Pengertian Perencanaan Usaha Apa perencanaan usaha (business plan) itu?

Untuk memahaminya, terlebih dahulu kita pahami arti istilah usaha dan arti istilah perencanaan. Dalam pengertian ekonomi, usaha atau bisnis adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok individu yang dilaksanakan secara legal dengan menggunakan dan mengkombinasikan sumberdaya atau faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan/atau jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh manfaat finansial, yaitu laba bisnis atau laba usaha (business profit). Perencanaan adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan pemilihan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran. Dari kedua pengertian di atas sekarang dapat didefinisikan arti perencanaan usaha yaitu sebagai proses penentuan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu. Jadi dalam perencanaan usaha terkandung adanya: 1) Visi, yaitu cita-cita masa depan perusahaan yang akan melakukan usaha tersebut. 2) Misi adalah maksud khas atau unik dan mendasar yang membedakan perusahaan dengan perusahaan lain serta mengidentifikasikan ruang lingkup kegiatan usaha/perusahaan yang bersangkutan. 3) Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai dari usaha/perusahaan tersebut. 4)Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan usaha dengan melibatkan semua sumberdaya atau faktor produksi yang dimiliki. Dalam dunia bisnis dikenal beberapa strategi yang biasa diterapkan perusahaan sebagai berikut: (1) Defender, strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih dan mempertahankan pasar pada segmen sempit dari seluruh pasar potensial yang ada. (2) Prospector, strategi bisnis yang diarahkan secara agresif untuk meraih pasar seluasluasnya melalui inovasi produkproduk baru. (3) Analyzer, strategi bisnis yang dijalankan melalui imitasi, yaitu meniru apa yang dilakukan prospektor. Strategi bisnis seperti ini bertujuan meraih keuntungan dengan meminimalkan risiko. (4) Kepemimpinan dalam biaya (cost-leadership strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluasluasnya melalui harga produk yang semurah-murahnya. (5) Diferensiasi (differentiation strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluas-luasnya melalui keunikan produk yang dihasilkan. Keunikan tersebut bisa dicirikan oleh kualitas yang tinggi, pelayanan yang prima, maupun rancangan produk yang inovatif. (6) Fokus (focus strategy), strategi bisnis yang diarahkan dalam segmen pasar yang sempit yang dijalankan melalui fokus dalam kepemimpinan biaya (cost focus) atau fokus dalam diferensiasi (differentiation focus). Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/entrepreneurship/1944007-pengertianperencanaan-usaha/#ixzz2K7Fe7x58

Perencanaan Bisnis Kewirausahaan Ringkasan/Rangkuman/Resume Ekonomi Manajemen

Informasi keuangan Modal usaha → sendiri dan pinjaman 2. dan bagaimana rencana pemasaran. Pembuat perencanaan bisnis : 1. SDM. Konsultan → pengembangan produk 3. Batasan waktu Manfaat perencanaan bisnis : 1. Rencana operasional kegiatan yang titetapkan untuk waktu jangka pendek : operasional → harian Rencana stratejik yang titetapkan untuk waktu jangka panjang : stratejik → pengembangan usaha Target (produksi 500 ton gabah) → Cara : 1. Dapat mendekati asumsi kebenaran 2. Konsumen → ekspektasi produk Factor –faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat perencanaan bisnis : 1. Suplier 4. Tujuan usaha → komitmen → kesungguhan 2. teknologi dan SDM KWU = Ide + Kreativitas + Inovatif . keuangan serta analisis resiko dan hasil. konsumen potensial 3. Alat komunikasi untuk meyakinkan pihak lain 4. Informasi produksi Bahan baku. Informasi pasar Melihat besarnya permintaan. Tenaga kerja Perencanaan bisnis : Dokumen tertulis yang menerangkan tentang bisnis yang akan dijalankan. Alat 3. bagaimana saluran distribusi.00:28 Perencanaan : Cara untuk penetapan tujuan serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan. Komitmen dalam menjalankan usaha 3. produksi. Wirausaha 2. Konsultan Pengguna : 1. Wirausaha dapat berfikir kritis dan objektif Informasi yang dibutuhkan dalam membuat perencanaan bisnis : 1. Membandingkan hasil dengan rencana 3.Submitted by Tamu (not verified) on Thu. Inverstor atau Bank → profittabilitas 2. Bahan baku 2. 08/01/2009 .

Tidak memahami masalah hukum .Evaluasi perusahaan .Kerjasama yang dilakukan . Tidak memahami kebutuhan teknis 4. Pemerintah → PP. Ide atau gagasan 2. Strategi persaingan para pengganti 3.Bentuk kerjasama 3. Pengembangan produk 4. Wirausaha ahli strategi Penyebab kegagalan dalam memilih peluang usaha baru : 1. Akuisisi. Rekan kerja → teman yang kreatif atau punya keahlian 3. Budaya individu → life style 2. Kurang melakukan pendekatan dengan pasar 3.Aspek hukum . Guru atau penelitian 5. Kurang memperhatikan kebutuhan financial 5. Uji pemasaran → launching mengunakan alat promosi 5. Strategi pengaruh negatif dalam memasuki pasar baru 2. Kelompok diskusi (focus group) → ide masing-masing → analisa → tindak lanjut 2. Problem inventory analysis → ide muncul berdasarkan kondisi permasalahan Tahapan perencanaan usaha dan pengembangan produk : 1. kebijakan Metode memperoleh ide : 1. Joint venture. Tidak memliliki differensiasi produk 6. Strategi kelangkaan sumberrdaya manusia 4. Strategi bagi pencipta peluang 6. Komersialisasi → penjualan Proses pengembangan usaha dilakukan dengan : 1.Sejarah usaha . Pemasaran (permintaan dan ditribusi barang) 6. Keuangan → menentukan ide 7. Konsep → perencanaan bisnis 3.Aktivitas usaha baru . dilakukan dengan memperhatikan : . Brainstorming → diskusi berdasrkan pengalaman sebelumnya 3. Tidak obkjektif 2. Keluarga → bisnis keluarga 4. dilakukan dengan memperhatikan : .Sengketa pengambilalihan 2. Leverage buy out Strategi terhadap tantangan pengembangan usaha : 1.Kemampuan manajemen .Sumber ide dalam membentuk usaha : 1. Strategi memimpin pasar 5.

Rencana produksi 3. Strategi promosi 5. Lokasi dan skala usaha 4. Mengembangkan rencana pemasaran secara terus menerus untuk mencapai tujuan dan sasaran jangka panjang . Perencanaan produksi Marketing Plan : Rencana pemasaran menggambarkan bagian-bagian penting dari rencana bisnis untuk usaha baru yang terpusat pada kegiatan-kegiatan pelaksanaan usaha dan hubungannya dengan marketing mix. Konsumen potensial Riset pasar penting karena : 1. Rencana SDM dan organisasi 5. Menyediakan strategi untuk mencapai misi dan tujuan perusahaan 2. Sejarah usaha 2. Perencanaan pemasaran V. Mengumpulkan informasi 4. Rencana keuangan 4. Menjelaskan tujuan dan sasaran 2. Mengumpulkan data 3. dan rencana pemasaran harus diduking oleh riset pasar dan analisis lingkungan. SDM dan peralatan yang dibutuhkan Unsur-unsur yang harus ada dalam perencanaan bisnis : 1. Sumberdaya dan alokasi sumberdaya yang jelas 3. Siapa yang akan membeli barang atau jasa 2. Menjelaskan pelaksanaan rencana pemasaran 4. Besarnya pasar potensial 3. Analisis industri III. Latar belakang usaha 3. Riset pasar memberikan informasi berupa : 1. Analisa resiko dan hasil 6. Rencana pemasaran merupakan strategi utama yang akan dijalankan dalam tiga tahun pertama suatu usaha baru. Harga 4.Ruang lingkup usaha digambarkan dengan : 1. Rencana pemasaran 2. Pendahuluan II. Batasan waktu Bagian proposal bisnis : I. Analisis dan penilaian hasil Ciri-ciri marketing plan : 1. Produk atau jasa yang dihasilkan 5. Diskripsi usaha IV.

Pendekatan kas yang tersedia. menentukan jumlah penjualan dan kemudian modal yang dibutuhkan untuk mendudkung sewa yang dimaksud. Menggunakan asumsi-asumsi berdasarkan keadaan 6.Teknologi .Budaya . c. Pembiayaan akuisisi Penentuan hubungan financial perusahaan dilakukan dengan : 1. Pembiayaan/pendanaan pemula-pengembangan produk dan pemsaran awal II. Preferensi/pilihan dari pemodal Tahap-tahap pembiayaan bisnis : I. Penentuan kebutuhan kas untuk memulai usaha a.Modal . Implementasi Analisis lingkungan : 1. Kinerja atau konsep perusahaan meragukan. Kurangnya hubungan dengan sumber-sumber modal 5.Pesaing Kendala dalam mencari modal dalam bisnis : 1. Lingkungan internal . dimulai dengan jumlah modal yang dimaksdu untuk . Pendanaan ekspansi atau pengembangan III. berasarkan pada : a. Resiko bisnis yang terlalu tinggi b. Kegagalan perusahaan untuk menindaklanjuti 4. Pembiayaan. b.Peraturan . Tingkat keuntungan dan pengembangan investasi yang rendah 2.pendanaan modal benih (seed capital) dalam jumlah yang relatif keci 2. Pengawasan 7.Tujuan dan sasaran 2.Bahan baku/pemasok . Tujuan dan sasaran 4.Manajemen . Pendekatan tingkat sewa. Anggaran 6. Koordinasi 9.5. Strategi dan program 5. Ringkas jelas dan fleksibel Faktor-faktor dalam membuat marketing plan : 1. Pembiayaan tahap awal : 1.Pelanggan . SWOT 3. Tanggung jawab pelaksanaan 8. Kurangnya pengalaman dan ketajaman bisnis 3. mengembangkan jumlah modal yang diperlukan untuk menghasilkan sejumlah tertentu pendapatan tahunan. Situasi bisnis 2. Pendekatan pendapatan. Lingkungan eksternal .Ekonomi .

Kesepakatan. Pelatihan dan pengembangan 6. yaitu meminimalkan resiko dengan mengurangi ketidakpasian disekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajerial yang diperlukan 2. Rencana dan tujuan yang jelas 2. meningkatkan tingkat keberhasilan Pengorganisasian : Proses pembentukan kegunaan yang teratur untuk semua sumberdaya dalam system manajeman. Membuat proyeksi laporan laba rugi b. Sumber yang berada di luar organisasi a. Membagi tugas pokok kedlam sub tugas 4. Membuat ringkasan kebutuhan dan penggunaan kas d. Sumber yang berada di dalam organisasi 2. Lembaga pendidikan b. Seleksi 3. Penilaian prestasi kerja 7. Perlindungan. Iklan c. Menetapkan tugas-tugas pokok 3. Fungsi pengorganisasisn sangat penting karena merpakan mekanisme untma wirausaha dalam mengaktifkan rencana. Perekrutan 2.menentukan pendapatan yang mungkin dari penggunaan yang efisien 2. Mengevaluasi hasil dari strategi organisasi * Ringkasan / rangkuman pelajaran perencanaan bisnis kewirausahaan disertai banyak arti definisi / pengertian istilah perencanaan bisnis kewirausahaan dasar. Badan penyedia tenaga kerja d. dilakukan dengan : a. Pesaing Langkah-langkah penyediaan SDM : 1. Menentukan bagian dari kas total yang dibutuhkan untuk dibiayai dengan modal ventura Sumber-sumber dari SDM : 1. Membuat neraca dan arus kas c. Oleh : CahyoPrabowo . Penentuan kebutuhan kas bagi perusahaan yang sudah ada. Langkah utama dalam proses pengorganisasian : 1. Kompensasi Tujuan perencanaan organisasi : 1. Orientasi 5. Penempatan 4.

Bagaimana strategi menyusun proposal bisnis yang efektif. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah: 1. Perencanaan usaha atau business plan adalah suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana. Teknik menggali gagasan usaha c. b. Jadi business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsur yang relevan baik internal mapupun eksternal mengenai suatu perusahaan untuk memulai usahanya. . diperlukan suatu acuan atau rencana agar usaha tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Mengenal Peluang Menangkap peluang artinya bagaimana kita berpikir secara kreatif dan inovatif untuk menciptakan atau meraih suatu kesempatan bisnis dimana tidak ada orang atau hanya sebagian kecil orang yang dapat melakukan. Untuk mengetahui pengertian perencanaan usaha serta tujuannya. Perincian business plan tergantung pada perusahaan yang akan memulai operasinya. Business plan dibuat untuk jangka panjang ataupun jangka pendek.BAB I (zimmer) PENDAHULUAN Latar Belakang Pada awal berdirinya usaha. Mempersiapkan daftar peluang usaha b. Sehingga pihak penyedia dana akan tertarik untuk ikut serta dalam usaha tersebut. Perencanaan Usaha A. Langkah-langkah untuk mendapatkan peluang: a. Beberapa pertanyaan sebelum memulai bisnis B. BAB II PEMBAHASAN I. Menetapkan sasaran peluang terbaik d. Apa pengertian perencanaan usaha serta tujuannya. Tujuan Penulisan Tujuan dari penulisan ini adalah: a. 2. Menyusun Perencanaan Usaha Untuk mencapai keuntungan pemilik usaha harus merencanakan suatu strategi menyeluruh bagaimana cara melaksanakan tugas-tugas usaha. Mengetahui bagaimana strategi menyusun proposal bisnis yang efektif.

(10) Proposal/usulan pinjaman. Kapan tindakan itu harus dilakukan? 5. (4) Perencanaan pemasaran. (8) Rencana operasional. Kegiatan apa yang dilakukan untuk menjalankan usaha guna mencapai keuntungan? 2. Bagaimana cara melakukannya? Tujuan perencanaan usaha ini adalah untuk: a. Apa sebabnya tindakan tersebut harus dilakukan? 3. (5) Strategi pemasaran. (3) Strategi usaha. yaitu (1) Ringkasan pelaksanaan. Dimana tindakan itu harus dilakukan? 4. (8) Jaminan asuransi. (3) Lingkungan usaha. Mengantisipasi ketidakpastian dan perubahan yang mungkin terjadi masa yang akan datang b. (11) Jadwal operasional (zimmerer. (11) Risiko Ada 6 hal pokok yang perlu dirumuskan dalam merencanakan usaha yaitu: 1. Memudahkan pengawasan e. (7) Ringkasan karyawan dan pemilik. (10) Pemasok. (6) Analisis pesaing. Dalam poposal bisns ini wirausaha menuangkan profil bisnis yang akan dikembangkannya. 1993). Pada proposal wirausahawan merefleksikan gambaran . Siapa yang akan mengerjakan? 6. Proposal usaha merupakan media komunikasi bisnis seorang wirausaha dengan pihak lain untuk mendapatkan dukungan terhadap usaha yang akan dikelola.Ada beberapa unsur yang harus ada dalam perencanaan usaha. Sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan Wujud dari perencanaan usaha adalah proposal kegiatan usaha (busnes plan). (9) Orang-orang penting. (2) Pernyataan misi. (2) Profil usaha. menurut lambing (2000) perencanaan usaha memuat sejumlah topic yaitu: (1) Ringkasan eksekutif. (4) Produk dan jasa. (5) Tim manajemen. (6) Data financial. Agar semua perhatian dan aktifitas terpusat pada usaha c. Memastikan bahwa proses pencapaian tujuan berlangsung ekonomis d. (9) Data financial. (7) Aspek-aspek legal.

Ada 4 (empat) faktor kritis yang perlu diperhatikan dalam menyusun proposal bisnis yaitu: 1.tidak sekadar menyalin proposal bisnis lainnya. artinya bisnis harus dapat diantisipasi akan memungkinkan munculnya alternatif strategi yang dapat diformulasikan B. penelitian dan pengembangan. 4. 2. Setiap aspek dalam uasaha tersebut perlu dideskripsikan mulai dari proyek yang akan dilakukan. Memberikan gambaran bahwa wirausaha disiplin. mitra bisnis. pemasarannya. . Tujuan yang realistis. masalah pabrik. resiko yang akan dihadapi. 5.perusahaan yan dkembangkan. dan ada kesatuan diantara waktu dan parameternya. penelitian dan pengembangan. II. Berguna untuk membandingkan antara prakiraan dengan hasil yang nyata. sampai masalah perjadwalan waktu. manajemen. Proposal bisnis berisikan deskripsi dari proyek yang akan dilakukan. dapat diukur. Analisis persaingan. karena proposal bisnis men gukur tujuan dan rencana bisnis. pemasarannya. faktor ekonomi. masalah finansial. Menjadi alat komunikasi bagi wirausaha untuk memaparkan dan menyakinkan gagasannya kepada pihak lain secara menyeluruh. Oleh karenanya. Batasan waktu. manajemen. karyawan atau anggota tim. Membantu wirausaha untuk mengembangkan dan menguji strategi dan hasil yang diharapkan dari sudut pandang pihak lain. Manfaat Proposal Usaha Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh seorang wirausaha dengan adanya rencana yang dituangkan dalam proposal bisnis yaitu: 1. Komitmen. Fleksibilitas. 3. masalah finansial. sampai masalah penjadwalan waktu. artinya bisnis perlu mendapatkan dukungandari seluruh pihak yang terlibat. baik itu dari pihak keluarga. Pengertian proposal Bisnis Proposal bisns merupakan dokumen tertulis yang rinci mengenai usaha baru yang tengah direncanakan. artinya tujuan yang ingin dicapai harus spesifik. 3. proposal bisnis harus rasional. berpikir kritis dan obyektif atas bidang usaha yang akan dimasukinya. 4. risiko yang akan dihadapi. masalah pbrik. 2. artinya sub-sub tujuan harus dibuat secara berkesinambungan dan ada evaluasi waktu atas kenajuan-kemajuan yang dicapai. dan analisis finansial yang ada dalam proposal bisnis dapat mendekati seberapa besar tingkat keberhasilan usaha yang akan dijalankan. Strategi Menyusun Proposal Bisnis yang Efektif A.

Membaca keseimbangan lembar terakhir dari proposal. Membaca keseluruhan proposal dengan lebih teliti. Situasi persaingan 4.6. Ukuran dan tren pasar 3. para calon investor biasanya akan melakukan beberapa hal sebelum memutuskan untuk ikut terlibat alam usaha yang ditawarkan oleh wirausaha yaitu: 1. Oleh karena itu ada tiga hal yang diperlukan seorang calon wirausaha dalam mempersiapkan sebuah proposal bisnis. Harus memiliki kemampuan untuk membuat proyek finansial. pengacara. 2. 1. tetapi untuk pihak lain seperti bankir. D. 9. Target pasar (konsumen) 2. Proposal bisnis dapat menjadi sebuiah gambaran awal seberapa jauh kemampuan manajerial seorang wirausaha. 5. Memberikan informasi mengenai sumber finansial yang jelas. Unsur-Unsur Dalam Proposal Bisnis Berikut ini adalah contoh kerangka proposal bisnis yang pada umumnya dibuat para wirausaha Bab I : Ringkasan Bab II : Deskripsi Aspek-Aspek Bisnis Deskripsi umum mengenai usaha Latar belakang industri Sejarah dan latar belakang perusahaan Tujuan atau potensi usaha dan pembagian waktu (jika ada) Keunikan produk atau pelayanan. Mengamati kualitas spekulasi wirausaha. Harus memiliki pengetahuan teknologi dan daya kreatifitas.. Mengidentifikasi karakteristik industri dan tingkat resikonya. 2. Keseluruhan prospek finansial dan ilustrasi rencana bisnis dari usaha memberi gambaran akan kemampuan wirausaha untuk memenuhi kewajiban/utang. Melihat struktur finansial dari rencana usaha tersebut. C. 3. Harus memiliki kemampuan pemasaran. 7. Strategi pasar meliputi penjualan dan distribusi . Siapa Yang Membaca Proposal Bisnis Proposal bisnis dibuat bukan hanya untuk diri sendiri. Memberikan informasi mengenai potensi pasar dan perkiraan market share yang mungkin diraih. 8. 4. konsultan. Dapat mengidentifikasi adanya resiko kritis yang mungkin terjadi sehingga dapat mengantisipasinya. 3. Bab III : Aspek Pemasaran Penelitian dan analisis 1. dan para suplier. investor. konsumen. Kalkulasi/perkiraan bagian pasar Rencana pemasaran 5. 10. Sementara itu.

wirausaha perlu mencari berbagai . dll. Analisis BEP 4. dan kompetisi dapat dimenangkan. dan seberapa besar daya saing produk/jasa kita dibanding yang lain. Biaya Sumber-sumber dan pemakaian dana Rencana anggaran Pentahapan finansial Bab IX : Aspek Jadwal Pembagian Waktu Penentuan waktu dan tujuan Batas waktu Hubungan peristiwa-peristiwa Bab X : Apendiks dan atau Bibliografi Aspek pemasaran Dalam laporan aspek pemasaran. Arus kas 3. Model dan Pengembangan Pengembangan dan rencana desain Hasil-hasil penelitian teknologi Kebutuhan asisten penelitian Struktur biaya Bab V : Aspek Pabrik Analisis lokasi Kebutuhan produksi. Analisis situasi persaingan Pengetahuan akan situasi persaingan yang ada. berguna untuk memperkirakan seberapa besar kekuatan dan kelemahan produk-produk/jasa yang sudah berkompetisis di pasar.6. Untuk itu. Keuntungan dan kerugian 2. konsultan. seorang wirausaha harus dapat meyakinkan investor tentang perkiraan pasar yang dapat menyerap poduk/jasa yang akan ditawarkan seh8ngga proyeksi penjualan dapat dicapai. Periklanan dan promosi Bab IV : Penelitian. perjanjian tenaga kerja. penasihat. fasilitas dan peralatan Penyuplai/faktor-faktor transportasi Suplai tenaga kerja Data biaya pabrik Bab VI : Aspek Manajemen Tim manajemen Struktur legal meliputi perjanjian cadangan barang. Masalah penetapan harga 7. Bab VII : Aspek Resiko Masalah-masalah yang potensial Resiko dan hambatan Tindakan alternatif Bab VIII : Aspek finansial Perkiraan finansial 1. kepemilikan dan lain-lain Susunan direktur.

sebaiknya dapat diaplikasikan sebagai peluang untuk merencanakan usaha. resiko yang akan dihadapi. Investor perlu mengetahui status proyek dalam penunda-nundaan. manajemen. persiapan produk dan promosi rencana untuk show peragangan. Kebijakan harga Penentuan harga harus tepat sehingga dalam menembus pasar. Dalam bagian ini. Penelitian. wirausaha harus mempunyai seorang asisten teknik unruk mempersiapkan detail-detailnya.sumber yang dapat digunakan unutk menilai pesaing potensial (dalam manajemen pemasaran hal ini dikenalk dengan intelejen pemasaran). Saran Adapun saran yang ingin disampaikan oleh penulis adalah agar setelah membaca makalah ini. memelihara posisi pasar. pemasarannya. ataupun informasi pustaka yang berhubungan dengan aspek-aspek lain dari rencana yang dapat disertakan. penelitian dan pengembangan. sampai masalah perjadwalan waktu. dan selebaran serta biro periklanan harus perlu diperlihatkan. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Perencanaan usaha atau business plan adalah suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan menarik bagi penyandang dana. dan menghjasilkan keuntungan. masalah finansial. riwayat hidup tiap-tiap anggota tim. diagram. Bagian apendiks atau bibliografi(lampiran-lampiran) Apendiks dan biografi merupakan aspek terakhir yang melengkapi perencanaan dan merupakan bagian dari proposal bisnis yang dibuat. waktu dan pengujian khusus harus dijabarkan dalam apek ini. priklanan melalui majalah. Tujuan perencanaan usaha ini adalah untuk: a. masalah pabrik. data-data finansial. Rencana periklanan Untuk produk-produk pabrik. Mengantisipasi ketidakpastian dan perubahan yang mungkin terjadi masa yang akan datang Agar semua perhatian dan aktifitas terpusat pada usaha Memastikan bahwa proses pencapaian tujuan berlangsung ekonomis Memudahkan pengawasan Sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan Proposal bisnis berisikan deskripsi dari proyek yang akan dilakukan. desain. desain dan segmen pengembangan Penelitian. Untuk mendapatkan hasil yang menyeluruh. BAB III PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan dari pembahasan diatas. .