BAB I KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA

A.

Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Sejak dari jaman dahulu kehidupan beragama sudah ada di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut masayarakat indonesia dari jaman dahulu. Kepercayaan animisme dan dinamisme ada jauh sebelum agama masuk ke Indonesia. Bahkan masuknya agama yang pertama di Indonesia yaitu Hindu, animisme dan dinamisme masih lebih dulu ada dan berkembang. Di Indonesia sendiri ada beberapa agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Budha dan Konghuchu. Saat ini keberagaman agama di indonesia diwarnai dengan munculnya banyak organisasi-organisasi atau aliran-aliran dari beberapa agama. Ada yang ditentang dan ada pula yang disetujui. Hal tersebut memang tak lepas dari faktor yang melatar belakanginya, yaitu perbedaan. Setiap agama memeliki pedoman untuk mengatur penganutnya. Pedoman tersebut berisi nilai-nilai yang akan membenarkan atau menyalahkan tindakan manusia. Agama sebagai sesuatu yang bisa terlepas dari bangsa Indonesia mempengaruhi perilaku manusia. Pedoman yang dimiliki oleh setiap agama mengatur berbagai hal sebagai berikut : mengatur kehidupan manusia dengan tuhan,manusia dengan manusia,dan manusia dengan lingkungan. Tidak ada nilai keburukan yang dibawa oleh

1

suatu agama. Untuk itu, kita perlu mengetahui hubungan antara agama dengan pancasila. B. PEMBAHASAN Dalam Bab ini, akan di bahas mengenai hubungan antara agama yang ada di Indonesia dengan pancasila, yaitu : 1. HUBUNGAN ISLAM DENGAN PANCASILA

1. Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk memilih satu kepercayaan, dari beberapa kepercayaan yang diakui oleh negara. Dalam konsep Islam, hal ini sesuai dengan istilah hablun min Allah, yang merupakan sendi tauhid dan pengejawantahan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya

2

untuk selalu mengesakan Tuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Q.S Al-Baqarah ayat 163. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS 2:163). Dalam kacamata Islam, Tuhan adalah Allah semata, namun dalam pandangan agama lain Tuhan adalah yang mengatur kehidupan manusia, yang disembah. b. Q.S Al-Ikhlas ayat 1. “Katakan Muhammad bahwa Allah itu Esa”. c. Q.S Asy-Syuura ayat 11. “(Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. d. Q.S Saba’ ayat 1. “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” e. Q.S Al-Hasyr ayat 22 – 24. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci,

3

S Al-Baqarah ayat 21-22 “Hai manusia. Yang Mengadakan. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. “ f. Yang Memiliki segala keagungan. Yang Mengaruniakan keamanan. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. padahal kamu mengetahui. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Yang Mempunyai NamaNama Yang Paling baik.” h. Yang Membentuk Rupa. Yang Maha Memelihara. Maha Suci. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”. Yang Maha Kuasa.S Al-Maa-idah ayat 73. Allah dari apa yang mereka persekutukan. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.S Al-Baqarah ayat 256. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. Q. agar kamu bertakwa. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu.” 4 . karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah.Yang Maha Sejahtera.” g. Yang Maha Perkasa. Q. “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Q.

menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adil lah.” b.” d. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orangorang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. hal ini sesuai dengan istilah hablun min al-nas. yakni hubungan antara sesama manusia berdasarkan sikap saling menghormati. karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. 5 . Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab bermakna bahwa bangsa Indonesia menghargai dan menghormati hak-hak yang melekat pada pribadi manusia. Artinya tegakkanlah timbangan dengan keadilan dan jangan sekali-kali kamu berlaku curang dalam timbangan.S Al-Israa’ ayat 70.S Al-Maa’idah ayat 8. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu”. Q. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Dalam konsep Islam.S Ar-Rahman ayat 8. Q. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Q. Q.2. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai sesama. c.S At-Tin ayat 4.

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah 6 . Kami angkut mereka di daratan dan di lautan.” g. Dan bertakwalah kamu kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.S Al-Maa’idah ayat 2. Q. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat. maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam.S Al-Hujuraat ayat 11. anak yatim dan orang yang ditawan. Q.S Al-Insaan ayat 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin. “ f.” e. Q.

” i.” j. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. Q.” k. bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. “Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan.S Al-Hujaraat ayat 13 “Hai manusia. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.S Al-Baqarah ayat 224. Q. Q.S Al-Hujaraat ayat 10 “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Q. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal. supaya kamu mendapat rahmat. “ h.untuk mengharapkan keridaan Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.” 7 . kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.S Luqman ayat 18. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah. orang-orang yang bersaudara.” Artinya berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan jangan kamu berpecah belah. Q.S Al-Hujuraat ayat 13. Dalam konsep Islam. Q. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. maka Allah mempersatukan hatimu. dan janganlah kamu bercerai berai. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.S Ali-Imron ayat 103. b. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka. “Hai manusia.3. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. Sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dan bangsa yang menegara. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam AlQur’an: a. hal ini sesuai dengan istilah ukhuwah Islamiah (persatuan sesama umat Islam) dan ukhuwah Insaniah (persatuan sesama umat manusia). lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. agar kamu mendapat petunjuk. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahilliyah) bermusuh-musuhan. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara 8 .

“ f. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah).S Al-Hujuraat ayat 9. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. “ c. Kemudian jika kamu berlainan 9 . “Hai orang-orang yang beriman. maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah.kamu. Surah Al-Hujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Q. “ e. dan ulil amri di antara kamu. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya). dan ulil amri di antara kamu. Q.S An-Nisaa’ ayat 59. Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya.” d. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

dan berjihadlah pada jalan-Nya. supaya kamu mendapat keberuntungan. Sila keempat berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan bermakna bahwa dalam mengambil keputusan bersama harus dilakukan secara 10 . supaya kamu beruntung.pendapat tentang sesuatu. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya). “Hai orang-orang yang beriman. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian.” i. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. “Hai orang-orang yang beriman. Q.S At-Taubah ayat 111.” g. Q. Q. bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya. dan itulah kemenangan yang besar.” 4. Mereka berperang pada jalan Allah. Injil dan Al Quran.S Al-Maa’idah ayat 35. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah.” h. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.S Ali ‘Imran ayat 200. lalu mereka membunuh atau terbunuh.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. Q. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. “Maka disebabka rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Dalam konsep Islam. Q. mohonkanlah ampun bagi mereka. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. maka bertawakallah kepada Allah. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu selalu bersikap bijaksana dalam mengatasi permasalahan kehidupan dan selalu menekankan musyawarah untuk menyelesaikannya dalam suasana yang demokratis. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. ekonomi. Karena itu maafkanlah mereka. seperti urusan politik.S Ali Imron ayat 159. kemasyarakatan dan lain-lainnya). “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah (ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” b. dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu (urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya.musyawarah yang didasari oleh hikmad kebijaksanaan. hal ini sesuai dengan istilah mudzakarah (perbedaan pendapat) dan syura (musyawarah). Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari 11 .S An-Nahl ayat 125.

Q. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.” f. “Hai orang-orang yang beriman.” Artinya Ajaklah atau Dakwahilah itu kepada agama Tuhanmu dengan penuh hikmah dan pengajaran yang baik. Q. c.S Al-Mujaadilah ayat 11. Q. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” e. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia.S Ali ‘Imron ayat 159. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”.S Al-Mujaadilah ayat 9. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.” d. maka lapangkanlah. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. 12 . “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. “Hai orang-orang yang beriman. Q.jalannya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.S Asy-Syuura ayat 38.

maka bertawakkallah kepada Allah. Q. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. Dalam konsep Islam. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a.” g. mohonkanlah ampun bagi mereka. “Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku). adil terhadap diri sendiri. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” h. hal ini sesuai dengan istilah adil.” 5.S Asy-Syuura ayat 38.S An-Naml ayat 32. Sila kelima berbunyi Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bermakna bahwa Negara Indonesia sebagai suatu organisasi tertinggi memiliki kewajiban untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Q. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya memerintahkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal. orang lain dan alam. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. memberi kepada kaum kerabat.S An-Nahl ayat 90. dan Allah melarang 13 . dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Q. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.Karena itu maafkanlah mereka.

“ f.S Al-Furqaan ayat 67.” c. Q. Hadits sahih Al-Bukhari. 14 . dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka.S Ali ‘Imran ayat 180. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. dan tidak (pula) kikir. “Rasulullah SAW bersabda Setiap pemimpin itu diminta pertanggungjawabannya. “ e. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. kemungkaran dan permusuhan. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. mereka tidak berlebih-lebihan. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.S An-Nahl ayat 71. “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta).” b. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ d. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Q.S Al-Hadiid ayat 11. Q.dari perbuatan keji. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamuj dapat mengambil pelajaran. Q.

maka Allah lebih tahu kemaslahatannya.S Al-Maa’uun ayat 1.S An-Nisaa’ ayat 135. Jika ia kaya ataupun miskin. Q. “Wahai orang-orang yang beriman. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. Q.S An-Nisaa’ ayat 58. Q. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang 15 .S Adz-Dzaariyaat ayat 19. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Q.” j. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. “ h. “ g.“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan.” i. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya. 2 & 3. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.

karena adil itu lebih dekat kepada takwa. anak-anak yatim. ibnu sabil dan hamba sahayamu. dan menyembunyikan karunia Allah yang 16 . mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.” k. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapa. menjadi saksi dengan adil. Q. dan Allah melarang dari perbuatan keji. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. dan teman sejawat. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. dan menyuruh orang lain berbuat kikir. memberi kepada kaum kerabat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga- banggakan diri.” l.” m. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. kemungkaran dan permusuhan. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. Berlaku adillah. Q.S An-Nahl ayat 90. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. orang-orang miskin. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Q. karib-kerabat. (yaitu) orang-orang yang kikir.S Al-Maa’idah ayat 8. Dan bertakwalah kepada Allah.S An-Nisaa’ ayat 36-37.sebaik-baiknya kepadamu.

telah diberikan-Nya kepada mereka. kehausan/napsu rendah (taṇhā). yang disebut Dhamma. Dhamma adalah kata dalam bahasa Pali. Dhamma artinya kesunyataan mutlak. dan penderitaan (dukkha). yang secara umum dikenal sebagai Sang Budha (berarti “yang telah sadar” dalam bahasa Sanskerta dan Pali). dan praktik yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA BUDHA Agama Buddha biasanya lebih dikenal dengan sebutan Budha Dhamma.” 2. kebenaran mutlak atau hukum abadi. 17 . dengan menyadari sebab musabab saling bergantungan dan sunyatam dan mencapai Nirvana (Pali: Nibbana). Agama Buddha adalah sebuah agama dan filsafat yang berasal dari anak benua India dan meliputi beragam tradisi kepercayaan. Seluruh ajaran Sang Budha merupakan ajaran yang membahas tentang hukum kebenaran mutlak. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan. Sang Budha hidup dan mengajar di bagian timur anak benua India dalam beberapa waktu antara abad ke-6 sampai ke-4 SEU (Sebelum Era Umum). tetapi juga terdapat di seluruh alam semesta. Dhamma tidak hanya terdapat di dalam hati sanubari atau di dalam pikiran manusia saja. Beliau dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang guru yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri ketidaktahuan/kebodohan (avidyā).

Pada tahun 2008. Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.140 penduduk Indonesia atau sekitar 0.4%. Konsep Ketuhanan yang Maha Esa mempunyai penafsiran berbeda diantara satu agama dengan agama yang lain.086 penduduk dari 240.271. Yang Mutlak. Semua agama mengajarkan bahwa Tuhan itu tunggal.penjelmaan.pemunculan dari sebab yang lalu.Vinaya bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi).amaka tidak mungkin kita dapat bebas dari kelahiran.Yang Mutlak .3 juta penduduk dari 217. Tanpa adanya Tuhan maka tidak dapat disebut sebagai agama. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta atau Piṭaka (kotbah-kotbah tata tertib para Sang Piṭaka (peraturan Buddha).Yang Tidak Menjelma. Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau.Sumatra Utara. 1. apabila Tidak ada Yang Dilahirkan.pembentukan. Udana VIII: 3 “Ketahuilah para bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan. Pada tahun 2010. jumlah penganut agama Buddha sekitar 1.dan Sumatra Selatan. 18 . Yang Tidak Menjelma.Yang Tidak Diciptakan. Yang Tidak Tercipta.346.6%.522 penduduk Indonesia atau sekitar 0.1 Ketuhanan yang Maha Esa Dalam setiap agama konsep Ketuhanan yang Maha Esa merupakan sebuah bagian pokok.Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang hyang Buddha Gautama.Duhai para Bikkhu. Sila Ke. jumlah penganut agama Buddha sekitar 961.

Yang Tidak tercipta. Segala keyakinan tersebut bersumber Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang Hyang Buddha Gautama.Tidak Diciptakan. 19 . pememunculan dari sebab yang lalu. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta Pitaka (kotbah-kotbah Sang Buddha).penjelmaan. Kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan.Tidak Dijelmakan. Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (Anatta). pembentukan.Vinaya Pitaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Pitaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Konsep Ketuhanan agama Buddha berbeda dengan Konsep Ketuhanan dalam agama lain. yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun.Kehidupan Alam Semesta.”. Yang Tidak Mutlak maka ada kemungkinan untuk bebeas dari kelahiran.Perbedaan tersebut merupakan ciri khas yang ada dalam agama Buddha. Memberi penjelasan bahwa konsep Ketuhanan yang Maha Esa dalam agama buddha adalah sebagai berikut : “Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang” yang artinya “suatu Yang Tidak Dilahirkan. Dalam Kitab suci Tripitaka.Tetapi para bikkhu karena ada Yang Tidak Dilahitkan. Tetapi dengan adanya Yang Mutlak.Kejadian Bumi dan Manusia. Konsep agama Buddha yang berlainan dengan agama lain antara lain mengenai : Alam Semesta. yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi.Yang Tidak Menjelma.dan Yang Mutlak”.

Udana VIII: 3 dapat ditarik kesimpulan bahwa pancasila khususnya sila 1 mempunyai korelasi dengan ajaran agama buddha. Sila Ke-2 Kemanusian yang Adil dan Beradab Salah satu sila dalam pancasila berisi tentang kemanusian. Sila ke-2 darpi pancasila menekankan pada aspek kemanusian yang adil dan beradab.perilaku seks yang menyimpang. Aturan ini berkenaan dengan pembunuhan yang dilakukan secara langsung oleh diri sendiri atau dilakukan secara tidak langsung dengan menyebabkan orang lain membunuh. Karena sesungguhnya dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 tujuan negara Indonesia sendiri adalah untuk manusia. Aturan ini dibangun secara kuat atas dasar pengakuan kesamaan hakiki dari semua makhluk hidup dan saling timbal balik 20 . HAM sering kali diterjemahkan menjadi perlindungan untuk kebebasan. Konsep penghormatan terhadap kemanusian dalam agama Buddha ditandai dengan adanya lima aturan yaitu menjauhi diri dari pembunuhan.jasmani dan rohani.berbohong dan mengkonsumsi bahan-bahan beracun. Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pancasila tidak bertolak belakang dengan ajaran agam Buddha. Pertama adalah aturan menahan diri dari pembunuhan. 2.pencurian.Berdasarkan Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka. Berbicara mengenai kemanusian maka kita akan melihat dari dua sisi. Begitu pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap kemanusiaan sehingga muncul istilah HAM ( Hak Asasi Manusia ). Dalam perumusan pancasila tentulah sudah dipikirkan secara matang mengapa memasukan aspek kemanusian dalam dasar negara.

Umat buddha diperingati untuk menghindari keserakahan dan keinginan untuk memiliki yang berlebihan.kedermawanan dan ketidakmelaratan.hubungan. Pelaksanaan kelima aturan tersebut membantu orang untuk menanam lima kebaikan mulia yang berkaitan denngan masing-masing aturan.Aturan ini menjaga agar sikap ini tidak diekspresikan dalam tindakan yang akan mengakibatkan ketidakbahagiaan bagi semua orang. Kelima adalah aturan menahan diri dari mengkonsumsi ( makanan atau minuman ) bahan-bahan beracun. Sang Buddha mengajarkan prinsip tanpa kekerasan dan mendorong orang untuk meninggalkan niat jahat dan kemarahan. Keempat adalah aturan menahan diri dari kebohongan. Selain itu. Mengkonsumsi barang-barang beracun mencuptakan keadaan yang dapat melanggar sila yang lain. Perilaku seksual yang menyimpang pada dasarnya oleh hasrat yang berlebihan atau keserakahan. Mencuri secara langsung yaitu dilakukan oleh diri sendiri atau menyebabkan orang lain mencuri. melanggar aturan kelima secara langsung melukai diri sendiri. penuh dan kejernihan pikiran. Kedua adalah aturan menahan diri dari pencurian. Ketiga adalah aturan untuk menahan diri dari perilaku seksual yang menyimpang. jika melanggar keempat aturan pertama secara langsung melukai orang lain.atau karena nafsu atau keserakahan dalam rangka memperoleh benda yang diinnginkan.rasa puas.kebenaran.Kebohongan bisa karena niat jahat dan kemarahan karena ingin merusak nama baik orang lain. Mengembangkan belas kasihan. 21 .

Dari lima aturan tersebut menggambarkan bahwa konsep penghormatan terhadap kemanusian ada dalam aturan agama buddha dimana fungsinya adalah melindungi individu tersebut sebagai manusia dan melindungi manusia yang lain.” ( Angguttara Nikaya ) Selain dalam Dhamma nasihat persatuan yang diajarkan agama budha juga terdapat dalam Angguttara Nikaya.menyebutkan enam cara untuk mencapai kerukunan yaitu: “Terdapat enam hal yang membuat saling dikenang. “ Kerukunan dalam kelompok memberikan kebahagian” ( Dhammpada 194 ).kerukunan dan kesatuan. point 4.saling dihormati. memiliki perbuatan. 22 .dan pikiran berdasarkan cinta kasih didepan maupun dibelakang oarang lain.memiliki pandangan yang benar dikala sendirian maupun bersama.saling dicintai. Sila Ke-3 Persatuan Indonesia Semua agama termasuk budha mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan dan persatuan.” Enam hal tersebut adalah sebagai berikut : point 1-3.Rasa saling menghormati ini akan menciptakan kerukunan dan persatuan.karena batinnya berpadu. point 5 . 3. menunjang untuk saling menolong untuk kecekcokan. point 6. melaksanakan kemoralan yang sama sewaktu ia sendirian maupun di depan umum. “Babi-babi hutan yang bersatu bahkan mampu membunuh harimau.ucapan. Agama Budha dalam Dhamma banyak dijumpai nasihat sebagai dukungan atas persatuan dan. mau berbagi miliknya dengan orang lain.Chakkanipita yaitu Saraniyadhamma Sutta atau ‘Sutta tentang hal-hal yang membuat dikenang.

yang merupakan ciri dnegara demokrasi yaitu : a) Sering berkumpul mengadakan musyawarah b) Dalam musyawarah selalu menganjurkan perdamaian.Nasihat persatuan dalam agama Budda di terapkan oleh penganutnya terselenggaranya kongres Umat Buddha di yogyakarta pada tanggal 7-8 Mei 1978. Didalam khotbahnya sang Buddha mengajarkan atau menjelaskan syarat-syarat kesejahteraan suatu bangsa.Nama Perwalian Umat Buddha sendiri diberikan oleh menteri agama. Dengan adanya dhamma yang menjelaskana tentang nasihat untuk tetapa nersatu menjalin kerukunan dan terbentuknya WALUBI dapat disimpulkan bahwa adanya nilai persatuan dan kesatuan yang diajarkan agama Buddha. c) Menetapkan peraturan baru dan menentukan pelaksanaan baru dan peraturan-peraturan lam yang baik 23 . yang licik menipu. yang kuat menindas yang lemah. Dalam Kongres ini terbentuklah Perwalian Umat Budha Indonesia ( WALUBI ) sebagai wadah tunggal umat budha di Indonesia yang berbentuk federasi. Buddha menunjukan bahwa fenomena Demokrasi dam kedaulatan ditangan rakyat. Pada mulanya manusia dilahirkan tanpa perbedakan kedudukan. semua masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. tetapi kehidupan yang damai mulai terganggu ketika manusia yang serakah mencuri. Alamsyah Ratu Perwiranegara. 4. Sila Ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menurut Aganna Sutta.

Upali menyatakan dengan jujur.II. upaya untuk menghindari terjadinya ketegangan hubungan antar agama. benar-benar diperhatikan oleh Sang Buddha.Terbentuknya WALUBI dapat dijadikan bukti bahwa umat buddha mengaplikasikan masihat Sang Buddha tentang musyawarah. Nataputta. guru besar agama Jahina. Upali diutus oleh guru besar-Nya untuk berdialog dengan Buddha tentang hukum Karma. Sila Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kehidupan masyarakat akan berkembang bila ada kebebasan bagi seluruh anggota masyarakat untyk menempatkan dirinya sederajat dan mengambil peran masing-masing secara demokratis. dengan membina toleransi antar umat beragama di India. e) Melarang keras penculikan terhadap gadis-gadis dari keluarga baik-baik.16). Hal ini terbukti dengan adanya kotbah Sang Buddha dalam Upali Sutta yang isinya:"Upali adalah seorang yang sangat terpandang dalam masyarakatnya. Ia menjadi siswa dari Nighanta. Setelah dialog itu selesai. g) Menghargai dan melindungi orang-orang suci dengan seyogyanya (D. bahwa ajaran Buddha tentang hukum karma adalah yang benar.d) Menunjukan rasa hormat dan bhakti kepada orang tua. Buddha memberikan sejumlah petunjuk untuk mengembangkan masyarakat yang merdeka dan 24 . Konsep musyawarah mufakat telah diajarkan waktu Buddha masih hidup. yakni antar agama Buddha dengan agama Hindu. Upali lalu memohon kepada Buddha untuk menerimanya menjadi siswa dan penganut Buddha". f) Menghargai dan menghormati tempat suci serta sering melaksanakan puja bhakti. 5.

" Raja memanggil brahmana penasehat spiritualnya dan mengatakan apa yang telah dipikirkannya dengan berkata: "Saya akan senang sekali melakukan upacara pengorbanan yang besar demi kejayaan dan kesejahteraanku untuk masa yang lama.” "Baik.Di dalam membicarakan mengenai keadilan sosial maka prinsip yang terkait erat adalah mengenai penyelenggaraan pemerintahan.Pemerintah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyatnya. Suatu hal yang baik jika saya melakukan upacara korban yang besar guna memantapkan kesejahteraan dan kejayaanku saya untuk kemudian hari.sejahtera. Seluruh dunia menjadi milikku karena saya taklukkan. Katakan padaku bagaimana caranya?" 25 .Pada suatu hari ia sedang duduk sendiri. dengar dan perhatikanlah apa yang akan Saya katakan. merenung dan berpikir:"Saya memiliki segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia.Di dalam Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya dikatakan demikian:"Brahmana yang baik.persamaan derajat dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Di dalam berbagai Sutta dan Sutra Sang Buddha banyak membahas mengenai hal ini. lumbung dan penyimpanan harta yang penuh."Dahulu kala ada seorang raja bernama Mahavijito yang memiliki harta dan kekayaan yang besar sekali. Agama yang mengajarkan kebebbasan." jawab Brahmana Kutadanta.yang menempatkan kesucian dan nilai-nilai luhur diatas kekuasaan .2003:495 ) Prinsip-prinsip keadilan sosial menurut Agama Buddha. barang-barang serta panen yang baik. ( Mukti. memiliki gudang-gudang emas dan perak serta hal-hal yang menyenangkan.

akibatnya kejahatan lenyap. Siapa saja dalam kerajaan yang hidup sebagai peternak dan petani.” Orang-orang itu melaksanakan pekerjaan mereka masing- masing. maka pendapatan negaraakan meningkat. Raja berikan makanan dan bibit kepada mereka. Ada perampok yang merajalela di desa-desa dan kota-kota dan mengakibatkan jalan-jalan tidak aman. mendenda. akan segera menghentikan perampok- perampok itu dengan cara penangkapan. kerajaan akan aman dan damai. mereka akan menari dengan anakanak mereka dan mereka hidup dengan rumah yang aman. Dari Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya kita dapat melihat bahwa keadilan sosial telah diajarkan oleh Sang Budda.Penasehat raja menjawab: "Kerajaan sedang dalam kekacauan. Ada sebuah cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekacauan ini. rakyat akan senang dan bahagia. lalu raja akan menarik pajak. Namun bilamana raja berpendapat. mengikat dan menghukum mati!' Tetapi kejahatan itu tidak akan lenyap dengan seperti itu. maka raja akan bertindak salah. rakyat hidup melaksanakan tugas mereka masing-masing.Demikianlah. Karena penjahat yang tak tertangkap akan tetap melakukan kejahatan. Bilamana hal itu masih seperti itu. 26 .

Butir demi butir dari kelima sila Pancasila dalam penjelasannya jelas tidak bertentangan dengan Al-Kitab. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia ternyata nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terlepas dari ajaran-ajaran yang ada pada agama Kristen. Agama Kristen pertama kali dating ke Indonesia pada abad ke-7. Melalui gereja Assiria (Gereja Timur) yakni berdiri di dua tempat : Pancuran (sekarang wilayah dari Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatera (645 SM).3. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini dapat memberikan suatu kebebasan ruang gerak bagi kemerdekaan beragama. HUBUNGAN KRISTEN PROTESTAN DENGAN PANCASILA Di negara Indonesia terdapat suatu agama kepercayaan Kristen masyarakatnya yaitu agam Kristen. Disini terdapat kolerasi antara nilai dalam ajaran Kristen dan pancasila. hidup. setiap orang harus meyakini adanya Tuhan Yang maha Esa dan memberikan kebebasan untuk memeluk agamanya masingmasing. sengsara. Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran. Disini dijabarkan bahwa tiap butir pancasila terdapat kolerasi yangdikatakan diatas tadi. 27 . Penjelasan butir demi butir dari kelima butir Pancasila yang erat hubungannya dengan Al-Kitab adalah: 1. wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih. dalam pelaksanaannya secara keseluruhan dapat mendukung pengembangan kegiatan setiap agama yang ada di Indonesia.

Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menjelaskan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. sebagai mana jelas dalam tindakannya Penciptaan langit dan bumi. 121:1-2) 2. Penjelasan Al-Kitab: Manusia itu agung dan mulia karena manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibentuk atau diciptakan Allah (Kejadian: 1:22) 3. Tuhan Khalik Langit dan Bumi beserta segala isinya (Mazmur. mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi walaupun berbeda-beda kita tetap satu. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Sila ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus meningkatkan martabat manusia. dan dapat menikmati hak-haknya dan melaksanakan tanggung jawabnya. mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. (Kejadian 1:1-27). Sila Persatuan Indonesia Sila ini menjelasakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan demi keselamatan bangsa dan negara. musyawarah untuk mancapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Penolong. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kasih (1 Yohanes 4:8).Penjelasan Al-Kitab: Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Penjelasan Al-Kitab: “Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7a) 4. 28 .

Penjelasan Al-Kitab: “Kasih itu sabar, Kasih itu murah hati……” (I. Korintus. 13:14) “Tidak mengambil keuntungan diri sendiri” (I. Korintus. 13:5) 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menjelaskan, untuk bersikap adil, suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim belalah hak orang-orang yang sengsara dan orang yang kekurangan”. (Mazmur 82:3) Dengan demikian menurut orang Kristen sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Kitab bahkan dalam pelaksanaannya secara konsekuen/mendukung apa yang terdapat dalam Al-Kitab. 4. KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA KONGHUCHU Ajaran Konfusianisme atau Kong Tze atau Konfusius) dalam bahasa Hu Cu (juga: Kong istilah Fu aslinya

Tionghoa,

adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: “Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut”. Ajaran ini dikembangkan oleh muridnya Mensius ke

seluruh Tiongkok dengan beberapa perubahan. Kong Hu Cu disembah sebagai seorang dewa dan falsafahnya menjadi agama baru, meskipun dia sebenarnya adalah manusia biasa. Pengagungan yang luar biasa akan Kong

29

Hu Cu telah mengubah falsafahnya menjadi sebuah agama dengan diadakannya perayaan-perayaan tertentu untuk mengenang Kong Hu Cu. Korelasi Pancasila dengan Agama Konghuchu : 1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Tentang Tuhan dalam budaya Tionghoa atau mau digunakan kata Gaya Misterius (Istilah father Van Schie). Dan konsep keTuhanan budaya Tionghoa itu seperti konsep budaya India maupun Yunani pra penghancuran agamanya oleh agama lain. Bahkan beberapa pandangan ada yang mirip-mirip dengan agamaagama yang diyakini di sebagian Eropa. Buktinya adalah “Diempat penjuru lautan semua manusia bersaudara” (SABDA SUCI XII : 5). Artinya : semua manusia sederajat dan berkesempatan sama di hadapan Tuhan, siapa saja mengamalkan kebaikan dan mengembangkan kodratnya sebagai makhluk TUHAN pada dasarnya IA adalah seorang KONGHUCU. Agama Khonghucu juga mengajarkan tentang bagaimana hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana kita melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di". Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Chen Gui) dalam agama Khonghucu: a. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian) b. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De) c. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming) d. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen) e. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

30

f. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi (Cheng Shun Mu Duo) g. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Si Shu dan Wu Jing (Cheng Qin Jing Shu) h. Sepenuh Iman menempuh Jalan Suci (Cheng Xing Da Dao) 2. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Lima Hubungan Sosial (Wu Lun): a. Hubungan antara Pimpinan dan Bawahan b. Hubungan antara Suami dan Isteri c. Hubungan antara Orang tua dan anak d. Hubungan antara Kakak dan Adik e. Hubungan antara Kawan dan Sahabat Berdasarkan kitab Zhong Yong agama adalah bimbingan hidup karunia Tian/Tuhan Yang Maha Esa (Tian Shi) agar manusia mampu membina diri hidup di dalam Dao atau Jalan Suci, yakni "hidup menegakkan Firman Tian yang mewujud sebagai Watak Sejati, hakikat kemanusiaan". Hidup beragama berarti hidup beriman kepada Tian dan lurus satya menegakkan firmanNya. Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Seorang umat KONGHUCU bercita–cita menjadi seorang KONGHUCU, SUSILAWAN, INSAN KAMIL yang tidak menunjukkan

31

Kong Zi tidak pernah mengatakan harus berkiblat pada negri leluhur. Jika anda perhatikan. tetapi jangan pergi”. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Dalam Persatuan Indonesia. 3. tapi fakta yang tertulis dalam sejarah ) pada masa ORLA yang beranggapan bahwa agama Khong Hucu berkiblat pada negri leluhur. bersiaplah untuk mati.tentang suatu golongan atau kelompok atau suku. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan Dalam Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. adalah salah pandangan beberapa orang Tionghoa yang kebetulan beragama lain ( Ini bukan bertujuan meributkan agama. (BINGCU I B : 15 : 3) 4. terdapat di konsep Ru Jiao terhadap masalah negara dan masyarakat. Arti kata guo yang berarti adalah tembok wilayah. Buktinya adalah “Di dalam menjalankan 5 perkara diatas nabi KONGHUCU memberikan 3 pusaka sebagai 32 . satu orang memegang tombak sudah bermakna harus menjaga keutuhan wilayah atau negara. Buktinya adalah “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi. melainkan seorang yang benar–benar bercita–cita senantiasa menjunjung tinggi kebajikan (SABDA SUCI VI : 13). tidak boleh ditinggalkan sekedar pertimbangan pribadi. jauh sebelum konsep republik Indonesia sudah ada banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang berjuang bahu membahu dengan tokoh-tokoh suku lain menentang penjajahan Belanda. tapi mengabdilah pada negara tempat kamu tinggal dan menjadi warga negaranya dan jagalah.

tapi juga 33 . karena seorang Raja atau pemimpin itu dipercaya mendapatkan mandat dari Tian (Langit) atau disebut dengan Tian Ming. Ditegaskannya pula bahwa :"Tuhan melihat seperti halnya rakyat melihat. Dia harus bertindak sebagai ayah bunda rakyatnya. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia . bisa dilihat konsep min yi shi wei tian. janganlah diberikan kepada orang lain” (SABDA SUCI XII : 2). dan Tuhan mendengar seperti halnya rakyat mendengar". IA ingin maju maka IA harus berusaha agar orang lainpun maju” (SABDA SUCI VI : 20) Agama konghucu di Indonesia tidak hanya mengajarkan kepada penganutnya bagaimana seseorng berbakti kepada Tian (Tuhan yang maha esa) orang tua. (Tengah Sempurna : XIX : 8). Ia adalah penerus ajaran Khonghucu/Kongzi yang hidup sekitar 300 tahun setelah wafatnya Khonghucu sering melakukan pembicaraan dengan para Raja atau penguasa pada masa itu untuk meyakinkan mereka agar supaya menjadi pemimpin yang benar dan bermoral. CINTA KASIH. para pemimpin. BERANI”.kebajikan yang harus dilaksanakan yaitu KEBIJAKSANAAN. Mensius adalah seorang filsuf Tiongkok. “Seorang yang berperi Cinta Kasih ingin dapat tegak maka IA berusaha agar orang lainpun tegak. orng yang lebih tua. Disamping itu pula beliau mengajarkan tentang demokrasi dalam pemerintahan. 5. Buktinya adalah “Apa yang diri sendiri tiada inginkan. juga prinsip menghargai sesama yang diajarkan Kong Zi.

Wisnu yang fungsinya sebagai pelindung. leluhur dan lain-lain. b Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti artinya hanya satu (Ekam) Hyang Widhi (sat=hakekat) hanya orang yang bijaksana (Viprah) menyebutkan (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda). 34 .mengajarkan tata cara melakukan ibadah kepada Tian. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa a Eko Narayanad Na Dwityo 'Sti Kaccit artinya hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya. kedudukan atau wewenang kita. b Konsep tri semaya yakni persepsi orang Bali terhadap waktu. masa kini (anaghata) dan masa yang akan datang (warthamana) merupakan suatu rangkaian waktu yang perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan di masa yang akan datang. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab a Baba (1995 : 2) menekankan bahwa kebutuhan dan kewajiban utama dalam hidup manusia adalah menjadi manusiawi. janganlah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. orang-orang suci. HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA HINDU 1. E. Menurut orang Bali masa lalu (athita). 2. Sesuai dengan fungsinya Hyang Widhi Wasa juga disebut dengan Tri Sakti yang terdiri dari Brahma adalah fungsinya sebagai pencipta (Utpatti). Nabi. Apa pun kesarjanaan. pemelihara dengan segala kasih sayangnya (Shiti) dan Siwa fungsinya sebagai melebur (Pralina) dunia beserta isinya dan mengembalikan dalam peredarannya ke asal (sangkan paran) yaitu kembali ke asal.

3. bangsa lain dan sebagainya d Dalam agama Hindu hubungan-hubungan harmonis ini disebut Tri Hita Karana. dan . negara lain. suku lain. Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan. termulia. Sila ketiga: Persatuan Indonesia a. 14 dan 18 yang berbunyi sebagai berikut: b "Tasmaddharmam anistesu sa vyavasyennaradhipah. manusia dengan sesama manusia. terbijaksana dimulai dan diri sendiri yang pada akhirnya untuk dipersembahkan selain untuk diri sendiri tetapi juga untuk pihak lain.c Dalam kutipan sloka suci ditegaskan bahwa melakukan sesuatu yang terbaik. anistam capyanistesu tam dharmam na vicalayet " c Tasyarthe sarvabhutanam goptaram dharmamatmajam. sesama lain. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil perbuatan di masa lalu. "Ahimsa paramo dharmah" Ahimsa atau pantang-kekerasan adalah agama atau kebenaran tertinggi. dan manusia dengan alam lingkungan dimana ia hidup dan mencari kehidupan. warga lain. brahma tejomayam dandam asrjat purva isvarah " 35 . terhormat tidak dapt dipisahkan satu dengan lainnya. orang lain. Ketentuan ini dinyatakan di dalam Veda Smrti adhyaya VII sloka 13. Manusia yang manusiawi adalah manusia yang anti kekerasan. adat lain. Menghayati dan mengamalkan ideologi bangsanya serta tunduk dan patuh menjalankan ketentuan konstitusional yang berlaku.

merupakan bentuk kejayaan Brahman Yang Esa" c " Sangsi hukum itu memerintah semua mahluk. Tujuan bersama Kuletakkan di depanmu.191. Tuhan yang suci menciptakan di antara kita 36 . hukum itu yang melindungi mereka. 2-4 b. Dan memuja dengan persembahan bersama.. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan a "Semoga musyawarahmu mencapai mufakat. Dengan demikian kamu akan hidup sejahtera bersama. Tuhan telah menciptakan Dharma. hukum yang berjaga selagi orang tidur. orang orang bijaksana menyamakannya dengan dharma " d " Dalam lontar Sutasoma disebutkan juga bahwa Bhineka Tunggal Ika. dan semua kamu dalam satu pikiran. "Marilah kita rukun dan damai dengan orang kita. dan pikiran-pikiran itu menjadi satu. tan hana Dharma mangrwa. dan hatimu dalam satu pertujuan. bersama dalam pikiran. semoga sidangmu mencapai tujuan bersama. 4. pelindung semua mahluk. dan damai dengan orang asing di antara kita. Semoga tujuanmu sama. yang artinya berbeda-beda tetapi satu tidak ada dharma yang dua." Rig Veda 10.d "Dandah sasti prajah sarva danda evabhiraksati. penjelmaannya dalam wujud undang-undang. danda suptesu jagarti danda dharmam vidurbudhah " Artinya : a " Karena itu hendaknya jangan seorangpun melanggar undang-undang yang dikeluarkan oleh raja baik karena menguntungkan seseorang maupun yang merugikan pihak yang tidak menghendaki " b " Demi untuk itu.

dan tidak berperang terhadap jiwa suci dalam diri kita. 37 . bersatu dalam tujuan-tujuan kita.Tattwa dalam Sarasamuçcaya dan Itihasa Bharatayuda adalah suatu rangkaian kerja gotong royong dalam upacara pitra yadnya yang dilakukan pada waktu pengusungan sawa / jenazah dan balai ke tempat pembersihan / mepeningan. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Budaya Ngarap. bade. 1-2. Dan tidak ada anak panah jatuh di fajar menyingsing. kemudian dari tempat pembersihan ke balai. dan balai ke tempat pengusungan (wadah. Semoga kita bersatu dalam pikiran. dan lain.dan orang-orang asing sebuah persatuan hati.lain) kemudian pengangkatan sawa / jenazah dari wadah ke tempat pembasmian / penguburan. papaga. berdasarkan Tattwa. Semoga teriakan perang tidak muncul di tengah-tengah orang yang terbunuh. 5. 53." Atharva Veda 7.

Menurut bahasa sansekerta Pancasila berasal dari dua kata yakni “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “asas atau prinsip”. Selain itu. merupakan kekayaan dalam budaya Nasional. dalam tatanan sosial. Sehingga dapat disimpulkan pancasila mengandung arti lima buah prinsip atau asas. rasa.BAB II KORELASI PANCASILA DENGAN BUDAYA INDONESIA A. dari segi pengertian Pancasila juga merupakan lima butir prinsip atau asas yang harus dijunjung tinggi 38 . Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila. kebudayaan adalah sarana hasil karya. Perbedaan ini justru berfungsi mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial Pluralisme masyarakat. karena adanya kegiatan dan pranata khusus. telah ada sejak nenek moyang. masyarakat tersebut. dan cipta masyarakat. LATAR BELAKANG Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya. Sedangkan kebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan. keragaman budaya yang dapat hidup berdampingan. Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila “PersatuanIndonesia” yang berarti sebuah pluralisme. agama dan suku bangsa. dan teosentrisme dari semangat sila yang pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik.

menhir sudah lama di tinggalkan. Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan Kebudayaan. rasa. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil sebuah karya. Dalam kepercayaan animism. Kaitan diantara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dn Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikn karena keduanya saling berhubungan SILA 1: Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Minang. menhir tidak lagi di gunakan sebagai sarana untuk menyembah para roh atau arwah nenek moyang. Dengan begitu mereka menjadikan menhir tersebut untuk menyembah para arwah nenek moyang. Pada zaman sekarang. Sumatera Barat Indonesia jaman dahulu adalah untuk upacara keagamaan. Masyarakat mulai menyadari agama yang benar adalah agama islam. termasuk kesejahteraan dan kesejahteraan tanaman. Menhir di gunakan sebagai pemujaan arwah nenek moyang. Masyarakat Minangkabau telah maju.oleh kita sebagai bangsa Indonesia. dan cipta masyarakat. hal ini disebabkan karena orang jaman sekarang terutama masyarakat Minangkabau sangat wajib menganut agama islam. Untuk pemujaan ini di bangunlah sebuah menhir. mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kehidupan jalan masyarakat. Pada zaman dahulu nenek moyang orang minang menganut kepercayaan animism. 39 . Sejak masuknya agama islam ke Minangkabau. Pemujaan arwah nenek moyang ini merupakan salah satu ibadah kepercayaan animisme.

Dan juga membiarkan dalam bentuk aslinya supaya mudah di pelajari. mereka sering meminta manfaat terhadap benda-benda atau tempat-tempat tersebut. Karena itu. Bima. mereka juga percaya bahwa arwah para leluhur yang telah meninggal terutama arwah orang-orang yang mereka hormati selama hidup seperti Ncuhi. batu besar. masih memiliki peran dan menguasai kehidupan dan keseharian mereka. Marafu dipercaya menguasai dan menduduki semua tempat seperti gunung. Selain itu. Sebagai penguasa alam. pohon rindang. Mereka percaya. melainkan menhir sekarang dugunakan untuk wisata juga sebagai penelitian sejarah bagi para peneliti. Sebagai media penghubung manusia dengan alam lain dalam kepercayaan ini. mata air. Untuk menjaga nilai sejarah masyarakat Minangkabau membiarakan menhir-menhir tersebut di tempatnya berada sesuai yang telah di tempatkan oleh masyarakat atau nenek moyang kita pada zaman dahulu. Meskipun sekarang ini menhir tidak berguna lagi untuk beribadah. 2. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur segala kehidupan di alam ini.Dan orang Minang wajib menyembah Allah swt. arwah- 40 . NTT Kepercayaan Makakamba – Makakimbi Kepercayaan ini merupakan kepercayaan asli penduduk Dou Mbojo. tempat-tempat-tempat dan barangbarang yang dianggap gaib atau bahkan matahari. diangkatlah seorang pemimpin yang dikenal dengan nama Ncuhi Ro Naka. yang kemudian mereka sebut sebagai “Marafu”.

antara menganut kepercayaan animisme. dengan mengadakan upacara pemujaan pada saat-saat tertentu. Upacara tersebut disertai persembahan sesajen dan korban hewan ternak yang dipimpin oleh Ncuhi. suku Batak adalah suku penyembah berhala. begu antuk (dewa yang memukul kepala seseorang sebelum ia mati). Ada banyak nama dewa atau begu (setan) yang disembah. Islam. Tempattempat pemujaan tersebut biasa dikenal dengan nama “Parafu Ra Pamboro”. dinamisme dan magi. Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati.arwah tersebut tinggal bersama Marafu di tempat-tempat tertentu yang dianggap gaib. Masyarakat asli juga memiliki tradisi melalui ritual untuk menghormati arwah leluhur. Kehidupan agamanya bercampur. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah ‘dewa-dewa’. dan lainnya. seperti begu djau (dewa yang tidak dikenal orang). begu siherut (dewa yang membuat orang kurus tinggal kulit). 3. dll yang kalau 41 . batu. Batak Sebelum Injil masuk. dan Kristen ke tanah Batak. Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu. pohon. Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung.

sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut ‘Ompu Na Bolon’ (Kakek/Nenek Yang Maha Besar). Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. Ompu Nabolon pada awalnya bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan. Untuk menekankan bahwa ‘Ompu Nabolon’ ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia.dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia. Ompu Nabolon menjadi ‘Mula Jadi Nabolon’ atau ‘Tuan Mula Jadi Nabolon’. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa. Mula. Jadi berarti yang dihormati. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi Nabolon adalah salah satu dewa 42 . Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah ‘Debata’. Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. Karena kata Tuan.

43 . Di Bali Agama Hindu berkembang sesuai dengan pola kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas sebagai petani. Sebagai payung dalam perkembangannya. Sekta Pasupatya.terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata ‘Debata’ yang berarti dewa (=jamak) sehingga menjadi ‘Debata Mula Jadi Nabolon’. 4. disesuaikan dengan budaya lokal (local genius). Sebelum Agama Hindu masuk ke Bali. ditandai dengan Lingga sebagai perlambang Dewa Siva. Bali Agama Hindu berkembang ke seluruh dunia dengan kitab sucinya Weda. Agama nenek moyang ini meletakan dasar pada hal-hal mistik yang mampu melindungi masyarakat Bali. Sekta-sekta tersebut adalah : a. masyarakat Bali telah memiliki kepercayaan yang disebut dengan Agama Nusantara atau Agama nenek moyang. Sebagai wadah untuk meyakini kepercayaan ini dibuktikan dengan adanya sekta-sekta yang berkembang di Bali.

pada umumnya pengikutnya berasal dari kesatria wangsa. d. Sekta Budha atau Sogatha ditandai dengan ciri-ciri suatu mantram disebut Tipeyetha mantram. Sekta Waisnawa mempunyai ciri-ciri pemujaan terutama ditujukan kepada Dewi Sri. Tandanya suka makan darah.Lingga tersebut banyak dijumpai pada pura atau tempat-tempat suci atau tempat-tempat yang sudah kuno. Semua bukti-bukti itu sebagai tanda bahwa sekta tersebut telah ada jauh sebelum Empu Kuturan datang ke Bali. f. Arca Bodhisatwa di Pura Galang Sanja Pejeng. disimpan di Pejeng dalam bentuk tulisan stupika. di Pura Genuruan. Sering juga disebut Tantrisme. Sekta Rsi. tuak. arca-arca di Goa Gajah. pada umumnya ditandai dengan perwujudan Dewa Siva yang berwajah angker yang menyeramkan. Dewa Wisnu sebagai lambang kemakmuran. sumber kehidupan Dewa Wisnu (Wisnu Padha). Juga ditemikan Bodhisatwa di Bedulu. Raja Rsi atau raja-raja 44 . Sekta Bairawa. Purwa Digama. kemudian berdwijati menjadi Dewa Rsi. Sekta Pertapa di Bali. Kutara dan lainnya. selanjutnya kita kenal aliran Niwerti Marga atau Tanrisme kiri dan Prawerti atau Tantrisme kanan. komoh (daging mentah dicampur air darah mentah). e. c. Penghayatannya lebih ditujukan kepada Dewa Durga. daging (lawar). tidak jelas lagi terlihat karena telah menyatu dengan Sekta Siva Sidhiyanta dengan ditandai kitab Manawa Dharma. Dan Matahari sebagai manifestasi Tuhan dan surya sewana sebagai penghayatannya. b. Adigama.

semua apa yang telah dilakukan di dalam melakukan surya sewana tersebut merupakan bukti bahwa seseorang telah melakukan yadnya menurut Pasupatiya. pada umumnya aliran ini memuja Surya. Pura Desa untuk pemujaan Dewa Brahma. tt : 10-11). dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siva. pada umumnya pemujaan itu ditujukan pada Ganesa atau Dewa Angin dan pada tempat-tempat yang sangat berbahaya tersebut ditempatkan patung Ganesa (Ganesa = angin). dimana semuanya tercakup di dalamnya dan saling mengisi dengan yang lainnya. Sekta Budha Mahayana. Empu Kuturan mengharmoniskannya menjadi konsep Tri Murti yaitu Brahma Wisnu. dan tata aturannya termuat di dalam lontar. Ciri-ciri lainnya sudah tidak tampak lagi. g. Sekta Pasupateya.yang kemudian berwanaprasta selanjutnya menjadi Rsi atau Pandita. Kelompok ini semua disebut Brahmana karena telah disumpah Sastra Weda. h. Pemujaan ini dilakukan pada waktu matahari terbit dan matahari terbenam. 45 . i. Sekta Ganapatya. Demikianlah asal usul dari terciptanya paham ajaran Tri Sakti hingga mengalami perkembangan dari masa ke masa hingga saat ini (Manik Mas dkk. dan Siva yang distanakan pada desa adat dengan Tiga Parahyangan yang disebut dengan Kahyangan Tiga yaitu Pura Puseh untuk pemujaan Dewa Wisnu. terkenal dengan istilah surya sewana.. dimana Empu Kuturan sebagai penganut utamanya juga akan melebur kesatu bentuk yang dikenal dengan paham Tri Murtinya.

Walaupun orang Asmat tahu bahwa hubungan seks berkaitan dengan kelahiran bayi. Menurut keyakinan orang Asmat. mereka mengirimkan suatu ruh tertentu ke bumi melalui seberkas sinar matahari. Kerena itu apabila nenek-moyang mengendaki kelanjutan keturunan. Dalam perjalanannya turun ke hilir sampai ia tiba di tempat yang kini didiami oleh orang Asmat hilir. Konsep tradisional orang Asmat tentang hidup didasarkan pada keyakinan akan adanya suatu daerah di seberang ufuk terurai tadi. dewa nenek-moyang itu dulu mendarat di bumi di suatu tempat yang jauh di pegunungan. ia mengalami banyak petualangan. yang mendarat di atas atap rumah tempat tinggal wanita yang telah ditakdirkan menjadi ibu anak asal ruh tadi. Papua A. Dalam hal ini peranan ayah si bayi sama dengan seorang 46 . Suku Asmat Orang Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari dunia gaib yang berada di seberang laut di belakang ufuk. tempat matahari terbenam tiap hari. fungsinya hanya untuk memberi bentuk sebagai manusia kepada ruh yang masuk ke dalam kandungan ibu itu. Wanita itu akan hamil dan kemudian melahirkan bayi.5.

 osbopan. atau ruh nenek moyang yang sifatnya pada dasarnya baik. gua-gua yang dalam. Sakit dan bencana biasanya disebabkan oleh ruh jahat. Ruh-ruh itu 47 . yaitu:  yi-ow.pemahat patung yang memberi bentuk kepada kayu yang disediakan oleh alam kepadanya (Zegwaard 1953). tetapi juga hidup dalam tubuh jenisjenis binatang tertentu. terutama bagi keturunannya. atau ruh jahat yang membawa penyakit dan bencana.  dambin-ow atau ruh jahat orang yang mati konyol (Zegwaard 1953) Ruh-ruh yi-ow adalah penjaga hutan-hutan sagu. Berbeda dengan upacara-upacara sajian untuk berkomunikasi dengan para yi-ow. Ruh-ruh ozbopan dianggap menghuni beberapa jenis pohon tertentu. Orang Asmat yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia juga diam berbagai macam ruh yang mereka bagi dalam tiga golongan. danaudanau dan sungai-sungai yang penuh ikan dan hutan-hutan yang penuh binatang buruan. yang juga harus dipuaskan oleh manusia dengan berbagai macam upacara sajian. batu-batu besar yang mempunyai bentuk khusus. Orang Asmat berkomunikasi secara simbolis dengan para yi-ow dengan berbagai upacara sajian berulang yang biasanya dipimpin oleh ndembero. upacara sajian kepada para osbopan tak dilakukan secara berulang. tetapi hanya kalau ada orang yang sakit dan bila terjadi bencana. atau pemuka upacara.

keti dan yonggoway. dan hutan. atau yages. karena roh itu bertugas untuk mencabut nyawa orang. yang mereka puji dan sembah. bumi dan segala isinya. dengan melakukan serangkaian pantangan. Orientasi. gunung. B. Chaimbo menjelma menjadi mata air. Konsep keagamaan orang Arso yang terpenting adalah sebutan terhadap Tuhan utamanya. 48 . Suku Arso Dasar religi orang Arso adalah penghormatan pada roh-roh nenek moyang yang upacaranya dipusatkan pada pesta dansa. di samping menjaga agar hak kekuasaannya tidak bisa pindah kepada orang lain. Menurut hirarkinya. yaitu fowor. Tuhan membawahi tiga makhluk halus. atau manusia ruh. Orang Arso paling takut akan yonggoway. konsepkonsep serta kegiatan-kegiatan keagamaan ditujukan kepada upacara terima kasih atas keselamatan dan minta pertolongan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam pelbagai segi kehidupan. dewa yang dianggap menciptakan dan memiliki langit. dan kadangkadang dengan ilmu gaib protektif. yaitu Chaimbo.diupayakan agar tidak terlampau sering mendekati tempat tinggal manusia. termasuk manusia dan pada fowor. atau roh.

Mereka bertugas menyejahterakan dunia melalui tapa (perbuatan.6. konsep-konsep dan Sunda Wiwitan. Konsep keagamaan dan adat terpenting yang menjadi inti pikukuh Baduy tanpa perubahan apa pun. Konsep-konsep itu tidak berada dalam diri orang Baduy sendiri yang kekuatannya tergantung 49 . bekerja) dan pikukuh apabila Kanekes sebagai inti jagat selalu terbelihara baik. keagamaan kegiatan-kegiatan ditujukan kepada pikukuh agar supaya orang hidup menurut alur itu dalam menyejahterakan kehidupan Baduy dan dunia ramai (orang Baduy dari hirarki tua dan dunia ramai keturunan yang lebih muda). Gangguan terhadap inti bumi ini berakibat fatal bagi seluruh kehidupan manusia di dunia. seperti dikemukakan oleh peribahasa “lojor teu meunang dipotong. Batara Tunggal. pondok teu meunang disambung” (panjang tak boleh dipotong. Baduy-Banten Dasar religi orang Baduy ialah penghoramatan moyang kepada dan satu ruh nenek kepercayaan kuasa. pendek tak boleh disambung). Keyakinan mereka itu disebut Sunda Wiwitan atau agama Orientasi. maka seluruh kehidupan akan aman sejahtera.

Wujud tertinggi itu menguasai manusia. Dengan melaksanakan semuanya itu orang akan dilindungi oleh kuasa tertinggi. melalui para guriang yang dikirim oleh karuhun dan Batara Tunggal karena orang tidak patuh kepada pikukuh. roh leluhur. sehingga untuk mewujudkan keyakinan tersebut. dewa. Suku Dayak Masyarakat memiliki keyakinan Dayak tentang wujud tertinggi dimana segala kekuatan yang ada di jagad raya berasal dari Yang Tunggal. dan roh leluhur. 7. sebab agama justru berkembang dari asumsi dasar bahwa di dalam alam terdapat daya 50 . hakikat agama Sunda Wiwitan. namun sikap keyakinannya tidak dapat dikategorikan dalam animisme. Kebanyakan orang Dayak tidak mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa (zaman dulu-penulis). orang Dayak senantiasa melakukan hubungan religius dengan Jubata.dari tindakan atau perbuatan seseorang. roh halus. dan roh halus yang banyak memberikan pertolongan dalam kehidupan mereka. Konsep pikukuh merupakan pengejawantahan dari adat dan keagamaan yang ditentukan oleh intensitas konsep mengenai karya dan keagamaan. Batara Tunggal. Dewa dan roh halus diberi tugas untuk menjaga dan menguasai suatu tempat tertentu dalam dunia ini. Kalimantan A.

Ia mempunyai enam bawahan. Roh itu kemudian dihubungkan dengan benda-benda dan kemudian dipuja.hidup atau kekuatan hidup dalam benda-benda tertentu atau gejala-gejala alam. pohon besar. gunung yang tinggi. Ne’ Taratatn memberi kesegaran jasmani maupun rohani. sekaligus mempesonakan. Ne’ Patampa’ yang dipercaya membuat patung-patung dari tanah liat bentuk menyerupai manusia. matahari yang bersinar terang. seperti sungai yang mengalir deras dan bergemuruh. Ne’ Amikng dan Ne’ Pamijar yang memberi napas kepada manusia. melainkan kedahsyatan dan kekuasaan tertinggi yang terkandung dalam fenomena alam tersebut. Ne’ Pangedaong. Keindahannya bukan pertama yang diperhatikan. Kekuatan-kekuatan seperti ini merupakan sebagian dari hierophany yang dimaksud. kilat dan petir yang menyambar dahsyat. yakni penguasa jagad raya beserta isinya. yaitu. Kekuatan sakral tersebut dapat pula digunakan untuk membantu beberapa kegiatan atau pekerjaan manusia. Daya hidup atau kekuatan penghidup itulah yang dinamakan roh. Alam dipandang sebagai suatu kekuatan yang mengerikan. Masyarakat Dayak menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa dengan sebutan Ene’ Daniang (sebagian masyarakat Dayak di Kalbar-penulis) atau Jubata. Setiap benda atau beberapa benda tertentu dianggap mempunyai suatu kesakralan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan manusia. seperti digunakan pamaliatn (dukun) untuk memanggil roh halus yang kemudian digunakan untuk membantunya dalam ritual pengobatan. Jubata berada di langit ketujuh. 51 .

52 . Desa suku Kajang yang utama adalah desa Tana Toa. Ajaran utama agama Patuntung adalah jika manusia ingin mendapatakan sumber kebenaran maka manusia harus menyandarkan diri pada tiga pilar utama: menghormati Turiek Akrakna (Tuhan). Suku Kajang percaya bahwa Turiek Akrakna adalah sang Maha Kekal. Ajaran tentang menjaga lingkungan dan kesederhanaan hidup tersebut tertuang dalam ajaran agama Patuntung.Ne’ Pangingu memberikan berkat perlindungan. Selebihnya. dan Maha Kuasa. Percaya pada Turiek Akrakna adalah hal mendasar dalam agama Patuntung. mereka tersebar di desa Bonto Baji. Menurut kisah penciptaan nama-nama bawahan itu adalah nama lain dari Jubata. 8. Batu Nilamung. Maha Perkasa. dan Tambangan. Sulawesi Selatan. sedangkan Ne’ Pajaji dipercaya yang menjadikan manusia berbudi dan memelihara hidupnya sampai pada semua keturunannya. Maha Mengetahui. Patuntung. dan nenek moyang (To Manurung atau Ammatoa). Malleleng. agama suku Kajang. Penuntun untuk mencari sumber kebenaran.4. tanah yang diberikan Turiek Akrakna (tana toa atau lingkungan secara umum). maksudnya satu pribadi pencipta dengan beberapa nama atau satu nama dengan berbagai sifat-sifat kekuasaanNya. berarti penuntun. secara bahasa. Hal ini sama hal nya dengan nama Allah dalam agama Islam yang mempunyai 99 nama sesuai dengan kekuasaan dan kesempurnaannya. Sulawesi Selatan Suku Kajang adalah suku yang mendiami desa-desa di Kabupaten Bulukumba. Pattiroang.

aja kemaki. pondok-pondok. bukti-buktinya misalnya bangunan padepokan. Jawa Saling membantu antar warga di daerah Gamping. membantu menyiapkan jamuan untuk para tamu. To Manurung atau yang kemudian disebut Ammatoa. Saling menolong antarwarga a. Danau Toba. SILA 2: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1. lemah lembut dengan sesama manusia. Bontu Sinaga. kegiatan kemanusiaan. dan sebagainya. membantu fakir miskin. misalnya ikut dalam membersihkan rumah orang yang terkena musibah tersebut. Ramayana.Turiek Akrakna menurunkan perintahnya kepada masyarakat Kajang melalui passang (pesan atau wahyu) yang diberikan kepada manusia pertama yang diturunkan ke dunia. selain membantu dalam bentuk materi mereka juga membantu dalam bentuk tenaga. perkawinan. semboyan aja dumeh. sopan santun. aja adigang adigung adiguna. Cinde Laras. membantu orang sakit. 2. dan sebagainya. hubungan luar negeri semisal perdagangan. Batu Pegat. aja sawiyah-wiyah. tulisan Bharatayudha. mereka membantu sampai tuntas sehingga orang yang terkena 53 . semua meng-indikasikan adanya Kemanusiaan yang adil dan beradab. aja kementhus. Riwayat dangkalan Metsyaha. Anting Malela. Malin Kundang. Yogyakarta sikap saling membantu ini sering diterapkan apabila ada orang yang sedang melaksanakan hajatan atau orang yang terkena musibah. Bangsa Indonesia terkenal ramah tamah.

musibah tersebut tidak terlalu merasa keberatan. Selain itu masyarakatnya juga kompak untuk membuat desanya terlihat bersih dengan melaksanakan kerja bakti secara rutin. b. Minang, Sumatera Barat Orang minang identik dengan sifat saling tolong menolong antar warganya, hal ini dibuktikan dengan Undang-Undang Nagari. Barek samo dipikul, ringan samo dijinjing Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, Sakik basilau, mati bajanguak Salah batimbang, hutang babayie Undang-undang dalam Nagari mengatur tata hubungan warga masyarakat dalam sebuah nagari. Sistem yang dipakai adalah tipikal masyarakat komunal, dengan ciri-ciri:  Setiap orang secara alami langsung menjadi warga Nagari  Demokrasi langsung, karena para Penghulu sangat dekat dengan masyarakatnya, musyawarah dan mufakat dilaksanakan tanpa diwakilkan.  Gotong royong. Kebersamaan dalam menghadapi segala masalah dalam Nagari  Social safety net, semua warga Nagari, dapat mengandalkan bahwa dirinya akan dibantu secara bersama-sama oleh masyarakat jika dia mengalami kesusahan yang mendesak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling tolong menolong antar semua warga, anggota masyarakat Nagari selalu

54

berusaha berkomunikasi dengan semua orang dengan bahasa yang tidak langsung, disebut baso-basi. Selain itu, pada rites of passage seperi kelahiran, khitanan, perkawinan, dan kematian selalu diadakan acara adat dengan format yang khusus dan baku, tetapi dapat sedikit berbeda antara satu Nagari dengan Nagari lainnya, sesuai dengan prinsip adat selingkar Nagari. SILA 3: Persatuan Indonesia A. Ikatan Marga 1. Orang Batak Toba Sumatera Utara Marga adalah istilah orang

Batak Toba untuk menyebut leluhur induk dari silsilah keluarga dan kekerabatan mereka. Sebagai

sebuah tradisi, marga telah menjadi identitas dan status social orang Batak Toba yang masih bertahan hingga saat ini. Orang Batak menganut falsafah kekeluargaan dan

kekerabatan yang disebut dengan Tungku nan Tiga (tungku tiga kaki). Dalam bahasa Batak Toba, falsafah ini disebut Dalihan na Tolu (tungku posisi duduk). Falsafah ini mengajarkan kepada orang Batak Toba bahwa sejak lahir hingga meninggal kelak, orang Batak harus jelas struktur hubungan kekeluargaan dan kekerabatannya. Falsafah Dalihan na Tolu berisi tiga kedudukan penting orang Batak Toba

55

dalam kekerabatan, yaitu hula-hula, tondong, dongan tubu atau sinna dan boru. Orang Batak Toba meyakini bahwa bentuk kekerabatan berdasarkan garis ketururunan ini didasarkan pada silsilah (Tamboro) yang berujung pada si Raja Batak. Berdasarkan keyakinan ini maka semua orang Batak diyakini pasti memiliki marga. Kekerabatan orang Batak Toba yang ditentukan berdasarkan wilayah pemukiman terlihat dari terbentuknya kesepakatan terhadap tradisi adat-istiadat yang ada di setiap wilayah. Sebagai contoh, orang Batak yang bermukim diwilayah Mandaililng, mereka akan

membentuk suatu tradisi adat-istiadat yang memiliki corak sendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba. Hala ini dapat terjadi meskipun orang Batak yang bermukim ini memiliki daya rekat yang sama kuat dengan kekerabatan yang berdasarkan keturunan. Hal ini tergambar dalam peribahasa Batak Toba yang berbunyi “jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul” yang artinya semua orang menakui bahwa hubungn garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam system kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

56

e. Kerajaan Kaimana 57 . yang menunjukkan masuknya sistem feodalisme yang merupakan bukan budaya asli etnik Papua. i. Kerajaankerajaan tersebut diantaranya : a. karena itu bahasa Biak juga terbanyak digunakan dan dianggap sebagai bahasa persatuan Papua. k. j. h. Kerajaan Aiduma n. Kerajaan Waigeo Kerajaan Misool/Lilinta (marga Dekamboe) Kerajaan Salawati (marga Arfan) Kerajaan Sailolof/Waigama (marga Tafalas) Kerajaan Fatagar/(marga Uswanas) Kerajaan Rumbati (marga Bauw) Kerajaan Atiati (marga Kerewaindżai) Kerajaan Sekar (marga Rumgesan) Kerajaan Patipi Kerajaan Arguni Kerajaan Wertuar (marga Heremba) Kerajaan Kowiai/kerajaan Namatota m. l. g. Akibat hubungan daerahdaerah pesisir Papua dengan Sultan-Sultan Maluku maka terdapat beberapa kerajaan lokal (pertuanan) di pulau ini. f. c. Papua Bagian Barat Suku Biak merupakan suku Melanesia terbanyak yang menyebar di pantai utara Papua. b. d.2.

Karena itu. Indonesia tidak memiliki satu aturan tertentu dalam pemberian nama. yaitu nama pemberian. Dalam budaya Batak dan Minahasa misalnya. Dalam budaya Minangkabau. misalnya budaya Jawa. pria yang sudah menikah akan diberikan gelar di belakang namanya. kesulitan dapat terjadi. Suku-suku lain tidak mengenal nama keluarga.000 pulau dan beragam budaya dan bahasa daerah. Bali. Kemudian orang Jawa.3. Beberapa suku tertentu memiliki nama marga yang diturunkan dari orang tua ke anaknya. Dengan lebih dari 17. Pemecahan yang biasanya diambil adalah mengulang nama tersebut dua kali. Seluruh Indonesia Orang Indonesia memberikan nama Indonesia kepada anakanak mereka dengan berbagai cara. Apabila mereka kemudian pergi atau menetap di negara-negara yang mengharuskan setiap penduduknya untuk memiliki minimal dua nama (nama pemberian dan nama keluarga). dan beberapa orang Madura. nama marga ayah diwariskan kepada anak-anaknya (patrilineal) secara turun-temurun. Assegaf. serta Sunda juga sering menggunakan nama yang berasal dari bahasa 58 . Beberapa budaya lain memiliki peraturan mengenai nama keluarga atau nama marga. banyak orang sampai saat ini hanya memiliki satu nama. Shihab. sedangkan untuk wanita pada umumnya tidak bergelar. dan lain-lain. misalnya Hambali. Konsep nama keluarga tidak dikenal dalam beberapa budaya Indonesia. Orang ArabIndonesia juga memberikan nama keluarga di belakang namanya.

orang Tionghoa sering menyelipkan nama marga dan keluarganya. Leluhur orang Jawa mengajarkan “yen ana dirembug. Anggodo Widjojo (marga: Ang) SILA 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” memiliki nilai hikmat dan musyawarah mufakat. sudah menjadi ketetapan adat manakala sedang ada masalah. Bangsa Indonesia sendiri jauh sebelum adanya Pancasila sudah mengenal system pemecahan masalah dengan musyawarah mufakat. Apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu jika sedang menyelesaikan masalah yang 59 . 1. Beberapa contoh: Sudono Salim (marga: Liem). Sejak kebijakan pemerintahan Soeharto di zaman Orde Baru. Sehingga mayoritas dari mereka memilki nama Indonesia di samping nama Tionghoa.Sanskerta. nanging olehe ngrembug nganti sareh”. orang-orang Tionghoa dilarang menggunakan nama Tionghoa dalam administrasi negara. Dalam nama Indonesianya. Budaya Musyawarah Masyarakat Jawa Dalam perspektif Jawa. maka penyelesaian masalahnya didekati dengan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab. Mulai dari masyarakat Sumatera sampai bumi Papua.

Penduduk Sasak Asli masih banyak ditemukan di pelosok-pelosok pulau Lombok. Budaya Musyawarah Masyarakan Minangkabau Produk budaya Minangkabau yang cukup menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya. antar kaum.. Mereka berperawakan seperti layaknya orang Indonesia. Dalam memilih kepala dusun masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah. Dari hasil musyawarah 60 . menjadi faktor lain tumbuh suburnya budaya demokratis di tengah masyarakat Minang. Pemedenan yaitu suatu lapangan luas yang terletak di luar perkampungan. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat bahwa "pemimpin itu didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting". Dalam budaya Minang juga terdapat pusat gelanggang yang disebut pemedenan atau gelanggang. Budaya Musyawarah masyarakat Lombok Penduduk asli pulau Lombok adalah suku Sasak. Masyarakat suku Sasak sudah menerapkan musyawarah mufakat sejak sebelum Pancasila sila ke-4 diproklamirkan.menyebabkan perselisihan hendaknya dilaksanakan dengan hati tenang dan kepala yang dingin (Tinarbuko. 3. digunakan untuk menyelesaikan persengketaan antara perorangan. berkulit sawo matang (kalaupun sedikit gelap itu karena pengaruh sinar matahari). dan antara nagari yang tidak dapat diputuskan oleh penghulu masing-masing. 2011) 2. Selain itu tidak adanya jarak antara pemimpin dan rakyat. khususnya di kakikaki Gunung Rinjani sebelah utara yang rimbun. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari. dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat.

Di daerah lembang masih terdapat penguada adapt wilayah yang disebut Bua’.dengan penduduk dusun maka kepala dusun terpilih akan menjabat selama 8 tahun kepengurusan. 61 . maupun sosialisasi kegiatan lainnya. Budaya Musyawarah Masyarakan Tana Toraja Masyarakat Toraja memiliki lembaga dan organisasi sosial yang mengelola kehidupan di lingkungan permukiman pedesaan. Begundem merupakan kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh seorang kepala dusun (jeroarah) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dalam wilayah dusun. Orang-orang yang datang ke Banjar bukan hanya para tetua adat tetapi seluruh penduduk yang tinggal dalam banjar tersebut. Setiap Kombongan Ada’ memiliki beberapa penguasa adat kecil disebut Lembang. ceramah agama. Sedangkan sangkep adalah kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh kepala kampung (keliang) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dengan skala yang lebih luas dari begundem. Selain itu adalah adanya tradisi begundem dan sangkep yang bisa membuktikan jika masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah sebelum lahirnya Pancasila. 4. 5. Budaya Musyawarah masyarakat Bali Masyarakat Bali mengenal budaya banjar yaitu budaya musyawarah yang dipimpin oleh ketua adat dan melakukan musyawarah rutin di aula atau alun-alun di tiap desa. Setiap daerah adat besar terdiri dari beberapa kelompok adat yang dikuasai oleh satu badan musyawarah adat yang disebut Kombongan Ada’. Kegiatan dalam setiap banjar yaitu pembicaraan seputar upacara adat.

sejarah Raja Air Langga. dengan kebudayaan tradisional Indonesia sudah tampak mulai jaman purba. lumbung desa yang semuanya bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh penduduk desa dengan adil. Bukti-bukti berupa perbuatan misalnya menolong fakir miskin. tanggul sungai. Bukti-bukti berupa tulisan berisi karangan.Syarat untuk dapat dipilih menjadi pemimpin Aipem yaitu harus orang-orang yangpandai berkelahi. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.6. SILA 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Bukti-bukti adanya korelasi antara nilai sila kelima pancasila. Pemimpin Aipem biasanya mengambil prakarsa untukmenyelenggarakan musyawarah guna membicarakan suatu persoalan atau pekerjaan. Hal itu tercermin dari adanya upaya menimbun hasil tani untuk kepentingan bersama dan bukti-bukti berupa bangunan misalnya bendungan air. adat menerima tamu. Ratu Adil. Tiga Piatu. To Mampatawine To Kai Langi Mai. dan lain-lain. kuat dan bijaksana. cerita sejarah misalnya sejarah kerajaan Kalingga. Batak Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Contoh bukti lainnya yaitu : 1. sumur bersama. Sunan Kali Jaga. Budaya Musyawarah Masyarakat Papua Suku Asmat Masyarakat Asmat mengenal sistem kemasyarakatan disebut Aipem. Jaka Tarub. tanah desa. Setiap kelurga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh 62 . Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga.

3. Jawa Menyediakan air kendi di muka rumah bagi orang yang membutuhkan. Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. yang penentuan giliran 63 . membaca meong palo karallae. Lalu ritual itu dirangkai dengan massureq. Ritual ini juga biasa dilakukan saat menyimpan bibit padi di possi balla. 4. Bugis. Bali Adanya sistem irigasi Subak di Bali yang mengatur pengairan sawah para petani secara bergiliran. salah satu epos Lagaligo tentang padi. Kalimantan Masyarakat Bugis memiliki tradisi khusus pada pola panen hasil sawahnya. Ada Appatinro pare atau appabenni ase sebelum bibit padi disemaikan. selamatan waktu mengetam padi. tersebut melalui proses musyawarah.menjualnya. membajak. Ada upacara appalili sebelum pembajakan tanah. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan. Mulai dari turun ke sawah. 2. sampai tiba waktunya panen raya. Adanya nilai kebudayaan di Batak yang dikenal dengan uhum dan ugari. sebuah tempat khusus terletak di pusat rumah yang ditujukan untuk menjaga agar tak satu binatang pun lewat di atasnya. selamatan waktu mempunyai hajat tertentu.

ruang tamu dan lain-lain. yang seolah ingin menghidupkan kembali mitos Sangiyang Sri. dan memasak dilakukan di rumah panggung ini. Minahasa. Ia juga makhluk manusia. Maluku Rumah nenek moyang masyarakat Minahasa dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan ukuran yang besar. ritual panen raya yang biasanya diiringi dengan kelong pare. 64 . Rumah panggung tersebut dapat menampung lebih dari satu keluarga. Sikap tenggang rasa dan saling peduli sangat dibutuhkan agar tercipta perasaan damai sehingga meminimalisir timbulnya konflik. Bagi komunitas Pakalu. yang diyakini sebagai dewi padi yang sangat dihormati.Dan ketika panen tiba digelarlah katto bokko. Appadekko dan Mappadendang konon memang berawal dari aktifitas ini. yang berarti adengka ase lolo. ritual mappadendang mengingatkan kita pada kosmologi hidup petani pedesaan sehari-hari. Di Sidrap dan sekitarnya ritual ini dikenal dengan appadekko. mulai dari tidur. Semua keluarga yang tinggal dalam rumah panggung ini saling membantu. makan. mulai dari berbagi makanan. Agar manusia memperoleh sesuatu untuk dimakan. Padi bukan hanya sumber kehidupan. 5. Semua aktivitas. kegiatan menumbuk padi muda. Ia berkorban dan berubah wujud menjadi padi. Setelah melalui rangkaian ritual itu barulah dilaksanakan Mapadendang. atau Dewi Sri di pedesaan Jawa.

com/2011/05/16/mengenal-suku-kajang http://research. Gramedia.blogspot.ac.kompasiana.multiply.freevar.php?page=berita_baru&data=36 http://uun-halimah.amikom.(terj) 2008.info/kolom2/msgview/250/58199/no/58199. Jakarta.C.blogspot.id/index. http://togadebataraja.com/2012/04/kepercayaan-asli-kuno-sukubatak.com/index.html http://sosbud. Jakarta: Serambi.com/2007/12/sistem-kepercayaan-orangbaduy-jawa.com/2011/10/penerapan-sila-kemanusiaanyang-adil.DAFTAR PUSTAKA M.com/2008/10/sistemkepercayaan-orangarso-papua. hal. Masyarakat Terasing di Indonesia. Jakarta: Gramedia.com/2010/08/kepercayaan-dan-agama-orangdayak.blogspot.4shared.com/journal/item/19/Sistem_Kepercayaan_Orang_ Asmat_di_Papua_Selatan Referensi: Koentjaraningrat.html 65 .blogspot. dkk.blogspot.html http://banuadayak.com/doc/A9eWDHOr/preview.html http://emzokombozo. (1993).html Koentjaraningrat.html http://dc159. 314. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. dkk. Sumber tulisan: http://uun-halimah.html http://indonesia-life. http://aligufron. 1993. Masyarakat Terasing di Indonesia. Ricklefs.php/DTI/article/view/5630 http://almuzakky.

Kapitalisme. Pancasila pada hakikatnya merupakan hasil penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang. Melalui pendidikan Pancasila warga Negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami. Pancasila diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia.BAB III PANCASILA DAN IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN A. Semua itu memiliki banyak perbedaan dengan ideologi Pancasila. Dengan pedoman Pancasila para pedahulu kita bisa mempersatukan berbagai golongan dan kelompok. Latar belakang Sebagai dasar Negara Indonesia Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 66 . Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia. Komunisme dan Sosialisme. menganalisis dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti digariskan di dalam pembukaan UUD 1945. Maka dari itu makalah ini akan membahas berbagai perbedaan ideologi Pancasila dengan beberapa ideologi yang berkembang didunia. Selain ideologi Pancasila ada banyak ideologi lain yang berkembang didunia yaitu ideologi Liberalisme.

bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna 67 . 4. Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran. Umumnya ideologi dianut oleh sekelompok masyarakat. 5. serta segala upaya di bidang politik. 3) Oetoyo Oesman dan Alfian mendefinisikan bahwa ideologi berintikan serangkaian nilai/norma atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup. bangsa atau negara.. Ideologi sebagai kumpulan gagasan.. White merumuskan bahwa ideologi merupakan cita-cita politik atau doktrin/ajaran dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-badakan. ide.. PEMBAHASAN Ideologi berasal dari kata “iden” dan “logos”. 2) W. keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang memberikan arah dan menyangkut tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. Ideologi merupakan merupakan sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam kehidupan. 2. 3. rasa. cita.B.. Ideologi diartikan sebagai ilmu tentang idea atau gagasan. Dapat disimpulkan bahwa ideologi bangsa adalah suatu paham atau ajaran yang dihasilkan dari pemikiran manusia. Ideologi melandasi cara berpikir. Seperti dikemukakan oleh 1) Destutt de Tracy seorang filsuf Prancis bahwa ideologi merupakan ilmu yang mempelajari gagasan atau ide manusia beserta kadar kebenarannya. Ideologi merupakan falsafah hidup maupun pandangan hidup suatu bangsa. Ideologi merupakan asas pendapat atau keyakinan yang dicita-citakan sebagai dasar pemerintahan negara. Pengertian ideologi mencakup hal-hal sebagai berikut : 1.

4) Memberi pegangan bagi bangsa dan negara agar tidak mudah terpengaruh dan terbawa oleh arus negara lain. 2) Membentuk identitas atau jati diri melalui nilai-nilai yang diyakini sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan zaman. Rumusan tersebut diwujudkan dalam cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan bernegara. 3) Memberi arah bagi negara dalam mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang diinginkan. 68 . dapat menunjang keutuhan negara tersebut di dalam pergaulan internasional. Ideologi sangat penting bagi sebuah negara dalam rangka : 1) Memberi landasan tentang cara berpikir dan bertindak bagi segenap bangsa dalam mencapai tujuannya. sosial budaya.mewujudkan kehidupan yang dicita-citakan. Adanya cita-cita. 3. setiap bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara tersebut agar tetap kokoh berdiri di tengah percaturan internasional.. Ideologi sebuah negara yang berisi rumusan atau konsep tentang berbagai bidang kehidupan. cita-cita serta bentuk kehidupan yang didambakan. Tanpa ideologi yang jelas suatu bangsa akan mudah goyah dan terombang-ambing oleh pengaruh dunia internasional. baik politik. maupun hankam. ekonomi. 2. Dalam sebuah ideologi terkandung tiga unsur yaitu : 1. Adanya upaya mewujudkan ideologi tersebut dalam kenyataan. serta 5) Sarana mempersatukan bangsa dan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara. Bahkan. Adanya nilai-nilai yang diyakini. tanpa ideologi bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan dan berdiri kokoh. Suatu negara yang berdiri tentu memiliki tujuan. Di samping adanya tujuan.

artinya adanya negara sama sekali tidak mengatur kehidupan beragama. 69 . Amerika Serikat. Prancis. maupun sosial budaya. kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. yaitu Inggris. masyarakat cenderung individualistis. Ideologi ini tidak dibatasi oleh ajaran – ajaran filsafah. Inti ajaran liberalisme adalah kebebasan individu. sehingga cenderung terjadi free fight liberalisme atau persaingan bebas dalam segala bidang kehidupan. sekulerisme. dan yudikatif dipisahkan secara tegas. ekonomi. baik di bidang politik.a Ideologi Liberalisme Ideologi Liberal adalah aliran pikiran perseorangan atau individualistic. Contoh negara yang menganut ideologi liberalisme. Ciri – ciri Ideologi Liberal . lebih mengutamakan kepentingan individu. kegiatan ekonomi cenderung kapitalis yang mengutamakan pengembangan modal sebesar-besarnya. antara lain adalah mempercayai adanya Tuhan. Berikut ciri-ciri negara yang menganut ideologi liberalism. kekuasaan dalam negara antara lembaga legislatif. dan Kanada.Ajarannya bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir. Kapitalis artinya mengutamakan pengembangan modal dan laba sebesar-besarnya. dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa . paham liberalisme tidak melarang ateisme/tidak beragama. kegiatan koperasi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat. Negara liberal cenderung terbentuk masyarakat yang individualistis atau mementingkan kepentingan sendiri dan kapitalis. mengakui persamaan dasar manusia dan menghargai pemikiran manusia. kepemilikan alat produksi dan kegiatan ekonomi diserahkan pada setiap individu.. eksekutif.

Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945. alat produksi. Segala kegiatan ekonomi. kekuasaan dipegang oleh satu golongan. maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945. Pokok-pokok ajaran ideologi ini adalah tidak mempercayai adanya Tuhan(atheisme). omunisme bersumber dari ajaran Marxisme-Leninisme. legalitas tindakan kekerasan. tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. menyanggah persamaan manusia dan tidak terdapat pengakuan terhadap hak asasi manusia. Gerakan tersebut kemudian berkembang di Rusia dan menyebar ke penjuru dunia. ide-ide komunisme berkembang menjadi ajaran Leninisme. b Ideologi Komunisme Ideologi Komunis merupakan penerapan ajaran sosialis radikal marxisme-leninisme. Marxisme yang berasal dari gagasan Karl Marx. sistem perekonomian yang sentralistik (diatur oleh pusat). sosial budaya sepenuhnya dikuasai oleh negara. Ideologi komunisme merupakan kebalikan dari liberalisme. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme. Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Leninisme berawal dari gerakan revolusi dengan dukungan kaum buruh dan demokrat di Eropa Barat. Setelah dikembangkan oleh Lenin. Semboyan 70 .

Rusia. bahkan negara membolehkan paham atiagama. sosial dan budaya dikuasai negara. Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh. Polandia. negara berlandaskan agama. dan tidak memberi kesempatan kepada peran swasta. c Ideologi Agama Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . Ideologi komunisme dianut oleh negara RRC. Ceko dan Kuba. Ciri-ciri ideologi agama antara lain adalah urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama. negara tidak mengakui agama. Penerapan sistem pemerintahan dalam ideologi komunisme cenderung diktator. penguasaan atas alat produksi kegiatan ekonomi sepenuhnya dikuasai negara (etatisme). kekuasaan negara dikuasai satu partai dominan. namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara. kehidupan beragama diserahkan setiap individu. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. sistem pemerintah cenderung diktator. Dalam ideologi komunisme. Hongaria. pendidikan.gerakan ideologi komunisme adalah proletar sedunia bersatulah. 71 . yaitu Partai Komunis. berbagai bidang kehidupan. Republik. tidak ada jaminan kehidupan beragama. Negara yang menganut ideologi komunisme memiliki ciri-ciri antara lain adalah penghapusan hak-hak individu. kurangnya jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam UUD Negara.

Namun demikian. maka komitmennya pada agama tidak akan diragukan lagi.Agama Sebagai Ideologi pada tataran individu. Identitas kelompok (agama) inilah yang menjadikan awal ideologisasi agama bagi pemeluknya. Konsep ini juga memberikan pemahaman untuk memberikan reward pada pelaku agama. dalam keadaan ini konstruksi identitas memberikan pengamanan akan keraguan tersebut. Adanya identifikasi spesifik di antara anggota kelompok. Dapat dikatakan bahwa militansi seorang penganut agama berawal dari pembentukan identitas pada dirinya. yang benar diberikan pahala sedangkan yang salah diberikan dosa. Di sisi lain pada tingkat lebih lanjut identitas agama memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk maju. etika berfungsi sebagai proses awal pembentukan indentitas. sebagaimana ideologi. Jika seorang penganut agama sudah punya kesadaran tentang identitasnya dalam suatu agama. agama tidak akan serta-merta dipercaya oleh para penganutnya. Konstruksi identitas akan memberikan kesadaran untuk mempercayai segala kebenaran yang disampaikan oleh suatu agama. Hingga penerimaan akan sebuah kepercayaan mutlak dan mesti dilakukan. karena membentuk moral personal dan juga solidaritas bagi masing-masing pemeluk agama. Tradisi keagamaan selalu menunjukkan bahwa Tuhan tidak suka pada beberapa perilaku yang dianggap salah dan juga memberikan restu pada perilaku yang dianggap benar. Ideologi sendiri berfungsi untuk mempengaruhi kehidupan suatu kelompok agar sesuai dengan apa yang telah digariskan sejak awal oleh agama tersebut. Termasuk masalah komitmen di antara mereka dapat kita lihat pada cerita kepahlawanan ataupun perilaku yang menidentikan perlawanan antara yang baik dan jahat. 72 .

Negara teokrasi sulit dilaksanakan bila dalam sebuah terdapat keanekaragaman agama. Karena memang setiap agama menawarkan rasa aman kepada pengikutnya. dan negara berdasarkan atas hukum. Permasalahannya adalah pembenaran tindak kekerasan terhadap kelompok lain.1991 : 192). d Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah Ideologi yang bersumber dari seluruh nilainilai Pancasila yang terdapat pada sila yang satu dengan sila yang lainnya. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di 73 . Ciri-ciri Ideologi ini antara lain adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tentunya perasaan seperti inilah yang dicari oleh setiap pengikut agama. seperti apa yang selalu di informasikan oleh setiap agama di dunia ini. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat. Negara yang menganut ideologi berdasar agama dinamakan teokrasi atau negara agama. pemerintahan berdasarkan persetujuan rakyat. Rasa aman memberikan ketenangan kepada manusia akan kehidupan setelah mati. Contohnya : Saudi Arabia berdasarkan Islam dan Vatikan Roma berdasarkan Kristen.Pada dataran inilah kebanyakan pemerhati keagamaan memetakan asalmula tindakan kekerasan atas nama agama muncul. Negara agama adalah negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan mendasarkan diri pada hukum agama tertentu. ketika ideologisasi ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi hidup di dunia dan akhir nanti. Menurut penulis sendiri agama sebagai Ideologi tidaklah menjadi pokok persoalan.

Ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila. PENUTUP a. keserasian dan keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bangsa dan negara. Ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun secara sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas. Pancasila digunakan sebagai landasan dalam berpikir. bersikap. terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. Ideologi Pancasila bersumber dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri. dan realitas.cita suatu Negara. Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan. Prinsip ideologi Pancasila adalah terwujudnya keselarasan. Pancasila sebagai Ideologi bangsa menunjukkan adanya 74 . dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya. C.Negara Republik Indonesia. Kesimpulan Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah bagian dari Ideologi bangsa yang diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. normatif.

Saran Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa. kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas. Kerena Pancasila merupakan ideologi dari negeri kita. Jadi. Tidak lain ideologi itu adalah Pancasila. Keduanya juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan. Indonesia saat ini sangat membutuhkan sebuah idiologi dalam menjalankan pemerintahan ini ke depan. Sebelumnya melangkah lebih jauh. sangat perlu kita memahami apa arti dari ideologi dan apa itu Pancasila sebenarnya. Ini membuktikan dan meyakinkan tentang Pancasila sebagai suatu yang harus kita yakini karena cocok bagi bangsa Indonesia. dan harga. Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa Kapitalisme. sistem pasar. Selain itu.keseimbangan ide dan gagasan serta tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara. Dengan adanya persatuan dan kesatuan tersebut jelas mendorong usaha dalam menegakkan dan memperjuangkan kemerdekaan. jika dibandingkan dengan Pancasila. b. sedangkan Liberalisme. Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter. 75 .

com/writing-and-speaking/presenting/2276673-ideologibangsa/#ixzz2DWvWvskm 76 . Andriani.2002.com. 2003.blogspot.Pendidikan Pancasila. Komunis dan Sosialis” http://id. Jakarta : Gramedia Purwastuti. Elly M.blogspot.”Perbedaan Ideologi Pancasila.com. L.DAFTAR PUSTAKA Setiadi.Yogyakarta : UNY Press http://thehilmanscoy.Pendidikan Pancasila.Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya http://slowdownthing.shvoong.

kuatnya gerakan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta. Pada masa kejayaan kesultanan ini terjadi konflik menentang Belanda yang ingin menguasai wilayah Aceh. mendorong rakyat Aceh mendukung gerakan tersebut. rakyat Aceh bersedia menyumbangkan pesawat Dakota untuk kepentingan 77 . Pada masa kemerdekaan Indonesia.BAB V PAPARAN TENTANG IDEOLOGI AGAMA MERUPAKAN POTENSI ANCAMAN TERHADAP KEDERADAAN IDEOLOGI PANCASILA DI PROVINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM A. konflik sengaja diciptakan. Kemenangan kaum ulama yang dipimpin Daud Beureurh menciptakan masyarakat lebih religius. Masa kejayaan kesultanan tahun 1610 dan 1640 membawa Aceh menjadi bangsa yang masyur dan berdaulat. Belanda dengan politik devide et imperanya membuat kelompok uleebalang (bangsawan tuan tanah) dan kaum ulama berseteru. menjadi pusat perdagangan dan wilayah pemeluk Islam yang pertama di Nusantara. Di masa penjajahan Jepang. Bahkan. dengan menjalankan syariat Islam dan mengembalikan Aceh pada masa kejayaan kesultanan. Hal ini menimbulkan perlawanan rakyat sehingga terjadi perang panjang (1873-1904) dan secara sporadis hingga tahun 1942. LATAR BELAKANG Aceh yang terletak di posisi strategis (dekat dengan Selat Malaka).

Perlawanan ini diatasi oleh pemerintah dengan mengangkat perwira asal Aceh untuk menjadi pimpinan militer tertinggi sekaligus berperan sebagai penyebar gagasan pemerintah terhadap penyelesaian perlawanan DII/NI. Ini mendorong Aceh ke arah daerah yang sekuler.perjuangan Republik pada tahun 1948. memberi status khusus pada Aceh sebagai daerah otonomi luas terutama dalam urusan agama. Sago dan Mukim dihapus. Walaupun Daud Beureueh diangkat sebagai gubernur militer RI di daerah ini. pendidikan dan adat istiadat serta terpisah dari Sumatera Timur. kemudian ini menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan Garuda. Kekecewaan itu melahirkan gerakan perlawanan untuk membentuk Negara Islam Indonesia/Darul Islam (NII/DI) yang dipimpin langsung Daud Beureueh dan didukung sebagian rakyat Aceh. diganti dengan peraturan yang diseragamkan dari pusat ke semua 78 . Gampong. kebijakan pembangunan industrialisasi multinasional dilakukan. Pemberlakuan ini tidak lama bertahan karena ketika Orde Lama diganti Orde Baru. Setelah penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik. Peraturan syariat Islam dan lembaga adat seperti Tuha Peut. Daud merasa kecewa dengan penggabungan ini dan muncul konflik baru. Faktor lain pemicu konflik adalah kecurigaan terhadap pemerintah pusat yang menempatkan seorang komandan militer di Aceh yang dianggap komunis dan terhadap kabinet baru (PNI) yang tidak menerima permintaan Daud Beureueh untuk status khusus bagi Aceh dalam penerapan syariat Islam. Keuchik. Aceh digabungkan dengan Sumatera Timur.

Yang terjadi selanjutnya adalah pemberlakuan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1989 hingga 1998. LANDASAN HUKUM 1. Situasi ini mendorong beberapa kalangan di masyarakat Aceh berkeinginan untuk menjadikan Aceh sebagai negara makmur. Kekerasan demi kekerasan terjadi. “Ketuhanan yang Maha Esa” yang terkesan mengutip ayat pada Q.S. Aceh). pencabutan status DOM tahun 1998 tidak berpengaruh pada berkurangnya berbagai pelanggaran HAM di Aceh. Pelanggaran HAM terjadi dengan alasan bahwa korban adalah anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Kebijakan yang sentralistis ini menimbulkan jurang lebar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. berdaulat dan islami. Tercatat 534 korban jiwa dan 114 yang diculik (YAPPIKA. Keinginan inilah sebagai cikal bakal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin Hasan Tiro. B. Al-Ikhlas ayat (1) yaitu: “Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa”. Pemerintah menghancurkan gerakan ini melalui operasi militer. Selama DOM berbagai pelanggaran HAM telah terjadi. Pemerintah Orde Baru kemudian melakukan tindakan yang sangat represif.daerah Aceh. 2. Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 disebutkan yaitu “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” sehingga dapat disimpulkan bahwa UUD 1945 mempunyai nilai keislaman yan tinggi yang 79 . Islam secara expressiv verbis terdapat Eksistensi ideologi pada Pembukaan UUD 1945 sekaligus sebagai Pancasila yaitu.

KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI ACEH Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah propinsi yang berdasarkan pada syariat Islam di Indonesia. mengingat mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Pasal 25 –26 UU PNAD mengatur mengenai Mahkamah Syar’iyah NAD yang merupakan peradilan syariat Islam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional. Arah Kebijakan. Ketetapan MPR RI No. 3. Bab IV. Undang-Undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” mencerminkan sifat bangsa yang percaya bahwa terdapat kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan di dunia sekarang. 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (selanjutnya UU PNAD) membawa perkembangan baru di Aceh dalam sistem peradilan. 6. Hukum. UU No. Ini memberi dorongan untuk mengejar nilai-nilai yang dianggap luhur yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang baik di masa nanti.berhubungan dengan aqidah (keyakinan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. menetapkan bahwa hukum Islam. 4. A. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonom yang bersyariat Islam tidak mudah di dalam negara kesatuan 80 . 5. IV/MPR-RI/1999 tentang GBHN. hukum Barat adalah sumber pembentukan hukum nasional. hukum Adat. C. butir 2.

politik. sosial dan budaya Negeri Serambi Mekah ini belum juga berujung perdamaian. Apalagi adanya konflik bersenjata antara tentara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berjuang untuk memisahkan diri dari Indonesia muncul pada tahun 1976 dan terus berlanjut maju mundur hingga ditandatanganinya perjanjian perdamaian di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005. Hal ini lebih didasarkan atas penilaian dari elit politis Jakarta dan Aceh mengenai apa yang dapat meredam sebuah daerah yang menderita oleh konflik. menghasilkan sebuah masyarakat yang egalitarian atau sederajat. dan meminjam kata-kata yang dipakai oleh seorang 81 . Syariat dipromosikan sebagai sebuah obat mujarab: banyak yang berharap syariat akan mampu menghapuskan penyakit sosial. Pada pokoknya pemberontakan tersebut selalu bersifat nasionalis dan pemimpin GAM tidak pernah menunjukkan ketertarikan yang serius untuk bekerja sama dengan sesama kelompok Muslim di tempat lain. Konflik yang memporakporandakan ekonomi. Hukum Islam mendapatkan dukungan. sudah tidak berfungsi sama sekali akibat perang. Lampu hijau untuk menerapkan hukum Islam pada tahun 1999 merupakan bagian dari sebuah upaya setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk mendapatkan sebuah penyelesaian politik atas konflik yang terjadi di Aceh. khususnya karena sistem peradilan biasa yang jarang sekali memberikan keadilan bagi masyarakat Aceh. pelanggaran HAM dan eksploitasi ekonomi selama bertahun-tahun.Republik Indonesia yang pluralistik.

termasuk cara berbusana bagi Muslim. dibuatlah Perda No. HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL 1.akademis.Membentuk sebagai pengawasan dan penegakan syariat. Sebagaimana diketahui. 5 tahun 2000. baitu al-mal. ibadah. pembelaan Islam. Akhirnya pemerintah pusat menyetujui dengan membuat UU No. cerdas serta matang secara emosi. 44 tahun 1999 yang antara lain mengatur tentang syariat Islam di Aceh. Perda No.“ Aceh adalah salah satu daerah dalam wilayah Republik Indonesia yang memiliki keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah. membuat rakyat Aceh menjadi "jujur. al-hisbah peradilan (WH) pidana dan badan warisan. akhlak. 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyatakan bahwa seluruh aspek syariat akan diterapkan. yaitu yang mengakui syariat dan sistem hukum nasional berlaku bersama-sama dalam suatu Negara. tetapi tidak ada perincian mengenai bagaimana ia berfungsi. setia. transaksi ekonomi. hemat. struktur wilayatu peradilan. Negara Indonesia adalah termasuk sistem Negara yang ketiga. Selanjutnya untuk mengatur tentang pelaksanaan syariat Islam tersebut. Indonesia bukanlah negara yang berideologi Islam. kemasyarakatan. termasuk yang berhubungan dengan ‘aqidah. melainkan 82 . rajin belajar dan bekerja. perayaan hari raya Muslim. Legitimasi ini diberikan oleh pemerintah pusat untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang menginginkan daerah ini berlaku hukum syariat sebagaimana dahulu kala di masa kesultanan Aceh. D. pendidikan dan dakwah agama.

dengan mayoritas agama yang lain pula. 83 . ada suatu pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam tentang kedudukan Daerah Istimewa Aceh. Kedamaian (tolok ukur kedamaian apabila kepentingan dan hak semua pihak terlindungi). maka pemaksaan menjadi otoriterisme). maka penegakan hukum menjadi semu). hukum positif baru akan berlaku secara efektif apabila berisikan atau selaras dengan hukum yang hidup dalam masyarakat. Ketertiban (hukum harus dipaksakan: jika hukum yang dipaksakan dibuat tidak berdasarkan aspirasi masyarakat luas. yaitu : 1. mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat. Hal ini dapat memicu timbulnya keinginan-keinginan yang serupa di daerah lain. Dengan kata lain. 2.Pancasila. 3. haruslah menjadi hukum yang hidup di masyarakat dengan menggali. Hal ini berdasarkan dari tujuan hukum itu sendiri. Kepastian (hukum harus ditegakkan: jika hukum yang ditegakkan dibuat tidak bersumber dari aspirasi masyarakat luas. Ada semacam Negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hukum positif yang berlaku di Indonesia agar tetap efektif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat. 2. 3. Berdasarkan hal tersebut.

diakses tganggal 28 Nopember 2012 Rasyid Rizani KEDUDUKAN QANUN JINAYAT PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL 84 .wordpress.com/tag/luarbiasa-penduduk-aceh/.DAFTAR PUSTAKA Apriansyah Bintang. http://diskursusislam.

Latar Belakang Kenduri adalah suatu ritual selamaten yakni berdoa bersama yang dihadiri para tetangga yang dipimpin oleh pemuka adat atau tokoh yang dituakan di satu lingkungan Biasanya disajikan tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang nantinya akan dibagikan kepada yang hadir. dengan alam dan dengan sesama manusia. Nasi tumpeng. Singapura bahkan Belanda. Gunung. Madura dan Bali. Tumpeng mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan. Asal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi Hindu Bentuk tumpeng yang berupa kerucut dan mempunyai satu titik pusat pada puncaknya dipercaya melambangkan Gunung.BAB V KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA A. terdapat nilai-nilai yang sifatnya filosofis. atau yang banyak dikenal sebagai ‘tumpeng’ saja merupakan salah satu warisan kebudayaan yang sampai saat ini masih dipercaya untuk dihadirkan dalam perayaan baik yang sifatnya simbolis maupun ritual. Dimulai dari masyarakat di pulau Jawa. (dikenal dengan nama rijstafel). kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke mancanegara seperti Malaysia. karenanya amat dihormati. 85 . Di balik tradisi tumpeng yang biasa dipakai dalam acara ‘selametan’. dalam kepercayaan Hindu adalah awal kehidupan.

Ini menyiratkan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. Kehidupan orang Jawa sangat lekat dengan alam. Penempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. penyembahan dan doa kepada Tuhan.” 86 . KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA 1. kemudian dibagikan kepada yg hadir. B. Yang Maha Esa. Kegiatan yang nyata berupa : memuji kebesaran Tuhan dan memanjatkan do’a (QS 112 Al-Ikhlas:1) “Katakanlah: “Dia-lah Allah. Mengakui bahwa berkah dan rejeki berasal dari tuhan b. Pemotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan. tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Puncak sebuah upacara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlancip kerucut nasi tumpeng tersebut. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut ditempatkan di tengah-tengah dan bermacam-macam lauk pauk disusun di sekeliling kerucut tersebut.” (QS 2 Al Baqarah: 163) “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung dari alam. persembahan. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Dengan kegiatan kenduri terdapat : a.Acara-acara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan wujud syukur.

Allah dari apa yang mereka persekutukan. Yang Memiliki segala keagungan. Yang Maha Kuasa. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. agar kamu bertakwa. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Yang Membentuk Rupa. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. Yang Maha Sejahtera.” 87 . “ (Al-Quran Al-Karim Surah An-Nahl [16]: ayat 18) “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah. Yang Maha Perkasa. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu.” (QS 2:) (Surah Saba’: 1) “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Raja.” (Surah Alhasyr: 22 – 24) “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Maha Suci. Maha Suci. Yang Mengadakan. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS 2 Al Baqarah: 21-22) “Hai manusia. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Yang Mengaruniakan keamanan. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang Maha Memelihara. padahal kamu mengetahui.

dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.2. Hai orang-orang yang beriman. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a.aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. agamaku. janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain. boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. Tidak membedakan status c. dan untukkulah.” (QS:al kafirun1-6) “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. 11 dan 13) 10. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang 88 . Terdapat rasa menghargai dan menghormati (QS 49:13) “Hai manusia.dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. supaya kamu mendapat rahmat.orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. untukmu agamamu.” (Q:S al-Hujurat ayat: 10. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. tanpa membedakan kaya dan miskin b. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Semua orang diajak. 11.

orangorang yang bersaudara. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lakilaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan. dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka.13) “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada 89 . Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.buruk sesudah imandan Barangsiapa yang tidak bertobat. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim. 13. 3. Hai manusia. agar kamu mendapat petunjuk. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. 105. dan janganlah kamu bercerai berai. Sila Persatuan Indonesia Kegiatan melibatkan lingkungan sekitar sehingga dapat mempersatukan setiap masyarakat (Surat Ali Imron ayat 103 dan 105) 103. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. (surat ke-42 asy-Syura. Maka Allah mempersatukan hatimu. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya.

Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. bertawakallah kepada Allah. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu). Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. mohonkanlah ampun bagi mereka. (surat Ali 'Imran (3): 159) Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. maka ada gotong royong saat pengadaan kenduri. 4. undangan c. peringatan orang meninggal terdapat kegiatan masak bersama. ada tetangga datang membawa sesuatu baik berupa barang atau uang. Dalam pengadaan kenduri terdapat musyawarah antara anggota yang mengadakan kenduri b.Ibrahim. Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan a. Karena itu. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Ada pembagian tugas pada pengadaanya : seperti konsumsi. maafkanlah mereka. Misalnya pada kegiatan kenduri pada selamatan rumah baru. Sebelum acara dimulai. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. kelahiran anak. dapat menjadi forum komunikasi antar masyarakat e. Dalam kegiatan palaksanaannya di pimpin oleh tokoh masyarakat / agama d. Dalam kondisi tertentu. 90 .

agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Asy-Syura: 38) "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat sedang urusan mereka (putuskan) dengan musyawarah antara mereka. Saat orang tidak datang tetap mendapatkan pembagian kenduri (Surah Annahl: 71) “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. mereka tidak berlebih-lebihan. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. “ (Surah Al-Furqaan: 67) “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. dan tidak (pula) kikir. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ (Surah Al-Imran:180) “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. Pembagian kenduri ada azas sama rata  tidak ada perbedaan bagi setiap orang b.(QS. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. 5. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. “ 91 . dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.

dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. “ 92 . “ (Surah Adz-dzaariyaat: 19) “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. 2 & 3) “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. “ (Surah Al-Maa’uun: 1.(Surah Al-Hadiid: 11) “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik.

Informed consent dilihat dari aspek hukum bukanlah sebagai perjanjian antara dua pihak. dari sama sekali tidak memiliki kompetensi hingga memiliki kompetensi yang penuh. Threshold elements Elemen ini sebenarnya tidak tepat dianggap sebagai elemen. B. oleh karena sifatnya lebih ke arah syarat. Kompeten disini diartikan sebagai kapasitas untuk membuat keputusan medis. dan bertemunya pemikiran tentang apa yang akan dan apa yang tidak akan dilakukan terhadap pasien. Tiga elemen Informed consent 1. melainkan lebih ke arah persetujuan sepihak atas layanan yang ditawarkan pihak lain. yaitu pemberi consent haruslah seseorang yang kompeten (cakap). Definisi operasionalnya adalah suatu pernyataan sepihak dari orang yang berhak (yaitu pasien. Pengertian Informed Consent Informed consent adalah suatu proses yang menunjukkan komunikasi yang efektif antara dokter dengan pasien.BAB VI KONSEP INFORMED CONCENT DALAM PANCASILA A. Diantaranya terdapat berbagai tingkat 93 . Kompetensi manusia untuk membuat keputusan sebenarnya merupakan suaut kontinuum. keluarga atau walinya) yang isinya berupa izin atau persetujuan kepada dokter untuk melakukan tindakan medik sesudah orang yang berhak tersebut diberi informasi secukupnya.

dapat dilihat dari 3 standar. disclosure (pengungkapan) dan understanding (pemahaman). seberapa ”baik” informasi harus diberikan kepada pasien. misalnya resiko yang ”tidak bermakna” (menurut medis) tidak diinformasikan. 94 . Information elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. Dalam standar ini ada kemungkinan bahwa kebiasaan tersebut di atas tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial setempat.kompetensi membuat keputusan tertentu (keputusan yang reasonable berdasarkan alasan yang reasonable). padahal mungkin bermakna dari sisi sosial pasien. Sedangkan keadaan mental yang dianggap tidak kompeten adalah apabila mempunyai penyakit mental sedemikian rupa sehingga kemampuan membuat keputusan menjadi terganggu. Secara hukum seseorang dianggap cakap (kompeten) apabila telah dewasa. yaitu : a. Dewasa diartikan sebagai usia telah mencapai 21 tahun atau telah pernah menikah. Standar Praktik Profesi Bahwa kewajiban memberikan informasi dan kriteria ke-adekuatan informasi ditentukan bagaimana BIASANYA dilakukan dalam komunitas tenaga medis. Dalam hal ini. Pengertian ”berdasarkan pemahaman yang adekuat membawa konsekuensi kepada tenaga medis untuk memberikan informasi (disclosure) sedemikian rupa sehingga pasien dapat mencapai pemahaman yang adekuat. 2. sadar dan berada dalam keadaan mental yang tidak di bawah pengampuan.

Pasien juga harus bebas dari ”tekanan” yang dilakukan tenaga medis yang bersikap seolah-olah akan ”dibiarkan” apabila tidak menyetujui tawarannya. c. Standar pada reasonable person Standar ini merupakan hasil kompromi dari kedua standar sebelumnya. sehingga informasi yang diberikan harus memadai untuk pasien tersebut dalam membuat keputusan. Pernyataan tertulis diperlukan apabila dibutuhkan bukti di kemudian hari. 3. yaitu dianggap cukup apabila informasi yang diberikan telah memenuhi kebutuhan umumnya orang awam. Kesukarelaan mengharuskan tidak ada tipuan. Consent dapat diberikan : a. kebebasan) dan authorization (persetujuan). Standar Subyektif Bahwa keputusan harus didasarkan atas nilai-nilai yang dianut oleh pasien secara pribadi. Kesulitannya adalah mustahil (dalam hal waktu/kesempatan) bagi profesional medis memahami nilai-nilai yang secara individual dianut oleh pasien. Consent elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. umumnya pada tindakan yang invasif atau yang beresiko mempengaruhi kesehatan penderita secara bermakna. voluntariness (kesukarelaan. misrepresentasi ataupun paksaan. Permenkes tentang 95 . Dinyatakan (expressed) 1) Dinyatakan secara lisan 2) Dinyatakan secara tertulis.b.

dengan syarat bahwa pasien tidak mampu memberikan consent secara pribadi. C. baik secara lisan maupun tertulis. orang tua. Misalnya adalah seseorang yang menggulung lengan bajunya dan mengulurkan lengannya ketika akan diambil darahnya. namun melakukan tingkah laku (gerakan) yang menunjukkan jawabannya. Keadaan darurat medis 2.persetujuan tindakan medis menyatakan bahwa semua jenis tindakan operatif harus memperoleh persetujuan tertulis. Konteks dan Informed Consent Doktrin Informed Consent tidak berlaku pada 5 keadaan : 1. Meskipun consent jenis ini tidak memiliki bukti. Umumnya urutan orang yang dapat memberikan proxy consent adalah suami/istri. b. Pelepasan hak memberikan consent (waiver) 96 . Tidak dinyatakan (implied) Pasien tidak menyatakannya. Ancaman terhadap kesehatan masyarakat 3. dan consent tersebut harus mendekati apa yang sekiranya akan diberikan oleh pasien. dst. bukan baik buat orang banyak). Proxy consent hanya boleh dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan ketat. saudara kandung. D. namun consent jenis inilah yang paling banyak dilakukan dalam praktik sehari-hari. anak. Proxy Consent Adalah consent yang diberikan oelh orang yang bukan si pasien itu sendiri.

5. Bahkan Grunder menemukan bahwa dari lima rumah sakit yang diteliti. hanya 40 % yang membaca formulir dengan cermat. hanya 60 % yang memahami tujuan dan sifat tindakan medis. Perilaku dokter yang terlihat terburu-buru atau tidak perhatian.4. dan hanya 27 % yang dapat menyebut tindakan alternatif yang dijelaskan. Clinical privilege (penggunaan clinical privilege hanya dapat dilakukan pada pasien yang melepaskan haknya memberikan consent. Banyak keluarga pasien melarang para dokter untuk berkata benar kepada pasien tentang keadaan sakitnya. Pasien yang tidak kompeten dalam memberikan consent. empat diantaranya membuat penjelasan tertulis yang bahasanya ditujukan untuk dapat dimengerti oleh mahasiswa tingkat atas atau sarjana dan satu lainnya berbahas setingkat majalah akademik spesialis. hanya 55 % yang dapat menyebut komplikasi yang mungkin timbul. Contextual circumstances juga seringkali mempengaruhi pola perolehan informed consent. atau tidak ada waktu untuk tanya – jawab. Keluhan pasien tentang proses informed consent : 1. 97 . dan orang dalam keadaan terminal seringkali tidak dianggap “cakap” menerima informasi yang benar – apalagi membuat keputusan medis. Sebuah penelitian yang dilakukan Cassileth menunjukkan bahwa dari 200 pasien pengidap kanker yang ditanyai sehari sesudah dijelaskan. Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan terlalu teknis 2. orang yang dianggap memiliki mental lemah untuk dapat menerima kenyataan. Seorang yang dianggap sudah pikun.

Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat.3. dimana Allah sebagai saksi sebagaimana sesuai dengan kepercayaannya. Pasien sedang dalam keadaan stress emosional sehingga tidak mampu mencerna informasi 4. Pasien dalam keadaan tidak sadar atau mengantuk. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. E. Keluhan dokter tentang informed consent 1. 2. 4.” Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab Informed consent menempatkan pasien sesuai dengan martabat kemanusiaan. Pasien tidak mau diberitahu. 3. Resiko terlalu umum atau terlalu jarang terjadi. Pasien tak mampu memahami. Surah Al-Israa’: 70 Standar Prosedur 98 . yang dilayani sesuai dengan Operasional. Situasi gawat darurat atau waktu yang sempit. Hubungan Informed consent dengan Pancasila Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa Informed consent merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak.

Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Informed consent mengandung persetujuan atau tidak setuju yang sebelumnya sudah ada penjelasan dan pemahaman diantara kedua belah pihak.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka.” Sila 3: Persatuan Indonesia Informed consent menempatkan orang-orang yang berkaitan dalam kedudukan yang sama. “ 99 . “ Sila 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/ Perwakilan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. “ 100 . Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. permusuhan dan durhaka kepada Rasul. apabila kamu kamu mengadakan tentang pembicaraan rahasia.” Sila 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Informed consent mengandung suatu keadilan bagi kedua belah pihak yaitu penerima dan pemberi pelayanan. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. janganlah membicarakan membuat dosa. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya.

http://yusufalamromadhon.Daftar Pustaka Yusuf Alam Romadhon. Informed Consent.com/2008/01/informedconsent.html diakses tgl 29 nop 2012 101 .blogspot.

yang dianggap merendahkan. hal sudah jadi. yaitu empati. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. kasus Sutiyoso di Australia. Latar Belakang Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. dan lainnya. TKI di Malaysia. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. dan mampu belajar seumur hidup. melainkan sesuatu yang diusahakan.BAB VI NILAI – NILAI PANCASILA DI DUNIA A. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat 102 . bertanggung jawab dan tanggung gugat. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. seperti kasus Ambalat. melecehkan.

Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners.kalau mereka mampu memahami apa itu caring. Saat ini. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia. bertindak dan berperasaan. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. hormat dan menghargai orang lain. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. seorang perawat harus mempunyai etika. jujur. Dengan 103 . Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir. Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care. Dalam menghadapi pasien. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. dengan demikian mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. rendah hati.

hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Dengan demikian, nilai pancasila sangat mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya Theory Human Care yang memiliki nilai – nilai dasar dari pancasila.

B. TEORI 1. Caring pada perawat Perawat merupakan salah satu profesi yang mulia. Betapa tidak, merawat pasien yang sedang sakit adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit. Pengalaman ilmu untuk menolong sesama memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar (Abdalati, 1989). Untuk itu perawat memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta (Johnson, 1989) . Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. Caring dalam keperawatan dipelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik .

104

Human

care merupakan

hal

yang

mendasar

dalam

teori caring. Menurut Pasquali dan Arnold (1989) serta Watson (1979), human care terdiri dari upaya untuk melindungi,

meningkatkan, dan menjaga atau mengabdikan rasa kemanusiaan dengan membantu orang lain mencari arti dalam sakit, penderitaan, dan keberadaannya serta membantu orang lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian diri . Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care, mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian

mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir, bertindak dan

berperasaan. Caring sebagai suatu moral imperative (bentuk moral) sehingga perawat harus terdiri dari orang-orang yang bermoral baik dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan pasien, yang

mempertahankan martabat dan menghargai pasien sebagai seorang manusia, bukan malah melakukan tindakan amoral pada saat melakukan tugas pendampingan perawatan. Caring juga sebagai

105

suatu affect yang digambarkan sebagai suatu emosi, perasaan belas kasih atau empati terhadap pasien yang mendorong perawat untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien. Dengan demikian perasaan tersebut harus ada dalam diri setiap perawat supaya mereka bisa merawat pasien . Marriner dan Tomey (1994) menyatakan

bahwa caring merupakan pengetahuan kemanusiaan, inti dari praktik keperawatan yang bersifat etik dan filosofikal. Caring bukan sematamata perilaku. Caring adalah cara yang memiliki makna dan memotivasi tindakan. Caring juga didefinisikan sebagai tindakan yang bertujuan memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan keselamatan klien (Carruth et all, 1999) Sikap caring diberikan melalui kejujuran, kepercayaan, dan niat baik. Caring menolong klien meningkatkan perubahan positif dalam aspek fisik, psikologis, spiritual, dan sosial. Bersikap caring untuk klien dan bekerja bersama dengan klien dari berbagai lingkungan merupakan esensi keperawatan. Dalam memberikan asuhan, perawat menggunakan keahlian, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan, memberikan harapan, selalu berada disamping klien, dan

bersikap caring sebagai media pemberi asuhan (Curruth, Steele, Moffet, Rehmeyer, Cooper, & Burroughs, 1999). Para perawat dapat diminta untuk merawat, namun tidak dapat diperintah untuk memberikan asuhan dengan menggunakan spirit caring . Spirit caring seyogyanya harus tumbuh dari dalam diri perawat dan berasal dari hati perawat yang terdalam. Spirit

106

Caring yang efektif dapat meningkatkan kesehatan individu dan keluarga.1995). f. b. Menurut Watson. e. c. Lingkungan yang penuh caring sangat potensial untuk mendukung perkembangan seseorang dan mempengaruhi seseorang dalam memilih tindakan yang terbaik untuk dirinya sendiri. setiap perawat dapat memperlihatkan cara yang berbeda ketika memberikan asuhan kepada klien . Caring lebih kompleks daripada curing. praktik caring memadukan antara pengetahuan biofisik dengan pengetahuan mengenai perilaku manusia yang berguna dalam peningkatan derajat kesehatan dan membantu klien yang sakit. Ketujuh asumsi tersebut adalah a. ada tujuh asumsi yang mendasari konsep caring. Caring terdiri dari faktor karatif yang berasal dari kepuasan dalam membantu memenuhi kebutuhan manusia atau klien. Beberapa ahli merumuskan konsep caring dalam beberapa teori. Caring merupakan inti dari keperawatan (julia. Oleh karenanya. 107 . Caring hanya akan efektif bila diperlihatkan dan dipraktekkan secara interpersonal. Caring merupakan respon yang diterima oleh seseorang tidak hanya saat itu saja namun juga mempengaruhi akan seperti apakah seseorang tersebut nantinya.caring bukan hanya memperlihatkan apa yang dikerjakan perawat yang bersifat tindakan fisik. tetapi juga mencerminkan siapa dia. g. d.

perawat meningkatkan perilaku klien dalam mencari pertolongan kesehatan  Menumbuhkan kesensitifan terhadap diri dan orang lain.  Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan klien. murni. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. Sepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut. Pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistic.h. Faktor karatif membantu perawat untuk menghargai manusia dari dimensi pekerjaan perawat. 108 . Di samping itu. dan dari pengalaman nyata berinteraksi dengan orang lain sehingga tercapai kepuasan dalam melayani dan membantu klien. dan bersikap wajar pada orang lain. 2. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien.  Mengembangkan hubungan saling percaya. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien.  Perawat memberikan informasi dengan jujur. Selain itu.  Memberikan kepercayaan-harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. perawat juga memperlihatkan kemampuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. Watson juga menekankan dalam sikap caring ini harus tercermin sepuluh faktor karatif yang berasal dari perpaduan nilai-nilai humanistik dengan ilmu pengetahuan dasar. kehidupan.

dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien.  Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manusiawi. dan spritual yang mendukung.  Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. empati. dan kehangatan. Perawat perlu mengenali pengaruh lingkungan internal dan eksternal klien terhadap kesehatan dan kondisi penyakit klien.Sehingga karakter yang diperlukan dalam faktor ini antara lain adalah kongruen.  Perawat perlu mengenali kebutuhan komprehensif diri dan klien.  Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomenologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. Kadang-kadang seorang klien perlu dihadapkan pada 109 . Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien.  Penggunaan sistematis metoda penyelesaian masalah untuk pengambilan keputusan. memberikan asuhan mandiri. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. mental.  Menciptakan lingkungan fisik. sosiokultural. menetapkan kebutuhan personal.  Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal.

Watson merumuskan tiga faktor karatif yang menjadi filosofi dasar dari konsep caring. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri (Julia. Dari kesepuluh faktor karatif tersebut. 110 . Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi klien dengan memotivasi keinginan klien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. 1995). Selain itu. 2006). 1995). memberikan harapan dan kepercayaan. beberapa konsep yang didefinisikan antara lain Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. Tiga faktor karatif tersebut adalah: pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistik.pengalaman/pemikiran yang bersifat profokatif. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-klien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan klien. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum memahami orang lain (Nurahmah. Kesepuluh faktor karatif di atas perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Leininger (1991) mengemukakan teori “culture care diversity and universality”. serta menumbuhkan sensitifitas terhadap diri sendiri dan orang lain (Julia.

adat. Manfaat Budi Pekerti Bagi Perawat Dasar – dasar budi pekerti yang sehat sangat dibutuhkan untuk kepribadian yang baik. akan tetapi mengingat tujuannya juga merupakan pekerjaan yang suci. perawat bias menjadi penolong yang berguna untuk memberi kekuatan jiwa terutama kepada mereka yang tidak mempunyai harapan sembuh. Manfaat Budi Pekerti Yang Luhur Bagi Penderita Seorang perawat yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. Budi pekerti pada perawat sebagai pengamalan pancasila Yang dimaksudkan dengan budi pekerti itu umumnya kelakuan dan akhlak seseorang yang diterapkan oleh tradisi. a. Amal jasmani dan rohani yang diberikan dengan penuh kerelaan oleh perawat kepada penderita. Seringkali perawat diajukan pertanyaan – pertanyaan yang bertalian dengan pengertian akhlak dan kerohanian oleh penderita. merupakan faktor penting untuk kesembuhan penderita tersebut. Dalam hal ini. 111 .3. Budi pekerti dalam susila yang berhubungan dengan cita – cita adat dan kebiasaan yang mempengaruhi seorang perawat dalam menunaikan pekerjaannya. Perawatan bukan saja merupakan keahlian untuk sekedar mencari nafkah. tak akan luput pengaruh baiknya pada penderita yang dirawatnya. karena perawat adalah seorang yang memberikan pelayanan / perawatan baik terhadap orang sakit maupun terhadap orang sehat. Bagi anggota perawat. dan perawatan khususnya berarti tata kebiasaan. b. kepribadian yang baik adalah penting.

Disebutnya demikian. Makna senyuman Senyum merupakan sikap yang mudah. Tanadi Santoso menyebutkan keluarbiasaan senyuman sebagai sebuah kekuatan universal yang menarik sekali. kenyataan. Akan memancar kehangatan dari orang tersebut. Senyum dapat mengubah impian menjadi 112 . Senyum tulus perawat merupakan pengamalan pancasila. ringan dan sederhana untuk dilakukan. Terasa sebuah perasaan keyakinan (confident) akan hidup dan yang terasa lainnya. Sebuah perasaan (feeling) yang mudah menular. apapun yang dikatakan akan terasa lebih manis.4. ceria. menyatakan bahwa disamping senyum itu murah. karena ia berpandangan bahwa senyuman akan menunjukkan hal yang positif. senyum ternyata memiliki daya ajaib seperti senyum dapat membangkitkan jiwa-jiwa yang lemah dan semangat yang terkoyak-koyak. Soejitno Irmim dan Abdul Rochim dalam bukunya “Penampilan Pribadi yang Simpatik”. Senyum yang tulus dengan hati terbuka akan memancarkan sikap mental yang positif. a. enak didengar dan menyenangkan bagi orang lain. Juga menunjukkan keterbukaan dengan orang lain. Senyuman mengandung samudera hikmah atau kemanfaatan yang luar biasa baik bagi pemberi maupun penerimanya. Seorang perawat juga hendaknya memiliki senyuman yang tulus yang mampu memotivasi pasien-pasien yang ditanganinya. tidak usah membeli dan persediannya luar biasa banyaknya.

Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi pasien dengan memotivasi keinginan pasien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. penuh kesabaran dan perasaan serta senyum polos yang tidak dibuat-buat. b. Seyum seorang perawat terhadap pasiennya sangat penting karena senyum perawat membuat pasien nyaman dalam menjalani pengobatan.Selain itu senyuman merupakan modal utama bagi seorang perawat dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah sakit atau lingkungan kerja. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-pasien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan pasien. Bentuk pemenuhan kebutuhan ini tidak saja dengan terapi medikamentosa. namun lebih dari itu adalah sikap yang ramah tamah. Perhatian yang diberikan perawat merupakan salah satu factor yang penunjang dalam bisnis dibidang pelayanan kesehatan. orang tersebut akan merasa sangat dihargai. maka kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan”. siapapun dan bagaimanapun rupanya. 113 . Memberikan apa yang diinginkan orang lain berarti menciptakan nilai tambah bagi orang tersebut. Zig Zaglar mengatakan bahwa “bila kita cukup memberikan apa yang diinginkan oleh orang lain. Senyuman Perawat dalam Menangani Pasien sebagai Pengamalan Pancasila Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan.

Di dalam Pancasila terdapat butir-butir yang memuat seluruh pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki bangsa dan negara yang telah merdeka. Karena dalam keperawatan seorang perawat harus memiliki sifat saling mencintai dalam penyembuhan pasien. Sifat saling mencintai dapat menumbuhkan jati diri seorang perawat dalam menjalankan 114 . Dalam butir pancasila sila kedua dalam pengamalannya disebutkan “mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia”. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Setiap masyarakat Indonesia dituntut untuk dapat mengamalkan beberapa dari butir-butir pengamalan Pancasila tersebut.Salah satu motivasi seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan dalam menangani pasiennya. Ini berhubungan dalam bidang keperawatan. yaitu dapat mengambil dari pengamalan Pancasila. Perawat atau mahasiswa keperawatan dituntut dapat mengamalkan beberapa pengamalan Pancasila sebagai upaya dalam merawat pasien. Perawat maupun mahasiswa keperawatan dituntut mampu mengayomi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan (pasien). Salah satu profesi yang menuntut agar berpedoman pada Pancasila dalam menjalankan tugasnya yaitu seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan. Hal ini dikarenakan seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan bekerja untuk sosial. berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat. serta bersosialisasi dengan masyarakat.

Bagi rumah sakit. QA ini merupakan salah satu faktor penting dan fundamental bagi manajemen rumah sakit itu sendiri dan para stakeholder. Dalam butir pancasila sila kelima ’’mengembangkan sikap adil terhadap sesama’’. Jadi seorang perawat harus dapat menerima keadaan setiap pasien yang ditanganinya baik itu dari golongan bawah maupun golongan atas. Sebagaimana dijelaskan bahwa Quality Assurance (QA) adalah usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Mengacu pada konsep ini. Dalam kenyataannya. c. dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. apabila para perawat yang merupakan jumlah terbanyak dalam rumah sakit tersebut dalam pelayananannya 115 . adanya QA yang baik tentu saja membuat rumah sakit mampu untuk bersaing dan tetap exist di masyarakat. Impian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah dari pelaku kesehatan sangat tinggi. Dampak dari QA menentukan hidup matinya sebuah rumah sakit. Senyum Tulus Perawat untuk Penyembuhan Pasien Keramah tamahan merupakan hal yang sangat utama dalam pelayanan kesehatan. pelaku kesehatan telah menomorduakan pasien dan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari pelayanannya. Namun kondisi ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

dengan adanya QA para pelaku kesehatan dituntut untuk semakin teliti.H (2008). Watson menekankan dalam sikap caring ini juga harus tercermin sepuluh faktor kuratif yaitu: Pembentukan sistem nilai humanistic 116 . Purwodadi. artinya senyum yang hanya sekejap diperlihatkan itu mempunyai kesan yang mendalam seolah tidak akan bisa terlupakan. perlu adanya beberapa langkah konkrit untuk mencapai QA dalam hospitality in nursing services. Senyuman yang dimaksud adalah senyuman yang murni dan tulus dari dalam lubuk hati. tetapi menciptakan banyak hal yang baik. S. (2008) juga mengungkapkan beberapa hal tentang senyum. dan hati-hati dalam menjaga mutu pelayanannya. tanpa merugikan yang memberiSenyum itu terjadi sekejap dan kesannya kadangkala tidak akan pernah berakhir selamanya. Bagi pelaku kesehatan. Ternyata senyuman saja pun membawa dampak yang sangat besar bagi sebuah rumah sakit. Senyum itu menguntungkan bagi yang menerima. Diantaranya adalah: Senyum itu murah. bukan senyum yang dibuat-buat. Selain Djajendera (2008). seperti yang ditawarkan oleh Purwodadi. H. Agar suatu rumah sakit terhindar dari sebutan rumah sakit yang tidak ramah. yaitu: Mulailah dengan Senyum. telaten. S. yang mengatakan bahwa senyum tulus Anda adalah mahakarya kebaikan.menunjukkan sikap tidak profesional dengan “tidak tersenyum” saja maka sebenarnya rumah sakit tersebut sudah kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya.

dan bersikap wajar pada orang lain. perawat meningkatkan prilaku klien dalam mencari pertolngan kesehatan. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. Perawat perlu mengenali pengaruhi lingkungan 117 . Menciptakan lingkungan fisik. Penggunaan sistematis metoda penyalesaian masalah untuk pengambilan keputusan. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. Selain itu. Memberikan kepercayaan – harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan kepada klien.Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. Mengembangan hubungan saling percaya. mental.dan altruistik. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. memberikan asuhan mandiri. Menumbuhkan sensitifan terhadap diri dan orang lain. Perawat memberikan informasi dengan jujur. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. perawat juga memperlihatkan kemapuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. murni. dan spritual yang mendukung. sosiokultural. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. menetapkan kebutuhan personal. Di samping itu.

Selain itu. Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. Perawat perlu mengenali kebutuhan komperhensif diri dan klien. Kadang-kadang seseorang klien perlu dihadapkan pada pengalaman atau pemikiran yang bersifat profokatif. keluarga. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri. Kesepuluh faktor karatif ini perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Peran dan manfaat keperawatan dari segi ideologi pancasila Perawat profesional pemula mempunyai peran dan funsgi sebagai berikut: “Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijakan umum pemerintah yang berlandaskan pancasila. khususnya pelayanan atau asuhan keperawatan kepada individu. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum mamahami orang lain. Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manisiawi.internal dan eksternal klien terhadap kesehatan kondisi penyakit klien. kelompok dan komunitas berdasarkan kaidah-kaidah” yaitu : 118 . 5. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya.

c. 119 .a. b. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang reaktif. produktif. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan. terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi kemasa depan. Berperan serta dalam kegiatan penelitian dalam bidang keperawatan perkembangan dan ilmu menggunakan pengetahuan hasil dan penelitian teknologi serta untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan atau asuhan keperawatan. d. Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih pasien dalam kemandirian untuk hidup sehat. Mengembangkan diri terus menerus untuk meningatkan kemampuan profesional. sesuai dengan perannya. e.

Julia. Edisi 1. M. Connecticut : Appleton&Lange. 2004. Nursing Theories : The Base Professional Nursing Practice. Medical Surgical Nursing : clinical management for positive outcome. Jakarta : Salemba Medika. th 120 . Research & Practice. http://www. Meidiana Dwidiyanti. Munir Kamarullah.h tm. 1998. Leininger M. http://pdpersi. 1991.indomedia. New Jersey : Prentice Hall. Mc. Hawks. 2001. Culture Care Diversity and Universality : a theory of nursing. Upaya Meningkatkan Profesionalisme Perawat. Transcultural Nursing. Semarang : Akper Depkes Semarang. Joyce&Jane H.tblog. Margaretha Ulemadja Wedho.com/poskup/2005/03/16/edisi16/1603pin1.DAFTAR PUSTAKA A. Madeline.id/?show=detailnews&kode=786&tbl=artikel. (diakses 27 Agustus 2006). (diakses 27 Agustus 2006). (diakses 29 Agustus 2006). Pengantar konsep dasar keperawatan. Concept.com/. St Louis : Elseiver Inc. 1995. George B. 4 edition. 2005. Black M. High Acuity Nursing. http://risetdua. 2002. 7th edition. Farland M&Leininger M. 3rd edition. Theories. Grow-Hill Companies.co. Kidd Pamela Stinson. New York : National league for nursing press. Aziz Alimul Hidayat. Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. Modalitas Perawat Adalah Empati (Refleksi Memperingati Ulang Tahun Ppni). Elly Nurachmah. Aplikasi Model Konseptual Keperawatan.

Etika Keperawatan.htm. Rawin. http://www. th 121 .Nila Ismani. Fundamentals of Nursing. Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia. St Louis : Mosby. Perry.ppt. Roswita Hasan. Potter A. 2001. 5 edition. Pelayanan Prima Dalam Keperawatan.go.id/mukisi/hospex/rokiah.co. Action Research Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Jakarta : Widya Medika. Rokiah Kusumapradja. 2000.id/asuhankeperawatan3. (diakses 27 Agustus 2006). Patricia&Anne G.pjnhk. (diakses 29 Agustus 2006). Inc. Tidak dipublikasikan. 2005. Universitas Diponegoro Semarang.pdpersi. www.

saling menghormati. negara.BAB VIII PROSPEK MASA DEPAN PANCASILA TETAP “ EKSIS” DENGAN ADANYA PENDIDIKAN KARAKTER A. Latar Belakang Pengembangan karakter bangsa ialah rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh seluruh warga suatu bangsa. Misalnya sikap religius. Sekarang cenderung ke arah yang destruktif dalam melakukan aktivitas bermasyarakat. Sehingga salah satu faktor penyebab yang lazim dijadikan “kambing hitam” terjadinya tingkah laku warga negara yang tak terpuji ialah karakter bangsa yang mulai bergeser. Ada beberapa karakter bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang mulai berubah ke arah yang memprihatinkan. Karakter menentukan tingkah laku manusia. dan mengutamakan musyawarah. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). Kondisi demikian dipengaruhi oleh tren dunia yakni globalisasi. yang memungkinkan informasi dapat masuk dengan tidak terbatas (borderless information). bahkan menurun kualitasnya. santun sabar. Di dalam situasi yang 122 .

seperti ini terjadilah proses lintas budaya (trans-cultural) dan silang budaya (cross cultural) yang kemudian mempertemukan nilai-nilai budaya satu dengan yang lainnya. Pendidikan formal dalam 123 . pertemuan tanpa menghasilkan nilai-nilai baru yang bermakna. Salah satu fungsi dari pendidikan formal mencakup fungsi sosial. moral. hukum. Pertemuan nilai nilai budaya (cultural contact) dapat menghasilkan dua kemungkinan. Pendidikan merupakan faktor dominan dalam mengembangkan karakter bangsa. kesenian. dan (2) akulturasi. pertemuan yang membuahkan nilai-nilai baru yang bermakna. yaitu: (1) asimilasi. Pendidikan sebagai proses transformasi budaya merupakan kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain (Tirtarahardja dan Sulo. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian. dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan dan mengembangkan budaya. kepercayaan. 2005:33). dan adat istiadat. Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan. menjadi manusia dewasa.

kasus Sutiyoso di Australia. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. yang dianggap merendahkan. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. melainkan sesuatu yang diusahakan. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilainilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. hal sudah jadi. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata.menjalankan fungsi sosial harus mampu mensosialisasikan peserta didik. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah 124 . melecehkan. dan lainnya. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. sehingga mereka nantinya bisa mengubah diri mereka dan masyarakatnya. Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. TKI di Malaysia. seperti kasus Ambalat.

yaitu empati. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat kalau mereka mampu memahami apa itu caring. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. Saat ini. Dalam menghadapi pasien. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat.memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. 125 . Dengan hubungan baik ini. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. bertanggung jawab dan tanggung gugat. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. seorang perawat harus mempunyai etika. dan mampu belajar seumur hidup. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum.

Dengan demikian. Pendidikan memiliki tugas mengembangkan potensi manusia secara maksimal yang terhimpun dalam 126 . termasuk bagi perawat. membimbing hidup. Sebab akhlak yang teguh dan sikap caring merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan. jika tingkatan sikap caring perawat dan pegawai-pegawai kesehatan lainnya. menerima pelajaran.Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban. maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan. B. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik. Merekonstruksi Pendidikan Pendidikan harus mengetahui dan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik yang beragam. TINJAUAN TEORI 1. Selain dengan tujuan tersebut. Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh. maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan.

dan rasional. Otak kiri merupakan pusat intelligence qoutient. adversity qoutient. Otak merupakan pusat berpikir. dan holistik. God Spot bagian otak yang menjadi pusat spiritual qoutient. Otak manusia terbagi menjadi empat bagian. otak kecil. berpikir logis. berpikir abstrak. tawaduk. berpikir acak. linear. dan taat. hubungan yang bersifat vertikal atau sering 127 . Otak kanan merupakan pusat emotional qoutient. cerebellum qoutient.jasmani dan rohani. kebermaknaan. Otak kecil merupakan pusat penyeimbang. mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. memecahkan persoalan. intuitif. Keempat bagian otak itulah bermuara potensi-potensi manusia. tidak teratur. sederhana. Otak kanan menyimpan potensi moral qoutient. dan menerima hubungan yang kompleks. yakni: otak kanan. dan God Spot. dan ketaatan. Otak kecil menyimpan potensi orang yang rendah hati. Emotional qoutient lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial). Potensi God Spot ialah pengembangan kejiwaan yang berdimensi ketuhanan. Manusia yang “berotak” akan selalu berpikir guna menyelesaikan permasalahan kehidupan. Apa saja potensi yang dimiliki manusia? Potensi manusia telah terancang dengan baik di dalam otak. Otak kiri menyimpan potensi mengetahui problem serta kondisi baru. otak kiri.

cerebellum qoutient dan sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi menjadi manusia yang moral qoutient. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu”: menyebut berarti manusia sadar. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205: Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. merupakan sebuah upaya yang nyata (Gunawan. hanya disebabkan perbedaan fisik. merupakan intelligence qoutient yang “tertinggi”. ingat Tuhan. dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205 merupakan “konsep otak” dan prototipe tujuan pendidikan.disebut spiritual qoutient. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan 128 . dan religious qoutient. Keimanan. mental. Manusia berbeda antara satu dengan lainnya. di waktu pagi dan petang. sehingga manusia mampu menerima pengetahuan tentang alam semesta ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing. intelligence qoutient. 2011:32). Bagaimana memproses keseluruhan domain dan segenap potensi agar menjadi integral dalam dunia pendidikan? Sebuah pedoman dalam mengembangkan segenap potensi manusia yang merujuk pada Al Quran. dan dengan tidak mengeraskan suara. dan kecerdasan. ketakwaan. adversity qoutient. dzikir menjadi kepribadiannya. Pendidikan berupaya menggabungkan emotional qoutient.

Hanya manusia yang memiliki potensi spiritual qoutient. dikaji. banyak ide. tidak terbatas 129 . takwa. Manusia yang “berbisik/bersuara” memiliki bahan untuk dibicarakan. hatinya diam-diam berdoa. berserah diri. “Dengan merendahkan diri”: rendah hati. gagasan. selalu optimis. doanya diam-diam. dan tidak terputus-putus. “Dengan tidak mengeraskan suara”: berbisik. dan hormat pada hak orang/warga lain. penuh harapan. dan bertukar ilmu. dan hasilnya ketaatan kepada Tuhan. Kurikulum disusun memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman. “Dalam hatimu”: merenungi di hati. “Di waktu pagi dan petang”: tanpa mengenal ruang dan waktu dalam berpikir. hormat pada aturan dan hukum masyarakat. dan pendapat.kepribadian peserta didik secara utuh. Spiritual qoutient sebagai potensi kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna. tidak menyombongkan diri. merupakan dampak dari “kesadaran” tujuan penciptaanya melalui proses berpikir. ide. bertanggung jawab. berpikir hakikat penciptaannya. Manusia akan memiliki kejujuran dan integritas. Manusia berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. “Dan rasa takut”: membentuk emotional qoutient dan lebih rendah hati. “merenung dengan hati”. didiskusikan. dan akhlak mulia. dan banyak pendapat. dan melahirkan spiritual qoutient.

Pendidikan menggabungkan melalui kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan sehingga keseluruhan potensi otak membentuk kebermaknaan (GodSpot). sehingga dalam bertindak sesuai dengan tuntunan Tuhan. Manusia yang selalu “ingat Tuhan” dalam setiap langkah. intelligence qoutient. Manusia akan sadar secara totalitas jiwa dan raganya. Manusia yang memiliki emotional qoutient. berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan.ruang dan waktu. denyut jantung. Sehingga perlu adanya perubahan dalam pemikiran para pendidik yang cenderung pada transfer pengetahuan 130 . dengan seluruh totalitasnya. dan helakan nafas. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”: tidak lalai. kejujuran dan integritas. mengetahui hakikat penciptannya. selalu rendah hati. berserah diri. maka akan tercipta manusia seutuhnya. dan banyak pendapat. tidak sombong akan ilmunya. dan spiritual qoutient. sadar diri. selalu optimis. dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. sadar secara jiwa dan raga. memiliki rasa takut. Segenap potensi tersebut secara fitrah dianugerahkan Tuhan kepada manusia dalam kedudukannya sebagai insan. dan sadar secara jiwa dan raga. manusia seutuhnya. dioptimalkan. jiwa dan raga. Pendidikan perlu terus ditingkatkan.

Karakter merupakan sifat yang melekat pada setiap manusia. sifat-sifat kejiwaan. yaitu spontanitas manusia dalam bersikap atau melakukan perbuatan yang menyatu dalam diri manusia sehingga ketika muncul tidak perlu dipikirkan lagi. 2009:10). Sementara itu Kamus Bahasa Indonesia (2008:639) mengartikan karakter sebagai tabiat. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Karakter lebih dekat dengan akhlak. Pendidikan pada akhirnya dapat kembali pada fitrahnya. sebagai faktor penentu seseorang untuk bersikap dan bertingkah laku. Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. Sedangkan Kemendiknas (2010) menyatakan karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). dan yang dirasakan dalam hati seseorang. 2. kondisi. dengan dipengaruhi oleh situasi. Pendidikan Karakter Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan.belaka. dasar pembangunan karakter manusia dimulai. 131 . yang memanusiakan manusia dalam kedudukannya sebagai insan.

yang harus diajarkan kepada generasi muda. Sedangkan Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi.tetapi lebih dari itu. 2009:10). bersahaja. Karakter apa yang harus ditanamkan kepada siswa? 132 . Pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang hal yang baik. agar mereka memahami dan melakukan mana yang baik dan menjauhi yang buruk. Lebih lanjut Lickona tidak sependapat dengan cara pendidikan moral reasoning dan value clarification yang diajarkan di Amerika Serikat. dan bertanggung jawab. mampu merasakan dan menghayati (domain afektif) nilai baik. sehingga peserta didik menjadi paham (domain kognitif) tentang mana yang baik dan mana yang buruk. Pendidikan karakter memiliki makna yang luas daripada pendidikan moral. jujur. adil. karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Nilai moral tersebut seperti: saling menghormati. dan biasa melakukannya (domain psikomotorik). karena sesungguhnya terdapat nilai moral universal yang bersifat absolut yang bersumber dari ajaran agama-agama di dunia yang disebut dengan the golden rule. saling menolong. Lickona (1992) berpendapat adanya moral absolute.Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa.

3. Karakter yang terbentuk dan baik dipelihara (ultimately manipulated). 7. dipertahankan keberadaannya. Cinta Allah dan Rasul Cinta orangtua dan guru Cinta sesama Cinta keunggulan Cinta diri sendiri Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi Cinta alam sekitar Cinta bangsa dan negara Karakter pada manusia dikreasikan dan ditambahkan dengan nilainilai (created). Karakter yang telah terbentuk 133 . hal ini terkait kedinamisan budaya. 5. Setelah itu direkatkan. yakni: 1. 4.Terdapat delapan karakter yang dapat dikaitkan dalam kegiatan pembelajaran. diinternalisasi. Karakter setelah diinternalisasi. 2. 6. dan terdapat pembiasaan dalam bertingkah laku seseorang (embedded). dikembangkan lagi (developed). 8.

antarpelajaran. ditanamkan. Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan 134 . dan metode yang mencerahkan siswa. dan perilaku. penguatan isi. kesetaraan. pemikiran. Dosen menjadi inspirasi. keberagaman. dan begitu seterusnya. Proses ini harus menjadi daya tarik dan membangkitkan rasa ingin tahu mahasiswa. dengan prinsip-prinsip demokrasi.tersebut diarahkan (managed). sehingga tidak harus diajarkan dalam mata pelajaran tersendiri. 2010). sehingga menjadi budaya kehidupan sehari-hari. Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa ialah interaksi edukatif. Nilai – nilai tersebut berintegrasi dalam mata pelajaran. Nilai-nilai dasar kemanusiaan sebagai inti pendidikan karakter dibangkitkan. dan direfleksikan melalui sikap. menjadi sebuah nilai budaya. Proses tidak pernah selesai. dan penghargaan. dialogis. dipelihara. Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya bangsa (Kemendiknas. 3. pembelajaran harus menyenangkan. dan kurikulum.

Kesadaran ini juga berarti memahami keberadaan diri dan alam sekitar sehingga mampu memakmurkannya. Nilai-nilai Pancasila digunakan sebagai parameter tingkah laku pemerintah. kemasyarakatan.bangsa Indonesia. yakni: 1. menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Transendensi. mengandung lima pilar karakter. Dari-Nya akan memunculkan penghambaan semata-mata pada Tuhan. dan individu. 4. Pancasila sebagai inti karakter bangsa Indonesia. Liberasi. Kebinekaan. tetapi proporsional. Keadilan. Humanisasi. 3. dan perseorangan. 5. mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan. 2. Inti sila-sila Pancasila menjadi norma dan tolak ukur bagi kegiatan kenegaraan. kesadaran akan ada sekian banyak perbedaan di dunia. merupakan kunci kesejahteraan. masyarakat. Oleh karena itu tidak dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki potensi. pembebasan atas penindasan sesama manusia. Perbuatan manusia dianggap bermoral (beretika) atau 135 . setiap manusia pada hakikatnya setara di hadapan Tuhan kecuali ketakwaan dan ilmu yang membedakannya. Akan tetapi. Pancasila memiliki kedudukan yang jelas dan tegas. Adil tidak berarti sama.

Kearifan lokal dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan. Kearifan lokal didefinisikan sebagai sintesis budaya yang diciptakan oleh aktor-aktor lokal melalui proses yang berulang-ulang. diakui akal. dan interpretasi ajaran agama dan budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma – norma dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. konsep.mempunyai nilai etik. jika memenuhi tolak ukur Pancasila. dan persepsi masyarakat terhadap lingkungan mereka. tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang profan (bagian keseharian dari hidup dan bersifat biasa-biasa saja). melalui internalisasi. dan sesuai dengan ketentuan agama. Kearifan lokal ialah koleksi fakta. Local genius adalah juga cultural identity. Pembangunan karakter bangsa dengan demikian juga tidak lepas dari nilai-nilai dasar Pancasila. merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai 136 . keyakinan. Kearifan lokal merupakan gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat.

(3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang. (2) hubungan manusia dengan alam. Tembang Gugur Gunung yang diciptakan oleh Bapak Ki Nartosabdo misalnya. seperti perkawinan. Kearifan lokal dapat berupa adat istiadat. Seperti dalam kebudayaan Jawa terdapat parian dan tembang. dan pepatah.dengan watak sendiri. institusi. sebagai upaya konservasi alam. Karakteristik kearifan lokal ialah: (1) terbangun berdasarkan pengalaman. (5) bersifat dinamis. Kearifan lokal berwujud tata aturan yang menyangkut: (1) hubungan sesama manusia. dan (3) hubungan dengan yang gaib. (4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat. (2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad. Teks tembang Gugur Gunung seperti berikut ini. seperti Tuhan dan roh gaib. kata-kata bijak. Ayo (ayo) … kanca (kanca) … Ngayahi karyaning praja Kene (kene) … kene (kene) … 137 . seperti hutan milik adat. dan (6) sangat terkait dengan sistem kepercayaan. Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan. dalam tembang ini terdapat nilai-nilai filosofis dan kaya makna.

holobis kuntul baris ( 2x ) Teks tembang Gugur Gunung mengajak semua orang untuk melakukan tugas-tugas bangsa dan negara. yaitu cita-cita yang berupa tatanan sosial terorganisasi secara rapi dalam keseimbangan. dan budaya secara adil. Sejak kalimat pertama teks vokal menunjukkan betapa pengarang memiliki kecintaannya yang besar terhadap bangsa dan negara. serta terpeliharanya hubungan selaras dengan lingkungan alam. Kehidupan masyarakat terorganisasi secara rapi. Konsep keseimbangan tercermin dalam terjaminnya pemerataan distribusi kesempatan dan sumber daya ekonomi. dalam masyarakat Jawa tercermin dalam nilai-nilai budaya hormat dan rukun.Gugur gunung tandang gawai Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane Lila lan legawa kanggo mulyaning negara Siji (loro) telu (papat) … maju papat papat Diulung-ulungake mesthi enggal rampunge Holobis kuntul baris. Manusia dalam posisi hidup 138 . Nilai budaya keserasian hidup bersama menjadi filosofi dasar masyarakat Jawa. sosial. Orang lain diajak untuk melakukan hal yang sama dengan cara mengerjakan tugas dan membuat karya sesuai keahliannya. politik.

melainkan penerapan nilai. kota. Sehingga dalam proses ini terjadi saling membantu dan dibantu antarwarga masyarakat. seiring kedinamisan masyarakat dan keyakinan. Dengan demikian orang yang mengajak ini juga harus siap membantu pekerjaan orang lain yang diadakan secara gotongroyong. Apabila seseorang melakukan pekerjaan pribadinya secara gotong-royong. provinsi). Kerja gotong-royong ini lazim sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan untuk kepentingan sosial atau bersama. berarti orang ini telah mengajak orang lain – masyarakat – untuk bekerja bersamasama menyelesaikan pekerjaan pribadinya. Misalnya orang Banjar yang lama tinggal di Jawa akan terbawa budaya Jawa. Guna 139 . Kearifan lokal dapat berubah dalam aspek nilai. Kegiatan gotong-royong terdapat proses timbal balik yang merupakan hubungan sebab dan akibat dari aktivitas tersebut. Seseorang hidup bermasyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati tatanan sosial yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. tidak dapat bersifat individual yang di mana seseorang tersebut dihadapkan pada pranata sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tersebut.bermasyarakat. Kearifan lokal bukan pada fokus budaya regional (kabupaten.

Mengembangkan modal sosial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi derasnya arus budaya global. Mendorong percepatan proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia modern yang berkelanjutan dan menguatnya masyarakat sipil. 5. 140 . Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian. berbudi luhur. Menyelesaikan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan peraturan pelaksananya. 2. Mendorong reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional. 6. dan mencintai kebudayaan Indonesia dan produk-produk dalam negeri. dengan mendorong terciptanya ruang yang terbuka dan demokratis bagi pelaksanaan dialog kebudayaan. 4. Mengembangkan kerja sama yang sinergis antarpihak terkait dalam upaya pengelolaan kekayaan budaya. perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1.mengembangkan karakter bangsa berdasarkan kearifan lokal. 3.

disamping menyesuaikan dengan program pemerintah Propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi. Untuk kurikulum Muatan Lokal. disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas. PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter diterapkan pada sekolah – sekolah. salah satunya yaitu SDIT. kurikulum SDIT : Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas. kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SDIT ATTAQWA PUSAT.4. Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan. Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM SDIT ATTAQWA PUSAT. Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT: 141 .

Pendidikan Kewarganegara an 3. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Mata X II X III X IV X V X VI X Pelajaran 1. Pendidikan Agama Islam 2. Seni Budaya dann Sosial 8.KELAS DAN ALOKASI WAKTU KOMPONEN I A. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Matematika 5. Bahasa Indonesia 4. Bahasa Sunda X X X X X 3 1 1 2 2 2 2 5 7 5 7 5 7 5 7 5 6 6 6 2 2 4 4 5 6 2 2 3 3 3 3 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 2 142 . Penjaskes 9.

B. Bahasa Arab 6. Qur’an Hadist (Kandungan dan hadits) 3. Fiqih 4. Berdoa sebelum dan sesudah belajar. Tahsin (Tajwid) 9. Komputer Jumlah 1 2 2 2 2 X X 2 2 2 2 X 1 1 2 2 2 4 1 35 1 1 2 3 2 4 1 39 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 Xk Xm 3 3 3 4 2 47 SISTEM PEMBELAJARAN Rutinitas   Setiap pagi diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha. 143 . Aqidah Akhlak 2. Bahasa Inggris 7. Tahfidz 8. Lokal Muatan X X X X X X 1. Tarekh 5.

 Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks baik di lingkungan rumah.  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman. Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari. dipahami. Metode Proses Pembelajaran  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan. Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis 144 . maupun masyarakat.    Tadarus selama 30 menit di pagi hari. Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada setiap mata pelajaran    Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik. Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak. sekolah.   Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif. Penulisan/pengecekan buku penghubung. menyenangkan.

berdebat. pengamatan lingkungan dan penulisan laporan  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas. membersihkan kelas. berdiskusi. untuk mencapai pemahaman konsep tertentu. presentasi kelompok.  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA.  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil. memimpin upacara. jarak. Memberi penugasan penelitian perpustakaan. IPS. wawancara. Sarana dan Fasilitas Sekolah       Gedung milik sendiri 3 lantai Masjid Ruang kelas Laboratorium komputer Perpustakaan Sekolah Sarana dan fasilitas olah raga (Futsal. Bola Basket. & Bulu Tangkis) 145 . bercerita secara individual. tata penulisan dst)  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal mungkin. memimpin do'a.

 

Toko sekolah dan kantin prasmanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

Kegiatan Ko Kurikuler Kegiatan kokurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya : Salat Berjamaah, Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan tujuan :     Memupuk keimanan siswa. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

Kebiasaan Beramal  Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :    Dana amal, kurban, dan teman asuh. Pakaian layak pakai. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

Orientasi Siswa Baru Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok, pengenalan fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

146

Kunjungan Pustaka Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran. Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu. Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada waktu - waktu lain.

Pentas Akhir Tahun Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan, menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

Amaliah Ramadhan Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan

147

kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

Kegiatan Ekstra Kurikuler Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIT ATTAQWA PUSAT memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

Ekstra kurikuler Wajib Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN /PANDU SIT yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

Ekstra kurikuler Pilihan Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut : Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya. Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

Macam Ekstra kurikuler :   Drumband Sepak Bola/Futsal

148

     Pencak Silat Bulu Tangkis Sanggar Seni Qiroah dan Tilawah Karate 149 .

Buku ini mengulas tentang Pancasila di Indonesia 150 .ateri buku ini adalah kumpulan bahan mata kuliah yang M diajarkan selama satu semester di Universitas Diponegoro. Semarang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful