Proses Pembuahan Atau Fertilisasi Pembuahan adalah proses peleburan antara satu sel sperma dan satu sel

ovum yang sudah matang. Proses pembuahan ini terjadi di bagian saluran Fallopii yang paling lebar. Sebelum terjadi poses pembuahan, terjadi beberapa proses sebagai berikut. Ovum yang telah masuk akan keluar dari ovarium. Proses tersebut dinamakan ovulasi. Ovum yang telah masak tersebutakan masuk ke saluran Fallopii. Jutaan sperma harus berjalan dari vagina menuju uterus dan masuk ke saluran Fallopii. Dalam perjalanan itu, kebanyakan sperma dihancurkan oleh mukus (lendir) asa di dalam uterus dan saluran Fallopii. Di antara beberapa sel sperma yang bertahan hidup, hanya satu yang masuk menembus membran ovum. Setelah terjadi pembuahan, membran ovum segera mengeras untuk mencegah sel sperma lain masuk. Hasil pembuahan adalah zigot. Kemudian mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut: 1. Zigot membelah menjadi 2 sel, 4 sel, dan seterusnya. 2. Dalam waktu bersamaan lapisan dinding dalam uterus menjadi tebal seperti spons, penuh dengan pembuluh darah, dan siap menerima zigot. 3. Karena kontraksi oto dan gerak silia diding saluran Fallopii, zigot menuju ke uterus dan menempel di dinding uterus untuk tumbuh dan berkembang. 4. Terbentuk plsenta dan tali pusat yang merupakan penghubung antara embrio dan jaringan ibunya. Fungsi plasenta dan tali pusat adalah mengalirkan oksigen dan zat-zat makanan dari ibu ke embrio, serta menglirkan sisa-sisa metabolisme dari embrio ke peredana darah ibunya. 5. Embrio dikelilingi cairan amnion yang berfungsi melindungi embrio dari bahaya benturan yang mungkin terjadi. 6. Embrio berusaha empat minggu sudah menunjukkan adanya pertumbuhan mata, tangan, dan kaki. 7. Setelah berusia enam minggu, embrio sudah berukuran 1,5 cm. Otak, mata, telinga, dan jantung sudah berkembang. Tangan dan kaki, serta jari-jarinya mulai terbentuk.

bayi siap dilahirkan. Proses pembentukan spermatozoa disebut spermatogenesis. manusia berkembangbiak secara seksual dan pada saat tertentu akan membentuk sel-sel kelamin (gamet). embrio disebut fetus (janin). Mulai tahap ini sampai lahir. Setelah usia sekitar 50 tahun seorang wanita tidak produktif lagi yang ditandai dengan tidak mengalami menstruasi. sedangkan proses pembentukan ovum disebut oogenesis. Proses Reproduksi pada Manusia Seperti organisme lainnya. Setelah sel telur di dalam ovarium masak. Pembuahan . Jika ovum yang sudah masak tidak dibuahi oleh sperma. Kaki. tangan. dinding rahim menebal dan banyak mengandung pembuluh darah. embrio sudah tampak sebagai manusia dengan organorgan tubuh lengkap. Setelah berusia delapan minggu. Sel-sel kelamin yang dibentuk seorang pria disebut sel mani (spermatozoa). jaringan tersebut dikeluarkan dari tubuh lewat vagina dalam proses yang disebut menstruasi (haid). Setelah mencapai usia kehamilan kira-kira sembilan bulan sepuluh hari. Seorang wanita mampu memproduksi sel telur (ovum) setelah masa puber (remaja awal) sampai dewasa. jaringan penyusun dinding rahim yang telah menebal dan mengandung banyak pembuluh darah akan rusak dan luruh/runtuh. Masa tersebut dinamakan menopause. Pembuahan didahului oleh peristiwa ovulasi. Kedua proses mengawali terjadinya perkembangbiakan pada manusia. yaitu lepasnya sel telur yang masak dari ovarium. Bersamasama dengan ovum yang tidak dibuahi. Seorang pria dewasa menghasilkan lebih dari seratus juta sel sperma setiap hari. Adapun sel-sel kelamin yang dibentuk oleh seorang wanita disebut sel telur (ovum).8. serta jari-jariny telah berkembang. 9. yaitu sekitar umur 12 sampai 50 tahun. Jika sperma bertemu dengan ovum akan terjadi pembuahan.

Zigot yang terbentuk segera diselubungi oleh selaput.terjadi di oviduk. Sel telur yang telah dibuahi akan membentuk zigot. Alantois berfungsi untuk respirasi. kemudian menuju ke rahim. Luruhnya dinding rahim tersebut ditandai dengan keluarnya darah melalui vagina. Embrio di dalam rahim dilindungi selaput pembungkus berikut. Jika setelah ovulasi sel telur tidak dibuahi sel sperma. a. Di dalam rahim embrio mendapat makanan dari tubuh induk melalui plasenta (ari-ari). b. saluran makanan. Amnion. Di dalam rahim zigot menanamkan diri pada dinding rahim yang telah menebal. merupakan suatu selaput yang berada di sebelah luar amnion. merupakan selaput yang membatasi ruangan tempat terdapatnya embrio. Sakus vitelinus merupakan pemunculan sel-sel dan pembuluh darah yang pertama. Zigot yang telah berada di rahim akan terus tumbuh dan berkembang menjadi embrio sampai dilahirkan. Waktu embrio berkembang. c. Sakus vitellinus (kantong kuning telur) terletak di antara amnion dan plasenta. Alantois terletak di dalam tali pusat. Dinding amnion mengeluarkan getah berupa air ketuban yang berguna untuk menjaga embrio agar tetap basah dan menahan goncangan. Korion. dan ekskresi. jaringan epitelnya menghilang dan tinggal pembuluh darah yang berfungsi sebagai penghubung embrio dan plasenta. d. Korion dan alantois akan tumbuh membentuk jonjot pembuluh darah yang berhubungan dengan peredaran darah induknya melalui plasenta. Peristiwa tersebut terjadi pada wanita setiap ± 28 hari sekali. Pola perkembangan embrio manusia berdasarkan usia 1 bulan (4 minggu) . Masa embrio/masa kehamilan manusia sekitar 9 bulan 10 hari. jaringan dinding rahim yang telah menebal dan mengandung pembuluh darah akan rusak dan luruh disebut haid (menstruasi).

kulit berkembang sepenuhnya. dan sistem pencernaan telah berkembang baik.Bagian kepala. sistem pencernaan sebagai suatu saluran sederhana. jantung. terbentuknya tulang-tulang di seluruh tubuh. ada sebuah ekor yang khas. sistem pencernaan terbentuk. sistem saraf dan sistem sirkuler mulai berfungsi. sudah dapat ditentukan jenis kelaminnya. munculnya alis. adanya gerakangerakan kecil dari janin. jari-jari. 3 bulan (12 minggu) Ginjal. gerakan-gerakan janin dirasakan oleh ibunya.5 bulan (38 minggu) Sejak minggu ke-16 sampai saat kelahiran terjadi akumulasi lemak di bawah kulit. paru-paru mulai jelas. mata. tangan. . 4 bulan (16 minggu) Detak jantung sudah dapat dirasakan. lengan. tulang mulai dibentuk. kaki. menjelang minggu ke-22 janin mulai membuka matanya. hidung. tetapi belum dapat dibedakan jenis kelaminnya. mulut. 9. adanya alat kelamin luar. terjadi kenaikan gerak badan yang sangat cepat. dan tumit merupakan bentuk-bentuk tersendiri. pada bulan ke-7 posisi kepala ke bawah sebagai persiapan untuk kelahiran. tungkai. alat kelamin luar antara pria dan wanita mulai dapat dibedakan. bulu mata. dan rambut kepala. hati. jaringan-jaringan ekstra embrionik mulai muncul. gerakan janin meningkat. 2 bulan (8 minggu) Telinga. dan hati mulai terbentuk.

maka sel telur akan menuju ke tuba fallopi (saluran oviduk).Fertilisasi Pada Manusia Pembuahan adalah proses peleburan antara satu sel sperma dan satu sel ovum yang sudah matang dan akan menghasilkan zigot. Sebelum terjadi poses pembuahan. Setelah terjadi pembuahan. kebanyakan sperma dihancurkan oleh mukus (lendir) di dalam uterus dan saluran Fallopii. Apabila pada keadaan tersebut terjadi hubungan . Berikut ini adalah proses meleburnya sperma dan ovum. Ovum yang telah masak tersebutakan masuk ke saluran Fallopii. hanya satu yang masuk menembus membran ovum. membran ovum segera mengeras untuk mencegah sel sperma lain masuk. 1. Fertilisasi adalah proses peleburan antara sel telur dengan spermatozoa. Ovum yang telah masuk akan keluar dari ovarium. Dalam perjalanan itu. Pada saat ejakulasi akan dikeluarkan 40150 juta sel sperma yang siap membuahi. Proses tersebut dinamakan ovulasi. selain itu terdapat beberapa sebab sperma mati yakni pH dari vagina yang asam serta karena sperma berjalan melawan arus. terjadi beberapa proses sebagai berikut. Jutaan sperma harus berjalan dari vagina menuju uterus dan masuk ke saluran Fallopii.Bagaimana proses terjadinya fertilisasi?  Ketika sel telur dilepaskan dari folikel di dalam ovarium. Sperma akan bergerak dengan cepat menuju tuba falopii. Di antara beberapa sel sperma yang bertahan hidup.

maka sel sperma masuk ke dalam sel telur.photobucket. Pergerakan spermatozoa dibantu juga oleh pergerakan dinding rahim dan dinding tuba falopi. terjadilah pembuahan itu. penuh dengan pembuluh darah. zigot menuju ke uterus dan menempel di dinding uterus untuk tumbuh dan berkembang.png[/I MG] Hasil pembuahan adalah zigot. Ibarat perlombaan. 4 sel. Setelah dinding sel telur berlubang. Kemudian mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut: 1. dan itulah yang akan membuahi sel telur.Akhirnya. dan seterusnya. sedangkan ekor dari sel sperma terputus dan tertinggal. Dalam waktu bersamaan lapisan dinding dalam uterus menjadi tebal seperti spons.Kejadian ini dapat digambarkan seperti seseorang yang berenang di sungai yang searah dengan arus sungai itu. . Bagian yang masuk adalah kepala dan bagian tengah.seksual. hanya satu yang akan menjadi pemenang.Spermatozoa akan bergerak dengan bantuan bagian ekornya. dan siap menerima zigot. Pergerakan tersebut dapat mencapai 12 cm per jam di sepanjang tuba fallopi (saluran oviduk).  Untuk dapat membuahi sel telur. Zigot membelah menjadi 2 sel.  [IMG]http://i689.Di depan sudah dijelaskan bahwa prostaglandin yang terdapat di dalam semen dapat merangsang pergerakan dinding rahim. sperma melepaskan enzim pencerna yang bernama hialuronidase yang bertujuan untuk melubangi protein penyelubung telur. jumlah spermatozoa tidak boleh kurang dari 20 juta. Mulut rahim juga mengeluarkan cairan atau lendir encer agar spermatozoa dapat berenang dengan lancar dalam rahim menuju saluran telur untuk menemui dan membuahi sel telur.Dari jumlah tersebut hanya satu yang akan membuahi sel telur. Karena kontraksi oto dan gerak silia diding saluran Fallopii. 2. sehingga perenang akan lebih cepat tiba di tempat tujuan. maka spermatozoa akan dapat membuahi ovum dalam saluran tuba fallopi tersebut. dan yang lain akan mati dan terserap oleh tubuh. 3. Sesaat sebelum terjadinya fertilisasi.com/albums/vv256/zianxfly/fertilisasi/NewPicture.

yaitu testis. embrio disebut fetus (janin). dan penis. serta jari-jarinya mulai terbentuk. 6. serta menglirkan sisa-sisa metabolisme dari embrio ke peredana darah ibunya. Organ reproduksi pria terdiri atas empat bagian utama. Testis Testis berjumlah sepasang dan berbentuk bulat telur. a. Tangan dan kaki. dan jantung sudah berkembang. 5. mata. bayi siap dilahirkan. Setelah mencapai usia kehamilan kira-kira sembilan bulan sepuluh hari. Mulai tahap ini sampai lahir. Embrio dikelilingi cairan amnion yang berfungsi melindungi embrio dari bahaya benturan yang mungkin terjadi. telinga. 9. dan kaki. yaitu produksi sel kelamin dan pelepasan sel-sel ke saluran sel kelamin wanita. Organ Reproduksi Pria Organ reproduksi pria mempunyai dua fungsi reproduksi. embrio sudah tampak sebagai manusia dengan organ-organ tubuh lengkap. Fungsi plasenta dan tali pusat adalah mengalirkan oksigen dan zatzat makanan dari ibu ke embrio. Kaki. tangan. . tangan.4. kantong sperma. embrio sudah berukuran 1. Embrio berusaha empat minggu sudah menunjukkan adanya pertumbuhan mata. vas defferens. 7. serta jari-jariny telah berkembang.5 cm. Setelah berusia enam minggu. Terbentuk plsenta dan tali pusat yang merupakan penghubung antara embrio dan jaringan ibunya. 8. Setelah berusia delapan minggu. Otak.

Kantong sperma Kantong sperma berjumlah sepasang dan berfungsi untuk menampung sperma sebelum dikeluarkan dari tubuh seorang pria. Penis Di dalam penis terdapat uretra yang berfungsi sebagai saluran urine dan saluran sperma. dan vagina. Vas defferens Vas defferens merupakan saluran yang menghubungkan testis dan kantong sperma. Testis berfungsi sebagai tempat pembentukan sel sperma dan hormon kelamin (testosteron). Bagian ujungnya terletak di dalam kelenjar prostat. Ovarium .Testis tersimpan dalam suatu kantong yang disebut skrotum atau kantong buah zakar. d. c. Vas defferens berjumlah sepasang. oviduk/tuba fallopi (saluran telur). b. a. Organ reproduksi seorang wanita terdiri atas ovarium (indung telur).

Ovarium terletak di rongga perut tepatnya di daerah pinggang kiri dan kanan. yaitu saat terjadi menstruasi. Sel telur yang telah masak akan lepas dari ovarium. sedangkan bagian yang besar disebut corpus uteri (badan rahim). ovarium juga berfungsi menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Lapisan inilah yang mengalami penebalan dan akan mengelupas setiap bulannya. selanjutnya ovum yang telah dibuahi bergerak ke rahim (uterus). jika tidak ada zigot yang menempel. Folikel merupakan struktur. Peristiwa itu disebut ovulasi. Rahim merupakan tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio hingga dilahirkan. Vagina . Oviduk Oviduk berjumlah sepasang dan berfungsi menggerakkan ovum ke arah rahim dengan gerakan peristaltik. Dinding rahim terdiri atas tiga lapisan. Pembuahan sel telur oleh sperma terjadi pada oviduk. Selain menghasilkan sel telur. b. Rahim manusia bertipe simpleks. Fimbrae berfungsi untuk menangkap ovum yang dilepaskan oleh ovarium. dan endometrium. miometrium. Setiap folikel mengandung satu sel telur. biasanya rahim berukuran panjang 7 cm dan lebar 4 cm. seperti bulatan-bulatan yang mengelilingi oosit dan berfungsi menyediakan makanan dan melindungi perkembangan sel telur. yaitu perimetrium. Ujungnya berbentuk corong berjumbai-jumbai (fimbrae).Ovarium berjumlah sepasang dan berfungsi menghasilkan sel telur (ovum). c. Pada wanita yang belum pernah melahirkan. artinya hanya mempunyai satu ruangan. Endometrium menghasilkan banyak lendir dan mengandung banyak pembuluh darah. Ovarium diselubungi oleh kapsul pelindung dan mengandung beberapa folikel. Rahim bagian bawah mengecil dan dinamakan serviks uteri.

Sifilis Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri. setelah beberapa tahun dapat menyerang otak sehingga bisa mengakibatkan kebutaan dan gila. .Vagina berfungsi sebagai organ persetubuhan dan untuk melahirkan bayi. Mudah dan gratis. namun bakteri penyebab penyakit tetap masih di dalam tubuh. tulang dan sendi terasa nyeri ruam pada tubuh. penyakit kelamin ditularkan melalui hubungan seksual.Adsense Indonesia Menampilkan iklan lokal di blog dan dibayar. Pada umumnya. khususnya tangan dan telapak kaki. bercak-bercak di seluruh tubuh. Penyakit ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara cepat. lidah. Tanda-tanda sifilis. rektum. KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM REPRODUKSI Peluang Usaha – Reseller Mode OkRek Iklan Peluang menjadi RESELLER untuk produk yang banyak dicari. Dalam vagina terdapat lendir yang dihasilkan oleh dinding vagina dan oleh suatu kelenjar. 1. antara lain terjadinya luka pada alat kelamin. dan bibir. pembengkakan getah bening pada bagian paha. Organ tersebut mempunyai banyak lipatan sehingga pada saat melahirkan dapat mengembang. Penyakit tersebut dapat menyerang pria maupun wanita. Tanda-tanda penyakit ini dapat hilang. yaitu kelenjar bartholini. Untuk Anda yang ingin memulai bisnis internet dengan blog Anda. Penyakit pada sistem reproduksi manusia dapat disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Penyakit yang menyerang sistem reproduksi manusia dinamakan juga penyakit kelamin.

Bakteri penyebab penyakit ini dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan rasa nyeri pada persendian dan dapat mengakibatkan kemandulan. proses senggama dapat dilakukan. P r o ses Fer t i li sasi dan K ehami lan p a da M anusi a Posted by Budiyanto | 2 Comments Proses Fertilisasi dan Kehamilan pada Manusia. Gejala dari gonore.Fertilisasi terjadi jika sel telur bertemu dengan sel sperma. Gejala penyakit herpes genetalis. Gonore (kencing nanah) Gonore (kencing nanah) disebabkan oleh bakteri. Pembuluh darah juga akan memenuhi jaringan di dalam penis sehingga penis mengalami pemanjangan dan berubah menjadi lebih keras. proses Fertilisasi didahului dengan proses senggama. Pada saat penis memasuki vagina. antara lain timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair. Proses keluarnya semen tersebut dinamakan ejakulasi. Dengan demikian ada banyak aliran darah yang masuk dan sedikit darah yang dikeluarkan (ditahan dalam pembuluh darahpenis). antara lain keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin. Penis ereksi disebabkan oleh melebarnya arteri dan menutupnya pembuluh vena di penis.2. Pada manusia. Jika penis sudah ereksi. agar dapat mengantarkan sperma ke dalam vagina. . 3. rasa panas dan sering kencing. Penyakit ini dapat disembuhkan jika dilakukan pengobatan dengan penggunaan antibiotik secara cepat. Penis harus berada dalam keadaan tegak (ereksi). Virus penyebab penyakit herpes genetalis adalah Herpes simpleks. Herpes Genetalis Herpes genetalis disebabkan oleh virus. reseptor di penis akan menerima rangsangan sentuhan yang menyebabkan dikeluarkannya semen yang berisi jutaan sel sperma.

Sel telur yang diovulasikan umumnya masih berada pada tahap meiosis II dan belum sepenuhnya menjadi oosit. Akrosom sperma mempunyai enzim litik yang mampu menembus corona radiata dan zona pelusida. Zona pelusida mempunyai reseptor yang bersifat “spesies spesifik”. Pada saat sel sperma menembus corona radiata. proses meiosis II dapat dipercepat.10 Sel telur dalam keadaan siap dibuahi. yaitu hanya dapat dilalui oleh sel sperma dari satu species. Cairan pelicin tersebut akan disekresikan oleh kelenjar di cervix jika seorang wanita telah siap melakukan senggama atau mendapat rangsangan seksual. Dengan adanya peleburan sel sperma. Sel sperma akan berenang menuju oviduk atau tuba Fallopi tempat sel telur berada setelah masa ovulasi. Gambar 10.10). Pergerakan sel sperma didukung oleh ekor sperma yang banyak mengandung mitokondria penghasil ATP.Pada lelaki normal. corona . dalam satu kali ejakulasi akan dikeluarkan 300 juta – 400 juta sel sperma. Bagian inti sel sperma ini kemudian bersatu dengan membran sel telur untuk melakukan fusi materi genetik. Sel sperma yang telah mencapai sel telur akan berlomba untuk dapat memasuki zona pelusida (Gambar 10. Sel telur kemudian akan segera menyelesaikan tahap meiosis II menghasilkan inti fungsional yang haploid. Setelah terjadi peleburan atau fertilisasi ini. Gerakan ini mirip dengan mekanisme endositosis pada sel. Pergerakan sel sperma di dalam vagina dibantu oleh semen dan cairan pelicin yang dihasilkan olehcervix. Sel telur yang telah siap dibuahi akan membentuk zona pelindung yang dinamakan corona radiata di bagian luar serta sebuah cairan bening di dalamnya yang disebut zona pelusida. Oviduk atau tuba Fallopi merupakan tempat fertilisasi pada manusia. akrosom sperma akan meluluh.

kulit. Bagian lengket dari blastosol tersebut kemudian akan menempel di endometrium.11 Sel telur yang dikelilingi oleh sperma. mata. yaitu lapisan luar (ektoderm). Sementara itu. dan lapisan dalam (endoderm). Pada saat ini sel tersebut sudah dibuahi dan berubah menjadi zigot. Blastula selanjutnya berkembang membentuk tiga lapisan.12). zigot telah berbentuk seperti bola yang dinamakan blastula. tulang. Pergerakan zigot menuju rahim (uterus) tersebut memakan waktu 4 hari. Zigot akan membelah secara mitosis menjadimorula. . Mesoderm membentuk otot. ginjal. Selanjutnya. dan organ reproduksi. Tahap ini disebutgastrulasi yang terjadi sekitar minggu ketiga. Proses tersebut dinamakan implantasi. Zigot ini kemudian melakukan pembelahan sel selama perjalanannya di oviduk menuju rahim. dan hidung. Organogenesis dimulai dari minggu keempat hingga minggu kedelapan dan penyempurnaan pada minggu kesembilan (Gambar 10. Dalam waktu 1 minggu. akan menjadi bakal embrio. Blastula memiliki rongga yang disebut blastosol. pembuluh darah. jantung. Gambar 10. Peristiwa ini disebut dengan organogenesis. limfa. ektoderm akan membentuk sistem saraf. Masa sel di bagian dalam blastosol. endoderm akan membentuk organ-organ serta kelenjar yang berhubungan dengan sistem pernapasan. lapisan tengah (mesoderm).radiata akan menebal sehingga tidak ada lagi sel sperma lain yang dapat masuk.

oksitosin. dan (d) 20 minggu. dan prostaglandin berperan dalam proses ini. Gambar 10. estrogen dan progesteron tetap dihasilkan sehingga dapat mempertahankan persiapan kehamilan di rahim dengan mempertahankan ketebalan endometrium. dan tahap pelepasan plasenta (Gambar 10. Kelahiran bayi terjadi melalui serangkaian kontraksi uterus yang beraturan.13 Tiga tahap kelahiran Pemberian ASI (Air Susu Ibu) Semenjak bayi dilahirkan. Secara umum. seperti estrogen. Embrio akan melepaskan hormon corionic gonadotropin (hormon yang mirip dengan LH) yang akan dibawa ke ovarium untuk mencegah luluhnya corpus luteum. Pada manusia. sang ibu masih dapat memberi makan bayi dengan memproduksi dan menyekresikan susu dari . Dari manakah embrio memperoleh suplai makanan? Kehamilan terjadi mulai dari fertilisasi hingga kelahiran. Beberapa hormon. ia tidak lagi diberi nutrisi melalui plasenta. (c) 9 minggu. proses kelahiran terjadi melalui tahap pembukaan cervix. (b) 5 minggu.13).Gambar 10. Dengan demikian. Namun. rata-rata kehamilan terjadi selama 266 hari (38 minggu) dari fertilisasi atau 40 minggu dari siklus menstruasi terakhir hari pertama. tahap pengeluaran bayi.12 Perkembangan zigot hingga menjadi janin yang dimulai dari umur (a) 2 minggu.

1 Beberapa Zat yang Dikandung Kolostrum dan ASI Kandungan Kolostrum• Immunoglobulin Protein. terkandung kelenjar mamae. protein. hari pertama kelahiran. Pada ASI 2 minggu pertama terdapat lebih dari 4000 Arachidonic Zat kekebalan untuk Manfaat melindungi bayi dan berbagai A• penyakitterutama diare.payudaranya.Sesuai kebutuhan gizi bayi pada hariA. Gambar 10. Kelenjar mamae (kelenjar susu) berada di lapisan kulit dan menyekresikan campuran lemak.coli dan Salmonella serta virus.14 Persentase kandungan ASI Tabel 10. Di dalam payudara. tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. dan karbohidrat yang dikenal dengan air susu. yaitu masing-masing dari omega 3 (asam linolenat) dan omega 6 (asam linoleat). Dapat dibentuk oleh tubuh dari substansi pembentuknyaprecursor).coli dan berbagai virus pencernaan. Sejenis protein komponen zat kekebalan tubuh Enzim yang melindungi bayi terhadap bakteri E.A)• . Immunoglobulin A (Ig. berfungsi sebagai neurotransmiter dan proses Acid pematangan otak (AA)• Asam lemak tak jenuh rantai panjang untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Ig. ASI• Decosahexanoic (DHA)dan Acid Laktoferin• Lisozim • Sel darah putih • Faktor bifidus vitamin karbohidrat. dan lemak Taurin• Asam amino. Berikut tabel kandungan nutrien dalam ASI.A tidak diserap.

Sewaktu plasenta dipisahkan antara bayi dan ibunya. mengandung banyak protein yang dapat mencegah diare. menyebabkan terjadinya pengiriman impuls kepada otak ibu untuk menghasilkan prolaktin dan oksitosin dari kelenjar hipofisis. Pada bulan ke tiga atau ke empat kehamilan.sel/mL. Rata-rata kebutuhan cairan bayi sehat sehari berkisar 800–100 mL/kg berat badan dalam minggu pertama usianya. pertumbuhan. Namun. dalam jumlah yang sedikit. Bayi secara insting mengisap puting payudara. Kolostrum akan menjadi makanan pertama bagi bayi. Terdiri atas 3 macam. kelenjar mamae mulai menyintesis dan menyimpan cairan kuning yang disebut kolostrum. Sekresi kelenjar mamae ini merupakan respons terhadap hormon progesteron dan estrogen. selama 6 bulan pertama dianjurkan oleh badan kesehatan dunia (WHO). Kolostrum mengandung banyak antibodi ibu yang akan membantu bayi dari infeksi. Beberapa hari setelah dilahirkan. Pemberian ASI saja atau yang dikenal dengan ASI eksklusif. Prolaktin merangsang produksi ASI lebih banyak. Setelah produksi susu dimulai. hubungan fisiologi dan psikologi antara ibu dan anak terjadi. progesteron dan estrogen dari plasenta tidak dapat lagi menghambat pengeluaran prolaktin. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama tidak memerlukan penambahan cairan atau makanan lain. . sedangkan oksitosin merangsang sekresi ASI. Selain itu. Tissue (BALT)/antibodi pernapasan. yaituBronchus Asociated Lympocyte Asociated pernapasan. bayi akan mulai disusui. Proses menyusui jika dikombinasikan dengan hormon prolaktin dari kelenjar hipofisis akan menstimulasi sintesis ASI. Hal ini didasarkan pada bukti ilmiah tentang manfaat ASI bagi daya tahan tubuh bayi.Gut Lympocyte Tissue (GALT)/antibodi Asociated saluran dan Mammary Lympocyte Tissue(MALT)/antibodi jaringan payudara ibu. Menunjang pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus yang menjaga flora usus bayi. dan perkembangannya. hanya setelah wanita melahirkan saja kelenjar mamae mengalami perkembangan dan pematangan akhir menjadi kelenjar yang menyekresikan air susu. Kelenjar mamae mengalami pematangan pada wanita sewaktu mengalami pubertas.

Antibodi tubuh ibu ini akan membuat darah bayi menggumpal sehingga dapat mengakibatkan kematian pada bayi. Terdapat 85% manusia memiliki protein tertentu dalam darahnya yang menentukan sifat Rh darahnya (positif atau negatif). telah dipersiapkan jika terjadi serangan Rh positif yang kedua. Namun. Kasus kematian bayi akibat ketidakcocokan Rh ini disebut eritroblastosis fetalis. Selain itu.Pada usia 3–6 bulan. Rh positif yang dikandung oleh anak pada kehamilan pertama belum direspons secara maksimal oleh sistem imun tubuh ibu. siang dan malam). pada kehamilan kedua. bayi akan diserang oleh sistem imunitas tubuh ibu karena dianggap Rh positif adalah protein asing yang harus dilawan. . Hal ini telah Anda pelajari dalam Bab Sistem Peredaran Darah. tetapi dengan pemeriksaan ini diharapkan calon orangtua dapat melakukan perencanaan yang matang terhadap keluarga yang akan dibentuknya kelak. Pemeriksaan Sebelum Kehamilan: Faktor Rh Pemeriksaan kondisi pasangan sebelum menikah sangat baik dilakukan untuk mengurangi risiko yang akan timbul pada bayi. Rh positif bersifat dominan terhadap Rh negatif sehingga apabila seorang wanita mempunyai Rh negatif dan suaminya mempunyai Rh positif. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya penolakan bayi oleh tubuh ibu. penolakan tubuh ibu tidak terlalu tampak. Jumlah ini dapat dipenuhi cukup dari ASI eksklusif dan tidak dibatasi (sesuai „permintaan‟ bayi. Walaupun tidak mungkin untuk menggagalkan pernikahan yang akan dilaksanakan. sekitar 140–160 mL/kg berat badan. pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dapat menghemat pengeluaran rumah tangga. Pada kehamilan pertama. Oleh karena itu. Salah satu pemeriksaan yang umum dilakukan adalah pemeriksaan golongan rhesus (Rh) darah calon ibu dan anak. anaknya akan mempunyai Rh positif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful