BESARAN, SATUAN DAN PENGUKURAN

Disusun oleh : Fidzoh Putri Khafidzoh

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANDANARAN 2012

2 4 5 5 Macam-macam Alat Ukur Panjang 6 2.DAFTAR ISI Besaran Satuan Pengukuran Alat Ukur 1. Macam-macam Alat Ukur Massa 8 Daftar Pustaka 9 Besaran. Macam-macam Alat Ukur Waktu 7 3. Satuan dan Pengukuran 9 .

yaitu : No 1 2 3 4 5 6 7 Besaran Panjang Massa Waktu Kuat Arus Suhu Intensitas Cahaya Jumlah Molekul Simbol l m t I T Lc N Satuan SI meter kilogram detik ampere kelvin candela mole Singkatan m kg s A K Cd Mol Selain besaran pokok ada juga besaran yang melengkapi besaran pokok yaitu sudut bidang/datar dalam Radian (Rad) dan sudut ruang dalam Steradian (Sr). 2. Besaran Pokok 2. Besaran secara fisika adalah segala sesuatu yang dapat diukur dengan angka eksak. diantaranya : Besaran. Besaran Turunan Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Satuan juga menunjukkan bahwa setiap besaran diukur dengan cara berbeda. Macam-macam Besaran Besaran dibagi menjadi 2 yaitu : 1. Banyak sekali contoh dari besaran turunan. Bebas terhadap besaran yang lain. maka ditetapkan satuan untuk tiap besaran. Bersifat lebih makroskopis sehingga mudah diukur. Pengertian Besaran didefinisikan dengan dua cara. Besaran pokok dipilih karena memiliki 2 sifat : 1. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran.BESARAN I. II. besaran pokok ada 7. Besaran secara umum adalah segala sesuatu yang dapat diukur. 2. Besaran menyatakan sifat dari benda. Menurut Sistem International(SI) 1960. Besaran Turunan 1. Besaran Pokok Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Sudut terbesar pada sudut bidang adalah 2π rad (=360 ̊ dan sudut terbesar pada sudut ruang isotrop ) (keseluruh arah permukaan bola) adalah 4π Sr.“Bureau of Weight and Measures”(Paris). Oleh karena satu besaran berbeda dengan besaran lainnya. Satuan dan Pengukuran 9 . yaitu secara umum dan secara fisika.

m²/s² J = kg.m²/s² Pa = N/m² m/s² m/s Kg/m³ watt newton Joule Pascal Besaran.m²/s³ N = kg.No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Besaran Luas Volume Daya Gaya Usaha Teknan percepatan Kecepatan Massa jenis Penjabaran dari Besaran Pokok Panjang x lebar Panjang x lebar x tinggi Usaha (W) x waktu (t) Massa (m) x percepatan (a) Gaya (F) x perpindahan (x) Gaya : luas Kecepatan (v) : waktu (t) Perpindahan (x) : waktu (t) Massa : volume Simbol L V P F W P a v ρ Satuan SI Singkatan m² m³ W = kg. Satuan dan Pengukuran 9 .

dan sekon. karena pengukuran ini tidak dapat dinyatakan dengan jelas atau tidak dapat digunakan untuk memeriksa ketepatan suatu instrumen. depa. Besaran. Satuan ini dibuat untuk menghindari kesalahpahaman yang timbul dalam bidang ilmiah karena adanya perbedaan satuan yang digunakan. Sistem satuan besaran fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem statik dan dinamik. Macam-macam satuan satuan dibagi menjadi 2 yaitu : 1. yaitu bersifat tetap. Contoh satuan baku yaitu meter.SATUAN I. Sistem Dinamik terdiri dari sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second). berlaku universal. Pengertian Satuan adalah ukuran dari suatu besaran. hasta dan feet. Sistem statik terdiri atas sistem gravitasi dan sistem teknis (praktis) seperti meter–kilogram–sekon dan ft–lbwt-sec/ft–lbf–sec. 2. dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Satuan dan Pengukuran 9 . Paris. Satuan Internasional adalah satuan yang diakui penggunaannya secara internasional serta memiliki standar yang sudah baku. kg. II. Contoh satuan tidak baku yaitu : jengkal tangan. Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak ditetapkan sebagai satuan pengukuran secara umum atau secara ilmiah. Satuan baku adalah satuan yang ditetapkan sebagai satuan pengukuran secara umum (internasional) karena pengukuran dengan satuan baku dapat dinyatakan dengan jelas dan dapat dipakai untuk memeriksa ketepatan suatu instrumen. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres.

akurasi mistar hanyalah 1%. biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran. Akurasi Tingkat kepampuan alat itu untuk memberikan hasil ukur yang mendekati nilai yang sebenarnya. seperti tingkat ketidakpastian. tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan. Resolusi Tingkat kemampuan alat tersebut untuk membedakan ukuran terkecil. Misal seseorang mengukur panjang tali yaitu dengan cara membandingkan panjang tali dengan alat ukur yaitu mistar dan saat itu juga bisa diketahui berapa panjang tali tersebut.PENGUKURAN Pengukuran adalah penentuan besaran. Pengukuran tidak langsung adalah pengukuran yang dilakukan berdasarkan pada hasilhasil pengukuran yang dilakukan sebelumnya. dimensi. Watak tersebut adalah : 1. Pengukuran tidak hanya terbatas pada kuantitas fisik. atau kapasitas.0 cm diukur oleh sebuah mistar sebagai 9. 2. Kegiatan pengukuran memerlukan dua perangkat yaitu peralatan dan metode prngukuran. Pengukuran langsung adalah pengukuran yang dilakukan dengan cara membandingkan langsung sesuatu yang akan diukur dengan sebuah standar yang dipakai sebagai alat ukurnya dan dapat langsung diketahui hasilnya. Sebagai contoh volume gelas dapat diukur dari hasil diameter gelas dan tingginya. Satuan dan Pengukuran 9 . 3. ALAT UKUR Perangkat keras pengukuran yang berupa peralatan ukur memiliki watak-watak yang mutlak diketahui seorang eksperimenter.9 cm. Besaran. Jika panjang 10. Misal mistar 30 cm-an memiliki resolusi orde mm. sedangkan sebuah mikrometer memiliki resolusi yang lebih tinggi yaitu orde 1/1000 mm. Presesi Tingkat kemampuan alat itu untuk memberikan hasil ukur yang sama saat pengurangan pengukuran dilakukan. Alat yang beresolusi tinggi dan berpresisi tinggi belum tentu memiliki akurasi yang tinggi pula. Idealnya didalam sebuah eksperimen semua instrumen yang dipakai memiliki resolusi dan akurasi yang tinggi. atau kepercayaan konsumen.

3. Pasak Ukur adalah pasak untuk mengukur diameter suatu lubang. Altimeter adalah alat untuk mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut. dan lainnya) 4. Satu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok-blok.Satu fitur yang menarik tambahan dari mikrometer-mikrometer adalah pemasukan satu tangkai menjadi bengkok yang terisi. Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut : 1. 2. Secara normal. 1. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology. blok-blok dan batang-batang. dan kegiatan yang berhubungan dengan ketinggian. Mangnet bumi (dengan sudut inclinasi) 3. Pasak ukur tersedia dalam satu set dengan diameter kelipatan dari 0. Satuan dan Pengukuran 9 . luar dan garis tengah dari kerendahan dan batang-batang slot.6. Biasanya alat ini digunakan untuk keperluan navigasi dalam penerbangan. Altimeter bekerja dengan beberapa prinsip. orang bisa menggunakan keuntungan mekanis sekrup untuk menekan material. Gelombang (ultra sonic maupun infra merah. Penggaris Adalah sebuah alat ukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis lurus. Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat.Macam-macam alat ukur panjang : 1.025 milimeter mulai dari diameter 1. memberi satu pengukuran yang tidak akurat. 3. Satu mikrometer ditetapkan dengan menggunakan satu mekanisme sekrup titik nada. Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0. 2.550 .275 milimeter. tengah dari lubang suatu benda. pendakian. Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk mengukur garis Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur lapisan-lapisan. Dengan cara memasang satu tangkai yang roda bergigi searah keinginan pada satu tenaga putaran tertentu Besaran.01 mm. studi dari pengukuran. kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot. tekanan udara (yang paling umum digunakan) 2.

untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa. bagian diam dan bagian bergerak. atau berapa waktu yang dibutuhkan seorang pelari yang dapat mencapai jarak 100 meter.1sekonsedangkan jam sukat digital memiliki batas ketelitian hingga 0. istilah ini juga sering digunakan ke jam yang telah dites dan diberikan sertifikat karena telah lulus standar ketepatan.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0. Kegunaan jangka sorong adalah: 1.01 untuk yang di atas 30cm. Kemudian dengan menekan tombol yang kedua pengguna dapat menyetel ulang jam sukat kembali ke nol. Dalam dunia jam tangan. maupun lainnya) dengan cara diulur. untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit. 3.5. Stopwatch / Jam Sukat adalah alat yang digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang diperlukan dalam kegiatan. Jangka Sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian. Cara menggunakan jam sukat dengan memulai menekan tombol di atas dan berhenti sehingga suatu waktu detik ditampilkan sebagai waktu yang berlalu. Besaran. Jam dinding Kronometer adalah alat pencatat waktu yang cukup tepat untuk dapat digunakan sebagai standar waktu portabel. 2. Bagian pengukur tidak terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang. Macam-macam alat ukur waktu : 1. biasanya digunakan untuk menentukan bujur dengan cara navigasi selestial. misalnya: berapa lama sebuah mobil dapat mencapai jarak 60 km.jam sukat analog memiliki batas ketelitian 0. untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara "menancapkan/menusukkan" bagian pengukur. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat.01. Jam sukat ada dua macam yaitu jam sukat analog dan jam sukat digital/bergana. Pada versi analog. Satuan dan Pengukuran 9 . 2. 3. umumnya tingkat ketelitian adalah 0. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Tombol yang kedua juga digunakan sebagai perekam waktu.

Neraca pegas (seperti timbangan badan) mengukur berat. atau di daerah yg gravitasinya berbeda. Neraca Neraca atau timbangan adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda. Satuan dan Pengukuran 9 . m2 = massa benda pertama. massa benda kedua L1. Biasanya menggunakan massa pembanding yang lebih kecil dengan lever (tuas) yg panjang. panjang tuas kedua g = gravitasi Neraca pegas menunjukkan angka yang berbeda di bumi dan bulan. L2 = panjang tuas pertama. Timbangan bandul menunjukkan angka yg sama di mana pun. asal masih ada gravitasi untuk menggerakkan timbangan.Macam-macam alat ukur massa : 1. m1 x g x L1 = m2 x g x L2 dengan m1. Salah satu contoh timbangan adalah neraca pegas (dinamometer). Persamaan matematis suatu neraca pegas dinyatakan dalam: kxX=mxg dengan k = konstanta pegas X = defleksi m = massa g = gravitasi Neraca/timbangan dengan bandul pemberat (seperti yang terdapat di pasar ikan/sayur) menimbang massa. Mengikuti hukum tuas (persamaan momen). Neraca pegas adalah timbangan sederhana yang menggunakan pegas sebagai alat untuk menentukan massa benda yang diukurnya. Besaran. Timbangan/neraca dikategorikan kedalam sistem mekanik dan juga elektronik /Digital. defleksi pegasnya ditampilkan dalam skala massa (label angkanya sudah dibagi gravitasi).

3. http://id.wordpress.com/2010/06/satuan-baku-dan-satuan-tidak-baku.wordpress.wikipedia. http://alifis. 9.com/doc/52918096/pengukuran-langsung http://id.blogspot.wikipedia.org/wiki/Pengukuran http://www.scribd.org/mw/Besaran_Fisika_Dan_Pengukuran_- 2. 8.wikipedia.com/2011/05/15/besaran-dan-satuan/ http://budiyonosetyo.DAFTAR PUSTAKA 1.com/doc/7705020/Fisika-Besaran-dan-Satuan http://www.html http://id.com/tag/besaran-fisika/ http://fisika79.org/wiki/Alat_pengukur# 5.scribd. Besaran. 7.org/wiki/Besaran http://www. Satuan dan Pengukuran 9 . 6.crayonpedia.1 4. _Anni_Winarsih_7.