P. 1
Proses Penyembuhan Patah Tulang

Proses Penyembuhan Patah Tulang

|Views: 33|Likes:
fracture
fracture

More info:

Published by: Saffa Atifah Mohd Sidik on Feb 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/11/2014

pdf

text

original

Proses Penyembuhan Patah Tulang Diposkan oleh Gunawan | Selasa, 22 Februari 2011 Berikut ini adalah artikel tentang

proses penyembuhan fraktur tulang atau lebih di kenal orang dengan sebutan patah tulang.

Kebanyakan patah tulang sembuh melalui osifikasi endokondral. Ketika tulang mengalami cedera, fragmen tulang tidak hanya ditambal dengan jaringan parut. Namun, tulang mengalami regenerasi sendiri.

Berikut Proses Penyembuhan Fraktur tulang:

* Inflamasi Dengan adanya patah tulang, tubuh mengalami respon yang sama bila ada cedera di tempat lain dalam tubuh. Terjadi perdarahan dalam jaringan yang cedera dan terjadi pembentukan hematoma pada tempat patah tulang. Ujung fragmen tulang mengalami devitalisasi karena terputusnya pasokan darah. Tempat cedera kemudian akan diinvasi oleh makrofag (sel darah putih besar) yang akan membersihkan daerah tersebut. Terjadi inflamasi, pembengkakan, dan nyeri. Tahap inflmasi berlangsung beberapa hari dan hilang dengan berkurangnya pembengkakan dan nyeri.

Perlu waktu 3-4 minggu agar fragmen tulang tergabung dalam tulang rawan atau jaringan fibrus. * Pembentukan kalus Pertumbuhan jaringan berlanjut dan lingkaran tulang rawan tumbuh mencapai sisi lain sampai celah sudah terhubungkan. Dari periosteum tampak pertumbuhan melingkar. Mineral terus-menerus ditimbun sampai tulang benar-benar telah bersatu dengan keras. Pada patah tulang panjang orang dewasa . Tetapi gerakan yang berlebihan akan merusak struktur kalus. Secara klinis. tulang rawan dan tulang serat imatur. dan invasi fibroblast dan osteoblast. Permukaan kalus tetap bersifat elektronegatif. hematoma akan mengalami organisasi. * Osifikasi ( penulangan kalus ) Pembentukan kalus mulai mengalami penulangan dalam 2-3 minggu setelah patah tulang melalui proses penulangan endokondral. Fragmen patahan tulang digabungkan dengan jaringan fibrus. Bentuk kalus dan volume yang dibutuhkan untuk menghubungkan defek secara langsung berhubungan dengan jumlah kerusakan dan pergeseran tulang. fragmen tulang tidak bisa lagi digerakkan.* Proliferasi sel Dalam sekitar 5 hari. Terbentuk benang-benang fibrin. Tulang yang sedang aktif tumbuh menunjukkan potensial elektronegatif. Terbentuk jaringan ikat fibrus dan tulang rawan (osteoid). sel endostel. dan sel periosteum) akan menghasilkan kolagen dan proteoglikan sebagai matriks kolagen pada patahan tulang. Fibroblast dan osteoblast (berkembang dari osteosit. Kalus tulang rawan tersebut dirangsang oleh gerakan mikro minimal pada tempat patah tulang. membentuk jaringan untuk revaskularisasi.

* Remodelling Tahap akhir perbaikan patah tulang meliputi pengambilan jaringan mati dan reorganisasi tulang baru ke susunan struktural sebelumnya. muatan permukaan patah tulang tidak lagi bermuatan negatif. Ketika remodeling telah sempurna. Tulang kanselus mengalami penyembuhan dan remodeling lebih cepat dari pada tulang kortikal kompak.normal. penulangan memerlukan waktu 3-4 bulan. dan pada kasus yang melibatkan tulang kompak dan kanselus . khususnya pada titik kontak langsung. . stress fungsional pada tulang. Remodelling memerlukan waktu berbulan-bulan samapai bertahuntahun tergantung beratnya modifikasi tulang yang dibutuhkan. fungsi tulang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->