BAB I KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA

A.

Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Sejak dari jaman dahulu kehidupan beragama sudah ada di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut masayarakat indonesia dari jaman dahulu. Kepercayaan animisme dan dinamisme ada jauh sebelum agama masuk ke Indonesia. Bahkan masuknya agama yang pertama di Indonesia yaitu Hindu, animisme dan dinamisme masih lebih dulu ada dan berkembang. Di Indonesia sendiri ada beberapa agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Budha dan Konghuchu. Saat ini keberagaman agama di indonesia diwarnai dengan munculnya banyak organisasi-organisasi atau aliran-aliran dari beberapa agama. Ada yang ditentang dan ada pula yang disetujui. Hal tersebut memang tak lepas dari faktor yang melatar belakanginya, yaitu perbedaan. Setiap agama memeliki pedoman untuk mengatur penganutnya. Pedoman tersebut berisi nilai-nilai yang akan membenarkan atau menyalahkan tindakan manusia. Agama sebagai sesuatu yang bisa terlepas dari bangsa Indonesia mempengaruhi perilaku manusia. Pedoman yang dimiliki oleh setiap agama mengatur berbagai hal sebagai berikut : mengatur kehidupan manusia dengan tuhan,manusia dengan manusia,dan manusia dengan lingkungan. Tidak ada nilai keburukan yang dibawa oleh

1

suatu agama. Untuk itu, kita perlu mengetahui hubungan antara agama dengan pancasila. B. PEMBAHASAN Dalam Bab ini, akan di bahas mengenai hubungan antara agama yang ada di Indonesia dengan pancasila, yaitu : 1. HUBUNGAN ISLAM DENGAN PANCASILA

1. Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk memilih satu kepercayaan, dari beberapa kepercayaan yang diakui oleh negara. Dalam konsep Islam, hal ini sesuai dengan istilah hablun min Allah, yang merupakan sendi tauhid dan pengejawantahan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya

2

untuk selalu mengesakan Tuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Q.S Al-Baqarah ayat 163. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS 2:163). Dalam kacamata Islam, Tuhan adalah Allah semata, namun dalam pandangan agama lain Tuhan adalah yang mengatur kehidupan manusia, yang disembah. b. Q.S Al-Ikhlas ayat 1. “Katakan Muhammad bahwa Allah itu Esa”. c. Q.S Asy-Syuura ayat 11. “(Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. d. Q.S Saba’ ayat 1. “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” e. Q.S Al-Hasyr ayat 22 – 24. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci,

3

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Maha Suci. “ f. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Yang Maha Kuasa. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Q.” h. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu.S Al-Baqarah ayat 256. Allah dari apa yang mereka persekutukan. Q. Yang Mempunyai NamaNama Yang Paling baik. Yang Mengadakan.” g. Yang Memiliki segala keagungan. Yang Mengaruniakan keamanan. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa.S Al-Maa-idah ayat 73. Dia-lah Allah Yang Menciptakan.Yang Maha Sejahtera.S Al-Baqarah ayat 21-22 “Hai manusia. Yang Maha Perkasa. padahal kamu mengetahui. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Q. Yang Maha Memelihara. Yang Membentuk Rupa.” 4 . agar kamu bertakwa. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit.

” d.S Al-Israa’ ayat 70. Berlaku adil lah. Q. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orangorang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. hal ini sesuai dengan istilah hablun min al-nas. “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu”. c. Artinya tegakkanlah timbangan dengan keadilan dan jangan sekali-kali kamu berlaku curang dalam timbangan. menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Q. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai sesama. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. yakni hubungan antara sesama manusia berdasarkan sikap saling menghormati. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.S Ar-Rahman ayat 8.” b. karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah.S Al-Maa’idah ayat 8. Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab bermakna bahwa bangsa Indonesia menghargai dan menghormati hak-hak yang melekat pada pribadi manusia. 5 . Q.2.S At-Tin ayat 4. Q. Dalam konsep Islam. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a.

Q. Q. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan.S Al-Maa’idah ayat 2.S Al-Insaan ayat 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin. “ f. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. anak yatim dan orang yang ditawan. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat. “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Dan bertakwalah kamu kepada Allah.” g. maka mereka itulah orang-orang yang lalim.” e. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah 6 . sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.S Al-Hujuraat ayat 11. Q.

Q. Q. kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” k. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. “Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan. supaya kamu mendapat rahmat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” 7 .S Al-Hujaraat ayat 13 “Hai manusia. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal. Q.S Luqman ayat 18.S Al-Baqarah ayat 224. “ h.” i.untuk mengharapkan keridaan Allah.S Al-Hujaraat ayat 10 “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. Q.” j.

S Al-Hujuraat ayat 13. Dalam konsep Islam. Q.S Ali-Imron ayat 103. b. hal ini sesuai dengan istilah ukhuwah Islamiah (persatuan sesama umat Islam) dan ukhuwah Insaniah (persatuan sesama umat manusia). lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. orang-orang yang bersaudara. “Hai manusia. Q.3. agar kamu mendapat petunjuk. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah. maka Allah mempersatukan hatimu. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam AlQur’an: a.” Artinya berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan jangan kamu berpecah belah. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara 8 . sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahilliyah) bermusuh-musuhan. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. dan janganlah kamu bercerai berai. Sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dan bangsa yang menegara.

“ c. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah.S Al-Hujuraat ayat 9. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. “ f. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya). jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. “ e. Surah Al-Hujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. “Hai orang-orang yang beriman.kamu. dan ulil amri di antara kamu. Q. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. dan ulil amri di antara kamu. “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Q. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.S An-Nisaa’ ayat 59. jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah). taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Kemudian jika kamu berlainan 9 .” d.

maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya). dan berjihadlah pada jalan-Nya. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.” i.S Ali ‘Imran ayat 200. “Hai orang-orang yang beriman. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. lalu mereka membunuh atau terbunuh. Q.” h. Mereka berperang pada jalan Allah. Injil dan Al Quran. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” g. Q.S At-Taubah ayat 111. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat. Q. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu.pendapat tentang sesuatu.” 4. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman. Sila keempat berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan bermakna bahwa dalam mengambil keputusan bersama harus dilakukan secara 10 . bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya.S Al-Maa’idah ayat 35. dan itulah kemenangan yang besar. supaya kamu beruntung. supaya kamu mendapat keberuntungan.

dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu (urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat. kemasyarakatan dan lain-lainnya). Karena itu maafkanlah mereka. hal ini sesuai dengan istilah mudzakarah (perbedaan pendapat) dan syura (musyawarah). Dalam konsep Islam. maka bertawakallah kepada Allah.S An-Nahl ayat 125. mohonkanlah ampun bagi mereka. Q. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari 11 . seperti urusan politik. Q. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu selalu bersikap bijaksana dalam mengatasi permasalahan kehidupan dan selalu menekankan musyawarah untuk menyelesaikannya dalam suasana yang demokratis. “Maka disebabka rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah (ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. ekonomi.S Ali Imron ayat 159. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.” b.musyawarah yang didasari oleh hikmad kebijaksanaan.

S Al-Mujaadilah ayat 9. 12 . Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Q.” e.jalannya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.S Asy-Syuura ayat 38. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. Q. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”. Q. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat.S Al-Mujaadilah ayat 11.” d.S Ali ‘Imron ayat 159.” Artinya Ajaklah atau Dakwahilah itu kepada agama Tuhanmu dengan penuh hikmah dan pengajaran yang baik. “Hai orang-orang yang beriman. maka lapangkanlah. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa.” f. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. Q. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia. “Hai orang-orang yang beriman. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. c.

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. “Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku).S An-Nahl ayat 90.” h. Q. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. hal ini sesuai dengan istilah adil. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya memerintahkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal.” g. dan Allah melarang 13 . adil terhadap diri sendiri. maka bertawakkallah kepada Allah.S Asy-Syuura ayat 38.” 5. Q. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Dalam konsep Islam.Karena itu maafkanlah mereka. mohonkanlah ampun bagi mereka. orang lain dan alam. Q. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. memberi kepada kaum kerabat. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. Sila kelima berbunyi Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bermakna bahwa Negara Indonesia sebagai suatu organisasi tertinggi memiliki kewajiban untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.S An-Naml ayat 32.

Q. “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). 14 .” c. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.S Ali ‘Imran ayat 180. “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki.S Al-Furqaan ayat 67. “ e. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Q. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ d. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. Q.” b.S An-Nahl ayat 71. kemungkaran dan permusuhan. “Rasulullah SAW bersabda Setiap pemimpin itu diminta pertanggungjawabannya. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamuj dapat mengambil pelajaran. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. “ f. Q. mereka tidak berlebih-lebihan.dari perbuatan keji. Hadits sahih Al-Bukhari. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu.S Al-Hadiid ayat 11. dan tidak (pula) kikir.

Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang 15 .S An-Nisaa’ ayat 135.“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “Wahai orang-orang yang beriman. Jika ia kaya ataupun miskin.S An-Nisaa’ ayat 58. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Q.” i. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. 2 & 3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” j. Q. Q. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. “ h. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. “ g. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Q. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran.S Adz-Dzaariyaat ayat 19. maka Allah lebih tahu kemaslahatannya.S Al-Maa’uun ayat 1. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan.

Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. dan menyuruh orang lain berbuat kikir. anak-anak yatim.” l. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. menjadi saksi dengan adil. memberi kepada kaum kerabat. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapa. Q. Dan bertakwalah kepada Allah. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. dan teman sejawat. karib-kerabat. kemungkaran dan permusuhan. dan menyembunyikan karunia Allah yang 16 .S An-Nisaa’ ayat 36-37. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.sebaik-baiknya kepadamu. Q.S An-Nahl ayat 90. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga- banggakan diri.” m.” k. karena adil itu lebih dekat kepada takwa. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. Berlaku adillah. Q.S Al-Maa’idah ayat 8. ibnu sabil dan hamba sahayamu. dan Allah melarang dari perbuatan keji. orang-orang miskin. (yaitu) orang-orang yang kikir. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

yang secara umum dikenal sebagai Sang Budha (berarti “yang telah sadar” dalam bahasa Sanskerta dan Pali). Seluruh ajaran Sang Budha merupakan ajaran yang membahas tentang hukum kebenaran mutlak. Dhamma adalah kata dalam bahasa Pali. 17 . Sang Budha hidup dan mengajar di bagian timur anak benua India dalam beberapa waktu antara abad ke-6 sampai ke-4 SEU (Sebelum Era Umum). tetapi juga terdapat di seluruh alam semesta.” 2. Dhamma tidak hanya terdapat di dalam hati sanubari atau di dalam pikiran manusia saja. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA BUDHA Agama Buddha biasanya lebih dikenal dengan sebutan Budha Dhamma. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan. yang disebut Dhamma. kebenaran mutlak atau hukum abadi. Dhamma artinya kesunyataan mutlak. dengan menyadari sebab musabab saling bergantungan dan sunyatam dan mencapai Nirvana (Pali: Nibbana). Beliau dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang guru yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri ketidaktahuan/kebodohan (avidyā).telah diberikan-Nya kepada mereka. kehausan/napsu rendah (taṇhā). dan praktik yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama. dan penderitaan (dukkha). Agama Buddha adalah sebuah agama dan filsafat yang berasal dari anak benua India dan meliputi beragam tradisi kepercayaan.

3 juta penduduk dari 217.penjelmaan. Tanpa adanya Tuhan maka tidak dapat disebut sebagai agama.1 Ketuhanan yang Maha Esa Dalam setiap agama konsep Ketuhanan yang Maha Esa merupakan sebuah bagian pokok.Duhai para Bikkhu. Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka. Yang Mutlak. Pada tahun 2010.pembentukan.6%.amaka tidak mungkin kita dapat bebas dari kelahiran.140 penduduk Indonesia atau sekitar 0. Konsep Ketuhanan yang Maha Esa mempunyai penafsiran berbeda diantara satu agama dengan agama yang lain. Pada tahun 2008.dan Sumatra Selatan. 18 .Yang Tidak Menjelma. apabila Tidak ada Yang Dilahirkan. Yang Tidak Tercipta. Sila Ke.Sumatra Utara.086 penduduk dari 240. Yang Tidak Menjelma. Udana VIII: 3 “Ketahuilah para bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta atau Piṭaka (kotbah-kotbah tata tertib para Sang Piṭaka (peraturan Buddha). jumlah penganut agama Buddha sekitar 1.522 penduduk Indonesia atau sekitar 0.Yang Tidak Diciptakan. jumlah penganut agama Buddha sekitar 961. 1.Vinaya bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi).346. Semua agama mengajarkan bahwa Tuhan itu tunggal.Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang hyang Buddha Gautama.271.pemunculan dari sebab yang lalu.Yang Mutlak .4%. Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau.

”. Yang Tidak Mutlak maka ada kemungkinan untuk bebeas dari kelahiran. pememunculan dari sebab yang lalu.penjelmaan. yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. Konsep agama Buddha yang berlainan dengan agama lain antara lain mengenai : Alam Semesta.Perbedaan tersebut merupakan ciri khas yang ada dalam agama Buddha. Kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan.Tidak Diciptakan. yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta Pitaka (kotbah-kotbah Sang Buddha). Konsep Ketuhanan agama Buddha berbeda dengan Konsep Ketuhanan dalam agama lain.Kehidupan Alam Semesta. Segala keyakinan tersebut bersumber Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang Hyang Buddha Gautama. Memberi penjelasan bahwa konsep Ketuhanan yang Maha Esa dalam agama buddha adalah sebagai berikut : “Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang” yang artinya “suatu Yang Tidak Dilahirkan.Tetapi para bikkhu karena ada Yang Tidak Dilahitkan.Kejadian Bumi dan Manusia.Vinaya Pitaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Pitaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). pembentukan.Yang Tidak Menjelma. Dalam Kitab suci Tripitaka. 19 . Yang Tidak tercipta.Tidak Dijelmakan. Tetapi dengan adanya Yang Mutlak.dan Yang Mutlak”. Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (Anatta).

2.pencurian. Begitu pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap kemanusiaan sehingga muncul istilah HAM ( Hak Asasi Manusia ).jasmani dan rohani. Berbicara mengenai kemanusian maka kita akan melihat dari dua sisi. HAM sering kali diterjemahkan menjadi perlindungan untuk kebebasan.perilaku seks yang menyimpang. Aturan ini dibangun secara kuat atas dasar pengakuan kesamaan hakiki dari semua makhluk hidup dan saling timbal balik 20 . Dalam perumusan pancasila tentulah sudah dipikirkan secara matang mengapa memasukan aspek kemanusian dalam dasar negara. Sila ke-2 darpi pancasila menekankan pada aspek kemanusian yang adil dan beradab. Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pancasila tidak bertolak belakang dengan ajaran agam Buddha. Aturan ini berkenaan dengan pembunuhan yang dilakukan secara langsung oleh diri sendiri atau dilakukan secara tidak langsung dengan menyebabkan orang lain membunuh.Berdasarkan Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka. Pertama adalah aturan menahan diri dari pembunuhan.berbohong dan mengkonsumsi bahan-bahan beracun. Konsep penghormatan terhadap kemanusian dalam agama Buddha ditandai dengan adanya lima aturan yaitu menjauhi diri dari pembunuhan. Sila Ke-2 Kemanusian yang Adil dan Beradab Salah satu sila dalam pancasila berisi tentang kemanusian. Udana VIII: 3 dapat ditarik kesimpulan bahwa pancasila khususnya sila 1 mempunyai korelasi dengan ajaran agama buddha. Karena sesungguhnya dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 tujuan negara Indonesia sendiri adalah untuk manusia.

Keempat adalah aturan menahan diri dari kebohongan. Kedua adalah aturan menahan diri dari pencurian.kebenaran.rasa puas. Pelaksanaan kelima aturan tersebut membantu orang untuk menanam lima kebaikan mulia yang berkaitan denngan masing-masing aturan.Kebohongan bisa karena niat jahat dan kemarahan karena ingin merusak nama baik orang lain. Kelima adalah aturan menahan diri dari mengkonsumsi ( makanan atau minuman ) bahan-bahan beracun. Mencuri secara langsung yaitu dilakukan oleh diri sendiri atau menyebabkan orang lain mencuri.kedermawanan dan ketidakmelaratan. Sang Buddha mengajarkan prinsip tanpa kekerasan dan mendorong orang untuk meninggalkan niat jahat dan kemarahan.Aturan ini menjaga agar sikap ini tidak diekspresikan dalam tindakan yang akan mengakibatkan ketidakbahagiaan bagi semua orang. penuh dan kejernihan pikiran. 21 . jika melanggar keempat aturan pertama secara langsung melukai orang lain.hubungan.atau karena nafsu atau keserakahan dalam rangka memperoleh benda yang diinnginkan.Umat buddha diperingati untuk menghindari keserakahan dan keinginan untuk memiliki yang berlebihan. Selain itu. Mengembangkan belas kasihan. melanggar aturan kelima secara langsung melukai diri sendiri. Mengkonsumsi barang-barang beracun mencuptakan keadaan yang dapat melanggar sila yang lain. Perilaku seksual yang menyimpang pada dasarnya oleh hasrat yang berlebihan atau keserakahan. Ketiga adalah aturan untuk menahan diri dari perilaku seksual yang menyimpang.

Agama Budha dalam Dhamma banyak dijumpai nasihat sebagai dukungan atas persatuan dan. “ Kerukunan dalam kelompok memberikan kebahagian” ( Dhammpada 194 ). melaksanakan kemoralan yang sama sewaktu ia sendirian maupun di depan umum. point 4.Rasa saling menghormati ini akan menciptakan kerukunan dan persatuan.Dari lima aturan tersebut menggambarkan bahwa konsep penghormatan terhadap kemanusian ada dalam aturan agama buddha dimana fungsinya adalah melindungi individu tersebut sebagai manusia dan melindungi manusia yang lain. mau berbagi miliknya dengan orang lain.dan pikiran berdasarkan cinta kasih didepan maupun dibelakang oarang lain. menunjang untuk saling menolong untuk kecekcokan.menyebutkan enam cara untuk mencapai kerukunan yaitu: “Terdapat enam hal yang membuat saling dikenang.” ( Angguttara Nikaya ) Selain dalam Dhamma nasihat persatuan yang diajarkan agama budha juga terdapat dalam Angguttara Nikaya.saling dicintai. “Babi-babi hutan yang bersatu bahkan mampu membunuh harimau. 22 .kerukunan dan kesatuan.karena batinnya berpadu. 3. point 6. point 5 .Chakkanipita yaitu Saraniyadhamma Sutta atau ‘Sutta tentang hal-hal yang membuat dikenang.saling dihormati.ucapan. Sila Ke-3 Persatuan Indonesia Semua agama termasuk budha mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan dan persatuan.” Enam hal tersebut adalah sebagai berikut : point 1-3. memiliki perbuatan.memiliki pandangan yang benar dikala sendirian maupun bersama.

yang merupakan ciri dnegara demokrasi yaitu : a) Sering berkumpul mengadakan musyawarah b) Dalam musyawarah selalu menganjurkan perdamaian. tetapi kehidupan yang damai mulai terganggu ketika manusia yang serakah mencuri. c) Menetapkan peraturan baru dan menentukan pelaksanaan baru dan peraturan-peraturan lam yang baik 23 . yang kuat menindas yang lemah. Buddha menunjukan bahwa fenomena Demokrasi dam kedaulatan ditangan rakyat. Didalam khotbahnya sang Buddha mengajarkan atau menjelaskan syarat-syarat kesejahteraan suatu bangsa. Pada mulanya manusia dilahirkan tanpa perbedakan kedudukan.Nama Perwalian Umat Buddha sendiri diberikan oleh menteri agama. Sila Ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menurut Aganna Sutta. semua masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. yang licik menipu. Dalam Kongres ini terbentuklah Perwalian Umat Budha Indonesia ( WALUBI ) sebagai wadah tunggal umat budha di Indonesia yang berbentuk federasi. Alamsyah Ratu Perwiranegara. 4.Nasihat persatuan dalam agama Budda di terapkan oleh penganutnya terselenggaranya kongres Umat Buddha di yogyakarta pada tanggal 7-8 Mei 1978. Dengan adanya dhamma yang menjelaskana tentang nasihat untuk tetapa nersatu menjalin kerukunan dan terbentuknya WALUBI dapat disimpulkan bahwa adanya nilai persatuan dan kesatuan yang diajarkan agama Buddha.

5. e) Melarang keras penculikan terhadap gadis-gadis dari keluarga baik-baik. Setelah dialog itu selesai.Terbentuknya WALUBI dapat dijadikan bukti bahwa umat buddha mengaplikasikan masihat Sang Buddha tentang musyawarah.16). g) Menghargai dan melindungi orang-orang suci dengan seyogyanya (D. Upali menyatakan dengan jujur. Upali diutus oleh guru besar-Nya untuk berdialog dengan Buddha tentang hukum Karma. Ia menjadi siswa dari Nighanta. dengan membina toleransi antar umat beragama di India. Upali lalu memohon kepada Buddha untuk menerimanya menjadi siswa dan penganut Buddha". Nataputta. benar-benar diperhatikan oleh Sang Buddha. upaya untuk menghindari terjadinya ketegangan hubungan antar agama. Buddha memberikan sejumlah petunjuk untuk mengembangkan masyarakat yang merdeka dan 24 . Konsep musyawarah mufakat telah diajarkan waktu Buddha masih hidup. bahwa ajaran Buddha tentang hukum karma adalah yang benar. yakni antar agama Buddha dengan agama Hindu. Hal ini terbukti dengan adanya kotbah Sang Buddha dalam Upali Sutta yang isinya:"Upali adalah seorang yang sangat terpandang dalam masyarakatnya. f) Menghargai dan menghormati tempat suci serta sering melaksanakan puja bhakti.d) Menunjukan rasa hormat dan bhakti kepada orang tua. guru besar agama Jahina.II. Sila Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kehidupan masyarakat akan berkembang bila ada kebebasan bagi seluruh anggota masyarakat untyk menempatkan dirinya sederajat dan mengambil peran masing-masing secara demokratis.

Pemerintah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyatnya. merenung dan berpikir:"Saya memiliki segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia.yang menempatkan kesucian dan nilai-nilai luhur diatas kekuasaan . Agama yang mengajarkan kebebbasan.persamaan derajat dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Suatu hal yang baik jika saya melakukan upacara korban yang besar guna memantapkan kesejahteraan dan kejayaanku saya untuk kemudian hari.Pada suatu hari ia sedang duduk sendiri." jawab Brahmana Kutadanta.Di dalam berbagai Sutta dan Sutra Sang Buddha banyak membahas mengenai hal ini.sejahtera. lumbung dan penyimpanan harta yang penuh. ( Mukti.Di dalam membicarakan mengenai keadilan sosial maka prinsip yang terkait erat adalah mengenai penyelenggaraan pemerintahan.Di dalam Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya dikatakan demikian:"Brahmana yang baik.2003:495 ) Prinsip-prinsip keadilan sosial menurut Agama Buddha. Seluruh dunia menjadi milikku karena saya taklukkan. Katakan padaku bagaimana caranya?" 25 ." Raja memanggil brahmana penasehat spiritualnya dan mengatakan apa yang telah dipikirkannya dengan berkata: "Saya akan senang sekali melakukan upacara pengorbanan yang besar demi kejayaan dan kesejahteraanku untuk masa yang lama. memiliki gudang-gudang emas dan perak serta hal-hal yang menyenangkan.” "Baik. barang-barang serta panen yang baik."Dahulu kala ada seorang raja bernama Mahavijito yang memiliki harta dan kekayaan yang besar sekali. dengar dan perhatikanlah apa yang akan Saya katakan.

Ada sebuah cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekacauan ini. Siapa saja dalam kerajaan yang hidup sebagai peternak dan petani. kerajaan akan aman dan damai. mengikat dan menghukum mati!' Tetapi kejahatan itu tidak akan lenyap dengan seperti itu. rakyat hidup melaksanakan tugas mereka masing-masing. akan segera menghentikan perampok- perampok itu dengan cara penangkapan. Ada perampok yang merajalela di desa-desa dan kota-kota dan mengakibatkan jalan-jalan tidak aman. 26 . Dari Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya kita dapat melihat bahwa keadilan sosial telah diajarkan oleh Sang Budda. Karena penjahat yang tak tertangkap akan tetap melakukan kejahatan. Namun bilamana raja berpendapat. maka pendapatan negaraakan meningkat. mereka akan menari dengan anakanak mereka dan mereka hidup dengan rumah yang aman. akibatnya kejahatan lenyap. lalu raja akan menarik pajak.Demikianlah. Raja berikan makanan dan bibit kepada mereka. rakyat akan senang dan bahagia.” Orang-orang itu melaksanakan pekerjaan mereka masing- masing. maka raja akan bertindak salah. mendenda. Bilamana hal itu masih seperti itu.Penasehat raja menjawab: "Kerajaan sedang dalam kekacauan.

Agama Kristen pertama kali dating ke Indonesia pada abad ke-7.3. Penjelasan butir demi butir dari kelima butir Pancasila yang erat hubungannya dengan Al-Kitab adalah: 1. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia ternyata nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terlepas dari ajaran-ajaran yang ada pada agama Kristen. Melalui gereja Assiria (Gereja Timur) yakni berdiri di dua tempat : Pancuran (sekarang wilayah dari Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatera (645 SM). setiap orang harus meyakini adanya Tuhan Yang maha Esa dan memberikan kebebasan untuk memeluk agamanya masingmasing. Disini terdapat kolerasi antara nilai dalam ajaran Kristen dan pancasila. hidup. Disini dijabarkan bahwa tiap butir pancasila terdapat kolerasi yangdikatakan diatas tadi. 27 . dalam pelaksanaannya secara keseluruhan dapat mendukung pengembangan kegiatan setiap agama yang ada di Indonesia. sengsara. Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran. Butir demi butir dari kelima sila Pancasila dalam penjelasannya jelas tidak bertentangan dengan Al-Kitab. wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih. HUBUNGAN KRISTEN PROTESTAN DENGAN PANCASILA Di negara Indonesia terdapat suatu agama kepercayaan Kristen masyarakatnya yaitu agam Kristen. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini dapat memberikan suatu kebebasan ruang gerak bagi kemerdekaan beragama.

28 . musyawarah untuk mancapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Penjelasan Al-Kitab: “Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7a) 4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menjelaskan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi walaupun berbeda-beda kita tetap satu. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Penolong. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Sila ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus meningkatkan martabat manusia. 121:1-2) 2. mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kasih (1 Yohanes 4:8).Penjelasan Al-Kitab: Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Penjelasan Al-Kitab: Manusia itu agung dan mulia karena manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibentuk atau diciptakan Allah (Kejadian: 1:22) 3. Sila Persatuan Indonesia Sila ini menjelasakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan demi keselamatan bangsa dan negara. sebagai mana jelas dalam tindakannya Penciptaan langit dan bumi. dan dapat menikmati hak-haknya dan melaksanakan tanggung jawabnya. Tuhan Khalik Langit dan Bumi beserta segala isinya (Mazmur. (Kejadian 1:1-27).

Penjelasan Al-Kitab: “Kasih itu sabar, Kasih itu murah hati……” (I. Korintus. 13:14) “Tidak mengambil keuntungan diri sendiri” (I. Korintus. 13:5) 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menjelaskan, untuk bersikap adil, suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim belalah hak orang-orang yang sengsara dan orang yang kekurangan”. (Mazmur 82:3) Dengan demikian menurut orang Kristen sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Kitab bahkan dalam pelaksanaannya secara konsekuen/mendukung apa yang terdapat dalam Al-Kitab. 4. KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA KONGHUCHU Ajaran Konfusianisme atau Kong Tze atau Konfusius) dalam bahasa Hu Cu (juga: Kong istilah Fu aslinya

Tionghoa,

adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: “Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut”. Ajaran ini dikembangkan oleh muridnya Mensius ke

seluruh Tiongkok dengan beberapa perubahan. Kong Hu Cu disembah sebagai seorang dewa dan falsafahnya menjadi agama baru, meskipun dia sebenarnya adalah manusia biasa. Pengagungan yang luar biasa akan Kong

29

Hu Cu telah mengubah falsafahnya menjadi sebuah agama dengan diadakannya perayaan-perayaan tertentu untuk mengenang Kong Hu Cu. Korelasi Pancasila dengan Agama Konghuchu : 1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Tentang Tuhan dalam budaya Tionghoa atau mau digunakan kata Gaya Misterius (Istilah father Van Schie). Dan konsep keTuhanan budaya Tionghoa itu seperti konsep budaya India maupun Yunani pra penghancuran agamanya oleh agama lain. Bahkan beberapa pandangan ada yang mirip-mirip dengan agamaagama yang diyakini di sebagian Eropa. Buktinya adalah “Diempat penjuru lautan semua manusia bersaudara” (SABDA SUCI XII : 5). Artinya : semua manusia sederajat dan berkesempatan sama di hadapan Tuhan, siapa saja mengamalkan kebaikan dan mengembangkan kodratnya sebagai makhluk TUHAN pada dasarnya IA adalah seorang KONGHUCU. Agama Khonghucu juga mengajarkan tentang bagaimana hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana kita melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di". Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Chen Gui) dalam agama Khonghucu: a. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian) b. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De) c. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming) d. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen) e. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

30

f. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi (Cheng Shun Mu Duo) g. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Si Shu dan Wu Jing (Cheng Qin Jing Shu) h. Sepenuh Iman menempuh Jalan Suci (Cheng Xing Da Dao) 2. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Lima Hubungan Sosial (Wu Lun): a. Hubungan antara Pimpinan dan Bawahan b. Hubungan antara Suami dan Isteri c. Hubungan antara Orang tua dan anak d. Hubungan antara Kakak dan Adik e. Hubungan antara Kawan dan Sahabat Berdasarkan kitab Zhong Yong agama adalah bimbingan hidup karunia Tian/Tuhan Yang Maha Esa (Tian Shi) agar manusia mampu membina diri hidup di dalam Dao atau Jalan Suci, yakni "hidup menegakkan Firman Tian yang mewujud sebagai Watak Sejati, hakikat kemanusiaan". Hidup beragama berarti hidup beriman kepada Tian dan lurus satya menegakkan firmanNya. Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Seorang umat KONGHUCU bercita–cita menjadi seorang KONGHUCU, SUSILAWAN, INSAN KAMIL yang tidak menunjukkan

31

Buktinya adalah “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi. jauh sebelum konsep republik Indonesia sudah ada banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang berjuang bahu membahu dengan tokoh-tokoh suku lain menentang penjajahan Belanda. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan Dalam Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. tetapi jangan pergi”. terdapat di konsep Ru Jiao terhadap masalah negara dan masyarakat. Arti kata guo yang berarti adalah tembok wilayah. Buktinya adalah “Di dalam menjalankan 5 perkara diatas nabi KONGHUCU memberikan 3 pusaka sebagai 32 . adalah salah pandangan beberapa orang Tionghoa yang kebetulan beragama lain ( Ini bukan bertujuan meributkan agama. (BINGCU I B : 15 : 3) 4.tentang suatu golongan atau kelompok atau suku. bersiaplah untuk mati. melainkan seorang yang benar–benar bercita–cita senantiasa menjunjung tinggi kebajikan (SABDA SUCI VI : 13). Kong Zi tidak pernah mengatakan harus berkiblat pada negri leluhur. tapi mengabdilah pada negara tempat kamu tinggal dan menjadi warga negaranya dan jagalah. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Dalam Persatuan Indonesia. satu orang memegang tombak sudah bermakna harus menjaga keutuhan wilayah atau negara. tapi fakta yang tertulis dalam sejarah ) pada masa ORLA yang beranggapan bahwa agama Khong Hucu berkiblat pada negri leluhur. Jika anda perhatikan. tidak boleh ditinggalkan sekedar pertimbangan pribadi. 3.

(Tengah Sempurna : XIX : 8). Buktinya adalah “Apa yang diri sendiri tiada inginkan. bisa dilihat konsep min yi shi wei tian. para pemimpin. tapi juga 33 . “Seorang yang berperi Cinta Kasih ingin dapat tegak maka IA berusaha agar orang lainpun tegak. Ia adalah penerus ajaran Khonghucu/Kongzi yang hidup sekitar 300 tahun setelah wafatnya Khonghucu sering melakukan pembicaraan dengan para Raja atau penguasa pada masa itu untuk meyakinkan mereka agar supaya menjadi pemimpin yang benar dan bermoral. orng yang lebih tua. dan Tuhan mendengar seperti halnya rakyat mendengar". janganlah diberikan kepada orang lain” (SABDA SUCI XII : 2). Mensius adalah seorang filsuf Tiongkok. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia . BERANI”. Dia harus bertindak sebagai ayah bunda rakyatnya. 5. CINTA KASIH. Ditegaskannya pula bahwa :"Tuhan melihat seperti halnya rakyat melihat. juga prinsip menghargai sesama yang diajarkan Kong Zi. Disamping itu pula beliau mengajarkan tentang demokrasi dalam pemerintahan. IA ingin maju maka IA harus berusaha agar orang lainpun maju” (SABDA SUCI VI : 20) Agama konghucu di Indonesia tidak hanya mengajarkan kepada penganutnya bagaimana seseorng berbakti kepada Tian (Tuhan yang maha esa) orang tua. karena seorang Raja atau pemimpin itu dipercaya mendapatkan mandat dari Tian (Langit) atau disebut dengan Tian Ming.kebajikan yang harus dilaksanakan yaitu KEBIJAKSANAAN.

kedudukan atau wewenang kita. b Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti artinya hanya satu (Ekam) Hyang Widhi (sat=hakekat) hanya orang yang bijaksana (Viprah) menyebutkan (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda). Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab a Baba (1995 : 2) menekankan bahwa kebutuhan dan kewajiban utama dalam hidup manusia adalah menjadi manusiawi. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA HINDU 1. 2. leluhur dan lain-lain. janganlah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. masa kini (anaghata) dan masa yang akan datang (warthamana) merupakan suatu rangkaian waktu yang perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan di masa yang akan datang. E. Wisnu yang fungsinya sebagai pelindung. Nabi. Menurut orang Bali masa lalu (athita). Apa pun kesarjanaan. orang-orang suci.mengajarkan tata cara melakukan ibadah kepada Tian. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa a Eko Narayanad Na Dwityo 'Sti Kaccit artinya hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya. b Konsep tri semaya yakni persepsi orang Bali terhadap waktu. pemelihara dengan segala kasih sayangnya (Shiti) dan Siwa fungsinya sebagai melebur (Pralina) dunia beserta isinya dan mengembalikan dalam peredarannya ke asal (sangkan paran) yaitu kembali ke asal. 34 . Sesuai dengan fungsinya Hyang Widhi Wasa juga disebut dengan Tri Sakti yang terdiri dari Brahma adalah fungsinya sebagai pencipta (Utpatti).

Sila ketiga: Persatuan Indonesia a. terbijaksana dimulai dan diri sendiri yang pada akhirnya untuk dipersembahkan selain untuk diri sendiri tetapi juga untuk pihak lain. negara lain. manusia dengan sesama manusia. "Ahimsa paramo dharmah" Ahimsa atau pantang-kekerasan adalah agama atau kebenaran tertinggi. dan manusia dengan alam lingkungan dimana ia hidup dan mencari kehidupan. 3. orang lain. terhormat tidak dapt dipisahkan satu dengan lainnya. Menghayati dan mengamalkan ideologi bangsanya serta tunduk dan patuh menjalankan ketentuan konstitusional yang berlaku. Manusia yang manusiawi adalah manusia yang anti kekerasan. brahma tejomayam dandam asrjat purva isvarah " 35 . Ketentuan ini dinyatakan di dalam Veda Smrti adhyaya VII sloka 13. warga lain. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil perbuatan di masa lalu. termulia. adat lain. Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan. anistam capyanistesu tam dharmam na vicalayet " c Tasyarthe sarvabhutanam goptaram dharmamatmajam. suku lain.c Dalam kutipan sloka suci ditegaskan bahwa melakukan sesuatu yang terbaik. bangsa lain dan sebagainya d Dalam agama Hindu hubungan-hubungan harmonis ini disebut Tri Hita Karana. 14 dan 18 yang berbunyi sebagai berikut: b "Tasmaddharmam anistesu sa vyavasyennaradhipah. sesama lain. dan .

dan pikiran-pikiran itu menjadi satu. danda suptesu jagarti danda dharmam vidurbudhah " Artinya : a " Karena itu hendaknya jangan seorangpun melanggar undang-undang yang dikeluarkan oleh raja baik karena menguntungkan seseorang maupun yang merugikan pihak yang tidak menghendaki " b " Demi untuk itu. penjelmaannya dalam wujud undang-undang. dan hatimu dalam satu pertujuan. orang orang bijaksana menyamakannya dengan dharma " d " Dalam lontar Sutasoma disebutkan juga bahwa Bhineka Tunggal Ika. dan damai dengan orang asing di antara kita. "Marilah kita rukun dan damai dengan orang kita. 2-4 b. bersama dalam pikiran. Tuhan yang suci menciptakan di antara kita 36 . semoga sidangmu mencapai tujuan bersama. hukum yang berjaga selagi orang tidur. Tujuan bersama Kuletakkan di depanmu. dan semua kamu dalam satu pikiran. yang artinya berbeda-beda tetapi satu tidak ada dharma yang dua." Rig Veda 10. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan a "Semoga musyawarahmu mencapai mufakat. pelindung semua mahluk. tan hana Dharma mangrwa. Dengan demikian kamu akan hidup sejahtera bersama. Dan memuja dengan persembahan bersama. merupakan bentuk kejayaan Brahman Yang Esa" c " Sangsi hukum itu memerintah semua mahluk. Semoga tujuanmu sama. hukum itu yang melindungi mereka..191.d "Dandah sasti prajah sarva danda evabhiraksati. Tuhan telah menciptakan Dharma. 4.

1-2.Tattwa dalam Sarasamuçcaya dan Itihasa Bharatayuda adalah suatu rangkaian kerja gotong royong dalam upacara pitra yadnya yang dilakukan pada waktu pengusungan sawa / jenazah dan balai ke tempat pembersihan / mepeningan. dan balai ke tempat pengusungan (wadah.lain) kemudian pengangkatan sawa / jenazah dari wadah ke tempat pembasmian / penguburan. 53. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Budaya Ngarap. 37 . Dan tidak ada anak panah jatuh di fajar menyingsing. bade. Semoga kita bersatu dalam pikiran. bersatu dalam tujuan-tujuan kita. Semoga teriakan perang tidak muncul di tengah-tengah orang yang terbunuh.dan orang-orang asing sebuah persatuan hati. papaga. kemudian dari tempat pembersihan ke balai. 5. dan tidak berperang terhadap jiwa suci dalam diri kita." Atharva Veda 7. dan lain. berdasarkan Tattwa.

BAB II KORELASI PANCASILA DENGAN BUDAYA INDONESIA A. Menurut bahasa sansekerta Pancasila berasal dari dua kata yakni “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “asas atau prinsip”. Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila. rasa. karena adanya kegiatan dan pranata khusus. Selain itu. masyarakat tersebut. Sehingga dapat disimpulkan pancasila mengandung arti lima buah prinsip atau asas. telah ada sejak nenek moyang. Perbedaan ini justru berfungsi mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial Pluralisme masyarakat. dalam tatanan sosial. keragaman budaya yang dapat hidup berdampingan. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik. kebudayaan adalah sarana hasil karya. dari segi pengertian Pancasila juga merupakan lima butir prinsip atau asas yang harus dijunjung tinggi 38 . merupakan kekayaan dalam budaya Nasional. Sedangkan kebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. dan cipta masyarakat. LATAR BELAKANG Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya. dan teosentrisme dari semangat sila yang pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan. Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila “PersatuanIndonesia” yang berarti sebuah pluralisme. agama dan suku bangsa.

rasa. Pemujaan arwah nenek moyang ini merupakan salah satu ibadah kepercayaan animisme. Dalam kepercayaan animism. Sumatera Barat Indonesia jaman dahulu adalah untuk upacara keagamaan. Masyarakat Minangkabau telah maju. menhir sudah lama di tinggalkan. 39 . Pada zaman sekarang. dan cipta masyarakat. Kaitan diantara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dn Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikn karena keduanya saling berhubungan SILA 1: Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Masyarakat mulai menyadari agama yang benar adalah agama islam. Untuk pemujaan ini di bangunlah sebuah menhir. termasuk kesejahteraan dan kesejahteraan tanaman. Pada zaman dahulu nenek moyang orang minang menganut kepercayaan animism. hal ini disebabkan karena orang jaman sekarang terutama masyarakat Minangkabau sangat wajib menganut agama islam. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil sebuah karya. Dengan begitu mereka menjadikan menhir tersebut untuk menyembah para arwah nenek moyang. mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kehidupan jalan masyarakat. Menhir di gunakan sebagai pemujaan arwah nenek moyang. Sejak masuknya agama islam ke Minangkabau. Minang.oleh kita sebagai bangsa Indonesia. menhir tidak lagi di gunakan sebagai sarana untuk menyembah para roh atau arwah nenek moyang. Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan Kebudayaan.

Marafu dipercaya menguasai dan menduduki semua tempat seperti gunung. 2. Karena itu. masih memiliki peran dan menguasai kehidupan dan keseharian mereka. Sebagai penguasa alam. Meskipun sekarang ini menhir tidak berguna lagi untuk beribadah. tempat-tempat-tempat dan barangbarang yang dianggap gaib atau bahkan matahari. mereka sering meminta manfaat terhadap benda-benda atau tempat-tempat tersebut. melainkan menhir sekarang dugunakan untuk wisata juga sebagai penelitian sejarah bagi para peneliti. mereka juga percaya bahwa arwah para leluhur yang telah meninggal terutama arwah orang-orang yang mereka hormati selama hidup seperti Ncuhi. Bima. Sebagai media penghubung manusia dengan alam lain dalam kepercayaan ini. mata air. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur segala kehidupan di alam ini. Selain itu. Mereka percaya. Untuk menjaga nilai sejarah masyarakat Minangkabau membiarakan menhir-menhir tersebut di tempatnya berada sesuai yang telah di tempatkan oleh masyarakat atau nenek moyang kita pada zaman dahulu. yang kemudian mereka sebut sebagai “Marafu”.Dan orang Minang wajib menyembah Allah swt. diangkatlah seorang pemimpin yang dikenal dengan nama Ncuhi Ro Naka. Dan juga membiarkan dalam bentuk aslinya supaya mudah di pelajari. batu besar. arwah- 40 . pohon rindang. NTT Kepercayaan Makakamba – Makakimbi Kepercayaan ini merupakan kepercayaan asli penduduk Dou Mbojo.

batu. seperti begu djau (dewa yang tidak dikenal orang). begu siherut (dewa yang membuat orang kurus tinggal kulit). Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati. Masyarakat asli juga memiliki tradisi melalui ritual untuk menghormati arwah leluhur. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah ‘dewa-dewa’. Kehidupan agamanya bercampur. Islam. Ada banyak nama dewa atau begu (setan) yang disembah. dan lainnya. 3. dinamisme dan magi.arwah tersebut tinggal bersama Marafu di tempat-tempat tertentu yang dianggap gaib. suku Batak adalah suku penyembah berhala. Tempattempat pemujaan tersebut biasa dikenal dengan nama “Parafu Ra Pamboro”. pohon. antara menganut kepercayaan animisme. Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu. dan Kristen ke tanah Batak. dll yang kalau 41 . Upacara tersebut disertai persembahan sesajen dan korban hewan ternak yang dipimpin oleh Ncuhi. dengan mengadakan upacara pemujaan pada saat-saat tertentu. Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung. begu antuk (dewa yang memukul kepala seseorang sebelum ia mati). Batak Sebelum Injil masuk.

Karena kata Tuan. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan. pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. Ompu Nabolon menjadi ‘Mula Jadi Nabolon’ atau ‘Tuan Mula Jadi Nabolon’. Untuk menekankan bahwa ‘Ompu Nabolon’ ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia. Ompu Nabolon pada awalnya bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa.dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). Mula. Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah ‘Debata’. Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia. Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. Jadi berarti yang dihormati. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi Nabolon adalah salah satu dewa 42 . Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut ‘Ompu Na Bolon’ (Kakek/Nenek Yang Maha Besar). Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan.

43 .terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata ‘Debata’ yang berarti dewa (=jamak) sehingga menjadi ‘Debata Mula Jadi Nabolon’. Sebagai wadah untuk meyakini kepercayaan ini dibuktikan dengan adanya sekta-sekta yang berkembang di Bali. masyarakat Bali telah memiliki kepercayaan yang disebut dengan Agama Nusantara atau Agama nenek moyang. Sebelum Agama Hindu masuk ke Bali. Sekta-sekta tersebut adalah : a. Di Bali Agama Hindu berkembang sesuai dengan pola kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas sebagai petani. 4. Sekta Pasupatya. Bali Agama Hindu berkembang ke seluruh dunia dengan kitab sucinya Weda. ditandai dengan Lingga sebagai perlambang Dewa Siva. disesuaikan dengan budaya lokal (local genius). Agama nenek moyang ini meletakan dasar pada hal-hal mistik yang mampu melindungi masyarakat Bali. Sebagai payung dalam perkembangannya.

Lingga tersebut banyak dijumpai pada pura atau tempat-tempat suci atau tempat-tempat yang sudah kuno. Kutara dan lainnya. Sekta Rsi. tidak jelas lagi terlihat karena telah menyatu dengan Sekta Siva Sidhiyanta dengan ditandai kitab Manawa Dharma. Sekta Pertapa di Bali. Juga ditemikan Bodhisatwa di Bedulu. Adigama. disimpan di Pejeng dalam bentuk tulisan stupika. Arca Bodhisatwa di Pura Galang Sanja Pejeng. b. pada umumnya ditandai dengan perwujudan Dewa Siva yang berwajah angker yang menyeramkan. selanjutnya kita kenal aliran Niwerti Marga atau Tanrisme kiri dan Prawerti atau Tantrisme kanan. kemudian berdwijati menjadi Dewa Rsi. Dan Matahari sebagai manifestasi Tuhan dan surya sewana sebagai penghayatannya. Sekta Budha atau Sogatha ditandai dengan ciri-ciri suatu mantram disebut Tipeyetha mantram. komoh (daging mentah dicampur air darah mentah). f. tuak. Purwa Digama. Tandanya suka makan darah. Sering juga disebut Tantrisme. Penghayatannya lebih ditujukan kepada Dewa Durga. arca-arca di Goa Gajah. di Pura Genuruan. pada umumnya pengikutnya berasal dari kesatria wangsa. Raja Rsi atau raja-raja 44 . daging (lawar). Dewa Wisnu sebagai lambang kemakmuran. e. Semua bukti-bukti itu sebagai tanda bahwa sekta tersebut telah ada jauh sebelum Empu Kuturan datang ke Bali. sumber kehidupan Dewa Wisnu (Wisnu Padha). Sekta Waisnawa mempunyai ciri-ciri pemujaan terutama ditujukan kepada Dewi Sri. d. c. Sekta Bairawa.

Empu Kuturan mengharmoniskannya menjadi konsep Tri Murti yaitu Brahma Wisnu. dan Siva yang distanakan pada desa adat dengan Tiga Parahyangan yang disebut dengan Kahyangan Tiga yaitu Pura Puseh untuk pemujaan Dewa Wisnu. h. terkenal dengan istilah surya sewana.. tt : 10-11). semua apa yang telah dilakukan di dalam melakukan surya sewana tersebut merupakan bukti bahwa seseorang telah melakukan yadnya menurut Pasupatiya. i. Sekta Ganapatya. Pemujaan ini dilakukan pada waktu matahari terbit dan matahari terbenam. pada umumnya pemujaan itu ditujukan pada Ganesa atau Dewa Angin dan pada tempat-tempat yang sangat berbahaya tersebut ditempatkan patung Ganesa (Ganesa = angin). Kelompok ini semua disebut Brahmana karena telah disumpah Sastra Weda. g. dan tata aturannya termuat di dalam lontar. pada umumnya aliran ini memuja Surya. dimana Empu Kuturan sebagai penganut utamanya juga akan melebur kesatu bentuk yang dikenal dengan paham Tri Murtinya. dimana semuanya tercakup di dalamnya dan saling mengisi dengan yang lainnya. Sekta Pasupateya. Sekta Budha Mahayana. Ciri-ciri lainnya sudah tidak tampak lagi. Pura Desa untuk pemujaan Dewa Brahma. 45 . Demikianlah asal usul dari terciptanya paham ajaran Tri Sakti hingga mengalami perkembangan dari masa ke masa hingga saat ini (Manik Mas dkk.yang kemudian berwanaprasta selanjutnya menjadi Rsi atau Pandita. dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siva.

Kerena itu apabila nenek-moyang mengendaki kelanjutan keturunan. Dalam perjalanannya turun ke hilir sampai ia tiba di tempat yang kini didiami oleh orang Asmat hilir. Konsep tradisional orang Asmat tentang hidup didasarkan pada keyakinan akan adanya suatu daerah di seberang ufuk terurai tadi. Walaupun orang Asmat tahu bahwa hubungan seks berkaitan dengan kelahiran bayi. tempat matahari terbenam tiap hari. dewa nenek-moyang itu dulu mendarat di bumi di suatu tempat yang jauh di pegunungan. yang mendarat di atas atap rumah tempat tinggal wanita yang telah ditakdirkan menjadi ibu anak asal ruh tadi. Suku Asmat Orang Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari dunia gaib yang berada di seberang laut di belakang ufuk. Papua A. Wanita itu akan hamil dan kemudian melahirkan bayi. ia mengalami banyak petualangan. fungsinya hanya untuk memberi bentuk sebagai manusia kepada ruh yang masuk ke dalam kandungan ibu itu.5. mereka mengirimkan suatu ruh tertentu ke bumi melalui seberkas sinar matahari. Dalam hal ini peranan ayah si bayi sama dengan seorang 46 . Menurut keyakinan orang Asmat.

 dambin-ow atau ruh jahat orang yang mati konyol (Zegwaard 1953) Ruh-ruh yi-ow adalah penjaga hutan-hutan sagu. terutama bagi keturunannya. Orang Asmat berkomunikasi secara simbolis dengan para yi-ow dengan berbagai upacara sajian berulang yang biasanya dipimpin oleh ndembero. gua-gua yang dalam. atau ruh jahat yang membawa penyakit dan bencana. tetapi hanya kalau ada orang yang sakit dan bila terjadi bencana.  osbopan. Berbeda dengan upacara-upacara sajian untuk berkomunikasi dengan para yi-ow. batu-batu besar yang mempunyai bentuk khusus.pemahat patung yang memberi bentuk kepada kayu yang disediakan oleh alam kepadanya (Zegwaard 1953). tetapi juga hidup dalam tubuh jenisjenis binatang tertentu. Ruh-ruh itu 47 . atau pemuka upacara. Orang Asmat yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia juga diam berbagai macam ruh yang mereka bagi dalam tiga golongan. Sakit dan bencana biasanya disebabkan oleh ruh jahat. Ruh-ruh ozbopan dianggap menghuni beberapa jenis pohon tertentu. yaitu:  yi-ow. danaudanau dan sungai-sungai yang penuh ikan dan hutan-hutan yang penuh binatang buruan. upacara sajian kepada para osbopan tak dilakukan secara berulang. yang juga harus dipuaskan oleh manusia dengan berbagai macam upacara sajian. atau ruh nenek moyang yang sifatnya pada dasarnya baik.

dewa yang dianggap menciptakan dan memiliki langit. Tuhan membawahi tiga makhluk halus. dan hutan. atau yages. B. 48 . atau manusia ruh. Konsep keagamaan orang Arso yang terpenting adalah sebutan terhadap Tuhan utamanya. Suku Arso Dasar religi orang Arso adalah penghormatan pada roh-roh nenek moyang yang upacaranya dipusatkan pada pesta dansa. Chaimbo menjelma menjadi mata air. karena roh itu bertugas untuk mencabut nyawa orang. yaitu Chaimbo. Menurut hirarkinya. Orientasi. bumi dan segala isinya. dan kadangkadang dengan ilmu gaib protektif. dengan melakukan serangkaian pantangan. atau roh. gunung. konsepkonsep serta kegiatan-kegiatan keagamaan ditujukan kepada upacara terima kasih atas keselamatan dan minta pertolongan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam pelbagai segi kehidupan. yaitu fowor. termasuk manusia dan pada fowor.diupayakan agar tidak terlampau sering mendekati tempat tinggal manusia. yang mereka puji dan sembah. di samping menjaga agar hak kekuasaannya tidak bisa pindah kepada orang lain. Orang Arso paling takut akan yonggoway. keti dan yonggoway.

konsep-konsep dan Sunda Wiwitan. Konsep-konsep itu tidak berada dalam diri orang Baduy sendiri yang kekuatannya tergantung 49 . pondok teu meunang disambung” (panjang tak boleh dipotong. Mereka bertugas menyejahterakan dunia melalui tapa (perbuatan. seperti dikemukakan oleh peribahasa “lojor teu meunang dipotong. Keyakinan mereka itu disebut Sunda Wiwitan atau agama Orientasi. pendek tak boleh disambung). maka seluruh kehidupan akan aman sejahtera. Batara Tunggal. Gangguan terhadap inti bumi ini berakibat fatal bagi seluruh kehidupan manusia di dunia.6. bekerja) dan pikukuh apabila Kanekes sebagai inti jagat selalu terbelihara baik. Baduy-Banten Dasar religi orang Baduy ialah penghoramatan moyang kepada dan satu ruh nenek kepercayaan kuasa. keagamaan kegiatan-kegiatan ditujukan kepada pikukuh agar supaya orang hidup menurut alur itu dalam menyejahterakan kehidupan Baduy dan dunia ramai (orang Baduy dari hirarki tua dan dunia ramai keturunan yang lebih muda). Konsep keagamaan dan adat terpenting yang menjadi inti pikukuh Baduy tanpa perubahan apa pun.

namun sikap keyakinannya tidak dapat dikategorikan dalam animisme. 7. hakikat agama Sunda Wiwitan. melalui para guriang yang dikirim oleh karuhun dan Batara Tunggal karena orang tidak patuh kepada pikukuh. roh leluhur. Kalimantan A. Wujud tertinggi itu menguasai manusia. Konsep pikukuh merupakan pengejawantahan dari adat dan keagamaan yang ditentukan oleh intensitas konsep mengenai karya dan keagamaan. Dengan melaksanakan semuanya itu orang akan dilindungi oleh kuasa tertinggi. sehingga untuk mewujudkan keyakinan tersebut. Suku Dayak Masyarakat memiliki keyakinan Dayak tentang wujud tertinggi dimana segala kekuatan yang ada di jagad raya berasal dari Yang Tunggal. dewa.dari tindakan atau perbuatan seseorang. Batara Tunggal. dan roh leluhur. sebab agama justru berkembang dari asumsi dasar bahwa di dalam alam terdapat daya 50 . roh halus. Dewa dan roh halus diberi tugas untuk menjaga dan menguasai suatu tempat tertentu dalam dunia ini. orang Dayak senantiasa melakukan hubungan religius dengan Jubata. Kebanyakan orang Dayak tidak mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa (zaman dulu-penulis). dan roh halus yang banyak memberikan pertolongan dalam kehidupan mereka.

Keindahannya bukan pertama yang diperhatikan. Alam dipandang sebagai suatu kekuatan yang mengerikan. Kekuatan sakral tersebut dapat pula digunakan untuk membantu beberapa kegiatan atau pekerjaan manusia. Daya hidup atau kekuatan penghidup itulah yang dinamakan roh.hidup atau kekuatan hidup dalam benda-benda tertentu atau gejala-gejala alam. Ia mempunyai enam bawahan. Roh itu kemudian dihubungkan dengan benda-benda dan kemudian dipuja. yakni penguasa jagad raya beserta isinya. Ne’ Pangedaong. matahari yang bersinar terang. seperti sungai yang mengalir deras dan bergemuruh. Jubata berada di langit ketujuh. sekaligus mempesonakan. Setiap benda atau beberapa benda tertentu dianggap mempunyai suatu kesakralan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Masyarakat Dayak menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa dengan sebutan Ene’ Daniang (sebagian masyarakat Dayak di Kalbar-penulis) atau Jubata. Ne’ Patampa’ yang dipercaya membuat patung-patung dari tanah liat bentuk menyerupai manusia. Kekuatan-kekuatan seperti ini merupakan sebagian dari hierophany yang dimaksud. yaitu. Ne’ Taratatn memberi kesegaran jasmani maupun rohani. Ne’ Amikng dan Ne’ Pamijar yang memberi napas kepada manusia. kilat dan petir yang menyambar dahsyat. pohon besar. seperti digunakan pamaliatn (dukun) untuk memanggil roh halus yang kemudian digunakan untuk membantunya dalam ritual pengobatan. melainkan kedahsyatan dan kekuasaan tertinggi yang terkandung dalam fenomena alam tersebut. 51 . gunung yang tinggi.

Sulawesi Selatan. Maha Perkasa. Penuntun untuk mencari sumber kebenaran. dan Maha Kuasa. secara bahasa. tanah yang diberikan Turiek Akrakna (tana toa atau lingkungan secara umum). Hal ini sama hal nya dengan nama Allah dalam agama Islam yang mempunyai 99 nama sesuai dengan kekuasaan dan kesempurnaannya. sedangkan Ne’ Pajaji dipercaya yang menjadikan manusia berbudi dan memelihara hidupnya sampai pada semua keturunannya. Menurut kisah penciptaan nama-nama bawahan itu adalah nama lain dari Jubata. 52 . Desa suku Kajang yang utama adalah desa Tana Toa. agama suku Kajang. Ajaran utama agama Patuntung adalah jika manusia ingin mendapatakan sumber kebenaran maka manusia harus menyandarkan diri pada tiga pilar utama: menghormati Turiek Akrakna (Tuhan). dan nenek moyang (To Manurung atau Ammatoa). Pattiroang. Sulawesi Selatan Suku Kajang adalah suku yang mendiami desa-desa di Kabupaten Bulukumba. berarti penuntun. Selebihnya. mereka tersebar di desa Bonto Baji. Maha Mengetahui. maksudnya satu pribadi pencipta dengan beberapa nama atau satu nama dengan berbagai sifat-sifat kekuasaanNya. Ajaran tentang menjaga lingkungan dan kesederhanaan hidup tersebut tertuang dalam ajaran agama Patuntung. Malleleng. Patuntung. Suku Kajang percaya bahwa Turiek Akrakna adalah sang Maha Kekal. 8. Percaya pada Turiek Akrakna adalah hal mendasar dalam agama Patuntung.4. dan Tambangan. Batu Nilamung.Ne’ Pangingu memberikan berkat perlindungan.

Yogyakarta sikap saling membantu ini sering diterapkan apabila ada orang yang sedang melaksanakan hajatan atau orang yang terkena musibah. bukti-buktinya misalnya bangunan padepokan. Jawa Saling membantu antar warga di daerah Gamping. Bangsa Indonesia terkenal ramah tamah. Riwayat dangkalan Metsyaha. semua meng-indikasikan adanya Kemanusiaan yang adil dan beradab. membantu fakir miskin. hubungan luar negeri semisal perdagangan. kegiatan kemanusiaan. mereka membantu sampai tuntas sehingga orang yang terkena 53 . Anting Malela. selain membantu dalam bentuk materi mereka juga membantu dalam bentuk tenaga. Ramayana.Turiek Akrakna menurunkan perintahnya kepada masyarakat Kajang melalui passang (pesan atau wahyu) yang diberikan kepada manusia pertama yang diturunkan ke dunia. SILA 2: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1. pondok-pondok. dan sebagainya. To Manurung atau yang kemudian disebut Ammatoa. Batu Pegat. tulisan Bharatayudha. lemah lembut dengan sesama manusia. aja adigang adigung adiguna. 2. aja sawiyah-wiyah. Bontu Sinaga. semboyan aja dumeh. sopan santun. perkawinan. Saling menolong antarwarga a. membantu menyiapkan jamuan untuk para tamu. aja kemaki. dan sebagainya. Danau Toba. aja kementhus. misalnya ikut dalam membersihkan rumah orang yang terkena musibah tersebut. Malin Kundang. membantu orang sakit. Cinde Laras.

musibah tersebut tidak terlalu merasa keberatan. Selain itu masyarakatnya juga kompak untuk membuat desanya terlihat bersih dengan melaksanakan kerja bakti secara rutin. b. Minang, Sumatera Barat Orang minang identik dengan sifat saling tolong menolong antar warganya, hal ini dibuktikan dengan Undang-Undang Nagari. Barek samo dipikul, ringan samo dijinjing Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, Sakik basilau, mati bajanguak Salah batimbang, hutang babayie Undang-undang dalam Nagari mengatur tata hubungan warga masyarakat dalam sebuah nagari. Sistem yang dipakai adalah tipikal masyarakat komunal, dengan ciri-ciri:  Setiap orang secara alami langsung menjadi warga Nagari  Demokrasi langsung, karena para Penghulu sangat dekat dengan masyarakatnya, musyawarah dan mufakat dilaksanakan tanpa diwakilkan.  Gotong royong. Kebersamaan dalam menghadapi segala masalah dalam Nagari  Social safety net, semua warga Nagari, dapat mengandalkan bahwa dirinya akan dibantu secara bersama-sama oleh masyarakat jika dia mengalami kesusahan yang mendesak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling tolong menolong antar semua warga, anggota masyarakat Nagari selalu

54

berusaha berkomunikasi dengan semua orang dengan bahasa yang tidak langsung, disebut baso-basi. Selain itu, pada rites of passage seperi kelahiran, khitanan, perkawinan, dan kematian selalu diadakan acara adat dengan format yang khusus dan baku, tetapi dapat sedikit berbeda antara satu Nagari dengan Nagari lainnya, sesuai dengan prinsip adat selingkar Nagari. SILA 3: Persatuan Indonesia A. Ikatan Marga 1. Orang Batak Toba Sumatera Utara Marga adalah istilah orang

Batak Toba untuk menyebut leluhur induk dari silsilah keluarga dan kekerabatan mereka. Sebagai

sebuah tradisi, marga telah menjadi identitas dan status social orang Batak Toba yang masih bertahan hingga saat ini. Orang Batak menganut falsafah kekeluargaan dan

kekerabatan yang disebut dengan Tungku nan Tiga (tungku tiga kaki). Dalam bahasa Batak Toba, falsafah ini disebut Dalihan na Tolu (tungku posisi duduk). Falsafah ini mengajarkan kepada orang Batak Toba bahwa sejak lahir hingga meninggal kelak, orang Batak harus jelas struktur hubungan kekeluargaan dan kekerabatannya. Falsafah Dalihan na Tolu berisi tiga kedudukan penting orang Batak Toba

55

dalam kekerabatan, yaitu hula-hula, tondong, dongan tubu atau sinna dan boru. Orang Batak Toba meyakini bahwa bentuk kekerabatan berdasarkan garis ketururunan ini didasarkan pada silsilah (Tamboro) yang berujung pada si Raja Batak. Berdasarkan keyakinan ini maka semua orang Batak diyakini pasti memiliki marga. Kekerabatan orang Batak Toba yang ditentukan berdasarkan wilayah pemukiman terlihat dari terbentuknya kesepakatan terhadap tradisi adat-istiadat yang ada di setiap wilayah. Sebagai contoh, orang Batak yang bermukim diwilayah Mandaililng, mereka akan

membentuk suatu tradisi adat-istiadat yang memiliki corak sendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba. Hala ini dapat terjadi meskipun orang Batak yang bermukim ini memiliki daya rekat yang sama kuat dengan kekerabatan yang berdasarkan keturunan. Hal ini tergambar dalam peribahasa Batak Toba yang berbunyi “jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul” yang artinya semua orang menakui bahwa hubungn garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam system kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

56

d. Kerajaan Aiduma n. j. yang menunjukkan masuknya sistem feodalisme yang merupakan bukan budaya asli etnik Papua. c. h. Akibat hubungan daerahdaerah pesisir Papua dengan Sultan-Sultan Maluku maka terdapat beberapa kerajaan lokal (pertuanan) di pulau ini. b. Papua Bagian Barat Suku Biak merupakan suku Melanesia terbanyak yang menyebar di pantai utara Papua. i. g. e. l.2. karena itu bahasa Biak juga terbanyak digunakan dan dianggap sebagai bahasa persatuan Papua. Kerajaankerajaan tersebut diantaranya : a. f. Kerajaan Kaimana 57 . k. Kerajaan Waigeo Kerajaan Misool/Lilinta (marga Dekamboe) Kerajaan Salawati (marga Arfan) Kerajaan Sailolof/Waigama (marga Tafalas) Kerajaan Fatagar/(marga Uswanas) Kerajaan Rumbati (marga Bauw) Kerajaan Atiati (marga Kerewaindżai) Kerajaan Sekar (marga Rumgesan) Kerajaan Patipi Kerajaan Arguni Kerajaan Wertuar (marga Heremba) Kerajaan Kowiai/kerajaan Namatota m.

Orang ArabIndonesia juga memberikan nama keluarga di belakang namanya.000 pulau dan beragam budaya dan bahasa daerah. dan lain-lain. misalnya budaya Jawa. Apabila mereka kemudian pergi atau menetap di negara-negara yang mengharuskan setiap penduduknya untuk memiliki minimal dua nama (nama pemberian dan nama keluarga).3. serta Sunda juga sering menggunakan nama yang berasal dari bahasa 58 . Dalam budaya Minangkabau. Indonesia tidak memiliki satu aturan tertentu dalam pemberian nama. banyak orang sampai saat ini hanya memiliki satu nama. dan beberapa orang Madura. Kemudian orang Jawa. Suku-suku lain tidak mengenal nama keluarga. Bali. Shihab. Pemecahan yang biasanya diambil adalah mengulang nama tersebut dua kali. kesulitan dapat terjadi. Dengan lebih dari 17. sedangkan untuk wanita pada umumnya tidak bergelar. Konsep nama keluarga tidak dikenal dalam beberapa budaya Indonesia. yaitu nama pemberian. Assegaf. nama marga ayah diwariskan kepada anak-anaknya (patrilineal) secara turun-temurun. Seluruh Indonesia Orang Indonesia memberikan nama Indonesia kepada anakanak mereka dengan berbagai cara. Karena itu. misalnya Hambali. Dalam budaya Batak dan Minahasa misalnya. Beberapa suku tertentu memiliki nama marga yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. Beberapa budaya lain memiliki peraturan mengenai nama keluarga atau nama marga. pria yang sudah menikah akan diberikan gelar di belakang namanya.

Apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu jika sedang menyelesaikan masalah yang 59 . Sehingga mayoritas dari mereka memilki nama Indonesia di samping nama Tionghoa. orang-orang Tionghoa dilarang menggunakan nama Tionghoa dalam administrasi negara. Mulai dari masyarakat Sumatera sampai bumi Papua. nanging olehe ngrembug nganti sareh”. Anggodo Widjojo (marga: Ang) SILA 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” memiliki nilai hikmat dan musyawarah mufakat. Leluhur orang Jawa mengajarkan “yen ana dirembug.Sanskerta. Budaya Musyawarah Masyarakat Jawa Dalam perspektif Jawa. 1. Bangsa Indonesia sendiri jauh sebelum adanya Pancasila sudah mengenal system pemecahan masalah dengan musyawarah mufakat. Dalam nama Indonesianya. Beberapa contoh: Sudono Salim (marga: Liem). maka penyelesaian masalahnya didekati dengan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab. orang Tionghoa sering menyelipkan nama marga dan keluarganya. sudah menjadi ketetapan adat manakala sedang ada masalah. Sejak kebijakan pemerintahan Soeharto di zaman Orde Baru.

Dari hasil musyawarah 60 . Penduduk Sasak Asli masih banyak ditemukan di pelosok-pelosok pulau Lombok. digunakan untuk menyelesaikan persengketaan antara perorangan. Budaya Musyawarah Masyarakan Minangkabau Produk budaya Minangkabau yang cukup menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya. Selain itu tidak adanya jarak antara pemimpin dan rakyat. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat bahwa "pemimpin itu didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting". khususnya di kakikaki Gunung Rinjani sebelah utara yang rimbun. Dalam budaya Minang juga terdapat pusat gelanggang yang disebut pemedenan atau gelanggang. 3. menjadi faktor lain tumbuh suburnya budaya demokratis di tengah masyarakat Minang. dan antara nagari yang tidak dapat diputuskan oleh penghulu masing-masing.menyebabkan perselisihan hendaknya dilaksanakan dengan hati tenang dan kepala yang dingin (Tinarbuko. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari. berkulit sawo matang (kalaupun sedikit gelap itu karena pengaruh sinar matahari). Mereka berperawakan seperti layaknya orang Indonesia. Pemedenan yaitu suatu lapangan luas yang terletak di luar perkampungan.. dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat. antar kaum. Masyarakat suku Sasak sudah menerapkan musyawarah mufakat sejak sebelum Pancasila sila ke-4 diproklamirkan. 2011) 2. Budaya Musyawarah masyarakat Lombok Penduduk asli pulau Lombok adalah suku Sasak. Dalam memilih kepala dusun masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah.

61 . Selain itu adalah adanya tradisi begundem dan sangkep yang bisa membuktikan jika masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah sebelum lahirnya Pancasila. Setiap Kombongan Ada’ memiliki beberapa penguasa adat kecil disebut Lembang. Begundem merupakan kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh seorang kepala dusun (jeroarah) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dalam wilayah dusun. Budaya Musyawarah masyarakat Bali Masyarakat Bali mengenal budaya banjar yaitu budaya musyawarah yang dipimpin oleh ketua adat dan melakukan musyawarah rutin di aula atau alun-alun di tiap desa. ceramah agama. 5. Orang-orang yang datang ke Banjar bukan hanya para tetua adat tetapi seluruh penduduk yang tinggal dalam banjar tersebut. Kegiatan dalam setiap banjar yaitu pembicaraan seputar upacara adat. 4. Sedangkan sangkep adalah kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh kepala kampung (keliang) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dengan skala yang lebih luas dari begundem. Di daerah lembang masih terdapat penguada adapt wilayah yang disebut Bua’. Setiap daerah adat besar terdiri dari beberapa kelompok adat yang dikuasai oleh satu badan musyawarah adat yang disebut Kombongan Ada’.dengan penduduk dusun maka kepala dusun terpilih akan menjabat selama 8 tahun kepengurusan. maupun sosialisasi kegiatan lainnya. Budaya Musyawarah Masyarakan Tana Toraja Masyarakat Toraja memiliki lembaga dan organisasi sosial yang mengelola kehidupan di lingkungan permukiman pedesaan.

Bukti-bukti berupa tulisan berisi karangan. Hal itu tercermin dari adanya upaya menimbun hasil tani untuk kepentingan bersama dan bukti-bukti berupa bangunan misalnya bendungan air. cerita sejarah misalnya sejarah kerajaan Kalingga. tanah desa. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Ratu Adil. Jaka Tarub. dan lain-lain. Budaya Musyawarah Masyarakat Papua Suku Asmat Masyarakat Asmat mengenal sistem kemasyarakatan disebut Aipem. Sunan Kali Jaga. sejarah Raja Air Langga. Tiga Piatu. dengan kebudayaan tradisional Indonesia sudah tampak mulai jaman purba. Batak Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. lumbung desa yang semuanya bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh penduduk desa dengan adil.Syarat untuk dapat dipilih menjadi pemimpin Aipem yaitu harus orang-orang yangpandai berkelahi. Contoh bukti lainnya yaitu : 1. Setiap kelurga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh 62 . Pemimpin Aipem biasanya mengambil prakarsa untukmenyelenggarakan musyawarah guna membicarakan suatu persoalan atau pekerjaan. To Mampatawine To Kai Langi Mai.6. adat menerima tamu. tanggul sungai. sumur bersama. SILA 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Bukti-bukti adanya korelasi antara nilai sila kelima pancasila. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. kuat dan bijaksana. Bukti-bukti berupa perbuatan misalnya menolong fakir miskin.

3. Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. sebuah tempat khusus terletak di pusat rumah yang ditujukan untuk menjaga agar tak satu binatang pun lewat di atasnya. Ritual ini juga biasa dilakukan saat menyimpan bibit padi di possi balla. selamatan waktu mempunyai hajat tertentu. Kalimantan Masyarakat Bugis memiliki tradisi khusus pada pola panen hasil sawahnya. sampai tiba waktunya panen raya. membaca meong palo karallae. Ada upacara appalili sebelum pembajakan tanah. Mulai dari turun ke sawah. Bali Adanya sistem irigasi Subak di Bali yang mengatur pengairan sawah para petani secara bergiliran. Lalu ritual itu dirangkai dengan massureq. tersebut melalui proses musyawarah. 2.menjualnya. 4. Bugis. salah satu epos Lagaligo tentang padi. selamatan waktu mengetam padi. yang penentuan giliran 63 . Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan. Ada Appatinro pare atau appabenni ase sebelum bibit padi disemaikan. Adanya nilai kebudayaan di Batak yang dikenal dengan uhum dan ugari. membajak. Jawa Menyediakan air kendi di muka rumah bagi orang yang membutuhkan.

ruang tamu dan lain-lain. Rumah panggung tersebut dapat menampung lebih dari satu keluarga.Dan ketika panen tiba digelarlah katto bokko. dan memasak dilakukan di rumah panggung ini. ritual panen raya yang biasanya diiringi dengan kelong pare. Sikap tenggang rasa dan saling peduli sangat dibutuhkan agar tercipta perasaan damai sehingga meminimalisir timbulnya konflik. Semua keluarga yang tinggal dalam rumah panggung ini saling membantu. Agar manusia memperoleh sesuatu untuk dimakan. makan. mulai dari tidur. ritual mappadendang mengingatkan kita pada kosmologi hidup petani pedesaan sehari-hari. Setelah melalui rangkaian ritual itu barulah dilaksanakan Mapadendang. Ia juga makhluk manusia. Bagi komunitas Pakalu. yang seolah ingin menghidupkan kembali mitos Sangiyang Sri. Minahasa. 5. Maluku Rumah nenek moyang masyarakat Minahasa dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan ukuran yang besar. 64 . yang berarti adengka ase lolo. yang diyakini sebagai dewi padi yang sangat dihormati. Semua aktivitas. Appadekko dan Mappadendang konon memang berawal dari aktifitas ini. Padi bukan hanya sumber kehidupan. mulai dari berbagi makanan. atau Dewi Sri di pedesaan Jawa. Di Sidrap dan sekitarnya ritual ini dikenal dengan appadekko. Ia berkorban dan berubah wujud menjadi padi. kegiatan menumbuk padi muda.

http://togadebataraja. Ricklefs.com/doc/A9eWDHOr/preview.php/DTI/article/view/5630 http://almuzakky.kompasiana. Masyarakat Terasing di Indonesia. Jakarta: Gramedia. 314. http://aligufron. dkk.blogspot.html 65 .com/2011/05/16/mengenal-suku-kajang http://research.(terj) 2008.C.com/2011/10/penerapan-sila-kemanusiaanyang-adil.info/kolom2/msgview/250/58199/no/58199.html http://indonesia-life.4shared. Masyarakat Terasing di Indonesia.id/index.html http://sosbud.DAFTAR PUSTAKA M.blogspot. dkk.blogspot.com/2007/12/sistem-kepercayaan-orangbaduy-jawa. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.com/journal/item/19/Sistem_Kepercayaan_Orang_ Asmat_di_Papua_Selatan Referensi: Koentjaraningrat.com/2008/10/sistemkepercayaan-orangarso-papua.html http://emzokombozo.com/index. 1993. Jakarta.multiply. (1993).ac.blogspot.com/2012/04/kepercayaan-asli-kuno-sukubatak.blogspot. Gramedia. hal. Jakarta: Serambi.html Koentjaraningrat. Sumber tulisan: http://uun-halimah.html http://banuadayak.com/2010/08/kepercayaan-dan-agama-orangdayak.html http://dc159.php?page=berita_baru&data=36 http://uun-halimah.amikom.freevar.

Pancasila diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia.BAB III PANCASILA DAN IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN A. Maka dari itu makalah ini akan membahas berbagai perbedaan ideologi Pancasila dengan beberapa ideologi yang berkembang didunia. Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia. Kapitalisme. Latar belakang Sebagai dasar Negara Indonesia Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan pedoman Pancasila para pedahulu kita bisa mempersatukan berbagai golongan dan kelompok. Melalui pendidikan Pancasila warga Negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami. menganalisis dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti digariskan di dalam pembukaan UUD 1945. Komunisme dan Sosialisme. 66 . Selain ideologi Pancasila ada banyak ideologi lain yang berkembang didunia yaitu ideologi Liberalisme. Semua itu memiliki banyak perbedaan dengan ideologi Pancasila. Pancasila pada hakikatnya merupakan hasil penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang.

Ideologi merupakan falsafah hidup maupun pandangan hidup suatu bangsa. bangsa atau negara. 5. Ideologi merupakan merupakan sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam kehidupan.B. Ideologi merupakan asas pendapat atau keyakinan yang dicita-citakan sebagai dasar pemerintahan negara. 3. 2. Ideologi sebagai kumpulan gagasan. Dapat disimpulkan bahwa ideologi bangsa adalah suatu paham atau ajaran yang dihasilkan dari pemikiran manusia. Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran. 2) W. rasa. bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna 67 . Seperti dikemukakan oleh 1) Destutt de Tracy seorang filsuf Prancis bahwa ideologi merupakan ilmu yang mempelajari gagasan atau ide manusia beserta kadar kebenarannya.. PEMBAHASAN Ideologi berasal dari kata “iden” dan “logos”. cita. 3) Oetoyo Oesman dan Alfian mendefinisikan bahwa ideologi berintikan serangkaian nilai/norma atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup.. Pengertian ideologi mencakup hal-hal sebagai berikut : 1. Ideologi diartikan sebagai ilmu tentang idea atau gagasan. ide. keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang memberikan arah dan menyangkut tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. White merumuskan bahwa ideologi merupakan cita-cita politik atau doktrin/ajaran dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-badakan.. Ideologi melandasi cara berpikir. Umumnya ideologi dianut oleh sekelompok masyarakat. serta segala upaya di bidang politik.. 4.

setiap bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara tersebut agar tetap kokoh berdiri di tengah percaturan internasional. 3. 2) Membentuk identitas atau jati diri melalui nilai-nilai yang diyakini sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan zaman. serta 5) Sarana mempersatukan bangsa dan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara. maupun hankam. baik politik. Adanya upaya mewujudkan ideologi tersebut dalam kenyataan.. Adanya nilai-nilai yang diyakini. Dalam sebuah ideologi terkandung tiga unsur yaitu : 1. Adanya cita-cita. Ideologi sebuah negara yang berisi rumusan atau konsep tentang berbagai bidang kehidupan. tanpa ideologi bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan dan berdiri kokoh. dapat menunjang keutuhan negara tersebut di dalam pergaulan internasional. Di samping adanya tujuan. 2. Suatu negara yang berdiri tentu memiliki tujuan. Rumusan tersebut diwujudkan dalam cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan bernegara. ekonomi.mewujudkan kehidupan yang dicita-citakan. Ideologi sangat penting bagi sebuah negara dalam rangka : 1) Memberi landasan tentang cara berpikir dan bertindak bagi segenap bangsa dalam mencapai tujuannya. 3) Memberi arah bagi negara dalam mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang diinginkan. Bahkan. sosial budaya. cita-cita serta bentuk kehidupan yang didambakan. Tanpa ideologi yang jelas suatu bangsa akan mudah goyah dan terombang-ambing oleh pengaruh dunia internasional. 4) Memberi pegangan bagi bangsa dan negara agar tidak mudah terpengaruh dan terbawa oleh arus negara lain. 68 .

. Ciri – ciri Ideologi Liberal . kegiatan ekonomi cenderung kapitalis yang mengutamakan pengembangan modal sebesar-besarnya. paham liberalisme tidak melarang ateisme/tidak beragama. baik di bidang politik. kekuasaan dalam negara antara lembaga legislatif. kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Amerika Serikat. antara lain adalah mempercayai adanya Tuhan. masyarakat cenderung individualistis. Berikut ciri-ciri negara yang menganut ideologi liberalism. Inti ajaran liberalisme adalah kebebasan individu. dan Kanada. dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa . sekulerisme. eksekutif. Ideologi ini tidak dibatasi oleh ajaran – ajaran filsafah. lebih mengutamakan kepentingan individu. ekonomi. Prancis.Ajarannya bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir.a Ideologi Liberalisme Ideologi Liberal adalah aliran pikiran perseorangan atau individualistic. Negara liberal cenderung terbentuk masyarakat yang individualistis atau mementingkan kepentingan sendiri dan kapitalis. Kapitalis artinya mengutamakan pengembangan modal dan laba sebesar-besarnya. maupun sosial budaya. Contoh negara yang menganut ideologi liberalisme. dan yudikatif dipisahkan secara tegas. 69 . mengakui persamaan dasar manusia dan menghargai pemikiran manusia. artinya adanya negara sama sekali tidak mengatur kehidupan beragama. yaitu Inggris. kepemilikan alat produksi dan kegiatan ekonomi diserahkan pada setiap individu. sehingga cenderung terjadi free fight liberalisme atau persaingan bebas dalam segala bidang kehidupan. kegiatan koperasi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.

Gerakan tersebut kemudian berkembang di Rusia dan menyebar ke penjuru dunia. sistem perekonomian yang sentralistik (diatur oleh pusat). Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme. maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945. omunisme bersumber dari ajaran Marxisme-Leninisme. tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. Semboyan 70 . alat produksi. Ideologi komunisme merupakan kebalikan dari liberalisme. Segala kegiatan ekonomi. ide-ide komunisme berkembang menjadi ajaran Leninisme. Marxisme yang berasal dari gagasan Karl Marx. Leninisme berawal dari gerakan revolusi dengan dukungan kaum buruh dan demokrat di Eropa Barat. b Ideologi Komunisme Ideologi Komunis merupakan penerapan ajaran sosialis radikal marxisme-leninisme. sosial budaya sepenuhnya dikuasai oleh negara. menyanggah persamaan manusia dan tidak terdapat pengakuan terhadap hak asasi manusia. kekuasaan dipegang oleh satu golongan. Setelah dikembangkan oleh Lenin. Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata.Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945. Pokok-pokok ajaran ideologi ini adalah tidak mempercayai adanya Tuhan(atheisme). legalitas tindakan kekerasan.

bahkan negara membolehkan paham atiagama. Dalam ideologi komunisme. Republik. yaitu Partai Komunis. pendidikan. Ceko dan Kuba. Ideologi komunisme dianut oleh negara RRC. Penerapan sistem pemerintahan dalam ideologi komunisme cenderung diktator. Ciri-ciri ideologi agama antara lain adalah urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama. Polandia. Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh. 71 . berbagai bidang kehidupan. kehidupan beragama diserahkan setiap individu.gerakan ideologi komunisme adalah proletar sedunia bersatulah. kekuasaan negara dikuasai satu partai dominan. Negara yang menganut ideologi komunisme memiliki ciri-ciri antara lain adalah penghapusan hak-hak individu. kurangnya jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam UUD Negara. Rusia. c Ideologi Agama Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. negara tidak mengakui agama. sosial dan budaya dikuasai negara. dan tidak memberi kesempatan kepada peran swasta. Hongaria. negara berlandaskan agama. sistem pemerintah cenderung diktator. tidak ada jaminan kehidupan beragama. hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. penguasaan atas alat produksi kegiatan ekonomi sepenuhnya dikuasai negara (etatisme).

sebagaimana ideologi. agama tidak akan serta-merta dipercaya oleh para penganutnya. Namun demikian. Tradisi keagamaan selalu menunjukkan bahwa Tuhan tidak suka pada beberapa perilaku yang dianggap salah dan juga memberikan restu pada perilaku yang dianggap benar. Hingga penerimaan akan sebuah kepercayaan mutlak dan mesti dilakukan. etika berfungsi sebagai proses awal pembentukan indentitas.Agama Sebagai Ideologi pada tataran individu. karena membentuk moral personal dan juga solidaritas bagi masing-masing pemeluk agama. Konstruksi identitas akan memberikan kesadaran untuk mempercayai segala kebenaran yang disampaikan oleh suatu agama. Termasuk masalah komitmen di antara mereka dapat kita lihat pada cerita kepahlawanan ataupun perilaku yang menidentikan perlawanan antara yang baik dan jahat. yang benar diberikan pahala sedangkan yang salah diberikan dosa. Konsep ini juga memberikan pemahaman untuk memberikan reward pada pelaku agama. 72 . Di sisi lain pada tingkat lebih lanjut identitas agama memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk maju. Jika seorang penganut agama sudah punya kesadaran tentang identitasnya dalam suatu agama. dalam keadaan ini konstruksi identitas memberikan pengamanan akan keraguan tersebut. Ideologi sendiri berfungsi untuk mempengaruhi kehidupan suatu kelompok agar sesuai dengan apa yang telah digariskan sejak awal oleh agama tersebut. Adanya identifikasi spesifik di antara anggota kelompok. Dapat dikatakan bahwa militansi seorang penganut agama berawal dari pembentukan identitas pada dirinya. Identitas kelompok (agama) inilah yang menjadikan awal ideologisasi agama bagi pemeluknya. maka komitmennya pada agama tidak akan diragukan lagi.

Pada dataran inilah kebanyakan pemerhati keagamaan memetakan asalmula tindakan kekerasan atas nama agama muncul. Rasa aman memberikan ketenangan kepada manusia akan kehidupan setelah mati. d Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah Ideologi yang bersumber dari seluruh nilainilai Pancasila yang terdapat pada sila yang satu dengan sila yang lainnya. Tentunya perasaan seperti inilah yang dicari oleh setiap pengikut agama. Contohnya : Saudi Arabia berdasarkan Islam dan Vatikan Roma berdasarkan Kristen. Permasalahannya adalah pembenaran tindak kekerasan terhadap kelompok lain. Negara yang menganut ideologi berdasar agama dinamakan teokrasi atau negara agama. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di 73 . seperti apa yang selalu di informasikan oleh setiap agama di dunia ini. dan negara berdasarkan atas hukum. ketika ideologisasi ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi hidup di dunia dan akhir nanti.1991 : 192). Negara teokrasi sulit dilaksanakan bila dalam sebuah terdapat keanekaragaman agama. Karena memang setiap agama menawarkan rasa aman kepada pengikutnya. Menurut penulis sendiri agama sebagai Ideologi tidaklah menjadi pokok persoalan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat. pemerintahan berdasarkan persetujuan rakyat. Ciri-ciri Ideologi ini antara lain adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Negara agama adalah negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan mendasarkan diri pada hukum agama tertentu.

Kesimpulan Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah bagian dari Ideologi bangsa yang diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. keserasian dan keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bangsa dan negara. normatif. Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan. Ideologi Pancasila bersumber dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri.cita suatu Negara. Prinsip ideologi Pancasila adalah terwujudnya keselarasan. Ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila. mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya. Pancasila digunakan sebagai landasan dalam berpikir. PENUTUP a. dan realitas. Ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun secara sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita. C. bersikap. terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Pancasila sebagai Ideologi bangsa menunjukkan adanya 74 . Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas. dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Negara Republik Indonesia.

Sebelumnya melangkah lebih jauh. kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Saran Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa. Ini membuktikan dan meyakinkan tentang Pancasila sebagai suatu yang harus kita yakini karena cocok bagi bangsa Indonesia. Selain itu. dan harga. Indonesia saat ini sangat membutuhkan sebuah idiologi dalam menjalankan pemerintahan ini ke depan. b. Tidak lain ideologi itu adalah Pancasila. sedangkan Liberalisme. Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa Kapitalisme. Jadi. Kerena Pancasila merupakan ideologi dari negeri kita. 75 . yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas. Dengan adanya persatuan dan kesatuan tersebut jelas mendorong usaha dalam menegakkan dan memperjuangkan kemerdekaan. Keduanya juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan. jika dibandingkan dengan Pancasila. sangat perlu kita memahami apa arti dari ideologi dan apa itu Pancasila sebenarnya. sistem pasar.keseimbangan ide dan gagasan serta tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara. Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter.

Yogyakarta : UNY Press http://thehilmanscoy.DAFTAR PUSTAKA Setiadi. Komunis dan Sosialis” http://id.shvoong. Elly M.Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya http://slowdownthing.Pendidikan Pancasila. 2003.blogspot.”Perbedaan Ideologi Pancasila.com.blogspot.com/writing-and-speaking/presenting/2276673-ideologibangsa/#ixzz2DWvWvskm 76 . L.2002. Jakarta : Gramedia Purwastuti. Andriani.Pendidikan Pancasila.com.

Masa kejayaan kesultanan tahun 1610 dan 1640 membawa Aceh menjadi bangsa yang masyur dan berdaulat. Pada masa kejayaan kesultanan ini terjadi konflik menentang Belanda yang ingin menguasai wilayah Aceh.BAB V PAPARAN TENTANG IDEOLOGI AGAMA MERUPAKAN POTENSI ANCAMAN TERHADAP KEDERADAAN IDEOLOGI PANCASILA DI PROVINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM A. rakyat Aceh bersedia menyumbangkan pesawat Dakota untuk kepentingan 77 . mendorong rakyat Aceh mendukung gerakan tersebut. Bahkan. kuatnya gerakan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta. Belanda dengan politik devide et imperanya membuat kelompok uleebalang (bangsawan tuan tanah) dan kaum ulama berseteru. LATAR BELAKANG Aceh yang terletak di posisi strategis (dekat dengan Selat Malaka). konflik sengaja diciptakan. Pada masa kemerdekaan Indonesia. dengan menjalankan syariat Islam dan mengembalikan Aceh pada masa kejayaan kesultanan. Di masa penjajahan Jepang. Hal ini menimbulkan perlawanan rakyat sehingga terjadi perang panjang (1873-1904) dan secara sporadis hingga tahun 1942. menjadi pusat perdagangan dan wilayah pemeluk Islam yang pertama di Nusantara. Kemenangan kaum ulama yang dipimpin Daud Beureurh menciptakan masyarakat lebih religius.

Setelah penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik. kemudian ini menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan Garuda. Daud merasa kecewa dengan penggabungan ini dan muncul konflik baru. Aceh digabungkan dengan Sumatera Timur. Pemberlakuan ini tidak lama bertahan karena ketika Orde Lama diganti Orde Baru. Ini mendorong Aceh ke arah daerah yang sekuler. pendidikan dan adat istiadat serta terpisah dari Sumatera Timur. diganti dengan peraturan yang diseragamkan dari pusat ke semua 78 . Peraturan syariat Islam dan lembaga adat seperti Tuha Peut. Keuchik. kebijakan pembangunan industrialisasi multinasional dilakukan. Walaupun Daud Beureueh diangkat sebagai gubernur militer RI di daerah ini. memberi status khusus pada Aceh sebagai daerah otonomi luas terutama dalam urusan agama. Sago dan Mukim dihapus. Gampong.perjuangan Republik pada tahun 1948. Perlawanan ini diatasi oleh pemerintah dengan mengangkat perwira asal Aceh untuk menjadi pimpinan militer tertinggi sekaligus berperan sebagai penyebar gagasan pemerintah terhadap penyelesaian perlawanan DII/NI. Faktor lain pemicu konflik adalah kecurigaan terhadap pemerintah pusat yang menempatkan seorang komandan militer di Aceh yang dianggap komunis dan terhadap kabinet baru (PNI) yang tidak menerima permintaan Daud Beureueh untuk status khusus bagi Aceh dalam penerapan syariat Islam. Kekecewaan itu melahirkan gerakan perlawanan untuk membentuk Negara Islam Indonesia/Darul Islam (NII/DI) yang dipimpin langsung Daud Beureueh dan didukung sebagian rakyat Aceh.

“Ketuhanan yang Maha Esa” yang terkesan mengutip ayat pada Q. Yang terjadi selanjutnya adalah pemberlakuan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1989 hingga 1998.daerah Aceh. Pemerintah Orde Baru kemudian melakukan tindakan yang sangat represif. B. 2. Kekerasan demi kekerasan terjadi. Selama DOM berbagai pelanggaran HAM telah terjadi. Al-Ikhlas ayat (1) yaitu: “Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa”. Pelanggaran HAM terjadi dengan alasan bahwa korban adalah anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Keinginan inilah sebagai cikal bakal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin Hasan Tiro. Aceh). Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 disebutkan yaitu “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” sehingga dapat disimpulkan bahwa UUD 1945 mempunyai nilai keislaman yan tinggi yang 79 . Pemerintah menghancurkan gerakan ini melalui operasi militer.S. berdaulat dan islami. Kebijakan yang sentralistis ini menimbulkan jurang lebar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Islam secara expressiv verbis terdapat Eksistensi ideologi pada Pembukaan UUD 1945 sekaligus sebagai Pancasila yaitu. Tercatat 534 korban jiwa dan 114 yang diculik (YAPPIKA. pencabutan status DOM tahun 1998 tidak berpengaruh pada berkurangnya berbagai pelanggaran HAM di Aceh. LANDASAN HUKUM 1. Situasi ini mendorong beberapa kalangan di masyarakat Aceh berkeinginan untuk menjadikan Aceh sebagai negara makmur.

berhubungan dengan aqidah (keyakinan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. IV/MPR-RI/1999 tentang GBHN. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonom yang bersyariat Islam tidak mudah di dalam negara kesatuan 80 . menetapkan bahwa hukum Islam. hukum Barat adalah sumber pembentukan hukum nasional. Hukum. Pasal 25 –26 UU PNAD mengatur mengenai Mahkamah Syar’iyah NAD yang merupakan peradilan syariat Islam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional. 3. butir 2. Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” mencerminkan sifat bangsa yang percaya bahwa terdapat kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan di dunia sekarang. 6. Ini memberi dorongan untuk mengejar nilai-nilai yang dianggap luhur yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang baik di masa nanti. Arah Kebijakan. A. mengingat mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. 5. KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI ACEH Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah propinsi yang berdasarkan pada syariat Islam di Indonesia. UU No. Bab IV. hukum Adat. Undang-Undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. C. 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (selanjutnya UU PNAD) membawa perkembangan baru di Aceh dalam sistem peradilan. Ketetapan MPR RI No. 4.

dan meminjam kata-kata yang dipakai oleh seorang 81 . khususnya karena sistem peradilan biasa yang jarang sekali memberikan keadilan bagi masyarakat Aceh. Hal ini lebih didasarkan atas penilaian dari elit politis Jakarta dan Aceh mengenai apa yang dapat meredam sebuah daerah yang menderita oleh konflik. Apalagi adanya konflik bersenjata antara tentara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). menghasilkan sebuah masyarakat yang egalitarian atau sederajat. Konflik yang memporakporandakan ekonomi. Lampu hijau untuk menerapkan hukum Islam pada tahun 1999 merupakan bagian dari sebuah upaya setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk mendapatkan sebuah penyelesaian politik atas konflik yang terjadi di Aceh. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berjuang untuk memisahkan diri dari Indonesia muncul pada tahun 1976 dan terus berlanjut maju mundur hingga ditandatanganinya perjanjian perdamaian di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005. pelanggaran HAM dan eksploitasi ekonomi selama bertahun-tahun. sudah tidak berfungsi sama sekali akibat perang. Pada pokoknya pemberontakan tersebut selalu bersifat nasionalis dan pemimpin GAM tidak pernah menunjukkan ketertarikan yang serius untuk bekerja sama dengan sesama kelompok Muslim di tempat lain. Hukum Islam mendapatkan dukungan.Republik Indonesia yang pluralistik. sosial dan budaya Negeri Serambi Mekah ini belum juga berujung perdamaian. Syariat dipromosikan sebagai sebuah obat mujarab: banyak yang berharap syariat akan mampu menghapuskan penyakit sosial. politik.

rajin belajar dan bekerja. cerdas serta matang secara emosi. pembelaan Islam. hemat.akademis. Sebagaimana diketahui. 44 tahun 1999 yang antara lain mengatur tentang syariat Islam di Aceh. perayaan hari raya Muslim. pendidikan dan dakwah agama. membuat rakyat Aceh menjadi "jujur. Perda No.Membentuk sebagai pengawasan dan penegakan syariat. dibuatlah Perda No. ibadah. Indonesia bukanlah negara yang berideologi Islam. Selanjutnya untuk mengatur tentang pelaksanaan syariat Islam tersebut.“ Aceh adalah salah satu daerah dalam wilayah Republik Indonesia yang memiliki keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah. Negara Indonesia adalah termasuk sistem Negara yang ketiga. baitu al-mal. akhlak. struktur wilayatu peradilan. Legitimasi ini diberikan oleh pemerintah pusat untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang menginginkan daerah ini berlaku hukum syariat sebagaimana dahulu kala di masa kesultanan Aceh. D. kemasyarakatan. 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyatakan bahwa seluruh aspek syariat akan diterapkan. transaksi ekonomi. tetapi tidak ada perincian mengenai bagaimana ia berfungsi. melainkan 82 . HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL 1. setia. termasuk cara berbusana bagi Muslim. 5 tahun 2000. al-hisbah peradilan (WH) pidana dan badan warisan. yaitu yang mengakui syariat dan sistem hukum nasional berlaku bersama-sama dalam suatu Negara. Akhirnya pemerintah pusat menyetujui dengan membuat UU No. termasuk yang berhubungan dengan ‘aqidah.

haruslah menjadi hukum yang hidup di masyarakat dengan menggali. Kepastian (hukum harus ditegakkan: jika hukum yang ditegakkan dibuat tidak bersumber dari aspirasi masyarakat luas. Berdasarkan hal tersebut. Hukum positif yang berlaku di Indonesia agar tetap efektif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat. Dengan kata lain. 3. Hal ini dapat memicu timbulnya keinginan-keinginan yang serupa di daerah lain. 3.Pancasila. hukum positif baru akan berlaku secara efektif apabila berisikan atau selaras dengan hukum yang hidup dalam masyarakat. Ada semacam Negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. 83 . yaitu : 1. Ketertiban (hukum harus dipaksakan: jika hukum yang dipaksakan dibuat tidak berdasarkan aspirasi masyarakat luas. dengan mayoritas agama yang lain pula. 2. maka pemaksaan menjadi otoriterisme). Kedamaian (tolok ukur kedamaian apabila kepentingan dan hak semua pihak terlindungi). maka penegakan hukum menjadi semu). ada suatu pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam tentang kedudukan Daerah Istimewa Aceh. Hal ini berdasarkan dari tujuan hukum itu sendiri. mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat.

DAFTAR PUSTAKA Apriansyah Bintang. diakses tganggal 28 Nopember 2012 Rasyid Rizani KEDUDUKAN QANUN JINAYAT PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL 84 .com/tag/luarbiasa-penduduk-aceh/. http://diskursusislam.wordpress.

Madura dan Bali. kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke mancanegara seperti Malaysia. atau yang banyak dikenal sebagai ‘tumpeng’ saja merupakan salah satu warisan kebudayaan yang sampai saat ini masih dipercaya untuk dihadirkan dalam perayaan baik yang sifatnya simbolis maupun ritual.BAB V KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA A. Nasi tumpeng. Asal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi Hindu Bentuk tumpeng yang berupa kerucut dan mempunyai satu titik pusat pada puncaknya dipercaya melambangkan Gunung. 85 . dalam kepercayaan Hindu adalah awal kehidupan. Tumpeng mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan. Di balik tradisi tumpeng yang biasa dipakai dalam acara ‘selametan’. Latar Belakang Kenduri adalah suatu ritual selamaten yakni berdoa bersama yang dihadiri para tetangga yang dipimpin oleh pemuka adat atau tokoh yang dituakan di satu lingkungan Biasanya disajikan tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang nantinya akan dibagikan kepada yang hadir. (dikenal dengan nama rijstafel). terdapat nilai-nilai yang sifatnya filosofis. karenanya amat dihormati. dengan alam dan dengan sesama manusia. Gunung. Singapura bahkan Belanda. Dimulai dari masyarakat di pulau Jawa.

Yang Maha Esa. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Dengan kegiatan kenduri terdapat : a. Ini menyiratkan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. Mengakui bahwa berkah dan rejeki berasal dari tuhan b. Kehidupan orang Jawa sangat lekat dengan alam. Kegiatan yang nyata berupa : memuji kebesaran Tuhan dan memanjatkan do’a (QS 112 Al-Ikhlas:1) “Katakanlah: “Dia-lah Allah. KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA 1.” (QS 2 Al Baqarah: 163) “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung dari alam. Penempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. Puncak sebuah upacara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlancip kerucut nasi tumpeng tersebut. Pemotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan.Acara-acara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan wujud syukur. persembahan. penyembahan dan doa kepada Tuhan. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut ditempatkan di tengah-tengah dan bermacam-macam lauk pauk disusun di sekeliling kerucut tersebut.” 86 . B. kemudian dibagikan kepada yg hadir.

Allah dari apa yang mereka persekutukan. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata.” (Surah Alhasyr: 22 – 24) “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. agar kamu bertakwa. Yang Memiliki segala keagungan. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Yang Maha Memelihara. Yang Membentuk Rupa. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Yang Mengadakan. Yang Maha Sejahtera. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang Mengaruniakan keamanan. Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. padahal kamu mengetahui. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Maha Suci. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Yang Maha Suci. “ (Al-Quran Al-Karim Surah An-Nahl [16]: ayat 18) “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah.(QS 2 Al Baqarah: 21-22) “Hai manusia.” (QS 2:) (Surah Saba’: 1) “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Maha Perkasa. Raja.” 87 . Yang Maha Kuasa.

Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Terdapat rasa menghargai dan menghormati (QS 49:13) “Hai manusia. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.2. Tidak membedakan status c.aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. supaya kamu mendapat rahmat. agamaku. Hai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu.” (Q:S al-Hujurat ayat: 10. untukmu agamamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya. dan untukkulah. 11. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang 88 .orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.” (QS:al kafirun1-6) “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. 11 dan 13) 10. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah.dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain. Semua orang diajak. tanpa membedakan kaya dan miskin b.

dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka. dan janganlah kamu bercerai berai. (surat ke-42 asy-Syura. Hai manusia. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. 13. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. 105. agar kamu mendapat petunjuk.13) “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada 89 . orangorang yang bersaudara. Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. Sila Persatuan Indonesia Kegiatan melibatkan lingkungan sekitar sehingga dapat mempersatukan setiap masyarakat (Surat Ali Imron ayat 103 dan 105) 103. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan.buruk sesudah imandan Barangsiapa yang tidak bertobat. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. Maka Allah mempersatukan hatimu. 3. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lakilaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal.

Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan a. 4. Ada pembagian tugas pada pengadaanya : seperti konsumsi. (surat Ali 'Imran (3): 159) Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. 90 . mohonkanlah ampun bagi mereka. Karena itu. Dalam pengadaan kenduri terdapat musyawarah antara anggota yang mengadakan kenduri b. peringatan orang meninggal terdapat kegiatan masak bersama. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya.Ibrahim. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. ada tetangga datang membawa sesuatu baik berupa barang atau uang. maka ada gotong royong saat pengadaan kenduri. Sebelum acara dimulai. kelahiran anak. bertawakallah kepada Allah. maafkanlah mereka. dapat menjadi forum komunikasi antar masyarakat e. Misalnya pada kegiatan kenduri pada selamatan rumah baru. Dalam kondisi tertentu. Dalam kegiatan palaksanaannya di pimpin oleh tokoh masyarakat / agama d. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya. undangan c.

Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. “ (Surah Al-Furqaan: 67) “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). “ 91 . dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. Pembagian kenduri ada azas sama rata  tidak ada perbedaan bagi setiap orang b.(QS. 5. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. mereka tidak berlebih-lebihan. dan tidak (pula) kikir. Saat orang tidak datang tetap mendapatkan pembagian kenduri (Surah Annahl: 71) “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Asy-Syura: 38) "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat sedang urusan mereka (putuskan) dengan musyawarah antara mereka. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ (Surah Al-Imran:180) “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka.

maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. “ (Surah Adz-dzaariyaat: 19) “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. “ (Surah Al-Maa’uun: 1.(Surah Al-Hadiid: 11) “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ 92 . dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. 2 & 3) “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.

Definisi operasionalnya adalah suatu pernyataan sepihak dari orang yang berhak (yaitu pasien. dan bertemunya pemikiran tentang apa yang akan dan apa yang tidak akan dilakukan terhadap pasien.BAB VI KONSEP INFORMED CONCENT DALAM PANCASILA A. Kompeten disini diartikan sebagai kapasitas untuk membuat keputusan medis. dari sama sekali tidak memiliki kompetensi hingga memiliki kompetensi yang penuh. Threshold elements Elemen ini sebenarnya tidak tepat dianggap sebagai elemen. Diantaranya terdapat berbagai tingkat 93 . Informed consent dilihat dari aspek hukum bukanlah sebagai perjanjian antara dua pihak. oleh karena sifatnya lebih ke arah syarat. Pengertian Informed Consent Informed consent adalah suatu proses yang menunjukkan komunikasi yang efektif antara dokter dengan pasien. melainkan lebih ke arah persetujuan sepihak atas layanan yang ditawarkan pihak lain. Kompetensi manusia untuk membuat keputusan sebenarnya merupakan suaut kontinuum. Tiga elemen Informed consent 1. B. yaitu pemberi consent haruslah seseorang yang kompeten (cakap). keluarga atau walinya) yang isinya berupa izin atau persetujuan kepada dokter untuk melakukan tindakan medik sesudah orang yang berhak tersebut diberi informasi secukupnya.

padahal mungkin bermakna dari sisi sosial pasien. disclosure (pengungkapan) dan understanding (pemahaman). Sedangkan keadaan mental yang dianggap tidak kompeten adalah apabila mempunyai penyakit mental sedemikian rupa sehingga kemampuan membuat keputusan menjadi terganggu. Standar Praktik Profesi Bahwa kewajiban memberikan informasi dan kriteria ke-adekuatan informasi ditentukan bagaimana BIASANYA dilakukan dalam komunitas tenaga medis. sadar dan berada dalam keadaan mental yang tidak di bawah pengampuan. Secara hukum seseorang dianggap cakap (kompeten) apabila telah dewasa. Dewasa diartikan sebagai usia telah mencapai 21 tahun atau telah pernah menikah. 2. 94 . Pengertian ”berdasarkan pemahaman yang adekuat membawa konsekuensi kepada tenaga medis untuk memberikan informasi (disclosure) sedemikian rupa sehingga pasien dapat mencapai pemahaman yang adekuat. yaitu : a. dapat dilihat dari 3 standar. Dalam standar ini ada kemungkinan bahwa kebiasaan tersebut di atas tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial setempat. Dalam hal ini. Information elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. seberapa ”baik” informasi harus diberikan kepada pasien. misalnya resiko yang ”tidak bermakna” (menurut medis) tidak diinformasikan.kompetensi membuat keputusan tertentu (keputusan yang reasonable berdasarkan alasan yang reasonable).

kebebasan) dan authorization (persetujuan). Standar pada reasonable person Standar ini merupakan hasil kompromi dari kedua standar sebelumnya.b. sehingga informasi yang diberikan harus memadai untuk pasien tersebut dalam membuat keputusan. Consent dapat diberikan : a. Pasien juga harus bebas dari ”tekanan” yang dilakukan tenaga medis yang bersikap seolah-olah akan ”dibiarkan” apabila tidak menyetujui tawarannya. misrepresentasi ataupun paksaan. Pernyataan tertulis diperlukan apabila dibutuhkan bukti di kemudian hari. Consent elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. c. umumnya pada tindakan yang invasif atau yang beresiko mempengaruhi kesehatan penderita secara bermakna. yaitu dianggap cukup apabila informasi yang diberikan telah memenuhi kebutuhan umumnya orang awam. Dinyatakan (expressed) 1) Dinyatakan secara lisan 2) Dinyatakan secara tertulis. Kesukarelaan mengharuskan tidak ada tipuan. 3. Permenkes tentang 95 . voluntariness (kesukarelaan. Standar Subyektif Bahwa keputusan harus didasarkan atas nilai-nilai yang dianut oleh pasien secara pribadi. Kesulitannya adalah mustahil (dalam hal waktu/kesempatan) bagi profesional medis memahami nilai-nilai yang secara individual dianut oleh pasien.

Ancaman terhadap kesehatan masyarakat 3. Meskipun consent jenis ini tidak memiliki bukti. C. orang tua. dst. dan consent tersebut harus mendekati apa yang sekiranya akan diberikan oleh pasien. dengan syarat bahwa pasien tidak mampu memberikan consent secara pribadi. namun melakukan tingkah laku (gerakan) yang menunjukkan jawabannya. Pelepasan hak memberikan consent (waiver) 96 . Proxy consent hanya boleh dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan ketat. D. namun consent jenis inilah yang paling banyak dilakukan dalam praktik sehari-hari. Konteks dan Informed Consent Doktrin Informed Consent tidak berlaku pada 5 keadaan : 1. anak.persetujuan tindakan medis menyatakan bahwa semua jenis tindakan operatif harus memperoleh persetujuan tertulis. Tidak dinyatakan (implied) Pasien tidak menyatakannya. saudara kandung. bukan baik buat orang banyak). baik secara lisan maupun tertulis. b. Umumnya urutan orang yang dapat memberikan proxy consent adalah suami/istri. Proxy Consent Adalah consent yang diberikan oelh orang yang bukan si pasien itu sendiri. Keadaan darurat medis 2. Misalnya adalah seseorang yang menggulung lengan bajunya dan mengulurkan lengannya ketika akan diambil darahnya.

empat diantaranya membuat penjelasan tertulis yang bahasanya ditujukan untuk dapat dimengerti oleh mahasiswa tingkat atas atau sarjana dan satu lainnya berbahas setingkat majalah akademik spesialis. Perilaku dokter yang terlihat terburu-buru atau tidak perhatian. hanya 55 % yang dapat menyebut komplikasi yang mungkin timbul. Contextual circumstances juga seringkali mempengaruhi pola perolehan informed consent. dan orang dalam keadaan terminal seringkali tidak dianggap “cakap” menerima informasi yang benar – apalagi membuat keputusan medis. atau tidak ada waktu untuk tanya – jawab. Pasien yang tidak kompeten dalam memberikan consent. Clinical privilege (penggunaan clinical privilege hanya dapat dilakukan pada pasien yang melepaskan haknya memberikan consent. Banyak keluarga pasien melarang para dokter untuk berkata benar kepada pasien tentang keadaan sakitnya. hanya 40 % yang membaca formulir dengan cermat. dan hanya 27 % yang dapat menyebut tindakan alternatif yang dijelaskan. Seorang yang dianggap sudah pikun. Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan terlalu teknis 2. 5. Keluhan pasien tentang proses informed consent : 1. hanya 60 % yang memahami tujuan dan sifat tindakan medis.4. orang yang dianggap memiliki mental lemah untuk dapat menerima kenyataan. Sebuah penelitian yang dilakukan Cassileth menunjukkan bahwa dari 200 pasien pengidap kanker yang ditanyai sehari sesudah dijelaskan. 97 . Bahkan Grunder menemukan bahwa dari lima rumah sakit yang diteliti.

Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat.” Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab Informed consent menempatkan pasien sesuai dengan martabat kemanusiaan. 3. dimana Allah sebagai saksi sebagaimana sesuai dengan kepercayaannya. Pasien tidak mau diberitahu. Resiko terlalu umum atau terlalu jarang terjadi. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. yang dilayani sesuai dengan Operasional. 2. Hubungan Informed consent dengan Pancasila Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa Informed consent merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak. Pasien dalam keadaan tidak sadar atau mengantuk. E.3. 4. Keluhan dokter tentang informed consent 1. Surah Al-Israa’: 70 Standar Prosedur 98 . Pasien tak mampu memahami. Situasi gawat darurat atau waktu yang sempit. Pasien sedang dalam keadaan stress emosional sehingga tidak mampu mencerna informasi 4.

Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat.” Sila 3: Persatuan Indonesia Informed consent menempatkan orang-orang yang berkaitan dalam kedudukan yang sama. “ 99 . Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. “ Sila 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/ Perwakilan. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. Informed consent mengandung persetujuan atau tidak setuju yang sebelumnya sudah ada penjelasan dan pemahaman diantara kedua belah pihak.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.

apabila kamu kamu mengadakan tentang pembicaraan rahasia. Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ 100 . maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. permusuhan dan durhaka kepada Rasul.” Sila 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Informed consent mengandung suatu keadilan bagi kedua belah pihak yaitu penerima dan pemberi pelayanan. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. janganlah membicarakan membuat dosa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.

http://yusufalamromadhon.Daftar Pustaka Yusuf Alam Romadhon.html diakses tgl 29 nop 2012 101 .blogspot.com/2008/01/informedconsent. Informed Consent.

Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat 102 . Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Latar Belakang Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. hal sudah jadi. TKI di Malaysia. yang dianggap merendahkan. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. dan mampu belajar seumur hidup. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. kasus Sutiyoso di Australia. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. melecehkan. dan lainnya.BAB VI NILAI – NILAI PANCASILA DI DUNIA A. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. seperti kasus Ambalat. bertanggung jawab dan tanggung gugat. yaitu empati. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. melainkan sesuatu yang diusahakan.

Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir. seorang perawat harus mempunyai etika. Dalam menghadapi pasien. Saat ini. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. bertindak dan berperasaan. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar.kalau mereka mampu memahami apa itu caring. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Dengan 103 . rendah hati. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia. hormat dan menghargai orang lain. dengan demikian mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. jujur. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan.

hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Dengan demikian, nilai pancasila sangat mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya Theory Human Care yang memiliki nilai – nilai dasar dari pancasila.

B. TEORI 1. Caring pada perawat Perawat merupakan salah satu profesi yang mulia. Betapa tidak, merawat pasien yang sedang sakit adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit. Pengalaman ilmu untuk menolong sesama memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar (Abdalati, 1989). Untuk itu perawat memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta (Johnson, 1989) . Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. Caring dalam keperawatan dipelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik .

104

Human

care merupakan

hal

yang

mendasar

dalam

teori caring. Menurut Pasquali dan Arnold (1989) serta Watson (1979), human care terdiri dari upaya untuk melindungi,

meningkatkan, dan menjaga atau mengabdikan rasa kemanusiaan dengan membantu orang lain mencari arti dalam sakit, penderitaan, dan keberadaannya serta membantu orang lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian diri . Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care, mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian

mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir, bertindak dan

berperasaan. Caring sebagai suatu moral imperative (bentuk moral) sehingga perawat harus terdiri dari orang-orang yang bermoral baik dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan pasien, yang

mempertahankan martabat dan menghargai pasien sebagai seorang manusia, bukan malah melakukan tindakan amoral pada saat melakukan tugas pendampingan perawatan. Caring juga sebagai

105

suatu affect yang digambarkan sebagai suatu emosi, perasaan belas kasih atau empati terhadap pasien yang mendorong perawat untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien. Dengan demikian perasaan tersebut harus ada dalam diri setiap perawat supaya mereka bisa merawat pasien . Marriner dan Tomey (1994) menyatakan

bahwa caring merupakan pengetahuan kemanusiaan, inti dari praktik keperawatan yang bersifat etik dan filosofikal. Caring bukan sematamata perilaku. Caring adalah cara yang memiliki makna dan memotivasi tindakan. Caring juga didefinisikan sebagai tindakan yang bertujuan memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan keselamatan klien (Carruth et all, 1999) Sikap caring diberikan melalui kejujuran, kepercayaan, dan niat baik. Caring menolong klien meningkatkan perubahan positif dalam aspek fisik, psikologis, spiritual, dan sosial. Bersikap caring untuk klien dan bekerja bersama dengan klien dari berbagai lingkungan merupakan esensi keperawatan. Dalam memberikan asuhan, perawat menggunakan keahlian, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan, memberikan harapan, selalu berada disamping klien, dan

bersikap caring sebagai media pemberi asuhan (Curruth, Steele, Moffet, Rehmeyer, Cooper, & Burroughs, 1999). Para perawat dapat diminta untuk merawat, namun tidak dapat diperintah untuk memberikan asuhan dengan menggunakan spirit caring . Spirit caring seyogyanya harus tumbuh dari dalam diri perawat dan berasal dari hati perawat yang terdalam. Spirit

106

caring bukan hanya memperlihatkan apa yang dikerjakan perawat yang bersifat tindakan fisik. e. Lingkungan yang penuh caring sangat potensial untuk mendukung perkembangan seseorang dan mempengaruhi seseorang dalam memilih tindakan yang terbaik untuk dirinya sendiri. c. Caring terdiri dari faktor karatif yang berasal dari kepuasan dalam membantu memenuhi kebutuhan manusia atau klien. Menurut Watson. Caring merupakan inti dari keperawatan (julia. Beberapa ahli merumuskan konsep caring dalam beberapa teori. Caring merupakan respon yang diterima oleh seseorang tidak hanya saat itu saja namun juga mempengaruhi akan seperti apakah seseorang tersebut nantinya. Caring lebih kompleks daripada curing. Oleh karenanya. tetapi juga mencerminkan siapa dia. 107 . praktik caring memadukan antara pengetahuan biofisik dengan pengetahuan mengenai perilaku manusia yang berguna dalam peningkatan derajat kesehatan dan membantu klien yang sakit. Ketujuh asumsi tersebut adalah a. g. Caring hanya akan efektif bila diperlihatkan dan dipraktekkan secara interpersonal. Caring yang efektif dapat meningkatkan kesehatan individu dan keluarga.1995). d. f. ada tujuh asumsi yang mendasari konsep caring. b. setiap perawat dapat memperlihatkan cara yang berbeda ketika memberikan asuhan kepada klien .

kehidupan. Faktor karatif membantu perawat untuk menghargai manusia dari dimensi pekerjaan perawat. dan dari pengalaman nyata berinteraksi dengan orang lain sehingga tercapai kepuasan dalam melayani dan membantu klien.  Mengembangkan hubungan saling percaya. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien.h. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. 2. Selain itu. Pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistic. dan bersikap wajar pada orang lain. Watson juga menekankan dalam sikap caring ini harus tercermin sepuluh faktor karatif yang berasal dari perpaduan nilai-nilai humanistik dengan ilmu pengetahuan dasar. Di samping itu. perawat juga memperlihatkan kemampuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien.  Perawat memberikan informasi dengan jujur.  Memberikan kepercayaan-harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik.  Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan klien. Sepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut. perawat meningkatkan perilaku klien dalam mencari pertolongan kesehatan  Menumbuhkan kesensitifan terhadap diri dan orang lain. 108 . murni. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif.

 Perawat perlu mengenali kebutuhan komprehensif diri dan klien. mental. dan spritual yang mendukung.Sehingga karakter yang diperlukan dalam faktor ini antara lain adalah kongruen. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. menetapkan kebutuhan personal. Perawat perlu mengenali pengaruh lingkungan internal dan eksternal klien terhadap kesehatan dan kondisi penyakit klien.  Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manusiawi.  Penggunaan sistematis metoda penyelesaian masalah untuk pengambilan keputusan. empati.  Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. dan kehangatan. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. Kadang-kadang seorang klien perlu dihadapkan pada 109 .  Menciptakan lingkungan fisik. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya.  Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. sosiokultural. memberikan asuhan mandiri.  Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomenologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai.

melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum memahami orang lain (Nurahmah. memberikan harapan dan kepercayaan. Selain itu. Dari kesepuluh faktor karatif tersebut. Leininger (1991) mengemukakan teori “culture care diversity and universality”. serta menumbuhkan sensitifitas terhadap diri sendiri dan orang lain (Julia. Kesepuluh faktor karatif di atas perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-klien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan klien. Tiga faktor karatif tersebut adalah: pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistik.pengalaman/pemikiran yang bersifat profokatif. 1995). Watson merumuskan tiga faktor karatif yang menjadi filosofi dasar dari konsep caring. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri (Julia. 1995). 110 . 2006). beberapa konsep yang didefinisikan antara lain Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi klien dengan memotivasi keinginan klien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya.

tak akan luput pengaruh baiknya pada penderita yang dirawatnya.3. Bagi anggota perawat. 111 . akan tetapi mengingat tujuannya juga merupakan pekerjaan yang suci. Seringkali perawat diajukan pertanyaan – pertanyaan yang bertalian dengan pengertian akhlak dan kerohanian oleh penderita. Perawatan bukan saja merupakan keahlian untuk sekedar mencari nafkah. Manfaat Budi Pekerti Bagi Perawat Dasar – dasar budi pekerti yang sehat sangat dibutuhkan untuk kepribadian yang baik. perawat bias menjadi penolong yang berguna untuk memberi kekuatan jiwa terutama kepada mereka yang tidak mempunyai harapan sembuh. Budi pekerti pada perawat sebagai pengamalan pancasila Yang dimaksudkan dengan budi pekerti itu umumnya kelakuan dan akhlak seseorang yang diterapkan oleh tradisi. Manfaat Budi Pekerti Yang Luhur Bagi Penderita Seorang perawat yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. merupakan faktor penting untuk kesembuhan penderita tersebut. Budi pekerti dalam susila yang berhubungan dengan cita – cita adat dan kebiasaan yang mempengaruhi seorang perawat dalam menunaikan pekerjaannya. b. Dalam hal ini. karena perawat adalah seorang yang memberikan pelayanan / perawatan baik terhadap orang sakit maupun terhadap orang sehat. Amal jasmani dan rohani yang diberikan dengan penuh kerelaan oleh perawat kepada penderita. adat. kepribadian yang baik adalah penting. a. dan perawatan khususnya berarti tata kebiasaan.

Terasa sebuah perasaan keyakinan (confident) akan hidup dan yang terasa lainnya. Juga menunjukkan keterbukaan dengan orang lain. menyatakan bahwa disamping senyum itu murah. Senyum dapat mengubah impian menjadi 112 . Soejitno Irmim dan Abdul Rochim dalam bukunya “Penampilan Pribadi yang Simpatik”. senyum ternyata memiliki daya ajaib seperti senyum dapat membangkitkan jiwa-jiwa yang lemah dan semangat yang terkoyak-koyak. Seorang perawat juga hendaknya memiliki senyuman yang tulus yang mampu memotivasi pasien-pasien yang ditanganinya. Senyum yang tulus dengan hati terbuka akan memancarkan sikap mental yang positif. enak didengar dan menyenangkan bagi orang lain. Tanadi Santoso menyebutkan keluarbiasaan senyuman sebagai sebuah kekuatan universal yang menarik sekali. a. tidak usah membeli dan persediannya luar biasa banyaknya. karena ia berpandangan bahwa senyuman akan menunjukkan hal yang positif. Senyum tulus perawat merupakan pengamalan pancasila. ceria. Akan memancar kehangatan dari orang tersebut. Disebutnya demikian. Makna senyuman Senyum merupakan sikap yang mudah. Senyuman mengandung samudera hikmah atau kemanfaatan yang luar biasa baik bagi pemberi maupun penerimanya.4. Sebuah perasaan (feeling) yang mudah menular. kenyataan. ringan dan sederhana untuk dilakukan. apapun yang dikatakan akan terasa lebih manis.

113 . Seyum seorang perawat terhadap pasiennya sangat penting karena senyum perawat membuat pasien nyaman dalam menjalani pengobatan. Bentuk pemenuhan kebutuhan ini tidak saja dengan terapi medikamentosa. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-pasien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan pasien. b. maka kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan”. orang tersebut akan merasa sangat dihargai. Zig Zaglar mengatakan bahwa “bila kita cukup memberikan apa yang diinginkan oleh orang lain. Memberikan apa yang diinginkan orang lain berarti menciptakan nilai tambah bagi orang tersebut. Senyuman Perawat dalam Menangani Pasien sebagai Pengamalan Pancasila Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. namun lebih dari itu adalah sikap yang ramah tamah.Selain itu senyuman merupakan modal utama bagi seorang perawat dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah sakit atau lingkungan kerja. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi pasien dengan memotivasi keinginan pasien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. penuh kesabaran dan perasaan serta senyum polos yang tidak dibuat-buat. siapapun dan bagaimanapun rupanya. Perhatian yang diberikan perawat merupakan salah satu factor yang penunjang dalam bisnis dibidang pelayanan kesehatan.

Hal ini dikarenakan seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan bekerja untuk sosial. Salah satu profesi yang menuntut agar berpedoman pada Pancasila dalam menjalankan tugasnya yaitu seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan. Dalam butir pancasila sila kedua dalam pengamalannya disebutkan “mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia”. berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat.Salah satu motivasi seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan dalam menangani pasiennya. Ini berhubungan dalam bidang keperawatan. serta bersosialisasi dengan masyarakat. Perawat atau mahasiswa keperawatan dituntut dapat mengamalkan beberapa pengamalan Pancasila sebagai upaya dalam merawat pasien. yaitu dapat mengambil dari pengamalan Pancasila. Sifat saling mencintai dapat menumbuhkan jati diri seorang perawat dalam menjalankan 114 . Di dalam Pancasila terdapat butir-butir yang memuat seluruh pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki bangsa dan negara yang telah merdeka. Perawat maupun mahasiswa keperawatan dituntut mampu mengayomi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan (pasien). Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena dalam keperawatan seorang perawat harus memiliki sifat saling mencintai dalam penyembuhan pasien. Setiap masyarakat Indonesia dituntut untuk dapat mengamalkan beberapa dari butir-butir pengamalan Pancasila tersebut.

tugasnya sebagai pelayan masyarakat. apabila para perawat yang merupakan jumlah terbanyak dalam rumah sakit tersebut dalam pelayananannya 115 . Mengacu pada konsep ini. Senyum Tulus Perawat untuk Penyembuhan Pasien Keramah tamahan merupakan hal yang sangat utama dalam pelayanan kesehatan. Impian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah dari pelaku kesehatan sangat tinggi. Bagi rumah sakit. Dalam kenyataannya. Dampak dari QA menentukan hidup matinya sebuah rumah sakit. adanya QA yang baik tentu saja membuat rumah sakit mampu untuk bersaing dan tetap exist di masyarakat. pelaku kesehatan telah menomorduakan pasien dan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari pelayanannya. Namun kondisi ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. c. Jadi seorang perawat harus dapat menerima keadaan setiap pasien yang ditanganinya baik itu dari golongan bawah maupun golongan atas. Dalam butir pancasila sila kelima ’’mengembangkan sikap adil terhadap sesama’’. Sebagaimana dijelaskan bahwa Quality Assurance (QA) adalah usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. QA ini merupakan salah satu faktor penting dan fundamental bagi manajemen rumah sakit itu sendiri dan para stakeholder.

perlu adanya beberapa langkah konkrit untuk mencapai QA dalam hospitality in nursing services. Senyum itu menguntungkan bagi yang menerima. bukan senyum yang dibuat-buat. tanpa merugikan yang memberiSenyum itu terjadi sekejap dan kesannya kadangkala tidak akan pernah berakhir selamanya. yaitu: Mulailah dengan Senyum. Watson menekankan dalam sikap caring ini juga harus tercermin sepuluh faktor kuratif yaitu: Pembentukan sistem nilai humanistic 116 . tetapi menciptakan banyak hal yang baik. S. Agar suatu rumah sakit terhindar dari sebutan rumah sakit yang tidak ramah. S.menunjukkan sikap tidak profesional dengan “tidak tersenyum” saja maka sebenarnya rumah sakit tersebut sudah kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya. Diantaranya adalah: Senyum itu murah. dan hati-hati dalam menjaga mutu pelayanannya. telaten. H. Ternyata senyuman saja pun membawa dampak yang sangat besar bagi sebuah rumah sakit. seperti yang ditawarkan oleh Purwodadi. Senyuman yang dimaksud adalah senyuman yang murni dan tulus dari dalam lubuk hati. dengan adanya QA para pelaku kesehatan dituntut untuk semakin teliti. (2008) juga mengungkapkan beberapa hal tentang senyum. Bagi pelaku kesehatan. yang mengatakan bahwa senyum tulus Anda adalah mahakarya kebaikan. Selain Djajendera (2008).H (2008). Purwodadi. artinya senyum yang hanya sekejap diperlihatkan itu mempunyai kesan yang mendalam seolah tidak akan bisa terlupakan.

memberikan asuhan mandiri. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. Selain itu. Perawat memberikan informasi dengan jujur. menetapkan kebutuhan personal. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan kepada klien. Penggunaan sistematis metoda penyalesaian masalah untuk pengambilan keputusan. Memberikan kepercayaan – harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien.dan altruistik. Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. dan bersikap wajar pada orang lain. Perawat perlu mengenali pengaruhi lingkungan 117 . Mengembangan hubungan saling percaya. murni. perawat juga memperlihatkan kemapuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. Menumbuhkan sensitifan terhadap diri dan orang lain. mental. sosiokultural. dan spritual yang mendukung. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. Di samping itu. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien.Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. perawat meningkatkan prilaku klien dalam mencari pertolngan kesehatan. Menciptakan lingkungan fisik.

Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri. Perawat perlu mengenali kebutuhan komperhensif diri dan klien. Selain itu. Peran dan manfaat keperawatan dari segi ideologi pancasila Perawat profesional pemula mempunyai peran dan funsgi sebagai berikut: “Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijakan umum pemerintah yang berlandaskan pancasila. khususnya pelayanan atau asuhan keperawatan kepada individu. kelompok dan komunitas berdasarkan kaidah-kaidah” yaitu : 118 . 5. Kadang-kadang seseorang klien perlu dihadapkan pada pengalaman atau pemikiran yang bersifat profokatif. Kesepuluh faktor karatif ini perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan.internal dan eksternal klien terhadap kesehatan kondisi penyakit klien. Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manisiawi. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum mamahami orang lain. keluarga.

Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya. b. sesuai dengan perannya. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih pasien dalam kemandirian untuk hidup sehat. c. Mengembangkan diri terus menerus untuk meningatkan kemampuan profesional. 119 . Berperan serta dalam kegiatan penelitian dalam bidang keperawatan perkembangan dan ilmu menggunakan pengetahuan hasil dan penelitian teknologi serta untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan atau asuhan keperawatan. d. e. terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi kemasa depan.a. produktif. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang reaktif.

Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. Concept. Culture Care Diversity and Universality : a theory of nursing. High Acuity Nursing. Farland M&Leininger M. Madeline. Connecticut : Appleton&Lange. Munir Kamarullah. New Jersey : Prentice Hall.indomedia. M.tblog. th 120 . Edisi 1. (diakses 29 Agustus 2006).h tm. http://pdpersi. 1995. http://risetdua. Black M. Grow-Hill Companies. George B. Kidd Pamela Stinson. Leininger M. Mc. Semarang : Akper Depkes Semarang. (diakses 27 Agustus 2006). New York : National league for nursing press. 2004. http://www. Meidiana Dwidiyanti. Upaya Meningkatkan Profesionalisme Perawat. 1991. Research & Practice. Pengantar konsep dasar keperawatan.co. 2005.com/poskup/2005/03/16/edisi16/1603pin1. 3rd edition. (diakses 27 Agustus 2006). Modalitas Perawat Adalah Empati (Refleksi Memperingati Ulang Tahun Ppni).id/?show=detailnews&kode=786&tbl=artikel.DAFTAR PUSTAKA A. Joyce&Jane H. Jakarta : Salemba Medika. St Louis : Elseiver Inc. Aplikasi Model Konseptual Keperawatan. 1998. 2002. Medical Surgical Nursing : clinical management for positive outcome. 7th edition. 2001. Nursing Theories : The Base Professional Nursing Practice. Aziz Alimul Hidayat.com/. 4 edition. Hawks. Julia. Elly Nurachmah. Margaretha Ulemadja Wedho. Theories. Transcultural Nursing.

Tidak dipublikasikan.go. Inc.id/asuhankeperawatan3. Rokiah Kusumapradja. Pelayanan Prima Dalam Keperawatan. www. Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta : Widya Medika.pjnhk. 2000.ppt.pdpersi. Action Research Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. th 121 .id/mukisi/hospex/rokiah. (diakses 29 Agustus 2006). (diakses 27 Agustus 2006). 2005. Patricia&Anne G. Rawin.htm. Perry. Fundamentals of Nursing.co.Nila Ismani. 5 edition. Potter A. http://www. St Louis : Mosby. 2001. Universitas Diponegoro Semarang. Etika Keperawatan. Roswita Hasan.

Misalnya sikap religius. Karakter menentukan tingkah laku manusia. bahkan menurun kualitasnya. Sekarang cenderung ke arah yang destruktif dalam melakukan aktivitas bermasyarakat. negara. Di dalam situasi yang 122 . Sehingga salah satu faktor penyebab yang lazim dijadikan “kambing hitam” terjadinya tingkah laku warga negara yang tak terpuji ialah karakter bangsa yang mulai bergeser. santun sabar. dan mengutamakan musyawarah.BAB VIII PROSPEK MASA DEPAN PANCASILA TETAP “ EKSIS” DENGAN ADANYA PENDIDIKAN KARAKTER A. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). Ada beberapa karakter bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang mulai berubah ke arah yang memprihatinkan. Latar Belakang Pengembangan karakter bangsa ialah rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh seluruh warga suatu bangsa. yang memungkinkan informasi dapat masuk dengan tidak terbatas (borderless information). Kondisi demikian dipengaruhi oleh tren dunia yakni globalisasi. saling menghormati.

pertemuan yang membuahkan nilai-nilai baru yang bermakna. Pendidikan merupakan faktor dominan dalam mengembangkan karakter bangsa. yaitu: (1) asimilasi. pertemuan tanpa menghasilkan nilai-nilai baru yang bermakna. 2005:33). Pendidikan formal dalam 123 . hukum.seperti ini terjadilah proses lintas budaya (trans-cultural) dan silang budaya (cross cultural) yang kemudian mempertemukan nilai-nilai budaya satu dengan yang lainnya. kepercayaan. Pendidikan sebagai proses transformasi budaya merupakan kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain (Tirtarahardja dan Sulo. Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan. dan adat istiadat. dan (2) akulturasi. menjadi manusia dewasa. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian. moral. Pertemuan nilai nilai budaya (cultural contact) dapat menghasilkan dua kemungkinan. Salah satu fungsi dari pendidikan formal mencakup fungsi sosial. kesenian. dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan dan mengembangkan budaya.

sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. TKI di Malaysia. yang dianggap merendahkan. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. melainkan sesuatu yang diusahakan. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilainilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. seperti kasus Ambalat.menjalankan fungsi sosial harus mampu mensosialisasikan peserta didik. sehingga mereka nantinya bisa mengubah diri mereka dan masyarakatnya. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah 124 . Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. dan lainnya. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. kasus Sutiyoso di Australia. melecehkan. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. hal sudah jadi.

yaitu empati. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Dengan hubungan baik ini. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. bertanggung jawab dan tanggung gugat. maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. Dalam menghadapi pasien. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan.memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. dan mampu belajar seumur hidup. Saat ini. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat kalau mereka mampu memahami apa itu caring. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. seorang perawat harus mempunyai etika. 125 . disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan.

Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh. B. Pendidikan memiliki tugas mengembangkan potensi manusia secara maksimal yang terhimpun dalam 126 . membimbing hidup.Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban. TINJAUAN TEORI 1. termasuk bagi perawat. maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. jika tingkatan sikap caring perawat dan pegawai-pegawai kesehatan lainnya. sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan. para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. Selain dengan tujuan tersebut. menerima pelajaran. Sebab akhlak yang teguh dan sikap caring merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik. Dengan demikian. Merekonstruksi Pendidikan Pendidikan harus mengetahui dan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik yang beragam.

Potensi God Spot ialah pengembangan kejiwaan yang berdimensi ketuhanan.jasmani dan rohani. intuitif. God Spot bagian otak yang menjadi pusat spiritual qoutient. Otak kiri menyimpan potensi mengetahui problem serta kondisi baru. cerebellum qoutient. otak kiri. Otak kiri merupakan pusat intelligence qoutient. tawaduk. sederhana. Otak merupakan pusat berpikir. tidak teratur. linear. dan rasional. Emotional qoutient lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial). Otak kecil menyimpan potensi orang yang rendah hati. dan God Spot. berpikir logis. adversity qoutient. Otak kanan merupakan pusat emotional qoutient. dan taat. memecahkan persoalan. Manusia yang “berotak” akan selalu berpikir guna menyelesaikan permasalahan kehidupan. Otak manusia terbagi menjadi empat bagian. otak kecil. mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. hubungan yang bersifat vertikal atau sering 127 . berpikir abstrak. Apa saja potensi yang dimiliki manusia? Potensi manusia telah terancang dengan baik di dalam otak. dan menerima hubungan yang kompleks. Otak kanan menyimpan potensi moral qoutient. Otak kecil merupakan pusat penyeimbang. dan holistik. dan ketaatan. kebermaknaan. berpikir acak. yakni: otak kanan. Keempat bagian otak itulah bermuara potensi-potensi manusia.

dan religious qoutient. Pendidikan berupaya menggabungkan emotional qoutient. dzikir menjadi kepribadiannya. merupakan sebuah upaya yang nyata (Gunawan. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205: Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. sehingga manusia mampu menerima pengetahuan tentang alam semesta ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205 merupakan “konsep otak” dan prototipe tujuan pendidikan. adversity qoutient. mental. Keimanan. ketakwaan. cerebellum qoutient dan sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi menjadi manusia yang moral qoutient. hanya disebabkan perbedaan fisik. Bagaimana memproses keseluruhan domain dan segenap potensi agar menjadi integral dalam dunia pendidikan? Sebuah pedoman dalam mengembangkan segenap potensi manusia yang merujuk pada Al Quran. Manusia berbeda antara satu dengan lainnya. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan 128 . dan dengan tidak mengeraskan suara.disebut spiritual qoutient. merupakan intelligence qoutient yang “tertinggi”. intelligence qoutient. ingat Tuhan. di waktu pagi dan petang. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu”: menyebut berarti manusia sadar. dan kecerdasan. 2011:32).

dan melahirkan spiritual qoutient. dan hasilnya ketaatan kepada Tuhan. banyak ide. tidak menyombongkan diri. dan bertukar ilmu. merupakan dampak dari “kesadaran” tujuan penciptaanya melalui proses berpikir. “Dengan tidak mengeraskan suara”: berbisik. “merenung dengan hati”. dan banyak pendapat. “Dengan merendahkan diri”: rendah hati. Spiritual qoutient sebagai potensi kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna. dan tidak terputus-putus. penuh harapan. “Di waktu pagi dan petang”: tanpa mengenal ruang dan waktu dalam berpikir. “Dan rasa takut”: membentuk emotional qoutient dan lebih rendah hati. didiskusikan. berserah diri. “Dalam hatimu”: merenungi di hati. hormat pada aturan dan hukum masyarakat. dikaji. dan akhlak mulia. dan hormat pada hak orang/warga lain. gagasan. tidak terbatas 129 . Kurikulum disusun memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman. doanya diam-diam. ide. Manusia akan memiliki kejujuran dan integritas. hatinya diam-diam berdoa. bertanggung jawab. Manusia berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. dan pendapat. Hanya manusia yang memiliki potensi spiritual qoutient. takwa.kepribadian peserta didik secara utuh. selalu optimis. berpikir hakikat penciptaannya. Manusia yang “berbisik/bersuara” memiliki bahan untuk dibicarakan.

dan helakan nafas. dan sadar secara jiwa dan raga. dengan seluruh totalitasnya. Pendidikan menggabungkan melalui kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan sehingga keseluruhan potensi otak membentuk kebermaknaan (GodSpot). intelligence qoutient. dan banyak pendapat. dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. sehingga dalam bertindak sesuai dengan tuntunan Tuhan. sadar secara jiwa dan raga. tidak sombong akan ilmunya. manusia seutuhnya. selalu rendah hati. selalu optimis. Segenap potensi tersebut secara fitrah dianugerahkan Tuhan kepada manusia dalam kedudukannya sebagai insan. dioptimalkan.ruang dan waktu. Sehingga perlu adanya perubahan dalam pemikiran para pendidik yang cenderung pada transfer pengetahuan 130 . sadar diri. maka akan tercipta manusia seutuhnya. kejujuran dan integritas. Manusia akan sadar secara totalitas jiwa dan raganya. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”: tidak lalai. dan spiritual qoutient. Pendidikan perlu terus ditingkatkan. mengetahui hakikat penciptannya. Manusia yang selalu “ingat Tuhan” dalam setiap langkah. denyut jantung. berserah diri. Manusia yang memiliki emotional qoutient. jiwa dan raga. memiliki rasa takut.

yang memanusiakan manusia dalam kedudukannya sebagai insan. Sedangkan Kemendiknas (2010) menyatakan karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). dasar pembangunan karakter manusia dimulai. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. Karakter lebih dekat dengan akhlak. Karakter merupakan sifat yang melekat pada setiap manusia.belaka. dan yang dirasakan dalam hati seseorang. yaitu spontanitas manusia dalam bersikap atau melakukan perbuatan yang menyatu dalam diri manusia sehingga ketika muncul tidak perlu dipikirkan lagi. dengan dipengaruhi oleh situasi. kondisi. sebagai faktor penentu seseorang untuk bersikap dan bertingkah laku. sifat-sifat kejiwaan. 2009:10). Pendidikan pada akhirnya dapat kembali pada fitrahnya. 2. 131 . Sementara itu Kamus Bahasa Indonesia (2008:639) mengartikan karakter sebagai tabiat. Pendidikan Karakter Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan.

saling menolong. Pendidikan karakter memiliki makna yang luas daripada pendidikan moral. mampu merasakan dan menghayati (domain afektif) nilai baik.Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa. Pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang hal yang baik. karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih lanjut Lickona tidak sependapat dengan cara pendidikan moral reasoning dan value clarification yang diajarkan di Amerika Serikat. bersahaja. dan biasa melakukannya (domain psikomotorik). Nilai moral tersebut seperti: saling menghormati. yang harus diajarkan kepada generasi muda. Sedangkan Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. agar mereka memahami dan melakukan mana yang baik dan menjauhi yang buruk. jujur. karena sesungguhnya terdapat nilai moral universal yang bersifat absolut yang bersumber dari ajaran agama-agama di dunia yang disebut dengan the golden rule. adil.tetapi lebih dari itu. Lickona (1992) berpendapat adanya moral absolute. dan bertanggung jawab. 2009:10). Karakter apa yang harus ditanamkan kepada siswa? 132 . sehingga peserta didik menjadi paham (domain kognitif) tentang mana yang baik dan mana yang buruk.

6.Terdapat delapan karakter yang dapat dikaitkan dalam kegiatan pembelajaran. Karakter yang terbentuk dan baik dipelihara (ultimately manipulated). hal ini terkait kedinamisan budaya. Setelah itu direkatkan. diinternalisasi. 5. Karakter yang telah terbentuk 133 . yakni: 1. Cinta Allah dan Rasul Cinta orangtua dan guru Cinta sesama Cinta keunggulan Cinta diri sendiri Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi Cinta alam sekitar Cinta bangsa dan negara Karakter pada manusia dikreasikan dan ditambahkan dengan nilainilai (created). 2. dikembangkan lagi (developed). Karakter setelah diinternalisasi. 8. 3. dipertahankan keberadaannya. 7. 4. dan terdapat pembiasaan dalam bertingkah laku seseorang (embedded).

dan perilaku. dan kurikulum. Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa ialah interaksi edukatif. dipelihara. Nilai-nilai dasar kemanusiaan sebagai inti pendidikan karakter dibangkitkan. dan direfleksikan melalui sikap. kesetaraan. Nilai – nilai tersebut berintegrasi dalam mata pelajaran. dengan prinsip-prinsip demokrasi. ditanamkan. keberagaman. Dosen menjadi inspirasi. sehingga menjadi budaya kehidupan sehari-hari. pembelajaran harus menyenangkan. dialogis. antarpelajaran.tersebut diarahkan (managed). 3. dan metode yang mencerahkan siswa. Proses ini harus menjadi daya tarik dan membangkitkan rasa ingin tahu mahasiswa. Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan 134 . penguatan isi. Proses tidak pernah selesai. dan penghargaan. 2010). pemikiran. dan begitu seterusnya. sehingga tidak harus diajarkan dalam mata pelajaran tersendiri. Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya bangsa (Kemendiknas. menjadi sebuah nilai budaya.

Kesadaran ini juga berarti memahami keberadaan diri dan alam sekitar sehingga mampu memakmurkannya. Pancasila memiliki kedudukan yang jelas dan tegas. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki potensi. 5. tetapi proporsional. dan individu. mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan.bangsa Indonesia. Pancasila sebagai inti karakter bangsa Indonesia. Adil tidak berarti sama. Liberasi. masyarakat. menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Transendensi. Humanisasi. Akan tetapi. dan perseorangan. merupakan kunci kesejahteraan. Keadilan. Oleh karena itu tidak dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia. 4. kesadaran akan ada sekian banyak perbedaan di dunia. Dari-Nya akan memunculkan penghambaan semata-mata pada Tuhan. yakni: 1. Kebinekaan. setiap manusia pada hakikatnya setara di hadapan Tuhan kecuali ketakwaan dan ilmu yang membedakannya. kemasyarakatan. mengandung lima pilar karakter. pembebasan atas penindasan sesama manusia. Inti sila-sila Pancasila menjadi norma dan tolak ukur bagi kegiatan kenegaraan. Perbuatan manusia dianggap bermoral (beretika) atau 135 . 3. Nilai-nilai Pancasila digunakan sebagai parameter tingkah laku pemerintah. 2.

Pembangunan karakter bangsa dengan demikian juga tidak lepas dari nilai-nilai dasar Pancasila. dan persepsi masyarakat terhadap lingkungan mereka. Kearifan lokal dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan. melalui internalisasi. Local genius adalah juga cultural identity. Kearifan lokal merupakan gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat. dan sesuai dengan ketentuan agama. keyakinan. Kearifan lokal ialah koleksi fakta. Kearifan lokal didefinisikan sebagai sintesis budaya yang diciptakan oleh aktor-aktor lokal melalui proses yang berulang-ulang. dan interpretasi ajaran agama dan budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma – norma dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang profan (bagian keseharian dari hidup dan bersifat biasa-biasa saja). konsep. merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai 136 .mempunyai nilai etik. diakui akal. jika memenuhi tolak ukur Pancasila.

dengan watak sendiri. dan (3) hubungan dengan yang gaib. (2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad. dan pepatah. Teks tembang Gugur Gunung seperti berikut ini. dan (6) sangat terkait dengan sistem kepercayaan. Karakteristik kearifan lokal ialah: (1) terbangun berdasarkan pengalaman. Seperti dalam kebudayaan Jawa terdapat parian dan tembang. institusi. (2) hubungan manusia dengan alam. seperti hutan milik adat. kata-kata bijak. Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan. sebagai upaya konservasi alam. Tembang Gugur Gunung yang diciptakan oleh Bapak Ki Nartosabdo misalnya. Ayo (ayo) … kanca (kanca) … Ngayahi karyaning praja Kene (kene) … kene (kene) … 137 . Kearifan lokal dapat berupa adat istiadat. (5) bersifat dinamis. seperti perkawinan. seperti Tuhan dan roh gaib. Kearifan lokal berwujud tata aturan yang menyangkut: (1) hubungan sesama manusia. (4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat. dalam tembang ini terdapat nilai-nilai filosofis dan kaya makna. (3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang.

yaitu cita-cita yang berupa tatanan sosial terorganisasi secara rapi dalam keseimbangan. Kehidupan masyarakat terorganisasi secara rapi. Manusia dalam posisi hidup 138 .Gugur gunung tandang gawai Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane Lila lan legawa kanggo mulyaning negara Siji (loro) telu (papat) … maju papat papat Diulung-ulungake mesthi enggal rampunge Holobis kuntul baris. sosial. politik. serta terpeliharanya hubungan selaras dengan lingkungan alam. Konsep keseimbangan tercermin dalam terjaminnya pemerataan distribusi kesempatan dan sumber daya ekonomi. dan budaya secara adil. holobis kuntul baris ( 2x ) Teks tembang Gugur Gunung mengajak semua orang untuk melakukan tugas-tugas bangsa dan negara. dalam masyarakat Jawa tercermin dalam nilai-nilai budaya hormat dan rukun. Sejak kalimat pertama teks vokal menunjukkan betapa pengarang memiliki kecintaannya yang besar terhadap bangsa dan negara. Orang lain diajak untuk melakukan hal yang sama dengan cara mengerjakan tugas dan membuat karya sesuai keahliannya. Nilai budaya keserasian hidup bersama menjadi filosofi dasar masyarakat Jawa.

Kearifan lokal dapat berubah dalam aspek nilai. Kerja gotong-royong ini lazim sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan untuk kepentingan sosial atau bersama. Guna 139 . Kearifan lokal bukan pada fokus budaya regional (kabupaten. seiring kedinamisan masyarakat dan keyakinan. Dengan demikian orang yang mengajak ini juga harus siap membantu pekerjaan orang lain yang diadakan secara gotongroyong. Sehingga dalam proses ini terjadi saling membantu dan dibantu antarwarga masyarakat. kota. Apabila seseorang melakukan pekerjaan pribadinya secara gotong-royong. tidak dapat bersifat individual yang di mana seseorang tersebut dihadapkan pada pranata sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tersebut. Seseorang hidup bermasyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati tatanan sosial yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. melainkan penerapan nilai. Misalnya orang Banjar yang lama tinggal di Jawa akan terbawa budaya Jawa.bermasyarakat. provinsi). Kegiatan gotong-royong terdapat proses timbal balik yang merupakan hubungan sebab dan akibat dari aktivitas tersebut. berarti orang ini telah mengajak orang lain – masyarakat – untuk bekerja bersamasama menyelesaikan pekerjaan pribadinya.

Mengembangkan kerja sama yang sinergis antarpihak terkait dalam upaya pengelolaan kekayaan budaya. 5. berbudi luhur. 3. Mendorong reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional. dengan mendorong terciptanya ruang yang terbuka dan demokratis bagi pelaksanaan dialog kebudayaan. 6. perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1. Mendorong percepatan proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia modern yang berkelanjutan dan menguatnya masyarakat sipil. 140 . Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian. 4. Menyelesaikan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan peraturan pelaksananya. dan mencintai kebudayaan Indonesia dan produk-produk dalam negeri.mengembangkan karakter bangsa berdasarkan kearifan lokal. 2. Mengembangkan modal sosial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi derasnya arus budaya global.

Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SDIT ATTAQWA PUSAT. Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan. salah satunya yaitu SDIT. Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT: 141 . kurikulum SDIT : Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas. PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter diterapkan pada sekolah – sekolah.4. disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas. Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM SDIT ATTAQWA PUSAT. kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Untuk kurikulum Muatan Lokal. disamping menyesuaikan dengan program pemerintah Propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi.

Mata X II X III X IV X V X VI X Pelajaran 1. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Sunda X X X X X 3 1 1 2 2 2 2 5 7 5 7 5 7 5 7 5 6 6 6 2 2 4 4 5 6 2 2 3 3 3 3 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 2 142 . Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dann Sosial 8.KELAS DAN ALOKASI WAKTU KOMPONEN I A. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Pendidikan Agama Islam 2. Penjaskes 9. Pendidikan Kewarganegara an 3. Matematika 5.

Aqidah Akhlak 2. 143 . Tahfidz 8. Tarekh 5. Komputer Jumlah 1 2 2 2 2 X X 2 2 2 2 X 1 1 2 2 2 4 1 35 1 1 2 3 2 4 1 39 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 Xk Xm 3 3 3 4 2 47 SISTEM PEMBELAJARAN Rutinitas   Setiap pagi diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha. Tahsin (Tajwid) 9. Berdoa sebelum dan sesudah belajar. Bahasa Inggris 7. Fiqih 4. Bahasa Arab 6. Qur’an Hadist (Kandungan dan hadits) 3. Lokal Muatan X X X X X X 1.B.

    Tadarus selama 30 menit di pagi hari. Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak. Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada setiap mata pelajaran    Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik. maupun masyarakat. Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis 144 . dipahami. sekolah.   Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif. Penulisan/pengecekan buku penghubung.  Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks baik di lingkungan rumah. Metode Proses Pembelajaran  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan. menyenangkan. Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari.  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman.

 Memberi penugasan penelitian perpustakaan. tata penulisan dst)  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal mungkin. Sarana dan Fasilitas Sekolah       Gedung milik sendiri 3 lantai Masjid Ruang kelas Laboratorium komputer Perpustakaan Sekolah Sarana dan fasilitas olah raga (Futsal.  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA. wawancara. memimpin do'a. berdiskusi. & Bulu Tangkis) 145 .  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil. presentasi kelompok. membersihkan kelas. memimpin upacara. untuk mencapai pemahaman konsep tertentu. Bola Basket. bercerita secara individual. jarak. pengamatan lingkungan dan penulisan laporan  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas. berdebat. IPS.

 

Toko sekolah dan kantin prasmanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

Kegiatan Ko Kurikuler Kegiatan kokurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya : Salat Berjamaah, Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan tujuan :     Memupuk keimanan siswa. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

Kebiasaan Beramal  Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :    Dana amal, kurban, dan teman asuh. Pakaian layak pakai. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

Orientasi Siswa Baru Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok, pengenalan fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

146

Kunjungan Pustaka Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran. Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu. Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada waktu - waktu lain.

Pentas Akhir Tahun Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan, menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

Amaliah Ramadhan Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan

147

kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

Kegiatan Ekstra Kurikuler Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIT ATTAQWA PUSAT memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

Ekstra kurikuler Wajib Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN /PANDU SIT yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

Ekstra kurikuler Pilihan Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut : Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya. Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

Macam Ekstra kurikuler :   Drumband Sepak Bola/Futsal

148

     Pencak Silat Bulu Tangkis Sanggar Seni Qiroah dan Tilawah Karate 149 .

Semarang. Buku ini mengulas tentang Pancasila di Indonesia 150 .ateri buku ini adalah kumpulan bahan mata kuliah yang M diajarkan selama satu semester di Universitas Diponegoro.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful