P. 1
Materi Buku Pancasila Kel 4

Materi Buku Pancasila Kel 4

|Views: 254|Likes:
Published by Isa Tri Edi

More info:

Published by: Isa Tri Edi on Feb 08, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2015

pdf

text

original

BAB I KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA

A.

Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Sejak dari jaman dahulu kehidupan beragama sudah ada di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut masayarakat indonesia dari jaman dahulu. Kepercayaan animisme dan dinamisme ada jauh sebelum agama masuk ke Indonesia. Bahkan masuknya agama yang pertama di Indonesia yaitu Hindu, animisme dan dinamisme masih lebih dulu ada dan berkembang. Di Indonesia sendiri ada beberapa agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Budha dan Konghuchu. Saat ini keberagaman agama di indonesia diwarnai dengan munculnya banyak organisasi-organisasi atau aliran-aliran dari beberapa agama. Ada yang ditentang dan ada pula yang disetujui. Hal tersebut memang tak lepas dari faktor yang melatar belakanginya, yaitu perbedaan. Setiap agama memeliki pedoman untuk mengatur penganutnya. Pedoman tersebut berisi nilai-nilai yang akan membenarkan atau menyalahkan tindakan manusia. Agama sebagai sesuatu yang bisa terlepas dari bangsa Indonesia mempengaruhi perilaku manusia. Pedoman yang dimiliki oleh setiap agama mengatur berbagai hal sebagai berikut : mengatur kehidupan manusia dengan tuhan,manusia dengan manusia,dan manusia dengan lingkungan. Tidak ada nilai keburukan yang dibawa oleh

1

suatu agama. Untuk itu, kita perlu mengetahui hubungan antara agama dengan pancasila. B. PEMBAHASAN Dalam Bab ini, akan di bahas mengenai hubungan antara agama yang ada di Indonesia dengan pancasila, yaitu : 1. HUBUNGAN ISLAM DENGAN PANCASILA

1. Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk memilih satu kepercayaan, dari beberapa kepercayaan yang diakui oleh negara. Dalam konsep Islam, hal ini sesuai dengan istilah hablun min Allah, yang merupakan sendi tauhid dan pengejawantahan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya

2

untuk selalu mengesakan Tuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Q.S Al-Baqarah ayat 163. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS 2:163). Dalam kacamata Islam, Tuhan adalah Allah semata, namun dalam pandangan agama lain Tuhan adalah yang mengatur kehidupan manusia, yang disembah. b. Q.S Al-Ikhlas ayat 1. “Katakan Muhammad bahwa Allah itu Esa”. c. Q.S Asy-Syuura ayat 11. “(Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. d. Q.S Saba’ ayat 1. “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” e. Q.S Al-Hasyr ayat 22 – 24. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci,

3

Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. padahal kamu mengetahui.S Al-Maa-idah ayat 73. Yang Mengadakan. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu.” 4 . Maha Suci. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”.S Al-Baqarah ayat 256. Q. “ f. Yang Maha Memelihara. Yang Mengaruniakan keamanan. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Yang Maha Kuasa. Yang Mempunyai NamaNama Yang Paling baik. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Yang Membentuk Rupa.S Al-Baqarah ayat 21-22 “Hai manusia. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. agar kamu bertakwa. Yang Maha Perkasa.” g. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah. Q. Q.Yang Maha Sejahtera. Allah dari apa yang mereka persekutukan. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.” h. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Yang Memiliki segala keagungan. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi.

Q.S At-Tin ayat 4. menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai sesama. Artinya tegakkanlah timbangan dengan keadilan dan jangan sekali-kali kamu berlaku curang dalam timbangan.2. yakni hubungan antara sesama manusia berdasarkan sikap saling menghormati.S Al-Maa’idah ayat 8. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Q. hal ini sesuai dengan istilah hablun min al-nas.” b. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orangorang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. Dalam konsep Islam. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu”. Q. Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab bermakna bahwa bangsa Indonesia menghargai dan menghormati hak-hak yang melekat pada pribadi manusia. karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. Berlaku adil lah. 5 .” d. Q.S Al-Israa’ ayat 70.S Ar-Rahman ayat 8. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. c.

Kami angkut mereka di daratan dan di lautan.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.” e. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat. Dan bertakwalah kamu kepada Allah. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.S Al-Insaan ayat 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin. Q. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. anak yatim dan orang yang ditawan. maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Q.S Al-Maa’idah ayat 2. “ f. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” g. Q. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah 6 .S Al-Hujuraat ayat 11. sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. “ h.untuk mengharapkan keridaan Allah. Q.” 7 . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu.” j. Q. supaya kamu mendapat rahmat. Q. bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia.S Al-Hujaraat ayat 10 “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Q. “Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan.S Luqman ayat 18.” i. “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.S Al-Hujaraat ayat 13 “Hai manusia.S Al-Baqarah ayat 224.” k.

S Al-Hujuraat ayat 13. b. Dalam konsep Islam. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka. lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Q. orang-orang yang bersaudara. maka Allah mempersatukan hatimu. dan janganlah kamu bercerai berai. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam AlQur’an: a.S Ali-Imron ayat 103. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu.3. agar kamu mendapat petunjuk.” Artinya berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan jangan kamu berpecah belah. hal ini sesuai dengan istilah ukhuwah Islamiah (persatuan sesama umat Islam) dan ukhuwah Insaniah (persatuan sesama umat manusia). Q. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. Sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dan bangsa yang menegara. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara 8 . dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahilliyah) bermusuh-musuhan. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. “Hai manusia.

dan ulil amri di antara kamu.S An-Nisaa’ ayat 59. Q. “Hai orang-orang yang beriman. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah). “ c.kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu.S Al-Hujuraat ayat 9. Q. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.” d. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya). Kemudian jika kamu berlainan 9 . Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Surah Al-Hujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. dan ulil amri di antara kamu. “ e. “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). “ f. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.

Q. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Injil dan Al Quran. lalu mereka membunuh atau terbunuh.” g. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.S Al-Maa’idah ayat 35. supaya kamu mendapat keberuntungan. Q. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat. dan itulah kemenangan yang besar.” h. Q. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.pendapat tentang sesuatu. Mereka berperang pada jalan Allah. dan berjihadlah pada jalan-Nya. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya).S Ali ‘Imran ayat 200. bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman.” i.S At-Taubah ayat 111. Sila keempat berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan bermakna bahwa dalam mengambil keputusan bersama harus dilakukan secara 10 . Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. supaya kamu beruntung. “Hai orang-orang yang beriman.” 4.

Dalam konsep Islam. “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah (ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. mohonkanlah ampun bagi mereka.S An-Nahl ayat 125. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari 11 . hal ini sesuai dengan istilah mudzakarah (perbedaan pendapat) dan syura (musyawarah). “Maka disebabka rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Karena itu maafkanlah mereka.musyawarah yang didasari oleh hikmad kebijaksanaan. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat.S Ali Imron ayat 159. Q. maka bertawakallah kepada Allah. ekonomi. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu (urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya. Q. seperti urusan politik. kemasyarakatan dan lain-lainnya). tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” b. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu selalu bersikap bijaksana dalam mengatasi permasalahan kehidupan dan selalu menekankan musyawarah untuk menyelesaikannya dalam suasana yang demokratis.

“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.” e. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar.S Ali ‘Imron ayat 159. maka lapangkanlah.” f. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa. “Hai orang-orang yang beriman. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.jalannya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. Q.” Artinya Ajaklah atau Dakwahilah itu kepada agama Tuhanmu dengan penuh hikmah dan pengajaran yang baik. 12 . “Hai orang-orang yang beriman.” d.S Al-Mujaadilah ayat 9. Q.S Al-Mujaadilah ayat 11. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Q. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. c. Q. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”.S Asy-Syuura ayat 38.

Q. mohonkanlah ampun bagi mereka. Q. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. adil terhadap diri sendiri. Sila kelima berbunyi Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bermakna bahwa Negara Indonesia sebagai suatu organisasi tertinggi memiliki kewajiban untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya memerintahkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal. memberi kepada kaum kerabat. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. dan Allah melarang 13 . Q.” 5. maka bertawakkallah kepada Allah. orang lain dan alam. hal ini sesuai dengan istilah adil. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a.S An-Nahl ayat 90. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.S An-Naml ayat 32.Karena itu maafkanlah mereka. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.S Asy-Syuura ayat 38.” h. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. “Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku). Dalam konsep Islam. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.” g.

S Al-Furqaan ayat 67.S Ali ‘Imran ayat 180. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.” c. 14 . Q. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Q.dari perbuatan keji. kemungkaran dan permusuhan. “Rasulullah SAW bersabda Setiap pemimpin itu diminta pertanggungjawabannya.S An-Nahl ayat 71. dan tidak (pula) kikir.” b. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Hadits sahih Al-Bukhari. Q. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamuj dapat mengambil pelajaran.S Al-Hadiid ayat 11. Q. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. “ f. “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. mereka tidak berlebih-lebihan. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ d. “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). “ e.

“ g. Q. “ h.S An-Nisaa’ ayat 135. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. Q. 2 & 3.S Adz-Dzaariyaat ayat 19.” j.S Al-Maa’uun ayat 1. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. Jika ia kaya ataupun miskin.” i. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. “Wahai orang-orang yang beriman. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Q. maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang 15 . dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya.S An-Nisaa’ ayat 58. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan.“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. Q. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.

sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (yaitu) orang-orang yang kikir. dan menyembunyikan karunia Allah yang 16 . karib-kerabat. kemungkaran dan permusuhan. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. Berlaku adillah. anak-anak yatim.S An-Nisaa’ ayat 36-37. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapa. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga- banggakan diri.S An-Nahl ayat 90.sebaik-baiknya kepadamu. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. ibnu sabil dan hamba sahayamu. memberi kepada kaum kerabat. dan teman sejawat. dan menyuruh orang lain berbuat kikir. Q.” m. Dan bertakwalah kepada Allah. menjadi saksi dengan adil.” k. orang-orang miskin. Q.S Al-Maa’idah ayat 8. karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” l. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. dan Allah melarang dari perbuatan keji. Q. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.

dan praktik yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama.telah diberikan-Nya kepada mereka. kebenaran mutlak atau hukum abadi. yang secara umum dikenal sebagai Sang Budha (berarti “yang telah sadar” dalam bahasa Sanskerta dan Pali). Agama Buddha adalah sebuah agama dan filsafat yang berasal dari anak benua India dan meliputi beragam tradisi kepercayaan. tetapi juga terdapat di seluruh alam semesta. kehausan/napsu rendah (taṇhā). Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan. dan penderitaan (dukkha).” 2. 17 . Sang Budha hidup dan mengajar di bagian timur anak benua India dalam beberapa waktu antara abad ke-6 sampai ke-4 SEU (Sebelum Era Umum). Dhamma artinya kesunyataan mutlak. Beliau dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang guru yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri ketidaktahuan/kebodohan (avidyā). dengan menyadari sebab musabab saling bergantungan dan sunyatam dan mencapai Nirvana (Pali: Nibbana). Seluruh ajaran Sang Budha merupakan ajaran yang membahas tentang hukum kebenaran mutlak. yang disebut Dhamma. Dhamma adalah kata dalam bahasa Pali. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA BUDHA Agama Buddha biasanya lebih dikenal dengan sebutan Budha Dhamma. Dhamma tidak hanya terdapat di dalam hati sanubari atau di dalam pikiran manusia saja.

4%. Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau.086 penduduk dari 240.Yang Tidak Menjelma.pemunculan dari sebab yang lalu. 18 .346. Pada tahun 2010. apabila Tidak ada Yang Dilahirkan. Yang Tidak Tercipta.140 penduduk Indonesia atau sekitar 0.amaka tidak mungkin kita dapat bebas dari kelahiran.pembentukan.522 penduduk Indonesia atau sekitar 0. Yang Mutlak. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta atau Piṭaka (kotbah-kotbah tata tertib para Sang Piṭaka (peraturan Buddha).271. Sila Ke. jumlah penganut agama Buddha sekitar 1. Udana VIII: 3 “Ketahuilah para bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan.Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang hyang Buddha Gautama.1 Ketuhanan yang Maha Esa Dalam setiap agama konsep Ketuhanan yang Maha Esa merupakan sebuah bagian pokok. Tanpa adanya Tuhan maka tidak dapat disebut sebagai agama.dan Sumatra Selatan. Pada tahun 2008.Duhai para Bikkhu. 1.3 juta penduduk dari 217. Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.penjelmaan.Sumatra Utara. Konsep Ketuhanan yang Maha Esa mempunyai penafsiran berbeda diantara satu agama dengan agama yang lain.Vinaya bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Yang Tidak Menjelma. jumlah penganut agama Buddha sekitar 961.Yang Tidak Diciptakan.6%. Semua agama mengajarkan bahwa Tuhan itu tunggal.Yang Mutlak .

Memberi penjelasan bahwa konsep Ketuhanan yang Maha Esa dalam agama buddha adalah sebagai berikut : “Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang” yang artinya “suatu Yang Tidak Dilahirkan.Kejadian Bumi dan Manusia. Tetapi dengan adanya Yang Mutlak. Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (Anatta).Perbedaan tersebut merupakan ciri khas yang ada dalam agama Buddha. Segala keyakinan tersebut bersumber Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang Hyang Buddha Gautama. Konsep agama Buddha yang berlainan dengan agama lain antara lain mengenai : Alam Semesta.Kehidupan Alam Semesta. yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. 19 .”. Dalam Kitab suci Tripitaka.penjelmaan. yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi.dan Yang Mutlak”. Yang Tidak tercipta.Tidak Diciptakan. pememunculan dari sebab yang lalu. Konsep Ketuhanan agama Buddha berbeda dengan Konsep Ketuhanan dalam agama lain.Tidak Dijelmakan. pembentukan.Yang Tidak Menjelma. Kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan. Yang Tidak Mutlak maka ada kemungkinan untuk bebeas dari kelahiran.Vinaya Pitaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Pitaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta Pitaka (kotbah-kotbah Sang Buddha).Tetapi para bikkhu karena ada Yang Tidak Dilahitkan.

berbohong dan mengkonsumsi bahan-bahan beracun.pencurian. Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pancasila tidak bertolak belakang dengan ajaran agam Buddha. Sila ke-2 darpi pancasila menekankan pada aspek kemanusian yang adil dan beradab.Berdasarkan Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.jasmani dan rohani. Pertama adalah aturan menahan diri dari pembunuhan. Aturan ini dibangun secara kuat atas dasar pengakuan kesamaan hakiki dari semua makhluk hidup dan saling timbal balik 20 . 2. Begitu pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap kemanusiaan sehingga muncul istilah HAM ( Hak Asasi Manusia ). Konsep penghormatan terhadap kemanusian dalam agama Buddha ditandai dengan adanya lima aturan yaitu menjauhi diri dari pembunuhan. Dalam perumusan pancasila tentulah sudah dipikirkan secara matang mengapa memasukan aspek kemanusian dalam dasar negara. Karena sesungguhnya dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 tujuan negara Indonesia sendiri adalah untuk manusia.perilaku seks yang menyimpang. HAM sering kali diterjemahkan menjadi perlindungan untuk kebebasan. Udana VIII: 3 dapat ditarik kesimpulan bahwa pancasila khususnya sila 1 mempunyai korelasi dengan ajaran agama buddha. Aturan ini berkenaan dengan pembunuhan yang dilakukan secara langsung oleh diri sendiri atau dilakukan secara tidak langsung dengan menyebabkan orang lain membunuh. Sila Ke-2 Kemanusian yang Adil dan Beradab Salah satu sila dalam pancasila berisi tentang kemanusian. Berbicara mengenai kemanusian maka kita akan melihat dari dua sisi.

Selain itu.Kebohongan bisa karena niat jahat dan kemarahan karena ingin merusak nama baik orang lain. Sang Buddha mengajarkan prinsip tanpa kekerasan dan mendorong orang untuk meninggalkan niat jahat dan kemarahan. Mengkonsumsi barang-barang beracun mencuptakan keadaan yang dapat melanggar sila yang lain. Ketiga adalah aturan untuk menahan diri dari perilaku seksual yang menyimpang. Kedua adalah aturan menahan diri dari pencurian.hubungan. Perilaku seksual yang menyimpang pada dasarnya oleh hasrat yang berlebihan atau keserakahan. melanggar aturan kelima secara langsung melukai diri sendiri.kedermawanan dan ketidakmelaratan. Mengembangkan belas kasihan.atau karena nafsu atau keserakahan dalam rangka memperoleh benda yang diinnginkan. Kelima adalah aturan menahan diri dari mengkonsumsi ( makanan atau minuman ) bahan-bahan beracun.rasa puas. 21 . Keempat adalah aturan menahan diri dari kebohongan.Aturan ini menjaga agar sikap ini tidak diekspresikan dalam tindakan yang akan mengakibatkan ketidakbahagiaan bagi semua orang.Umat buddha diperingati untuk menghindari keserakahan dan keinginan untuk memiliki yang berlebihan. Pelaksanaan kelima aturan tersebut membantu orang untuk menanam lima kebaikan mulia yang berkaitan denngan masing-masing aturan. penuh dan kejernihan pikiran. Mencuri secara langsung yaitu dilakukan oleh diri sendiri atau menyebabkan orang lain mencuri. jika melanggar keempat aturan pertama secara langsung melukai orang lain.kebenaran.

3. point 5 .” ( Angguttara Nikaya ) Selain dalam Dhamma nasihat persatuan yang diajarkan agama budha juga terdapat dalam Angguttara Nikaya. point 6.Rasa saling menghormati ini akan menciptakan kerukunan dan persatuan.dan pikiran berdasarkan cinta kasih didepan maupun dibelakang oarang lain.saling dihormati. Sila Ke-3 Persatuan Indonesia Semua agama termasuk budha mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan dan persatuan.karena batinnya berpadu. Agama Budha dalam Dhamma banyak dijumpai nasihat sebagai dukungan atas persatuan dan.” Enam hal tersebut adalah sebagai berikut : point 1-3. mau berbagi miliknya dengan orang lain. melaksanakan kemoralan yang sama sewaktu ia sendirian maupun di depan umum.Dari lima aturan tersebut menggambarkan bahwa konsep penghormatan terhadap kemanusian ada dalam aturan agama buddha dimana fungsinya adalah melindungi individu tersebut sebagai manusia dan melindungi manusia yang lain.ucapan. memiliki perbuatan. 22 .memiliki pandangan yang benar dikala sendirian maupun bersama. “Babi-babi hutan yang bersatu bahkan mampu membunuh harimau.menyebutkan enam cara untuk mencapai kerukunan yaitu: “Terdapat enam hal yang membuat saling dikenang. menunjang untuk saling menolong untuk kecekcokan. “ Kerukunan dalam kelompok memberikan kebahagian” ( Dhammpada 194 ).saling dicintai.Chakkanipita yaitu Saraniyadhamma Sutta atau ‘Sutta tentang hal-hal yang membuat dikenang.kerukunan dan kesatuan. point 4.

Nasihat persatuan dalam agama Budda di terapkan oleh penganutnya terselenggaranya kongres Umat Buddha di yogyakarta pada tanggal 7-8 Mei 1978. Sila Ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menurut Aganna Sutta. tetapi kehidupan yang damai mulai terganggu ketika manusia yang serakah mencuri. semua masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Nama Perwalian Umat Buddha sendiri diberikan oleh menteri agama. Pada mulanya manusia dilahirkan tanpa perbedakan kedudukan. Buddha menunjukan bahwa fenomena Demokrasi dam kedaulatan ditangan rakyat. Dengan adanya dhamma yang menjelaskana tentang nasihat untuk tetapa nersatu menjalin kerukunan dan terbentuknya WALUBI dapat disimpulkan bahwa adanya nilai persatuan dan kesatuan yang diajarkan agama Buddha. Alamsyah Ratu Perwiranegara. c) Menetapkan peraturan baru dan menentukan pelaksanaan baru dan peraturan-peraturan lam yang baik 23 . yang merupakan ciri dnegara demokrasi yaitu : a) Sering berkumpul mengadakan musyawarah b) Dalam musyawarah selalu menganjurkan perdamaian. 4. Dalam Kongres ini terbentuklah Perwalian Umat Budha Indonesia ( WALUBI ) sebagai wadah tunggal umat budha di Indonesia yang berbentuk federasi. yang licik menipu. Didalam khotbahnya sang Buddha mengajarkan atau menjelaskan syarat-syarat kesejahteraan suatu bangsa. yang kuat menindas yang lemah.

II. upaya untuk menghindari terjadinya ketegangan hubungan antar agama. g) Menghargai dan melindungi orang-orang suci dengan seyogyanya (D.d) Menunjukan rasa hormat dan bhakti kepada orang tua. bahwa ajaran Buddha tentang hukum karma adalah yang benar. dengan membina toleransi antar umat beragama di India.16). Nataputta. Setelah dialog itu selesai. Ia menjadi siswa dari Nighanta. Konsep musyawarah mufakat telah diajarkan waktu Buddha masih hidup. Buddha memberikan sejumlah petunjuk untuk mengembangkan masyarakat yang merdeka dan 24 . 5. f) Menghargai dan menghormati tempat suci serta sering melaksanakan puja bhakti. Upali lalu memohon kepada Buddha untuk menerimanya menjadi siswa dan penganut Buddha". e) Melarang keras penculikan terhadap gadis-gadis dari keluarga baik-baik. yakni antar agama Buddha dengan agama Hindu. Upali menyatakan dengan jujur. Sila Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kehidupan masyarakat akan berkembang bila ada kebebasan bagi seluruh anggota masyarakat untyk menempatkan dirinya sederajat dan mengambil peran masing-masing secara demokratis.Terbentuknya WALUBI dapat dijadikan bukti bahwa umat buddha mengaplikasikan masihat Sang Buddha tentang musyawarah. Upali diutus oleh guru besar-Nya untuk berdialog dengan Buddha tentang hukum Karma. guru besar agama Jahina. benar-benar diperhatikan oleh Sang Buddha. Hal ini terbukti dengan adanya kotbah Sang Buddha dalam Upali Sutta yang isinya:"Upali adalah seorang yang sangat terpandang dalam masyarakatnya.

2003:495 ) Prinsip-prinsip keadilan sosial menurut Agama Buddha."Dahulu kala ada seorang raja bernama Mahavijito yang memiliki harta dan kekayaan yang besar sekali.sejahtera. dengar dan perhatikanlah apa yang akan Saya katakan.Di dalam membicarakan mengenai keadilan sosial maka prinsip yang terkait erat adalah mengenai penyelenggaraan pemerintahan. Suatu hal yang baik jika saya melakukan upacara korban yang besar guna memantapkan kesejahteraan dan kejayaanku saya untuk kemudian hari. Agama yang mengajarkan kebebbasan. merenung dan berpikir:"Saya memiliki segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia.Pemerintah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyatnya.yang menempatkan kesucian dan nilai-nilai luhur diatas kekuasaan ." Raja memanggil brahmana penasehat spiritualnya dan mengatakan apa yang telah dipikirkannya dengan berkata: "Saya akan senang sekali melakukan upacara pengorbanan yang besar demi kejayaan dan kesejahteraanku untuk masa yang lama. memiliki gudang-gudang emas dan perak serta hal-hal yang menyenangkan.persamaan derajat dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Di dalam berbagai Sutta dan Sutra Sang Buddha banyak membahas mengenai hal ini.Pada suatu hari ia sedang duduk sendiri. ( Mukti. barang-barang serta panen yang baik. Seluruh dunia menjadi milikku karena saya taklukkan. Katakan padaku bagaimana caranya?" 25 . lumbung dan penyimpanan harta yang penuh.Di dalam Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya dikatakan demikian:"Brahmana yang baik.” "Baik." jawab Brahmana Kutadanta.

mendenda. akan segera menghentikan perampok- perampok itu dengan cara penangkapan. Siapa saja dalam kerajaan yang hidup sebagai peternak dan petani. 26 . Namun bilamana raja berpendapat. lalu raja akan menarik pajak.Penasehat raja menjawab: "Kerajaan sedang dalam kekacauan. rakyat akan senang dan bahagia. Raja berikan makanan dan bibit kepada mereka. Ada perampok yang merajalela di desa-desa dan kota-kota dan mengakibatkan jalan-jalan tidak aman. Karena penjahat yang tak tertangkap akan tetap melakukan kejahatan. Dari Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya kita dapat melihat bahwa keadilan sosial telah diajarkan oleh Sang Budda. maka pendapatan negaraakan meningkat. rakyat hidup melaksanakan tugas mereka masing-masing.” Orang-orang itu melaksanakan pekerjaan mereka masing- masing. kerajaan akan aman dan damai.Demikianlah. mengikat dan menghukum mati!' Tetapi kejahatan itu tidak akan lenyap dengan seperti itu. Ada sebuah cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekacauan ini. akibatnya kejahatan lenyap. Bilamana hal itu masih seperti itu. maka raja akan bertindak salah. mereka akan menari dengan anakanak mereka dan mereka hidup dengan rumah yang aman.

Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia ternyata nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terlepas dari ajaran-ajaran yang ada pada agama Kristen. Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran. setiap orang harus meyakini adanya Tuhan Yang maha Esa dan memberikan kebebasan untuk memeluk agamanya masingmasing. Penjelasan butir demi butir dari kelima butir Pancasila yang erat hubungannya dengan Al-Kitab adalah: 1. dalam pelaksanaannya secara keseluruhan dapat mendukung pengembangan kegiatan setiap agama yang ada di Indonesia. Disini terdapat kolerasi antara nilai dalam ajaran Kristen dan pancasila.3. Butir demi butir dari kelima sila Pancasila dalam penjelasannya jelas tidak bertentangan dengan Al-Kitab. 27 . HUBUNGAN KRISTEN PROTESTAN DENGAN PANCASILA Di negara Indonesia terdapat suatu agama kepercayaan Kristen masyarakatnya yaitu agam Kristen. Disini dijabarkan bahwa tiap butir pancasila terdapat kolerasi yangdikatakan diatas tadi. hidup. Agama Kristen pertama kali dating ke Indonesia pada abad ke-7. wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih. sengsara. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini dapat memberikan suatu kebebasan ruang gerak bagi kemerdekaan beragama. Melalui gereja Assiria (Gereja Timur) yakni berdiri di dua tempat : Pancuran (sekarang wilayah dari Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatera (645 SM).

Penjelasan Al-Kitab: Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. musyawarah untuk mancapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. dan dapat menikmati hak-haknya dan melaksanakan tanggung jawabnya. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Sila ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus meningkatkan martabat manusia. mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Penolong. 121:1-2) 2. (Kejadian 1:1-27). mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi walaupun berbeda-beda kita tetap satu. 28 . Sila Persatuan Indonesia Sila ini menjelasakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan demi keselamatan bangsa dan negara. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kasih (1 Yohanes 4:8). Tuhan Khalik Langit dan Bumi beserta segala isinya (Mazmur. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menjelaskan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: Manusia itu agung dan mulia karena manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibentuk atau diciptakan Allah (Kejadian: 1:22) 3. sebagai mana jelas dalam tindakannya Penciptaan langit dan bumi. Penjelasan Al-Kitab: “Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7a) 4.

Penjelasan Al-Kitab: “Kasih itu sabar, Kasih itu murah hati……” (I. Korintus. 13:14) “Tidak mengambil keuntungan diri sendiri” (I. Korintus. 13:5) 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menjelaskan, untuk bersikap adil, suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim belalah hak orang-orang yang sengsara dan orang yang kekurangan”. (Mazmur 82:3) Dengan demikian menurut orang Kristen sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Kitab bahkan dalam pelaksanaannya secara konsekuen/mendukung apa yang terdapat dalam Al-Kitab. 4. KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA KONGHUCHU Ajaran Konfusianisme atau Kong Tze atau Konfusius) dalam bahasa Hu Cu (juga: Kong istilah Fu aslinya

Tionghoa,

adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: “Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut”. Ajaran ini dikembangkan oleh muridnya Mensius ke

seluruh Tiongkok dengan beberapa perubahan. Kong Hu Cu disembah sebagai seorang dewa dan falsafahnya menjadi agama baru, meskipun dia sebenarnya adalah manusia biasa. Pengagungan yang luar biasa akan Kong

29

Hu Cu telah mengubah falsafahnya menjadi sebuah agama dengan diadakannya perayaan-perayaan tertentu untuk mengenang Kong Hu Cu. Korelasi Pancasila dengan Agama Konghuchu : 1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Tentang Tuhan dalam budaya Tionghoa atau mau digunakan kata Gaya Misterius (Istilah father Van Schie). Dan konsep keTuhanan budaya Tionghoa itu seperti konsep budaya India maupun Yunani pra penghancuran agamanya oleh agama lain. Bahkan beberapa pandangan ada yang mirip-mirip dengan agamaagama yang diyakini di sebagian Eropa. Buktinya adalah “Diempat penjuru lautan semua manusia bersaudara” (SABDA SUCI XII : 5). Artinya : semua manusia sederajat dan berkesempatan sama di hadapan Tuhan, siapa saja mengamalkan kebaikan dan mengembangkan kodratnya sebagai makhluk TUHAN pada dasarnya IA adalah seorang KONGHUCU. Agama Khonghucu juga mengajarkan tentang bagaimana hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana kita melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di". Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Chen Gui) dalam agama Khonghucu: a. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian) b. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De) c. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming) d. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen) e. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

30

f. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi (Cheng Shun Mu Duo) g. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Si Shu dan Wu Jing (Cheng Qin Jing Shu) h. Sepenuh Iman menempuh Jalan Suci (Cheng Xing Da Dao) 2. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Lima Hubungan Sosial (Wu Lun): a. Hubungan antara Pimpinan dan Bawahan b. Hubungan antara Suami dan Isteri c. Hubungan antara Orang tua dan anak d. Hubungan antara Kakak dan Adik e. Hubungan antara Kawan dan Sahabat Berdasarkan kitab Zhong Yong agama adalah bimbingan hidup karunia Tian/Tuhan Yang Maha Esa (Tian Shi) agar manusia mampu membina diri hidup di dalam Dao atau Jalan Suci, yakni "hidup menegakkan Firman Tian yang mewujud sebagai Watak Sejati, hakikat kemanusiaan". Hidup beragama berarti hidup beriman kepada Tian dan lurus satya menegakkan firmanNya. Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Seorang umat KONGHUCU bercita–cita menjadi seorang KONGHUCU, SUSILAWAN, INSAN KAMIL yang tidak menunjukkan

31

3. satu orang memegang tombak sudah bermakna harus menjaga keutuhan wilayah atau negara. Buktinya adalah “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi. tapi mengabdilah pada negara tempat kamu tinggal dan menjadi warga negaranya dan jagalah. Buktinya adalah “Di dalam menjalankan 5 perkara diatas nabi KONGHUCU memberikan 3 pusaka sebagai 32 .tentang suatu golongan atau kelompok atau suku. Jika anda perhatikan. Kong Zi tidak pernah mengatakan harus berkiblat pada negri leluhur. tapi fakta yang tertulis dalam sejarah ) pada masa ORLA yang beranggapan bahwa agama Khong Hucu berkiblat pada negri leluhur. terdapat di konsep Ru Jiao terhadap masalah negara dan masyarakat. tidak boleh ditinggalkan sekedar pertimbangan pribadi. bersiaplah untuk mati. Arti kata guo yang berarti adalah tembok wilayah. tetapi jangan pergi”. jauh sebelum konsep republik Indonesia sudah ada banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang berjuang bahu membahu dengan tokoh-tokoh suku lain menentang penjajahan Belanda. melainkan seorang yang benar–benar bercita–cita senantiasa menjunjung tinggi kebajikan (SABDA SUCI VI : 13). adalah salah pandangan beberapa orang Tionghoa yang kebetulan beragama lain ( Ini bukan bertujuan meributkan agama. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan Dalam Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Dalam Persatuan Indonesia. (BINGCU I B : 15 : 3) 4.

dan Tuhan mendengar seperti halnya rakyat mendengar". 5. orng yang lebih tua. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia . bisa dilihat konsep min yi shi wei tian. Dia harus bertindak sebagai ayah bunda rakyatnya. IA ingin maju maka IA harus berusaha agar orang lainpun maju” (SABDA SUCI VI : 20) Agama konghucu di Indonesia tidak hanya mengajarkan kepada penganutnya bagaimana seseorng berbakti kepada Tian (Tuhan yang maha esa) orang tua. karena seorang Raja atau pemimpin itu dipercaya mendapatkan mandat dari Tian (Langit) atau disebut dengan Tian Ming. “Seorang yang berperi Cinta Kasih ingin dapat tegak maka IA berusaha agar orang lainpun tegak. Disamping itu pula beliau mengajarkan tentang demokrasi dalam pemerintahan. para pemimpin. Mensius adalah seorang filsuf Tiongkok. Ia adalah penerus ajaran Khonghucu/Kongzi yang hidup sekitar 300 tahun setelah wafatnya Khonghucu sering melakukan pembicaraan dengan para Raja atau penguasa pada masa itu untuk meyakinkan mereka agar supaya menjadi pemimpin yang benar dan bermoral. juga prinsip menghargai sesama yang diajarkan Kong Zi. Ditegaskannya pula bahwa :"Tuhan melihat seperti halnya rakyat melihat. BERANI”. janganlah diberikan kepada orang lain” (SABDA SUCI XII : 2).kebajikan yang harus dilaksanakan yaitu KEBIJAKSANAAN. (Tengah Sempurna : XIX : 8). CINTA KASIH. Buktinya adalah “Apa yang diri sendiri tiada inginkan. tapi juga 33 .

E. 2. janganlah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. orang-orang suci. Wisnu yang fungsinya sebagai pelindung. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab a Baba (1995 : 2) menekankan bahwa kebutuhan dan kewajiban utama dalam hidup manusia adalah menjadi manusiawi. leluhur dan lain-lain.mengajarkan tata cara melakukan ibadah kepada Tian. Sesuai dengan fungsinya Hyang Widhi Wasa juga disebut dengan Tri Sakti yang terdiri dari Brahma adalah fungsinya sebagai pencipta (Utpatti). Apa pun kesarjanaan. Nabi. Menurut orang Bali masa lalu (athita). masa kini (anaghata) dan masa yang akan datang (warthamana) merupakan suatu rangkaian waktu yang perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan di masa yang akan datang. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa a Eko Narayanad Na Dwityo 'Sti Kaccit artinya hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya. b Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti artinya hanya satu (Ekam) Hyang Widhi (sat=hakekat) hanya orang yang bijaksana (Viprah) menyebutkan (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda). HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA HINDU 1. b Konsep tri semaya yakni persepsi orang Bali terhadap waktu. pemelihara dengan segala kasih sayangnya (Shiti) dan Siwa fungsinya sebagai melebur (Pralina) dunia beserta isinya dan mengembalikan dalam peredarannya ke asal (sangkan paran) yaitu kembali ke asal. kedudukan atau wewenang kita. 34 .

dan . terhormat tidak dapt dipisahkan satu dengan lainnya. 14 dan 18 yang berbunyi sebagai berikut: b "Tasmaddharmam anistesu sa vyavasyennaradhipah. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil perbuatan di masa lalu. sesama lain. 3. dan manusia dengan alam lingkungan dimana ia hidup dan mencari kehidupan. bangsa lain dan sebagainya d Dalam agama Hindu hubungan-hubungan harmonis ini disebut Tri Hita Karana. Sila ketiga: Persatuan Indonesia a. orang lain.c Dalam kutipan sloka suci ditegaskan bahwa melakukan sesuatu yang terbaik. Menghayati dan mengamalkan ideologi bangsanya serta tunduk dan patuh menjalankan ketentuan konstitusional yang berlaku. brahma tejomayam dandam asrjat purva isvarah " 35 . negara lain. Manusia yang manusiawi adalah manusia yang anti kekerasan. anistam capyanistesu tam dharmam na vicalayet " c Tasyarthe sarvabhutanam goptaram dharmamatmajam. "Ahimsa paramo dharmah" Ahimsa atau pantang-kekerasan adalah agama atau kebenaran tertinggi. adat lain. suku lain. Ketentuan ini dinyatakan di dalam Veda Smrti adhyaya VII sloka 13. Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan. termulia. manusia dengan sesama manusia. warga lain. terbijaksana dimulai dan diri sendiri yang pada akhirnya untuk dipersembahkan selain untuk diri sendiri tetapi juga untuk pihak lain.

tan hana Dharma mangrwa. "Marilah kita rukun dan damai dengan orang kita. orang orang bijaksana menyamakannya dengan dharma " d " Dalam lontar Sutasoma disebutkan juga bahwa Bhineka Tunggal Ika. hukum itu yang melindungi mereka. Semoga tujuanmu sama. pelindung semua mahluk. dan hatimu dalam satu pertujuan. 4. Dengan demikian kamu akan hidup sejahtera bersama. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan a "Semoga musyawarahmu mencapai mufakat. dan damai dengan orang asing di antara kita. Tuhan yang suci menciptakan di antara kita 36 .191." Rig Veda 10.d "Dandah sasti prajah sarva danda evabhiraksati. yang artinya berbeda-beda tetapi satu tidak ada dharma yang dua. 2-4 b. dan pikiran-pikiran itu menjadi satu. semoga sidangmu mencapai tujuan bersama. hukum yang berjaga selagi orang tidur. bersama dalam pikiran. Dan memuja dengan persembahan bersama. Tujuan bersama Kuletakkan di depanmu. danda suptesu jagarti danda dharmam vidurbudhah " Artinya : a " Karena itu hendaknya jangan seorangpun melanggar undang-undang yang dikeluarkan oleh raja baik karena menguntungkan seseorang maupun yang merugikan pihak yang tidak menghendaki " b " Demi untuk itu. penjelmaannya dalam wujud undang-undang. Tuhan telah menciptakan Dharma. merupakan bentuk kejayaan Brahman Yang Esa" c " Sangsi hukum itu memerintah semua mahluk.. dan semua kamu dalam satu pikiran.

Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Budaya Ngarap. bersatu dalam tujuan-tujuan kita. berdasarkan Tattwa. kemudian dari tempat pembersihan ke balai. dan lain. 37 . Semoga teriakan perang tidak muncul di tengah-tengah orang yang terbunuh. 1-2. dan balai ke tempat pengusungan (wadah. Semoga kita bersatu dalam pikiran." Atharva Veda 7. 5.dan orang-orang asing sebuah persatuan hati. 53. papaga. Dan tidak ada anak panah jatuh di fajar menyingsing. dan tidak berperang terhadap jiwa suci dalam diri kita.Tattwa dalam Sarasamuçcaya dan Itihasa Bharatayuda adalah suatu rangkaian kerja gotong royong dalam upacara pitra yadnya yang dilakukan pada waktu pengusungan sawa / jenazah dan balai ke tempat pembersihan / mepeningan.lain) kemudian pengangkatan sawa / jenazah dari wadah ke tempat pembasmian / penguburan. bade.

telah ada sejak nenek moyang. dan cipta masyarakat. Selain itu. kebudayaan adalah sarana hasil karya. dalam tatanan sosial. Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila “PersatuanIndonesia” yang berarti sebuah pluralisme. LATAR BELAKANG Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan. Menurut bahasa sansekerta Pancasila berasal dari dua kata yakni “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “asas atau prinsip”. Sedangkan kebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi.BAB II KORELASI PANCASILA DENGAN BUDAYA INDONESIA A. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik. karena adanya kegiatan dan pranata khusus. Sehingga dapat disimpulkan pancasila mengandung arti lima buah prinsip atau asas. rasa. merupakan kekayaan dalam budaya Nasional. dari segi pengertian Pancasila juga merupakan lima butir prinsip atau asas yang harus dijunjung tinggi 38 . keragaman budaya yang dapat hidup berdampingan. dan teosentrisme dari semangat sila yang pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. masyarakat tersebut. Perbedaan ini justru berfungsi mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial Pluralisme masyarakat. agama dan suku bangsa. Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila.

dan cipta masyarakat. Masyarakat Minangkabau telah maju. Pada zaman dahulu nenek moyang orang minang menganut kepercayaan animism. 39 .oleh kita sebagai bangsa Indonesia. Sejak masuknya agama islam ke Minangkabau. Sumatera Barat Indonesia jaman dahulu adalah untuk upacara keagamaan. Pemujaan arwah nenek moyang ini merupakan salah satu ibadah kepercayaan animisme. hal ini disebabkan karena orang jaman sekarang terutama masyarakat Minangkabau sangat wajib menganut agama islam. mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kehidupan jalan masyarakat. Dengan begitu mereka menjadikan menhir tersebut untuk menyembah para arwah nenek moyang. Pada zaman sekarang. rasa. Menhir di gunakan sebagai pemujaan arwah nenek moyang. Untuk pemujaan ini di bangunlah sebuah menhir. Masyarakat mulai menyadari agama yang benar adalah agama islam. termasuk kesejahteraan dan kesejahteraan tanaman. Minang. menhir sudah lama di tinggalkan. Kaitan diantara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dn Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikn karena keduanya saling berhubungan SILA 1: Ketuhanan Yang Maha Esa 1. menhir tidak lagi di gunakan sebagai sarana untuk menyembah para roh atau arwah nenek moyang. Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan Kebudayaan. Dalam kepercayaan animism. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil sebuah karya.

diangkatlah seorang pemimpin yang dikenal dengan nama Ncuhi Ro Naka. Dan juga membiarkan dalam bentuk aslinya supaya mudah di pelajari. mereka juga percaya bahwa arwah para leluhur yang telah meninggal terutama arwah orang-orang yang mereka hormati selama hidup seperti Ncuhi. Sebagai media penghubung manusia dengan alam lain dalam kepercayaan ini. Meskipun sekarang ini menhir tidak berguna lagi untuk beribadah. Mereka percaya. tempat-tempat-tempat dan barangbarang yang dianggap gaib atau bahkan matahari. 2. Sebagai penguasa alam. Selain itu. arwah- 40 . NTT Kepercayaan Makakamba – Makakimbi Kepercayaan ini merupakan kepercayaan asli penduduk Dou Mbojo. mereka sering meminta manfaat terhadap benda-benda atau tempat-tempat tersebut. yang kemudian mereka sebut sebagai “Marafu”. Untuk menjaga nilai sejarah masyarakat Minangkabau membiarakan menhir-menhir tersebut di tempatnya berada sesuai yang telah di tempatkan oleh masyarakat atau nenek moyang kita pada zaman dahulu. mata air. masih memiliki peran dan menguasai kehidupan dan keseharian mereka. melainkan menhir sekarang dugunakan untuk wisata juga sebagai penelitian sejarah bagi para peneliti. Bima. Marafu dipercaya menguasai dan menduduki semua tempat seperti gunung. Karena itu. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur segala kehidupan di alam ini. pohon rindang. batu besar.Dan orang Minang wajib menyembah Allah swt.

3. Islam. antara menganut kepercayaan animisme. Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati. Upacara tersebut disertai persembahan sesajen dan korban hewan ternak yang dipimpin oleh Ncuhi. Batak Sebelum Injil masuk. batu. dan lainnya. Ada banyak nama dewa atau begu (setan) yang disembah. Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung. pohon. dll yang kalau 41 . dinamisme dan magi. dan Kristen ke tanah Batak. Masyarakat asli juga memiliki tradisi melalui ritual untuk menghormati arwah leluhur. begu siherut (dewa yang membuat orang kurus tinggal kulit). begu antuk (dewa yang memukul kepala seseorang sebelum ia mati).arwah tersebut tinggal bersama Marafu di tempat-tempat tertentu yang dianggap gaib. Tempattempat pemujaan tersebut biasa dikenal dengan nama “Parafu Ra Pamboro”. suku Batak adalah suku penyembah berhala. dengan mengadakan upacara pemujaan pada saat-saat tertentu. seperti begu djau (dewa yang tidak dikenal orang). Kehidupan agamanya bercampur. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah ‘dewa-dewa’. Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu.

Ompu Nabolon menjadi ‘Mula Jadi Nabolon’ atau ‘Tuan Mula Jadi Nabolon’. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa. Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah ‘Debata’.dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). Jadi berarti yang dihormati. Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. Ompu Nabolon pada awalnya bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Mula. Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi Nabolon adalah salah satu dewa 42 . Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut ‘Ompu Na Bolon’ (Kakek/Nenek Yang Maha Besar). pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan. Untuk menekankan bahwa ‘Ompu Nabolon’ ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia. Karena kata Tuan. Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan.

Di Bali Agama Hindu berkembang sesuai dengan pola kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas sebagai petani. 4. ditandai dengan Lingga sebagai perlambang Dewa Siva. masyarakat Bali telah memiliki kepercayaan yang disebut dengan Agama Nusantara atau Agama nenek moyang. disesuaikan dengan budaya lokal (local genius). 43 . Sekta Pasupatya.terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata ‘Debata’ yang berarti dewa (=jamak) sehingga menjadi ‘Debata Mula Jadi Nabolon’. Sebelum Agama Hindu masuk ke Bali. Sekta-sekta tersebut adalah : a. Bali Agama Hindu berkembang ke seluruh dunia dengan kitab sucinya Weda. Sebagai wadah untuk meyakini kepercayaan ini dibuktikan dengan adanya sekta-sekta yang berkembang di Bali. Agama nenek moyang ini meletakan dasar pada hal-hal mistik yang mampu melindungi masyarakat Bali. Sebagai payung dalam perkembangannya.

f. komoh (daging mentah dicampur air darah mentah). selanjutnya kita kenal aliran Niwerti Marga atau Tanrisme kiri dan Prawerti atau Tantrisme kanan. Sekta Bairawa. arca-arca di Goa Gajah. Sering juga disebut Tantrisme. pada umumnya ditandai dengan perwujudan Dewa Siva yang berwajah angker yang menyeramkan. e. Arca Bodhisatwa di Pura Galang Sanja Pejeng. d. daging (lawar). Tandanya suka makan darah. tidak jelas lagi terlihat karena telah menyatu dengan Sekta Siva Sidhiyanta dengan ditandai kitab Manawa Dharma. sumber kehidupan Dewa Wisnu (Wisnu Padha). Dewa Wisnu sebagai lambang kemakmuran. c.Lingga tersebut banyak dijumpai pada pura atau tempat-tempat suci atau tempat-tempat yang sudah kuno. Kutara dan lainnya. b. Semua bukti-bukti itu sebagai tanda bahwa sekta tersebut telah ada jauh sebelum Empu Kuturan datang ke Bali. Juga ditemikan Bodhisatwa di Bedulu. Sekta Waisnawa mempunyai ciri-ciri pemujaan terutama ditujukan kepada Dewi Sri. Purwa Digama. tuak. Dan Matahari sebagai manifestasi Tuhan dan surya sewana sebagai penghayatannya. Sekta Pertapa di Bali. kemudian berdwijati menjadi Dewa Rsi. pada umumnya pengikutnya berasal dari kesatria wangsa. di Pura Genuruan. Sekta Budha atau Sogatha ditandai dengan ciri-ciri suatu mantram disebut Tipeyetha mantram. Sekta Rsi. Penghayatannya lebih ditujukan kepada Dewa Durga. disimpan di Pejeng dalam bentuk tulisan stupika. Raja Rsi atau raja-raja 44 . Adigama.

Pemujaan ini dilakukan pada waktu matahari terbit dan matahari terbenam. terkenal dengan istilah surya sewana. Ciri-ciri lainnya sudah tidak tampak lagi. Sekta Pasupateya. Empu Kuturan mengharmoniskannya menjadi konsep Tri Murti yaitu Brahma Wisnu. g. Kelompok ini semua disebut Brahmana karena telah disumpah Sastra Weda. dimana Empu Kuturan sebagai penganut utamanya juga akan melebur kesatu bentuk yang dikenal dengan paham Tri Murtinya. pada umumnya aliran ini memuja Surya. Pura Desa untuk pemujaan Dewa Brahma. Demikianlah asal usul dari terciptanya paham ajaran Tri Sakti hingga mengalami perkembangan dari masa ke masa hingga saat ini (Manik Mas dkk. dimana semuanya tercakup di dalamnya dan saling mengisi dengan yang lainnya. Sekta Budha Mahayana. pada umumnya pemujaan itu ditujukan pada Ganesa atau Dewa Angin dan pada tempat-tempat yang sangat berbahaya tersebut ditempatkan patung Ganesa (Ganesa = angin). 45 . i.yang kemudian berwanaprasta selanjutnya menjadi Rsi atau Pandita.. dan tata aturannya termuat di dalam lontar. Sekta Ganapatya. h. tt : 10-11). dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siva. semua apa yang telah dilakukan di dalam melakukan surya sewana tersebut merupakan bukti bahwa seseorang telah melakukan yadnya menurut Pasupatiya. dan Siva yang distanakan pada desa adat dengan Tiga Parahyangan yang disebut dengan Kahyangan Tiga yaitu Pura Puseh untuk pemujaan Dewa Wisnu.

Suku Asmat Orang Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari dunia gaib yang berada di seberang laut di belakang ufuk. Dalam hal ini peranan ayah si bayi sama dengan seorang 46 . ia mengalami banyak petualangan. Kerena itu apabila nenek-moyang mengendaki kelanjutan keturunan. Menurut keyakinan orang Asmat. Walaupun orang Asmat tahu bahwa hubungan seks berkaitan dengan kelahiran bayi. fungsinya hanya untuk memberi bentuk sebagai manusia kepada ruh yang masuk ke dalam kandungan ibu itu. dewa nenek-moyang itu dulu mendarat di bumi di suatu tempat yang jauh di pegunungan. Dalam perjalanannya turun ke hilir sampai ia tiba di tempat yang kini didiami oleh orang Asmat hilir. tempat matahari terbenam tiap hari. Konsep tradisional orang Asmat tentang hidup didasarkan pada keyakinan akan adanya suatu daerah di seberang ufuk terurai tadi. yang mendarat di atas atap rumah tempat tinggal wanita yang telah ditakdirkan menjadi ibu anak asal ruh tadi. Wanita itu akan hamil dan kemudian melahirkan bayi. mereka mengirimkan suatu ruh tertentu ke bumi melalui seberkas sinar matahari.5. Papua A.

atau ruh nenek moyang yang sifatnya pada dasarnya baik. atau ruh jahat yang membawa penyakit dan bencana. yang juga harus dipuaskan oleh manusia dengan berbagai macam upacara sajian. Ruh-ruh ozbopan dianggap menghuni beberapa jenis pohon tertentu. Sakit dan bencana biasanya disebabkan oleh ruh jahat. terutama bagi keturunannya. atau pemuka upacara. tetapi hanya kalau ada orang yang sakit dan bila terjadi bencana. danaudanau dan sungai-sungai yang penuh ikan dan hutan-hutan yang penuh binatang buruan. upacara sajian kepada para osbopan tak dilakukan secara berulang.  osbopan. Ruh-ruh itu 47 . Orang Asmat yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia juga diam berbagai macam ruh yang mereka bagi dalam tiga golongan. batu-batu besar yang mempunyai bentuk khusus. yaitu:  yi-ow.  dambin-ow atau ruh jahat orang yang mati konyol (Zegwaard 1953) Ruh-ruh yi-ow adalah penjaga hutan-hutan sagu. gua-gua yang dalam. Orang Asmat berkomunikasi secara simbolis dengan para yi-ow dengan berbagai upacara sajian berulang yang biasanya dipimpin oleh ndembero. tetapi juga hidup dalam tubuh jenisjenis binatang tertentu.pemahat patung yang memberi bentuk kepada kayu yang disediakan oleh alam kepadanya (Zegwaard 1953). Berbeda dengan upacara-upacara sajian untuk berkomunikasi dengan para yi-ow.

atau manusia ruh. atau roh. dewa yang dianggap menciptakan dan memiliki langit. di samping menjaga agar hak kekuasaannya tidak bisa pindah kepada orang lain. Chaimbo menjelma menjadi mata air. Orang Arso paling takut akan yonggoway. Orientasi. keti dan yonggoway. B. 48 . gunung. Suku Arso Dasar religi orang Arso adalah penghormatan pada roh-roh nenek moyang yang upacaranya dipusatkan pada pesta dansa. karena roh itu bertugas untuk mencabut nyawa orang. dan kadangkadang dengan ilmu gaib protektif. Tuhan membawahi tiga makhluk halus. Konsep keagamaan orang Arso yang terpenting adalah sebutan terhadap Tuhan utamanya. yaitu Chaimbo. atau yages. Menurut hirarkinya. yaitu fowor. konsepkonsep serta kegiatan-kegiatan keagamaan ditujukan kepada upacara terima kasih atas keselamatan dan minta pertolongan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam pelbagai segi kehidupan. bumi dan segala isinya. dan hutan.diupayakan agar tidak terlampau sering mendekati tempat tinggal manusia. yang mereka puji dan sembah. dengan melakukan serangkaian pantangan. termasuk manusia dan pada fowor.

Keyakinan mereka itu disebut Sunda Wiwitan atau agama Orientasi. maka seluruh kehidupan akan aman sejahtera. Batara Tunggal. Baduy-Banten Dasar religi orang Baduy ialah penghoramatan moyang kepada dan satu ruh nenek kepercayaan kuasa. Mereka bertugas menyejahterakan dunia melalui tapa (perbuatan. Gangguan terhadap inti bumi ini berakibat fatal bagi seluruh kehidupan manusia di dunia. bekerja) dan pikukuh apabila Kanekes sebagai inti jagat selalu terbelihara baik. konsep-konsep dan Sunda Wiwitan. Konsep keagamaan dan adat terpenting yang menjadi inti pikukuh Baduy tanpa perubahan apa pun.6. pendek tak boleh disambung). keagamaan kegiatan-kegiatan ditujukan kepada pikukuh agar supaya orang hidup menurut alur itu dalam menyejahterakan kehidupan Baduy dan dunia ramai (orang Baduy dari hirarki tua dan dunia ramai keturunan yang lebih muda). pondok teu meunang disambung” (panjang tak boleh dipotong. seperti dikemukakan oleh peribahasa “lojor teu meunang dipotong. Konsep-konsep itu tidak berada dalam diri orang Baduy sendiri yang kekuatannya tergantung 49 .

sehingga untuk mewujudkan keyakinan tersebut. orang Dayak senantiasa melakukan hubungan religius dengan Jubata. Dewa dan roh halus diberi tugas untuk menjaga dan menguasai suatu tempat tertentu dalam dunia ini. 7. melalui para guriang yang dikirim oleh karuhun dan Batara Tunggal karena orang tidak patuh kepada pikukuh. hakikat agama Sunda Wiwitan. dan roh halus yang banyak memberikan pertolongan dalam kehidupan mereka. roh halus. Konsep pikukuh merupakan pengejawantahan dari adat dan keagamaan yang ditentukan oleh intensitas konsep mengenai karya dan keagamaan. dan roh leluhur. Kebanyakan orang Dayak tidak mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa (zaman dulu-penulis). Dengan melaksanakan semuanya itu orang akan dilindungi oleh kuasa tertinggi. namun sikap keyakinannya tidak dapat dikategorikan dalam animisme. sebab agama justru berkembang dari asumsi dasar bahwa di dalam alam terdapat daya 50 . Kalimantan A. dewa. Suku Dayak Masyarakat memiliki keyakinan Dayak tentang wujud tertinggi dimana segala kekuatan yang ada di jagad raya berasal dari Yang Tunggal. roh leluhur.dari tindakan atau perbuatan seseorang. Batara Tunggal. Wujud tertinggi itu menguasai manusia.

seperti sungai yang mengalir deras dan bergemuruh. Jubata berada di langit ketujuh. Daya hidup atau kekuatan penghidup itulah yang dinamakan roh. yaitu. sekaligus mempesonakan. Masyarakat Dayak menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa dengan sebutan Ene’ Daniang (sebagian masyarakat Dayak di Kalbar-penulis) atau Jubata. Kekuatan sakral tersebut dapat pula digunakan untuk membantu beberapa kegiatan atau pekerjaan manusia. Ne’ Pangedaong. kilat dan petir yang menyambar dahsyat.hidup atau kekuatan hidup dalam benda-benda tertentu atau gejala-gejala alam. 51 . Kekuatan-kekuatan seperti ini merupakan sebagian dari hierophany yang dimaksud. pohon besar. Roh itu kemudian dihubungkan dengan benda-benda dan kemudian dipuja. Keindahannya bukan pertama yang diperhatikan. Ne’ Patampa’ yang dipercaya membuat patung-patung dari tanah liat bentuk menyerupai manusia. Ne’ Amikng dan Ne’ Pamijar yang memberi napas kepada manusia. Ne’ Taratatn memberi kesegaran jasmani maupun rohani. Alam dipandang sebagai suatu kekuatan yang mengerikan. gunung yang tinggi. Setiap benda atau beberapa benda tertentu dianggap mempunyai suatu kesakralan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan manusia. seperti digunakan pamaliatn (dukun) untuk memanggil roh halus yang kemudian digunakan untuk membantunya dalam ritual pengobatan. Ia mempunyai enam bawahan. yakni penguasa jagad raya beserta isinya. melainkan kedahsyatan dan kekuasaan tertinggi yang terkandung dalam fenomena alam tersebut. matahari yang bersinar terang.

Pattiroang. Menurut kisah penciptaan nama-nama bawahan itu adalah nama lain dari Jubata. Maha Perkasa. Selebihnya. maksudnya satu pribadi pencipta dengan beberapa nama atau satu nama dengan berbagai sifat-sifat kekuasaanNya. Desa suku Kajang yang utama adalah desa Tana Toa.Ne’ Pangingu memberikan berkat perlindungan. Maha Mengetahui. tanah yang diberikan Turiek Akrakna (tana toa atau lingkungan secara umum). mereka tersebar di desa Bonto Baji. 52 . Suku Kajang percaya bahwa Turiek Akrakna adalah sang Maha Kekal. dan nenek moyang (To Manurung atau Ammatoa). secara bahasa. Sulawesi Selatan. Hal ini sama hal nya dengan nama Allah dalam agama Islam yang mempunyai 99 nama sesuai dengan kekuasaan dan kesempurnaannya. Sulawesi Selatan Suku Kajang adalah suku yang mendiami desa-desa di Kabupaten Bulukumba. 8. Percaya pada Turiek Akrakna adalah hal mendasar dalam agama Patuntung. Ajaran tentang menjaga lingkungan dan kesederhanaan hidup tersebut tertuang dalam ajaran agama Patuntung.4. agama suku Kajang. Malleleng. Penuntun untuk mencari sumber kebenaran. Ajaran utama agama Patuntung adalah jika manusia ingin mendapatakan sumber kebenaran maka manusia harus menyandarkan diri pada tiga pilar utama: menghormati Turiek Akrakna (Tuhan). dan Tambangan. dan Maha Kuasa. Patuntung. berarti penuntun. Batu Nilamung. sedangkan Ne’ Pajaji dipercaya yang menjadikan manusia berbudi dan memelihara hidupnya sampai pada semua keturunannya.

Turiek Akrakna menurunkan perintahnya kepada masyarakat Kajang melalui passang (pesan atau wahyu) yang diberikan kepada manusia pertama yang diturunkan ke dunia. Bangsa Indonesia terkenal ramah tamah. Malin Kundang. perkawinan. sopan santun. To Manurung atau yang kemudian disebut Ammatoa. Bontu Sinaga. aja kemaki. Batu Pegat. membantu orang sakit. Danau Toba. kegiatan kemanusiaan. Cinde Laras. Riwayat dangkalan Metsyaha. dan sebagainya. semua meng-indikasikan adanya Kemanusiaan yang adil dan beradab. Jawa Saling membantu antar warga di daerah Gamping. membantu fakir miskin. dan sebagainya. Yogyakarta sikap saling membantu ini sering diterapkan apabila ada orang yang sedang melaksanakan hajatan atau orang yang terkena musibah. membantu menyiapkan jamuan untuk para tamu. tulisan Bharatayudha. 2. pondok-pondok. aja sawiyah-wiyah. bukti-buktinya misalnya bangunan padepokan. misalnya ikut dalam membersihkan rumah orang yang terkena musibah tersebut. semboyan aja dumeh. selain membantu dalam bentuk materi mereka juga membantu dalam bentuk tenaga. lemah lembut dengan sesama manusia. Anting Malela. aja adigang adigung adiguna. mereka membantu sampai tuntas sehingga orang yang terkena 53 . SILA 2: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1. Ramayana. aja kementhus. Saling menolong antarwarga a. hubungan luar negeri semisal perdagangan.

musibah tersebut tidak terlalu merasa keberatan. Selain itu masyarakatnya juga kompak untuk membuat desanya terlihat bersih dengan melaksanakan kerja bakti secara rutin. b. Minang, Sumatera Barat Orang minang identik dengan sifat saling tolong menolong antar warganya, hal ini dibuktikan dengan Undang-Undang Nagari. Barek samo dipikul, ringan samo dijinjing Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, Sakik basilau, mati bajanguak Salah batimbang, hutang babayie Undang-undang dalam Nagari mengatur tata hubungan warga masyarakat dalam sebuah nagari. Sistem yang dipakai adalah tipikal masyarakat komunal, dengan ciri-ciri:  Setiap orang secara alami langsung menjadi warga Nagari  Demokrasi langsung, karena para Penghulu sangat dekat dengan masyarakatnya, musyawarah dan mufakat dilaksanakan tanpa diwakilkan.  Gotong royong. Kebersamaan dalam menghadapi segala masalah dalam Nagari  Social safety net, semua warga Nagari, dapat mengandalkan bahwa dirinya akan dibantu secara bersama-sama oleh masyarakat jika dia mengalami kesusahan yang mendesak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling tolong menolong antar semua warga, anggota masyarakat Nagari selalu

54

berusaha berkomunikasi dengan semua orang dengan bahasa yang tidak langsung, disebut baso-basi. Selain itu, pada rites of passage seperi kelahiran, khitanan, perkawinan, dan kematian selalu diadakan acara adat dengan format yang khusus dan baku, tetapi dapat sedikit berbeda antara satu Nagari dengan Nagari lainnya, sesuai dengan prinsip adat selingkar Nagari. SILA 3: Persatuan Indonesia A. Ikatan Marga 1. Orang Batak Toba Sumatera Utara Marga adalah istilah orang

Batak Toba untuk menyebut leluhur induk dari silsilah keluarga dan kekerabatan mereka. Sebagai

sebuah tradisi, marga telah menjadi identitas dan status social orang Batak Toba yang masih bertahan hingga saat ini. Orang Batak menganut falsafah kekeluargaan dan

kekerabatan yang disebut dengan Tungku nan Tiga (tungku tiga kaki). Dalam bahasa Batak Toba, falsafah ini disebut Dalihan na Tolu (tungku posisi duduk). Falsafah ini mengajarkan kepada orang Batak Toba bahwa sejak lahir hingga meninggal kelak, orang Batak harus jelas struktur hubungan kekeluargaan dan kekerabatannya. Falsafah Dalihan na Tolu berisi tiga kedudukan penting orang Batak Toba

55

dalam kekerabatan, yaitu hula-hula, tondong, dongan tubu atau sinna dan boru. Orang Batak Toba meyakini bahwa bentuk kekerabatan berdasarkan garis ketururunan ini didasarkan pada silsilah (Tamboro) yang berujung pada si Raja Batak. Berdasarkan keyakinan ini maka semua orang Batak diyakini pasti memiliki marga. Kekerabatan orang Batak Toba yang ditentukan berdasarkan wilayah pemukiman terlihat dari terbentuknya kesepakatan terhadap tradisi adat-istiadat yang ada di setiap wilayah. Sebagai contoh, orang Batak yang bermukim diwilayah Mandaililng, mereka akan

membentuk suatu tradisi adat-istiadat yang memiliki corak sendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba. Hala ini dapat terjadi meskipun orang Batak yang bermukim ini memiliki daya rekat yang sama kuat dengan kekerabatan yang berdasarkan keturunan. Hal ini tergambar dalam peribahasa Batak Toba yang berbunyi “jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul” yang artinya semua orang menakui bahwa hubungn garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam system kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

56

e. i. Kerajaan Aiduma n. Papua Bagian Barat Suku Biak merupakan suku Melanesia terbanyak yang menyebar di pantai utara Papua. Kerajaan Kaimana 57 . Kerajaankerajaan tersebut diantaranya : a. Akibat hubungan daerahdaerah pesisir Papua dengan Sultan-Sultan Maluku maka terdapat beberapa kerajaan lokal (pertuanan) di pulau ini. d. l. h. Kerajaan Waigeo Kerajaan Misool/Lilinta (marga Dekamboe) Kerajaan Salawati (marga Arfan) Kerajaan Sailolof/Waigama (marga Tafalas) Kerajaan Fatagar/(marga Uswanas) Kerajaan Rumbati (marga Bauw) Kerajaan Atiati (marga Kerewaindżai) Kerajaan Sekar (marga Rumgesan) Kerajaan Patipi Kerajaan Arguni Kerajaan Wertuar (marga Heremba) Kerajaan Kowiai/kerajaan Namatota m. b. j.2. yang menunjukkan masuknya sistem feodalisme yang merupakan bukan budaya asli etnik Papua. c. f. g. k. karena itu bahasa Biak juga terbanyak digunakan dan dianggap sebagai bahasa persatuan Papua.

000 pulau dan beragam budaya dan bahasa daerah. Apabila mereka kemudian pergi atau menetap di negara-negara yang mengharuskan setiap penduduknya untuk memiliki minimal dua nama (nama pemberian dan nama keluarga). misalnya budaya Jawa. Dalam budaya Minangkabau. Beberapa suku tertentu memiliki nama marga yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. Suku-suku lain tidak mengenal nama keluarga. Seluruh Indonesia Orang Indonesia memberikan nama Indonesia kepada anakanak mereka dengan berbagai cara. Konsep nama keluarga tidak dikenal dalam beberapa budaya Indonesia. dan lain-lain. Bali. sedangkan untuk wanita pada umumnya tidak bergelar. Pemecahan yang biasanya diambil adalah mengulang nama tersebut dua kali. misalnya Hambali. Dengan lebih dari 17. Assegaf.3. dan beberapa orang Madura. serta Sunda juga sering menggunakan nama yang berasal dari bahasa 58 . banyak orang sampai saat ini hanya memiliki satu nama. pria yang sudah menikah akan diberikan gelar di belakang namanya. Kemudian orang Jawa. yaitu nama pemberian. Shihab. Dalam budaya Batak dan Minahasa misalnya. nama marga ayah diwariskan kepada anak-anaknya (patrilineal) secara turun-temurun. Beberapa budaya lain memiliki peraturan mengenai nama keluarga atau nama marga. kesulitan dapat terjadi. Karena itu. Orang ArabIndonesia juga memberikan nama keluarga di belakang namanya. Indonesia tidak memiliki satu aturan tertentu dalam pemberian nama.

sudah menjadi ketetapan adat manakala sedang ada masalah. maka penyelesaian masalahnya didekati dengan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab. Anggodo Widjojo (marga: Ang) SILA 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” memiliki nilai hikmat dan musyawarah mufakat.Sanskerta. orang Tionghoa sering menyelipkan nama marga dan keluarganya. nanging olehe ngrembug nganti sareh”. Mulai dari masyarakat Sumatera sampai bumi Papua. Sejak kebijakan pemerintahan Soeharto di zaman Orde Baru. Apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu jika sedang menyelesaikan masalah yang 59 . orang-orang Tionghoa dilarang menggunakan nama Tionghoa dalam administrasi negara. Beberapa contoh: Sudono Salim (marga: Liem). 1. Budaya Musyawarah Masyarakat Jawa Dalam perspektif Jawa. Sehingga mayoritas dari mereka memilki nama Indonesia di samping nama Tionghoa. Dalam nama Indonesianya. Bangsa Indonesia sendiri jauh sebelum adanya Pancasila sudah mengenal system pemecahan masalah dengan musyawarah mufakat. Leluhur orang Jawa mengajarkan “yen ana dirembug.

menyebabkan perselisihan hendaknya dilaksanakan dengan hati tenang dan kepala yang dingin (Tinarbuko. Masyarakat suku Sasak sudah menerapkan musyawarah mufakat sejak sebelum Pancasila sila ke-4 diproklamirkan. Budaya Musyawarah masyarakat Lombok Penduduk asli pulau Lombok adalah suku Sasak. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat bahwa "pemimpin itu didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting". Penduduk Sasak Asli masih banyak ditemukan di pelosok-pelosok pulau Lombok. Pemedenan yaitu suatu lapangan luas yang terletak di luar perkampungan. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari. digunakan untuk menyelesaikan persengketaan antara perorangan.. dan antara nagari yang tidak dapat diputuskan oleh penghulu masing-masing. Selain itu tidak adanya jarak antara pemimpin dan rakyat. 3. Budaya Musyawarah Masyarakan Minangkabau Produk budaya Minangkabau yang cukup menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya. menjadi faktor lain tumbuh suburnya budaya demokratis di tengah masyarakat Minang. antar kaum. Dari hasil musyawarah 60 . khususnya di kakikaki Gunung Rinjani sebelah utara yang rimbun. Mereka berperawakan seperti layaknya orang Indonesia. 2011) 2. dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat. berkulit sawo matang (kalaupun sedikit gelap itu karena pengaruh sinar matahari). Dalam memilih kepala dusun masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah. Dalam budaya Minang juga terdapat pusat gelanggang yang disebut pemedenan atau gelanggang.

dengan penduduk dusun maka kepala dusun terpilih akan menjabat selama 8 tahun kepengurusan. ceramah agama. Di daerah lembang masih terdapat penguada adapt wilayah yang disebut Bua’. Setiap daerah adat besar terdiri dari beberapa kelompok adat yang dikuasai oleh satu badan musyawarah adat yang disebut Kombongan Ada’. 4. Setiap Kombongan Ada’ memiliki beberapa penguasa adat kecil disebut Lembang. Orang-orang yang datang ke Banjar bukan hanya para tetua adat tetapi seluruh penduduk yang tinggal dalam banjar tersebut. maupun sosialisasi kegiatan lainnya. Budaya Musyawarah masyarakat Bali Masyarakat Bali mengenal budaya banjar yaitu budaya musyawarah yang dipimpin oleh ketua adat dan melakukan musyawarah rutin di aula atau alun-alun di tiap desa. Kegiatan dalam setiap banjar yaitu pembicaraan seputar upacara adat. Budaya Musyawarah Masyarakan Tana Toraja Masyarakat Toraja memiliki lembaga dan organisasi sosial yang mengelola kehidupan di lingkungan permukiman pedesaan. Begundem merupakan kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh seorang kepala dusun (jeroarah) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dalam wilayah dusun. Sedangkan sangkep adalah kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh kepala kampung (keliang) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dengan skala yang lebih luas dari begundem. 5. Selain itu adalah adanya tradisi begundem dan sangkep yang bisa membuktikan jika masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah sebelum lahirnya Pancasila. 61 .

Ratu Adil. tanggul sungai. Contoh bukti lainnya yaitu : 1. sumur bersama. Tiga Piatu. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. To Mampatawine To Kai Langi Mai. tanah desa. lumbung desa yang semuanya bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh penduduk desa dengan adil. sejarah Raja Air Langga. cerita sejarah misalnya sejarah kerajaan Kalingga. dan lain-lain. Bukti-bukti berupa perbuatan misalnya menolong fakir miskin. Pemimpin Aipem biasanya mengambil prakarsa untukmenyelenggarakan musyawarah guna membicarakan suatu persoalan atau pekerjaan. Sunan Kali Jaga. dengan kebudayaan tradisional Indonesia sudah tampak mulai jaman purba. adat menerima tamu. SILA 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Bukti-bukti adanya korelasi antara nilai sila kelima pancasila.Syarat untuk dapat dipilih menjadi pemimpin Aipem yaitu harus orang-orang yangpandai berkelahi. Jaka Tarub.6. kuat dan bijaksana. Hal itu tercermin dari adanya upaya menimbun hasil tani untuk kepentingan bersama dan bukti-bukti berupa bangunan misalnya bendungan air. Bukti-bukti berupa tulisan berisi karangan. Setiap kelurga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh 62 . Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Batak Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Budaya Musyawarah Masyarakat Papua Suku Asmat Masyarakat Asmat mengenal sistem kemasyarakatan disebut Aipem.

Bali Adanya sistem irigasi Subak di Bali yang mengatur pengairan sawah para petani secara bergiliran. selamatan waktu mengetam padi. Lalu ritual itu dirangkai dengan massureq. tersebut melalui proses musyawarah. Mulai dari turun ke sawah. Ritual ini juga biasa dilakukan saat menyimpan bibit padi di possi balla. selamatan waktu mempunyai hajat tertentu. membajak. Jawa Menyediakan air kendi di muka rumah bagi orang yang membutuhkan. Ada upacara appalili sebelum pembajakan tanah. 2. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan. yang penentuan giliran 63 . Kalimantan Masyarakat Bugis memiliki tradisi khusus pada pola panen hasil sawahnya. Adanya nilai kebudayaan di Batak yang dikenal dengan uhum dan ugari.menjualnya. sebuah tempat khusus terletak di pusat rumah yang ditujukan untuk menjaga agar tak satu binatang pun lewat di atasnya. 3. salah satu epos Lagaligo tentang padi. Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. Bugis. membaca meong palo karallae. sampai tiba waktunya panen raya. Ada Appatinro pare atau appabenni ase sebelum bibit padi disemaikan. 4.

ritual mappadendang mengingatkan kita pada kosmologi hidup petani pedesaan sehari-hari. Ia berkorban dan berubah wujud menjadi padi. 64 . makan. kegiatan menumbuk padi muda. Appadekko dan Mappadendang konon memang berawal dari aktifitas ini. Padi bukan hanya sumber kehidupan. 5. mulai dari berbagi makanan. Di Sidrap dan sekitarnya ritual ini dikenal dengan appadekko.Dan ketika panen tiba digelarlah katto bokko. Bagi komunitas Pakalu. yang berarti adengka ase lolo. Agar manusia memperoleh sesuatu untuk dimakan. Semua aktivitas. Minahasa. ritual panen raya yang biasanya diiringi dengan kelong pare. mulai dari tidur. Maluku Rumah nenek moyang masyarakat Minahasa dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan ukuran yang besar. ruang tamu dan lain-lain. Sikap tenggang rasa dan saling peduli sangat dibutuhkan agar tercipta perasaan damai sehingga meminimalisir timbulnya konflik. Setelah melalui rangkaian ritual itu barulah dilaksanakan Mapadendang. Rumah panggung tersebut dapat menampung lebih dari satu keluarga. Semua keluarga yang tinggal dalam rumah panggung ini saling membantu. dan memasak dilakukan di rumah panggung ini. Ia juga makhluk manusia. yang diyakini sebagai dewi padi yang sangat dihormati. yang seolah ingin menghidupkan kembali mitos Sangiyang Sri. atau Dewi Sri di pedesaan Jawa.

blogspot.kompasiana.id/index.amikom.php/DTI/article/view/5630 http://almuzakky. 1993.com/2011/05/16/mengenal-suku-kajang http://research. http://aligufron. 314.freevar. Masyarakat Terasing di Indonesia. dkk.com/2011/10/penerapan-sila-kemanusiaanyang-adil. Jakarta: Gramedia.html http://banuadayak.html 65 . Jakarta.com/2007/12/sistem-kepercayaan-orangbaduy-jawa.com/2012/04/kepercayaan-asli-kuno-sukubatak.blogspot.html Koentjaraningrat.html http://emzokombozo.html http://dc159. http://togadebataraja. (1993).C.4shared.com/index.html http://indonesia-life. hal. Sumber tulisan: http://uun-halimah. Ricklefs.(terj) 2008.html http://sosbud.com/doc/A9eWDHOr/preview.blogspot.com/2008/10/sistemkepercayaan-orangarso-papua.info/kolom2/msgview/250/58199/no/58199.blogspot. Jakarta: Serambi.blogspot.DAFTAR PUSTAKA M. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.ac.com/2010/08/kepercayaan-dan-agama-orangdayak.com/journal/item/19/Sistem_Kepercayaan_Orang_ Asmat_di_Papua_Selatan Referensi: Koentjaraningrat. Masyarakat Terasing di Indonesia.multiply.php?page=berita_baru&data=36 http://uun-halimah. dkk. Gramedia.

Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia. Latar belakang Sebagai dasar Negara Indonesia Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 66 . Semua itu memiliki banyak perbedaan dengan ideologi Pancasila. Maka dari itu makalah ini akan membahas berbagai perbedaan ideologi Pancasila dengan beberapa ideologi yang berkembang didunia. Komunisme dan Sosialisme. Dengan pedoman Pancasila para pedahulu kita bisa mempersatukan berbagai golongan dan kelompok. Pancasila pada hakikatnya merupakan hasil penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang. Selain ideologi Pancasila ada banyak ideologi lain yang berkembang didunia yaitu ideologi Liberalisme. menganalisis dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti digariskan di dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Kapitalisme. Melalui pendidikan Pancasila warga Negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami.BAB III PANCASILA DAN IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN A.

cita. Umumnya ideologi dianut oleh sekelompok masyarakat. Seperti dikemukakan oleh 1) Destutt de Tracy seorang filsuf Prancis bahwa ideologi merupakan ilmu yang mempelajari gagasan atau ide manusia beserta kadar kebenarannya. 3) Oetoyo Oesman dan Alfian mendefinisikan bahwa ideologi berintikan serangkaian nilai/norma atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup.. 2) W.B. ide. bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna 67 .. Pengertian ideologi mencakup hal-hal sebagai berikut : 1. 4. Ideologi merupakan asas pendapat atau keyakinan yang dicita-citakan sebagai dasar pemerintahan negara. Ideologi merupakan merupakan sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam kehidupan. Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran. serta segala upaya di bidang politik. Ideologi merupakan falsafah hidup maupun pandangan hidup suatu bangsa. Ideologi diartikan sebagai ilmu tentang idea atau gagasan. Dapat disimpulkan bahwa ideologi bangsa adalah suatu paham atau ajaran yang dihasilkan dari pemikiran manusia. Ideologi sebagai kumpulan gagasan. 3. White merumuskan bahwa ideologi merupakan cita-cita politik atau doktrin/ajaran dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-badakan. Ideologi melandasi cara berpikir. bangsa atau negara. 5. 2. keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang memberikan arah dan menyangkut tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan.. PEMBAHASAN Ideologi berasal dari kata “iden” dan “logos”.. rasa.

2) Membentuk identitas atau jati diri melalui nilai-nilai yang diyakini sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan zaman. cita-cita serta bentuk kehidupan yang didambakan. Rumusan tersebut diwujudkan dalam cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan bernegara. Di samping adanya tujuan.. Tanpa ideologi yang jelas suatu bangsa akan mudah goyah dan terombang-ambing oleh pengaruh dunia internasional. 3) Memberi arah bagi negara dalam mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang diinginkan. tanpa ideologi bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan dan berdiri kokoh. setiap bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara tersebut agar tetap kokoh berdiri di tengah percaturan internasional.mewujudkan kehidupan yang dicita-citakan. sosial budaya. Ideologi sangat penting bagi sebuah negara dalam rangka : 1) Memberi landasan tentang cara berpikir dan bertindak bagi segenap bangsa dalam mencapai tujuannya. serta 5) Sarana mempersatukan bangsa dan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara. Ideologi sebuah negara yang berisi rumusan atau konsep tentang berbagai bidang kehidupan. Bahkan. maupun hankam. 3. Adanya cita-cita. ekonomi. dapat menunjang keutuhan negara tersebut di dalam pergaulan internasional. Adanya upaya mewujudkan ideologi tersebut dalam kenyataan. Dalam sebuah ideologi terkandung tiga unsur yaitu : 1. 68 . 4) Memberi pegangan bagi bangsa dan negara agar tidak mudah terpengaruh dan terbawa oleh arus negara lain. baik politik. Suatu negara yang berdiri tentu memiliki tujuan. Adanya nilai-nilai yang diyakini. 2.

artinya adanya negara sama sekali tidak mengatur kehidupan beragama. Inti ajaran liberalisme adalah kebebasan individu. dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa . yaitu Inggris. Berikut ciri-ciri negara yang menganut ideologi liberalism. 69 . maupun sosial budaya. kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. mengakui persamaan dasar manusia dan menghargai pemikiran manusia.a Ideologi Liberalisme Ideologi Liberal adalah aliran pikiran perseorangan atau individualistic. Ideologi ini tidak dibatasi oleh ajaran – ajaran filsafah. dan yudikatif dipisahkan secara tegas. sehingga cenderung terjadi free fight liberalisme atau persaingan bebas dalam segala bidang kehidupan. Contoh negara yang menganut ideologi liberalisme. Amerika Serikat. Ciri – ciri Ideologi Liberal . sekulerisme. lebih mengutamakan kepentingan individu. dan Kanada.Ajarannya bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir. kegiatan koperasi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. Prancis. eksekutif. kekuasaan dalam negara antara lembaga legislatif. antara lain adalah mempercayai adanya Tuhan.. masyarakat cenderung individualistis. paham liberalisme tidak melarang ateisme/tidak beragama. Negara liberal cenderung terbentuk masyarakat yang individualistis atau mementingkan kepentingan sendiri dan kapitalis. Kapitalis artinya mengutamakan pengembangan modal dan laba sebesar-besarnya. kegiatan ekonomi cenderung kapitalis yang mengutamakan pengembangan modal sebesar-besarnya. baik di bidang politik. ekonomi. kepemilikan alat produksi dan kegiatan ekonomi diserahkan pada setiap individu.

Leninisme berawal dari gerakan revolusi dengan dukungan kaum buruh dan demokrat di Eropa Barat. tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. kekuasaan dipegang oleh satu golongan. ide-ide komunisme berkembang menjadi ajaran Leninisme. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme. legalitas tindakan kekerasan. Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Ideologi komunisme merupakan kebalikan dari liberalisme. sosial budaya sepenuhnya dikuasai oleh negara.Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945. maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945. alat produksi. Gerakan tersebut kemudian berkembang di Rusia dan menyebar ke penjuru dunia. Marxisme yang berasal dari gagasan Karl Marx. menyanggah persamaan manusia dan tidak terdapat pengakuan terhadap hak asasi manusia. Pokok-pokok ajaran ideologi ini adalah tidak mempercayai adanya Tuhan(atheisme). Segala kegiatan ekonomi. Semboyan 70 . Setelah dikembangkan oleh Lenin. b Ideologi Komunisme Ideologi Komunis merupakan penerapan ajaran sosialis radikal marxisme-leninisme. sistem perekonomian yang sentralistik (diatur oleh pusat). omunisme bersumber dari ajaran Marxisme-Leninisme.

berbagai bidang kehidupan. Hongaria. Ideologi komunisme dianut oleh negara RRC. bahkan negara membolehkan paham atiagama. Ciri-ciri ideologi agama antara lain adalah urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama. Penerapan sistem pemerintahan dalam ideologi komunisme cenderung diktator. c Ideologi Agama Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . Rusia. sistem pemerintah cenderung diktator. penguasaan atas alat produksi kegiatan ekonomi sepenuhnya dikuasai negara (etatisme). sosial dan budaya dikuasai negara. pendidikan. tidak ada jaminan kehidupan beragama. namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. negara tidak mengakui agama. Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh. negara berlandaskan agama. yaitu Partai Komunis. Dalam ideologi komunisme. Ceko dan Kuba. kurangnya jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam UUD Negara. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. dan tidak memberi kesempatan kepada peran swasta. Negara yang menganut ideologi komunisme memiliki ciri-ciri antara lain adalah penghapusan hak-hak individu. Polandia. hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara. kehidupan beragama diserahkan setiap individu. kekuasaan negara dikuasai satu partai dominan. 71 . Republik.gerakan ideologi komunisme adalah proletar sedunia bersatulah.

Jika seorang penganut agama sudah punya kesadaran tentang identitasnya dalam suatu agama. Adanya identifikasi spesifik di antara anggota kelompok. Hingga penerimaan akan sebuah kepercayaan mutlak dan mesti dilakukan. Konsep ini juga memberikan pemahaman untuk memberikan reward pada pelaku agama. Tradisi keagamaan selalu menunjukkan bahwa Tuhan tidak suka pada beberapa perilaku yang dianggap salah dan juga memberikan restu pada perilaku yang dianggap benar. Di sisi lain pada tingkat lebih lanjut identitas agama memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk maju. Dapat dikatakan bahwa militansi seorang penganut agama berawal dari pembentukan identitas pada dirinya. etika berfungsi sebagai proses awal pembentukan indentitas.Agama Sebagai Ideologi pada tataran individu. Termasuk masalah komitmen di antara mereka dapat kita lihat pada cerita kepahlawanan ataupun perilaku yang menidentikan perlawanan antara yang baik dan jahat. dalam keadaan ini konstruksi identitas memberikan pengamanan akan keraguan tersebut. maka komitmennya pada agama tidak akan diragukan lagi. Konstruksi identitas akan memberikan kesadaran untuk mempercayai segala kebenaran yang disampaikan oleh suatu agama. 72 . karena membentuk moral personal dan juga solidaritas bagi masing-masing pemeluk agama. sebagaimana ideologi. Ideologi sendiri berfungsi untuk mempengaruhi kehidupan suatu kelompok agar sesuai dengan apa yang telah digariskan sejak awal oleh agama tersebut. agama tidak akan serta-merta dipercaya oleh para penganutnya. yang benar diberikan pahala sedangkan yang salah diberikan dosa. Namun demikian. Identitas kelompok (agama) inilah yang menjadikan awal ideologisasi agama bagi pemeluknya.

pemerintahan berdasarkan persetujuan rakyat. Tentunya perasaan seperti inilah yang dicari oleh setiap pengikut agama. ketika ideologisasi ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi hidup di dunia dan akhir nanti. Menurut penulis sendiri agama sebagai Ideologi tidaklah menjadi pokok persoalan. Contohnya : Saudi Arabia berdasarkan Islam dan Vatikan Roma berdasarkan Kristen. Permasalahannya adalah pembenaran tindak kekerasan terhadap kelompok lain. dan negara berdasarkan atas hukum. Negara agama adalah negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan mendasarkan diri pada hukum agama tertentu. Karena memang setiap agama menawarkan rasa aman kepada pengikutnya.Pada dataran inilah kebanyakan pemerhati keagamaan memetakan asalmula tindakan kekerasan atas nama agama muncul. d Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah Ideologi yang bersumber dari seluruh nilainilai Pancasila yang terdapat pada sila yang satu dengan sila yang lainnya. Negara teokrasi sulit dilaksanakan bila dalam sebuah terdapat keanekaragaman agama.1991 : 192). seperti apa yang selalu di informasikan oleh setiap agama di dunia ini. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di 73 . Negara yang menganut ideologi berdasar agama dinamakan teokrasi atau negara agama. Rasa aman memberikan ketenangan kepada manusia akan kehidupan setelah mati. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat. Ciri-ciri Ideologi ini antara lain adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Pancasila sebagai Ideologi bangsa menunjukkan adanya 74 . Pancasila digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Kesimpulan Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah bagian dari Ideologi bangsa yang diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas. Ideologi Pancasila bersumber dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri. mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya. Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan. C. Ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun secara sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita.Negara Republik Indonesia. Ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila. normatif. keserasian dan keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bangsa dan negara. Prinsip ideologi Pancasila adalah terwujudnya keselarasan. bersikap.cita suatu Negara. dan realitas. PENUTUP a.

Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa Kapitalisme. b. dan harga. Jadi. sedangkan Liberalisme. yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas. kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Dengan adanya persatuan dan kesatuan tersebut jelas mendorong usaha dalam menegakkan dan memperjuangkan kemerdekaan. Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter. sistem pasar. Keduanya juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan. Saran Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa. Selain itu. sangat perlu kita memahami apa arti dari ideologi dan apa itu Pancasila sebenarnya. Ini membuktikan dan meyakinkan tentang Pancasila sebagai suatu yang harus kita yakini karena cocok bagi bangsa Indonesia. Indonesia saat ini sangat membutuhkan sebuah idiologi dalam menjalankan pemerintahan ini ke depan. Sebelumnya melangkah lebih jauh.keseimbangan ide dan gagasan serta tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara. Kerena Pancasila merupakan ideologi dari negeri kita. 75 . jika dibandingkan dengan Pancasila. Tidak lain ideologi itu adalah Pancasila.

Pendidikan Pancasila. L. Andriani.DAFTAR PUSTAKA Setiadi. 2003. Jakarta : Gramedia Purwastuti.Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya http://slowdownthing.com.com.Pendidikan Pancasila.blogspot. Komunis dan Sosialis” http://id.Yogyakarta : UNY Press http://thehilmanscoy.2002.shvoong.”Perbedaan Ideologi Pancasila.blogspot. Elly M.com/writing-and-speaking/presenting/2276673-ideologibangsa/#ixzz2DWvWvskm 76 .

rakyat Aceh bersedia menyumbangkan pesawat Dakota untuk kepentingan 77 . menjadi pusat perdagangan dan wilayah pemeluk Islam yang pertama di Nusantara. LATAR BELAKANG Aceh yang terletak di posisi strategis (dekat dengan Selat Malaka). Di masa penjajahan Jepang. Pada masa kemerdekaan Indonesia. Hal ini menimbulkan perlawanan rakyat sehingga terjadi perang panjang (1873-1904) dan secara sporadis hingga tahun 1942. konflik sengaja diciptakan. Belanda dengan politik devide et imperanya membuat kelompok uleebalang (bangsawan tuan tanah) dan kaum ulama berseteru. Kemenangan kaum ulama yang dipimpin Daud Beureurh menciptakan masyarakat lebih religius. Masa kejayaan kesultanan tahun 1610 dan 1640 membawa Aceh menjadi bangsa yang masyur dan berdaulat.BAB V PAPARAN TENTANG IDEOLOGI AGAMA MERUPAKAN POTENSI ANCAMAN TERHADAP KEDERADAAN IDEOLOGI PANCASILA DI PROVINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM A. kuatnya gerakan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta. mendorong rakyat Aceh mendukung gerakan tersebut. Pada masa kejayaan kesultanan ini terjadi konflik menentang Belanda yang ingin menguasai wilayah Aceh. Bahkan. dengan menjalankan syariat Islam dan mengembalikan Aceh pada masa kejayaan kesultanan.

diganti dengan peraturan yang diseragamkan dari pusat ke semua 78 . Faktor lain pemicu konflik adalah kecurigaan terhadap pemerintah pusat yang menempatkan seorang komandan militer di Aceh yang dianggap komunis dan terhadap kabinet baru (PNI) yang tidak menerima permintaan Daud Beureueh untuk status khusus bagi Aceh dalam penerapan syariat Islam. Sago dan Mukim dihapus. Walaupun Daud Beureueh diangkat sebagai gubernur militer RI di daerah ini. Peraturan syariat Islam dan lembaga adat seperti Tuha Peut. Ini mendorong Aceh ke arah daerah yang sekuler. pendidikan dan adat istiadat serta terpisah dari Sumatera Timur.perjuangan Republik pada tahun 1948. Aceh digabungkan dengan Sumatera Timur. kemudian ini menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan Garuda. Kekecewaan itu melahirkan gerakan perlawanan untuk membentuk Negara Islam Indonesia/Darul Islam (NII/DI) yang dipimpin langsung Daud Beureueh dan didukung sebagian rakyat Aceh. Daud merasa kecewa dengan penggabungan ini dan muncul konflik baru. kebijakan pembangunan industrialisasi multinasional dilakukan. Perlawanan ini diatasi oleh pemerintah dengan mengangkat perwira asal Aceh untuk menjadi pimpinan militer tertinggi sekaligus berperan sebagai penyebar gagasan pemerintah terhadap penyelesaian perlawanan DII/NI. Setelah penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik. memberi status khusus pada Aceh sebagai daerah otonomi luas terutama dalam urusan agama. Keuchik. Gampong. Pemberlakuan ini tidak lama bertahan karena ketika Orde Lama diganti Orde Baru.

“Ketuhanan yang Maha Esa” yang terkesan mengutip ayat pada Q. Kekerasan demi kekerasan terjadi. LANDASAN HUKUM 1. Yang terjadi selanjutnya adalah pemberlakuan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1989 hingga 1998. Pemerintah menghancurkan gerakan ini melalui operasi militer. Islam secara expressiv verbis terdapat Eksistensi ideologi pada Pembukaan UUD 1945 sekaligus sebagai Pancasila yaitu. pencabutan status DOM tahun 1998 tidak berpengaruh pada berkurangnya berbagai pelanggaran HAM di Aceh. Pelanggaran HAM terjadi dengan alasan bahwa korban adalah anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Aceh). Kebijakan yang sentralistis ini menimbulkan jurang lebar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. B. Pemerintah Orde Baru kemudian melakukan tindakan yang sangat represif. Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 disebutkan yaitu “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” sehingga dapat disimpulkan bahwa UUD 1945 mempunyai nilai keislaman yan tinggi yang 79 . Tercatat 534 korban jiwa dan 114 yang diculik (YAPPIKA. Keinginan inilah sebagai cikal bakal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin Hasan Tiro.daerah Aceh. Situasi ini mendorong beberapa kalangan di masyarakat Aceh berkeinginan untuk menjadikan Aceh sebagai negara makmur.S. Selama DOM berbagai pelanggaran HAM telah terjadi. Al-Ikhlas ayat (1) yaitu: “Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa”. berdaulat dan islami. 2.

Bab IV. C. 4. mengingat mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. UU No. A. menetapkan bahwa hukum Islam. Ini memberi dorongan untuk mengejar nilai-nilai yang dianggap luhur yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang baik di masa nanti. Ketetapan MPR RI No. Undang-Undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Hukum. Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” mencerminkan sifat bangsa yang percaya bahwa terdapat kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan di dunia sekarang. hukum Adat.berhubungan dengan aqidah (keyakinan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pasal 25 –26 UU PNAD mengatur mengenai Mahkamah Syar’iyah NAD yang merupakan peradilan syariat Islam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional. 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (selanjutnya UU PNAD) membawa perkembangan baru di Aceh dalam sistem peradilan. butir 2. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonom yang bersyariat Islam tidak mudah di dalam negara kesatuan 80 . 3. 6. hukum Barat adalah sumber pembentukan hukum nasional. Arah Kebijakan. IV/MPR-RI/1999 tentang GBHN. 5. KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI ACEH Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah propinsi yang berdasarkan pada syariat Islam di Indonesia.

Lampu hijau untuk menerapkan hukum Islam pada tahun 1999 merupakan bagian dari sebuah upaya setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk mendapatkan sebuah penyelesaian politik atas konflik yang terjadi di Aceh. politik. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berjuang untuk memisahkan diri dari Indonesia muncul pada tahun 1976 dan terus berlanjut maju mundur hingga ditandatanganinya perjanjian perdamaian di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005. Konflik yang memporakporandakan ekonomi. sosial dan budaya Negeri Serambi Mekah ini belum juga berujung perdamaian. menghasilkan sebuah masyarakat yang egalitarian atau sederajat. Syariat dipromosikan sebagai sebuah obat mujarab: banyak yang berharap syariat akan mampu menghapuskan penyakit sosial. Hal ini lebih didasarkan atas penilaian dari elit politis Jakarta dan Aceh mengenai apa yang dapat meredam sebuah daerah yang menderita oleh konflik. Pada pokoknya pemberontakan tersebut selalu bersifat nasionalis dan pemimpin GAM tidak pernah menunjukkan ketertarikan yang serius untuk bekerja sama dengan sesama kelompok Muslim di tempat lain. Hukum Islam mendapatkan dukungan. pelanggaran HAM dan eksploitasi ekonomi selama bertahun-tahun. Apalagi adanya konflik bersenjata antara tentara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). dan meminjam kata-kata yang dipakai oleh seorang 81 . sudah tidak berfungsi sama sekali akibat perang.Republik Indonesia yang pluralistik. khususnya karena sistem peradilan biasa yang jarang sekali memberikan keadilan bagi masyarakat Aceh.

pendidikan dan dakwah agama. termasuk yang berhubungan dengan ‘aqidah. termasuk cara berbusana bagi Muslim. perayaan hari raya Muslim. akhlak.akademis. yaitu yang mengakui syariat dan sistem hukum nasional berlaku bersama-sama dalam suatu Negara. kemasyarakatan.Membentuk sebagai pengawasan dan penegakan syariat. ibadah. Sebagaimana diketahui. transaksi ekonomi. al-hisbah peradilan (WH) pidana dan badan warisan. Legitimasi ini diberikan oleh pemerintah pusat untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang menginginkan daerah ini berlaku hukum syariat sebagaimana dahulu kala di masa kesultanan Aceh. struktur wilayatu peradilan. Selanjutnya untuk mengatur tentang pelaksanaan syariat Islam tersebut. baitu al-mal. rajin belajar dan bekerja. hemat. Negara Indonesia adalah termasuk sistem Negara yang ketiga. 44 tahun 1999 yang antara lain mengatur tentang syariat Islam di Aceh. HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL 1. pembelaan Islam. setia.“ Aceh adalah salah satu daerah dalam wilayah Republik Indonesia yang memiliki keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah. cerdas serta matang secara emosi. Perda No. 5 tahun 2000. membuat rakyat Aceh menjadi "jujur. dibuatlah Perda No. melainkan 82 . Indonesia bukanlah negara yang berideologi Islam. Akhirnya pemerintah pusat menyetujui dengan membuat UU No. D. tetapi tidak ada perincian mengenai bagaimana ia berfungsi. 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyatakan bahwa seluruh aspek syariat akan diterapkan.

maka penegakan hukum menjadi semu). 2. Hal ini berdasarkan dari tujuan hukum itu sendiri. Dengan kata lain.Pancasila. mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat. Ketertiban (hukum harus dipaksakan: jika hukum yang dipaksakan dibuat tidak berdasarkan aspirasi masyarakat luas. Ada semacam Negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. dengan mayoritas agama yang lain pula. Hukum positif yang berlaku di Indonesia agar tetap efektif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat. ada suatu pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam tentang kedudukan Daerah Istimewa Aceh. 83 . Kedamaian (tolok ukur kedamaian apabila kepentingan dan hak semua pihak terlindungi). 2. maka pemaksaan menjadi otoriterisme). Hal ini dapat memicu timbulnya keinginan-keinginan yang serupa di daerah lain. haruslah menjadi hukum yang hidup di masyarakat dengan menggali. yaitu : 1. 3. Berdasarkan hal tersebut. Kepastian (hukum harus ditegakkan: jika hukum yang ditegakkan dibuat tidak bersumber dari aspirasi masyarakat luas. hukum positif baru akan berlaku secara efektif apabila berisikan atau selaras dengan hukum yang hidup dalam masyarakat.

com/tag/luarbiasa-penduduk-aceh/.DAFTAR PUSTAKA Apriansyah Bintang.wordpress. http://diskursusislam. diakses tganggal 28 Nopember 2012 Rasyid Rizani KEDUDUKAN QANUN JINAYAT PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL 84 .

BAB V KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA A. atau yang banyak dikenal sebagai ‘tumpeng’ saja merupakan salah satu warisan kebudayaan yang sampai saat ini masih dipercaya untuk dihadirkan dalam perayaan baik yang sifatnya simbolis maupun ritual. Di balik tradisi tumpeng yang biasa dipakai dalam acara ‘selametan’. (dikenal dengan nama rijstafel). Tumpeng mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan. Madura dan Bali. terdapat nilai-nilai yang sifatnya filosofis. Latar Belakang Kenduri adalah suatu ritual selamaten yakni berdoa bersama yang dihadiri para tetangga yang dipimpin oleh pemuka adat atau tokoh yang dituakan di satu lingkungan Biasanya disajikan tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang nantinya akan dibagikan kepada yang hadir. dengan alam dan dengan sesama manusia. kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke mancanegara seperti Malaysia. dalam kepercayaan Hindu adalah awal kehidupan. karenanya amat dihormati. Singapura bahkan Belanda. Gunung. 85 . Asal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi Hindu Bentuk tumpeng yang berupa kerucut dan mempunyai satu titik pusat pada puncaknya dipercaya melambangkan Gunung. Dimulai dari masyarakat di pulau Jawa. Nasi tumpeng.

Kegiatan yang nyata berupa : memuji kebesaran Tuhan dan memanjatkan do’a (QS 112 Al-Ikhlas:1) “Katakanlah: “Dia-lah Allah.” (QS 2 Al Baqarah: 163) “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. B. Penempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung dari alam.Acara-acara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan wujud syukur. Pemotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan. persembahan. Puncak sebuah upacara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlancip kerucut nasi tumpeng tersebut. tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” 86 . Yang Maha Esa. Mengakui bahwa berkah dan rejeki berasal dari tuhan b. KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA 1. Kehidupan orang Jawa sangat lekat dengan alam. kemudian dibagikan kepada yg hadir. penyembahan dan doa kepada Tuhan. Ini menyiratkan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut ditempatkan di tengah-tengah dan bermacam-macam lauk pauk disusun di sekeliling kerucut tersebut. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Dengan kegiatan kenduri terdapat : a.

Yang Maha Sejahtera. “ (Al-Quran Al-Karim Surah An-Nahl [16]: ayat 18) “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah. Maha Suci. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. Yang Memiliki segala keagungan. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. Yang Membentuk Rupa. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Yang Mengaruniakan keamanan. Yang Maha Suci.” (Surah Alhasyr: 22 – 24) “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Yang Maha Memelihara. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Allah dari apa yang mereka persekutukan. Yang Maha Kuasa.(QS 2 Al Baqarah: 21-22) “Hai manusia. Raja.” (QS 2:) (Surah Saba’: 1) “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit.” 87 . padahal kamu mengetahui. Yang Mengadakan. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. agar kamu bertakwa. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Yang Maha Perkasa.

Tidak membedakan status c. 11 dan 13) 10.aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Terdapat rasa menghargai dan menghormati (QS 49:13) “Hai manusia. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang 88 . supaya kamu mendapat rahmat. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. 11. janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. dan untukkulah.” (Q:S al-Hujurat ayat: 10. Semua orang diajak.2. agamaku. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. untukmu agamamu. boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka.dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a.” (QS:al kafirun1-6) “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. tanpa membedakan kaya dan miskin b. Hai orang-orang yang beriman.

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. orangorang yang bersaudara. dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan. Maka Allah mempersatukan hatimu. agar kamu mendapat petunjuk. Sila Persatuan Indonesia Kegiatan melibatkan lingkungan sekitar sehingga dapat mempersatukan setiap masyarakat (Surat Ali Imron ayat 103 dan 105) 103. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. 3. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lakilaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.13) “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada 89 . Hai manusia. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. 105. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. (surat ke-42 asy-Syura. Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. dan janganlah kamu bercerai berai. 13.buruk sesudah imandan Barangsiapa yang tidak bertobat.

mohonkanlah ampun bagi mereka. Dalam kegiatan palaksanaannya di pimpin oleh tokoh masyarakat / agama d. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. peringatan orang meninggal terdapat kegiatan masak bersama.Ibrahim. Dalam kondisi tertentu. maafkanlah mereka. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. 90 . Sebelum acara dimulai. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan a. Ada pembagian tugas pada pengadaanya : seperti konsumsi. kelahiran anak. undangan c. Karena itu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya. maka ada gotong royong saat pengadaan kenduri. (surat Ali 'Imran (3): 159) Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. bertawakallah kepada Allah. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). dapat menjadi forum komunikasi antar masyarakat e. Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. 4. ada tetangga datang membawa sesuatu baik berupa barang atau uang. Misalnya pada kegiatan kenduri pada selamatan rumah baru. Dalam pengadaan kenduri terdapat musyawarah antara anggota yang mengadakan kenduri b.

dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. mereka tidak berlebih-lebihan. 5. “ (Surah Al-Furqaan: 67) “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Pembagian kenduri ada azas sama rata  tidak ada perbedaan bagi setiap orang b. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Asy-Syura: 38) "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat sedang urusan mereka (putuskan) dengan musyawarah antara mereka. dan tidak (pula) kikir. “ 91 . Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ (Surah Al-Imran:180) “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka.(QS. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Saat orang tidak datang tetap mendapatkan pembagian kenduri (Surah Annahl: 71) “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki.

“ 92 . dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. 2 & 3) “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. “ (Surah Al-Maa’uun: 1.(Surah Al-Hadiid: 11) “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ (Surah Adz-dzaariyaat: 19) “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian.

BAB VI KONSEP INFORMED CONCENT DALAM PANCASILA A. dari sama sekali tidak memiliki kompetensi hingga memiliki kompetensi yang penuh. Definisi operasionalnya adalah suatu pernyataan sepihak dari orang yang berhak (yaitu pasien. Threshold elements Elemen ini sebenarnya tidak tepat dianggap sebagai elemen. yaitu pemberi consent haruslah seseorang yang kompeten (cakap). Pengertian Informed Consent Informed consent adalah suatu proses yang menunjukkan komunikasi yang efektif antara dokter dengan pasien. B. melainkan lebih ke arah persetujuan sepihak atas layanan yang ditawarkan pihak lain. Kompeten disini diartikan sebagai kapasitas untuk membuat keputusan medis. Diantaranya terdapat berbagai tingkat 93 . Tiga elemen Informed consent 1. oleh karena sifatnya lebih ke arah syarat. dan bertemunya pemikiran tentang apa yang akan dan apa yang tidak akan dilakukan terhadap pasien. keluarga atau walinya) yang isinya berupa izin atau persetujuan kepada dokter untuk melakukan tindakan medik sesudah orang yang berhak tersebut diberi informasi secukupnya. Kompetensi manusia untuk membuat keputusan sebenarnya merupakan suaut kontinuum. Informed consent dilihat dari aspek hukum bukanlah sebagai perjanjian antara dua pihak.

sadar dan berada dalam keadaan mental yang tidak di bawah pengampuan. Sedangkan keadaan mental yang dianggap tidak kompeten adalah apabila mempunyai penyakit mental sedemikian rupa sehingga kemampuan membuat keputusan menjadi terganggu. disclosure (pengungkapan) dan understanding (pemahaman). seberapa ”baik” informasi harus diberikan kepada pasien. 2. Pengertian ”berdasarkan pemahaman yang adekuat membawa konsekuensi kepada tenaga medis untuk memberikan informasi (disclosure) sedemikian rupa sehingga pasien dapat mencapai pemahaman yang adekuat. dapat dilihat dari 3 standar.kompetensi membuat keputusan tertentu (keputusan yang reasonable berdasarkan alasan yang reasonable). Dewasa diartikan sebagai usia telah mencapai 21 tahun atau telah pernah menikah. Information elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. yaitu : a. misalnya resiko yang ”tidak bermakna” (menurut medis) tidak diinformasikan. 94 . Secara hukum seseorang dianggap cakap (kompeten) apabila telah dewasa. Standar Praktik Profesi Bahwa kewajiban memberikan informasi dan kriteria ke-adekuatan informasi ditentukan bagaimana BIASANYA dilakukan dalam komunitas tenaga medis. padahal mungkin bermakna dari sisi sosial pasien. Dalam standar ini ada kemungkinan bahwa kebiasaan tersebut di atas tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial setempat. Dalam hal ini.

Standar Subyektif Bahwa keputusan harus didasarkan atas nilai-nilai yang dianut oleh pasien secara pribadi. c. sehingga informasi yang diberikan harus memadai untuk pasien tersebut dalam membuat keputusan. 3. Consent elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. Kesukarelaan mengharuskan tidak ada tipuan. Pernyataan tertulis diperlukan apabila dibutuhkan bukti di kemudian hari. kebebasan) dan authorization (persetujuan). yaitu dianggap cukup apabila informasi yang diberikan telah memenuhi kebutuhan umumnya orang awam.b. Permenkes tentang 95 . umumnya pada tindakan yang invasif atau yang beresiko mempengaruhi kesehatan penderita secara bermakna. misrepresentasi ataupun paksaan. voluntariness (kesukarelaan. Consent dapat diberikan : a. Pasien juga harus bebas dari ”tekanan” yang dilakukan tenaga medis yang bersikap seolah-olah akan ”dibiarkan” apabila tidak menyetujui tawarannya. Dinyatakan (expressed) 1) Dinyatakan secara lisan 2) Dinyatakan secara tertulis. Standar pada reasonable person Standar ini merupakan hasil kompromi dari kedua standar sebelumnya. Kesulitannya adalah mustahil (dalam hal waktu/kesempatan) bagi profesional medis memahami nilai-nilai yang secara individual dianut oleh pasien.

baik secara lisan maupun tertulis. dan consent tersebut harus mendekati apa yang sekiranya akan diberikan oleh pasien. Umumnya urutan orang yang dapat memberikan proxy consent adalah suami/istri. Tidak dinyatakan (implied) Pasien tidak menyatakannya. Proxy Consent Adalah consent yang diberikan oelh orang yang bukan si pasien itu sendiri. saudara kandung. C. orang tua. dst. bukan baik buat orang banyak). D. Keadaan darurat medis 2. namun consent jenis inilah yang paling banyak dilakukan dalam praktik sehari-hari.persetujuan tindakan medis menyatakan bahwa semua jenis tindakan operatif harus memperoleh persetujuan tertulis. Meskipun consent jenis ini tidak memiliki bukti. b. Konteks dan Informed Consent Doktrin Informed Consent tidak berlaku pada 5 keadaan : 1. anak. dengan syarat bahwa pasien tidak mampu memberikan consent secara pribadi. Proxy consent hanya boleh dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan ketat. Pelepasan hak memberikan consent (waiver) 96 . namun melakukan tingkah laku (gerakan) yang menunjukkan jawabannya. Misalnya adalah seseorang yang menggulung lengan bajunya dan mengulurkan lengannya ketika akan diambil darahnya. Ancaman terhadap kesehatan masyarakat 3.

hanya 60 % yang memahami tujuan dan sifat tindakan medis. 97 . 5. Bahkan Grunder menemukan bahwa dari lima rumah sakit yang diteliti. Pasien yang tidak kompeten dalam memberikan consent. Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan terlalu teknis 2. dan hanya 27 % yang dapat menyebut tindakan alternatif yang dijelaskan. Perilaku dokter yang terlihat terburu-buru atau tidak perhatian. Clinical privilege (penggunaan clinical privilege hanya dapat dilakukan pada pasien yang melepaskan haknya memberikan consent. Contextual circumstances juga seringkali mempengaruhi pola perolehan informed consent. dan orang dalam keadaan terminal seringkali tidak dianggap “cakap” menerima informasi yang benar – apalagi membuat keputusan medis. orang yang dianggap memiliki mental lemah untuk dapat menerima kenyataan. empat diantaranya membuat penjelasan tertulis yang bahasanya ditujukan untuk dapat dimengerti oleh mahasiswa tingkat atas atau sarjana dan satu lainnya berbahas setingkat majalah akademik spesialis. Keluhan pasien tentang proses informed consent : 1. Banyak keluarga pasien melarang para dokter untuk berkata benar kepada pasien tentang keadaan sakitnya. Seorang yang dianggap sudah pikun. hanya 55 % yang dapat menyebut komplikasi yang mungkin timbul. hanya 40 % yang membaca formulir dengan cermat. atau tidak ada waktu untuk tanya – jawab. Sebuah penelitian yang dilakukan Cassileth menunjukkan bahwa dari 200 pasien pengidap kanker yang ditanyai sehari sesudah dijelaskan.4.

Hubungan Informed consent dengan Pancasila Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa Informed consent merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak. E. Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. dimana Allah sebagai saksi sebagaimana sesuai dengan kepercayaannya. Resiko terlalu umum atau terlalu jarang terjadi. 4. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Pasien tak mampu memahami. Situasi gawat darurat atau waktu yang sempit. Pasien tidak mau diberitahu. 2. Surah Al-Israa’: 70 Standar Prosedur 98 . 3. Pasien dalam keadaan tidak sadar atau mengantuk.” Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab Informed consent menempatkan pasien sesuai dengan martabat kemanusiaan. Pasien sedang dalam keadaan stress emosional sehingga tidak mampu mencerna informasi 4.3. Keluhan dokter tentang informed consent 1. yang dilayani sesuai dengan Operasional.

Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. “ 99 . Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat.” Sila 3: Persatuan Indonesia Informed consent menempatkan orang-orang yang berkaitan dalam kedudukan yang sama. Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Informed consent mengandung persetujuan atau tidak setuju yang sebelumnya sudah ada penjelasan dan pemahaman diantara kedua belah pihak. “ Sila 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/ Perwakilan.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.

” Sila 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Informed consent mengandung suatu keadilan bagi kedua belah pihak yaitu penerima dan pemberi pelayanan. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. apabila kamu kamu mengadakan tentang pembicaraan rahasia. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. “ 100 . Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. janganlah membicarakan membuat dosa. Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik.Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman.

com/2008/01/informedconsent.html diakses tgl 29 nop 2012 101 . Informed Consent.blogspot. http://yusufalamromadhon.Daftar Pustaka Yusuf Alam Romadhon.

melecehkan. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat 102 .BAB VI NILAI – NILAI PANCASILA DI DUNIA A. bertanggung jawab dan tanggung gugat. hal sudah jadi. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. yaitu empati. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. melainkan sesuatu yang diusahakan. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. seperti kasus Ambalat. TKI di Malaysia. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. Latar Belakang Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. dan mampu belajar seumur hidup. yang dianggap merendahkan. dan lainnya. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. kasus Sutiyoso di Australia.

caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. seorang perawat harus mempunyai etika. jujur. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan.kalau mereka mampu memahami apa itu caring. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. hormat dan menghargai orang lain. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. dengan demikian mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. Saat ini. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar. Dalam menghadapi pasien. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir. rendah hati. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care. Dengan 103 . dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. bertindak dan berperasaan.

hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Dengan demikian, nilai pancasila sangat mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya Theory Human Care yang memiliki nilai – nilai dasar dari pancasila.

B. TEORI 1. Caring pada perawat Perawat merupakan salah satu profesi yang mulia. Betapa tidak, merawat pasien yang sedang sakit adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit. Pengalaman ilmu untuk menolong sesama memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar (Abdalati, 1989). Untuk itu perawat memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta (Johnson, 1989) . Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. Caring dalam keperawatan dipelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik .

104

Human

care merupakan

hal

yang

mendasar

dalam

teori caring. Menurut Pasquali dan Arnold (1989) serta Watson (1979), human care terdiri dari upaya untuk melindungi,

meningkatkan, dan menjaga atau mengabdikan rasa kemanusiaan dengan membantu orang lain mencari arti dalam sakit, penderitaan, dan keberadaannya serta membantu orang lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian diri . Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care, mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian

mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir, bertindak dan

berperasaan. Caring sebagai suatu moral imperative (bentuk moral) sehingga perawat harus terdiri dari orang-orang yang bermoral baik dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan pasien, yang

mempertahankan martabat dan menghargai pasien sebagai seorang manusia, bukan malah melakukan tindakan amoral pada saat melakukan tugas pendampingan perawatan. Caring juga sebagai

105

suatu affect yang digambarkan sebagai suatu emosi, perasaan belas kasih atau empati terhadap pasien yang mendorong perawat untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien. Dengan demikian perasaan tersebut harus ada dalam diri setiap perawat supaya mereka bisa merawat pasien . Marriner dan Tomey (1994) menyatakan

bahwa caring merupakan pengetahuan kemanusiaan, inti dari praktik keperawatan yang bersifat etik dan filosofikal. Caring bukan sematamata perilaku. Caring adalah cara yang memiliki makna dan memotivasi tindakan. Caring juga didefinisikan sebagai tindakan yang bertujuan memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan keselamatan klien (Carruth et all, 1999) Sikap caring diberikan melalui kejujuran, kepercayaan, dan niat baik. Caring menolong klien meningkatkan perubahan positif dalam aspek fisik, psikologis, spiritual, dan sosial. Bersikap caring untuk klien dan bekerja bersama dengan klien dari berbagai lingkungan merupakan esensi keperawatan. Dalam memberikan asuhan, perawat menggunakan keahlian, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan, memberikan harapan, selalu berada disamping klien, dan

bersikap caring sebagai media pemberi asuhan (Curruth, Steele, Moffet, Rehmeyer, Cooper, & Burroughs, 1999). Para perawat dapat diminta untuk merawat, namun tidak dapat diperintah untuk memberikan asuhan dengan menggunakan spirit caring . Spirit caring seyogyanya harus tumbuh dari dalam diri perawat dan berasal dari hati perawat yang terdalam. Spirit

106

setiap perawat dapat memperlihatkan cara yang berbeda ketika memberikan asuhan kepada klien . d. praktik caring memadukan antara pengetahuan biofisik dengan pengetahuan mengenai perilaku manusia yang berguna dalam peningkatan derajat kesehatan dan membantu klien yang sakit. ada tujuh asumsi yang mendasari konsep caring. c.caring bukan hanya memperlihatkan apa yang dikerjakan perawat yang bersifat tindakan fisik. e. Ketujuh asumsi tersebut adalah a. Caring hanya akan efektif bila diperlihatkan dan dipraktekkan secara interpersonal. b. g. Lingkungan yang penuh caring sangat potensial untuk mendukung perkembangan seseorang dan mempengaruhi seseorang dalam memilih tindakan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Beberapa ahli merumuskan konsep caring dalam beberapa teori. f. Caring lebih kompleks daripada curing. Menurut Watson. Caring terdiri dari faktor karatif yang berasal dari kepuasan dalam membantu memenuhi kebutuhan manusia atau klien. 107 .1995). Caring yang efektif dapat meningkatkan kesehatan individu dan keluarga. Caring merupakan inti dari keperawatan (julia. tetapi juga mencerminkan siapa dia. Caring merupakan respon yang diterima oleh seseorang tidak hanya saat itu saja namun juga mempengaruhi akan seperti apakah seseorang tersebut nantinya. Oleh karenanya.

h. murni. Di samping itu. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien.  Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan klien. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif.  Mengembangkan hubungan saling percaya. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien.  Memberikan kepercayaan-harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. Watson juga menekankan dalam sikap caring ini harus tercermin sepuluh faktor karatif yang berasal dari perpaduan nilai-nilai humanistik dengan ilmu pengetahuan dasar. Selain itu. perawat juga memperlihatkan kemampuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. kehidupan.  Perawat memberikan informasi dengan jujur. Pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistic. 2. Sepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut. dan dari pengalaman nyata berinteraksi dengan orang lain sehingga tercapai kepuasan dalam melayani dan membantu klien. Faktor karatif membantu perawat untuk menghargai manusia dari dimensi pekerjaan perawat. dan bersikap wajar pada orang lain. perawat meningkatkan perilaku klien dalam mencari pertolongan kesehatan  Menumbuhkan kesensitifan terhadap diri dan orang lain. 108 .

Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya.  Perawat perlu mengenali kebutuhan komprehensif diri dan klien.  Menciptakan lingkungan fisik. Kadang-kadang seorang klien perlu dihadapkan pada 109 .  Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomenologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. sosiokultural.Sehingga karakter yang diperlukan dalam faktor ini antara lain adalah kongruen. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien.  Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manusiawi.  Penggunaan sistematis metoda penyelesaian masalah untuk pengambilan keputusan. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. empati.  Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal.  Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. mental. dan kehangatan. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. Perawat perlu mengenali pengaruh lingkungan internal dan eksternal klien terhadap kesehatan dan kondisi penyakit klien. menetapkan kebutuhan personal. memberikan asuhan mandiri. dan spritual yang mendukung.

Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri (Julia. Dari kesepuluh faktor karatif tersebut. Selain itu. 110 . beberapa konsep yang didefinisikan antara lain Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. serta menumbuhkan sensitifitas terhadap diri sendiri dan orang lain (Julia. Watson merumuskan tiga faktor karatif yang menjadi filosofi dasar dari konsep caring. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi klien dengan memotivasi keinginan klien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-klien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan klien. 1995). 2006). 1995). Kesepuluh faktor karatif di atas perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Leininger (1991) mengemukakan teori “culture care diversity and universality”.pengalaman/pemikiran yang bersifat profokatif. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum memahami orang lain (Nurahmah. Tiga faktor karatif tersebut adalah: pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistik. memberikan harapan dan kepercayaan.

a.3. adat. Budi pekerti pada perawat sebagai pengamalan pancasila Yang dimaksudkan dengan budi pekerti itu umumnya kelakuan dan akhlak seseorang yang diterapkan oleh tradisi. Amal jasmani dan rohani yang diberikan dengan penuh kerelaan oleh perawat kepada penderita. Manfaat Budi Pekerti Yang Luhur Bagi Penderita Seorang perawat yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. Budi pekerti dalam susila yang berhubungan dengan cita – cita adat dan kebiasaan yang mempengaruhi seorang perawat dalam menunaikan pekerjaannya. tak akan luput pengaruh baiknya pada penderita yang dirawatnya. kepribadian yang baik adalah penting. karena perawat adalah seorang yang memberikan pelayanan / perawatan baik terhadap orang sakit maupun terhadap orang sehat. merupakan faktor penting untuk kesembuhan penderita tersebut. Bagi anggota perawat. 111 . Dalam hal ini. Seringkali perawat diajukan pertanyaan – pertanyaan yang bertalian dengan pengertian akhlak dan kerohanian oleh penderita. Manfaat Budi Pekerti Bagi Perawat Dasar – dasar budi pekerti yang sehat sangat dibutuhkan untuk kepribadian yang baik. dan perawatan khususnya berarti tata kebiasaan. akan tetapi mengingat tujuannya juga merupakan pekerjaan yang suci. b. Perawatan bukan saja merupakan keahlian untuk sekedar mencari nafkah. perawat bias menjadi penolong yang berguna untuk memberi kekuatan jiwa terutama kepada mereka yang tidak mempunyai harapan sembuh.

ceria. menyatakan bahwa disamping senyum itu murah. karena ia berpandangan bahwa senyuman akan menunjukkan hal yang positif. Terasa sebuah perasaan keyakinan (confident) akan hidup dan yang terasa lainnya. Sebuah perasaan (feeling) yang mudah menular. apapun yang dikatakan akan terasa lebih manis. Senyum yang tulus dengan hati terbuka akan memancarkan sikap mental yang positif. Soejitno Irmim dan Abdul Rochim dalam bukunya “Penampilan Pribadi yang Simpatik”. enak didengar dan menyenangkan bagi orang lain. Senyum dapat mengubah impian menjadi 112 . Akan memancar kehangatan dari orang tersebut. a. Senyuman mengandung samudera hikmah atau kemanfaatan yang luar biasa baik bagi pemberi maupun penerimanya. ringan dan sederhana untuk dilakukan. Seorang perawat juga hendaknya memiliki senyuman yang tulus yang mampu memotivasi pasien-pasien yang ditanganinya. Tanadi Santoso menyebutkan keluarbiasaan senyuman sebagai sebuah kekuatan universal yang menarik sekali. Senyum tulus perawat merupakan pengamalan pancasila. senyum ternyata memiliki daya ajaib seperti senyum dapat membangkitkan jiwa-jiwa yang lemah dan semangat yang terkoyak-koyak. Disebutnya demikian.4. Makna senyuman Senyum merupakan sikap yang mudah. Juga menunjukkan keterbukaan dengan orang lain. tidak usah membeli dan persediannya luar biasa banyaknya. kenyataan.

namun lebih dari itu adalah sikap yang ramah tamah.Selain itu senyuman merupakan modal utama bagi seorang perawat dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah sakit atau lingkungan kerja. siapapun dan bagaimanapun rupanya. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-pasien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan pasien. Memberikan apa yang diinginkan orang lain berarti menciptakan nilai tambah bagi orang tersebut. Perhatian yang diberikan perawat merupakan salah satu factor yang penunjang dalam bisnis dibidang pelayanan kesehatan. 113 . Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi pasien dengan memotivasi keinginan pasien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. orang tersebut akan merasa sangat dihargai. Bentuk pemenuhan kebutuhan ini tidak saja dengan terapi medikamentosa. maka kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan”. Seyum seorang perawat terhadap pasiennya sangat penting karena senyum perawat membuat pasien nyaman dalam menjalani pengobatan. Senyuman Perawat dalam Menangani Pasien sebagai Pengamalan Pancasila Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. b. penuh kesabaran dan perasaan serta senyum polos yang tidak dibuat-buat. Zig Zaglar mengatakan bahwa “bila kita cukup memberikan apa yang diinginkan oleh orang lain.

Perawat maupun mahasiswa keperawatan dituntut mampu mengayomi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan (pasien). Perawat atau mahasiswa keperawatan dituntut dapat mengamalkan beberapa pengamalan Pancasila sebagai upaya dalam merawat pasien. Di dalam Pancasila terdapat butir-butir yang memuat seluruh pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki bangsa dan negara yang telah merdeka. Karena dalam keperawatan seorang perawat harus memiliki sifat saling mencintai dalam penyembuhan pasien. yaitu dapat mengambil dari pengamalan Pancasila. berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat. serta bersosialisasi dengan masyarakat.Salah satu motivasi seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan dalam menangani pasiennya. Setiap masyarakat Indonesia dituntut untuk dapat mengamalkan beberapa dari butir-butir pengamalan Pancasila tersebut. Dalam butir pancasila sila kedua dalam pengamalannya disebutkan “mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia”. Salah satu profesi yang menuntut agar berpedoman pada Pancasila dalam menjalankan tugasnya yaitu seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Sifat saling mencintai dapat menumbuhkan jati diri seorang perawat dalam menjalankan 114 . Ini berhubungan dalam bidang keperawatan. Hal ini dikarenakan seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan bekerja untuk sosial.

Impian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah dari pelaku kesehatan sangat tinggi. pelaku kesehatan telah menomorduakan pasien dan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari pelayanannya. Bagi rumah sakit. adanya QA yang baik tentu saja membuat rumah sakit mampu untuk bersaing dan tetap exist di masyarakat.tugasnya sebagai pelayan masyarakat. apabila para perawat yang merupakan jumlah terbanyak dalam rumah sakit tersebut dalam pelayananannya 115 . Senyum Tulus Perawat untuk Penyembuhan Pasien Keramah tamahan merupakan hal yang sangat utama dalam pelayanan kesehatan. Dalam kenyataannya. Dampak dari QA menentukan hidup matinya sebuah rumah sakit. Sebagaimana dijelaskan bahwa Quality Assurance (QA) adalah usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. Mengacu pada konsep ini. c. Jadi seorang perawat harus dapat menerima keadaan setiap pasien yang ditanganinya baik itu dari golongan bawah maupun golongan atas. Dalam butir pancasila sila kelima ’’mengembangkan sikap adil terhadap sesama’’. QA ini merupakan salah satu faktor penting dan fundamental bagi manajemen rumah sakit itu sendiri dan para stakeholder. Namun kondisi ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.

Senyuman yang dimaksud adalah senyuman yang murni dan tulus dari dalam lubuk hati.menunjukkan sikap tidak profesional dengan “tidak tersenyum” saja maka sebenarnya rumah sakit tersebut sudah kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya. tetapi menciptakan banyak hal yang baik. H. bukan senyum yang dibuat-buat. Bagi pelaku kesehatan. Watson menekankan dalam sikap caring ini juga harus tercermin sepuluh faktor kuratif yaitu: Pembentukan sistem nilai humanistic 116 . S. telaten. Purwodadi.H (2008). Agar suatu rumah sakit terhindar dari sebutan rumah sakit yang tidak ramah. perlu adanya beberapa langkah konkrit untuk mencapai QA dalam hospitality in nursing services. Selain Djajendera (2008). dengan adanya QA para pelaku kesehatan dituntut untuk semakin teliti. dan hati-hati dalam menjaga mutu pelayanannya. S. seperti yang ditawarkan oleh Purwodadi. tanpa merugikan yang memberiSenyum itu terjadi sekejap dan kesannya kadangkala tidak akan pernah berakhir selamanya. Senyum itu menguntungkan bagi yang menerima. yaitu: Mulailah dengan Senyum. Ternyata senyuman saja pun membawa dampak yang sangat besar bagi sebuah rumah sakit. yang mengatakan bahwa senyum tulus Anda adalah mahakarya kebaikan. (2008) juga mengungkapkan beberapa hal tentang senyum. Diantaranya adalah: Senyum itu murah. artinya senyum yang hanya sekejap diperlihatkan itu mempunyai kesan yang mendalam seolah tidak akan bisa terlupakan.

Penggunaan sistematis metoda penyalesaian masalah untuk pengambilan keputusan.Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien.dan altruistik. murni. Perawat memberikan informasi dengan jujur. Memberikan kepercayaan – harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. Mengembangan hubungan saling percaya. dan bersikap wajar pada orang lain. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. Menciptakan lingkungan fisik. Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan kepada klien. menetapkan kebutuhan personal. perawat meningkatkan prilaku klien dalam mencari pertolngan kesehatan. memberikan asuhan mandiri. Di samping itu. Selain itu. Perawat perlu mengenali pengaruhi lingkungan 117 . mental. dan spritual yang mendukung. sosiokultural. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. perawat juga memperlihatkan kemapuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. Menumbuhkan sensitifan terhadap diri dan orang lain.

Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manisiawi. Peran dan manfaat keperawatan dari segi ideologi pancasila Perawat profesional pemula mempunyai peran dan funsgi sebagai berikut: “Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijakan umum pemerintah yang berlandaskan pancasila. khususnya pelayanan atau asuhan keperawatan kepada individu. Perawat perlu mengenali kebutuhan komperhensif diri dan klien. kelompok dan komunitas berdasarkan kaidah-kaidah” yaitu : 118 . Kesepuluh faktor karatif ini perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum mamahami orang lain. Kadang-kadang seseorang klien perlu dihadapkan pada pengalaman atau pemikiran yang bersifat profokatif. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri. keluarga. Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. Selain itu. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. 5.internal dan eksternal klien terhadap kesehatan kondisi penyakit klien.

e. sesuai dengan perannya. d. 119 . c. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya. terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi kemasa depan. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan. Mengembangkan diri terus menerus untuk meningatkan kemampuan profesional. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih pasien dalam kemandirian untuk hidup sehat. b. Berperan serta dalam kegiatan penelitian dalam bidang keperawatan perkembangan dan ilmu menggunakan pengetahuan hasil dan penelitian teknologi serta untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan atau asuhan keperawatan.a. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang reaktif. produktif.

com/poskup/2005/03/16/edisi16/1603pin1. Madeline. Kidd Pamela Stinson. Semarang : Akper Depkes Semarang. Medical Surgical Nursing : clinical management for positive outcome. New York : National league for nursing press. 2001. St Louis : Elseiver Inc.indomedia. Grow-Hill Companies. M. Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. http://pdpersi. Research & Practice. Munir Kamarullah.h tm. Edisi 1. Aplikasi Model Konseptual Keperawatan.DAFTAR PUSTAKA A. Pengantar konsep dasar keperawatan. Mc. Theories. Nursing Theories : The Base Professional Nursing Practice. Julia. (diakses 29 Agustus 2006).id/?show=detailnews&kode=786&tbl=artikel. Modalitas Perawat Adalah Empati (Refleksi Memperingati Ulang Tahun Ppni). 4 edition. 7th edition. Joyce&Jane H. 1991. Meidiana Dwidiyanti. Upaya Meningkatkan Profesionalisme Perawat. 2002.co. Elly Nurachmah. Aziz Alimul Hidayat. Concept. Transcultural Nursing. Culture Care Diversity and Universality : a theory of nursing. Connecticut : Appleton&Lange. th 120 . High Acuity Nursing. Farland M&Leininger M. (diakses 27 Agustus 2006). Jakarta : Salemba Medika. 2004. Margaretha Ulemadja Wedho. Leininger M. Hawks. 1995.tblog. Black M. (diakses 27 Agustus 2006). 1998. http://risetdua. 2005. 3rd edition. http://www. George B.com/. New Jersey : Prentice Hall.

Action Research Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. St Louis : Mosby. Inc.htm. Rawin. 2000. Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia. Etika Keperawatan.id/mukisi/hospex/rokiah. Rokiah Kusumapradja. Tidak dipublikasikan. Roswita Hasan. (diakses 29 Agustus 2006). Universitas Diponegoro Semarang. Patricia&Anne G.id/asuhankeperawatan3. 2005.co. Pelayanan Prima Dalam Keperawatan. http://www. th 121 . Potter A.ppt. Jakarta : Widya Medika. Fundamentals of Nursing. 2001. 5 edition.go.pdpersi.pjnhk. (diakses 27 Agustus 2006). Perry. www.Nila Ismani.

saling menghormati. Latar Belakang Pengembangan karakter bangsa ialah rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh seluruh warga suatu bangsa. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). Sekarang cenderung ke arah yang destruktif dalam melakukan aktivitas bermasyarakat. bahkan menurun kualitasnya.BAB VIII PROSPEK MASA DEPAN PANCASILA TETAP “ EKSIS” DENGAN ADANYA PENDIDIKAN KARAKTER A. Kondisi demikian dipengaruhi oleh tren dunia yakni globalisasi. yang memungkinkan informasi dapat masuk dengan tidak terbatas (borderless information). Di dalam situasi yang 122 . Misalnya sikap religius. Sehingga salah satu faktor penyebab yang lazim dijadikan “kambing hitam” terjadinya tingkah laku warga negara yang tak terpuji ialah karakter bangsa yang mulai bergeser. negara. santun sabar. dan mengutamakan musyawarah. Karakter menentukan tingkah laku manusia. Ada beberapa karakter bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang mulai berubah ke arah yang memprihatinkan.

Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan. hukum. dan adat istiadat. Pendidikan sebagai proses transformasi budaya merupakan kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain (Tirtarahardja dan Sulo. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian. pertemuan tanpa menghasilkan nilai-nilai baru yang bermakna. 2005:33). kesenian. Pertemuan nilai nilai budaya (cultural contact) dapat menghasilkan dua kemungkinan.seperti ini terjadilah proses lintas budaya (trans-cultural) dan silang budaya (cross cultural) yang kemudian mempertemukan nilai-nilai budaya satu dengan yang lainnya. yaitu: (1) asimilasi. pertemuan yang membuahkan nilai-nilai baru yang bermakna. Pendidikan formal dalam 123 . moral. dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan dan mengembangkan budaya. menjadi manusia dewasa. kepercayaan. Pendidikan merupakan faktor dominan dalam mengembangkan karakter bangsa. dan (2) akulturasi. Salah satu fungsi dari pendidikan formal mencakup fungsi sosial.

sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. kasus Sutiyoso di Australia.menjalankan fungsi sosial harus mampu mensosialisasikan peserta didik. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. seperti kasus Ambalat. melecehkan. hal sudah jadi. TKI di Malaysia. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilainilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. dan lainnya. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. yang dianggap merendahkan. Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. sehingga mereka nantinya bisa mengubah diri mereka dan masyarakatnya. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah 124 . Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. melainkan sesuatu yang diusahakan.

memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat kalau mereka mampu memahami apa itu caring. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. bertanggung jawab dan tanggung gugat. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. yaitu empati. seorang perawat harus mempunyai etika. Dalam menghadapi pasien. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. 125 . karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. dan mampu belajar seumur hidup. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. Dengan hubungan baik ini. Saat ini.

termasuk bagi perawat. membimbing hidup.Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban. maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan. jika tingkatan sikap caring perawat dan pegawai-pegawai kesehatan lainnya. menerima pelajaran. TINJAUAN TEORI 1. para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. Pendidikan memiliki tugas mengembangkan potensi manusia secara maksimal yang terhimpun dalam 126 . Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh. Dengan demikian. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik. Selain dengan tujuan tersebut. Merekonstruksi Pendidikan Pendidikan harus mengetahui dan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik yang beragam. Sebab akhlak yang teguh dan sikap caring merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan. B.

Otak merupakan pusat berpikir. dan ketaatan. intuitif. cerebellum qoutient. sederhana. memecahkan persoalan. dan menerima hubungan yang kompleks. God Spot bagian otak yang menjadi pusat spiritual qoutient. dan taat. kebermaknaan. Otak kiri menyimpan potensi mengetahui problem serta kondisi baru. Otak kanan merupakan pusat emotional qoutient. hubungan yang bersifat vertikal atau sering 127 . Apa saja potensi yang dimiliki manusia? Potensi manusia telah terancang dengan baik di dalam otak. tawaduk. mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. tidak teratur. Otak kecil merupakan pusat penyeimbang. berpikir acak. Emotional qoutient lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial). berpikir abstrak. adversity qoutient. yakni: otak kanan.jasmani dan rohani. Manusia yang “berotak” akan selalu berpikir guna menyelesaikan permasalahan kehidupan. Otak kanan menyimpan potensi moral qoutient. Otak manusia terbagi menjadi empat bagian. Otak kecil menyimpan potensi orang yang rendah hati. Otak kiri merupakan pusat intelligence qoutient. linear. Keempat bagian otak itulah bermuara potensi-potensi manusia. dan holistik. otak kecil. otak kiri. Potensi God Spot ialah pengembangan kejiwaan yang berdimensi ketuhanan. dan God Spot. berpikir logis. dan rasional.

hanya disebabkan perbedaan fisik. cerebellum qoutient dan sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi menjadi manusia yang moral qoutient. sehingga manusia mampu menerima pengetahuan tentang alam semesta ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing. dan dengan tidak mengeraskan suara. Keimanan. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu”: menyebut berarti manusia sadar. dan religious qoutient.disebut spiritual qoutient. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205: Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205 merupakan “konsep otak” dan prototipe tujuan pendidikan. di waktu pagi dan petang. ketakwaan. merupakan sebuah upaya yang nyata (Gunawan. dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. dzikir menjadi kepribadiannya. Bagaimana memproses keseluruhan domain dan segenap potensi agar menjadi integral dalam dunia pendidikan? Sebuah pedoman dalam mengembangkan segenap potensi manusia yang merujuk pada Al Quran. Pendidikan berupaya menggabungkan emotional qoutient. dan kecerdasan. intelligence qoutient. Manusia berbeda antara satu dengan lainnya. adversity qoutient. mental. ingat Tuhan. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan 128 . 2011:32). merupakan intelligence qoutient yang “tertinggi”.

doanya diam-diam. dan pendapat. berpikir hakikat penciptaannya. Manusia akan memiliki kejujuran dan integritas. ide. “Dengan merendahkan diri”: rendah hati. tidak terbatas 129 . dan bertukar ilmu. “Di waktu pagi dan petang”: tanpa mengenal ruang dan waktu dalam berpikir. Spiritual qoutient sebagai potensi kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna. penuh harapan. merupakan dampak dari “kesadaran” tujuan penciptaanya melalui proses berpikir. didiskusikan. “Dan rasa takut”: membentuk emotional qoutient dan lebih rendah hati. Manusia berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. dikaji. dan banyak pendapat. Manusia yang “berbisik/bersuara” memiliki bahan untuk dibicarakan.kepribadian peserta didik secara utuh. dan melahirkan spiritual qoutient. hatinya diam-diam berdoa. dan hasilnya ketaatan kepada Tuhan. berserah diri. dan hormat pada hak orang/warga lain. dan akhlak mulia. Kurikulum disusun memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman. “Dengan tidak mengeraskan suara”: berbisik. “merenung dengan hati”. “Dalam hatimu”: merenungi di hati. banyak ide. bertanggung jawab. Hanya manusia yang memiliki potensi spiritual qoutient. hormat pada aturan dan hukum masyarakat. gagasan. takwa. tidak menyombongkan diri. selalu optimis. dan tidak terputus-putus.

Manusia yang selalu “ingat Tuhan” dalam setiap langkah. sadar diri. Pendidikan perlu terus ditingkatkan. dan helakan nafas. Manusia yang memiliki emotional qoutient. dioptimalkan. berserah diri. maka akan tercipta manusia seutuhnya. Segenap potensi tersebut secara fitrah dianugerahkan Tuhan kepada manusia dalam kedudukannya sebagai insan. intelligence qoutient. mengetahui hakikat penciptannya. Sehingga perlu adanya perubahan dalam pemikiran para pendidik yang cenderung pada transfer pengetahuan 130 . kejujuran dan integritas. selalu optimis. dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. dan banyak pendapat. manusia seutuhnya. dan spiritual qoutient. denyut jantung. sehingga dalam bertindak sesuai dengan tuntunan Tuhan. dengan seluruh totalitasnya. dan sadar secara jiwa dan raga. Manusia akan sadar secara totalitas jiwa dan raganya. sadar secara jiwa dan raga. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”: tidak lalai.ruang dan waktu. memiliki rasa takut. berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. tidak sombong akan ilmunya. jiwa dan raga. Pendidikan menggabungkan melalui kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan sehingga keseluruhan potensi otak membentuk kebermaknaan (GodSpot). selalu rendah hati.

sifat-sifat kejiwaan. dasar pembangunan karakter manusia dimulai.belaka. Pendidikan Karakter Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan. Sedangkan Kemendiknas (2010) menyatakan karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. dan yang dirasakan dalam hati seseorang. Karakter merupakan sifat yang melekat pada setiap manusia. dengan dipengaruhi oleh situasi. 131 . kondisi. Pendidikan pada akhirnya dapat kembali pada fitrahnya. sebagai faktor penentu seseorang untuk bersikap dan bertingkah laku. Sementara itu Kamus Bahasa Indonesia (2008:639) mengartikan karakter sebagai tabiat. yang memanusiakan manusia dalam kedudukannya sebagai insan. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. yaitu spontanitas manusia dalam bersikap atau melakukan perbuatan yang menyatu dalam diri manusia sehingga ketika muncul tidak perlu dipikirkan lagi. Karakter lebih dekat dengan akhlak. 2. 2009:10).

dan bertanggung jawab. Karakter apa yang harus ditanamkan kepada siswa? 132 . Sedangkan Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. Lebih lanjut Lickona tidak sependapat dengan cara pendidikan moral reasoning dan value clarification yang diajarkan di Amerika Serikat. Pendidikan karakter memiliki makna yang luas daripada pendidikan moral. agar mereka memahami dan melakukan mana yang baik dan menjauhi yang buruk. jujur. saling menolong.Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa. yang harus diajarkan kepada generasi muda. dan biasa melakukannya (domain psikomotorik). mampu merasakan dan menghayati (domain afektif) nilai baik. karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Nilai moral tersebut seperti: saling menghormati. 2009:10). karena sesungguhnya terdapat nilai moral universal yang bersifat absolut yang bersumber dari ajaran agama-agama di dunia yang disebut dengan the golden rule. bersahaja. Pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang hal yang baik. Lickona (1992) berpendapat adanya moral absolute.tetapi lebih dari itu. sehingga peserta didik menjadi paham (domain kognitif) tentang mana yang baik dan mana yang buruk. adil.

4. dan terdapat pembiasaan dalam bertingkah laku seseorang (embedded). 7. dikembangkan lagi (developed). Karakter yang terbentuk dan baik dipelihara (ultimately manipulated). dipertahankan keberadaannya. 2. 3. Cinta Allah dan Rasul Cinta orangtua dan guru Cinta sesama Cinta keunggulan Cinta diri sendiri Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi Cinta alam sekitar Cinta bangsa dan negara Karakter pada manusia dikreasikan dan ditambahkan dengan nilainilai (created). yakni: 1. 6. Karakter setelah diinternalisasi. Setelah itu direkatkan. 8. hal ini terkait kedinamisan budaya. 5. diinternalisasi. Karakter yang telah terbentuk 133 .Terdapat delapan karakter yang dapat dikaitkan dalam kegiatan pembelajaran.

2010). pemikiran. dan direfleksikan melalui sikap. Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya bangsa (Kemendiknas. 3. dipelihara. dan kurikulum. dengan prinsip-prinsip demokrasi. antarpelajaran. kesetaraan. Nilai-nilai dasar kemanusiaan sebagai inti pendidikan karakter dibangkitkan. Dosen menjadi inspirasi.tersebut diarahkan (managed). dan penghargaan. Proses tidak pernah selesai. sehingga tidak harus diajarkan dalam mata pelajaran tersendiri. sehingga menjadi budaya kehidupan sehari-hari. Nilai – nilai tersebut berintegrasi dalam mata pelajaran. dialogis. dan perilaku. keberagaman. ditanamkan. dan begitu seterusnya. penguatan isi. Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa ialah interaksi edukatif. Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan 134 . dan metode yang mencerahkan siswa. Proses ini harus menjadi daya tarik dan membangkitkan rasa ingin tahu mahasiswa. menjadi sebuah nilai budaya. pembelajaran harus menyenangkan.

3. Perbuatan manusia dianggap bermoral (beretika) atau 135 . Keadilan. Kebinekaan. pembebasan atas penindasan sesama manusia. setiap manusia pada hakikatnya setara di hadapan Tuhan kecuali ketakwaan dan ilmu yang membedakannya. Pancasila memiliki kedudukan yang jelas dan tegas. kesadaran akan ada sekian banyak perbedaan di dunia. Humanisasi. 2. Inti sila-sila Pancasila menjadi norma dan tolak ukur bagi kegiatan kenegaraan.bangsa Indonesia. Oleh karena itu tidak dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia. Transendensi. 5. Pancasila sebagai inti karakter bangsa Indonesia. Akan tetapi. menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. yakni: 1. Adil tidak berarti sama. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki potensi. mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan. 4. Nilai-nilai Pancasila digunakan sebagai parameter tingkah laku pemerintah. tetapi proporsional. dan individu. dan perseorangan. kemasyarakatan. merupakan kunci kesejahteraan. Kesadaran ini juga berarti memahami keberadaan diri dan alam sekitar sehingga mampu memakmurkannya. Liberasi. masyarakat. Dari-Nya akan memunculkan penghambaan semata-mata pada Tuhan. mengandung lima pilar karakter.

Kearifan lokal didefinisikan sebagai sintesis budaya yang diciptakan oleh aktor-aktor lokal melalui proses yang berulang-ulang. jika memenuhi tolak ukur Pancasila. Pembangunan karakter bangsa dengan demikian juga tidak lepas dari nilai-nilai dasar Pancasila. Kearifan lokal merupakan gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat. dan interpretasi ajaran agama dan budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma – norma dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. Local genius adalah juga cultural identity. Kearifan lokal ialah koleksi fakta. keyakinan. konsep. tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang profan (bagian keseharian dari hidup dan bersifat biasa-biasa saja). melalui internalisasi. diakui akal.mempunyai nilai etik. merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai 136 . dan sesuai dengan ketentuan agama. Kearifan lokal dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan. dan persepsi masyarakat terhadap lingkungan mereka.

Tembang Gugur Gunung yang diciptakan oleh Bapak Ki Nartosabdo misalnya. sebagai upaya konservasi alam. Kearifan lokal berwujud tata aturan yang menyangkut: (1) hubungan sesama manusia. kata-kata bijak. Teks tembang Gugur Gunung seperti berikut ini. (2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad. dan (3) hubungan dengan yang gaib. institusi. Kearifan lokal dapat berupa adat istiadat. dalam tembang ini terdapat nilai-nilai filosofis dan kaya makna. Ayo (ayo) … kanca (kanca) … Ngayahi karyaning praja Kene (kene) … kene (kene) … 137 . (2) hubungan manusia dengan alam. Seperti dalam kebudayaan Jawa terdapat parian dan tembang. (5) bersifat dinamis. seperti perkawinan. (3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang. seperti Tuhan dan roh gaib. Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan. seperti hutan milik adat. (4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat. dan (6) sangat terkait dengan sistem kepercayaan. dan pepatah. Karakteristik kearifan lokal ialah: (1) terbangun berdasarkan pengalaman.dengan watak sendiri.

dan budaya secara adil. serta terpeliharanya hubungan selaras dengan lingkungan alam. Konsep keseimbangan tercermin dalam terjaminnya pemerataan distribusi kesempatan dan sumber daya ekonomi. Orang lain diajak untuk melakukan hal yang sama dengan cara mengerjakan tugas dan membuat karya sesuai keahliannya. politik. holobis kuntul baris ( 2x ) Teks tembang Gugur Gunung mengajak semua orang untuk melakukan tugas-tugas bangsa dan negara. Nilai budaya keserasian hidup bersama menjadi filosofi dasar masyarakat Jawa. Kehidupan masyarakat terorganisasi secara rapi. Sejak kalimat pertama teks vokal menunjukkan betapa pengarang memiliki kecintaannya yang besar terhadap bangsa dan negara. yaitu cita-cita yang berupa tatanan sosial terorganisasi secara rapi dalam keseimbangan. dalam masyarakat Jawa tercermin dalam nilai-nilai budaya hormat dan rukun.Gugur gunung tandang gawai Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane Lila lan legawa kanggo mulyaning negara Siji (loro) telu (papat) … maju papat papat Diulung-ulungake mesthi enggal rampunge Holobis kuntul baris. sosial. Manusia dalam posisi hidup 138 .

Apabila seseorang melakukan pekerjaan pribadinya secara gotong-royong. Kegiatan gotong-royong terdapat proses timbal balik yang merupakan hubungan sebab dan akibat dari aktivitas tersebut. Sehingga dalam proses ini terjadi saling membantu dan dibantu antarwarga masyarakat. berarti orang ini telah mengajak orang lain – masyarakat – untuk bekerja bersamasama menyelesaikan pekerjaan pribadinya. Kearifan lokal bukan pada fokus budaya regional (kabupaten. Dengan demikian orang yang mengajak ini juga harus siap membantu pekerjaan orang lain yang diadakan secara gotongroyong. Kerja gotong-royong ini lazim sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan untuk kepentingan sosial atau bersama. kota. Seseorang hidup bermasyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati tatanan sosial yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. melainkan penerapan nilai.bermasyarakat. Misalnya orang Banjar yang lama tinggal di Jawa akan terbawa budaya Jawa. provinsi). seiring kedinamisan masyarakat dan keyakinan. tidak dapat bersifat individual yang di mana seseorang tersebut dihadapkan pada pranata sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tersebut. Kearifan lokal dapat berubah dalam aspek nilai. Guna 139 .

dan mencintai kebudayaan Indonesia dan produk-produk dalam negeri.mengembangkan karakter bangsa berdasarkan kearifan lokal. 4. Menyelesaikan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan peraturan pelaksananya. 3. berbudi luhur. Mengembangkan modal sosial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi derasnya arus budaya global. Mendorong reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional. perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1. 6. Mengembangkan kerja sama yang sinergis antarpihak terkait dalam upaya pengelolaan kekayaan budaya. 2. 140 . dengan mendorong terciptanya ruang yang terbuka dan demokratis bagi pelaksanaan dialog kebudayaan. Mendorong percepatan proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia modern yang berkelanjutan dan menguatnya masyarakat sipil. 5. Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian.

Untuk kurikulum Muatan Lokal. Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT: 141 . Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM SDIT ATTAQWA PUSAT. disamping menyesuaikan dengan program pemerintah Propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi. PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter diterapkan pada sekolah – sekolah. salah satunya yaitu SDIT. disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas. kurikulum SDIT : Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas. Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SDIT ATTAQWA PUSAT. Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan. kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).4.

Bahasa Sunda X X X X X 3 1 1 2 2 2 2 5 7 5 7 5 7 5 7 5 6 6 6 2 2 4 4 5 6 2 2 3 3 3 3 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 2 142 . Pendidikan Kewarganegara an 3. Pendidikan Agama Islam 2.KELAS DAN ALOKASI WAKTU KOMPONEN I A. Seni Budaya dann Sosial 8. Bahasa Indonesia 4. Mata X II X III X IV X V X VI X Pelajaran 1. Penjaskes 9. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7.

Aqidah Akhlak 2. Lokal Muatan X X X X X X 1. Bahasa Arab 6. Tahfidz 8. Fiqih 4. Komputer Jumlah 1 2 2 2 2 X X 2 2 2 2 X 1 1 2 2 2 4 1 35 1 1 2 3 2 4 1 39 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 Xk Xm 3 3 3 4 2 47 SISTEM PEMBELAJARAN Rutinitas   Setiap pagi diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha. Bahasa Inggris 7. Qur’an Hadist (Kandungan dan hadits) 3. Tahsin (Tajwid) 9. Berdoa sebelum dan sesudah belajar. Tarekh 5.B. 143 .

Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada setiap mata pelajaran    Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik. Penulisan/pengecekan buku penghubung.    Tadarus selama 30 menit di pagi hari. sekolah. Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis 144 . Metode Proses Pembelajaran  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan.  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman. Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak. maupun masyarakat. Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari. menyenangkan. dipahami.   Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif.  Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks baik di lingkungan rumah.

membersihkan kelas. IPS. wawancara. Memberi penugasan penelitian perpustakaan. & Bulu Tangkis) 145 . presentasi kelompok. memimpin do'a. Sarana dan Fasilitas Sekolah       Gedung milik sendiri 3 lantai Masjid Ruang kelas Laboratorium komputer Perpustakaan Sekolah Sarana dan fasilitas olah raga (Futsal. untuk mencapai pemahaman konsep tertentu.  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA. bercerita secara individual. tata penulisan dst)  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal mungkin. berdiskusi. memimpin upacara. berdebat. Bola Basket.  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil. pengamatan lingkungan dan penulisan laporan  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas. jarak.

 

Toko sekolah dan kantin prasmanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

Kegiatan Ko Kurikuler Kegiatan kokurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya : Salat Berjamaah, Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan tujuan :     Memupuk keimanan siswa. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

Kebiasaan Beramal  Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :    Dana amal, kurban, dan teman asuh. Pakaian layak pakai. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

Orientasi Siswa Baru Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok, pengenalan fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

146

Kunjungan Pustaka Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran. Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu. Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada waktu - waktu lain.

Pentas Akhir Tahun Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan, menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

Amaliah Ramadhan Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan

147

kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

Kegiatan Ekstra Kurikuler Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIT ATTAQWA PUSAT memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

Ekstra kurikuler Wajib Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN /PANDU SIT yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

Ekstra kurikuler Pilihan Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut : Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya. Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

Macam Ekstra kurikuler :   Drumband Sepak Bola/Futsal

148

     Pencak Silat Bulu Tangkis Sanggar Seni Qiroah dan Tilawah Karate 149 .

Buku ini mengulas tentang Pancasila di Indonesia 150 .ateri buku ini adalah kumpulan bahan mata kuliah yang M diajarkan selama satu semester di Universitas Diponegoro. Semarang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->