Jenis Penyakit Menular Seksual dan Penyebabnya

oleh: j46rix
   

Pengarang : dr. Handri

Summary rating: 2 stars (62 Tinjauan) Kunjungan : 7843 kata:900

Summarize It

GONORREA (GO) Kuman penyebabnya : Neisseria gonnorrhoeae. Masa inkubasi atau penyebaran kuman : 2 – 10 hari setelah hubungan seks. Tanda-tanda : nyeri pada saat kencing, merah, bengkak dan bernanah pada alat kelamin. Komplikasi yang timbul : infeksi radang panggunl, mandul, menimbulkan kebutaan pada bayi yang dilahirkan. Pemeriksaan : pewarnaan gram dan biakan agar. SIFILIS (RAJA SINGA) Kuman penyebab : Trepanema palidum. Masa inkubasi : tanpa gejala berlangsung 3 – 13 minggu, lalu timbul benjolan sekitar alat kelamin, disertai pusing, nyeri tulang, akan hilang sementara. 6 – 12 minggu setelah hubungan seks muncul bercak merah pada tubuh yang dapat hilang sendiri tanpa disadari. 5 – 10 tahun penyakit ini akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Komplikasi pada wanita hamil : dapat melahirkan dengan kecacatan fisik seperti kerusakan kulit, limpa, hati dan keterbelakangan mental. Pemeriksaan : tes laboratorium untuk mendeteksi RPR (Rapid Plasma Reagent) dan TPHA (Trepanema Palidum Hemagglutination Assay). TRIKONOMIASIS Disebabkan oleh protozoa Trichomonas vaginalis. Gejala-gejala yang mungkin ditimbulkan antara lain : Keluar cairan vagina encer berwarna kuning kehijauan, berbusa dan berbau busuk; Sekitar kemaluan bengkak, kemerahan, gatal dan terasa tidak nyaman. Komplikasi yang bisa terjadi : lecet sekitar kemaluan, bayi lahir prematur, memudahkan penularan infeksi HIV. Tes laboratorium untuk mendeteksi sediaan basah KOH.

Penyakit radang panggul. bisa berubah menjadi kanker mulut rahim. Perdarahan setelah hubungan seksual. Infeksi mata pada bayi baru lahir. . Komplikasi yang mungkin terjadi : kutil dapat membesar seperti tumor. Kemandulan akibat perlekatan pada saluran falopian. Komplikasi yang mungkin terjadi : Biasanya menyertai gonore. meningkatkan resiko tertular HIV-AIDS. karena sebanyak 70% perempuan pada awalnya tidak merasakan gejala apapun sehingga tidak memeriksakan diri. Nyeri di rongga panggul. Virus ini menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian paling penting dalam system kekebalan tubuh. Seseorang yang terinfeksi HIV secara fisik tidak ada bedanya dengan orang yang tidak terinfeksi.ULKUS MOLE (Chancroid) Disebabkan oleh bakteri Hemophilus ducreyi. Gejala yang ditimbulkan : tonjolan kulit seperti kutil besar disekitar alat kelamin (seperti jengger ayam). Hampir tidak ada gejala yang muncul pada awal terinfeksi HIV. memudahkan penularan infeksi HIV. KLAMIDIA Disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Gejala-gejala yang mungkin ditimbulkan antara lain : Luka lebih dari diameter 2 cm. Memudahkan penularan infeksi HIV. AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejalagejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh. Komplikasi yang mungkin terjadi : kematian janin pada ibu hamil yang tertular. Rapid Test dan Giemsa. Biasanya hanya pada salah satu sisi alat kelamin. KUTIL KELAMIN Disebabkan oleh Human Papiloma Virus. Infeksi ini biasanya kronis. Tetapi ketika berkembang menjadi AIDS. maka orang tersebut perlahan-lahan akan kehilangan kekebalan tubuhnya sehingga mudah terserang penyakit dan tubuh akan melemah. Tes laboratorium yang dilakukan untuk mendeteksi adalah Elisa. HIV-AIDS HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menyebabkan AIDS. cekung. Sering (50%) disertai pembengkakan kelenjar getah bening di lipat paha berwarna kemerahan (bubo) yang bila pecah akan bernanah dan nyeri. Tidak perlu mendeteksi laboratorium karena langsung dapat terlihat oleh mata biasa. Gejala yang ditimbulkan : Cairan vagina encer berwarna putih kekuningan. pinggirnya tidak teratur. keluar nanah dan rasa nyeri. Tes laboratorium untuk mendeteksinya dengan pewarnaan Gram dan Biakan agar selama seminggu.

misalnya jarum suntik pada pengguna dan pecandu narkoba. kaya atau miskin. tetapi apa yang kita lakukan. alat pembuat tatto dan alat tindik. Tes HIV (ELISA dua kali) perlu disertai konseling sebelum dan sesudah tes dilakukan. HIV dapat ditularkan dengan cara : Hubungan seksual tanpa pelindung dengan Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA). Sumber: http://id. Makanan dari piring yang pernah digunakan ODHA. Mendapatkan transfusi darah yang mengandung virus HIV.shvoong. heteroseksual maupun homoseksual. Mengunjungi ODHA dirumah atau dirumah sakit. Gigitan nyamuk. Batuk atau bersin ODHA. Setiap orang beresiko tertular HIV-AIDS. terkenal maupun tidak terkenal. Berenang ditempat berenang yang sama dengan ODHA. Resiko tertular HIV tidak berkaitan dengan siapa kita. Menggunakan benda tajam yang terkontaminasi oleh virus HIV.Obat-obatan yang ada pada saat ini.com/medicine-and-health/epidemiology-publichealth/2022058-jenis-penyakit-menular-seksual-dan/#ixzz2JYxb0r6E . Dari ibu ODHA kepada bayi yang dikandung dan disusuinya. belum mampu untuk menjanjikan suatu kesembuhan yang pasti. baik tua maupun muda. HIV tidak dapat ditularkan kepada orang lain melalui : Bersalaman atau berpelukan.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.