P. 1
Contoh Laporan

Contoh Laporan

|Views: 2,160|Likes:
Published by Sumadiyasa
Tugas
Tugas

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Sumadiyasa on Feb 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2015

pdf

text

original

Sections

· Manajemen dan dukungan sistem

No Komponen

Sub

Komponen

Aspek

Item Jumlah

1 Manajemen 1. Konselor o Berusaha menciptakan suasana

dan hubungan yang kondusif

o Berusaha menjaga sikap objektif

terhadap klien

o Mengubah kembali prilaku salah

sesuai keyakinan irasioanal,

gangguan

emosi,

dan

menyalahkan diri sendiri

o Memberikan pemahaman tentang

prilaku baru yang diperlukan

klien dalam kehidupan sehari-hari

o Menjadi model atau contoh sosok

yang memiliki sikap sehat dan

normal

14

o Menyadari kesalahan yang pernah

dibuat dan resiko yang dihadapi

o Dapat dipercaya dan mampu

menjaga kerahasiaan

o Memiliki orientasi diri dan

profesi yang berkembang

o Iklas

dalam

menjalankan

profesinya

2. Konseli o Pribadi

o Sosial

o Belajar

o Karir

2 Dukungan

Sistem

1. Kepala

Sekolah

o Mengadakan pengawasan

o Mempertanggungjawabkan

Pelaksanaan Program BK

o Mengadakan hubungan baik

dengan

pihak-pihak

yang

berkaitan dengan pelayanan BK

2. Wali

Kelas

o Mensosialisasikan keberadaan

layanan BK

o Mengidentifikasi siswa yang

memerlukan layanan BK

3. Guru

mata

pelajaran

o Memantau perkembangan dan

kemajuan siswa terutama yang

telah mendapatkan layanan BK

4. Staf

Adminis

trasi

o Membantu mengadministrasikan

seluruh kegiatan BK

5. OSIS

o Bekerjasama dengan konselor

15

· Personil

dalam kegiatan BK

6. Orang

tua

o Bekerjasama dengan konselor

dalam menangani permasalahan

siswa

No. Komponen

Aspek

Sub Aspek

indikator

1 Personil · Kualifikasi

Akademik

· Kompetensi

Konselor

1. Sarjana Pendidikan

(S.1)

2. Berpendidikan

Profesi Konselor

(PPK)

1. Kompetensi

Paedagogik

a. Menyelesaikan pendidikan

akademik S.1

b. Mengambil program studi BK

a) Menyelesaikan PPK pada

LPTK terakreditasi

b) Memperoleh

sertifikasi

profesi BK

c) Memperoleh gelar profesi BK

a. Menguasai konselor dan

praksis pendidikan

b. Mengaplikasikan

perkembangan

fisiologis,

psikologis serta perilaku

konseli

c. Menguasai esensi pelayanan

BK dalam jalur jenis dan

jenjang satuan pendidikan

16

2. Kompetensi

Kepribadian

3. Kompetensi Sosial

4. Kompetensi

Profesional

a) Menghargai

dan

menjunjung tinggi nilai-

nilai

kemanusiaan

individualitas

dan

kebebasan

b) Menjunjung integritas dan

stabilitas

kepribadian

yang kuat

a. Mengimplementasikan

kaloborasi intern tempat

bekerja

b. Berperan dalam organisasi

dan kegiatan profesi BK

c. Mengimplementasikan

kaloborasi antar profesi

a) Menguasai dan praksis

assessmen

untuk

memahami

kondisi

kebutuhan dan masalah

konseli

b) Menguasai

kerangka

teoritik dan praksis BK

c) Merancang program BK

d) Mengimplementasikan

program

BK

yang

komperhensif

e) Menilai proses dan hasil

kegiatan BK

f) Memiliki kesadaran dan

17

· Komponen Evaluasi Bimbingan Konseling Mengenai Data Siswa

A. Kisi-kisi Intrumen

Komponen

Aspek

Sub Aspek

Indikator

Upaya yang

Dilakukan

Item

Jumlah

Data Siswa 1. Jenis Data

1. Belajar

2. Sosial

3. Pribadi

4. Karir

- Angket

- Tes IQ

- Koordinasi Guru

BK dengan Guru

Mata Pelajaran

- Melihat nilai raport

- Sosiometri

- Tes Kepribadian

(Johari Window)

- Tes Minat

- Tes Bakat

1,2,3

4,5,6

7,8,9

10,11

12,13,14,

15

16,17,18,

19

24,25,26,

27

20,21,22,

23

3

3

3

2

4

4

4

4

komitmen terhadap etika

professional

g) Menguasai konsep dan

praksis penilaian dalam

BK

18

2. Penyimpanan 1. Komputer

2. Lemari

- Kelayakan

- Aman

- Bersih

- Ukuran

28,29

30

31

32

2

1

1

1

3. Frekuensi

Penyaringan

Data Siswa

1. Waktu

2. Jumlah

- Lama

penyelenggaraan

- Banyak

penyelenggaraan

33

34

1

1

4. Sarana dan

Prasarana

1. Ruang

2. Peralatan

- Ruang yang

tersedia

- Fungsi ruangan

- Ukuran ruanga

- Jenis-jenis

peralatan

- Fungsi peralatan

35,

36,37

38,39

40,41

42

1

2

2

2

1

5. Pihak lain

1. Guru mata

pelajaran

2. Petugas

TU

3. Kepala

Sekolah

- Absen

- Nilai

- Administrasi siswa

- Pengesahan

43,44

45,46

47,48

49,50

2

2

2

2

19

B. Kisi-kisi Program

NO

ASPEK

SUB ASPEK

INDIKATOR

ITEM JUMLAH

1 Program

Layanan BK

1. Tahunan a. Layanan Dasar

b. Layanan

Responsif

c. Perencanaan

Individual

d. Dukungan sistem

1

2

3

4

4

2. Semesteran a. Layanan Dasar

b. Layanan

Responsif

c. Perencanaan

Individual

d. Dukungan sistem

1

2

3

4

4

3. Bulanan

a. Layanan Dasar

b. Layanan

Responsif

c. Perencanaan

Individual

d. Dukungan sistem

1

2

3

4

4

4. Mingguan a. Layanan Dasar

b. Layanan

Responsif

c. Perencanaan

Individual

d. Dukungan sistem

1

2

3

4

4

5. Harian

a. Layanan Dasar

b. Layanan

Responsif

c. Perencanaan

1

2

3

4

20

Individual

d. Dukungan sistem

4

16

C. Kisi-Kisi Standar Sarana Dan Prasarana

No Komponen

Sub. Komponen

Item

Jumlah

1 Sarana dan Prasarana a. Ruangan BK

1, 2, 3, 4, 5,

6, 7

7 butir

b. Alat Pengumpul

Data

· Teknis non tes

· Teknis tes

1, 2, 3, 4

1, 2, 3, 4, 5

9 butir

c. Perlengkapan

Administrasi

1, 2, 3, 4, 5,

6,

6 butir

d. Media BK

1, 2, 3

3 butir

e. Alat Bantu Olah

Data (Program)

1, 2, 3,

3 butir

D. Koponen Evaluasi Bimbingan Konseling Mengenai Penilaian Hasil

Layanan

Dimensi

Aspek

Sub

Aspek

Indikator

Item

Jumlah

Penyimpanan Dokumentasi

Data Siswa

Belajar · Nilai Hasil Pembelajaran 4,5,6,9,10,17,

18, 19,20,21,

22, 27, 33,

34, 35, 36,

37,

17

Sosial · Sosiometri

Pribadi · Buku Catatan Kasus

Karir · Data Kelanjutan Studi

· Data Tes Minat

· Data Tes Bakat

21

Frekuensi Program

Harian,

Mingguan,

Bulanan,

Semesteran,

Tahunan

Belajar · Jumlah Program Yang

Direncanakan

1,2,3,7,8,

5

Sosial

Pribadi

Karir

Laporan

Program

Harian,

Mingguan,

Bulanan,

Semesteran,

Tahunan

Belajar · Laiseg,Laijapen,Laijapan

· Rekomendasi dan Tindak

Lanjut

11,12,13,14,

15,16, 23, 24,

25, 26, 28,

29, 30, 31,

32, 38, 39,

40,41, 42

21

Sosial

Pribadi

Karir

JUMLAH

42

22

BAB III

INSTRUMEN

3.1 Sasaran

Adapun sekolah yang menjadi objek evaluasi pada laporan ini yaitu dari

dua sekolah yang berbeda yakni SMP Negeri 3 Seririt dan SMA Negeri 1

Kubutambahan. Adapun gambaran awal dari kedua sekolah tersebut yaitu

sebagai berikut :

· Gambaran Umum SMP Negeri 3 Seririt

1. Nama Sekolah

: SMP Negeri 3 Seririt

2. Alamat

: Desa Bestala, Kec. Seririt, Kab. Buleleng

3. Status Sekolah

: Terakreditasi Tipe-A

4. Luas Tanah

: 11.000 m2

5. Jumlah ruang kelas

: 13 dengan luas 819,00 m2

6. Ukuran Rerata ruang kelas : 9 x 7 m2

7. Luas bangunan

: 1.519,26 m2

· Lingkungan Sekolah

¯ Jenis bangunan sekitar sekolah

v Utara : Jalan Raya

v Selatan : Perkebunan Penduduk

v Timur : Sungai Mendaum dan Pemukiman Penduduk

v Barat : Perkebunan penduduk

v Kondisi lingkungan sekolah

Kondisi lingkungan SMP N 3 Seririt sangatlah mendukung dalam

pelaksanaan proses pembelajaran. Lingkungan yang sejuk dan asri

dengan taman di depan masing-masing kelas serta pepohonan yang

rindang di halaman sekolah sangat menunjang terjadinya proses

23

pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan. Keasrian serta

kebersihan lingkungan SMP N 3 Seririt ini dibuktikan dengan

terpilihnya sekolah ini untuk mewakili kabupaten Buleleng dalam

mengikuti Lomba UKS di tingkat provinsi sehingga mendapat juara

harapan III.

Lingkungan yang sejuk dan bersih turut pula menambah motivasi

serta ketenangan siswa dalam belajar. Selain kondisi lingkungannya

yang begitu mendukung posisi strategis dari sekolah ini pun yaitu

berada di daerah pedesaan yang jauh dari kebisingan turut pula

mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang efektif, inovatif

dan menyenangkan.

¯ Ruang Bimbingan Konseling

Menurut keterangan guru BK yang kami wawancarai pada saat itu

dijelaskan Ruang BK di SMP N 3 Seririt dikelola langsung oleh guru

BK. Di ruang BK inilah guru BK melakukan bimbingan konseling dan

memberi pelayanan pada siswa. Pemanfaatan ruang bimbingan dan

konseling di SMP N 3 Seririt, sudah dirasa cukup maksimal.

Walaupun dengan keadaan ruangan yang belum dikatakan mencapai

standar (tidak ada ruang konseling) tapi pemanfaatannya menurut

keterangan guru BK sudah maksimal

SMP N 3 Seririt memiliki dua orang guru BK di tambah satu orang

dari guru mata pelajaran IPS yang karena umur ikut pula bertugas di

BK. Masing- masing guru BK telah memiliki anak asuh tersendiri.

Untuk Bapak Nyoman Armaja, S.Pd karena menjabat sebagai Wakil

Kepala Sekolah beban siswa asuhnya sebanyak 92 siswa dari kelas

VIII (A,B,C,D). Sedangkan untuk Bapak Putu Sarjana beban siswa

asuhnya yaitu 162 siwa dari kelas IX (A,B,C,D) ditambah dengan

siswa kelas VII C dan VII D. Kemudian untuk Bapak Made Budiyasa,

24

karena umur yang terlanjur tua diberikan beban siswa asuh sebanyak

50 siswa dari kelas VII A dan VII B. Demikaianlah pengeolaan

penanganan siswa di SMP N 3 Seririt.

· Gambaran Umum SMA Negeri 1 Kubutambahan

¯ Sejarah terbentuknya SMA N 1 Kubutambahan

Pertimbangan Pemerintah Desa, tokoh – tokoh masyarakat dan

masyarakat Tamblang :

v Letak desa Tamblang yang demikian strategis, berada diantara desa

Tajun, Tunjung, Depeha, Bulian, Pakisan, Bila kawanan, Bila

kanginan, dan Bengkala.

v Mengingat kebutuhan/keinginan masyarakat desa-desa tersebut

diatas akan adanya SMA Negeri sangat didambakan karena out put

keluaran siswa dari SMP 1 di Kubutambahan,SMP 2 di Tamblang,

SMP 3 di Tajun, SMP 4 di Pakisan demikian banyak,tidak akan

memadai nantinya SMA Swasta seperti SMA Bina Putra Tamblang

dan SMA Sidhi Karya Kubutambahan untuk menampung karena

fasilitas operasionalnya terbatas.

Usulan kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng

v Upaya yang dilakukan adalah sejak tahun 1991 dalam Musyawarah

Pembangunan Desa ( MUSBANGDES ), desa Tamblang

pengadaan SMA Negeri selalu termuat dalam usulan skala prioritas

program pembangunan desa tamblang usulannya setiap tahun

kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng

v Tahun 2001 baru mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten

Buleleng dibahas juga dalam sidang DPRD Kabupaten Buleleng

akhirnya lewat Dinas Kabupaten Buleleng menugaskan dan

menunjukkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan kecamatan

25

Kubutambahan ( Drs. I ketut Senadia ) sebagai koordinator

kemudian menunjuk Kepala SMA Bina Putra Tamblang sebagai

wakil koordinator (Drs. I Ketut Indrayasa) Penerimaan siswa baru

dan operasionalnya SMA Negeri 1 Kubutambahan di Tamblang.

Persiapan Pengadaan SMA Negeri 1 Kubutambahan

v Koordinator besama wakil koordinaor mengadakan koordinasi

dengan Ketua LKMD Kepala Desa, Kepala Dusun se wilayah Desa

Tamblang, tokoh-tokoh masyarakat dan Kepala SMa Bina Putra

Tamblang( Drs. I Kettut Indrayasa ) dalam rapat tingkat desa.

v Koordinasi/rapat tingkat desa menghasilkan dibentuknya

Kepanitiaan desa Pengadaan SMA Negeri 1 Kubutambahan yang

terdiri dari ; Ketua LKMD ( Nyoman triyasa ),Kepala Desa (I Ketut

Suwirya ),Kepala dusun sewilayah desa tamblang, Made Suwita,

Mangku Nyoman Muliarta, Made Widiarsa, I ketut Suka, Made

Mesten, Nyoman Artama.

v Kepanitiaan tersebut diatas adapun programnya adalah :

1. Pengadaan tanah/lokasi SMA negeri 1 Kubutambahan.

2. Penataan/perataan tanah karena tanah ltegalan

3. Pengadaan jalan dari tarah selatan enuju lokasi SMA Negeri 1

Kubutambahan 500 m

4. Pengadaan jalan dari arah barat menuju lokasi SMA Negei 1

kubutambahan 150 m

5. Pengadaan gedung/ruang kegiatan belajar 1 Unit/4 RKB

v Program 1/ pengadaan tanah dapat diadakan bersumber dari

sumbangan dari Bapak Made Suwita tanah tegalan seluas 60 are

dan 20 are dari sumbangan anggota komite/orang tua siswa baru

tahun pelajaran 2001/2002, 2002/2003 dan 2003/2004, luas tanah

seluruhnya 80 are dengan kondisi berup tanah tegalan

26

v Program 2/penataan/perataan tanah dengan swadaya masyarakat

Tamblang dengan bergotong royong

v Program 3/pengadaan jalan dari arah selatan menuju lokasi 500 m

swadaya masyarakat

v Program 4/pengadaan jalan dari arah barat menuju lokasi 150 m

swadaya masyarakat

v Program 5/pengadaan gedung/RKb 1 Unit/4 Ruuang belajar

bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Buleleng di

bangunmulai 1 Agustus 2001.

Persiapan dan pelaksanaan kegiatan operasional SMA Negeri 1

Kubutambahan

Ø Tahun Pelajaran 2001/2002 mulai menerima siswa baru.

Ø Koordinator/Kepala Cabang Dinaspendidikan Kecamatan

Kubutambahan ( Drs. I Ketut Senadia), menunjuk Kepala SMA

Bina Putra Tamblang ( Drs. I Ketut Indrayasa ) sebagai wakil

koordinator/pelaksana harian berkoordinasi untuk persiapan

operasional, menghasilkan keputusan staf opersional SMA Negeri

1 Kubutambahan

Ø Kepala sekolah :- koordinator ( Kepala Cabang Dinas Pendidikan

Keca. Kubutambahan ) : I Wayan Suarsina, S.Pd.,M.Pd

Ø Staf pelaksana/

: koordinator TU ( Guru SMA Bina Putra

Tamblang )

Ø TataUsaha

: I Nyoman Sasdiawan

Ø Tata usaha / TU ( TU SMA Bina Putra Tamblang ) Made Padmi

Ø Staf Pengajar/Guru terdiri dari : Guru PNS/pindahan, yang misbar

dari SMP, SD yang layak,SMA bina Putra Tamblang.

- Drs. I Ketut Indrayasa - Drs. I Made Sewa

- I Nyoman Restan, S.Pd. - Drs. I Putu Dana

- I Nengah Supatra, S.Pd - I made Suparja.BA.

27

- I Ketut Subudi, S.Pd - Luh Manik Sari, S.pd

- Drs. I Made gunayasa. - I Gst. Nyoman Suteja, S.Pd

- Luh Sandiwi,S.Pd. - Drs. Nyoman wiriawan

- Pt santi Arsan,S.Pd - Drs. Kt.Sudarman

- I Ketut Budastra, S.Pd - Pt. Budiarsa, S.Pd

- I Made Sardana, S.Pd.

Ø Tempat operasional : Pinjam gedung di SMA Bina Putra Tamblang

Ø Waktu Belajar : Sore

Ø Pada tanggal 16 Juli 2006 PENERIMAAN SISWA BARU

Ø Jumblah Siswa yang di terima 148 siswa,menjadi 4 kelas berasal

dari Desa Tajun, Tunjung, Depeha, Bulian, Bontihing, Pakisan,

Bila Kawanan, Bila Kanginan, Bengkala, Bukti, Air Sanih,

Kubutambahan, dan Bungkulan.

Ø Koordinator, wakil koordinator, koordinator Tata Usaha

merumuskan program kerja dan RAPBS Tahun Pelajaran

2001/2002.

Ø Tanggal 22 Juli 2001 diadakan rapat pleno dihadiri oleh

koordinator,wakil koordinator ,ketua LKMD, kepala desa, tokoh-

tokoh masyarakat, aggota komite/orang tua siswa, acara

PEMBENTUKAN KOMITE SEKOLAH yang Pertama dengan

komposisi sebagai berikut :

1 Pembina : Koordinator dan wakil koordinator

2 Ketua

: Kepala Desa/I Ketut Suwirya

3 Wakil Ketua : Nyoman Sriwirawan

4 Sekretaris I : I Made Permana

28

5 Sekretaris II : Drs. I Ketut Sudirman

6 Bendahara I : I Gede Gunasa

7 Bendahara II : I Nyoman Sasdiawan

Badan Pemeriksa/BP 3?Komite Sekolah

1 Ketua

: Mangku Nyoman Muliarta

2 Wakil Ketua : Made Sukraki

3 Sekretaris : Made Wisuda

4 Anggota : Made Widiarsa

5 Anggota : I Ketut Resdipa

Pengurus tersebut diatas langsung melaksanakan tugas sebagai berikut :

1 Menyusun program kerja

2 Membahas rumusan RAPBS yang di rumuskan

3 Pengesahan program kerja dn RAPBS diantaraya memuat :

· Sumbangan pembangunan/sarana prasarana Rp.50.000

· Iuran bulanan/SPP

Rp.12.000

· Sumbangan pengadaan tanah

Rp.50.000

Ø Bulan Agustus 2001 pembangunan gedung/RKB tahap 1 mulai

dibangun 1 unit/4 ruang kelas

Ø Tahun Pelajaran 2002/2003 sudah mulai menempati gedung baru,

namun kegiatan proses belajar mengajar dilaksanakan pagi dan

sore, karena belum terpenuhi ruang belajar sebab 1 ruang di pakai

untuk kantor.

Ø Tanggal 2 Sepember 2003 keluar SK Bupati Nomor 478 tahun

2003 tentang penetapan SMA Negeri 1 Kubutambahan.

29

Ø Tanggal 22 Oktober 2001 keluar SK. Bupati Nomor

821.2/2421/BKD tentang SK. Pengangkatan Drs. I KETUT

INDRAYASA sbagai Kepala Sekolah di SMA Negeri 1

Kubutamahan.

Ø Tanggal 8 September 2003 dari Departemen Pendidikan Nasional

Direktorat Jenderal Pendidikan dasar dan Menengah Direktorat

Pendidikan Menengah umum tentang petikan NIS dan NSS SMA

negeri 1 Kubutambahan

· NOMOR INDUK SEKOLAH

: 30.009.0

· NOMOR STATISTIK SEKOLAH

: 301220108500

Demikianlah sejarah singkat berdirinya SMA Negeri 1

Kubutambahan kami susun, atas asung kerta wara nugraha Ida Sang

Hyang Widhi Wasa, semoga ada manfaatnya untuk lembaga dan

semua pihak yang memerlukannya dan semoga SMA Negeri 1

Kubutambahan tetap ajeg dan lestari sepanjang masa.

¯ Ruang Bimbingan Konseling SMA N 1 Kubutambahan

Berbagai masalah yang dihadapi siswa, dimulai dari siswa yang

mengalami kesulitan dalam belajar, kesulitan dalam menentukan

jurusan, kesulitan dalam menentukan sekolah ke perguruan tinggi oleh

siswa kelas XII, masalah keluarga, masalah ekonomi, masalah remaja

seperti masalah cinta, perkelahian antar siswa, dan semua masalah

yang dapat mengganggu konsentrasi siswa dalam belajar, berusaha

untuk diatasi oleh guru BK di dalam membantu siswa. Penanganannya

dapat berupa dengan memberikan nasehat, bimbingan, dan

pengarahan kepada siswa tersebut. Dan peran seorang guru BK

(Bimbingan Konseling) sangatlah membantu siswa dalam mengatasi

hal tersebut. SMA Negeri 1 Kubutambahan memiliki satu ruang BK (

Bimbingan Konseling ) dengan 3 orang tenaga BK, yaitu :

30

1. Drs. I Ketut Seken (Selaku Koordinator)

2. Dra. Gusti Ayu Sri Agung

3. Dra. Ni Made Wati

Guru BK pun memiliki beberapa tugas-tugas seperti :

1. Melakukan pendataan pada kartu pribadi tentang pribadi setiap

siswa,

2. Menyusun pelaksanaan bimbingan penyuluhan karier,

3. Menyusun penyelenggaraan penerimaan mahasiswa baru,

4. Memberikan pelayanan bimbingan penyuluhan dan bimbingan

karier kepada siswa agar siswa lebih berprestasi dalam belajar,

5. Membantu mengatasi masalah yang dihadapi oleh siswa yang

mengalami kesulitan dalam belajar mengajar dengan berkonsultasi

kepada wali kelas,

6. Membantu wali kelas dalam memecahkan masalah pelanggaran

yang dilakukan oleh siswa,

7. Membantu siswa dengan memberikan saran serta pertimbangan

kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan

pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai,

8. Melakukan penilaian pelaksanaan bimbingan penyuluhan atau

bimbingan karier kepada siswa,

9. Melakukan penyusunan laporan penilaian bimbingan

penyuluhan/bimbingan karier secara berkala,

10. Dan mempertanggungjawabkan tugasnya kepada kesiswaan.

Adapun fasilitas penunjang yang terdapat di ruang BK SMA

Negeri 1 Kubutambahan yaitu, 1 buah Komputer, 1 buah Printer, Rak

untuk menaruh arsip-arsip, kotak BK, papan struktur organisasi, meja

dan kursi untuk masing-masing petugas BK, dan papan mekanisme

penanganan BK

31

Pihak sekolah sudah berusaha menambah fasilitas yang terdapat

di ruang BK dengan menggunakan dana komite. Namun hal tersebut

belum berjalan dengan maksimal karena anggaran dana yang minim.

Adapun beberapa asas – asas yang harus ditaati dalam

pelaksanakan BK ( Bimbingan dan Konseling ) yang dilaksanakan

oleh guru BK yaitu: Kerahasiaan, Kesukarelaan, Keterbukaan,

Kegiatan, Kemandirian, Kekinian, Kedinamisan, Keterpaduan,

Kenormatifan, Keahlian, Alih Tangan, Tut Wuri Handayani. Pada

umumnya mencakup empat bidang yaitu Bimbingan Konseling

Pribadi, Bimbingan Konseling Sosial, Bimbingan Konseling Belajar,

dan Bimbingan Konseling Karier.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->