PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional

Hak Cipta Pada Departemen Pendidikan Nasional dilindungi oleh Undang-Undang

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam

Penulis Penyunting Pewajah Isi Pewajah Sampul Pereka Ilustrasi Ukuran Buku

: : : : : :

Yayan Sunarya Agus Setiabudi Intan Permata Shariati Adam Indrayana A. Purnama S. Riyadi 21 x 29,7 cm

540.7 YAY m

YAYAN Sunarya Mudah dan Aktif Belajar Kimia 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas/ Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam / penulis, Yayan Sunarya, Agus Setiabudi ; penyunting, Intan Permata Shariati, Yana Hidayat ; ilustrasi, S. Riyadi. — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009. viii, 298 hlm. : ilus. ; 30 cm. Bibliografi : hlm. 297 Indeks ISBN 978-979-068-721-9 (No. Jil Lengkap) ISBN 978-979-068-724-0 1. Kimia-Studi dan Pengajaran I. Judul II. Agus Setiabudi III. Intan Permata Shariati V. S. Riyadi

Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan Nasional dari Penerbit Setia Purna Inves, PT Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009 Diperbanyak oleh ....

ii

Kata Sambutan
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karuniaNya, Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2009, telah membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/penerbit untuk disebarluaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan Nasional. Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2007 tanggal 25 Juni 2007. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerbit yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indonesia. Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (down load), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga siswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini. Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, Juni 2009 Kepala Pusat Perbukuan

iii

Kata Pengantar
Sampai saat ini, buku-buku kimia untuk SMA/MA yang berkualitas dirasakan masih kurang. Sementara itu, tuntunan terhadap pemahaman prinsip-prinsip ilmu Kimia sangat tinggi. Lebih-lebih perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasari oleh ilmu Kimia semakin menantang dan sangat bervariasi dalam aplikasinya. Oleh sebab itu, kami berharap dengan terbitnya buku ini, belajar kimia yang membutuhkan gabungan banyak konsep (baik konsep yang relevan dengan ketermasaan maupun konsep baru) dan pengembangan keterampilan analisis bagi siswa SMA/MA dapat terpenuhi. Ada dua hal yang berkaitan dengan Kimia, yaitu Kimia sebagai produk dan Kimia sebagai proses kerja ilmiah. Kimia sebagai produk adalah pengetahuan Kimia yang berupa fakta, konsep, prinsip, hukum,dan teori. Kimia sebagai proses kerja ilmiah merupakan penalaran (keterampilan) dari hasil penguasaan dalam pembelajaran materi secara praktis dan analisis. Mata pelajaran Kimia di SMA/MA merupakan panduan untuk mempelajari segala sesuatu tentang zat yang meliputi komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat yang melibatkan konsep dan aplikasi. Oleh karena itu, ilmu Kimia banyak melibatkan konsep-konsep dan pengembangan keterampilan analisis. Melihat pentingnya pelajaran Kimia di sekolah, penerbit mencoba menghadirkan buku yang dapat menjadi media belajar yang baik bagi Anda. Sebuah buku yang akan memandu Anda untuk belajar Kimia dengan baik. Sebuah buku yang disusun dan dikembangkan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi masa depan Anda. Demikianlah persembahan dari penerbit untuk dunia pendidikan. Semoga buku ini dapat bermanfaat.

Bandung, Mei 2007

Penerbit

iv

Panduan untuk Pembaca
Cakupan materi pembelajaran pada buku ini disajikan secara sistematis, komunikatif, dan integratif. Di setiap awal bab dilengkapi gambar pembuka pelajaran, bertujuan memberikan gambaran materi pembelajaran yang akan dibahas, dan mengajarkan Anda konsep berpikir kontekstual dan logis sekaligus merangsang cara berpikir lebih dalam. Selain itu, buku ini juga ditata dengan format yang menarik dan didukung dengan foto dan ilustrasi yang representatif. Bahasa digunakan sesuai dengan tingkat kematangan emosional Anda sehingga Anda lebih mudah memahami konsep materinya. Buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII ini terdiri atas sembilan bab, yaitu Sifat Koligatif Larutan; Reaksi Redoks dan Elektrokimia; Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama; Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat; Keradioaktifan; Senyawa Organik; Senyawa Aromatik; Makromolekul dan Lemak. Untuk lebih jelasnya, perhatikan petunjuk untuk pembaca berikut. (1) Judul Bab, disesuaikan dengan tema materi dalam bab. (2) Hasil yang harus Anda capai, tujuan umum yang harus Anda capai pada 4 bab yang Anda pelajari. 17 (3) Setelah mempelajari bab ini, kamu harus mampu, kemampuan yang harus Anda kuasai setelah mempelajari bab. 1 2 (4) Gambar Pembuka Bab, disajikan untuk mengetahui contoh manfaat dari materi yang akan dipelajari. 3 18 (5) Advanced Organizer, disajikan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dari 5 materi yang akan dipelajari dan mengarahkan Anda untuk lebih fokus terhadap isi bab. (6) Tes Kompetensi Awal, merupakan syarat yang harus Anda pahami sebelum memasuki materi pembelajaran. 6 (7) Materi Pembelajaran, disajikan secara sistematis, komunikatif, integratif, 19 7 8 dan sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi sehingga Anda dapat tertantang untuk belajar lebih jauh. (8) Gambar dan Ilustrasi, sesuai dengan materi dalam bab yang disajikan secara menarik dan mudah dipahami. 20 10 (9) Aktivitas Kimia, tugas yang diberikan kepada Anda berupa analisis 9 masalah atau kegiatan di laboratorium sehingga dapat menumbuhkan semangat inovasi, kreativitas, dan berpikir kristis. (10) Mahir Menjawab, merupakan sarana bagi Anda dalam persiapan menghadapi Ujian Akhir dan SPMB sehingga mempunyai nilai tambah. (11) Kegiatan Inkuiri, menguji pemahaman Anda secara terbuka 21 12 berdasarkan konsep yang telah Anda pelajari sehingga Anda tertarik untuk belajar lebih dalam. 11 (12) Catatan, menyajikan informasi dan keterangan singkat secara bilin22 gual berkaitan dengan konsep yang dipelajari. (13) Kata Kunci, panduan Anda dalam mempelajari konsep materi. (14) Sekilas Kimia, berisi informasi menarik dan aplikatif berdasarkan materi bab yang dipelajari sehingga dapat menumbuhkan semangat bekerja keras dan belajar lebih jauh. (15) Contoh, menyajikan contoh-contoh soal dengan jawaban yang kongkret dan jelas berkaitan dengan materi yang disajikan. 14 23 (16) Tes Kompetensi Subbab, menguji pemahaman Anda terhadap materi dalam setiap subbab. 15 (17) Rangkuman, merupakan ringkasan materi pembelajaran bab. 13 (18) Peta Konsep, menggambarkan hubungan antarkonsep sehingga memudahkan Anda mempelajari materi dalam bab. (19) Refleksi, sebagai cermin diri bagi Anda setelah mempelajari materi di 16 akhir pembelajaran setiap bab. (20) Evaluasi Kompetensi Bab, merupakan penekanan terhadap pemahaman konsep materi, berkaitan dengan materi dalam bab. (21) Proyek Semester, disajikan agar Anda dapat menggali dan memanfaatkan informasi, menyelesaikan masalah, dan membuat keputusan dalam kerja ilmiah. (22) Evaluasi Kompetensi Kimia Semester, disajikan untuk evaluasi Anda setelah mempelajari semester yang bersangkutan. (23) Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun, disajikan untuk evaluasi Anda setelah mempelajari seluruh bab.

v

Kecenderungan Periodik Unsur Transisi • 102 B. Unsur-Unsur Golongan Alkali • 73 D. Sel Elektrokimia • 33 C. Unsur-Unsur Halogen • 66 C. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif • 2 B. Korosi dan Pengendaliannya • 50 Rangkuman • 55 Peta Konsep • 56 Refleksi • 56 Evaluasi Kompetensi Bab 2 • 57 Bab 4 Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat • 101 A. Karbon dan Silikon • 88 G. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah • 79 E. Oksigen. Senyawa Kompleks • 106 C. Penyetaraan Reaksi Redoks • 28 B. Nitrogen.Daftar Isi Kata Sambutan • iii Kata Pengantar • iv Panduan untuk Pembaca • v Bab 1 Sifat Koligatif Larutan • 1 A. Penurunan Tekanan Uap • 3 C. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi • 111 D. Aluminium dan Senyawanya • 84 F. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit • 18 Rangkuman • 22 Peta Konsep • 23 Refleksi • 23 Evaluasi Kompetensi Bab 1 • 24 Bab 3 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama • 61 A. Pengolahan Logam (Metalurgi) • 116 Rangkuman • 120 Peta Konsep • 121 Refleksi • 121 Evaluasi Kompetensi Bab 4 • 122 vi . Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku • 8 D. dan Belerang • 90 Rangkuman • 95 Peta Konsep • 96 Refleksi • 96 Evaluasi Kompetensi Bab 3 • 97 Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia • 27 A. Sel Elektrolisis • 42 D. Tekanan Osmotik Larutan • 15 F. Diagram Fasa • 12 E. Unsur-Unsur Gas Mulia • 62 B.

Bab 5 Keradioaktifan • 125
A. Kestabilan Inti • 126 B. Kegunaan Radioisotop • 133 C. Reaksi Fisi dan Fusi • 138 Rangkuman • 142 Peta Konsep • 143 Refleksi • 143 Evaluasi Kompetensi Bab 5 • 144 Proyek Semester 1 • 147 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 • 148

Bab 8 Makromolekul • 221
A. Polimer • 222 B. Karbohidrat • 227 C. Protein • 233 Rangkuman • 241 Peta Konsep • 242 Refleksi • 242 Evaluasi Kompetensi Bab 8 • 243

Bab 6 Senyawa Organik • 153
A. Gugus Fungsional Senyawa Karbon • 154 B. Haloalkana • 155 C. Alkohol dan Eter • 159 D. Aldehid dan Keton • 170 E. Asam Karboksilat dan Ester • 177 F. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen • 185 Rangkuman • 187 Peta Konsep • 188 Refleksi • 189 Evaluasi Kompetensi Bab 6 • 190

Bab 9 Lemak • 247
A. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak • 248 B. Sumber dan Kegunaan Lemak • 253 C. Sabun dan Detergen • 257 Rangkuman • 262 Peta Konsep • 262 Refleksi • 262 Evaluasi Kompetensi Bab 9 • 263 Proyek Semester 2 • 266 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 • 267 Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun • 271

Bab 7 Senyawa Aromatik • 195
A. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya • 196 B. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya • 204 C. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik • 207 Rangkuman • 214 Peta Konsep • 215 Refleksi • 215 Evaluasi Kompetensi Bab 7 • 216

Apendiks 1 • 275 Apendiks 2 • 283 Senarai • 286 Indeks • 291 Daftar Pustaka • 297

vii

viii

Bab

1
Sumber: Chemistry For You, 2001

Di negara yang memiliki musim dingin, salju yang menumpuk di jalan raya dan trotoar dicairkan dengan cara menaburkan garam (penurunan titik beku), seperti CaCl2 dan NaCl.

Sifat Koligatif Larutan
Hasil yang harus Anda capai: menjelaskan sifat-sifat koligatif larutan nonelektrolit dan elektrolit. Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu: • • menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan; membandingkan sifat koligatif larutan nonelektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit yang konsentrasinya sama berdasarkan data percobaan.

Apakah Anda mempunyai teman atau kerabat yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi? Jika ya, tentu dokter akan menyarankan teman atau kerabat Anda itu untuk mengurangi konsumsi garam-garaman. Mengapa pula pedagang es menaburkan garam dapur (NaCl) di dalam tempat penyimpanan es? Kemudian, mengapa di wilayah yang memiliki musim dingin, garam-garam, seperti CaCl2 dan NaCl ditaburkan ke jalanjalan atau trotoar yang bersalju? Tentunya semua peristiwa itu berkaitan dengan bab yang akan kita pelajari sekarang, yaitu sifat-sifat koligatif larutan. Apakah sifat koligatif larutan itu? Sifat koligatif larutan adalah sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut, tetapi bergantung pada konsentrasinya. Sifat koligatif berbeda dengan sifat-sifat larutan yang sudah Anda pelajari sebelumnya, seperti daya hantar listrik, asam basa, dan kesetimbangan ion-ion dalam larutan yang bergantung pada jenis zat terlarut. Apakah sifat-sifat koligatif larutan itu dan apakah yang memengaruhi sifat-sifat koligatif larutan? Jawabannya akan Anda ketahui setelah mempelajari bab ini.

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif B. Penurunan Tekanan Uap C. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku D. Diagram Fasa E. Tekanan Osmotik Larutan F. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

1

Tes Kompetensi Awal
1. 2. Apakah yang dimaksud dengan larutan? Apa saja yang memengaruhi sifat fisik dan kimia suatu larutan? Apakah perbedaan larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit?

A. Satuan Konsentrasi dalam Sifat Koligatif
Di Kelas XI, Anda telah belajar satuan konsentrasi larutan berupa kemolaran. Pada topik berikut, Anda akan diperkenalkan dengan satuan konsentrasi larutan yang digunakan dalam menentukan sifat koligatif larutan, yaitu fraksi mol (X) dan kemolalan atau molalitas(m).

1. Fraksi Mol
Komposisi zat-zat dalam larutan dapat dinyatakan dalam satuan fraksi mol (X). Fraksi mol zat A (XA) menyatakan perbandingan jumlah mol zat A terhadap jumlah mol total zat-zat yang terdapat dalam larutan.
XA = mol A mol A = total mol semua komponen mol A + mol B + ... + mol ke-n

Jumlah fraksi mol semua komponen sama dengan satu. XA + XB + XC + ... = 1

Contoh 1.1
Menghitung Fraksi Mol Berapakah fraksi mol benzena (C6H6) dan toluena (C7H8) dalam larutan yang dibuat dari 600 g benzena dan 400 g toluena? Jawab: • Tentukan mol masing-masing zat • Tentukan fraksi mol zat Jumlah mol masing-masing zat:

Catatan Note
Jika hanya dua zat yang membentuk larutan maka: XA = 1 – XB atau XB = 1 – XA If there are only two substances forming solution so that: XA = 1 – XB or XB = 1 – XA

600 g = 7,69 mol 78 g mol −1 400 g mol C7H8 = = 4,35 mol 92 g mol −1 Fraksi mol masing-masing zat:
mol C6H6 = X C6H6 = X C7H8 =

7,69 mol = 0,64 7,69 mol + 4,35 mol 4,35 mol = 0,36 7,69 mol + 4,35 mol

Jumlah fraksi mol semua komponen harus sama dengan satu, Xbenzena + Xtoluena = 1

2. Kemolalan (Molalitas)
Kemolalan (m) didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut dalam satu kilogram pelarut. Dalam bentuk persamaan dirumuskan sebagai berikut.

molalitas =

jumlah mol zat terlarut jumlah massa pelarut (kg)

2

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Rumusan molalitas dapat dinyatakan dalam bentuk lain, yaitu: molalitas =
massa zat terlarut (g) konversi berat, 1.000 (g kg −1 ) × massa molar zat terlarut (g mol −1 ) massa pelarut (g)

Contoh 1.2
Menghitung Molalitas Larutan Berapakah molalitas larutan yang dibuat dari 6 g glukosa (Mr=180) yang dilarutkan ke dalam 100 g air. Jawab: Massa zat terlarut 6 g; massa molar zat terlarut 180 g mol–1; massa pelarut 100 g. molalitas =
massa glukosa massa molar glukosa
• • • •

Kata Kunci
Sifat koligatif Jumlah zat terlarut Fraksi mol kemolalan

×

(1.000 g kg −1 ) massa air

molalitas =

6g 180 g mol −1

×

(1.000 g kg −1 ) 100 g

=0,3 mol kg–1

Jadi, molalitas larutan glukosa adalah 0,3 m.

Kegiatan Inkuiri
Pada kondisi apa kemolalan sama dengan kemolaran? Bagaimana membuat larutan dengan kemolalan dan kemolaran sama? Diskusikan dengan teman-teman Anda.

Tes Kompetensi Subbab
1.

A
3. Sebanyak 50 g gula pasir (C12H22O11) dilarutkan ke dalam 500 g air. Berapakah molalitas larutan gula tersebut? Suatu larutan antibeku mengandung 40% berat etilen glikol (C2H6O2). Jika massa jenis larutan 1,05 g mL–1, berapa molalitas larutan tersebut?

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 46 g etanol (CH3COOH) dan 44 g air. Berapakah fraksi mol masing-masing zat dalam larutan itu? Umumnya, formalin yang dijual di pasaran adalah 40% berat CH2O dalam air. Berapakah fraksi mol formalin dalam larutan tersebut?

2.

4.

B. Penurunan Tekanan Uap (ΔP) Δ
Menguap adalah gejala yang terjadi pada molekul-molekul zat cair meninggalkan permukaan cairan membentuk fasa gas. Gejala ini disebabkan oleh molekul-molekul pada bagian permukaan cairan memiliki energi yang dapat mengatasi gaya antaraksi di antara molekul-molekul cairan. Gaya antaraksi antarmolekul pada permukaan cairan dinamakan tegangan permukaan. Jadi, molekul-molekul yang menguap memiliki energi lebih besar daripada tegangan permukaan.

1. Tekanan Uap
Kemudahan suatu zat menguap ditentukan oleh kekuatan gaya antarmolekul (tegangan permukaan). Semakin lemah gaya antarmolekul semakin mudah senyawa itu menguap.

Sifat Koligatif Larutan

3

Puap

Uap

Cairan

Pada suhu rendah, molekul-molekul zat dapat meninggalkan permukaan cairan membentuk kesetimbangan dengan cairan yang berada di permukaannya ( (Gambar 1.1). Molekul-molekul fasa uap menimbulkan tekanan yang disebut tekanan uap. Faktor-faktor yang memengaruhi tekanan uap salah satunya adalah suhu. Semakin tinggi suhu zat cair, semakin besar tekanan uapnya. Contohnya adalah tekanan uap air berbeda pada setiap temperatur seperti ditunjukan pada Tabel 1.1.
Tabel 1.1 Tekanan Uap Air Tekanan (mmHg) 4,60 6,50 9,20 12,80 17,50 19,80 22,40 23,80 26,70 28,30 30,00 31,80 42,20 55,30 71,90 92,50 118,00 149,40 187,50 233,70 289,10 355,10 525,80 760,00
Sumber: General Chemistry, 1990

Gambar 1.1
Uap dan cairan membentuk kesetimbangan dinamis.

Suhu (°C) 0 5 10 15 20 22 24 25 27 28 29 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 90 100

Kegiatan Inkuiri
Air mendidih pada suhu 100°C, tetapi mengapa pakaian yang dijemur pada suhu kamar (25–30)°C dapat mengering? Jelaskan (hubungkan dengan proses penguapan).

2. Penurunan Tekanan Uap Larutan
Pelarut Larutan Gambar 1.2
Zat terlarut nonvolatil menurunkan penguapan pelarut.

Apa yang terjadi dengan tekanan uap jika ke dalam suatu cairan (misalnya, air) dimasukkan zat yang tidak mudah menguap (misalnya, gula pasir)? Adanya zat terlarut nonvolatile (tidak mudah menguap) di dalam suatu pelarut dapat menurunkan tekanan uap pelarut. Akibatnya, tekanan uap larutan lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya. Mengapa? Untuk memahami bagaimana pelarutan zat yang tidak mudah menguap berpengaruh terhadap tekanan uap pelarut, lakukan oleh Anda eksperimen berikut.

4

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Aktivitas Kimia 1.1
Pelarutan Zat yang Tidak Menguap Tujuan Menjelaskan pelarutan zat yang tidak menguap. Alat 1. Gelas 2. Wadah tertutup Bahan 1. Aquades 2. Larutan gula 60% b/b Langkah Kerja 1. Sediakan dua buah gelas. Gelas pertama diisi dengan aquades dan gelas kedua diisi dengan larutan gula 60% b/b. Usahakan volume cairan dalam kedua gelas sama. 2. Simpan kedua gelas itu dalam wadah yang tertutup rapat, misalnya desikator selama satu hari. 3. Setelah satu hari, amati yang terjadi dalam kedua cairan itu. Keadaan Awal Keadaan Akhir

Pelarut (air)

Larutan gula

Larutan gula

Pertanyaan 1. Apa yang terjadi dengan cairan dalam kedua wadah itu? 2. Mengapa air murni berpindah ke gelas yang berisi larutan gula? 3. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini. Diskusikan dengan teman sekelompok Anda.

Setelah dibiarkan beberapa waktu, volume larutan gula bertambah, sedangkan volume air murni berkurang. Mengapa? Fakta tersebut dapat dijelaskan jika tekanan uap air murni lebih besar dari tekanan larutan yang mengandung zat nonvolatil, dan adanya kesetimbangan dinamis antara fasa uap dan cairannya. Oleh karena tekanan uap air murni lebih besar dari tekanan uap larutan gula maka untuk mencapai keadaan kesetimbangan, uap air murni akan diserap oleh larutan gula sampai tekanan uap di atas permukaan kedua cairan itu sama dan setimbang. Proses tersebut menghasilkan perpindahan molekul-molekul air dari pelarut murni melalui fasa uap ke dalam larutan gula sampai tekanan uap pada kedua permukaan cairan mencapai kesetimbangan.

Kata Kunci
• • • • • Gaya antaraksi antarmolekul Tegangan permukaan Zat terlarut nonvolatil Tekanan uap Hukum Raoult

Kegiatan Inkuiri
Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan tekanan uap larutan lebih rendah dari tekanan uap pelarutnya? Misalnya, larutan etanol dalam air. Hubungkan dengan gaya antarmolekul atau ikatan hidrogen etanol-air dan air-air.

Sifat Koligatif Larutan

5

3. Hukum Raoult
P°larutan
Plarutan

Tekanan uap larutan yang mengandung zat terlarut nonvolatile telah dikaji oleh Francois M. Raoult, sehingga dihasilkan Hukum Raoult. Dalam bentuk persamaan dinyatakan sebagai berikut. Plarutan = Xpelarut Popelarut Keterangan: Plarutan = tekanan uap larutan Xpelarut = fraksi mol pelarut Popelarut = tekanan uap pelarut murni Secara matematis, Hukum Raoult merupakan persamaan linear: Y = mX Keterangan: Y = Plarutan m = Popelarut X = Xpelarut Jika Plarutan diekstrapolasikan terhadap Xpelarut, akan dihasilkan garis lurus dengan kemiringan menunjukkan Popelarut (Gambar 1.3). Penurunan tekanan uap (ΔP) pelarut akibat adanya zat terlarut nonvolatil dapat dihitung dari Hukum Raoult, yaitu: Plarutan = Xpelarut Popelarut

0

Xpelarut

1 Gambar 1.3

Hubungan tekanan uap larutan terhadap fraksi mol pelarut

Sekilas Kimia
Francois Marie Raoult (1830–1901)

Oleh karena (Xpelarut + Xterlarut) = 1, atau (Xpelarut = 1 – Xterlarut) maka Plarutan = (1 – Xterlarut) Popelarut = Popelarut – Xterlarut Popelarut Dengan menata ulang persamaan di atas, diperoleh: Popelarut – Plarutan = Xterlarut Popelarut (Popelarut – Plarutan) adalah selisih antara tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan (ΔP). Jadi, penurunan tekanan uap pelarut murni dapat dirumuskan sebagai berikut. ΔP = Xterlarut Popelarut

Contoh 1.3
Menghitung Tekanan Uap Larutan Hitunglah penurunan tekanan uap yang dibuat dari pelarutan 9,5 g tiourea (Mr = 76) ke dalam 90 g air (tekanan uap air pada 25°C adalah 23,76 mmHg). Jawab: • Hitung fraksi mol masing-masing zat • Tentukan tekanan uap larutan menggunakan Hukum Raoult • Tentukan ΔP Jumlah mol masing-masing zat adalah mol tiourea =
9,5 g = 0,125 mol 76 g mol -1

Sumber: www.uned.es

Francois Marie Raoult adalah seorang ahli kimia-fisika Prancis. Pada 1886 dia berhasil menemukan hubungan antara tekanan uap larutan dan zat terlarut. Hubungan tersebut diungkapkan dalam bentuk persamaan yang dikenal dengan Hukum Raoult.

mol air = 18 g mol -1 = 5 mol

90 g

6

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Sifat Koligatif Larutan 7 . tekanan uap larutan adalah 53.166) mmHg = 0.2 mol 12g Mr urea = = 60 g mol–1 0.975) (23. persamaan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut adalah Mr terlarut = massa zat terlarut (gram) mol pelarut ⎜ ⎛ 1 ⎞ − 1⎟ Xpelarut ⎝ ⎠ Contoh 1. Xpelarut = Kata Kunci • • Penurunan tekanan uap Massa molekul relatif mol pelarut mol pelarut + mol terlarut .2 mol Jadi. 96 ⎠ ⎝ X air ⎠ = 0.17 mmHg. massa molekul relatif urea adalah 60. Dengan menata ulang persamaan Hukum Raoult maka diperoleh fraksi mol pelarut. Jika tekanan uap air murni pada suhu tersebut 55.59 mmHg Tekanan uap larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut.3 mmHg.4 Menentukan Mr dari Tekanan Uap Larutan Urea sebanyak 12 g dilarutkan dalam 90 g air pada 40 °C. Besarnya penurunan tekanan uap adalah ΔP = (23. tekanan uap air turun dengan adanya tiourea.17 mmHg = =0.atau mol terlarut = mol pelarut ⎜ ⎜ ⎛ ⎞ 1 − 1⎟ ⎟ Xpelarut ⎝ ⎠ Dengan demikian.76 mmHg) = 23. 3 mmHg 90 g mol air = 18 g mol −1 = 5 mol Jumlah mol urea: ⎛ 1 ⎞ ⎛ 1 ⎞ − 1⎟ mol urea = mol air ⎜ − 1 ⎟ = 5 mol ⎜ ⎝ 0. berapakah Mr urea? Jawab: Tahap: (1)Hitung fraksi mol air menggunakan Hukum Raoult (2)Hitung mol urea berdasarkan fraksi mol air (3)Hitung Mr urea Fraksi mol air: Xair = Plarutan 53.975 2 2 2 Plarutan = Xair P°air = (0.96 o Ppelarut 55.76 – 23.Fraksi mol air adalah mol H 2 O Xair = mol H O+mol CS(NH ) = 0. yaitu: Xpelarut = Plarutan Ppelarut o Berdasarkan fraksi mol pelarut. mol zat terlarut dapat diketahui sehingga massa molekul relatifnya dapat ditentukan.166 mmHg Jadi.

Bagaimana titik didih air di pegunungan dibandingkan di pantai? Di daerah mana peluang terbesar terkena penyakit akibat bakteri yang terdapat dalam air minum? 1.3 mmHg. titik didih larutan akan lebih tinggi daripada pelarut murninya.2). Jika tekanan uap air murni pada suhu tersebut 55.2 46.34 Sumber: General Chemistry. Kenaikan Titik Didih Larutan Oleh karena tekanan uap larutan zat nonvolatil lebih rendah dari pelarut murninya maka untuk mendidihkan larutan perlu energi lebih dibandingkan mendidihkan pelarut murninya. Akibatnya. B tekanan uap kloroform pada 20°C. hitunglah Mr glukosa.5 g naftalena ke dalam 60 g kloroform (CHCl3). semakin rendah tekanan udaranya. Kerjakanlah di dalam buku latihan.1 76. Hitunglah penurunan 3. 2.4 61. ΔTd (relatif terhadap titik didih pelarut murni) berbanding lurus dengan kemolalan larutan. Hitunglah tekanan uap larutan pada 35°C yang dibuat dengan melarutkan 18 g sukrosa dalam 72 g air.02 1. Harga Kd bergantung pada jenis pelarut (Tabel 1. 1990 8 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . selain getaran di tempatnya.2 Kd(°C m–1) 0. C. Adapun suatu zat dikatakan membeku jika partikel-partikel zat itu berada dalam kisi-kisi kesetimbangan sehingga tidak terjadi gerakan partikel. Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku Suatu zat cair dikatakan mendidih jika tekanan uapnya sama dengan tekanan atmosfer (tekanan udara luar) di atas permukaan cairan. Glukosa sebanyak 18 g dilarutkan dalam 125 g air pada 40°C. Tabel 1. Tekanan uap larutan tersebut adalah 54. Dalam bentuk persamaan dinyatakan dengan: ΔTd ≈ m.Tes Kompetensi Subbab 1.5 mmHg.22 3.52 2. Besarnya kenaikan titik didih larutan.63 2.8 78. Tekanan uap air murni pada suhu tersebut 42.2 mmHg.53 5. atau Δ Td= Kd × m Kd adalah tetapan kesetaraan titik didih molal.2 Tetapan Kenaikan Titik Didih Molal (Kd) Beberapa Pelarut Pelarut Air (H2O) Benzena (C6H6) Karbon tetraklorida (CCl4) Etanol (C2H6O) Kloroform (CHCl3) Karbon disulfida (CS2) Titik Didih(°C) 100 80. Kegiatan Inkuiri Semakin tinggi suatu tempat. Diketahui tekanan uap kloroform murni pada 20°C = 156 mmHg. Suatu larutan dibuat dari pelarutan 6.

Gelas ukur 4.2 °C × 74 g ( ) = 105. Untuk membuktikan kenaikan titik didih larutan.000 g kg −1 × Mr zat terlarut massa pelarut massa zat terlarut 1. Artinya.4 g dilarutkan dalam 74 g benzena menghasilkan titik didih larutan sebesar 82.6°C.4 g 1. Oleh karena kenaikan titik didih berbanding lurus dengan molalitas larutan maka massa molekul relatif zat terlarut dapat ditentukan dengan mengubah persamaan molalitasnya. Pembakar bunsen atau spirtus 5. Berapakah titik didih larutan.42.19°C Jadi.52°C m–1) Jawab: 5g 1. Contoh 1.6 − 80. Antiboil substance is added into radioator to decrease water evaporation in radiator. massa molekul relatif zat X adalah 105.000 g kg −1 −1 Mr X= 2.52°C m–1. 36°Cm × 82.000 g kg −1 × = 0.52°C m × 0.52°C. Tentukan massa molekul relatif zat X.2°C dan tetapan titik didih molal benzena 2. Data kenaikan titik didih larutan dapat dipakai untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut. titik didih larutan adalah 100. ΔTd = K d massa zat terlarut 1.5 Menghitung Titik Didih Larutan Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 5 g gliserol (C3H8O3. Gelas kimia 2. titik didih larutan sebesar 100. –1 Catatan Note Zat antididih yang ditambahkan ke dalam radiator berfungsi mengurangi penguapan air dalam radiator. Termometer 3.2 tampak bahwa Kd air = 0.19°C.36 m = 0. Mr =92) ke dalam 150 g air. jika titik didih air 100°C? (Kd air = 0. (Titik didih benzena 80.Pada Tabel 1.52°C dari titik didih air. Aktivitas Kimia 1.53°C m–1) Jawab: 7.42 Jadi. Anda dapat melakukan percobaan berikut. 36 m molalitas larutan = 150 g 92 g mol −1 ΔTd = Kd × m = 0.000 g kg × massa pelarut ΔTd −1 Kata Kunci • • Titik didih larutan Kenaikan titik didih Mr zat terlarut = K d × Contoh 1.6 Menghitung Mr Berdasarkan Data Td Larutan Zat X sebanyak 7. Timbangan Sifat Koligatif Larutan 9 . suatu larutan dalam air dengan konsentrasi satu molal akan mendidih pada suhu lebih tinggi sebesar 0.2 Kenaikan Titik Didih Larutan Tujuan Membuktikan kenaikan titik didih larutan Alat 1. Dengan kata lain.

5°C). Oleh karena es ini tidak melewati fasa cair maka dinamakan dry (kering) ice. Selain itu. kemudian didihkan. Dry ice memiliki suhu –109. Penerapan dari penurunan titik beku digunakan di negara yang memiliki musim dingin.60 –63.80 Sumber: General Chemistry. Masukkan 35 g gula pasir ke dalam aquades (gelas kimia 1) dan 35 g garam dapur ke dalam aquades (gelas kimia 2).3.12 1. 1990 Sekilas Kimia Dry Ice Pernahkah Anda memperhatikan tempat penyimpanan es ketika Anda membeli es krim di warung? Pembekuan es krim menggunakan apa yang disebut dengan dry ice. kocok kedua larutan itu dan ukur kembali suhu didihnya. 3. Penurunan Titik Beku Larutan Penambahan zat terlarut nonvolatil juga dapat menyebabkan penurunan titik beku larutan.5 – 5. penurunan titik beku (ΔTb) berbanding lurus dengan kemolalan larutan: ΔTb ≈ m. adakah perbedaan titik didih antara kedua larutan? Jelaskan alasannya. Sumber: wikipedia. Suhu udara pada musim dingin dapat mencapai suhu di bawah titik beku air.12°C m–1. Sublimasi adalah proses perubahan suatu padatan langsung menjadi gas. Dry ice adalah karbon dioksida (CO2) yang dibekukan.12)°C atau 0. 2.12°C dari titik beku benzena. Garam dapur (NaCl) Langkah Kerja 1.68 3.50 –144. Suatu larutan dari zat terlarut nonvolatil dalam pelarut benzena sebanyak 1 molal akan membeku pada suhu lebih rendah sebesar 5. Tabel 1. dry ice tidak mencair melainkan menyublim.20 Kb(°C m–1) 1. Harga Kb untuk beberapa pelarut dapat dilihat pada Tabel 1.00 5. Agar tidak terjadi pemisahan zat terlarut dan pelarutnya ketika larutan membeku. 2. sedangkan es tradisional adalah 30°F (0°C). diperlukan suhu lebih rendah lagi untuk mengubah seluruh larutan menjadi fasa padatnya. Hitunglah kenaikan titik didih larutan gula pasir dan larutan garam dapur. Dry ice lebih padat dan lebih dingin daripada es biasa. atau ΔTb = Kb × m Kb disebut tetapan penurunan titik beku molal. titik beku larutan zat nonvolatil dalam pelarut benzena sebanyak 1 molal akan mulai membeku pada suhu (5. penerapan dari penurunan titik beku juga digunakan untuk mencairkan es di jalan-jalan dan trotoar pada musim 10 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Seperti halnya titik didih. Dengan kata lain.Bahan 1.86 5. jika sirup dimasukkan ke dalam freezer maka gula pasirnya akan terpisah dari es karena gula pasir tidak larut dalam es.org Nilai Kb untuk benzena 5. Aquades 2.3 Tetapan Penurunan Titik Beku Molal (Kb) Beberapa Pelarut Pelarut Air (H2O) Benzena (C6H6) Etanol (C2H6O) Kloroform (CHCl3) Karbon disulfida (CS2) Naftalena (C10H8) Titik Beku(°C) 0. Dengan jumlah massa yang sama. Gula pasir 3. Contohnya.38°C. Oleh karena itu. dalam air radiator mobil diperlukan zat antibeku yang dapat menurunkan titik beku air.5 80. Gejala ini terjadi karena zat terlarut tidak larut dalam fasa padat pelarutnya.3°F (–78. Selain pada radiator. Ukur suhu aquades pada saat mendidih.83 6.50 –111. 2. Masukkan 250 mL aquades ke dalam gelas kimia 1 dan 2.99 4. Zat antibeku yang banyak digunakan dalam radiator adalah etilen glikol (C2H6O2). Pertanyaan 1.

Air Langkah Kerja A.8 Menghitung Mr dari Data ΔTb Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 3 g zat X ke dalam 100 mL air.000 g kg −1 × molalitas larutan = =1m 100 g 62 g mol −1 Penurunan titik beku larutan: ΔT b = Kb × m = (1. titik beku larutan etilen glikol adalah –1. Hal ini dilakukan dengan cara menaburkan garam-garam.dingin. Jika titik beku larutan – 0. 3 Sifat Koligatif Larutan 11 . Mr zat terlarut = K b massa zat terlarut ΔTb × 1.45°C 1. seperti CaCl2 dan NaCl sebagai penurun titik beku air sehingga es dapat mencair.3 Penurunan Titik Beku Larutan Tujuan Membuktikan penurunan titik beku larutan. ΔTb = {0 – (–0. Ke dalam tabung reaksi besar dimasukkan 15 g naftalena dan gelas kimia diisi dengan air 2. Pembakar bunsen atau spirtus 2 bagiannya. Penentuan titik beku pelarut murni (naftalena) 1. 4.86°C Jadi.86)°C = –1. Naftalena 2. berapakah massa molekul relatif zat X? Penyelesaian Nilai Kb air = 1.2 g etilen glikol dalam 100 g air. Contoh 1.2 g 1. Stopwatch 5. penurunan titik beku larutan dapat digunakan untuk menentukan massa molekul relatif zat terlarut.0 – 1.7 Menghitung Penurunan Titik Beku Larutan Hitunglah titik beku larutan yang dibuat dari 6. Termometer Bahan 1. Gelas kimia 3.000 g kg −1 = 124 100 g 0. Jawab: 6. Tabung reaksi 2. 45o C Jadi. o −1 Mr X = 1.86°C m–1) ( 1 m) = 1. Panaskan air dalam gelas kimia hingga suhu mencapai ± 90°C. 86 C m × 3g × Aktivitas Kimia 1.86°C Kata Kunci • • Titik beku larutan Penurunan titik beku Sama seperti kenaikan titik didih.45)}°C = 0. Timbangan 6.45°C.000 g kg −1 massa pelarut Contoh 1. Mr zat X adalah 124.86°C m–1.86°C Titik beku larutan = Titik beku normal air –ΔTb = (0. Alat 1. Belerang 3.

Suatu larutan gula dalam air mendidih pada suhu 100. Titik beku larutan belerang dalam naftalena 1. Diagram fasa dapat dinyatakan berdasarkan perubahan suhu (°C) dan tekanan (atm). Diskusikan dengan teman sekelompok Anda dan presentasikan di depan kelas. 3.34°C m–1. kemudian catat penurunan suhu setiap ½ menit hingga ± 70°C.2 g gliserol (C3H8O3) ke dalam 100 g air? Suatu zat nonvolatil sebanyak 16 g dilarutkan dalam 38 g CS2. Dalam diagram fasa terdapat kurva kesetimbangan antara fasa padat. D.4). Panaskan kembali air dalam gelas kimia hingga semua naftalena mencair kembali. 7. 5. Padamkan pembakar. Larutan membeku pada 25. dan gas. 8. Diketahui Kd (C6H6) = 2. Diagram Fasa Air Seperti Anda ketahui. lakukan pengukuran suhu seperti kegiatan A hingga ± 70°C. 4.17°C? Diketahui Kd CS2 = 2. Hitung titik beku larutan ini. Titik beku adalah pada saat tidak berubah untuk 1–2 menit. Berapakah Mr zat tersebut jika kenaikan titik didihnya 1. Safrole diekstrak dari minyak sassafras dan dipakai untuk pemberi aroma pada ‘root beer’.8 g zat X dalam 200 g benzena. cair.53°C m–1 dan titik didih C6H6 = 80. Berapakah kenaikan titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (C6H12O6) ke dalam 500 mL air? (ρ air = 1 g mL–1) Berapakah titik didih larutan yang dibuat dengan melarutkan 9.78°C. Jika titik beku difenil eter murni adalah 26. Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 12. Setelah semua naftalena mencair. dinamakan diagram P – T.3. Bandingkan hasil pengamatan pada langkah kerja A dan langkah kerja B. Cuplikan safrole 2.7 g propilen glikol (OH–CH2–(OH)CH–CH3) dalam 500 mL air. air dapat berada dalam fasa gas. 12 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kerjakanlah di dalam buku latihan. Mengapa harus ditambah garam dapur? Tes Kompetensi Subbab 1. berapakah titik beku larutan gula tersebut? Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 4.1°C. hitunglah Mr safrole. 1. C 5. Diagram Fasa Diagram fasa adalah ungkapan perubahan keadaan dasar fasa suatu zat dalam bentuk diagram. cair.56 gram belerang ke dalam naftalena cair. Hitunglah titik beku larutan 7. B. 4. 2. Kegiatan Inkuiri Pedagang es lilin atau es krim menambahkan es batu dan garam dapur di sekeliling bagian luar wadah es. dan padat bergantung pada suhu dan tekanan.84oC dan tetapan penurunan titik beku molal 8°C m–1. 2.9 g sukrosa dalam 175 mL air. aduk sampai semua belerang larut dalam naftalena. Ketiga fasa tersebut dapat diungkapkan dalam bentuk diagram P – T (Gambar 1. Buatlah grafik penurunan suhu naftalena sebagai fungsi waktu dan tentukan titik beku pelarut naftalena dari grafik tersebut. tambahkan 2. Buatlah grafik dan tentukan titik beku larutan belerang dalam naftalena dari grafik tersebut.7 oC. 4. 6.4 g dilarutan dalam 103 g difenil eter. 3.265°C. Berapakah Mr zat tersebut jika kenaikan titik didihnya 81. Padamkan pembakaran.

Titik A dinamakan titik tripel. Dengan diagram fasa. Pada setiap daerah.01°C. Kurva ini berpotongan dengan kurva yang lain pada titik A. Umumnya peleburan (padat → cair) atau pembekuan (cair → padat) tidak dipengaruhi oleh tekanan sehingga kurva AB cenderung membentuk garis lurus.218 atm Tekanan (atm) D 1 atm Padat B Cair C Gambar 1. 217. berada pada suhu 0°C dan 100°C.006 atm (4. Titik leleh dan titik didih air pada tekanan 1 atm ditunjukkan dengan garis putus-putus.58 mmHg). cair. dan padat secara bersama-sama.0098 100 Suhu (°C) 374 Sumber: Chemistry: The Central Science.4°C. 2000 Pada diagram fasa tersebut terdapat tiga kurva yang membagi diagram ke dalam daerah padat. Kurva AD yang membagi wilayah padat dan gas memberikan informasi tentang tekanan uap padatan pada berbagai suhu. Anda dapat memperkirakan wujud suatu zat pada suhu dan tekanan tertentu. Titik tripel untuk air terjadi pada suhu 0. cair. 0. titik leleh (atau titik beku) normal B (0°C. 0. Pada tekanan 1 atm dan suhu 25°C.01°C dan tekanan 0. yaitu titik di mana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas. titik didih normal C (100°C.7 atm). 1 atm). menyatakan keadaan padat dan cair berada dalam keadaan setimbang: Padat Cair Kurva tersebut memberikan informasi tentang titik leleh padatan atau titik beku cairan pada suhu dan tekanan tertentu.006 atm A Gas 0 0. sedangkan pada suhu 0°C air berwujud padat (es). dan gas. air akan berwujud cair. seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Catatan Note Beberapa istilah fasa transisi: Penguapan: H2O( ) → H2O(g) Pengembunan: H2O(g) Peleburan: H2O(s) Pembekuan: H2O( ) 2 → H O( ) → H O(s) Sublimasi: H O(s) → H O(g) Deposisi: H O(g) → H O(s) 2 2 2 2 2 → H O( 2 ) Terminology for transition fase: Evaporation: H2O( ) → H2O(g) → H O( → H O( ) Freeze: H O( ) → H O(s) Sublimation: H O(s) → H O(g) Deposition: H O(g) → H O(s) Condensation: H2O(g) 2 2 ) Melt: H2O(s) 2 2 2 2 2 2 Sifat Koligatif Larutan 13 . dan titik kritis D (374. Kurva tersebut menunjukkan garis kesetimbangan fasa antara cair dan gas. Kurva AB untuk air agak miring ke kiri karena pembentukan es pada tekanan tinggi suhunya turun sebesar 1°C dari keadaan normal (1 atm).5. 1 atm). Kurva AB yang membagi wilayah padat dan cair. Kurva AC yang membagi wilayah cair dan gas memberikan informasi tentang tekanan uap air pada berbagai suhu. Setiap titik pada kurva menunjukkan hubungan tekanan dan suhu.006 atm). menunjukkan keadaan wujud zat yang stabil. Hal ini disebabkan pada keadaan cair kurang rapat dibandingkan pada keadaan padat. Diagram fasa yang lain misalnya diagram fasa CO2.4 Diagram fasa air Titik tripel A (0. Kurva tersebut menunjukkan garis kesetimbangan fasa antara padat dan gas.

2. Demikian pula titik tripel larutan lebih rendah dari titik tripel air murni.1°C. titik didih 100°C (titik B).4°C. Oleh sebab itu.73 atm CO2(s) Gambar 1.4 Suhu (°C) 31. 73. dan tekanan uap (kurva A – B) yang bergantung pada suhu. 14 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII { . 5. titik didih larutan lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarutnya (titik B'). dan tekanan uap turun.11 atm. Pada suhu kamar dan tekanan udara normal dry ice menyublim sehingga sifat ini sering dimanfaatkan untuk pertunjukan panggung terbuka. Adanya zat terlarut nonvolatil mengakibatkan pergeseran posisi kesetimbangan diagram fasa cair-gas.5 Diagram fasa karbon dioksida Titik tripel X (–56. dan titik kritis Z (31. CO2 padat (dry ice) akan menyublim jika dipanaskan di bawah tekanan 5.5°C. Pada tekanan normal (1 atm). pelarut murni air memiliki titik beku 0°C (titik C). agar di panggung tampak seperti berkabut. penurunan titik beku. larutan yang terbentuk akan memiliki titik didih lebih tinggi dibandingkan pelarut murninya. 1 atm). titik sublimasi Y (–78. ditunjukkan oleh kurva (A' – B'). dry ice langsung menguap seperti asap. Adapun titik beku larutan akan lebih rendah dibandingkan titik beku pelarut murninya. Dengan sedikit pemanasan. dan penurunan tekanan uap. dry ice akan mencair jika dipanaskan. Diagram Fasa dan Sifat Koligatif Diagram fasa dapat digunakan untuk menyatakan sifat koligatif larutan.1 Sumber: Chemistry: The Central Science. Perhatikanlah diagram fasa pada Gambar 1. Di atas 5. Jika ke dalam air ditambahkan zat nonvolatil.6 Diagram fasa larutan dalam pelarut air Padat 1 atm C' C Cair A A' Gas B B' ΔTb 0°C 100°C ΔTd { Titik beku larutan lebih rendah dari titik beku pelarutnya (titik C'). seperti kenaikan titik didih. 2000 Titik tripel CO2 berada pada –56.4°C dan 5.11 atm).11 atm.6. Gambar 1.11 atm X CO2(g) 1 atm Y –78. Z CO2( ) Tekanan 5.0 atm).11 atm.5 –56.

9 Menentukan Tekanan Osmotik Larutan Berapakah tekanan osmotik larutan yang dibuat dari 18 g glukosa yang dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 250 mL? Diketahui suhu larutan 27°C dan R = 0. Tekanan osmotik larutan berbanding lurus dengan konsentrasi molar zat. dilambangkan dengan π. atau (c) lebih rendah dari 1 atm. π ≈ M atau π = k M k adalah tetapan kesetaraan yang bergantung pada suhu. 3. molekul-molekul pelarut bermigrasi dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat hingga dicapai keadaan kesetimbangan konsentrasi di antara kedua medium itu (lihat Gambar 1. Tes Kompetensi Subbab D (a) tekanan normal (1 atm). Semipermeable membrane is a kind of pored plastic.7). 1. 2000 Gambar 1. Pada tekanan berapakah titik didih pelarut murni (air) sama dengan titik didih larutannya? Jelaskan. Sifat Koligatif Larutan 15 . melainkan ke kanan? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Tekanan Osmotik Larutan Catatan Note Membran semipermeabel adalah sejenis plastik berpori yang hanya dapat dilalui oleh molekul-molekul kecil seperti air.082 L atm mol–1 K–1. Pada proses osmosis. E. (b) lebih tinggi dari 1 atm. Tekanan yang diterapkan untuk menghentikan proses osmosis dari larutan encer atau pelarut murni ke dalam larutan yang lebih pekat dinamakan tekanan osmotik larutan.Nilai ΔTb dan ΔTd ditunjukkan oleh selisih pergeseran kesetimbangan antara pelarut murni dan larutannya.7 Proses osmosis Contoh 1. Apa yang akan terjadi jika air dimasukkan ke dalam ruang vakum. kemudian suhunya diturunkan sampai di bawah titik tripel? 2.082 L atm mol–1K–1) T = Suhu (K) ⎛n⎞ ⎝ ⎠ Sumber: Chemistry: The Central Science. Larutan pekat Membran semipermeabel Larutan Encer π = M RT atau π = ⎜ V ⎟ RT Keterangan: π = Tekanan osmotik M = Molaritas larutan R = Tetapan gas (0. yaitu: ΔTb = C – C' dan ΔTd = B' – B. Dalam bentuk persamaan dapat ditulis sebagai berikut. Penurunan tekanan uap larutan ditunjukkan oleh selisih garis AB – A'B'. di mana R tetapan gas dan T adalah suhu mutlak. Oleh karena kemolaran memiliki satuan mol per liter larutan maka tekanan osmotik larutan dapat dinyatakan sebagai berikut. Untuk larutan encer harga k sama dengan RT. Osmosis adalah proses perpindahan larutan yang memiliki konsentrasi rendah melalui membran semipermeabel menuju larutan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi hingga tercapai kesetimbangan konsentrasi. Mengapa garis kesetimbangan padat-cair pada diagram fasa CO2 tidak miring ke kiri. which only could passed by small molecules such as water.

1.00164 atm 760 mmHg 0. Penempatan sel darah dalam larutan yang hipotonik relatif terhadap cairan dalam sel menyebabkan cairan masuk ke dalam sel sehingga sel darah merah akan pecah.025L ) = 5. Hitunglah Mr protein. larutan tersebut dinamakan hipotonik. Proses ini dinamakan hemolisis.84 atm. kedua larutan tersebut isotonik satu dengan yang lainnya. baik melalui infus maupun meminum cairan pengganti ion tubuh harus memperhatikan konsentrasi cairan infus atau minuman.01g Mr protein = (0. dinding sel darah merah berfungsi sebagai membran semipermeabel terhadap pelarut sel darah merah.25 mmHg pada 25°C.01 g protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 25 mL. Tekanan osmosik memainkan peranan penting dalam sistem hidup. Seseorang yang membutuhkan pengganti cairan tubuh.25L = 9.960. Proses pengerutan sel seperti ini disebut krenasi.1mol π= × 0.Jawab: Jumlah mol C6H12O6 = 18 g 180 g mol -1 = 0. larutan tersebut dinamakan hipertonik. tekanan osmotik larutan sebesar 9. Jika tekanan osmotik larutan sebesar 1. Aplikasi Tekanan Osmotik Kata Kunci • • • • • Hipotonik Hipertonik Isotonik Hemolisis Krenasi Jika dua buah larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel memiliki tekanan osmotik sama.082 L atm mol–1 K–1)(298K) (0. Dengan diketahuinya tekanan osmotik suatu larutan maka massa molekul relatif dari zat terlarut dapat ditentukan.082 L atm mol–1 K–1 × 300 K 0.960 g mol–1 Jadi.T Contoh 1. Konsentrasi cairan infus atau 16 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika salah satu larutan memiliki tekanan osmotik lebih besar dari larutan yang lain. Misalnya. massa molekul relatif protein adalah 5.84 atm Jadi. Jawab: Ubah besaran ke dalam satuan SI. 1 atm π =1. Hal ini dilakukan dengan cara menata ulang persamaan tekanan osmotik menjadi: Mr massa zat terlarut (g) (atm)V(L) R.1 mol Tekanan osmotik larutan: π = ⎛ n ⎞ R T ⎜ ⎟ ⎝V⎠ 0.25 mmHg × = 0. Jika larutan memiliki tekanan osmotik lebih kecil daripada larutan yang lain.00164 atm )(0. Penempatan sel darah merah dalam larutan yang hipertonik relatif terhadap cairan dalam sel menyebabkan cairan sel keluar sehingga mengakibatkan sel mengerut.10 Menentukan Massa Molekul Relatif dari Tekanan Osmotik Sebanyak 0.

yang mengandung jutaan serat berongga kecil. molekul-molekul air keluar dari larutan meninggalkan zat terlarut. (a) (b) Gambar 1. b. Pada proses desalinasi. Ketimun yang ditempatkan dalam larutan garam akan kehilangan airnya akibat osmosis sehingga terjadi pengerutan.8. Proses ini dinamakan osmosis balik. Wortel menjadi lunak akibat kehilangan air karena menguap. Proses osmosis juga bahkan dapat dibalikkan arahnya dengan menerapkan tekanan yang lebih besar dari tekanan osmosis larutan. tetapi tidak dapat dilewati oleh ion-ion garam dari air laut. sand filtrasi (air isi ulang).8 (a) Alat desalinasi air laut melalui osmosis balik. (b) Alat desalinasi tersusun atas silinder-silinder yang dinamakan permeator.minuman harus isotonik dengan cairan dalam tubuh untuk mencegah terjadi krenasi atau hemolisis. air laut masuk ke dalam permeator dan masuk ke dalam serat berongga sehingga ion-ion garam dapat dipisahkan dari air laut. Osmosis Balik Proses osmosis suatu larutan dapat dihentikan. Kegiatan Inkuiri Apa yang terjadi jika cairan infus hipertonik atau hipotonik? Berapa kadar NaCl dalam infus agar isotonik dengan cairan dalam tubuh? 2. (c) Dengan adanya tekanan. Serat berongga dari membran semipermeabel Molekul air (c) Partikel zat terlarut Air murni ke tangki penampung Serat Sumber: Chemistry: The Central Science. Osmosis balik berguna dalam desalinasi (penghilangan garam) air laut untuk memperoleh air tawar dan garam dapur. Ini dapat dikembalikan dengan merendam wortel dalam air. 2000 Penerapan tekanan dari luar yang melebihi nilai π menyebabkan terjadinya osmosis balik. Kata Kunci • • Osmosis balik Desalinasi Kegiatan Inkuiri Apa keunggulan dan kelemahan dari pemurnian air melalui proses demineralisasi (air dalam botol kemasan). Membran ini dapat dilewati oleh molekul air. dan reverse osmosis (osmosis balik)? Sifat Koligatif Larutan 17 . a. seperti dapat dilihat pada Gambar 1. Wortel akan tampak segar karena menyerap kembali air yang hilang. Contoh osmosis yang lain di antaranya sebagai berikut. Membran yang dapat digunakan untuk proses osmosis balik adalah selulosa asetat.

Sifat koligatif larutan hanya bergantung pada banyaknya zat terlarut sehingga sifat koligatif larutan elektrolit selalu lebih tinggi dibandingkan dengan larutan nonelektrolit. 1. akan terbentuk satu mol ion Na+ dan satu mol ion Cl– atau terbentuk dua mol ion. Sebanyak 5 g hemoglobin dilarutkan dalam air hingga volume larutan 100 mL. Berapakah massa molekul relatif hemoglobin tersebut? Kerjakanlah di dalam buku latihan.35 mmHg. (jika tekanan luar sama dengan π.5 mol L–1)(0. bahwa untuk kemolalan yang sama. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih larutan elektrolit lebih besar dibandingkan larutan nonelektrolit. Berapa mol glukosa dalam 500 mL larutan yang memiliki tekanan osmotik 3. Akibatnya. tetapi hanya sampai menghentikan tekanan osmotik larutan). Berapakah tekanan minimum yang harus diterapkan pada air gula 0. ΔTb dan ΔTd Larutan Elektrolit Berdasarkan hasil penelitian diketahui. gula pasir akan terhidrasi ke dalam bentuk molekul-molekulnya. π = (0.11 Menentukan Tekanan Luar pada Proses Osmosis Balik Air gula (C12H22O11) memiliki konsentrasi 0. Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Sifat-sifat koligatif larutan yang telah dibahas sebelumnya hanya membahas larutan nonelektrolit yang tidak menguap di dalam larutannya.018 atm Jadi. Tes Kompetensi Subbab E 3. tidak terjadi osmosis balik. Berapakah tekanan osmotik larutan protein (Mr =90.Contoh 1. 1. → C12H22O11(s) ⎯⎯ C12H22O11(aq) Jika garam dapur (elektrolit) dilarutkan dalam air. Mengapa? Jika gula pasir (nonelektrolit) dilarutkan ke dalam air. jika satu mol gula pasir dilarutkan dalam air. akan dihasilkan satu mol molekul gula pasir di dalam larutan itu. diketahui bahwa larutan elektrolit memiliki sifat koligatif yang tidak sama dengan larutan nonelektrolit akibat jumlah mol ion-ion dalam larutan meningkat sesuai derajat ionisasinya. Tekanan osmotik larutan diukur pada 25°C dan menunjukkan tekanan sebesar 1. garam tersebut akan terionisasi membentuk ion Na+ dan Cl–.018 atm.000) yang dibuat dari 3 g protein dalam 750 mL larutan pada 30°C? 2.5 M.75 atm pada 300K? F. → NaCl(s) ⎯⎯ Na+(aq) + Cl–(aq) Jika satu mol garam dapur dilarutkan. Bagaimana sifat koligatif larutan elektrolit? Berdasarkan hasil penyelidikan ilmiah.5 M untuk memisahkan gula dari pelarutnya secara osmosis balik pada 25°C? Jawab: Tekanan minimum adalah tekanan luar yang setara dengan tekanan osmotik larutan. 18 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tekanan luar yang diperlukan agar terjadi osmosis balik harus lebih besar dari 4.082 L atm mol–1 K–1)(298K) = 4.

SPMB 2004 Contoh 1. diperlukan NaCl lebih dari 786 g B.1 m × 1. seperti CH3COOH dan HF.86°C m–1 = 0. penurunan titik beku dan kenaikan titik didih berkisar di antara larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit sebab larutan elektrolit lemah terionisasi sebagian. O = 16. Oleh karena glukosa adalah zat nonelektrolit maka jumlah molekul glukosa dalam larutan glukosa 0. Hubungan antara jumlah mol zat terlarut dan jumlah mol ionnya di dalam larutan telah dipelajari oleh van’t Hoff. dalam air terdapat ikatan hidrogen Pembahasan Pada reaksi di atas.Satu molal gula pasir dapat meningkatkan titik didih hingga 1.186°C (b) Oleh karena NaCl adalah zat elektrolit maka dalam larutan NaCl 0.372°C Kata Kunci • • • • • Derajat ionisasi Terionisasi sebagian Terionisasi sempurna Faktor van’t Hoff Asosiasi ion Sifat Koligatif Larutan 19 .12 Menghitung Sifat Koligatif Larutan Elektrolit Berapakah penurunan titik beku larutan berikut dalam pelarut air? Diketahui Kb air = 1.1 m. Persamaan ionnya: → MgCl2(aq) ⎯⎯ Mg2+(aq) + 2Cl–(aq) Untuk larutan elektrolit lemah.. Nilai tersebut didasarkan pada asumsi bahwa garam-garam yang larut terionisasi sempurna. Larutan NaCl 0. Larutan glukosa 0.1 m 0.1 m × 1.1 m b. Na = 23. dan kafein (nonelektrolit). → C6H12O6(s) ⎯⎯ C6H12O6(aq) 0.5 × 10 4 × { + ( − ) } Δ = × Kegiatan Inkuiri Bandingkan titik didih larutan yang mengandung jumlah molal sama antara larutan C12H22O11(nonelektrolit).1 m 0. Jika diketahui Kb air = 1.1 m sama dengan 0.86 oC m–1 = 0. g 1000 Mr × 10 4 × 1000 5 = 1. yang dinamakan faktor van’t Hoff. a. bentuk molekul air tetrahedral D.72°C. NaCl (elektrolit). pernyataan yang salah adalah (C) bentuk molekul air tetrahedral.1 m Penurunan titik beku larutannya: ΔT b = i × m × Kb = 1 × 0.1 m Jawab: a. massa NaCl = 786 g Jadi.86°C. NaCl adalah elektrolit yang mengalami ionisasi sempurna.86 dan Ar H = 1. K2SO4 memiliki nilai i = 3. dan seterusnya. perlu ditambahkan garam NaCl. Adapun satu molal larutan garam dapur dapat meningkatkan titik didih menjadi dua kali lipat atau setara dengan 3.1 m 0. Cl = 35.86 × 1 2 11 58. NaCl memiliki nilai i = 2. larutan NaCl adalah elektrolit kuat C.2 m ion-ionnya: → NaCl(s) ⎯⎯ Na+(aq) + Cl–(aq) 0.86°C m–1. yaitu satu mol ion Mg2+ dan dua mol ion Cl–. dan dilambangkan dengan i. Kenaikan titik didih larutan MgCl2 1 m menjadi tiga kali lebih tinggi dibandingkan larutan gula pasir sebab dalam larutan MgCl2 terbentuk tiga mol ion.. A.. Misalnya. Jumlah mol ion dalam larutan i= Jumlah mol zat yang dilarutkan Mahir Menjawab Agar 10 kg air tidak membeku pada suhu –5°C. Nilai i untuk larutan garam ditentukan berdasarkan jumlah ion-ion per satuan rumus. NaCl dapat terionisasi sempurna E. kecuali .1 m akan terdapat 0. AlCl3 (elektrolit).1 m Penurunan titik beku larutannya: Δ T b = 2 × 0.5 maka pernyataan berikut benar. Ikatan kimia pada air adalah ikatan hidrogen dengan bentuk molekul “V”.

9 1. Nilai penyimpangan beberapa garam ditunjukkan pada Tabel 1.9. Ion-ion dalam larutan dapat berantaraksi satu sama lain. Tabel 1.4 1. 436 Sifat koligatif larutan elektrolit dapat dipakai untuk menentukan derajat ionisasi asam atau basa lemah di dalam larutan. secara teoritis akan terdapat ion-ion sebanyak 2 kali konsentrasi garamnya.082 L atm mol–1 K–1) (298 K) = 24.05 m Larutan Hitungan Hasil Pengamatan 2 3 2 4 2 1 1. ternyata tidak selalu benar. Menurut perhitungan seharusnya dua kali lebih besar dari larutan gula. seperti ditunjukkan pada Gambar 1. Perhatikanlah contoh soal berikut.9 Asosiasi ion-ion dalam larutan garam Anggapan bahwa garam-garam yang terionisasi sempurna akan membentuk ion-ion dengan jumlah yang sama dengan koefisien reaksinya.5 mol L–1)(0.0 Sumber: Chemistry (Zumdahl and Steven.214 atm Persentase fase penyimpangan dari perhitungan teoritis adalah 24. Berdasarkan data penelitian. Jawab: Oleh karena NaCl adalah larutan elektrolit.5 M NaCl. Semakin besar konsentrasi garam yang dilarutkan.13 Menentukan Tekanan Osmotik Larutan Elektrolit Air laut mengandung 0.9 2. Hitunglah tekanan osmotik pada 25°C dan berapa persen fase penyimpangan dari faktor van’t Hoff.Pasangan ion + – + + – – + + – – – + + + – + – Gambar 1.082 L atm mol–1K–1)(298 K) = 23.4 Nilai Penyimpangan Faktor van’t Hoff Beberapa Garam dengan Konsentrasi 0.1 m sama dengan 1.9.9)(0.436 atm Perhitungan tekanan osmotik secara eksperimen: π = (i) M R T = (1.7 1. Diketahui faktor van’t Hoff untuk NaCl = 1. 436 − 23. diketahui bahwa penurunan titik beku larutan NaCl 0.214 × 100% = 5% 24.4. semakin besar peluang ion-ion untuk berasosiasi kembali sehingga penyimpangan dari faktor van’t Hoff di atas semakin tinggi. seolah-olah tidak terionisasi. 1989 NaCl MgCl2 MgSO4 FeCl3 HCl Glukosa* *) larutan nonelektrolit sebagai pembanding Contoh 1.87 kali dibandingkan dengan larutan glukosa.5 mol L–1) (0.3 3. Perhitungan tekanan osmotik secara teoritis: π = (2) M RT =(2) (0. Penyimpangan tersebut terjadi akibat adanya asosiasi ion-ion di dalam larutan. 20 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . S).

1%? Pada pembuatan es krim.03 m Persentase fase HF yang terionisasi dihitung berdasarkan jumlah molal HF terionisasi dibagi mula-mula: 0.0 – x) + (x) + (x)} m = (1. 1. tetapi hanya ditentukan oleh jumlah spesi yang ada di dalam larutan.0 + x) m Jumlah spesi di atas menyatakan kemolalan.7.Contoh 1.03m ×100% = 3% 1.05 m.0 + x) m Dengan demikian.91°C = {(1. mengapa perlu ditambahkan garam? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Jadi.14 Menghitung Persentase Fase Ionisasi Larutan Elektrolit Lemah Berdasarkan hasil pengukuran diketahui bahwa titik beku larutan HF 1. Berapakah penurunan titik beku larutan HClO2 0. Berapa persen fase penyimpangannya dari hasil perhitungan? 4. 2. penurunan titik beku ditentukan oleh jumlah molal spesi yang ada dalam larutan atau faktor van’t Hoff. Sifat Koligatif Larutan 21 .0 + x) m} (1. Jumlah spesi yang ada dalam larutan adalah: (i) = (HF) + (H+) + (F–) = {(1.1 molal jika HClO2 di dalam larutan terionisasi sebanyak 0.0 m adalah – 1.5 m. ΔTb = m Kb 1. dan (b) MgCl2 0. Oleh karena itu. kemolalan larutan adalah (1. Perkirakanlah titik didih larutan MgCl2 0. senyawa HF yang terionisasi sebanyak 3%. [F–] = x m Sifat koligatif larutan tidak bergantung pada jenis zat terlarut(ion atau molekul). Bandingkan kenaikan titik didih larutan berikut dengan konsentrasi molal yang sama pada 25°C: (a) CO(NH2)2 0.86°C m–1) atau x = 0.5 m. Berapa persen fase HF yang terionisasi? Jawab: Senyawa HF dalam larutan terionisasi sebagian membentuk kesetimbangan: HF(aq) H+(aq) + F–(aq) Misalkan. Diketahui nilai i = 2. Tes Kompetensi Subbab F 3. molekul HF yang terionisasi sebanyak x mol kg–1 maka: [H+] = x m.91°C.0 m Jadi.

Sifat koligatif larutan menggunakan satuan molal dan fraksi mol. Tekanan uap adalah tekanan yang ditimbulkan oleh fasa uap suatu zat cair yang membentuk keadaan kesetimbangan dengan cairannya. Diagram fasa adalah suatu cara untuk menyatakan perubahan wujud suatu zat secara diagram berdasarkan suhu (°C) dan tekanan (atm). 11. Besarnya sifat koligatif larutan elektrolit merupakan kelipatan dari sifat koligatif larutan nonelektrolit sebesar faktor van’t Hoff. 9. Fraksi mol adalah jumlah mol fraksi suatu zat di dalam suatu larutan. Titik beku larutan selalu lebih rendah dari titik beku pelarut murninya. Prinsip osmosis balik digunakan untuk memperoleh air murni dari air laut (desalinasi). dan tekanan osmotik.Rangkuman 1. 14. 5. Tekanan uap suatu larutan selalu lebih rendah dari tekanan uap pelarut murninya. Tekanan osmotik suatu larutan dapat dibalikkan dengan cara menerapkan tekanan dari luar yang nilainya lebih besar dari tekanan osmotik larutan. Besarnya penurunan titik beku larutan adalah Δ Tb = Kb x m. Sifat koligatif larutan elektrolit memiliki nilai lebih tinggi dari sifat koligatif larutan nonelektrolit untuk jumlah mol yang sama. 2. penurunan titik beku. Osmosis adalah proses perpindahan pelarut dari larutan yang memiliki konsentrasi lebih rendah ke larutan yang konsentrasinya lebih tinggi melalui membran semipermeabel yang hanya dapat dilalui oleh molekulmolekul pelarut. Titik didih larutan selalu lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarut murninya. 10. tetapi bergantung pada jumlah zat terlarut. Selisih tekanan uap pelarut murni dan tekanan uap larutan dinamakan Penurunan Tekanan Uap ( PTU) atau ΔP . Besarnya tekanan osmotik suatu larutan dinyatakan dengan rumus: π = MRT 13. Terdapat empat sifat fisika larutan yang tergolong sifat koligatif larutan yaitu: penurunan tekanan uap. Tekanan osmotik adalah tekanan yang ditimbulkan oleh proses osmosis. Besarnya kenaikan titik didih (ΔTd) dinyatakan dengan rumus: Δ Td = Kd x m 8. Nilai tekanan uap larutan dinyatakan dengan Hukum Raoult. 4. 12. Sifat koligatif larutan adalah sifat-sifat larutan yang tidak bergantung pada jenis zat terlarut. Zat-zat terlarut yang memengaruhi sifat koligatif larutan adalah zat yang sukar atau tidak mudah menguap (nonvolatil). 15. kenaikan titik didih. 3. Plarutan = Xpelarut Popelarut 6. yaitu: Δ P = Xterlarut Popelarut 7. 22 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg pelarut. akibat perbedaan konsentrasi antara dua larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel.

pemanfaatan garam untuk menurunkan titik beku es atau salju dan penggunaan infus di rumah sakit. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari sifat koligatif larutan? Sifat Koligatif Larutan 23 . Kemudian. sekaligus membantu Anda dalam mengembangkan keterampilan berpikir analisis. Anda telah mengetahui perbedaan antara sifat koligatif larutan nonelektrolit dan larutan elektrolit yang dapat memperdalam pemahaman Anda mengenai sifat koligatif itu sendiri. Misalnya. Selain itu. Pemahaman mengenai sifat koligatif dapat diaplikasikan secara langsung pada beberapa hal dalam kehidupan sehari-hari. Anda juga dapat memahami hubungannya dengan perhitungan massa molekul relatif suatu zat. diskusikan dengan teman atau guru Anda.Peta Konsep Sifat Koligatif Larutan terdiri atas Larutan nonelektrolit Larutan elektrolit dipengaruhi oleh Faktor van’t Hoff (i) terdiri atas Penurunan tekanan uap ΔP = Xterlarut P°pelarut Kenaikan titik didih ΔTd = Kd m Penurunan titik beku ΔTb = Kb m Tekanan osmotik π=MRT menjadi dasar Pemurnian air dengan osmosis balik Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 1 ini? Bagian manakah dari materi Bab 1 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Anda dapat memahami sifat koligatif larutan baik larutan nonelektrolit maupun elektrolit. Dengan mempelajari bab ini.

kemolalan larutan yang terbentuk adalah …. 2. 24 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. 75% B. A. 90 g B. 775. bergantung pada jenis zat terlarut 9.3 D. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100. 179 g 10. C6H12O6 D. sama untuk setiap pelarut D. C12H22O11 B. A. A.10 m E. Larutan yang mempunyai titik beku paling rendah (diketahui molalitas larutan sama = 0..2 mmHg E. 0. 3. 0. Titik beku suatu larutan nonelektrolit dalam air adalah –0. 12. C2H6O2 E.10 m E. 0. 270 g E. C6H12O6 C.. Fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah …. A.96 m B. C3H8O3 E.10 molal) adalah . 0.2 m Sebanyak 11 g MgCl2 dilarutkan dalam 2 kg air. 0. Ebtanas 2000: Sebanyak X g C2H6O2 (Mr =62) dilarutkan ke dalam 468 g air (Mr =18) sehingga tekanan uap jenuh larutan pada suhu 30°C = 28.40 m B. Jika pada suhu itu tekanan uap air murni 31. 2. A. Kemolalan etanol dalam larutan adalah ….1°C pada tekanan 1 atm (Kd = 0.. Ebtanas 1999: Tekanan uap jenuh air pada 100°C adalah 760 mmHg. A. 60% E. Zat-zat berikut akan memiliki kenaikan titik didih paling tinggi jika dilarutkan dalam air dengan berat yang sama adalah.5 E. 745. selisih tekanan uap pelarut murni dengan tekanan larutan Peristiwa berkurangnya tekanan uap larutan terjadi akibat ….5..05 m D. C2H5OH D. sama pada setiap temperatur C. A. NH4NO3 C.Evaluasi Kompetensi Bab 1 A. CuSO4 E. 8.12 m E. A.50) maka jumlah gula (Mr = 342) yang harus dilarutkan adalah …. C6H6O2 C. harga X adalah ….1 g B. zat yang akan memberikan larutan dengan titik didih paling tinggi adalah.9 C. 7. 358 g D. 0. berbanding lurus dengan fraksi zat terlarut B. 0.50 m C. 5. 757. A. A. Jika18 g glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 90 gram air (Mr =18).. C8H10 B.00 m C.8 mmHg. 2.14°C. 0. A. tekanan di atas larutan B. 0. 17.45 m B. 4. 6. 80% C..50 m C. 754. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. C6H12O6 14.69 B. 0. 1. NiCl2 B. A. Konsentrasi metanol dalam larutan (dalam persen berat metanol) adalah …. A.62 mmHg.. 342 g C. (NH2)2CO 13. selisih tekanan uap pelarut murni dengan tekanan zat terlarut E. pelarut dan zat terlarut yang tidak bercampur E. 86 g 12..1 mmHg D. adanya komponen pelarut dalam fasa uap D.5 mmHg C. dengan massa jenis 0.2 mmHg 11. C6H5OH 15. penurunan gaya tarik antarmolekul Besarnya penurunan tekanan uap larutan …. 772. C6H12O6 16.05 m D. 171 g E. adanya zat terlarut yang mudah menguap B. 0. 0.98 g mL–1 pada 20°C. tekanan yang diberikan oleh komponen larutan dalam fasa uap D. Zat nonvolatil berikut akan mempunyai tekanan uap larutan paling rendah jika dilarutkan dalam pelarut benzena(diketahui jumlah gram terlarut sama). C12H22O11 D. 50% D.05 m D. A. Jika 30 g dari masing-masing zat berikut dilarutkan dalam 1 kg air. 18 g C.1 mmHg B.25 m Tekanan uap larutan adalah …. adanya zat terlarut yang sukar menguap C. 684 g D.1 mol NaOH dalam 500 g air adalah…. 0. CH3OH B. 0. pada suhu tersebut tekanan uap larutan adalah ….2 UMPTN 1998: Fraksi mol larutan metanol (CH3OH) dalam air adalah 0. Molalitas larutan adalah …. bergantung pada jumlah pelarut E. tekanan pelarut murni di permukaan larutan C.55 m Kemolalan larutan yang dibuat dari 0. CH3OCH3 C. 64% Larutan etanol dalam air adalah 12% berat etanol. (CH3)2(OH)2 E.. A. 0. CS(NH3)2 D.. yaitu . 0. 0.

C6H4 C.80 atm E. Jika suhu dinaikkan dari titik K ke titik L pada tekanan tetap 0.082 L atm mol–1 K–1. Tekanan osmotik larutan ini adalah …. 30. 204 B.00 m C. proses yang terjadi adalah …. 0. yaitu antara . A.15 m D. Larutan lain diperoleh dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr= 180) dalam satu liter air. R = 0. A.200 g air sebanyak . 0. Jika penurunan titik beku larutan 0. yang merupakan daerah perubahan titik didih adalah …..5 atm K B E Gas GH I J T°C L C F 24. F C. C 28. A. 18.39 atm B. proses yang terjadi adalah ….5 g suatu zat yang rumus empirisnya (C3H2)n dalam 400 g benzena adalah 4.5 atm.45 g suatu zat dilarutkan dalam 30 g air. 0. A.8 g zat nonelektrolit dilarutkan ke dalam 200 g air. Dari diagram fasa tersebut yang merupakan titik didih normal air adalah.55°C. Tekanan osmotik larutan yang terjadi sebesar …. peleburan B. Agar diperoleh penurunan titik beku setengah dari titik beku tersebut. peleburan E. 21 B. Jika suhu dinaikkan dari titik D ke titik N pada tekanan tetap 1 atm. A. G – H B. C9H6 D. B. A – B D. C18H12 Sebanyak 0. I – J C. 186 Sebanyak 30 g zat nonelektrolit (Mr = 40) dilarutkan dalam 900 g air. A. 0. 10 g D. Titik beku benzena murninya adalah 5. B E. 2. D – E Sifat Koligatif Larutan 25 . 24.15°C. 1. Perubahan daerah titik beku larutan pada diagram fasa tersebut.1 g dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. G – H B.05 g C.760 E. sublimasi B.0 atm 23. A. titik bekunya –1. Titik beku air mengalami penurunan sebesar 0. A. Rumus molekul senyawa tersebut adalah …. 0. 22 C. penguapan 26.. sublimasi D. 18 D. Suatu larutan diperoleh dengan melarutkan 6 g urea (Mr = 60) ke dalam satu liter air.. 83. 15 g E. 1.48°C. pembekuan C. A. D B. pembekuan E. I – J C.33oC. A. A. sukrosa C12H22O11 (Mr = 342) sebanyak 17. A D. B – C E.90 atm D. 21. 50 C. 1 larutan kedua 3 3 kali larutan kedua 2 larutan kedua 3 sama dengan kedua 3 larutan kedua 2 Untuk menjawab soal nomor 24 sampai dengan 28. zat tersebut harus ditambahkan ke dalam 1...5 B. 19 E. penguapan D..93oC (Kb air = 1. tekanan osmotik larutan pertama …. kondensasi 27. C3H2 B. C15H10 E..86 oC m–1) maka massa molekul relatif zat tersebut adalah …. 18. 100 D. Menurut diagram fasa tersebut.2 E. 1 atm D A N Cair Padat 0.0245 D. 3. E. Pada suhu yang sama. D – E 25. 0. kondensasi C. 156 C. A.17. 20. 0. 45 g B.14 m E. 20 Titik beku larutan yang dibuat dengan melarutkan 20.6 Ebtanas 2000: Pada suhu 27oC. 22. 19. A – B D.46 atm C.. A. 20 g Konsentrasi larutan suatu polipeptida (pembentuk protein) dalam air adalah 10–3 M pada suhu 25oC. B – C E.86 m B.075 m Ebtanas 1998: Sebanyak 1.. C. perhatikanlah diagram fasa berikut. Massa molekul zat tersebut adalah …. 4. D.

04 g mL–1. 8. asam propanoat.1 0. Suatu asam HA 0. 0. Titik bekunya adalah –0. ρ =0.138 g tiroksin dalam 25 g benzena memberikan tekanan osmotik sebesar 1.186 Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku bergantung pada …. 0% C.000 g air untuk menurunkan titik beku larutan hingga –10°C. 90% D. Larutan 5. dan natrium klorida diukur pada suhu yang sama. Jika harga Kb = 1. konsentrasi molal larutan C.488°C. Pernyataan yang benar adalah . Hitunglah massa molekul suatu senyawa. Berapakah fraksi mol dan kemolalan toluena? Hitunglah tekanan uap larutan dan tekanan osmotik suatu larutan 10% sukrosa pada suhu 25°C.86°C m–1.651.8% NaCl dalam air akan memiliki tekanan osmotik sama dengan . Hitunglah massa etilen glikol (C2H6O2) yang terdapat dalam 1.1 Titik Beku (°C) –0.83. larutan sukrosa 5. 3. larutan 5. 100% B. 31.874 g cm–3). 6. 1. A. tekanan osmotik urea paling besar B.1 0. derajat ionisasi larutan elektrolit tersebut adalah …. Massa jenis larutan tersebut adalah 1. 33. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 50 mL toluena (C6H5CH3. Tiroksin adalah salah satu jenis hormon yang mengontrol metabolisme tubuh dan dapat diisolasi dari kelenjar tiroid.50 B. 75% 32.74 oC. Derajat ionisasi zat elektrolit ini adalah . 0. larutan 1 molal glukosa E. jenis partikel zat terlarut E.76 mmHg.15 gram senyawa tersebut dilarutkan dalam 75 gram benzena memberikan kenaikan titik didih sebesar 0. dan tekanan uap air murni pada suhu 25°C adalah 23. Ebtanas 1999: Larutan NaCl 0. 7. jika 1. 4. jumlah partikel zat terlarut 30.4 molal membeku pada –1. Jika tekanan uap air pada suhu tersebut adalah 20 mmHg.… A.2 0. jenis pelarut D. hitunglah massa molekul tiroksin. Umumnya. tekanan osmotik asam propanoat paling besar.00 C.24 atm pada 20°C. hitunglah kemolalan dan fraksimol H2O2.2 molal sukrosa D. 50% E. misalnya urea. 1.02 D.275°C.2 0. desinfektan yang dipasarkan adalah 3.… A. 0.867 g cm–3) dan 125 mL benzena (C6H6. Tekanan osmotik tiga jenis larutan dengan molaritas yang sama. A. larutan 0. D. semua tekanan osmotik larutan sama. ρ =0. C. Jika massa jenis benzena = 0. 2. hitunglah tekanan uap larutan tersebut. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari urea.186 –0. larutan 4 molal glukosa 5.0 g cm–3. Larutan yang mengandung 1.0% (berat) larutan H2O2 dalam air. 0. Ebtanas 1997: Data percobaan penurunan titik beku: Larutan NaCl NaCl CO(NH2)2 CO(NH2)2 C6H12O6 Konsentrasi (molal) 0.8% dalam air B.05 E. Sebanyak 20 g zat elektrolit biner (Mr= 100) dilarutkan dalam 500 g air.744 –0. Dengan asumsi bahwa massa jenis larutan adalah 1.8% glukosa dalam air C.… A.29. jenis zat terlarut B. Berapakah derajat ionisasi asam tersebut? 26 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.8787 g mL–1.25 m dalam air membeku pada suhu –0.88 B. Larutan 19 gram NaCl dalam 250 g air mempunyai derajat ionisasi 0.372 –0.372 –0. E. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari natrium klorida.

Sel Elektrolisis D. Anda harus mampu: • • • menerapkan konsep reaksi oksidasi reduksi dalam sistem elektrokimia yang melibatkan energi listrik dan kegunaannya dalam mencegah korosi dan dalam industri. Sel Elektrokimia C. menjelaskan reaksi oksidasi reduksi dalam sel elektrolisis. bukan? Bagaimanakah kalkulator dapat bekerja? Sumber tenaga apakah yang bekerja pada kalkulator? Anda tentu telah mempelajari prinsip-prinsip reaksi redoks di kelas X. Bagaimanakah prinsip redoks dalam sel elektrokimia. Setelah mempelajari bab ini. Penyetaraan Reaksi Redoks B. dan korosi? Anda dapat mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. A. Reaksi Redoks dan Elektrokimia Hasil yang harus Anda capai: menerapkan konsep reaksi oksidasi reduksi dan elektrokimia dalam teknologi dan kehidupan sehari-hari.mpbdp. penjual sayuran di lingkungan tempat Anda tinggal juga sering menggunakan kalkulator. sel elektrolisis. menerapkan Hukum Faraday untuk elektrolisis larutan elektrolit. Reaksi redoks dapat menjelaskan mengenai proses yang terjadi dalam sel elektrokimia. dan korosi. Reaksi ini menyebabkan terjadinya aliran elektron. Anda akan mempelajari kembali dan memahami lebih dalam tentang reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks. Korosi dan Pengendaliannya 27 . Masih ingatkah Anda apa yang dimaksud dengan reaksi spontan? Reaksi spontan terjadi karena adanya perbedaan kemampuan afinitas elektron antarpereaksi dalam baterai.org Kalkulator bekerja karena terjadinya proses reaksi redoks. sel elektrolisis. Apakah Anda sering menggunakan kalkulator untuk menghitung? Tidak hanya Anda. Aliran elektron inilah yang bertindak sebagai sumber tenaga listrik sehingga kalkulator dapat digunakan untuk menghitung.Bab 2 Sumber: www. Pada bab reaksi redoks dan elektrokimia.

2. ⎯→ Zn + 2H+ ⎯ Zn2+ + H2 Berdasarkan prinsip kekekalan muatan. setiap atom yang mengalami perubahan biloks harus disetarakan dengan cara mengubah koefisien reaksinya. terjadi perubahan biloks dari +1 menjadi +2 (terjadi kenaikan biloks). Penyetaraan Reaksi Redoks Persamaan reaksi yang melibatkan redoks biasanya sukar untuk disetarakan dengan cara biasa sebagaimana Anda pelajari di Kelas X. Ada dua metode untuk menyetarakan reaksi redoks. Hubungkan dengan perpindahan elektron yang terjadi. Dari hasil ini diketahui bahwa atom N dan Cu mengalami perubahan biloks. tetapi disetarakan pada tahap akhir untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa. Perubahan biloks atom-atom pada reaksi tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk diagram berikut. biloks atom N berubah dari +5 menjadi +2 (terjadi penurunan biloks sebesar 3 satuan). Metode PBO melibatkan perubahan biloks. –5 –3 –2 → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O +2 +2 +4 28 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada persamaan reaksi tersebut. Atom yang tidak mengalami perubahan biloks tidak perlu disetarakan pada tahap penyetaraan biloks. Metode PBO Metode ini didasarkan pada kekekalan muatan. +5 +1 +2 +2 → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O Sumber: Chemistry: The Central Science. Kegiatan Inkuiri Apakah semua reaksi melibatkan perubahan bilangan oksidasi? Berikan contoh reaksinya. yaitu metode perubahan biloks (P ) dan metode setengah reaksi. kenaikan total biloks Cu adalah 2 satuan. Pada atom Cu. 1.Tes Kompetensi Awal 1. A.2000 Gambar 2.1 Serbuk seng dimasukkan ke dalam larutan HCl akan terjadi reaksi redoks yang spontan. 3. sedangkan metode setengah reaksi melibatkan pelepasan dan penerimaan elektron. → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ Cu(NO3)2 + NO + H2O Atom yang mengalami perubahan biloks dapat ditentukan melalui pemeriksaan setiap atom. yakni kenaikan biloks atom teroksidasi harus sama dengan penurunan biloks atom tereduksi. Apa yang dimaksud dengan reaksi redoks? Jelaskan secara lengkap berdasarkan perkembangan konsepnya. Perhatikanlah persamaan reaksi berikut. Oleh karena ada dua atom Cu. tetapi memerlukan metode khusus. Apa yang dimaksud dengan perubahan biloks? Apa yang dimaksud dengan oksidator dan reduktor.

samakan atom H atau O pada kedua ruas dengan mengubah koefisien H2O. tetapi ada atom N lain yang muncul sebagai ion NO3– dalam senyawa Cu(NO3)2. Periksalah apakah persamaan sudah setara. 4. Tentukan perubahan biloks. 1. tetapi molekul H2O belum setara. reaksi-reaksi kimia yang melibatkan reaksi redoks dapat disetarakan. Contoh 2. kekurangan 12 ion NO3– disetarakan dengan menambahkan 12 molekul HNO3 pada ruas kiri sehingga persamaan menjadi: → 14HNO3 + 3Cu2O ⎯⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O Atom N dan Cu sudah setara. yang dikalikan dengan koefesien reaksinya. Tahap-tahap untuk menyetarakan persamaan reaksi dengan cara PBO adalah sebagai berikut. Sumber: Chemistry: The Central Science. Atom N dikalikan dengan faktor 2 sehingga diperoleh: –3 × (–2) → HNO3 + Cu2O ⎯⎯ 2Cu(NO3)2 + NO + H2O +2 × (3) Persamaan reaksi menjadi: → 2HNO3 + 3Cu2O ⎯⎯ 6Cu(NO3)2 + 2NO + H2O Walaupun atom N yang mengalami perubahan biloks telah disetarakan. Tentukan biloks semua atom untuk mengetahui atom-atom mana yang mengalami perubahan biloks. 6. (NH4)2Cr2O7 → N2 + 4H2O + Cr2O3 Kata Kunci • • • • • • Perubahan biloks (PBO) Metode setengah reaksi Hukum Kekekalan Muatan Hukum Kekekalan Massa Oksidator Reduktor 5. baik massa maupun muatannya. 2. 3. baik reduktor maupun oksidator. Pasangkan oksidator dan produknya. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 29 . Nilai perubahan ini merupakan faktor penyetara. reduktor dan produknya menggunakan diagram seperti pada contoh. Untuk memenuhi kekekalan massa. Untuk menyetarakannya. Setarakan atom-atom lain yang tidak mengalami reduksi dan oksidasi untuk memenuhi Hukum Kekekalan Massa. Persamaan reaksi menjadi: 14HNO3(aq) + 3Cu2O(s) ⎯⎯ 6Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 7H2O( ) → Dengan demikian. Zn(s) + 2HNO3(aq) ⎯⎯ Zn(NO3)2(aq) + H2 (g) → Setarakan persamaan tersebut dengan metode PBO. 2000 Gambar 2.2 Amonium dikromat mengalami reaksi auto-redoks (disproporsionasi).Oleh karena kenaikan biloks Cu harus sama dengan penurunan biloks N maka atom Cu harus dikalikan dengan faktor 3.1 Penyetaraan Reaksi Redoks dengan Metode PBO Logam seng bereaksi dengan asam nitrat menurut reaksi berikut. Tambahkan koefisien pada pasangan tersebut jika terjadi perbedaan jumlah atom (seperti pada atom Cu).

4Zn(s) + 10HNO3(aq) ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 (aq) + NH4NO3(aq) + 3H2O( ) → Tahap 6 Periksalah apakah persamaan di atas sudah memenuhi kekekalan massa dan muatan. 1 elektron B. 2. tambahkan 3 H2O di ruas kanan sehingga jumlah atom O sama. Masing-masing setengah reaksi disetarakan. sebagian hasilnya adalah MnSO4 dan CO2. MnO4– + Fe2+ ⎯⎯ Mn2+ + Fe3+ → Tahap-tahap penyetaraan dengan metode ini adalah sebagai berikut. Reaksi Redoks dalam Suasana Asam Tinjau reaksi ion MnO 4– dan Fe 2+ dalam suasana asam dengan persamaan kerangka sebagai berikut. kemudian digabungkan kembali untuk memperoleh persamaan reaksi redoks yang setara. Dalam reaksi ini 1 mol KMnO4 menerima . A. Untuk mengetahui jumlah elektron yang ditransfer dilakukan pemisahan persamaan ke dalam dua setengah reaksi. Mahir Menjawab Jika KMnO 4 bereaksi dengan H2C2O4dalam suasana asam. (D) SPMB IPA 2006 30 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 5 elektron E.. tambahkan 9 HNO3 di ruas kiri agar atom N sama dengan ruas kanan. Pada reaksi ini atom Zn dan N 0 +5 +2 –3 Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Tahap 2–3 Menentukan pasangan oksidator dan reduktor serta menyetarakan jumlah atomnya. 2 elektron C. KMnO4 ⎯ MnSO4 ⎯→ +7 +2 5e – Jadi. –8 × (–1) Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → +2 × (4) Hasil penyetaraan muatan adalah 4Zn + HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Tahap 5 Setarakan atom-atom yang lain dengan cara memeriksa jumlah atom-atomnya. Atom N: ada 10 atom N di ruas kanan. yaitu: a. Metode Setengah Reaksi Penyetaraan persamaan redoks dengan metode setengah reaksi didasarkan pada transfer elektron. Memisahkan persamaan kerangka ke dalam dua setengah reaksi. baik muatan maupun massanya. 4Zn + 10HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 + 3H2O → Atom H juga harus disetarakan dengan cara memeriksanya di kedua ruas. b. 1. dalam reaksi ini 1 mol KMnO4 menerima 5 elektron. 3 elektron D. 7 elektron Pembahasan Ada dua cara penyelesaian. a.. + 5 –3 Zn + HNO3 ⎯⎯ Zn(NO3)2 + NH4NO3 → 0 +2 Tahap 4 Menentukan nilai perubahan biloks dan menyetarakannya.. Metode setengah reaksi: 8H + MnO + 5e ⎯ ⎯→ Mn2+ + 4H2O (suasana asam) elektron yang terlibat = 5e– Metode bilangan oksidasi (biloks): + – 4 – 4Zn + 10HNO3 ⎯⎯ 4Zn(NO3)2 + NH4NO3 → Atom O: ada 30 atom O di ruas kiri dan 27 atom O di ruas kanan.Jawab: Tahap 1 Menentukan atom yang mengalami perubahan biloks. Persamaan reaksi yang sudah setara dan lengkap dengan fasanya adalah sebagai berikut. Setengah reaksi oksidasi dan setengah reaksi reduksi.

Penyetaraan Setengah Reaksi Oksidasi Setengah-reaksi oksidasi untuk besi sudah setara ditinjau dari jumlah atom. Penghilangan elektron dapat dilakukan dengan perkalian silang jumlah elektronnya. tetapi muatannya belum setara. Jadi. Menggabungkan kedua setengah reaksi untuk menyetarakan persamaan reaksi. → MnO4– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O Kelebihan atom H di ruas kanan disetarakan dengan menambahkan asam (ion H+) pada ruas kiri (ingat suasana asam). atom Mn disetarakan dengan cara menyamakan koefisien pereaksi dan produknya. Sumber: Chemistry: The Central Science.2000 Gambar 2. → CH3OH + Cr2O72– ⎯⎯ CH2O + Cr3+ Jawab: Tahap 1 → CH4O ⎯⎯ CH2O 2– ⎯⎯ → Cr3+ Cr2O7 (reaksi oksidasi) (reaksi reduksi) Reaksi Redoks dan Elektrokimia 31 . c. → MnO4– ⎯⎯ Mn2+ (reaksi reduksi) 2+ ⎯⎯ → Fe3+ (reaksi oksidasi) Fe Menyetarakan jumlah atom-atomnya sesuai Hukum Kekekalan Massa.2. Penyetaraan atom O dilakukan dengan menambahkan H2O pada ruas kanan. → MnO4– + 8H+ ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O Muatan listrik di ruas kiri ada +7 dan di ruas kanan ada +2. 3. → MnO4– + 8H+ + 5e– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O (setengah reaksi reduksi) Periksalah apakah persamaan sudah setara muatan dan massanya. tambahkan lima elektron pada ruas kiri. baik muatan maupun massanya. → (×1) MnO4– + 8H+ + 5e– ⎯⎯ Mn2+ + 4H2O 2+ ⎯⎯ Fe3+ + e– → Fe (×5) Persamaan akhir menjadi: → MnO4– + 8H+ + 5Fe2+ ⎯⎯ Mn2+ + 5Fe3+ + 4H2O Periksalah apakah muatan dan massanya sudah setara.3 Reaksi oksidasi asam oksalat oleh KMnO4 dalam suasana asam 5C2O42– + 2MnO4– + 16H+ → 10CO2 + 2Mn2+ + 8H2O Contoh 2. tambahkan satu elektron pada ruas kanan persamaan. 4. b. Untuk menyetarakannya. Penyetaraan Setengah Reaksi Reduksi Pada setengah reaksi reduksi. Menyetarakan muatan listrik (kekekalan muatan) dengan cara menambahkan elektron pada ruas kiri (untuk reaksi reduksi) dan ruas kanan (untuk reaksi oksidasi).2 Penyetaraan Persamaan Redoks dalam Suasana Asam dengan Metode Setengah Reaksi Setarakan reaksi redoks berikut menggunakan metode setengah reaksi yang diasumsikan terjadi dalam suasana asam. → Fe2+ ⎯⎯ Fe3+ + e– (setengah reaksi oksidasi) Tahap akhir adalah menggabungkan kedua setengah reaksi untuk menghilangkan elektron dalam kedua setengah reaksi sebab elektron tidak muncul dalam persamaan reaksi netral.

Ketika rantai transpor elektron berlangsung. kekekalan muatan dan massa terpenuhi. bekerja. Di akhir rangkaian tersebut. Persamaan kerangkanya: → MnO4– + SO3 2– ⎯⎯ MnO2 + SO4 2– Jawab: Tahap 1 → MnO4– ⎯⎯ MnO2 (reaksi reduksi) → SO3 2– ⎯⎯ SO4 2– (reaksi oksidasi) Tahap 2 → MnO4– + 4H+ ⎯⎯ MnO2 + 2H2O 2– ⎯⎯ SO 2– + 2H+ → SO3 + H2O 4 Tahap 3 → MnO4– + 4H+ + 3e– ⎯⎯ MnO2 + 2H2O → SO3 2– + H2O ⎯⎯ SO42– + 2H+ + 2e– 32 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Bagaimana menyetarakan reaksi redoks dalam suasana basa atau netral? Penyetaraan setengah-reaksi dalam suasana basa atau netral dilakukan dengan menambahkan basa (ion OH–). Reaksi Redoks dalam Suasana Basa atau Netral Penyetaraan reaksi di atas terjadi dalam suasana asam. yaitu molekul pembawa energi di dalam makhluk hidup. untuk menyetarakan atom O atau H. setelah reaksi digabungkan. Di dalam mitokondria. Contoh 2. elektron yang berpindah tersebut akan melalui suatu rangkaian reaksi yang dinamakan rantai transpor elektron. dan belajar merupakan kegiatan rutin yang Anda lakukan. d. Proses aliran elektron tersebut dinamakan respirasi. Tahap 2 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ → Cr2O72– + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Tahap 3 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ + 2e– → Cr2O72– + 14H+ + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Tahap 4 → CH4O ⎯⎯ CH2O + 2H+ + 2e– 2– → Cr2O7 + 14H+ + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+ + 7H2O Pemeriksaan muatan dan massa: Evaluasi Muatan Atom C Atom H Atom O Atom Cr Ruas Kiri 6+ 3 20 10 2 (× 3) (× 1) → 3CH4O + Cr2O72– + 8H+ ⎯⎯ 3CH2O + 2Cr3+ + 7H2O Ruas Kanan 6+ 3 20 10 2 Dengan demikian.3 Penyetaraan Reaksi Redoks dalam Suasana Basa dengan Metode Setengah Reaksi Setarakan reaksi berikut menggunakan metode setengah reaksi dalam suasana basa. oksigen mengoksidasi elemen terakhir rantai transpor elektron sehingga terbentuk air. Tinjaulah reaksi berikut yang dilakukan dalam suasana basa. Akan tetapi.Sekilas Kimia Reaksi Redoks dan Kehidupan Olah raga. Tahukah Anda bagaimana tubuh kita dapat melakukan semua aktivitas tersebut? Berasal darimanakah energi yang kita gunakan? Ketika makanan diuraikan di dalam sel tubuh. terjadi pelepasan energi yang digunakan untuk mensintesis molekul bernama ATP (Adenosin Trifosfat). untuk menyetarakan atom O dan H ditambahkan OH– pada kedua ruas persamaan. terjadi pemindahan elektron yang berasal dari glukosa dan molekul makanan lainnya. Cirinya adalah penambahan ion H+ ketika penyetaraan. → MnO4– + SO3 2– ⎯⎯ MnO2 + SO42– Caranya sama seperti dalam suasana asam.

Bidang ilmu yang mempelajari energi listrik dalam reaksi kimia disebut elektrokimia. Oleh karena di ruas kanan ada H2O maka terjadi penghilangan H2O pada salah satu ruas sehingga persamaan menjadi: → 2MnO4– + H2O + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + 3SO42– + 2OH– Periksalah apakah muatan dan massanya sudah setara sesuai kaidah kekekalan. Tes Kompetensi Subbab A → a. Gas klor kali pertama dibuat oleh Scheele pada 1774 melalui oksidasi asam klorida dengan mangan(IV) oksida. Persamaan menjadi: → 2MnO4– + (2H+ + 2OH–) + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + H2O + 3SO4 2– + 2OH– – + Penambahan OH akan menetralkan H menjadi H2O. NO2– + Al(s) ⎯⎯ NH3(g) + AlO2– – – ⎯⎯ → MnS(s) + S(g) d. Mn + NaBiO3(s) ⎯⎯ Bi3+ + MnO4– ⎯⎯ AsH (g) + Zn2+ → c. Cl2(g) → c. Persamaan reaksinya: → NaCl(aq) + H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ Na2SO4(aq) + MnCl2(aq) + H2O( ) + Cl2(g) Setarakan reaksi tersebut dengan metode PBO. 4. Al(s) + MnO4– ⎯⎯ MnO2(s) + Al(OH)4– ⎯⎯ Cl– + ClO– → b. → a. 2. Evaluasi Muatan Atom Mn Atom S Atom O Atom H Ruas Kiri 8 2 3 18 2 Ruas Kanan 8 2 3 18 2 Kata Kunci • • Reaksi redoks dalam suasana asam Reaksi redoks dalam suasana basa Kegiatan Inkuiri Bandingkan kelebihan dan kelemahan antara metode PBO dan metode setengah reaksi dalam menyetarakan persamaan reaksi redoks. CN– + MnO4– ⎯⎯ CNO– + MnO2(s) → f. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 33 . Fe(OH)2(s)+ H2O2( ) ⎯⎯ Fe(OH)3(s) + H2O( ) Kerjakanlah di dalam buku latihan.Tahap 4 → MnO4– + 4H+ + 3e– ⎯⎯ MnO2 + 2H2O 2– ⎯⎯ SO 2– + 2H+ + 2e– → SO3 + H2O 4 (× 2) (× 3) → 2MnO4– + 2H+ + 3SO3 2– ⎯⎯ 2MnO2 + H2O + 3SO4 2– Pada persamaan di atas terdapat 2H+. 3. Pengetahuan adanya transfer elektron memberikan manfaat dalam upaya mengembangkan sumber energi listrik alternatif sebab aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron. MnO4 + S2 → e. Cu(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ Cu2+(aq) + NO(g) Setarakan reaksi redoks berikut dalam suasana basa menggunakan metode setengah-reaksi. Setarakan reaksi redoks berikut dalam suasana asam dengan metode setengah reaksi. Cr2O72– + Cl– ⎯⎯ Cr3+ + Cl2(g) 2+ → b. Asam iodat. Sel Elektrokimia Dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron dari reduktor ke oksidator. Br +MnO4 2 → e. Untuk menetralkannya tambahkan 2OH– pada kedua ruas persamaan. I2 dengan asam nitrat pekat. B. 1. H3AsO4(aq) + Zn(s) 3 – ⎯⎯ – → Br ( ) + Mn2+ d. Persamaan kerangkanya: → I2 + HNO3 ⎯⎯ HIO3 + NO2 Setarakan persamaan reaksi tersebut dengan metode PBO. Perangkat atau instrumen untuk membangun energi listrik dari reaksi kimia dinamakan sel elektrokimia. HIO3 dapat dibuat melalui reaksi iodin.

Tuliskan reaksi kimia yang terjadi pada setiap setengah-reaksi sel. Persamaan reaksi ionnya: → Zn(s) + Cu2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cu(s) → Cu(s) Persamaan reaksi setengah selnya: → Pada elektrode Zn: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– 2+ → Pada elektrode Cu: Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) 34 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3. Simpulkan hasil pengamatan percobaan yang kelompok Anda lakukan. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. Elektrode Cu 5. Gelas kimia 2. Jika hanya rangkaian luar yang dihubungkan. Masukkan 200 mL larutan Zn(NO3)2 1 M dan logam seng (elektrode Zn) ke dalam gelas kimia 1. Cu(NO3)2 1 M Rangkaian luar Voltmeter Sumber: Sougou Kagashi Gambar 2. sel volta pun dapat dirancang menjadi dua tempat.1 Prinsip Kerja Sel Volta Tujuan Untuk mengetahui potensial dan prinsip kerja dari sel volta. Voltmeter Bahan 1. Reaksi akan berjalan terus jika rangkaian dalam Elektrode Cu (jembatan garam) dihubungkan. Gelas ukur 3. Masukkan 200 mL larutan Cu(NO3)2 1 M dan logam tembaga (elektrode Cu) ke dalam gelas kimia 2. buatlah laporannya. Kemudian. Elektrode Zn Voltmeter NO3– Na+ Jembatan garam NO3– Zn2+ NO3– Zn(s) NO3– NO3– Cu2+ Cu2–(aq) + 2e– → Zn 2+ (aq) + 2e– Gambar 2. Pada percobaan tersebut. 3. 2. Hubungkan logam Zn ke kutub negatif dan logam Cu ke kutub positif dari voltmeter (rangkaian luar). Oleh karena reaksi redoks dapat dipisahkan menjadi dua setengah reaksi. Anda sudah belajar merancang-bangun sel volta sederhana untuk memahami bahwa dalam reaksi redoks terjadi transfer elektron yang menghasilkan energi listrik. Berapakah potensial sel yang terukur dari percobaan tersebut? 2. Jika kedua rangkaian dihubungkan. Alat 1.4. Elektrode Zn 4.4 Sel volta sederhana Rangkaian dalam Langkah Kerja 1. yakni tempat untuk reaksi oksidasi dan tempat untuk reaksi reduksi.1. Aktivitas Kimia 2. Pasang alat sel volta dalam setiap kelompok kerja Anda. reaksi akan terjadi hanya sesaat dan seketika itu juga reaksi berhenti. 4. Sel Volta Di Kelas X.5 Proses pembentukan energi listrik dari reaksi redoks dalam sel volta. Mengapa terjadi beda potensial antara elektrode Zn dan Cu? 4.5). Pertanyaan 1. akan terjadi reaksi redoks di antara kedua setengah sel itu (lihat Gambar 2. reaksi tidak akan terjadi jika tidak ada hubungan baik secara rangkaian luar maupun rangkaian dalam. Hubungkan kedua larutan dalam gelas kimia dengan jembatan garam (rangkaian dalam). Zn(NO3)2 1 M 2. Kedua tempat tersebut dihubungkan melalui rangkaian luar (aliran muatan elektron) dan rangkaian dalam atau jembatan garam (aliran massa dari ion-ion).

Kelebihan elektron pada elektrode Cu akan diterima oleh ion Cu2+ yang disediakan oleh larutan Cu(NO3)2 sehingga terjadi reduksi ion Cu2+ menjadi Cu(s). Dalam sel elektrokimia. Kedua sisi dipisahkan oleh dua buah garis yang menyatakan rangkaian dalam dan rangkaian luar. b. garis tunggal antara elektrode dan larutan menyatakan batas fasa (padat dan cair). Jadi. Misalnya. Kedua elektron ini akan mengalir melewati voltmeter menuju elektrode Cu. Cu2+(aq) Cu(s) Zn(s) Zn2+(aq) Reaksi pada anode dituliskan terlebih dahulu (sisi kiri) diikuti reaksi pada katode (sisi kanan). untuk anode: Zn(s) Zn2+(aq) Terminal Batas fasa Larutan Contoh 2. b. Salt bridge could be established by: a. apakah ada jembatan garam? Apa yang menjadi jembatan garamnya? 2.Logam Zn akan teroksidasi membentuk ion Zn2+ dan melepaskan 2 elektron. Sumbu kompor yang dibasahi terus-menerus dengan larutan NaNO3 selama percobaan (ditetesi NaNO3 secara kontinu). tempat terjadinya reaksi oksidasi (elektrode Zn) dinamakan anode. sel elektrokimia yang tersusun dari elektrode Zn dalam larutan ZnSO4 dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4. Dengan demikian. sedangkan tempat terjadinya reaksi reduksi (elektrode Cu) dinamakan katode. jembatan garam berfungsi menetralkan kelebihan ion-ion hasil reaksi redoks. Ketika reaksi berlangsung. dalam larutan Zn(NO3)2 akan kelebihan ion Zn2+ (hasil oksidasi). Notasi Sel Elektrokimia Reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrokimia dituliskan dengan aturan tertentu. Aturan penulisan selnya sebagai berikut. Penulisan Reaksi dari Notasi Sel Tuliskan reaksi sel untuk sel volta berikut. Zn(s) + Cd2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cd(s) → Reaksi Redoks dan Elektrokimia 35 . Catatan Note Jembatan garam dapat dibuat dari: a.4 1. Pipa U yang berisi larutan NaNO3 atau KNO3 berupa gel. U pipe which contains the solution of NaNO3 or KNO3 gel. Fe(s) Fe2+(aq) Sn2+(aq) Sn(s) Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. Cu2+(a ) Cu(s) Zn(s) Zn2+(aq) Anode Rangkaian Katode Kata Kunci • • • • Sel elektrokimia Rangkaian luar Rangkaian dalam (Jembatan garam) Elektrode (terminal sel) Terminal sel atau elektrode dituliskan di ujung-ujung notasi sel. Misalnya. Kelebihan ion Zn2+ akan dinetralkan oleh ion NO3– dari jembatan garam. tanpa jembatan garam reaksi berlangsung hanya sesaat sebab kelebihan ion-ion hasil reaksi redoks tidak ada yang menetralkan dan akhirnya reaksi berhenti seketika. demikian juga kelebihan ion NO3– akan dinetralkan oleh ion Na+ dari jembatan garam. Stove s wick which is soaked with NaNO3 solution constantly as long as experiment (which is droped by NaNO3 continously) Kegiatan Inkuiri Di dalam baterai komersial. 2. Demikian juga dalam larutan CuSO4 akan kelebihan ion NO3– sebab ion pasangannya (Cu2+) berubah menjadi logam Cu yang terendapkan pada elektrode Cu.

aturan penulisan notasi sel volta sebagai berikut. → Fe(s) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + Sn(s) 2. Ni(s) Ni2+(aq) H+(aq) H2(g) Pt 36 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi setengah selnya sebagai berikut. Jika pada anode terjadi reaksi oksidasi yang melibatkan gas dengan platina sebagai elektrode: H2(g) 2H+ + 2e– maka notasi untuk elektrode hidrogen dapat ditulis sebagai berikut. Jika pada katode terjadi reaksi reduksi yang melibatkan gas dengan → platina sebagai elektrode: 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) maka notasi untuk elektrode hidrogen dapat ditulis sebagai berikut. Fe2+(aq) Pt Contoh 2. → Anode: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– → Katode: Sn4+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn2+(aq) Reaksi sel volta keseluruhan sebagai berikut. → Anode: Ni(s) ⎯⎯ Ni2+(aq) + 2e– → Katode: 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) Penulisan notasi selnya sebagai berikut. → Anode: Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2e– 2+ → Katode: Sn (aq) + 2e– ⎯⎯ Sn(s) Reaksi sel volta keseluruhan sebagai berikut. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. → Anode: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– 2+ → Katode: Cd (aq) + 2e– ⎯⎯ Cd(s) Penulisan notasi selnya sebagai berikut. a.5 Penulisan Reaksi dari Notasi Sel (a) Tuliskan reaksi yang terjadi pada sel volta dengan notasi sel seperti berikut. Fe2+(aq) Reaksi setengah sel: Fe3+(aq) + e– Notasi setengah sel: Fe3+(aq). Zn(s) Zn2+(aq) Sn4+(aq).Jawab: 1. Zn(s) Zn2+(aq) Cd2+(aq) Cd(s) Jika dalam reaksi sel elektrokimia melibatkan fasa gas dengan logam mulia sebagai elektrodenya. → Ni(s) + 2H+(aq) ⎯⎯ Ni2+(aq) + H2(g) Jawab: (a) Setengah-reaksi selnya sebagai berikut. → Zn(s) + Sn4+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Sn2+(aq) (b) Setengah-reaksi selnya sebagai berikut. Pt H2(g) H+(aq) b. H+(aq) H2(g) Pt Tanda baca koma dapat juga dipakai sebagai notasi untuk memisahkan ion-ion yang terdapat dalam larutan yang sama atau memiliki fasa yang sama dengan elektrode logam mulia seperti Pt. Sn2+(aq) Pt (b) Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut.

Kegiatan Inkuiri Bandingkan kereaktifan logam-logam golongan IA dan IIA. Contoh: → Cu2+(a ) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) ECu = ECu V 2+ – ⎯⎯ → 2Cu(s) 2Cu (a ) + 4e ECu = ECu V Gambar 2. +EZn adalah potensial untuk setengah sel reduksinya: → Potensial oksidasi: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– EZn = –EZn V 2+ → Potensial reduksi: Zn (aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) EZn = EZn V Sel elektrokimia yang terdiri atas elektrode Zn dan Cu dengan reaksi setengah sel masing-masing: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) ECu = ECu V → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) EZn = EZn V Nilai GGL sel elektrokimia tersebut adalah Esel = ECu + (–EZn) = ECu – EZn Dengan demikian. nilai GGL sel sama dengan perbedaan potensial kedua elektrode.3. a. Unit for electromotive force is volt. manakah oksidator dan reduktornya? Reaksi Redoks dan Elektrokimia 37 . Oleh karena reaksi reduksi terjadi pada katode dan reaksi oksidasi terjadi pada anode maka nilai GGL sel dapat dinyatakan sebagai perbedaan potensial berikut. Potensial Elektrode dan GGL Sel Dalam sel elektrokimia. Usaha atau kerja yang diperlukan ini dinamakan aya erak istrik. nilai potensial selnya tetap. disingkat GGL. Potensial oksidasi kebalikan dari potensial reduksi dalam reaksi sel elektrokimia yang sama. Esel = EReduksi – EOksidasi atau Esel = EKatode – EAnode Nilai potensial elektrode tidak bergantung pada jumlah zat yang terlibat dalam reaksi. Dalam bentuk persamaan ditulis sebagai berikut. Beda potensial ini disebabkan adanya perbedaan kereaktifan logam di antara kedua elektrode. Nilai GGL sel merupakan gabungan dari potensial anode (potensial oksidasi) dan potensial katode (potensial reduksi). Manakah yang lebih reaktif? Jika logam-logam itu dihubungkan melalui kawat.6 Baterai merupakan contoh sel elektrokimia. Potensial oksidasi = –Potensial reduksi Tinjaulah setengah reaksi sel pada elektrode Zn dalam larutan ZnSO4. GGL (Esel) = potensial reduksi + potensial oksidasi Potensial reduksi adalah ukuran kemampuan suatu oksidator (zat pengoksidasi = zat tereduksi) untuk menangkap elektron dalam setengah reaksi reduksi. untuk mendorong elektron mengalir melalui rangkaian luar dan menggerakkan ion-ion di dalam larutan menuju elektrode diperlukan suatu usaha. Reaksi setengah selnya sebagai berikut. Sumber: Sougou Kagashi Catatan Note Satuan untuk gaya gerak listrik (GGL) adalah volt. → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– Jika –EZn adalah potensial elektrode untuk setengah reaksi oksidasi. Berapapun jumlah mol zat yang direaksikan. Makna GGL Sel Kerja yang diperlukan untuk menggerakkan muatan listrik (GGL) di dalam sel bergantung pada perbedaan potensial di antara kedua elektrode.

Catatan Note Baterai kecil dan baterai besar selama sistem selnya sama.34 V = E o – 0. Oleh karena potensial elektrode hidrogen pada keadaan standar ditetapkan sama dengan nol. potensial yang terukur oleh voltmeter dinyatakan sebagai potensial sel pasangannya. Elektrode hidrogen pada keadaan standar.7 Elektrode hidrogen ditetapkan sebagai elektrode standar. Oleh karena itu. Nilai GGL sel yang terukur dengan voltmeter merupakan selisih kedua potensial sel yang dihubungkan (bukan nilai mutlak). seperti ditunjukkan pada Gambar 2.7. Misalnya.2000 Gambar 2. Menurut perjanjian IUPAC. yaitu 1. Potensial reduksi standar adalah potensial reduksi yang diukur pada keadaan standar. perlu dihubungkan dengan setengah sel oksidasi. Jadi.00 V. Untuk mengukur potensial reduksi standar tidak mungkin hanya setengah sel (sel tunggal) sebab tidak terjadi reaksi redoks.34 volt. IUPAC telah menetapkan elektrode standar sebagai rujukan adalah elektrode hidrogen.6 Menentukan Potensial Elektrode Standar Hitunglah potensial elektrode Cu yang dihubungkan dengan elektrode hidrogen pada keadaan standar jika voltmeter menunjukkan nilai 0. i. Tombol e– Voltmeter Anode Zn e– NO 3 – Na+ – H 2(g) NO 3– Zn 2+ NO 3– bagian anode NO 3– H+ + bagian katode (elektrode hidrogen standar) 2H+(aq) + 2e– → H2(g) Zn(s) → Zn 2+(aq) + 2e– b. Berapakah nilai pasti dari potensial reduksi? Oleh karena nilai GGL sel bukan nilai mutlak maka nilai potensial salah satu sel tidak diketahui secara pasti. Jika salah satu elektrode dibuat tetap dan elektrode yang lain diubah-ubah.e 1. ditetapkan pada konsentrasi H+ 1 M dengan tekanan gas H2 1 atm pada 25°C. yaitu konsentrasi larutan M (sistem larutan) atau tekanan atm (sel yang melibatkan gas) dan suhu o . Dalam hal ini.5 volt. potensial selnya sama. melainkan salah satu saja. Nilai potensial elektrode standar ini ditetapkan sama dengan nol volt atau E o + → H = 0. 38 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . kemudian GGL selnya diukur.34 V Cu Cu Jadi. Oleh sebab itu.00 V ⎯⎯ E o = 0. E°. Sumber: Chemistry: The Central Science. Small and big batteries have equal cell potensial for equal cell system. potensial elektrode yang dijadikan sebagai standar adalah potensial reduksi. Dengan demikian. yang dapat ditentukan hanya nilai relatif potensial sel suatu elektrode. semua data potensial elektrode standar dinyatakan dalam bentuk potensial reduksi standar. Jawab: Persamaan setengah reaksi sel yang terjadi: → Katode: Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) → Anode: H2(g) ⎯⎯ 2H+(aq) Nilai GGL sel: E°sel = E°katode – E°anode Eo 2 0. data potensial reduksi atau data potensial oksidasi. potensial sel yang dihasilkan akan berbeda.34 volt. Contoh 2.34 V = E o H Cu → 0. Potensial elektrode standar yang lain diukur dengan H 2 cara dirangkaikan dengan potensial elektrode hidrogen pada keadaan standar. potensial sel suatu elektrode tidak akan diketahui secara pasti. Potensial Elektrode Standar (E ) Oleh karena potensial oksidasi merupakan kebalikan dari potensial reduksinya maka data potensial elektrode suatu logam tidak perlu diketahui dua-duanya. untuk menentukan potensial reduksi standar diperlukan potensial elektrode rujukan sebagai acuan. potensial reduksi standar untuk elektrode Cu adalah 0.5 volt.

23 1.52 0.04 0.77 0.85 0.Berdasarkan Contoh 2.13 – 0.36 1. semakin negatif nilai E°sel.78 2.07 1. hasilnya ditunjukkan pada Tabel 2. Sebaliknya.15 0. semakin kuat sifat oksidatornya. 1990 Kata Kunci • • • • • • Gaya Gerak Listrik (GGL) Elektrode hidrogen Potensial Oksidasi Potensial reduksi Perbedaan Potensial Potensial reduksi standar Kegiatan Inkuiri Dapatkah Anda mengukur kekuatan atau tenaga teman-teman Anda secara akurat? Bagaimana cara mengukurnya? c.87 Sumber: General Chemistry.41 – 0.00 0.71 –2.54 0. → Oksidator + ne– ⎯⎯ Reduktor Semakin positif nilai E°sel.83 –0.1.80 0.23 – 0.90 1. Kekuatan Oksidator dan Reduktor Data potensial reduksi standar pada Tabel 2.01 2.1 Nilai Potensial Reduksi Standar Beberapa Elektrode Reaksi reduksi Li+(aq) + e– Li(s) Na(s) Na+(aq) + e– Mg2+(aq) + 2e– Mg(s) 3+ – Al(s) Al (aq) + 3e H2(g) + 2OH–(aq) 2H2O( ) + 2e– 2+ – Zn (aq) + 2e Zn(s) 3+ – Cr (aq) + 3e Cr(s) Fe(s) Fe2+(aq) + 2e– Cd2+(aq) + 2e– Cd(s) 2+ – Ni(s) Ni (aq) + 2e Sn(s) Sn2+(aq) + 2e– Pb2+(aq) + 2e– Pb(s) Fe(s) Fe3+(aq) + 3e– H2(s) 2H+(aq) + 2e– Sn4+(aq) + 2e– Sn2+(aq) 2+ – Cu (aq) + e Cu+(aq) 2+ – Cu (aq) + 2e Cu(s) + – Cu (aq) + e Cu(s) I2(s) + 2e– 2I– (aq) Fe3+(aq) + e– Fe2+(aq) Ag+(aq) + e– Ag(s) Hg2+(aq) + 2e– Hg( ) 2Hg+(aq) + 2e– Hg2 (aq) – – Br2( ) + 2e 2Br (aq) O2(g) + 4H+(aq) + 4e– 2H2O( ) Cl2(g) + 2e– 2Cl–(aq) H2O2(aq) + 2H+(aq) + 2e– 2H2O( ) S2O82– (aq) + 2e– 2SO42–(aq) F2(g) + 2e– 2F–(aq) E°sel –3.40 –0. Tabel 2.14 –0.34 0.04 –2.66 – 0. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 39 .16 0.38 –1.76 – 0.1 menunjukkan urutan kekuatan suatu zat sebagai oksidator (zat tereduksi). semakin lemah sifat oksidatornya.6.74 – 0. potensial elektrode yang lain untuk berbagai reaksi setengah sel dapat diukur.

→ Reduktor ⎯⎯ Oksidator + ne– Dengan demikian.14 V Suatu reaksi redoks dalam sel elektrokimia akan berlangsung spontan jika zat yang berperan sebagai oksidator lebih kuat. H2O2(aq). Berdasarkan nilai E°.76 V → Sn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn(aq) E° = –0.1. Contoh 2. Anda dapat menggunakan Tabel 2. 40 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contoh 2.1 untuk memperkirakan arah reaksi reduksioksidasi dalam suatu sel elektrokimia. → Zn(s) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Sn(aq) Reaksi ke arah sebaliknya tidak akan terjadi sebab potensial sel berharga negatif. Fe3+(aq). Oleh karena itu. Potensial reduksi standar untuk masing-masing setengah sel adalah → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) E° = –0. kekuatan oksidator dari ketiga spesi itu adalah: H2O2(aq) Cl2(g) Fe3+(aq). Suatu reaksi redoks dalam sel elektrokimia akan berlangsung secara spontan jika oksidatornya (zat tereduksi) memiliki potensial reduksi standar lebih besar atau GGL sel berharga positif. oksidator terkuat adalah gas fluorin (F2) dan oksidator paling lemah adalah ion Li+. Zn2+ merupakan oksidator lebih kuat dibandingkan dengan Sn2+. reaksi akan spontan ke arah sebagaimana yang dituliskan pada persamaan reaksi.78 V → Fe3+(aq) + e– ⎯⎯ Fe2+(aq) 0. Sebaliknya. dapat disimpulkan bahwa suatu reduktor paling kuat merupakan oksidator yang paling lemah. Sn sebagai reduktor (teroksidasi) dan Zn2+ sebagai oksidator (tereduksi). Sn(s) Sn2+(aq) Zn2+(aq) Zn(s) Apakah reaksi akan terjadi spontan menurut arah yang ditunjukkan oleh persamaan reaksi tersebut? Jawab: Pada reaksi tersebut. Jawab: Perhatikanlah data potensial reduksi pada Tabel 2. suatu oksidator terkuat merupakan reduktor terlemah.8 Menentukan Arah Reaksi dari Potensial Elektrode Standar Sel elektrokimia dibangun dari reaksi berikut.Berdasarkan data potensial pada Tabel 2.77 V Jadi. → Cl2(g) + 2e– ⎯⎯ 2Cl– (aq) 1.7 Menentukan Kekuatan Relatif at Pengoksidasi dan Pereduksi Urutkan oksidator berikut menurut kekuatannya pada keadaan standar: Cl2(g).36 V + → H2O2(aq) + 2H (aq)+ 2e– ⎯⎯ 2H2O( ) 1. Reduktor paling kuat adalah logam Li dan reduktor paling lemah adalah ion F–. Berdasarkan pengetahuan kekuatan oksidator dan reduktor.1. Dari atas ke bawah menunjukkan urutan bertambahnya kekuatan oksidator (zat tereduksi).

34 V Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Penggabungan kedua setengah reaksi tersebut menghasilkan persamaan reaksi redoks dengan nilai GGL sel positif.10 V Contoh 2. Esel = (Ekatode – Eanode) 0 Sel elektrokimia yang dibangun dari elektrode Zn dan Cu memiliki setengah reaksi reduksi dan potensial elektrode berikut.10 V Nilai GGL sel sama dengan potensial standar katode (reduksi) dikurangi potensial standar anode (oksidasi). E°sel = E°katode – E°anode E°sel = E°Cu – E°Zn = 0.76 V 2+ → E° = +0. Penentuan GGL Sel Nilai GGL sel elektrokimia dapat ditentukan berdasarkan tabel potensial elektrode standar. ⎯⎯ Zn2+(aq)+ 2e– → Zn(s) E° = +0.41 V Dengan menyetarakan terlebih dahulu elektron yang ditransfer.34 V → Zn(s) + Cu2+(aq) ⎯⎯ Zn2+(aq) + Cu(s) E°sel = +1. Al(s) Al3+(aq) Fe2+(aq) Fe(s) Jawab: Setengah reaksi reduksi dan potensial elektrode standar masing-masing adalah: → E° = –1. Pada reaksi tersebut yang dibalik adalah reaksi reduksi Zn2+ sebab akan menghasilkan nilai GGL sel positif. Pembalikan reaksi reduksi Zn2+ menjadi reaksi oksidasi akan mengubah tanda potensial selnya. Syarat bahwa sel elektrokimia akan berlangsung spontan jika oksidator yang lebih kuat berperan sebagai pereaksi atau GGL sel berharga positif.41 V Agar reaksi berlangsung spontan. Metode ini merupakan cara alternatif untuk menghitung GGL sel.76 V) = 1. salah satu dari reaksi tersebut dibalikkan. Al dijadikan anode atau reaksi oksidasi. → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– E° = +0. Oleh karena itu. kemudian kedua reaksi setengah sel digabungkan sehingga nilai GGL sel akan diperoleh: Reaksi Redoks dan Elektrokimia 41 . Pembalikan setengah reaksi yang tepat adalah reaksi reduksi yang potensial setengah selnya lebih kecil.76 V → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) E° = +0. setengah-reaksi Al dan potensial selnya dibalikkan: → Al(s) ⎯⎯ Al3+(aq) + 3e– E° = +1.76 V 2+ – ⎯⎯ → Cu(s) E°= +0.66 V Al3+(aq) + 3e– ⎯⎯ Al(s) 2+ – ⎯⎯ → Fe(s) Fe (aq) + 2e E° = –0.34 V – (–0.d.34 V Cu (aq) + 2e Untuk memperoleh setengah reaksi oksidasi.66 V → Fe2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Fe(s) E° = –0.9 Menghitung GGL Sel dari Data Potensial Reduksi Standar Hitunglah nilai GGL sel dari notasi sel berikut. → Zn2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Zn(s) E°= –0.

Tuliskan notasi sel untuk reaksi berikut. Ni(s) Ni2+(aq) Ag+(aq) Ag(s) Kerjakanlah di dalam buku latihan. C. anode (–) dan katode (+). Rakitlah sel volta yang dibangun dari elektrode Zn dalam larutan ZnSO4dan elektrode Cu dalam larutan CuSO4. Perbedaan sel elektrolisis dan sel volta terletak pada kutub elektrode. anode (+) dan katode (–). Fe(s) Fe2+(aq) Ag+(aq) Ag(s) 4. Pada sel elektrolisis anode dihubungkan dengan kutub positif sumber energi listrik. 1. Prinsip Elektrolisis Elektrolisis artinya penguraian suatu zat akibat arus listrik. Tempat berlangsungnya reaksi reduksi dan oksidasi dalam sel elektrolisis sama seperti pada sel volta. Tuliskan reaksi sel untuk sel volta berikut. Arus listrik yang digunakan adalah arus searah (direct current = ). yakni menerapkan arus listrik searah untuk mendorong agar terjadi reaksi elektrokimia di dalam sel. → Fe3+(aq) + Sn2+(aq) ⎯⎯ Fe2+(a ) + Sn4+(a ) 6. Apakah reaksi akan spontan menurut arah yang ditunjukkan dalam persamaan berikut. Ag+. Sel Elektrolisis Sel volta menghasilkan arus listrik searah ketika reaksi redoks di dalam sel terjadi secara spontan. sedangkan pada sel elektrolisis sebaliknya. cairan. Manakah reaksi redoks berikut yang akan berlangsung spontan jika dilakukan pada keadaan standar? a. Kemudian. H2O. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi dalam sel. Pada sel volta. → Cu2+(aq) + 2I–(aq) ⎯⎯ Cu(s) + I2(s) 8. → Cd(s) ⎯⎯ Cd2+(aq) + 2e– 2+ → Pb (aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) 3. Cd(s) Cd2+(aq) Cl+(aq) Cl2(g) Pt 5. Oleh karena itu pada sel elektrolisis di anode akan terjadi reaksi oksidasi dan dikatode akan terjadi reaksi reduksi. Adapun sel elektrolisis merupakan kebalikan dari sel volta. Data potensial reduksi standar untuk reaksi setengah sel adalah → Sn4+(aq) + 2e– ⎯⎯ Sn2+(aq) E° = 0. O2. 1. Al(s) Al3+(aq) Cr3+(aq) Cr(s) b. atau larutan. Mg2+. tunjukkan arah aliran elektron dan aliran ionion dalam jembatan garam.66 V E° = –0. yaitu anode (reaksi oksidasi) dan katode (reaksi reduksi). Tuliskan reaksi sel volta secara lengkap dari notasi sel berikut. Tuliskan notasi untuk sel volta dengan setengah reaksi berikut. Sn.→ 2Al(s) ⎯⎯ 2Al3+(aq) + 6e– 2+ → 3Fe (aq) + 6e– ⎯⎯ 3Fe(s) E° = +1. Fe(s) Fe3+(aq) Cr3+(aq) Cr(s) 10. Urutkan kekuatan zat-zat berikut sebagai oksidator dan sebagai reduktor: Zn2+. sedangkan katode dihubungkan dengan kutub negatif. Zat yang terurai dapat berupa padatan.77 V Tuliskan persamaan reaksi sel yang dapat berlangsung spontan. Tunjukkan pula katode dan anodenya.25 V Tes Kompetensi Subbab B 7. 2.15 V 3+ – ⎯⎯ → Fe2+(aq) Fe (aq) + e E° = 0. 42 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Hitunglah GGL sel yang dibangun dari sel dengan notasi berikut.41 V → 2Al(s) + 3Fe2+(aq) ⎯⎯ 2Al3+(aq) + 3Fe(s) E° = 1. 9. Cu2+.

Pertanyaan 1. 5. Alat 1.8. Gelas ukur 6. Tabung reaksi Bahan 1.9 Sel elektrolisis Hoffman Gas-gas apa sajakah yang terbentuk pada setiap lengan dari sel Hoffman? Kegiatan Inkuiri Dapatkah arus listrik bolak-balik (alternating current = A ) dipakai dalam sel elektrolisis? Diskusikan di dalam kelas. volume gas O2 adalah 10 mL. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 43 . Alat ini dilengkapi elektrode platina dalam tabung penampung gas berskala sehingga volume gas hasil elektrolisis mudah diukur. Mengapa dalam elektrolisis di atas harus ditambahkan H2SO4? 2. yaitu penguraian air menjadi gas H2 dan gas O2. H2SO4 1M Langkah Kerja 1. Air 2. Accumulator Gambar 2. Tuliskan reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis. Alat yang akurat untuk penyelidikan elektrolisis air adalah alat elektrolisis Hoffman (Gambar 2. Apa yang terjadi pada permukaan kedua elektrode? 3. dalam sel elektrolisis terjadi reaksi redoks.2 Elektrolisis Air Tujuan Mengetahui cara kerja dari sel elektrolisis. Gelas kimia 2. Tuangkan 250 mL air ke dalam gelas kimia.9). Pasang perangkat sel elektrolisis seperti Gambar 2. 4. Celupkan 2 buah elektrode karbon ke dalam gelas kimia besar dan isi dengan air hingga penuh. Baterai 6–12 volt 5. Kabel e– e– Larutan Katode (–) Anode (+) Plat logam Gambar 2. Hubungkan kedua elektrode itu dengan sumber arus searah (baterai atau adaptor) yang memiliki GGL sekitar 6 – 12 volt. Elektrode karbon 3. 3. kemudian tambahkan 1 mL larutan H2SO4 1 M.Aktivitas Kimia 2. Reaksi redoks yang terjadi dalam sel elektrolisis adalah → Anode (+) : 2H2O( ) ⎯⎯ O2(g) + 4H+(aq) + 4e– → Katode (–) : 4H2O( ) + 4e– ⎯⎯ 2H2(g) + 4OH–(aq) (oksidasi O2–) (reduksi H+) Reaksi → : 2H2O( ) ⎯⎯ 2H2(g) + O2(g) Berapakah perbandingan volume gas H2 dan O2 yang terbentuk pada kedua tabung reaksi? Berdasarkan persamaan reaksi redoks dapat diramalkan bahwa perbandingan volume gas H2 terhadap O2 adalah 2 : 1. Apakah terbentuk gas dalam tabung reaksi? Berapakah perbedaan volume gas dalam tabung reaksi itu? 4. Jika volume gas H2 20 mL. Simpulkan hasil pengamatan dari percobaan yang Anda lakukan dan diskusikan dengan guru Anda. 2.8 Sel elektrolisis Ketika kedua elektrode karbon dihubungkan dengan sumber energi listrik arus searah. 4.

terjadi persaingan antara molekul H2O dan ion I– (keduanya berpotensi dioksidasi).71 V Na+(aq) + e– ⎯⎯ Na(s) – ⎯⎯ → H (g) + 2OH–(aq) E° = –0.83 V 2H2O( ) + 2e 2 Berdasarkan nilai potensialnya. Demikian juga di anode.23 V 2H2O( ) 2 – Berdasarkan nilai potensial. Setengah reaksi oksidasi di anode: → E° = –0. Perkiraan ini cocok dengan pengamatan. Spesi mana yang akan keluar sebagai pemenang? Pertanyaan tersebut dapat dijawab berdasarkan nilai potensial elektrode standar. gas H2 dilepaskan di katode. Setengah reaksi reduksi di katode: → E° = –2. ion I memenangkan persaingan sebab nilai E° lebih besar dibandingkan molekul H2O.01 V E° = –1. Di katode terjadi persaingan antara molekul H2O dan ion Na + (keduanya berpotensi untuk direduksi).10 Menentukan Reaksi Redoks dalam Sel Elektrolisis Tuliskan reaksi sel elektrolisis untuk larutan ZnSO4. H2O lebih berpotensi direduksi dibandingkan ion Na+ sebab memiliki nilai E° lebih besar. Persamaan reaksinya: → Katode: 2Zn2+(aq) + 4e– ⎯⎯ 2Zn(s) ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → Anode: 2H2O( ) 2 → Reaksi: 2ZnSO4(aq) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2Zn(s) + O2(g) + 2H2SO4(aq) 44 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kedua ion ini bersaing dengan molekul air untuk dielektrolisis. Jawab: Di anode terjadi persaingan antara ion SO42– dan H2O dan di katode terjadi persaingan antara ion Zn2+ dan H2O. Elektrolisis Larutan Elektrolisis larutan berbeda dengan elektrolisis air.83 V E° = –2. Reaksi yang terjadi pada sel elektrolisis: → Katode: 2H2O( ) + 2e– ⎯⎯ H2(g) + 2OH–(aq) – ⎯⎯ I (g) + 2e– → Anode: 2I (aq) 2 → Reaksi: 2H2O( ) + 2I–(aq) ⎯⎯ H2(g) + I2(g) + 2OH–(aq) Kata Kunci • • • Elektrolisis Arus listrik Arus searah Contoh 2.76 V E° = –0.2.23 V Di anode (–): reaksi oksidasi → 2SO42–(aq) ⎯⎯ S2O82–(aq) + 2e– ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → 2H2O( ) 2 Berdasarkan data potensial di atas. Di katode (+): reaksi reduksi → Zn2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Zn(s) – ⎯⎯ → H (g) + 2OH-(aq) 2H2O( ) + 2e 2 E° = –0. di katode terjadi reduksi ion Zn2+ dan di anode terjadi oksidasi H2O. Misalnya larutan NaI. Untuk mengetahui pemenangnya dapat dilihat data potensial reduksi standar.54 V 2I–(aq) ⎯⎯ I2(g) + 2e– ⎯⎯ O (g) + 4H+(aq) + 4e– → E° = –1. terdapat ion Na+ dan ion I–.

Dalam sel volta maupun sel elektrolisis terdapat hubungan kuantitatif antara jumlah zat yang bereaksi dan muatan listrik yang terlibat dalam reaksi redoks. Secara umum. → Katode (–) : Na+( ) + e– ⎯⎯ Na(s) → Anode (+) : Cl–( ) ⎯⎯ Untuk mereduksi satu mol ion Na+ diperlukan satu mol elektron atau diperlukan muatan sebesar satu faraday. = i×t faraday 96. Tinjaulah elektrolisis lelehan NaCl.3. Stoikiometri Elektrolisis Michael Faraday adalah seorang pakar Kimia-Fisika Inggris. Molecule s ekuivalen mass is molecule s relative mass for each charge. besarnya muatan listrik ( ) tersebut adalah sebagai berikut. yaitu: = 96. massa zat yang diendapkan pada suatu elektrode sebanding dengan besarnya muatan listrik (aliran elektron) yang terlibat di dalam sel. 5 2 = 31. muatan listrik yang terlibat dalam sel elektrokimia dapat ditentukan berdasarkan muatan elektron yang terlibat dalam reaksi redoks pada sel elektrokimia. tahap-tahap perhitungan stoikiometri elektrolisis ditunjukkan pada diagram berikut. Dalam sel elektrokimia. Catatan Note Massa ekuivalen zat (meq) adalah massa relatif zat per satuan muatannya. jika muatan listrik dapat dihitung maka massa zat yang bereaksi di elektrode dapat ditentukan. Massa ekuivalen zat yang diendapkan pada elektrode akan setara jika muatan listrik yang dialirkan ke dalam sel sama.75 2. yaitu 96. Besarnya muatan ini dapat ditentukan dari jumlah arus listrik yang mengalir dan lama waktu elektrolisis: = i (A) × t (detik). Contoh: → Cu2+ + 2e– ⎯⎯ Cu(s) meq (Cu) = 63. yaitu: 1.75 Aliran listrik tiada lain adalah aliran elektron. ionion Na+ bermigrasi menuju anode dan ion-ion Cl– bermigrasi menuju anode. Faraday menyatakan bahwa sel elektrolisis dapat digunakan untuk menentukan banyaknya zat yang bereaksi berdasarkan jumlah muatan listrik yang digunakan dalam rentang waktu tertentu. Pernyataan ini merupakan prinsip dasar Hukum Faraday.485 Berdasarkan Hukum I Faraday . Perhitungan dapat dimulai dari arus listrik yang mengalir selama waktu tetentu atau jumlah zat yang terlibat dalam reaksi redoks. dilambangkan dengan . Berdasarkan hasil penyelidikan Millikan (model tetes minyak). Oleh karena itu. Jika lelehan NaCl dielektrolisis. Example: → Cu2+ + 2e ⎯⎯ Cu(s) meq (Cu) = 63.60218 × 10–19 C. 5 2 = 31.022 × 1023 mol–1) (1. Oleh karena itu. Arus listrik dan waktu Muatan (C) atau faraday (F) 1 Cl (g) + e– 2 2 Kata Kunci • • • • Muatan listrik Hukum I Faraday Stoikiometri elektrolisis Massa ekuivalen zat Mol elektron Mol at Massa volume at Reaksi Redoks dan Elektrokimia 45 . diketahui bahwa muatan elektron: e = 1. Dalam satuan Faraday.60218 × 10–19 C) = 96.485 C mol–1 Nilai muatan listrik untuk satu mol elektron ditetapkan sebesar satu faraday. muatan listrik yang terjadi jika satu mol elektron ditransfer adalah = (6.485 C mol –1.485 C mol–1 Arus listrik sebesar i ampere yang mengalir selama t detik menghasilkan muatan listrik: = i × t coulomb.

seperti hubungan kuantitatif antara arus listrik dan reaksi kimia dalam sel elektrokimia.485 C mol-1 Tahap 3: Elektron yang mengalir digunakan untuk mereduksi ion Cu2+ menurut persamaan: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Jadi. Jumlah mol Cu = 2g 0.Contoh 2.5.200 C Tahap 2: Tentukan jumlah mol elektron yang setara dengan muatan listrik 1 mol e– = 1 faraday = 96.06 mol × 96. 2000 Pada 1812. jumlah ion Cu2+ yang diendapkan sebanyak 6. Diketahui Ar Cu = 63.06 mol e– 1mol Cu 2+ Sumber: Chemistry: The Central Science. Menghitung Berat at yang Diendapkan dalam Sel Elektrolisis Hitunglah massa Cu yang dapat diendapkan di katode jika arus listrik 2 A dialirkan ke dalam sel elektrolisis larutan Cu2+ selama 10 menit.395 g 2.485 C mol–1 = 5. dia menjadi asisten di laboratorium Humphry Davy di Royal Institution.789 C = i × 1. Tahap 1: Tentukan muatan listrik yang digunakan =i×t = 2 A × 600 s = 1.485 C mol–1 Jumlah mol elektron untuk 1.200 C = 12. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. arus listrik yang harus dialirkan selama 30 menit adalah 3.4 × 10–3 mol e– = 6.789 C Jumlah arus listrik yang dialirkan selama 30 menit: → = i t ⎯⎯ 5.800 detik i = 3.2 × 10–3 mol 2 mol e− Jadi. bagaimanakah hubungan muatan dan berat ekuivalen zat? – Gambar 2.4 × 10–3 mol elektron dapat mengendapkan ion Cu2+ sebanyak: 1 mol Cu 2+ ×12.03 mol Cu = 0. 2 g logam Cu diendapkan pada katode.03 mol 63.2 A.10 Elektrolisis beberapa larutan yang dirangkaikan secara seri.10.2 A Jadi.5gmol −1 Jumlah mol elektron yang digunakan: → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) 2mol e ×0. 12. Muatan listrik yang digunakan: 0. 2.200 C: Sekilas Kimia Michael Faraday (1791–1867) 1. Jika sejumlah sel elektrolisis dirangkaikan secara seri. Dalam elektrolisis larutan CuSO4.2 ×10–3 mol × 63.2 × 10–3 mol. Berapakah arus listrik yang dialirkan selama 30 menit? Jawab: 1. Tahap 4: Massa Cu yang diendapkan di katode sebesar 6.11 1. Dia berhasil melakukan penemuan-penemuan penting.4 × 10–3 mol 96.5 g mol–1 = 0. Apakah elektrolisis beberapa larutan dapat dirangkaikan secara paralel? + 46 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

m eq i t Massa Cu = 1.Menurut Hukum II Faraday . 5 2 Massa Cu = × 0. Aplikasi Elektrolisis Prinsip elektrolisis banyak diterapkan dalam pelapisan logam dengan logam yang lebih baik (electroplating). a.039 C= 2. tembaga dilapisi perak atau emas agar lebih bernilai. Menurut Hukum II Faraday : Oleh karena sel dirangkaikan secara seri. 987 g 96. Jika larutan CuSO4 dan AgNO3 dirangkaikan secara seri.5. Hitunglah massa Cu yang diendapkan pada setiap sel jika arus yang dialirkan sebesar 0. Oleh karena pada rangkaian sel secara seri. → Ag+(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) → Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Berapakah massa Cu yang diendapkan jika dalam sel elektrolisis AgNO3 ditemukan 10 g perak? Diketahui Ar Ag = 107.967 g 4.5 A selama 10 menit. Endapan Cu dalam kedua sel sama sebab arus yang mengalir tetap.485C mol −1 it → it = 107 = 0. Penyepuhan (electroplating) Penyepuhan (electroplating) adalah suatu metode elektrolisis untuk melapisi permukaan logam oleh logam lain yang lebih stabil terhadap cuaca atau untuk menambah keindahannya. 5 2 Kata Kunci • • Hukum II Faraday Electroplating (penyepuhan) × m eq i t 0. sel pertama mengandung CuSO4 1 M dan sel kedua mengandung CuSO4 2 M. Contoh 2. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 47 . juga dalam pengolahan dan pemurnian logam.5. Massa zat = m eq i t dengan meq adalah massa ekuivalen. kemudian dielektrolisis dan mengalami setengah reaksi reduksi sebagai berikut. Jawab: 1. Massa Ag = 10 g 1 63. i arus listrik yang dialirkan (ampere). besi dilapisi nikel agar tahan karat. Diketahui Ar Cu = 63.039 C 63. dan t adalah waktu elektrolisis (detik). = 2. arus listrik yang mengalir ke dalam setiap sel tetap. arus yang mengalir tetap sehingga massa ekuivalen Cu sama dalam setiap sel. 2.12 Penerapan Hukum II Faraday Dua buah sel elektrolisis dirangkaikan secara seri.5 A × 600 s = 0. Anda dapat menentukan berat zat dalam setiap sel elektrolisis dengan zat yang berbeda. Contohnya. Hubungan massa ekuivalen dan massa zat (dalam satuan gram) yang diendapkan di katode dirumuskan sebagai berikut. massa ekuivalen zat yang diendapkan akan sama jika muatan listrik yang mengalir tetap. Cu = 63.

seperti seng. nikel. kemudian dimurnikan secara elektrolisis. Celupkan lempengan dan batang nikel ke dalam larutan dan hubungkan dengan arus listrik searah. Contoh. Logam tembaga diolah melalui pemanggangan tembaga(II) sulfida. 4. Agar logam mengendap pada besi maka besi dijadikan sebagai katode. Jelaskan proses yang terjadi pada penyepuhan logam tersebut? 2.3 Penyepuhan Besi dengan Nikel Tujuan Melakukan penyepuhan besi dengan nikel. Lakukan oleh Anda percobaan berikut. Dalam praktiknya. Pemurnian Logam Prinsip elektrolisis banyak diterapkan pada pengolahan dan pemurnian logam. Siapkan larutan NiCl 2 1M dalam suatu bejana dan batang nikel berikut lempengan yang akan dikerjakan. atau perak. 48 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . besi dicelupkan ke dalam sel berisi larutan logam yang akan dilapiskan. 3. tetapi tidak tahan terhadap cuaca sehingga mudah berkarat. Aktivitas Kimia 2.Logam besi banyak dipakai untuk berbagai aplikasi. Sumber arus 4. Buatlah dalam kelompok kerja Anda perangkat sel elektrolisis seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut Anode(+) Ni Katode(–) Fe DC Ni2+ NiCl2 Ni(s) → Ni 2+ (aq) + 2e– Ni2+(aq) + 2e– → Ni(s) 2. Presentasikan hasil pengamatan kelompok Anda di depan kelas. Batang nikel 3. b. Pertanyaan 1. Alat 1. Amatilah proses yang terjadi. Bejana 2. Cincin besi ditempatkan sebagai katode (–) dan batang nikel sebagai anode (+). logam aluminium diolah dan dimurnikan secara elektrolisis dari mineral bauksit. Cincin besi Bahan NiCl2 1M Langkah Kerja 1. Agar besi tahan terhadap karat maka permukaan besi sering dilapisi oleh logam yang lebih stabil.

molekul H2O dan ion Fe2+(aq) b. 3. C Tentukanlah produk elektrolisis larutan MgCl2. 5. seperti emas. ion Al3+(aq).5 jam dengan arus 1. 2000 Logam tembaga yang akan dimurnikan ditempatkan sebagai anode dan logam tembaga murni ditempatkan sebagai katode. Tes Kompetensi Subbab 1. hitunglah massa logam Hg yang diendapkan pada katode. seperti Zn2+. a. seperti ditunjukkan pada Gambar 2. 6. a. dan platina membentuk endapan lumpur di dasar sel anode.6 liter (STP) dan dihubungkan secara seri dengan sel-sel logam? 11. sedangkan lelehannya dapat dielektrolisis? Jika larutan Hg(NO3)2 dielektrolisis pada arus tetap 1. 2.11. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 49 . molekul H2O. perak. 9. 7. Hitunglah massa I2 yang terbentuk pada elektrolisis larutan NaI jika dihubungkan secara seri dengan larutan AgNO3. dan Ni2+ tetap berada dalam larutan sebagai ion-ionnya. kemudian hitunglah massa zat yang dihasilkan pada masing-masing elektrode jika arus yang digunakan sebesar 5 A selama 1 jam. Adanya logamlogam yang lebih reaktif. molekul H2O dan ion Cu2+(aq) b. 8. Pada elektrolisis larutan AgNO3 diendapkan logam Ag sebanyak 2 g. Mengapa NaCl padat tidak dapat dielektrolisis. Berapakah perbandingan massa O2 terhadap massa H2 yang dihasilkan jika larutan Na2SO4 dielektrolisis selama 2. → Anode (+): Cu(s) ⎯⎯ Cu2+(aq) + 2e– 2+ → Katode (–): Cu (aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Logam-logam pengotor yang kurang reaktif.5 A? Jika arus digunakan 5 A. keduanya dicelupkan dalam larutan CuSO4. Proses Hoopes adalah proses elektrolisis untuk memurnikan aluminium. Berapakah massa logam Cu. tentukan waktu untuk mengendapkan satu mol logam natrium. logam magnesium. Tuliskan reaksi yang terjadi di dalam sel elektrolisis. M Lumpur anode Sumber: Chemistry: The Central Science. Selama elektrolisis terjadi reaksi sebagai berikut. dan logam aluminium. dan Au yang akan diendapkan jika diketahui volume gas H2 yang terbentuk pada sel elektrolisis HCl sebanyak 5. Fe. Aluminium murni terbentuk di daerah katode. Kerjakanlah di dalam buku latihan.– + Katode Anode Cu2+ Cu M x+ Cu Gambar 2. 4. molekul H2O. dan ion F–(aq) Mengapa larutan di sekitar katode menjadi basa jika larutan Na2SO4 dielektrolisis? Jelaskan senyawa apa yang dihasilkan jika lelehan NaCl dielektrolisis. Manakah yang akan mengalami reduksi jika di katode terdapat spesi berikut. 10.11 Pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis.5 A selama 45 menit. ion Cl–(aq). dan ion Ni2+(aq) Manakah yang akan mengalami oksidasi jika di anode terdapat spesi berikut.

CO 2.5 V greater than O2 so that the corrotion wouldn t occure in the air.60 V Catatan Note Emas dengan potensial reduksi standar 1. Jadi.nH2O(s) Esel = 0. Korosi tergolong proses elektrokimia. yaitu lingkungan yang lembap (mengandung uap air) dan diinduksi oleh adanya gas O2. Untuk dapat mengendalikan korosi tentu harus memahami bagaimana mekanisme korosi pada besi. Di alam emas terdapat sebagai logam murni. Jika setengah reaksi reduksi logam dibalikkan (reaksi oksidasi logam) digabungkan dengan setengah reaksi reduksi gas O 2 maka akan dihasilkan nilai potensial sel. selain logam emas umumnya logam-logam memiliki potensial reduksi standar lebih rendah dari oksigen. Korosi dapat juga terjadi akibat suhu tinggi. 1.nH2O(s) ⎯⎯ Fe CO (s) + H (g) → Fe(s) + CO2(g) + H2O( ) 2 3 2 Oleh karena korosi dapat mengubah struktrur dan sifat-sifat logam maka korosi cenderung merugikan.D. Diperkirakan sekitar 20% logam rusak akibat terkorosi pada setiap tahunnya. → 4Fe(s) + O2(g) + 2nH2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. Berdasarkan data potensial reduksi standar. Mekanisme Korosi pada Besi Oleh karena besi merupakan bahan utama untuk berbagai konstruksi maka pengendalian korosi menjadi sangat penting. hampir semua logam dapat bereaksi dengan gas O2 secara spontan. Korosi dan Pengendaliannya Aplikasi lain dari prinsip elektrokimia adalah pemahaman terhadap gejala korosi pada logam dan pengendaliannya.nH2O Fe2+(aq) Tetes air Daerah katodik e– Daerah anodik Reaksi di anode: Fe(s) → Fe2+ + 2e– Besi Sumber: Chemistry: The Central Science. Misalnya. Udara O2 Endapan karat Fe2O3. atau H2S. 2. Beberapa contoh logam yang dapat dioksidasi oleh oksigen ditunjukkan pada persamaan reaksi berikut. Menurut tabel potensial reduksi standar.23 V) sehingga emas tidak terkorosi di udara terbuka.5 V lebih besar dibandingkan potensial reduksi standar gas O2 (1. Standard potensial reduction of gold is 1. Gold behaves as pure metal in nature. yaitu bijih logam. Korosi pada logam dapat juga dipandang sebagai proses pengembalian logam ke keadaan asalnya.95 V → Zn(s) + O2(g) + 2H2O( ) ⎯⎯ Zn(OH)4(s) Esel = 0. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Esel positif.12 Proses korosi pada besi Reaksi di katode: O2 + 4H+ + 4e– → 2H2O atau O2 + 2H2O + 4e– → 4OH– 50 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Logam yang terkorosi disebabkan karena logam tersebut mudah teroksidasi. korosi pada besi menjadi besi oksida atau besi karbonat. Definisi Korosi Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif. 2000 Gambar 2.12. → 4Fe(s) + 3O2(g) + 2nH2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. diketahui bahwa logam-logam selain emas umumnya terkorosi (teroksidasi menjadi oksidanya).

• • • Kata Kunci Korosi Daerah katodik Daerah anodik Aktivitas Kimia 2. CaCl2 3. NaCl 0. 3.5% 5. Warna ini bergantung pada jumlah molekul H2O yang terikat pada karat. Tabung reaksi 2. juga akibat perbedaan tegangan permukaan yang menimbulkan potensial pada daerah tertentu lebih tinggi dari daerah lainnya. Oli 4.13 Mekanisme korosi pada besi Reaksi keseluruhan pada korosi besi adalah sebagai berikut (lihat mekanisme pada Gambar 2. Aseton 1 2 Kapas + CaCl2 paku udara + air udara tanpa air Air sudah dididihkan air tanpa udara tanpa udara dan air udara + air + garam 3 4 oli 5 Reaksi Redoks dan Elektrokimia 51 . → Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2e– Gambaran umum proses korosi besi Fe(OH)2(s) + O2(g) → Karat Elektron yang dilepaskan mengalir melalui besi. Paku 3. Alat 1.4 Faktor-Faktor yang Dapat Menyebabkan Korosi Tujuan Menjelaskan faktor-faktor yang dapat menyebabkan korosi. sebagaimana elektron mengalir melalui rangkaian luar pada sel volta menuju daerah katodik hingga terjadi reduksi gas oksigen dari udara: → O2(g) + 2H2O(g) + 2e– ⎯⎯ 4OH–(aq) OH– (aq) O2(g) + H2O(g) + 2e– Daerah katodik Fe2+(aq) Fe(s) Daerah anodik Ion Fe2+ yang larut dalam tetesan air bergerak menuju daerah katodik. karat sering terbentuk pada daerah yang agak jauh dari permukaan besi yang terkorosi (lubang). Warna pada karat beragam mulai dari warna kuning hingga cokelatmerah bahkan sampai berwarna hitam. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Korosi Berdasarkan pengetahuan tentang mekanisme korosi.nH2O(s) Karat Akibat adanya migrasi ion dan elektron. Fe(OH) 2 yang terbentuk dioksidasi oleh oksigen membentuk karat.13): → 4Fe(s) + 3O2(g) + n H2O( ) ⎯⎯ 2Fe2O3. Ampelas Bahan 1. sebagaimana ion-ion melewati jembatan garam dalam sel volta dan bereaksi dengan ion-ion OH – membentuk Fe(OH) 2.Besi memiliki permukaan tidak halus akibat komposisi yang tidak sempurna. Pada daerah anodik (daerah permukaan yang bersentuhan dengan air) terjadi pelarutan atom-atom besi disertai pelepasan elektron membentuk ion Fe2+ yang larut dalam air. Air 2. → Fe2+(aq) + 4OH–(aq) ⎯⎯ Fe(OH)2(s) → 2Fe(OH)2(s) + O2(g) ⎯⎯ Fe2O3.nH2O(s) Gambar 2. Anda tentu dapat menyimpulkan faktor-faktor apa yang menyebabkan terbentuknya korosi pada logam sehingga korosi dapat dihindari.

4. dengan pengecatan atau penyepuhan logam. Jika hanya ada air atau gas O2 saja. korosi tidak terjadi.5% (sebagian paku terendam larutan dan sebagian lagi bersentuhan dengan udara. tetapi dapat dikendalikan seminimal mungkin. 7. yaitu pelapisan (coating). 2. Kedua logam ini dapat membentuk lapisan oksida yang tahan terhadap karat (pasivasi) sehingga besi terlindung dari korosi. Bagaimana kondisi paku pada setiap tabung reaksi? Pada tabung manakah paku berkarat dan tidak berkarat? 2. Metode Pelapisan (Coating) Metode pelapisan adalah suatu upaya mengendalikan korosi dengan menerapkan suatu lapisan pada permukaan logam besi. Kekerasan karat meningkat dengan cepat oleh adanya garam sebab kelarutan garam meningkatkan daya hantar ion-ion oleh larutan sehingga mempercepat proses korosi. 4. Tabung 1 diisi dengan sedikit air agar sebagian paku terendam air dan sebagian lagi bersentuhan dengan udara.44 V Eo= –0. proteksi katodik. Masing-masing diisi dengan paku yang permukaannya sudah diampelas dan dibersihkan dengan aseton. tetapi seng tidak membentuk lapisan oksida seperti pada krom atau timah. Faktor ini cenderung meningkatkan kelarutan besi sehingga dapat mempercepat korosi. Tabung 5 diisi dengan sedikit larutan NaCl 0. Setelah dibiarkan beberapa hari. Amati perubahan yang terjadi pada paku setiap hari selama 3 hari. Misalnya. 3. Penyepuhan besi biasanya menggunakan logam krom atau timah. Ion-ion klorida juga membentuk senyawa kompleks yang stabil dengan ion Fe3+. Pasivasi adalah pembentukan lapisan film permukaan dari oksida logam hasil oksidasi yang tahan terhadap korosi sehingga dapat mencegah korosi lebih lanjut.76 V 52 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Adanya garam terlarut dalam air akan mempercepat proses korosi. Tabung 2 diisi dengan udara tanpa uap air (tambahkan CaCl2 untuk menyerap uap air dari udara) dan tabung ditutup rapat. 6. yaitu air yang sudah dididihkan dan tabung ditutup rapat. Logam seng juga digunakan untuk melapisi besi (galvanisir). Tabung 3 diisi dengan air tanpa udara terlarut. Pertanyaan 1. Tabung 4 diisi dengan oli agar tidak ada udara maupun uap air yang masuk. Apa kesimpulan Anda tentang percobaan ini? Diskusikan dengan teman sekelompok Anda. Korosi dapat terjadi jika ada udara (khususnya gas O2) dan air. Sediakan 5 buah tabung. Ada tiga metode umum untuk mengendalikan korosi. Hal ini disebabkan dalam larutan garam terdapat ion-ion yang membantu mempercepat hantaran ion-ion Fe2+ hasil oksidasi. seperti dapat dilihat dari potensial setengah reaksi oksidasinya: Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– → Fe(s) ⎯⎯ Fe2+(g) + 2e– → Eo= –0. Pengendalian Korosi Korosi logam tidak dapat dicegah. a. Seng adalah logam yang lebih reaktif dari besi. dan penambahan zat inhibitor korosi. 5. melainkan berkorban demi besi. logam besi (paku) akan terkorosi yang dibuktikan oleh terbentuknya karat (karat adalah produk dari peristiwa korosi).Langkah Kerja 1.

14 Proses katodik dengan menggunakan logam Mg. Mg akan teroksidasi terlebih dahulu. seng akan terkorosi terlebih dahulu daripada besi. logam magnesium harus selalu diganti dengan yang baru dan selalu diperiksa agar jangan sampai habis karena berubah menjadi hidroksidanya. pipa pertamina. seperti pipa ledeng. Magnesium (anode) Sumber: Chemistry: The Central Science. Proteksi katodik ditunjukkan pada Gambar 2. Kedua logam tersebut membentuk lapisan oksida yang mengubah potensial reduksi baja menyerupai sifat logam mulia sehingga tidak terkorosi.14.2000 Reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut. Kata Kunci • • • • Coating (pelapisan) Proteksi katodik Pasivasi Galvanisir Reaksi Redoks dan Elektrokimia 53 . dan tanki penyimpan BBM. → Anode : 2Mg(s) ⎯⎯ 2Mg2+(aq) + 4e– → Katode : O2(g) + 2H2O ( ) + 4e– ⎯⎯ 4OH–(aq) → Reaksi : 2Mg(s) + O2(g) + 2H2O ⎯⎯ 2Mg(OH)2(s) Oleh sebab itu.Oleh karena itu. Jika semua logam Mg sudah menjadi oksida maka besi akan terkorosi. Jika pelapis seng habis maka besi akan terkorosi bahkan lebih cepat dari keadaan normal (tanpa seng). Paduan logam juga merupakan metode untuk mengendalikan korosi. Tanah yang mengandung elektrolit Permukaan tanah Pipa besi Kabel Gambar 2. Baja stainless steel terdiri atas baja karbon yang mengandung sejumlah kecil krom dan nikel. Proteksi Katodik Proteksi katodik adalah metode yang sering diterapkan untuk mengendalikan korosi besi yang dipendam dalam tanah. Oleh karena logam Mg merupakan reduktor yang lebih reaktif dari besi. Logam reaktif seperti magnesium dihubungkan dengan pipa besi. Kegiatan Inkuiri Aluminium memiliki potensial oksidasi lebih tinggi daripada besi. tetapi mengapa aluminium banyak digunakan sebagai rangka atau peralatan dan tidak tampak terkorosi sebagaimana besi? b.

3. Kata Kunci • • Inhibitor korosi Lingkungan korosif Penambahan Inhibitor Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam suatu lingkungan korosif dengan kadar sangat kecil (ukuran ppm) guna mengendalikan korosi.5. tannin. Mengapa logam besi berperan sebagai katode jika dihubungkan dengan logam magnesium atau seng? Jelaskan.c. 2. Pada umumnya inhibitor komersial berfungsi ganda. yaitu sebagai inhibitor katodik dan anodik. Mengapa besi teroksidasi sangat lambat? Jelaskan. D 3. 2) Inhibitor katodik Inhibitor katodik adalah senyawa kimia yang mengendalikan korosi dengan cara menghambat salah satu tahap dari proses katodik. 4) Inhibitor teradsorpsi Inhibitor teradsorpsi umumnya senyawa organik yang dapat mengisolasi permukaan logam dari lingkungan korosif dengan cara membentuk film tipis yang teradsorpsi pada permukaan logam.7–tetraaza– adamantane. Inhibitor korosi dapat dikelompokkan berdasarkan mekanisme pengendaliannya. yaitu inhibitor anodik. dan fosfat. dan garam sulfit. Contoh inhibitor anodik yang banyak digunakan adalah senyawa kromat dan senyawa molibdat. 1) Inhibitor anodik Inhibitor anodik adalah senyawa kimia yang mengendalikan korosi dengan cara menghambat transfer ion-ion logam ke dalam air. 3) Inhibitor campuran Inhibitor campuran mengendalikan korosi dengan cara menghambat proses di katodik dan anodik secara bersamaan. dan inhibitor teradsorpsi. misalnya penangkapan gas oksigen (o ygen scavenger) atau pengikatan ion-ion hidrogen. 54 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Contoh jenis inhibitor ini adalah merkaptobenzotiazol dan 1. Tes Kompetensi Subbab 1. Apa yang dimaksud dengan inhibitor? Bagaimana kerja dari masing-masing inhibitor? Kerjakanlah di dalam buku latihan. inhibitor campuran. Contoh inhibitor jenis ini adalah senyawa silikat. (Gunakan data potensial sel) Adakah persamaan antara proses korosi besi dan sel volta? Jelaskan. Contoh inhibitor katodik adalah hidrazin. 4. molibdat. inhibitor katodik.

13. Potensial atau GGL sel adalah daya dorong elektron agar dapat mengalir dari anode menuju katode. 14. Dalam sel volta. Jembatan garam berisi larutan garam. 7. Persamaan reaksi redoks dapat disetarakan dengan metode bilangan oksidasi dan metode setengah-reaksi. reaksi dalam sel akan berlangsung spontan. yaitu lingkungan lembap dan diinduksi oleh adanya gas O2 atau CO2. Berlangsung tidaknya suatu sel elektrokimia dapat diramalkan berdasarkan nilai potensial reduksi standar. 12. energi listrik dipasok untuk mendorong reaksi redoks tidak spontan menjadi spontan. suhu 25°C. arus listrik dan waktu elektrolisis yang diperlukan dapat dihitung berdasarkan Hukum Faraday. Sel elektrolisis adalah sel elektrokimia yang merupakan kebalikan dari sel volta. 2. 8. Sel elektrolisis banyak digunakan untuk pengolahan dan pemurnian logam serta pelapisan logam (electroplating). Potensial reduksi standar adalah potensial reduksi setengah sel yang diukur pada keadaan standar (konsentrasi 1 M. 11. Jembatan garam berfungsi sebagai penghubung kedua elektrode secara internal untuk menetralkan ion-ion berlebih selama proses redoks berlangsung. Sel volta disusun dari dua elektrode yang dihubungkan secara internal melalui jembatan garam dan secara eksternal melalui rangkaian kabel yang dapat dihubungkan dengan lampu listrik atau voltmeter. 10. baik dengan cara pelapisan logam (coating). Korosi tidak dapat dicegah. proteksi katodik. sebaliknya tidak terjadi.Rangkuman 1. Sel volta adalah sel elektrokimia yang mengubah reaksi redoks menjadi energi listrik. Jika potensial sel elektrokimia berharga positif . tetapi dapat dikendalikan. Sebagai standar untuk pengukuran potensial sel reduksi adalah elektrode hidrogen. Dalam sel elektrolisis. dalam sel elektrolisis. oksidasi terjadi pada anode dan reduksi terjadi pada katode. Jumlah zat yang terendapkan pada katode. maupun penambahan inhibitor. Korosi pada logam terjadi akibat interaksi antara logam dan lingkungan yang bersifat korosif. Kutub listrik pada anode negatif dan kutub listrik pada katode positif. 9. Di anode terjadi reaksi oksidasi dan di katode terjadi reaksi reduksi (sama dengan sel volta). 4. Reaksi Redoks dan Elektrokimia 55 . 3. Inhibitor adalah zat kimia yang ditambahkan ke dalam lingkungan yang korosif dengan konsentrasi relatif sedikit untuk mengendalikan korosi. Elektrokimia adalah bidang kimia yang mengkaji energi listrik dalam reaksi kimia. Perbedaannya. kutub anode (+) dan katode (–). dan tekanan udara 1 atm). 6. yang memisahkan reaksi menjadi dua bagian reaksi. 5. Sel elektrolisis disusun dari dua elektrode (katode dan anode) dan larutan elektrolit.

Anda juga dapat menerapkan beberapa aplikasi teknologi yang berkaitan dengan proses penyediaan energi. proteksi katodik. yang dapat menguatkan pemahaman Anda terhadap penyetaraan reaksi redoks baik dengan metode perubahan bilangan oksidasi maupun dengan metode setengah reaksi. Pada bab ini juga Anda dapat memahami prinsip elektrolisis. Aplikasi sel elektrolisis di antaranya berguna untuk pengendalian korosi dengan berbagai cara. Pemahaman konsep redoks dapat memperkirakan apakah suatu reaksi berlangsung spontan atau tidak. Dengan menggunakan prosedur yang sudah baku.Peta Konsep Metode PBO Redoks berdasarkan disetarakan dengan Metode setengah reaksi merupakan Elektrokimia Sel elektrokimia terdiri atas terdiri atas Katode merupakan Kutub positif Anode Katode terdiri atas merupakan Kutub negatif Kutub negatif Anode Sel elektolisis berdasarkan merupakan Kutub positif Hukum Faraday Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 2 ini? Bagian manakah dari materi Bab 2 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Pada bab ini Anda telah mempelajari reaksi redoks dan prinsip elektrokimia (sel volta). diskusikan dengan teman atau guru Anda. dan penambahan inhibitor. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari reaksi redoks dan elektrokimia? 56 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti pelapisan logam (coating).

potensial rendah ke potensial tinggi B. Jembatan garam pada sel volta berfungsi sebagai …. anode ke katode melalui jembatan garam 11. A. Setengah reaksi reduksi NO3– menjadi N2O adalah sebagai berikut. 4 mol C. Sn Ag 6. 1. 1. jumlah ion OH– yang dibentuk adalah …. 12. yaitu. kutub positif ke kutub negatif C. 0. 6. penghubung kedua setengah sel B. 0. 6 C. 6 E. 5. → aNO3–(aq) + bH+ + 8e– ⎯⎯ cN2O(g) + dH2O( ) Nilai a dan b yang cocok adalah …. A. direduksi jadi O2 dan dioksidasi jadi H2O B. 0 D. 7 mol E. 2. 1. 3. 3 B. 5. 1. A. 5. A. 1. dua di kiri 8. 8 E. Sn2+(aq) 1M Ag+(aq) 1M 7.Evaluasi Kompetensi Bab 2 A. 2 Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut. 2. MnO2. NO2 E. 0.87 volt Reaksi Redoks dan Elektrokimia 57 . dua di kiri Gas H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 membentuk K2SO4. 10. 2. H2O2 …. A. 1. 8 Pada setengah reaksi oksidasi metanol menjadi asam format. . satu di kanan C.. 6. pembangkit tenaga listrik sel D. Perhatikan persamaan reaksi reduksi berikut. Potensial elektrode standar untuk → Ag+(aq) + e ⎯⎯ Ag(s) E° = 0. dua di kanan E. Zat H2O2 terurai menjadi O2 dan H2O jika dipanaskan.80 V → Sn2+(aq) + 2e ⎯⎯ Sn(s) E°= 0. terurai tanpa mengalami oksidasi dan reduksi 10. A. → aKMnO4+bHCl ⎯⎯ cCl2+ dMnCl2 + eKCl + fH2O Nilai a dan c yang sesuai adalah …. setiap mol H2S akan melepaskan elektron sebanyak …. 12. 12 D. H2O Pada reaksi berikut. 8 mol UMPTN 1999: Perhatikanlah reaksi redoks berikut.66 volt E. 4 Pada penyetaraan setengah reaksi berikut. 5 mol D. 12. 5 D. media aliran elektron C. Perhatikanlah konstruksi sel volta berikut. p IO3–(aq) + H+ + r e– → s I2(s) + t H2O( ) Nilai p. t di atas berturut-turut adalah …. Dalam reaksi tersebut. 2. A. dan zat lain. A. 1. 1 E. dioksidasi menjadi O2 dan direduksi jadi H2O C. empat di kiri C.52 volt D. 1. Pada reaksi tersebut. 5. 2 mol B. A. 5. Pada sel volta. 8. 5 B. penetral kelebihan ion dalam sel E. SnO2 D. 5 D. s.. jumlah elektron yang harus ditambahkan adalah …. 4. 10 C. nol D. → Sn(s)+4HNO3(aq) ⎯⎯ SnO2(s)+4NO2(s)+ H2O( ) Zat yang berperan sebagai reduktor. 1. → CN– ⎯⎯ CNO– Jumlah elektron yang harus ditambahkan adalah …. 16 C. 1. HNO3 C. dioksidasi menjadi O2 dan juga H2O D. 2. nol B. A. empat di kanan B. 16 B. dua di kanan E. anode ke katode melalui sirkuit eksternal D.94 volt B. direduksi menjadi O2 dan juga H2O E. setengah sel reduksi ke setengah sel oksidasi E. 4 C. 10. satu di kiri D. 3 B. r.14 V GGL sel yang terjadi adalah …. pemercepat kerja sel volta 12. 0. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 2.74 volt C. 2. A. 10 E. Sn B. 10. 5. A. → MnO4– (aq)+C2O42–(aq) ⎯⎯ MnO2(s)+CO32–(aq) Jika persamaan ini disetarakan. 1. elektron mengalir dari …. 3 9. 1.

Mg(s) B.25 volt. Potensial elektrode standar reaksi reduksi adalah sebagai berikut. Pb2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) Eo = – 0.76) – 0.25 V → Pb2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Pb(s) Eo = –0. Zn sebagai anode B.80 V GGL sel yang dibentuk dari seng dan perak adalah…. tetapi tidak dapat mereduksi Ni2+ menjadi Ni adalah …. 0..76) B. +0.76 V. Ni sebagai anode C.25 volt C.. UMPTN 1999 A: Diketahui: → Ni2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) Eo = –0. H2(g) D. (2 × 0. → Zn(aq) + 2e ⎯⎯ Zn(s) Eo = –0. A. A.13 V → 4. C(s) Fe2+(aq) H2(s) H+(aq) Pt E.76 volt. A. oksidasi terjadi pada katode B. reaksi kimia yang terjadi pada katode adalah …. Ebtanas 1999: Diketahui potensial reduksi standar untuk: Fe3+ Fe2+ = +0. Cu2+ Cu = +0. A.511 volt D. migrasi kation menuju elektrode positif D.. 0. –0.. (dalam satuan volt) A.. → I2(s) + e– ⎯⎯ I–(aq) Eo = 0.34 volt. A. Ni sebagai katode. I– E. Reaksi yang memiliki potensial terbesar adalah …. Br2 B.13.12 volt 17.37 V . Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq)+ Cu(s) B. 2H+(aq) + 2e– ⎯⎯ H2(g) → E. Fe(s) Fe2+(aq) H+(aq) H2(g) Pt B. Zn(s) + 2Fe3+(aq) → Zn2+(aq)+ 2Fe2+(aq) C.76) C. (2 × 0. –0. A.25 volt B. Br2 C.77 V → 2. Sel volta disusun dari elektrode karbon dalam larutan Fe2+ sebagai anode dan elektrode hidrogen standar sebagai katode. Potensial reduksi standar Cu. Cu sebagai katode. Cu sebagai katode. O2(g) E.76 V Fe (aq) + e – ⎯⎯ → Br–(aq) Br2( ) + e Eo = 1. Cl2(g) C. 2Fe2+(aq) + Cu2+(aq) → 2Fe3+(aq)+ Cu(s) 19. Penulisan lambang yang tepat untuk sel ini adalah …. 58 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . C(s) Fe2+(aq). Pada proses elektrolisis larutan NaOH dengan elektrode Pt. –0.77 V. Cu2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Cu(s) Eo = + 0. Ni sebagai katode. elektrode yang dihubungkan dengan terminal positif baterai dinamakan katode E.. 4 F B. Mg 15. Fe2+(s) Fe(s) H+(aq) H2(g) Pt C.76) D. Zn sebagai anode D. Cu(s) + Mg2+(aq) → Cu2+(aq)+ Mg(s) E. Zn sebagai katode. 0. Cu sebagai anode 16. A. 2H2O( ) + 2e– ⎯⎯ H2(g) + 2OH–(aq) → D.34 V → 3. Pada sel elektrolisis berlaku …. Ni. Perhatikan potensial reduksi standar berikut. Jika larutan MgCl2 dielektrolisis.80 21. Zat yang dapat mereduksi Ag+ menjadi Ag. Br– 18. Cu sebagai anode E. I2. Cd B.76 V +(aq) + e ⎯⎯ Ag(s) → Ag Eo = +0. Mg2+ Mg = –2.80 – (–0. → A. Fe2+. urutan yang terlebih dahulu dielektrolisis pada katode adalah …. Al C. anode bermuatan negatif C. 2 F E. 0. (2 × 0. dan –0. Fe3+(aq) + e– ⎯⎯ Fe2+(aq) Eo = + 0. Pb E.637 volt C. Diketahui data potensial reduksi standar: → 1.12 volt E. Fe3+.54 V 3+ – ⎯⎯ 2+ → Fe (aq) Eo = 0. Fe2+. Zn D.34 V. UMPTN 1995 B: Oksidasi satu mol ion CN– menjadi ion CNO– memerlukan muatan listrik sebanyak …. 2H2O( ) ⎯⎯ 4H+(aq) + O2(g) + 4e– 24.38 volt D.637 volt E. Br– D. 0. Mg(s) + 2Fe3+(aq) → Mg2+(aq)+ 2Fe2+(aq) D.889 volt 20. Potensial sel Zn(s) Zn2+(1M) Pb2+(1M) Pb(s) adalah … (lihat tabel potensial reduksi standar) A. 4OH–(aq) ⎯⎯ 2H2O( ) + O2(g) + 4e– → C. dan Zn berturut-turut 0.07 V Pasangan yang dapat bereaksi adalah . 6 F C. Fe2+. 3 F 25. 1 F D. Na+(aq) + e– ⎯⎯ Na(s) → B.76) E.80) – (–0. A. H2O( )+e– ⎯⎯ H2(g)+OH–(aq)Eo=+ 0.50 V Berdasarkan data tersebut.80 + (–0. +0. Zn2+ Zn = –0. HClO 23. zat yang akan terbentuk di anode adalah.13 V Potensial standar sel volta yang tersusun dari elektrode Ni dan Pb adalah …. +0. –0. –0. C(s) Fe2+(aq). Fe3+ H+(aq) H2(g) Pt D.889 volt B. A.Fe3+(aq) Pt H2(g) H+(aq) 14. Potensial sel volta paling besar diperoleh jika …. reduksi berlangsung di katode 22.80) + (–0.

Untuk menghambat korosi. oksigen dan air D. air dan argon E. adsoprsi E. A.0 F C. Fe melepaskan elektron E. A. 1 dan 5 B.01 mol Ag. 442. 0.005 mol C.. Hal ini disebabkan …. 27. 1. 1 2 Kapas + CaCl2 Air sudah dididihkan udara + air udara tanpa air air tanpa udara tanpa udara dan air udara + air + garam 3 4 oli 5 Percobaan yang terjadi korosi adalah .2 L B. 3. 3. 1 dan 3 D. seperti Mg. Pada sistem ini …. Mg mengalami oksidasi C..5 F E. 1.0 mg E.010 mol D.5 mg Pada elektrolisis. muatan pada ion Pada elektrolisis CdSO4 menggunakan elektrode karbon terbentuk endapan Cd sebanyak 2 g di katode (Ar Cd=112). 0. 737. jumlah arus listrik pada waktu tertentu dapat mengendapkan 0. 1. coating Reaksi Redoks dan Elektrokimia 59 . oksigen saja B. 30.5 mg D.0 F D. A. 4. Fe berfungsi sebagai anode D. A.6L E. Mg berfungsi sebagai katode 35. A. 4 B. 3. 2 dan 5 C. elektron mengalir dari Fe ke Mg B.5L D. 0.. muatan satu mol elektron E. Jika jumlah arus listrik dan waktu yang sama dialirkan ke dalam larutan Cu2+ maka logam Cu yang diendapkan sebanyak …. jumlah elektron C. 2. 0.. 590. 1. gas N2 dan CO2 di udara melindungi oksidasi aluminum D. 0. 0..0 mg C. 0..001 mol B. 2 E. A.. 29. 1. 2. Jika selama elektrolisis pada sel kedua terbentuk 0. anodik C. 4.26. pipa besi yang dipendam dalam tanah dihubungkan dengan logam yang lebih reaktif. 0. 295. A. dilindungi oleh sejumlah kecil pengotornya B. 2.0 F B. A.54 gram perak (Ar Ag =108) maka massa nikel (Ar Ni =59) yang terbentuk pada sel pertama adalah …. 4. air dan nitrogen C. perbandingan tetapan Faraday terhadap tetapan Avogadro adalah …. Jenis inhibitor yang mengendalikan korosi dengan cara menangkap gas O2 adalah inhibitor . Gambar berikut menunjukkan pembentukan korosi pada besi. 3. Aluminium walaupun tergolong logam reaktif. aluminium tergolong logam mulia 33.8 L Dua buah sel masing-masing berisi larutan NiCl2 dan AgNO3 dihubungkan secara seri. 2 C.02 mol E. 0. katodik B. jumlah mol elektron B. A. UMPTN 1998 B: Perkaratan besi pada suhu kamar dipengaruhi oleh adanya …. 4. 1.5 mg B. 3 dan 5 34. 4 UMPTN 1997 A: Untuk mereduksi 60 g ion Ca2+ menjadi Ca (Ar Ca = 40) diperlukan . tetapi tidak bereaksi dengan oksigen dari udara. 2. 28. 147.10 mol 31.4 L C. oksidanya membentuk lapisan pelindung yang kuat pada logam C.. muatan elektron D. membentuk lapisan pelindung melalui reaksi dengan belerang di udara E. 3 D. A..0 F Pada percobaan elektrolisis. 2 dan 4 E. A. 1. 0. Volume O2 yang terbentuk di anode pada STP adalah …. air saja 32. 3. campuran D.

permukaan logam berperan sebagai anode sel volta. 4. dan gerakan kation. Reaksinya: → NaCl(aq) + H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ Na2SO4(aq)+ MnCl2(aq) + H2O( ) + Cl2(g) Setarakanlah reaksi tersebut dengan metode PBO. NO2– + Al(s) ⎯⎯ NH3(aq) + AlO2– – + S – ⎯⎯ MnS(s)+ S(g) → d. Pb(s) + PbO2(s) + H2SO4(aq) ⎯⎯ PbSO4(s) → d. 60 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Setarakanlah reaksi redoks berikut dalam suasana asam menggunakan metode setengah reaksi. Mn2+ + NaBiO3 (s) ⎯⎯ Bi3+ + MnO4– → e. Hitunglah potensial sel yang diperoleh dari sel pada 25 o C menggunakan elektrode di mana I – (aq) dihubungkan dengan I2(s) dan elektrode lain dengan logam krom yang dicelupkan ke dalam larutan Cr3+(aq). kemudian tunjukkan anode. → a. 6. 2. Tentukanlah produk elektrolisis larutan LiBr dan hitunglah massa setiap produk yang dibentuk melalui elektrolisis untuk 1 jam dengan arus 2. Ketika besi berkarat. CH3OH(aq)+ Cr2O72– ⎯⎯ CH2O(aq)+ Cr3+ Setarakanlah reaksi redoks berikut dalam suasana basa menggunakan metode setengah reaksi. katode.B. 5. H3AsO4(aq) + Zn(s) ⎯⎯ AsH3(s)+ Zn2+ → f.5 A. 8. Cr2O72– + Cl– ⎯⎯ Cr3+ + Cl2(g) → c. arah aliran elektron. Br–+ MnO4– ⎯⎯ Br2( )+ Mn2+ → g. 7. 1. 3. CN– + MnO4– ⎯⎯ CNO– + MnO2(s) Gas klor pertama kali dibuat oleh Scheele tahun 1774 melalui oksidasi asam klorida dengan mangan(IV) oksida. Al(s) + MnO4– ⎯⎯ MnO2(s) + Al(OH)4– ⎯⎯ Cl– + ClO– → b. Mengapa logam besi menjadi katode dari sel volta jika dihubungkan dengan logam Mg atau Zn? Jelaskan. Cu(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ Cu2+ + NO(g) → b. Mengapa nilai potensial sel merupakan kekuatan relatif yang harganya tidak mutlak? Sel volta tersusun atas elektrode seng dalam larutan seng sulfat dan elektrode nikel dalam larutan nikel sulfat. → a. MnO4 2 → e. Setengah reaksinya adalah → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(a ) + 2e– → Ni2+(aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) Gambarkan diagram sel. Cl2(g) → c.

Nitrogen. Unsur-Unsur Golongan Alkali D. dan bahayanya serta terdapatnya di alam. Unsur-Unsur Halogen C. Sampai saat ini. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama (titik didih. Aluminium dan Senyawanya F.Bab 3 Sumber: www. titik leleh. Hampir semua industri kimia bahkan industri otomotif melibatkan unsur-unsur golongan utama. Setelah mempelajari bab ini. Apa sajakah unsur-unsur golongan utama tersebut? Bagaimanakah kecenderungan sifat fisika dan kimia unsur-unsur golongan utama dan proses pembuatannya? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Pengetahuan akan sifat-sifat unsur dapat digunakan untuk berbagai aplikasi yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungannya.geokem. dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. dan Belerang 61 . menjelaskan manfaat. kekerasan.com Pertambangan batubara yang terdapat di Pulau Kalimantan. Sifat-sifat unsur yang mirip digolongkan ke dalam satu golongan dalam sistem periodik. kereaktifan dan sifat khusus lainnya). warna. lebih dari seratus macam unsur sudah dikenal dan diidentifikasi sifat-sifat dan manfaatnya. Oksigen. Anda harus mampu: • • • mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. kegunaan. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting. A. baik dalam bentuk unsur bebas maupun dalam bentuk senyawanya. Karbon dan Silikon G. Unsur-Unsur Gas Mulia B. kelarutan. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah E.

Ramsay dan Rayleight menyimpulkan bahwa gas sisa adalah unsur baru. Ramsay menemukan bahwa di udara juga terdapat gas mulia lain yang merupakan komponen utama matahari sehingga gas tersebut dinamakan helium ( unani. 1. disebut argon (dalam bahasa unani argos. Sifat-Sifat Unsur Gas Mulia Pada pembahasan Ikatan Kimia di Kelas X. gas mulia dianggap stabil karena memiliki konfigurasi elektron yang terisi penuh: He: 1s2 Ne: 1s2 2s2 2p6 Ar: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 Xe: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 62 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . helios. gas mulia yang lain ditemukan.2498 g L–1). walaupun tidak semua gas mulia dapat dibentuk senyawanya. Masih ingatkah Anda mengenai sistem periodik Mendeleeve? Apakah yang dimaksud dengan unsur-unsur golongan utama dalam tabel periodik? Sifat-sifat apa sajakah yang Anda ketahui dari unsur-unsur golongan utama berdasarkan sistem periodik? A. Gas mulia berikutnya yang ditemukan Ramsay adalah gas neon (neos.2561 g L–1) lebih besar dari yang diperoleh dari hasil penguraian senyawa nitrogen di laboratorium (1. Rayleight bersama-sama illiam Ramsay melakukan penyelidikan dengan cara mereaksikan gas nitrogen dari udara dengan magnesium pada suhu tinggi menjadi padatan Mg3N2 dan gas sisa yang tidak reaktif. kripton (kryptos. Dia menyimpulkan gas nitrogen dari udara mengandung gas lain. artinya malas). Kata Kunci • • • • • Gas mulia Inert Gas monoatomik Konfigurasi oktet Distilasi bertingkat Kegiatan Inkuiri Cari tahu oleh Anda suatu prosedur penyelidikan untuk mensintesis Mg3N2 dari logam magnesium dan gas nitrogen. dalam arti tidak dapat membentuk senyawa.Tes Kompetensi Awal 1. pada 1962 pandangan tersebut gugur sebab beberapa senyawa gas mulia dapat disintesis. 2. 3. Mereka menduga bahwa argon termasuk dalam kolom unsur baru pada tabel periodik. artinya baru). Untuk mengetahui gas tersebut. 2. dan xenon ( enos. Unsur-Unsur Gas Mulia Selama ini Anda tentu berpandangan bahwa unsur-unsur gas mulia bersifat stabil. Mereka cenderung menyendiri sehingga gas mulia mendapat julukan gas lembam (inert). artinya asing). Kelimpahan Gas Mulia di Alam III A 1s2 He 2s2 2p6 Ne 3s2 3p6 Ar 4s2 4p6 Kr 5s2 5p6 Xe 6s2 6p6 Rn Pada 1892. artinya tersembunyi). artinya matahari). Lord Rayleight menemukan bahwa massa jenis gas nitrogen yang diperoleh dari udara (1. Gas sisa selanjutnya dimasukkan ke dalam tabung hampa udara dan dilewatkan muatan listrik bertegangan tinggi hingga terpancar sinar yang berwarna merah-hijau. Setelah ditemukan gas argon. terletak antara halogen dan logam alkali. Namun.

75 –153 –157 Ramsay adalah seorang ahli kimia berkebangsaan Inggris yang menemukan argon. Helium dan neon tidak dapat larut dalam air. kripton berwarna putih-biru. e 190 5. kecuali helium dan radon diperoleh melalui distilasi bertingkat udara cair. Gas mulia banyak dipakai sebagai gas pengisi lampu pijar dan neon.1 Energi Ionisasi Pertama Unsur-Unsur Gas Mulia Gas mulia EI(kJ mol–1) He Ne Ar Kr Xe Rn 2377 2088 1527 1356 1176 1042 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis. Daya hantar listrik helium pada 4 K. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 63 . Dia bekerja sama dengan ahli fisika Lord Rayleight. 1989 Pada tekanan normal. tidak berwarna. makin sukar gas mulia membentuk senyawa. Makin besar energi ionisasi. gas helium menunjukkan sifat super fluida tanpa viskositas disebut super konduktor. Udara kering dan bersih pada 20 atm Menara pendingin 3. Argon.. Tabel 3. argon berwarna merah muda. Tabel 3. gas mulia tidak reaktif sebab memiliki konfigurasi oktet.1 Skema pencairan udara. sebab jari-jari atomnya terlalu kecil hingga dapat meninggalkan air. Kompresor Udara cair Gambar 3. Gas helium hanya dapat dipadatkan pada tekanan sangat tinggi. Perbedaan titik didih yang tinggi memungkinkan gas-gas mulia di udara dapat dipisahkan. Ketidakreaktifan gas mulia juga dapat dilihat dari data energi ionisasinya.8 –108 –112 Rn 225 10 –62 –71 Sumber: Chemistry (Zumdahl. and Steven. digunakan dalam pembuatan udara cair komersial. tidak berasa. di atas 25 atm.2 Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Gas Mulia Sifat Fisika Jari-jari (pm) Kerapatan (g cm–3) Titik didih (°C) Titik leleh (°C) He 93 0. kripton.Selama beberapa tahun. pandangan tersebut dijadikan acuan pada pembentukan ikatan kimia. S). Beberapa sifat fisika gas mulia dapat dilihat pada tabel berikut. dan xenon berwarna biru. Oleh karena gas helium merupakan gas yang memiliki titik leleh dan titik didih paling rendah maka gas tersebut dapat digunakan sebagai pendingin untuk mempertahankan suhu di bawah 10 K. 1997 Gas mulia merupakan gas monoatomik. Neon berwarna merah.18 –269 –272 Ne 112 0.80 –186 –189 Kr 169 3. Gas helium dan neon hingga saat ini belum dapat dibuat senyawanya. Pada tahun 1904 dia menerima hadiah Nobel untuk kimia. Pada 4 K. dan xenon sedikit larut dalam air akibat terjebak di antara molekul air. Menurut teori Lewis. Hampir semua gas mulia berwarna terang jika loncatan bunga api listrik dilewatkan ke dalam tabung berisi gas mulia. dan tidak berbau. semua gas mulia dapat dipadatkan. semua gas mulia. 800 kali lebih cepat dibandingkan kawat tembaga. 1989 Kimia Sir William Ramsay (1852–1916) Sekilas Sumber: Jendela Iptek: Kimia. yaitu zat yang memiliki daya hantar listrik tanpa hambatan dan menolak medan magnet. kecuali helium. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Gas Mulia Secara komersial.90 –246 –249 Ar 154 1.

kripton digunakan sebagai standar satuan panjang.2). Sumber helium adalah gas alam. Di antara semua unsur gas mulia.650. Lampu neon dari gas mulia banyak digunakan dalam papan reklame. PtF6 membentuk padatan ionik [O2+][PtF6–].3. berupa padatan tidak berwarna dan mudah menguap.2 Berbagai jenis lampu berisi gas mulia.21×103 kJ mol–1).3 Lampu kilat (blitz) yang dipakai pada foto analog mengandung gas xenon. Menurut cara ini. Sumber: Sougou Kagashi Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. xenon juga dapat bereaksi dengan fluor secara langsung dalam tabung nikel pada suhu 400°C dan tekanan 6 atm menghasilkan xenon tetrafluorida. Bartlett berhasil mensintesis senyawa xenon dengan rumus XeF6 berwarna jingga-kuning (lihat Gambar 3. Ukuran panjang satu meter didefinisikan sebagai 1. Mengapa kedua gas mulia ini dapat membentuk senyawa? Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Laser dari neonhelium pertama kali dioperasikan sebagai gas laser yang kontinu. Persamaan kimianya: → Udara + 3 CaC2 ⎯⎯ CaCN2 + 2CaO + 5 C + Ar Gas argon digunakan sebagai gas penyambung (las) logam (Gambar 3. seperti fluor dan oksigen. Selain itu. Dia mengetahui bahwa molekul oksigen dapat bereaksi dengan platina heksafluorida.4 Gas argon banyak digunakan dalam las (menyambung) logam. Lihat Tabel 3. 4. Oleh karena energi ionisasi gas xenon (1. Gas mulia juga digunakan dalam sejumlah sinar laser.763. Pada tahun 1962.4). baru kripton dan xenon yang dapat dibuat senyawanya. Helium dan nitrogen digunakan sebagai pengisi bola lampu pijar.8 nm. Argon merupakan gas mulia terbanyak di udara. → Xe(g) + 2F2(g) ⎯⎯ XeF4(s) Sejak saat itu banyak senyawa gas mulia yang dibuat dengan unsur-unsur yang keelektronegatifan tinggi. Laser tersebut memancarkan cahaya merah dengan panjang gelombang 632. orang pertama yang membuat senyawa gas mulia.5). diperoleh dengan cara pemanasan udara kering dengan CaC2. Helium memiliki titik didih paling rendah sehingga banyak dipakai sebagai pendingin. gas O2 dan N2 bereaksi dengan CaC2 dan menyisakan gas argon. Dalam sistem pengukuran. Bartlett menduga bahwa xenon juga dapat bereaksi dengan platina heksafluorida.Gambar 3. Oleh karena tabung yang berisi gas mulia menghasilkan cahaya berwarna terang jika dilewatkan loncatan bunga api listrik maka gas mulia banyak digunakan dalam alat penerang (Gambar 3.73 kali panjang gelombang spektrum garis ungu-merah dari atom kripton. Senyawa Gas Mulia Neil Bartlett. Dalam bola lampu. campuran gas tersebut mengkonduksi panas dari filamen tungsten.17 × 103 kJ mol–1) tidak berbeda jauh dengan molekul oksigen (1. Gas mulia juga dipakai sebagai pelarut gas oksigen bagi para penyelam dan sebagai udara atmosfer bagi pesawat ruang angkasa. 64 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

Xenon trioksida dapat juga bereaksi dengan suatu basa. seperti NaOH membentuk garam ksenat dan garam perksenat. dan XeF6. Jika senyawa-senyawa fluorida dari xenon direaksikan dengan air akan terbentuk senyawa xenon yang lain. sifat eksplosif XeO3 akan hilang sebab terbentuk senyawa asam ksenat. Akibatnya. Xenon trioksida. Hibridisasi apa yang terjadi pada senyawa tersebut? Kerjakanlah di dalam buku latihan.3 Senyawa yang Mengandung Unsur Gas Mulia (Xenon) dengan Unsur Elektronegatif Rumus XeF2 XeF4 XeF6 XeO3 XeO4 Deskripsi Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna. 1990 Senyawa Xenon difluorida Xenon tetrafluorida Xenon heksafluorida Xenon trioksida Xenon tetroksida Kegiatan Inkuiri Gambarkan struktur molekul dari senyawa xenon. ion fluorida. Gambarkan struktur molekul dari XeF2. disertai dengan HCl yang dioksidasi menjadi Cl2. Persamaan kimianya: → XeO3 + NaOH ⎯⎯ NaHXeO4 (natrium ksenat) → 4NaHXeO4 + 8NaOH ⎯⎯ 3Na4XeO6 + Xe + 6H2O (natrium perksenat) Tes Kompetensi Subbab 1. Tuliskan reaksi redoksnya. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 65 . Dalam larutan HCl senyawa ini tereduksi menjadi xenon 3. Radon dengan jari-jari paling besar juga dapat bereaksi dengan oksigen atau fluor. melalui reaksi langsung Xe(g) dan F2(g) dalam kamar reaktor nikel pada 400°C dan 6 atm.5 Kristal XeF4 Pertama dibuat tahun 1962. Tuliskan persamaan reaksinya. tetapi karena radon merupakan unsur radioaktif menjadikan senyawa yang terbentuk sukar dipelajari. 2. Persamaan kimianya: → 2XeF2 + 2H2O ⎯⎯ 2Xe + O2 + 4HF → 6XeF4 + 12H2O ⎯⎯ 2XeO3 + 4Xe + 3O2 + 24HF → XeF6 + H2O ⎯⎯ XeOF4 + 2HF Sumber: Chemistry. H2XeO4. Xenon difluorida adalah oksidator yang kuat. Xenon difluorida dihidrolisis dalam larutan basa menghasilkan xenon.Tabel 3. eksplosif Sumber: General Chemistry . Akan tetapi. A dan HF. yang bersifat oksidator kuat. Adakah penyimpangan? Tergolong senyawa apakah menurut Lewis? Hal ini berkaitan dengan jari-jari atom gas mulia. jika dilarutkan dalam air. jari-jari atom gas mulia makin ke bawah makin besar. gaya tarik inti terhadap elektron valensi makin berkurang sehingga atom-atom gas mulia seperti xenon dan kripton lebih reaktif dibandingkan gas mulia yang lain. eksplosif Gas tak berwarna. XeO3 merupakan oksida xenon yang paling utama. XeO3 memiliki bentuk padat berwarna putih dan bersifat eksplosif. 2000 Gambar 3. XeF4. dan O2. kemudian hubungkan dengan teori oktet dari Lewis. Pada tabel periodik.

99 Br –7 –59 3. Klorin melimpah dalam bentuk NaCl terlarut di lautan maupun sebagai deposit garam. Bromin mudah menguap.19 0. artinya pembentuk garam (halos dan genes.7). Br2. Kedua gas ini bersifat racun sehingga harus ditangani secara hati-hati.6. Cl2. dan sifat-sifat fisika lainnya ditunjukkan pada Tabel 3. halos = garam. Fluorin dan klorin merupakan unsur halogen yang melimpah di alam.4 Beberapa Sifat Unsur-Unsur Golongan VIIA F –220 –188 0.67 0. fluorin berwarna kuning pucat dan klorin berwarna kuning kehijauan. CaF2.CaF2 dan mineral fluorit. Oleh sebab itu. titik didih.B. Unsur-unsur halogen mudah dikenali dari bau dan warnanya. 2.2 –270 – 1. Iodin berupa zat padat berwarna hitam mengkilap yang dapat menyublim menghasilkan uap berwarna ungu (lihat Gambar 3.14 I 114 184 4. halogen menempati golongan VIIA dalam tabel periodik. terutama klorin dan bromin (bromos. Oleh sebab itu. Jika wadah bromin bocor maka dalam beberapa saat. artinya pesing). cairan dan uapnya berwarna cokelat-kemerahan.0017 4.4.0032 3.93 2. terdapat sebagai ion Br dalam air laut. Fluorin dan klorin berwujud gas. Bromin kurang melimpah. 66 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1 Kelimpahan Unsur Halogen Sumber: Chemistry.8 –325 1. 1990 Kenaikan titik leleh dan titik didih dari atas ke bawah dalam tabel periodik disebabkan gaya London di antara molekul halogen yang makin meningkat dengan bertambahnya panjang ikatan.12 2.6 Mineral fluoroapatit dan fluorit (fluorosfar) Halogen umumnya terdapat dalam bentuk garamnya. unsur-unsur golongan VIIA dinamakan halogen. dan I2. Unsur astatin tidak dijumpai di alam sebab bersifat radioaktif sehingga mudah berubah menjadi unsur lain yang lebih stabil.0 –349 1.06 1. Iodin terdapat dalam jumlah sedikit sebagai NaI dalam air laut dan sebagai NaIO3 bersama-sama garam nitrat.0 – 328 1.5 – 295 2. Fluorin terdapat dalam mineral fluorapatit. Titik leleh. Atom-atom unsur halogen memiliki afinitas elektron tinggi sehingga mudah menerima elektron membentuk konfigurasi elektron gas mulia. unsur-unsur halogen tidak pernah ditemukan dalam keadaan unsur bebas di alam. Tabel 3. Unsur-Unsur Halogen Berdasarkan konfigurasi elektronnya.48 Sifat Sifat Unsur Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Afinitas eletron (kJ mol–1) Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) II A [He]2s22p5 F [Ne]3s2 3p5 Cl [Ar]4s2 4p5 Br [Kr]5s2 5p5 I [Xe]6s2 6p5 At Sumber: General Chemistry .82 1. Gaya berbanding lurus dengan jarak atau panjang ikatan. Bentuk kedua mineral tersebut ditunjukkan pada Gambar 3. genes = pembentuk atau pencipta). 2000 Gambar 3. Sifat-Sifat Unsur Halogen Semua unsur halogen terdapat sebagai molekul diatom. 3Ca3(PO4)2. Halogen umumnya berbau menyengat.64 Cl –101 –35 0. yaitu F2.33 At – – – 2. ruangan akan tampak cokelat-kemerahan.

Dari atas ke bawah dalam tabel periodik. → Cl2(aq) + 2Br–(aq) ⎯⎯ 2Cl–(aq) + Br2(aq) → Cl2(aq) + 2I–(aq) ⎯⎯ 2Cl–(aq) + I2(aq) Reaksi Cl2 dengan Br– atau I– dapat digunakan untuk identifikasi bromin dan klorin dalam suatu senyawa ion. Kereaktifan halogen dapat juga dipelajari dari afinitas elektron.87 V – ⎯⎯ – Cl2 + 2e → 2Cl E° = +1. akan terbentuk bromin dan iodin. tetapi reaksi kembalinya tidak terjadi. Aquades (air suling) 4. Tabung "Y" Bahan 1. Kekuatan oksidator halogen menurun dari atas ke bawah dalam tabel periodik.07 V – ⎯⎯ – I2 + 2e → 2I E° = +0. Akibatnya. tetapi menyublim. 1997 Gambar 3.36 V – ⎯⎯ – Br2 + 2e → 2Br E° = +1. makin reaktif unsur tersebut. Kekuatan oksidator F2. Botol pereaksi 3. Br2. Gas fluorin dapat mengoksidasi unsur-unsur halogen yang berada di bawahnya: → F2(g) + 2Cl–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + Cl2(g) → F2(g) + 2Br–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + Br2(g) → F2(g) + 2l–(aq) ⎯⎯ 2F–(aq) + l2(s) Sumber: Chemistry: The molecular Science. unsur halogen dapat mengoksidasi halogen lain yang terletak di bawahnya dalam tabel periodik. jari-jari atom meningkat sehingga gaya tarik inti terhadap penerimaan (afinitas) elektron makin lemah. Larutan Kl 5. Makin besar afinitas elektron. afinitas elektron unsur-unsur halogen makin kecil sehingga kereaktifannya: F Cl Br I. tetapi reaksi kebalikannya tidak terjadi. Catatan Note Halogen dapat mengoksidasi halogen lain yang berada di bawahnya dalam tabel periodik. Hal ini dapat dilihat dari potensial reduksi standar: → F2 + 2e– ⎯⎯ 2F– E° = +2. Oleh karena itu. Dari atas ke bawah. Demikian pula jika gas klorin ditambahkan ke dalam larutan yang mengandung ion Br– atau ion I–.7 Kristal Iodium apabila dipanaskan tidak mencair. Tabung reaksi 2.1 Daya Oksidasi dan Reduksi Unsur Halogen Tujuan Menunjukkan sifat oksidator halogen dan daya pereduksi halidanya.54 V Berdasarkan data potensial reduksi standar dapat disimpulkan bahwa F2 merupakan oksidator paling kuat. Alat 1. Halogen can be oxidized by another halogen which is under the first one in periodic table. dan I 2 dapat dilihat dari reaksi antarhalogen. Kloroform Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 67 . but the opposite reaction will not occur. Cl 2. Oleh karena unsur halogen mudah menerima elektron maka semua unsur halogen merupakan oksidator kuat.Kereaktifan halogen dapat dipelajari dari jari-jari atomnya. kereaktifan unsur-unsur halogen dari atas ke bawah berkurang. HCl pekat 3. Kata Kunci • • Molekul diatom Oksidator kuat Aktivitas Kimia 3. Kaporit 2.

Akan tetapi. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari pengamatan percobaan ini? Diskusikan dengan teman atau guru Anda. Gas F2 bereaksi dengan air membentuk HF. HF diharapkan mempunyai titik didih paling rendah dengan HCl. misalnya: → 2F2(g) + 2H2O( ) ⎯⎯ 4HF(aq) + O2(g) E° = 2. Tuliskan reaksi yang terjadi antara Kl dan Cl2. HBr. baik unsur logam maupun nonlogam. 4. Berdasarkan nilai GGL. Br 2. Zat apakah yang terdapat dalam kloroform? 4. nilai GGL dapat dihitung dari potensial reduksi standar. Masukkan aquades pada botol pereaksi. Agar I2 dapat larut dalam air. → KI(aq) + I2(s) ⎯⎯ KI3(aq) Halogen dapat bereaksi dengan hampir semua unsur. Lakukan sampai terbentuk larutan klorin jenuh. Mengapa F2 bereaksi. BrF. (D) SPMB 2002 Oleh karena potensial sel sangat tinggi maka reaksi fluorin dan air berlangsung sangat dahsyat. ClF3. dan I 2 dengan air menghasilkan nilai GGL berturut-turut 0... Menunjukkan oksidator klorin 1. A.28 volt. 68 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . kenyataannya HF mempunyai titik didih tertinggi karena mempunyai ikatan hidrogen. 3. kovalen ion Pembahasan HF seharusnya mempunyai titik didih yang rendah dibandingkan dengan HCl. 2. Berapa potensial sel dalam reaksi tersebut? 5. Pada reaksi halogen dan air. Tuliskan reaksi yang terjadi antara kaporit (CaOCl2) dan HCl.24 volt. Demikian pula dengan sesama halogen dapat membentuk senyawa antarhalogen.54 volt. Hal ini di sebabkan HF mempunyai ikatan . gas Cl2 dan Br2 dapat bereaksi. Nilai GGL dapat dipakai untuk meramalkan kespontanan reaksi. 2. kovalen D. Putar tabung Y sedemikian rupa sehingga HCl pekat mengalir ke dalam kaporit. Gas Cl2 dan Br2 larut baik dalam air. seperti ClF.Langkah Kerja Pembuatan larutan klorin 1. Jadi. sedangkan I2 tidak bereaksi. Siapkan tabung reaksi yang berisi campuran larutan Kl dan kloroform. 3. IBr. Larutan KI + kloroform Pertanyaan 1. Reaksi gas Cl2. Tambahkan kaporit pada kaki kiri dan HCl pekat pada kaki kanan. HBr. harus ditambah KI karena terbentuk senyawa kompleks I3–. dan HI. ClF5. sedangkan I2 sukar larut dalam air. van der Waals E. hidrogen C. ion B. dan IF7. dan HI karena mempunyai Mr terkecil sehingga ikatan Van der Walls paling rendah. Amati perubahan yang terjadi. sedangkan yang lain tidak bereaksi? Kelarutan halogen dalam air beragam. 0. Apakah yang dapat Anda amati dari percobaan pembuatan larutan klorin? 2. HClO(aq) + HCl(aq) Cl2(g) + H2O( ) HBrO(aq) + HBr(aq) Br2(aq) + H2O( ) Kegiatan Inkuiri Jelaskan kelarutan gas halogen menggunakan data potensial reduksi standar antara gas halogen dan air.05 V Mahir Menjawab Berdasarkan sifat periodik unsurunsur halogen.. dan –0. Siapkan Tabung "Y" seperti gambar berikut. Tambahkan larutan Cl 2 jenuh hasil reaksi ke dalam tabung reaksi. jawaban yang dimaksud adalah ikatan van der waals.

dan HBrO4 tidak stabil sehingga sukar dibuat. +5. Bilangan oksidasinya mulai dari +1. Jadi. dan +7.Pada senyawa antarhalogen.5 Halogen Klorin Bromin Iodin Senyawa Halogen yang Dapat Membentuk Asam Okso Hipohalida HClO HBrO HIO Halit HClO2 HBrO2(*) HIO2(*) Halat HClO3 HBrO3 HIO3 Perhalat HClO4 HBrO4(*) HIO4 Catatan Note (*) HBrO2. (a) I–(aq) + Br2( ) (b) Cl–(aq) + I2(s) Jawab (a) Br2 dapat mengoksidasi ion halogen yang berada di bawahnya pada tabel periodik. +3. dalam molekul ClF3. Tabel 3. and HBrO4 are unstable thus those are difficult to be produced. HIO2. HIO2. Logam uranium direaksikan dengan gas fluorin berlebih menghasilkan uranium heksafluorida. pada umumnya halogen memiliki bilangan oksidasi 1. Misalnya. I2 tidak dapat mengoksidasi Cl– .1 Reaksi Antarhalogen Tuliskan persamaan setara untuk reaksi berikut jika dapat bereaksi. yaitu larutan KF dalam HF cair. Dalam elektrolisis dihasilkan gas H2 di katode dan gas F2 di anode. 1990 Contoh 3. Br2 akan mengoksidasi I– : → 2I–(aq) + Br2( ) ⎯⎯ 2Br– (aq) + I2(s) – (b) Ion Cl adalah ion halogen berada di atas iodium dalam tabel periodik. Contohnya dapat dilihat pada Tabel 3. 2002 Gas F2 diproduksi secara komersial untuk bahan bakar nuklir uranium. Perhatikan Gambar 3. Halogen bereaksi dengan logam membentuk senyawa ionik. UF6 (padatan berwarna putih dan mudah menguap). Oleh karena itu. biloks Cl = +3 dan biloks F = –1. Semua unsur halogen dapat membentuk asam okso.8 Pembuatan gas F2 secara elektrolisis Larutan KF dalam HF cair Sumber: Chemistry. kecuali fluorin.5. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 69 . Dengan unsur bukan logam. (*) HBrO2. halogen membentuk senyawa kovalen. Baik dalam senyawa ionik maupun kovalen. tidak akan terjadi reaksi: → Cl–(aq) + I2(s) ⎯⎯ Kata Kunci • • • • • Senyawa ionik Senyawa antarhalogen Senyawa kovalen Asam okso Elektrolisis 3. Sumber: General Chemistry .8 Anode F2 HF H2 Katode Gambar 3. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Halogen Gas F2 merupakan oksidator kuat sehingga hanya dapat dibuat melalui elektrolisis garamnya. Dengan demikian. biloks positif dimiliki oleh halogen dengan keelektronegatifan lebih kecil.

(b) Pelat film ini dilapisi oleh AgBr. dan alkali bromida (untuk sedatif). NaNO3) melalui reduksi ion iodat oleh NaHSO3. gas Br2 yang dihasilkan diembunkan hingga terbentuk lapisan yang terpisah. Air laut dipanaskan kemudian dialirkan ke tanki yang berada di puncak menara. Tabel 3. CH3Br (sebagai pestisida). CCl 4 (untuk fluorokarbon). klorin digunakan untuk desinfektan. Setelah terjadi reaksi redoks. Gambar 3. a. AgI CCl4 CH3Br C2H4Br2 C2H4Cl C2H5Cl HCl NaClO NaClO3 KI Film fotografi Industri fluorokarbon Pestisida Penangkapan timbal dalam gasolin Industri polivinil klorida dan plastik Industri TEL Pengolahan logam dan makanan Pemutih pakaian dan industri hidrazin Pemutih kertas dan pulp Nutrisi manusia dan suplemen makanan hewan 70 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti vinil klorida. dan CH3Cl (untuk silikon dan TEL). dan tekstil. Uap air panas dan gas Cl2 dialirkan dari bawah menuju tanki. reaksinya: → Anode: Cl–( ) ⎯⎯ Cl2(g) → Katode: Na+( ) ⎯⎯ Na(s) Gas Cl2 digunakan sebagai bahan dasar industri plastik. yang sensitif terhadap cahaya. Beberapa kegunaan senyawa halogen dijabarkan pada Tabel 3. Dalam jumlah besar. Bromin cair berada di dasar tangki. (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Gas I2 diproduksi dari air laut melalui oksidasi ion iodida dengan oksidator gas Cl2. Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2. pulp kertas.9 (a) Gas Br2 dibuat dari air laut melalui oksidasi dengan gas Cl2. Bromin digunakan dalam industri untuk membuat senyawa metil bromida.6 Beberapa Kegunaan Senyawa Halogen Senyawa Kegunaan AgBr. CH 2=CHCl (untuk PVC). Selanjutnya bromin dimurnikan melalui distilasi.6. Iodin juga dapat diproduksi dari natrium iodat (suatu pengotor dalam garam (Chili.Gas Cl2 dibuat melalui elektrolisis lelehan NaCl. sedangkan air di atasnya. perak bromida (untuk film fotografi). Iodin digunakan untuk membuat senyawa AgI sebagai film fotografi dan KI sebagai nutrisi dan makanan ternak. c. pemutih. Secara komersial.. pembuatan gas Br2 sebagai berikut. b.

→ CaF2(s) + H2SO4( ) ⎯⎯ CaSO4(s) + 2HF(g) HCl. HBr. Titik didih asam halida meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik (HCl = –85°C. Reaksinya: b. Asam-asam halida di dalam air terionisasi sempurna. tetapi menggunakan katalis platina sebab reaksi tanpa katalis sangat lambat. dibuat dari garam CaF2 dan asam sulfat pekat. sebab dapat mengoksidasi Br– dan I – menjadi unsur-unsurnya. Umumnya. Reaksinya: Δ Kata Kunci • • • • Asam halida Kekuatan asam Senyawa biner Pickling c. dan atom hidrogen. Senyawa HCl dibuat melalui reaksi gas Cl2 dan H2 berlebih. dibuat dari natrium klorida dan asam sulfat pekat. Persamaan ionisasinya: H+(aq) + F–(aq) HF(aq) Asam-asam halida dapat disintesis langsung dari unsur-unsurnya. HCl. tidak dapat dibuat dengan H 2SO 4 . a. tetapi reaksinya tidak memiliki nilai komersial. HF. kecuali HF memiliki titik didih paling tinggi. 4. seperti berikut ini. Semuanya merupakan gas tak berwarna dengan bau sangat tajam. dan HI. → H2(g) + Cl2(g) ⎯⎯ 2HCl(g) c. → H2(g) + F2(g) ⎯⎯ 2HF(g) b. Dalam hal ini digunakan asam fosfat. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom halogen yang makin besar sehingga kemampuan menarik atom H makin lemah. HI = –35°C). akibatnya atom H mudah lepas. kecuali asam fluorida tergolong asam lemah dengan derajat ionisasi 2. asam okso-halida (HXOn). HBr dan HI dibuat dengan cara serupa. Hydrogen bond is the interaction between an high electronegativity atom and hydrogen atom. hasil yang terbentuk adalah natrium sulfat: Δ → NaCl(s) + NaHSO4( ) ⎯⎯ Na2SO4(s) + HCl(g) HBr dan HI. Gas F2 dan H2 bereaksi sangat dahsyat membentuk senyawa HF.9%. asam-asam halida disintesis melalui pemanasan garam halida dengan asam yang tidak mudah menguap. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 71 . dan garamnya (MX). sebab gas F2 sendiri dibuat dari penguraian HF. Kekuatan asam halida di dalam pelarut air meningkat dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Δ Pt H2(g) + Br2(g) ⎯⎯⎯ 2HBr(g) → Δ Pt H2(g) + I2(g) ⎯⎯⎯ 2HI(g) → Catatan Note Ikatan hidrogen adalah ikatan antara atom yang mempunyai sifat keelektronegatifan tinggi. Setiap unsur halogen dapat membentuk senyawa biner dengan hidrogen: HF. Sifat dan Pembuatan Senyawa Halogen Senyawa halogen yang penting adalah asam hidrogen halida (HX). a. Reaksinya: Δ → NaCl(s) + H2SO4( ) ⎯⎯ NaHSO4(s) + HCl(g) Pada suhu tinggi. Penyimpangan ini sebagai akibat adanya ikatan hidrogen antarmolekul HF yang sangat kuat dibandingkan asam-asam halida yang lain. yaitu 20°C. seperti berikut ini. HBr = –67°C.Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi pada pembuatan iodin dari natrium iodat dan natrium hidrogen sulfit.

Air 3. gas Cl2 yang dihasilkan pada anode dapat bereaksi dengan larutan NaOH yang dihasilkan di katode membentuk natrium hipoklorit. Masukkan ke dalam labu erlenmeyer dan tambahkan 5 tetes larutan kanji sebagai indikator. 2. Dalam elektrolisis larutan NaCl. Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas (Gambar 3. Cl–.1 M hingga terbentuk warna biru muda dari kompleks I2–kanji (titik akhir titrasi). 1 g pemutih komersial 2. Gelas ukur 5. 72 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan teflon (Gambar 3. Titrasi campuran tersebut dengan larutan KI 0.Δ → NaBr(s) + H3PO4( ) ⎯⎯ HBr(g) + NaH2PO4(s) Kegunaan utama HF adalah sebagai bahan baku pembuatan CCl3F.2 Penentuan Kadar NaClO dalam Produk Pemutih Tujuan Menentukan kadar NaClO dalam produk pemutih. kemudian bereaksi dengan gelas. Larutan KI 0. 3. HF bereaksi dengan silika (SiO2). dan nitrat. Kegunaan utama HF yang lain adalah sebagai cairan elektrolit dalam pengolahan mineral aluminium dan untuk mengetsa gelas. 4. Senyawa CCl3F digunakan sebagai pendingin dan bahan bakar aerosol. Reaksinya: → 6HF(aq) + SiO2(s) ⎯⎯ H2SiF6(aq) + 2H2O( ) Silika → CaSiO3(s) + 8HF(aq) ⎯⎯ H2SiF6(aq) + CaF2(aq) + 3H2O( ) Gelas Asam heksafluorosilikat Senyawa HCl adalah asam keempat yang penting bagi industri asam setelah asam sulfat. Timbangan Bahan 1.1 M Langkah Kerja 1. fosfat. Ion hipoklorit tidak stabil. dan terdisproporsionasi membentuk ion klorat.10). Hitung berapa kadar NaClO. Asam ini digunakan untuk membersihkan permukaan logam dari oksida (disebut pickling) dan untuk mengekstrak bijih logam tertentu. seperti tungsten. 2000 Larutan NaClO digunakan sebagai pemutih pada industri tekstil. freon. Reaksinya: → 3ClO–(aq) ⎯⎯ ClO3–(aq) + 2Cl–(aq) Gambar 3.10 Polimer jenis politetrafluoroetilen (teflon) juga merupakan senyawa karbon yang mengandung gugus fluorin. yang disintesis dari CCl4 dan HF dengan antimon pentafluorida sebagai katalis. Timbang 1 g pemutih komersial dan larutkan ke dalam 25 mL air.edu Gambar 3.11). Aktivitas Kimia 3. Reaksinya: SbF5 CCl4( ) + HF(g) ⎯⎯⎯ CCl3F(aq) + HCl(g) → Sumber: und. ClO3– dan ion klorida. Pipet tetes 4. Buret 3. Dalam etsa gelas. Larutan kanji 4. Labu erlenmenyer 2.11 Larutan HF dapat digunakan untuk mengetsa (melukis) gelas. Reaksinya: → Cl2(g) + 2NaOH(aq) ⎯⎯ NaClO(aq) + NaCl(aq) + H2O( ) Sumber: Chemistry. Alat 1.

mengapa? Jelaskan. Kemudian. Tuliskan persamaan reaksi antara PCl5 dan H2O. presentasikan di depan kelas. sumber utama logam natrium dan kalium adalah deposit mineral yang ditambang dari dalam tanah. Berapakah biloks Br dalam senyawa BrF dan IBr? Mengapa fluorin tidak dapat membentuk asam okso. Cs4Al4Si9O26. Tabel 3. Berapakah kadar NaClO? 4. 1. LiAl(Si2O6) NaCl KCl Lepidolit. Mengapa diperlukan indikator untuk mengetahui titik akhir titrasi? 2. sedangkan halogen yang lain dapat dibuat? Tuliskan persamaan reaksi pembentukan gas HBr dari reaksi NaBr(s) dan H3PO4. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan gas HI dari reaksi NaI(s) dan H3PO4. unsurunsur logam alkali tidak ditemukan sebagai logam bebas di alam.H2O). secara perlahan mineral tersebut tertimbun oleh debu dan tanah sehingga banyak ditemukan tidak jauh dari pantai. Bagaimanakah persamaan reaksi antara larutan KI dan larutan pemutih? 3.Pertanyaan 1. silvit (KCl). 4. garam-garam yang terlarut akan membentuk kristal. 3. Selain air laut. Tes Kompetensi Subbab 1. 7. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 73 . Buatlah hasil laporan per kelompok untuk percobaan ini. Kemudian. Oleh sebab itu. melainkan berada dalam bentuk senyawa. seperti halit (NaCl). Unsur-Unsur Golongan Alkali Unsur-unsur golongan IA disebut juga logam alkali.H2O • • Kata Kunci Deposit mineral Energi ionisasi kesatu Pembentukan mineral tersebut melalui proses yang lama. 6. Kereaktifan unsur alkali disebabkan kemudahan melepaskan elektron valensi pada kulit ns 1 membentuk senyawa dengan bilangan oksidasi +1. 2. Unsur-unsur alkali merupakan logam yang sangat reaktif. Mineral berasal dari air laut yang menguap dan garam-garam terlarut mengendap sebagai mineral. B 5. Air laut merupakan larutan garam-garam alkali dan alkali tanah dengan NaCl sebagai zat terlarut utamanya.7 Mineral Utama Logam Alkali Unsur Litium Natrium Kalium Rubidium Cesium Sumber Utama Spodumen. Mineral-mineral ini banyak ditemukan di berbagai belahan bumi. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Rb2(FOH)2Al2(SiO3)3 Pollusit. Kerapatan halogen dari atas ke bawah tabel periodik meningkat. Jika air laut diuapkan. dan karnalit (KCl. C.MgCl. Berapakah bilangan oksidasi Cl dalam PCl5? Gunakan model VSEPR untuk menjelaskan pasangan elektron dan struktur molekul BrF3. Kelimpahan Unsur Logam Alkali di Alam Sumber utama logam alkali adalah air laut.

natrium.8 Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari ion ( ) Sumber: General Chemistry . ketiga logam ini sangat reaktif terhadap air dan reaksinya bersifat eksplosif disertai nyala.7 1.Logam alkali lain diperoleh dari mineral aluminosilikat. Fransium bersifat radioaktif.53 1. Litium terdapat dalam bentuk spodumen.5 Rb 38. LiAl(SiO3)2. 1990 Semua unsur golongan IA berwarna putih keperakan berupa logam padat.0 0.8. Sifat-Sifat Unsur Logam Alkali Unsur-unsur alkali semuanya logam yang sangat reaktif dengan sifatsifat fisika ditunjukkan pada Tabel 3. Pada Tabel 3. Natrium merupakan logam lunak dan dapat dipotong dengan pisau. 2.88 0. (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Sifat-sifat fisika logam seperti lunak dengan titik leleh rendah menjadi petunjuk bahwa ikatan logam antaratom dalam alkali sangat lemah. logam tersebut terapung dalam air (Gambar 3.02 Sumber: General Chemistry .8 Sifat-Sifat Fisika Logam Alkali Li 181 1347 0.8 1.9 1.9 Potensial Reduksi Standar Logam Alkali Logam Alkali Li Na K Potensial reduksi (V) –3. dan kalium mempunyai massa jenis kurang dari 1. 1990 74 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Logam-logam alkali merupakan reduktor paling kuat.6 774 0.4 678 1.0 g cm–3. Penurunan titik leleh dari litium ke cesium disebabkan oleh jari-jari atom yang makin besar sehingga mengurangi kekuatan ikatan antaratom logam. Akan tetapi. Tabel 3. logam alkali tidak boleh disentuh langsung oleh tangan. Logam alkali sangat reaktif dalam air. Tabel 3.05 –2. CsAl(SiO3)2.9 Na 97. Ini akibat jari-jari atom logam alkali relatif besar dibandingkan unsur-unsur lain dalam satu periode. Kalium lebih lunak dari natrium.12 (a) Logam litium terapung di air karena massa jenisnya lebih kecil dari air.8 883 0. Akibatnya.67 Cs 28. (b) Logam natrium harus disimpan dalam minyak tanah. Rubidium terdapat dalam mineral lepidolit.97 0. Oleh karena tangan kita mengandung air.9 688 1.8 tampak bahwa logam litium.86 0.99 Cs –3.7 K 63.93 Rb –2.8 1.53 0. kecuali cesium berwujud cair pada suhu kamar.71 –2. Cesium diperoleh dari pollusit yang sangat jarang. seperti ditunjukkan oleh potensial reduksi standar yang negatif.H2O.12a). Gambar 3.

tetapi produk yang dominan adalah natrium peroksida (Na2O2). Amati warna masing-masing kawat yang dihasilkan. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 75 . Sumber: Chemistry: The Molecular Science . Pembakar bunsen 2. yang berarti logam tersebut cenderung membentuk kation. logam alkali bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. Oksida ini merupakan senyawa ion dari ion K+ dan ion O2–. Reaksinya melibatkan pergantian hidrogen dari air oleh logam membentuk suatu basa kuat disertai pelepasan gas hidrogen. Untuk membuktikan warna nyala logam alkali. Logam alkali bereaksi dengan halogen membentuk garam halida. Dalam udara terbuka. Litium membentuk Li2O. Semua logam alkali dapat bereaksi dengan air.Keelektronegatifan logam alkali pada umumnya rendah (cesium paling rendah).13 Penerangan di jalan raya biasanya menggunakan lampu natrium. 1997 Gambar 3.3 Uji Nyala Logam Alkali Tujuan Untuk membuktikan warna nyala logam alkali. Anda dapat melakukan penyelidikan pada Aktivitas Kimia 3. 3. Aktivitas Kimia 3. natrium membentuk Na2O. Jika kalium dibakar dengan oksigen. Celupkan setiap kawat nikromium ke dalam masing-masing larutan NaCl. Alat 1. Sifat ini juga didukung oleh energi ionisasi pertama yang rendah. Pada suhu tinggi. suatu senyawa berwarna kuning-jingga. akan tampak warna yang khas untuk setiap logam alkali. Di udara terbuka. Siapkan tiga kawat nikromium dan pembakar bunsen. Jika logam alkali atau senyawanya dibakar dalam nyala bunsen. produk dominan adalah kalium superoksida (K2O). sedangkan energi ionisasi kedua sangat tinggi sehingga hanya ion dengan biloks +1 yang dapat dibentuk oleh logam alkali. sedangkan logam lainnya tidak dapat bereaksi. 2. litium dapat bereaksi dengan gas nitrogen. dan KCl. Kalium bereaksi sangat dahsyat disertai ledakan dan nyala api berwarna ungu. Larutan jenuh NaCl 2. LiCl. → 2Na(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2NaOH(aq) + H2(g) Kata Kunci • • Massa jenis logam alkali Reduktor kuat Kereaktifan logam alkali terhadap air menjadi sangat kuat dari atas ke bawah dalam tabel periodik. Sepotong logam litium jika dimasukkan ke dalam air akan bergerak di sekitar permukaan air disertai pelepasan gas H2. Larutan KCl Li Na K Langkah Kerja 1. Kawat nikromium Bahan 1. Warna-warna tersebut menjadi petunjuk adanya logam alkali di dalam suatu sampel. seperti LiH dan NaH. Larutan LiCl 3.3. logam alkali bereaksi dengan hidrogen membentuk senyawa hidrida.

logam natrium sering digunakan pada pembuatan logam lain seperti titan dan sintesis beberapa senyawa organik. 2000 Gambar 3. Disamping itu. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Alkali Logam natrium dan litium dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garamnya. Kalium lebih mudah dibuat melalui reduksi kimia daripada melalui elektrolisis KCl. Cara ini merupakan metode pembuatan logam natrium di industri (lihat Gambar 3. uap natrium dipakai sebagai pengisi lampu penerang jalan raya atau kendaraan. 76 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .14). Penambahan CaCl2 ke dalam NaCl dapat menurunkan titik leleh NaCl hingga sekitar 580°C. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan LiCl? 3. NaCl Gambar 3.14 Perangkat elektrolisis lelehan NaCl pada pembuatan logam alkali Lelehan NaCl Cl2 Na ( ) Anode karbon 2Cl– ¾ ® Cl2(g) + 2e– + Katode besi 2Na++2e– ¾ ® 2Na( ) Sumber: Chemistry. Logam natrium kali pertama dibuat pada tahun 1807 oleh Humpry Davy melalui elektrolisis lelehan NaOH. Oleh karena elektrolisis di atas diperlukan suhu tinggi sekitar 800°C untuk melelehkan garam NaCl maka untuk menurunkan suhu titik lelehnya bahan baku dicampur CaCl2 membentuk campuran NaCl–CaCl2. 3. nyala lampu natrium dapat menembus kabut. Demikian juga litium diperoleh dari elektrolisis lelehan campuran LiCl–KCl.Data Pengamatan Logam Li Na K Logam Pertanyaan 1.15 Model paduan logam Li–Al Identifikasikan oleh Anda mana logam litium dan yang mana logam aluminium. Secara komersial. persamaan reaksinya: → Na( ) + KCl( ) ⎯⎯ NaCl( ) + K(g) Uap kalium meninggalkan reaktor yang selanjutnya dikondensasi. Oleh karena nyalanya yang terang. lelehan KCl direaksikan dengan logam natrium pada 870°C. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan NaCl? 2. Warna apakah yang tampak pada kawat nikromium yang dicelupkan larutan KCl? Jika muatan listrik dilewatkan ke dalam uap natrium akan terpancar sinar kuning yang terang. Oleh karena natrium merupakan zat pereduksi kuat. Sejumlah besar natrium digunakan dalam pembuatan senyawa Na2O2 dan NaNH2. 2000 Sumber: Chemistry.

bagaimana KNO3 (kalium nitrat) dapat dibuat dari KCl (kalium klorida) dan asam nitrat dalam dua tahap. Sejumlah kecil kalium diproduksi untuk membuat K 2 O yang digunakan dalam masker gas dengan sistem tertutup (lihat Gambar 3. Kelebihan dari masker ini adalah uap hasil pernapasan (CO2 + H2O) bereaksi dengan superoksida menghasilkan gas oksigen. Tabel 3. Garam ini digunakan untuk membuat LiOH. berguna sebagai paduan Li–Al.on. dan meninggalkan larutan LiOH. dan penyedap makanan Pabrik sabun (mengendapkan sabun dari campuran reaksi) Industri pulp dan kertas Ekstraksi oksida aluminium Pabrik rayon viskosa Pemurnian minyak bumi Pabrik sabun Pabrik gelas Digunakan dalam detergen dan softener Pemutih tekstil Pembuatan celupan indigo untuk blue jeans denim Pupuk Pabrik sabun lunak Pabrik gelas Pupuk dan bahan peledak Sumber: General Chemistry . Contoh 3. Paduan logam ini sangat ringan sehingga banyak digunakan untuk membuat kerangka pesawat terbang dan material lainnya.10 Kegunaan Senyawa Alkali Sifat Li2CO3 LiOH LiH NaCl Kegunaan Produksi aluminium Pembuatan LiOH Pabrik sabun litium untuk pelumas Pereduksi pada sintetis organik Pembuatan antihistamin dan obat-obatan Sumber Na dan NaCl Bumbu.10. → KOH(s) + CO2(g) ⎯⎯ KHCO3(s) Sumber: Ihsc. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 77 . Kalsium hidroksida bereaksi dengan litium karbonat mengendapkan kalsium karbonat. Beberapa kegunaan senyawa alkali dijabarkan dalam Tabel 3.ca 4. 1990 Gambar 3. terutama dalam industri dan rumah tangga.16 Masker K2O dengan sistem tertutup NaOH Na2CO3 Na2O2 NaNH2 KCl KOH K2CO3 KNO3 Litium karbonat adalah garam yang kurang larut. Hal ini dimungkinkan karena litium memiliki massa jenis rendah dan potensial reduksi standarnya sangat negatif.2 Pembuatan Unsur Alkali Tunjukkan dengan persamaan kimia. → 4K2O(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ 4KOH(s) + 3O2(g) Kalium hidroksida yang dihasilkan dalam reaksi ini mengikat karbon dioksida dari hasil pernapasan.16).Logam penting lainnya adalah litium. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Alkali Senyawa alkali banyak dimanfaatkan. diperoleh dari pengolahan bijih litium. Kegunaan dari logam litium adalah sebagai anode pada baterai.

3. dan NaHCO3 terurai menjadi natrium karbonat. K2O(s) dan H2O( ) Tuliskan persamaan kimia yang menyatakan reaksi logam alkali dengan gas hidrogen membentuk alkali hidrida. dan CO2. Lebih dari 90% KCl digunakan dalam pupuk.10H2O dipakai sebagai pelunak air sadah yang ditambahkan ke dalam pembuatan sabun. a. Natrium karbonat dibuat melalui proses solvay. Senyawa Na2CO3. Secara berkala. 78 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . KCl digunakan untuk membuat kalium dan senyawa kalium yang lain. Litium bereaksi dengan asetilen dalam amonia cair menghasilkan litium asetilida (LiC ≡ CH) dan gas hidrogen. dicuci. dan penyulingan minyak bumi. Dalam proses solvay: NH3 dilarutkan ke dalam larutan jenuh NaCl. 7. 6. Li3N(s) dan H2O( ) b. 4. Natrium klorida merupakan sumber logam natrium dan bahan baku senyawa natrium lainnya.Jawab Kalium hidroksida dibuat secara komersial dari kalium klorida dengan cara elektrolisis larutannya. Tuliskan persamaan reaksi dari oksidasi litium dan natrium . Kalium hidroksida diperoleh dari elektrolisis larutan KCl. kemudian dipanaskan sekitar 175°C. Reaksi total: → NH3(g) + NaCl(aq) + CO2(g) ⎯⎯ NaHCO3(s) + NH4Cl(aq) Endapan NaHCO3 disaring. memisahkan aluminium oksida. C 5. Δ 2NaHCO3(s) ⎯⎯ Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O( ) → Kalium klorida merupakan senyawa kalium penting. kemudian gas CO2 dihembuskan ke dalam larutan hingga terbentuk endapan NaHCO3 (baking soda). Apakah jenis reaksinya? Ramalkan hasil dari reaksi berikut. Mengapa unsur logam alkali tidak terdapat bebas di alam? Jelaskan. Sejumlah besar NaOH digunakan untuk membuat kertas. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Senyawa Na2CO3 (soda ash) dipakai pada pembuatan gelas. Tuliskan persamaan reaksi dalam proses elektrolisis lelehan NaCl untuk memperoleh logamnya. 2. NH3. Tes Kompetensi Subbab 1. Tuliskan persamaan kimia setara untuk reaksi ini. Senyawa NaOH diproduksi melalui elektrolisis larutan natrium klorida. yaitu metode pembuatan Na2CO3 dari NaCl. Reaksi total sel elektrolisis adalah → 2NaCl(aq) + 2H2O( ) ⎯⎯ 2NaOH(aq) + H2(g)+ Cl2(g) Kata Kunci • • Elektrolisis Proses solvay Natrium hidroksida merupakan basa kuat dan memiliki banyak aplikasi penting dalam proses kimia. Mengapa titik leleh unsur logam alkali berkurang dari atas ke bawah dalam tabel periodik? Jelaskan. → 2 KCl(aq) + 2 H2O( ) ⎯⎯ 2KOH (aq) + H2(g) + Cl2(g) Jika larutan kalium hidroksida dari hasil elektrolisis dinetralkan dengan asam nitrat: → KOH(aq) + HNO3(aq) ⎯⎯ KNO3(aq) + H2O( ) → Ca(OH)2(aq) + Li2CO3(aq) ⎯⎯ CaCO3(s) + 2LiOH(aq) LiOH digunakan pada pabrik sabun litium untuk pelumas. sebab ion kalium berfungsi sebagai nutrien bagi tanaman.

98 Jari-jari ion ( ) –1.6 3.640 Titik didih (°C) 1. ® 79 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama ® Fenolftalein .89 1. mutiara dari jenis aquamarin (biru terang).17 Unsur–unsur logam alkali tanah 1.70 –2. 1997 Gambar 3. Magnesium dan kalsium terdapat dalam batuan silikat dan aluminosilikat sebagai kationiknya.54 2. sebagai unsur radioaktif. 1990 H2 Mg H 2O Sumber: Sougou Kagashi Kekerasan logam alkali tanah berkurang dari atas ke bawah akibat kekuatan ikatan antaratom menurun. Berilium Kalsium Stronsium Barium Magnesium Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.MgCO3. Sifat-Sifat Unsur Logam Alkali Tanah Kalsium.484 1. SrCO3. Be3Al2(SiO3)6(lihat Gambar 3.18 Mineral beril.18).11 Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Sifat Sifat Be Mg Ca Sr Ba 1.19 Magnesium dengan air dapat bereaksi dalam keadaan panas. Sumber: Introductory Chemistry. Logam alkali tanah umumnya reaktif. Stronsium terdapat dalam celestit. Barium ditemukan dalam barit. tetapi kurang reaktif jika dibandingkan dengan logam alkali.74 1.9 Keelektronegatifan 0. tetapi lebih keras jika dibandingkan dengan logam alkali.51 Massa jenis (g cm–3) 1. Radium terdapat dalam jumlah kecil pada bijih uranium.090 1.85 1. dan iterit.89 –2.36 1. Unsur-Unsur Golongan Alkali Tanah Unsur-unsur golongan IIA disebut juga alkali tanah sebab unsurunsur tersebut bersifat basa dan banyak ditemukan dalam mineral tanah. serta cukup kuat untuk menggores kaca.384 1. BaSO 4.970 1.D. Mineral utama berilium adalah beril. Gambar 3. Be3Al2(SiO3)6 2.2 1. Sifat-sifat golongan alkali tanah ditunjukkan pada Tabel 3. Kulit kerang dan hewan laut lainnya yang mati berakumulasi membentuk deposit batu kapur.5 1. dan stronsianat.0 0. SrSO4. Hal ini disebabkan jarak antaratom pada logam alkali tanah bertambah panjang. Magnesium dalam air laut bereaksi dengan sedimen kalsium karbonat menjadi dolomit.38 –2.0 1. dan radium membentuk senyawa ion bermuatan +2. stronsium.11. Kelimpahan Unsur Logam Alkali Tanah Di alam unsur-unsur alkali tanah terdapat dalam bentuk senyawa.76 –2.278 649 839 769 725 Titik leleh (°C) 2. barium. Berilium merupakan logam berwarna abu dan kekerasannya mirip dengan besi. CaCO3.92 1. Magnesium kadang-kadang bersifat kovalen dan berilium lebih dominan kovalen. Oleh karena kation-kation dalam silikat itu larut dalam air dan terbawa oleh air hujan ke laut maka ion-ion Ca2+ dan Mg2+ banyak ditemukan di laut.90 Potensial reduksi standar (V) Sumber: General Chemistry . Logam alkali tanah yang lain umumnya berwarna perak dan lebih lunak dari berilium. dan emerald (hijau tua). BaCO 3. Tabel 3.74 1. terutama pada kulit kerang sebagai CaCO3.

dan magnesium putih terang. Stronsium berwarna krimson. Adapun magnesium dapat bereaksi dengan hidrogen pada tekanan tinggi dengan bantuan katalis MgI2.20 Magnesium jika dibakar akan mengeluarkan cahaya sangat terang. dengan nitrogen dapat membentuk nitrida pada suhu tinggi. Hal ini disebabkan oleh jari-jari atom yang bertambah panjang. Barium peroksida terbentuk pada suhu rendah dan terurai menjadi oksida pada 700°C. barium hijau-kuning. Kereaktifan logam alkali meningkat dari atas ke bawah dalam sistem periodik. misalnya magnesium nitrida: → Mg(s) + N2(g) ⎯⎯ Mg3N2(s) Pembakaran unsur-unsur alkali tanah atau garamnya dalam nyala bunsen dapat memancarkan spektrum warna khas. Energi ionisasi kedua dari unsur-unsur golongan IIA relatif rendah sehingga mudah membentuk kation +2. sering dipakai sebagai bahan untuk membuat kembang api. Magnesium diproduksi melalui elektrolisis lelehan MgCl2. berilium tidak bereaksi dengan air. 2002 Gambar 3. Reaksinya: → Ca(s) + 2H2O( ) ⎯⎯ Ca(OH)2(aq) + H2(g) Logam alkali tanah bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. Rumah tiram yang banyak terdapat di laut mengandung kalsium karbonat sebagai sumber kalsium. Akibatnya. dan barium bereaksi dengan hidrogen membentuk logam hidrida. stronsium. Pembuatan logam magnesium dari air laut telah dikembangkan oleh berbagai industri kimia seperti ditunjukkan pada Gambar 3.Sumber: Chemistry.23. Kalsium. Titik leleh dan titik didih logam alkali menurun dari atas ke bawah dalam sistem periodik. → Ca(s) + H2(g) ⎯⎯ CaH2(s) Δ MgI2 Mg(s) + H2(g) ⎯⎯⎯⎯ MgH2(s) → Semua unsur alkali tanah bereaksi langsung dengan halogen membentuk halida. Pada suhu kamar. unsurunsur cukup reaktif. Ca Sr Ba Gambar 3. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. tetapi lebih cepat dengan uap air. Adapun kalsium dan logam alkali tanah yang di bawahnya bereaksi dengan air pada suhu kamar. 80 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Air laut mengandung sumber ion Mg2+ yang tidak pernah habis.22 Oleh karena garam-garam alkali tanah menghasilkan nyala beraneka warna. magnesium bereaksi agak lambat dengan air. Barium dapat membentuk peroksida. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Alkali Tanah Logam-logam alkali tanah diproduksi melalui proses elektrolisis lelehan garam halida (biasanya klorida) atau melalui reduksi halida atau oksida.21 Nyala logam alkali tanah Sumber: Sougou Kagashi 3.

Kemudian. → Mg(OH)2(s) + 2HCl(aq) ⎯⎯ MgCl2(aq) + 2H2O( ) Setelah kering. garam MgCl2 dilelehkan dan dielektrolisis: Elektrolisis 1.700° MgCl2( ) ⎯⎯⎯⎯⎯⎯→ Mg( ) + Cl2(g) Gambar 3.23 Pembuatan logam magnesium dari air laut Bubur Mg(OH)2 Cl2 dibakar menjadi HCl Saringan Sel Elektrolisis Mg(OH)2 Padat MgCl2 (s) Tank Penetral MgCl2 (s) Pengering Jika rumah tiram dipanaskan. CaCO3 terurai membentuk oksida: Δ CaCO3(s) ⎯⎯ CaO(s) + CO2(g) → Penambahan CaO ke dalam air laut dapat mengendapkan magnesium menjadi hidroksidanya: → Mg2+(aq) + CaO(s) + H2O( ) ⎯⎯ Mg(OH)2(s) + Ca2+(aq) Selanjutnya. bertujuan untuk meningkatkan kekerasan dan daya tahan terhadap korosi.Air Laut Kulit Kerang (CaCO3) Dipanaskan Tank Pecampur CaO Gambar 3. direduksi dengan ferosilikon (paduan besi dan silikon). Mg(OH) 2 disaring dan diolah dengan asam klorida menjadi magnesium klorida. seperti berilium dan uranium. Lampu blitz pada kamera analog menggunakan kawat magnesium berisi gas oksigen menghasilkan kilat cahaya putih ketika logam tersebut terbakar. Kulit kerang/tiram merupakan sumber kalsium.24 Sumber: Sougou Kagashi Magnesium dapat juga diperoleh dari penguraian magnesit dan dolomit membentuk MgO. Kata Kunci • • • Kekerasan logam alkali tanah Energi ionisasi kedua Reduktor Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 81 . Logam magnesium banyak digunakan sebagai paduan dengan aluminium. Sejumlah kecil magnesium digunakan sebagai reduktor untuk membuat logam lain. Oleh karena massa jenis paduan Mg–Al ringan maka paduan tersebut sering digunakan untuk membuat kerangka pesawat terbang atau beberapa bagian kendaraan.

obat-obatan (analgesik). Kapur tohor digunakan pada pembuatan baja. 4. Reaksinya tergolong asam-basa Lewis: 82 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .Catatan Note Kalsium oksida (oksida basa) bereaksi dengan aluminium oksida (oksida amfoter) menghasilkan trikalsium aluminat. dan penggiling lumpur Sumber: General Chemistry . Kalsium yang dihasilkan dalam bentuk uap sehingga dapat dipisahkan. Jika sejumlah kecil tembaga ditambahkan ke dalam berilium. 3CaO + Al2O3 ⎯⎯ Ca3Al2O6 → Therefore. Kalsium juga digunakan sebagai zat pereduksi dalam pembuatan beberapa logam yang kurang umum. 3CaO + Al2O3 ⎯⎯ Ca3Al2O6 → Oleh sebab itu. dan pengolahan air Mortar Lapisan kertas. Selain itu. reaksi keseluruhan CaO dan Al dapat ditulis: 6CaO + 2Al ⎯⎯ 3Ca + Ca3Al2O6 → Calcium oxide (alkaline oxide) reacts with aluminium oxide (amphoter oxide) produce tricalcium aluminat.7H2O CaO CaCO3 CaSO4 Ca(HPO4)2 BaSO4 Kegunaan Bata tahan api (tungku). sehingga accu dapat diperbarui.200° → 3CaO(s) + 2Al( ) ⎯⎯⎯⎯ 3Ca(g) + Al2O3(s) Jika logam kalsium dipadukan dengan timbel akan menghasilkan paduan yang cukup keras. dan pabrik pencelupan Pabrik baja. Tabel 3. yang secara komersial dikenal sebagai kapur tohor. minyak. Elektrode ini tahan terhadap elektrolisis air selama proses isi-ulang. Penambahan zat tersebut ke dalam lelehan besi yang mengandung silikat akan bereaksi dengan silikat membentuk ampas yang mengapung pada permukaan lelehan besi. dinding. digunakan sebagai elektrode pada accu. 1.12 Manfaat Senyawa Logam Alkali Tanah Senyawa MgO Mg(OH)2 MgSO4. semen. 1990 Mineral kalsium karbonat dan kulit kerang adalah sumber komersial sangat murah dan melimpah di alam. dan antasid Plester. dan makanan hewan Sumber magnesium untuk logam dan senyawa. pengisi.000° → ThO2(s) + 2Ca( ) ⎯⎯⎯⎯ Th(s) + 2CaO(s) Berilium diperoleh dari elektrolisis berilium klorida. 950 ° C BeF2( ) + Mg( ) ⎯⎯⎯ MgF2( ) + Be(s) → Berilium merupakan logam mahal. Ini disebabkan manfaatnya tinggi. akan menghasilkan paduan yang kerasnya sama dengan baja. barium dihasilkan melalui reduksi oksidanya oleh aluminium. juga dapat dibuat melalui reduksi CaO oleh aluminium dalam udara vakum. 1. karbonat terurai melepaskan karbon dioksida dan menghasilkan kalsium oksida. the whole reaction of CaO and Al can be written: 6CaO + 2Al ⎯⎯ 3Ca + Ca3Al2O6 → → 2Mg(s) + O2(g) ⎯⎯ 2MgO(s) + Cahaya Kalsium dibuat melalui elektrolisis lelehan CaCl2. Walaupun stronsium sangat sedikit digunakan secara komersial. Jika dipanaskan hingga 900°C. berilium juga dapat dibuat melalui reduksi garam fluoridanya oleh logam magnesium. BeCl2. dan pupuk Pigmen cat. seperti thorium. susu magnesia Pupuk. Adapun. stronsium dapat diproduksi melalui proses yang serupa. Natrium klorida ditambahkan untuk meningkatkan daya hantar listrik lelehan BeCl2.12. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Alkali Tanah Senyawa logam alkali tanah dengan beberapa aplikasinya dalam industri dan rumah tangga dipaparkan dalam Tabel 3.

CaCO3 dalam suatu cuplikan ditentukan dengan cara pelarutan sampel ke dalam asam kuat. 1997 Tes Kompetensi Subbab 1. Persentase kapur. sedangkan BaSO4 tidak larut. Makanan dari laut. semua ion kalsium diendapkan sebagai kalsium karbonat.25). Senyawa barium yang larut dalam air tidak dapat digunakan sebab bersifat racun. 2. Sejumlah kecil dari banyak unsur sangat penting bagi proses kimia yang terjadi di dalam tubuh kita. Ca(OH)2 digunakan sebagai bahan pengisi pada pembuatan kertas. dan untuk membuat gigi buatan bersama-sama senyawa fluorin. merupakan sumber ion Mg2+ dalam nutrien.13 Daftar Kelarutan Senyawa Alkali Tanah di Dalam Air Be Mg Ca Sr Ba Hidroksida Tidak larut Tidak larut Sedikit larut Larut Larut Karbonat – Sedikit larut Tidak larut Tidak larut Tidak larut Sulfat Larut Larut Sedikit Tidak Tidak Sumber: General Chemistry . Jika air sadah yang mengandung Ca(HCO 3) 2 diolah dengan Ca(OH)2. diketahui bahwa MgSO4 larut dalam air. dan seng yang baik. natrium.3 Mengidentifikasi Senyawa Logam Alkali Tanah Melalui uji kimia. D 3. merupakan sumber makanan yang kaya dengan kalsium dan iodium. bagaimanakah membedakan antara MgCl2 dan BaCl2? Jawab Berdasarkan kelarutannya dalam air. seperti rumput laut dan ikan. Tabel 3. racunnya dapat diabaikan. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Untuk menghindari kekurangan unsur-unsur ini. Kuning telur merupakan sumber sulfur. 1990 Gambar 3. seperti nasi dan roti sering ditambah dengan makananmakanan lain (makanan tambahan). Senyawa ini digunakan pada penggilingan minyak dalam bentuk bubur. Berdasarkan pada sifat-sifatnya. Senyawa CaO dan Ca(OH) 2 digunakan untuk melunakkan air sadah. menghasilkan endapan Ca2+ sebagai CaC2O4. Tuliskan persamaan kimia untuk proses tersebut. → Ca2+(aq) + 2HCO3(aq) + Ca(OH)2(aq) ⎯⎯ 2CaCO3(s)+ 2H2O( ) Sumber: Sougou Kagashi Senyawa MgCO3 jika dipanaskan di atas 1. akan diperoleh serbuk oksida yang larut dalam asam dan digunakan sebagai aditif makanan hewan.→ CaO(s) + SiO2(s) ⎯⎯ CaSiO3( ) oksida basa oksida asam ampas kalsium silikat Kalsium hidroksida. BaSO4 juga tidak dapat di tembus sinar-X sehingga senyawa ini digunakan untuk diagnosa sinar-X (Gambar 3. Senyawa penting dari barium adalah BaSO4. Sekilas Kimia Unsur Kelumit Manusia membutuhkan diet (pola makanan) yang seimbang agar tetap sehat. akan menjadi MgO yang bersifat agak inert. dan MgCl2 tetap di dalam larutannya. Contoh 3. MgO digunakan untuk membuat bata tahan api (tungku pirolisis). manakah di antara unsur logam alkali tanah yang dapat dihidrolisis? Terangkan bagaimana melunakkan air sadah yang mengandung ion kalsium agar dapat digunakan dalam ketel uap? Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 83 . dan titrasi C2O42– menggunakan KMnO4 dalam suasana asam. jika Na2SO4 ditambahkan ke dalam larutan BaCl2 dan MgCl2 maka BaCl2 akan mengendap sebagai BaSO4.25 Fotografi sinar-X pada usus manusia menggunakan senyawa BaSO4. Oleh sebab itu. makanan utama. tetapi suspensi BaSO4 yang terdapat sebagai ion barium. → Na2SO4(aq) + BaCl2(aq) ⎯⎯ 2NaCl(aq) + BaSO4(s) Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. berfungsi sebagai perekat gurdi penggilingan. Kalsium dapat memelihara kesehatan tulang dan gigi. Jika MgO dibuat pada suhu lebih sekitar 700°C. Kacangkacangan dan biji-bijian juga kaya dengan kalsium.400°C.

Bauksit termasuk dari 10% komoditi eksport yang berkaitan dengan pertambangan. Al2O3.26.5 0. batuan ini membentuk lempung yang mengandung aluminium. safir berwarna biru dan ruby berwarna merah tua. Kelimpahan Aluminium di Alam Aluminium merupakan unsur dengan kelimpahan pada urutan ketiga dalam kerak bumi (setelah oksigen dan silikon). 2000 2. 1. Setelah melalui proses alam yang panjang dan lama. aluminium tidak bereaksi karena ada lapisan oksida yang tahan terhadap asam nitrat.68 1.160. Aluminium pada umumnya membentuk senyawa kovalen. Gambar 3. Sumber:Encarta:Reference Library. orundum adalah mineral keras yang mengandung aluminium oksida. → 2Al(s) + 6HCl(aq) ⎯⎯ 2AlCl3(aq) + 3H2(g) Dengan asam nitrat. Oksida aluminium murni tidak berwarna. Aluminium terutama terdapat dalam mineral aluminosilikat yang ditemukan berasal dari batuan kulit bumi. 2000 Aluminium merupakan logam yang sulit diekstrasi dari bijihnya.66 Sumber: General Chemistry . Total produksi bauksit Indonesia sebanyak 1.70 1. Al2O3. tetapi akibat adanya pengotor dapat menghasilkan berbagai warna. (b) Safir berwarna merah tua. Contohnya seperti pada Gambar 3. 2005 Tabel 3. aluminium mudah teroksidasi menjadi aluminium oksida. lempung tersebut menghasilkan deposit bauksit. 1990 84 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .14 Sifat Fisika dan Kimia Aluminium Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (gcm–3) Keelektronegatifan Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) Potensial reduksi (V) Aluminium 660 2467 2.E.26 (a) Ruby berwarna biru. Sumber: Jendela Iptek: Kimia. Senyawa ion aluminium sangat terbatas. Kimia Bauksit sebagai Sumber Aluminium Sekilas (a) (b) Sumber: Chemistry. Sifat-Sifat Unsur Aluminium Berdasarkan potensial reduksi standar (E° = – 1. Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. misalnya AlF3. Aluminium dan Senyawanya Aluminium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik dengan elektron valensi ns2 np1.66). dan bilangan oksidasi +3.000 ton per tahun. suatu bijih aluminium yang mengandung AlO(OH) dan Al(OH)3 dalam berbagai komposisi. Akibat perubahan alam. Oksida ini membentuk lapisan tipis pada permukaan aluminium dan bersifat inert terhadap oksidasi sehingga lapisan oksida ini mampu mencegah terjadinya oksidasi berkelanjutan (pasivasi).25 1. Aluminum dapat bereaksi secara langsung dengan halogen membentuk aluminium halida disertasi pelepasan gas hidrogen. Di Indonesia.

HCl 1M 3. Na 3AlF 6. Bagaimanakah bentuk endapan hasil reaksi AlCl3 dan NaOH? 3. Kemudian. AlCl3 0. aluminium hidroksida adalah suatu amfoter. Reaksi apakah yang terjadi antara HCl dan endapan. yang dikeluarkan secara berkala. Alat 1. 4. → Al(OH)3(s) + 3H+(aq) ⎯⎯ Al3+(aq) + 3H2O( ) → Al(OH)3(s) + OH –(aq) ⎯⎯ Al(OH)4(aq) Dengan demikian. Kertas saring Kata Kunci Langkah Kerja 1.27 Al 2O 3 terlarut dalam lelehan kriolit Lelehan aluminium Tungku karbon–besi Sumber: Chemistry. presentasikan di depan kelas. 2. suatu metode komersial pembuatan aluminium melalui elektrolisis aluminium oksida yang dilarutkan dalam lelehan kriolit. Tambahkan NaOH 0.1 M ke dalam gelas kimia.5 M dan 1 M 3. 5. • • • Amfoter Pasivasi Proses Hall-Heroult 3. Anode grafit Gambar 3. Gelas ukur 4. Aktivitas Kimia 3. Sel elektrolisis ditunjukkan pada Gambar 3. kocok. 6. Amati kedua tabung tersebut. Masukkan ke dalam dua tabung reaksi masingmasing 1 g. Gelas kimia 2. NaOH 0.Aluminium hidroksida larut dalam asam membentuk ion Al3+.5 M sampai terbentuk endapan. 2. 2000 Sel Hall-Heroult untuk produksi aluminium Aluminium oksida dielektrolisis dalam kriolit cair (elektrolit). Al(OH)4– . 3. Masukkan 25 mL AlCl3 0. Tabung reaksi Bahan 1. Lelehan Al terbentuk pada katode dan berkumpul di bawah sel. Kemudian. Tuliskan semua persamaan reaksi yang terjadi. NaOH dan endapan? 4. Tambahkan 3 mL larutan NaOH 1 M ke dalam tabung 2.1M 2. Saring endapan yang terbentuk. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 85 .5 Identifikasi Sifat Amfoter Aluminium Tujuan Membuktikan sifat amfoter dari aluminium. Pertanyaan 1. dan dalam basa berlebih membentuk ion aluminat. Campuran kriolit dielektrolisis pada suhu sekitar 950°C. Tambahkan 3 mL larutan HCl 1 M ke dalam tabung 1. Apakah yang dapat Anda simpulkan dari percobaan ini? Diskusikan dengan teman kelompok Anda.27. Pembuatan dan Kegunaan Unsur/Senyawa Aluminium Aluminium dibuat melalui proses Hall H roult.

akan terbentuk corundum yang digunakan sebagai ampelas atau gerinda. reaksi berlangsung terus menghasilkan pijar tinggi bertabur bunga api. zat seperti lempung dari aluminium sulfat ditambahkan ke dalam fiber selulosa untuk menghasilkan material berpori menjadi halus. Logam aluminium murni bersifat lunak dan mudah terkorosi. Aluminium sulfat oktadekahidrat. Aluminium sulfat digunakan dalam jumlah besar untuk perekat kertas. Senyawa ini dibuat melalui pemanasan aluminium hidroksida yang diperoleh dari bauksit dan dilakukan pada 550°C. Mg. dan digunakan terutama pada arloji dan sebagai asesoris permata. Jika alumina diuapkan dengan logam pengotor tertentu. Al(H2O)63+ dan ion ini mudah terhidrolisis: [Al(H2O)5OH]2+(aq)+ H 3O+(aq) [Al(H2O) 6]3+(aq)+H2O( ) Sumber: Chemistry. Δ 2Al(OH)3(s) ⎯⎯ Al2O3(s) + 3H2O( ) → Alumina digunakan sebagai katalis. Anode karbon dibuat dari karbonasi minyak bumi yang harus diganti secara kontinu sebab sering terkontaminasi oleh pengotor. 86 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Penambahan sejumlah kecil logam lain. Dalam air. seperti Cu. Beberapa aluminium digunakan untuk mengekstraksi logam lain. Jika alumina diuapkan pada suhu tinggi (2.28 Kaleng minuman umumnya dibuat dari aluminium. 1997 Gambar 3. yang disebut termit (lihat Gambar 3.18H 2O merupakan garam aluminium yang dapat larut dalam air. Reaksi Cr2O3 dengan aluminium bersifat eksotermis. ion aluminium membentuk kompleks hidrat. Pada proses ini. → Katode: 4Al3+(aq) + 12e– ⎯⎯ 4Al( ) → Anode: 12O2–(aq) + 3C(s) ⎯⎯ 3CO2(g) + 12e– → Reaksi sel: 2[2Al3++3O2–] + 3C(s) ⎯⎯ 4Al( )+3CO2(g) Al2O3 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.5% kromium oksida. endapan seperti gelatin dari aluminium hidroksida terbentuk. Sekali campuran ini dibakar. aluminium akan menjadi keras dan tahan terhadap korosi.29). Jika basa ditambahkan kepada larutan garam aluminium ini.29 Pembakaran termit 2Al + Fe2O3 → 2Fe + Al2O3 Sumber: Introductory Chemistry. Senyawa aluminium yang penting adalah alumina atau aluminium oksida. Ruby sintesis mengandung 2. Al 2(SO 4)3. Logam kromium diperoleh melalui reduksi oksidanya oleh serbuk aluminium. → Cr2O3(s) + 2Al( ) ⎯⎯ Al2O3( ) + 2Cr( ) DH°= –536 kJ Reaksi serupa diterapkan pada las listrik untuk menyambung besi. yaitu campuran dari serbuk aluminium dan besi(III) oksida. Cr2O3 dalam alumina.30 Aluminium foil untuk memasak makanan dalam oven/microwave. Aluminium sulfat juga digunakan untuk mengolah air limbah dari pulp kertas dan untuk menjernihkan air limbah. Aluminium dibuat dalam jumlah besar untuk paduan logam.045°C). Alumina membentuk senyawa berpori atau berupa serbuk padat berwarna putih. dibuat melalui pelarutan bauksit dalam asam sulfat. akan diperoleh permata safir atau ruby. atau Mn. juga digunakan untuk memproduksi logam aluminium. tetapi reaksi bersihnya dapat dituliskan seperti berikut.Walaupun reaksi pada elektrolisis sangat rumit. 2000 Gambar 3.

Aluminium hidroksida sering diendapkan ke dalam fiber untuk menyerap celupan tertentu. atau AlCl3(aq). Aluminium klorida tak berhidrat diperoleh melalui reaksi serbuk aluminium dengan gas klorin. Jika NaOH ditambahkan ke dalam larutan MgCl2. Na[Al(OH)4]. Penambahan NaOH secara berlebih akan melarutkan kembali endapan yang terbentuk menghasilkan aluminat yang larut.31 Tawas. 2. AlCl3 tidak dapat dibuat melalui pemanasan hidrat sebab akan terurai menghasilkan HCl. Aluminium klorida menyublim pada titik lelehnya (180°C) dan molekul Al2Cl6 terdapat dalam uapnya. Jelaskan secara ringkas proses Hall untuk pembuatan aluminium secara komersial. misalnya pada pembuatan etilbenzena. Tes Kompetensi Subbab 1. AlCl3.4 Mengidentifikasi Senyawa Aluminium Suatu larutan diduga mengandung NaCl(aq). mengapa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Mengapa aluminium cenderung membentuk senyawa kovalen? Aluminium sulit diekstraksi dari bijihnya. 5. Garam ini digunakan sebagai penghilang bau keringat dan desinfektan (Gambar 3. Pada suhu lebih tinggi. Bahan uji kimia apakah untuk mengidentifikasi larutan ini? Anda hanya dapat menggunakan satu zat. AlK(SO4)2. endapan putih Al(OH)3 terbentuk. Cl Al Cl Cl Al Cl Cl Cl Struktur dimer dari molekul AlCl3. Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. padatan putih Mg(OH)2 terbentuk. Aluminium klorida heksahidrat.12H2O digunakan untuk pengolahan air. tetapi jika dipanaskan pada suhu titik lelehnya akan terbentuk senyawa kovalen Al2Cl 6. Aluminium klorida tak berhidrat ini digunakan sebagai katalis. Walaupun logam aluminium merupakan logam reaktif. MgCl2(aq). Larutan NaCl tidak memberikan endapan dengan ditambahkannya NaOH. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 87 . molekul Al2Cl6 berwujud uap akan terdisosiasi menjadi molekul AlCl 3 dengan struktur molekul trigonal planar.6H2O dapat dibuat melalui pelarutan alumina dalam asam klorida. E 3. Jawab Tambahkan NaOH(s) tetes demi tetes ke dalam larutan. Struktur Al2Cl 6 merupakan dimer dari AlCl3 dengan klorin sebagai jembatannya. Jika NaOH(s) ditambahkan pada AlCl3(aq). Contoh 3.→ Al3+(aq) + 3OH–(aq) ⎯⎯ Al(OH)3(s) Ion aluminium mengkoagulasi suspensi koloid yang selanjutnya menyerap endapan aluminium hidroksida.31). Aluminium dihasilkan dari elektrolisis lelehan bauksit. → 2Al(s) + 3Cl2(g) ⎯⎯ 2AlCl3(s) Padatan AlCl3 diyakini ionis. Garam aluminium tidak berhidrat. Penambahan NaOH berlebih tidak melarutkan endapan yang terbentuk. tetapi mudah terkorosi di udara. Tuliskan persamaan reaksinya.

Grafit dan intan membentuk struktur jaringan kovalen yang sangat besar (struktur raksasa). Silikon dapat membentuk enam buah ikatan yaitu SiF62–. 1989 88 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedangkan bentuk amorf dari karbon adalah arang dan kokas (karbon hitam). Sumber utama karbon selain dari senyawa organik terdapat dalam mineral karbonat. Karbon juga terdapat sebagai CO2 di atmosfer serta sebagai grafit dan intan.33 (a) Struktur intan (b) Struktur grafit (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Untuk memecahkan intan diperlukan energi sangat tinggi sebab banyak ikatan C–C yang harus diputuskan. dan transparan terhadap cahaya. Grafit memiliki lapisan struktur beraturan (lihat Gambar 3. dan Si–O Ikatan C–C Si–Si Si–O Energi Ikat (kJ mol–1) 347 226 368 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis. Tabel 3. 2. dan dapat menghantarkan listrik (bersifat konduktor). yakni batu kapur dan dolomit.F. bentuknya menjadi tidak beraturan (amorf). Sifat-Sifat Karbon dan Silikon Bentuk alotrop dari karbon yang berupa kristal adalah grafit dan intan. ditemukan dalam semua makhluk hidup dan batubara serta minyak bumi. sedangkan karbon maksimal empat ikatan kovalen. Perbedaannya terletak pada tumpukan lapisan.33b). Perbedaan sifat antara grafit dan intan akibat dari bentuk strukturnya. Si–Si. Kelimpahan Karbon dan Silikon di Alam Silikon merupakan unsur yang paling melimpah di alam. sedangkan karbon amorf tidak beraturan.15 Kekuatan Ikatan C–C. berwarna hitam mengkilap dengan struktur berlapis. Intan bersifat keras. Unsur berikutnya yang juga melimpah di alam adalah karbon.33a). 1997 Gambar 3. Adapun intan membentuk struktur tetrahedral. tidak berwarna. Grafit bersifat lunak. Sumber: Chemistry: The Molecular Science. di mana setiap atom karbon berikatan dengan empat atom karbon lain melalui ikatan hibrida sp3 (lihat Gambar 3. tetapi intan tidak dapat menghantarkan arus listrik (insulator). Grafit membentuk struktur segienam datar dan berlapis melalui ikatan hibrida sp2. Jika ikatan C–C putus. terdapat dalam bentuk silika (SiO2) dan mineral silikat. Bentuk amorf dari karbon memiliki struktur lapisan seperti grafit.32 Mineral silikat Gambar 3. Karbon dan Silikon Karbon dan silikon berada dalam golongan IVA dengan konfigurasi elektron ns2np2 membentuk ikatan kovalen dengan struktur tetrahedral. 1.

Sumber: Chemistry. Intan dapat dibuat dari grafit pada suhu dan tekanan sangat tinggi menghasilkan intan buatan yang murah sebagai alat pemotong kaca dan penggilingan. Grafit dibuat melalui pemanasan arang minyak bumi dalam tungku listrik pada 3. www.35 Karbon hitam.mpi.827 3.au Gambar 3.16. Δ CH4(g) ⎯⎯ C(s) + 2H2(g) → Karbon hitam digunakan untuk industri karet dan sebagai pigmen untuk tinta hitam.500°C dengan katalis pasir dan besi. Indonesia juga merupakan salah satu negara terbesar produsen batubara.410 2.org. Pembuatan serta Kegunaan Unsur Karbon dan Silikon Grafit sintetis diproduksi untuk pembuatan elektrode pada industri baterai. 1990 Kimia Intan dan Batubara Sekilas Silikon dan karbon dapat bereaksi dengan uap air pada suhu tinggi. Daya hantarnya kecil pada suhu kamar. Karbon ini dibuat melalui pemanasan fiber tekstil pada suhu tinggi. tetapi pada suhu tinggi menjadi konduktor yang baik. Prosesnya dilakukan pada 3.77 Si 1. berwarna abu mengkilap dan meleleh pada 1.5 0. dan grafit Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 89 . Sumber: Encarta:Reference Library. Salah satu pertambangan intan di Indonesia terdapat di pulau Kalimantan. Karbon amorf dan fiber grafit digunakan sebagai penguat pada suhu tinggi.000°C dan 105 atm dengan katalis logam transisi. 2002 → C(grafit) ⎯⎯⎯⎯⎯⎯ C(intan) Silikon dibuat melalui reduksi pasir kuarsa (SiO2) oleh karbon dalam tungku listrik pada 3. Tabel 3.000°C.51 2. Persamaan reaksinya: Δ C(s) + H2O(g) ⎯⎯ CO(g) + H2(g) → Δ Si(s) + 2H2O(g) ⎯⎯ SiO2(g) + 2H2(g) → Tahukah Anda sekitar 10% dari pendapatan bruto negara Indonesia berasal dari pertambangan? Intan dan batubara merupakan contoh kekayaan mineral yang terdapat di Indonesia. yaitu pengekspor batubara termal ketiga terbesar di dunia setelah Australia dan Afrika Selatan. Indonesia dapat memproduksi batubara sekitar 90 juta ton per tahun.34 (a) Model struktur kuarsa (silikat) (b) Kuarsa yang sesungguhnya (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi 3. seperti tungku atau tanur. Karbon hitam seperti karbon aktif diproduksi dalam jumlah besar melalui pembakaran gas alam dan batubara tanpa oksigen. Intan adalah mineral mulia.8 1. Beberapa sifat fisika karbon dan silikon ditunjukkan pada Tabel 3.77 Sumber: General Chemistry .410°C.000 ° C 105 atm Gambar 3. intan.Silikon berupa padatan keras dengan struktur serupa intan.33 1.550 4.16 Sifat-Sifat Fisika Karbon dan Silikon Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari kovalen ( ) C 3. 2005. 3. Silikon bersifat semikonduktor.355 2.

G. sedangkan oksigen dan belerang berada dalam golongan VIA dengan konfigurasi elektron ns2 np4. silikon ultra-murni mengkristal pada permukaan batang silikon murni. (b) Komponen sel surya (a) (b) Sumber: Chemistry. Sougou Kagashi Tes Kompetensi Subbab 1.Kata Kunci • • • • • • Ikatan kovalen Alotrop Amorf Konduktor Insulator Semikonduktor Δ SiO2( ) + 2C(s) ⎯⎯ Si( ) + 2CO2(g) → Untuk tujuan metalurgi. Nitrogen. nitrogen tidak sebagai unsur bebas. Gambar 3. dan Belerang di Alam Nitrogen terdapat di atmosfer bumi dalam jumlah paling besar mencapai 78%. Kerjakanlah di dalam buku latihan. atmosfer. tetapi membentuk gas diatom yang tidak berwarna dan tidak berbau dengan rumus molekul N2. Silikon ultramurni dibuat dari silikon tidak murni. Δ Si(s) + 2Cl2(g) ⎯⎯ SiCl4( ) → b) SiCl 4 dicampur dengan gas H 2 dan dilewatkan melalui tabung pemanas hingga terjadi reaksi: Δ SiCl4( ) + 2H2(g) ⎯⎯ Si(s) + 4HCl(g) → c) Setelah dingin. Oksigen merupakan unsur yang melimpah di alam. sedangkan belerang berupa zat padat dengan rumus molekul S8. 2000. sel surya. a) Silikon tidak murni (hasil reduksi pasir) dipanaskan dengan gas klorin membentuk SiCl4 (cairan dengan titik didih 58°C). 90 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oksigen. Tuliskan persamaan setara untuk pembakaran CO dan H2 yang dapat menerangkan mengapa campuran gas ini dapat digunakan sebagai bahan bakar. Prosesnya adalah seperti berikut. Silikon ultramurni digunakan sebagai bahan semikonduktor padat seperti transistor. Kelimpahan Nitrogen . Silikon yang dibuat dengan cara ini hanya memiliki pengotor 10–8%. 1. Mengapa grafit bersifat lunak sehingga dipakai sebagai pelumas.36 (a) Silikon ultra-murni digunakan untuk material elektronika. F 3. silikon dipadukan dengan besi membentuk ferosilikon (Fe–Si). Nitrogen dan oksigen berupa gas diatom. mencapai 48% berat bagian luar bumi (kerak. Oksigen. dan Belerang Nitrogen berada dalam golongan VA dengan konfigurasi elektron ns2 np3. tetapi kalsium membentuk ikatan ion karbida? 2. dan chips mikro-komputer. padahal ikatan antarkarbon sangat kuat? Mengapa silikon membentuk ikatan kovalen karbida. dan permukaan bumi). Paduan ini diperoleh melalui reduksi besi(III) oksida bersama-sama dengan pasir kuarsa. Di alam.

dan dalam gas alam terdapat sebagai gas H2S. Sifat-Sifat Unsur Nitrogen .04 0. (b) Struktur molekul belerang (S8) (c) Bentuk kristal belerang (a) (b) (c) Sumber: Chemistry. Oksigen merupakan gas tidak berwarna.66 113 445 2. disebabkan ikatannya sangat kuat.04 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. 1989 Belerang dalam keadaan molekulnya (S8) terdapat di beberapa daerah vulkanik (gunung berapi) yang terbentuk dari reaksi H2S dan SO2. dan Belerang Beberapa sifat fisika unsur nitrogen.18 Sifat-Sifat Fisika dan Kimia Unsur Nitrogen.96 Sumber: Chemistry with Inorganic Qualitative Analysis. dan berwujud gas pada keadaan normal. dan Belerang N2 O2 S Sifat Sifat Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Massa jenis (g cm–3) Keelektronegatifan Afinitas eletron (kJ mol–1) Jari-jari ion ( ) Jari-jari kovalen ( ) –210 –196 0. → S(g) 16H22S(g) + 8SO2(g) ⎯⎯ 16H2O( ) + 3S8(s) Molekul belerang juga terdapat di bawah tanah bersama-sama garam sekitar ratusan meter dari permukaan bumi. Tabel 3.0013 3. pada suhu tinggi dapat bereaksi dengan unsur-unsur lain.2H2O) dan dalam mineral sulfida yang merupakan bijih logam.5 141 1.26 0.5 –200 1.32 0.37 (a) Kawah gunung berapi merupakan sumber belerang. Belerang juga terdapat dalam batubara dan minyak bumi sebagai senyawa organik belerang. seperti dengan oksigen menghasilkan NO. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 91 .38 Perangkat alat pembangkit ozon (O3) Sumber: General Chemistry .17 Komposisi Unsur-Unsur dalam Atmosfer Bumi Atmosfer Bumi Nitrogen Oksigen Karbon dioksida Uap air Gas lain Persen Udara 78 21 0. Oksigen.07 2.0 0 1. → N2(g) + O2(g) ⎯⎯ 2NO(g) Oksigen membentuk molekul diatom O 2 dan bentuk alotropnya adalah ozon (O3).Belerang terdapat dalam mineral gipsum (CaSO4. 2000 2.002 3. Gambar 3. Tabel 3. 1990 Pada suhu kamar gas N2 tidak reaktif.70 218 183 0.70 1. tidak berasa. dan belerang ditunjukkan pada tabel berikut. Oksigen. oksigen. Akan tetapi.

berubah menjadi cairan kental berwarna cokelat-merah. selanjutnya didistilasi untuk memperoleh cairan nitrogen murni. bertujuan untuk mencegah material kontak dengan oksigen selama pemrosesan atau penyimpanan. Titik leleh padatnya adalah –218°C. dan titik didih cairannya pada tekanan 1 atm dan pada suhu 183°C. komponen elektronik sering diproduksi dalam ruangan bernitrogen. Pencairan gas N2 terjadi di bawah suhu 147°C pada 35 atm menghasilkan cairan nitrogen yang tak berwarna. Δ MnO2 2KClO3(s) ⎯⎯⎯⎯ 2KCl(s) + 3O2(g) → Gambar 3. Kekentalan meningkat akibat molekul S8 yang padat berubah menjadi rantai berupa spiral panjang. dan kemudian berkembang ke gas lain yaitu oksigen. Sekilas Kimia Joseph Priestley (1733–1804) Sumber: Chemistry. Nitrogen dan argon merupakan komponen udara yang lebih mudah menguap sehingga mudah dipisahkan. Penelitiannya difokuskan pada gas ini pada pertama kalinya.Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.40 Oksigen cair berwarna biru pucat. 1994 3. Di tempat itu dia dapat memperoleh karbon dioksida. seperti makanan. Hampir semua logam bereaksi dengan oksigen membentuk oksida. Kemudian.39): S8(s) + 8O2(g) ⎯⎯ 8SO2(g) → Oksida yang lain dari belerang adalah SO3. meninggalkan oksigen cair. Pada waktu meleleh. umumnya menghasilkan oksida. Pada pemanasan berlanjut. bentuk mahkota pecah menjadi bentuk rantai spiral yang panjang. dan keluar menyerupai busa. Molekul oksigen merupakan gas reaktif dan dapat bereaksi dengan banyak zat. Pembuatan oksigen di laboratorium dapat dilakukan melalui pemanasan KClO3 dengan katalis MnO2 pada suhu sedang. dalam medis sebagai bantuan pernapasan. Pada proses ini deposit belerang padat dalam tanah dilelehkan di tempatnya dengan air sangat panas (super heated). tetapi hanya terbentuk dalam jumlah kecil selama pembakaran belerang dalam udara. Belerang rombik meleleh pada 113°C menghasilkan cairan berwarna jingga. material yang terbuat dari karet. Oleh karena itu. rantai mulai pecah dan kekentalan menurun. Gas oksigen dapat dicairkan di bawah –118°C. Kemurnian belerang mencapai 99%. lelehan belerang ditekan keluar dengan udara. Oksigen diproduksi dalam jumlah besar dari udara. Sama seperti nitrogen. Baik cairan maupun padatan dari oksigen berwarna biru pucat (Gambar 3. Belerang dalam keadaan bebas (S8) ditambang melalui proses rasch (Gambar 3. Belerang (S 8) bereaksi dengan oksigen menghasilkan belerang dioksida dengan nyala biru yang khas (Gambar 3. untuk mengoksidasi pengotor yang terdapat dalam bijih besi. Nitrogen cair digunakan sebagai pembeku.41). dan Belerang Udara merupakan sumber utama komersial gas N2. dan bahan-bahan biologi.39 Reaksi belerang dan oksigen Keadaan stabil dari belerang adalah berbentuk rombik seperti mahkota yang berwarna kuning. Pembuatan dan Kegunaan Unsur Nitrogen. dan untuk sumber energi pendorong roket. Pada suhu lebih tinggi dari 200°C. Gas N2 digunakan sebagai gas pelindung. 2000 Priestly tertarik pada Kimia saat usianya 39 tahun karena Priestley tinggal bersebelahan dengan tempat pembuatan minuman. Oksigen juga merupakan oksidator dalam banyak proses kimia dan pengolahan air limbah. Sumber: Chemistry. 92 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Priestly memperoleh oksigen dari pemanasan raksa(II) oksida. Belerang digunakan terutama dalam pabrik asam sulfat. udara pertama dicairkan kemudian didistilasi. Dalam jumlah kecil oksigen digunakan untuk pengelasan logam. Oksigen. 2HgO(s) ⎯⎯ 2Hg( ) + O2(g) → Oksigen yang diproduksi digunakan dalam pembuatan besi.40).

Asam nitrat.42 Amonia fontain Jika pipet dipijit-pijit. seperti sulfat dan nitrat juga digunakan sebagai pupuk. nilon. HNO3 adalah asam yang penting bagi industri dan digunakan untuk bahan peledak. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 93 . Amonia mudah dicairkan dan cairannya digunakan sebagai pupuk nitrogen. Gas NO pada tahap akhir dapat digunakan kembali. CO(NH2)2. H2S berperan sebagai reduktor menghasilkan belerang.41 Diagram proses Frasch untuk menambang belerang. Pt Tahap (1): 4NH3(g) + 5O2(g) ⎯⎯ 4NO(g) + 6H2O(g) → ⎯ Tahap (2): 2NO(g) + O2(g) ⎯→ 2NO2(g) ⎯ Tahap (3): 3NO2(g) + H2O( ) ⎯→ 2HNO3(aq)+NO(g) Air + fenolftalein Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Warna merah tersebut akibat NH3 (basa) larut dalam air. dan industri plastik formaldehid. Amonia dibuat secara komersial melalui proses Haber dari N2 dan H2. suplemen makanan ternak. Amonia adalah gas tidak berwarna dan berbau menyengat. Dalam larutan asam. kemudian dilarutkan dalam air menjadi asam nitrat. dan udara. 1994 NH3 4. Sejumlah besar amonia diubah menjadi urea.43). Asam nitrat dibuat secara komersial melalui proses st ald (Gambar 3. Oksigen. yang digunakan sebagai pupuk. NO O2 NO NH3 NO2 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Garam amonium. amonia dibakar dengan adanya katalis platina menjadi gas NO dan diubah lebih lanjut menjadi NO2. air akan naik ke dalam labu membentuk air mancur berwarna merah.43 Diagram proses Ostwald tahap 1 dan tahap 2 Hidrogen sulfida (H2S) adalah gas tak berwarna dengan bau telur busuk yang kuat dan bersifat racun. uap. asam nitrat dibuat dari oksidasi amonia. Dalam proses Ostwald. Deposit Lelehan belerang Sumber: Chemistry. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Nitrogen. Proses secara umum.Udara Air panas Belerang dan udara Gambar 3. dan plastik poliuretan. Gambar di samping menunjukkan diagram alir pembuatan amonia secara industri dari gas alam. dan Belerang Amonia. NH3 merupakan senyawa komersial penting dari nitrogen.

Asam sulfat dibuat dari belerang melalui proses kontak. Asam pekat juga tergolong oksidator kuat.44 Diagram singkat proses kontak pada pembuatan asam sulfat. G 4. 94 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi penyerapan molekul H2O dari gula pasir oleh H2SO4. ⎯ Tahap 1: S(s) + O2(g) ⎯→ SO2(g) Δ V2 5 Tahap 2: 2SO2(g) + O2(g) ⎯⎯⎯⎯ 2SO3(g) → ⎯ Tahap 3: SO3(g) + H2O( ) ⎯→ H2SO4(aq) Asap belerang trioksida yang dihasilkan pada tahap (2) sukar larut dalam air sehingga SO3 dilarutkan lebih dulu dalam asam sulfat pekat membentuk asam pirosulfat (H2S2O7). Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3.Kata Kunci • • • • • • • Gas pelindung Oksidator Proses Frasch Proses Haber Proses Ostwald Proses kontak Higroskopis ⎯ 2Fe3+(aq) + H2S(g) ⎯→ 2Fe2+(aq) + 2H+(aq) + S(s) Belerang dioksida (SO 2) adalah gas tak berwarna dengan bau menyengat. Belerang dioksida digunakan untuk mengawetkan buah-buahan kering. SO2 V2O5 SO2 SO2 Sumber: Sougou Kagashi Gambar 3. Asam sulfat digunakan untuk membuat pupuk fosfat dan amonium fosfat yang larut dalam air.45 Asam sulfat menyerap molekul H2O dari gula pasir. Mengapa di alam oksigen terdapat sebagai molekul O2. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi ini. Tes Kompetensi Subbab 1. 2. sedangkan belerang sebagai S8? Jelaskan tiga metode pembuatan gas oksigen secara laboratorium. Adapun asam sulfat direduksi menjadi SO2. kemudian diencerkan dengan air menghasilkan asam sulfat pekat. 5. Proses tersebut terdiri atas pembakaran belerang menjadi SO2 dan dioksidasi lanjut menjadi SO3 dengan katalis platina atau V2O5. diperoleh dari pembakaran belerang atau sulfida. Asam sulfat pekat berupa cairan kental dan bersifat dapat menarik molekul H2O dari udara maupun dari senyawa (higroskopis). Asam sulfat juga digunakan dalam pemurnian minyak bumi dan banyak industri kimia lainnya. Asam hipofosfit dioksidasi menjadi asam fosfit. 3. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Gas SO3 yang terbentuk dilarutkan dulu dalam asam sulfat kemudian diencerkan. Jelaskan kembali bagaimana pembuatan asam nitrat dengan proses Ostwald. Tuliskan persamaan reaksi pembuatan belerang (S8) dari reaksi antara H2S(g) dengan udara. yaitu untuk menghambat pertumbuhan jamur. hanya karbon yang tersisa.

Semua unsur golongan alkali tanah cukup reaktif. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 95 . dan gas mulia. Amonia dan asam nitrat merupakan senyawa nitrogen yang penting. Belerang terdapat sebagai belerang bebas (S8) dan senyawanya (ferit dan H2S). digunakan dalam industri kertas dan penjernihan air. digunakan untuk membuat kertas dan ekstraksi logam aluminium oksida dari bauksit. Unsur-unsur golongan utama itu di antaranya logam alkali. dan Na 2CO 3. dan kulit kerang. baik dalam rumah tangga maupun industri. 5. silikon. papan reklame. digunakan untuk pupuk. Adapun unsur nitrogen terdapat dalam jumlah terbanyak di atmosfer sebagai gas diatom. 6. terutama dalam bauksit. karbon. nitrogen. Kalsium oksida diperoleh melalui pemanasan batu kapur untuk industri baja dan pengolahan kesadahan air. Semua unsur alkali bersifat reaktif. NaCl. alkali tanah. dan sumber energi. Natrium karbonat digunakan untuk membuat gelas. belerang. Gas oksigen digunakan untuk las logam. Gas mulia dimanfaatkan terutama untuk pengisi lampu penerang. Silikon dipakai untuk bahan semikonduktor. digunakan untuk membuat paduan logam. terdapat dalam bentuk silika (SiO2) dan mineral silikat. Halogen merupakan unsur-unsur bukan logam yang sangat reaktif dan melimpah dalam air laut dan mineral. Unsur-unsur golongan logam alkali tanah terdapat dalam batuan alumino-silikat. 1. Nitrogen dapat membentuk senyawa dengan biloks mulai dari –3 sampai dengan +5. air laut. Aluminium. Aluminium larut dalam asam maupun basa. Semua gas mulia diperoleh dari atmosfer bumi melalui distilasi fraksionasi udara cair. 2. dan las logam. 3. Gas oksigen diperoleh melalui pencairan udara secara distilasi bertingkat. Senyawa natrium yang penting adalah NaOH. Kalium klorida merupakan bahan untuk membuat pupuk. Magnesium diperoleh melalui elektrolisis garam kloridanya. Unsur-unsur alkali tanah yang lain diperoleh melalui reaksi reduksi. pembakaran. Natrium hidroksida diperoleh melalui elektrolisis larutan NaCl. Unsur-unsur golongan alkali terdapat dalam berbagai mineral silikat dan diperoleh melalui elektrolisis lelehan garamnya.Rangkuman Unsur-unsur golongan utama yang terdapat dalam tabel periodik mempunyai kelimpahan yang relatif tinggi di alam dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai macam aplikasi. Asam nitrat diperoleh melalui proses Ostwald. Aluminium merupakan unsur ketiga yang paling banyak di alam. 4. Senyawa aluminium yang penting adalah garam sulfat (tawas). Silikon merupakan unsur paling melimpah di alam. dipakai dalam industri asam sulfat melalui proses kontak. Logam aluminium diproduksi melalui proses elektrolisis aluminium oksida (proses Hall). dan sumber kalsium diperoleh dari kulit kerang dan batu kapur. Sumber utama magnesium adalah air laut. medis. 7. Belerang bebas ditambang melalui proses Frasch. Unsur-unsur halogen diperoleh melalui elektrolisis dan digunakan untuk berbagai aplikasi dalam industri. oksigen. halogen. Oksigen terdapat di atmosfer bumi sebagai gas diatom.

Neon (Ne). serta menjelaskan manfaat. warna. Kripton (Kr). Bromin (Br). kereaktifan dan sifat khusus lainnya). dan kulit kerang diperoleh melalui antara lain sumber Berilium (Be). kekerasan. diskusikan dengan teman atau guru Anda. Klorin (Cl). Kalsium (Ca). titik leleh. 96 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Stronsium (Sr) Barium (Ba) sumber Atmosfer bumi diperoleh melalui Distilasi. dan dalam bidang medis. Cari tahu oleh Anda kegunaan dari unsur-unsur golongan utama tersebut. Anda juga dapat mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur utama (titik didih. Iodin (I) sumber antara lain Gol VIIA Elektrolisis Gol IIIA salah satunya Aluminium sumber Air laut mineral diperoleh melalui Elektrolisis Elektrolisis aluminium oksida diperoleh melalui Bauksit Gol IVA di antaranya Karbon (C). air laut. Pada bab ini Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur utama di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. las logam. Cesium (Cs) Nitrogen (N) sumber salah satunya Gol VA Atmosfer bumi Oksigen (O). Argon (Ar). mineral silikat Atmosfer bumi diperoleh melalui Distilasi fraksionasi udara cair Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 3 ini? Bagian manakah dari materi Bab 3 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Rubidium (Rb). Belerang (S) diperoleh melalui Proses Oswald di antaranya Gol VIA Gol IIA (Alkali tanah) Batuan aluminosilikat. Aplikasi yang telah Anda ketahui dari unsur-unsur golongan utama antara lain dalam industri pupuk. dampak. pulp kertas. Xenon (Xe) sumber antara lain Gol VIIIA Senyawa organik. penambangan Flourin (F).Peta Konsep Unsur Unsur Golongan Utama terdiri atas Gol IA (Alkali) Mineral silikat diperoleh melalui Elektrolisis lelehan garamnya antara lain sumber di antaranya Litium (Li). sebagai pengisi lampu penerang. silikon (Si) sumber Helium (He). kelarutan. Kalium (K). Natrium (Na). Magnesium (Mg).

. Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 97 . HI E. nomor atomnya selalu genap C. A.Evaluasi Kompetensi Bab 3 A. HClO2 2.. panjang ikatan dalam molekul halogen B. titik beku mendekati suhu 0 K Ebtanas 1996: Pasangan unsur gas mulia berikut yang senyawanya sudah dapat disintesis adalah . F. 4. afinitas elektron C.. Br. larutan KI dengan gas Cl2 C. A. larutan KCl dengan gas F2 12. Cl. A. energi ionisasinya sangat tinggi E. Cl. F2 10.. Hal ini disebabkan terbentuk . KI2– C. terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas E... A. Hal ini disebabkan karena gas mulia . FCl D. Asam halida yang paling kuat adalah . helium dan kripton D.... semua kuat 13. potensial reduksi standar E. mudah bereaksi dengan unsur lain D. KI3– B. larutan KCl dengan gas Br2 D.. HClO E. A. A. larutan KBr dengan gas Cl2 E.. Br. A. Br.. 7. F 8. UMPTN 1999 C: Di antara unsur halogen berikut yang mudah direduksi adalah . Cl. 3. HCl D. semua dapat direduksi 11. dan I masingmasing 4. Br B. Br2 D. kecuali . kecuali . A. xenon D. Di antara gas mulia berikut yang bersifat radioaktif adalah .. KI+ D. HClO3 B. kekuatan asam 9.. Senyawa antarhalogen yang paling polar adalah . radon Gas mulia yang paling banyak terdapat di alam adalah . I2 E.. Iodin mudah larut dalam larutan KI daripada dalam air.. jumlah elektron terluarnya selalu 8 Di antara sifat-sifat berikut untuk halogen dan senyawanya meningkat dari fluorin ke iodin adalah . Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. HCl C. jari-jari atom D. KI3 E. argon D. KI2 14.. sukar melepaskan atau menangkap elektron C.8. Br. energi kisi untuk senyawa kalium halida Di antara unsur-unsur halogen berikut yang tersusun menurut kenaikan keelektronegatifan adalah . neon C. A.. bentuk molekulnya monoatomik D.. kripton E. xenon dan kripton C.. Cl D. xenon E. F2 B. F. 2. kripton Pernyataan berikut merupakan sifat-sifat gas mulia. keelektronegatifan B. Kenaikan titik didih dan titik leleh dari F2 ke I2 disebabkan oleh meningkatnya ... helium dan xenon Ebtanas 1999: Unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain. larutan KI dengan gas Br2 B. sedikit terdapat di alam B. 1. kekuatan pengoksidasi E.. Cl2 C.. FBr E. 6.... xenon dan argon B... 3... HBr D.. helium dan argon E. A. ICl B. IBr C. 5. Di antara senyawa klorin berikut yang merupakan asam paling kuat adalah . unsur paling stabil B. argon C.. A. UMPTN 2000 A: Reaksi berikut dapat berlangsung. A. dan 2. A... F D... HClO4 C. Cl..5. keelektronegatifan unsur C. neon B.. Keelektronegatifan unsur-unsur F. F. Unsur-unsur halogen bersenyawa dengan hidrogen membentuk asam halida. A... HF B. helium B.. energi ionisasi pertama D. Br. Cl C.

.. 1 – 3 – 4 C. sifatnya padat. Ra E. CO2 23. Sr(OH)2 E. UMPTN 1998 B: Sifat-sifat berikut yang bukan merupakan sifat logam alkali adalah . diperoleh warna ungu. Sr 28. Mg(CN)2 26... Ebtanas 1999: Diketahui beberapa sifat unsur: 1... A. ionnya bermuatan positif satu E.... NaOH. NaHCO3. Berdasarkan tes nyala terhadap logam alkali tanah dihasilkan warna putih terang. CO2. HF dan HCl B. CO B. Ebtanas 2000: Basa alkali tanah yang paling mudah larut dan mempunyai sifat basa kuat adalah . KOH LiOH D... A. A. Sangat reaktif. Hasil percobaan yang mendukung ungkapan itu adalah . garam natrium mudah larut dalam air 18. Ca B. Dalam bentuk unsur bebas merupakan racun 5. Ca E. KOH NaOH E.. Na C. Pembuatan unsur-unsur logam alkali tanah umumnya dilakukan melalui proses . Li B... MgCO3 D. NaCl. mudah bereaksi dengan air C.. A. Sr 27. CO2 C. dibuat dengan cara elektrolisis lelehan garam D.. Be C. A. A.15. Sr E. HBr dan HI 17. merupakan unsur sangat reaktif B. Ca D. Pembakaran logam Mg di udara. Mg B. 2 – 3 – 5 D. Umumnya. Ba D. 98 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Na dan K B. sifat basanya sangat kuat E. Di antara unsur alkali tanah berikut yang bersifat amfoter adalah ... Merupakan oksidator kuat 4. yang merupakan sifat unsur halogen adalah .. terdapat di alam dalam bentuk senyawa 2.. Mg C.. NH3... Ca(OH)2 D. NaOH. Ba(OH)2 25. A. Berdasarkan tes nyala terhadap logam alkali.. A. lunak. Zat ini jika ditambah air dapat membirukan lakmus. Rb E.. Logam natrium adalah reduktor kuat. Bilangan oksidasinya +2 dan +3 3. A.. senyawanya berwarna Di antara sifat-sifat unsur tersebut. Opsi (c) dan (d) benar 19. K dan Rb E. Li dan Na C. dan mudah diiris B... Pernyataan berikut yang benar tentang sifat basa logam alkali adalah . NaOH KOH B.. HF dan HBr D.. Be B. Be C. NaCl D. A. K D. larutan oksidanya mengubah lakmus merah menjadi biru D... 3 – 4 – 5 16. Di antara asam halida berikut yang tidak dapat dibuat menggunakan asam sulfat pekat adalah .. senyawanya mudah larut dalam air 21.. Li dan K D. NaCl. Cs 22..... Mg(OH)2 B. selain terbentuk MgO juga terbentuk zat X. Be(OH)2 B. Mg 24. Li dan Rb 20.. Unsur tersebut adalah . 1 – 2 – 3 B. HCl dan HBr C... NaCl. Mg(OH)2 C. A.. Logam alkali yang dibakar akan menghasilkan superoksida adalah . terdapat dalam keadaan bebas di alam C. Ra D. 2 – 4 – 5 E. LiOH KOH C. NH3 E. zat itu adalah . HCl dan HI E. A. Bahan baku pembuatan Na2CO3 melalui proses solvay adalah . NH3. Logam itu adalah . A. Mg(HCO3)2 E. Ebtanas 1996: Logam alkali tanah yang tidak menghasilkan gas hidrogen jika bereaksi dengan air adalah . Mg3N2 C.

. dengan basa kuat menghasilkan gas H2 D. kromatografi C. pengapungan E. kriolit yang dipakai berperan sebagai . kontak B.. → A.. suhu tinggi dan tekanan tinggi C.. lapisan tahan panas D. isomorf D. (d) 35. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s)+ N2O(g)+ 2O2(g) ⎯⎯ D.. reduktor B... Bagaimanakah kecenderungan umum untuk (a) jarijari atom. kamar timbal Proses pembuatan H2SO4 melalui pembentukan SO3 dengan katalis V2O5 dinamakan proses . pemanasan KClO3 dengan katalis MnO2 B. titik didih dari atas ke bawah untuk golongan unsurunsur gas mulia? Mengapa klorin dapat bereaksi dengan ion hidroksida membentuk ion hipoklorit? → Cl2(g) + OH–(aq) ⎯⎯ Cl–(aq) + OCl–(aq) + H2O( ) Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama 99 . pemanasan KNO3 dengan katalis Fe E.. ion aluminium E. 36. bahan baku utama Logam aluminium mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. A. hidrolisis C. A. dengan HNO3 pekat menghasilkan NOx Di antara alotrop karbon berikut. 2Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ 2CaO(s)+4NO2(g)+O2(g) → C. memanaskan amonium klorida C. Bentuk I stabil di atas suhu 95°C dan bentuk II stabil di bawah suhu itu. 32. (c) kerapatan gas. D... pembakaran gas CO C. A. peptisasi Jika kalsium nitrat dipanaskan dengan kuat maka reaksi yang terjadi adalah .. ion aluminat Pada pembuatan aluminium.29. (b) energi ionisasi.. alotrope Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses . 1. memanaskan campuran amonium sulfat dan kalsium oksida D. kamar timbal C. A. kokas E. elektrolisis larutan NaOH Belerang berada dalam dua bentuk. A. hidrogenasi Proses Haber-Bosch pada pembuatan amonia dilakukan pada. pirolisis B. dan gas oksigen. reduksi-oksidasi B. suhu rendah dan tekanan tinggi D. elektrolisis larutan amonium klorida Pembuatan gas oksigen di laboratorium dapat dilakukan dengan cara .. pelarut E.. penguraian gas NO2 D. Tuliskan persamaan kimia reaksi tersebut. 39... Xenon diflorida dapat dihidrolisis dalam larutan basa menghasilkan xenon. 30. memanaskan amonium nitrat B. intan C. di antaranya menghasilkan . mengalirkan gas H2 ke dalam nitrogen cair E. 37. A. A. elektrolisis E.. arang B. 2. monotrof B. 31.. Frasch D. merupakan oksidator kuat E. 34. gas oksigen B... kamar timbal D.. elektrolisis C. Ostwald E. ion florida. kontak B.. 33. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s) + 2NO2(g) Jika logam aluminium ditetesi larutan NaOH akan terjadi reaksi. larut dalam larutan NaOH C. grafit D. A.. elektrolisis E. A. kecuali . oksidator C. dapat bereaksi dengan asam kuat B. suhu tinggi dan tekanan rendah B.. polimorf E.... Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ Ca(NO2)2(s) + O2(g) → B. A. A.. A. 3.. gas peroksida C. 40.. pemanggangan D. 3Ca(NO3)2(s) → Ca3N2(s)+4NO2(g)+ 5O2(g) → E. Frasch Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.. senyawa kompleks D. enantiotrof C.. 38. yang dapat menghantarkan listrik adalah .. Keadaan ini disebut . keadaan berkatalis Pt Gas amonia dapat dibuat di laboratorium dengan cara .. Haber-Bosch B.. suhu rendah dan tekanan rendah E.. jelaga Pembuatan asam nitrat secara komersial dilakukan melalui proses .

Bagaimanakah natrium hidroksida diproduksi di industri? Apakah produk samping dari industri ini? Tuliskan persamaan setara untuk reaksi berikut. Tuliskan persamaan reaksi dalam elektrolisis dari bijihnya.4. 100 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 8. Jelaskan bagaimana membuat asam sulfat melalui proses kontak. Aluminium diproduksi melalui proses elektrolisis. Tuliskan persamaan kimia setara dari setiap tahap reaksinya. NaCl(s) dan Br2( ) c. 7. Br2. 6. NaF(s) dan I2(s). NaI(s) dan Cl2(g) b. 10. NH4Cl(aq) + Ca(OH)2(s) ⎯⎯ 9. dan O2(g). a. Tuliskan persamaan kimia yang terjadi pada pembuatan F2. BeO(s) + NaOH(s) + H2O( ) ⎯⎯ → c. Jelaskan. 5. mengapa silikon membentuk kovalen karbida. NaOH(s) ⎯⎯ → → b. sedangkan kalsium membentuk ion karbida. senyawa klorin dapat digunakan sebagai pemutih? Tuliskan persamaan setara untuk reaksi yang terjadi dalam campuran berikut. H2O(g). Δ a. dan I2 secara komersial. Cl2. Detonator menginduksi ledakan termal amonium nitrat menghasilkan N2(g). 11. NaI(s) dan Br2( ) e. Hitung volume total gas diukur pada tekanan 1 atm dan 827°C jika 1 kg NH4NO3 diledakkan? 12. Dalam bentuk apakah.

A. Anda harus mampu: • • • mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur transisi di alam dan produk yang mengandung unsur tersebut. menjelaskan manfaat. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting kegunaan dan bahayanya. asam nitrat. Banyak reaksi kimia yang menggunakan katalis untuk mempercepat terbentuknya produk. serta terdapatnya di alam. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi D. Unsur-unsur ini berada pada periode keempat mulai dari skandium hingga tembaga. warna. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi B. kelarutan. Bagaimanakah cara mengidentifikasi unsurunsur transisi? Bagaimanakah kecenderungan sifat fisika dan kimia unsur transisi. Untuk mensintesis bahan kimia esensial.Bab 4 Sumber:www. titik leleh. mendeskripsikan kecenderungan sifat fisik dan kimia unsur transisi (titik didih.com Proyek pertambangan tembaga di pulau Sumbawa.Tahukah Anda unsur-unsur apa yang biasa digunakan dalam katalis tersebut? Unsurunsur transisi banyak diaplikasikan secara komersial sebagai katalis.r-s. terutama dalam reaksi kimia. Senyawa Kompleks C. seperti asam sulfat. Setelah mempelajari bab ini. Provinsi Nusa Tenggara Barat. dan sifat khusus lainnya). Pengolahan Logam (Metalurgi) 101 . Unsur-unsur transisi dalam sistem periodik dikelompokkan sebagai unsurunsur golongan B. unsur-unsur transisi berperan penting dalam proses alami biomolekul (hemoglobin) dan katalis dalam reaksi biokimia (enzim-enzim). dampak dan proses pembuatan unsur-unsur dan senyawanya dalam kehidupan sehari-hari. seperti ikatan khas yang dibentuknya? Bagaimana pula pembuatan unsur atau senyawa transisi agar dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Selain itu. dan amonia diperlukan bantuan katalis. kekerasan.

890 3.83 Cu 1.535 2.5 1.244 1.5 1.17 0. S).0 1.870 8.8 1.0 1.287 4. Kecenderungan Periodik Unsur Transisi Di antara unsur golongan IIA dan IIIA terdapat sepuluh kolom unsurunsur golongan B.2 1. Mengapa unsur-unsur transisi diletakkan di antara golongan utama IIA dan IIIA dalam tabel periodik? Apa perbedaan antara unsur-unsur golongan utama dan unsur-unsur golongan transisi dilihat dari konfigurasi elektronnya? Bagaimanakah kecenderungan sifat periodik yang Anda ketahui dari unsur transisi? A.3 1. Istilah transisi artinya peralihan.1.541 2.1 Unsur-unsur transisi Unsur-unsur transisi yang terdapat dalam blok d adalah unsur-unsur yang memiliki subkulit d yang belum terisi penuh. Beberapa sifat fisika unsur transisi ditunjukkan pada Tabel 4. 3. 1989 102 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .8 1. Akibatnya.831 3. Unsur-unsur transisi didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian. Unsur-unsur transisi yang lain ditunjukkan pada Gambar 4. yaitu peralihan dari blok s ke blok p.32 1. Setiap unsur transisi memiliki beberapa bilangan oksidasi.93 Cr 1. Senyawa unsur transisi umumnya berwarna dan bersifat paramagnetik.17 0.15 0.9 1. 2.9 1.857 2.750 7.660 3.22 0.81 Fe 1. 3. kecuali unsur golongan IIB dan IIIB.79 Ni 1.16 0.380 6. tembaga mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 4s1 3d10.495 2. yaitu: 1.87 Mn 1.9 1. unsur-unsur transisi memiliki beberapa sifat yang khas. and Steven.18 0.567 8.1. memiliki bilangan oksidasi dari +2 sampai dengan +5.75 Co 1.453 2.732 8. Tabel 4..672 7.6 1.2 1 .962 7.9 1.44 – Ti 1.0 1. Unsur-unsur tersebut dinamakan unsur transisi. Semua sifat-sifat akibat dari konfigurasi elektron pada orbital d belum terisi penuh.17 0. Misalnya vanadium. Misalnya.083 2.6 1. Semua unsur transisi adalah logam keras dengan titik didih dan titik leleh tinggi.1 Beberapa Sifat Fisika Unsur Transisi Periode Keempat Sc 1. IA IIA VIIIB IIIB Sc Y La Ac Lantanida Aktinida IVB Ti Zr Hf Rf VB V Nb Ta Db VIB Cr Mo W Sg VIIB Mn Tc Re Bh Fe Ru Os HS Co Rh Ir Mf Ni Pd Pt IB Cu Ag Au IIB Zn Cd Hg IIIA IVA VA VIA VIIA VIIIA Gambar 4.Tes Kompetensi Awal 1.87 Sifat Fisika Titik leleh (°C) Titik didih (°C) Kerapatan (g cm–3) Keelektronegatifan Jari-jari atom ( ) Jari-jari ion ( ) Sumber: Chemistry (Zumdahl.5 1.9 1.8 1. 2.

1. yaitu mulai dari Sc dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d 1 4s 2 sampai dengan Zn dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s2. Hal itu disebabkan oleh kekuatan ikatan antaratom logam. Titik Didih dan Titik Leleh Berdasarkan Tabel 4.Kegiatan Inkuiri Selidiki dengan saksama apakah senyawa unsur-unsur transisi mengikuti aturan oktet yang dikemukakan oleh Lewis? 1. • orbital-d terisi penuh. Konfigurasi Elektron Berdasarkan aturan membangun dari Aufbau. • semua senyawa seng tidak berwarna. 20Ca: [Ar] 4s2. konfigurasi elektron krom adalah [Ar]3d4 4s2. 2. terdapat satu elektron pada orbital d yang tidak Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 103 . Demikian juga pada konfigurasi elektron atom tembaga. Tabel 4. Pada awal periode unsur transisi. Hal ini disebabkan oleh kestabilan subkulit d yang terisi penuh atau setengah penuh.2 Nomor Atom 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Konfigurasi Elektron Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Lambang Unsur Sc Ti V Cr Mn Fe Co Ni Cu Zn Konfigurasi Elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d14s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s1 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d5 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d6 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d7 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d8 4s2 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s1 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 Nomor Golongan pada Tabel Periodik IIIB IVB VB VIB VIIB VIIIB VIIIB VIIIB IB IIB Kata Kunci • • Kekuatan ikatan antaratom logam Elektron yang tidak berpasangan Menurut aturan Aufbau. sesuai dengan bilangan kuantum utama terbesar (4s 3d). Oleh karena itu.2. Kegiatan Inkuiri Apakah unsur seng (Zn) tergolong unsur transisi atau bukan? Diskusikan di kelas. pengisian elektron dalam orbital d mulai terjadi setelah elektron menghuni orbital 4s2 atau setelah atom kalsium. khususnya bergantung pada jumlah elektron yang tidak berpasangan di dalam subkulit d. kenaikan titik leleh mencapai maksimum pada golongan VB (vanadium) dan VIB (kromium). unsur-unsur transisi dimulai pada periode keempat dalam tabel periodik. Data tentang seng: • dalam membentuk senyawa hanya memiliki biloks +2. yaitu [Ar]3d10 4s1. Oleh karena orbital d maksimum dihuni oleh sepuluh elektron maka akan terdapat sepuluh unsur pada periode keempat. tetapi faktanya bukan demikian melainkan [Ar]3d5 4s1. Konfigurasi elektron unsur-unsur transisi periode keempat dapat dilihat pada Tabel 4.

Hal ini disebabkan pada unsur-unsur transisi terdapat lebih banyak elektron bebas dalam orbital d yang tidak berpasangan. sedangkan kulit valensi tetap. and Steven. 4. S). Tabel 4.1 tampak bahwa jari-jari atom menurun secara drastis dari skandium (1. 5. 3 Sumber: Chemistry (Zumdahl. unsur-unsur transisi periode keempat memiliki biloks lebih dari satu.. 1989 104 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Sifat logam dari unsur-unsur transisi lebih kuat jika dibandingkan dengan sifat logam dari golongan utama. kerapatan tinggi. Hal ini disebabkan tingkat energi orbital s dan orbital d tidak berbeda jauh sehingga memungkinkan elektron-elektron pada kedua orbital itu digunakan melalui pembentukan orbital hibrida sp3d2. Penurunan ini akibat dari kenaikan muatan inti yang menarik elektron valensi lebih kuat. titik didih dan titik leleh yang juga tinggi. Sifat Logam Semua unsur transisi merupakan unsur-unsur logam. Akibat bertambahnya jumlah proton.44 ) hingga vanadium (1.berpasangan. Jari-Jari Atom Jari-jari atom menentukan sifat-sifat unsur. Pada Tabel 4. Pada periode yang sama. Kegiatan Inkuiri Jelaskan menggunakan teori lautan elektron bebas untuk menjelaskan kekuatan logam unsur-unsur transisi.22 ). Jumlah elektron pada orbital d yang tidak berpasangan meningkat sampai dengan golongan VIB dan VIIB.3. 3. Bilangan Oksidasi Umumnya. daya tarik muatan inti terhadap elektron valensi bertambah kuat sehingga ukuran atau jari-jari atom semakin kecil. Kulit terluar dari unsur-unsur transisi hanya mengandung satu atau dua elektron pada orbital 4s sehingga mudah melepaskan elektron pada kulit terluarnya. Mengapa jumlah elektron yang belum berpasangan dapat dijadikan ukuran kekuatan logam? Semakin banyak elektron bebas dalam suatu atom logam memungkinkan ikatan antaratom semakin kuat sehingga sifat logam dari unsur itu juga semakin kuat.3 Bilangan Oksidasi Unsur Transisi Periode Keempat I B Ti +2 +3 4 +2 +3 4 5 B IB Cr +2 3 +4 +5 6 IIB Mn 2 3 4 +5 +6 7 Fe 2 3 +4 +5 +6 IIIB Co 2 +3 +4 Ni +1 2 +3 +4 IB Cu +1 2 +3 IIB n 2 IIIB Sc Catatan Note Bilangan oksidasi yang stabil ditunjukkan dengan huruf tebal (bold) The stabyl oxidation number is pointed by the bold letters. setelah itu elektron pada orbital d mulai berpasangan sehingga titik didih dan titik leleh turun. serta sifat hantaran listrik yang lebih baik. Pengaruh nyata dari kekuatan ikatan antaratom pada logam transisi tercermin dari sifat kekerasan tinggi. kemudian berkurang secara perlahan. dari kiri ke kanan jumlah proton bertambah. Biloks unsur-unsur transisi periode keempat ditunjukkan pada Tabel 4.

Co. Kata Kunci • • • • • • • Orbital hibrida Cahaya tampak Elektron tereksitasi Paramagnetik Diamagnetik Aturan Pauli Momen magnet Contoh 4. sedangkan frekuensi lainnya diteruskan. biloks maksimum sama dengan jumlah elektron valensi dalam orbital s dan orbital d atau sama dengan nomor golongan. Mengapa elektron yang tidak berpasangan dapat memiliki sifat magnet? Setiap elektron memiliki spin yang menghasilkan momen magnet. manakah yang memiliki sifat magnet? Jawab: Suatu logam akan bersifat magnet jika memiliki elektron tidak berpasangan. Momen magnet ini berperilaku seperti magnet. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 105 . Akibatnya.Jika Anda simak Tabel 4. Sifat Magnet Jika suatu atom memiliki elektron yang tidak berpasangan. V. Jika elektron tidak berpasangan maka spin elektron yang menghasilkan momen magnet tidak ada yang meniadakan sehingga atom akan memiliki momen magnet dan bersifat paramagnetik. Semakin banyak elektron yang tidak berpasangan. Kekuatan magnet dari unsur transisi adalah: Cr Mn Fe V Co. Sebaliknya. Jika semua elektron berpasangan maka momen magnet elektron akan saling meniadakan sesuai aturan Pauli (jika elektron berpasangan.2 Spektrum elektromagnetik Cahaya tampak adalah salah satu bagian dari radiasi elektromagnetik. Mn. jika suatu atom tidak memiliki elektron yang tidak berpasangan maka akan bersifat diamagnetik. dan +7. Berdasarkan penjelasan tersebut unsur-unsur transisi periode keempat yang memiliki sifat magnet adalah: Ti. Gambar 4. atom tersebut akan bersifat paramagnetik. semakin kuat sifat magnetnya. spinnya harus berlawanan) sehingga atom bersifat diamagnetik. Warna Ion Logam Transisi Suatu benda atau zat dikatakan berwarna jika ada cahaya yang jatuh kepadanya. elektron mudah tereksitasi ke tingkat energi lebih tinggi menimbulkan warna tertentu. Cahaya yang diserap akan mengeksitasi elektron ke tingkat energi lebih tinggi dan cahaya yang diteruskan menunjukkan warna senyawa transisi pada keadaan tereksitasi. dan mangan (VIIB) memiliki biloks maksimum berturut-turut +5. artinya tidak dipengaruhi oleh medan magnet. 6. Jadi. titanium (IVB) memiliki biloks maksimum +4. Unsur-unsur transisi baik sebagai unsur bebas maupun senyawanya pada umumnya memiliki elektron tidak berpasangan sehingga banyak unsur dan senyawa transisi bersifat paramagnetik. Cr. +6. Jika senyawa transisi baik padat maupun larutannya tersinari cahaya maka senyawa transisi akan menyerap cahaya pada frekuensi tertentu. Log ( –1 Radio –0 –1 Microwave –2 –3 –4 Inframerah Tampak Ultraviolet Sinar – X –5 –6 –7 –8 –9 –10 /m) 7. Hal ini disebabkan oleh adanya elektron tidak berpasangan dan tingkat energi orbital tidak berbeda jauh. kromium (VIB).3. artinya dapat dipengaruhi oleh medan magnet. khususnya cahaya tampak. Semakin banyak jumlah elektron yang tidak berpasangan. Ni.1 Sifat Unsur Transisi Di antara unsur transisi periode keempat. semakin kuat sifat magnetnya. Kation logam unsur-unsur transisi umumnya berwarna. Cahaya tampak terdiri atas cahaya merah-kuning-hijau-biru-ungu. vanadium (VB). Cahaya tampak adalah cahaya yang memiliki frekuensi berkisar di antara cahaya inframerah dan ultraviolet. Fe.

Menurut teori asam-basa Lewis. Mengapa senyawa-senyawa logam transisi berwarna dan berubah warnanya jika ion atau molekul yang terikat pada logam berubah? Pertanyaan tersebut dapat dijawab melalui pembahasan senyawa kompleks dari logam-logam unsur transisi. [Fe(H2O) 6]3+ 3d d2sp3 106 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 1. Jelaskan fakta ini. atom Fe harus menyediakan enam buah orbital kosong. misalnya untuk pigmen cat atau kaca. kation logam unsur transisi dinamakan atom pusat. Manakah yang merupakan senyawa VF3 dan VFs? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Dalam setiap reaksi redoks. B. Senyawa Kompleks Warna yang tampak dalam senyawa kimia tidak hanya menarik. tetapi juga memberikan pengetahuan tentang struktur dan ikatan di dalam senyawa. Berapakah bilangan oksidasi Mn dalam senyawa MnO2 dan KMnO4? 2. Dalam ion kompleks. tetapi faktanya logam golongan IIA dapat bersifat paramagnetik pada suhu tinggi. Atom Fe bermuatan 3+ dengan konfigurasi elektron [Ar] 3d5 4s0. dan anion atau molekul netral terikat pada atom pusat dinamakan ligan (Latin: ligare.406°C. Logam-logam unsur transisi pada umumnya berwarna sehingga banyak digunakan. Tes Kompetensi Subbab A 3. yakni 2 orbital dari 3d. Senyawa B adalah serbuk kuning-kehijauan dan meleleh pada 1. Oleh karena atom Fe dapat mengikat enam molekul H2O (netral). artinya mengikat). dan 3 orbital dari 4p. mungkinkah KMnO4 berperan sebagai reduktor? Jelaskan. Senyawa A adalah suatu cairan tidak berwarna dengan titik leleh 20°C. Keenam orbital d2sp3 selanjutnya dihuni oleh pasangan elektron bebas dari atom O dalam molekul H2O. Contoh ion kompleks adalah [Fe(H2O)6]3+. Hal ini dicapai melalui hibridisasi d2sp3. Ion Kompleks Ion kompleks adalah senyawa ionik.Kegiatan Inkuiri Unsur-unsur golongan IIA memiliki elektron yang semuanya berpasangan. di mana kation dari logam transisi berikatan dengan dua atau lebih anion atau molekul netral. Konfigurasi atom Fe: Fe: [Ar] 3d 4s 4p Konfigurasi dari ion Fe3+: Fe: [Ar] 3d 4s 4p Oleh karena memerlukan enam orbital kosong. ion logam transisi menyediakan orbital d yang kosong sehingga berperan sebagai asam Lewis (akseptor pasangan elektron bebas) dan ion atau molekul netral yang memiliki pasangan elektron bebas untuk didonorkan berperan sebagai basa Lewis. Proses hibridisasinya adalah sebagai berikut. 1. 1 orbital dari 4s. hibridisasi yang terjadi adalah d2sp3.

Gambarkan struktur orbital hibrida d2sp3 dari ion Fe3+.31 V → O H H (a) H (b) N H H Gambar 4. seperti ditunjukkan pada struktur Lewis Gambar 4. CN–. dengan kation merupakan ion kompleks. misalnya Cl–. biloks Cu sama dengan +2. Ikatan yang terbentuk antara atom pusat dan ligan adalah ikatan kovalen koordinasi. sekurang-kurangnya harus memiliki satu pasang elektron valensi yang tidak digunakan. tetapi setelah dibiarkan beberapa lama air tersebut menjadi kuning.3 (a) Ligan H2O (b) Ligan NH3 Kegiatan Inkuiri 1. Penulisan rumus kimia untuk ikatan koordinasi dalam senyawa kompleks digunakan tanda kurung siku. dalam rumus [Cu(NH3)4]SO4 terdiri atas kation [Cu(NH3)4]2+ dan anion SO42–. memiliki muatan 1–. Muatan dan Bilangan Koordinasi Muatan ion kompleks adalah jumlah muatan atom pusat dan ligannya. Oleh karena senyawa koordinasi bermuatan netral maka jumlah semua muatan harus nol. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 107 . ion kompleks bermuatan 2+. Hasil analisis air tersebut mengandung besi. Ligan NH3 bersifat netral. Ketika kedua spesi itu bereaksi membentuk ion kompleks. Pembentukan kompleks juga dapat mengubah sifat-sifat ion logam.2 Menentukan Bilangan Oksidasi Berapakah biloks atom pusat dalam [Co(NH3)5Cl](NO3)2? Jawab: Gugus NO3 adalah anion nitrat. Air tanah nonartesis pada waktu diisap oleh pompa biasanya bening. ion SCN– tidak berwarna dan ion Fe3+ berwarna cokelat. Jadi. seperti sifat reduksi atau sifat oksidasi. pada ion kompleks Fe(SCN)2+. ligan dikatakan mengkoordinasi logam sebagai atom pusat. Ag+ dapat direduksi oleh air dengan potensial reduksi standar: → Ag+(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) Eo = +0. yang terikat pada atom pusat. Ion kompleks memiliki sifat berbeda dengan atom pusat atau ligan pembentuknya. Dalam ion [Cu(NH3)4]2+. 2. dan NH3. sedangkan Cl suatu anion bermuatan 1–. H2O. Pada senyawa [Cu(NH3)4]SO4.799 V – Namun ion [Ag(CN)2] tidak dapat direduksi oleh air sebab ion Ag+ sudah dikoordinasi oleh ion CN– menjadi stabil dalam bilangan oksidasi +1. Senyawa yang terbentuk dari ion kompleks dinamakan senya a kompleks atau koordinasi. gambarkan struktur ion kompleks yang dibentuk dari ion Fe3+ dan H2O dalam ion Fe(H2O)63+. [Fe(SCN)6]3– warnanya menjadi merah darah. Jika ligan suatu molekul netral. Jika ligan suatu molekul netral maka bilangan oksidasi atom pusat sama dengan muatan ion kompleks. NO3–. yaitu [Cu(NH3)4]2+. Pada pembentukan ion kompleks. Bagaimana Anda menerangkan gejala ini. Jika ion sulfat bermuatan 2–.Molekul atau ion yang bertindak sebagai ligan. muatan ion kompleks dapat dihitung jika muatan anion diketahui.3. muatan ion kompleks berasal dari atom pusat. 2. Kata Kunci • • • • • Atom pusat Ligan Teori asam-basa lewis Ikatan kovalen koordinasi Ion kompleks Contoh 4. Selanjutnya. Misalnya. [Ag(CN)2]–(aq) + e– ⎯⎯ Ag(s) Eo = –0. Contohnya.

3 COOH2C N - CH2 COO- OOC H2C N CH2 CH2 CH2 - OOC (c) Gambar 4.4 (a) Struktur etilendiamin (b) Struktur ion kompleks [Co(en)3]3+ (c) Struktur EDTA Menentukan Muatan. Ion kompleks yang memiliki bilangan koordinasi empat dapat berada dalam dua bentuk struktur. Beberapa ligan dapat memiliki dua atau lebih atom donor yang dapat dikoordinasikan dengan ion logam sehingga dapat mengisi dua atau lebih orbital d ion logam. juga beberapa ion kompleks dari tembaga. Atom nitrogen dalam NH3 adalah atom donor. Bilangan koordinasi ion logam biasanya dipengaruhi oleh ukuran relatif ion logam dan ligan yang terikat. Jawab: Muatan ion kompleks merupakan jumlah muatan atom pusat dan muatan ligan. bilangan koordinasi. Sebaliknya. atom pusat Fe2+ dan enam buah ligan CN–. Ligan Polidentat (Senyawa Kelat) Ligan yang telah dibahas sebelumnya. (b) Contoh 4. Bilangan koordinasi Fe = 6 Muatan ion kompleks = 2 + 6 (–1) = –4 Rumus ion kompleksnya adalah [Fe(CN)6]4– 3. biloks kobalt adalah +3.[Co(NH3)5Cl](NO3)2 x + 5(0) + (–1) + 2(–1) = 0 Jadi. krom memiliki bilangan koordinasi 6 sebab ada enam atom yang terikat langsung. dapat ditentukan bahwa: a. Dengan demikian. dan Rumus Ion Kompleks Tentukan muatan. Bilangan Koordinasi. Jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat disebut bilangan koordinasi logam. Bilangan koordinasi adalah jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat secara langsung. Jika ukuran ligan besar. tetapi dengan ion klorida (ion klorida lebih besar dari ion fluorida) hanya dapat mengkoordinasi sebanyak empat membentuk ion [FeCl4]–. Misalnya. Rumus ion kompleks dituliskan dalam kurung siku. yaitu tetrahedral dan segiempat datar. Contohnya. H2C H2N (a) CH2 NH2 CH2 H2 N NH2 CH2 NH2 H2C H2C Co N H2 NH2 NH2 C CH2 H2 Atom dalam ligan yang terikat langsung pada atom pusat dinamakan atom donor. ligan NH3 dalam ion kompleks [Ag(NH3)2]2+. Ligan-ligan ini memiliki atom donor tunggal yang dapat berkoordinasi dengan atom pusat. atom pusat Cu2+ dan empat buah ligan H2O. Ligan seperti itu dinamakan ligan polidentat (bahasa Latin: bergigi banyak). seperti pada platina(II) dan emas(III). Berapakah bilangan koordinasi dalam ion [Ag(NH3)2]2+? Oleh karena ada dua atom nitrogen yang terikat langsung pada Ag maka atom perak memiliki bilangan koordinasi 2. seperti NH3 dan Cl– dinamakan ligan monodentat (bahasa Latin: satu gigi). b. dan rumus ion kompleks yang tersusun dari: a. Dalam ion [Cr(H2O)4Cl2]+. boleh jadi hanya beberapa ligan yang terikat. jika ukuran ligan kecil maka jumlah ligan yang terikat pada ion logam lebih banyak. 108 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Struktur tetrahedral lebih umum terdapat pada senyawa bukan transisi. Bilangan koordinasi Cu = 4 Muatan ion kompleks = 2 + 4 (0) = +2 Rumus ion kompleks adalah [Cu(H2O)4]2+ b. sedangkan struktur segiempat datar banyak dijumpai dalam senyawa transisi. besi(III) dapat mengkoordinasi enam ion fluorida membentuk [FeF6]3–.

Oleh karena ligan polidentat dapat mencengkeram ion logam dengan dua atau lebih atom donor. Muatan ion kompleks = muatan atom pusat + (4 × muatan H2O) + (2 × muatan S2O3). atom pusat 2. Ligan en memiliki dua atom nitrogen. tetra– (empat).. Zat pengkelat seperti EDTA pada Gambar 4. nama atom pusat dituliskan sama seperti nama unsur dan diikuti oleh angka romawi dalam kurung yang menunjukkan bilangan oksidasinya. seperti Hg2+. –2) =3+0–4 = 1– Jadi. 6. ligan negatif Muatan atom pusat Fe = 3+ (=biloks Fe) Jadi jumlah ligan yang diikat = 6 (2 × biloks atom pusat). kecuali empat ligan yang sudah dikenal umum. Tata nama untuk ligan netral digunakan nama molekulnya. Mahir Menjawab Suatu ion kompleks mempunyai atom pusat Fe3+. [Fe(H2o)2(s2o3)4]+5 B.. Jika lebih dari satu ligan yang sama digunakan kata depan di– (dua). ligan netral 3. Atom-atom donor ini harus saling berjauhan agar keduanya dapat mengkoordinasi ion logam membentuk kompleks dengan posisi berdampingan. ligan polidentat juga dikenal sebagai zat pengkelat. Pb2+. pakar Kimia Swiss yang sudah bekerja meneliti senyawa kompleks lebih dari 60 tahun. Dengan EDTA. Ion kompleks [Co(en)3]3+ mengandung tiga ligan etilendiamin. Nama ligan dituliskan terlebih dahulu diikuti nama atom pusat. 5. 4. Nama ligan diurut menurut alfabetis (urutan ligan adalah pertama nama ligan negatif.. tris– (tiga). penomoran menggunakan awalan bis– (dua). dan tetrakis– (empat). karbonil (CO). 7. tri– (tiga). dan nama ligan positif). (D) UNAS 2004 4.4a. seperti a ua (H2O). nama ligan netral.4c sering digunakan dalam analisis kimia. contoh: Ligan F Cl– Br– I– CN– NO2– ONO– – Nama Fluoro Kloro Bromo Iodo Siano Nitro Nitrito Ligan NO OH O2– NH2– C2O4– CO32– – 3 – Nama Nitrato Hidrokso Okso Amido Oksalato Karbonato 2. dengan ligan molekul H2O dan ion S2O32–. Jika kompleks suatu anion. ion kompleksnya: [Fe(H2O)4(S2O3)2]–1. Aturan penamaannya adalah sebagai berikut. 3. tingkat kesadahan air dapat diukur. 8. Dalam bidang kedokteran zat pengkelat sering digunakan untuk mengeluarkan ion logam. 1. penulisan nama dimulai dari kation diikuti nama anion. Jika kompleks suatu kation atau molekul netral. seperti mioglobin dan oksihemoglobin. dan seterusnya. Jika bilangan koordinasi = 6 maka rumus ion kompleks tersebut . [Fe(H2o)4(s2o3)2]–1 E. Kata Kunci • • • • • Bentuk struktur tetrahedral Bentuk struktur segiempat datar Ligan monodentat Ligan polidentat Zat pengkelat Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 109 . amina (NH3). dan nitrosil (NO). Tata nama untuk ligan bermuatan negatif ditambah akhiran –o. 0) + (2 . Jika nama ligan dimulai dengan huruf vokal untuk ligan polidentat. [Fe(H2O)(S2O3)5]–6 Pembahasan Urutan penulisan ion kompleks: 1. 2 dari atom N). dan Cd2+. Dalam sistem tubuh terdapat zat pengkelat. [Fe(H2o)3(s2o3)3]3 D. Muatan ion kompleks = 3+ (4 . Tata Nama Senyawa Kompleks Tata nama senyawa kompleks disusun berdasarkan aturan Alfred erner. Ion EDTA4– memiliki enam atom donor (4 dari gugus COO–. terutama dalam menentukan kadar ion kalsium dalam air. Contoh ligan polidentat seperti etilendiamin (disingkat en) dengan rumus struktur pada Gambar 4. masing-masing dengan sepasang elektron bebas yang siap didonorkan. [Fe(H2o)5(s2o3)]–2 C. Ion kompleks tersebut membentuk struktur koordinasi oktahedral dengan atom kobalt(III) sebagai atom pusatnya (Gambar 4.4b). A.

Jika kompleks suatu anion. Contoh ion kompleks berupa kation: [Co(NH3)6]Cl3 heksaaminkobalt(III) klorida [Pt(NH3)4Cl2]2+ ion tetraamindikloroplatina(IV) [Co(NH3)6]Cl3 heksaaminkobalt(III) klorida Contoh ion kompleks yang netral: diamintetrakloroplatina(IV) [Pt(NH3)2Cl4] [Co(NH3)3(NO2)3] triamintrinitrokobalt(III) [Ni(H2NCH2CH2NH2)2Cl2] diklorobis(etilendiamin)nikel(II) Contoh ion kompleks berupa anion: kalium heksanitrokobaltat(III) K3[Co(NO2)6] 2– [PtCl6] ion heksakloroplatinat(IV) natrium heksaklorostanat(IV) Na2[SnCl6] 9. dua etilendiamin. (a) [Cr(H2O)4Cl2]Cl. 110 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Dengan demikian.5 Menentukan Rumus Senyawa Kompleks dari Namanya Tuliskan rumus untuk senyawa kompleks difluorobis(etilendiamin)kobalt(III) perklorat. Oleh karena jumlah total muatan ion kompleks 1+. Ligan terdiri atas 4 molekul a ua (aturan 2) dan 2 ion kloro (aturan 1). rumus senyawa kompleks tersebut adalah [Co(en)2F2]ClO4. (b) Ion kompleks berupa anion bermuatan 2–. Penulisan ligan diurut secara alfabet: tetraa ua. ion perklorat bermuatan 1–. dan kobalt dengan biloks +3. diikuti angka romawi yang menyatakan bilangan oksidasi logam.4 Penamaan Senyawa Kompleks dari Rumusnya Apakah nama senyawa berikut. nama senyawa kompleks tersebut adalah tetraa uadiklorokrom(III) klorida. Nama ligan ditulis terlebih dahulu. kemudian nama atom pusat. (b) K2[Ni(CN)4] Jawab: (a) Ion kompleks adalah suatu kation bermuatan 1+. Jawab: Ion kompleks mengandung dua ion fluorida. kemudian anion kompleks. akhiran –at ditambahkan kepada nama induk logam. ion kompleks adalah suatu kation yang bermuatan: (Co + 2en +2Cl–) = +3 + 0 – 2 = 1+. Contoh 4. Dengan demikian. tetraa uadikloro. Jadi. Dengan mengikuti aturan (8): kation ditulis terlebih dahulu. Dengan demikian. Contoh 4. Dengan demikian. Menurut aturan (9): anion ditambah akhiran –at sehingga ditulis sebagai nikelat Penulisan ligan mengikuti aturan di atas menjadi tetrasiano. nama senyawa kompleks ditulis sebagai: kalium tetrasianonikelat(II). diikuti dikloro.

. Hal ini disebabkan tembaga tergolong unsur logam yang relatif sukar dioksidasi. C. Hanya tembaga yang dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. rumus molekulnya adalah TiO2. dan milerit masing-masing rumus molekulnya adalah . unsur-unsur logam bereaksi dengan belerang atau oksigen yang terdapat di kerak bumi sehingga terbentuk mineral dari unsur-unsur transisi.4. Fe2O3. seperti ditunjukkan pada Tabel 4. TiO2. Sumber dan Kegunaan Unsur Transisi Umumnya unsur-unsur transisi periode keempat terdapat dalam bentuk oksida. (b) (NH4)2[CuBr4] Tuliskan rumus untuk natrium dia uabisoksalatokobaltat(III). Kerjakanlah di dalam buku latihan. Fe2O3.. 2. Berapakah muatan senyawa kompleks yang dibentuk dari ion logam platina(II) yang mengikat dua molekul amonia dan dua ion bromin? Tuliskan rumus senyawa kompleksnya. tampak bahwa bentuk oksida merupakan mineral paling banyak ditemukan di alam sebab hampir semua material alam mengandung oksigen. Tabel 4. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 111 . Fe3O4. CuS. Keberadaan unsur-unsur transisi dalam bentuk oksidasi dan sulfida disebabkan unsur-unsur logam yang berasal dari perut bumi terdesak menuju kerak bumi akibat tekanan magma. TiO2. ZnS B.. hematit. Fe2O3 NiS D. ZnCO3 E. A.5. MnO2. 1. Mineral dapat dijadikan sumber material untuk memproduksi bahanbahan komersial yang disebut bijih logam. dan NiS. Fe2O3. sulfida. mineral dari logam-logam transisi pada umumnya dalam bentuk oksida atau sulfida dan sebagian dalam bentuk senyawa karbonat. muatan. 1990 Mahir Menjawab Rutil. ZnS Pembahasan Fe2O 3 : hematit MnO2 : pirolusit NiS : milerit ZnS : spakrit Cu2S : kalkosit CuFeS2 : kalkopirit TiO2 : rutil ZnCO3 : smitsonit KMnO4 : kalium permanganat Jadi. Tuliskan nama senyawa berikut: (a) [Fe(NH3)3Br2]NO3. NiS. MnO2. Tentukan bilangan koordinasi. 4.4 Sumber Mineral Unsur Transisi Logam Titanium Vanadium Kromium Mangan Besi Mineral Rutil Ilmenit Vanadit Kromit Pirolusit Hematit Magnetit Pirit Siderit Smaltit Kobaltit Nikelit Kalkosit Kalkofirit Malasit Spalerit Komposisi TiO2 FeTiO3 Pb3(VO4)2 FeCr2O4 MnO2 Fe2O3 Fe3O4 FeS FeCO3 CoAs2 CoAsS NiS Cu2S CuFeS Cu2CO3(OH)2 ZnS Sumber: General Chemistry . Selama dalam perjalanan menuju kerak bumi. MnO2. NiS. dan karbonat. MnO2. dan rumus ion kompleks yang tersusun dari krom(III) yang 3. MnO2. Jika dilihat pada Tabel 4. CuFeS2 C. Sumber bijih logam tersebar di berbagai wilayah Indonesia. pirolusit.Tes Kompetensi Subbab B mengkoordinasi empat molekul air dan dua ion klorida. KMnO4. (C) UNAS 2004 Kobalt Nikel Tembaga Seng Oleh sebab itu. Fe2O3.

→ TiCl4(g) + O2(g) ⎯⎯ TiO2(s) + Cl2(g) Ilmenit diolah dengan asam sulfat membentuk senyawa sulfat yang mudah larut dalam air. Titanium dua kali lebih kuat daripada aluminium. dan memiliki densitas rendah (4. ScCl3.668°C). Titanium merupakan logam tahan karat karena permukaannya dilindungi lapisan tipis oksidanya.org 2. kemudian dipisahkan dari pengotor dan dibakar menjadi TiO2. tidak berwarna dan bersifat diamagnetik. tetapi 60% lebih berat. bahkan terhadap larutan gas klorin. tabung reaksi dalam industri kimia. Misalnya. tahan panas (titik leleh 1. Mesin pesawat terbang memerlukan bahan yang bermassa ringan. seperti pipa. Sc2O3. larutan NaOH panas. Titanium seperti baja. Titanium(IV) oksida merupakan material padat yang digunakan sebagai pigmen putih dalam kertas.6% massa kulit bumi). Umumnya. Hal ini disebabkan dalam semua senyawanya skandium memiliki konfigurasi elektron ion Sc3+. tetapi 45% lebih ringan. Titanium akan menjadi lebih kuat jika membentuk alloi dengan aluminium dan vanadium. 112 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Walaupun ada. fiber sintetik. selanjutnya hidrat dikeluarkan melalui pemanasan membentuk TiO2 murni.7H2O padat yang mudah dikeluarkan. Sifat-sifat senyawa skandium semuanya mirip. asam nitrat. Titanium (Ti) Titanium merupakan unsur yang tersebar luas dalam kulit bumi (sekitar 0. 1. senyawa titanium digunakan sebagai pigmen warna putih.Tabel 4. dan mesin mobil. cat. dan stabil pada suhu tinggi. Sumber: www. kuat. Sifat ini menjadikan titanium sebagai pilihan yang tepat untuk bahan pada aplikasi penerbangan. seperti emas juga cukup melimpah. → FeTiO3(s) + H2SO4(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + TiO32+(aq) + 2SO42–(aq) + 2H2O( ) Campuran hasil reaksi dimasukkan ke dalam vakum agar terbentuk FeSO4.5 Logam Besi Sumber Bijih Logam di Berbagai Daerah di Indonesia Mineral Hematit Magnetit Siderit Pirit Nikelit Garnerit Kalkopirit Rumus Daerah Nikel Tembaga Fe2O3 Kalimantan Barat Fe3O4 Sumatra Barat FeCO3 Sumatra Selatan FeS2 Sulawesi Tengah NiS Sulawesi Tengah H2(NiMg)SiO4. Cari informasi berapa kadar emas di pertambangan Freeport Provinsi Papua. dan kosmetik. Rutil diolah dengan klorin membentuk TiCl4 yang mudah menguap. Dalam jumlah kecil. Kalimantan Barat Kegiatan Inkuiri Jika di suatu daerah terdapat sumber tembaga. Skandium (Sc) Scandium adalah unsur yang jarang terdapat di alam. terutama pesawat terbang bermesin jet.H 2O). Sekilas Kimia Titanium: Logam Berteknologi Tinggi Titanium merupakan logam yang keras. Sisa campuran dipanaskan menjadi titanium(IV) oksida hidrat (TiO2.51 g cm–3). scandium digunakan sebagai filamen lampu yang memiliki intensitas tinggi. sedangkan sifat warna dan kemagnetan ditentukan oleh konfigurasi elektron dalam orbital d. Selain ringan dan tahan suhu tinggi. wikipedia. pompa. seperti rangka dan mesin pesawat. titanium banyak dipakai untuk bahan struktural. umumnya terdapat dalam bentuk senyawa dengan biloks +3. keras. Logam skandium dibuat melalui elektrolisis lelehan ScCl3. dan Sc2(SO4)3. seperti Boeing 747.2H2O Sulawesi Tengah CuFeS2 Pegunungan Jayawijaya. Oleh karena kerapatan titanium relatif rendah dan kekerasan tinggi. logam titanium tahan terhadap cuaca sehingga banyak digunakan untuk material. Titanium tidak bereaksi dengan air laut. Sumber utama titanium(IV) oksida adalah bijih rutil (matrik TiO2) dan ilmenit (FeTiO3). biasanya logam mulia lain. plastik.

kemudian ditambahkan besi untuk membentuk baja vanadium. Kromium dapat membentuk senyawa dengan biloks +2. Titanium(II) tidak stabil dalam bentuk larutan. Contohnya. FeCr2O4(s) + 4C(s) ⎯⎯ Fe–2Cr(s) + 4C(g) → Logam kromium banyak digunakan untuk membuat pelat baja dengan sifat keras. Untuk membuat paduan tidak perlu logam murninya. Pb3(VO4)2.5 Warna hijau emerald pada batu perhiasan disebabkan adanya ion Cr3+. Vanadium (V) Vanadium tersebar di kulit bumi sekitar 0. yang dapat dioksidasi menjadi titanium(IV) oleh udara. ferrovanadium dihasilkan melalui reduksi campuran V2O5 dan Fe2O3 oleh aluminium. tetapi lebih stabil dalam bentuk oksida padat sebagai TiO atau sebagai senyawa halida TiX2. baja sangat keras yang digunakan pada bagian mesin dan poros as. Akan tetapi. Logam vanadium menyerupai baja berwarna abu-abu dan bersifat keras serta tahan korosi. getas.H2O(s) ⎯⎯ TiO2(s) + H2O(g) Senyawa titanium(III) dapat diperoleh melalui reduksi senyawa titan yang memiliki biloks +4. 4. Kromium (Cr) Bijih kromium paling murah adalah kromit. dan CrO3 Sumber: Chemistry for You. dan dapat mempertahankan permukaan tetap mengkilap dengan cara mengembangkan lapisan film oksida. +3. Ti3+ terdapat sebagai ion Ti(H2O)63+ berwarna ungu. FeCr2O4. Kromium(VI) dalam larutan asam tergolong oksidator kuat. Vanadium umumnya digunakan untuk paduan dengan logam besi dan titanium. Dalam larutan air. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 113 . Kromium(II) dalam air merupakan reduktor kuat. Na2CrO4. +6. Misalnya. Vanadium(V) oksida digunakan sebagai katalis pada pembuatan asam sulfat. → CrO42–(aq) + 4H2O( ) + 3e– ⎯⎯ Cr(OH)3(s) + 5OH–(aq) Kromium(VI) oksida (CrO3) larut dalam air membentuk larutan asam kuat yang berwarna merah-jingga: → 2CrO3(s) + H2O( ) ⎯⎯ 2H+(aq) + Cr2O72–(aq) Campuran krom(VI) oksida dan asam sulfat pekat digunakan sebagai pembersih untuk menghilangkan bahan organik pada alat-alat laboratorium. Dalam larutan basa. tetapi daya oksidatornya berkurang. ion dikromat (Cr2O72–)dapat direduksi menjadi ion Cr3+: → Cr2O72–(aq) + 14H+(aq) + 6e– ⎯⎯ 2Cr3+(aq) + 7H2O( ) Tabel 4. yang dapat direduksi oleh karbon menghasilkan ferrokrom.→ TiO2. kalor 3. kromium(VI) terdapat sebagai ion kromat. larutan ini bersifat karsinogen (berpotensi menimbulkan kanker). Cr2O3. 2001 Gambar 4. dan Cr(OH)3 K2Cr2O7.02% massa kulit bumi. Sumber utama vanadium adalah vanadit. Logam vanadium murni diperoleh melalui reduksi elektrolitik leburan garam VCl2.6 Senyawa Kromium dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 CrX2 +3 +6 CrX3.

Mineral-mineral dan produk yang berhubungan dengannya merupakan 19% dari total eksport negara Indonesia. 2001 Gambar 4. Mn2+ membentuk Mn(H2O)62+. Larutan garam kobalt(II) mengandung ion Co(H2O)62+ yang memberikan warna merah muda. seperti baja perak (stainless steel). www. Suatu batuan yang mengandung campuran mangan dan oksida besi. tetapi dapat ditemukan dalam bijih smaltit (CoAs2) dan kobaltit (CoAsS) dalam kadar yang memadai jika diproduksi secara ekonomis. dan K4Fe(CN)6 FeCl3.7%). dan +4 juga dikenal. Sumber: Chemistry for You. dan banyak digunakan untuk membuat paduan. dan emas dengan jumlah yang besar. walaupun senyawa kobalt dengan biloks 0.7 Senyawa Mangan dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 +4 +7 Mn(OH)2. Mangan terdapat dalam semua biloks mulai dari +2 hingga +7. dan MnCl2 MnO2 KMnO4 6. K3[Fe(CN)6]. bijih besi.6). Mangan (Mn) Mangan relatif melimpah di alam (0.9.7H2O. tembaga. Besi (Fe) Besi merupakan logam yang cukup melimpah dalam kulit bumi (4.1% kulit bumi). 7. emas sebagai pendapatan tertinggi Indonesia. Sumber: Encarta: Reference Library. Tahukah Anda bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terbesar penghasil tembaga? Yaitu ketiga terbesar di dunia setelah Amerika Serikat dan Chili. dan Fe(SCN)3 Fe3O4 dan KFe[Fe(CN)6] Di dalam air. garam besi(II) berwarna hijau terang akibat membentuk ion Fe(H2O)62+.mpi. Salah satu sumber mangan adalah batuan yang terdapat di dasar lautan dinamakan pirolusit. MnS. seperti ditunjukkan pada Tabel 4. FeSO4. Produksi terbesar emas berasal dari Papua.7.au 5.org. Dalam larutan. Baja perak merupakan paduan antara besi. Beberapa jenis mangan yang umum ditunjukkan pada Tabel 4. Fe2O3. berwarna putih kebiruan. Kobalt (Co) Walaupun kobalt relatif jarang terdapat di alam. Besi(III) dalam bentuk ion Fe(H2O)63+ tidak berwarna. tetapi umumnya +2 dan +7. Kobalt utamanya memiliki biloks +2 dan +3. Besi murni berwarna putih kusam yang tidak begitu keras dan sangat reaktif terhadap zat oksidator sehingga besi dalam udara lembap teroksidasi oleh oksigen dengan cepat membentuk karat.Sekilas Kimia Tambang Logam Transisi Di Indonesia Kekayaan alam Indonesia sangat berpotensi dan bernilai ekonomi tinggi. Kobalt dapat membentuk berbagai senyawa koordinasi. +1. yang berwarna merah muda. Mangan(VII) terdapat sebagai ion permanganat (MnO4–) yang banyak digunakan sebagai pereaksi analitik.8 Senyawa Besi dan Biloksnya Biloks +2 +3 Campuran +2 dan +3 Senyawa FeS. Selain tembaga. tetapi larutan garamnya berwarna kuning-cokelat akibat terbentuknya ion Fe(OH)(H2O)52+ yang bersifat basa. Tabel 4. Tabel 4. Indonesia juga memproduksi nikel. mangan. MnSO4. 2005. Di antara mineral tersebut. Kobalt bersifat keras. Kegunaan umum mangan adalah untuk membuat baja yang digunakan untuk mata bor (pemboran batuan). dan tungsten yang digunakan dalam instrumentasi dan alat-alat kedokteran (Gambar 4.6 Isotop kobalt digunakan untuk perawatan pasien kanker. 114 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

Oleh karena beracun. dan [Co(NH3)6]Cl3 8. Nikel juga digunakan secara luas dalam bentuk paduan dengan besi membentuk baja. tahan terhadap korosi. 9. [Co(H2O)6](NO3)2.10 Senyawa Nikel dan Biloksnya Biloks Senyawa +2 NiCl2. Logam nikel berwarna putih seperti perak dengan konduktivitas termal dan listrik tinggi. dan belerang.7 Paduan logam nikel dengan tembaga membentuk alloi yang disebut monel. [Co(H2O)6]Cl2.2H2O. Co2O3. Tabel 4. dan [Cu(H2O)6](NO3)2 Sumber: Sougou Kagashi Tembaga dalam jumlah sedikit diperlukan oleh tubuh sebagai perunut. Tembaga (Cu) Tembaga memiliki sifat konduktor listrik sangat baik sehingga banyak digunakan sebagai penghantar listrik. NiS. 2001 Gambar 4. garam tembaga digunakan untuk membunuh jamur.5H2O.Tabel 4. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Co2O3. Tuliskan sumber mineral unsur transisi yang Anda ketahui. Senyawa nikel umumnya memiliki biloks +2. dan CuCl CuO. tetapi dalam jumlah besar sangat beracun.11 Senyawa Tembaga dan Biloksnya Biloks Senyawa +1 +2 Cu2O. tetapi dapat juga terkorosi. digunakan untuk membuat baling-baling kapal laut. antimon. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 115 . Tes Kompetensi Subbab C 2. tembaga tahan terhadap cuaca dan korosi. manakah yang tergolong bersifat racun bagi makhluk hidup? Bagaimana dampak yang ditimbulkan oleh logam tersebut? Diskusikan dalam kelas. Kegiatan Inkuiri Di antara logam unsur-unsur transisi periode 4. Walaupun tembaga tidak begitu reaktif. Nikel (Ni) Kelimpahan nikel dalam kulit bumi berada pada peringkat ke-24. Cu2S. terdapat dalam bijih bersama-sama dengan arsen. dan alga. misalnya untuk kabel listrik (Gambar 4. Senyawa koordinasi nikel(II) dapat dilihat pada Tabel 4. dan CoS CoF3. CuCl2. [Ni(H2O)6]Cl2. dan digunakan untuk melapisi logam yang lebih reaktif. K3[Co(CN)6]. 1.10.9 Biloks +2 +3 Senyawa Kobalt dan Biloksnya Senyawa CoSO4. [Ni(H2O)6]SO4 Sumber: Chemistry for You. CuSO4.8 Tembaga digunakan untuk kabel listrik. Warna kemerah-merahan dari tembaga berubah menjadi kehijau-hijauan akibat terkorosi oleh udara membentuk patina. Gambar 4. bakteri. Larutan garam nikel(II) dalam air mengandung ion Ni(H2O)62+ yang berwarna hijau emerald. Selain itu. → 3Cu(s) + 2H2O( ) + SO2(g) + 2O2(g) ⎯⎯ Cu(OH)4SO4 Tabel 4. Jelaskan kegunaan unsur transisi dalam bidang industri. NiO.8).

Kokas is heated coal without air. mengandung 80%–90% karbon. Pengolahan Logam (Metalurgi) Aplikasi pengetahuan dan teknologi dalam pengolahan bijih sampai menjadi logam dinamakan metalurgi. Proses reduksi dalam industri logam disebut peleburan (melting). Batu kapur berfungsi sebagai sumber oksida untuk mengikat pengotor yang bersifat asam. Penggunaan kalor untuk proses reduksi disebut pirometalurgi. reduksi bijih logam menjadi logam bebas. yang merupakan reaktor kimia dan beroperasi secara terus-menerus (Gambar 4. → C(s) + H2O(g) ⎯⎯ CO(g) + H2(g) Δ H = +131 kJ Reaksi kokas dan oksigen bersifat eksoterm. Material yang tidak diperlukan dikeluarkan dengan cara magnetik atau metode pengapungan (flotasi) hingga terbentuk bijih murni. Pada proses tersebut bijih murni direduksi dari oksidanya menjadi logam bebas. bijih besi direduksi oleh gas CO dan H2 (hasil reaksi udara panas dan kokas) membentuk besi tuang. Udara panas yang mengandung oksigen disemburkan ke dalam tanur dari bagian bawah untuk membakar kokas. Pengolahan awal (pemekatan) Bijih logam yang masih mengandung pengotor dihancurkan dan digiling hingga terbentuk partikel-partikel berukuran kecil.10). Udara panas juga mengandung uap air yang turut masuk ke dalam tanur dan bereaksi dengan kokas membentuk gas CO dan gas H2. dan kapur) dimasukkan ke dalam tanur melalui puncak tanur. Pirometalurgi Besi Sejumlah besar proses metalurgi menggunakan suhu tinggi untuk mengubah bijih logam menjadi logam bebas dengan cara reduksi. distilasi (seng dan raksa).D. dan pemurnian logam (lihat Gambar 4.9 Proses ekstraksi dan daur ulang logam Catatan Note Kokas adalah batu bara yang dipanaskan tanpa udara. Mineral Ditambang Ekstraksi Ekstraksi (peleburan) Bijih dipekatkan 1. Pada bagian atas tanur ( 1. Reaksinya melepaskan kalor hingga suhu tanur sekitar 2.900°C). Reduksi besi oksida dilakukan dalam tanur sembur (blast furnace). uap air berguna untuk mengendalikan suhu tanur agar tidak terlalu tinggi ( 1. Pirometalurgi diterapkan dalam pengolahan bijih besi.000°C).300°C. dan peleburan ulang (besi). Beberapa metode pemurnian di antaranya elektrolisis (nikel dan tembaga). 3. sedangkan reaksi dengan uap air bersifat endoterm. → 2C(s) + O2(g) ⎯⎯ 2CO(g) Δ H = –221 kJ Logam + pengotor Pemurnian logam Daur ulang Limbah logam Produk barang Gambar 4. kalor yang dilepaskan dipakai untuk memanaskan tanur. Pengeringan dan pembakaran Bijih murni dikeringkan dan dilebur (direduksi). oksigen bereaksi dengan kokas membentuk gas CO. Kokas berperan sebagai bahan bakar dan sebagai reduktor. 1. Pemurnian Logam yang diperoleh pada tahap pengeringan dan pembakaran masih mengandung pengotor sehingga perlu dilakukan pemurnian. Persamaan reaksinya: → Fe3O4(s) + 4CO(g) ⎯⎯ 3Fe( ) + 4CO2(g) → Fe3O4(s) + 4H2(g) ⎯⎯ 3Fe( ) + 4H2O(g) Δ H = –15 kJ Δ H = +150 kJ 116 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Campuran material (bijih besi. kokas. Proses ini melibatkan tahap pengolahan awal atau pemekatan. 2. Di dalam tanur.9). containing 80–90% carbon. Oleh karena itu.

Persamaan reaksinya: → CO2(g) + C(s) ⎯⎯ CO(g) Δ H = +173 kJ Oleh karena bersifat endoterm. 2001 Gambar 4. Oleh karena terak lebih ringan dari besi tuang. seperti pasir atau oksida fosfor. Pembuatan Baja Baja merupakan paduan (alloi) yang digolongkan sebagai baja karbon (kandungan karbon di atas 1. Akan tetapi. Mn. Gambar 4. panas di sekitarnya diserap hingga mencapai suhu ± 1. juga dapat melindungi besi tuang dari oksidasi (lihat Gambar 4.Batu kapur yang ditambahkan ke dalam tanur. Co. pada 1.11).5%) yang mengandung logam lain. Besi tuang hasil olahan berkumpul di bagian dasar tanur. 1) Proses Bessemer Gas oksigen 1000°C 1500°C Semburan udara panas 1900°C Udara + uap air panas Cairan Lumpur Besi tuang cair Gambar 4. besi cair hasil dari tanur sembur dimasukkan ke dalam reaktor silinder. tetapi dua cara umum yang biasa digunakan pada pembuatan baja adalah proses perapian terbuka (open hearth) dan proses essemer (basic o ygen). Kapur ini bekerja mereduksi pengotor yang ada dalam bijih besi. pengubahan besi menjadi baja merupakan proses oksidasi untuk mengeluarkan pengotor.10 Skema pirometalurgi besi Gas buang Sumber: Chemistry (McMurry).11 Pipa buang dan uap air Konventer Besi cair 150 – 300 ton Besi tuang dari tanur sembur dipindahkan ke tungku basic oksigen dijadikan baja karbon.900°C) direduksi oleh kokas membentuk gas CO. a. Pengolahan besi dari bijihnya merupakan proses reduksi. dan Mo. Udara panas disemburkan dari lubang-lubang pipa untuk mengoksidasi karbon dan zat pengotor yang masih tersisa. Oksidasi besi dilakukan dengan berbagai cara. Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 117 .12 Skema reaktor Bessemer Besi cair Pada proses ini.500°C. seperti Cr.000oC terurai menjadi kapur tohor. Sifat-sifat mekanik baja ditentukan oleh komposisi kimianya. bersamasama terak (pengotor). terak mengapung di atas besi tuang dan mudah dipisahkan. Δ → CaCO3(s) ⎯⎯ CaO( ) + CO2(g) → CaO( ) + SiO2( ) ⎯⎯ CaSiO3( ) → CaO( ) + P2O5( ) ⎯⎯ Ca3(PO4)2( ) Bijih besi + kokas + kapur Gas buang Gas CO2 yang dihasilkan dari penguraian batu kapur pada bagian bawah tanur (sekitar 1.

Cr 19%. logam lain. Jenis fluks bergantung pada pengotor.13 Baja stainless steel (Fe 72%. P dan Si bereaksi dengan oksigen . sulfat. seperti Co. Reaksi yang terjadi: Δ → Mn( ) + FeO( ) ⎯⎯ (Fe–MnO)( ) feromangan Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. Sebelum dikeluarkan dari tanur. membentuk oksida. Metalurgi Tembaga Langkah-langkah pada pengolahan tembaga tidak berbeda dengan pengolahan besi. Zat tambahan ini mengubah lelehan besi menjadi baja. dan Ni 9%) banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga dan alat kedokteran. 118 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti nikel. dan pengotor lain. pipa ledeng. Cr. Jika pengotor adalah mangan (basa) maka fluks yang bersifat asam ditambahkan (silika). Ni. dan kawat pagar. 2. b.com Δ → SiO2(s) + MgO(s) ⎯⎯ MgSiO3( ) Δ → P4O10(s) + 6CaO(s) ⎯⎯ 2Ca3(PO4)2( ) Gambar 4. dituang dari konverter dan ditambahkan sejumlah tertentu karbon dan logam. dan pemurnian. silikat. proses reduksi. ditambahkan logam mangan. Kapur ini bergabung dengan fosfat. Kalsinasi adalah proses pemanasan di bawah titik leleh zat untuk menghilangkan pengotor. yaitu pemekatan. V. atau W dapat ditambahkan pada baja agar menghasilkan paduan yang memiliki sifat-sifat tertentu. Tahap Penghalusan Baja Karbon Tahap penghalusan melibatkan oksidasi karbon dan pengotor secara terus-menerus. diikuti oleh oksidasi karbon menjadi CO yang menimbulkan agitasi dan busa di atas mangkuk. Untuk menjaga besi tetap cair maka atap wadah dibentuk cembung agar dapat memantulkan kalor ke arah permukaan besi cair. Baja jenis feromangan mutunya kurang baik dan harganya relatif murah. Δ → MnO(s) + SiO2(s) ⎯⎯ MnSiO3( ) Jika pengotor silikon atau fosfor (asam) maka fluks yang bersifat basa ditambahkan (CaO atau MgO): Sumber: www. Udara ditiupkan ke seluruh lelehan besi glubal (bijih besi yang telah dipanaskan dalam tanur dengan batu bara atau kayu). Semburan udara panas mengandung oksigen dilewatkan melalui permukaan besi dan bereaksi dengan pengotor. 1997 Dia berperan besar dalam usaha mempercepat proses pembuatan baja pada pertengahan abad 19 dengan konverternya yang terkenal. atau kromium. Pengotor seperti Mn. Besi murni yang masih meleleh. 2) Proses Perapian Terbuka Pada proses perapian terbuka digunakan reaktor serupa mangkuk yang memuat sekitar 100–200 ton besi cair. melibatkan tiga tahap. yaitu alloi yang sangat terkenal karena kekuatannya.nusaweb. Oksidasi termal karbon meningkatkan suhu dalam mangkuk yang menyebabkan fluks batu kapur terkalsinasi menghasilkan kapur tohor yang mengambang di atas lelehan. Si dan Mn dioksidasi pertama kali menjadi terak. dan direaksikan kembali dengan suatu fluks. mangan. Baja feromangan biasanya dipakai untuk membuat kerangka beton bangunan.Sekilas Kimia Henry Bessemer (1813–1898) Persamaannya: → C(s) + O2(g) ⎯⎯ CO2(g) → Si( ) + O2(g) ⎯⎯ SiO2( ) Δ 2Fe( ) + O2(g) ⎯⎯ 2FeO( ) → Δ Δ Untuk mereduksi kembali FeO yang turut teroksidasi.

Apa yang terjadi dengan nikel jika logam tembaga dimurnikan secara elektrolisis? Jawab: Untuk menjawab pertanyaan tersebut harus diketahui potensial elektrode standar. bijih dihancurkan menjadi serbuk. Partikel-partikel yang terbasahi oleh air seperti pengotor berada di dasar tanki. dan aluminium juga digunakan sebagai reduktor jika karbon yang dipakai tidak cocok. Untuk kebutuhan penghantar listrik. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4. Pemurnian Pemurnian tembaga dilakukan melalui elektrolisis. Proses kimia apakah yang diharapkan pada pengolahan bijih besi dalam tanur? Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 119 . Logam tembaga yang akan dimurnikan ditempatkan sebagai anode. D 2. Apakah seng akan terakumulasi dalam larutan elektrolit selama pemurnian logam tembaga? Jelaskan.28 V 2+ → Eo = +0.15). Contoh 4.15 Pemurnian tembaga menggunakan elektrolisis. magnesium. misalnya saponin. 2001 Gambar 4. Hasil reduksi pada tahap ini dinamakan tembaga blister yang kemurniannya mencapai 98%. c. dan udara dialirkan hingga berbusa. kemudian dicampurkan dengan zat pengapung. dan lempeng tembaga murni ditempatkan sebagai katode. Proses Reduksi Setelah bijih tembaga dipekatkan (tembaga sulfida). Tahap Pemekatan Proses pemekatan tembaga dari bijihnya dilakukan dengan cara pengapungan (flotasi). wadah elektrolisis diisi tembaga(II) sulfat. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Untuk memperoleh logam tembaga dilakukan dengan cara reduksi tembaga oksida dengan karbon sebagai reduktor: Δ → CuO(s) + C(s) ⎯⎯ Cu(g) + CO(g) Pengotor Pengaduk Gambar 4. b. sedangkan Cu2+ direduksi pada katode.14. Seng adalah pengotor lain dalam tembaga. → Ni2+(aq) + 2e ⎯⎯ Ni(s) Eo = –0.34 V Cu (aq) + 2e ⎯⎯ Cu(s) Oleh karena potensial reduksi standar nikel lebih negatif dari tembaga. tembaga harus dimurnikan melalui elektrolisis (Gambar 4.a. Kata Kunci • • • • Metalurgi Pirometalurgi Reaksi eksoterm Reaksi endoterm Tes Kompetensi Subbab 1. Lumpur anode Sumber: Chemistry: The Central Science. Zat pengapung berupa surfaktan (memiliki ujung polar dan nonpolar). kemudian direduksi dengan cara pemangggangan. Hidrogen dan logam aktif.14 Proses pemekatan dengan cara flotasi katode anode Uap logam tembaga meninggalkan reaktor dan terkondensasi menjadi cair. Nikel tetap berada dalam larutan. yang selanjutnya memadat.6 Pengotor dalam Proses Pemurnian Tembaga Logam nikel adalah salah satu pengotor pada bijih tembaga. Reaksi yang terjadi: Buih bercampur bijih tembaga Udara bertekanan → 2CuS(s) + 3O2(g) ⎯⎯ 2CuO(s) + 2SO2(g) Pemanggangan bersifat eksoterm sehingga setelah pemanggangan dimulai tidak perlu ditambahkan panas lagi. Adapun partikel yang tidak terbasahi menempel pada busa dan mengapung di atas permukaan tanki. seperti natrium. Pada proses ini. nikel tidak akan tereduksi.

sedangkan jari-jari berkurang. (4) penghalusan atau pemurnian logam. Kromium (Cr). khususnya ion kompleks. Umumnya unsur-unsur transisi periode keempat menunjukkan tingkat oksidasi lebih dari satu. Sifat-sifat unsur transisi ditentukan oleh konfigurasi elektronnya. Atom ligan yang mengikat langsung logam dinamakan atom donor. Ligan seperti itu dinamakan ligan polidentat. kation logam unsur transisi dinamakan atom pusat. Berdasarkan aturan Aufbau. atau karbonat. Makin banyak elektron bebas dalam suatu unsur transisi makin kuat sifat logamnya. Semua unsur-unsur transisi dapat membentuk senyawa koordinasi. Tata nama ion kompleks mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Alfred Werner. 4. 13. Jumlah atom donor yang mengikat logam dikenal dengan bilangan koordinasi logam. Proses sains dan teknologi dalam pengolahan bijih hingga menjadi logam untuk kegunaan praktis dinamakan metalurgi. 3. Vanadium (V). dan anion atau molekul netral yang mengelilinginya dinamakan ligan. 9. 2. setelah atom kalsium.Rangkuman 1. 14. Muatan pada ion kompleks adalah jumlah muatan atom pusat dan ligan yang mengelilinginya. Sebab ikatan antaratom makin kuat yang pada gilirannya sifat logam dari unsur itu juga semakin kuat. 15. dan seng (Zn). Ion kompleks adalah suatu struktur ionik yang kation dari logam transisinya dikelilingi oleh dua atau lebih anion atau molekul netral. konfigurasi elektron unsur transisi mengisi orbital 3d1–10 4s1–2. Beberapa ligan dapat memiliki dua atau lebih atom donor yang secara berbarengan mengkoordinasi ion logam. Ligan polidentat dikenal sebagai zat pengkelat (seperti capit kepiting). 8. (3) reduksi bijih untuk mendapatkan logam bebas. 12. Unsur-unsur transisi secara terbatas didefinisikan sebagai unsur-unsur yang memiliki subkulit-d atau subkulit-f yang terisi sebagian. kecuali scandium dan seng. 6. Tembaga (Cu). Unsur-unsur transisi periode keempat terdiri atas skandium (Sc). Hanya tembaga yang dapat ditemukan dalam keadaan bebas maupun dalam bentuk senyawanya. 7. Proses metalurgi melibatkan beberapa tahap: (1) penambangan bijih logam. Unsur-unsur transisi periode keempat di alam terdapat dalam bentuk oksida. Misalnya tembaga. Mangan (Mn). Titanium (Ti). dan (5) pencampuran logam dengan unsur lain untuk mengubah sifatnya. sifat kerapatan dan keelektronegatifan bertambah. Kobalt (Co). sulfida. mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s1. Hal ini disebabkan tingkat energi orbital-d dan orbital-s tidak berbeda jauh sehingga memungkinkan elektron-elektron pada kedua orbital itu digunakan untuk bersenyawa. dan titik didih serta titik leleh naik-turun. (2) pengolahan awal atau pemekatan. Besi (Fe). 11. 10. Dalam ion kompleks. 5. 120 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Nikel (Ni). Dari kiri ke kanan dalam tabel periodik.

Peta Konsep Titanium mineralnya Rutil (TiO2) dan ilmenit (FeTiO3) Vanadit (Pb3(VO4)2) Vanadium mineralnya Kromium Unsur yang memiliki subkulit d atau subkulit f yang terisi sebagian merupakan mineralnya Kromit (FeCr2O4) Pirolusit (MnO2) di antaranya Mangan mineralnya Besi Unsur Transisi mineralnya Hematit (Fe2O3). menjelaskan hubungan antara kereaktifan dan biloks unsur transisi serta mengembangkan keterampilan analisis dan logika Anda dengan mempelajari proses kimia dalam metalurgi. pirit (FeS). diskusikan dengan teman atau guru Anda . magnetit (Fe3O4). Anda dapat mengidentifikasi kelimpahan unsur-unsur transisi dan menganalisis kecenderungan sifat fisiknya. Pada bab ini juga dibahas secara mendalam mengenai senyawa kompleks. Dengan mempelajari bab ini. dan siderit (FeCO3) Smaltit (CoAs2). dan kobaltit (CoAsS) Kobalt dapat membentuk mineralnya Nikel mineralnya Nikeltit (NiS) Atom pusat Ion kompleks terdiri atas Ligan Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 4 ini? Bagian manakah dari materi Bab 4 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. Tahukah Anda manfaat lainnya dari mempelajari unsur-unsur transisi periode keempat? Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat 121 .

Evaluasi Kompetensi Bab 4
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 1. Pernyataan berikut yang bukan termasuk sifat unsur transisi adalah …. A. merupakan oksidator kuat B. mempunyai beberapa bilangan oksidasi C. penghantar listrik yang baik D. dapat membentuk ion kompleks E. senyawanya berwarna Konfigurasi elektron atom-atom unsur transisi adalah: 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2. Bilangan oksidasi tertinggi dari unsur tersebut adalah .… A. +6 D. +3 B. +5 E. +2 C. +4 Konfigurasi elektron atom unsur transisi berikut yang memiliki sifat magnet paling kuat adalah .... A. [Ar] 4s2 3d2 D. [Ar] 4s2 3d5 2 3d3 B. [Ar] 4s E. [Ar] 4s2 3d6 1 3d5 C. [Ar] 4s Vanadium dengan bilangan oksidasi +4 terdapat pada senyawa… A. NH4VO2 D. VOSO4 B. K4V(CN)6 E. VCl3 C. VSO4 Unsur transisi yang memiliki bilangan oksidasi nol terdapat pada senyawa …. A. Co(NH3)6Cl3 D. Fe(H2O)6(OH)3 B. Fe(H2O)6SO4 E. Cr(NH3)4Cl3 C. Ni(CO)4 Jumlah orbital yang ditempati oleh pasangan elektron dalam atom Mn dengan nomor atom 25 adalah …. A. 4 D. 13 B. 7 E. 15 C. 10 UMPTN 2000 A: Ion Co2+ mempunyai konfigurasi elektron [Ar] 3d7. jumlah elektron yang tidak berpasangan dalam ion Co2+ adalah …. A. 1 D. 5 B. 2 E. 7 C. 3 Ebtanas 1998: Senyawa seng dari unsur transisi tidak berwarna, hal ini disebabkan oleh …. A. orbital d telah penuh berisi elektron B. tidak adanya elektron pada orbital d C. orbital d telah terisi elektron setengah penuh D. tidak adanya elektron padaorbital s E. orbital s telah terisi elektron setengah penuh 9. Salah satu garam berikut yang bukan senyawa kompleks adalah …. A. Cu(NH3)4SO4 D. (CuOH)2SO4 B. K4Fe(CN)6 E. K2CoI4 C. K3Fe(CN)6 10. Ion berikut yang tidak dapat membentuk kompleks dengan amonia adalah …. A. Zn2+ D. Cr3+ 2+ B. Cu E. Mn2+ 3+ C. Al 11. Pada reaksi pembentukan kompleks berikut. → Fe3+(aq) + 6CN–(aq) ⎯⎯ Fe(CN)63– Ikatan antara atom pusat dan ligan adalah …. A. logam D. kovalen koordinasi B. ionik E. van der Waals C. kovalen polar 12. Bilangan koordinasi Ni dalam ion [Ni(NH3)4]2+ adalah …. A. 2 D. 6 B. 3 E. 8 C. 4 13. Bilangan koordinasi seng dalam ion dia uotetrahidroksoseng(II), [Zn(OH)4(H2O)2]2– adalah …. A. 2 D. 5 B. 3 E. 6 C. 4 14. Bilangan koordinasi Fe dan muatan pada ion Fe(CN)64– adalah …. A. +2 dan 4– D. +6 dan 6– B. +3 dan 2+ E. –2 dan 2– C. +4 dan 4– 15. Ion kompleks berikut yang namanya tidak tepat adalah .... A. [Ni(CN)4]2– : ion tetrasianonikelat(II) B. [Ag(NH3)2]+ : ion diaminargentat(I) C. [Co(H2O)6]3+ : ion heksaa uokobalt(III) D. [PtCl6]2– : ion heksakloroplatinat(IV) E. [Co(NH3)4Cl2]+ : ion diklorotetramin kobalt(III) 16. Ebtanas 1999: Nama yang tepat untuk ion kompleks [Cr(NH3)4(H2O)2]3+ adalah …. A. ion tetramindia uokrom(III) B. ion dia uotetraminkrom(III) C. ion tetramin krom(III) dia uo D. ion tetramin dia uokromat(III) E. ion dia uotetraminkromat(III)

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

122

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

17. Ebtanas 2000: Nama yang tepat untuk senyawa kompleks dengan rumus (Cr(NH3)4Cl2)Cl adalah …. A. krom(III) tetramin dikloro klorida B. tetramindiklorokrom (III) klorida C. diklorotetraminkromat(III) klorida D. tetramindiklorokromat(III) klorida E. diklorotetraminkrom(III) monoklorida 18. Endapan AgCl dapat larut dalam amonia sebab membentuk senyawa …. D. Ag(NH3)2Cl2 A. AgNH2Cl B. AgNH3Cl E. Ag(NH3)4Cl C. Ag(NH3)2Cl 19. Suatu senyawa kompleks terdiri atas logam kromium, anion fluorida, molekul air, dan anion klorida, dengan data tambahan berikut. Bilangan oksidasi atom pusat = +3 Bilangan koordinasi atom pusat = 6 Muatan kompleks = 1+ Senyawa kompleks tersebut adalah …. A. [CrF2(H2O)6]Cl D. [CrClF(H2O)4]Cl B. [Cr(H2O)4]F2Cl E. [CrCl2(H2O)4]F C. [CrCl2(H2O)4]Cl 20. Ebtanas 1998: Rumus ion kompleks yang sesuai dengan bentuk molekul berikut adalah ….
CN– CN– CN– Cr3+ CN– CN– CN–

A. Cr(CN)6– D. Cr(CN)63– 2– B. Cr(CN)6 E. Cr(CN)63+ 2+ C. Cr(CN)6 21. Jika ke dalam larutan CuSO4 ditambah NH3 akan terbentuk endapan biru-hijau, tetapi penambahan NH3 berlebih akan melarutkan kembali endapan dan larutan berwarna biru terang. Gejala ini disebabkan …. A. Cu(OH)2 bersifat amfoter B. terbentuk ion kompleks Cu(NH3)42+ C. Cu termasuk golongan transisi D. ion Cu2+ adalah ion berwarna biru E. Cu(OH)2 mudah terurai menjadi CuO dan air 22. Pada pengolahan bijih titanium menjadi titanium oksida murni umumnya diolah melalui pembentukan titanium klorida sebab .... A. mudah dioksidasi B. dapat dielektrolisis C. titik didihnya rendah D. mudah dimurnikan dengan air E. hasilnya sangat murni

23. Pengubahan ion kromat menjadi ion dikromat terjadi dalam keadaan …. A. basa D. encer B. netral E. panas C. asam 24. Reduktor yang biasa digunakan secara besar-besaran untuk mereduksi bijih besi menjadi logamnya adalah …. A. natrium D. karbon B. hidrogen E. platina C. aluminium 25. Pada proses tanur sembur, bijih besi harus dicampur dengan kapur. Fungsi kapur pada proses ini adalah …. A. mengikat SiO2 B. mengikat oksigen C. mengikat kelebihan karbon D. menambah ion kalsium E. menghasilkan besi dengan kemurnian tinggi 26. UMPTN 1997 C: Reduksi besi(III) oksida dengan CO menghasilkan besi menurut persamaan reaksi berikut. → Fe2O3(s)+ 3CO(g) ⎯⎯ 2Fe(s) + 3CO2(g) untuk menghasilkan 11,2 kg besi dibutuhkan besi(III) oksida sebanyak …. A. 22 kg D. 16 kg B. 20 kg E. 15 kg C. 18 kg 27. Prinsip pembuatan baja dari besi tuang adalah dengan cara …. A. meningkatkan kadar karbon B. menurunkan kadar karbon C. meningkatkan kadar timah D. menurunkan kadar timah E. meningkatkan kadar seng 28. Pengolahan bijih logam yang terdapat dalam bentuk karbonat dapat dilakukan melalui proses .... A. elektrolisis B. hidrolisis C. pemanggangan dan reduksi D. pemanggangan E. reduksi langsung 29. Ebtanas 1999: Urutan yang tepat pada proses pengolahan tembaga dari bijih tembaga adalah .... A. elektrolisis-reduksi-pemekatan-pemanggangan B. reduksi-elektrolisis-pemanggangan-pemekatan C. pemekatan-pemanggangan-reduksi-elektrolisis D. pemanggangan-reduksi-pemekatan-elektrolisis E. reduksi-pemanggangan-elektrolisis-pemekatan 30. Unsur transisi periode keempat yang paling banyak terdapat dalam kulit bumi adalah …. A. seng D. besi B. nikel E. mangan C. tembaga

Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat

123

B. 1.

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Berapa bilangan oksidasi unsur transisi dari senyawa berikut. a. FeCO3 b. MnO2 c. CuCl d. CrO2Cl2 Tuliskan konfigurasi elektron untuk setiap ion berikut. (a) Fe2+; (b) Cr3+; (c) Mn4+; (d) Sc3+. Apa yang dimaksud dengan ion kompleks, ligan, dan bilangan koordinasi? Jelaskan. Tentukan berapa bilangan koordinasi dan bilangan oksidasi logam dalam senyawa kompleks berikut. a. K3[V(C2O4)3] b. [Ni(CN)5]3– c. [Zn(en)2]Br2 d. [Fe(H2O)5SCN]2+ Tuliskan nama senyawa kompleks berikut. a. [Zn(NH3)4]2+ b. [Co(NH3)4Cl2]Cl c. K[Co(C2O4)2(NH3)2] d. [PtCl4(en)] e. [Ni(H2O)6]Br2 f. [Cr(NH3)4Cl2]ClO4 g. K3[Fe(C2O4)3] 6. Tuliskan rumus setiap senyawa berikut dan tentukan berapa bilangan koordinasinya. a. Heksaminkrom(III) nitrat b. Tetraminkarbonatokobalt(III) sulfat c. Diklorobis(etilendiamin)platina(IV) bromida d. Kalium dia uatetrabromovanadat(III) e. Penta uabromomangan(III) sulfat f. Natrium tetrabromo(etilendiamin)kobaltat(III) Manakah di antara senyawa berikut yang memberikan warna? a. ZnO b. NaAlCl4 c. [Fe(SO4)(H2O)4] d. CrO2 Tuliskan persamaan kimia setara untuk reduksi FeO dan Fe2O3 oleh H2 dan CO.

2. 3. 4.

7.

8.

5.

124

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Bab

5
Sumber: kocherov@jaeand.iaea.org

Pusat Penelitian Reaktor Nuklir Batan, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Keradioaktifan
Hasil yang harus Anda capai: memahami karakteristik unsur-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam. Setelah mempelajari bab ini, Anda harus mampu: mendeskripsikan unsur-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya.

Pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit tenaga listrik di Indonesia masih dalam tahap penelitian. Pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan mengenai keuntungan dan dampak yang dihasilkan dari pengadaan proyek ini. Peraturan keselamatan dan tingginya biaya masih menjadi kendala dikarenakan Indonesia adalah negara berkembang. Akan tetapi, di negara maju, seperti Amerika, sekitar 20 persen energi nuklir dimanfaatkan sebagai sumber listrik. Energi nuklir ini dihasilkan dari reaksi inti atom yang bersifat radioaktif. Sejak model atom dikembangkan oleh Dalton, perhatian ilmuwan terpusat pada elektron, tidak pada inti atom. Menurut pendapat sebelumnya, inti atom hanya menyediakan muatan positif untuk mengikat elektronelektron di dalam atom. Akibat perkembangan cepat dalam bidang fisika dan kimia membuktikan bahwa inti atom dapat berubah secara spontan disertai dengan pelepasan radiasi. Inti atom tersebut dinamakan nuklida radioaktif. Bagaimanakah sifat-sifat fisik dan kimia serta kegunaan lainnya dari nuklida radioaktif ini? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini.

A. Kestabilan Inti B. Kegunaan Radioisotop C. Reaksi Fisi dan Fusi

125

Tes Kompetensi Awal
1. 2. 3. Masih ingatkah Anda bagaimana model struktur atom menurut Bohr? Gambarkan oleh Anda model struktur atom tersebut. Apa yang dimaksud dengan nuklida? Sebutkan partikel-partikel penyusun inti Atom? Apakah menurut Anda inti suatu atom dapat meluruh atau bergabung dengan inti atom lain? Jelaskan alasannya.

A. Kestabilan Inti
Kestabilan inti atom dapat ditinjau dari aspek kinetika dan energitika. Kestabilan secara energitika ditinjau dari aspek energi nukleosintesis dihubungkan dengan energi komponen penyusunnya (proton dan neutron), disebut energi ikat inti. Kestabilan secara kinetika ditinjau berdasarkan kebolehjadian inti meluruh membentuk inti yang lain, disebut peluruhan radioaktif.

Sekilas Kimia
Marie Curie (1867–1934)

1. Ciri-Ciri Inti Stabil dan Tidak Stabil
Untuk mengetahui ciri-ciri inti yang stabil dan inti yang tidak stabil dapat ditinjau dari perbandingan antarpartikel yang terkandung di dalam inti atom, yaitu perbandingan neutron terhadap proton ⎜ ⎟ . Selain nuklida 1H, semua ⎝Z⎠ nuklida atom memiliki proton dan neutron. Suatu nuklida dinyatakan stabil jika memiliki perbandingan neutron terhadap proton lebih besar atau sama dengan satu ⎜ ≥ 1 ⎟ . Untuk nuklida ringan (Z ⎝Z ⎠ Untuk nuklida dengan Z 20, perbandingan
⎛N ⎞ ⎛N⎞

20), perbandingan 1. Perbandingan

N @ 1. Z

beberapa nuklida yang stabil ditunjukkan pada tabel berikut.
Sumber: Oxford Ensiklopedia Pelajar: Biografi–9, 1995

N Z

N untuk Z

Tabel 5.1 Nuklida Z N
N Z

Beberapa Nuklida yang Stabil
2

Marie Curie Lahir di Warsawa, Polandia. Dia bersama dengan suaminya Pierre melakukan percobaan terhadap zat radioaktif. Setelah beberapa tahun bekerja, mereka berhasil menemukan sebuah unsur radioaktif, yang mereka namakan radium. Mereka menerima hadiah nobel untuk karya ini. Setelah Pierre meninggal pada 1906, Marie meneruskan kerjanya dan menerima hadiah nobel ke–2 pada 1911.

H 1 1 1

20

Ne

40

Ca

64

n

90

Sn

120

Nd

202

Hg

10 10 1

20 20 1

30 34 1,13

40 50 1,25

50 70 1,50

80 122 1,50

Berdasarkan tabel tersebut, tampak bahwa nilai

fungsi Z. Hubungan proton dan neutron dapat diungkapkan dalam bentuk grafik yang disebut grafik pita kestabilan.
Emisi alfa
130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 10

N berubah sebagai Z

Gambar 5.1
Grafik pita kestabilan Nuklida stabil ditunjukkan oleh titik hitam yang berkerumun membentang seperti pita sehingga disebut pita kestabilan. Di luar pita kestabilan tergolong radioaktif.

Jumlah neutron (N)

Emisi beta
Z N= Penangkapan elektron dan emisi positron

20

30

40

50

60

70

80

90 100

Jumlah proton (Z)

126

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

Dengan bertambahnya jumlah proton (Z), perbandingan neutronproton meningkat hingga 1,5. Kenaikan angka banding akibat meningkatnya tolakan muatan positif dari proton. Untuk mengurangi tolakan antarproton diperlukan neutron yang berlebih. Nuklida di luar pita kestabilan umumnya bersifat radioaktif atau nuklida tidak stabil. Nuklida yang terletak di atas pita kestabilan adalah nuklida yang memiliki neutron berlebih. Untuk mencapai keadaan inti yang stabil, nuklida ini mengubah neutron menjadi proton dan partikel beta. Nuklida yang terletak di bawah pita kestabilan adalah nuklida yang miskin neutron. Untuk mencapai keadaan yang stabil, dilakukan dengan cara memancarkan positron atau penangkapan elektron (electron capture) pada kulit K menjadi neutron. Nuklida yang terletak di atas pita kestabilan dengan nomor atom (jumlah proton) lebih dari 83 adalah nuklida yang memiliki neutron dan proton melimpah. Untuk mencapai keadaan stabil, nuklida ini melepaskan sejumlah partikel alfa (inti atom He).
Jumlah neutron

N diyakini Z

Emisi −0 e 1
4 Emisi 2 He

0 Emisi 1 e atau penangkapan elektron

Jumlah proton
Sumber: Chemistry: The Central Science, 2000

Gambar 5.2
Semua unsur radioaktif meluruh membentuk unsur yang stabil dengan nomor atom sekitar 50-an.

Contoh 5.1
Meramalkan Kestabilan Inti Ramalkan apakah nuklida stabil? Jawab
13 7 N stabil atau tidak. Jika tidak, bagaimana untuk mencapai

Kestabilan inti dapat dilihat dari angka banding (Z) 20, angka banding

N . Untuk inti dengan jumlah proton Z

N = 1. Z N 6 Angka banding untuk 13 N= = 0,86 lebih kecil dari 1 sehingga tidak stabil. 7 Z 7 Oleh karena nuklida N berada di bawah pita kestabilan ( 1) maka untuk mencapai stabil dilakukan dengan cara memancarkan positron atau penangkapan elektron kulit K.

2. Peluruhan Radioaktif
Peluruhan radioaktif adalah peristiwa spontan emisi beberapa partikel dan radiasi elektromagnetik dari suatu inti atom tidak stabil menuju inti yang stabil. Peluruhan radioaktif diketahui merupakan suatu peristiwa eksoergik (pelepasan energi). Pada proses peluruhan inti berlaku Hukum Kekekalan Energi, Momentum, Massa, dan Muatan. a. Persamaan Peluruhan Inti Persamaan peluruhan inti ditulis seperti halnya persamaan reaksi kimia. Contoh peluruhan radioaktif 238U disertai pelepasan partikel alfa dapat ditulis sebagai berikut.
238 92 U

Kata Kunci
• • • • • • • • • • • Inti atom (nuklida) Aspek kinetika Aspek energitika Kestabilan inti Nukleosintesis Energi ikat inti Emisi (peluruhan) Pita kestabilan Radioaktif Eksoergik Radiasi elektromagnetik

⎯⎯ →

234 4 90 Th + 2 He

Pada persamaan ini, hanya inti yang berubah yang dituliskan. Tidak perlu menuliskan senyawa kimia atau muatan elektron untuk setiap senyawa radioaktif yang terlibat sebab lingkungan kimia tidak memiliki pengaruh terhadap perubahan inti.

Keradioaktifan

127

Atom No. Tabel 5. Secara umum ditunjukkan pada Tabel 5. Tabel 5. simbol kedua nuklida adalah 226 88 Ra dan 222 86 Rn Persamaan transmutasi intinya: 226 88 Ra ⎯⎯ → 222 4 86 Rn+ 2 He b. Nomor Massa Nomor Atom Pereaksi dan produk yang terlibat dalam peluruhan inti ditulis menurut simbol nuklidanya. dan peluruhan gamma. Massa –2 +1 –1 –1 0 –4 0 0 0 0 Gambar 5. dan indeks atas menyatakan massa. Jawab Nomor atom radium 88 dan radon 86. Jenis Peluruhan Radioaktif Peluruhan radioaktif dapat digolongkan ke dalam tiga jenis peluruhan. indeks bawah menyatakan muatan.2 Menuliskan Persamaan Peluruhan Inti Tuliskan persamaan transmutasi inti untuk peluruhan radioaktif radium–226 disertai pancaran partikel alfa membentuk radon–222. Symbol for the particle. β + atau positron. atau penangkapan elektron).Sumber: Chemistry: The Central Science.2 Proton 1 1p Simbol Partikel yang Terlibat dalam Peluruhan Inti Neutron Beta Positron 1 0n 0 −1 e Gamma 0 0 atau 0 −1β 0 1e atau 0 β 1 Contoh 5.3. and supercript means mass. subscript means charge. yaitu peluruhan alfa. Simbol untuk partikel yang terlibat dalam peluruhan inti adalah sebagai berikut.3 Deret peluruhan radioaktif: 238U → 206Pb Catatan Note Dalam simbol untuk partikel yang terlibat.4 Daya tembus radiasi yang diemisikan unsur radioaktif Kekuatan penetrasi: n ≈ g> b > a sinar-X 0 0 γ – 128 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 2000 Gambar 5. Jadi. peluruhan beta ( β –.3 Jenis Peluruhan Radioaktif Radiasi 4 2 He 0 −1 e 0 1e Jenis peluruhan Emisi alfa (a) Emisi beta (b) Emisi positron ( b+) Penangkapan elektron Emisi gamma (g) Perubahan Setara – 0 1 1 0 n → 1p + −1e 1 1 0 1 p → 0n + 1 e 0 1 1 1 p + −1 e → 0 n Perubahan Inti No.

Emisi gamma (g) dihasilkan dari nuklida yang tereksitasi setelah menjalani peluruhan.5 Radiasi a. 1 1p Sumber: Introductory Chemistry. Oleh karena nilai 1 (di Z bawah pita kestabilan) maka akan terjadi emisi positron atau penangkapan elektron. Untuk mencapai keadaan stabil dilakukan dengan cara mengemisikan energi dalam bentuk radiasi gamma. Emisi positron setara dengan perubahan proton menjadi neutron. Emisi beta sama dengan perubahan neutron menjadi proton.1. 47Ca b. Nuklida 47Ca memiliki 20 proton dan 27 neutron. Emisi positron (b+) adalah emisi sejenis elektron yang bermuatan positif. ⎯⎯ 1 p + →1 0 −1e Perisai timbal Bahan radio aktif 3. 4 Emisi alfa adalah emisi nuklida 2 He atau partikel alfa dari inti tidak stabil. 25Al Jawab N a. N b. 1997 Gambar 5. Emisi positron terjadi pada nuklida yang berada di bawah pita kestabilan. 4 + 2 He Nuklida yang memiliki nomor atom di atas 83 akan memancarkan partikel alfa. 1 1p + 0 −1 e ⎯⎯ 1 n →0 • • • • • • • 5. Nuklida di atas pita kestabilan akan memancarkan partikel beta. yaitu kulit K. Nuklida 25Al memiliki 13 proton dan 12 neutron. b. Oleh karena nilai 1 (di Z bawah pita kestabilan) maka akan terjadi emisi beta. proton diubah menjadi neutron. g dalam medan magnet ⎯⎯ n + → 1 0 0 1e 4. Persamaannya: 1 0n Radiasi γ Radiasi α Radiasi β 226 88 Ra ⎯⎯ → 222 86 Rn 2. Contohnya: 99 m 43 Tc Kata Kunci Emisi alfa Emisi beta Emisi positron Penangkapan elektron Emisi gamma Transmutasi inti Keadaan tereksitasi ⎯⎯ → 99 43 Tc + 0γ 0 Contoh 5.3 Meramalkan Jenis Peluruhan Radioaktif Gunakan pita kestabilan untuk meramalkan peluruhan radioaktif dan tuliskan persamaan transmutasi intinya: a. Penangkapan elektron ( . Peluruhan radioaktif menghasilkan nuklida pada keadaan tereksitasi yang tidak stabil. Persamaan transmutasi intinya: 25 13 Al ⎯⎯ → ⎯⎯ → 25 13 Al + 0 1e (emisi positron) atau 25 13 Al + 0 −1e 25 12 Mg (penangkapan elektron) Keradioaktifan 129 . pada peluruhan radioaktif 226Ra. Emisi beta (b-) adalah emisi elektron berkecepatan tinggi dari inti tidak stabil. Misalnya. Dalam hal ini. electron capture) adalah peluruhan inti dengan menangkap elektron dari orbital yang terdekat ke inti.

Energi ikat inti.01435 9. Ei didefinisikan sebagai selisih energi antara energi nuklida hasil sintesis dengan energi nukleon penyusunnya. proton C. megatron Pembahasan 223 87 a Li Be B C O Fe Co Pb Fr → 223 88 Ra + X }elektron ( −0 e) 1 SPMB 2004 X } 87 − 88 223− 223 = 0 =−1 Jadi.01345 3. neutron B.9703 225.0001 15.9967 13. Contoh. positron D.9905 55. nuklida 4 He disintesis dari 2 proton dan 2 neutron.. Menurut aspek energitika. Δ Enukelosintesis = Ei = Enuklida He – E(2p + 2n) Bagaimana mengukur perubahan energi inti tersebut? Menurut Einstein. elektron E.01493 4.9295 206. Nukleosintesis dan Energi Ikat Inti Nukleon (n + p) Dm diubah menjadi energi untuk mengikat nukleon agar tetap dalam inti Nuklida Pengikat Nukleosintesis adalah pembentukan inti atom atau nuklida dari partikelpartikel penyusunnya (proton dan neutron). makin stabil inti atom tersebut.9771 Mahir Menjawab Pada inti Fr terjadi reaksi berikut.6.01550 3.00150 6. perubahan energi inti dapat ditentukan secara langsung dari perubahan massa nukleon.00867 1.. 223 87 Simbol b(e ) n p (H) – Fr → 223 88 Ra + X X adalah partikel .00055 1. Dengan kata lain. X adalah partikel elektron. suatu inti atom stabil jika memiliki energi ikat inti besar.9184 205.0066 11. (D) Po Rn Ra 130 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .9309 207. 4 2 1 p + 2 1 n ⎯⎯ 2 He → 1 0 Gambar 5.0102 11.9368 221.6 Kehilangan massa diubah menjadi energi yang digunakan untuk mengikat nukleon membentuk satu kesatuan di dalam inti. Lihat Gambar 5.4 Massa Nukleon dan Nuklida dalam Satuan Massa Atom (sma) A –1 0 1 1 1 2 2 3 3 4 5 5 6 6 8 26 27 82 82 82 84 86 88 0 1 1 2 3 3 4 6 7 9 10 11 12 13 16 56 59 206 207 208 210 222 226 Massa (sma) 0..01347 7.00728 2.00999 10.3. sebab perubahan massa selalu disertai perubahan energi sesuai persamaan: E = m c2 atau DE = c2 Δ m Keterangan: c = kecepatan cahaya (3×108 m s–1) Dm = perubahan massa (kg) Tabel 5.9316 209. A.9206 58. Energi yang terlibat dalam nukleosintesis dinamakan energi ikat inti ( i). makin besar energi ikat inti.

00150 – 2(1. 1990 Sekilas Kimia Makanan Iradiasi Pada tahun 1953. makin besar energi ikat inti makin stabil inti tersebut. Kata Kunci • • • Nukleon Energi ikat rata-rata Massa partikel subinti Keradioaktifan 131 . Kedua. Selain itu.9904 234.007 × 10–12 J. Satu Mega elektron volt (1 MeV) sama dengan 1. Energi ikatan inti dalam satuan Me Perubahan massa pada pembentukan He: m = mHe – 2(mn + mp) {4.062 × 10–13 Joule.9837 233.9890 233. Menariknya. seperti radikal hidroksil yang akan bereaksi dengan molekul organik dan menghasilkan zat yang berbahaya. selain menghemat energi karena tidak perlu pendinginan. Kekurangan massa pada pembentukan nuklida helium (Contoh Soal 5.3176 MeV b.9942 233. Hal ini sangat berguna bagi negara-negara miskin. Keuntungan iradiasi makanan sangat jelas. radiasi yang mengionisasi akan menghasilkan spesi yang reaktif. dalam satuan MeV b. juga memperlama waktu simpan berbagai macam makanan. ketakutan tersendiri pada prosedur ini pun ada.00728)} sma = – 0.4 Menentukan Perubahan Energi Inti Hitung perubahan energi pada pembentukan nuklida helium (partikel alfa) berikut. Akan tetapi.8 MeV dimiliki oleh atom Fe dan Ni.Th Pa U Pu 90 90 91 92 92 92 92 94 230 234 234 233 234 235 238 239 229. Energi ikat per nukleon bervariasi bergantung pada nomor atom unsurunsur stabil. 2000 Satuan yang digunakan untuk energi ikat inti adalah Mega elektron volt (MeV).007 × 10–12 J Jadi.4 di atas) disebabkan telah diubah menjadi energi yang digunakan untuk mengikat partikel subinti agar tidak pecah. seperti ditunjukkan pada gambar berikut. dalam satuan Joule Jawab a. 1 2 1 n + 2 1p ⎯⎯ 2 He → 4 0 a. iradiasi dapat merusak nutrien.062 × 10–13 J Ei = –28. Energi ikat inti dalam satuan Joule 1 MeV = 1. Oleh karena itu.3176 MeV atau 3.0304 sma) (931.0003 239. Keduanya mengemisikan sinar gamma ( γ ) walaupun sinar X dan elektron dapat juga digunakan untuk mengiradiasi makanan. Angkatan Darat Amerika Serikat memulai program percobaan iradiasi makanan sehingga pasukan yang tersebar mempunyai makanan segar tanpa harus dibekukan.9931 232.062 × 10–13 Joule Hubungan satuan energi ikat inti dan massa partikel subinti dalam satuan sma adalah 1 sma = 931.062 × 10–13 J MeV–1 = –3. bahwa makanan yang diiradiasi dapat menjadi radioaktif (meskipun tidak ada data kejadian mengenai hal ini). Energi ikat rata-rata maksimum sekitar 8.0304 sma Ei = (– 0.00867 + 1.0006 Sumber: General Chemistry . seperti asam amino dan vitamin.5 MeV sma–1) = – 28.9934 238.5 MeV Contoh 5.3176 MeV × 1. Sumber: Chemistry. Sumber radiasi untuk hampir semua pengawetan makanan adalah kobalt–60 dan cesium–137. efek yang sama dihasilkan juga ketika makanan tersebut dipanaskan. pada pembentukan nuklida He dilepaskan energi sebesar 28. atau 1 MeV = 1. Pertama.

235U menjadi 239U b. Hitung perubahan energi (dalam joule) jika 1.00728 sma = 92.5 MeV sma–1 = 1747. Tes Kompetensi Subbab 1.2398 sma Total massa = 236. Manakah nuklida yang radioaktif dan nuklida yang stabil? a. 26Na c.0349 sma Kekurangan massa = 1. 5. Salah satu dari setiap pasangan nuklida berikut adalah radioaktif. 13C menjadi 12C 2. a. meluruh menjadi kalsium–40.5 Hitung energi ikat Jawab Nuklida 235U mengandung 92 proton dan 143 neutron.7 Grafik Energi ikat nukleon terhadap nomor massa Energi Ikat per Nukleon U 0 50 100 150 200 250 Nomor Massa Contoh 5.1214 MeV 235 Menghitung Energi Ikat Inti U jika massa nuklidanya sebesar 235. Massa nukleon penyusun 235U adalah 92 × 1. 24Na b. 90Sr Kalium–40 adalah isotop radioaktif alam.9096 sma Kekurangan massa dari nuklida ini adalah Massa nukleon = 236. A 4. 13N b. 3.8756 sma × 931. 39K dan 40K c. 6. Berapa perubahan energi dalam MeV jika satu inti 234Th meluruh.034 sma. 52Fe c. 60Co d.56 4 Fe 235 He Gambar 5.6698 sma 143 × 1. 71Ga dan 76Ga Ramalkan jenis peluruhan untuk setiap nuklida radioaktif berikut berdasarkan pita kestabilan.9096 sma Massa nuklida = 235. Ramalkan jenis peluruhan yang terjadi dan tuliskan persamaan transmutasi intinya. a.8756 sma Energi ikat inti 235U per nuklida adalah Ei = 1.00 g 234 Th meluruh menjadi 234Pa dengan memancarkan beta. 25Al Tuliskan persamaan inti untuk reaksi peluruhan zat radioaktif berikut. a. 208Po dan 209Bi b. Kerjakanlah di dalam buku latihan. 132 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .00867 sma = 144. Ramalkan jenis peluruhan dari radionuklida berikut dan tuliskan persamaan transmutasi intinya.

Kocok campuran dan biarkan beberapa lama. 2000 1. Partikel alfa. Manfaat dalam Analisis Kimia Perunut radioaktif adalah isotop radioaktif yang ditambahkan ke dalam bahan kimia atau makhluk hidup guna mempelajari sistem.8). Persamaannya: PbI2(s) Pb2+(aq) + 2I–(aq) Ke dalam tabung yang berisi PbI2 padat nonradioaktif tambahkan larutan yang berisi ion iodida radioaktif hingga jenuh. dan gamma dapat menembus ke dalam materi dan mampu mengionisasi atom atau molekul (lihat Gambar 5.B. terutama dalam bidang kedokteran. Analisis Kesetimbangan Kimia Tinjau kesetimbangan timbal(II) iodida padat dan larutan jenuhnya yang mengandung Pb2+(aq) dan I–(aq). Jika dianalisis maka dalam padatan PbI2 akan terdapat PbI2 yang radioaktif. dengan pengetahuan yang memadai. Saring campuran dan keringkan endapan yang tersaring. Namun demikian. beta. b. Selanjutnya. Hal ini dapat memengaruhi organ tubuh dan bersifat destruktif. Keuntungan perunut radioaktif yaitu isotop berperilaku sebagaimana isotop nonradioaktif. Kata Kunci • • • • Daya penetrasi Perunut radioaktif Isotop radioaktif Isotop nonradioaktif Keradioaktifan 133 . Kulit Jaringan a b g Gambar 5.8 Daya penetrasi sinar a. Sinar matahari 6CO2(g) + 6H2O( ) ⎯⎯⎯⎯⎯ C6H12O6(aq) + 6O2(g) → Dalam percobaannya. b. radiasi dari unsur radioaktif dapat dimanfaatkan oleh manusia. a. gas CO2 yang mengandung lebih isotop 14C radioaktif diterpakan kepada tanaman alga selama satu hari. tetapi dapat dideteksi dalam jumlah sangat sedikit melalui pengukuran radiasi yang diemisikannya. pertanian. dan industri. dan g terhadap tubuh manusia Tulang Organ Sumber: Chemistry: The Central Science. Kegunaan Radioisotop Radiasi dari peluruhan unsur radioaktif dapat memengaruhi benda dan makhluk hidup. Hal ini menunjukkan bahwa dalam larutan jenuh terdapat keadaan setimbang dinamis antara padatan dan ion-ionnya. Proses keseluruhan fotosintesis melibatkan reaksi CO2 dan H2O untuk menghasilkan glukosa dan O2. Mekanisme Fotosintesis Percobaan menggunakan perunut telah dilakukan sejak tahun 1950 oleh Melvin Calvin dari Universitas Berkeley untuk menentukan mekanisme fotosintesis tanaman.

Analisis terhadap rambut dapat dilakukan untuk menentukan zat beracun yang terdapat dalam rambut. Baik titran maupun cuplikan dapat mengandung komponen radioaktif. Analisis Aktivasi Neutron Analisis aktivasi neutron adalah analisis unsur-unsur dalam sampel yang didasarkan pada pengubahan isotop stabil oleh isotop radioaktif melalui pemboman sampel oleh neutron. membentuk endapan AgCl. Selain itu. dalam labu Erlenmeyer yang berisi ion Cl – nonradioaktif tidak terdapat keaktifan. 75 As 76As + 1 0n ⎯⎯ → 76 m 33 As Gambar 5. Berdasarkan prosedur di atas. dapat diketahui apakah orang itu diracuni arsen atau mati wajar. Energi dari partikel mengionisasi molekul gas menghasilkan ion positif dan elektron yang dipercepat oleh elektrode. Titik akhir titrasi diperoleh dengan cara ekstrapolasi grafik. dan secara perlahan meningkatkan keaktifan. inti metastabil dari 76 As m akan diperoleh: 75 33 As c. Kelebihan cara analisis titrasi radiometri adalah kepekaannya sangat tinggi. Setelah ion 110Ag + radioaktif ditambahkan ke dalam erlenmeyer dan bereaksi dengan ion Cl –. Selain itu. Pulsa arus selanjutnya dicacah. pada titrasi penentuan ion Cl– dengan ion Ag+ membentuk endapan AgCl. Elektron yang bergerak lebih cepat. selanjutnya diidentifikasi. Calvin mengajukan mekanisme atau tahap-tahap reaksi dalam fotosintesis. Gambar 5. kekeruhan.9 Pencacah Geiger Partikel radiasi masuk melalui jendela dan melewati gas argon. Bagian supernatan (endapan) tidak menunjukkan tanda-tanda keaktifan. kelebihan ion Ag+ berada dalam larutan. Untuk stabil meluruhkan sinar gamma. suhu. 134 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Ini dapat dilakukan dengan cara menentukan jumlah dan posisi unsur dalam rambut secara saksama sehingga dapat diketahui penyebab kematian orang itu. pH. dan meluruh disertai emisi gamma. Misalnya. intensitas sinar gamma sebanding dengan jumlah unsur yang ada dalam sampel rambut. Jika isotop 75 As dibombardir dengan neutron.alga diekstrak dengan alkohol dan air. dan yang lainnya tidak memengaruhi penentuan titik akhir titrasi.10 Arsen dibombardir dengan neutron menghasilkan arsen metastabil. tetapi setelah titik ekuivalen tercapai. d. Inti metastabil berada pada keadaan tereksitasi. Untuk mengidentifikasi apakah seseorang itu mati wajar atau diracun dapat dianalisis berdasarkan runutan unsur dalam rambut. menumbuk logam anode dan menimbulkan pulsa arus. Metode ini juga sangat peka sebab dapat mengidentifikasi jumlah arsen hingga 10–9 g. 2000 Senyawa yang mengandung 14C radioaktif terdapat dalam zat antara yang dibentuk selama fotosintesis. misalnya arsen (As). isotop radioaktif dapat digunakan sebagai petunjuk titik akhir titrasi. Frekuensi sinar gamma yang diemisikan khas untuk setiap unsur. Senyawa terekstrak dipisahkan dengan kromatografi. Pada awal titrasi. Berdasarkan analisis terhadap isotop 14C. Titrasi Radiometri Pada titrasi radiometri. Katode(–) Anode(+) Gas Argon Pencacah dan penguat Sumber listrik Jendela radiasi masuk Sumber: Chemistry: The Central Science.

11b).11a). radon–222 digunakan untuk terapi kanker beberapa tahun setelah penemuan radioaktif. 98 42 Mo Sumber: Chemistry. setelah scanning segera diekresi oleh tubuh dan sinar gamma meluruh sampai ke tingkat yang dapat diabaikan oleh tubuh sekitar sejam.11 (a) Perangkat uji radon dapat digunakan di rumah atau perkantoran. Teknetium yang menerpa bagian tubuh. + 1 0n ⎯⎯ → 99 42 Mo Selanjutnya. isotop digunakan untuk mengembangkan citra internal organ tubuh sehingga fungsinya dapat diselidiki. Nuklida 99Tcm adalah isotop radioaktif yang sering digunakan untuk mengembangkan citra internal organ tubuh. yang dapat memberikan data kemungkinan kondisi penyakitnya. Isotop 99Mo radioaktif sendiri dibuat pada reaktor nuklir. TcO4– harus dicuci dari generator dengan larutan garam yang tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis dalam darah. Isotop tersebut meluruh disertai emisi sinar gamma menjadi 99Tc keadaan dasar. Citra dibuat dengan men-scan bagian tubuh oleh emisi sinar gamma dari 99 Tc dan dideteksi secara skintilasi (penyinaran).12 menunjukkan citra tulang kerangka manusia yang diperoleh dengan isotop 99Tcm. isotop teknetium diproduksi dalam generator teknetium molibdinum–99. Gambar 5. dan penyelidikan efisiensi kerja organ tubuh. (b) Kobalt-60 digunakan untuk terapi kanker. (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science. Persamaan peluruhannya adalah 99 42 Mo ⎯⎯ → 99 m 43 Tc + 0 −1e Kata Kunci • • Inti metastabil Citra internal Setiap hari ion perteknetat. Molibdum radioaktif ini diserapkan pada alumina dan ditempatkan dalam generator. Radium–226 dan hasil peluruhannya. Generator mengandung ion molibdat radioaktif. MoO42– yang terserap pada butiran alumina. Ion perteknetat diperoleh ketika isotop 99 Mo dalam MoO 42 meluruh. Pertama. 2001 Gambar 5. Gambar 5. Kegunaan lain dari isotop radioaktif adalah diagnosis penyakit (Gambar 5. Di rumah sakit. sterilisasi alat-alat kedokteran (Gambar 5.12 Citra tulang rangka manusia menggunakan 99Tcm. Kedua digunakan sebagai perunut dalam analisis jumlah zat. Isotop 98Mo nonradioaktif dibombardir dengan neutron. a. 2000 Terapi penyakit kanker merupakan salah satu aplikasi berguna dari isotop radioaktif dalam medik. Manfaat dalam Kedokteran dan Farmasi Radioisotop pertama yang diterapkan dalam medik adalah untuk terapi penyakit kanker. dan dikirim ke rumah sakit.2. tetapi sekarang radiasi gamma dari kobalt–60 lebih umum digunakan. Keradioaktifan 135 . Efisiensi Kerja Organ Tubuh Isotop radioaktif diterapkan dalam diagnosis dengan dua cara. seperti pertumbuhan hormon dalam darah.

antibodi kehilangan sejumlah radioaktivitas. Kemudian. Antibodi diproduksi dalam hewan sebagai proteksi terhadap zat asing. seperti hormon. steroid. Sumber: Chemistry The Central Science. dilakukan pengukuran aktivitasnya pada akar. Alat bor dilengkapi dengan sumber neutron. digunakan untuk mempelajari aliran darah ke otak. Senyawa kompleks teknetium tertentu dapat berikatan dan merusak jaringan hati. batang. dan antigen dalam jumlah sangat sedikit. atau bagian lain dari tanaman.13 Diagnosis dengan instrumen PET (Positron Emision Tomography) untuk men-scanning otak. Salah satu aplikasi radioisotop dalam bidang pertanian adalah untuk menentukan pemakaian pupuk optimum. Total fosfor yang dibutuhkan tanaman ditentukan melalui analisis kimia dan penambahan pupuk ditentukan oleh keaktifan yang terukur. Senyawa ini diterapkan untuk mendiagnosis serangan jantung. diharapkan dapat menginduksi keradioaktifan terhadap unsur-unsur yang terdapat dalam tanah pada kedalaman tertentu. Perbedaan dari kedua pengukuran itu menunjukkan fosfor yang terdapat dalam tanah. dan berapa kadar pupuk yang diserap tanaman. 136 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Antibodi memproteksi dengan mengikat zat dan mencacah aktivitas biologinya. 3. pencarian sumber air dan minyak bumi. Radio Immuno Assay (RIA) Radio mmuno Assay (RIA) adalah teknik pengembangan terkini untuk menganalisis darah dan cairan tubuh lain. Teknik yang dikembangkan ini bergantung pada ikatan antara zat dengan antibodi. Contohnya. 2000 Gambar 5. Metode yang telah diterapkan adalah analisis insulin dalam cuplikan darah pasien. Berapa kadar pupuk yang harus ditambahkan ke dalam tanah. larutan insulin yang mengikat antibodi dikembangkan dari hewan secara laboratorium. Kadar pupuk optimum dapat ditentukan dengan menambahkan amonium fosfat berlabel 32P yang memiliki aktivitas tertentu. Teknik RIA juga digunakan secara luas untuk menentukan Human Placenton actogen (HPL) pada tahap kehamilan. di mana antibodi terikat pada insulin radioaktif. Selanjutnya. larutan insulin digabungkan dengan insulin yang mengandung isotop radioaktif. Sebelum analisis. daun. Dari hasil penelitian terbukti bahwa hasil panen jauh lebih melimpah jika penambahan pupuk fosfat dilakukan pada saat benih disemai atau pada saat 60% pertumbuhan akar. sedangkan senyawa teknetium yang lain diterapkan untuk mengembangkan citra organ tubuh yang lain. Emisi dari 123I dideteksi di sekitar otak Pasien. Insulin yang bukan radioaktif mengganti beberapa insulin radioaktif yang terikat pada antibodi. Aplikasi dalam Industri dan Pertanian Sumber: Chemistry.14 Molekul yang ditandai dengan radioisotop iodin-123. Akibatnya. Sampel yang mengandung sejumlah insulin tidak dikenal ditambahkan kepada campuran antibodi-insulin radioaktif. Oleh karena banyak unsur dapat diaktifkan dengan neutron dan emisi radiasinya memiliki frekuensi tertentu yang khas maka teknik pencarian sumber alam yang terdapat dalam kerak bumi banyak melibatkan partikel neutron.Ion perteknetat diterapkan untuk mengembangkan citra otak. Informasi tersebut sangat penting dalam bidang ginekologi sehingga dokter dapat membedakan kehamilan yang normal dan abnormal sejak dini. b. Hilangnya radioaktivitas dapat dihubungkan dengan jumlah insulin dalam sampel darah. 2001 Gambar 5. Saat ini tengah dikembangkan senyawa isotop radioaktif dari teknetium yang diharapkan dapat melihat fungsi berbagai organ tubuh yang lain.

unsur-unsur sekitar menjadi bersifat radioaktif. Jika terdapat unsur hidrogen. tanaman yang mati sudah menjadi fosil. Namun demikian. seperti pada Gambar 5. Jika tanaman atau hewan mati (misalnya. unsur oksigen sekitar 6. jumlah 14 C yang terdapat dalam tanaman yang ditebang mulai meluruh.2 MeV. misalnya H14CO3– dalam lautan.15.7 MeV. dan memancarkan radiasi gamma dengan energi yang khas untuk setiap unsur. berapa usia manusia purba itu? 12 Keradioaktifan 137 . Libby yang dikalibrasi terhadap teknik pengukuran umur batuan yang lain (seperti catatan sejarah yang ditulis) dan hasilnya cukup konsisten. Isotop 14C dengan waktu paruh 5. Sebanyak 100 g sampel tulang dicuci dengan HCl 1 M untuk mengeluarkan mineral dalam tulang dan tersisa protein. minyak bumi) + 14 7 N ⎯⎯ 1 H → 1 + 14 6C Isotop 14C masuk ke atmosfer bumi dan bercampur dengan 12C yang stabil membentuk senyawa.Neutron penginduksi biasanya bersumber dari (Po + Be) dengan peluruhan sekitar 107 neutron per detik dan dirakit. selanjutnya oleh manusia. Jika cuplikan ini mengandung 5. dan unsur karbon sekitar 4. Metode pengukuran dengan 14C dikembangkan oleh . umur fosil itu dapat diramalkan. 4. Kata Kunci • • • Aktivitas Neutron penginduksi Reaksi inti Kegiatan Inkuiri Fragmen tulang manusia purba ditemukan dekat Bengawan Solo. Aplikasi dalam Kepurbakalaan Pengukuran umur batuan dapat dilakukan melalui pengukuran peluruhan 14C yang telah membuka tabir sejarah manusia dan prasejarah sekitar 35. yang tentu dapat menimbulkan kesukaran dalam menerapkan metode pengukuran dengan 14C pada masa yang akan datang. dikeringkan. pertukaran karbon dengan sekitarnya berhenti. Setelah ratusan bahkan ribuan tahun. 1 0n Neutron mengaktifasi unsurunsur di sekitarnya Gambar 5.15 Teknik pencarian sumber alam (air.F. Gas CO2 yang dihasilkan dikumpulkan dan dimurnikan. dan dianalisis dengan radiokarbon. Sinar kosmik berenergi sangat tinggi menyebabkan terjadinya reaksi inti berenergi tinggi menghasilkan neutron.4 MeV. Senyawa tersebut selanjutnya dikonsumsi oleh tanaman dan hewan. energi gamma yang tersidik sekitar 2.7% 14C.000 tahun silam. Radiasi gamma akan tersidik pada detektor sehingga dapat diketahui macam unsur yang ada dalam tanah itu. Melalui pengukuran aktivitas 14C dalam fosil tanaman. 14CO2 di atmosfer. Setelah terjadi induksi keradioaktifan oleh neutron. Oleh karenanya. Neutron tersebut selanjutnya bertumbukan dengan inti 14N di atmosfer membentuk 14C.730 tahun dihasilkan secara terus-menerus di atmosfer akibat sinar kosmik. 14 dipirolisis. Perbandingan diukur. Teknik ini secara luas dikembangkan untuk menentukan keberadaan sumber air atau minyak bumi. jika pohon ditebang). pembakaran fosil minyak bumi selama satu abad terakhir dapat meningkatkan produksi isotop 12C di atmosfer. Protein tulang dikumpulkan.

Oleh karena itu. 2000 Reaksi berantai adalah sederetan reaksi fisi yang berlangsung spontan dan serta merta. Reaksi Fisi dan Fusi Reaksi inti.Tes Kompetensi Subbab 1. tetapi pada akhir reaksi. Mengapa isotop 60Co lebih umum dipakai untuk terapi kanker daripada isotop 222Rn. reaktor fisi.17. Pembelahan nuklida ini disertai pelepasan sejumlah energi dan sejumlah neutron. dan reaktor pembiak. Jika neutron dari setiap reaksi fisi bereaksi lagi dengan inti 235 U yang lain. 1. terjadi reaksi yang disebut reaksi berantai (chain reaction).5 × 10-11 J dan sejumlah neutron yang siap bereaksi fisi dengan inti yang lain.16 Reaksi fisi 235U dengan neutron membentuk kripton dan barium disertai pelepasan energi sebesar 3. Pernahkah Anda di-scan dengan radioisotop (Rontgen)? Berapa rentang waktu yang diperbolehkan untuk di-scan kembali? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Dalam laju reaksi dikatakan bahwa katalis turut serta dalam reaksi. disertai pelepasan energi. Proyeksi neutron Nuklida Gambar 5. melibatkan perubahan energi. Jika inti 235U dibombardir dengan neutron. katalis diperoleh kembali. Ada tiga jenis reaktor nuklir. disebabkan oleh neutron yang dilepaskan dari reaksi fisi sebelumnya bereaksi lagi dengan inti-inti yang lain.17 Reaksi berantai pada reaksi fisi 2 Neutron dari hasil fisi Sumber: Chemistry :The Central Science. Oleh karena satu reaksi fisi dapat menghasilkan 3 neutron. Reaksi Fisi Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklidanuklida dengan nomor atom mendekati stabil. 3. juga pelepasan neutron sebanyak 2 hingga 3 buah. yaitu reaktor untuk reaksi fusi. B 2. seperti ditunjukkan pada Gambar 5. akan dihasilkan inti-inti atom yang lebih ringan. seperti halnya reaksi elektronik. jumlah inti yang melakukan fisi berlipat secara cepat. Bagaimana Anda dapat membuktikan bahwa katalis turut serta dalam reaksi dengan cara runutan isotop radioaktif? C. 1 n 0 235 92 U 146 56 Ba 1 n 0 Sumber: Chemistry: The Central Science. 91 36 Kr Gambar 5. inti-inti ini akan terurai dan melepaskan lebih banyak neutron. Reaksi fisi inti uranium–235 dioperasikan dalam reaktor tenaga nuklir untuk pembangkit tenaga listrik. Akan tetapi. perubahan energi dalam reaksi inti bersifat sertamerta dan berantai sehingga perlu pengetahuan dan teknologi tinggi untuk mengembangkan reaktornya. Reaksi berantai dari fisi inti merupakan dasar dari reaktor nuklir dan senjata nuklir. 2000 138 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .

19). Uranium yang digunakan sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir mengandung isotop 235U sekitar 3%. terdapat massa kritis untuk bahan tertentu yang berpotensi fisi. Dalam reaktor air ringan (1H2O). jumlah inti yang pecah berlipat secara cepat sehingga dapat menimbulkan ledakan dan petaka bagi manusia. 2000 Pipa bahan bakar berbentuk silinder mengandung bahan yang berpotensi fisi. Jika massa terlalu besar (super kritis). Massa kritis adalah massa terkecil dari suatu sampel yang dapat melakukan reaksi berantai.18 Konstruksi bom atom Pendorong batang pengendali Batang pengendali Sumber: Chemistry. Perhatikan Gambar 5. seperti boron dan kadmium sehingga dapat mengendalikan reaksi berantai. Reaktor nuklir terdiri atas pipa-pipa berisi bahan bakar radioaktif dan batang pengendali neutron yang disisipkan ke dalam pipa bahan bakar nuklir tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan. Energi yang dihasilkan dari reaktor ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi nuklir. Ketika dijatuhkan massa subkritis menyatu membentuk massa super kritis sehingga terjadi ledakan yang sangat dahsyat (Gambar 5. neutron-neutron yang dihasilkan dari reaksi fisi meninggalkan sampel radioaktif sebelum neutron-neutron itu memiliki kesempatan untuk bereaksi dengan inti-inti radioaktif yang lain. Batang pengendali neutron dibuat dari bahan yang dapat menyerap neutron. hanya satu neutron yang dapat melangsungkan reaksi fisi berikutnya. Bom atom merupakan kumpulan massa subkritis yang dapat melakukan reaksi berantai. Reaktor fisi nuklir adalah suatu tempat untuk melangsungkan reaksi berantai dari reaksi fisi yang terkendali. Pipa bahan bakar Gambar 5.Agar dapat memanfaatkan reaksi berantai dari suatu sampel radioaktif yang berpotensi fisi maka reaksi fisi harus dikendalikan dengan cara mengendalikan neutron yang dilepaskan dari reaksi itu. Dengan demikian. 2001 Gambar 5.18). seperti pada bom atom.20.19 Ledakan bom menyerupai cendawan. Dengan kata lain. Massa subkritis 235U Bahan eksplosif Sumber: Chemistry: The Central Science. yang dapat melangsungkan reaksi berantai (lihat Gambar 5. 2000 Gambar 5. pipa bahan bakar berisi uranium yang berpotensi melangsungkan reaksi fisi.20 Skema bagian inti dari reaktor nuklir Sirkulasi air pendingin Sumber: Chemistry : The Central Science. jika sampel radioaktif terlalu sedikit. Keradioaktifan 139 .

Bahan bakar nuklir. yaitu jika uranium–238. Pada reaktor air ringan. hasil reaksi fisi yang menyerap neutron berakumulasi dalam pipa bahan bakar. melainkan isotop 235U? Jelaskan berdasarkan hasil reaksi inti uranium dengan neutron. tetapi uranium–235 bereaksi lebih cepat dengan neutron yang telah diperlambat oleh moderator. Pembangkit uap Air atau Natrium cair Pompa 27°C Sungai 38°C Sumber: Chemistry: The Central Science. dapat dimasukkan seluruhnya ke dalam pipa bahan bakar guna menghentikan reaksi fisi. Uap yang dihasilkan dalam penukar kalor dilewatkan ke turbin yang mendorong generator listrik.21 Reaktor nuklir air ringan (konstruksi air bertekanan) Batang bahan bakar memanaskan air yang disirkulasikan ke penukar kalor. di mana kalor digunakan untuk menghasilkan uap. Air panas ini disirkulasikan menuju penukar kalor. terdapat alat yang disebut moderator Moderator ini berguna untuk memperlambat gerakan neutron. atau grafit. 1H2O berperan sebagai moderator. dan uap tersebut menuju turbin untuk pembangkit listrik. selain uranium–235. Selain batang pengendali. Gambar berikut menunjukkan rancang bangun reaktor air bertekanan atau reaktor air ringan. Moderator dipasang jika bahan bakar uranium–235 merupakan fraksi terbanyak dari total bahan bakar. Moderator yang dipakai umumnya air berat (2H2O). bereaksi lebih cepat dengan neutron hasil reaksi fisi dibandingkan uranium–235. Setelah periode waktu tertentu. batang-batang pengendali ini. Turbin uap Uap Kondensator Generator listrik Gambar 5. 140 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . air ringan (1H2O). sekaligus sebagai pendingin. Keunggulan dan kelemahan dari kedua bahan bakar tersebut. juga uranium–238 dapat dijadikan bahan bakar. Kegiatan Inkuiri Mengapa isotop 238U tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir. Hal ini menimbulkan interferensi dengan reaksi rantai sehingga pipa bahan bakar harus diganti secara berkala. 2000 Air dalam reaktor dipertahankan sekitar 350°C pada tekanan 150 atm agar tidak terjadi pendidihan. Dalam keadaan darurat.Kata Kunci • • • • • • Reaktor nuklir Reaksi fisi Reaksi fusi Reaksi berantai Partikel pembom (proyektil) Tolakan elektrolisis Pengendalian neutron dilakukan dengan cara menaikkan atau menurunkan batang pengendali yang disisipkan dalam pipa bahan bakar.

Kendalanya. Reaksi Fusi Reaksi fusi adalah reaksi nuklida-nuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom lebih besar. inti deuterium (2H) dipercepat menuju target yang mengandung deuteron (2H) atau tritium (3H) membentuk nuklida helium. Masalah utama dalam mengembangkan reaksi fusi terkendali adalah bagaimana kalor plasma yang bersuhu sangat tinggi dapat dikendalikan. 2000 Gambar 5.7 MeV Reaksi individu: 1 1H + 1H → 1 2 1H 0 + 1e 2 1H 3 2H + 1H → 1 + 3H → 2 3 2 He 4 2H + 0γ 0 1 + 2 1H Bom hidrogen yang pernah dikembangkan juga menerapkan reaksi fusi inti untuk tenaga penghancurnya. Total energy: + 26. cara lain untuk memberikan energi kinetik memadai kepada inti proyektil agar dapat bereaksi dengan inti sasaran dilakukan melalui pemanasan inti sasaran hingga suhu sangat tinggi. Sisa bahan bakar nuklir sebaiknya tidak didaur-ulang. (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science.7 MeV Individual reaction: 1 1H + 1H → 1 2 1H 0 + 1e 2 1H 3 2H + 1H → 1 + 3H → 2 3 2 He 4 2H + 0γ 0 1 + 2 1H The hidrogen bom which has been developed also apply the nuclei fusion reaction to generate destroying power.23). Misalnya. Bahan bakar sisa tersebut dipisahkan secara kimia dari limbah radioaktif. Plasma adalah gas netral yang mengandung ion dan elektron. Ketersediaan isotop plutonium–239 dalam jumlah besar akan meningkatkan kesempatan negara-negara maju untuk menyalahgunakan plutonium dijadikan bom atom atau senjata nuklir pemusnah masal. Energy released by sun is caused fusion reaction. Isotop plutonium–239 juga berpotensi fisi dan dipakai untuk membuat bom atom atau senjata nuklir. kalor dengan cepat dihantarkan dan suhu plasma dengan cepat turun.23 Grafik energi antaraksi dua inti terhadap tolakan elektrostatis Keradioaktifan 141 . partikel pembom (proyektil) harus memiliki energi kinetik yang memadai untuk melawan tolakan muatan listrik dari inti sasaran (lihat Gambar 5. Isotop ini diproduksi selama reaktor beroperasi. Catatan Note Energi yang terdapat di matahari sebagai akibat dari reaksi fusi. Disamping pemercepat partikel. Persamaannya: 2 1H 2 1H + 2 1H ⎯⎯ 2 He →3 + 1 0n Tolakan elektrostatis 0 Jarak antar partikel 3 →4 + 1 H ⎯⎯ 2 He + 1 n 0 Untuk mendapatkan reaksi fusi inti. Suhu pemanasan inti sasaran sekitar 108 °C. Energi total: + 26. E Energi antaraksi akibat gaya inti yang kuat Gambar 5. Pada suhu ini semua elektron dalam atom mengelupas membentuk plasma.22 (a) Gedung reaktor nuklir (b) Bagian pusat dari reaktor nuklir 2. jika plasma menyentuh bahan apa saja.Buangan sisa bahan bakar menjadi limbah nuklir. Limbah ini dapat diproses ulang. Plutonium–239 adalah salah satu jenis bahan bakar hasil pemisahan dari buangan limbah nuklir. yaitu pemboman uranium–238 oleh neutron. Masalah utama bagi lembaga tenaga nuklir adalah bagaimana membuang sampah radioaktif yang aman.

yaitu pencacah Geiger dan pencacah skintilasi. pertanian. Jenis peluruhan radioaktif dapat berupa partikel alfa. kestabilan inti dapat dikaji dari energi nukleosintesis. sedangkan nuklida relatif berat juga melepaskan energi ketika berlangsung melakukan fisi? Rangkuman 1. energi yang hilang dalam nukleosintesis setara dengan perubahan massa atau DE = Dmc2.Reaktor uji fusi inti Tokamak menggunakan medan magnet berbentuk donat untuk mempertahankan suhu plasma dari setiap bahan. perminyakan.24 Reaksi fusi inti tokamak Plasma Kumparan Medan poloidal Sumber: Chemistry :The Central Science. Adapun reaktor nuklir menerapkan fisi terkendali. dan sinar gamma. 2. Fisi inti adalah pemecahan inti berat menjadi dua inti yang lebih ringan. 2000 Tes Kompetensi Subbab 1. Kestabilan inti dapat ditinjau dari aspek kinetika dan termodinamika. Jelaskan keuntungan dan kerugian reaktor fisi dibandingkan reaktor fusi. Jelaskan perbedaan antara reaksi fisi dan reaksi fusi. positron. 4. Menurut Einstein. industri. 5. 3. Secara kinetika. Nukleosintesis adalah pembentukan nuklida dari nukleon-nukleonnya. C 3. Aktivitas radioaktif dapat disidik dengan alat yang disebut pencacah radiasi. atau sinar gamma. Ada dua jenis alat pencacah radiasi. melibatkan emisi partikel alfa. seperti kimia. Tabung vakum Kumparan medan toroidal Gambar 5. Secara termodinamika. 9. Penentuan umur radiokarbon menggunakan nisbah C untuk menentukan objek yang mengandung C karbon dari sumber yang hidup. inti yang tidak stabil akan meluruh menjadi inti yang lebih stabil. Fusi inti adalah proses penggabungan dua inti ringan membentuk inti lebih berat dan lebih stabil. Energi ikat inti adalah energi yang diperlukan untuk mengikat nukelon-nukleon di dalam inti agar tidak terurai. 8. beta. 12 14 142 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada nukleosintesis terjadi kehilangan massa.24. 7. seperti ditunjukkan pada Gambar 5. beta. Mengapa nuklida ringan melepaskan energi ketika melakukan fusi untuk membentuk nuklida lebih berat. dan terutama dalam bidang kedokteran dan medis. 6. 2. Isotop radioaktif banyak dimanfaatkan untuk berbagai bidang. positron. Kerjakanlah di dalam buku latihan. Massa yang hilang dalam nukleosintesis diubah menjadi energi ikat inti.

dalam bidang kedokteran dan farmasi. Pada bab ini Anda telah mempelajari mengenai kestabilan suatu inti atom sehingga diketahui bahwa inti atom tidak stabil jika inti atom tersebut bersifat radioaktif. serta kegunaan dan bahayanya. Sifat keradioaktifan suatu unsur dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. antara lain sebagai sumber energi. serta kepurbakalaan. dalam industri dan pertanian. Dapatkah Anda menyebutkan manfaat lainnya dari mempelajari sifat keradioaktifan suatu unsur? Keradioaktifan 143 . diskusikan dengan teman atau guru Anda. untuk analisis kimia. Anda juga telah mengetahui sifat-sifat fisik dan kimia unsur-unsur radioaktif tersebut.Peta Konsep Inti atom terdiri atas reaksi yang terjadi Fusi Fisi Stabil Tidak stabil bersifat Radioaktif untuk mencapai kestabilan terjadi Peluruhan berlaku Hukum Kekekalan jenis peluruhan Energi Momentum Massa Muatan Alfa (a) Beta (b) Positron (e+) Gamma (g) Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi Bab 5 ini? Bagian manakah dari materi Bab 5 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan.

A. partikel g Dengan melihat grafik pita kesetabilan pada soal nomor 1. 6 partikel a. reaksi penggabungan Ebtanas 1997: Isotop radioaktif 234 90 Th 238 92 U menjadi 212 84 Po . partikel b E. emisi positron C... reaksi pembelahan E. foton dan beta B.. 7 partikel a dan 4 partikel b B.. 8 partikel a dan 6 elektron D.. A. tiga partikel beta C... positron B... 10 elektron dan 5 partikel a 9. 212 83 Bi terjadi pelepasan .. C. mengalami peluruhan menjadi dengan cara . sinar beta E.. proton C.. tiga partikel neutron E. helium 144 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 3 elektron. Inti atom hidrogen menangkap satu proton dan berubah menjadi . A.. alfa dan beta 10. neutron D. UMPTN 1995 C: Pada proses peluruhan polonium menjadi timbal: 212 84 Po ⎯⎯ → 208 82 Pb +X D... pengurangan nomor atom dua satuan D. satu partikel alfa B. penambahan nomor massa satu satuan B. peluruhan a B. A. 6 partikel a . 218 90 Bi 210 83 Bi 210 81 Ti 206 82 Pb maka X adalah . positron C. emisi beta Ebtanas 1999: Setelah 4 tahap memancarkan sinar a dan 1 tahap memancarkan sinar b. A. 1. partikel a D. unsur radioaktif yang terletak di daerah B akan mencapai stabil dengan memancarkan . pengurangan nomor atom satu satuan C.... positron B. dua partikel neutron 11. foton dan alfa C.. UMPTN 1994 B: Pada proses 235 1 92 U + 0 n 208 82 Pb 4.. neutron C. penambahan nomor atom satu satuan E. deteron E.. A. UMPTN 2000 C: Pada peluruhan 212 83 Bi 3. isotop radioaktif Th akhirnya menjadi . A. n Nuklida yang memiliki nilai lebih besar dibandingkan p n nuklida stabil akan mengalami . Perhatikan grafik pita kestabilan berikut. Jika suatu nuklida mengemisikan partikel bakan terjadi . dan 2 deuteron E.. menangkap elektron D. partikel g 6. menangkap partikel alfa B.. 5. emisi partikel alfa E. dan 3 proton C.. Neutron C A Pita kestabilan B Proton 2..Evaluasi Kompetensi Bab 5 A. partikel a D. beta dan alfa E.. p A. A. A. 1 neutron. B. peluruhan b C.. Unsur radioaktif yang terletak di daerah A akan mencapai stabil dengan cara memancarkan . E. neutron C. ⎯⎯ → 94 38 Sr + 139 54 Xe + ... dua partikel positron D. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. partikel alfa D. pemancaran positron D. Partikel-partikel yang diemisikan berturut-turut adalah … A. partikel b E. beta dan foton D. neon B. deuterium B.... tritium 8. Pada peluruhan radioaktif 234 206 92 U menjadi 82 Pb melibatkan emisi . kemudian meluruh lagi menjadi . tidak mengalami perubahan nomor atom 7.

A. B.12. A. 1 dan 2 D. A. Po–239 23. melangsungkan pembakaran untuk memicu reaksi fisi E.30 Energi ikat inti per nukleon pada nukleosintesis deuterium adalah (dalam MeV) …. X adalah …. A. Dalam persamaan reaksi ini. Bom atom dapat meledak dengan kekuatan sangat dahsyat sebab . D. massa diubah menjadi energi dalam waktu seketika E. 18. Batang kadmium dalam reaktor nuklir berfungsi sebagai .315 C.329 Ebtanas 1997: Berikut beberapa contoh penggunaan radioisotop 1. UMPTN 2000 A: Jika atom aluminium ditembaki dengan partikel X.013 E. Ebtanas 1999: Sebagai sumber radiasi untuk mensterilkan alat-alat kedokteran dapat digunakan isotop . A. I–131 D.. lebih banyak bahan peledak dibandingkan bom biasa D. ultraviolet C. Mo–99 22. 3 dan 4 C.. 9. 4. C. Na–24 B. Ebtanas 1996: Contoh reaksi fisi adalah …. 98 42 Mo + 1 n ⎯⎯ → 0 99 42 Mo + γ 238 92 U 3 2 He 14 7 N 4 + 2 He ⎯⎯ → 240 1 94 Pu + 20 n 3 + 2 He ⎯⎯ 2 He + 1H + 1H → 4 1 1 4 + 2 He ⎯⎯ → 17 1 8 O + 1H 139 94 1 56 Ba + 36 Kr + 30 n 235 92 U + 1 n ⎯⎯ → 0 Keradioaktifan 145 . 13. partikel neutron B.. 675 B.. Co–60 E. 2. UMPTN 1996 B: Pada reaksi transformasi 14 7 N (α. U–235 D. menyediakan partikel alfa 25. Th–234 C. D. Po–238 C. 2. A. Tc–99 E. alfa 19. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235 U D. 1 dan 4 Radioisotop Co–60 dapat digunakan untuk mengobati penyakit kanker sebab dapat mengemisikan .. bereaksi dengan 235U untuk menghasilkan energi C. UMPTN 1998 A: Pada reaksi inti: A. proton E. E. gamma E. Isotop yang digunakan untuk menentukan umur suatu fosil adalah .. akan terjadi isotop fosfor. neutron B. tercipta banyak gas panas C.. atom tritium Energi ikat inti per nukleon pada nukleosintesis helium adalah (dalam MeV) … A. A. 2 dan 4 B. A. P–32 untuk memberantas hama tanaman Radioisotop di atas yang berfungsi sebagai perunut adalah ….. elektron D. x adalah. E. Co–60 untuk mensterilkan alat-alat kedokteran 3. Reaksi fisi yang dikembangkan dalam reaktor nuklir menggunakan bahan bakar . C. Co–60 B. Co–60 B. ikatan kimia dalam bahan bom berenergi sangat besar 24. Radioisotop yang dipakai untuk memperoleh citra organ tubuh di rumah sakit adalah . B. gamma 14. 5. U–235 B. infra merah B.764 B. Na–24 D.. partikel beta D.. foton C.... U–238 E. P–32 20.. A... 1.. A. 28. 1 dan 3 E. seluruh bahan radioaktif musnah B. beta D. P–32 C. partikel alfa E.00 D..008 D.5 C. C–12 C.. C–12 D. 7. 16. C–13 E. 234 90 Th 236 90 Th 235 92 U 238 92 U → + a ⎯⎯ X + 3 1 n 0 239 94 Pu 240 94 Pu Berdasarkan reaksi inti. 8 A.07 E.. X adalah …. 17.. I–131 untuk mengetahui letak tumor pada otak manusia 4. A. positron C. Na–24 untuk menyelidiki kebocoran pipa minyak dalam tanah 2.. 931.. sesuai dengan reaksi: 27 13 Al → 30 + X ⎯⎯ 15 P + 1 n 0 15.. C–14 21. mengubah neutron yang bergerak cepat menjadi neutron termal B. x ) 17O .

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 2H= 2. 1 1 1 H + 1H ⎯⎯ → 2 0 1H + 1e 5. 214 83 Bi 237 93 C 3. Apa nama unsur sasaran? Diketahui massa atom 1H = 1. 11 6C 4. Berapa perubahan massa yang sesuai dengan hilangnya energi tersebut? Tuliskan lima komponen utama reaktor nuklir dan fungsinya.00782. Curium disintesis pertama kali melalui pemboman suatu unsur dengan partikel alfa. Pembakaran satu mol grafit melepaskan energi 393. Bagaimana modus peluruhan yang mungkin dari nuklida ini dan mengapa melalui cara itu? Tuliskan persaman reaksi inti untuk setiap proses berikut.5 kJ. Andaikan nuklida radioaktif dengan rasio neutronproton lebih besar daripada isotop stabilnya. a. b. Menghasilkan curium–242 dan neutron.B. 2. Apakah setiap komponen menimbulkan masalah bagi lingkungan? jelaskan. 1. 6. c.0141. memancarkan positron memancarkan partikel b memancarkan partikel a 7. Mengapa isotop 238U tidak dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar dalam reaktor nuklir? 146 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Hitung energi yang dilepaskan per gram hidrogen untuk reaksi berikut.

Tes dengan kuas yang sudah dicelupkan ke dalam larutan HCl. 5. Kalsium oksida (CaO) 5. Pipa kaca bengkok 110° 16. Larutan dibuat dengan mencampurkan beberapa gram padatan (sesuai konsentrasi yang diinginkan) dengan sejumlah pelarut a uades atau air biasa). Labu bundar 250 mL .dasar 8.Proyek Semester 1 Air Mancur Amonia Reaksi Ba(OH)2. Pipet tetes . 2. Statif: . dan CaO. Tekan pipet pada labu yang berisi gas NH3. Amonia adalah senyawa kovalen yang mengandung atom nitrogen. NH4Cl. Warna merah ini berasal dari larutan basa amonia dalam air. Proyek Semester 147 . Panaskan Ba(OH)2. 3. Amonium Klorida (NH4Cl) 6. Gas amonia yang terbentuk mudah bereaksi dengan air. Selain banyak diaplikasikan dalam industri untuk pembuatan bahan baku pupuk. Pada proyek Semester 1 Anda ditugaskan untuk membuat amonia dan melaporkan data pengamatan kelompok Anda dalam bentuk karya tulis. Sumbat karet (2 lubang) 14. Barium Hidroksida (Ba(OH)2) 7. Tabung reaksi 150×25 mm 2. tekanan dalam labu berkurang jika pipet yang dihubungkan di antara keduanya dipijit-pijit. Masukkan ujung pipa kaca ke dalam gelas kimia berisi air yang ditetesi larutan PP 1%. Alat dan Bahan 1. 6. Amati yang terjadi dalam labu. Tutup mulut labu dengan sumbat dua lubang yang telah dipasangi pipa kaca lurus dan pipet berisi air. NH4Cl.batang : 250 mm 9. Gelas kimia 1000 mL 3. Bosshead 11. dan CaO menghasilkan gas amonia. 4. Klem universal 12. Oleh karenanya. di dalam tabung reaksi hingga terbentuk gas amonia (NH3) di dalam labu. Langkah Kerja 1. Air akan naik ke dalam labu membentuk seperti air mancur yang berwarna merah. karena memiliki warna yang menarik. saat labu berisi amonia tersebut dihubungkan dengan gelas berisi air. Tujuan Untuk membuat amonia dan diaplikasikan sebagai air mancur hiasan. Buatlah laporan berupa karya tulis kelompok Anda setelah melakukan proyek semester ini. Apabila terbentuk kabut membuktikan bahwa NH3 sudah terkumpul cukup banyak. Larutan fenolftalein (PP) 1%* *Tersedia dalam bentuk padatannya. Rangkai tabung reaksi dan peralatan lainnya seperti terlihat pada gambar berikut. Pipa kaca lurus 15. Sumbat karet (1 lubang) 13.kaki: 500 mm 10. Pembakar spiritus 4. amonia juga berguna untuk pembuatan air mancur.

93. fusi C. 0. misalnya urea. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. S(s).. NO(g) C. Berapa tekanan uap larutan pada 25°C (dalam mmHg) jika tekanan uap benzena pada suhu itu 93. empat di kiri 10. Al(NO3)3 C. 95. nol B. penguapan D. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari natrium klorida C. 4.8 E. dua di kanan C.5 atm. pengembunan 6.0 atm 9.2 D. tekanan osmotik urea paling besar B. S(s). Sebanyak 18. NO2(g) B. NO(g) 2. 5.12 atm C.062 atm B.8 B. PbO(s). tekanan osmotik asam propanoat paling besar D.. C6H12O6 B. C6H6O2 E. asam propanoat. hasil reaksinya … A.25 atm D. S(s).5 C. 60.2–benzantrasena adalah padatan berwarna kuning yang nonvolatil dengan berat molekul 228 g mol–1. 64 Manakah di antara zat nonvolatil berikut jika dilarutkan dalam pelarut benzena akan memiliki tekanan uap larutan paling rendah? Diketahui jumlah gram terlarut sama. 0.1 C.4 D.25 atm maka tekanan osmotik larutan NaCl 0.01 M pada suhu yang sama adalah… A. Larutan berikut dibuat dengan konsentrasi molal yang sama. (CH3)2(OH)2 D. pembekuan E. Berapakah berat molekul zat terlarut? Kd molal air adalah 0.4 mmHg? A.26 g sampel dilarutkan dalam 250 mL benzena. 1. juga 200 g air mendidih pada 100. 0. A. NaNO2 E. (NH2)2CO Perhatikan diagram fasa berikut. 760 Suatu larutan mengandung 3. KBr B. C8H10 C. 0. CH3COONa D. tekanan osmotik asam propanoat lebih besar dari urea E.9 1. Diharapkan bahwa … A. Jika PbS(s) direaksikan dengan larutan encer HNO3 hangat. A. A. Pb2+(aq).01 M pada 27oC adalah 0. sublimasi B. Jika suhu dinaikkan dari 0°C hingga 50°C pada tekanan tetap 0. Fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah … A. A.Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 1. semua tekanan osmotik larutan sama 8. dan natrium klorida diukur pada suhu yang sama. Larutan yang memiliki titik beku paling rendah adalah . MgCl2 7. 60 C. Pb2+(aq). 3. dua di kiri D. 0.130°C pada 1 atm.3 B. terjadi proses … 148 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .50 atm E. 120 B. 180 E. Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa adalah : → MnO4–(aq)+C2O42–(aq) ⎯⎯ MnO2(s)+CO32–(aq) Jika persamaan ini disetarakan maka jumlah OH– dalam persamaan itu … A. Tekanan osmotik tiga jenis larutan dengan molaritas yang sama. 0. Jika tekanan osmotik larutan sukrosa 0. 0. A. 91. 0.51. empat di kanan E. 0. 46 D.7 E.24 g zat nonvolatil dan nonelektrolit..

834 Diketahui data potensial reduksi standar: → Eo = + 0. 2. Li dan K D. kromatografi C. unsur paling stabil B.8 –2. 2. urutan yang lebih dulu dielektrolisis pada katode ….8 L Untuk menghambat terjadinya proses korosi. Mg(OH)2 B. 89. elektrolisis E. pirolisis B. 3. oksidasi besi menjadi ion Fe2+ C. 1. Li dan Na C. 2.77 V 1. reduksi oksigen menjadi uap air Pernyataan berikut merupakan sifat-sifat gas mulia. 22. magnesium mengalami oksidasi C. Reaksi korosi secara keseluruhan melibatkan. A.13 V – ⎯⎯ –(aq)Eo=+0. kereaktifan unsur golongan alkali dipengaruhi oleh ….7 –2. 2 E.4 L C.86 0.2 L D. A. kromatografi C. 5. 4 Pada elektrolisis larutan natrium sulfat (Na2SO4) menggunakan arus sebesar 1 faraday. 1.78 mL Na2S2O3 0.278 C..05 Na 500 0. 21.… A. 2. K dan Rb E.34 V 2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Pb(s) → 3. 4.556 E. magnesium berfungsi sebagai katode Pipa bawah tanah digunakan untuk distribusi BBM atau PDAM yang cenderung terkorosi oleh lingkungan yang bersifat korosif. N2(g) E. oksidasi oksigen menjadi ion OH– D. titik beku mendekati suhu 0 K 17. Dari data di atas.93 Rb 400 1. Di antara asam halida berikut yang tidak dapat dibuat menggunakan asam sulfat pekat adalah …. misalnya magnesium. HF dan HCl B. reduksi besi B.. A.. konfigurasi elektronik B. elektron mengalir dari besi ke magnesium B. pemanggangan D. potensial reduksi standar(E°) Logam alkali berikut jika dibakar akan menghasilkan superoksida adalah . kerapatan (massa jenis) E. 4 B. 16.2 M untuk bereaksi sempurna dengan I2. 3.917 D. A. peptisasi Pemanasan logam Mg di udara. Fe3+(aq)+ e– ⎯⎯ Fe2+(aq) 2+(aq)+ 2e– ⎯⎯ Cu(s) → 2. 1. Perhatikan tabel sifat fisik unsur golongan alkali: Sifat Konfigurasi elektron Energi ionisasi (kJ mol–1) Kerapatan (g cm–3) Jari-jari ion ( ) Potensial reduksi (Eo) Li 520 0.. A. 3.. terdapat di atmosfer dalam keadaan bebas E. SO42–(aq). Li dan Rb Pembuatan unsur-unsur logam alkali umumnya dilakukan melalui proses ….53 0. diperoleh gas oksigen pada keadaan STP sebanyak …. pipa besi yang dipendam di dalam tanah dihubungkan dengan logam yang lebih reaktif. Dalam titrasi larutan I2 diperlukan 32. HBr dan HI D. oksidasi besi dengan asam dari gas CO2 terlarut E. A.. HCl dan HI 18. jari-jari atom D..92 [He] 2s1 [Ne] 3s1 [Ar] 4s1 [Kr] 5s1 [Xe] 6s1 19. 20. HCl dan HBr E. 1. A. 14. 4. Mg3N2 C. Jumlah milimol I2 dalam larutan adalah . 12.53 1.8 –2. A. 2 C. 4. 3. besi melepaskan elektron E. mudah bereaksi dengan unsur lain D.92 Cs 380 1. pirolisis B. H2S(g). 1. 3 D. 13. A. 6. energi ionisasi pertama C. MgCO3 Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 149 .6 L B. 1. 9.0 –3. pemanggangan D.6 L E. peptisasi Pembuatan unsur-unsur logam alkali tanah umumnya dilakukan melalui proses .9 –2. zat lain tersebut adalah …. A.88 0. Pb Eo = – 0. Cu Eo = + 0. selain terbentuk MgO juga terbentuk zat lain .639 B. besi berfungsi sebagai anode D. 11. 4. PbO2(s). Adanya zat itu dapat dibuktikan dengan menambahkan air hingga terbentuk gas yang dapat membirukan lakmus.11. HF dan HBr C. kecuali ….50 V → H2(g)+OH 4.97 0. D. 15.71 K 420 0. H2O( )+e Berdasarkan data di atas. Na dan K B. NO2(g) Jika ion S2O32– direaksikan dengan I2 dihasilkan ion I– dan ion S4O62–.. Pb2+(aq). elektrolisis E. 22.. Di dalam sistem …. A. 3. sukar melepaskan atau menangkap elektron C.

kriolit yang dipakai berperan sebagai …. 2Al(s)+3F2(g) → E.. pemanggangan kuarsa E.. C dan Ge B. Ca(H2PO4)2 E. → A. A. elektrolisis E. merupakan oksidator kuat E. merkuri Di antara unsur berikut yang dapat bereaksi dengan uap air pada suhu tinggi adalah ….. reduksi-oksidasi 34. jari-jari yang lebih besar B. A.. bahan baku utama Reaksi berikut ini yang merupakan reaksi aluminotermik adalah . 2Al(s)+6H2O( ) ⎯⎯ 2Al(OH)3(s)+3H2(g) Logam aluminium mempunyai sifat-sifat sebagai berikut. pemurnian zona D. kecuali …. 3MnO2(s) + 4Al(s) ⎯⎯ 3Mn(s)+2Al2O3(s) ⎯⎯ 2AlCl3 (s)+3H2(g) → B. 28. D. SO3 D. H2S E. KNO3 E. dapat bereaksi dengan asam kuat B. pemanggangan kuarsa E. A. Si dan C Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. (NH4)2SO4 D.. 25.. kerapatannya E. Di antara pernyataan berikut yang benar tentang belerang dan oksigen adalah …. keelektronegatifannya 31. Mg(HCO3)2 E. lapisan tahan panas D. kecuali . dengan basa kuat menghasilkan gas H2 D. Ge dan Pb D. A. Ca3(PO4)2 32. keelektronegatifan lebih kecil E. pemurnian zona D. kromatografi lapis tipis 30. A. hidrogen sulfida memiliki tingkat keasaman yang lebih lemah daripada air C. 26. konfigurasi elektronnya D. larut dalam larutan NaOH C. sifat reduktor lebih kuat D. A. energi ionisasi lebih rendah C. natrium B. elektrolisis SiCl4 B. elektrolisis SiCl4 B. kromatografi lapis tipis 35. CO(NH2)2 C. Sn dan Pb C. CaHPO4 B. dengan HNO 3 pekat menghasilkan oksida nitrogen Logam yang tidak diperoleh dengan proses elektrolisis adalah . distilasi kuarsa (SiO2) C. reduktor B. A. distilasi kuarsa (SiO2) C. belerang kurang elektronegatif dibandingkan oksigen 150 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . SO2 B. 27. A. kontak B. Frasch C..... elektrolisis E. Mg(CN)2 Dibandingkan dengan logam alkali yang seperiode. 29.. oksidator C. Kereaktifan molekul fosfor (P4) disebabkan oleh . geometri molekul H2O dan H2S keduanya linear B.23. 4Al(s)+3O2(g) ⎯⎯ 2Al2O3(s) ⎯⎯ 2AlF3(s) → D. NaNO3 36. CaSO4 D. kontak B.. pelarut E.. CaHPO3 C. NH4NO3 B.. struktur molekulnya C. H2SO4 C. aluminium C. A. Si dan Sn E. pengapungan 33. Pengolahan batuan fosfat. magnesium D. A. kecuali . A. Proses pembuatan H2SO4 melalui pembentukan SO3 dengan katalis V2O5 dinamakan proses …. Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. titik leleh lebih tinggi Pada pembuatan aluminium. 2Al(s)+ 6HCl(aq) → C. logam alkali tanah memiliki ….. hidrolisis C. H2S2O7 37. A. Berikut ini merupakan hasil dalam tahapan pembuatan asam sulfat dalam proses kontak. kamar timbal D. ikatan antaratomnya B. Senyawa nitrogen berikut biasa dipakai sebagai pupuk. kamar timbal D. Ca3(PO4)2 dengan asam ortofosfat akan menghasilkan …. silikon E. A. 24. A. Teknik yang digunakan untuk memperoleh belerang dari alam adalah melalui proses ….

675 MeV E. 45.00 MeV B. Zn(OH)2(s)+4NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)42+(aq) + 2OH–(aq) → C. K3[Fe(CN)6] D. pancaran positron E. Ti(H2O)63+ D. bereaksi dengan 235U untuk menghasilkan energi C. aluminium dan tembaga E. pancaran gamma Batang karbon di dalam reaktor nuklir berfungsi sebagai …. K4[Fe(NCO)6] Senyawa kompleks yang bersifat diamagnetik adalah . Cr3+(aq) E. 43. menyediakan partikel alfa Contoh reaksi fisi adalah … A.38.. +2 dan 4 E. tembaga dan timah B. kecuali …. pancaran beta D. penangkapan elektron C. V3+(a ) D. ikatan tunggal S–S tidak ada sedangkan O–O ada Semua pernyataan berikut tentang unsur golongan transisi. K4[Fe(CN)6] B. A. 4. timbal dan timah D. hampir semua unsur transisi mnunjukkan sifat katalitik D. A. C. penangkapan elektron C.07 MeV C. 28. 46. K3[Fe(SCN)6] E. E. tembaga dan seng C. aluminium dan nikel Dalam ion Cu(NH 3) 42+ . 98 42 Mo + 1 n ⎯⎯ → 0 4 U + 2 He ⎯⎯ → 99 42 Mo+γ Pu+21 n 0 238 92 3 2 240 94 3 He + 2 He ⎯⎯ 2 He+ 1 H+ 1 H → 4 1 1 14 7 N + 4 He ⎯⎯ → 2 U + 1 n ⎯⎯ → 0 17 8 139 56 O+ 1 H 1 235 92 Ba+ 94 Kr+31 n 36 0 49. Sc3+(aq) C. melangsungkan pembakaran untuk memicu reaksi fisi E.30 MeV D. semua unsur transisi lebih bersifat logam B. pancaran beta D. B. +2 dan 12 Persamaan setara yang benar untuk reaksi larutan amonia pekat dan suspensi seng(II) hidroksida adalah… → A. KFe(SCN)4 C.. A. Co(py)62+ Senyawa kompleks berikut yang tidak bersifat paramagnetik adalah . A. 931. pancaran alfa B. D. A. 42. A. 48. pancaran positron E. 40. semua unsur transisi memiliki orbital d yang tidak penuh E. pancaran gamma 50.5 MeV Isotop-isotop radioaktif ringan (NA = 20) yang mempunyai perbandingan neutron-proton lebih besar dari satu akan mencapai stabil dengan cara …. +2 dan 8 D. Zn(OH) 2(s)+2NH4+(aq) ⎯⎯ Zn 2+(aq) + 2NH4OH(aq) → E. 7. 11 6 15 7 C N D.. Ni(en)32+ E. 44. A. Zn2+(aq) + 4NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)42+(aq) → B. 47. dalam larutan cair kebanyakan ionnya berwarna C.. pancaran alfa B.. A. Cu(NH3)42+ C. E. Mn3+(aq) Energi ikat inti per nukleon dalam atom helium adalah …. B. C. 37 19 40 20 K Ca 15 8 O Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 1 151 . Isotop-isotop radioaktif ringan (nomor atom 20) yang mempunyai perbandingan neutron-proton lebih besar dari satu akan mencapai stabil dengan cara …. Ti3+(aq) B. D. A. 39. Fe(CN)64– B. 41. +4 dan 12 C. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235U D. E. Zn2+(aq) + 2NH3(aq) ⎯⎯ Zn(NH3)22+(aq) Potasium heksasianoferat(II) adalah senyawa…. A. sedangkan H2S nonpolar dalam senyawa. Zn(OH)2(s)+2OH–(aq) ⎯⎯ Zn(OH)42–(aq) → D. valensi dan bilangan koordinasi tembaga adalah ….. Berdasarkan perbandingan neutron-proton untuk isotop ringan (nomor atom 20) maka isotop yang paling stabil adalah …. mengubah neutron yang bergerak cepat menjadi neutron termal B. 0 dan 3 B. A. H2O bersifat polar. hampir semua unsur transisi menunjukkan satu keadaan valensi Kuningan adalah paduan ….

[Zn(NH3)4]2+ b. radionuklida Sr atau radionuklida Xe? Dengan asumsi jumlah radioaktif sama. Barium karbonat merupakan senyawa yang tidak larut dalam air.0 g cm–3. H2O2( )+MnO4– ⎯⎯ O2(g) + MnO2(s)(basa) → d. Pada keadaan yang sama. → a. Mengapa karbonat tidak dapat dipakai dalam media yang mengandung sulfat? 8.B. 5. Namun demikian. Rutherford dapat melangsungkan reaksi transformasi inti pertama dengan memborbardir inti nitrogen–14 dengan partikel alfa. Nyatakan jenis hibridisasi apa yang terdapat pada atom pusat dalam senyawa kompleks berikut. [FeP6]3– 9. dalam percobaan hamburan partikel alfa oleh lempeng tipis emas reaksi transformasi inti tidak terjadi. Apakah ada perbedaan antara kedua percobaan ini? Apa yang diperlukan agar reaksi transformasi inti yang melibatkan inti emas dan partikel alfa terjadi? 10. 1.000).0 g logam perak.03 atm). Hg22+ + H2S(g) ⎯⎯ Hg(g) + S8(s) (asam) Pada keadaan tertentu. jika kerapatan larutan 1. dan protein ke dalam bentuk gula sederhana. lemak. Apa nama hibrida dari atom ksenon dalam senyawa ini? Bagaimana geometri menurut ramalan VSEPR untuk molekul ini? 7. 2. Tuliskan struktur Lewis untuk molekul XeF4. Setarakan persamaan reaksi redoks berikut. 6. Jelaskan jawaban Anda berdasarkan pada sifatsifat kimia Sr danXe. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. [Fe(CN)6]3– d. Tubuh kita mengubah karbohidrat. Manakah yang lebih baik dengan membuang bahan radioaktif ke lingkungan. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 50 g glukosa dengan 600 air. 4. Hitung penurunan titik beku dan tekanan osmosis pada 25°C larutan 1. H2S(g) + NO3– ⎯⎯ NO2(g) + S8(s)(asam) → b. Berapa tekanan uap larutan ini pada 25°C? (Pada suhu 25°C tekanan uap air murni adalah 0. MnO4– + I– ⎯⎯ MnO2(s) + IO3– (basa) → c. Tunjukkan bahwa pembakaran gula adalah reaksi redoks.0 g L–1 protein (Mr = 90. berapa gram I2 yang dihasilkan dari elektrolisis larutan NaI? Ksenon tetrafluorida adalah padatan yang tidak berwarna. [Cu(NH3)4]2+ c. Barium sulfat diberikan secara oral untuk memperoleh fotografis perut dengan sinar-X. dan tentukan zat pereduksi serta pengoksidasinya. 3. seperti glukosa (C6H12O6) melalui pembakaran menjadi CO2 dan H2O. 152 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . a. elektrolisis larutan AgNO3 mendepositkan 1.

di pabrik kertas. dan makromolekul Setelah mempelajari bab ini.Bab 6 Sumber: www. alkoksi alkana. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur. Swiss. Asam Karboksilat dan Ester F. alkanon. sifat. alkanol. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen 153 . Alkohol dan Eter D. Atom-atom tersebut dinamakan gugus fungsional senya a hidrokarbon. Senyawa hidrokarbon memiliki sifat tertentu akibat adanya atom selain atom karbon dan hidrogen di dalamnya. Haloalkana C. dan pengawet bahan biologis merupakan contoh aplikasi zat yang mengandung senyawa hidrokarbon dengan gugus fungsi yang berbeda. Apa sajakah gugus fungsi senyawa hidrokarbon tersebut? Anda dapat menemukan jawabannya setelah mempelajari bab ini. alkanal. cara penulisan. Gugus fungsional pada senyawa hidrokarbon tersebut berperan penting dalam kereaktifannya terhadap senyawa atau atom lain. Senyawa Organik Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. dan identifikasi senyawa karbon (haloalkana. tata nama. para Kimiawan banyak mensintesis senyawa hidrokarbon yang mengandung gugus fungsi berbeda-beda untuk dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. Sifat inilah yang menjadikan senyawa karbon melimpah di alam dengan berbagai sifat fisika dan sifat kimia. cuka yang digunakan pada makanan. benzena dan turunannya. Oleh karena itu. A. Kosmetik untuk wanita. Di Kelas X Anda telah belajar sifat khas atom karbon yang dapat berikatan dengan atom karbon dan atom-atom lain selain atom hidrogen. kegunaan.org Proses pengisian bahan kertas oleh bahan yang mengandung senyawa organik (hidrokarbon dengan gugus karbonil). Aldehid dan Keton E. dan alkil alkanoat) Pada abad ke-18 diketahui senyawa hidrokarbon hanya dapat diperoleh dari makhluk hidup sehingga senyawa hidrokarbon disebut senyawa organik. asam alkanoat.paperhistory. Gugus Fungsional Senyawa Karbon B.

Dengan kata lain. fosfor. 2. seperti oksigen. Atom atau gugus karbon tersebut lebih reaktif dari yang lainnya. Apakah maksud dari pernyataan tersebut? Apa yang dimaksud dengan senyawa turunan hidrokarbon? A. I) terikat pada senyawa hidrokarbon maka senyawa yang terbentuk akan memiliki sifat-sifat fisika dan kimia yang ditentukan oleh gugus tersebut.1 X OH Gugus Fungsional Senyawa Karbon Gugus Fungsi Rumus umum R–X R–OH R–O–R' Nama Haloalkana Alkohol Eter O O C O C O C O OH H R–CHO Aldehid R–CO–R' Keton R–COOH R–COO–R' Asam karboksilat Ester C H N O H RNH2 Amina Kata Kunci • • Hidrokarbon Gugus fungsi Tabel tersebut menunjukkan beberapa gugus fungsi. dan nama kelompok senyawa karbon yang dibentuknya. dan halogen. Tabel 6. belerang. Jika atom halogen (F. Dalam hidrokarbon. juga dapat berikatan dengan atom unsur-unsur lain. Apakah yang dimaksud dengan senyawa hidrokarbon? Atom karbon memiliki sifat khas . atom karbon dapat juga berikatan dengan atom-atom lain. Cl. nitrogen. dinamakan gugus fungsi. Selain itu.1. di samping memiliki kemampuan berikatan dengan atom karbon lain. Gugus Fungsional Senyawa Karbon Atom karbon. gugus fungsi adalah bagian reaktif dari senya a karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia senya a karbon. gugus fungsi juga menentukan sifat fisika dan sifat kimia senyawa bersangkutan. Perhatikan Tabel 6. atom karbon dapat berikatan dengan atom hidrogen membentuk senyawa hidrokarbon. 154 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Atom atau gugus atom yang terikat pada senyawa hidrokarbon dapat menentukan sifat-sifat senyawa karbon. 3.Tes Kompetensi Awal 1. rumus umum dengan R yang menyatakan residu dari hidrokarbon. Br. Selain menentukan tata nama senyawa karbon secara bersistem (IUPAC).

Berbagai reaksi kimia senyawa karbon ditentukan oleh gugus fungsi. isomer fungsional. haloalkana memiliki isomer posisi dan isomer struktural. kloro. Contoh: CH3–CH2–I CH3–CH2–CH2–CH2Cl CH2Br–CH2Br CHCl3 CCl4 Monoiodoetana Monoklorobutana 1. Tata Nama Haloalkana Tatanama senyawa haloalkana diawali dengan kata fluoro. gugus fungsi memiliki peran penting dalam mempelajari senyawa karbon dan reaksi senyawa karbon. H3C H2 H2 C C Cl Kata Kunci • • • • • Haloalkana Isomer posisi Isomer struktur Isomer fungsional Isomer cis-trans H3C H C Cl CH3 1-kloropropana 2-kloropropana Senyawa Organik 155 . Kerjakanlah di dalam buku latihan.2–dibromoetana Triklorometana (kloroform) Tetraklorometana (karbon tetraklorida) Kegiatan Inkuiri Cari tahu oleh Anda sifat dari senyawa kloroform. Ada beberapa macam isomer. Berdasarkan fakta. tetapi susunan atom-atomnya berbeda. Perhatikan struktur haloalkana berikut. Mengapa gugus fungsi memiliki peran penting dalam mempelajari senyawa karbon dan reaksi senyawa karbon? Jelaskan. atau iodo dan diikuti nama alkana yang mengikatnya. 1. A 2. dan isomer cistrans. Tes Kompetensi Subbab 1. Br. Haloalkana Haloalkana adalah senya a karbon yang mengandung halogen. B. isomer struktur. Sifat-sifat apa sajakah yang dapat dijelaskan melalui gugus fungsi? Jelaskan. bromo. haloalkana adalah senyawa karbon turunan alkana yang atom H-nya diganti oleh atom halogen. Haloalkana memiliki rumus umum: CnH2n+1X X adalah atom halogen (F. Isomer Haloalkana Isomer adalah senyawa-senyawa yang memiliki rumus molekul sama. I). Cl. Dengan demikian. Sebagian besar reaksi senyawa karbon merupakan perubahan gugus fungsi menjadi gugus fungsi lain. seperti isomer posisi. Dengan kata lain. Mengapa kloroform bersifat membius? 2.

Energi ikatan rata-rata (dalam kJ mol–1): C–F = 485.8 77 68 69 51 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. Atom halogen pada haloalkana dapat diganti oleh gugus siano (–CN) dengan cara pemanasan. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa iodoalkana paling reaktif untuk gugus alkil yang sama. H3C H2 H2 H2 C C C Cl 1-klorobutana CH3 H3C C Cl 2-kloro-2-metilpropana CH3 H3C H2 H C C Cl 2-klorobutana CH3 Ketiga senyawa itu tergolong halobutana. Sifat Haloalkana Senyawa klorometana dan kloroetana berwujud gas pada suhu kamar dan tekanan normal. Kedua senyawa ini dikatakan berisomer satu sama lain. bromopropana dicampurkan dengan kalium sianida dalam alkohol cair akan membentuk propanonitril dan kalium bromida. Tabel 6. Pada 1–kloropropana terikat pada atom karbon nomor 1. Contohnya. yakni C4H9Cl.2 Titik Didih Senyawa Haloalkana Senyawa Titik Didih (°C) 46 34. Disamping itu. Ikatan C–F adalah paling kuat sehingga senyawa fluoroalkana relatif stabil dan banyak digunakan sebagai gas propelan dalam bentuk aerosol. 1–klorobutana dan 2–klorobutana berisomer posisi 3. Titik didih isomer haloalkana berubah sesuai urutan berikut: primer sekunder tersier. tetapi berbeda strukturnya. Oleh karena itu. C–Cl = 339. ketiga senyawa tersebut berisomer struktur (senyawa dengan rumus molekul sama. yaitu isomer posisi. tetapi berbeda struktur molekulnya). 1985 1–kloropropana 2–kloropropana 1–klorobutana 2–klorobutana 1–kloro–2–metil propana 2–kloro–2–metil propana Catatan Note Refluks adalah teknik mendidihkan cairan dalam wadah labu distilasi yang disambung dengan alat pengembun (kondensor refluks) sehingga cairan terus-menerus kembali ke dalam wadah. Refluks is technique to boil some liquid in the distillation flask which is connented with condensor apparatus so that the liquid will be running back into the flask. C–Br = 284. Haloalkana yang lebih tinggi berupa cairan mudah menguap.Kedua senyawa itu memiliki rumus molekul sama. C–I = 213. yakni C3H7Cl. Persamaan reaksinya: Refluks C2H5Br + NaOH(berair) ⎯⎯⎯→ C2H5OH + NaBr Etanol cair dapat digunakan sebagai pelarut untuk haloalkana. Haloalkana dapat dihidrolisis menjadi alkohol yang bersesuaian jika diolah dengan basa alkali berair. Perhatikan struktur molekul berikut dengan rumus molekul sama. Isomer struktur menyatakan perbedaan struktur dari senyawa haloalkana yang memiliki rumus molekul sama. Persamaan reaksinya: Refluks alkohol C2H5Br + KCN ⎯⎯⎯⎯⎯→ C2H5CN + KBr 156 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi posisi atom klorin berbeda. seperti ditunjukkan pada tabel berikut. sedangkan pada 2–kloropropana terikat pada atom karbon nomor 2.

etanol. apakah yang terjadi jika di lingkungan yang terik matahari terdapat gas klorin dan gas alam? Senyawa Organik 157 . etanal. a. reaksi akan terus berlangsung hingga pereaksi habis atau cahaya ultraviolet dihilangkan. Kegiatan Inkuiri Diskusikan dengan teman sekelas Anda. tetapi melalui beberapa tahap reaksi.Jika haloalkana dipanaskan dalam larutan amonia beralkohol dalam wadah tertutup akan dihasilkan amina. hν 3CH4 + 6Cl2 ⎯⎯ CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + 6HCl → Reaksi antara CH4 dan Cl2 memiliki sifat-sifat khas sebagai berikut. Persamaan reaksinya: → C2H5Br + 2HN3 ⎯⎯ C2H5NH2 + HBr Etilamina Δ 4. seperti ditunjukkan pada reaksi berikut. Pembuatan dan Kegunaan Senyawa Haloalkana Senyawa haloalkana tidak dapat dibuat langsung dari alkana melalui reaksi substitusi sebab hasilnya selalu campuran haloalkana. 3) Sekali reaksi dimulai. dan senyawa yang sejenis. Jika alkana direaksikan dengan halogen pada suhu tinggi atau adanya cahaya ultraviolet. trihaloetanal berubah menjadi haloform. Dalam suasana basa. 4CH4 + 5Cl2 ⎯⎯ → Catatan Note Pergantian atom atau gugus oleh atom atau gugus lain dinamakan reaksi substitusi. Kemudian. akan terbentuk campuran alkilhalida. aseton. Pembuatan Haloform (CHX3) Jika etanol direaksikan dengan X2 (Cl2 atau I2) dalam suasana basa (NaOH). mula-mula etanol dioksidasi menjadi etanal (aldehid). Replacement of an atom or a group by anothers called substitution reaction. bereaksi dengan X2 membentuk trihaloetanal (CX3–COH). Tahap-tahap reaksinya sebagai berikut. 2) Reaksi terjadi jika ada cahaya ultraviolet atau pada suhu di atas 250°C. O → 1) CH3CH2–OH+ Cl2 ⎯⎯ H3C C H + 2HCl O O → 2) H3C C H + 3Cl2 ⎯⎯ Cl3C C H + 3HCl O O ONa + HCCl3 3) Cl3C → C H + NaOH ⎯⎯ H C Senyawa karbon yang dapat dibuat menjadi senyawa haloalkana adalah senyawa yang memiliki gugus metil terikat pada atom C yang berikatan dengan atom oksigen. 1) Reaksi tidak terjadi dalam keadaan gelap atau pada suhu rendah. CH3Cl + CH2Cl2 + CHCl3 + CCl4 + 5H2 Untuk membuat haloalkana tunggal bergantung pada senyawa haloalkana yang akan diproduksi. Reaksinya tidak melalui reaksi substitusi. Rumus umumnya: CH3 R C O H Contohnya.

Cl2 + energi ⎯⎯ → 2Cl• ΔH°= 243. Namun demikian.4 kJ mol–1 Atom klor yang dihasilkan pada reaksi ini adalah radikal bebas sebab mengandung satu elektron tidak berpasangan. b. Kata Kunci • • Reaksi berantai Radikal bebas Kegiatan Inkuiri Diskusikan dalam kelas. CCl4 (karbon tetraklorida). dan pengakhiran rantai. Kloroform tidak larut dalam air. Haloalkana yang sering dipakai sebagai obat bius adalah 2–bromo–2–kloro–1. berwarna kuning. 158 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi larut dalam alkohol atau eter. perambatan rantai. → 2Cl• ⎯⎯ Cl2 ΔH°= –243. dan C 2H 6. Kegunaan Kloroform (CHCl3) Kloroform merupakan senyawa karbon berwujud cair yang mudah menguap pada suhu kamar dan berbau khas. CHCl3 (kloroform). 2) Perambatan Rantai Radikal bebas seperti atom Cl • sangat reaktif.1–trifluoroetana. Fakta ini mengisyaratkan adanya mekanisme reaksi berantai yang melibatkan tiga proses. Iodoform sering digunakan sebagai antiseptik. Radikal CH3• selanjutnya mengeluarkan atom klor dari molekul Cl 2 membentuk CH3Cl dan radikal Cl• yang baru. c. lilin. Kloroform biasa digunakan untuk obat bius (anestetika) dan sebagai pelarut untuk lemak.4 kJ mol–1 Cl2 → CH3• + Cl• ⎯⎯ CH3Cl ΔH°= –330. 3) Pengakhiran Rantai Radikal yang mempertahankan reaksi terus berlangsung suatu ketika dapat bergabung antarsesamanya dalam tahap pengakhiran rantai. dan minyak. Atom Cl • dapat mengeluarkan atom hidrogen dari CH4 membentuk HCl dan radikal CH3•. efek samping dari kloroform dapat merusak hati sehingga jarang dipakai sebagai obat bius. Kegunaan Iodoform (CHI3) dan Tetraklorokarbon (CCl4) Iodoform berwujud padat pada suhu kamar. yaitu pemicu rantai. dan mempunyai bau yang khas.Hasil reaksi meliputi CH2Cl2 (diklorometana). mengapa radikal bebas sangat reaktif? Hubungkan dengan konfigurasi elektronnya.0 kJ mol–1 CH3Cl → 2CH3• ⎯⎯ CH3CH3 ΔH°= –350. Pengakhiran rantai dapat terjadi dalam tahap berikut. → ΔH°= –16 kJ mol–1 CH4 CH4 + Cl• ⎯⎯ CH3• + HCl → CH3• + Cl2 ⎯⎯ CH3Cl + Cl• ΔH°= –87 kJ mol–1 CH3Cl Oleh karena atom Cl• juga dibangkitkan pada tahap kedua maka setiap atom Cl • yang bereaksi pada tahap pertama reaksi akan berkesinambungan (berantai).1. Reaksi berantai ini terjadi sampai dengan radikal yang terlibat dalam tahap perambatan rantai dihancurkan. CH 3Cl (klorometana). kecuali untuk penelitian di laboratorium. 1) Pemicu Rantai Molekul Cl 2 dapat dipecah menjadi sepasang atom klor dengan menyerap energi dari cahaya ultraviolet atau kalor.0 kJ mol–1 CH3CH3 Tahap akhir dapat terjadi dengan cara dinetralkan oleh dinding reaktor.

Apakah nama senyawanya? Kerjakanlah di dalam buku latihan. tidak beracun. tidak mudah terbakar. Uap CCl4 tidak terbakar sehingga sering digunakan sebagai pemadam kebakaran. Satu atom H pada air merupakan residu hidrokarbon (gugus alkil) pada alkohol.2–dibromoetana direaksikan dengan kalium hidroksida berair dalam keadaan panas. 2. Tes Kompetensi Subbab 1. Tuliskan reaksi yang terjadi jika 1. Struktur eter dikatakan sama dengan struktur air. Apakah nama senyawanya? C. Alkohol dan Eter Alkohol dan eter adalah senya a karbon yang mengandung atom oksigen berikatan tunggal.Karbon tetraklorida merupakan zat cair yang tidak berwarna dengan massa jenis lebih besar dari air. Freon–12 digunakan secara luas sebagai pendingin dan sebagai gas propelan dalam aerosol. Kegunaan Kloroetana (C2H5Cl) dan Fluorokarbon (CF2Cl2) Kloroetana banyak digunakan untuk pembuatan tetraetil timbal yang ditambahkan ke dalam bensin untuk memperbaiki bilangan oktan. Kegiatan Inkuiri Diskusikan dalam kelas. B 3. Kedudukan atom oksigen di dalam alkohol dan eter serupa dengan kedudukan atom oksigen dalam molekul air. O H Air O H R Alkohol O H R Eter R 1 Alkohol (R-OH) Berdasarkan posisi atom karbon yang mengikat gugus hidroksil dalam senyawa alkohol maka alkohol dikelompokkan ke dalam tiga golongan. Senyawa Organik 159 . dan tidak berbau. d. Selain itu. terutama senyawa freon– 12 (CF 2Cl2). Kedua atom H pada air merupakan gugus alkil pada eter. yaitu sebagai berikut. Jenis fluorokarbon yang paling banyak dipakai adalah CCl3F dan CF2Cl2. mengapa CCl4 tidak dapat terbakar seperti halnya CO2? Hubungkan dengan biloks atom C yang tertinggi. Oleh karena itu. Tuliskan reaksi hidrolisis dari 1–klorobutana. juga digunakan sebagai pelarut untuk lemak dan minyak. Tuliskan rumus struktur dan tata nama dari semua senyawa yang memiliki rumus molekul C4H9Br2. → 4CH3CH2Cl + 4Na + 4Pb ⎯⎯ (CH3CH2)4Pb + 4NaCl + 3Pb Fluorokarbon merupakan senyawa karbon yang mudah menguap. dapat dikatakan bahwa struktur alkohol sama dengan struktur air.

Alkohol primer (1°) adalah suatu alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon primer. Alkohol tersier (3°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon tersier. dengan akhiran –a diganti oleh –ol.3. Pada cara trivial. Pada cara IUPAC. 160 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . yaitu cara trivial dan cara IUPAC. rantai induk terpanjang harus mencakup gugus hidroksil dengan nomor urut untuk gugus hidroksil terkecil. Atom karbon tersier adalah atom karbon yang mengikat tiga atom karbon lain.a. Contoh: H3C CH2 CH2 CH OH CH3 2-pentanol bukan 4-pentanol Beberapa contoh penataan nama alkohol menurut trivial dan IUPAC dapat dilihat pada Tabel 6. Contohnya: CH3–CH2–OH Trivial: etil alkohol. Tata Nama Alkohol Ada dua cara penataan nama alkohol. Alkohol sekunder (2°) adalah alkohol dengan gugus hidroksil (–OH) terikat pada atom karbon sekunder. H R H2C 1 C H OH b. alkohol disebut alkil alkohol sehingga dalam pemberian nama alkohol selalu diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Atom karbon sekunder adalah atom karbon yang mengikat dua atom karbon lain. Pada alkohol. IUPAC: etanol Tata nama alkohol menurut IUPAC mirip dengan tata nama alkana. 2 CH3 C CH3 OH R H2C 3 1 Kata Kunci • • • • Alkohol primer Alkohol sekunder Alkohol tersier Gugus hidroksil a. nama alkohol diturunkan dari nama alkana. Atom karbon primer adalah atom karbon yang mengikat satu atom karbon lain. Perbedaannya terletak pada penentuan rantai induk yang terpanjang. 2 CH3 C OH R H2C 1 H c.

Isomeri ini memengaruhi sifat-sifat fisika alkohol. Jadi. H3C CH2 CH CH2 CH2 CH2 CH2 CH OH CH3 CH3 Jawab Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mengandung gugus hidroksil dengan nomor atom terkecil.2–dimetiletanol Sumber: vancouversider.com Gambar 6. b. akan memabukkan sebab bersifat racun yang dapat mengganggu sistem syaraf.1 Tata Nama Alkohol Tentukan nama dari senyawa alkohol berikut. Isomer pada Alkohol Berdasarkan posisi gugus hidroksil. Jika diminum. hampir semua alkohol memiliki isomer. Pada atom C nomor 7 terdapat gugus metil. Senyawa Organik 161 . nama lengkap senyawa itu adalah 7–metil–2–nonanol.1 H 2C H 2C CH CH OH CH 2 OH Vinil alkohol Alil alkohol 1–etenol 2–propen–1–ol Berbagai macam minuman yang mengandung alkohol. yang disebut isomer posisi. Contoh 6. yaitu ada 9 dengan gugus hidroksil pada posisi nomor 2.3 H3C H3C Beberapa Penataan Nama Alkohol Menurut Trivial dan IUPAC Nama Trivial n–propil alkohol Isopropil alkohol Nama IUPAC 1–propanol 2–propanol CH2 CH CH2 CH3 OH Rumus Struktur OH H3C CH OH CH2 CH3 sek–butil alkohol 2–butanol H 3C CH H 3C CH3 H3C C CH3 OH CH2 OH Isobutil alkohol 2–metil–1–propanol ter–butil alkohol 2.Tabel 6.

makin panjang rantai karbon dalam alkohol kelarutan dalam air makin berkurang. c. melainkan harus digambarkan semua struktur yang mungkin terbentuk.4 Sifat Fisika Alkohol (Titik Didih dan Kelarutan di Dalam Air) Jumlah C 1 2 3 3 4 4 4 4 Titik Didih (°C) 64. M). Beberapa sifat fisika alkohol ditunjukkan pada tabel berikut.5 78. 1993 Nama Senyawa Metanol Etanol 1–propanol 2–propanol 1–butanol 2–butanol Isobutil alkohol ter–butil alkohol Kosmetik Minuman Gambar 6. tetapi rumus struktur berbeda.1 larut sempurna Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Kelarutan ini disebabkan oleh adanya kemiripan struktur antara alkohol (R–OH) dan air (H–OH).2 Isomer Posisi pada Alkohol Suatu alkohol memiliki rumus molekul C4H10O.2 Kegunaan alkohol 162 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oleh karena rumus struktur berbeda maka ketiga alkohol tersebut berbeda sifat fisika maupun sifat kimianya. Hal ini disebabkan adanya gaya antarmolekul dan adanya ikatan hidrogen antarmolekul alkohol akibat gugus hidroksil yang polar. Alkohol yang memiliki atom karbon kurang dari lima larut dalam air.3 12. Jawab Tidak ada rumus yang tepat untuk menentukan jumlah isomer dalam senyawa karbon. Ketiga senyawa pada Contoh 6.3 117.Contoh 6. Tabel 6. Berapa jumlah isomer posisi yang ada dan gambarkan strukturnya. Kegiatan Inkuiri Temukan perbedaan sifat fisika dan sifat kimia dari isomer C4H10O. Oleh karena itu.2 82. (1) H3C CH2 CH2 CH2 OH (n–butanol) (2) H3C CH2 CH OH CH3 (2–butanol) CH3 (3) H3C C OH CH3 (2–metil–2–propanol) Berdasarkan struktur yang dapat digambarkan maka C4H10O memiliki 3 buah isomer posisi. yaitu C4H10O.0 99.3 97.2 Kelarutan (g 100 mL air) pada 20°C larut sempurna larut sempurna larut sempurna larut sempurna 8.9 82.2 memiliki rumus molekul sama.5 107.5 11. Perekat Pelarut Alkohol Bahan bakar Sifat dan Kegunaan Alkohol Alkohol merupakan zat yang memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan hidrokarbon yang jumlah atom karbonnya sama.

minuman. metanol digunakan untuk bahan bakar mobil formula. 2) Etanol (CH3–CH2–OH) Etanol sudah dikenal dan digunakan sejak dulu. Etilen glikol merupakan hasil industri yang digunakan sebagai zat antibeku. Kata Kunci • • Ikatan hidrogen Hidrogenasi Kegiatan Inkuiri Alkohol merupakan senyawa yang mudah terbakar. → CH2=CH2 + H2SO4 ⎯⎯ CH3CH2HSO4 → CH3CH2HSO4 + H2O ⎯⎯ CH3CH2OH+ H2SO4 Isopropil alkohol adalah obat gosok yang umum digunakan. seperti persamaan reaksi berikut. kosmetika. yaitu proses perubahan senyawa golongan polisakarida. seperti pati dihancurkan menjadi bentuk yang lebih sederhana dengan bantuan enzim (ragi). yakni enzim yang diproduksi oleh jamur hidup. Adapun larutan 70% isopropil alkohol dalam air digunakan untuk sterililisasi karena dapat membunuh bakteri. dan seterusnya. baik sebagai pelarut obat-obatan (tingtur). yaitu (1) fermentasi blackstrap molasses dan (2) penambahan air terhadap etena secara tidak langsung. dan dibuat secara komersial dari etena. beras. Glikol adalah nama trivial untuk 1. Selanjutnya. Rumus kimianya: Senyawa Organik 163 . Cr2O3) dan dipanaskan secara bertingkat dengan tekanan tinggi agar terjadi reaksi berikut. diubah menjadi alkohol dengan bantuan zymase. Pada kendaraan bermotor. seperti bir. 3) Polialkohol Senyawa alkohol yang mengandung dua atau lebih gugus hidroksil digolongkan sebagai poliol dan diberi nama dengan –diol. (C6H10O5)x + xH2O Pati ⎯⎯ → xC6H12O6 Glukosa C6H12O6 Glukosa ⎯⎯ → 2C2H5OH + 2CO2 etanol Di industri etanol dibuat dengan dua cara. –triol.2–diol. CO(g) + 2H2(g) ⎯⎯ → CH3OH( ) Di industri. kemukakan kelebihan dan kekurangannya sebagai bahan bakar. sekitar 95% metanol diproduksi melalui hidrogenasi CO dengan katalis (ZnO. dan whiskey. dan gandum) pertamatama melibatkan pengubahan pati secara enzimatik menjadi glukosa. seperti vernish. sebagai cairan antibeku. Produksi alkohol dari pati (jagung. dan pelarut. Saat ini. Mungkinkah alkohol digunakan sebagai bahan bakar bioalkohol pengganti minyak bumi? Jika mungkin. anggur. Etanol dapat dibuat melalui teknik fermentasi. metanol digunakan sebagai bahan baku pembuatan formaldehid.1) Metanol (CH3–OH) Metanol dibuat secara besar-besaran melalui distilasi kayu keras menghasilkan sekitar 225 galon distilat yang mengandung 6% metanol.

Alkohol tersier terdehidrasi lebih cepat. − HCl ⎯ ROH + SOCl2 ⎯⎯⎯ ROSOCl ⎯→ RCl + SO2 → Dengan H2SO4. HCl Etanol C2H5Cl Sumber: Sougou Kagashi Selain pereaksi Lucas. Alkohol dan tionil klorida bereaksi membentuk alkil klorosulfit yang kurang stabil sebab mudah berubah menjadi alkil klorida dan gas SO2 dengan pemanasan. Gambar 6. Alkohol primer bereaksi jika dipanaskan. Pereaksi ini digunakan untuk membedakan alkohol primer.4 Substitusi gugus hidroksi (–OH) oleh atom klor (–Cl) membentuk haloalkana . d. alkohol dapat mengalami dehidrasi menjadi alkena. Identifikasi dan Sintesis Alkohol Suatu larutan ZnCl2 dalam HCl pekat dikenal sebagai pereaksi ucas. Gliserol sebagai hasil samping pada pembuatan sabun dari lemak dan natrium hidroksida cair. etil klorida. trivial: etilen glikol Trihidroksi alkohol yang penting adalah gliserol. Rumus kimianya: H2C CH CH2 OH OH OH Sumber: Chemistry: The Central Science.HO CH2 CH2 OH IUPAC:1. Alkohol primer dioksidasi membentuk aldehid. dan jika dioksidasi lebih lanjut menjadi asam karboksilat.2-etanadiol. keton. ZnCl 2 → Etanol + HCl ⎯⎯⎯ etil klorida. dan alkohol primer terdehidrasi paling lambat untuk jumlah atom karbon yang sama.3-trihidroksipropana atau gliserol Gambar 6. pereaksi tionil klorida (SOCl2) dapat juga digunakan untuk identifikasi alkohol. Dehidrasi artinya pelepasan molekul air. Radiator coolant mengandung etilen glikol.2. dan tersier. yaitu suatu turunan propana. 2000 1. 164 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Pada suhu kamar.3 Berbagai macam produk komersial yang mengandung alkohol. alkohol tersier bereaksi sangat cepat membentuk alkil klorida. dan asam karboksilat. 60° (CH3)3–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ (CH3)2C=CH2 + H2O → 100° → (CH3)2–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ CH3–CH=CH2 + H2O 180° → CH3–CH2–COH + H2SO4 ⎯⎯⎯ CH3–CH=CH2 + H2O Alkohol dapat dioksidasi menjadi senyawa yang mengandung gugus karbonil. Alkohol sekunder bereaksi dalam waktu beberapa menit. sekunder. seperti aldehid.

Oleh karena alkohol dapat dioksidasi menjadi senyawa karbonil maka alkohol dapat disintesis dari senyawa karbonil melalui reaksi reduksi (kebalikan oksidasi). O R C H 1) LiAIH4 ⎯⎯⎯⎯→ 2) H2O OH R C H H Aldehid Alkohol (1°) O R C R' Keton 4 ⎯⎯⎯⎯→ R 2) H O. (b) Alkohol tersier tidak dapat dioksidasi Alkohol (1°) R-CH2OH + KMnO4 Aldehid Alkohol (3°) R3–COH + KMnO4 → R-CHO → (a) (b) Sumber: Sougou Kagashi Alkohol sekunder dioksidasi menjadi suatu keton. Secara umum reaksi oksidasi alkohol dapat dituliskan sebagai berikut. selain dapat menghasilkan alkohol tersier juga dapat digunakan untuk memperpanjang rantai hidrokarbonnya. alkohol disintesis dengan pereaksi rignard.H+ 2 OH 1) NaBH C R H Kata Kunci • • • Pereaksi Lucas Pereaksi tionil klorida Pereaksi Grignard Alkohol (2°) Selain dengan cara reduksi. Reduksi senyawa karbonil melalui hidrogenasi katalisis atau dengan hidrida logam akan menghasilkan alkohol primer. baik untuk alkohol primer. sekunder. Jika yang ingin diproduksi aldehid maka gunakan oksidator khusus seperti campuran piridin dan kromat anhidrida dengan rasio 2:1 dalam pelarut nonpolar.KMnO4 KMnO4 Gambar 6.5 (a) Oksidasi alkohol primer menjadi aldehid. Senyawa Organik 165 . sedangkan alkohol tersier tidak dapat dioksidasi. sedangkan keton akan menghasilkan alkohol sekunder. O O Oksidator Oksidator → R CH2 OH ⎯⎯⎯⎯ R CH ⎯⎯⎯⎯ R C OH → Alkohol (1°) Aldehid Asam karboksilat H3C H3C Oksidator HC OH ⎯⎯⎯⎯ → C O H3C H3C Alkohol (2°) keton Oksidator yang dapat digunakan adalah asam kromat (H2CrO3) dan kromat anhidrida (CrO 3). Alkohol tersier tidak dapat dibuat dengan cara ini. Kelebihan reaksi Grignard. maupun tersier.

alkohol sekunder dibuat dari aldehid dan metil format. a. CH3 ⎯ O ⎯ CH3 CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH2 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 Berdasarkan ketiga contoh tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa rumus umum eter adalah R–O–R'. Menurut sistem IUPAC. Gugus alkoksi dianggap sebagai cabang yang terikat pada rantai induk. alkohol primer dapat dibuat dari formaldehid dan etilen oksida. Beberapa contoh penamaan eter dapat dilihat pada tabel berikut. O H C H Formaldehid 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯→ 2)H2 O OH R C H Alkohol (1°) H O R C H Aldehid 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯⎯ → 2)H O H+ 2 2 1 OH R C H R' Alkohol (2°) O R C R' Keton 1)R − Mg − X ⎯⎯⎯⎯⎯ → 2)H O H+ 2 2 OH R C R Alkohol (3°) R' 2. dan alkohol tersier dibuat dari keton dan ester. gugus –OR disebut gugus alkoksi sehingga penataan nama senyawa eter dimulai dengan nama gugus alkoksi diikuti oleh nama rantai utamanya. seperti ditunjukkan berikut ini. Urutan namanya sesuai dengan abjad dan diakhiri dengan kata –eter. Eter (R–O–R') Eter adalah senyawa yang memiliki dua residu hidrokarbon yang dapat sama atau berbeda. Tabel 6.5 Penataan Nama Eter Menurut Trivial dan IUPAC Rumus Struktur CH3 ⎯ O ⎯ CH3 CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH2 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH3 CH3 ⎯ CH ⎯ CH2 ⎯ CH2 ⎯ CH3 O CH2 ⎯ CH3 ⎯ O ⎯ CH2 ⎯ CH2 ⎯ CH3 Fenil propil eter Fenoksi propana Nama Trivial Dimetil eter Etil metil eter Dietil eter Isopentil etil eter Nama IUPAC Metoksi metana Metoksi etana Etoksi etena 2-etoksi pentana Kata Kunci • • Gugus alkoksi Interaksi antarmolekul 166 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .Dengan pereaksi Grignard. Tata Nama Eter Menurut trivial tata nama eter didasarkan pada nama gugus alkil atau aril yang terikat pada atom oksigen.

Jadi. penataan nama senyawa itu adalah IUPAC : 2–etoksi isopropana Trivial : isopropil etil eter O CH2 CH3 b. Butilen oksida H 2C O CH2 Contoh 6. dapat dikatakan bahwa eter berisomeri fungsional dengan alkohol. Oleh sebab itu. Eter siklik yang beranggotakan tiga termasuk golongan epoksida. nama senyawa epoksida sering diturunkan dari nama alkenanya sebelum dioksidasi menjadi eter. Di samping isomer struktur.6 Isomer Fungsional Eter dan Alkohol Alkohol Nama etanol propanol butanol Rumus struktur CH3CH2OH CH3CH2CH2OH CH3CH2CH2CH2OH Nama dimetil eter etil metil eter dietil eter H3C C H2 O CH3 Etil metil eter H 3C C H2 H2 C OH Propanol Rumus molekul C2H6O C3H8O C4H10O Eter Rumus struktur CH3–O–CH3 CH3CH2OCH3 CH3CH2OCH2CH3 Berdasarkan Tabel 6. eter dan alkohol juga memiliki gugus fungsional berbeda. Etilen oksida (oksirana) CH3 HC CH3 Jawab Gugus sebelah kiri adalah isopropil dan gugus kanan adalah etil. etilen oksida atau lebih dikenal dengan nama oksirana. Senyawa Organik 167 . dan merupakan hasil oksidasi dari alkena. Isomer fungsional adalah rumus molekul sama. alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. Contoh yang paling sederhana adalah.6. Isomeri Fungsional Seperti telah diuraikan di atas bahwa eter dan alkohol memiliki kemiripan dalam strukturnya. tetapi gugus fungsi beda.3 Tata Nama Eter Sebutkan nama senyawa eter berikut. Jadi. dan diberi akhiran –oksida atau dengan nama kedua alkil yang terikat pada oksirana dan diberi akhiran –oksirana. Tabel 6. Rumus strukturnya adalah R–O–H (alkohol) R–O–R (eter) Beberapa contoh alkohol dan eter yang memiliki rumus molekul sama ditunjukkan pada tabel berikut. dapat dikatakan bahwa alkohol dan eter berisomeri struktur satu sama lain. Oleh karena itu.Senyawa eter dapat juga berbentuk siklik. tetapi rumus strukturnya berbeda.

atau zat-zat lain yang kurang larut dalam air. eter cenderung stabil. sedangkan etanol berwujud cair. Demikian juga dalam asam dan basa.5 13. Pada umumnya eter bersifat racun. ada tiga isomer yang mungkin. Tabel 6.4 Isomer Alkohol dan Eter Tuliskan isomer yang mungkin dari senyawa dengan rumus molekul C3H8O. 168 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .5 Kelarutan (g 100mL) Larut sempurna 8. Umumnya eter dibuat dari dehidrasi alkohol.0 Larut sempurna Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Penggunaan eter harus hati-hati karena mudah terbakar. Jawab Berdasarkan fungsionalnya: CH3–O–CH2–CH3 (dietil eter) Berdasarkan posisi gugus hidroksil: CH3–CH2–CH2–OH (n–propanol) CH3–CH–CH3 (2–propanol) OH Jadi. 2000 Gambar 6. Sifat dan Kegunaan Eter Tidak seperti alkohol. misalnya etanol dan dimetil eter. eter digunakan sebagai zat pembius. eter tidak memiliki ikatan hidrogen antarmolekul sehingga titik didih eter di bawah titik didih alkohol untuk jumlah atom karbon yang sama. Perhatikan Gambar 6. eter sering digunakan sebagai pelarut untuk reaksi-reaksi organik. Sumber: Heineman Advanced Science: Chemistry.0 34. lilin. Eter kurang larut di dalam pelarut air dibandingkan alkohol. Makin tinggi rantai alkil dalam eter makin kurang kelarutannya di dalam air. Nama Dimetil eter Dietil eter Oksirana Di samping kegunaannya sebagai anestetik.Contoh 6. dietil eter secara luas dipakai sebagai pelarut untuk lemak. dimetil eter berwujud gas. 1993 c. Pada suhu kamar. Dietil eter dapat dibuat melalui pemanasan etanol dengan asam sulfat pekat pada suhu sekitar 140°C hingga reaksi dehidrasi sempurna. kecuali pada suhu tinggi. tetapi jauh lebih aman jika dibandingkan kloroform untuk keperluan obat bius (Gambar 6. Eter tidak bereaksi dengan hampir semua oksidator maupun reduktor.6 Sejak zaman dulu. Walaupun sesama molekul eter tidak terjadi antaraksi. tetapi eter dapat berantaraksi dengan air dan alkohol. tetapi wujudnya berbeda. Hal ini disebabkan eter memiliki kepolaran rendah. Etanol berisomer dengan dimetil eter (C2H6O). Karena itu.7 Sifat Fisika Eter (Titik Didih dan Kelarutan) Titik Didih (°C) –24.6). Divinil eter (CH 2=CH–O–CH=CH 2) memiliki kemampuan anastetik tujuh kali lebih besar daripada dietil eter.7. M).

R' = Karbon primer atau metil. Jelaskan mengapa alat-alat kedokteran. a. persamaan reaksinya secara umum: RO + R'X ⎯→ R–O–R' + X– Keterangan: R = Karbon primer. Jelaskan berdasarkan reaksi fermentasi gula. C 4. aturan IUPAC dan trivial. dietil oksirana Tuliskan isomer yang mungkin dari senyawa yang memiliki rumus molekul C4H10O. difenil eter c. 3. Gambarkan struktur isomer posisi dari alkohol dengan rumus molekul C5H12O. Kemudian. a. Kerjakanlah di dalam buku latihan. CH3 6. terutama untuk operasi harus direndam dalam alkohol. tetapi larut dalam benzen? Tuliskan suatu reaksi pembuatan etil metil eter dengan cara Williamson. Mengapa oksirana lebih larut di dalam air daripada dimetil eter. b. OH H3 C CH2 C CH2 CH2 CH2 CH3 7. Tuliskan rumus struktur dari senyawa alkohol berikut. 4–heksen–2–ol Tentukan nama dari senyawa alkohol berikut. tentukan nama masing-masing isomer itu dengan menggunakan Senyawa Organik 169 . Kata Kunci • • Metode Williamson Dehidrasi Tes Kompetensi Subbab 1.7 Pembuatan eter dari alkohol Alkohol 140°C Es Eter Sumber: Sougou Kagashi H 2 SO 4 CH3CH2OH + HOCH2CH3 ⎯⎯ ⎯→ CH3CH2–O–CH2CH3 + H2O Sintesis eter secara besar-besaran dengan metode illiamson.Penangas minyak Gambar 6. 2–metoksi butana b. Air nira jika disimpan lama atau dipendam dalam tanah selama lebih dari satu minggu akan berubah menjadi suatu alkohol (arak). sekunder. padahal massa molekul relatif kedua senyawa itu tidak berbeda jauh? Mengapa senyawa eter pada umumnya kurang larut di dalam air. 10. dan tersier. 2. Tuliskan rumus struktur dari senyawa eter berikut. 8.2–dimetilpentanol b. 5. a. CH3 H3 C CH2 C CH2 HO CH CH2 CH2 CH3 CH3 9. yaitu reaksi antara alkil halida dengan alkoksi atau fenoksi. 2. atau aril.

dengan rumus umum R–COH. dan ester. pelarut menguap meninggalkan bahan perekat. R Gambar 6. Carilah informasi tentang metode atau prosedur untuk mengidentifikasi adanya formalin dalam suatu material. asam karboksilat. C H O Rumus umum aldehid Beberapa senyawa aldehid yang umum di antaranya adalah O H C H IUPAC: Metanal Trivial : Formaldehid O H3C C H Etanal Asetaldehid O H3C H2 C C H Propanal Propionaldehid Berdasarkan contoh tersebut. Tata nama pada aldehid sama dengan tata nama pada alkohol.D. aldehid disebut juga alkanal. Aldehid dan Keton Beberapa senyawa yang memiliki gugus karbonil antara lain aldehid.9 Proses pelapisan kertas Senyawa karbonil sering digunakan sebagai pelarut dalam bahan perekat. nama aldehid diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a menjadi –al. Gugus tersebut terletak di ujung rantai karbon induk yang diakhiri dengan atom hidrogen. Ketika bahan perekat diaplikasikan. atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan dengan satu atom hidrogen dan satu gugus alkil (R) atau aril (Ar).8 Gugus aldehid selalu di ujung rantai hidrokarbon. Oleh karena itu. 2000 Gambar 6. rantai terpanjang harus mengandung gugus aldehid. O C Gugus karbonil 1. Kegiatan Inkuiri Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. Tata Nama Aldehid Aldehid sudah dikenal sejak lama sehingga penataan nama menggunakan nama trivial sering dipakai. Aldehid adalah salah satu kelompok senyawa karbonil yang memiliki gugus karbonil yang berikatan dengan atom hidrogen pada ujung rantai induknya. Contoh: O O H3C H H C Cl 4-kloropentanal H3C H2 C CH CH3 H2 C O H3C H C CH C H 2-butenal C CH2 H2 C C H 3-metilpentanal 170 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Aldehid (R–COH) Aldehid merupakan salah satu kelompok senyawa karbon yang memiliki gugus karbonil. Menurut sistem IUPAC. a. keton.

Dia membuat plastik pada tahun 1907 dengan mereaksikan fenol dengan formaldehida. termasuk sifat-sifatnya yang dapat melindungi. 1997. tetapi kelemahannya adalah warnanya yang gelap. Kata Kunci • • Gugus karbonil Reaksi Friedel-craft Senyawa Organik 171 . penamaan menurut trivial dan IUPAC adalah Trivial : isopentilaldehid IUPAC: 4–metilpentanal b. Sifat dan Kegunaan Aldehid Aldehid disintesis melalui oksidasi alkohol primer. Dia bermigrasi ke Amerika Serikat. Sekilas Kimia Leo Baekland (1863–1944) H3C CH H3 C CH2 CH2 C O H Jawab Residu alkil yang mengikat gugus aldehid adalah suatu isopentil.5 Penataan Nama Aldehid Tuliskan nama senyawa aldehid berikut menurut IUPAC dan trivial. Etanol + dikromat + asam sulfat Baekland lahir di Belgia. Jadi. Asetaldehida Gambar 6. kemudian dia mempelajari reaksi fenol dan formaldehida.Contoh 6. Hal ini disebabkan oleh atom oksigen dan karbon mempunyai perbedaan keelektronegatifan cukup besar. Disamping itu. Bahan ini tahan panas. Industri radio dan televisi memanfaatkan keuntungan bakelit yang mudah dibentuk. Perhatikan Gambar 6. sintesis aldehid dapat juga dilakukan dengan reaksi riedel-craft menggunakan aril halogen dan katalis AlCl3 atau AlBrO3. Gugus karbonil pada aldehid menunjukkan gugus yang bersifat polar. 3C2H5OH(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+ → 8CH3CHO(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O( ) Sumber: Sougou Kagashi Selain dengan cara oksidasi alkohol primer. O Sumber: Jendela IPTEK: Kimia. R ⎯ CH2 ⎯ OH ⎯⎯→ R Alkohol primer [ ] C H Aldehid Oksidator yang digunakan adalah oksidator kuat seperti KMnO4. atau K2Cr2O7.10 Oksidasi alkohol primer dengan dikromat menghasilkan aldehid. NaIO4. Produknya dinamakan bakelite. Kepolaran gugus karbonil ditunjukkan oleh sifat fisika aldehid. dapat juga dilakukan dengan pereaksi Grignard (R–Mg–X). seperti titik didih lebih tinggi (50–80°C) dibandingkan senyawa hidrokarbon dengan masa molekul relatif sama. Persamaan reaksi secara umum adalah sebagai berikut.10.

Tabel 6. Dengan meningkatnya massa molekul aldehid. Misalnya. Kegunaan utama formaldehid untuk industri plastik dan resin. Gas yang terbentuk jika dilarutkan ke dalam air sampai 37% dinamakan formalin.6 Pembuatan Aldehid Tuliskan reaksi pembentukan formaldehid dari metanol menggunakan oksidator KMnO4. baunya menjadi lebih harum. M). 1993 Formaldehid Asetaldehid Propionaldehid Butiraldehid Benzaldehid Isobutiraldehid Sumber: Sougou Kagashi Gambar 6. Jawab OH H C H 4 H ⎯⎯⎯⎯ H → O KMnO C H 172 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . HCHO (metanal atau formaldehid) dan CH3CHO (etanal atau asetaldehid).12 Oksidasi metanol membentuk formaldehida. CH3OH + CuO → HCOH + H2O Metanol Sumber: Sougou Kagashi Contoh 6. Cu Air 50 °C Gambar 6.8 Nama Sifat Fisika Senyawa Golongan Aldehid Titik Didih (°C) –21 20 49 76 178 64 Kelarutan dalam Air (g 100mL) Larut sempurna Larut sempurna 16 7 Kurang larut Tidak larut Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Formaldehid diperoleh melalui oksidasi metanol. Aldehid dengan berat molekul rendah memiliki bau yang tajam. dijual sebagai pengawet spesies biologi. Beberapa aldehid dari hidrokarbon aromatis memiliki bau khas yang menyegarkan.11 Formalin digunakan untuk pengawet organ biologis (tidak untuk makanan).

dengan residu alkil (R) atau aril (Ar) dapat sama atau berbeda. Tata Nama Keton Sebagaimana halnya aldehid. Keton (R–CO–R') Keton tergolong senyawa karbonil karena memiliki gugus fungsional C=O. kemudian diikuti dengan kata keton. O R C R' Rumus umum keton a. Dengan kata lain. Beberapa rumus struktur keton di antaranya: O H3C C C2H5 CH3 O C CH3 H3C O C C6H13 Berdasarkan rumus struktur tersebut dapat disimpulkan bahwa senyawa keton memiliki rumus umum sebagai: RCOR'. keton secara umum disebut golongan alkanon. Tabel 6.9 O H3C C O H3C C H2 C H2 C O H3 C C CH2 CH3 CH3 Penataan Nama pada Keton Menurut Trivial dan IUPAC Trivial Dimetil keton Etil metil keton Dietil keton Sikloheksanon IUPAC Propanon 2–butanon 3–pentanon Sikloheksanon Rumus struktur CH3 O Senyawa Organik 173 . kedua gugus alkil atau aril yang terikat pada gugus karbonil disebutkan lebih dulu menurut alfabet.2. Gugus alkil Gugus karbonil Gambar 6.9. Contoh penamaan senyawa keton terdapat dalam Tabel 6. Penamaan secara trivial. dan atom karbon pada gugus karbonil dihubungkan dengan dua residu alkil (R). Penomoran rantai karbon induk diberikan kepada atom karbon yang terdekat dengan gugus karbonil. atom karbon pada gugus karbonil diambil nomor yang terendahnya. pada senyawa keton dikenal juga nama IUPAC dan nama trivial.13 Posisi gugus karbonil pada keton selalu di antara rantai hidrokarbon. Oleh karena itu. Penamaan dengan sistem IUPAC diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a dengan –on. dan atau aril (Ar).

. apabila dioksidasi akan membentuk . O H2 C C Propanal H H3C O H2 C C Propanon H Reaksi Identifikasi Aldehid dan Keton Untuk mengenal adanya gugus aldehid dan keton dalam suatu senyawa dapat dilakukan dengan pereaksi . –dinitrofenilhidrazin.4–dinitrofenilhidrazin membentuk suatu endapan dari 2. Jadi. propanon D.4-dinitrofenilhidrazon O2N O H3C C CH3 Aseton + O2N H N NH2 ⎯→ H3C C CH3 NHN NO2 2. n-propil alkohol Penamaan pada Keton Berilah nama pada senyawa keton berikut menurut IUPAC dan trivial.. A.. propanol B. H3C c. Reaksi antara aldehid atau keton dengan pereaksi 2.4-dinitrofenilhidrazin NO2 Aldehid 2. propenol C.4-dinitrofenilhidrazon 174 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .Contoh 6.4-dinitrofenilhidrazin Aseton 2. Persamaan reaksinya: NO2 R C O2N O + O2N H N NH2 ⎯→ H3CHC N H N NO2 H Asetaldehid 2. hasil akhir adalah propanon. Isomer pada Keton Isomer posisi yang terjadi pada keton disebabkan oleh adanya perubahan dalam kedudukan gugus karbonil dalam rantai. penataan nama menurut IUPAC dan trivial adalah IUPAC: 4–metil–2–pentanon.7 Mahir Menjawab Hasil reaksi adisi H2O pada C3H6. misalnya: O H3C CH 2 CH 2 C 2-pentanon O CH 3 H3C CH2 C 3-pentanon CH2 CH3 Selain isomer posisi dalam molekul itu sendiri.4–dinitrofenilhidrazon. (C) SPMB 2004 b. misalnya propanal berisomeri fungsional dengan propanon. CH3 CH CH3 CH2 C O CH3 Pembahasan Reaksi adisi: CH3–CH=CH2 + H2O → OH CH3 CH O CH3 C [0]→ CH3 ⎯⎯ Jawab Menurut IUPAC. Trivial: isobutil metil keton 2–propanol CH3 propanon Jadi. tentukan rantai induk terpanjang yang mengandung gugus karbonil dengan nomor paling rendah. keton dapat juga berisomeri fungsional dengan aldehid. asam propanoat E.

Perak(I) mudah direduksi menjadi logam perak oleh aldehid.Untuk membedakan aldehid dan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi. tetapi tidak oleh keton.14 Tes tollen digunakan untuk membedakan aldehid dan keton. sedangkan keton tidak terjadi reaksi. Jika terbentuk cermin. Kata Kunci • • Tes Tollen Pereaksi Fehling CuO Endapan merah bata Gambar 6. Sumber: Heinemann Advanced Science: Chemistry. Aldehid dapat mereduksi larutan Fehling membentuk endapan merah Cu 2O. sedangkan keton tidak terjadi reaksi.15 Pereaksi Fehling akan memberikan endapan berwarna merah bata. Cara lain untuk membedakan aldehid dan keton adalah dengan pereaksi ehling (larutan Cu2+ dalam Basa kuat seperti KOH). Aldehid mudah dioksidasi menghasilkan asam karboksilat. Dengan oksidator kuat pada kondisi tertentu akan terjadi reaksi: R C [O] O ⎯⎯→ R C O H OH (Suatu asam karboksilat) R1 C [O] O ⎯⎯→ Tidak terjadi reaksi R2 Tes Tollen (larutan AgNO3 dalam amonia berlebih) merupakan metode yang digunakan untuk membedakan aldehid dan keton di laboratorium. campurkan cuplikan dengan pereaksi Tollen pada tabung reaksi bersih. menunjukkan adanya aldehid. Untuk mengujinya. sedangkan keton tahan terhadap oksidasi.14) Prinsip dasarnya adalah kemudahan oksidasi kedua golongan senyawa ini. 2000 Gambar 6. Jika senyawa adalah aldehid maka setelah beberapa menit logam perak akan menempel pada bagian dalam tabung sebagai pelapis yang reflektif (reaksi yang digunakan untuk membuat cermin).15. Perhatikan Gambar 6. (Gambar 6. Aldehid Sumber: Sougou Kagashi R C H Aldehid → O + 2CuO ⎯⎯ R C OH O + Cu2O Asam karboksilat Senyawa Organik 175 .

2 –propanol Gambar 6.10 Sifat Fisika Senyawa Keton Aseton Metil etil keton 2–pentanon 3–pentanon 2–heksanon 3–heksanon Aseton merupakan senyawa keton paling sederhana. Adanya kepolaran menimbulkan antaraksi antarmolekul keton sehingga senyawa keton umumnya memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan dengan senyawa nonpolar yang massa molekulnya relatif sama. c. 176 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oleh karena keton memiliki gugus karbonil yang polar maka senyawa keton larut dalam pelarut air maupun alkohol. Cairan ini sering digunakan sebagai pelarut untuk vernish. Titik didih beberapa senyawa keton ditunjukkan pada tabel berikut. dan Kegunaan Keton Pembuatan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi alkohol sekunder (seperti yang telah diterangkan pada bagian alkohol). Aseton berwujud cair pada suhu kamar dengan bau yang harum. Beberapa sifat senyawa keton yang umum adalah sebagai berikut. keton dapat dibuat melalui reaksi Friedel-craft terutama untuk pembuatan aril keton dengan katalis aluminium halida. 1985 Tabel 6. Pembuatan. aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform. Keton dengan jumlah atom C rendah (C1 – C5) berwujud cair pada suhu kamar. Persamaan kimianya: O + R Benzena O → Cl ⎯⎯⎯ AlCl 3 C C Aril keton R Asil klorida a.16 Oksidasi alkohol sekunder dengan dikromat keton.d. Sifat. pembersih cat kayu. Nama Rumus CH3COCH3 CH3COC2H5 CH3COC3H7 C2H5COC2H5 CH3COC4H9 C2H5COC3H7 Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) – 94 – 86 – 76 – 41 – 35 56 80 102 101 150 124 Sumber: Kimia Lengkap SPPM. Kelarutan senyawa keton berkurang dengan bertambahnya rantai alkil. 3CH3CH(OH)CH3(aq) + Cr2O72–(aq) + 8H+ → 3CH3–CO–CH3(aq) + 2Cr3+(aq) + 7H2O ( ) K 2Cr 2O 7 Aseton Sumber: Sougou Kagashi Selain dengan cara oksidasi. Dalam industri. b. dan pembersih cat kuku.

Asam Karboksilat (R–CO–OH) Asam karboksilat memiliki gugus fungsional karboksil (–COOH) dengan rumus umum: R C OH O Rumus umum asam karboksilat Beberapa contoh asam karboksilat adalah sebagai berikut. 1. Selain cara pada nomor 7. etil vinil keton c. 2. 3–fenilheksanal c. 4. Ester adalah turunan dari asam karboksilat dengan mengganti gugus hidroksil oleh gugus alkoksi dari alkohol. Ketika esok harinya akan digunakan praktikum. Tuliskan rumus struktur dari senyawa keton berikut. 7. Berapa jumlah isomer yang mungkin dapat dibentuk dari senyawa dengan rumus molekul C3H6O? Apakah pereaksi 2. a. tetapi sifat-sifat gugus tersebut tidak muncul dalam asam karboksilat karena menjadi satu kesatuan dengan ciri tersendiri. Asam Karboksilat dan Ester Asam karboksilat mengandung gugus karbonil dan gugus hidroksil.4–dinitrofenilhidrazin dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton? Jelaskan. E. 8. Si Badrun menyimpan asetaldehid di gelas kimia tidak ditutup. Tuliskan rumus struktur untuk senyawa aldehid berikut.3–dietil–5–oktenal Tuliskan reaksi pembuatan formaldehid dari reduksi gas CO dengan gas H2 menggunakan katalis Pt. metode apa lagi yang dapat digunakan untuk membedakan aldehid dan keton? Gula pasir apabila direaksikan dengan larutan Fehling akan terbentuk endapan berwarna merah bata. Mungkinkah kotoran berlemak yang menempel pada pakaian dapat dibersihkan oleh aseton? Diskusikan dan selidiki dengan teman kelompok Anda. Walaupun gugus karboksilat merupakan gabungan gugus karbonil dan gugus hidroksil.Kegiatan Inkuiri Aseton dapat melarutkan lemak. Si Badrun menduga dibuang oleh temannya. 2–bromo–3–pentunal b. D 5. 9. mengapa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. Apakah dugaan si Badrun cukup beralasan? Terangkan. 4–metil–3–heksena–2–on 6. ditemukan semua asetaldehid hilang. Tes Kompetensi Subbab 1. Apakah senyawa dengan rumus molekul C2H4O memiliki isomer. baik posisi maupun fungsional? Jelaskan. O H3C C OH Asam format O H3C CH2 C OH Asam asetat O H3C CH2 CH2 C OH Asam propionat Senyawa Organik 177 . difenil keton b. a. 3. 3.

di mana akhiran -a diganti -oat dan ditambah kata asam sehingga asam karboksilat digolongkan sebagai alkanoat. dan asam kaproat (caper. Asam format (formica. seperti ditunjukkan berikut ini. Contoh penataan nama asam karboksilat: O 5 4 3 2 1 H3C CH2 γ CH2 β CH2 α C OH Asam pentanoat (asam valerat) Untuk gugus karboksil yang terikat langsung pada gugus siklik. 2000 Gambar 6. artinya semut) diperoleh melalui distilasi semut. Oleh sebab itu. Tabel 6. asam asetat (acetum.2. domba) diperoleh dari lemak domba. seperti α.11. penataan nama dimulai dari nama senyawa siklik diakhiri dengan nama karboksilat. penataan nama asam karboksilat umumnya diambil dari bahasa Latin berdasarkan nama sumbernya di alam. γ dan dimulai dari atom karbon nomor 2 dari sistem IUPAC.11 Penataan Nama Asam Karboksilat Menurut Trivial dan IUPAC Rumus H–COOH CH3–COOH CH3–CH2–COOH CH3–(CH2)2–COOH CH3–(CH2)3–COOH CH3–(CH2)4–COOH CH3–(CH2)5–COOH CH3–(CH2)6–COOH CH3–(CH2)7–COOH CH3–(CH2)8–COOH Nama Trivial Asam format Asat asetat Asam propionat Asam butirat Asam valerat Asam kaproat Asam enantat Asam kaprilat Asam pelargonat Asam kaprat Nama IUPAC Asam metanoat Asam etanoat Asam propanoat Asam butanoat Asam pentanoat Asam heksanoat Asam heptanoat Asam oktanoat Asam nonanoat Asam dekanoat Kata Kunci • Gugus karboksilat Pemberian nomor atom karbon pada asam karboksilat menurut sistem IUPAC dimulai dari atom karbon gugus karbonil dengan angka 1.17 Makanan yang mengandung asam karboksilat. kelapa) ditemukan dalam santan kelapa. dan seterusnya. asam butirat (butyrum. Tata Nama Asam Karboksilat Asam asetat merupakan senyawa pertama yang ditemukan dari golongan asam karboksilat. O C OH Asam sikloheksana karboksilat O C OH Asam-siklo-2-heksena karboksilat O H3C CH CH3 CH2 C OH Asam-3-metilbutanoat ( β –metilbutirat) 178 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . β. Beberapa nama asam karboksilat ditunjukkan pada Tabel 6.3. artinya cuka) dari hasil distilasi cuka. Menurut sistem IUPAC. a. Adapun trivial menggunakan huruf unani.Sumber: Chemistry: The Central Science. penataan nama asam karboksilat diturunkan dari nama alkana.

8 Penamaan Asam Karboksilat Tuliskan nama untuk asam karboksilat berikut. yaitu asam askorbat. dikenal sebagai dikarboksilat. yang pertama kali digunakan tanpa pengetahuan komposisi kimianya. asam suksinat. Jadi.12. Contoh senyawa kelompok ini adalah asam sitrat.12 Penataan Nama Asam Dikarboksilat (Trivial dan IUPAC) Rumus Struktur HOOC – COOH HOOC – CH2– COOH HOOC –(CH2)2–COOH cis – HOOC – CH=CH – COOH trans – HOOC – CH=CH – COOH HOOC – (CH2)4 – COOH Nama Trivial Asam oksalat Asam malonat Asam suksinat Asam maleat Asam fumarat Asam adipat Nama IUPAC Asam etanadioat Asam propanadioat Asam butanadioat Asam cis–butenadioat Asam trans–butenadioat Asam heksanadioat HO H H C H C O O HO C C H C C OH HO Pada saat struktur kimia vitamin C diketahui. dengan struktur molekul seperti berikut. masing-masing memiliki titik didih 101°C dan 118°C. Tingginya titik didih ini disebabkan oleh adanya tarik menarik antarmolekul asam membentuk suatu dimer. O H3C CH2 CH CH2 CH3 Jawab Rantai induk mengandung enam atom karbon atau suatu heksanoat. Senyawa Organik 179 .Contoh 6. Senyawa-senyawa tersebut diisolasi dari bahan alam. Seperti vitamin C yang berasal dari buah lemon dan sitrus lainnya. adalah hasil samping fermentasi anggur. Beberapa asam dikarboksilat ditunjukkan pada Tabel 6. Sekilas Kimia Vitamin C Prioritas pengembangan kimia organik pada abad ke–20 hanya pada zat yang bersumber dari alam. J and Fay. sintesis vitamin C dapat dilakukan secara lengkap. asam malat. Struktur vitamin C adalah senyawa organik asam karboksilat. Pada atom nomor 2 terikat gugus metil. 2001 Beberapa asam trikarboksilat juga dikenal dan berperan penting dalam metabolisme karbohidrat. nama asam karboksilat tersebut adalah IUPAC : asam 4–etil–2–metilheksanoat Trivial : asam γ–etil–α–metil–kaproat CH2 CH CH3 C OH Suatu asam karboksilat dapat memiliki dua gugus fungsi CO 2H. Tabel 6. R). Sumber: Chemistry (Mc Murry. Zat-zat tersebut dinamakan produk alami. Kimiawan Organik berusaha mensintesis senyawa tersebut. baru diketahui struktur kimianya pada tahun 1933. Di seluruh dunia. Perbedaan yang dihasilkan dari hasil sintesis dan dari bahan alami. Asam tartrat misalnya. dan pada atom nomor 4 terikat gugus etil. Sifat dan Kegunaan Asam Karboksilat Dua asam karboksilat paling sederhana adalah asam metanoat dan asam etanoat. seperti jeruk. Namun pada dasarnya. terletak pada banyaknya zat lain selain vitamin C yang terkandung dalam jeruk. CH2 HO C CH2 CO2H CO2H CO2H Asam sitrat b. Pada tahun 1933. keduanya sama. dan oksalo asetat adalah zat antara dalam metabolisme karbohidrat di dalam sistem sel. asam fumarat. lebih dari 80 juta pon vitamin C disintesis setiap tahunnya. Rumus strukturnya seperti berikut. Sintesis vitamin C dari glukosa lebih murah daripada mengekstraknya dari sitrus atau sumber alami lainnya.

Wujud asam asetat murni menyerupai es. akibatnya kelarutan di dalam air juga berkurang. bau asam karboksilat menjadi lebih tidak disukai. dan besi mudah berkarat. Asam pentanoat dan heksanoat sedikit larut. seperti eter. Dengan bertambahnya panjang rantai.19 Kegunaan asam karboksilat Sumber: Kimia Organik Dasar (Sabirin. Cuka Bumbu masak Cat Ditinjau dari gugus fungsionalnya. Titik beku dan titik didih dari asam karboksilat ditunjukkan pada Tabel 6.13. Tabel 6. Asam karboksilat juga dapat larut di dalam pelarut yang kurang polar. disebut sebagai asam asetat glasial. Kelarutan di dalam pelarut kurang polar ini makin tinggi dengan bertambahnya rantai karbon. Makin panjang rantai atom karbon. Akibat kepolaran dan struktur dimer dari molekul asam karboksilat menimbulkan titik didih dan titik beku lebih tinggi dibandingkan alkohol dengan massa molekul yang relatif sama. Contohnya. M). 2000 Gambar 6.13 Titik Beku dan Titik Didih Asam Karboksilat Senyawa Format Asetat Propionat Butirat Valerat Kaproat Laurat Miristat Palmitat Stearat Titik Beku (°C) 8 16. etanoat. asam karboksilat umumnya bersifat polar. penahan warna 180 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . sedangkan asam karboksilat yang rantai karbonnya lebih panjang tidak larut. lemak dapat larut di dalam benzena dan eter (lemak adalah ester dari asam karboksilat). Asam ini dapat mengakibatkan kulit melepuh.18 Jeruk mengandung asam sitrat dapat digunakan untuk membersihkan karat pada besi. empat deret pertama asam karboksilat (format. 1993 Kata Kunci • • • Dikarboksilat Trikarboksilat Dimer Senyawa utama asam karboksilat yang dibuat secara besar-besaran adalah asam metanoat. menggumpalkan getah karet (lateks). tetapi kepolaran berkurang dengan bertambahnya rantai karbon. kayu menjadi lapuk. dan asam propanoat (Gambar 6. dan membasmi hama.6 –22 –6 –34 –3 44 54 63 70 Titik Didih (°C) 100. bumbu dapur. propanoat. makin berkurang kepolarannya. Sebagaimana alkohol. Oleh karena itu. asam etanoat. dan benzena. Asam asetat digunakan untuk selulosa. Asam asetat (cuka) berwujud cair dan berbau menyengat.5 118 141 164 187 205 225 251 269 287 Pengawet Asam Karboksilat Minuman Pencelup Pembasmi serangga Plastik Gambar 6. Asam metanoat atau asam asetat berbau menyengat. asam butirat ditemukan dalam keringat manusia yang berbau tidak sedap.O H3C C OH HO C O CH3 Struktur dimer dari asam asetat Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. alkohol. dan butanoat) dapat larut baik di dalam air.19). Asam metanoat digunakan untuk peracikan obat (aspirin). Asam metanoat berwujud cair dan berbau tajam.

saos tomat. O H3C C O CH3 O H3C CH2 C O CH3 CH4 H3C CH2 C O O CH3 Senyawa Organik 181 . kelarutan paling tinggi di dalam air adalah asam pentanoat. asam 2–metilbutanoat c. Beberapa contoh ester ditunjukkan berikut ini. dan pelarut. dan minuman dari buah-buahan. 1) Oksidasi Alkohol Primer Asam karboksilat biasanya diperoleh melalui oksidasi alkohol primer dengan suatu oksidator yang kuat. Oleh karena itu. Persamaan kimianya: Asam sulfat Dikromat Alkohol ⎯ 3R–CH2OH + 2Cr2O72– + 16H+ ⎯→ 3R–COOH + 4Cr3+ + 11H2O 2) Hidrolisis Nitril (Sianida Organik) Apabila alkil sianida (nitril) dididihkan dengan katalis asam atau basa akan terbentuk asam karboksilat. seperti natrium dikromat dalam asam sulfat pekat. Pada reaksi ini terbentuk amonia. Persamaan kimianya: Campuran alkohol+dikromat + asam sulfat Air pendingin Kalor Asam asetat (cuka) Sumber: Sougou Kagashi ⎯ R–CN + 2H2O + HCl ⎯→ R–COOH + NH3 + HCl Gambar 6.agar tidak mudah luntur. kelarutannya di dalam air paling kecil.20 Percobaan pembuatan cuka di laboratorium Contoh 6. asam pentanoat b.9 Kelarutan Asam Karboksilat di Dalam Air Di antara isomer karboksilat berikut. c. mana yang memiliki kelarutan paling tinggi di dalam pelarut air dan di dalam benzena? a. Ester (R–COOR') Ester adalah senya a yang dapat dianggap turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen pada gugus hidroksil oleh radikal hidrokarbon. asam 3–metilbutanoat d. Jadi. Pembuatan Asam Karboksilat Asam karboksilat dapat dibuat dengan cara oksidasi alkohol atau hidrolisis senyawa nitril. 2.2–dimetil propanoat) makin kurang kepolaran. Asam benzoat (asam karboksilat aromatik) digunakan sebagai bahan pengawet pada makanan. tetapi kelarutan di dalam benzena paling besar. pembuatan cat. seperti kecap. asam 2.2–dimetil propanoat Jawab Makin banyak cabang pada rantai induk (asam 2.

The carboxylic group is pointed by the bold letters. Isomer Ester Ester memiliki isomer struktural dan isomer fungsional dengan asam karboksilat. Contoh penataan nama ester ditunjukkan berikut ini. Jadi. Tata Nama Ester Penataan nama ester dimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti gugus asam karboksilat yang menyusun ester dengan menghilangkan kata –asam. a. R dan R' dapat sama atau berbeda. sedangkan gugus karboksilatnya adalah suatu butanoat atau butirat.10 Penamaan Ester Tuliskan nama senyawa ester berikut. Dari asam format (HCOOH): Metil format HCOO–CH3 HCOO–CH2CH3 Etil format HCOO–CH2CH2CH3 n–propil format Dari asam asetat (CH3COOH): CH3COO–CH3 Metil asetat Etil asetat CH3COO–CH2CH 3 CH3COO–CH2CH2CH3 n–propil asetat Catatan Note Gugus karboksilat ditunjukkan dengan huruf tebal (bold). Contoh 6. Isomer struktur: O H C O CH CH3 CH3 Isopropil format O H3C C O CH2 CH3 Etil asetat O H3C H2C C O CH3 Metil propanoat O H C O CH2 CH2 CH3 Propil format 182 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Dalam ester. nama ester tersebut adalah isobutil butanoat atau isobutil butirat. b. Contoh isomer struktur dan isomer fungsional ester untuk rumus molekul C4H8O2 adalah sebagai berikut.Berdasarkan contoh tersebut. dapat disimpulkan bahwa rumus umum ester adalah O R C OR' Rumus umum ester Gugus –OH dari gugus karboksil diganti oleh gugus –OR'. O H3C CH2 CH2 C O CH3 CH CH2 CH3 Jawab Residu alkil adalah suatu isobutil.

metode tersebut kurang efisien dan tidak praktis sebab tetapan kesetimbangan untuk reaksi ini relatif kecil (Kc=3). yaitu C4H8O2. produk yang dihasilkan pun sedikit. tetapi berbeda baik dari aspek struktur maupun fungsionalnya. ester disintesis dalam dua tahap. dilakukan dengan salah satu pereaksi berlebih. untuk memperoleh hasil yang banyak. Salah satu metode umum yang digunakan adalah reaksi alkohol dengan asam karboksilat. asam sulfat ditambahkan sebagai pendehidrasi (katalis). atau dapat juga dilakukan mengeluarkan ester yang terbentuk agar kesetimbangan bergeser ke arah produk. Pada reaksi ini. Oleh karena itu. Reaksi tersebut adalah reaksi kesetimbangan. Selanjutnya. asam asetat melepaskan gugus –OH dan alkohol melepaskan gugus H yang dikeluarkan sebagai H2O. Di industri. Pertama. Untuk memproduksi ester dalam jumlah banyak.Isomer fungsional: O H3C CH2 CH2 C OH Asam butanoat O H3C CH C CH3 OH 2-metilpropanoat ( α -metil propionat) Keenam rumus struktur di atas memiliki rumus molekul sama. asil klorida direaksikan dengan alkohol menjadi ester. asam karboksilat diklorinasi menggunakan tionil klorida menjadi asil klorida.21 Pembuatan ester di laboratorium Air dingin Sumber: Sougou Kagashi Reaksi keseluruhannya adalah O R C OH Asam karboksilat Alkohol O + HO R' H 2SO 4 R C O Ester + H2O R' Air Pada sintesis ester. ester dan asam karboksilat berisomer fungsional satu dengan lainnya. c.HCl Senyawa Organik 183 . Oleh karena tetapan kesetimbangan kecil. Persamaan reaksi yang terjadi adalah O H 3C C OH → + SOCl2 ⎯⎯ H 3 C C O O Cl + SO2 + HCl O H 3C C Cl + HO H 2 C CH 3 Basa ⎯⎯⎯ H 3 C C → O CH 2 CH 3 + Basa. Jadi. Asam asetat Alkohol Asam sulfat kalor Asam sulfat pekat Asam asetat + alkohol Gambar 6. Pembuatan Ester (Esterifikasi) Berbagai metode pembuatan ester telah dikembangkan.

Misalnya. Bagaimana pengaruhnya terhadap gigi yang mengandung kalsium sebagai bahan utamanya? Kerjakanlah di dalam buku latihan. dan memiliki bau yang sedap. Kata Kunci • • • Esterifikasi Reaksi kesetimbangan Reaksi penyabunan d. berwujud cair. Misalnya. a. etil asetat (rasa pisang). asam– α –aminopropionat (alanin) c. seperti NaOH. Proses hidrolisis berlangsung sempurna jika dididihkan dengan pelarut basa. Perekat Esens CH2 CH CH2 O O O Gliserol H H H CH2 → + 3HONO2 ⎯⎯ CH (HNO3) O O O NO2 NO2 + 3H2O NO2 Gambar 6. 2. amil asetat (rasa nanas).Basa menyerap HCl yang dihasilkan dari reaksi. E Jika Anda makan mi bakso kadang-kadang ditambahkan cuka. Reaksi penyabunan bukan merupakan reaksi kesetimbangan sebagaimana pada esterifikasi sebab pada akhir reaksi.22 Pisang mengandung ester etil asetat. Sifat dan Kegunaan Ester Ester dapat dihidrolisis dengan menggunakan asam atau basa. Hidrolisis ester disebut juga reaksi penyabunan. Tes Kompetensi Subbab 1. hidrolisis etil asetat. Hal ini mendorong reaksi ke arah produk hingga sempurna. dan etil butirat (rasa stroberi). asam– α –hidroksiasetat b. yakni suatu ester yang diperoleh melalui reaksi asam nitrat dengan gliserol dalam asam sulfat pekat. asam–2. O H3C Zat aditif makanan Sabun Sumber: Topishe Fruchte. Tuliskan rumus struktur dari asam karboksilat berikut. Jika disisipkan ke dalam absorben tertentu. ion alkoksida mengikat proton dari asam karboksilat dan terbentuk alkohol yang tidak membentuk kesetimbangan. Ester-ester ini umumnya memiliki rasa buah. mudah menguap.23 Kegunaan ester CH2 Nitrogliserin Nitrogliserin merupakan cairan seperti minyak dan mudah meledak. 2000 Gambar 6. CH3 OCH2CH2C CH3 H3CH2CH2C O C O CH2CH2C CH3 H CH3 C Isoamil asetat (esens apel) Isoamil butirat (esens cokelat) Ester Parfum Ester banyak digunakan sebagai esens buatan yang berbau buah-buahan (Gambar 6. Beberapa ester minyak dan makanan ditunjukkan berikut ini. nitrogliserin.23). disebut dinamit. Hidrolisis ester tiada lain adalah mengubah ester menjadi alkohol dan garam yang berasal dari turunannya. Ester-ester ini banyak ditemukan dalam buah-buahan atau bunga. H2SO4 C2H5COOC2H5 + H2O ⎯⎯⎯→ C2H5COOH + C2H5OH C2H5COOC2H5 + NaOH ⎯⎯ C2H5COONa + C2H5OH → Ester asam karboksilat dengan massa molekul relatif rendah umumnya tidak berwarna.6–diaminoheksanoat (lisin) 184 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Terdapat beberapa ester penting yang diturunkan dari asam anorganik. oktil asetat (rasa jeruk orange). Misalnya.

3. metil heksanoat b. dan amina tersier (R3–N). Nomor atom karbon terkecil diberikan kepada atom karbon yang mengikat gugus –NH2. dihasilkan larutan berwarna ungu gelap. Ketika zat tersebut dicuci dengan alkohol. etil valerat g. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi. Tuliskan rumus struktur dari senyawa ester berikut. dengan satu atau kedua atom H diganti oleh gugus hidrokarbon. Contoh: H3C CH CH3 Isopropilamin (amina primer) Etilmetilamin (amina sekunder) Sumber: ironorchid. neobutil pentanoat d. a. a. NH2 H3C CH CH CH2 CH CH3 NH2 Fenilamina (anilin) 5-amino-2-heksena Senyawa Organik 185 . isobutil butirat c. Amina adalah turunan amonia yamg satu atau lebih atom hidrogennya digantikan oleh gugus alkil. Contoh: NH2 H H3C CH2 CH2 NH2 H3C CH2 CH CH3 H3C H2C N CH3 Propilamina 1-metilpropilamina N-metiletilamina Perkin membuat revolusi terhadap industri kimia dengan membuat warna buatan. Dari larutan ini menghasilkan kristal warna ungu muda. Golongan penting lainnya dari senyawa karbon yang serupa dengan itu adalah senyawa amina. amina sekunder (R2–NH). b. isoamil butirat f. Senyawa Karbon Mengandung Nitrogen Alkohol dan eter dapat dianggap turunan dari H2O.com NH2 H3C NH CH2 CH3 H3C N CH3 CH3 Trimetilamin (amina tersier) Penataan nama secara sistematis (IUPAC). senyawa yang bersumber dari ter batu bara. Warna ini digunakan dalam industri-industri tekstil dan dinamakan mauve (warna ungu muda). Tata nama trivial untuk ketiga senyawa tersebut diturunkan dari nama gugus alkilnya. Pembuatan etil benzoat dari etanol dan asam benzoat dilakukan dalam alat refluks dengan katalis HCl kering. Senyawa Amina Terdapat tiga jenis amina sesuai dengan jumlah atom H yang dapat digantikan oleh gugus alkil. amina primer diturunkan dari alkana dengan menambahkan kata –amino. H N H Amonia Sekilas Kimia William Henry Perkin (1838–1907) H H N R1 H R1 Amina primer H N R2 R1 Amina Sekunder R3 N R2 Amina tersier 1. etil salisilat 5. Dia mencoba membuat obat kina dari anilin. yaitu amina primer (R–NH2). vinil asetat e. tetapi dia hanya memperoleh kotoran lengket berwarna hitam. Mengapa HCl kering lebih baik daripada H2SO4 pekat? F.

Beberapa sifat fisika amina ditunjukkan pada tabel berikut. Sifat-Sifat Amina Amina primer dengan berat molekul rendah berupa gas atau cairan yang mudah menguap.14 Titik Didih dan Kelarutan dalam Air Senyawa Amina Kata Kunci • • • • Senyawa amina Amina primer Amina sekunder Amina tersier Nama Metilamin Dimetilamin Trimetilamin Etilamin Benzilamin Anilin Rumus Struktur CH3NH2 (CH3)2NH (CH3)3N CH3CH2NH2 C6H5CH2NH2 C6H5NH2 Titik Didih (°C) –6. sedangkan amina primer yang lebih rendah larut dalam air. tetapi akibat oksidasi fenilamina sering ditemukan berwarna kekuningan.0 185. 2. Tuliskan isomer struktur yang mungkin dari senyawa amina dengan rumus molekul C4H11N. Tuliskan rumus struktur dari 2.7 ∞ ∞ ∞ ∞ ∞ Tes Kompetensi Subbab 1. Amina adalah basa lemah yang dapat mengikat proton (H + ) membentuk garam amonium.5 3.4. Tabel 6. → (CH3)3N + H+ ⎯⎯ (CH3)3NH+ Garam dari trimetilamonium lebih larut dalam air daripada amina yang sederajat. Pada umumnya mempunyai bau seperti amonia. Fenilamina sedikit larut di dalam air. F 3. Tuliskan rumus umum amina. trimetilamina bereaksi dengan asam membentuk kation trimetilamonium.0 17. Garam amonium dari senyawa amina berperan penting dalam obat-obatan yang tergolong daftar G (psikotropika). Reaksinya dapat digunakan untuk melarutkan amina lain dalam larutan air.0 Kelarutan dalam Air (g 100mL) 3. kokain dipasarkan berupa garam hidroklorida berbentuk kristal padat berwarna putih. 186 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Kerjakanlah di dalam buku latihan. Misalnya.0 184. Misalnya. 2.3 7.Senyawa amina dianggap turunan dari amonia sehingga sifat-sifatnya ada kemiripan dengan amonia.6–trikloro– fenilamina. tetapi penguapannya lebih rendah daripada amina primer. H C CH2 H3CO H3CO H3CO ClH +H H3C N CH CH H N+ HO CH Br - 3 CH3 N Kokain Dextromethorphan hidrobromine (Obat batuk) Pseudofedrin hidroklorida (Decongestant) Pada panel counter farmasi biasanya disediakan sampel garam amonium dari amina yang digunakan untuk meyakinkan bahwa obatobatan tersebut larut dalam air. Amina sekunder dan tersier berbau seperti ikan (amis). Obat batuk de tromethorphan hidrobromine dibuat dalam bentuk garam amonium bromida. Fenilamina murni berupa minyak tak berwarna.

Amina dapat dianggap sebagai turunan amonia dengan satu atau lebih ikatan N–H diganti oleh ikatan N–C. Penataan nama secara sistematis (IUPAC). di mana akhiran –a diganti –ol. Keton dan aldehid berisomeri fungsional satu sama lain. 10. dan reduksi keton atau aldehida. Adapun pada keton. Senyawa Organik 187 . Keton disebut juga golongan alkanon. dengan diawali kata asam. Keton dapat diperoleh melalui oksidasi alkohol sekunder dan reaksi Friedel– craft. Gugus fungsi tersebut menentukan sifat-sifat fisika dan kimia turunan hidrokarbon yang dibentuknya. Senyawa amina di alam terdapat sebagai alkaloid. Penataan nama alkohol secara trivial. Asam karboksilat dapat dihasilkan melalui oksidasi alkohol primer dan hidrolisis nitril. selalu berada di antara rantai hidrokarbon. Aldehid dibuat melalui oksidasi alkohol primer. yaitu akhiran pada alkana diganti dengan –oat. 8. 2. Asam karboksilat mengandung gugus karboksil (–COOH). 5. Penataan nama keton secara trivial. Dalam aldehid.Rangkuman 1. gugus –OR disebut gugus alkoksi sehingga nama eter dimulai dengan nama gugus alkoksi diikuti nama rantai induk. Aldehid dan keton memiliki gugus karbonil (C=O). gugus karbonil selalu terdapat di ujung rantai hidrokarbon. dan seterusnya. Ester adalah senyawa yang dapat dianggap sebagai turunan dari asam karboksilat dengan mengganti ion hidrogen oleh radikal hidrokarbon. 9. adapun penataan nama menurut IUPAC. 3. Ester dan asam karboksilat berisomer fungsional. Nama aldehid lebih umum menggunakan nama trivial. dan diikuti kata keton. Adapun penataan nama menurut IUPAC. yaitu nama alkohol diawali dengan nama alkil diikuti kata alkohol. Eter dapat dibuat melalui dehidrasi alkohol dan dengan metode Williamson. pereaksi Grignard. Adapun penataan nama menurut IUPAC. Senyawa karbon yang memiliki gugus fungsi tertentu digolongkan senyawa turunan hidrokarbon. Senyawa alkohol yang mengandung dua atau lebih gugus hidroksil digolongkan sebagai poliol dan dinamakan dengan –diol. Ester dapat diproduksi melalui reaksi asam karboksilat dan alkohol dalam suasana asam yang disebut reaksi esterifikasi. Penamaan ester dimulai dengan menyebutkan gugus alkil diikuti dengan gugus karboksilat. Alkohol memiliki gugus fungsi hidroksil (–OH) dengan rumus umum R–OH. Eter adalah senyawa yang mengandung dua gugus hidrokarbon terikat pada atom oksigen dengan rumus R–O–R. Penamaan asam karboksilat umumnya menggunakan nama trivial yang didasarkan nama sumber ditemukannya. yaitu aldehid diturunkan dari nama alkana dengan menggantikan akhiran –a menjadi al. yaitu kedua gugus alkil yang terikat pada gugus karbonil disebut lebih dulu. dan pereaksi Grignard. nama alkohol diturunkan dari nama alkana. ––triol. Alkohol dan eter berisomeri struktur satu sama lain. Menurut sistem IUPAC. aldehid disebut juga alkanal. 7. Alkohol dapat dibuat melalui peragian. yaitu amina primer diturunkan dari alkana dengan menambahkan kata amino. yaitu diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a oleh –on. 6. Adapun penataan nama menurut IUPAC. Penataan nama eter menurut trivial didasarkan pada nama gugus alkil yang terikat pada oksigen diakhiri kata eter. Jadi. 4. reaksi Friedel–craft.

Akhiran aldehid (trivial) Oksidasi alkohol primer Reaksi Friedel-craft Pereaksi Grignard Alkanon (IUPAC).Peta Konsep Senyawa turunan hidrokarbon antara lain Alkohol (R–OH) tata nama dibuat dari satu dengan lainnya Eter (R–O–R) tata nama dibuat dari Isomer fungsional Peragian Alkanol (IUPAC). alkil eter (trivial) Dehidrasi alkohol Metode Wiliamson Aldehid (R–COH) satu dengan lainnya Keton (R–CO–R) Isomer fungsional tata nama dibuat dari tata nama dibuat dari Alkanal (IUPAC). alkil keton (trivial) Oksidasi alkohol sekunder Reaksi Friedelcraft Asam karboksilat (R–COH) tata nama dibuat dari satu dengan lainnya Ester (R–COO–R) tata nama dibuat dari Isomer fungsional Asam alkanoat (IUPAC) Oksidasi alkohol primer Hidrolisis nitril rumus Alkil alkanoat (IUPAC) Esterifikasi RNH2 R2NH R3N Alkil + amin (IUPAC) Amina tata nama 188 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . alkil alkohol (trivial) Pereaksi Grignard Reduksi keton atau aldehid Alkoksi Alkana (IUPAC).

dan amina. Dapatkah Anda menyebutkan manfaat dan aplikasi lainnya dalam mempelajari Bab Senyawa Organik ini? Senyawa Organik 189 . antara lain alkohol digunakan sebagai pelarut. Seperti. keton. dan pembersih cat kuku. sabun.Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 6 ini? Bagian manakah dari materi Bab 6 ini yang belum Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan diskusikan dengan teman atau guru Anda. Setelah mengetahui beberapa aplikasi dari senyawa turunan hidrokarbon tersebut. aldehid. minuman. Pada bab ini Anda telah memahami struktur. aseton digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kloroform. alkohol berisomer fungsional dengan eter. alkohol. formalin) digunakan sebagai pengawet biologi. Anda juga tentu telah mengetahui bahwa di antara senyawa turunan hidrokarbon tersebut memiliki kesamaan isomer satu dengan yang lainnya. pembersih cat kayu. Ester banyak digunakan untuk esens. dan pelarut lemak. Keton banyak digunakan sebagai pelarut organik. parfum. Aldehid (contohnya. ester. Dalam industri. dan bahan bakar. kosmetik. Senyawa amina umumnya digunakan untuk obat-obatan stimulan dan zat warna. tata nama dan kereaktifan senyawa turunan hidrokarbon berdasarkan jenis-jenis gugus fungsinya. bumbu masak. Sifat khas dari struktur-struktur senyawa itu dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. Senyawa turunan hidrokarbon yang dimaksud adalah haloalkana. eter. dan asam karbosilat dengan ester. asam karboksilat. minuman. Adapun eter biasanya digunakan sebagai zat anestesi. Adapun asam karboksilat dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pengawet. aldehid dengan keton. dan pembasmi serangga. dan zat aditif.

C.3–dibromopropana E.. 2–bromo–2–kloro–1. B. 2–metil butana bromida D... jumlah atom dalam molekul D.. A. C2H5Br B. 3.. 2–bromo–2–etilpropana B. CCl2F2 C.. bahan beracun B. Gugus fungsi dalam suatu senyawa karbon dapat menentukan . A... Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. merusak lapisan ozon C. 4.6–dimetil–5–heptanol 11. Tata nama yang tepat untuk senyawa alkohol dengan rumus struktur berikut adalah . sifat-sifat senyawa C. A. Nama senyawa hasil reaksi adalah . 2–metil–3–etilheksana C.2–dietil–2–pentanol 190 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . 4 E. A.. 5 Ebtanas 2000: Penggunaan CFC sebagai bahan pendingin segera akan ditinggalkan karena . isopropil alkohol Ebtanas 1998: Diketahui: CH3 UV 2..... menimbulkan efek rumah kaca Di antara senyawa berikut yang tergolong alkohol primer adalah .1.. CH3 OH C2H5 6. CH3 OH H3 C H2 C C CH3 CH3 CH3CHCH2CH3 + Br2 ⎯⎯⎯ CH CCH CH + HBr → 3 2 3 Br H2 C A. 2.. 2–bromopropana D. UMPTN 2000 B: Senyawa yang bukan merupakan alkohol sekunder adalah . isopentil alkohol D. A. 5–etil–2–metil–3heptanol D... 3–pentanol C. 3–bromo–3–metilbutana 9. hasilnya adalah .. 2 D.. CCl4 8. 1. macam ikatan antaratom karbon E.Evaluasi Kompetensi Bab 6 A. 2. 3. 5–etil–2–metil–3–heksanol C. A.. 2–metil–3–pentanol D... A. A. 2–pentanol B. CHI3 E. H3 C H C H C H2 H C C CH3 5. siklopropana UMPTN 1995 B: Jumlah isomer dikloro yang dapat dibangun jika n– butana diklorinasi adalah .. 3–metil–2–pentanol E. 2–metil butil bromida C.5–dimetil–3–heptanol E.. 7. 1–bromopropana B.2–dietil–2–butanol 2–etil–2–butanol 2. 3–bromo–3–metil butana 3–metil–3–pentanol 3–etil–3–pentanol 2. Ebtanas 1997: Tata nama yang tepat dari struktur senyawa berikut adalah . 2–bromo–2–etilpentana B... n–pentil alkohol B.5–dimetil–4–heksanol B.1–trifluoroetana E. 2–bromo–2–metil butana E. A. jenis atom dalam molekul B. penyebab pemanasan global E. tidak dapat diuraikan D.. A.. 6 B. 3–metil–3–pentanol 10.. 1. struktur molekul Jika propena direaksikan dengan brom dalam karbon tetraklorida. Senyawa haloalkana berikut yang biasa dipakai sebagai obat bius adalah . neopentil alkohol C. isobutil alkohol E. E. 2–metil butana bromida D. 7 C.... CHCl3 D.. 1. D.2–dibromopropana C. Ebtanas 1999: Senyawa haloalkana berikut yang dapat digunakan sebagai pendingin adalah .

A. eter D. 3.. reaksi esterifikasi C. A. benzen D. 1. propanon C. 2–butanol 23. dapat dihasilkan dari reduksi etanal E.. 2–propanol B. 2. A. propoksi heksana D. 3 E. massa jenis eter lebih kecil dari alkohol D. CH3CH2 –O–CH3 18. aseton B.. alkanon E. Ebtanas 1998: Senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah . Gugus karbonil terdapat pada senyawa ... reaksi dengan logam natrium D. 2–metil–2–butanol D..... pada alkohol terdapat ikatan hidrogen E. rumus struktur alkohol dan eter tidak sama B.. 2. A.. Ebtanas 1998: Dari hasil eksperimen diperoleh data berikut.12. A. Tata nama yang tepat untuk rumus struktur berikut adalah . penentuan rumus molekul 20.. asam propionat 15. A. merupakan isomer struktur dari dietil eter 16. Perlakuan berikut yang tidak dapat dipakai untuk membedakan alkohol dan eter adalah . dimetil eter D.. Pernyataan yang tidak benar tentang senyawa etanol adalah bahwa senyawa ini .... keton B. 3–pentanol B. H3 C CH2 H2C CH2 H2 C O H2 C CH2 CH3 A. pentil propil eter B. larutan Fehling akan menghasilkan endapan merah bata 2.. 2 D.... aldehid B. 5 B.. eter Senyawa Organik 191 . heksosi propana 22.3–dimetil–2–butanol D. Dari senyawa alkohol berikut akan menghasilkan (CH3)2CHCOCH3 jika dioksidasi adalah . propanal D. isopropil metil eter C. A..3–dimetil–2–butanol E. 4 14. alkohol D.. metil propil eter B. dietil eter 24.. asam karboksilat 19. ester C.. hidrokarbon E. eter mengandung dua gugus alkil C. 2–metil–1–propanol B. fenoksi propana C... CH3CH=CHCH3 D. 2–metil–2–propanol E.. dapat dioksidasi menghasilkan asam asetat D.... 3–metil–2–butanol 17.. 2–metil–2–butanol E. kalor penguapan alkohol lebih tinggi 21. UMPTN 1999 A: Senyawa dengan rumus molekul C5H12O termasuk kelompok senyawa . dapat didehidrasi menghasilkan etilen C.. etanol C. UMPTN 1995 C: 1–propanol berisomeri fungsional dengan ... reaksi dengan PCl3 E.. kelarutan dalam air B. 4–metil–2–pentanol 13. A. dapat dihasilkan dari peragian glukosa B. A. 3–metil–2–butanol C. Jika 1–butanol didehidrasi dengan asam sulfat pekat pada suhu 250°C akan terbentuk . Senyawa alkohol dengan rumus molekul C3H8O mempunyai isomer sebanyak .. tetapi titik didih alkohol jauh lebih karena .2–dimetil–1–propanol C. CH3CH2–O–CH2–CH3 E. metil etil eter E. Senyawa berikut yang bukan isomer dari C4H10O adalah . ester E.. CH2=C(CH3)2 C. larutan kalium dikromat akan menghasilkan asam karboksilat Senyawa karbon tersebut mengandung gugus fungsi . 6 C.. etil dipropil eter E. A. A. aldehid C. larutan Tollen menghasilkan cermin perak 3. Alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama. CH2=CHCH2CH3 B. A.

asam 4–propil–5–propiloktanoat C.. 2–metil–4–pentanon D. asam 3–metildekanoat 33. A. butil formiat E. spiritus C. A. asam 3–metil–4–metiloktanoat B.. CH3CHOHCH3 E.. dietil keton B. A. H3 C H2 H2 H2 C C C OH O B. etil propanoat 32. H3 C H2 H2 C C H3 C H H2 H2 H C C C OH CH3 C O 3. 1 dan 4 E. H3 C CH3 H2 H C CH C H2 C H2 C H2 C H2 C H2 C CH3 COOH CH3 H 3C CH OH A. A. asam 3–metil–4–propiloktanoat E. CH3(CH2)3CH2OH 26. 2 dan 4 C. Ebtanas 2000: Pernyataan yang benar tentang aseton adalah . mempunyai titik didih paling tinggi dalam deret homolognya 29. Senyawa berikut merupakan isomer dari asam pentanoat. 1 dan 2 27. propil asetat C. Zat berikut yang dapat membentuk cermin perak jika diuji dengan tes Tollen adalah . H3C H2 H2 C C 30.1–dimetil–3–butanon B... CH3COCH3 B...25. CH3CH2OCH3 C.. C CH3 O H3C H2 H2 H2 H2 C C C C OH 4. Ebtanas 1996: Diketahui senyawa karbon: 1. dapat teroksidasi menghasilkan asam propanoat C. H3 C H2 C CH3 CH OH C.. H3 C H2 C CH3 C CH3 CH3 D. dapat bereaksi dengan larutan Fehling B. A. merupakan hasil dari oksidasi alkohol sekunder E.. 4. etilmetanoat 28. UMPTN 1997 A: Nama kimia untuk senyawa berikut adalah . 2. Nama senyawa berikut menurut IUPAC adalah …. 192 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. Ebtanas 1999: Senyawa yang dapat membentuk aldehid jika dioksidasi adalah . kecuali .. CH3CH2CHO D. H3 C H2 C E.. asam 2–metil butanoat D. aspirin E. 2 dan 3 D.. 1 dan 3 B. A. 1.. isopropil metil keton C. C OH CH3 HC CH3 O H2 C C CH3 Pasangan senyawa yang berisomer fungsional adalah .. A.. cuka es D.. formalin B.. merupakan hasil oksidasi alkohol primer D..... 4-metil–2–pentanon E.4–dimetil–2–butanon 31. Di antara senyawa berikut yang dapat dioksidasi dengan larutan KMnO4 dalam asam membentuk asam karboksilat adalah .. asam 6–metil–5–propiloktanoat D. Larutan metanal 37% dalam pelarut air dikenal dengan nama .

. eter dan ester D... A. nanas C. cuka + etanol + CuSO4 B. metil amina C.. 45. C2H5COOC3H7 E. 2–metil butanal D. CH3COOCH3 B. eter + H2SO4 + K2Cr2O7 Ester etil etanoat dapat dibuat dari campuran zat-zat . C3H7COOCH3 Senyawa karbon yang tergolong ester adalah .. 2 mol B. X dan Z juga dapat membentuk ester yang sama. metil asetat B. CH3CH2COO(CH2)3CH3 B. A. C2H5NHCH3 B. A. A. pirolisis 40.. A. HCO2H B.. C3H7NH2 E. A. 39. A.. CH3COO(CH2)4CH3 D. CH3COCH2CH3 E. amina dan amino Cuka atau asam asetat dapat dibuat dari campuran zat .. C6H5NH2 D.. 4 D.. 4 mol D. (CH3)3COH X.... penggaraman E. A. asam propanoat E. 38. 6 UMPTN 1995 B: Senyawa yang merupakan amina tersier adalah .. C17H31COOH diperlukan gas H2 sebanyak . C3H7COOC2H5 D.. C2H5COOC2H5 C.. asam lemak dan ester B. aseton + H2SO4 + CuSO4 E.. alkana dan alkena C. penyabunan B. 42. 36. 3 C. D. 5 E. 5 mol E. Z adalah senyawa berbeda.. propanoil klorida UMPTN 1997 A: Hasil reaksi antara asam propanoat dan etanol adalah . Zat X bereaksi dengan natrium membentuk gas H 2. hidrolisis Antara pasangan senyawa berikut. CH3COO(CH2)3CH3 E.. . A. aseton + etanol + cuka E.. esterifikasi C. propanon C. A. alkohol + H2SO4 + K2Cr2O7 B. propan–1–ol B. CH3CH2CO(CH2)3CH3 C...... A. 41.. alpukat D. A. apel E. A. 43. X dan bereaksi membentuk suatu ester.. cuka + etanol + H2SO4 C.34. 6 mol → Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯ RCOONa + ROH dinamakan reaksi . asetaldehida + CuSO4 + NaOH D. yang merupakan isomer satu dan lainnya adalah . propanal D... 37. untuk hidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linoleat. isopropil alkohol Ebtanas 2000: Reaksi amil alkohol dengan asam etanoat dengan katalis asam menghasilkan senyawa karbon dengan rumus struktur . (CH3)2NH Senyawa Organik 193 . 3 mol C... tetapi kurang reaktif.. pisang Senyawa amina dengan rumus molekul C 3H 9N memiliki isomer sebanyak . (CH3)2NCH3 C. formalin + cuka + H2SO4 D. Zat boleh jadi . 3–metil butanoat E. 44.. C6H5CO2H D. alkohol + H2SO4 + formalin C. CH3CO(CH2)4CH3 Pada pembuatan margarin. 2 B... duren B. 35. CH3CO2H C. alkohol dan alkanal E. cuka + glukosa + NaCl Isoamilasetat adalah pencitarasa atau aroma (esens) untuk .

2–dimetilheksanoat. Tuliskan rumus struktur untuk senyawa berikut. A. C6H 10O. B. Sebutkan gugus fungsi dan nama senyawa dari rumus struktur berikut. b. sedangkan D tidak dapat. HO C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 4 → C2H4 ⎯⎯⎯⎯⎯⎯⎯ C2H6O2 OH − berair A B r2 72− H+ Refluks →C H2SO4 Pekat H 2 O distilasi C2H5OSO3H ⎯⎯⎯⎯⎯ C2H5OH → CH3CHO → a.B. Gambarkan struktur molekul dari produk utama pada setiap reaksi berikut. HBr. t–butil alkohol b. B dan C membentuk alkena yang sama. D E F d. B. a. b. 4. Tuliskan persamaan yang menunjukkan bagaimana C bereaksi dengan asam sulfat pekat. C. Skema berikut menunjukkan beberapa jalur sintesis mulai dari etena. C 6H 11OH dioksidasi oleh krom trioksida. siklopentanon Sikloheksanol. D dapat didehidrasi untuk menghasilkan alkena. Krom trioksida direduksi menjadi Cr3+. 3. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi tersebut. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. CH3CH=CH2 + H2O c. a. Apakah produk utama yang dihasilkan jika HBr ditambahkan kepada metil propena? Jelaskan. H3C C O H2 C H2 C CH3 5. C. cis–3–heksena c. 1. a. Pereaksi-pereaksi dan kondisi apa yang dapat digunakan untuk mengubah E ke F? c. dan D. MnO − c. HOH dapat ditambahkan kepada ikatan rangkap dua karbon-karbon. CH3CH = CH2 + HCl b. isopropil propanoat. b. CH3 – C ≡ CH + 2HCl Berdasarkan pernyataan berikut. a. Pereaksi seperti HCl. D dengan rumus molekul C4H9OH. dalam larutan asam menjadi sikloheksana. H3C C H2 H N C H2 CH3 b. B. 8. A dan D membentuk alkena yang sama. H C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 2. A. c. 3–etil–1–pentena. Berikan rumus struktur untuk senyawa B. C H2 C H2 6. C. CH3 H2C H2 C H3C C H2 CH2 N C H2 H2 C CH3 c. O2N NH2 194 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . H3C O H2 C C H2 H2 C C H2 CH3 7. A dan B pada oksidasi sempurna oleh dikromat menghasilkan asam dengan rumus C3H7COOH. Berikan nama amina berikut. asam 2. dan C dapat dioksidasi secara mudah oleh larutan kalium dikromat dalam suasana asam. CrO 3. a. simpulkan rumus struktur dari empat isomeri alkohol: A.

Setelah mempelajari bab ini. Apa saja senyawa turunan benzena itu? Bagaimanakah struktur.edu Aspirin atau asam–2–etanoiloksibenzena karboksilat adalah salah satu turunan benzena (senyawa aromatik). A. zat warna.harvard. Mengapa benzena dan turunannya disebut senyawa aromatik? Istilah aromatik pada mulanya diterapkan terhadap senyawa yang berbau harum (rasa manis). benzena dan turunannya. Senyawa Aromatik Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. Detergen. Benzena juga sangat berguna sebagai pelarut molekul organik karena bersifat nonpolar. Sekarang senyawa tersebut digolongkan sebagai senyawa benzena dan turunannya. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya B. sifat. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya C. cara penulisan. Benzena disebut sebagai zat pemula.Bab 7 Sumber: news. insektisida. bahan pengawet. merupakan contoh bahan yang mengandung benzena. Benzena dan turunannya tergolong senyawa karbon aromatik dengan ikatan rangkap dalam cincin memiliki sifat-sifat tertentu yang berbeda dengan sifat-sifat senyawa karbon ikatan rangkap atau senyawa karbon siklik. dan kegunaan benzena dan turunannya? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. tata nama. sifat. Anda harus mampu: mendeskripsikan stuktur. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik 195 . dan kegunaan benzena dan turunannya. dan makromolekul. dan obat-obatan. Benzena diproduksi melalui pembentukan katalitik fraksi C6–C8 minyak mentah.

196 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Analisis sinar-X terhadap struktur benzena menunjukkan bahwa panjang ikatan antaratom karbon dalam benzena sama. Berdasarkan hasil analisis sinar-X maka diusulkan bahwa ikatan rangkap pada molekul benzena tidak terlokalisasi pada karbon tertentu melainkan dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi).134 nm dan panjang ikatan tunggal C–C adalah 0. Apakah perbedaan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh dengan hidrokarbon alifatik tak jenuh? Jelaskan pengaruhnya terhadap sifat fisik dan kimianya. tetapi benzena dapat bereaksi secara substitusi. seperti seekor ular yang menelan ekornya sendiri. ikatan karbon-karbon pada molekul benzena berada di antara ikatan rangkap dua dan ikatan tunggal. Dia menemukan pemecahannya ketika sedang tidur dan bermimpi tentang barisan atom-atom karbon dan hidrogen membentuk cincin.139 nm.154 nm.Tes Kompetensi Awal 1. Struktur dan Kereaktifan Senyawa Benzena dan Turunannya Senyawa benzena pertama kali disintesis oleh Michael Faraday pada tahun 1825. Sepuluh tahun kemudian diketahui bahwa benzena memiliki rumus molekul C6H6 sehingga disimpulkan bahwa benzena memiliki ikatan rangkap yang lebih banyak daripada alkena. Hal ini menggugurkan struktur dari Kekule. Struktur dan Sifat Benzena Ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. Adapun panjang ikatan rangkap dua C=C adalah 0. 2. Untuk menggambarkan ikatan rangkap dua yang terdelokalisasi pada molekul benzena dinyatakan dengan bentuk lingkaran. H H H H H H Sumber: wikipedia. Jadi. seperti ditunjukkan berikut ini. sedangkan ikatan rangkap pada benzena tidak dapat diadisi. Menurut Anda apakah ikatan rangkap dalam senyawa karbon alifatik sama atau berbeda dengan ikatan rangkap dalam senyawa aromatik benzena? Jelaskan menurut pemahamanmu. Gejala ini dinamakan resonansi.org Ilmuwan ini sudah sejak lama mencoba mengungkapkan bagaimana enam atom karbon molekul benzena berikatan dengan enam atom hidrogen. Ikatan rangkap pada alkena dapat mengalami reaksi adisi. A. Contoh: → Reaksi adisi: C2H4 + Cl2 ⎯⎯ C2H4Cl2 → Reaksi substitusi: C6H6 + Cl2 ⎯⎯ C6H5Cl + HCl Sekilas Kimia Friedrich Kekule (1829–1896) Menurut Friedrich August Kekule. keenam atom karbon pada benzena tersusun secara siklik membentuk segienam beraturan dengan sudut ikatan masing-masing 120°. 1. dari gas yang dipakai sebagai bahan bakar lampu penerang. yaitu 0. Ikatan antaratom karbon adalah ikatan rangkap dua dan tunggal bergantian (terkonjugasi).

Contoh: Senyawa Aromatik 197 . Reaksi umum benzena adalah reaksi substitusi. Menurut IUPAC. Benzena 2. 2000 Gambar 7. benzena berwujud cair dengan bau yang khas. Pada suhu kamar. bersifat racun. Tabel 7. 1985 Kata Kunci • • • • • • Reaksi adisi Ikatan rangkap konjugasi Terlokalisasi Terdekokalisasi Resonansi Reaksi substitusi Benzena paling banyak digunakan sebagai pelarut senyawa karbon yang bersifat nonpolar dan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa turunan benzena. Tata Nama Senyawa Benzena Semua senyawa yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai senyawa turunan benzena. Contoh: Sumber: Sougou Kagashi FeCl 3 + Cl2 ⎯⎯⎯ → Cl + HCl Klorobenzena Gambar 7.2).5°C. Dengan tata nama IUPAC. Penataan nama senyawa turunan benzena sama seperti pada senyawa alifatik. Semua senyawa karbon yang mengandung cincin benzena digolongkan sebagai turunan benzena. yaitu penggantian atom H oleh gugus lain tanpa mengganggu cincin karbonnya. benzena dengan satu substituen diberi nama seperti pada senyawa alifatik. sebagai gugus induknya adalah benzena. Sebab. Lihat tabel berikut.1 Molekul benzena Struktur resonansi benzena Struktur benzena menurut konsep delokalisasi elektron Teori resonansi dapat menerangkan mengapa benzena sukar mengalami reaksi adisi.2 Benzena merupakan cairan tidak berwarna dan mudah terbakar. ada tata nama umum (trivial) dan tata nama menurut IUPAC yang didasarkan pada sistem penomoran.5 81 216 – 95 – 31 – 25 – 48 13 80 218 342 111 145 144 139 138 Sumber: Kimia Lengkap SPPM.H H H H H H Sumber: Chemistry: The Central Science. atom karbon dalam cincin yang mengikat substituen diberi nomor terkecil. Titik didih benzena 80°C dan titik bekunya 5.1 Titik Beku dan Titik Didih dari Molekul Benzena Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) Nama Benzena Naftalena Antrasena Metilbenzena Stirena o–dimetilbenzena m–dimetilbenzena p–dimetilbenzena 5. tidak berwarna. ikatan rangkap dua karbon-karbon dalam benzena terdelokalisasi dan membentuk cincin yang kuat terhadap reaksi kimia sehingga tidak mudah diganggu. dan mudah terbakar (Gambar 7.

Penataan nama arena dibagi ke dalam dua golongan berdasarkan panjang rantai alkil.2-dimetilbenzena Jika gugus substituen sebanyak tiga atau lebih. meta– untuk posisi 1 dan 3.5–diklorobenzoat Gugus benzil Gugus fenil 3-feniloktana Pembahasan Jika subtituennya berbeda jenis maka penomorannya dimulai dari atom C lingkar yang mengikat gugus paling negatif. meta– (m–). 198 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan para– untuk substituen dengan posisi 1 dan 4. 3. rto– diterapkan terhadap substituen berdampingan (posisi 1 dan 2). C.5 diklorofenol. disingkat –ph). E. Contoh: A. mempunyai nama 3. Nomor terkecil diberikan kepada gugus fungsional (alkohol. 1985 CH3 o–hidroksimetilbenzena m–hidroksimetilbenzena p–hidroksimetilbenzena Br 4-bromo-1. Jadi.3–diklorobenzena 3. Benzena dengan dua gugus substituen diberi nama dengan awalan: orto– (o–). Benzena sebagai substituen diberi nama fenil– (C6H5–. aldehida. (A) (UNAS 2001–2002) o-hidroksimetilbenzena m-hidroksimetilbenzena p-hidroksimetilbenzena Tabel 7... Contoh: Mahir Menjawab Nama dari senyawa turunan benzena dengan rumus struktur berikut ini adalah . Jika gugus alkil berukuran kecil (atom C 6) maka gugus alkil diambil sebagai substituen dan benzena sebagai induknya. B..3–diklorofenol 3. m. penataan nama menggunakan penomoran dan ditulis secara alfabet. p–hidroksimetilbenzena Titik Beku (°C) Titik Didih (°C) Nama 31 12 35 191 203 202 Sumber: Kimia Lengkap SPPM.Hidroksibenzena Aminobenzena Nitrobenzena Benzena dengan gugus alkil sebagai substituen. diklasifikasikan sebagai golongan arena. dan para– (p–). Butilbenzena Isopropilbenzena Jika gugus alkil berukuran besar (atom C 6) maka benzena dinyatakan sebagai substituen dan alkil sebagai rantai induknya. atau karboksilat) atau gugus dengan nomor paling kecil. D.2 CH3 1 6 5 4 2 3 Beberapa Sifat Fisika dari Molekul o.5–diklorotoluena 1.5–diklorofenol 1.

walaupun ada sebagian reaksi yang melalui reaksi adisi. a. Persamaan reaksinya: Senyawa Aromatik 199 . Halogenasi Benzena Dengan adanya katalis besi(III) klorida atau aluminium klorida. Macam-macam substitusi benzena di antaranya halogenasi benzena. nitrasi benzena. Contoh: 3. misalnya: IUPAC: Trivial: Metilbenzena Toluena Fenilamina/aminobenzena Anilin Feniletena/vinilbenzena Stirena Benzilalkohol IUPAC: Trivial: Metoksibenzena/fenil metil eter Anisol Hidroksibenzena/fenilalkohol Fenol Benzaldehida Asam benzoat Tata nama trivial sering kali dipakai sebagai nama induk dari benzena. Reaksi Substitusi Benzena Reaksi benzena umumnya melalui reaksi substitusi.4-diklorotoluena Asam 3. benzena dapat bereaksi dengan klorin ataupun bromin membentuk senyawa halobenzena pada suhu kamar.Disamping tata nama menurut IUPAC. Penomoran untuk senyawa seperti ini dimulai dari gugus fungsional. juga terdapat beberapa nama yang sudah umum (trivial).4-dibromobenzoat Asetofenon 3. dan reaksi riedel-crafts.

Nitrasi Benzena Campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat dengan volume sama dikenal sebagai campuran nitrasi. NO2+ dari asam nitrat.3 Reaksi substitusi benzena oleh bromin menghasilkan bromobenzena. Gambar 7. = 6°C.d. t. Reaksinya secara umum: Fungsi asam sulfat dalam reaksi di atas adalah untuk menghasilkan kation nitril. = 211°C) Jika campuran nitrasi dan benzena dipanaskan pada suhu di atas 60°C selama lebih kurang satu jam maka gugus nitro yang kedua akan menukargantikan atom H pada cincin benzena.4).Br2 Fe NH4Br Benzena dapat juga bereaksi dengan klorin atau bromin tanpa bantuan katalis jika ada cahaya ultraviolet (cahaya matahari dapat juga diterapkan). c. Setelah campuran reaksi dituangkan ke dalam air akan terbentuk kristal kuning pucat dari di– atau tri–nitrobenzena.4 Proses nitrasi benzena Benzena HNO3 H2SO4 HNO3 H2SO4 Air Sumber: Sougou Kagashi 200 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jika campuran ini ditambahkan ke dalam benzena. suatu cairan berwarna kuning pucat (Gambar 7.b. Reaksi yang terjadi adalah pembentukan radikal bebas dari halogen. Persamaan reaksinya: 2H2SO4 + HNO3 2HSO4– + H3O+ + NO2+ Kation nitril selanjutnya bereaksi dengan benzena membentuk nitrobenzena: Nitrobenzena (t. Jika suhu dikendalikan pada 55°C maka hasil reaksi utama adalah nitrobenzena. Reaksi Friedel-Crafts Nitrobenzena Produk Gambar 7. Produk Benzena Fe Sumber: Sougou Kagashi Reaksi ini melibatkan reaksi adisi dan substitusi atom klorin pada cincin benzena membentuk beberapa senyawa klorobenzena. Fe HBr + NH3 ⎯ NH4Br → b. akan terjadi reaksi eksotermal.

d. = 202°C) CH3 + HCl 3) Penambahan etena ke dalam benzena dengan adanya katalis AlCl3 anhidrat pada 250°C dan 40 atm membentuk etilbenzena. AlCl 3 → + CH2=CH2 ⎯⎯⎯⎯⎯ 250° 40 atm CH2 CH3 Etilbenzena (t. sulfonasi. Senyawa Aromatik 201 . AlCl 3 → + CH3Cl ⎯⎯⎯ CH 3 + HCl Metilbenzena (t. Setelah dilarutkan dalam HCl akan terbentuk asam benzoat.d. = 111°C) C6H5–CH3 MnO2 HCl MnO 2 Gambar 7. halogenasi. Disaring KMnO4 C6H5COOH Sumber: Sougou Kagashi CH3 4 ⎯⎯⎯⎯ → COOK KMnO HCl ⎯⎯⎯ → COOH 2) Asilasi benzena dengan adanya katalis AlCl 3 anhidrat akan membentuk asetofenon Kata Kunci • • • • • • Halogenasi benzena Nitrasi benzena Reaksi Friedel-crafts Reaksi eksotermal Alkilasi benzena Asilasi benzena O → + CH3COCl ⎯⎯⎯ AlCl 3 C Asetofenon (t. Persamaan reaksi umum: → + RX ⎯⎯ R + HX Contoh: 1) Reaksi benzena dan haloalkana dengan bantuan katalis AlCl 3 anhidrat akan terbentuk alkilbenzena disertai pelepasan kalor.5 Metilbenzena hasil reaksi Friedelcrafts dioksidasi dengan KMnO4 terbentuk K-benzoat. dan pembentukan senya a diazonium. = 136°C) 4. Kereaktifan Senyawa Turunan Benzena Senyawa-senyawa turunan benzena dapat direaksikan dengan senyawa lain melalui reaksi nitrasi.d.Penambahan katalis AlCl 3 anhidrat dalam reaksi benzena dan haloalkana atau asam klorida akan terjadi reaksi sangat eksotermis. Jenis reaksi ini dinamakan reaksi Friedel-crafts.

maupun para–.6-trimetilbenzena) NH2 Cl H2SO4 ⎯⎯⎯⎯ Cl C C Cl → Cl → +CH3COOH ⎯⎯ NH CH2COOH Br H 2 O ⎯⎯⎯⎯ → NH CH2COOH Br Klorobenzena direaksikan dengan trikloroasetaldehida menghasilkan DDT (pembasmi serangga) Anilin Asetanilida p-bromoasetanilida 202 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . CH3 CH3 2 4 → + HNO3 ⎯⎯⎯⎯⎯ CH3 NO2 + + NO2 CH3 NO2 Trinitrotoluena (TNT): bahan peledak dinamit dibuat melalui reaksi toluena dengan HNO3 + H2SO4 berasap. Br2. atau I2.<1% Total nitroanisol 81% para.5% para-33% Total nitrotoluena 90% OH H2SO4 + HNO3 ⎯⎯⎯⎯ → Campuran HNO3 pekat dan H2SO4 terlalu kuat digunakan sebagai pereaksi nitrasi pada senyawa aromatik yang sudah tersubstitusi. Reaksi Halogenasi Reaksi halogenasi turunan benzena biasanya menggunakan gas Cl2. meta–.4.3. OCH3 OCH3 Aseton 10° OCH3 NO2 + + NO2 OCH3 OH O2N NO2 + HNO3 ⎯⎯⎯⎯⎯ → + H2 O NO2 Nitrasi fenol akan membentuk senyawa 2. H SO 25° C orto. Contoh reaksi halogenasi: CH3 H H3C CH3 CCl 4 10 ° C + Br2 ⎯⎯⎯⎯ → Cl CH3 Cl O C + Cl C Cl Cl H3C Br CH3 Mesitilena (1.5-trimetilbenzena) Bromomesitilena (82%) (1-Bromo-2.62% NO2 meta.28% b. Reaksi Nitrasi Nitrasi pada toluena akan menghasilkan senyawa nitrotoluena.71% NO2 meta.CH3 O2N NO2 a. baik pada posisi orto–. berupa serbuk berwarna kuning (bahan peledak yang lebih kuat dari TNT).6-trinitrofenol. Reaksi fluorinasi tidak dilakukan dengan cara ini sebab sangat eksoterm. Untuk itu. Anisol orto. Reaksinya lebih lambat dibandingkan dengan nitrasi dan memerlukan katalis yang cocok.4. seperti pada anisol dan fenol. digunakan asam nitrat dalam pelarut air atau pelarut organik.

Senyawa ini dibuat melalui reduksi gugus amina menjadi gugus azo (–N=N–) dengan zat pereduksi NaNO2. Alkilbenzena yang dibuat melalui reaksi Friedel-crafts disulfonasi menjadi asam benzena sulfonat (Gambar 7.Reaksi Sulfonasi Sulfonasi senyawa aromatik merupakan salah satu reaksi penting dalam industri.6).6 Sulfonasi benzena dengan H2SO4 terbentuk C6H5–SO3H. Kata Kunci • • • Pereaksi nitrasi Reaksi sulfonasi Gugus azo CH3 ⎯⎯⎯⎯⎯ n-C10H21CH → SO3H Asam 4-(2.4-dodekil)benzenasulfonat (DBS) CH3 n-C10H21CH NaCl CH3 SO3H ⎯⎯⎯ n-C10H21CH → Detergen jenis DBS SO3-Na+ HCl C 6H 6 MnO 2 C6H5–SO3H Gambar 7. Reaksi ini disebut juga dengan reaksi perangkaian diazonium. Reaksi ini terutama berguna pada pembuatan detergen. Setelah dituangkan ke dalam larutan NaCl terbentuk garam C6H5–SO3Na. H2SO4 NaCl Sumber: Sougou Kagashi d. Dalam bentuk garamnya dikenal sebagai detergen (ABS dan DBS). Beberapa contoh pembentukan senyawa diazonium adalah sebagai berikut. Pembentukan Diazonium Senyawa diazonium banyak digunakan sebagai pewarna pada tekstil dan makanan. OH NaOH H2O 0oC NH2 +NaNO2 Anilin HCl H2O 0oC N N Cl- + NN OH Benzenadiazonium klorida p-hidroksiazobenzena (pewarna tekstil: kuning) HO3S NH2 NaNO2 HCl H2O 0oC HO3S N N Cl + N(CH 3)2 NaOH H2O 0oC Asam p-aminobenzenasulfonat HO3S N N N(CH 3)2 Asam 4'-dimetilaminoazobenzena-4-sulfonat (indikator metil jingga) Senyawa Aromatik 203 . CH3 n-C10H21CH 2-dodekilbenzena H2SO4 SO3 c.

sejumlah zat kimia telah banyak dikonsumsi baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk setiap kg berat badan jumlah aspartam yang boleh dikonsumsi setiap harinya adalah 40 mg. tidak berbau. a. Aspartam merupakan serbuk berwarna putih. (f) air. CH3 O2N NO2 4. Sakarin ditambahkan ke dalam minuman atau biskuit dengan dosis yang dikonsumsi tidak melebihi 1 g per hari. dan bersifat higroskopis. Titik didih senyawa hidroksibenzena pada posisi orto–. Sakarin adalah senyawa turunan benzena berupa kristal putih. warna. (c) heksana. Pemanis buatan yang diizinkan oleh Departemen Kesehatan adalah sakarin. (d) kloroform. 1. Pemanis Pemanis makanan yang tradisional biasanya menggunakan gula tebu atau gula aren (kelapa). A CH3 OH H3C C O C2H5 Kerjakanlah di dalam buku latihan. Contoh zat aditif adalah cita rasa. tetapi ditambahkan ke dalam makanan untuk memperoleh sifat-sifat tertentu. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara tidak langsung misalnya pupuk dan pestisida. Mengapa ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena? Di antara senyawa berikut. Mengapa posisi orto– lebih rendah dibandingkan posisi meta– dan para–? Jelaskan. hampir tidak berbau. para–. berturut-turut: 191°C. aspartam. (b) alkohol. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara langsung. Rasa manis aspartam sama dengan 200 kali dibandingkan gula tebu. 202°C. Kegunaan Senyawa Benzena dan Turunannya Disadari atau tidak. 203°C. aroma. Zat Aditif pada Makanan Zat aditif makanan adalah zat kimia yang tidak biasa dimakan secara langsung. NO2 (c) B. dan tahan lama (awet). (a) (b) 3. misalnya zat aditif pada makanan dan obatobatan. O H2N N S O O H O H C CH2 COONa C H N H C CH2 COONa Kata Kunci • • • Zat aditif Higroskopis Karsinogen Sakarin Na-aspartam 204 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Tuliskan nama menurut IUPAC senyawa turunan benzena berikut. Rasa manis sakarin 800 kali dari rasa manis gula tebu. manakah yang dapat larut dalam benzena? (a) toluena. bentuk. dan sorbitol. 2. meta–.Tes Kompetensi Subbab 1. (e) naftalena.

. C.. paraben (p–hidroksibenzoat). Fenol dapat mematikan mikroorganisme sehingga digunakan untuk membuat karbol. (D) SO3Na SPMB 2004 NaO3S N N COONa N O NaO3S N H NaO O O HO N H N SO3Na COONa O SO3Na Tartrazin (kuning 5) Indigotin (biru 2) Eritrosin (merah 3) Senyawa Aromatik 205 . sedangkan untuk menghambat pertumbuhaan bakteri atau jamur adalah natrium benzoat. dan propilgalat.b. Beberapa pewarna buatan yang diizinkan oleh Depkes di antaranya dapat dilihat pada tabel berikut. Fenol digunakan juga sebagai antiseptik. Pewarna buatan umumnya berasal dari senyawa aromatik diazonium. ponceau 3R (solvent yello ). butilasihidroksitoluena (BHT).. Pengawet Penambahan zat pengawet pada makanan berguna untuk mencegah oksidasi dan menghambat pertumbuhan bakteri. Tabel 7. Nutrisi. OH A. D. sifat lain dari fenol adalah seperti alkohol. Bahan pengawet buatan sebagai antioksidan adalah butilasihidroksianisol (BHA). H2N NaO3S N N SO3Na NaO3S N N HO Pembahasan Fenol adalah senyawa turunan benzena yang mempunyai rumus struktur: OH SO3Na Amaran (merah 2) Sunset yellow (kuning 6) Larutan fenol dalam air bersifat sebagai asam lemah. Pewarna Makanan Pewarna buatan bertujuan menjadikan makanan seolah-olah memiliki banyak warna daripada yang sesungguhnya. 1985 Mahir Menjawab Kegunaan senyawa turunan benzena dengan rumus struktur berikut adalah . sudan I (food yello ). E. dan Metabolisme. B. aspirin zat warna pengawet antiseptik bahan-bahan nilon 66 Beberapa pewarna berbahaya dan dilarang penggunaannya karena berpotensi menimbulkan karsinogen adalah auramin (merk dagang. OH HO OH OH OCH3 COOH COONa (H3C)3C COOC3H7 Propilgalat C(CH3)3 CH3 BHT C(CH3)3 OH BHA OH Paraben Natriumbenzoat c. basic yello ).3 Beberapa Merk Dagang Pewarna Makanan Nama Amaran Eritrosin Fast green Indigotin Sunset ellow Tartrazin Nama Niaga ood Red ood Red ood reen ood lue ood Yello ood Yello Sumber: Biokimia. dan rhodamin B (food red ).

sakit punggung. Analgesik adalah obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit.000 juta tablet aspirin digunakan setiap tahunnya di Inggris untuk memenuhi pasokan permintaan.4. mengendalikan.5–T. dan hormon. atau membunuh serangga (insektisida). antibiotik. Obat-obatan Sekilas Kimia Aspirin Pentingnya anhidrida asam dalam industri sebagai zat pengasilasi. 2000 Cl O CH2 COOH H O C N CH3 Cl Sevin (insektisida) O Cl Cl C C DDT (insektisida) Cl Cl H 206 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . penggunaan aspirin harus hati-hati sebab dapat melukai dinding usus. Aspirin juga dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh. Cl Cl O CH2 COOH Cl Cl 2. Selain murah. psikiatrik. Aspirin dapat diproduksi melalui reaksi asilasi asam salisilat. dalam pembuatan obat-obatan seperti aspirin dan serat buatan.5-T (herbisida) Sumber: Heinemann Advance Science: Chemistry. Pada umumnya obat-obatan yang diproduksi dapat dikelompokkan ke dalam obat analgesik.2. sakit yang berkepanjangan. Senyawa lainnya adalah turunan fosfat dan karbamat.5-triklorofenoksiasetat/ 2. dan kodeina. tumbuhan (herbisida). Oleh karena itu. parasetamol tidak begitu berbahaya jika dibandingkan dengan aspirin sebab parasetamol tidak melukai dinding usus. otak kita akan mengeluarkan zat kimia yang disebut analgesik.4. sakit gigi. Berbagai jenis obat telah diproduksi dan dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit. dan 2. yakni mengurangi rasa sakit.4. flu. Pestisida yang tergolong senyawa halobenzena.4–D. etanoat anhidrida digunakan sebagai zat peng-etanoilasi. demam. dan jamur (fungisida). Aspirin dipakai untuk mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala atau sakit gigi. Aspirin juga dapat menyembuhkan sakit kepala. Parasetamol memiliki kegunaan serupa aspirin. misalnya DDT (diklorodifenil–trikloroetana). Sekitar 15. dan lain-lain.4-D (herbisida) 2.4-diklorofenoksiasetat/ 2. juga bersifat candu (ketagihan). Namun demikian. Persamaan kimianya: O H3C H3C C O C O Etanoat anhidrida Asam salisilat Aspirin Asam etanoat O HO + HOOC H2SO4 H3C C O + H3C C O OH HOOC Parasetamol dipasarkan dengan nama panadol. parasetamol. Jika kita merasa sakit. 2. Asam–2–etanoiloksibenzena karboksilat atau aspirin. anhidrida asam cukup reaktif untuk memperoleh reaksi yang diinginkan. sangat efektif untuk pemulihan penyakit dan obat anti-radang. seperti aspirin. Obat analgesik yang dipasarkan dikemas dengan nama dagang. Namun. yang dihasilkan dari reaksi asam–2– hidroksi benzoat (asam salisilat) dan etanoat anhidrida. Pestisida Pestisida adalah zat yang digunakan untuk mencegah. HO H N O C CH3 Struktur molekul parasetamol 3.

Selain kegunaan di atas. b. para–. Berikut contoh struktur senyawa aromatik polisiklik.6 C. Senyawa Polisiklik dan Heterosiklik Beberapa senyawa aromatik yang lain dapat dikelompokkan dalam dua kelas. Nilon–6. 1. Tuliskan nama untuk senyawa berikut berdasarkan IUPAC. seperti nilon dan polikarbonat.H 3C H N O C O H 3C H N O C O O CH CH 3 H 3C CH 3 H 3C H2 C O P H2 C O O NO 2 N-metil-1-naftilkarbamat Baygon O. tetapi pestisida ini sangat beracun bagi manusia. yaitu senyawa polisiklik dan senyawa heterosiklik. Apakah yang menyebabkan beberapa obat antinyamuk telah dilarang beredar di pasaran? Tes Kompetensi Subbab 1. atau posisi orto–. Apakah nama senyawa hasil reaksi B dan sebutkan macam reaksinya? Oksidator apa yang digunakan untuk reaksi C? Kerjakanlah di dalam buku latihan. meta–. c.O-dietil-O-p-nitrofeniltiofosfat (paration atau insektisida) Paration efektif digunakan untuk mencegah hama pengganggu buahbuahan. senyawa benzena juga digunakan sebagai bahan baku pada pembuatan polimer sintetik. Senyawa aromatik polisiklik juga dikenal dengan sebutan senyawa aromatik polinuklir atau cincin terpadu. Tuliskan persamaan reaksi setara untuk reaksi A dan sebutkan katalis yang digunakan. Kegiatan Inkuiri Telitilah oleh Anda komposisi-komposisi obat antinyamuk yang umum di pasaran. atau dua atau lebih cincin benzena dipadukan. Senyawa Polisiklik Aromatik Senyawa aromatik ini dicirikan oleh cincin-cincin aromatik yang menggunakan atom-atom karbon tertentu secara bersama-sama. OH CH3 OH OH COOH COOH 2. trivial. serta poliester. OH OH O COOH A B C (CH 2) 4 COOH Nilon –6. B a.6 dapat dibuat dari bahan baku fenol melalui tahapan reaksi berikut. Naftalena Antrasena Fenantrena Senyawa Aromatik 207 .

Aromatik polisiklik digunakan secara luas sebagai zat antara pada sintesis organik. reduksi. Hidrokarbon aromatik polisiklik dan sebagian besar turunannya berbentuk zat padat.5 ) diduga merupakan ketebalan sistem ikatan π (pi) dari benzena. Tata Nama Senyawa Polisiklik Sistem cincin senyawa aromatik polisiklik memiliki tata nama tertentu yang berbeda dengan penomoran pada benzena atau sikloalkana. Berdasarkan sifat ini maka grafit sering digunakan sebagai pelumas. Persamaan reaksinya: 208 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . sementara cincin lainnya masih dipertahankan. Posisi yang berdekatan dengan karbon-karbon pemaduan cincin disebut posisi alfa ( ). 6 5 8 7 6 5 4 1 2 3 7 6 5 10 4 8 9 1 2 3 3 2 1 10 9 4 7 8 β β α α β β α α Penataan nama secara trivial. Sifat licin dari grafit disebabkan kemampuan bidang-bidang ini dapat bergeser satu sama lain. Kereaktifan ini disebabkan kemampuan bereaksi dari suatu cincin. Contoh: NH2 O2N OH 1-aminanaftalena ( α -aminanaftalena) 7-nitronaftalena (β –nitronaftalena) 1-hidroksinaftalena (α -naftol) b. posisi berikutnya adalah beta (β). Akibat elektron π yang dapat berpindah-pindah dan terdelokalisasi. posisi substituen dalam naftalena tersubstitusi mono dinyatakan dengan huruf unani ( dan β). Penomoran pada polisiklik ditetapkan berdasarkan perjanjian dan tidak berubah di manapun posisi substituennya. dan substitusi dibandingkan senyawa benzena. Jarak antara setiap dua bidang (sekitar 3. grafit dapat menghantarkan arus listrik dan digunakan sebagai elektrode pada baterai. serta turunannya digunakan dalam bahan bakar motor dan pelumas. a. misalnya dalam pembuatan zat warna (lihat kegunaan senyawa benzena pada pembahasan sebelumnya). 1) Reaksi Oksidasi Asam ftalat anhidrida dibuat dari oksidasi naftalena dengan katalis vanadium oksida. yang dimulai pada posisi substituennya. Kereaktifan Senyawa Polisiklik Senyawa aromatik polisiklik lebih reaktif terhadap serangan oksidasi. Struktur grafit terdiri atas bidang-bidang cincin benzena terpadu. Lihat penomoran berikut.Grafit merupakan salah satu contoh senyawa polisiklik. Naftalena digunakan sebagai pengusir ngengat.

Na CH3COOH Kalor Tidak terjadi reaksi Benzena Na CH3COOH Kalor Naftalena Tetralin Senyawa Aromatik 209 .V2O5 Udara kalor O C C O O OH OH -H2O O O Asam ftalat anhidrida Naftalena Asam o-ftalat O NH2 N N NH N NH N O O + C O 250oC NH2 N N Ftalosianina merupakan zat warna biru (monastral) pada tektil.10-antrakuinon CrO3 H2SO4 Kalor O O Fenantrena 9. senyawa polisiklik dapat dihidrogenasi (direduksi) parsial pada tekanan dan suhu kamar. Reaksinya: O CrO3 H2SO4 Kalor O Antrasena 9.10-fenantrakuinon • • • • Kata Kunci Polisiklik Reaksi oksidasi Reaksi reduksi Tereduksi parsial 2) Reaksi Reduksi Berbeda dari benzena. disintesis dari bahan dasar asam ftalat anhidrida Antrasena dan fenantrena dapat juga dioksidasi menjadi suatu kuinon.

naftalena bereaksi dengan asam sulfat pekat membentuk asam 1–naftalenasulfonat. a) Reaksi brominasi Berdasarkan hasil percobaan diketahui bahwa naftalena dapat dibrominasi pada suhu kamar menggunakan katalis FeBr3.Na CH3COOH Kalor Antrasena 9. → Br2 + FeBr3 ⎯⎯ FeBr4– + Br+ FeBr4– FeBr3 + Br– Br + Br2 FeBr3 + HBr 1-bromonaftalena NH 2 NH 2 Naftalena 4. Berdasarkan data hasil percobaan diketahui bahwa reaksi sulfonasi naftalena dipengaruhi oleh suhu. Sebagian besar sifat aromatik dari sistem cincin masih ada dan dipertahankan. Naftalena mengalami reaksi substitusi terutama pada posisi atom karbon nomor-1.10-dihidroantrasena Perhatikan bahwa sistem cincin yang tereduksi parsial masih mengandung cincin benzena. Persamaan reaksinya: + 5H2 Naftalena 225°C 35 atm Pt Dekalin 3) Reaksi Substitusi Sistem cincin aromatik polisiklik lebih reaktif terhadap serangan substitusi daripada benzena. menghasilkan campuran produk dari asam 2–naftalenasulfonat (85%) dan asam 1–naftalenasulfonat (15%).5-diaminonaftalena (zat antioksidan dalam minyak pelumas) b) Reaksi sulfonasi Reaksi sulfonasi pada naftalena dilakukan sama seperti pada sulfonasi benzena. tetapi pada suhu tinggi di atas 160°C. Beberapa contoh reaksi substitusi aromatik polisiklik di antaranya reaksi brominasi dan reaksi sulfonasi. 210 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Reaksi yang terjadi menggunakan mekanisme reaksi yang ditunjukkan sebagai berikut. Untuk menghidrogenasi semua cincin aromatik dalam naftalena dapat dilakukan pada suhu dan tekanan tinggi. SO3H 50oC + H2SO4 170oC Asam 1-naftalenasulfonat SO3H Asam 2-naftalenasulfonat Pada suhu di bawah 60°C.

Senyawa Aromatik 211 . Contoh: CH3 CH3 CH3 O N H3C N N N O HN N N N O N H3C CH3 N N N H NH2 N N Nikotin O N N H N NH NH2 N N H N CH3 N O CH3 O O Kafein Teobromin Teofilin Adenina Guanina Contoh-contoh senyawa tersebut tergolong senyawa heterosiklik. senyawa heterosiklik aromatik juga memiliki nama tertentu sebagai berikut. Dalam kerangka cincin. sama seperti pada cincin benzena. Senyawa Heterosiklik Aromatik Senyawa heterosiklik aromatik adalah suatu senya a siklik di mana atomatom yang terdapat dalam cincin terdiri atas dua atau lebih unsur yang berbeda. Kafein terdapat dalam kopi yang bersifat candu. Teobromin terdapat dalam cokelat (chocolate) yang juga bersifat candu. Cincin heterosiklik dapat bersifat aromatik. nikotin. Perbedaan struktur ini menimbulkan perbedaan sifat fisika dan kimia. dan senyawa biologi lainnya. Nikotin terdapat dalam tembakau dan bersifat candu. morfin. Furan Tiofena Tiazola Kuinolina Isokuinolina Indola Purina Penataan nama senyawa heterosiklik menggunakan sistem penomoran. dan kokain).2. Contoh: 3 2 N 1H N 4 5 4 5 6 N 1 N3 5 6 7 8 4 3 N2 β N α N H β α β α γ N β 2 N α 1 Penataan nama dapat juga menggunakan huruf unani untuk substituen mono. Tata Nama Senyawa Heterosiklik Sama seperti senyawa polisiklik aromatik. Ketiga struktur tersebut berbeda karena posisi gugus metil (teobromin dan teofilin berisomer struktural). a. sama seperti pada senyawa polisiklik aromatik. Teofilin tergolong obat-obatan broncodilator (sesak napas). asam-asam nukleat (pengemban kode genetik). Nomor terendah sedemikian rupa diberikan kepada atom selain karbon yang terkandung dalam cincin. N N H Pirol O S N H Imidazola N S N Piridina N N N N H N N H N N Pirimidina N Catatan Note Purina merupakan kerangka dasar pembentukan adenina dan guanina (senyawa pembentuk DNA). selain atom karbon. Purine is a backbone component for adenine and guanine (the compounds of DNA structure). Senyawa heterosiklik banyak terdapat di alam sebagai suatu alkaloid (seperti. juga terdapat atom nitrogen.

Contoh: NO2 HNO3 H2SO4 0°C + N 5-nitrokuinolina (52 %) N Kuinolina N 8-nitrokuinolina (48%) NO2 212 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Oleh karena piridina memiliki satu atom nitrogen yang bersifat elektronegatif maka senyawa piridina bersifat polar. Reaksi substitusi terjadi pada posisi karbon nomor 3. CH3 Toluena KMnO4 H2O H+ O C OH Asam benzoat N 3 -metilpiridina CH3 KMnO4 H2O H+ O C OH N Asam 3 -piridinakarboksilat (Asam nikotinat. Reaksi oksidasi dapat terjadi pada gugus samping. Reaksi substitusi terjadi pada posisi 5 dan 8. sedangkan benzena bersifat nonpolar. berupa cincin datar dengan lima atom karbon dan satu atom nitrogen.1 dan 8.6). B) Kata Kunci • • • • • • • Hibridisasi Kuinolina Isokuinolina Cincin 6 anggota Cincin 5 anggota Ikatan pi Pengkutuban parsial 2) Kuinolina dan Isokuinolina Kuinolina adalah suatu heterosiklik cincin terpadu yang memiliki struktur serupa naftalena. Piridina dapat disubstitusi oleh bromin hanya pada suhu tinggi dalam fasa uap sehingga diduga reaksi berlangsung melalui pembentukan radikal bebas.5-dibromopiridina (26%) N Isoniazida. Kuinolina dan isokuinolina. digunakan untuk mengobati penyakit TBC.b. Setiap atom dalam cincin terhibridisasi secara sp2. vit. Kereaktifan Beberapa Senyawa Heterosiklik 1) Piridina (Cincin 6 Anggota) Senyawa heterosiklik dengan enam anggota yang paling umum adalah piridina. sedangkan cincinnya tetap utuh. keduanya merupakan basa lemah (pKb masing-masing adalah 9. Adapun isokuinolina adalah isomer posisi dari kuinolina yang memiliki atom nitrogen berada pada posisi–2. Piridina memiliki struktur sama dengan benzena. Piridina tidak dapat dialkilasi atau diasilasi seperti pada benzena melalui reaksi Friedel-crafts. tetapi dibedakan adanya atom nitrogen pada posisi–1 dalam cincin. Kesamaan lain antara piridina dan benzena adalah keduanya tahan terhadap serangan oksidasi. H O C N NH2 + Br2 N 300oC Br N 3-bromopiridina (37%) Br + N Br 3.

C O C H H2C O C CH2 OH Hemin (sel darah merah) Senyawa Aromatik 213 . Sifat aromatik ini disebabkan kelima anggota dalam cincin menyumbangkan dua elektron membentuk ikatan pi.NO2 N Isokuinolina HNO3 H2SO4 0°C N 5-nitroisokuinolina (90%) + NO2 N 8-nitroisokuinolina (10%) 3) Pirola (Cincin 5 Anggota) Pirola. dan tiofena memiliki 5 anggota dalam cincin dan bersifat aromatik. tetapi tidak bersifat basa sebagaimana piridina atau amina lain. Sama seperti pada benzena. sedangkan atom nitrogen kekurangan elektron maka dalam pirola terjadi pengkutuban muatan secara parsial. senyawa aromatik yang memiliki lima anggota dapat bereaksi melalui reaksi substitusi. Hal ini disebabkan pasangan elektron bebas pada atom nitrogen sudah disumbangkan ke dalam cincin membentuk ikatan pi. seperti pada benzena. Contoh: HNO3 (CH3CO) 2 5°C N H NO2 N N NH N N N H 2 -nitropirola (80%) Piridina SO3 HN N H SO3 N N Asam 2 -pirolasulfonat (90%) H2C H3C HC H3C HO H2 C N C H2 HC CH Porfirin N Fe N CH N CH CH3 Catatan Note CH3 CH2 Senyawa Porfirin tersusun dari empat cincin pirola melalui ikatan aza (-N=). pirola bersifat polar. The strusture is backbone of heme in the blood and chlorofile in the leaf. Oleh karena dalam cincin pirola kelebihan elektron. Akibatnya. Porfirin is built of four pirola rings with aza (-N=) bond. Struktur ini merupakan dasar dari senyawa hemin (dalam darah) dan klorofil (dalam hijau daun). Walaupun pirola mengandung atom nitrogen dalam cincin. furan.

meta–. 10. dan trofena adalah senyawa aromatik heterosiklik yang memiliki lima anggota dalam cincin. Tata nama senyawa benzena didasarkan pada penomoran atau menggunakan kata depan orto–. Di samping itu. c. Senyawa poliheterosiklik aromatik adalah suatu heterosiklik cincin terpadu yang memiliki struktur seperti naftalena. para–. dengan ikatan rangkap dua karbon-karbon terdelokalisasi. Cl OH N 3. Rangkuman 1. Asam furan–2–karboksilat. sulfonasi. a. 5. dan senyawa benzena lainnya. antrasena. dan reaksi friedel-crafts. Tuliskan struktur senyawa polisiklik berikut. Ada tiga senyawa aromatik polisiklik yang umum. Senyawa heterosiklik aromatik enam anggota yang umum adalah piridina. Tuliskan persamaan reaksi beserta strukturnya antara 1–nitronaftalena dan asam asetat dengan katalis CrO3 membentuk asam 3–nitro–1. Beberapa reaksi substitusi benzena adalah halogenasi. sulfonasi. C c. Senyawa aromatik polisiklik adalah senyawa dengan dua atau lebih cincin benzena (polinuklir). a. 2.2–ftalat. halogenasi. Asam 1–naftalenasetat (hormon pertumbuhan tanaman yang mendorong untuk berbunga. 2. asam benzoat. dan fenatrena. Kerjakanlah di dalam buku latihan. 9.4–dinitrofena. nitrasi. 6. dan pembentukan diazonium. Semua senyawa karbon yang mengandung benzena digolongkan sebagai turunan benzena. seperti alkilbenzena. CH3 b. obat ketombe) 4. Pirola. 4. –fenilpirola. Apa nama dari senyawa berikut berdasarkan IUPAC. Benzena memiliki rumus molekul C6H6. Senyawa heterosiklik aromatik adalah senyawa siklik yang memiliki dua atau lebih unsur yang berbeda dalam cincin.Tes Kompetensi Subbab 1. Benzena cenderung melakukan reaksi subtitusi dari pada reaksi adisi. asilasi. a. turunan benzena tersebut juga dapat mengalami reaksi lebih lanjut. yaitu naftalena. 3. Reaksi yang terjadi pada benzena menghasilkan senyawa turunan benzena. b. contohnya kuinolina dan isokuinolina. N H O Cl 2. H3C N H Gambarkan struktur senyawa berikut. fenil alkohol. (Kloroksina. 11. Asam 3–hidroksi–2–naftoat (berguna untuk menstabilkan vitamin B riboflavin) b. yaitu suatu basa lemah dengan cincin bermuatan positif parsial. 7. penamaan senyawa benzena dengan nama trivial masih digunakan. 8. 214 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . furan. antara lain reaksi nitrasi.

dan kegunaan senyawa benzena dan turunannya serta senyawa aromatik lainnya.Peta Konsep Aromatik terdiri atas atau rumus molekul (C6H6) Benzena mengalami Halogenasi Nitrasi Reaksi Subtitusi antara lain Sulfonasi Asilasi Friedel -crafts menghasilkan Turunan benzena rumus molekul Polisiklik mengalami Reaksi subtitusi Reaksi reduksi Reaksi oksidasi antara lain Halogenasi Sulfonasi Cincin 6 anggota yaitu Heterosiklik Senyawa siklik yang mengandung atom lain selain atom C dan H antara lain Poliaromatik Cincin 5 anggota Halogenasi mengalami Reaksi substitusi antara lain Nitrasi Sulfonasi Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 7 ini? Bagian manakah dari materi Bab 7 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. diskusikan dengan teman atau guru Anda. dan obat-obatan. pestisida. Anda juga telah memahami hubungan struktur dengan kereaktifan senyawa aromatik tersebut. sifat. Seperti yang telah Anda ketahui. sekaligus menerapkan aturan tata namanya. Misalnya. sifat-sifat khas dari senyawa aromatik tersebut dapat diterapkan dalam berbagai aplikasi. baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam industri atau perdagangan. sebagai zat aditif. Pada bab ini Anda telah mempelajari struktur. tata nama. dampak apa yang Anda ketahui dari penggunaan produk yang mengandung senyawa aromatik ini baik dari segi keuntungan maupun kerugiannya? Senyawa Aromatik 215 . Bagaimana menurutmu aplikasi senyawa benzena dan turunannya serta senyawa aromatik lainnya di alam? Kemudian. pewarna.

kondensasi B.. pentil benzilpropena 216 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .. OH 9. ketahanan terhadap serangan kimia dari suatu pereaksi E... fenol. titik didih rendah D. Ebtanas 1999: Turunan benzena berikut yang disebut asam orto– hidroksibenzoat adalah .. 7. tidak dapat diadisi D.154 nm dan C=C adalah 0.154 nm Struktur benzena dapat digambarkan dalam dua bentuk struktur seperti berikut. isomeri D. OH 3. 0..3–dinitrobenzoat C.. tautomeri C. kecenderungan menjalani reaksi substitusi daripada reaksi adisi atau kondensasi Panjang ikatan C–C adalah 0. heterosiklik E. asam 1. COOH HO C O OH E. H3C H2 C H2 C H C C H2 C H2 C CH3 6.. energinya lebih kuat dari alkena B.. 0. A.. Toluena. Senyawa aromatik berikut.3..134 nm C. A. HO C O OH HO C.. oktenilbenzena B. A. A. 3–fenil–2–oktena C. CH3 2.5–dinitrobenzoat E. parafin D.. panjang ikatannya berbeda Senyawa berikut memiliki nama .. 1. 0. HO C O D. 1. 0. OH B.139 nm D.5–dinitrobenzoat B.. sikloalkena C.3–dinitrobenzilalkohol Anilin merupakan senyawa turunan benzena dengan rumus kimia .134 nm..16 nm E. rasemasi Ikatan rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. A. Struktur tersebut menyatakan gejala . terdelokalisasi C. Panjang ikatan karbon-karbon dalam molekul benzena adalah . Hal ini disebabkan .. resonansi E. aromatik B. NO2 O B... cincin benzena stabil E. polisiklik Di antara sifat-sifat benzena berikut. 1. NH 2 E.Evaluasi Kompetensi Bab 7 A. C H C. perubahan entalpi pembentukan standar berharga positif B. H3C O C O 4.. A.. 0.3–dinitro–5–karboksilbenzena D. tidak memiliki sifat konduktor listrik C. A... asam 3. D.. A. 8. dan tiofena dikenal sebagai senyawa golongan .124 nm B. O2N NO2 Menurut IUPAC diberi nama .. HO C O 5.. yang merupakan akibat langsung dari kestabilan cincin dengan elektron terdelokalisasi adalah . A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. 1..

alkohol E. CH3 C OH E. 6 C. oksidasi B. Cl NO2 + C. isooktenilbenzena E. campuran H2SO4 pekat dan HNO3 pekat D. zat pendehidrasi B. Meskalina adalah salah satu obat penenang. akan dihasilkan . C6H6(aq) + H2SO4(aq) ⎯→ C6H5SO3H(aq) + H2O( ) Pada reaksi ini... A. aldehid Jumlah isomer dari dinitrobenzena adalah .. Di antara pereaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah . zat pengadisi E.. A. p–klorotoluena E. NO2 Jenis reaksi benzena dengan HNO3 dalam asam sulfat pekat adalah . A. eter C.. C6H5CH2COCl E. Hasil reaksi antara fenilmetanol (C6H5–CH2OH) dan etanoil klorida (CH3COCl) adalah . Cl + Cl O NO2 NO2 Senyawa Aromatik 217 . Cl COOH C. HNO3 B.. benziloktena 10. larutan KMnO4 dalam basa E. larutan H2O2 18. substitusi E. Benzena direaksikan dengan asam sulfat pada kondisi tertentu menurut persamaan berikut. NO2 COOH NO2 COOH E. oksidator C.. C6H5OCOCH3 B. 1 D. esterifikasi C. H3OS NO2 + HCl 15. Senyawa ini tergolong turunan benzena dari . NO3– D. Cl CH2 CH2 D.. karboksilat D. C6H5CH2Cl D.. 13. asam sulfat bertindak sebagai . C6H5CH2OCOCH3 19. A.. OCH3 H2 H2 C C NH2 OCH3 H3CO 11.. spesi yang mula-mula menyerang molekul benzena adalah . m–klorotoluena 17.. 12. HSO4– – C. Jika gas klorin dialirkan ke dalam toluena yang mendidih. adisi GRE Test 2000: Nitrasi klorobenzena (C6H5–Cl) oleh campuran HNO3 dan H2SO4 menghasilkan produk utama . larutan I2 dan NaOH dalam air C. eliminasi D.. hasil reaksi diolah dengan larutan asam.. A.. C6H5COCH3 C. fenil klorida C. NO2 B. keton B.D.2–dimetilbenzena direaksikan dengan larutan KMnO4 panas dalam suasana basa. NO2 B. o–klorotoluena D.. gas klorin B.. Senyawa 1. NO2+ E.. 4 B. suatu asam kuat D. Kemudian.. A.... benzil klorida B.. 2 E.. A. D. Produk yang dihasilkan adalah .. A.. A. dengan struktur sebagai berikut.. 14. 3 Jika benzena dinitrasi dengan menggunakan campuran HNO3 dan H2SO4 pekat... zat pensubstitusi 16.. A.

.. NH2 D. fenol D. CH3 NH 2 Br D... Senyawa turunan benzena berikut yang dapat bereaksi dengan basa membentuk garam adalah .. kecuali ... nitrobenzena 22.. klorobenzena B. A. A. kafein C. anilin E. indigotin D. sakarin B. BHA E.. CH2NH2 E. kumarin E.. nitrobenzena D. benzaldehida E.. paraben C.. NHCH 3 Br C. yaitu . bromobenzena 26. CHO CH 3 B. NH2 E. propilgalat 218 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . A. fenol C. CH3 CH3 Br OH Br 21. A. terbentuk dua isomer dari senyawa monobromobenzena. Di antara senyawa berikut yang dapat digunakan untuk membuat garam diazonium jika direaksikan dengan HNO2 pada 5°C adalah . CH2Br CH3 24. OCH2CH3 E. Zat aditif berikut digunakan sebagai pengawet makanan dan berperan sebagai antioksidan. OCH2CH3 25. CH2Br CH3 Br 23.. Br CH3 CH3 B. CH2OH CH3 C. NO E. Senyawa berikut yang tergolong pemanis makanan yang diizinkan oleh Depkes adalah ... metionin 27.. A. anilin B.... BHT D.. Jika fenilamina diolah dengan larutan NaNO2 dalam air bersama HCl pada 0°C. Br CH3 CH3 C. Di antara zat berikut yang akan membentuk asam benzoat jika dioksidasi adalah . NO2 D.. A.. CONH2 B. asam benzoat C. N2+Cl- C.20.. Jika metilbenzena direaksikan dengan bromin dengan bantuan katalis. asam benzoat B. A. kemudian dipanaskan hingga 60°C. OH D.. A. produk yang dihasilkan adalah . CH2CH3 B. UMPTN 1999 A: Oksidasi sempurna senyawa toluena akan menghasilkan .

.. brom timol biru B. Parasetamol banyak digunakan sebagai obat penurun panas. 3–metilfuran B. 5–aminonaftalenasulfonat E. 1–amino–6–sulfonaftalena B. Nama umum dari senyawa berikut adalah asam 1..4... C. indigotin E.28... sevin C.. B. 3–metil–9. asam 3.. fenantradehida 34. A. E. 8–amino–3–sulfonaftalena D.6– cleve digunakan sebagai zat warna tektil. DDT B. A.4. 30... ftalosianin D..4. Senyawa heterosiklik berikut.. asam 4'–dimetilaminoazobenzena–4–sulfonat C. metilfiranosa 35. D.5–trihidroksi benzoat B.4. memiliki rumus struktur . 6–sulfonaftalenamino 33. 5–metil–9–fenantrolin C. A. Senyawa Aromatik 219 . asam 3.. Nama yang tepat menurut IUPAC adalah . 3–metiltiofena C.. asam polihidroksibenzoat D..10–fenantrakuinon B.5–trihidroksi–1–propil benzoat C.5–trihidroksibenzoat n–propil ester 29. 3–metil–9. C. paration D.4. Produk utama yang diperoleh jika senyawa fenantrena berikut dioksidasi dalam suasana asam adalah . A... A. 1–propil–3. baygon E. asam 3–fenantroat E. Senyawa berikut yang merupakan basa paling kuat adalah .5–trihidroksibenzoat E. E..10–dihidroksifenantrena D. A. Menurut IUPAC diberi nama .. 2. A.. A. D. asam 3. Nama sistematis (IUPAC) dari propilgalat sebagai pengawet makanan adalah . 4–metilpirola E. B.5–T 32. Pewarna tekstil yang berwarna biru adalah . 2–sulfon–5–aminonaftelena C. 3–metilpirola D... p–hidroksiazobenzena 31.. Senyawa berikut yang bukan insektisida adalah .

O HO H N C CH3 5. 1. para–. Ramalkan produk utama dari reaksi berikut. setiap reaksi menggunakan katalis. a. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. + HBr Br b. a. Lengkapi dan setarakan persamaan berikut. Berdasarkan pemahamanmu tentang reaksi gugus fungsi. CH3 + N CH3 N H 6. Dengan catatan.B. + Cl2 b. CH3 N H2N N N H N 2. perkirakan reaksi senyawa berikut dengan (a) air brom. meta–. dengan aturan IUPAC. CH3 NH2 NH2 OH COOH NH2 COOH HO CH3 CH3 4. Obat panadol mempunyai struktur molekul sebagai berikut. Tuliskan nama senyawa berikut menggunakan kata depan orto–. a. (b) natrium. + Br2 N FeBr3 FeCl3 3. Termasuk gugus fungsional apakah panadol itu? Tuliskan nama senyawa berikut berdasarkan sistem IUPAC. HO CH CH H2 C CHO 220 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apakah nama kimia panadol menurut IUPAC? b.

atau gabungan siklik dan rantai. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur.canamplastics. rantai. penggolongan. Semua itu merupakan bahan sintetis yang tersusun dari senyawa makromolekul. penggolongan. Adapun pati. dan plastik. seperti nilon. dan protein). Anda tentu telah mengenal merk-merk produk. Karbohidrat C. dan karbohidrat adalah senyawa makromolekul alami. karbohidrat. teflon. Setelah mempelajari bab ini. Makromolekul adalah senyawa yang memiliki ukuran sangat besar. struktur genetis DNA. karet alam. dan makromolekul. A. dan sifat dari senyawa makromolekul itu? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. dapat berupa siklik (cincin). Senyawa yang tergolong makromolekul adalah polimer dan biomolekul (karbohidrat dan protein).Bab 8 Sumber: www. Bagaimanakah struktur. tata nama. protein. Polimer diartikan sebagai senyawa yang memiliki massa molekul besar membentuk rantai dengan satuan berulang. Polimer B. Protein 221 .com Plastik terbuat dari makromolekul polimer. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer. benzena dan turunannya. Makromolekul Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya.

dan bentuknya dapat dipertahankan jika didinginkan. Akibat pertumbuhan rantai.1 Setiap atom C dalam polimer rantai lurus mempunyai geometri tetrahedral. tersusun atas monomer yang berulang. 2. Polimer yang berikatan silang dapat menghubungkan antarrantai polimer. Apakah yang dimaksud dengan monomer? Karbohidrat mengandung gugus aldehid. Ada dua jenis polimer berdasarkan sifatnya. Sekali ikatan silang dibentuk. entuk polimer lurus dan bercabang digolongkan sebagai polimer termoplastik. yaitu polimer termoset dan termoplastik.2b). Bentuk Polimer Polimer dibentuk melalui ikatan antarmonomer secara berulang. CH2 = CH2 ⎯⎯ → Etilena (etena) H2 C C H2 C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C C H2 H2 C n Polietilena Gambar 8. dibentuk melalui polimerisasi molekul etilena. Polimer Polimer didefinisikan sebagai senya a yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai. Jelaskan oleh Anda salah satu cara mengidentifikasi karbohidrat. 1. yang memiliki massa molekul kecil. polimer menjadi lebih tegar. katan silang yang banyak dan kuat akan menghasilkan polimer termoset. Polimer yang berikatan silang antarrantai polimer bersifat lebih plastis.2c) (a) (b) (c) Gambar 8. Polietilena adalah polimer rantai lurus karena membentuk ikatan karbon-karbon yang memanjang. polimer dapat berlipat secara acak (Gambar 8. dan protein digolongkan ke dalam senyawa makromolekul? A. karbohidrat. Misalnya polietilena. Mengapa polimer.2 (a) Polimer rantai lurus dengan lipatan secara acak (b) Polimer dengan rantai bercabang (c) Polimer yang berikatan silang di antara rantai polimer Polimer plastis terdapat pada vulkanisasi karet akibat dari pemasokan rantai-rantai pendek dari atom belerang yang mengikat rantai polimer pada karet alam. 222 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . (Gambar 8. 3. Polimer ini meleleh jika dipanaskan dan dapat dimodelkan ke dalam berbagai bentuk.2a) atau bercabang (Gambar 8.Tes Kompetensi Awal 1. Jika jumlah ikatan silang relatif besar. polimer ini akan mengambil bentuk yang tidak dapat diubah lagi jika sifat plastisnya tidak dirombak secara kimia.

yaitu polimerisasi adisi dan polimerisasi kondensasi. pakar kimia USA menggolongkan mekanisme polimerisasi ke dalam dua golongan. ⎯→ R CH2 – CHX• + • XHC – H2C R ⎯ R CH2– CHX – XHC – H2C R atau melalui reaksi disproporsionasi: → R CH2–CHX• + •XHC–H2C R ⎯⎯ R CH2–CH2X + XHC=HC R Gambar 8. Radikal bebas menjadi pemicu pada polimerisasi. dan pengakhiran. Makromolekul 223 . → R• + H2C = CHX ⎯⎯ R – CH2 – CHX• Tahap perambatan adalah perpanjangan (elongasi) radikal bebas yang terbentuk pada tahap pemicuan dengan monomer-monomer lain: → R – CH2 – CHX• + CH2=CHX ⎯⎯ R – CH2 – CHX – CH2 – CHX• Tahap pengakhiran dapat terjadi dengan cara berikut.4 Dibenzoil peroksida mudah menjadi radikal bebas. Jika etilena (CH 2=CH 2) dan propilena (CH 2=CH–CH 3) digabungkan membentuk polimer.3. Polimerisasi kondensasi adalah reaksi dua molekul bergugus fungsi lebih dari satu menghasilkan molekul besar dengan gugus fungsi yang juga lebih dari satu diikuti penyingkiran molekul kecil. akan terbentuk kopolimer. dibentuk hanya dari monomer etilena. Jika radikal bebas dinyatakan dengan R• dan molekul monomer dinyatakan dengan CH2=CHX maka tahap pemicuan dapat digambarkan sebagai berikut. seperti dibenzoil peroksida dan azodiisobutironitril. Oleh karena pembawa rantai dapat berupa ion atau radikal bebas maka polimerisasi adisi digolongkan ke dalam polimerisasi radikal bebas dan polimerisasi ion. Polimerisasi Adisi Polimerisasi adisi terjadi dalam tiga tahap. seperti ditunjukkan pada Gambar 8. Zat pemicu berupa senyawa peroksida. perambatan. Pembentukan Polimer Carothers. seperti etena. 1) Radikal Bebas Radikal bebas biasanya dibentuk melalui penguraian zat kurang stabil dengan energi tertentu. Polietilen adalah contoh homopolimer. Kopolimer teratur mengandung satuan berulang yang bergantian secara teratur.2. Gambar 8.3 Beberapa model kopolimer Kata Kunci • • • • • • • Monomer Polimer termoset Polimer termoplastik Homopolimer Kopolimer Polimerisasi adisi Polimerisasi kondensasi 3. Penyebab reaksi rantai dapat berupa radikal bebas atau ion. Polimerisasi adisi melibatkan reaksi rantai. Kopolimer blok terjadi dalam blok-blok tertentu dengan panjang berbeda. yaitu pemicuan. Adapun kopolimer adalah polimer yang dibentuk oleh lebih dari satu jenis monomer. a. Polimerisasi adisi terjadi pada senya a yang memiliki ikatan rangkap. Kopolimer random mengandung satuan berulang secara acak. Kopolimer cangkok mempunyai rantai satu satuan berulang yang dicangkokkan pada rantai utama polimer lain. CH3 → CH2=CH2 + CH2=CH–CH3 ⎯⎯ [(–CH2–CH2–)x (–CH2–CH–)y] [–A–B–B–A–B–B–B–B–A–A–] Kopolimer acak [–A–B–A–B–A–B–A–B–A–B–] Kopolimer beraturan [–A–A–A–B–B–B–A–A–A–B–] Kopolimer blok [–A–A–A–A–A–A–A–A-A–A–] B B–B–B–B–B–B– Kopolimer cangkok Kopolimer dapat digolongkan kembali berdasarkan pada cara momoner disusun sepanjang rantai polimer. ada juga kopolimer cangkok baik random maupun teratur. Homopolimer dan Kopolimer Homopolimer adalah polimer yang tersusun dari monomer yang sama (tunggal). Ada kopolimer blok.

tahap pemicuan dapat digambarkan sebagai berikut. Polimerisasi radikal bebas memerlukan energi atau suhu tinggi. H H3C C X ++ → H2C = CHX ⎯⎯ H H H2 H2 C C C C+ X X 224 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .Sumber: Chemistry: The Central Science. Dalam polimerisasi kation.5 Pada kemasan plastik biasanya terdapat simbol di bagian bawahnya. Kuinon dapat bertindak sebagai zat penghambat bagi banyak sistem polimerisasi sebab kuinon bereaksi dengan radikal bebas menghasilkan radikal yang mantap akibat resonansi. CH2X – O – O– Sekilas Kimia Nilon Nilon merupakan suatu jenis polimer sintetik yang diciptakan pada 1935 oleh Wallace Carothers di DuPont. SnCl4. stoking sulit diperoleh hingga Perang Dunia II berakhir. Dalam hal ini. Misalnya. Penghambat bereaksi dengan radikal bebas ketika radikal bebas terbentuk. Polimerisasi tidak akan berlanjut sebelum seluruh zat penghambat habis terpakai. Oleh karenanya. 2000 Laju polimerisasi dapat dikendalikan dengan menggunakan zat penghambat (inhibitor) dan pelambat (retarder). 2) Polimerisasi Ionik Polimerisasi adisi dapat terjadi melalui mekanisme yang tidak melibatkan radikal bebas. Tabel 8. Radikal bebas yang mantap ini tidak dapat memicu polimerisasi lebih lanjut. H → HA + H2C = CHX ⎯⎯ H3C C + + A– X HA adalah molekul asam. TiCl4.1 Nomor 1 2 3 4 5 6 Beberapa Singkatan Polimer Singkatan PET HDPE PVC LDPE PP PS Polimer Polyethyleneterephthalate High density polyethylene Polyvinyl chloride o density polyethylene Polypropylene Polystyrene Perambatan berupa adisi monomer terhadap ion karbonium. air. Polimerisasi kation terjadi pada monomer yang memiliki gugus yang mudah melepaskan elektron. polimerisasi 2–metilpropena berlangsung optimum pada –100oC dengan adanya katalis BF3 atau AlCl3. pembawa rantai dapat berupa ion karbonium (polimerisasi kation) atau ion karbanion (polimerisasi anion). Persamaannya: R → CH2 – CHX• + O2 ⎯⎯ R – CH2 Gambar 8. simbol tersebut menunjukkan komposisi polimernya. Produk pertama adalah sikat gigi berbulu nilon (1938). prosesnya hampir sama dengan perambatan pada radikal bebas. H2SO4. Nilon tersusun atas monomer yang dihubungkan dengan ikatan peptida (ikatan amida) dan sering diistilahkan dengan poliamida (PA). Nilon digunakan sebagai bahan parasut setelah Amerika Serikat memasuki Perang Dunia II (1941). Dalam polimerisasi yang dikatalis oleh asam. dan asam kuat lainnya. proton dialihkan dari asam ke monomer sehingga menghasilkan ion karbonium (C+). H2SO4. dilanjutkan dengan stoking untuk wanita pada 1940. Gas ini kurang reaktif dibandingkan dengan penghambat. seperti AlCl3. BF3. seperti HCl. Katalis untuk reaksi ini adalah asam Lewis. Pada tahap pemicuan. Nilon merupakan polimer pertama yang sukses secara komersial dan merupakan serat sintetik pertama yang dibuat seluruhnya dari bahan anorganik (batu bara. dan udara). dan HClO4. Cara kerja zat pelambat adalah melalui persaingan dengan monomer untuk bereaksi dengan radikal bebas sehingga laju polimerisasi menurun. sebaliknya polimerisasi kation paling baik dilakukan pada suhu rendah. Zat pelambat yang biasa digunakan adalah gas oksigen. monomer pembawa rantai adalah ion karbonium.

Proses paling sederhana adalah penggabungan ion karbonium dan anion pasangannya (disebut ion lawan). H2N + H2C – X Perambatan merupakan adisi monomer pada karbanion yang dihasilkan. O C HO O HO (CH2)4 C + OH CH2 CH2 OH HO O C (CH2)4 C O Kata Kunci • • • Laju polimerisasi Polimerisasi radikal bebas Polimerisasi ionik OH O CH2 CH2 + H2O Makromolekul 225 . Reaksi esterifikasi akan berhenti. jika setiap molekul pereaksi mengandung dua atau lebih gugus fungsional maka reaksi berikutnya boleh jadi terbentuk. 2000 Gambar 8. reaksi antara dua monomer asam heksanadioat (asam adipat) dan etana–1. Polimerisasi Kondensasi Polimerisasi kondensasi melibatkan penggabungan molekul kecil membentuk molekul besar melalui reaksi kondensasi. sebab tidak ada gugus fungsi lagi yang dapat membentuk polimer. Dalam hal ini. Contohnya adalah kalium amida (KNH2) yang dalam pelarut amonia cair dapat mempercepat polimerisasi monomer CH2=CHX dalam amonia. H H H2 → C ⎯⎯ H2N C C:X Sumber: Chemistry: The Central Science. Seperti polimerisasi kation. karbon dioksida.Pengakhiran rantai dapat terjadi melalui berbagai proses. dan feniletena (stirena). Misalnya.6 Petugas pemadam kebakaran selalu memakai pakaian tahan api yang terbuat dari polimer. dan amida logam alkali. aril. b. jika terdapat sedikit air. alkil. akan terbentuk ester etil asetat disertai penyingkiran molekul air. Kalium amida akan terionisasi kuat sehingga pemicuan dapat berlangsung seperti berikut. yaitu: H H2 H2N C C:. monomer pembawa rantai adalah yang memiliki gugus dengan keelektronegatifan tinggi. 2–metilpropenoat (metil metakrilat). seperti propenitril (akrilonitril). monomer pembawa rantai adalah suatu karbanion (C–). H H H2 H2 → C C C C+ + A– ⎯⎯ X X H H2 C C X H H2 C C X A Dalam polimerisasi anion. Katalis yang dapat dipakai adalah logam alkali. atau alkohol akan mengakhiri pertumbuhan rantai.2–diol (etilen glikol). Namun demikian. Namun demikian. reaksi polimerisasi anion optimum pada suhu rendah.+ H2C H H H2 → C ⎯⎯ H2N C C H2 C H C:- X X X X Proses pengakhiran pada polimerisasi anion tidak begitu jelas seperti pada polimerisasi kation sebab penggabungan rantai anion dengan ion lawan (K+) tidak terjadi. Jika etanol dan asam asetat dipanaskan dengan sedikit asam sulfat pekat.

O O O O O O O n c. Monomer apa yang digunakan untuk membuat polimer berikut? Sebutkan jenis polimerisasinya? a. b. CH3 HO C CH3 NaOH → + COCl2 ⎯⎯⎯ Polikarbonat + NaCl + H2O Katalis OH b. polimer bercabang dengan rantai samping pendek). F F F F F F n 2. CH3 H2 C CH3 H2 C CH3 n Fenol digunakan untuk menghentikan pertumbuhan polimer. reaksi dapat dihentikan dengan cara didinginkan. Cara menghentikan reaksi yang lebih kekal adalah dengan menggunakan penghentian ujung. Polikarbonat merupakan polimer termoplastik yang digunakan dalam lensa kacamata plastik. senyawa apa lagi yang dapat digunakan? Tes Kompetensi Subbab 1. Massa molekul bertambah secara bertahap dan waktu reaksi sangat lama jika diharapkan massa molekul polimer yang terbentuk sangat besar. Sebutkan jenis polimerisasinya: adisi atau kondensasi? 226 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Polimer yang terbentuk mengandung satuan berulang (–OCH2–CH2– OOHCH–(CH2)4–CO–). penambahan sedikit asam asetat pada reaksi pertumbuhan polimer. sekali asam itu bereaksi dengan ujung rantai yang sedang tumbuh maka tidak akan terjadi lagi reaksi lebih lanjut. Polimerisasi berlangsung terus sampai tidak ada lagi gugus fungsi yang dapat membentuk polimer. Misalnya.92 g cm–3. A 3. polimerisasi yang sedang berlangsung dapat dikendalikan. Persamaan reaksinya: Kerjakanlah di dalam buku latihan. Bagaimana struktur dari kedua polimer ini? Jelaskan. Gambarkan struktur rantai polikarbonat yang terbentuk dari reaksi di atas. a. Pada polimerisasi kondensasi tidak terjadi pengakhiran. reaksi berikutnya dengan monomer dapat terjadi. Namun demikian. polimer linear) dan polietilen kerapatan rendah (0. tetapi polimerisasi dapat mulai lagi jika suhu dinaikkan. Oleh karenanya. Ada dua jenis polietilen. Jadi. Jadi.Dapat dilihat bahwa hasil reaksi masih mengandung dua gugus fungsional. Selain dengan asam asetat. polimerisasi kondensasi berbeda dengan polimerisasi adisi. yaitu polietilen massa jenis tinggi (0. Kegiatan Inkuiri Tuliskan persamaan reaksi untuk menghentikan pertumbuhan polimer dari reaksi asam adipat dan etilen glikol menggunakan asam asetat. Oleh karena asam asetat bergugus fungsional tunggal. Misalnya. baik pada ujung hidroksil maupun pada ujung karboksil. reaksi polimerisasi dapat dikendalikan dengan mengubah suhu. Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol (BPA) dan fosgen (COCl2).94 g cm–3.

Ribosa. c. Cermin Sumber: Botany. Suatu monosakarida tidak hanya dibedakan berdasarkan gugus fungsinya. galaktosa. suatu monosakarida dengan tiga atom karbon. Karbohidrat didefinisikan sebagai senya a polihidroksialdehid atau polihidroksi-keton dan turunannya. penta–. a. Berdasarkan jumlah atom karbon. Glukosa. monosakarida digolongkan ke dalam tri–. dan liksosa merupakan suatu pentosa. arabinosa. b. Energi matahari nCO2(g) + mH2O( ) ⎯⎯⎯⎯⎯ Cn(H2O)m + nO2 → Pengubahan energi matahari menjadi energi kimia dalam biomolekul menjadikan karbohidrat sebagai sumber utama energi metabolit untuk organisme hidup. Monosakarida Monosakarida merupakan sakarida paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi molekul lebih sederhana secara hidrolisis. Monosakarida paling sederhana adalah gliseraldehida (suatu aldosa) dan isomernya adalah dihidroksiaseton (suatu ketosa). seperti berikut ini. monosakarida yang mengandung gugus aldehid disebut aldosa (aldehid dan -osa). manosa. Contohnya adalah triosa. Berdasarkan gugus fungsi. Karbohidrat Karbohidrat merupakan makromolekul yang paling banyak ditemukan di alam dengan rumus umum Cn(H2O)m. khususnya –gliseraldehida. dan fruktosa merupakan suatu heksosa. Semua monosakarida lain dianggap sebagai turunan dari triosa. tetra–. tetapi juga dapat dibedakan dari jumlah atom karbonnya. 1. Karbohidrat digolongkan ke dalam monosakarida. xilosa. sedangkan monosakarida yang mengandung gugus keton disebut ketosa (keton dan -osa). Treosa dan eritrosa merupakan suatu tetrosa. dan heksa–. Makromolekul 227 . oligosakarida.7 Proses fotosintesis yang terjadi pada daun menghasilkan karbohidrat.B. 1997 Gambar 8. Karbohidrat terbentuk pada proses fotosintesis dengan bantuan energi matahari. O C H H C O H C OH HO CH2 HO C H H2C OH Kata Kunci • • Polihidroksi aldehid Polihidroksi keton D-gliseraldehid L-gliseraldehid Beberapa monosakarida ditunjukkan berdasarkan jumlah atom karbon. dan polisakarida.

Adapun ketosa seperti fruktosa membentuk cincin furanosa lingkar lima.CHO H OH CH2OH D-gliseradehid CHO H OH H OH CH2OH D-eritrosa CHO OH H H OH CH2OH D-treosa H H H CHO OH OH OH CH2OH D-ribosa OH H H CHO H OH OH CH2OH H HO H CHO OH H OH CH2OH OH OH H CHO H H OH CH2OH D-arabinosa D-xilosa D-liksosa H H H H CHO CHO CHO CHO OH OH H OH HO H H H OH HO HO H OH H H OH H OH OH H OH H OH H OH OH H OH CH2OH CH2OH CH2OH CH2OH D-altrosa D-glukosa D-manosa H H HO H CHO CHO OH HO H H OH OH HO H H H OH OH CH2OH CH2OH D-idosa H HO HO H CHO CHO OH HO H HO H H H HO H H OH OH CH2OH CH2OH D-talosa D-alosa D-gulosa D-galaktosa Gambar 8. Kedua isomer tersebut dikenal 228 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Suatu aldosa seperti glukosa membentuk cincin piranosa lingkar enam.8 Penggolongan monosakarida berdasarkan jumlah atom karbonnya Struktur molekul monosakarida ditulis berdasarkan pengajuan dari Emil Fischer. Kerangka karbon digambarkan secara siklik. gugus –OH dituliskan ke arah kanan untuk –isomer atau ke arah kiri untuk –isomer. Gambar 8.9 Glukosa membentuk cincin enam glukopiranosa. Dua isomer berbeda pada gugus –OH yang terikat pada atom C1. Gugus aldehid atau keton diarahkan ke atas dan gugus –OH terakhir diarahkan ke bawah atau ke atas. Pada struktur linear.

2. atau 6 pada monosakarida yang lain. Keduanya berbeda pada atom karbon pertama (C1) dalam hal posisi gugus –OH. Fruktosa yang terdapat pada buah-buahan dan madu merupakan monosakarida. Makromolekul 229 . Oligosakarida dan Polisakarida Dua atau lebih monosakarida bergabung membentuk suatu senyawa dinamakan oligosakarida. dan glikogen. akan terjadi peristiwa yang disebut mutarotasi. pati. Ikatan yang menghubungkan kedua monosakarida itu disebut ikatan glikosida. tetapi umumnya sampai delapan monomer. Disakarida terdiri atas dua monosakarida. Di antara semua sakarida. Orang yang berpenyakit diabetes tidak dapat mengasimilasi dan mengeliminasi glukosa melalui ginjal. dibentuk dengan cara kondensasi gugus hidroksil pada atom karbon nomor satu dengan gugus hidroksil dari salah satu atom karbon nomor 2.sebagai bentuk alfa (a ) dan bentuk beta (b). yaitu rotasi optik dengan nilai yang khas untuk setiap sakarida. Dalam medis. glukosa sering disebut gula darah sebab glukosa diketahui dalam aliran darah cukup melimpah. memiliki rumus molekul sama seperti glukosa. Jika suatu sakarida dilarutkan dalam air. 4.10 Fruktosa melangsungkan reaksi reversibel menghasilkan bentuk isomer a dan isomer b dari cincin lima fruktofuranosa. ditemukan menyatu dengan glukosa dalam bentuk disakarida. Jumlah maksimum monomer yang tergolong oligosakarida tidak pasti. Fruktosa dua kali lebih manis dibandingkan dengan sukrosa dengan berat yang sama. tetapi mengandung keton sebagai gugus fungsionalnya. Kata Kunci • • Mutarotasi Ikatan glikosida Gambar 8. Glukosa (C6H12O6) dinamakan juga dekstrosa adalah komponen dari polisakarida seperti selulosa. Peristiwa mutarotasi disebabkan perubahan bentuk dari isomer a menjadi isomer b atau sebaliknya. fruktosa paling manis. Jika dalam 100 mL urine terdapat sekitar 8 – 10 g glukosa maka dapat diduga orang itu berpenyakit diabetes. Darah manusia normal mengandung sekitar 1 g L–1. Fruktosa disebut juga levulosa atau gula buah.

pati. Fruktosa Glukosa Sukrosa Mahir Menjawab Hidrolisis suatu disakarida menghasilkan glukosa dan fruktosa. Disakarida tersebut adalah . sukrosa D. 230 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . jembatan oksigen terbentuk antara atom karbon nomor 1 dan atom karbon nomor 4 dari –glukosa lain. substitution of formalin. fruktosa H2O ⎯⎯ glukosa + → glukosa ⎯⎯ galaktosa → H2O + glukosa Jadi. A. Polisakarida nutrien berperan sebagai sumber cadangan monosakarida. disakarida tersebut adalah sukrosa. 3. Maltosa adalah disakarida yang dibangun dari dua glukosa. Ikatan yang terbentuk dinamakan ikatan 1 → 4 glikosida. selulosa C. dinamakan sukrosa atau gula tebu. terdiri dari satuan glukosa berikatan → dan → .4-glikosida b. maltosa Pembahasan Disakarida dan hasil reaksi hidrolisis: 1. Dalam maltosa. Pada manusia dan vertebrata. Nowadays.. Fruktosa dan glukosa juga dapat membentuk suatu disakarida. dari beberapa ratus sampai ribuan unit glukosa. Polisakarida yang termasuk golongan ini adalah selulosa (ditemukan dalam dinding sel tanaman). atau bundel yang merupakan rantai tersendiri. Polisakarida yang termasuk golongan ini adalah paramilum. dan glikogen. juga protozoa dan bakteri. kondroitin. useful of kitosan has been testing as presertive for the food. which has potentially as poison. laktosa terbentuk dari –galaktosa dan –glukosa. yaitu polisakarida struktural dan polisakarida nutrien. Dalam dinding sel tanaman. Polisakarida struktural berfungsi sebagai pembangun komponen organel sel dan sebagai unsur pendukung intrasel.11 Struktur molekul selulosa. laktosa B. galaktosa E. dan asam hialuronat. sejumlah besar selulosa bergabung membentuk rantai silang. terbentuk dari monomer b– –glukosa melalui ikatan b(1 → 4) glikosida. pengganti formalin yang berpotensi sebagai racun.. Adapun. glikogen ditemukan dalam hati dan otot. 2. Selulosa merupakan polimer tidak bercabang. Panjang rantai beragam. serabut paralel. a. Glikogen Glikogen adalah homopolisakarida nutrien bercabang. (C) UNAS 2005–2006 Gambar 8.Catatan Note Saat ini kitosan sedang diuji kegunaannya sebagai pengawet pada makanan. Polisakarida dapat digolongkan ke dalam dua kelompok besar secara fungsional. kitosan. Selulosa Selulosa merupakan polisakarida yang banyak dijumpai dalam dinding sel tanaman. terdiri atas monomer b-D-glukosa melalui ikatan b-1.. Sukrosa Maltosa Laktosa H2O ⎯⎯ glukosa + → Polisakarida terdiri atas rantai monosakarida. Glikogen umumnya ditemukan dalam hampir semua sel hewan. yang merupakan karbohidrat cadangan.

Intensitas warna biru yang dihasilkan bergantung pada kandungan amilosa yang terdapat dalam pati.13 (a) Struktur heliks dari amilum (b) Ikatan a -1.12 Sapi dapat mencerna rumput sebab memiliki enzim selulose yang dapat memutuskan ikatan b-glikosida pada selulosa.org Gambar 8. dan tumbuhan lain yang banyak mengandung pati memiliki kandungan amilopektin 75–80% dan amilosa 20–25%. Jika pati direaksikan dengan iodium akan muncul warna biru terang. c. Jumlah kedua polisakarida ini berbeda bergantung pada jenis pati. strukturnya menyerupai pohon. Perhatikan Gambar 8.4-glikosida (c) Kompleks pati-iodin (c) Sumber: Chemistry: The Central Science. Pada titik percabangan membentuk ikatan 1 → 6. Pati selalu terdapat dalam sel tumbuhan berbentuk granula. pati memiliki kesamaan dengan glikogen (glikogen disebut pati hewan). jagung. Dalam beberapa hal. Pati (Amilum) Pati adalah polisakarida nutrien yang ditemukan dalam sel tanaman dan beberapa mikroorganisme. Granula pati mengandung campuran dari dua polisakarida berbeda.Glikogen tersusun dari jutaan glikosil yang terikat dengan ikatan 1 → 4 glikosida membentuk rantai panjang. Sumber: wikipedia. Komponen amilosa pati merupakan polisakarida tak bercabang terdiri atas glukosa dan ribuan satuan glikosil yang terikat pada 1. 2000 Makromolekul 231 . Jadi. bentuk ini berdiameter beberapa mikron.13.4– glikosida. (a) (b) Gambar 8. Pada kentang. Rantai polisakarida ini membentuk untai heliks. amilosa dan amilopektin. Hal ini disebabkan terjadinya koordinasi antara ion iodida di antara heliks.

Beberapa sifat kimia karbohidrat dapat digunakan untuk mengidentifikasi senyawa karbohidrat. c. senyawa ini dapat mereduksi Fehling. bergantung pada konsentrasi karbohidrat. terutama dalam suasana basa. Pereaksi Benedict banyak digunakan untuk uji glukosa dalam urine dibandingkan pereaksi Fehling. 5. Sifat reduktor ini disebabkan oleh adanya gugus aldehida atau keton bebas dalam molekul karbohidrat. a. Tuliskan rumus struktur –glukosa dalam bentuk linear dan rumus proyeksinya menurut Fischer. Senyawa apakah yang terdapat dalam urine yang positif terhadap tes Benedict? Golongan senyawa apakah yang memberikan hasil positif terhadap tes Molisch? Apakah perbedaan antara pereaksi Barfoed dan Benedict? Dapatkah pereaksi Barfoed digunakan untuk membedakan fruktosa dengan sukrosa? Kerjakanlah di dalam buku latihan. selanjutnya diendapkan sebagai Cu2O. ion Cu2+ direduksi menjadi ion Cu+. Jika pereaksi ini ditambahkan ke dalam larutan glukosa.14 Uji glukosa dengan Fehling b. dan keton. 3. Tes Benedict Tes Benedict adalah larutan tembaga( ) sulfat. Tes Fehling Pereaksi Fehling terdiri atas dua macam larutan. seperti gugus hidroksi.3. dan sukrosa.14).bw Gambar 8.uni-regensburg. Identifikasi Karbohidrat Sifat-sifat kimia karbohidrat berhubungan dengan gugus fungsi yang terdapat dalam molekul. a. Dalam identifikasi karbohidrat.15 Cincin warna ungu terbentuk ketika karbohidrat direaksikan dengan pereaksi Molisch. yaitu larutan ehling A dan ehling . Kedua macam larutan ini disimpan secara terpisah dan dicampur ketika akan digunakan (lihat Gambar 8. kuning atau merah bata. Tuliskan produk dari reaksi hidrolisis senyawa berikut.com Gambar 8. panas Selulosa ⎯⎯⎯⎯ → 232 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Endapan yang terbentuk dapat berwarna hijau. tetapi dengan pereaksi Benedict tidak terjadi reduksi. aldehid. 2. B 4. 6. Dalam suasana basa diendapkan sebagai Cu2O. natrium karbonat dan natrium sitrat. Cincin warna ungu Sumber: www. → Cu2+ + Karbohidrat ⎯⎯ Cu+ → 2Cu+ + 2OH– ⎯⎯ Cu2O(s) + H2O Endapan merah bata Sumber: www. 7. Glukosa dapat mereduksi ion Cu2+ dari tembaga(II) sulfat menjadi ion Cu+. Sebutkan monomer dari laktosa. H+ Glikogen ⎯⎯⎯⎯ → H 2 O. Pada batas antara kedua lapisan itu terbentuk cincin warna ungu akibat terjadi reaksi kondensasi antara a–naftol dan furfural (furfural terbentuk akibat dehidrasi glukosa oleh H2SO4). Monosakarida dan beberapa disakarida memiliki sifat reduktor.olgastift. Tes Molisch Tes Molisch terdiri atas larutan a –naftol dalam alkohol. H 2 O. Tes Kompetensi Subbab 1. Larutan Fehling A adalah larutan CuSO4. b. kemudian ditambah H2SO4 pekat maka akan terbentuk dua lapisan zat cair (lihat Gambar 8.15). Jika dalam urine terdapat asam urat atau kreatinin. maltosa.s. sedangkan Fehling B adalah larutan kalium-natrium-tartrat dan NaOH dalam air.

Huruf akhir dari nama asam amino yang disatukan diganti dengan huruf l’. Rantai samping menentukan sifat-sifat asam amino. Cu2+. nama dipeptidanya adalah alanilglisin. O H2N H C R1 C OH + H H N CH R2 O C OH H2N H C R1 Ikatan peptida O C H N CH R2 O C OH Reaksi tersebut merupakan contoh dipeptida. Struktur umum asam amino ditunjukkan pada Gambar 8. yaitu ikatan C–N hasil reaksi kondensasi antara gugus karboksil dengan gugus amino dari asam amino lain. yaitu molekul yang dibentuk melalui ikatan peptida dari dua asam amino. atau rantai samping. Kata Kunci • • Asam amino Ikatan peptida H H 2N – C – C H Glisin (Gly) O OH CH3 H 2N – C – C H Alanin (Ala) CH2 O OH H2C CH2 O N–C – C OH H Prolin (Pro) H3C CH3 CH O OH H 2N – C – C H Valin (Val) Makromolekul 233 . Setiap asam amino berbeda dalam hal gugus R. Protein Protein adalah polimer biologi yang tersusun atas molekul-molekul kecil (asam amino). Perhatikan reaksi kondensasi berikut. jika alanin dan glisin menjadi dipeptida. Rentang massa molekul protein berkisar dari 6. Selain tersusun atas asam amino. Penamaan dipeptida atau tripeptida disesusaikan dengan nama asam amino yang berikatan. Contoh. H H2N C C O OH Gambar 8.16. Asam amino disebut juga asam a –amino yang merupakan monomer dari protein (polipeptida). Suatu polipeptida (protein) adalah polimer yang dibentuk oleh sejumlah besar asam amino melalui ikatan peptida membentuk rantai polimer. asam-asam amino diikat bersama melalui ikatan peptida. 1. Zn2+. banyak protein juga mengandung komponen lain seperti ion logam (misalnya Fe2+.16 Struktur umum asam amino a R Di dalam protein.000 hingga puluhan ribu.C. Asam Amino Asam amino adalah molekul yang mengandung gugus amino (–NH2) dan gugus karboksil (–COOH). dan Mg2+) atau mengandung molekul organik kompleks. biasanya turunan dari vitamin. Terdapat 20 macam asam amino yang ditemukan pada protein.

Sembilan dari asam amino bersifat nonpolar dan asam amino lainnya bersifat polar sehingga dapat terionisasi atau membentuk ikatan hidrogen dengan asam amino lain atau dengan air.CH3 S CH2 CH2 H 2N – C – C H O OH NH C = CH CH2 H2N – C – C H O OH H3C CH3 CH CH2 H 2N – C – C H O OH CH2 H 2N – C – C H O OH Metionin (Met) Triptofan (Trp) Leusin (Leu) Fenilalanin (Phe) O O C CH2 H 2N – C – C H O OH NH2 H3C OH CH OH O OH CH2 H2N – C – C H O OH C NH2 CH2 CH2 O OH H 2N – C – C H H 2N – C – C H Asparagin (Asn) Treonin (Thr) Serin (Ser) Glutamin (Gln) H2N OH HC – N CH C – NH CH2 H 2N – C – C H O OH CH2 H 2N – C – C H O OH C NH NH2 CH2 C2H4 O OH CH2 H 2N – C – C H O OH NH C2H4 CH2 H 2N – C – C H Tirosin (Tyr) Histidin (His) Arginin (Arg) Lisin (Lys) O O C CH2 H 2N – C – C H O OH OH C OH CH2 CH2 O OH SH O OH CH2 H 2N – C – C H O OH H3C CH3 CH H2N – C – C H H 2N – C – C H Asam aspartat (Asp) Asam glutamat (Glu) Valin (Val) Sistein (Cys) Nama-nama asam amino lebih dikenal dengan nama trivial daripada nama sistematisnya (IUPAC) sebab lebih sederhana dan mudah diingat. Terdapat sepuluh macam asam amino esensial (asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh dan tidak dapat 234 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Singkatan nama asam amino diambil tiga huruf dari nama asam amino.

Lalanin dan D-alanin pada cermin tampak sama. kecuali glisin mempunyai atom karbon tidak simetris (kiral). Oleh karena asam amino mengandung gugus amino dan gugus karboksil. seperti a –heliks dan b– sheet. jika pemutaran bidang cahaya ke kanan dinamakan de trorotary (d) atau (+). yaitu atom karbon alfa yang mengikat empat macam gugus. leusin. histidin. sekunder.20 Struktur primer dari protein Makromolekul 235 . HCO2 H NH2 Gambar 8. disebut juga sebagai senyawa optis aktif. Senyawa yang memiliki isomeri optis dinamakan isomer optis atau stereoisomer. yaitu atom karbon yang keempat valensinya mengikat atom atau gugus berbeda.com Gambar 8. Atom karbon tidak simetris dalam asam amino. tersier. dan gugus R. dan arginin (hanya diperlukan oleh anak-anak yang sedang tumbuh). Asam amino tidak simetris memiliki dua bentuk isomeri. Dalam struktur ini tidak terjadi antaraksi. Perhatikan Gambar 8.19.17 2. akibat adanya ikatan hidrogen di antara gugus-gugus polar dari asam amino dalam rantai protein. Struktur sekunder adalah struktur dua dimensi dari protein. fenilalanin. 2000 Telur mengandung protein tinggi O C R Q P Gambar 8.18 Atom karbon kiral (keempat valensinya mengikat gugus berbeda). di mana sifat fisika dan kimia mirip. treonin. atom hidrogen. Pada struktur ini terjadi lipatan (folding) beraturan. yaitu valin. yaitu struktur primer. dan kuarterner. triftofan. Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri. Gambar 8. 3. seperti gugus karboksil. baik dengan rantai protein yang lain maupun di antara asam amino dalam rantai protein itu sendiri. Kesepuluh asam amino tersebut. Cermin HCO2 H NH2 CH3 L-alanin CH3 D-alanin Sumber: Chemistry: The Central Science. Struktur dan Bentuk Protein Struktur protein dapat dikelompokkan menjadi empat golongan. Keadaan ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi asam amino dalam protein.5 Sumber: www. Struktur primer adalah struktur linear dari rantai protein.disintesis oleh tubuh.gourmetsleuth. metionin. semua asam amino akan memberikan reaksi positif dari kedua gugus ini. isoleusin. tetapi harus dikonsumsi dari makanan).19 Alanin memiliki atom C kiral. kecuali kemampuan membedakan arah putar bidang polarisasi. Sifat Asam Amino Hampir semua asam amino. Tabel 8. disebut isomeri levorotary (l) atau (–). lisin. seperti tangan kiri dan tangan kanan yang berhadapan. gugus amino.2 Unsur Persentase (%) Komposisi Unsur dalam Kuning Telur C 50–55 H 7–8 N 15–19 O 19–24 S 0–2.

236 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . tetapi beberapa rantai protein bergabung membentuk seperti bola.21 Struktur sekunder protein (a) Struktur a -heliks dari protein (b) Struktur b-sheet dari protein (a) (b) Sumber: Chemistry: The Central Science. Sampai tahun 1980-an telah ditemukan lebih dari 2.000 macam enzim.Gambar 8. dan antaraksi gugus nonpolar. juga terjadi antaraksi antarrantai protein baik melalui antaraksi polar. protein kontraktil. sebagai gugus pembawa oksigen. masing-masing memiliki kemampuan khusus dalam mengkatalisis reaksi kimia. b1.22 (a) Struktur tersier dari protein (b) Struktur kuarterner dari protein hemoglobin dengan empat subunit (a 1. CH2COOH Gambar 8. a 2. Enzim adalah jenis protein yang memiliki sifat sangat beragam. Dalam struktur ini. protein membentuk molekul kompleks. protein transport. tidak terbatas hanya pada satu rantai protein. 1997 Kata Kunci • • Stereoisomer Antaraksi van der Waals Struktur tersier merupakan struktur tiga dimensi sederhana dari rantai protein. dan protein pertahanan. Jenis dan Fungsi Protein Oleh karena protein memiliki keanekaragaman sangat tinggi maka protein digolongkan berdasarkan sifat dan fungsinya. nonpolar. b2) a2 CH3 CH H3C N H2C CH2 COOH CH2 CH3 HC N Fe N N CH CH CH2 CH CH2 CH CH3 a1 (b) Sumber: Biology: Exploring Life. Dalam struktur ini. seperti protein sebagai enzim. selain terjadi folding membentuk struktur a – heliks dan b–sheet. protein bahan makanan. The Molecular Science. b2 b1 Gambar 8.23 Struktur hemin yang terdapat pada hemoglobin. Struktur tertinggi dari protein adalah struktur kuarterner. 2000. 1994 (a) 4. gaya van der Waals. Hampir seluruh reaksi kimia dalam sel makhluk hidup dikatalisis oleh enzim. protein struktural. Contoh dari struktur ini adalah molekul Hemoglobin. tersusun dari empat subunit rantai protein. maupun van der Waals. Enzim berperan sebagai katalisis untuk berbagai reaksi biokimia. pada struktur kuartener molekul protein di samping memiliki ikatan hidrogen. protein regulator. Jadi. tetapi spesifik. juga terjadi antaraksi van der Waals dan antaraksi gugus nonpolar yang mendorong terjadi lipatan.

untuk memberikan kekuatan dan proteksi sel. yakni asam amino siklik yang meliputi prolin dan oksiprolin. Beberapa protein berfungsi menjaga serangan organisme lain. Beberapa protein dalam sel dan organisme mempunyai fungsi untuk kontraksi. Tubulin adalah protein pembentuk mikrotubul yang merupakan komponen penting pada flagela dan silia untuk bergerak. Immunoglobin atau antibodi merupakan protein khusus yang dibuat oleh jaringan limfosit untuk mengenali dan mengendapkan atau menetralkan bakteri. Beberapa protein berfungsi sebagai serabut atau pelindung. atau protein asing dari jenis lain.bairnet.org Fischer memberikan kontribusi yang besar bagi ilmu pengetahuan. protein digunakan untuk pertumbuhan embrio tanaman. Hemoglobin dalam sel darah merah mengikat oksigen pada saat darah memasuki paruparu dan membawanya ke jaringan periferal. Albumin adalah protein utama dalam putih telur. Kulit merupakan protein kolagen. dan nutrien lain melewati membran sel. Fischer juga meneliti sintesis protein melalui perolehan berbagai asam amino yang memiliki struktur optis aktif.Protein transport dalam plasma darah mengikat dan membawa molekul atau ion tertentu dari satu organ ke organ lain. khususnya tentang protein. Kasein merupakan protein terbesar dalam air susu.24 Labah-labah sedang merajut protein dalam bentuk serat.com Plasma darah mengandung lipoprotein yang membawa lipid dari hati ke organ lain. Protein yang terdapat pada membran sel juga merupakan protein transpor. Fibrinogen dan trombin merupakan protein yang bertanggung jawab terhadap pembekuan darah. virus. Contohnya dalam biji-bijian. Komponen utama dari jaringan tendon dan kartilago merupakan protein serat kolagen yang memiliki kekuatan atau kekenyalan tinggi. asam amino. Komponen utama sutra dan jaring labah-labah merupakan protein fibroin. Contohnya. Kata Kunci • • • • • • Protein transport Protein bahan makanan Protein kontraktil Protein struktural Protein regulator Protein pertahanan Makromolekul 237 . Sekilas Kimia Hermann Emil Fischer (1852–1919) Sumber: www. disebut keratin. Dia berjasa dalam penemuan asam amino golongan baru. Rambut dan kuku mengandung protein yang tidak larut dalam air. Semua protein tersebut merupakan protein bahan makanan. Gambar 8. Pada jaringan tersebut oksigen dilepaskan untuk proses oksidasi bahan makanan. protein aktin atau miosin merupakan protein serabut yang berfungsi kontraksi otot. Sebagian protein dalam sel tersimpan dalam bentuk bahan makanan. Sumber: nobelpriza. berfungsi mentransportasikan glukosa.

dan triptofan. Pada suhu tinggi struktur protein akan rusak. maupun antaraksi hidrofob antargugus asam amino dalam rantai protein (lihat Gambar 8. kalor dapat memecahkan beberapa ikatan lemah. protein terdenaturasi secara perlahan akan melakukan renaturasi kembali ke dalam bentuk semula. dapat merusak. dapat memengaruhi ikatan ionik maupun ikatan hidrogen. Gugus fenil Gambar 8. Jika larutan HNO3 pekat dimasukkan ke dalam larutan protein secara hati-hati. Tes Hopkins-Cole Pereaksi Hopkins-cole dibuat dari asam oksalat dan serbuk magnesium dalam air.25).5. Hal ini dapat mengakibatkan suatu protein terlepas dari ikatannya.0 M. CH2 H 2N – C – C H O OH Fenilalanin Kata Kunci • • Denaturasi protein Renaturasi protein Pereaksi xantoprotein positif terhadap protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping fenil. gaya van der Waals. Peristiwa ini dinamakan denaturasi protein. fenilalanin. akan terbentuk endapan putih. Identifikasi Protein dan Asam Amino a.27 Triptofan memberikan hasil yang positif dengan tes Hopkins-cole karena mengandung gugus indol. Protein yang terdenaturasi dapat diubah kembali membentuk struktur semula.26 Kulit ikan terkena asam nitrat akan berwarna kuning. b. hal ini akibat adanya nitrasi. O H 2N – C – C OH H Triptofan 238 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . seperti asam amino tirosin. jika molekul protein masih larut dalam larutan urea. 6. Gugus indol NH C = CH CH2 Gambar 8. Gejala ini akibat nitrasi pada inti benzena yang terdapat dalam protein. dan berubah menjadi kuning jika dipanaskan. seperti ikatan hidrogen. baik ikatan hidrogen maupun antaraksi hidrofob. Jika protein dipanaskan. Tes Xantoprotein Pereaksi xantoprotein adalah larutan asam nitrat pekat. Pereaksi seperti larutan urea 8. Pereaksi ini positif terhadap protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping indol. Denaturasi dan Renaturasi Protein katan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. Jika sedikit demi sedikit konsentrasi urea diturunkan melalui proses dialisis.25 Zat putih telur sedang menjalani denaturasi. Sumber: Dokumentasi Penerbit Gambar 8. Pada akhirnya. Perubahan pH juga dapat merubah struktur protein sebab akan merubah muatan dari gugus rantai samping asam amino. seperti pada asam amino triptofan.

Sumber: iws. Jadi.Dalam pereaksi ini. c. OH Gugus fenol Gambar 8. Tes Millon Pereaksi Millon adalah campuran larutan raksa( ) nitrat dan raksa( ) nitrat dalam asam nitrat.28 CH2 H2N – C – C H Tirosin O OH Tirosin memberikan hasil yang positif dengan tes Millon karena mengandung gugus fenol. Kemudian. CuSO4 Pereaksi ini positif untuk protein yang mengandung asam amino dengan gugus samping senyawa fenol sebab terjadi reaksi antara senyawa raksa(II) dengan gugus hidroksifenil membentuk senyawa berwarna. asam oksalat direduksi menjadi asam glioksilat dengan bantuan katalis serbuk magnesium: Mg → HOOC – COOH ⎯⎯ HOOC – COH Asam oksalat Asam glioksilat Asam glioksilat yang terbentuk mengkondensasi asam amino triftofan membentuk senyawa berwarna. Gugus –S–S– pada sistein apabila direduksi terlebih dahulu dapat juga memberikan hasil positif. Setelah H2SO4 pekat dituangkan.ccccd. akan dihasilkan endapan putih yang dapat berubah menjadi merah akibat pemanasan. Tes Nitroprusida Natrium nitroprusida dalam larutan amonia akan menghasilkan warna merah dengan protein yang mempunyai gugus –SH bebas (merkapto). Gugus merkapto SH CH2 O OH H 2N – C – C H Sistein Makromolekul 239 . Tes Biuret Larutan protein memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi biuret. berwarna ungu e. protein yang mengandung sistein akan memberikan hasil positif.edu Gambar 8. Jika pereaksi Millon ditambahkan ke dalam larutan protein. NaOH d. larutan CuSO4 ditambahkan setetes demi setetes yang akan terbentuk warna ungu. Tes Biuret dilakukan dengan cara menuangkan larutan natrium hidroksida pekat ke dalam larutan protein. akan terbentuk dua lapisan dan beberapa saat kemudian terbentuk cincin ungu di antara batas kedua lapisan itu.29 Larutan protein memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi biuret dengan terbentuknya warna ungu. Protein yang mengandung tirosin akan memberikan hasil positif.

1. Pada dasarnya reaksi ini akan memberikan hasil positif jika terdapat gugus guanidin seperti arginin memberikan warna merah. 5.f. 2. Apakah yang dimaksud dengan atom karbon kiral? Tunjukkan atom karbon kiral pada asam amino alanin. Apa yang dimaksud dengan denaturasi dan renaturasi protein? Mengapa kelebihan CuSO4 harus dihindari dalam uji biuret? Jelaskan. 6. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan tripeptida dari asam amino alanin. Tes Sakaguchi Pereaksi yang digunakan adalah naftol dan natrium hipobromit. g. 7. 3. lisin. valin. Pereaksi Ninhidrin Pereaksi ninhidrin merupakan oksidator lemah. dan fenilalanin. dan metionin. 240 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . asam amino dapat bereaksi dengan ninhidrin sebagai berikut. Apakah nama tripeptida yang dibentuk dan tunjukkan mana ikatan peptidanya. Asam amino apakah yang positif terhadap pereaksi ninhidrin? Mengapa asam nitrat memberi warna kuning pada kulit kita? Kerjakanlah di dalam buku latihan. O HO OH → + R – CH – COOH ⎯⎯ H NH2 OH O Ninhidrin O + R COH + NH3 + CO2 O Hidrindantin Selanjutnya. ninhidrin bereaksi dengan hidrindantin dan amonia membentuk senyawa berwarna biru. O OH HO + OH O H O OH O Warna biru O O O N + 3H2O ⎯⎯ → Tes Kompetensi Subbab C 4. Jelaskan penggolongan protein berdasarkan struktur dan berdasarkan fungsinya.

Hopkin-cole. biuret. 4. protein digolongkan sebagai protein primer. Polimer alam yang umum dikenal adalah karbohidrat dan protein. bercabang. nutrien. 11. regulator.000 hingga 1. bergantung pada rantai samping (gugus R). Makromolekul 241 . dan Sakaguchi. protein berperan sebagai struktural. Protein dibangun oleh urutan reaksi kondensasi asamasam amino yang menghasilkan ikatan peptida sehingga protein disebut juga polipeptida. baik teratur maupun random.000. Beberapa pereaksi yang digunakan untuk identifikasi protein dan asam amino di antaranya adalah xantoprotein.000. 10. tersier dan kuarterner atau globular. 6. Pembangun protein adalah asam amino. 5. tersier. Gabungan monosakarida membentuk karbohidrat yang lebih kompleks. 8. 1. Karbohidrat berperan sebagai sumber energi instan dan sebagai penyusun dinding sel tumbuhan. sekunder. Struktur polimer dapat berupa struktur primer. Millon. transport. sekunder. sambung-silang. 7. yang dapat dibagi ke dalam kelompok polar dan nonpolar. Protein adalah golongan polimer alam dengan berat molekul berkisar dari 6. Polimer dapat dibentuk melalui reaksi polimerisasi adisi melalui mekanisme radikal bebas atau ionik dan dapat juga dibentuk melalui polimerisasi kondensasi yang melibatkan penyingkiran molekul kecil seperti air. 9. dan kuarterner. Menurut strukturnya.Rangkuman Beberapa senyawa makromolekul. katalis. 2. nitroprusida. 12. Bentuk polimer dapat berupa linear. 3. Menurut fungsinya. Bentuk struktur ini dipengaruhi oleh gugus samping dalam asam amino yang menyusun protein. seperti pati dan selulosa. Karbohidrat sederhana dinamakan monosakarida. dan sebagainya.

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa senyawa makromolekul memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. tata nama. penggolongan. valin. glikogen. Polimer banyak digunakan dalam industri plastik dan tekstil. Adapun karbohidrat dan protein merupakan zat penting bagi kelangsungan sel makhluk hidup. diskusikan dengan teman atau guru Anda. fruktosa Makromolekul Karbohidrat terdiri atas Oligosakarida contoh Maltosa. selulosa identifikasi • Tes Fehling • Tes Benedict • Tes Molisch Protein terdiri atas Asam amino contoh Lisin. laktosa Polisakarida contoh Amilum. Anda juga dapat menjelaskan hubungan antara struktur dan sifat dari senyawa makromolekul tersebut dan mengetahui metode pengidentifikasiannya sehingga dapat membantu mengembangkan keterampilan berpikir analisis Anda secara deduktif dan induktif. metionin identifikasi • Xantroprotein • Biuret • Hopkin–Cole • Nitroprusida • Millon • Sakaguchi Refleksi Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi di Bab 8 ini? Bagian manakah dari materi Bab 8 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan. karbohidrat. Tahukah Anda apa manfaat lainnya dari mempelajari makromolekul? 242 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . dan protein). galaktosa. Anda dapat mendeskripsikan struktur.Peta Konsep Polimerisasi adisi Polimer dibentuk melalui Polimerisasi kondensasi Monosakarida terdiri atas contoh Glukosa. Dengan mempelajari bab ini. sifat dan kegunaan makromolekul (polimer.

H2C=CCl2 E. aseton 2.. CH2=CCl–CH=CH2 dan CH2=CH2 D.. poliisoprena 4. C. ClHC=CCl2 C. polimer rantai lurus dan bercabang Manakah monomer atau pasangan monomer yang digunakan untuk membuat polimer adisi neoprene berikut. (–NH(CH2)5CO(CH2)5–) Terdapat lima buah polimer: 1.. Di antara zat berikut yang dapat dipolimerisasikan adalah . A. H 3C C H C Cl C H C Cl H 2C CH2Cl 6. etena D. Polimer yang mempunyai satuan berulang: (–CH2 – CHCl – CH2 – CH=CH – CH2–) dapat dibentuk melalui polimerisasi dari campuran … A. A. polimer rantai linear B. H2C O dan 8. CH3–CCl=CH2 dan CH3CH=CH2 B. kopolimer cangkok C. (–NH(CH2)5CO2H–) C. ClHC=CHCl B. 1 dan 2 B. 4. Cl HC CCl HO COOH E. (–NH(CH2)5NHCO(CH2)5CO–) E. 7. CH2=CHCl dan CH2=CH2 C.… A. (–NH(CH2)5CO–) B. kopolimer blok E. HO OH CH3 B. Cl n A. 9. 3 dan 4 E.Evaluasi Kompetensi Bab 8 A. H A. Satuan berulang dari polimer ini adalah . etanal C. 4 dan 5 Di antara senyawa berikut yang paling mungkin bereaksi dengan etana–1. PVC adalah suatu polimer plastik sebagai hasil polimerisasi dari …. D... A. selulosa 3.. NH 2 (CH 2 ) 5 CO 2 H. polivinil klorida 5. H2C=CHCl D. CH2=CHCl dan CH2=CH–CH=CH2 E. etanoat E. CH2 HOOC COOH H2 C H2C C. A. (–NH3(CH2)5CO2–) D. 1 dan 3 C. 5. 1. 3. 2 dan 3 D. poliviinilasetat 2. polietena Berikut ini yang termasuk polimer alam adalah . H2 HO C COOH C H2 B. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. Cl H2 C HOH 2C C H C CH2OH C H2 COOH E.2–diol (etilen glikol) membentuk suatu polimer adalah …. Cl2C=CCl2 Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol A (BPA) dengan fosgen (COCl2): Makromolekul 243 . Suatu polimer memiliki struktur sebagai berikut. kopolimer beraturan D. etanol B. H 2C CH2 dan D. [–A–A–A–A–A–A–A–A–A–A–] B B–B–B–B–B–B– Polimer tersebut tergolong …. CH3–CH2Cl dan CH3–CH=CH–CH3 Nilon dapat dibuat melalui swakondensasi asam 6– aminoheksanoat.

kondensasi E. Benedict C. Barfoed D. adisi D. CH2OH C H O OH OH OH CH2OH D. galaktosa 13. kationik C. glukosa E. H H H H HC O OH OH OH OH Polimerisasi terjadi secara …. CH3 C H H H O OH OH OH CH2OH B. maltosa C. glukosa aldehid dan fruktosa ester E. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab …. UMPTN 1996 B: Dalam urine penderita penyakit diabetes dapat diidentifikasi adanya senyawa …. glukosa aldehid dan fruktosa eter B. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah …. fruktosa D. fruktosa C. levulosa D. Ebtanas 2000: Salah satu senyawa heksosa mempunyai rumus struktur berikut. CH2OH H OHC OH H H CH2OH OH H OH OH Senyawa tersebut mempunyai nama …. Rumus satuan berulang dari polimer ini adalah …. Bentuk molekul piranosa adalah suatu lingkar dengan cincin beranggotakan enam. ionik B. CH2OH C H H O OH OH CH2OH B. glukosa B. H C CH3 O H H 11.. D. H H C C O C. eritrosa 244 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . laktosa B. 14.. H OH OH HC O OH OH OH E. A. glukosa C. arabinosa E. CH2 O H2 H2 C C O H C H C CH2 O H H E. galaktosa E. Tauber 15.. C. sukrosa B. Molisch E. glukosa amida dan fruktosa asam 12.CH3 HO C CH3 NaOH Polikarbonat + NaCl + H2O OH + n COCl2 A. A. Fehling B. A. A. galaktosa D. Laktosa mempunyai rumus molekul yang sama dengan …. glukosa keton dan fruktosa aldehid C. A. glukosa aldehid dan fruktosa keton D. maltosa 16. Senyawa berikut yang tidak dapat membentuk suatu piranosa adalah . Oksirana: H2C CH2 dapat dijadikan polimer. radikal bebas O CH2OH 10. A. A.

maltosa C. glisin B. selulosa B.. alanin D. A.. kayu 20.. Berikut ini yang merupakan asam amino esensial adalah . Perhatikan struktur dipeptida berikut. 5 C. xantoprotein D. A. Pernyataan berikut ini yang benar tentang polisakarida adalah . amilum C. selulosa 19. jerami D. A. Di antara pereaksi berikut yang tidak termasuk uji untuk protein adalah …. A. I D. IV B. Hopkin-cole E. A. Molisch E. asam glutamat 27. laktosa E. Barfoed D. II E. valin C. Tauber B. sakarosa B. glisin B. kecuali …. A. Millon Makromolekul 245 . pati dan selulosa memiliki monomer yang sama yaitu b – –galaktosa 22. 2 E. V C. Asam amino yang tidak memiliki sifat optis aktif adalah …. fruktosa dan fruktosa 23. Zat berikut ini mengandung selulosa. 1 D. ikatan antar monomer di dalam pati adalah ikatan b (1 → 4) glikosida C. amilum E. glukosa dan galaktosa C.17. selulosa 21. tirosin E. laktosa D. alanin D.. C12H22O11 dihidrolisis dalam larutan HCl encer terbentuk monosakarida: H C12H22O11 + H2O ⎯⎯→ C6H12O6 + C6H12O6 + Bahan I II III IV V Pereaksi Fehling Ungu Merah bata Biru Biru muda Biru I2 Ungu Biru Kuning Kuning muda Kuning muda Bahan yang mengandung amilum adalah nomor .… A. A. 3 28. fruktosa dan galaktosa D. katun B. struktur molekul glikogen dapat bercabang dengan titik cabang pada (1 → 4) glikosida B. Ebtanas 1998: Data hasil eksperimen 5 bahan makanan dengan pereaksi iodium dan Fehling: 2 C 3 N 4 C 5 C H OH R1 R2 Ikatan peptida ditunjukkan oleh nomor …. glukosa dan fruktosa E. Benedict C. fruktosa B. nilon C. Di antara karbohidrat berikut di dalam air tidak terhidrolisis adalah …. Tauber 18. protein D. jika ke dalam pati ditambahkan iodium akan terbentuk warna cokelat dari iodomilum E. III 24. H O H H H O N 1 C Jika disakarida itu laktosa. glikogen D. valin C. poliester E. A. selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia sebab memiliki ikatan b (1 → 4) glikosida D. tirosin E. glutamin 26. Polisakarida yang menyusun dinding sel tanaman adalah …. Fehling B. Sakaguchi C. monosakarida yang terbentuk adalah …. nilon E. A. Satuan struktural: H H N H C R1 O C N H R2 C H C O H N H C R3 O C OH Terdapat dalam polimer…. A.. 4 B. kertas C. karbohidrat 25.. glukosa dan glukosa B. Pereaksi apa yang dapat menghasilkan cincin ungu dalam uji karbohidrat? A. Jika disakarida.

Pereaksi yang cocok untuk menguji adanya tirosin. 31. muatan positif dan negatif sama B.10 M. A. ikatan peptida E. dipanaskan B.1. dan asam g –amino. insulin B. Sebutkan beberapa perbedaan antara bentuk struktur sekunder protein a–heliks dan b–sheet. A. a–heliks B. glikogen C. 246 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Sakaguchi C. kecuali …. 4. E. Berikut ini yang bukan tergolong jenis protein adalah …. Perubahan apa yang harus dilakukan agar dihasilkan polimer dengan ketegaran tinggi dan meningkatkan titik leleh? Struktur molekul (monomer) apa yang dipolimerisasikan pada pembentukan polimer berikut. protein jika dihidrolisis akan menghasilkan asam amino D.56 pada 25°C. Hal ini disebabkan adanya …. Tentukan konsentrasi gula pada kesetimbangan dalam larutan b– –glukosa dengan konsentrasi awal 0. fenilalanin dan triptofan (mengandung cincin benzena) di dalam protein adalah ….29. gaya van der Waals 33. 1. Peristiwa denaturasi protein terjadi jika protein. ikatan hidrogen antarmolekul D. hemoglobin D. ikatan hidrogen intramolekul C. Suatu protein dapat memiliki struktur a–heliks. tersier C. ikatan hidrogen intramolekul C. dilarutkan ke dalam asam pekat C. Tuliskan persamaan reaksi pembentukan polimer tersebut. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi: 3. asam b–amino. didinginkan hingga beku B. A. protein dengan larutan NaOH dan CuSO 4 memberi warna ungu C. Apakah produknya laktosa? 5. Nitroprusida B. dilarutkan ke dalam basa kuat E. b–sheets E. gaya van der Waals 32. A. dibakar D. ikatan hidrogen antarmolekul D.2. primer D. 6. Tuliskan reaksi yang menerangkan pembentukan dua disakarida berbeda yang melibatkan a – – glukopiranosa dan b– –galaktopiranosa dengan menyambungkan antara karbon 1 dan karbon 4. Suatu protein dapat memiliki struktur sekunder karena memiliki …. kasein E. 2. protein terbentuk dari asam amino melalui polimerisasi B. A. b– –glukosa a– –glukosa adalah 0. asam amino penyusun protein adalah asam a – amino. Hopkin-cole E. Pernyataan berikut yang tidak tepat untuk protein adalah …. Hemoglobin merupakan salah satu contoh struktur protein berupa struktur …. ikatan peptida E. muatan positif dan negatif sama B. A. Manakah asam amino yang memiliki sifat optis aktif lebih dari satu atom karbon? Mengapa glisin tidak optis aktif? 7. enzim 34. Xantoprotein D. Teflon adalah polimer adisi 1. kuartener 35. A. Millon 30. terjadi ikatan peptida di antara tiap dua monomer protein.2–tetrafluoro–etena.

Struktur dan SifatSifat Lemak B. Sumber dan Kegunaan Lemak C. Sabun dan Detergen 247 . penggolongan. penggolongan. Lemak Hasil yang harus Anda capai: memahami senyawa organik dan reaksinya. Lemak dan minyak dapat dihidrolisis dengan suatu basa alkali membentuk sabun. Setelah mempelajari bab ini. Bagaimanakah struktur. A. benzena dan turunannya. sifat. Konsumsi lemak tak jenuh. dan kegunaan lemak. Lemak dan minyak berfungsi sebagai cadangan energi metabolit.pukenoodles. tata nama. seperti minyak kelapa sawit dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.Bab 9 Sumber: eric. Adapun ikan sarden sangat baik untuk kesehatan karena mengandung lemak tak jenuh tinggi. sifat dan kegunaan lemak? Bagaimana pula cara mengidentifikasi lemak? Anda akan mengetahuinya setelah mempelajari bab ini. Lemak tersusun dari asam-asam lemak dan suatu polihidroksi (gliserol). dan makromolekul. Asam lemak adalah asam karboksilat rantai panjang yang dapat mengandung ikatan rangkap (tidak jenuh) dan jenuh. Lemak yang mengandung ikatan rangkap dinamakan minyak. Anda harus mampu: mendeskripsikan struktur.com Kadar lemak jenuh yang tinggi pada makanan cepat saji dapat meningkatkan kolesterol dalam darah.

Gliserol adalah suatu alkohol yang memiliki tiga gugus fungsi hidroksil (propantriol). 3. Lemak merupakan triester dari gliserol dan asam-asam karboksilat rantai panjang (yang disebut trigliserida). Contoh beberapa asam lemak diuraikan dalam tabel berikut.2 Nama Asam laurat Asam miristat Asam palmitat Asam stearat Contoh Asam Lemak Jenuh Titik Leleh (°C) 44 58 63 72 Struktur COOH COOH COOH Rumus C11H23–COOH C13H27–COOH C15H31–COOH C17H35–COOH Sumber: Kimia Organik 2. seperti ditunjukkan pada tabel berikut. Tabel 9. Kandungan kimia lemak dan minyak sama. Lemak yang berasal dari tanaman (lemak nabati) disebut minyak. Apakah yang Anda ketahui tentang lemak? Mengapa orang yang bertubuh gemuk identik dengan kata tersebut? Mengapa lemak disebut sebagai cadangan energi? Apakah yang dimaksud dengan lemak jenuh dan lemak tidak jenuh? A.2. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak Lemak digolongkan ke dalam kelompok lipid. 2.1 Perbedaan Antara Lemak dan Minyak Berdasarkan Wujud Fisiknya Lemak Padat pada suhu kamar Mengandung asam lemak jenuh Banyak terdapat dalam hewan Minyak Cair pada suhu kamar Mengandung asam lemak tak jenuh Banyak terdapat dalam tanaman Lemak dan minyak tersusun dari gliserol dan asam-asam lemak. misalnya minyak ikan. H2C OH HC OH H2C OH Gliserol (1. yaitu golongan senya a bioorganik yang tidak larut dalam air yang berasal dari he an dan tumbuhan. walaupun ada juga sebagian minyak dari hewan. tetapi wujud fisiknya berbeda.Tes Kompetensi Awal 1. 1988 COOH 248 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .3-propantriol) Asam lemak adalah asam karboksilat yang memiliki rantai panjang (jumlah atom karbon berkisar antara 12–22). Lemak dan minyak digolongkan ke dalam kelompok lipid. Tabel 9. Struktur dan Sifat-Sifat Lemak Lemak adalah suatu ester alam yang berasal dari hewan dan tanaman. 1.

Adapun minyak umumnya tersusun dari asam lemak tidak jenuh yang memiliki titik leleh rendah sehingga minyak cenderung berwujud cair pada suhu kamar. R2. R3 dapat sama atau berbeda.3 Nama Contoh Asam Lemak Tak Jenuh Titik Leleh (°C) 32 16 –5 –11 Struktur COOH COOH COOH Rumus C15H29–COOH C17H33–COOH C17H31–COOH C17H29–COOH Sumber: Kimia Organik 2.Tabel 9. O H2C HC H2C O O O C O C O C R1 R2 R3 • • • • • • Kata Kunci Lipid Triester Lemak nabati Lemak hewani Esterifikasi Gaya antarmolekul Struktur umum lemak. Umumnya lemak hewani tersusun dari asam-asam lemak jenuh sehingga titik lelehnya tinggi. 1988 Asam palmitoleat Asam oleat Asam linolenat Asam linoleat COOH emak dan minyak merupakan suatu ester karena dibentuk melalui reaksi esterifikasi antara alkohol (gliserol) dan asam karboksilat (asam lemak). O H2C HC H2C O O O C O C O C H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 H H (CH2)7 C C (CH2)7 CH3 Griseril trioleat (minyak) Titik leleh yang rendah dari minyak disebabkan adanya ikatan rangkap. Lemak 249 . lemak gliseril tristearat (lemak hewani) merupakan ester dari molekul gliserol dan tiga molekul asam stearat. Misalnya. Persamaan reaksinya: O H2C HC H2C OH OH + 3 HO OH O C H2C C17H35 ⎯⎯ HC → H2C O O O C O C O C C17H35 C17H35 + 3H2O C17H35 Gliserol Asam stearat Gliseril tristearat Secara umum struktur molekul lemak dan minyak sebagai berikut. R1. Ikatan rangkap ini merupakan sumber elektron yang dapat mengadakan tolak-menolak dengan ikatan rangkap yang lain sehingga melemahkan gaya antarmolekul asam-asam lemak.

2 Pada pembuatan margarin. 250 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Proses ini dinamakan safonifikasi atau penyabunan (Gambar 9. pencita rasa. Reaksi oksidasi yang terkendali pada minyak merupakan proses yang terjadi pada pengerasan cat. dan sangat merugikan. Diskusikan dalam kelas. vitamin. hidrolisis lemak gliseril tristearat. persamaannya: O H2C HC H2C O O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 H 2 O H+ H2C OH H2C OH Gliserol O HC OH + 3 HO C (CH2)16CH3 Gliseril tristearat Asam stearat Sumber: amadeo. Gambar 9.2). Mentega asli mengandung gliseril tributirat. Persamaan kimianya: O H2C HC H2C O O O C O C O C C17H33 C17H33 + 3H2 C17H33 H2C Nikel ⎯⎯⎯⎯⎯ HC → 175°C 5 atm O O O O C O C O C C17H35 C17H35 C17H35 H2C Minyak cair Margarin Ikatan rangkap pada minyak dapat dioksidasi. Hal ini dilakukan pada pembuatan mentega di industri. Oksidasi yang tidak terkendali menimbulkan bau tengik pada minyak. karena yang membedakan lemak dan minyak adalah jenis asam-asam lemak yang terikat pada gliserol maka sifat-sifat lemak dan minyak juga ditentukan oleh asam-asam lemak tersebut.com Gambar 9. Metode ini dikenal dengan istilah penentuan bilangan iodin (BI). Oleh karena minyak banyak mengandung ikatan rangkap maka minyak dapat dijenuhkan dengan cara reaksi adisi pada ikatan rangkapnya. makin banyak ikatan rangkap dalam minyak atau lemak. Minyak ⎯⎯ margarin → ⎯ Trigliserida + NaOH ⎯→ Gliserol + Sabun Sabun yang terbentuk dapat digumpalkan dengan garam dapur dan dimurnikan dengan cara dicuci dengan air. Di samping itu. Gliserol sebagai hasil samping juga dapat dimurnikan dengan cara distilasi. selanjutnya ditambah susu.com Jika lemak diolah dengan larutan natrium hidroksida pekat akan dihasilkan gliserol dan garam dari asam lemak atau sabun.blog.1). Sumber: autumnwindz. dan lainnya sesuai permintaan konsumen. setelah minyak dihidrogenasi.1 Minyak + NaOH ⎯⎯ → Sabun Ketidakjenuhan lemak dan minyak dapat ditentukan dengan cara adisi kuantitatif iodin terhadap ikatan rangkapnya.Kegiatan Inkuiri Bagaimana menentukan titik leleh lemak atau minyak di laboratorium. Misalnya. Jika lemak dihidrolisis akan terurai menjadi asam-asam lemak dan gliserol. Sifat-sifat lemak mirip dengan ester. Mentega buatan atau margarin dibuat melalui pengolahan minyak cair menjadi lemak melalui reaksi adisi gas H2 dengan bantuan katalis logam nikel pada suhu dan tekanan tinggi (Gambar 9. lakukan kunjungan ke pabrik minyak goreng. Makin besar bilangan iodin. Jika perlu. garam.

Contoh: Gabungan gliserol dan asam stearat dinamakan gliseril tristearat. Selain tata nama tersebut. Tata Nama Lemak atau Minyak Oleh karena lemak hanya dibedakan oleh gugus asam karboksilat yang terikat pada lemak maka tatanama lemak juga didasarkan pada turunan asam karboksilat tersebut. Bilangan asam ditentukan dengan cara titrasi alkalimetri. 16. Secara umum lemak dan minyak diberi nama trigliserida. Gabungan gliserol dan asam palmitat dinamakan gliseril tripalmitat. Alat 1. Hal yang lebih menarik adalah bahwa semua asam-asam karboksilat yang menyusun lemak dan minyak umumnya memiliki jumlah atom karbon genap (14. Identifikasi Lemak atau Minyak Untuk menentukan kadar suatu lemak dan ketidakjenuhan asam lemak di dalam lemak dapat dilakukan melalui identifikasi sebagai berikut. Erlenmeyer Lemak 251 . dan 20). 2. 3.Asam karboksilat yang menyusun lemak umumnya tidak bercabang. 18. Buret 2. yaitu teknik titrasi dengan pereaksi suatu alkali (KOH). Contoh: Gabungan gliserol dan asam tristearat diberi nama tristearin. penamaan lemak dapat juga didasarkan pada penamaan ester. → R–COOH + KOH ⎯⎯ R–COOK + H2O Penentuan bilangan asam BA = V( K H )M( K H )Mr( K H ) erat emak Keterangan V(K H) = Volume basa (mL) M(K H) = Konsentrasi basa (M) Mr(K H) = Massa molekul relatif basa (g mol–1) Untuk lebih memahami identifikasi lemak melalui bilangan asam ini. Bilangan Asam (BA) Bilangan asam adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg K H yang diperlukan untuk menetralkan lemak (khususnya asam lemak bebas) dalam mg lemak.1 Penentuan Bilangan Asam (BA) suatu Lemak Tujuan Menentukan kadar lemak dan ketidakjenuhan asam lemak dalam lemak. a. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. Kata Kunci • • • • • • Reaksi adisi Reaksi oksidasi Trigliserida Safonifikasi Bilangan asam Titrasi alkalimetri Aktivitas Kimia 9. lakukan percobaan berikut. Gabungan gliserol dan asam tripalmitat diberi nama tripalmitin.

Indikator PP 4. Statif 4.1M dalam alkohol hingga tercapai titik akhir titrasi. Jadi. Bilangan Penyabunan (BP) Bilangan penyabunan adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg K H diperlukan untuk membentuk gram sabun secara sempurna. sampai terbentuk sabun. 252 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Apa yang dapat Anda amati saat titik akhir titrasi tercapai? 4. teteskan indikator PP. Teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi bilangan ester adalah dengan cara merefluks campuran lemak atau minyak dengan KOH berlebih. atau berapa persen halogen yang dapat diikat lemak. bilangan ester merupakan suatu ukuran kadar ester yang terdapat dalam minyak atau lemak. Lemak 2 mg 2. Tahap reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. Pertanyaan 1. 3. Campuran eter dan alkohol 25 mL 3.1 M dalam alkohol Langkah Kerja 1. Pipet tetes Bahan 1. harus dilarutkan terlebih dulu dalam campuran eter dan alkohol? 2. Bilangan Iodin (BI) Bilangan iodin adalah bilangan yang menunjukkan berapa mg halogen (dinyatakan sebagai iodin) yang dapat diikat oleh mg lemak. → 1) Trigliserida + KOH ⎯⎯ Gliserol + R–COOK (sabun) → 2) KOH (sisa) + HCl ⎯⎯ KCl + H2O Kegiatan Inkuiri Gambarkan perangkat alat percobaan untuk merefluks suatu senyawa. Penetapan BE dapat terganggu jika dalam lemak terdapat suatu anhidrida atau suatu lakton. Dengan cara merefluks campuran lemak atau minyak dengan KOH berlebih dan mentitrasi kelebihan KOH. Hanus solution is produced by dissolving iodine crystal and liquid bromine into glacial acetic acid. Bilangan Ester (BE) Bilangan ester adalah bilangan yang menyatakan berapa mg K H yang diperlukan untuk menyabunkan ester yang terdapat dalam gram lemak atau minyak. Larutkan 2 mg lemak atau minyak yang berwujud cair ke dalam 25 mL larutan dari campuran eter dan alkohol. Diskusikan dengan teman kelompok Anda. Amati perubahan yang terjadi. Masukkan larutan tersebut ke dalam labu erlenmenyer. Mengapa dalam penentuan titik akhir titrasi perlu dilakukan penambahan indikator? 3. d. Mengapa lemak atau minyak yang berwujud cair dalam percobaan ini. c.3. Kelebihan KOH yang ditambahkan selanjutnya dititrasi. Catatan Note Larutan hanus dibuat dengan cara melarutkan kristal iodin dan bromin cair ke dalam asam asetat glasial. b. Kemudian. Larutan KOH 0. Teknik untuk mengidentifikasi bilangan penyabunan sama seperti dengan penentuan bilangan ester. 2. Titrasi larutan tersebut dengan larutan KOH 0. Jelaskan apa yang dapat Anda simpulkan dari hasil pengamatan tersebut. Teknik yang digunakan adalah titrasi asidimetri setelah proses penyabunan sempurna.

Indikator apa yang cocok untuk titrasi pada penentuan bilangan ester? Bagaimana perubahan warnanya? Indikator apa yang cocok pada penentuan bilangan iodin? Bagaimana perubahan warna yang terjadi? Kerjakanlah di dalam buku latihan. (2) fosfolipid. Titrasi dilakukan setelah reaksi adisi berlangsung sempurna. tetapi minyak kelapa sawit (seperti minyak dalam botol kemasan) tidak pernah membeku. Sumber dan Kegunaan Lemak Ada tiga bentuk utama lemak yang ditemukan dalam diet manusia dan hewan mamalia. Senyawa hanus bereaksi dengan lemak melalui reaksi adisi pada ikatan rangkap. 4. sedangkan kolesterol dan fosfolipid terdapat dalam jumlah sedikit. Bagaimana perubahan warna dari larutan bromin? Tes Kompetensi Subbab 1. Jelaskan fakta ini berdasarkan strukturnya. 7. Tuliskan persamaan reaksi redoks antara asam linoleat dan bromin. diperoleh gliserol dan asam miristat. Tuliskan struktur lemak tersebut. dan tripalmitoleat. Trigliserida merupakan jenis yang paling banyak (95–98%) terdapat dalam makanan. Kelebihan bromin direaksikan dengan KI agar terbentuk I2.Senyawa halogen yang digunakan untuk penentuan bilangan iodin adalah senyawa antarhalogen. 3. bilangan iodin merupakan ukuran banyaknya ikatan rangkap dalam asam lemak. Persamaan reaksinya: I → + IBr ⎯⎯ + Br2 I Dengan demikian. dan (3) kolesterol. Tuliskan struktur lemak yang memiliki nama trilinoleat. artinya ketiga bagian asam lemaknya dapat berbeda. Minyak kelapa (minyak curah) sering membeku pada pagi hari. Suatu lemak dapat diekstrak dari buah pala. Tuliskan persamaan reaksi penyabunan dengan menggunakan struktur kimia. 6. Beberapa sumber lemak dapat dilihat pada Tabel 9. Lemak 253 . Reaksi keseluruhan adalah H C H C → + 2 IBr ⎯⎯ H C I H C I Kata Kunci • • • • • Bilangan ester Bilangan penyabunan Titrasi asidimetri Bilangan iodin Titrasi iodometri + Br2 → Br2 + KI ⎯⎯ I2 + KBr → I2 + 2Na2S2O3 ⎯⎯ Na2S4O6 + 2NaI Kegiatan Inkuiri Tambahkan larutan bromin tetes demi tetes ke dalam minyak. Teknik yang digunakan untuk menentukan bilangan iodin adalah titrasi iodometri. 2. yaitu lemak jenis: (1) trigliserida. B. yaitu Iodobromida (IBr. dan merupakan komponen utama dinding sel. senyawa hanus). tributirat. A 5. selanjutnya I2 direaksikan dengan natrium tiosulfit. Umumnya lemak dan minyak yang terdapat di alam merupakan trigliserida campuran. Setelah lemak dihidrolisis.4.

0 14. Energi hasil metabolisme karbohidrat dan protein secara berurutan sekitar 9 kkal g–1 dan 4 kkal g–1.2 0.1 – – 34.4 Palmitoleat 4.2 23.4 – – – 0.6 22.0 28.5 Lemak Minyak Mentega Hati ikan Ikan paus Kelapa Jagung Biji kapas Biji rami Zaitun Kacang tanah Kedelai Sumber: Kimia Organik 2.4 – – – – – 0.64 0 0 0 0 0 Lemak Jenuh 50 33 37 20 sedikit 14 18 15 76 Lemak Tak Jenuh 34 41 56 66 90 86 59 82 8 Catatan Note Lemak di bawah kulit berfungsi sebagai insulator panas maupun dingin agar suhu tubuh tetap optimum.8 9. trigliserida dapat diubah menjadi kolesterol.9 19.9 Linoleat 3.2 0.5 49. dan Metabolisme.4 56.2 7.5 10. Sekitar 99% dari volume sel lemak mengandung trigliserida. Fat under the skin act as thermal and cold insulator in order to keep body temperature optimun. Beberapa trigliserida juga terdapat dalam bentuk butir-butir lipid di dalam jaringan yang bukan lemak (nonadiposa).32 4.3 6.4 1. Selain sebagai sumber energi.7 29.8 2.4 6.1 35.6 29.6 20.3 47.3 18.8 Stearat 9. Kegiatan Inkuiri Kapan lemak disintesis dalam tubuh? Apakah hubungannya kebutuhan lemak dengan orang yang diet? Trigliserida banyak ditemukan dalam sel-sel lemak.5 – 0.7 Linolenat – – – – – – 47. 254 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . fosfolipid.0 8.9 8. Nutrisi.8 24.Tabel 9.5 2.2 11.5 Jenis Asam-Asam Lemak yang Terkandung dalam Makanan Komposisi Rata Rata ( ) Laurat Miristat 2.4 0.1 4.0 1.0 – – – 0.4 15.3 9.2 45.3 3. seperti hati dan otot.0 1.1 Palmitat 29.6 10.4 – – 6.0 84.1 2.35 0. dan bentuk lipid lainnya jika tubuh memerlukan jenis lipid tertentu. Energi hasil metabolisme lemak dua kali lebih besar daripada metabolisme karbohidrat atau protein dengan takaran yang sama.1 5.3 3.6 26.4 Beberapa Sumber Lemak (Lipid) dalam Makanan Kadar ( ) Kolesterol 0. 1985 Komposisi asam-asam lemak yang terkandung dalam beberapa bahan makanan adalah sebagai berikut. 1988 Trigliserida merupakan bentuk lemak yang paling efisien sebagai cadangan energi untuk proses-proses atau aktivitas yang memerlukan energi dalam tubuh.6 2. Bahan Makanan Susu Telur Daging Ayam Terigu Jagung Alpukat Kacang tanah Kelapa Sumber: Biokimia.4 Oleat 26.4 1.0 50. Tabel 9.1 2.5 2.

Pertama kali diketahui bahwa prostaglandin disintesis di dalam kelenjar prostat. nyeri. Ketidakseimbangan kadar prostaglandin dalam tubuh dapat menyebabkan rasa mual.P . seperti ditunjukkan pada biosintesis berikut. demam. Catatan Note Aspirin (obat sakit kepala) dapat menghambat pembentukan prostaglandin melalui reaksi asetilasi sehingga dampak kelebihan prostaglandin (sakit kepala) dapat dinetralisir. trigliserida juga memiliki fungsi fisik. Terdapat beberapa macam prostaglandin yang sudah diketahui. tekanan darah tinggi. tetapi . seperti asam arakidonat. Asam lemak esensial adalah asam-asam lemak tidak jenuh yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi dari makanan. diare. guna melindungi organ vital dari guncangan atau getaran. yaitu P . Prostaglandin merupakan asam karboksilat dengan jumlah atom karbon 20 dan mengandung cincin siklopentana. Diperkirakan orang dewasa memerlukan minimal 2% dari nilai kalorinya dalam bentuk asam lemak esensial. Hal ini yang menjadi alasan mengapa asam-asam lemak tidak jenuh diperlukan oleh tubuh guna menjaga kesehatan optimum. dan kelenjar air susu terbungkus oleh lapisan jaringan lemak. Untuk memenuhi kebutuhan lemak agar kondisi kesehatan optimum diperlukan trigliserida yang mengandung asam-asam lemak esensial. ketidakteraturan menstruasi.14-eikosatetranoat (asam arakidonat) Lemak 255 .Di samping berperan sebagai jaringan lemak. 8. Kegiatan Inkuiri Sebutkan jenis-jenis asam lemak dan sumbernya yang banyak mengandung asam lemak esensial. Jantung. yaitu sebagai bantalan tulang-tulang dan organ-organ vital. epididimus. terutama pada pipi dan daerah tubuh yang lecet akibat benturan. ginjal. asma. Aspirin (headache medicine) can inhibit prostaglandine formation through acetilation reaction thus the effect of prostaglandine overproduction (headache) can be cured. mengantuk. Senyawa ini dibiosintesis dari asam lemak tak jenuh dengan jumlah atom karbon 20. Prostaglandin adalah zat serupa hormon yang memiliki efekefek biologis dengan berbagai fungsi. bahkan penggumpalan darah.11. Kebutuhan asam lemak esensial diperoleh dari pemberian asam arakidonat untuk pembentukan prostaglandin. α PG : prostaglandin Kata Kunci • • Cadangan energi Asam lemak esensial Asam 5. misalnya asam lemak linoleat. peradangan. dan organ lainnya. tetapi sekarang diketahui dapat disintesis di paru-paru.P α . hati. uterus. Defisiensi (kekurangan) asam lemak esensial ditandai dengan adanya kulit memerah. Asam lemak esensial ditandai dengan ikatan rangkap berada pada posisi C–7 terakhir dalam rantai asam lemak ke arah ujung gugus metil (terutama C–6 dan C–7). yang umum dan banyak ditemukan ada empat macam.

vitamin B dan C larut dalam air. 2000 Sumber Minyak: Sawit Kelapa Kacang Jagung Lemak: Mentega Margarin 256 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . menyerap vitaminvitamin yang larut dalam lemak (A.14-eikosatrienoat (asam homo-γ-linolenat) ⎯ ⎯ → HO H OH H H P α OH Keterangan: E : alkohol-keton F : diol dan Indeks. E. Olestra stabil pada suhu tinggi sehingga banyak digunakan sebagai pengganti minyak sayur dalam pembuatan keripik kentang dan makanan sejenisnya. D. yang ikut terbawa saat diekresikan keluar tubuh. untuk menjaga kesehatan. seperti karoten.11. dan daging merah yang kaya kolesterol. suatu produk yang dihasilkan dari penggabungan molekul gula dengan asam lemak. D. Jadi. Sumber: Chemistry: The Central Science. dan K larut dalam pelarut nonpolar dan jaringan lemak tubuh (yang juga bersifat nonpolar). Misalnya. Selain itu. Para praktisi kesehatan menganjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kadar kolesterol dan lemak jenuh rendah. D. E. menyatakan jumlah ikatan rangkap Lemak berperan sebagai pelarut vitamin-vitamin. Adapun vitamin A. dan diganti dengan konsumsi lemak nabati. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa makanan yang banyak mengandung kadar lemak tidak jenuh tinggi dapat mengurangi serangan jantung. Lemak yang terdapat di bagian bawah kulit berfungsi untuk melindungi badan dari cuaca dingin. kita perlu mengurangi konsumsi makanan berlemak jenuh kadar tinggi. tekanan darah meningkat dan berpotensi terjadinya serangan jantung. dan K untuk disirkulasikan ke bagian tubuh yang membutuhkan. Kadar lemak jenuh dan tidak jenuh dalam jenis minyak dan mentega ditunjukkan pada tabel berikut. E. Pada dinding pembuluh darah (arteri) terdapat suatu lapisan dari bahan organik yang terdiri atas lemak dan kolesterol. yang digunakan ketika seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin dalam jangka waktu lama. yang banyak mengandung lemak tidak jenuh. Struktur khas ini menentukan kelarutannya di dalam setiap bagian tubuh manusia. Akibatnya. Efek samping dari mengkonsumsi produk ini secara terus menerus berkaitan dengan masalah gizi.Tubuh kita berupaya mensintesis kolesterol melalui konsumsi makanan. karena olestra merupakan sejenis molekul lemak yang besar.O COOH OH H H P COOH → ⎯ ⎯ COOH OH Gambar 9. seperti A.3 Biosintesis prostaglandin Asam 8. dan K). Hal ini disebabkan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.6 Kadar Lemak Jenuh dan Tak Jenuh di Dalam Beberapa Sumber Makanan Kadar Lemak ( ) Jenuh 50 94 19 16 45 35 Takjenuh 50 6 81 84 29 40 Sumber: Bantuan Studi Lengkap SPM Kimia. olestra juga menyerap nutrien. Lemak dan kolesterol yang berlebihan dapat menimbulkan penyempitan pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah. 1996 Sekilas Kimia Lemak Olestra Setiap jenis vitamin memiliki struktur kimia yang khas. Olestra. Vitamin-vitamin tersebut disimpan sebagai cadangan vitamin. Tabel 9. Kolesterol merupakan jenis lemak yang terdapat dalam semua hewan. seperti mentega. telur. Olestra memasuki sistem pencernaan tanpa melalui proses metabolisme sehingga tidak ada kalori dari bahan ini yang diambil.

Keunggulan Minyak Kelapa Sawit Minyak kelapa sawit mengandung asam lemak jenuh dan tidak jenuh dalam kadar yang seimbang. Minyak ini mengandung 44% asam palmitat dengan 16 atom karbon. Keadaan ini lebih baik untuk kesehatan jika dibandingkan dengan asam lemak berantai pendek. Minyak sawit tidak mengandung kolesterol dan banyak mengandung asam lemak tidak jenuh, sekitar 40% jika dibandingkan minyak-minyak yang lain. Asam lemak tidak jenuh ini membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Oleh karena itu, minyak sawit cukup aman bagi kesehatan.

Kata Kunci
• • Lemak jenuh Lemak tak jenuh

Kegiatan Inkuiri
Lakukan survei untuk menyelidiki titik leleh minyak goreng yang ada di pasaran. Minyak goreng mana yang banyak mengandung asam lemak tidak jenuh.

Minyak sawit juga mengandung β–karoten yang merupakan sumber penting bagi pembentukan vitamin A, dan juga mengandung vitamin E. β–karoten dan vitamin E berperan penting dalam upaya mencegah penyakit kanker. Minyak sawit tidak mudah menjadi tengik. Oleh karena itu, makanan yang digoreng dengan minyak kelapa sawit lebih tahan lama. Minyak sawit dapat membantu mencegah pembekuan darah. Hal ini disebabkan minyak sawit dapat menjaga kondisi hormon tromboksin dan prostalisin dalam darah. Jadi, minyak sawit dapat menjaga pengendapan kolesterol pada dinding pembuluh darah.

Tes Kompetensi Subbab

B
(c) Terigu atau jagung? (d) Alpukat atau mentega?

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Manakah makanan berikut ini yang lebih baik bagi kesehatan untuk dikonsumsi? Jelaskan secara singkat dan tepat. (a) Daging merah (sapi, kambing) atau daging ayam? (b) Susu atau telur?

C. Sabun dan Detergen
Sabun adalah garam logam alkali (biasanya garam natrium) dari asamasam lemak yang mengandung jumlah atom karbon umumnya 16 dan 18. Akan tetapi, ada juga sabun yang mengandung asam lemak dengan rantai karbon lebih pendek.

1. Sabun
Pembuatan sabun telah dilakukan sejak masa lampau (mesir kuno). Sebelum masehi, sabun sudah dibuat dari abu tanaman yang mengandung kalium karbonat. Abu tersebut dididihkan dengan kapur (CaO) membentuk kalium hidroksida. Selanjutnya pendidihan kalium hidroksida dengan lemak hewan menghasilkan sabun. Sabun generasi pertama yang mirip dengan sabun sekarang dibuat di Italia pada tahun 600 M. Pada waktu itu bahan-bahan baku yang digunakan adalah lemak dan kalium hidroksida. Sabun yang dihasilkan tidak murni sebab menggunakan bahan baku yang juga tidak murni.

Lemak

257

Teknik yang dikembangkan masih primitif. Dengan ditemukan teknik pemurnian bahan baku dan pemahaman yang memadai terhadap reaksireaksi kimia dalam pembuatan sabun maka pada abad-abad berikutnya dihasilkan sabun bermutu tinggi.

Aktivitas Kimia 9.2
Sumber: Oklahomafood.com

Gambar 9.4
Sabun mandi dibuat pertama kali dari kalium hidroksida dan lemak hewan.

Pembuatan Sabun Tujuan Untuk membuat sabun dari lemak dan natrium hidroksida (NaOH). Alat 1. Gelas kimia 2. Gelas ukur 3. Batang pengaduk 4. Bunsen Bahan 1. Lemak 2. Larutan NaOH 6 M 3. Garam dapur (NaCl) 4. Air Langkah Kerja 1. Campurkan lemak dengan larutan NaOH 6 M. Kemudian, didihkan sambil diaduk. 2. Setelah reaksi sempurna tambahkan garam dapur, dan cuci dengan air. Pertanyaan 1. Bagaimana persamaan reaksi dalam proses penyabunan tersebut. 2. Jelaskan mengapa perlu dilakukan penambahan NaOH 6 M. 3. Mengapa pada akhir reaksi perlu ditambahkan garam dapur (NaCl)?

Mahir Menjawab
Hasil samping yang diperoleh dalam industri sabun adalah .... A. alkohol B. ester C. glikol D. gliserol E. asam karbon tinggi Pembahasan Reaksi pembentukan sabun (safonifikasi) ester+basa kuat → sabun+alkohol (lemak) (gliserol) Dalam industri pembuatan sabun, ester yang digunakan adalah lemak. Jadi, alkohol yang dihasilkan berupa gliserol (CH2OH–CHOHCH2OH) merupakan hasil samping. (D) SPMB 2004

Kegiatan Inkuiri
Setelah melakukan percobaan pembuatan sabun pada Aktivitas Kimia 9.2. Buatlah kembali bersama teman kelompok Anda sabun dalam jumlah yang relatif banyak. Kemudian, coba tawarkan dengan harga yang sesuai kepada orang-orang di sekitar Anda.

Sabun mempunyai dua bagian, yaitu bagian ekor dan kepala. Bagian ekor berupa hidrokarbon rantai lurus, bagian kepala berupa garam natrium atau kalium dari ion karboksilat yang bersifat polar. Bagian ekor bersifat nonpolar sehingga hanya larut dalam bahan yang juga nonpolar, seperti minyak atau lemak. Bagian kepala bersifat polar sehingga hanya larut dalam pelarut polar seperti air. Sabun yang umum dipakai adalah garam natrium atau kalium dari asam stearat atau palmitat. Struktur molekulnya adalah
O C
Gambar 9.5
Model struktur molekul sabun

O- Na +

ekor

kepala

258

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

a. Sabun sebagai Pengemulsi Jika air dan minyak dicampurkan, akan membentuk dua lapisan. Lapisan atas adalah minyak dan lapisan bawah adalah air. Jika campuran minyak dan air dikocok, minyak akan pecah menjadi butiran-butiran yang tersebar dalam campuran. Campuran ini disebut emulsi. Emulsi minyak-air tidak stabil. Jika dibiarkan, butiran-butiran minyak akan bergabung kembali seperti semula membentuk lapisan minyak di atas permukaan air.

Gambar 9.6
(a) Minyak dan air jika dicampurkan membentuk emulsi yang tidak stabil. (b) Setelah ditambahkan sabun, terbentuk emulsi minyak-air yang stabil. Rantai karbon larut dalam minyak, dan gugus karboksil larut dalam air.

(a)

(b)
Sumber: journeytoforever.org

Jika sabun ditambahkan ke dalam emulsi minyak dan air maka emulsi tersebut menjadi stabil, tidak terpisah lagi (Gambar 9.6b). Hal ini disebabkan oleh bagian ekor sabun akan melarutkan butiran minyak, dan bagian kepala akan berada dan larut dalam air. Butiran-butiran minyak seolah-olah larut dalam air dengan bantuan sabun. Dalam hal ini, peranan sabun dapat dijelaskan sebagai berikut. 1) Bagian ekor sabun masuk (larut) ke dalam butiran minyak sebab sama-sama nonpolar. 2) Bagian kepala sabun berada di luar permukaan butiran minyak sebab bersifat polar (tidak larut dalam minyak). Bagian kepala larut dalam air sebab sama-sama polar. 3) Oleh karena bagian kepala sabun bermuatan negatif maka setiap butiran minyak seolah-olah dikelilingi oleh satu lapisan bermuatan negatif membentuk misel (lihat Gambar 9.7). 4) Muatan negatif yang mengelilingi butiran minyak mengadakan tolakmenolak satu sama lain sehingga butiran-butiran minyak tidak akan bergabung membentuk lapisan minyak seperti semula. Jadi, sabun dikatakan menstabilkan emulsi minyak-air. b. Sabun sebagai Pencuci abun biasanya garam natrium stearat atau natrium palmitat. Rumus umum sabun adalah R–COONa, dengan R adalah alkil dari hidrokarbon. Sabun yang dibuat dari garam natrium stearat, memiliki rumus: C17H35COONa Jika sabun dari garam stearat dilarutkan dalam air maka akan terionisasi sebagai berikut.
→ C17H35COONa(aq) ⎯⎯ C17H35COO–(aq) + Na+(aq)

Gambar 9.7
Misel Butiran minyak seolah-olah dikelilingi oleh lapisan bermuatan negatif.

Kata Kunci
• • • • • • Garam natrium/kalium karbosilat Bagian ekor sabun Bagian kepala sabun Misel Hidrofil Hidrofob

Ion stearat terdiri atas dua gugus, yaitu kepala ( –COO– ) bersifat ionik dan hidrofil, serta ekor (C17H35–) bersifat hidrofob.

Lemak

259

Tindakan sabun dalam membersihkan pakaian dari kotoran berdasarkan pada sifat kedua ujung ion stearat ini. Secara umum tindakan sabun dalam mencuci pakaian dibagi dalam dua tahap, yaitu tahap pembasahan ( etting) dan tahap pencucian (cleaning). 1) Tahap Pembasahan Semua molekul air akan tarik-menarik satu sama lain. Di dalam air, kekuatan baku-tarik ini seimbang dalam segala arah. Akan tetapi, di permukaan air akan terbentuk dua arah gaya tarik yaitu gaya tarik ke arah dalam dan gaya tarik ke arah samping, seperti ditunjukkan pada Gambar 9.8. Kedua arah tarikan ini menyebabkan air memiliki suatu gaya tegang. Gaya ini dinamakan tegangan permukaan air. Sifat dari tegangan permukaan menghalangi air untuk membasahi suatu objek yang akan dicuci. Jika sabun dicampurkan ke dalam air maka partikel-partikel sabun akan larut di dalam air dan tersebar di antara molekul-molekul air. Penyebaran ini menurunkan gaya tarik antarmolekul air. Penurunan gaya tarik ini melemahkan tegangan permukaan air. Dengan melemahnya tegangan permukaan air maka air dapat membasahi objek yang akan dicuci dengan mudah. 2) Tahap Pencucian Pakaian yang akan dicuci biasanya terdapat kotoran berupa lemak. Jika sabun diaduk bersama-sama pakaian yang berlemak maka ujung hidrofob akan larut dalam lemak, sedangkan ujung hidrofil berada dalam medium air. Selama pencucian, pergerakan molekul-molekul air akan menarik bagian kepala molekul sabun, dan kepala molekul sabun akan menarik bagian ekornya. Akibat tarikan itu, bagian ekor akan menarik lemak hingga pecah dan terpisah dari permukaan pakaian. Lemak yang terlepas dari pakaian dibawa oleh gerakan air. Kotoran yang melekat pada lemak juga akan turut lepas. Lemak bersama-sama sabun dalam air akan membentuk emulsi.

Gambar 9.8
Tarik-menarik antarmolekul air

Kata Kunci
• • • Detergen alam Detergen sintetik Gugus fungsi ion sulfonat/sulfat

2. Detergen
Detergen tergolong bahan yang digunakan sebagai pencuci. Detergen dibagi dalam dua jenis yaitu detergen alam dan detergen sintetik. Detergen alam dibuat dari minyak hewan atau minyak sayuran seperti sabun mandi. Detergen sintetik biasanya dibuat dari minyak bumi. Detergen agak berbeda dari sabun. Sabun adalah garam natrium dari asam karboksilat, sedangkan detergen adalah garam natrium dari asam sulfonat, seperti natrium alkil sulfat dan natrium alkilbenzen sulfonat. Sabun dan detergen memiliki gugus fungsi berbeda. Sabun memiliki gugus fungsi ion karboksilat (COO–), sedangkan detergen memiliki gugus fungsi ion sulfonat (SO3–) atau ion sulfat (O–SO3–). Bagian ekor yang telah dikembangkan untuk pembuatan detergen adalah alkil sulfat dan alkilbenzena sulfonat. Rantai alkil sulfat mengandung 10–18 atom karbon. Rantai ini berasal dari alkohol, seperti lauril alkohol. Reaksi lauril alkohol dengan asam sulfat pekat menghasilkan asam sulfonat. Asam ini selanjutnya direaksikan dengan natrium hidroksida membentuk natrium lauril sulfat. Persaman reaksinya:

Sumber: wing scorp.com

Gambar 9.9
Salah satu jenis detergen komersial menggunakan bahan LAS (lauril alkil sulfonat).

260

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

O
CH3–(CH2)10–CH2OH+ OH

S O

→ HO ⎯⎯ H3C

(CH2)10

H2 C O

O S O OH + H2O

Rantai alkilbenzena sulfonat berasal dari minyak bumi. Rantai ini dibentuk dari rantai alkena lurus (10–12 atom karbon) dengan cincin benzena. Alkilbenzena yang dihasilkan, kemudian direaksikan dengan asam sulfat pekat membentuk asam alkilbenzen sulfonat. Selanjutnya asam ini dinetralkan oleh natrium hidroksida membentuk detergen. Contoh reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut. CH3
CH=CH2+
Alkilasi ⎯⎯⎯→

C H

Alkena

Benzena

Alkilbenzena

Selanjutnya, alkilbenzena direaksikan dengan asam sulfat.
CH3 C H
+ HO

O S O
Asam sulfat
Alkilasi OH ⎯⎯⎯→

CH3 C H

O S O OH + H2O

Alkilbenzena

Asam alkilbenzen sulfonat

Bagian ekor yang dihasilkan di atas selanjutnya direaksikan dengan natrium hidroksida membentuk detergen. Contoh:
CH3 C H O S O OH + NaOH ⎯⎯ → CH3 C H O S O ONa + H2O

Detergen (natrium alkilbenzena sulfonat) Mekanisme reaksi pembuatan detergen

Asam alkilbenzena sulfonat bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk detergen natrium alkilbenzen sulfonat (ABS), sedangkan lauril hidrogen sulfat bereaksi dengan natrium hidroksida membentuk detergen natrium lauril sulfat (LAS).

Tes Kompetensi Subbab
1. 2.

C
3. 4. Apa yang dimaksud dengan misel? Tuliskan persamaan reaksi pembentukan sabun natrium palmitat.

Kerjakanlah di dalam buku latihan. Terangkan kembali dengan kalimat Anda sendiri, bagaimana sabun digunakan sebagai pengemulsi. Mengapa air saja tidak cukup melarutkan kotoran pada pakaian Anda?

Lemak

261

Rangkuman
1. Lemak dan minyak adalah trigliserida, yaitu suatu triester gliserol dan asam lemak rantai panjang. Lemak dan minyak memiliki sifat-sifat serupa ester, yaitu dapat dihidrolisis, dioksidasi, dan dihidrogenasi pada ikatan rangkapnya. 2. Asam karboksilat dalam lemak dan minyak pada umumnya mengandung jumlah atom karbon genap dan ikatan rangkap dengan struktur cis. Lemak tak jenuh diperlukan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan, sedangkan lemak jenuh perlu dihindari sebab dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang berpotensi penyakit jantung. 3. Identifikasi lemak dapat ditentukan menggunakan metode kuantitatif, seperti bilangan asam, bilangan ester, bilangan penyabunan, dan bilangan iodin. Pada umumnya, minyak mengandung lebih banyak asam lemak tak jenuh daripada asam lemak jenuh. 4. Sabun adalah garam logam alkali dari asam-asam karboksilat. Adapun detergen adalah garam sulfonat atau sulfat yang mengandung rantai hidrokarbon panjang. Sabun dan detergen dibuat berdasarkan pada sifat dwikutub (dipolar) dari molekul atau ionnya.

Peta Konsep
Lipid
terdiri atas

Lemak
dibedakan dari

Minyak

Sumber
lemak minyak

Ikatan dalam asam lemak
lemak minyak lemak

Wujud fisik
minyak

Hewan

Tanaman

Asam lemak jenuh

Asam lemak tak jenuh

Padat pada suhu kamar

Cair pada suhu kamar

diidentifikasi dengan

Bilangan asam

Bilangan ester

Bilangan penyabunan

Bilangan iodin

Refleksi
Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami materi pada Bab 9 ini? Bagian manakah dari materi Bab 9 ini yang tidak Anda kuasai? Jika Anda merasa kesulitan diskusikan dengan teman atau guru Anda. Pada bab ini Anda telah memahami sifat kimia dan fisika lemak; mengetahui penataan nama lemak atau minyak; menentukan bilangan asam suatu lemak atau minyak; serta memahami karakterisasi lemak dan minyak secara konvensional; dan mengetahui jenis makanan yang dapat menyehatkan dan mana yang tidak. Pada bab ini Anda juga telah mengetahui bahwa pembuatan sabun dan detergen diperoleh melalui hidrolisis lemak, begitu pula dengan pembuatan margarin yang berasal dari hidrogenasi minyak menjadi lemak. Cari tahu oleh Anda manfaat lain dari lemak atau minyak.

262

Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII

. asam asetat Pada pembuatan margarin.. 5. 4 mol D. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O C O C O C C13H27 C15H31 C15H31 7. O. kereaktifan gugus ester E. tergolong senyawa polihidroksi E. tetapi larut dalam eter B. 4. ester E.Evaluasi Kompetensi Bab 9 A. berupa cairan kental dan beracun Di antara struktur berikut yang merupakan struktur minyak adalah . D. 5 mol E. esterifikasi C. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH. memiliki ikatan rangkap dua D. salah satu produknya adalah .. 1. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. nitrogliserin D. A. A. dapat dihidrolisis E. hidrolisis Lemak 263 .. Perbedaannya terletak pada . A. Lemak adalah senyawa karbon yang termasuk golongan . C. diperlukan gas hidrogen sebanyak . eter Lemak dan minyak mengandung jenis unsur yang sama.... A. jenis gugus polihidroksi Ciri utama asam karboksilat dalam lemak adalah .. struktur molekul B.. 2 mol B. pirolisis D. A.. untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linolenat.. H2C HC H2C O O O C17H35 C17H35 C17H35 8. B. penggaraman E. A. H. 6 mol → Reaksi RCOOR + NaOH ⎯⎯ RCOONa + ROH dinamakan reaksi . ester C.2–propanadiol D. polialkohol B. propanol B... A.. mengandung gugus karboksilat B.. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C C15H31 C15H31 C15H29 C17H33 C17H33 C17H33 C17H33 C17H35 C17H35 2. E. membentuk sabun dengan logam alkali Pernyataan berikut yang sesuai dengan gliserol adalah . ikatan antaratom karbon D. asam karboksilat D. A. penyabunan B. nama IUPAC: 1... yaitu C... C17H31COOH. 3 mol C. aldehida E. gliserol C... merupakan alkohol tersier C.. jumlah asam lemak C. 3.. 6. sukar larut dalam air. memiliki rantai karbon yang panjang C..

Reaksi yang terjadi pada penentuan ini adalah reaksi .. reduksi 11. A.. A. Nama senyawa yang terbentuk adalah . A..0 D. adisi C. bilangan penyabunan C. bilangan iodin E. Bilangan yang menyatakan kadar asam lemak bebas dalam suatu lemak atau minyak dengan cara reaksi penetralan disebut .0 16.. eliminasi E.. O H2 C HC H2C O O O C O C O C C17H33 C17H35 C17H35 13. Jika pada titrasi 10 mg lemak memerlukan 15 mL KOH 0. gliserol dan asam lemak 10. asam karboksilat dan NaOH D.. 15. 10. etanol dan NaOH C. 3 E. asam linolenat E.. trigliserida D. 2 D. A... bilangan ester D.. Pada penentuan BI. Lemak dengan nama gliseril trilinoleat memiliki struktur . A...5 C. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah . bilangan asam B. 6 C. asam palmitat D. gliserida dan NaOH E. UMPTN 1999 B: Untuk menentukan adanya ikatan rangkap digunakan pereaksi brom. asam linoleat C. 12..5 E. 8. 5 B. 7.. gliserilpalmitoleat 12. tripalmitolein C.. H2C HC H2C O O O C17H35 C17H35 C17H35 C. iodin yang terbentuk dititrasi dengan Na2S2O3.1 M untuk mencapai titik akhir titrasi maka bilangan asamnya adalah . Reaksi penyabunan adalah reaksi antara . A.. substitusi B. tripalmitoleat E.. trigliserin B... bilangan asam B. Bilangan yang menunjukkan jumlah ikatan rangkap dalam lemak atau minyak adalah .. 4 264 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII .4 B. bilangan iodin E.. bilangan penetralan 15. Satu molekul gliserol bereaksi dengan tiga molekul palmitoleat. A. bilangan penyabunan C. A.9. bilangan ester D. asam stearat B. H2C HC H2C O O O O C O C O C O H2C HC H2C O O O C O C O C C15H31 C15H31 C15H29 C17H29 C17H29 C17H29 E. Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks ini adalah . gliserol dan NaOH B... D. asam oleat 17. oksidasi D. A..... bilangan penetralan 14. O H2 C HC H2C O O O C O C O C O C O C O C C13H27 C15H31 C15H31 B.

A. Apakah perbedaan dan kesamaan antara: a.. minyak jarak E. Sebutkan perbedaan sifat-sifat lemak dan minyak. Pembentukan prostaglandin dapat dihambat dengan adanya .. asam butirat 20.. O R S O O-Na+ B. stearat E. Di antara bahan makanan berikut yang mengandung kolesterol paling rendah adalah . minyak sawit C. asam linolenat E. palmitat D. 5.... A D. asam laurat B.. Gambarkan struktur dari asam lemak tersebut. A.. bilangan asam dan bilangan penyabunan.. A. 6.18. Di dalam air.. ion-ion sabun yang berasal dari asam lemak membentuk . Prostaglandin dapat dibiosintesis dari asam lemak . Suatu trigliserida mengandung dua satuan asam stearat dan satu satuan asam palmitoleat. asam stearat D... penisilin 23. E B. telur E. A. susu D.. pada suhu dan tekanan tinggi. madu C. K C. A. A... asam palmitat C. b. kafein B. rantai polimer D. R O C OH D. daging sapi B. daging ayam 19. Di antara minyak berikut yang dapat menjaga kesehatan dalam jumlah yang cukup adalah . A. c.. O R R C O O-Na+ O C O-Na+ B. asam salisilat D. 3. A.. bilangan ester dan bilangan penyabunan? Mengapa lemak tidak jenuh diperlukan dalam diet manusia bagi kesehatan? Jelaskan. gas hidrogen dengan katalis Ni. miristat C. streptomisin C. minyak kacang 21. larutan NaOH dan dipanaskan. s elling E. menghasilkan dua ekuivalen asam palmitat dan satu ekuivalen asam oleat. C E. Prostaglandin adalah senyawa yang mengatur keseimbangan efek-efek biologis. aspirin E. laurat B. Apa perbedaan utama antara sabun dan detergen? Apa pula kesamaannya? 2. 1. b. Vitamin yang tidak larut dalam lemak adalah vitamin .. padahal struktur dan jenis unsur yang dikandungnya sama? Suatu lemak setelah disafonifikasi dan diasamkan. R O C O H C. Mengapa minyak dan lemak berbeda. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. misel C.. minyak jagung D.... minyak kelapa B. linolenat 24. Lemak 265 . D 22.. Di antara asam lemak berikut yang tergolong asam lemak esensial adalah .. ditambah bromin dalam CCl4? 4. Apakah produk utamanya jika diolah dengan: a. endapan minyak 25. ikatan hidrogen B. Rumus struktur detergen adalah . E.

Tambahkan beberapa tetes larutan biuret pada larutan. 4. dan minyak yang mengandung asam lemak takjenuh (seperti. Air beras 2.Proyek Semester 2 i Ma anan Kita memerlukan makanan sebagai sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatan. seperti di supermaket atau tempat perbelanjaan lainnya. 5. tambahkan beberapa volume air dan kocok kembali. Larutan putih telur 4. Uji lemak minyak 1. Larutan gula 11. Pembakar bunsen 10. 2. Anda ditugaskan untuk mengidentifikasi golongan senyawa pada produkproduk yang mudah diperoleh di sekitar Anda. roti. 3. buatlah laporan pengamatan kelompok Anda berupa karya tulis yang diserahkan kepada guru Anda sebelum ujian semester 2. Larutan Benedict 12. Uji protein 1. Amati perubahan warna yang terjadi. 2. Gelas kimia 8. Kocok sedikit air beras dengan air dalam gelas kimia kecil. 4. Larutan biuret 5. minyak dapur atau minyak kelapa sawit). dan minyak. Sediakan larutan protein yang berasal dari putih telur ke dalam tabung reaksi. Tutup tabung reaksi dan kocok. Larutan iodin 3. panaskan tabung reaksi dalam penangas air. 2. Pada proyek Semester 2 ini. Amati perubahan warna yang terjadi pada larutan biuret. seperti daging dan kacang-kacangan. Kemudian. dan pati yang terdapat dalam makanan berenergi tinggi. 6. Tambahkan beberapa tetes larutan Benedict dalam larutan gula. 3. nasi. Kemudian. Larutan etanol 6. sumber protein yang dapat diperoleh dari berbagai macam makanan. dan daging). 2. protein. dan kentang). 266 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Nutrisi yang dibutuhkan tersebut di antaranya. Sediakan minyak dapur dalam tabung reaksi. Kemudian. Tambahkan sedikit larutan etanol. Larutkan gula dalam 10 mL air dalam tabung reaksi. Amati perubahan warna yang terjadi pada larutan iodin. 3. Alat dan Bahan 1. Siapkan penangas air. Penangas air 9. Kemudian. Amati perubahan yang terjadi. pati. Tabung reaksi 7. Tujuan Untuk mengidentifikasi gula pereduksi. karbohidrat (glukosa yang terdapat dalam gula. seperti. tambahkan beberapa tetes larutan iodin. 5. serta lemak yang mengandung asam lemak jenuh (terdapat dalam margarin. Uji pati 1. Air Langkah Kerja Uji gula pereduksi 1. lemak.

. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. CH3–CH2–O–CH3 Senyawa alkohol berikut ini yang tidak dapat dioksidasi oleh larutan KMnO4 atau K2Cr2O7 dalam suasana asam adalah . 9. kecuali .. A.Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 1. antarmolekul-molekul alkohol terdapat ikatan hidrogen E. 10. O CH3–CH2–CH2–COOH 2. (CH3)3COH Di antara senyawa berikut yang memiliki isomer optik adalah . A... 1 dan 3 E. CH3–CH2–O–CH2–CH3 E. reaksi dengan PCl3 E. 3–metil–2–butanol C. 4–metil–2–pentanol E. Diketahui empat senyawa karbon: 1. mempunyai titik didih paling tinggi dalam deret homolognya Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 267 .. CH3–CH2–CH2–CHO 3. 1 dan 2 C.. 2 dan 3 Senyawa berikut merupakan isomer dari asam pentanoat. CH3CH2CH2OH B. gas H2 membentuk alkohol B.. PCl3 membentuk R–Cl D. eter mengandung dua gugus alkil C. 3.... A. kelarutan dalam air B. 1 dan 4 B. tetapi titik didih alkohol jauh lebih tinggi daripada eter. penentuan rumus molekul Jika 1–butanol didehidrasi oleh asam sulfat pekat berlebih pada suhu 240°C. A. CH3CH2CH2O E. (CH3)3CCH2OH D. 1 dan 4 Di antara senyawa alkohol berikut yang tidak dapat dioksidasi adalah .. 2–metil–2–butanol 7. CH3CH2OCH3 C.. 11. etil propanoat C.. CH3COCOOH E. CH3–CH2–C–CH3 4.3–dimetil–2–butanol D. A.. isoprena 4... CH3COOH Perlakuan berikut yang tidak dapat diterapkan untuk membedakan alkohol dan eter adalah .. dapat bereaksi dengan larutan Fehling B. kloroform 3. 2–metil butanoat Alkohol dan eter memiliki rumus molekul sama.. Reaksi identifikasi untuk mengenal gugus –CHO pada alkanal adalah .. 2 dan 4 C.... CH3CHOHCH3 E.. A. 2 dan 3 B. 12. A.... CH3CHOHCH3 C. 5. polivinil klorida 2. gas brom membentuk dibromo alkana 8. A. Hal ini disebabkan .. 6. 1 dan 3 D. 4. Pasangan senyawa yang berisomeri fungsional adalah . merupakan hasil oksidasi alkohol primer D. merupakan hasil dari oksidasi alkohol sekunder E. A. 3–pentanol B. propil asetat E. CH2=C(CH3)2 C. dietil keton D. 3. A.. kalor penguapan alkohol lebih tinggi Zat berikut yang dapat membentuk cermin perak apabila direaksikan dengan tes Tollen adalah . CH3COCH3 B. massa jenis eter lebih kecil dari alkohol D. 1 dan 2 D.. Berikut adalah bahan yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari: 1. karbon tetraklorida Pasangan senyawa yang tergolong haloalkana adalah .. CH3CH2COOH B.. CH2=CH–CH2–CH3 B. 2 dan 4 E. reaksi esterifikasi C. tes Tollen membentuk endapan Ag E. CH3–CH=CH–CH3 D.. CH3–CH2–CH2–CH2–OH 2. A. HOOCH2COOH D. CH3(CH2)3CH2OH Pernyataan yang benar tentang aseton di bawah ini adalah . CH3CH2CHO D. logam Na membentuk alkoksida C. A.. hasil yang terbentuk adalah . CH3CHOHCOOH C.. dapat teroksidasi menghasilkan asam propanoat C. A. rumus bangun alkohol dan eter tidak sama B.. reaksi dengan logam natrium D. butil formiat B..

C6H5CH2Cl E. adisi 18. Senyawa berikut yang bukan monomer untuk pembuatan plastik adalah . Senyawa berikut yang termasuk polisakarida adalah . kondensasi E.. 1–bromopropana B. CH3CCl=CH2 dan CH3CH=CH2 B.. Polimer yang dibentuk dari kondensasi glukosa dinamakan polisakarida. A.2–dibromopropana E. kationik C... A. vinil klorida E. bromobenzena dalam cahaya matahari E.... C3H7COOCH3 C. bromobenzena dengan adanya Fe C. hasilnya adalah . benzena dalam cahaya matahari D. ClC6H5 B.. siklopropana D... esterifikasi C. stirena 24. larutan iodium dalam natrium hidroksida E. hidrogen peroksida D.. Jika propena direaksikan dengan brom dalam karbon tetraklorida. A. DNA 25. Di antara senyawa berikut yang dapat digunakan untuk melakukan reaksi oksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat atau ion benzoat adalah . D. D..... oksidasi C.. benzena dengan adanya besi 23.. 1. Reaksi yang terjadi dinamakan . A. A.. oksidasi B.. peptida C. ionik B... Jenis reaksi benzena dengan asam nitrat yang mengandung asam sulfat adalah .. NO2+ E. NO3– D.. C6H5CCl3 A. (CH3)3C–CO2H A. HNO3 B. H–CO2H E.13. Metilbenzena dapat dibuat dari benzena dan bromometana dengan katalis besi(III) bromida. CH2=CCl CH=CH2 dan CH2=CH2 D. tetrafloroetilen C. Di antara senyawa berikut yang disebut benzalklorida adalah .. H2C=CHCl 27. CH3COOCH3 D. substitusi E. H2C=CCl2 B. B. 2–bromopropana C.. 21. Hasil reaksi antara asam propionat dengan etanol adalah .. adisi D. Cl2C=CCl2 C.. CH2=CHCl dan CH2=CH CH=CH2 E. radikal bebas 28. Di antara asam karboksilat berikut yang paling asam adalah . protein D. reduksi B. CH3 CH2Cl dan CH3 CH=CH CH3 26.. Di antara senyawa berikut yang paling mungkin bereaksi dengan etana–1. ClHC=CHCl D. A. PVC adalah suatu plastik sebagai hasil polimerisasi dari . NO2 17.. HSO4– + C. iodobenzena pada 20°C B.. A.. eliminasi D. kanji E. A. asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat C. ClHC=CCl2 E. spesi mana yang pertama kali menyerang molekul benzena adalah . C2H5COOC2H5 E. eliminasi 268 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Di antara zat berikut yang akan menghasilkan klorobenzena apabila gas klor ini dilewatkan adalah .. isoprena D..2–diol (etilen glikol) membentuk suatu polimer adalah . D... A.... adisi D.. C2H5COOC3H7 B. Senyawa berikut yang merupakan basa paling kuat adalah . CH3–CO2H B. A. E. A. A. Jika benzena dinitrasi menggunakan campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat pekat.. 1.. Polikarbonat dibuat dari reaksi bisfenol A (BPA) dengan fosgen (COCl2): C. klor B.. enzim B.3–dibromopropana 15... propilena B. C3H7COOC2H5 14.... 20. Polimer yang mempunyai satuan berulang: (–CH2–CHCl–CH2–CH=CH–CH2–) dapat dibentuk melalui polimerisasi suatu campuran dari . ClC6H4CH3 19. A. CH2=CHCl dan CH2=CH2 C. larutan kalium permanganat(VII) 22. C6H5CHCl2 C. Cl3C–CO2H 16. 2n NaOH Katalis ⎯⎯⎯⎯⎯→ Polikarbonat + 2n NaCl + 2n H2O Polimerisasi reaksi yang terjadi secara . C6H5–CO2H C.. substitusi E.

muatan positif dan negatif sama B. C. ikatan peptida E. ikatan hidrogen antarmolekul D. terjadi ikatan peptida di antara setiap dua monomer protein 36. HOOC COOH E. protein terbentuk dari asam amino melalui polimerisasi B. Pernyataan berikut yang tidak tepat untuk protein adalah .. glukosa suatu aldehid. sukrosa B. amida dengan karboksil D.. laktosa 31. asam amino penyusun protein adalah asam α – amino.. glukosa suatu aldehid. A. Glukosa dan fruktosa berbeda secara struktur sebab . Pernyataan berikut ini yang benar tentang polisakarida adalah . Barfoed 35.. 1 D.. fruktosa D. amino dengan hidroksil Pereaksi yang cocok untuk menguji adanya tirosin fenilalanin dan triptofan (mengandung inti benzena) di dalam protein adalah . muatan positif dan negatif sama B. dengan titik cabang pada (1 → 4) glikosidik ikatan antarmonomer di dalam pati adalah ikatan 34. 3 Suatu protein dapat memiliki struktur α–heliks. B. sedangkan fruktosa suatu keton D. 5 C.. amilum B. E. A.. C12H22O11 dihidrolisis dalam larutan HCl encer terbentuk monosakarida: H+→ C12H22O11 + H2O ⎯⎯ C6H12O6 + C6H12O6 Jika disakarida tersebut laktosa. H N H 1 H C R1 C O H N H C C 5 O OH 2 3 4 R2 37. glukosa suatu keton.. HO OH 29. 39. laktosa E. fruktosa dan fruktosa 33. amino dengan aldehid B. Di antara karbohidrat berikut yang tidak mengalami hidrolisis adalah .. amida dengan hidroksil C.. amilum D. gaya van der Waals Gugus fungsi yang membentuk ikatan peptida dalam protein adalah …. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah . Benedict E. Ikatan peptida ditunjukkan oleh nomor …. amino dengan karboksil E. protein jika dihidrolisis.. akan menghasilkan asam amino D. 4 B. glukosa dan fruktosa E. sedangkan fruktosa suatu eter B. sedangkan fruktosa suatu eter E. ikatan peptida E. gaya van der Waals Suatu protein dapat memiliki struktur sekunder karena memiliki . glukosa dan galaktosa C. A. fruktosa dan galaktosa D. ClCH2CH2CH2COOH HOOCCH2CH2OH HO COOH D. Tauber C. A. ikatan hidrogen intramolekul C. protein dengan larutan NaOH dan CuSO 4 memberi warna ungu C. Jika disakarida... Molisch B. struktur molekul glikogen dapat bercabang B. β (1 → 4) glikosidik selulosa tidak dapat dicerna oleh manusia sebab memiliki ikatan γ –glikosidik jika ke dalam pati ditambahkan iodium akan terbentuk warna cokelat dari iodomilum pati dan selulosa memiliki monomer yang sama yaitu β – –galaktosa 40.. glukosa dan glukosa B. ikatan hidrogen antarmolekul D. glukosa suatu aldehid... Evaluasi Kompetensi Kimia Semester 2 269 .. glukosa suatu amida. A. C. A. 2 E.. Hal ini disebabkan adanya … A. maltosa E.. A.. A. A. A. Hidrolisis pati dengan asam klorida encer menghasilkan . selulosa C.... sedangkan fruktosa suatu aldehid C.. 38. D.. sedangkan fruktosa suatu asam 30. ikatan hidrogen intramolekul C.A. maltosa 32. asam β –amino.. E. monosakarida yang terbentuk adalah . fruktosa C. Perhatikan struktur dipeptida berikut.. Fehling D. dan asam γ –amino.

Rumus molekul mycomycin adalah C13H10O2. c. Millon 41. ester E. keton. Xantoprotein D. minyak kelapa sawit C. atau aldehid.5. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. 3 mol E. minyak jarak 45.. nitroprusida B.A. a.. Propionaldehid (propanal) dan aseton (propanon) b. Ikatan peptida antarasam amino yang terdapat dalam protein adalah terbentuk dari gabungan gugus . b.. A. 6 mol C. 4 mol B. Apakah yang dimaksud dengan istilah pengasilan? Monomer apa yang digunakan untuk membentuk polimer berikut. Sakaguchi C. minyak kelapa kopra B. Tuliskan persamaan kimia setara untuk reaksi tersebut... O 5. 6.7. Pada kondisi bagaimana senyawa tersebut bereaksi dengan feniletanon? Pada pembuatan etil benzoat dari etanol dan asam benzoat. ester. C6H10O. Mycomycin adalah antibiotik alam yang dihasilkan dari jamur Nocardia acidophilus.. Pada pembuatan margarin. dan nama sistematisnya asam 3. c. karboksil dan metil E. C17H31COOH diperlukan gas hidrogen sebanyak . CH2=CH–C ≡ C–CH ≡ CH2 dan benzena c. asam asetat dan asetaldehid (etanal) d. CrO3. metil dan amino C. Krom trioksida direduksi menjadi Cr3+. a. minyak jagung D. dalam larutan asam menjadi sikloheksana. menghasilkan gliserol dan tiga mol natrium streat (C17H35COONa). C H O c. Di antara minyak-minyak berikut yang paling banyak mengandung lemak jenuh adalah . toluen (metilbenzen) dan 2–metilsikloheksena Identifikasikan apakah senyawa berikut tergolong asam karboksilat. pereaksi didihkan dalam refluks dan HCl kering dialirkan ke dalam campuran. salah satu produknya adalah .5% H (menurut massa). Mengapa HCl kering lebih baik daripada H2SO4 pekat pada reaksi pengesteran ini? d.... amino dan gugus karboksil D. Berapa gram NaOH yang diperlukan untuk hidrolisis ini? 4. 3. 2 mol D. 1.. A. amonia dan alkohol 42. a.. untuk menghidrogenasi sempurna 1 mol trigliserida dari asam linoleat. alkohol dan metil B. nitrogliserin B. minyak kacang E. CH F CH2 CH F CH2 CH F 2. minyak jarak 44. b. Sikloheksanol. minyak jagung D. A. diketahui bahwa senyawa itu hanya berikatan kovalen tunggal. 7. Gambarkan struktur mycomycin.0 g trigliserida dihidrolisis dengan natrium hidroksida. asam stearat 43. minyak kelapa kopra B. Di antara minyak-minyak berikut yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah memadai adalah .. Hopkin-cole E. minyak kacang E. O b.. gliserol C.5% N dan 12. Tentukan rumus empirisnya. air D. A. Terangkan uji kimia yang dapat membedakan antara: a. Jika lemak dihidrolisis dengan larutan NaOH. A. 270 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . Berikan alasan mengapa dalam reaksi ini digunakan HCl kering.. Hasil analisis cuplikan senyawa adalah: 87. 5 mol B. CH3 O C CH2 CH CH3 CH3 8. C6H11OH dioksidasi oleh krom trioksida. Sebanyak 10. minyak kelapa sawit C. Tuliskan rumus struktur yang mungkin untuk senyawa tersebut.12–dionat.. Tuliskan persamaan setara untuk reaksi tersebut.8– tridekatetraena–10.

3.7 V B.. 16 di kanan C. sistein B.8 V 2+(aq) Zn(s) +(aq) Ag(s) Zn Ag E° = 1. pelarut dan terlarut tidak bercampur C.7 0. 8 di kanan D. zat terlarut yang mudah menguap E.. X2+ + 2e– ⎯⎯ X E° = + 0. 4 ⎠ ⎛ y ⎞ n = 2 +⎜ ⎟ ⎝ 11. Berdasarkan gambar tersebut pernyataan yang tepat adalah . π cuka paling besar B.62 V C. 16 di kiri B. zat terlarut yang sukar menguap Jika beberapa asam amino berikut dengan berat yang sama. glisin D. A. 10.1 0. dan CaCl2 diukur pada suhu yang sama maka perbandingan tekanan osmotik (π) antara ketiga larutan tersebut adalah . π NaCl π CaCl2 C. muatan pada ion Lemak 271 . 0 D.. X dan Jika n mol elektron dialirkan melalui larutan CuSO4. jumlah elektron yang terlibat adalah . muatan pada satu mol elektron E. 3 B. X Y 2. perbandingan tetapan faraday terhadap tetapan Avodagro sama dengan . jumlah H+ yang diperlukan …..2 ⎠ 6. 275 C. d. N=X+ ⎛ y ⎞ n = +⎜ ⎟ ⎝ 22. B. b. 1 E. Massa molekul zat tersebut adalah …. E..5 g suatu zat dilarutkan dalam 100 g air. a. 186 Tiga macam larutan dengan molaritas yang sama: cuka.25 oC. Titik beku air mengalami penurunan sebesar 0.56 V 2+(aq) Zn(s) 2+(aq) Ag(s) Zn Sn E° = 0.14 V D. A. C. c.. treonin Sebanyak 2..7 5. triptofan C. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat. → MnO4– + C2O42– ⎯⎯ Mn2+ + CO2 + H2O Jika persamaan ini disetarakan. Pada proses elektrolisis. Ion positif dinetralkan pada elektrode X X GGL sel (V) 0. e. 125 E. 8.7 V Potensial reduksi logam X dan sebagai berikut. 100 D. muatan pada satu elektron D. A.. 4 C. 7.7 0.14 V E. π NaCl cuka E. ⎛ 2y ⎞ n = 2 +⎜ ⎟ ⎝ 22. dan y yang tepat adalah ….. alanin E. x. –0. penurunan gaya tarik antarmolekul D. 12 di kiri Pada setengah reaksi oksidasi metanol menjadi → formalin: CH3OH ⎯⎯ CH2O. A. 8 di kiri E. x mol Cu dan y L gas hidrogen (pada STP) diproduksi. π NaCl2 paling tinggi D. A. –0. NaCl. komponen pelarut dalam fasa uap B. + 0.. 240 B. X2+(aq) 1M Y2+(aq) 1M 4. dilarutkan dalam air maka kenaikan titik didih paling tinggi terjadi pada larutan ….… A. A.40 V → 2+ – + 2e ⎯⎯ E°= –0. jumlah elektron C.. A. 2 ⎠ D.Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun 1.1 0. jumlah mol elektron B. Penurunan tekanan uap larutan disebabkan oleh .. 9. semua sama Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan asam memiliki persamaan berikut. A. 4 ⎠ ⎛ y ⎞ n = +⎜ ⎟ ⎝ 11.30 V → Kedua logam tersebut disusun seperti pada gambar berikut.… A. 2 Diketahui: H+(aq) H2(g) Ag+(aq) Ag(s) E° = 0. + 0. +0. Hubungan antara n.62 V Potensial sel untuk reaksi: Sn2+ + 2e– ⎯⎯ Sn → adalah .

A. larutan KCl dengan gas F2 E. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO(s) + N2O(g) + 2O2(g) → D. larutan KCl dengan gas Br2 D. distilasi kuarsa (SiO2) B. Reaksi fisi yang dikembangkan dalam reaktor nuklir menggunakan bahan bakar . Po–239 272 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . B. tetramindiklorokromat(III) klorida E. larutan KNO3 dengan elektrode Au D. larutan Na2SO4 dengan elektrode C C. kromatografi E. Rumus kimia potasium heksasianoferat(II) adalah …. reduksi SiCl4 C. meningkatkan kadar seng 21.. K3[Fe(SCN)6] B. A. meningkatkan kadar timah D. larutan KI dengan elektrode C B. bis(dimetilglioksimato)nikel(II) B. 2Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ 2CaO(s)+4NO2(g)+ O2(g) → C. pemanasan campuran (NH4)2SO4 dan K2O B. Zn(OH)2(s) + 2OH– ⎯⎯ Zn(OH)42– → D. kromatografi lapis tipis 16. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ CaO2(s) + 2NO2(g) → 17. diklorotetraminkromat(III) klorida D. U–235 D. Senyawa kompleks berikut yang bukan kelat adalah . U–238 E. sebagai bahan bakar untuk memicu reaksi fisi E. Th–234 C. kalium tetratiosianatoetilendiaminkromat(III) C. partikel α D. menurunkan kadar timah E. KFe(SCN)6 E..11. Spesi X → D. Ca(NO3)2(s) ⎯⎯ Ca(NO2)2(s) + O2(g) → B. Elektrolisis larutan yang menghasilkan logam alkali adalah …. tetramindiklorokrom(III) klorida C. K4[Fe(NCO)6] C. peptisasi C.. Pada reaksi inti: adalah …. A. pemanasan NH4Cl D. E. sebagai sumber partikel alfa 25. Persamaan setara yang tepat untuk reaksi larutan amonia pekat dan suspensi seng(II) hidroksida adalah …. 234 90 U 236 90Th 235 92 U 238 92 U 1 + α ⎯⎯ X + 3 0 n . partikel β E. Pembuatan silikon ultra-murni dapat dilakukan melalui proses …. mengalirkan H2 ke dalam nitrogen cair E. Zn(OH)2(s) + 2NH4+ ⎯⎯ Zn2+ + 2NH4OH → E. meningkatkan kadar karbon B. A. C Neutron A Pita kestabilan B Proton Unsur radioaktif yang terletak di daerah B akan mencapai stabil dengan cara memancarkan …. A. K3[FeCN6] 19. A. menyediakan deuterium untuk reaksi fisi dengan 235U B. partikel γ 23. K4[FeCN6] D. A. Batang kadmium dalam reaktor nuklir berfungsi …. larutan NaCl dengan elektrode C 15. mengubah 235U untuk menghasilkan energi D. A. leburan NaCl dengan elektrode Pt E. krom(III) tetramin dikloro klorida B. A. C. Pembuatan logam magnesium dilakukan melalui proses …. pemanggangan 14. larutan KI dengan gas Cl2 C. Reaksi redoks antarhalogen berikut dapat terjadi. pemanasan NH4NO3 C. kecuali …. ion karbonatotetraaminkobalt(III) D. pemanggangan kuarsa E. Jika kalsium nitrat dipanaskan dengan kuat maka reaksi yang terjadi adalah …. Zn2+(aq) + 2NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)22+ → 18. sodium tetrasianoditiosianatoferat(III) 22. elektrolisis larutan NH4Cl 13. mengubah neutron cepat menjadi neutron termal C. Ca(NO3)2(s)⎯⎯ Ca3N2(s)+4NO2(g)+5O2(g) → E.… A. A. A. trans–diglisinatopaladium(II) E. diklorotetraminkrom(III) monoklorida 20. Nama yang tepat untuk senyawa kompleks dengan rumus (Cr(NH3)4Cl2)Cl adalah …. menurunkan kadar karbon C. elektrolisis B. Zn(OH)2(s) + 4NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)42++ 2OH– → C. Po–212 B. A. A. pemurnian zona D. larutan KBr dengan gas Cl2 12. 239 94 Pu 240 94 Pu 24. Prinsip pembuatan baja dari besi tuang yaitu dengan cara …. Gas NH3 dapat dibuat di laboratorium dengan cara …. pirolisis D. larutan KI dengan gas Br2 B. Zn2+(aq) + 4NH3 ⎯⎯ Zn(NH3)42+ → B. Perhatikan grafik pita kestabilan berikut. A. neutron C. positron B.

CH3 NH2 D. Senyawa adalah …. . X bereaksi dengan natrium menghasilkan H 2 . C6H5CH(OH)C2H5 E. direaksikan dengan larutan KMnO4 panas dan berasam. hasilnya adalah tri– iodometana. 2 primer dan 2 sekunder C. 1 tersier D. propan–1–ol D. propanoil klorida Senyawa berikut yang tidak membentuk endapan kuning jika dipanaskan dengan larutan iodin cair dan kalium hidroksida adalah . isotop-isotop atom 18O terdapat dalam produk CH 3 –CO– 18 OH.. 30. Senyawa alkohol tersebut adalah …. CH2NH2 B. 1 primer. campuran H2SO4 pekat dan HNO3 pekat D. A. Jika etiletanoat. C6H5COCH3 Hasil reaksi antara fenilmetanol (C6H5CH2OH) dan etanoilklorida (CH3COCl) adalah …. 1 primer dan 3 tersier Jika butan–1–ol didehidrasi oleh asam sulfat pekat berlebih pada suhu 240°C. 28. X. ikatan C–C dalam gugus O–C2H5 terurai selama hidrolisis O 27.. propanal E. CH2=CHCH2CH3 B. COOH HOOC C. CH3COCH3 D. A. Di antara senyawa berikut dapat bereaksi dengan etana– 1. CH3CHO C. NH2 E. Kesimpulannya adalah…. A. A. Z adalah senyawa berbeda. CH3CH(OH)C2H5 D. E. dengan HI berair 36. 32. hasil yang terbentuk adalah . asam propanoat C. A. C2H5OH C. C6H5COCH3 C. besi dan HNO3 pekat D. gas hidrogen dengan bantuan nikel E. COOH HO B. Reduksi: H2 N NO2 H2N NH2 dapat dilakukan dalam laboratorium sekolah dengan menggunakan …. Senyawa berikut yang dapat digunakan untuk membuat garam diazonium jika direaksikan dengan asam nitrit pada 5°C adalah …. CH3C16O2C2H5 dihidrolisis berasam dengan adanya H218O. C6H5CH2OH B. CH3CH2–O–CH3 Di antara pereaksi berikut yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah . gas klorin B. C6H5CH2OCOCH3 Butanol memiliki empat isomer yang terdiri atas …. 29. ikatan C–16O lebih kuat dari C–18O B. CH3CH=CHCH3 D. propanon B.. timah dan HCl pekat C. sodium hidrogen sulfit berair B. A. bukan dalam C2H518OH. yaitu . A... A. C6H5CH2Cl D.. OH HO D. 1 sekunder. X dan bereaksi membentuk ester. Jika suatu alkohol. 1 primer dan 3 sekunder B. (CH3)3COH E. 33... A. 2 primer.. ClCH2CH2COOH HOOC–CH2–CH2–OH Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun 273 . 2 sekunder. C6H5OH 34. 31. C6H5OCOCH3 B. larutan I2 dan NaOH dalam air C. CH3CH(OH)CH3 B. C6H5CH2COCl E.2–diol (etilen glikol) membentuk polimer. A.. CH3CH2–O–CH2CH3 E. CH2=C(CH3)2 C. 1 tersier E. gugus C2H5 mengalami serangan oleh H218O X. larutan KMnO4 dalam basa E. larutan H2O2 C. CONH2 C. D.26. NHCH3 35.. ikatan tunggal C–O dalam gugus C O terurai atom O dalam gugus O–C2H5 menjalani reaksi dengan H318O+ E.. A. X dan Z dapat juga membentuk ester yang sama tetapi tidak bagus.

H2 C H2 C H C H C C H C D. Tauber 39. asam stearat B.0 g trigliserida dihidrolisis dengan NaOH. Berapakah tekanan uap larutan ini pada 25°C? (Pada 25oC tekanan uap air murni adalah 23. tirosin E. b. Apakah yang dimaksud dengan denaturasi protein dan renaturasi protein? 10. 4.5 g logam perak. glutamin C. Berapa tekanan minimum yang harus diterapkan pada suhu 25°C untuk memurnikan air laut dengan teknik osmosis balik? Diketahui faktor van’t Hoff = 1. AlCl 3 dan LiH dengan perbandingan mol 1 : 4 bereaksi membentuk endapan putih. Pereaksi yang sering digunakan untuk identifikasi glukosa dalam urine adalah …. Apakah nama unsur X dan mengapa emisinya terpisah? 7. 9. 38. Barfoed D. asam linoleat C. Tuliskan persamaan reaksi yang terjadi antara AlCl3 dan LiH. A. Filtrat diketahui mengandung ion-ion 228Ra. berapa gram Zn yang dihasilkan dari elektrolisis larutan ZnCl2? Sel volta dikonstruksi dari setengah reaksi berikut. Setelah disaring. Dalam etoksietana. asam oleat E.8 torr). 274 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII . menghasilkan gliserol dan tiga mol natrium stearat (C17H35COONa). Jika propenonitril ( H2C CHC N ) dan kloroetana ( CH 2 CHCl ) dicampurkan dengan molar yang sama membentuk polimer secara adisi maka polimer yang terbentuk harus mengandung monomermonomer …. Elektrode seng dalam larutan seng sulfat dan elektrode nikel dalam larutan nikel sulfat. asam palmitat D. Suatu larutan mengandung ion logam 3+ dielektrolisis dengan arus 5. Senyawa apakah endapan putih yang pertama? Mengapa lebih dulu mengendap? 8. A. A. H2 C H C Cl H2 C H C C N B. Pada keadaan yang sama. elektrolisis larutan AgNO3 mendepositkan 1. histidin B. Fehling B. Air laut mengandung sekitar NaCl 3%. Penambahan larutan NaOH membentuk endapan XOH. Di antara asam-asam lemak berikut yang memiliki bilangan iodin paling tinggi adalah …. H C C Cl H2 C H C B.9 Pada keadaan tertentu. H2 C H C C N CH2 N H C C N H C H N H2 C H2 C Cl Cl HC C. A. 1. 5. asam linolenat E.37.18 g logam diendapkan pada elektrolisis ini? Suatu larutan X(NO3)n ditemukan mengemisi partikel α dan β. 2. Sebanyak 10. dan tunjukkan arah aliran elektron dan gerakkan kation. Setengah-reaksinya adalah: → Zn(s) ⎯⎯ Zn2+(aq) + 2e– E° =– 76 V 2+ → Ni (aq) + 2e– ⎯⎯ Ni(s) E° = – 23 V Gambarkan diagram sel. sistein D. tandai anode dan katode. endapan XOH hanya memancarkan partikel α dan filtratnya memancarkan partikel β. Berapa gram NaOH yang diperlukan untuk hidrolisis ini? 6. Apakah nama logam tersebut jika 1. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 45 g glukosa dengan 450 g air. 3. a. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar. Berikut ini yang merupakan asam amino esensial adalah …. Benedict C. Tuliskan rumus struktur dan nama semua senyawa yang memiliki rumus molekul C5H11Br. alanin 40.0 A selama 10 menit. Molisch E.

Rangkaian luar e– Voltmeter Anode Rangkaian dalam Katode Tes Kompetensi Subbab F 1. D A 15. Hal ini disebabkan pada keadaan padat.104°C Mr X = 842 g mol–1 Tb = –0. DTd= 0. a.29 Xair = 0. 5. 3.18637°C Evaluasi Kompetensi Bab 1 A. D B 17.9 m Fraksi mol H2O2 3% = 0. 3. Boleh jadi padat. 5. dan gas dari air dalam ruang vakum tersebut. 7. cair. Esai Kemolalan H2O2 3% = 0.71 molalitas larutan gula = 0. → Cr2O72–(aq)+6Cl– (aq) + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+(aq) + 3Cl2(g) + 7H2O( ) → 2Mn2+(aq)+5BiO3–(aq)+14H+ ⎯⎯ 5Bi3+(aq) – + 2MnO4 (aq)+ 7H2O( ) → H3AsO4(aq) + 4Zn(s) + 8H+ ⎯⎯ AsH3(s) + 4Zn2+(aq) + 4H2O( ) Tes Kompetensi Subbab D 1. 3. DTd= 0. A D A C E 31. 23.702°C DTb= 0. 3. 7. 29. suhu pembentukan CO2 padat naik. c. C Sn2+(aq) Sn4+(aq) Fe3+(a ) Fe2+(aq) C → 2I–(aq) + 2e– ⎯⎯ I2(s) E°= –0.54 V GGL sel negatif maka reaksi tidak terjadi. A C 19. B 33. C 21. 3. 25. π = 0.Apendiks 1 Kunci Jawaban Tes Kompetensi Subbab Bab 1 Sifat Koligatif Larutan Tes Kompetensi Subbab A 1. C Zn Ni 2+ Reaksi yang terjadi: Zn (s) + Cu (aq) → Zn2+(aq) + Cu(s) → 3. b. → 10Br–(aq)+2MnO4–(aq)+16H+ ⎯⎯ 5Br2( ) + 2Mn2+(aq) + 8H2O( ) → 3Cu(s)+2HNO3(aq) + 6H+ ⎯⎯ 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O( ) Tes Kompetensi Subbab E 1.43 atm Massa etilen glikol = 1192 g Plarutan = 19. DTd= 0. Pada tekanan tinggi.26°C b.372°C Tb = –0.29 m 3.001 atm Mr Hemoglobin = 688000 g mol–1 Tes Kompetensi Subbab B 1.016 Apendiks 1 275 . → I2(s) + 10HNO3(aq) ⎯⎯ 2HIO3(aq) + 10NO2(g) + 4H2O( ) → NaCl(aq)+2H2SO4(aq)+MnO2(s) ⎯⎯ 2Na2SO4(aq) + MnCl2(s) + 2H2O( ) + Cl2(g) a. d.68 mm Hg Mr glukosa = 180 g mol–1 1. → I2(s) + HNO3(aq) ⎯⎯ 2HIO3(aq) + NO2(g) +5 +4 Tes Kompetensi Subbab C 1.15°C 3. 7. kerapatannya lebih rendah dari CO2 air. 3. Fe(s) + 2Ag+(aq) ⎯⎯ Fe2+(aq) + 2Ag(s) 5. 27. 1. 5. Xetanol = 0.62 mmHg π = 7. 7. e. 1. B.5 mmHg Bab 2 Reaksi Redoks dan Elektrokimia Tes Kompetensi Subbab A 0 +10 Tes Kompetensi Subbab B 1. 3. Plarutan = 23. 9. D D 13. Plarutan = 41. Pilihan ganda D 11.

33. Akibatnya logam besi cenderung direduksi. 5. Cr2O72–(aq)+ 6Cl–(aq) + 14H+ ⎯⎯ 2Cr3+(aq) +3Cl2(g) + 7H2O( ) → c. Al = 16. F Tes Kompetensi Subbab B 1. Mg atau Zn memiliki potensial oksidasi lebih tinggi dibandingkan besi sehingga logam Mg atau Zn lebih mudah dioksidasi. Gaya tolak ruang sangat tinggi. 2[2 Al3++302–] + 3C(s) ⎯⎯ 4 Al( ) + 3 CO2(g) → atau Al2O3(aq) + 3 C(s) ⎯⎯ 4 Al( ) + 3 CO2 (g) Pada proteksi katodik. C E 15. b. 3CH3OH(aq)+Cr2O72 (aq) + 8H+ ⎯⎯ → 3CH2O (aq) +2Cr3+(aq)+7H2O( ) Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d3. → a. Pilihan ganda B 13. Pada (b) GGL sel negatif maka reaksi tidak berlangsung. dan reduksi terjadi di katode. 35.83 volt) sehingga H2O akan di reduksi menghasilkan ion OH– yang bersifat basa. Pb(s) + PbO2(s) + 2H2SO4(aq) ⎯⎯ 2PbSO4(s) + 2H2O( ) → d. H3AsO4(aq) + 4Zn(s) + 8H+ ⎯⎯ AsH3(s) + 4Zn2+(aq) + 4H2O( ) → f.06 V ) Sebab nilai potensial reduksi besi lebih besar dibandingkan nilai potensial reduksi Mg atau Zn. 2Mn2+(aq)+5BiO3–(aq)+14H+ ⎯⎯ 5Bi3+(aq) + 2MnO4–(aq) + 7H2O( ) → e. C F F Xe F F 25. H2 O → 2XeF2(aq) ⎯⎯⎯ 2Xe(s) + 4HF(aq) + O2(g) 3. 3. 27. 3. Massa Hg = 4. Waktu yang diperlukan untuk mengendapkan: 1 mol Na = 5. 9.72 jam. Potensial reduksi standar Cu lebih besar (0. Potensial reduksi standar Ni paling besar (–0. 7. B. 29.34 volt) maka Cu2+ akan direduksi. Makin kuat gaya tarik van der Waals makin rapat unsur tersebut. 5. 3. Sebab atom fluorin terlalu kecil untuk membentuk asam okso. F Xe F Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d. F 7. A A 17. Kerapatan berhubungan dengan gaya tarik antarmolekul halogen. → 4NaCl(aq) + 2H2SO4(aq) + MnO2(s) ⎯⎯ 2Na2SO4(aq) + MnCl2(aq) + 2H2O( ) + Cl2(g) Rangkaian luar e– voltmeter Anode Rangkaian dalam Katode Tes Kompetensi Subbab C 1. 1. Bab 3 Deskripsi Unsur-Unsur Golongan Utama Tes Kompetensi Subbab A 1.24 volt). Zn Ni 7. 3.08 jam m I2 = 2. H2O memiliki nilai lebih besar (–0.35 g a. 31.9. Oleh karena yang (a) GGL selnya positif maka reaksi dapat berlangsung. 11. 7.23 volt) maka Ni2+ akan direduksi. 5. F F F Xe F F Esai Penyetaraan reaksi redoks dalam suasana asam dengan metode setengah reaksi. 10Br– (aq)+2MnO4–(aq) + 16H+ ⎯⎯ 5Br2( ) + 2Mn2+(aq) + 8H2O( ) g.2 g. Berdasarkan nilai potensial reduksi standar. → NaI(s) + H3PO4( ) ⎯⎯ HI(g) + NaH2PO4(s) 3. Evaluasi Kompetensi Bab 2 A. tetapi pada tahap pembentukan karat reaksi berlangsung sangat lambat karena memiliki nilai potensial sel sangat kecil (E° = 0. 9. 5. C A D C D A Hibridisasi yang terjadi adalah sp3d2.36 jam. diketahui bahwa tahap reaksi oksidasi besi berlangsung cepat (E° = 1. 1. → 11. B B 21. Tes Kompetensi Subbab D 1. Mg = 10. F Br F (sp3d) 276 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . A E 19. E D 23. 3Cu(s) + 2HNO3(aq) + 6H+ ⎯⎯ 3Cu2+(aq) + 2NO(g) + 4H2O( ) → b. Berdasarkan potensial sel.

Tes Kompetensi Subbab C 1. C E B B B 31. Ligan adalah anion atau molekul netral terikat pada atom pusat. dalam KMnO4 = +7. 7. 1. 35. 29. Alumunium berada dalam golongan IIIA pada sistem periodik. Melalui elektrolisis garam NaCl. 29. Dalam bentuk garam hipopklorit (NaClO). Ca. B C 17. Tes Kompetensi Subbab E 1. 33. Pembuatan gas oksigen di antaranya: 2 2KClO3(s) ⎯⎯⎯→ 2KCl(s) + 3O2(g) 2 → H2O2( ) ⎯⎯⎯ H2O( ) + O2(g) Tes Kompetensi Subbab D 1. Karena logam alkali bersifat reaktif. 3. 7.contohnya Kalimantan Barat dan pegunungan Jaya Wijaya. 3. 9. D Esai 21. Muatan senyawa ini adalah 0. 25. 3. 23. 5. 5. 25. 5. 5. (a) Tris(amin)dibromobesi(III) nitrat. 27. Reduksi bijih besi menjadi besi. B. akan diperoleh CH4 yang disebut gas alam sintetik.66) Bab 4 Unsur-Unsur Transisi Periode Keempat Tes Kompetensi Subbab A 1. A D 15. E 21. Pt → Tahap 1 : 4NH3(g) + 5O2(g) ⎯⎯ 4NO(g) + 6H2O(g) → Tahap 2 : 2NO(g) + O2(g) ⎯⎯ 2NO2(g) Tahap 3 : 3NO2(g) + H2O( ) ⎯⎯ 2HNO3(aq) + → NO(g) Gas NO pada tahap akhir dapat digunakan kembali. Hasil samping gas H2 dan Cl2. Sumber unsur transisi biasanya berasal dari penambangan deposit minera. Apendiks 1 277 .5 L 3. Tes Kompetensi Subbab G 1. 39. H2 O 2XeF2(aq) ⎯⎯⎯ 2Xe(s) + 4HF(aq) + O2(g) → Sebab klorin bersifat asam dalam air sehingga dapat bereaksi dengan ion basa kuat membentuk garam. (b) Amonium tetrabormokuprat(II) 3. 7. (b) +4. → 4Li(s)+ O2(g) ⎯⎯ 2Li2O(s) → 2Na(s) + O2(g) ⎯⎯ Na2O2(s) Evaluasi Kompetensi Bab 3 A. 5. Ba. 23. Al 2 O 3 dielektrolisis dalam kriolit cair (elektrolit). kemudian dilarutkan dalam air menjadi asam nitrat. Proses secara umum. 2[2Al3++3O2–] + 3C(s) ⎯⎯ 4Al( ) + 3CO2(g) → 11. Bilangan koordinasi adalah jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat. [Pt(NH3)2Br2]. A C 15. 3. amonia dibakar dengan adanya katalis platina menjadi gas NO dan diubah lebih lanjut menjadi NO2. Tes Kompetensi Subbab F 1. B E 17. Lelehan Al terbentuk pada katode dan berkumpul di bawah sel elektrolisis. Elektron valensinya ns2 np1. E D 19. D D 13. B. Evaluasi Kompetensi Bab 4 A. (d) +6 Ion kompleks adalah senyawa ionik yang terdiri atas kation logam transisi (atom pusat) dan 2 atau lebih anion atau molekul netral. Ra → CaCO3(s) + H2C2O4(aq) ⎯⎯ CaC2O4(s) → 5C2O42–(aq)+2MnO4–(aq)+16H+ ⎯⎯ 2Mn2+(aq) + 10CO2(g) + 8H2O( ) 1. 27. 3. Tes Kompetensi Subbab B 1. Pilihan ganda A 11. C C 13. 9. yang dikeluarkan secara berkala. 37. → CO(g) + 3H2(g) ⎯⎯ CH4(g) + H2O(g) Δ H= –206 kJ mol–1 Setelah H2O diuapkan. Pada umumnya senyawa dengan biloks tertinggi lebih stabil maka diduga bahwa senyawa A adalah VF3. D C B A C → 2Li + 2CH ≡ CH ⎯⎯ 2LiC ≡ CH + H2 Jenis reaksi adalah reaksi oksidasi. 7. Mg. Biloks Mn dalam MnO2 = +4. (c) +1. Pilihan ganda E 11. ΔMnO MnO 5. 9. 3. B D 19. 3. Tes Kompetensi Subbab D 1. Sifat lunak dan licin disebabkan oleh antarlapisan yang dapat bergeser. → 2 M + H2 ⎯⎯ 2 MH M adalah logam alkali. Karena potensial reduksi standar negatif (E°= 1. Grafit memiliki struktur jaringan segienam datar dan berlapis-lapis. elektrolisis → H2O( ) ⎯⎯⎯⎯ H2(g) + O2(g) → 8H2S(g) + 4O2(g) ⎯⎯ S8(s) + 8H2O( ) Esai (a) +2. B C A B C 3. 1. 3. Alumunium memiliki energi ionisasi ketiga yang cukup tinggi cenderung sukar untuk melepaskan elektron. 1. V = 3587. Tes Kompetensi Subbab C 1.

607 ×10–9 sma. Dalam reaksi fisi.6 torr 0 +4 Bab 5 Keradioaktifan Tes Kompetensi Subbab A 1. 23. Pilihan ganda E 15.1–dibromobutana Br H2 C CH Br CH2 2. e d 19. 49. kemudian hasil reaksi pada setiap tahap dan produk reaksi akhir diisolasi dan dideteksi sifat radioaktifannya. B. suhu hasil reaksi dapat dikendalikan. d. Reaksi fusi adalah reaksi nuklidanuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom lebih besar. sedangkan inti atom nitrogen hanya 7 proton. 5.4–dibromobutana 1. 7. 5. Bab 6 Senyawa Organik Tes Kompetensi Subbab A 1. 7. produk tidak menunjukkan sifat radioaktif. D D 21. B. 13. g. Rem adalah satuan dosis radiasi yang menghubungkan secara e uivalen energi radiasi dengan jenis radiasinya. misalnya 3 rem setiap tiga bulan boleh jadi aman. 3.3–dibromobutana CH3 H2 H2 C CH C Br Br 1. 39. C D 27.2–dibromobutana Br H3C CH H2 C Br CH2 H3C Esai Emisi beta. Sebab 238U jika dibombardir dengan neutron tidak akan terjadi reaksi berantai sebagaimana 235U. Katalis yang digunakan harus bersifat radioaktif. b 21.176 g Sebab ion karbonat cenderung terurai menjadi gas CO2 . C6H12O6 + O2 → CO2 + H2O 0 –2 3. Karena gugus fungsi merupakan bagian reaktif dari senyawa karbon yang menentukan sifat fisika dan kimia senyawa karbon. 3. 9. 9. 45. X =plutonium–239 ( 94 Pu ) 0 Kehilangan massa sebesar 6. 31. sedangkan pada reaksi fusi hingga saat ini masih terus diteliti. e a 13. 3. (b) 40K. C E 19. E B 25. 1 n ⎯⎯ 1 p + -1 e →1 0 1. b. 25. Evaluasi Kompetensi Bab 5 A. Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklida-nuklida dengan nomor atom mendekati stabil. Jika pada akhir reaksi. 238 U + n ⎯⎯ 239 Pu → Evaluasi Kompetensi Semester Semester 1 A. 7. H3C H2 C H2 C Br CH Br H3C Br H2 C C Br CH3 1. 5. (c) 76Ga → U + 4n ⎯⎯ 239U → C ⎯⎯ 12C + n → K ⎯⎯ 40Ca+ −0 e 1 29. b d e Tes Kompetensi Subbab B 1. e. 5. Nuklida radioaktif: (a) a. 1. Terpaan radiasi sekitar 30 rem secara terus menerus terhadap seseorang dapat menyebabkan kanker atau leukemia. artinya katalis terlibat dalam tahap-tahap reaksi. f. A B A C C B E 43. B E 17. A C A C Tes Kompetensi Subbab B 1. tetapi membentuk 239Pu. 5.2–dibromobutana Br H2C H2 C H2 C Br CH2 1. 37. 47. Oleh karena partikel alfa bermuatan positif maka kekuatan tolakan inti atom emas jauh lebih besar dibandingkan dengan inti atom nitrogen. 1. 7. 35. Tes Kompetensi Subbab C 1. 1. 14 → N + a ⎯⎯ 18F → Au + a ⎯⎯ Dalam inti atom emas terkandung 79 proton. D E 23. c. c. 9. 3.5. ion tetraaminseng(II) diklorotetraaminkobalt(III) klorida kalium diaminobis(oksalat)kobaltat(III) tetrakloro(etilendiamin)platina(IV) heksa uonikel(II) bromida diklorotetraminkrom(III) perklorat kalium tris(oksalat)ferat(III) [Fe(SO4)(H2O)4] 3. 4 → X+2 He ⎯⎯ 242 96 239 Cm+ 1 n . 11. 33. Pilihan ganda b 11. 40 235 13 208 Po. b. 3. a. tetapi jika dosis tersebut diberikan secara bertahap. C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O Berat I2 = 1. b d 15.3–dibromo–2–metilpropana 278 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 1. c d 17. artinya katalis diperoleh kembali. E Esai Plarutan = 23. agar mengurangi jumlah neutron dan meningkatkan jumlah proton sehingga terbentuk 0 kestabilan inti. Jika dalam setiap tahap menunjukkan sifat radioaktif. 41. 7.

1–dibromo–2–metilpropana 3. a. 3. C2H4O tidak Tes Kompetensi Subbab C 1. H3 C CH3 H2 H2 C C C CH3 CH3 b. 1–klorobutana + H2O ⎯⎯ 1–butanol + HCl → 5. H3C C O H C CH2 e. H C OH CH3 Tidak beralasan sebab asetaldehid mudah menguap dan habis dalam waktu tidak lama. H3C H2 C H2 C H C H2 C C H Tes Kompetensi Subbab F 1. H2N H2 C C H2 C H2 H2 C CH NH2 O C OH c. H3C C CH3 CH3 Isomer fungsional: H3C H2 C H2 C H2 C OH H3C H2 C H C OH CH3 H3C CH H2 C CH3 OH H3C C OH CH3 CH3 d. Rumus umum amina: R3N. b. H3C C C O H C Br O C H g. H2C HO C OH b. a. H3C CH IUPAC: 1–pentanol. a. Apendiks 1 279 . Jika dilihat dari strukturnya.4dinitrofenilhidrazin membentuk suatu endapan kuning. 9.6–dimetiloktan–4–ol H3C H2 C H2 C H2 C H2 C OH Tes Kompetensi Subbab E O NH2 O C OH O 1. Air nira banyak mengandung glukosa melalui proses fermentasi berubah menjadi alkohol. c. O H3C C H . H3 C H2 C H C H C H2 C C2H5 C C2H5 O H2 C C H 1. a. H3C C C H2 CH3 Tes Kompetensi Subbab D 1. Tidak. Sebab gula pasir mengandung glukosa yang memiliki gugus fungsional aldehid. H3C H C H C H2 C memiliki isomer apapun. Sebab eter pada umumnya kurang polar. H2 C H3C C H2 H2 C C H2 C O CH3 5. dengan R dapat berupa atom H atau alkil.2–dibromo–2–metilpropana 1.CH3 H3C C Br CH3 H2 C Br H3C CH H C Br Br c. trivial: pentil alkohol H3C H2 C H2 C H C OH CH3 IUPAC: 2–pentanol. H3C O H2 C C H2 H2 C C H2 OH O C O O H2 C C H2 H2 C O CH3 CH CH3 9. trivial: isopentil alkohol c. 6. sebab keduanya dapat bereaksi dengan 2. C O CH2 CH3 b. 3. b. Glukosa Etanol Isomer posisi struktur: H3C H2 C CH3 H3C HC O CH3 H2 C O CH3 H3C H2 C O H2 C CH3 O H2 C H3C C H2 H2 C C H2 O C H2 CH3 CH O O C C H2 CH3 C O CH3 7. Sehingga larut dalam benzena (nonpolar) f. C6H12O6 ⎯⎯ 2C2H5OH + 2CO2 → b. a. 7. H3C H2 C H C OH H2 C CH3 IUPAC: 3–pentanol 3.

E C C D A 31. Pilihan ganda B 11. 9. O C OH CH3 H2C C H C CH2 H OH CH3 3. 25. p– aminometilbenzena. COOH b. 35. para–: CH3 OH CH3 H3C OH OH 3. 9. o–hidroksitoluena. 2. A 35. Nama senyawa tersebut berturut-turut: a. B. asam heksanoat d. C C 13. H C OH C CH3 HO H C CH3 CH3 .6–trinitrotoluena Tes Kompetensi Subbab B 1. heksanal heksanoildehida (a) 2–kloropropana. E 21. 2–hidroksimetilbenzena o–hidroksitoluena 2–metilfenol. 27. –asetil–p–aminofenol (4–hidroksiasetanilida) b. O c. A 43. pentil metil keton 2–heptanon b. m–dihidroksibenzena 3–hidroksifenol. B A 15. asam oksalat K 2 Cr 2 O 7 H 2 SO 4 dipanaskan. o–hidroksikarboksilbenzena. 39. 1. B B 15. E 33. 2–metoksi pirola 3–metilpirola 5. c. 5. H2C2O4 ⎯⎯ CO + CO2 + H2O → 3 5. D 21. 25.7–dikloro–8–hidroksikuinolina CH3 . 37. E B 17. a. fenol a. B. b. 1. 27. (b) 2–propanol. D 45. 29. 3. D B 19. H3C CH3 3. a. B E B C A 41. dan p–hidroksikarboksilbenzena. 5–bromokuinolin 280 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . OH H2C HO CH2 HO O C OH C O 3HC C OSOH 3 H2 Etilen glikol b. c. HO C . B 3. O CH3 C CH3 H2 C H2 C H2 C CH3 b. 7. H2C H C H C CH2 CH3 H2 C a.3. asam benzo–2– dioat atau o–karboksilbenzoat. 5. Esai o–aminometilbenzena. Struktur hidroksimetilbenzena pada posisi orto–. 33. E 7. meta–. Sebab dalam benzena membentuk ikatan p terdelokalisasi. Senyawa F dihilangkan untuk menghindari oksidasi lebih lanjut.4. 7. a. sedangkan pada alkena elektron p terlokalisasi pada atom karbon tertentu. Pilihan ganda D 11. 1. atau 2–etilfenil metilketon c. 29. Esai a. A C 13. 23. Evaluasi Kompetensi Bab 7 A. Cl Cl Bab 7 Senyawa Aromatik Tes Kompetensi Subbab A NH2 1. 2–etilasetofenon. A E 19. Jika dilihat dari strukturnya maka molekul-molekul pada posisi orto– memerlukan ruang lebih ruah dibandingkan para– dan meta– yang menyebabkan gaya antarmolekul lebih lemah sehingga titik didih dan titik leleh lebih rendah. 7. Tes Kompetensi Subbab C 1. pentil metil eter metoksi pentana c. b. 23. klorobenzena a. atau 2–metilfenol b. (c) 2– kloropropena a. E B 17. 5. Cl Evaluasi Kompetensi Bab 6 A. m–aminometilbenzena. A A C A E 31. 3–bromopiridin. 3. 1. Br2 b.

9. Kulit kita terdiri dari protein yang boleh jadi mengandung asam amino seperti tirosin. 25. [b– –glukosa] = 0. 3. 3. Struktur HDPE: Evaluasi Kompetensi Bab 8 A. dan (d) alpukat. Tes Kompetensi Subbab C 1. 1. 7. [a– –glukosa] = 0. C17H29–COOH + Br2 ⎯⎯ C17H29(Br2)–COOH → Minyak curah banyak mengandung asam lemak jenuh. sekunder. a. 27. 7. gaya antarmolekul asam lemak menjadi lemah.064 M. dan triptofan (mengandung inti benzena) sehingga berwarna kuning. 23. Jika emulsi minyak-air yang tidak stabil ditambahkan sabun maka akan terbentuk emulsi yang stabil. D C 17. Jika CuSO4 berlebih akan terbentuk endapan putih dari Cu(OH)2 yang dapat mengganggu analisis. Esai • Bentuk polimer tidak bercabang • Banyak ikatan silang antar rantai polimer b. Penggolongan protein berdasarkan struktur: primer. D D 19. a. D A 15. Bab 9 Lemak Tes Kompetensi Subbab A 1. E Struktur LDPE 3.036 M a –heliks membentuk spiral. tersier. 29. 3. Polimerisasi ionik Tes Kompetensi Subbab B 1. (b) telur (tapi kolesterol tinggi). C D 13. protein transport. fenilalanin. Apendiks 1 281 . B 33. 5. yang pada gilirannya minyak yang banyak mengandung ikatan rangkap (sawit) memiliki titik beku rendah dibandingkan minyak curah. 1. sedangkan bagian kepala sabun yang bersifat polar akan larut dalam air. 5. protein regulator dan pertahanan. portein struktural. a– –glukosa b. E 35. protein kontraktil. D 21. dan kuarterner. sedangkan b–sheet membentuk lapisan yang planar. Penggolongan protein berdasarkan fungsinya: protein sebagai enzim. sedangkan minyak sawit mengandung banyak asam lemak tidak jenuh. 7. . 5. Pilihan ganda C 11. (c) terigu. b– –glukosa Glukosa Dapat Tes Kompetensi Subbab C 1. 7. protein bahan makanan. 5. aitu: (a) daging ayam. Karena adanya cabang pada struktur LDPE menyebabkan polimer jenis ini kurang rapat dibandingkan HDPE sehingga LDPE kurang tegar dan mudah sobek. Tes Kompetensi Subbab B Makanan yang baik untuk dikonsumsi adalah yang banyak mengandung lemak tidak jenuh. B. Akibatnya. Asam lemak tidak jenuh mengandung ikatan rangkap sebagai sumber awan elektron yang memiliki tolakan terhadap ikatan rangkap yang lain sehingga terjadi tolak-menolak. 7. 3. C B A C A 31. 5.Bab 8 Makromolekul Tes Kompetensi Subbab A 1. 3. PP tidak berwarna menjadi merah jambu. Lapisan yang dibentuk oleh gugus karbohidrat yang bermuatan negatif mengelilingi butiran minyak. Hal ini disebabkan oleh bagian ekor sabun yang bersifat nonpolar akan melarutkan butiran minyak. 3.

23. 1. A C B A A 3. Evaluasi Kompetensi Semester Semester 2 A. H (fluroetilena) F C 282 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . E D 23. b. 9. 5. A D 15. c. AlCl3 + 4LiH ⎯⎯ LiAlH4 + 3LiCl(s) → b. c. E A 21. a. dan banyak terdapat dalam hewan. Pilihan ganda E 17. mengandung asam lemak jenuh. Keton. Perbedaannya disebabkan adanya ikatan rangkap (tidak jenuh) pada minyak. a. B. B. 9. sedangkan AlCl3 adalah senyawa kovalen. LiCl. 1. 5. D 21. C C 31. dan banyak terdapat dalam tanaman. 27. Ikatan rangkap pada asam palmitoleat diadisi oleh bromin. 29. A D A C E 31. 9. Keton NH2 N2H4 Pada suhu dan tekanan tinggi dengan katalis asam. C C 13. Aldehid. 11. D B 29. 21.456 g Indium (Ar = 114. 1. 3. 33. 35. 1. B A 17. Renaturasi protein adalah pengubahan kembali bentuk struktur protein yang terdenaturasi. B B 13. B. D E 17. A D 19. 45. b. D C 27. B B 19. mengandung asam lemak takjenuh. 35. 7. 9. C 25. E Esai Plarutan = 23. Pilihan ganda E 11. B 23. 39.Evaluasi Kompetensi Bab 9 A. D D 15.56 torr Berat Zn = 0. 13. H2C 7. 25. 15. 43. 5. 37. 1. 5. Esai Lemak Padat pada suhu kamar. 7. C D B D C B E 3. Denaturasi protein adalah ikatan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu. Pilihan ganda B 11. Mentega dari jenis stearat. A A 25. Gliserol dan sabun dari jenis Na–stearat dan Na– palmitoleat. Untuk menjaga keseimbangan hormon. c. b. 7. 39. 5. 1. 5. a. 3. 7. 3. 37. sebab LiCl senyawa ion yang tidak larut dalam pelarut organik (etoksietana). D Esai O H2 C H3C C H H C C H H C C H C C H C C H2 O C CH3 33. Adapun minyak cair pada suhu kamar. B E 19.85) Reaksi AlCl3 dan LiH: a. A Evaluasi Kompetensi Kimia Akhir Tahun A. 3. 41.

400 2.74 7.350 –186 1.81 7.455 –210 –219 962 1.720 1.34 4.00117 0.120 357 900 –246 2.47 3.620 2.300 4.900 –153 2.760 3.5 59 84 52 131 7 24 55 201 23 20 59 14 16 108 195 85 79 65 28 45 88 64 119 207 48 238 51 s g s s s s s s s s s s s g s g s g s s s s g s g g s s s s s s s s s s s s s s Titik Leleh (°C) Titik Didih (°C) Kerapatan Gas pada 25°C (g cm–3) Aluminium Argon Arsen Barium Belerang Berilium Besi Boron Brom Cesium Kalium Kalsium Karbon (grafit) Karbon (intan) Klor Kobalt Kripton Krom Xenon Litium Magnesium Mangan Merkuri Natrium Neon Nikel Nitrogen Oksigen Perak Platina Rubidium Selenium Seng Silikon Skandium Stronsium Tembaga Timah Timbal Titanium Uranium Vanadium 660 –189 613 (menyublim) 710 115 1.540 769 1.55 0.720 (menyublim) 3.7 0.150 –196 –183 2.410 1.800 1.12 4.87 2.720 705 685 913 2.550 –101 1.700 59 184 777 1.96 1.14 2.135 1.33 2.09 Sumber: Chemistry For You.00084 8.470 2.93 7.19 0.86 1.47 13.360 1.000 3.05 6.490 4.00299 8.540 2.78 3.0055 0.25 3.28 11.100 2.670 1.53 0.760 3.600 –108 1.00346 7.Apendiks 2 Tabel 1 Sifat Fisik Beberapa Unsur Unsur Simbol Nomor Atom Al Ar As Ba S Be Fe B Br Cs K Ca C C Cl Co Kr Cr Xe Li Mg Mn Hg Na Ne Ni N O Ag Pt Rb Se Zn Si Sc Sr Cu Sn Pb Ti U V 13 18 33 56 16 4 26 5 35 55 19 20 6 6 17 27 36 24 54 3 12 25 80 11 10 28 7 8 47 78 37 34 30 14 21 38 29 50 82 22 92 23 Atom Pada Suhu 25°C 27 40 75 137 32 9 56 11 80 133 39 40 12 12 35.6 8. 2001 Apendiks 1 283 .494 –157 1.580 2.59 1.53 1.5 21.8 0.85 7.285 1.91 0.45 1.00133 10.772 39 220 420 1.160 3.827 –34 2.99 2.51 19.95 0.084 232 327 1.640 445 2.00166 5.53 2.53 4.030 –7 2 63 840 3.920 2.384 2.97 0.250 –39 98 –249 1.860 –112 180 650 1.

2001 Tabel 3 Besaran Fisika Satuan SI Besaran Fisika massa waktu arus listrik suhu termodinamik kandungan zat frekuensi energi tekanan muatan listrik beda potensial listrik aktivitas daya kapasitansi listrik Nama Satuan SI kilogram detik ampere kelvin mol hertz joule pascal coulomb volt bec uerel watt faraday Lambang Satuan SI kg s A K mol Hz J Pa C V B W F 284 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII .Tabel 2 Muatan Beberapa Ion Ion Positif Muatan 1+ Nama Ion amonium tembaga(l) hidrogen litium kalium perak natrium barium kalsium tembaga(ll) besi(ll) timbal(ll) magnesium nikel(ll) stronsium seng aluminium besi(lll) Rumus NH4+ Cu+ H+ Li+ K+ Ag+ Na+ Ba2+ Ca2+ Cu2+ Fe2+ Pb2+ Mg2+ Ni2+ Sr2+ Zn2+ AI3+ Fe3+ Muatan 1– Ion Negatif Nama Ion bromida Klorida hidroksida fluorida iodida nitrat karbonat oksida sulfat sulfida Rumus Br– Cl– OH– F– I– NO3– CO32– O2– SO42– S2– 2+ 2– 3+ 3– nitrida fosfat N3– PO43– Sumber: Chemistry For You.

Tabel Periodik Unsur Apendiks 2 285 .

5f. 2p. • 77 Alotrop Keberadaan unsur dalam dua bentuk atau lebih. ditandai dengan (d) atau (+). • 88 Amorf Bentuk padatan yang bukan kristalin dan tidak memiliki keteraturan kisinya. 5d. 6d). • 52 D Dehidrasi Pelepasan molekul air dari suatu zat atau dari suatu reaksi kimia. • 248 Asam lemak Asam karboksilat yang memiliki rantai panjang. • 260 Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan. 4f. 7s. • 73 Detergen alam Garam asam lemak yang berasal dari minyak hewan atau minyak sayuran yang memiliki anion gugus fungsi ion sulfat atau ion sulfonat. atau logam dengan nonlogam. 5s. atau campuran komponen. • 255 Asam lemak jenuh Asam lemak yang tidak mengandung ikatan rangkap pada ikatan karbon sehingga titik lelehnya tinggi. 5p. dapat berupa senyawa. seperti dua alotrop karbon: intan dan grafit. • 179 286 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . dan biasanya berasal dari minyak nabati (tumbuhan). larutan padat. • 105 B Bilangan koordinasi Jumlah atom donor yang terikat pada atom pusat. akibat elektron yang berpasangan. • 108 Bilangan penyabunan Bilangan yang menunjukkan berapa mg larutan basa (KOH) yang diperlukan untuk membentuk 1 gram sabun secara sempuna. • 249 Asam basa Lewis Asam lewis adalah atom atau senyawa yang menerima pasangan elektron (akseptor elektron). • 248 Asam lemak tidak jenuh Asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada ikatan karbon sehingga titik lelehnya rendah. • 238 Deposit mineral Sumber batuan mineral yang terdapat di alam. 3p. sedangkan basa lewis adalah atom atau senyawa yang mendonorkan pasangan elektron bebas (donor elektron) yang digunakan untuk ikatan. 2s. dimana atom karbon berkisar antara 12–22. 3d. 6s. yang terdiri atas spektrum warna merah-kuning-hijau-biru-ungu. dan biasanya berasal dari lemak hewan. • 106 Atom pusat Kation logam unsur transisi yang terdapat dalam ion atau senyawa kompleks. • 260 Detergen sintetik Garam asam lemak yang memiliki gugus fungsi berbeda dari sabun berasal dari minyak bumi. misalnya dengan pengecatan atau penyepuhan logam. 4d. • 233 Asam lemak esensial Asam-asam lemak tidak jenuh yang tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus dikonsumsi melalui makanan. 6p. • 227 (paduan logam) Bahan yang terdiri atas campuran dua logam atau lebih. 4s. 4p. • 106 Aturan Aufbau Aturan yang menyatakan urutan pengisian elektron dalam orbital berdasarkan kenaikan energi (1s.Senarai A Aldosa Monosakarida yang mengandung gugus aldehid. 3s. • 103 Aturan Pauli Tidak ada dua elektron yang memiliki empat bilangan kuantum yang sama (jika elektron berpasangan spinnya harus berlawanan). terbentuk melalui berbagai proses yang dipengaruh tekanan dan suhu bumi. • 252 C Cahaya tampak Cahaya atau gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi berkisar di antara cahaya inframerah sampai cahaya ultraviolet. contohnya pada asam karboksilat melalui ikatan hidrogen antara oksigen dari gugus karbonil suatu asam karboksilat dan hidrogen dari gugus hidroksil asam karboksilat yang lainnya. • 235 Diagram fasa Diagram yang menggambarkan perubahan fasa suatu zat. • 105 (pelapisan) Suatu metode untuk mengendalikan korosi dengan menerapkan suatu lapisan pada permukaan logam. • 105 Dimer Penggabungan dua molekul yang sama. • 88 Antaraksi van der aals Gaya tarik di antara atom atau molekul yang dapat ditimbulkan oleh gaya elektrostatik antara dua molekul dan polarisasi molekul tetangga • 238 Asam amino Molekul yang mengandung gugus amino (–NH2) dan gugus karboksil (–COOH). • 12 Diamagnetik Sifat yang tidak dipengaruhi oleh medan magnet. • 168 Denaturasi protein Ikatan-ikatan yang lemah pada protein dapat pecah atau rusak akibat perlakuan tertentu.

misalnya peluruhan radioaktif. tempat terjadinya reaksi reduksi. • 233 Ikatan rangkap konjugasi Ikatan rangkap selang seling dengan ikatan tunggal atau disebut juga elektronnya dapat berpindah-pindah (terdelokalisasi). dan 6 pada monosakarida yang lain membentuk disakarida. 4. Zat ini menyublim pada suhu – 78°C (195 K) dan tekanan standar. • 94 Hukum I Faraday Massa zat yang bereaksi dalam elektrode sebanding dengan muatan listrik yang terlibat dalam sel. • 105 Eksoergik Proses yang melibatkan pelepasan energi. • 14 E Eksitasi elektron Perpindahan elektron akibat dikenai energi (cahaya) dari keadaan dasar menuju keadaan yang energinya lebih tinggi. • 260 H Haloalkana Senyawa karbon mengandung halogen. dan katode. • 47 Hukum Kekekalan Massa Hukum yang menyatakan perbandingan massa hasil reaksi sama dengan massa pereaksi. • 259 Higroskopis Sifat suatu zat yang dapat menyerap air dari udara. • 63 Karbondioksida berwujud padat. • 47 Elektrode Kutub atau terminal sel terjadinya reaksi dalam sel elektrokimia yang terdiri atas anode. • 183 F Faktor van t Hoff ( ) Persamaan yang menyatakan perbandingan banyaknya jumlah mol zat terlarut dengan jumlah mol ion-ionnya dalam larutan. yang hidrogennya terikat pada atom elektronegatif.Distilasi bertingkat Suatu metode pemisahan campuran cairan menjadi cairan murni berdasarkan perbedaan titik didihnya. • 6 I Ikatan glikosidik Ikatan yang menghubungkan dua monosakarida dengan cara kondensasi gugus hidroksil pada atom karbon nomor 1 dengan gugus hidroksil dari salah satu atom karbon nomor 2. biasanya dispersi minyak dalam air atau dispersi air dalam minyak. • 71 Ikatan kovalen koordinasi Ikatan yang terbentuk dari pemakaian bersama elektron ikatan yang berasal dari salah satu atom. • 229 Ikatan hidrogen Interaksi elektrostatik antarmolekul. • 107 Ikatan peptida Ikatan C–N antarasam amino yang terbentuk dari reaksi kondensasi antara gugus karboksil asam amino satu dengan gugus amino dari asam amino yang lain membentuk protein. tempat terjadinya reaksi oksidasi. dimana proton hidrogen berinteraksi dengan pasangan elektron bebas pada atom elektronegatif dari molekul yang ada didekatnya. • 196 Insulator Bahan yang bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. • 155 Hidrofil Sifat kelarutan (kesukaan) terhadap pelarut air. • 28 Hukum Raoult Tekanan uap parsial pelarut (dengan zat terlarut di dalamnya) berbanding lurus dengan fraksi molnya. • 259 Hidrofob Sifat taklarut (ketidaksukaan) terhadap pelarut air. • 37 Gaya tegangan permukaan Gaya antaraksi antarmolekul pada permukaan cairan. 42 Elektrolisis Kebalikan dari elektrokimia. P = Po X. • 45 Hukum II Faraday Massa ekuivalen zat yang diendapkan akan sama jika muatan listrik yang mengalir tetap. • 42 Emulsi Koloid yang terbentuk dari tersuspensinya partikel-partikel kecil. • 2 G Gaya Gerak Listrik (GGL) Usaha atau kerja yang diperlukan untuk mendorong aliran elektron melalui rangkaian luar dan menggerakkan ion-ion dalam larutan menuju elektrode. • 88 Senarai 287 . tidak melewati fasa cair (meleleh). • 19 Fraksi mol Komposisi suatu zat dalam larutan. • 127 (penyepuhan) Suatu metode elektrolisis untuk melapisi permukaan logam oleh logam lain yang lebih stabil tehadap cuaca atau menambahkan nilai estetika (keindahannya). dimana terjadi penguraian suatu zat atau reaksi kimia yang disebabkan oleh adanya arus listrik searah. • 34. digunakan sebagai pendingin. • 259 Energi ikat inti (Ei) Selisih energi antara energi nuklida hasil sintesis dengan energi nukleon penyusunnya. • 126 Esterifikasi Pembuatan ester dari reaksi antara asam karboksilat dan alkohol dengan katalis asam sulfat. • 28 Hukum Kekekalan Muatan Hukum yang menyatakan muatan sebelum terjadi reaksi sama dengan sesudah terjadi reaksi.

• 169 Misel Bagian dari mekanisme sabun sebagai pengemulsi. • 116 Metode setengah reaksi Metode penyetaraan reaksi reduksi-oksidasi berdasarkan transfer elektron. dengan rumus R3C+. • 225 Ion karbonium Zat antara dalam beberapa reaksi organik yang memiliki muatan positif pada atom karbon. dengan cara reaksi antara alkil halida dan alkoksi atau fenoksi. ditandai dengan (l) atau (–). 31 Metode illiamson Metode sintesis eter. dan polisakarida. daging. • 7 Membran semipermeabel Membran berpori yang dapat dilalui oleh zat pelarut. • 167 Isomer posisi Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul sama. • 256 Konduktor Bahan yang bersifat dapat menghantarkan arus listrik. • 227 Mutarotasi Rotasi optik dengan nilai yang khas untuk setiap sakarida. pemurnian logam. • 227 Kolesterol Salah satu jenis lemak pada dinding pembuluh darah (arteri). yang disebabkan perubahan muatannya. • 18 Larutan nonelektrolit Zat yang terhidrasi dalam larutan menjadi molekul-molekulnya (tidak terjadi ionisasi). • 30. • 155 Isomer fungsional Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekulnya sama. dapat disebut juga sebagai isomer struktur. tetapi posisi gugus fungsinya berbeda. • 45 e− Massa molekul relatif (Mr) Jumlah massa atom relatif dari semua atom yang menyusun molekul itu. • 35 K Karbohidrat Senyawa polihidroksi-aldehid atau polihidroksi-keton dan turunannya. • 134 Ion karbanion Zat antara dalam beberapa reaksi organik yang memiliki muatan negatif pada atom karbon. dimana gugus fungsi sabun yang bermuatan negatif membentuk lapisan melingkar yang mengelilingi setiap butiran minyak. dan polimer. tetapi gugus fungsinya berbeda. karena terdiri atas satu atau lebih nukleon. • 63 Konfigurasi oktet Konfigurasi elektron yang terisi penuh dan bersifat tidak reaktif. dirumuskan dengan m eq = 288 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . • 235 Ligan Anion atau molekul netral yang terikat pada atom pusat. • 156 J Jembatan garam Atau disebut juga rangkaian dalam. berfungsi untuk menetralkan kelebihan ion-ion hasil reaksi reduksi-oksidasi dalam sel elektrokimia sehingga reaksi berlangsung terus menerus. • 204 Kemolalan Jumlah mol zat terlarut dalam satu kilogram pelarut. • 2 Ketosa Monosakarida yang mengandung gugus keton. • 222 Monosakarida Sakarida atau karbohidrat yang paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi molekul yang lebih sederhana secara hidrolisis. • 249 Lemak nabati Lemak yang berasal dari tumbuhan. seperti mentega. • 224 Isomer Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul dan gugus fungsi sama. dengan rumus R3C–. yang disebabkan ketegaran suatu molekul. yang terdapat dalam semua hewan dan dapat disintesis dari konsumsi makanan. 127 Inti metastabil Keadaan tereksitasi pada atom atau inti yang memiliki umur paruh yang cukup panjang.Inti atom Bagian tengah atom yang mengemban sebagian besar massa atom. seperti konfigurasi elektron gas mulia. pembuatan aloi. • 63 L Larutan elektrolit Zat yang terurai dalam larutan menjadi jumlah mol ion-ionnya sesuai derajat ionisasinya. tetapi susunan atomnya berbeda dalam ruang. • 248 Asam amino yang dapat memutar bidang cahaya terpolarisasi ke kiri. • 18 Lemak hewani Lemak yang berasal dari hewan. • 227 Karsinogen Zat yang berpotensi menimbulkan kanker. oligosaksarida. trimer. • 15 Metalurgi Cabang ilmu yang berkaitan dengan produksi logam dari bijihnya. • 259 Monomer Molekul yang massanya kecil yang bergabung dengan sesamanya membentuk dimer. yang digolongkan ke dalam monosakarida. • 126. • 248 M Masa ekuivalen at Massa relatif zat per satuan Ar . tetapi tidak dapat dilalui zat terlarut. dan dehidrasi alkohol oleh asam sulfat. disakarida. • 106 Lipid golongan senyawa bioorganik yang tidak larut dalam air yang berasal dari hewan dan tumbuhan. dan telur. dan pemanfaatan logam. memiliki muatan positif. • 156 Isomer struktur Perbedaan struktur yang memiliki rumus molekul sama.

tekanan 1 atm (sel yang melibatkan gas) dan suhu 25°C. • 35 Nukleon Partikel penyusun inti. yaitu proton dan neutron. • 222 Polimer termoplastik Bentuk polimer lurus dan bercabang. yang diakibatkan oleh adanya elektron yang tidak berpasangan. • 223 Polimerisasi kondensasi Reaksi dua molekul bergugus fungsi lebih dari satu menghasilkan molekul besar dengan gugus fungsi yang juga lebih dari satu disertai penyingkiran molekul kecil.3– dihidroksibutanadioat. 40 Orbital hibrida Hibridisasi atau penggabungan orbital dalam suatu atom menjadi setara. • 38. dimana 0 H + → H2 = 0.bentuk dari isomer a menjadi isomer b atau sebaliknya jika sakarida dilarutkan dalam air. • 126. • 229 N Notasi sel elektrokimia Aturan penulisan reaksi reduksi-oksidasi yang terjadi dalam sel elektrokimia. • 93 Proses Hall Heroult Suatu metode komersial pembuatan alumunium melalui elektrolisis alumunium oksida yang dilarutkan dalam lelehan kriolit (NaAlF6). • 83 Pita kestabilan Grafik yang menyatakan kestabilan inti berdasarkan perbandingan proton dan neutron. • 94 Proses Ostwald Suatu proses pembuatan asam nitrat (HNO3) secara komersial dengan melewati beberapa tahapan reaksi. dengan rumus RMgX. • 93 Prostaglandin Zat yang terbentuk dari asam arakidonat (asam lemak esensial) yang serupa hormon. • 165 Perunut radioaktif Isotop radioaktif yang ditambahkan dalam bahan kimia atau makhluk hidup guna mempelajari sistem itu. digunakan untuk mendeteksi gula pereduksi dan aldehid dalam larutan yang akan membentuk endapan merah bata (tembaga(I) oksida) jika hasilnya positif. • 158 Senarai 289 . • 175 Pereaksi Grignard Senyawa logam haloalkana dari magnesium. • 233 R Radikal bebas Atom atau gugus atom yang sangat reaktif karena mengandung elektron valensi yang tidak berpasangan. • 133 Suatu proses pembersihan logam dari oksida dengan menggunakan asam klorida (HCl). • 255 Protein Polimer biologi yang tersusun dari monomer asam amino (banyak juga mengandung ion logam atau molekul organik kompleks) dengan rentang massa berkisar dari 6000 sampai puluhan ribu. • 130 Nuklida radioaktif Jenis inti atom yang yang tidak stabil sehingga mengalami peluruhan partikel dan atau radiasi elektromagnetik. dimana bentuknya dapat dipertahankan hanya dengan pendinginan. • 38 Potensial reduksi standar Potensial reduksi (daya oksidator) yang diukur pada keadaan standar. 127 Polimer Senyawa yang memiliki massa molekul besar dengan struktur berupa rantai.00 volt . • 222 Polimerisasi adisi Reaksi pembentukan polimer yang melibatkan radikal bebas atau ion dengan senyawa yang memiliki ikatan rangkap. kemudian tumpang tindih dengan orbital dari atom lain membentuk orbital molekul. yang memiliki daya penetrasi terhadap materi yang dilaluinya dan mampu mengionisasi atom atau molekul. biasanya digunakan untuk mensintesis alkohol. • 52 Pereaksi Fehling Pereaksi yang terdiri atas larutan tembaga(II) sulfat dan natrium tartrat 2. yaitu sistem larutan dengan konsentrasi 1 M. tersusun dari monomer yang berulang. 93 Proses Haber Suatu proses pembuatan amonia (NH3) secara komersial dari reaksi antara N2 dan H2. • 125 O Oksidator Zat yang mengalami reduksi. kecuali dengan perlakuan kimia. • 105 Pasivasi pembentukan lapisan film permukaan dari oksida logam yang tahan terhadap korosi sehingga dapat mencegah korosi lebih lanjut. • 222 Polimer termoset Polimer yang memiliki ikatan silang yang banyak dan kuat. • 72 Pirolisis Penguraian senyawa kimia akibat suhu tinggi. • 104 P Paramagnetik Sifat yang dipengaruhi oleh medan magnet. 225 Potensial elektrode standar Potensial elektrode hidrogen yang dijadikan elektrode standar pada penentuan potensial reduksi standar. • 92. • 85 Proses kontak Pembuatan asam sulfat (H2SO4) secara komersial melalui beberapa tahapan reaksi dan menggunakan katalis platina atau V2O5. 39 Proses Frasch Suatu proses penambangan deposit belerang (S8) dengan menggunakan tabung yang terdiri atas sejumlah pipa konsentris. • 223. • 39. dimana bentuknya tidak dapat diubah.

• 239 Tes Tollen Metode untuk membedakan aldehid dan keton dengan menggunakan larutan AgNO3 dalam amonia berlebih. penurunan titik beku. • 197 Reaksi berantai Sederetan reaksi fisi yang berlangsung spontan dan serta merta. • 197 Reaktor nuklir Tempat terjadinya reaksi nuklir (reaksi fisi. akan menghasilkan warna ungu jika positif. natrium karbonat. fusi. • 3 Termit Suatu proses pengelasan lokal pada material besi melalui reaksi yang sangat eksotermis. warna. seperti cita rasa. • 184. • 175 Titik didih Suhu pada saat tekanan udara jenuh suatu cairan sama dengan tekanan atmosfer luar. • 13 Transmutasi inti Transformasi dari suatu unsur menjadi unsur lain melalui pemboman inti oleh partikel. • 1 Stereoisomer Atau disebut juga isomer optis suatu senyawa karena dapat memutar arah bidang polarisasi. • 4 290 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . dan pembiak) yang terdiri atas pipapipa berisi bahan bakar radioaktif dan batang pengendali neutron. • 116. • 204 at pengkelat Atau disebut juga ligan polidentant. hijau atau kuning. dan natrium sitrat jika positif akan terbentuk endapan Cu2O berwarna merah bata. • 138 Reaksi Friedel craft Reaksi alkilasi atau asilasi benzena dengan katalis AlCl3 atau AlBrO3. dimana campuran serbuk dari besi(III) oksida dengan alumunium menghasilkan lelehan alumunium oksida dan besi. • 138 Reduktor Zat yang mengalami oksidasi. • 39. dimana energi listrik dihasilkan dari aliran elektron searah pada kompartemen luar (kawat eksternal) yang dipasangkan pada elektrode yang dicelupkan dalam larutan elektrolit. • 8 Titik tripel Titik. • 235 T Tanur sembur Perangkat atau alat eksperimen untuk proses metalurgi besi. • 90 Sifat koligatif larutan Sifat yang tidak tergantung pada jenis zat terlarut. • 128. kenaikan titik didih. disebabkan oleh neutron yang dilepaskan dari reaksi fisi sebelumnya bereaksi lagi dengan inti-inti yang lain. cair. merupakan triester dari gliserol (polihidroksi) dan asam lemak. • 232 Tes biuret Uji protein dengan menggunakan natrium hidroksida pekat dan larutan CuSO4 yang ditambahkan setetes demi setes. Sifat-sifat itu antara lain penurunan tekanan uap. selain itu dapat juga untuk mensintesis aldehid. 129 Trigliserida Sebutan lain dari lemak atau minyak. • 171 Reaksi fusi reaksi nuklida-nuklida ringan digabungkan menjadi nuklida dengan nomor atom yang lebih besar. tetapi tergantung pada konsentrasinya. • 109 at terlarut Zat yang sukar menguap. • 248 Z at aditif Zat kimia yang ditambahkan kedalam makanan atau obat-obatan untuk memperoleh sifatsifat tertentu. • 141 Reaksi kesetimbangan Reaksi ke arah produk dan ke arah pereaksi memiliki laju yang sama. dan tahan lama. memiliki dua atau lebih atom donor yang dapat mengikat ion logam. • 86 Tes Benedict Uji glukosa dalam urine dengan menggunakan larutan tembaga(II) sulfat. bentuk.40 Resonansi Delokalisasi elektron pi yang menstabilkan suatu molekul sehingga sukar untuk bereaksi.Reaksi adisi Reaksi kimia yang melibatkan substitusi ion atau radikal bebas pada ikatan tak jenuh. • 119 Reaksi fisi Reaksi pembelahan nuklida radioaktif menjadi nuklida-nuklida yang nomor atomnya mendekati stabil disertai pelepasan sejumlah energi dan neutron. dan tekanan osmosis. • 133 Reaksi substitusi Reaksi pergantian suatu atom atau molekul dengan atom atau molekul lainnya. dan padat secara bersama-sama. 117 Tekanan osmotik larutan Tekanan yang diterapkan untuk menghentikan proses osmosis dari larutan encer atau pelarut murni ke larutan yang lebih pekat. aroma. • 34 Semikonduktor Bahan yang kekuatan daya hantar listriknya bergantung pada suhu. di mana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas. • 15 Tekanan uap Tekanan yang ditimbulkan molekulmolekul fasa uap. 250 Sel volta Atau sel elektrokimia. • 196. 197 S Safonikasi atau penyabunan Suatu proses pembentukan sabun (garam dari asam lemak) yang berasal dari pengolahan lemak (hidrolisis ester) dengan larutan NaOH atau KOH pekat. 138 Reaksi eksoterm Reaksi kimia yang menghasilkan kalor (panas) pada lingkungannya.

197. 71. 254. 213 asilasi 201 halogenasi 199. 87 benzena 2. 170. 112. 10. 257 esensial 255 kekuatan 71 okso 69. 43. 239. 236. 137 alkali 73. 180. 210. 241 air berat 140 ringan 140 aktivitas 134. 8. 108. 162. 91 batu kapur 79 bauksit 84. 82. 255. 198. 203. 107 atom karbon primer 160 sekunder 160 tersier 160 atom pusat 106. 9. 76. 45. 89 arena 198 arus listrik 42. 79. 196. 204. 253 koordinasi 107. 253 iodin 252. 156. 208. 30 perubahan 28. 199. 248. 86 amilum 230. 200. 165 alotrop 88. 91. 237 antrasena 207. 111. 84 alumunium oksida 84. 177. 232. 195. 164. 163. 165. 165. 73 -asam nukleat 211 -basa Lewis 82. 91 alumina 86. 180. 184. 201. 249. 234. 253 bioorganik 248 b–sheet 235. 86. 250. 139. 249. 77. 164. 166. 186 sekunder 185. 164. 117 bijih logam 72.Indeks A adisi kuantitatif iodin 250 aerosol 72. 43. 211. 136. 240. 237. 238 antibodi 136. 181 sekunder 160. 159. 240 esensial 234 arakidonat 255 asetat 177. 44. 164. 178. 109. 87 aluminosilikat 74. 256. 258. 251. 171. 181. 109. 74. 108. 260 primer 160. 236. 141 barit 79 batubara 88. 256. 202 beril 79 besi tuang 116. 176 tersier 160. 116 bilangan asam 251. 235. 161. 253. 111 oksidasi (biloks) 27. 165. 212. 158. 236 C cahaya tampak 105 cairan elektrolit 72 celestit 79 Indeks 291 . 238. 171. 207. 44 asam amino 233. 248. 183 asetat glasial 180 halida 71 hidrogen halida 71 lemak 247. 107. 78 tanah 79. 80. 186 primer 185. 159 a –heliks 235. 205. 75. 169. 110 aturan Aufbau103 Pauli 105 B bahan bakar nuklir 69. 183. 202 nitrasi 199. 46.160. 209 arang 88. 89. 186 amorf 88. 106. 140. 29 maksimum 105 penyabunan 252. 168. 186 tersier 185. 28. 167. 89 antaraksi van der Waals 68. 231 amina 185. 47 searah 42. 253 ester 252. 209. 29. 166. 83 alkaloid 211 alkohol 154.

89. 260. 180. 249. 14 diamagnetik 105. 182 karboksilat 177. 19. 112 diazonium 203 dikarboksilat 179. 89. 169 azo 203 hidroksil 160. 64. 130 epoksida 167 esens buatan 184 esterifikasi 183. 249 etsa gelas 72 F fenantrena 207. 184. 130. 134 positron 126. 181 karbonil 170. 43. 225. 127. 74 elektrolit18. 252. 260 endoterm 116. 252 dolomit 79 dry ice 10. 42. 127. 129 emulsi 259. 179. 128. 128. 202 disakarida 229. 179 ferosilikon 81. 45. 75. 119 energi ikat inti 126. 131. 48. 54. 87 detektor 137 detergen 77. 14 E eksoergik 127 eksoterm 116. 90 255 fosfolipid 253. 209 fermentasi 163. 104. 86 D daya penetrasi (tembus) 128. 128. 73 292 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 258 grafit 88. 237 halit 69. 80 natrium257. 250. 40. 248. 19 halida 71. 38. 92. 134 fraksi mol2. 186 chili 70 dapur 1. 93 monoatomik 63 mulia 62. 173. 63. 20 elektron penangkapan 126. 42. 75. 171. 128. 133 deposit mineral 73 desalinasi 17 desinfektan 70. 65 gaya gerak listrik 37. 254 fotosintesis 133. 53 corundum 84. 12. 258. 38. 132 ionisasi 63. 180 dimer 87. 33. 261 alam 260 sintetik 260 de torotary 235 diagram fasa 12. 208 gugus alkoksi 166. 46. 36.citra internal 135 coating 52. 49 Hoffman 43 stoikiometri 45 electroplating 47 elektrokimia 27. 105 elektrode 35. 184. 260 gas alam 64. 129. 38. 186 dinamit 84. 127. 64. 37. 162. 47. 129 gamma 128. 259. 6 freon 72 G garam amonium 93. 67 geiger 134 gipsum 91 glikogen 230 gliserol 9. 13. 161. 80 energitika 126. 117. 127. 128. 129 alfa 126. 163. 140. 4. 198 hidrogen 36. 134. 174 H hemoglobin 236. 178. 91. 119 eksotermis 86 eksplosif 65. 3. 178. 84. 230 distilasi 62. 39 elektrolisis 27. 68 London 66 tarik inti 65. 39. 90. 46 emisi 126. 129 tereksitasi 105 valensi 65. 73. 35. 181. 44. 164. 43. 129 beta 126. 36. 179.

17 kristal 65. 83. 174 struktur 155. 256. 236. 162. 71 hemolisis 16. 135 transmutasi 128. 249. 21 homopolimer 223 hukum Faraday 45 I 45 II 47 kekekalan 28 energi 127 massa 28. 117 kolesterol 253. 231 hidrogen 71. 235. 19. 65 kopolimer 223 krenasi 16. 165 hidrofil 259 hidrofob 259 hidrogenasi 163. 155 halobenzena 199 halogen 66. 91 kromatografi 134 kuinolina 211. 30. 111 muatan 107. 30. 210 higroskopis 94 hipertonik 16. 225 larutan elektrolit 18. 17 hipotonik 16. 109. 209. 211 hibrida 88. 3 kinetika 126. 156. 109. 110. 165. 17 isotop nonradioaktif 133. 257 lepidolit 73. 70. 109 polidentant 108. 249 takjenuh 247. 78. 31. 182 isotonik 16. 256. 230. van’t 19 faktor 19. 17 Hoff. 109 isomer cis-trans 155 fungsional 155. 249 jenuh 248. 168. 117 karbanion 225 karbohidrat 227 karbonium 224 karnalit 73 karsinogen 204 kemolalan 2. 109 limbah nuklir 141 lipid 248. 114 kokas 88. 19.haloalkana 154. 126. 136 J jembatan garam 34. 163. 107. 89. 156. 256 konduktor 63. 257 nabati 248. 68. 129 ion kompleks 107. 253. 197 ilmenit 111 insulator 88. 88. 106 88 sp2 3 sp 88 sp3d2 104 hidrida 75. 127 kobaltit 111. 238 kovalen koordinasi 107 peptida 233 pi 208 rangkap konjugasi 196. 89 inti atom 125. 69. 251. 134. 234. 127 metastabil 134. 20. 108. 67. 134 radioaktif 133. 110 monodentant 108. 88. 73. 20 nonelektrolit 18. 256 hewani248. 182 posisi 155. 20 lemak 247. 108. 249 Indeks 293 . 135. 104. 127 kestabilan 126. 29. 35 K kapur tohor 82. 127 momentum 127 muatan 28. 248. 116. 80. 167. 74 levoratory235 ligan 106. 17 heterosiklik 207. 108. 127 Raoult 6. 212 L laju polimerisasi 224. 90 intan 88. 7 Human Placenton actogen 136 I ikatan glikosidik 229. 115 konfigurasi oktet 63.

252. 89. 256 255. 30. 223 sintetik 207 termoplastik 222. 112. 105. 139. 90 pasivasi 52. 230 mutarotasi 229 N naftalena 207. 93. 209. 119 pita kestabilan 126. 113 oligosakarida 227. 88. 40. 33 Williamson 169 minyak bumi 78. 47 kritis 139 molekul relatif 7. 136 potensial elektrode standar 38.M magnesit 81 massa ekuivalen zat 45. 91 momen magnet 105 monomer 222. 127. 67. 106 partikel alfa 127. 208. 119. 223. 86. 140 analisis aktivasi 134 batang pengendali 139. 256 a pickling 71. 85 pati 163. 115. 67. 127. 127. 132 nukleosintesis 126. 37 reduksi standar38. 16 menyublim 10. 129. 38. 116. 133 beta 128. 210 neutron 126. 258 perapian terbuka 117. 50. 260 misel 259 moderator 140 molekul diatom 66. 223 polimerisasi anion 225 kation 224 adisi 223 kondensasi 223. 210 pollusit 73. 87 metalurgi 90. 256 P a P 255. 228. 130 radioaktif 125. 126. 229 orbital hibrida 104. 105. 84. 130 nuklida 125. 53 perbedaan 32. 121 metode setengah reaksi 28. 119 oksidasi 37. 163. 29. 131. 131. 166 Lucas 165. 138. 132 partikel subinti 131 membran semipermeabel 15. 186 paramagnetik 102. 226 monosakarida 227. 229. 16. 128. 127 plasma 141 polihidroksi 227 polimer 222. 41. 223 termoset 222. 140 nitrida 80 nonadiposa 254 nukleon 130. 226 polisakarida 230. 41. 129. 129 pasir kuarsa 89. 117. 94. 127 ringan 126. 166 ninhidrin 240 xantoprotein 238 P 255. 107 ozon 91 P paduan logam (alloi) 76. 141 O oksidator28. 180 nukleon 130. 40 kuat 67. 130. 231. 208. 39. 74 positron 126. 129. 72 piridina 212 pirola 213 pirolisis 83 pirometalurgi 116. 9. 176. 31. 11. 231 polisiklik207. 91. 128. 86. 94 Haber 93 Hall 85 294 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 234. 68 proses Bessemer 117 Frasch 92. 131. 209. 224. 239 pengapungan (flotasi) 119 penghentian ujung 226 penyabunan 184. 171. 44. 117. 118 panjang gelombang 64 ikatan 66. 67. 159. 39. 250. 127. 128. 118 pereaksi Fehling 175 Grignard 165. 30. 32. 29. 225. 137. 66. 229. 225. 129.

21 silika 72. 257. 139. 74. 2. 212. 141 pembiak 138 reduktor 29. 37. 236 stronsianat 79 struktur kuartener 235. 45. 127. 253 ionik 69. 236 primer 235 sekunder 235. 30. 126. 88. 51 reaksi adisi 197. 197. 86 rutil 111. 6. 256 prostalisin 257 protein 233. 238. 131. 187 termit 86 tes Benedict 232 Biuret 239 Millon 239 Molisch 232 nitroprusida 239 Indeks 295 . 258 redoks 27. 40. 136 segienam datar 88 sel elektrokimia 27. 260 safir 84. 42. 258. 14. 200. 33 basa 32. 183. 45 notasi 35. 239 denaturasi 238 proton 104. 141. 74 stereoisomer 235. 260 tekanan osmotik 15. 8. 118 silikon ultramurni 90 silvit 73 sinar kosmik 137 skintilasi 135 smaltit 111. 36. 251. 210 reaktor nuklir 138. 36 volta 34. 37. 89. 33. 142 inti 130. 250. 69. 139. 199. 35. 41. 236. 75. 129. 16. 119 teflon 72 tegangan permukaan 3. 137. 140. 93. 88. 94 T tanur sembur 117. 87 sifat koligatif 1. 30.kontak 94 Ostwald 93. 201 fisi 138. 82. 35. 112 S sabun 184. 118 silikat 73. 128. 113 refluks 156. 139. 20 uap larutan 4. 18. 29. 236 tersier 235. 83. 140 eksoterm 119 eksotermal 200. 33. 32. 128. 199. 18. 90 senyawa amina 185. 200. 236 subkritis 139 sulfida 91. 176 fusi 138. 34 dalam suasana asam 30. 5. 132 peluruhan 126. 28. 54 selulosa 229. 187. 140 kesetimbangan 133. 5. 79. 140 Friedel-craft 171. 230 semikonduktor 89. 132 R radikal bebas 158. 95 ruby 84. 224 Radio mmuno Assay (R A)136 radioaktif 125. 39. 250. 197 rombik 92. 129. 257 biner 71 hanus 252. 128. 138. 78 spodumen 73. 252. 252. 253 berantai 138. 113 kuat 75. 36. 130. 7. 235. 33 substitusi 157. 250. 19. 118. 237. 198 terkalsinasi 118 terlokalisasi 186. 259. 184 penyabunan 184. 140. 51. 31. 200. 127. 252 resonansi196. 223. 94 solvay 78 prostaglandin 255. 84. 15 tembaga blister 119 terdelokalisasi 186. 210 sulfonasi 203. 35 luar 34. 106 kovalen 69. 114 soda ash 77. 86 scan 135. 186 antarhalogen 68. 126. 129 perunut 133 rangkaian dalam 34.

9.Sakaguchi 240 Tollen 175 xantoprotein 242. 10. 249 trigliserida 248. 18. 23 kenaikan 8. 11. 105. 103. 14. 15 titrasi 73. 104. 244 tetrahedral 88. 257 W witerit 79 Z zat aditif 204 antara 134. 6. 19. 252. 19. 14 296 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . 108. 21. 253 iodometri 253 radiometri 134 triester 248. 21 molal 9 titik tripel 13. 19. 21 titik didih 8. 12. 257 alkalimetri 251 asidimetri 252. 13. 12. 14. 14. 109 titik beku 10. 11. 256. 251. 21 molal 10 penurunan 10. 254. 111 V vanadit 111. 113 viskositas 63 vitamin 131. 106. 253. 253. 208 pelambat 224 penghambat 224 pengkelat 109 terlarut nonvolatile 5. 12. 179. 134. 107. 251. 102. 9. 255 trigonal planar 87 trikarboksilat 179 tromboksin 257 U unsur transisi 101. 11. 179.

J.. 2nd Edition. K. 1985. Mark. 2001. New Jersey: Pretice–Hall. hemistry an perimental cience. New ork: John Wiley and Sons. R. Form GR0027. E. Brady. dan Lasmi. hemical onnections. and Maria. and Williams. L. International Chemistry Olympiad. Inc. New ork: John Wiley Sons.. F. hemistry ith norganic ualitative Analysis. C... and Mary K. Inc. H. T. G. asic oncepts of hemistry. Drews. 1994. and Bursten. Brown communications. G. Bursten. 2000. USA: Prentice-Hall International. and Stedjee. Moloney. Inc... Bimbingan Pemantapan Kimia: Persiapan langan mum.. Mc Kane.. A. Malaysia. Ebbing. and Wrighton.K. Bowen... Theodore. Singapore: Longman.. and Jennifer..R. Singapore: Berkeley Books Pte.. Edisi ke-3.. L. 1989. L. Maria. 4th Edition. Fullick. F. 4th Edition. Raphael. Apendiks 1 297 . 1995. Kimia rganik. 35th Edition. 2003. Verlag Periplus Edition. 3rd Edition. hemistry. 1995.. hemistry. Fessenden dan Fessenden. Moelller. 2nd Edition.J.. hemistry The entral cience. antuan tudi engkap PM Kimia. 1991.E. Liana. Bandung: CV . P 2000.. Campbell. New ork: John Wiley Sons. Jakarta: Erlangga. periment in eneral hemistry. hemistry.M.D. periments and ercises in asic hemistry. et.. Penerjemaah: Aminuddin Parakkasi. Dubu ue: Wm. Olmsted. and Therald.. Clark. Tropische ruchte. iology: ploring ife. 7th Edition. 1996. H. 2nd Edition. R.M.. M. Lemay. K. Malone.. eneral hemistry. Bandung: Penerbit ITB. New ork: Mc Graw–Hill. Brown. New ork: Mc Graw–Hill. Murov. Mc uarrie. Inc. R. Brown.Daftar Pustaka Association of Greek Chemists. 3rd Edition. Spain: Heinemann Educational .. hemistry The Molecular cience. eneral hemistry. Inc. New ork: Mc Graw–Hill. 2nd Edition. S.1990. USA: Saunder College Publishing. hemistry. 1995. iochemistry. Jakarta: UI-Press. 2002. Crowd. Mc Murry. 8th Edition. Boston: Houghton Mifflin Company. and Stern. Kau. 2000.. George. R.. 1997. rama Widya. James. 4th Edition.C. 2002. New ork: Freeman and Company. W. M. Inc. 1994. Inc. 5th Edition. 2000.. L. G. W. New ork: John Wiley Sons. Eugene. C. H. National and Kapodistrian University of Athens.. Inc Chang. 2000. LeMay. A.. 1991. Ho to tudy cience. New ork: John Wiley Sons.A. S. T. Ltd. Inc. Penerjemaah: Sdn Sasbadi.. and Leo. Brown. Moore. 3rd Edition. Linder... and Fullick. New ork: Sauders College Publishing. Chang. Santina.. 2th Edition. Sidney: Jacaranda. R. dan Metabolisme. J. 1994.. Penerjemaah: Harry Firman. Donald. Sholto. G. hemistry Test Practice ook. Publisher. and Karp. and Humiston. and Peter. Inc. utrisi. J. 3rd Edition. Preparatory Problems and orked olution. Dubu ue: Wim. L. Heinemann Advanced cience hemistry. cience n ocus hemistry or evel. Penerjemaah: Hadyana Pudjaatmaka. 1990. 1994. Graduate Record Examination (GRE). San Diego: Harcourt Brace Jovanovich Publisher.al. Malone. and Fay. Jilid 2. New ork: John Wiley Sons. A. 2nd Edition. Maida. Inc.. C (editor).. asic oncepts of hemistry. and Pardue. J. 1997. Hutton. Bodner.B. K. Brum. 1989. Briggs.L. iokimia. jian dan PM . D. eneral hemistry. and Bruce. Rock. 5th Edition.R. E. otany. 2000.. B. Educational Testing Service (ETS). 2nd Edition. 7th Edition.. Kimia Polimer. Derbogosian. New Jersey: Prentice Hall International.. Millio.. Darrel.

es und. . autotumn indz. Sasanti W dan Purbo Hadiwidjoyo. Chemistry. 1995. Philadelphia: Saunders Golden Sunburst Series.. Jakarta: Erlangga. ccccd. 1997. Proyek LPTK. cd. Kimia rganik asar. FMIPA UGM. Sabirin.. and George. L.P and Burkett. Edisi ke-4. Seri Peperiksaan. com . 1001 Plus Soal dan Pembahasan Kimia: eleksi Penerimaan Mahasis a aru.com ikipedia. Jendela IPTEK: Materi. Jakarta: Balai Pustaka. edu nobelpriza. . C Heath and Company . Stanley. on. Revised National Curriculum Edition For GCSE. org nusa eb.. Zumdahl. Jendela IPTEK: Kimia. ougou Kagashi. James. ca . 1988. Sunarya. com olgastift. com . Depdikbud. Edisi ke-1. 1987.. com . Widyadara. 2003. David. mpbdp. 1997. com . Edisi Bahasa Indonesia. Kimia Dasar I: erdasarkan Prinsip-prinsip Terkini. Edisi Bahasa Indonesia. N. 3rd Edition.. bairnet.s.. Dubu ue: Wm.Brown Communications. Sunarya. 2000. 1997. R. . (tanpa tahun). 1989. Toon.. A. Bandung: Gracia Indah Bestari. S.org ne s. eric. com . J. . S. Christopher. 2001. 1997. . Hendrickson. Tokyo: Keirinkan. Pukenoodles. . Prescott.. gourmentsleuth.Oxtoby. Sumber Lain: Microsoft ncarta Reference ibrary. 1985. Johnson. Jerome. H. com 298 Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk SMA Kelas XII . teksfiles. W. com . Kuala Lumpur: Fajar Bakti SDN. Retsu.. hemistry A ourse for evel. Spain: Stanley Thornes (Publishers). 2005 . amadeo. harvard. . Sevenair. 8th Edition.. edu uni. . com . Jakarta: PT.R. Principles of Modern hemistry. regensburg.C. H. Pusat Penerjemah FSUI. J. Nachtrieb. canamplastics. . blog. S. 1993. and Lawrence. T. 2003. com ingscorp. Schaum’s Outline Series. ironorchid. Ltd. and Norman. come. . Penerjemaah: Roehyati Joedodibroto. Hammond. Kimia Lengkap SPPM. and Steven. ihsc.. edu . Pine. M. Cram. M. . . Edisi ke-1. 2nd Edition Lexington: D.b oklahomafood. B. com uned. Rosenberg. Edisi Bahasa Indonesia. Ryan. 2005. Kimia Dasar II: erdasarkan Prinsip-prinsip Terkini. hemistry or You. . S. Tim Penerjemah.. Oxford Ensiklopledi Pelajar: iografi..org vancouversider. New ork: McGraw-Hill. Bandung: Penerbit ITB. Jakarta: Balai Pustaka. Inc. . L. .. ollege hemistry. Epstein.. com . Jilid 9.. Pusat Penerjemah FSUI. i s. Singapore: Federal Publication. Kimia rganik . Bandung: Gracia Indah Bestari. 1st Edition. to V cheung . ntroductory hemistry. Donald.

.

.

- .184. Jld lengkap) ISBN 978-979-068-724-0 Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.ISBN 978-979-068-721-9 (No.19.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful