BAB I KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA

A.

Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Sejak dari jaman dahulu kehidupan beragama sudah ada di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut masayarakat indonesia dari jaman dahulu. Kepercayaan animisme dan dinamisme ada jauh sebelum agama masuk ke Indonesia. Bahkan masuknya agama yang pertama di Indonesia yaitu Hindu, animisme dan dinamisme masih lebih dulu ada dan berkembang. Di Indonesia sendiri ada beberapa agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Budha dan Konghuchu. Saat ini keberagaman agama di indonesia diwarnai dengan munculnya banyak organisasi-organisasi atau aliran-aliran dari beberapa agama. Ada yang ditentang dan ada pula yang disetujui. Hal tersebut memang tak lepas dari faktor yang melatar belakanginya, yaitu perbedaan. Setiap agama memeliki pedoman untuk mengatur penganutnya. Pedoman tersebut berisi nilai-nilai yang akan membenarkan atau menyalahkan tindakan manusia. Agama sebagai sesuatu yang bisa terlepas dari bangsa Indonesia mempengaruhi perilaku manusia. Pedoman yang dimiliki oleh setiap agama mengatur berbagai hal sebagai berikut : mengatur kehidupan manusia dengan tuhan,manusia dengan manusia,dan manusia dengan lingkungan. Tidak ada nilai keburukan yang dibawa oleh

1

suatu agama. Untuk itu, kita perlu mengetahui hubungan antara agama dengan pancasila. B. PEMBAHASAN Dalam Bab ini, akan di bahas mengenai hubungan antara agama yang ada di Indonesia dengan pancasila, yaitu : 1. HUBUNGAN ISLAM DENGAN PANCASILA

1. Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk memilih satu kepercayaan, dari beberapa kepercayaan yang diakui oleh negara. Dalam konsep Islam, hal ini sesuai dengan istilah hablun min Allah, yang merupakan sendi tauhid dan pengejawantahan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya

2

untuk selalu mengesakan Tuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Q.S Al-Baqarah ayat 163. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS 2:163). Dalam kacamata Islam, Tuhan adalah Allah semata, namun dalam pandangan agama lain Tuhan adalah yang mengatur kehidupan manusia, yang disembah. b. Q.S Al-Ikhlas ayat 1. “Katakan Muhammad bahwa Allah itu Esa”. c. Q.S Asy-Syuura ayat 11. “(Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. d. Q.S Saba’ ayat 1. “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” e. Q.S Al-Hasyr ayat 22 – 24. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci,

3

karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah. Maha Suci. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. Yang Maha Memelihara. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Q. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.S Al-Maa-idah ayat 73. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Yang Mengadakan. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit.” h. Allah dari apa yang mereka persekutukan. “ f. Q. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap.S Al-Baqarah ayat 21-22 “Hai manusia.” g. Q. Yang Maha Perkasa. padahal kamu mengetahui.” 4 . Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. agar kamu bertakwa. Yang Memiliki segala keagungan.S Al-Baqarah ayat 256. Yang Mempunyai NamaNama Yang Paling baik. “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu.Yang Maha Sejahtera. Yang Mengaruniakan keamanan. Yang Membentuk Rupa. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Yang Maha Kuasa.

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orangorang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. hal ini sesuai dengan istilah hablun min al-nas.2. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai sesama. c.” b. menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab bermakna bahwa bangsa Indonesia menghargai dan menghormati hak-hak yang melekat pada pribadi manusia. 5 . karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. Q. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” d. Q.S Al-Israa’ ayat 70. Q. Dalam konsep Islam. yakni hubungan antara sesama manusia berdasarkan sikap saling menghormati. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu”.S Al-Maa’idah ayat 8.S Ar-Rahman ayat 8. Berlaku adil lah.S At-Tin ayat 4. Artinya tegakkanlah timbangan dengan keadilan dan jangan sekali-kali kamu berlaku curang dalam timbangan. Q.

Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Q. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah 6 . Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. Dan bertakwalah kamu kepada Allah.” e.S Al-Hujuraat ayat 11. sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. Q.S Al-Insaan ayat 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.S Al-Maa’idah ayat 2. Q. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. “ f. maka mereka itulah orang-orang yang lalim. anak yatim dan orang yang ditawan.” g.

bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia.” k. supaya kamu mendapat rahmat. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.S Al-Hujaraat ayat 13 “Hai manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.S Al-Hujaraat ayat 10 “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.S Luqman ayat 18. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah.S Al-Baqarah ayat 224.untuk mengharapkan keridaan Allah. Q. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal.” i.” j. “ h. Q.” 7 . “Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan. Q. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. Q.

Di antaranya adalah yang tercermin di dalam AlQur’an: a. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka.S Al-Hujuraat ayat 13. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahilliyah) bermusuh-musuhan.S Ali-Imron ayat 103.3. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara 8 . Q. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. b.” Artinya berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan jangan kamu berpecah belah. “Hai manusia. Dalam konsep Islam. Sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dan bangsa yang menegara. hal ini sesuai dengan istilah ukhuwah Islamiah (persatuan sesama umat Islam) dan ukhuwah Insaniah (persatuan sesama umat manusia). lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah. maka Allah mempersatukan hatimu. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. agar kamu mendapat petunjuk. dan janganlah kamu bercerai berai. orang-orang yang bersaudara. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. Q.

dan ulil amri di antara kamu. maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. “ c. “ e.kamu. “Hai orang-orang yang beriman. “ f. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya).S Al-Hujuraat ayat 9. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Q. Kemudian jika kamu berlainan 9 . Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu.S An-Nisaa’ ayat 59. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. dan ulil amri di antara kamu. Surah Al-Hujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Q.” d. jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah). taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya).

“Hai orang-orang yang beriman. Injil dan Al Quran. Q. “Hai orang-orang yang beriman. Q. supaya kamu beruntung. Q. Mereka berperang pada jalan Allah. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya). dan itulah kemenangan yang besar. Sila keempat berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan bermakna bahwa dalam mengambil keputusan bersama harus dilakukan secara 10 .” g. bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. lalu mereka membunuh atau terbunuh.” i. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah. dan berjihadlah pada jalan-Nya. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.pendapat tentang sesuatu.S At-Taubah ayat 111.S Ali ‘Imran ayat 200.S Al-Maa’idah ayat 35. supaya kamu mendapat keberuntungan. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat.” 4.” h. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu.

dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu (urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya. seperti urusan politik. maka bertawakallah kepada Allah. “Maka disebabka rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.S Ali Imron ayat 159. kemasyarakatan dan lain-lainnya). “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah (ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.S An-Nahl ayat 125. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu selalu bersikap bijaksana dalam mengatasi permasalahan kehidupan dan selalu menekankan musyawarah untuk menyelesaikannya dalam suasana yang demokratis. Dalam konsep Islam. mohonkanlah ampun bagi mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. ekonomi. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat.musyawarah yang didasari oleh hikmad kebijaksanaan. Q. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari 11 . Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Karena itu maafkanlah mereka.” b. hal ini sesuai dengan istilah mudzakarah (perbedaan pendapat) dan syura (musyawarah). Q.

Q.S Asy-Syuura ayat 38. “Hai orang-orang yang beriman. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.S Ali ‘Imron ayat 159. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia.S Al-Mujaadilah ayat 9. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” e.jalannya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Q. c. permusuhan dan durhaka kepada Rasul.” f. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”.” Artinya Ajaklah atau Dakwahilah itu kepada agama Tuhanmu dengan penuh hikmah dan pengajaran yang baik. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. 12 . Q. maka lapangkanlah. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. “Hai orang-orang yang beriman. Q. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka.” d.S Al-Mujaadilah ayat 11.

Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. dan Allah melarang 13 .” 5. Dalam konsep Islam. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. Q. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. “Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku).S Asy-Syuura ayat 38. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. orang lain dan alam. memberi kepada kaum kerabat. maka bertawakkallah kepada Allah.” g. Q. Sila kelima berbunyi Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bermakna bahwa Negara Indonesia sebagai suatu organisasi tertinggi memiliki kewajiban untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Q.” h. adil terhadap diri sendiri. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. mohonkanlah ampun bagi mereka.S An-Nahl ayat 90.Karena itu maafkanlah mereka. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya memerintahkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. hal ini sesuai dengan istilah adil.S An-Naml ayat 32.

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. 14 .S An-Nahl ayat 71. “Rasulullah SAW bersabda Setiap pemimpin itu diminta pertanggungjawabannya. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ d. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. “ f. kemungkaran dan permusuhan. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta).” c.S Ali ‘Imran ayat 180. dan tidak (pula) kikir. “ e. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. mereka tidak berlebih-lebihan. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.dari perbuatan keji. Q.” b. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamuj dapat mengambil pelajaran.S Al-Furqaan ayat 67. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Q. Q. Hadits sahih Al-Bukhari. Q.S Al-Hadiid ayat 11.

“ g. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. 2 & 3.S Al-Maa’uun ayat 1. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang 15 .” j. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. maka Allah lebih tahu kemaslahatannya.S Adz-Dzaariyaat ayat 19. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan.“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. Q. Q. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran.S An-Nisaa’ ayat 58.S An-Nisaa’ ayat 135. “ h. Q. Q.” i. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. “Wahai orang-orang yang beriman. Jika ia kaya ataupun miskin. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.

Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. Dan bertakwalah kepada Allah.S Al-Maa’idah ayat 8.” l. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapa. memberi kepada kaum kerabat. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. dan menyembunyikan karunia Allah yang 16 . dan menyuruh orang lain berbuat kikir.S An-Nahl ayat 90. (yaitu) orang-orang yang kikir. dan teman sejawat.sebaik-baiknya kepadamu. ibnu sabil dan hamba sahayamu. karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. anak-anak yatim.S An-Nisaa’ ayat 36-37. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga- banggakan diri. dan Allah melarang dari perbuatan keji. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.” k. karib-kerabat. kemungkaran dan permusuhan. orang-orang miskin. Berlaku adillah. Q. Q.” m. Q. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. menjadi saksi dengan adil.

Dhamma artinya kesunyataan mutlak. Beliau dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang guru yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri ketidaktahuan/kebodohan (avidyā). yang secara umum dikenal sebagai Sang Budha (berarti “yang telah sadar” dalam bahasa Sanskerta dan Pali). Agama Buddha adalah sebuah agama dan filsafat yang berasal dari anak benua India dan meliputi beragam tradisi kepercayaan. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA BUDHA Agama Buddha biasanya lebih dikenal dengan sebutan Budha Dhamma. Sang Budha hidup dan mengajar di bagian timur anak benua India dalam beberapa waktu antara abad ke-6 sampai ke-4 SEU (Sebelum Era Umum).” 2. yang disebut Dhamma. kebenaran mutlak atau hukum abadi. kehausan/napsu rendah (taṇhā). tetapi juga terdapat di seluruh alam semesta. Seluruh ajaran Sang Budha merupakan ajaran yang membahas tentang hukum kebenaran mutlak. dengan menyadari sebab musabab saling bergantungan dan sunyatam dan mencapai Nirvana (Pali: Nibbana).telah diberikan-Nya kepada mereka. Dhamma tidak hanya terdapat di dalam hati sanubari atau di dalam pikiran manusia saja. 17 . dan penderitaan (dukkha). Dhamma adalah kata dalam bahasa Pali. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan. dan praktik yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama.

Pada tahun 2010.Yang Tidak Diciptakan.Yang Tidak Menjelma.086 penduduk dari 240.dan Sumatra Selatan.1 Ketuhanan yang Maha Esa Dalam setiap agama konsep Ketuhanan yang Maha Esa merupakan sebuah bagian pokok. 18 . Yang Mutlak. Udana VIII: 3 “Ketahuilah para bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan.Duhai para Bikkhu.Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang hyang Buddha Gautama.penjelmaan. jumlah penganut agama Buddha sekitar 1.522 penduduk Indonesia atau sekitar 0.pembentukan. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta atau Piṭaka (kotbah-kotbah tata tertib para Sang Piṭaka (peraturan Buddha).346. Tanpa adanya Tuhan maka tidak dapat disebut sebagai agama. Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau.Vinaya bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Yang Tidak Tercipta. Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.140 penduduk Indonesia atau sekitar 0.271. jumlah penganut agama Buddha sekitar 961.pemunculan dari sebab yang lalu. Yang Tidak Menjelma. 1. Konsep Ketuhanan yang Maha Esa mempunyai penafsiran berbeda diantara satu agama dengan agama yang lain. apabila Tidak ada Yang Dilahirkan. Pada tahun 2008.4%.Sumatra Utara. Semua agama mengajarkan bahwa Tuhan itu tunggal.Yang Mutlak .3 juta penduduk dari 217.6%.amaka tidak mungkin kita dapat bebas dari kelahiran. Sila Ke.

Tidak Diciptakan.Kehidupan Alam Semesta. Dalam Kitab suci Tripitaka. yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. Memberi penjelasan bahwa konsep Ketuhanan yang Maha Esa dalam agama buddha adalah sebagai berikut : “Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang” yang artinya “suatu Yang Tidak Dilahirkan. Segala keyakinan tersebut bersumber Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang Hyang Buddha Gautama.”.Perbedaan tersebut merupakan ciri khas yang ada dalam agama Buddha.Tetapi para bikkhu karena ada Yang Tidak Dilahitkan. pembentukan. Yang Tidak tercipta.Yang Tidak Menjelma. Yang Tidak Mutlak maka ada kemungkinan untuk bebeas dari kelahiran. Tetapi dengan adanya Yang Mutlak.dan Yang Mutlak”.penjelmaan. pememunculan dari sebab yang lalu. Konsep Ketuhanan agama Buddha berbeda dengan Konsep Ketuhanan dalam agama lain. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta Pitaka (kotbah-kotbah Sang Buddha). yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi. Kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan.Vinaya Pitaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Pitaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (Anatta).Tidak Dijelmakan.Kejadian Bumi dan Manusia. Konsep agama Buddha yang berlainan dengan agama lain antara lain mengenai : Alam Semesta. 19 .

jasmani dan rohani. Aturan ini berkenaan dengan pembunuhan yang dilakukan secara langsung oleh diri sendiri atau dilakukan secara tidak langsung dengan menyebabkan orang lain membunuh. Pertama adalah aturan menahan diri dari pembunuhan. Begitu pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap kemanusiaan sehingga muncul istilah HAM ( Hak Asasi Manusia ). Sila Ke-2 Kemanusian yang Adil dan Beradab Salah satu sila dalam pancasila berisi tentang kemanusian. Berbicara mengenai kemanusian maka kita akan melihat dari dua sisi. Karena sesungguhnya dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 tujuan negara Indonesia sendiri adalah untuk manusia. 2. Aturan ini dibangun secara kuat atas dasar pengakuan kesamaan hakiki dari semua makhluk hidup dan saling timbal balik 20 . Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pancasila tidak bertolak belakang dengan ajaran agam Buddha.Berdasarkan Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka. Dalam perumusan pancasila tentulah sudah dipikirkan secara matang mengapa memasukan aspek kemanusian dalam dasar negara. Konsep penghormatan terhadap kemanusian dalam agama Buddha ditandai dengan adanya lima aturan yaitu menjauhi diri dari pembunuhan.pencurian.berbohong dan mengkonsumsi bahan-bahan beracun. Udana VIII: 3 dapat ditarik kesimpulan bahwa pancasila khususnya sila 1 mempunyai korelasi dengan ajaran agama buddha. Sila ke-2 darpi pancasila menekankan pada aspek kemanusian yang adil dan beradab.perilaku seks yang menyimpang. HAM sering kali diterjemahkan menjadi perlindungan untuk kebebasan.

kebenaran. melanggar aturan kelima secara langsung melukai diri sendiri. Perilaku seksual yang menyimpang pada dasarnya oleh hasrat yang berlebihan atau keserakahan. Pelaksanaan kelima aturan tersebut membantu orang untuk menanam lima kebaikan mulia yang berkaitan denngan masing-masing aturan.rasa puas.Umat buddha diperingati untuk menghindari keserakahan dan keinginan untuk memiliki yang berlebihan. Mengembangkan belas kasihan. Selain itu. Ketiga adalah aturan untuk menahan diri dari perilaku seksual yang menyimpang.hubungan. Kelima adalah aturan menahan diri dari mengkonsumsi ( makanan atau minuman ) bahan-bahan beracun. Mengkonsumsi barang-barang beracun mencuptakan keadaan yang dapat melanggar sila yang lain. jika melanggar keempat aturan pertama secara langsung melukai orang lain. 21 . Sang Buddha mengajarkan prinsip tanpa kekerasan dan mendorong orang untuk meninggalkan niat jahat dan kemarahan.atau karena nafsu atau keserakahan dalam rangka memperoleh benda yang diinnginkan.Aturan ini menjaga agar sikap ini tidak diekspresikan dalam tindakan yang akan mengakibatkan ketidakbahagiaan bagi semua orang. penuh dan kejernihan pikiran.kedermawanan dan ketidakmelaratan. Mencuri secara langsung yaitu dilakukan oleh diri sendiri atau menyebabkan orang lain mencuri.Kebohongan bisa karena niat jahat dan kemarahan karena ingin merusak nama baik orang lain. Kedua adalah aturan menahan diri dari pencurian. Keempat adalah aturan menahan diri dari kebohongan.

kerukunan dan kesatuan. “Babi-babi hutan yang bersatu bahkan mampu membunuh harimau.” Enam hal tersebut adalah sebagai berikut : point 1-3.karena batinnya berpadu.Dari lima aturan tersebut menggambarkan bahwa konsep penghormatan terhadap kemanusian ada dalam aturan agama buddha dimana fungsinya adalah melindungi individu tersebut sebagai manusia dan melindungi manusia yang lain.Rasa saling menghormati ini akan menciptakan kerukunan dan persatuan. 22 .saling dicintai. melaksanakan kemoralan yang sama sewaktu ia sendirian maupun di depan umum. Sila Ke-3 Persatuan Indonesia Semua agama termasuk budha mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan dan persatuan. menunjang untuk saling menolong untuk kecekcokan. 3.Chakkanipita yaitu Saraniyadhamma Sutta atau ‘Sutta tentang hal-hal yang membuat dikenang. point 5 . point 4. Agama Budha dalam Dhamma banyak dijumpai nasihat sebagai dukungan atas persatuan dan.memiliki pandangan yang benar dikala sendirian maupun bersama. mau berbagi miliknya dengan orang lain.ucapan.menyebutkan enam cara untuk mencapai kerukunan yaitu: “Terdapat enam hal yang membuat saling dikenang.saling dihormati.” ( Angguttara Nikaya ) Selain dalam Dhamma nasihat persatuan yang diajarkan agama budha juga terdapat dalam Angguttara Nikaya.dan pikiran berdasarkan cinta kasih didepan maupun dibelakang oarang lain. memiliki perbuatan. point 6. “ Kerukunan dalam kelompok memberikan kebahagian” ( Dhammpada 194 ).

Alamsyah Ratu Perwiranegara. c) Menetapkan peraturan baru dan menentukan pelaksanaan baru dan peraturan-peraturan lam yang baik 23 . Sila Ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menurut Aganna Sutta. yang merupakan ciri dnegara demokrasi yaitu : a) Sering berkumpul mengadakan musyawarah b) Dalam musyawarah selalu menganjurkan perdamaian. 4. tetapi kehidupan yang damai mulai terganggu ketika manusia yang serakah mencuri.Nasihat persatuan dalam agama Budda di terapkan oleh penganutnya terselenggaranya kongres Umat Buddha di yogyakarta pada tanggal 7-8 Mei 1978. Pada mulanya manusia dilahirkan tanpa perbedakan kedudukan. Didalam khotbahnya sang Buddha mengajarkan atau menjelaskan syarat-syarat kesejahteraan suatu bangsa. semua masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. yang kuat menindas yang lemah. Buddha menunjukan bahwa fenomena Demokrasi dam kedaulatan ditangan rakyat. yang licik menipu. Dengan adanya dhamma yang menjelaskana tentang nasihat untuk tetapa nersatu menjalin kerukunan dan terbentuknya WALUBI dapat disimpulkan bahwa adanya nilai persatuan dan kesatuan yang diajarkan agama Buddha. Dalam Kongres ini terbentuklah Perwalian Umat Budha Indonesia ( WALUBI ) sebagai wadah tunggal umat budha di Indonesia yang berbentuk federasi.Nama Perwalian Umat Buddha sendiri diberikan oleh menteri agama.

Buddha memberikan sejumlah petunjuk untuk mengembangkan masyarakat yang merdeka dan 24 . g) Menghargai dan melindungi orang-orang suci dengan seyogyanya (D. dengan membina toleransi antar umat beragama di India. Upali lalu memohon kepada Buddha untuk menerimanya menjadi siswa dan penganut Buddha".Terbentuknya WALUBI dapat dijadikan bukti bahwa umat buddha mengaplikasikan masihat Sang Buddha tentang musyawarah.d) Menunjukan rasa hormat dan bhakti kepada orang tua. Ia menjadi siswa dari Nighanta. bahwa ajaran Buddha tentang hukum karma adalah yang benar. benar-benar diperhatikan oleh Sang Buddha. Upali diutus oleh guru besar-Nya untuk berdialog dengan Buddha tentang hukum Karma. Sila Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kehidupan masyarakat akan berkembang bila ada kebebasan bagi seluruh anggota masyarakat untyk menempatkan dirinya sederajat dan mengambil peran masing-masing secara demokratis. Upali menyatakan dengan jujur. e) Melarang keras penculikan terhadap gadis-gadis dari keluarga baik-baik.II. upaya untuk menghindari terjadinya ketegangan hubungan antar agama. Nataputta. guru besar agama Jahina. Setelah dialog itu selesai.16). Konsep musyawarah mufakat telah diajarkan waktu Buddha masih hidup. Hal ini terbukti dengan adanya kotbah Sang Buddha dalam Upali Sutta yang isinya:"Upali adalah seorang yang sangat terpandang dalam masyarakatnya. yakni antar agama Buddha dengan agama Hindu. 5. f) Menghargai dan menghormati tempat suci serta sering melaksanakan puja bhakti.

yang menempatkan kesucian dan nilai-nilai luhur diatas kekuasaan ." Raja memanggil brahmana penasehat spiritualnya dan mengatakan apa yang telah dipikirkannya dengan berkata: "Saya akan senang sekali melakukan upacara pengorbanan yang besar demi kejayaan dan kesejahteraanku untuk masa yang lama.” "Baik.Pada suatu hari ia sedang duduk sendiri. Katakan padaku bagaimana caranya?" 25 . ( Mukti.Di dalam membicarakan mengenai keadilan sosial maka prinsip yang terkait erat adalah mengenai penyelenggaraan pemerintahan. Seluruh dunia menjadi milikku karena saya taklukkan.sejahtera.Pemerintah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyatnya. lumbung dan penyimpanan harta yang penuh. merenung dan berpikir:"Saya memiliki segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia.Di dalam berbagai Sutta dan Sutra Sang Buddha banyak membahas mengenai hal ini. barang-barang serta panen yang baik.Di dalam Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya dikatakan demikian:"Brahmana yang baik. dengar dan perhatikanlah apa yang akan Saya katakan.persamaan derajat dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara."Dahulu kala ada seorang raja bernama Mahavijito yang memiliki harta dan kekayaan yang besar sekali. memiliki gudang-gudang emas dan perak serta hal-hal yang menyenangkan. Suatu hal yang baik jika saya melakukan upacara korban yang besar guna memantapkan kesejahteraan dan kejayaanku saya untuk kemudian hari.2003:495 ) Prinsip-prinsip keadilan sosial menurut Agama Buddha. Agama yang mengajarkan kebebbasan." jawab Brahmana Kutadanta.

Dari Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya kita dapat melihat bahwa keadilan sosial telah diajarkan oleh Sang Budda. rakyat akan senang dan bahagia. rakyat hidup melaksanakan tugas mereka masing-masing. Ada perampok yang merajalela di desa-desa dan kota-kota dan mengakibatkan jalan-jalan tidak aman.Demikianlah. Namun bilamana raja berpendapat. Ada sebuah cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekacauan ini. mereka akan menari dengan anakanak mereka dan mereka hidup dengan rumah yang aman. mengikat dan menghukum mati!' Tetapi kejahatan itu tidak akan lenyap dengan seperti itu. maka raja akan bertindak salah. maka pendapatan negaraakan meningkat. Bilamana hal itu masih seperti itu. mendenda. Karena penjahat yang tak tertangkap akan tetap melakukan kejahatan.Penasehat raja menjawab: "Kerajaan sedang dalam kekacauan. 26 . kerajaan akan aman dan damai. Raja berikan makanan dan bibit kepada mereka. akan segera menghentikan perampok- perampok itu dengan cara penangkapan. lalu raja akan menarik pajak. akibatnya kejahatan lenyap. Siapa saja dalam kerajaan yang hidup sebagai peternak dan petani.” Orang-orang itu melaksanakan pekerjaan mereka masing- masing.

Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran. dalam pelaksanaannya secara keseluruhan dapat mendukung pengembangan kegiatan setiap agama yang ada di Indonesia. Penjelasan butir demi butir dari kelima butir Pancasila yang erat hubungannya dengan Al-Kitab adalah: 1. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia ternyata nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terlepas dari ajaran-ajaran yang ada pada agama Kristen. setiap orang harus meyakini adanya Tuhan Yang maha Esa dan memberikan kebebasan untuk memeluk agamanya masingmasing. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini dapat memberikan suatu kebebasan ruang gerak bagi kemerdekaan beragama. sengsara. Agama Kristen pertama kali dating ke Indonesia pada abad ke-7. hidup. Disini terdapat kolerasi antara nilai dalam ajaran Kristen dan pancasila. Butir demi butir dari kelima sila Pancasila dalam penjelasannya jelas tidak bertentangan dengan Al-Kitab.3. HUBUNGAN KRISTEN PROTESTAN DENGAN PANCASILA Di negara Indonesia terdapat suatu agama kepercayaan Kristen masyarakatnya yaitu agam Kristen. 27 . wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih. Disini dijabarkan bahwa tiap butir pancasila terdapat kolerasi yangdikatakan diatas tadi. Melalui gereja Assiria (Gereja Timur) yakni berdiri di dua tempat : Pancuran (sekarang wilayah dari Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatera (645 SM).

sebagai mana jelas dalam tindakannya Penciptaan langit dan bumi. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kasih (1 Yohanes 4:8). musyawarah untuk mancapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menjelaskan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Sila Persatuan Indonesia Sila ini menjelasakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan demi keselamatan bangsa dan negara. Penjelasan Al-Kitab: Manusia itu agung dan mulia karena manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibentuk atau diciptakan Allah (Kejadian: 1:22) 3. dan dapat menikmati hak-haknya dan melaksanakan tanggung jawabnya. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Penolong. 28 . 121:1-2) 2.Penjelasan Al-Kitab: Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Penjelasan Al-Kitab: “Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7a) 4. Tuhan Khalik Langit dan Bumi beserta segala isinya (Mazmur. mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi walaupun berbeda-beda kita tetap satu. mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Sila ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus meningkatkan martabat manusia. (Kejadian 1:1-27).

Penjelasan Al-Kitab: “Kasih itu sabar, Kasih itu murah hati……” (I. Korintus. 13:14) “Tidak mengambil keuntungan diri sendiri” (I. Korintus. 13:5) 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menjelaskan, untuk bersikap adil, suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim belalah hak orang-orang yang sengsara dan orang yang kekurangan”. (Mazmur 82:3) Dengan demikian menurut orang Kristen sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Kitab bahkan dalam pelaksanaannya secara konsekuen/mendukung apa yang terdapat dalam Al-Kitab. 4. KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA KONGHUCHU Ajaran Konfusianisme atau Kong Tze atau Konfusius) dalam bahasa Hu Cu (juga: Kong istilah Fu aslinya

Tionghoa,

adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: “Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut”. Ajaran ini dikembangkan oleh muridnya Mensius ke

seluruh Tiongkok dengan beberapa perubahan. Kong Hu Cu disembah sebagai seorang dewa dan falsafahnya menjadi agama baru, meskipun dia sebenarnya adalah manusia biasa. Pengagungan yang luar biasa akan Kong

29

Hu Cu telah mengubah falsafahnya menjadi sebuah agama dengan diadakannya perayaan-perayaan tertentu untuk mengenang Kong Hu Cu. Korelasi Pancasila dengan Agama Konghuchu : 1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Tentang Tuhan dalam budaya Tionghoa atau mau digunakan kata Gaya Misterius (Istilah father Van Schie). Dan konsep keTuhanan budaya Tionghoa itu seperti konsep budaya India maupun Yunani pra penghancuran agamanya oleh agama lain. Bahkan beberapa pandangan ada yang mirip-mirip dengan agamaagama yang diyakini di sebagian Eropa. Buktinya adalah “Diempat penjuru lautan semua manusia bersaudara” (SABDA SUCI XII : 5). Artinya : semua manusia sederajat dan berkesempatan sama di hadapan Tuhan, siapa saja mengamalkan kebaikan dan mengembangkan kodratnya sebagai makhluk TUHAN pada dasarnya IA adalah seorang KONGHUCU. Agama Khonghucu juga mengajarkan tentang bagaimana hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana kita melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di". Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Chen Gui) dalam agama Khonghucu: a. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian) b. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De) c. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming) d. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen) e. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

30

f. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi (Cheng Shun Mu Duo) g. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Si Shu dan Wu Jing (Cheng Qin Jing Shu) h. Sepenuh Iman menempuh Jalan Suci (Cheng Xing Da Dao) 2. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Lima Hubungan Sosial (Wu Lun): a. Hubungan antara Pimpinan dan Bawahan b. Hubungan antara Suami dan Isteri c. Hubungan antara Orang tua dan anak d. Hubungan antara Kakak dan Adik e. Hubungan antara Kawan dan Sahabat Berdasarkan kitab Zhong Yong agama adalah bimbingan hidup karunia Tian/Tuhan Yang Maha Esa (Tian Shi) agar manusia mampu membina diri hidup di dalam Dao atau Jalan Suci, yakni "hidup menegakkan Firman Tian yang mewujud sebagai Watak Sejati, hakikat kemanusiaan". Hidup beragama berarti hidup beriman kepada Tian dan lurus satya menegakkan firmanNya. Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Seorang umat KONGHUCU bercita–cita menjadi seorang KONGHUCU, SUSILAWAN, INSAN KAMIL yang tidak menunjukkan

31

terdapat di konsep Ru Jiao terhadap masalah negara dan masyarakat. Arti kata guo yang berarti adalah tembok wilayah. (BINGCU I B : 15 : 3) 4. bersiaplah untuk mati. Kong Zi tidak pernah mengatakan harus berkiblat pada negri leluhur. tidak boleh ditinggalkan sekedar pertimbangan pribadi. Buktinya adalah “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi. melainkan seorang yang benar–benar bercita–cita senantiasa menjunjung tinggi kebajikan (SABDA SUCI VI : 13). satu orang memegang tombak sudah bermakna harus menjaga keutuhan wilayah atau negara. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan Dalam Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. tapi fakta yang tertulis dalam sejarah ) pada masa ORLA yang beranggapan bahwa agama Khong Hucu berkiblat pada negri leluhur. Buktinya adalah “Di dalam menjalankan 5 perkara diatas nabi KONGHUCU memberikan 3 pusaka sebagai 32 . tapi mengabdilah pada negara tempat kamu tinggal dan menjadi warga negaranya dan jagalah.tentang suatu golongan atau kelompok atau suku. adalah salah pandangan beberapa orang Tionghoa yang kebetulan beragama lain ( Ini bukan bertujuan meributkan agama. tetapi jangan pergi”. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Dalam Persatuan Indonesia. jauh sebelum konsep republik Indonesia sudah ada banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang berjuang bahu membahu dengan tokoh-tokoh suku lain menentang penjajahan Belanda. Jika anda perhatikan. 3.

Disamping itu pula beliau mengajarkan tentang demokrasi dalam pemerintahan. Mensius adalah seorang filsuf Tiongkok. BERANI”. karena seorang Raja atau pemimpin itu dipercaya mendapatkan mandat dari Tian (Langit) atau disebut dengan Tian Ming. juga prinsip menghargai sesama yang diajarkan Kong Zi. dan Tuhan mendengar seperti halnya rakyat mendengar". tapi juga 33 . Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia . CINTA KASIH. “Seorang yang berperi Cinta Kasih ingin dapat tegak maka IA berusaha agar orang lainpun tegak. Ia adalah penerus ajaran Khonghucu/Kongzi yang hidup sekitar 300 tahun setelah wafatnya Khonghucu sering melakukan pembicaraan dengan para Raja atau penguasa pada masa itu untuk meyakinkan mereka agar supaya menjadi pemimpin yang benar dan bermoral. IA ingin maju maka IA harus berusaha agar orang lainpun maju” (SABDA SUCI VI : 20) Agama konghucu di Indonesia tidak hanya mengajarkan kepada penganutnya bagaimana seseorng berbakti kepada Tian (Tuhan yang maha esa) orang tua. (Tengah Sempurna : XIX : 8). 5. orng yang lebih tua. bisa dilihat konsep min yi shi wei tian. janganlah diberikan kepada orang lain” (SABDA SUCI XII : 2). Ditegaskannya pula bahwa :"Tuhan melihat seperti halnya rakyat melihat. Buktinya adalah “Apa yang diri sendiri tiada inginkan. Dia harus bertindak sebagai ayah bunda rakyatnya.kebajikan yang harus dilaksanakan yaitu KEBIJAKSANAAN. para pemimpin.

mengajarkan tata cara melakukan ibadah kepada Tian. pemelihara dengan segala kasih sayangnya (Shiti) dan Siwa fungsinya sebagai melebur (Pralina) dunia beserta isinya dan mengembalikan dalam peredarannya ke asal (sangkan paran) yaitu kembali ke asal. Menurut orang Bali masa lalu (athita). Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab a Baba (1995 : 2) menekankan bahwa kebutuhan dan kewajiban utama dalam hidup manusia adalah menjadi manusiawi. Nabi. masa kini (anaghata) dan masa yang akan datang (warthamana) merupakan suatu rangkaian waktu yang perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan di masa yang akan datang. Sesuai dengan fungsinya Hyang Widhi Wasa juga disebut dengan Tri Sakti yang terdiri dari Brahma adalah fungsinya sebagai pencipta (Utpatti). Apa pun kesarjanaan. kedudukan atau wewenang kita. leluhur dan lain-lain. janganlah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. Wisnu yang fungsinya sebagai pelindung. b Konsep tri semaya yakni persepsi orang Bali terhadap waktu. orang-orang suci. 2. E. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa a Eko Narayanad Na Dwityo 'Sti Kaccit artinya hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA HINDU 1. b Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti artinya hanya satu (Ekam) Hyang Widhi (sat=hakekat) hanya orang yang bijaksana (Viprah) menyebutkan (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda). 34 .

"Ahimsa paramo dharmah" Ahimsa atau pantang-kekerasan adalah agama atau kebenaran tertinggi. 14 dan 18 yang berbunyi sebagai berikut: b "Tasmaddharmam anistesu sa vyavasyennaradhipah. dan . termulia. suku lain. 3. bangsa lain dan sebagainya d Dalam agama Hindu hubungan-hubungan harmonis ini disebut Tri Hita Karana. sesama lain. anistam capyanistesu tam dharmam na vicalayet " c Tasyarthe sarvabhutanam goptaram dharmamatmajam. manusia dengan sesama manusia. warga lain. Sila ketiga: Persatuan Indonesia a. terbijaksana dimulai dan diri sendiri yang pada akhirnya untuk dipersembahkan selain untuk diri sendiri tetapi juga untuk pihak lain. negara lain. Manusia yang manusiawi adalah manusia yang anti kekerasan. brahma tejomayam dandam asrjat purva isvarah " 35 . orang lain.c Dalam kutipan sloka suci ditegaskan bahwa melakukan sesuatu yang terbaik. Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan. Menghayati dan mengamalkan ideologi bangsanya serta tunduk dan patuh menjalankan ketentuan konstitusional yang berlaku. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil perbuatan di masa lalu. adat lain. terhormat tidak dapt dipisahkan satu dengan lainnya. dan manusia dengan alam lingkungan dimana ia hidup dan mencari kehidupan. Ketentuan ini dinyatakan di dalam Veda Smrti adhyaya VII sloka 13.

pelindung semua mahluk. dan pikiran-pikiran itu menjadi satu. dan damai dengan orang asing di antara kita." Rig Veda 10. Dengan demikian kamu akan hidup sejahtera bersama. penjelmaannya dalam wujud undang-undang. danda suptesu jagarti danda dharmam vidurbudhah " Artinya : a " Karena itu hendaknya jangan seorangpun melanggar undang-undang yang dikeluarkan oleh raja baik karena menguntungkan seseorang maupun yang merugikan pihak yang tidak menghendaki " b " Demi untuk itu. tan hana Dharma mangrwa. Semoga tujuanmu sama. merupakan bentuk kejayaan Brahman Yang Esa" c " Sangsi hukum itu memerintah semua mahluk. 4. orang orang bijaksana menyamakannya dengan dharma " d " Dalam lontar Sutasoma disebutkan juga bahwa Bhineka Tunggal Ika. dan semua kamu dalam satu pikiran. dan hatimu dalam satu pertujuan. hukum yang berjaga selagi orang tidur. hukum itu yang melindungi mereka. 2-4 b.191. Tujuan bersama Kuletakkan di depanmu. "Marilah kita rukun dan damai dengan orang kita. Tuhan telah menciptakan Dharma. semoga sidangmu mencapai tujuan bersama. Dan memuja dengan persembahan bersama.d "Dandah sasti prajah sarva danda evabhiraksati. yang artinya berbeda-beda tetapi satu tidak ada dharma yang dua.. Tuhan yang suci menciptakan di antara kita 36 . Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan a "Semoga musyawarahmu mencapai mufakat. bersama dalam pikiran.

dan lain. Dan tidak ada anak panah jatuh di fajar menyingsing. kemudian dari tempat pembersihan ke balai. bade. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Budaya Ngarap. dan tidak berperang terhadap jiwa suci dalam diri kita." Atharva Veda 7.lain) kemudian pengangkatan sawa / jenazah dari wadah ke tempat pembasmian / penguburan. 5. berdasarkan Tattwa. 53. Semoga teriakan perang tidak muncul di tengah-tengah orang yang terbunuh. dan balai ke tempat pengusungan (wadah.dan orang-orang asing sebuah persatuan hati.Tattwa dalam Sarasamuçcaya dan Itihasa Bharatayuda adalah suatu rangkaian kerja gotong royong dalam upacara pitra yadnya yang dilakukan pada waktu pengusungan sawa / jenazah dan balai ke tempat pembersihan / mepeningan. Semoga kita bersatu dalam pikiran. 1-2. papaga. bersatu dalam tujuan-tujuan kita. 37 .

Menurut bahasa sansekerta Pancasila berasal dari dua kata yakni “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “asas atau prinsip”. Perbedaan ini justru berfungsi mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial Pluralisme masyarakat. Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila. kebudayaan adalah sarana hasil karya. dalam tatanan sosial. merupakan kekayaan dalam budaya Nasional. Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila “PersatuanIndonesia” yang berarti sebuah pluralisme. rasa. dan cipta masyarakat. dari segi pengertian Pancasila juga merupakan lima butir prinsip atau asas yang harus dijunjung tinggi 38 .BAB II KORELASI PANCASILA DENGAN BUDAYA INDONESIA A. Selain itu. keragaman budaya yang dapat hidup berdampingan. telah ada sejak nenek moyang. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan. agama dan suku bangsa. Sehingga dapat disimpulkan pancasila mengandung arti lima buah prinsip atau asas. dan teosentrisme dari semangat sila yang pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sedangkan kebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. karena adanya kegiatan dan pranata khusus. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik. masyarakat tersebut. LATAR BELAKANG Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya.

menhir tidak lagi di gunakan sebagai sarana untuk menyembah para roh atau arwah nenek moyang. Sumatera Barat Indonesia jaman dahulu adalah untuk upacara keagamaan. Masyarakat Minangkabau telah maju. Menhir di gunakan sebagai pemujaan arwah nenek moyang. menhir sudah lama di tinggalkan. Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan Kebudayaan. Minang. Kaitan diantara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dn Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikn karena keduanya saling berhubungan SILA 1: Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Dalam kepercayaan animism. Pada zaman sekarang. rasa. dan cipta masyarakat. termasuk kesejahteraan dan kesejahteraan tanaman. Masyarakat mulai menyadari agama yang benar adalah agama islam. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil sebuah karya. mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kehidupan jalan masyarakat. Pada zaman dahulu nenek moyang orang minang menganut kepercayaan animism. hal ini disebabkan karena orang jaman sekarang terutama masyarakat Minangkabau sangat wajib menganut agama islam. Sejak masuknya agama islam ke Minangkabau. Pemujaan arwah nenek moyang ini merupakan salah satu ibadah kepercayaan animisme. Untuk pemujaan ini di bangunlah sebuah menhir. 39 .oleh kita sebagai bangsa Indonesia. Dengan begitu mereka menjadikan menhir tersebut untuk menyembah para arwah nenek moyang.

melainkan menhir sekarang dugunakan untuk wisata juga sebagai penelitian sejarah bagi para peneliti. Selain itu. batu besar. 2. Sebagai penguasa alam. mereka juga percaya bahwa arwah para leluhur yang telah meninggal terutama arwah orang-orang yang mereka hormati selama hidup seperti Ncuhi. yang kemudian mereka sebut sebagai “Marafu”. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur segala kehidupan di alam ini. Karena itu. Meskipun sekarang ini menhir tidak berguna lagi untuk beribadah. Mereka percaya. Untuk menjaga nilai sejarah masyarakat Minangkabau membiarakan menhir-menhir tersebut di tempatnya berada sesuai yang telah di tempatkan oleh masyarakat atau nenek moyang kita pada zaman dahulu. Bima. arwah- 40 . diangkatlah seorang pemimpin yang dikenal dengan nama Ncuhi Ro Naka. tempat-tempat-tempat dan barangbarang yang dianggap gaib atau bahkan matahari. pohon rindang.Dan orang Minang wajib menyembah Allah swt. mereka sering meminta manfaat terhadap benda-benda atau tempat-tempat tersebut. NTT Kepercayaan Makakamba – Makakimbi Kepercayaan ini merupakan kepercayaan asli penduduk Dou Mbojo. masih memiliki peran dan menguasai kehidupan dan keseharian mereka. Sebagai media penghubung manusia dengan alam lain dalam kepercayaan ini. mata air. Marafu dipercaya menguasai dan menduduki semua tempat seperti gunung. Dan juga membiarkan dalam bentuk aslinya supaya mudah di pelajari.

Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung. Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati. batu. Islam. Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu. Masyarakat asli juga memiliki tradisi melalui ritual untuk menghormati arwah leluhur. antara menganut kepercayaan animisme. Upacara tersebut disertai persembahan sesajen dan korban hewan ternak yang dipimpin oleh Ncuhi. dan lainnya. begu antuk (dewa yang memukul kepala seseorang sebelum ia mati). Batak Sebelum Injil masuk.arwah tersebut tinggal bersama Marafu di tempat-tempat tertentu yang dianggap gaib. Kehidupan agamanya bercampur. Ada banyak nama dewa atau begu (setan) yang disembah. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah ‘dewa-dewa’. Tempattempat pemujaan tersebut biasa dikenal dengan nama “Parafu Ra Pamboro”. pohon. dll yang kalau 41 . 3. dengan mengadakan upacara pemujaan pada saat-saat tertentu. dinamisme dan magi. dan Kristen ke tanah Batak. begu siherut (dewa yang membuat orang kurus tinggal kulit). seperti begu djau (dewa yang tidak dikenal orang). suku Batak adalah suku penyembah berhala.

Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah ‘Debata’. Ompu Nabolon menjadi ‘Mula Jadi Nabolon’ atau ‘Tuan Mula Jadi Nabolon’. Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia. sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut ‘Ompu Na Bolon’ (Kakek/Nenek Yang Maha Besar). Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan. Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi Nabolon adalah salah satu dewa 42 . pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. Untuk menekankan bahwa ‘Ompu Nabolon’ ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia. Ompu Nabolon pada awalnya bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Karena kata Tuan.dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). Mula. Jadi berarti yang dihormati. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa.

Sekta Pasupatya. disesuaikan dengan budaya lokal (local genius). Di Bali Agama Hindu berkembang sesuai dengan pola kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas sebagai petani. Sebagai payung dalam perkembangannya. Sebelum Agama Hindu masuk ke Bali. 4. 43 . Agama nenek moyang ini meletakan dasar pada hal-hal mistik yang mampu melindungi masyarakat Bali. ditandai dengan Lingga sebagai perlambang Dewa Siva. Sekta-sekta tersebut adalah : a. Bali Agama Hindu berkembang ke seluruh dunia dengan kitab sucinya Weda. masyarakat Bali telah memiliki kepercayaan yang disebut dengan Agama Nusantara atau Agama nenek moyang.terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata ‘Debata’ yang berarti dewa (=jamak) sehingga menjadi ‘Debata Mula Jadi Nabolon’. Sebagai wadah untuk meyakini kepercayaan ini dibuktikan dengan adanya sekta-sekta yang berkembang di Bali.

Sekta Budha atau Sogatha ditandai dengan ciri-ciri suatu mantram disebut Tipeyetha mantram. arca-arca di Goa Gajah. tidak jelas lagi terlihat karena telah menyatu dengan Sekta Siva Sidhiyanta dengan ditandai kitab Manawa Dharma. pada umumnya ditandai dengan perwujudan Dewa Siva yang berwajah angker yang menyeramkan. e. Semua bukti-bukti itu sebagai tanda bahwa sekta tersebut telah ada jauh sebelum Empu Kuturan datang ke Bali. Sekta Waisnawa mempunyai ciri-ciri pemujaan terutama ditujukan kepada Dewi Sri. f. Sekta Bairawa. d. Tandanya suka makan darah. disimpan di Pejeng dalam bentuk tulisan stupika.Lingga tersebut banyak dijumpai pada pura atau tempat-tempat suci atau tempat-tempat yang sudah kuno. Dan Matahari sebagai manifestasi Tuhan dan surya sewana sebagai penghayatannya. c. selanjutnya kita kenal aliran Niwerti Marga atau Tanrisme kiri dan Prawerti atau Tantrisme kanan. pada umumnya pengikutnya berasal dari kesatria wangsa. komoh (daging mentah dicampur air darah mentah). Kutara dan lainnya. Arca Bodhisatwa di Pura Galang Sanja Pejeng. Dewa Wisnu sebagai lambang kemakmuran. daging (lawar). Sekta Pertapa di Bali. b. Purwa Digama. Raja Rsi atau raja-raja 44 . Penghayatannya lebih ditujukan kepada Dewa Durga. sumber kehidupan Dewa Wisnu (Wisnu Padha). Adigama. Sering juga disebut Tantrisme. Juga ditemikan Bodhisatwa di Bedulu. di Pura Genuruan. kemudian berdwijati menjadi Dewa Rsi. tuak. Sekta Rsi.

tt : 10-11). dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siva. Kelompok ini semua disebut Brahmana karena telah disumpah Sastra Weda. Ciri-ciri lainnya sudah tidak tampak lagi. Sekta Pasupateya. semua apa yang telah dilakukan di dalam melakukan surya sewana tersebut merupakan bukti bahwa seseorang telah melakukan yadnya menurut Pasupatiya. dimana Empu Kuturan sebagai penganut utamanya juga akan melebur kesatu bentuk yang dikenal dengan paham Tri Murtinya. g. Pura Desa untuk pemujaan Dewa Brahma. Pemujaan ini dilakukan pada waktu matahari terbit dan matahari terbenam. Demikianlah asal usul dari terciptanya paham ajaran Tri Sakti hingga mengalami perkembangan dari masa ke masa hingga saat ini (Manik Mas dkk. i. dimana semuanya tercakup di dalamnya dan saling mengisi dengan yang lainnya. Sekta Budha Mahayana. Empu Kuturan mengharmoniskannya menjadi konsep Tri Murti yaitu Brahma Wisnu.. h. 45 . dan tata aturannya termuat di dalam lontar. dan Siva yang distanakan pada desa adat dengan Tiga Parahyangan yang disebut dengan Kahyangan Tiga yaitu Pura Puseh untuk pemujaan Dewa Wisnu. pada umumnya aliran ini memuja Surya.yang kemudian berwanaprasta selanjutnya menjadi Rsi atau Pandita. Sekta Ganapatya. terkenal dengan istilah surya sewana. pada umumnya pemujaan itu ditujukan pada Ganesa atau Dewa Angin dan pada tempat-tempat yang sangat berbahaya tersebut ditempatkan patung Ganesa (Ganesa = angin).

fungsinya hanya untuk memberi bentuk sebagai manusia kepada ruh yang masuk ke dalam kandungan ibu itu. Wanita itu akan hamil dan kemudian melahirkan bayi. Suku Asmat Orang Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari dunia gaib yang berada di seberang laut di belakang ufuk. yang mendarat di atas atap rumah tempat tinggal wanita yang telah ditakdirkan menjadi ibu anak asal ruh tadi. Konsep tradisional orang Asmat tentang hidup didasarkan pada keyakinan akan adanya suatu daerah di seberang ufuk terurai tadi.5. ia mengalami banyak petualangan. Dalam perjalanannya turun ke hilir sampai ia tiba di tempat yang kini didiami oleh orang Asmat hilir. mereka mengirimkan suatu ruh tertentu ke bumi melalui seberkas sinar matahari. Dalam hal ini peranan ayah si bayi sama dengan seorang 46 . Kerena itu apabila nenek-moyang mengendaki kelanjutan keturunan. Menurut keyakinan orang Asmat. tempat matahari terbenam tiap hari. Papua A. Walaupun orang Asmat tahu bahwa hubungan seks berkaitan dengan kelahiran bayi. dewa nenek-moyang itu dulu mendarat di bumi di suatu tempat yang jauh di pegunungan.

Ruh-ruh itu 47 . tetapi hanya kalau ada orang yang sakit dan bila terjadi bencana. atau ruh jahat yang membawa penyakit dan bencana. atau pemuka upacara. upacara sajian kepada para osbopan tak dilakukan secara berulang. gua-gua yang dalam. atau ruh nenek moyang yang sifatnya pada dasarnya baik. Orang Asmat yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia juga diam berbagai macam ruh yang mereka bagi dalam tiga golongan.pemahat patung yang memberi bentuk kepada kayu yang disediakan oleh alam kepadanya (Zegwaard 1953). tetapi juga hidup dalam tubuh jenisjenis binatang tertentu. Ruh-ruh ozbopan dianggap menghuni beberapa jenis pohon tertentu. Berbeda dengan upacara-upacara sajian untuk berkomunikasi dengan para yi-ow.  osbopan.  dambin-ow atau ruh jahat orang yang mati konyol (Zegwaard 1953) Ruh-ruh yi-ow adalah penjaga hutan-hutan sagu. terutama bagi keturunannya. yang juga harus dipuaskan oleh manusia dengan berbagai macam upacara sajian. Sakit dan bencana biasanya disebabkan oleh ruh jahat. yaitu:  yi-ow. batu-batu besar yang mempunyai bentuk khusus. Orang Asmat berkomunikasi secara simbolis dengan para yi-ow dengan berbagai upacara sajian berulang yang biasanya dipimpin oleh ndembero. danaudanau dan sungai-sungai yang penuh ikan dan hutan-hutan yang penuh binatang buruan.

Tuhan membawahi tiga makhluk halus. yang mereka puji dan sembah.diupayakan agar tidak terlampau sering mendekati tempat tinggal manusia. gunung. dewa yang dianggap menciptakan dan memiliki langit. Konsep keagamaan orang Arso yang terpenting adalah sebutan terhadap Tuhan utamanya. atau manusia ruh. Suku Arso Dasar religi orang Arso adalah penghormatan pada roh-roh nenek moyang yang upacaranya dipusatkan pada pesta dansa. yaitu Chaimbo. B. Chaimbo menjelma menjadi mata air. yaitu fowor. 48 . dan hutan. atau yages. dengan melakukan serangkaian pantangan. Orientasi. dan kadangkadang dengan ilmu gaib protektif. termasuk manusia dan pada fowor. keti dan yonggoway. atau roh. karena roh itu bertugas untuk mencabut nyawa orang. Menurut hirarkinya. bumi dan segala isinya. di samping menjaga agar hak kekuasaannya tidak bisa pindah kepada orang lain. konsepkonsep serta kegiatan-kegiatan keagamaan ditujukan kepada upacara terima kasih atas keselamatan dan minta pertolongan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam pelbagai segi kehidupan. Orang Arso paling takut akan yonggoway.

Keyakinan mereka itu disebut Sunda Wiwitan atau agama Orientasi. Konsep-konsep itu tidak berada dalam diri orang Baduy sendiri yang kekuatannya tergantung 49 . Mereka bertugas menyejahterakan dunia melalui tapa (perbuatan. pondok teu meunang disambung” (panjang tak boleh dipotong. bekerja) dan pikukuh apabila Kanekes sebagai inti jagat selalu terbelihara baik. seperti dikemukakan oleh peribahasa “lojor teu meunang dipotong. keagamaan kegiatan-kegiatan ditujukan kepada pikukuh agar supaya orang hidup menurut alur itu dalam menyejahterakan kehidupan Baduy dan dunia ramai (orang Baduy dari hirarki tua dan dunia ramai keturunan yang lebih muda). Batara Tunggal. maka seluruh kehidupan akan aman sejahtera. pendek tak boleh disambung). Konsep keagamaan dan adat terpenting yang menjadi inti pikukuh Baduy tanpa perubahan apa pun. Baduy-Banten Dasar religi orang Baduy ialah penghoramatan moyang kepada dan satu ruh nenek kepercayaan kuasa.6. konsep-konsep dan Sunda Wiwitan. Gangguan terhadap inti bumi ini berakibat fatal bagi seluruh kehidupan manusia di dunia.

7. roh halus. Konsep pikukuh merupakan pengejawantahan dari adat dan keagamaan yang ditentukan oleh intensitas konsep mengenai karya dan keagamaan. hakikat agama Sunda Wiwitan. roh leluhur. melalui para guriang yang dikirim oleh karuhun dan Batara Tunggal karena orang tidak patuh kepada pikukuh. Dewa dan roh halus diberi tugas untuk menjaga dan menguasai suatu tempat tertentu dalam dunia ini. Dengan melaksanakan semuanya itu orang akan dilindungi oleh kuasa tertinggi. namun sikap keyakinannya tidak dapat dikategorikan dalam animisme. dan roh halus yang banyak memberikan pertolongan dalam kehidupan mereka. Wujud tertinggi itu menguasai manusia. Kalimantan A. Kebanyakan orang Dayak tidak mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa (zaman dulu-penulis). dan roh leluhur. dewa. sebab agama justru berkembang dari asumsi dasar bahwa di dalam alam terdapat daya 50 . Suku Dayak Masyarakat memiliki keyakinan Dayak tentang wujud tertinggi dimana segala kekuatan yang ada di jagad raya berasal dari Yang Tunggal. sehingga untuk mewujudkan keyakinan tersebut. Batara Tunggal. orang Dayak senantiasa melakukan hubungan religius dengan Jubata.dari tindakan atau perbuatan seseorang.

sekaligus mempesonakan. Jubata berada di langit ketujuh. yaitu. Ia mempunyai enam bawahan. Roh itu kemudian dihubungkan dengan benda-benda dan kemudian dipuja.hidup atau kekuatan hidup dalam benda-benda tertentu atau gejala-gejala alam. Kekuatan-kekuatan seperti ini merupakan sebagian dari hierophany yang dimaksud. yakni penguasa jagad raya beserta isinya. Ne’ Patampa’ yang dipercaya membuat patung-patung dari tanah liat bentuk menyerupai manusia. Alam dipandang sebagai suatu kekuatan yang mengerikan. Masyarakat Dayak menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa dengan sebutan Ene’ Daniang (sebagian masyarakat Dayak di Kalbar-penulis) atau Jubata. matahari yang bersinar terang. Ne’ Taratatn memberi kesegaran jasmani maupun rohani. Ne’ Amikng dan Ne’ Pamijar yang memberi napas kepada manusia. pohon besar. Ne’ Pangedaong. kilat dan petir yang menyambar dahsyat. Keindahannya bukan pertama yang diperhatikan. Daya hidup atau kekuatan penghidup itulah yang dinamakan roh. Setiap benda atau beberapa benda tertentu dianggap mempunyai suatu kesakralan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan manusia. melainkan kedahsyatan dan kekuasaan tertinggi yang terkandung dalam fenomena alam tersebut. 51 . gunung yang tinggi. Kekuatan sakral tersebut dapat pula digunakan untuk membantu beberapa kegiatan atau pekerjaan manusia. seperti digunakan pamaliatn (dukun) untuk memanggil roh halus yang kemudian digunakan untuk membantunya dalam ritual pengobatan. seperti sungai yang mengalir deras dan bergemuruh.

dan Maha Kuasa.4. dan Tambangan. tanah yang diberikan Turiek Akrakna (tana toa atau lingkungan secara umum). Ajaran tentang menjaga lingkungan dan kesederhanaan hidup tersebut tertuang dalam ajaran agama Patuntung. mereka tersebar di desa Bonto Baji. Penuntun untuk mencari sumber kebenaran. Selebihnya. sedangkan Ne’ Pajaji dipercaya yang menjadikan manusia berbudi dan memelihara hidupnya sampai pada semua keturunannya. Maha Perkasa. 8. maksudnya satu pribadi pencipta dengan beberapa nama atau satu nama dengan berbagai sifat-sifat kekuasaanNya. Hal ini sama hal nya dengan nama Allah dalam agama Islam yang mempunyai 99 nama sesuai dengan kekuasaan dan kesempurnaannya. Percaya pada Turiek Akrakna adalah hal mendasar dalam agama Patuntung. Malleleng. Pattiroang. berarti penuntun. 52 . dan nenek moyang (To Manurung atau Ammatoa). secara bahasa.Ne’ Pangingu memberikan berkat perlindungan. Ajaran utama agama Patuntung adalah jika manusia ingin mendapatakan sumber kebenaran maka manusia harus menyandarkan diri pada tiga pilar utama: menghormati Turiek Akrakna (Tuhan). Desa suku Kajang yang utama adalah desa Tana Toa. Maha Mengetahui. Patuntung. agama suku Kajang. Suku Kajang percaya bahwa Turiek Akrakna adalah sang Maha Kekal. Sulawesi Selatan. Sulawesi Selatan Suku Kajang adalah suku yang mendiami desa-desa di Kabupaten Bulukumba. Menurut kisah penciptaan nama-nama bawahan itu adalah nama lain dari Jubata. Batu Nilamung.

selain membantu dalam bentuk materi mereka juga membantu dalam bentuk tenaga. aja kementhus. semboyan aja dumeh. pondok-pondok. Danau Toba. lemah lembut dengan sesama manusia. misalnya ikut dalam membersihkan rumah orang yang terkena musibah tersebut. dan sebagainya. Jawa Saling membantu antar warga di daerah Gamping. Batu Pegat. Bangsa Indonesia terkenal ramah tamah. aja kemaki. Cinde Laras. bukti-buktinya misalnya bangunan padepokan. Malin Kundang. aja sawiyah-wiyah. aja adigang adigung adiguna. dan sebagainya. tulisan Bharatayudha.Turiek Akrakna menurunkan perintahnya kepada masyarakat Kajang melalui passang (pesan atau wahyu) yang diberikan kepada manusia pertama yang diturunkan ke dunia. Bontu Sinaga. Anting Malela. Yogyakarta sikap saling membantu ini sering diterapkan apabila ada orang yang sedang melaksanakan hajatan atau orang yang terkena musibah. Saling menolong antarwarga a. Riwayat dangkalan Metsyaha. membantu fakir miskin. SILA 2: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1. mereka membantu sampai tuntas sehingga orang yang terkena 53 . membantu menyiapkan jamuan untuk para tamu. membantu orang sakit. sopan santun. 2. perkawinan. Ramayana. hubungan luar negeri semisal perdagangan. kegiatan kemanusiaan. semua meng-indikasikan adanya Kemanusiaan yang adil dan beradab. To Manurung atau yang kemudian disebut Ammatoa.

musibah tersebut tidak terlalu merasa keberatan. Selain itu masyarakatnya juga kompak untuk membuat desanya terlihat bersih dengan melaksanakan kerja bakti secara rutin. b. Minang, Sumatera Barat Orang minang identik dengan sifat saling tolong menolong antar warganya, hal ini dibuktikan dengan Undang-Undang Nagari. Barek samo dipikul, ringan samo dijinjing Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, Sakik basilau, mati bajanguak Salah batimbang, hutang babayie Undang-undang dalam Nagari mengatur tata hubungan warga masyarakat dalam sebuah nagari. Sistem yang dipakai adalah tipikal masyarakat komunal, dengan ciri-ciri:  Setiap orang secara alami langsung menjadi warga Nagari  Demokrasi langsung, karena para Penghulu sangat dekat dengan masyarakatnya, musyawarah dan mufakat dilaksanakan tanpa diwakilkan.  Gotong royong. Kebersamaan dalam menghadapi segala masalah dalam Nagari  Social safety net, semua warga Nagari, dapat mengandalkan bahwa dirinya akan dibantu secara bersama-sama oleh masyarakat jika dia mengalami kesusahan yang mendesak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling tolong menolong antar semua warga, anggota masyarakat Nagari selalu

54

berusaha berkomunikasi dengan semua orang dengan bahasa yang tidak langsung, disebut baso-basi. Selain itu, pada rites of passage seperi kelahiran, khitanan, perkawinan, dan kematian selalu diadakan acara adat dengan format yang khusus dan baku, tetapi dapat sedikit berbeda antara satu Nagari dengan Nagari lainnya, sesuai dengan prinsip adat selingkar Nagari. SILA 3: Persatuan Indonesia A. Ikatan Marga 1. Orang Batak Toba Sumatera Utara Marga adalah istilah orang

Batak Toba untuk menyebut leluhur induk dari silsilah keluarga dan kekerabatan mereka. Sebagai

sebuah tradisi, marga telah menjadi identitas dan status social orang Batak Toba yang masih bertahan hingga saat ini. Orang Batak menganut falsafah kekeluargaan dan

kekerabatan yang disebut dengan Tungku nan Tiga (tungku tiga kaki). Dalam bahasa Batak Toba, falsafah ini disebut Dalihan na Tolu (tungku posisi duduk). Falsafah ini mengajarkan kepada orang Batak Toba bahwa sejak lahir hingga meninggal kelak, orang Batak harus jelas struktur hubungan kekeluargaan dan kekerabatannya. Falsafah Dalihan na Tolu berisi tiga kedudukan penting orang Batak Toba

55

dalam kekerabatan, yaitu hula-hula, tondong, dongan tubu atau sinna dan boru. Orang Batak Toba meyakini bahwa bentuk kekerabatan berdasarkan garis ketururunan ini didasarkan pada silsilah (Tamboro) yang berujung pada si Raja Batak. Berdasarkan keyakinan ini maka semua orang Batak diyakini pasti memiliki marga. Kekerabatan orang Batak Toba yang ditentukan berdasarkan wilayah pemukiman terlihat dari terbentuknya kesepakatan terhadap tradisi adat-istiadat yang ada di setiap wilayah. Sebagai contoh, orang Batak yang bermukim diwilayah Mandaililng, mereka akan

membentuk suatu tradisi adat-istiadat yang memiliki corak sendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba. Hala ini dapat terjadi meskipun orang Batak yang bermukim ini memiliki daya rekat yang sama kuat dengan kekerabatan yang berdasarkan keturunan. Hal ini tergambar dalam peribahasa Batak Toba yang berbunyi “jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul” yang artinya semua orang menakui bahwa hubungn garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam system kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

56

b. g. d. Kerajaan Aiduma n.2. Kerajaan Kaimana 57 . k. Kerajaankerajaan tersebut diantaranya : a. l. h. j. f. karena itu bahasa Biak juga terbanyak digunakan dan dianggap sebagai bahasa persatuan Papua. Akibat hubungan daerahdaerah pesisir Papua dengan Sultan-Sultan Maluku maka terdapat beberapa kerajaan lokal (pertuanan) di pulau ini. i. c. e. Papua Bagian Barat Suku Biak merupakan suku Melanesia terbanyak yang menyebar di pantai utara Papua. Kerajaan Waigeo Kerajaan Misool/Lilinta (marga Dekamboe) Kerajaan Salawati (marga Arfan) Kerajaan Sailolof/Waigama (marga Tafalas) Kerajaan Fatagar/(marga Uswanas) Kerajaan Rumbati (marga Bauw) Kerajaan Atiati (marga Kerewaindżai) Kerajaan Sekar (marga Rumgesan) Kerajaan Patipi Kerajaan Arguni Kerajaan Wertuar (marga Heremba) Kerajaan Kowiai/kerajaan Namatota m. yang menunjukkan masuknya sistem feodalisme yang merupakan bukan budaya asli etnik Papua.

Assegaf. nama marga ayah diwariskan kepada anak-anaknya (patrilineal) secara turun-temurun. Shihab.000 pulau dan beragam budaya dan bahasa daerah. Dalam budaya Batak dan Minahasa misalnya. yaitu nama pemberian. Seluruh Indonesia Orang Indonesia memberikan nama Indonesia kepada anakanak mereka dengan berbagai cara. Dengan lebih dari 17. Bali. Pemecahan yang biasanya diambil adalah mengulang nama tersebut dua kali. banyak orang sampai saat ini hanya memiliki satu nama. Konsep nama keluarga tidak dikenal dalam beberapa budaya Indonesia. pria yang sudah menikah akan diberikan gelar di belakang namanya.3. Beberapa suku tertentu memiliki nama marga yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. misalnya Hambali. serta Sunda juga sering menggunakan nama yang berasal dari bahasa 58 . Dalam budaya Minangkabau. Apabila mereka kemudian pergi atau menetap di negara-negara yang mengharuskan setiap penduduknya untuk memiliki minimal dua nama (nama pemberian dan nama keluarga). misalnya budaya Jawa. sedangkan untuk wanita pada umumnya tidak bergelar. dan lain-lain. Kemudian orang Jawa. Orang ArabIndonesia juga memberikan nama keluarga di belakang namanya. Indonesia tidak memiliki satu aturan tertentu dalam pemberian nama. Karena itu. kesulitan dapat terjadi. Beberapa budaya lain memiliki peraturan mengenai nama keluarga atau nama marga. Suku-suku lain tidak mengenal nama keluarga. dan beberapa orang Madura.

1. Leluhur orang Jawa mengajarkan “yen ana dirembug. Bangsa Indonesia sendiri jauh sebelum adanya Pancasila sudah mengenal system pemecahan masalah dengan musyawarah mufakat. maka penyelesaian masalahnya didekati dengan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab. Mulai dari masyarakat Sumatera sampai bumi Papua. Dalam nama Indonesianya. Apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu jika sedang menyelesaikan masalah yang 59 . orang Tionghoa sering menyelipkan nama marga dan keluarganya. Sejak kebijakan pemerintahan Soeharto di zaman Orde Baru. sudah menjadi ketetapan adat manakala sedang ada masalah. orang-orang Tionghoa dilarang menggunakan nama Tionghoa dalam administrasi negara. Sehingga mayoritas dari mereka memilki nama Indonesia di samping nama Tionghoa. nanging olehe ngrembug nganti sareh”. Anggodo Widjojo (marga: Ang) SILA 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” memiliki nilai hikmat dan musyawarah mufakat. Beberapa contoh: Sudono Salim (marga: Liem). Budaya Musyawarah Masyarakat Jawa Dalam perspektif Jawa.Sanskerta.

khususnya di kakikaki Gunung Rinjani sebelah utara yang rimbun.. Mereka berperawakan seperti layaknya orang Indonesia. dan antara nagari yang tidak dapat diputuskan oleh penghulu masing-masing. Budaya Musyawarah masyarakat Lombok Penduduk asli pulau Lombok adalah suku Sasak. Pemedenan yaitu suatu lapangan luas yang terletak di luar perkampungan. antar kaum. digunakan untuk menyelesaikan persengketaan antara perorangan. Penduduk Sasak Asli masih banyak ditemukan di pelosok-pelosok pulau Lombok. Dalam memilih kepala dusun masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah. menjadi faktor lain tumbuh suburnya budaya demokratis di tengah masyarakat Minang. Dalam budaya Minang juga terdapat pusat gelanggang yang disebut pemedenan atau gelanggang. 2011) 2. berkulit sawo matang (kalaupun sedikit gelap itu karena pengaruh sinar matahari). Budaya Musyawarah Masyarakan Minangkabau Produk budaya Minangkabau yang cukup menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya.menyebabkan perselisihan hendaknya dilaksanakan dengan hati tenang dan kepala yang dingin (Tinarbuko. Selain itu tidak adanya jarak antara pemimpin dan rakyat. 3. Masyarakat suku Sasak sudah menerapkan musyawarah mufakat sejak sebelum Pancasila sila ke-4 diproklamirkan. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari. dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat bahwa "pemimpin itu didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting". Dari hasil musyawarah 60 .

5. Selain itu adalah adanya tradisi begundem dan sangkep yang bisa membuktikan jika masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah sebelum lahirnya Pancasila. Budaya Musyawarah masyarakat Bali Masyarakat Bali mengenal budaya banjar yaitu budaya musyawarah yang dipimpin oleh ketua adat dan melakukan musyawarah rutin di aula atau alun-alun di tiap desa. Setiap daerah adat besar terdiri dari beberapa kelompok adat yang dikuasai oleh satu badan musyawarah adat yang disebut Kombongan Ada’. maupun sosialisasi kegiatan lainnya. 61 .dengan penduduk dusun maka kepala dusun terpilih akan menjabat selama 8 tahun kepengurusan. Kegiatan dalam setiap banjar yaitu pembicaraan seputar upacara adat. Di daerah lembang masih terdapat penguada adapt wilayah yang disebut Bua’. Setiap Kombongan Ada’ memiliki beberapa penguasa adat kecil disebut Lembang. Budaya Musyawarah Masyarakan Tana Toraja Masyarakat Toraja memiliki lembaga dan organisasi sosial yang mengelola kehidupan di lingkungan permukiman pedesaan. Begundem merupakan kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh seorang kepala dusun (jeroarah) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dalam wilayah dusun. ceramah agama. 4. Orang-orang yang datang ke Banjar bukan hanya para tetua adat tetapi seluruh penduduk yang tinggal dalam banjar tersebut. Sedangkan sangkep adalah kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh kepala kampung (keliang) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dengan skala yang lebih luas dari begundem.

Jaka Tarub. kuat dan bijaksana. SILA 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Bukti-bukti adanya korelasi antara nilai sila kelima pancasila. Bukti-bukti berupa tulisan berisi karangan. To Mampatawine To Kai Langi Mai. Budaya Musyawarah Masyarakat Papua Suku Asmat Masyarakat Asmat mengenal sistem kemasyarakatan disebut Aipem. Setiap kelurga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh 62 . dan lain-lain. Pemimpin Aipem biasanya mengambil prakarsa untukmenyelenggarakan musyawarah guna membicarakan suatu persoalan atau pekerjaan. tanah desa. adat menerima tamu. Bukti-bukti berupa perbuatan misalnya menolong fakir miskin. sumur bersama. Ratu Adil. Sunan Kali Jaga. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. cerita sejarah misalnya sejarah kerajaan Kalingga. Tiga Piatu. Contoh bukti lainnya yaitu : 1. sejarah Raja Air Langga. tanggul sungai. Batak Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. dengan kebudayaan tradisional Indonesia sudah tampak mulai jaman purba. Hal itu tercermin dari adanya upaya menimbun hasil tani untuk kepentingan bersama dan bukti-bukti berupa bangunan misalnya bendungan air.Syarat untuk dapat dipilih menjadi pemimpin Aipem yaitu harus orang-orang yangpandai berkelahi. lumbung desa yang semuanya bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh penduduk desa dengan adil.6. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga.

2. Mulai dari turun ke sawah. Adanya nilai kebudayaan di Batak yang dikenal dengan uhum dan ugari. sampai tiba waktunya panen raya. sebuah tempat khusus terletak di pusat rumah yang ditujukan untuk menjaga agar tak satu binatang pun lewat di atasnya. selamatan waktu mempunyai hajat tertentu. Bugis. Bali Adanya sistem irigasi Subak di Bali yang mengatur pengairan sawah para petani secara bergiliran. Ritual ini juga biasa dilakukan saat menyimpan bibit padi di possi balla. Lalu ritual itu dirangkai dengan massureq. salah satu epos Lagaligo tentang padi. tersebut melalui proses musyawarah. 3. selamatan waktu mengetam padi. 4. yang penentuan giliran 63 . membaca meong palo karallae. Ada upacara appalili sebelum pembajakan tanah. Ada Appatinro pare atau appabenni ase sebelum bibit padi disemaikan. membajak. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan.menjualnya. Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. Kalimantan Masyarakat Bugis memiliki tradisi khusus pada pola panen hasil sawahnya. Jawa Menyediakan air kendi di muka rumah bagi orang yang membutuhkan.

mulai dari tidur. Setelah melalui rangkaian ritual itu barulah dilaksanakan Mapadendang. Semua keluarga yang tinggal dalam rumah panggung ini saling membantu. Ia berkorban dan berubah wujud menjadi padi. 64 .Dan ketika panen tiba digelarlah katto bokko. Rumah panggung tersebut dapat menampung lebih dari satu keluarga. Di Sidrap dan sekitarnya ritual ini dikenal dengan appadekko. Maluku Rumah nenek moyang masyarakat Minahasa dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan ukuran yang besar. Bagi komunitas Pakalu. makan. mulai dari berbagi makanan. yang seolah ingin menghidupkan kembali mitos Sangiyang Sri. Appadekko dan Mappadendang konon memang berawal dari aktifitas ini. yang diyakini sebagai dewi padi yang sangat dihormati. atau Dewi Sri di pedesaan Jawa. Minahasa. ritual panen raya yang biasanya diiringi dengan kelong pare. Sikap tenggang rasa dan saling peduli sangat dibutuhkan agar tercipta perasaan damai sehingga meminimalisir timbulnya konflik. Padi bukan hanya sumber kehidupan. yang berarti adengka ase lolo. Agar manusia memperoleh sesuatu untuk dimakan. kegiatan menumbuk padi muda. 5. ritual mappadendang mengingatkan kita pada kosmologi hidup petani pedesaan sehari-hari. Semua aktivitas. Ia juga makhluk manusia. ruang tamu dan lain-lain. dan memasak dilakukan di rumah panggung ini.

html Koentjaraningrat.html http://dc159.com/journal/item/19/Sistem_Kepercayaan_Orang_ Asmat_di_Papua_Selatan Referensi: Koentjaraningrat. Masyarakat Terasing di Indonesia.(terj) 2008.kompasiana.com/2011/10/penerapan-sila-kemanusiaanyang-adil. hal.4shared. Masyarakat Terasing di Indonesia.com/2011/05/16/mengenal-suku-kajang http://research. http://togadebataraja.multiply. Jakarta: Gramedia.com/doc/A9eWDHOr/preview.blogspot. Sumber tulisan: http://uun-halimah. Gramedia.com/index. Jakarta: Serambi.com/2010/08/kepercayaan-dan-agama-orangdayak. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.blogspot.ac.com/2012/04/kepercayaan-asli-kuno-sukubatak. Ricklefs.html http://emzokombozo.id/index.blogspot. 314.com/2007/12/sistem-kepercayaan-orangbaduy-jawa.DAFTAR PUSTAKA M.amikom. (1993).info/kolom2/msgview/250/58199/no/58199.html http://sosbud.com/2008/10/sistemkepercayaan-orangarso-papua. http://aligufron.C.blogspot.html http://indonesia-life. dkk. Jakarta.php/DTI/article/view/5630 http://almuzakky.html 65 .php?page=berita_baru&data=36 http://uun-halimah.blogspot. dkk. 1993.freevar.html http://banuadayak.

Komunisme dan Sosialisme. Latar belakang Sebagai dasar Negara Indonesia Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.BAB III PANCASILA DAN IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN A. Pancasila pada hakikatnya merupakan hasil penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang. Dengan pedoman Pancasila para pedahulu kita bisa mempersatukan berbagai golongan dan kelompok. Pancasila diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Maka dari itu makalah ini akan membahas berbagai perbedaan ideologi Pancasila dengan beberapa ideologi yang berkembang didunia. menganalisis dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti digariskan di dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia. Semua itu memiliki banyak perbedaan dengan ideologi Pancasila. Kapitalisme. Selain ideologi Pancasila ada banyak ideologi lain yang berkembang didunia yaitu ideologi Liberalisme. 66 . Melalui pendidikan Pancasila warga Negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami.

Ideologi sebagai kumpulan gagasan. Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran. serta segala upaya di bidang politik. rasa. White merumuskan bahwa ideologi merupakan cita-cita politik atau doktrin/ajaran dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-badakan. 3) Oetoyo Oesman dan Alfian mendefinisikan bahwa ideologi berintikan serangkaian nilai/norma atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup.B. 5. 3. Dapat disimpulkan bahwa ideologi bangsa adalah suatu paham atau ajaran yang dihasilkan dari pemikiran manusia. 4. Ideologi merupakan asas pendapat atau keyakinan yang dicita-citakan sebagai dasar pemerintahan negara. Ideologi merupakan falsafah hidup maupun pandangan hidup suatu bangsa. Ideologi melandasi cara berpikir. Pengertian ideologi mencakup hal-hal sebagai berikut : 1. 2. Seperti dikemukakan oleh 1) Destutt de Tracy seorang filsuf Prancis bahwa ideologi merupakan ilmu yang mempelajari gagasan atau ide manusia beserta kadar kebenarannya. Ideologi diartikan sebagai ilmu tentang idea atau gagasan. ide.. cita.. 2) W.. PEMBAHASAN Ideologi berasal dari kata “iden” dan “logos”. keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang memberikan arah dan menyangkut tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. Ideologi merupakan merupakan sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam kehidupan.. bangsa atau negara. bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna 67 . Umumnya ideologi dianut oleh sekelompok masyarakat.

cita-cita serta bentuk kehidupan yang didambakan. 3. Ideologi sangat penting bagi sebuah negara dalam rangka : 1) Memberi landasan tentang cara berpikir dan bertindak bagi segenap bangsa dalam mencapai tujuannya. setiap bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara tersebut agar tetap kokoh berdiri di tengah percaturan internasional. Suatu negara yang berdiri tentu memiliki tujuan. 4) Memberi pegangan bagi bangsa dan negara agar tidak mudah terpengaruh dan terbawa oleh arus negara lain. Dalam sebuah ideologi terkandung tiga unsur yaitu : 1. dapat menunjang keutuhan negara tersebut di dalam pergaulan internasional. ekonomi.. Adanya upaya mewujudkan ideologi tersebut dalam kenyataan. baik politik. Bahkan. 2) Membentuk identitas atau jati diri melalui nilai-nilai yang diyakini sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan zaman. 2. 3) Memberi arah bagi negara dalam mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang diinginkan. Adanya nilai-nilai yang diyakini. tanpa ideologi bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan dan berdiri kokoh. serta 5) Sarana mempersatukan bangsa dan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara. Ideologi sebuah negara yang berisi rumusan atau konsep tentang berbagai bidang kehidupan. Rumusan tersebut diwujudkan dalam cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan bernegara. 68 . Tanpa ideologi yang jelas suatu bangsa akan mudah goyah dan terombang-ambing oleh pengaruh dunia internasional. sosial budaya. Di samping adanya tujuan.mewujudkan kehidupan yang dicita-citakan. Adanya cita-cita. maupun hankam.

kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Prancis. Berikut ciri-ciri negara yang menganut ideologi liberalism.. Contoh negara yang menganut ideologi liberalisme. ekonomi. Ideologi ini tidak dibatasi oleh ajaran – ajaran filsafah. mengakui persamaan dasar manusia dan menghargai pemikiran manusia. Negara liberal cenderung terbentuk masyarakat yang individualistis atau mementingkan kepentingan sendiri dan kapitalis.a Ideologi Liberalisme Ideologi Liberal adalah aliran pikiran perseorangan atau individualistic. sekulerisme. lebih mengutamakan kepentingan individu. eksekutif. Inti ajaran liberalisme adalah kebebasan individu. sehingga cenderung terjadi free fight liberalisme atau persaingan bebas dalam segala bidang kehidupan.Ajarannya bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir. masyarakat cenderung individualistis. 69 . antara lain adalah mempercayai adanya Tuhan. kegiatan ekonomi cenderung kapitalis yang mengutamakan pengembangan modal sebesar-besarnya. dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa . baik di bidang politik. artinya adanya negara sama sekali tidak mengatur kehidupan beragama. Ciri – ciri Ideologi Liberal . yaitu Inggris. kepemilikan alat produksi dan kegiatan ekonomi diserahkan pada setiap individu. kekuasaan dalam negara antara lembaga legislatif. kegiatan koperasi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. Kapitalis artinya mengutamakan pengembangan modal dan laba sebesar-besarnya. paham liberalisme tidak melarang ateisme/tidak beragama. maupun sosial budaya. dan yudikatif dipisahkan secara tegas. Amerika Serikat. dan Kanada.

sistem perekonomian yang sentralistik (diatur oleh pusat). maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945. Marxisme yang berasal dari gagasan Karl Marx. tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. b Ideologi Komunisme Ideologi Komunis merupakan penerapan ajaran sosialis radikal marxisme-leninisme. omunisme bersumber dari ajaran Marxisme-Leninisme. menyanggah persamaan manusia dan tidak terdapat pengakuan terhadap hak asasi manusia.Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945. Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme. Gerakan tersebut kemudian berkembang di Rusia dan menyebar ke penjuru dunia. legalitas tindakan kekerasan. kekuasaan dipegang oleh satu golongan. Ideologi komunisme merupakan kebalikan dari liberalisme. alat produksi. sosial budaya sepenuhnya dikuasai oleh negara. Segala kegiatan ekonomi. ide-ide komunisme berkembang menjadi ajaran Leninisme. Setelah dikembangkan oleh Lenin. Leninisme berawal dari gerakan revolusi dengan dukungan kaum buruh dan demokrat di Eropa Barat. Pokok-pokok ajaran ideologi ini adalah tidak mempercayai adanya Tuhan(atheisme). Semboyan 70 .

71 . sosial dan budaya dikuasai negara. negara tidak mengakui agama. negara berlandaskan agama. Ceko dan Kuba. berbagai bidang kehidupan. Polandia. bahkan negara membolehkan paham atiagama. kehidupan beragama diserahkan setiap individu. yaitu Partai Komunis. Dalam ideologi komunisme. Negara yang menganut ideologi komunisme memiliki ciri-ciri antara lain adalah penghapusan hak-hak individu. Republik. kurangnya jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam UUD Negara. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara. tidak ada jaminan kehidupan beragama. c Ideologi Agama Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . penguasaan atas alat produksi kegiatan ekonomi sepenuhnya dikuasai negara (etatisme). Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh. sistem pemerintah cenderung diktator. Rusia. namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Ciri-ciri ideologi agama antara lain adalah urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama. kekuasaan negara dikuasai satu partai dominan. pendidikan. dan tidak memberi kesempatan kepada peran swasta.gerakan ideologi komunisme adalah proletar sedunia bersatulah. Ideologi komunisme dianut oleh negara RRC. Hongaria. Penerapan sistem pemerintahan dalam ideologi komunisme cenderung diktator.

Agama Sebagai Ideologi pada tataran individu. Konsep ini juga memberikan pemahaman untuk memberikan reward pada pelaku agama. Hingga penerimaan akan sebuah kepercayaan mutlak dan mesti dilakukan. agama tidak akan serta-merta dipercaya oleh para penganutnya. Dapat dikatakan bahwa militansi seorang penganut agama berawal dari pembentukan identitas pada dirinya. yang benar diberikan pahala sedangkan yang salah diberikan dosa. Tradisi keagamaan selalu menunjukkan bahwa Tuhan tidak suka pada beberapa perilaku yang dianggap salah dan juga memberikan restu pada perilaku yang dianggap benar. Jika seorang penganut agama sudah punya kesadaran tentang identitasnya dalam suatu agama. Identitas kelompok (agama) inilah yang menjadikan awal ideologisasi agama bagi pemeluknya. 72 . dalam keadaan ini konstruksi identitas memberikan pengamanan akan keraguan tersebut. Ideologi sendiri berfungsi untuk mempengaruhi kehidupan suatu kelompok agar sesuai dengan apa yang telah digariskan sejak awal oleh agama tersebut. Di sisi lain pada tingkat lebih lanjut identitas agama memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk maju. sebagaimana ideologi. maka komitmennya pada agama tidak akan diragukan lagi. Adanya identifikasi spesifik di antara anggota kelompok. karena membentuk moral personal dan juga solidaritas bagi masing-masing pemeluk agama. etika berfungsi sebagai proses awal pembentukan indentitas. Namun demikian. Konstruksi identitas akan memberikan kesadaran untuk mempercayai segala kebenaran yang disampaikan oleh suatu agama. Termasuk masalah komitmen di antara mereka dapat kita lihat pada cerita kepahlawanan ataupun perilaku yang menidentikan perlawanan antara yang baik dan jahat.

dan negara berdasarkan atas hukum. Negara teokrasi sulit dilaksanakan bila dalam sebuah terdapat keanekaragaman agama. seperti apa yang selalu di informasikan oleh setiap agama di dunia ini. ketika ideologisasi ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi hidup di dunia dan akhir nanti. Karena memang setiap agama menawarkan rasa aman kepada pengikutnya. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di 73 . Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat. Rasa aman memberikan ketenangan kepada manusia akan kehidupan setelah mati. Negara agama adalah negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan mendasarkan diri pada hukum agama tertentu.1991 : 192). pemerintahan berdasarkan persetujuan rakyat. Menurut penulis sendiri agama sebagai Ideologi tidaklah menjadi pokok persoalan. Contohnya : Saudi Arabia berdasarkan Islam dan Vatikan Roma berdasarkan Kristen. Permasalahannya adalah pembenaran tindak kekerasan terhadap kelompok lain. d Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah Ideologi yang bersumber dari seluruh nilainilai Pancasila yang terdapat pada sila yang satu dengan sila yang lainnya. Negara yang menganut ideologi berdasar agama dinamakan teokrasi atau negara agama. Tentunya perasaan seperti inilah yang dicari oleh setiap pengikut agama. Ciri-ciri Ideologi ini antara lain adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.Pada dataran inilah kebanyakan pemerhati keagamaan memetakan asalmula tindakan kekerasan atas nama agama muncul.

Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan. Kesimpulan Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah bagian dari Ideologi bangsa yang diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas. bersikap. Pancasila sebagai Ideologi bangsa menunjukkan adanya 74 . Ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila. normatif. mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya. Ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun secara sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita. PENUTUP a. dan realitas. C. keserasian dan keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bangsa dan negara. terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi Pancasila bersumber dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri.Negara Republik Indonesia.cita suatu Negara. Prinsip ideologi Pancasila adalah terwujudnya keselarasan. Pancasila digunakan sebagai landasan dalam berpikir.

jika dibandingkan dengan Pancasila. kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Ini membuktikan dan meyakinkan tentang Pancasila sebagai suatu yang harus kita yakini karena cocok bagi bangsa Indonesia. Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa Kapitalisme. Keduanya juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan. Kerena Pancasila merupakan ideologi dari negeri kita.keseimbangan ide dan gagasan serta tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara. sedangkan Liberalisme. dan harga. Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter. Tidak lain ideologi itu adalah Pancasila. Dengan adanya persatuan dan kesatuan tersebut jelas mendorong usaha dalam menegakkan dan memperjuangkan kemerdekaan. b. 75 . Jadi. yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas. Indonesia saat ini sangat membutuhkan sebuah idiologi dalam menjalankan pemerintahan ini ke depan. Saran Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa. Selain itu. sistem pasar. sangat perlu kita memahami apa arti dari ideologi dan apa itu Pancasila sebenarnya. Sebelumnya melangkah lebih jauh.

Pendidikan Pancasila.shvoong.2002. Andriani.blogspot. Elly M.DAFTAR PUSTAKA Setiadi. Komunis dan Sosialis” http://id.com/writing-and-speaking/presenting/2276673-ideologibangsa/#ixzz2DWvWvskm 76 .com. Jakarta : Gramedia Purwastuti.”Perbedaan Ideologi Pancasila.Yogyakarta : UNY Press http://thehilmanscoy.com.Pendidikan Pancasila. 2003.Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya http://slowdownthing.blogspot. L.

BAB V PAPARAN TENTANG IDEOLOGI AGAMA MERUPAKAN POTENSI ANCAMAN TERHADAP KEDERADAAN IDEOLOGI PANCASILA DI PROVINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM A. Hal ini menimbulkan perlawanan rakyat sehingga terjadi perang panjang (1873-1904) dan secara sporadis hingga tahun 1942. Pada masa kemerdekaan Indonesia. menjadi pusat perdagangan dan wilayah pemeluk Islam yang pertama di Nusantara. mendorong rakyat Aceh mendukung gerakan tersebut. konflik sengaja diciptakan. Di masa penjajahan Jepang. Pada masa kejayaan kesultanan ini terjadi konflik menentang Belanda yang ingin menguasai wilayah Aceh. dengan menjalankan syariat Islam dan mengembalikan Aceh pada masa kejayaan kesultanan. kuatnya gerakan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta. rakyat Aceh bersedia menyumbangkan pesawat Dakota untuk kepentingan 77 . Bahkan. Belanda dengan politik devide et imperanya membuat kelompok uleebalang (bangsawan tuan tanah) dan kaum ulama berseteru. LATAR BELAKANG Aceh yang terletak di posisi strategis (dekat dengan Selat Malaka). Kemenangan kaum ulama yang dipimpin Daud Beureurh menciptakan masyarakat lebih religius. Masa kejayaan kesultanan tahun 1610 dan 1640 membawa Aceh menjadi bangsa yang masyur dan berdaulat.

kebijakan pembangunan industrialisasi multinasional dilakukan. Gampong. Sago dan Mukim dihapus. Keuchik. Kekecewaan itu melahirkan gerakan perlawanan untuk membentuk Negara Islam Indonesia/Darul Islam (NII/DI) yang dipimpin langsung Daud Beureueh dan didukung sebagian rakyat Aceh. Peraturan syariat Islam dan lembaga adat seperti Tuha Peut. diganti dengan peraturan yang diseragamkan dari pusat ke semua 78 . pendidikan dan adat istiadat serta terpisah dari Sumatera Timur. Faktor lain pemicu konflik adalah kecurigaan terhadap pemerintah pusat yang menempatkan seorang komandan militer di Aceh yang dianggap komunis dan terhadap kabinet baru (PNI) yang tidak menerima permintaan Daud Beureueh untuk status khusus bagi Aceh dalam penerapan syariat Islam. Walaupun Daud Beureueh diangkat sebagai gubernur militer RI di daerah ini. Setelah penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik. kemudian ini menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan Garuda. Daud merasa kecewa dengan penggabungan ini dan muncul konflik baru. memberi status khusus pada Aceh sebagai daerah otonomi luas terutama dalam urusan agama. Aceh digabungkan dengan Sumatera Timur. Ini mendorong Aceh ke arah daerah yang sekuler. Perlawanan ini diatasi oleh pemerintah dengan mengangkat perwira asal Aceh untuk menjadi pimpinan militer tertinggi sekaligus berperan sebagai penyebar gagasan pemerintah terhadap penyelesaian perlawanan DII/NI. Pemberlakuan ini tidak lama bertahan karena ketika Orde Lama diganti Orde Baru.perjuangan Republik pada tahun 1948.

Kekerasan demi kekerasan terjadi. Aceh). Yang terjadi selanjutnya adalah pemberlakuan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1989 hingga 1998. Selama DOM berbagai pelanggaran HAM telah terjadi. pencabutan status DOM tahun 1998 tidak berpengaruh pada berkurangnya berbagai pelanggaran HAM di Aceh. Tercatat 534 korban jiwa dan 114 yang diculik (YAPPIKA. Kebijakan yang sentralistis ini menimbulkan jurang lebar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. berdaulat dan islami. Pemerintah Orde Baru kemudian melakukan tindakan yang sangat represif. Al-Ikhlas ayat (1) yaitu: “Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa”. Pelanggaran HAM terjadi dengan alasan bahwa korban adalah anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM).S. LANDASAN HUKUM 1. Keinginan inilah sebagai cikal bakal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin Hasan Tiro. Situasi ini mendorong beberapa kalangan di masyarakat Aceh berkeinginan untuk menjadikan Aceh sebagai negara makmur. Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 disebutkan yaitu “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” sehingga dapat disimpulkan bahwa UUD 1945 mempunyai nilai keislaman yan tinggi yang 79 . Islam secara expressiv verbis terdapat Eksistensi ideologi pada Pembukaan UUD 1945 sekaligus sebagai Pancasila yaitu. B. 2.daerah Aceh. Pemerintah menghancurkan gerakan ini melalui operasi militer. “Ketuhanan yang Maha Esa” yang terkesan mengutip ayat pada Q.

Hukum. menetapkan bahwa hukum Islam. hukum Adat. 3. IV/MPR-RI/1999 tentang GBHN. hukum Barat adalah sumber pembentukan hukum nasional. mengingat mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Pasal 25 –26 UU PNAD mengatur mengenai Mahkamah Syar’iyah NAD yang merupakan peradilan syariat Islam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional. KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI ACEH Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah propinsi yang berdasarkan pada syariat Islam di Indonesia.berhubungan dengan aqidah (keyakinan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” mencerminkan sifat bangsa yang percaya bahwa terdapat kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan di dunia sekarang. 6. UU No. 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (selanjutnya UU PNAD) membawa perkembangan baru di Aceh dalam sistem peradilan. butir 2. Bab IV. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonom yang bersyariat Islam tidak mudah di dalam negara kesatuan 80 . Ini memberi dorongan untuk mengejar nilai-nilai yang dianggap luhur yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang baik di masa nanti. Ketetapan MPR RI No. 4. C. Arah Kebijakan. A. Undang-Undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. 5.

Konflik yang memporakporandakan ekonomi.Republik Indonesia yang pluralistik. Pada pokoknya pemberontakan tersebut selalu bersifat nasionalis dan pemimpin GAM tidak pernah menunjukkan ketertarikan yang serius untuk bekerja sama dengan sesama kelompok Muslim di tempat lain. Apalagi adanya konflik bersenjata antara tentara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Hukum Islam mendapatkan dukungan. menghasilkan sebuah masyarakat yang egalitarian atau sederajat. Hal ini lebih didasarkan atas penilaian dari elit politis Jakarta dan Aceh mengenai apa yang dapat meredam sebuah daerah yang menderita oleh konflik. sudah tidak berfungsi sama sekali akibat perang. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berjuang untuk memisahkan diri dari Indonesia muncul pada tahun 1976 dan terus berlanjut maju mundur hingga ditandatanganinya perjanjian perdamaian di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005. khususnya karena sistem peradilan biasa yang jarang sekali memberikan keadilan bagi masyarakat Aceh. politik. Syariat dipromosikan sebagai sebuah obat mujarab: banyak yang berharap syariat akan mampu menghapuskan penyakit sosial. dan meminjam kata-kata yang dipakai oleh seorang 81 . sosial dan budaya Negeri Serambi Mekah ini belum juga berujung perdamaian. pelanggaran HAM dan eksploitasi ekonomi selama bertahun-tahun. Lampu hijau untuk menerapkan hukum Islam pada tahun 1999 merupakan bagian dari sebuah upaya setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk mendapatkan sebuah penyelesaian politik atas konflik yang terjadi di Aceh.

Selanjutnya untuk mengatur tentang pelaksanaan syariat Islam tersebut. yaitu yang mengakui syariat dan sistem hukum nasional berlaku bersama-sama dalam suatu Negara. ibadah. dibuatlah Perda No. termasuk yang berhubungan dengan ‘aqidah. melainkan 82 . transaksi ekonomi. 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyatakan bahwa seluruh aspek syariat akan diterapkan. struktur wilayatu peradilan. Perda No. al-hisbah peradilan (WH) pidana dan badan warisan. Legitimasi ini diberikan oleh pemerintah pusat untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang menginginkan daerah ini berlaku hukum syariat sebagaimana dahulu kala di masa kesultanan Aceh. Sebagaimana diketahui. 44 tahun 1999 yang antara lain mengatur tentang syariat Islam di Aceh. membuat rakyat Aceh menjadi "jujur. kemasyarakatan. setia. 5 tahun 2000. pembelaan Islam. termasuk cara berbusana bagi Muslim. HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL 1. hemat.“ Aceh adalah salah satu daerah dalam wilayah Republik Indonesia yang memiliki keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah. tetapi tidak ada perincian mengenai bagaimana ia berfungsi. Indonesia bukanlah negara yang berideologi Islam. pendidikan dan dakwah agama. rajin belajar dan bekerja. akhlak. cerdas serta matang secara emosi.Membentuk sebagai pengawasan dan penegakan syariat.akademis. Negara Indonesia adalah termasuk sistem Negara yang ketiga. perayaan hari raya Muslim. D. baitu al-mal. Akhirnya pemerintah pusat menyetujui dengan membuat UU No.

Hukum positif yang berlaku di Indonesia agar tetap efektif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat. mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat. Kepastian (hukum harus ditegakkan: jika hukum yang ditegakkan dibuat tidak bersumber dari aspirasi masyarakat luas. 83 .Pancasila. Ada semacam Negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. Hal ini dapat memicu timbulnya keinginan-keinginan yang serupa di daerah lain. maka pemaksaan menjadi otoriterisme). Kedamaian (tolok ukur kedamaian apabila kepentingan dan hak semua pihak terlindungi). Ketertiban (hukum harus dipaksakan: jika hukum yang dipaksakan dibuat tidak berdasarkan aspirasi masyarakat luas. hukum positif baru akan berlaku secara efektif apabila berisikan atau selaras dengan hukum yang hidup dalam masyarakat. Berdasarkan hal tersebut. 3. maka penegakan hukum menjadi semu). dengan mayoritas agama yang lain pula. haruslah menjadi hukum yang hidup di masyarakat dengan menggali. 2. 2. Dengan kata lain. ada suatu pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam tentang kedudukan Daerah Istimewa Aceh. yaitu : 1. Hal ini berdasarkan dari tujuan hukum itu sendiri.

wordpress. http://diskursusislam.com/tag/luarbiasa-penduduk-aceh/.DAFTAR PUSTAKA Apriansyah Bintang. diakses tganggal 28 Nopember 2012 Rasyid Rizani KEDUDUKAN QANUN JINAYAT PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL 84 .

dalam kepercayaan Hindu adalah awal kehidupan. Nasi tumpeng. Singapura bahkan Belanda.BAB V KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA A. karenanya amat dihormati. (dikenal dengan nama rijstafel). Di balik tradisi tumpeng yang biasa dipakai dalam acara ‘selametan’. 85 . kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke mancanegara seperti Malaysia. Tumpeng mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan. dengan alam dan dengan sesama manusia. Asal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi Hindu Bentuk tumpeng yang berupa kerucut dan mempunyai satu titik pusat pada puncaknya dipercaya melambangkan Gunung. Gunung. Madura dan Bali. atau yang banyak dikenal sebagai ‘tumpeng’ saja merupakan salah satu warisan kebudayaan yang sampai saat ini masih dipercaya untuk dihadirkan dalam perayaan baik yang sifatnya simbolis maupun ritual. Latar Belakang Kenduri adalah suatu ritual selamaten yakni berdoa bersama yang dihadiri para tetangga yang dipimpin oleh pemuka adat atau tokoh yang dituakan di satu lingkungan Biasanya disajikan tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang nantinya akan dibagikan kepada yang hadir. terdapat nilai-nilai yang sifatnya filosofis. Dimulai dari masyarakat di pulau Jawa.

Kehidupan orang Jawa sangat lekat dengan alam. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Dengan kegiatan kenduri terdapat : a. mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung dari alam. penyembahan dan doa kepada Tuhan. Mengakui bahwa berkah dan rejeki berasal dari tuhan b. tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang Maha Esa. Pemotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan. Ini menyiratkan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA 1.” (QS 2 Al Baqarah: 163) “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut ditempatkan di tengah-tengah dan bermacam-macam lauk pauk disusun di sekeliling kerucut tersebut. B. persembahan. Puncak sebuah upacara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlancip kerucut nasi tumpeng tersebut.” 86 . Penempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. kemudian dibagikan kepada yg hadir. Kegiatan yang nyata berupa : memuji kebesaran Tuhan dan memanjatkan do’a (QS 112 Al-Ikhlas:1) “Katakanlah: “Dia-lah Allah.Acara-acara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan wujud syukur.

” (QS 2:) (Surah Saba’: 1) “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Allah dari apa yang mereka persekutukan. Yang Maha Perkasa. Yang Maha Suci. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.” (Surah Alhasyr: 22 – 24) “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Raja. Yang Memiliki segala keagungan. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia.” 87 . dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.(QS 2 Al Baqarah: 21-22) “Hai manusia. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. agar kamu bertakwa. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Yang Maha Sejahtera. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Yang Mengadakan. “ (Al-Quran Al-Karim Surah An-Nahl [16]: ayat 18) “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah. Yang Mengaruniakan keamanan. Maha Suci. Yang Maha Kuasa. Yang Maha Memelihara. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. padahal kamu mengetahui. niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Yang Membentuk Rupa.

Terdapat rasa menghargai dan menghormati (QS 49:13) “Hai manusia. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a. Semua orang diajak. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain. tanpa membedakan kaya dan miskin b. boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. supaya kamu mendapat rahmat. dan untukkulah. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Hai orang-orang yang beriman.dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. 11. untukmu agamamu. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu.2. Tidak membedakan status c. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.” (Q:S al-Hujurat ayat: 10. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang 88 . agamaku. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya.” (QS:al kafirun1-6) “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. 11 dan 13) 10.dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

13. dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka.13) “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada 89 . 105. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. 3. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. (surat ke-42 asy-Syura. Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Sila Persatuan Indonesia Kegiatan melibatkan lingkungan sekitar sehingga dapat mempersatukan setiap masyarakat (Surat Ali Imron ayat 103 dan 105) 103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu.buruk sesudah imandan Barangsiapa yang tidak bertobat. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lakilaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. agar kamu mendapat petunjuk. dan janganlah kamu bercerai berai. orangorang yang bersaudara. Maka Allah mempersatukan hatimu. lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. Hai manusia.

Misalnya pada kegiatan kenduri pada selamatan rumah baru. kelahiran anak. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). ada tetangga datang membawa sesuatu baik berupa barang atau uang.Ibrahim. Ada pembagian tugas pada pengadaanya : seperti konsumsi. Dalam kegiatan palaksanaannya di pimpin oleh tokoh masyarakat / agama d. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. (surat Ali 'Imran (3): 159) Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. maka ada gotong royong saat pengadaan kenduri. 90 . maafkanlah mereka. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. bertawakallah kepada Allah. undangan c. Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. dapat menjadi forum komunikasi antar masyarakat e. mohonkanlah ampun bagi mereka. 4. peringatan orang meninggal terdapat kegiatan masak bersama. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Dalam kondisi tertentu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Dalam pengadaan kenduri terdapat musyawarah antara anggota yang mengadakan kenduri b. Sebelum acara dimulai. Karena itu. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan a.

Saat orang tidak datang tetap mendapatkan pembagian kenduri (Surah Annahl: 71) “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Pembagian kenduri ada azas sama rata  tidak ada perbedaan bagi setiap orang b. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. mereka tidak berlebih-lebihan. “ 91 . 5. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi.(QS. dan tidak (pula) kikir. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ (Surah Al-Imran:180) “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. “ (Surah Al-Furqaan: 67) “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). Asy-Syura: 38) "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat sedang urusan mereka (putuskan) dengan musyawarah antara mereka.

dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.(Surah Al-Hadiid: 11) “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ 92 . dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. “ (Surah Adz-dzaariyaat: 19) “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. 2 & 3) “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. “ (Surah Al-Maa’uun: 1.

melainkan lebih ke arah persetujuan sepihak atas layanan yang ditawarkan pihak lain. dan bertemunya pemikiran tentang apa yang akan dan apa yang tidak akan dilakukan terhadap pasien. dari sama sekali tidak memiliki kompetensi hingga memiliki kompetensi yang penuh. Kompetensi manusia untuk membuat keputusan sebenarnya merupakan suaut kontinuum.BAB VI KONSEP INFORMED CONCENT DALAM PANCASILA A. Pengertian Informed Consent Informed consent adalah suatu proses yang menunjukkan komunikasi yang efektif antara dokter dengan pasien. Tiga elemen Informed consent 1. Informed consent dilihat dari aspek hukum bukanlah sebagai perjanjian antara dua pihak. Definisi operasionalnya adalah suatu pernyataan sepihak dari orang yang berhak (yaitu pasien. yaitu pemberi consent haruslah seseorang yang kompeten (cakap). keluarga atau walinya) yang isinya berupa izin atau persetujuan kepada dokter untuk melakukan tindakan medik sesudah orang yang berhak tersebut diberi informasi secukupnya. B. Threshold elements Elemen ini sebenarnya tidak tepat dianggap sebagai elemen. Kompeten disini diartikan sebagai kapasitas untuk membuat keputusan medis. Diantaranya terdapat berbagai tingkat 93 . oleh karena sifatnya lebih ke arah syarat.

Pengertian ”berdasarkan pemahaman yang adekuat membawa konsekuensi kepada tenaga medis untuk memberikan informasi (disclosure) sedemikian rupa sehingga pasien dapat mencapai pemahaman yang adekuat. dapat dilihat dari 3 standar. misalnya resiko yang ”tidak bermakna” (menurut medis) tidak diinformasikan. sadar dan berada dalam keadaan mental yang tidak di bawah pengampuan. Dalam standar ini ada kemungkinan bahwa kebiasaan tersebut di atas tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial setempat. Dewasa diartikan sebagai usia telah mencapai 21 tahun atau telah pernah menikah. 94 .kompetensi membuat keputusan tertentu (keputusan yang reasonable berdasarkan alasan yang reasonable). seberapa ”baik” informasi harus diberikan kepada pasien. Information elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. disclosure (pengungkapan) dan understanding (pemahaman). 2. Secara hukum seseorang dianggap cakap (kompeten) apabila telah dewasa. Sedangkan keadaan mental yang dianggap tidak kompeten adalah apabila mempunyai penyakit mental sedemikian rupa sehingga kemampuan membuat keputusan menjadi terganggu. padahal mungkin bermakna dari sisi sosial pasien. yaitu : a. Standar Praktik Profesi Bahwa kewajiban memberikan informasi dan kriteria ke-adekuatan informasi ditentukan bagaimana BIASANYA dilakukan dalam komunitas tenaga medis. Dalam hal ini.

misrepresentasi ataupun paksaan. Standar pada reasonable person Standar ini merupakan hasil kompromi dari kedua standar sebelumnya. Kesukarelaan mengharuskan tidak ada tipuan. yaitu dianggap cukup apabila informasi yang diberikan telah memenuhi kebutuhan umumnya orang awam. Pasien juga harus bebas dari ”tekanan” yang dilakukan tenaga medis yang bersikap seolah-olah akan ”dibiarkan” apabila tidak menyetujui tawarannya. sehingga informasi yang diberikan harus memadai untuk pasien tersebut dalam membuat keputusan. Permenkes tentang 95 .b. Consent dapat diberikan : a. Dinyatakan (expressed) 1) Dinyatakan secara lisan 2) Dinyatakan secara tertulis. 3. Pernyataan tertulis diperlukan apabila dibutuhkan bukti di kemudian hari. c. Standar Subyektif Bahwa keputusan harus didasarkan atas nilai-nilai yang dianut oleh pasien secara pribadi. voluntariness (kesukarelaan. Kesulitannya adalah mustahil (dalam hal waktu/kesempatan) bagi profesional medis memahami nilai-nilai yang secara individual dianut oleh pasien. umumnya pada tindakan yang invasif atau yang beresiko mempengaruhi kesehatan penderita secara bermakna. kebebasan) dan authorization (persetujuan). Consent elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu.

Tidak dinyatakan (implied) Pasien tidak menyatakannya. b. Proxy Consent Adalah consent yang diberikan oelh orang yang bukan si pasien itu sendiri.persetujuan tindakan medis menyatakan bahwa semua jenis tindakan operatif harus memperoleh persetujuan tertulis. Proxy consent hanya boleh dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan ketat. C. Umumnya urutan orang yang dapat memberikan proxy consent adalah suami/istri. Konteks dan Informed Consent Doktrin Informed Consent tidak berlaku pada 5 keadaan : 1. namun melakukan tingkah laku (gerakan) yang menunjukkan jawabannya. namun consent jenis inilah yang paling banyak dilakukan dalam praktik sehari-hari. bukan baik buat orang banyak). saudara kandung. Misalnya adalah seseorang yang menggulung lengan bajunya dan mengulurkan lengannya ketika akan diambil darahnya. Keadaan darurat medis 2. baik secara lisan maupun tertulis. dan consent tersebut harus mendekati apa yang sekiranya akan diberikan oleh pasien. D. Meskipun consent jenis ini tidak memiliki bukti. Ancaman terhadap kesehatan masyarakat 3. Pelepasan hak memberikan consent (waiver) 96 . dengan syarat bahwa pasien tidak mampu memberikan consent secara pribadi. orang tua. anak. dst.

atau tidak ada waktu untuk tanya – jawab. Keluhan pasien tentang proses informed consent : 1. Pasien yang tidak kompeten dalam memberikan consent. Bahkan Grunder menemukan bahwa dari lima rumah sakit yang diteliti. 97 . 5. hanya 55 % yang dapat menyebut komplikasi yang mungkin timbul. Perilaku dokter yang terlihat terburu-buru atau tidak perhatian. dan orang dalam keadaan terminal seringkali tidak dianggap “cakap” menerima informasi yang benar – apalagi membuat keputusan medis. Banyak keluarga pasien melarang para dokter untuk berkata benar kepada pasien tentang keadaan sakitnya. empat diantaranya membuat penjelasan tertulis yang bahasanya ditujukan untuk dapat dimengerti oleh mahasiswa tingkat atas atau sarjana dan satu lainnya berbahas setingkat majalah akademik spesialis. orang yang dianggap memiliki mental lemah untuk dapat menerima kenyataan. Seorang yang dianggap sudah pikun. hanya 40 % yang membaca formulir dengan cermat.4. Contextual circumstances juga seringkali mempengaruhi pola perolehan informed consent. Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan terlalu teknis 2. hanya 60 % yang memahami tujuan dan sifat tindakan medis. Clinical privilege (penggunaan clinical privilege hanya dapat dilakukan pada pasien yang melepaskan haknya memberikan consent. dan hanya 27 % yang dapat menyebut tindakan alternatif yang dijelaskan. Sebuah penelitian yang dilakukan Cassileth menunjukkan bahwa dari 200 pasien pengidap kanker yang ditanyai sehari sesudah dijelaskan.

3. Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Pasien sedang dalam keadaan stress emosional sehingga tidak mampu mencerna informasi 4. Resiko terlalu umum atau terlalu jarang terjadi. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab Informed consent menempatkan pasien sesuai dengan martabat kemanusiaan. 2. 4. Keluhan dokter tentang informed consent 1. Surah Al-Israa’: 70 Standar Prosedur 98 . E. Pasien tidak mau diberitahu.3. yang dilayani sesuai dengan Operasional. Situasi gawat darurat atau waktu yang sempit. dimana Allah sebagai saksi sebagaimana sesuai dengan kepercayaannya. Pasien dalam keadaan tidak sadar atau mengantuk. Hubungan Informed consent dengan Pancasila Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa Informed consent merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak. Pasien tak mampu memahami.

dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. “ 99 . Informed consent mengandung persetujuan atau tidak setuju yang sebelumnya sudah ada penjelasan dan pemahaman diantara kedua belah pihak. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.” Sila 3: Persatuan Indonesia Informed consent menempatkan orang-orang yang berkaitan dalam kedudukan yang sama. Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. “ Sila 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/ Perwakilan.

maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman. “ 100 . permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. apabila kamu kamu mengadakan tentang pembicaraan rahasia.” Sila 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Informed consent mengandung suatu keadilan bagi kedua belah pihak yaitu penerima dan pemberi pelayanan. Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. janganlah membicarakan membuat dosa.

blogspot.html diakses tgl 29 nop 2012 101 .Daftar Pustaka Yusuf Alam Romadhon. http://yusufalamromadhon.com/2008/01/informedconsent. Informed Consent.

melainkan sesuatu yang diusahakan. Latar Belakang Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. kasus Sutiyoso di Australia. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. melecehkan. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. dan lainnya. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat 102 . hal sudah jadi. dan mampu belajar seumur hidup. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. yang dianggap merendahkan. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. TKI di Malaysia. yaitu empati. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya.BAB VI NILAI – NILAI PANCASILA DI DUNIA A. bertanggung jawab dan tanggung gugat. seperti kasus Ambalat. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa.

bertindak dan berperasaan. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care. Dengan 103 . Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir. mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. dengan demikian mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh.kalau mereka mampu memahami apa itu caring. hormat dan menghargai orang lain. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli. seorang perawat harus mempunyai etika. rendah hati. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar. jujur. Saat ini. Dalam menghadapi pasien. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. murah senyum dan menjaga perasaan pasien.

hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Dengan demikian, nilai pancasila sangat mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya Theory Human Care yang memiliki nilai – nilai dasar dari pancasila.

B. TEORI 1. Caring pada perawat Perawat merupakan salah satu profesi yang mulia. Betapa tidak, merawat pasien yang sedang sakit adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit. Pengalaman ilmu untuk menolong sesama memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar (Abdalati, 1989). Untuk itu perawat memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta (Johnson, 1989) . Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. Caring dalam keperawatan dipelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik .

104

Human

care merupakan

hal

yang

mendasar

dalam

teori caring. Menurut Pasquali dan Arnold (1989) serta Watson (1979), human care terdiri dari upaya untuk melindungi,

meningkatkan, dan menjaga atau mengabdikan rasa kemanusiaan dengan membantu orang lain mencari arti dalam sakit, penderitaan, dan keberadaannya serta membantu orang lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian diri . Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care, mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian

mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir, bertindak dan

berperasaan. Caring sebagai suatu moral imperative (bentuk moral) sehingga perawat harus terdiri dari orang-orang yang bermoral baik dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan pasien, yang

mempertahankan martabat dan menghargai pasien sebagai seorang manusia, bukan malah melakukan tindakan amoral pada saat melakukan tugas pendampingan perawatan. Caring juga sebagai

105

suatu affect yang digambarkan sebagai suatu emosi, perasaan belas kasih atau empati terhadap pasien yang mendorong perawat untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien. Dengan demikian perasaan tersebut harus ada dalam diri setiap perawat supaya mereka bisa merawat pasien . Marriner dan Tomey (1994) menyatakan

bahwa caring merupakan pengetahuan kemanusiaan, inti dari praktik keperawatan yang bersifat etik dan filosofikal. Caring bukan sematamata perilaku. Caring adalah cara yang memiliki makna dan memotivasi tindakan. Caring juga didefinisikan sebagai tindakan yang bertujuan memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan keselamatan klien (Carruth et all, 1999) Sikap caring diberikan melalui kejujuran, kepercayaan, dan niat baik. Caring menolong klien meningkatkan perubahan positif dalam aspek fisik, psikologis, spiritual, dan sosial. Bersikap caring untuk klien dan bekerja bersama dengan klien dari berbagai lingkungan merupakan esensi keperawatan. Dalam memberikan asuhan, perawat menggunakan keahlian, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan, memberikan harapan, selalu berada disamping klien, dan

bersikap caring sebagai media pemberi asuhan (Curruth, Steele, Moffet, Rehmeyer, Cooper, & Burroughs, 1999). Para perawat dapat diminta untuk merawat, namun tidak dapat diperintah untuk memberikan asuhan dengan menggunakan spirit caring . Spirit caring seyogyanya harus tumbuh dari dalam diri perawat dan berasal dari hati perawat yang terdalam. Spirit

106

Menurut Watson. 107 . f. Caring lebih kompleks daripada curing. g. c. Caring hanya akan efektif bila diperlihatkan dan dipraktekkan secara interpersonal. b. Lingkungan yang penuh caring sangat potensial untuk mendukung perkembangan seseorang dan mempengaruhi seseorang dalam memilih tindakan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Beberapa ahli merumuskan konsep caring dalam beberapa teori. Caring yang efektif dapat meningkatkan kesehatan individu dan keluarga. tetapi juga mencerminkan siapa dia.1995). ada tujuh asumsi yang mendasari konsep caring. d. Ketujuh asumsi tersebut adalah a. Oleh karenanya. Caring merupakan respon yang diterima oleh seseorang tidak hanya saat itu saja namun juga mempengaruhi akan seperti apakah seseorang tersebut nantinya.caring bukan hanya memperlihatkan apa yang dikerjakan perawat yang bersifat tindakan fisik. setiap perawat dapat memperlihatkan cara yang berbeda ketika memberikan asuhan kepada klien . Caring merupakan inti dari keperawatan (julia. e. Caring terdiri dari faktor karatif yang berasal dari kepuasan dalam membantu memenuhi kebutuhan manusia atau klien. praktik caring memadukan antara pengetahuan biofisik dengan pengetahuan mengenai perilaku manusia yang berguna dalam peningkatan derajat kesehatan dan membantu klien yang sakit.

Watson juga menekankan dalam sikap caring ini harus tercermin sepuluh faktor karatif yang berasal dari perpaduan nilai-nilai humanistik dengan ilmu pengetahuan dasar. perawat juga memperlihatkan kemampuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. dan dari pengalaman nyata berinteraksi dengan orang lain sehingga tercapai kepuasan dalam melayani dan membantu klien. 108 . kehidupan. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif.  Perawat memberikan informasi dengan jujur.  Mengembangkan hubungan saling percaya. perawat meningkatkan perilaku klien dalam mencari pertolongan kesehatan  Menumbuhkan kesensitifan terhadap diri dan orang lain. Di samping itu. dan bersikap wajar pada orang lain.  Memberikan kepercayaan-harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. murni.  Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan klien. Sepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut.h. 2. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. Pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistic. Selain itu. Faktor karatif membantu perawat untuk menghargai manusia dari dimensi pekerjaan perawat.

Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien.  Perawat perlu mengenali kebutuhan komprehensif diri dan klien.  Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manusiawi.  Menciptakan lingkungan fisik. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien.Sehingga karakter yang diperlukan dalam faktor ini antara lain adalah kongruen. empati. mental. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya.  Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. Kadang-kadang seorang klien perlu dihadapkan pada 109 . memberikan asuhan mandiri. menetapkan kebutuhan personal. Perawat perlu mengenali pengaruh lingkungan internal dan eksternal klien terhadap kesehatan dan kondisi penyakit klien.  Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomenologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. sosiokultural.  Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien.  Penggunaan sistematis metoda penyelesaian masalah untuk pengambilan keputusan. dan spritual yang mendukung. dan kehangatan. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien.

melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum memahami orang lain (Nurahmah. 2006). memberikan harapan dan kepercayaan. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi klien dengan memotivasi keinginan klien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. serta menumbuhkan sensitifitas terhadap diri sendiri dan orang lain (Julia. Leininger (1991) mengemukakan teori “culture care diversity and universality”. 1995). Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-klien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan klien. Kesepuluh faktor karatif di atas perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Selain itu. 110 . Tiga faktor karatif tersebut adalah: pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistik. Watson merumuskan tiga faktor karatif yang menjadi filosofi dasar dari konsep caring. Dari kesepuluh faktor karatif tersebut.pengalaman/pemikiran yang bersifat profokatif. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri (Julia. beberapa konsep yang didefinisikan antara lain Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. 1995).

b. Dalam hal ini. tak akan luput pengaruh baiknya pada penderita yang dirawatnya. merupakan faktor penting untuk kesembuhan penderita tersebut. Seringkali perawat diajukan pertanyaan – pertanyaan yang bertalian dengan pengertian akhlak dan kerohanian oleh penderita. Budi pekerti dalam susila yang berhubungan dengan cita – cita adat dan kebiasaan yang mempengaruhi seorang perawat dalam menunaikan pekerjaannya. kepribadian yang baik adalah penting. karena perawat adalah seorang yang memberikan pelayanan / perawatan baik terhadap orang sakit maupun terhadap orang sehat. Budi pekerti pada perawat sebagai pengamalan pancasila Yang dimaksudkan dengan budi pekerti itu umumnya kelakuan dan akhlak seseorang yang diterapkan oleh tradisi. Perawatan bukan saja merupakan keahlian untuk sekedar mencari nafkah. akan tetapi mengingat tujuannya juga merupakan pekerjaan yang suci. perawat bias menjadi penolong yang berguna untuk memberi kekuatan jiwa terutama kepada mereka yang tidak mempunyai harapan sembuh.3. adat. a. Manfaat Budi Pekerti Yang Luhur Bagi Penderita Seorang perawat yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. Manfaat Budi Pekerti Bagi Perawat Dasar – dasar budi pekerti yang sehat sangat dibutuhkan untuk kepribadian yang baik. Bagi anggota perawat. dan perawatan khususnya berarti tata kebiasaan. 111 . Amal jasmani dan rohani yang diberikan dengan penuh kerelaan oleh perawat kepada penderita.

ceria. Juga menunjukkan keterbukaan dengan orang lain. Senyum tulus perawat merupakan pengamalan pancasila. Soejitno Irmim dan Abdul Rochim dalam bukunya “Penampilan Pribadi yang Simpatik”. Senyuman mengandung samudera hikmah atau kemanfaatan yang luar biasa baik bagi pemberi maupun penerimanya. Terasa sebuah perasaan keyakinan (confident) akan hidup dan yang terasa lainnya. Tanadi Santoso menyebutkan keluarbiasaan senyuman sebagai sebuah kekuatan universal yang menarik sekali. menyatakan bahwa disamping senyum itu murah. apapun yang dikatakan akan terasa lebih manis. tidak usah membeli dan persediannya luar biasa banyaknya. ringan dan sederhana untuk dilakukan. Senyum dapat mengubah impian menjadi 112 . Senyum yang tulus dengan hati terbuka akan memancarkan sikap mental yang positif. enak didengar dan menyenangkan bagi orang lain. a. kenyataan. Sebuah perasaan (feeling) yang mudah menular. Makna senyuman Senyum merupakan sikap yang mudah. senyum ternyata memiliki daya ajaib seperti senyum dapat membangkitkan jiwa-jiwa yang lemah dan semangat yang terkoyak-koyak. Disebutnya demikian. Seorang perawat juga hendaknya memiliki senyuman yang tulus yang mampu memotivasi pasien-pasien yang ditanganinya. karena ia berpandangan bahwa senyuman akan menunjukkan hal yang positif.4. Akan memancar kehangatan dari orang tersebut.

Selain itu senyuman merupakan modal utama bagi seorang perawat dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah sakit atau lingkungan kerja. b. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi pasien dengan memotivasi keinginan pasien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. Senyuman Perawat dalam Menangani Pasien sebagai Pengamalan Pancasila Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. Perhatian yang diberikan perawat merupakan salah satu factor yang penunjang dalam bisnis dibidang pelayanan kesehatan. maka kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan”. orang tersebut akan merasa sangat dihargai. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-pasien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan pasien. siapapun dan bagaimanapun rupanya. namun lebih dari itu adalah sikap yang ramah tamah. penuh kesabaran dan perasaan serta senyum polos yang tidak dibuat-buat. Memberikan apa yang diinginkan orang lain berarti menciptakan nilai tambah bagi orang tersebut. 113 . Bentuk pemenuhan kebutuhan ini tidak saja dengan terapi medikamentosa. Seyum seorang perawat terhadap pasiennya sangat penting karena senyum perawat membuat pasien nyaman dalam menjalani pengobatan. Zig Zaglar mengatakan bahwa “bila kita cukup memberikan apa yang diinginkan oleh orang lain.

serta bersosialisasi dengan masyarakat. Perawat atau mahasiswa keperawatan dituntut dapat mengamalkan beberapa pengamalan Pancasila sebagai upaya dalam merawat pasien. Perawat maupun mahasiswa keperawatan dituntut mampu mengayomi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan (pasien). Dalam butir pancasila sila kedua dalam pengamalannya disebutkan “mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia”. Hal ini dikarenakan seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan bekerja untuk sosial. Salah satu profesi yang menuntut agar berpedoman pada Pancasila dalam menjalankan tugasnya yaitu seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan. Sifat saling mencintai dapat menumbuhkan jati diri seorang perawat dalam menjalankan 114 . Di dalam Pancasila terdapat butir-butir yang memuat seluruh pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki bangsa dan negara yang telah merdeka.Salah satu motivasi seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan dalam menangani pasiennya. yaitu dapat mengambil dari pengamalan Pancasila. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena dalam keperawatan seorang perawat harus memiliki sifat saling mencintai dalam penyembuhan pasien. Ini berhubungan dalam bidang keperawatan. berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat. Setiap masyarakat Indonesia dituntut untuk dapat mengamalkan beberapa dari butir-butir pengamalan Pancasila tersebut.

tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Bagi rumah sakit. Jadi seorang perawat harus dapat menerima keadaan setiap pasien yang ditanganinya baik itu dari golongan bawah maupun golongan atas. Senyum Tulus Perawat untuk Penyembuhan Pasien Keramah tamahan merupakan hal yang sangat utama dalam pelayanan kesehatan. pelaku kesehatan telah menomorduakan pasien dan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari pelayanannya. Impian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah dari pelaku kesehatan sangat tinggi. c. apabila para perawat yang merupakan jumlah terbanyak dalam rumah sakit tersebut dalam pelayananannya 115 . dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. Dalam butir pancasila sila kelima ’’mengembangkan sikap adil terhadap sesama’’. Mengacu pada konsep ini. adanya QA yang baik tentu saja membuat rumah sakit mampu untuk bersaing dan tetap exist di masyarakat. Dampak dari QA menentukan hidup matinya sebuah rumah sakit. Namun kondisi ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. QA ini merupakan salah satu faktor penting dan fundamental bagi manajemen rumah sakit itu sendiri dan para stakeholder. Dalam kenyataannya. Sebagaimana dijelaskan bahwa Quality Assurance (QA) adalah usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.

bukan senyum yang dibuat-buat. tetapi menciptakan banyak hal yang baik. Selain Djajendera (2008). Purwodadi. telaten. artinya senyum yang hanya sekejap diperlihatkan itu mempunyai kesan yang mendalam seolah tidak akan bisa terlupakan. yaitu: Mulailah dengan Senyum.H (2008). H. (2008) juga mengungkapkan beberapa hal tentang senyum. Watson menekankan dalam sikap caring ini juga harus tercermin sepuluh faktor kuratif yaitu: Pembentukan sistem nilai humanistic 116 . tanpa merugikan yang memberiSenyum itu terjadi sekejap dan kesannya kadangkala tidak akan pernah berakhir selamanya. dengan adanya QA para pelaku kesehatan dituntut untuk semakin teliti. seperti yang ditawarkan oleh Purwodadi. Ternyata senyuman saja pun membawa dampak yang sangat besar bagi sebuah rumah sakit. Senyum itu menguntungkan bagi yang menerima. Agar suatu rumah sakit terhindar dari sebutan rumah sakit yang tidak ramah.menunjukkan sikap tidak profesional dengan “tidak tersenyum” saja maka sebenarnya rumah sakit tersebut sudah kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya. Senyuman yang dimaksud adalah senyuman yang murni dan tulus dari dalam lubuk hati. S. yang mengatakan bahwa senyum tulus Anda adalah mahakarya kebaikan. dan hati-hati dalam menjaga mutu pelayanannya. Diantaranya adalah: Senyum itu murah. S. perlu adanya beberapa langkah konkrit untuk mencapai QA dalam hospitality in nursing services. Bagi pelaku kesehatan.

sosiokultural. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. mental. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. memberikan asuhan mandiri. Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. Mengembangan hubungan saling percaya.Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. menetapkan kebutuhan personal. Di samping itu. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan kepada klien. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. Menciptakan lingkungan fisik. murni. Penggunaan sistematis metoda penyalesaian masalah untuk pengambilan keputusan. Perawat perlu mengenali pengaruhi lingkungan 117 . dan bersikap wajar pada orang lain. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. perawat juga memperlihatkan kemapuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. perawat meningkatkan prilaku klien dalam mencari pertolngan kesehatan.dan altruistik. dan spritual yang mendukung. Selain itu. Perawat memberikan informasi dengan jujur. Menumbuhkan sensitifan terhadap diri dan orang lain. Memberikan kepercayaan – harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik.

Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. Perawat perlu mengenali kebutuhan komperhensif diri dan klien. Selain itu. Peran dan manfaat keperawatan dari segi ideologi pancasila Perawat profesional pemula mempunyai peran dan funsgi sebagai berikut: “Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijakan umum pemerintah yang berlandaskan pancasila. Kadang-kadang seseorang klien perlu dihadapkan pada pengalaman atau pemikiran yang bersifat profokatif. 5. khususnya pelayanan atau asuhan keperawatan kepada individu. keluarga.internal dan eksternal klien terhadap kesehatan kondisi penyakit klien. kelompok dan komunitas berdasarkan kaidah-kaidah” yaitu : 118 . Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manisiawi. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum mamahami orang lain. Kesepuluh faktor karatif ini perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan.

produktif. d. c. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan. e. b. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang reaktif.a. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih pasien dalam kemandirian untuk hidup sehat. terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi kemasa depan. sesuai dengan perannya. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya. Berperan serta dalam kegiatan penelitian dalam bidang keperawatan perkembangan dan ilmu menggunakan pengetahuan hasil dan penelitian teknologi serta untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan atau asuhan keperawatan. Mengembangkan diri terus menerus untuk meningatkan kemampuan profesional. 119 .

Transcultural Nursing. 2002. (diakses 29 Agustus 2006).indomedia. George B. Upaya Meningkatkan Profesionalisme Perawat. 1998. 1995. Julia. Research & Practice. 2001. New Jersey : Prentice Hall. Elly Nurachmah. (diakses 27 Agustus 2006). Pengantar konsep dasar keperawatan. http://www. Mc. Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. 3rd edition.tblog. Aziz Alimul Hidayat.com/poskup/2005/03/16/edisi16/1603pin1. St Louis : Elseiver Inc. Culture Care Diversity and Universality : a theory of nursing. http://risetdua. 4 edition. Joyce&Jane H.DAFTAR PUSTAKA A. New York : National league for nursing press. Aplikasi Model Konseptual Keperawatan. 1991. Kidd Pamela Stinson. http://pdpersi. Modalitas Perawat Adalah Empati (Refleksi Memperingati Ulang Tahun Ppni). Grow-Hill Companies. Concept.h tm.id/?show=detailnews&kode=786&tbl=artikel. Margaretha Ulemadja Wedho. Semarang : Akper Depkes Semarang. Madeline. Farland M&Leininger M.com/. Jakarta : Salemba Medika. Munir Kamarullah. 7th edition. M. Leininger M. th 120 . 2005. Theories. Meidiana Dwidiyanti. 2004. Edisi 1. Connecticut : Appleton&Lange. Hawks. Black M. Medical Surgical Nursing : clinical management for positive outcome.co. High Acuity Nursing. Nursing Theories : The Base Professional Nursing Practice. (diakses 27 Agustus 2006).

2000. Inc. Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia.id/asuhankeperawatan3. Pelayanan Prima Dalam Keperawatan. Universitas Diponegoro Semarang. Patricia&Anne G. 2001.id/mukisi/hospex/rokiah. Action Research Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Etika Keperawatan. www.Nila Ismani.co.ppt. (diakses 27 Agustus 2006). Perry. 5 edition. Roswita Hasan.pjnhk. http://www.pdpersi. St Louis : Mosby. Rokiah Kusumapradja. Jakarta : Widya Medika. Fundamentals of Nursing. (diakses 29 Agustus 2006). Rawin. Tidak dipublikasikan.go. th 121 .htm. 2005. Potter A.

Kondisi demikian dipengaruhi oleh tren dunia yakni globalisasi. Misalnya sikap religius. yang memungkinkan informasi dapat masuk dengan tidak terbatas (borderless information). dan mengutamakan musyawarah. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). bahkan menurun kualitasnya. Karakter menentukan tingkah laku manusia. Latar Belakang Pengembangan karakter bangsa ialah rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh seluruh warga suatu bangsa.BAB VIII PROSPEK MASA DEPAN PANCASILA TETAP “ EKSIS” DENGAN ADANYA PENDIDIKAN KARAKTER A. Sehingga salah satu faktor penyebab yang lazim dijadikan “kambing hitam” terjadinya tingkah laku warga negara yang tak terpuji ialah karakter bangsa yang mulai bergeser. Sekarang cenderung ke arah yang destruktif dalam melakukan aktivitas bermasyarakat. Di dalam situasi yang 122 . Ada beberapa karakter bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang mulai berubah ke arah yang memprihatinkan. saling menghormati. negara. santun sabar.

Pendidikan formal dalam 123 . Pendidikan sebagai proses transformasi budaya merupakan kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain (Tirtarahardja dan Sulo. yaitu: (1) asimilasi. kepercayaan. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian. Pertemuan nilai nilai budaya (cultural contact) dapat menghasilkan dua kemungkinan. dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan dan mengembangkan budaya. Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan. pertemuan yang membuahkan nilai-nilai baru yang bermakna. menjadi manusia dewasa. dan (2) akulturasi. kesenian. 2005:33). hukum. dan adat istiadat.seperti ini terjadilah proses lintas budaya (trans-cultural) dan silang budaya (cross cultural) yang kemudian mempertemukan nilai-nilai budaya satu dengan yang lainnya. moral. Salah satu fungsi dari pendidikan formal mencakup fungsi sosial. pertemuan tanpa menghasilkan nilai-nilai baru yang bermakna. Pendidikan merupakan faktor dominan dalam mengembangkan karakter bangsa.

seperti kasus Ambalat. melainkan sesuatu yang diusahakan. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. yang dianggap merendahkan. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa.menjalankan fungsi sosial harus mampu mensosialisasikan peserta didik. dan lainnya. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilainilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. kasus Sutiyoso di Australia. melecehkan. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah 124 . TKI di Malaysia. hal sudah jadi. sehingga mereka nantinya bisa mengubah diri mereka dan masyarakatnya.

memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. bertanggung jawab dan tanggung gugat. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. 125 . disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. Dengan hubungan baik ini. Dalam menghadapi pasien. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. Saat ini. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat kalau mereka mampu memahami apa itu caring. dan mampu belajar seumur hidup. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. seorang perawat harus mempunyai etika. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. yaitu empati.

maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan. sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Pendidikan memiliki tugas mengembangkan potensi manusia secara maksimal yang terhimpun dalam 126 . para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. Merekonstruksi Pendidikan Pendidikan harus mengetahui dan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik yang beragam. Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh. termasuk bagi perawat. Dengan demikian. jika tingkatan sikap caring perawat dan pegawai-pegawai kesehatan lainnya. TINJAUAN TEORI 1. membimbing hidup. menerima pelajaran. Sebab akhlak yang teguh dan sikap caring merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik. maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. B.Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban. Selain dengan tujuan tersebut.

intuitif. Otak kiri merupakan pusat intelligence qoutient.jasmani dan rohani. hubungan yang bersifat vertikal atau sering 127 . Otak merupakan pusat berpikir. Otak manusia terbagi menjadi empat bagian. Potensi God Spot ialah pengembangan kejiwaan yang berdimensi ketuhanan. dan taat. cerebellum qoutient. Apa saja potensi yang dimiliki manusia? Potensi manusia telah terancang dengan baik di dalam otak. berpikir acak. dan God Spot. God Spot bagian otak yang menjadi pusat spiritual qoutient. Otak kanan menyimpan potensi moral qoutient. dan rasional. dan ketaatan. tidak teratur. adversity qoutient. Otak kecil menyimpan potensi orang yang rendah hati. mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. berpikir abstrak. memecahkan persoalan. otak kiri. Manusia yang “berotak” akan selalu berpikir guna menyelesaikan permasalahan kehidupan. Otak kecil merupakan pusat penyeimbang. Otak kiri menyimpan potensi mengetahui problem serta kondisi baru. Otak kanan merupakan pusat emotional qoutient. berpikir logis. Keempat bagian otak itulah bermuara potensi-potensi manusia. dan holistik. dan menerima hubungan yang kompleks. Emotional qoutient lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial). tawaduk. kebermaknaan. sederhana. yakni: otak kanan. linear. otak kecil.

dan religious qoutient. dzikir menjadi kepribadiannya. adversity qoutient. cerebellum qoutient dan sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi menjadi manusia yang moral qoutient. dan dengan tidak mengeraskan suara. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205: Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. merupakan sebuah upaya yang nyata (Gunawan. Keimanan. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan 128 . sehingga manusia mampu menerima pengetahuan tentang alam semesta ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing. intelligence qoutient. Bagaimana memproses keseluruhan domain dan segenap potensi agar menjadi integral dalam dunia pendidikan? Sebuah pedoman dalam mengembangkan segenap potensi manusia yang merujuk pada Al Quran.disebut spiritual qoutient. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205 merupakan “konsep otak” dan prototipe tujuan pendidikan. Pendidikan berupaya menggabungkan emotional qoutient. ingat Tuhan. di waktu pagi dan petang. Manusia berbeda antara satu dengan lainnya. ketakwaan. 2011:32). merupakan intelligence qoutient yang “tertinggi”. mental. hanya disebabkan perbedaan fisik. dan kecerdasan. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu”: menyebut berarti manusia sadar.

dan hasilnya ketaatan kepada Tuhan. “Di waktu pagi dan petang”: tanpa mengenal ruang dan waktu dalam berpikir.kepribadian peserta didik secara utuh. hormat pada aturan dan hukum masyarakat. Kurikulum disusun memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman. dan hormat pada hak orang/warga lain. dan melahirkan spiritual qoutient. banyak ide. merupakan dampak dari “kesadaran” tujuan penciptaanya melalui proses berpikir. “Dan rasa takut”: membentuk emotional qoutient dan lebih rendah hati. dan bertukar ilmu. Manusia akan memiliki kejujuran dan integritas. hatinya diam-diam berdoa. “Dengan tidak mengeraskan suara”: berbisik. gagasan. doanya diam-diam. dan tidak terputus-putus. takwa. penuh harapan. dan pendapat. Manusia berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. dikaji. ide. didiskusikan. tidak terbatas 129 . “Dalam hatimu”: merenungi di hati. dan banyak pendapat. tidak menyombongkan diri. “merenung dengan hati”. dan akhlak mulia. bertanggung jawab. “Dengan merendahkan diri”: rendah hati. berpikir hakikat penciptaannya. berserah diri. selalu optimis. Hanya manusia yang memiliki potensi spiritual qoutient. Spiritual qoutient sebagai potensi kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna. Manusia yang “berbisik/bersuara” memiliki bahan untuk dibicarakan.

dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. denyut jantung. tidak sombong akan ilmunya.ruang dan waktu. sadar secara jiwa dan raga. sehingga dalam bertindak sesuai dengan tuntunan Tuhan. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”: tidak lalai. kejujuran dan integritas. Segenap potensi tersebut secara fitrah dianugerahkan Tuhan kepada manusia dalam kedudukannya sebagai insan. dan banyak pendapat. berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. intelligence qoutient. Sehingga perlu adanya perubahan dalam pemikiran para pendidik yang cenderung pada transfer pengetahuan 130 . selalu rendah hati. selalu optimis. dan spiritual qoutient. dioptimalkan. maka akan tercipta manusia seutuhnya. memiliki rasa takut. Manusia yang memiliki emotional qoutient. Pendidikan perlu terus ditingkatkan. dan sadar secara jiwa dan raga. dan helakan nafas. jiwa dan raga. mengetahui hakikat penciptannya. manusia seutuhnya. dengan seluruh totalitasnya. berserah diri. Pendidikan menggabungkan melalui kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan sehingga keseluruhan potensi otak membentuk kebermaknaan (GodSpot). sadar diri. Manusia akan sadar secara totalitas jiwa dan raganya. Manusia yang selalu “ingat Tuhan” dalam setiap langkah.

dan yang dirasakan dalam hati seseorang. kondisi. Sedangkan Kemendiknas (2010) menyatakan karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa).belaka. yang memanusiakan manusia dalam kedudukannya sebagai insan. yaitu spontanitas manusia dalam bersikap atau melakukan perbuatan yang menyatu dalam diri manusia sehingga ketika muncul tidak perlu dipikirkan lagi. dasar pembangunan karakter manusia dimulai. Karakter lebih dekat dengan akhlak. Sementara itu Kamus Bahasa Indonesia (2008:639) mengartikan karakter sebagai tabiat. Pendidikan pada akhirnya dapat kembali pada fitrahnya. 2009:10). dengan dipengaruhi oleh situasi. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. 131 . 2. Pendidikan Karakter Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan. sebagai faktor penentu seseorang untuk bersikap dan bertingkah laku. sifat-sifat kejiwaan. Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. Karakter merupakan sifat yang melekat pada setiap manusia.

karena sesungguhnya terdapat nilai moral universal yang bersifat absolut yang bersumber dari ajaran agama-agama di dunia yang disebut dengan the golden rule. Lebih lanjut Lickona tidak sependapat dengan cara pendidikan moral reasoning dan value clarification yang diajarkan di Amerika Serikat. agar mereka memahami dan melakukan mana yang baik dan menjauhi yang buruk. dan biasa melakukannya (domain psikomotorik). Pendidikan karakter memiliki makna yang luas daripada pendidikan moral. bersahaja. Sedangkan Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. Lickona (1992) berpendapat adanya moral absolute. jujur. Pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang hal yang baik. saling menolong.Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa. mampu merasakan dan menghayati (domain afektif) nilai baik. adil. dan bertanggung jawab. Nilai moral tersebut seperti: saling menghormati. Karakter apa yang harus ditanamkan kepada siswa? 132 . 2009:10). sehingga peserta didik menjadi paham (domain kognitif) tentang mana yang baik dan mana yang buruk.tetapi lebih dari itu. yang harus diajarkan kepada generasi muda. karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah.

diinternalisasi.Terdapat delapan karakter yang dapat dikaitkan dalam kegiatan pembelajaran. 8. dipertahankan keberadaannya. 4. yakni: 1. hal ini terkait kedinamisan budaya. Karakter setelah diinternalisasi. 6. dikembangkan lagi (developed). Karakter yang telah terbentuk 133 . 7. 2. 5. 3. Cinta Allah dan Rasul Cinta orangtua dan guru Cinta sesama Cinta keunggulan Cinta diri sendiri Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi Cinta alam sekitar Cinta bangsa dan negara Karakter pada manusia dikreasikan dan ditambahkan dengan nilainilai (created). dan terdapat pembiasaan dalam bertingkah laku seseorang (embedded). Karakter yang terbentuk dan baik dipelihara (ultimately manipulated). Setelah itu direkatkan.

dan penghargaan. dan kurikulum. ditanamkan. 3. Proses ini harus menjadi daya tarik dan membangkitkan rasa ingin tahu mahasiswa. Nilai-nilai dasar kemanusiaan sebagai inti pendidikan karakter dibangkitkan. Dosen menjadi inspirasi. menjadi sebuah nilai budaya. Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan 134 . dan perilaku. dan metode yang mencerahkan siswa. dan begitu seterusnya. penguatan isi. sehingga tidak harus diajarkan dalam mata pelajaran tersendiri. pembelajaran harus menyenangkan. dengan prinsip-prinsip demokrasi. 2010). dipelihara. kesetaraan. keberagaman. sehingga menjadi budaya kehidupan sehari-hari. dan direfleksikan melalui sikap. Proses tidak pernah selesai. antarpelajaran. Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa ialah interaksi edukatif. Nilai – nilai tersebut berintegrasi dalam mata pelajaran. dialogis. Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya bangsa (Kemendiknas.tersebut diarahkan (managed). pemikiran.

masyarakat. menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. kesadaran akan ada sekian banyak perbedaan di dunia. Transendensi. Keadilan. setiap manusia pada hakikatnya setara di hadapan Tuhan kecuali ketakwaan dan ilmu yang membedakannya. tetapi proporsional. mengandung lima pilar karakter. Liberasi. Humanisasi. 5. Nilai-nilai Pancasila digunakan sebagai parameter tingkah laku pemerintah. merupakan kunci kesejahteraan. 4. dan individu. Pancasila sebagai inti karakter bangsa Indonesia. pembebasan atas penindasan sesama manusia. Inti sila-sila Pancasila menjadi norma dan tolak ukur bagi kegiatan kenegaraan. dan perseorangan. 2. kemasyarakatan. Akan tetapi.bangsa Indonesia. Kebinekaan. 3. Pancasila memiliki kedudukan yang jelas dan tegas. Dari-Nya akan memunculkan penghambaan semata-mata pada Tuhan. Adil tidak berarti sama. Oleh karena itu tidak dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki potensi. Kesadaran ini juga berarti memahami keberadaan diri dan alam sekitar sehingga mampu memakmurkannya. Perbuatan manusia dianggap bermoral (beretika) atau 135 . yakni: 1. mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan.

dan persepsi masyarakat terhadap lingkungan mereka. tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang profan (bagian keseharian dari hidup dan bersifat biasa-biasa saja). dan sesuai dengan ketentuan agama. keyakinan. Kearifan lokal dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan. konsep. Kearifan lokal didefinisikan sebagai sintesis budaya yang diciptakan oleh aktor-aktor lokal melalui proses yang berulang-ulang. Pembangunan karakter bangsa dengan demikian juga tidak lepas dari nilai-nilai dasar Pancasila. melalui internalisasi.mempunyai nilai etik. Local genius adalah juga cultural identity. dan interpretasi ajaran agama dan budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma – norma dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. Kearifan lokal ialah koleksi fakta. merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai 136 . diakui akal. Kearifan lokal merupakan gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat. jika memenuhi tolak ukur Pancasila.

dan (3) hubungan dengan yang gaib. seperti hutan milik adat. Tembang Gugur Gunung yang diciptakan oleh Bapak Ki Nartosabdo misalnya. Karakteristik kearifan lokal ialah: (1) terbangun berdasarkan pengalaman. sebagai upaya konservasi alam. Kearifan lokal dapat berupa adat istiadat. (2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad. seperti Tuhan dan roh gaib. (3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang. (5) bersifat dinamis. Seperti dalam kebudayaan Jawa terdapat parian dan tembang. institusi. dan (6) sangat terkait dengan sistem kepercayaan. seperti perkawinan. Teks tembang Gugur Gunung seperti berikut ini. Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan. dalam tembang ini terdapat nilai-nilai filosofis dan kaya makna. (2) hubungan manusia dengan alam. kata-kata bijak. Kearifan lokal berwujud tata aturan yang menyangkut: (1) hubungan sesama manusia.dengan watak sendiri. dan pepatah. (4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat. Ayo (ayo) … kanca (kanca) … Ngayahi karyaning praja Kene (kene) … kene (kene) … 137 .

sosial. serta terpeliharanya hubungan selaras dengan lingkungan alam. dalam masyarakat Jawa tercermin dalam nilai-nilai budaya hormat dan rukun. dan budaya secara adil.Gugur gunung tandang gawai Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane Lila lan legawa kanggo mulyaning negara Siji (loro) telu (papat) … maju papat papat Diulung-ulungake mesthi enggal rampunge Holobis kuntul baris. Konsep keseimbangan tercermin dalam terjaminnya pemerataan distribusi kesempatan dan sumber daya ekonomi. Sejak kalimat pertama teks vokal menunjukkan betapa pengarang memiliki kecintaannya yang besar terhadap bangsa dan negara. Orang lain diajak untuk melakukan hal yang sama dengan cara mengerjakan tugas dan membuat karya sesuai keahliannya. holobis kuntul baris ( 2x ) Teks tembang Gugur Gunung mengajak semua orang untuk melakukan tugas-tugas bangsa dan negara. Manusia dalam posisi hidup 138 . politik. Kehidupan masyarakat terorganisasi secara rapi. yaitu cita-cita yang berupa tatanan sosial terorganisasi secara rapi dalam keseimbangan. Nilai budaya keserasian hidup bersama menjadi filosofi dasar masyarakat Jawa.

kota. tidak dapat bersifat individual yang di mana seseorang tersebut dihadapkan pada pranata sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tersebut. Dengan demikian orang yang mengajak ini juga harus siap membantu pekerjaan orang lain yang diadakan secara gotongroyong. Kerja gotong-royong ini lazim sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan untuk kepentingan sosial atau bersama. Kearifan lokal dapat berubah dalam aspek nilai.bermasyarakat. melainkan penerapan nilai. Apabila seseorang melakukan pekerjaan pribadinya secara gotong-royong. seiring kedinamisan masyarakat dan keyakinan. Misalnya orang Banjar yang lama tinggal di Jawa akan terbawa budaya Jawa. berarti orang ini telah mengajak orang lain – masyarakat – untuk bekerja bersamasama menyelesaikan pekerjaan pribadinya. Sehingga dalam proses ini terjadi saling membantu dan dibantu antarwarga masyarakat. Kegiatan gotong-royong terdapat proses timbal balik yang merupakan hubungan sebab dan akibat dari aktivitas tersebut. provinsi). Seseorang hidup bermasyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati tatanan sosial yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. Guna 139 . Kearifan lokal bukan pada fokus budaya regional (kabupaten.

Menyelesaikan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan peraturan pelaksananya. Mendorong percepatan proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia modern yang berkelanjutan dan menguatnya masyarakat sipil. 6. 3.mengembangkan karakter bangsa berdasarkan kearifan lokal. Mengembangkan modal sosial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi derasnya arus budaya global. Mengembangkan kerja sama yang sinergis antarpihak terkait dalam upaya pengelolaan kekayaan budaya. 140 . berbudi luhur. 4. 5. 2. dan mencintai kebudayaan Indonesia dan produk-produk dalam negeri. Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian. Mendorong reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional. dengan mendorong terciptanya ruang yang terbuka dan demokratis bagi pelaksanaan dialog kebudayaan. perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1.

Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT: 141 . kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM SDIT ATTAQWA PUSAT. Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SDIT ATTAQWA PUSAT.4. Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan. Untuk kurikulum Muatan Lokal. disamping menyesuaikan dengan program pemerintah Propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi. kurikulum SDIT : Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas. salah satunya yaitu SDIT. disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas. PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter diterapkan pada sekolah – sekolah.

Mata X II X III X IV X V X VI X Pelajaran 1. Pendidikan Kewarganegara an 3. Pendidikan Agama Islam 2.KELAS DAN ALOKASI WAKTU KOMPONEN I A. Penjaskes 9. Seni Budaya dann Sosial 8. Bahasa Sunda X X X X X 3 1 1 2 2 2 2 5 7 5 7 5 7 5 7 5 6 6 6 2 2 4 4 5 6 2 2 3 3 3 3 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 2 142 . Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Matematika 5. Bahasa Indonesia 4.

Fiqih 4. Tahfidz 8. Komputer Jumlah 1 2 2 2 2 X X 2 2 2 2 X 1 1 2 2 2 4 1 35 1 1 2 3 2 4 1 39 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 Xk Xm 3 3 3 4 2 47 SISTEM PEMBELAJARAN Rutinitas   Setiap pagi diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha. 143 . Aqidah Akhlak 2. Bahasa Inggris 7. Qur’an Hadist (Kandungan dan hadits) 3. Tarekh 5. Tahsin (Tajwid) 9. Berdoa sebelum dan sesudah belajar. Bahasa Arab 6. Lokal Muatan X X X X X X 1.B.

Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari. Penulisan/pengecekan buku penghubung. menyenangkan. Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada setiap mata pelajaran    Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik.  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman.    Tadarus selama 30 menit di pagi hari. Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis 144 . dipahami. maupun masyarakat.   Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif.  Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks baik di lingkungan rumah. Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak. sekolah. Metode Proses Pembelajaran  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan.

pengamatan lingkungan dan penulisan laporan  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas. tata penulisan dst)  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal mungkin. Bola Basket. memimpin do'a. berdebat. jarak. wawancara.  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil. Sarana dan Fasilitas Sekolah       Gedung milik sendiri 3 lantai Masjid Ruang kelas Laboratorium komputer Perpustakaan Sekolah Sarana dan fasilitas olah raga (Futsal. untuk mencapai pemahaman konsep tertentu. bercerita secara individual. Memberi penugasan penelitian perpustakaan.  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA. IPS. memimpin upacara. berdiskusi. presentasi kelompok. & Bulu Tangkis) 145 . membersihkan kelas.

 

Toko sekolah dan kantin prasmanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

Kegiatan Ko Kurikuler Kegiatan kokurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya : Salat Berjamaah, Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan tujuan :     Memupuk keimanan siswa. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

Kebiasaan Beramal  Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :    Dana amal, kurban, dan teman asuh. Pakaian layak pakai. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

Orientasi Siswa Baru Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok, pengenalan fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

146

Kunjungan Pustaka Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran. Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu. Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada waktu - waktu lain.

Pentas Akhir Tahun Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan, menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

Amaliah Ramadhan Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan

147

kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

Kegiatan Ekstra Kurikuler Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIT ATTAQWA PUSAT memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

Ekstra kurikuler Wajib Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN /PANDU SIT yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

Ekstra kurikuler Pilihan Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut : Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya. Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

Macam Ekstra kurikuler :   Drumband Sepak Bola/Futsal

148

     Pencak Silat Bulu Tangkis Sanggar Seni Qiroah dan Tilawah Karate 149 .

Buku ini mengulas tentang Pancasila di Indonesia 150 . Semarang.ateri buku ini adalah kumpulan bahan mata kuliah yang M diajarkan selama satu semester di Universitas Diponegoro.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.