.40 –0.85 0. semakin negatif nilai E°sel.1 menunjukkan urutan kekuatan suatu zat sebagai oksidator (zat tereduksi).83 –0. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 .41 – 0. → Oksidator + ne– ⎯⎯ Reduktor Semakin positif nilai E°sel.6.87 Sumber: General Chemistry.16 0. Kekuatan Oksidator dan Reduktor Data potensial reduksi standar pada Tabel 2.

36 V + → H2O2(aq) + 2H (aq)+ 2e– ⎯⎯ 2H2O( ) 1. Jawab: Perhatikanlah data potensial reduksi pada Tabel 2. Fe3+(aq). reaksi akan spontan ke arah sebagaimana yang dituliskan pada persamaan reaksi.Berdasarkan data potensial pada Tabel 2. → Cl2(g) + 2e– ⎯⎯ 2Cl– (aq) 1. Reduktor paling kuat adalah logam Li dan reduktor paling lemah adalah ion F–.7 Menentukan Kekuatan Relatif at Pengoksidasi dan Pereduksi Urutkan oksidator berikut menurut kekuatannya pada keadaan standar: Cl2(g). Contoh 2. dapat disimpulkan bahwa suatu reduktor paling kuat merupakan oksidator yang paling lemah.1. → Zn(s) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Sn(aq) Reaksi ke arah sebaliknya tidak akan terjadi sebab potensial sel berharga negatif.1. Dari atas ke bawah menunjukkan urutan bertambahnya kekuatan oksidator (zat tereduksi).1 untuk memperkirakan arah reaksi reduksioksidasi dalam suatu sel elektrokimia. suatu oksidator terkuat merupakan reduktor terlemah. Contoh 2. Zn2+ merupakan oksidator lebih kuat dibandingkan dengan Sn2+. Potensial reduksi standar untuk masing-masing setengah sel adalah → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) E° = –0.76 V → Sn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn(aq) E° = –0. Sn sebagai reduktor (teroksidasi) dan Zn2+ sebagai oksidator (tereduksi). → Reduktor ⎯⎯ Oksidator + ne– Dengan demikian. oksidator terkuat adalah gas fluorin (F2) dan oksidator paling lemah adalah ion Li+. Suatu reaksi redoks dalam sel elektrokimia akan berlangsung secara spontan jika oksidatornya (zat tereduksi) memiliki potensial reduksi standar lebih besar atau GGL sel berharga positif. Berdasarkan nilai E°. Sebaliknya.14 V Suatu reaksi redoks dalam sel elektrokimia akan berlangsung spontan jika zat yang berperan sebagai oksidator lebih kuat.78 V → Fe3+(aq) + e– ⎯⎯ Fe2+(aq) 0. kekuatan oksidator dari ketiga spesi itu adalah: H2O2(aq) Cl2(g) Fe3+(aq). 40 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oleh karena itu. Anda dapat menggunakan Tabel 2.77 V Jadi.8 Menentukan Arah Reaksi dari Potensial Elektrode Standar Sel elektrokimia dibangun dari reaksi berikut. H2O2(aq). Berdasarkan pengetahuan kekuatan oksidator dan reduktor. Sn(s) Sn2+(aq) Zn2+(aq) Zn(s) Apakah reaksi akan terjadi spontan menurut arah yang ditunjukkan oleh persamaan reaksi tersebut? Jawab: Pada reaksi tersebut.

76 V) = 1. Al dijadikan anode atau reaksi oksidasi.d. Penentuan GGL Sel Nilai GGL sel elektrokimia dapat ditentukan berdasarkan tabel potensial elektrode standar. Pada reaksi tersebut yang dibalik adalah reaksi reduksi Zn2+ sebab akan menghasilkan nilai GGL sel positif. → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– E° = +0.34 V → Zn(s) + Cu2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cu(s) E°sel = +1.76 V → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) E° = +0. Syarat bahwa sel elektrokimia akan berlangsung spontan jika oksidator yang lebih kuat berperan sebagai pereaksi atau GGL sel berharga positif.41 V Dengan menyetarakan terlebih dahulu elektron yang ditransfer.66 V Al3+(aq) + 3e– ⎯⎯ Al(s) 2+ – ⎯⎯ → Fe(s) Fe (aq) + 2e E° = –0.34 V – (–0. E°sel = E°katode – E°anode E°sel = E°Cu – E°Zn = 0. Metode ini merupakan cara alternatif untuk menghitung GGL sel.66 V → Fe2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Fe(s) E° = –0.10 V Nilai GGL sel sama dengan potensial standar katode (reduksi) dikurangi potensial standar anode (oksidasi). Esel = (Ekatode – Eanode) 0 Sel elektrokimia yang dibangun dari elektrode Zn dan Cu memiliki setengah reaksi reduksi dan potensial elektrode berikut.9 Menghitung GGL Sel dari Data Potensial Reduksi Standar Hitunglah nilai GGL sel dari notasi sel berikut.76 V 2+ → E° = +0. Pembalikan setengah reaksi yang tepat adalah reaksi reduksi yang potensial setengah selnya lebih kecil.34 V Cu (aq) + 2e Untuk memperoleh setengah reaksi oksidasi. ⎯⎯ Zn2+(aq)+ 2e– → Zn(s) E° = +0. kemudian kedua reaksi setengah sel digabungkan sehingga nilai GGL sel akan diperoleh: Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 . Oleh karena itu.10 V Contoh 2. → Zn2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Zn(s) E°= –0.41 V Agar reaksi berlangsung spontan.34 V Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Penggabungan kedua setengah reaksi tersebut menghasilkan persamaan reaksi redoks dengan nilai GGL sel positif. Al(s) Al3+(aq) Fe2+(aq) Fe(s) Jawab: Setengah reaksi reduksi dan potensial elektrode standar masing-masing adalah: → E° = –1. setengah-reaksi Al dan potensial selnya dibalikkan: → Al(s) ⎯⎯ Al3+(aq) + 3e– E° = +1. salah satu dari reaksi tersebut dibalikkan. Pembalikan reaksi reduksi Zn2+ menjadi reaksi oksidasi akan mengubah tanda potensial selnya.76 V 2+ – ⎯⎯ → Cu(s) E°= +0.

Rakitlah sel volta yang dibangun dari elektrode Zn dalam larutan ZnSO4dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4. Fe(s) Fe3+(aq) Cr3+(aq) Cr(s) 10.41 V → 2Al(s) + 3Fe2+(aq) ⎯⎯ 2Al3+(aq) + 3Fe(s) E° = 1.15 V 3+ – ⎯⎯ → Fe2+(aq) Fe (aq) + e E° = 0. Zat yang terurai dapat berupa padatan. Kemudian. Pada sel elektrolisis anode dihubungkan dengan kutub positif sumber energi listrik. anode (–) dan katode (+). H2O. Pada sel volta. C.77 V Tuliskan persamaan reaksi sel yang dapat berlangsung spontan. 1. Urutkan kekuatan zat-zat berikut sebagai oksidator dan sebagai reduktor: Zn2+. 1. sedangkan pada sel elektrolisis sebaliknya. Tuliskan reaksi sel untuk sel volta berikut. tunjukkan arah aliran elektron dan aliran ionion dalam jembatan garam.→ 2Al(s) ⎯⎯ 2Al3+(aq) + 6e– 2+ → 3Fe (aq) + 6e– ⎯⎯ 3Fe(s) E° = +1. Cu2+. anode (+) dan katode (–). cairan. → Fe3+(aq) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Fe2+(a ) + Sn4+(a ) 6. Manakah reaksi redoks berikut yang akan berlangsung spontan jika dilakukan pada keadaan standar? a. O2. Cd(s) Cd2+(aq) Cl+(aq) Cl2(g) Pt 5. Data potensial reduksi standar untuk reaksi setengah sel adalah → Sn4+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn2+(aq) E° = 0. Oleh karena itu pada sel elektrolisis di anode akan terjadi reaksi oksidasi dan dikatode akan terjadi reaksi reduksi. Ag+. Ni(s) Ni2+(aq) Ag+(aq) Ag(s) Kerjakanlah di dalam buku latihan. Arus listrik yang digunakan adalah arus searah (direct current = ). Apakah reaksi akan spontan menurut arah yang ditunjukkan dalam persamaan berikut. Perbedaan sel elektrolisis dan sel volta terletak pada kutub elektrode. sedangkan katode dihubungkan dengan kutub negatif. Sel Elektrolisis Sel volta menghasilkan arus listrik searah ketika reaksi redoks di dalam sel terjadi secara spontan. Mg2+. 9. yaitu anode (reaksi oksidasi) dan katode (reaksi reduksi). Sn. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi dalam sel. Fe(s) Fe2+(aq) Ag+(aq) Ag(s) 4. → Cu2+(aq) + 2I–(aq) ⎯⎯ Cu(s) + I2(s) 8. → Cd(s) ⎯⎯ Cd2+(aq) + 2e– 2+ → Pb (aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) 3. Tempat berlangsungnya reaksi reduksi dan oksidasi dalam sel elektrolisis sama seperti pada sel volta.25 V Tes Kompetensi Subbab B 7. Hitunglah GGL sel yang dibangun dari sel dengan notasi berikut. Tunjukkan pula katode dan anodenya. 42 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adapun sel elektrolisis merupakan kebalikan dari sel volta. yakni menerapkan arus listrik searah untuk mendorong agar terjadi reaksi elektrokimia di dalam sel. Prinsip Elektrolisis Elektrolisis artinya penguraian suatu zat akibat arus listrik. Al(s) Al3+(aq) Cr3+(aq) Cr(s) b. Tuliskan reaksi sel volta secara lengkap dari notasi sel berikut. Tuliskan notasi untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut. atau larutan.66 V E° = –0. Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. 2.

volume gas O2 adalah 10 mL. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 . Jika volume gas H2 20 mL. Pasang perangkat sel elektrolisis seperti Gambar 2. 2.8. Alat 1. Elektrode karbon 3. Baterai 6–12 volt 5.9 Sel elektrolisis Hoffman Gas-gas apa sajakah yang terbentuk pada setiap lengan dari sel Hoffman? Kegiatan Inkuiri Dapatkah arus listrik bolak-balik (alternating current = A ) dipakai dalam sel elektrolisis? Diskusikan di dalam kelas. Accumulator Gambar 2. 4.2 Elektrolisis Air Tujuan Mengetahui cara kerja dari sel elektrolisis.8 Sel elektrolisis Ketika kedua elektrode karbon dihubungkan dengan sumber energi listrik arus searah. H2SO4 1M Langkah Kerja 1. Apakah terbentuk gas dalam tabung reaksi? Berapakah perbedaan volume gas dalam tabung reaksi itu? 4. kemudian tambahkan 1 mL larutan H2SO4 1 M. Air 2.9). Alat ini dilengkapi elektrode platina dalam tabung penampung gas berskala sehingga volume gas hasil elektrolisis mudah diukur. Tabung reaksi Bahan 1. 5. Alat yang akurat untuk penyelidikan elektrolisis air adalah alat elektrolisis Hoffman (Gambar 2. Reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis adalah → Anode (+) : 2H2O( ) ⎯⎯ O2(g) + 4H+(aq) + 4e– → Katode (–) : 4H2O( ) + 4e– ⎯⎯ 2H2(g) + 4OH–(aq) (oksidasi O2–) (reduksi H+) Reaksi → : 2H2O( ) ⎯⎯ 2H2(g) + O2(g) Berapakah perbandingan volume gas H2 dan O2 yang terbentuk pada kedua tabung reaksi? Berdasarkan persamaan reaksi redoks dapat diramalkan bahwa perbandingan volume gas H2 terhadap O2 adalah 2 : 1. Gelas ukur 6. Celupkan 2 buah elektrode karbon ke dalam gelas kimia besar dan isi dengan air hingga penuh. dalam sel elektrolisis terjadi reaksi redoks.Aktivitas Kimia 2. Simpulkan hasil pengamatan dari percobaan yang Anda lakukan dan diskusikan dengan guru Anda. Apa yang terjadi pada permukaan kedua elektrode? 3. 3. 4. Hubungkan kedua elektrode itu dengan sumber arus searah (baterai atau adaptor) yang memiliki GGL sekitar 6 – 12 volt. Gelas kimia 2. yaitu penguraian air menjadi gas H2 dan gas O2. Pertanyaan 1. Tuangkan 250 mL air ke dalam gelas kimia. Kabel e– e– Larutan Katode (–) Anode (+) Plat logam Gambar 2. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis. Mengapa dalam elektrolisis di atas harus ditambahkan H2SO4? 2.

23 V Di anode (–): reaksi oksidasi → 2SO42–(aq) ⎯⎯ S2O82–(aq) + 2e– ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → 2H2O( ) 2 Berdasarkan data potensial di atas.2. terdapat ion Na+ dan ion I–.23 V 2H2O( ) 2 – Berdasarkan nilai potensial.10 Menentukan Reaksi Redoks dalam Sel Elektrolisis Tuliskan reaksi sel elektrolisis untuk larutan ZnSO4.83 V 2H2O( ) + 2e 2 Berdasarkan nilai potensialnya. Spesi mana yang akan keluar sebagai pemenang? Pertanyaan tersebut dapat dijawab berdasarkan nilai potensial elektrode standar. Di katode (+): reaksi reduksi → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) – ⎯⎯ → H (g) + 2OH-(aq) 2H2O( ) + 2e 2 E° = –0. Persamaan reaksinya: → Katode: 2Zn2+(aq) + 4e– ⎯⎯ 2Zn(s) ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → Anode: 2H2O( ) 2 → Reaksi: 2ZnSO4(aq) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2Zn(s) + O2(g) + 2H2SO4(aq) 44 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jawab: Di anode terjadi persaingan antara ion SO42– dan H2O dan di katode terjadi persaingan antara ion Zn2+ dan H2O. Elektrolisis Larutan Elektrolisis larutan berbeda dengan elektrolisis air. Setengah reaksi oksidasi di anode: → E° = –0.83 V E° = –2.71 V Na+(aq) + e– ⎯⎯ Na(s) – ⎯⎯ → H (g) + 2OH–(aq) E° = –0. Demikian juga di anode. H2O lebih berpotensi direduksi dibandingkan ion Na+ sebab memiliki nilai E° lebih besar. Kedua ion ini bersaing dengan molekul air untuk dielektrolisis.76 V E° = –0. ion I memenangkan persaingan sebab nilai E° lebih besar dibandingkan molekul H2O. di katode terjadi reduksi ion Zn2+ dan di anode terjadi oksidasi H2O. Misalnya larutan NaI. Di katode terjadi persaingan antara molekul H2O dan ion Na + (keduanya berpotensi untuk direduksi).54 V 2I–(aq) ⎯⎯ I2(g) + 2e– ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → E° = –1. Perkiraan ini cocok dengan pengamatan. Reaksi yang terjadi pada sel elektrolisis: → Katode: 2H2O( ) + 2e– ⎯⎯ H2(g) + 2OH–(aq) – ⎯⎯ I (g) + 2e– → Anode: 2I (aq) 2 → Reaksi: 2H2O( ) + 2I–(aq) ⎯⎯ H2(g) + I2(g) + 2OH–(aq) Kata Kunci • • • Elektrolisis Arus listrik Arus searah Contoh 2. gas H2 dilepaskan di katode.01 V E° = –1. Untuk mengetahui pemenangnya dapat dilihat data potensial reduksi standar. terjadi persaingan antara molekul H2O dan ion I– (keduanya berpotensi dioksidasi). Setengah reaksi reduksi di katode: → E° = –2.

Catatan Note Massa ekuivalen zat (meq) adalah massa relatif zat per satuan muatannya. Oleh karena itu.3. Dalam satuan Faraday. Pernyataan ini merupakan prinsip dasar Hukum Faraday.485 C mol –1. Besarnya muatan ini dapat ditentukan dari jumlah arus listrik yang mengalir dan lama waktu elektrolisis: = i (A) × t (detik).60218 × 10–19 C) = 96. Example: → Cu2+ + 2e ⎯⎯ Cu(s) meq (Cu) = 63. → Katode (–) : Na+( ) + e– ⎯⎯ Na(s) → Anode (+) : Cl–( ) ⎯⎯ Untuk mereduksi satu mol ion Na+ diperlukan satu mol elektron atau diperlukan muatan sebesar satu faraday. 5 2 = 31. Tinjaulah elektrolisis lelehan NaCl. Berdasarkan hasil penyelidikan Millikan (model tetes minyak). Perhitungan dapat dimulai dari arus listrik yang mengalir selama waktu tetentu atau jumlah zat yang terlibat dalam reaksi redoks. Secara umum. yaitu 96.75 2. Oleh karena itu. muatan listrik yang terlibat dalam sel elektrokimia dapat ditentukan berdasarkan muatan elektron yang terlibat dalam reaksi redoks pada sel elektrokimia. Dalam sel elektrokimia. jika muatan listrik dapat dihitung maka massa zat yang bereaksi di elektrode dapat ditentukan. diketahui bahwa muatan elektron: e = 1.75 Aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron. tahap-tahap perhitungan stoikiometri elektrolisis ditunjukkan pada diagram berikut. ionion Na+ bermigrasi menuju anode dan ion-ion Cl– bermigrasi menuju anode. Arus listrik dan waktu Muatan (C) atau faraday (F) 1 Cl (g) + e– 2 2 Kata Kunci • • • • Muatan listrik Hukum I Faraday Stoikiometri elektrolisis Massa ekuivalen zat Mol elektron Mol at Massa volume at Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 .022 × 1023 mol–1) (1. Molecule s ekuivalen mass is molecule s relative mass for each charge. yaitu: 1. Stoikiometri Elektrolisis Michael Faraday adalah seorang pakar Kimia-Fisika Inggris.60218 × 10–19 C. = i×t faraday 96. massa zat yang diendapkan pada suatu elektrode sebanding dengan besarnya muatan listrik (aliran elektron) yang terlibat di dalam sel.485 C mol–1 Nilai muatan listrik untuk satu mol elektron ditetapkan sebesar satu faraday. Jika lelehan NaCl dielektrolisis. 5 2 = 31. Contoh: → Cu2+ + 2e– ⎯⎯ Cu(s) meq (Cu) = 63.485 Berdasarkan Hukum I Faraday .485 C mol–1 Arus listrik sebesar i ampere yang mengalir selama t detik menghasilkan muatan listrik: = i × t coulomb. Massa ekuivalen zat yang diendapkan pada elektrode akan setara jika muatan listrik yang dialirkan ke dalam sel sama. Dalam sel volta maupun sel elektrolisis terdapat hubungan kuantitatif antara jumlah zat yang bereaksi dan muatan listrik yang terlibat dalam reaksi redoks. muatan listrik yang terjadi jika satu mol elektron ditransfer adalah = (6. dilambangkan dengan . besarnya muatan listrik ( ) tersebut adalah sebagai berikut. yaitu: = 96. Faraday menyatakan bahwa sel elektrolisis dapat digunakan untuk menentukan banyaknya zat yang bereaksi berdasarkan jumlah muatan listrik yang digunakan dalam rentang waktu tertentu.

800 detik i = 3. Jika sejumlah sel elektrolisis dirangkaikan secara seri.200 C: Sekilas Kimia Michael Faraday (1791–1867) 1.4 × 10–3 mol 96.5 g mol–1 = 0.2 A. seperti ditunjukkan pada Gambar 2.10 Elektrolisis beberapa larutan yang dirangkaikan secara seri. Muatan listrik yang digunakan: 0. jumlah ion Cu2+ yang diendapkan sebanyak 6.10. bagaimanakah hubungan muatan dan berat ekuivalen zat? – Gambar 2.Contoh 2. Tahap 4: Massa Cu yang diendapkan di katode sebesar 6.5. 2.4 × 10–3 mol elektron dapat mengendapkan ion Cu2+ sebanyak: 1 mol Cu 2+ ×12.03 mol Cu = 0. 2000 Pada 1812.485 C mol–1 Jumlah mol elektron untuk 1.485 C mol–1 = 5.11 1.200 C = 12. 12.789 C = i × 1.395 g 2. Jumlah mol Cu = 2g 0.06 mol × 96. Menghitung Berat at yang Diendapkan dalam Sel Elektrolisis Hitunglah massa Cu yang dapat diendapkan di katode jika arus listrik 2 A dialirkan ke dalam sel elektrolisis larutan Cu2+ selama 10 menit. Diketahui Ar Cu = 63. dia menjadi asisten di laboratorium Humphry Davy di Royal Institution.06 mol e– 1mol Cu 2+ Sumber: Chemistry: The Central Science.485 C mol-1 Tahap 3: Elektron yang mengalir digunakan untuk mereduksi ion Cu2+ menurut persamaan: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Jadi.789 C Jumlah arus listrik yang dialirkan selama 30 menit: → = i t ⎯⎯ 5.03 mol 63. 2 g logam Cu diendapkan pada katode. Dia berhasil melakukan penemuan-penemuan penting. Berapakah arus listrik yang dialirkan selama 30 menit? Jawab: 1. arus listrik yang harus dialirkan selama 30 menit adalah 3.2 × 10–3 mol.5gmol −1 Jumlah mol elektron yang digunakan: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) 2mol e ×0. seperti hubungan kuantitatif antara arus listrik dan reaksi kimia dalam sel elektrokimia. Dalam elektrolisis larutan CuSO4.4 × 10–3 mol e– = 6.2 ×10–3 mol × 63. Apakah elektrolisis beberapa larutan dapat dirangkaikan secara paralel? + 46 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .200 C Tahap 2: Tentukan jumlah mol elektron yang setara dengan muatan listrik 1 mol e– = 1 faraday = 96.2 × 10–3 mol 2 mol e− Jadi. Tahap 1: Tentukan muatan listrik yang digunakan =i×t = 2 A × 600 s = 1.2 A Jadi.

2. Diketahui Ar Cu = 63. Oleh karena pada rangkaian sel secara seri. 987 g 96. Penyepuhan (electroplating) Penyepuhan (electroplating) adalah suatu metode elektrolisis untuk melapisi permukaan logam oleh logam lain yang lebih stabil terhadap cuaca atau untuk menambah keindahannya. arus yang mengalir tetap sehingga massa ekuivalen Cu sama dalam setiap sel. m eq i t Massa Cu = 1.5. Menurut Hukum II Faraday : Oleh karena sel dirangkaikan secara seri. Jawab: 1. tembaga dilapisi perak atau emas agar lebih bernilai. dan t adalah waktu elektrolisis (detik). Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 . = 2. i arus listrik yang dialirkan (ampere).5 A selama 10 menit.5.967 g 4. Massa zat = m eq i t dengan meq adalah massa ekuivalen. kemudian dielektrolisis dan mengalami setengah reaksi reduksi sebagai berikut. juga dalam pengolahan dan pemurnian logam. Anda dapat menentukan berat zat dalam setiap sel elektrolisis dengan zat yang berbeda. a. Hubungan massa ekuivalen dan massa zat (dalam satuan gram) yang diendapkan di katode dirumuskan sebagai berikut. Hitunglah massa Cu yang diendapkan pada setiap sel jika arus yang dialirkan sebesar 0. 5 2 Massa Cu = × 0.Menurut Hukum II Faraday . Jika larutan CuSO4 dan AgNO3 dirangkaikan secara seri. massa ekuivalen zat yang diendapkan akan sama jika muatan listrik yang mengalir tetap. arus listrik yang mengalir ke dalam setiap sel tetap. Aplikasi Elektrolisis Prinsip elektrolisis banyak diterapkan dalam pelapisan logam dengan logam yang lebih baik (electroplating). Massa Ag = 10 g 1 63.039 C 63. → Ag+(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Berapakah massa Cu yang diendapkan jika dalam sel elektrolisis AgNO3 ditemukan 10 g perak? Diketahui Ar Ag = 107. besi dilapisi nikel agar tahan karat.5 A × 600 s = 0. 5 2 Kata Kunci • • Hukum II Faraday Electroplating (penyepuhan) × m eq i t 0.039 C= 2. Contohnya. sel pertama mengandung CuSO4 1 M dan sel kedua mengandung CuSO4 2 M.485C mol −1 it → it = 107 = 0. Endapan Cu dalam kedua sel sama sebab arus yang mengalir tetap. Contoh 2.12 Penerapan Hukum II Faraday Dua buah sel elektrolisis dirangkaikan secara seri. Cu = 63.

3. seperti seng. Siapkan larutan NiCl 2 1M dalam suatu bejana dan batang nikel berikut lempengan yang akan dikerjakan. atau perak. Amatilah proses yang terjadi. Sumber arus 4. 48 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contoh. kemudian dimurnikan secara elektrolisis. Cincin besi Bahan NiCl2 1M Langkah Kerja 1. Cincin besi ditempatkan sebagai katode (–) dan batang nikel sebagai anode (+). Batang nikel 3. logam aluminium diolah dan dimurnikan secara elektrolisis dari mineral bauksit. Agar logam mengendap pada besi maka besi dijadikan sebagai katode. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan logam tersebut? 2. nikel. tetapi tidak tahan terhadap cuaca sehingga mudah berkarat. Bejana 2. 4.Logam besi banyak dipakai untuk berbagai aplikasi. Agar besi tahan terhadap karat maka permukaan besi sering dilapisi oleh logam yang lebih stabil. b. Pertanyaan 1. Presentasikan hasil pengamatan kelompok Anda di depan kelas. besi dicelupkan ke dalam sel berisi larutan logam yang akan dilapiskan.3 Penyepuhan Besi dengan Nikel Tujuan Melakukan penyepuhan besi dengan nikel. Celupkan lempengan dan batang nikel ke dalam larutan dan hubungkan dengan arus listrik searah. Aktivitas Kimia 2. Buatlah dalam kelompok kerja Anda perangkat sel elektrolisis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut Anode(+) Ni Katode(–) Fe DC Ni2+ NiCl2 Ni(s) → Ni 2+ (aq) + 2e– Ni2+(aq) + 2e– → Ni(s) 2. Alat 1. Dalam praktiknya. Logam tembaga diolah melalui pemanggangan tembaga(II) sulfida. Pemurnian Logam Prinsip elektrolisis banyak diterapkan pada pengolahan dan pemurnian logam. Lakukan oleh Anda percobaan berikut.

4. Tes Kompetensi Subbab 1. ion Al3+(aq). Aluminium murni terbentuk di daerah katode. seperti emas.5 A selama 45 menit. ion Cl–(aq). dan logam aluminium.6 liter (STP) dan dihubungkan secara seri dengan sel-sel logam? 11. dan ion Ni2+(aq) Manakah yang akan mengalami oksidasi jika di anode terdapat spesi berikut. molekul H2O. a. molekul H2O. dan Au yang akan diendapkan jika diketahui volume gas H2 yang terbentuk pada sel elektrolisis HCl sebanyak 5. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 49 . 9. dan ion F–(aq) Mengapa larutan di sekitar katode menjadi basa jika larutan Na2SO4 dielektrolisis? Jelaskan senyawa apa yang dihasilkan jika lelehan NaCl dielektrolisis. molekul H2O dan ion Cu2+(aq) b. 5. 2000 Logam tembaga yang akan dimurnikan ditempatkan sebagai anode dan logam tembaga murni ditempatkan sebagai katode. Kerjakanlah di dalam buku latihan. a. Berapakah perbandingan massa O2 terhadap massa H2 yang dihasilkan jika larutan Na2SO4 dielektrolisis selama 2. 3. keduanya dicelupkan dalam larutan CuSO4. 6. tentukan waktu untuk mengendapkan satu mol logam natrium. Pada elektrolisis larutan AgNO3 diendapkan logam Ag sebanyak 2 g. 2. Fe. → Anode (+): Cu(s) ⎯⎯ Cu2+(aq) + 2e– 2+ → Katode (–): Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Logam-logam pengotor yang kurang reaktif.5 jam dengan arus 1. 7.11 Pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. logam magnesium. Selama elektrolisis terjadi reaksi sebagai berikut. kemudian hitunglah massa zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrode jika arus yang digunakan sebesar 5 A selama 1 jam. Tuliskan reaksi yang terjadi di dalam sel elektrolisis. Proses Hoopes adalah proses elektrolisis untuk memurnikan aluminium. Mengapa NaCl padat tidak dapat dielektrolisis. C Tentukanlah produk elektrolisis larutan MgCl2. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. dan Ni2+ tetap berada dalam larutan sebagai ion-ionnya. dan platina membentuk endapan lumpur di dasar sel anode. Berapakah massa logam Cu. hitunglah massa logam Hg yang diendapkan pada katode. 10.– + Katode Anode Cu2+ Cu M x+ Cu Gambar 2. perak. seperti Zn2+.5 A? Jika arus digunakan 5 A.11. M Lumpur anode Sumber: Chemistry: The Central Science. 8. Hitunglah massa I2 yang terbentuk pada elektrolisis larutan NaI jika dihubungkan secara seri dengan larutan AgNO3. Manakah yang akan mengalami reduksi jika di katode terdapat spesi berikut. sedangkan lelehannya dapat dielektrolisis? Jika larutan Hg(NO3)2 dielektrolisis pada arus tetap 1. Adanya logamlogam yang lebih reaktif. molekul H2O dan ion Fe2+(aq) b.

23 V) sehingga emas tidak terkorosi di udara terbuka.nH2O(s) ⎯⎯ Fe CO (s) + H (g) → Fe(s) + CO2(g) + H2O( ) 2 3 2 Oleh karena korosi dapat mengubah struktrur dan sifat-sifat logam maka korosi cenderung merugikan. Gold behaves as pure metal in nature. Jika setengah reaksi reduksi logam dibalikkan (reaksi oksidasi logam) digabungkan dengan setengah reaksi reduksi gas O 2 maka akan dihasilkan nilai potensial sel. 2. Di alam emas terdapat sebagai logam murni.12. 1. Definisi Korosi Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif. selain logam emas umumnya logam-logam memiliki potensial reduksi standar lebih rendah dari oksigen.95 V → Zn(s) + O2(g) + 2H2O( ) ⎯⎯ Zn(OH)4(s) Esel = 0. Korosi dapat juga terjadi akibat suhu tinggi. Korosi dan Pengendaliannya Aplikasi lain dari prinsip elektrokimia adalah pemahaman terhadap gejala korosi pada logam dan pengendaliannya. Misalnya. CO 2. Udara O2 Endapan karat Fe2O3. Berdasarkan data potensial reduksi standar.nH2O Fe2+(aq) Tetes air Daerah katodik e– Daerah anodik Reaksi di anode: Fe(s) → Fe2+ + 2e– Besi Sumber: Chemistry: The Central Science. Untuk dapat mengendalikan korosi tentu harus memahami bagaimana mekanisme korosi pada besi. Esel positif.5 V lebih besar dibandingkan potensial reduksi standar gas O2 (1. → 4Fe(s) + O2(g) + 2nH2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. Korosi pada logam dapat juga dipandang sebagai proses pengembalian logam ke keadaan asalnya. Jadi. Diperkirakan sekitar 20% logam rusak akibat terkorosi pada setiap tahunnya. atau H2S. yaitu lingkungan yang lembap (mengandung uap air) dan diinduksi oleh adanya gas O2. Standard potensial reduction of gold is 1.12 Proses korosi pada besi Reaksi di katode: O2 + 4H+ + 4e– → 2H2O atau O2 + 2H2O + 4e– → 4OH– 50 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .nH2O(s) Esel = 0.5 V greater than O2 so that the corrotion wouldn t occure in the air. yaitu bijih logam.60 V Catatan Note Emas dengan potensial reduksi standar 1.D. Mekanisme Korosi pada Besi Oleh karena besi merupakan bahan utama untuk berbagai konstruksi maka pengendalian korosi menjadi sangat penting. hampir semua logam dapat bereaksi dengan gas O2 secara spontan. korosi pada besi menjadi besi oksida atau besi karbonat. → 4Fe(s) + 3O2(g) + 2nH2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. diketahui bahwa logam-logam selain emas umumnya terkorosi (teroksidasi menjadi oksidanya). 2000 Gambar 2. Logam yang terkorosi disebabkan karena logam tersebut mudah teroksidasi. Korosi tergolong proses elektrokimia. Menurut tabel potensial reduksi standar. Beberapa contoh logam yang dapat dioksidasi oleh oksigen ditunjukkan pada persamaan reaksi berikut.

→ Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2e– Gambaran umum proses korosi besi Fe(OH)2(s) + O2(g) → Karat Elektron yang dilepaskan mengalir melalui besi. Tabung reaksi 2. sebagaimana elektron mengalir melalui rangkaian luar pada sel volta menuju daerah katodik hingga terjadi reduksi gas oksigen dari udara: → O2(g) + 2H2O(g) + 2e– ⎯⎯ 4OH–(aq) OH– (aq) O2(g) + H2O(g) + 2e– Daerah katodik Fe2+(aq) Fe(s) Daerah anodik Ion Fe2+ yang larut dalam tetesan air bergerak menuju daerah katodik. NaCl 0. sebagaimana ion-ion melewati jembatan garam dalam sel volta dan bereaksi dengan ion-ion OH – membentuk Fe(OH) 2. Alat 1. Air 2.nH2O(s) Karat Akibat adanya migrasi ion dan elektron.4 Faktor-Faktor yang Dapat Menyebabkan Korosi Tujuan Menjelaskan faktor-faktor yang dapat menyebabkan korosi.5% 5. Oli 4.13 Mekanisme korosi pada besi Reaksi keseluruhan pada korosi besi adalah sebagai berikut (lihat mekanisme pada Gambar 2. karat sering terbentuk pada daerah yang agak jauh dari permukaan besi yang terkorosi (lubang). Fe(OH) 2 yang terbentuk dioksidasi oleh oksigen membentuk karat. Warna pada karat beragam mulai dari warna kuning hingga cokelatmerah bahkan sampai berwarna hitam. CaCl2 3.13): → 4Fe(s) + 3O2(g) + n H2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. 3. Paku 3. Aseton 1 2 Kapas + CaCl2 paku udara + air udara tanpa air Air sudah dididihkan air tanpa udara tanpa udara dan air udara + air + garam 3 4 oli 5 Reaksi Redoks dan Elektrokimia 51 . juga akibat perbedaan tegangan permukaan yang menimbulkan potensial pada daerah tertentu lebih tinggi dari daerah lainnya. Warna ini bergantung pada jumlah molekul H2O yang terikat pada karat. • • • Kata Kunci Korosi Daerah katodik Daerah anodik Aktivitas Kimia 2.Besi memiliki permukaan tidak halus akibat komposisi yang tidak sempurna. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Korosi Berdasarkan pengetahuan tentang mekanisme korosi. Pada daerah anodik (daerah permukaan yang bersentuhan dengan air) terjadi pelarutan atom-atom besi disertai pelepasan elektron membentuk ion Fe2+ yang larut dalam air. → Fe2+(aq) + 4OH–(aq) ⎯⎯ Fe(OH)2(s) → 2Fe(OH)2(s) + O2(g) ⎯⎯ Fe2O3. Anda tentu dapat menyimpulkan faktor-faktor apa yang menyebabkan terbentuknya korosi pada logam sehingga korosi dapat dihindari. Ampelas Bahan 1.nH2O(s) Gambar 2.

44 V Eo= –0. 4. Ada tiga metode umum untuk mengendalikan korosi. Pertanyaan 1. dengan pengecatan atau penyepuhan logam. Apa kesimpulan Anda tentang percobaan ini? Diskusikan dengan teman sekelompok Anda. Adanya garam terlarut dalam air akan mempercepat proses korosi. Sediakan 5 buah tabung. Amati perubahan yang terjadi pada paku setiap hari selama 3 hari. Tabung 5 diisi dengan sedikit larutan NaCl 0. dan penambahan zat inhibitor korosi. Ion-ion klorida juga membentuk senyawa kompleks yang stabil dengan ion Fe3+. Kekerasan karat meningkat dengan cepat oleh adanya garam sebab kelarutan garam meningkatkan daya hantar ion-ion oleh larutan sehingga mempercepat proses korosi. Kedua logam ini dapat membentuk lapisan oksida yang tahan terhadap karat (pasivasi) sehingga besi terlindung dari korosi. a. proteksi katodik. Faktor ini cenderung meningkatkan kelarutan besi sehingga dapat mempercepat korosi. 3. Pengendalian Korosi Korosi logam tidak dapat dicegah. Setelah dibiarkan beberapa hari. Korosi dapat terjadi jika ada udara (khususnya gas O2) dan air. Pasivasi adalah pembentukan lapisan film permukaan dari oksida logam hasil oksidasi yang tahan terhadap korosi sehingga dapat mencegah korosi lebih lanjut. Misalnya. Tabung 3 diisi dengan air tanpa udara terlarut. Hal ini disebabkan dalam larutan garam terdapat ion-ion yang membantu mempercepat hantaran ion-ion Fe2+ hasil oksidasi. Tabung 4 diisi dengan oli agar tidak ada udara maupun uap air yang masuk. seperti dapat dilihat dari potensial setengah reaksi oksidasinya: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– → Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(g) + 2e– → Eo= –0. korosi tidak terjadi. tetapi seng tidak membentuk lapisan oksida seperti pada krom atau timah. yaitu pelapisan (coating). logam besi (paku) akan terkorosi yang dibuktikan oleh terbentuknya karat (karat adalah produk dari peristiwa korosi). 5. Tabung 2 diisi dengan udara tanpa uap air (tambahkan CaCl2 untuk menyerap uap air dari udara) dan tabung ditutup rapat. tetapi dapat dikendalikan seminimal mungkin. 6.76 V 52 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .Langkah Kerja 1. 7. Masing-masing diisi dengan paku yang permukaannya sudah diampelas dan dibersihkan dengan aseton. Penyepuhan besi biasanya menggunakan logam krom atau timah. Jika hanya ada air atau gas O2 saja.5% (sebagian paku terendam larutan dan sebagian lagi bersentuhan dengan udara. yaitu air yang sudah dididihkan dan tabung ditutup rapat. Bagaimana kondisi paku pada setiap tabung reaksi? Pada tabung manakah paku berkarat dan tidak berkarat? 2. Seng adalah logam yang lebih reaktif dari besi. Metode Pelapisan (Coating) Metode pelapisan adalah suatu upaya mengendalikan korosi dengan menerapkan suatu lapisan pada permukaan logam besi. 4. Logam seng juga digunakan untuk melapisi besi (galvanisir). Tabung 1 diisi dengan sedikit air agar sebagian paku terendam air dan sebagian lagi bersentuhan dengan udara. melainkan berkorban demi besi. 2.

14 Proses katodik dengan menggunakan logam Mg.Oleh karena itu. Logam reaktif seperti magnesium dihubungkan dengan pipa besi. Magnesium (anode) Sumber: Chemistry: The Central Science. seperti pipa ledeng. Oleh karena logam Mg merupakan reduktor yang lebih reaktif dari besi. Paduan logam juga merupakan metode untuk mengendalikan korosi. Tanah yang mengandung elektrolit Permukaan tanah Pipa besi Kabel Gambar 2. Jika semua logam Mg sudah menjadi oksida maka besi akan terkorosi.2000 Reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut. Proteksi katodik ditunjukkan pada Gambar 2. Kegiatan Inkuiri Aluminium memiliki potensial oksidasi lebih tinggi daripada besi. Kata Kunci • • • • Coating (pelapisan) Proteksi katodik Pasivasi Galvanisir Reaksi Redoks dan Elektrokimia 53 .14. Baja stainless steel terdiri atas baja karbon yang mengandung sejumlah kecil krom dan nikel. tetapi mengapa aluminium banyak digunakan sebagai rangka atau peralatan dan tidak tampak terkorosi sebagaimana besi? b. Mg akan teroksidasi terlebih dahulu. logam magnesium harus selalu diganti dengan yang baru dan selalu diperiksa agar jangan sampai habis karena berubah menjadi hidroksidanya. Proteksi Katodik Proteksi katodik adalah metode yang sering diterapkan untuk mengendalikan korosi besi yang dipendam dalam tanah. pipa pertamina. dan tanki penyimpan BBM. seng akan terkorosi terlebih dahulu daripada besi. → Anode : 2Mg(s) ⎯⎯ 2Mg2+(aq) + 4e– → Katode : O2(g) + 2H2O ( ) + 4e– ⎯⎯ 4OH–(aq) → Reaksi : 2Mg(s) + O2(g) + 2H2O ⎯⎯ 2Mg(OH)2(s) Oleh sebab itu. Jika pelapis seng habis maka besi akan terkorosi bahkan lebih cepat dari keadaan normal (tanpa seng). Kedua logam tersebut membentuk lapisan oksida yang mengubah potensial reduksi baja menyerupai sifat logam mulia sehingga tidak terkorosi.

2. 3) Inhibitor campuran Inhibitor campuran mengendalikan korosi dengan cara menghambat proses di katodik dan anodik secara bersamaan.3. 1) Inhibitor anodik Inhibitor anodik adalah senyawa kimia yang mengendalikan korosi dengan cara menghambat transfer ion-ion logam ke dalam air. Mengapa logam besi berperan sebagai katode jika dihubungkan dengan logam magnesium atau seng? Jelaskan. inhibitor katodik. Contoh inhibitor jenis ini adalah senyawa silikat. Apa yang dimaksud dengan inhibitor? Bagaimana kerja dari masing-masing inhibitor? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Tes Kompetensi Subbab 1. misalnya penangkapan gas oksigen (o ygen scavenger) atau pengikatan ion-ion hidrogen. dan inhibitor teradsorpsi.7–tetraaza– adamantane.c. 2) Inhibitor katodik Inhibitor katodik adalah senyawa kimia yang mengendalikan korosi dengan cara menghambat salah satu tahap dari proses katodik. dan garam sulfit. Contoh inhibitor anodik yang banyak digunakan adalah senyawa kromat dan senyawa molibdat. 4) Inhibitor teradsorpsi Inhibitor teradsorpsi umumnya senyawa organik yang dapat mengisolasi permukaan logam dari lingkungan korosif dengan cara membentuk film tipis yang teradsorpsi pada permukaan logam. (Gunakan data potensial sel) Adakah persamaan antara proses korosi besi dan sel volta? Jelaskan. yaitu sebagai inhibitor katodik dan anodik. Kata Kunci • • Inhibitor korosi Lingkungan korosif Penambahan Inhibitor Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam suatu lingkungan korosif dengan kadar sangat kecil (ukuran ppm) guna mengendalikan korosi. Contoh jenis inhibitor ini adalah merkaptobenzotiazol dan 1. 54 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4. Contoh inhibitor katodik adalah hidrazin. yaitu inhibitor anodik. Mengapa besi teroksidasi sangat lambat? Jelaskan. D 3. molibdat.5. dan fosfat. tannin. Inhibitor korosi dapat dikelompokkan berdasarkan mekanisme pengendaliannya. inhibitor campuran. Pada umumnya inhibitor komersial berfungsi ganda.

oksidasi terjadi pada anode dan reduksi terjadi pada katode. suhu 25°C. yang memisahkan reaksi menjadi dua bagian reaksi. Berlangsung tidaknya suatu sel elektrokimia dapat diramalkan berdasarkan nilai potensial reduksi standar. kutub anode (+) dan katode (–). baik dengan cara pelapisan logam (coating). Sel volta adalah sel elektrokimia yang mengubah reaksi redoks menjadi energi listrik. Sel volta disusun dari dua elektrode yang dihubungkan secara internal melalui jembatan garam dan secara eksternal melalui rangkaian kabel yang dapat dihubungkan dengan lampu listrik atau voltmeter. arus listrik dan waktu elektrolisis yang diperlukan dapat dihitung berdasarkan Hukum Faraday. 10. 4. proteksi katodik. Jembatan garam berfungsi sebagai penghubung kedua elektrode secara internal untuk menetralkan ion-ion berlebih selama proses redoks berlangsung. 2. 12. Jembatan garam berisi larutan garam. Dalam sel elektrolisis. Dalam sel volta. reaksi dalam sel akan berlangsung spontan. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 55 . Potensial atau GGL sel adalah daya dorong elektron agar dapat mengalir dari anode menuju katode. dalam sel elektrolisis. Sel elektrolisis banyak digunakan untuk pengolahan dan pemurnian logam serta pelapisan logam (electroplating). yaitu lingkungan lembap dan diinduksi oleh adanya gas O2 atau CO2. Elektrokimia adalah bidang kimia yang mengkaji energi listrik dalam reaksi kimia. Jumlah zat yang terendapkan pada katode. dan tekanan udara 1 atm). Potensial reduksi standar adalah potensial reduksi setengah sel yang diukur pada keadaan standar (konsentrasi 1 M. Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif. 5. Sel elektrolisis disusun dari dua elektrode (katode dan anode) dan larutan elektrolit. sebaliknya tidak terjadi. Persamaan reaksi redoks dapat disetarakan dengan metode bilangan oksidasi dan metode setengah-reaksi.Rangkuman 1. Jika potensial sel elektrokimia berharga positif . energi listrik dipasok untuk mendorong reaksi redoks tidak spontan menjadi spontan. maupun penambahan inhibitor. Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam lingkungan yang korosif dengan konsentrasi relatif sedikit untuk mengendalikan korosi. Perbedaannya. 14. Kutub listrik pada anode negatif dan kutub listrik pada katode positif. 3. 11. 8. Di anode terjadi reaksi oksidasi dan di katode terjadi reaksi reduksi (sama dengan sel volta). Korosi tidak dapat dicegah. tetapi dapat dikendalikan. Sebagai standar untuk pengukuran potensial sel reduksi adalah elektrode hidrogen. 7. 6. 9. 13. Sel elektrolisis adalah sel elektrokimia yang merupakan kebalikan dari sel volta.

Dengan menggunakan prosedur yang sudah baku.Peta Konsep Metode PBO Redoks berdasarkan disetarakan dengan Metode setengah reaksi merupakan Elektrokimia Sel elektrokimia terdiri atas terdiri atas Katode merupakan Kutub positif Anode Katode terdiri atas merupakan Kutub negatif Kutub negatif Anode Sel elektolisis berdasarkan merupakan Kutub positif Hukum Faraday Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 2 ini? Bagian manakah dari materi Bab 2 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Pada bab ini juga Anda dapat memahami prinsip elektrolisis. diskusikan dengan teman atau guru Anda. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari reaksi redoks dan elektrokimia? 56 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Aplikasi sel elektrolisis di antaranya berguna untuk pengendalian korosi dengan berbagai cara. seperti pelapisan logam (coating). Pada bab ini Anda telah mempelajari reaksi redoks dan prinsip elektrokimia (sel volta). Pemahaman konsep redoks dapat memperkirakan apakah suatu reaksi berlangsung spontan atau tidak. dan penambahan inhibitor. proteksi katodik. yang dapat menguatkan pemahaman Anda terhadap penyetaraan reaksi redoks baik dengan metode perubahan bilangan oksidasi maupun dengan metode setengah reaksi. Anda juga dapat menerapkan beberapa aplikasi teknologi yang berkaitan dengan proses penyediaan energi.

1. 2.. A. 1. empat di kanan B. direduksi menjadi O2 dan juga H2O E. Jembatan garam pada sel volta berfungsi sebagai …. 1. 1. 0. yaitu. 2. 2. penetral kelebihan ion dalam sel E. 1. 5. A. pembangkit tenaga listrik sel D. 5. anode ke katode melalui sirkuit eksternal D. 12. pemercepat kerja sel volta 12. 2 Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. potensial rendah ke potensial tinggi B. elektron mengalir dari …. t di atas berturut-turut adalah …. A. 10. 4 Pada penyetaraan setengah reaksi berikut. setengah sel reduksi ke setengah sel oksidasi E. empat di kiri C. A. nol D. A. 2.52 volt D. dua di kiri Gas H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 membentuk K2SO4. 5 D. satu di kanan C. 1. anode ke katode melalui jembatan garam 11. Pada sel volta. → MnO4– (aq)+C2O42–(aq) ⎯⎯ MnO2(s)+CO32–(aq) Jika persamaan ini disetarakan. media aliran elektron C. 4. A. A. 2.14 V GGL sel yang terjadi adalah …. 0. satu di kiri D. 6 C. MnO2. dua di kanan E. Potensial elektrode standar untuk → Ag+(aq) + e ⎯⎯ Ag(s) E° = 0. 1. dan zat lain. 0. 1. H2O Pada reaksi berikut. Dalam reaksi tersebut. p IO3–(aq) + H+ + r e– → s I2(s) + t H2O( ) Nilai p. Sn Ag 6. jumlah elektron yang harus ditambahkan adalah …. A. 1.66 volt E. Sn B. 3 B. 1 E. A. → CN– ⎯⎯ CNO– Jumlah elektron yang harus ditambahkan adalah …. H2O2 …. 8 E. SnO2 D. 5. dioksidasi menjadi O2 dan juga H2O D. 2. 6 E.87 volt Reaksi Redoks dan Elektrokimia 57 . setiap mol H2S akan melepaskan elektron sebanyak ….Evaluasi Kompetensi Bab 2 A. 4 C. A. 5 B. Perhatikanlah konstruksi sel volta berikut. Setengah reaksi reduksi NO3– menjadi N2O adalah sebagai berikut. 8 mol UMPTN 1999: Perhatikanlah reaksi redoks berikut. 3. 16 C. 1. dua di kanan E. 2. 10. 1. s..80 V → Sn2+(aq) + 2e ⎯⎯ Sn(s) E°= 0. penghubung kedua setengah sel B. 1. direduksi jadi O2 dan dioksidasi jadi H2O B. Zat H2O2 terurai menjadi O2 dan H2O jika dipanaskan. 16 B. 0 D. A. 5 mol D. Perhatikan persamaan reaksi reduksi berikut. dioksidasi menjadi O2 dan direduksi jadi H2O C. NO2 E. Sn2+(aq) 1M Ag+(aq) 1M 7. A. 12. → aNO3–(aq) + bH+ + 8e– ⎯⎯ cN2O(g) + dH2O( ) Nilai a dan b yang cocok adalah …. 10. 8. HNO3 C. → Sn(s)+4HNO3(aq) ⎯⎯ SnO2(s)+4NO2(s)+ H2O( ) Zat yang berperan sebagai reduktor. 7 mol E. 5. 5. 6. 3 B. 2 mol B. dua di kiri 8. 5 D. Pada reaksi tersebut. 12 D. jumlah ion OH– yang dibentuk adalah ….94 volt B. 3 9. terurai tanpa mengalami oksidasi dan reduksi 10. . 0. 5. r. 10 C. nol B. kutub positif ke kutub negatif C. 6.74 volt C. 8 Pada setengah reaksi oksidasi metanol menjadi asam format. → aKMnO4+bHCl ⎯⎯ cCl2+ dMnCl2 + eKCl + fH2O Nilai a dan c yang sesuai adalah …. 10 E. 4 mol C. 12.

77 V. Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Eo = + 0. oksidasi terjadi pada katode B. (dalam satuan volt) A. 6 F C. urutan yang terlebih dahulu dielektrolisis pada katode adalah …. Fe2+(s) Fe(s) H+(aq) H2(g) Pt C. +0.511 volt D.77 V → 2.25 volt. Potensial elektrode standar reaksi reduksi adalah sebagai berikut. Sel volta disusun dari elektrode karbon dalam larutan Fe2+ sebagai anode dan elektrode hidrogen standar sebagai katode. Fe3+ H+(aq) H2(g) Pt D. Br2 C. Br2 B.76 V +(aq) + e ⎯⎯ Ag(s) → Ag Eo = +0. reaksi kimia yang terjadi pada katode adalah …. C(s) Fe2+(aq). 0. Zn2+ Zn = –0.76) B.80 21. Mg 15. H2(g) D. Ni sebagai katode. Pb E. Fe3+(aq) + e– ⎯⎯ Fe2+(aq) Eo = + 0.. UMPTN 1995 B: Oksidasi satu mol ion CN– menjadi ion CNO– memerlukan muatan listrik sebanyak ….Fe3+(aq) Pt H2(g) H+(aq) 14. Zn(s) + 2Fe3+(aq) → Zn2+(aq)+ 2Fe2+(aq) C.. Cl2(g) C.. A. Potensial sel volta paling besar diperoleh jika ….37 V . –0. Cu sebagai anode E. C(s) Fe2+(aq).76) C. Cu2+ Cu = +0. A.34 volt. 0. → A. Potensial sel Zn(s) Zn2+(1M) Pb2+(1M) Pb(s) adalah … (lihat tabel potensial reduksi standar) A. Mg(s) B. Pada proses elektrolisis larutan NaOH dengan elektrode Pt. Ni sebagai anode C.12 volt 17. –0. dan Zn berturut-turut 0. –0.76 V Fe (aq) + e – ⎯⎯ → Br–(aq) Br2( ) + e Eo = 1.76) – 0. UMPTN 1999 A: Diketahui: → Ni2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) Eo = –0. 3 F 25. I– E. 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) → E. Fe2+.76 V.13 V → 4. –0. 0. Zn sebagai anode B. anode bermuatan negatif C. tetapi tidak dapat mereduksi Ni2+ menjadi Ni adalah ….80) + (–0. Al C.. 4OH–(aq) ⎯⎯ 2H2O( ) + O2(g) + 4e– → C.80) – (–0. 2 F E. Fe2+. A. Mg2+ Mg = –2. Fe3+.07 V Pasangan yang dapat bereaksi adalah . Zat yang dapat mereduksi Ag+ menjadi Ag.637 volt C. Penulisan lambang yang tepat untuk sel ini adalah …. (2 × 0. (2 × 0.12 volt E.76) E. Fe(s) Fe2+(aq) H+(aq) H2(g) Pt B. Cu sebagai katode.. Ni. Zn sebagai anode D. dan –0. → Zn(aq) + 2e ⎯⎯ Zn(s) Eo = –0. Br– D. 1 F D. Na+(aq) + e– ⎯⎯ Na(s) → B. H2O( )+e– ⎯⎯ H2(g)+OH–(aq)Eo=+ 0. +0. Cu sebagai anode 16. +0. Fe2+. Reaksi yang memiliki potensial terbesar adalah …. Mg(s) + 2Fe3+(aq) → Mg2+(aq)+ 2Fe2+(aq) D.80 – (–0.38 volt D. 2H2O( ) + 2e– ⎯⎯ H2(g) + 2OH–(aq) → D. Zn D. Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq)+ Cu(s) B.76 volt.80 V GGL sel yang dibentuk dari seng dan perak adalah…. O2(g) E.34 V. reduksi berlangsung di katode 22. 4 F B. A. 2H2O( ) ⎯⎯ 4H+(aq) + O2(g) + 4e– 24. Diketahui data potensial reduksi standar: → 1. migrasi kation menuju elektrode positif D. Ni sebagai katode.25 volt B. 58 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Cu sebagai katode. 2Fe2+(aq) + Cu2+(aq) → 2Fe3+(aq)+ Cu(s) 19. zat yang akan terbentuk di anode adalah. A.. A.76) D.54 V 3+ – ⎯⎯ 2+ → Fe (aq) Eo = 0. Pb2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) Eo = – 0. Potensial reduksi standar Cu. HClO 23.25 volt C.637 volt E. elektrode yang dihubungkan dengan terminal positif baterai dinamakan katode E.34 V → 3. C(s) Fe2+(aq) H2(s) H+(aq) Pt E. –0. Cd B. Perhatikan potensial reduksi standar berikut.889 volt B.50 V Berdasarkan data tersebut. (2 × 0. 0. → I2(s) + e– ⎯⎯ I–(aq) Eo = 0. I2.25 V → Pb2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) Eo = –0. A.13. Ebtanas 1999: Diketahui potensial reduksi standar untuk: Fe3+ Fe2+ = +0. A.13 V Potensial standar sel volta yang tersusun dari elektrode Ni dan Pb adalah …. Pada sel elektrolisis berlaku …. Br– 18. Zn sebagai katode. A. Cu(s) + Mg2+(aq) → Cu2+(aq)+ Mg(s) E. Jika larutan MgCl2 dielektrolisis.80 + (–0.889 volt 20. 0.

4. 0.. 2 dan 4 E. 1. 1. 0. 1..5 mg Pada elektrolisis. jumlah arus listrik pada waktu tertentu dapat mengendapkan 0. Jika selama elektrolisis pada sel kedua terbentuk 0. Fe melepaskan elektron E. 295.10 mol 31.2 L B. air dan argon E. coating Reaksi Redoks dan Elektrokimia 59 . A. 1 2 Kapas + CaCl2 Air sudah dididihkan udara + air udara tanpa air air tanpa udara tanpa udara dan air udara + air + garam 3 4 oli 5 Percobaan yang terjadi korosi adalah .0 F D. oksidanya membentuk lapisan pelindung yang kuat pada logam C.5 F E. 4. membentuk lapisan pelindung melalui reaksi dengan belerang di udara E. A. 1. Gambar berikut menunjukkan pembentukan korosi pada besi. Aluminium walaupun tergolong logam reaktif.0 mg E.5 mg B. 1.0 mg C. Untuk menghambat korosi. 2.005 mol C. A. campuran D.5L D. 3.5 mg D. 27. 1 dan 5 B. Jika jumlah arus listrik dan waktu yang sama dialirkan ke dalam larutan Cu2+ maka logam Cu yang diendapkan sebanyak …. 1 dan 3 D. 2 E. 0. aluminium tergolong logam mulia 33. katodik B. muatan pada ion Pada elektrolisis CdSO4 menggunakan elektrode karbon terbentuk endapan Cd sebanyak 2 g di katode (Ar Cd=112). 1. A.01 mol Ag. 3 dan 5 34. Fe berfungsi sebagai anode D... perbandingan tetapan Faraday terhadap tetapan Avogadro adalah …. pipa besi yang dipendam dalam tanah dihubungkan dengan logam yang lebih reaktif. oksigen dan air D. A. gas N2 dan CO2 di udara melindungi oksidasi aluminum D. 3.. elektron mengalir dari Fe ke Mg B.54 gram perak (Ar Ag =108) maka massa nikel (Ar Ni =59) yang terbentuk pada sel pertama adalah ….26. 442. Volume O2 yang terbentuk di anode pada STP adalah …. oksigen saja B. 590. 0. air dan nitrogen C... UMPTN 1998 B: Perkaratan besi pada suhu kamar dipengaruhi oleh adanya ….0 F C. 0. muatan satu mol elektron E. 29. 0. A. 1. tetapi tidak bereaksi dengan oksigen dari udara.010 mol D. 0.0 F B. A. seperti Mg. muatan elektron D.0 F Pada percobaan elektrolisis. Mg mengalami oksidasi C. 3.. 3. jumlah mol elektron B. 4. Hal ini disebabkan …. dilindungi oleh sejumlah kecil pengotornya B. air saja 32. A. 2. 2 C. A.8 L Dua buah sel masing-masing berisi larutan NiCl2 dan AgNO3 dihubungkan secara seri. 0. 2. 2. anodik C.6L E. 4 UMPTN 1997 A: Untuk mereduksi 60 g ion Ca2+ menjadi Ca (Ar Ca = 40) diperlukan . 0.02 mol E. 147. A. 0.. 30. 4 B. 28. adsoprsi E. Jenis inhibitor yang mengendalikan korosi dengan cara menangkap gas O2 adalah inhibitor . Pada sistem ini …. 3. jumlah elektron C.4 L C. 737. Mg berfungsi sebagai katode 35.001 mol B. A. 2 dan 5 C. 4. 3 D.

Cl2(g) → c. CN– + MnO4– ⎯⎯ CNO– + MnO2(s) Gas klor pertama kali dibuat oleh Scheele tahun 1774 melalui oksidasi asam klorida dengan mangan(IV) oksida. arah aliran elektron. 3. → a. Ketika besi berkarat. Al(s) + MnO4– ⎯⎯ MnO2(s) + Al(OH)4– ⎯⎯ Cl– + ClO– → b. 8. → a. 6. Mengapa logam besi menjadi katode dari sel volta jika dihubungkan dengan logam Mg atau Zn? Jelaskan. Cr2O72– + Cl– ⎯⎯ Cr3+ + Cl2(g) → c. Setarakanlah reaksi redoks berikut dalam suasana asam menggunakan metode setengah reaksi. NO2– + Al(s) ⎯⎯ NH3(aq) + AlO2– – + S – ⎯⎯ MnS(s)+ S(g) → d. permukaan logam berperan sebagai anode sel volta.5 A. 5. kemudian tunjukkan anode. H3AsO4(aq) + Zn(s) ⎯⎯ AsH3(s)+ Zn2+ → f. MnO4 2 → e. Setengah reaksinya adalah → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(a ) + 2e– → Ni2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) Gambarkan diagram sel. CH3OH(aq)+ Cr2O72– ⎯⎯ CH2O(aq)+ Cr3+ Setarakanlah reaksi redoks berikut dalam suasana basa menggunakan metode setengah reaksi. Tentukanlah produk elektrolisis larutan LiBr dan hitunglah massa setiap produk yang dibentuk melalui elektrolisis untuk 1 jam dengan arus 2. Pb(s) + PbO2(s) + H2SO4(aq) ⎯⎯ PbSO4(s) → d. dan gerakan kation. Br–+ MnO4– ⎯⎯ Br2( )+ Mn2+ → g.B. Reaksinya: → NaCl(aq) + H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ Na2SO4(aq)+ MnCl2(aq) + H2O( ) + Cl2(g) Setarakanlah reaksi tersebut dengan metode PBO. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 1. Mengapa nilai potensial sel merupakan kekuatan relatif yang harganya tidak mutlak? Sel volta tersusun atas elektrode seng dalam larutan seng sulfat dan elektrode nikel dalam larutan nikel sulfat. 4. Hitunglah potensial sel yang diperoleh dari sel pada 25 o C menggunakan elektrode di mana I – (aq) dihubungkan dengan I2(s) dan elektrode lain dengan logam krom yang dicelupkan ke dalam larutan Cr3+(aq). 7. 60 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Cu(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ Cu2+ + NO(g) → b. katode. 2. Mn2+ + NaBiO3 (s) ⎯⎯ Bi3+ + MnO4– → e.

titik leleh. Nitrogen. Unsur-Unsur Golongan Alkali D.Bab 3 Sumber: www. dan bahayanya serta terdapatnya di alam.com Pertambangan batubara yang terdapat di Pulau Kalimantan. dan Belerang 61 . Anda harus mampu: • • • mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah E. Unsur-Unsur Gas Mulia B. lebih dari seratus macam unsur sudah dikenal dan diidentifikasi sifat-sifat dan manfaatnya. Hampir semua industri kimia bahkan industri otomotif melibatkan unsur-unsur golongan utama. Karbon dan Silikon G. kekerasan. menjelaskan manfaat. Setelah mempelajari bab ini. Aluminium dan Senyawanya F. warna. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting. Oksigen. Unsur-Unsur Halogen C. Sifat-sifat unsur yang mirip digolongkan ke dalam satu golongan dalam sistem periodik.geokem. A. baik dalam bentuk unsur bebas maupun dalam bentuk senyawanya. Sampai saat ini. kelarutan. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama (titik didih. dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. kereaktifan dan sifat khusus lainnya). Apa sajakah unsur-unsur golongan utama tersebut? Bagaimanakah kecenderungan sifat fisika dan kimia unsur-unsur golongan utama dan proses pembuatannya? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Pengetahuan akan sifat-sifat unsur dapat digunakan untuk berbagai aplikasi yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungannya. kegunaan.

kripton (kryptos. Rayleight bersama-sama illiam Ramsay melakukan penyelidikan dengan cara mereaksikan gas nitrogen dari udara dengan magnesium pada suhu tinggi menjadi padatan Mg3N2 dan gas sisa yang tidak reaktif. gas mulia yang lain ditemukan. artinya malas). pada 1962 pandangan tersebut gugur sebab beberapa senyawa gas mulia dapat disintesis. terletak antara halogen dan logam alkali. 2. Kelimpahan Gas Mulia di Alam III A 1s2 He 2s2 2p6 Ne 3s2 3p6 Ar 4s2 4p6 Kr 5s2 5p6 Xe 6s2 6p6 Rn Pada 1892. Setelah ditemukan gas argon. 1. Gas sisa selanjutnya dimasukkan ke dalam tabung hampa udara dan dilewatkan muatan listrik bertegangan tinggi hingga terpancar sinar yang berwarna merah-hijau. Unsur-Unsur Gas Mulia Selama ini Anda tentu berpandangan bahwa unsur-unsur gas mulia bersifat stabil. Masih ingatkah Anda mengenai sistem periodik Mendeleeve? Apakah yang dimaksud dengan unsur-unsur golongan utama dalam tabel periodik? Sifat-sifat apa sajakah yang Anda ketahui dari unsur-unsur golongan utama berdasarkan sistem periodik? A. Ramsay dan Rayleight menyimpulkan bahwa gas sisa adalah unsur baru. Namun. walaupun tidak semua gas mulia dapat dibentuk senyawanya.2561 g L–1) lebih besar dari yang diperoleh dari hasil penguraian senyawa nitrogen di laboratorium (1. disebut argon (dalam bahasa unani argos. 3. Gas mulia berikutnya yang ditemukan Ramsay adalah gas neon (neos. dalam arti tidak dapat membentuk senyawa. Lord Rayleight menemukan bahwa massa jenis gas nitrogen yang diperoleh dari udara (1. Dia menyimpulkan gas nitrogen dari udara mengandung gas lain. dan xenon ( enos. artinya asing). helios. 2.Tes Kompetensi Awal 1. Kata Kunci • • • • • Gas mulia Inert Gas monoatomik Konfigurasi oktet Distilasi bertingkat Kegiatan Inkuiri Cari tahu oleh Anda suatu prosedur penyelidikan untuk mensintesis Mg3N2 dari logam magnesium dan gas nitrogen. artinya baru). gas mulia dianggap stabil karena memiliki konfigurasi elektron yang terisi penuh: He: 1s2 Ne: 1s2 2s2 2p6 Ar: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Xe: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 62 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sifat-Sifat Unsur Gas Mulia Pada pembahasan Ikatan Kimia di Kelas X. Mereka cenderung menyendiri sehingga gas mulia mendapat julukan gas lembam (inert). Mereka menduga bahwa argon termasuk dalam kolom unsur baru pada tabel periodik. Untuk mengetahui gas tersebut. artinya tersembunyi).2498 g L–1). Ramsay menemukan bahwa di udara juga terdapat gas mulia lain yang merupakan komponen utama matahari sehingga gas tersebut dinamakan helium ( unani. artinya matahari).

Helium dan neon tidak dapat larut dalam air. Tabel 3.1 Skema pencairan udara. tidak berasa. Gas helium dan neon hingga saat ini belum dapat dibuat senyawanya. dan xenon sedikit larut dalam air akibat terjebak di antara molekul air. 800 kali lebih cepat dibandingkan kawat tembaga. Udara kering dan bersih pada 20 atm Menara pendingin 3. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Gas Mulia Secara komersial.90 –246 –249 Ar 154 1. Makin besar energi ionisasi. Kompresor Udara cair Gambar 3. kripton. e 190 5. semua gas mulia dapat dipadatkan. Menurut teori Lewis. dan tidak berbau. digunakan dalam pembuatan udara cair komersial. kripton berwarna putih-biru.8 –108 –112 Rn 225 10 –62 –71 Sumber: Chemistry (Zumdahl.. Daya hantar listrik helium pada 4 K.2 Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Gas Mulia Sifat Fisika Jari-jari (pm) Kerapatan (g cm–3) Titik didih (°C) Titik leleh (°C) He 93 0. Pada 4 K.75 –153 –157 Ramsay adalah seorang ahli kimia berkebangsaan Inggris yang menemukan argon. 1989 Kimia Sir William Ramsay (1852–1916) Sekilas Sumber: Jendela Iptek: Kimia. makin sukar gas mulia membentuk senyawa. dan xenon berwarna biru. gas helium menunjukkan sifat super fluida tanpa viskositas disebut super konduktor. and Steven. Ketidakreaktifan gas mulia juga dapat dilihat dari data energi ionisasinya. kecuali helium. Pada tahun 1904 dia menerima hadiah Nobel untuk kimia. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 63 . tidak berwarna.18 –269 –272 Ne 112 0. Argon.1 Energi Ionisasi Pertama Unsur-Unsur Gas Mulia Gas mulia EI(kJ mol–1) He Ne Ar Kr Xe Rn 2377 2088 1527 1356 1176 1042 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis.80 –186 –189 Kr 169 3. di atas 25 atm. Gas mulia banyak dipakai sebagai gas pengisi lampu pijar dan neon. argon berwarna merah muda. Perbedaan titik didih yang tinggi memungkinkan gas-gas mulia di udara dapat dipisahkan. S). pandangan tersebut dijadikan acuan pada pembentukan ikatan kimia. sebab jari-jari atomnya terlalu kecil hingga dapat meninggalkan air. Beberapa sifat fisika gas mulia dapat dilihat pada tabel berikut. 1997 Gas mulia merupakan gas monoatomik. yaitu zat yang memiliki daya hantar listrik tanpa hambatan dan menolak medan magnet. semua gas mulia. Dia bekerja sama dengan ahli fisika Lord Rayleight. Oleh karena gas helium merupakan gas yang memiliki titik leleh dan titik didih paling rendah maka gas tersebut dapat digunakan sebagai pendingin untuk mempertahankan suhu di bawah 10 K. Gas helium hanya dapat dipadatkan pada tekanan sangat tinggi. kecuali helium dan radon diperoleh melalui distilasi bertingkat udara cair.Selama beberapa tahun. Neon berwarna merah. Tabel 3. Hampir semua gas mulia berwarna terang jika loncatan bunga api listrik dilewatkan ke dalam tabung berisi gas mulia. 1989 Pada tekanan normal. gas mulia tidak reaktif sebab memiliki konfigurasi oktet.

Dalam sistem pengukuran.4 Gas argon banyak digunakan dalam las (menyambung) logam.4). baru kripton dan xenon yang dapat dibuat senyawanya.2 Berbagai jenis lampu berisi gas mulia. PtF6 membentuk padatan ionik [O2+][PtF6–]. Persamaan kimianya: → Udara + 3 CaC2 ⎯⎯ CaCN2 + 2CaO + 5 C + Ar Gas argon digunakan sebagai gas penyambung (las) logam (Gambar 3. Lihat Tabel 3. Di antara semua unsur gas mulia. Sumber helium adalah gas alam. Gas mulia juga digunakan dalam sejumlah sinar laser. campuran gas tersebut mengkonduksi panas dari filamen tungsten. Dalam bola lampu.5). Argon merupakan gas mulia terbanyak di udara. Senyawa Gas Mulia Neil Bartlett. Selain itu. seperti fluor dan oksigen. Bartlett berhasil mensintesis senyawa xenon dengan rumus XeF6 berwarna jingga-kuning (lihat Gambar 3. Laser tersebut memancarkan cahaya merah dengan panjang gelombang 632. Oleh karena tabung yang berisi gas mulia menghasilkan cahaya berwarna terang jika dilewatkan loncatan bunga api listrik maka gas mulia banyak digunakan dalam alat penerang (Gambar 3.763. Lampu neon dari gas mulia banyak digunakan dalam papan reklame. xenon juga dapat bereaksi dengan fluor secara langsung dalam tabung nikel pada suhu 400°C dan tekanan 6 atm menghasilkan xenon tetrafluorida.8 nm. Dia mengetahui bahwa molekul oksigen dapat bereaksi dengan platina heksafluorida. Laser dari neonhelium pertama kali dioperasikan sebagai gas laser yang kontinu. gas O2 dan N2 bereaksi dengan CaC2 dan menyisakan gas argon. Bartlett menduga bahwa xenon juga dapat bereaksi dengan platina heksafluorida. Menurut cara ini.2).73 kali panjang gelombang spektrum garis ungu-merah dari atom kripton.Gambar 3.21×103 kJ mol–1). berupa padatan tidak berwarna dan mudah menguap. Pada tahun 1962. Mengapa kedua gas mulia ini dapat membentuk senyawa? Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Oleh karena energi ionisasi gas xenon (1. Helium dan nitrogen digunakan sebagai pengisi bola lampu pijar. kripton digunakan sebagai standar satuan panjang. orang pertama yang membuat senyawa gas mulia.650. 4.3 Lampu kilat (blitz) yang dipakai pada foto analog mengandung gas xenon. Helium memiliki titik didih paling rendah sehingga banyak dipakai sebagai pendingin. Ukuran panjang satu meter didefinisikan sebagai 1. 64 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sumber: Sougou Kagashi Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.17 × 103 kJ mol–1) tidak berbeda jauh dengan molekul oksigen (1. → Xe(g) + 2F2(g) ⎯⎯ XeF4(s) Sejak saat itu banyak senyawa gas mulia yang dibuat dengan unsur-unsur yang keelektronegatifan tinggi. diperoleh dengan cara pemanasan udara kering dengan CaC2. Gas mulia juga dipakai sebagai pelarut gas oksigen bagi para penyelam dan sebagai udara atmosfer bagi pesawat ruang angkasa.3.

XeF4. Akan tetapi. yang bersifat oksidator kuat. Akibatnya. jika dilarutkan dalam air. 2000 Gambar 3. Xenon difluorida adalah oksidator yang kuat. dan XeF6. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 65 . Gambarkan struktur molekul dari XeF2.Tabel 3. Tuliskan persamaan reaksinya. H2XeO4. Hibridisasi apa yang terjadi pada senyawa tersebut? Kerjakanlah di dalam buku latihan. tetapi karena radon merupakan unsur radioaktif menjadikan senyawa yang terbentuk sukar dipelajari. A dan HF. Xenon trioksida dapat juga bereaksi dengan suatu basa. Tuliskan reaksi redoksnya. seperti NaOH membentuk garam ksenat dan garam perksenat. dan O2. disertai dengan HCl yang dioksidasi menjadi Cl2. 2. Persamaan kimianya: → XeO3 + NaOH ⎯⎯ NaHXeO4 (natrium ksenat) → 4NaHXeO4 + 8NaOH ⎯⎯ 3Na4XeO6 + Xe + 6H2O (natrium perksenat) Tes Kompetensi Subbab 1. Dalam larutan HCl senyawa ini tereduksi menjadi xenon 3. kemudian hubungkan dengan teori oktet dari Lewis. Pada tabel periodik.5 Kristal XeF4 Pertama dibuat tahun 1962. Xenon difluorida dihidrolisis dalam larutan basa menghasilkan xenon. Persamaan kimianya: → 2XeF2 + 2H2O ⎯⎯ 2Xe + O2 + 4HF → 6XeF4 + 12H2O ⎯⎯ 2XeO3 + 4Xe + 3O2 + 24HF → XeF6 + H2O ⎯⎯ XeOF4 + 2HF Sumber: Chemistry. ion fluorida. eksplosif Sumber: General Chemistry . gaya tarik inti terhadap elektron valensi makin berkurang sehingga atom-atom gas mulia seperti xenon dan kripton lebih reaktif dibandingkan gas mulia yang lain. melalui reaksi langsung Xe(g) dan F2(g) dalam kamar reaktor nikel pada 400°C dan 6 atm. Adakah penyimpangan? Tergolong senyawa apakah menurut Lewis? Hal ini berkaitan dengan jari-jari atom gas mulia. XeO3 memiliki bentuk padat berwarna putih dan bersifat eksplosif. Radon dengan jari-jari paling besar juga dapat bereaksi dengan oksigen atau fluor. 1990 Senyawa Xenon difluorida Xenon tetrafluorida Xenon heksafluorida Xenon trioksida Xenon tetroksida Kegiatan Inkuiri Gambarkan struktur molekul dari senyawa xenon. jari-jari atom gas mulia makin ke bawah makin besar. sifat eksplosif XeO3 akan hilang sebab terbentuk senyawa asam ksenat.3 Senyawa yang Mengandung Unsur Gas Mulia (Xenon) dengan Unsur Elektronegatif Rumus XeF2 XeF4 XeF6 XeO3 XeO4 Deskripsi Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna. eksplosif Gas tak berwarna. Xenon trioksida. XeO3 merupakan oksida xenon yang paling utama. Jika senyawa-senyawa fluorida dari xenon direaksikan dengan air akan terbentuk senyawa xenon yang lain.

Kedua gas ini bersifat racun sehingga harus ditangani secara hati-hati. titik didih.6 Mineral fluoroapatit dan fluorit (fluorosfar) Halogen umumnya terdapat dalam bentuk garamnya.82 1. artinya pembentuk garam (halos dan genes.19 0. Tabel 3. Fluorin terdapat dalam mineral fluorapatit. 3Ca3(PO4)2.06 1.33 At – – – 2.8 –325 1.5 – 295 2. Fluorin dan klorin berwujud gas. unsur-unsur golongan VIIA dinamakan halogen.6. Oleh sebab itu. 2.0017 4.14 I 114 184 4. Bromin kurang melimpah.B.4 Beberapa Sifat Unsur-Unsur Golongan VIIA F –220 –188 0. terutama klorin dan bromin (bromos. Bentuk kedua mineral tersebut ditunjukkan pada Gambar 3. yaitu F2. Fluorin dan klorin merupakan unsur halogen yang melimpah di alam. Bromin mudah menguap. Unsur-unsur halogen mudah dikenali dari bau dan warnanya. 2000 Gambar 3. Atom-atom unsur halogen memiliki afinitas elektron tinggi sehingga mudah menerima elektron membentuk konfigurasi elektron gas mulia.99 Br –7 –59 3. 1990 Kenaikan titik leleh dan titik didih dari atas ke bawah dalam tabel periodik disebabkan gaya London di antara molekul halogen yang makin meningkat dengan bertambahnya panjang ikatan. genes = pembentuk atau pencipta). dan sifat-sifat fisika lainnya ditunjukkan pada Tabel 3. artinya pesing). Iodin berupa zat padat berwarna hitam mengkilap yang dapat menyublim menghasilkan uap berwarna ungu (lihat Gambar 3. Halogen umumnya berbau menyengat. ruangan akan tampak cokelat-kemerahan. Oleh sebab itu. Cl2. Br2. Unsur astatin tidak dijumpai di alam sebab bersifat radioaktif sehingga mudah berubah menjadi unsur lain yang lebih stabil.64 Cl –101 –35 0.0 –349 1. Unsur-Unsur Halogen Berdasarkan konfigurasi elektronnya. cairan dan uapnya berwarna cokelat-kemerahan.7). Klorin melimpah dalam bentuk NaCl terlarut di lautan maupun sebagai deposit garam. 1 Kelimpahan Unsur Halogen Sumber: Chemistry. fluorin berwarna kuning pucat dan klorin berwarna kuning kehijauan.4.67 0. 66 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Titik leleh.0 – 328 1. Jika wadah bromin bocor maka dalam beberapa saat. terdapat sebagai ion Br dalam air laut. Sifat-Sifat Unsur Halogen Semua unsur halogen terdapat sebagai molekul diatom.2 –270 – 1. halogen menempati golongan VIIA dalam tabel periodik.48 Sifat Sifat Unsur Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Afinitas eletron (kJ mol–1) Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) II A [He]2s22p5 F [Ne]3s2 3p5 Cl [Ar]4s2 4p5 Br [Kr]5s2 5p5 I [Xe]6s2 6p5 At Sumber: General Chemistry . Iodin terdapat dalam jumlah sedikit sebagai NaI dalam air laut dan sebagai NaIO3 bersama-sama garam nitrat.0032 3. Gaya berbanding lurus dengan jarak atau panjang ikatan.93 2.CaF2 dan mineral fluorit. dan I2. CaF2.12 2. halos = garam. unsur-unsur halogen tidak pernah ditemukan dalam keadaan unsur bebas di alam.

Kekuatan oksidator halogen menurun dari atas ke bawah dalam tabel periodik.87 V – ⎯⎯ – Cl2 + 2e → 2Cl E° = +1.07 V – ⎯⎯ – I2 + 2e → 2I E° = +0. Tabung reaksi 2. tetapi reaksi kembalinya tidak terjadi. Dari atas ke bawah dalam tabel periodik. afinitas elektron unsur-unsur halogen makin kecil sehingga kereaktifannya: F Cl Br I. 1997 Gambar 3.36 V – ⎯⎯ – Br2 + 2e → 2Br E° = +1. Akibatnya. Kloroform Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 67 . Kekuatan oksidator F2. Tabung "Y" Bahan 1. Cl 2. Oleh karena itu. makin reaktif unsur tersebut. Kereaktifan halogen dapat juga dipelajari dari afinitas elektron.7 Kristal Iodium apabila dipanaskan tidak mencair. Alat 1.1 Daya Oksidasi dan Reduksi Unsur Halogen Tujuan Menunjukkan sifat oksidator halogen dan daya pereduksi halidanya. tetapi reaksi kebalikannya tidak terjadi. Halogen can be oxidized by another halogen which is under the first one in periodic table. Hal ini dapat dilihat dari potensial reduksi standar: → F2 + 2e– ⎯⎯ 2F– E° = +2. Larutan Kl 5. Oleh karena unsur halogen mudah menerima elektron maka semua unsur halogen merupakan oksidator kuat. Aquades (air suling) 4. Dari atas ke bawah. → Cl2(aq) + 2Br–(aq) ⎯⎯ 2Cl–(aq) + Br2(aq) → Cl2(aq) + 2I–(aq) ⎯⎯ 2Cl–(aq) + I2(aq) Reaksi Cl2 dengan Br– atau I– dapat digunakan untuk identifikasi bromin dan klorin dalam suatu senyawa ion. Botol pereaksi 3. unsur halogen dapat mengoksidasi halogen lain yang terletak di bawahnya dalam tabel periodik. HCl pekat 3. kereaktifan unsur-unsur halogen dari atas ke bawah berkurang. tetapi menyublim. Demikian pula jika gas klorin ditambahkan ke dalam larutan yang mengandung ion Br– atau ion I–. Makin besar afinitas elektron.54 V Berdasarkan data potensial reduksi standar dapat disimpulkan bahwa F2 merupakan oksidator paling kuat. Br2. dan I 2 dapat dilihat dari reaksi antarhalogen.Kereaktifan halogen dapat dipelajari dari jari-jari atomnya. Gas fluorin dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen yang berada di bawahnya: → F2(g) + 2Cl–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + Cl2(g) → F2(g) + 2Br–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + Br2(g) → F2(g) + 2l–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + l2(s) Sumber: Chemistry: The molecular Science. akan terbentuk bromin dan iodin. Kaporit 2. Catatan Note Halogen dapat mengoksidasi halogen lain yang berada di bawahnya dalam tabel periodik. but the opposite reaction will not occur. Kata Kunci • • Molekul diatom Oksidator kuat Aktivitas Kimia 3. jari-jari atom meningkat sehingga gaya tarik inti terhadap penerimaan (afinitas) elektron makin lemah.

hidrogen C. dan IF7. HBr. IBr.54 volt. misalnya: → 2F2(g) + 2H2O( ) ⎯⎯ 4HF(aq) + O2(g) E° = 2. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari pengamatan percobaan ini? Diskusikan dengan teman atau guru Anda.. Agar I2 dapat larut dalam air. harus ditambah KI karena terbentuk senyawa kompleks I3–. sedangkan I2 tidak bereaksi. Siapkan tabung reaksi yang berisi campuran larutan Kl dan kloroform. 0. → KI(aq) + I2(s) ⎯⎯ KI3(aq) Halogen dapat bereaksi dengan hampir semua unsur. Berapa potensial sel dalam reaksi tersebut? 5. Berdasarkan nilai GGL. Siapkan Tabung "Y" seperti gambar berikut. A. ClF5. baik unsur logam maupun nonlogam.28 volt. Amati perubahan yang terjadi. ion B. kovalen D. Tuliskan reaksi yang terjadi antara Kl dan Cl2. dan HI. 3. Gas F2 bereaksi dengan air membentuk HF. dan HI karena mempunyai Mr terkecil sehingga ikatan Van der Walls paling rendah. Gas Cl2 dan Br2 larut baik dalam air. Putar tabung Y sedemikian rupa sehingga HCl pekat mengalir ke dalam kaporit.Langkah Kerja Pembuatan larutan klorin 1. 2. HClO(aq) + HCl(aq) Cl2(g) + H2O( ) HBrO(aq) + HBr(aq) Br2(aq) + H2O( ) Kegiatan Inkuiri Jelaskan kelarutan gas halogen menggunakan data potensial reduksi standar antara gas halogen dan air. 3. HF diharapkan mempunyai titik didih paling rendah dengan HCl. dan I 2 dengan air menghasilkan nilai GGL berturut-turut 0. gas Cl2 dan Br2 dapat bereaksi. Larutan KI + kloroform Pertanyaan 1. (D) SPMB 2002 Oleh karena potensial sel sangat tinggi maka reaksi fluorin dan air berlangsung sangat dahsyat.24 volt. HBr. sedangkan I2 sukar larut dalam air. Akan tetapi. Lakukan sampai terbentuk larutan klorin jenuh. Tambahkan kaporit pada kaki kiri dan HCl pekat pada kaki kanan. Mengapa F2 bereaksi. Pada reaksi halogen dan air. Demikian pula dengan sesama halogen dapat membentuk senyawa antarhalogen. Br 2. Zat apakah yang terdapat dalam kloroform? 4. Hal ini di sebabkan HF mempunyai ikatan . nilai GGL dapat dihitung dari potensial reduksi standar. jawaban yang dimaksud adalah ikatan van der waals. Tambahkan larutan Cl 2 jenuh hasil reaksi ke dalam tabung reaksi. Reaksi gas Cl2. Menunjukkan oksidator klorin 1. ClF3. kenyataannya HF mempunyai titik didih tertinggi karena mempunyai ikatan hidrogen. 2. Tuliskan reaksi yang terjadi antara kaporit (CaOCl2) dan HCl. 68 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . van der Waals E. Nilai GGL dapat dipakai untuk meramalkan kespontanan reaksi. sedangkan yang lain tidak bereaksi? Kelarutan halogen dalam air beragam. Masukkan aquades pada botol pereaksi. Jadi. BrF. 4.. seperti ClF. dan –0.. kovalen ion Pembahasan HF seharusnya mempunyai titik didih yang rendah dibandingkan dengan HCl.05 V Mahir Menjawab Berdasarkan sifat periodik unsurunsur halogen. Apakah yang dapat Anda amati dari percobaan pembuatan larutan klorin? 2.

biloks Cl = +3 dan biloks F = –1.8 Anode F2 HF H2 Katode Gambar 3.5. Baik dalam senyawa ionik maupun kovalen. dan HBrO4 tidak stabil sehingga sukar dibuat. kecuali fluorin. HIO2. (*) HBrO2. Tabel 3. Oleh karena itu. and HBrO4 are unstable thus those are difficult to be produced. 2002 Gas F2 diproduksi secara komersial untuk bahan bakar nuklir uranium.1 Reaksi Antarhalogen Tuliskan persamaan setara untuk reaksi berikut jika dapat bereaksi. Perhatikan Gambar 3. dan +7. I2 tidak dapat mengoksidasi Cl– . +5. UF6 (padatan berwarna putih dan mudah menguap). +3. Br2 akan mengoksidasi I– : → 2I–(aq) + Br2( ) ⎯⎯ 2Br– (aq) + I2(s) – (b) Ion Cl adalah ion halogen berada di atas iodium dalam tabel periodik. pada umumnya halogen memiliki bilangan oksidasi 1. Halogen bereaksi dengan logam membentuk senyawa ionik. Dengan unsur bukan logam. Logam uranium direaksikan dengan gas fluorin berlebih menghasilkan uranium heksafluorida. tidak akan terjadi reaksi: → Cl–(aq) + I2(s) ⎯⎯ Kata Kunci • • • • • Senyawa ionik Senyawa antarhalogen Senyawa kovalen Asam okso Elektrolisis 3. Misalnya. Jadi. HIO2. Sumber: General Chemistry . Dalam elektrolisis dihasilkan gas H2 di katode dan gas F2 di anode. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 69 .8 Pembuatan gas F2 secara elektrolisis Larutan KF dalam HF cair Sumber: Chemistry.5 Halogen Klorin Bromin Iodin Senyawa Halogen yang Dapat Membentuk Asam Okso Hipohalida HClO HBrO HIO Halit HClO2 HBrO2(*) HIO2(*) Halat HClO3 HBrO3 HIO3 Perhalat HClO4 HBrO4(*) HIO4 Catatan Note (*) HBrO2. 1990 Contoh 3. yaitu larutan KF dalam HF cair. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Halogen Gas F2 merupakan oksidator kuat sehingga hanya dapat dibuat melalui elektrolisis garamnya. halogen membentuk senyawa kovalen. Semua unsur halogen dapat membentuk asam okso. Bilangan oksidasinya mulai dari +1. biloks positif dimiliki oleh halogen dengan keelektronegatifan lebih kecil. dalam molekul ClF3. (a) I–(aq) + Br2( ) (b) Cl–(aq) + I2(s) Jawab (a) Br2 dapat mengoksidasi ion halogen yang berada di bawahnya pada tabel periodik.Pada senyawa antarhalogen. Contohnya dapat dilihat pada Tabel 3. Dengan demikian.

Secara komersial. klorin digunakan untuk desinfektan. Iodin digunakan untuk membuat senyawa AgI sebagai film fotografi dan KI sebagai nutrisi dan makanan ternak. a. pembuatan gas Br2 sebagai berikut. sedangkan air di atasnya. dan CH3Cl (untuk silikon dan TEL). dan tekstil. Dalam jumlah besar.. Selanjutnya bromin dimurnikan melalui distilasi. seperti vinil klorida.9 (a) Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2. gas Br2 yang dihasilkan diembunkan hingga terbentuk lapisan yang terpisah.6 Beberapa Kegunaan Senyawa Halogen Senyawa Kegunaan AgBr. Setelah terjadi reaksi redoks.6. CH 2=CHCl (untuk PVC). b. Gambar 3. pemutih. reaksinya: → Anode: Cl–( ) ⎯⎯ Cl2(g) → Katode: Na+( ) ⎯⎯ Na(s) Gas Cl2 digunakan sebagai bahan dasar industri plastik. NaNO3) melalui reduksi ion iodat oleh NaHSO3. Iodin juga dapat diproduksi dari natrium iodat (suatu pengotor dalam garam (Chili.Gas Cl2 dibuat melalui elektrolisis lelehan NaCl. (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Gas I2 diproduksi dari air laut melalui oksidasi ion iodida dengan oksidator gas Cl2. Bromin cair berada di dasar tangki. pulp kertas. Air laut dipanaskan kemudian dialirkan ke tanki yang berada di puncak menara. (b) Pelat film ini dilapisi oleh AgBr. Bromin digunakan dalam industri untuk membuat senyawa metil bromida. Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2. AgI CCl4 CH3Br C2H4Br2 C2H4Cl C2H5Cl HCl NaClO NaClO3 KI Film fotografi Industri fluorokarbon Pestisida Penangkapan timbal dalam gasolin Industri polivinil klorida dan plastik Industri TEL Pengolahan logam dan makanan Pemutih pakaian dan industri hidrazin Pemutih kertas dan pulp Nutrisi manusia dan suplemen makanan hewan 70 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . c. dan alkali bromida (untuk sedatif). Beberapa kegunaan senyawa halogen dijabarkan pada Tabel 3. Uap air panas dan gas Cl2 dialirkan dari bawah menuju tanki. CCl 4 (untuk fluorokarbon). perak bromida (untuk film fotografi). CH3Br (sebagai pestisida). Tabel 3. yang sensitif terhadap cahaya.

Senyawa HCl dibuat melalui reaksi gas Cl2 dan H2 berlebih. → H2(g) + Cl2(g) ⎯⎯ 2HCl(g) c. HBr dan HI dibuat dengan cara serupa. asam okso-halida (HXOn). tidak dapat dibuat dengan H 2SO 4 . yaitu 20°C. Reaksinya: Δ → NaCl(s) + H2SO4( ) ⎯⎯ NaHSO4(s) + HCl(g) Pada suhu tinggi. seperti berikut ini. Δ Pt H2(g) + Br2(g) ⎯⎯⎯ 2HBr(g) → Δ Pt H2(g) + I2(g) ⎯⎯⎯ 2HI(g) → Catatan Note Ikatan hidrogen adalah ikatan antara atom yang mempunyai sifat keelektronegatifan tinggi. kecuali HF memiliki titik didih paling tinggi. Kekuatan asam halida di dalam pelarut air meningkat dari atas ke bawah dalam tabel periodik.9%. seperti berikut ini. Gas F2 dan H2 bereaksi sangat dahsyat membentuk senyawa HF. → CaF2(s) + H2SO4( ) ⎯⎯ CaSO4(s) + 2HF(g) HCl. Semuanya merupakan gas tak berwarna dengan bau sangat tajam. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom halogen yang makin besar sehingga kemampuan menarik atom H makin lemah. Reaksinya: Δ Kata Kunci • • • • Asam halida Kekuatan asam Senyawa biner Pickling c. tetapi reaksinya tidak memiliki nilai komersial. Titik didih asam halida meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik (HCl = –85°C. akibatnya atom H mudah lepas. Asam-asam halida di dalam air terionisasi sempurna. Dalam hal ini digunakan asam fosfat. 4. Umumnya. dan garamnya (MX). a. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 71 . Penyimpangan ini sebagai akibat adanya ikatan hidrogen antarmolekul HF yang sangat kuat dibandingkan asam-asam halida yang lain. sebab dapat mengoksidasi Br– dan I – menjadi unsur-unsurnya. a. dibuat dari garam CaF2 dan asam sulfat pekat. dibuat dari natrium klorida dan asam sulfat pekat. tetapi menggunakan katalis platina sebab reaksi tanpa katalis sangat lambat. → H2(g) + F2(g) ⎯⎯ 2HF(g) b. dan HI. HCl. Persamaan ionisasinya: H+(aq) + F–(aq) HF(aq) Asam-asam halida dapat disintesis langsung dari unsur-unsurnya. Setiap unsur halogen dapat membentuk senyawa biner dengan hidrogen: HF. Reaksinya: b. hasil yang terbentuk adalah natrium sulfat: Δ → NaCl(s) + NaHSO4( ) ⎯⎯ Na2SO4(s) + HCl(g) HBr dan HI. HBr. asam-asam halida disintesis melalui pemanasan garam halida dengan asam yang tidak mudah menguap.Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi pada pembuatan iodin dari natrium iodat dan natrium hidrogen sulfit. HF. Sifat dan Pembuatan Senyawa Halogen Senyawa halogen yang penting adalah asam hidrogen halida (HX). kecuali asam fluorida tergolong asam lemah dengan derajat ionisasi 2. HI = –35°C). Hydrogen bond is the interaction between an high electronegativity atom and hydrogen atom. dan atom hidrogen. HBr = –67°C. sebab gas F2 sendiri dibuat dari penguraian HF.

Aktivitas Kimia 3. 1 g pemutih komersial 2. HF bereaksi dengan silika (SiO2). Alat 1. 72 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan terdisproporsionasi membentuk ion klorat. Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas (Gambar 3. Senyawa CCl3F digunakan sebagai pendingin dan bahan bakar aerosol.11). 2. Hitung berapa kadar NaClO.11 Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas. Buret 3. ClO3– dan ion klorida. 4. kemudian bereaksi dengan gelas. seperti tungsten. Titrasi campuran tersebut dengan larutan KI 0. 2000 Larutan NaClO digunakan sebagai pemutih pada industri tekstil. dan nitrat. Larutan KI 0. Larutan kanji 4. Reaksinya: → Cl2(g) + 2NaOH(aq) ⎯⎯ NaClO(aq) + NaCl(aq) + H2O( ) Sumber: Chemistry. yang disintesis dari CCl4 dan HF dengan antimon pentafluorida sebagai katalis. Reaksinya: → 6HF(aq) + SiO2(s) ⎯⎯ H2SiF6(aq) + 2H2O( ) Silika → CaSiO3(s) + 8HF(aq) ⎯⎯ H2SiF6(aq) + CaF2(aq) + 3H2O( ) Gelas Asam heksafluorosilikat Senyawa HCl adalah asam keempat yang penting bagi industri asam setelah asam sulfat.edu Gambar 3.1 M Langkah Kerja 1. Reaksinya: SbF5 CCl4( ) + HF(g) ⎯⎯⎯ CCl3F(aq) + HCl(g) → Sumber: und. Dalam etsa gelas. Ion hipoklorit tidak stabil. fosfat. Timbangan Bahan 1. freon. 3.Δ → NaBr(s) + H3PO4( ) ⎯⎯ HBr(g) + NaH2PO4(s) Kegunaan utama HF adalah sebagai bahan baku pembuatan CCl3F. Air 3. Gelas ukur 5. Timbang 1 g pemutih komersial dan larutkan ke dalam 25 mL air. Reaksinya: → 3ClO–(aq) ⎯⎯ ClO3–(aq) + 2Cl–(aq) Gambar 3. Cl–. Labu erlenmenyer 2.1 M hingga terbentuk warna biru muda dari kompleks I2–kanji (titik akhir titrasi). Kegunaan utama HF yang lain adalah sebagai cairan elektrolit dalam pengolahan mineral aluminium dan untuk mengetsa gelas. Masukkan ke dalam labu erlenmeyer dan tambahkan 5 tetes larutan kanji sebagai indikator.2 Penentuan Kadar NaClO dalam Produk Pemutih Tujuan Menentukan kadar NaClO dalam produk pemutih. Dalam elektrolisis larutan NaCl. dan teflon (Gambar 3.10). gas Cl2 yang dihasilkan pada anode dapat bereaksi dengan larutan NaOH yang dihasilkan di katode membentuk natrium hipoklorit.10 Polimer jenis politetrafluoroetilen (teflon) juga merupakan senyawa karbon yang mengandung gugus fluorin. Pipet tetes 4. Asam ini digunakan untuk membersihkan permukaan logam dari oksida (disebut pickling) dan untuk mengekstrak bijih logam tertentu.

H2O). Mineral berasal dari air laut yang menguap dan garam-garam terlarut mengendap sebagai mineral. Kemudian. Rb2(FOH)2Al2(SiO3)3 Pollusit. Tuliskan persamaan reaksi antara PCl5 dan H2O. Cs4Al4Si9O26. Unsur-Unsur Golongan Alkali Unsur-unsur golongan IA disebut juga logam alkali. C. Air laut merupakan larutan garam-garam alkali dan alkali tanah dengan NaCl sebagai zat terlarut utamanya. presentasikan di depan kelas. silvit (KCl). Tuliskan persamaan reaksi pembentukan gas HI dari reaksi NaI(s) dan H3PO4. sedangkan halogen yang lain dapat dibuat? Tuliskan persamaan reaksi pembentukan gas HBr dari reaksi NaBr(s) dan H3PO4. Bagaimanakah persamaan reaksi antara larutan KI dan larutan pemutih? 3. Kelimpahan Unsur Logam Alkali di Alam Sumber utama logam alkali adalah air laut.MgCl. sumber utama logam natrium dan kalium adalah deposit mineral yang ditambang dari dalam tanah. 6. Kemudian.Pertanyaan 1. Tes Kompetensi Subbab 1. Selain air laut. 4. Mengapa diperlukan indikator untuk mengetahui titik akhir titrasi? 2. melainkan berada dalam bentuk senyawa. Berapakah biloks Br dalam senyawa BrF dan IBr? Mengapa fluorin tidak dapat membentuk asam okso. 2. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 73 . Mineral-mineral ini banyak ditemukan di berbagai belahan bumi. Kerapatan halogen dari atas ke bawah tabel periodik meningkat. secara perlahan mineral tersebut tertimbun oleh debu dan tanah sehingga banyak ditemukan tidak jauh dari pantai. 7. Oleh sebab itu. Tabel 3. Jika air laut diuapkan. Berapakah bilangan oksidasi Cl dalam PCl5? Gunakan model VSEPR untuk menjelaskan pasangan elektron dan struktur molekul BrF3. mengapa? Jelaskan. Unsur-unsur alkali merupakan logam yang sangat reaktif. B 5.7 Mineral Utama Logam Alkali Unsur Litium Natrium Kalium Rubidium Cesium Sumber Utama Spodumen.H2O • • Kata Kunci Deposit mineral Energi ionisasi kesatu Pembentukan mineral tersebut melalui proses yang lama. 1. 3. LiAl(Si2O6) NaCl KCl Lepidolit. Buatlah hasil laporan per kelompok untuk percobaan ini. unsurunsur logam alkali tidak ditemukan sebagai logam bebas di alam. Kereaktifan unsur alkali disebabkan kemudahan melepaskan elektron valensi pada kulit ns 1 membentuk senyawa dengan bilangan oksidasi +1. seperti halit (NaCl). Berapakah kadar NaClO? 4. garam-garam yang terlarut akan membentuk kristal. Kerjakanlah di dalam buku latihan. dan karnalit (KCl.

02 Sumber: General Chemistry .8 Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari ion ( ) Sumber: General Chemistry . dan kalium mempunyai massa jenis kurang dari 1. Oleh karena tangan kita mengandung air.H2O.7 K 63.0 g cm–3. Logam-logam alkali merupakan reduktor paling kuat.53 0.8 1.97 0. Litium terdapat dalam bentuk spodumen.8 Sifat-Sifat Fisika Logam Alkali Li 181 1347 0. CsAl(SiO3)2. (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Sifat-sifat fisika logam seperti lunak dengan titik leleh rendah menjadi petunjuk bahwa ikatan logam antaratom dalam alkali sangat lemah.8 tampak bahwa logam litium. Natrium merupakan logam lunak dan dapat dipotong dengan pisau.86 0. ketiga logam ini sangat reaktif terhadap air dan reaksinya bersifat eksplosif disertai nyala. Kalium lebih lunak dari natrium.9 Na 97. Tabel 3. natrium. Sifat-Sifat Unsur Logam Alkali Unsur-unsur alkali semuanya logam yang sangat reaktif dengan sifatsifat fisika ditunjukkan pada Tabel 3. kecuali cesium berwujud cair pada suhu kamar. 2. Rubidium terdapat dalam mineral lepidolit.8.Logam alkali lain diperoleh dari mineral aluminosilikat.71 –2. 1990 Semua unsur golongan IA berwarna putih keperakan berupa logam padat.0 0.9 688 1. Fransium bersifat radioaktif.4 678 1. seperti ditunjukkan oleh potensial reduksi standar yang negatif.93 Rb –2. (b) Logam natrium harus disimpan dalam minyak tanah.6 774 0.12 (a) Logam litium terapung di air karena massa jenisnya lebih kecil dari air. Logam alkali sangat reaktif dalam air.53 1.8 1.9 1.99 Cs –3. Akibatnya.88 0. Ini akibat jari-jari atom logam alkali relatif besar dibandingkan unsur-unsur lain dalam satu periode. Cesium diperoleh dari pollusit yang sangat jarang.8 883 0.7 1. Pada Tabel 3.67 Cs 28. logam alkali tidak boleh disentuh langsung oleh tangan. Akan tetapi.12a). Gambar 3. Penurunan titik leleh dari litium ke cesium disebabkan oleh jari-jari atom yang makin besar sehingga mengurangi kekuatan ikatan antaratom logam.05 –2. Tabel 3. LiAl(SiO3)2.9 Potensial Reduksi Standar Logam Alkali Logam Alkali Li Na K Potensial reduksi (V) –3. logam tersebut terapung dalam air (Gambar 3.5 Rb 38. 1990 74 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

Oksida ini merupakan senyawa ion dari ion K+ dan ion O2–. Jika logam alkali atau senyawanya dibakar dalam nyala bunsen. LiCl. Di udara terbuka. sedangkan logam lainnya tidak dapat bereaksi. Alat 1. Amati warna masing-masing kawat yang dihasilkan. → 2Na(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2NaOH(aq) + H2(g) Kata Kunci • • Massa jenis logam alkali Reduktor kuat Kereaktifan logam alkali terhadap air menjadi sangat kuat dari atas ke bawah dalam tabel periodik.3 Uji Nyala Logam Alkali Tujuan Untuk membuktikan warna nyala logam alkali. Kalium bereaksi sangat dahsyat disertai ledakan dan nyala api berwarna ungu. Semua logam alkali dapat bereaksi dengan air.Keelektronegatifan logam alkali pada umumnya rendah (cesium paling rendah). Warna-warna tersebut menjadi petunjuk adanya logam alkali di dalam suatu sampel. Logam alkali bereaksi dengan halogen membentuk garam halida. Sumber: Chemistry: The Molecular Science . Aktivitas Kimia 3. Untuk membuktikan warna nyala logam alkali.13 Penerangan di jalan raya biasanya menggunakan lampu natrium. logam alkali bereaksi dengan oksigen membentuk oksida.3. Reaksinya melibatkan pergantian hidrogen dari air oleh logam membentuk suatu basa kuat disertai pelepasan gas hidrogen. Kawat nikromium Bahan 1. Larutan LiCl 3. Larutan KCl Li Na K Langkah Kerja 1. produk dominan adalah kalium superoksida (K2O). seperti LiH dan NaH. 2. Anda dapat melakukan penyelidikan pada Aktivitas Kimia 3. natrium membentuk Na2O. Pada suhu tinggi. suatu senyawa berwarna kuning-jingga. Dalam udara terbuka. Sifat ini juga didukung oleh energi ionisasi pertama yang rendah. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 75 . Sepotong logam litium jika dimasukkan ke dalam air akan bergerak di sekitar permukaan air disertai pelepasan gas H2. litium dapat bereaksi dengan gas nitrogen. sedangkan energi ionisasi kedua sangat tinggi sehingga hanya ion dengan biloks +1 yang dapat dibentuk oleh logam alkali. 3. 1997 Gambar 3. Larutan jenuh NaCl 2. Pembakar bunsen 2. akan tampak warna yang khas untuk setiap logam alkali. yang berarti logam tersebut cenderung membentuk kation. Jika kalium dibakar dengan oksigen. Celupkan setiap kawat nikromium ke dalam masing-masing larutan NaCl. tetapi produk yang dominan adalah natrium peroksida (Na2O2). Siapkan tiga kawat nikromium dan pembakar bunsen. logam alkali bereaksi dengan hidrogen membentuk senyawa hidrida. dan KCl. Litium membentuk Li2O.

Kalium lebih mudah dibuat melalui reduksi kimia daripada melalui elektrolisis KCl. 2000 Sumber: Chemistry. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan KCl? Jika muatan listrik dilewatkan ke dalam uap natrium akan terpancar sinar kuning yang terang.15 Model paduan logam Li–Al Identifikasikan oleh Anda mana logam litium dan yang mana logam aluminium.14). 2000 Gambar 3. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Alkali Logam natrium dan litium dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garamnya. Penambahan CaCl2 ke dalam NaCl dapat menurunkan titik leleh NaCl hingga sekitar 580°C. nyala lampu natrium dapat menembus kabut. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan NaCl? 2. lelehan KCl direaksikan dengan logam natrium pada 870°C. Cara ini merupakan metode pembuatan logam natrium di industri (lihat Gambar 3.Data Pengamatan Logam Li Na K Logam Pertanyaan 1. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan LiCl? 3. uap natrium dipakai sebagai pengisi lampu penerang jalan raya atau kendaraan. Sejumlah besar natrium digunakan dalam pembuatan senyawa Na2O2 dan NaNH2. Secara komersial. 76 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . NaCl Gambar 3. Disamping itu. Logam natrium kali pertama dibuat pada tahun 1807 oleh Humpry Davy melalui elektrolisis lelehan NaOH. Oleh karena natrium merupakan zat pereduksi kuat. 3.14 Perangkat elektrolisis lelehan NaCl pada pembuatan logam alkali Lelehan NaCl Cl2 Na ( ) Anode karbon 2Cl– ¾ ® Cl2(g) + 2e– + Katode besi 2Na++2e– ¾ ® 2Na( ) Sumber: Chemistry. Oleh karena nyalanya yang terang. Oleh karena elektrolisis di atas diperlukan suhu tinggi sekitar 800°C untuk melelehkan garam NaCl maka untuk menurunkan suhu titik lelehnya bahan baku dicampur CaCl2 membentuk campuran NaCl–CaCl2. logam natrium sering digunakan pada pembuatan logam lain seperti titan dan sintesis beberapa senyawa organik. Demikian juga litium diperoleh dari elektrolisis lelehan campuran LiCl–KCl. persamaan reaksinya: → Na( ) + KCl( ) ⎯⎯ NaCl( ) + K(g) Uap kalium meninggalkan reaktor yang selanjutnya dikondensasi.

Kalsium hidroksida bereaksi dengan litium karbonat mengendapkan kalsium karbonat. dan penyedap makanan Pabrik sabun (mengendapkan sabun dari campuran reaksi) Industri pulp dan kertas Ekstraksi oksida aluminium Pabrik rayon viskosa Pemurnian minyak bumi Pabrik sabun Pabrik gelas Digunakan dalam detergen dan softener Pemutih tekstil Pembuatan celupan indigo untuk blue jeans denim Pupuk Pabrik sabun lunak Pabrik gelas Pupuk dan bahan peledak Sumber: General Chemistry . Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 77 . terutama dalam industri dan rumah tangga. Garam ini digunakan untuk membuat LiOH.10.10 Kegunaan Senyawa Alkali Sifat Li2CO3 LiOH LiH NaCl Kegunaan Produksi aluminium Pembuatan LiOH Pabrik sabun litium untuk pelumas Pereduksi pada sintetis organik Pembuatan antihistamin dan obat-obatan Sumber Na dan NaCl Bumbu. Tabel 3.Logam penting lainnya adalah litium. 1990 Gambar 3. diperoleh dari pengolahan bijih litium. Paduan logam ini sangat ringan sehingga banyak digunakan untuk membuat kerangka pesawat terbang dan material lainnya. Contoh 3. berguna sebagai paduan Li–Al. Kegunaan dari logam litium adalah sebagai anode pada baterai.on. dan meninggalkan larutan LiOH.ca 4. → KOH(s) + CO2(g) ⎯⎯ KHCO3(s) Sumber: Ihsc. → 4K2O(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ 4KOH(s) + 3O2(g) Kalium hidroksida yang dihasilkan dalam reaksi ini mengikat karbon dioksida dari hasil pernapasan. Beberapa kegunaan senyawa alkali dijabarkan dalam Tabel 3.16).2 Pembuatan Unsur Alkali Tunjukkan dengan persamaan kimia. Sejumlah kecil kalium diproduksi untuk membuat K 2 O yang digunakan dalam masker gas dengan sistem tertutup (lihat Gambar 3. bagaimana KNO3 (kalium nitrat) dapat dibuat dari KCl (kalium klorida) dan asam nitrat dalam dua tahap. Hal ini dimungkinkan karena litium memiliki massa jenis rendah dan potensial reduksi standarnya sangat negatif. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Alkali Senyawa alkali banyak dimanfaatkan. Kelebihan dari masker ini adalah uap hasil pernapasan (CO2 + H2O) bereaksi dengan superoksida menghasilkan gas oksigen.16 Masker K2O dengan sistem tertutup NaOH Na2CO3 Na2O2 NaNH2 KCl KOH K2CO3 KNO3 Litium karbonat adalah garam yang kurang larut.

Δ 2NaHCO3(s) ⎯⎯ Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O( ) → Kalium klorida merupakan senyawa kalium penting. 3. Lebih dari 90% KCl digunakan dalam pupuk. Natrium klorida merupakan sumber logam natrium dan bahan baku senyawa natrium lainnya. dan CO2. 2. dan NaHCO3 terurai menjadi natrium karbonat. 6. 78 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . a. Tuliskan persamaan reaksi dalam proses elektrolisis lelehan NaCl untuk memperoleh logamnya. Mengapa titik leleh unsur logam alkali berkurang dari atas ke bawah dalam tabel periodik? Jelaskan. Natrium karbonat dibuat melalui proses solvay. Reaksi total: → NH3(g) + NaCl(aq) + CO2(g) ⎯⎯ NaHCO3(s) + NH4Cl(aq) Endapan NaHCO3 disaring. dicuci. Apakah jenis reaksinya? Ramalkan hasil dari reaksi berikut. Senyawa Na2CO3 (soda ash) dipakai pada pembuatan gelas. Senyawa NaOH diproduksi melalui elektrolisis larutan natrium klorida. yaitu metode pembuatan Na2CO3 dari NaCl. → 2 KCl(aq) + 2 H2O( ) ⎯⎯ 2KOH (aq) + H2(g) + Cl2(g) Jika larutan kalium hidroksida dari hasil elektrolisis dinetralkan dengan asam nitrat: → KOH(aq) + HNO3(aq) ⎯⎯ KNO3(aq) + H2O( ) → Ca(OH)2(aq) + Li2CO3(aq) ⎯⎯ CaCO3(s) + 2LiOH(aq) LiOH digunakan pada pabrik sabun litium untuk pelumas. Senyawa Na2CO3. Reaksi total sel elektrolisis adalah → 2NaCl(aq) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2NaOH(aq) + H2(g)+ Cl2(g) Kata Kunci • • Elektrolisis Proses solvay Natrium hidroksida merupakan basa kuat dan memiliki banyak aplikasi penting dalam proses kimia. Dalam proses solvay: NH3 dilarutkan ke dalam larutan jenuh NaCl. Tuliskan persamaan reaksi dari oksidasi litium dan natrium . dan penyulingan minyak bumi. Litium bereaksi dengan asetilen dalam amonia cair menghasilkan litium asetilida (LiC ≡ CH) dan gas hidrogen. Kerjakanlah di dalam buku latihan. K2O(s) dan H2O( ) Tuliskan persamaan kimia yang menyatakan reaksi logam alkali dengan gas hidrogen membentuk alkali hidrida. Li3N(s) dan H2O( ) b. Sejumlah besar NaOH digunakan untuk membuat kertas. Tuliskan persamaan kimia setara untuk reaksi ini. Tes Kompetensi Subbab 1. 4. kemudian gas CO2 dihembuskan ke dalam larutan hingga terbentuk endapan NaHCO3 (baking soda). KCl digunakan untuk membuat kalium dan senyawa kalium yang lain. kemudian dipanaskan sekitar 175°C. C 5. Kalium hidroksida diperoleh dari elektrolisis larutan KCl. memisahkan aluminium oksida. sebab ion kalium berfungsi sebagai nutrien bagi tanaman. Mengapa unsur logam alkali tidak terdapat bebas di alam? Jelaskan. NH3. 7.10H2O dipakai sebagai pelunak air sadah yang ditambahkan ke dalam pembuatan sabun. Secara berkala.Jawab Kalium hidroksida dibuat secara komersial dari kalium klorida dengan cara elektrolisis larutannya.

CaCO3. Magnesium dalam air laut bereaksi dengan sedimen kalsium karbonat menjadi dolomit. Barium ditemukan dalam barit.278 649 839 769 725 Titik leleh (°C) 2.11 Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Sifat Sifat Be Mg Ca Sr Ba 1.98 Jari-jari ion ( ) –1. Be3Al2(SiO3)6 2. dan stronsianat. sebagai unsur radioaktif. BaCO 3.89 1.92 1. BaSO 4. terutama pada kulit kerang sebagai CaCO3. Gambar 3. serta cukup kuat untuk menggores kaca.0 0.90 Potensial reduksi standar (V) Sumber: General Chemistry . Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Unsur-unsur golongan IIA disebut juga alkali tanah sebab unsurunsur tersebut bersifat basa dan banyak ditemukan dalam mineral tanah. Berilium Kalsium Stronsium Barium Magnesium Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Magnesium dan kalsium terdapat dalam batuan silikat dan aluminosilikat sebagai kationiknya. Radium terdapat dalam jumlah kecil pada bijih uranium. Sifat-Sifat Unsur Logam Alkali Tanah Kalsium.18). dan iterit.6 3. Tabel 3. barium.5 1.0 1.51 Massa jenis (g cm–3) 1. stronsium. Sifat-sifat golongan alkali tanah ditunjukkan pada Tabel 3. SrCO3.74 1.85 1.19 Magnesium dengan air dapat bereaksi dalam keadaan panas. Kelimpahan Unsur Logam Alkali Tanah Di alam unsur-unsur alkali tanah terdapat dalam bentuk senyawa. Hal ini disebabkan jarak antaratom pada logam alkali tanah bertambah panjang. Mineral utama berilium adalah beril. Sumber: Introductory Chemistry.17 Unsur–unsur logam alkali tanah 1. Logam alkali tanah yang lain umumnya berwarna perak dan lebih lunak dari berilium.640 Titik didih (°C) 1.54 2. Be3Al2(SiO3)6(lihat Gambar 3.76 –2.2 1. 1997 Gambar 3.70 –2.970 1.484 1. Kulit kerang dan hewan laut lainnya yang mati berakumulasi membentuk deposit batu kapur. mutiara dari jenis aquamarin (biru terang).36 1. Stronsium terdapat dalam celestit. dan radium membentuk senyawa ion bermuatan +2. 1990 H2 Mg H 2O Sumber: Sougou Kagashi Kekerasan logam alkali tanah berkurang dari atas ke bawah akibat kekuatan ikatan antaratom menurun. Berilium merupakan logam berwarna abu dan kekerasannya mirip dengan besi. Logam alkali tanah umumnya reaktif.384 1. Magnesium kadang-kadang bersifat kovalen dan berilium lebih dominan kovalen.9 Keelektronegatifan 0. SrSO4.090 1. tetapi kurang reaktif jika dibandingkan dengan logam alkali.74 1. tetapi lebih keras jika dibandingkan dengan logam alkali.D.MgCO3.11.18 Mineral beril. ® 79 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama ® Fenolftalein .38 –2.89 –2. Oleh karena kation-kation dalam silikat itu larut dalam air dan terbawa oleh air hujan ke laut maka ion-ion Ca2+ dan Mg2+ banyak ditemukan di laut. dan emerald (hijau tua).

Akibatnya. unsurunsur cukup reaktif. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom yang bertambah panjang. Kalsium. Magnesium diproduksi melalui elektrolisis lelehan MgCl2. Adapun magnesium dapat bereaksi dengan hidrogen pada tekanan tinggi dengan bantuan katalis MgI2. dengan nitrogen dapat membentuk nitrida pada suhu tinggi.23. Ca Sr Ba Gambar 3. Energi ionisasi kedua dari unsur-unsur golongan IIA relatif rendah sehingga mudah membentuk kation +2. Barium dapat membentuk peroksida.Sumber: Chemistry. misalnya magnesium nitrida: → Mg(s) + N2(g) ⎯⎯ Mg3N2(s) Pembakaran unsur-unsur alkali tanah atau garamnya dalam nyala bunsen dapat memancarkan spektrum warna khas. barium hijau-kuning. Pembuatan logam magnesium dari air laut telah dikembangkan oleh berbagai industri kimia seperti ditunjukkan pada Gambar 3. magnesium bereaksi agak lambat dengan air. Titik leleh dan titik didih logam alkali menurun dari atas ke bawah dalam sistem periodik. 80 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Air laut mengandung sumber ion Mg2+ yang tidak pernah habis. Rumah tiram yang banyak terdapat di laut mengandung kalsium karbonat sebagai sumber kalsium. 2002 Gambar 3. → Ca(s) + H2(g) ⎯⎯ CaH2(s) Δ MgI2 Mg(s) + H2(g) ⎯⎯⎯⎯ MgH2(s) → Semua unsur alkali tanah bereaksi langsung dengan halogen membentuk halida. dan barium bereaksi dengan hidrogen membentuk logam hidrida. Kereaktifan logam alkali meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik.20 Magnesium jika dibakar akan mengeluarkan cahaya sangat terang. Reaksinya: → Ca(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ Ca(OH)2(aq) + H2(g) Logam alkali tanah bereaksi dengan oksigen membentuk oksida.22 Oleh karena garam-garam alkali tanah menghasilkan nyala beraneka warna. Stronsium berwarna krimson. Pada suhu kamar. tetapi lebih cepat dengan uap air. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Alkali Tanah Logam-logam alkali tanah diproduksi melalui proses elektrolisis lelehan garam halida (biasanya klorida) atau melalui reduksi halida atau oksida. Barium peroksida terbentuk pada suhu rendah dan terurai menjadi oksida pada 700°C. dan magnesium putih terang.21 Nyala logam alkali tanah Sumber: Sougou Kagashi 3. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Adapun kalsium dan logam alkali tanah yang di bawahnya bereaksi dengan air pada suhu kamar. berilium tidak bereaksi dengan air. sering dipakai sebagai bahan untuk membuat kembang api. stronsium.

Kemudian.23 Pembuatan logam magnesium dari air laut Bubur Mg(OH)2 Cl2 dibakar menjadi HCl Saringan Sel Elektrolisis Mg(OH)2 Padat MgCl2 (s) Tank Penetral MgCl2 (s) Pengering Jika rumah tiram dipanaskan. → Mg(OH)2(s) + 2HCl(aq) ⎯⎯ MgCl2(aq) + 2H2O( ) Setelah kering. Logam magnesium banyak digunakan sebagai paduan dengan aluminium.24 Sumber: Sougou Kagashi Magnesium dapat juga diperoleh dari penguraian magnesit dan dolomit membentuk MgO. Lampu blitz pada kamera analog menggunakan kawat magnesium berisi gas oksigen menghasilkan kilat cahaya putih ketika logam tersebut terbakar. Oleh karena massa jenis paduan Mg–Al ringan maka paduan tersebut sering digunakan untuk membuat kerangka pesawat terbang atau beberapa bagian kendaraan.700° MgCl2( ) ⎯⎯⎯⎯⎯⎯→ Mg( ) + Cl2(g) Gambar 3. Sejumlah kecil magnesium digunakan sebagai reduktor untuk membuat logam lain. garam MgCl2 dilelehkan dan dielektrolisis: Elektrolisis 1. direduksi dengan ferosilikon (paduan besi dan silikon). Kulit kerang/tiram merupakan sumber kalsium. CaCO3 terurai membentuk oksida: Δ CaCO3(s) ⎯⎯ CaO(s) + CO2(g) → Penambahan CaO ke dalam air laut dapat mengendapkan magnesium menjadi hidroksidanya: → Mg2+(aq) + CaO(s) + H2O( ) ⎯⎯ Mg(OH)2(s) + Ca2+(aq) Selanjutnya. seperti berilium dan uranium. bertujuan untuk meningkatkan kekerasan dan daya tahan terhadap korosi. Kata Kunci • • • Kekerasan logam alkali tanah Energi ionisasi kedua Reduktor Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 81 .Air Laut Kulit Kerang (CaCO3) Dipanaskan Tank Pecampur CaO Gambar 3. Mg(OH) 2 disaring dan diolah dengan asam klorida menjadi magnesium klorida.

Kalsium yang dihasilkan dalam bentuk uap sehingga dapat dipisahkan. dan pabrik pencelupan Pabrik baja. minyak. reaksi keseluruhan CaO dan Al dapat ditulis: 6CaO + 2Al ⎯⎯ 3Ca + Ca3Al2O6 → Calcium oxide (alkaline oxide) reacts with aluminium oxide (amphoter oxide) produce tricalcium aluminat. pengisi. Adapun. berilium juga dapat dibuat melalui reduksi garam fluoridanya oleh logam magnesium. Walaupun stronsium sangat sedikit digunakan secara komersial. dinding. Reaksinya tergolong asam-basa Lewis: 82 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1990 Mineral kalsium karbonat dan kulit kerang adalah sumber komersial sangat murah dan melimpah di alam. yang secara komersial dikenal sebagai kapur tohor. 1. 1. Kapur tohor digunakan pada pembuatan baja. dan pengolahan air Mortar Lapisan kertas. Selain itu. dan antasid Plester. Penambahan zat tersebut ke dalam lelehan besi yang mengandung silikat akan bereaksi dengan silikat membentuk ampas yang mengapung pada permukaan lelehan besi.12. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Alkali Tanah Senyawa logam alkali tanah dengan beberapa aplikasinya dalam industri dan rumah tangga dipaparkan dalam Tabel 3. sehingga accu dapat diperbarui. Kalsium juga digunakan sebagai zat pereduksi dalam pembuatan beberapa logam yang kurang umum. dan makanan hewan Sumber magnesium untuk logam dan senyawa. dan pupuk Pigmen cat. digunakan sebagai elektrode pada accu. barium dihasilkan melalui reduksi oksidanya oleh aluminium. Jika dipanaskan hingga 900°C. obat-obatan (analgesik). juga dapat dibuat melalui reduksi CaO oleh aluminium dalam udara vakum.000° → ThO2(s) + 2Ca( ) ⎯⎯⎯⎯ Th(s) + 2CaO(s) Berilium diperoleh dari elektrolisis berilium klorida. the whole reaction of CaO and Al can be written: 6CaO + 2Al ⎯⎯ 3Ca + Ca3Al2O6 → → 2Mg(s) + O2(g) ⎯⎯ 2MgO(s) + Cahaya Kalsium dibuat melalui elektrolisis lelehan CaCl2.7H2O CaO CaCO3 CaSO4 Ca(HPO4)2 BaSO4 Kegunaan Bata tahan api (tungku). Tabel 3.Catatan Note Kalsium oksida (oksida basa) bereaksi dengan aluminium oksida (oksida amfoter) menghasilkan trikalsium aluminat. 4. karbonat terurai melepaskan karbon dioksida dan menghasilkan kalsium oksida. 3CaO + Al2O3 ⎯⎯ Ca3Al2O6 → Therefore.200° → 3CaO(s) + 2Al( ) ⎯⎯⎯⎯ 3Ca(g) + Al2O3(s) Jika logam kalsium dipadukan dengan timbel akan menghasilkan paduan yang cukup keras. semen. Elektrode ini tahan terhadap elektrolisis air selama proses isi-ulang. akan menghasilkan paduan yang kerasnya sama dengan baja. dan penggiling lumpur Sumber: General Chemistry . Jika sejumlah kecil tembaga ditambahkan ke dalam berilium. stronsium dapat diproduksi melalui proses yang serupa. susu magnesia Pupuk. Ini disebabkan manfaatnya tinggi. Natrium klorida ditambahkan untuk meningkatkan daya hantar listrik lelehan BeCl2. seperti thorium.12 Manfaat Senyawa Logam Alkali Tanah Senyawa MgO Mg(OH)2 MgSO4. BeCl2. 3CaO + Al2O3 ⎯⎯ Ca3Al2O6 → Oleh sebab itu. 950 ° C BeF2( ) + Mg( ) ⎯⎯⎯ MgF2( ) + Be(s) → Berilium merupakan logam mahal.

tetapi suspensi BaSO4 yang terdapat sebagai ion barium.13 Daftar Kelarutan Senyawa Alkali Tanah di Dalam Air Be Mg Ca Sr Ba Hidroksida Tidak larut Tidak larut Sedikit larut Larut Larut Karbonat – Sedikit larut Tidak larut Tidak larut Tidak larut Sulfat Larut Larut Sedikit Tidak Tidak Sumber: General Chemistry . Contoh 3. dan titrasi C2O42– menggunakan KMnO4 dalam suasana asam. makanan utama.25). jika Na2SO4 ditambahkan ke dalam larutan BaCl2 dan MgCl2 maka BaCl2 akan mengendap sebagai BaSO4. Jika air sadah yang mengandung Ca(HCO 3) 2 diolah dengan Ca(OH)2. Persentase kapur. Makanan dari laut. dan seng yang baik. seperti rumput laut dan ikan. diketahui bahwa MgSO4 larut dalam air. semua ion kalsium diendapkan sebagai kalsium karbonat. menghasilkan endapan Ca2+ sebagai CaC2O4. Kalsium dapat memelihara kesehatan tulang dan gigi. 2. D 3.3 Mengidentifikasi Senyawa Logam Alkali Tanah Melalui uji kimia. 1997 Tes Kompetensi Subbab 1. Untuk menghindari kekurangan unsur-unsur ini. Tuliskan persamaan kimia untuk proses tersebut. MgO digunakan untuk membuat bata tahan api (tungku pirolisis). → Ca2+(aq) + 2HCO3(aq) + Ca(OH)2(aq) ⎯⎯ 2CaCO3(s)+ 2H2O( ) Sumber: Sougou Kagashi Senyawa MgCO3 jika dipanaskan di atas 1. BaSO4 juga tidak dapat di tembus sinar-X sehingga senyawa ini digunakan untuk diagnosa sinar-X (Gambar 3. natrium. Senyawa barium yang larut dalam air tidak dapat digunakan sebab bersifat racun. bagaimanakah membedakan antara MgCl2 dan BaCl2? Jawab Berdasarkan kelarutannya dalam air. merupakan sumber makanan yang kaya dengan kalsium dan iodium. akan menjadi MgO yang bersifat agak inert. seperti nasi dan roti sering ditambah dengan makananmakanan lain (makanan tambahan). Kacangkacangan dan biji-bijian juga kaya dengan kalsium. Sejumlah kecil dari banyak unsur sangat penting bagi proses kimia yang terjadi di dalam tubuh kita. berfungsi sebagai perekat gurdi penggilingan.→ CaO(s) + SiO2(s) ⎯⎯ CaSiO3( ) oksida basa oksida asam ampas kalsium silikat Kalsium hidroksida. Berdasarkan pada sifat-sifatnya. akan diperoleh serbuk oksida yang larut dalam asam dan digunakan sebagai aditif makanan hewan. racunnya dapat diabaikan. Tabel 3.25 Fotografi sinar-X pada usus manusia menggunakan senyawa BaSO4. Kuning telur merupakan sumber sulfur. Oleh sebab itu. CaCO3 dalam suatu cuplikan ditentukan dengan cara pelarutan sampel ke dalam asam kuat.400°C. merupakan sumber ion Mg2+ dalam nutrien. Senyawa CaO dan Ca(OH) 2 digunakan untuk melunakkan air sadah. Sekilas Kimia Unsur Kelumit Manusia membutuhkan diet (pola makanan) yang seimbang agar tetap sehat. sedangkan BaSO4 tidak larut. 1990 Gambar 3. dan untuk membuat gigi buatan bersama-sama senyawa fluorin. → Na2SO4(aq) + BaCl2(aq) ⎯⎯ 2NaCl(aq) + BaSO4(s) Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Jika MgO dibuat pada suhu lebih sekitar 700°C. manakah di antara unsur logam alkali tanah yang dapat dihidrolisis? Terangkan bagaimana melunakkan air sadah yang mengandung ion kalsium agar dapat digunakan dalam ketel uap? Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 83 . dan MgCl2 tetap di dalam larutannya. Senyawa ini digunakan pada penggilingan minyak dalam bentuk bubur. Senyawa penting dari barium adalah BaSO4. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Ca(OH)2 digunakan sebagai bahan pengisi pada pembuatan kertas.

Setelah melalui proses alam yang panjang dan lama.000 ton per tahun.5 0. Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. batuan ini membentuk lempung yang mengandung aluminium. Al2O3. Akibat perubahan alam. → 2Al(s) + 6HCl(aq) ⎯⎯ 2AlCl3(aq) + 3H2(g) Dengan asam nitrat. Oksida ini membentuk lapisan tipis pada permukaan aluminium dan bersifat inert terhadap oksidasi sehingga lapisan oksida ini mampu mencegah terjadinya oksidasi berkelanjutan (pasivasi). 2000 Aluminium merupakan logam yang sulit diekstrasi dari bijihnya. safir berwarna biru dan ruby berwarna merah tua. orundum adalah mineral keras yang mengandung aluminium oksida. Total produksi bauksit Indonesia sebanyak 1. Contohnya seperti pada Gambar 3. Aluminum dapat bereaksi secara langsung dengan halogen membentuk aluminium halida disertasi pelepasan gas hidrogen. Oksida aluminium murni tidak berwarna. suatu bijih aluminium yang mengandung AlO(OH) dan Al(OH)3 dalam berbagai komposisi. 2000 2. Di Indonesia. 2005 Tabel 3.26 (a) Ruby berwarna biru.66 Sumber: General Chemistry . lempung tersebut menghasilkan deposit bauksit.E. Senyawa ion aluminium sangat terbatas. Aluminium terutama terdapat dalam mineral aluminosilikat yang ditemukan berasal dari batuan kulit bumi. dan bilangan oksidasi +3. tetapi akibat adanya pengotor dapat menghasilkan berbagai warna. Aluminium dan Senyawanya Aluminium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik dengan elektron valensi ns2 np1. aluminium tidak bereaksi karena ada lapisan oksida yang tahan terhadap asam nitrat. Kimia Bauksit sebagai Sumber Aluminium Sekilas (a) (b) Sumber: Chemistry. misalnya AlF3. Sumber: Jendela Iptek: Kimia. Sumber:Encarta:Reference Library.25 1.14 Sifat Fisika dan Kimia Aluminium Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (gcm–3) Keelektronegatifan Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) Potensial reduksi (V) Aluminium 660 2467 2.160. Bauksit termasuk dari 10% komoditi eksport yang berkaitan dengan pertambangan.66).26.68 1. Sifat-Sifat Unsur Aluminium Berdasarkan potensial reduksi standar (E° = – 1. 1990 84 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kelimpahan Aluminium di Alam Aluminium merupakan unsur dengan kelimpahan pada urutan ketiga dalam kerak bumi (setelah oksigen dan silikon).70 1. 1. aluminium mudah teroksidasi menjadi aluminium oksida. Al2O3. (b) Safir berwarna merah tua. Gambar 3. Aluminium pada umumnya membentuk senyawa kovalen.

Lelehan Al terbentuk pada katode dan berkumpul di bawah sel. suatu metode komersial pembuatan aluminium melalui elektrolisis aluminium oksida yang dilarutkan dalam lelehan kriolit. 2. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 85 .5 Identifikasi Sifat Amfoter Aluminium Tujuan Membuktikan sifat amfoter dari aluminium. AlCl3 0. Sel elektrolisis ditunjukkan pada Gambar 3.Aluminium hidroksida larut dalam asam membentuk ion Al3+. 3.1M 2. Tambahkan 3 mL larutan HCl 1 M ke dalam tabung 1.5 M dan 1 M 3. Masukkan 25 mL AlCl3 0. Gelas kimia 2. Tabung reaksi Bahan 1. 2000 Sel Hall-Heroult untuk produksi aluminium Aluminium oksida dielektrolisis dalam kriolit cair (elektrolit). Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini? Diskusikan dengan teman kelompok Anda. Anode grafit Gambar 3. Alat 1. 5. Tambahkan 3 mL larutan NaOH 1 M ke dalam tabung 2. Na 3AlF 6. 2. Reaksi apakah yang terjadi antara HCl dan endapan.27. • • • Amfoter Pasivasi Proses Hall-Heroult 3. Saring endapan yang terbentuk. kocok. → Al(OH)3(s) + 3H+(aq) ⎯⎯ Al3+(aq) + 3H2O( ) → Al(OH)3(s) + OH –(aq) ⎯⎯ Al(OH)4(aq) Dengan demikian. Campuran kriolit dielektrolisis pada suhu sekitar 950°C. NaOH dan endapan? 4. yang dikeluarkan secara berkala. dan dalam basa berlebih membentuk ion aluminat. Tuliskan semua persamaan reaksi yang terjadi. Al(OH)4– . HCl 1M 3. Pembuatan dan Kegunaan Unsur/Senyawa Aluminium Aluminium dibuat melalui proses Hall H roult. 4. Aktivitas Kimia 3. 6. Masukkan ke dalam dua tabung reaksi masingmasing 1 g. Amati kedua tabung tersebut. Bagaimanakah bentuk endapan hasil reaksi AlCl3 dan NaOH? 3. Tambahkan NaOH 0. Kemudian. aluminium hidroksida adalah suatu amfoter.27 Al 2O 3 terlarut dalam lelehan kriolit Lelehan aluminium Tungku karbon–besi Sumber: Chemistry. NaOH 0. Gelas ukur 4. presentasikan di depan kelas. Kemudian.5 M sampai terbentuk endapan. Kertas saring Kata Kunci Langkah Kerja 1.1 M ke dalam gelas kimia. Pertanyaan 1.

yang disebut termit (lihat Gambar 3. Jika basa ditambahkan kepada larutan garam aluminium ini. aluminium akan menjadi keras dan tahan terhadap korosi. Senyawa ini dibuat melalui pemanasan aluminium hidroksida yang diperoleh dari bauksit dan dilakukan pada 550°C. zat seperti lempung dari aluminium sulfat ditambahkan ke dalam fiber selulosa untuk menghasilkan material berpori menjadi halus.29 Pembakaran termit 2Al + Fe2O3 → 2Fe + Al2O3 Sumber: Introductory Chemistry. Alumina membentuk senyawa berpori atau berupa serbuk padat berwarna putih. dibuat melalui pelarutan bauksit dalam asam sulfat. Logam kromium diperoleh melalui reduksi oksidanya oleh serbuk aluminium. endapan seperti gelatin dari aluminium hidroksida terbentuk.30 Aluminium foil untuk memasak makanan dalam oven/microwave.045°C). Dalam air. Mg. seperti Cu. Cr2O3 dalam alumina. atau Mn.28 Kaleng minuman umumnya dibuat dari aluminium. Sekali campuran ini dibakar. Logam aluminium murni bersifat lunak dan mudah terkorosi. 2000 Gambar 3.29). akan terbentuk corundum yang digunakan sebagai ampelas atau gerinda. Δ 2Al(OH)3(s) ⎯⎯ Al2O3(s) + 3H2O( ) → Alumina digunakan sebagai katalis. Aluminium sulfat digunakan dalam jumlah besar untuk perekat kertas. → Cr2O3(s) + 2Al( ) ⎯⎯ Al2O3( ) + 2Cr( ) DH°= –536 kJ Reaksi serupa diterapkan pada las listrik untuk menyambung besi. Reaksi Cr2O3 dengan aluminium bersifat eksotermis. Anode karbon dibuat dari karbonasi minyak bumi yang harus diganti secara kontinu sebab sering terkontaminasi oleh pengotor. reaksi berlangsung terus menghasilkan pijar tinggi bertabur bunga api. akan diperoleh permata safir atau ruby. Jika alumina diuapkan pada suhu tinggi (2. dan digunakan terutama pada arloji dan sebagai asesoris permata. Penambahan sejumlah kecil logam lain. Aluminium sulfat juga digunakan untuk mengolah air limbah dari pulp kertas dan untuk menjernihkan air limbah. Aluminium dibuat dalam jumlah besar untuk paduan logam. ion aluminium membentuk kompleks hidrat. Pada proses ini. 1997 Gambar 3. Beberapa aluminium digunakan untuk mengekstraksi logam lain. yaitu campuran dari serbuk aluminium dan besi(III) oksida.5% kromium oksida. juga digunakan untuk memproduksi logam aluminium. Al 2(SO 4)3. Al(H2O)63+ dan ion ini mudah terhidrolisis: [Al(H2O)5OH]2+(aq)+ H 3O+(aq) [Al(H2O) 6]3+(aq)+H2O( ) Sumber: Chemistry. Jika alumina diuapkan dengan logam pengotor tertentu. tetapi reaksi bersihnya dapat dituliskan seperti berikut. Aluminium sulfat oktadekahidrat. Senyawa aluminium yang penting adalah alumina atau aluminium oksida. Ruby sintesis mengandung 2. 86 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . → Katode: 4Al3+(aq) + 12e– ⎯⎯ 4Al( ) → Anode: 12O2–(aq) + 3C(s) ⎯⎯ 3CO2(g) + 12e– → Reaksi sel: 2[2Al3++3O2–] + 3C(s) ⎯⎯ 4Al( )+3CO2(g) Al2O3 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.Walaupun reaksi pada elektrolisis sangat rumit.18H 2O merupakan garam aluminium yang dapat larut dalam air.

Jawab Tambahkan NaOH(s) tetes demi tetes ke dalam larutan.31 Tawas. Mengapa aluminium cenderung membentuk senyawa kovalen? Aluminium sulit diekstraksi dari bijihnya. Na[Al(OH)4]. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 87 . Garam ini digunakan sebagai penghilang bau keringat dan desinfektan (Gambar 3. AlCl3 tidak dapat dibuat melalui pemanasan hidrat sebab akan terurai menghasilkan HCl. Penambahan NaOH secara berlebih akan melarutkan kembali endapan yang terbentuk menghasilkan aluminat yang larut.→ Al3+(aq) + 3OH–(aq) ⎯⎯ Al(OH)3(s) Ion aluminium mengkoagulasi suspensi koloid yang selanjutnya menyerap endapan aluminium hidroksida.12H2O digunakan untuk pengolahan air. Jika NaOH(s) ditambahkan pada AlCl3(aq). Aluminium klorida menyublim pada titik lelehnya (180°C) dan molekul Al2Cl6 terdapat dalam uapnya. Jika NaOH ditambahkan ke dalam larutan MgCl2. Struktur Al2Cl 6 merupakan dimer dari AlCl3 dengan klorin sebagai jembatannya. Jelaskan secara ringkas proses Hall untuk pembuatan aluminium secara komersial. tetapi mudah terkorosi di udara. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Tes Kompetensi Subbab 1. Contoh 3. AlK(SO4)2. Cl Al Cl Cl Al Cl Cl Cl Struktur dimer dari molekul AlCl3. endapan putih Al(OH)3 terbentuk. Walaupun logam aluminium merupakan logam reaktif. E 3. Penambahan NaOH berlebih tidak melarutkan endapan yang terbentuk. Aluminium klorida tak berhidrat ini digunakan sebagai katalis. Bahan uji kimia apakah untuk mengidentifikasi larutan ini? Anda hanya dapat menggunakan satu zat.4 Mengidentifikasi Senyawa Aluminium Suatu larutan diduga mengandung NaCl(aq). tetapi jika dipanaskan pada suhu titik lelehnya akan terbentuk senyawa kovalen Al2Cl 6. padatan putih Mg(OH)2 terbentuk. Larutan NaCl tidak memberikan endapan dengan ditambahkannya NaOH. AlCl3. mengapa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. → 2Al(s) + 3Cl2(g) ⎯⎯ 2AlCl3(s) Padatan AlCl3 diyakini ionis. atau AlCl3(aq).31). 5. Aluminium klorida tak berhidrat diperoleh melalui reaksi serbuk aluminium dengan gas klorin. 2. molekul Al2Cl6 berwujud uap akan terdisosiasi menjadi molekul AlCl 3 dengan struktur molekul trigonal planar. Garam aluminium tidak berhidrat. Aluminium hidroksida sering diendapkan ke dalam fiber untuk menyerap celupan tertentu. MgCl2(aq). Aluminium klorida heksahidrat. Tuliskan persamaan reaksinya. Pada suhu lebih tinggi.6H2O dapat dibuat melalui pelarutan alumina dalam asam klorida. Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. misalnya pada pembuatan etilbenzena.

Intan bersifat keras. di mana setiap atom karbon berikatan dengan empat atom karbon lain melalui ikatan hibrida sp3 (lihat Gambar 3.15 Kekuatan Ikatan C–C. 1. Sifat-Sifat Karbon dan Silikon Bentuk alotrop dari karbon yang berupa kristal adalah grafit dan intan. Bentuk amorf dari karbon memiliki struktur lapisan seperti grafit. sedangkan karbon maksimal empat ikatan kovalen.32 Mineral silikat Gambar 3. sedangkan bentuk amorf dari karbon adalah arang dan kokas (karbon hitam). dan transparan terhadap cahaya.33b). Grafit membentuk struktur segienam datar dan berlapis melalui ikatan hibrida sp2. dan dapat menghantarkan listrik (bersifat konduktor). Unsur berikutnya yang juga melimpah di alam adalah karbon. Grafit bersifat lunak. Jika ikatan C–C putus. 2. Sumber: Chemistry: The Molecular Science.F. Grafit dan intan membentuk struktur jaringan kovalen yang sangat besar (struktur raksasa). 1989 88 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi intan tidak dapat menghantarkan arus listrik (insulator). tidak berwarna. Adapun intan membentuk struktur tetrahedral. Karbon juga terdapat sebagai CO2 di atmosfer serta sebagai grafit dan intan. Perbedaannya terletak pada tumpukan lapisan. berwarna hitam mengkilap dengan struktur berlapis. Sumber utama karbon selain dari senyawa organik terdapat dalam mineral karbonat.33a). terdapat dalam bentuk silika (SiO2) dan mineral silikat. ditemukan dalam semua makhluk hidup dan batubara serta minyak bumi. sedangkan karbon amorf tidak beraturan. yakni batu kapur dan dolomit. Grafit memiliki lapisan struktur beraturan (lihat Gambar 3. Karbon dan Silikon Karbon dan silikon berada dalam golongan IVA dengan konfigurasi elektron ns2np2 membentuk ikatan kovalen dengan struktur tetrahedral. Tabel 3. Kelimpahan Karbon dan Silikon di Alam Silikon merupakan unsur yang paling melimpah di alam. Silikon dapat membentuk enam buah ikatan yaitu SiF62–. 1997 Gambar 3. bentuknya menjadi tidak beraturan (amorf). dan Si–O Ikatan C–C Si–Si Si–O Energi Ikat (kJ mol–1) 347 226 368 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis. Si–Si. Perbedaan sifat antara grafit dan intan akibat dari bentuk strukturnya.33 (a) Struktur intan (b) Struktur grafit (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Untuk memecahkan intan diperlukan energi sangat tinggi sebab banyak ikatan C–C yang harus diputuskan.

500°C dengan katalis pasir dan besi. Daya hantarnya kecil pada suhu kamar. Intan dapat dibuat dari grafit pada suhu dan tekanan sangat tinggi menghasilkan intan buatan yang murah sebagai alat pemotong kaca dan penggilingan.000 ° C 105 atm Gambar 3. Beberapa sifat fisika karbon dan silikon ditunjukkan pada Tabel 3. yaitu pengekspor batubara termal ketiga terbesar di dunia setelah Australia dan Afrika Selatan. 1990 Kimia Intan dan Batubara Sekilas Silikon dan karbon dapat bereaksi dengan uap air pada suhu tinggi.77 Sumber: General Chemistry .33 1.Silikon berupa padatan keras dengan struktur serupa intan.34 (a) Model struktur kuarsa (silikat) (b) Kuarsa yang sesungguhnya (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi 3. Sumber: Chemistry.org.410°C. Karbon amorf dan fiber grafit digunakan sebagai penguat pada suhu tinggi.35 Karbon hitam.000°C. www.mpi. Grafit dibuat melalui pemanasan arang minyak bumi dalam tungku listrik pada 3.au Gambar 3. Prosesnya dilakukan pada 3. Indonesia dapat memproduksi batubara sekitar 90 juta ton per tahun. Salah satu pertambangan intan di Indonesia terdapat di pulau Kalimantan.355 2. 2002 → C(grafit) ⎯⎯⎯⎯⎯⎯ C(intan) Silikon dibuat melalui reduksi pasir kuarsa (SiO2) oleh karbon dalam tungku listrik pada 3. Δ CH4(g) ⎯⎯ C(s) + 2H2(g) → Karbon hitam digunakan untuk industri karet dan sebagai pigmen untuk tinta hitam.16.51 2. Intan adalah mineral mulia. intan. 2005. berwarna abu mengkilap dan meleleh pada 1. Karbon ini dibuat melalui pemanasan fiber tekstil pada suhu tinggi. Indonesia juga merupakan salah satu negara terbesar produsen batubara. 3. seperti tungku atau tanur. Tabel 3. Sumber: Encarta:Reference Library.8 1.550 4. Persamaan reaksinya: Δ C(s) + H2O(g) ⎯⎯ CO(g) + H2(g) → Δ Si(s) + 2H2O(g) ⎯⎯ SiO2(g) + 2H2(g) → Tahukah Anda sekitar 10% dari pendapatan bruto negara Indonesia berasal dari pertambangan? Intan dan batubara merupakan contoh kekayaan mineral yang terdapat di Indonesia. tetapi pada suhu tinggi menjadi konduktor yang baik.16 Sifat-Sifat Fisika Karbon dan Silikon Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari kovalen ( ) C 3.410 2.77 Si 1.5 0. Pembuatan serta Kegunaan Unsur Karbon dan Silikon Grafit sintetis diproduksi untuk pembuatan elektrode pada industri baterai.827 3. Karbon hitam seperti karbon aktif diproduksi dalam jumlah besar melalui pembakaran gas alam dan batubara tanpa oksigen. Silikon bersifat semikonduktor.000°C dan 105 atm dengan katalis logam transisi. dan grafit Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 89 .

sedangkan oksigen dan belerang berada dalam golongan VIA dengan konfigurasi elektron ns2 np4. Tuliskan persamaan setara untuk pembakaran CO dan H2 yang dapat menerangkan mengapa campuran gas ini dapat digunakan sebagai bahan bakar. Δ Si(s) + 2Cl2(g) ⎯⎯ SiCl4( ) → b) SiCl 4 dicampur dengan gas H 2 dan dilewatkan melalui tabung pemanas hingga terjadi reaksi: Δ SiCl4( ) + 2H2(g) ⎯⎯ Si(s) + 4HCl(g) → c) Setelah dingin. Silikon yang dibuat dengan cara ini hanya memiliki pengotor 10–8%. Oksigen merupakan unsur yang melimpah di alam. 2000. (b) Komponen sel surya (a) (b) Sumber: Chemistry. tetapi membentuk gas diatom yang tidak berwarna dan tidak berbau dengan rumus molekul N2. atmosfer. Oksigen. Nitrogen dan oksigen berupa gas diatom. dan permukaan bumi). Prosesnya adalah seperti berikut. Kelimpahan Nitrogen . Kerjakanlah di dalam buku latihan. F 3. sedangkan belerang berupa zat padat dengan rumus molekul S8. nitrogen tidak sebagai unsur bebas. a) Silikon tidak murni (hasil reduksi pasir) dipanaskan dengan gas klorin membentuk SiCl4 (cairan dengan titik didih 58°C). Mengapa grafit bersifat lunak sehingga dipakai sebagai pelumas. silikon dipadukan dengan besi membentuk ferosilikon (Fe–Si).Kata Kunci • • • • • • Ikatan kovalen Alotrop Amorf Konduktor Insulator Semikonduktor Δ SiO2( ) + 2C(s) ⎯⎯ Si( ) + 2CO2(g) → Untuk tujuan metalurgi. silikon ultra-murni mengkristal pada permukaan batang silikon murni. G. 90 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . sel surya. padahal ikatan antarkarbon sangat kuat? Mengapa silikon membentuk ikatan kovalen karbida. Sougou Kagashi Tes Kompetensi Subbab 1. 1. Paduan ini diperoleh melalui reduksi besi(III) oksida bersama-sama dengan pasir kuarsa. mencapai 48% berat bagian luar bumi (kerak. Silikon ultramurni dibuat dari silikon tidak murni. tetapi kalsium membentuk ikatan ion karbida? 2. Gambar 3.36 (a) Silikon ultra-murni digunakan untuk material elektronika. dan chips mikro-komputer. dan Belerang di Alam Nitrogen terdapat di atmosfer bumi dalam jumlah paling besar mencapai 78%. Nitrogen. Silikon ultramurni digunakan sebagai bahan semikonduktor padat seperti transistor. dan Belerang Nitrogen berada dalam golongan VA dengan konfigurasi elektron ns2 np3. Di alam. Oksigen.

Akan tetapi.2H2O) dan dalam mineral sulfida yang merupakan bijih logam. oksigen. dan Belerang N2 O2 S Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Afinitas eletron (kJ mol–1) Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) –210 –196 0.96 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis.70 218 183 0.66 113 445 2. dan dalam gas alam terdapat sebagai gas H2S.18 Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur Nitrogen. 1990 Pada suhu kamar gas N2 tidak reaktif. Oksigen. pada suhu tinggi dapat bereaksi dengan unsur-unsur lain.5 141 1. disebabkan ikatannya sangat kuat.04 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.07 2. dan berwujud gas pada keadaan normal.70 1. seperti dengan oksigen menghasilkan NO.38 Perangkat alat pembangkit ozon (O3) Sumber: General Chemistry . dan Belerang Beberapa sifat fisika unsur nitrogen.17 Komposisi Unsur-Unsur dalam Atmosfer Bumi Atmosfer Bumi Nitrogen Oksigen Karbon dioksida Uap air Gas lain Persen Udara 78 21 0. Sifat-Sifat Unsur Nitrogen .Belerang terdapat dalam mineral gipsum (CaSO4. Tabel 3.04 0.26 0.5 –200 1. 1989 Belerang dalam keadaan molekulnya (S8) terdapat di beberapa daerah vulkanik (gunung berapi) yang terbentuk dari reaksi H2S dan SO2.0 0 1. Gambar 3. (b) Struktur molekul belerang (S8) (c) Bentuk kristal belerang (a) (b) (c) Sumber: Chemistry.37 (a) Kawah gunung berapi merupakan sumber belerang. Belerang juga terdapat dalam batubara dan minyak bumi sebagai senyawa organik belerang. Oksigen merupakan gas tidak berwarna. 2000 2.002 3. → N2(g) + O2(g) ⎯⎯ 2NO(g) Oksigen membentuk molekul diatom O 2 dan bentuk alotropnya adalah ozon (O3).0013 3. tidak berasa. dan belerang ditunjukkan pada tabel berikut. Oksigen. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 91 .32 0. → S(g) 16H22S(g) + 8SO2(g) ⎯⎯ 16H2O( ) + 3S8(s) Molekul belerang juga terdapat di bawah tanah bersama-sama garam sekitar ratusan meter dari permukaan bumi. Tabel 3.

dan kemudian berkembang ke gas lain yaitu oksigen. Di tempat itu dia dapat memperoleh karbon dioksida. Gas N2 digunakan sebagai gas pelindung. Gas oksigen dapat dicairkan di bawah –118°C. rantai mulai pecah dan kekentalan menurun. selanjutnya didistilasi untuk memperoleh cairan nitrogen murni. Oksigen. Belerang (S 8) bereaksi dengan oksigen menghasilkan belerang dioksida dengan nyala biru yang khas (Gambar 3. Oksigen diproduksi dalam jumlah besar dari udara. Molekul oksigen merupakan gas reaktif dan dapat bereaksi dengan banyak zat. Priestly memperoleh oksigen dari pemanasan raksa(II) oksida. Δ MnO2 2KClO3(s) ⎯⎯⎯⎯ 2KCl(s) + 3O2(g) → Gambar 3. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Nitrogen. Kekentalan meningkat akibat molekul S8 yang padat berubah menjadi rantai berupa spiral panjang. Pembuatan oksigen di laboratorium dapat dilakukan melalui pemanasan KClO3 dengan katalis MnO2 pada suhu sedang. 92 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Penelitiannya difokuskan pada gas ini pada pertama kalinya. seperti makanan. meninggalkan oksigen cair. umumnya menghasilkan oksida. Pada pemanasan berlanjut. Sama seperti nitrogen. Pada suhu lebih tinggi dari 200°C. komponen elektronik sering diproduksi dalam ruangan bernitrogen. udara pertama dicairkan kemudian didistilasi. Belerang digunakan terutama dalam pabrik asam sulfat. Oksigen juga merupakan oksidator dalam banyak proses kimia dan pengolahan air limbah. 2000 Priestly tertarik pada Kimia saat usianya 39 tahun karena Priestley tinggal bersebelahan dengan tempat pembuatan minuman. dan bahan-bahan biologi. 2HgO(s) ⎯⎯ 2Hg( ) + O2(g) → Oksigen yang diproduksi digunakan dalam pembuatan besi. tetapi hanya terbentuk dalam jumlah kecil selama pembakaran belerang dalam udara. Dalam jumlah kecil oksigen digunakan untuk pengelasan logam.40).41). material yang terbuat dari karet. Pada proses ini deposit belerang padat dalam tanah dilelehkan di tempatnya dengan air sangat panas (super heated). dan Belerang Udara merupakan sumber utama komersial gas N2. Pencairan gas N2 terjadi di bawah suhu 147°C pada 35 atm menghasilkan cairan nitrogen yang tak berwarna. Hampir semua logam bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. bentuk mahkota pecah menjadi bentuk rantai spiral yang panjang. Nitrogen cair digunakan sebagai pembeku. lelehan belerang ditekan keluar dengan udara. bertujuan untuk mencegah material kontak dengan oksigen selama pemrosesan atau penyimpanan. Sumber: Chemistry. dan untuk sumber energi pendorong roket.39): S8(s) + 8O2(g) ⎯⎯ 8SO2(g) → Oksida yang lain dari belerang adalah SO3. Kemudian. berubah menjadi cairan kental berwarna cokelat-merah. Pada waktu meleleh. dan titik didih cairannya pada tekanan 1 atm dan pada suhu 183°C. Belerang dalam keadaan bebas (S8) ditambang melalui proses rasch (Gambar 3.39 Reaksi belerang dan oksigen Keadaan stabil dari belerang adalah berbentuk rombik seperti mahkota yang berwarna kuning. Sekilas Kimia Joseph Priestley (1733–1804) Sumber: Chemistry.Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. 1994 3. Oleh karena itu. Belerang rombik meleleh pada 113°C menghasilkan cairan berwarna jingga. Titik leleh padatnya adalah –218°C. dan keluar menyerupai busa. Baik cairan maupun padatan dari oksigen berwarna biru pucat (Gambar 3. dalam medis sebagai bantuan pernapasan. Nitrogen dan argon merupakan komponen udara yang lebih mudah menguap sehingga mudah dipisahkan. untuk mengoksidasi pengotor yang terdapat dalam bijih besi. Kemurnian belerang mencapai 99%.40 Oksigen cair berwarna biru pucat.

Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Nitrogen. air akan naik ke dalam labu membentuk air mancur berwarna merah. kemudian dilarutkan dalam air menjadi asam nitrat. dan Belerang Amonia.42 Amonia fontain Jika pipet dipijit-pijit. seperti sulfat dan nitrat juga digunakan sebagai pupuk. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 93 . Pt Tahap (1): 4NH3(g) + 5O2(g) ⎯⎯ 4NO(g) + 6H2O(g) → ⎯ Tahap (2): 2NO(g) + O2(g) ⎯→ 2NO2(g) ⎯ Tahap (3): 3NO2(g) + H2O( ) ⎯→ 2HNO3(aq)+NO(g) Air + fenolftalein Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Gambar di samping menunjukkan diagram alir pembuatan amonia secara industri dari gas alam. dan plastik poliuretan. Dalam larutan asam. yang digunakan sebagai pupuk. Amonia adalah gas tidak berwarna dan berbau menyengat. Asam nitrat dibuat secara komersial melalui proses st ald (Gambar 3. dan industri plastik formaldehid.41 Diagram proses Frasch untuk menambang belerang. Oksigen. Amonia mudah dicairkan dan cairannya digunakan sebagai pupuk nitrogen. H2S berperan sebagai reduktor menghasilkan belerang. Deposit Lelehan belerang Sumber: Chemistry. Sejumlah besar amonia diubah menjadi urea. uap. Proses secara umum. nilon. HNO3 adalah asam yang penting bagi industri dan digunakan untuk bahan peledak. dan udara. asam nitrat dibuat dari oksidasi amonia. CO(NH2)2. amonia dibakar dengan adanya katalis platina menjadi gas NO dan diubah lebih lanjut menjadi NO2. Gas NO pada tahap akhir dapat digunakan kembali.43 Diagram proses Ostwald tahap 1 dan tahap 2 Hidrogen sulfida (H2S) adalah gas tak berwarna dengan bau telur busuk yang kuat dan bersifat racun. Garam amonium. suplemen makanan ternak.43). Amonia dibuat secara komersial melalui proses Haber dari N2 dan H2. Dalam proses Ostwald. Warna merah tersebut akibat NH3 (basa) larut dalam air. 1994 NH3 4. Asam nitrat. NO O2 NO NH3 NO2 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. NH3 merupakan senyawa komersial penting dari nitrogen.Udara Air panas Belerang dan udara Gambar 3.

sedangkan belerang sebagai S8? Jelaskan tiga metode pembuatan gas oksigen secara laboratorium. diperoleh dari pembakaran belerang atau sulfida. Mengapa di alam oksigen terdapat sebagai molekul O2. Proses tersebut terdiri atas pembakaran belerang menjadi SO2 dan dioksidasi lanjut menjadi SO3 dengan katalis platina atau V2O5. Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi penyerapan molekul H2O dari gula pasir oleh H2SO4. 5. Asam hipofosfit dioksidasi menjadi asam fosfit. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi ini. Gas SO3 yang terbentuk dilarutkan dulu dalam asam sulfat kemudian diencerkan. yaitu untuk menghambat pertumbuhan jamur. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. hanya karbon yang tersisa.44 Diagram singkat proses kontak pada pembuatan asam sulfat.45 Asam sulfat menyerap molekul H2O dari gula pasir. SO2 V2O5 SO2 SO2 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. 3. Tuliskan persamaan reaksi pembuatan belerang (S8) dari reaksi antara H2S(g) dengan udara. 2. Asam sulfat dibuat dari belerang melalui proses kontak. G 4. Tes Kompetensi Subbab 1. Asam sulfat digunakan untuk membuat pupuk fosfat dan amonium fosfat yang larut dalam air. Belerang dioksida digunakan untuk mengawetkan buah-buahan kering. kemudian diencerkan dengan air menghasilkan asam sulfat pekat. Asam sulfat pekat berupa cairan kental dan bersifat dapat menarik molekul H2O dari udara maupun dari senyawa (higroskopis). ⎯ Tahap 1: S(s) + O2(g) ⎯→ SO2(g) Δ V2 5 Tahap 2: 2SO2(g) + O2(g) ⎯⎯⎯⎯ 2SO3(g) → ⎯ Tahap 3: SO3(g) + H2O( ) ⎯→ H2SO4(aq) Asap belerang trioksida yang dihasilkan pada tahap (2) sukar larut dalam air sehingga SO3 dilarutkan lebih dulu dalam asam sulfat pekat membentuk asam pirosulfat (H2S2O7). Asam pekat juga tergolong oksidator kuat. 94 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jelaskan kembali bagaimana pembuatan asam nitrat dengan proses Ostwald.Kata Kunci • • • • • • • Gas pelindung Oksidator Proses Frasch Proses Haber Proses Ostwald Proses kontak Higroskopis ⎯ 2Fe3+(aq) + H2S(g) ⎯→ 2Fe2+(aq) + 2H+(aq) + S(s) Belerang dioksida (SO 2) adalah gas tak berwarna dengan bau menyengat. Adapun asam sulfat direduksi menjadi SO2. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Asam sulfat juga digunakan dalam pemurnian minyak bumi dan banyak industri kimia lainnya.

Halogen merupakan unsur-unsur bukan logam yang sangat reaktif dan melimpah dalam air laut dan mineral. Magnesium diperoleh melalui elektrolisis garam kloridanya. oksigen. 6. Adapun unsur nitrogen terdapat dalam jumlah terbanyak di atmosfer sebagai gas diatom. terutama dalam bauksit. Unsur-unsur golongan utama itu di antaranya logam alkali. Aluminium. Unsur-unsur halogen diperoleh melalui elektrolisis dan digunakan untuk berbagai aplikasi dalam industri. Sumber utama magnesium adalah air laut. Gas oksigen digunakan untuk las logam. Belerang terdapat sebagai belerang bebas (S8) dan senyawanya (ferit dan H2S). air laut. terdapat dalam bentuk silika (SiO2) dan mineral silikat. 5. Kalsium oksida diperoleh melalui pemanasan batu kapur untuk industri baja dan pengolahan kesadahan air. Gas mulia dimanfaatkan terutama untuk pengisi lampu penerang. baik dalam rumah tangga maupun industri. Silikon dipakai untuk bahan semikonduktor. dan sumber kalsium diperoleh dari kulit kerang dan batu kapur. Unsur-unsur golongan logam alkali tanah terdapat dalam batuan alumino-silikat. Belerang bebas ditambang melalui proses Frasch. Nitrogen dapat membentuk senyawa dengan biloks mulai dari –3 sampai dengan +5.Rangkuman Unsur-unsur golongan utama yang terdapat dalam tabel periodik mempunyai kelimpahan yang relatif tinggi di alam dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai macam aplikasi. halogen. Aluminium larut dalam asam maupun basa. Unsur-unsur golongan alkali terdapat dalam berbagai mineral silikat dan diperoleh melalui elektrolisis lelehan garamnya. Silikon merupakan unsur paling melimpah di alam. alkali tanah. dan Na 2CO 3. 2. Aluminium merupakan unsur ketiga yang paling banyak di alam. Kalium klorida merupakan bahan untuk membuat pupuk. silikon. Semua unsur alkali bersifat reaktif. Natrium hidroksida diperoleh melalui elektrolisis larutan NaCl. digunakan untuk membuat paduan logam. digunakan untuk pupuk. dan gas mulia. dan las logam. Oksigen terdapat di atmosfer bumi sebagai gas diatom. Semua unsur golongan alkali tanah cukup reaktif. papan reklame. belerang. pembakaran. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 95 . karbon. dan sumber energi. Senyawa aluminium yang penting adalah garam sulfat (tawas). 1. Senyawa natrium yang penting adalah NaOH. dan kulit kerang. digunakan untuk membuat kertas dan ekstraksi logam aluminium oksida dari bauksit. Gas oksigen diperoleh melalui pencairan udara secara distilasi bertingkat. Amonia dan asam nitrat merupakan senyawa nitrogen yang penting. Logam aluminium diproduksi melalui proses elektrolisis aluminium oksida (proses Hall). digunakan dalam industri kertas dan penjernihan air. Unsur-unsur alkali tanah yang lain diperoleh melalui reaksi reduksi. Asam nitrat diperoleh melalui proses Ostwald. Natrium karbonat digunakan untuk membuat gelas. nitrogen. Semua gas mulia diperoleh dari atmosfer bumi melalui distilasi fraksionasi udara cair. dipakai dalam industri asam sulfat melalui proses kontak. medis. NaCl. 7. 4. 3.

Cesium (Cs) Nitrogen (N) sumber salah satunya Gol VA Atmosfer bumi Oksigen (O). penambangan Flourin (F). mineral silikat Atmosfer bumi diperoleh melalui Distilasi fraksionasi udara cair Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 3 ini? Bagian manakah dari materi Bab 3 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. air laut.Peta Konsep Unsur Unsur Golongan Utama terdiri atas Gol IA (Alkali) Mineral silikat diperoleh melalui Elektrolisis lelehan garamnya antara lain sumber di antaranya Litium (Li). Rubidium (Rb). Bromin (Br). Magnesium (Mg). Neon (Ne). Kripton (Kr). sebagai pengisi lampu penerang. titik leleh. pulp kertas. diskusikan dengan teman atau guru Anda. Cari tahu oleh Anda kegunaan dari unsur-unsur golongan utama tersebut. dan dalam bidang medis. kereaktifan dan sifat khusus lainnya). Klorin (Cl). Xenon (Xe) sumber antara lain Gol VIIIA Senyawa organik. 96 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Argon (Ar). dan kulit kerang diperoleh melalui antara lain sumber Berilium (Be). Iodin (I) sumber antara lain Gol VIIA Elektrolisis Gol IIIA salah satunya Aluminium sumber Air laut mineral diperoleh melalui Elektrolisis Elektrolisis aluminium oksida diperoleh melalui Bauksit Gol IVA di antaranya Karbon (C). Kalium (K). serta menjelaskan manfaat. Natrium (Na). warna. dampak. Belerang (S) diperoleh melalui Proses Oswald di antaranya Gol VIA Gol IIA (Alkali tanah) Batuan aluminosilikat. silikon (Si) sumber Helium (He). Kalsium (Ca). kekerasan. las logam. Anda juga dapat mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama (titik didih. Aplikasi yang telah Anda ketahui dari unsur-unsur golongan utama antara lain dalam industri pupuk. Pada bab ini Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. Stronsium (Sr) Barium (Ba) sumber Atmosfer bumi diperoleh melalui Distilasi. kelarutan.

A. KI3– B.. HClO2 2. helium dan argon E.. Br. A. F. Cl. 3. UMPTN 1999 C: Di antara unsur halogen berikut yang mudah direduksi adalah . Hal ini disebabkan karena gas mulia . A. A.. KI3 E. Keelektronegatifan unsur-unsur F. HI E... 6. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.Evaluasi Kompetensi Bab 3 A. jumlah elektron terluarnya selalu 8 Di antara sifat-sifat berikut untuk halogen dan senyawanya meningkat dari fluorin ke iodin adalah . Cl2 C... kripton E. Di antara gas mulia berikut yang bersifat radioaktif adalah . helium B.. Asam halida yang paling kuat adalah . mudah bereaksi dengan unsur lain D.. A. neon B.. KI2 14. F 8.8. Unsur-unsur halogen bersenyawa dengan hidrogen membentuk asam halida.. HClO4 C. A. energi kisi untuk senyawa kalium halida Di antara unsur-unsur halogen berikut yang tersusun menurut kenaikan keelektronegatifan adalah . A.. F2 B.. potensial reduksi standar E. xenon dan kripton C. nomor atomnya selalu genap C. F. 3. Cl. larutan KI dengan gas Br2 B. UMPTN 2000 A: Reaksi berikut dapat berlangsung.5. Br B. semua dapat direduksi 11. F D. A. jari-jari atom D.. A. semua kuat 13. Br. HF B.. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 97 . FCl D. Senyawa antarhalogen yang paling polar adalah . helium dan xenon Ebtanas 1999: Unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain. A.. helium dan kripton D. neon C. keelektronegatifan unsur C. terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas E. F2 10.. F. xenon D. KI2– C.. ICl B. FBr E. HCl C. HCl D. HClO3 B. KI+ D. afinitas elektron C. larutan KBr dengan gas Cl2 E. titik beku mendekati suhu 0 K Ebtanas 1996: Pasangan unsur gas mulia berikut yang senyawanya sudah dapat disintesis adalah . Cl. Di antara senyawa klorin berikut yang merupakan asam paling kuat adalah . dan 2. unsur paling stabil B. kecuali . HClO E. A.... dan I masingmasing 4. 2.. kekuatan asam 9.. radon Gas mulia yang paling banyak terdapat di alam adalah . bentuk molekulnya monoatomik D.. 7. kripton Pernyataan berikut merupakan sifat-sifat gas mulia.. Br. larutan KI dengan gas Cl2 C.. A. 1.. sedikit terdapat di alam B. Cl. 4. Cl D. panjang ikatan dalam molekul halogen B. A. Hal ini disebabkan terbentuk .. larutan KCl dengan gas F2 12. IBr C. kecuali .. kekuatan pengoksidasi E... keelektronegatifan B.. 5. xenon E.. Br2 D. energi ionisasi pertama D.. Kenaikan titik didih dan titik leleh dari F2 ke I2 disebabkan oleh meningkatnya ... A.. I2 E.. xenon dan argon B. sukar melepaskan atau menangkap elektron C.. argon D. Br. larutan KCl dengan gas Br2 D.. argon C. Iodin mudah larut dalam larutan KI daripada dalam air.. Cl C. energi ionisasinya sangat tinggi E. HBr D.. Br.

Sangat reaktif... 3 – 4 – 5 16. Dalam bentuk unsur bebas merupakan racun 5..15. Logam alkali yang dibakar akan menghasilkan superoksida adalah .. Ba(OH)2 25. sifatnya padat. Mg B. Cs 22.. A. HF dan HBr D.. CO2.. Di antara unsur alkali tanah berikut yang bersifat amfoter adalah . 1 – 2 – 3 B.. dan mudah diiris B. Merupakan oksidator kuat 4. garam natrium mudah larut dalam air 18. Ca D. senyawanya mudah larut dalam air 21. NaCl. NaOH. A.. Sr E.. Li B. KOH NaOH E. A... Logam natrium adalah reduktor kuat. Berdasarkan tes nyala terhadap logam alkali... NaHCO3. mudah bereaksi dengan air C.... A. NaCl. Be C.. HF dan HCl B. Pernyataan berikut yang benar tentang sifat basa logam alkali adalah . Mg(OH)2 B. dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garam D. CO2 C.. senyawanya berwarna Di antara sifat-sifat unsur tersebut. Ebtanas 1996: Logam alkali tanah yang tidak menghasilkan gas hidrogen jika bereaksi dengan air adalah ... Mg 24.. Opsi (c) dan (d) benar 19.. Di antara asam halida berikut yang tidak dapat dibuat menggunakan asam sulfat pekat adalah . 2 – 4 – 5 E. sifat basanya sangat kuat E. HCl dan HBr C.. NH3. Pembakaran logam Mg di udara. A. 1 – 3 – 4 C. Mg(OH)2 C. Bahan baku pembuatan Na2CO3 melalui proses solvay adalah .. A. Sr(OH)2 E. Sr 28. NaCl. Mg(CN)2 26.. yang merupakan sifat unsur halogen adalah . Be B. A. terdapat dalam keadaan bebas di alam C.. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah .. Ra E. CO2 23. merupakan unsur sangat reaktif B. 2 – 3 – 5 D. NH3 E. A. Na dan K B. Mg(HCO3)2 E.. Be(OH)2 B.. 98 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . selain terbentuk MgO juga terbentuk zat X. A. NaOH KOH B. NaOH. K D. Ca B. Umumnya. Li dan Rb 20. NH3. A.. Ba D. Ca E. K dan Rb E. A. MgCO3 D. CO B.... Li dan K D. Berdasarkan tes nyala terhadap logam alkali tanah dihasilkan warna putih terang. Zat ini jika ditambah air dapat membirukan lakmus. UMPTN 1998 B: Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah . KOH LiOH D... ionnya bermuatan positif satu E. Ca(OH)2 D. terdapat di alam dalam bentuk senyawa 2. Na C. Be C. lunak. A. Bilangan oksidasinya +2 dan +3 3. HBr dan HI 17.. LiOH KOH C. zat itu adalah .. Sr 27... A. Ebtanas 1999: Diketahui beberapa sifat unsur: 1. HCl dan HI E. Ebtanas 2000: Basa alkali tanah yang paling mudah larut dan mempunyai sifat basa kuat adalah . Logam itu adalah . Pembuatan unsur-unsur logam alkali tanah umumnya dilakukan melalui proses . diperoleh warna ungu. Unsur tersebut adalah .. Rb E. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D. Ra D. Mg C.. Mg3N2 C. NaCl D. Li dan Na C.

. (c) kerapatan gas. 39. peptisasi Jika kalsium nitrat dipanaskan dengan kuat maka reaksi yang terjadi adalah . di antaranya menghasilkan . reduktor B. 2Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ 2CaO(s)+4NO2(g)+O2(g) → C. mengalirkan gas H2 ke dalam nitrogen cair E. elektrolisis C. bahan baku utama Logam aluminium mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. dapat bereaksi dengan asam kuat B. pirolisis B. A. pengapungan E. A. monotrof B.. keadaan berkatalis Pt Gas amonia dapat dibuat di laboratorium dengan cara . suhu rendah dan tekanan rendah E. (d) 35.. D..... A.. pelarut E. 3Ca(NO3)2(s) → Ca3N2(s)+4NO2(g)+ 5O2(g) → E... Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ Ca(NO2)2(s) + O2(g) → B. A. gas peroksida C. A. alotrope Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . Xenon diflorida dapat dihidrolisis dalam larutan basa menghasilkan xenon. larut dalam larutan NaOH C. intan C. A. pemanggangan D. pemanasan KClO3 dengan katalis MnO2 B. 40. hidrogenasi Proses Haber-Bosch pada pembuatan amonia dilakukan pada. Ostwald E. kamar timbal C. 33.. 38. 36. kriolit yang dipakai berperan sebagai . polimorf E. ion aluminium E. A. oksidator C. yang dapat menghantarkan listrik adalah . kontak B. suhu tinggi dan tekanan tinggi C... enantiotrof C... Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s)+ N2O(g)+ 2O2(g) ⎯⎯ D. elektrolisis larutan NaOH Belerang berada dalam dua bentuk. kamar timbal D. → A.. hidrolisis C. A. kokas E. 1... Frasch D. suhu tinggi dan tekanan rendah B. dengan HNO3 pekat menghasilkan NOx Di antara alotrop karbon berikut. isomorf D. dengan basa kuat menghasilkan gas H2 D.29. memanaskan amonium klorida C. Frasch Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Bagaimanakah kecenderungan umum untuk (a) jarijari atom. lapisan tahan panas D.... arang B. elektrolisis E. Bentuk I stabil di atas suhu 95°C dan bentuk II stabil di bawah suhu itu.. Haber-Bosch B. jelaga Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses . grafit D. A. senyawa kompleks D.. gas oksigen B.. A. elektrolisis E... 2. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D. Keadaan ini disebut . ion florida. 34.. dan gas oksigen. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s) + 2NO2(g) Jika logam aluminium ditetesi larutan NaOH akan terjadi reaksi. A. kromatografi C.. 37.. 31.. Tuliskan persamaan kimia reaksi tersebut. 32. pemanasan KNO3 dengan katalis Fe E..... titik didih dari atas ke bawah untuk golongan unsurunsur gas mulia? Mengapa klorin dapat bereaksi dengan ion hidroksida membentuk ion hipoklorit? → Cl2(g) + OH–(aq) ⎯⎯ Cl–(aq) + OCl–(aq) + H2O( ) Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 99 . memanaskan amonium nitrat B. (b) energi ionisasi. elektrolisis larutan amonium klorida Pembuatan gas oksigen di laboratorium dapat dilakukan dengan cara . pembakaran gas CO C. kecuali . merupakan oksidator kuat E. 30. penguraian gas NO2 D... suhu rendah dan tekanan tinggi D. A. ion aluminat Pada pembuatan aluminium. 3. kamar timbal Proses pembuatan H2SO4 melalui pembentukan SO3 dengan katalis V2O5 dinamakan proses . kontak B. reduksi-oksidasi B.

Bagaimanakah natrium hidroksida diproduksi di industri? Apakah produk samping dari industri ini? Tuliskan persamaan setara untuk reaksi berikut. NaCl(s) dan Br2( ) c. 6. NaOH(s) ⎯⎯ → → b. Cl2. 11. H2O(g). mengapa silikon membentuk kovalen karbida. dan I2 secara komersial. Δ a. Tuliskan persamaan kimia setara dari setiap tahap reaksinya. Br2. Jelaskan. Jelaskan bagaimana membuat asam sulfat melalui proses kontak. a. dan O2(g). NaI(s) dan Br2( ) e. NaI(s) dan Cl2(g) b. Dalam bentuk apakah. 5. 7. Aluminium diproduksi melalui proses elektrolisis. sedangkan kalsium membentuk ion karbida.4. 8. Tuliskan persamaan kimia yang terjadi pada pembuatan F2. Tuliskan persamaan reaksi dalam elektrolisis dari bijihnya. NaF(s) dan I2(s). senyawa klorin dapat digunakan sebagai pemutih? Tuliskan persamaan setara untuk reaksi yang terjadi dalam campuran berikut. Hitung volume total gas diukur pada tekanan 1 atm dan 827°C jika 1 kg NH4NO3 diledakkan? 12. BeO(s) + NaOH(s) + H2O( ) ⎯⎯ → c. Detonator menginduksi ledakan termal amonium nitrat menghasilkan N2(g). NH4Cl(aq) + Ca(OH)2(s) ⎯⎯ 9. 100 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 10.

terutama dalam reaksi kimia. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi B. kekerasan. Selain itu.r-s. titik leleh. dan sifat khusus lainnya). dan amonia diperlukan bantuan katalis. Provinsi Nusa Tenggara Barat. seperti ikatan khas yang dibentuknya? Bagaimana pula pembuatan unsur atau senyawa transisi agar dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Setelah mempelajari bab ini. Unsur-unsur ini berada pada periode keempat mulai dari skandium hingga tembaga. seperti asam sulfat.com Proyek pertambangan tembaga di pulau Sumbawa. menjelaskan manfaat. unsur-unsur transisi berperan penting dalam proses alami biomolekul (hemoglobin) dan katalis dalam reaksi biokimia (enzim-enzim). Banyak reaksi kimia yang menggunakan katalis untuk mempercepat terbentuknya produk. Bagaimanakah cara mengidentifikasi unsurunsur transisi? Bagaimanakah kecenderungan sifat fisika dan kimia unsur transisi.Tahukah Anda unsur-unsur apa yang biasa digunakan dalam katalis tersebut? Unsurunsur transisi banyak diaplikasikan secara komersial sebagai katalis. Senyawa Kompleks C. warna. Anda harus mampu: • • • mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut.Bab 4 Sumber:www. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting kegunaan dan bahayanya. kelarutan. serta terdapatnya di alam. Untuk mensintesis bahan kimia esensial. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur transisi (titik didih. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi D. asam nitrat. Pengolahan Logam (Metalurgi) 101 . Unsur-unsur transisi dalam sistem periodik dikelompokkan sebagai unsurunsur golongan B. A. dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari.

831 3.81 Fe 1.16 0.962 7.541 2.75 Co 1. Semua unsur transisi adalah logam keras dengan titik didih dan titik leleh tinggi.6 1.6 1. yaitu: 1. 3. Setiap unsur transisi memiliki beberapa bilangan oksidasi.2 1 .660 3. unsur-unsur transisi memiliki beberapa sifat yang khas.9 1.9 1.083 2. Unsur-unsur transisi didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian. Akibatnya. 1989 102 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3. Unsur-unsur transisi yang lain ditunjukkan pada Gambar 4. yaitu peralihan dari blok s ke blok p. and Steven.1 Unsur-unsur transisi Unsur-unsur transisi yang terdapat dalam blok d adalah unsur-unsur yang memiliki subkulit d yang belum terisi penuh.672 7.0 1. Semua sifat-sifat akibat dari konfigurasi elektron pada orbital d belum terisi penuh. IA IIA VIIIB IIIB Sc Y La Ac Lantanida Aktinida IVB Ti Zr Hf Rf VB V Nb Ta Db VIB Cr Mo W Sg VIIB Mn Tc Re Bh Fe Ru Os HS Co Rh Ir Mf Ni Pd Pt IB Cu Ag Au IIB Zn Cd Hg IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA Gambar 4.8 1.567 8. Beberapa sifat fisika unsur transisi ditunjukkan pada Tabel 4. 2.750 7.87 Sifat Fisika Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Kerapatan (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari atom ( ) Jari-jari ion ( ) Sumber: Chemistry (Zumdahl.93 Cr 1.287 4.495 2.870 8.44 – Ti 1.1 Beberapa Sifat Fisika Unsur Transisi Periode Keempat Sc 1. S).17 0.5 1.732 8..83 Cu 1.17 0.890 3.17 0. Misalnya.22 0. Misalnya vanadium.1. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi Di antara unsur golongan IIA dan IIIA terdapat sepuluh kolom unsurunsur golongan B.5 1.1.8 1.87 Mn 1. kecuali unsur golongan IIB dan IIIB.32 1. 2. Mengapa unsur-unsur transisi diletakkan di antara golongan utama IIA dan IIIA dalam tabel periodik? Apa perbedaan antara unsur-unsur golongan utama dan unsur-unsur golongan transisi dilihat dari konfigurasi elektronnya? Bagaimanakah kecenderungan sifat periodik yang Anda ketahui dari unsur transisi? A.5 1.0 1.9 1.453 2.380 6. memiliki bilangan oksidasi dari +2 sampai dengan +5. Istilah transisi artinya peralihan.2 1. Senyawa unsur transisi umumnya berwarna dan bersifat paramagnetik.244 1.79 Ni 1.9 1.Tes Kompetensi Awal 1.3 1. tembaga mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 4s1 3d10.857 2.9 1.8 1.18 0.535 2.15 0. Unsur-unsur tersebut dinamakan unsur transisi.0 1. Tabel 4.

Hal ini disebabkan oleh kestabilan subkulit d yang terisi penuh atau setengah penuh. Data tentang seng: • dalam membentuk senyawa hanya memiliki biloks +2. Titik Didih dan Titik Leleh Berdasarkan Tabel 4. tetapi faktanya bukan demikian melainkan [Ar]3d5 4s1.2. 2. Hal itu disebabkan oleh kekuatan ikatan antaratom logam. yaitu [Ar]3d10 4s1. • semua senyawa seng tidak berwarna.Kegiatan Inkuiri Selidiki dengan saksama apakah senyawa unsur-unsur transisi mengikuti aturan oktet yang dikemukakan oleh Lewis? 1. konfigurasi elektron krom adalah [Ar]3d4 4s2. pengisian elektron dalam orbital d mulai terjadi setelah elektron menghuni orbital 4s2 atau setelah atom kalsium. Tabel 4. • orbital-d terisi penuh. terdapat satu elektron pada orbital d yang tidak Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 103 . kenaikan titik leleh mencapai maksimum pada golongan VB (vanadium) dan VIB (kromium). Oleh karena itu. 20Ca: [Ar] 4s2. Konfigurasi elektron unsur-unsur transisi periode keempat dapat dilihat pada Tabel 4. Konfigurasi Elektron Berdasarkan aturan membangun dari Aufbau. unsur-unsur transisi dimulai pada periode keempat dalam tabel periodik. khususnya bergantung pada jumlah elektron yang tidak berpasangan di dalam subkulit d. sesuai dengan bilangan kuantum utama terbesar (4s 3d). Oleh karena orbital d maksimum dihuni oleh sepuluh elektron maka akan terdapat sepuluh unsur pada periode keempat. Kegiatan Inkuiri Apakah unsur seng (Zn) tergolong unsur transisi atau bukan? Diskusikan di kelas.2 Nomor Atom 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Konfigurasi Elektron Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Lambang Unsur Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Konfigurasi Elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d14s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s1 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d7 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d8 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 Nomor Golongan pada Tabel Periodik IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB Kata Kunci • • Kekuatan ikatan antaratom logam Elektron yang tidak berpasangan Menurut aturan Aufbau. Pada awal periode unsur transisi. Demikian juga pada konfigurasi elektron atom tembaga. yaitu mulai dari Sc dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d 1 4s 2 sampai dengan Zn dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s2.1.

berpasangan. Hal ini disebabkan pada unsur-unsur transisi terdapat lebih banyak elektron bebas dalam orbital d yang tidak berpasangan. sedangkan kulit valensi tetap.22 ). Sifat logam dari unsur-unsur transisi lebih kuat jika dibandingkan dengan sifat logam dari golongan utama.3. daya tarik muatan inti terhadap elektron valensi bertambah kuat sehingga ukuran atau jari-jari atom semakin kecil. kerapatan tinggi. 5. and Steven. Penurunan ini akibat dari kenaikan muatan inti yang menarik elektron valensi lebih kuat. unsur-unsur transisi periode keempat memiliki biloks lebih dari satu. Pengaruh nyata dari kekuatan ikatan antaratom pada logam transisi tercermin dari sifat kekerasan tinggi. titik didih dan titik leleh yang juga tinggi. Hal ini disebabkan tingkat energi orbital s dan orbital d tidak berbeda jauh sehingga memungkinkan elektron-elektron pada kedua orbital itu digunakan melalui pembentukan orbital hibrida sp3d2. Kegiatan Inkuiri Jelaskan menggunakan teori lautan elektron bebas untuk menjelaskan kekuatan logam unsur-unsur transisi. kemudian berkurang secara perlahan. Tabel 4. dari kiri ke kanan jumlah proton bertambah. 3.1 tampak bahwa jari-jari atom menurun secara drastis dari skandium (1. Pada Tabel 4. Bilangan Oksidasi Umumnya.3 Bilangan Oksidasi Unsur Transisi Periode Keempat I B Ti +2 +3 4 +2 +3 4 5 B IB Cr +2 3 +4 +5 6 IIB Mn 2 3 4 +5 +6 7 Fe 2 3 +4 +5 +6 IIIB Co 2 +3 +4 Ni +1 2 +3 +4 IB Cu +1 2 +3 IIB n 2 IIIB Sc Catatan Note Bilangan oksidasi yang stabil ditunjukkan dengan huruf tebal (bold) The stabyl oxidation number is pointed by the bold letters. Kulit terluar dari unsur-unsur transisi hanya mengandung satu atau dua elektron pada orbital 4s sehingga mudah melepaskan elektron pada kulit terluarnya. 3 Sumber: Chemistry (Zumdahl. S). 4. Sifat Logam Semua unsur transisi merupakan unsur-unsur logam.44 ) hingga vanadium (1. Mengapa jumlah elektron yang belum berpasangan dapat dijadikan ukuran kekuatan logam? Semakin banyak elektron bebas dalam suatu atom logam memungkinkan ikatan antaratom semakin kuat sehingga sifat logam dari unsur itu juga semakin kuat. serta sifat hantaran listrik yang lebih baik. Jumlah elektron pada orbital d yang tidak berpasangan meningkat sampai dengan golongan VIB dan VIIB. Jari-Jari Atom Jari-jari atom menentukan sifat-sifat unsur. Pada periode yang sama. Biloks unsur-unsur transisi periode keempat ditunjukkan pada Tabel 4. 1989 104 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Akibat bertambahnya jumlah proton.. setelah itu elektron pada orbital d mulai berpasangan sehingga titik didih dan titik leleh turun.

Cahaya tampak terdiri atas cahaya merah-kuning-hijau-biru-ungu. sedangkan frekuensi lainnya diteruskan. biloks maksimum sama dengan jumlah elektron valensi dalam orbital s dan orbital d atau sama dengan nomor golongan. jika suatu atom tidak memiliki elektron yang tidak berpasangan maka akan bersifat diamagnetik. manakah yang memiliki sifat magnet? Jawab: Suatu logam akan bersifat magnet jika memiliki elektron tidak berpasangan. Gambar 4. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 105 . V. Jika elektron tidak berpasangan maka spin elektron yang menghasilkan momen magnet tidak ada yang meniadakan sehingga atom akan memiliki momen magnet dan bersifat paramagnetik. Mengapa elektron yang tidak berpasangan dapat memiliki sifat magnet? Setiap elektron memiliki spin yang menghasilkan momen magnet. Log ( –1 Radio –0 –1 Microwave –2 –3 –4 Inframerah Tampak Ultraviolet Sinar – X –5 –6 –7 –8 –9 –10 /m) 7. vanadium (VB).3. Kata Kunci • • • • • • • Orbital hibrida Cahaya tampak Elektron tereksitasi Paramagnetik Diamagnetik Aturan Pauli Momen magnet Contoh 4. +6. khususnya cahaya tampak. Cr. kromium (VIB). semakin kuat sifat magnetnya. Cahaya tampak adalah cahaya yang memiliki frekuensi berkisar di antara cahaya inframerah dan ultraviolet. Jadi. Hal ini disebabkan oleh adanya elektron tidak berpasangan dan tingkat energi orbital tidak berbeda jauh. Momen magnet ini berperilaku seperti magnet. dan mangan (VIIB) memiliki biloks maksimum berturut-turut +5. Co. Jika senyawa transisi baik padat maupun larutannya tersinari cahaya maka senyawa transisi akan menyerap cahaya pada frekuensi tertentu. Warna Ion Logam Transisi Suatu benda atau zat dikatakan berwarna jika ada cahaya yang jatuh kepadanya. Kekuatan magnet dari unsur transisi adalah: Cr Mn Fe V Co. Ni. Akibatnya. artinya dapat dipengaruhi oleh medan magnet. Kation logam unsur-unsur transisi umumnya berwarna. Jika semua elektron berpasangan maka momen magnet elektron akan saling meniadakan sesuai aturan Pauli (jika elektron berpasangan. dan +7.1 Sifat Unsur Transisi Di antara unsur transisi periode keempat. Mn.2 Spektrum elektromagnetik Cahaya tampak adalah salah satu bagian dari radiasi elektromagnetik. atom tersebut akan bersifat paramagnetik. Semakin banyak jumlah elektron yang tidak berpasangan. Cahaya yang diserap akan mengeksitasi elektron ke tingkat energi lebih tinggi dan cahaya yang diteruskan menunjukkan warna senyawa transisi pada keadaan tereksitasi. semakin kuat sifat magnetnya. elektron mudah tereksitasi ke tingkat energi lebih tinggi menimbulkan warna tertentu. Unsur-unsur transisi baik sebagai unsur bebas maupun senyawanya pada umumnya memiliki elektron tidak berpasangan sehingga banyak unsur dan senyawa transisi bersifat paramagnetik. spinnya harus berlawanan) sehingga atom bersifat diamagnetik. Sifat Magnet Jika suatu atom memiliki elektron yang tidak berpasangan. artinya tidak dipengaruhi oleh medan magnet. Fe. Sebaliknya. Semakin banyak elektron yang tidak berpasangan. 6. titanium (IVB) memiliki biloks maksimum +4.Jika Anda simak Tabel 4. Berdasarkan penjelasan tersebut unsur-unsur transisi periode keempat yang memiliki sifat magnet adalah: Ti.

tetapi juga memberikan pengetahuan tentang struktur dan ikatan di dalam senyawa. Hal ini dicapai melalui hibridisasi d2sp3. Jelaskan fakta ini. Senyawa Kompleks Warna yang tampak dalam senyawa kimia tidak hanya menarik. atom Fe harus menyediakan enam buah orbital kosong. Konfigurasi atom Fe: Fe: [Ar] 3d 4s 4p Konfigurasi dari ion Fe3+: Fe: [Ar] 3d 4s 4p Oleh karena memerlukan enam orbital kosong. B. di mana kation dari logam transisi berikatan dengan dua atau lebih anion atau molekul netral. [Fe(H2O) 6]3+ 3d d2sp3 106 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . kation logam unsur transisi dinamakan atom pusat. Dalam ion kompleks. dan 3 orbital dari 4p. yakni 2 orbital dari 3d. Logam-logam unsur transisi pada umumnya berwarna sehingga banyak digunakan. Senyawa B adalah serbuk kuning-kehijauan dan meleleh pada 1. Tes Kompetensi Subbab A 3. misalnya untuk pigmen cat atau kaca. Oleh karena atom Fe dapat mengikat enam molekul H2O (netral).Kegiatan Inkuiri Unsur-unsur golongan IIA memiliki elektron yang semuanya berpasangan. artinya mengikat). Atom Fe bermuatan 3+ dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d5 4s0. ion logam transisi menyediakan orbital d yang kosong sehingga berperan sebagai asam Lewis (akseptor pasangan elektron bebas) dan ion atau molekul netral yang memiliki pasangan elektron bebas untuk didonorkan berperan sebagai basa Lewis. Menurut teori asam-basa Lewis.406°C. Senyawa A adalah suatu cairan tidak berwarna dengan titik leleh 20°C. dan anion atau molekul netral terikat pada atom pusat dinamakan ligan (Latin: ligare. hibridisasi yang terjadi adalah d2sp3. Ion Kompleks Ion kompleks adalah senyawa ionik. 1. Berapakah bilangan oksidasi Mn dalam senyawa MnO2 dan KMnO4? 2. Mengapa senyawa-senyawa logam transisi berwarna dan berubah warnanya jika ion atau molekul yang terikat pada logam berubah? Pertanyaan tersebut dapat dijawab melalui pembahasan senyawa kompleks dari logam-logam unsur transisi. Dalam setiap reaksi redoks. tetapi faktanya logam golongan IIA dapat bersifat paramagnetik pada suhu tinggi. 1. mungkinkah KMnO4 berperan sebagai reduktor? Jelaskan. Proses hibridisasinya adalah sebagai berikut. Keenam orbital d2sp3 selanjutnya dihuni oleh pasangan elektron bebas dari atom O dalam molekul H2O. 1 orbital dari 4s. Contoh ion kompleks adalah [Fe(H2O)6]3+. Manakah yang merupakan senyawa VF3 dan VFs? Kerjakanlah di dalam buku latihan.

dengan kation merupakan ion kompleks. seperti sifat reduksi atau sifat oksidasi. Kata Kunci • • • • • Atom pusat Ligan Teori asam-basa lewis Ikatan kovalen koordinasi Ion kompleks Contoh 4. Hasil analisis air tersebut mengandung besi.799 V – Namun ion [Ag(CN)2] tidak dapat direduksi oleh air sebab ion Ag+ sudah dikoordinasi oleh ion CN– menjadi stabil dalam bilangan oksidasi +1. Selanjutnya. biloks Cu sama dengan +2. Gambarkan struktur orbital hibrida d2sp3 dari ion Fe3+. Dalam ion [Cu(NH3)4]2+. sedangkan Cl suatu anion bermuatan 1–.2 Menentukan Bilangan Oksidasi Berapakah biloks atom pusat dalam [Co(NH3)5Cl](NO3)2? Jawab: Gugus NO3 adalah anion nitrat. ion SCN– tidak berwarna dan ion Fe3+ berwarna cokelat. pada ion kompleks Fe(SCN)2+. Pada pembentukan ion kompleks. yaitu [Cu(NH3)4]2+. CN–. NO3–. H2O. Air tanah nonartesis pada waktu diisap oleh pompa biasanya bening. ion kompleks bermuatan 2+.3. Senyawa yang terbentuk dari ion kompleks dinamakan senya a kompleks atau koordinasi. Ag+ dapat direduksi oleh air dengan potensial reduksi standar: → Ag+(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) Eo = +0. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 107 . Contohnya. Jika ligan suatu molekul netral. memiliki muatan 1–. Ikatan yang terbentuk antara atom pusat dan ligan adalah ikatan kovalen koordinasi. Bagaimana Anda menerangkan gejala ini. misalnya Cl–. [Ag(CN)2]–(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) Eo = –0. Oleh karena senyawa koordinasi bermuatan netral maka jumlah semua muatan harus nol. dan NH3. muatan ion kompleks dapat dihitung jika muatan anion diketahui. 2. Ligan NH3 bersifat netral.Molekul atau ion yang bertindak sebagai ligan.31 V → O H H (a) H (b) N H H Gambar 4. muatan ion kompleks berasal dari atom pusat. sekurang-kurangnya harus memiliki satu pasang elektron valensi yang tidak digunakan. 2. [Fe(SCN)6]3– warnanya menjadi merah darah. Pada senyawa [Cu(NH3)4]SO4. ligan dikatakan mengkoordinasi logam sebagai atom pusat. tetapi setelah dibiarkan beberapa lama air tersebut menjadi kuning. Jika ligan suatu molekul netral maka bilangan oksidasi atom pusat sama dengan muatan ion kompleks. Penulisan rumus kimia untuk ikatan koordinasi dalam senyawa kompleks digunakan tanda kurung siku.3 (a) Ligan H2O (b) Ligan NH3 Kegiatan Inkuiri 1. dalam rumus [Cu(NH3)4]SO4 terdiri atas kation [Cu(NH3)4]2+ dan anion SO42–. yang terikat pada atom pusat. Pembentukan kompleks juga dapat mengubah sifat-sifat ion logam. Ion kompleks memiliki sifat berbeda dengan atom pusat atau ligan pembentuknya. seperti ditunjukkan pada struktur Lewis Gambar 4. gambarkan struktur ion kompleks yang dibentuk dari ion Fe3+ dan H2O dalam ion Fe(H2O)63+. Misalnya. Jika ion sulfat bermuatan 2–. Muatan dan Bilangan Koordinasi Muatan ion kompleks adalah jumlah muatan atom pusat dan ligannya. Jadi. Ketika kedua spesi itu bereaksi membentuk ion kompleks.

dapat ditentukan bahwa: a. Ligan Polidentat (Senyawa Kelat) Ligan yang telah dibahas sebelumnya. Dalam ion [Cr(H2O)4Cl2]+. Misalnya.4 (a) Struktur etilendiamin (b) Struktur ion kompleks [Co(en)3]3+ (c) Struktur EDTA Menentukan Muatan. biloks kobalt adalah +3. b. Struktur tetrahedral lebih umum terdapat pada senyawa bukan transisi. seperti NH3 dan Cl– dinamakan ligan monodentat (bahasa Latin: satu gigi). Ligan seperti itu dinamakan ligan polidentat (bahasa Latin: bergigi banyak). besi(III) dapat mengkoordinasi enam ion fluorida membentuk [FeF6]3–. Bilangan koordinasi adalah jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat secara langsung. Atom nitrogen dalam NH3 adalah atom donor. Jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat disebut bilangan koordinasi logam.[Co(NH3)5Cl](NO3)2 x + 5(0) + (–1) + 2(–1) = 0 Jadi. Beberapa ligan dapat memiliki dua atau lebih atom donor yang dapat dikoordinasikan dengan ion logam sehingga dapat mengisi dua atau lebih orbital d ion logam. bilangan koordinasi. (b) Contoh 4. seperti pada platina(II) dan emas(III). atom pusat Fe2+ dan enam buah ligan CN–. atom pusat Cu2+ dan empat buah ligan H2O. Jawab: Muatan ion kompleks merupakan jumlah muatan atom pusat dan muatan ligan. krom memiliki bilangan koordinasi 6 sebab ada enam atom yang terikat langsung. Contohnya. Dengan demikian.3 COOH2C N - CH2 COO- OOC H2C N CH2 CH2 CH2 - OOC (c) Gambar 4. ligan NH3 dalam ion kompleks [Ag(NH3)2]2+. sedangkan struktur segiempat datar banyak dijumpai dalam senyawa transisi. tetapi dengan ion klorida (ion klorida lebih besar dari ion fluorida) hanya dapat mengkoordinasi sebanyak empat membentuk ion [FeCl4]–. 108 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . H2C H2N (a) CH2 NH2 CH2 H2 N NH2 CH2 NH2 H2C H2C Co N H2 NH2 NH2 C CH2 H2 Atom dalam ligan yang terikat langsung pada atom pusat dinamakan atom donor. yaitu tetrahedral dan segiempat datar. Sebaliknya. juga beberapa ion kompleks dari tembaga. Ion kompleks yang memiliki bilangan koordinasi empat dapat berada dalam dua bentuk struktur. jika ukuran ligan kecil maka jumlah ligan yang terikat pada ion logam lebih banyak. boleh jadi hanya beberapa ligan yang terikat. Jika ukuran ligan besar. Berapakah bilangan koordinasi dalam ion [Ag(NH3)2]2+? Oleh karena ada dua atom nitrogen yang terikat langsung pada Ag maka atom perak memiliki bilangan koordinasi 2. Ligan-ligan ini memiliki atom donor tunggal yang dapat berkoordinasi dengan atom pusat. Bilangan koordinasi Cu = 4 Muatan ion kompleks = 2 + 4 (0) = +2 Rumus ion kompleks adalah [Cu(H2O)4]2+ b. dan Rumus Ion Kompleks Tentukan muatan. Bilangan Koordinasi. Bilangan koordinasi ion logam biasanya dipengaruhi oleh ukuran relatif ion logam dan ligan yang terikat. Rumus ion kompleks dituliskan dalam kurung siku. Bilangan koordinasi Fe = 6 Muatan ion kompleks = 2 + 6 (–1) = –4 Rumus ion kompleksnya adalah [Fe(CN)6]4– 3. dan rumus ion kompleks yang tersusun dari: a.

Muatan ion kompleks = 3+ (4 . dan tetrakis– (empat). (D) UNAS 2004 4. Muatan ion kompleks = muatan atom pusat + (4 × muatan H2O) + (2 × muatan S2O3). Zat pengkelat seperti EDTA pada Gambar 4. 3. penulisan nama dimulai dari kation diikuti nama anion. dan Cd2+. kecuali empat ligan yang sudah dikenal umum. Ligan en memiliki dua atom nitrogen. Contoh ligan polidentat seperti etilendiamin (disingkat en) dengan rumus struktur pada Gambar 4. terutama dalam menentukan kadar ion kalsium dalam air. Nama ligan diurut menurut alfabetis (urutan ligan adalah pertama nama ligan negatif. –2) =3+0–4 = 1– Jadi. A. contoh: Ligan F Cl– Br– I– CN– NO2– ONO– – Nama Fluoro Kloro Bromo Iodo Siano Nitro Nitrito Ligan NO OH O2– NH2– C2O4– CO32– – 3 – Nama Nitrato Hidrokso Okso Amido Oksalato Karbonato 2. tris– (tiga). seperti a ua (H2O). Atom-atom donor ini harus saling berjauhan agar keduanya dapat mengkoordinasi ion logam membentuk kompleks dengan posisi berdampingan. karbonil (CO). amina (NH3). nama ligan netral. Jika lebih dari satu ligan yang sama digunakan kata depan di– (dua). [Fe(H2o)5(s2o3)]–2 C. penomoran menggunakan awalan bis– (dua). [Fe(H2O)(S2O3)5]–6 Pembahasan Urutan penulisan ion kompleks: 1. [Fe(H2o)3(s2o3)3]3 D. Ion kompleks tersebut membentuk struktur koordinasi oktahedral dengan atom kobalt(III) sebagai atom pusatnya (Gambar 4. ligan polidentat juga dikenal sebagai zat pengkelat. seperti Hg2+. Jika bilangan koordinasi = 6 maka rumus ion kompleks tersebut . Tata Nama Senyawa Kompleks Tata nama senyawa kompleks disusun berdasarkan aturan Alfred erner. tingkat kesadahan air dapat diukur. tetra– (empat). 6. Mahir Menjawab Suatu ion kompleks mempunyai atom pusat Fe3+. [Fe(H2o)4(s2o3)2]–1 E. Tata nama untuk ligan bermuatan negatif ditambah akhiran –o. atom pusat 2.4c sering digunakan dalam analisis kimia. Ion EDTA4– memiliki enam atom donor (4 dari gugus COO–. Nama ligan dituliskan terlebih dahulu diikuti nama atom pusat. Jika kompleks suatu anion. Dengan EDTA. Tata nama untuk ligan netral digunakan nama molekulnya. pakar Kimia Swiss yang sudah bekerja meneliti senyawa kompleks lebih dari 60 tahun. masing-masing dengan sepasang elektron bebas yang siap didonorkan. ligan netral 3.4b). Kata Kunci • • • • • Bentuk struktur tetrahedral Bentuk struktur segiempat datar Ligan monodentat Ligan polidentat Zat pengkelat Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 109 . 4. Pb2+. 7. Jika kompleks suatu kation atau molekul netral.4a. Ion kompleks [Co(en)3]3+ mengandung tiga ligan etilendiamin. ligan negatif Muatan atom pusat Fe = 3+ (=biloks Fe) Jadi jumlah ligan yang diikat = 6 (2 × biloks atom pusat). 2 dari atom N). Dalam bidang kedokteran zat pengkelat sering digunakan untuk mengeluarkan ion logam.Oleh karena ligan polidentat dapat mencengkeram ion logam dengan dua atau lebih atom donor. [Fe(H2o)2(s2o3)4]+5 B. tri– (tiga). dan seterusnya.. 1. 8. 5. dan nitrosil (NO). Dalam sistem tubuh terdapat zat pengkelat. Jika nama ligan dimulai dengan huruf vokal untuk ligan polidentat. dengan ligan molekul H2O dan ion S2O32–. seperti mioglobin dan oksihemoglobin... 0) + (2 . Aturan penamaannya adalah sebagai berikut. ion kompleksnya: [Fe(H2O)4(S2O3)2]–1. dan nama ligan positif). nama atom pusat dituliskan sama seperti nama unsur dan diikuti oleh angka romawi dalam kurung yang menunjukkan bilangan oksidasinya.

nama senyawa kompleks tersebut adalah tetraa uadiklorokrom(III) klorida. Oleh karena jumlah total muatan ion kompleks 1+.Jika kompleks suatu anion. dan kobalt dengan biloks +3. Ligan terdiri atas 4 molekul a ua (aturan 2) dan 2 ion kloro (aturan 1).4 Penamaan Senyawa Kompleks dari Rumusnya Apakah nama senyawa berikut. (b) K2[Ni(CN)4] Jawab: (a) Ion kompleks adalah suatu kation bermuatan 1+. Dengan mengikuti aturan (8): kation ditulis terlebih dahulu. Dengan demikian. nama senyawa kompleks ditulis sebagai: kalium tetrasianonikelat(II). kemudian nama atom pusat. Contoh ion kompleks berupa kation: [Co(NH3)6]Cl3 heksaaminkobalt(III) klorida [Pt(NH3)4Cl2]2+ ion tetraamindikloroplatina(IV) [Co(NH3)6]Cl3 heksaaminkobalt(III) klorida Contoh ion kompleks yang netral: diamintetrakloroplatina(IV) [Pt(NH3)2Cl4] [Co(NH3)3(NO2)3] triamintrinitrokobalt(III) [Ni(H2NCH2CH2NH2)2Cl2] diklorobis(etilendiamin)nikel(II) Contoh ion kompleks berupa anion: kalium heksanitrokobaltat(III) K3[Co(NO2)6] 2– [PtCl6] ion heksakloroplatinat(IV) natrium heksaklorostanat(IV) Na2[SnCl6] 9. 110 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contoh 4. diikuti dikloro. ion perklorat bermuatan 1–. dua etilendiamin. tetraa uadikloro. Menurut aturan (9): anion ditambah akhiran –at sehingga ditulis sebagai nikelat Penulisan ligan mengikuti aturan di atas menjadi tetrasiano. Dengan demikian. Contoh 4. Jadi. (b) Ion kompleks berupa anion bermuatan 2–. Penulisan ligan diurut secara alfabet: tetraa ua. Jawab: Ion kompleks mengandung dua ion fluorida. Dengan demikian.5 Menentukan Rumus Senyawa Kompleks dari Namanya Tuliskan rumus untuk senyawa kompleks difluorobis(etilendiamin)kobalt(III) perklorat. Dengan demikian. diikuti angka romawi yang menyatakan bilangan oksidasi logam. kemudian anion kompleks. ion kompleks adalah suatu kation yang bermuatan: (Co + 2en +2Cl–) = +3 + 0 – 2 = 1+. (a) [Cr(H2O)4Cl2]Cl. akhiran –at ditambahkan kepada nama induk logam. rumus senyawa kompleks tersebut adalah [Co(en)2F2]ClO4. Nama ligan ditulis terlebih dahulu.

NiS. sulfida. Kerjakanlah di dalam buku latihan. 2. seperti ditunjukkan pada Tabel 4. hematit. MnO2. ZnCO3 E. dan NiS. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi Umumnya unsur-unsur transisi periode keempat terdapat dalam bentuk oksida. rumus molekulnya adalah TiO2. ZnS B. Hanya tembaga yang dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. MnO2. Tuliskan nama senyawa berikut: (a) [Fe(NH3)3Br2]NO3. Mineral dapat dijadikan sumber material untuk memproduksi bahanbahan komersial yang disebut bijih logam. CuFeS2 C. CuS. Fe3O4. dan rumus ion kompleks yang tersusun dari krom(III) yang 3.4. (C) UNAS 2004 Kobalt Nikel Tembaga Seng Oleh sebab itu. pirolusit. ZnS Pembahasan Fe2O 3 : hematit MnO2 : pirolusit NiS : milerit ZnS : spakrit Cu2S : kalkosit CuFeS2 : kalkopirit TiO2 : rutil ZnCO3 : smitsonit KMnO4 : kalium permanganat Jadi.5. 1. 1990 Mahir Menjawab Rutil. Berapakah muatan senyawa kompleks yang dibentuk dari ion logam platina(II) yang mengikat dua molekul amonia dan dua ion bromin? Tuliskan rumus senyawa kompleksnya. Sumber bijih logam tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 111 . Fe2O3. dan milerit masing-masing rumus molekulnya adalah . MnO2. MnO2. muatan. unsur-unsur logam bereaksi dengan belerang atau oksigen yang terdapat di kerak bumi sehingga terbentuk mineral dari unsur-unsur transisi.. Keberadaan unsur-unsur transisi dalam bentuk oksidasi dan sulfida disebabkan unsur-unsur logam yang berasal dari perut bumi terdesak menuju kerak bumi akibat tekanan magma. dan karbonat. Fe2O3. NiS. Fe2O3 NiS D. (b) (NH4)2[CuBr4] Tuliskan rumus untuk natrium dia uabisoksalatokobaltat(III). A.4 Sumber Mineral Unsur Transisi Logam Titanium Vanadium Kromium Mangan Besi Mineral Rutil Ilmenit Vanadit Kromit Pirolusit Hematit Magnetit Pirit Siderit Smaltit Kobaltit Nikelit Kalkosit Kalkofirit Malasit Spalerit Komposisi TiO2 FeTiO3 Pb3(VO4)2 FeCr2O4 MnO2 Fe2O3 Fe3O4 FeS FeCO3 CoAs2 CoAsS NiS Cu2S CuFeS Cu2CO3(OH)2 ZnS Sumber: General Chemistry .. Jika dilihat pada Tabel 4. Selama dalam perjalanan menuju kerak bumi. mineral dari logam-logam transisi pada umumnya dalam bentuk oksida atau sulfida dan sebagian dalam bentuk senyawa karbonat. tampak bahwa bentuk oksida merupakan mineral paling banyak ditemukan di alam sebab hampir semua material alam mengandung oksigen. Hal ini disebabkan tembaga tergolong unsur logam yang relatif sukar dioksidasi.. 4. Fe2O3. Tentukan bilangan koordinasi. TiO2. Fe2O3. KMnO4. TiO2. MnO2. C.Tes Kompetensi Subbab B mengkoordinasi empat molekul air dan dua ion klorida. Tabel 4.

plastik. tetapi 45% lebih ringan.51 g cm–3). → TiCl4(g) + O2(g) ⎯⎯ TiO2(s) + Cl2(g) Ilmenit diolah dengan asam sulfat membentuk senyawa sulfat yang mudah larut dalam air. keras. Selain ringan dan tahan suhu tinggi. umumnya terdapat dalam bentuk senyawa dengan biloks +3. Walaupun ada. dan mesin mobil. tahan panas (titik leleh 1. Hal ini disebabkan dalam semua senyawanya skandium memiliki konfigurasi elektron ion Sc3+. seperti rangka dan mesin pesawat. Logam skandium dibuat melalui elektrolisis lelehan ScCl3. Sifat ini menjadikan titanium sebagai pilihan yang tepat untuk bahan pada aplikasi penerbangan. tetapi 60% lebih berat. titanium banyak dipakai untuk bahan struktural. Titanium akan menjadi lebih kuat jika membentuk alloi dengan aluminium dan vanadium.2H2O Sulawesi Tengah CuFeS2 Pegunungan Jayawijaya.H 2O). Skandium (Sc) Scandium adalah unsur yang jarang terdapat di alam. sedangkan sifat warna dan kemagnetan ditentukan oleh konfigurasi elektron dalam orbital d. seperti emas juga cukup melimpah. cat. asam nitrat. Titanium tidak bereaksi dengan air laut. terutama pesawat terbang bermesin jet. tabung reaksi dalam industri kimia.668°C). fiber sintetik. ScCl3. Sekilas Kimia Titanium: Logam Berteknologi Tinggi Titanium merupakan logam yang keras. selanjutnya hidrat dikeluarkan melalui pemanasan membentuk TiO2 murni. Kalimantan Barat Kegiatan Inkuiri Jika di suatu daerah terdapat sumber tembaga. Sumber: www. dan memiliki densitas rendah (4. logam titanium tahan terhadap cuaca sehingga banyak digunakan untuk material. Sisa campuran dipanaskan menjadi titanium(IV) oksida hidrat (TiO2. wikipedia.6% massa kulit bumi). senyawa titanium digunakan sebagai pigmen warna putih. Mesin pesawat terbang memerlukan bahan yang bermassa ringan. dan Sc2(SO4)3. dan stabil pada suhu tinggi. pompa. Rutil diolah dengan klorin membentuk TiCl4 yang mudah menguap. Sc2O3. bahkan terhadap larutan gas klorin. Cari informasi berapa kadar emas di pertambangan Freeport Provinsi Papua. Umumnya. seperti pipa. Titanium seperti baja. Dalam jumlah kecil. kuat. Oleh karena kerapatan titanium relatif rendah dan kekerasan tinggi. biasanya logam mulia lain.Tabel 4. larutan NaOH panas. 1.7H2O padat yang mudah dikeluarkan. Misalnya.org 2. Titanium (Ti) Titanium merupakan unsur yang tersebar luas dalam kulit bumi (sekitar 0. Sifat-sifat senyawa skandium semuanya mirip. tidak berwarna dan bersifat diamagnetik. Titanium merupakan logam tahan karat karena permukaannya dilindungi lapisan tipis oksidanya. dan kosmetik. Sumber utama titanium(IV) oksida adalah bijih rutil (matrik TiO2) dan ilmenit (FeTiO3). → FeTiO3(s) + H2SO4(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + TiO32+(aq) + 2SO42–(aq) + 2H2O( ) Campuran hasil reaksi dimasukkan ke dalam vakum agar terbentuk FeSO4. 112 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 Logam Besi Sumber Bijih Logam di Berbagai Daerah di Indonesia Mineral Hematit Magnetit Siderit Pirit Nikelit Garnerit Kalkopirit Rumus Daerah Nikel Tembaga Fe2O3 Kalimantan Barat Fe3O4 Sumatra Barat FeCO3 Sumatra Selatan FeS2 Sulawesi Tengah NiS Sulawesi Tengah H2(NiMg)SiO4. scandium digunakan sebagai filamen lampu yang memiliki intensitas tinggi. Titanium dua kali lebih kuat daripada aluminium. Titanium(IV) oksida merupakan material padat yang digunakan sebagai pigmen putih dalam kertas. kemudian dipisahkan dari pengotor dan dibakar menjadi TiO2. seperti Boeing 747.

dan CrO3 Sumber: Chemistry for You.→ TiO2. Akan tetapi. kalor 3. getas. yang dapat dioksidasi menjadi titanium(IV) oleh udara. FeCr2O4. Logam vanadium menyerupai baja berwarna abu-abu dan bersifat keras serta tahan korosi. Logam vanadium murni diperoleh melalui reduksi elektrolitik leburan garam VCl2. Kromium(II) dalam air merupakan reduktor kuat. ion dikromat (Cr2O72–)dapat direduksi menjadi ion Cr3+: → Cr2O72–(aq) + 14H+(aq) + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+(aq) + 7H2O( ) Tabel 4.H2O(s) ⎯⎯ TiO2(s) + H2O(g) Senyawa titanium(III) dapat diperoleh melalui reduksi senyawa titan yang memiliki biloks +4. Na2CrO4. 2001 Gambar 4. Vanadium (V) Vanadium tersebar di kulit bumi sekitar 0. tetapi daya oksidatornya berkurang. baja sangat keras yang digunakan pada bagian mesin dan poros as. ferrovanadium dihasilkan melalui reduksi campuran V2O5 dan Fe2O3 oleh aluminium. Vanadium(V) oksida digunakan sebagai katalis pada pembuatan asam sulfat. Titanium(II) tidak stabil dalam bentuk larutan. tetapi lebih stabil dalam bentuk oksida padat sebagai TiO atau sebagai senyawa halida TiX2. → CrO42–(aq) + 4H2O( ) + 3e– ⎯⎯ Cr(OH)3(s) + 5OH–(aq) Kromium(VI) oksida (CrO3) larut dalam air membentuk larutan asam kuat yang berwarna merah-jingga: → 2CrO3(s) + H2O( ) ⎯⎯ 2H+(aq) + Cr2O72–(aq) Campuran krom(VI) oksida dan asam sulfat pekat digunakan sebagai pembersih untuk menghilangkan bahan organik pada alat-alat laboratorium. kemudian ditambahkan besi untuk membentuk baja vanadium. +6. Kromium dapat membentuk senyawa dengan biloks +2. Ti3+ terdapat sebagai ion Ti(H2O)63+ berwarna ungu. 4. Kromium (Cr) Bijih kromium paling murah adalah kromit. Kromium(VI) dalam larutan asam tergolong oksidator kuat. Vanadium umumnya digunakan untuk paduan dengan logam besi dan titanium. Misalnya. FeCr2O4(s) + 4C(s) ⎯⎯ Fe–2Cr(s) + 4C(g) → Logam kromium banyak digunakan untuk membuat pelat baja dengan sifat keras.02% massa kulit bumi. dan Cr(OH)3 K2Cr2O7.6 Senyawa Kromium dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 CrX2 +3 +6 CrX3. yang dapat direduksi oleh karbon menghasilkan ferrokrom. Sumber utama vanadium adalah vanadit. kromium(VI) terdapat sebagai ion kromat. Cr2O3. Pb3(VO4)2. Dalam larutan basa. Dalam larutan air. larutan ini bersifat karsinogen (berpotensi menimbulkan kanker). +3.5 Warna hijau emerald pada batu perhiasan disebabkan adanya ion Cr3+. Contohnya. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 113 . dan dapat mempertahankan permukaan tetap mengkilap dengan cara mengembangkan lapisan film oksida. Untuk membuat paduan tidak perlu logam murninya.

Kobalt utamanya memiliki biloks +2 dan +3. 2001 Gambar 4. tetapi umumnya +2 dan +7. yang berwarna merah muda.6). dan Fe(SCN)3 Fe3O4 dan KFe[Fe(CN)6] Di dalam air. Selain tembaga. emas sebagai pendapatan tertinggi Indonesia. MnSO4. bijih besi. garam besi(II) berwarna hijau terang akibat membentuk ion Fe(H2O)62+. K3[Fe(CN)6]. Mineral-mineral dan produk yang berhubungan dengannya merupakan 19% dari total eksport negara Indonesia. Mangan (Mn) Mangan relatif melimpah di alam (0. Produksi terbesar emas berasal dari Papua.7 Senyawa Mangan dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 +4 +7 Mn(OH)2. dan K4Fe(CN)6 FeCl3. Tabel 4. Di antara mineral tersebut. Suatu batuan yang mengandung campuran mangan dan oksida besi. Mn2+ membentuk Mn(H2O)62+. Mangan terdapat dalam semua biloks mulai dari +2 hingga +7. tetapi larutan garamnya berwarna kuning-cokelat akibat terbentuknya ion Fe(OH)(H2O)52+ yang bersifat basa.org. 2005. Fe2O3. Larutan garam kobalt(II) mengandung ion Co(H2O)62+ yang memberikan warna merah muda. MnS. Mangan(VII) terdapat sebagai ion permanganat (MnO4–) yang banyak digunakan sebagai pereaksi analitik. dan emas dengan jumlah yang besar. Besi murni berwarna putih kusam yang tidak begitu keras dan sangat reaktif terhadap zat oksidator sehingga besi dalam udara lembap teroksidasi oleh oksigen dengan cepat membentuk karat. Kobalt bersifat keras. Kobalt (Co) Walaupun kobalt relatif jarang terdapat di alam.7H2O. FeSO4. dan tungsten yang digunakan dalam instrumentasi dan alat-alat kedokteran (Gambar 4. 7.mpi. Beberapa jenis mangan yang umum ditunjukkan pada Tabel 4. walaupun senyawa kobalt dengan biloks 0. dan MnCl2 MnO2 KMnO4 6. seperti ditunjukkan pada Tabel 4.6 Isotop kobalt digunakan untuk perawatan pasien kanker. +1. mangan. 114 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sumber: Chemistry for You. dan +4 juga dikenal. Kegunaan umum mangan adalah untuk membuat baja yang digunakan untuk mata bor (pemboran batuan). tetapi dapat ditemukan dalam bijih smaltit (CoAs2) dan kobaltit (CoAsS) dalam kadar yang memadai jika diproduksi secara ekonomis.7%). berwarna putih kebiruan. seperti baja perak (stainless steel). dan banyak digunakan untuk membuat paduan. www. Tabel 4. tembaga. Indonesia juga memproduksi nikel. Baja perak merupakan paduan antara besi. Besi(III) dalam bentuk ion Fe(H2O)63+ tidak berwarna.Sekilas Kimia Tambang Logam Transisi Di Indonesia Kekayaan alam Indonesia sangat berpotensi dan bernilai ekonomi tinggi.au 5. Tahukah Anda bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terbesar penghasil tembaga? Yaitu ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan Chili. Kobalt dapat membentuk berbagai senyawa koordinasi.1% kulit bumi).7. Dalam larutan. Besi (Fe) Besi merupakan logam yang cukup melimpah dalam kulit bumi (4. Sumber: Encarta: Reference Library.9. Salah satu sumber mangan adalah batuan yang terdapat di dasar lautan dinamakan pirolusit.8 Senyawa Besi dan Biloksnya Biloks +2 +3 Campuran +2 dan +3 Senyawa FeS.

9 Biloks +2 +3 Senyawa Kobalt dan Biloksnya Senyawa CoSO4. Gambar 4. [Ni(H2O)6]SO4 Sumber: Chemistry for You. Tabel 4.7 Paduan logam nikel dengan tembaga membentuk alloi yang disebut monel. Logam nikel berwarna putih seperti perak dengan konduktivitas termal dan listrik tinggi. manakah yang tergolong bersifat racun bagi makhluk hidup? Bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh logam tersebut? Diskusikan dalam kelas. Tembaga (Cu) Tembaga memiliki sifat konduktor listrik sangat baik sehingga banyak digunakan sebagai penghantar listrik. NiS. dan [Co(NH3)6]Cl3 8. CuCl2.10.10 Senyawa Nikel dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 NiCl2.2H2O. Selain itu.Tabel 4. dan alga. dan digunakan untuk melapisi logam yang lebih reaktif. Cu2S. tembaga tahan terhadap cuaca dan korosi. Kerjakanlah di dalam buku latihan. K3[Co(CN)6]. Tes Kompetensi Subbab C 2. tetapi dapat juga terkorosi. Nikel juga digunakan secara luas dalam bentuk paduan dengan besi membentuk baja. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 115 . Senyawa koordinasi nikel(II) dapat dilihat pada Tabel 4.11 Senyawa Tembaga dan Biloksnya Biloks Senyawa +1 +2 Cu2O.5H2O. dan CoS CoF3.8 Tembaga digunakan untuk kabel listrik. misalnya untuk kabel listrik (Gambar 4. CuSO4. dan belerang. Co2O3. dan CuCl CuO. [Co(H2O)6](NO3)2. 2001 Gambar 4. Nikel (Ni) Kelimpahan nikel dalam kulit bumi berada pada peringkat ke-24. Oleh karena beracun. Senyawa nikel umumnya memiliki biloks +2. tetapi dalam jumlah besar sangat beracun. dan [Cu(H2O)6](NO3)2 Sumber: Sougou Kagashi Tembaga dalam jumlah sedikit diperlukan oleh tubuh sebagai perunut. Co2O3. Kegiatan Inkuiri Di antara logam unsur-unsur transisi periode 4. garam tembaga digunakan untuk membunuh jamur. Jelaskan kegunaan unsur transisi dalam bidang industri. [Co(H2O)6]Cl2. bakteri. Warna kemerah-merahan dari tembaga berubah menjadi kehijau-hijauan akibat terkorosi oleh udara membentuk patina. Larutan garam nikel(II) dalam air mengandung ion Ni(H2O)62+ yang berwarna hijau emerald. antimon. tahan terhadap korosi.8). 1. Walaupun tembaga tidak begitu reaktif. → 3Cu(s) + 2H2O( ) + SO2(g) + 2O2(g) ⎯⎯ Cu(OH)4SO4 Tabel 4. [Ni(H2O)6]Cl2. digunakan untuk membuat baling-baling kapal laut. NiO. 9. terdapat dalam bijih bersama-sama dengan arsen. Tuliskan sumber mineral unsur transisi yang Anda ketahui.

Di dalam tanur. Oleh karena itu.000°C). Pengeringan dan pembakaran Bijih murni dikeringkan dan dilebur (direduksi). dan pemurnian logam (lihat Gambar 4.300°C. mengandung 80%–90% karbon. Kokas is heated coal without air. Mineral Ditambang Ekstraksi Ekstraksi (peleburan) Bijih dipekatkan 1. dan peleburan ulang (besi). Reduksi besi oksida dilakukan dalam tanur sembur (blast furnace). Udara panas juga mengandung uap air yang turut masuk ke dalam tanur dan bereaksi dengan kokas membentuk gas CO dan gas H2. Penggunaan kalor untuk proses reduksi disebut pirometalurgi. Proses reduksi dalam industri logam disebut peleburan (melting). oksigen bereaksi dengan kokas membentuk gas CO. Pemurnian Logam yang diperoleh pada tahap pengeringan dan pembakaran masih mengandung pengotor sehingga perlu dilakukan pemurnian. sedangkan reaksi dengan uap air bersifat endoterm. Pirometalurgi Besi Sejumlah besar proses metalurgi menggunakan suhu tinggi untuk mengubah bijih logam menjadi logam bebas dengan cara reduksi. kalor yang dilepaskan dipakai untuk memanaskan tanur. Pengolahan awal (pemekatan) Bijih logam yang masih mengandung pengotor dihancurkan dan digiling hingga terbentuk partikel-partikel berukuran kecil. Proses ini melibatkan tahap pengolahan awal atau pemekatan.9). Campuran material (bijih besi. 2. distilasi (seng dan raksa). Persamaan reaksinya: → Fe3O4(s) + 4CO(g) ⎯⎯ 3Fe( ) + 4CO2(g) → Fe3O4(s) + 4H2(g) ⎯⎯ 3Fe( ) + 4H2O(g) Δ H = –15 kJ Δ H = +150 kJ 116 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . → C(s) + H2O(g) ⎯⎯ CO(g) + H2(g) Δ H = +131 kJ Reaksi kokas dan oksigen bersifat eksoterm.900°C). Beberapa metode pemurnian di antaranya elektrolisis (nikel dan tembaga). uap air berguna untuk mengendalikan suhu tanur agar tidak terlalu tinggi ( 1. Pirometalurgi diterapkan dalam pengolahan bijih besi. Material yang tidak diperlukan dikeluarkan dengan cara magnetik atau metode pengapungan (flotasi) hingga terbentuk bijih murni.D. Pengolahan Logam (Metalurgi) Aplikasi pengetahuan dan teknologi dalam pengolahan bijih sampai menjadi logam dinamakan metalurgi. Reaksinya melepaskan kalor hingga suhu tanur sekitar 2. containing 80–90% carbon. 1. Pada bagian atas tanur ( 1. 3.9 Proses ekstraksi dan daur ulang logam Catatan Note Kokas adalah batu bara yang dipanaskan tanpa udara. → 2C(s) + O2(g) ⎯⎯ 2CO(g) Δ H = –221 kJ Logam + pengotor Pemurnian logam Daur ulang Limbah logam Produk barang Gambar 4. Batu kapur berfungsi sebagai sumber oksida untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. bijih besi direduksi oleh gas CO dan H2 (hasil reaksi udara panas dan kokas) membentuk besi tuang. kokas. Pada proses tersebut bijih murni direduksi dari oksidanya menjadi logam bebas. Udara panas yang mengandung oksigen disemburkan ke dalam tanur dari bagian bawah untuk membakar kokas. reduksi bijih logam menjadi logam bebas. Kokas berperan sebagai bahan bakar dan sebagai reduktor.10). dan kapur) dimasukkan ke dalam tanur melalui puncak tanur. yang merupakan reaktor kimia dan beroperasi secara terus-menerus (Gambar 4.

Δ → CaCO3(s) ⎯⎯ CaO( ) + CO2(g) → CaO( ) + SiO2( ) ⎯⎯ CaSiO3( ) → CaO( ) + P2O5( ) ⎯⎯ Ca3(PO4)2( ) Bijih besi + kokas + kapur Gas buang Gas CO2 yang dihasilkan dari penguraian batu kapur pada bagian bawah tanur (sekitar 1. Oleh karena terak lebih ringan dari besi tuang. dan Mo. a. panas di sekitarnya diserap hingga mencapai suhu ± 1.11 Pipa buang dan uap air Konventer Besi cair 150 – 300 ton Besi tuang dari tanur sembur dipindahkan ke tungku basic oksigen dijadikan baja karbon. Mn. Besi tuang hasil olahan berkumpul di bagian dasar tanur.12 Skema reaktor Bessemer Besi cair Pada proses ini. Sifat-sifat mekanik baja ditentukan oleh komposisi kimianya. 1) Proses Bessemer Gas oksigen 1000°C 1500°C Semburan udara panas 1900°C Udara + uap air panas Cairan Lumpur Besi tuang cair Gambar 4.11). Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 117 . pada 1. bersamasama terak (pengotor).10 Skema pirometalurgi besi Gas buang Sumber: Chemistry (McMurry). Oksidasi besi dilakukan dengan berbagai cara. 2001 Gambar 4. pengubahan besi menjadi baja merupakan proses oksidasi untuk mengeluarkan pengotor. besi cair hasil dari tanur sembur dimasukkan ke dalam reaktor silinder. Pembuatan Baja Baja merupakan paduan (alloi) yang digolongkan sebagai baja karbon (kandungan karbon di atas 1. Gambar 4. Udara panas disemburkan dari lubang-lubang pipa untuk mengoksidasi karbon dan zat pengotor yang masih tersisa.900°C) direduksi oleh kokas membentuk gas CO.500°C.000oC terurai menjadi kapur tohor. juga dapat melindungi besi tuang dari oksidasi (lihat Gambar 4. seperti pasir atau oksida fosfor.5%) yang mengandung logam lain. Kapur ini bekerja mereduksi pengotor yang ada dalam bijih besi. Akan tetapi.Batu kapur yang ditambahkan ke dalam tanur. Persamaan reaksinya: → CO2(g) + C(s) ⎯⎯ CO(g) Δ H = +173 kJ Oleh karena bersifat endoterm. Pengolahan besi dari bijihnya merupakan proses reduksi. terak mengapung di atas besi tuang dan mudah dipisahkan. Co. tetapi dua cara umum yang biasa digunakan pada pembuatan baja adalah proses perapian terbuka (open hearth) dan proses essemer (basic o ygen). seperti Cr.

sulfat. P dan Si bereaksi dengan oksigen . Metalurgi Tembaga Langkah-langkah pada pengolahan tembaga tidak berbeda dengan pengolahan besi. Oksidasi termal karbon meningkatkan suhu dalam mangkuk yang menyebabkan fluks batu kapur terkalsinasi menghasilkan kapur tohor yang mengambang di atas lelehan. Untuk menjaga besi tetap cair maka atap wadah dibentuk cembung agar dapat memantulkan kalor ke arah permukaan besi cair. diikuti oleh oksidasi karbon menjadi CO yang menimbulkan agitasi dan busa di atas mangkuk. Cr 19%. yaitu alloi yang sangat terkenal karena kekuatannya. proses reduksi. Udara ditiupkan ke seluruh lelehan besi glubal (bijih besi yang telah dipanaskan dalam tanur dengan batu bara atau kayu). yaitu pemekatan. 118 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tahap Penghalusan Baja Karbon Tahap penghalusan melibatkan oksidasi karbon dan pengotor secara terus-menerus.nusaweb. Cr. Δ → MnO(s) + SiO2(s) ⎯⎯ MnSiO3( ) Jika pengotor silikon atau fosfor (asam) maka fluks yang bersifat basa ditambahkan (CaO atau MgO): Sumber: www. melibatkan tiga tahap. dituang dari konverter dan ditambahkan sejumlah tertentu karbon dan logam. Ni. mangan. atau kromium. Pengotor seperti Mn. 2) Proses Perapian Terbuka Pada proses perapian terbuka digunakan reaktor serupa mangkuk yang memuat sekitar 100–200 ton besi cair. dan kawat pagar. seperti nikel. Kapur ini bergabung dengan fosfat. dan direaksikan kembali dengan suatu fluks. pipa ledeng. logam lain. V. 1997 Dia berperan besar dalam usaha mempercepat proses pembuatan baja pada pertengahan abad 19 dengan konverternya yang terkenal. Zat tambahan ini mengubah lelehan besi menjadi baja.com Δ → SiO2(s) + MgO(s) ⎯⎯ MgSiO3( ) Δ → P4O10(s) + 6CaO(s) ⎯⎯ 2Ca3(PO4)2( ) Gambar 4. dan Ni 9%) banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga dan alat kedokteran.13 Baja stainless steel (Fe 72%. 2. Jika pengotor adalah mangan (basa) maka fluks yang bersifat asam ditambahkan (silika). Jenis fluks bergantung pada pengotor. Baja jenis feromangan mutunya kurang baik dan harganya relatif murah. Semburan udara panas mengandung oksigen dilewatkan melalui permukaan besi dan bereaksi dengan pengotor. Besi murni yang masih meleleh. b. seperti Co. Sebelum dikeluarkan dari tanur. dan pemurnian. Kalsinasi adalah proses pemanasan di bawah titik leleh zat untuk menghilangkan pengotor. dan pengotor lain.Sekilas Kimia Henry Bessemer (1813–1898) Persamaannya: → C(s) + O2(g) ⎯⎯ CO2(g) → Si( ) + O2(g) ⎯⎯ SiO2( ) Δ 2Fe( ) + O2(g) ⎯⎯ 2FeO( ) → Δ Δ Untuk mereduksi kembali FeO yang turut teroksidasi. Reaksi yang terjadi: Δ → Mn( ) + FeO( ) ⎯⎯ (Fe–MnO)( ) feromangan Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. atau W dapat ditambahkan pada baja agar menghasilkan paduan yang memiliki sifat-sifat tertentu. silikat. Baja feromangan biasanya dipakai untuk membuat kerangka beton bangunan. membentuk oksida. Si dan Mn dioksidasi pertama kali menjadi terak. ditambahkan logam mangan.

Apa yang terjadi dengan nikel jika logam tembaga dimurnikan secara elektrolisis? Jawab: Untuk menjawab pertanyaan tersebut harus diketahui potensial elektrode standar. Tahap Pemekatan Proses pemekatan tembaga dari bijihnya dilakukan dengan cara pengapungan (flotasi).14. Untuk memperoleh logam tembaga dilakukan dengan cara reduksi tembaga oksida dengan karbon sebagai reduktor: Δ → CuO(s) + C(s) ⎯⎯ Cu(g) + CO(g) Pengotor Pengaduk Gambar 4. sedangkan Cu2+ direduksi pada katode. kemudian direduksi dengan cara pemangggangan. Proses kimia apakah yang diharapkan pada pengolahan bijih besi dalam tanur? Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 119 . Kerjakanlah di dalam buku latihan. → Ni2+(aq) + 2e ⎯⎯ Ni(s) Eo = –0. nikel tidak akan tereduksi.28 V 2+ → Eo = +0. seperti natrium.6 Pengotor dalam Proses Pemurnian Tembaga Logam nikel adalah salah satu pengotor pada bijih tembaga. Hidrogen dan logam aktif. Lumpur anode Sumber: Chemistry: The Central Science.a. Pemurnian Pemurnian tembaga dilakukan melalui elektrolisis. c. D 2. magnesium.14 Proses pemekatan dengan cara flotasi katode anode Uap logam tembaga meninggalkan reaktor dan terkondensasi menjadi cair. Proses Reduksi Setelah bijih tembaga dipekatkan (tembaga sulfida). Adapun partikel yang tidak terbasahi menempel pada busa dan mengapung di atas permukaan tanki. Untuk kebutuhan penghantar listrik. Pada proses ini. tembaga harus dimurnikan melalui elektrolisis (Gambar 4. yang selanjutnya memadat. Nikel tetap berada dalam larutan. kemudian dicampurkan dengan zat pengapung. Apakah seng akan terakumulasi dalam larutan elektrolit selama pemurnian logam tembaga? Jelaskan. b.15). bijih dihancurkan menjadi serbuk. dan udara dialirkan hingga berbusa. Kata Kunci • • • • Metalurgi Pirometalurgi Reaksi eksoterm Reaksi endoterm Tes Kompetensi Subbab 1. 2001 Gambar 4.34 V Cu (aq) + 2e ⎯⎯ Cu(s) Oleh karena potensial reduksi standar nikel lebih negatif dari tembaga. Hasil reduksi pada tahap ini dinamakan tembaga blister yang kemurniannya mencapai 98%. wadah elektrolisis diisi tembaga(II) sulfat. Logam tembaga yang akan dimurnikan ditempatkan sebagai anode. Partikel-partikel yang terbasahi oleh air seperti pengotor berada di dasar tanki. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4. dan lempeng tembaga murni ditempatkan sebagai katode. Seng adalah pengotor lain dalam tembaga. Zat pengapung berupa surfaktan (memiliki ujung polar dan nonpolar). Reaksi yang terjadi: Buih bercampur bijih tembaga Udara bertekanan → 2CuS(s) + 3O2(g) ⎯⎯ 2CuO(s) + 2SO2(g) Pemanggangan bersifat eksoterm sehingga setelah pemanggangan dimulai tidak perlu ditambahkan panas lagi.15 Pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. dan aluminium juga digunakan sebagai reduktor jika karbon yang dipakai tidak cocok. Contoh 4. misalnya saponin.

sifat kerapatan dan keelektronegatifan bertambah. Makin banyak elektron bebas dalam suatu unsur transisi makin kuat sifat logamnya. Unsur-unsur transisi secara terbatas didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit-d atau subkulit-f yang terisi sebagian. Kobalt (Co). 9. khususnya ion kompleks. dan titik didih serta titik leleh naik-turun. Muatan pada ion kompleks adalah jumlah muatan atom pusat dan ligan yang mengelilinginya. Titanium (Ti). 2. dan (5) pencampuran logam dengan unsur lain untuk mengubah sifatnya. konfigurasi elektron unsur transisi mengisi orbital 3d1–10 4s1–2. Dalam ion kompleks. setelah atom kalsium. 15. 6. Unsur-unsur transisi periode keempat di alam terdapat dalam bentuk oksida. Proses sains dan teknologi dalam pengolahan bijih hingga menjadi logam untuk kegunaan praktis dinamakan metalurgi. 13. 3.Rangkuman 1. 5. Semua unsur-unsur transisi dapat membentuk senyawa koordinasi. Ligan polidentat dikenal sebagai zat pengkelat (seperti capit kepiting). Sebab ikatan antaratom makin kuat yang pada gilirannya sifat logam dari unsur itu juga semakin kuat. 120 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . (4) penghalusan atau pemurnian logam. Hal ini disebabkan tingkat energi orbital-d dan orbital-s tidak berbeda jauh sehingga memungkinkan elektron-elektron pada kedua orbital itu digunakan untuk bersenyawa. sedangkan jari-jari berkurang. 14. sulfida. Misalnya tembaga. Tata nama ion kompleks mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Alfred Werner. Proses metalurgi melibatkan beberapa tahap: (1) penambangan bijih logam. Umumnya unsur-unsur transisi periode keempat menunjukkan tingkat oksidasi lebih dari satu. (2) pengolahan awal atau pemekatan. Ion kompleks adalah suatu struktur ionik yang kation dari logam transisinya dikelilingi oleh dua atau lebih anion atau molekul netral. Ligan seperti itu dinamakan ligan polidentat. Dari kiri ke kanan dalam tabel periodik. Mangan (Mn). Hanya tembaga yang dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. 11. dan anion atau molekul netral yang mengelilinginya dinamakan ligan. Unsur-unsur transisi periode keempat terdiri atas skandium (Sc). atau karbonat. Besi (Fe). Berdasarkan aturan Aufbau. 7. dan seng (Zn). Jumlah atom donor yang mengikat logam dikenal dengan bilangan koordinasi logam. 12. Atom ligan yang mengikat langsung logam dinamakan atom donor. Vanadium (V). mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s1. kation logam unsur transisi dinamakan atom pusat. Sifat-sifat unsur transisi ditentukan oleh konfigurasi elektronnya. Nikel (Ni). kecuali scandium dan seng. Kromium (Cr). Tembaga (Cu). (3) reduksi bijih untuk mendapatkan logam bebas. Beberapa ligan dapat memiliki dua atau lebih atom donor yang secara berbarengan mengkoordinasi ion logam. 8. 4. 10.

Peta Konsep Titanium mineralnya Rutil (TiO2) dan ilmenit (FeTiO3) Vanadit (Pb3(VO4)2) Vanadium mineralnya Kromium Unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian merupakan mineralnya Kromit (FeCr2O4) Pirolusit (MnO2) di antaranya Mangan mineralnya Besi Unsur Transisi mineralnya Hematit (Fe2O3). Pada bab ini juga dibahas secara mendalam mengenai senyawa kompleks. magnetit (Fe3O4). Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari unsur-unsur transisi periode keempat? Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 121 . Dengan mempelajari bab ini. menjelaskan hubungan antara kereaktifan dan biloks unsur transisi serta mengembangkan keterampilan analisis dan logika Anda dengan mempelajari proses kimia dalam metalurgi. pirit (FeS). Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur transisi dan menganalisis kecenderungan sifat fisiknya. diskusikan dengan teman atau guru Anda . dan siderit (FeCO3) Smaltit (CoAs2). dan kobaltit (CoAsS) Kobalt dapat membentuk mineralnya Nikel mineralnya Nikeltit (NiS) Atom pusat Ion kompleks terdiri atas Ligan Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 4 ini? Bagian manakah dari materi Bab 4 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan.

Evaluasi Kompetensi Bab 4
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 1. Pernyataan berikut yang bukan termasuk sifat unsur transisi adalah …. A. merupakan oksidator kuat B. mempunyai beberapa bilangan oksidasi C. penghantar listrik yang baik D. dapat membentuk ion kompleks E. senyawanya berwarna Konfigurasi elektron atom-atom unsur transisi adalah: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2. Bilangan oksidasi tertinggi dari unsur tersebut adalah .… A. +6 D. +3 B. +5 E. +2 C. +4 Konfigurasi elektron atom unsur transisi berikut yang memiliki sifat magnet paling kuat adalah .... A. [Ar] 4s2 3d2 D. [Ar] 4s2 3d5 2 3d3 B. [Ar] 4s E. [Ar] 4s2 3d6 1 3d5 C. [Ar] 4s Vanadium dengan bilangan oksidasi +4 terdapat pada senyawa… A. NH4VO2 D. VOSO4 B. K4V(CN)6 E. VCl3 C. VSO4 Unsur transisi yang memiliki bilangan oksidasi nol terdapat pada senyawa …. A. Co(NH3)6Cl3 D. Fe(H2O)6(OH)3 B. Fe(H2O)6SO4 E. Cr(NH3)4Cl3 C. Ni(CO)4 Jumlah orbital yang ditempati oleh pasangan elektron dalam atom Mn dengan nomor atom 25 adalah …. A. 4 D. 13 B. 7 E. 15 C. 10 UMPTN 2000 A: Ion Co2+ mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d7. jumlah elektron yang tidak berpasangan dalam ion Co2+ adalah …. A. 1 D. 5 B. 2 E. 7 C. 3 Ebtanas 1998: Senyawa seng dari unsur transisi tidak berwarna, hal ini disebabkan oleh …. A. orbital d telah penuh berisi elektron B. tidak adanya elektron pada orbital d C. orbital d telah terisi elektron setengah penuh D. tidak adanya elektron padaorbital s E. orbital s telah terisi elektron setengah penuh 9. Salah satu garam berikut yang bukan senyawa kompleks adalah …. A. Cu(NH3)4SO4 D. (CuOH)2SO4 B. K4Fe(CN)6 E. K2CoI4 C. K3Fe(CN)6 10. Ion berikut yang tidak dapat membentuk kompleks dengan amonia adalah …. A. Zn2+ D. Cr3+ 2+ B. Cu E. Mn2+ 3+ C. Al 11. Pada reaksi pembentukan kompleks berikut. → Fe3+(aq) + 6CN–(aq) ⎯⎯ Fe(CN)63– Ikatan antara atom pusat dan ligan adalah …. A. logam D. kovalen koordinasi B. ionik E. van der Waals C. kovalen polar 12. Bilangan koordinasi Ni dalam ion [Ni(NH3)4]2+ adalah …. A. 2 D. 6 B. 3 E. 8 C. 4 13. Bilangan koordinasi seng dalam ion dia uotetrahidroksoseng(II), [Zn(OH)4(H2O)2]2– adalah …. A. 2 D. 5 B. 3 E. 6 C. 4 14. Bilangan koordinasi Fe dan muatan pada ion Fe(CN)64– adalah …. A. +2 dan 4– D. +6 dan 6– B. +3 dan 2+ E. –2 dan 2– C. +4 dan 4– 15. Ion kompleks berikut yang namanya tidak tepat adalah .... A. [Ni(CN)4]2– : ion tetrasianonikelat(II) B. [Ag(NH3)2]+ : ion diaminargentat(I) C. [Co(H2O)6]3+ : ion heksaa uokobalt(III) D. [PtCl6]2– : ion heksakloroplatinat(IV) E. [Co(NH3)4Cl2]+ : ion diklorotetramin kobalt(III) 16. Ebtanas 1999: Nama yang tepat untuk ion kompleks [Cr(NH3)4(H2O)2]3+ adalah …. A. ion tetramindia uokrom(III) B. ion dia uotetraminkrom(III) C. ion tetramin krom(III) dia uo D. ion tetramin dia uokromat(III) E. ion dia uotetraminkromat(III)

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

122

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

17. Ebtanas 2000: Nama yang tepat untuk senyawa kompleks dengan rumus (Cr(NH3)4Cl2)Cl adalah …. A. krom(III) tetramin dikloro klorida B. tetramindiklorokrom (III) klorida C. diklorotetraminkromat(III) klorida D. tetramindiklorokromat(III) klorida E. diklorotetraminkrom(III) monoklorida 18. Endapan AgCl dapat larut dalam amonia sebab membentuk senyawa …. D. Ag(NH3)2Cl2 A. AgNH2Cl B. AgNH3Cl E. Ag(NH3)4Cl C. Ag(NH3)2Cl 19. Suatu senyawa kompleks terdiri atas logam kromium, anion fluorida, molekul air, dan anion klorida, dengan data tambahan berikut. Bilangan oksidasi atom pusat = +3 Bilangan koordinasi atom pusat = 6 Muatan kompleks = 1+ Senyawa kompleks tersebut adalah …. A. [CrF2(H2O)6]Cl D. [CrClF(H2O)4]Cl B. [Cr(H2O)4]F2Cl E. [CrCl2(H2O)4]F C. [CrCl2(H2O)4]Cl 20. Ebtanas 1998: Rumus ion kompleks yang sesuai dengan bentuk molekul berikut adalah ….
CN– CN– CN– Cr3+ CN– CN– CN–

A. Cr(CN)6– D. Cr(CN)63– 2– B. Cr(CN)6 E. Cr(CN)63+ 2+ C. Cr(CN)6 21. Jika ke dalam larutan CuSO4 ditambah NH3 akan terbentuk endapan biru-hijau, tetapi penambahan NH3 berlebih akan melarutkan kembali endapan dan larutan berwarna biru terang. Gejala ini disebabkan …. A. Cu(OH)2 bersifat amfoter B. terbentuk ion kompleks Cu(NH3)42+ C. Cu termasuk golongan transisi D. ion Cu2+ adalah ion berwarna biru E. Cu(OH)2 mudah terurai menjadi CuO dan air 22. Pada pengolahan bijih titanium menjadi titanium oksida murni umumnya diolah melalui pembentukan titanium klorida sebab .... A. mudah dioksidasi B. dapat dielektrolisis C. titik didihnya rendah D. mudah dimurnikan dengan air E. hasilnya sangat murni

23. Pengubahan ion kromat menjadi ion dikromat terjadi dalam keadaan …. A. basa D. encer B. netral E. panas C. asam 24. Reduktor yang biasa digunakan secara besar-besaran untuk mereduksi bijih besi menjadi logamnya adalah …. A. natrium D. karbon B. hidrogen E. platina C. aluminium 25. Pada proses tanur sembur, bijih besi harus dicampur dengan kapur. Fungsi kapur pada proses ini adalah …. A. mengikat SiO2 B. mengikat oksigen C. mengikat kelebihan karbon D. menambah ion kalsium E. menghasilkan besi dengan kemurnian tinggi 26. UMPTN 1997 C: Reduksi besi(III) oksida dengan CO menghasilkan besi menurut persamaan reaksi berikut. → Fe2O3(s)+ 3CO(g) ⎯⎯ 2Fe(s) + 3CO2(g) untuk menghasilkan 11,2 kg besi dibutuhkan besi(III) oksida sebanyak …. A. 22 kg D. 16 kg B. 20 kg E. 15 kg C. 18 kg 27. Prinsip pembuatan baja dari besi tuang adalah dengan cara …. A. meningkatkan kadar karbon B. menurunkan kadar karbon C. meningkatkan kadar timah D. menurunkan kadar timah E. meningkatkan kadar seng 28. Pengolahan bijih logam yang terdapat dalam bentuk karbonat dapat dilakukan melalui proses .... A. elektrolisis B. hidrolisis C. pemanggangan dan reduksi D. pemanggangan E. reduksi langsung 29. Ebtanas 1999: Urutan yang tepat pada proses pengolahan tembaga dari bijih tembaga adalah .... A. elektrolisis-reduksi-pemekatan-pemanggangan B. reduksi-elektrolisis-pemanggangan-pemekatan C. pemekatan-pemanggangan-reduksi-elektrolisis D. pemanggangan-reduksi-pemekatan-elektrolisis E. reduksi-pemanggangan-elektrolisis-pemekatan 30. Unsur transisi periode keempat yang paling banyak terdapat dalam kulit bumi adalah …. A. seng D. besi B. nikel E. mangan C. tembaga

Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat

123

B. 1.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Berapa bilangan oksidasi unsur transisi dari senyawa berikut. a. FeCO3 b. MnO2 c. CuCl d. CrO2Cl2 Tuliskan konfigurasi elektron untuk setiap ion berikut. (a) Fe2+; (b) Cr3+; (c) Mn4+; (d) Sc3+. Apa yang dimaksud dengan ion kompleks, ligan, dan bilangan koordinasi? Jelaskan. Tentukan berapa bilangan koordinasi dan bilangan oksidasi logam dalam senyawa kompleks berikut. a. K3[V(C2O4)3] b. [Ni(CN)5]3– c. [Zn(en)2]Br2 d. [Fe(H2O)5SCN]2+ Tuliskan nama senyawa kompleks berikut. a. [Zn(NH3)4]2+ b. [Co(NH3)4Cl2]Cl c. K[Co(C2O4)2(NH3)2] d. [PtCl4(en)] e. [Ni(H2O)6]Br2 f. [Cr(NH3)4Cl2]ClO4 g. K3[Fe(C2O4)3] 6. Tuliskan rumus setiap senyawa berikut dan tentukan berapa bilangan koordinasinya. a. Heksaminkrom(III) nitrat b. Tetraminkarbonatokobalt(III) sulfat c. Diklorobis(etilendiamin)platina(IV) bromida d. Kalium dia uatetrabromovanadat(III) e. Penta uabromomangan(III) sulfat f. Natrium tetrabromo(etilendiamin)kobaltat(III) Manakah di antara senyawa berikut yang memberikan warna? a. ZnO b. NaAlCl4 c. [Fe(SO4)(H2O)4] d. CrO2 Tuliskan persamaan kimia setara untuk reduksi FeO dan Fe2O3 oleh H2 dan CO.

2. 3. 4.

7.

8.

5.

124

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Bab

5
Sumber: kocherov@jaeand.iaea.org

Pusat Penelitian Reaktor Nuklir Batan, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Keradioaktifan
Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam. Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu: mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya.

Pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit tenaga listrik di Indonesia masih dalam tahap penelitian. Pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan mengenai keuntungan dan dampak yang dihasilkan dari pengadaan proyek ini. Peraturan keselamatan dan tingginya biaya masih menjadi kendala dikarenakan Indonesia adalah negara berkembang. Akan tetapi, di negara maju, seperti Amerika, sekitar 20 persen energi nuklir dimanfaatkan sebagai sumber listrik. Energi nuklir ini dihasilkan dari reaksi inti atom yang bersifat radioaktif. Sejak model atom dikembangkan oleh Dalton, perhatian ilmuwan terpusat pada elektron, tidak pada inti atom. Menurut pendapat sebelumnya, inti atom hanya menyediakan muatan positif untuk mengikat elektronelektron di dalam atom. Akibat perkembangan cepat dalam bidang fisika dan kimia membuktikan bahwa inti atom dapat berubah secara spontan disertai dengan pelepasan radiasi. Inti atom tersebut dinamakan nuklida radioaktif. Bagaimanakah sifat-sifat fisik dan kimia serta kegunaan lainnya dari nuklida radioaktif ini? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini.

A. Kestabilan Inti B. Kegunaan Radioisotop C. Reaksi Fisi dan Fusi

125

Tes Kompetensi Awal
1. 2. 3. Masih ingatkah Anda bagaimana model struktur atom menurut Bohr? Gambarkan oleh Anda model struktur atom tersebut. Apa yang dimaksud dengan nuklida? Sebutkan partikel-partikel penyusun inti Atom? Apakah menurut Anda inti suatu atom dapat meluruh atau bergabung dengan inti atom lain? Jelaskan alasannya.

A. Kestabilan Inti
Kestabilan inti atom dapat ditinjau dari aspek kinetika dan energitika. Kestabilan secara energitika ditinjau dari aspek energi nukleosintesis dihubungkan dengan energi komponen penyusunnya (proton dan neutron), disebut energi ikat inti. Kestabilan secara kinetika ditinjau berdasarkan kebolehjadian inti meluruh membentuk inti yang lain, disebut peluruhan radioaktif.

Sekilas Kimia
Marie Curie (1867–1934)

1. Ciri-Ciri Inti Stabil dan Tidak Stabil
Untuk mengetahui ciri-ciri inti yang stabil dan inti yang tidak stabil dapat ditinjau dari perbandingan antarpartikel yang terkandung di dalam inti atom, yaitu perbandingan neutron terhadap proton ⎜ ⎟ . Selain nuklida 1H, semua ⎝Z⎠ nuklida atom memiliki proton dan neutron. Suatu nuklida dinyatakan stabil jika memiliki perbandingan neutron terhadap proton lebih besar atau sama dengan satu ⎜ ≥ 1 ⎟ . Untuk nuklida ringan (Z ⎝Z ⎠ Untuk nuklida dengan Z 20, perbandingan
⎛N ⎞ ⎛N⎞

20), perbandingan 1. Perbandingan

N @ 1. Z

beberapa nuklida yang stabil ditunjukkan pada tabel berikut.
Sumber: Oxford Ensiklopedia Pelajar: Biografi–9, 1995

N Z

N untuk Z

Tabel 5.1 Nuklida Z N
N Z

Beberapa Nuklida yang Stabil
2

Marie Curie Lahir di Warsawa, Polandia. Dia bersama dengan suaminya Pierre melakukan percobaan terhadap zat radioaktif. Setelah beberapa tahun bekerja, mereka berhasil menemukan sebuah unsur radioaktif, yang mereka namakan radium. Mereka menerima hadiah nobel untuk karya ini. Setelah Pierre meninggal pada 1906, Marie meneruskan kerjanya dan menerima hadiah nobel ke–2 pada 1911.

H 1 1 1

20

Ne

40

Ca

64

n

90

Sn

120

Nd

202

Hg

10 10 1

20 20 1

30 34 1,13

40 50 1,25

50 70 1,50

80 122 1,50

Berdasarkan tabel tersebut, tampak bahwa nilai

fungsi Z. Hubungan proton dan neutron dapat diungkapkan dalam bentuk grafik yang disebut grafik pita kestabilan.
Emisi alfa
130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 10

N berubah sebagai Z

Gambar 5.1
Grafik pita kestabilan Nuklida stabil ditunjukkan oleh titik hitam yang berkerumun membentang seperti pita sehingga disebut pita kestabilan. Di luar pita kestabilan tergolong radioaktif.

Jumlah neutron (N)

Emisi beta
Z N= Penangkapan elektron dan emisi positron

20

30

40

50

60

70

80

90 100

Jumlah proton (Z)

126

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Dengan bertambahnya jumlah proton (Z), perbandingan neutronproton meningkat hingga 1,5. Kenaikan angka banding akibat meningkatnya tolakan muatan positif dari proton. Untuk mengurangi tolakan antarproton diperlukan neutron yang berlebih. Nuklida di luar pita kestabilan umumnya bersifat radioaktif atau nuklida tidak stabil. Nuklida yang terletak di atas pita kestabilan adalah nuklida yang memiliki neutron berlebih. Untuk mencapai keadaan inti yang stabil, nuklida ini mengubah neutron menjadi proton dan partikel beta. Nuklida yang terletak di bawah pita kestabilan adalah nuklida yang miskin neutron. Untuk mencapai keadaan yang stabil, dilakukan dengan cara memancarkan positron atau penangkapan elektron (electron capture) pada kulit K menjadi neutron. Nuklida yang terletak di atas pita kestabilan dengan nomor atom (jumlah proton) lebih dari 83 adalah nuklida yang memiliki neutron dan proton melimpah. Untuk mencapai keadaan stabil, nuklida ini melepaskan sejumlah partikel alfa (inti atom He).
Jumlah neutron

N diyakini Z

Emisi −0 e 1
4 Emisi 2 He

0 Emisi 1 e atau penangkapan elektron

Jumlah proton
Sumber: Chemistry: The Central Science, 2000

Gambar 5.2
Semua unsur radioaktif meluruh membentuk unsur yang stabil dengan nomor atom sekitar 50-an.

Contoh 5.1
Meramalkan Kestabilan Inti Ramalkan apakah nuklida stabil? Jawab
13 7 N stabil atau tidak. Jika tidak, bagaimana untuk mencapai

Kestabilan inti dapat dilihat dari angka banding (Z) 20, angka banding

N . Untuk inti dengan jumlah proton Z

N = 1. Z N 6 Angka banding untuk 13 N= = 0,86 lebih kecil dari 1 sehingga tidak stabil. 7 Z 7 Oleh karena nuklida N berada di bawah pita kestabilan ( 1) maka untuk mencapai stabil dilakukan dengan cara memancarkan positron atau penangkapan elektron kulit K.

2. Peluruhan Radioaktif
Peluruhan radioaktif adalah peristiwa spontan emisi beberapa partikel dan radiasi elektromagnetik dari suatu inti atom tidak stabil menuju inti yang stabil. Peluruhan radioaktif diketahui merupakan suatu peristiwa eksoergik (pelepasan energi). Pada proses peluruhan inti berlaku Hukum Kekekalan Energi, Momentum, Massa, dan Muatan. a. Persamaan Peluruhan Inti Persamaan peluruhan inti ditulis seperti halnya persamaan reaksi kimia. Contoh peluruhan radioaktif 238U disertai pelepasan partikel alfa dapat ditulis sebagai berikut.
238 92 U

Kata Kunci
• • • • • • • • • • • Inti atom (nuklida) Aspek kinetika Aspek energitika Kestabilan inti Nukleosintesis Energi ikat inti Emisi (peluruhan) Pita kestabilan Radioaktif Eksoergik Radiasi elektromagnetik

⎯⎯ →

234 4 90 Th + 2 He

Pada persamaan ini, hanya inti yang berubah yang dituliskan. Tidak perlu menuliskan senyawa kimia atau muatan elektron untuk setiap senyawa radioaktif yang terlibat sebab lingkungan kimia tidak memiliki pengaruh terhadap perubahan inti.

Keradioaktifan

127

simbol kedua nuklida adalah 226 88 Ra dan 222 86 Rn Persamaan transmutasi intinya: 226 88 Ra ⎯⎯ → 222 4 86 Rn+ 2 He b. β + atau positron. Symbol for the particle.3 Deret peluruhan radioaktif: 238U → 206Pb Catatan Note Dalam simbol untuk partikel yang terlibat. indeks bawah menyatakan muatan. dan indeks atas menyatakan massa. Jawab Nomor atom radium 88 dan radon 86. Jadi. peluruhan beta ( β –. Nomor Massa Nomor Atom Pereaksi dan produk yang terlibat dalam peluruhan inti ditulis menurut simbol nuklidanya. 2000 Gambar 5. yaitu peluruhan alfa. subscript means charge.3 Jenis Peluruhan Radioaktif Radiasi 4 2 He 0 −1 e 0 1e Jenis peluruhan Emisi alfa (a) Emisi beta (b) Emisi positron ( b+) Penangkapan elektron Emisi gamma (g) Perubahan Setara – 0 1 1 0 n → 1p + −1e 1 1 0 1 p → 0n + 1 e 0 1 1 1 p + −1 e → 0 n Perubahan Inti No. Secara umum ditunjukkan pada Tabel 5.2 Menuliskan Persamaan Peluruhan Inti Tuliskan persamaan transmutasi inti untuk peluruhan radioaktif radium–226 disertai pancaran partikel alfa membentuk radon–222.4 Daya tembus radiasi yang diemisikan unsur radioaktif Kekuatan penetrasi: n ≈ g> b > a sinar-X 0 0 γ – 128 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . and supercript means mass. Atom No. atau penangkapan elektron). Jenis Peluruhan Radioaktif Peluruhan radioaktif dapat digolongkan ke dalam tiga jenis peluruhan.Sumber: Chemistry: The Central Science.2 Proton 1 1p Simbol Partikel yang Terlibat dalam Peluruhan Inti Neutron Beta Positron 1 0n 0 −1 e Gamma 0 0 atau 0 −1β 0 1e atau 0 β 1 Contoh 5.3. dan peluruhan gamma. Massa –2 +1 –1 –1 0 –4 0 0 0 0 Gambar 5. Tabel 5. Simbol untuk partikel yang terlibat dalam peluruhan inti adalah sebagai berikut. Tabel 5.

4 Emisi alfa adalah emisi nuklida 2 He atau partikel alfa dari inti tidak stabil. Penangkapan elektron ( . Peluruhan radioaktif menghasilkan nuklida pada keadaan tereksitasi yang tidak stabil. ⎯⎯ 1 p + →1 0 −1e Perisai timbal Bahan radio aktif 3. 25Al Jawab N a. 1997 Gambar 5. Oleh karena nilai 1 (di Z bawah pita kestabilan) maka akan terjadi emisi positron atau penangkapan elektron. Emisi positron (b+) adalah emisi sejenis elektron yang bermuatan positif.5 Radiasi a. pada peluruhan radioaktif 226Ra. Emisi gamma (g) dihasilkan dari nuklida yang tereksitasi setelah menjalani peluruhan. Emisi beta (b-) adalah emisi elektron berkecepatan tinggi dari inti tidak stabil. Nuklida 25Al memiliki 13 proton dan 12 neutron. N b. Oleh karena nilai 1 (di Z bawah pita kestabilan) maka akan terjadi emisi beta. Untuk mencapai keadaan stabil dilakukan dengan cara mengemisikan energi dalam bentuk radiasi gamma. proton diubah menjadi neutron. Persamaannya: 1 0n Radiasi γ Radiasi α Radiasi β 226 88 Ra ⎯⎯ → 222 86 Rn 2. Emisi beta sama dengan perubahan neutron menjadi proton. Nuklida di atas pita kestabilan akan memancarkan partikel beta. yaitu kulit K. 1 1p + 0 −1 e ⎯⎯ 1 n →0 • • • • • • • 5. 1 1p Sumber: Introductory Chemistry.1. electron capture) adalah peluruhan inti dengan menangkap elektron dari orbital yang terdekat ke inti. Contohnya: 99 m 43 Tc Kata Kunci Emisi alfa Emisi beta Emisi positron Penangkapan elektron Emisi gamma Transmutasi inti Keadaan tereksitasi ⎯⎯ → 99 43 Tc + 0γ 0 Contoh 5. Emisi positron terjadi pada nuklida yang berada di bawah pita kestabilan. Emisi positron setara dengan perubahan proton menjadi neutron. Misalnya. b. Nuklida 47Ca memiliki 20 proton dan 27 neutron. 4 + 2 He Nuklida yang memiliki nomor atom di atas 83 akan memancarkan partikel alfa. g dalam medan magnet ⎯⎯ n + → 1 0 0 1e 4. Dalam hal ini. 47Ca b. Persamaan transmutasi intinya: 25 13 Al ⎯⎯ → ⎯⎯ → 25 13 Al + 0 1e (emisi positron) atau 25 13 Al + 0 −1e 25 12 Mg (penangkapan elektron) Keradioaktifan 129 .3 Meramalkan Jenis Peluruhan Radioaktif Gunakan pita kestabilan untuk meramalkan peluruhan radioaktif dan tuliskan persamaan transmutasi intinya: a.

proton C.9905 55. perubahan energi inti dapat ditentukan secara langsung dari perubahan massa nukleon.01435 9. A.6 Kehilangan massa diubah menjadi energi yang digunakan untuk mengikat nukleon membentuk satu kesatuan di dalam inti.9316 209. Nukleosintesis dan Energi Ikat Inti Nukleon (n + p) Dm diubah menjadi energi untuk mengikat nukleon agar tetap dalam inti Nuklida Pengikat Nukleosintesis adalah pembentukan inti atom atau nuklida dari partikelpartikel penyusunnya (proton dan neutron). Dengan kata lain. makin stabil inti atom tersebut. sebab perubahan massa selalu disertai perubahan energi sesuai persamaan: E = m c2 atau DE = c2 Δ m Keterangan: c = kecepatan cahaya (3×108 m s–1) Dm = perubahan massa (kg) Tabel 5.00867 1.01347 7. 4 2 1 p + 2 1 n ⎯⎯ 2 He → 1 0 Gambar 5..9967 13. makin besar energi ikat inti.6. megatron Pembahasan 223 87 a Li Be B C O Fe Co Pb Fr → 223 88 Ra + X }elektron ( −0 e) 1 SPMB 2004 X } 87 − 88 223− 223 = 0 =−1 Jadi. Δ Enukelosintesis = Ei = Enuklida He – E(2p + 2n) Bagaimana mengukur perubahan energi inti tersebut? Menurut Einstein.00150 6. nuklida 4 He disintesis dari 2 proton dan 2 neutron.9368 221.01493 4.9184 205. 223 87 Simbol b(e ) n p (H) – Fr → 223 88 Ra + X X adalah partikel .01345 3. Menurut aspek energitika.0102 11.01550 3.9703 225.4 Massa Nukleon dan Nuklida dalam Satuan Massa Atom (sma) A –1 0 1 1 1 2 2 3 3 4 5 5 6 6 8 26 27 82 82 82 84 86 88 0 1 1 2 3 3 4 6 7 9 10 11 12 13 16 56 59 206 207 208 210 222 226 Massa (sma) 0. neutron B.0001 15.9295 206. X adalah partikel elektron.00055 1..3. Contoh.00999 10.. (D) Po Rn Ra 130 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .9309 207. positron D.0066 11. Ei didefinisikan sebagai selisih energi antara energi nuklida hasil sintesis dengan energi nukleon penyusunnya.00728 2. Lihat Gambar 5. Energi yang terlibat dalam nukleosintesis dinamakan energi ikat inti ( i). elektron E. suatu inti atom stabil jika memiliki energi ikat inti besar. Energi ikat inti.9206 58.9771 Mahir Menjawab Pada inti Fr terjadi reaksi berikut.

9837 233. Kata Kunci • • • Nukleon Energi ikat rata-rata Massa partikel subinti Keradioaktifan 131 .0304 sma) (931.00728)} sma = – 0. Kedua.9904 234. Oleh karena itu. Pertama. iradiasi dapat merusak nutrien. Menariknya. seperti asam amino dan vitamin. efek yang sama dihasilkan juga ketika makanan tersebut dipanaskan. ketakutan tersendiri pada prosedur ini pun ada.Th Pa U Pu 90 90 91 92 92 92 92 94 230 234 234 233 234 235 238 239 229. 1 2 1 n + 2 1p ⎯⎯ 2 He → 4 0 a.00150 – 2(1. pada pembentukan nuklida He dilepaskan energi sebesar 28. Selain itu.9942 233.4 Menentukan Perubahan Energi Inti Hitung perubahan energi pada pembentukan nuklida helium (partikel alfa) berikut. Energi ikat per nukleon bervariasi bergantung pada nomor atom unsurunsur stabil. Hal ini sangat berguna bagi negara-negara miskin. Angkatan Darat Amerika Serikat memulai program percobaan iradiasi makanan sehingga pasukan yang tersebar mempunyai makanan segar tanpa harus dibekukan.0003 239. radiasi yang mengionisasi akan menghasilkan spesi yang reaktif.00867 + 1. makin besar energi ikat inti makin stabil inti tersebut.5 MeV Contoh 5.3176 MeV atau 3.5 MeV sma–1) = – 28. Energi ikatan inti dalam satuan Me Perubahan massa pada pembentukan He: m = mHe – 2(mn + mp) {4. Sumber: Chemistry.0006 Sumber: General Chemistry . Energi ikat inti dalam satuan Joule 1 MeV = 1. Kekurangan massa pada pembentukan nuklida helium (Contoh Soal 5. Sumber radiasi untuk hampir semua pengawetan makanan adalah kobalt–60 dan cesium–137.062 × 10–13 Joule Hubungan satuan energi ikat inti dan massa partikel subinti dalam satuan sma adalah 1 sma = 931. 2000 Satuan yang digunakan untuk energi ikat inti adalah Mega elektron volt (MeV).3176 MeV b. Satu Mega elektron volt (1 MeV) sama dengan 1.062 × 10–13 Joule.9934 238.9890 233. Keuntungan iradiasi makanan sangat jelas. Akan tetapi. atau 1 MeV = 1.4 di atas) disebabkan telah diubah menjadi energi yang digunakan untuk mengikat partikel subinti agar tidak pecah. dalam satuan MeV b.062 × 10–13 J MeV–1 = –3. Keduanya mengemisikan sinar gamma ( γ ) walaupun sinar X dan elektron dapat juga digunakan untuk mengiradiasi makanan. bahwa makanan yang diiradiasi dapat menjadi radioaktif (meskipun tidak ada data kejadian mengenai hal ini).8 MeV dimiliki oleh atom Fe dan Ni. juga memperlama waktu simpan berbagai macam makanan. Energi ikat rata-rata maksimum sekitar 8.007 × 10–12 J.062 × 10–13 J Ei = –28.007 × 10–12 J Jadi.3176 MeV × 1. 1990 Sekilas Kimia Makanan Iradiasi Pada tahun 1953.9931 232. seperti radikal hidroksil yang akan bereaksi dengan molekul organik dan menghasilkan zat yang berbahaya. dalam satuan Joule Jawab a.0304 sma Ei = (– 0. seperti ditunjukkan pada gambar berikut. selain menghemat energi karena tidak perlu pendinginan.

235U menjadi 239U b. 39K dan 40K c.6698 sma 143 × 1. 52Fe c.7 Grafik Energi ikat nukleon terhadap nomor massa Energi Ikat per Nukleon U 0 50 100 150 200 250 Nomor Massa Contoh 5. 71Ga dan 76Ga Ramalkan jenis peluruhan untuk setiap nuklida radioaktif berikut berdasarkan pita kestabilan. Kerjakanlah di dalam buku latihan.8756 sma Energi ikat inti 235U per nuklida adalah Ei = 1. Massa nukleon penyusun 235U adalah 92 × 1. 6. 24Na b.034 sma. 60Co d. Tes Kompetensi Subbab 1. Manakah nuklida yang radioaktif dan nuklida yang stabil? a. 26Na c.00 g 234 Th meluruh menjadi 234Pa dengan memancarkan beta.9096 sma Kekurangan massa dari nuklida ini adalah Massa nukleon = 236. a.8756 sma × 931. 5. 3. 13N b. 132 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .1214 MeV 235 Menghitung Energi Ikat Inti U jika massa nuklidanya sebesar 235. meluruh menjadi kalsium–40. 13C menjadi 12C 2.9096 sma Massa nuklida = 235. Ramalkan jenis peluruhan dari radionuklida berikut dan tuliskan persamaan transmutasi intinya.2398 sma Total massa = 236. Ramalkan jenis peluruhan yang terjadi dan tuliskan persamaan transmutasi intinya. 25Al Tuliskan persamaan inti untuk reaksi peluruhan zat radioaktif berikut.56 4 Fe 235 He Gambar 5. 208Po dan 209Bi b. A 4.5 MeV sma–1 = 1747. Hitung perubahan energi (dalam joule) jika 1.00867 sma = 144. a. Berapa perubahan energi dalam MeV jika satu inti 234Th meluruh. a.5 Hitung energi ikat Jawab Nuklida 235U mengandung 92 proton dan 143 neutron.00728 sma = 92. Salah satu dari setiap pasangan nuklida berikut adalah radioaktif. 90Sr Kalium–40 adalah isotop radioaktif alam.0349 sma Kekurangan massa = 1.

Saring campuran dan keringkan endapan yang tersaring. gas CO2 yang mengandung lebih isotop 14C radioaktif diterpakan kepada tanaman alga selama satu hari. Kocok campuran dan biarkan beberapa lama. dengan pengetahuan yang memadai.B. Partikel alfa. Sinar matahari 6CO2(g) + 6H2O( ) ⎯⎯⎯⎯⎯ C6H12O6(aq) + 6O2(g) → Dalam percobaannya. beta. dan g terhadap tubuh manusia Tulang Organ Sumber: Chemistry: The Central Science. Keuntungan perunut radioaktif yaitu isotop berperilaku sebagaimana isotop nonradioaktif. Proses keseluruhan fotosintesis melibatkan reaksi CO2 dan H2O untuk menghasilkan glukosa dan O2. terutama dalam bidang kedokteran. Kegunaan Radioisotop Radiasi dari peluruhan unsur radioaktif dapat memengaruhi benda dan makhluk hidup. radiasi dari unsur radioaktif dapat dimanfaatkan oleh manusia. Manfaat dalam Analisis Kimia Perunut radioaktif adalah isotop radioaktif yang ditambahkan ke dalam bahan kimia atau makhluk hidup guna mempelajari sistem. a. Kulit Jaringan a b g Gambar 5.8 Daya penetrasi sinar a. b. dan industri. Persamaannya: PbI2(s) Pb2+(aq) + 2I–(aq) Ke dalam tabung yang berisi PbI2 padat nonradioaktif tambahkan larutan yang berisi ion iodida radioaktif hingga jenuh. Analisis Kesetimbangan Kimia Tinjau kesetimbangan timbal(II) iodida padat dan larutan jenuhnya yang mengandung Pb2+(aq) dan I–(aq). Selanjutnya. Namun demikian. Mekanisme Fotosintesis Percobaan menggunakan perunut telah dilakukan sejak tahun 1950 oleh Melvin Calvin dari Universitas Berkeley untuk menentukan mekanisme fotosintesis tanaman. b. tetapi dapat dideteksi dalam jumlah sangat sedikit melalui pengukuran radiasi yang diemisikannya. Jika dianalisis maka dalam padatan PbI2 akan terdapat PbI2 yang radioaktif. pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa dalam larutan jenuh terdapat keadaan setimbang dinamis antara padatan dan ion-ionnya.8). dan gamma dapat menembus ke dalam materi dan mampu mengionisasi atom atau molekul (lihat Gambar 5. Kata Kunci • • • • Daya penetrasi Perunut radioaktif Isotop radioaktif Isotop nonradioaktif Keradioaktifan 133 . 2000 1. Hal ini dapat memengaruhi organ tubuh dan bersifat destruktif.

kelebihan ion Ag+ berada dalam larutan. Ini dapat dilakukan dengan cara menentukan jumlah dan posisi unsur dalam rambut secara saksama sehingga dapat diketahui penyebab kematian orang itu. Energi dari partikel mengionisasi molekul gas menghasilkan ion positif dan elektron yang dipercepat oleh elektrode. Selain itu. membentuk endapan AgCl.9 Pencacah Geiger Partikel radiasi masuk melalui jendela dan melewati gas argon. d. Titik akhir titrasi diperoleh dengan cara ekstrapolasi grafik. Pulsa arus selanjutnya dicacah. selanjutnya diidentifikasi. dalam labu Erlenmeyer yang berisi ion Cl – nonradioaktif tidak terdapat keaktifan. dan yang lainnya tidak memengaruhi penentuan titik akhir titrasi. Baik titran maupun cuplikan dapat mengandung komponen radioaktif. isotop radioaktif dapat digunakan sebagai petunjuk titik akhir titrasi. Elektron yang bergerak lebih cepat. Setelah ion 110Ag + radioaktif ditambahkan ke dalam erlenmeyer dan bereaksi dengan ion Cl –. Inti metastabil berada pada keadaan tereksitasi. Bagian supernatan (endapan) tidak menunjukkan tanda-tanda keaktifan. Gambar 5. Untuk stabil meluruhkan sinar gamma. dan secara perlahan meningkatkan keaktifan.alga diekstrak dengan alkohol dan air. misalnya arsen (As). Kelebihan cara analisis titrasi radiometri adalah kepekaannya sangat tinggi. Analisis terhadap rambut dapat dilakukan untuk menentukan zat beracun yang terdapat dalam rambut. Selain itu. 134 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Berdasarkan prosedur di atas. Misalnya. kekeruhan. Analisis Aktivasi Neutron Analisis aktivasi neutron adalah analisis unsur-unsur dalam sampel yang didasarkan pada pengubahan isotop stabil oleh isotop radioaktif melalui pemboman sampel oleh neutron. suhu. inti metastabil dari 76 As m akan diperoleh: 75 33 As c. Senyawa terekstrak dipisahkan dengan kromatografi. Calvin mengajukan mekanisme atau tahap-tahap reaksi dalam fotosintesis. dan meluruh disertai emisi gamma. menumbuk logam anode dan menimbulkan pulsa arus. pH. Frekuensi sinar gamma yang diemisikan khas untuk setiap unsur. Berdasarkan analisis terhadap isotop 14C.10 Arsen dibombardir dengan neutron menghasilkan arsen metastabil. Untuk mengidentifikasi apakah seseorang itu mati wajar atau diracun dapat dianalisis berdasarkan runutan unsur dalam rambut. intensitas sinar gamma sebanding dengan jumlah unsur yang ada dalam sampel rambut. Jika isotop 75 As dibombardir dengan neutron. dapat diketahui apakah orang itu diracuni arsen atau mati wajar. Titrasi Radiometri Pada titrasi radiometri. Metode ini juga sangat peka sebab dapat mengidentifikasi jumlah arsen hingga 10–9 g. 75 As 76As + 1 0n ⎯⎯ → 76 m 33 As Gambar 5. pada titrasi penentuan ion Cl– dengan ion Ag+ membentuk endapan AgCl. 2000 Senyawa yang mengandung 14C radioaktif terdapat dalam zat antara yang dibentuk selama fotosintesis. Katode(–) Anode(+) Gas Argon Pencacah dan penguat Sumber listrik Jendela radiasi masuk Sumber: Chemistry: The Central Science. Pada awal titrasi. tetapi setelah titik ekuivalen tercapai.

Efisiensi Kerja Organ Tubuh Isotop radioaktif diterapkan dalam diagnosis dengan dua cara. seperti pertumbuhan hormon dalam darah. Isotop 98Mo nonradioaktif dibombardir dengan neutron. radon–222 digunakan untuk terapi kanker beberapa tahun setelah penemuan radioaktif. 2001 Gambar 5. MoO42– yang terserap pada butiran alumina. isotop digunakan untuk mengembangkan citra internal organ tubuh sehingga fungsinya dapat diselidiki. setelah scanning segera diekresi oleh tubuh dan sinar gamma meluruh sampai ke tingkat yang dapat diabaikan oleh tubuh sekitar sejam. Isotop 99Mo radioaktif sendiri dibuat pada reaktor nuklir.11b). Generator mengandung ion molibdat radioaktif. 98 42 Mo Sumber: Chemistry.11 (a) Perangkat uji radon dapat digunakan di rumah atau perkantoran. a. Di rumah sakit. (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science. Molibdum radioaktif ini diserapkan pada alumina dan ditempatkan dalam generator. isotop teknetium diproduksi dalam generator teknetium molibdinum–99. Gambar 5. Keradioaktifan 135 . tetapi sekarang radiasi gamma dari kobalt–60 lebih umum digunakan. Gambar 5. Kedua digunakan sebagai perunut dalam analisis jumlah zat. Isotop tersebut meluruh disertai emisi sinar gamma menjadi 99Tc keadaan dasar.11a). Pertama. (b) Kobalt-60 digunakan untuk terapi kanker. dan penyelidikan efisiensi kerja organ tubuh. Manfaat dalam Kedokteran dan Farmasi Radioisotop pertama yang diterapkan dalam medik adalah untuk terapi penyakit kanker. TcO4– harus dicuci dari generator dengan larutan garam yang tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis dalam darah. 2000 Terapi penyakit kanker merupakan salah satu aplikasi berguna dari isotop radioaktif dalam medik. Radium–226 dan hasil peluruhannya. Persamaan peluruhannya adalah 99 42 Mo ⎯⎯ → 99 m 43 Tc + 0 −1e Kata Kunci • • Inti metastabil Citra internal Setiap hari ion perteknetat. sterilisasi alat-alat kedokteran (Gambar 5. Citra dibuat dengan men-scan bagian tubuh oleh emisi sinar gamma dari 99 Tc dan dideteksi secara skintilasi (penyinaran). Kegunaan lain dari isotop radioaktif adalah diagnosis penyakit (Gambar 5.2. yang dapat memberikan data kemungkinan kondisi penyakitnya.12 menunjukkan citra tulang kerangka manusia yang diperoleh dengan isotop 99Tcm.12 Citra tulang rangka manusia menggunakan 99Tcm. dan dikirim ke rumah sakit. Ion perteknetat diperoleh ketika isotop 99 Mo dalam MoO 42 meluruh. + 1 0n ⎯⎯ → 99 42 Mo Selanjutnya. Nuklida 99Tcm adalah isotop radioaktif yang sering digunakan untuk mengembangkan citra internal organ tubuh. Teknetium yang menerpa bagian tubuh.

dilakukan pengukuran aktivitasnya pada akar. Alat bor dilengkapi dengan sumber neutron. steroid. antibodi kehilangan sejumlah radioaktivitas. Teknik yang dikembangkan ini bergantung pada ikatan antara zat dengan antibodi.14 Molekul yang ditandai dengan radioisotop iodin-123. Hilangnya radioaktivitas dapat dihubungkan dengan jumlah insulin dalam sampel darah. daun. batang. 136 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . di mana antibodi terikat pada insulin radioaktif.13 Diagnosis dengan instrumen PET (Positron Emision Tomography) untuk men-scanning otak. diharapkan dapat menginduksi keradioaktifan terhadap unsur-unsur yang terdapat dalam tanah pada kedalaman tertentu. Sumber: Chemistry The Central Science. Selanjutnya. Emisi dari 123I dideteksi di sekitar otak Pasien. Radio Immuno Assay (RIA) Radio mmuno Assay (RIA) adalah teknik pengembangan terkini untuk menganalisis darah dan cairan tubuh lain. Berapa kadar pupuk yang harus ditambahkan ke dalam tanah. atau bagian lain dari tanaman. Aplikasi dalam Industri dan Pertanian Sumber: Chemistry. Oleh karena banyak unsur dapat diaktifkan dengan neutron dan emisi radiasinya memiliki frekuensi tertentu yang khas maka teknik pencarian sumber alam yang terdapat dalam kerak bumi banyak melibatkan partikel neutron. Kemudian. Metode yang telah diterapkan adalah analisis insulin dalam cuplikan darah pasien. Sebelum analisis. dan berapa kadar pupuk yang diserap tanaman. Sampel yang mengandung sejumlah insulin tidak dikenal ditambahkan kepada campuran antibodi-insulin radioaktif. Antibodi memproteksi dengan mengikat zat dan mencacah aktivitas biologinya. b. Total fosfor yang dibutuhkan tanaman ditentukan melalui analisis kimia dan penambahan pupuk ditentukan oleh keaktifan yang terukur. larutan insulin yang mengikat antibodi dikembangkan dari hewan secara laboratorium. Saat ini tengah dikembangkan senyawa isotop radioaktif dari teknetium yang diharapkan dapat melihat fungsi berbagai organ tubuh yang lain. pencarian sumber air dan minyak bumi. 2000 Gambar 5. dan antigen dalam jumlah sangat sedikit. larutan insulin digabungkan dengan insulin yang mengandung isotop radioaktif. seperti hormon. Contohnya. Dari hasil penelitian terbukti bahwa hasil panen jauh lebih melimpah jika penambahan pupuk fosfat dilakukan pada saat benih disemai atau pada saat 60% pertumbuhan akar. Akibatnya. Kadar pupuk optimum dapat ditentukan dengan menambahkan amonium fosfat berlabel 32P yang memiliki aktivitas tertentu. Salah satu aplikasi radioisotop dalam bidang pertanian adalah untuk menentukan pemakaian pupuk optimum.Ion perteknetat diterapkan untuk mengembangkan citra otak. 2001 Gambar 5. Antibodi diproduksi dalam hewan sebagai proteksi terhadap zat asing. 3. Informasi tersebut sangat penting dalam bidang ginekologi sehingga dokter dapat membedakan kehamilan yang normal dan abnormal sejak dini. sedangkan senyawa teknetium yang lain diterapkan untuk mengembangkan citra organ tubuh yang lain. Senyawa ini diterapkan untuk mendiagnosis serangan jantung. digunakan untuk mempelajari aliran darah ke otak. Senyawa kompleks teknetium tertentu dapat berikatan dan merusak jaringan hati. Perbedaan dari kedua pengukuran itu menunjukkan fosfor yang terdapat dalam tanah. Insulin yang bukan radioaktif mengganti beberapa insulin radioaktif yang terikat pada antibodi. Teknik RIA juga digunakan secara luas untuk menentukan Human Placenton actogen (HPL) pada tahap kehamilan.

minyak bumi) + 14 7 N ⎯⎯ 1 H → 1 + 14 6C Isotop 14C masuk ke atmosfer bumi dan bercampur dengan 12C yang stabil membentuk senyawa. dan memancarkan radiasi gamma dengan energi yang khas untuk setiap unsur. unsur-unsur sekitar menjadi bersifat radioaktif.730 tahun dihasilkan secara terus-menerus di atmosfer akibat sinar kosmik. Jika cuplikan ini mengandung 5.7% 14C. Metode pengukuran dengan 14C dikembangkan oleh . 4. Radiasi gamma akan tersidik pada detektor sehingga dapat diketahui macam unsur yang ada dalam tanah itu. Setelah ratusan bahkan ribuan tahun.000 tahun silam. Jika tanaman atau hewan mati (misalnya. Sinar kosmik berenergi sangat tinggi menyebabkan terjadinya reaksi inti berenergi tinggi menghasilkan neutron. 14CO2 di atmosfer. jika pohon ditebang). dan unsur karbon sekitar 4. Aplikasi dalam Kepurbakalaan Pengukuran umur batuan dapat dilakukan melalui pengukuran peluruhan 14C yang telah membuka tabir sejarah manusia dan prasejarah sekitar 35.7 MeV. Gas CO2 yang dihasilkan dikumpulkan dan dimurnikan. pembakaran fosil minyak bumi selama satu abad terakhir dapat meningkatkan produksi isotop 12C di atmosfer. Oleh karenanya. misalnya H14CO3– dalam lautan.4 MeV. Libby yang dikalibrasi terhadap teknik pengukuran umur batuan yang lain (seperti catatan sejarah yang ditulis) dan hasilnya cukup konsisten. jumlah 14 C yang terdapat dalam tanaman yang ditebang mulai meluruh. Senyawa tersebut selanjutnya dikonsumsi oleh tanaman dan hewan.15 Teknik pencarian sumber alam (air. Setelah terjadi induksi keradioaktifan oleh neutron. Isotop 14C dengan waktu paruh 5. umur fosil itu dapat diramalkan. Jika terdapat unsur hidrogen.15. Melalui pengukuran aktivitas 14C dalam fosil tanaman. pertukaran karbon dengan sekitarnya berhenti. dan dianalisis dengan radiokarbon. Teknik ini secara luas dikembangkan untuk menentukan keberadaan sumber air atau minyak bumi. 1 0n Neutron mengaktifasi unsurunsur di sekitarnya Gambar 5. dikeringkan.F. seperti pada Gambar 5. selanjutnya oleh manusia. Perbandingan diukur. Namun demikian.Neutron penginduksi biasanya bersumber dari (Po + Be) dengan peluruhan sekitar 107 neutron per detik dan dirakit.2 MeV. unsur oksigen sekitar 6. yang tentu dapat menimbulkan kesukaran dalam menerapkan metode pengukuran dengan 14C pada masa yang akan datang. energi gamma yang tersidik sekitar 2. tanaman yang mati sudah menjadi fosil. Kata Kunci • • • Aktivitas Neutron penginduksi Reaksi inti Kegiatan Inkuiri Fragmen tulang manusia purba ditemukan dekat Bengawan Solo. Protein tulang dikumpulkan. berapa usia manusia purba itu? 12 Keradioaktifan 137 . Neutron tersebut selanjutnya bertumbukan dengan inti 14N di atmosfer membentuk 14C. 14 dipirolisis. Sebanyak 100 g sampel tulang dicuci dengan HCl 1 M untuk mengeluarkan mineral dalam tulang dan tersisa protein.

Mengapa isotop 60Co lebih umum dipakai untuk terapi kanker daripada isotop 222Rn. inti-inti ini akan terurai dan melepaskan lebih banyak neutron. Jika neutron dari setiap reaksi fisi bereaksi lagi dengan inti 235 U yang lain. Pembelahan nuklida ini disertai pelepasan sejumlah energi dan sejumlah neutron. disebabkan oleh neutron yang dilepaskan dari reaksi fisi sebelumnya bereaksi lagi dengan inti-inti yang lain. seperti halnya reaksi elektronik. juga pelepasan neutron sebanyak 2 hingga 3 buah. tetapi pada akhir reaksi. akan dihasilkan inti-inti atom yang lebih ringan. terjadi reaksi yang disebut reaksi berantai (chain reaction). Bagaimana Anda dapat membuktikan bahwa katalis turut serta dalam reaksi dengan cara runutan isotop radioaktif? C. Akan tetapi.5 × 10-11 J dan sejumlah neutron yang siap bereaksi fisi dengan inti yang lain. Dalam laju reaksi dikatakan bahwa katalis turut serta dalam reaksi. Reaksi berantai dari fisi inti merupakan dasar dari reaktor nuklir dan senjata nuklir. perubahan energi dalam reaksi inti bersifat sertamerta dan berantai sehingga perlu pengetahuan dan teknologi tinggi untuk mengembangkan reaktornya. 2000 Reaksi berantai adalah sederetan reaksi fisi yang berlangsung spontan dan serta merta. B 2. Ada tiga jenis reaktor nuklir. 1. 1 n 0 235 92 U 146 56 Ba 1 n 0 Sumber: Chemistry: The Central Science.Tes Kompetensi Subbab 1. dan reaktor pembiak. katalis diperoleh kembali. reaktor fisi.17. yaitu reaktor untuk reaksi fusi. seperti ditunjukkan pada Gambar 5. Oleh karena itu. Reaksi Fisi Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklidanuklida dengan nomor atom mendekati stabil. Proyeksi neutron Nuklida Gambar 5. disertai pelepasan energi. Reaksi fisi inti uranium–235 dioperasikan dalam reaktor tenaga nuklir untuk pembangkit tenaga listrik. melibatkan perubahan energi. 91 36 Kr Gambar 5.16 Reaksi fisi 235U dengan neutron membentuk kripton dan barium disertai pelepasan energi sebesar 3. Oleh karena satu reaksi fisi dapat menghasilkan 3 neutron. 3.17 Reaksi berantai pada reaksi fisi 2 Neutron dari hasil fisi Sumber: Chemistry :The Central Science. Reaksi Fisi dan Fusi Reaksi inti. Pernahkah Anda di-scan dengan radioisotop (Rontgen)? Berapa rentang waktu yang diperbolehkan untuk di-scan kembali? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Jika inti 235U dibombardir dengan neutron. 2000 138 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . jumlah inti yang melakukan fisi berlipat secara cepat.

Berdasarkan hasil pengamatan. Bom atom merupakan kumpulan massa subkritis yang dapat melakukan reaksi berantai.Agar dapat memanfaatkan reaksi berantai dari suatu sampel radioaktif yang berpotensi fisi maka reaksi fisi harus dikendalikan dengan cara mengendalikan neutron yang dilepaskan dari reaksi itu. Massa kritis adalah massa terkecil dari suatu sampel yang dapat melakukan reaksi berantai. 2000 Gambar 5. Perhatikan Gambar 5. Batang pengendali neutron dibuat dari bahan yang dapat menyerap neutron.19). seperti boron dan kadmium sehingga dapat mengendalikan reaksi berantai. Energi yang dihasilkan dari reaktor ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi nuklir. 2000 Pipa bahan bakar berbentuk silinder mengandung bahan yang berpotensi fisi. neutron-neutron yang dihasilkan dari reaksi fisi meninggalkan sampel radioaktif sebelum neutron-neutron itu memiliki kesempatan untuk bereaksi dengan inti-inti radioaktif yang lain. Ketika dijatuhkan massa subkritis menyatu membentuk massa super kritis sehingga terjadi ledakan yang sangat dahsyat (Gambar 5. yang dapat melangsungkan reaksi berantai (lihat Gambar 5.18).19 Ledakan bom menyerupai cendawan.20. Reaktor fisi nuklir adalah suatu tempat untuk melangsungkan reaksi berantai dari reaksi fisi yang terkendali. Uranium yang digunakan sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir mengandung isotop 235U sekitar 3%. pipa bahan bakar berisi uranium yang berpotensi melangsungkan reaksi fisi.18 Konstruksi bom atom Pendorong batang pengendali Batang pengendali Sumber: Chemistry. Massa subkritis 235U Bahan eksplosif Sumber: Chemistry: The Central Science. seperti pada bom atom. Reaktor nuklir terdiri atas pipa-pipa berisi bahan bakar radioaktif dan batang pengendali neutron yang disisipkan ke dalam pipa bahan bakar nuklir tersebut. Dalam reaktor air ringan (1H2O). Jika massa terlalu besar (super kritis). Pipa bahan bakar Gambar 5. jumlah inti yang pecah berlipat secara cepat sehingga dapat menimbulkan ledakan dan petaka bagi manusia. terdapat massa kritis untuk bahan tertentu yang berpotensi fisi. hanya satu neutron yang dapat melangsungkan reaksi fisi berikutnya. 2001 Gambar 5. Dengan demikian. Keradioaktifan 139 . jika sampel radioaktif terlalu sedikit. Dengan kata lain.20 Skema bagian inti dari reaktor nuklir Sirkulasi air pendingin Sumber: Chemistry : The Central Science.

Keunggulan dan kelemahan dari kedua bahan bakar tersebut. Hal ini menimbulkan interferensi dengan reaksi rantai sehingga pipa bahan bakar harus diganti secara berkala. yaitu jika uranium–238. batang-batang pengendali ini. melainkan isotop 235U? Jelaskan berdasarkan hasil reaksi inti uranium dengan neutron. air ringan (1H2O). Air panas ini disirkulasikan menuju penukar kalor. Setelah periode waktu tertentu. Bahan bakar nuklir. Kegiatan Inkuiri Mengapa isotop 238U tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir. bereaksi lebih cepat dengan neutron hasil reaksi fisi dibandingkan uranium–235. selain uranium–235. dan uap tersebut menuju turbin untuk pembangkit listrik. atau grafit. Turbin uap Uap Kondensator Generator listrik Gambar 5.Kata Kunci • • • • • • Reaktor nuklir Reaksi fisi Reaksi fusi Reaksi berantai Partikel pembom (proyektil) Tolakan elektrolisis Pengendalian neutron dilakukan dengan cara menaikkan atau menurunkan batang pengendali yang disisipkan dalam pipa bahan bakar. Moderator yang dipakai umumnya air berat (2H2O). di mana kalor digunakan untuk menghasilkan uap. Pembangkit uap Air atau Natrium cair Pompa 27°C Sungai 38°C Sumber: Chemistry: The Central Science. Gambar berikut menunjukkan rancang bangun reaktor air bertekanan atau reaktor air ringan. Uap yang dihasilkan dalam penukar kalor dilewatkan ke turbin yang mendorong generator listrik. tetapi uranium–235 bereaksi lebih cepat dengan neutron yang telah diperlambat oleh moderator. juga uranium–238 dapat dijadikan bahan bakar.21 Reaktor nuklir air ringan (konstruksi air bertekanan) Batang bahan bakar memanaskan air yang disirkulasikan ke penukar kalor. dapat dimasukkan seluruhnya ke dalam pipa bahan bakar guna menghentikan reaksi fisi. hasil reaksi fisi yang menyerap neutron berakumulasi dalam pipa bahan bakar. terdapat alat yang disebut moderator Moderator ini berguna untuk memperlambat gerakan neutron. sekaligus sebagai pendingin. Moderator dipasang jika bahan bakar uranium–235 merupakan fraksi terbanyak dari total bahan bakar. 140 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada reaktor air ringan. 1H2O berperan sebagai moderator. Selain batang pengendali. Dalam keadaan darurat. 2000 Air dalam reaktor dipertahankan sekitar 350°C pada tekanan 150 atm agar tidak terjadi pendidihan.

Buangan sisa bahan bakar menjadi limbah nuklir. Masalah utama dalam mengembangkan reaksi fusi terkendali adalah bagaimana kalor plasma yang bersuhu sangat tinggi dapat dikendalikan. Masalah utama bagi lembaga tenaga nuklir adalah bagaimana membuang sampah radioaktif yang aman. inti deuterium (2H) dipercepat menuju target yang mengandung deuteron (2H) atau tritium (3H) membentuk nuklida helium. E Energi antaraksi akibat gaya inti yang kuat Gambar 5.7 MeV Individual reaction: 1 1H + 1H → 1 2 1H 0 + 1e 2 1H 3 2H + 1H → 1 + 3H → 2 3 2 He 4 2H + 0γ 0 1 + 2 1H The hidrogen bom which has been developed also apply the nuclei fusion reaction to generate destroying power. yaitu pemboman uranium–238 oleh neutron. Disamping pemercepat partikel. (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science. 2000 Gambar 5. Reaksi Fusi Reaksi fusi adalah reaksi nuklida-nuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom lebih besar.7 MeV Reaksi individu: 1 1H + 1H → 1 2 1H 0 + 1e 2 1H 3 2H + 1H → 1 + 3H → 2 3 2 He 4 2H + 0γ 0 1 + 2 1H Bom hidrogen yang pernah dikembangkan juga menerapkan reaksi fusi inti untuk tenaga penghancurnya. Sisa bahan bakar nuklir sebaiknya tidak didaur-ulang. Isotop plutonium–239 juga berpotensi fisi dan dipakai untuk membuat bom atom atau senjata nuklir. Total energy: + 26. jika plasma menyentuh bahan apa saja. Pada suhu ini semua elektron dalam atom mengelupas membentuk plasma. Misalnya. Bahan bakar sisa tersebut dipisahkan secara kimia dari limbah radioaktif. Isotop ini diproduksi selama reaktor beroperasi. Energy released by sun is caused fusion reaction. Ketersediaan isotop plutonium–239 dalam jumlah besar akan meningkatkan kesempatan negara-negara maju untuk menyalahgunakan plutonium dijadikan bom atom atau senjata nuklir pemusnah masal. Persamaannya: 2 1H 2 1H + 2 1H ⎯⎯ 2 He →3 + 1 0n Tolakan elektrostatis 0 Jarak antar partikel 3 →4 + 1 H ⎯⎯ 2 He + 1 n 0 Untuk mendapatkan reaksi fusi inti. kalor dengan cepat dihantarkan dan suhu plasma dengan cepat turun.23). Suhu pemanasan inti sasaran sekitar 108 °C. Limbah ini dapat diproses ulang. cara lain untuk memberikan energi kinetik memadai kepada inti proyektil agar dapat bereaksi dengan inti sasaran dilakukan melalui pemanasan inti sasaran hingga suhu sangat tinggi. Plasma adalah gas netral yang mengandung ion dan elektron.23 Grafik energi antaraksi dua inti terhadap tolakan elektrostatis Keradioaktifan 141 . Catatan Note Energi yang terdapat di matahari sebagai akibat dari reaksi fusi.22 (a) Gedung reaktor nuklir (b) Bagian pusat dari reaktor nuklir 2. Energi total: + 26. Plutonium–239 adalah salah satu jenis bahan bakar hasil pemisahan dari buangan limbah nuklir. partikel pembom (proyektil) harus memiliki energi kinetik yang memadai untuk melawan tolakan muatan listrik dari inti sasaran (lihat Gambar 5. Kendalanya.

seperti ditunjukkan pada Gambar 5. yaitu pencacah Geiger dan pencacah skintilasi. inti yang tidak stabil akan meluruh menjadi inti yang lebih stabil. 2. Ada dua jenis alat pencacah radiasi. 6. Kestabilan inti dapat ditinjau dari aspek kinetika dan termodinamika. Adapun reaktor nuklir menerapkan fisi terkendali. Mengapa nuklida ringan melepaskan energi ketika melakukan fusi untuk membentuk nuklida lebih berat. positron. Nukleosintesis adalah pembentukan nuklida dari nukleon-nukleonnya. sedangkan nuklida relatif berat juga melepaskan energi ketika berlangsung melakukan fisi? Rangkuman 1. atau sinar gamma. 12 14 142 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . positron. 4. Fusi inti adalah proses penggabungan dua inti ringan membentuk inti lebih berat dan lebih stabil. Secara termodinamika. Secara kinetika. Penentuan umur radiokarbon menggunakan nisbah C untuk menentukan objek yang mengandung C karbon dari sumber yang hidup.Reaktor uji fusi inti Tokamak menggunakan medan magnet berbentuk donat untuk mempertahankan suhu plasma dari setiap bahan. 5. 2. Tabung vakum Kumparan medan toroidal Gambar 5. Aktivitas radioaktif dapat disidik dengan alat yang disebut pencacah radiasi.24. dan sinar gamma. perminyakan. kestabilan inti dapat dikaji dari energi nukleosintesis. Menurut Einstein. industri. Isotop radioaktif banyak dimanfaatkan untuk berbagai bidang. energi yang hilang dalam nukleosintesis setara dengan perubahan massa atau DE = Dmc2. 7. beta. beta. Jenis peluruhan radioaktif dapat berupa partikel alfa. C 3. 8. 3. Fisi inti adalah pemecahan inti berat menjadi dua inti yang lebih ringan. Jelaskan perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi. Jelaskan keuntungan dan kerugian reaktor fisi dibandingkan reaktor fusi. Pada nukleosintesis terjadi kehilangan massa. melibatkan emisi partikel alfa. pertanian. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Energi ikat inti adalah energi yang diperlukan untuk mengikat nukelon-nukleon di dalam inti agar tidak terurai.24 Reaksi fusi inti tokamak Plasma Kumparan Medan poloidal Sumber: Chemistry :The Central Science. 2000 Tes Kompetensi Subbab 1. seperti kimia. dan terutama dalam bidang kedokteran dan medis. 9. Massa yang hilang dalam nukleosintesis diubah menjadi energi ikat inti.

Pada bab ini Anda telah mempelajari mengenai kestabilan suatu inti atom sehingga diketahui bahwa inti atom tidak stabil jika inti atom tersebut bersifat radioaktif. Dapatkah Anda menyebutkan manfaat lainnya dari mempelajari sifat keradioaktifan suatu unsur? Keradioaktifan 143 . antara lain sebagai sumber energi. dalam industri dan pertanian. dalam bidang kedokteran dan farmasi.Peta Konsep Inti atom terdiri atas reaksi yang terjadi Fusi Fisi Stabil Tidak stabil bersifat Radioaktif untuk mencapai kestabilan terjadi Peluruhan berlaku Hukum Kekekalan jenis peluruhan Energi Momentum Massa Muatan Alfa (a) Beta (b) Positron (e+) Gamma (g) Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi Bab 5 ini? Bagian manakah dari materi Bab 5 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. untuk analisis kimia. serta kegunaan dan bahayanya. serta kepurbakalaan. Anda juga telah mengetahui sifat-sifat fisik dan kimia unsur-unsur radioaktif tersebut. Sifat keradioaktifan suatu unsur dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. diskusikan dengan teman atau guru Anda.

neutron C. peluruhan b C. 6 partikel a. dan 2 deuteron E.. tiga partikel neutron E. proton C.. partikel g Dengan melihat grafik pita kesetabilan pada soal nomor 1. tiga partikel beta C. A. 1.. emisi beta Ebtanas 1999: Setelah 4 tahap memancarkan sinar a dan 1 tahap memancarkan sinar b. positron C. UMPTN 1994 B: Pada proses 235 1 92 U + 0 n 208 82 Pb 4.. penambahan nomor massa satu satuan B. 212 83 Bi terjadi pelepasan .. menangkap partikel alfa B.. A.. beta dan alfa E. reaksi pembelahan E. A. Perhatikan grafik pita kestabilan berikut. menangkap elektron D. neutron D. pemancaran positron D. B.. Unsur radioaktif yang terletak di daerah A akan mencapai stabil dengan cara memancarkan . 5. UMPTN 1995 C: Pada proses peluruhan polonium menjadi timbal: 212 84 Po ⎯⎯ → 208 82 Pb +X D.. Partikel-partikel yang diemisikan berturut-turut adalah … A.Evaluasi Kompetensi Bab 5 A. isotop radioaktif Th akhirnya menjadi . 7 partikel a dan 4 partikel b B... alfa dan beta 10. dua partikel neutron 11. tritium 8. A. mengalami peluruhan menjadi dengan cara . p A. partikel b E. 10 elektron dan 5 partikel a 9. pengurangan nomor atom dua satuan D. Pada peluruhan radioaktif 234 206 92 U menjadi 82 Pb melibatkan emisi .. positron B... neon B. A. reaksi penggabungan Ebtanas 1997: Isotop radioaktif 234 90 Th 238 92 U menjadi 212 84 Po .. pengurangan nomor atom satu satuan C. sinar beta E. partikel a D. satu partikel alfa B. emisi partikel alfa E. partikel a D.. deuterium B... Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 218 90 Bi 210 83 Bi 210 81 Ti 206 82 Pb maka X adalah ... kemudian meluruh lagi menjadi . n Nuklida yang memiliki nilai lebih besar dibandingkan p n nuklida stabil akan mengalami . C. A. 1 neutron. tidak mengalami perubahan nomor atom 7.. A. dua partikel positron D.. peluruhan a B.. positron B. foton dan beta B. 3 elektron. deteron E. helium 144 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Inti atom hidrogen menangkap satu proton dan berubah menjadi .. partikel alfa D. 8 partikel a dan 6 elektron D. 6 partikel a . emisi positron C.. ⎯⎯ → 94 38 Sr + 139 54 Xe + . partikel g 6.. dan 3 proton C. neutron C.. UMPTN 2000 C: Pada peluruhan 212 83 Bi 3. Jika suatu nuklida mengemisikan partikel bakan terjadi . penambahan nomor atom satu satuan E. A. unsur radioaktif yang terletak di daerah B akan mencapai stabil dengan memancarkan .. foton dan alfa C. Neutron C A Pita kestabilan B Proton 2. E..... beta dan foton D. partikel b E. A.

elektron D.. Dalam persamaan reaksi ini. 234 90 Th 236 90 Th 235 92 U 238 92 U → + a ⎯⎯ X + 3 1 n 0 239 94 Pu 240 94 Pu Berdasarkan reaksi inti.. Co–60 untuk mensterilkan alat-alat kedokteran 3. A. 2.. 18. 7. lebih banyak bahan peledak dibandingkan bom biasa D.5 C.. Mo–99 22. gamma E. Na–24 D.. x adalah.. alfa 19. infra merah B. A. E. 2 dan 4 B. UMPTN 1996 B: Pada reaksi transformasi 14 7 N (α. partikel beta D.013 E... massa diubah menjadi energi dalam waktu seketika E. 4. Radioisotop yang dipakai untuk memperoleh citra organ tubuh di rumah sakit adalah . C–14 21. X adalah ….764 B. ultraviolet C.00 D.. Th–234 C. E. Po–238 C. C–12 D.12. melangsungkan pembakaran untuk memicu reaksi fisi E. proton E. 9.30 Energi ikat inti per nukleon pada nukleosintesis deuterium adalah (dalam MeV) ….. gamma 14. Tc–99 E. menyediakan partikel alfa 25. UMPTN 1998 A: Pada reaksi inti: A.. A. partikel neutron B.. Co–60 E. C–12 C. UMPTN 2000 A: Jika atom aluminium ditembaki dengan partikel X. P–32 20. D. I–131 D.. 8 A. Co–60 B. sesuai dengan reaksi: 27 13 Al → 30 + X ⎯⎯ 15 P + 1 n 0 15. 1 dan 4 Radioisotop Co–60 dapat digunakan untuk mengobati penyakit kanker sebab dapat mengemisikan . U–235 B. x ) 17O . 2. P–32 C. 13. 5. Reaksi fisi yang dikembangkan dalam reaktor nuklir menggunakan bahan bakar . 16.... U–238 E. A. tercipta banyak gas panas C. A. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235 U D. atom tritium Energi ikat inti per nukleon pada nukleosintesis helium adalah (dalam MeV) … A.008 D. 1 dan 2 D. X adalah …. Na–24 B.. Bom atom dapat meledak dengan kekuatan sangat dahsyat sebab . A. A. 1 dan 3 E.. C–13 E. ikatan kimia dalam bahan bom berenergi sangat besar 24.07 E. A. akan terjadi isotop fosfor.. 98 42 Mo + 1 n ⎯⎯ → 0 99 42 Mo + γ 238 92 U 3 2 He 14 7 N 4 + 2 He ⎯⎯ → 240 1 94 Pu + 20 n 3 + 2 He ⎯⎯ 2 He + 1H + 1H → 4 1 1 4 + 2 He ⎯⎯ → 17 1 8 O + 1H 139 94 1 56 Ba + 36 Kr + 30 n 235 92 U + 1 n ⎯⎯ → 0 Keradioaktifan 145 .. A. 17. partikel alfa E. 931. 3 dan 4 C. C. foton C. Co–60 B. A.. 675 B. neutron B. Batang kadmium dalam reaktor nuklir berfungsi sebagai . seluruh bahan radioaktif musnah B.. beta D.. B. A. 28. B. Isotop yang digunakan untuk menentukan umur suatu fosil adalah . Po–239 23.. C. mengubah neutron yang bergerak cepat menjadi neutron termal B. I–131 untuk mengetahui letak tumor pada otak manusia 4. Ebtanas 1996: Contoh reaksi fisi adalah …. positron C.329 Ebtanas 1997: Berikut beberapa contoh penggunaan radioisotop 1. Na–24 untuk menyelidiki kebocoran pipa minyak dalam tanah 2. D. 1. U–235 D.315 C. bereaksi dengan 235U untuk menghasilkan energi C. Ebtanas 1999: Sebagai sumber radiasi untuk mensterilkan alat-alat kedokteran dapat digunakan isotop . P–32 untuk memberantas hama tanaman Radioisotop di atas yang berfungsi sebagai perunut adalah ….

Bagaimana modus peluruhan yang mungkin dari nuklida ini dan mengapa melalui cara itu? Tuliskan persaman reaksi inti untuk setiap proses berikut. Berapa perubahan massa yang sesuai dengan hilangnya energi tersebut? Tuliskan lima komponen utama reaktor nuklir dan fungsinya. 1.B.0141. Mengapa isotop 238U tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir? 146 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .00782. 214 83 Bi 237 93 C 3. 2H= 2. 11 6C 4. a. 1 1 1 H + 1H ⎯⎯ → 2 0 1H + 1e 5. Pembakaran satu mol grafit melepaskan energi 393. Andaikan nuklida radioaktif dengan rasio neutronproton lebih besar daripada isotop stabilnya. Apakah setiap komponen menimbulkan masalah bagi lingkungan? jelaskan. Curium disintesis pertama kali melalui pemboman suatu unsur dengan partikel alfa. 2. 6. memancarkan positron memancarkan partikel b memancarkan partikel a 7. Apa nama unsur sasaran? Diketahui massa atom 1H = 1. Menghasilkan curium–242 dan neutron. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. b. c.5 kJ. Hitung energi yang dilepaskan per gram hidrogen untuk reaksi berikut.

3.batang : 250 mm 9. Pembakar spiritus 4. dan CaO menghasilkan gas amonia. 5. Barium Hidroksida (Ba(OH)2) 7. dan CaO. Panaskan Ba(OH)2. Labu bundar 250 mL . Klem universal 12. NH4Cl. tekanan dalam labu berkurang jika pipet yang dihubungkan di antara keduanya dipijit-pijit. Pada proyek Semester 1 Anda ditugaskan untuk membuat amonia dan melaporkan data pengamatan kelompok Anda dalam bentuk karya tulis. amonia juga berguna untuk pembuatan air mancur. Proyek Semester 147 . Larutan fenolftalein (PP) 1%* *Tersedia dalam bentuk padatannya. Pipet tetes . Sumbat karet (2 lubang) 14. Buatlah laporan berupa karya tulis kelompok Anda setelah melakukan proyek semester ini. Air akan naik ke dalam labu membentuk seperti air mancur yang berwarna merah. Pipa kaca lurus 15. di dalam tabung reaksi hingga terbentuk gas amonia (NH3) di dalam labu. Pipa kaca bengkok 110° 16. saat labu berisi amonia tersebut dihubungkan dengan gelas berisi air. karena memiliki warna yang menarik. Amati yang terjadi dalam labu. Amonium Klorida (NH4Cl) 6. Selain banyak diaplikasikan dalam industri untuk pembuatan bahan baku pupuk. Larutan dibuat dengan mencampurkan beberapa gram padatan (sesuai konsentrasi yang diinginkan) dengan sejumlah pelarut a uades atau air biasa). Bosshead 11. 2. NH4Cl. Masukkan ujung pipa kaca ke dalam gelas kimia berisi air yang ditetesi larutan PP 1%. Gelas kimia 1000 mL 3. 4. Kalsium oksida (CaO) 5. Oleh karenanya. Sumbat karet (1 lubang) 13. 6. Amonia adalah senyawa kovalen yang mengandung atom nitrogen. Apabila terbentuk kabut membuktikan bahwa NH3 sudah terkumpul cukup banyak.Proyek Semester 1 Air Mancur Amonia Reaksi Ba(OH)2. Alat dan Bahan 1. Gas amonia yang terbentuk mudah bereaksi dengan air.dasar 8. Tekan pipet pada labu yang berisi gas NH3. Statif: .kaki: 500 mm 10. Tabung reaksi 150×25 mm 2. Tes dengan kuas yang sudah dicelupkan ke dalam larutan HCl. Tujuan Untuk membuat amonia dan diaplikasikan sebagai air mancur hiasan. Langkah Kerja 1. Warna merah ini berasal dari larutan basa amonia dalam air. Rangkai tabung reaksi dan peralatan lainnya seperti terlihat pada gambar berikut. Tutup mulut labu dengan sumbat dua lubang yang telah dipasangi pipa kaca lurus dan pipet berisi air.

empat di kanan E. 0. 1. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari natrium klorida C. asam propanoat. Jika tekanan osmotik larutan sukrosa 0. Tekanan osmotik tiga jenis larutan dengan molaritas yang sama.1 C.062 atm B. Berapakah berat molekul zat terlarut? Kd molal air adalah 0. dan natrium klorida diukur pada suhu yang sama. S(s). Sebanyak 18. 5. pengembunan 6. Jika suhu dinaikkan dari 0°C hingga 50°C pada tekanan tetap 0. 0.8 E. dua di kanan C. A.5 C. nol B. hasil reaksinya … A. C6H12O6 B. PbO(s). 180 E..5 atm. A. A. NaNO2 E. dua di kiri D.0 atm 9. 60 C. Pb2+(aq). Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. tekanan osmotik urea paling besar B.2 D. 95.2–benzantrasena adalah padatan berwarna kuning yang nonvolatil dengan berat molekul 228 g mol–1. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari urea E.. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah . KBr B. 64 Manakah di antara zat nonvolatil berikut jika dilarutkan dalam pelarut benzena akan memiliki tekanan uap larutan paling rendah? Diketahui jumlah gram terlarut sama. 0. Larutan berikut dibuat dengan konsentrasi molal yang sama.8 B. misalnya urea. 0.12 atm C.50 atm E. penguapan D.24 g zat nonvolatil dan nonelektrolit.9 1. empat di kiri 10. tekanan osmotik asam propanoat paling besar D. A. pembekuan E. Pb2+(aq). NO2(g) B.130°C pada 1 atm. Diharapkan bahwa … A.4 D.4 mmHg? A. (NH2)2CO Perhatikan diagram fasa berikut.25 atm D.51. Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa adalah : → MnO4–(aq)+C2O42–(aq) ⎯⎯ MnO2(s)+CO32–(aq) Jika persamaan ini disetarakan maka jumlah OH– dalam persamaan itu … A. Berapa tekanan uap larutan pada 25°C (dalam mmHg) jika tekanan uap benzena pada suhu itu 93. Al(NO3)3 C. 60. 46 D. CH3COONa D. S(s). NO(g) 2.01 M pada 27oC adalah 0. juga 200 g air mendidih pada 100. sublimasi B.01 M pada suhu yang sama adalah… A. 0. Fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah … A. (CH3)2(OH)2 D.Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 1. 0.. MgCl2 7.3 B. terjadi proses … 148 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . C8H10 C. 3. Jika PbS(s) direaksikan dengan larutan encer HNO3 hangat.26 g sampel dilarutkan dalam 250 mL benzena. fusi C. 0.7 E. 93. A. 760 Suatu larutan mengandung 3. S(s). semua tekanan osmotik larutan sama 8.25 atm maka tekanan osmotik larutan NaCl 0. 4. 0. NO(g) C. 91. 0. 120 B. C6H6O2 E.

diperoleh gas oksigen pada keadaan STP sebanyak …. HCl dan HI 18.639 B. 4. unsur paling stabil B. besi berfungsi sebagai anode D.0 –3. A. Reaksi korosi secara keseluruhan melibatkan. H2S(g). Perhatikan tabel sifat fisik unsur golongan alkali: Sifat Konfigurasi elektron Energi ionisasi (kJ mol–1) Kerapatan (g cm–3) Jari-jari ion ( ) Potensial reduksi (Eo) Li 520 0. Li dan Rb Pembuatan unsur-unsur logam alkali umumnya dilakukan melalui proses …. HF dan HBr C. 9. sukar melepaskan atau menangkap elektron C.278 C. NO2(g) Jika ion S2O32– direaksikan dengan I2 dihasilkan ion I– dan ion S4O62–. 22. kereaktifan unsur golongan alkali dipengaruhi oleh …. PbO2(s).05 Na 500 0. 1. 3. 2.8 –2. HF dan HCl B. A. urutan yang lebih dulu dielektrolisis pada katode …. 2. Li dan K D.2 L D. H2O( )+e Berdasarkan data di atas.834 Diketahui data potensial reduksi standar: → Eo = + 0.. kromatografi C..97 0. 1.. pemanggangan D.… A.. 20. oksidasi besi dengan asam dari gas CO2 terlarut E. 1. N2(g) E. 2 E. A.. Mg(OH)2 B. reduksi besi B. titik beku mendekati suhu 0 K 17. Pb Eo = – 0. Li dan Na C. pirolisis B. HBr dan HI D.4 L C..6 L B. konfigurasi elektronik B. 3. 4 Pada elektrolisis larutan natrium sulfat (Na2SO4) menggunakan arus sebesar 1 faraday. A.53 0.92 [He] 2s1 [Ne] 3s1 [Ar] 4s1 [Kr] 5s1 [Xe] 6s1 19. D.77 V 1. 16. K dan Rb E. reduksi oksigen menjadi uap air Pernyataan berikut merupakan sifat-sifat gas mulia. A. kecuali ….8 –2. Di dalam sistem …. 4. oksidasi besi menjadi ion Fe2+ C.9 –2.53 1. 2 C. 3.8 L Untuk menghambat terjadinya proses korosi.92 Cs 380 1.2 M untuk bereaksi sempurna dengan I2.11. peptisasi Pembuatan unsur-unsur logam alkali tanah umumnya dilakukan melalui proses .. pipa besi yang dipendam di dalam tanah dihubungkan dengan logam yang lebih reaktif. potensial reduksi standar(E°) Logam alkali berikut jika dibakar akan menghasilkan superoksida adalah . Cu Eo = + 0. 1. A. pemanggangan D.917 D. kromatografi C. 3.6 L E. Fe3+(aq)+ e– ⎯⎯ Fe2+(aq) 2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Cu(s) → 2. A. elektron mengalir dari besi ke magnesium B. A. 4.. MgCO3 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 149 . energi ionisasi pertama C. 12.78 mL Na2S2O3 0.34 V 2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Pb(s) → 3.93 Rb 400 1. Mg3N2 C. SO42–(aq). 89.556 E. 22. 3.71 K 420 0. besi melepaskan elektron E. 13. Dari data di atas.88 0. elektrolisis E. 1. 5. kerapatan (massa jenis) E. Dalam titrasi larutan I2 diperlukan 32. 15. selain terbentuk MgO juga terbentuk zat lain . 11. 4. zat lain tersebut adalah …. A. Adanya zat itu dapat dibuktikan dengan menambahkan air hingga terbentuk gas yang dapat membirukan lakmus..50 V → H2(g)+OH 4. 2. oksidasi oksigen menjadi ion OH– D. Na dan K B. 2. peptisasi Pemanasan logam Mg di udara. 6. HCl dan HBr E. Jumlah milimol I2 dalam larutan adalah . magnesium berfungsi sebagai katode Pipa bawah tanah digunakan untuk distribusi BBM atau PDAM yang cenderung terkorosi oleh lingkungan yang bersifat korosif. magnesium mengalami oksidasi C. 14. 1. 3 D. A. misalnya magnesium. Pb2+(aq).7 –2.13 V – ⎯⎯ –(aq)Eo=+0. pirolisis B. A. 21. jari-jari atom D. mudah bereaksi dengan unsur lain D. Di antara asam halida berikut yang tidak dapat dibuat menggunakan asam sulfat pekat adalah …. elektrolisis E.86 0. 4 B. terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas E.

pemanggangan kuarsa E. Mg(HCO3)2 E. 25. keelektronegatifannya 31. Ca3(PO4)2 32. kromatografi lapis tipis 35. A.. Si dan Sn E.. Senyawa nitrogen berikut biasa dipakai sebagai pupuk. logam alkali tanah memiliki …. merupakan oksidator kuat E. kecuali . elektrolisis SiCl4 B. H2S E. Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses ….. NaNO3 36. reduktor B. 3MnO2(s) + 4Al(s) ⎯⎯ 3Mn(s)+2Al2O3(s) ⎯⎯ 2AlCl3 (s)+3H2(g) → B.. lapisan tahan panas D. A. 28. kamar timbal D. distilasi kuarsa (SiO2) C. A. geometri molekul H2O dan H2S keduanya linear B. Frasch C. larut dalam larutan NaOH C. KNO3 E. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen Logam yang tidak diperoleh dengan proses elektrolisis adalah . Berikut ini merupakan hasil dalam tahapan pembuatan asam sulfat dalam proses kontak. CaHPO3 C. kromatografi lapis tipis 30. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses ….. kamar timbal D. 2Al(s)+6H2O( ) ⎯⎯ 2Al(OH)3(s)+3H2(g) Logam aluminium mempunyai sifat-sifat sebagai berikut.. merkuri Di antara unsur berikut yang dapat bereaksi dengan uap air pada suhu tinggi adalah …. Si dan C Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. struktur molekulnya C. NH4NO3 B. C dan Ge B. pelarut E. sifat reduktor lebih kuat D. kriolit yang dipakai berperan sebagai ….. distilasi kuarsa (SiO2) C. keelektronegatifan lebih kecil E. A. belerang kurang elektronegatif dibandingkan oksigen 150 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4Al(s)+3O2(g) ⎯⎯ 2Al2O3(s) ⎯⎯ 2AlF3(s) → D. dengan basa kuat menghasilkan gas H2 D. SO3 D. A. magnesium D. reduksi-oksidasi 34. elektrolisis E. Pengolahan batuan fosfat. A. pengapungan 33. H2SO4 C.. kontak B.. pemurnian zona D. kerapatannya E. A. hidrogen sulfida memiliki tingkat keasaman yang lebih lemah daripada air C. A. jari-jari yang lebih besar B. 2Al(s)+3F2(g) → E. konfigurasi elektronnya D. (NH4)2SO4 D. titik leleh lebih tinggi Pada pembuatan aluminium. Sn dan Pb C. Di antara pernyataan berikut yang benar tentang belerang dan oksigen adalah …. CO(NH2)2 C. aluminium C. CaSO4 D. pemurnian zona D. hidrolisis C. bahan baku utama Reaksi berikut ini yang merupakan reaksi aluminotermik adalah . pemanggangan kuarsa E.. A. 29. Mg(CN)2 Dibandingkan dengan logam alkali yang seperiode. D. CaHPO4 B. 27. kontak B.. energi ionisasi lebih rendah C. ikatan antaratomnya B. SO2 B. Ca3(PO4)2 dengan asam ortofosfat akan menghasilkan …. kecuali ….23.. Kereaktifan molekul fosfor (P4) disebabkan oleh . elektrolisis SiCl4 B. 24. A. A. → A. H2S2O7 37. 2Al(s)+ 6HCl(aq) → C. 26. A. elektrolisis E. A.. oksidator C. dapat bereaksi dengan asam kuat B. natrium B.. A. Proses pembuatan H2SO4 melalui pembentukan SO3 dengan katalis V2O5 dinamakan proses …. Ge dan Pb D.. silikon E. Ca(H2PO4)2 E. kecuali .

Sc3+(aq) C.. E. penangkapan elektron C. 0 dan 3 B. dalam larutan cair kebanyakan ionnya berwarna C. pancaran beta D. 46. Cr3+(aq) E. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235U D. +4 dan 12 C. 39. H2O bersifat polar. 47. 44. B. 43.. penangkapan elektron C. K3[Fe(CN)6] D. Zn2+(aq) + 4NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)42+(aq) → B. melangsungkan pembakaran untuk memicu reaksi fisi E. C. pancaran alfa B.. Zn(OH)2(s)+2OH–(aq) ⎯⎯ Zn(OH)42–(aq) → D.. ikatan tunggal S–S tidak ada sedangkan O–O ada Semua pernyataan berikut tentang unsur golongan transisi. hampir semua unsur transisi mnunjukkan sifat katalitik D. C. tembaga dan timah B. A. pancaran positron E. kecuali …. pancaran positron E.5 MeV Isotop-isotop radioaktif ringan (NA = 20) yang mempunyai perbandingan neutron-proton lebih besar dari satu akan mencapai stabil dengan cara …. A. V3+(a ) D. timbal dan timah D. Ti(H2O)63+ D.. Zn(OH)2(s)+4NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)42+(aq) + 2OH–(aq) → C. 675 MeV E. +2 dan 12 Persamaan setara yang benar untuk reaksi larutan amonia pekat dan suspensi seng(II) hidroksida adalah… → A. Zn2+(aq) + 2NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)22+(aq) Potasium heksasianoferat(II) adalah senyawa…. K3[Fe(SCN)6] E. 7. Co(py)62+ Senyawa kompleks berikut yang tidak bersifat paramagnetik adalah . 11 6 15 7 C N D.. A. E. A. A. A. A. Ti3+(aq) B. 42. Cu(NH3)42+ C. semua unsur transisi memiliki orbital d yang tidak penuh E. pancaran gamma Batang karbon di dalam reaktor nuklir berfungsi sebagai …. semua unsur transisi lebih bersifat logam B. 98 42 Mo + 1 n ⎯⎯ → 0 4 U + 2 He ⎯⎯ → 99 42 Mo+γ Pu+21 n 0 238 92 3 2 240 94 3 He + 2 He ⎯⎯ 2 He+ 1 H+ 1 H → 4 1 1 14 7 N + 4 He ⎯⎯ → 2 U + 1 n ⎯⎯ → 0 17 8 139 56 O+ 1 H 1 235 92 Ba+ 94 Kr+31 n 36 0 49. pancaran beta D. bereaksi dengan 235U untuk menghasilkan energi C. 41. 931. sedangkan H2S nonpolar dalam senyawa. 4. +2 dan 4 E. mengubah neutron yang bergerak cepat menjadi neutron termal B. KFe(SCN)4 C. aluminium dan nikel Dalam ion Cu(NH 3) 42+ . Ni(en)32+ E. K4[Fe(CN)6] B. Fe(CN)64– B. 37 19 40 20 K Ca 15 8 O Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 151 . tembaga dan seng C. 45.07 MeV C. D. A. 48. +2 dan 8 D. A. Mn3+(aq) Energi ikat inti per nukleon dalam atom helium adalah ….38. D. 40. valensi dan bilangan koordinasi tembaga adalah …. Isotop-isotop radioaktif ringan (nomor atom 20) yang mempunyai perbandingan neutron-proton lebih besar dari satu akan mencapai stabil dengan cara …. pancaran alfa B. Zn(OH) 2(s)+2NH4+(aq) ⎯⎯ Zn 2+(aq) + 2NH4OH(aq) → E. E.30 MeV D. pancaran gamma 50. K4[Fe(NCO)6] Senyawa kompleks yang bersifat diamagnetik adalah . 28. A. B.00 MeV B. aluminium dan tembaga E. menyediakan partikel alfa Contoh reaksi fisi adalah … A. hampir semua unsur transisi menunjukkan satu keadaan valensi Kuningan adalah paduan …. A. Berdasarkan perbandingan neutron-proton untuk isotop ringan (nomor atom 20) maka isotop yang paling stabil adalah ….

[Cu(NH3)4]2+ c. 3. 1. berapa gram I2 yang dihasilkan dari elektrolisis larutan NaI? Ksenon tetrafluorida adalah padatan yang tidak berwarna. Namun demikian. [Fe(CN)6]3– d. 4. dalam percobaan hamburan partikel alfa oleh lempeng tipis emas reaksi transformasi inti tidak terjadi. MnO4– + I– ⎯⎯ MnO2(s) + IO3– (basa) → c.0 g logam perak. 152 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . → a. Jelaskan jawaban Anda berdasarkan pada sifatsifat kimia Sr danXe.0 g L–1 protein (Mr = 90. a. Hg22+ + H2S(g) ⎯⎯ Hg(g) + S8(s) (asam) Pada keadaan tertentu. H2S(g) + NO3– ⎯⎯ NO2(g) + S8(s)(asam) → b. Mengapa karbonat tidak dapat dipakai dalam media yang mengandung sulfat? 8.000). lemak. 2. [Zn(NH3)4]2+ b. Tunjukkan bahwa pembakaran gula adalah reaksi redoks.03 atm).B. H2O2( )+MnO4– ⎯⎯ O2(g) + MnO2(s)(basa) → d. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 50 g glukosa dengan 600 air. 5. dan tentukan zat pereduksi serta pengoksidasinya. [FeP6]3– 9. Apakah ada perbedaan antara kedua percobaan ini? Apa yang diperlukan agar reaksi transformasi inti yang melibatkan inti emas dan partikel alfa terjadi? 10. Rutherford dapat melangsungkan reaksi transformasi inti pertama dengan memborbardir inti nitrogen–14 dengan partikel alfa. dan protein ke dalam bentuk gula sederhana. elektrolisis larutan AgNO3 mendepositkan 1. Tubuh kita mengubah karbohidrat. Apa nama hibrida dari atom ksenon dalam senyawa ini? Bagaimana geometri menurut ramalan VSEPR untuk molekul ini? 7. Tuliskan struktur Lewis untuk molekul XeF4. Setarakan persamaan reaksi redoks berikut. Barium sulfat diberikan secara oral untuk memperoleh fotografis perut dengan sinar-X. Nyatakan jenis hibridisasi apa yang terdapat pada atom pusat dalam senyawa kompleks berikut. Hitung penurunan titik beku dan tekanan osmosis pada 25°C larutan 1. radionuklida Sr atau radionuklida Xe? Dengan asumsi jumlah radioaktif sama. Barium karbonat merupakan senyawa yang tidak larut dalam air. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Pada keadaan yang sama. Manakah yang lebih baik dengan membuang bahan radioaktif ke lingkungan. seperti glukosa (C6H12O6) melalui pembakaran menjadi CO2 dan H2O. 6. jika kerapatan larutan 1.0 g cm–3. Berapa tekanan uap larutan ini pada 25°C? (Pada suhu 25°C tekanan uap air murni adalah 0.

Gugus Fungsional Senyawa Karbon B. dan alkil alkanoat) Pada abad ke-18 diketahui senyawa hidrokarbon hanya dapat diperoleh dari makhluk hidup sehingga senyawa hidrokarbon disebut senyawa organik. Gugus fungsional pada senyawa hidrokarbon tersebut berperan penting dalam kereaktifannya terhadap senyawa atau atom lain. Di Kelas X Anda telah belajar sifat khas atom karbon yang dapat berikatan dengan atom karbon dan atom-atom lain selain atom hidrogen. benzena dan turunannya. Senyawa hidrokarbon memiliki sifat tertentu akibat adanya atom selain atom karbon dan hidrogen di dalamnya. cuka yang digunakan pada makanan.org Proses pengisian bahan kertas oleh bahan yang mengandung senyawa organik (hidrokarbon dengan gugus karbonil). Aldehid dan Keton E. Oleh karena itu. di pabrik kertas. dan pengawet bahan biologis merupakan contoh aplikasi zat yang mengandung senyawa hidrokarbon dengan gugus fungsi yang berbeda. para Kimiawan banyak mensintesis senyawa hidrokarbon yang mengandung gugus fungsi berbeda-beda untuk dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. kegunaan. Swiss. alkanol. Alkohol dan Eter D. alkoksi alkana. Asam Karboksilat dan Ester F. alkanon. alkanal.paperhistory. Apa sajakah gugus fungsi senyawa hidrokarbon tersebut? Anda dapat menemukan jawabannya setelah mempelajari bab ini. Atom-atom tersebut dinamakan gugus fungsional senya a hidrokarbon. sifat. Haloalkana C. Senyawa Organik Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya.Bab 6 Sumber: www. Kosmetik untuk wanita. dan makromolekul Setelah mempelajari bab ini. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen 153 . Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. A. asam alkanoat. tata nama. Sifat inilah yang menjadikan senyawa karbon melimpah di alam dengan berbagai sifat fisika dan sifat kimia. cara penulisan. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana.

Tes Kompetensi Awal 1. Atom atau gugus atom yang terikat pada senyawa hidrokarbon dapat menentukan sifat-sifat senyawa karbon. Dalam hidrokarbon. seperti oksigen. I) terikat pada senyawa hidrokarbon maka senyawa yang terbentuk akan memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang ditentukan oleh gugus tersebut. dan halogen. 2. 3. belerang. atom karbon dapat juga berikatan dengan atom-atom lain.1 X OH Gugus Fungsional Senyawa Karbon Gugus Fungsi Rumus umum R–X R–OH R–O–R' Nama Haloalkana Alkohol Eter O O C O C O C O OH H R–CHO Aldehid R–CO–R' Keton R–COOH R–COO–R' Asam karboksilat Ester C H N O H RNH2 Amina Kata Kunci • • Hidrokarbon Gugus fungsi Tabel tersebut menunjukkan beberapa gugus fungsi. dan nama kelompok senyawa karbon yang dibentuknya. fosfor. Apakah yang dimaksud dengan senyawa hidrokarbon? Atom karbon memiliki sifat khas . gugus fungsi adalah bagian reaktif dari senya a karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia senya a karbon. Jika atom halogen (F. Tabel 6. Gugus Fungsional Senyawa Karbon Atom karbon. Cl.1. gugus fungsi juga menentukan sifat fisika dan sifat kimia senyawa bersangkutan. 154 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Selain menentukan tata nama senyawa karbon secara bersistem (IUPAC). rumus umum dengan R yang menyatakan residu dari hidrokarbon. Selain itu. atom karbon dapat berikatan dengan atom hidrogen membentuk senyawa hidrokarbon. Apakah maksud dari pernyataan tersebut? Apa yang dimaksud dengan senyawa turunan hidrokarbon? A. Dengan kata lain. Br. nitrogen. di samping memiliki kemampuan berikatan dengan atom karbon lain. dinamakan gugus fungsi. Perhatikan Tabel 6. juga dapat berikatan dengan atom unsur-unsur lain. Atom atau gugus karbon tersebut lebih reaktif dari yang lainnya.

Haloalkana Haloalkana adalah senya a karbon yang mengandung halogen. Haloalkana memiliki rumus umum: CnH2n+1X X adalah atom halogen (F. Mengapa gugus fungsi memiliki peran penting dalam mempelajari senyawa karbon dan reaksi senyawa karbon? Jelaskan. Tata Nama Haloalkana Tatanama senyawa haloalkana diawali dengan kata fluoro. Sebagian besar reaksi senyawa karbon merupakan perubahan gugus fungsi menjadi gugus fungsi lain. dan isomer cistrans. Isomer Haloalkana Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama. isomer fungsional. kloro. H3C H2 H2 C C Cl Kata Kunci • • • • • Haloalkana Isomer posisi Isomer struktur Isomer fungsional Isomer cis-trans H3C H C Cl CH3 1-kloropropana 2-kloropropana Senyawa Organik 155 .2–dibromoetana Triklorometana (kloroform) Tetraklorometana (karbon tetraklorida) Kegiatan Inkuiri Cari tahu oleh Anda sifat dari senyawa kloroform. Dengan demikian. B. Cl. isomer struktur. Sifat-sifat apa sajakah yang dapat dijelaskan melalui gugus fungsi? Jelaskan. haloalkana adalah senyawa karbon turunan alkana yang atom H-nya diganti oleh atom halogen. seperti isomer posisi. Mengapa kloroform bersifat membius? 2. gugus fungsi memiliki peran penting dalam mempelajari senyawa karbon dan reaksi senyawa karbon. Dengan kata lain. atau iodo dan diikuti nama alkana yang mengikatnya. bromo. Ada beberapa macam isomer. tetapi susunan atom-atomnya berbeda. A 2. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Contoh: CH3–CH2–I CH3–CH2–CH2–CH2Cl CH2Br–CH2Br CHCl3 CCl4 Monoiodoetana Monoklorobutana 1. 1. haloalkana memiliki isomer posisi dan isomer struktural. Berdasarkan fakta. I).Berbagai reaksi kimia senyawa karbon ditentukan oleh gugus fungsi. Tes Kompetensi Subbab 1. Perhatikan struktur haloalkana berikut. Br.

Haloalkana yang lebih tinggi berupa cairan mudah menguap. 1985 1–kloropropana 2–kloropropana 1–klorobutana 2–klorobutana 1–kloro–2–metil propana 2–kloro–2–metil propana Catatan Note Refluks adalah teknik mendidihkan cairan dalam wadah labu distilasi yang disambung dengan alat pengembun (kondensor refluks) sehingga cairan terus-menerus kembali ke dalam wadah. Refluks is technique to boil some liquid in the distillation flask which is connented with condensor apparatus so that the liquid will be running back into the flask. Persamaan reaksinya: Refluks alkohol C2H5Br + KCN ⎯⎯⎯⎯⎯→ C2H5CN + KBr 156 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Hal ini menunjukkan bahwa senyawa iodoalkana paling reaktif untuk gugus alkil yang sama.2 Titik Didih Senyawa Haloalkana Senyawa Titik Didih (°C) 46 34. yaitu isomer posisi. H3C H2 H2 H2 C C C Cl 1-klorobutana CH3 H3C C Cl 2-kloro-2-metilpropana CH3 H3C H2 H C C Cl 2-klorobutana CH3 Ketiga senyawa itu tergolong halobutana. Isomer struktur menyatakan perbedaan struktur dari senyawa haloalkana yang memiliki rumus molekul sama. sedangkan pada 2–kloropropana terikat pada atom karbon nomor 2. Oleh karena itu.Kedua senyawa itu memiliki rumus molekul sama. tetapi posisi atom klorin berbeda. Persamaan reaksinya: Refluks C2H5Br + NaOH(berair) ⎯⎯⎯→ C2H5OH + NaBr Etanol cair dapat digunakan sebagai pelarut untuk haloalkana. ketiga senyawa tersebut berisomer struktur (senyawa dengan rumus molekul sama. C–Br = 284.8 77 68 69 51 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. Perhatikan struktur molekul berikut dengan rumus molekul sama. C–I = 213. C–Cl = 339. Energi ikatan rata-rata (dalam kJ mol–1): C–F = 485. bromopropana dicampurkan dengan kalium sianida dalam alkohol cair akan membentuk propanonitril dan kalium bromida. Ikatan C–F adalah paling kuat sehingga senyawa fluoroalkana relatif stabil dan banyak digunakan sebagai gas propelan dalam bentuk aerosol. Kedua senyawa ini dikatakan berisomer satu sama lain. tetapi berbeda strukturnya. 1–klorobutana dan 2–klorobutana berisomer posisi 3. yakni C4H9Cl. Titik didih isomer haloalkana berubah sesuai urutan berikut: primer sekunder tersier. Atom halogen pada haloalkana dapat diganti oleh gugus siano (–CN) dengan cara pemanasan. Contohnya. Haloalkana dapat dihidrolisis menjadi alkohol yang bersesuaian jika diolah dengan basa alkali berair. seperti ditunjukkan pada tabel berikut. Sifat Haloalkana Senyawa klorometana dan kloroetana berwujud gas pada suhu kamar dan tekanan normal. Disamping itu. tetapi berbeda struktur molekulnya). Pada 1–kloropropana terikat pada atom karbon nomor 1. yakni C3H7Cl. Tabel 6.

etanol. Dalam suasana basa. Pembuatan Haloform (CHX3) Jika etanol direaksikan dengan X2 (Cl2 atau I2) dalam suasana basa (NaOH). tetapi melalui beberapa tahap reaksi. 2) Reaksi terjadi jika ada cahaya ultraviolet atau pada suhu di atas 250°C. a. mula-mula etanol dioksidasi menjadi etanal (aldehid). reaksi akan terus berlangsung hingga pereaksi habis atau cahaya ultraviolet dihilangkan. O → 1) CH3CH2–OH+ Cl2 ⎯⎯ H3C C H + 2HCl O O → 2) H3C C H + 3Cl2 ⎯⎯ Cl3C C H + 3HCl O O ONa + HCCl3 3) Cl3C → C H + NaOH ⎯⎯ H C Senyawa karbon yang dapat dibuat menjadi senyawa haloalkana adalah senyawa yang memiliki gugus metil terikat pada atom C yang berikatan dengan atom oksigen. etanal. apakah yang terjadi jika di lingkungan yang terik matahari terdapat gas klorin dan gas alam? Senyawa Organik 157 . Kemudian. bereaksi dengan X2 membentuk trihaloetanal (CX3–COH). hν 3CH4 + 6Cl2 ⎯⎯ CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + 6HCl → Reaksi antara CH4 dan Cl2 memiliki sifat-sifat khas sebagai berikut. trihaloetanal berubah menjadi haloform. dan senyawa yang sejenis.Jika haloalkana dipanaskan dalam larutan amonia beralkohol dalam wadah tertutup akan dihasilkan amina. aseton. Rumus umumnya: CH3 R C O H Contohnya. 1) Reaksi tidak terjadi dalam keadaan gelap atau pada suhu rendah. seperti ditunjukkan pada reaksi berikut. CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + CCl4 + 5H2 Untuk membuat haloalkana tunggal bergantung pada senyawa haloalkana yang akan diproduksi. Tahap-tahap reaksinya sebagai berikut. 4CH4 + 5Cl2 ⎯⎯ → Catatan Note Pergantian atom atau gugus oleh atom atau gugus lain dinamakan reaksi substitusi. Reaksinya tidak melalui reaksi substitusi. Kegiatan Inkuiri Diskusikan dengan teman sekelas Anda. 3) Sekali reaksi dimulai. Persamaan reaksinya: → C2H5Br + 2HN3 ⎯⎯ C2H5NH2 + HBr Etilamina Δ 4. akan terbentuk campuran alkilhalida. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Haloalkana Senyawa haloalkana tidak dapat dibuat langsung dari alkana melalui reaksi substitusi sebab hasilnya selalu campuran haloalkana. Jika alkana direaksikan dengan halogen pada suhu tinggi atau adanya cahaya ultraviolet. Replacement of an atom or a group by anothers called substitution reaction.

efek samping dari kloroform dapat merusak hati sehingga jarang dipakai sebagai obat bius.1–trifluoroetana.4 kJ mol–1 Cl2 → CH3• + Cl• ⎯⎯ CH3Cl ΔH°= –330. 1) Pemicu Rantai Molekul Cl 2 dapat dipecah menjadi sepasang atom klor dengan menyerap energi dari cahaya ultraviolet atau kalor. CH 3Cl (klorometana).4 kJ mol–1 Atom klor yang dihasilkan pada reaksi ini adalah radikal bebas sebab mengandung satu elektron tidak berpasangan.1. Reaksi berantai ini terjadi sampai dengan radikal yang terlibat dalam tahap perambatan rantai dihancurkan. Pengakhiran rantai dapat terjadi dalam tahap berikut. perambatan rantai. 2) Perambatan Rantai Radikal bebas seperti atom Cl • sangat reaktif. → 2Cl• ⎯⎯ Cl2 ΔH°= –243. dan mempunyai bau yang khas. Kegunaan Iodoform (CHI3) dan Tetraklorokarbon (CCl4) Iodoform berwujud padat pada suhu kamar. 158 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kata Kunci • • Reaksi berantai Radikal bebas Kegiatan Inkuiri Diskusikan dalam kelas. mengapa radikal bebas sangat reaktif? Hubungkan dengan konfigurasi elektronnya. Atom Cl • dapat mengeluarkan atom hidrogen dari CH4 membentuk HCl dan radikal CH3•. Fakta ini mengisyaratkan adanya mekanisme reaksi berantai yang melibatkan tiga proses.0 kJ mol–1 CH3Cl → 2CH3• ⎯⎯ CH3CH3 ΔH°= –350. CCl4 (karbon tetraklorida). yaitu pemicu rantai. dan pengakhiran rantai. Cl2 + energi ⎯⎯ → 2Cl• ΔH°= 243. 3) Pengakhiran Rantai Radikal yang mempertahankan reaksi terus berlangsung suatu ketika dapat bergabung antarsesamanya dalam tahap pengakhiran rantai. → ΔH°= –16 kJ mol–1 CH4 CH4 + Cl• ⎯⎯ CH3• + HCl → CH3• + Cl2 ⎯⎯ CH3Cl + Cl• ΔH°= –87 kJ mol–1 CH3Cl Oleh karena atom Cl• juga dibangkitkan pada tahap kedua maka setiap atom Cl • yang bereaksi pada tahap pertama reaksi akan berkesinambungan (berantai). Namun demikian. berwarna kuning. kecuali untuk penelitian di laboratorium.0 kJ mol–1 CH3CH3 Tahap akhir dapat terjadi dengan cara dinetralkan oleh dinding reaktor. dan minyak. dan C 2H 6. b. Haloalkana yang sering dipakai sebagai obat bius adalah 2–bromo–2–kloro–1. lilin. tetapi larut dalam alkohol atau eter. Kloroform biasa digunakan untuk obat bius (anestetika) dan sebagai pelarut untuk lemak. CHCl3 (kloroform). Radikal CH3• selanjutnya mengeluarkan atom klor dari molekul Cl 2 membentuk CH3Cl dan radikal Cl• yang baru. Iodoform sering digunakan sebagai antiseptik. Kegunaan Kloroform (CHCl3) Kloroform merupakan senyawa karbon berwujud cair yang mudah menguap pada suhu kamar dan berbau khas.Hasil reaksi meliputi CH2Cl2 (diklorometana). c. Kloroform tidak larut dalam air.

mengapa CCl4 tidak dapat terbakar seperti halnya CO2? Hubungkan dengan biloks atom C yang tertinggi. Selain itu. Satu atom H pada air merupakan residu hidrokarbon (gugus alkil) pada alkohol.2–dibromoetana direaksikan dengan kalium hidroksida berair dalam keadaan panas. Struktur eter dikatakan sama dengan struktur air. Uap CCl4 tidak terbakar sehingga sering digunakan sebagai pemadam kebakaran.Karbon tetraklorida merupakan zat cair yang tidak berwarna dengan massa jenis lebih besar dari air. 2. dapat dikatakan bahwa struktur alkohol sama dengan struktur air. → 4CH3CH2Cl + 4Na + 4Pb ⎯⎯ (CH3CH2)4Pb + 4NaCl + 3Pb Fluorokarbon merupakan senyawa karbon yang mudah menguap. terutama senyawa freon– 12 (CF 2Cl2). dan tidak berbau. Tuliskan rumus struktur dan tata nama dari semua senyawa yang memiliki rumus molekul C4H9Br2. Tuliskan reaksi hidrolisis dari 1–klorobutana. Freon–12 digunakan secara luas sebagai pendingin dan sebagai gas propelan dalam aerosol. Tes Kompetensi Subbab 1. Apakah nama senyawanya? C. tidak mudah terbakar. tidak beracun. Senyawa Organik 159 . Kegiatan Inkuiri Diskusikan dalam kelas. Kedudukan atom oksigen di dalam alkohol dan eter serupa dengan kedudukan atom oksigen dalam molekul air. yaitu sebagai berikut. Alkohol dan Eter Alkohol dan eter adalah senya a karbon yang mengandung atom oksigen berikatan tunggal. juga digunakan sebagai pelarut untuk lemak dan minyak. Kedua atom H pada air merupakan gugus alkil pada eter. d. Oleh karena itu. Apakah nama senyawanya? Kerjakanlah di dalam buku latihan. O H Air O H R Alkohol O H R Eter R 1 Alkohol (R-OH) Berdasarkan posisi atom karbon yang mengikat gugus hidroksil dalam senyawa alkohol maka alkohol dikelompokkan ke dalam tiga golongan. Tuliskan reaksi yang terjadi jika 1. Jenis fluorokarbon yang paling banyak dipakai adalah CCl3F dan CF2Cl2. Kegunaan Kloroetana (C2H5Cl) dan Fluorokarbon (CF2Cl2) Kloroetana banyak digunakan untuk pembuatan tetraetil timbal yang ditambahkan ke dalam bensin untuk memperbaiki bilangan oktan. B 3.

2 CH3 C CH3 OH R H2C 3 1 Kata Kunci • • • • Alkohol primer Alkohol sekunder Alkohol tersier Gugus hidroksil a. yaitu cara trivial dan cara IUPAC. 160 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Alkohol tersier (3°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon tersier. Contoh: H3C CH2 CH2 CH OH CH3 2-pentanol bukan 4-pentanol Beberapa contoh penataan nama alkohol menurut trivial dan IUPAC dapat dilihat pada Tabel 6. Tata Nama Alkohol Ada dua cara penataan nama alkohol. dengan akhiran –a diganti oleh –ol. Atom karbon tersier adalah atom karbon yang mengikat tiga atom karbon lain.3. Perbedaannya terletak pada penentuan rantai induk yang terpanjang. IUPAC: etanol Tata nama alkohol menurut IUPAC mirip dengan tata nama alkana. alkohol disebut alkil alkohol sehingga dalam pemberian nama alkohol selalu diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Contohnya: CH3–CH2–OH Trivial: etil alkohol. Alkohol sekunder (2°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon sekunder. nama alkohol diturunkan dari nama alkana. Pada cara IUPAC. 2 CH3 C OH R H2C 1 H c.a. Atom karbon sekunder adalah atom karbon yang mengikat dua atom karbon lain. Pada alkohol. Pada cara trivial. H R H2C 1 C H OH b. rantai induk terpanjang harus mencakup gugus hidroksil dengan nomor urut untuk gugus hidroksil terkecil. Atom karbon primer adalah atom karbon yang mengikat satu atom karbon lain. Alkohol primer (1°) adalah suatu alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon primer.

com Gambar 6.2–dimetiletanol Sumber: vancouversider. Jadi. hampir semua alkohol memiliki isomer.1 H 2C H 2C CH CH OH CH 2 OH Vinil alkohol Alil alkohol 1–etenol 2–propen–1–ol Berbagai macam minuman yang mengandung alkohol.1 Tata Nama Alkohol Tentukan nama dari senyawa alkohol berikut. Senyawa Organik 161 . Contoh 6. Isomeri ini memengaruhi sifat-sifat fisika alkohol. Pada atom C nomor 7 terdapat gugus metil. H3C CH2 CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH OH CH3 CH3 Jawab Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung gugus hidroksil dengan nomor atom terkecil.Tabel 6. yaitu ada 9 dengan gugus hidroksil pada posisi nomor 2. Isomer pada Alkohol Berdasarkan posisi gugus hidroksil. nama lengkap senyawa itu adalah 7–metil–2–nonanol. akan memabukkan sebab bersifat racun yang dapat mengganggu sistem syaraf. b.3 H3C H3C Beberapa Penataan Nama Alkohol Menurut Trivial dan IUPAC Nama Trivial n–propil alkohol Isopropil alkohol Nama IUPAC 1–propanol 2–propanol CH2 CH CH2 CH3 OH Rumus Struktur OH H3C CH OH CH2 CH3 sek–butil alkohol 2–butanol H 3C CH H 3C CH3 H3C C CH3 OH CH2 OH Isobutil alkohol 2–metil–1–propanol ter–butil alkohol 2. yang disebut isomer posisi. Jika diminum.

0 99.5 78. c. Hal ini disebabkan adanya gaya antarmolekul dan adanya ikatan hidrogen antarmolekul alkohol akibat gugus hidroksil yang polar. Kegiatan Inkuiri Temukan perbedaan sifat fisika dan sifat kimia dari isomer C4H10O.1 larut sempurna Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Oleh karena itu.2 Kegunaan alkohol 162 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Alkohol yang memiliki atom karbon kurang dari lima larut dalam air.2 memiliki rumus molekul sama.5 11.3 12.2 82. Jawab Tidak ada rumus yang tepat untuk menentukan jumlah isomer dalam senyawa karbon.Contoh 6.9 82. 1993 Nama Senyawa Metanol Etanol 1–propanol 2–propanol 1–butanol 2–butanol Isobutil alkohol ter–butil alkohol Kosmetik Minuman Gambar 6. makin panjang rantai karbon dalam alkohol kelarutan dalam air makin berkurang.3 117. Beberapa sifat fisika alkohol ditunjukkan pada tabel berikut.2 Kelarutan (g 100 mL air) pada 20°C larut sempurna larut sempurna larut sempurna larut sempurna 8.3 97.5 107. M). Kelarutan ini disebabkan oleh adanya kemiripan struktur antara alkohol (R–OH) dan air (H–OH). Perekat Pelarut Alkohol Bahan bakar Sifat dan Kegunaan Alkohol Alkohol merupakan zat yang memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan hidrokarbon yang jumlah atom karbonnya sama. melainkan harus digambarkan semua struktur yang mungkin terbentuk.4 Sifat Fisika Alkohol (Titik Didih dan Kelarutan di Dalam Air) Jumlah C 1 2 3 3 4 4 4 4 Titik Didih (°C) 64.2 Isomer Posisi pada Alkohol Suatu alkohol memiliki rumus molekul C4H10O. Tabel 6. tetapi rumus struktur berbeda. (1) H3C CH2 CH2 CH2 OH (n–butanol) (2) H3C CH2 CH OH CH3 (2–butanol) CH3 (3) H3C C OH CH3 (2–metil–2–propanol) Berdasarkan struktur yang dapat digambarkan maka C4H10O memiliki 3 buah isomer posisi. Berapa jumlah isomer posisi yang ada dan gambarkan strukturnya. Oleh karena rumus struktur berbeda maka ketiga alkohol tersebut berbeda sifat fisika maupun sifat kimianya. yaitu C4H10O. Ketiga senyawa pada Contoh 6.

(C6H10O5)x + xH2O Pati ⎯⎯ → xC6H12O6 Glukosa C6H12O6 Glukosa ⎯⎯ → 2C2H5OH + 2CO2 etanol Di industri etanol dibuat dengan dua cara. Saat ini. yakni enzim yang diproduksi oleh jamur hidup. diubah menjadi alkohol dengan bantuan zymase. yaitu (1) fermentasi blackstrap molasses dan (2) penambahan air terhadap etena secara tidak langsung. dan pelarut. dan gandum) pertamatama melibatkan pengubahan pati secara enzimatik menjadi glukosa. Kata Kunci • • Ikatan hidrogen Hidrogenasi Kegiatan Inkuiri Alkohol merupakan senyawa yang mudah terbakar. Adapun larutan 70% isopropil alkohol dalam air digunakan untuk sterililisasi karena dapat membunuh bakteri. seperti vernish. beras. kemukakan kelebihan dan kekurangannya sebagai bahan bakar. Pada kendaraan bermotor. seperti pati dihancurkan menjadi bentuk yang lebih sederhana dengan bantuan enzim (ragi). Mungkinkah alkohol digunakan sebagai bahan bakar bioalkohol pengganti minyak bumi? Jika mungkin. → CH2=CH2 + H2SO4 ⎯⎯ CH3CH2HSO4 → CH3CH2HSO4 + H2O ⎯⎯ CH3CH2OH+ H2SO4 Isopropil alkohol adalah obat gosok yang umum digunakan.1) Metanol (CH3–OH) Metanol dibuat secara besar-besaran melalui distilasi kayu keras menghasilkan sekitar 225 galon distilat yang mengandung 6% metanol. 3) Polialkohol Senyawa alkohol yang mengandung dua atau lebih gugus hidroksil digolongkan sebagai poliol dan diberi nama dengan –diol. Etanol dapat dibuat melalui teknik fermentasi. dan whiskey. CO(g) + 2H2(g) ⎯⎯ → CH3OH( ) Di industri. seperti bir. Glikol adalah nama trivial untuk 1. sebagai cairan antibeku. Etilen glikol merupakan hasil industri yang digunakan sebagai zat antibeku. 2) Etanol (CH3–CH2–OH) Etanol sudah dikenal dan digunakan sejak dulu. dan seterusnya. seperti persamaan reaksi berikut. metanol digunakan untuk bahan bakar mobil formula. Selanjutnya. baik sebagai pelarut obat-obatan (tingtur).2–diol. minuman. sekitar 95% metanol diproduksi melalui hidrogenasi CO dengan katalis (ZnO. dan dibuat secara komersial dari etena. Cr2O3) dan dipanaskan secara bertingkat dengan tekanan tinggi agar terjadi reaksi berikut. –triol. metanol digunakan sebagai bahan baku pembuatan formaldehid. Produksi alkohol dari pati (jagung. anggur. yaitu proses perubahan senyawa golongan polisakarida. Rumus kimianya: Senyawa Organik 163 . kosmetika.

HO CH2 CH2 OH IUPAC:1. alkohol dapat mengalami dehidrasi menjadi alkena. dan asam karboksilat. pereaksi tionil klorida (SOCl2) dapat juga digunakan untuk identifikasi alkohol. Pereaksi ini digunakan untuk membedakan alkohol primer. trivial: etilen glikol Trihidroksi alkohol yang penting adalah gliserol. 60° (CH3)3–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ (CH3)2C=CH2 + H2O → 100° → (CH3)2–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ CH3–CH=CH2 + H2O 180° → CH3–CH2–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ CH3–CH=CH2 + H2O Alkohol dapat dioksidasi menjadi senyawa yang mengandung gugus karbonil. keton. yaitu suatu turunan propana. etil klorida. Gambar 6. dan tersier. 164 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . sekunder. Pada suhu kamar.3 Berbagai macam produk komersial yang mengandung alkohol. Identifikasi dan Sintesis Alkohol Suatu larutan ZnCl2 dalam HCl pekat dikenal sebagai pereaksi ucas. Radiator coolant mengandung etilen glikol. Alkohol primer bereaksi jika dipanaskan. Rumus kimianya: H2C CH CH2 OH OH OH Sumber: Chemistry: The Central Science. dan alkohol primer terdehidrasi paling lambat untuk jumlah atom karbon yang sama. alkohol tersier bereaksi sangat cepat membentuk alkil klorida. HCl Etanol C2H5Cl Sumber: Sougou Kagashi Selain pereaksi Lucas. 2000 1.3-trihidroksipropana atau gliserol Gambar 6.2. d. Alkohol dan tionil klorida bereaksi membentuk alkil klorosulfit yang kurang stabil sebab mudah berubah menjadi alkil klorida dan gas SO2 dengan pemanasan. Alkohol tersier terdehidrasi lebih cepat. ZnCl 2 → Etanol + HCl ⎯⎯⎯ etil klorida. − HCl ⎯ ROH + SOCl2 ⎯⎯⎯ ROSOCl ⎯→ RCl + SO2 → Dengan H2SO4. Dehidrasi artinya pelepasan molekul air. Alkohol sekunder bereaksi dalam waktu beberapa menit. Alkohol primer dioksidasi membentuk aldehid.2-etanadiol. Gliserol sebagai hasil samping pada pembuatan sabun dari lemak dan natrium hidroksida cair.4 Substitusi gugus hidroksi (–OH) oleh atom klor (–Cl) membentuk haloalkana . seperti aldehid. dan jika dioksidasi lebih lanjut menjadi asam karboksilat.

maupun tersier. Kelebihan reaksi Grignard.5 (a) Oksidasi alkohol primer menjadi aldehid. O O Oksidator Oksidator → R CH2 OH ⎯⎯⎯⎯ R CH ⎯⎯⎯⎯ R C OH → Alkohol (1°) Aldehid Asam karboksilat H3C H3C Oksidator HC OH ⎯⎯⎯⎯ → C O H3C H3C Alkohol (2°) keton Oksidator yang dapat digunakan adalah asam kromat (H2CrO3) dan kromat anhidrida (CrO 3). sekunder. (b) Alkohol tersier tidak dapat dioksidasi Alkohol (1°) R-CH2OH + KMnO4 Aldehid Alkohol (3°) R3–COH + KMnO4 → R-CHO → (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Alkohol sekunder dioksidasi menjadi suatu keton. Reduksi senyawa karbonil melalui hidrogenasi katalisis atau dengan hidrida logam akan menghasilkan alkohol primer. sedangkan keton akan menghasilkan alkohol sekunder. Oleh karena alkohol dapat dioksidasi menjadi senyawa karbonil maka alkohol dapat disintesis dari senyawa karbonil melalui reaksi reduksi (kebalikan oksidasi).KMnO4 KMnO4 Gambar 6. Jika yang ingin diproduksi aldehid maka gunakan oksidator khusus seperti campuran piridin dan kromat anhidrida dengan rasio 2:1 dalam pelarut nonpolar. Secara umum reaksi oksidasi alkohol dapat dituliskan sebagai berikut. baik untuk alkohol primer. O R C H 1) LiAIH4 ⎯⎯⎯⎯→ 2) H2O OH R C H H Aldehid Alkohol (1°) O R C R' Keton 4 ⎯⎯⎯⎯→ R 2) H O. alkohol disintesis dengan pereaksi rignard. Alkohol tersier tidak dapat dibuat dengan cara ini. sedangkan alkohol tersier tidak dapat dioksidasi. selain dapat menghasilkan alkohol tersier juga dapat digunakan untuk memperpanjang rantai hidrokarbonnya.H+ 2 OH 1) NaBH C R H Kata Kunci • • • Pereaksi Lucas Pereaksi tionil klorida Pereaksi Grignard Alkohol (2°) Selain dengan cara reduksi. Senyawa Organik 165 .

Beberapa contoh penamaan eter dapat dilihat pada tabel berikut. alkohol sekunder dibuat dari aldehid dan metil format.Dengan pereaksi Grignard. Tata Nama Eter Menurut trivial tata nama eter didasarkan pada nama gugus alkil atau aril yang terikat pada atom oksigen. Tabel 6.5 Penataan Nama Eter Menurut Trivial dan IUPAC Rumus Struktur CH3 ⎯ O ⎯ CH3 CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH2 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH ⎯ CH2 ⎯ CH2 ⎯ CH3 O CH2 ⎯ CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH2 ⎯ CH3 Fenil propil eter Fenoksi propana Nama Trivial Dimetil eter Etil metil eter Dietil eter Isopentil etil eter Nama IUPAC Metoksi metana Metoksi etana Etoksi etena 2-etoksi pentana Kata Kunci • • Gugus alkoksi Interaksi antarmolekul 166 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan alkohol tersier dibuat dari keton dan ester. alkohol primer dapat dibuat dari formaldehid dan etilen oksida. O H C H Formaldehid 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯→ 2)H2 O OH R C H Alkohol (1°) H O R C H Aldehid 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯⎯ → 2)H O H+ 2 2 1 OH R C H R' Alkohol (2°) O R C R' Keton 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯⎯ → 2)H O H+ 2 2 OH R C R Alkohol (3°) R' 2. gugus –OR disebut gugus alkoksi sehingga penataan nama senyawa eter dimulai dengan nama gugus alkoksi diikuti oleh nama rantai utamanya. seperti ditunjukkan berikut ini. a. CH3 ⎯ O ⎯ CH3 CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH2 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 Berdasarkan ketiga contoh tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa rumus umum eter adalah R–O–R'. Eter (R–O–R') Eter adalah senyawa yang memiliki dua residu hidrokarbon yang dapat sama atau berbeda. Urutan namanya sesuai dengan abjad dan diakhiri dengan kata –eter. Menurut sistem IUPAC. Gugus alkoksi dianggap sebagai cabang yang terikat pada rantai induk.

Isomer fungsional adalah rumus molekul sama. tetapi gugus fungsi beda. dan diberi akhiran –oksida atau dengan nama kedua alkil yang terikat pada oksirana dan diberi akhiran –oksirana. Senyawa Organik 167 . dan merupakan hasil oksidasi dari alkena. dapat dikatakan bahwa alkohol dan eter berisomeri struktur satu sama lain. tetapi rumus strukturnya berbeda. Jadi. penataan nama senyawa itu adalah IUPAC : 2–etoksi isopropana Trivial : isopropil etil eter O CH2 CH3 b. Jadi. Contoh yang paling sederhana adalah. nama senyawa epoksida sering diturunkan dari nama alkenanya sebelum dioksidasi menjadi eter. etilen oksida atau lebih dikenal dengan nama oksirana. dapat dikatakan bahwa eter berisomeri fungsional dengan alkohol.Senyawa eter dapat juga berbentuk siklik. Rumus strukturnya adalah R–O–H (alkohol) R–O–R (eter) Beberapa contoh alkohol dan eter yang memiliki rumus molekul sama ditunjukkan pada tabel berikut. alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. Eter siklik yang beranggotakan tiga termasuk golongan epoksida. Oleh karena itu. Etilen oksida (oksirana) CH3 HC CH3 Jawab Gugus sebelah kiri adalah isopropil dan gugus kanan adalah etil.6 Isomer Fungsional Eter dan Alkohol Alkohol Nama etanol propanol butanol Rumus struktur CH3CH2OH CH3CH2CH2OH CH3CH2CH2CH2OH Nama dimetil eter etil metil eter dietil eter H3C C H2 O CH3 Etil metil eter H 3C C H2 H2 C OH Propanol Rumus molekul C2H6O C3H8O C4H10O Eter Rumus struktur CH3–O–CH3 CH3CH2OCH3 CH3CH2OCH2CH3 Berdasarkan Tabel 6.3 Tata Nama Eter Sebutkan nama senyawa eter berikut. Butilen oksida H 2C O CH2 Contoh 6. eter dan alkohol juga memiliki gugus fungsional berbeda. Oleh sebab itu. Di samping isomer struktur. Tabel 6.6. Isomeri Fungsional Seperti telah diuraikan di atas bahwa eter dan alkohol memiliki kemiripan dalam strukturnya.

5 Kelarutan (g 100mL) Larut sempurna 8.4 Isomer Alkohol dan Eter Tuliskan isomer yang mungkin dari senyawa dengan rumus molekul C3H8O.6). tetapi eter dapat berantaraksi dengan air dan alkohol. Nama Dimetil eter Dietil eter Oksirana Di samping kegunaannya sebagai anestetik. Sifat dan Kegunaan Eter Tidak seperti alkohol. ada tiga isomer yang mungkin. tetapi jauh lebih aman jika dibandingkan kloroform untuk keperluan obat bius (Gambar 6. Jawab Berdasarkan fungsionalnya: CH3–O–CH2–CH3 (dietil eter) Berdasarkan posisi gugus hidroksil: CH3–CH2–CH2–OH (n–propanol) CH3–CH–CH3 (2–propanol) OH Jadi. misalnya etanol dan dimetil eter. Eter tidak bereaksi dengan hampir semua oksidator maupun reduktor.0 34. Demikian juga dalam asam dan basa. Dietil eter dapat dibuat melalui pemanasan etanol dengan asam sulfat pekat pada suhu sekitar 140°C hingga reaksi dehidrasi sempurna. Perhatikan Gambar 6. 1993 c. Walaupun sesama molekul eter tidak terjadi antaraksi. lilin. Tabel 6.7. M). Hal ini disebabkan eter memiliki kepolaran rendah. Pada suhu kamar. Karena itu. eter cenderung stabil. Divinil eter (CH 2=CH–O–CH=CH 2) memiliki kemampuan anastetik tujuh kali lebih besar daripada dietil eter.5 13. dietil eter secara luas dipakai sebagai pelarut untuk lemak. tetapi wujudnya berbeda.6 Sejak zaman dulu. eter tidak memiliki ikatan hidrogen antarmolekul sehingga titik didih eter di bawah titik didih alkohol untuk jumlah atom karbon yang sama.7 Sifat Fisika Eter (Titik Didih dan Kelarutan) Titik Didih (°C) –24. atau zat-zat lain yang kurang larut dalam air. Penggunaan eter harus hati-hati karena mudah terbakar. Pada umumnya eter bersifat racun. kecuali pada suhu tinggi. Makin tinggi rantai alkil dalam eter makin kurang kelarutannya di dalam air. Umumnya eter dibuat dari dehidrasi alkohol. 2000 Gambar 6. 168 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .0 Larut sempurna Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. eter sering digunakan sebagai pelarut untuk reaksi-reaksi organik. Etanol berisomer dengan dimetil eter (C2H6O). eter digunakan sebagai zat pembius. sedangkan etanol berwujud cair.Contoh 6. Sumber: Heineman Advanced Science: Chemistry. Eter kurang larut di dalam pelarut air dibandingkan alkohol. dimetil eter berwujud gas.

5. a. a. atau aril. aturan IUPAC dan trivial. Kata Kunci • • Metode Williamson Dehidrasi Tes Kompetensi Subbab 1. 8. tetapi larut dalam benzen? Tuliskan suatu reaksi pembuatan etil metil eter dengan cara Williamson. Jelaskan berdasarkan reaksi fermentasi gula. padahal massa molekul relatif kedua senyawa itu tidak berbeda jauh? Mengapa senyawa eter pada umumnya kurang larut di dalam air. Mengapa oksirana lebih larut di dalam air daripada dimetil eter. Air nira jika disimpan lama atau dipendam dalam tanah selama lebih dari satu minggu akan berubah menjadi suatu alkohol (arak). C 4. 4–heksen–2–ol Tentukan nama dari senyawa alkohol berikut. terutama untuk operasi harus direndam dalam alkohol. 2–metoksi butana b. CH3 H3 C CH2 C CH2 HO CH CH2 CH2 CH3 CH3 9. 3. 2. dietil oksirana Tuliskan isomer yang mungkin dari senyawa yang memiliki rumus molekul C4H10O. Tuliskan rumus struktur dari senyawa alkohol berikut. b. a. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Kemudian. difenil eter c. Gambarkan struktur isomer posisi dari alkohol dengan rumus molekul C5H12O. yaitu reaksi antara alkil halida dengan alkoksi atau fenoksi. persamaan reaksinya secara umum: RO + R'X ⎯→ R–O–R' + X– Keterangan: R = Karbon primer. CH3 6. sekunder. 10.Penangas minyak Gambar 6. tentukan nama masing-masing isomer itu dengan menggunakan Senyawa Organik 169 .7 Pembuatan eter dari alkohol Alkohol 140°C Es Eter Sumber: Sougou Kagashi H 2 SO 4 CH3CH2OH + HOCH2CH3 ⎯⎯ ⎯→ CH3CH2–O–CH2CH3 + H2O Sintesis eter secara besar-besaran dengan metode illiamson. R' = Karbon primer atau metil. OH H3 C CH2 C CH2 CH2 CH2 CH3 7. Tuliskan rumus struktur dari senyawa eter berikut. Jelaskan mengapa alat-alat kedokteran. 2.2–dimetilpentanol b. dan tersier.

dengan rumus umum R–COH. R Gambar 6. C H O Rumus umum aldehid Beberapa senyawa aldehid yang umum di antaranya adalah O H C H IUPAC: Metanal Trivial : Formaldehid O H3C C H Etanal Asetaldehid O H3C H2 C C H Propanal Propionaldehid Berdasarkan contoh tersebut. Contoh: O O H3C H H C Cl 4-kloropentanal H3C H2 C CH CH3 H2 C O H3C H C CH C H 2-butenal C CH2 H2 C C H 3-metilpentanal 170 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Gugus tersebut terletak di ujung rantai karbon induk yang diakhiri dengan atom hidrogen. Tata nama pada aldehid sama dengan tata nama pada alkohol. aldehid disebut juga alkanal. 2000 Gambar 6.8 Gugus aldehid selalu di ujung rantai hidrokarbon. Aldehid (R–COH) Aldehid merupakan salah satu kelompok senyawa karbon yang memiliki gugus karbonil. Oleh karena itu.D. O C Gugus karbonil 1. Aldehid dan Keton Beberapa senyawa yang memiliki gugus karbonil antara lain aldehid. dan ester. pelarut menguap meninggalkan bahan perekat. Ketika bahan perekat diaplikasikan.9 Proses pelapisan kertas Senyawa karbonil sering digunakan sebagai pelarut dalam bahan perekat. Carilah informasi tentang metode atau prosedur untuk mengidentifikasi adanya formalin dalam suatu material. asam karboksilat. Menurut sistem IUPAC. atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan dengan satu atom hidrogen dan satu gugus alkil (R) atau aril (Ar). Kegiatan Inkuiri Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. a. Aldehid adalah salah satu kelompok senyawa karbonil yang memiliki gugus karbonil yang berikatan dengan atom hidrogen pada ujung rantai induknya. rantai terpanjang harus mengandung gugus aldehid. Tata Nama Aldehid Aldehid sudah dikenal sejak lama sehingga penataan nama menggunakan nama trivial sering dipakai. keton. nama aldehid diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a menjadi –al.

3C2H5OH(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+ → 8CH3CHO(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O( ) Sumber: Sougou Kagashi Selain dengan cara oksidasi alkohol primer. R ⎯ CH2 ⎯ OH ⎯⎯→ R Alkohol primer [ ] C H Aldehid Oksidator yang digunakan adalah oksidator kuat seperti KMnO4. NaIO4.10 Oksidasi alkohol primer dengan dikromat menghasilkan aldehid. Disamping itu. O Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. 1997. termasuk sifat-sifatnya yang dapat melindungi. Etanol + dikromat + asam sulfat Baekland lahir di Belgia. Dia bermigrasi ke Amerika Serikat. kemudian dia mempelajari reaksi fenol dan formaldehida. dapat juga dilakukan dengan pereaksi Grignard (R–Mg–X). seperti titik didih lebih tinggi (50–80°C) dibandingkan senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif sama. Dia membuat plastik pada tahun 1907 dengan mereaksikan fenol dengan formaldehida. Asetaldehida Gambar 6. tetapi kelemahannya adalah warnanya yang gelap. Hal ini disebabkan oleh atom oksigen dan karbon mempunyai perbedaan keelektronegatifan cukup besar. Persamaan reaksi secara umum adalah sebagai berikut. atau K2Cr2O7. Industri radio dan televisi memanfaatkan keuntungan bakelit yang mudah dibentuk.Contoh 6. Sifat dan Kegunaan Aldehid Aldehid disintesis melalui oksidasi alkohol primer. Gugus karbonil pada aldehid menunjukkan gugus yang bersifat polar. Jadi. Perhatikan Gambar 6. penamaan menurut trivial dan IUPAC adalah Trivial : isopentilaldehid IUPAC: 4–metilpentanal b.5 Penataan Nama Aldehid Tuliskan nama senyawa aldehid berikut menurut IUPAC dan trivial.10. Kepolaran gugus karbonil ditunjukkan oleh sifat fisika aldehid. Kata Kunci • • Gugus karbonil Reaksi Friedel-craft Senyawa Organik 171 . Sekilas Kimia Leo Baekland (1863–1944) H3C CH H3 C CH2 CH2 C O H Jawab Residu alkil yang mengikat gugus aldehid adalah suatu isopentil. Produknya dinamakan bakelite. sintesis aldehid dapat juga dilakukan dengan reaksi riedel-craft menggunakan aril halogen dan katalis AlCl3 atau AlBrO3. Bahan ini tahan panas.

Aldehid dengan berat molekul rendah memiliki bau yang tajam.11 Formalin digunakan untuk pengawet organ biologis (tidak untuk makanan). Formaldehid diperoleh melalui oksidasi metanol. baunya menjadi lebih harum.8 Nama Sifat Fisika Senyawa Golongan Aldehid Titik Didih (°C) –21 20 49 76 178 64 Kelarutan dalam Air (g 100mL) Larut sempurna Larut sempurna 16 7 Kurang larut Tidak larut Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Misalnya. Gas yang terbentuk jika dilarutkan ke dalam air sampai 37% dinamakan formalin.12 Oksidasi metanol membentuk formaldehida. HCHO (metanal atau formaldehid) dan CH3CHO (etanal atau asetaldehid). 1993 Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Benzaldehid Isobutiraldehid Sumber: Sougou Kagashi Gambar 6.Tabel 6. dijual sebagai pengawet spesies biologi. Cu Air 50 °C Gambar 6. Beberapa aldehid dari hidrokarbon aromatis memiliki bau khas yang menyegarkan. M).6 Pembuatan Aldehid Tuliskan reaksi pembentukan formaldehid dari metanol menggunakan oksidator KMnO4. Dengan meningkatnya massa molekul aldehid. Kegunaan utama formaldehid untuk industri plastik dan resin. Jawab OH H C H 4 H ⎯⎯⎯⎯ H → O KMnO C H 172 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH3OH + CuO → HCOH + H2O Metanol Sumber: Sougou Kagashi Contoh 6.

atom karbon pada gugus karbonil diambil nomor yang terendahnya. Oleh karena itu. keton secara umum disebut golongan alkanon. O R C R' Rumus umum keton a. dan atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan dengan dua residu alkil (R). Gugus alkil Gugus karbonil Gambar 6. pada senyawa keton dikenal juga nama IUPAC dan nama trivial. Tabel 6. Penomoran rantai karbon induk diberikan kepada atom karbon yang terdekat dengan gugus karbonil.9. Dengan kata lain. kedua gugus alkil atau aril yang terikat pada gugus karbonil disebutkan lebih dulu menurut alfabet. Keton (R–CO–R') Keton tergolong senyawa karbonil karena memiliki gugus fungsional C=O. Penamaan dengan sistem IUPAC diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a dengan –on.13 Posisi gugus karbonil pada keton selalu di antara rantai hidrokarbon. Contoh penamaan senyawa keton terdapat dalam Tabel 6. Penamaan secara trivial.9 O H3C C O H3C C H2 C H2 C O H3 C C CH2 CH3 CH3 Penataan Nama pada Keton Menurut Trivial dan IUPAC Trivial Dimetil keton Etil metil keton Dietil keton Sikloheksanon IUPAC Propanon 2–butanon 3–pentanon Sikloheksanon Rumus struktur CH3 O Senyawa Organik 173 . Tata Nama Keton Sebagaimana halnya aldehid. kemudian diikuti dengan kata keton. Beberapa rumus struktur keton di antaranya: O H3C C C2H5 CH3 O C CH3 H3C O C C6H13 Berdasarkan rumus struktur tersebut dapat disimpulkan bahwa senyawa keton memiliki rumus umum sebagai: RCOR'. dan atau aril (Ar). dengan residu alkil (R) atau aril (Ar) dapat sama atau berbeda.2.

propanon D. CH3 CH CH3 CH2 C O CH3 Pembahasan Reaksi adisi: CH3–CH=CH2 + H2O → OH CH3 CH O CH3 C [0]→ CH3 ⎯⎯ Jawab Menurut IUPAC. Reaksi antara aldehid atau keton dengan pereaksi 2.4–dinitrofenilhidrazon. apabila dioksidasi akan membentuk ..4–dinitrofenilhidrazin membentuk suatu endapan dari 2.Contoh 6. hasil akhir adalah propanon.4-dinitrofenilhidrazin Aseton 2. –dinitrofenilhidrazin..4-dinitrofenilhidrazin NO2 Aldehid 2. Isomer pada Keton Isomer posisi yang terjadi pada keton disebabkan oleh adanya perubahan dalam kedudukan gugus karbonil dalam rantai.4-dinitrofenilhidrazon 174 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . propanol B. asam propanoat E.. (C) SPMB 2004 b. propenol C. keton dapat juga berisomeri fungsional dengan aldehid. misalnya: O H3C CH 2 CH 2 C 2-pentanon O CH 3 H3C CH2 C 3-pentanon CH2 CH3 Selain isomer posisi dalam molekul itu sendiri.7 Mahir Menjawab Hasil reaksi adisi H2O pada C3H6. O H2 C C Propanal H H3C O H2 C C Propanon H Reaksi Identifikasi Aldehid dan Keton Untuk mengenal adanya gugus aldehid dan keton dalam suatu senyawa dapat dilakukan dengan pereaksi . penataan nama menurut IUPAC dan trivial adalah IUPAC: 4–metil–2–pentanon. misalnya propanal berisomeri fungsional dengan propanon. A.4-dinitrofenilhidrazon O2N O H3C C CH3 Aseton + O2N H N NH2 ⎯→ H3C C CH3 NHN NO2 2. Persamaan reaksinya: NO2 R C O2N O + O2N H N NH2 ⎯→ H3CHC N H N NO2 H Asetaldehid 2. tentukan rantai induk terpanjang yang mengandung gugus karbonil dengan nomor paling rendah. H3C c. n-propil alkohol Penamaan pada Keton Berilah nama pada senyawa keton berikut menurut IUPAC dan trivial. Jadi. Trivial: isobutil metil keton 2–propanol CH3 propanon Jadi.

14 Tes tollen digunakan untuk membedakan aldehid dan keton. Untuk mengujinya. (Gambar 6.Untuk membedakan aldehid dan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi. tetapi tidak oleh keton. sedangkan keton tidak terjadi reaksi.14) Prinsip dasarnya adalah kemudahan oksidasi kedua golongan senyawa ini. Sumber: Heinemann Advanced Science: Chemistry. sedangkan keton tidak terjadi reaksi. Perhatikan Gambar 6. 2000 Gambar 6. sedangkan keton tahan terhadap oksidasi.15. Aldehid mudah dioksidasi menghasilkan asam karboksilat. menunjukkan adanya aldehid. Kata Kunci • • Tes Tollen Pereaksi Fehling CuO Endapan merah bata Gambar 6. Cara lain untuk membedakan aldehid dan keton adalah dengan pereaksi ehling (larutan Cu2+ dalam Basa kuat seperti KOH). campurkan cuplikan dengan pereaksi Tollen pada tabung reaksi bersih. Dengan oksidator kuat pada kondisi tertentu akan terjadi reaksi: R C [O] O ⎯⎯→ R C O H OH (Suatu asam karboksilat) R1 C [O] O ⎯⎯→ Tidak terjadi reaksi R2 Tes Tollen (larutan AgNO3 dalam amonia berlebih) merupakan metode yang digunakan untuk membedakan aldehid dan keton di laboratorium. Aldehid Sumber: Sougou Kagashi R C H Aldehid → O + 2CuO ⎯⎯ R C OH O + Cu2O Asam karboksilat Senyawa Organik 175 . Jika terbentuk cermin. Perak(I) mudah direduksi menjadi logam perak oleh aldehid. Aldehid dapat mereduksi larutan Fehling membentuk endapan merah Cu 2O. Jika senyawa adalah aldehid maka setelah beberapa menit logam perak akan menempel pada bagian dalam tabung sebagai pelapis yang reflektif (reaksi yang digunakan untuk membuat cermin).15 Pereaksi Fehling akan memberikan endapan berwarna merah bata.

Persamaan kimianya: O + R Benzena O → Cl ⎯⎯⎯ AlCl 3 C C Aril keton R Asil klorida a. 176 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2 –propanol Gambar 6. Kelarutan senyawa keton berkurang dengan bertambahnya rantai alkil. aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform. Titik didih beberapa senyawa keton ditunjukkan pada tabel berikut.d. Dalam industri.16 Oksidasi alkohol sekunder dengan dikromat keton. 3CH3CH(OH)CH3(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+ → 3CH3–CO–CH3(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O ( ) K 2Cr 2O 7 Aseton Sumber: Sougou Kagashi Selain dengan cara oksidasi. Adanya kepolaran menimbulkan antaraksi antarmolekul keton sehingga senyawa keton umumnya memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan dengan senyawa nonpolar yang massa molekulnya relatif sama. Cairan ini sering digunakan sebagai pelarut untuk vernish. 1985 Tabel 6. Sifat. dan Kegunaan Keton Pembuatan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi alkohol sekunder (seperti yang telah diterangkan pada bagian alkohol). Aseton berwujud cair pada suhu kamar dengan bau yang harum. Beberapa sifat senyawa keton yang umum adalah sebagai berikut. Keton dengan jumlah atom C rendah (C1 – C5) berwujud cair pada suhu kamar. Pembuatan. b. keton dapat dibuat melalui reaksi Friedel-craft terutama untuk pembuatan aril keton dengan katalis aluminium halida. Nama Rumus CH3COCH3 CH3COC2H5 CH3COC3H7 C2H5COC2H5 CH3COC4H9 C2H5COC3H7 Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) – 94 – 86 – 76 – 41 – 35 56 80 102 101 150 124 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. pembersih cat kayu. Oleh karena keton memiliki gugus karbonil yang polar maka senyawa keton larut dalam pelarut air maupun alkohol. dan pembersih cat kuku. c.10 Sifat Fisika Senyawa Keton Aseton Metil etil keton 2–pentanon 3–pentanon 2–heksanon 3–heksanon Aseton merupakan senyawa keton paling sederhana.

ditemukan semua asetaldehid hilang. 4–metil–3–heksena–2–on 6. O H3C C OH Asam format O H3C CH2 C OH Asam asetat O H3C CH2 CH2 C OH Asam propionat Senyawa Organik 177 . 3. 8. a. Asam Karboksilat (R–CO–OH) Asam karboksilat memiliki gugus fungsional karboksil (–COOH) dengan rumus umum: R C OH O Rumus umum asam karboksilat Beberapa contoh asam karboksilat adalah sebagai berikut. Tuliskan rumus struktur untuk senyawa aldehid berikut. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat mengandung gugus karbonil dan gugus hidroksil. tetapi sifat-sifat gugus tersebut tidak muncul dalam asam karboksilat karena menjadi satu kesatuan dengan ciri tersendiri.3–dietil–5–oktenal Tuliskan reaksi pembuatan formaldehid dari reduksi gas CO dengan gas H2 menggunakan katalis Pt. 4.Kegiatan Inkuiri Aseton dapat melarutkan lemak. Si Badrun menduga dibuang oleh temannya. Walaupun gugus karboksilat merupakan gabungan gugus karbonil dan gugus hidroksil. Apakah dugaan si Badrun cukup beralasan? Terangkan. Tes Kompetensi Subbab 1. etil vinil keton c.4–dinitrofenilhidrazin dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton? Jelaskan. Ester adalah turunan dari asam karboksilat dengan mengganti gugus hidroksil oleh gugus alkoksi dari alkohol. Ketika esok harinya akan digunakan praktikum. Mungkinkah kotoran berlemak yang menempel pada pakaian dapat dibersihkan oleh aseton? Diskusikan dan selidiki dengan teman kelompok Anda. mengapa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. D 5. metode apa lagi yang dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton? Gula pasir apabila direaksikan dengan larutan Fehling akan terbentuk endapan berwarna merah bata. 3–fenilheksanal c. Apakah senyawa dengan rumus molekul C2H4O memiliki isomer. 7. Si Badrun menyimpan asetaldehid di gelas kimia tidak ditutup. Selain cara pada nomor 7. 2. Tuliskan rumus struktur dari senyawa keton berikut. a. 3. difenil keton b. baik posisi maupun fungsional? Jelaskan. 9. Berapa jumlah isomer yang mungkin dapat dibentuk dari senyawa dengan rumus molekul C3H6O? Apakah pereaksi 2. 2–bromo–3–pentunal b. E. 1.

domba) diperoleh dari lemak domba. dan seterusnya. Tabel 6. di mana akhiran -a diganti -oat dan ditambah kata asam sehingga asam karboksilat digolongkan sebagai alkanoat. artinya semut) diperoleh melalui distilasi semut. β. asam butirat (butyrum.3. dan asam kaproat (caper. a.11. Menurut sistem IUPAC. Contoh penataan nama asam karboksilat: O 5 4 3 2 1 H3C CH2 γ CH2 β CH2 α C OH Asam pentanoat (asam valerat) Untuk gugus karboksil yang terikat langsung pada gugus siklik. kelapa) ditemukan dalam santan kelapa.Sumber: Chemistry: The Central Science. 2000 Gambar 6. artinya cuka) dari hasil distilasi cuka.17 Makanan yang mengandung asam karboksilat. seperti ditunjukkan berikut ini. penataan nama dimulai dari nama senyawa siklik diakhiri dengan nama karboksilat. asam asetat (acetum. O C OH Asam sikloheksana karboksilat O C OH Asam-siklo-2-heksena karboksilat O H3C CH CH3 CH2 C OH Asam-3-metilbutanoat ( β –metilbutirat) 178 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .11 Penataan Nama Asam Karboksilat Menurut Trivial dan IUPAC Rumus H–COOH CH3–COOH CH3–CH2–COOH CH3–(CH2)2–COOH CH3–(CH2)3–COOH CH3–(CH2)4–COOH CH3–(CH2)5–COOH CH3–(CH2)6–COOH CH3–(CH2)7–COOH CH3–(CH2)8–COOH Nama Trivial Asam format Asat asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Asam kaproat Asam enantat Asam kaprilat Asam pelargonat Asam kaprat Nama IUPAC Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam butanoat Asam pentanoat Asam heksanoat Asam heptanoat Asam oktanoat Asam nonanoat Asam dekanoat Kata Kunci • Gugus karboksilat Pemberian nomor atom karbon pada asam karboksilat menurut sistem IUPAC dimulai dari atom karbon gugus karbonil dengan angka 1. Oleh sebab itu. penataan nama asam karboksilat umumnya diambil dari bahasa Latin berdasarkan nama sumbernya di alam. Asam format (formica.2. Tata Nama Asam Karboksilat Asam asetat merupakan senyawa pertama yang ditemukan dari golongan asam karboksilat. γ dan dimulai dari atom karbon nomor 2 dari sistem IUPAC. seperti α. Beberapa nama asam karboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. Adapun trivial menggunakan huruf unani. penataan nama asam karboksilat diturunkan dari nama alkana.

Rumus strukturnya seperti berikut. J and Fay. 2001 Beberapa asam trikarboksilat juga dikenal dan berperan penting dalam metabolisme karbohidrat.Contoh 6. seperti jeruk. dan oksalo asetat adalah zat antara dalam metabolisme karbohidrat di dalam sistem sel. Tingginya titik didih ini disebabkan oleh adanya tarik menarik antarmolekul asam membentuk suatu dimer. masing-masing memiliki titik didih 101°C dan 118°C. dan pada atom nomor 4 terikat gugus etil. Contoh senyawa kelompok ini adalah asam sitrat. terletak pada banyaknya zat lain selain vitamin C yang terkandung dalam jeruk. Namun pada dasarnya. O H3C CH2 CH CH2 CH3 Jawab Rantai induk mengandung enam atom karbon atau suatu heksanoat.12. baru diketahui struktur kimianya pada tahun 1933. asam fumarat. asam malat. Senyawa Organik 179 . lebih dari 80 juta pon vitamin C disintesis setiap tahunnya. Struktur vitamin C adalah senyawa organik asam karboksilat. Kimiawan Organik berusaha mensintesis senyawa tersebut. nama asam karboksilat tersebut adalah IUPAC : asam 4–etil–2–metilheksanoat Trivial : asam γ–etil–α–metil–kaproat CH2 CH CH3 C OH Suatu asam karboksilat dapat memiliki dua gugus fungsi CO 2H. asam suksinat. Sifat dan Kegunaan Asam Karboksilat Dua asam karboksilat paling sederhana adalah asam metanoat dan asam etanoat. yaitu asam askorbat. keduanya sama. dengan struktur molekul seperti berikut. R).8 Penamaan Asam Karboksilat Tuliskan nama untuk asam karboksilat berikut. yang pertama kali digunakan tanpa pengetahuan komposisi kimianya. Di seluruh dunia. Sumber: Chemistry (Mc Murry. Jadi. Beberapa asam dikarboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. Asam tartrat misalnya. Pada tahun 1933. dikenal sebagai dikarboksilat. Senyawa-senyawa tersebut diisolasi dari bahan alam. Perbedaan yang dihasilkan dari hasil sintesis dan dari bahan alami. Sekilas Kimia Vitamin C Prioritas pengembangan kimia organik pada abad ke–20 hanya pada zat yang bersumber dari alam. CH2 HO C CH2 CO2H CO2H CO2H Asam sitrat b. Pada atom nomor 2 terikat gugus metil. Seperti vitamin C yang berasal dari buah lemon dan sitrus lainnya. Tabel 6. sintesis vitamin C dapat dilakukan secara lengkap. adalah hasil samping fermentasi anggur. Zat-zat tersebut dinamakan produk alami.12 Penataan Nama Asam Dikarboksilat (Trivial dan IUPAC) Rumus Struktur HOOC – COOH HOOC – CH2– COOH HOOC –(CH2)2–COOH cis – HOOC – CH=CH – COOH trans – HOOC – CH=CH – COOH HOOC – (CH2)4 – COOH Nama Trivial Asam oksalat Asam malonat Asam suksinat Asam maleat Asam fumarat Asam adipat Nama IUPAC Asam etanadioat Asam propanadioat Asam butanadioat Asam cis–butenadioat Asam trans–butenadioat Asam heksanadioat HO H H C H C O O HO C C H C C OH HO Pada saat struktur kimia vitamin C diketahui. Sintesis vitamin C dari glukosa lebih murah daripada mengekstraknya dari sitrus atau sumber alami lainnya.

dan membasmi hama. makin berkurang kepolarannya. dan asam propanoat (Gambar 6. Asam ini dapat mengakibatkan kulit melepuh. asam butirat ditemukan dalam keringat manusia yang berbau tidak sedap.19 Kegunaan asam karboksilat Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Cuka Bumbu masak Cat Ditinjau dari gugus fungsionalnya. propanoat. Dengan bertambahnya panjang rantai. Asam asetat digunakan untuk selulosa. dan benzena. Oleh karena itu.6 –22 –6 –34 –3 44 54 63 70 Titik Didih (°C) 100. Asam asetat (cuka) berwujud cair dan berbau menyengat.19). bau asam karboksilat menjadi lebih tidak disukai. Kelarutan di dalam pelarut kurang polar ini makin tinggi dengan bertambahnya rantai karbon. alkohol. Sebagaimana alkohol. Contohnya. 2000 Gambar 6. Wujud asam asetat murni menyerupai es. Asam metanoat berwujud cair dan berbau tajam.5 118 141 164 187 205 225 251 269 287 Pengawet Asam Karboksilat Minuman Pencelup Pembasmi serangga Plastik Gambar 6. lemak dapat larut di dalam benzena dan eter (lemak adalah ester dari asam karboksilat).13 Titik Beku dan Titik Didih Asam Karboksilat Senyawa Format Asetat Propionat Butirat Valerat Kaproat Laurat Miristat Palmitat Stearat Titik Beku (°C) 8 16. M). asam karboksilat umumnya bersifat polar. tetapi kepolaran berkurang dengan bertambahnya rantai karbon. dan butanoat) dapat larut baik di dalam air. seperti eter. 1993 Kata Kunci • • • Dikarboksilat Trikarboksilat Dimer Senyawa utama asam karboksilat yang dibuat secara besar-besaran adalah asam metanoat. penahan warna 180 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . asam etanoat.13.18 Jeruk mengandung asam sitrat dapat digunakan untuk membersihkan karat pada besi. Makin panjang rantai atom karbon. bumbu dapur. empat deret pertama asam karboksilat (format. Akibat kepolaran dan struktur dimer dari molekul asam karboksilat menimbulkan titik didih dan titik beku lebih tinggi dibandingkan alkohol dengan massa molekul yang relatif sama. Asam pentanoat dan heksanoat sedikit larut. dan besi mudah berkarat.O H3C C OH HO C O CH3 Struktur dimer dari asam asetat Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. etanoat. Titik beku dan titik didih dari asam karboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. disebut sebagai asam asetat glasial. kayu menjadi lapuk. Asam metanoat atau asam asetat berbau menyengat. sedangkan asam karboksilat yang rantai karbonnya lebih panjang tidak larut. Tabel 6. menggumpalkan getah karet (lateks). akibatnya kelarutan di dalam air juga berkurang. Asam karboksilat juga dapat larut di dalam pelarut yang kurang polar. Asam metanoat digunakan untuk peracikan obat (aspirin).

asam pentanoat b. Ester (R–COOR') Ester adalah senya a yang dapat dianggap turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen pada gugus hidroksil oleh radikal hidrokarbon. Persamaan kimianya: Asam sulfat Dikromat Alkohol ⎯ 3R–CH2OH + 2Cr2O72– + 16H+ ⎯→ 3R–COOH + 4Cr3+ + 11H2O 2) Hidrolisis Nitril (Sianida Organik) Apabila alkil sianida (nitril) dididihkan dengan katalis asam atau basa akan terbentuk asam karboksilat. Pada reaksi ini terbentuk amonia.2–dimetil propanoat Jawab Makin banyak cabang pada rantai induk (asam 2.9 Kelarutan Asam Karboksilat di Dalam Air Di antara isomer karboksilat berikut. Jadi. kelarutannya di dalam air paling kecil. kelarutan paling tinggi di dalam air adalah asam pentanoat. 1) Oksidasi Alkohol Primer Asam karboksilat biasanya diperoleh melalui oksidasi alkohol primer dengan suatu oksidator yang kuat. saos tomat. pembuatan cat. asam 2–metilbutanoat c.20 Percobaan pembuatan cuka di laboratorium Contoh 6. Asam benzoat (asam karboksilat aromatik) digunakan sebagai bahan pengawet pada makanan. mana yang memiliki kelarutan paling tinggi di dalam pelarut air dan di dalam benzena? a. asam 3–metilbutanoat d. c. seperti natrium dikromat dalam asam sulfat pekat. dan minuman dari buah-buahan. Persamaan kimianya: Campuran alkohol+dikromat + asam sulfat Air pendingin Kalor Asam asetat (cuka) Sumber: Sougou Kagashi ⎯ R–CN + 2H2O + HCl ⎯→ R–COOH + NH3 + HCl Gambar 6. Beberapa contoh ester ditunjukkan berikut ini.agar tidak mudah luntur. Oleh karena itu. seperti kecap. Pembuatan Asam Karboksilat Asam karboksilat dapat dibuat dengan cara oksidasi alkohol atau hidrolisis senyawa nitril. 2. tetapi kelarutan di dalam benzena paling besar. asam 2. O H3C C O CH3 O H3C CH2 C O CH3 CH4 H3C CH2 C O O CH3 Senyawa Organik 181 . dan pelarut.2–dimetil propanoat) makin kurang kepolaran.

Isomer Ester Ester memiliki isomer struktural dan isomer fungsional dengan asam karboksilat.10 Penamaan Ester Tuliskan nama senyawa ester berikut. Tata Nama Ester Penataan nama ester dimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti gugus asam karboksilat yang menyusun ester dengan menghilangkan kata –asam. b. R dan R' dapat sama atau berbeda. O H3C CH2 CH2 C O CH3 CH CH2 CH3 Jawab Residu alkil adalah suatu isobutil. Contoh 6. nama ester tersebut adalah isobutil butanoat atau isobutil butirat. Jadi. Isomer struktur: O H C O CH CH3 CH3 Isopropil format O H3C C O CH2 CH3 Etil asetat O H3C H2C C O CH3 Metil propanoat O H C O CH2 CH2 CH3 Propil format 182 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Dalam ester. The carboxylic group is pointed by the bold letters. Contoh isomer struktur dan isomer fungsional ester untuk rumus molekul C4H8O2 adalah sebagai berikut. a. Dari asam format (HCOOH): Metil format HCOO–CH3 HCOO–CH2CH3 Etil format HCOO–CH2CH2CH3 n–propil format Dari asam asetat (CH3COOH): CH3COO–CH3 Metil asetat Etil asetat CH3COO–CH2CH 3 CH3COO–CH2CH2CH3 n–propil asetat Catatan Note Gugus karboksilat ditunjukkan dengan huruf tebal (bold).Berdasarkan contoh tersebut. dapat disimpulkan bahwa rumus umum ester adalah O R C OR' Rumus umum ester Gugus –OH dari gugus karboksil diganti oleh gugus –OR'. sedangkan gugus karboksilatnya adalah suatu butanoat atau butirat. Contoh penataan nama ester ditunjukkan berikut ini.

asam karboksilat diklorinasi menggunakan tionil klorida menjadi asil klorida. asil klorida direaksikan dengan alkohol menjadi ester. Di industri. dilakukan dengan salah satu pereaksi berlebih. Pembuatan Ester (Esterifikasi) Berbagai metode pembuatan ester telah dikembangkan. Untuk memproduksi ester dalam jumlah banyak. Pertama. Salah satu metode umum yang digunakan adalah reaksi alkohol dengan asam karboksilat. asam asetat melepaskan gugus –OH dan alkohol melepaskan gugus H yang dikeluarkan sebagai H2O. c. atau dapat juga dilakukan mengeluarkan ester yang terbentuk agar kesetimbangan bergeser ke arah produk. Oleh karena tetapan kesetimbangan kecil. Pada reaksi ini. Oleh karena itu. Selanjutnya.21 Pembuatan ester di laboratorium Air dingin Sumber: Sougou Kagashi Reaksi keseluruhannya adalah O R C OH Asam karboksilat Alkohol O + HO R' H 2SO 4 R C O Ester + H2O R' Air Pada sintesis ester. Asam asetat Alkohol Asam sulfat kalor Asam sulfat pekat Asam asetat + alkohol Gambar 6. ester disintesis dalam dua tahap. untuk memperoleh hasil yang banyak. metode tersebut kurang efisien dan tidak praktis sebab tetapan kesetimbangan untuk reaksi ini relatif kecil (Kc=3). Jadi. Persamaan reaksi yang terjadi adalah O H 3C C OH → + SOCl2 ⎯⎯ H 3 C C O O Cl + SO2 + HCl O H 3C C Cl + HO H 2 C CH 3 Basa ⎯⎯⎯ H 3 C C → O CH 2 CH 3 + Basa.Isomer fungsional: O H3C CH2 CH2 C OH Asam butanoat O H3C CH C CH3 OH 2-metilpropanoat ( α -metil propionat) Keenam rumus struktur di atas memiliki rumus molekul sama. asam sulfat ditambahkan sebagai pendehidrasi (katalis). Reaksi tersebut adalah reaksi kesetimbangan. ester dan asam karboksilat berisomer fungsional satu dengan lainnya. produk yang dihasilkan pun sedikit. yaitu C4H8O2. tetapi berbeda baik dari aspek struktur maupun fungsionalnya.HCl Senyawa Organik 183 .

Ester-ester ini umumnya memiliki rasa buah. Tuliskan rumus struktur dari asam karboksilat berikut.23). Perekat Esens CH2 CH CH2 O O O Gliserol H H H CH2 → + 3HONO2 ⎯⎯ CH (HNO3) O O O NO2 NO2 + 3H2O NO2 Gambar 6. asam– α –aminopropionat (alanin) c. asam– α –hidroksiasetat b. Beberapa ester minyak dan makanan ditunjukkan berikut ini. Jika disisipkan ke dalam absorben tertentu. 2. dan memiliki bau yang sedap. Misalnya. Reaksi penyabunan bukan merupakan reaksi kesetimbangan sebagaimana pada esterifikasi sebab pada akhir reaksi. a. E Jika Anda makan mi bakso kadang-kadang ditambahkan cuka. seperti NaOH. ion alkoksida mengikat proton dari asam karboksilat dan terbentuk alkohol yang tidak membentuk kesetimbangan. 2000 Gambar 6. disebut dinamit. Proses hidrolisis berlangsung sempurna jika dididihkan dengan pelarut basa. CH3 OCH2CH2C CH3 H3CH2CH2C O C O CH2CH2C CH3 H CH3 C Isoamil asetat (esens apel) Isoamil butirat (esens cokelat) Ester Parfum Ester banyak digunakan sebagai esens buatan yang berbau buah-buahan (Gambar 6. yakni suatu ester yang diperoleh melalui reaksi asam nitrat dengan gliserol dalam asam sulfat pekat. berwujud cair. Hidrolisis ester disebut juga reaksi penyabunan. dan etil butirat (rasa stroberi). asam–2.22 Pisang mengandung ester etil asetat.23 Kegunaan ester CH2 Nitrogliserin Nitrogliserin merupakan cairan seperti minyak dan mudah meledak. nitrogliserin. Misalnya. mudah menguap. Hidrolisis ester tiada lain adalah mengubah ester menjadi alkohol dan garam yang berasal dari turunannya. oktil asetat (rasa jeruk orange). O H3C Zat aditif makanan Sabun Sumber: Topishe Fruchte.6–diaminoheksanoat (lisin) 184 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bagaimana pengaruhnya terhadap gigi yang mengandung kalsium sebagai bahan utamanya? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Tes Kompetensi Subbab 1. Sifat dan Kegunaan Ester Ester dapat dihidrolisis dengan menggunakan asam atau basa. H2SO4 C2H5COOC2H5 + H2O ⎯⎯⎯→ C2H5COOH + C2H5OH C2H5COOC2H5 + NaOH ⎯⎯ C2H5COONa + C2H5OH → Ester asam karboksilat dengan massa molekul relatif rendah umumnya tidak berwarna. hidrolisis etil asetat. Kata Kunci • • • Esterifikasi Reaksi kesetimbangan Reaksi penyabunan d. Ester-ester ini banyak ditemukan dalam buah-buahan atau bunga. Misalnya. amil asetat (rasa nanas).Basa menyerap HCl yang dihasilkan dari reaksi. Terdapat beberapa ester penting yang diturunkan dari asam anorganik. Hal ini mendorong reaksi ke arah produk hingga sempurna. etil asetat (rasa pisang).

dihasilkan larutan berwarna ungu gelap. etil salisilat 5. Contoh: NH2 H H3C CH2 CH2 NH2 H3C CH2 CH CH3 H3C H2C N CH3 Propilamina 1-metilpropilamina N-metiletilamina Perkin membuat revolusi terhadap industri kimia dengan membuat warna buatan. dan amina tersier (R3–N). a. Senyawa Amina Terdapat tiga jenis amina sesuai dengan jumlah atom H yang dapat digantikan oleh gugus alkil. yaitu amina primer (R–NH2). Amina adalah turunan amonia yamg satu atau lebih atom hidrogennya digantikan oleh gugus alkil. Dia mencoba membuat obat kina dari anilin. Mengapa HCl kering lebih baik daripada H2SO4 pekat? F. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen Alkohol dan eter dapat dianggap turunan dari H2O. dengan satu atau kedua atom H diganti oleh gugus hidrokarbon. NH2 H3C CH CH CH2 CH CH3 NH2 Fenilamina (anilin) 5-amino-2-heksena Senyawa Organik 185 . Golongan penting lainnya dari senyawa karbon yang serupa dengan itu adalah senyawa amina. Nomor atom karbon terkecil diberikan kepada atom karbon yang mengikat gugus –NH2. amina primer diturunkan dari alkana dengan menambahkan kata –amino. Dari larutan ini menghasilkan kristal warna ungu muda.com NH2 H3C NH CH2 CH3 H3C N CH3 CH3 Trimetilamin (amina tersier) Penataan nama secara sistematis (IUPAC). Tuliskan rumus struktur dari senyawa ester berikut. amina sekunder (R2–NH).3. Tata nama trivial untuk ketiga senyawa tersebut diturunkan dari nama gugus alkilnya. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi. Ketika zat tersebut dicuci dengan alkohol. Pembuatan etil benzoat dari etanol dan asam benzoat dilakukan dalam alat refluks dengan katalis HCl kering. Warna ini digunakan dalam industri-industri tekstil dan dinamakan mauve (warna ungu muda). Contoh: H3C CH CH3 Isopropilamin (amina primer) Etilmetilamin (amina sekunder) Sumber: ironorchid. H N H Amonia Sekilas Kimia William Henry Perkin (1838–1907) H H N R1 H R1 Amina primer H N R2 R1 Amina Sekunder R3 N R2 Amina tersier 1. etil valerat g. neobutil pentanoat d. vinil asetat e. metil heksanoat b. b. senyawa yang bersumber dari ter batu bara. a. tetapi dia hanya memperoleh kotoran lengket berwarna hitam. isoamil butirat f. isobutil butirat c.

Kerjakanlah di dalam buku latihan.14 Titik Didih dan Kelarutan dalam Air Senyawa Amina Kata Kunci • • • • Senyawa amina Amina primer Amina sekunder Amina tersier Nama Metilamin Dimetilamin Trimetilamin Etilamin Benzilamin Anilin Rumus Struktur CH3NH2 (CH3)2NH (CH3)3N CH3CH2NH2 C6H5CH2NH2 C6H5NH2 Titik Didih (°C) –6.0 185. Beberapa sifat fisika amina ditunjukkan pada tabel berikut.0 Kelarutan dalam Air (g 100mL) 3. Fenilamina murni berupa minyak tak berwarna. tetapi penguapannya lebih rendah daripada amina primer. trimetilamina bereaksi dengan asam membentuk kation trimetilamonium.5 3.Senyawa amina dianggap turunan dari amonia sehingga sifat-sifatnya ada kemiripan dengan amonia. Tabel 6. Sifat-Sifat Amina Amina primer dengan berat molekul rendah berupa gas atau cairan yang mudah menguap. H C CH2 H3CO H3CO H3CO ClH +H H3C N CH CH H N+ HO CH Br - 3 CH3 N Kokain Dextromethorphan hidrobromine (Obat batuk) Pseudofedrin hidroklorida (Decongestant) Pada panel counter farmasi biasanya disediakan sampel garam amonium dari amina yang digunakan untuk meyakinkan bahwa obatobatan tersebut larut dalam air. → (CH3)3N + H+ ⎯⎯ (CH3)3NH+ Garam dari trimetilamonium lebih larut dalam air daripada amina yang sederajat. 2. Obat batuk de tromethorphan hidrobromine dibuat dalam bentuk garam amonium bromida. Garam amonium dari senyawa amina berperan penting dalam obat-obatan yang tergolong daftar G (psikotropika).0 184.4. 186 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2. Misalnya. Amina adalah basa lemah yang dapat mengikat proton (H + ) membentuk garam amonium. Pada umumnya mempunyai bau seperti amonia. F 3. Tuliskan rumus umum amina. Misalnya. sedangkan amina primer yang lebih rendah larut dalam air. Tuliskan rumus struktur dari 2. Reaksinya dapat digunakan untuk melarutkan amina lain dalam larutan air. Amina sekunder dan tersier berbau seperti ikan (amis).6–trikloro– fenilamina.7 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ Tes Kompetensi Subbab 1. Tuliskan isomer struktur yang mungkin dari senyawa amina dengan rumus molekul C4H11N.0 17. tetapi akibat oksidasi fenilamina sering ditemukan berwarna kekuningan. Fenilamina sedikit larut di dalam air.3 7. kokain dipasarkan berupa garam hidroklorida berbentuk kristal padat berwarna putih.

Penataan nama secara sistematis (IUPAC). 2. Asam karboksilat mengandung gugus karboksil (–COOH). Penamaan ester dimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti dengan gugus karboksilat. Gugus fungsi tersebut menentukan sifat-sifat fisika dan kimia turunan hidrokarbon yang dibentuknya. 6. Aldehid dan keton memiliki gugus karbonil (C=O). Alkohol dan eter berisomeri struktur satu sama lain. Ester dan asam karboksilat berisomer fungsional. gugus –OR disebut gugus alkoksi sehingga nama eter dimulai dengan nama gugus alkoksi diikuti nama rantai induk. Eter adalah senyawa yang mengandung dua gugus hidrokarbon terikat pada atom oksigen dengan rumus R–O–R. dan reduksi keton atau aldehida.Rangkuman 1. 7. yaitu amina primer diturunkan dari alkana dengan menambahkan kata amino. pereaksi Grignard. di mana akhiran –a diganti –ol. Senyawa Organik 187 . Nama aldehid lebih umum menggunakan nama trivial. Keton dapat diperoleh melalui oksidasi alkohol sekunder dan reaksi Friedel– craft. Keton dan aldehid berisomeri fungsional satu sama lain. yaitu kedua gugus alkil yang terikat pada gugus karbonil disebut lebih dulu. Ester adalah senyawa yang dapat dianggap sebagai turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen oleh radikal hidrokarbon. 4. Adapun pada keton. 9. 8. aldehid disebut juga alkanal. dan diikuti kata keton. dan seterusnya. ––triol. adapun penataan nama menurut IUPAC. Ester dapat diproduksi melalui reaksi asam karboksilat dan alkohol dalam suasana asam yang disebut reaksi esterifikasi. Adapun penataan nama menurut IUPAC. nama alkohol diturunkan dari nama alkana. selalu berada di antara rantai hidrokarbon. yaitu aldehid diturunkan dari nama alkana dengan menggantikan akhiran –a menjadi al. Menurut sistem IUPAC. 5. yaitu nama alkohol diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Alkohol memiliki gugus fungsi hidroksil (–OH) dengan rumus umum R–OH. Senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi tertentu digolongkan senyawa turunan hidrokarbon. Aldehid dibuat melalui oksidasi alkohol primer. yaitu akhiran pada alkana diganti dengan –oat. reaksi Friedel–craft. Penataan nama eter menurut trivial didasarkan pada nama gugus alkil yang terikat pada oksigen diakhiri kata eter. Senyawa alkohol yang mengandung dua atau lebih gugus hidroksil digolongkan sebagai poliol dan dinamakan dengan –diol. 3. Alkohol dapat dibuat melalui peragian. Dalam aldehid. Senyawa amina di alam terdapat sebagai alkaloid. Adapun penataan nama menurut IUPAC. Penamaan asam karboksilat umumnya menggunakan nama trivial yang didasarkan nama sumber ditemukannya. dan pereaksi Grignard. yaitu diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a oleh –on. Penataan nama alkohol secara trivial. Amina dapat dianggap sebagai turunan amonia dengan satu atau lebih ikatan N–H diganti oleh ikatan N–C. Eter dapat dibuat melalui dehidrasi alkohol dan dengan metode Williamson. Jadi. 10. Asam karboksilat dapat dihasilkan melalui oksidasi alkohol primer dan hidrolisis nitril. Penataan nama keton secara trivial. Keton disebut juga golongan alkanon. Adapun penataan nama menurut IUPAC. gugus karbonil selalu terdapat di ujung rantai hidrokarbon. dengan diawali kata asam.

Akhiran aldehid (trivial) Oksidasi alkohol primer Reaksi Friedel-craft Pereaksi Grignard Alkanon (IUPAC).Peta Konsep Senyawa turunan hidrokarbon antara lain Alkohol (R–OH) tata nama dibuat dari satu dengan lainnya Eter (R–O–R) tata nama dibuat dari Isomer fungsional Peragian Alkanol (IUPAC). alkil keton (trivial) Oksidasi alkohol sekunder Reaksi Friedelcraft Asam karboksilat (R–COH) tata nama dibuat dari satu dengan lainnya Ester (R–COO–R) tata nama dibuat dari Isomer fungsional Asam alkanoat (IUPAC) Oksidasi alkohol primer Hidrolisis nitril rumus Alkil alkanoat (IUPAC) Esterifikasi RNH2 R2NH R3N Alkil + amin (IUPAC) Amina tata nama 188 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . alkil eter (trivial) Dehidrasi alkohol Metode Wiliamson Aldehid (R–COH) satu dengan lainnya Keton (R–CO–R) Isomer fungsional tata nama dibuat dari tata nama dibuat dari Alkanal (IUPAC). alkil alkohol (trivial) Pereaksi Grignard Reduksi keton atau aldehid Alkoksi Alkana (IUPAC).

pembersih cat kayu. Anda juga tentu telah mengetahui bahwa di antara senyawa turunan hidrokarbon tersebut memiliki kesamaan isomer satu dengan yang lainnya. dan pembersih cat kuku. kosmetik. dan pembasmi serangga. aldehid. Setelah mengetahui beberapa aplikasi dari senyawa turunan hidrokarbon tersebut. Adapun asam karboksilat dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pengawet. Ester banyak digunakan untuk esens. Senyawa amina umumnya digunakan untuk obat-obatan stimulan dan zat warna. Pada bab ini Anda telah memahami struktur. sabun. dan pelarut lemak. Senyawa turunan hidrokarbon yang dimaksud adalah haloalkana. bumbu masak. Dalam industri. Aldehid (contohnya. minuman. parfum. alkohol berisomer fungsional dengan eter. aldehid dengan keton. aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform. asam karboksilat. ester. dan zat aditif. formalin) digunakan sebagai pengawet biologi. antara lain alkohol digunakan sebagai pelarut. Keton banyak digunakan sebagai pelarut organik. Dapatkah Anda menyebutkan manfaat dan aplikasi lainnya dalam mempelajari Bab Senyawa Organik ini? Senyawa Organik 189 . eter.Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 6 ini? Bagian manakah dari materi Bab 6 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan diskusikan dengan teman atau guru Anda. dan bahan bakar. tata nama dan kereaktifan senyawa turunan hidrokarbon berdasarkan jenis-jenis gugus fungsinya. dan asam karbosilat dengan ester. Adapun eter biasanya digunakan sebagai zat anestesi. Sifat khas dari struktur-struktur senyawa itu dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. keton. minuman. dan amina. Seperti. alkohol.

CH3 OH H3 C H2 C C CH3 CH3 CH3CHCH2CH3 + Br2 ⎯⎯⎯ CH CCH CH + HBr → 3 2 3 Br H2 C A.... Ebtanas 1997: Tata nama yang tepat dari struktur senyawa berikut adalah .. 2–metil–3–etilheksana C. 3–bromo–3–metil butana 3–metil–3–pentanol 3–etil–3–pentanol 2. 3–metil–3–pentanol 10. 2–bromo–2–etilpropana B. 2–bromo–2–etilpentana B.3–dibromopropana E. 2–pentanol B. 1. 4 E.. sifat-sifat senyawa C.. CHI3 E. struktur molekul Jika propena direaksikan dengan brom dalam karbon tetraklorida..2–dibromopropana C.. 5 Ebtanas 2000: Penggunaan CFC sebagai bahan pendingin segera akan ditinggalkan karena . penyebab pemanasan global E. A. 2–metil butana bromida D. A.. isopentil alkohol D. 2 D. macam ikatan antaratom karbon E.. 2–bromo–2–kloro–1. bahan beracun B..Evaluasi Kompetensi Bab 6 A.6–dimetil–5–heptanol 11... 3. 2–bromo–2–metil butana E. Ebtanas 1999: Senyawa haloalkana berikut yang dapat digunakan sebagai pendingin adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat.5–dimetil–3–heptanol E. CHCl3 D... 1. UMPTN 2000 B: Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . isopropil alkohol Ebtanas 1998: Diketahui: CH3 UV 2. merusak lapisan ozon C. isobutil alkohol E. 5–etil–2–metil–3–heksanol C. A.. 7 C. A. 7. 2–metil butil bromida C. Tata nama yang tepat untuk senyawa alkohol dengan rumus struktur berikut adalah . B. 3–bromo–3–metilbutana 9.... 2–bromopropana D. Gugus fungsi dalam suatu senyawa karbon dapat menentukan .... A. 5–etil–2–metil–3heptanol D. hasilnya adalah . jenis atom dalam molekul B. Senyawa haloalkana berikut yang biasa dipakai sebagai obat bius adalah . H3 C H C H C H2 H C C CH3 5.. 3. A..1.. 3–pentanol C. 3–metil–2–pentanol E. 6 B. n–pentil alkohol B. jumlah atom dalam molekul D. A. CH3 OH C2H5 6. 2–metil butana bromida D. 4. D..2–dietil–2–butanol 2–etil–2–butanol 2. menimbulkan efek rumah kaca Di antara senyawa berikut yang tergolong alkohol primer adalah . CCl2F2 C.2–dietil–2–pentanol 190 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .1–trifluoroetana E. A. neopentil alkohol C... Nama senyawa hasil reaksi adalah .. E. 1–bromopropana B... A.. CCl4 8. A.5–dimetil–4–heksanol B. 2–metil–3–pentanol D. 2. tidak dapat diuraikan D. C2H5Br B. 2.. C. siklopropana UMPTN 1995 B: Jumlah isomer dikloro yang dapat dibangun jika n– butana diklorinasi adalah . 1.

4–metil–2–pentanol 13. etanol C. pentil propil eter B. propanon C... Alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. 2–metil–2–propanol E. 1. dietil eter 24.... Ebtanas 1998: Dari hasil eksperimen diperoleh data berikut.. Tata nama yang tepat untuk rumus struktur berikut adalah . eter D. tetapi titik didih alkohol jauh lebih karena .. A. CH3CH2–O–CH2–CH3 E. Jika 1–butanol didehidrasi dengan asam sulfat pekat pada suhu 250°C akan terbentuk . etil dipropil eter E. alkohol D. benzen D. 2–metil–2–butanol D. keton B. A. 2.. reaksi esterifikasi C.. dapat dihasilkan dari reduksi etanal E. aldehid C. pada alkohol terdapat ikatan hidrogen E. CH2=CHCH2CH3 B.. 6 C. reaksi dengan PCl3 E. ester E.. larutan kalium dikromat akan menghasilkan asam karboksilat Senyawa karbon tersebut mengandung gugus fungsi . dapat dihasilkan dari peragian glukosa B. A. merupakan isomer struktur dari dietil eter 16.3–dimetil–2–butanol E.. alkanon E. kalor penguapan alkohol lebih tinggi 21. Senyawa berikut yang bukan isomer dari C4H10O adalah .. Perlakuan berikut yang tidak dapat dipakai untuk membedakan alkohol dan eter adalah .. 4 14. asam propionat 15. CH3CH2 –O–CH3 18. kelarutan dalam air B. Gugus karbonil terdapat pada senyawa . A. A.. aseton B. hidrokarbon E. reaksi dengan logam natrium D. dapat didehidrasi menghasilkan etilen C. 2... UMPTN 1999 A: Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . eter mengandung dua gugus alkil C. 2–butanol 23. isopropil metil eter C. dimetil eter D.. propoksi heksana D. penentuan rumus molekul 20. larutan Fehling akan menghasilkan endapan merah bata 2. Pernyataan yang tidak benar tentang senyawa etanol adalah bahwa senyawa ini .. 3–metil–2–butanol 17. metil etil eter E. fenoksi propana C. UMPTN 1995 C: 1–propanol berisomeri fungsional dengan .. 3–metil–2–butanol C. Dari senyawa alkohol berikut akan menghasilkan (CH3)2CHCOCH3 jika dioksidasi adalah . CH2=C(CH3)2 C. dapat dioksidasi menghasilkan asam asetat D. 2–metil–1–propanol B. A. 3 E.. A. 2 D. propanal D. eter Senyawa Organik 191 . 3–pentanol B. 5 B. ester C. 2–propanol B. massa jenis eter lebih kecil dari alkohol D.. A... Ebtanas 1998: Senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah . A...... heksosi propana 22..... Senyawa alkohol dengan rumus molekul C3H8O mempunyai isomer sebanyak .2–dimetil–1–propanol C. CH3CH=CHCH3 D.3–dimetil–2–butanol D.... 3. A. larutan Tollen menghasilkan cermin perak 3.. H3 C CH2 H2C CH2 H2 C O H2 C CH2 CH3 A.12. aldehid B... A. asam karboksilat 19. metil propil eter B. 2–metil–2–butanol E. A. rumus struktur alkohol dan eter tidak sama B.

etilmetanoat 28.. butil formiat E. dapat bereaksi dengan larutan Fehling B. 2 dan 3 D. propil asetat C.25.. aspirin E. 1 dan 4 E. Ebtanas 1996: Diketahui senyawa karbon: 1. C OH CH3 HC CH3 O H2 C C CH3 Pasangan senyawa yang berisomer fungsional adalah . mempunyai titik didih paling tinggi dalam deret homolognya 29. H3 C H2 C CH3 C CH3 CH3 D. asam 4–propil–5–propiloktanoat C. H3 C CH3 H2 H C CH C H2 C H2 C H2 C H2 C H2 C CH3 COOH CH3 H 3C CH OH A. dapat teroksidasi menghasilkan asam propanoat C... merupakan hasil oksidasi alkohol primer D. A. 192 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4. dietil keton B.. A. H3C H2 H2 C C 30.. 4-metil–2–pentanon E. 1 dan 2 27. A.1–dimetil–3–butanon B. H3 C H2 H2 C C H3 C H H2 H2 H C C C OH CH3 C O 3. H3 C H2 H2 H2 C C C OH O B. UMPTN 1997 A: Nama kimia untuk senyawa berikut adalah . Di antara senyawa berikut yang dapat dioksidasi dengan larutan KMnO4 dalam asam membentuk asam karboksilat adalah . CH3(CH2)3CH2OH 26. 2 dan 4 C.. Zat berikut yang dapat membentuk cermin perak jika diuji dengan tes Tollen adalah ..4–dimetil–2–butanon 31. H3 C H2 C CH3 CH OH C. kecuali . asam 6–metil–5–propiloktanoat D. A. Larutan metanal 37% dalam pelarut air dikenal dengan nama . Senyawa berikut merupakan isomer dari asam pentanoat. CH3COCH3 B.. 2. cuka es D. asam 3–metil–4–metiloktanoat B. 1 dan 3 B. asam 3–metil–4–propiloktanoat E. isopropil metil keton C.... Ebtanas 2000: Pernyataan yang benar tentang aseton adalah . 2–metil–4–pentanon D. CH3CHOHCH3 E. asam 2–metil butanoat D... etil propanoat 32.. C CH3 O H3C H2 H2 H2 H2 C C C C OH 4. asam 3–metildekanoat 33. formalin B. CH3CH2OCH3 C.. A. H3 C H2 C E.. A. Nama senyawa berikut menurut IUPAC adalah …... A.... CH3CH2CHO D. Ebtanas 1999: Senyawa yang dapat membentuk aldehid jika dioksidasi adalah .. 1. merupakan hasil dari oksidasi alkohol sekunder E.. spiritus C.

C2H5COOC3H7 E. 4 mol D. CH3COOCH3 B. A. CH3COO(CH2)4CH3 D. Z adalah senyawa berbeda. (CH3)2NH Senyawa Organik 193 .. A. C3H7COOCH3 Senyawa karbon yang tergolong ester adalah . asam lemak dan ester B. yang merupakan isomer satu dan lainnya adalah . 3 mol C. A.. asetaldehida + CuSO4 + NaOH D. CH3COO(CH2)3CH3 E.. pisang Senyawa amina dengan rumus molekul C 3H 9N memiliki isomer sebanyak . alkohol dan alkanal E. aseton + etanol + cuka E. amina dan amino Cuka atau asam asetat dapat dibuat dari campuran zat . 36. 43.. Zat boleh jadi .. alkohol + H2SO4 + formalin C. 5 E. (CH3)2NCH3 C. esterifikasi C. propanoil klorida UMPTN 1997 A: Hasil reaksi antara asam propanoat dan etanol adalah . Zat X bereaksi dengan natrium membentuk gas H 2. CH3COCH2CH3 E. C3H7NH2 E.. A. penggaraman E. 2 mol B.. 35. 41. CH3CO(CH2)4CH3 Pada pembuatan margarin... CH3CO2H C. alpukat D. A. eter + H2SO4 + K2Cr2O7 Ester etil etanoat dapat dibuat dari campuran zat-zat . isopropil alkohol Ebtanas 2000: Reaksi amil alkohol dengan asam etanoat dengan katalis asam menghasilkan senyawa karbon dengan rumus struktur .. propanon C.. A. A. 38. C3H7COOC2H5 D... metil amina C. alkana dan alkena C... apel E. A. A... cuka + etanol + H2SO4 C. cuka + glukosa + NaCl Isoamilasetat adalah pencitarasa atau aroma (esens) untuk . eter dan ester D... 2–metil butanal D. . 39. A. 45.. nanas C.. 2 B. C2H5COOC2H5 C. metil asetat B. A. X dan bereaksi membentuk suatu ester.34.. 6 UMPTN 1995 B: Senyawa yang merupakan amina tersier adalah .. C6H5NH2 D. alkohol + H2SO4 + K2Cr2O7 B. untuk hidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linoleat. 6 mol → Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯ RCOONa + ROH dinamakan reaksi ..... cuka + etanol + CuSO4 B. formalin + cuka + H2SO4 D.. 4 D. pirolisis 40. A. 42. (CH3)3COH X. 37. D. C17H31COOH diperlukan gas H2 sebanyak . 3 C. 5 mol E. propanal D. 44. X dan Z juga dapat membentuk ester yang sama. 3–metil butanoat E. duren B. tetapi kurang reaktif.. C6H5CO2H D. asam propanoat E.. propan–1–ol B.. hidrolisis Antara pasangan senyawa berikut. HCO2H B..... penyabunan B. aseton + H2SO4 + CuSO4 E. C2H5NHCH3 B.. CH3CH2CO(CH2)3CH3 C. CH3CH2COO(CH2)3CH3 B. A.

c. Berikan rumus struktur untuk senyawa B. siklopentanon Sikloheksanol. a. 1. a. dalam larutan asam menjadi sikloheksana. Berikan nama amina berikut. Tuliskan rumus struktur untuk senyawa berikut. MnO − c. A dan D membentuk alkena yang sama. B dan C membentuk alkena yang sama. Pereaksi seperti HCl. D E F d. CH3CH=CH2 + H2O c. C. CH3CH = CH2 + HCl b. C 6H 11OH dioksidasi oleh krom trioksida. CrO 3. B. sedangkan D tidak dapat. 3. B. dan D. asam 2. C. C6H 10O. Skema berikut menunjukkan beberapa jalur sintesis mulai dari etena. 3–etil–1–pentena. H3C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 7. B.2–dimetilheksanoat. cis–3–heksena c. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi tersebut. t–butil alkohol b. HBr. Gambarkan struktur molekul dari produk utama pada setiap reaksi berikut. H C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 2. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. isopropil propanoat. Apakah produk utama yang dihasilkan jika HBr ditambahkan kepada metil propena? Jelaskan. D dengan rumus molekul C4H9OH. H3C C H2 H N C H2 CH3 b. Krom trioksida direduksi menjadi Cr3+. A. C H2 C H2 6. C. HO C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 4 → C2H4 ⎯⎯⎯⎯⎯⎯⎯ C2H6O2 OH − berair A B r2 72− H+ Refluks →C H2SO4 Pekat H 2 O distilasi C2H5OSO3H ⎯⎯⎯⎯⎯ C2H5OH → CH3CHO → a. Pereaksi-pereaksi dan kondisi apa yang dapat digunakan untuk mengubah E ke F? c. HOH dapat ditambahkan kepada ikatan rangkap dua karbon-karbon. O2N NH2 194 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan C dapat dioksidasi secara mudah oleh larutan kalium dikromat dalam suasana asam. A. CH3 – C ≡ CH + 2HCl Berdasarkan pernyataan berikut. Sebutkan gugus fungsi dan nama senyawa dari rumus struktur berikut. 4. simpulkan rumus struktur dari empat isomeri alkohol: A. A dan B pada oksidasi sempurna oleh dikromat menghasilkan asam dengan rumus C3H7COOH. b. 8. a. CH3 H2C H2 C H3C C H2 CH2 N C H2 H2 C CH3 c. b. a. b. H3C C O H2 C H2 C CH3 5. Tuliskan persamaan yang menunjukkan bagaimana C bereaksi dengan asam sulfat pekat. D dapat didehidrasi untuk menghasilkan alkena.B. a.

Setelah mempelajari bab ini. cara penulisan. dan makromolekul. Apa saja senyawa turunan benzena itu? Bagaimanakah struktur. bahan pengawet.Bab 7 Sumber: news. Mengapa benzena dan turunannya disebut senyawa aromatik? Istilah aromatik pada mulanya diterapkan terhadap senyawa yang berbau harum (rasa manis). Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik 195 . sifat. Senyawa Aromatik Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya.harvard. benzena dan turunannya. insektisida. zat warna. Benzena dan turunannya tergolong senyawa karbon aromatik dengan ikatan rangkap dalam cincin memiliki sifat-sifat tertentu yang berbeda dengan sifat-sifat senyawa karbon ikatan rangkap atau senyawa karbon siklik. Benzena disebut sebagai zat pemula. Benzena diproduksi melalui pembentukan katalitik fraksi C6–C8 minyak mentah. merupakan contoh bahan yang mengandung benzena. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya C. Benzena juga sangat berguna sebagai pelarut molekul organik karena bersifat nonpolar. Detergen. A. sifat.edu Aspirin atau asam–2–etanoiloksibenzena karboksilat adalah salah satu turunan benzena (senyawa aromatik). Sekarang senyawa tersebut digolongkan sebagai senyawa benzena dan turunannya. dan obat-obatan. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya B. tata nama. dan kegunaan benzena dan turunannya? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Anda harus mampu: mendeskripsikan stuktur. dan kegunaan benzena dan turunannya.

sedangkan ikatan rangkap pada benzena tidak dapat diadisi. Untuk menggambarkan ikatan rangkap dua yang terdelokalisasi pada molekul benzena dinyatakan dengan bentuk lingkaran. H H H H H H Sumber: wikipedia. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur dan bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin. Struktur dan Sifat Benzena Ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. 196 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .org Ilmuwan ini sudah sejak lama mencoba mengungkapkan bagaimana enam atom karbon molekul benzena berikatan dengan enam atom hidrogen.154 nm. Gejala ini dinamakan resonansi. 2. Sepuluh tahun kemudian diketahui bahwa benzena memiliki rumus molekul C6H6 sehingga disimpulkan bahwa benzena memiliki ikatan rangkap yang lebih banyak daripada alkena. Berdasarkan hasil analisis sinar-X maka diusulkan bahwa ikatan rangkap pada molekul benzena tidak terlokalisasi pada karbon tertentu melainkan dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi). Jadi. Ikatan antaratom karbon adalah ikatan rangkap dua dan tunggal bergantian (terkonjugasi). seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri.134 nm dan panjang ikatan tunggal C–C adalah 0. Contoh: → Reaksi adisi: C2H4 + Cl2 ⎯⎯ C2H4Cl2 → Reaksi substitusi: C6H6 + Cl2 ⎯⎯ C6H5Cl + HCl Sekilas Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) Menurut Friedrich August Kekule. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya Senyawa benzena pertama kali disintesis oleh Michael Faraday pada tahun 1825. yaitu 0. seperti ditunjukkan berikut ini.Tes Kompetensi Awal 1. Menurut Anda apakah ikatan rangkap dalam senyawa karbon alifatik sama atau berbeda dengan ikatan rangkap dalam senyawa aromatik benzena? Jelaskan menurut pemahamanmu. Ikatan rangkap pada alkena dapat mengalami reaksi adisi. Analisis sinar-X terhadap struktur benzena menunjukkan bahwa panjang ikatan antaratom karbon dalam benzena sama. Adapun panjang ikatan rangkap dua C=C adalah 0. 1. A. dari gas yang dipakai sebagai bahan bakar lampu penerang. tetapi benzena dapat bereaksi secara substitusi. Hal ini menggugurkan struktur dari Kekule. Apakah perbedaan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh dengan hidrokarbon alifatik tak jenuh? Jelaskan pengaruhnya terhadap sifat fisik dan kimianya. keenam atom karbon pada benzena tersusun secara siklik membentuk segienam beraturan dengan sudut ikatan masing-masing 120°.139 nm. ikatan karbon-karbon pada molekul benzena berada di antara ikatan rangkap dua dan ikatan tunggal.

tidak berwarna. bersifat racun. Reaksi umum benzena adalah reaksi substitusi. benzena berwujud cair dengan bau yang khas. Dengan tata nama IUPAC. 2000 Gambar 7. Contoh: Sumber: Sougou Kagashi FeCl 3 + Cl2 ⎯⎯⎯ → Cl + HCl Klorobenzena Gambar 7. ikatan rangkap dua karbon-karbon dalam benzena terdelokalisasi dan membentuk cincin yang kuat terhadap reaksi kimia sehingga tidak mudah diganggu. Lihat tabel berikut.1 Molekul benzena Struktur resonansi benzena Struktur benzena menurut konsep delokalisasi elektron Teori resonansi dapat menerangkan mengapa benzena sukar mengalami reaksi adisi. ada tata nama umum (trivial) dan tata nama menurut IUPAC yang didasarkan pada sistem penomoran. Menurut IUPAC. yaitu penggantian atom H oleh gugus lain tanpa mengganggu cincin karbonnya.5 81 216 – 95 – 31 – 25 – 48 13 80 218 342 111 145 144 139 138 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. Tata Nama Senyawa Benzena Semua senyawa yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai senyawa turunan benzena. Benzena 2. Titik didih benzena 80°C dan titik bekunya 5.1 Titik Beku dan Titik Didih dari Molekul Benzena Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) Nama Benzena Naftalena Antrasena Metilbenzena Stirena o–dimetilbenzena m–dimetilbenzena p–dimetilbenzena 5. Contoh: Senyawa Aromatik 197 . 1985 Kata Kunci • • • • • • Reaksi adisi Ikatan rangkap konjugasi Terlokalisasi Terdekokalisasi Resonansi Reaksi substitusi Benzena paling banyak digunakan sebagai pelarut senyawa karbon yang bersifat nonpolar dan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa turunan benzena. dan mudah terbakar (Gambar 7.5°C. sebagai gugus induknya adalah benzena.2 Benzena merupakan cairan tidak berwarna dan mudah terbakar. Semua senyawa karbon yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai turunan benzena. Penataan nama senyawa turunan benzena sama seperti pada senyawa alifatik. Tabel 7.H H H H H H Sumber: Chemistry: The Central Science.2). Sebab. benzena dengan satu substituen diberi nama seperti pada senyawa alifatik. atom karbon dalam cincin yang mengikat substituen diberi nomor terkecil. Pada suhu kamar.

rto– diterapkan terhadap substituen berdampingan (posisi 1 dan 2). 198 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . atau karboksilat) atau gugus dengan nomor paling kecil. dan para– (p–).Hidroksibenzena Aminobenzena Nitrobenzena Benzena dengan gugus alkil sebagai substituen. diklasifikasikan sebagai golongan arena. aldehida. Benzena sebagai substituen diberi nama fenil– (C6H5–.2-dimetilbenzena Jika gugus substituen sebanyak tiga atau lebih. dan para– untuk substituen dengan posisi 1 dan 4. p–hidroksimetilbenzena Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) Nama 31 12 35 191 203 202 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. meta– untuk posisi 1 dan 3.3–diklorofenol 3. Benzena dengan dua gugus substituen diberi nama dengan awalan: orto– (o–). Jadi. E. 1985 CH3 o–hidroksimetilbenzena m–hidroksimetilbenzena p–hidroksimetilbenzena Br 4-bromo-1. Jika gugus alkil berukuran kecil (atom C 6) maka gugus alkil diambil sebagai substituen dan benzena sebagai induknya. Penataan nama arena dibagi ke dalam dua golongan berdasarkan panjang rantai alkil.5–diklorobenzoat Gugus benzil Gugus fenil 3-feniloktana Pembahasan Jika subtituennya berbeda jenis maka penomorannya dimulai dari atom C lingkar yang mengikat gugus paling negatif.5–diklorotoluena 1.5–diklorofenol 1.5 diklorofenol. mempunyai nama 3.2 CH3 1 6 5 4 2 3 Beberapa Sifat Fisika dari Molekul o.. Butilbenzena Isopropilbenzena Jika gugus alkil berukuran besar (atom C 6) maka benzena dinyatakan sebagai substituen dan alkil sebagai rantai induknya. Contoh: Mahir Menjawab Nama dari senyawa turunan benzena dengan rumus struktur berikut ini adalah . meta– (m–). 3. Nomor terkecil diberikan kepada gugus fungsional (alkohol. B. m. D. C. penataan nama menggunakan penomoran dan ditulis secara alfabet. disingkat –ph).. Contoh: A.3–diklorobenzena 3. (A) (UNAS 2001–2002) o-hidroksimetilbenzena m-hidroksimetilbenzena p-hidroksimetilbenzena Tabel 7..

nitrasi benzena. Halogenasi Benzena Dengan adanya katalis besi(III) klorida atau aluminium klorida.4-dibromobenzoat Asetofenon 3.4-diklorotoluena Asam 3. misalnya: IUPAC: Trivial: Metilbenzena Toluena Fenilamina/aminobenzena Anilin Feniletena/vinilbenzena Stirena Benzilalkohol IUPAC: Trivial: Metoksibenzena/fenil metil eter Anisol Hidroksibenzena/fenilalkohol Fenol Benzaldehida Asam benzoat Tata nama trivial sering kali dipakai sebagai nama induk dari benzena. juga terdapat beberapa nama yang sudah umum (trivial). benzena dapat bereaksi dengan klorin ataupun bromin membentuk senyawa halobenzena pada suhu kamar. a. Contoh: 3. Persamaan reaksinya: Senyawa Aromatik 199 . Reaksi Substitusi Benzena Reaksi benzena umumnya melalui reaksi substitusi. walaupun ada sebagian reaksi yang melalui reaksi adisi. dan reaksi riedel-crafts. Penomoran untuk senyawa seperti ini dimulai dari gugus fungsional. Macam-macam substitusi benzena di antaranya halogenasi benzena.Disamping tata nama menurut IUPAC.

Setelah campuran reaksi dituangkan ke dalam air akan terbentuk kristal kuning pucat dari di– atau tri–nitrobenzena.b. Nitrasi Benzena Campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat dengan volume sama dikenal sebagai campuran nitrasi. Jika campuran ini ditambahkan ke dalam benzena. Reaksi Friedel-Crafts Nitrobenzena Produk Gambar 7. NO2+ dari asam nitrat. = 211°C) Jika campuran nitrasi dan benzena dipanaskan pada suhu di atas 60°C selama lebih kurang satu jam maka gugus nitro yang kedua akan menukargantikan atom H pada cincin benzena.3 Reaksi substitusi benzena oleh bromin menghasilkan bromobenzena. Reaksinya secara umum: Fungsi asam sulfat dalam reaksi di atas adalah untuk menghasilkan kation nitril.Br2 Fe NH4Br Benzena dapat juga bereaksi dengan klorin atau bromin tanpa bantuan katalis jika ada cahaya ultraviolet (cahaya matahari dapat juga diterapkan). t. Persamaan reaksinya: 2H2SO4 + HNO3 2HSO4– + H3O+ + NO2+ Kation nitril selanjutnya bereaksi dengan benzena membentuk nitrobenzena: Nitrobenzena (t. suatu cairan berwarna kuning pucat (Gambar 7. Produk Benzena Fe Sumber: Sougou Kagashi Reaksi ini melibatkan reaksi adisi dan substitusi atom klorin pada cincin benzena membentuk beberapa senyawa klorobenzena. Fe HBr + NH3 ⎯ NH4Br → b. = 6°C.4 Proses nitrasi benzena Benzena HNO3 H2SO4 HNO3 H2SO4 Air Sumber: Sougou Kagashi 200 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .d. akan terjadi reaksi eksotermal.4). Gambar 7. Reaksi yang terjadi adalah pembentukan radikal bebas dari halogen. c. Jika suhu dikendalikan pada 55°C maka hasil reaksi utama adalah nitrobenzena.

Setelah dilarutkan dalam HCl akan terbentuk asam benzoat. halogenasi. AlCl 3 → + CH3Cl ⎯⎯⎯ CH 3 + HCl Metilbenzena (t. Jenis reaksi ini dinamakan reaksi Friedel-crafts.Penambahan katalis AlCl 3 anhidrat dalam reaksi benzena dan haloalkana atau asam klorida akan terjadi reaksi sangat eksotermis. Senyawa Aromatik 201 . = 136°C) 4.d. Disaring KMnO4 C6H5COOH Sumber: Sougou Kagashi CH3 4 ⎯⎯⎯⎯ → COOK KMnO HCl ⎯⎯⎯ → COOH 2) Asilasi benzena dengan adanya katalis AlCl 3 anhidrat akan membentuk asetofenon Kata Kunci • • • • • • Halogenasi benzena Nitrasi benzena Reaksi Friedel-crafts Reaksi eksotermal Alkilasi benzena Asilasi benzena O → + CH3COCl ⎯⎯⎯ AlCl 3 C Asetofenon (t. Kereaktifan Senyawa Turunan Benzena Senyawa-senyawa turunan benzena dapat direaksikan dengan senyawa lain melalui reaksi nitrasi. = 202°C) CH3 + HCl 3) Penambahan etena ke dalam benzena dengan adanya katalis AlCl3 anhidrat pada 250°C dan 40 atm membentuk etilbenzena.5 Metilbenzena hasil reaksi Friedelcrafts dioksidasi dengan KMnO4 terbentuk K-benzoat. dan pembentukan senya a diazonium.d. sulfonasi. Persamaan reaksi umum: → + RX ⎯⎯ R + HX Contoh: 1) Reaksi benzena dan haloalkana dengan bantuan katalis AlCl 3 anhidrat akan terbentuk alkilbenzena disertai pelepasan kalor. = 111°C) C6H5–CH3 MnO2 HCl MnO 2 Gambar 7.d. AlCl 3 → + CH2=CH2 ⎯⎯⎯⎯⎯ 250° 40 atm CH2 CH3 Etilbenzena (t.

Reaksi Halogenasi Reaksi halogenasi turunan benzena biasanya menggunakan gas Cl2.CH3 O2N NO2 a. Reaksinya lebih lambat dibandingkan dengan nitrasi dan memerlukan katalis yang cocok.62% NO2 meta.28% b. atau I2.4. H SO 25° C orto. seperti pada anisol dan fenol.71% NO2 meta.<1% Total nitroanisol 81% para. baik pada posisi orto–. Untuk itu.3. CH3 CH3 2 4 → + HNO3 ⎯⎯⎯⎯⎯ CH3 NO2 + + NO2 CH3 NO2 Trinitrotoluena (TNT): bahan peledak dinamit dibuat melalui reaksi toluena dengan HNO3 + H2SO4 berasap. OCH3 OCH3 Aseton 10° OCH3 NO2 + + NO2 OCH3 OH O2N NO2 + HNO3 ⎯⎯⎯⎯⎯ → + H2 O NO2 Nitrasi fenol akan membentuk senyawa 2. Reaksi fluorinasi tidak dilakukan dengan cara ini sebab sangat eksoterm. Br2. maupun para–.5% para-33% Total nitrotoluena 90% OH H2SO4 + HNO3 ⎯⎯⎯⎯ → Campuran HNO3 pekat dan H2SO4 terlalu kuat digunakan sebagai pereaksi nitrasi pada senyawa aromatik yang sudah tersubstitusi.6-trimetilbenzena) NH2 Cl H2SO4 ⎯⎯⎯⎯ Cl C C Cl → Cl → +CH3COOH ⎯⎯ NH CH2COOH Br H 2 O ⎯⎯⎯⎯ → NH CH2COOH Br Klorobenzena direaksikan dengan trikloroasetaldehida menghasilkan DDT (pembasmi serangga) Anilin Asetanilida p-bromoasetanilida 202 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Anisol orto.5-trimetilbenzena) Bromomesitilena (82%) (1-Bromo-2. meta–. berupa serbuk berwarna kuning (bahan peledak yang lebih kuat dari TNT). Contoh reaksi halogenasi: CH3 H H3C CH3 CCl 4 10 ° C + Br2 ⎯⎯⎯⎯ → Cl CH3 Cl O C + Cl C Cl Cl H3C Br CH3 Mesitilena (1. digunakan asam nitrat dalam pelarut air atau pelarut organik.4.6-trinitrofenol. Reaksi Nitrasi Nitrasi pada toluena akan menghasilkan senyawa nitrotoluena.

Beberapa contoh pembentukan senyawa diazonium adalah sebagai berikut. H2SO4 NaCl Sumber: Sougou Kagashi d.6 Sulfonasi benzena dengan H2SO4 terbentuk C6H5–SO3H. CH3 n-C10H21CH 2-dodekilbenzena H2SO4 SO3 c. Reaksi ini terutama berguna pada pembuatan detergen.6). Setelah dituangkan ke dalam larutan NaCl terbentuk garam C6H5–SO3Na. Alkilbenzena yang dibuat melalui reaksi Friedel-crafts disulfonasi menjadi asam benzena sulfonat (Gambar 7. Reaksi ini disebut juga dengan reaksi perangkaian diazonium. Pembentukan Diazonium Senyawa diazonium banyak digunakan sebagai pewarna pada tekstil dan makanan.4-dodekil)benzenasulfonat (DBS) CH3 n-C10H21CH NaCl CH3 SO3H ⎯⎯⎯ n-C10H21CH → Detergen jenis DBS SO3-Na+ HCl C 6H 6 MnO 2 C6H5–SO3H Gambar 7. Dalam bentuk garamnya dikenal sebagai detergen (ABS dan DBS). OH NaOH H2O 0oC NH2 +NaNO2 Anilin HCl H2O 0oC N N Cl- + NN OH Benzenadiazonium klorida p-hidroksiazobenzena (pewarna tekstil: kuning) HO3S NH2 NaNO2 HCl H2O 0oC HO3S N N Cl + N(CH 3)2 NaOH H2O 0oC Asam p-aminobenzenasulfonat HO3S N N N(CH 3)2 Asam 4'-dimetilaminoazobenzena-4-sulfonat (indikator metil jingga) Senyawa Aromatik 203 . Kata Kunci • • • Pereaksi nitrasi Reaksi sulfonasi Gugus azo CH3 ⎯⎯⎯⎯⎯ n-C10H21CH → SO3H Asam 4-(2.Reaksi Sulfonasi Sulfonasi senyawa aromatik merupakan salah satu reaksi penting dalam industri. Senyawa ini dibuat melalui reduksi gugus amina menjadi gugus azo (–N=N–) dengan zat pereduksi NaNO2.

Rasa manis aspartam sama dengan 200 kali dibandingkan gula tebu. (f) air. (b) alkohol. Aspartam merupakan serbuk berwarna putih. bentuk. (d) kloroform. 202°C. aspartam. Zat Aditif pada Makanan Zat aditif makanan adalah zat kimia yang tidak biasa dimakan secara langsung. a. 203°C. Contoh zat aditif adalah cita rasa. NO2 (c) B. A CH3 OH H3C C O C2H5 Kerjakanlah di dalam buku latihan. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya Disadari atau tidak. berturut-turut: 191°C. hampir tidak berbau. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara tidak langsung misalnya pupuk dan pestisida. dan bersifat higroskopis. warna. (a) (b) 3. 1. Sakarin adalah senyawa turunan benzena berupa kristal putih. (e) naftalena. dan sorbitol. sejumlah zat kimia telah banyak dikonsumsi baik secara langsung maupun tidak langsung. Mengapa posisi orto– lebih rendah dibandingkan posisi meta– dan para–? Jelaskan. Titik didih senyawa hidroksibenzena pada posisi orto–. tetapi ditambahkan ke dalam makanan untuk memperoleh sifat-sifat tertentu. Rasa manis sakarin 800 kali dari rasa manis gula tebu. Tuliskan nama menurut IUPAC senyawa turunan benzena berikut. Untuk setiap kg berat badan jumlah aspartam yang boleh dikonsumsi setiap harinya adalah 40 mg. Mengapa ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena? Di antara senyawa berikut. para–.Tes Kompetensi Subbab 1. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara langsung. O H2N N S O O H O H C CH2 COONa C H N H C CH2 COONa Kata Kunci • • • Zat aditif Higroskopis Karsinogen Sakarin Na-aspartam 204 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tidak berbau. aroma. dan tahan lama (awet). Pemanis Pemanis makanan yang tradisional biasanya menggunakan gula tebu atau gula aren (kelapa). (c) heksana. misalnya zat aditif pada makanan dan obatobatan. manakah yang dapat larut dalam benzena? (a) toluena. CH3 O2N NO2 4. meta–. 2. Sakarin ditambahkan ke dalam minuman atau biskuit dengan dosis yang dikonsumsi tidak melebihi 1 g per hari. Pemanis buatan yang diizinkan oleh Departemen Kesehatan adalah sakarin.

aspirin zat warna pengawet antiseptik bahan-bahan nilon 66 Beberapa pewarna berbahaya dan dilarang penggunaannya karena berpotensi menimbulkan karsinogen adalah auramin (merk dagang. Fenol digunakan juga sebagai antiseptik. basic yello ).. C. paraben (p–hidroksibenzoat). sifat lain dari fenol adalah seperti alkohol. dan rhodamin B (food red ).b. Pewarna Makanan Pewarna buatan bertujuan menjadikan makanan seolah-olah memiliki banyak warna daripada yang sesungguhnya. D. Nutrisi..3 Beberapa Merk Dagang Pewarna Makanan Nama Amaran Eritrosin Fast green Indigotin Sunset ellow Tartrazin Nama Niaga ood Red ood Red ood reen ood lue ood Yello ood Yello Sumber: Biokimia. sudan I (food yello ). Beberapa pewarna buatan yang diizinkan oleh Depkes di antaranya dapat dilihat pada tabel berikut. butilasihidroksitoluena (BHT). Pewarna buatan umumnya berasal dari senyawa aromatik diazonium. dan propilgalat. B. H2N NaO3S N N SO3Na NaO3S N N HO Pembahasan Fenol adalah senyawa turunan benzena yang mempunyai rumus struktur: OH SO3Na Amaran (merah 2) Sunset yellow (kuning 6) Larutan fenol dalam air bersifat sebagai asam lemah. Pengawet Penambahan zat pengawet pada makanan berguna untuk mencegah oksidasi dan menghambat pertumbuhan bakteri. OH A. sedangkan untuk menghambat pertumbuhaan bakteri atau jamur adalah natrium benzoat. E. dan Metabolisme.. ponceau 3R (solvent yello ). (D) SO3Na SPMB 2004 NaO3S N N COONa N O NaO3S N H NaO O O HO N H N SO3Na COONa O SO3Na Tartrazin (kuning 5) Indigotin (biru 2) Eritrosin (merah 3) Senyawa Aromatik 205 . Tabel 7. Fenol dapat mematikan mikroorganisme sehingga digunakan untuk membuat karbol. 1985 Mahir Menjawab Kegunaan senyawa turunan benzena dengan rumus struktur berikut adalah . OH HO OH OH OCH3 COOH COONa (H3C)3C COOC3H7 Propilgalat C(CH3)3 CH3 BHT C(CH3)3 OH BHA OH Paraben Natriumbenzoat c. Bahan pengawet buatan sebagai antioksidan adalah butilasihidroksianisol (BHA).

Jika kita merasa sakit. dan hormon. sangat efektif untuk pemulihan penyakit dan obat anti-radang. Obat-obatan Sekilas Kimia Aspirin Pentingnya anhidrida asam dalam industri sebagai zat pengasilasi. Berbagai jenis obat telah diproduksi dan dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Asam–2–etanoiloksibenzena karboksilat atau aspirin. Oleh karena itu. Namun.5-triklorofenoksiasetat/ 2.5-T (herbisida) Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. juga bersifat candu (ketagihan). tumbuhan (herbisida). HO H N O C CH3 Struktur molekul parasetamol 3. Obat analgesik yang dipasarkan dikemas dengan nama dagang. Pestisida yang tergolong senyawa halobenzena.4. parasetamol. Aspirin juga dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh. sakit gigi. otak kita akan mengeluarkan zat kimia yang disebut analgesik. Cl Cl O CH2 COOH Cl Cl 2. dan 2. Persamaan kimianya: O H3C H3C C O C O Etanoat anhidrida Asam salisilat Aspirin Asam etanoat O HO + HOOC H2SO4 H3C C O + H3C C O OH HOOC Parasetamol dipasarkan dengan nama panadol. yakni mengurangi rasa sakit. atau membunuh serangga (insektisida). 2. Parasetamol memiliki kegunaan serupa aspirin.4–D. Aspirin dapat diproduksi melalui reaksi asilasi asam salisilat.4. dan lain-lain. flu.4-diklorofenoksiasetat/ 2. Senyawa lainnya adalah turunan fosfat dan karbamat. Aspirin dipakai untuk mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala atau sakit gigi. sakit yang berkepanjangan. Selain murah. Pada umumnya obat-obatan yang diproduksi dapat dikelompokkan ke dalam obat analgesik. anhidrida asam cukup reaktif untuk memperoleh reaksi yang diinginkan. Sekitar 15. dalam pembuatan obat-obatan seperti aspirin dan serat buatan.000 juta tablet aspirin digunakan setiap tahunnya di Inggris untuk memenuhi pasokan permintaan. psikiatrik.2. mengendalikan.4.5–T. Analgesik adalah obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit. sakit punggung. seperti aspirin. Pestisida Pestisida adalah zat yang digunakan untuk mencegah. antibiotik.4-D (herbisida) 2. misalnya DDT (diklorodifenil–trikloroetana). penggunaan aspirin harus hati-hati sebab dapat melukai dinding usus. demam. 2000 Cl O CH2 COOH H O C N CH3 Cl Sevin (insektisida) O Cl Cl C C DDT (insektisida) Cl Cl H 206 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan kodeina. etanoat anhidrida digunakan sebagai zat peng-etanoilasi. Aspirin juga dapat menyembuhkan sakit kepala. parasetamol tidak begitu berbahaya jika dibandingkan dengan aspirin sebab parasetamol tidak melukai dinding usus. yang dihasilkan dari reaksi asam–2– hidroksi benzoat (asam salisilat) dan etanoat anhidrida. dan jamur (fungisida). Namun demikian.

6 dapat dibuat dari bahan baku fenol melalui tahapan reaksi berikut. Kegiatan Inkuiri Telitilah oleh Anda komposisi-komposisi obat antinyamuk yang umum di pasaran. b. seperti nilon dan polikarbonat. Berikut contoh struktur senyawa aromatik polisiklik. Senyawa aromatik polisiklik juga dikenal dengan sebutan senyawa aromatik polinuklir atau cincin terpadu. OH CH3 OH OH COOH COOH 2. tetapi pestisida ini sangat beracun bagi manusia. OH OH O COOH A B C (CH 2) 4 COOH Nilon –6. Apakah nama senyawa hasil reaksi B dan sebutkan macam reaksinya? Oksidator apa yang digunakan untuk reaksi C? Kerjakanlah di dalam buku latihan. yaitu senyawa polisiklik dan senyawa heterosiklik. Senyawa Polisiklik Aromatik Senyawa aromatik ini dicirikan oleh cincin-cincin aromatik yang menggunakan atom-atom karbon tertentu secara bersama-sama. Apakah yang menyebabkan beberapa obat antinyamuk telah dilarang beredar di pasaran? Tes Kompetensi Subbab 1. Tuliskan persamaan reaksi setara untuk reaksi A dan sebutkan katalis yang digunakan.O-dietil-O-p-nitrofeniltiofosfat (paration atau insektisida) Paration efektif digunakan untuk mencegah hama pengganggu buahbuahan. trivial. 1. Selain kegunaan di atas.6 C. serta poliester. B a. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik Beberapa senyawa aromatik yang lain dapat dikelompokkan dalam dua kelas. Tuliskan nama untuk senyawa berikut berdasarkan IUPAC. Naftalena Antrasena Fenantrena Senyawa Aromatik 207 . senyawa benzena juga digunakan sebagai bahan baku pada pembuatan polimer sintetik. Nilon–6. atau dua atau lebih cincin benzena dipadukan. para–. c. meta–.H 3C H N O C O H 3C H N O C O O CH CH 3 H 3C CH 3 H 3C H2 C O P H2 C O O NO 2 N-metil-1-naftilkarbamat Baygon O. atau posisi orto–.

posisi berikutnya adalah beta (β). grafit dapat menghantarkan arus listrik dan digunakan sebagai elektrode pada baterai. Contoh: NH2 O2N OH 1-aminanaftalena ( α -aminanaftalena) 7-nitronaftalena (β –nitronaftalena) 1-hidroksinaftalena (α -naftol) b. Penomoran pada polisiklik ditetapkan berdasarkan perjanjian dan tidak berubah di manapun posisi substituennya. serta turunannya digunakan dalam bahan bakar motor dan pelumas. Kereaktifan ini disebabkan kemampuan bereaksi dari suatu cincin. Persamaan reaksinya: 208 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Aromatik polisiklik digunakan secara luas sebagai zat antara pada sintesis organik. 6 5 8 7 6 5 4 1 2 3 7 6 5 10 4 8 9 1 2 3 3 2 1 10 9 4 7 8 β β α α β β α α Penataan nama secara trivial.Grafit merupakan salah satu contoh senyawa polisiklik. Berdasarkan sifat ini maka grafit sering digunakan sebagai pelumas. Posisi yang berdekatan dengan karbon-karbon pemaduan cincin disebut posisi alfa ( ). Sifat licin dari grafit disebabkan kemampuan bidang-bidang ini dapat bergeser satu sama lain. posisi substituen dalam naftalena tersubstitusi mono dinyatakan dengan huruf unani ( dan β). Akibat elektron π yang dapat berpindah-pindah dan terdelokalisasi. Lihat penomoran berikut. Naftalena digunakan sebagai pengusir ngengat. Hidrokarbon aromatik polisiklik dan sebagian besar turunannya berbentuk zat padat. Jarak antara setiap dua bidang (sekitar 3. a. misalnya dalam pembuatan zat warna (lihat kegunaan senyawa benzena pada pembahasan sebelumnya). Tata Nama Senyawa Polisiklik Sistem cincin senyawa aromatik polisiklik memiliki tata nama tertentu yang berbeda dengan penomoran pada benzena atau sikloalkana. reduksi. 1) Reaksi Oksidasi Asam ftalat anhidrida dibuat dari oksidasi naftalena dengan katalis vanadium oksida. sementara cincin lainnya masih dipertahankan. Struktur grafit terdiri atas bidang-bidang cincin benzena terpadu. Kereaktifan Senyawa Polisiklik Senyawa aromatik polisiklik lebih reaktif terhadap serangan oksidasi. dan substitusi dibandingkan senyawa benzena. yang dimulai pada posisi substituennya.5 ) diduga merupakan ketebalan sistem ikatan π (pi) dari benzena.

senyawa polisiklik dapat dihidrogenasi (direduksi) parsial pada tekanan dan suhu kamar.10-fenantrakuinon • • • • Kata Kunci Polisiklik Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Tereduksi parsial 2) Reaksi Reduksi Berbeda dari benzena.V2O5 Udara kalor O C C O O OH OH -H2O O O Asam ftalat anhidrida Naftalena Asam o-ftalat O NH2 N N NH N NH N O O + C O 250oC NH2 N N Ftalosianina merupakan zat warna biru (monastral) pada tektil.10-antrakuinon CrO3 H2SO4 Kalor O O Fenantrena 9. disintesis dari bahan dasar asam ftalat anhidrida Antrasena dan fenantrena dapat juga dioksidasi menjadi suatu kuinon. Reaksinya: O CrO3 H2SO4 Kalor O Antrasena 9. Na CH3COOH Kalor Tidak terjadi reaksi Benzena Na CH3COOH Kalor Naftalena Tetralin Senyawa Aromatik 209 .

menghasilkan campuran produk dari asam 2–naftalenasulfonat (85%) dan asam 1–naftalenasulfonat (15%).10-dihidroantrasena Perhatikan bahwa sistem cincin yang tereduksi parsial masih mengandung cincin benzena. a) Reaksi brominasi Berdasarkan hasil percobaan diketahui bahwa naftalena dapat dibrominasi pada suhu kamar menggunakan katalis FeBr3. Reaksi yang terjadi menggunakan mekanisme reaksi yang ditunjukkan sebagai berikut. Sebagian besar sifat aromatik dari sistem cincin masih ada dan dipertahankan. → Br2 + FeBr3 ⎯⎯ FeBr4– + Br+ FeBr4– FeBr3 + Br– Br + Br2 FeBr3 + HBr 1-bromonaftalena NH 2 NH 2 Naftalena 4. Berdasarkan data hasil percobaan diketahui bahwa reaksi sulfonasi naftalena dipengaruhi oleh suhu. 210 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Persamaan reaksinya: + 5H2 Naftalena 225°C 35 atm Pt Dekalin 3) Reaksi Substitusi Sistem cincin aromatik polisiklik lebih reaktif terhadap serangan substitusi daripada benzena. naftalena bereaksi dengan asam sulfat pekat membentuk asam 1–naftalenasulfonat. tetapi pada suhu tinggi di atas 160°C.Na CH3COOH Kalor Antrasena 9. Naftalena mengalami reaksi substitusi terutama pada posisi atom karbon nomor-1. Untuk menghidrogenasi semua cincin aromatik dalam naftalena dapat dilakukan pada suhu dan tekanan tinggi.5-diaminonaftalena (zat antioksidan dalam minyak pelumas) b) Reaksi sulfonasi Reaksi sulfonasi pada naftalena dilakukan sama seperti pada sulfonasi benzena. SO3H 50oC + H2SO4 170oC Asam 1-naftalenasulfonat SO3H Asam 2-naftalenasulfonat Pada suhu di bawah 60°C. Beberapa contoh reaksi substitusi aromatik polisiklik di antaranya reaksi brominasi dan reaksi sulfonasi.

Senyawa heterosiklik banyak terdapat di alam sebagai suatu alkaloid (seperti. sama seperti pada cincin benzena. N N H Pirol O S N H Imidazola N S N Piridina N N N N H N N H N N Pirimidina N Catatan Note Purina merupakan kerangka dasar pembentukan adenina dan guanina (senyawa pembentuk DNA). juga terdapat atom nitrogen. asam-asam nukleat (pengemban kode genetik). a. Teofilin tergolong obat-obatan broncodilator (sesak napas). morfin. senyawa heterosiklik aromatik juga memiliki nama tertentu sebagai berikut. Ketiga struktur tersebut berbeda karena posisi gugus metil (teobromin dan teofilin berisomer struktural). Purine is a backbone component for adenine and guanine (the compounds of DNA structure). dan senyawa biologi lainnya. Teobromin terdapat dalam cokelat (chocolate) yang juga bersifat candu.2. Senyawa Aromatik 211 . Cincin heterosiklik dapat bersifat aromatik. Kafein terdapat dalam kopi yang bersifat candu. Nikotin terdapat dalam tembakau dan bersifat candu. Nomor terendah sedemikian rupa diberikan kepada atom selain karbon yang terkandung dalam cincin. Contoh: 3 2 N 1H N 4 5 4 5 6 N 1 N3 5 6 7 8 4 3 N2 β N α N H β α β α γ N β 2 N α 1 Penataan nama dapat juga menggunakan huruf unani untuk substituen mono. Contoh: CH3 CH3 CH3 O N H3C N N N O HN N N N O N H3C CH3 N N N H NH2 N N Nikotin O N N H N NH NH2 N N H N CH3 N O CH3 O O Kafein Teobromin Teofilin Adenina Guanina Contoh-contoh senyawa tersebut tergolong senyawa heterosiklik. Dalam kerangka cincin. nikotin. Perbedaan struktur ini menimbulkan perbedaan sifat fisika dan kimia. Tata Nama Senyawa Heterosiklik Sama seperti senyawa polisiklik aromatik. Senyawa Heterosiklik Aromatik Senyawa heterosiklik aromatik adalah suatu senya a siklik di mana atomatom yang terdapat dalam cincin terdiri atas dua atau lebih unsur yang berbeda. Furan Tiofena Tiazola Kuinolina Isokuinolina Indola Purina Penataan nama senyawa heterosiklik menggunakan sistem penomoran. selain atom karbon. sama seperti pada senyawa polisiklik aromatik. dan kokain).

6). Piridina dapat disubstitusi oleh bromin hanya pada suhu tinggi dalam fasa uap sehingga diduga reaksi berlangsung melalui pembentukan radikal bebas. CH3 Toluena KMnO4 H2O H+ O C OH Asam benzoat N 3 -metilpiridina CH3 KMnO4 H2O H+ O C OH N Asam 3 -piridinakarboksilat (Asam nikotinat. Contoh: NO2 HNO3 H2SO4 0°C + N 5-nitrokuinolina (52 %) N Kuinolina N 8-nitrokuinolina (48%) NO2 212 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .1 dan 8. Piridina memiliki struktur sama dengan benzena. B) Kata Kunci • • • • • • • Hibridisasi Kuinolina Isokuinolina Cincin 6 anggota Cincin 5 anggota Ikatan pi Pengkutuban parsial 2) Kuinolina dan Isokuinolina Kuinolina adalah suatu heterosiklik cincin terpadu yang memiliki struktur serupa naftalena. berupa cincin datar dengan lima atom karbon dan satu atom nitrogen. Piridina tidak dapat dialkilasi atau diasilasi seperti pada benzena melalui reaksi Friedel-crafts. Setiap atom dalam cincin terhibridisasi secara sp2.b. sedangkan benzena bersifat nonpolar. Oleh karena piridina memiliki satu atom nitrogen yang bersifat elektronegatif maka senyawa piridina bersifat polar. Kuinolina dan isokuinolina. Adapun isokuinolina adalah isomer posisi dari kuinolina yang memiliki atom nitrogen berada pada posisi–2. tetapi dibedakan adanya atom nitrogen pada posisi–1 dalam cincin. digunakan untuk mengobati penyakit TBC. keduanya merupakan basa lemah (pKb masing-masing adalah 9. Kesamaan lain antara piridina dan benzena adalah keduanya tahan terhadap serangan oksidasi. vit.5-dibromopiridina (26%) N Isoniazida. sedangkan cincinnya tetap utuh. Reaksi substitusi terjadi pada posisi karbon nomor 3. Reaksi oksidasi dapat terjadi pada gugus samping. Kereaktifan Beberapa Senyawa Heterosiklik 1) Piridina (Cincin 6 Anggota) Senyawa heterosiklik dengan enam anggota yang paling umum adalah piridina. Reaksi substitusi terjadi pada posisi 5 dan 8. H O C N NH2 + Br2 N 300oC Br N 3-bromopiridina (37%) Br + N Br 3.

dan tiofena memiliki 5 anggota dalam cincin dan bersifat aromatik. tetapi tidak bersifat basa sebagaimana piridina atau amina lain. The strusture is backbone of heme in the blood and chlorofile in the leaf. Sifat aromatik ini disebabkan kelima anggota dalam cincin menyumbangkan dua elektron membentuk ikatan pi. Contoh: HNO3 (CH3CO) 2 5°C N H NO2 N N NH N N N H 2 -nitropirola (80%) Piridina SO3 HN N H SO3 N N Asam 2 -pirolasulfonat (90%) H2C H3C HC H3C HO H2 C N C H2 HC CH Porfirin N Fe N CH N CH CH3 Catatan Note CH3 CH2 Senyawa Porfirin tersusun dari empat cincin pirola melalui ikatan aza (-N=).NO2 N Isokuinolina HNO3 H2SO4 0°C N 5-nitroisokuinolina (90%) + NO2 N 8-nitroisokuinolina (10%) 3) Pirola (Cincin 5 Anggota) Pirola. Oleh karena dalam cincin pirola kelebihan elektron. Struktur ini merupakan dasar dari senyawa hemin (dalam darah) dan klorofil (dalam hijau daun). Porfirin is built of four pirola rings with aza (-N=) bond. furan. C O C H H2C O C CH2 OH Hemin (sel darah merah) Senyawa Aromatik 213 . Walaupun pirola mengandung atom nitrogen dalam cincin. Akibatnya. Hal ini disebabkan pasangan elektron bebas pada atom nitrogen sudah disumbangkan ke dalam cincin membentuk ikatan pi. pirola bersifat polar. seperti pada benzena. sedangkan atom nitrogen kekurangan elektron maka dalam pirola terjadi pengkutuban muatan secara parsial. Sama seperti pada benzena. senyawa aromatik yang memiliki lima anggota dapat bereaksi melalui reaksi substitusi.

seperti alkilbenzena.4–dinitrofena. a. antara lain reaksi nitrasi. meta–. dan pembentukan diazonium. Senyawa heterosiklik aromatik enam anggota yang umum adalah piridina. c. furan. 4. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Asam 3–hidroksi–2–naftoat (berguna untuk menstabilkan vitamin B riboflavin) b. 7. (Kloroksina. Senyawa heterosiklik aromatik adalah senyawa siklik yang memiliki dua atau lebih unsur yang berbeda dalam cincin. Semua senyawa karbon yang mengandung benzena digolongkan sebagai turunan benzena. yaitu naftalena. Senyawa aromatik polisiklik adalah senyawa dengan dua atau lebih cincin benzena (polinuklir). 2. Ada tiga senyawa aromatik polisiklik yang umum. 2. Senyawa poliheterosiklik aromatik adalah suatu heterosiklik cincin terpadu yang memiliki struktur seperti naftalena.Tes Kompetensi Subbab 1. N H O Cl 2. penamaan senyawa benzena dengan nama trivial masih digunakan. dan reaksi friedel-crafts. fenil alkohol. CH3 b. dan trofena adalah senyawa aromatik heterosiklik yang memiliki lima anggota dalam cincin. b. 6. –fenilpirola. asilasi. Asam 1–naftalenasetat (hormon pertumbuhan tanaman yang mendorong untuk berbunga. sulfonasi. Beberapa reaksi substitusi benzena adalah halogenasi. dengan ikatan rangkap dua karbon-karbon terdelokalisasi. Cl OH N 3. Tuliskan struktur senyawa polisiklik berikut. obat ketombe) 4. halogenasi. 11. antrasena. asam benzoat. sulfonasi. 10. Apa nama dari senyawa berikut berdasarkan IUPAC. Asam furan–2–karboksilat. Pirola. para–. Benzena cenderung melakukan reaksi subtitusi dari pada reaksi adisi. 8. Tata nama senyawa benzena didasarkan pada penomoran atau menggunakan kata depan orto–. contohnya kuinolina dan isokuinolina. Di samping itu. nitrasi. Reaksi yang terjadi pada benzena menghasilkan senyawa turunan benzena. dan fenatrena. a. a. turunan benzena tersebut juga dapat mengalami reaksi lebih lanjut. H3C N H Gambarkan struktur senyawa berikut. 5. 3. Tuliskan persamaan reaksi beserta strukturnya antara 1–nitronaftalena dan asam asetat dengan katalis CrO3 membentuk asam 3–nitro–1. dan senyawa benzena lainnya. Benzena memiliki rumus molekul C6H6. C c. Rangkuman 1. yaitu suatu basa lemah dengan cincin bermuatan positif parsial. 214 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .2–ftalat. 9.

Peta Konsep Aromatik terdiri atas atau rumus molekul (C6H6) Benzena mengalami Halogenasi Nitrasi Reaksi Subtitusi antara lain Sulfonasi Asilasi Friedel -crafts menghasilkan Turunan benzena rumus molekul Polisiklik mengalami Reaksi subtitusi Reaksi reduksi Reaksi oksidasi antara lain Halogenasi Sulfonasi Cincin 6 anggota yaitu Heterosiklik Senyawa siklik yang mengandung atom lain selain atom C dan H antara lain Poliaromatik Cincin 5 anggota Halogenasi mengalami Reaksi substitusi antara lain Nitrasi Sulfonasi Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 7 ini? Bagian manakah dari materi Bab 7 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. sekaligus menerapkan aturan tata namanya. dan kegunaan senyawa benzena dan turunannya serta senyawa aromatik lainnya. tata nama. Pada bab ini Anda telah mempelajari struktur. dampak apa yang Anda ketahui dari penggunaan produk yang mengandung senyawa aromatik ini baik dari segi keuntungan maupun kerugiannya? Senyawa Aromatik 215 . sebagai zat aditif. baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam industri atau perdagangan. pestisida. Bagaimana menurutmu aplikasi senyawa benzena dan turunannya serta senyawa aromatik lainnya di alam? Kemudian. dan obat-obatan. Anda juga telah memahami hubungan struktur dengan kereaktifan senyawa aromatik tersebut. sifat. pewarna. Misalnya. Seperti yang telah Anda ketahui. sifat-sifat khas dari senyawa aromatik tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aplikasi. diskusikan dengan teman atau guru Anda.

1. Senyawa aromatik berikut.. Ebtanas 1999: Turunan benzena berikut yang disebut asam orto– hidroksibenzoat adalah .5–dinitrobenzoat B. A..16 nm E. tidak memiliki sifat konduktor listrik C.. A.. oktenilbenzena B....154 nm Struktur benzena dapat digambarkan dalam dua bentuk struktur seperti berikut.. COOH HO C O OH E. yang merupakan akibat langsung dari kestabilan cincin dengan elektron terdelokalisasi adalah . terdelokalisasi C. 1. HO C O OH HO C..5–dinitrobenzoat E. 0. energinya lebih kuat dari alkena B.. Toluena. sikloalkena C. asam 3. Panjang ikatan karbon-karbon dalam molekul benzena adalah . 0. HO C O D. tidak dapat diadisi D. rasemasi Ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. C H C. polisiklik Di antara sifat-sifat benzena berikut. OH B. NO2 O B. A. kecenderungan menjalani reaksi substitusi daripada reaksi adisi atau kondensasi Panjang ikatan C–C adalah 0. A. NH 2 E. 0. aromatik B. dan tiofena dikenal sebagai senyawa golongan . 8. heterosiklik E. fenol.3–dinitro–5–karboksilbenzena D... cincin benzena stabil E.3–dinitrobenzilalkohol Anilin merupakan senyawa turunan benzena dengan rumus kimia .154 nm dan C=C adalah 0. 3–fenil–2–oktena C..124 nm B. isomeri D. ketahanan terhadap serangan kimia dari suatu pereaksi E. OH 9.3–dinitrobenzoat C. A.. HO C O 5..134 nm.134 nm C. 0. kondensasi B. A.. Hal ini disebabkan . 0... 7. perubahan entalpi pembentukan standar berharga positif B. panjang ikatannya berbeda Senyawa berikut memiliki nama .. pentil benzilpropena 216 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. CH3 2. A. 1. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat..Evaluasi Kompetensi Bab 7 A. parafin D.. titik didih rendah D.139 nm D.. asam 1. OH 3. Struktur tersebut menyatakan gejala . resonansi E. D. A.. tautomeri C. O2N NO2 Menurut IUPAC diberi nama .. 1. A... H3C H2 C H2 C H C C H2 C H2 C CH3 6.3. H3C O C O 4.

Benzena direaksikan dengan asam sulfat pada kondisi tertentu menurut persamaan berikut.. eliminasi D. benziloktena 10... zat pengadisi E. C6H5CH2Cl D. 3 Jika benzena dinitrasi dengan menggunakan campuran HNO3 dan H2SO4 pekat. esterifikasi C.. larutan H2O2 18. Di antara pereaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah .. A. A. C6H5OCOCH3 B. C6H5COCH3 C. Cl CH2 CH2 D.. 12.. keton B. zat pendehidrasi B.. substitusi E. NO2 COOH NO2 COOH E. 2 E.. aldehid Jumlah isomer dari dinitrobenzena adalah .. Produk yang dihasilkan adalah . A. Jika gas klorin dialirkan ke dalam toluena yang mendidih. isooktenilbenzena E.. 6 C. akan dihasilkan . karboksilat D. Cl + Cl O NO2 NO2 Senyawa Aromatik 217 . C6H6(aq) + H2SO4(aq) ⎯→ C6H5SO3H(aq) + H2O( ) Pada reaksi ini. 1 D. campuran H2SO4 pekat dan HNO3 pekat D.. asam sulfat bertindak sebagai . adisi GRE Test 2000: Nitrasi klorobenzena (C6H5–Cl) oleh campuran HNO3 dan H2SO4 menghasilkan produk utama . C6H5CH2OCOCH3 19.. NO2+ E. Cl NO2 + C. A... Meskalina adalah salah satu obat penenang. NO3– D.. NO2 B. C6H5CH2COCl E. A. m–klorotoluena 17.D. fenil klorida C. alkohol E. eter C. A.. Senyawa 1. HSO4– – C. oksidasi B. gas klorin B. spesi yang mula-mula menyerang molekul benzena adalah . NO2 B. A. dengan struktur sebagai berikut. 4 B... o–klorotoluena D. larutan KMnO4 dalam basa E. Senyawa ini tergolong turunan benzena dari .. A. larutan I2 dan NaOH dalam air C.. 13. Kemudian.. D... NO2 Jenis reaksi benzena dengan HNO3 dalam asam sulfat pekat adalah . 14. Hasil reaksi antara fenilmetanol (C6H5–CH2OH) dan etanoil klorida (CH3COCl) adalah . HNO3 B.2–dimetilbenzena direaksikan dengan larutan KMnO4 panas dalam suasana basa. Cl COOH C. suatu asam kuat D.. benzil klorida B. zat pensubstitusi 16. p–klorotoluena E. A. H3OS NO2 + HCl 15. OCH3 H2 H2 C C NH2 OCH3 H3CO 11.... hasil reaksi diolah dengan larutan asam. A.. oksidator C.. CH3 C OH E.

yaitu . Br CH3 CH3 B.. fenol C... CHO CH 3 B. asam benzoat B. indigotin D. kumarin E. A. metionin 27.. NH2 D... nitrobenzena D. N2+Cl- C.. A. kecuali . Zat aditif berikut digunakan sebagai pengawet makanan dan berperan sebagai antioksidan. produk yang dihasilkan adalah . A. bromobenzena 26. BHT D.. Br CH3 CH3 C. CONH2 B. CH2OH CH3 C. nitrobenzena 22. NH2 E. A.. kemudian dipanaskan hingga 60°C.. fenol D. Jika fenilamina diolah dengan larutan NaNO2 dalam air bersama HCl pada 0°C. NO E. OH D.. A. terbentuk dua isomer dari senyawa monobromobenzena. NO2 D. UMPTN 1999 A: Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan . klorobenzena B. Di antara zat berikut yang akan membentuk asam benzoat jika dioksidasi adalah . asam benzoat C.. benzaldehida E. kafein C.. CH2NH2 E.. CH3 NH 2 Br D. paraben C.. BHA E. Senyawa turunan benzena berikut yang dapat bereaksi dengan basa membentuk garam adalah . CH2Br CH3 Br 23. anilin B.. A.20.. OCH2CH3 E.. CH2CH3 B... propilgalat 218 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. CH3 CH3 Br OH Br 21. Jika metilbenzena direaksikan dengan bromin dengan bantuan katalis.. anilin E. Di antara senyawa berikut yang dapat digunakan untuk membuat garam diazonium jika direaksikan dengan HNO2 pada 5°C adalah . OCH2CH3 25. A. A. sakarin B.. Senyawa berikut yang tergolong pemanis makanan yang diizinkan oleh Depkes adalah . NHCH 3 Br C.. CH2Br CH3 24.

fenantradehida 34.. asam 3. Pewarna tekstil yang berwarna biru adalah . D.4.. asam 3. DDT B. D.5–T 32. A..5–trihidroksibenzoat E. E.... Senyawa Aromatik 219 . Menurut IUPAC diberi nama .4.. Senyawa berikut yang bukan insektisida adalah . brom timol biru B. 30. A.. Nama umum dari senyawa berikut adalah asam 1. p–hidroksiazobenzena 31.. 3–metilpirola D. 5–metil–9–fenantrolin C.. 3–metil–9. Senyawa berikut yang merupakan basa paling kuat adalah .. memiliki rumus struktur . baygon E. indigotin E.6– cleve digunakan sebagai zat warna tektil.. A.5–trihidroksi–1–propil benzoat C. 8–amino–3–sulfonaftalena D.. Produk utama yang diperoleh jika senyawa fenantrena berikut dioksidasi dalam suasana asam adalah . 2–sulfon–5–aminonaftelena C. A.. metilfiranosa 35. C. paration D.. A. B...10–dihidroksifenantrena D. 3–metiltiofena C. Parasetamol banyak digunakan sebagai obat penurun panas.. B. 2. 6–sulfonaftalenamino 33. Nama sistematis (IUPAC) dari propilgalat sebagai pengawet makanan adalah . E.28. ftalosianin D.. 3–metilfuran B.5–trihidroksi benzoat B. asam 4'–dimetilaminoazobenzena–4–sulfonat C. C. asam polihidroksibenzoat D..5–trihidroksibenzoat n–propil ester 29. 4–metilpirola E. Nama yang tepat menurut IUPAC adalah . 5–aminonaftalenasulfonat E. A.. asam 3–fenantroat E.4. Senyawa heterosiklik berikut. asam 3.. 3–metil–9. sevin C.. A. 1–propil–3.4.10–fenantrakuinon B.. 1–amino–6–sulfonaftalena B.4. A.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. + Br2 N FeBr3 FeCl3 3. Termasuk gugus fungsional apakah panadol itu? Tuliskan nama senyawa berikut berdasarkan sistem IUPAC. a. CH3 + N CH3 N H 6. O HO H N C CH3 5. Ramalkan produk utama dari reaksi berikut. a. Apakah nama kimia panadol menurut IUPAC? b. Tuliskan nama senyawa berikut menggunakan kata depan orto–. HO CH CH H2 C CHO 220 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Berdasarkan pemahamanmu tentang reaksi gugus fungsi. (b) natrium. meta–. a. para–. CH3 NH2 NH2 OH COOH NH2 COOH HO CH3 CH3 4. perkirakan reaksi senyawa berikut dengan (a) air brom. CH3 N H2N N N H N 2. + HBr Br b. 1. dengan aturan IUPAC. Lengkapi dan setarakan persamaan berikut. Dengan catatan.B. Obat panadol mempunyai struktur molekul sebagai berikut. setiap reaksi menggunakan katalis. + Cl2 b.

dan makromolekul. dan protein). penggolongan. teflon. A. Bagaimanakah struktur. tata nama.com Plastik terbuat dari makromolekul polimer.canamplastics. Adapun pati. benzena dan turunannya. dan plastik. Makromolekul adalah senyawa yang memiliki ukuran sangat besar. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. karbohidrat. Setelah mempelajari bab ini. Makromolekul Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. rantai. dapat berupa siklik (cincin). dan sifat dari senyawa makromolekul itu? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. struktur genetis DNA. Polimer diartikan sebagai senyawa yang memiliki massa molekul besar membentuk rantai dengan satuan berulang. Polimer B. atau gabungan siklik dan rantai. penggolongan. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer.Bab 8 Sumber: www. Anda tentu telah mengenal merk-merk produk. Semua itu merupakan bahan sintetis yang tersusun dari senyawa makromolekul. karet alam. Senyawa yang tergolong makromolekul adalah polimer dan biomolekul (karbohidrat dan protein). protein. Protein 221 . dan karbohidrat adalah senyawa makromolekul alami. Karbohidrat C. seperti nilon.

polimer menjadi lebih tegar. katan silang yang banyak dan kuat akan menghasilkan polimer termoset. Jika jumlah ikatan silang relatif besar. Sekali ikatan silang dibentuk. 3.2c) (a) (b) (c) Gambar 8.2b). 1. Apakah yang dimaksud dengan monomer? Karbohidrat mengandung gugus aldehid. 222 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Polimer yang berikatan silang antarrantai polimer bersifat lebih plastis.2a) atau bercabang (Gambar 8. Akibat pertumbuhan rantai. Ada dua jenis polimer berdasarkan sifatnya. Bentuk Polimer Polimer dibentuk melalui ikatan antarmonomer secara berulang. Polimer yang berikatan silang dapat menghubungkan antarrantai polimer. 2. Polimer Polimer didefinisikan sebagai senya a yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai.1 Setiap atom C dalam polimer rantai lurus mempunyai geometri tetrahedral. polimer dapat berlipat secara acak (Gambar 8. Jelaskan oleh Anda salah satu cara mengidentifikasi karbohidrat. yang memiliki massa molekul kecil. entuk polimer lurus dan bercabang digolongkan sebagai polimer termoplastik. polimer ini akan mengambil bentuk yang tidak dapat diubah lagi jika sifat plastisnya tidak dirombak secara kimia. karbohidrat. CH2 = CH2 ⎯⎯ → Etilena (etena) H2 C C H2 C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C n Polietilena Gambar 8.2 (a) Polimer rantai lurus dengan lipatan secara acak (b) Polimer dengan rantai bercabang (c) Polimer yang berikatan silang di antara rantai polimer Polimer plastis terdapat pada vulkanisasi karet akibat dari pemasokan rantai-rantai pendek dari atom belerang yang mengikat rantai polimer pada karet alam. Mengapa polimer. dan bentuknya dapat dipertahankan jika didinginkan. Polimer ini meleleh jika dipanaskan dan dapat dimodelkan ke dalam berbagai bentuk. dibentuk melalui polimerisasi molekul etilena.Tes Kompetensi Awal 1. yaitu polimer termoset dan termoplastik. Misalnya polietilena. Polietilena adalah polimer rantai lurus karena membentuk ikatan karbon-karbon yang memanjang. tersusun atas monomer yang berulang. dan protein digolongkan ke dalam senyawa makromolekul? A. (Gambar 8.

Penyebab reaksi rantai dapat berupa radikal bebas atau ion. yaitu pemicuan. Polimerisasi adisi terjadi pada senya a yang memiliki ikatan rangkap. Gambar 8. Kopolimer random mengandung satuan berulang secara acak. Adapun kopolimer adalah polimer yang dibentuk oleh lebih dari satu jenis monomer.2.3. Homopolimer dan Kopolimer Homopolimer adalah polimer yang tersusun dari monomer yang sama (tunggal). yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. seperti etena. Polietilen adalah contoh homopolimer. dibentuk hanya dari monomer etilena. Makromolekul 223 . ada juga kopolimer cangkok baik random maupun teratur. CH3 → CH2=CH2 + CH2=CH–CH3 ⎯⎯ [(–CH2–CH2–)x (–CH2–CH–)y] [–A–B–B–A–B–B–B–B–A–A–] Kopolimer acak [–A–B–A–B–A–B–A–B–A–B–] Kopolimer beraturan [–A–A–A–B–B–B–A–A–A–B–] Kopolimer blok [–A–A–A–A–A–A–A–A-A–A–] B B–B–B–B–B–B– Kopolimer cangkok Kopolimer dapat digolongkan kembali berdasarkan pada cara momoner disusun sepanjang rantai polimer. dan pengakhiran. akan terbentuk kopolimer.4 Dibenzoil peroksida mudah menjadi radikal bebas. Ada kopolimer blok. pakar kimia USA menggolongkan mekanisme polimerisasi ke dalam dua golongan. Kopolimer cangkok mempunyai rantai satu satuan berulang yang dicangkokkan pada rantai utama polimer lain. Polimerisasi adisi melibatkan reaksi rantai. Polimerisasi kondensasi adalah reaksi dua molekul bergugus fungsi lebih dari satu menghasilkan molekul besar dengan gugus fungsi yang juga lebih dari satu diikuti penyingkiran molekul kecil. a. Oleh karena pembawa rantai dapat berupa ion atau radikal bebas maka polimerisasi adisi digolongkan ke dalam polimerisasi radikal bebas dan polimerisasi ion. Jika etilena (CH 2=CH 2) dan propilena (CH 2=CH–CH 3) digabungkan membentuk polimer. ⎯→ R CH2 – CHX• + • XHC – H2C R ⎯ R CH2– CHX – XHC – H2C R atau melalui reaksi disproporsionasi: → R CH2–CHX• + •XHC–H2C R ⎯⎯ R CH2–CH2X + XHC=HC R Gambar 8. seperti dibenzoil peroksida dan azodiisobutironitril. → R• + H2C = CHX ⎯⎯ R – CH2 – CHX• Tahap perambatan adalah perpanjangan (elongasi) radikal bebas yang terbentuk pada tahap pemicuan dengan monomer-monomer lain: → R – CH2 – CHX• + CH2=CHX ⎯⎯ R – CH2 – CHX – CH2 – CHX• Tahap pengakhiran dapat terjadi dengan cara berikut. Kopolimer teratur mengandung satuan berulang yang bergantian secara teratur.3 Beberapa model kopolimer Kata Kunci • • • • • • • Monomer Polimer termoset Polimer termoplastik Homopolimer Kopolimer Polimerisasi adisi Polimerisasi kondensasi 3. Zat pemicu berupa senyawa peroksida. seperti ditunjukkan pada Gambar 8. Jika radikal bebas dinyatakan dengan R• dan molekul monomer dinyatakan dengan CH2=CHX maka tahap pemicuan dapat digambarkan sebagai berikut. Polimerisasi Adisi Polimerisasi adisi terjadi dalam tiga tahap. Radikal bebas menjadi pemicu pada polimerisasi. perambatan. 1) Radikal Bebas Radikal bebas biasanya dibentuk melalui penguraian zat kurang stabil dengan energi tertentu. Pembentukan Polimer Carothers. Kopolimer blok terjadi dalam blok-blok tertentu dengan panjang berbeda.

Oleh karenanya. Polimerisasi radikal bebas memerlukan energi atau suhu tinggi. Polimerisasi kation terjadi pada monomer yang memiliki gugus yang mudah melepaskan elektron. dilanjutkan dengan stoking untuk wanita pada 1940. Dalam polimerisasi kation. Kuinon dapat bertindak sebagai zat penghambat bagi banyak sistem polimerisasi sebab kuinon bereaksi dengan radikal bebas menghasilkan radikal yang mantap akibat resonansi. CH2X – O – O– Sekilas Kimia Nilon Nilon merupakan suatu jenis polimer sintetik yang diciptakan pada 1935 oleh Wallace Carothers di DuPont. dan udara). Persamaannya: R → CH2 – CHX• + O2 ⎯⎯ R – CH2 Gambar 8. polimerisasi 2–metilpropena berlangsung optimum pada –100oC dengan adanya katalis BF3 atau AlCl3. 2000 Laju polimerisasi dapat dikendalikan dengan menggunakan zat penghambat (inhibitor) dan pelambat (retarder). Produk pertama adalah sikat gigi berbulu nilon (1938). tahap pemicuan dapat digambarkan sebagai berikut. seperti HCl. 2) Polimerisasi Ionik Polimerisasi adisi dapat terjadi melalui mekanisme yang tidak melibatkan radikal bebas. Misalnya. H → HA + H2C = CHX ⎯⎯ H3C C + + A– X HA adalah molekul asam. Nilon digunakan sebagai bahan parasut setelah Amerika Serikat memasuki Perang Dunia II (1941).Sumber: Chemistry: The Central Science. proton dialihkan dari asam ke monomer sehingga menghasilkan ion karbonium (C+). Radikal bebas yang mantap ini tidak dapat memicu polimerisasi lebih lanjut. SnCl4. Dalam polimerisasi yang dikatalis oleh asam. sebaliknya polimerisasi kation paling baik dilakukan pada suhu rendah. H H3C C X ++ → H2C = CHX ⎯⎯ H H H2 H2 C C C C+ X X 224 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Nilon tersusun atas monomer yang dihubungkan dengan ikatan peptida (ikatan amida) dan sering diistilahkan dengan poliamida (PA).5 Pada kemasan plastik biasanya terdapat simbol di bagian bawahnya. air. Nilon merupakan polimer pertama yang sukses secara komersial dan merupakan serat sintetik pertama yang dibuat seluruhnya dari bahan anorganik (batu bara.1 Nomor 1 2 3 4 5 6 Beberapa Singkatan Polimer Singkatan PET HDPE PVC LDPE PP PS Polimer Polyethyleneterephthalate High density polyethylene Polyvinyl chloride o density polyethylene Polypropylene Polystyrene Perambatan berupa adisi monomer terhadap ion karbonium. Zat pelambat yang biasa digunakan adalah gas oksigen. prosesnya hampir sama dengan perambatan pada radikal bebas. simbol tersebut menunjukkan komposisi polimernya. dan asam kuat lainnya. Dalam hal ini. dan HClO4. H2SO4. Katalis untuk reaksi ini adalah asam Lewis. stoking sulit diperoleh hingga Perang Dunia II berakhir. BF3. Tabel 8. H2SO4. monomer pembawa rantai adalah ion karbonium. TiCl4. Cara kerja zat pelambat adalah melalui persaingan dengan monomer untuk bereaksi dengan radikal bebas sehingga laju polimerisasi menurun. Gas ini kurang reaktif dibandingkan dengan penghambat. seperti AlCl3. Penghambat bereaksi dengan radikal bebas ketika radikal bebas terbentuk. Polimerisasi tidak akan berlanjut sebelum seluruh zat penghambat habis terpakai. Pada tahap pemicuan. pembawa rantai dapat berupa ion karbonium (polimerisasi kation) atau ion karbanion (polimerisasi anion).

Proses paling sederhana adalah penggabungan ion karbonium dan anion pasangannya (disebut ion lawan). karbon dioksida. H2N + H2C – X Perambatan merupakan adisi monomer pada karbanion yang dihasilkan. b.6 Petugas pemadam kebakaran selalu memakai pakaian tahan api yang terbuat dari polimer. Dalam hal ini. jika terdapat sedikit air.2–diol (etilen glikol).Pengakhiran rantai dapat terjadi melalui berbagai proses. akan terbentuk ester etil asetat disertai penyingkiran molekul air. 2–metilpropenoat (metil metakrilat). Reaksi esterifikasi akan berhenti. sebab tidak ada gugus fungsi lagi yang dapat membentuk polimer. Seperti polimerisasi kation. 2000 Gambar 8. monomer pembawa rantai adalah yang memiliki gugus dengan keelektronegatifan tinggi. dan amida logam alkali. atau alkohol akan mengakhiri pertumbuhan rantai. reaksi polimerisasi anion optimum pada suhu rendah. Jika etanol dan asam asetat dipanaskan dengan sedikit asam sulfat pekat. H H H2 → C ⎯⎯ H2N C C:X Sumber: Chemistry: The Central Science. O C HO O HO (CH2)4 C + OH CH2 CH2 OH HO O C (CH2)4 C O Kata Kunci • • • Laju polimerisasi Polimerisasi radikal bebas Polimerisasi ionik OH O CH2 CH2 + H2O Makromolekul 225 . Misalnya.+ H2C H H H2 → C ⎯⎯ H2N C C H2 C H C:- X X X X Proses pengakhiran pada polimerisasi anion tidak begitu jelas seperti pada polimerisasi kation sebab penggabungan rantai anion dengan ion lawan (K+) tidak terjadi. Namun demikian. yaitu: H H2 H2N C C:. Polimerisasi Kondensasi Polimerisasi kondensasi melibatkan penggabungan molekul kecil membentuk molekul besar melalui reaksi kondensasi. dan feniletena (stirena). Namun demikian. reaksi antara dua monomer asam heksanadioat (asam adipat) dan etana–1. jika setiap molekul pereaksi mengandung dua atau lebih gugus fungsional maka reaksi berikutnya boleh jadi terbentuk. H H H2 H2 → C C C C+ + A– ⎯⎯ X X H H2 C C X H H2 C C X A Dalam polimerisasi anion. aril. Contohnya adalah kalium amida (KNH2) yang dalam pelarut amonia cair dapat mempercepat polimerisasi monomer CH2=CHX dalam amonia. Katalis yang dapat dipakai adalah logam alkali. alkil. seperti propenitril (akrilonitril). Kalium amida akan terionisasi kuat sehingga pemicuan dapat berlangsung seperti berikut. monomer pembawa rantai adalah suatu karbanion (C–).

reaksi dapat dihentikan dengan cara didinginkan. Bagaimana struktur dari kedua polimer ini? Jelaskan. Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi untuk menghentikan pertumbuhan polimer dari reaksi asam adipat dan etilen glikol menggunakan asam asetat. a. Pada polimerisasi kondensasi tidak terjadi pengakhiran. polimerisasi kondensasi berbeda dengan polimerisasi adisi. polimer linear) dan polietilen kerapatan rendah (0. O O O O O O O n c. senyawa apa lagi yang dapat digunakan? Tes Kompetensi Subbab 1. CH3 HO C CH3 NaOH → + COCl2 ⎯⎯⎯ Polikarbonat + NaCl + H2O Katalis OH b. Massa molekul bertambah secara bertahap dan waktu reaksi sangat lama jika diharapkan massa molekul polimer yang terbentuk sangat besar. Polimer yang terbentuk mengandung satuan berulang (–OCH2–CH2– OOHCH–(CH2)4–CO–). Gambarkan struktur rantai polikarbonat yang terbentuk dari reaksi di atas. Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol (BPA) dan fosgen (COCl2). Monomer apa yang digunakan untuk membuat polimer berikut? Sebutkan jenis polimerisasinya? a.92 g cm–3. Polikarbonat merupakan polimer termoplastik yang digunakan dalam lensa kacamata plastik. Misalnya. sekali asam itu bereaksi dengan ujung rantai yang sedang tumbuh maka tidak akan terjadi lagi reaksi lebih lanjut. reaksi polimerisasi dapat dikendalikan dengan mengubah suhu. F F F F F F n 2. polimer bercabang dengan rantai samping pendek). A 3. b. Persamaan reaksinya: Kerjakanlah di dalam buku latihan. Misalnya. Selain dengan asam asetat. Namun demikian. Cara menghentikan reaksi yang lebih kekal adalah dengan menggunakan penghentian ujung. yaitu polietilen massa jenis tinggi (0. Jadi. reaksi berikutnya dengan monomer dapat terjadi. Jadi.94 g cm–3. Sebutkan jenis polimerisasinya: adisi atau kondensasi? 226 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Polimerisasi berlangsung terus sampai tidak ada lagi gugus fungsi yang dapat membentuk polimer. penambahan sedikit asam asetat pada reaksi pertumbuhan polimer. Oleh karenanya. Oleh karena asam asetat bergugus fungsional tunggal. polimerisasi yang sedang berlangsung dapat dikendalikan. Ada dua jenis polietilen.Dapat dilihat bahwa hasil reaksi masih mengandung dua gugus fungsional. baik pada ujung hidroksil maupun pada ujung karboksil. CH3 H2 C CH3 H2 C CH3 n Fenol digunakan untuk menghentikan pertumbuhan polimer. tetapi polimerisasi dapat mulai lagi jika suhu dinaikkan.

Monosakarida paling sederhana adalah gliseraldehida (suatu aldosa) dan isomernya adalah dihidroksiaseton (suatu ketosa). Monosakarida Monosakarida merupakan sakarida paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi molekul lebih sederhana secara hidrolisis. b. Contohnya adalah triosa. Karbohidrat digolongkan ke dalam monosakarida. Ribosa. Energi matahari nCO2(g) + mH2O( ) ⎯⎯⎯⎯⎯ Cn(H2O)m + nO2 → Pengubahan energi matahari menjadi energi kimia dalam biomolekul menjadikan karbohidrat sebagai sumber utama energi metabolit untuk organisme hidup. a. Cermin Sumber: Botany. Berdasarkan gugus fungsi. Semua monosakarida lain dianggap sebagai turunan dari triosa. Glukosa.7 Proses fotosintesis yang terjadi pada daun menghasilkan karbohidrat. tetra–. suatu monosakarida dengan tiga atom karbon. seperti berikut ini.B. dan fruktosa merupakan suatu heksosa. dan heksa–. oligosakarida. dan polisakarida. monosakarida digolongkan ke dalam tri–. 1997 Gambar 8. O C H H C O H C OH HO CH2 HO C H H2C OH Kata Kunci • • Polihidroksi aldehid Polihidroksi keton D-gliseraldehid L-gliseraldehid Beberapa monosakarida ditunjukkan berdasarkan jumlah atom karbon. 1. Suatu monosakarida tidak hanya dibedakan berdasarkan gugus fungsinya. monosakarida yang mengandung gugus aldehid disebut aldosa (aldehid dan -osa). xilosa. tetapi juga dapat dibedakan dari jumlah atom karbonnya. dan liksosa merupakan suatu pentosa. Karbohidrat terbentuk pada proses fotosintesis dengan bantuan energi matahari. Karbohidrat Karbohidrat merupakan makromolekul yang paling banyak ditemukan di alam dengan rumus umum Cn(H2O)m. khususnya –gliseraldehida. manosa. galaktosa. penta–. Berdasarkan jumlah atom karbon. c. Makromolekul 227 . sedangkan monosakarida yang mengandung gugus keton disebut ketosa (keton dan -osa). arabinosa. Treosa dan eritrosa merupakan suatu tetrosa. Karbohidrat didefinisikan sebagai senya a polihidroksialdehid atau polihidroksi-keton dan turunannya.

Gugus aldehid atau keton diarahkan ke atas dan gugus –OH terakhir diarahkan ke bawah atau ke atas.8 Penggolongan monosakarida berdasarkan jumlah atom karbonnya Struktur molekul monosakarida ditulis berdasarkan pengajuan dari Emil Fischer. Kedua isomer tersebut dikenal 228 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adapun ketosa seperti fruktosa membentuk cincin furanosa lingkar lima. Suatu aldosa seperti glukosa membentuk cincin piranosa lingkar enam. Kerangka karbon digambarkan secara siklik.9 Glukosa membentuk cincin enam glukopiranosa. Gambar 8.CHO H OH CH2OH D-gliseradehid CHO H OH H OH CH2OH D-eritrosa CHO OH H H OH CH2OH D-treosa H H H CHO OH OH OH CH2OH D-ribosa OH H H CHO H OH OH CH2OH H HO H CHO OH H OH CH2OH OH OH H CHO H H OH CH2OH D-arabinosa D-xilosa D-liksosa H H H H CHO CHO CHO CHO OH OH H OH HO H H H OH HO HO H OH H H OH H OH OH H OH H OH H OH OH H OH CH2OH CH2OH CH2OH CH2OH D-altrosa D-glukosa D-manosa H H HO H CHO CHO OH HO H H OH OH HO H H H OH OH CH2OH CH2OH D-idosa H HO HO H CHO CHO OH HO H HO H H H HO H H OH OH CH2OH CH2OH D-talosa D-alosa D-gulosa D-galaktosa Gambar 8. Dua isomer berbeda pada gugus –OH yang terikat pada atom C1. gugus –OH dituliskan ke arah kanan untuk –isomer atau ke arah kiri untuk –isomer. Pada struktur linear.

akan terjadi peristiwa yang disebut mutarotasi. glukosa sering disebut gula darah sebab glukosa diketahui dalam aliran darah cukup melimpah. Peristiwa mutarotasi disebabkan perubahan bentuk dari isomer a menjadi isomer b atau sebaliknya. tetapi mengandung keton sebagai gugus fungsionalnya. Jika dalam 100 mL urine terdapat sekitar 8 – 10 g glukosa maka dapat diduga orang itu berpenyakit diabetes. atau 6 pada monosakarida yang lain. Kata Kunci • • Mutarotasi Ikatan glikosida Gambar 8. yaitu rotasi optik dengan nilai yang khas untuk setiap sakarida. Glukosa (C6H12O6) dinamakan juga dekstrosa adalah komponen dari polisakarida seperti selulosa. Di antara semua sakarida. tetapi umumnya sampai delapan monomer. dibentuk dengan cara kondensasi gugus hidroksil pada atom karbon nomor satu dengan gugus hidroksil dari salah satu atom karbon nomor 2. Ikatan yang menghubungkan kedua monosakarida itu disebut ikatan glikosida. pati.sebagai bentuk alfa (a ) dan bentuk beta (b). Keduanya berbeda pada atom karbon pertama (C1) dalam hal posisi gugus –OH. memiliki rumus molekul sama seperti glukosa. ditemukan menyatu dengan glukosa dalam bentuk disakarida. Makromolekul 229 . Orang yang berpenyakit diabetes tidak dapat mengasimilasi dan mengeliminasi glukosa melalui ginjal. Fruktosa yang terdapat pada buah-buahan dan madu merupakan monosakarida. dan glikogen. Jika suatu sakarida dilarutkan dalam air. Darah manusia normal mengandung sekitar 1 g L–1. fruktosa paling manis. Fruktosa dua kali lebih manis dibandingkan dengan sukrosa dengan berat yang sama. Fruktosa disebut juga levulosa atau gula buah. Jumlah maksimum monomer yang tergolong oligosakarida tidak pasti.10 Fruktosa melangsungkan reaksi reversibel menghasilkan bentuk isomer a dan isomer b dari cincin lima fruktofuranosa. 4. Oligosakarida dan Polisakarida Dua atau lebih monosakarida bergabung membentuk suatu senyawa dinamakan oligosakarida. 2. Disakarida terdiri atas dua monosakarida. Dalam medis.

A. kondroitin. pengganti formalin yang berpotensi sebagai racun. maltosa Pembahasan Disakarida dan hasil reaksi hidrolisis: 1. which has potentially as poison. Polisakarida dapat digolongkan ke dalam dua kelompok besar secara fungsional. laktosa B. Selulosa merupakan polimer tidak bercabang. Ikatan yang terbentuk dinamakan ikatan 1 → 4 glikosida. pati.. Polisakarida nutrien berperan sebagai sumber cadangan monosakarida. disakarida tersebut adalah sukrosa. jembatan oksigen terbentuk antara atom karbon nomor 1 dan atom karbon nomor 4 dari –glukosa lain. dan asam hialuronat. Sukrosa Maltosa Laktosa H2O ⎯⎯ glukosa + → Polisakarida terdiri atas rantai monosakarida. Glikogen umumnya ditemukan dalam hampir semua sel hewan. terdiri atas monomer b-D-glukosa melalui ikatan b-1. laktosa terbentuk dari –galaktosa dan –glukosa. Polisakarida yang termasuk golongan ini adalah paramilum. Polisakarida yang termasuk golongan ini adalah selulosa (ditemukan dalam dinding sel tanaman).Catatan Note Saat ini kitosan sedang diuji kegunaannya sebagai pengawet pada makanan. (C) UNAS 2005–2006 Gambar 8. Dalam dinding sel tanaman. kitosan. 230 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . sejumlah besar selulosa bergabung membentuk rantai silang. sukrosa D. Nowadays. galaktosa E. Glikogen Glikogen adalah homopolisakarida nutrien bercabang. Polisakarida struktural berfungsi sebagai pembangun komponen organel sel dan sebagai unsur pendukung intrasel. terbentuk dari monomer b– –glukosa melalui ikatan b(1 → 4) glikosida. fruktosa H2O ⎯⎯ glukosa + → glukosa ⎯⎯ galaktosa → H2O + glukosa Jadi. selulosa C. a. Fruktosa dan glukosa juga dapat membentuk suatu disakarida. dari beberapa ratus sampai ribuan unit glukosa. atau bundel yang merupakan rantai tersendiri. yang merupakan karbohidrat cadangan.4-glikosida b. Dalam maltosa. substitution of formalin. useful of kitosan has been testing as presertive for the food. serabut paralel. dan glikogen. Fruktosa Glukosa Sukrosa Mahir Menjawab Hidrolisis suatu disakarida menghasilkan glukosa dan fruktosa.11 Struktur molekul selulosa. juga protozoa dan bakteri.. dinamakan sukrosa atau gula tebu. terdiri dari satuan glukosa berikatan → dan → . 3. Maltosa adalah disakarida yang dibangun dari dua glukosa. 2. yaitu polisakarida struktural dan polisakarida nutrien. Pada manusia dan vertebrata. Panjang rantai beragam. Disakarida tersebut adalah . Selulosa Selulosa merupakan polisakarida yang banyak dijumpai dalam dinding sel tanaman. Adapun.. glikogen ditemukan dalam hati dan otot.

Rantai polisakarida ini membentuk untai heliks. Jadi. pati memiliki kesamaan dengan glikogen (glikogen disebut pati hewan). dan tumbuhan lain yang banyak mengandung pati memiliki kandungan amilopektin 75–80% dan amilosa 20–25%. Sumber: wikipedia. amilosa dan amilopektin. Hal ini disebabkan terjadinya koordinasi antara ion iodida di antara heliks. 2000 Makromolekul 231 .12 Sapi dapat mencerna rumput sebab memiliki enzim selulose yang dapat memutuskan ikatan b-glikosida pada selulosa. Jumlah kedua polisakarida ini berbeda bergantung pada jenis pati.Glikogen tersusun dari jutaan glikosil yang terikat dengan ikatan 1 → 4 glikosida membentuk rantai panjang. (a) (b) Gambar 8. strukturnya menyerupai pohon.13 (a) Struktur heliks dari amilum (b) Ikatan a -1.4– glikosida. Pada kentang. Intensitas warna biru yang dihasilkan bergantung pada kandungan amilosa yang terdapat dalam pati. jagung. Perhatikan Gambar 8.org Gambar 8.13.4-glikosida (c) Kompleks pati-iodin (c) Sumber: Chemistry: The Central Science. Pati selalu terdapat dalam sel tumbuhan berbentuk granula. Pada titik percabangan membentuk ikatan 1 → 6. bentuk ini berdiameter beberapa mikron. Granula pati mengandung campuran dari dua polisakarida berbeda. Komponen amilosa pati merupakan polisakarida tak bercabang terdiri atas glukosa dan ribuan satuan glikosil yang terikat pada 1. c. Jika pati direaksikan dengan iodium akan muncul warna biru terang. Pati (Amilum) Pati adalah polisakarida nutrien yang ditemukan dalam sel tanaman dan beberapa mikroorganisme. Dalam beberapa hal.

Senyawa apakah yang terdapat dalam urine yang positif terhadap tes Benedict? Golongan senyawa apakah yang memberikan hasil positif terhadap tes Molisch? Apakah perbedaan antara pereaksi Barfoed dan Benedict? Dapatkah pereaksi Barfoed digunakan untuk membedakan fruktosa dengan sukrosa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. 2. Pereaksi Benedict banyak digunakan untuk uji glukosa dalam urine dibandingkan pereaksi Fehling.15). Tes Fehling Pereaksi Fehling terdiri atas dua macam larutan. tetapi dengan pereaksi Benedict tidak terjadi reduksi. Tuliskan produk dari reaksi hidrolisis senyawa berikut. Beberapa sifat kimia karbohidrat dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa karbohidrat. bergantung pada konsentrasi karbohidrat. terutama dalam suasana basa. H 2 O.3. Larutan Fehling A adalah larutan CuSO4. c. senyawa ini dapat mereduksi Fehling. Tes Benedict Tes Benedict adalah larutan tembaga( ) sulfat. Kedua macam larutan ini disimpan secara terpisah dan dicampur ketika akan digunakan (lihat Gambar 8. Identifikasi Karbohidrat Sifat-sifat kimia karbohidrat berhubungan dengan gugus fungsi yang terdapat dalam molekul. Tes Kompetensi Subbab 1. Sifat reduktor ini disebabkan oleh adanya gugus aldehida atau keton bebas dalam molekul karbohidrat. dan sukrosa. 5. maltosa. Endapan yang terbentuk dapat berwarna hijau. 6. Tuliskan rumus struktur –glukosa dalam bentuk linear dan rumus proyeksinya menurut Fischer. Glukosa dapat mereduksi ion Cu2+ dari tembaga(II) sulfat menjadi ion Cu+.com Gambar 8. sedangkan Fehling B adalah larutan kalium-natrium-tartrat dan NaOH dalam air.bw Gambar 8. 3. selanjutnya diendapkan sebagai Cu2O. Jika dalam urine terdapat asam urat atau kreatinin. b.14 Uji glukosa dengan Fehling b. Dalam suasana basa diendapkan sebagai Cu2O.15 Cincin warna ungu terbentuk ketika karbohidrat direaksikan dengan pereaksi Molisch. Cincin warna ungu Sumber: www. → Cu2+ + Karbohidrat ⎯⎯ Cu+ → 2Cu+ + 2OH– ⎯⎯ Cu2O(s) + H2O Endapan merah bata Sumber: www. kuning atau merah bata. Jika pereaksi ini ditambahkan ke dalam larutan glukosa. seperti gugus hidroksi. aldehid. dan keton. panas Selulosa ⎯⎯⎯⎯ → 232 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . natrium karbonat dan natrium sitrat. yaitu larutan ehling A dan ehling . H+ Glikogen ⎯⎯⎯⎯ → H 2 O. 7. ion Cu2+ direduksi menjadi ion Cu+.olgastift. Sebutkan monomer dari laktosa. Pada batas antara kedua lapisan itu terbentuk cincin warna ungu akibat terjadi reaksi kondensasi antara a–naftol dan furfural (furfural terbentuk akibat dehidrasi glukosa oleh H2SO4). Monosakarida dan beberapa disakarida memiliki sifat reduktor. B 4.14).uni-regensburg. a. a. Dalam identifikasi karbohidrat.s. Tes Molisch Tes Molisch terdiri atas larutan a –naftol dalam alkohol. kemudian ditambah H2SO4 pekat maka akan terbentuk dua lapisan zat cair (lihat Gambar 8.

16 Struktur umum asam amino a R Di dalam protein. Zn2+. Contoh. Setiap asam amino berbeda dalam hal gugus R. Struktur umum asam amino ditunjukkan pada Gambar 8.000 hingga puluhan ribu. yaitu ikatan C–N hasil reaksi kondensasi antara gugus karboksil dengan gugus amino dari asam amino lain. Suatu polipeptida (protein) adalah polimer yang dibentuk oleh sejumlah besar asam amino melalui ikatan peptida membentuk rantai polimer. biasanya turunan dari vitamin. Rentang massa molekul protein berkisar dari 6. Rantai samping menentukan sifat-sifat asam amino. Perhatikan reaksi kondensasi berikut.16. Selain tersusun atas asam amino. Cu2+. dan Mg2+) atau mengandung molekul organik kompleks. jika alanin dan glisin menjadi dipeptida. yaitu molekul yang dibentuk melalui ikatan peptida dari dua asam amino. Protein Protein adalah polimer biologi yang tersusun atas molekul-molekul kecil (asam amino). atau rantai samping. Penamaan dipeptida atau tripeptida disesusaikan dengan nama asam amino yang berikatan. O H2N H C R1 C OH + H H N CH R2 O C OH H2N H C R1 Ikatan peptida O C H N CH R2 O C OH Reaksi tersebut merupakan contoh dipeptida. Asam Amino Asam amino adalah molekul yang mengandung gugus amino (–NH2) dan gugus karboksil (–COOH). Kata Kunci • • Asam amino Ikatan peptida H H 2N – C – C H Glisin (Gly) O OH CH3 H 2N – C – C H Alanin (Ala) CH2 O OH H2C CH2 O N–C – C OH H Prolin (Pro) H3C CH3 CH O OH H 2N – C – C H Valin (Val) Makromolekul 233 . 1. banyak protein juga mengandung komponen lain seperti ion logam (misalnya Fe2+. H H2N C C O OH Gambar 8. nama dipeptidanya adalah alanilglisin. Huruf akhir dari nama asam amino yang disatukan diganti dengan huruf l’. Terdapat 20 macam asam amino yang ditemukan pada protein.C. Asam amino disebut juga asam a –amino yang merupakan monomer dari protein (polipeptida). asam-asam amino diikat bersama melalui ikatan peptida.

Sembilan dari asam amino bersifat nonpolar dan asam amino lainnya bersifat polar sehingga dapat terionisasi atau membentuk ikatan hidrogen dengan asam amino lain atau dengan air. Terdapat sepuluh macam asam amino esensial (asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh dan tidak dapat 234 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Singkatan nama asam amino diambil tiga huruf dari nama asam amino.CH3 S CH2 CH2 H 2N – C – C H O OH NH C = CH CH2 H2N – C – C H O OH H3C CH3 CH CH2 H 2N – C – C H O OH CH2 H 2N – C – C H O OH Metionin (Met) Triptofan (Trp) Leusin (Leu) Fenilalanin (Phe) O O C CH2 H 2N – C – C H O OH NH2 H3C OH CH OH O OH CH2 H2N – C – C H O OH C NH2 CH2 CH2 O OH H 2N – C – C H H 2N – C – C H Asparagin (Asn) Treonin (Thr) Serin (Ser) Glutamin (Gln) H2N OH HC – N CH C – NH CH2 H 2N – C – C H O OH CH2 H 2N – C – C H O OH C NH NH2 CH2 C2H4 O OH CH2 H 2N – C – C H O OH NH C2H4 CH2 H 2N – C – C H Tirosin (Tyr) Histidin (His) Arginin (Arg) Lisin (Lys) O O C CH2 H 2N – C – C H O OH OH C OH CH2 CH2 O OH SH O OH CH2 H 2N – C – C H O OH H3C CH3 CH H2N – C – C H H 2N – C – C H Asam aspartat (Asp) Asam glutamat (Glu) Valin (Val) Sistein (Cys) Nama-nama asam amino lebih dikenal dengan nama trivial daripada nama sistematisnya (IUPAC) sebab lebih sederhana dan mudah diingat.

treonin. dan kuarterner. Senyawa yang memiliki isomeri optis dinamakan isomer optis atau stereoisomer. akibat adanya ikatan hidrogen di antara gugus-gugus polar dari asam amino dalam rantai protein. Sifat Asam Amino Hampir semua asam amino. Cermin HCO2 H NH2 CH3 L-alanin CH3 D-alanin Sumber: Chemistry: The Central Science. Lalanin dan D-alanin pada cermin tampak sama. triftofan. histidin. yaitu atom karbon alfa yang mengikat empat macam gugus. seperti tangan kiri dan tangan kanan yang berhadapan. 3. baik dengan rantai protein yang lain maupun di antara asam amino dalam rantai protein itu sendiri.gourmetsleuth. yaitu valin.20 Struktur primer dari protein Makromolekul 235 . Keadaan ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi asam amino dalam protein.18 Atom karbon kiral (keempat valensinya mengikat gugus berbeda). Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri. yaitu struktur primer.disintesis oleh tubuh. semua asam amino akan memberikan reaksi positif dari kedua gugus ini. gugus amino.2 Unsur Persentase (%) Komposisi Unsur dalam Kuning Telur C 50–55 H 7–8 N 15–19 O 19–24 S 0–2. Atom karbon tidak simetris dalam asam amino.17 2. isoleusin. tersier. tetapi harus dikonsumsi dari makanan). fenilalanin. Kesepuluh asam amino tersebut. Struktur primer adalah struktur linear dari rantai protein. Struktur sekunder adalah struktur dua dimensi dari protein. di mana sifat fisika dan kimia mirip.19. dan arginin (hanya diperlukan oleh anak-anak yang sedang tumbuh). dan gugus R.com Gambar 8. disebut isomeri levorotary (l) atau (–). Oleh karena asam amino mengandung gugus amino dan gugus karboksil. kecuali kemampuan membedakan arah putar bidang polarisasi. HCO2 H NH2 Gambar 8. leusin. jika pemutaran bidang cahaya ke kanan dinamakan de trorotary (d) atau (+). metionin. Perhatikan Gambar 8. lisin.19 Alanin memiliki atom C kiral. Pada struktur ini terjadi lipatan (folding) beraturan. yaitu atom karbon yang keempat valensinya mengikat atom atau gugus berbeda. seperti a –heliks dan b– sheet.5 Sumber: www. Dalam struktur ini tidak terjadi antaraksi. Asam amino tidak simetris memiliki dua bentuk isomeri. Tabel 8. Struktur dan Bentuk Protein Struktur protein dapat dikelompokkan menjadi empat golongan. disebut juga sebagai senyawa optis aktif. 2000 Telur mengandung protein tinggi O C R Q P Gambar 8. seperti gugus karboksil. kecuali glisin mempunyai atom karbon tidak simetris (kiral). Gambar 8. sekunder. atom hidrogen.

Enzim berperan sebagai katalisis untuk berbagai reaksi biokimia. protein regulator. The Molecular Science. dan protein pertahanan. juga terjadi antaraksi van der Waals dan antaraksi gugus nonpolar yang mendorong terjadi lipatan.21 Struktur sekunder protein (a) Struktur a -heliks dari protein (b) Struktur b-sheet dari protein (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science. pada struktur kuartener molekul protein di samping memiliki ikatan hidrogen. Sampai tahun 1980-an telah ditemukan lebih dari 2. protein bahan makanan. juga terjadi antaraksi antarrantai protein baik melalui antaraksi polar. Jadi. 1994 (a) 4.23 Struktur hemin yang terdapat pada hemoglobin. Enzim adalah jenis protein yang memiliki sifat sangat beragam. 2000. protein membentuk molekul kompleks. Dalam struktur ini. seperti protein sebagai enzim. CH2COOH Gambar 8. protein kontraktil. tetapi beberapa rantai protein bergabung membentuk seperti bola. sebagai gugus pembawa oksigen. dan antaraksi gugus nonpolar. b2 b1 Gambar 8. tetapi spesifik. 236 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contoh dari struktur ini adalah molekul Hemoglobin. tidak terbatas hanya pada satu rantai protein. Struktur tertinggi dari protein adalah struktur kuarterner.Gambar 8. 1997 Kata Kunci • • Stereoisomer Antaraksi van der Waals Struktur tersier merupakan struktur tiga dimensi sederhana dari rantai protein.22 (a) Struktur tersier dari protein (b) Struktur kuarterner dari protein hemoglobin dengan empat subunit (a 1. gaya van der Waals. a 2. protein struktural. tersusun dari empat subunit rantai protein. Hampir seluruh reaksi kimia dalam sel makhluk hidup dikatalisis oleh enzim. maupun van der Waals. Dalam struktur ini. b1. b2) a2 CH3 CH H3C N H2C CH2 COOH CH2 CH3 HC N Fe N N CH CH CH2 CH CH2 CH CH3 a1 (b) Sumber: Biology: Exploring Life. nonpolar. protein transport. masing-masing memiliki kemampuan khusus dalam mengkatalisis reaksi kimia.000 macam enzim. selain terjadi folding membentuk struktur a – heliks dan b–sheet. Jenis dan Fungsi Protein Oleh karena protein memiliki keanekaragaman sangat tinggi maka protein digolongkan berdasarkan sifat dan fungsinya.

Pada jaringan tersebut oksigen dilepaskan untuk proses oksidasi bahan makanan. Sebagian protein dalam sel tersimpan dalam bentuk bahan makanan. virus. Hemoglobin dalam sel darah merah mengikat oksigen pada saat darah memasuki paruparu dan membawanya ke jaringan periferal. Protein yang terdapat pada membran sel juga merupakan protein transpor. untuk memberikan kekuatan dan proteksi sel. Beberapa protein dalam sel dan organisme mempunyai fungsi untuk kontraksi. Contohnya. Sekilas Kimia Hermann Emil Fischer (1852–1919) Sumber: www.Protein transport dalam plasma darah mengikat dan membawa molekul atau ion tertentu dari satu organ ke organ lain. Komponen utama dari jaringan tendon dan kartilago merupakan protein serat kolagen yang memiliki kekuatan atau kekenyalan tinggi. Kata Kunci • • • • • • Protein transport Protein bahan makanan Protein kontraktil Protein struktural Protein regulator Protein pertahanan Makromolekul 237 .bairnet. Sumber: nobelpriza. Dia berjasa dalam penemuan asam amino golongan baru. berfungsi mentransportasikan glukosa. asam amino. Beberapa protein berfungsi menjaga serangan organisme lain. Fischer juga meneliti sintesis protein melalui perolehan berbagai asam amino yang memiliki struktur optis aktif. Immunoglobin atau antibodi merupakan protein khusus yang dibuat oleh jaringan limfosit untuk mengenali dan mengendapkan atau menetralkan bakteri. Tubulin adalah protein pembentuk mikrotubul yang merupakan komponen penting pada flagela dan silia untuk bergerak.com Plasma darah mengandung lipoprotein yang membawa lipid dari hati ke organ lain. disebut keratin. Komponen utama sutra dan jaring labah-labah merupakan protein fibroin.24 Labah-labah sedang merajut protein dalam bentuk serat. khususnya tentang protein. yakni asam amino siklik yang meliputi prolin dan oksiprolin. dan nutrien lain melewati membran sel. Gambar 8.org Fischer memberikan kontribusi yang besar bagi ilmu pengetahuan. Albumin adalah protein utama dalam putih telur. Fibrinogen dan trombin merupakan protein yang bertanggung jawab terhadap pembekuan darah. protein aktin atau miosin merupakan protein serabut yang berfungsi kontraksi otot. Kasein merupakan protein terbesar dalam air susu. Beberapa protein berfungsi sebagai serabut atau pelindung. protein digunakan untuk pertumbuhan embrio tanaman. Semua protein tersebut merupakan protein bahan makanan. atau protein asing dari jenis lain. Contohnya dalam biji-bijian. Rambut dan kuku mengandung protein yang tidak larut dalam air. Kulit merupakan protein kolagen.

b. Gugus fenil Gambar 8. Peristiwa ini dinamakan denaturasi protein. hal ini akibat adanya nitrasi. jika molekul protein masih larut dalam larutan urea. kalor dapat memecahkan beberapa ikatan lemah. dan berubah menjadi kuning jika dipanaskan. Jika sedikit demi sedikit konsentrasi urea diturunkan melalui proses dialisis.25). Gugus indol NH C = CH CH2 Gambar 8. baik ikatan hidrogen maupun antaraksi hidrofob. Protein yang terdenaturasi dapat diubah kembali membentuk struktur semula. CH2 H 2N – C – C H O OH Fenilalanin Kata Kunci • • Denaturasi protein Renaturasi protein Pereaksi xantoprotein positif terhadap protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping fenil. Jika protein dipanaskan. Identifikasi Protein dan Asam Amino a. Denaturasi dan Renaturasi Protein katan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. seperti pada asam amino triptofan. Pada akhirnya. O H 2N – C – C OH H Triptofan 238 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pereaksi ini positif terhadap protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping indol. dapat memengaruhi ikatan ionik maupun ikatan hidrogen. Tes Hopkins-Cole Pereaksi Hopkins-cole dibuat dari asam oksalat dan serbuk magnesium dalam air. maupun antaraksi hidrofob antargugus asam amino dalam rantai protein (lihat Gambar 8. Perubahan pH juga dapat merubah struktur protein sebab akan merubah muatan dari gugus rantai samping asam amino.27 Triptofan memberikan hasil yang positif dengan tes Hopkins-cole karena mengandung gugus indol. seperti ikatan hidrogen.26 Kulit ikan terkena asam nitrat akan berwarna kuning. gaya van der Waals. Gejala ini akibat nitrasi pada inti benzena yang terdapat dalam protein. Hal ini dapat mengakibatkan suatu protein terlepas dari ikatannya.0 M. Pereaksi seperti larutan urea 8. Pada suhu tinggi struktur protein akan rusak. Sumber: Dokumentasi Penerbit Gambar 8. fenilalanin.5. dapat merusak. dan triptofan. Tes Xantoprotein Pereaksi xantoprotein adalah larutan asam nitrat pekat. Jika larutan HNO3 pekat dimasukkan ke dalam larutan protein secara hati-hati.25 Zat putih telur sedang menjalani denaturasi. protein terdenaturasi secara perlahan akan melakukan renaturasi kembali ke dalam bentuk semula. 6. akan terbentuk endapan putih. seperti asam amino tirosin.

asam oksalat direduksi menjadi asam glioksilat dengan bantuan katalis serbuk magnesium: Mg → HOOC – COOH ⎯⎯ HOOC – COH Asam oksalat Asam glioksilat Asam glioksilat yang terbentuk mengkondensasi asam amino triftofan membentuk senyawa berwarna. Sumber: iws. Kemudian. protein yang mengandung sistein akan memberikan hasil positif. NaOH d. Gugus –S–S– pada sistein apabila direduksi terlebih dahulu dapat juga memberikan hasil positif. Tes Biuret Larutan protein memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi biuret.Dalam pereaksi ini. akan terbentuk dua lapisan dan beberapa saat kemudian terbentuk cincin ungu di antara batas kedua lapisan itu. Protein yang mengandung tirosin akan memberikan hasil positif. Tes Millon Pereaksi Millon adalah campuran larutan raksa( ) nitrat dan raksa( ) nitrat dalam asam nitrat. berwarna ungu e. OH Gugus fenol Gambar 8.28 CH2 H2N – C – C H Tirosin O OH Tirosin memberikan hasil yang positif dengan tes Millon karena mengandung gugus fenol. Jika pereaksi Millon ditambahkan ke dalam larutan protein. Gugus merkapto SH CH2 O OH H 2N – C – C H Sistein Makromolekul 239 . Setelah H2SO4 pekat dituangkan.29 Larutan protein memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi biuret dengan terbentuknya warna ungu. c.edu Gambar 8. Tes Nitroprusida Natrium nitroprusida dalam larutan amonia akan menghasilkan warna merah dengan protein yang mempunyai gugus –SH bebas (merkapto).ccccd. larutan CuSO4 ditambahkan setetes demi setetes yang akan terbentuk warna ungu. Jadi. akan dihasilkan endapan putih yang dapat berubah menjadi merah akibat pemanasan. Tes Biuret dilakukan dengan cara menuangkan larutan natrium hidroksida pekat ke dalam larutan protein. CuSO4 Pereaksi ini positif untuk protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping senyawa fenol sebab terjadi reaksi antara senyawa raksa(II) dengan gugus hidroksifenil membentuk senyawa berwarna.

dan metionin. Pada dasarnya reaksi ini akan memberikan hasil positif jika terdapat gugus guanidin seperti arginin memberikan warna merah. ninhidrin bereaksi dengan hidrindantin dan amonia membentuk senyawa berwarna biru. 6. 1. 240 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . asam amino dapat bereaksi dengan ninhidrin sebagai berikut. dan fenilalanin. Apa yang dimaksud dengan denaturasi dan renaturasi protein? Mengapa kelebihan CuSO4 harus dihindari dalam uji biuret? Jelaskan. 5. g. O OH HO + OH O H O OH O Warna biru O O O N + 3H2O ⎯⎯ → Tes Kompetensi Subbab C 4. 3. 2. Asam amino apakah yang positif terhadap pereaksi ninhidrin? Mengapa asam nitrat memberi warna kuning pada kulit kita? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Apakah nama tripeptida yang dibentuk dan tunjukkan mana ikatan peptidanya. Jelaskan penggolongan protein berdasarkan struktur dan berdasarkan fungsinya. O HO OH → + R – CH – COOH ⎯⎯ H NH2 OH O Ninhidrin O + R COH + NH3 + CO2 O Hidrindantin Selanjutnya. 7. lisin. valin. Pereaksi Ninhidrin Pereaksi ninhidrin merupakan oksidator lemah. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan tripeptida dari asam amino alanin. Apakah yang dimaksud dengan atom karbon kiral? Tunjukkan atom karbon kiral pada asam amino alanin. Tes Sakaguchi Pereaksi yang digunakan adalah naftol dan natrium hipobromit.f.

protein berperan sebagai struktural. 10. nitroprusida. 5. 12. Karbohidrat berperan sebagai sumber energi instan dan sebagai penyusun dinding sel tumbuhan. 4. yang dapat dibagi ke dalam kelompok polar dan nonpolar. nutrien. Protein adalah golongan polimer alam dengan berat molekul berkisar dari 6. bergantung pada rantai samping (gugus R).000.Rangkuman Beberapa senyawa makromolekul. Gabungan monosakarida membentuk karbohidrat yang lebih kompleks.000. 7. dan sebagainya. Millon. Menurut strukturnya. transport. 2. dan kuarterner. Karbohidrat sederhana dinamakan monosakarida. 8. tersier. bercabang. Polimer alam yang umum dikenal adalah karbohidrat dan protein. baik teratur maupun random. 1. sekunder. seperti pati dan selulosa. Hopkin-cole. Beberapa pereaksi yang digunakan untuk identifikasi protein dan asam amino di antaranya adalah xantoprotein. Pembangun protein adalah asam amino.000 hingga 1. 11. 3. Bentuk polimer dapat berupa linear. 9. protein digolongkan sebagai protein primer. Protein dibangun oleh urutan reaksi kondensasi asamasam amino yang menghasilkan ikatan peptida sehingga protein disebut juga polipeptida. Menurut fungsinya. biuret. sambung-silang. 6. katalis. dan Sakaguchi. regulator. Polimer dapat dibentuk melalui reaksi polimerisasi adisi melalui mekanisme radikal bebas atau ionik dan dapat juga dibentuk melalui polimerisasi kondensasi yang melibatkan penyingkiran molekul kecil seperti air. Bentuk struktur ini dipengaruhi oleh gugus samping dalam asam amino yang menyusun protein. Makromolekul 241 . sekunder. Struktur polimer dapat berupa struktur primer. tersier dan kuarterner atau globular.

penggolongan. Polimer banyak digunakan dalam industri plastik dan tekstil. Seperti yang telah Anda ketahui bahwa senyawa makromolekul memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. metionin identifikasi • Xantroprotein • Biuret • Hopkin–Cole • Nitroprusida • Millon • Sakaguchi Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 8 ini? Bagian manakah dari materi Bab 8 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. diskusikan dengan teman atau guru Anda. tata nama.Peta Konsep Polimerisasi adisi Polimer dibentuk melalui Polimerisasi kondensasi Monosakarida terdiri atas contoh Glukosa. Adapun karbohidrat dan protein merupakan zat penting bagi kelangsungan sel makhluk hidup. galaktosa. Anda dapat mendeskripsikan struktur. fruktosa Makromolekul Karbohidrat terdiri atas Oligosakarida contoh Maltosa. Dengan mempelajari bab ini. karbohidrat. Anda juga dapat menjelaskan hubungan antara struktur dan sifat dari senyawa makromolekul tersebut dan mengetahui metode pengidentifikasiannya sehingga dapat membantu mengembangkan keterampilan berpikir analisis Anda secara deduktif dan induktif. valin. dan protein). selulosa identifikasi • Tes Fehling • Tes Benedict • Tes Molisch Protein terdiri atas Asam amino contoh Lisin. glikogen. Tahukah Anda apa manfaat lainnya dari mempelajari makromolekul? 242 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . laktosa Polisakarida contoh Amilum.

polietena Berikut ini yang termasuk polimer alam adalah . etanoat E. (–NH(CH2)5CO2H–) C. polimer rantai linear B. kopolimer beraturan D. kopolimer cangkok C. PVC adalah suatu polimer plastik sebagai hasil polimerisasi dari …. CH2=CHCl dan CH2=CH–CH=CH2 E. H2C=CCl2 E. H2 HO C COOH C H2 B. etena D. kopolimer blok E. Polimer yang mempunyai satuan berulang: (–CH2 – CHCl – CH2 – CH=CH – CH2–) dapat dibentuk melalui polimerisasi dari campuran … A. HO OH CH3 B.. 1 dan 2 B. 4. ClHC=CCl2 C.. aseton 2. Cl HC CCl HO COOH E. 2 dan 3 D.… A. 3 dan 4 E. A. A. D. selulosa 3. 4 dan 5 Di antara senyawa berikut yang paling mungkin bereaksi dengan etana–1. [–A–A–A–A–A–A–A–A–A–A–] B B–B–B–B–B–B– Polimer tersebut tergolong …. etanol B. ClHC=CHCl B. H 2C CH2 dan D. A. CH2 HOOC COOH H2 C H2C C. CH3–CH2Cl dan CH3–CH=CH–CH3 Nilon dapat dibuat melalui swakondensasi asam 6– aminoheksanoat... polivinil klorida 5. etanal C. Cl n A. 1.. (–NH(CH2)5CO–) B. Satuan berulang dari polimer ini adalah . 5. 9. 3. poliviinilasetat 2. 1 dan 3 C. H2C=CHCl D. Di antara zat berikut yang dapat dipolimerisasikan adalah . Suatu polimer memiliki struktur sebagai berikut.2–diol (etilen glikol) membentuk suatu polimer adalah …. CH2=CHCl dan CH2=CH2 C. (–NH(CH2)5NHCO(CH2)5CO–) E. (–NH3(CH2)5CO2–) D. 7. CH3–CCl=CH2 dan CH3CH=CH2 B.Evaluasi Kompetensi Bab 8 A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. C. Cl H2 C HOH 2C C H C CH2OH C H2 COOH E. H A. A. NH 2 (CH 2 ) 5 CO 2 H. poliisoprena 4. Cl2C=CCl2 Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol A (BPA) dengan fosgen (COCl2): Makromolekul 243 . polimer rantai lurus dan bercabang Manakah monomer atau pasangan monomer yang digunakan untuk membuat polimer adisi neoprene berikut. CH2=CCl–CH=CH2 dan CH2=CH2 D. (–NH(CH2)5CO(CH2)5–) Terdapat lima buah polimer: 1.. H 3C C H C Cl C H C Cl H 2C CH2Cl 6. H2C O dan 8.

fruktosa C. glukosa amida dan fruktosa asam 12. Ebtanas 2000: Salah satu senyawa heksosa mempunyai rumus struktur berikut. A. A. Molisch E. UMPTN 1996 B: Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasi adanya senyawa …. A. glukosa aldehid dan fruktosa eter B. adisi D. H OH OH HC O OH OH OH E. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab …. CH2OH C H H O OH OH CH2OH B. glukosa E. sukrosa B... A. A. D.CH3 HO C CH3 NaOH Polikarbonat + NaCl + H2O OH + n COCl2 A. Bentuk molekul piranosa adalah suatu lingkar dengan cincin beranggotakan enam. glukosa aldehid dan fruktosa keton D. CH2 O H2 H2 C C O H C H C CH2 O H H E. Laktosa mempunyai rumus molekul yang sama dengan …. Barfoed D. A. Benedict C. CH2OH H OHC OH H H CH2OH OH H OH OH Senyawa tersebut mempunyai nama …. 14. glukosa keton dan fruktosa aldehid C.. Rumus satuan berulang dari polimer ini adalah …. glukosa B. galaktosa E. kationik C. fruktosa D. levulosa D. glukosa aldehid dan fruktosa ester E. ionik B. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah …. Tauber 15. H H H H HC O OH OH OH OH Polimerisasi terjadi secara …. glukosa C. Oksirana: H2C CH2 dapat dijadikan polimer. arabinosa E. laktosa B. CH2OH C H O OH OH OH CH2OH D. H H C C O C. A. maltosa C. H C CH3 O H H 11. galaktosa 13. radikal bebas O CH2OH 10. kondensasi E. galaktosa D. CH3 C H H H O OH OH OH CH2OH B. maltosa 16. Senyawa berikut yang tidak dapat membentuk suatu piranosa adalah . eritrosa 244 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Fehling B. C.

maltosa C. glutamin 26. kecuali …. Tauber 18. fruktosa dan galaktosa D. A. C12H22O11 dihidrolisis dalam larutan HCl encer terbentuk monosakarida: H C12H22O11 + H2O ⎯⎯→ C6H12O6 + C6H12O6 + Bahan I II III IV V Pereaksi Fehling Ungu Merah bata Biru Biru muda Biru I2 Ungu Biru Kuning Kuning muda Kuning muda Bahan yang mengandung amilum adalah nomor . Satuan struktural: H H N H C R1 O C N H R2 C H C O H N H C R3 O C OH Terdapat dalam polimer…. IV B. Millon Makromolekul 245 . Berikut ini yang merupakan asam amino esensial adalah . Fehling B. 4 B. 3 28. kayu 20. jerami D. xantoprotein D. alanin D. II E. A. 2 E. 1 D. amilum C. protein D. glukosa dan galaktosa C. A. A. tirosin E. Perhatikan struktur dipeptida berikut. A. selulosa 21. Benedict C. nilon E. fruktosa dan fruktosa 23. Barfoed D. jika ke dalam pati ditambahkan iodium akan terbentuk warna cokelat dari iodomilum E. III 24. laktosa D. glukosa dan fruktosa E.. I D. sakarosa B. Hopkin-cole E.… A. glisin B. glisin B. kertas C. A. glikogen D. monosakarida yang terbentuk adalah …. selulosa B.17.. A. Ebtanas 1998: Data hasil eksperimen 5 bahan makanan dengan pereaksi iodium dan Fehling: 2 C 3 N 4 C 5 C H OH R1 R2 Ikatan peptida ditunjukkan oleh nomor …. laktosa E. Asam amino yang tidak memiliki sifat optis aktif adalah ….. katun B. fruktosa B. Jika disakarida. karbohidrat 25. A. Pereaksi apa yang dapat menghasilkan cincin ungu dalam uji karbohidrat? A.. Zat berikut ini mengandung selulosa. tirosin E. nilon C. glukosa dan glukosa B. valin C. alanin D. Di antara karbohidrat berikut di dalam air tidak terhidrolisis adalah …. pati dan selulosa memiliki monomer yang sama yaitu b – –galaktosa 22. Di antara pereaksi berikut yang tidak termasuk uji untuk protein adalah …. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah …. V C. Tauber B. Sakaguchi C. asam glutamat 27. valin C. Molisch E.. amilum E. A. struktur molekul glikogen dapat bercabang dengan titik cabang pada (1 → 4) glikosida B. selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia sebab memiliki ikatan b (1 → 4) glikosida D. poliester E. ikatan antar monomer di dalam pati adalah ikatan b (1 → 4) glikosida C. H O H H H O N 1 C Jika disakarida itu laktosa. A. 5 C. Pernyataan berikut ini yang benar tentang polisakarida adalah . selulosa 19..

muatan positif dan negatif sama B. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. kecuali …. protein dengan larutan NaOH dan CuSO 4 memberi warna ungu C. kasein E. Xantoprotein D. 31. 6. primer D. asam b–amino. ikatan hidrogen intramolekul C. A.56 pada 25°C. Apakah produknya laktosa? 5. protein terbentuk dari asam amino melalui polimerisasi B. A. terjadi ikatan peptida di antara tiap dua monomer protein. Pernyataan berikut yang tidak tepat untuk protein adalah ….1. Pereaksi yang cocok untuk menguji adanya tirosin.29. asam amino penyusun protein adalah asam a – amino. A. Suatu protein dapat memiliki struktur a–heliks. kuartener 35. ikatan hidrogen antarmolekul D. gaya van der Waals 32. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi: 3. fenilalanin dan triptofan (mengandung cincin benzena) di dalam protein adalah …. 4. muatan positif dan negatif sama B. b–sheets E. gaya van der Waals 33. 1. dilarutkan ke dalam asam pekat C. b– –glukosa a– –glukosa adalah 0. ikatan hidrogen intramolekul C.10 M. Suatu protein dapat memiliki struktur sekunder karena memiliki …. 2. dipanaskan B. Sebutkan beberapa perbedaan antara bentuk struktur sekunder protein a–heliks dan b–sheet. Tentukan konsentrasi gula pada kesetimbangan dalam larutan b– –glukosa dengan konsentrasi awal 0. Millon 30. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan polimer tersebut. Peristiwa denaturasi protein terjadi jika protein. Tuliskan reaksi yang menerangkan pembentukan dua disakarida berbeda yang melibatkan a – – glukopiranosa dan b– –galaktopiranosa dengan menyambungkan antara karbon 1 dan karbon 4. Manakah asam amino yang memiliki sifat optis aktif lebih dari satu atom karbon? Mengapa glisin tidak optis aktif? 7. insulin B. enzim 34. A. didinginkan hingga beku B. A. E. Sakaguchi C. ikatan hidrogen antarmolekul D. glikogen C. dilarutkan ke dalam basa kuat E. 246 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Hopkin-cole E. dan asam g –amino. ikatan peptida E. Perubahan apa yang harus dilakukan agar dihasilkan polimer dengan ketegaran tinggi dan meningkatkan titik leleh? Struktur molekul (monomer) apa yang dipolimerisasikan pada pembentukan polimer berikut. a–heliks B. dibakar D. Berikut ini yang bukan tergolong jenis protein adalah ….2–tetrafluoro–etena. Hal ini disebabkan adanya …. A. Nitroprusida B. Hemoglobin merupakan salah satu contoh struktur protein berupa struktur ….2. A. ikatan peptida E. hemoglobin D. tersier C. Teflon adalah polimer adisi 1. protein jika dihidrolisis akan menghasilkan asam amino D.

benzena dan turunannya. Lemak yang mengandung ikatan rangkap dinamakan minyak. tata nama.com Kadar lemak jenuh yang tinggi pada makanan cepat saji dapat meningkatkan kolesterol dalam darah. Setelah mempelajari bab ini. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. Sabun dan Detergen 247 . dan makromolekul.Bab 9 Sumber: eric. seperti minyak kelapa sawit dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Sumber dan Kegunaan Lemak C. dan kegunaan lemak. sifat. penggolongan. Lemak Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. Konsumsi lemak tak jenuh. Lemak tersusun dari asam-asam lemak dan suatu polihidroksi (gliserol). penggolongan. A. Lemak dan minyak berfungsi sebagai cadangan energi metabolit. sifat dan kegunaan lemak? Bagaimana pula cara mengidentifikasi lemak? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Asam lemak adalah asam karboksilat rantai panjang yang dapat mengandung ikatan rangkap (tidak jenuh) dan jenuh. Lemak dan minyak dapat dihidrolisis dengan suatu basa alkali membentuk sabun. Adapun ikan sarden sangat baik untuk kesehatan karena mengandung lemak tak jenuh tinggi.pukenoodles. Struktur dan SifatSifat Lemak B. Bagaimanakah struktur.

2. misalnya minyak ikan. Kandungan kimia lemak dan minyak sama. Gliserol adalah suatu alkohol yang memiliki tiga gugus fungsi hidroksil (propantriol).2 Nama Asam laurat Asam miristat Asam palmitat Asam stearat Contoh Asam Lemak Jenuh Titik Leleh (°C) 44 58 63 72 Struktur COOH COOH COOH Rumus C11H23–COOH C13H27–COOH C15H31–COOH C17H35–COOH Sumber: Kimia Organik 2. 1988 COOH 248 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .2. H2C OH HC OH H2C OH Gliserol (1. Lemak yang berasal dari tanaman (lemak nabati) disebut minyak. Tabel 9.Tes Kompetensi Awal 1. 3. Tabel 9. tetapi wujud fisiknya berbeda. seperti ditunjukkan pada tabel berikut. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak Lemak digolongkan ke dalam kelompok lipid. Lemak dan minyak digolongkan ke dalam kelompok lipid. 1. Apakah yang Anda ketahui tentang lemak? Mengapa orang yang bertubuh gemuk identik dengan kata tersebut? Mengapa lemak disebut sebagai cadangan energi? Apakah yang dimaksud dengan lemak jenuh dan lemak tidak jenuh? A.3-propantriol) Asam lemak adalah asam karboksilat yang memiliki rantai panjang (jumlah atom karbon berkisar antara 12–22). yaitu golongan senya a bioorganik yang tidak larut dalam air yang berasal dari he an dan tumbuhan. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak Lemak adalah suatu ester alam yang berasal dari hewan dan tanaman. Contoh beberapa asam lemak diuraikan dalam tabel berikut. walaupun ada juga sebagian minyak dari hewan. Lemak merupakan triester dari gliserol dan asam-asam karboksilat rantai panjang (yang disebut trigliserida).1 Perbedaan Antara Lemak dan Minyak Berdasarkan Wujud Fisiknya Lemak Padat pada suhu kamar Mengandung asam lemak jenuh Banyak terdapat dalam hewan Minyak Cair pada suhu kamar Mengandung asam lemak tak jenuh Banyak terdapat dalam tanaman Lemak dan minyak tersusun dari gliserol dan asam-asam lemak.

R2. O H2C HC H2C O O O C O C O C R1 R2 R3 • • • • • • Kata Kunci Lipid Triester Lemak nabati Lemak hewani Esterifikasi Gaya antarmolekul Struktur umum lemak.Tabel 9.3 Nama Contoh Asam Lemak Tak Jenuh Titik Leleh (°C) 32 16 –5 –11 Struktur COOH COOH COOH Rumus C15H29–COOH C17H33–COOH C17H31–COOH C17H29–COOH Sumber: Kimia Organik 2. O H2C HC H2C O O O C O C O C H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 Griseril trioleat (minyak) Titik leleh yang rendah dari minyak disebabkan adanya ikatan rangkap. Ikatan rangkap ini merupakan sumber elektron yang dapat mengadakan tolak-menolak dengan ikatan rangkap yang lain sehingga melemahkan gaya antarmolekul asam-asam lemak. Misalnya. Umumnya lemak hewani tersusun dari asam-asam lemak jenuh sehingga titik lelehnya tinggi. Persamaan reaksinya: O H2C HC H2C OH OH + 3 HO OH O C H2C C17H35 ⎯⎯ HC → H2C O O O C O C O C C17H35 C17H35 + 3H2O C17H35 Gliserol Asam stearat Gliseril tristearat Secara umum struktur molekul lemak dan minyak sebagai berikut. R3 dapat sama atau berbeda. 1988 Asam palmitoleat Asam oleat Asam linolenat Asam linoleat COOH emak dan minyak merupakan suatu ester karena dibentuk melalui reaksi esterifikasi antara alkohol (gliserol) dan asam karboksilat (asam lemak). Lemak 249 . Adapun minyak umumnya tersusun dari asam lemak tidak jenuh yang memiliki titik leleh rendah sehingga minyak cenderung berwujud cair pada suhu kamar. R1. lemak gliseril tristearat (lemak hewani) merupakan ester dari molekul gliserol dan tiga molekul asam stearat.

Sifat-sifat lemak mirip dengan ester.1 Minyak + NaOH ⎯⎯ → Sabun Ketidakjenuhan lemak dan minyak dapat ditentukan dengan cara adisi kuantitatif iodin terhadap ikatan rangkapnya. vitamin. 250 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .2 Pada pembuatan margarin. lakukan kunjungan ke pabrik minyak goreng.2).blog.com Jika lemak diolah dengan larutan natrium hidroksida pekat akan dihasilkan gliserol dan garam dari asam lemak atau sabun. Mentega asli mengandung gliseril tributirat. Di samping itu. Oleh karena minyak banyak mengandung ikatan rangkap maka minyak dapat dijenuhkan dengan cara reaksi adisi pada ikatan rangkapnya. Sumber: autumnwindz. Proses ini dinamakan safonifikasi atau penyabunan (Gambar 9.Kegiatan Inkuiri Bagaimana menentukan titik leleh lemak atau minyak di laboratorium. Hal ini dilakukan pada pembuatan mentega di industri. pencita rasa. Minyak ⎯⎯ margarin → ⎯ Trigliserida + NaOH ⎯→ Gliserol + Sabun Sabun yang terbentuk dapat digumpalkan dengan garam dapur dan dimurnikan dengan cara dicuci dengan air. Persamaan kimianya: O H2C HC H2C O O O C O C O C C17H33 C17H33 + 3H2 C17H33 H2C Nikel ⎯⎯⎯⎯⎯ HC → 175°C 5 atm O O O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 H2C Minyak cair Margarin Ikatan rangkap pada minyak dapat dioksidasi.1). garam. dan sangat merugikan. Makin besar bilangan iodin. setelah minyak dihidrogenasi. Gliserol sebagai hasil samping juga dapat dimurnikan dengan cara distilasi. Mentega buatan atau margarin dibuat melalui pengolahan minyak cair menjadi lemak melalui reaksi adisi gas H2 dengan bantuan katalis logam nikel pada suhu dan tekanan tinggi (Gambar 9. Jika perlu. selanjutnya ditambah susu. Misalnya. Reaksi oksidasi yang terkendali pada minyak merupakan proses yang terjadi pada pengerasan cat. persamaannya: O H2C HC H2C O O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 H 2 O H+ H2C OH H2C OH Gliserol O HC OH + 3 HO C (CH2)16CH3 Gliseril tristearat Asam stearat Sumber: amadeo. dan lainnya sesuai permintaan konsumen. Gambar 9. Diskusikan dalam kelas. hidrolisis lemak gliseril tristearat.com Gambar 9. karena yang membedakan lemak dan minyak adalah jenis asam-asam lemak yang terikat pada gliserol maka sifat-sifat lemak dan minyak juga ditentukan oleh asam-asam lemak tersebut. makin banyak ikatan rangkap dalam minyak atau lemak. Oksidasi yang tidak terkendali menimbulkan bau tengik pada minyak. Jika lemak dihidrolisis akan terurai menjadi asam-asam lemak dan gliserol. Metode ini dikenal dengan istilah penentuan bilangan iodin (BI).

Secara umum lemak dan minyak diberi nama trigliserida.1 Penentuan Bilangan Asam (BA) suatu Lemak Tujuan Menentukan kadar lemak dan ketidakjenuhan asam lemak dalam lemak.Asam karboksilat yang menyusun lemak umumnya tidak bercabang. Hal yang lebih menarik adalah bahwa semua asam-asam karboksilat yang menyusun lemak dan minyak umumnya memiliki jumlah atom karbon genap (14. 18. yaitu teknik titrasi dengan pereaksi suatu alkali (KOH). Buret 2. Identifikasi Lemak atau Minyak Untuk menentukan kadar suatu lemak dan ketidakjenuhan asam lemak di dalam lemak dapat dilakukan melalui identifikasi sebagai berikut. Gabungan gliserol dan asam tripalmitat diberi nama tripalmitin. Bilangan asam ditentukan dengan cara titrasi alkalimetri. dan 20). 3. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. Gabungan gliserol dan asam palmitat dinamakan gliseril tripalmitat. Erlenmeyer Lemak 251 . Kata Kunci • • • • • • Reaksi adisi Reaksi oksidasi Trigliserida Safonifikasi Bilangan asam Titrasi alkalimetri Aktivitas Kimia 9. 2. a. lakukan percobaan berikut. Contoh: Gabungan gliserol dan asam stearat dinamakan gliseril tristearat. Alat 1. 16. Tata Nama Lemak atau Minyak Oleh karena lemak hanya dibedakan oleh gugus asam karboksilat yang terikat pada lemak maka tatanama lemak juga didasarkan pada turunan asam karboksilat tersebut. Contoh: Gabungan gliserol dan asam tristearat diberi nama tristearin. penamaan lemak dapat juga didasarkan pada penamaan ester. → R–COOH + KOH ⎯⎯ R–COOK + H2O Penentuan bilangan asam BA = V( K H )M( K H )Mr( K H ) erat emak Keterangan V(K H) = Volume basa (mL) M(K H) = Konsentrasi basa (M) Mr(K H) = Massa molekul relatif basa (g mol–1) Untuk lebih memahami identifikasi lemak melalui bilangan asam ini. Bilangan Asam (BA) Bilangan asam adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg K H yang diperlukan untuk menetralkan lemak (khususnya asam lemak bebas) dalam mg lemak. Selain tata nama tersebut.

1 M dalam alkohol Langkah Kerja 1. Lemak 2 mg 2. Apa yang dapat Anda amati saat titik akhir titrasi tercapai? 4. Pertanyaan 1. Jelaskan apa yang dapat Anda simpulkan dari hasil pengamatan tersebut. harus dilarutkan terlebih dulu dalam campuran eter dan alkohol? 2. 252 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .1M dalam alkohol hingga tercapai titik akhir titrasi. Jadi. Tahap reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. sampai terbentuk sabun. Teknik untuk mengidentifikasi bilangan penyabunan sama seperti dengan penentuan bilangan ester. 3. Hanus solution is produced by dissolving iodine crystal and liquid bromine into glacial acetic acid. Kelebihan KOH yang ditambahkan selanjutnya dititrasi. Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi bilangan ester adalah dengan cara merefluks campuran lemak atau minyak dengan KOH berlebih. Larutkan 2 mg lemak atau minyak yang berwujud cair ke dalam 25 mL larutan dari campuran eter dan alkohol. Bilangan Ester (BE) Bilangan ester adalah bilangan yang menyatakan berapa mg K H yang diperlukan untuk menyabunkan ester yang terdapat dalam gram lemak atau minyak. d. c. Larutan KOH 0. Dengan cara merefluks campuran lemak atau minyak dengan KOH berlebih dan mentitrasi kelebihan KOH. Diskusikan dengan teman kelompok Anda. Bilangan Penyabunan (BP) Bilangan penyabunan adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg K H diperlukan untuk membentuk gram sabun secara sempurna. Catatan Note Larutan hanus dibuat dengan cara melarutkan kristal iodin dan bromin cair ke dalam asam asetat glasial. Indikator PP 4. Kemudian. Teknik yang digunakan adalah titrasi asidimetri setelah proses penyabunan sempurna. Campuran eter dan alkohol 25 mL 3. Amati perubahan yang terjadi. bilangan ester merupakan suatu ukuran kadar ester yang terdapat dalam minyak atau lemak. Penetapan BE dapat terganggu jika dalam lemak terdapat suatu anhidrida atau suatu lakton. Masukkan larutan tersebut ke dalam labu erlenmenyer. Statif 4. → 1) Trigliserida + KOH ⎯⎯ Gliserol + R–COOK (sabun) → 2) KOH (sisa) + HCl ⎯⎯ KCl + H2O Kegiatan Inkuiri Gambarkan perangkat alat percobaan untuk merefluks suatu senyawa. Titrasi larutan tersebut dengan larutan KOH 0. 2. Pipet tetes Bahan 1.3. b. atau berapa persen halogen yang dapat diikat lemak. Mengapa lemak atau minyak yang berwujud cair dalam percobaan ini. Mengapa dalam penentuan titik akhir titrasi perlu dilakukan penambahan indikator? 3. Bilangan Iodin (BI) Bilangan iodin adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg halogen (dinyatakan sebagai iodin) yang dapat diikat oleh mg lemak. teteskan indikator PP.

Bagaimana perubahan warna dari larutan bromin? Tes Kompetensi Subbab 1. Indikator apa yang cocok untuk titrasi pada penentuan bilangan ester? Bagaimana perubahan warnanya? Indikator apa yang cocok pada penentuan bilangan iodin? Bagaimana perubahan warna yang terjadi? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Trigliserida merupakan jenis yang paling banyak (95–98%) terdapat dalam makanan. Minyak kelapa (minyak curah) sering membeku pada pagi hari. Tuliskan persamaan reaksi redoks antara asam linoleat dan bromin.4. Sumber dan Kegunaan Lemak Ada tiga bentuk utama lemak yang ditemukan dalam diet manusia dan hewan mamalia. Jelaskan fakta ini berdasarkan strukturnya. Beberapa sumber lemak dapat dilihat pada Tabel 9. sedangkan kolesterol dan fosfolipid terdapat dalam jumlah sedikit. dan (3) kolesterol. Suatu lemak dapat diekstrak dari buah pala. tetapi minyak kelapa sawit (seperti minyak dalam botol kemasan) tidak pernah membeku. artinya ketiga bagian asam lemaknya dapat berbeda. 6. (2) fosfolipid. bilangan iodin merupakan ukuran banyaknya ikatan rangkap dalam asam lemak. Setelah lemak dihidrolisis. selanjutnya I2 direaksikan dengan natrium tiosulfit. Tuliskan struktur lemak yang memiliki nama trilinoleat. Lemak 253 . senyawa hanus). 4. yaitu lemak jenis: (1) trigliserida. Reaksi keseluruhan adalah H C H C → + 2 IBr ⎯⎯ H C I H C I Kata Kunci • • • • • Bilangan ester Bilangan penyabunan Titrasi asidimetri Bilangan iodin Titrasi iodometri + Br2 → Br2 + KI ⎯⎯ I2 + KBr → I2 + 2Na2S2O3 ⎯⎯ Na2S4O6 + 2NaI Kegiatan Inkuiri Tambahkan larutan bromin tetes demi tetes ke dalam minyak. 3. 2. yaitu Iodobromida (IBr. diperoleh gliserol dan asam miristat. Kelebihan bromin direaksikan dengan KI agar terbentuk I2. Persamaan reaksinya: I → + IBr ⎯⎯ + Br2 I Dengan demikian.Senyawa halogen yang digunakan untuk penentuan bilangan iodin adalah senyawa antarhalogen. 7. B. Senyawa hanus bereaksi dengan lemak melalui reaksi adisi pada ikatan rangkap. Tuliskan struktur lemak tersebut. Teknik yang digunakan untuk menentukan bilangan iodin adalah titrasi iodometri. tributirat. dan merupakan komponen utama dinding sel. Titrasi dilakukan setelah reaksi adisi berlangsung sempurna. Umumnya lemak dan minyak yang terdapat di alam merupakan trigliserida campuran. A 5. dan tripalmitoleat. Tuliskan persamaan reaksi penyabunan dengan menggunakan struktur kimia.

Sekitar 99% dari volume sel lemak mengandung trigliserida. Nutrisi.4 1.2 23.8 Stearat 9.0 84. 254 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .64 0 0 0 0 0 Lemak Jenuh 50 33 37 20 sedikit 14 18 15 76 Lemak Tak Jenuh 34 41 56 66 90 86 59 82 8 Catatan Note Lemak di bawah kulit berfungsi sebagai insulator panas maupun dingin agar suhu tubuh tetap optimum.0 1.5 10.5 49.6 26.4 Palmitoleat 4.4 15.6 22.5 Lemak Minyak Mentega Hati ikan Ikan paus Kelapa Jagung Biji kapas Biji rami Zaitun Kacang tanah Kedelai Sumber: Kimia Organik 2.1 5. Beberapa trigliserida juga terdapat dalam bentuk butir-butir lipid di dalam jaringan yang bukan lemak (nonadiposa).4 Oleat 26.8 24.5 2.3 3.0 50.1 2.0 14.4 – – – – – 0.9 Linoleat 3.0 1. Kegiatan Inkuiri Kapan lemak disintesis dalam tubuh? Apakah hubungannya kebutuhan lemak dengan orang yang diet? Trigliserida banyak ditemukan dalam sel-sel lemak.9 19. seperti hati dan otot. fosfolipid.2 0.1 Palmitat 29. 1988 Trigliserida merupakan bentuk lemak yang paling efisien sebagai cadangan energi untuk proses-proses atau aktivitas yang memerlukan energi dalam tubuh.1 2. dan bentuk lipid lainnya jika tubuh memerlukan jenis lipid tertentu.3 6.4 0.6 29.2 0.Tabel 9.4 6.5 – 0.3 9.3 47.2 7. Bahan Makanan Susu Telur Daging Ayam Terigu Jagung Alpukat Kacang tanah Kelapa Sumber: Biokimia.4 56.8 9.1 35. Fat under the skin act as thermal and cold insulator in order to keep body temperature optimun. 1985 Komposisi asam-asam lemak yang terkandung dalam beberapa bahan makanan adalah sebagai berikut.7 Linolenat – – – – – – 47.35 0.1 4.4 Beberapa Sumber Lemak (Lipid) dalam Makanan Kadar ( ) Kolesterol 0.5 2. trigliserida dapat diubah menjadi kolesterol. Energi hasil metabolisme lemak dua kali lebih besar daripada metabolisme karbohidrat atau protein dengan takaran yang sama.0 – – – 0. Tabel 9.0 8.7 29.4 – – 6.1 – – 34. Selain sebagai sumber energi.32 4.8 2.6 2.5 Jenis Asam-Asam Lemak yang Terkandung dalam Makanan Komposisi Rata Rata ( ) Laurat Miristat 2.3 18.0 28.4 1. Energi hasil metabolisme karbohidrat dan protein secara berurutan sekitar 9 kkal g–1 dan 4 kkal g–1.9 8. dan Metabolisme.6 20.2 45.4 – – – 0.3 3.6 10.2 11.

Aspirin (headache medicine) can inhibit prostaglandine formation through acetilation reaction thus the effect of prostaglandine overproduction (headache) can be cured. demam.P . Terdapat beberapa macam prostaglandin yang sudah diketahui.P α . Asam lemak esensial ditandai dengan ikatan rangkap berada pada posisi C–7 terakhir dalam rantai asam lemak ke arah ujung gugus metil (terutama C–6 dan C–7). Untuk memenuhi kebutuhan lemak agar kondisi kesehatan optimum diperlukan trigliserida yang mengandung asam-asam lemak esensial.14-eikosatetranoat (asam arakidonat) Lemak 255 . Kebutuhan asam lemak esensial diperoleh dari pemberian asam arakidonat untuk pembentukan prostaglandin. yaitu P . uterus. terutama pada pipi dan daerah tubuh yang lecet akibat benturan. dan kelenjar air susu terbungkus oleh lapisan jaringan lemak. yaitu sebagai bantalan tulang-tulang dan organ-organ vital. Catatan Note Aspirin (obat sakit kepala) dapat menghambat pembentukan prostaglandin melalui reaksi asetilasi sehingga dampak kelebihan prostaglandin (sakit kepala) dapat dinetralisir.Di samping berperan sebagai jaringan lemak. epididimus. Diperkirakan orang dewasa memerlukan minimal 2% dari nilai kalorinya dalam bentuk asam lemak esensial. 8. α PG : prostaglandin Kata Kunci • • Cadangan energi Asam lemak esensial Asam 5. trigliserida juga memiliki fungsi fisik. diare. dan organ lainnya. asma. yang umum dan banyak ditemukan ada empat macam. ginjal. tetapi . bahkan penggumpalan darah. Jantung.11. seperti ditunjukkan pada biosintesis berikut. Asam lemak esensial adalah asam-asam lemak tidak jenuh yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi dari makanan. Kegiatan Inkuiri Sebutkan jenis-jenis asam lemak dan sumbernya yang banyak mengandung asam lemak esensial. Pertama kali diketahui bahwa prostaglandin disintesis di dalam kelenjar prostat. Defisiensi (kekurangan) asam lemak esensial ditandai dengan adanya kulit memerah. seperti asam arakidonat. Hal ini yang menjadi alasan mengapa asam-asam lemak tidak jenuh diperlukan oleh tubuh guna menjaga kesehatan optimum. mengantuk. guna melindungi organ vital dari guncangan atau getaran. tekanan darah tinggi. peradangan. ketidakteraturan menstruasi. Senyawa ini dibiosintesis dari asam lemak tak jenuh dengan jumlah atom karbon 20. misalnya asam lemak linoleat. nyeri. hati. tetapi sekarang diketahui dapat disintesis di paru-paru. Prostaglandin merupakan asam karboksilat dengan jumlah atom karbon 20 dan mengandung cincin siklopentana. Prostaglandin adalah zat serupa hormon yang memiliki efekefek biologis dengan berbagai fungsi. Ketidakseimbangan kadar prostaglandin dalam tubuh dapat menyebabkan rasa mual.

Lemak yang terdapat di bagian bawah kulit berfungsi untuk melindungi badan dari cuaca dingin. tekanan darah meningkat dan berpotensi terjadinya serangan jantung.14-eikosatrienoat (asam homo-γ-linolenat) ⎯ ⎯ → HO H OH H H P α OH Keterangan: E : alkohol-keton F : diol dan Indeks.O COOH OH H H P COOH → ⎯ ⎯ COOH OH Gambar 9. Tabel 9. Lemak dan kolesterol yang berlebihan dapat menimbulkan penyempitan pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah. D. dan K untuk disirkulasikan ke bagian tubuh yang membutuhkan. kita perlu mengurangi konsumsi makanan berlemak jenuh kadar tinggi. E. Kadar lemak jenuh dan tidak jenuh dalam jenis minyak dan mentega ditunjukkan pada tabel berikut. E. 2000 Sumber Minyak: Sawit Kelapa Kacang Jagung Lemak: Mentega Margarin 256 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Efek samping dari mengkonsumsi produk ini secara terus menerus berkaitan dengan masalah gizi. suatu produk yang dihasilkan dari penggabungan molekul gula dengan asam lemak.11. dan daging merah yang kaya kolesterol. karena olestra merupakan sejenis molekul lemak yang besar. Struktur khas ini menentukan kelarutannya di dalam setiap bagian tubuh manusia. yang banyak mengandung lemak tidak jenuh. Jadi. seperti mentega. Akibatnya. yang ikut terbawa saat diekresikan keluar tubuh. seperti A. menyerap vitaminvitamin yang larut dalam lemak (A. Olestra memasuki sistem pencernaan tanpa melalui proses metabolisme sehingga tidak ada kalori dari bahan ini yang diambil. olestra juga menyerap nutrien.3 Biosintesis prostaglandin Asam 8. E. dan K larut dalam pelarut nonpolar dan jaringan lemak tubuh (yang juga bersifat nonpolar). Olestra stabil pada suhu tinggi sehingga banyak digunakan sebagai pengganti minyak sayur dalam pembuatan keripik kentang dan makanan sejenisnya. 1996 Sekilas Kimia Lemak Olestra Setiap jenis vitamin memiliki struktur kimia yang khas. Para praktisi kesehatan menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kadar kolesterol dan lemak jenuh rendah. Hal ini disebabkan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Vitamin-vitamin tersebut disimpan sebagai cadangan vitamin. untuk menjaga kesehatan. Sumber: Chemistry: The Central Science.6 Kadar Lemak Jenuh dan Tak Jenuh di Dalam Beberapa Sumber Makanan Kadar Lemak ( ) Jenuh 50 94 19 16 45 35 Takjenuh 50 6 81 84 29 40 Sumber: Bantuan Studi Lengkap SPM Kimia. Olestra. D. Selain itu. seperti karoten. menyatakan jumlah ikatan rangkap Lemak berperan sebagai pelarut vitamin-vitamin. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa makanan yang banyak mengandung kadar lemak tidak jenuh tinggi dapat mengurangi serangan jantung. Misalnya. dan K). Kolesterol merupakan jenis lemak yang terdapat dalam semua hewan. telur. Adapun vitamin A.Tubuh kita berupaya mensintesis kolesterol melalui konsumsi makanan. yang digunakan ketika seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin dalam jangka waktu lama. Pada dinding pembuluh darah (arteri) terdapat suatu lapisan dari bahan organik yang terdiri atas lemak dan kolesterol. dan diganti dengan konsumsi lemak nabati. D. vitamin B dan C larut dalam air.

Keunggulan Minyak Kelapa Sawit Minyak kelapa sawit mengandung asam lemak jenuh dan tidak jenuh dalam kadar yang seimbang. Minyak ini mengandung 44% asam palmitat dengan 16 atom karbon. Keadaan ini lebih baik untuk kesehatan jika dibandingkan dengan asam lemak berantai pendek. Minyak sawit tidak mengandung kolesterol dan banyak mengandung asam lemak tidak jenuh, sekitar 40% jika dibandingkan minyak-minyak yang lain. Asam lemak tidak jenuh ini membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, minyak sawit cukup aman bagi kesehatan.

Kata Kunci
• • Lemak jenuh Lemak tak jenuh

Kegiatan Inkuiri
Lakukan survei untuk menyelidiki titik leleh minyak goreng yang ada di pasaran. Minyak goreng mana yang banyak mengandung asam lemak tidak jenuh.

Minyak sawit juga mengandung β–karoten yang merupakan sumber penting bagi pembentukan vitamin A, dan juga mengandung vitamin E. β–karoten dan vitamin E berperan penting dalam upaya mencegah penyakit kanker. Minyak sawit tidak mudah menjadi tengik. Oleh karena itu, makanan yang digoreng dengan minyak kelapa sawit lebih tahan lama. Minyak sawit dapat membantu mencegah pembekuan darah. Hal ini disebabkan minyak sawit dapat menjaga kondisi hormon tromboksin dan prostalisin dalam darah. Jadi, minyak sawit dapat menjaga pengendapan kolesterol pada dinding pembuluh darah.

Tes Kompetensi Subbab

B
(c) Terigu atau jagung? (d) Alpukat atau mentega?

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Manakah makanan berikut ini yang lebih baik bagi kesehatan untuk dikonsumsi? Jelaskan secara singkat dan tepat. (a) Daging merah (sapi, kambing) atau daging ayam? (b) Susu atau telur?

C. Sabun dan Detergen
Sabun adalah garam logam alkali (biasanya garam natrium) dari asamasam lemak yang mengandung jumlah atom karbon umumnya 16 dan 18. Akan tetapi, ada juga sabun yang mengandung asam lemak dengan rantai karbon lebih pendek.

1. Sabun
Pembuatan sabun telah dilakukan sejak masa lampau (mesir kuno). Sebelum masehi, sabun sudah dibuat dari abu tanaman yang mengandung kalium karbonat. Abu tersebut dididihkan dengan kapur (CaO) membentuk kalium hidroksida. Selanjutnya pendidihan kalium hidroksida dengan lemak hewan menghasilkan sabun. Sabun generasi pertama yang mirip dengan sabun sekarang dibuat di Italia pada tahun 600 M. Pada waktu itu bahan-bahan baku yang digunakan adalah lemak dan kalium hidroksida. Sabun yang dihasilkan tidak murni sebab menggunakan bahan baku yang juga tidak murni.

Lemak

257

Teknik yang dikembangkan masih primitif. Dengan ditemukan teknik pemurnian bahan baku dan pemahaman yang memadai terhadap reaksireaksi kimia dalam pembuatan sabun maka pada abad-abad berikutnya dihasilkan sabun bermutu tinggi.

Aktivitas Kimia 9.2
Sumber: Oklahomafood.com

Gambar 9.4
Sabun mandi dibuat pertama kali dari kalium hidroksida dan lemak hewan.

Pembuatan Sabun Tujuan Untuk membuat sabun dari lemak dan natrium hidroksida (NaOH). Alat 1. Gelas kimia 2. Gelas ukur 3. Batang pengaduk 4. Bunsen Bahan 1. Lemak 2. Larutan NaOH 6 M 3. Garam dapur (NaCl) 4. Air Langkah Kerja 1. Campurkan lemak dengan larutan NaOH 6 M. Kemudian, didihkan sambil diaduk. 2. Setelah reaksi sempurna tambahkan garam dapur, dan cuci dengan air. Pertanyaan 1. Bagaimana persamaan reaksi dalam proses penyabunan tersebut. 2. Jelaskan mengapa perlu dilakukan penambahan NaOH 6 M. 3. Mengapa pada akhir reaksi perlu ditambahkan garam dapur (NaCl)?

Mahir Menjawab
Hasil samping yang diperoleh dalam industri sabun adalah .... A. alkohol B. ester C. glikol D. gliserol E. asam karbon tinggi Pembahasan Reaksi pembentukan sabun (safonifikasi) ester+basa kuat → sabun+alkohol (lemak) (gliserol) Dalam industri pembuatan sabun, ester yang digunakan adalah lemak. Jadi, alkohol yang dihasilkan berupa gliserol (CH2OH–CHOHCH2OH) merupakan hasil samping. (D) SPMB 2004

Kegiatan Inkuiri
Setelah melakukan percobaan pembuatan sabun pada Aktivitas Kimia 9.2. Buatlah kembali bersama teman kelompok Anda sabun dalam jumlah yang relatif banyak. Kemudian, coba tawarkan dengan harga yang sesuai kepada orang-orang di sekitar Anda.

Sabun mempunyai dua bagian, yaitu bagian ekor dan kepala. Bagian ekor berupa hidrokarbon rantai lurus, bagian kepala berupa garam natrium atau kalium dari ion karboksilat yang bersifat polar. Bagian ekor bersifat nonpolar sehingga hanya larut dalam bahan yang juga nonpolar, seperti minyak atau lemak. Bagian kepala bersifat polar sehingga hanya larut dalam pelarut polar seperti air. Sabun yang umum dipakai adalah garam natrium atau kalium dari asam stearat atau palmitat. Struktur molekulnya adalah
O C
Gambar 9.5
Model struktur molekul sabun

O- Na +

ekor

kepala

258

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

a. Sabun sebagai Pengemulsi Jika air dan minyak dicampurkan, akan membentuk dua lapisan. Lapisan atas adalah minyak dan lapisan bawah adalah air. Jika campuran minyak dan air dikocok, minyak akan pecah menjadi butiran-butiran yang tersebar dalam campuran. Campuran ini disebut emulsi. Emulsi minyak-air tidak stabil. Jika dibiarkan, butiran-butiran minyak akan bergabung kembali seperti semula membentuk lapisan minyak di atas permukaan air.

Gambar 9.6
(a) Minyak dan air jika dicampurkan membentuk emulsi yang tidak stabil. (b) Setelah ditambahkan sabun, terbentuk emulsi minyak-air yang stabil. Rantai karbon larut dalam minyak, dan gugus karboksil larut dalam air.

(a)

(b)
Sumber: journeytoforever.org

Jika sabun ditambahkan ke dalam emulsi minyak dan air maka emulsi tersebut menjadi stabil, tidak terpisah lagi (Gambar 9.6b). Hal ini disebabkan oleh bagian ekor sabun akan melarutkan butiran minyak, dan bagian kepala akan berada dan larut dalam air. Butiran-butiran minyak seolah-olah larut dalam air dengan bantuan sabun. Dalam hal ini, peranan sabun dapat dijelaskan sebagai berikut. 1) Bagian ekor sabun masuk (larut) ke dalam butiran minyak sebab sama-sama nonpolar. 2) Bagian kepala sabun berada di luar permukaan butiran minyak sebab bersifat polar (tidak larut dalam minyak). Bagian kepala larut dalam air sebab sama-sama polar. 3) Oleh karena bagian kepala sabun bermuatan negatif maka setiap butiran minyak seolah-olah dikelilingi oleh satu lapisan bermuatan negatif membentuk misel (lihat Gambar 9.7). 4) Muatan negatif yang mengelilingi butiran minyak mengadakan tolakmenolak satu sama lain sehingga butiran-butiran minyak tidak akan bergabung membentuk lapisan minyak seperti semula. Jadi, sabun dikatakan menstabilkan emulsi minyak-air. b. Sabun sebagai Pencuci abun biasanya garam natrium stearat atau natrium palmitat. Rumus umum sabun adalah R–COONa, dengan R adalah alkil dari hidrokarbon. Sabun yang dibuat dari garam natrium stearat, memiliki rumus: C17H35COONa Jika sabun dari garam stearat dilarutkan dalam air maka akan terionisasi sebagai berikut.
→ C17H35COONa(aq) ⎯⎯ C17H35COO–(aq) + Na+(aq)

Gambar 9.7
Misel Butiran minyak seolah-olah dikelilingi oleh lapisan bermuatan negatif.

Kata Kunci
• • • • • • Garam natrium/kalium karbosilat Bagian ekor sabun Bagian kepala sabun Misel Hidrofil Hidrofob

Ion stearat terdiri atas dua gugus, yaitu kepala ( –COO– ) bersifat ionik dan hidrofil, serta ekor (C17H35–) bersifat hidrofob.

Lemak

259

Tindakan sabun dalam membersihkan pakaian dari kotoran berdasarkan pada sifat kedua ujung ion stearat ini. Secara umum tindakan sabun dalam mencuci pakaian dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pembasahan ( etting) dan tahap pencucian (cleaning). 1) Tahap Pembasahan Semua molekul air akan tarik-menarik satu sama lain. Di dalam air, kekuatan baku-tarik ini seimbang dalam segala arah. Akan tetapi, di permukaan air akan terbentuk dua arah gaya tarik yaitu gaya tarik ke arah dalam dan gaya tarik ke arah samping, seperti ditunjukkan pada Gambar 9.8. Kedua arah tarikan ini menyebabkan air memiliki suatu gaya tegang. Gaya ini dinamakan tegangan permukaan air. Sifat dari tegangan permukaan menghalangi air untuk membasahi suatu objek yang akan dicuci. Jika sabun dicampurkan ke dalam air maka partikel-partikel sabun akan larut di dalam air dan tersebar di antara molekul-molekul air. Penyebaran ini menurunkan gaya tarik antarmolekul air. Penurunan gaya tarik ini melemahkan tegangan permukaan air. Dengan melemahnya tegangan permukaan air maka air dapat membasahi objek yang akan dicuci dengan mudah. 2) Tahap Pencucian Pakaian yang akan dicuci biasanya terdapat kotoran berupa lemak. Jika sabun diaduk bersama-sama pakaian yang berlemak maka ujung hidrofob akan larut dalam lemak, sedangkan ujung hidrofil berada dalam medium air. Selama pencucian, pergerakan molekul-molekul air akan menarik bagian kepala molekul sabun, dan kepala molekul sabun akan menarik bagian ekornya. Akibat tarikan itu, bagian ekor akan menarik lemak hingga pecah dan terpisah dari permukaan pakaian. Lemak yang terlepas dari pakaian dibawa oleh gerakan air. Kotoran yang melekat pada lemak juga akan turut lepas. Lemak bersama-sama sabun dalam air akan membentuk emulsi.

Gambar 9.8
Tarik-menarik antarmolekul air

Kata Kunci
• • • Detergen alam Detergen sintetik Gugus fungsi ion sulfonat/sulfat

2. Detergen
Detergen tergolong bahan yang digunakan sebagai pencuci. Detergen dibagi dalam dua jenis yaitu detergen alam dan detergen sintetik. Detergen alam dibuat dari minyak hewan atau minyak sayuran seperti sabun mandi. Detergen sintetik biasanya dibuat dari minyak bumi. Detergen agak berbeda dari sabun. Sabun adalah garam natrium dari asam karboksilat, sedangkan detergen adalah garam natrium dari asam sulfonat, seperti natrium alkil sulfat dan natrium alkilbenzen sulfonat. Sabun dan detergen memiliki gugus fungsi berbeda. Sabun memiliki gugus fungsi ion karboksilat (COO–), sedangkan detergen memiliki gugus fungsi ion sulfonat (SO3–) atau ion sulfat (O–SO3–). Bagian ekor yang telah dikembangkan untuk pembuatan detergen adalah alkil sulfat dan alkilbenzena sulfonat. Rantai alkil sulfat mengandung 10–18 atom karbon. Rantai ini berasal dari alkohol, seperti lauril alkohol. Reaksi lauril alkohol dengan asam sulfat pekat menghasilkan asam sulfonat. Asam ini selanjutnya direaksikan dengan natrium hidroksida membentuk natrium lauril sulfat. Persaman reaksinya:

Sumber: wing scorp.com

Gambar 9.9
Salah satu jenis detergen komersial menggunakan bahan LAS (lauril alkil sulfonat).

260

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

O
CH3–(CH2)10–CH2OH+ OH

S O

→ HO ⎯⎯ H3C

(CH2)10

H2 C O

O S O OH + H2O

Rantai alkilbenzena sulfonat berasal dari minyak bumi. Rantai ini dibentuk dari rantai alkena lurus (10–12 atom karbon) dengan cincin benzena. Alkilbenzena yang dihasilkan, kemudian direaksikan dengan asam sulfat pekat membentuk asam alkilbenzen sulfonat. Selanjutnya asam ini dinetralkan oleh natrium hidroksida membentuk detergen. Contoh reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. CH3
CH=CH2+
Alkilasi ⎯⎯⎯→

C H

Alkena

Benzena

Alkilbenzena

Selanjutnya, alkilbenzena direaksikan dengan asam sulfat.
CH3 C H
+ HO

O S O
Asam sulfat
Alkilasi OH ⎯⎯⎯→

CH3 C H

O S O OH + H2O

Alkilbenzena

Asam alkilbenzen sulfonat

Bagian ekor yang dihasilkan di atas selanjutnya direaksikan dengan natrium hidroksida membentuk detergen. Contoh:
CH3 C H O S O OH + NaOH ⎯⎯ → CH3 C H O S O ONa + H2O

Detergen (natrium alkilbenzena sulfonat) Mekanisme reaksi pembuatan detergen

Asam alkilbenzena sulfonat bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk detergen natrium alkilbenzen sulfonat (ABS), sedangkan lauril hidrogen sulfat bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk detergen natrium lauril sulfat (LAS).

Tes Kompetensi Subbab
1. 2.

C
3. 4. Apa yang dimaksud dengan misel? Tuliskan persamaan reaksi pembentukan sabun natrium palmitat.

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Terangkan kembali dengan kalimat Anda sendiri, bagaimana sabun digunakan sebagai pengemulsi. Mengapa air saja tidak cukup melarutkan kotoran pada pakaian Anda?

Lemak

261

Rangkuman
1. Lemak dan minyak adalah trigliserida, yaitu suatu triester gliserol dan asam lemak rantai panjang. Lemak dan minyak memiliki sifat-sifat serupa ester, yaitu dapat dihidrolisis, dioksidasi, dan dihidrogenasi pada ikatan rangkapnya. 2. Asam karboksilat dalam lemak dan minyak pada umumnya mengandung jumlah atom karbon genap dan ikatan rangkap dengan struktur cis. Lemak tak jenuh diperlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan, sedangkan lemak jenuh perlu dihindari sebab dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang berpotensi penyakit jantung. 3. Identifikasi lemak dapat ditentukan menggunakan metode kuantitatif, seperti bilangan asam, bilangan ester, bilangan penyabunan, dan bilangan iodin. Pada umumnya, minyak mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh daripada asam lemak jenuh. 4. Sabun adalah garam logam alkali dari asam-asam karboksilat. Adapun detergen adalah garam sulfonat atau sulfat yang mengandung rantai hidrokarbon panjang. Sabun dan detergen dibuat berdasarkan pada sifat dwikutub (dipolar) dari molekul atau ionnya.

Peta Konsep
Lipid
terdiri atas

Lemak
dibedakan dari

Minyak

Sumber
lemak minyak

Ikatan dalam asam lemak
lemak minyak lemak

Wujud fisik
minyak

Hewan

Tanaman

Asam lemak jenuh

Asam lemak tak jenuh

Padat pada suhu kamar

Cair pada suhu kamar

diidentifikasi dengan

Bilangan asam

Bilangan ester

Bilangan penyabunan

Bilangan iodin

Refleksi
Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 9 ini? Bagian manakah dari materi Bab 9 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan diskusikan dengan teman atau guru Anda. Pada bab ini Anda telah memahami sifat kimia dan fisika lemak; mengetahui penataan nama lemak atau minyak; menentukan bilangan asam suatu lemak atau minyak; serta memahami karakterisasi lemak dan minyak secara konvensional; dan mengetahui jenis makanan yang dapat menyehatkan dan mana yang tidak. Pada bab ini Anda juga telah mengetahui bahwa pembuatan sabun dan detergen diperoleh melalui hidrolisis lemak, begitu pula dengan pembuatan margarin yang berasal dari hidrogenasi minyak menjadi lemak. Cari tahu oleh Anda manfaat lain dari lemak atau minyak.

262

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

asam asetat Pada pembuatan margarin. struktur molekul B. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C C15H31 C15H31 C15H29 C17H33 C17H33 C17H33 C17H33 C17H35 C17H35 2. polialkohol B. Perbedaannya terletak pada . ikatan antaratom karbon D. A... sukar larut dalam air. tergolong senyawa polihidroksi E. gliserol C. esterifikasi C. merupakan alkohol tersier C. memiliki rantai karbon yang panjang C... kereaktifan gugus ester E. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 6 mol → Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯ RCOONa + ROH dinamakan reaksi . 5.Evaluasi Kompetensi Bab 9 A. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O C O C O C C13H27 C15H31 C15H31 7. A. penggaraman E. 6. aldehida E. 1. C17H31COOH. propanol B. 4 mol D.. nitrogliserin D.. C. jenis gugus polihidroksi Ciri utama asam karboksilat dalam lemak adalah .. jumlah asam lemak C.. A. O. hidrolisis Lemak 263 . tetapi larut dalam eter B.. nama IUPAC: 1. memiliki ikatan rangkap dua D.. 4. salah satu produknya adalah . Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH..... Lemak adalah senyawa karbon yang termasuk golongan ..2–propanadiol D.. A. 2 mol B. yaitu C. ester E. A.. asam karboksilat D.. membentuk sabun dengan logam alkali Pernyataan berikut yang sesuai dengan gliserol adalah . untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linolenat. penyabunan B.. E. A.. mengandung gugus karboksilat B. dapat dihidrolisis E. 3 mol C. 5 mol E. 3.. A. diperlukan gas hidrogen sebanyak . ester C. D.. B. pirolisis D. eter Lemak dan minyak mengandung jenis unsur yang sama. H2C HC H2C O O O C17H35 C17H35 C17H35 8.. A.. H. berupa cairan kental dan beracun Di antara struktur berikut yang merupakan struktur minyak adalah .

trigliserida D. H2C HC H2C O O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C C15H31 C15H31 C15H29 C17H29 C17H29 C17H29 E. etanol dan NaOH C. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O C O C O C C13H27 C15H31 C15H31 B. asam oleat 17.. gliserol dan NaOH B.. A. tripalmitoleat E. bilangan penetralan 14.. Lemak dengan nama gliseril trilinoleat memiliki struktur . A.. iodin yang terbentuk dititrasi dengan Na2S2O3.. substitusi B. 10.. O H2 C HC H2C O O O C O C O C C17H33 C17H35 C17H35 13. asam linolenat E. A.. 5 B. Satu molekul gliserol bereaksi dengan tiga molekul palmitoleat.. bilangan ester D. bilangan penyabunan C. asam karboksilat dan NaOH D.. Bilangan yang menunjukkan jumlah ikatan rangkap dalam lemak atau minyak adalah . 12.0 16... UMPTN 1999 B: Untuk menentukan adanya ikatan rangkap digunakan pereaksi brom. oksidasi D. bilangan asam B. bilangan iodin E. A.0 D. tripalmitolein C. asam stearat B. reduksi 11. D. asam linoleat C.. 6 C.9.. Jika pada titrasi 10 mg lemak memerlukan 15 mL KOH 0.... 2 D. bilangan asam B. bilangan penetralan 15. bilangan iodin E. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah .. bilangan ester D.. asam palmitat D..1 M untuk mencapai titik akhir titrasi maka bilangan asamnya adalah . A. 15... Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks ini adalah . gliserida dan NaOH E.4 B. A. 4 264 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. bilangan penyabunan C.. 3 E. Bilangan yang menyatakan kadar asam lemak bebas dalam suatu lemak atau minyak dengan cara reaksi penetralan disebut . Reaksi penyabunan adalah reaksi antara . H2C HC H2C O O O C17H35 C17H35 C17H35 C.5 E. gliserilpalmitoleat 12. A. Pada penentuan BI. eliminasi E. Nama senyawa yang terbentuk adalah .... adisi C. A.. 8.5 C. trigliserin B. A. Reaksi yang terjadi pada penentuan ini adalah reaksi . gliserol dan asam lemak 10. 7.

. Rumus struktur detergen adalah . C E. c.. b. 5. E B. A. A D. Suatu trigliserida mengandung dua satuan asam stearat dan satu satuan asam palmitoleat. R O C O H C.. Mengapa minyak dan lemak berbeda.. A. Di dalam air. D 22. K C.. minyak kacang 21. A. asam linolenat E. misel C. b. rantai polimer D. A.. Di antara minyak berikut yang dapat menjaga kesehatan dalam jumlah yang cukup adalah . padahal struktur dan jenis unsur yang dikandungnya sama? Suatu lemak setelah disafonifikasi dan diasamkan. bilangan ester dan bilangan penyabunan? Mengapa lemak tidak jenuh diperlukan dalam diet manusia bagi kesehatan? Jelaskan. Vitamin yang tidak larut dalam lemak adalah vitamin .. asam salisilat D. menghasilkan dua ekuivalen asam palmitat dan satu ekuivalen asam oleat. madu C. minyak sawit C. ion-ion sabun yang berasal dari asam lemak membentuk . streptomisin C. s elling E.. Pembentukan prostaglandin dapat dihambat dengan adanya . minyak kelapa B.. Di antara asam lemak berikut yang tergolong asam lemak esensial adalah . Prostaglandin dapat dibiosintesis dari asam lemak . A. Apa perbedaan utama antara sabun dan detergen? Apa pula kesamaannya? 2. linolenat 24.. Prostaglandin adalah senyawa yang mengatur keseimbangan efek-efek biologis. minyak jagung D. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. asam butirat 20. A.. asam laurat B.. stearat E. kafein B. telur E. R O C OH D. Gambarkan struktur dari asam lemak tersebut.. E. aspirin E.. penisilin 23. daging sapi B.... asam stearat D. Apakah perbedaan dan kesamaan antara: a. Apakah produk utamanya jika diolah dengan: a. miristat C. pada suhu dan tekanan tinggi. bilangan asam dan bilangan penyabunan.. Lemak 265 . endapan minyak 25.. A.. 3. 1. laurat B. daging ayam 19. O R S O O-Na+ B.. A.. asam palmitat C.. minyak jarak E. 6. ditambah bromin dalam CCl4? 4. susu D. Di antara bahan makanan berikut yang mengandung kolesterol paling rendah adalah . Sebutkan perbedaan sifat-sifat lemak dan minyak. gas hidrogen dengan katalis Ni. ikatan hidrogen B. larutan NaOH dan dipanaskan. palmitat D.18.. O R R C O O-Na+ O C O-Na+ B.

Tambahkan beberapa tetes larutan biuret pada larutan. Sediakan minyak dapur dalam tabung reaksi. 2. Amati perubahan warna yang terjadi pada larutan iodin. Larutan putih telur 4. Pada proyek Semester 2 ini. minyak dapur atau minyak kelapa sawit). Kemudian. Siapkan penangas air. dan minyak. Uji lemak minyak 1. dan kentang). 4. 5. Kemudian. Uji pati 1. Tujuan Untuk mengidentifikasi gula pereduksi. Penangas air 9. 3. pati. seperti di supermaket atau tempat perbelanjaan lainnya. Air Langkah Kerja Uji gula pereduksi 1. Tambahkan beberapa tetes larutan Benedict dalam larutan gula. Larutan biuret 5. lemak. 3. Gelas kimia 8. Pembakar bunsen 10. tambahkan beberapa volume air dan kocok kembali. dan pati yang terdapat dalam makanan berenergi tinggi. 6. Larutkan gula dalam 10 mL air dalam tabung reaksi. Alat dan Bahan 1. 2. sumber protein yang dapat diperoleh dari berbagai macam makanan. 4. Tutup tabung reaksi dan kocok. buatlah laporan pengamatan kelompok Anda berupa karya tulis yang diserahkan kepada guru Anda sebelum ujian semester 2. dan daging). Larutan iodin 3. Amati perubahan yang terjadi. Larutan etanol 6. panaskan tabung reaksi dalam penangas air. Kemudian. 2. Sediakan larutan protein yang berasal dari putih telur ke dalam tabung reaksi. Amati perubahan warna yang terjadi pada larutan biuret.Proyek Semester 2 i Ma anan Kita memerlukan makanan sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatan. Larutan gula 11. dan minyak yang mengandung asam lemak takjenuh (seperti. serta lemak yang mengandung asam lemak jenuh (terdapat dalam margarin. Kocok sedikit air beras dengan air dalam gelas kimia kecil. seperti. Tambahkan sedikit larutan etanol. roti. 3. 2. Larutan Benedict 12. karbohidrat (glukosa yang terdapat dalam gula. Kemudian. Tabung reaksi 7. Anda ditugaskan untuk mengidentifikasi golongan senyawa pada produkproduk yang mudah diperoleh di sekitar Anda. 5. Amati perubahan warna yang terjadi. seperti daging dan kacang-kacangan. protein. tambahkan beberapa tetes larutan iodin. nasi. Nutrisi yang dibutuhkan tersebut di antaranya. 266 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Uji protein 1. Air beras 2.

. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. CH3(CH2)3CH2OH Pernyataan yang benar tentang aseton di bawah ini adalah . butil formiat B. gas H2 membentuk alkohol B. 2–metil–2–butanol 7. 6. A.. 1 dan 4 Di antara senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi adalah .. dietil keton D. CH3–CH2–C–CH3 4. 2–metil butanoat Alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama.... 3. 3. CH3CH2CH2OH B.. propil asetat E. A. CH2=CH–CH2–CH3 B.. 1 dan 2 D. A. PCl3 membentuk R–Cl D. A. CH3–CH=CH–CH3 D.. 12. kalor penguapan alkohol lebih tinggi Zat berikut yang dapat membentuk cermin perak apabila direaksikan dengan tes Tollen adalah . A.. CH3CH2CH2O E. 1 dan 2 C.3–dimetil–2–butanol D... CH3CH2CHO D. CH3–CH2–O–CH2–CH3 E. hasil yang terbentuk adalah . CH3CHOHCH3 E. gas brom membentuk dibromo alkana 8. 2 dan 4 C. Pasangan senyawa yang berisomeri fungsional adalah . etil propanoat C. reaksi dengan PCl3 E.. CH3CHOHCOOH C... kloroform 3. 1 dan 3 D... A.. 4. A.. 9.. kecuali . 2 dan 4 E. 10.. Reaksi identifikasi untuk mengenal gugus –CHO pada alkanal adalah . reaksi dengan logam natrium D. 4–metil–2–pentanol E.. CH3–CH2–O–CH3 Senyawa alkohol berikut ini yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah . 1 dan 3 E. penentuan rumus molekul Jika 1–butanol didehidrasi oleh asam sulfat pekat berlebih pada suhu 240°C. tetapi titik didih alkohol jauh lebih tinggi daripada eter.. mempunyai titik didih paling tinggi dalam deret homolognya Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 267 .. dapat teroksidasi menghasilkan asam propanoat C. logam Na membentuk alkoksida C. CH3–CH2–CH2–CH2–OH 2. massa jenis eter lebih kecil dari alkohol D. kelarutan dalam air B. polivinil klorida 2. A. CH3CH2OCH3 C. CH3–CH2–CH2–CHO 3. eter mengandung dua gugus alkil C. rumus bangun alkohol dan eter tidak sama B.. tes Tollen membentuk endapan Ag E. 3–metil–2–butanol C. (CH3)3COH Di antara senyawa berikut yang memiliki isomer optik adalah . isoprena 4. A. O CH3–CH2–CH2–COOH 2. Berikut adalah bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari: 1.Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 1.. dapat bereaksi dengan larutan Fehling B. CH3CH2COOH B. CH3COCOOH E. merupakan hasil oksidasi alkohol primer D... A. CH3COCH3 B. CH2=C(CH3)2 C. reaksi esterifikasi C. CH3COOH Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah . 1 dan 4 B.. antarmolekul-molekul alkohol terdapat ikatan hidrogen E. HOOCH2COOH D. Diketahui empat senyawa karbon: 1. A.. A. 3–pentanol B. CH3CHOHCH3 C. merupakan hasil dari oksidasi alkohol sekunder E.. (CH3)3CCH2OH D... 2 dan 3 B.. karbon tetraklorida Pasangan senyawa yang tergolong haloalkana adalah .. 2 dan 3 Senyawa berikut merupakan isomer dari asam pentanoat. 5. A. 11.. Hal ini disebabkan .

.. 1. C2H5COOC2H5 E.. C6H5–CO2H C. A.. iodobenzena pada 20°C B. benzena dengan adanya besi 23. A. reduksi B.. substitusi E. A. C6H5CCl3 A. bromobenzena dengan adanya Fe C.. Di antara senyawa berikut yang dapat digunakan untuk melakukan reaksi oksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat atau ion benzoat adalah . Di antara zat berikut yang akan menghasilkan klorobenzena apabila gas klor ini dilewatkan adalah . Jika propena direaksikan dengan brom dalam karbon tetraklorida. A. CH3–CO2H B. peptida C. asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat C. A.. oksidasi C.. eliminasi D. Jika benzena dinitrasi menggunakan campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat. enzim B. propilena B..13. Metilbenzena dapat dibuat dari benzena dan bromometana dengan katalis besi(III) bromida. kationik C. oksidasi B. NO3– D. adisi 18.. A. HSO4– + C. radikal bebas 28. 21. B. Polimer yang mempunyai satuan berulang: (–CH2–CHCl–CH2–CH=CH–CH2–) dapat dibentuk melalui polimerisasi suatu campuran dari . Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol A (BPA) dengan fosgen (COCl2): C. (CH3)3C–CO2H A. D. kanji E. ClC6H4CH3 19. ionik B. 1–bromopropana B. A. C6H5CHCl2 C. NO2 17. ClHC=CHCl D. HNO3 B. A. C2H5COOC3H7 B. Di antara asam karboksilat berikut yang paling asam adalah . hidrogen peroksida D. hasilnya adalah .3–dibromopropana 15.... A. adisi D. stirena 24... eliminasi 268 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . ClHC=CCl2 E.. klor B. CH3COOCH3 D... H–CO2H E.. Senyawa berikut yang merupakan basa paling kuat adalah . larutan iodium dalam natrium hidroksida E.2–diol (etilen glikol) membentuk suatu polimer adalah ... spesi mana yang pertama kali menyerang molekul benzena adalah . NO2+ E.. DNA 25.... A. Cl3C–CO2H 16. bromobenzena dalam cahaya matahari E. 1. H2C=CCl2 B. Di antara senyawa berikut yang paling mungkin bereaksi dengan etana–1. Senyawa berikut yang termasuk polisakarida adalah . 2n NaOH Katalis ⎯⎯⎯⎯⎯→ Polikarbonat + 2n NaCl + 2n H2O Polimerisasi reaksi yang terjadi secara ... C3H7COOCH3 C.. A..... protein D. D.. Reaksi yang terjadi dinamakan . tetrafloroetilen C. H2C=CHCl 27.. CH3CCl=CH2 dan CH3CH=CH2 B. CH3 CH2Cl dan CH3 CH=CH CH3 26. CH2=CHCl dan CH2=CH CH=CH2 E. CH2=CHCl dan CH2=CH2 C. 2–bromopropana C. Hasil reaksi antara asam propionat dengan etanol adalah .. siklopropana D. PVC adalah suatu plastik sebagai hasil polimerisasi dari . Cl2C=CCl2 C.. isoprena D. Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah . adisi D...2–dibromopropana E. ClC6H5 B. D. Polimer yang dibentuk dari kondensasi glukosa dinamakan polisakarida. benzena dalam cahaya matahari D. substitusi E.. kondensasi E. Jenis reaksi benzena dengan asam nitrat yang mengandung asam sulfat adalah . A.. CH2=CCl CH=CH2 dan CH2=CH2 D. E... C6H5CH2Cl E.. A. 20.. larutan kalium permanganat(VII) 22.... vinil klorida E. Di antara senyawa berikut yang disebut benzalklorida adalah .. esterifikasi C. C3H7COOC2H5 14.

gaya van der Waals Suatu protein dapat memiliki struktur sekunder karena memiliki . glukosa dan fruktosa E.. maltosa E. A. ikatan hidrogen intramolekul C. ikatan hidrogen antarmolekul D. Pernyataan berikut ini yang benar tentang polisakarida adalah . fruktosa dan galaktosa D. sedangkan fruktosa suatu keton D. dan asam γ –amino. 39. 5 C. A.. protein dengan larutan NaOH dan CuSO 4 memberi warna ungu C... C12H22O11 dihidrolisis dalam larutan HCl encer terbentuk monosakarida: H+→ C12H22O11 + H2O ⎯⎯ C6H12O6 + C6H12O6 Jika disakarida tersebut laktosa.. A. asam amino penyusun protein adalah asam α – amino.. ikatan peptida E. gaya van der Waals Gugus fungsi yang membentuk ikatan peptida dalam protein adalah …. 2 E. ikatan hidrogen intramolekul C.. Fehling D. Benedict E. sedangkan fruktosa suatu aldehid C.. Hidrolisis pati dengan asam klorida encer menghasilkan . maltosa 32. A. Barfoed 35. terjadi ikatan peptida di antara setiap dua monomer protein 36. glukosa suatu aldehid. glukosa dan glukosa B. sedangkan fruktosa suatu eter B. amino dengan hidroksil Pereaksi yang cocok untuk menguji adanya tirosin fenilalanin dan triptofan (mengandung inti benzena) di dalam protein adalah . H N H 1 H C R1 C O H N H C C 5 O OH 2 3 4 R2 37.. A. dengan titik cabang pada (1 → 4) glikosidik ikatan antarmonomer di dalam pati adalah ikatan 34. C. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab . HO OH 29. sedangkan fruktosa suatu asam 30. 3 Suatu protein dapat memiliki struktur α–heliks. Di antara karbohidrat berikut yang tidak mengalami hidrolisis adalah . β (1 → 4) glikosidik selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia sebab memiliki ikatan γ –glikosidik jika ke dalam pati ditambahkan iodium akan terbentuk warna cokelat dari iodomilum pati dan selulosa memiliki monomer yang sama yaitu β – –galaktosa 40. glukosa suatu aldehid. amida dengan karboksil D. struktur molekul glikogen dapat bercabang B. E... E. amida dengan hidroksil C. glukosa suatu keton. 38. ikatan hidrogen antarmolekul D... Hal ini disebabkan adanya … A... muatan positif dan negatif sama B. ClCH2CH2CH2COOH HOOCCH2CH2OH HO COOH D... laktosa 31. B. fruktosa D. 1 D. amino dengan aldehid B. amilum D. asam β –amino.. ikatan peptida E. muatan positif dan negatif sama B.. glukosa suatu aldehid. Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 269 . fruktosa C. Molisch B. laktosa E.. sedangkan fruktosa suatu eter E. amilum B. Pernyataan berikut yang tidak tepat untuk protein adalah . selulosa C. glukosa dan galaktosa C. Perhatikan struktur dipeptida berikut. A... Ikatan peptida ditunjukkan oleh nomor …. D.A. 4 B. A. protein terbentuk dari asam amino melalui polimerisasi B. protein jika dihidrolisis. Jika disakarida.. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah . amino dengan karboksil E. fruktosa dan fruktosa 33. monosakarida yang terbentuk adalah ... A. Tauber C. A.. C. sukrosa B. glukosa suatu amida. akan menghasilkan asam amino D. HOOC COOH E.. A.

CH F CH2 CH F CH2 CH F 2. 3 mol E. A. gliserol C. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi tersebut. C6H10O. Millon 41.. Hopkin-cole E. toluen (metilbenzen) dan 2–metilsikloheksena Identifikasikan apakah senyawa berikut tergolong asam karboksilat. air D.... dalam larutan asam menjadi sikloheksana. keton. O 5. Berikan alasan mengapa dalam reaksi ini digunakan HCl kering. minyak jagung D. nitrogliserin B. Tentukan rumus empirisnya. ester. A. atau aldehid. minyak kacang E. minyak jarak 44. untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linoleat. 1. 7... b. Apakah yang dimaksud dengan istilah pengasilan? Monomer apa yang digunakan untuk membentuk polimer berikut. Berapa gram NaOH yang diperlukan untuk hidrolisis ini? 4. A. Tuliskan persamaan kimia setara untuk reaksi tersebut. asam asetat dan asetaldehid (etanal) d. metil dan amino C.. Di antara minyak-minyak berikut yang paling banyak mengandung lemak jenuh adalah . c. 3. Terangkan uji kimia yang dapat membedakan antara: a. 5 mol B. nitroprusida B. CrO3. c.0 g trigliserida dihidrolisis dengan natrium hidroksida. Sikloheksanol. amino dan gugus karboksil D. Pada kondisi bagaimana senyawa tersebut bereaksi dengan feniletanon? Pada pembuatan etil benzoat dari etanol dan asam benzoat. amonia dan alkohol 42. Gambarkan struktur mycomycin. CH2=CH–C ≡ C–CH ≡ CH2 dan benzena c.. 270 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .5% N dan 12. Mycomycin adalah antibiotik alam yang dihasilkan dari jamur Nocardia acidophilus. Di antara minyak-minyak berikut yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah memadai adalah . C H O c. Mengapa HCl kering lebih baik daripada H2SO4 pekat pada reaksi pengesteran ini? d. Tuliskan rumus struktur yang mungkin untuk senyawa tersebut. C6H11OH dioksidasi oleh krom trioksida. karboksil dan metil E. C17H31COOH diperlukan gas hidrogen sebanyak . alkohol dan metil B.8– tridekatetraena–10. Ikatan peptida antarasam amino yang terdapat dalam protein adalah terbentuk dari gabungan gugus . 6 mol C. minyak kacang E. minyak jarak 45. minyak jagung D. a. Sebanyak 10. 2 mol D. minyak kelapa sawit C. a. menghasilkan gliserol dan tiga mol natrium streat (C17H35COONa). CH3 O C CH2 CH CH3 CH3 8. O b.12–dionat. dan nama sistematisnya asam 3. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH.5. diketahui bahwa senyawa itu hanya berikatan kovalen tunggal... A. minyak kelapa kopra B.A.. Rumus molekul mycomycin adalah C13H10O2. Hasil analisis cuplikan senyawa adalah: 87... 6. Sakaguchi C. Xantoprotein D. Pada pembuatan margarin. a. minyak kelapa kopra B. asam stearat 43.7.. Propionaldehid (propanal) dan aseton (propanon) b. 4 mol B. salah satu produknya adalah . Krom trioksida direduksi menjadi Cr3+. ester E. minyak kelapa sawit C. b. pereaksi didihkan dalam refluks dan HCl kering dialirkan ke dalam campuran. A..5% H (menurut massa).

. E. A. X2+ + 2e– ⎯⎯ X E° = + 0. A.62 V C.7 V Potensial reduksi logam X dan sebagai berikut.5 g suatu zat dilarutkan dalam 100 g air.. 10. π NaCl2 paling tinggi D. c. jumlah elektron C. penurunan gaya tarik antarmolekul D.… A. zat terlarut yang mudah menguap E. 9. A. alanin E.8 V 2+(aq) Zn(s) +(aq) Ag(s) Zn Ag E° = 1. π NaCl cuka E. e...30 V → Kedua logam tersebut disusun seperti pada gambar berikut. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. Hubungan antara n. b. +0.56 V 2+(aq) Zn(s) 2+(aq) Ag(s) Zn Sn E° = 0.14 V D. dilarutkan dalam air maka kenaikan titik didih paling tinggi terjadi pada larutan ….1 0.. A. glisin D. –0. NaCl. semua sama Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan asam memiliki persamaan berikut. 4 ⎠ ⎛ y ⎞ n = +⎜ ⎟ ⎝ 11.. x. A. N=X+ ⎛ y ⎞ n = +⎜ ⎟ ⎝ 22. jumlah H+ yang diperlukan …. Penurunan tekanan uap larutan disebabkan oleh . C. d. 2 ⎠ D. π cuka paling besar B. B. pelarut dan terlarut tidak bercampur C. dan y yang tepat adalah …. 1 E. 125 E.7 V B.. zat terlarut yang sukar menguap Jika beberapa asam amino berikut dengan berat yang sama. 4 C. 3 B. x mol Cu dan y L gas hidrogen (pada STP) diproduksi. treonin Sebanyak 2.40 V → 2+ – + 2e ⎯⎯ E°= –0.… A. 2 Diketahui: H+(aq) H2(g) Ag+(aq) Ag(s) E° = 0. 3.1 0.62 V Potensial sel untuk reaksi: Sn2+ + 2e– ⎯⎯ Sn → adalah . 4 ⎠ ⎛ y ⎞ n = 2 +⎜ ⎟ ⎝ 11. 8. π NaCl π CaCl2 C. X dan Jika n mol elektron dialirkan melalui larutan CuSO4. A. Pada proses elektrolisis. 240 B. 275 C. Massa molekul zat tersebut adalah …. dan CaCl2 diukur pada suhu yang sama maka perbandingan tekanan osmotik (π) antara ketiga larutan tersebut adalah . 8 di kanan D. Titik beku air mengalami penurunan sebesar 0. komponen pelarut dalam fasa uap B. a. X2+(aq) 1M Y2+(aq) 1M 4.25 oC. A. –0.7 0. ⎛ 2y ⎞ n = 2 +⎜ ⎟ ⎝ 22. → MnO4– + C2O42– ⎯⎯ Mn2+ + CO2 + H2O Jika persamaan ini disetarakan. jumlah mol elektron B. 0 D.. 16 di kanan C.7 0.14 V E. perbandingan tetapan faraday terhadap tetapan Avodagro sama dengan .7 5. + 0. muatan pada satu elektron D. A. 186 Tiga macam larutan dengan molaritas yang sama: cuka.2 ⎠ 6.. Ion positif dinetralkan pada elektrode X X GGL sel (V) 0. sistein B. 7. 16 di kiri B. 100 D. + 0.. jumlah elektron yang terlibat adalah .. Berdasarkan gambar tersebut pernyataan yang tepat adalah .. muatan pada satu mol elektron E. triptofan C. 12 di kiri Pada setengah reaksi oksidasi metanol menjadi → formalin: CH3OH ⎯⎯ CH2O. 8 di kiri E. muatan pada ion Lemak 271 .Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun 1. X Y 2.

Gas NH3 dapat dibuat di laboratorium dengan cara …. Pembuatan logam magnesium dilakukan melalui proses …. Zn2+(aq) + 4NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)42+ → B. Spesi X → D. larutan KCl dengan gas Br2 D. Rumus kimia potasium heksasianoferat(II) adalah …. A. U–238 E. pemanggangan 14. diklorotetraminkromat(III) klorida D. A. C. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO2(s) + 2NO2(g) → 17. meningkatkan kadar timah D. reduksi SiCl4 C. menurunkan kadar timah E.11. Jika kalsium nitrat dipanaskan dengan kuat maka reaksi yang terjadi adalah …. A. 239 94 Pu 240 94 Pu 24. pirolisis D. Po–239 272 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi redoks antarhalogen berikut dapat terjadi. A. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235U B.… A. elektrolisis B. meningkatkan kadar seng 21. K3[Fe(SCN)6] B. A. Nama yang tepat untuk senyawa kompleks dengan rumus (Cr(NH3)4Cl2)Cl adalah …. kromatografi E. sodium tetrasianoditiosianatoferat(III) 22. A. 234 90 U 236 90Th 235 92 U 238 92 U 1 + α ⎯⎯ X + 3 0 n . pemanasan campuran (NH4)2SO4 dan K2O B. A. positron B. mengubah neutron cepat menjadi neutron termal C. trans–diglisinatopaladium(II) E. larutan NaCl dengan elektrode C 15. Zn(OH)2(s) + 2NH4+ ⎯⎯ Zn2+ + 2NH4OH → E. leburan NaCl dengan elektrode Pt E. Zn2+(aq) + 2NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)22+ → 18. larutan KCl dengan gas F2 E. Th–234 C. larutan KI dengan elektrode C B. K3[FeCN6] 19. K4[FeCN6] D. neutron C. KFe(SCN)6 E. pemanasan NH4Cl D. B.. Perhatikan grafik pita kestabilan berikut. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s) + N2O(g) + 2O2(g) → D. mengalirkan H2 ke dalam nitrogen cair E. tetramindiklorokromat(III) klorida E. mengubah 235U untuk menghasilkan energi D. Zn(OH)2(s) + 4NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)42++ 2OH– → C. A. pemurnian zona D. elektrolisis larutan NH4Cl 13. Elektrolisis larutan yang menghasilkan logam alkali adalah …. kalium tetratiosianatoetilendiaminkromat(III) C. A. meningkatkan kadar karbon B. Zn(OH)2(s) + 2OH– ⎯⎯ Zn(OH)42– → D. partikel β E. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ Ca(NO2)2(s) + O2(g) → B. kecuali …. larutan KI dengan gas Cl2 C. A. Prinsip pembuatan baja dari besi tuang yaitu dengan cara …. sebagai sumber partikel alfa 25. krom(III) tetramin dikloro klorida B. Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. A. larutan KNO3 dengan elektrode Au D. bis(dimetilglioksimato)nikel(II) B. Batang kadmium dalam reaktor nuklir berfungsi …. partikel α D. K4[Fe(NCO)6] C. larutan KI dengan gas Br2 B. Ca(NO3)2(s)⎯⎯ Ca3N2(s)+4NO2(g)+5O2(g) → E. Senyawa kompleks berikut yang bukan kelat adalah . A. ion karbonatotetraaminkobalt(III) D. pemanggangan kuarsa E. larutan KBr dengan gas Cl2 12. U–235 D. sebagai bahan bakar untuk memicu reaksi fisi E. pemanasan NH4NO3 C. C Neutron A Pita kestabilan B Proton Unsur radioaktif yang terletak di daerah B akan mencapai stabil dengan cara memancarkan …. A. Persamaan setara yang tepat untuk reaksi larutan amonia pekat dan suspensi seng(II) hidroksida adalah …. menurunkan kadar karbon C. Po–212 B. partikel γ 23. Reaksi fisi yang dikembangkan dalam reaktor nuklir menggunakan bahan bakar . diklorotetraminkrom(III) monoklorida 20.. kromatografi lapis tipis 16. A. tetramindiklorokrom(III) klorida C. E.. peptisasi C. 2Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ 2CaO(s)+4NO2(g)+ O2(g) → C. Pada reaksi inti: adalah …. larutan Na2SO4 dengan elektrode C C. distilasi kuarsa (SiO2) B.

sodium hidrogen sulfit berair B. ikatan tunggal C–O dalam gugus C O terurai atom O dalam gugus O–C2H5 menjalani reaksi dengan H318O+ E. hasilnya adalah tri– iodometana. CH3CH(OH)CH3 B. X dan bereaksi membentuk ester. Jika suatu alkohol... ikatan C–16O lebih kuat dari C–18O B. 28. 1 tersier E. 29. C6H5OCOCH3 B.. C6H5COCH3 Hasil reaksi antara fenilmetanol (C6H5CH2OH) dan etanoilklorida (CH3COCl) adalah …. A. . 1 primer dan 3 tersier Jika butan–1–ol didehidrasi oleh asam sulfat pekat berlebih pada suhu 240°C. Senyawa adalah …. 2 primer. C6H5CH(OH)C2H5 E. E. A. propanoil klorida Senyawa berikut yang tidak membentuk endapan kuning jika dipanaskan dengan larutan iodin cair dan kalium hidroksida adalah . A. 1 tersier D. A. X dan Z dapat juga membentuk ester yang sama tetapi tidak bagus. dengan HI berair 36. 1 sekunder. C2H5OH C. CONH2 C. Reduksi: H2 N NO2 H2N NH2 dapat dilakukan dalam laboratorium sekolah dengan menggunakan …. CH2=C(CH3)2 C. ikatan C–C dalam gugus O–C2H5 terurai selama hidrolisis O 27. gas klorin B. Z adalah senyawa berbeda. COOH HOOC C. A.. CH3CH=CHCH3 D. propanal E.. campuran H2SO4 pekat dan HNO3 pekat D. larutan H2O2 C. C6H5COCH3 C. asam propanoat C. CH3C16O2C2H5 dihidrolisis berasam dengan adanya H218O. (CH3)3COH E. propan–1–ol D. CH3CH2–O–CH2CH3 E. A..2–diol (etilen glikol) membentuk polimer. Jika etiletanoat. A.. yaitu . 2 primer dan 2 sekunder C.. C6H5CH2Cl D. COOH HO B. Di antara senyawa berikut dapat bereaksi dengan etana– 1. CH3CHO C. bukan dalam C2H518OH.. NHCH3 35. X bereaksi dengan natrium menghasilkan H 2 . larutan I2 dan NaOH dalam air C. timah dan HCl pekat C. 1 primer.. C6H5CH2OCOCH3 Butanol memiliki empat isomer yang terdiri atas …. A. hasil yang terbentuk adalah . 2 sekunder. gas hidrogen dengan bantuan nikel E. isotop-isotop atom 18O terdapat dalam produk CH 3 –CO– 18 OH. CH3CH(OH)C2H5 D. CH3CH2–O–CH3 Di antara pereaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah . CH2NH2 B. X.. C6H5CH2OH B. 1 primer dan 3 sekunder B. 30. propanon B. OH HO D. 32. A. NH2 E. 33. A. Senyawa alkohol tersebut adalah …. C6H5CH2COCl E. besi dan HNO3 pekat D. CH3 NH2 D. ClCH2CH2COOH HOOC–CH2–CH2–OH Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun 273 .. Kesimpulannya adalah…. 31. direaksikan dengan larutan KMnO4 panas dan berasam. CH3COCH3 D. gugus C2H5 mengalami serangan oleh H218O X. CH2=CHCH2CH3 B.26. A. C6H5OH 34. larutan KMnO4 dalam basa E. Senyawa berikut yang dapat digunakan untuk membuat garam diazonium jika direaksikan dengan asam nitrit pada 5°C adalah …. D.

H C C Cl H2 C H C B. Air laut mengandung sekitar NaCl 3%. A. A. Penambahan larutan NaOH membentuk endapan XOH. Berapa gram NaOH yang diperlukan untuk hidrolisis ini? 6. Tauber 39. asam linolenat E. glutamin C. Fehling B. menghasilkan gliserol dan tiga mol natrium stearat (C17H35COONa). A. Suatu larutan mengandung ion logam 3+ dielektrolisis dengan arus 5. A. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah …. tirosin E. Sebanyak 10. Setengah-reaksinya adalah: → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– E° =– 76 V 2+ → Ni (aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) E° = – 23 V Gambarkan diagram sel. Molisch E.9 Pada keadaan tertentu. Elektrode seng dalam larutan seng sulfat dan elektrode nikel dalam larutan nikel sulfat. Filtrat diketahui mengandung ion-ion 228Ra. elektrolisis larutan AgNO3 mendepositkan 1. 38. H2 C H2 C H C H C C H C D. 1. Berapa tekanan minimum yang harus diterapkan pada suhu 25°C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Diketahui faktor van’t Hoff = 1. sistein D. 9. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 45 g glukosa dengan 450 g air. Benedict C. histidin B. asam palmitat D. Dalam etoksietana. Apakah nama logam tersebut jika 1. Setelah disaring.18 g logam diendapkan pada elektrolisis ini? Suatu larutan X(NO3)n ditemukan mengemisi partikel α dan β. asam linoleat C. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi antara AlCl3 dan LiH. 2. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. berapa gram Zn yang dihasilkan dari elektrolisis larutan ZnCl2? Sel volta dikonstruksi dari setengah reaksi berikut. Apakah yang dimaksud dengan denaturasi protein dan renaturasi protein? 10. Berapakah tekanan uap larutan ini pada 25°C? (Pada 25oC tekanan uap air murni adalah 23. alanin 40.37. dan tunjukkan arah aliran elektron dan gerakkan kation. Barfoed D.5 g logam perak. 274 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .8 torr). 3. Pada keadaan yang sama. Berikut ini yang merupakan asam amino esensial adalah …. 4. Jika propenonitril ( H2C CHC N ) dan kloroetana ( CH 2 CHCl ) dicampurkan dengan molar yang sama membentuk polimer secara adisi maka polimer yang terbentuk harus mengandung monomermonomer …. tandai anode dan katode. H2 C H C Cl H2 C H C C N B. Apakah nama unsur X dan mengapa emisinya terpisah? 7. Senyawa apakah endapan putih yang pertama? Mengapa lebih dulu mengendap? 8. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah ….0 A selama 10 menit. asam stearat B. 5. a. AlCl 3 dan LiH dengan perbandingan mol 1 : 4 bereaksi membentuk endapan putih.0 g trigliserida dihidrolisis dengan NaOH. endapan XOH hanya memancarkan partikel α dan filtratnya memancarkan partikel β. Tuliskan rumus struktur dan nama semua senyawa yang memiliki rumus molekul C5H11Br. H2 C H C C N CH2 N H C C N H C H N H2 C H2 C Cl Cl HC C. asam oleat E. b.

26°C b. cair.29 m 3. 7. Pada tekanan tinggi. Plarutan = 23. D D 13. C Zn Ni 2+ Reaksi yang terjadi: Zn (s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) → 3. Esai Kemolalan H2O2 3% = 0. 7. → 10Br–(aq)+2MnO4–(aq)+16H+ ⎯⎯ 5Br2( ) + 2Mn2+(aq) + 8H2O( ) → 3Cu(s)+2HNO3(aq) + 6H+ ⎯⎯ 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O( ) Tes Kompetensi Subbab E 1. Boleh jadi padat. 1.18637°C Evaluasi Kompetensi Bab 1 A. d. Pilihan ganda D 11. 7. 25. 5. 7. B 33. c. → Cr2O72–(aq)+6Cl– (aq) + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+(aq) + 3Cl2(g) + 7H2O( ) → 2Mn2+(aq)+5BiO3–(aq)+14H+ ⎯⎯ 5Bi3+(aq) – + 2MnO4 (aq)+ 7H2O( ) → H3AsO4(aq) + 4Zn(s) + 8H+ ⎯⎯ AsH3(s) + 4Zn2+(aq) + 4H2O( ) Tes Kompetensi Subbab D 1. C Sn2+(aq) Sn4+(aq) Fe3+(a ) Fe2+(aq) C → 2I–(aq) + 2e– ⎯⎯ I2(s) E°= –0. π = 0.5 mmHg Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Tes Kompetensi Subbab A 0 +10 Tes Kompetensi Subbab B 1. b. e. → I2(s) + 10HNO3(aq) ⎯⎯ 2HIO3(aq) + 10NO2(g) + 4H2O( ) → NaCl(aq)+2H2SO4(aq)+MnO2(s) ⎯⎯ 2Na2SO4(aq) + MnCl2(s) + 2H2O( ) + Cl2(g) a. 29. 3. 1. C 21. B. D B 17. 3. dan gas dari air dalam ruang vakum tersebut. A C 19. 5. DTd= 0. Xetanol = 0. DTd= 0.016 Apendiks 1 275 . DTd= 0. 23. 3. D A 15.43 atm Massa etilen glikol = 1192 g Plarutan = 19.62 mmHg π = 7. 3.Apendiks 1 Kunci Jawaban Tes Kompetensi Subbab Bab 1 Sifat Koligatif Larutan Tes Kompetensi Subbab A 1.372°C Tb = –0. 3. a. kerapatannya lebih rendah dari CO2 air.001 atm Mr Hemoglobin = 688000 g mol–1 Tes Kompetensi Subbab B 1. 3.15°C 3. Fe(s) + 2Ag+(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2Ag(s) 5. suhu pembentukan CO2 padat naik. 27. Rangkaian luar e– Voltmeter Anode Rangkaian dalam Katode Tes Kompetensi Subbab F 1. A D A C E 31. 9. → I2(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ 2HIO3(aq) + NO2(g) +5 +4 Tes Kompetensi Subbab C 1. Hal ini disebabkan pada keadaan padat.68 mm Hg Mr glukosa = 180 g mol–1 1.702°C DTb= 0.104°C Mr X = 842 g mol–1 Tb = –0.71 molalitas larutan gula = 0. Plarutan = 41.9 m Fraksi mol H2O2 3% = 0. 5.29 Xair = 0. 3.54 V GGL sel negatif maka reaksi tidak terjadi.

Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan: 1 mol Na = 5.83 volt) sehingga H2O akan di reduksi menghasilkan ion OH– yang bersifat basa.9. C A D C D A Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d2. Akibatnya logam besi cenderung direduksi. C E 15. 5. 9. 1. Zn Ni 7. Berdasarkan potensial sel. Kerapatan berhubungan dengan gaya tarik antarmolekul halogen. 29.72 jam. 3. Pada (b) GGL sel negatif maka reaksi tidak berlangsung. 27. Mg = 10.2 g. 3Cu(s) + 2HNO3(aq) + 6H+ ⎯⎯ 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O( ) → b. 3. F Xe F Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d. F F F Xe F F Esai Penyetaraan reaksi redoks dalam suasana asam dengan metode setengah reaksi. H2O memiliki nilai lebih besar (–0. A A 17. Tes Kompetensi Subbab D 1. 5. F Br F (sp3d) 276 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII .36 jam. 31.34 volt) maka Cu2+ akan direduksi.35 g a. dan reduksi terjadi di katode. → 4NaCl(aq) + 2H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ 2Na2SO4(aq) + MnCl2(aq) + 2H2O( ) + Cl2(g) Rangkaian luar e– voltmeter Anode Rangkaian dalam Katode Tes Kompetensi Subbab C 1. 3.08 jam m I2 = 2. 5. Makin kuat gaya tarik van der Waals makin rapat unsur tersebut.06 V ) Sebab nilai potensial reduksi besi lebih besar dibandingkan nilai potensial reduksi Mg atau Zn. F 7. Cr2O72–(aq)+ 6Cl–(aq) + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+(aq) +3Cl2(g) + 7H2O( ) → c. tetapi pada tahap pembentukan karat reaksi berlangsung sangat lambat karena memiliki nilai potensial sel sangat kecil (E° = 0. F Tes Kompetensi Subbab B 1. Bab 3 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama Tes Kompetensi Subbab A 1. C F F Xe F F 25. Pb(s) + PbO2(s) + 2H2SO4(aq) ⎯⎯ 2PbSO4(s) + 2H2O( ) → d. 5. Sebab atom fluorin terlalu kecil untuk membentuk asam okso. Potensial reduksi standar Ni paling besar (–0. 7. 11. b. H2 O → 2XeF2(aq) ⎯⎯⎯ 2Xe(s) + 4HF(aq) + O2(g) 3. 7.23 volt) maka Ni2+ akan direduksi. → a. Gaya tolak ruang sangat tinggi.24 volt). H3AsO4(aq) + 4Zn(s) + 8H+ ⎯⎯ AsH3(s) + 4Zn2+(aq) + 4H2O( ) → f. 3. → 11. 2[2 Al3++302–] + 3C(s) ⎯⎯ 4 Al( ) + 3 CO2(g) → atau Al2O3(aq) + 3 C(s) ⎯⎯ 4 Al( ) + 3 CO2 (g) Pada proteksi katodik. 33. 2Mn2+(aq)+5BiO3–(aq)+14H+ ⎯⎯ 5Bi3+(aq) + 2MnO4–(aq) + 7H2O( ) → e. Massa Hg = 4. Potensial reduksi standar Cu lebih besar (0. Al = 16. Mg atau Zn memiliki potensial oksidasi lebih tinggi dibandingkan besi sehingga logam Mg atau Zn lebih mudah dioksidasi. → NaI(s) + H3PO4( ) ⎯⎯ HI(g) + NaH2PO4(s) 3. 9. 1. B. B B 21. Evaluasi Kompetensi Bab 2 A. Oleh karena yang (a) GGL selnya positif maka reaksi dapat berlangsung. 3CH3OH(aq)+Cr2O72 (aq) + 8H+ ⎯⎯ → 3CH2O (aq) +2Cr3+(aq)+7H2O( ) Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d3. 10Br– (aq)+2MnO4–(aq) + 16H+ ⎯⎯ 5Br2( ) + 2Mn2+(aq) + 8H2O( ) g. diketahui bahwa tahap reaksi oksidasi besi berlangsung cepat (E° = 1. 35. E D 23. Berdasarkan nilai potensial reduksi standar. A E 19. Pilihan ganda B 13.

Biloks Mn dalam MnO2 = +4. 23. Pilihan ganda A 11. elektrolisis → H2O( ) ⎯⎯⎯⎯ H2(g) + O2(g) → 8H2S(g) + 4O2(g) ⎯⎯ S8(s) + 8H2O( ) Esai (a) +2. kemudian dilarutkan dalam air menjadi asam nitrat. 1. 3. 23. 27. Pilihan ganda E 11. Ca. amonia dibakar dengan adanya katalis platina menjadi gas NO dan diubah lebih lanjut menjadi NO2. 39. (b) +4. 1. 2[2Al3++3O2–] + 3C(s) ⎯⎯ 4Al( ) + 3CO2(g) → 11. 3. 33. Tes Kompetensi Subbab F 1. 29. akan diperoleh CH4 yang disebut gas alam sintetik. → 2 M + H2 ⎯⎯ 2 MH M adalah logam alkali. Pt → Tahap 1 : 4NH3(g) + 5O2(g) ⎯⎯ 4NO(g) + 6H2O(g) → Tahap 2 : 2NO(g) + O2(g) ⎯⎯ 2NO2(g) Tahap 3 : 3NO2(g) + H2O( ) ⎯⎯ 2HNO3(aq) + → NO(g) Gas NO pada tahap akhir dapat digunakan kembali. C E B B B 31.Tes Kompetensi Subbab C 1. 7. (c) +1. B C A B C 3.5 L 3. → 4Li(s)+ O2(g) ⎯⎯ 2Li2O(s) → 2Na(s) + O2(g) ⎯⎯ Na2O2(s) Evaluasi Kompetensi Bab 3 A. D C B A C → 2Li + 2CH ≡ CH ⎯⎯ 2LiC ≡ CH + H2 Jenis reaksi adalah reaksi oksidasi. B. 27. 9. [Pt(NH3)2Br2]. B. Sifat lunak dan licin disebabkan oleh antarlapisan yang dapat bergeser. Reduksi bijih besi menjadi besi. Al 2 O 3 dielektrolisis dalam kriolit cair (elektrolit). 3. Karena potensial reduksi standar negatif (E°= 1. Tes Kompetensi Subbab G 1. A D 15. 9. B E 17. 35. Karena logam alkali bersifat reaktif. Tes Kompetensi Subbab D 1. Tes Kompetensi Subbab E 1. 25. B D 19. 5. 7. Apendiks 1 277 . 3. D D 13. D Esai 21. Elektron valensinya ns2 np1. 3. E D 19. Ba. Bilangan koordinasi adalah jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat. Dalam bentuk garam hipopklorit (NaClO). Mg. Alumunium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik. (d) +6 Ion kompleks adalah senyawa ionik yang terdiri atas kation logam transisi (atom pusat) dan 2 atau lebih anion atau molekul netral. 3. Hasil samping gas H2 dan Cl2. B C 17. Ra → CaCO3(s) + H2C2O4(aq) ⎯⎯ CaC2O4(s) → 5C2O42–(aq)+2MnO4–(aq)+16H+ ⎯⎯ 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O( ) 1. C C 13.66) Bab 4 Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Tes Kompetensi Subbab A 1. Pada umumnya senyawa dengan biloks tertinggi lebih stabil maka diduga bahwa senyawa A adalah VF3. dalam KMnO4 = +7. 37. Sumber unsur transisi biasanya berasal dari penambangan deposit minera. Muatan senyawa ini adalah 0. Alumunium memiliki energi ionisasi ketiga yang cukup tinggi cenderung sukar untuk melepaskan elektron. yang dikeluarkan secara berkala. 7. (a) Tris(amin)dibromobesi(III) nitrat. 3. Tes Kompetensi Subbab C 1. Ligan adalah anion atau molekul netral terikat pada atom pusat. Melalui elektrolisis garam NaCl. 5. Pembuatan gas oksigen di antaranya: 2 2KClO3(s) ⎯⎯⎯→ 2KCl(s) + 3O2(g) 2 → H2O2( ) ⎯⎯⎯ H2O( ) + O2(g) Tes Kompetensi Subbab D 1. → CO(g) + 3H2(g) ⎯⎯ CH4(g) + H2O(g) Δ H= –206 kJ mol–1 Setelah H2O diuapkan. 9. Lelehan Al terbentuk pada katode dan berkumpul di bawah sel elektrolisis. ΔMnO MnO 5. Proses secara umum.contohnya Kalimantan Barat dan pegunungan Jaya Wijaya. 29. 25. Tes Kompetensi Subbab B 1. 1. 3. 7. 5. 5. V = 3587. A C 15. Evaluasi Kompetensi Bab 4 A. E 21. (b) Amonium tetrabormokuprat(II) 3. Grafit memiliki struktur jaringan segienam datar dan berlapis-lapis. 5. H2 O 2XeF2(aq) ⎯⎯⎯ 2Xe(s) + 4HF(aq) + O2(g) → Sebab klorin bersifat asam dalam air sehingga dapat bereaksi dengan ion basa kuat membentuk garam.

31. 9. sedangkan inti atom nitrogen hanya 7 proton. 5. 49. Pilihan ganda b 11. Karena gugus fungsi merupakan bagian reaktif dari senyawa karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia senyawa karbon. tetapi jika dosis tersebut diberikan secara bertahap. 1. b 21. 33. X =plutonium–239 ( 94 Pu ) 0 Kehilangan massa sebesar 6. produk tidak menunjukkan sifat radioaktif. 40 235 13 208 Po. b.3–dibromo–2–metilpropana 278 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . A B A C C B E 43. 7. 4 → X+2 He ⎯⎯ 242 96 239 Cm+ 1 n . Jika pada akhir reaksi. 3. 39. B. c. 3. 13. 7. e a 13. (c) 76Ga → U + 4n ⎯⎯ 239U → C ⎯⎯ 12C + n → K ⎯⎯ 40Ca+ −0 e 1 29. misalnya 3 rem setiap tiga bulan boleh jadi aman. 37.3–dibromobutana CH3 H2 H2 C CH C Br Br 1. 1. 25. 7. a. f. Oleh karena partikel alfa bermuatan positif maka kekuatan tolakan inti atom emas jauh lebih besar dibandingkan dengan inti atom nitrogen. 35.2–dibromobutana Br H2C H2 C H2 C Br CH2 1. 7. g. 5. 7. e d 19. 1 n ⎯⎯ 1 p + -1 e →1 0 1. 11. Tes Kompetensi Subbab C 1. Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklida-nuklida dengan nomor atom mendekati stabil. c d 17. b d 15. 238 U + n ⎯⎯ 239 Pu → Evaluasi Kompetensi Semester Semester 1 A. ion tetraaminseng(II) diklorotetraaminkobalt(III) klorida kalium diaminobis(oksalat)kobaltat(III) tetrakloro(etilendiamin)platina(IV) heksa uonikel(II) bromida diklorotetraminkrom(III) perklorat kalium tris(oksalat)ferat(III) [Fe(SO4)(H2O)4] 3. 1. Dalam reaksi fisi. 23. 47. 9. 3.6 torr 0 +4 Bab 5 Keradioaktifan Tes Kompetensi Subbab A 1. H3C H2 C H2 C Br CH Br H3C Br H2 C C Br CH3 1. D D 21. 5. Evaluasi Kompetensi Bab 5 A. agar mengurangi jumlah neutron dan meningkatkan jumlah proton sehingga terbentuk 0 kestabilan inti. 41. e. artinya katalis diperoleh kembali. Rem adalah satuan dosis radiasi yang menghubungkan secara e uivalen energi radiasi dengan jenis radiasinya. 3. 45. 9. Nuklida radioaktif: (a) a. B E 17. artinya katalis terlibat dalam tahap-tahap reaksi. B. 14 → N + a ⎯⎯ 18F → Au + a ⎯⎯ Dalam inti atom emas terkandung 79 proton. C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O Berat I2 = 1. Katalis yang digunakan harus bersifat radioaktif.5. kemudian hasil reaksi pada setiap tahap dan produk reaksi akhir diisolasi dan dideteksi sifat radioaktifannya. Sebab 238U jika dibombardir dengan neutron tidak akan terjadi reaksi berantai sebagaimana 235U. C E 19. Terpaan radiasi sekitar 30 rem secara terus menerus terhadap seseorang dapat menyebabkan kanker atau leukemia. tetapi membentuk 239Pu. Jika dalam setiap tahap menunjukkan sifat radioaktif.176 g Sebab ion karbonat cenderung terurai menjadi gas CO2 .1–dibromobutana Br H2 C CH Br CH2 2. Pilihan ganda E 15.4–dibromobutana 1.607 ×10–9 sma. E Esai Plarutan = 23. b. d.2–dibromobutana Br H3C CH H2 C Br CH2 H3C Esai Emisi beta. C D 27. Reaksi fusi adalah reaksi nuklidanuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom lebih besar. 1. A C A C Tes Kompetensi Subbab B 1. sedangkan pada reaksi fusi hingga saat ini masih terus diteliti. 3. (b) 40K. b d e Tes Kompetensi Subbab B 1. c. Bab 6 Senyawa Organik Tes Kompetensi Subbab A 1. suhu hasil reaksi dapat dikendalikan. D E 23. E B 25. C6H12O6 + O2 → CO2 + H2O 0 –2 3. 5. 5.

H3C H2 C H C OH H2 C CH3 IUPAC: 3–pentanol 3. H3C H2 C H2 C H C H2 C C H Tes Kompetensi Subbab F 1. b. 1–klorobutana + H2O ⎯⎯ 1–butanol + HCl → 5. Sehingga larut dalam benzena (nonpolar) f. Glukosa Etanol Isomer posisi struktur: H3C H2 C CH3 H3C HC O CH3 H2 C O CH3 H3C H2 C O H2 C CH3 O H2 C H3C C H2 H2 C C H2 O C H2 CH3 CH O O C C H2 CH3 C O CH3 7. Rumus umum amina: R3N. 3. Apendiks 1 279 . c. H3C C CH3 CH3 Isomer fungsional: H3C H2 C H2 C H2 C OH H3C H2 C H C OH CH3 H3C CH H2 C CH3 OH H3C C OH CH3 CH3 d. C O CH2 CH3 b. sebab keduanya dapat bereaksi dengan 2. 9. Air nira banyak mengandung glukosa melalui proses fermentasi berubah menjadi alkohol. Sebab gula pasir mengandung glukosa yang memiliki gugus fungsional aldehid. 7. dengan R dapat berupa atom H atau alkil. a. H2C HO C OH b.1–dibromo–2–metilpropana 3. 6. H2N H2 C C H2 C H2 H2 C CH NH2 O C OH c. Jika dilihat dari strukturnya. O H3C C H . H C OH CH3 Tidak beralasan sebab asetaldehid mudah menguap dan habis dalam waktu tidak lama. a. H3C H C H C H2 C memiliki isomer apapun. H2 C H3C C H2 H2 C C H2 C O CH3 5.6–dimetiloktan–4–ol H3C H2 C H2 C H2 C H2 C OH Tes Kompetensi Subbab E O NH2 O C OH O 1. a. H3C C C H2 CH3 Tes Kompetensi Subbab D 1. trivial: pentil alkohol H3C H2 C H2 C H C OH CH3 IUPAC: 2–pentanol. H3 C CH3 H2 H2 C C C CH3 CH3 b. H3 C H2 C H C H C H2 C C2H5 C C2H5 O H2 C C H 1. H3C O H2 C C H2 H2 C C H2 OH O C O O H2 C C H2 H2 C O CH3 CH CH3 9.4dinitrofenilhidrazin membentuk suatu endapan kuning. a. H3C C C O H C Br O C H g. b. C2H4O tidak Tes Kompetensi Subbab C 1. 3. a.CH3 H3C C Br CH3 H2 C Br H3C CH H C Br Br c. H3C CH IUPAC: 1–pentanol.2–dibromo–2–metilpropana 1. Tidak. Sebab eter pada umumnya kurang polar. trivial: isopentil alkohol c. H3C C O H C CH2 e. C6H12O6 ⎯⎯ 2C2H5OH + 2CO2 → b.

C C 13. B. asam benzo–2– dioat atau o–karboksilbenzoat. 7. O CH3 C CH3 H2 C H2 C H2 C CH3 b. 27. para–: CH3 OH CH3 H3C OH OH 3. (c) 2– kloropropena a. Sebab dalam benzena membentuk ikatan p terdelokalisasi. heksanal heksanoildehida (a) 2–kloropropana. b. 25.4. 29. dan p–hidroksikarboksilbenzena. o–hidroksikarboksilbenzena. Cl Evaluasi Kompetensi Bab 6 A. m–aminometilbenzena. D B 19. c. A 43. H3C CH3 3. E B 17. 7. 9. E C C D A 31. Tes Kompetensi Subbab C 1. 35. 25. H C OH C CH3 HO H C CH3 CH3 . 2–etilasetofenon. E B 17. Pilihan ganda D 11. 5–bromokuinolin 280 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . sedangkan pada alkena elektron p terlokalisasi pada atom karbon tertentu. asam heksanoat d. m–dihidroksibenzena 3–hidroksifenol. Pilihan ganda B 11. pentil metil eter metoksi pentana c. A A C A E 31. Esai o–aminometilbenzena. O c. 2–metoksi pirola 3–metilpirola 5.3. 5. 5. o–hidroksitoluena. (b) 2–propanol. klorobenzena a. OH H2C HO CH2 HO O C OH C O 3HC C OSOH 3 H2 Etilen glikol b. D 45. asam oksalat K 2 Cr 2 O 7 H 2 SO 4 dipanaskan. fenol a. 1. B. Esai a. B E B C A 41. 1. E 33.6–trinitrotoluena Tes Kompetensi Subbab B 1.7–dikloro–8–hidroksikuinolina CH3 . Jika dilihat dari strukturnya maka molekul-molekul pada posisi orto– memerlukan ruang lebih ruah dibandingkan para– dan meta– yang menyebabkan gaya antarmolekul lebih lemah sehingga titik didih dan titik leleh lebih rendah. 3. O C OH CH3 H2C C H C CH2 H OH CH3 3. 29. 39. atau 2–etilfenil metilketon c. 3. B 3. b. meta–. COOH b. Cl Cl Bab 7 Senyawa Aromatik Tes Kompetensi Subbab A NH2 1. Senyawa F dihilangkan untuk menghindari oksidasi lebih lanjut. a. 1. 37. B A 15. D 21. A E 19. B B 15. Struktur hidroksimetilbenzena pada posisi orto–. p– aminometilbenzena. –asetil–p–aminofenol (4–hidroksiasetanilida) b. 27. Nama senyawa tersebut berturut-turut: a. 23. A 35. 5. pentil metil keton 2–heptanon b. a. a. 7. c. 3–bromopiridin. H2C2O4 ⎯⎯ CO + CO2 + H2O → 3 5. 9. HO C . atau 2–metilfenol b. Evaluasi Kompetensi Bab 7 A. Br2 b. 2. 33. E 21. 23. H2C H C H C CH2 CH3 H2 C a. E 7. 2–hidroksimetilbenzena o–hidroksitoluena 2–metilfenol. A C 13. 1.

b– –glukosa Glukosa Dapat Tes Kompetensi Subbab C 1. 5. B. sekunder. 3. protein bahan makanan. D C 17. dan kuarterner. aitu: (a) daging ayam. a. sedangkan b–sheet membentuk lapisan yang planar.064 M. 7. a– –glukosa b. 25. Tes Kompetensi Subbab B Makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah yang banyak mengandung lemak tidak jenuh. 3. Struktur HDPE: Evaluasi Kompetensi Bab 8 A. (c) terigu. 5. C D 13. 7. 1. 7. tersier. Pilihan ganda C 11. [b– –glukosa] = 0. Akibatnya. Tes Kompetensi Subbab C 1. 23. dan (d) alpukat. 7. 9. . D A 15. fenilalanin. Esai • Bentuk polimer tidak bercabang • Banyak ikatan silang antar rantai polimer b. Hal ini disebabkan oleh bagian ekor sabun yang bersifat nonpolar akan melarutkan butiran minyak. protein kontraktil. Penggolongan protein berdasarkan fungsinya: protein sebagai enzim. protein transport. Lapisan yang dibentuk oleh gugus karbohidrat yang bermuatan negatif mengelilingi butiran minyak. [a– –glukosa] = 0. Asam lemak tidak jenuh mengandung ikatan rangkap sebagai sumber awan elektron yang memiliki tolakan terhadap ikatan rangkap yang lain sehingga terjadi tolak-menolak. portein struktural. 5. 3. 7. sedangkan minyak sawit mengandung banyak asam lemak tidak jenuh. gaya antarmolekul asam lemak menjadi lemah.Bab 8 Makromolekul Tes Kompetensi Subbab A 1. D 21. (b) telur (tapi kolesterol tinggi). PP tidak berwarna menjadi merah jambu. Karena adanya cabang pada struktur LDPE menyebabkan polimer jenis ini kurang rapat dibandingkan HDPE sehingga LDPE kurang tegar dan mudah sobek. 29. B 33. Jika CuSO4 berlebih akan terbentuk endapan putih dari Cu(OH)2 yang dapat mengganggu analisis. 3. Apendiks 1 281 . protein regulator dan pertahanan. 27. a. yang pada gilirannya minyak yang banyak mengandung ikatan rangkap (sawit) memiliki titik beku rendah dibandingkan minyak curah. C B A C A 31. sedangkan bagian kepala sabun yang bersifat polar akan larut dalam air. Jika emulsi minyak-air yang tidak stabil ditambahkan sabun maka akan terbentuk emulsi yang stabil. 5. Polimerisasi ionik Tes Kompetensi Subbab B 1. 3. Penggolongan protein berdasarkan struktur: primer. dan triptofan (mengandung inti benzena) sehingga berwarna kuning. Kulit kita terdiri dari protein yang boleh jadi mengandung asam amino seperti tirosin. D D 19.036 M a –heliks membentuk spiral. 5. Bab 9 Lemak Tes Kompetensi Subbab A 1. C17H29–COOH + Br2 ⎯⎯ C17H29(Br2)–COOH → Minyak curah banyak mengandung asam lemak jenuh. E 35. 3. E Struktur LDPE 3. 1.

7. 5. 9. B B 13. Esai Lemak Padat pada suhu kamar. 29. 11. Keton. AlCl3 + 4LiH ⎯⎯ LiAlH4 + 3LiCl(s) → b. 35. 37. 5. A Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun A.456 g Indium (Ar = 114. Untuk menjaga keseimbangan hormon. c. Aldehid. c. 7.Evaluasi Kompetensi Bab 9 A. D Esai O H2 C H3C C H H C C H H C C H C C H C C H2 O C CH3 33. B. B. E A 21. 1. 1.85) Reaksi AlCl3 dan LiH: a. 9. 37. 1. Adapun minyak cair pada suhu kamar. Pilihan ganda B 11. Ikatan rangkap pada asam palmitoleat diadisi oleh bromin. Evaluasi Kompetensi Semester Semester 2 A. 27. a. H (fluroetilena) F C 282 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 7. A D 19. B B 19. 33. 21. 39. E Esai Plarutan = 23. B 23. 3. D B 29. b. 5. LiCl. 3. H2C 7. dan banyak terdapat dalam hewan. A D A C E 31. Mentega dari jenis stearat. 39. E D 23. C C 13. D D 15. Perbedaannya disebabkan adanya ikatan rangkap (tidak jenuh) pada minyak. sebab LiCl senyawa ion yang tidak larut dalam pelarut organik (etoksietana). mengandung asam lemak takjenuh. B E 19. a. dan banyak terdapat dalam tanaman. a.56 torr Berat Zn = 0. A C B A A 3. 1. A A 25. c. Pilihan ganda E 11. sedangkan AlCl3 adalah senyawa kovalen. b. Denaturasi protein adalah ikatan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. 1. 45. 3. Gliserol dan sabun dari jenis Na–stearat dan Na– palmitoleat. 9. b. 13. 23. C 25. Pilihan ganda E 17. 1. mengandung asam lemak jenuh. C C 31. 35. C D B D C B E 3. 25. 5. D 21. D E 17. 5. B. D C 27. 3. 9. 15. Keton NH2 N2H4 Pada suhu dan tekanan tinggi dengan katalis asam. Renaturasi protein adalah pengubahan kembali bentuk struktur protein yang terdenaturasi. A D 15. 7. 43. 41. B A 17. 5.

2001 Apendiks 1 283 .00299 8.00133 10.135 1.540 2.6 8.8 0.53 2.400 2.150 –196 –183 2.95 0.160 3.55 0.78 3.827 –34 2.700 59 184 777 1.12 4.800 1.96 1.00346 7.620 2.670 1.470 2.Apendiks 2 Tabel 1 Sifat Fisik Beberapa Unsur Unsur Simbol Nomor Atom Al Ar As Ba S Be Fe B Br Cs K Ca C C Cl Co Kr Cr Xe Li Mg Mn Hg Na Ne Ni N O Ag Pt Rb Se Zn Si Sc Sr Cu Sn Pb Ti U V 13 18 33 56 16 4 26 5 35 55 19 20 6 6 17 27 36 24 54 3 12 25 80 11 10 28 7 8 47 78 37 34 30 14 21 38 29 50 82 22 92 23 Atom Pada Suhu 25°C 27 40 75 137 32 9 56 11 80 133 39 40 12 12 35.030 –7 2 63 840 3.350 –186 1.720 1.384 2.05 6.00166 5.93 7.550 –101 1.5 59 84 52 131 7 24 55 201 23 20 59 14 16 108 195 85 79 65 28 45 88 64 119 207 48 238 51 s g s s s s s s s s s s s g s g s g s s s s g s g g s s s s s s s s s s s s s s Titik Leleh (°C) Titik Didih (°C) Kerapatan Gas pada 25°C (g cm–3) Aluminium Argon Arsen Barium Belerang Berilium Besi Boron Brom Cesium Kalium Kalsium Karbon (grafit) Karbon (intan) Klor Kobalt Kripton Krom Xenon Litium Magnesium Mangan Merkuri Natrium Neon Nikel Nitrogen Oksigen Perak Platina Rubidium Selenium Seng Silikon Skandium Stronsium Tembaga Timah Timbal Titanium Uranium Vanadium 660 –189 613 (menyublim) 710 115 1.47 13.47 3.53 0.91 0.490 4.600 –108 1.250 –39 98 –249 1.494 –157 1.14 2.85 7.19 0.5 21.285 1.760 3.540 769 1.99 2.580 2.640 445 2.0055 0.81 7.53 1.53 4.00117 0.360 1.720 (menyublim) 3.51 19.120 357 900 –246 2.760 3.300 4.860 –112 180 650 1.74 7.45 1.455 –210 –219 962 1.28 11.34 4.920 2.09 Sumber: Chemistry For You.084 232 327 1.87 2.000 3.33 2.59 1.7 0.00084 8.410 1.900 –153 2.25 3.772 39 220 420 1.100 2.86 1.720 705 685 913 2.97 0.

Tabel 2 Muatan Beberapa Ion Ion Positif Muatan 1+ Nama Ion amonium tembaga(l) hidrogen litium kalium perak natrium barium kalsium tembaga(ll) besi(ll) timbal(ll) magnesium nikel(ll) stronsium seng aluminium besi(lll) Rumus NH4+ Cu+ H+ Li+ K+ Ag+ Na+ Ba2+ Ca2+ Cu2+ Fe2+ Pb2+ Mg2+ Ni2+ Sr2+ Zn2+ AI3+ Fe3+ Muatan 1– Ion Negatif Nama Ion bromida Klorida hidroksida fluorida iodida nitrat karbonat oksida sulfat sulfida Rumus Br– Cl– OH– F– I– NO3– CO32– O2– SO42– S2– 2+ 2– 3+ 3– nitrida fosfat N3– PO43– Sumber: Chemistry For You. 2001 Tabel 3 Besaran Fisika Satuan SI Besaran Fisika massa waktu arus listrik suhu termodinamik kandungan zat frekuensi energi tekanan muatan listrik beda potensial listrik aktivitas daya kapasitansi listrik Nama Satuan SI kilogram detik ampere kelvin mol hertz joule pascal coulomb volt bec uerel watt faraday Lambang Satuan SI kg s A K mol Hz J Pa C V B W F 284 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII .

Tabel Periodik Unsur Apendiks 2 285 .

• 105 B Bilangan koordinasi Jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat. • 252 C Cahaya tampak Cahaya atau gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi berkisar di antara cahaya inframerah sampai cahaya ultraviolet. 3d. dan biasanya berasal dari lemak hewan. 3s. 3p. dimana atom karbon berkisar antara 12–22. • 260 Detergen sintetik Garam asam lemak yang memiliki gugus fungsi berbeda dari sabun berasal dari minyak bumi. • 255 Asam lemak jenuh Asam lemak yang tidak mengandung ikatan rangkap pada ikatan karbon sehingga titik lelehnya tinggi. contohnya pada asam karboksilat melalui ikatan hidrogen antara oksigen dari gugus karbonil suatu asam karboksilat dan hidrogen dari gugus hidroksil asam karboksilat yang lainnya. 4f. yang terdiri atas spektrum warna merah-kuning-hijau-biru-ungu. sedangkan basa lewis adalah atom atau senyawa yang mendonorkan pasangan elektron bebas (donor elektron) yang digunakan untuk ikatan. • 106 Atom pusat Kation logam unsur transisi yang terdapat dalam ion atau senyawa kompleks. • 12 Diamagnetik Sifat yang tidak dipengaruhi oleh medan magnet. 4d. 5f. • 227 (paduan logam) Bahan yang terdiri atas campuran dua logam atau lebih. 6d). • 238 Deposit mineral Sumber batuan mineral yang terdapat di alam. • 88 Antaraksi van der aals Gaya tarik di antara atom atau molekul yang dapat ditimbulkan oleh gaya elektrostatik antara dua molekul dan polarisasi molekul tetangga • 238 Asam amino Molekul yang mengandung gugus amino (–NH2) dan gugus karboksil (–COOH). • 248 Asam lemak Asam karboksilat yang memiliki rantai panjang. • 77 Alotrop Keberadaan unsur dalam dua bentuk atau lebih. • 73 Detergen alam Garam asam lemak yang berasal dari minyak hewan atau minyak sayuran yang memiliki anion gugus fungsi ion sulfat atau ion sulfonat.Senarai A Aldosa Monosakarida yang mengandung gugus aldehid. 2s. • 103 Aturan Pauli Tidak ada dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama (jika elektron berpasangan spinnya harus berlawanan). • 248 Asam lemak tidak jenuh Asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada ikatan karbon sehingga titik lelehnya rendah. • 105 (pelapisan) Suatu metode untuk mengendalikan korosi dengan menerapkan suatu lapisan pada permukaan logam. 4s. 6p. • 88 Amorf Bentuk padatan yang bukan kristalin dan tidak memiliki keteraturan kisinya. dan biasanya berasal dari minyak nabati (tumbuhan). ditandai dengan (d) atau (+). 5s. • 249 Asam basa Lewis Asam lewis adalah atom atau senyawa yang menerima pasangan elektron (akseptor elektron). terbentuk melalui berbagai proses yang dipengaruh tekanan dan suhu bumi. akibat elektron yang berpasangan. larutan padat. 2p. • 235 Diagram fasa Diagram yang menggambarkan perubahan fasa suatu zat. • 106 Aturan Aufbau Aturan yang menyatakan urutan pengisian elektron dalam orbital berdasarkan kenaikan energi (1s. atau campuran komponen. misalnya dengan pengecatan atau penyepuhan logam. • 105 Dimer Penggabungan dua molekul yang sama. 5p. • 52 D Dehidrasi Pelepasan molekul air dari suatu zat atau dari suatu reaksi kimia. atau logam dengan nonlogam. 4p. 6s. • 179 286 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . • 233 Asam lemak esensial Asam-asam lemak tidak jenuh yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi melalui makanan. dapat berupa senyawa. seperti dua alotrop karbon: intan dan grafit. 5d. 7s. • 108 Bilangan penyabunan Bilangan yang menunjukkan berapa mg larutan basa (KOH) yang diperlukan untuk membentuk 1 gram sabun secara sempuna. • 260 Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan. • 168 Denaturasi protein Ikatan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu.

• 6 I Ikatan glikosidik Ikatan yang menghubungkan dua monosakarida dengan cara kondensasi gugus hidroksil pada atom karbon nomor 1 dengan gugus hidroksil dari salah satu atom karbon nomor 2. • 107 Ikatan peptida Ikatan C–N antarasam amino yang terbentuk dari reaksi kondensasi antara gugus karboksil asam amino satu dengan gugus amino dari asam amino yang lain membentuk protein. • 37 Gaya tegangan permukaan Gaya antaraksi antarmolekul pada permukaan cairan. • 28 Hukum Raoult Tekanan uap parsial pelarut (dengan zat terlarut di dalamnya) berbanding lurus dengan fraksi molnya.Distilasi bertingkat Suatu metode pemisahan campuran cairan menjadi cairan murni berdasarkan perbedaan titik didihnya. dimana terjadi penguraian suatu zat atau reaksi kimia yang disebabkan oleh adanya arus listrik searah. P = Po X. • 42 Emulsi Koloid yang terbentuk dari tersuspensinya partikel-partikel kecil. • 259 Energi ikat inti (Ei) Selisih energi antara energi nuklida hasil sintesis dengan energi nukleon penyusunnya. 42 Elektrolisis Kebalikan dari elektrokimia. Zat ini menyublim pada suhu – 78°C (195 K) dan tekanan standar. dimana proton hidrogen berinteraksi dengan pasangan elektron bebas pada atom elektronegatif dari molekul yang ada didekatnya. misalnya peluruhan radioaktif. • 259 Higroskopis Sifat suatu zat yang dapat menyerap air dari udara. • 196 Insulator Bahan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • 126 Esterifikasi Pembuatan ester dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. biasanya dispersi minyak dalam air atau dispersi air dalam minyak. • 155 Hidrofil Sifat kelarutan (kesukaan) terhadap pelarut air. • 14 E Eksitasi elektron Perpindahan elektron akibat dikenai energi (cahaya) dari keadaan dasar menuju keadaan yang energinya lebih tinggi. • 71 Ikatan kovalen koordinasi Ikatan yang terbentuk dari pemakaian bersama elektron ikatan yang berasal dari salah satu atom. • 127 (penyepuhan) Suatu metode elektrolisis untuk melapisi permukaan logam oleh logam lain yang lebih stabil tehadap cuaca atau menambahkan nilai estetika (keindahannya). dan 6 pada monosakarida yang lain membentuk disakarida. • 88 Senarai 287 . 4. • 19 Fraksi mol Komposisi suatu zat dalam larutan. digunakan sebagai pendingin. tidak melewati fasa cair (meleleh). yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif. • 47 Elektrode Kutub atau terminal sel terjadinya reaksi dalam sel elektrokimia yang terdiri atas anode. • 2 G Gaya Gerak Listrik (GGL) Usaha atau kerja yang diperlukan untuk mendorong aliran elektron melalui rangkaian luar dan menggerakkan ion-ion dalam larutan menuju elektrode. • 28 Hukum Kekekalan Muatan Hukum yang menyatakan muatan sebelum terjadi reaksi sama dengan sesudah terjadi reaksi. • 259 Hidrofob Sifat taklarut (ketidaksukaan) terhadap pelarut air. tempat terjadinya reaksi oksidasi. tempat terjadinya reaksi reduksi. • 105 Eksoergik Proses yang melibatkan pelepasan energi. • 63 Karbondioksida berwujud padat. • 94 Hukum I Faraday Massa zat yang bereaksi dalam elektrode sebanding dengan muatan listrik yang terlibat dalam sel. • 34. • 229 Ikatan hidrogen Interaksi elektrostatik antarmolekul. • 183 F Faktor van t Hoff ( ) Persamaan yang menyatakan perbandingan banyaknya jumlah mol zat terlarut dengan jumlah mol ion-ionnya dalam larutan. • 45 Hukum II Faraday Massa ekuivalen zat yang diendapkan akan sama jika muatan listrik yang mengalir tetap. • 47 Hukum Kekekalan Massa Hukum yang menyatakan perbandingan massa hasil reaksi sama dengan massa pereaksi. dan katode. • 260 H Haloalkana Senyawa karbon mengandung halogen. • 233 Ikatan rangkap konjugasi Ikatan rangkap selang seling dengan ikatan tunggal atau disebut juga elektronnya dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi).

• 30. • 227 Karsinogen Zat yang berpotensi menimbulkan kanker. tetapi susunan atomnya berbeda dalam ruang. disakarida. trimer. • 18 Larutan nonelektrolit Zat yang terhidrasi dalam larutan menjadi molekul-molekulnya (tidak terjadi ionisasi). oligosaksarida. yang disebabkan ketegaran suatu molekul. dan pemanfaatan logam. • 63 L Larutan elektrolit Zat yang terurai dalam larutan menjadi jumlah mol ion-ionnya sesuai derajat ionisasinya. dan polimer. • 106 Lipid golongan senyawa bioorganik yang tidak larut dalam air yang berasal dari hewan dan tumbuhan. • 259 Monomer Molekul yang massanya kecil yang bergabung dengan sesamanya membentuk dimer.Inti atom Bagian tengah atom yang mengemban sebagian besar massa atom. • 156 J Jembatan garam Atau disebut juga rangkaian dalam. dan dehidrasi alkohol oleh asam sulfat. pembuatan aloi. • 18 Lemak hewani Lemak yang berasal dari hewan. seperti konfigurasi elektron gas mulia. dan telur. memiliki muatan positif. • 249 Lemak nabati Lemak yang berasal dari tumbuhan. • 167 Isomer posisi Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul sama. • 156 Isomer struktur Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul sama. dimana gugus fungsi sabun yang bermuatan negatif membentuk lapisan melingkar yang mengelilingi setiap butiran minyak. daging. seperti mentega. berfungsi untuk menetralkan kelebihan ion-ion hasil reaksi reduksi-oksidasi dalam sel elektrokimia sehingga reaksi berlangsung terus menerus. • 63 Konfigurasi oktet Konfigurasi elektron yang terisi penuh dan bersifat tidak reaktif. tetapi tidak dapat dilalui zat terlarut. ditandai dengan (l) atau (–). tetapi gugus fungsinya berbeda. • 7 Membran semipermeabel Membran berpori yang dapat dilalui oleh zat pelarut. dirumuskan dengan m eq = 288 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . dapat disebut juga sebagai isomer struktur. • 126. • 222 Monosakarida Sakarida atau karbohidrat yang paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi molekul yang lebih sederhana secara hidrolisis. • 169 Misel Bagian dari mekanisme sabun sebagai pengemulsi. • 2 Ketosa Monosakarida yang mengandung gugus keton. • 248 Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri. • 256 Konduktor Bahan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. dan polisakarida. • 15 Metalurgi Cabang ilmu yang berkaitan dengan produksi logam dari bijihnya. pemurnian logam. yang disebabkan perubahan muatannya. • 45 e− Massa molekul relatif (Mr) Jumlah massa atom relatif dari semua atom yang menyusun molekul itu. • 35 K Karbohidrat Senyawa polihidroksi-aldehid atau polihidroksi-keton dan turunannya. dengan rumus R3C+. • 225 Ion karbonium Zat antara dalam beberapa reaksi organik yang memiliki muatan positif pada atom karbon. • 227 Mutarotasi Rotasi optik dengan nilai yang khas untuk setiap sakarida. yang digolongkan ke dalam monosakarida. • 235 Ligan Anion atau molekul netral yang terikat pada atom pusat. • 204 Kemolalan Jumlah mol zat terlarut dalam satu kilogram pelarut. • 116 Metode setengah reaksi Metode penyetaraan reaksi reduksi-oksidasi berdasarkan transfer elektron. • 248 M Masa ekuivalen at Massa relatif zat per satuan Ar . • 134 Ion karbanion Zat antara dalam beberapa reaksi organik yang memiliki muatan negatif pada atom karbon. dengan cara reaksi antara alkil halida dan alkoksi atau fenoksi. dengan rumus R3C–. 127 Inti metastabil Keadaan tereksitasi pada atom atau inti yang memiliki umur paruh yang cukup panjang. yang terdapat dalam semua hewan dan dapat disintesis dari konsumsi makanan. tetapi posisi gugus fungsinya berbeda. • 227 Kolesterol Salah satu jenis lemak pada dinding pembuluh darah (arteri). • 224 Isomer Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul dan gugus fungsi sama. • 155 Isomer fungsional Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekulnya sama. 31 Metode illiamson Metode sintesis eter. karena terdiri atas satu atau lebih nukleon.

• 93 Prostaglandin Zat yang terbentuk dari asam arakidonat (asam lemak esensial) yang serupa hormon. yang memiliki daya penetrasi terhadap materi yang dilaluinya dan mampu mengionisasi atom atau molekul. biasanya digunakan untuk mensintesis alkohol. • 52 Pereaksi Fehling Pereaksi yang terdiri atas larutan tembaga(II) sulfat dan natrium tartrat 2. • 39. • 130 Nuklida radioaktif Jenis inti atom yang yang tidak stabil sehingga mengalami peluruhan partikel dan atau radiasi elektromagnetik.00 volt . dimana bentuknya dapat dipertahankan hanya dengan pendinginan. • 222 Polimer termoplastik Bentuk polimer lurus dan bercabang. 39 Proses Frasch Suatu proses penambangan deposit belerang (S8) dengan menggunakan tabung yang terdiri atas sejumlah pipa konsentris. yaitu sistem larutan dengan konsentrasi 1 M. • 165 Perunut radioaktif Isotop radioaktif yang ditambahkan dalam bahan kimia atau makhluk hidup guna mempelajari sistem itu.3– dihidroksibutanadioat. • 255 Protein Polimer biologi yang tersusun dari monomer asam amino (banyak juga mengandung ion logam atau molekul organik kompleks) dengan rentang massa berkisar dari 6000 sampai puluhan ribu. • 83 Pita kestabilan Grafik yang menyatakan kestabilan inti berdasarkan perbandingan proton dan neutron. • 105 Pasivasi pembentukan lapisan film permukaan dari oksida logam yang tahan terhadap korosi sehingga dapat mencegah korosi lebih lanjut. 127 Polimer Senyawa yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai. digunakan untuk mendeteksi gula pereduksi dan aldehid dalam larutan yang akan membentuk endapan merah bata (tembaga(I) oksida) jika hasilnya positif. • 158 Senarai 289 . • 126. kemudian tumpang tindih dengan orbital dari atom lain membentuk orbital molekul.bentuk dari isomer a menjadi isomer b atau sebaliknya jika sakarida dilarutkan dalam air. • 223. dengan rumus RMgX. • 133 Suatu proses pembersihan logam dari oksida dengan menggunakan asam klorida (HCl). 225 Potensial elektrode standar Potensial elektrode hidrogen yang dijadikan elektrode standar pada penentuan potensial reduksi standar. 93 Proses Haber Suatu proses pembuatan amonia (NH3) secara komersial dari reaksi antara N2 dan H2. dimana bentuknya tidak dapat diubah. • 92. 40 Orbital hibrida Hibridisasi atau penggabungan orbital dalam suatu atom menjadi setara. • 223 Polimerisasi kondensasi Reaksi dua molekul bergugus fungsi lebih dari satu menghasilkan molekul besar dengan gugus fungsi yang juga lebih dari satu disertai penyingkiran molekul kecil. • 229 N Notasi sel elektrokimia Aturan penulisan reaksi reduksi-oksidasi yang terjadi dalam sel elektrokimia. • 72 Pirolisis Penguraian senyawa kimia akibat suhu tinggi. kecuali dengan perlakuan kimia. dimana 0 H + → H2 = 0. • 38. • 38 Potensial reduksi standar Potensial reduksi (daya oksidator) yang diukur pada keadaan standar. • 125 O Oksidator Zat yang mengalami reduksi. • 93 Proses Hall Heroult Suatu metode komersial pembuatan alumunium melalui elektrolisis alumunium oksida yang dilarutkan dalam lelehan kriolit (NaAlF6). • 222 Polimer termoset Polimer yang memiliki ikatan silang yang banyak dan kuat. • 104 P Paramagnetik Sifat yang dipengaruhi oleh medan magnet. • 175 Pereaksi Grignard Senyawa logam haloalkana dari magnesium. yaitu proton dan neutron. • 94 Proses Ostwald Suatu proses pembuatan asam nitrat (HNO3) secara komersial dengan melewati beberapa tahapan reaksi. tekanan 1 atm (sel yang melibatkan gas) dan suhu 25°C. • 85 Proses kontak Pembuatan asam sulfat (H2SO4) secara komersial melalui beberapa tahapan reaksi dan menggunakan katalis platina atau V2O5. • 222 Polimerisasi adisi Reaksi pembentukan polimer yang melibatkan radikal bebas atau ion dengan senyawa yang memiliki ikatan rangkap. tersusun dari monomer yang berulang. • 35 Nukleon Partikel penyusun inti. • 233 R Radikal bebas Atom atau gugus atom yang sangat reaktif karena mengandung elektron valensi yang tidak berpasangan. yang diakibatkan oleh adanya elektron yang tidak berpasangan.

fusi. cair. dimana campuran serbuk dari besi(III) oksida dengan alumunium menghasilkan lelehan alumunium oksida dan besi. • 133 Reaksi substitusi Reaksi pergantian suatu atom atau molekul dengan atom atau molekul lainnya. • 248 Z at aditif Zat kimia yang ditambahkan kedalam makanan atau obat-obatan untuk memperoleh sifatsifat tertentu. • 90 Sifat koligatif larutan Sifat yang tidak tergantung pada jenis zat terlarut. warna. hijau atau kuning. • 204 at pengkelat Atau disebut juga ligan polidentant.40 Resonansi Delokalisasi elektron pi yang menstabilkan suatu molekul sehingga sukar untuk bereaksi. dimana energi listrik dihasilkan dari aliran elektron searah pada kompartemen luar (kawat eksternal) yang dipasangkan pada elektrode yang dicelupkan dalam larutan elektrolit. • 116. • 235 T Tanur sembur Perangkat atau alat eksperimen untuk proses metalurgi besi. • 34 Semikonduktor Bahan yang kekuatan daya hantar listriknya bergantung pada suhu. 129 Trigliserida Sebutan lain dari lemak atau minyak. • 141 Reaksi kesetimbangan Reaksi ke arah produk dan ke arah pereaksi memiliki laju yang sama. penurunan titik beku. • 39. • 15 Tekanan uap Tekanan yang ditimbulkan molekulmolekul fasa uap. bentuk. Sifat-sifat itu antara lain penurunan tekanan uap. • 119 Reaksi fisi Reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklida-nuklida yang nomor atomnya mendekati stabil disertai pelepasan sejumlah energi dan neutron. • 232 Tes biuret Uji protein dengan menggunakan natrium hidroksida pekat dan larutan CuSO4 yang ditambahkan setetes demi setes. merupakan triester dari gliserol (polihidroksi) dan asam lemak. memiliki dua atau lebih atom donor yang dapat mengikat ion logam. • 109 at terlarut Zat yang sukar menguap. dan padat secara bersama-sama. • 196. natrium karbonat. 250 Sel volta Atau sel elektrokimia. • 138 Reduktor Zat yang mengalami oksidasi. • 4 290 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . • 1 Stereoisomer Atau disebut juga isomer optis suatu senyawa karena dapat memutar arah bidang polarisasi. 138 Reaksi eksoterm Reaksi kimia yang menghasilkan kalor (panas) pada lingkungannya. • 239 Tes Tollen Metode untuk membedakan aldehid dan keton dengan menggunakan larutan AgNO3 dalam amonia berlebih. dan natrium sitrat jika positif akan terbentuk endapan Cu2O berwarna merah bata. aroma. • 8 Titik tripel Titik. • 138 Reaksi Friedel craft Reaksi alkilasi atau asilasi benzena dengan katalis AlCl3 atau AlBrO3. • 184. dan pembiak) yang terdiri atas pipapipa berisi bahan bakar radioaktif dan batang pengendali neutron. 197 S Safonikasi atau penyabunan Suatu proses pembentukan sabun (garam dari asam lemak) yang berasal dari pengolahan lemak (hidrolisis ester) dengan larutan NaOH atau KOH pekat. selain itu dapat juga untuk mensintesis aldehid. dan tahan lama. tetapi tergantung pada konsentrasinya. dan tekanan osmosis. seperti cita rasa. • 3 Termit Suatu proses pengelasan lokal pada material besi melalui reaksi yang sangat eksotermis. kenaikan titik didih. • 171 Reaksi fusi reaksi nuklida-nuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom yang lebih besar. di mana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas. • 13 Transmutasi inti Transformasi dari suatu unsur menjadi unsur lain melalui pemboman inti oleh partikel. • 175 Titik didih Suhu pada saat tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar.Reaksi adisi Reaksi kimia yang melibatkan substitusi ion atau radikal bebas pada ikatan tak jenuh. 117 Tekanan osmotik larutan Tekanan yang diterapkan untuk menghentikan proses osmosis dari larutan encer atau pelarut murni ke larutan yang lebih pekat. • 197 Reaktor nuklir Tempat terjadinya reaksi nuklir (reaksi fisi. akan menghasilkan warna ungu jika positif. • 86 Tes Benedict Uji glukosa dalam urine dengan menggunakan larutan tembaga(II) sulfat. disebabkan oleh neutron yang dilepaskan dari reaksi fisi sebelumnya bereaksi lagi dengan inti-inti yang lain. • 128. • 197 Reaksi berantai Sederetan reaksi fisi yang berlangsung spontan dan serta merta.

161. 205. 71. 159. 249. 43. 107 atom karbon primer 160 sekunder 160 tersier 160 atom pusat 106. 165 alotrop 88. 45. 82. 199. 254. 257 esensial 255 kekuatan 71 okso 69. 47 searah 42. 178. 111. 166. 186 tersier 185. 43. 156. 164. 78 tanah 79. 137 alkali 73. 106. 109. 80. 209. 251. 89 arena 198 arus listrik 42. 74. 164. 167. 241 air berat 140 ringan 140 aktivitas 134. 87 benzena 2. 117 bijih logam 72. 8. 210. 248. 184. 163. 73 -asam nukleat 211 -basa Lewis 82. 183 asetat glasial 180 halida 71 hidrogen halida 71 lemak 247. 200. 238 antibodi 136. 162. 79. 136. 116 bilangan asam 251. 177. 10. 235. 253 iodin 252. 197. 164. 91 batu kapur 79 bauksit 84. 196. 234. 258. 209 arang 88. 141 barit 79 batubara 88. 139. 255. 171. 28. 111 oksidasi (biloks) 27. 256. 158. 89. 253 bioorganik 248 b–sheet 235. 239. 198. 29 maksimum 105 penyabunan 252. 249. 89 antaraksi van der Waals 68. 87 aluminosilikat 74. 112. 171. 165. 240. 236 C cahaya tampak 105 cairan elektrolit 72 celestit 79 Indeks 291 . 186 primer 185. 166. 29. 170. 86 amilum 230. 236. 201.160. 168. 91 alumina 86. 211. 76. 183. 110 aturan Aufbau103 Pauli 105 B bahan bakar nuklir 69. 181 sekunder 160. 231 amina 185. 44. 176 tersier 160. 204. 75. 86. 165. 46. 213 asilasi 201 halogenasi 199. 140. 260 primer 160. 165. 236. 203. 238. 109. 77. 186 sekunder 185. 232.Indeks A adisi kuantitatif iodin 250 aerosol 72. 108. 237 antrasena 207. 253. 212. 164. 207. 186 amorf 88. 248. 250. 44 asam amino 233. 180. 84 alumunium oksida 84. 195. 169. 253 koordinasi 107. 202 beril 79 besi tuang 116. 181. 180. 91. 9. 202 nitrasi 199. 240 esensial 234 arakidonat 255 asetat 177. 256. 253 ester 252. 159 a –heliks 235. 30 perubahan 28. 237. 107. 83 alkaloid 211 alkohol 154. 108. 208.

127. 178. 169 azo 203 hidroksil 160. 48. 140. 84. 112 diazonium 203 dikarboksilat 179. 64. 230 distilasi 62. 163. 39. 35. 105 elektrode 35. 14 E eksoergik 127 eksoterm 116. 208 gugus alkoksi 166. 258 grafit 88. 46 emisi 126. 128. 130 epoksida 167 esens buatan 184 esterifikasi 183. 134 fraksi mol2. 134 positron 126. 3. 161. 198 hidrogen 36. 130. 38. 180 dimer 87. 260 gas alam 64. 178. 119 energi ikat inti 126. 4. 225. 128. 14 diamagnetik 105. 128. 92. 129 tereksitasi 105 valensi 65. 38. 75. 128. 174 H hemoglobin 236. 127. 182 karboksilat 177. 89. 252. 127. 53 corundum 84. 36. 93 monoatomik 63 mulia 62. 47. 44. 237 halit 69. 129 alfa 126. 54. 67 geiger 134 gipsum 91 glikogen 230 gliserol 9. 258. 90 255 fosfolipid 253. 162. 134. 86 D daya penetrasi (tembus) 128. 184. 90. 179. 132 ionisasi 63. 42. 179 ferosilikon 81. 181 karbonil 170. 65 gaya gerak listrik 37. 74 elektrolit18. 261 alam 260 sintetik 260 de torotary 235 diagram fasa 12. 19 halida 71. 87 detektor 137 detergen 77. 43. 128. 173. 250. 64. 129. 6 freon 72 G garam amonium 93. 73 292 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 89. 13. 63. 260 endoterm 116. 33. 119 eksotermis 86 eksplosif 65. 36. 40. 49 Hoffman 43 stoikiometri 45 electroplating 47 elektrokimia 27. 127. 91. 129 gamma 128. 75. 209 fermentasi 163. 129 emulsi 259. 133 deposit mineral 73 desalinasi 17 desinfektan 70. 248. 179.citra internal 135 coating 52. 43. 164. 171. 38. 80 energitika 126. 186 chili 70 dapur 1. 129 beta 126. 131. 181. 20 elektron penangkapan 126. 19. 252 dolomit 79 dry ice 10. 45. 249. 259. 80 natrium257. 46. 68 London 66 tarik inti 65. 260. 12. 186 dinamit 84. 249 etsa gelas 72 F fenantrena 207. 117. 42. 184. 180. 73. 37. 254 fotosintesis 133. 39 elektrolisis 27. 104. 202 disakarida 229.

110. 156. 230. 17 hipotonik 16. 114 kokas 88. 256 hewani248. 256 konduktor 63. 127 kestabilan 126. 136 J jembatan garam 34. 88. 89 inti atom 125. 17 isotop nonradioaktif 133. 134. 163. 29. 256. 109. 30. 165 hidrofil 259 hidrofob 259 hidrogenasi 163. 7 Human Placenton actogen 136 I ikatan glikosidik 229. 235. 111 muatan 107. 106 88 sp2 3 sp 88 sp3d2 104 hidrida 75. 211 hibrida 88. 225 larutan elektrolit 18. 127 Raoult 6. 80. 109 isomer cis-trans 155 fungsional 155. 73. 249. 65 kopolimer 223 krenasi 16. 156. 238 kovalen koordinasi 107 peptida 233 pi 208 rangkap konjugasi 196. 134 radioaktif 133. 129 ion kompleks 107. 74 levoratory235 ligan 106. 236. 212 L laju polimerisasi 224. 78. 110 monodentant 108. 209. 127 momentum 127 muatan 28.haloalkana 154. 168. 257 lepidolit 73. 21 homopolimer 223 hukum Faraday 45 I 45 II 47 kekekalan 28 energi 127 massa 28. 108. 104. 155 halobenzena 199 halogen 66. 19. 20 nonelektrolit 18. 35 K kapur tohor 82. 3 kinetika 126. 70. 256. 69. 31. 127 metastabil 134. 17 heterosiklik 207. 109 polidentant 108. 167. 109 limbah nuklir 141 lipid 248. 231 hidrogen 71. 68. 19. 234. 135. 88. 83. 91 kromatografi 134 kuinolina 211. 20. 182 posisi 155. 115 konfigurasi oktet 63. 182 isotonik 16. 210 higroskopis 94 hipertonik 16. 20 lemak 247. 174 struktur 155. 117 kolesterol 253. 249 jenuh 248. 67. 257 nabati 248. 162. 89. 248. van’t 19 faktor 19. 249 takjenuh 247. 126. 249 Indeks 293 . 197 ilmenit 111 insulator 88. 117 karbanion 225 karbohidrat 227 karbonium 224 karnalit 73 karsinogen 204 kemolalan 2. 109. 90 intan 88. 127 kobaltit 111. 253. 71 hemolisis 16. 108. 251. 116. 107. 30. 135 transmutasi 128. 108. 17 kristal 65. 17 Hoff. 165.

39. 140 nitrida 80 nonadiposa 254 nukleon 130. 9. 129 pasir kuarsa 89. 223. 129. 16. 127. 32. 230 mutarotasi 229 N naftalena 207. 133 beta 128. 127 plasma 141 polihidroksi 227 polimer 222. 121 metode setengah reaksi 28. 176. 66. 129. 29. 141 O oksidator28. 252. 210 neutron 126. 89. 90 pasivasi 52. 94 Haber 93 Hall 85 294 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 68 proses Bessemer 117 Frasch 92. 30. 140 analisis aktivasi 134 batang pengendali 139. 118 panjang gelombang 64 ikatan 66. 33 Williamson 169 minyak bumi 78. 126. 119 pita kestabilan 126. 67. 128. 86. 118 pereaksi Fehling 175 Grignard 165. 228. 186 paramagnetik 102. 137. 131. 130 nuklida 125. 225.M magnesit 81 massa ekuivalen zat 45. 127. 256 P a P 255. 234. 53 perbedaan 32. 223 sintetik 207 termoplastik 222. 223 termoset 222. 258 perapian terbuka 117. 229 orbital hibrida 104. 166 ninhidrin 240 xantoprotein 238 P 255. 105. 239 pengapungan (flotasi) 119 penghentian ujung 226 penyabunan 184. 224. 250. 31. 256 255. 209. 44. 40 kuat 67. 132 partikel subinti 131 membran semipermeabel 15. 94. 72 piridina 212 pirola 213 pirolisis 83 pirometalurgi 116. 106 partikel alfa 127. 171. 105. 128. 127. 210 pollusit 73. 208. 40. 87 metalurgi 90. 166 Lucas 165. 11. 260 misel 259 moderator 140 molekul diatom 66. 41. 131. 231. 41. 256 a pickling 71. 115. 129. 131. 119 oksidasi 37. 128. 223 polimerisasi anion 225 kation 224 adisi 223 kondensasi 223. 116. 117. 113 oligosakarida 227. 226 polisakarida 230. 139. 112. 85 pati 163. 107 ozon 91 P paduan logam (alloi) 76. 91. 225. 129. 132 nukleosintesis 126. 93. 159. 47 kritis 139 molekul relatif 7. 38. 163. 117. 208. 29. 226 monosakarida 227. 74 positron 126. 86. 67. 130 radioaktif 125. 37 reduksi standar38. 91 momen magnet 105 monomer 222. 180 nukleon 130. 127 ringan 126. 30. 88. 209. 136 potensial elektrode standar 38. 16 menyublim 10. 84. 127. 229. 50. 229. 39. 119. 130. 231 polisiklik207. 138. 67.

54 selulosa 229. 137. 129 perunut 133 rangkaian dalam 34. 34 dalam suasana asam 30. 41. 201 fisi 138. 131. 118 silikat 73. 40. 84. 128. 138. 259. 141. 224 Radio mmuno Assay (R A)136 radioaktif 125. 258 redoks 27. 210 sulfonasi 203. 257 biner 71 hanus 252. 5. 93. 30. 2. 126. 95 ruby 84. 79. 183. 142 inti 130. 127. 257. 199. 88. 94 T tanur sembur 117. 69. 5. 51. 260 tekanan osmotik 15. 251. 126. 37. 239 denaturasi 238 proton 104. 223. 19. 18. 118. 236 tersier 235. 15 tembaga blister 119 terdelokalisasi 186. 260 safir 84. 250. 136 segienam datar 88 sel elektrokimia 27.kontak 94 Ostwald 93. 252. 130. 140. 252 resonansi196. 197. 129. 94 solvay 78 prostaglandin 255. 235. 253 ionik 69. 7. 8. 200. 141 pembiak 138 reduktor 29. 45 notasi 35. 33 substitusi 157. 35. 16. 28. 75. 139. 127. 140 eksoterm 119 eksotermal 200. 112 S sabun 184. 186 antarhalogen 68. 31. 176 fusi 138. 238. 87 sifat koligatif 1. 237. 35 luar 34. 45. 128. 37. 35. 33. 140 kesetimbangan 133. 140. 86 rutil 111. 83. 119 teflon 72 tegangan permukaan 3. 114 soda ash 77. 128. 42. 236. 252. 118 silikon ultramurni 90 silvit 73 sinar kosmik 137 skintilasi 135 smaltit 111. 6. 113 refluks 156. 256 prostalisin 257 protein 233. 36 volta 34. 236 primer 235 sekunder 235. 36. 88. 132 R radikal bebas 158. 230 semikonduktor 89. 197 rombik 92. 200. 250. 250. 51 reaksi adisi 197. 199. 36. 200. 132 peluruhan 126. 187. 33 basa 32. 20 uap larutan 4. 14. 106 kovalen 69. 89. 139. 187 termit 86 tes Benedict 232 Biuret 239 Millon 239 Molisch 232 nitroprusida 239 Indeks 295 . 29. 198 terkalsinasi 118 terlokalisasi 186. 253 berantai 138. 212. 74 stereoisomer 235. 82. 129. 210 reaktor nuklir 138. 86 scan 135. 184 penyabunan 184. 78 spodumen 73. 236 subkritis 139 sulfida 91. 32. 139. 39. 74. 30. 90 senyawa amina 185. 18. 140 Friedel-craft 171. 258. 113 kuat 75. 33. 236 stronsianat 79 struktur kuartener 235. 21 silika 72.

12. 23 kenaikan 8. 21 molal 10 penurunan 10. 253. 18. 108. 249 trigliserida 248. 257 W witerit 79 Z zat aditif 204 antara 134. 251. 15 titrasi 73. 9. 253. 11. 255 trigonal planar 87 trikarboksilat 179 tromboksin 257 U unsur transisi 101. 21 titik didih 8. 103. 14. 21. 12. 19. 9. 105. 208 pelambat 224 penghambat 224 pengkelat 109 terlarut nonvolatile 5. 104. 10. 12. 256. 254. 134. 13. 11. 257 alkalimetri 251 asidimetri 252. 14. 14. 19. 107. 179. 253 iodometri 253 radiometri 134 triester 248. 106. 179.Sakaguchi 240 Tollen 175 xantoprotein 242. 11. 14 296 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 6. 113 viskositas 63 vitamin 131. 111 V vanadit 111. 252. 251. 19. 244 tetrahedral 88. 102. 21 molal 9 titik tripel 13. 109 titik beku 10.

and Bursten. New ork: John Wiley Sons. Educational Testing Service (ETS). R.. R. George. A. 2001. Brown. dan Metabolisme. and Stedjee. New Jersey: Prentice Hall International. and Jennifer. 1995. Bowen. and Leo. H... Derbogosian. Raphael. Publisher.E. 2nd Edition. E. A. Inc. and Mary K. W.. K. 1994. 2002. Linder. asic oncepts of hemistry.. T. LeMay.. Penerjemaah: Sdn Sasbadi. 5th Edition. 1994. Kimia Polimer. Hutton. D.. H.. Rock. C (editor). Inc. Bimbingan Pemantapan Kimia: Persiapan langan mum. 1997. Inc.. P 2000. hemistry ith norganic ualitative Analysis. 5th Edition. and Karp. 2nd Edition. Drews.. 2nd Edition. 1995. Bodner. Campbell. 1997. Verlag Periplus Edition. cience n ocus hemistry or evel. 7th Edition. L. Dubu ue: Wim. 1990.. L.. USA: Saunder College Publishing. antuan tudi engkap PM Kimia.. Donald. 1995.1990. USA: Prentice-Hall International. Inc.. Penerjemaah: Aminuddin Parakkasi. F. 4th Edition. Singapore: Berkeley Books Pte. Mark. Ebbing. F. New ork: John Wiley Sons. G. San Diego: Harcourt Brace Jovanovich Publisher.R.. 2th Edition. hemistry.L. R. A. jian dan PM . Moelller. L. Jakarta: Erlangga. Chang. Sholto. Inc. 35th Edition. R. Brown. eneral hemistry. 2003. 1991. 2000.. Malone. 4th Edition. et. Darrel.B. Brown. G. New ork: John Wiley Sons. rama Widya. eneral hemistry. G. Inc. and Fay. 2002.. Olmsted.. Murov.. Sidney: Jacaranda. hemistry The Molecular cience.. Malone. Crowd. Inc. Form GR0027. Maria. and Peter. International Chemistry Olympiad. Edisi ke-3. 1996. Brady. New ork: Freeman and Company. and Fullick. W..R.. and Williams. 2nd Edition. asic oncepts of hemistry. T. New ork: Mc Graw–Hill. Bandung: Penerbit ITB. Graduate Record Examination (GRE). 2nd Edition.. Ho to tudy cience. J. L. hemistry. Dubu ue: Wm. Bursten. dan Lasmi. 2000. Penerjemaah: Hadyana Pudjaatmaka. Ltd. Maida. Briggs. 1994. Eugene. 3rd Edition. M. 2000. hemistry Test Practice ook. New ork: Mc Graw–Hill. Jilid 2. periments and ercises in asic hemistry. hemistry an perimental cience.al. Brum. Penerjemaah: Harry Firman. New ork: Sauders College Publishing. iokimia. Fessenden dan Fessenden.D.. Clark. 1994. Apendiks 1 297 . 1989. S. iology: ploring ife. Kau. 2nd Edition. Singapore: Longman. New ork: Mc Graw–Hill. C. National and Kapodistrian University of Athens. Bandung: CV . Tropische ruchte.. E.. New ork: John Wiley Sons. Santina. New ork: John Wiley and Sons. G. Millio. Preparatory Problems and orked olution. K. and Maria.. 1985. K. 2000. 3rd Edition. New Jersey: Pretice–Hall.. 7th Edition... hemistry The entral cience. 4th Edition. and Wrighton. periment in eneral hemistry. C. Malaysia. R. hemistry. James. B. Mc uarrie.. Liana. New ork: John Wiley Sons. 8th Edition. hemistry. J. L. Inc.. 3rd Edition. Lemay.J. Moore.. H.M.K. S. Fullick. utrisi.Daftar Pustaka Association of Greek Chemists. eneral hemistry. and Pardue.. Brown communications. and Bruce. Jakarta: UI-Press. J. otany. Inc. Spain: Heinemann Educational . Mc Kane. and Stern.A.. 3rd Edition. Inc Chang. iochemistry.. Inc.C. Mc Murry. Boston: Houghton Mifflin Company. J.. Theodore. Heinemann Advanced cience hemistry. 1989. hemical onnections.. 1991. 2000. Moloney. and Therald. M. Kimia rganik. and Humiston.M.

1985. 1997. Jakarta: Balai Pustaka. Revised National Curriculum Edition For GCSE. Pusat Penerjemah FSUI. 1st Edition. Penerjemaah: Roehyati Joedodibroto. .. and Lawrence. com olgastift. com ingscorp. J. 2000. New ork: McGraw-Hill... Ryan. A. R. hemistry or You. 1997. 2005 . Pukenoodles.. 1997. S. canamplastics. Sunarya. Ltd. M. blog. Johnson. Pusat Penerjemah FSUI. com . harvard. ccccd.s. Widyadara. ironorchid. edu . on. .com ikipedia. 2003. Jakarta: Erlangga. . cd. Singapore: Federal Publication.. Sasanti W dan Purbo Hadiwidjoyo. Bandung: Gracia Indah Bestari. and Norman. Rosenberg. H. . Kimia Dasar II: erdasarkan Prinsip-prinsip Terkini. Cram.. autotumn indz. T. Edisi Bahasa Indonesia.b oklahomafood. Jendela IPTEK: Kimia. 1001 Plus Soal dan Pembahasan Kimia: eleksi Penerimaan Mahasis a aru. Christopher. Tim Penerjemah. 1989. . 1997. W.. James. com .C. com . N. S. H. J. 3rd Edition. . com . 2001. Jerome. Zumdahl. L. hemistry A ourse for evel.P and Burkett.. Nachtrieb. Philadelphia: Saunders Golden Sunburst Series. . Kuala Lumpur: Fajar Bakti SDN. Inc. Principles of Modern hemistry. to V cheung . Hammond. Tokyo: Keirinkan. . Donald. teksfiles. Proyek LPTK. 1987. com uned. gourmentsleuth. Sumber Lain: Microsoft ncarta Reference ibrary. . Prescott. Kimia Lengkap SPPM.. 2nd Edition Lexington: D. ca . M. bairnet. Jendela IPTEK: Materi.. Dubu ue: Wm.org vancouversider. Sevenair. Bandung: Penerbit ITB. regensburg. 8th Edition. . FMIPA UGM. Depdikbud. Spain: Stanley Thornes (Publishers). 1988.org ne s. . Sabirin. com . Seri Peperiksaan. and George. Pine. amadeo. i s. com . ougou Kagashi.. Toon. . Jilid 9. Jakarta: PT. Hendrickson. . and Steven.R. Chemistry. Edisi ke-1. Kimia rganik . org nusa eb. 2005. Edisi ke-4. L. ihsc. . edu nobelpriza. Kimia rganik asar. 1995. Retsu. 2003. David. eric.Oxtoby. edu uni. (tanpa tahun). Stanley. Edisi ke-1.. C Heath and Company . Bandung: Gracia Indah Bestari. es und. come. B. Edisi Bahasa Indonesia..Brown Communications. Jakarta: Balai Pustaka. Oxford Ensiklopledi Pelajar: iografi. . com 298 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 1993. Sunarya. mpbdp. Edisi Bahasa Indonesia. com . Kimia Dasar I: erdasarkan Prinsip-prinsip Terkini. S.. Schaum’s Outline Series. com . ollege hemistry. Epstein. S.. ntroductory hemistry..

.

.

ISBN 978-979-068-721-9 (No.184.19. Jld lengkap) ISBN 978-979-068-724-0 Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.- .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful