P. 1
Chuo Sangi In

Chuo Sangi In

|Views: 793|Likes:
Published by ag000ng

More info:

Published by: ag000ng on Feb 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2015

pdf

text

original

1.

CHUO SANGI IN Chuo Sang i In ad alah su atu Bad an Pen aseh at Pusat yang d idirik an oleh penguasa Jepang pada tahun 1943 yang dipimpin oleh Soekarno dan berkedudukan diJakarta. Badan ini dimuat dalam Osamu Senrei No. 36/1943. Osamu Senrei adalahsebutan bagi undang-undang yang dikeluarkan oleh panglima Tentara Keenambelas).Chuo Sangi In merupakan badan yang bertugas mengajukan usul kepada pemerintahserta menjawab pertanyaan pemerintah mengenai soal-soal politik dan menyarankantindakan yang perlu dilakukan oleh pemerintah Militer Jepang di Indonesia. Akantetapi dalam prakteknya dalam lembaga produk pemerintah pendudukan Jepang paraang gotan ya tidak me mp u n yai opsi selain men gu capk an ap a yan g sudah disen so r terlebih dahulu oleh pemerintah. Setiap pembicaraan tidak boleh menyimpang daria p a y a n g t e l a h d i t e n t u k a n o l e h p e n g u a s a . D e m i k i a n p u l a , k a s u s y a n g d i b a h a s bukanlah mengenai politi tinggi tetapi lebih banyak mengenai persoalan pengerahanromusha atau kerja paksa, tentang pengumpulan hasil pertanian dan sebagainya yanga d a k a i t a n n y a d e n g a n k e p e r l u a n p e r a n g . D e n g a n k a t a l a i n s e m u a k e p u t u s a n dibungkus dengan kata-kata yang indah namun pada hakekatnya hanyalah dengansatu tujuan yakni bagaimana rakyat Indonesia bisa diperas tenaganya lebih banyak lagi untuk dapat membantu memenangkan peperangan.Untuk pertama kalinya Chuo Sangi In bersidang pada tanggal 16 hingga 20Oktober 19 43 . Dalam sidang ini d ib entuk e mp at bu nkakai (ko mi si) yang telah menjawab pertanyaan Saiko Shikikan tentang strategi apa yang sebaiknya digunakanun tuk men capai k emen ang an d alam Perang Asia Timu r Raya (Perang Pasif ik). Gunseikan (Kepala Pemerintah Militer yang dijabat secara fungsional oleh Kepala

2. Hasil-hasil Sidang BPUPKI Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei - 1 Juni 1945) Sidang pertama BPUPKI membicarakan mengenai rumusan dasar negara Indonesia merdeka. Ketua BPUPKI dalam pembukaannya meminta pandangan pada para anggota mengenai rumusan dasar negara Indonesia tersebut. Tokoh-tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara tersebut diantaranya adalah Mr. Muh. Yamin, Prof. Dr. Supomo dan Ir. Soekarno. Sidang pertama BPUPKI berakhir pada tanggal 1 Juni 1945, namun belum menghasilkan keputusan akhir mengenai dasar negara Indonesia merdeka. Akhirnya diadakan masa reses selama satu bulan. Kemudian BPUPKI pada tanggal 22 Juni 1945 membentuk panitia kecil dengan tugas membahas usul dan konsep para anggota mengenai dasar negara Indonesia. Panitia kecil ini beranggotakan sembilan orang. Oleh karena itu, panitia ini disebut juga dengan Panitia Sembilan. Panitia Sembilan ini beranggotakan Ir. Soekarno, Drs. Moh. hatta, Mr. Muh. Yamin, Mr. Ahmad Subarjo, Mr. A.A. Maramis, Abdulkahar Muzakir, Wahid Hasyim, H. Agus Salim dan Abikusno Cokrosuyoso. Panitia Sembilan ini menghasilkan dokumen yang berisi asas dan tujuan negara Indonesia merdeka. Dokumen tersebut dikenal sebagai Piagam Jakarta (Jakarta Charter), yang isinya sebagai berikut. 1. Ketuhanan dengan mewajibkan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. 2. Dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 3. Persatuan Indonesia. 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan/perwakilan. 5. Mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sidang Kedua BPUPKI (10 Juli - 17 Juli 1945)

Sidang kedua BPUPKI membahas rancangan undang-undang dasar, termasuk mengenai pembukaan (preambule) oleh Panitia Perancang UUD yang diketuai Ir. Soekarno. Panitia perancang ini kemudian membentuk panitia kecil untuk merumuskan rancangan UUD dengan segala pasal-pasalnya. pemimpin panitia kecil adalah Mr. Supomo dengan anggotanya Mr. Wongsonegoro, Mr. Ahmad Subarjo, Mr. A.A. Maramis, Mr. R.P. Singgih, H. Agus Salim dan Sukiman. Pada tanggal 11 Juli 1945 Panitia Perancang UUD secara bulat menerima Piagam Jakarta sebagai Pembukaan UUD. Untuk menyempurnakan UUD dengan segala pasal-pasalnya diserahkan kepada paniti kecil yang hasilnya kemudian diserahkan kepada Panitia Penghalus Bahasa yang anggotanya Husein Jayadiningrat, H. Agus Salim dan Supomo. Pada tanggal 14 juli 1945, BPUPKI melanjutkan sidang untuk menerima laporan dari Panitia Perancang UUD. Ir. Soekarno sebagai ketua Panitia Perancang UUD melaporkan tiga hal penting sebagai berikut. 1. Pernyataan Indonesia merdeka. 2. Pembukaan UUD (diambil dari Piagam Jakarta). 3. Batang tubuh yang kemudian disebut undang-undang dasar.

3. Piagam Jakarta

Naskah Asli "Piagam Jakarta" atau "Jakarta Charter" yang dihasilkan oleh "Panitia Sembilan" pada tanggal 22 Juni 1945

Piagam Jakarta adalah hasil kompromi tentang dasar negara Indonesia yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan dan disetujui pada tanggal 22 Juni 1945 antara pihak Islam dan kaum kebangsaan (nasionalis). Panitia Sembilan merupakan panitia kecil yang dibentuk oleh BPUPKI. Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadi Pancasila dari lima butir, sebagai berikut:

Maramis. Achmad Subardjo. Soekarno. Hatta atas usul A. Mohammad Hatta. A. dan Muhammad Yamin. Piagam Jakarta dijadikan Muqaddimah (preambule). Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia agar tidak melawan dan bersedia membantunya melawan Sekutu. istilah Muqaddimah diubah menjadi Pembukaan UUD. Jepang merasa pasukannya sudah tidak dapat mengimbangi serangan Sekutu. Abikoesno Tjokrosoejoso. 4.A. M.1. 2. 4. Banyak wilayah yang telah diduduki Jepang kini jatuh ke tangan Sekutu. Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia Jepang meyakinkan bangsa Indonesia tentang kemerdekaan yang dijanjikan dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan . Selanjutnya pada pengesahan UUD 45 18 Agustus 1945 oleh PPKI.A. Naskah Piagam Jakarta ditulis dengan menggunakan ejaan Republik dan ditandatangani oleh Ir. Abdul Kahar Muzakir. 3. H. Butir pertama yang berisi kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya. Wahid Hasjim.Proses Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara RI Pada akhir Perang Dunia II. Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo.A. Maramis setelah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan. Salim. Jepang mulai banyak mengalami kekalahan di mana-mana dari Sekutu. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia * Kalimat yang dicetak tebal merupakan kalimat yang diubah dalam perumusan Pancasila Pada saat penyusunan UUD pada Sidang Kedua BPUPKI. 5. Untuk itu. diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa oleh Drs.

Badan itu dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Pada tanggal 28 April 1945 diumumkan pengangkatan anggota BPUPKI. Komandan Pasukan Jepang untuk Jawa pada tanggal 1 Maret 1945 mengumumkan pembentukan BPUPKI. Pada persidangan dikemukakan berbagai pendapat tentang dasar negara yang akan dipakai . Upacara peresmiannya dilaksanakan di Gedung Cuo Sangi In di Pejambon Jakarta (sekarang Gedung Departemen Luar Negeri).Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Suasana Sidang BPUPKI Masa Persidangan Pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945) Setelah terbentuk BPUPKI segera mengadakan persidangan. Pada masa persidangan ini. Jenderal Kumakichi Harada. Ketua BPUPKI ditunjuk Jepang adalah dr. Soeroso. Rajiman Wedyodiningrat. dan sebagai sekretarisnya adalah R. wakilnya adalah Icibangase (Jepang). Jumlah anggota BPUPKI adalah 63 orang yang mewakili hampir seluruh wilayah Indonesia ditambah 7 orang tanpa hak suara. Masa persidangan pertama BPUPKI dimulai pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945. BPUPKI membahas rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka.P.

Mr. Sukarno. persatuan. 2. Supomo mendapat giliran mengemukakan pemikirannya di hadapan sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945. Negara yang akan dibentuk hendaklah negara integralistik yang berdasarkan pada hal-hal berikut ini: 1. 3. Mohammad Yamin menyatakan pemikirannya tentang dasar negara Indonesia merdeka dihadapan sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei 1945. keseimbangan lahir dan batin. kesejahteraan rakyat. Mohammad Yamin. Pemikirannya diberi judul ”Asas dan Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”. Mohammad Yamin mengusulkan dasar negara Indonesia merdeka yang intinya sebagai berikut: 1. peri kebangsaan.Indonesia merdeka. kekeluargaan. 5. dan Ir. . Pemikirannya berupa penjelasan tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan dasar negara Indonesia merdeka. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mr. keadilan sosial. musyawarah. Mr. Mr. Supomo Mr. peri kerakyatan. Mr. Supomo. 4. 4. peri kemanusiaan. peri ketuhanan. 5. 2. Mohammad Yamin Mr. 3.

K. Agus Salim. Moh. mufakat atau demokrasi.Ir. Sukarno (ketua). internasionalisme atau perikemanusiaan. Mr. Hatta. kesejahteraan sosial. Ahmad Subarjo. Kelima asas tersebut diberinya nama Pancasila sesuai saran teman yang ahli bahasa. tetapi rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka belum terbentuk. Anggota Panitia Sembilan terdiri atas Ir. dan A. BPUPKI membentuk panitia perumus dasar negara yang beranggotakan sembilan orang sehingga disebut Panitia Sembilan. Abdulkahar Muzakir. A. Tugas Panitia Sembilan adalah menampung berbagai aspirasi tentang pembentukan dasar negara Indonesia merdeka. 5. 2. Moh. Sukarno Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Moh. Rumusan itu oleh Mr. . Yamin diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Untuk selanjutnya. Masa Persidangan Kedua (10–16 Juli 1945) Masa persidangan pertama BPUPKI berakhir. Maramis. tanggal 1 Juni kita peringati sebagai hari Lahir Istilah Pancasila. Padahal. H. Drs. Abdul Wachid Hasyim. 3. BPUPKI akan reses (istirahat) satu bulan penuh. Yamin. Ketuhanan Yang Maha Esa. Untuk itu. Panitia Sembilan bekerja cerdas sehingga pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil merumuskan dasar negara untuk Indonesia merdeka. kebangsaan Indonesia. Pemikirannya terdiri atas lima asas berikut ini: 1. 4. Abikusno Cokrosuryo. Sukarno mendapat kesempatan untuk mengemukakan dasar negara Indonesia merdeka.H.

Hatta. dan undang-undang dasar (batang tubuh).Pada tanggal 10 sampai dengan 16 Juli 1945. pembukaan undang-undang dasar. dan penasihatnya Ahmad Subarjo.P. dan Mr. Lembaga tersebut dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Iinkai. Sukarno melaporkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang pada sidang BPUPKI tanggal 14 Juli 1945. PPKI beranggotakan 21 orang yang mewakili seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Ir. Supomo dengan anggota Wongsonegoro. Maluku serta penduduk Cina. Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). BPUPKI membahas rancangan undang-undang dasar. Rajiman Wedyodiningrat. 3 orang wakil dari Sumatera. menambah anggota PPKI enam orang lagi sehingga semua anggota PPKI berjumlah 27 orang. Supomo. dibentuk Panitia Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai Ir. H. Laporan diterima sidang pleno BPUPKI Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan Jepang. H. Supomo. Suroso. dan seorang wakil dari Sunda Kecil. dan Sukiman. Agus Salim. R. Moh. Untuk menindaklanjuti hasil kerja BPUPKI. Mereka terdiri atas 12 orang wakil dari Jawa. Ketua PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Sukarno. K. PPKI dipimpin oleh Ir. Adapun anggotanya adalah Mr. Abdul Wachid . 2 orang wakil dari Sulawesi. Sutardjo. Pada tanggal 15 dan 16 Juli 1945 diadakan sidang untuk menyusun UUD berdasarkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang Dasar. Agus Salim. Hasil kerjanya kemudian disempurnakan kebahasaannya oleh Panitia Penghalus Bahasa yang terdiri atas Husein Jayadiningrat. Kelompok kecil ini diketuai Mr. Pada tanggal 17 Juli 1945 dilaporkan hasil kerja penyusunan UUD. Sukarno. Pada masa persidangan ini. Pada laporannya disebutkan tiga hal pokok. yaitu pernyataan Indonesia merdeka. Singgih. wakilnya Drs. dr. BPUPKI mengadakan sidang kedua. Ahmad Subarjo.H. Panitia tersebut juga membentuk kelompok kecil yang beranggotakan tujuh orang yang khusus merumuskan rancangan UUD. Untuk itu.

Dr. Namun. Kasman Singodimejo. Proses Penetapan Dasar Negara dan Konstitusi Negara Pada tanggal 18 Agustus 1945. Mereka mengancam akan mendirikan negara sendiri apabila kalimat tersebut tidak diubah.. Abdul Wachid Hasyim.. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Pada sidang ini PPKI membahas konstitusi negara Indonesia. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Presiden dan Wakil Presiden Indonesia. Dalam waktu yang tidak terlalu lama..Hasyim. dan Teuku Moh. Latuharhary. PPKI membahas konstitusi negara Indonesia dengan menggunakan naskah Piagam Jakarta yang telah disahkan BPUPKI. Puruboyo. Ki Hajar Dewantara. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. dan Iwa Kusumasumantri. Wiranatakusumah.. Ki Bagus Hadikusumo. Yap Tjwan Bing. Adapun tujuan diadakan pembahasan sendiri tidak . serta lembaga yang membantu tugas Presiden Indonesia. Mereka juga mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.. Abdul Kadir. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” pada kalimat ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.. Hassan. Abdul Abbas. Amir. Oto Iskandardinata. Tokoh-tokoh Islam yang membahas adalah Ki Bagus Hadikusumo. Mereka perlu membahas hal tersebut karena pesan dari pemeluk agama lain dan terutama tokoh-tokoh dari Indonesia bagian timur yang merasa keberatan dengan kalimat tersebut. I Gusti Ktut Pudja.H.” Para tokoh PPKI berjiwa besar dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Sayuti Melik. Bung Hatta dan beberapa tokoh Islam mengadakan pembahasan sendiri untuk mencari penyelesaian masalah kalimat ”. Kasman Singodimejo. Hasan. Kita harus menghargai nilai juang para tokoh-tokoh yang sepakat menghilangkan kalimat ”.. Hamdani. Teuku Moh. sebelum sidang dimulai. K. Sam Ratulangi. dicapai kesepakatan untuk menghilangkan kalimat ”. PPKI mengadakan sidangnya yang pertama. Andi Pangeran. Suryohamijoyo.

Kedua. 4. Pada Alenia ke-4 UUD 1945 tercantum Pancasila sebagai dasar negara yang berbunyi sebagai berikut.  Pembukaan (mukadimah) UUD 1945 terdiri atas empat alinea. Pertama. Rancangan hukum dasar yang diterima BPUPKI pada tanggal 17 Juli 1945 setelah disempurnakan oleh PPKI disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. UUD itu kemudian dikenal sebagai UUD 1945. Perbedaan dan Kesepakatan yang Muncul dalam Sidang PPKI Pada sidang pertama PPKI rancangan UUD hasil kerja BPUPKI dibahas kembali. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat 1. 7 Tahun 1946 pada halaman 45–48. Dengan disetujuinya perubahan itu maka segera saja sidang pertama PPKI dibuka. Mereka mengusulkan dua perubahan. Semua usulan itu diterima peserta sidang.pada forum sidang agar permasalahan cepat selesai. 2. 3. Persatuan Indonesia. Bab II UUD Pasal 6 yang semula berbunyi ”Presiden ialah orang Indonesia yang beragama Islam” diubah menjadi ”Presiden ialah orang Indonesia asli”. Sistematika UUD 1945 itu terdiri atas hal sebagai berikut. Pada pembahasannya terdapat usul perubahan yang dilontarkan kelompok Hatta. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa. Keberadaan UUD 1945 diumumkan dalam berita Republik Indonesia Tahun ke-2 No. Hal itu menunjukkan mereka sangat memperhatikan persatuan dan kesatuan bangsa. . berkaitan dengan sila pertama yang semula berbunyi ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya” diubah menjadi ”Ketuhanan Yang Maha Esa”.

37 pasal. dan 2 ayat aturan tambahan Penjelasan UUD 1945 terdiri atas penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal. Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan. 6. 5. Susunan dan rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan perjanjian seluruh bangsa Indonesia. kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama.Hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang). bahasa Sansekerta: panca .kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Nama ini terdiri dari dua kata dari berarti PADA zaman purba. RUMUSAN DAN SISTEMATIKA PANCASILA DALAM SEJARAH KETATANEGARAAN INDONESIA”: casila adalah ideologi dasar bagi bangsa Indonesia. sampai ke Swarnadwipa (Pulau Emas. Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta. 4 pasal aturan peralihan.   Batang tubuh UUD 1945 terdiri atas 16 bab. Oleh karena itu. mulai saat itu bangsa Indonesia membulatkan tekad menjadikan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar. istri Rama yang diculik Ravana. seberang). yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di kepulauan dwipantara.

Pada tahun 1920-an.1950). Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” dan daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”. sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa). dan Cina. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton. Bangsabangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab. Nama itu tiada lain adalah Nusantara. pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita. yang artinya juga “Kepulauan Hindia” (bahasa Latin insula berarti pulau).L. suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe. Bagi orang Bandung. daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah “Hindia”. Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista. Brandes dan .Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Eduard Douwes Dekker (18201887). Bagi mereka. Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda). sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879. memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata “India”. yang dikenal dengan nama samaran Multatuli.A. yaitu Insulinde. naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J. Tetapi rupanya nama Insulinde ini kurang populer. Persia. India. Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda. yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli).

nusantara zaman Majapahit. menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA. sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris. bukankah bahasa Melayu dipakai . “nusa di antara dua benua dan dua samudra”.Polynesian Nations. Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850. Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia).diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920. Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: … the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians. halaman 66-4. Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan. kata Earl. sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). George Samuel Windsor Earl (1813-1865). sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu. Australian and Malay. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name). Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian. Lagi pula. orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Nama Indonesia Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan. yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869). Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA).

Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). antara lain tercantum dalam > Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Maka lahirlah istilah Indonesia (1850). Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda.di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia. Padahal Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan. Dalam JIAEA Volume IV itu juga. . Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau. James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago. sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang dan membingungkan. halaman 252-347. Pendapat yang tidak benar itu. sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita. Pada awal tulisannya. dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume. yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta. Muhammad Husni Thamrin. Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). yang kini kita sebut Sumpah Pemuda. sehingga nama “Indonesia” akhirnya memiliki makna politis. bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928. mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama “Indonesia” diresmikan sebagai pengganti nama “Nederlandsch- . yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924.Makna Politis Pada dasawarsa 1920-an. Majalah mereka.tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita. di tanah air Dr. seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam. Sementara itu. dan Sutardjo Kartohadikusumo. Wiwoho Purbohadidjojo. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama “Indonesia”. DPR zaman Belanda). nama “Indonesia” yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh. Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat. organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. berganti nama menjadi Indonesia Merdeka. Akhirnya nama “Indonesia” dinobatkan sebagai nama tanah air. Hindia Poetra.

Indie”. Soekarno di hari ketiga menyampaikan lima hal untuk menjadi dasar-dasar negara yaitu : ►Kebangsaan Indonesia ►Internasionalisme atau Perikemanusiaan ►Mufakat atau Demokrasi ►Kesejahteraan Sosial . atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa. Di dalamnya tercantum rumusan lima asas dasar negara : ►Ketuhanan yang Maha Esa ►Kebangsaan Persatuan Indonesia ►Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab ►Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan ►Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA ►Pembentukan BPUPKI (29 April 1945) Sidang Pertama (29 Mei – 1 Juni 1945) : Ir. 1942-1945 berubah “Hindia Timur”. SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA ►Pembentukan BPUPKI (29 April 1945) Sidang Pertama (29 Mei – 1 Juni 1945) : Muh. Yamin menyampaikan usulan tertulis rancangan UUD RI. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942. Maka kehendak Allah pun berlaku. lenyaplah nama “Hindia Belanda” untuk selama-lamanya. lahirlah Republik Indonesia (sebagai sebuah negara). Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah. Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945.

►Ketuhanan yang Berkebudayaan Panitia Kecil pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil menyusun Rancangan Pembukaan UUD 1945 yang disebut dengan Piagam Jakarta. Di dalamnya terdapat rumusan Sistematika Pancasila yaitu : ►Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya ►Kemanusiaan yang Adil dan Beradab ►Persatuan Indonesia ►Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan ►Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA Sidang Kedua (10 – 16 Juli 1945) : Selain mengesahkan Piagam Jakarta sebagai mukaddimah Rancangan UUD 1945. BPPK juga mengesahkan batang tubuh UUD 1945 yang memuat dua ketentuan penting yaitu : ►Negara berdasar ketuhanan yang maha esa dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. ►Presiden adalah orang Indonesia asli yang beragama Islam BABAK SETELAH BARU RUMUSAN PANCASILA PROKLAMASI Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 17 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 .

konstitusi yang berlaku adalah UUD 1945 yang disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 yang dalam pembukaannya terdapat rumusan Pancasila (5 sila). Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950 ►Atas dasar KMB. ►27 Desember 1949 disepakatilah konstitusi RIS.►Periode pertama terbentuknya negara RI. maka UUD 1945 tidak berlaku lagi sehingga rumusan Pancasila dalam pembukaan UUD 1945 juga tidak berlaku. ►Sementara sistem pemerintahan berubah namun tekstual dalam UUD 1945 tidak berubah. X tanggal 16 Oktober 1945 terdapat KNIP yang melakukan fungsi legislatif dari sebelumnya pembantu presiden ►Sejak itu sistem presidensiil berubah menjadi sistem parlementer sehingga para menteri bertanggung jawab kepada parlemen (KNIP). terdapat rumusan dan . UUD 1945 hanya berlaku di negara bagian RI. ►Sistem Presidensiil berjalan dengan kabinet bertanggungjawab kepada presiden namun sistem ketatanegaraan berubah sejak ada Maklumat wapres No. terjadi perubahan sistem ketatanegaraan Indonesia dari negara kesatuan menajdi negara RIS ►Sebagai negara RIS. maka sistem pemerintahan dan administrasi negara tersebut menyalahi UUD 1945 (Inu Kencana Syafiie). ►Dalam mukaddimah konstitusi RIS.

yaitu : Ketuhanan yang maha Esa . semangat atau isi mukaddimah UUD 1945 sebagai penerjemahan resmi proklamasi kemerdekaan Indonesia. ►Masa ini membuka jalan bagi penafsiran Pancasila secara bebas dan sesuka hati sehingga menjadi sumber segala penyelewengan di dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959 ►Sistem ketatanegaraan berdasarkan konstitusi RIS tidak berjalan lama karena isi konstitusi tidak mengakar dari kehendak rakyat dan bukan merupakan keputusan politik dari rakyat Indonesia = pemaksaan dan rekayasa pihak luar. DPR dan Senat RIS disahkan (14 Agustus 1950) dan mulai berlaku (17 Agustus 1950) ►Indonesia menggunakan UUDS 1950 . ►Disepakatilah mendirikdan NKRI lagi (19 Mei 1950) dan rancangan UUD dibuat oleh BP KNP.sistematika Ketuhanan Peri Kebangsaan Kerakyatan Keadilan Pancasila yang yaitu : maha Esa Kemanusiaan Sosial ►Mukaddimah tersebut telah menghapuskan sama sekali jiwa. UU No 7 Tahun 1950 ►Dalam mukaddimah UUDS 1950 terdapat rumusan dan sistematika Pancasila yang sama dalam konstitusi RIS. termasuk perubahan susunan kata-kata kelima sila dalam Pancasila.

►Hasil Pemilu 1955 menghasilkan konstituante untuk menyusun UUD perubahan UUDS 1950.Peri Kebangsaan Kerakyatan Keadilan Kemanusiaan Sosial ►Sistem pemerintahan atas dasar UUDS 1950 adalah sistem parlementer. ►Untuk mewujudkan pemerintahan negara berdasar UUD 1945 dan Pancasila dibentuklah alat-alat perlengkapan negara : Presiden dan Menteri-Menteri DPR-GR MPRS DPAS ►Meski kembali ke UUD 1945. tetapi 2. Kepala negara sebagai pucuk pimpinan pemerintahan tidak dapat diganggu gugat karena kepala negara dianggap tidak pernah bersalah. Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 5 Juli 1959 – Sekarang ►Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menandai kembali berlakunya UUD 1945 sehingga rumusan sistematika Pancasila tetap seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alineia ke empat. namun dalam sistem ketatanegaraan terdapat beberapa penyimpangan : Pelaksanaan demokrasi terpimpin dengan presiden membentuk MPRS & DPAS Penentuan masa jabatan presiden seumur hidup .5 tahun bersidang tidak berhasil.

sekarang) Hasil Amandemen UUD 1945 mempertegas deklarasi negara hukum dari semula hanya ada di dalam penjelasan menjadi bagian dari batang tubuh UUD 1945 ►Pemisahan kekuasaan negara ditegaskan ►Dasar hukum sistem pemilu diatur . meski pemilu terselenggara 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengundurkan diri ►Masa 19 Oktober 1999 – Sekarang Pertanggungjawaban BJ Habibie ditolak MPR Amandemen I UUD 1945 (19 Oktober 1999 – 18 Agustus 2000) Amandemen II UUD 1945 (18 Agustus 2000 – 9 Nov 2001) Amandemen III UUD 1945 (9 November 2001 – 10 Agustus 2002) Amandemen IV UUD 1945 (10 Agustus 2002 . memunculkan Tritura yang salah satu isinya adalah pelaksanaan kembali secara murni dan konsekuen Pancasila dan UUD 1945 ►Masa 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966 Terjadi banyak penyelewengan Keluarlah Tritura sebagai dasar terbitnya Supersemar 1966 ►Masa 11 Maret 1966 – 19 Oktober 1999 Kilasan sejarah Orde Baru Kelemahan UUD 1945 dimanfaatkan oleh Presiden Soeharto dengan menguasai proses rekrutmen MPR melalui rekayasa undang-undang susunan dan kedudukan parlemen.Berdirinya PKI yang berhaluan atheisme Adanya kudeta dari PKI yang jelas-jelas akan membentuk negara komunis di Indonesia sebagai penyimpangan terbesar ►Menyikapi kondisi ketatanegaraan yang semrawut tersebut.

k a s u s y a n g d i b a h a s bukanlah mengenai politi . Badan ini dimuat dalam Osamu Senrei No. CHUO SANGI IN Chuo S ang i In ad alah su atu Bad an Pen aseh at Pusat yang d idirik an oleh penguasa Jepang pada tahun 1943 yang dipimpin oleh Soekarno dan berkedudukan diJakarta. Osamu Senrei adalahsebutan bagi undang-undang yang dikeluarkan oleh panglima Tentara Keenambelas). ►Nilai dan filsafat Pancasila terbukti tetap bertahan di sepanjang perubahan sistem ketatanegaraan Indonesia hingga saat ini.►Pemilu langsung diterapkan bagi presiden dan wakil presiden ►Periodisasi lembaga kepresidenan dibatasi secara tegas ►Kekuasaan kehakiman yang mandiri ►Akuntabilitas politik melalui proses rekrutmen anggota parleman (suara terbanyak) ►Adanya perlindungan secara tegas terhadap HAM ►Satu hal yang perlu dicatat bahwa amandemen hanya dilakukan terhadap batang tubuh UUD 1945 tanpa sedikitpun merubah pembukaan UUD 1945 yang pada hakekatnya adalah ruh negara proklamasi. Ini artinya. sistem filsafat (ontologi. Akantetapi dalam prakteknya dalam lembaga produk pemerintah pendudukan Jepang paraang gotan ya tidak me mp u n yai opsi selain men gu capk an ap a yan g sudah disen so r terlebih dahulu oleh pemerintah. Dengan tidak diubahnya Pembukaan UUD 1945 maka sistematika dan rumusan Pancasila tidak mengalami perubahan. 36/1943. epistemologi & aksiologi) dalam Pancasila adalah kodrati karena selaras dengan nilai-nilai idealitas yang diharapkan manusia. D e m i k i a n p u l a . 4.Chuo Sangi In merupakan badan yang bertugas mengajukan usul kepada pemerintahserta menjawab pertanyaan pemerintah mengenai soal-soal politik dan menyarankantindakan yang perlu dilakukan oleh pemerintah Militer Jepang di Indonesia. Setiap pembicaraan tidak boleh menyimpang daria p a y a n g t e l a h d i t e n t u k a n o l e h p e n g u a s a .

Muh. Prof. Hasil-hasil Sidang BPUPKI Sidang Pertama BPUPKI (29 Mei . D e n g a n k a t a l a i n s e m u a k e p u t u s a n dibungkus dengan kata-kata yang indah namun pada hakekatnya hanyalah dengansatu tujuan yakni bagaimana rakyat Indonesia bisa diperas tenaganya lebih banyak lagi untuk dapat membantu memenangkan peperangan. Sidang pertama BPUPKI berakhir pada tanggal 1 Juni 1945. Oleh karena . Panitia kecil ini beranggotakan sembilan orang. Akhirnya diadakan masa reses selama satu bulan. Yamin. Dr. Supomo dan Ir.tinggi tetapi lebih banyak mengenai persoalan pengerahanromusha atau kerja paksa. namun belum menghasilkan keputusan akhir mengenai dasar negara Indonesia merdeka. Kemudian BPUPKI pada tanggal 22 Juni 1945 membentuk panitia kecil dengan tugas membahas usul dan konsep para anggota mengenai dasar negara Indonesia. tentang pengumpulan hasil pertanian dan sebagainya yanga d a k a i t a n n y a d e n g a n k e p e r l u a n p e r a n g . Dalam sidang ini d ib entuk e mp at bu nkakai (ko mi si) yang telah menjawab pertanyaan Saiko Shikikan tentang strategi apa yang sebaiknya digunakanun tuk men capai k emen ang an d a lam Perang Asia Timu r Raya (Perang Pasif ik).1 Juni 1945) Sidang pertama BPUPKI membicarakan mengenai rumusan dasar negara Indonesia merdeka.Untuk pertama kalinya Chuo Sangi In bersidang pada tanggal 16 hingga 20Oktober 19 43 . Soekarno. Ketua BPUPKI dalam pembukaannya meminta pandangan pada para anggota mengenai rumusan dasar negara Indonesia tersebut. Tokoh-tokoh yang mengusulkan rumusan dasar negara tersebut diantaranya adalah Mr. Gunseikan (Kepala Pemerintah Militer yang dijabat secara fungsional oleh Kepala 5.

Singgih. R. panitia ini disebut juga dengan Panitia Sembilan. Panitia perancang ini kemudian membentuk panitia kecil untuk merumuskan rancangan UUD dengan segala pasal-pasalnya.A. Mr. Soekarno. A. hatta. termasuk mengenai pembukaan (preambule) oleh Panitia Perancang UUD yang diketuai Ir. Maramis. Maramis. A. Yamin. Mr. pemimpin panitia kecil adalah Mr. Mr. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam pemusyawaratan/perwakilan. Panitia Sembilan ini menghasilkan dokumen yang berisi asas dan tujuan negara Indonesia merdeka. 8. Sidang Kedua BPUPKI (10 Juli . H. H. Untuk menyempurnakan UUD dengan segala pasal-pasalnya diserahkan kepada paniti kecil yang hasilnya kemudian diserahkan kepada Panitia Penghalus Bahasa yang anggotanya Husein Jayadiningrat. Agus Salim dan Abikusno Cokrosuyoso. Ketuhanan dengan mewajibkan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.A. Dokumen tersebut dikenal sebagai Piagam Jakarta (Jakarta Charter).17 Juli 1945) Sidang kedua BPUPKI membahas rancangan undang-undang dasar. Mr. Mr. Panitia Sembilan ini beranggotakan Ir. Pada tanggal 14 juli 1945. Wahid Hasyim. Pada tanggal 11 Juli 1945 Panitia Perancang UUD secara bulat menerima Piagam Jakarta sebagai Pembukaan UUD. Mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 9. Wongsonegoro. Muh. Soekarno.P. 6. Mr. Ahmad Subarjo. Agus Salim dan Sukiman. Ahmad Subarjo. yang isinya sebagai berikut. Agus Salim dan Supomo. Abdulkahar Muzakir. Supomo dengan anggotanya Mr. Moh. Drs. 7. Persatuan Indonesia.itu. H. Dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. 10. BPUPKI melanjutkan sidang untuk menerima .

Soekarno sebagai ketua Panitia Perancang UUD melaporkan tiga hal penting sebagai berikut. Piagam Jakarta . Pernyataan Indonesia merdeka. Batang tubuh yang kemudian disebut undang-undang dasar. 6. Ir. 5. 4. Pembukaan UUD (diambil dari Piagam Jakarta). 6.laporan dari Panitia Perancang UUD.

9. sebagai berikut: 6. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia * Kalimat yang dicetak tebal merupakan kalimat yang diubah dalam perumusan Pancasila . 8.Naskah Asli "Piagam Jakarta" atau "Jakarta Charter" yang dihasilkan oleh "Panitia Sembilan" pada tanggal 22 Juni 1945 Piagam Jakarta adalah hasil kompromi tentang dasar negara Indonesia yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan dan disetujui pada tanggal 22 Juni 1945 antara pihak Islam dan kaum kebangsaan (nasionalis). 10. Di dalam Piagam Jakarta terdapat lima butir yang kelak menjadi Pancasila dari lima butir. Panitia Sembilan merupakan panitia kecil yang dibentuk oleh BPUPKI. 7.

Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia Jepang meyakinkan bangsa Indonesia tentang kemerdekaan yang dijanjikan dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).Pada saat penyusunan UUD pada Sidang Kedua BPUPKI. Maramis setelah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan. Hatta atas usul A.A. Jenderal Kumakichi Harada. diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa oleh Drs. Banyak wilayah yang telah diduduki Jepang kini jatuh ke tangan Sekutu. Wahid Hasjim. Pada tanggal 28 April 1945 diumumkan pengangkatan anggota BPUPKI. Piagam Jakarta dijadikan Muqaddimah (preambule). Maramis. dan Muhammad Yamin. H. Soekarno.Proses Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara RI Pada akhir Perang Dunia II.A. Salim. Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo. Mohammad Hatta. Abikoesno Tjokrosoejoso. Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia agar tidak melawan dan bersedia membantunya melawan Sekutu. Badan itu dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Cosakai. Jepang merasa pasukannya sudah tidak dapat mengimbangi serangan Sekutu. Upacara peresmiannya dilaksanakan di Gedung Cuo Sangi In di Pejambon Jakarta (sekarang . istilah Muqaddimah diubah menjadi Pembukaan UUD. 4. Abdul Kahar Muzakir. Butir pertama yang berisi kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya. A.A. Untuk itu. M. Selanjutnya pada pengesahan UUD 45 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Naskah Piagam Jakarta ditulis dengan menggunakan ejaan Republik dan ditandatangani oleh Ir. Jepang mulai banyak mengalami kekalahan di mana-mana dari Sekutu. Komandan Pasukan Jepang untuk Jawa pada tanggal 1 Maret 1945 mengumumkan pembentukan BPUPKI. Achmad Subardjo.

Mohammad Yamin. Supomo. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mr. Mr. Sukarno. Ketua BPUPKI ditunjuk Jepang adalah dr. Mohammad Yamin menyatakan pemikirannya tentang dasar negara Indonesia merdeka dihadapan sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei . Masa persidangan pertama BPUPKI dimulai pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945. Suasana Sidang BPUPKI Masa Persidangan Pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945) Setelah terbentuk BPUPKI segera mengadakan persidangan. Pada persidangan dikemukakan berbagai pendapat tentang dasar negara yang akan dipakai Indonesia merdeka. Soeroso. Mr. wakilnya adalah Icibangase (Jepang). Rajiman Wedyodiningrat. BPUPKI membahas rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Mohammad Yamin Mr. dan sebagai sekretarisnya adalah R. Pada masa persidangan ini. dan Ir.P.Gedung Departemen Luar Negeri). Jumlah anggota BPUPKI adalah 63 orang yang mewakili hampir seluruh wilayah Indonesia ditambah 7 orang tanpa hak suara.

peri kemanusiaan. kekeluargaan. Pemikirannya diberi judul ”Asas dan Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”. Mr. Ir. 8. peri kebangsaan. 7.1945. Mr. 7. 9. 10. 9. 10. keadilan sosial. persatuan. Supomo mendapat giliran mengemukakan pemikirannya di hadapan sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945. peri kerakyatan. Sukarno Pada tanggal 1 Juni 1945 Ir. Pemikirannya terdiri atas lima asas berikut ini: . 8. Negara yang akan dibentuk hendaklah negara integralistik yang berdasarkan pada hal-hal berikut ini: 6. Sukarno mendapat kesempatan untuk mengemukakan dasar negara Indonesia merdeka. Mohammad Yamin mengusulkan dasar negara Indonesia merdeka yang intinya sebagai berikut: 6. kesejahteraan rakyat. Pemikirannya berupa penjelasan tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan dasar negara Indonesia merdeka. keseimbangan lahir dan batin. Supomo Mr. musyawarah. peri ketuhanan.

Untuk itu. Abdulkahar Muzakir. BPUPKI membahas rancangan undang-undang dasar.6. . Yamin diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Padahal. dibentuk Panitia Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai Ir. 9. Moh. Maramis. Abdul Wachid Hasyim. A. Kelompok kecil ini diketuai Mr. kebangsaan Indonesia. Untuk itu. 10. Moh. Moh. Sukarno. Ketuhanan Yang Maha Esa. dan A. Drs. Supomo dengan anggota Wongsonegoro. Panitia Sembilan bekerja cerdas sehingga pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil merumuskan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Kelima asas tersebut diberinya nama Pancasila sesuai saran teman yang ahli bahasa. tanggal 1 Juni kita peringati sebagai hari Lahir Istilah Pancasila. Hatta. mufakat atau demokrasi. Abikusno Cokrosuryo. K. Agus Salim. Rumusan itu oleh Mr. Singgih. internasionalisme atau perikemanusiaan. Yamin. Tugas Panitia Sembilan adalah menampung berbagai aspirasi tentang pembentukan dasar negara Indonesia merdeka. Sukarno (ketua). kesejahteraan sosial. BPUPKI mengadakan sidang kedua.H. 7. tetapi rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka belum terbentuk. Pada tanggal 10 sampai dengan 16 Juli 1945. Anggota Panitia Sembilan terdiri atas Ir. BPUPKI akan reses (istirahat) satu bulan penuh. Mr. 8. H. Ahmad Subarjo. BPUPKI membentuk panitia perumus dasar negara yang beranggotakan sembilan orang sehingga disebut Panitia Sembilan. Masa Persidangan Kedua (10–16 Juli 1945) Masa persidangan pertama BPUPKI berakhir. H. Ahmad Subarjo. Untuk selanjutnya. Pada masa persidangan ini. Panitia tersebut juga membentuk kelompok kecil yang beranggotakan tujuh orang yang khusus merumuskan rancangan UUD.

Ki Hajar Dewantara. dan Sukiman. Rajiman Wedyodiningrat. 2 orang wakil dari Sulawesi. Hamdani. menambah anggota PPKI enam orang lagi sehingga semua anggota PPKI berjumlah 27 orang. Pada laporannya disebutkan tiga hal pokok. Abdul Abbas. yaitu pernyataan Indonesia merdeka. dr. . pembukaan undang-undang dasar. Adapun anggotanya adalah Mr.H. Ir. Supomo. Wiranatakusumah. K. dan penasihatnya Ahmad Subarjo. Dr. Supomo. Sukarno. Pada tanggal 15 dan 16 Juli 1945 diadakan sidang untuk menyusun UUD berdasarkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang Dasar. Moh. Maluku serta penduduk Cina. Laporan diterima sidang pleno BPUPKI Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan Jepang. PPKI dipimpin oleh Ir. Sam Ratulangi. Sayuti Melik. Sutardjo. Agus Salim.Agus Salim. Pada tanggal 17 Juli 1945 dilaporkan hasil kerja penyusunan UUD. wakilnya Drs. Abdul Kadir. dan seorang wakil dari Sunda Kecil. Kasman Singodimejo. 3 orang wakil dari Sumatera. Sukarno melaporkan hasil kerja Panitia Perancang Undang-Undang pada sidang BPUPKI tanggal 14 Juli 1945. I Gusti Ktut Pudja. Suryohamijoyo. Untuk menindaklanjuti hasil kerja BPUPKI. Lembaga tersebut dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Junbi Iinkai. dan Mr.P. Latuharhary. Ketua PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Yap Tjwan Bing. Hasil kerjanya kemudian disempurnakan kebahasaannya oleh Panitia Penghalus Bahasa yang terdiri atas Husein Jayadiningrat. Mereka terdiri atas 12 orang wakil dari Jawa. dan undang-undang dasar (batang tubuh). R. Ki Bagus Hadikusumo. Hasan. Oto Iskandardinata. Abdul Wachid Hasyim. Hatta. Andi Pangeran. Amir. H. Teuku Moh. Puruboyo. Suroso. PPKI beranggotakan 21 orang yang mewakili seluruh lapisan masyarakat Indonesia. dan Iwa Kusumasumantri. Jepang membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Namun. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Hassan.Proses Penetapan Dasar Negara dan Konstitusi Negara Pada tanggal 18 Agustus 1945...” Para tokoh PPKI berjiwa besar dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.. sebelum sidang dimulai. Kita harus menghargai nilai juang para tokoh-tokoh yang sepakat menghilangkan kalimat ”. PPKI mengadakan sidangnya yang pertama. Kasman Singodimejo. Abdul Wachid Hasyim.. Tokoh-tokoh Islam yang membahas adalah Ki Bagus Hadikusumo.. Adapun tujuan diadakan pembahasan sendiri tidak pada forum sidang agar permasalahan cepat selesai. PPKI membahas konstitusi negara Indonesia dengan menggunakan naskah Piagam Jakarta yang telah disahkan BPUPKI. Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.. K. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. dicapai kesepakatan untuk menghilangkan kalimat ”. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. Mereka perlu membahas hal tersebut karena pesan dari pemeluk agama lain dan terutama tokoh-tokoh dari Indonesia bagian timur yang merasa keberatan dengan kalimat tersebut. serta lembaga yang membantu tugas Presiden Indonesia. Bung Hatta dan beberapa tokoh Islam mengadakan pembahasan sendiri untuk mencari penyelesaian masalah kalimat ”. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” pada kalimat ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.. Pada sidang ini PPKI membahas konstitusi negara Indonesia. Mereka juga mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Dengan disetujuinya perubahan itu maka segera saja sidang pertama PPKI dibuka. dan Teuku Moh. Mereka mengancam akan mendirikan negara sendiri apabila kalimat tersebut tidak diubah. Perbedaan dan Kesepakatan yang Muncul dalam Sidang PPKI .H.

Bab II UUD Pasal 6 yang semula berbunyi ”Presiden ialah orang Indonesia yang beragama Islam” diubah menjadi ”Presiden ialah orang Indonesia asli”. Sistematika UUD 1945 itu terdiri atas hal sebagai berikut. 9. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Ketuhanan Yang Maha Esa. Semua usulan itu diterima peserta sidang. 11. Pada pembahasannya terdapat usul perubahan yang dilontarkan kelompok Hatta. UUD itu kemudian dikenal sebagai UUD 1945. . berkaitan dengan sila pertama yang semula berbunyi ”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemelukpemeluknya” diubah menjadi ”Ketuhanan Yang Maha Esa”. Keberadaan UUD 1945 diumumkan dalam berita Republik Indonesia Tahun ke-2 No.  Pembukaan (mukadimah) UUD 1945 terdiri atas empat alinea. Persatuan Indonesia. Pada Alenia ke-4 UUD 1945 tercantum Pancasila sebagai dasar negara yang berbunyi sebagai berikut. Pancasila 7. 7 Tahun 1946 pada halaman 45–48. Hal itu menunjukkan mereka sangat memperhatikan persatuan dan kesatuan bangsa. 10.Pada sidang pertama PPKI rancangan UUD hasil kerja BPUPKI dibahas kembali. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 8. Mereka mengusulkan dua perubahan. Kedua. Pertama. Rancangan hukum dasar yang diterima BPUPKI pada tanggal 17 Juli 1945 setelah disempurnakan oleh PPKI disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar. berasal dari bahasa Arab luban jawi (kemenyan Jawa). bahasa Sansekerta: panca Bangsa Arab menyebut tanah air kita Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (Kepulauan Tanah Seberang). Nama ini terdiri dari dua kata dari berarti PADA zaman purba. Oleh karena itu. istri Rama yang diculik Ravana. sampai ke Swarnadwipa (Pulau Emas. 37 pasal. RUMUSAN DAN SISTEMATIKA PANCASILA DALAM SEJARAH KETATANEGARAAN INDONESIA”: casila adalah ideologi dasar bagi bangsa Indonesia. 12.  Batang tubuh UUD 1945 terdiri atas 16 bab. kepulauan tanah air kita disebut dengan aneka nama. Kisah Ramayana karya pujangga Valmiki yang termasyhur itu menceritakan pencarian terhadap Sinta. dan 2 ayat aturan tambahan Penjelasan UUD 1945 terdiri atas penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal. sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatra. 4 pasal aturan peralihan. seberang).Hai (Kepulauan Laut Selatan). . Dalam catatan bangsa Tionghoa kawasan kepulauan kita dinamai Nan. mulai saat itu bangsa Indonesia membulatkan tekad menjadikan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nama Latin untuk kemenyan adalah benzoe. Susunan dan rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan perjanjian seluruh bangsa Indonesia. yaitu Sumatra sekarang) yang terletak di kepulauan dwipantara.

Bagi orang Bandung. daerah yang terbentang luas antara Persia dan Cina semuanya adalah “Hindia”. India. Pada tahun 1920-an. sedangkan pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur). Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton. memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata “India”. nusantara zaman Majapahit. Persia. “nusa di antara dua benua dan dua samudra”. Bangsabangsa Eropa yang pertama kali datang itu beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari Arab. Ketika tanah air kita terjajah oleh bangsa Belanda. nama resmi yang digunakan adalah Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda). Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920. Eduard Douwes Dekker (18201887).1950). yang kita kenal sebagai Dr. yang dikenal dengan nama samaran Multatuli. Insulinde mungkin cuma dikenal sebagai nama toko buku yang pernah ada di Jalan Otista. suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879. yang artinya juga “Kepulauan Hindia” (bahasa Latin insula berarti pulau).A. yaitu Insulinde. Bagi mereka.L. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli). pernah mengusulkan nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan tanah air kita.Lalu tibalah zaman kedatangan orang Eropa ke Asia. dan Cina. Nama itu tiada lain adalah Nusantara. Tetapi rupanya nama Insulinde ini kurang populer. Nama Indonesia . Semenanjung Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” dan daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”.

sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu. Dalam JIAEA Volume IV itu juga. menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA. Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA). sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Australian and Malay. Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (nesos dalam bahasa Yunani berarti pulau). Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850. halaman 252-347. Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name). bukankah bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini? Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia. kata Earl. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris. James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian .Polynesian Nations. sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia). Lagi pula. Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis: … the inhabitants of the Indian Archipelago or Malayan Archipelago would become respectively Indunesians or Malayunesians. George Samuel Windsor Earl (1813-1865). orang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh.Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan. yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869). halaman 66-4.

yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara ke tanah air kita tahun 1864 sampai 1880. Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel sebanyak lima volume. dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. yaitu identitas . dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Makna Politis Pada dasawarsa 1920-an. Maka lahirlah istilah Indonesia (1850). sehingga nama “Indonesia” akhirnya memiliki makna politis. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya. Pada awal tulisannya.Archipelago. Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita. Padahal Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan. sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang dan membingungkan. Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau. nama “Indonesia” yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl. Putra ibu pertiwi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Pendapat yang tidak benar itu. antara lain tercantum dalam > Encyclopedie van Nederlandsch-Indie tahun 1918. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda.tokoh pergerakan kemerdekaan tanah air kita.

lenyaplah nama “Hindia Belanda” untuk selama-lamanya. Tetapi Belanda keras kepala sehingga mosi ini ditolak mentah-mentah. Wiwoho Purbohadidjojo. 1942-1945 berubah “Hindia Timur”.suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan! Akibatnya pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu. Dengan jatuhnya tanah air kita ke tangan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942. Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama “Indonesia”. di tanah air Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat. Muhammad Husni Thamrin. Lalu pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). bangsa dan bahasa kita pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama “Indonesia” diresmikan sebagai pengganti nama “NederlandschIndie”. Akhirnya nama “Indonesia” dinobatkan sebagai nama tanah air. . dan Sutardjo Kartohadikusumo. Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta. berganti nama menjadi Indonesia Merdeka. Majalah mereka. Hindia Poetra. seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam. Maka kehendak Allah pun berlaku. yang kini kita sebut Sumpah Pemuda. organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Sementara itu. DPR zaman Belanda).

atas berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa. SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA ►Pembentukan BPUPKI (29 April 1945) Sidang Pertama (29 Mei – 1 Juni 1945) : Muh. Yamin menyampaikan usulan tertulis rancangan UUD RI. Soekarno di hari ketiga menyampaikan lima hal untuk menjadi dasar-dasar negara yaitu : ►Kebangsaan Indonesia ►Internasionalisme atau Perikemanusiaan ►Mufakat atau Demokrasi ►Kesejahteraan Sosial ►Ketuhanan yang Berkebudayaan Panitia Kecil pada tanggal 22 Juni 1945 berhasil menyusun Rancangan Pembukaan UUD 1945 yang disebut dengan Piagam Jakarta.Lalu pada tanggal 17 Agustus 1945. lahirlah Republik Indonesia (sebagai sebuah negara). Di dalamnya tercantum rumusan lima asas dasar negara : ►Ketuhanan yang Maha Esa ►Kebangsaan Persatuan Indonesia ►Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab ►Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan ►Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA ►Pembentukan BPUPKI (29 April 1945) Sidang Pertama (29 Mei – 1 Juni 1945) : Ir. Di dalamnya terdapat rumusan Sistematika Pancasila yaitu : .

►Sistem Presidensiil berjalan dengan kabinet bertanggungjawab .►Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya ►Kemanusiaan yang Adil dan Beradab ►Persatuan Indonesia ►Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan ►Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA Sidang Kedua (10 – 16 Juli 1945) : Selain mengesahkan Piagam Jakarta sebagai mukaddimah Rancangan UUD 1945. BPPK juga mengesahkan batang tubuh UUD 1945 yang memuat dua ketentuan penting yaitu : ►Negara berdasar ketuhanan yang maha esa dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. konstitusi yang berlaku adalah UUD 1945 yang disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 yang dalam pembukaannya terdapat rumusan Pancasila (5 sila). ►Presiden adalah orang Indonesia asli yang beragama Islam BABAK SETELAH BARU RUMUSAN PANCASILA PROKLAMASI Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 17 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 ►Periode pertama terbentuknya negara RI.

►Dalam mukaddimah konstitusi RIS. maka UUD 1945 tidak berlaku lagi sehingga rumusan Pancasila dalam pembukaan UUD 1945 juga tidak berlaku. terdapat rumusan dan sistematika Pancasila yaitu : Ketuhanan yang maha Esa Peri Kemanusiaan Kebangsaan Kerakyatan . terjadi perubahan sistem ketatanegaraan Indonesia dari negara kesatuan menajdi negara RIS ►Sebagai negara RIS. maka sistem pemerintahan dan administrasi negara tersebut menyalahi UUD 1945 (Inu Kencana Syafiie). Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950 ►Atas dasar KMB.kepada presiden namun sistem ketatanegaraan berubah sejak ada Maklumat wapres No. ►27 Desember 1949 disepakatilah konstitusi RIS. X tanggal 16 Oktober 1945 terdapat KNIP yang melakukan fungsi legislatif dari sebelumnya pembantu presiden ►Sejak itu sistem presidensiil berubah menjadi sistem parlementer sehingga para menteri bertanggung jawab kepada parlemen (KNIP). UUD 1945 hanya berlaku di negara bagian RI. ►Sementara sistem pemerintahan berubah namun tekstual dalam UUD 1945 tidak berubah.

►Masa ini membuka jalan bagi penafsiran Pancasila secara bebas dan sesuka hati sehingga menjadi sumber segala penyelewengan di dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959 ►Sistem ketatanegaraan berdasarkan konstitusi RIS tidak berjalan lama karena isi konstitusi tidak mengakar dari kehendak rakyat dan bukan merupakan keputusan politik dari rakyat Indonesia = pemaksaan dan rekayasa pihak luar. termasuk perubahan susunan kata-kata kelima sila dalam Pancasila. yaitu : Ketuhanan yang maha Esa Peri Kemanusiaan Kebangsaan Kerakyatan Keadilan Sosial . DPR dan Senat RIS disahkan (14 Agustus 1950) dan mulai berlaku (17 Agustus 1950) ►Indonesia menggunakan UUDS 1950 . UU No 7 Tahun 1950 ►Dalam mukaddimah UUDS 1950 terdapat rumusan dan sistematika Pancasila yang sama dalam konstitusi RIS. semangat atau isi mukaddimah UUD 1945 sebagai penerjemahan resmi proklamasi kemerdekaan Indonesia.Keadilan Sosial ►Mukaddimah tersebut telah menghapuskan sama sekali jiwa. ►Disepakatilah mendirikdan NKRI lagi (19 Mei 1950) dan rancangan UUD dibuat oleh BP KNP.

Kepala negara sebagai pucuk pimpinan pemerintahan tidak dapat diganggu gugat karena kepala negara dianggap tidak pernah bersalah. ►Hasil Pemilu 1955 menghasilkan konstituante untuk menyusun UUD perubahan UUDS 1950. ►Untuk mewujudkan pemerintahan negara berdasar UUD 1945 dan Pancasila dibentuklah alat-alat perlengkapan negara : Presiden dan Menteri-Menteri DPR-GR MPRS DPAS ►Meski kembali ke UUD 1945.5 tahun bersidang tidak berhasil. tetapi 2. Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan : Periode 5 Juli 1959 – Sekarang ►Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menandai kembali berlakunya UUD 1945 sehingga rumusan sistematika Pancasila tetap seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alineia ke empat.►Sistem pemerintahan atas dasar UUDS 1950 adalah sistem parlementer. namun dalam sistem ketatanegaraan terdapat beberapa penyimpangan : Pelaksanaan demokrasi terpimpin dengan presiden membentuk MPRS & DPAS Penentuan masa jabatan presiden seumur hidup Berdirinya PKI yang berhaluan atheisme Adanya kudeta dari PKI yang jelas-jelas akan membentuk negara komunis di Indonesia sebagai penyimpangan terbesar ►Menyikapi kondisi ketatanegaraan yang semrawut tersebut. .

memunculkan Tritura yang salah satu isinya adalah pelaksanaan kembali secara murni dan konsekuen Pancasila dan UUD 1945 ►Masa 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966 Terjadi banyak penyelewengan Keluarlah Tritura sebagai dasar terbitnya Supersemar 1966 ►Masa 11 Maret 1966 – 19 Oktober 1999 Kilasan sejarah Orde Baru Kelemahan UUD 1945 dimanfaatkan oleh Presiden Soeharto dengan menguasai proses rekrutmen MPR melalui rekayasa undang-undang susunan dan kedudukan parlemen. meski pemilu terselenggara 21 Mei 1998 Presiden Soeharto mengundurkan diri ►Masa 19 Oktober 1999 – Sekarang Pertanggungjawaban BJ Habibie ditolak MPR Amandemen I UUD 1945 (19 Oktober 1999 – 18 Agustus 2000) Amandemen II UUD 1945 (18 Agustus 2000 – 9 Nov 2001) Amandemen III UUD 1945 (9 November 2001 – 10 Agustus 2002) Amandemen IV UUD 1945 (10 Agustus 2002 .sekarang) Hasil Amandemen UUD 1945 mempertegas deklarasi negara hukum dari semula hanya ada di dalam penjelasan menjadi bagian dari batang tubuh UUD 1945 ►Pemisahan kekuasaan negara ditegaskan ►Dasar hukum sistem pemilu diatur ►Pemilu langsung diterapkan bagi presiden dan wakil presiden ►Periodisasi lembaga kepresidenan dibatasi secara tegas ►Kekuasaan kehakiman yang mandiri ►Akuntabilitas politik melalui proses rekrutmen anggota parleman (suara terbanyak) .

. Ini artinya. sistem filsafat (ontologi.►Adanya perlindungan secara tegas terhadap HAM ►Satu hal yang perlu dicatat bahwa amandemen hanya dilakukan terhadap batang tubuh UUD 1945 tanpa sedikitpun merubah pembukaan UUD 1945 yang pada hakekatnya adalah ruh negara proklamasi. ►Nilai dan filsafat Pancasila terbukti tetap bertahan di sepanjang perubahan sistem ketatanegaraan Indonesia hingga saat ini. Dengan tidak diubahnya Pembukaan UUD 1945 maka sistematika dan rumusan Pancasila tidak mengalami perubahan. epistemologi & aksiologi) dalam Pancasila adalah kodrati karena selaras dengan nilai-nilai idealitas yang diharapkan manusia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->