BAB I KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA

A.

Latar Belakang Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama. Sejak dari jaman dahulu kehidupan beragama sudah ada di Indonesia. Ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan animisme dan dinamisme yang dianut masayarakat indonesia dari jaman dahulu. Kepercayaan animisme dan dinamisme ada jauh sebelum agama masuk ke Indonesia. Bahkan masuknya agama yang pertama di Indonesia yaitu Hindu, animisme dan dinamisme masih lebih dulu ada dan berkembang. Di Indonesia sendiri ada beberapa agama yang diakui secara sah yaitu Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Budha dan Konghuchu. Saat ini keberagaman agama di indonesia diwarnai dengan munculnya banyak organisasi-organisasi atau aliran-aliran dari beberapa agama. Ada yang ditentang dan ada pula yang disetujui. Hal tersebut memang tak lepas dari faktor yang melatar belakanginya, yaitu perbedaan. Setiap agama memeliki pedoman untuk mengatur penganutnya. Pedoman tersebut berisi nilai-nilai yang akan membenarkan atau menyalahkan tindakan manusia. Agama sebagai sesuatu yang bisa terlepas dari bangsa Indonesia mempengaruhi perilaku manusia. Pedoman yang dimiliki oleh setiap agama mengatur berbagai hal sebagai berikut : mengatur kehidupan manusia dengan tuhan,manusia dengan manusia,dan manusia dengan lingkungan. Tidak ada nilai keburukan yang dibawa oleh

1

suatu agama. Untuk itu, kita perlu mengetahui hubungan antara agama dengan pancasila. B. PEMBAHASAN Dalam Bab ini, akan di bahas mengenai hubungan antara agama yang ada di Indonesia dengan pancasila, yaitu : 1. HUBUNGAN ISLAM DENGAN PANCASILA

1. Sila pertama yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa bangsa Indonesia berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Warga negara Indonesia diberikan kebebasan untuk memilih satu kepercayaan, dari beberapa kepercayaan yang diakui oleh negara. Dalam konsep Islam, hal ini sesuai dengan istilah hablun min Allah, yang merupakan sendi tauhid dan pengejawantahan hubungan antara manusia dengan Allah SWT. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya

2

untuk selalu mengesakan Tuhan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Q.S Al-Baqarah ayat 163. “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS 2:163). Dalam kacamata Islam, Tuhan adalah Allah semata, namun dalam pandangan agama lain Tuhan adalah yang mengatur kehidupan manusia, yang disembah. b. Q.S Al-Ikhlas ayat 1. “Katakan Muhammad bahwa Allah itu Esa”. c. Q.S Asy-Syuura ayat 11. “(Dia) pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat. d. Q.S Saba’ ayat 1. “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Dan Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” e. Q.S Al-Hasyr ayat 22 – 24. “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci,

3

S Al-Baqarah ayat 256. “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam).S Al-Baqarah ayat 21-22 “Hai manusia. Maha Suci. Yang Mempunyai NamaNama Yang Paling baik. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Yang Mengadakan. “ f.” h.S Al-Maa-idah ayat 73. “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutusekutu bagi Allah.” 4 . padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Q. Yang Maha Kuasa. agar kamu bertakwa. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. Yang Memiliki segala keagungan.” g. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. padahal kamu mengetahui. Yang Membentuk Rupa. Yang Maha Memelihara. Yang Mengaruniakan keamanan. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Allah dari apa yang mereka persekutukan. Yang Maha Perkasa. Q.Yang Maha Sejahtera. Q.

hal ini sesuai dengan istilah hablun min al-nas.S Ar-Rahman ayat 8.S Al-Maa’idah ayat 8. Berlaku adil lah. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.S At-Tin ayat 4. “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu”.2. karena adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orangorang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. Sila kedua yang berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab bermakna bahwa bangsa Indonesia menghargai dan menghormati hak-hak yang melekat pada pribadi manusia. Q. menjadi saksi dengan adil dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Q.” d. Dalam konsep Islam. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menghormati dan menghargai sesama. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. Artinya tegakkanlah timbangan dengan keadilan dan jangan sekali-kali kamu berlaku curang dalam timbangan. yakni hubungan antara sesama manusia berdasarkan sikap saling menghormati. Q. “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.S Al-Israa’ ayat 70.” b. c. 5 . Q.

Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. anak yatim dan orang yang ditawan.” g.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. “ f. Q. Dan bertakwalah kamu kepada Allah. sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa. maka mereka itulah orang-orang yang lalim. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat. Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah 6 .S Al-Maa’idah ayat 2. “Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Q. Q.” e.S Al-Hujuraat ayat 11.S Al-Insaan ayat 8 – 9 “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin.

bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.S Luqman ayat 18.S Al-Hujaraat ayat 13 “Hai manusia. Q. “Jangahlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Q. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Q.” 7 . sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenalmengenal.S Al-Hujaraat ayat 10 “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Q. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” j.” k. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” i.untuk mengharapkan keridaan Allah. kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih. supaya kamu mendapat rahmat. “ h.S Al-Baqarah ayat 224.

sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Q. agar kamu mendapat petunjuk. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga persatuan. Q. lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah. orang-orang yang bersaudara. Sila ketiga berbunyi Persatuan Indonesia bermakna bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang satu dan bangsa yang menegara. dan janganlah kamu bercerai berai. dan kamu telah berada di tepi jurang neraka. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam AlQur’an: a. hal ini sesuai dengan istilah ukhuwah Islamiah (persatuan sesama umat Islam) dan ukhuwah Insaniah (persatuan sesama umat manusia).S Ali-Imron ayat 103. “Hai manusia. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah.” Artinya berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan jangan kamu berpecah belah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahilliyah) bermusuh-musuhan. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara 8 . maka Allah mempersatukan hatimu. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Dalam konsep Islam. b.3.S Al-Hujuraat ayat 13.

S An-Nisaa’ ayat 59. dan ulil amri di antara kamu. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Surah Al-Hujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. “Hai orang-orang yang beriman. “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah). maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. “ c. Surah Annisaa’: 59 “Hai orang-orang yang beriman. Q. “ e. Q. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunahnya).kamu. “ f. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. dan ulil amri di antara kamu. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Kemudian jika kamu berlainan 9 .” d. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya).S Al-Hujuraat ayat 9.

” 4. maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (sunnahnya).S At-Taubah ayat 111. jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. “Hai orang-orang yang beriman.pendapat tentang sesuatu. supaya kamu mendapat keberuntungan.” g. bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya.S Al-Maa’idah ayat 35. Q. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.S Ali ‘Imran ayat 200. bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah. Injil dan Al Quran. supaya kamu beruntung. Sila keempat berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan bermakna bahwa dalam mengambil keputusan bersama harus dilakukan secara 10 . Mereka berperang pada jalan Allah. lalu mereka membunuh atau terbunuh. “Hai orang-orang yang beriman. dan berjihadlah pada jalan-Nya. Q. “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” i. Q. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat. dan itulah kemenangan yang besar.” h. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu.

dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu (urusan peperangan dan hal-hal duniawiah lainnya. “Maka disebabka rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah (ialah perkataan yang tegas dan benar yang dapat membedakan antara yang hak dengan yang batil) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Dalam konsep Islam. seperti urusan politik.” b. hal ini sesuai dengan istilah mudzakarah (perbedaan pendapat) dan syura (musyawarah). mohonkanlah ampun bagi mereka. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari 11 . Q. Q. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya menyebutkan dan selalu mengajarkan kepada umatnya untuk selalu selalu bersikap bijaksana dalam mengatasi permasalahan kehidupan dan selalu menekankan musyawarah untuk menyelesaikannya dalam suasana yang demokratis.musyawarah yang didasari oleh hikmad kebijaksanaan. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. kemasyarakatan dan lain-lainnya).S Ali Imron ayat 159. Karena itu maafkanlah mereka.S An-Nahl ayat 125. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekat. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. ekonomi. maka bertawakallah kepada Allah.

S Al-Mujaadilah ayat 9.” d.S Al-Mujaadilah ayat 11. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. “Hai orang-orang yang beriman.” Artinya Ajaklah atau Dakwahilah itu kepada agama Tuhanmu dengan penuh hikmah dan pengajaran yang baik.S Ali ‘Imron ayat 159. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar. “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Q. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. permusuhan dan durhaka kepada Rasul.jalannya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. “Hai orang-orang yang beriman. Q. niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Q. maka lapangkanlah.” e. apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”. Q. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. 12 .S Asy-Syuura ayat 38. janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa. c.” f. apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. Al-Qur’an dalam beberapa ayatnya memerintahkan untuk selalu bersikap adil dalam segala hal. memberi kepada kaum kerabat. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad. Di antaranya adalah yang tercermin di dalam Al-Qur’an: a.” h. Q. adil terhadap diri sendiri. mohonkanlah ampun bagi mereka. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. orang lain dan alam. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.S Asy-Syuura ayat 38. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.” 5. Dalam konsep Islam. hal ini sesuai dengan istilah adil. “Berkata dia (Balqis): “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku).S An-Naml ayat 32. dan Allah melarang 13 .Karena itu maafkanlah mereka. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. Sila kelima berbunyi Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bermakna bahwa Negara Indonesia sebagai suatu organisasi tertinggi memiliki kewajiban untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. maka bertawakkallah kepada Allah. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.” g. Q.S An-Nahl ayat 90. Q.

Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamuj dapat mengambil pelajaran. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.S Al-Hadiid ayat 11. “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta).S Ali ‘Imran ayat 180. Q. Q. “Rasulullah SAW bersabda Setiap pemimpin itu diminta pertanggungjawabannya. 14 . bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. “ e.S Al-Furqaan ayat 67. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi.S An-Nahl ayat 71. “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. Hadits sahih Al-Bukhari. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu.” b. dan tidak (pula) kikir. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ d. kemungkaran dan permusuhan. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka.” c. Q. mereka tidak berlebih-lebihan. Q. “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.dari perbuatan keji. “ f.

dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Q.” j. maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. Jika ia kaya ataupun miskin.S An-Nisaa’ ayat 58.S Al-Maa’uun ayat 1. 2 & 3. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. “ g. “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi. menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan. Q. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang 15 . “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.S Adz-Dzaariyaat ayat 19. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. “ h. maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. “Wahai orang-orang yang beriman.S An-Nisaa’ ayat 135. Q.” i. “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. Q. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya.

Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibubapa. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan bertakwalah kepada Allah. karib-kerabat.S Al-Maa’idah ayat 8. dan teman sejawat. Q. mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. dan Allah melarang dari perbuatan keji.” m. “Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah. dan menyuruh orang lain berbuat kikir. dan menyembunyikan karunia Allah yang 16 . menjadi saksi dengan adil.” k. tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum. kemungkaran dan permusuhan.” l. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Q.sebaik-baiknya kepadamu. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. Q. ibnu sabil dan hamba sahayamu.S An-Nisaa’ ayat 36-37. memberi kepada kaum kerabat.S An-Nahl ayat 90. “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. Berlaku adillah. (yaitu) orang-orang yang kikir. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga- banggakan diri. karena adil itu lebih dekat kepada takwa. orang-orang miskin. anak-anak yatim.

kehausan/napsu rendah (taṇhā). dan praktik yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran yang dikaitkan dengan Siddhartha Gautama. Agama Buddha adalah sebuah agama dan filsafat yang berasal dari anak benua India dan meliputi beragam tradisi kepercayaan. yang secara umum dikenal sebagai Sang Budha (berarti “yang telah sadar” dalam bahasa Sanskerta dan Pali). HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA BUDHA Agama Buddha biasanya lebih dikenal dengan sebutan Budha Dhamma. Beliau dikenal oleh para umat Buddha sebagai seorang guru yang telah sadar atau tercerahkan yang membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri ketidaktahuan/kebodohan (avidyā). Sang Budha hidup dan mengajar di bagian timur anak benua India dalam beberapa waktu antara abad ke-6 sampai ke-4 SEU (Sebelum Era Umum). Dhamma artinya kesunyataan mutlak.” 2.telah diberikan-Nya kepada mereka. Seluruh ajaran Sang Budha merupakan ajaran yang membahas tentang hukum kebenaran mutlak. Dhamma adalah kata dalam bahasa Pali. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan. tetapi juga terdapat di seluruh alam semesta. dengan menyadari sebab musabab saling bergantungan dan sunyatam dan mencapai Nirvana (Pali: Nibbana). kebenaran mutlak atau hukum abadi. dan penderitaan (dukkha). Dhamma tidak hanya terdapat di dalam hati sanubari atau di dalam pikiran manusia saja. yang disebut Dhamma. 17 .

Semua agama mengajarkan bahwa Tuhan itu tunggal.Vinaya bhikkhu) dan Abhidhamma Piṭaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). Udana VIII: 3 “Ketahuilah para bhikkhu bahwa ada sesuatu Yang Tidak Dilahirkan.522 penduduk Indonesia atau sekitar 0.amaka tidak mungkin kita dapat bebas dari kelahiran.pembentukan.Yang Tidak Diciptakan. Yang Mutlak. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta atau Piṭaka (kotbah-kotbah tata tertib para Sang Piṭaka (peraturan Buddha). Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.086 penduduk dari 240. Tanpa adanya Tuhan maka tidak dapat disebut sebagai agama.4%. jumlah penganut agama Buddha sekitar 1.3 juta penduduk dari 217. apabila Tidak ada Yang Dilahirkan.penjelmaan.Duhai para Bikkhu.Sumatra Utara.Yang Tidak Menjelma.pemunculan dari sebab yang lalu.6%.Setiap aliran Buddha berpegang kepada Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang hyang Buddha Gautama. Konsep Ketuhanan yang Maha Esa mempunyai penafsiran berbeda diantara satu agama dengan agama yang lain.346.Yang Mutlak . Kebanyakan penganut agama Buddha berada di Jakarta walaupun ada juga di lain provinsi seperti Riau.271. Yang Tidak Tercipta. Pada tahun 2010. Sila Ke. Yang Tidak Menjelma. jumlah penganut agama Buddha sekitar 961. 18 .dan Sumatra Selatan.1 Ketuhanan yang Maha Esa Dalam setiap agama konsep Ketuhanan yang Maha Esa merupakan sebuah bagian pokok.140 penduduk Indonesia atau sekitar 0. 1. Pada tahun 2008.

Tetapi dengan adanya Yang Mutlak. Dalam Kitab suci Tripitaka. Memberi penjelasan bahwa konsep Ketuhanan yang Maha Esa dalam agama buddha adalah sebagai berikut : “Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang” yang artinya “suatu Yang Tidak Dilahirkan. 19 . Konsep Ketuhanan agama Buddha berbeda dengan Konsep Ketuhanan dalam agama lain.Kejadian Bumi dan Manusia. Konsep agama Buddha yang berlainan dengan agama lain antara lain mengenai : Alam Semesta.dan Yang Mutlak”. Yang Tidak Mutlak maka ada kemungkinan untuk bebeas dari kelahiran. yang tidak dapat dipersonifikasikan dan yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. Pengikut-pengikutnya kemudian mencatat dan mengklasifikasikan ajarannya dalam 3 buku yaitu Sutta Pitaka (kotbah-kotbah Sang Buddha).Perbedaan tersebut merupakan ciri khas yang ada dalam agama Buddha.Tidak Diciptakan.Tetapi para bikkhu karena ada Yang Tidak Dilahitkan. Yang Tidak tercipta.Kehidupan Alam Semesta. yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi. Kiamat dan Keselamatan atau Kebebasan.”.Tidak Dijelmakan. pembentukan. Segala keyakinan tersebut bersumber Tripitaka sebagai rujukan utama karena dalamnya tercatat sabda dan ajaran sang Hyang Buddha Gautama.Yang Tidak Menjelma.penjelmaan. Ketuhanan Yang Maha Esa adalah suatu yang tanpa aku (Anatta).Vinaya Pitaka (peraturan atau tata tertib para bhikkhu) dan Abhidhamma Pitaka (ajaran hukum metafisika dan psikologi). pememunculan dari sebab yang lalu.

jasmani dan rohani. HAM sering kali diterjemahkan menjadi perlindungan untuk kebebasan. Aturan ini berkenaan dengan pembunuhan yang dilakukan secara langsung oleh diri sendiri atau dilakukan secara tidak langsung dengan menyebabkan orang lain membunuh. Konsep penghormatan terhadap kemanusian dalam agama Buddha ditandai dengan adanya lima aturan yaitu menjauhi diri dari pembunuhan. Dalam perumusan pancasila tentulah sudah dipikirkan secara matang mengapa memasukan aspek kemanusian dalam dasar negara. Udana VIII: 3 dapat ditarik kesimpulan bahwa pancasila khususnya sila 1 mempunyai korelasi dengan ajaran agama buddha. Karena sesungguhnya dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 tujuan negara Indonesia sendiri adalah untuk manusia. Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pancasila tidak bertolak belakang dengan ajaran agam Buddha. 2.Berdasarkan Pernyataan Sang Buddha yang terdapat dalam Sutta pitaka.perilaku seks yang menyimpang. Begitu pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap kemanusiaan sehingga muncul istilah HAM ( Hak Asasi Manusia ). Aturan ini dibangun secara kuat atas dasar pengakuan kesamaan hakiki dari semua makhluk hidup dan saling timbal balik 20 .pencurian.berbohong dan mengkonsumsi bahan-bahan beracun. Pertama adalah aturan menahan diri dari pembunuhan. Berbicara mengenai kemanusian maka kita akan melihat dari dua sisi. Sila Ke-2 Kemanusian yang Adil dan Beradab Salah satu sila dalam pancasila berisi tentang kemanusian. Sila ke-2 darpi pancasila menekankan pada aspek kemanusian yang adil dan beradab.

Mencuri secara langsung yaitu dilakukan oleh diri sendiri atau menyebabkan orang lain mencuri. Perilaku seksual yang menyimpang pada dasarnya oleh hasrat yang berlebihan atau keserakahan.kedermawanan dan ketidakmelaratan. Ketiga adalah aturan untuk menahan diri dari perilaku seksual yang menyimpang. Selain itu.hubungan.Aturan ini menjaga agar sikap ini tidak diekspresikan dalam tindakan yang akan mengakibatkan ketidakbahagiaan bagi semua orang. Sang Buddha mengajarkan prinsip tanpa kekerasan dan mendorong orang untuk meninggalkan niat jahat dan kemarahan. Pelaksanaan kelima aturan tersebut membantu orang untuk menanam lima kebaikan mulia yang berkaitan denngan masing-masing aturan.Kebohongan bisa karena niat jahat dan kemarahan karena ingin merusak nama baik orang lain.atau karena nafsu atau keserakahan dalam rangka memperoleh benda yang diinnginkan. penuh dan kejernihan pikiran. jika melanggar keempat aturan pertama secara langsung melukai orang lain. Kedua adalah aturan menahan diri dari pencurian. Kelima adalah aturan menahan diri dari mengkonsumsi ( makanan atau minuman ) bahan-bahan beracun.kebenaran. melanggar aturan kelima secara langsung melukai diri sendiri. Keempat adalah aturan menahan diri dari kebohongan. Mengkonsumsi barang-barang beracun mencuptakan keadaan yang dapat melanggar sila yang lain.Umat buddha diperingati untuk menghindari keserakahan dan keinginan untuk memiliki yang berlebihan.rasa puas. 21 . Mengembangkan belas kasihan.

menunjang untuk saling menolong untuk kecekcokan.” ( Angguttara Nikaya ) Selain dalam Dhamma nasihat persatuan yang diajarkan agama budha juga terdapat dalam Angguttara Nikaya. 22 .kerukunan dan kesatuan. “ Kerukunan dalam kelompok memberikan kebahagian” ( Dhammpada 194 ). point 6.ucapan.saling dihormati. mau berbagi miliknya dengan orang lain.menyebutkan enam cara untuk mencapai kerukunan yaitu: “Terdapat enam hal yang membuat saling dikenang.Dari lima aturan tersebut menggambarkan bahwa konsep penghormatan terhadap kemanusian ada dalam aturan agama buddha dimana fungsinya adalah melindungi individu tersebut sebagai manusia dan melindungi manusia yang lain.karena batinnya berpadu.memiliki pandangan yang benar dikala sendirian maupun bersama. Sila Ke-3 Persatuan Indonesia Semua agama termasuk budha mengajarkan kepada umatnya untuk selalu bersatu dan menjaga kesatuan dan persatuan.saling dicintai. point 4. point 5 .” Enam hal tersebut adalah sebagai berikut : point 1-3. 3.dan pikiran berdasarkan cinta kasih didepan maupun dibelakang oarang lain. Agama Budha dalam Dhamma banyak dijumpai nasihat sebagai dukungan atas persatuan dan. melaksanakan kemoralan yang sama sewaktu ia sendirian maupun di depan umum.Rasa saling menghormati ini akan menciptakan kerukunan dan persatuan. “Babi-babi hutan yang bersatu bahkan mampu membunuh harimau.Chakkanipita yaitu Saraniyadhamma Sutta atau ‘Sutta tentang hal-hal yang membuat dikenang. memiliki perbuatan.

Nasihat persatuan dalam agama Budda di terapkan oleh penganutnya terselenggaranya kongres Umat Buddha di yogyakarta pada tanggal 7-8 Mei 1978. yang kuat menindas yang lemah. 4. yang merupakan ciri dnegara demokrasi yaitu : a) Sering berkumpul mengadakan musyawarah b) Dalam musyawarah selalu menganjurkan perdamaian. tetapi kehidupan yang damai mulai terganggu ketika manusia yang serakah mencuri. yang licik menipu. Pada mulanya manusia dilahirkan tanpa perbedakan kedudukan. Didalam khotbahnya sang Buddha mengajarkan atau menjelaskan syarat-syarat kesejahteraan suatu bangsa. Dalam Kongres ini terbentuklah Perwalian Umat Budha Indonesia ( WALUBI ) sebagai wadah tunggal umat budha di Indonesia yang berbentuk federasi. Buddha menunjukan bahwa fenomena Demokrasi dam kedaulatan ditangan rakyat.Nama Perwalian Umat Buddha sendiri diberikan oleh menteri agama. Sila Ke-4 Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Menurut Aganna Sutta. c) Menetapkan peraturan baru dan menentukan pelaksanaan baru dan peraturan-peraturan lam yang baik 23 . Dengan adanya dhamma yang menjelaskana tentang nasihat untuk tetapa nersatu menjalin kerukunan dan terbentuknya WALUBI dapat disimpulkan bahwa adanya nilai persatuan dan kesatuan yang diajarkan agama Buddha. Alamsyah Ratu Perwiranegara. semua masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

e) Melarang keras penculikan terhadap gadis-gadis dari keluarga baik-baik. Hal ini terbukti dengan adanya kotbah Sang Buddha dalam Upali Sutta yang isinya:"Upali adalah seorang yang sangat terpandang dalam masyarakatnya. yakni antar agama Buddha dengan agama Hindu.16). Upali diutus oleh guru besar-Nya untuk berdialog dengan Buddha tentang hukum Karma. f) Menghargai dan menghormati tempat suci serta sering melaksanakan puja bhakti. Setelah dialog itu selesai. g) Menghargai dan melindungi orang-orang suci dengan seyogyanya (D. 5. benar-benar diperhatikan oleh Sang Buddha.d) Menunjukan rasa hormat dan bhakti kepada orang tua. dengan membina toleransi antar umat beragama di India. Upali lalu memohon kepada Buddha untuk menerimanya menjadi siswa dan penganut Buddha". bahwa ajaran Buddha tentang hukum karma adalah yang benar. Sila Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Kehidupan masyarakat akan berkembang bila ada kebebasan bagi seluruh anggota masyarakat untyk menempatkan dirinya sederajat dan mengambil peran masing-masing secara demokratis.Terbentuknya WALUBI dapat dijadikan bukti bahwa umat buddha mengaplikasikan masihat Sang Buddha tentang musyawarah.II. Upali menyatakan dengan jujur. Buddha memberikan sejumlah petunjuk untuk mengembangkan masyarakat yang merdeka dan 24 . guru besar agama Jahina. Ia menjadi siswa dari Nighanta. Nataputta. upaya untuk menghindari terjadinya ketegangan hubungan antar agama. Konsep musyawarah mufakat telah diajarkan waktu Buddha masih hidup.

2003:495 ) Prinsip-prinsip keadilan sosial menurut Agama Buddha.Pada suatu hari ia sedang duduk sendiri.Pemerintah bertujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyatnya. merenung dan berpikir:"Saya memiliki segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia. dengar dan perhatikanlah apa yang akan Saya katakan.” "Baik." Raja memanggil brahmana penasehat spiritualnya dan mengatakan apa yang telah dipikirkannya dengan berkata: "Saya akan senang sekali melakukan upacara pengorbanan yang besar demi kejayaan dan kesejahteraanku untuk masa yang lama.yang menempatkan kesucian dan nilai-nilai luhur diatas kekuasaan . Suatu hal yang baik jika saya melakukan upacara korban yang besar guna memantapkan kesejahteraan dan kejayaanku saya untuk kemudian hari.sejahtera. lumbung dan penyimpanan harta yang penuh.Di dalam berbagai Sutta dan Sutra Sang Buddha banyak membahas mengenai hal ini. Agama yang mengajarkan kebebbasan. memiliki gudang-gudang emas dan perak serta hal-hal yang menyenangkan. Seluruh dunia menjadi milikku karena saya taklukkan."Dahulu kala ada seorang raja bernama Mahavijito yang memiliki harta dan kekayaan yang besar sekali. Katakan padaku bagaimana caranya?" 25 .persamaan derajat dan persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara." jawab Brahmana Kutadanta. barang-barang serta panen yang baik.Di dalam membicarakan mengenai keadilan sosial maka prinsip yang terkait erat adalah mengenai penyelenggaraan pemerintahan.Di dalam Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya dikatakan demikian:"Brahmana yang baik. ( Mukti.

mendenda. rakyat akan senang dan bahagia. akan segera menghentikan perampok- perampok itu dengan cara penangkapan. Raja berikan makanan dan bibit kepada mereka. mereka akan menari dengan anakanak mereka dan mereka hidup dengan rumah yang aman.” Orang-orang itu melaksanakan pekerjaan mereka masing- masing. Namun bilamana raja berpendapat. Ada sebuah cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan kekacauan ini. lalu raja akan menarik pajak. Karena penjahat yang tak tertangkap akan tetap melakukan kejahatan.Penasehat raja menjawab: "Kerajaan sedang dalam kekacauan. 26 . Bilamana hal itu masih seperti itu. maka pendapatan negaraakan meningkat.Demikianlah. kerajaan akan aman dan damai. akibatnya kejahatan lenyap. rakyat hidup melaksanakan tugas mereka masing-masing. Siapa saja dalam kerajaan yang hidup sebagai peternak dan petani. maka raja akan bertindak salah. Dari Kutadanta Sutta yang merupakan Sutta ke 5 dari Digha Nikaya kita dapat melihat bahwa keadilan sosial telah diajarkan oleh Sang Budda. Ada perampok yang merajalela di desa-desa dan kota-kota dan mengakibatkan jalan-jalan tidak aman. mengikat dan menghukum mati!' Tetapi kejahatan itu tidak akan lenyap dengan seperti itu.

Penjelasan butir demi butir dari kelima butir Pancasila yang erat hubungannya dengan Al-Kitab adalah: 1. hidup. Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia ternyata nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak terlepas dari ajaran-ajaran yang ada pada agama Kristen. sengsara. dalam pelaksanaannya secara keseluruhan dapat mendukung pengembangan kegiatan setiap agama yang ada di Indonesia. Agama Kristen pertama kali dating ke Indonesia pada abad ke-7. 27 . Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran. HUBUNGAN KRISTEN PROTESTAN DENGAN PANCASILA Di negara Indonesia terdapat suatu agama kepercayaan Kristen masyarakatnya yaitu agam Kristen. Melalui gereja Assiria (Gereja Timur) yakni berdiri di dua tempat : Pancuran (sekarang wilayah dari Deli Serdang) dan Barus (sekarang wilayah Tapanuli Tengah) di Sumatera (645 SM). wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih.3. setiap orang harus meyakini adanya Tuhan Yang maha Esa dan memberikan kebebasan untuk memeluk agamanya masingmasing. Disini dijabarkan bahwa tiap butir pancasila terdapat kolerasi yangdikatakan diatas tadi. Butir demi butir dari kelima sila Pancasila dalam penjelasannya jelas tidak bertentangan dengan Al-Kitab. Disini terdapat kolerasi antara nilai dalam ajaran Kristen dan pancasila. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini dapat memberikan suatu kebebasan ruang gerak bagi kemerdekaan beragama.

sebagai mana jelas dalam tindakannya Penciptaan langit dan bumi. musyawarah untuk mancapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Penolong. 28 . (Kejadian 1:1-27).Penjelasan Al-Kitab: Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kuasa. Tuhan Yang Maha Esa adalah Tuhan Yang Maha Kasih (1 Yohanes 4:8). Sila Persatuan Indonesia Sila ini menjelasakan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan demi keselamatan bangsa dan negara. Penjelasan Al-Kitab: “Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7a) 4. 121:1-2) 2. Tuhan Khalik Langit dan Bumi beserta segala isinya (Mazmur. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan Sila ini menjelaskan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab Sila ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia harus meningkatkan martabat manusia. mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan. dan dapat menikmati hak-haknya dan melaksanakan tanggung jawabnya. mendahulukan kepentingan masyarakat dari kepentingan pribadi walaupun berbeda-beda kita tetap satu. Penjelasan Al-Kitab: Manusia itu agung dan mulia karena manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibentuk atau diciptakan Allah (Kejadian: 1:22) 3.

Penjelasan Al-Kitab: “Kasih itu sabar, Kasih itu murah hati……” (I. Korintus. 13:14) “Tidak mengambil keuntungan diri sendiri” (I. Korintus. 13:5) 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila ini menjelaskan, untuk bersikap adil, suka memberikan pertolongan kepada orang lain. Penjelasan Al-Kitab: “Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim belalah hak orang-orang yang sengsara dan orang yang kekurangan”. (Mazmur 82:3) Dengan demikian menurut orang Kristen sila-sila dalam Pancasila tidak bertentangan dengan Al-Kitab bahkan dalam pelaksanaannya secara konsekuen/mendukung apa yang terdapat dalam Al-Kitab. 4. KORELASI PANCASILA DENGAN AGAMA KONGHUCHU Ajaran Konfusianisme atau Kong Tze atau Konfusius) dalam bahasa Hu Cu (juga: Kong istilah Fu aslinya

Tionghoa,

adalah Rujiao (儒教) yang berarti agama dari orang-orang yang lembut hati, terpelajar dan berbudi luhur. Khonghucu memang bukanlah pencipta agama ini melainkan beliau hanya menyempurnakan agama yang sudah ada jauh sebelum kelahirannya seperti apa yang beliau sabdakan: “Aku bukanlah pencipta melainkan Aku suka akan ajaran-ajaran kuno tersebut”. Ajaran ini dikembangkan oleh muridnya Mensius ke

seluruh Tiongkok dengan beberapa perubahan. Kong Hu Cu disembah sebagai seorang dewa dan falsafahnya menjadi agama baru, meskipun dia sebenarnya adalah manusia biasa. Pengagungan yang luar biasa akan Kong

29

Hu Cu telah mengubah falsafahnya menjadi sebuah agama dengan diadakannya perayaan-perayaan tertentu untuk mengenang Kong Hu Cu. Korelasi Pancasila dengan Agama Konghuchu : 1. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa Dalam Ketuhanan Yang Maha Esa, Tentang Tuhan dalam budaya Tionghoa atau mau digunakan kata Gaya Misterius (Istilah father Van Schie). Dan konsep keTuhanan budaya Tionghoa itu seperti konsep budaya India maupun Yunani pra penghancuran agamanya oleh agama lain. Bahkan beberapa pandangan ada yang mirip-mirip dengan agamaagama yang diyakini di sebagian Eropa. Buktinya adalah “Diempat penjuru lautan semua manusia bersaudara” (SABDA SUCI XII : 5). Artinya : semua manusia sederajat dan berkesempatan sama di hadapan Tuhan, siapa saja mengamalkan kebaikan dan mengembangkan kodratnya sebagai makhluk TUHAN pada dasarnya IA adalah seorang KONGHUCU. Agama Khonghucu juga mengajarkan tentang bagaimana hubungan antar sesama manusia atau disebut "Ren Dao" dan bagaimana kita melakukan hubungan dengan Sang Khalik/Pencipta alam semesta (Tian Dao) yang disebut dengan istilah "Tian" atau "Shang Di". Delapan Pengakuan Iman (Ba Cheng Chen Gui) dalam agama Khonghucu: a. Sepenuh Iman kepada Tuhan Yang Maha Esa (Cheng Xin Huang Tian) b. Sepenuh Iman menjunjung Kebajikan (Cheng Juen Jie De) c. Sepenuh Iman Menegakkan Firman Gemilang (Cheng Li Ming Ming) d. Sepenuh Iman Percaya adanya Nyawa dan Roh (Cheng Zhi Gui Shen) e. Sepenuh Iman memupuk Cita Berbakti (Cheng Yang Xiao Shi)

30

f. Sepenuh Iman mengikuti Genta Rohani Nabi Kongzi (Cheng Shun Mu Duo) g. Sepenuh Iman memuliakan Kitab Si Shu dan Wu Jing (Cheng Qin Jing Shu) h. Sepenuh Iman menempuh Jalan Suci (Cheng Xing Da Dao) 2. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Dalam Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Lima Hubungan Sosial (Wu Lun): a. Hubungan antara Pimpinan dan Bawahan b. Hubungan antara Suami dan Isteri c. Hubungan antara Orang tua dan anak d. Hubungan antara Kakak dan Adik e. Hubungan antara Kawan dan Sahabat Berdasarkan kitab Zhong Yong agama adalah bimbingan hidup karunia Tian/Tuhan Yang Maha Esa (Tian Shi) agar manusia mampu membina diri hidup di dalam Dao atau Jalan Suci, yakni "hidup menegakkan Firman Tian yang mewujud sebagai Watak Sejati, hakikat kemanusiaan". Hidup beragama berarti hidup beriman kepada Tian dan lurus satya menegakkan firmanNya. Budaya Tionghoa mengenal kata "ren" yang berarti adalah kemanusiaan. Bahkan kata keadilan dan beradab sudah tertuang dalam banyak aliran filsafatnya. Seorang umat KONGHUCU bercita–cita menjadi seorang KONGHUCU, SUSILAWAN, INSAN KAMIL yang tidak menunjukkan

31

Jika anda perhatikan. Buktinya adalah “Di dalam menjalankan 5 perkara diatas nabi KONGHUCU memberikan 3 pusaka sebagai 32 . Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan Dalam Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Kong Zi tidak pernah mengatakan harus berkiblat pada negri leluhur.tentang suatu golongan atau kelompok atau suku. tapi fakta yang tertulis dalam sejarah ) pada masa ORLA yang beranggapan bahwa agama Khong Hucu berkiblat pada negri leluhur. terdapat di konsep Ru Jiao terhadap masalah negara dan masyarakat. tetapi jangan pergi”. satu orang memegang tombak sudah bermakna harus menjaga keutuhan wilayah atau negara. tapi mengabdilah pada negara tempat kamu tinggal dan menjadi warga negaranya dan jagalah. adalah salah pandangan beberapa orang Tionghoa yang kebetulan beragama lain ( Ini bukan bertujuan meributkan agama. Buktinya adalah “Tanah air harus dijaga dari generasi ke generasi. Arti kata guo yang berarti adalah tembok wilayah. melainkan seorang yang benar–benar bercita–cita senantiasa menjunjung tinggi kebajikan (SABDA SUCI VI : 13). (BINGCU I B : 15 : 3) 4. Sila ketiga: Persatuan Indonesia Dalam Persatuan Indonesia. bersiaplah untuk mati. tidak boleh ditinggalkan sekedar pertimbangan pribadi. jauh sebelum konsep republik Indonesia sudah ada banyak tokoh-tokoh Tionghoa yang berjuang bahu membahu dengan tokoh-tokoh suku lain menentang penjajahan Belanda. 3.

bisa dilihat konsep min yi shi wei tian. para pemimpin. dan Tuhan mendengar seperti halnya rakyat mendengar". (Tengah Sempurna : XIX : 8). “Seorang yang berperi Cinta Kasih ingin dapat tegak maka IA berusaha agar orang lainpun tegak. juga prinsip menghargai sesama yang diajarkan Kong Zi. karena seorang Raja atau pemimpin itu dipercaya mendapatkan mandat dari Tian (Langit) atau disebut dengan Tian Ming. Disamping itu pula beliau mengajarkan tentang demokrasi dalam pemerintahan. janganlah diberikan kepada orang lain” (SABDA SUCI XII : 2). Mensius adalah seorang filsuf Tiongkok. IA ingin maju maka IA harus berusaha agar orang lainpun maju” (SABDA SUCI VI : 20) Agama konghucu di Indonesia tidak hanya mengajarkan kepada penganutnya bagaimana seseorng berbakti kepada Tian (Tuhan yang maha esa) orang tua. CINTA KASIH. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia . Ia adalah penerus ajaran Khonghucu/Kongzi yang hidup sekitar 300 tahun setelah wafatnya Khonghucu sering melakukan pembicaraan dengan para Raja atau penguasa pada masa itu untuk meyakinkan mereka agar supaya menjadi pemimpin yang benar dan bermoral. tapi juga 33 . orng yang lebih tua. 5.kebajikan yang harus dilaksanakan yaitu KEBIJAKSANAAN. Buktinya adalah “Apa yang diri sendiri tiada inginkan. Ditegaskannya pula bahwa :"Tuhan melihat seperti halnya rakyat melihat. BERANI”. Dia harus bertindak sebagai ayah bunda rakyatnya.

Menurut orang Bali masa lalu (athita). b Konsep tri semaya yakni persepsi orang Bali terhadap waktu. orang-orang suci. Sila Kedua: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab a Baba (1995 : 2) menekankan bahwa kebutuhan dan kewajiban utama dalam hidup manusia adalah menjadi manusiawi. Nabi. pemelihara dengan segala kasih sayangnya (Shiti) dan Siwa fungsinya sebagai melebur (Pralina) dunia beserta isinya dan mengembalikan dalam peredarannya ke asal (sangkan paran) yaitu kembali ke asal. Wisnu yang fungsinya sebagai pelindung. b Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti artinya hanya satu (Ekam) Hyang Widhi (sat=hakekat) hanya orang yang bijaksana (Viprah) menyebutkan (Wadanti) dengan banyak nama (Bahuda). HUBUNGAN PANCASILA DENGAN AGAMA HINDU 1. E. 2. masa kini (anaghata) dan masa yang akan datang (warthamana) merupakan suatu rangkaian waktu yang perbuatan saat ini juga menentukan kehidupan di masa yang akan datang. kedudukan atau wewenang kita. Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa a Eko Narayanad Na Dwityo 'Sti Kaccit artinya hanya satu Tuhan sama sekali tidak ada duanya.mengajarkan tata cara melakukan ibadah kepada Tian. Sesuai dengan fungsinya Hyang Widhi Wasa juga disebut dengan Tri Sakti yang terdiri dari Brahma adalah fungsinya sebagai pencipta (Utpatti). leluhur dan lain-lain. janganlah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. 34 . Apa pun kesarjanaan.

adat lain. "Ahimsa paramo dharmah" Ahimsa atau pantang-kekerasan adalah agama atau kebenaran tertinggi. negara lain. Kehidupan manusia pada saat ini ditentukan oleh hasil perbuatan di masa lalu. dan . terbijaksana dimulai dan diri sendiri yang pada akhirnya untuk dipersembahkan selain untuk diri sendiri tetapi juga untuk pihak lain. Menghayati dan mengamalkan ideologi bangsanya serta tunduk dan patuh menjalankan ketentuan konstitusional yang berlaku. sesama lain. Ketentuan ini dinyatakan di dalam Veda Smrti adhyaya VII sloka 13. 3.c Dalam kutipan sloka suci ditegaskan bahwa melakukan sesuatu yang terbaik. anistam capyanistesu tam dharmam na vicalayet " c Tasyarthe sarvabhutanam goptaram dharmamatmajam. warga lain. Manusia yang manusiawi adalah manusia yang anti kekerasan. termulia. suku lain. orang lain. terhormat tidak dapt dipisahkan satu dengan lainnya. brahma tejomayam dandam asrjat purva isvarah " 35 . Hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan. manusia dengan sesama manusia. Sila ketiga: Persatuan Indonesia a. dan manusia dengan alam lingkungan dimana ia hidup dan mencari kehidupan. 14 dan 18 yang berbunyi sebagai berikut: b "Tasmaddharmam anistesu sa vyavasyennaradhipah. bangsa lain dan sebagainya d Dalam agama Hindu hubungan-hubungan harmonis ini disebut Tri Hita Karana.

Tuhan yang suci menciptakan di antara kita 36 . hukum yang berjaga selagi orang tidur.191. hukum itu yang melindungi mereka. 4. danda suptesu jagarti danda dharmam vidurbudhah " Artinya : a " Karena itu hendaknya jangan seorangpun melanggar undang-undang yang dikeluarkan oleh raja baik karena menguntungkan seseorang maupun yang merugikan pihak yang tidak menghendaki " b " Demi untuk itu. Dan memuja dengan persembahan bersama. "Marilah kita rukun dan damai dengan orang kita. dan pikiran-pikiran itu menjadi satu. Semoga tujuanmu sama. dan damai dengan orang asing di antara kita. Tujuan bersama Kuletakkan di depanmu. bersama dalam pikiran. yang artinya berbeda-beda tetapi satu tidak ada dharma yang dua. 2-4 b. tan hana Dharma mangrwa.d "Dandah sasti prajah sarva danda evabhiraksati. Sila keempat: Kerakyatan Yang dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan a "Semoga musyawarahmu mencapai mufakat. pelindung semua mahluk. penjelmaannya dalam wujud undang-undang." Rig Veda 10. dan semua kamu dalam satu pikiran. Dengan demikian kamu akan hidup sejahtera bersama. merupakan bentuk kejayaan Brahman Yang Esa" c " Sangsi hukum itu memerintah semua mahluk. dan hatimu dalam satu pertujuan. Tuhan telah menciptakan Dharma. orang orang bijaksana menyamakannya dengan dharma " d " Dalam lontar Sutasoma disebutkan juga bahwa Bhineka Tunggal Ika.. semoga sidangmu mencapai tujuan bersama.

37 . Semoga teriakan perang tidak muncul di tengah-tengah orang yang terbunuh.lain) kemudian pengangkatan sawa / jenazah dari wadah ke tempat pembasmian / penguburan. Sila kelima: Kesejahteraan sosial bagi seluruh rahyat indonesia Budaya Ngarap. dan lain.dan orang-orang asing sebuah persatuan hati. bersatu dalam tujuan-tujuan kita. papaga." Atharva Veda 7. kemudian dari tempat pembersihan ke balai. berdasarkan Tattwa.Tattwa dalam Sarasamuçcaya dan Itihasa Bharatayuda adalah suatu rangkaian kerja gotong royong dalam upacara pitra yadnya yang dilakukan pada waktu pengusungan sawa / jenazah dan balai ke tempat pembersihan / mepeningan. 53. dan tidak berperang terhadap jiwa suci dalam diri kita. 1-2. Dan tidak ada anak panah jatuh di fajar menyingsing. 5. dan balai ke tempat pengusungan (wadah. bade. Semoga kita bersatu dalam pikiran.

kebudayaan adalah sarana hasil karya. keragaman budaya yang dapat hidup berdampingan. Perbedaan ini justru berfungsi mempertahankan dasar identitas diri dan integrasi sosial Pluralisme masyarakat. Kebudayaan dalam Pancasila dapat dimengerti dari sila “PersatuanIndonesia” yang berarti sebuah pluralisme. Kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan yang berdasarkan pancasila. Selain itu. karena adanya kegiatan dan pranata khusus. agama dan suku bangsa. telah ada sejak nenek moyang. Demokrasi Kebudayaan itu harus mampu memberikan masa depan yang lebih baik. dalam tatanan sosial. LATAR BELAKANG Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya. merupakan kekayaan dalam budaya Nasional. rasa. Sehingga dapat disimpulkan pancasila mengandung arti lima buah prinsip atau asas. Karena dari segi Pancasila terkandung kebudayaan yang menekankan persatuan. Sedangkan kebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi. Menurut bahasa sansekerta Pancasila berasal dari dua kata yakni “panca” yang berarti “lima” dan “sila” yang berarti “asas atau prinsip”. dan teosentrisme dari semangat sila yang pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa”.BAB II KORELASI PANCASILA DENGAN BUDAYA INDONESIA A. dan cipta masyarakat. dari segi pengertian Pancasila juga merupakan lima butir prinsip atau asas yang harus dijunjung tinggi 38 . masyarakat tersebut.

mereka percaya bahwa roh orang yang telah meninggal mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kehidupan jalan masyarakat. Sumatera Barat Indonesia jaman dahulu adalah untuk upacara keagamaan. Menhir di gunakan sebagai pemujaan arwah nenek moyang. Kaitan diantara keduanya begitu erat sehingga timbal balik antara Pancasila dn Kebudayaan dapat terjadi dengan signifikn karena keduanya saling berhubungan SILA 1: Ketuhanan Yang Maha Esa 1. Masyarakat mulai menyadari agama yang benar adalah agama islam.oleh kita sebagai bangsa Indonesia. termasuk kesejahteraan dan kesejahteraan tanaman. Dengan begitu mereka menjadikan menhir tersebut untuk menyembah para arwah nenek moyang. Masyarakat Minangkabau telah maju. menhir sudah lama di tinggalkan. hal ini disebabkan karena orang jaman sekarang terutama masyarakat Minangkabau sangat wajib menganut agama islam. Pada zaman dahulu nenek moyang orang minang menganut kepercayaan animism. dan cipta masyarakat. 39 . Sehingga Pancasila tercipta berdasarkan Kebudayaan. Dalam kepercayaan animism. Pemujaan arwah nenek moyang ini merupakan salah satu ibadah kepercayaan animisme. menhir tidak lagi di gunakan sebagai sarana untuk menyembah para roh atau arwah nenek moyang. Minang. rasa. Pada zaman sekarang. Sedangkan kebudayaan merupakan sarana hasil sebuah karya. Sejak masuknya agama islam ke Minangkabau. Untuk pemujaan ini di bangunlah sebuah menhir.

Karena itu. pohon rindang. diangkatlah seorang pemimpin yang dikenal dengan nama Ncuhi Ro Naka. melainkan menhir sekarang dugunakan untuk wisata juga sebagai penelitian sejarah bagi para peneliti. Untuk menjaga nilai sejarah masyarakat Minangkabau membiarakan menhir-menhir tersebut di tempatnya berada sesuai yang telah di tempatkan oleh masyarakat atau nenek moyang kita pada zaman dahulu. 2. Sebagai media penghubung manusia dengan alam lain dalam kepercayaan ini. arwah- 40 . Sebagai penguasa alam. mereka juga percaya bahwa arwah para leluhur yang telah meninggal terutama arwah orang-orang yang mereka hormati selama hidup seperti Ncuhi. Marafu dipercaya menguasai dan menduduki semua tempat seperti gunung. Mereka percaya bahwa ada kekuatan yang mengatur segala kehidupan di alam ini. batu besar. masih memiliki peran dan menguasai kehidupan dan keseharian mereka. mata air. yang kemudian mereka sebut sebagai “Marafu”. Bima. Meskipun sekarang ini menhir tidak berguna lagi untuk beribadah. Mereka percaya. NTT Kepercayaan Makakamba – Makakimbi Kepercayaan ini merupakan kepercayaan asli penduduk Dou Mbojo. Selain itu. mereka sering meminta manfaat terhadap benda-benda atau tempat-tempat tersebut.Dan orang Minang wajib menyembah Allah swt. tempat-tempat-tempat dan barangbarang yang dianggap gaib atau bahkan matahari. Dan juga membiarkan dalam bentuk aslinya supaya mudah di pelajari.

Islam. Ada banyak nama dewa atau begu (setan) yang disembah. seperti begu djau (dewa yang tidak dikenal orang). begu antuk (dewa yang memukul kepala seseorang sebelum ia mati). Upacara tersebut disertai persembahan sesajen dan korban hewan ternak yang dipimpin oleh Ncuhi. 3. Tempattempat pemujaan tersebut biasa dikenal dengan nama “Parafu Ra Pamboro”. suku Batak adalah suku penyembah berhala. dinamisme dan magi. dan lainnya. Benda-benda mati dipercayai memiliki tondi (roh) misalnya: gunung. Batak Sebelum Injil masuk. dengan mengadakan upacara pemujaan pada saat-saat tertentu. pohon. dll yang kalau 41 .arwah tersebut tinggal bersama Marafu di tempat-tempat tertentu yang dianggap gaib. Kehidupan agamanya bercampur. antara menganut kepercayaan animisme. Kepercayaan orang Batak dahulu (kuno) adalah kepercayaan kepada arwah leluhur serta kepercayaan kepada benda-benda mati. orang Batak pada mulanya belum mengenal nama dan istilah ‘dewa-dewa’. Masyarakat asli juga memiliki tradisi melalui ritual untuk menghormati arwah leluhur. dan Kristen ke tanah Batak. Sebelum masuknya pengaruh agama Hindu. begu siherut (dewa yang membuat orang kurus tinggal kulit). batu.

Ompu Nabolon menjadi ‘Mula Jadi Nabolon’ atau ‘Tuan Mula Jadi Nabolon’. Kuasa-kuasa inilah yang paling ditakuti dalam kehidupan orang Batak di dunia ini dan yang sangat dekat sekali dengan aktifitas manusia. Selanjutnya untuk menegaskan pendewaan bahwa Ompu Nabolon atau Mula Jadi Nabolon adalah salah satu dewa 42 . pertama dan yang diciptakan merupakan kata-kata asing yang belum pernah dikenal oleh orang Batak kuno. Karena kata Tuan. Mula. Penghormatan dan penyembahan dilakukan kepada arwah leluhur akan mendatangkan keselamatan. Untuk menekankan bahwa ‘Ompu Nabolon’ ini sebagai kakek/nenek yang terdahulu dan yang pertama menciptakan adat bagi manusia. Sebelum orang Batak mengenal tokoh dewa-dewa orang India dan istilah ‘Debata’. Ompu Nabolon ini dijadikan sebagai dewa yang dipuja orang Batak kuno sebagai nenek/kakek yang memiliki kemampuan luar biasa. Orang Batak percaya kepada arwah leluhur yang dapat menyebabkan beberapa penyakit atau malapetaka kepada manusia. Ompu Nabolon pada awalnya bukan salah satu dewa atau tuhan tetapi dia adalah yang telah dahulu dilahirkan sebagai nenek moyang orang Batak yang memiliki kemampuan luar biasa dan juga menciptakan adat bagi manusia. Jadi berarti yang dihormati. Tetapi setelah masuknya kepercayaan dan istilah luar khususnya agama Hindu. kesejahteraan bagi orang tersebut maupun pada keturunan.dianggap keramat dijadikan tempat yang sakral (tempat sembahan). sombaon yang paling besar orang Batak (kuno) disebut ‘Ompu Na Bolon’ (Kakek/Nenek Yang Maha Besar).

Sebagai wadah untuk meyakini kepercayaan ini dibuktikan dengan adanya sekta-sekta yang berkembang di Bali. disesuaikan dengan budaya lokal (local genius).terbesar orang Batak ditambahkanlah di depan Nabolon atau Mula Jadi Nabolon itu kata ‘Debata’ yang berarti dewa (=jamak) sehingga menjadi ‘Debata Mula Jadi Nabolon’. masyarakat Bali telah memiliki kepercayaan yang disebut dengan Agama Nusantara atau Agama nenek moyang. Di Bali Agama Hindu berkembang sesuai dengan pola kehidupan masyarakat Bali yang mayoritas sebagai petani. ditandai dengan Lingga sebagai perlambang Dewa Siva. Sekta Pasupatya. Agama nenek moyang ini meletakan dasar pada hal-hal mistik yang mampu melindungi masyarakat Bali. Sekta-sekta tersebut adalah : a. 4. Sebagai payung dalam perkembangannya. Sebelum Agama Hindu masuk ke Bali. 43 . Bali Agama Hindu berkembang ke seluruh dunia dengan kitab sucinya Weda.

sumber kehidupan Dewa Wisnu (Wisnu Padha). daging (lawar). Arca Bodhisatwa di Pura Galang Sanja Pejeng. Sekta Waisnawa mempunyai ciri-ciri pemujaan terutama ditujukan kepada Dewi Sri. Purwa Digama. pada umumnya ditandai dengan perwujudan Dewa Siva yang berwajah angker yang menyeramkan. tuak. Raja Rsi atau raja-raja 44 . Juga ditemikan Bodhisatwa di Bedulu. Semua bukti-bukti itu sebagai tanda bahwa sekta tersebut telah ada jauh sebelum Empu Kuturan datang ke Bali. Sering juga disebut Tantrisme. Dan Matahari sebagai manifestasi Tuhan dan surya sewana sebagai penghayatannya. disimpan di Pejeng dalam bentuk tulisan stupika. c. arca-arca di Goa Gajah. e. tidak jelas lagi terlihat karena telah menyatu dengan Sekta Siva Sidhiyanta dengan ditandai kitab Manawa Dharma. pada umumnya pengikutnya berasal dari kesatria wangsa. Penghayatannya lebih ditujukan kepada Dewa Durga. Kutara dan lainnya. Sekta Bairawa. b. selanjutnya kita kenal aliran Niwerti Marga atau Tanrisme kiri dan Prawerti atau Tantrisme kanan.Lingga tersebut banyak dijumpai pada pura atau tempat-tempat suci atau tempat-tempat yang sudah kuno. Dewa Wisnu sebagai lambang kemakmuran. Sekta Rsi. f. Tandanya suka makan darah. kemudian berdwijati menjadi Dewa Rsi. komoh (daging mentah dicampur air darah mentah). Sekta Pertapa di Bali. Adigama. d. di Pura Genuruan. Sekta Budha atau Sogatha ditandai dengan ciri-ciri suatu mantram disebut Tipeyetha mantram.

dan tata aturannya termuat di dalam lontar. dan Siva yang distanakan pada desa adat dengan Tiga Parahyangan yang disebut dengan Kahyangan Tiga yaitu Pura Puseh untuk pemujaan Dewa Wisnu. dimana Empu Kuturan sebagai penganut utamanya juga akan melebur kesatu bentuk yang dikenal dengan paham Tri Murtinya. Ciri-ciri lainnya sudah tidak tampak lagi. pada umumnya pemujaan itu ditujukan pada Ganesa atau Dewa Angin dan pada tempat-tempat yang sangat berbahaya tersebut ditempatkan patung Ganesa (Ganesa = angin). Kelompok ini semua disebut Brahmana karena telah disumpah Sastra Weda. g.yang kemudian berwanaprasta selanjutnya menjadi Rsi atau Pandita. Sekta Ganapatya. dimana semuanya tercakup di dalamnya dan saling mengisi dengan yang lainnya. Empu Kuturan mengharmoniskannya menjadi konsep Tri Murti yaitu Brahma Wisnu. terkenal dengan istilah surya sewana. semua apa yang telah dilakukan di dalam melakukan surya sewana tersebut merupakan bukti bahwa seseorang telah melakukan yadnya menurut Pasupatiya. Demikianlah asal usul dari terciptanya paham ajaran Tri Sakti hingga mengalami perkembangan dari masa ke masa hingga saat ini (Manik Mas dkk. Pura Desa untuk pemujaan Dewa Brahma. i. Sekta Budha Mahayana. Pemujaan ini dilakukan pada waktu matahari terbit dan matahari terbenam.. h. Sekta Pasupateya. tt : 10-11). pada umumnya aliran ini memuja Surya. dan Pura Dalem untuk pemujaan Dewa Siva. 45 .

tempat matahari terbenam tiap hari. Kerena itu apabila nenek-moyang mengendaki kelanjutan keturunan. Dalam hal ini peranan ayah si bayi sama dengan seorang 46 . Walaupun orang Asmat tahu bahwa hubungan seks berkaitan dengan kelahiran bayi. yang mendarat di atas atap rumah tempat tinggal wanita yang telah ditakdirkan menjadi ibu anak asal ruh tadi. Dalam perjalanannya turun ke hilir sampai ia tiba di tempat yang kini didiami oleh orang Asmat hilir. Menurut keyakinan orang Asmat. ia mengalami banyak petualangan.5. dewa nenek-moyang itu dulu mendarat di bumi di suatu tempat yang jauh di pegunungan. Papua A. fungsinya hanya untuk memberi bentuk sebagai manusia kepada ruh yang masuk ke dalam kandungan ibu itu. Konsep tradisional orang Asmat tentang hidup didasarkan pada keyakinan akan adanya suatu daerah di seberang ufuk terurai tadi. Wanita itu akan hamil dan kemudian melahirkan bayi. Suku Asmat Orang Asmat yakin bahwa mereka adalah keturunan dewa yang turun dari dunia gaib yang berada di seberang laut di belakang ufuk. mereka mengirimkan suatu ruh tertentu ke bumi melalui seberkas sinar matahari.

Orang Asmat yakin bahwa di lingkungan tempat tinggal manusia juga diam berbagai macam ruh yang mereka bagi dalam tiga golongan.  dambin-ow atau ruh jahat orang yang mati konyol (Zegwaard 1953) Ruh-ruh yi-ow adalah penjaga hutan-hutan sagu. terutama bagi keturunannya. yaitu:  yi-ow. upacara sajian kepada para osbopan tak dilakukan secara berulang. Orang Asmat berkomunikasi secara simbolis dengan para yi-ow dengan berbagai upacara sajian berulang yang biasanya dipimpin oleh ndembero. Ruh-ruh itu 47 . atau ruh jahat yang membawa penyakit dan bencana.  osbopan. Berbeda dengan upacara-upacara sajian untuk berkomunikasi dengan para yi-ow.pemahat patung yang memberi bentuk kepada kayu yang disediakan oleh alam kepadanya (Zegwaard 1953). batu-batu besar yang mempunyai bentuk khusus. Sakit dan bencana biasanya disebabkan oleh ruh jahat. atau ruh nenek moyang yang sifatnya pada dasarnya baik. danaudanau dan sungai-sungai yang penuh ikan dan hutan-hutan yang penuh binatang buruan. Ruh-ruh ozbopan dianggap menghuni beberapa jenis pohon tertentu. atau pemuka upacara. tetapi juga hidup dalam tubuh jenisjenis binatang tertentu. tetapi hanya kalau ada orang yang sakit dan bila terjadi bencana. yang juga harus dipuaskan oleh manusia dengan berbagai macam upacara sajian. gua-gua yang dalam.

dan hutan. bumi dan segala isinya. Chaimbo menjelma menjadi mata air. atau manusia ruh. karena roh itu bertugas untuk mencabut nyawa orang. atau roh. konsepkonsep serta kegiatan-kegiatan keagamaan ditujukan kepada upacara terima kasih atas keselamatan dan minta pertolongan untuk mengatasi kegagalan-kegagalan dalam pelbagai segi kehidupan. yaitu Chaimbo. B. atau yages. dewa yang dianggap menciptakan dan memiliki langit. Suku Arso Dasar religi orang Arso adalah penghormatan pada roh-roh nenek moyang yang upacaranya dipusatkan pada pesta dansa. dengan melakukan serangkaian pantangan.diupayakan agar tidak terlampau sering mendekati tempat tinggal manusia. Orientasi. dan kadangkadang dengan ilmu gaib protektif. yaitu fowor. Konsep keagamaan orang Arso yang terpenting adalah sebutan terhadap Tuhan utamanya. gunung. termasuk manusia dan pada fowor. Tuhan membawahi tiga makhluk halus. di samping menjaga agar hak kekuasaannya tidak bisa pindah kepada orang lain. 48 . Orang Arso paling takut akan yonggoway. yang mereka puji dan sembah. keti dan yonggoway. Menurut hirarkinya.

maka seluruh kehidupan akan aman sejahtera. bekerja) dan pikukuh apabila Kanekes sebagai inti jagat selalu terbelihara baik. Gangguan terhadap inti bumi ini berakibat fatal bagi seluruh kehidupan manusia di dunia. keagamaan kegiatan-kegiatan ditujukan kepada pikukuh agar supaya orang hidup menurut alur itu dalam menyejahterakan kehidupan Baduy dan dunia ramai (orang Baduy dari hirarki tua dan dunia ramai keturunan yang lebih muda). Konsep-konsep itu tidak berada dalam diri orang Baduy sendiri yang kekuatannya tergantung 49 . Baduy-Banten Dasar religi orang Baduy ialah penghoramatan moyang kepada dan satu ruh nenek kepercayaan kuasa. Konsep keagamaan dan adat terpenting yang menjadi inti pikukuh Baduy tanpa perubahan apa pun. konsep-konsep dan Sunda Wiwitan.6. Mereka bertugas menyejahterakan dunia melalui tapa (perbuatan. pendek tak boleh disambung). pondok teu meunang disambung” (panjang tak boleh dipotong. Keyakinan mereka itu disebut Sunda Wiwitan atau agama Orientasi. seperti dikemukakan oleh peribahasa “lojor teu meunang dipotong. Batara Tunggal.

Suku Dayak Masyarakat memiliki keyakinan Dayak tentang wujud tertinggi dimana segala kekuatan yang ada di jagad raya berasal dari Yang Tunggal. namun sikap keyakinannya tidak dapat dikategorikan dalam animisme. 7. dan roh halus yang banyak memberikan pertolongan dalam kehidupan mereka. Dewa dan roh halus diberi tugas untuk menjaga dan menguasai suatu tempat tertentu dalam dunia ini. Kalimantan A. sehingga untuk mewujudkan keyakinan tersebut. sebab agama justru berkembang dari asumsi dasar bahwa di dalam alam terdapat daya 50 . dewa. roh halus. Batara Tunggal. Kebanyakan orang Dayak tidak mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa (zaman dulu-penulis). melalui para guriang yang dikirim oleh karuhun dan Batara Tunggal karena orang tidak patuh kepada pikukuh. Dengan melaksanakan semuanya itu orang akan dilindungi oleh kuasa tertinggi. orang Dayak senantiasa melakukan hubungan religius dengan Jubata. roh leluhur. Wujud tertinggi itu menguasai manusia. Konsep pikukuh merupakan pengejawantahan dari adat dan keagamaan yang ditentukan oleh intensitas konsep mengenai karya dan keagamaan.dari tindakan atau perbuatan seseorang. hakikat agama Sunda Wiwitan. dan roh leluhur.

Alam dipandang sebagai suatu kekuatan yang mengerikan. yakni penguasa jagad raya beserta isinya. Ne’ Patampa’ yang dipercaya membuat patung-patung dari tanah liat bentuk menyerupai manusia. matahari yang bersinar terang. Daya hidup atau kekuatan penghidup itulah yang dinamakan roh. gunung yang tinggi. Roh itu kemudian dihubungkan dengan benda-benda dan kemudian dipuja. melainkan kedahsyatan dan kekuasaan tertinggi yang terkandung dalam fenomena alam tersebut. Ne’ Amikng dan Ne’ Pamijar yang memberi napas kepada manusia. seperti sungai yang mengalir deras dan bergemuruh. Ne’ Pangedaong. Jubata berada di langit ketujuh. 51 . yaitu. Kekuatan sakral tersebut dapat pula digunakan untuk membantu beberapa kegiatan atau pekerjaan manusia. Setiap benda atau beberapa benda tertentu dianggap mempunyai suatu kesakralan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan manusia.hidup atau kekuatan hidup dalam benda-benda tertentu atau gejala-gejala alam. Ne’ Taratatn memberi kesegaran jasmani maupun rohani. pohon besar. Ia mempunyai enam bawahan. Kekuatan-kekuatan seperti ini merupakan sebagian dari hierophany yang dimaksud. Masyarakat Dayak menyebut Tuhan Yang Maha Kuasa dengan sebutan Ene’ Daniang (sebagian masyarakat Dayak di Kalbar-penulis) atau Jubata. Keindahannya bukan pertama yang diperhatikan. sekaligus mempesonakan. seperti digunakan pamaliatn (dukun) untuk memanggil roh halus yang kemudian digunakan untuk membantunya dalam ritual pengobatan. kilat dan petir yang menyambar dahsyat.

secara bahasa. 8. Pattiroang. 52 . Sulawesi Selatan Suku Kajang adalah suku yang mendiami desa-desa di Kabupaten Bulukumba. sedangkan Ne’ Pajaji dipercaya yang menjadikan manusia berbudi dan memelihara hidupnya sampai pada semua keturunannya. Suku Kajang percaya bahwa Turiek Akrakna adalah sang Maha Kekal. dan Maha Kuasa. Patuntung. Sulawesi Selatan. Menurut kisah penciptaan nama-nama bawahan itu adalah nama lain dari Jubata. Selebihnya. Batu Nilamung. Malleleng. maksudnya satu pribadi pencipta dengan beberapa nama atau satu nama dengan berbagai sifat-sifat kekuasaanNya. Hal ini sama hal nya dengan nama Allah dalam agama Islam yang mempunyai 99 nama sesuai dengan kekuasaan dan kesempurnaannya.Ne’ Pangingu memberikan berkat perlindungan. dan Tambangan. dan nenek moyang (To Manurung atau Ammatoa). Desa suku Kajang yang utama adalah desa Tana Toa. tanah yang diberikan Turiek Akrakna (tana toa atau lingkungan secara umum). Ajaran tentang menjaga lingkungan dan kesederhanaan hidup tersebut tertuang dalam ajaran agama Patuntung.4. mereka tersebar di desa Bonto Baji. Penuntun untuk mencari sumber kebenaran. Maha Mengetahui. Ajaran utama agama Patuntung adalah jika manusia ingin mendapatakan sumber kebenaran maka manusia harus menyandarkan diri pada tiga pilar utama: menghormati Turiek Akrakna (Tuhan). Maha Perkasa. agama suku Kajang. berarti penuntun. Percaya pada Turiek Akrakna adalah hal mendasar dalam agama Patuntung.

Riwayat dangkalan Metsyaha. membantu orang sakit. aja sawiyah-wiyah. Cinde Laras. selain membantu dalam bentuk materi mereka juga membantu dalam bentuk tenaga. dan sebagainya.Turiek Akrakna menurunkan perintahnya kepada masyarakat Kajang melalui passang (pesan atau wahyu) yang diberikan kepada manusia pertama yang diturunkan ke dunia. pondok-pondok. bukti-buktinya misalnya bangunan padepokan. membantu fakir miskin. Bontu Sinaga. aja kemaki. aja kementhus. hubungan luar negeri semisal perdagangan. tulisan Bharatayudha. Yogyakarta sikap saling membantu ini sering diterapkan apabila ada orang yang sedang melaksanakan hajatan atau orang yang terkena musibah. perkawinan. SILA 2: Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab 1. Batu Pegat. Danau Toba. 2. aja adigang adigung adiguna. semboyan aja dumeh. Jawa Saling membantu antar warga di daerah Gamping. Anting Malela. Bangsa Indonesia terkenal ramah tamah. misalnya ikut dalam membersihkan rumah orang yang terkena musibah tersebut. Ramayana. sopan santun. dan sebagainya. kegiatan kemanusiaan. mereka membantu sampai tuntas sehingga orang yang terkena 53 . lemah lembut dengan sesama manusia. To Manurung atau yang kemudian disebut Ammatoa. Malin Kundang. membantu menyiapkan jamuan untuk para tamu. semua meng-indikasikan adanya Kemanusiaan yang adil dan beradab. Saling menolong antarwarga a.

musibah tersebut tidak terlalu merasa keberatan. Selain itu masyarakatnya juga kompak untuk membuat desanya terlihat bersih dengan melaksanakan kerja bakti secara rutin. b. Minang, Sumatera Barat Orang minang identik dengan sifat saling tolong menolong antar warganya, hal ini dibuktikan dengan Undang-Undang Nagari. Barek samo dipikul, ringan samo dijinjing Saciok bak ayam, sadanciang bak basi, Sakik basilau, mati bajanguak Salah batimbang, hutang babayie Undang-undang dalam Nagari mengatur tata hubungan warga masyarakat dalam sebuah nagari. Sistem yang dipakai adalah tipikal masyarakat komunal, dengan ciri-ciri:  Setiap orang secara alami langsung menjadi warga Nagari  Demokrasi langsung, karena para Penghulu sangat dekat dengan masyarakatnya, musyawarah dan mufakat dilaksanakan tanpa diwakilkan.  Gotong royong. Kebersamaan dalam menghadapi segala masalah dalam Nagari  Social safety net, semua warga Nagari, dapat mengandalkan bahwa dirinya akan dibantu secara bersama-sama oleh masyarakat jika dia mengalami kesusahan yang mendesak. Untuk menjaga hubungan yang harmonis dan saling tolong menolong antar semua warga, anggota masyarakat Nagari selalu

54

berusaha berkomunikasi dengan semua orang dengan bahasa yang tidak langsung, disebut baso-basi. Selain itu, pada rites of passage seperi kelahiran, khitanan, perkawinan, dan kematian selalu diadakan acara adat dengan format yang khusus dan baku, tetapi dapat sedikit berbeda antara satu Nagari dengan Nagari lainnya, sesuai dengan prinsip adat selingkar Nagari. SILA 3: Persatuan Indonesia A. Ikatan Marga 1. Orang Batak Toba Sumatera Utara Marga adalah istilah orang

Batak Toba untuk menyebut leluhur induk dari silsilah keluarga dan kekerabatan mereka. Sebagai

sebuah tradisi, marga telah menjadi identitas dan status social orang Batak Toba yang masih bertahan hingga saat ini. Orang Batak menganut falsafah kekeluargaan dan

kekerabatan yang disebut dengan Tungku nan Tiga (tungku tiga kaki). Dalam bahasa Batak Toba, falsafah ini disebut Dalihan na Tolu (tungku posisi duduk). Falsafah ini mengajarkan kepada orang Batak Toba bahwa sejak lahir hingga meninggal kelak, orang Batak harus jelas struktur hubungan kekeluargaan dan kekerabatannya. Falsafah Dalihan na Tolu berisi tiga kedudukan penting orang Batak Toba

55

dalam kekerabatan, yaitu hula-hula, tondong, dongan tubu atau sinna dan boru. Orang Batak Toba meyakini bahwa bentuk kekerabatan berdasarkan garis ketururunan ini didasarkan pada silsilah (Tamboro) yang berujung pada si Raja Batak. Berdasarkan keyakinan ini maka semua orang Batak diyakini pasti memiliki marga. Kekerabatan orang Batak Toba yang ditentukan berdasarkan wilayah pemukiman terlihat dari terbentuknya kesepakatan terhadap tradisi adat-istiadat yang ada di setiap wilayah. Sebagai contoh, orang Batak yang bermukim diwilayah Mandaililng, mereka akan

membentuk suatu tradisi adat-istiadat yang memiliki corak sendiri dibandingkan dengan adat-istiadat suku Batak yang bermukim di Toba. Hala ini dapat terjadi meskipun orang Batak yang bermukim ini memiliki daya rekat yang sama kuat dengan kekerabatan yang berdasarkan keturunan. Hal ini tergambar dalam peribahasa Batak Toba yang berbunyi “jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul” yang artinya semua orang menakui bahwa hubungn garis keturunan adalah sudah pasti dekat, tetapi dalam system kekerabatan Batak lebih dekat lagi hubungan karena bermukim di satu wilayah.

56

b. Kerajaankerajaan tersebut diantaranya : a. f. e. l. k. Kerajaan Kaimana 57 . Papua Bagian Barat Suku Biak merupakan suku Melanesia terbanyak yang menyebar di pantai utara Papua. d. i. j. Kerajaan Waigeo Kerajaan Misool/Lilinta (marga Dekamboe) Kerajaan Salawati (marga Arfan) Kerajaan Sailolof/Waigama (marga Tafalas) Kerajaan Fatagar/(marga Uswanas) Kerajaan Rumbati (marga Bauw) Kerajaan Atiati (marga Kerewaindżai) Kerajaan Sekar (marga Rumgesan) Kerajaan Patipi Kerajaan Arguni Kerajaan Wertuar (marga Heremba) Kerajaan Kowiai/kerajaan Namatota m. karena itu bahasa Biak juga terbanyak digunakan dan dianggap sebagai bahasa persatuan Papua. h. yang menunjukkan masuknya sistem feodalisme yang merupakan bukan budaya asli etnik Papua. Akibat hubungan daerahdaerah pesisir Papua dengan Sultan-Sultan Maluku maka terdapat beberapa kerajaan lokal (pertuanan) di pulau ini. c.2. Kerajaan Aiduma n. g.

dan beberapa orang Madura. Indonesia tidak memiliki satu aturan tertentu dalam pemberian nama. Bali. Dengan lebih dari 17. Shihab. Dalam budaya Minangkabau.000 pulau dan beragam budaya dan bahasa daerah. serta Sunda juga sering menggunakan nama yang berasal dari bahasa 58 . nama marga ayah diwariskan kepada anak-anaknya (patrilineal) secara turun-temurun. misalnya Hambali. dan lain-lain.3. Apabila mereka kemudian pergi atau menetap di negara-negara yang mengharuskan setiap penduduknya untuk memiliki minimal dua nama (nama pemberian dan nama keluarga). yaitu nama pemberian. kesulitan dapat terjadi. misalnya budaya Jawa. Karena itu. Konsep nama keluarga tidak dikenal dalam beberapa budaya Indonesia. pria yang sudah menikah akan diberikan gelar di belakang namanya. sedangkan untuk wanita pada umumnya tidak bergelar. Dalam budaya Batak dan Minahasa misalnya. Orang ArabIndonesia juga memberikan nama keluarga di belakang namanya. Assegaf. Suku-suku lain tidak mengenal nama keluarga. Kemudian orang Jawa. banyak orang sampai saat ini hanya memiliki satu nama. Seluruh Indonesia Orang Indonesia memberikan nama Indonesia kepada anakanak mereka dengan berbagai cara. Pemecahan yang biasanya diambil adalah mengulang nama tersebut dua kali. Beberapa budaya lain memiliki peraturan mengenai nama keluarga atau nama marga. Beberapa suku tertentu memiliki nama marga yang diturunkan dari orang tua ke anaknya.

Beberapa contoh: Sudono Salim (marga: Liem). Sehingga mayoritas dari mereka memilki nama Indonesia di samping nama Tionghoa. maka penyelesaian masalahnya didekati dengan pendekatan kemanusiaan yang adil dan beradab. Leluhur orang Jawa mengajarkan “yen ana dirembug. sudah menjadi ketetapan adat manakala sedang ada masalah. Anggodo Widjojo (marga: Ang) SILA 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Sila ke empat yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” memiliki nilai hikmat dan musyawarah mufakat. Dalam nama Indonesianya. Sejak kebijakan pemerintahan Soeharto di zaman Orde Baru. Apabila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu jika sedang menyelesaikan masalah yang 59 . Budaya Musyawarah Masyarakat Jawa Dalam perspektif Jawa. Mulai dari masyarakat Sumatera sampai bumi Papua. 1. orang-orang Tionghoa dilarang menggunakan nama Tionghoa dalam administrasi negara. Bangsa Indonesia sendiri jauh sebelum adanya Pancasila sudah mengenal system pemecahan masalah dengan musyawarah mufakat. orang Tionghoa sering menyelipkan nama marga dan keluarganya. nanging olehe ngrembug nganti sareh”.Sanskerta.

Budaya Musyawarah masyarakat Lombok Penduduk asli pulau Lombok adalah suku Sasak. Sikap demokratis pada masyarakat Minang disebabkan karena sistem pemerintahan Minangkabau terdiri dari banyak nagari. Mereka berperawakan seperti layaknya orang Indonesia. menjadi faktor lain tumbuh suburnya budaya demokratis di tengah masyarakat Minang. Pemedenan yaitu suatu lapangan luas yang terletak di luar perkampungan. Hal ini terdapat dalam pernyataan adat bahwa "pemimpin itu didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting".. 3. khususnya di kakikaki Gunung Rinjani sebelah utara yang rimbun. Dalam budaya Minang juga terdapat pusat gelanggang yang disebut pemedenan atau gelanggang. berkulit sawo matang (kalaupun sedikit gelap itu karena pengaruh sinar matahari). Budaya Musyawarah Masyarakan Minangkabau Produk budaya Minangkabau yang cukup menonjol ialah sikap demokratis pada masyarakatnya. Penduduk Sasak Asli masih banyak ditemukan di pelosok-pelosok pulau Lombok.menyebabkan perselisihan hendaknya dilaksanakan dengan hati tenang dan kepala yang dingin (Tinarbuko. dan antara nagari yang tidak dapat diputuskan oleh penghulu masing-masing. Masyarakat suku Sasak sudah menerapkan musyawarah mufakat sejak sebelum Pancasila sila ke-4 diproklamirkan. antar kaum. Selain itu tidak adanya jarak antara pemimpin dan rakyat. digunakan untuk menyelesaikan persengketaan antara perorangan. 2011) 2. Dari hasil musyawarah 60 . Dalam memilih kepala dusun masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah. dimana pengambilan keputusan haruslah berdasarkan pada musyawarah mufakat.

ceramah agama. maupun sosialisasi kegiatan lainnya. Orang-orang yang datang ke Banjar bukan hanya para tetua adat tetapi seluruh penduduk yang tinggal dalam banjar tersebut.dengan penduduk dusun maka kepala dusun terpilih akan menjabat selama 8 tahun kepengurusan. Budaya Musyawarah masyarakat Bali Masyarakat Bali mengenal budaya banjar yaitu budaya musyawarah yang dipimpin oleh ketua adat dan melakukan musyawarah rutin di aula atau alun-alun di tiap desa. Budaya Musyawarah Masyarakan Tana Toraja Masyarakat Toraja memiliki lembaga dan organisasi sosial yang mengelola kehidupan di lingkungan permukiman pedesaan. 61 . Begundem merupakan kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh seorang kepala dusun (jeroarah) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dalam wilayah dusun. 5. 4. Sedangkan sangkep adalah kegiatan musyawarah yang dipimpin oleh kepala kampung (keliang) yang berguna untuk menyelesaikan masalah dengan skala yang lebih luas dari begundem. Setiap Kombongan Ada’ memiliki beberapa penguasa adat kecil disebut Lembang. Selain itu adalah adanya tradisi begundem dan sangkep yang bisa membuktikan jika masyarakat Sasak sudah mengenal musyawarah sebelum lahirnya Pancasila. Kegiatan dalam setiap banjar yaitu pembicaraan seputar upacara adat. Di daerah lembang masih terdapat penguada adapt wilayah yang disebut Bua’. Setiap daerah adat besar terdiri dari beberapa kelompok adat yang dikuasai oleh satu badan musyawarah adat yang disebut Kombongan Ada’.

cerita sejarah misalnya sejarah kerajaan Kalingga. dan lain-lain.Syarat untuk dapat dipilih menjadi pemimpin Aipem yaitu harus orang-orang yangpandai berkelahi. adat menerima tamu. Jaka Tarub. Contoh bukti lainnya yaitu : 1. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Tiga Piatu. Sunan Kali Jaga. Pemimpin Aipem biasanya mengambil prakarsa untukmenyelenggarakan musyawarah guna membicarakan suatu persoalan atau pekerjaan. tanah desa. kuat dan bijaksana. Bukti-bukti berupa perbuatan misalnya menolong fakir miskin. sumur bersama. Batak Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Setiap kelurga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh 62 . Ratu Adil. SILA 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Bukti-bukti adanya korelasi antara nilai sila kelima pancasila. dengan kebudayaan tradisional Indonesia sudah tampak mulai jaman purba. To Mampatawine To Kai Langi Mai. tanggul sungai. Bukti-bukti berupa tulisan berisi karangan. Hal itu tercermin dari adanya upaya menimbun hasil tani untuk kepentingan bersama dan bukti-bukti berupa bangunan misalnya bendungan air.6. sejarah Raja Air Langga. lumbung desa yang semuanya bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh seluruh penduduk desa dengan adil. Budaya Musyawarah Masyarakat Papua Suku Asmat Masyarakat Asmat mengenal sistem kemasyarakatan disebut Aipem. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga.

salah satu epos Lagaligo tentang padi. Mulai dari turun ke sawah. Ada upacara appalili sebelum pembajakan tanah. 3. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan. Adanya nilai kebudayaan di Batak yang dikenal dengan uhum dan ugari. 4. 2. selamatan waktu mengetam padi. selamatan waktu mempunyai hajat tertentu. yang penentuan giliran 63 . Lalu ritual itu dirangkai dengan massureq. membajak.menjualnya. sebuah tempat khusus terletak di pusat rumah yang ditujukan untuk menjaga agar tak satu binatang pun lewat di atasnya. Jawa Menyediakan air kendi di muka rumah bagi orang yang membutuhkan. Ada Appatinro pare atau appabenni ase sebelum bibit padi disemaikan. Kalimantan Masyarakat Bugis memiliki tradisi khusus pada pola panen hasil sawahnya. membaca meong palo karallae. Bali Adanya sistem irigasi Subak di Bali yang mengatur pengairan sawah para petani secara bergiliran. Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji. tersebut melalui proses musyawarah. sampai tiba waktunya panen raya. Bugis. Ritual ini juga biasa dilakukan saat menyimpan bibit padi di possi balla.

Bagi komunitas Pakalu. Minahasa. Rumah panggung tersebut dapat menampung lebih dari satu keluarga. Semua aktivitas. ritual mappadendang mengingatkan kita pada kosmologi hidup petani pedesaan sehari-hari.Dan ketika panen tiba digelarlah katto bokko. yang diyakini sebagai dewi padi yang sangat dihormati. Sikap tenggang rasa dan saling peduli sangat dibutuhkan agar tercipta perasaan damai sehingga meminimalisir timbulnya konflik. Ia juga makhluk manusia. kegiatan menumbuk padi muda. mulai dari tidur. Setelah melalui rangkaian ritual itu barulah dilaksanakan Mapadendang. Ia berkorban dan berubah wujud menjadi padi. ritual panen raya yang biasanya diiringi dengan kelong pare. Padi bukan hanya sumber kehidupan. Semua keluarga yang tinggal dalam rumah panggung ini saling membantu. Appadekko dan Mappadendang konon memang berawal dari aktifitas ini. Di Sidrap dan sekitarnya ritual ini dikenal dengan appadekko. mulai dari berbagi makanan. dan memasak dilakukan di rumah panggung ini. makan. ruang tamu dan lain-lain. yang seolah ingin menghidupkan kembali mitos Sangiyang Sri. Maluku Rumah nenek moyang masyarakat Minahasa dibangun dalam bentuk rumah panggung dengan ukuran yang besar. atau Dewi Sri di pedesaan Jawa. 5. Agar manusia memperoleh sesuatu untuk dimakan. 64 . yang berarti adengka ase lolo.

com/index. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.com/doc/A9eWDHOr/preview.com/2011/05/16/mengenal-suku-kajang http://research. Jakarta: Serambi. (1993). http://aligufron. Jakarta: Gramedia.DAFTAR PUSTAKA M.amikom.html Koentjaraningrat.php?page=berita_baru&data=36 http://uun-halimah.html http://emzokombozo.blogspot.info/kolom2/msgview/250/58199/no/58199.com/2012/04/kepercayaan-asli-kuno-sukubatak. dkk.html http://sosbud.blogspot.multiply.4shared. Gramedia.blogspot.com/2010/08/kepercayaan-dan-agama-orangdayak.ac.com/journal/item/19/Sistem_Kepercayaan_Orang_ Asmat_di_Papua_Selatan Referensi: Koentjaraningrat.id/index.C.freevar.com/2011/10/penerapan-sila-kemanusiaanyang-adil.(terj) 2008. http://togadebataraja. Masyarakat Terasing di Indonesia. 1993.html http://banuadayak. Jakarta. hal. 314.html 65 . dkk.php/DTI/article/view/5630 http://almuzakky. Sumber tulisan: http://uun-halimah. Masyarakat Terasing di Indonesia.kompasiana.blogspot.html http://indonesia-life. Ricklefs.html http://dc159.com/2007/12/sistem-kepercayaan-orangbaduy-jawa.blogspot.com/2008/10/sistemkepercayaan-orangarso-papua.

Latar belakang Sebagai dasar Negara Indonesia Pancasila memegang peranan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. menganalisis dan menjawab masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat bangsanya secara berkesinambungan dan konsisten dengan cita – cita dan tujuan nasional seperti digariskan di dalam pembukaan UUD 1945. Komunisme dan Sosialisme.BAB III PANCASILA DAN IDEOLOGI-IDEOLOGI LAIN A. Pancasila diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. Maka dari itu makalah ini akan membahas berbagai perbedaan ideologi Pancasila dengan beberapa ideologi yang berkembang didunia. 66 . Melalui pendidikan Pancasila warga Negara Republik Indonesia diharapkan mampu memahami. Pancasila adalah ideologi Bangsa Indonesia. Dengan pedoman Pancasila para pedahulu kita bisa mempersatukan berbagai golongan dan kelompok. Selain ideologi Pancasila ada banyak ideologi lain yang berkembang didunia yaitu ideologi Liberalisme. Semua itu memiliki banyak perbedaan dengan ideologi Pancasila. Kapitalisme. Pancasila pada hakikatnya merupakan hasil penuangan atau pemikiran seseorang atau sekelompok orang.

. 5. serta segala upaya di bidang politik. Ideologi diartikan sebagai ilmu tentang idea atau gagasan. cita.B. PEMBAHASAN Ideologi berasal dari kata “iden” dan “logos”. 3. Umumnya ideologi dianut oleh sekelompok masyarakat... bangsa atau negara. 4. Ideologi merupakan falsafah hidup maupun pandangan hidup suatu bangsa. Dapat disimpulkan bahwa ideologi bangsa adalah suatu paham atau ajaran yang dihasilkan dari pemikiran manusia. Ideologi merupakan keseluruhan pemikiran. Ideologi melandasi cara berpikir. 2) W. Pengertian ideologi mencakup hal-hal sebagai berikut : 1. Ideologi sebagai kumpulan gagasan. Ideologi merupakan merupakan sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi dalam kehidupan. White merumuskan bahwa ideologi merupakan cita-cita politik atau doktrin/ajaran dari suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-badakan. 2. rasa. ide. keyakinan serta kepercayaan yang bersifat sistematis yang memberikan arah dan menyangkut tingkah laku sekelompok manusia tertentu dalam berbagai bidang kehidupan. Ideologi merupakan asas pendapat atau keyakinan yang dicita-citakan sebagai dasar pemerintahan negara. Seperti dikemukakan oleh 1) Destutt de Tracy seorang filsuf Prancis bahwa ideologi merupakan ilmu yang mempelajari gagasan atau ide manusia beserta kadar kebenarannya.. bersikap dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna 67 . 3) Oetoyo Oesman dan Alfian mendefinisikan bahwa ideologi berintikan serangkaian nilai/norma atau sistem nilai dasar yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai wawasan atau pandangan hidup.

. 68 .mewujudkan kehidupan yang dicita-citakan. Ideologi sebuah negara yang berisi rumusan atau konsep tentang berbagai bidang kehidupan. Adanya cita-cita. 3) Memberi arah bagi negara dalam mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang diinginkan. maupun hankam. 4) Memberi pegangan bagi bangsa dan negara agar tidak mudah terpengaruh dan terbawa oleh arus negara lain. Adanya nilai-nilai yang diyakini. Bahkan. 2) Membentuk identitas atau jati diri melalui nilai-nilai yang diyakini sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh keadaan zaman. Rumusan tersebut diwujudkan dalam cara berpikir dan bertindak dalam kehidupan bernegara. Adanya upaya mewujudkan ideologi tersebut dalam kenyataan. 3. Ideologi sangat penting bagi sebuah negara dalam rangka : 1) Memberi landasan tentang cara berpikir dan bertindak bagi segenap bangsa dalam mencapai tujuannya. baik politik. dapat menunjang keutuhan negara tersebut di dalam pergaulan internasional. cita-cita serta bentuk kehidupan yang didambakan. serta 5) Sarana mempersatukan bangsa dan negara dalam rangka menjaga kedaulatan negara. setiap bangsa memiliki kewajiban untuk menjaga keberadaan bangsa dan negara tersebut agar tetap kokoh berdiri di tengah percaturan internasional. Dalam sebuah ideologi terkandung tiga unsur yaitu : 1. Suatu negara yang berdiri tentu memiliki tujuan. Di samping adanya tujuan. 2. Tanpa ideologi yang jelas suatu bangsa akan mudah goyah dan terombang-ambing oleh pengaruh dunia internasional. sosial budaya. ekonomi. tanpa ideologi bangsa tersebut tidak akan mampu bertahan dan berdiri kokoh.

paham liberalisme tidak melarang ateisme/tidak beragama. Ciri – ciri Ideologi Liberal . masyarakat cenderung individualistis. Prancis. Berikut ciri-ciri negara yang menganut ideologi liberalism. ekonomi. sehingga cenderung terjadi free fight liberalisme atau persaingan bebas dalam segala bidang kehidupan. mengakui persamaan dasar manusia dan menghargai pemikiran manusia. dan yudikatif dipisahkan secara tegas. dan Kanada. eksekutif. kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa . Kapitalis artinya mengutamakan pengembangan modal dan laba sebesar-besarnya.a Ideologi Liberalisme Ideologi Liberal adalah aliran pikiran perseorangan atau individualistic. Amerika Serikat. maupun sosial budaya. Inti ajaran liberalisme adalah kebebasan individu.. Negara liberal cenderung terbentuk masyarakat yang individualistis atau mementingkan kepentingan sendiri dan kapitalis. kegiatan ekonomi cenderung kapitalis yang mengutamakan pengembangan modal sebesar-besarnya. kepemilikan alat produksi dan kegiatan ekonomi diserahkan pada setiap individu. sekulerisme. baik di bidang politik. artinya adanya negara sama sekali tidak mengatur kehidupan beragama. 69 . yaitu Inggris. kekuasaan dalam negara antara lembaga legislatif.Ajarannya bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir. antara lain adalah mempercayai adanya Tuhan. Contoh negara yang menganut ideologi liberalisme. Ideologi ini tidak dibatasi oleh ajaran – ajaran filsafah. lebih mengutamakan kepentingan individu. kegiatan koperasi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.

legalitas tindakan kekerasan. kekuasaan dipegang oleh satu golongan. menyanggah persamaan manusia dan tidak terdapat pengakuan terhadap hak asasi manusia. Marxisme yang berasal dari gagasan Karl Marx. ide-ide komunisme berkembang menjadi ajaran Leninisme. sistem perekonomian yang sentralistik (diatur oleh pusat). Segala kegiatan ekonomi. Gerakan tersebut kemudian berkembang di Rusia dan menyebar ke penjuru dunia. Setelah dikembangkan oleh Lenin. alat produksi. Komunisme sebagai anti Kapitalisme menggunakan sistem Sosialisme sebagai alat kekuasaan sebagai prinsip semua adalah milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya sehingga Komunisme juga disebut anti Liberalisme. Pokok-pokok ajaran ideologi ini adalah tidak mempercayai adanya Tuhan(atheisme). sosial budaya sepenuhnya dikuasai oleh negara. Semboyan 70 . tetapi Pancasila menolak Liberalisme sebagai ideologi yang bersifat absolutisasi dan determinisme. b Ideologi Komunisme Ideologi Komunis merupakan penerapan ajaran sosialis radikal marxisme-leninisme. Ideologi komunisme merupakan kebalikan dari liberalisme. omunisme bersumber dari ajaran Marxisme-Leninisme. Leninisme berawal dari gerakan revolusi dengan dukungan kaum buruh dan demokrat di Eropa Barat. maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam Liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945.Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Jadi perubahan sosial dimulai dari buruh. Negara yang menganut ideologi komunisme memiliki ciri-ciri antara lain adalah penghapusan hak-hak individu. Ceko dan Kuba. berbagai bidang kehidupan. Dalam ideologi komunisme. 71 .gerakan ideologi komunisme adalah proletar sedunia bersatulah. Ciri-ciri ideologi agama antara lain adalah urusan Negara dan pemerintahan dilaksanakan berdasarkan hukum agama. negara berlandaskan agama. yaitu Partai Komunis. pendidikan. penguasaan atas alat produksi kegiatan ekonomi sepenuhnya dikuasai negara (etatisme). negara tidak mengakui agama. namun pengorganisasian buruh hanya dapat berhasil jika bernaung di bawah dominasi partai. Hongaria. bahkan negara membolehkan paham atiagama. kurangnya jaminan perlindungan hak asasi manusia dalam UUD Negara. tidak ada jaminan kehidupan beragama. Polandia. Dalam Komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis. sosial dan budaya dikuasai negara. kehidupan beragama diserahkan setiap individu. dan tidak memberi kesempatan kepada peran swasta. c Ideologi Agama Ideologi Agama adalah ideology yang bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci suatu agama . Rusia. Penerapan sistem pemerintahan dalam ideologi komunisme cenderung diktator. hanya ada satu agama resmi dalam suatu Negara. Ideologi komunisme dianut oleh negara RRC. sistem pemerintah cenderung diktator. kekuasaan negara dikuasai satu partai dominan. Republik.

agama tidak akan serta-merta dipercaya oleh para penganutnya. Namun demikian. Dapat dikatakan bahwa militansi seorang penganut agama berawal dari pembentukan identitas pada dirinya. Termasuk masalah komitmen di antara mereka dapat kita lihat pada cerita kepahlawanan ataupun perilaku yang menidentikan perlawanan antara yang baik dan jahat. karena membentuk moral personal dan juga solidaritas bagi masing-masing pemeluk agama.Agama Sebagai Ideologi pada tataran individu. dalam keadaan ini konstruksi identitas memberikan pengamanan akan keraguan tersebut. Hingga penerimaan akan sebuah kepercayaan mutlak dan mesti dilakukan. maka komitmennya pada agama tidak akan diragukan lagi. Konstruksi identitas akan memberikan kesadaran untuk mempercayai segala kebenaran yang disampaikan oleh suatu agama. etika berfungsi sebagai proses awal pembentukan indentitas. yang benar diberikan pahala sedangkan yang salah diberikan dosa. Konsep ini juga memberikan pemahaman untuk memberikan reward pada pelaku agama. Identitas kelompok (agama) inilah yang menjadikan awal ideologisasi agama bagi pemeluknya. sebagaimana ideologi. Tradisi keagamaan selalu menunjukkan bahwa Tuhan tidak suka pada beberapa perilaku yang dianggap salah dan juga memberikan restu pada perilaku yang dianggap benar. Ideologi sendiri berfungsi untuk mempengaruhi kehidupan suatu kelompok agar sesuai dengan apa yang telah digariskan sejak awal oleh agama tersebut. Jika seorang penganut agama sudah punya kesadaran tentang identitasnya dalam suatu agama. Adanya identifikasi spesifik di antara anggota kelompok. 72 . Di sisi lain pada tingkat lebih lanjut identitas agama memberikan harapan besar bagi masyarakat untuk maju.

Permasalahannya adalah pembenaran tindak kekerasan terhadap kelompok lain.Pada dataran inilah kebanyakan pemerhati keagamaan memetakan asalmula tindakan kekerasan atas nama agama muncul. Ciri-ciri Ideologi ini antara lain adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tentunya perasaan seperti inilah yang dicari oleh setiap pengikut agama. Karena memang setiap agama menawarkan rasa aman kepada pengikutnya. Rasa aman memberikan ketenangan kepada manusia akan kehidupan setelah mati. Negara yang menganut ideologi berdasar agama dinamakan teokrasi atau negara agama. pemerintahan berdasarkan persetujuan rakyat. Menurut penulis sendiri agama sebagai Ideologi tidaklah menjadi pokok persoalan. dan negara berdasarkan atas hukum. ketika ideologisasi ini mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi hidup di dunia dan akhir nanti.1991 : 192). Sebagaimana yang dikemukakan oleh Alfian (BP7 Pusat. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi terbuka khususnya di 73 . Negara teokrasi sulit dilaksanakan bila dalam sebuah terdapat keanekaragaman agama. d Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila adalah Ideologi yang bersumber dari seluruh nilainilai Pancasila yang terdapat pada sila yang satu dengan sila yang lainnya. Negara agama adalah negara yang dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kenegaraan mendasarkan diri pada hukum agama tertentu. Contohnya : Saudi Arabia berdasarkan Islam dan Vatikan Roma berdasarkan Kristen. seperti apa yang selalu di informasikan oleh setiap agama di dunia ini.

Pancasila digunakan sebagai landasan dalam berpikir.Negara Republik Indonesia. Ideologi Pancasila bersumber dan digali dari kepribadian bangsa Indonesia sendiri. Prinsip ideologi Pancasila adalah terwujudnya keselarasan. mengharuskan bangsanya untuk selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dan akan dihadapinya. Ideologi dapat diartikan sebagai suatu gagasan dan buah pikiran yang dikembangkan secara keseluruhan yang tersusun secara sistematis untuk mewujudkan tujuan dan cita. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki dimensi-dimensi idealitas. Pancasila sebagai Ideologi bangsa menunjukkan adanya 74 . keserasian dan keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan bangsa dan negara. dan realitas. PENUTUP a. normatif.cita suatu Negara. dan bertindak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kesimpulan Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa Pancasila adalah bagian dari Ideologi bangsa yang diangkat dari nilai – nilai adat istiadat kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia. bersikap. terutama menghadapi globalisasi dan era keterbukaan dunia dalam segala bidang. C. Ideologi yang dianut oleh bangsa Indonesia adalah ideologi Pancasila. Sebagai ideologi terbuka Pancasila memberikan orientasi ke depan.

jika dibandingkan dengan Pancasila. yang tingkah laku ekonomi dikuasai oleh kepentingan untuk memperoleh keuntungan maksimal lewat persaingan bebas. Saran Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa. kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Dengan adanya persatuan dan kesatuan tersebut jelas mendorong usaha dalam menegakkan dan memperjuangkan kemerdekaan. 75 . Sosialisme sering dikatakan sebagai antitesa Kapitalisme. Keduanya juga cenderung menutup mata akan adanya dampak individualisme dan persaingan. Sebelumnya melangkah lebih jauh. sangat perlu kita memahami apa arti dari ideologi dan apa itu Pancasila sebenarnya. Jadi. Indonesia saat ini sangat membutuhkan sebuah idiologi dalam menjalankan pemerintahan ini ke depan. Tidak lain ideologi itu adalah Pancasila. Selain itu. dan harga.keseimbangan ide dan gagasan serta tidak bersifat absolute dalam memandang manusia dan kehidupan bernegara. Komunisme lebih bersifat mutlak atau totaliter. sedangkan Liberalisme. Ini membuktikan dan meyakinkan tentang Pancasila sebagai suatu yang harus kita yakini karena cocok bagi bangsa Indonesia. Kerena Pancasila merupakan ideologi dari negeri kita. b. sistem pasar.

Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Ideologi lainnya http://slowdownthing.”Perbedaan Ideologi Pancasila. 2003.com/writing-and-speaking/presenting/2276673-ideologibangsa/#ixzz2DWvWvskm 76 .com.blogspot.shvoong.Pendidikan Pancasila. Andriani. L.blogspot.com. Komunis dan Sosialis” http://id.Yogyakarta : UNY Press http://thehilmanscoy. Elly M.DAFTAR PUSTAKA Setiadi. Jakarta : Gramedia Purwastuti.Pendidikan Pancasila.2002.

konflik sengaja diciptakan. kuatnya gerakan kemerdekaan Indonesia yang dipimpin Soekarno-Hatta.BAB V PAPARAN TENTANG IDEOLOGI AGAMA MERUPAKAN POTENSI ANCAMAN TERHADAP KEDERADAAN IDEOLOGI PANCASILA DI PROVINSI NANGROE ACEH DARUSSALAM A. dengan menjalankan syariat Islam dan mengembalikan Aceh pada masa kejayaan kesultanan. Bahkan. Pada masa kemerdekaan Indonesia. Hal ini menimbulkan perlawanan rakyat sehingga terjadi perang panjang (1873-1904) dan secara sporadis hingga tahun 1942. Pada masa kejayaan kesultanan ini terjadi konflik menentang Belanda yang ingin menguasai wilayah Aceh. rakyat Aceh bersedia menyumbangkan pesawat Dakota untuk kepentingan 77 . Kemenangan kaum ulama yang dipimpin Daud Beureurh menciptakan masyarakat lebih religius. LATAR BELAKANG Aceh yang terletak di posisi strategis (dekat dengan Selat Malaka). Di masa penjajahan Jepang. mendorong rakyat Aceh mendukung gerakan tersebut. Masa kejayaan kesultanan tahun 1610 dan 1640 membawa Aceh menjadi bangsa yang masyur dan berdaulat. Belanda dengan politik devide et imperanya membuat kelompok uleebalang (bangsawan tuan tanah) dan kaum ulama berseteru. menjadi pusat perdagangan dan wilayah pemeluk Islam yang pertama di Nusantara.

Sago dan Mukim dihapus. Perlawanan ini diatasi oleh pemerintah dengan mengangkat perwira asal Aceh untuk menjadi pimpinan militer tertinggi sekaligus berperan sebagai penyebar gagasan pemerintah terhadap penyelesaian perlawanan DII/NI. memberi status khusus pada Aceh sebagai daerah otonomi luas terutama dalam urusan agama. Pemberlakuan ini tidak lama bertahan karena ketika Orde Lama diganti Orde Baru. Daud merasa kecewa dengan penggabungan ini dan muncul konflik baru. Keuchik. Walaupun Daud Beureueh diangkat sebagai gubernur militer RI di daerah ini. kebijakan pembangunan industrialisasi multinasional dilakukan. Gampong. Kekecewaan itu melahirkan gerakan perlawanan untuk membentuk Negara Islam Indonesia/Darul Islam (NII/DI) yang dipimpin langsung Daud Beureueh dan didukung sebagian rakyat Aceh.perjuangan Republik pada tahun 1948. pendidikan dan adat istiadat serta terpisah dari Sumatera Timur. Ini mendorong Aceh ke arah daerah yang sekuler. Aceh digabungkan dengan Sumatera Timur. Peraturan syariat Islam dan lembaga adat seperti Tuha Peut. kemudian ini menjadi cikal bakal perusahaan penerbangan Garuda. Setelah penyerahan kedaulatan Belanda ke Republik. diganti dengan peraturan yang diseragamkan dari pusat ke semua 78 . Faktor lain pemicu konflik adalah kecurigaan terhadap pemerintah pusat yang menempatkan seorang komandan militer di Aceh yang dianggap komunis dan terhadap kabinet baru (PNI) yang tidak menerima permintaan Daud Beureueh untuk status khusus bagi Aceh dalam penerapan syariat Islam.

Islam secara expressiv verbis terdapat Eksistensi ideologi pada Pembukaan UUD 1945 sekaligus sebagai Pancasila yaitu. Kebijakan yang sentralistis ini menimbulkan jurang lebar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. LANDASAN HUKUM 1. pencabutan status DOM tahun 1998 tidak berpengaruh pada berkurangnya berbagai pelanggaran HAM di Aceh.daerah Aceh. Pasal 29 ayat (1) UUD 1945 disebutkan yaitu “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa” sehingga dapat disimpulkan bahwa UUD 1945 mempunyai nilai keislaman yan tinggi yang 79 . 2. Pelanggaran HAM terjadi dengan alasan bahwa korban adalah anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Yang terjadi selanjutnya adalah pemberlakuan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1989 hingga 1998. Keinginan inilah sebagai cikal bakal berdirinya Gerakan Aceh Merdeka yang dipimpin Hasan Tiro.S. B. Situasi ini mendorong beberapa kalangan di masyarakat Aceh berkeinginan untuk menjadikan Aceh sebagai negara makmur. Kekerasan demi kekerasan terjadi. Pemerintah menghancurkan gerakan ini melalui operasi militer. Aceh). Al-Ikhlas ayat (1) yaitu: “Katakanlah bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa”. “Ketuhanan yang Maha Esa” yang terkesan mengutip ayat pada Q. berdaulat dan islami. Selama DOM berbagai pelanggaran HAM telah terjadi. Pemerintah Orde Baru kemudian melakukan tindakan yang sangat represif. Tercatat 534 korban jiwa dan 114 yang diculik (YAPPIKA.

berhubungan dengan aqidah (keyakinan) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Arah Kebijakan. IV/MPR-RI/1999 tentang GBHN. Keberadaan Aceh sebagai daerah otonom yang bersyariat Islam tidak mudah di dalam negara kesatuan 80 . Undang-Undang nomor 44 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. hukum Barat adalah sumber pembentukan hukum nasional. Bab IV. 18 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (selanjutnya UU PNAD) membawa perkembangan baru di Aceh dalam sistem peradilan. 5. 4. Sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” mencerminkan sifat bangsa yang percaya bahwa terdapat kehidupan lain di masa nanti setelah kehidupan di dunia sekarang. UU No. C. 6. butir 2. Ketetapan MPR RI No. KEJADIAN-KEJADIAN PENTING DI ACEH Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) adalah propinsi yang berdasarkan pada syariat Islam di Indonesia. Hukum. menetapkan bahwa hukum Islam. Ini memberi dorongan untuk mengejar nilai-nilai yang dianggap luhur yang akan membuka jalan bagi kehidupan yang baik di masa nanti. mengingat mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. 3. hukum Adat. A. Pasal 25 –26 UU PNAD mengatur mengenai Mahkamah Syar’iyah NAD yang merupakan peradilan syariat Islam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional.

Konflik yang memporakporandakan ekonomi. dan meminjam kata-kata yang dipakai oleh seorang 81 . pelanggaran HAM dan eksploitasi ekonomi selama bertahun-tahun. Lampu hijau untuk menerapkan hukum Islam pada tahun 1999 merupakan bagian dari sebuah upaya setelah jatuhnya Presiden Soeharto untuk mendapatkan sebuah penyelesaian politik atas konflik yang terjadi di Aceh. sosial dan budaya Negeri Serambi Mekah ini belum juga berujung perdamaian. sudah tidak berfungsi sama sekali akibat perang. Apalagi adanya konflik bersenjata antara tentara Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). politik. Pada pokoknya pemberontakan tersebut selalu bersifat nasionalis dan pemimpin GAM tidak pernah menunjukkan ketertarikan yang serius untuk bekerja sama dengan sesama kelompok Muslim di tempat lain. Hukum Islam mendapatkan dukungan. Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang berjuang untuk memisahkan diri dari Indonesia muncul pada tahun 1976 dan terus berlanjut maju mundur hingga ditandatanganinya perjanjian perdamaian di Helsinki pada tanggal 15 Agustus 2005.Republik Indonesia yang pluralistik. Syariat dipromosikan sebagai sebuah obat mujarab: banyak yang berharap syariat akan mampu menghapuskan penyakit sosial. khususnya karena sistem peradilan biasa yang jarang sekali memberikan keadilan bagi masyarakat Aceh. Hal ini lebih didasarkan atas penilaian dari elit politis Jakarta dan Aceh mengenai apa yang dapat meredam sebuah daerah yang menderita oleh konflik. menghasilkan sebuah masyarakat yang egalitarian atau sederajat.

termasuk yang berhubungan dengan ‘aqidah.akademis. rajin belajar dan bekerja. cerdas serta matang secara emosi. 5 tahun 2000. melainkan 82 . baitu al-mal. pembelaan Islam. 44 tahun 1999 yang antara lain mengatur tentang syariat Islam di Aceh. Perda No. Legitimasi ini diberikan oleh pemerintah pusat untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang menginginkan daerah ini berlaku hukum syariat sebagaimana dahulu kala di masa kesultanan Aceh. Akhirnya pemerintah pusat menyetujui dengan membuat UU No. kemasyarakatan. membuat rakyat Aceh menjadi "jujur. setia. dibuatlah Perda No. Negara Indonesia adalah termasuk sistem Negara yang ketiga. HIKMAH YANG DAPAT DIAMBIL 1. Selanjutnya untuk mengatur tentang pelaksanaan syariat Islam tersebut. 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syariat Islam menyatakan bahwa seluruh aspek syariat akan diterapkan. D. akhlak. struktur wilayatu peradilan.Membentuk sebagai pengawasan dan penegakan syariat. transaksi ekonomi. tetapi tidak ada perincian mengenai bagaimana ia berfungsi. al-hisbah peradilan (WH) pidana dan badan warisan. termasuk cara berbusana bagi Muslim. hemat. Indonesia bukanlah negara yang berideologi Islam. yaitu yang mengakui syariat dan sistem hukum nasional berlaku bersama-sama dalam suatu Negara. ibadah. perayaan hari raya Muslim. Sebagaimana diketahui. pendidikan dan dakwah agama.“ Aceh adalah salah satu daerah dalam wilayah Republik Indonesia yang memiliki keistimewaan untuk menerapkan syariat Islam secara kaffah.

Ketertiban (hukum harus dipaksakan: jika hukum yang dipaksakan dibuat tidak berdasarkan aspirasi masyarakat luas. haruslah menjadi hukum yang hidup di masyarakat dengan menggali. dengan mayoritas agama yang lain pula. 2. Hal ini dapat memicu timbulnya keinginan-keinginan yang serupa di daerah lain. Kedamaian (tolok ukur kedamaian apabila kepentingan dan hak semua pihak terlindungi). Hal ini berdasarkan dari tujuan hukum itu sendiri. maka pemaksaan menjadi otoriterisme). Hukum positif yang berlaku di Indonesia agar tetap efektif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan dinamika masyarakat. mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat. 3. Berdasarkan hal tersebut. 3. 2. Kepastian (hukum harus ditegakkan: jika hukum yang ditegakkan dibuat tidak bersumber dari aspirasi masyarakat luas. Ada semacam Negara di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan kata lain.Pancasila. 83 . yaitu : 1. ada suatu pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam tentang kedudukan Daerah Istimewa Aceh. maka penegakan hukum menjadi semu). hukum positif baru akan berlaku secara efektif apabila berisikan atau selaras dengan hukum yang hidup dalam masyarakat.

wordpress. diakses tganggal 28 Nopember 2012 Rasyid Rizani KEDUDUKAN QANUN JINAYAT PROPINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL 84 .DAFTAR PUSTAKA Apriansyah Bintang. http://diskursusislam.com/tag/luarbiasa-penduduk-aceh/.

BAB V KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA A. atau yang banyak dikenal sebagai ‘tumpeng’ saja merupakan salah satu warisan kebudayaan yang sampai saat ini masih dipercaya untuk dihadirkan dalam perayaan baik yang sifatnya simbolis maupun ritual. Tumpeng mengandung makna-makna mendalam yang mengangkat hubungan antara manusia dengan Tuhan. terdapat nilai-nilai yang sifatnya filosofis. Madura dan Bali. dengan alam dan dengan sesama manusia. Latar Belakang Kenduri adalah suatu ritual selamaten yakni berdoa bersama yang dihadiri para tetangga yang dipimpin oleh pemuka adat atau tokoh yang dituakan di satu lingkungan Biasanya disajikan tumpeng lengkap dengan lauk pauknya yang nantinya akan dibagikan kepada yang hadir. Gunung. kini penggunaan tumpeng sudah menyebar ke bagian pelosok nusantara lainnya bahkan ke mancanegara seperti Malaysia. 85 . Nasi tumpeng. Asal muasal bentuk tumpeng ini ada dalam mitologi Hindu Bentuk tumpeng yang berupa kerucut dan mempunyai satu titik pusat pada puncaknya dipercaya melambangkan Gunung. Singapura bahkan Belanda. karenanya amat dihormati. Di balik tradisi tumpeng yang biasa dipakai dalam acara ‘selametan’. Dimulai dari masyarakat di pulau Jawa. dalam kepercayaan Hindu adalah awal kehidupan. (dikenal dengan nama rijstafel).

Kehidupan orang Jawa sangat lekat dengan alam.” 86 . Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Dengan kegiatan kenduri terdapat : a. Kegiatan yang nyata berupa : memuji kebesaran Tuhan dan memanjatkan do’a (QS 112 Al-Ikhlas:1) “Katakanlah: “Dia-lah Allah. Puncak sebuah upacara dimana terdapat tumpeng didalamnya ditandai dengan pemotongan bagian teratas atau terlancip kerucut nasi tumpeng tersebut. Penempatan nasi dan lauk pauk seperti ini disimbolkan sebagai gunung dan tanah yang subur di sekelilingnya. mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung dari alam.Acara-acara selamatan dimana tumpeng digunakan selalu dikaitkan dengan wujud syukur. penyembahan dan doa kepada Tuhan.” (QS 2 Al Baqarah: 163) “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Mengakui bahwa berkah dan rejeki berasal dari tuhan b. Pemotongan ini biasanya dilakukan oleh orang yang paling dituakan. Yang Maha Esa. persembahan. B. Ini menyiratkan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang masih memegang teguh nilai nilai kekeluargaan dan memandang orang tua sebagai figur yang sangat dihormati. tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. KEGIATAN KENDURI DIKAITKAN DENGAN NILAI PANCASILA 1. kemudian dibagikan kepada yg hadir. Nasi tumpeng yang berbentuk kerucut ditempatkan di tengah-tengah dan bermacam-macam lauk pauk disusun di sekeliling kerucut tersebut.

” 87 .(QS 2 Al Baqarah: 21-22) “Hai manusia. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Yang Maha Memelihara. Raja.” (QS 2:) (Surah Saba’: 1) “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat. Yang Mengaruniakan keamanan. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Membentuk Rupa. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Maha Suci. sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu. agar kamu bertakwa. Yang Maha Perkasa. Yang Maha Kuasa. padahal kamu mengetahui.” (Surah Alhasyr: 22 – 24) “Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang Maha Sejahtera. Yang Mengadakan. Yang Maha Suci. niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu. Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dia-lah Allah Yang Menciptakan. Yang Memiliki segala keagungan. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata. “ (Al-Quran Al-Karim Surah An-Nahl [16]: ayat 18) “Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah.

11. Terdapat rasa menghargai dan menghormati (QS 49:13) “Hai manusia. Semua orang diajak. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab a.dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. dan untukkulah.dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. untukmu agamamu. agamaku. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. tanpa membedakan kaya dan miskin b. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsabangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. boleh Jadi yang direndahkan itu lebih baik. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah.” (Q:S al-Hujurat ayat: 10. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. boleh Jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. supaya kamu mendapat rahmat.orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya.aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain. Hai orang-orang yang beriman.” (QS:al kafirun1-6) “Katakanlah: “Hai orang-orang kafir. dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Tidak membedakan status c. 11 dan 13) 10. seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang 88 .2.

Sila Persatuan Indonesia Kegiatan melibatkan lingkungan sekitar sehingga dapat mempersatukan setiap masyarakat (Surat Ali Imron ayat 103 dan 105) 103. 105. lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah. 3. Hai manusia.13) “Dia Telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang Telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang Telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang Telah kami wasiatkan kepada 89 . dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan. Maka Allah mempersatukan hatimu. Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang lakilaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. agar kamu mendapat petunjuk. orangorang yang bersaudara. Maka mereka Itulah orang-orang yang zalim.buruk sesudah imandan Barangsiapa yang tidak bertobat. dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka. dan janganlah kamu bercerai berai. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah. 13. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu. mereka Itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”. Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. (surat ke-42 asy-Syura.

undangan c. Dalam kondisi tertentu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepadaNya. niscaya mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu. Ada pembagian tugas pada pengadaanya : seperti konsumsi. engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. mohonkanlah ampun bagi mereka.Ibrahim. maka ada gotong royong saat pengadaan kenduri. ada tetangga datang membawa sesuatu baik berupa barang atau uang. peringatan orang meninggal terdapat kegiatan masak bersama. kelahiran anak. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmad Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan a. Dalam pengadaan kenduri terdapat musyawarah antara anggota yang mengadakan kenduri b. dapat menjadi forum komunikasi antar masyarakat e. (surat Ali 'Imran (3): 159) Maka disebabkan rahmat dari Allahlah. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad. maafkanlah mereka. Seandainya engkau bersikap kasar dan berhati keras. 4. Dalam kegiatan palaksanaannya di pimpin oleh tokoh masyarakat / agama d. Misalnya pada kegiatan kenduri pada selamatan rumah baru. Karena itu. Sebelum acara dimulai. Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. 90 . bertawakallah kepada Allah. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan (tertentu).

(QS. dan tidak (pula) kikir. “ (Surah Al-Furqaan: 67) “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta). mereka tidak berlebih-lebihan. Sila Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia a. bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Asy-Syura: 38) "Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat sedang urusan mereka (putuskan) dengan musyawarah antara mereka. Saat orang tidak datang tetap mendapatkan pembagian kenduri (Surah Annahl: 71) “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki. “ 91 . Pembagian kenduri ada azas sama rata  tidak ada perbedaan bagi setiap orang b. agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. 5. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah? “ (Surah Al-Imran:180) “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka. dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka”.

dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. 2 & 3) “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim. “ (Surah Adz-dzaariyaat: 19) “Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. “ 92 . maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. “ (Surah Al-Maa’uun: 1.(Surah Al-Hadiid: 11) “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik.

Definisi operasionalnya adalah suatu pernyataan sepihak dari orang yang berhak (yaitu pasien. dari sama sekali tidak memiliki kompetensi hingga memiliki kompetensi yang penuh. Threshold elements Elemen ini sebenarnya tidak tepat dianggap sebagai elemen. Kompetensi manusia untuk membuat keputusan sebenarnya merupakan suaut kontinuum. Pengertian Informed Consent Informed consent adalah suatu proses yang menunjukkan komunikasi yang efektif antara dokter dengan pasien. dan bertemunya pemikiran tentang apa yang akan dan apa yang tidak akan dilakukan terhadap pasien. B. keluarga atau walinya) yang isinya berupa izin atau persetujuan kepada dokter untuk melakukan tindakan medik sesudah orang yang berhak tersebut diberi informasi secukupnya. Informed consent dilihat dari aspek hukum bukanlah sebagai perjanjian antara dua pihak.BAB VI KONSEP INFORMED CONCENT DALAM PANCASILA A. Diantaranya terdapat berbagai tingkat 93 . Kompeten disini diartikan sebagai kapasitas untuk membuat keputusan medis. oleh karena sifatnya lebih ke arah syarat. melainkan lebih ke arah persetujuan sepihak atas layanan yang ditawarkan pihak lain. Tiga elemen Informed consent 1. yaitu pemberi consent haruslah seseorang yang kompeten (cakap).

Pengertian ”berdasarkan pemahaman yang adekuat membawa konsekuensi kepada tenaga medis untuk memberikan informasi (disclosure) sedemikian rupa sehingga pasien dapat mencapai pemahaman yang adekuat. padahal mungkin bermakna dari sisi sosial pasien.kompetensi membuat keputusan tertentu (keputusan yang reasonable berdasarkan alasan yang reasonable). disclosure (pengungkapan) dan understanding (pemahaman). seberapa ”baik” informasi harus diberikan kepada pasien. 94 . dapat dilihat dari 3 standar. Sedangkan keadaan mental yang dianggap tidak kompeten adalah apabila mempunyai penyakit mental sedemikian rupa sehingga kemampuan membuat keputusan menjadi terganggu. Secara hukum seseorang dianggap cakap (kompeten) apabila telah dewasa. Dalam standar ini ada kemungkinan bahwa kebiasaan tersebut di atas tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial setempat. sadar dan berada dalam keadaan mental yang tidak di bawah pengampuan. Dalam hal ini. Dewasa diartikan sebagai usia telah mencapai 21 tahun atau telah pernah menikah. Standar Praktik Profesi Bahwa kewajiban memberikan informasi dan kriteria ke-adekuatan informasi ditentukan bagaimana BIASANYA dilakukan dalam komunitas tenaga medis. misalnya resiko yang ”tidak bermakna” (menurut medis) tidak diinformasikan. 2. Information elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. yaitu : a.

Consent dapat diberikan : a. Pasien juga harus bebas dari ”tekanan” yang dilakukan tenaga medis yang bersikap seolah-olah akan ”dibiarkan” apabila tidak menyetujui tawarannya. umumnya pada tindakan yang invasif atau yang beresiko mempengaruhi kesehatan penderita secara bermakna. Consent elements Elemen ini terdiri dari dua bagian yaitu. Kesulitannya adalah mustahil (dalam hal waktu/kesempatan) bagi profesional medis memahami nilai-nilai yang secara individual dianut oleh pasien. Permenkes tentang 95 . voluntariness (kesukarelaan. misrepresentasi ataupun paksaan. Standar pada reasonable person Standar ini merupakan hasil kompromi dari kedua standar sebelumnya. 3. Kesukarelaan mengharuskan tidak ada tipuan. Dinyatakan (expressed) 1) Dinyatakan secara lisan 2) Dinyatakan secara tertulis. yaitu dianggap cukup apabila informasi yang diberikan telah memenuhi kebutuhan umumnya orang awam. sehingga informasi yang diberikan harus memadai untuk pasien tersebut dalam membuat keputusan. c.b. Standar Subyektif Bahwa keputusan harus didasarkan atas nilai-nilai yang dianut oleh pasien secara pribadi. Pernyataan tertulis diperlukan apabila dibutuhkan bukti di kemudian hari. kebebasan) dan authorization (persetujuan).

saudara kandung. b. Konteks dan Informed Consent Doktrin Informed Consent tidak berlaku pada 5 keadaan : 1. Tidak dinyatakan (implied) Pasien tidak menyatakannya. dengan syarat bahwa pasien tidak mampu memberikan consent secara pribadi. Proxy consent hanya boleh dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan ketat. namun melakukan tingkah laku (gerakan) yang menunjukkan jawabannya. Meskipun consent jenis ini tidak memiliki bukti. baik secara lisan maupun tertulis. dan consent tersebut harus mendekati apa yang sekiranya akan diberikan oleh pasien. dst. Misalnya adalah seseorang yang menggulung lengan bajunya dan mengulurkan lengannya ketika akan diambil darahnya. Proxy Consent Adalah consent yang diberikan oelh orang yang bukan si pasien itu sendiri. orang tua. D. C. Ancaman terhadap kesehatan masyarakat 3. anak. namun consent jenis inilah yang paling banyak dilakukan dalam praktik sehari-hari.persetujuan tindakan medis menyatakan bahwa semua jenis tindakan operatif harus memperoleh persetujuan tertulis. Umumnya urutan orang yang dapat memberikan proxy consent adalah suami/istri. Keadaan darurat medis 2. bukan baik buat orang banyak). Pelepasan hak memberikan consent (waiver) 96 .

hanya 60 % yang memahami tujuan dan sifat tindakan medis. Bahkan Grunder menemukan bahwa dari lima rumah sakit yang diteliti. dan orang dalam keadaan terminal seringkali tidak dianggap “cakap” menerima informasi yang benar – apalagi membuat keputusan medis. Pasien yang tidak kompeten dalam memberikan consent. Sebuah penelitian yang dilakukan Cassileth menunjukkan bahwa dari 200 pasien pengidap kanker yang ditanyai sehari sesudah dijelaskan. Seorang yang dianggap sudah pikun. 97 . hanya 40 % yang membaca formulir dengan cermat. atau tidak ada waktu untuk tanya – jawab. 5. orang yang dianggap memiliki mental lemah untuk dapat menerima kenyataan. Contextual circumstances juga seringkali mempengaruhi pola perolehan informed consent. Bahasa yang digunakan untuk menjelaskan terlalu teknis 2. Perilaku dokter yang terlihat terburu-buru atau tidak perhatian. Clinical privilege (penggunaan clinical privilege hanya dapat dilakukan pada pasien yang melepaskan haknya memberikan consent. Keluhan pasien tentang proses informed consent : 1.4. hanya 55 % yang dapat menyebut komplikasi yang mungkin timbul. empat diantaranya membuat penjelasan tertulis yang bahasanya ditujukan untuk dapat dimengerti oleh mahasiswa tingkat atas atau sarjana dan satu lainnya berbahas setingkat majalah akademik spesialis. dan hanya 27 % yang dapat menyebut tindakan alternatif yang dijelaskan. Banyak keluarga pasien melarang para dokter untuk berkata benar kepada pasien tentang keadaan sakitnya.

” Sila 2: Kemanusiaan yang adil dan beradab Informed consent menempatkan pasien sesuai dengan martabat kemanusiaan. Dan Dia-lah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. 4. E. Situasi gawat darurat atau waktu yang sempit. Surah Saba’: 1 “Segala puji bagi Allah yang memiliki apa yang di langit dan apa yang di bumi dan bagi-Nya (pula) segala puji di akhirat.3. Surah Al-Israa’: 70 Standar Prosedur 98 . Resiko terlalu umum atau terlalu jarang terjadi. Pasien tidak mau diberitahu. 3. Pasien dalam keadaan tidak sadar atau mengantuk. Keluhan dokter tentang informed consent 1. Hubungan Informed consent dengan Pancasila Sila 1: Ketuhanan Yang Maha Esa Informed consent merupakan suatu kesepakatan kedua belah pihak. Pasien tak mampu memahami. Pasien sedang dalam keadaan stress emosional sehingga tidak mampu mencerna informasi 4. yang dilayani sesuai dengan Operasional. 2. dimana Allah sebagai saksi sebagaimana sesuai dengan kepercayaannya.

sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam. Surah Alhujuraat: 10 “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Surah Asysyuura: 38 “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat. “ Sila 4: Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/ Perwakilan. Informed consent mengandung persetujuan atau tidak setuju yang sebelumnya sudah ada penjelasan dan pemahaman diantara kedua belah pihak. Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. “ 99 .” Sila 3: Persatuan Indonesia Informed consent menempatkan orang-orang yang berkaitan dalam kedudukan yang sama.

janganlah membicarakan membuat dosa. Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. Surah Al-Hadiid: 11 “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik.Surah Almujaadilah: 9 “Hai orang-orang yang beriman. permusuhan dan durhaka kepada Rasul.” Sila 5: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Informed consent mengandung suatu keadilan bagi kedua belah pihak yaitu penerima dan pemberi pelayanan. “ 100 . apabila kamu kamu mengadakan tentang pembicaraan rahasia. maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya. dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.

http://yusufalamromadhon.com/2008/01/informedconsent. Informed Consent.Daftar Pustaka Yusuf Alam Romadhon.html diakses tgl 29 nop 2012 101 .blogspot.

yaitu empati. TKI di Malaysia. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. melainkan sesuatu yang diusahakan. dan mampu belajar seumur hidup. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. bertanggung jawab dan tanggung gugat. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. yang dianggap merendahkan. kasus Sutiyoso di Australia. melecehkan. dan lainnya. hal sudah jadi. Latar Belakang Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya.BAB VI NILAI – NILAI PANCASILA DI DUNIA A. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata. Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat 102 . seperti kasus Ambalat.

Saat ini. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. jujur. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. Dengan 103 . murah senyum dan menjaga perasaan pasien. hormat dan menghargai orang lain.kalau mereka mampu memahami apa itu caring. mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir. Dalam menghadapi pasien. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar. seorang perawat harus mempunyai etika. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. dengan demikian mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. bertindak dan berperasaan.

hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. Dengan demikian, nilai pancasila sangat mendunia, hal ini dibuktikan dengan adanya Theory Human Care yang memiliki nilai – nilai dasar dari pancasila.

B. TEORI 1. Caring pada perawat Perawat merupakan salah satu profesi yang mulia. Betapa tidak, merawat pasien yang sedang sakit adalah pekerjaan yang tidak mudah. Tak semua orang bisa memiliki kesabaran dalam melayani orang yang tengah menderita penyakit. Pengalaman ilmu untuk menolong sesama memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang besar (Abdalati, 1989). Untuk itu perawat memerlukan kemampuan khusus dan kepedulian sosial yang mencakup ketrampilan intelektual, teknikal dan interpersonal yang tercermin dalam perilaku caring atau kasih sayang/cinta (Johnson, 1989) . Caring merupakan fenomena universal yang berkaitan dengan cara seseorang berpikir, berperasaan dan bersikap ketika berhubungan dengan orang lain. Caring dalam keperawatan dipelajari dari berbagai macam filosofi dan perspektif etik .

104

Human

care merupakan

hal

yang

mendasar

dalam

teori caring. Menurut Pasquali dan Arnold (1989) serta Watson (1979), human care terdiri dari upaya untuk melindungi,

meningkatkan, dan menjaga atau mengabdikan rasa kemanusiaan dengan membantu orang lain mencari arti dalam sakit, penderitaan, dan keberadaannya serta membantu orang lain untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian diri . Watson (1979) yang terkenal dengan Theory of Human Care, mempertegas bahwa caring sebagai jenis hubungan dan transaksi yang diperlukan antara pemberi dan penerima asuhan untuk meningkatkan dan melindungi pasien sebagai manusia, dengan demikian

mempengaruhi kesanggupan pasien untuk sembuh. Lebih lanjut Mayehoff memandang caring sebagai suatu proses yang berorientasi pada tujuan membantu orang lain bertumbuh dan mengaktualisasikan diri. Mayehoff juga memperkenalkan sifat-sifat caring seperti sabar, jujur, rendah hati. Sedangkan Sobel mendefinisikan caring sebagai suatu rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberi perhatian dan mempelajari kesukaan-kesukaan seseorang dan bagaimana seseorang berpikir, bertindak dan

berperasaan. Caring sebagai suatu moral imperative (bentuk moral) sehingga perawat harus terdiri dari orang-orang yang bermoral baik dan memiliki kepedulian terhadap kesehatan pasien, yang

mempertahankan martabat dan menghargai pasien sebagai seorang manusia, bukan malah melakukan tindakan amoral pada saat melakukan tugas pendampingan perawatan. Caring juga sebagai

105

suatu affect yang digambarkan sebagai suatu emosi, perasaan belas kasih atau empati terhadap pasien yang mendorong perawat untuk memberikan asuhan keperawatan bagi pasien. Dengan demikian perasaan tersebut harus ada dalam diri setiap perawat supaya mereka bisa merawat pasien . Marriner dan Tomey (1994) menyatakan

bahwa caring merupakan pengetahuan kemanusiaan, inti dari praktik keperawatan yang bersifat etik dan filosofikal. Caring bukan sematamata perilaku. Caring adalah cara yang memiliki makna dan memotivasi tindakan. Caring juga didefinisikan sebagai tindakan yang bertujuan memberikan asuhan fisik dan memperhatikan emosi sambil meningkatkan rasa aman dan keselamatan klien (Carruth et all, 1999) Sikap caring diberikan melalui kejujuran, kepercayaan, dan niat baik. Caring menolong klien meningkatkan perubahan positif dalam aspek fisik, psikologis, spiritual, dan sosial. Bersikap caring untuk klien dan bekerja bersama dengan klien dari berbagai lingkungan merupakan esensi keperawatan. Dalam memberikan asuhan, perawat menggunakan keahlian, kata-kata yang lemah lembut, sentuhan, memberikan harapan, selalu berada disamping klien, dan

bersikap caring sebagai media pemberi asuhan (Curruth, Steele, Moffet, Rehmeyer, Cooper, & Burroughs, 1999). Para perawat dapat diminta untuk merawat, namun tidak dapat diperintah untuk memberikan asuhan dengan menggunakan spirit caring . Spirit caring seyogyanya harus tumbuh dari dalam diri perawat dan berasal dari hati perawat yang terdalam. Spirit

106

107 . Menurut Watson. tetapi juga mencerminkan siapa dia. setiap perawat dapat memperlihatkan cara yang berbeda ketika memberikan asuhan kepada klien . Caring lebih kompleks daripada curing. e. Caring yang efektif dapat meningkatkan kesehatan individu dan keluarga. g. f. ada tujuh asumsi yang mendasari konsep caring. Lingkungan yang penuh caring sangat potensial untuk mendukung perkembangan seseorang dan mempengaruhi seseorang dalam memilih tindakan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Caring merupakan respon yang diterima oleh seseorang tidak hanya saat itu saja namun juga mempengaruhi akan seperti apakah seseorang tersebut nantinya. d. Caring hanya akan efektif bila diperlihatkan dan dipraktekkan secara interpersonal. Caring terdiri dari faktor karatif yang berasal dari kepuasan dalam membantu memenuhi kebutuhan manusia atau klien. Ketujuh asumsi tersebut adalah a. Oleh karenanya. Beberapa ahli merumuskan konsep caring dalam beberapa teori. praktik caring memadukan antara pengetahuan biofisik dengan pengetahuan mengenai perilaku manusia yang berguna dalam peningkatan derajat kesehatan dan membantu klien yang sakit. c.1995). Caring merupakan inti dari keperawatan (julia.caring bukan hanya memperlihatkan apa yang dikerjakan perawat yang bersifat tindakan fisik. b.

 Memberikan kepercayaan-harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. Di samping itu. Watson juga menekankan dalam sikap caring ini harus tercermin sepuluh faktor karatif yang berasal dari perpaduan nilai-nilai humanistik dengan ilmu pengetahuan dasar. Selain itu. Faktor karatif membantu perawat untuk menghargai manusia dari dimensi pekerjaan perawat. dan bersikap wajar pada orang lain. perawat juga memperlihatkan kemampuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. 2. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien.h. Sepuluh faktor karatif tersebut adalah sebagai berikut. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien.  Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan klien.  Perawat memberikan informasi dengan jujur. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif. murni. dan dari pengalaman nyata berinteraksi dengan orang lain sehingga tercapai kepuasan dalam melayani dan membantu klien. 108 . kehidupan. Pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistic.  Mengembangkan hubungan saling percaya. perawat meningkatkan perilaku klien dalam mencari pertolongan kesehatan  Menumbuhkan kesensitifan terhadap diri dan orang lain.

memberikan asuhan mandiri. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. Perawat perlu mengenali pengaruh lingkungan internal dan eksternal klien terhadap kesehatan dan kondisi penyakit klien. dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. empati.  Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. dan spritual yang mendukung.Sehingga karakter yang diperlukan dalam faktor ini antara lain adalah kongruen.  Penggunaan sistematis metoda penyelesaian masalah untuk pengambilan keputusan.  Perawat perlu mengenali kebutuhan komprehensif diri dan klien. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien.  Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomenologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai.  Menciptakan lingkungan fisik. sosiokultural. menetapkan kebutuhan personal. Kadang-kadang seorang klien perlu dihadapkan pada 109 .  Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manusiawi. dan kehangatan.  Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. mental.

pengalaman/pemikiran yang bersifat profokatif. Selain itu. 1995). Tiga faktor karatif tersebut adalah: pembentukan sistem nilai humanistik dan altruistik. Kesepuluh faktor karatif di atas perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. 110 . melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum memahami orang lain (Nurahmah. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri (Julia. Leininger (1991) mengemukakan teori “culture care diversity and universality”. 1995). serta menumbuhkan sensitifitas terhadap diri sendiri dan orang lain (Julia. beberapa konsep yang didefinisikan antara lain Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. Dari kesepuluh faktor karatif tersebut. Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi klien dengan memotivasi keinginan klien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. 2006). Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-klien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan klien. Watson merumuskan tiga faktor karatif yang menjadi filosofi dasar dari konsep caring. memberikan harapan dan kepercayaan.

karena perawat adalah seorang yang memberikan pelayanan / perawatan baik terhadap orang sakit maupun terhadap orang sehat. Dalam hal ini. Budi pekerti dalam susila yang berhubungan dengan cita – cita adat dan kebiasaan yang mempengaruhi seorang perawat dalam menunaikan pekerjaannya. Amal jasmani dan rohani yang diberikan dengan penuh kerelaan oleh perawat kepada penderita. perawat bias menjadi penolong yang berguna untuk memberi kekuatan jiwa terutama kepada mereka yang tidak mempunyai harapan sembuh. Manfaat Budi Pekerti Yang Luhur Bagi Penderita Seorang perawat yang mempunyai budi pekerti yang luhur dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. dan perawatan khususnya berarti tata kebiasaan. Budi pekerti pada perawat sebagai pengamalan pancasila Yang dimaksudkan dengan budi pekerti itu umumnya kelakuan dan akhlak seseorang yang diterapkan oleh tradisi. Manfaat Budi Pekerti Bagi Perawat Dasar – dasar budi pekerti yang sehat sangat dibutuhkan untuk kepribadian yang baik. b. akan tetapi mengingat tujuannya juga merupakan pekerjaan yang suci. 111 . adat.3. Bagi anggota perawat. a. Perawatan bukan saja merupakan keahlian untuk sekedar mencari nafkah. merupakan faktor penting untuk kesembuhan penderita tersebut. Seringkali perawat diajukan pertanyaan – pertanyaan yang bertalian dengan pengertian akhlak dan kerohanian oleh penderita. tak akan luput pengaruh baiknya pada penderita yang dirawatnya. kepribadian yang baik adalah penting.

Disebutnya demikian. Senyuman mengandung samudera hikmah atau kemanfaatan yang luar biasa baik bagi pemberi maupun penerimanya. ringan dan sederhana untuk dilakukan. Senyum yang tulus dengan hati terbuka akan memancarkan sikap mental yang positif. menyatakan bahwa disamping senyum itu murah. Sebuah perasaan (feeling) yang mudah menular.4. karena ia berpandangan bahwa senyuman akan menunjukkan hal yang positif. apapun yang dikatakan akan terasa lebih manis. tidak usah membeli dan persediannya luar biasa banyaknya. kenyataan. Makna senyuman Senyum merupakan sikap yang mudah. Soejitno Irmim dan Abdul Rochim dalam bukunya “Penampilan Pribadi yang Simpatik”. Tanadi Santoso menyebutkan keluarbiasaan senyuman sebagai sebuah kekuatan universal yang menarik sekali. enak didengar dan menyenangkan bagi orang lain. Senyum tulus perawat merupakan pengamalan pancasila. Akan memancar kehangatan dari orang tersebut. ceria. Senyum dapat mengubah impian menjadi 112 . Seorang perawat juga hendaknya memiliki senyuman yang tulus yang mampu memotivasi pasien-pasien yang ditanganinya. senyum ternyata memiliki daya ajaib seperti senyum dapat membangkitkan jiwa-jiwa yang lemah dan semangat yang terkoyak-koyak. Terasa sebuah perasaan keyakinan (confident) akan hidup dan yang terasa lainnya. a. Juga menunjukkan keterbukaan dengan orang lain.

Senyuman Perawat dalam Menangani Pasien sebagai Pengamalan Pancasila Keperawatan merupakan suatu proses interpersonal yang terapeutik dan signifikan. Bentuk pemenuhan kebutuhan ini tidak saja dengan terapi medikamentosa. Perhatian yang diberikan perawat merupakan salah satu factor yang penunjang dalam bisnis dibidang pelayanan kesehatan. Seyum seorang perawat terhadap pasiennya sangat penting karena senyum perawat membuat pasien nyaman dalam menjalani pengobatan. maka kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan”. penuh kesabaran dan perasaan serta senyum polos yang tidak dibuat-buat. Zig Zaglar mengatakan bahwa “bila kita cukup memberikan apa yang diinginkan oleh orang lain. Inti dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada klien adalah hubungan perawat-pasien yang bersifat profesional dengan penekanan pada bentuk interaksi aktif antara perawat dan pasien.Selain itu senyuman merupakan modal utama bagi seorang perawat dalam bersosialisasi dengan lingkungan rumah sakit atau lingkungan kerja. siapapun dan bagaimanapun rupanya. namun lebih dari itu adalah sikap yang ramah tamah. b. orang tersebut akan merasa sangat dihargai. 113 . Hubungan ini diharapkan dapat memfasilitasi partisipasi pasien dengan memotivasi keinginan pasien untuk bertanggung jawab terhadap kondisi kesehatannya. Memberikan apa yang diinginkan orang lain berarti menciptakan nilai tambah bagi orang tersebut.

Salah satu motivasi seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan dalam menangani pasiennya. Ini berhubungan dalam bidang keperawatan. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Perawat atau mahasiswa keperawatan dituntut dapat mengamalkan beberapa pengamalan Pancasila sebagai upaya dalam merawat pasien. serta bersosialisasi dengan masyarakat. Di dalam Pancasila terdapat butir-butir yang memuat seluruh pedoman dalam menjalani kehidupan sebagai manusia yang memiliki bangsa dan negara yang telah merdeka. Perawat maupun mahasiswa keperawatan dituntut mampu mengayomi masyarakat yang sedang menjalani pengobatan (pasien). Hal ini dikarenakan seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan bekerja untuk sosial. Setiap masyarakat Indonesia dituntut untuk dapat mengamalkan beberapa dari butir-butir pengamalan Pancasila tersebut. berkecimpung di bidang kesehatan masyarakat. Dalam butir pancasila sila kedua dalam pengamalannya disebutkan “mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia”. Sifat saling mencintai dapat menumbuhkan jati diri seorang perawat dalam menjalankan 114 . Salah satu profesi yang menuntut agar berpedoman pada Pancasila dalam menjalankan tugasnya yaitu seorang perawat maupun mahasiswa keperawatan. yaitu dapat mengambil dari pengamalan Pancasila. Karena dalam keperawatan seorang perawat harus memiliki sifat saling mencintai dalam penyembuhan pasien.

Dampak dari QA menentukan hidup matinya sebuah rumah sakit. apabila para perawat yang merupakan jumlah terbanyak dalam rumah sakit tersebut dalam pelayananannya 115 . Bagi rumah sakit. Namun kondisi ini sangat bertentangan dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. c. QA ini merupakan salah satu faktor penting dan fundamental bagi manajemen rumah sakit itu sendiri dan para stakeholder. Senyum Tulus Perawat untuk Penyembuhan Pasien Keramah tamahan merupakan hal yang sangat utama dalam pelayanan kesehatan. Dalam kenyataannya.tugasnya sebagai pelayan masyarakat. pelaku kesehatan telah menomorduakan pasien dan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana caranya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari pelayanannya. Dalam butir pancasila sila kelima ’’mengembangkan sikap adil terhadap sesama’’. Sebagaimana dijelaskan bahwa Quality Assurance (QA) adalah usaha untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. dalam hal ini adalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. Mengacu pada konsep ini. Impian masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang ramah dari pelaku kesehatan sangat tinggi. adanya QA yang baik tentu saja membuat rumah sakit mampu untuk bersaing dan tetap exist di masyarakat. Jadi seorang perawat harus dapat menerima keadaan setiap pasien yang ditanganinya baik itu dari golongan bawah maupun golongan atas.

Diantaranya adalah: Senyum itu murah. (2008) juga mengungkapkan beberapa hal tentang senyum. Watson menekankan dalam sikap caring ini juga harus tercermin sepuluh faktor kuratif yaitu: Pembentukan sistem nilai humanistic 116 . bukan senyum yang dibuat-buat. yaitu: Mulailah dengan Senyum. dengan adanya QA para pelaku kesehatan dituntut untuk semakin teliti. yang mengatakan bahwa senyum tulus Anda adalah mahakarya kebaikan. S.menunjukkan sikap tidak profesional dengan “tidak tersenyum” saja maka sebenarnya rumah sakit tersebut sudah kalah bersaing dengan rumah sakit lainnya. Senyum itu menguntungkan bagi yang menerima. telaten. artinya senyum yang hanya sekejap diperlihatkan itu mempunyai kesan yang mendalam seolah tidak akan bisa terlupakan.H (2008). Ternyata senyuman saja pun membawa dampak yang sangat besar bagi sebuah rumah sakit. Selain Djajendera (2008). S. perlu adanya beberapa langkah konkrit untuk mencapai QA dalam hospitality in nursing services. tetapi menciptakan banyak hal yang baik. Senyuman yang dimaksud adalah senyuman yang murni dan tulus dari dalam lubuk hati. Purwodadi. seperti yang ditawarkan oleh Purwodadi. tanpa merugikan yang memberiSenyum itu terjadi sekejap dan kesannya kadangkala tidak akan pernah berakhir selamanya. Agar suatu rumah sakit terhindar dari sebutan rumah sakit yang tidak ramah. H. Bagi pelaku kesehatan. dan hati-hati dalam menjaga mutu pelayanannya.

Di samping itu. Menciptakan lingkungan fisik. memberikan asuhan mandiri. Perawat perlu mengenali pengaruhi lingkungan 117 . dan memberikan kesempatan untuk pertumbuhan personal klien. Perawat menumbuhkan rasa puas karena mampu memberikan sesuatu kepada klien. Peningkatan pembelajaran dan pengajaran interpersonal. perawat juga memperlihatkan kemapuan diri dengan memberikan pendidikan kesehatan pada klien. Perawat menggunakan metoda proses keperawatan sebagai pola pikir dan pendekatan asuhan kepada klien. Perawat memberikan waktunya dengan mendengarkan semua keluhan dan perasaan klien. menetapkan kebutuhan personal. perawat meningkatkan prilaku klien dalam mencari pertolngan kesehatan. mental. murni. dan bersikap wajar pada orang lain. Mengembangan hubungan saling percaya. sosiokultural.dan altruistik. dan memperlihatkan sikap empati yaitu turut merasakan apa yang dialami klien. dan spritual yang mendukung. Perawat belajar menghargai kesensitifan dan perasaan kepada klien. Selain itu. sehingga ia sendiri dapat menjadi lebih sensitif.Meningkatkan dan menerima ekspresi perasaan positif dan negatif klien. Perawat memberikan informasi dengan jujur. Memberikan kepercayaan – harapan dengan cara memfasilitasi dan meningkatkan asuhan keperawatan yang holistik. Menumbuhkan sensitifan terhadap diri dan orang lain. Penggunaan sistematis metoda penyalesaian masalah untuk pengambilan keputusan.

Kesepuluh faktor karatif ini perlu selalu dilakukan oleh perawat agar semua aspek dalam diri klien dapat tertangani sehingga asuhan keperawatan profesional dan bermutu dapat diwujudkan. Mengijinkan terjadinya tekanan yang bersifat fenomologis agar pertumbuhan diri dan kematangan jiwa klien dapat dicapai. Memberi bimbingan dalam memuaskan kebutuhan manisiawi. Perawat perlu mengenali kebutuhan komperhensif diri dan klien. Selain itu. Peran dan manfaat keperawatan dari segi ideologi pancasila Perawat profesional pemula mempunyai peran dan funsgi sebagai berikut: “Melaksanakan pelayanan keperawatan profesional dalam suatu sistem pelayanan kesehatan sesuai kebijakan umum pemerintah yang berlandaskan pancasila.internal dan eksternal klien terhadap kesehatan kondisi penyakit klien. kelompok dan komunitas berdasarkan kaidah-kaidah” yaitu : 118 . Kadang-kadang seseorang klien perlu dihadapkan pada pengalaman atau pemikiran yang bersifat profokatif. Pemenuhan kebutuhan paling dasar perlu dicapai sebelum beralih ke tingkat selanjutnya. 5. khususnya pelayanan atau asuhan keperawatan kepada individu. keluarga. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan pemahaman lebih mendalam tentang diri sendiri. melalui penerapan faktor karatif ini perawat juga dapat belajar untuk lebih memahami diri sebelum mamahami orang lain.

Berperan secara aktif dalam mendidik dan melatih pasien dalam kemandirian untuk hidup sehat.a. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan bertanggung jawab dalam mengelola asuhan keperawatan. e. sesuai dengan perannya. Berperan serta dalam kegiatan penelitian dalam bidang keperawatan perkembangan dan ilmu menggunakan pengetahuan hasil dan penelitian teknologi serta untuk meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan atau asuhan keperawatan. Memelihara dan mengembangkan kepribadian serta sikap yang sesuai dengan etika keperawatan dalam melaksanakan profesinya. terbuka untuk menerima perubahan serta berorientasi kemasa depan. b. produktif. Mengembangkan diri terus menerus untuk meningatkan kemampuan profesional. Berfungsi sebagai anggota masyarakat yang reaktif. d. c. 119 .

Mc. Concept. St Louis : Elseiver Inc.DAFTAR PUSTAKA A. Nursing Theories : The Base Professional Nursing Practice. 2001. 1995. 4 edition. Elly Nurachmah. Meidiana Dwidiyanti. Julia. Asuhan Keperawatan Bermutu di Rumah Sakit. High Acuity Nursing.com/. http://risetdua. Madeline. http://pdpersi. Kidd Pamela Stinson. (diakses 27 Agustus 2006). (diakses 29 Agustus 2006).tblog.co. Pengantar konsep dasar keperawatan. Edisi 1. Joyce&Jane H.id/?show=detailnews&kode=786&tbl=artikel. Leininger M. Munir Kamarullah. Aplikasi Model Konseptual Keperawatan. 2005. Research & Practice. Farland M&Leininger M. Theories. New York : National league for nursing press. th 120 . (diakses 27 Agustus 2006). Margaretha Ulemadja Wedho.com/poskup/2005/03/16/edisi16/1603pin1. Grow-Hill Companies. Upaya Meningkatkan Profesionalisme Perawat. 2004. Modalitas Perawat Adalah Empati (Refleksi Memperingati Ulang Tahun Ppni). Hawks. Jakarta : Salemba Medika. New Jersey : Prentice Hall. Medical Surgical Nursing : clinical management for positive outcome. Aziz Alimul Hidayat. 1998. Connecticut : Appleton&Lange. 2002.h tm. George B. Culture Care Diversity and Universality : a theory of nursing. Semarang : Akper Depkes Semarang. 1991. http://www. 7th edition. Transcultural Nursing.indomedia. Black M. 3rd edition. M.

Tidak dipublikasikan. 2001. th 121 . Inc.id/asuhankeperawatan3.htm. Fundamentals of Nursing. Konsep Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia. (diakses 27 Agustus 2006).pdpersi. Pelayanan Prima Dalam Keperawatan. Rokiah Kusumapradja.ppt.co. (diakses 29 Agustus 2006).go. Perry. Etika Keperawatan. St Louis : Mosby. Potter A. Action Research Dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Perilaku Caring Perawat di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Roswita Hasan. Patricia&Anne G.pjnhk. Jakarta : Widya Medika. 5 edition. Rawin.Nila Ismani. www. 2000. Universitas Diponegoro Semarang. 2005.id/mukisi/hospex/rokiah. http://www.

dan mengutamakan musyawarah. Karakter menentukan tingkah laku manusia. Di dalam situasi yang 122 . yang memungkinkan informasi dapat masuk dengan tidak terbatas (borderless information). Latar Belakang Pengembangan karakter bangsa ialah rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh seluruh warga suatu bangsa. saling menghormati. bahkan menurun kualitasnya. dan pemerintah menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa (nation building). Misalnya sikap religius. Kondisi demikian dipengaruhi oleh tren dunia yakni globalisasi. santun sabar. Ada beberapa karakter bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang mulai berubah ke arah yang memprihatinkan. Sehingga salah satu faktor penyebab yang lazim dijadikan “kambing hitam” terjadinya tingkah laku warga negara yang tak terpuji ialah karakter bangsa yang mulai bergeser.BAB VIII PROSPEK MASA DEPAN PANCASILA TETAP “ EKSIS” DENGAN ADANYA PENDIDIKAN KARAKTER A. negara. Sekarang cenderung ke arah yang destruktif dalam melakukan aktivitas bermasyarakat.

moral. hukum. 2005:33). pertemuan yang membuahkan nilai-nilai baru yang bermakna. Pendidikan sebagai proses transformasi budaya merupakan kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain (Tirtarahardja dan Sulo. menjadi manusia dewasa. kepercayaan. Salah satu fungsi dari pendidikan formal mencakup fungsi sosial. Kebudayaan adalah keseluruhan dari hasil manusia hidup bermasyarakat yang berisi aksi-aksi terhadap dan oleh sesama anggota manusia sebagai anggota masyarakat yang merupakan kepandaian. Pertemuan nilai nilai budaya (cultural contact) dapat menghasilkan dua kemungkinan. dan (2) akulturasi. dan manusia seutuhnya agar mampu menjalankan dan mengembangkan budaya. yaitu: (1) asimilasi. Pendidikan merupakan faktor dominan dalam mengembangkan karakter bangsa. Pendidikan merupakan proses pemanusiaan untuk menjadikan manusia memiliki rasa kemanusiaan.seperti ini terjadilah proses lintas budaya (trans-cultural) dan silang budaya (cross cultural) yang kemudian mempertemukan nilai-nilai budaya satu dengan yang lainnya. kesenian. Pendidikan formal dalam 123 . pertemuan tanpa menghasilkan nilai-nilai baru yang bermakna. dan adat istiadat.

dan lainnya. Penulis mencoba melihat prospek Pancasila dalam menghadapi masa depan. Berbagai kebijakan (policy) dari negara tetangga seringkali melukai perasaan masyarakatnya. sehingga belakangan ini eksistensi Pancasila mulai digugat. Eksistensi Indonesia beberapa tahun belakangan ini mulai tidak diperhitungkan oleh negara-negara lain. Sebagai perawat materi yang sangat penting dan menentukan adalah 124 . Tawaran penulis adalah bahwa Pancasila itu memang tidak sesuatu hal given.menjalankan fungsi sosial harus mampu mensosialisasikan peserta didik. melecehkan. hal sudah jadi. Orang lalu mencoba melihat kelemahan bangsa ini terletak pada lemahnya implementasi nilainilai Pancasila dalam kehidupan pemerintah dan masyarakat. sehingga mereka nantinya bisa mengubah diri mereka dan masyarakatnya. yang dianggap merendahkan. kasus Sutiyoso di Australia. seperti kasus Ambalat. melainkan sesuatu yang diusahakan. TKI di Malaysia. Keperawatan sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan mempunyai peranan yang penting dalam proses kehidupan berbangsa. Besar tidaknya pengaruh yang diberikan Pancasila bagi proses kehidupan berbangsa akan ditentukan oleh sejauhmana rakyat ini mau mengaplikasi nilai-nilai itu dalam kehidupan nyata.

Diharapkan perawat mampu memahami tentang pentingnya perilaku caring sebagai dasar yang harus dikuasai oleh perawat / ners. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya. seorang perawat harus mempunyai etika. Saat ini. Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Dan itu semua akan berhasil dicapai oleh perawat kalau mereka mampu memahami apa itu caring. dan mampu belajar seumur hidup. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. bertanggung jawab dan tanggung gugat. caring adalah isu besar dalam profesionalisme keperawatan. Dalam menghadapi pasien.memahami konsep caring dan mampu menanamkan dalam hati. yaitu empati. Dengan hubungan baik ini. dimana perawat akan mendalami konsep sebagai dasar ilmu keperawatan. disirami dan dipupuk untuk mampu memperlihatkan kemampuan soft skill sebagai perawat. karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. Perawat harus memperhatikan pasien dan bertindak sopan. murah senyum dan menjaga perasaan pasien. 125 .

sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan.Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalam menjalankan kewajiban. Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh. maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan. termasuk bagi perawat. para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. menerima pelajaran. membimbing hidup. Dengan demikian. Sebab akhlak yang teguh dan sikap caring merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan. jika tingkatan sikap caring perawat dan pegawai-pegawai kesehatan lainnya. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik. Merekonstruksi Pendidikan Pendidikan harus mengetahui dan mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik yang beragam. Pendidikan memiliki tugas mengembangkan potensi manusia secara maksimal yang terhimpun dalam 126 . B. Selain dengan tujuan tersebut. maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. TINJAUAN TEORI 1.

tidak teratur. cerebellum qoutient. tawaduk. hubungan yang bersifat vertikal atau sering 127 . Otak kanan merupakan pusat emotional qoutient. intuitif. Otak kecil merupakan pusat penyeimbang. mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Emotional qoutient lebih berpusat pada rekonstruksi hubungan yang bersifat horizontal (sosial). dan ketaatan. Otak kiri merupakan pusat intelligence qoutient. sederhana. yakni: otak kanan. Manusia yang “berotak” akan selalu berpikir guna menyelesaikan permasalahan kehidupan.jasmani dan rohani. berpikir acak. dan taat. God Spot bagian otak yang menjadi pusat spiritual qoutient. otak kiri. Otak kanan menyimpan potensi moral qoutient. Otak kiri menyimpan potensi mengetahui problem serta kondisi baru. kebermaknaan. memecahkan persoalan. Potensi God Spot ialah pengembangan kejiwaan yang berdimensi ketuhanan. Otak merupakan pusat berpikir. dan holistik. Keempat bagian otak itulah bermuara potensi-potensi manusia. dan menerima hubungan yang kompleks. dan God Spot. dan rasional. berpikir abstrak. adversity qoutient. linear. Apa saja potensi yang dimiliki manusia? Potensi manusia telah terancang dengan baik di dalam otak. berpikir logis. otak kecil. Otak manusia terbagi menjadi empat bagian. Otak kecil menyimpan potensi orang yang rendah hati.

Bagaimana memproses keseluruhan domain dan segenap potensi agar menjadi integral dalam dunia pendidikan? Sebuah pedoman dalam mengembangkan segenap potensi manusia yang merujuk pada Al Quran. 2011:32). Al Quran surat Al A’raaf ayat 205: Artinya: Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut. merupakan sebuah upaya yang nyata (Gunawan. adversity qoutient. ketakwaan. Al Quran surat Al A’raaf ayat 205 merupakan “konsep otak” dan prototipe tujuan pendidikan. dzikir menjadi kepribadiannya. Manusia berbeda antara satu dengan lainnya. di waktu pagi dan petang. intelligence qoutient.disebut spiritual qoutient. Keimanan. hanya disebabkan perbedaan fisik. merupakan intelligence qoutient yang “tertinggi”. “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu”: menyebut berarti manusia sadar. ingat Tuhan. mental. dan kecerdasan. dan akhlak mulia menjadi dasar pembentukan 128 . dan religious qoutient. sehingga manusia mampu menerima pengetahuan tentang alam semesta ini sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Pendidikan berupaya menggabungkan emotional qoutient. dan dengan tidak mengeraskan suara. dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. cerebellum qoutient dan sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi menjadi manusia yang moral qoutient.

takwa. Spiritual qoutient sebagai potensi kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna. dikaji. gagasan. “Dengan tidak mengeraskan suara”: berbisik. tidak terbatas 129 . dan tidak terputus-putus. “merenung dengan hati”.kepribadian peserta didik secara utuh. “Di waktu pagi dan petang”: tanpa mengenal ruang dan waktu dalam berpikir. berserah diri. banyak ide. Manusia berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. penuh harapan. Manusia akan memiliki kejujuran dan integritas. dan bertukar ilmu. doanya diam-diam. didiskusikan. “Dengan merendahkan diri”: rendah hati. dan akhlak mulia. dan pendapat. Manusia yang “berbisik/bersuara” memiliki bahan untuk dibicarakan. tidak menyombongkan diri. “Dalam hatimu”: merenungi di hati. hatinya diam-diam berdoa. selalu optimis. hormat pada aturan dan hukum masyarakat. ide. bertanggung jawab. dan melahirkan spiritual qoutient. Kurikulum disusun memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman. dan hormat pada hak orang/warga lain. dan hasilnya ketaatan kepada Tuhan. berpikir hakikat penciptaannya. Hanya manusia yang memiliki potensi spiritual qoutient. dan banyak pendapat. “Dan rasa takut”: membentuk emotional qoutient dan lebih rendah hati. merupakan dampak dari “kesadaran” tujuan penciptaanya melalui proses berpikir.

maka akan tercipta manusia seutuhnya. denyut jantung. berpikir setiap kejadian dan setiap kesempatan. Segenap potensi tersebut secara fitrah dianugerahkan Tuhan kepada manusia dalam kedudukannya sebagai insan. sehingga dalam bertindak sesuai dengan tuntunan Tuhan. Sehingga perlu adanya perubahan dalam pemikiran para pendidik yang cenderung pada transfer pengetahuan 130 . manusia seutuhnya. mengetahui hakikat penciptannya.ruang dan waktu. Pendidikan perlu terus ditingkatkan. jiwa dan raga. Manusia yang memiliki emotional qoutient. Manusia yang selalu “ingat Tuhan” dalam setiap langkah. sadar secara jiwa dan raga. kejujuran dan integritas. dan spiritual qoutient. dioptimalkan. “Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”: tidak lalai. berserah diri. selalu optimis. Pendidikan menggabungkan melalui kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan sehingga keseluruhan potensi otak membentuk kebermaknaan (GodSpot). dan banyak pendapat. memiliki rasa takut. intelligence qoutient. dan helakan nafas. Manusia akan sadar secara totalitas jiwa dan raganya. dengan seluruh totalitasnya. dan masih memungkinkan untuk ditingkatkan. dan sadar secara jiwa dan raga. sadar diri. selalu rendah hati. tidak sombong akan ilmunya.

yang memanusiakan manusia dalam kedudukannya sebagai insan. dasar pembangunan karakter manusia dimulai.belaka. Sedangkan Kemendiknas (2010) menyatakan karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya (bangsa). sebagai faktor penentu seseorang untuk bersikap dan bertingkah laku. dan yang dirasakan dalam hati seseorang. Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. Karakter merupakan sifat yang melekat pada setiap manusia. Sementara itu Kamus Bahasa Indonesia (2008:639) mengartikan karakter sebagai tabiat. Karakter lebih dekat dengan akhlak. 131 . kondisi. sifat-sifat kejiwaan. Pendidikan pada akhirnya dapat kembali pada fitrahnya. akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. 2. 2009:10). yaitu spontanitas manusia dalam bersikap atau melakukan perbuatan yang menyatu dalam diri manusia sehingga ketika muncul tidak perlu dipikirkan lagi. dengan dipengaruhi oleh situasi. Pendidikan Karakter Pendidikan adalah elemen penting dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan.

Pendidikan karakter merupakan salah satu hal penting untuk membangun dan mempertahankan jati diri bangsa. karena bukan sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Pendidikan karakter memiliki makna yang luas daripada pendidikan moral. adil. agar mereka memahami dan melakukan mana yang baik dan menjauhi yang buruk. Sedangkan Wynne berpendapat karakter merupakan nilai kebaikan dalam bentuk tingkah laku (Zuhdi. mampu merasakan dan menghayati (domain afektif) nilai baik. Pendidikan karakter menanamkan kebiasaan tentang hal yang baik. sehingga peserta didik menjadi paham (domain kognitif) tentang mana yang baik dan mana yang buruk. dan bertanggung jawab.tetapi lebih dari itu. saling menolong. Lickona (1992) berpendapat adanya moral absolute. karena sesungguhnya terdapat nilai moral universal yang bersifat absolut yang bersumber dari ajaran agama-agama di dunia yang disebut dengan the golden rule. Karakter apa yang harus ditanamkan kepada siswa? 132 . yang harus diajarkan kepada generasi muda. Nilai moral tersebut seperti: saling menghormati. Lebih lanjut Lickona tidak sependapat dengan cara pendidikan moral reasoning dan value clarification yang diajarkan di Amerika Serikat. 2009:10). jujur. dan biasa melakukannya (domain psikomotorik). bersahaja.

dipertahankan keberadaannya. 7. dan terdapat pembiasaan dalam bertingkah laku seseorang (embedded). 5. 6. Setelah itu direkatkan. 8. 2. 4. Karakter setelah diinternalisasi. Karakter yang telah terbentuk 133 . 3. yakni: 1. Karakter yang terbentuk dan baik dipelihara (ultimately manipulated). Cinta Allah dan Rasul Cinta orangtua dan guru Cinta sesama Cinta keunggulan Cinta diri sendiri Cinta ilmu pengetahuan dan teknologi Cinta alam sekitar Cinta bangsa dan negara Karakter pada manusia dikreasikan dan ditambahkan dengan nilainilai (created). diinternalisasi. hal ini terkait kedinamisan budaya.Terdapat delapan karakter yang dapat dikaitkan dalam kegiatan pembelajaran. dikembangkan lagi (developed).

ditanamkan. penguatan isi. antarpelajaran. dan perilaku. dan kurikulum. dipelihara. pemikiran. menjadi sebuah nilai budaya. sehingga menjadi budaya kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai dasar kemanusiaan sebagai inti pendidikan karakter dibangkitkan. Proses tidak pernah selesai. Nilai – nilai tersebut berintegrasi dalam mata pelajaran. 2010). Mengembangkan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Karakter sebagai suatu moral excellence atau akhlak dibangun di atas berbagai kebajikan (virtues) yang pada gilirannya hanya memiliki makna ketika dilandasi atas nilai-nilai yang berlaku dalam budaya bangsa (Kemendiknas. keberagaman. dan begitu seterusnya. 3. kesetaraan. pembelajaran harus menyenangkan. dialogis. dan direfleksikan melalui sikap.tersebut diarahkan (managed). Interaksi yang terjadi antara guru dan siswa ialah interaksi edukatif. dan metode yang mencerahkan siswa. dan penghargaan. Karakter bangsa Indonesia adalah karakter yang dimiliki warga negara Indonesia berdasarkan tindakan-tindakan yang dinilai sebagai suatu kebajikan berdasarkan nilai yang berlaku di masyarakat dan 134 . Proses ini harus menjadi daya tarik dan membangkitkan rasa ingin tahu mahasiswa. Dosen menjadi inspirasi. sehingga tidak harus diajarkan dalam mata pelajaran tersendiri. dengan prinsip-prinsip demokrasi.

bangsa Indonesia. 3. 2. tetapi proporsional. yakni: 1. menyadari bahwa manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. mampu mengambil kesamaan untuk menumbuhkan kekuatan. Transendensi. Akan tetapi. masyarakat. Perbuatan manusia dianggap bermoral (beretika) atau 135 . Kesadaran ini juga berarti memahami keberadaan diri dan alam sekitar sehingga mampu memakmurkannya. Nilai-nilai Pancasila digunakan sebagai parameter tingkah laku pemerintah. Oleh karena itu tidak dibenarkan adanya penjajahan manusia oleh manusia. Pancasila memiliki kedudukan yang jelas dan tegas. Liberasi. Manusia diciptakan sebagai subyek yang memiliki potensi. merupakan kunci kesejahteraan. Pancasila sebagai inti karakter bangsa Indonesia. 5. mengandung lima pilar karakter. dan perseorangan. Adil tidak berarti sama. Kebinekaan. Dari-Nya akan memunculkan penghambaan semata-mata pada Tuhan. 4. Inti sila-sila Pancasila menjadi norma dan tolak ukur bagi kegiatan kenegaraan. dan individu. Humanisasi. Keadilan. kemasyarakatan. pembebasan atas penindasan sesama manusia. kesadaran akan ada sekian banyak perbedaan di dunia. setiap manusia pada hakikatnya setara di hadapan Tuhan kecuali ketakwaan dan ilmu yang membedakannya.

mempunyai nilai etik. Kearifan lokal didefinisikan sebagai sintesis budaya yang diciptakan oleh aktor-aktor lokal melalui proses yang berulang-ulang. Kearifan lokal ialah koleksi fakta. Local genius adalah juga cultural identity. dan sesuai dengan ketentuan agama. melalui internalisasi. merupakan identitas bangsa yang menyebabkan bangsa tersebut mampu menyerap dan mengolah kebudayaan asing sesuai 136 . konsep. tumbuh dan berkembang secara terus-menerus dalam kesadaran masyarakat dari yang sifatnya berkaitan dengan kehidupan yang sakral sampai dengan yang profan (bagian keseharian dari hidup dan bersifat biasa-biasa saja). diakui akal. Pembangunan karakter bangsa dengan demikian juga tidak lepas dari nilai-nilai dasar Pancasila. dan persepsi masyarakat terhadap lingkungan mereka. Kearifan lokal merupakan gagasan konseptual yang hidup dalam masyarakat. Kearifan lokal dipahami sebagai segala sesuatu yang didasari pengetahuan. jika memenuhi tolak ukur Pancasila. dan interpretasi ajaran agama dan budaya yang disosialisasikan dalam bentuk norma – norma dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat. keyakinan.

(2) teruji setelah digunakan selama berabad-abad. Tembang Gugur Gunung yang diciptakan oleh Bapak Ki Nartosabdo misalnya. dalam tembang ini terdapat nilai-nilai filosofis dan kaya makna. seperti perkawinan. dan pepatah. sebagai upaya konservasi alam. (4) lazim dilakukan oleh individu dan masyarakat. seperti Tuhan dan roh gaib. Ayo (ayo) … kanca (kanca) … Ngayahi karyaning praja Kene (kene) … kene (kene) … 137 . Kearifan lokal dapat berupa adat istiadat. (2) hubungan manusia dengan alam. Karakteristik kearifan lokal ialah: (1) terbangun berdasarkan pengalaman. (3) dapat disesuaikan dengan budaya sekarang. institusi. kata-kata bijak. Seperti dalam kebudayaan Jawa terdapat parian dan tembang. Kearifan lokal berwujud tata aturan yang menyangkut: (1) hubungan sesama manusia. (5) bersifat dinamis. dan (6) sangat terkait dengan sistem kepercayaan. Teks tembang Gugur Gunung seperti berikut ini. Unsur budaya daerah potensial sebagai local genius karena teruji kemampuannya untuk bertahan. dan (3) hubungan dengan yang gaib. seperti hutan milik adat.dengan watak sendiri.

holobis kuntul baris ( 2x ) Teks tembang Gugur Gunung mengajak semua orang untuk melakukan tugas-tugas bangsa dan negara. yaitu cita-cita yang berupa tatanan sosial terorganisasi secara rapi dalam keseimbangan. Konsep keseimbangan tercermin dalam terjaminnya pemerataan distribusi kesempatan dan sumber daya ekonomi. Orang lain diajak untuk melakukan hal yang sama dengan cara mengerjakan tugas dan membuat karya sesuai keahliannya. Kehidupan masyarakat terorganisasi secara rapi. Nilai budaya keserasian hidup bersama menjadi filosofi dasar masyarakat Jawa. dan budaya secara adil. sosial. dalam masyarakat Jawa tercermin dalam nilai-nilai budaya hormat dan rukun. politik.Gugur gunung tandang gawai Sayuk-sayuk rukun bebarengan ro kancane Lila lan legawa kanggo mulyaning negara Siji (loro) telu (papat) … maju papat papat Diulung-ulungake mesthi enggal rampunge Holobis kuntul baris. serta terpeliharanya hubungan selaras dengan lingkungan alam. Manusia dalam posisi hidup 138 . Sejak kalimat pertama teks vokal menunjukkan betapa pengarang memiliki kecintaannya yang besar terhadap bangsa dan negara.

melainkan penerapan nilai. Kegiatan gotong-royong terdapat proses timbal balik yang merupakan hubungan sebab dan akibat dari aktivitas tersebut. berarti orang ini telah mengajak orang lain – masyarakat – untuk bekerja bersamasama menyelesaikan pekerjaan pribadinya.bermasyarakat. seiring kedinamisan masyarakat dan keyakinan. Seseorang hidup bermasyarakat tentunya harus mengikuti dan menaati tatanan sosial yang berlaku dalam kelompok masyarakatnya. kota. Guna 139 . Kerja gotong-royong ini lazim sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan untuk kepentingan sosial atau bersama. Sehingga dalam proses ini terjadi saling membantu dan dibantu antarwarga masyarakat. provinsi). Misalnya orang Banjar yang lama tinggal di Jawa akan terbawa budaya Jawa. Apabila seseorang melakukan pekerjaan pribadinya secara gotong-royong. Kearifan lokal bukan pada fokus budaya regional (kabupaten. Kearifan lokal dapat berubah dalam aspek nilai. tidak dapat bersifat individual yang di mana seseorang tersebut dihadapkan pada pranata sosial yang berlaku pada kelompok masyarakat tersebut. Dengan demikian orang yang mengajak ini juga harus siap membantu pekerjaan orang lain yang diadakan secara gotongroyong.

Mengembangkan modal sosial untuk mengaktualisasikan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi derasnya arus budaya global. Mendorong reaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas nasional. 3. Menyelesaikan peraturan perundang-undangan di bidang kebudayaan dan peraturan pelaksananya. Mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkepribadian. dan mencintai kebudayaan Indonesia dan produk-produk dalam negeri. 6. dengan mendorong terciptanya ruang yang terbuka dan demokratis bagi pelaksanaan dialog kebudayaan. Mendorong percepatan proses modernisasi yang dicirikan dengan terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia modern yang berkelanjutan dan menguatnya masyarakat sipil. berbudi luhur. 4. 140 . Mengembangkan kerja sama yang sinergis antarpihak terkait dalam upaya pengelolaan kekayaan budaya. 2. perlu melaksanakan hal-hal sebagai berikut: 1.mengembangkan karakter bangsa berdasarkan kearifan lokal. 5.

kurikulum SDIT : Sebagai lembaga formal yang bernaung di bawah Depdiknas. Depag dan Pesantren Modern yang ada di Indonesia sehingga menjadi KURIKULUM SDIT ATTAQWA PUSAT. salah satunya yaitu SDIT. Berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan Depdiknas tersebut kemudian dijabarkan ke dalam program-program pembelajaran yang disesuaikan dengan Visi dan Misi serta Strategi SDIT ATTAQWA PUSAT. disamping menyesuaikan dengan program pemerintah Propinsi Jawa Barat juga menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT berada dan kebutuhan masyarakt era globalisasi. disusun secara terpisah dengan mengacu dan meramu beberapa model kurikulum agama baik dari Depdiknas. Sebagai sekolah Islam maka Kurikulum Agama menjadi bagian yang terpenting dari proses pembelajaran dan menjadi program unggulan. Untuk kurikulum Muatan Lokal. PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER Pendidikan karakter diterapkan pada sekolah – sekolah. kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Nasional yang ditetapkan Depdiknas yang berlaku saat ini yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Sebagai gambaran berikut ini disajikan tabel struktur program SD Islam Terpadu ATTAQWA PUSAT: 141 .4.

Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Pendidikan Kewarganegara an 3. Penjaskes 9. Bahasa Indonesia 4. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Bahasa Sunda X X X X X 3 1 1 2 2 2 2 5 7 5 7 5 7 5 7 5 6 6 6 2 2 4 4 5 6 2 2 3 3 3 3 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 X 2 2 2 142 . Mata X II X III X IV X V X VI X Pelajaran 1. Seni Budaya dann Sosial 8.KELAS DAN ALOKASI WAKTU KOMPONEN I A. Pendidikan Agama Islam 2. Matematika 5.

Tahsin (Tajwid) 9. Tahfidz 8. Berdoa sebelum dan sesudah belajar. Bahasa Inggris 7. Tarekh 5. Lokal Muatan X X X X X X 1.B. Komputer Jumlah 1 2 2 2 2 X X 2 2 2 2 X 1 1 2 2 2 4 1 35 1 1 2 3 2 4 1 39 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 2 2 2 3 3 4 2 47 Xk Xm 3 3 3 4 2 47 SISTEM PEMBELAJARAN Rutinitas   Setiap pagi diawali dengan pembiasaan Sholat Dhuha. Bahasa Arab 6. Aqidah Akhlak 2. Qur’an Hadist (Kandungan dan hadits) 3. 143 . Fiqih 4.

 Pengenalan dan pemanfaatan berbagai sumber belajar mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks baik di lingkungan rumah. sekolah.    Tadarus selama 30 menit di pagi hari. maupun masyarakat.  Senantiasa berusaha membuat kegiatan belajar nyaman. Metode Proses Pembelajaran  Menggunakan pendekatan lintas kurikulum dalam berbagai penugasan.   Berusaha selalu menggunakan interaksi yang edukatif. dipahami. Menerapkan beragam cara menghargai dan menerima sesama manusia sesuai usia perkembangan anak didik  Memberi kesempatan baik siswa maupun guru untuk mengaktualisasikan diri dalam berbagai kompetensi pada setiap mata pelajaran    Mengamati secara kontinyu perkembangan fisik anak didik. Mencermati bentuk tulisan anak didik sebagai dasar tulisannya kelak Menggunakan proses penulisan yang benar sebagai dasar pembiasaan ekspresi tertulis 144 . Pembiasaan keberanian berbicara di depan orang banyak. Penulisan/pengecekan buku penghubung. menyenangkan. Pembiasaan menggunakan kalimat – kalimat thoyyibah untuk kejadian sehari hari.

pengamatan lingkungan dan penulisan laporan  Menekankan pembiasaan kemandirian melalui berbagai kesempatan di kelas.  Memberi kesempatan leluasa untuk mengadakan percobaan IPA. berdiskusi. Bola Basket. presentasi kelompok. IPS. bercerita secara individual.  Mencermati pembiasaan menulis dan kaidah-kaidah umum yang harus ditaati bersama (huruf besar/kecil. untuk mencapai pemahaman konsep tertentu. membersihkan kelas. jarak. tata penulisan dst)  Memberi kesempatan mendapatkan materi secara langsung melalui karyawisata  Memberikan kesempatan anak didik untuk menemukan pemahaman mengenai emosi diri dan lingkungan serta mengembangkan kecerdasan emosi melalui berbagai kegiatan bersama  Memberikan informasi berantai pada guru kelas jenjang berikutnya agar kemampuan murid bisa digali semaksimal mungkin. wawancara. Sarana dan Fasilitas Sekolah       Gedung milik sendiri 3 lantai Masjid Ruang kelas Laboratorium komputer Perpustakaan Sekolah Sarana dan fasilitas olah raga (Futsal. Memberi penugasan penelitian perpustakaan. & Bulu Tangkis) 145 . berdebat. memimpin upacara. memimpin do'a.

 

Toko sekolah dan kantin prasmanan UKS (Unit Kesehatan Sekolah)

Kegiatan Ko Kurikuler Kegiatan kokurikuler dilakukan sebagai kegiatan yang menunjang secara langsung proses pembelajaran di kelas (intra kurikuler) dan sebagai aplikasi atau penerapan hasil pembelajaran yang tidak dapat dipraktekkan di kelas atau memerlukan waktu yang relatif lama, diantaranya : Salat Berjamaah, Kegiatan ini dilakukan setiap hari Senin s.d. Kamis untuk salat Zuhur dan hari Jumat untuk salat Jumat dengan tujuan :     Memupuk keimanan siswa. Melatih dan membiasakan gerakan-gerakan salat yang benar. Membiasakan diri untuk melaksanakan salat lima waktu. Membiasakan sikap tertib/disiplin terhadap waktu.

Kebiasaan Beramal  Kegiatan ini dimaksudkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan beramal dilakukan pada hari Jumat atau peristiwa tertentu dalam bentuk, pengumpulan :    Dana amal, kurban, dan teman asuh. Pakaian layak pakai. Alat-alat belajar (buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain) layak pakai.

Orientasi Siswa Baru Kegiatan ini dilakukan satu tahun sekali pada awal tahun pelajaran dalam bentuk dinamika kelompok, pengenalan fasilitas sekolah, rutinitas yang dilakukan siswa serta kesepakatan peraturan di kelas/sekolah.

146

Kunjungan Pustaka Untuk menumbuhkan rasa kecintaan membaca pada siswa, sekolah menjadwalkan satu minggu sekali kegiatan kunjungan pustaka dengan mengaitkan pada jadwal pelajaran. Siswa berkunjung ke perpustakaan untuk membaca serta bisa meminjam buku-buku yang disukai untuk dibawa pulang. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama dan bantuan orangtua untuk mengingatkan anak mengembalikan buku yang dipinjamnya tepat waktu. Pembiasaan ini dapat membantu siswa untuk menggunakan bahan pustaka secara maksimal. Selain itu siswa bisa mengambil beberapa jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru. Kunjungan ke perpustakaan ini tidak hanya dapat dilakukan seminggu sekali namun dapat dilakukan juga ketika ada penugasan dari guru atau pada waktu - waktu lain.

Pentas Akhir Tahun Pementasan diadakan dengan tujuan untuk memberi pengalaman pada murid, baik pengalaman pementasan, menari, menyanyi, menghafal sesuatu, maupun pengalaman menonton pentas itu sendiri. Dalam acara ini orang tua diharapkan selalu hadir untuk memberikan apresiasi terhadap kreatifitas dan ekspresi diri putra-putrinya.

Amaliah Ramadhan Kegiatan ini dilakukan setiap awal bulan puasa Ramadhan untuk memperkaya pemahaman keagamaan secara praktis (pelaksanaan ritual ibadah) dan

147

kontekstual (kegiatan kreatif). Pelaksanaannya dilakukan dengan pendekatan kelompok dan minat, serta melibatkan seluruh siswa kelas I s.d VI.

Kegiatan Ekstra Kurikuler Untuk memberikan wadah kepada anak didik dalam mengembangkan bakat dan minatnya serta sebagai wujud dari program pengembangan Diri (Dalam Struktur Program Kurikulum ekuivalen dengan 2 jam pelajaran), SDIT ATTAQWA PUSAT memberikan banyak pilihan kegiatan ekstra kurikuler, diantaranya :

Ekstra kurikuler Wajib Kegiatan ini berupa KEPRAMUKAAN /PANDU SIT yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas III – V. Bentuk kegiatannnya berupa latihan rutin seminggu sekali dan setiap akhir periode untuk kenaikan tingkat diadakan semacam ujian melalui kegiatan perkemahan.

Ekstra kurikuler Pilihan Sebagaimana sifatnya, pelaksanaan kegiatan ini dikelola dengan beberapa ketentuan keikutsertaan peserta sebagai berikut : Setiap siswa memilih eks-kur sesuai dengan minat dan bakatnya. Periode pemilihan berlaku untuk sekurang-kurangnya satu semester.

Macam Ekstra kurikuler :   Drumband Sepak Bola/Futsal

148

     Pencak Silat Bulu Tangkis Sanggar Seni Qiroah dan Tilawah Karate 149 .

ateri buku ini adalah kumpulan bahan mata kuliah yang M diajarkan selama satu semester di Universitas Diponegoro. Buku ini mengulas tentang Pancasila di Indonesia 150 . Semarang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful