BAB I KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA

A.

Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Sejak dari jaman dahulu kehidupan beragama sudah ada di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut masayarakat indonesia dari jaman dahulu. Kepercayaan animisme dan dinamisme ada jauh sebelum agama masuk ke Indonesia. Bahkan masuknya agama yang pertama di Indonesia yaitu Hindu, animisme dan dinamisme masih lebih dulu ada dan berkembang. Di Indonesia sendiri ada beberapa agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Budha dan Konghuchu. Saat ini keberagaman agama di indonesia diwarnai dengan munculnya banyak organisasi-organisasi atau aliran-aliran dari beberapa agama. Ada yang ditentang dan ada pula yang disetujui. Hal tersebut memang tak lepas dari faktor yang melatar belakanginya, yaitu perbedaan. Setiap agama memeliki pedoman untuk mengatur penganutnya. Pedoman tersebut berisi nilai-nilai yang akan membenarkan atau menyalahkan tindakan manusia. Agama sebagai sesuatu yang bisa terlepas dari bangsa Indonesia mempengaruhi perilaku manusia. Pedoman yang dimiliki oleh setiap agama mengatur berbagai hal sebagai berikut : mengatur kehidupan manusia dengan tuhan,manusia dengan manusia,dan manusia dengan lingkungan. Tidak ada nilai keburukan yang dibawa oleh

1

suatu agama. Untuk itu, kita perlu mengetahui hubungan antara agama dengan pancasila. B. PEMBAHASAN Dalam Bab ini, akan di bahas mengenai hubungan antara agama yang ada di Indonesia dengan pancasila, yaitu : 1. HUBUNGAN ISLAM DENGAN PANCASILA

1. Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk memilih satu kepercayaan, dari beberapa kepercayaan yang diakui oleh negara. Dalam konsep Islam, hal ini sesuai dengan istilah hablun min Allah, yang merupakan sendi tauhid dan pengejawantahan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya

2

untuk selalu mengesakan Tuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Q.S Al-Baqarah ayat 163. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS 2:163). Dalam kacamata Islam, Tuhan adalah Allah semata, namun dalam pandangan agama lain Tuhan adalah yang mengatur kehidupan manusia, yang disembah. b. Q.S Al-Ikhlas ayat 1. “Katakan Muhammad bahwa Allah itu Esa”. c. Q.S Asy-Syuura ayat 11. “(Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. d. Q.S Saba’ ayat 1. “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” e. Q.S Al-Hasyr ayat 22 – 24. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci,

3

Yang Maha Kuasa. Yang Membentuk Rupa.” 4 . Q. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa.Yang Maha Sejahtera. Yang Mengaruniakan keamanan. Yang Mengadakan. Q. padahal kamu mengetahui.S Al-Baqarah ayat 21-22 “Hai manusia. “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Yang Mempunyai NamaNama Yang Paling baik. Yang Maha Memelihara. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap.S Al-Baqarah ayat 256. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.” h. “ f. Q. agar kamu bertakwa.S Al-Maa-idah ayat 73.” g. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Maha Suci. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. Yang Maha Perkasa. Yang Memiliki segala keagungan. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”. Allah dari apa yang mereka persekutukan.

S Al-Israa’ ayat 70. Q. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orangorang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah.” d.” b. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab bermakna bahwa bangsa Indonesia menghargai dan menghormati hak-hak yang melekat pada pribadi manusia. menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.S Ar-Rahman ayat 8. Berlaku adil lah. Q.2. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai sesama. 5 .S At-Tin ayat 4. “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu”. Q. hal ini sesuai dengan istilah hablun min al-nas. yakni hubungan antara sesama manusia berdasarkan sikap saling menghormati.S Al-Maa’idah ayat 8. Q. Dalam konsep Islam. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. c. Artinya tegakkanlah timbangan dengan keadilan dan jangan sekali-kali kamu berlaku curang dalam timbangan. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. Q.” e. Dan bertakwalah kamu kepada Allah. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat. anak yatim dan orang yang ditawan. Q. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. “ f. “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.S Al-Maa’idah ayat 2.S Al-Hujuraat ayat 11. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah 6 . “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. maka mereka itulah orang-orang yang lalim.S Al-Insaan ayat 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin.” g. Q.

Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. “ h.S Luqman ayat 18. “Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan.S Al-Baqarah ayat 224. Q.” i. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” k.S Al-Hujaraat ayat 13 “Hai manusia. Q. supaya kamu mendapat rahmat.S Al-Hujaraat ayat 10 “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Q. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” j. Q. “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia.” 7 . sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal.untuk mengharapkan keridaan Allah.

lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah.S Ali-Imron ayat 103. “Hai manusia. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. agar kamu mendapat petunjuk. Q. orang-orang yang bersaudara. Dalam konsep Islam. hal ini sesuai dengan istilah ukhuwah Islamiah (persatuan sesama umat Islam) dan ukhuwah Insaniah (persatuan sesama umat manusia). Q. dan janganlah kamu bercerai berai. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahilliyah) bermusuh-musuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam AlQur’an: a.3.” Artinya berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan jangan kamu berpecah belah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. Sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dan bangsa yang menegara. b. maka Allah mempersatukan hatimu. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara 8 .S Al-Hujuraat ayat 13. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.

Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. “ c. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Surah Al-Hujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. dan ulil amri di antara kamu. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Q.” d. Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. Q. “Hai orang-orang yang beriman.kamu. maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya). jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah). “ f.S Al-Hujuraat ayat 9. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Kemudian jika kamu berlainan 9 .S An-Nisaa’ ayat 59. “ e. dan ulil amri di antara kamu. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya).

S Ali ‘Imran ayat 200.S At-Taubah ayat 111. lalu mereka membunuh atau terbunuh. bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. Q. dan itulah kemenangan yang besar. “Hai orang-orang yang beriman. “Hai orang-orang yang beriman. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Q.S Al-Maa’idah ayat 35. dan berjihadlah pada jalan-Nya.” 4. supaya kamu mendapat keberuntungan. Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” h. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya).” i. Mereka berperang pada jalan Allah. Sila keempat berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan bermakna bahwa dalam mengambil keputusan bersama harus dilakukan secara 10 .” g. supaya kamu beruntung.pendapat tentang sesuatu. Q. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.

“Maka disebabka rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Q.” b. “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah (ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. mohonkanlah ampun bagi mereka. ekonomi.musyawarah yang didasari oleh hikmad kebijaksanaan. seperti urusan politik. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu selalu bersikap bijaksana dalam mengatasi permasalahan kehidupan dan selalu menekankan musyawarah untuk menyelesaikannya dalam suasana yang demokratis. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari 11 . Karena itu maafkanlah mereka. dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu (urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya. hal ini sesuai dengan istilah mudzakarah (perbedaan pendapat) dan syura (musyawarah).S Ali Imron ayat 159. Q. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a.S An-Nahl ayat 125. maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat. kemasyarakatan dan lain-lainnya). Dalam konsep Islam.

Q.S Ali ‘Imron ayat 159. Q. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. maka lapangkanlah. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.S Al-Mujaadilah ayat 9.” Artinya Ajaklah atau Dakwahilah itu kepada agama Tuhanmu dengan penuh hikmah dan pengajaran yang baik. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. 12 . Q. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.” f. “Hai orang-orang yang beriman.S Al-Mujaadilah ayat 11.S Asy-Syuura ayat 38. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.jalannya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. “Hai orang-orang yang beriman. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa.” d. c. Q. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka.” e. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat.

” g. adil terhadap diri sendiri. Q.S An-Naml ayat 32. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a.” h. hal ini sesuai dengan istilah adil. Sila kelima berbunyi Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bermakna bahwa Negara Indonesia sebagai suatu organisasi tertinggi memiliki kewajiban untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. orang lain dan alam. mohonkanlah ampun bagi mereka. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. Dalam konsep Islam. Q. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.S An-Nahl ayat 90. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. “Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku). maka bertawakkallah kepada Allah. Q.” 5. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.Karena itu maafkanlah mereka. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat.S Asy-Syuura ayat 38. memberi kepada kaum kerabat. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya memerintahkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal. dan Allah melarang 13 .

Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. mereka tidak berlebih-lebihan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamuj dapat mengambil pelajaran. “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). kemungkaran dan permusuhan. Q. “ f.dari perbuatan keji. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki.” c. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.S An-Nahl ayat 71. Hadits sahih Al-Bukhari. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.” b. 14 . Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ d. “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Q. Q.S Al-Hadiid ayat 11. “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Q. “Rasulullah SAW bersabda Setiap pemimpin itu diminta pertanggungjawabannya.S Ali ‘Imran ayat 180. dan tidak (pula) kikir. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. “ e.S Al-Furqaan ayat 67.

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian.S An-Nisaa’ ayat 135.S An-Nisaa’ ayat 58. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. Q.“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ g. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Q. Q. “Wahai orang-orang yang beriman. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.” i. Jika ia kaya ataupun miskin. 2 & 3. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya.” j.S Al-Maa’uun ayat 1. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang 15 . maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. Q. “ h. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.S Adz-Dzaariyaat ayat 19.

karib-kerabat. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. dan teman sejawat.” l.” m. orang-orang miskin. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. anak-anak yatim. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. ibnu sabil dan hamba sahayamu. (yaitu) orang-orang yang kikir. kemungkaran dan permusuhan. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. Q. Dan bertakwalah kepada Allah.S An-Nahl ayat 90.S Al-Maa’idah ayat 8. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. memberi kepada kaum kerabat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga- banggakan diri. dan menyembunyikan karunia Allah yang 16 . Q. Q. menjadi saksi dengan adil.sebaik-baiknya kepadamu.” k. karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Berlaku adillah. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.S An-Nisaa’ ayat 36-37. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapa. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. dan Allah melarang dari perbuatan keji. dan menyuruh orang lain berbuat kikir.

” 2.telah diberikan-Nya kepada mereka. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA BUDHA Agama Buddha biasanya lebih dikenal dengan sebutan Budha Dhamma. tetapi juga terdapat di seluruh alam semesta. Agama Buddha adalah sebuah agama dan filsafat yang berasal dari anak benua India dan meliputi beragam tradisi kepercayaan. dan penderitaan (dukkha). kebenaran mutlak atau hukum abadi. Seluruh ajaran Sang Budha merupakan ajaran yang membahas tentang hukum kebenaran mutlak. yang disebut Dhamma. Dhamma adalah kata dalam bahasa Pali. Beliau dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang guru yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri ketidaktahuan/kebodohan (avidyā). dengan menyadari sebab musabab saling bergantungan dan sunyatam dan mencapai Nirvana (Pali: Nibbana). 17 . kehausan/napsu rendah (taṇhā). Dhamma artinya kesunyataan mutlak. dan praktik yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama. Sang Budha hidup dan mengajar di bagian timur anak benua India dalam beberapa waktu antara abad ke-6 sampai ke-4 SEU (Sebelum Era Umum). yang secara umum dikenal sebagai Sang Budha (berarti “yang telah sadar” dalam bahasa Sanskerta dan Pali). Dhamma tidak hanya terdapat di dalam hati sanubari atau di dalam pikiran manusia saja.

271.086 penduduk dari 240.Duhai para Bikkhu. Pada tahun 2008. jumlah penganut agama Buddha sekitar 961.Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang hyang Buddha Gautama.Vinaya bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta atau Piṭaka (kotbah-kotbah tata tertib para Sang Piṭaka (peraturan Buddha).Sumatra Utara.pemunculan dari sebab yang lalu. Pada tahun 2010.6%. apabila Tidak ada Yang Dilahirkan.3 juta penduduk dari 217.Yang Tidak Menjelma.346. Sila Ke.Yang Mutlak . Semua agama mengajarkan bahwa Tuhan itu tunggal. jumlah penganut agama Buddha sekitar 1.amaka tidak mungkin kita dapat bebas dari kelahiran. Konsep Ketuhanan yang Maha Esa mempunyai penafsiran berbeda diantara satu agama dengan agama yang lain.522 penduduk Indonesia atau sekitar 0.dan Sumatra Selatan. Tanpa adanya Tuhan maka tidak dapat disebut sebagai agama. Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.Yang Tidak Diciptakan. Udana VIII: 3 “Ketahuilah para bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan.140 penduduk Indonesia atau sekitar 0. Yang Tidak Tercipta. 18 . Yang Tidak Menjelma. 1. Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau. Yang Mutlak.pembentukan.penjelmaan.1 Ketuhanan yang Maha Esa Dalam setiap agama konsep Ketuhanan yang Maha Esa merupakan sebuah bagian pokok.4%.

penjelmaan. Segala keyakinan tersebut bersumber Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang Hyang Buddha Gautama. 19 . pembentukan. yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi. Konsep agama Buddha yang berlainan dengan agama lain antara lain mengenai : Alam Semesta. Tetapi dengan adanya Yang Mutlak. Dalam Kitab suci Tripitaka.Yang Tidak Menjelma. Memberi penjelasan bahwa konsep Ketuhanan yang Maha Esa dalam agama buddha adalah sebagai berikut : “Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang” yang artinya “suatu Yang Tidak Dilahirkan.”. Kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan.Tidak Dijelmakan.dan Yang Mutlak”. pememunculan dari sebab yang lalu. Yang Tidak tercipta.Vinaya Pitaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Pitaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun.Kejadian Bumi dan Manusia. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta Pitaka (kotbah-kotbah Sang Buddha).Kehidupan Alam Semesta. Yang Tidak Mutlak maka ada kemungkinan untuk bebeas dari kelahiran.Tidak Diciptakan. Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (Anatta).Tetapi para bikkhu karena ada Yang Tidak Dilahitkan.Perbedaan tersebut merupakan ciri khas yang ada dalam agama Buddha. Konsep Ketuhanan agama Buddha berbeda dengan Konsep Ketuhanan dalam agama lain.

Sila Ke-2 Kemanusian yang Adil dan Beradab Salah satu sila dalam pancasila berisi tentang kemanusian. Aturan ini dibangun secara kuat atas dasar pengakuan kesamaan hakiki dari semua makhluk hidup dan saling timbal balik 20 .pencurian.Berdasarkan Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.berbohong dan mengkonsumsi bahan-bahan beracun. HAM sering kali diterjemahkan menjadi perlindungan untuk kebebasan. Sila ke-2 darpi pancasila menekankan pada aspek kemanusian yang adil dan beradab. Aturan ini berkenaan dengan pembunuhan yang dilakukan secara langsung oleh diri sendiri atau dilakukan secara tidak langsung dengan menyebabkan orang lain membunuh. Konsep penghormatan terhadap kemanusian dalam agama Buddha ditandai dengan adanya lima aturan yaitu menjauhi diri dari pembunuhan. Begitu pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap kemanusiaan sehingga muncul istilah HAM ( Hak Asasi Manusia ). Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pancasila tidak bertolak belakang dengan ajaran agam Buddha. Udana VIII: 3 dapat ditarik kesimpulan bahwa pancasila khususnya sila 1 mempunyai korelasi dengan ajaran agama buddha.perilaku seks yang menyimpang. Dalam perumusan pancasila tentulah sudah dipikirkan secara matang mengapa memasukan aspek kemanusian dalam dasar negara. Berbicara mengenai kemanusian maka kita akan melihat dari dua sisi.jasmani dan rohani. 2. Karena sesungguhnya dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 tujuan negara Indonesia sendiri adalah untuk manusia. Pertama adalah aturan menahan diri dari pembunuhan.

Pelaksanaan kelima aturan tersebut membantu orang untuk menanam lima kebaikan mulia yang berkaitan denngan masing-masing aturan. Mengembangkan belas kasihan.Kebohongan bisa karena niat jahat dan kemarahan karena ingin merusak nama baik orang lain.kedermawanan dan ketidakmelaratan. Sang Buddha mengajarkan prinsip tanpa kekerasan dan mendorong orang untuk meninggalkan niat jahat dan kemarahan. Mengkonsumsi barang-barang beracun mencuptakan keadaan yang dapat melanggar sila yang lain.Aturan ini menjaga agar sikap ini tidak diekspresikan dalam tindakan yang akan mengakibatkan ketidakbahagiaan bagi semua orang. penuh dan kejernihan pikiran.rasa puas.Umat buddha diperingati untuk menghindari keserakahan dan keinginan untuk memiliki yang berlebihan. Kedua adalah aturan menahan diri dari pencurian. 21 . Selain itu.hubungan. Ketiga adalah aturan untuk menahan diri dari perilaku seksual yang menyimpang.kebenaran. jika melanggar keempat aturan pertama secara langsung melukai orang lain. Mencuri secara langsung yaitu dilakukan oleh diri sendiri atau menyebabkan orang lain mencuri. Keempat adalah aturan menahan diri dari kebohongan. Kelima adalah aturan menahan diri dari mengkonsumsi ( makanan atau minuman ) bahan-bahan beracun. melanggar aturan kelima secara langsung melukai diri sendiri. Perilaku seksual yang menyimpang pada dasarnya oleh hasrat yang berlebihan atau keserakahan.atau karena nafsu atau keserakahan dalam rangka memperoleh benda yang diinnginkan.

point 4.kerukunan dan kesatuan. Sila Ke-3 Persatuan Indonesia Semua agama termasuk budha mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan dan persatuan.Dari lima aturan tersebut menggambarkan bahwa konsep penghormatan terhadap kemanusian ada dalam aturan agama buddha dimana fungsinya adalah melindungi individu tersebut sebagai manusia dan melindungi manusia yang lain.karena batinnya berpadu.saling dicintai.” Enam hal tersebut adalah sebagai berikut : point 1-3.Rasa saling menghormati ini akan menciptakan kerukunan dan persatuan.Chakkanipita yaitu Saraniyadhamma Sutta atau ‘Sutta tentang hal-hal yang membuat dikenang. 22 . “Babi-babi hutan yang bersatu bahkan mampu membunuh harimau.ucapan. mau berbagi miliknya dengan orang lain. point 5 .” ( Angguttara Nikaya ) Selain dalam Dhamma nasihat persatuan yang diajarkan agama budha juga terdapat dalam Angguttara Nikaya. point 6.saling dihormati. menunjang untuk saling menolong untuk kecekcokan.memiliki pandangan yang benar dikala sendirian maupun bersama.dan pikiran berdasarkan cinta kasih didepan maupun dibelakang oarang lain. memiliki perbuatan. Agama Budha dalam Dhamma banyak dijumpai nasihat sebagai dukungan atas persatuan dan. 3. melaksanakan kemoralan yang sama sewaktu ia sendirian maupun di depan umum.menyebutkan enam cara untuk mencapai kerukunan yaitu: “Terdapat enam hal yang membuat saling dikenang. “ Kerukunan dalam kelompok memberikan kebahagian” ( Dhammpada 194 ).

Nasihat persatuan dalam agama Budda di terapkan oleh penganutnya terselenggaranya kongres Umat Buddha di yogyakarta pada tanggal 7-8 Mei 1978. 4. tetapi kehidupan yang damai mulai terganggu ketika manusia yang serakah mencuri. semua masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan adanya dhamma yang menjelaskana tentang nasihat untuk tetapa nersatu menjalin kerukunan dan terbentuknya WALUBI dapat disimpulkan bahwa adanya nilai persatuan dan kesatuan yang diajarkan agama Buddha. Didalam khotbahnya sang Buddha mengajarkan atau menjelaskan syarat-syarat kesejahteraan suatu bangsa. Dalam Kongres ini terbentuklah Perwalian Umat Budha Indonesia ( WALUBI ) sebagai wadah tunggal umat budha di Indonesia yang berbentuk federasi. Sila Ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menurut Aganna Sutta. yang kuat menindas yang lemah. Pada mulanya manusia dilahirkan tanpa perbedakan kedudukan. Buddha menunjukan bahwa fenomena Demokrasi dam kedaulatan ditangan rakyat. c) Menetapkan peraturan baru dan menentukan pelaksanaan baru dan peraturan-peraturan lam yang baik 23 . yang merupakan ciri dnegara demokrasi yaitu : a) Sering berkumpul mengadakan musyawarah b) Dalam musyawarah selalu menganjurkan perdamaian.Nama Perwalian Umat Buddha sendiri diberikan oleh menteri agama. yang licik menipu. Alamsyah Ratu Perwiranegara.

Konsep musyawarah mufakat telah diajarkan waktu Buddha masih hidup. Upali lalu memohon kepada Buddha untuk menerimanya menjadi siswa dan penganut Buddha". dengan membina toleransi antar umat beragama di India.II. Nataputta. upaya untuk menghindari terjadinya ketegangan hubungan antar agama. Setelah dialog itu selesai. Sila Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kehidupan masyarakat akan berkembang bila ada kebebasan bagi seluruh anggota masyarakat untyk menempatkan dirinya sederajat dan mengambil peran masing-masing secara demokratis.d) Menunjukan rasa hormat dan bhakti kepada orang tua. g) Menghargai dan melindungi orang-orang suci dengan seyogyanya (D. benar-benar diperhatikan oleh Sang Buddha. bahwa ajaran Buddha tentang hukum karma adalah yang benar. f) Menghargai dan menghormati tempat suci serta sering melaksanakan puja bhakti. e) Melarang keras penculikan terhadap gadis-gadis dari keluarga baik-baik. guru besar agama Jahina. Ia menjadi siswa dari Nighanta. 5.Terbentuknya WALUBI dapat dijadikan bukti bahwa umat buddha mengaplikasikan masihat Sang Buddha tentang musyawarah.16). Upali menyatakan dengan jujur. Buddha memberikan sejumlah petunjuk untuk mengembangkan masyarakat yang merdeka dan 24 . Hal ini terbukti dengan adanya kotbah Sang Buddha dalam Upali Sutta yang isinya:"Upali adalah seorang yang sangat terpandang dalam masyarakatnya. Upali diutus oleh guru besar-Nya untuk berdialog dengan Buddha tentang hukum Karma. yakni antar agama Buddha dengan agama Hindu.

Suatu hal yang baik jika saya melakukan upacara korban yang besar guna memantapkan kesejahteraan dan kejayaanku saya untuk kemudian hari.yang menempatkan kesucian dan nilai-nilai luhur diatas kekuasaan .Di dalam membicarakan mengenai keadilan sosial maka prinsip yang terkait erat adalah mengenai penyelenggaraan pemerintahan. Seluruh dunia menjadi milikku karena saya taklukkan. Katakan padaku bagaimana caranya?" 25 .2003:495 ) Prinsip-prinsip keadilan sosial menurut Agama Buddha. ( Mukti.Di dalam berbagai Sutta dan Sutra Sang Buddha banyak membahas mengenai hal ini.Pemerintah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyatnya. Agama yang mengajarkan kebebbasan.Pada suatu hari ia sedang duduk sendiri.persamaan derajat dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara."Dahulu kala ada seorang raja bernama Mahavijito yang memiliki harta dan kekayaan yang besar sekali. memiliki gudang-gudang emas dan perak serta hal-hal yang menyenangkan." jawab Brahmana Kutadanta. dengar dan perhatikanlah apa yang akan Saya katakan. merenung dan berpikir:"Saya memiliki segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia.” "Baik. lumbung dan penyimpanan harta yang penuh.sejahtera.Di dalam Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya dikatakan demikian:"Brahmana yang baik. barang-barang serta panen yang baik." Raja memanggil brahmana penasehat spiritualnya dan mengatakan apa yang telah dipikirkannya dengan berkata: "Saya akan senang sekali melakukan upacara pengorbanan yang besar demi kejayaan dan kesejahteraanku untuk masa yang lama.

Siapa saja dalam kerajaan yang hidup sebagai peternak dan petani.” Orang-orang itu melaksanakan pekerjaan mereka masing- masing. Ada perampok yang merajalela di desa-desa dan kota-kota dan mengakibatkan jalan-jalan tidak aman. Bilamana hal itu masih seperti itu.Penasehat raja menjawab: "Kerajaan sedang dalam kekacauan. rakyat hidup melaksanakan tugas mereka masing-masing. Ada sebuah cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekacauan ini. lalu raja akan menarik pajak. Dari Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya kita dapat melihat bahwa keadilan sosial telah diajarkan oleh Sang Budda. akibatnya kejahatan lenyap. mengikat dan menghukum mati!' Tetapi kejahatan itu tidak akan lenyap dengan seperti itu. akan segera menghentikan perampok- perampok itu dengan cara penangkapan. mereka akan menari dengan anakanak mereka dan mereka hidup dengan rumah yang aman. rakyat akan senang dan bahagia. 26 . Namun bilamana raja berpendapat. maka raja akan bertindak salah. mendenda. Raja berikan makanan dan bibit kepada mereka. Karena penjahat yang tak tertangkap akan tetap melakukan kejahatan.Demikianlah. maka pendapatan negaraakan meningkat. kerajaan akan aman dan damai.

hidup. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia ternyata nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terlepas dari ajaran-ajaran yang ada pada agama Kristen. HUBUNGAN KRISTEN PROTESTAN DENGAN PANCASILA Di negara Indonesia terdapat suatu agama kepercayaan Kristen masyarakatnya yaitu agam Kristen. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini dapat memberikan suatu kebebasan ruang gerak bagi kemerdekaan beragama. Melalui gereja Assiria (Gereja Timur) yakni berdiri di dua tempat : Pancuran (sekarang wilayah dari Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatera (645 SM). Penjelasan butir demi butir dari kelima butir Pancasila yang erat hubungannya dengan Al-Kitab adalah: 1. Agama Kristen pertama kali dating ke Indonesia pada abad ke-7. setiap orang harus meyakini adanya Tuhan Yang maha Esa dan memberikan kebebasan untuk memeluk agamanya masingmasing. Disini terdapat kolerasi antara nilai dalam ajaran Kristen dan pancasila. 27 . dalam pelaksanaannya secara keseluruhan dapat mendukung pengembangan kegiatan setiap agama yang ada di Indonesia. Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran. sengsara. Disini dijabarkan bahwa tiap butir pancasila terdapat kolerasi yangdikatakan diatas tadi. Butir demi butir dari kelima sila Pancasila dalam penjelasannya jelas tidak bertentangan dengan Al-Kitab.3. wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih.

Sila Persatuan Indonesia Sila ini menjelasakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan demi keselamatan bangsa dan negara. 28 . Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Sila ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus meningkatkan martabat manusia. (Kejadian 1:1-27). Tuhan Khalik Langit dan Bumi beserta segala isinya (Mazmur. mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi walaupun berbeda-beda kita tetap satu. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kasih (1 Yohanes 4:8). Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Penolong. Penjelasan Al-Kitab: “Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7a) 4. Penjelasan Al-Kitab: Manusia itu agung dan mulia karena manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibentuk atau diciptakan Allah (Kejadian: 1:22) 3. mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. sebagai mana jelas dalam tindakannya Penciptaan langit dan bumi. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menjelaskan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. dan dapat menikmati hak-haknya dan melaksanakan tanggung jawabnya. 121:1-2) 2.Penjelasan Al-Kitab: Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. musyawarah untuk mancapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.

Penjelasan Al-Kitab: “Kasih itu sabar, Kasih itu murah hati……” (I. Korintus. 13:14) “Tidak mengambil keuntungan diri sendiri” (I. Korintus. 13:5) 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menjelaskan, untuk bersikap adil, suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim belalah hak orang-orang yang sengsara dan orang yang kekurangan”. (Mazmur 82:3) Dengan demikian menurut orang Kristen sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Kitab bahkan dalam pelaksanaannya secara konsekuen/mendukung apa yang terdapat dalam Al-Kitab. 4. KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA KONGHUCHU Ajaran Konfusianisme atau Kong Tze atau Konfusius) dalam bahasa Hu Cu (juga: Kong istilah Fu aslinya

Tionghoa,

adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: “Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut”. Ajaran ini dikembangkan oleh muridnya Mensius ke

seluruh Tiongkok dengan beberapa perubahan. Kong Hu Cu disembah sebagai seorang dewa dan falsafahnya menjadi agama baru, meskipun dia sebenarnya adalah manusia biasa. Pengagungan yang luar biasa akan Kong

29

Hu Cu telah mengubah falsafahnya menjadi sebuah agama dengan diadakannya perayaan-perayaan tertentu untuk mengenang Kong Hu Cu. Korelasi Pancasila dengan Agama Konghuchu : 1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Tentang Tuhan dalam budaya Tionghoa atau mau digunakan kata Gaya Misterius (Istilah father Van Schie). Dan konsep keTuhanan budaya Tionghoa itu seperti konsep budaya India maupun Yunani pra penghancuran agamanya oleh agama lain. Bahkan beberapa pandangan ada yang mirip-mirip dengan agamaagama yang diyakini di sebagian Eropa. Buktinya adalah “Diempat penjuru lautan semua manusia bersaudara” (SABDA SUCI XII : 5). Artinya : semua manusia sederajat dan berkesempatan sama di hadapan Tuhan, siapa saja mengamalkan kebaikan dan mengembangkan kodratnya sebagai makhluk TUHAN pada dasarnya IA adalah seorang KONGHUCU. Agama Khonghucu juga mengajarkan tentang bagaimana hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana kita melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di". Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Chen Gui) dalam agama Khonghucu: a. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian) b. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De) c. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming) d. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen) e. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

30

f. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi (Cheng Shun Mu Duo) g. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Si Shu dan Wu Jing (Cheng Qin Jing Shu) h. Sepenuh Iman menempuh Jalan Suci (Cheng Xing Da Dao) 2. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Lima Hubungan Sosial (Wu Lun): a. Hubungan antara Pimpinan dan Bawahan b. Hubungan antara Suami dan Isteri c. Hubungan antara Orang tua dan anak d. Hubungan antara Kakak dan Adik e. Hubungan antara Kawan dan Sahabat Berdasarkan kitab Zhong Yong agama adalah bimbingan hidup karunia Tian/Tuhan Yang Maha Esa (Tian Shi) agar manusia mampu membina diri hidup di dalam Dao atau Jalan Suci, yakni "hidup menegakkan Firman Tian yang mewujud sebagai Watak Sejati, hakikat kemanusiaan". Hidup beragama berarti hidup beriman kepada Tian dan lurus satya menegakkan firmanNya. Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Seorang umat KONGHUCU bercita–cita menjadi seorang KONGHUCU, SUSILAWAN, INSAN KAMIL yang tidak menunjukkan

31

terdapat di konsep Ru Jiao terhadap masalah negara dan masyarakat. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan Dalam Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. tapi mengabdilah pada negara tempat kamu tinggal dan menjadi warga negaranya dan jagalah.tentang suatu golongan atau kelompok atau suku. melainkan seorang yang benar–benar bercita–cita senantiasa menjunjung tinggi kebajikan (SABDA SUCI VI : 13). (BINGCU I B : 15 : 3) 4. Jika anda perhatikan. Buktinya adalah “Di dalam menjalankan 5 perkara diatas nabi KONGHUCU memberikan 3 pusaka sebagai 32 . 3. Buktinya adalah “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi. Kong Zi tidak pernah mengatakan harus berkiblat pada negri leluhur. tetapi jangan pergi”. tidak boleh ditinggalkan sekedar pertimbangan pribadi. Arti kata guo yang berarti adalah tembok wilayah. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Dalam Persatuan Indonesia. bersiaplah untuk mati. jauh sebelum konsep republik Indonesia sudah ada banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang berjuang bahu membahu dengan tokoh-tokoh suku lain menentang penjajahan Belanda. adalah salah pandangan beberapa orang Tionghoa yang kebetulan beragama lain ( Ini bukan bertujuan meributkan agama. satu orang memegang tombak sudah bermakna harus menjaga keutuhan wilayah atau negara. tapi fakta yang tertulis dalam sejarah ) pada masa ORLA yang beranggapan bahwa agama Khong Hucu berkiblat pada negri leluhur.

janganlah diberikan kepada orang lain” (SABDA SUCI XII : 2). Ia adalah penerus ajaran Khonghucu/Kongzi yang hidup sekitar 300 tahun setelah wafatnya Khonghucu sering melakukan pembicaraan dengan para Raja atau penguasa pada masa itu untuk meyakinkan mereka agar supaya menjadi pemimpin yang benar dan bermoral. dan Tuhan mendengar seperti halnya rakyat mendengar". karena seorang Raja atau pemimpin itu dipercaya mendapatkan mandat dari Tian (Langit) atau disebut dengan Tian Ming. Buktinya adalah “Apa yang diri sendiri tiada inginkan. 5. BERANI”. bisa dilihat konsep min yi shi wei tian.kebajikan yang harus dilaksanakan yaitu KEBIJAKSANAAN. IA ingin maju maka IA harus berusaha agar orang lainpun maju” (SABDA SUCI VI : 20) Agama konghucu di Indonesia tidak hanya mengajarkan kepada penganutnya bagaimana seseorng berbakti kepada Tian (Tuhan yang maha esa) orang tua. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia . “Seorang yang berperi Cinta Kasih ingin dapat tegak maka IA berusaha agar orang lainpun tegak. juga prinsip menghargai sesama yang diajarkan Kong Zi. CINTA KASIH. Disamping itu pula beliau mengajarkan tentang demokrasi dalam pemerintahan. para pemimpin. orng yang lebih tua. Dia harus bertindak sebagai ayah bunda rakyatnya. Mensius adalah seorang filsuf Tiongkok. (Tengah Sempurna : XIX : 8). tapi juga 33 . Ditegaskannya pula bahwa :"Tuhan melihat seperti halnya rakyat melihat.

masa kini (anaghata) dan masa yang akan datang (warthamana) merupakan suatu rangkaian waktu yang perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan di masa yang akan datang. janganlah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. b Konsep tri semaya yakni persepsi orang Bali terhadap waktu. kedudukan atau wewenang kita. Apa pun kesarjanaan. Menurut orang Bali masa lalu (athita). Sesuai dengan fungsinya Hyang Widhi Wasa juga disebut dengan Tri Sakti yang terdiri dari Brahma adalah fungsinya sebagai pencipta (Utpatti). 2. 34 . Wisnu yang fungsinya sebagai pelindung. orang-orang suci. b Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti artinya hanya satu (Ekam) Hyang Widhi (sat=hakekat) hanya orang yang bijaksana (Viprah) menyebutkan (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda). leluhur dan lain-lain. E. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa a Eko Narayanad Na Dwityo 'Sti Kaccit artinya hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya.mengajarkan tata cara melakukan ibadah kepada Tian. Nabi. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab a Baba (1995 : 2) menekankan bahwa kebutuhan dan kewajiban utama dalam hidup manusia adalah menjadi manusiawi. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA HINDU 1. pemelihara dengan segala kasih sayangnya (Shiti) dan Siwa fungsinya sebagai melebur (Pralina) dunia beserta isinya dan mengembalikan dalam peredarannya ke asal (sangkan paran) yaitu kembali ke asal.

adat lain. anistam capyanistesu tam dharmam na vicalayet " c Tasyarthe sarvabhutanam goptaram dharmamatmajam. negara lain. warga lain. "Ahimsa paramo dharmah" Ahimsa atau pantang-kekerasan adalah agama atau kebenaran tertinggi. bangsa lain dan sebagainya d Dalam agama Hindu hubungan-hubungan harmonis ini disebut Tri Hita Karana. brahma tejomayam dandam asrjat purva isvarah " 35 . Sila ketiga: Persatuan Indonesia a.c Dalam kutipan sloka suci ditegaskan bahwa melakukan sesuatu yang terbaik. Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan. manusia dengan sesama manusia. sesama lain. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil perbuatan di masa lalu. terhormat tidak dapt dipisahkan satu dengan lainnya. orang lain. termulia. terbijaksana dimulai dan diri sendiri yang pada akhirnya untuk dipersembahkan selain untuk diri sendiri tetapi juga untuk pihak lain. dan manusia dengan alam lingkungan dimana ia hidup dan mencari kehidupan. 14 dan 18 yang berbunyi sebagai berikut: b "Tasmaddharmam anistesu sa vyavasyennaradhipah. suku lain. Manusia yang manusiawi adalah manusia yang anti kekerasan. dan . Menghayati dan mengamalkan ideologi bangsanya serta tunduk dan patuh menjalankan ketentuan konstitusional yang berlaku. Ketentuan ini dinyatakan di dalam Veda Smrti adhyaya VII sloka 13. 3.

dan hatimu dalam satu pertujuan. pelindung semua mahluk." Rig Veda 10. orang orang bijaksana menyamakannya dengan dharma " d " Dalam lontar Sutasoma disebutkan juga bahwa Bhineka Tunggal Ika. Tuhan yang suci menciptakan di antara kita 36 .191. Semoga tujuanmu sama. dan damai dengan orang asing di antara kita. Dengan demikian kamu akan hidup sejahtera bersama. dan pikiran-pikiran itu menjadi satu. 4. Tuhan telah menciptakan Dharma.d "Dandah sasti prajah sarva danda evabhiraksati. Dan memuja dengan persembahan bersama. merupakan bentuk kejayaan Brahman Yang Esa" c " Sangsi hukum itu memerintah semua mahluk. "Marilah kita rukun dan damai dengan orang kita. semoga sidangmu mencapai tujuan bersama. bersama dalam pikiran. tan hana Dharma mangrwa. hukum yang berjaga selagi orang tidur. Tujuan bersama Kuletakkan di depanmu. dan semua kamu dalam satu pikiran. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan a "Semoga musyawarahmu mencapai mufakat. penjelmaannya dalam wujud undang-undang. hukum itu yang melindungi mereka. yang artinya berbeda-beda tetapi satu tidak ada dharma yang dua. danda suptesu jagarti danda dharmam vidurbudhah " Artinya : a " Karena itu hendaknya jangan seorangpun melanggar undang-undang yang dikeluarkan oleh raja baik karena menguntungkan seseorang maupun yang merugikan pihak yang tidak menghendaki " b " Demi untuk itu.. 2-4 b.

Semoga teriakan perang tidak muncul di tengah-tengah orang yang terbunuh. dan lain.lain) kemudian pengangkatan sawa / jenazah dari wadah ke tempat pembasmian / penguburan. papaga. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Budaya Ngarap.dan orang-orang asing sebuah persatuan hati. 37 . 5. bade.Tattwa dalam Sarasamuçcaya dan Itihasa Bharatayuda adalah suatu rangkaian kerja gotong royong dalam upacara pitra yadnya yang dilakukan pada waktu pengusungan sawa / jenazah dan balai ke tempat pembersihan / mepeningan. 53." Atharva Veda 7. bersatu dalam tujuan-tujuan kita. 1-2. Dan tidak ada anak panah jatuh di fajar menyingsing. dan balai ke tempat pengusungan (wadah. kemudian dari tempat pembersihan ke balai. Semoga kita bersatu dalam pikiran. dan tidak berperang terhadap jiwa suci dalam diri kita. berdasarkan Tattwa.

Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila “PersatuanIndonesia” yang berarti sebuah pluralisme. agama dan suku bangsa. dan cipta masyarakat. LATAR BELAKANG Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya. masyarakat tersebut. telah ada sejak nenek moyang. dan teosentrisme dari semangat sila yang pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sedangkan kebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. dari segi pengertian Pancasila juga merupakan lima butir prinsip atau asas yang harus dijunjung tinggi 38 . Sehingga dapat disimpulkan pancasila mengandung arti lima buah prinsip atau asas. Menurut bahasa sansekerta Pancasila berasal dari dua kata yakni “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “asas atau prinsip”. merupakan kekayaan dalam budaya Nasional. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan.BAB II KORELASI PANCASILA DENGAN BUDAYA INDONESIA A. karena adanya kegiatan dan pranata khusus. Perbedaan ini justru berfungsi mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial Pluralisme masyarakat. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik. Selain itu. Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila. kebudayaan adalah sarana hasil karya. keragaman budaya yang dapat hidup berdampingan. dalam tatanan sosial. rasa.

Masyarakat mulai menyadari agama yang benar adalah agama islam. Dengan begitu mereka menjadikan menhir tersebut untuk menyembah para arwah nenek moyang. dan cipta masyarakat. Untuk pemujaan ini di bangunlah sebuah menhir.oleh kita sebagai bangsa Indonesia. Dalam kepercayaan animism. Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan Kebudayaan. Sejak masuknya agama islam ke Minangkabau. hal ini disebabkan karena orang jaman sekarang terutama masyarakat Minangkabau sangat wajib menganut agama islam. 39 . Kaitan diantara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dn Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikn karena keduanya saling berhubungan SILA 1: Ketuhanan Yang Maha Esa 1. menhir tidak lagi di gunakan sebagai sarana untuk menyembah para roh atau arwah nenek moyang. menhir sudah lama di tinggalkan. Minang. Sumatera Barat Indonesia jaman dahulu adalah untuk upacara keagamaan. Pada zaman dahulu nenek moyang orang minang menganut kepercayaan animism. Masyarakat Minangkabau telah maju. Pemujaan arwah nenek moyang ini merupakan salah satu ibadah kepercayaan animisme. Pada zaman sekarang. rasa. Menhir di gunakan sebagai pemujaan arwah nenek moyang. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil sebuah karya. termasuk kesejahteraan dan kesejahteraan tanaman. mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kehidupan jalan masyarakat.

Marafu dipercaya menguasai dan menduduki semua tempat seperti gunung. yang kemudian mereka sebut sebagai “Marafu”. Sebagai media penghubung manusia dengan alam lain dalam kepercayaan ini. batu besar. Bima. tempat-tempat-tempat dan barangbarang yang dianggap gaib atau bahkan matahari. NTT Kepercayaan Makakamba – Makakimbi Kepercayaan ini merupakan kepercayaan asli penduduk Dou Mbojo. pohon rindang. melainkan menhir sekarang dugunakan untuk wisata juga sebagai penelitian sejarah bagi para peneliti. Karena itu. Sebagai penguasa alam. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur segala kehidupan di alam ini. Untuk menjaga nilai sejarah masyarakat Minangkabau membiarakan menhir-menhir tersebut di tempatnya berada sesuai yang telah di tempatkan oleh masyarakat atau nenek moyang kita pada zaman dahulu. Dan juga membiarkan dalam bentuk aslinya supaya mudah di pelajari. mereka juga percaya bahwa arwah para leluhur yang telah meninggal terutama arwah orang-orang yang mereka hormati selama hidup seperti Ncuhi. 2. arwah- 40 . masih memiliki peran dan menguasai kehidupan dan keseharian mereka. Meskipun sekarang ini menhir tidak berguna lagi untuk beribadah. diangkatlah seorang pemimpin yang dikenal dengan nama Ncuhi Ro Naka. Selain itu.Dan orang Minang wajib menyembah Allah swt. mata air. Mereka percaya. mereka sering meminta manfaat terhadap benda-benda atau tempat-tempat tersebut.

dll yang kalau 41 . batu. seperti begu djau (dewa yang tidak dikenal orang). begu antuk (dewa yang memukul kepala seseorang sebelum ia mati). Tempattempat pemujaan tersebut biasa dikenal dengan nama “Parafu Ra Pamboro”. 3. Islam. Masyarakat asli juga memiliki tradisi melalui ritual untuk menghormati arwah leluhur. antara menganut kepercayaan animisme. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah ‘dewa-dewa’. pohon. dinamisme dan magi.arwah tersebut tinggal bersama Marafu di tempat-tempat tertentu yang dianggap gaib. suku Batak adalah suku penyembah berhala. dan lainnya. begu siherut (dewa yang membuat orang kurus tinggal kulit). dan Kristen ke tanah Batak. Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati. Upacara tersebut disertai persembahan sesajen dan korban hewan ternak yang dipimpin oleh Ncuhi. dengan mengadakan upacara pemujaan pada saat-saat tertentu. Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu. Batak Sebelum Injil masuk. Kehidupan agamanya bercampur. Ada banyak nama dewa atau begu (setan) yang disembah. Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung.

pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa. Ompu Nabolon menjadi ‘Mula Jadi Nabolon’ atau ‘Tuan Mula Jadi Nabolon’. Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. Untuk menekankan bahwa ‘Ompu Nabolon’ ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan. Karena kata Tuan. Jadi berarti yang dihormati. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi Nabolon adalah salah satu dewa 42 . Ompu Nabolon pada awalnya bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah ‘Debata’. Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia.dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut ‘Ompu Na Bolon’ (Kakek/Nenek Yang Maha Besar). Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan. Mula.

Bali Agama Hindu berkembang ke seluruh dunia dengan kitab sucinya Weda. Sekta Pasupatya. Sebelum Agama Hindu masuk ke Bali. 4. Sekta-sekta tersebut adalah : a. Sebagai wadah untuk meyakini kepercayaan ini dibuktikan dengan adanya sekta-sekta yang berkembang di Bali. ditandai dengan Lingga sebagai perlambang Dewa Siva. Agama nenek moyang ini meletakan dasar pada hal-hal mistik yang mampu melindungi masyarakat Bali.terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata ‘Debata’ yang berarti dewa (=jamak) sehingga menjadi ‘Debata Mula Jadi Nabolon’. 43 . masyarakat Bali telah memiliki kepercayaan yang disebut dengan Agama Nusantara atau Agama nenek moyang. Sebagai payung dalam perkembangannya. disesuaikan dengan budaya lokal (local genius). Di Bali Agama Hindu berkembang sesuai dengan pola kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas sebagai petani.

d. Adigama. arca-arca di Goa Gajah. tidak jelas lagi terlihat karena telah menyatu dengan Sekta Siva Sidhiyanta dengan ditandai kitab Manawa Dharma. pada umumnya pengikutnya berasal dari kesatria wangsa. di Pura Genuruan. sumber kehidupan Dewa Wisnu (Wisnu Padha). Raja Rsi atau raja-raja 44 . Sekta Bairawa. Sekta Rsi. Semua bukti-bukti itu sebagai tanda bahwa sekta tersebut telah ada jauh sebelum Empu Kuturan datang ke Bali. kemudian berdwijati menjadi Dewa Rsi. pada umumnya ditandai dengan perwujudan Dewa Siva yang berwajah angker yang menyeramkan. Dan Matahari sebagai manifestasi Tuhan dan surya sewana sebagai penghayatannya. Kutara dan lainnya. Tandanya suka makan darah. Penghayatannya lebih ditujukan kepada Dewa Durga. disimpan di Pejeng dalam bentuk tulisan stupika.Lingga tersebut banyak dijumpai pada pura atau tempat-tempat suci atau tempat-tempat yang sudah kuno. b. Purwa Digama. komoh (daging mentah dicampur air darah mentah). Dewa Wisnu sebagai lambang kemakmuran. f. tuak. Sekta Pertapa di Bali. Arca Bodhisatwa di Pura Galang Sanja Pejeng. Sering juga disebut Tantrisme. daging (lawar). Sekta Budha atau Sogatha ditandai dengan ciri-ciri suatu mantram disebut Tipeyetha mantram. c. e. selanjutnya kita kenal aliran Niwerti Marga atau Tanrisme kiri dan Prawerti atau Tantrisme kanan. Juga ditemikan Bodhisatwa di Bedulu. Sekta Waisnawa mempunyai ciri-ciri pemujaan terutama ditujukan kepada Dewi Sri.

Sekta Budha Mahayana. Sekta Pasupateya. dimana semuanya tercakup di dalamnya dan saling mengisi dengan yang lainnya.yang kemudian berwanaprasta selanjutnya menjadi Rsi atau Pandita. semua apa yang telah dilakukan di dalam melakukan surya sewana tersebut merupakan bukti bahwa seseorang telah melakukan yadnya menurut Pasupatiya. Demikianlah asal usul dari terciptanya paham ajaran Tri Sakti hingga mengalami perkembangan dari masa ke masa hingga saat ini (Manik Mas dkk. i. pada umumnya pemujaan itu ditujukan pada Ganesa atau Dewa Angin dan pada tempat-tempat yang sangat berbahaya tersebut ditempatkan patung Ganesa (Ganesa = angin). dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siva. dimana Empu Kuturan sebagai penganut utamanya juga akan melebur kesatu bentuk yang dikenal dengan paham Tri Murtinya. h. tt : 10-11). pada umumnya aliran ini memuja Surya. 45 . g. terkenal dengan istilah surya sewana. Ciri-ciri lainnya sudah tidak tampak lagi.. Sekta Ganapatya. Kelompok ini semua disebut Brahmana karena telah disumpah Sastra Weda. dan tata aturannya termuat di dalam lontar. Pura Desa untuk pemujaan Dewa Brahma. Pemujaan ini dilakukan pada waktu matahari terbit dan matahari terbenam. Empu Kuturan mengharmoniskannya menjadi konsep Tri Murti yaitu Brahma Wisnu. dan Siva yang distanakan pada desa adat dengan Tiga Parahyangan yang disebut dengan Kahyangan Tiga yaitu Pura Puseh untuk pemujaan Dewa Wisnu.

Konsep tradisional orang Asmat tentang hidup didasarkan pada keyakinan akan adanya suatu daerah di seberang ufuk terurai tadi. Dalam perjalanannya turun ke hilir sampai ia tiba di tempat yang kini didiami oleh orang Asmat hilir. Menurut keyakinan orang Asmat. Dalam hal ini peranan ayah si bayi sama dengan seorang 46 . dewa nenek-moyang itu dulu mendarat di bumi di suatu tempat yang jauh di pegunungan. tempat matahari terbenam tiap hari. yang mendarat di atas atap rumah tempat tinggal wanita yang telah ditakdirkan menjadi ibu anak asal ruh tadi. Walaupun orang Asmat tahu bahwa hubungan seks berkaitan dengan kelahiran bayi.5. mereka mengirimkan suatu ruh tertentu ke bumi melalui seberkas sinar matahari. fungsinya hanya untuk memberi bentuk sebagai manusia kepada ruh yang masuk ke dalam kandungan ibu itu. ia mengalami banyak petualangan. Suku Asmat Orang Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari dunia gaib yang berada di seberang laut di belakang ufuk. Wanita itu akan hamil dan kemudian melahirkan bayi. Papua A. Kerena itu apabila nenek-moyang mengendaki kelanjutan keturunan.

Orang Asmat yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia juga diam berbagai macam ruh yang mereka bagi dalam tiga golongan. Ruh-ruh itu 47 . Sakit dan bencana biasanya disebabkan oleh ruh jahat.pemahat patung yang memberi bentuk kepada kayu yang disediakan oleh alam kepadanya (Zegwaard 1953). Berbeda dengan upacara-upacara sajian untuk berkomunikasi dengan para yi-ow.  dambin-ow atau ruh jahat orang yang mati konyol (Zegwaard 1953) Ruh-ruh yi-ow adalah penjaga hutan-hutan sagu. Orang Asmat berkomunikasi secara simbolis dengan para yi-ow dengan berbagai upacara sajian berulang yang biasanya dipimpin oleh ndembero. terutama bagi keturunannya. atau ruh nenek moyang yang sifatnya pada dasarnya baik. atau pemuka upacara. yaitu:  yi-ow.  osbopan. tetapi hanya kalau ada orang yang sakit dan bila terjadi bencana. tetapi juga hidup dalam tubuh jenisjenis binatang tertentu. yang juga harus dipuaskan oleh manusia dengan berbagai macam upacara sajian. upacara sajian kepada para osbopan tak dilakukan secara berulang. gua-gua yang dalam. danaudanau dan sungai-sungai yang penuh ikan dan hutan-hutan yang penuh binatang buruan. atau ruh jahat yang membawa penyakit dan bencana. batu-batu besar yang mempunyai bentuk khusus. Ruh-ruh ozbopan dianggap menghuni beberapa jenis pohon tertentu.

Menurut hirarkinya. yang mereka puji dan sembah. Konsep keagamaan orang Arso yang terpenting adalah sebutan terhadap Tuhan utamanya. Tuhan membawahi tiga makhluk halus. termasuk manusia dan pada fowor. yaitu Chaimbo. Chaimbo menjelma menjadi mata air. Orientasi. karena roh itu bertugas untuk mencabut nyawa orang. Orang Arso paling takut akan yonggoway. gunung. atau roh. keti dan yonggoway. dan kadangkadang dengan ilmu gaib protektif. konsepkonsep serta kegiatan-kegiatan keagamaan ditujukan kepada upacara terima kasih atas keselamatan dan minta pertolongan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam pelbagai segi kehidupan. dengan melakukan serangkaian pantangan. dewa yang dianggap menciptakan dan memiliki langit. di samping menjaga agar hak kekuasaannya tidak bisa pindah kepada orang lain. dan hutan. B. 48 . atau yages. Suku Arso Dasar religi orang Arso adalah penghormatan pada roh-roh nenek moyang yang upacaranya dipusatkan pada pesta dansa. atau manusia ruh.diupayakan agar tidak terlampau sering mendekati tempat tinggal manusia. yaitu fowor. bumi dan segala isinya.

Baduy-Banten Dasar religi orang Baduy ialah penghoramatan moyang kepada dan satu ruh nenek kepercayaan kuasa. pondok teu meunang disambung” (panjang tak boleh dipotong. Konsep-konsep itu tidak berada dalam diri orang Baduy sendiri yang kekuatannya tergantung 49 .6. pendek tak boleh disambung). bekerja) dan pikukuh apabila Kanekes sebagai inti jagat selalu terbelihara baik. maka seluruh kehidupan akan aman sejahtera. Gangguan terhadap inti bumi ini berakibat fatal bagi seluruh kehidupan manusia di dunia. Batara Tunggal. Mereka bertugas menyejahterakan dunia melalui tapa (perbuatan. Keyakinan mereka itu disebut Sunda Wiwitan atau agama Orientasi. konsep-konsep dan Sunda Wiwitan. keagamaan kegiatan-kegiatan ditujukan kepada pikukuh agar supaya orang hidup menurut alur itu dalam menyejahterakan kehidupan Baduy dan dunia ramai (orang Baduy dari hirarki tua dan dunia ramai keturunan yang lebih muda). seperti dikemukakan oleh peribahasa “lojor teu meunang dipotong. Konsep keagamaan dan adat terpenting yang menjadi inti pikukuh Baduy tanpa perubahan apa pun.

roh halus. namun sikap keyakinannya tidak dapat dikategorikan dalam animisme. Kebanyakan orang Dayak tidak mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa (zaman dulu-penulis). Wujud tertinggi itu menguasai manusia. orang Dayak senantiasa melakukan hubungan religius dengan Jubata. roh leluhur. dan roh halus yang banyak memberikan pertolongan dalam kehidupan mereka. Batara Tunggal. Konsep pikukuh merupakan pengejawantahan dari adat dan keagamaan yang ditentukan oleh intensitas konsep mengenai karya dan keagamaan. Dewa dan roh halus diberi tugas untuk menjaga dan menguasai suatu tempat tertentu dalam dunia ini. sebab agama justru berkembang dari asumsi dasar bahwa di dalam alam terdapat daya 50 .dari tindakan atau perbuatan seseorang. dan roh leluhur. melalui para guriang yang dikirim oleh karuhun dan Batara Tunggal karena orang tidak patuh kepada pikukuh. sehingga untuk mewujudkan keyakinan tersebut. 7. Dengan melaksanakan semuanya itu orang akan dilindungi oleh kuasa tertinggi. hakikat agama Sunda Wiwitan. dewa. Suku Dayak Masyarakat memiliki keyakinan Dayak tentang wujud tertinggi dimana segala kekuatan yang ada di jagad raya berasal dari Yang Tunggal. Kalimantan A.

Alam dipandang sebagai suatu kekuatan yang mengerikan. seperti sungai yang mengalir deras dan bergemuruh. 51 . yakni penguasa jagad raya beserta isinya. Ne’ Amikng dan Ne’ Pamijar yang memberi napas kepada manusia. Jubata berada di langit ketujuh. Ia mempunyai enam bawahan. kilat dan petir yang menyambar dahsyat. pohon besar. matahari yang bersinar terang. Kekuatan sakral tersebut dapat pula digunakan untuk membantu beberapa kegiatan atau pekerjaan manusia. Setiap benda atau beberapa benda tertentu dianggap mempunyai suatu kesakralan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan manusia. yaitu. seperti digunakan pamaliatn (dukun) untuk memanggil roh halus yang kemudian digunakan untuk membantunya dalam ritual pengobatan. Ne’ Patampa’ yang dipercaya membuat patung-patung dari tanah liat bentuk menyerupai manusia. Roh itu kemudian dihubungkan dengan benda-benda dan kemudian dipuja.hidup atau kekuatan hidup dalam benda-benda tertentu atau gejala-gejala alam. Ne’ Pangedaong. sekaligus mempesonakan. Kekuatan-kekuatan seperti ini merupakan sebagian dari hierophany yang dimaksud. gunung yang tinggi. Daya hidup atau kekuatan penghidup itulah yang dinamakan roh. Keindahannya bukan pertama yang diperhatikan. Ne’ Taratatn memberi kesegaran jasmani maupun rohani. Masyarakat Dayak menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa dengan sebutan Ene’ Daniang (sebagian masyarakat Dayak di Kalbar-penulis) atau Jubata. melainkan kedahsyatan dan kekuasaan tertinggi yang terkandung dalam fenomena alam tersebut.

agama suku Kajang. Percaya pada Turiek Akrakna adalah hal mendasar dalam agama Patuntung. Selebihnya. Batu Nilamung. Penuntun untuk mencari sumber kebenaran. tanah yang diberikan Turiek Akrakna (tana toa atau lingkungan secara umum). Menurut kisah penciptaan nama-nama bawahan itu adalah nama lain dari Jubata. Hal ini sama hal nya dengan nama Allah dalam agama Islam yang mempunyai 99 nama sesuai dengan kekuasaan dan kesempurnaannya.4. Pattiroang. Patuntung. mereka tersebar di desa Bonto Baji. sedangkan Ne’ Pajaji dipercaya yang menjadikan manusia berbudi dan memelihara hidupnya sampai pada semua keturunannya. dan nenek moyang (To Manurung atau Ammatoa).Ne’ Pangingu memberikan berkat perlindungan. dan Maha Kuasa. Sulawesi Selatan. 8. Suku Kajang percaya bahwa Turiek Akrakna adalah sang Maha Kekal. 52 . Ajaran utama agama Patuntung adalah jika manusia ingin mendapatakan sumber kebenaran maka manusia harus menyandarkan diri pada tiga pilar utama: menghormati Turiek Akrakna (Tuhan). Malleleng. Maha Perkasa. Desa suku Kajang yang utama adalah desa Tana Toa. dan Tambangan. Maha Mengetahui. Sulawesi Selatan Suku Kajang adalah suku yang mendiami desa-desa di Kabupaten Bulukumba. Ajaran tentang menjaga lingkungan dan kesederhanaan hidup tersebut tertuang dalam ajaran agama Patuntung. maksudnya satu pribadi pencipta dengan beberapa nama atau satu nama dengan berbagai sifat-sifat kekuasaanNya. berarti penuntun. secara bahasa.

2. semboyan aja dumeh. Yogyakarta sikap saling membantu ini sering diterapkan apabila ada orang yang sedang melaksanakan hajatan atau orang yang terkena musibah. aja sawiyah-wiyah. Saling menolong antarwarga a. misalnya ikut dalam membersihkan rumah orang yang terkena musibah tersebut. Bontu Sinaga. hubungan luar negeri semisal perdagangan. Malin Kundang. Riwayat dangkalan Metsyaha. sopan santun. aja kemaki. Cinde Laras. Anting Malela. selain membantu dalam bentuk materi mereka juga membantu dalam bentuk tenaga. mereka membantu sampai tuntas sehingga orang yang terkena 53 . Bangsa Indonesia terkenal ramah tamah.Turiek Akrakna menurunkan perintahnya kepada masyarakat Kajang melalui passang (pesan atau wahyu) yang diberikan kepada manusia pertama yang diturunkan ke dunia. Ramayana. aja kementhus. dan sebagainya. Batu Pegat. Jawa Saling membantu antar warga di daerah Gamping. perkawinan. semua meng-indikasikan adanya Kemanusiaan yang adil dan beradab. bukti-buktinya misalnya bangunan padepokan. kegiatan kemanusiaan. Danau Toba. dan sebagainya. tulisan Bharatayudha. pondok-pondok. membantu menyiapkan jamuan untuk para tamu. membantu fakir miskin. lemah lembut dengan sesama manusia. To Manurung atau yang kemudian disebut Ammatoa. SILA 2: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1. membantu orang sakit. aja adigang adigung adiguna.

musibah tersebut tidak terlalu merasa keberatan. Selain itu masyarakatnya juga kompak untuk membuat desanya terlihat bersih dengan melaksanakan kerja bakti secara rutin. b. Minang, Sumatera Barat Orang minang identik dengan sifat saling tolong menolong antar warganya, hal ini dibuktikan dengan Undang-Undang Nagari. Barek samo dipikul, ringan samo dijinjing Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, Sakik basilau, mati bajanguak Salah batimbang, hutang babayie Undang-undang dalam Nagari mengatur tata hubungan warga masyarakat dalam sebuah nagari. Sistem yang dipakai adalah tipikal masyarakat komunal, dengan ciri-ciri:  Setiap orang secara alami langsung menjadi warga Nagari  Demokrasi langsung, karena para Penghulu sangat dekat dengan masyarakatnya, musyawarah dan mufakat dilaksanakan tanpa diwakilkan.  Gotong royong. Kebersamaan dalam menghadapi segala masalah dalam Nagari  Social safety net, semua warga Nagari, dapat mengandalkan bahwa dirinya akan dibantu secara bersama-sama oleh masyarakat jika dia mengalami kesusahan yang mendesak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling tolong menolong antar semua warga, anggota masyarakat Nagari selalu

54

berusaha berkomunikasi dengan semua orang dengan bahasa yang tidak langsung, disebut baso-basi. Selain itu, pada rites of passage seperi kelahiran, khitanan, perkawinan, dan kematian selalu diadakan acara adat dengan format yang khusus dan baku, tetapi dapat sedikit berbeda antara satu Nagari dengan Nagari lainnya, sesuai dengan prinsip adat selingkar Nagari. SILA 3: Persatuan Indonesia A. Ikatan Marga 1. Orang Batak Toba Sumatera Utara Marga adalah istilah orang

Batak Toba untuk menyebut leluhur induk dari silsilah keluarga dan kekerabatan mereka. Sebagai

sebuah tradisi, marga telah menjadi identitas dan status social orang Batak Toba yang masih bertahan hingga saat ini. Orang Batak menganut falsafah kekeluargaan dan

kekerabatan yang disebut dengan Tungku nan Tiga (tungku tiga kaki). Dalam bahasa Batak Toba, falsafah ini disebut Dalihan na Tolu (tungku posisi duduk). Falsafah ini mengajarkan kepada orang Batak Toba bahwa sejak lahir hingga meninggal kelak, orang Batak harus jelas struktur hubungan kekeluargaan dan kekerabatannya. Falsafah Dalihan na Tolu berisi tiga kedudukan penting orang Batak Toba

55

dalam kekerabatan, yaitu hula-hula, tondong, dongan tubu atau sinna dan boru. Orang Batak Toba meyakini bahwa bentuk kekerabatan berdasarkan garis ketururunan ini didasarkan pada silsilah (Tamboro) yang berujung pada si Raja Batak. Berdasarkan keyakinan ini maka semua orang Batak diyakini pasti memiliki marga. Kekerabatan orang Batak Toba yang ditentukan berdasarkan wilayah pemukiman terlihat dari terbentuknya kesepakatan terhadap tradisi adat-istiadat yang ada di setiap wilayah. Sebagai contoh, orang Batak yang bermukim diwilayah Mandaililng, mereka akan

membentuk suatu tradisi adat-istiadat yang memiliki corak sendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba. Hala ini dapat terjadi meskipun orang Batak yang bermukim ini memiliki daya rekat yang sama kuat dengan kekerabatan yang berdasarkan keturunan. Hal ini tergambar dalam peribahasa Batak Toba yang berbunyi “jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul” yang artinya semua orang menakui bahwa hubungn garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam system kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

56

i.2. e. c. yang menunjukkan masuknya sistem feodalisme yang merupakan bukan budaya asli etnik Papua. l. k. Papua Bagian Barat Suku Biak merupakan suku Melanesia terbanyak yang menyebar di pantai utara Papua. Akibat hubungan daerahdaerah pesisir Papua dengan Sultan-Sultan Maluku maka terdapat beberapa kerajaan lokal (pertuanan) di pulau ini. g. b. f. Kerajaankerajaan tersebut diantaranya : a. Kerajaan Aiduma n. j. Kerajaan Waigeo Kerajaan Misool/Lilinta (marga Dekamboe) Kerajaan Salawati (marga Arfan) Kerajaan Sailolof/Waigama (marga Tafalas) Kerajaan Fatagar/(marga Uswanas) Kerajaan Rumbati (marga Bauw) Kerajaan Atiati (marga Kerewaindżai) Kerajaan Sekar (marga Rumgesan) Kerajaan Patipi Kerajaan Arguni Kerajaan Wertuar (marga Heremba) Kerajaan Kowiai/kerajaan Namatota m. h. d. karena itu bahasa Biak juga terbanyak digunakan dan dianggap sebagai bahasa persatuan Papua. Kerajaan Kaimana 57 .

Kemudian orang Jawa. Bali. Indonesia tidak memiliki satu aturan tertentu dalam pemberian nama. Beberapa suku tertentu memiliki nama marga yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. banyak orang sampai saat ini hanya memiliki satu nama. serta Sunda juga sering menggunakan nama yang berasal dari bahasa 58 . Suku-suku lain tidak mengenal nama keluarga. Dengan lebih dari 17. Assegaf.000 pulau dan beragam budaya dan bahasa daerah. Dalam budaya Batak dan Minahasa misalnya. nama marga ayah diwariskan kepada anak-anaknya (patrilineal) secara turun-temurun. Orang ArabIndonesia juga memberikan nama keluarga di belakang namanya. kesulitan dapat terjadi. Dalam budaya Minangkabau. misalnya Hambali. dan beberapa orang Madura. sedangkan untuk wanita pada umumnya tidak bergelar. Seluruh Indonesia Orang Indonesia memberikan nama Indonesia kepada anakanak mereka dengan berbagai cara. dan lain-lain. pria yang sudah menikah akan diberikan gelar di belakang namanya. Konsep nama keluarga tidak dikenal dalam beberapa budaya Indonesia. Shihab. misalnya budaya Jawa. Karena itu. Apabila mereka kemudian pergi atau menetap di negara-negara yang mengharuskan setiap penduduknya untuk memiliki minimal dua nama (nama pemberian dan nama keluarga).3. Beberapa budaya lain memiliki peraturan mengenai nama keluarga atau nama marga. Pemecahan yang biasanya diambil adalah mengulang nama tersebut dua kali. yaitu nama pemberian.

Anggodo Widjojo (marga: Ang) SILA 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” memiliki nilai hikmat dan musyawarah mufakat. nanging olehe ngrembug nganti sareh”. Mulai dari masyarakat Sumatera sampai bumi Papua. Beberapa contoh: Sudono Salim (marga: Liem). Sejak kebijakan pemerintahan Soeharto di zaman Orde Baru. orang Tionghoa sering menyelipkan nama marga dan keluarganya. Apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu jika sedang menyelesaikan masalah yang 59 . sudah menjadi ketetapan adat manakala sedang ada masalah. 1. Sehingga mayoritas dari mereka memilki nama Indonesia di samping nama Tionghoa. Leluhur orang Jawa mengajarkan “yen ana dirembug. Budaya Musyawarah Masyarakat Jawa Dalam perspektif Jawa. Dalam nama Indonesianya.Sanskerta. maka penyelesaian masalahnya didekati dengan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab. orang-orang Tionghoa dilarang menggunakan nama Tionghoa dalam administrasi negara. Bangsa Indonesia sendiri jauh sebelum adanya Pancasila sudah mengenal system pemecahan masalah dengan musyawarah mufakat.

Masyarakat suku Sasak sudah menerapkan musyawarah mufakat sejak sebelum Pancasila sila ke-4 diproklamirkan. 2011) 2. Pemedenan yaitu suatu lapangan luas yang terletak di luar perkampungan. 3. antar kaum. Selain itu tidak adanya jarak antara pemimpin dan rakyat. dan antara nagari yang tidak dapat diputuskan oleh penghulu masing-masing. Budaya Musyawarah masyarakat Lombok Penduduk asli pulau Lombok adalah suku Sasak. dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat. Dari hasil musyawarah 60 . menjadi faktor lain tumbuh suburnya budaya demokratis di tengah masyarakat Minang. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari. Mereka berperawakan seperti layaknya orang Indonesia. Budaya Musyawarah Masyarakan Minangkabau Produk budaya Minangkabau yang cukup menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya. berkulit sawo matang (kalaupun sedikit gelap itu karena pengaruh sinar matahari). Dalam memilih kepala dusun masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah.. Dalam budaya Minang juga terdapat pusat gelanggang yang disebut pemedenan atau gelanggang.menyebabkan perselisihan hendaknya dilaksanakan dengan hati tenang dan kepala yang dingin (Tinarbuko. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat bahwa "pemimpin itu didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting". digunakan untuk menyelesaikan persengketaan antara perorangan. Penduduk Sasak Asli masih banyak ditemukan di pelosok-pelosok pulau Lombok. khususnya di kakikaki Gunung Rinjani sebelah utara yang rimbun.

4. Kegiatan dalam setiap banjar yaitu pembicaraan seputar upacara adat. Selain itu adalah adanya tradisi begundem dan sangkep yang bisa membuktikan jika masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah sebelum lahirnya Pancasila. Begundem merupakan kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh seorang kepala dusun (jeroarah) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dalam wilayah dusun. 61 . Budaya Musyawarah masyarakat Bali Masyarakat Bali mengenal budaya banjar yaitu budaya musyawarah yang dipimpin oleh ketua adat dan melakukan musyawarah rutin di aula atau alun-alun di tiap desa. maupun sosialisasi kegiatan lainnya. Setiap daerah adat besar terdiri dari beberapa kelompok adat yang dikuasai oleh satu badan musyawarah adat yang disebut Kombongan Ada’. Di daerah lembang masih terdapat penguada adapt wilayah yang disebut Bua’. Setiap Kombongan Ada’ memiliki beberapa penguasa adat kecil disebut Lembang. 5. ceramah agama. Orang-orang yang datang ke Banjar bukan hanya para tetua adat tetapi seluruh penduduk yang tinggal dalam banjar tersebut. Sedangkan sangkep adalah kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh kepala kampung (keliang) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dengan skala yang lebih luas dari begundem. Budaya Musyawarah Masyarakan Tana Toraja Masyarakat Toraja memiliki lembaga dan organisasi sosial yang mengelola kehidupan di lingkungan permukiman pedesaan.dengan penduduk dusun maka kepala dusun terpilih akan menjabat selama 8 tahun kepengurusan.

lumbung desa yang semuanya bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh penduduk desa dengan adil. dengan kebudayaan tradisional Indonesia sudah tampak mulai jaman purba. Tiga Piatu. Batak Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. adat menerima tamu. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Ratu Adil. cerita sejarah misalnya sejarah kerajaan Kalingga. tanah desa. tanggul sungai. Hal itu tercermin dari adanya upaya menimbun hasil tani untuk kepentingan bersama dan bukti-bukti berupa bangunan misalnya bendungan air. Contoh bukti lainnya yaitu : 1. kuat dan bijaksana. Pemimpin Aipem biasanya mengambil prakarsa untukmenyelenggarakan musyawarah guna membicarakan suatu persoalan atau pekerjaan. Bukti-bukti berupa perbuatan misalnya menolong fakir miskin. Jaka Tarub.6. sejarah Raja Air Langga. Sunan Kali Jaga. sumur bersama. To Mampatawine To Kai Langi Mai. Budaya Musyawarah Masyarakat Papua Suku Asmat Masyarakat Asmat mengenal sistem kemasyarakatan disebut Aipem. Bukti-bukti berupa tulisan berisi karangan. Setiap kelurga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh 62 . dan lain-lain. SILA 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Bukti-bukti adanya korelasi antara nilai sila kelima pancasila.Syarat untuk dapat dipilih menjadi pemimpin Aipem yaitu harus orang-orang yangpandai berkelahi.

salah satu epos Lagaligo tentang padi. selamatan waktu mempunyai hajat tertentu. membaca meong palo karallae. sampai tiba waktunya panen raya.menjualnya. tersebut melalui proses musyawarah. Ada upacara appalili sebelum pembajakan tanah. Lalu ritual itu dirangkai dengan massureq. Bugis. sebuah tempat khusus terletak di pusat rumah yang ditujukan untuk menjaga agar tak satu binatang pun lewat di atasnya. 4. selamatan waktu mengetam padi. Adanya nilai kebudayaan di Batak yang dikenal dengan uhum dan ugari. Kalimantan Masyarakat Bugis memiliki tradisi khusus pada pola panen hasil sawahnya. Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. Ritual ini juga biasa dilakukan saat menyimpan bibit padi di possi balla. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan. yang penentuan giliran 63 . Bali Adanya sistem irigasi Subak di Bali yang mengatur pengairan sawah para petani secara bergiliran. Ada Appatinro pare atau appabenni ase sebelum bibit padi disemaikan. Mulai dari turun ke sawah. 2. Jawa Menyediakan air kendi di muka rumah bagi orang yang membutuhkan. 3. membajak.

yang diyakini sebagai dewi padi yang sangat dihormati. Semua keluarga yang tinggal dalam rumah panggung ini saling membantu. 5. Bagi komunitas Pakalu. Semua aktivitas.Dan ketika panen tiba digelarlah katto bokko. mulai dari tidur. Sikap tenggang rasa dan saling peduli sangat dibutuhkan agar tercipta perasaan damai sehingga meminimalisir timbulnya konflik. yang seolah ingin menghidupkan kembali mitos Sangiyang Sri. 64 . kegiatan menumbuk padi muda. Setelah melalui rangkaian ritual itu barulah dilaksanakan Mapadendang. Agar manusia memperoleh sesuatu untuk dimakan. Di Sidrap dan sekitarnya ritual ini dikenal dengan appadekko. Ia berkorban dan berubah wujud menjadi padi. makan. Padi bukan hanya sumber kehidupan. ritual panen raya yang biasanya diiringi dengan kelong pare. mulai dari berbagi makanan. Appadekko dan Mappadendang konon memang berawal dari aktifitas ini. yang berarti adengka ase lolo. dan memasak dilakukan di rumah panggung ini. Minahasa. Rumah panggung tersebut dapat menampung lebih dari satu keluarga. ritual mappadendang mengingatkan kita pada kosmologi hidup petani pedesaan sehari-hari. ruang tamu dan lain-lain. Maluku Rumah nenek moyang masyarakat Minahasa dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan ukuran yang besar. atau Dewi Sri di pedesaan Jawa. Ia juga makhluk manusia.

blogspot.freevar. Jakarta: Serambi. Jakarta: Gramedia. Sumber tulisan: http://uun-halimah.blogspot.html http://banuadayak.blogspot.com/2007/12/sistem-kepercayaan-orangbaduy-jawa. Masyarakat Terasing di Indonesia.amikom.DAFTAR PUSTAKA M. 314.php/DTI/article/view/5630 http://almuzakky. 1993.kompasiana. Gramedia.com/journal/item/19/Sistem_Kepercayaan_Orang_ Asmat_di_Papua_Selatan Referensi: Koentjaraningrat. Jakarta.com/index.C.(terj) 2008. (1993). hal. Ricklefs.multiply.html Koentjaraningrat.html http://emzokombozo.id/index.blogspot.com/2011/10/penerapan-sila-kemanusiaanyang-adil.ac.html http://indonesia-life.com/2012/04/kepercayaan-asli-kuno-sukubatak.html http://dc159.com/doc/A9eWDHOr/preview. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.php?page=berita_baru&data=36 http://uun-halimah.com/2011/05/16/mengenal-suku-kajang http://research.html 65 . Masyarakat Terasing di Indonesia.com/2008/10/sistemkepercayaan-orangarso-papua.com/2010/08/kepercayaan-dan-agama-orangdayak. http://aligufron. http://togadebataraja. dkk.blogspot. dkk.4shared.info/kolom2/msgview/250/58199/no/58199.html http://sosbud.

Latar belakang Sebagai dasar Negara Indonesia Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila pada hakikatnya merupakan hasil penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang. Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia. Semua itu memiliki banyak perbedaan dengan ideologi Pancasila. Kapitalisme. Maka dari itu makalah ini akan membahas berbagai perbedaan ideologi Pancasila dengan beberapa ideologi yang berkembang didunia. Dengan pedoman Pancasila para pedahulu kita bisa mempersatukan berbagai golongan dan kelompok. menganalisis dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti digariskan di dalam pembukaan UUD 1945.BAB III PANCASILA DAN IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN A. 66 . Pancasila diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Komunisme dan Sosialisme. Melalui pendidikan Pancasila warga Negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami. Selain ideologi Pancasila ada banyak ideologi lain yang berkembang didunia yaitu ideologi Liberalisme.

3) Oetoyo Oesman dan Alfian mendefinisikan bahwa ideologi berintikan serangkaian nilai/norma atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup. Ideologi merupakan falsafah hidup maupun pandangan hidup suatu bangsa. ide. 2) W. White merumuskan bahwa ideologi merupakan cita-cita politik atau doktrin/ajaran dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-badakan.. Ideologi merupakan merupakan sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam kehidupan. Ideologi diartikan sebagai ilmu tentang idea atau gagasan. 5. Ideologi merupakan asas pendapat atau keyakinan yang dicita-citakan sebagai dasar pemerintahan negara. bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna 67 . serta segala upaya di bidang politik. Dapat disimpulkan bahwa ideologi bangsa adalah suatu paham atau ajaran yang dihasilkan dari pemikiran manusia. Umumnya ideologi dianut oleh sekelompok masyarakat.. Pengertian ideologi mencakup hal-hal sebagai berikut : 1. rasa.B.. 3. 4. Seperti dikemukakan oleh 1) Destutt de Tracy seorang filsuf Prancis bahwa ideologi merupakan ilmu yang mempelajari gagasan atau ide manusia beserta kadar kebenarannya. Ideologi sebagai kumpulan gagasan. PEMBAHASAN Ideologi berasal dari kata “iden” dan “logos”. cita. 2. Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran. keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang memberikan arah dan menyangkut tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. bangsa atau negara.. Ideologi melandasi cara berpikir.

4) Memberi pegangan bagi bangsa dan negara agar tidak mudah terpengaruh dan terbawa oleh arus negara lain.. 68 . 2) Membentuk identitas atau jati diri melalui nilai-nilai yang diyakini sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan zaman. dapat menunjang keutuhan negara tersebut di dalam pergaulan internasional. Rumusan tersebut diwujudkan dalam cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan bernegara. maupun hankam.mewujudkan kehidupan yang dicita-citakan. Adanya cita-cita. baik politik. Bahkan. Adanya nilai-nilai yang diyakini. 3. serta 5) Sarana mempersatukan bangsa dan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara. 3) Memberi arah bagi negara dalam mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang diinginkan. Di samping adanya tujuan. sosial budaya. Ideologi sangat penting bagi sebuah negara dalam rangka : 1) Memberi landasan tentang cara berpikir dan bertindak bagi segenap bangsa dalam mencapai tujuannya. Adanya upaya mewujudkan ideologi tersebut dalam kenyataan. ekonomi. Dalam sebuah ideologi terkandung tiga unsur yaitu : 1. Suatu negara yang berdiri tentu memiliki tujuan. 2. setiap bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara tersebut agar tetap kokoh berdiri di tengah percaturan internasional. Tanpa ideologi yang jelas suatu bangsa akan mudah goyah dan terombang-ambing oleh pengaruh dunia internasional. tanpa ideologi bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan dan berdiri kokoh. cita-cita serta bentuk kehidupan yang didambakan. Ideologi sebuah negara yang berisi rumusan atau konsep tentang berbagai bidang kehidupan.

baik di bidang politik. 69 . dan Kanada. paham liberalisme tidak melarang ateisme/tidak beragama.. lebih mengutamakan kepentingan individu. dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa . maupun sosial budaya. kegiatan koperasi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. Negara liberal cenderung terbentuk masyarakat yang individualistis atau mementingkan kepentingan sendiri dan kapitalis. kekuasaan dalam negara antara lembaga legislatif. Ciri – ciri Ideologi Liberal . kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Ideologi ini tidak dibatasi oleh ajaran – ajaran filsafah. sehingga cenderung terjadi free fight liberalisme atau persaingan bebas dalam segala bidang kehidupan.a Ideologi Liberalisme Ideologi Liberal adalah aliran pikiran perseorangan atau individualistic. kepemilikan alat produksi dan kegiatan ekonomi diserahkan pada setiap individu. Kapitalis artinya mengutamakan pengembangan modal dan laba sebesar-besarnya. antara lain adalah mempercayai adanya Tuhan. artinya adanya negara sama sekali tidak mengatur kehidupan beragama. Prancis. eksekutif. ekonomi. mengakui persamaan dasar manusia dan menghargai pemikiran manusia. dan yudikatif dipisahkan secara tegas. Inti ajaran liberalisme adalah kebebasan individu. yaitu Inggris. Berikut ciri-ciri negara yang menganut ideologi liberalism. Amerika Serikat. masyarakat cenderung individualistis. sekulerisme. Contoh negara yang menganut ideologi liberalisme. kegiatan ekonomi cenderung kapitalis yang mengutamakan pengembangan modal sebesar-besarnya.Ajarannya bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir.

Setelah dikembangkan oleh Lenin. menyanggah persamaan manusia dan tidak terdapat pengakuan terhadap hak asasi manusia. b Ideologi Komunisme Ideologi Komunis merupakan penerapan ajaran sosialis radikal marxisme-leninisme. legalitas tindakan kekerasan. kekuasaan dipegang oleh satu golongan.Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945. sosial budaya sepenuhnya dikuasai oleh negara. Semboyan 70 . Ideologi komunisme merupakan kebalikan dari liberalisme. Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Leninisme berawal dari gerakan revolusi dengan dukungan kaum buruh dan demokrat di Eropa Barat. ide-ide komunisme berkembang menjadi ajaran Leninisme. omunisme bersumber dari ajaran Marxisme-Leninisme. Marxisme yang berasal dari gagasan Karl Marx. Gerakan tersebut kemudian berkembang di Rusia dan menyebar ke penjuru dunia. maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945. alat produksi. tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme. Pokok-pokok ajaran ideologi ini adalah tidak mempercayai adanya Tuhan(atheisme). Segala kegiatan ekonomi. sistem perekonomian yang sentralistik (diatur oleh pusat).

Rusia. yaitu Partai Komunis. Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh. namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Negara yang menganut ideologi komunisme memiliki ciri-ciri antara lain adalah penghapusan hak-hak individu. tidak ada jaminan kehidupan beragama. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. Ceko dan Kuba. Dalam ideologi komunisme. sistem pemerintah cenderung diktator. Ciri-ciri ideologi agama antara lain adalah urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama. Hongaria.gerakan ideologi komunisme adalah proletar sedunia bersatulah. negara berlandaskan agama. 71 . Ideologi komunisme dianut oleh negara RRC. kekuasaan negara dikuasai satu partai dominan. kehidupan beragama diserahkan setiap individu. bahkan negara membolehkan paham atiagama. sosial dan budaya dikuasai negara. Republik. Penerapan sistem pemerintahan dalam ideologi komunisme cenderung diktator. dan tidak memberi kesempatan kepada peran swasta. berbagai bidang kehidupan. hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara. c Ideologi Agama Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . Polandia. kurangnya jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam UUD Negara. pendidikan. penguasaan atas alat produksi kegiatan ekonomi sepenuhnya dikuasai negara (etatisme). negara tidak mengakui agama.

Jika seorang penganut agama sudah punya kesadaran tentang identitasnya dalam suatu agama. Hingga penerimaan akan sebuah kepercayaan mutlak dan mesti dilakukan. Ideologi sendiri berfungsi untuk mempengaruhi kehidupan suatu kelompok agar sesuai dengan apa yang telah digariskan sejak awal oleh agama tersebut. Namun demikian. 72 . karena membentuk moral personal dan juga solidaritas bagi masing-masing pemeluk agama.Agama Sebagai Ideologi pada tataran individu. Konstruksi identitas akan memberikan kesadaran untuk mempercayai segala kebenaran yang disampaikan oleh suatu agama. dalam keadaan ini konstruksi identitas memberikan pengamanan akan keraguan tersebut. yang benar diberikan pahala sedangkan yang salah diberikan dosa. Dapat dikatakan bahwa militansi seorang penganut agama berawal dari pembentukan identitas pada dirinya. sebagaimana ideologi. maka komitmennya pada agama tidak akan diragukan lagi. Tradisi keagamaan selalu menunjukkan bahwa Tuhan tidak suka pada beberapa perilaku yang dianggap salah dan juga memberikan restu pada perilaku yang dianggap benar. etika berfungsi sebagai proses awal pembentukan indentitas. Adanya identifikasi spesifik di antara anggota kelompok. Identitas kelompok (agama) inilah yang menjadikan awal ideologisasi agama bagi pemeluknya. Konsep ini juga memberikan pemahaman untuk memberikan reward pada pelaku agama. Di sisi lain pada tingkat lebih lanjut identitas agama memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk maju. agama tidak akan serta-merta dipercaya oleh para penganutnya. Termasuk masalah komitmen di antara mereka dapat kita lihat pada cerita kepahlawanan ataupun perilaku yang menidentikan perlawanan antara yang baik dan jahat.

d Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah Ideologi yang bersumber dari seluruh nilainilai Pancasila yang terdapat pada sila yang satu dengan sila yang lainnya. seperti apa yang selalu di informasikan oleh setiap agama di dunia ini. Rasa aman memberikan ketenangan kepada manusia akan kehidupan setelah mati. Negara agama adalah negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan mendasarkan diri pada hukum agama tertentu. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di 73 . Ciri-ciri Ideologi ini antara lain adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.1991 : 192). Negara teokrasi sulit dilaksanakan bila dalam sebuah terdapat keanekaragaman agama. dan negara berdasarkan atas hukum. Negara yang menganut ideologi berdasar agama dinamakan teokrasi atau negara agama. Contohnya : Saudi Arabia berdasarkan Islam dan Vatikan Roma berdasarkan Kristen. pemerintahan berdasarkan persetujuan rakyat. Menurut penulis sendiri agama sebagai Ideologi tidaklah menjadi pokok persoalan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat. Permasalahannya adalah pembenaran tindak kekerasan terhadap kelompok lain.Pada dataran inilah kebanyakan pemerhati keagamaan memetakan asalmula tindakan kekerasan atas nama agama muncul. Tentunya perasaan seperti inilah yang dicari oleh setiap pengikut agama. Karena memang setiap agama menawarkan rasa aman kepada pengikutnya. ketika ideologisasi ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi hidup di dunia dan akhir nanti.

keserasian dan keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bangsa dan negara. dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prinsip ideologi Pancasila adalah terwujudnya keselarasan.cita suatu Negara. Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan. bersikap. mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya. Ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila. PENUTUP a. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas. C. Pancasila sebagai Ideologi bangsa menunjukkan adanya 74 . terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Pancasila digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Kesimpulan Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah bagian dari Ideologi bangsa yang diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. dan realitas. normatif. Ideologi Pancasila bersumber dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri.Negara Republik Indonesia. Ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun secara sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita.

Sebelumnya melangkah lebih jauh. Selain itu. Indonesia saat ini sangat membutuhkan sebuah idiologi dalam menjalankan pemerintahan ini ke depan. sedangkan Liberalisme. Tidak lain ideologi itu adalah Pancasila. 75 . kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia.keseimbangan ide dan gagasan serta tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara. Keduanya juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan. dan harga. Saran Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa. jika dibandingkan dengan Pancasila. Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter. Ini membuktikan dan meyakinkan tentang Pancasila sebagai suatu yang harus kita yakini karena cocok bagi bangsa Indonesia. sistem pasar. b. Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa Kapitalisme. Dengan adanya persatuan dan kesatuan tersebut jelas mendorong usaha dalam menegakkan dan memperjuangkan kemerdekaan. yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas. sangat perlu kita memahami apa arti dari ideologi dan apa itu Pancasila sebenarnya. Kerena Pancasila merupakan ideologi dari negeri kita. Jadi.

blogspot.Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya http://slowdownthing. Elly M.blogspot.com.com/writing-and-speaking/presenting/2276673-ideologibangsa/#ixzz2DWvWvskm 76 .Pendidikan Pancasila.shvoong. L. Andriani. 2003.com.2002.Yogyakarta : UNY Press http://thehilmanscoy.DAFTAR PUSTAKA Setiadi. Komunis dan Sosialis” http://id.”Perbedaan Ideologi Pancasila.Pendidikan Pancasila. Jakarta : Gramedia Purwastuti.

Bahkan.BAB V PAPARAN TENTANG IDEOLOGI AGAMA MERUPAKAN POTENSI ANCAMAN TERHADAP KEDERADAAN IDEOLOGI PANCASILA DI PROVINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM A. rakyat Aceh bersedia menyumbangkan pesawat Dakota untuk kepentingan 77 . Belanda dengan politik devide et imperanya membuat kelompok uleebalang (bangsawan tuan tanah) dan kaum ulama berseteru. Hal ini menimbulkan perlawanan rakyat sehingga terjadi perang panjang (1873-1904) dan secara sporadis hingga tahun 1942. Di masa penjajahan Jepang. Pada masa kejayaan kesultanan ini terjadi konflik menentang Belanda yang ingin menguasai wilayah Aceh. Pada masa kemerdekaan Indonesia. mendorong rakyat Aceh mendukung gerakan tersebut. dengan menjalankan syariat Islam dan mengembalikan Aceh pada masa kejayaan kesultanan. Kemenangan kaum ulama yang dipimpin Daud Beureurh menciptakan masyarakat lebih religius. kuatnya gerakan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta. konflik sengaja diciptakan. Masa kejayaan kesultanan tahun 1610 dan 1640 membawa Aceh menjadi bangsa yang masyur dan berdaulat. menjadi pusat perdagangan dan wilayah pemeluk Islam yang pertama di Nusantara. LATAR BELAKANG Aceh yang terletak di posisi strategis (dekat dengan Selat Malaka).

Daud merasa kecewa dengan penggabungan ini dan muncul konflik baru. Kekecewaan itu melahirkan gerakan perlawanan untuk membentuk Negara Islam Indonesia/Darul Islam (NII/DI) yang dipimpin langsung Daud Beureueh dan didukung sebagian rakyat Aceh.perjuangan Republik pada tahun 1948. kemudian ini menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan Garuda. Ini mendorong Aceh ke arah daerah yang sekuler. memberi status khusus pada Aceh sebagai daerah otonomi luas terutama dalam urusan agama. Perlawanan ini diatasi oleh pemerintah dengan mengangkat perwira asal Aceh untuk menjadi pimpinan militer tertinggi sekaligus berperan sebagai penyebar gagasan pemerintah terhadap penyelesaian perlawanan DII/NI. Walaupun Daud Beureueh diangkat sebagai gubernur militer RI di daerah ini. kebijakan pembangunan industrialisasi multinasional dilakukan. Pemberlakuan ini tidak lama bertahan karena ketika Orde Lama diganti Orde Baru. Setelah penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik. Keuchik. Sago dan Mukim dihapus. pendidikan dan adat istiadat serta terpisah dari Sumatera Timur. diganti dengan peraturan yang diseragamkan dari pusat ke semua 78 . Gampong. Aceh digabungkan dengan Sumatera Timur. Peraturan syariat Islam dan lembaga adat seperti Tuha Peut. Faktor lain pemicu konflik adalah kecurigaan terhadap pemerintah pusat yang menempatkan seorang komandan militer di Aceh yang dianggap komunis dan terhadap kabinet baru (PNI) yang tidak menerima permintaan Daud Beureueh untuk status khusus bagi Aceh dalam penerapan syariat Islam.

Pemerintah Orde Baru kemudian melakukan tindakan yang sangat represif. Tercatat 534 korban jiwa dan 114 yang diculik (YAPPIKA. Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 disebutkan yaitu “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” sehingga dapat disimpulkan bahwa UUD 1945 mempunyai nilai keislaman yan tinggi yang 79 . pencabutan status DOM tahun 1998 tidak berpengaruh pada berkurangnya berbagai pelanggaran HAM di Aceh. 2. Kekerasan demi kekerasan terjadi. LANDASAN HUKUM 1. Al-Ikhlas ayat (1) yaitu: “Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa”. Pelanggaran HAM terjadi dengan alasan bahwa korban adalah anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Islam secara expressiv verbis terdapat Eksistensi ideologi pada Pembukaan UUD 1945 sekaligus sebagai Pancasila yaitu. Aceh). B. berdaulat dan islami. Yang terjadi selanjutnya adalah pemberlakuan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1989 hingga 1998. Pemerintah menghancurkan gerakan ini melalui operasi militer.S. Selama DOM berbagai pelanggaran HAM telah terjadi. “Ketuhanan yang Maha Esa” yang terkesan mengutip ayat pada Q.daerah Aceh. Kebijakan yang sentralistis ini menimbulkan jurang lebar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Keinginan inilah sebagai cikal bakal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin Hasan Tiro. Situasi ini mendorong beberapa kalangan di masyarakat Aceh berkeinginan untuk menjadikan Aceh sebagai negara makmur.

mengingat mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. A. 6. menetapkan bahwa hukum Islam. hukum Barat adalah sumber pembentukan hukum nasional. 4. Bab IV.berhubungan dengan aqidah (keyakinan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Undang-Undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Arah Kebijakan. Ini memberi dorongan untuk mengejar nilai-nilai yang dianggap luhur yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang baik di masa nanti. 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (selanjutnya UU PNAD) membawa perkembangan baru di Aceh dalam sistem peradilan. 5. KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI ACEH Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah propinsi yang berdasarkan pada syariat Islam di Indonesia. butir 2. Pasal 25 –26 UU PNAD mengatur mengenai Mahkamah Syar’iyah NAD yang merupakan peradilan syariat Islam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonom yang bersyariat Islam tidak mudah di dalam negara kesatuan 80 . Hukum. UU No. hukum Adat. Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” mencerminkan sifat bangsa yang percaya bahwa terdapat kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan di dunia sekarang. 3. C. IV/MPR-RI/1999 tentang GBHN. Ketetapan MPR RI No.

Hukum Islam mendapatkan dukungan. pelanggaran HAM dan eksploitasi ekonomi selama bertahun-tahun. politik. sosial dan budaya Negeri Serambi Mekah ini belum juga berujung perdamaian. Lampu hijau untuk menerapkan hukum Islam pada tahun 1999 merupakan bagian dari sebuah upaya setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk mendapatkan sebuah penyelesaian politik atas konflik yang terjadi di Aceh. Pada pokoknya pemberontakan tersebut selalu bersifat nasionalis dan pemimpin GAM tidak pernah menunjukkan ketertarikan yang serius untuk bekerja sama dengan sesama kelompok Muslim di tempat lain. sudah tidak berfungsi sama sekali akibat perang. Hal ini lebih didasarkan atas penilaian dari elit politis Jakarta dan Aceh mengenai apa yang dapat meredam sebuah daerah yang menderita oleh konflik. menghasilkan sebuah masyarakat yang egalitarian atau sederajat. dan meminjam kata-kata yang dipakai oleh seorang 81 . khususnya karena sistem peradilan biasa yang jarang sekali memberikan keadilan bagi masyarakat Aceh. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berjuang untuk memisahkan diri dari Indonesia muncul pada tahun 1976 dan terus berlanjut maju mundur hingga ditandatanganinya perjanjian perdamaian di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005. Konflik yang memporakporandakan ekonomi. Apalagi adanya konflik bersenjata antara tentara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).Republik Indonesia yang pluralistik. Syariat dipromosikan sebagai sebuah obat mujarab: banyak yang berharap syariat akan mampu menghapuskan penyakit sosial.

akhlak. dibuatlah Perda No. membuat rakyat Aceh menjadi "jujur. termasuk cara berbusana bagi Muslim.akademis. Negara Indonesia adalah termasuk sistem Negara yang ketiga. cerdas serta matang secara emosi. termasuk yang berhubungan dengan ‘aqidah. 44 tahun 1999 yang antara lain mengatur tentang syariat Islam di Aceh. setia. 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyatakan bahwa seluruh aspek syariat akan diterapkan. melainkan 82 . baitu al-mal. hemat. perayaan hari raya Muslim. Perda No. HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL 1. transaksi ekonomi. 5 tahun 2000. al-hisbah peradilan (WH) pidana dan badan warisan. pembelaan Islam. Legitimasi ini diberikan oleh pemerintah pusat untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang menginginkan daerah ini berlaku hukum syariat sebagaimana dahulu kala di masa kesultanan Aceh. rajin belajar dan bekerja. struktur wilayatu peradilan.“ Aceh adalah salah satu daerah dalam wilayah Republik Indonesia yang memiliki keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah. Akhirnya pemerintah pusat menyetujui dengan membuat UU No. Sebagaimana diketahui. D. kemasyarakatan. pendidikan dan dakwah agama. Selanjutnya untuk mengatur tentang pelaksanaan syariat Islam tersebut. yaitu yang mengakui syariat dan sistem hukum nasional berlaku bersama-sama dalam suatu Negara.Membentuk sebagai pengawasan dan penegakan syariat. ibadah. tetapi tidak ada perincian mengenai bagaimana ia berfungsi. Indonesia bukanlah negara yang berideologi Islam.

2. maka penegakan hukum menjadi semu). Ada semacam Negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketertiban (hukum harus dipaksakan: jika hukum yang dipaksakan dibuat tidak berdasarkan aspirasi masyarakat luas. 83 . 2. hukum positif baru akan berlaku secara efektif apabila berisikan atau selaras dengan hukum yang hidup dalam masyarakat. Hal ini dapat memicu timbulnya keinginan-keinginan yang serupa di daerah lain. Hal ini berdasarkan dari tujuan hukum itu sendiri. 3. yaitu : 1. Hukum positif yang berlaku di Indonesia agar tetap efektif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat. dengan mayoritas agama yang lain pula. Dengan kata lain. maka pemaksaan menjadi otoriterisme). haruslah menjadi hukum yang hidup di masyarakat dengan menggali. 3.Pancasila. mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat. Kedamaian (tolok ukur kedamaian apabila kepentingan dan hak semua pihak terlindungi). ada suatu pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam tentang kedudukan Daerah Istimewa Aceh. Berdasarkan hal tersebut. Kepastian (hukum harus ditegakkan: jika hukum yang ditegakkan dibuat tidak bersumber dari aspirasi masyarakat luas.

http://diskursusislam.com/tag/luarbiasa-penduduk-aceh/.DAFTAR PUSTAKA Apriansyah Bintang.wordpress. diakses tganggal 28 Nopember 2012 Rasyid Rizani KEDUDUKAN QANUN JINAYAT PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL 84 .

Singapura bahkan Belanda. Madura dan Bali. Dimulai dari masyarakat di pulau Jawa. (dikenal dengan nama rijstafel). atau yang banyak dikenal sebagai ‘tumpeng’ saja merupakan salah satu warisan kebudayaan yang sampai saat ini masih dipercaya untuk dihadirkan dalam perayaan baik yang sifatnya simbolis maupun ritual. Latar Belakang Kenduri adalah suatu ritual selamaten yakni berdoa bersama yang dihadiri para tetangga yang dipimpin oleh pemuka adat atau tokoh yang dituakan di satu lingkungan Biasanya disajikan tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang nantinya akan dibagikan kepada yang hadir.BAB V KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA A. Di balik tradisi tumpeng yang biasa dipakai dalam acara ‘selametan’. dalam kepercayaan Hindu adalah awal kehidupan. Nasi tumpeng. karenanya amat dihormati. Gunung. terdapat nilai-nilai yang sifatnya filosofis. Tumpeng mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan. 85 . dengan alam dan dengan sesama manusia. kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke mancanegara seperti Malaysia. Asal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi Hindu Bentuk tumpeng yang berupa kerucut dan mempunyai satu titik pusat pada puncaknya dipercaya melambangkan Gunung.

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Dengan kegiatan kenduri terdapat : a. persembahan. Pemotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan. Kehidupan orang Jawa sangat lekat dengan alam. B.” 86 . Puncak sebuah upacara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlancip kerucut nasi tumpeng tersebut. penyembahan dan doa kepada Tuhan.” (QS 2 Al Baqarah: 163) “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa.Acara-acara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan wujud syukur. kemudian dibagikan kepada yg hadir. mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung dari alam. tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ini menyiratkan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut ditempatkan di tengah-tengah dan bermacam-macam lauk pauk disusun di sekeliling kerucut tersebut. Mengakui bahwa berkah dan rejeki berasal dari tuhan b. Penempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. Yang Maha Esa. KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA 1. Kegiatan yang nyata berupa : memuji kebesaran Tuhan dan memanjatkan do’a (QS 112 Al-Ikhlas:1) “Katakanlah: “Dia-lah Allah.

karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. agar kamu bertakwa. Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya.(QS 2 Al Baqarah: 21-22) “Hai manusia. Yang Maha Memelihara. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. padahal kamu mengetahui. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Raja. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit.” (QS 2:) (Surah Saba’: 1) “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Yang Maha Kuasa. Yang Mengadakan. Yang Membentuk Rupa. Allah dari apa yang mereka persekutukan. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Yang Maha Suci. “ (Al-Quran Al-Karim Surah An-Nahl [16]: ayat 18) “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah. Yang Maha Sejahtera. Yang Mengaruniakan keamanan. Maha Suci.” 87 . Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Yang Memiliki segala keagungan. Yang Maha Perkasa. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” (Surah Alhasyr: 22 – 24) “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata.

Hai orang-orang yang beriman.” (QS:al kafirun1-6) “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir.aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a.” (Q:S al-Hujurat ayat: 10.dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. dan untukkulah. agamaku. untukmu agamamu. boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. tanpa membedakan kaya dan miskin b. janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain. Terdapat rasa menghargai dan menghormati (QS 49:13) “Hai manusia. supaya kamu mendapat rahmat. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. 11 dan 13) 10. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. 11. boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik.dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.2. Tidak membedakan status c. Semua orang diajak. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang 88 . dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan.orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara.

buruk sesudah imandan Barangsiapa yang tidak bertobat. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. orangorang yang bersaudara. Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. Maka Allah mempersatukan hatimu. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya.13) “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada 89 . dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka. agar kamu mendapat petunjuk. lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lakilaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sila Persatuan Indonesia Kegiatan melibatkan lingkungan sekitar sehingga dapat mempersatukan setiap masyarakat (Surat Ali Imron ayat 103 dan 105) 103. 13. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan. 3. Hai manusia. (surat ke-42 asy-Syura. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. 105. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. dan janganlah kamu bercerai berai.

Ibrahim. Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. dapat menjadi forum komunikasi antar masyarakat e. 90 . kelahiran anak. maka ada gotong royong saat pengadaan kenduri. Dalam kegiatan palaksanaannya di pimpin oleh tokoh masyarakat / agama d. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. undangan c. Ada pembagian tugas pada pengadaanya : seperti konsumsi. ada tetangga datang membawa sesuatu baik berupa barang atau uang. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. bertawakallah kepada Allah. Sebelum acara dimulai. (surat Ali 'Imran (3): 159) Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. Misalnya pada kegiatan kenduri pada selamatan rumah baru. 4. peringatan orang meninggal terdapat kegiatan masak bersama. mohonkanlah ampun bagi mereka. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). Dalam pengadaan kenduri terdapat musyawarah antara anggota yang mengadakan kenduri b. Dalam kondisi tertentu. maafkanlah mereka. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan a. Karena itu.

tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Asy-Syura: 38) "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat sedang urusan mereka (putuskan) dengan musyawarah antara mereka. Pembagian kenduri ada azas sama rata  tidak ada perbedaan bagi setiap orang b. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka.(QS. “ 91 . Saat orang tidak datang tetap mendapatkan pembagian kenduri (Surah Annahl: 71) “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. “ (Surah Al-Furqaan: 67) “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). dan tidak (pula) kikir. 5. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. mereka tidak berlebih-lebihan. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ (Surah Al-Imran:180) “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”.

2 & 3) “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. “ (Surah Adz-dzaariyaat: 19) “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya.(Surah Al-Hadiid: 11) “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ 92 . dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. “ (Surah Al-Maa’uun: 1.

Kompetensi manusia untuk membuat keputusan sebenarnya merupakan suaut kontinuum. B. Pengertian Informed Consent Informed consent adalah suatu proses yang menunjukkan komunikasi yang efektif antara dokter dengan pasien. keluarga atau walinya) yang isinya berupa izin atau persetujuan kepada dokter untuk melakukan tindakan medik sesudah orang yang berhak tersebut diberi informasi secukupnya. Definisi operasionalnya adalah suatu pernyataan sepihak dari orang yang berhak (yaitu pasien. dari sama sekali tidak memiliki kompetensi hingga memiliki kompetensi yang penuh. Threshold elements Elemen ini sebenarnya tidak tepat dianggap sebagai elemen. Diantaranya terdapat berbagai tingkat 93 .BAB VI KONSEP INFORMED CONCENT DALAM PANCASILA A. Tiga elemen Informed consent 1. melainkan lebih ke arah persetujuan sepihak atas layanan yang ditawarkan pihak lain. oleh karena sifatnya lebih ke arah syarat. yaitu pemberi consent haruslah seseorang yang kompeten (cakap). Informed consent dilihat dari aspek hukum bukanlah sebagai perjanjian antara dua pihak. dan bertemunya pemikiran tentang apa yang akan dan apa yang tidak akan dilakukan terhadap pasien. Kompeten disini diartikan sebagai kapasitas untuk membuat keputusan medis.

padahal mungkin bermakna dari sisi sosial pasien. 2. misalnya resiko yang ”tidak bermakna” (menurut medis) tidak diinformasikan. Standar Praktik Profesi Bahwa kewajiban memberikan informasi dan kriteria ke-adekuatan informasi ditentukan bagaimana BIASANYA dilakukan dalam komunitas tenaga medis. 94 . yaitu : a. Dalam hal ini. disclosure (pengungkapan) dan understanding (pemahaman).kompetensi membuat keputusan tertentu (keputusan yang reasonable berdasarkan alasan yang reasonable). dapat dilihat dari 3 standar. Information elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. Secara hukum seseorang dianggap cakap (kompeten) apabila telah dewasa. Dalam standar ini ada kemungkinan bahwa kebiasaan tersebut di atas tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial setempat. Dewasa diartikan sebagai usia telah mencapai 21 tahun atau telah pernah menikah. Pengertian ”berdasarkan pemahaman yang adekuat membawa konsekuensi kepada tenaga medis untuk memberikan informasi (disclosure) sedemikian rupa sehingga pasien dapat mencapai pemahaman yang adekuat. seberapa ”baik” informasi harus diberikan kepada pasien. Sedangkan keadaan mental yang dianggap tidak kompeten adalah apabila mempunyai penyakit mental sedemikian rupa sehingga kemampuan membuat keputusan menjadi terganggu. sadar dan berada dalam keadaan mental yang tidak di bawah pengampuan.

Kesulitannya adalah mustahil (dalam hal waktu/kesempatan) bagi profesional medis memahami nilai-nilai yang secara individual dianut oleh pasien. umumnya pada tindakan yang invasif atau yang beresiko mempengaruhi kesehatan penderita secara bermakna. misrepresentasi ataupun paksaan. Kesukarelaan mengharuskan tidak ada tipuan.b. Standar Subyektif Bahwa keputusan harus didasarkan atas nilai-nilai yang dianut oleh pasien secara pribadi. voluntariness (kesukarelaan. 3. Dinyatakan (expressed) 1) Dinyatakan secara lisan 2) Dinyatakan secara tertulis. Pasien juga harus bebas dari ”tekanan” yang dilakukan tenaga medis yang bersikap seolah-olah akan ”dibiarkan” apabila tidak menyetujui tawarannya. Permenkes tentang 95 . yaitu dianggap cukup apabila informasi yang diberikan telah memenuhi kebutuhan umumnya orang awam. c. kebebasan) dan authorization (persetujuan). Consent elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. Standar pada reasonable person Standar ini merupakan hasil kompromi dari kedua standar sebelumnya. sehingga informasi yang diberikan harus memadai untuk pasien tersebut dalam membuat keputusan. Consent dapat diberikan : a. Pernyataan tertulis diperlukan apabila dibutuhkan bukti di kemudian hari.

Ancaman terhadap kesehatan masyarakat 3. dan consent tersebut harus mendekati apa yang sekiranya akan diberikan oleh pasien. Pelepasan hak memberikan consent (waiver) 96 . Keadaan darurat medis 2. Tidak dinyatakan (implied) Pasien tidak menyatakannya. Konteks dan Informed Consent Doktrin Informed Consent tidak berlaku pada 5 keadaan : 1. Proxy Consent Adalah consent yang diberikan oelh orang yang bukan si pasien itu sendiri. Proxy consent hanya boleh dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan ketat. orang tua. b.persetujuan tindakan medis menyatakan bahwa semua jenis tindakan operatif harus memperoleh persetujuan tertulis. Umumnya urutan orang yang dapat memberikan proxy consent adalah suami/istri. dengan syarat bahwa pasien tidak mampu memberikan consent secara pribadi. anak. dst. Meskipun consent jenis ini tidak memiliki bukti. namun consent jenis inilah yang paling banyak dilakukan dalam praktik sehari-hari. namun melakukan tingkah laku (gerakan) yang menunjukkan jawabannya. saudara kandung. baik secara lisan maupun tertulis. D. Misalnya adalah seseorang yang menggulung lengan bajunya dan mengulurkan lengannya ketika akan diambil darahnya. C. bukan baik buat orang banyak).

97 . 5. Perilaku dokter yang terlihat terburu-buru atau tidak perhatian. Pasien yang tidak kompeten dalam memberikan consent. hanya 40 % yang membaca formulir dengan cermat. Banyak keluarga pasien melarang para dokter untuk berkata benar kepada pasien tentang keadaan sakitnya. hanya 60 % yang memahami tujuan dan sifat tindakan medis.4. Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan terlalu teknis 2. dan hanya 27 % yang dapat menyebut tindakan alternatif yang dijelaskan. hanya 55 % yang dapat menyebut komplikasi yang mungkin timbul. orang yang dianggap memiliki mental lemah untuk dapat menerima kenyataan. dan orang dalam keadaan terminal seringkali tidak dianggap “cakap” menerima informasi yang benar – apalagi membuat keputusan medis. Bahkan Grunder menemukan bahwa dari lima rumah sakit yang diteliti. Keluhan pasien tentang proses informed consent : 1. Seorang yang dianggap sudah pikun. Sebuah penelitian yang dilakukan Cassileth menunjukkan bahwa dari 200 pasien pengidap kanker yang ditanyai sehari sesudah dijelaskan. Clinical privilege (penggunaan clinical privilege hanya dapat dilakukan pada pasien yang melepaskan haknya memberikan consent. empat diantaranya membuat penjelasan tertulis yang bahasanya ditujukan untuk dapat dimengerti oleh mahasiswa tingkat atas atau sarjana dan satu lainnya berbahas setingkat majalah akademik spesialis. atau tidak ada waktu untuk tanya – jawab. Contextual circumstances juga seringkali mempengaruhi pola perolehan informed consent.

Resiko terlalu umum atau terlalu jarang terjadi. 3. yang dilayani sesuai dengan Operasional. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Pasien dalam keadaan tidak sadar atau mengantuk. Surah Al-Israa’: 70 Standar Prosedur 98 . Pasien sedang dalam keadaan stress emosional sehingga tidak mampu mencerna informasi 4. Hubungan Informed consent dengan Pancasila Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa Informed consent merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak. 2. Situasi gawat darurat atau waktu yang sempit. Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. 4. E.3.” Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab Informed consent menempatkan pasien sesuai dengan martabat kemanusiaan. dimana Allah sebagai saksi sebagaimana sesuai dengan kepercayaannya. Pasien tidak mau diberitahu. Pasien tak mampu memahami. Keluhan dokter tentang informed consent 1.

Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. “ 99 . sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Informed consent mengandung persetujuan atau tidak setuju yang sebelumnya sudah ada penjelasan dan pemahaman diantara kedua belah pihak. “ Sila 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/ Perwakilan. Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” Sila 3: Persatuan Indonesia Informed consent menempatkan orang-orang yang berkaitan dalam kedudukan yang sama.

Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. apabila kamu kamu mengadakan tentang pembicaraan rahasia. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. janganlah membicarakan membuat dosa. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya.” Sila 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Informed consent mengandung suatu keadilan bagi kedua belah pihak yaitu penerima dan pemberi pelayanan.Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. “ 100 .

html diakses tgl 29 nop 2012 101 . http://yusufalamromadhon.blogspot. Informed Consent.Daftar Pustaka Yusuf Alam Romadhon.com/2008/01/informedconsent.

BAB VI NILAI – NILAI PANCASILA DI DUNIA A. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. kasus Sutiyoso di Australia. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. TKI di Malaysia. melecehkan. yaitu empati. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. Latar Belakang Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. melainkan sesuatu yang diusahakan. dan mampu belajar seumur hidup. yang dianggap merendahkan. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. dan lainnya. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. seperti kasus Ambalat. bertanggung jawab dan tanggung gugat. hal sudah jadi. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat 102 .

Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care. Saat ini. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir. Dengan 103 . Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar. dengan demikian mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. Dalam menghadapi pasien. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. bertindak dan berperasaan. jujur. seorang perawat harus mempunyai etika. hormat dan menghargai orang lain. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia.kalau mereka mampu memahami apa itu caring. rendah hati.

hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Dengan demikian, nilai pancasila sangat mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya Theory Human Care yang memiliki nilai – nilai dasar dari pancasila.

B. TEORI 1. Caring pada perawat Perawat merupakan salah satu profesi yang mulia. Betapa tidak, merawat pasien yang sedang sakit adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit. Pengalaman ilmu untuk menolong sesama memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar (Abdalati, 1989). Untuk itu perawat memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta (Johnson, 1989) . Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. Caring dalam keperawatan dipelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik .

104

Human

care merupakan

hal

yang

mendasar

dalam

teori caring. Menurut Pasquali dan Arnold (1989) serta Watson (1979), human care terdiri dari upaya untuk melindungi,

meningkatkan, dan menjaga atau mengabdikan rasa kemanusiaan dengan membantu orang lain mencari arti dalam sakit, penderitaan, dan keberadaannya serta membantu orang lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian diri . Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care, mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian

mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir, bertindak dan

berperasaan. Caring sebagai suatu moral imperative (bentuk moral) sehingga perawat harus terdiri dari orang-orang yang bermoral baik dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan pasien, yang

mempertahankan martabat dan menghargai pasien sebagai seorang manusia, bukan malah melakukan tindakan amoral pada saat melakukan tugas pendampingan perawatan. Caring juga sebagai

105

suatu affect yang digambarkan sebagai suatu emosi, perasaan belas kasih atau empati terhadap pasien yang mendorong perawat untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien. Dengan demikian perasaan tersebut harus ada dalam diri setiap perawat supaya mereka bisa merawat pasien . Marriner dan Tomey (1994) menyatakan

bahwa caring merupakan pengetahuan kemanusiaan, inti dari praktik keperawatan yang bersifat etik dan filosofikal. Caring bukan sematamata perilaku. Caring adalah cara yang memiliki makna dan memotivasi tindakan. Caring juga didefinisikan sebagai tindakan yang bertujuan memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan keselamatan klien (Carruth et all, 1999) Sikap caring diberikan melalui kejujuran, kepercayaan, dan niat baik. Caring menolong klien meningkatkan perubahan positif dalam aspek fisik, psikologis, spiritual, dan sosial. Bersikap caring untuk klien dan bekerja bersama dengan klien dari berbagai lingkungan merupakan esensi keperawatan. Dalam memberikan asuhan, perawat menggunakan keahlian, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan, memberikan harapan, selalu berada disamping klien, dan

bersikap caring sebagai media pemberi asuhan (Curruth, Steele, Moffet, Rehmeyer, Cooper, & Burroughs, 1999). Para perawat dapat diminta untuk merawat, namun tidak dapat diperintah untuk memberikan asuhan dengan menggunakan spirit caring . Spirit caring seyogyanya harus tumbuh dari dalam diri perawat dan berasal dari hati perawat yang terdalam. Spirit

106

f.1995). Caring merupakan respon yang diterima oleh seseorang tidak hanya saat itu saja namun juga mempengaruhi akan seperti apakah seseorang tersebut nantinya. Caring merupakan inti dari keperawatan (julia. praktik caring memadukan antara pengetahuan biofisik dengan pengetahuan mengenai perilaku manusia yang berguna dalam peningkatan derajat kesehatan dan membantu klien yang sakit. ada tujuh asumsi yang mendasari konsep caring. Lingkungan yang penuh caring sangat potensial untuk mendukung perkembangan seseorang dan mempengaruhi seseorang dalam memilih tindakan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Caring lebih kompleks daripada curing. Ketujuh asumsi tersebut adalah a. g. Beberapa ahli merumuskan konsep caring dalam beberapa teori. c.caring bukan hanya memperlihatkan apa yang dikerjakan perawat yang bersifat tindakan fisik. e. Caring hanya akan efektif bila diperlihatkan dan dipraktekkan secara interpersonal. Caring yang efektif dapat meningkatkan kesehatan individu dan keluarga. Menurut Watson. Oleh karenanya. 107 . Caring terdiri dari faktor karatif yang berasal dari kepuasan dalam membantu memenuhi kebutuhan manusia atau klien. b. tetapi juga mencerminkan siapa dia. d. setiap perawat dapat memperlihatkan cara yang berbeda ketika memberikan asuhan kepada klien .

Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. perawat meningkatkan perilaku klien dalam mencari pertolongan kesehatan  Menumbuhkan kesensitifan terhadap diri dan orang lain. dan dari pengalaman nyata berinteraksi dengan orang lain sehingga tercapai kepuasan dalam melayani dan membantu klien.h.  Perawat memberikan informasi dengan jujur. Di samping itu. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. Watson juga menekankan dalam sikap caring ini harus tercermin sepuluh faktor karatif yang berasal dari perpaduan nilai-nilai humanistik dengan ilmu pengetahuan dasar. murni. Faktor karatif membantu perawat untuk menghargai manusia dari dimensi pekerjaan perawat. Sepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut. perawat juga memperlihatkan kemampuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien.  Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan klien. Selain itu. 2. Pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistic.  Mengembangkan hubungan saling percaya. 108 .  Memberikan kepercayaan-harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. dan bersikap wajar pada orang lain. kehidupan.

 Perawat perlu mengenali kebutuhan komprehensif diri dan klien. memberikan asuhan mandiri.  Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien.  Menciptakan lingkungan fisik. menetapkan kebutuhan personal.Sehingga karakter yang diperlukan dalam faktor ini antara lain adalah kongruen. sosiokultural.  Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manusiawi. Kadang-kadang seorang klien perlu dihadapkan pada 109 . Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. dan kehangatan. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien.  Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. dan spritual yang mendukung. empati. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. mental.  Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomenologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien.  Penggunaan sistematis metoda penyelesaian masalah untuk pengambilan keputusan. Perawat perlu mengenali pengaruh lingkungan internal dan eksternal klien terhadap kesehatan dan kondisi penyakit klien.

Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi klien dengan memotivasi keinginan klien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum memahami orang lain (Nurahmah. Kesepuluh faktor karatif di atas perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-klien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan klien. 1995). Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri (Julia. Selain itu. 2006). Tiga faktor karatif tersebut adalah: pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistik.pengalaman/pemikiran yang bersifat profokatif. 110 . Dari kesepuluh faktor karatif tersebut. Leininger (1991) mengemukakan teori “culture care diversity and universality”. serta menumbuhkan sensitifitas terhadap diri sendiri dan orang lain (Julia. 1995). memberikan harapan dan kepercayaan. Watson merumuskan tiga faktor karatif yang menjadi filosofi dasar dari konsep caring. beberapa konsep yang didefinisikan antara lain Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan.

Manfaat Budi Pekerti Bagi Perawat Dasar – dasar budi pekerti yang sehat sangat dibutuhkan untuk kepribadian yang baik. Manfaat Budi Pekerti Yang Luhur Bagi Penderita Seorang perawat yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. dan perawatan khususnya berarti tata kebiasaan. 111 . merupakan faktor penting untuk kesembuhan penderita tersebut. perawat bias menjadi penolong yang berguna untuk memberi kekuatan jiwa terutama kepada mereka yang tidak mempunyai harapan sembuh. b. Amal jasmani dan rohani yang diberikan dengan penuh kerelaan oleh perawat kepada penderita. Bagi anggota perawat. Seringkali perawat diajukan pertanyaan – pertanyaan yang bertalian dengan pengertian akhlak dan kerohanian oleh penderita. tak akan luput pengaruh baiknya pada penderita yang dirawatnya.3. adat. Budi pekerti pada perawat sebagai pengamalan pancasila Yang dimaksudkan dengan budi pekerti itu umumnya kelakuan dan akhlak seseorang yang diterapkan oleh tradisi. akan tetapi mengingat tujuannya juga merupakan pekerjaan yang suci. karena perawat adalah seorang yang memberikan pelayanan / perawatan baik terhadap orang sakit maupun terhadap orang sehat. Perawatan bukan saja merupakan keahlian untuk sekedar mencari nafkah. Budi pekerti dalam susila yang berhubungan dengan cita – cita adat dan kebiasaan yang mempengaruhi seorang perawat dalam menunaikan pekerjaannya. Dalam hal ini. kepribadian yang baik adalah penting. a.

Terasa sebuah perasaan keyakinan (confident) akan hidup dan yang terasa lainnya. senyum ternyata memiliki daya ajaib seperti senyum dapat membangkitkan jiwa-jiwa yang lemah dan semangat yang terkoyak-koyak. Sebuah perasaan (feeling) yang mudah menular. ringan dan sederhana untuk dilakukan. enak didengar dan menyenangkan bagi orang lain. Seorang perawat juga hendaknya memiliki senyuman yang tulus yang mampu memotivasi pasien-pasien yang ditanganinya. Senyum yang tulus dengan hati terbuka akan memancarkan sikap mental yang positif. Senyum dapat mengubah impian menjadi 112 . kenyataan. Makna senyuman Senyum merupakan sikap yang mudah. menyatakan bahwa disamping senyum itu murah.4. Tanadi Santoso menyebutkan keluarbiasaan senyuman sebagai sebuah kekuatan universal yang menarik sekali. tidak usah membeli dan persediannya luar biasa banyaknya. Senyuman mengandung samudera hikmah atau kemanfaatan yang luar biasa baik bagi pemberi maupun penerimanya. Akan memancar kehangatan dari orang tersebut. apapun yang dikatakan akan terasa lebih manis. Senyum tulus perawat merupakan pengamalan pancasila. Disebutnya demikian. Soejitno Irmim dan Abdul Rochim dalam bukunya “Penampilan Pribadi yang Simpatik”. Juga menunjukkan keterbukaan dengan orang lain. karena ia berpandangan bahwa senyuman akan menunjukkan hal yang positif. ceria. a.

113 . namun lebih dari itu adalah sikap yang ramah tamah. Zig Zaglar mengatakan bahwa “bila kita cukup memberikan apa yang diinginkan oleh orang lain. maka kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan”. Senyuman Perawat dalam Menangani Pasien sebagai Pengamalan Pancasila Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. orang tersebut akan merasa sangat dihargai. Perhatian yang diberikan perawat merupakan salah satu factor yang penunjang dalam bisnis dibidang pelayanan kesehatan. Memberikan apa yang diinginkan orang lain berarti menciptakan nilai tambah bagi orang tersebut. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi pasien dengan memotivasi keinginan pasien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. siapapun dan bagaimanapun rupanya. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-pasien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan pasien. b.Selain itu senyuman merupakan modal utama bagi seorang perawat dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah sakit atau lingkungan kerja. penuh kesabaran dan perasaan serta senyum polos yang tidak dibuat-buat. Bentuk pemenuhan kebutuhan ini tidak saja dengan terapi medikamentosa. Seyum seorang perawat terhadap pasiennya sangat penting karena senyum perawat membuat pasien nyaman dalam menjalani pengobatan.

yaitu dapat mengambil dari pengamalan Pancasila. Sifat saling mencintai dapat menumbuhkan jati diri seorang perawat dalam menjalankan 114 . Karena dalam keperawatan seorang perawat harus memiliki sifat saling mencintai dalam penyembuhan pasien. Setiap masyarakat Indonesia dituntut untuk dapat mengamalkan beberapa dari butir-butir pengamalan Pancasila tersebut. Hal ini dikarenakan seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan bekerja untuk sosial. Perawat maupun mahasiswa keperawatan dituntut mampu mengayomi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan (pasien). Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.Salah satu motivasi seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan dalam menangani pasiennya. Perawat atau mahasiswa keperawatan dituntut dapat mengamalkan beberapa pengamalan Pancasila sebagai upaya dalam merawat pasien. Di dalam Pancasila terdapat butir-butir yang memuat seluruh pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki bangsa dan negara yang telah merdeka. Ini berhubungan dalam bidang keperawatan. serta bersosialisasi dengan masyarakat. berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat. Dalam butir pancasila sila kedua dalam pengamalannya disebutkan “mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia”. Salah satu profesi yang menuntut agar berpedoman pada Pancasila dalam menjalankan tugasnya yaitu seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan.

adanya QA yang baik tentu saja membuat rumah sakit mampu untuk bersaing dan tetap exist di masyarakat. pelaku kesehatan telah menomorduakan pasien dan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari pelayanannya. Bagi rumah sakit. dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. Senyum Tulus Perawat untuk Penyembuhan Pasien Keramah tamahan merupakan hal yang sangat utama dalam pelayanan kesehatan. Dalam kenyataannya. Namun kondisi ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi seorang perawat harus dapat menerima keadaan setiap pasien yang ditanganinya baik itu dari golongan bawah maupun golongan atas. QA ini merupakan salah satu faktor penting dan fundamental bagi manajemen rumah sakit itu sendiri dan para stakeholder. Sebagaimana dijelaskan bahwa Quality Assurance (QA) adalah usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Impian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah dari pelaku kesehatan sangat tinggi. apabila para perawat yang merupakan jumlah terbanyak dalam rumah sakit tersebut dalam pelayananannya 115 . Dampak dari QA menentukan hidup matinya sebuah rumah sakit.tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Dalam butir pancasila sila kelima ’’mengembangkan sikap adil terhadap sesama’’. Mengacu pada konsep ini. c.

Senyum itu menguntungkan bagi yang menerima. seperti yang ditawarkan oleh Purwodadi.H (2008). Bagi pelaku kesehatan. bukan senyum yang dibuat-buat. tanpa merugikan yang memberiSenyum itu terjadi sekejap dan kesannya kadangkala tidak akan pernah berakhir selamanya. dengan adanya QA para pelaku kesehatan dituntut untuk semakin teliti. perlu adanya beberapa langkah konkrit untuk mencapai QA dalam hospitality in nursing services. artinya senyum yang hanya sekejap diperlihatkan itu mempunyai kesan yang mendalam seolah tidak akan bisa terlupakan. Purwodadi. Ternyata senyuman saja pun membawa dampak yang sangat besar bagi sebuah rumah sakit. dan hati-hati dalam menjaga mutu pelayanannya. Selain Djajendera (2008). yaitu: Mulailah dengan Senyum. Agar suatu rumah sakit terhindar dari sebutan rumah sakit yang tidak ramah. Watson menekankan dalam sikap caring ini juga harus tercermin sepuluh faktor kuratif yaitu: Pembentukan sistem nilai humanistic 116 .menunjukkan sikap tidak profesional dengan “tidak tersenyum” saja maka sebenarnya rumah sakit tersebut sudah kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya. tetapi menciptakan banyak hal yang baik. yang mengatakan bahwa senyum tulus Anda adalah mahakarya kebaikan. Diantaranya adalah: Senyum itu murah. S. (2008) juga mengungkapkan beberapa hal tentang senyum. H. telaten. Senyuman yang dimaksud adalah senyuman yang murni dan tulus dari dalam lubuk hati. S.

menetapkan kebutuhan personal. mental. Menumbuhkan sensitifan terhadap diri dan orang lain.Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. perawat meningkatkan prilaku klien dalam mencari pertolngan kesehatan. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. memberikan asuhan mandiri. Di samping itu. dan spritual yang mendukung. Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. Perawat memberikan informasi dengan jujur. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. Penggunaan sistematis metoda penyalesaian masalah untuk pengambilan keputusan. Menciptakan lingkungan fisik. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. perawat juga memperlihatkan kemapuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan kepada klien. Memberikan kepercayaan – harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. dan bersikap wajar pada orang lain.dan altruistik. murni. Mengembangan hubungan saling percaya. Selain itu. sosiokultural. Perawat perlu mengenali pengaruhi lingkungan 117 .

Selain itu. 5.internal dan eksternal klien terhadap kesehatan kondisi penyakit klien. Kadang-kadang seseorang klien perlu dihadapkan pada pengalaman atau pemikiran yang bersifat profokatif. Perawat perlu mengenali kebutuhan komperhensif diri dan klien. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. keluarga. kelompok dan komunitas berdasarkan kaidah-kaidah” yaitu : 118 . Peran dan manfaat keperawatan dari segi ideologi pancasila Perawat profesional pemula mempunyai peran dan funsgi sebagai berikut: “Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijakan umum pemerintah yang berlandaskan pancasila. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri. Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manisiawi. Kesepuluh faktor karatif ini perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. khususnya pelayanan atau asuhan keperawatan kepada individu. Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum mamahami orang lain.

Mengembangkan diri terus menerus untuk meningatkan kemampuan profesional. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang reaktif. Berperan serta dalam kegiatan penelitian dalam bidang keperawatan perkembangan dan ilmu menggunakan pengetahuan hasil dan penelitian teknologi serta untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan atau asuhan keperawatan. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya.a. c. 119 . b. produktif. e. terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi kemasa depan. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih pasien dalam kemandirian untuk hidup sehat. d. sesuai dengan perannya. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan.

Black M. Hawks. Theories. Concept. 1998. Farland M&Leininger M. Kidd Pamela Stinson.com/. Mc. 2001. Aplikasi Model Konseptual Keperawatan. Transcultural Nursing. Modalitas Perawat Adalah Empati (Refleksi Memperingati Ulang Tahun Ppni). Nursing Theories : The Base Professional Nursing Practice. Elly Nurachmah. Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit.co. M. Joyce&Jane H. Meidiana Dwidiyanti. Leininger M. Research & Practice. (diakses 29 Agustus 2006). 2005. Jakarta : Salemba Medika.id/?show=detailnews&kode=786&tbl=artikel. New Jersey : Prentice Hall.com/poskup/2005/03/16/edisi16/1603pin1. (diakses 27 Agustus 2006). Aziz Alimul Hidayat. Culture Care Diversity and Universality : a theory of nursing. New York : National league for nursing press. Julia. 1995. http://pdpersi. 3rd edition.DAFTAR PUSTAKA A. High Acuity Nursing. Semarang : Akper Depkes Semarang. George B. 7th edition. 2002. 2004. th 120 . Connecticut : Appleton&Lange. 1991. Madeline. Edisi 1. St Louis : Elseiver Inc. Margaretha Ulemadja Wedho. Upaya Meningkatkan Profesionalisme Perawat. http://risetdua.tblog. Pengantar konsep dasar keperawatan.h tm.indomedia. Grow-Hill Companies. http://www. Munir Kamarullah. Medical Surgical Nursing : clinical management for positive outcome. (diakses 27 Agustus 2006). 4 edition.

co. Pelayanan Prima Dalam Keperawatan. 2005. Tidak dipublikasikan.id/asuhankeperawatan3.pjnhk. St Louis : Mosby. Roswita Hasan.Nila Ismani. Fundamentals of Nursing. Rokiah Kusumapradja.id/mukisi/hospex/rokiah. Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia.pdpersi. Etika Keperawatan.ppt. Perry. www. Jakarta : Widya Medika. Universitas Diponegoro Semarang. http://www. Action Research Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Patricia&Anne G. (diakses 29 Agustus 2006). 2000. Potter A.htm. Inc. (diakses 27 Agustus 2006). 2001.go. th 121 . 5 edition. Rawin.

Di dalam situasi yang 122 . Ada beberapa karakter bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang mulai berubah ke arah yang memprihatinkan. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). Sekarang cenderung ke arah yang destruktif dalam melakukan aktivitas bermasyarakat. santun sabar. Latar Belakang Pengembangan karakter bangsa ialah rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh seluruh warga suatu bangsa. Sehingga salah satu faktor penyebab yang lazim dijadikan “kambing hitam” terjadinya tingkah laku warga negara yang tak terpuji ialah karakter bangsa yang mulai bergeser. negara. Misalnya sikap religius. saling menghormati.BAB VIII PROSPEK MASA DEPAN PANCASILA TETAP “ EKSIS” DENGAN ADANYA PENDIDIKAN KARAKTER A. yang memungkinkan informasi dapat masuk dengan tidak terbatas (borderless information). Kondisi demikian dipengaruhi oleh tren dunia yakni globalisasi. bahkan menurun kualitasnya. Karakter menentukan tingkah laku manusia. dan mengutamakan musyawarah.

Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan. pertemuan yang membuahkan nilai-nilai baru yang bermakna. Pendidikan merupakan faktor dominan dalam mengembangkan karakter bangsa. pertemuan tanpa menghasilkan nilai-nilai baru yang bermakna. dan adat istiadat. moral. Pertemuan nilai nilai budaya (cultural contact) dapat menghasilkan dua kemungkinan. Pendidikan formal dalam 123 . menjadi manusia dewasa. Pendidikan sebagai proses transformasi budaya merupakan kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain (Tirtarahardja dan Sulo. dan (2) akulturasi. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian. yaitu: (1) asimilasi. 2005:33). hukum. kepercayaan. Salah satu fungsi dari pendidikan formal mencakup fungsi sosial. dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan dan mengembangkan budaya. kesenian.seperti ini terjadilah proses lintas budaya (trans-cultural) dan silang budaya (cross cultural) yang kemudian mempertemukan nilai-nilai budaya satu dengan yang lainnya.

hal sudah jadi. seperti kasus Ambalat. sehingga mereka nantinya bisa mengubah diri mereka dan masyarakatnya. yang dianggap merendahkan. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given.menjalankan fungsi sosial harus mampu mensosialisasikan peserta didik. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. kasus Sutiyoso di Australia. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilainilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. TKI di Malaysia. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah 124 . Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. melecehkan. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. melainkan sesuatu yang diusahakan. dan lainnya. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata.

seorang perawat harus mempunyai etika. maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. Saat ini. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat kalau mereka mampu memahami apa itu caring. Dalam menghadapi pasien. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. yaitu empati. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Dengan hubungan baik ini. murah senyum dan menjaga perasaan pasien.memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. bertanggung jawab dan tanggung gugat. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. dan mampu belajar seumur hidup. 125 .

Sebab akhlak yang teguh dan sikap caring merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan. termasuk bagi perawat. Merekonstruksi Pendidikan Pendidikan harus mengetahui dan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik yang beragam. TINJAUAN TEORI 1. maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. membimbing hidup. para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan.Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban. Pendidikan memiliki tugas mengembangkan potensi manusia secara maksimal yang terhimpun dalam 126 . Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh. menerima pelajaran. jika tingkatan sikap caring perawat dan pegawai-pegawai kesehatan lainnya. B. Dengan demikian. Selain dengan tujuan tersebut. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik. maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan.

Otak kiri merupakan pusat intelligence qoutient. Keempat bagian otak itulah bermuara potensi-potensi manusia. hubungan yang bersifat vertikal atau sering 127 . dan God Spot. dan taat. sederhana. yakni: otak kanan. otak kecil. Apa saja potensi yang dimiliki manusia? Potensi manusia telah terancang dengan baik di dalam otak. Otak kecil merupakan pusat penyeimbang. linear. dan holistik. Otak kecil menyimpan potensi orang yang rendah hati. tidak teratur. intuitif. Otak merupakan pusat berpikir. Emotional qoutient lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial). tawaduk. Manusia yang “berotak” akan selalu berpikir guna menyelesaikan permasalahan kehidupan. Potensi God Spot ialah pengembangan kejiwaan yang berdimensi ketuhanan. Otak kanan merupakan pusat emotional qoutient. Otak kanan menyimpan potensi moral qoutient. memecahkan persoalan. Otak kiri menyimpan potensi mengetahui problem serta kondisi baru. God Spot bagian otak yang menjadi pusat spiritual qoutient. dan rasional. adversity qoutient. kebermaknaan. dan ketaatan. berpikir abstrak.jasmani dan rohani. dan menerima hubungan yang kompleks. berpikir acak. mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. berpikir logis. cerebellum qoutient. otak kiri. Otak manusia terbagi menjadi empat bagian.

ketakwaan. dzikir menjadi kepribadiannya. di waktu pagi dan petang.disebut spiritual qoutient. dan dengan tidak mengeraskan suara. Keimanan. Pendidikan berupaya menggabungkan emotional qoutient. 2011:32). ingat Tuhan. adversity qoutient. cerebellum qoutient dan sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi menjadi manusia yang moral qoutient. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu”: menyebut berarti manusia sadar. sehingga manusia mampu menerima pengetahuan tentang alam semesta ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing. intelligence qoutient. dan kecerdasan. merupakan sebuah upaya yang nyata (Gunawan. dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. hanya disebabkan perbedaan fisik. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205 merupakan “konsep otak” dan prototipe tujuan pendidikan. merupakan intelligence qoutient yang “tertinggi”. mental. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan 128 . Al Quran surat Al A’raaf ayat 205: Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. dan religious qoutient. Bagaimana memproses keseluruhan domain dan segenap potensi agar menjadi integral dalam dunia pendidikan? Sebuah pedoman dalam mengembangkan segenap potensi manusia yang merujuk pada Al Quran. Manusia berbeda antara satu dengan lainnya.

tidak terbatas 129 . Spiritual qoutient sebagai potensi kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna. dan hasilnya ketaatan kepada Tuhan. dikaji. hormat pada aturan dan hukum masyarakat. “Dan rasa takut”: membentuk emotional qoutient dan lebih rendah hati. ide. selalu optimis. takwa. didiskusikan. bertanggung jawab. dan pendapat. berpikir hakikat penciptaannya. “Dengan merendahkan diri”: rendah hati. hatinya diam-diam berdoa. doanya diam-diam. dan akhlak mulia.kepribadian peserta didik secara utuh. “merenung dengan hati”. Kurikulum disusun memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman. banyak ide. “Dengan tidak mengeraskan suara”: berbisik. gagasan. dan banyak pendapat. Manusia akan memiliki kejujuran dan integritas. dan hormat pada hak orang/warga lain. berserah diri. Manusia berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. tidak menyombongkan diri. Manusia yang “berbisik/bersuara” memiliki bahan untuk dibicarakan. Hanya manusia yang memiliki potensi spiritual qoutient. “Di waktu pagi dan petang”: tanpa mengenal ruang dan waktu dalam berpikir. dan tidak terputus-putus. “Dalam hatimu”: merenungi di hati. dan bertukar ilmu. merupakan dampak dari “kesadaran” tujuan penciptaanya melalui proses berpikir. penuh harapan. dan melahirkan spiritual qoutient.

dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. intelligence qoutient. dan banyak pendapat. selalu optimis. dan sadar secara jiwa dan raga. denyut jantung. selalu rendah hati. Sehingga perlu adanya perubahan dalam pemikiran para pendidik yang cenderung pada transfer pengetahuan 130 .ruang dan waktu. Manusia yang selalu “ingat Tuhan” dalam setiap langkah. tidak sombong akan ilmunya. Pendidikan perlu terus ditingkatkan. berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. sehingga dalam bertindak sesuai dengan tuntunan Tuhan. sadar secara jiwa dan raga. kejujuran dan integritas. dioptimalkan. dan helakan nafas. sadar diri. manusia seutuhnya. dan spiritual qoutient. berserah diri. mengetahui hakikat penciptannya. Pendidikan menggabungkan melalui kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan sehingga keseluruhan potensi otak membentuk kebermaknaan (GodSpot). Manusia akan sadar secara totalitas jiwa dan raganya. Segenap potensi tersebut secara fitrah dianugerahkan Tuhan kepada manusia dalam kedudukannya sebagai insan. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”: tidak lalai. maka akan tercipta manusia seutuhnya. dengan seluruh totalitasnya. memiliki rasa takut. jiwa dan raga. Manusia yang memiliki emotional qoutient.

kondisi. 2. sifat-sifat kejiwaan. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Karakter lebih dekat dengan akhlak. sebagai faktor penentu seseorang untuk bersikap dan bertingkah laku. yang memanusiakan manusia dalam kedudukannya sebagai insan. Sementara itu Kamus Bahasa Indonesia (2008:639) mengartikan karakter sebagai tabiat. Pendidikan pada akhirnya dapat kembali pada fitrahnya. 131 . yaitu spontanitas manusia dalam bersikap atau melakukan perbuatan yang menyatu dalam diri manusia sehingga ketika muncul tidak perlu dipikirkan lagi. Karakter merupakan sifat yang melekat pada setiap manusia. dengan dipengaruhi oleh situasi. Pendidikan Karakter Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan. Sedangkan Kemendiknas (2010) menyatakan karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). 2009:10). Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi.belaka. dasar pembangunan karakter manusia dimulai. dan yang dirasakan dalam hati seseorang.

karena sesungguhnya terdapat nilai moral universal yang bersifat absolut yang bersumber dari ajaran agama-agama di dunia yang disebut dengan the golden rule. karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. adil. agar mereka memahami dan melakukan mana yang baik dan menjauhi yang buruk. 2009:10). dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang hal yang baik. jujur. Karakter apa yang harus ditanamkan kepada siswa? 132 . Pendidikan karakter memiliki makna yang luas daripada pendidikan moral. Lickona (1992) berpendapat adanya moral absolute. sehingga peserta didik menjadi paham (domain kognitif) tentang mana yang baik dan mana yang buruk. bersahaja. dan biasa melakukannya (domain psikomotorik). Lebih lanjut Lickona tidak sependapat dengan cara pendidikan moral reasoning dan value clarification yang diajarkan di Amerika Serikat.tetapi lebih dari itu. Sedangkan Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. yang harus diajarkan kepada generasi muda. Nilai moral tersebut seperti: saling menghormati. mampu merasakan dan menghayati (domain afektif) nilai baik. saling menolong.Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa.

yakni: 1. 4. 5. Karakter setelah diinternalisasi. 7. 2. Setelah itu direkatkan. 8. dikembangkan lagi (developed). diinternalisasi. 3. Karakter yang telah terbentuk 133 . dipertahankan keberadaannya. dan terdapat pembiasaan dalam bertingkah laku seseorang (embedded). 6.Terdapat delapan karakter yang dapat dikaitkan dalam kegiatan pembelajaran. hal ini terkait kedinamisan budaya. Cinta Allah dan Rasul Cinta orangtua dan guru Cinta sesama Cinta keunggulan Cinta diri sendiri Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi Cinta alam sekitar Cinta bangsa dan negara Karakter pada manusia dikreasikan dan ditambahkan dengan nilainilai (created). Karakter yang terbentuk dan baik dipelihara (ultimately manipulated).

keberagaman. Nilai – nilai tersebut berintegrasi dalam mata pelajaran. pembelajaran harus menyenangkan. dipelihara. Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa ialah interaksi edukatif. ditanamkan. dialogis. Proses tidak pernah selesai. sehingga menjadi budaya kehidupan sehari-hari. Proses ini harus menjadi daya tarik dan membangkitkan rasa ingin tahu mahasiswa. dan perilaku. Nilai-nilai dasar kemanusiaan sebagai inti pendidikan karakter dibangkitkan. 3. Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan 134 . menjadi sebuah nilai budaya. dan metode yang mencerahkan siswa. dan direfleksikan melalui sikap. dengan prinsip-prinsip demokrasi. penguatan isi. 2010). pemikiran.tersebut diarahkan (managed). antarpelajaran. dan kurikulum. kesetaraan. Dosen menjadi inspirasi. sehingga tidak harus diajarkan dalam mata pelajaran tersendiri. Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya bangsa (Kemendiknas. dan begitu seterusnya. dan penghargaan.

Inti sila-sila Pancasila menjadi norma dan tolak ukur bagi kegiatan kenegaraan. mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan. Transendensi. yakni: 1. Pancasila memiliki kedudukan yang jelas dan tegas. kesadaran akan ada sekian banyak perbedaan di dunia. 2. setiap manusia pada hakikatnya setara di hadapan Tuhan kecuali ketakwaan dan ilmu yang membedakannya. Kebinekaan. menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki potensi. Dari-Nya akan memunculkan penghambaan semata-mata pada Tuhan. Perbuatan manusia dianggap bermoral (beretika) atau 135 . Adil tidak berarti sama. mengandung lima pilar karakter. 4. Nilai-nilai Pancasila digunakan sebagai parameter tingkah laku pemerintah. dan perseorangan. merupakan kunci kesejahteraan. 5. kemasyarakatan. masyarakat.bangsa Indonesia. dan individu. Keadilan. Liberasi. Kesadaran ini juga berarti memahami keberadaan diri dan alam sekitar sehingga mampu memakmurkannya. tetapi proporsional. Akan tetapi. pembebasan atas penindasan sesama manusia. 3. Oleh karena itu tidak dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia. Humanisasi. Pancasila sebagai inti karakter bangsa Indonesia.

Kearifan lokal didefinisikan sebagai sintesis budaya yang diciptakan oleh aktor-aktor lokal melalui proses yang berulang-ulang. melalui internalisasi.mempunyai nilai etik. konsep. merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai 136 . jika memenuhi tolak ukur Pancasila. keyakinan. Local genius adalah juga cultural identity. diakui akal. dan persepsi masyarakat terhadap lingkungan mereka. Pembangunan karakter bangsa dengan demikian juga tidak lepas dari nilai-nilai dasar Pancasila. tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang profan (bagian keseharian dari hidup dan bersifat biasa-biasa saja). Kearifan lokal ialah koleksi fakta. dan sesuai dengan ketentuan agama. Kearifan lokal merupakan gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat. Kearifan lokal dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan. dan interpretasi ajaran agama dan budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma – norma dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat.

(3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang. Teks tembang Gugur Gunung seperti berikut ini. (2) hubungan manusia dengan alam. seperti Tuhan dan roh gaib. Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan. sebagai upaya konservasi alam. institusi. dalam tembang ini terdapat nilai-nilai filosofis dan kaya makna. (2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad. dan (3) hubungan dengan yang gaib. Karakteristik kearifan lokal ialah: (1) terbangun berdasarkan pengalaman. Kearifan lokal dapat berupa adat istiadat. (5) bersifat dinamis. (4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat. seperti perkawinan. Kearifan lokal berwujud tata aturan yang menyangkut: (1) hubungan sesama manusia.dengan watak sendiri. Seperti dalam kebudayaan Jawa terdapat parian dan tembang. Tembang Gugur Gunung yang diciptakan oleh Bapak Ki Nartosabdo misalnya. dan pepatah. dan (6) sangat terkait dengan sistem kepercayaan. seperti hutan milik adat. kata-kata bijak. Ayo (ayo) … kanca (kanca) … Ngayahi karyaning praja Kene (kene) … kene (kene) … 137 .

sosial. Nilai budaya keserasian hidup bersama menjadi filosofi dasar masyarakat Jawa. Orang lain diajak untuk melakukan hal yang sama dengan cara mengerjakan tugas dan membuat karya sesuai keahliannya. politik. dalam masyarakat Jawa tercermin dalam nilai-nilai budaya hormat dan rukun. Konsep keseimbangan tercermin dalam terjaminnya pemerataan distribusi kesempatan dan sumber daya ekonomi. dan budaya secara adil. holobis kuntul baris ( 2x ) Teks tembang Gugur Gunung mengajak semua orang untuk melakukan tugas-tugas bangsa dan negara.Gugur gunung tandang gawai Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane Lila lan legawa kanggo mulyaning negara Siji (loro) telu (papat) … maju papat papat Diulung-ulungake mesthi enggal rampunge Holobis kuntul baris. Manusia dalam posisi hidup 138 . yaitu cita-cita yang berupa tatanan sosial terorganisasi secara rapi dalam keseimbangan. Sejak kalimat pertama teks vokal menunjukkan betapa pengarang memiliki kecintaannya yang besar terhadap bangsa dan negara. Kehidupan masyarakat terorganisasi secara rapi. serta terpeliharanya hubungan selaras dengan lingkungan alam.

melainkan penerapan nilai. Kearifan lokal bukan pada fokus budaya regional (kabupaten. Kerja gotong-royong ini lazim sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan untuk kepentingan sosial atau bersama. Sehingga dalam proses ini terjadi saling membantu dan dibantu antarwarga masyarakat. Dengan demikian orang yang mengajak ini juga harus siap membantu pekerjaan orang lain yang diadakan secara gotongroyong. Apabila seseorang melakukan pekerjaan pribadinya secara gotong-royong. Misalnya orang Banjar yang lama tinggal di Jawa akan terbawa budaya Jawa. tidak dapat bersifat individual yang di mana seseorang tersebut dihadapkan pada pranata sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tersebut. Guna 139 . kota. Kegiatan gotong-royong terdapat proses timbal balik yang merupakan hubungan sebab dan akibat dari aktivitas tersebut. provinsi).bermasyarakat. Kearifan lokal dapat berubah dalam aspek nilai. Seseorang hidup bermasyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati tatanan sosial yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. seiring kedinamisan masyarakat dan keyakinan. berarti orang ini telah mengajak orang lain – masyarakat – untuk bekerja bersamasama menyelesaikan pekerjaan pribadinya.

3. Menyelesaikan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan peraturan pelaksananya. Mendorong percepatan proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia modern yang berkelanjutan dan menguatnya masyarakat sipil. 6. Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian. Mengembangkan modal sosial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi derasnya arus budaya global. 2. Mendorong reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional. dengan mendorong terciptanya ruang yang terbuka dan demokratis bagi pelaksanaan dialog kebudayaan. 140 . berbudi luhur. 5. Mengembangkan kerja sama yang sinergis antarpihak terkait dalam upaya pengelolaan kekayaan budaya. perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1.mengembangkan karakter bangsa berdasarkan kearifan lokal. 4. dan mencintai kebudayaan Indonesia dan produk-produk dalam negeri.

Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SDIT ATTAQWA PUSAT. disamping menyesuaikan dengan program pemerintah Propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi.4. Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT: 141 . Untuk kurikulum Muatan Lokal. Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan. disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas. kurikulum SDIT : Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas. salah satunya yaitu SDIT. kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter diterapkan pada sekolah – sekolah. Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM SDIT ATTAQWA PUSAT.

Pendidikan Kewarganegara an 3. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dann Sosial 8. Bahasa Indonesia 4. Penjaskes 9. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Mata X II X III X IV X V X VI X Pelajaran 1. Bahasa Sunda X X X X X 3 1 1 2 2 2 2 5 7 5 7 5 7 5 7 5 6 6 6 2 2 4 4 5 6 2 2 3 3 3 3 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 2 142 . Pendidikan Agama Islam 2.KELAS DAN ALOKASI WAKTU KOMPONEN I A.

Aqidah Akhlak 2. Tarekh 5. 143 . Tahfidz 8. Qur’an Hadist (Kandungan dan hadits) 3. Bahasa Arab 6. Berdoa sebelum dan sesudah belajar.B. Komputer Jumlah 1 2 2 2 2 X X 2 2 2 2 X 1 1 2 2 2 4 1 35 1 1 2 3 2 4 1 39 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 Xk Xm 3 3 3 4 2 47 SISTEM PEMBELAJARAN Rutinitas   Setiap pagi diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha. Lokal Muatan X X X X X X 1. Fiqih 4. Tahsin (Tajwid) 9. Bahasa Inggris 7.

menyenangkan. Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak. Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari.  Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks baik di lingkungan rumah. sekolah. dipahami. Metode Proses Pembelajaran  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan.   Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif. Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada setiap mata pelajaran    Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik.  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman. maupun masyarakat. Penulisan/pengecekan buku penghubung.    Tadarus selama 30 menit di pagi hari. Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis 144 .

tata penulisan dst)  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal mungkin. berdiskusi. & Bulu Tangkis) 145 . memimpin do'a.  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA. Sarana dan Fasilitas Sekolah       Gedung milik sendiri 3 lantai Masjid Ruang kelas Laboratorium komputer Perpustakaan Sekolah Sarana dan fasilitas olah raga (Futsal. untuk mencapai pemahaman konsep tertentu. presentasi kelompok. memimpin upacara. berdebat.  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil. wawancara. IPS. membersihkan kelas. Memberi penugasan penelitian perpustakaan. pengamatan lingkungan dan penulisan laporan  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas. Bola Basket. jarak. bercerita secara individual.

 

Toko sekolah dan kantin prasmanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

Kegiatan Ko Kurikuler Kegiatan kokurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya : Salat Berjamaah, Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan tujuan :     Memupuk keimanan siswa. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

Kebiasaan Beramal  Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :    Dana amal, kurban, dan teman asuh. Pakaian layak pakai. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

Orientasi Siswa Baru Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok, pengenalan fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

146

Kunjungan Pustaka Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran. Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu. Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada waktu - waktu lain.

Pentas Akhir Tahun Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan, menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

Amaliah Ramadhan Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan

147

kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

Kegiatan Ekstra Kurikuler Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIT ATTAQWA PUSAT memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

Ekstra kurikuler Wajib Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN /PANDU SIT yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

Ekstra kurikuler Pilihan Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut : Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya. Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

Macam Ekstra kurikuler :   Drumband Sepak Bola/Futsal

148

     Pencak Silat Bulu Tangkis Sanggar Seni Qiroah dan Tilawah Karate 149 .

Semarang.ateri buku ini adalah kumpulan bahan mata kuliah yang M diajarkan selama satu semester di Universitas Diponegoro. Buku ini mengulas tentang Pancasila di Indonesia 150 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful