P. 1
napza

napza

4.71

|Views: 8,745|Likes:
Published by Anita Pangestan
NAPZA:
narkotika
alkohol
psikotropika
zat adiktif lainnya
NAPZA:
narkotika
alkohol
psikotropika
zat adiktif lainnya

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Anita Pangestan on Feb 16, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2013

Sections

Kata Pengantar

Puji Tuhan akhirnya makalah ini selesai juga.Kerja keras dan dedikasi, hanya itulah yang kami tunjukan.Harapan kami selain mengerjakan tugas ini adalah para pembaca sadar akan kegunaan dan akibat penggunaan narkoba yang salah,sehingga bisa mengurangi jumlah pemakai di dunia. Narkoba awalnya,diciptakan untuk mengurangi sakit pasien saat ingin dioperasi dengan menimbulkan efek halusinogen.Ternyata lalu kegunaan yang menimbulkan kebahagiaan sesaat ini salah digunakan, sehingga dijadikan sebuah obat untuk kesenangan yang jelas menyimpang dari kegunaan asli.Padahal untuk penggunaan jangka lama bisa merusak system syaraf dan menimbulkan gangguan,bahkan kematian. Semakin cepat dicegah dan dilakukan penyadaran,mungkin akan lebih banyak yang dapat dicegah dan menyelamatkan lebih banyak orang.Dan setidaknya kami bisa membantu dengan memberikan sedikit ilmu agar orang banyak yang sadar. Terima kasih dan selamat membaca. Tim Penulis

Daftar Isi

A. Pengertian

Narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam undang-undang ini atau yang kemudian ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan. Singkatan napza: Narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif

Perbedaan NAPZA dan NARKOBA
NARKOBA merupakan kepanjangan dari narkotika dan obatobatan berbahaya. NAPZA sendiri merupakan kepanjangan dari narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. NARKOBA merupakan istilah yang biasa dipakai oleh orang awam dan hanya mencakup luas yang sempit, sementara NAPZA adalah istilah medis atau kedokteran yang mencakup jangkauan lebih luas, tidak hanya narkotika sebatas obat-obatan melainkan semua zat yang mengakibatkan ketergantungan seperti alkohol, rokok, bahkan kafein.

B. Narkoba

Penggolongan jenis-jenis narkoba berikut didasarkan pada peraturan undang-undang yang berlaku : 1. Narkotika, yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri.Narkotika dibagi menurut potensi yang menyebabkan ketergantungannya adalah sebagai berikut : a. Narkotika golongan I: berpotensi sangat tinggi menyebabkan ketergantungan. Tidak digunakan untuk terapi (Pengobatan). Contoh: heroin, kokain, dan ganja. Putaw adalah Heroin tidak murni berupa bubuk. b. Narkotika golongan II: berpotensi tinggi menyebabkan ketergantungan. Digunakan pada terapi sebagai pilihan terakhir. Contoh: morfin, petidin, dan metadon. c. Narkotika golongan III: berpotensi ringan menyebabkan ketergantungan dan banyak digunakan dalam terapi. Contoh: kodein. 2. Psikotropika yaitu zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat dan menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku, yang dibagi menurut potensi yang dapat menyebabkan ketergan-tungan : a. Psikotropika Golongan I, amat kuat menyebabkan ketergantungan dan tidak digunakan dalam terapi. Contoh: MDMA (ekstasi), LSD dan STP. b. Psikotropika Golongan II, kuat menyebabkan ketergantungan, digunakan amat terbatas pada terapi. Contoh: amfetamin, metamfetamin (sabu), fensiklidin, dan Ritalin. c. Psikotropika golongan III, potensi sedang menyebabkan ketergantungan banyak digunakan dalam terapi. Contoh: pentobarbital dan flunitrazepam. d. Psikotropika golongan IV: potensi ringan menyebabkan ketergantungan dan sangat luas digunakan dalam terapi. Contoh: diazepam, klobazam, fenobarbital, barbital, klorazepam, klordiazepoxide, dan nitrazepam (nipam, pil BK/Koplo, DUM, MG, Lexo, Rohyp, de-el-el)

3. Zat Psiko-Aktif Lain, yaitu zat/bahan lain bukan narkotika dan psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak. Yang sering disalahgunakan adalah : a. Alkohol, yang terdapat pada berbagai jenis minuman keras b. Inhalansia/solven, yaitu gas atau zat yang mudah menguap yang terdapat pada berbagai keperluan pabrik, kantor dan rumah tangga. c. Nikotin yang terdapat pada tembakau d. Kafein pada kopi, minuman penambah energi dan obat sakit kepala tertentu. Penggolongan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) di bawah ini didasarkan atas pengaruhnya terhadap tubuh manusia : a. Opioida: mengurangi rasa nyeri dan menyebabkan mengantuk atau turunnya kesadaran. Contoh: opium, morfin, heroin, dan petidin. b. Ganja (mariyuana, hasis): menyebabkan perasaan riang, meningkatkan daya khayal, dan berubahnya perasaan waktu. c. Kokain dan daun koka, tergolong stimulansia (meningkatkan aktivitas otak/fungsi organ tubuh lain) d. Golongan amfetamin (stimulansia): amfetamin, ekstasi, sabu (metemfetamin). e. Alkhohol, yang terdapat pada minuman keras. f. Halusinogen, memberikan halusinasi (khayal). Contoh : LSD. g. Sedativa dan hipnotika (obat penenang/obat tidur, seperti pil BK/koplo, MG) h. PCP (fensiklidin) i. Solven dan inhalansi : gas atau uap yang di hirup. Contoh: tiner dan lem j. Nikotin, terdapat pada tembakau (termasuk stimulansia) k. Kafein (stimulansia), terdapat dalam kopi, berbagai jenis obat penghilang rasa sakit atau nyeri, dan minuman kola.

Tanda-Tanda Kemungkinan Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif
a.Fisik – Berat badan turun drastic – Mata terlihat cekung dan merah,muka pucat,bibir kehitamhitaman – Tangan penuh dengan bintik-bintik merah,seperti bekas gigitan nyamuk,seperti bekas gigitan nyamuk dan ada tanda bekas luka sayatan.Goresan dan perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan. – Buang air besar dan air kecil kurang lancer

– Sembelit atau sakit perut tanpa alas an yang jelas b.Emosi – Sangat sensitif dan cepat bosan – Bila ditegur atau dimarahi,malah membangkang – Emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul orang atau berbicara kasar terhadap keluarga atau orang lain – Nafsu makan tidak menentu c.Perilaku – Malas dan sering melupakan tanggung jawab tugas-tugas rutinnya – Menunjukan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga – Sering bertemu dengan orang yang tidak dikenal keluarga,pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam – Suka mencuri uang di rumah,sekolah,ataupun tempat pekerjaan dan menggadaikan barang-barang berharga di rumah.Begitupun dengan barang miliknya,banyak yang hilang – Selalu kehabisan uang – Waktunya di rumah kerapkali di kamar,kloset,gudang,ruang gelao,kamar mandi,atau tempat-tempat sepi lainnya – Takut akan air.Jika terkena akan terasa sakit karena itu menjadi malas mandi – Sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan,biasanya saat “putus zat” – Sikapnya cenderung jadi manipulative dan tiba-tiba manis bila ada maunya – Sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alas an – Mengalami jantung berdebar-debar – Sering menguap – Mengeluarkan air mata berlebihan – Mengeluarkan keringat berlebihan – Sering mimpi buruk – Nyeri kepala – Mengelamai nyeri/ngilu sendi-sendi

KOKA DAN KOKAIN

Koka ialah sejenis tumbuhan yang kebanyakannya ditanam di Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia Tenggara dan Taiwan. Nama sains bagi pokok Koka ialah Erythroxylum coca. Pokok Koka ini mempunyai ketinggian 2.4m atau 8 kaki. Rantingrantingnya lurus,daunnya berwarna hijau muda, nipis ,legap dan berbentuk bujur. Selain itu, didapati sedikit runcing pada bahagian hujung daunnya. Ciri-

ciri yang ketara bagi pokok Koka ialah bahagian areolanya dibatasi oleh dua longitud garisan melengkung, iaitu pada setiap permukaan tulang daun. Garisan melengkung ini kelihatan menonjol terutamanya di bawah permukaan daun. Bunga pokok Koka adalah kecil dan tumbuh dalam rumpuan kecil di bahagian tangkainya yang pendek. Korala bunga koka terdiri daripada lima ranggi yang berwarna putih kekuningan. Anternya berbentuk hati dan pistilnya mengandungi tiga karpel yang bersatu membentuk ovali tiga-kebuk. Bunga koka akan menjadi beri merah bila mencapai kematangan.

Tumbuhan ini hidup baik dengan sempurnanya dalam keadaan yang panas dan lembap seperti cerang hutan. Daun-daun pokok koka yang paling digemari adalah daun yang diperolehi dari pokok yang tumbuh di kawasan kering di sisi bukit. Apabila tangkai daun koka boleh dibengkokkan, maka ia dianggap sesuai untuk dipetik. Daun-daun hijau (matu) yang dipetik itu akan ditaburkan di atas satu lapisan yang nipis dan kemudian dikeringkan di bawah cahaya matahari. Seterusnya, daun-daun tersebut akan dibungkuskan ke dalam gini-guni supaya kualiti daun-daun tersebut dapat dijamin. Oleh itu, daun-daun yang dibungkus tersebut dikehendaki simpan pada tempat yang kering.

Spesimen daun koka yang berlainan mempunyai komposisi yang berlainan. Kelainan komposisi spesimen daun-daun koka ini adalah sangat tidak konsisiten. Sampel-sampel yang baik mempunyai bau teh yang tajam. Apabila daun-daun tersebut dikunyah, ia akan menghasilkan rasa yang hangat dalam mulut dan rasa yang pedas dan menyenangkan. Kokain merupakan alkaloid yang terpenting bagi koka. Selain itu, duan-daun koka juga boleh menghasilkan pelbagai alkaloid yang lain. Apakah itu Kokain?

Kokain adalah satu alkaloid berhablur yang berwarna putih. Ia diperolehi daripada daun-daun tumbuhan koka, iaitu sejenis pokok rimbun yang biasanya dijumpai tumbuh liar di Peru, Bolivia, Ecuador

dan juga ditanam di kebanyakan negara lain. Formula kimia kokain ialah C17H21NO4. Kokain bertindak sebagai anestetik kerana ia boleh mengganggu pengkonduksian impuls-impuls dalam sistem saraf, terutamanya dalam membran-membran mukos mata, hidung dan kerongkong. Tetapi, yang terpenting sekali ialah apabila kokain diinges dalam jumlah yang sedikit, ia akan mengakibatkan perasaan kesejahteraan dan euforia, bersama dengan kurang rasa selera makan, melegakan diri daripada kelesuan dan berbangkitnya kecerdasan mental. Apabila kokain diambil dalam jumlah yang banyak dan berlanjutan atau diambil berulang-kali, kokain akan mengakibatkan kemurungan, kekhuatiran, cepat marah, gangguan tidur, kelesuan yang teruk, kekeliruan mental, penyakit saraf dan terkejang-kejang yang boleh membawa kepada kematian.

Latar Belakang Kokain Sejak berabad lagi, masyarakat India dalam Peru dan Bolivia telah tahu menyunyah daun-daun koka ini bercampur dengan until-until batu kapur dan abu-abu tumbuhan untuk menyenangkan perasaan mereka atau untuk menahan daripada keadaan kerja yang teruk, lapar dan dahaga. Dalam masyarakat Andes pula, daun-daun koka ini dijual secara terbuka di pasaran. Daun koka ini digunakan oleh mereka sebagai teh untuk menghilangkan kepenatan dan kelaparan, kerana daun koka mengandungi nutrien. Selain itu, daun koka ini juga mempunyai fungsi yang boleh menyembuhkan sakit gigi dan penyakit osteoporosis yang biasanya berlaku pada orang-orang tua. Ini adalah kerana daun koka mengandungi kalsium yang tinggi. Bagi budaya masyarakat yang lain, alkaloid yang aktif ini diekstrak secara kimia dari daun koka dan ditukar menjadi hidroklorik garam kokain, iaitu kokain hidroklorida. Kemudian serbuk putih ini disenguk melalui tiub geronggang dan ia bersedia menyerap masuk dalam saluran darah melalui membran mukos hidung.

Kokain adalah bahan perengsa dan ia boleh bertindak untuk menyempitkan saluran darah, mengakibatkan hidung berair dengan teruknya atau berlaku pengulseran dalam rongga hidung. Kesan

euforia selepas kokain disenguk boleh dikatakan hanya buat sementara waktu sahaja dan kesan ini akan hilang selepas lebih kurang 30 minit. Kokain boleh mendatangkan ketagihan kepada penagihnya dan mungkin juga ketagihan fizikal. Kokain juga boleh disuntik dalam bentuk larutan atau dihisap dalam bentuk yang telah melalui proses kimia yang dikenali sebagai freebase. Mana-mana satu cara pengambilan kokain yang disebut tadi, dengan ketaranya boleh mendorong kepada nafsu yang kuat.

Dalam tahun 1980-an, sejenis sediaan kokain yang baru telah muncul dan dikenali sebagai crack. Penghisapan crack akan menghasilkan keadaan euforia yang teramat sangat dan buat sementara waktu. Di samping itu, crack juga boleh mengakibatkan ketagihan. Penggunaan kokain dalam bentuk crack merupakan salah satu perkara yang boleh menjejaskan kesihatan badan. Selain itu, bentuk lain yang boleh dihisap ialah gam kokain. Ia adalah sangat narkotik. Gam kokain dihasilkan dalam peringkat pertengahan semasa daun-daun koka diproses menjadi kokain. Penggunaan kokain secara berlanjutan atau kompulsi dalam bentuk yang ditulenkan boleh mengakibatkan gangguan tidur, kehilangan selera makan, psikosis toksik iaitu delusi penyakit jiwa dan khayalan gangguan sentuhan akan berlaku. Penagih yang mengalami gangguan ini akan berasa bahawa terdapat seranggaserangga merangkak di bawah kulitnya.

Dampak Langsung Kokain Kebanyakan pengguna akan mengalami kesan-kesan berikut secara sementara selepas pengambilan kokain. -Kebangkitan fisiologi badan (termasuk peningkatan suhu badan dan kadar jantung) -Kegirangan (exhilaration) -Kekhuatiran -Perasaan yang menyenangkan

-Rasa lapar dikurangkan -Panik -Gangguan konsentrasi -Tidak rasa letih dan kurang sensitif terhadap kesakitan -Peningkatan kebolehan mental dan kekuatan fizikal -Pupil berkembang luas -Membangkitkan nafsu berahi -Kelakuan luar jangka / keras Semasa kokain dihisap ke dalam badan seseorang, kesan-kesan akan timbul sehingga kemuncak selama 15 – 30 minit dan kemudian akan menyusut kesannya.

Kesan Pengambilan Dosis yang Tinggi Pengambilan kokain dalam dosis yang tinggi akan membawa kesan yang serta-merta selepas masa satu jam seperti dibawah: -Kebimbangan yang teramat sangat -Kekhuatiran -Paranoia -Halusinasi -Pening kepala -Meloya dan muntah -Gegaran seluruh badan -Kekerasan yang luar jangka / kelakuan yang agresif -Kehilangan daya penumpuan -Kehilangan koordinasi -Kehilangan minat dalam sex -Kehilangan daya motivasi dan keazaman

-Sakit dan lemah jantung

Kelebihan Dosis dan Kematian Jumlah kokain yang akan membawa kepada kelebihan dosis kepada seseorang akan berbeza dari seorang ke seorang yang lain. Pada umumnya, kesan yang dialami adalah sementara sahaja tetapi sangat hebat. Walaupun kes-kes seperti ini jarang berlaku, tetapi pernah ada kes yang dilapor atau dicatit bahawa ada juga kematian yang disebabkan oleh kelebihan dosis. Kelebihan dosis dalam penggunaan kokain akan mengakibatkan kesan seperti di bawah: -Serangan jantung yang tiba-tiba terhadap otak dan menyebabkan seseorang itu tidak dapat bergerak. -Serangan sakit jantung -Pertumpahan darah dalam otak -Kegagalan ginjal menjalani fungsinya -Strok dan -Getaran badan yang berlanjutan

Pegunaan dalam Jangka Panjang Penggunaan kokain yang kerap dan berjangka panjang akan menimbulkan kesan yang tidak menyenangkan. Keadaan ini biasanya berlaku pada pengguna kokain yang tidak meneruskan penggunaannya buat sementara waktu. Kebanyakan gejala di bawah ini akan kelihatan apabila dihenti penggunaan kokain. -Kekhuatiran -Meloya -Euforia -Insomnia -Kesusutan berat badan

-Psikosis -Paranoia -Kelesuan -Khayalan dan anhedonia

Bahaya kokain terhadap seseorang pengguna didapati berkaitan dengan cara pengambilannya. Ini termasuk: -Penyengukan yang berulangan boleh memusnahkan sel-sel yang melapisi hidung dan juga boleh memusnahkan struktur yang memisahkan lubang hidung. -Sesiapa yang mengambil kokain mempunyai risiko tinggi dijangkiti virus HIV, Hepatitis B dan C dan jangkitan yang lain, termasuk yang membawa kepada keracunan darah. -Kokain selalunya dicampur dengan bahan-bahan lain seperti glukos, bedak talkum, kanji dan bahan-bahan lain yang meracun apabila disuntik. Ini akan mengakibatkan keruntuhan vena-vena dan urat-urat darah, kebengkakan dan kerosakan jantung, hati dan otak. Ini adalah kerana pengguna tersebut tidak tahu ketulenan dan kekuatan yang sebenar dadah tersebut. Dengan itu, peluang kelebihan dosis dalam penggunaan dan kematian akan meningkat. -Jika disuntik ke dalam kulit, tidak kira secara sengaja atau secara insiden, kokain akan mengakibatkan penyempitan urat-urat dan juga boleh menghalang pengaliran darah ke tisu-tisu badan. Ini mungkin mengakibatkan kematian sel-sel badan. Kejadian ini boleh berlaku selepas satu saja suntikan kokain diambil.

Suntikan jangka panjang boleh membawa kepada: -Saluran darah akan tersumbat dengan bahan-bahan campuran yang boleh membawa kepada kerosakan yang besar terhadap organ-organ badan. -Keradangan saluran darah dan bengkak yang bernanah

Penarikan Diri daripada Penggunaan Kokain Gejala-gejala penarikan diri daripada penggunaan kokain berlaku apabila seseorang yang bergantung kepada dadah dipaksa berhenti daripada penggunaannya atau menghadkan jumlah penggunaan mereka dengan banyaknya. Secara umumnya, penarikan diri daripada penggunan kokain akan melalui tiga fasa seperti di bawah: 1. ‘The cash’ menjelaskan gejala yang dialami secara serta-merta setelah penggunaan dadah diberhentikan—biasanya dalam dua atau tiga hari yang pertama setelah menjauhi diri daripada kokain. Gejalagejalanya adalah seperti berikut: -Agitasi -Kemurungan -Keinginan yang teramat sangat terhadap dadah -Kelesuan

2. Fasa penarikan diri akan berakhir selepas sepuluh minggu dan gejala-gejalanya adalah seperti berikut: -Gangguan sistem saraf -Kekurangan tenaga -Kekhuatiran -Keinginan yang kuat -Kemarahan yang tiba-tiba

3. Fasa kelenyapan akan berakhir dengan tidak tentu waktunya dan gejala-gejala keinginan kuat terhadap kokain secara sekali-sekali, biasanya bertindak dengan kiu bersyarat. Keinginan yang kuat ini secara permukaannya akan berlanjutan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun selepas berhentinya penggunaan kokain. Gejala-gejala yang kelihatan:

-Lemah dalam daya motivasi -Tidak dapat lagi merasa apa-apa perasaan yang tenang -Meloya atau muntah -Getaran anggota badan -Agitasi -Kesakitan otot-otot dan -Gangguan tidur

Kokain dan Kandungan Penyelidik mendapati bahawa penggunaan kokain mengandung akan membawa kepada kesan berikut: -Keguguran -Pelahiran pramatang -Kematian bayi sewaktu lahir semasa

Ini adalah kerana kokain menyebabkan saluran darah ibu mengandung menjadi kecut. Dengan itu, pembekalan darah dan oksigen kepada bayi akan berkurangan. Ini bermakna bayi tersebut akan mengalami tumbesaran yang perlahan sebelum dan selepas dilahirkan. Jika kokain diambil menghampiri dengan tarikh bersalin, bayi yang dilahirkan akan menunjukkan gejala-gejala hiperaktif dan agitasi. Gejala-gejala penarikan diri daripada kokain boleh didapati pada bayi yang ibunya kerap mengambil kokain. Gejala ini termasuk mengantuk dan responsif.

Kegunaan Moden Kokain

Kokain mempunyai nilainya yang tersendiri dalam kegunaan modern. Dalam industri pembuatan arak, gula-gula dan minuman ringan, kokain

memainkan peranan yang penting. Contohnya dalam pembuatan minuman coca-cola, kokain dicampurkan untuk menghasilkan perisanya yang istimewa. Selain itu, kokain juga merupakan perasa yang semula jadi di mana ia diekstrak daripada daun koka. Kokain yang bersifat anestetik ini diguna untuk membuat ubat bius. Ubat bius ini kemudian digunakan dalam bidang pembedahan dan prosedur dental untuk menahan kesakitan yang dialami oleh pesakit. Di samping itu, ia juga diberikan kepada pesakit yang mendapat kanser tenat.

Penyalahgunaan Kokain

Penyalahgunaan kokain sepanjang abad ke-20 tidak begitu diberi perhatian oleh masyarakat dunia, tetapi menjelang akhir abad ke-20, penyalahgunaan kokain mula diambil perhatian. Ini adalah kerana mengikut kajian, peningkatan kadar kematian yang ketara yang dicetuskan oleh penggunaan dadah, kokain mempunyai tanggungjawab yang penting ke atas kejadian tersebut. Selain daripada itu, kokain juga boleh disalahgunakan untuk membuat dadah sintetik. Dadah-dadah sintetik yang dihasilkan daripada kokain ialah novokain (novocaine) dan xilokain (xylocaine)

G A N J A (Cannabis sativa syn. Cannabis indica)

Semua bagian dari tanaman mengandung kanabioid psikoaktif. Tanaman canabis biasanya dipotong, dikeringkan, dipotong kecil - kecil dan digulung menjadi rokok disebut joints. Akan mengikat pikiran dan dapat membuat pengguna ketagihan. Bentuk yang paling poten berasal dari tanaman yang berbunga atau dari eksudat resin yang dikeringkan dan berwarna coklat-hitam yang berasal dari daun yang disebut hashish atau hash. Ganja mengandung sejenis bahan kimia yang disebut delta-9tetrahydrocannabinol (THC) yang bisa mempengaruhi suasana hati dan mempengaruhi cara orang tersebut melihat dan mendengar hal-hal disekitarnya. Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obatobatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Diantara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euphoria (rasa gembira) yang berlebihan, serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir diantara para pengguna tertentu.

Ganja Kering dan Rokok Ganja Efek Pemakaian: Dari semua jenis narkoba, ganja dianggap sebagai narkotika yang aman dibandingkan dengan putaw atau sabu. Namun pada kenyataanya sebagian besar pecandu narkoba bermula dengan mencoba ganja. Ganja mempengaruhi konsentrasi dan ingatan, bahkan seringkali para pengguna ganja akan mencari obat-obatan yang lebih keras dan lebih mematikan. Pemakai ganja mudah kehilangan konsentrasi,denyut nadi cenderung meningkat, keseimbangan dan koordinasi tubuh menjadi buruk, ketakutan, mudah panik, depresi, kebingungan dan berhalusinasi. Pemanfaatan Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak. Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan. Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali. Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.

Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong. Budidaya Tanaman ini ditemukan hampir disetiap negara tropis. Bahkan beberapa negara beriklim dingin pun sudah mulai membudidayakannya dalam rumah kaca.

FENSIKLIDIN (PCP)

Fensiklidin (PCP, debu malaikat), ditemukan pada akhir tahun 1950 sebagai suatu obat bius, yang betul-betul mengurangi rasa nyeri. Pemakaian resmi dalam bidang kedokteran dihentikan pada tahun 1962 karena pasien yang menerima PCP sering mengalami kecemasan berat dan delusi, dan beberapa diantaranya menderita psikosa sementara. PCP mulai menjadi obat jalanan pada tahun 1967 dan secara keliru diperjualbelikan sebagai marijuana. Semua PCP yang ditemukan di jalanan dibuat secara ilegal.at ilegal. Setelah ditaburkan diatas tanaman (misalnya peterseli, daun mint, tembakau atau marijuana), PCP kemudian dihisap. PCP kadang dipakai dalam sediaan per-oral (ditelan) atau disuntikkan.

PCP menekan otak dan pemakainya biasanya akan menjadi bingung dan mengalami disorientasi, segera setelah obat digunakan. Mereka tidak tahu dimana mereka berada, siapa mereka atau jam berapa dan hari apa. Mereka bisa masuk ke dalam keadaan mabuk (kesurupan, trance), seperti dihipnotis. Pembentukan air ludah dan keringat bisa meningkat. Mereka menjadi suka berkelahi dan karena mereka tidak meresakan nyeri, mereka akan terus menerus berkelahi meskipun dipukul dengan keras.

Tekanan darah dan denyut jantung juga meningkat. Sering terjadi tremor otot (gemetar). Dosis PCP yang sangat tinggi bisa menyebabkan: - tekanan darah tinggi, yang selanjutnya bisa menyebabkan stroke - halusinasi dengar (mendengar suara-suara) - kejang - hipertermia (demam yang sangat tinggi) - koma - kematian. Penyalahgunaan PCP jangka panjang bisa merusak otak, ginjal dan otot. Pemakai PCP yang skizofrenik kemungkinan besar akan menderita psikosa selama beberapa hari atau beberapa minggu setelah pemakaian PCP.

Pengobatan terhadap reaksi yang merugikan dari PCP ditujukan pada efek khususnya. Sebagai contoh, diberikan obat-obat untuk menurunkan tekanan darah atau untuk menghentikan kejang. Jika pemakai PCP mengalami agitasi, mereka dimasukkan ke dalam ruangan yang tenang, disertai pengawasan terhadap tekanan darah, denyut jantung dan pernafasannya. Jika masih saja gelisah, diberikan obat penenang (misalnya diazepam). Dilakukan pengurasan lambung dan obat-obat diberikan untuk mempercepat pembuangan PCP dari tubuh.

SOLVENT & INHALASI

Volatile Solvent : Adalah zat adiktif dalam bentuk cair. Zat ini mudah menguap. Penyalahgunaannya adalah dengan cara dihirup melalui hidung. Cara penggunaan seperti ini disebut inhalasi. Zat adiktif ini antara lain : - Lem UHU - Cairan PEncampur Tip Ex (Thinner) - Aceton untuk pembersih warna kuku, Cat tembok - Aica Aibon, Castol - Premix

Inhalansia : Zat inhalan tersedia secara legal, tidak mahal dan mudah didapatkan. Oleh sebab itu banyak dijtemukan digunakan oleh kalangan sosial ekonomi rendah. Contoh spesifik dari inhalan adalah bensin, vernis, cairan pemantik api, lem, semen karet, cairan pembersih, cat semprot, semir sepatu, cairan koreksi mesin tik ( tip-Ex ), perekat kayu, bahan pembakarm aerosol, pengencer cat. Inhalan biasanya dilepaskan ke dalam paru-paru dengan menggunakan suatu tabung. GAMBARAN KLINIS : Dalam dosis awal yang kecil inhalan dapat menginhibisi dan menyebabkan perasaan euforia, kegembiraan, dan sensasi mengambang yang menyenangkan. Gejala psikologis lain pada dosis tinggi dapat merupa rasa ketakutan, ilusi sensorik, halusinasi auditoris dan visual, dan distorsi ukuran tubuh. Gejala neurologis dapat termasuk bicara yang tidak jelas (menggumam, penurunan kecepatan bicara, dan ataksia ) . Penggunaan dalam waktu lama dapat menyebabkan iritabilitas, labilitas emosi dan gangguan ingatan. Sindroma putus inhalan tidak sering terjadi, Kalaupun ada muncul dalam bentuk susah tidur, iritabilitas, kegugupan, berkeringat, mual, muntah, takikardia, dan kadangkadang disertai waham dan halusinasi. EFEK YANG MERUGIKAN :

Efek merugikan yang paling serius adalah kematian yang disebabkan karena depresi pernafasan, aritmia jantung, asfiksiasi, aspirasi muntah atau kecelakaan atau cedera. Penggunaan inhalan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal yang ireversibel dan kerusakan otot yang permanen….

Pencegahan Narkoba
1. 2. 3. 4. Memperkuat iman Memilih lingkungan pergaulan yang sehat Komunikasi yang baik Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok

Pertolongan Pertama
Penderita dimandikan dengan air hangat,minum banyak,makan makanan bergizi dalam jumlah sedikit dan sering dan dialihkan perhatiannya dari narkoba.Bila tidak berhasil perlu pertolongan dokter.Pengguna harus diyakinkan bahwa gejala-gejala sakaw mencapai puncak dalam 3-5 hari setelah 10 hari akan hilang.

Penyembuhan Narkoba
Untuk menjalani program penyembuhan dari ketergantungan atas narkoba (terutama shabu- shabu/amphetamin, putauw, dan mariyuana/ganja) ini, ada 6 (enam) kali pertemuan yang saya lakukan secara satu persatu (one-on-one basis) untuk tiap pasien selama 5 (lima) minggu berturut-turut. Tiap kali pertemuan akan berlangsung antara 1 (satu) s/d 2 (dua) jam, tergantung dari seberapa parah ketergantungan pasien atas narkoba. Target dari healing session tiap minggu itu adalah untuk membekali pasien agar bisa bertahan untuk tidak menggunakan narkoba selama satu minggu sampai healing session berikutnya. Jadi, healing session di minggu pertama akan membekali pasien sampai healing session di minggu kedua. Healing session di minggu kedua akan membekali pasien sampai healing session di minggu ketiga; dan seterusnya sampai minggu kelima. Setelah enam kali pertemuan (akhir minggu kelima) terapi penyembuhan akan selesai. Pada saat itu pasien telah akan mampu untuk berdiri sendiri karena masalah yang selama ini menyeretnya untuk terjerat pada ketergantungan atas narkoba telah terlihat jalan keluarnya, atau bahkan mungkin telah terselesaikan.

Teknik penyembuhan yang dipakai akan tergantung dari kebutuhan pasien. Sebagian pasien memiliki masalah mental emosional yang akut, dan sebagian lagi memiliki ketergantungan fisik atas narkoba yang menyebabkan kesakitan apabila penggunaan narkoba dihentikan. Di dalam healing session, kartu tarot akan digunakan sebagai medium untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi pasien. Berbagai alternatif yang ada bisa dikaji, dan penyembuh akan berperan sebagai fasilitator sehingga pasien bisa menemukan keyakinannya kembali bahwa masalah yang dihadapinya akan selesai. Setelah itu, barulah dilakukan pembersihan cakra-cakra di tubuh pasien untuk menghilangkan ketagihannya atas narkoba. Ada yoga pernapasan (pranayama), meditasi di cakra pineal, cakra jantung, dan cakra mahkota,,, Penyembuh akan duduk berhadap-hadapan dengan pasien dan memandunya secara langsung di dalam meditasi penyembuhan. Secara astral, sebenarnya penyembuh menarik ke dalam tubuhnya sendiri (untuk selanjutnya akan dialirkan/dibuang/dinetralkan ke tanah) segala simptom ketergantungan yang dialami oleh pasien, sehingga pasien akan merasakan hilangnya symptom ketergantungan pada saat healing session berakhir. Penyembuh juga memberikan energi positif ke dalam cakra-cakra pasien dan tubuh mental dan emosionalnya sehingga bisa menghadapi satu minggu berikutnya tanpa merasakan kesakitan walaupun konsumsi narkoba telah dihentikan. Pada saat healing session berikutnya, hal yang sama akan dilakukan sehingga genap lima minggu berturut-turut. Kenapa harus lima minggu? Karena, menurut pengalaman, lima minggu pertama setelah konsumsi narkoba dihentikan adalah masa kritis. Apabila masa ini bisa dilewati dengan selamat, maka pasien akan memiliki cukup kepercayaan dan kemampuan diri untuk mengatakan 'tidak' kepada narkoba. Dan selama lima minggu pertama yang kritis itu, saya akan mendampingi pasien agar tidak lagi jatuh ke dalam kebiasaan yang sudah hendak ditinggalkannya tetapi tidak mampu.

4 Alternatif Menurunkan Resiko
1. Jarum sekali pakai

2. Menstrilisasi jarum suntik 3. Mengganti kebiasaan menyuntik dengan menghirup atau oral dengan tablet 4. Menghentikan sama sekali penggunaan narkoba

Alkohol Alkohol adalah zat yang paling sering disalahgunakan manusia, alkohol diperoleh atas peragian/fermentasi madu, gula, sari buah atau umbi-umbian. Dari peragian tersebut dapat diperoleh alkohol sampai 15% tetapi dengan proses penyulingan (destilasi) dapat dihasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi bahkan mencapai 100%. Kadar alkohol dalam darah maksimum dicapai 30-90 menit. Setelah diserap, alkohol/etanol disebarluaskan ke suluruh jaringan dan cairan tubuh. Dengan peningkatan kadar alkohol dalam darah orang akan menjadi euforia, namun dengan penurunannya orang tersebut menjadi depresi. Ada 3 golongan minuman berakohol yaitu golongan A; kadar etanol 1%-5% (bir), golongan B; kadar etanol 5%-20% (anggur/wine) dan golongan C; kadar etanol 20%-45% (Whiskey, Vodca, TKW, Manson House, Johny Walker, Kamput). Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol dapat dirasakan segera dalam waktu beberapa menit saja, tetapi efeknya berbeda-beda, tergantung dari jumlah / kadar alkohol yang dikonsumsi. Dalam jumlah yang kecil, alkohol menimbulkan perasaan relax, dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi, seperti rasa senang, rasa sedih dan kemarahan. Bila dikonsumsi berlebihan, akan muncul efek sebagai berikut: merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri, tanpa ada perasaan terhambat menjadi lebih emosional (sedih, senang, marah secara berlebihan) muncul akibat ke fungsi fisik - motorik, yaitu bicara cadel, pandangan menjadi kabur, sempoyongan,

inkoordinasi motorik dan bisa sampai tidak sadarkan diri. kemampuan mental mengalami hambatan, yaitu gangguan untuk memusatkan perhatian dan daya ingat terganggu. Pengguna biasanya merasa dapat mengendalikan diri dan mengontrol tingkahlakunya. Pada kenyataannya mereka tidak mampu mengendalikan diri seperti yang mereka sangka mereka bisa. Oleh sebab itu banyak ditemukan kecelakaan mobil yang disebabkan karena mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. Pemabuk atau pengguna alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus, penyakit liver, dan kerusakan otak. Kadang-kadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat - obatan berbahaya lainnya, sehingga efeknya jadi berlipat ganda. Bila ini terjadi, efek keracunan dari penggunaan kombinasi akan lebih buruk lagi dan kemungkinan mengalami over dosis akan lebih besar.
PEMBUATAN ALKOHOL Minuman keras atau dalam bahasa fiqihnya dikenal dengan khamer adalah minuman beralkohol yang memabukkan dan haram. Hal itu sudah disepakati oleh semua pihak. Tetapi ada minuman yang sebelumnya dikenal sebagai minuman halal, karena ketidak tahuan proses produksi, bisa berubah menjadi haram, tanpa disadari. Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan minuman keras adalah bahan-bahan alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Secara umum ada dua jenis tanaman yang sering dipakai, yaitu perasan buah (jus) dan biji-bijian, meskipun kadang-kadang nira atau tebu juga dipakai untuk minuman beralkohol tradisional. Perasan buah yang paling banyak dipakai adalah anggur, sedangkan biji-bijian yang banyak digunakan adalah barley, gandum, hope dan beras. Dalam pembuatannya bahan-bahan tersebut kemudian difermentasi. Fermentasi adalah proses pengolahan yang menggunakan peranan mikroorganisme (jasad renik), sehingga dihasilkan produk-produk yang dikehendaki. Jasad renik adalah makhluk hidup yang sangat kecil, sehingga mata biasa tidak mampu

melihatnya. Ia hanya bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop. Mikroorganisme ada di mana-mana di sekeliling kita, seperti pada tanah, air, bahan makanan, bahkan melayang-layang di udara yang kita hirup setiap hari. Jenis mikroorganisme ini sangat banyak. Dalam mikrobiologi pangan, kita mengenal tiga jenis jasad renik, yaitu kapang (jamur), bakteri dan khamir (yeast). Jamur dan bakteri lebih dikenal masyarakat karena juga berkaitan dengan penyakit. Kalau kita terserang penyakit kulit, seperti panu, kadas dan kurap, maka penyebabnya adalah sejenis jamur penyebab penyakit. Sedangkan bakteri banyak menyebabkan berbagai jenis penyakit menular, seperti TBC, Thypus, Colera, Desentri, dan sebagainya. Khamir adalah salah satu jenis mikroba yang sebenarnya banyak berperan dalam dunia pangan, tetapi kurang dikenal luas oleh masyarakat. Secara tradisional, khamir sebenarnya sudah sangat dikenal masyarakat. Dalam pembuatan tape selalu digunakan ragi yang ditambahkan untuk membuat singkong atau beras ketan menjadi produk yang diinginkan. Ragi ini sebenarnya adalah khamir yang berfungsi untuk mengubah karbohidrat (pati) menjadi gula dan alkohol. Proses tersebut juga menyebabkan tekstur tape menjadi lunak dan empuk. Proses yang hampir sama juga terjadi pada pembuatan minuman keras. Bahan baku berupa biji-bijian tersebut ditambahkan sejenis ragi yang secara mikrobiologis adalah sama, yaitu khamir dengan nama latin Saccharomyces cerevisae. Khamir inilah yang mengubah pati pada biji-bijian tersebut menjadi gula, serta mengubah sebagian gula menjadi alkohol dan komponen flavor (cita rasa). Dari proses tersebut kemudian akan dihasilkan minuman beralkohol dengan cita rasa tertentu sesuai dengan bahan baku yang digunakan. Lama proses fermentasi itu akan mempengaruhi jumlah alkohol yang dihasilkannya. Semakin lama proses fermentasi semakin tinggi kandungan alkoholnya. Dari perbedaan biji-bijian yang dipakai dan lamanya fermentasi ini akan menghasilkan jenis minuman keras yang berbeda-beda pula. Fermentasi Spontan

Ada kalanya proses pembuatan minuman keras ini tidak harus ditambahkan ragi atau yeast dengan sengaja. Karena mikroorganisme sebenarnya ada di sekeliling kita, termasuk di udara bebas, maka sebenarnya proses fermentasi bisa berlangsung secara langsung, tanpa harus menambahkan ragi ke dalamnya. Proses inilah yang dikenal dengan fermentasi spontan. Hal ini terjadi pada fermentasi perasan buah anggur. Buah anggur yang diperas dan dibiarkan di udara terbuka, maka dengan sendirinya akan berlangsung proses fermentasi dari mikroba yang ada di udara. Jika proses tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun, maka mikroba yang ada di udara secra alamiah akan terseleksi sendiri, sehingga hanya mikroba tertentu sajalah yang dominan. Itulah yang terjadi pada industri-industri khamer tradisional. Dalam dunia anggur, kita mengenal jenis-jenis anggur tertentu yang disimpan di dalam petipeti kayu. Semakin lama anggur itu disimpan, semakin mahal pula harga anggur tersebut, karena akan dihasilkan cita rasa spesifik yang sangat khas. Fermentasi spontan ini bisa terjadi di mana saja, termasuk juga pada minuman jus yang kita miliki dan kita ketahui sebagai minuman halal. Kalau kita menyimpan jus buah yang tidak habis, maka dalam beberapa hari jus tersebut akan mengalami fermentasi spontan dan berubah menjadi minuman beralkohol. Status hukumnya akan sama dengan minuman keras yang mengandung alkohol. Inilah yang kadang-kadang kurang disadari oleh masyarakat. Ketidaktahuan akan proses fermentasi spontan ini bisa saja menjerumuskan kita kepada minuman beralkohol yang memabukkan. Hal sama juga terjadi pada nira kelapa atau aren. Ketika masih segar, maka nira tersebut adalah halal. Akan tetapi ketika sudah didiamkan beberapa hari (biasanya lebih dari dua hari) maka akan berubah menjadi tuak yang beralkohol, memabukkan dan haram. Minuman itu sering dijajakan di beberapa daerah dan dianggap sebagai minuman halal. DAMPAK BURUK ALKOHOL

ALKOHOL MERUSAK MEMORI OTAK

Seperti dikutip dari Femalefirst, Minggu (10/8/2008), kesehatan sangatlah penting bagi setiap manusia. Kebiasaan buruk meminum minuman keras dapat memberikan pengaruh yang buruk bagi aktivitas seseorang. Terlebih pada saat ini banyak anak muda yang menyiasiakan hidupnya dengan meminum minuman yang dapat memabukkan itu. Menurut penelitian yang telah dilakukan, usia 17-19 tahun adalah masa-masa di mana otak masih berkembang dengan pesat. Anak muda yang mengonsumsi minuman keras cenderung memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Selain menghambat perkembangan memori, minuman keras bisa merusak fungsi sel-sel otak. MENGANGGU KEHAMILAN Keluarga yang menginginkan mempunyai anak sebaiknya menghindari konsumsi minuman beralkohol. Bukan hanya sang istri saja yang harus menghindarinya, tapi juga sang suami. Karena alkohol yang dikonsumsi pada saat pembuahan terjadi (pertemuan sperma dan sel telur), akan meningkatkan risiko untuk terjadinya keguguran. Dari 430 pasangan di Denmark, yang berusia sekitar 20-35 tahun, dan berencana untuk hamil untuk pertama kalinya. Selama penelitian tersebut, pada 186 pasangan, terjadi kehamilan, yang mana 55 kehamilan berakhir dengan keguguran spontan dan 131 kehamilan berlangsung dengan baik. Dari hasil tersebut, ditelusuri penyebab keguguran yang terjadi. Hasilnya, wanita yang mengkonsumsi 10 minuman atau lebih beralkohol perminggu pada saat pembuahan, berisiko tiga kali lebih besar kemungkinan untuk mengalami keguguran dibanding dengan yang tidak mengkonsumsi minuman beralkohol. Sedang pria yang mengkonsumsi 10 minuman atau lebih beralkohol perminggu saat konsepsi, maka istrinya akan berisiko lima kali lebih besar kemungkinan untuk mengalami keguguran spontan dibanding dengan suami yang tidak mengkonsumsi alkohol. Penyebabnya, kemungkinan karena alkohol menyebabkan kromosom dalam sel sperma menjadi tidak normal. Dan memang banyak kasus keguguran diketahui disebabkan karena ketidak-

normalan kromosom. Sebelumnya juga telah diketahui bahwa konsumsi alkohol dapat menyebabkan beberapa risiko pada bayi seperti cacat lahir, bayi lahir dengan berat badan rendah dan lahir prematur. Percobaan pada binatang juga memperlihatkan hasil yang merugikan dari konsumsi alkohol saat pembuahan. Binatang jantan dan betina yang diberikan minuman beralkohol dalam jumlah besar saat sekitar pembuahan atau di awal kehamilan, meningkatkan risiko terjadinya kematian janin. Sedang pada manusia, apakah mempunyai hasil yang sama, belum jelas. MENGANGGU KERJA HATI Walaupun banyak yang mengatakan wine sangat baik untuk jantung mengingat kandungan antioksidannya yang tinggi, alkohol yang terkandung dalam segala jenis minuman keras dapat mengganggu fungsi hati. Hati merupakan kelenjar terbesar tubuh manusia yang bertugas untuk menawarkan racun, sehingga kenaikan kadar alkohol dalam darah akan berusaha dinetralkan oleh hati. Kerja hati yang berlebihan atau dipacu terlalu keras akan menyebabkan kerusakan hati, baik sirosis, kanker, dan sebagainya.

Rokok
I. Pengertian Rokok adalah: 1. Racun yang dapat menyebabkan gejala yang sangat fatal bila tidak dihentikan.Kebiasaan merokok selain mempengaruhi kesehatan juga mempengaruhi kepribadian. 2. silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. II. Kandungan rokok

Perlu diketahui ,asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia berbahaya .Sekitar 60 diantaranya dikenal bersifat Karsinogenik (penyebab terjadinya kanker) ,bahan kimia yang berbahaya dalam rokok diantaranya adalah: ”ASETON” Penghapus cat kuku ”AMONIAK” Bahan pembersih lantai ”ARSENIK” Racun tikus ”BUTAN” Bahan bakar korek api ”KADMIUM” Dipakai pada baterai mobil ”KARBON MONOKSIDA” Gas beracun yang keluar dari knalpot ”DDT” Obat pembasmi serangga ”HIDROGEN SIANIDA” Gas racun untuk hukuman mati ”METANOL Bahan bakar roket ” ”NAPTHALENE” Kapur barus ”TOLUENE” Bahan pelarut Industri ”VINIKLORIDA” Bahan baku plastik PCV ”TAR” Merusak paru-paru dan penyebab kanker ”NIKOTIN” Obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah (penyebab kecanduan)

III. Orang yang merokok Lebih kurang 1,1 milyar penduduk dunia merokok (World Bank,1999). Pada tahun 2025,jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat sampai

dengan 1,6 milyar. Dengan jumlah perokok sebanyak 75% dari populasi, WHO melaporkan bahwa Indonesia adalah satu dari lima negara yang terbanyak perokoknya di dunia. Hasil penelitian di berbagai daerah menunjukkan bahwa jumlah perokok pria di Indonesia adalah 18,8%-54%. Remaja di Indonesia mulai merokok pada umur yang sangat muda. Hasil dibeberapa tempat menunjukkan bahwa remaja mulai merokok pada umur 5-18 tahun dengan persentasi terbesar umur 14 tahun. IV. Macam-macam rokok 1. Jenis rokok Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok, bahan baku atau isi rokok, proses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok. Rokok berdasarkan bahan pembungkus.
• • • •

Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung. Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren. Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau. Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.

Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan menyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Rokok berdasarkan proses pembuatannya.

Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana. Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat

rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar. Rokok berdasarkan penggunaan filter.
• •

Rokok Filter (RF): rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus. Rokok Non Filter (RNF): rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus. LA Lights LA Menthol Djarum BLACK Djarum Super Djarum Coklat Country A Mild Clas Mild Bentoel Benson & Hedges Lestees Lintang Enam Dji Sam Soe Gudang Garam Lucky Strike Marlboro Wismilak Star Mild

2. Merek rokok
• • • • • • • • • • • • • • • • • •

• •

X Mild U Mild

V. Akibat rokok 1.Akibat Negatif Rokok Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di AS secara kolektif masa hidup para perokok Amerika berkurang 5 juta tahun setiap tahunnya, kira-kira satu menit untuk setiap menit yang digunakan untuk merokok. “Merokok membunuh 420.000 orang amerika setiap tahun.” Demikian laporan majalah Newsweek. Itu berarti 50 kali lebih banyak dibanding yang meninggal akibat obat bius. Di dunia, tiga juta orang dalam setahun-enam orang setiap menit-meninggal akibat merokok, kata buku Mortality From Smoking in Developed Countries 1950-2000,yang diterbitkan oleh Dana Riset Kanker Kerajaan Inggris,WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan Lembaga Kanker Amerika.Martin Vessey dari Depkes pada Universitas Oxford dengan nada serupa mengatakan,”Penemuan-penemuan selama 40 tahun ini menuntun kepada kesimpulan yang mengerikan,yaitu bahwa setengah dari semua perokok pada akhirnya akan terbunuh oleh kebiasaan merekagagasan yang benar-benar menakutkan.’ Sejak tahun 1950-an, 60 juta orang telah meninggal karena merokok. Para dokter mengatakan bahwa dampak atas kesehatan yang disebabkan oleh larisnya rokok di Asia benar-benar mengerikan, The New York Times melaporkan. Richard Peto memperkirakan bahwa dari sepuluh juta kematian yang diduga berkaitan dengan merokok setiap tahunnya dalam dua atau tiga dekade mendatang,dua juta akan terjadi di Cina. Ini adalah sebuah contoh kecil dari masalah kesehatan yang diajukan oleh para peneliti sehubungan dengan penggunaan tembakau: Kanker Paru Paru: Sebesar 87 persen kematian karena kanker paru-paru didapati pada para perokok. Penyakit Jantung: Para perikok memiliki resiko 70 persen lebih besar terjangkit penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah. Kanker Payudara: Wanita yang merokok 40 batang atau lebih setiap hari memiliki kemungkinan 74 persen lebih besar meninggal karena kanker payudara.Kerusakan Pendengaran: Bayi-bayi dari ibu yang merokok lebih sulit memproses suara. Resiko Diabetes:Para penderita diabetes yang merokok atau mengunyah tembakau memiliki resiko yang lebih tinggi terkena kerusakan ginjal serta proses retinopathy (kerusakan pada retina) yang berkembang lebih cepat.Kanker Usus Besar : Dua penelitian yang melibatkan lebih dari 150.000 orang memperlihatkan hubungan yang jelas antara merokok dan kenker usus besar. Asma: Embusan asap

rokok dapat memperburuk asma di kalangan remaja. Kecenderungan untuk Merokok : Putri-putri daripara wanita yang merokok selama mengandung memiliki kemungkinan empat kali lebih besar untuk merokok. Leukemia: merokok tampaknya menyebabkan leukemia myeloid. Cedera sewaktu berolahraga :Menurut sebuah penelitian Angkatan Darat AS, para perokok memiliki kemungkinan lebih besar untuk cedera saat berolah raga Ingatan: Dosis nikotin yang tinggi bisa jadi mengurangi ketangkasan mental sewaktu seseorang sedang melaksanakan tugas yang rumit. Depresi: Para psikiater sedang menyelidiki bukti adanya hubungan antara merokok dengan depresi serta skizofrenia. Bunuh Diri: Sebuah penelitian atas para juru rawat memperlihatkan bahwa bunuh diri dua kali lebih besar kemungkinannya diantara para juru rawat yang merokok. Bahayabahaya lain : Kanker mulut,pangkal tenggorokan, esofagus, pankreas, lambung, usus kecil, kandung kemih, ginjal, dan leher rahim; stroke, serangan jantung,penyakit paru-paru yang kronis, penyakit pada sistem peredaran darah, radang dinding lambung,diabetes,kemandulan,melahirkan bayi dengan berat yang kurang, osteoporosis(keropos tulang), dan infeksi telinga. Risiko Kebakaran dapat ditambahkan juga,karena merokok merupakan penyebab utama dari kebakaran rumah, hotel, dan rumah sakit 2. Akibat Positif Rokok Aspek Positif dari tingkah laku merokok terutama berkaitan dengan masalah relaksasi dan kenikmatan sensoris. Nesbitt(Kleinke,dkk.1963) dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa orang yang merokok merasa relaks saat merokok karena mereka mengatributkan semua gejala yang timbul saat merokok ke dalam rokoknya. Grunberg (Supangat,1989) menerangkan bahwa nikotin yang terkandung dalam tembakau sangat cepat mempengaruhi jumlah accetyl choline neurotransmitter yang bisa menyebabkan seorang perokok merasa lebih yakin diri dan kadang-kadang pikiran terasa lebih cemerlang. Namun bila dalam jumlah banyak, nikotin justru menghentikan sama sekali produksi accetyl choline. Akibatnya, bila terlalu banyak merokok justru akan membuat perokok menjadi gelisah dan gemetaran. Menurut Glassman (Supangat,1989) peningkatan jumlah accetyl choline merangsang tubuh untuk memproduksi morfin tubuh (beta endorphins) dimana munculnya senyawa ini dalam darah dapat membangkitkan perasaan tenang dan melemaskan otot-otot atau santai..Keadaan demikian membuat perokok beranggapan bahwa

rokok dapat menimbulkan perasaan relaksasi ketika menghadapi persoalan-persoalan yang rumit atau memusingkan. Dengan merokok akan memberikan pengaruh yang menentramkan ketika masuk dalam pergaulan sosial, lebih-lebih jika situasi tersebutasing atau mencemaskan. 3. Akibat rokok terhadap orang di sekitar Sebuah penelitian pada tahun 1993 oleh EPA-Environmental Protection Agency(Lembaga Perlindungan Lingkungan) di AS menyimpulkan bahwa asap tembakau/rokok (ETS-Environmental Tobacco Smoke) yang ada dilingkungan kita adalah karsinogen Group A, yaitu yang paling berbahaya. Laporan raksasa ini menganalisis hasil dari 30 penelitian yang menyangkut asap yang mengepul melingkar dari ujung rokok maupun asap yang diembuskan keluar. EPA mempersalahkan asap tembakau yang ada di lingkungan atas 3000 kasus kematian karena kanker paru-paru setiap tahun di Amerika Serikat.Asosiasi Medis Amerika pada bulan Juni 1994 membenarkan kesimpulan tersebut dengan sebuah penelitian yang diterbitkannya yang memperlihatkan bahwa wanita yang tidak merokok namun terus terkena ETS memiliki 30 persen resiko yang lebih besar untuk mengidap kanker paru-paru dibandingkan denan orang-orang yang tidak pernah merokok seumur hidup mereka. Bagi anak-anak kecil, terus terkena asap rokok tersebut mengakibatkan 150.000 hingga 300.000 kasus bronkitis dan radang paru-paru setiap tahun. Rokok memperburuk gejala-gejala asma dari 200.000 hingga 1.000.000 anak setiap tahun di Amerika Serikat. Lembaga Jantung Amerika memperkirakan bahwa sebanyak 40.000 kematian setahun terjadi akibat penyakit jantung dan pembuluh darah yang disebabkan oleh ETS. 4. Akibat rokok terhadap aspek ekonomi -Positif Pemerintah dalam taraf tertentu bergantung kepada Rokok. Pemerintah AS, misalnya meraup 12 miliar dolar setahun dari pajak pemerintahan pusat maupun negara bagian atas produk tembakau Industri tembakau menyediakan lapangan pekerjaan yang baik di negara-negara yang angka penganggurannya terus meningkat. Sebagai contoh di Argentina, satu juta pekerjaan tercipta karena

industri rokok, di tambah empat juta pekerjaan lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan industri rokok tersebut. Pendapatan pajak yang sangat besar yang diperoleh dari perusahaan-perusahaan tembakau menyenangkan pemerintah. Nilai ekonomi tembakau di Indonesia sungguh fantastis. Pada tahun 1990, 183.785 hektar tanah ditanami tembakau. Antara tahun 19901992 Indonesia memproduksi lebih kurang 2% dari seluruh produksi tembakau di dunia. Oleh karena nilai ekonomi tembakau, Indonesia hanya memiliki kebijaksanaan dan peraturan anti merokok minimal. Iklan Rokok dimana-mana dapat dengan mudah dijumpai (di jalan, media massa, televisi, radio dsb). Berbagai macam kegiatan (olah raga, seni, sosial dsb) juga didukung oleh industri rokok. Larangan merokok hanya kita jumpai di kantor,fasilitas kesehatan, dan sekolah. -Negatif Dari segi ekonomi, menurut Report of WHO Expert Committee(1963), ada tiga hal penting sehubungan dengan efek negatif dari tingkahlaku merokok. Efek ini adalah berikut ini : a.Penurunan produksi (loss of production) yang diakibatkan oleh menurunnya harapan hidup, meningkatnya absensi kerja karena penyakit yang didapat dari merokok, serta meningkatnya gangguan yang bersifat permanen. b.Meningkatnya biaya perawatan kesehatan sebagai akibat dari penyakit yang ditimbulkan dari merokok. c.Kebakaran dan kecelakaan yang bisa timbul dari tingkah laku merokok yang dilakukan secara tidak hati-hati sehingga berakibat jatuhnya korban jiwa dan sumberdaya alam. VI. Penyembuhan kecanduan rokok Stop Rokok dengan Terapi SEFT Dalam 5 x 25 menit, kecanduan merokok bisa hilang dengan melakukan terapi SEFT (Spiritual, Emotional, Freedom, Technique). Terapi yang dilakukan dengan mengetuk ringan dengan 2 ujung jari atau yang disebut tapping di bagian tubuh tertentu, sehingga bisa kita lakukan sendiri.

Kafein

Gizi.net - Kafein adalah sejenis obat yang secara natural diproduksi oleh daun dan benih pada beberapa jenis tanaman. Kafein juga bisa diproduksi dengan sengaja dan ditambahkan pada bahanbahan makanan. Kafein dimasukkan kategori obat karena memberikan rangsangan pusat sistem saraf yang meningkatkan stamina. Kafein menyumbangkan energi sementara pada individu yang mengkonsumsinya dan juga menghilangkan rasa tidak mood. Kafein ada di dalam teh, kopi, cokelat, biji kelapa dan beberapa minuman ringan, pada obat yang menghilangkan rasa sakit dan beberapa jenis obat-obatan lainnya. Dalam bentuk yang alami, kafein terasa sangat pahit. Tetapi, beberapa minuman berkafein sudah melalui beberapa proses yang berhasil menyamarkan rasa pahit kafein. Remaja biasanya mengonsumsi kafein dari minuman ringan dan minuman penambah energi. (Selain tambahan bahan kafein buatan, minuman ini juga mengandung bahan tambahan pemanis dan perasa buatan). Kafein tidak akan meresap ke dalam tubuh, tetapi kamu dapat merasakan efeknya selama enam jam.

Dampak Kafein yang biasanya dirasakan kebanyakan orang adalah: 1. Meningkatkan aktivitas otak 2. Dengan dosis tinggi dapat menyebabkan rasa bimbang, pusing, sakit kepala, dan rasa gugup. 3. Mengganggu pola tidur normal.

4. Lebih sering buang air kecil 5. Menyebabkan tubuh kekurangan kalsium dan memicu hilangnya massa tulang dari waktu ke waktu, ini berarti resiko osteoporosis lebih besar. 6. Dapat memperburuk penyakit jantung tertentu. 7. Memperparah rasa cemas dan stress. Sensitivitas kafein (jumlah kafein yang dapat memberikan efek pada seseorang) sangat bervariasi dari individu ke individu. Rata-rata, semakin kecil seseorang semakin sedikit kafein memberikan efek samping. Sensitivitas kafein memberikan efek berdasarkan jumlah kafein yang dikonsumsi sehari-hari. Orang yang biasa mengonsumsi kafein dalam jumlah besar secara rutin lama-lama memiliki sensitivitas kecil pada kafein. Hal ini berarti mereka harus mengonsumsi jumlah kafein lebih besar untuk mendapatkan efek yang sama. Kafein juga bisa berinteraksi dengan beberapa jenis oabt-obatan dan suplemen. Meskipun kafein kadang-kadang digunakan untuk pengobatan sakit kepala migrain, kafein dapat memperburuk sakit kepala pada beberapa orang.

Lalu, Apa Kuncinya?

Kafein biasanya aman dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Para ahli menyarankan 200-300 miligram konsumsi kafein dalam sehari merupakan jumlah yang cukup untuk orang dewasa. Tapi, mengonsumsi kafein sebanyak 100 miligram tiap hari dapat menyebabkan individu tersebut tergantung pada kafein. Maksudnya, seseorang dapat mengalami gejala seperti rasa lelah, perasaan terganggu atau sakit kepala jika ia tiba-tiba berhenti mengonsumsi kafein. Remaja harus mencoba untuk membatasi konsumsi kafein dengan tidak lebih 100 miligram kafein dalam sehari. Anak-anak harus jauh lebih sedikit mengonsumsinya.

Jika kamu mengonsumsi kafein terlalu berlebihan, kamu mungkin ingin segera menghentikannya. Cara yang terbaik adalah menghentikannya secara perlahan. Jika tidak kamu akan terserang sakit kepala atau merasa lelah atau hanya sekedar merasa hilang. Cobalah dengan mengganti minuman bersoda yang mengandung kafein dengan menggantinya yang tanpa kafein. Contohnya air putih, minuman soda bebas kafein, dan teh bebas kafein. Tetap menghitung jumlah kafein yang dikonsumsi setiap harinya. Gantilah satu jenis minuman tiap minggunya dengan yang bebas kafein sampai kamu menemukan dirimu mengonsumsi kafein kurang dari 100 miligram per harinya.

KOKAIN

Kokain adalah zat yang adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat berbahaya. Kokain merupakan alkaloid yang didapatkan dari tanaman belukar Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulan.

Saat ini Kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotik, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan efek merugikannya telah dikenali.

Nama lain untuk Kokain : Snow, coke, girl, lady dan crack ( kokain dalam bentuk yang paling murni dan bebas basa untuk mendapatkan efek yang lebih kuat ).

EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN :

Kokain digunakan karena secara karakteristik menyebabkan elasi, euforia, peningkatan harga diri dan perasan perbaikan pada tugas mental dan fisik. Kokain dalam dosis rendah dapat disertai dengan perbaikan kinerja pada beberapa tugas kognitif.

GEJALA INTOKSITASI KOKAIN : Pada penggunaan Kokain dosis tinggi gejala intoksikasi dapat terjadi, seperti agitasi iritabilitas gangguan dalam pertimbangan perilaku seksual yang impulsif dan kemungkinan berbahaya agresi peningkatan aktivitas psikomotor Takikardia Hipertensi Midriasis .

GEJALA PUTUS ZAT: Setelah menghentikan pemakaian Kokain atau setelah intoksikasi akut terjadi depresi pascaintoksikasi ( crash ) yang ditandai dengan disforia, anhedonia, kecemasan, iritabilitas, kelelahan, hipersomnolensi, kadang-kadang agitasi. Pada pemakaian kokain ringan sampai sedang, gejala putus Kokain menghilang dalam 18 jam. Pada pemakaian berat, gejala putus Kokain bisa berlangsung sampai satu minggu, dan mencapai puncaknya pada dua sampai empat hari. Gejala putus Kokain juga dapat disertai dengan kecenderungan untuk bunuh diri. Orang yang mengalami putus Kokain seringkali berusaha mengobati sendiri gejalanya dengan alkohol, sedatif, hipnotik, atau obat antiensietas seperti diazepam ( Valium ).

Amfetamin (ATS) Apa itu amfetamin? Amfetamin atau Amphetamine atau Alfa-Metil-Fenetilamin atau beta-fenil-isopropilamin, atau benzedrin, adalah obat golongan stimulansia (hanya dapat diperoleh dengan resep dokter) yang biasanya digunakan hanya untuk mengobati gangguan hiperaktif karena kurang perhatian atau Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada pasien dewasa dan anak-anak. Juga digunakan untuk mengobati gejala-gejala luka-luka traumatik pada otak dan gejala mengantuk pada siang hari pada kasus narkolepsi dan sindrom kelelahan kronis. Amfetamin adalah satu jenis narkoba yang dibuat secara sintetis dan kini terkenal di wilayah Asia Tenggara. Amfetamin dapat berupa bubuk putih, kuning, maupun coklat, atau bubuk putih kristal kecil. Cara yang paling umum dalam menggunakan amfetamin adalah dihirup melalui tabung. Zat tersebut mempunyai mempunyai beberapa nama lain: shabu, SS, ubas, ice, dan lain-lain. Pada awalnya, amfetamin sangat populer digunakan untuk mengurangi nafsu makan dan mengontrol berat badan. Merk dagang Amfetamin (di AS) antara lain Adderall, dan Dexedrine. Sementara di Indonesia dijual dalam kemasan injeksi dengan merk dagang generik. Obat ini juga digunakan secara ilegal sebagai obat untuk kesenangan (Recreational Club Drug) dan sebagai peningkat penampilan (menambah percaya

diri atau PD). Istilah "Amftamin" sering digunakan pada campurancampuran yang diturunkan dari Amfetamin. Stimulan seperti amfetamin memengaruhi sistem saraf pusat dengan mempercepat kinerja beberapa zat yang ada di otak. Beberapa stimulan lain termasuk kafein dan kokain. Apa saja dampak langsung dari amfetamin? -Pengurangan nafsu makan. -Peningkatan ritme pernafasan. -Pembesaran pupil mata. -Perasaan nyaman; meningkatnya kepercayaan diri dan tenaga. -Insomnia. -Hiperaktivitas dan banyak berbicara. -Mudah panik. -Lekas marah dan agresif. Apa saja dampak jangka panjang dari amfetamin? Pengurangan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Pecandu berat, cenderung menderita kekurangan gizi. Gila amfetamin. Hal ini termasuk berkhayal, halusinasi dan perilaku ganjil. Harus menggunakan zat lain untuk menghadapai efek-efek yang ditimbulkan. Ketergantungan, tubuh pengguna beradaptasi dengan zat tersebut. Bahaya dan efek lainnya Toleransi dan ketergantungan AToleransi amfetamin berarti pengguna harus mengkonsumsi dosis yang lebih besar dan lebih banyak dari dosis yang sebenarnya, untuk mendapatkan efek-efek asli dari zat tersebut. Zat itu menjadi segalagalanya bagi si pengguna dalam kegiatan, emosi serta pemikirannya, yang membuat mereka sulit untuk berhenti atau mengurangi pemakaian. Hal ini disebut ketergantungan.

Overdosis Amfetamin sering dicampur dengan berbagai zat berbahaya lainnya, jadi kita tidak mungkin dapat mengetahui bagaimana reaksi tubuh. Kita juga sulit mengetahui seberapa banyak dosis yang dipakai. Hal ini dapat memicu seseorang mengalami overdosis. Overdosis amfetamin dapat menyebabkan: -Detak jantung yang tidak beraturan. -Serangan jantung. -Berselera makan tinggi. -Pecah pembuluh darah di otak. -Kematian. Tindakan kriminal Para pengguna sering memutuskan untuk melakukan tindakan kejahatan untuk mempertahankan kecanduan amfetamin mereka. Mereka bisa mencuri dari orang tua dan kerabat, baik uang maupun barang-barang lain yang bisa mereka jual. Mereka mungkin akan terlibat dalam tindak kejahatan yang lebih serius yang akan membawa mereka ke penjara atau ke dalam situasi yang sangat berbahaya. Narkoba dan Hukum Memiliki, menggunakan atau menjual amfetamin di Indonesia adalah melanggar hukum dan akan terkena denda yang besar dan atau hukuman penjara. Siapa saja yang dituduh dengan tuduhan narkoba akan mendapatkan catatan kriminal. Hal ini dapat membawa masalah lain dalam kehidupan: dari mencari pekerjaan atau membuat visa untuk perjalanan, sampai pada hilangnya kesempatan mengenyam pendidikan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Tanda-tanda overdosis Jika salah satu dari gejala di bawah ini timbul, segera cari pertolongan. Membiarkan seseorang dalam kondisi ini akan berakibat fatal. -Muka pucat. -Ketidaksadaran. -Denyut nadi lemah.

-Ling-lung. -Nafas pendek atau sulit bernafas. Langkah-langkah yang harus diambil ketika bantuan datang: Ketika bantuan datang, beritahu paramedis jenis narkoba apa yang menyebabkan korban mengalami overdosis. Informasi ini yang dapat menyelamatkan hidup mereka. -Bersihkan saluran pernafasan (hidung dan mulut). -Baringkan korban di sisi paramedis (untuk mencegah tersedak). -Periksa pernafasan. -Periksa denyut jantung. Penyalahgunaan Amfetamin DEFINISI Obat-obat yang termasuk ke dalam golongan amfetamin adalah: - Amfetamin - Metamfetamin - Metilendioksimetamfetamin (MDMA, ecstasy atau Adam). Amfetamin bisa disalahgunakan selama bertahun-tahun atau digunakan sewaktu-waktu. Bisa terjadi ketergantungan fisik maupun ketergantungan psikis. Dulu ketergantungan terhadap amfetaamin timbul jika obat ini diresepkan untuk menurunkan berat badan, tetapi sekarang penyalahgunaan amfetamin terjadi karena penyaluran obat yang ilegal. Beberapa amfetamin tidak digunakan untuk keperluan medis dan beberapa lainnya dibuat dan digunakan secara ilegal. Di AS, yang paling banyak disalahgunakan adalah metamfetamin. Penyalahgunaan MDMA sebelumnya tersebar luas di Eropa, dan sekarang telah mencapai AS. Setelah menelan obat ini, pemakai seringkali pergi ke disko untuk triping. MDMA mempengaruhi penyerapan ulang serotonin (salah satu penghantar saraf tubuh) di otak dan diduga menjadi racun bagi sistim

saraf. GEJALA Amfetamin meningkatkan kesiagaan (mengurangi kelelahan), menambah daya konsentrasi, menurunkan nafsu makan dan memperkuat penampilan fisik. Obat ini menimbulkan perasaan nyaman atau euforia (perasaan senang yang berlebihan). . Beberapa pecandu amfetamin adalah penderita depresi dan mereka menggunakan efek peningkat-suasana hati dari amfetamin untuk mengurangi depresinya sementara waktu. Pada atlet pelari, amfetamin bisa memperbaiki penampilan fisik, perbedaan sepersekian detik bisa menentukan siapa yang menjadi juara. Para pengemudi truk jarak jauh menggunakan amfetamin supaya mereka tetap terjaga. Selain merangsang otak, amfetamin juga meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Pernah terjadi serangan jantung yang berakibat fatal, bahkan pada atlet muda yang sehat. Tekanan darah bisa sedemikian tinggi sehingga pembuluh darah di otak bisa pecah, menyebabkan stroke dan kemungkinan menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Kematian lebih mungkin terjadi jika: - MDMA digunakan dalam ruangan hangat dengan ventilasi yang kurang - pemakai sangat aktif secara fisik (misalnya menari dengan cepat) - pemakai berkeringat banyak dan tidak minum sejumlah cairan yang cukup untuk menggantikan hilangnya cairan. Orang yang memiliki kebiasaan menggunakan amfetamin beberapa kali sehari, dengan segera akan mengalami toleransi. Jumlah yang digunakan pada akhirnya akan meningkat sampai beberapa ratus kali dosis awal. Pada dosis tertentu, hampir semua pecandu menjadi psikostik, karena amfetamin dapat menyebabkan kecemasan hebat, paranoia dan

gangguan pengertian terhadap kenyataan hidup. Reaksi psikotik meliputi halusinasi dengar dan lihat (melihat dan mendengar benda yang sebenarnya tidak ada) dan merasa sangat berkuasa. Efek tersebut bisa terjadi pada siapa saja, tetapi yang lebih rentan adalah pengguna dengan kelainan psikiatrik (misalnya skizofrenia). PENGOBATAN Gejala yang berlawanan dengan efek amfetamin terjadi jika amfetamin secara tiba-tiba dihentikan penggunannya. Pengguna akan menjadi lelah atau mengantuk, yang bisa berlangsung selama 2-3 hari setelah penggunaan obat dihentikan. Beberapa pengguna sangat cemas dan gelisah. Pengguna yang juga menderita depresi bisa menjadi lebih depresi jika obat ini berhenti digunakan. Mereka menjadi cenderung ingin bunuh diri, tetapi selama beberapa hari mereka mengalami kekurangan tenaga untuk melakukan usaha bunuh diri. Karena itu pengguna menahun perlu dirawat di rumah sakit selama timbulnya gejala putus obat. Pada pengguna yang mengalami delusi dan halusinasi bisa diberikan obat anti-psikosa (misalnya klorpromazin), yang akan memberikan efek menenangkan dan mengurangi ketegangan. Tetapi obat anti-psikosa bisa sangat menurunkan tekanan darah. Biasanya lingkungan yang tenang dan mendukung bisa membantu pemulihan pengguna amfetamin.

Komputer Narkoba

ikut

Berperan

dalam

Penyembuhan

Para pecandu Narkoba pada umunya sulit untuk menghilangkan ketergantungannya. Kini sebuah software komputer yang dipadukan dengan konseling tradisional ternyata dapat membantu para pecandu Narkoba dalam proses penyembuhan dengan lebih efktif. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dilakukan tim peneliti di Yale University. Biasanya, para pecandu narkoba menjalani terapi Kognitif-Behavioural yang berfokus pada pengajaran keterampilan dan strategi untuk membantu orang mengubah pola perilaku. Namun, sayangnya terapi ini tidak cukup tersedia bagi para pecandu Narkoba. Oleh karena itu para peneliti ini mengembangkan sebuah aplikasi software yang membantu memberikan terapi penyembuhan bagi para pecandu Narkoba.Software ini berisikan teks, audio, dan rekaman video contoh yang didesain untuk membantu pengguna mempelajari cara2 menjauhkan diri dari penggunaan Narkoba dalam perilaku mereka. Dalam penelitian ini, dilibatkan ± 77 orang pecandu Narkoba. Mereka dibagi secara acak untuk menjalani terapi dengan komputer. Hasilnya

para pecandu narkoba yang mendapatkan terapi dengan komouter menunjukkan kemajuan signifikan di akhir penelitian. ”menurut kami, cara ini merupakan cara yang efektif untuk membantu lebih banyak lagi pecandu narkoba mengubah perilaku mereka”. Tutur Kathlean M Carroll, tim peneliti Yale University.

SEDATIVE HYNOTICS Barbiturat Benzodiazepine KLASIFIKASI UMUM Obat-obatan ini biasanya diresepkan untuk menguarngi kemungkinan neurotik pada pasienpasien yang tidak stabil, untuk mengendalikan kecemasan, membantu pasien insomnia kronis untuk tidur, serta untuk mengendalikan hipertensi dan epilepsy. Obat-obatan ini juga digunakan sebagai obat penenang ringan dan relaksan otot. Efek dari sedativa hipnotika secara umum nenyerupai efek alkohol. Perbedaan dasar dari kedua depresan ini adalah konsentrasi obat tersebut: sedativa-hipnotika memiliki bentuk yang lebih terkonsentrasi daripada alkohol. Gejala Putus Obat (GPO) sedativa-hipnotika juga

dapat lebih berbahaya daripada GPO opiat/opioid. Hampir semua sedativa-hipnotika tersedia dalam bentuk pil, kapsul, atau tablet, meskipun beberapa macam seperti Valium dan Ativan digunakan secara disuntikkan untuk mendapatkan efek yang instan. Dua kelompok utama dari sedativa-hipnotika adalah benzodiazepin dan barbiturat. EFEK SECARA UMUM & METABOLISME Sedativa-hipnotika mempengaruhi bagian-bagian tertentu pusat sistem syaraf secara spesifik. Hipnotika seperti barbiturat bekerja pada batang otak, menyebabkan penggunanya tidur dan menurunkan fungsi tubuh seperti pernafasan dan koordinasi otot. Sedativa seperti Valium adalah obat yang menenangkan. Obat-obatan macam ini bekerja di beberapa tempat di otak dan digunakan sebagai obat tidur atau sebagai agen/zat anti-kecemasan. Benzodiazepin, contohnya, bekerja pada transmisi syaraf GABA untuk membantu mengndalikan kecemasan dan kegelisahan. Sedativa mampu membantu relaksasi, menurunkan inhibisi, mengurangi intensitas dari sensasi-sensasi tubuh, hilangnya panas tubuh, mengurangi koordinasi otot dalam kemampuan/cara berbicara, gerakan, serta ketangkasan manual. Beberapa sedativa digunakan sebagai hipnotika, dan beberapa hipnotika digunakan sebagai sedativa, sehingga sulit untuk membedakan fungsi keduanya. Toleransi Toleransi terhadap sedativa-hipnotika terjadi dalam waktu yang sangat cepat. Tetapi, toleransi terhadap efek mental dan fisik terbentuk pada kecepatan yang berbeda. Ini berarti pada saat para pengguna menaikkan dosis penggunaan hariannya untuk mendapatkan efek giting mental, mereka mungkin tidak menyadari bahwa toleransi terhadap efek-efek fisik, seperti penurunan pernafasan, berkembang/terbentuk pada kecepatan yang berbeda. Sehingga, dosis harian yang digunakan hampir sama dengan dosis mematikan bagi beberapa macam sedativa-hipnotika terutama barbiturat, dan overdosis tidak disengaja yang terjadi dapat menyebabkan sistem pernafasan dan kardiovaskular kolaps dan membunuh penggunanya. Penggunaan sedativa-hipnotika dapat mencapai 10-20 kali lipat dosis asli/awalnya. Gejala Putus Obat Gejala Putus Obat (GPO) dari sedativa-hipnotika setelah terbentuknya toleransi dapat sangat berbahaya. Dalam waktu 6-8 jam setelah menggunakan obat-obatan yang berefek pendek (short acting) seperti kebanyakan barbiturat, para pengguna akan mulai merasakan GPO

seperti kecemasan, agitasi, hilangnya selera makan, mual, muntah, peningkatan detak jantung, keringat yang berlebihan, kram perut, dan tremor (gemetar). Gejala-gejala ini akan memuncak pada hari kedua dan ketiga. Dengan barbiturat dan penenang yang berefek lama (long acting) seperti Valium atau Librium, puncaknya mungkin tidak akan terjadi sampai minggu keedua atau ketiga, dan gejala baru akan muncul setelah beberapa hari. GPO yang parah mencakup serangan kejang-kejang, delirium, detak jantung yang tak terkendali, dan bahkan kematian. Overdosis Overdosis sedativa-hipnotika, terutama barbiturat, dapat mencakup kedinginan, kulit lembab, denyut nadi yang lemah dan cepat, serta pernafasan pendek yang lambat hingga cepat. Kematian akan terjadi bila tekanan darah yang rendah serta pernafasan yang lambat tidak segera diatasi. Terutama sangat berbahaya untuk mengkombinasikan alkohol dengan sedativa-hipnotika apapun karena kombinasi ini dapat memperparah penurunan (depresi) pusat pernafasan di otak dan memperbesar risiko kematian Penyalahgunaan Halusinogen DEFINISI Halusinogen terdiri dari: - LSD (Lysergic Acid Diethylamide - psikolibin (jamur ajaib) - meskalin (peyote) - 2,5-dimetoksi-4-metilamfetamin (DOM,STP), turunan amfetamin. Obat-obat tersebut biasanya tidak menyebabkan halusinasi sejati; halusinasi sejati terjadi jika seseorang percaya bahwa benda-benda abnormal yang dilihat dan didengarnya benar-benar ada. Sedangkan sebagian besar pemakai halusinogen mengerti bahwa perasaan abnormal yang timbul adalah tidak nyata dan disebabkan oleh obat. Karena itu, obat-obat tersebut sesungguhnya adalah halusinogen palsu. GEJALA Halusinogen bersifat merubah sensasi pendengaran dan penglihatan. Selain itu, kedua sensasi tersebut bisa saling bersilangan; misalnya mendengarkan musik bisa menyebabkan munculnya warna-warna, yang akan bergerak seiring dengan irama musik.

Bahaya terbesar dari pemakaian obat ini adalah efek psikis dan gangguan penilaian, yang bisa menyebabkan kecelakaan atau pengambilan keputusan yang salah. Sebagai contoh, seorang pemakai halusinogen bisa berfikir bahwa ia dapat terbang, bahkan sampai melompat dari jendela untuk membuktikannya, sehingga terjadilah cedera berat atau kematian. Halusinogen merangsang otak. Efeknya bisa tergantung kepada suasana hati dan tempat pemakai mengkonsumsi halusinogen. Contohnya, pemakai yang sebelum menelan obat telah mengalami depresi, cenderung untuk merasa lebih sedih setelah menelan halusinogen. Seseorang yang berada dibawah pengaruh halusinogen (biasanya LSD), bisa mengalami kecemasan yang luar biasa dan mulai panik, sehingga 'perjalanan halusinasinya' menjadi tidak menyenangkan. Dia ingin menghentikan 'perjalanannya', tetapi tidak bisa. 'Perjalanan halusinasi' lebih buruk daripada sebuah mimpi buruk karena seorang pemimpi dapat terbangun untuk mengakhiri mimpi buruknya; sedangkan halusinasi yang buruk tidak berakhir secepat itu. Dengan berlanjutnya halusinasi, pemakai halusinogen mulai kehilangan kendali dan untuk sementara waktu dapat menderita psikosa. Kadang 'perjalanan halusinasi' yang buruk dapat menjadi begitu berat atau dapat memicu kerentanan bawaan untuk menderita psikosa, sehingga pemakai tetap menderita psikosa selama beberapa hari atau lebih, setelah efek obat hilang. Psikosa yang menetap lebih sering terjadi pada pemakai halusinogen yang sebelumnya sudah memiliki kelainan psikologis, yang akan semakin nyata atau semakin memburuk karena efek halusinogen. Toleransi terhadap LSD bisa terjadi dan dapat muncul setelah sekitar 72 jam pemakaian yang berkelanjutan. Pemakai LSD juga bisa mengalami toleransi terhadap halusinogen lain. Biasanya pemakai yang menjadi toleran terhadap halusinogen dan secara tiba-tiba mengentikan pemakaiannya, tidak akan mengalami gejala putus obat.

Beberapa pemakai (terutama pemakai LSD menahun atau berulangulang), bisa mengalami kilas balik setelah mereka menghentikan pemakaian obat tersebut. Kilas baliknya mirip dengan pengalaman asli, tetapi biasanya tidak sekuat pengalaman aslinya. Kilas balik ini bisa dipicu oleh marijuana atau mungkin obat lainnya (misalnya alkohol) atau oleh stress maupun kelelahan. Kilas balik juga bisa terjadi tanpa alasan yang jelas. Biasanya kilas balik akan menghilang setelah 6-12 bulan, tetapi bisa timbul lagi selama 5 tahun setelah pemakaian LSD yang terakhir, terutama jika masih ditemukan kecemasan atau kelainan psikis lainnya. DIAGNOSA Episode panik dan perubahan penglihatan, yang disertai oleh berbagai jenis delusi yang aneh merupakan ciri dari penggunaan halusinogen akut. Pupil melebar, tetapi denyut jantung tidak meningkat. Keterangan dari teman atau saudara merupakan tambahan yang penting dalam menegakkan diagnosis. PENGOBATAN Sebagian besar pemakai halusinogen tidak pernah mencari pengobatan. Pemakai halusinogen yang mengalami 'perjalanan' buruk, biasanya akan merasa aman bila berada dalam ruangan yang tenang dan gelap. Pemakai halusinogen yang mengalami psikosa yang menetap mungkin memerlukan pengobatan jiwa.

Profil HIPNOTIKA JASPI HIPNOTIKA JASPI merupakan salah satu divisi dari Lembaga Psikologi

Terapan JASPI, yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia. Lembaga ini telah berpengalaman sejak tahun 1994 dan telah menjalin kerja sama dengan banyak perusahaan, instansi pemerintah maupun instansi pendidikan. HIPNOTIKA JASPI memfokuskan pelayanan dalam bidang HypnoTherapy, HypnoTraining, HypnoClass dengan metode Hypnosis ataupun hypnotherapy. Beberapa layanan Hypnosis & Hypnotherapy yang dilakukan oleh HIPNOTIKA JASPI adalah : Clinical Hypnotherapy HIPNOTIKA JASPI melayani terapi psikologis dengan menggunakan metode Hypnosis. Dengan hypnosis, kita dapat memprogram ulang set mental kita di pikiran bawah sadar manusia. Karena pikiran bawah sadar manusia, dapat mempengaruhi 88% perilaku kita. o o o o o o o o o o o o o o o o o o o o Masalah Berat Badan (Weight Loss) Kebiasaan Merokok Kecanduan Alkohol Anoreksia atau Bulimia Kecanduan Narkoba Kebiasaan Buruk Fobia Trauma Insomnia / Susah Tidur Kegugupan Perasaan Cemas yang berlebihan Dilecehkan Kemarahan Mengatasi Stress Setelah Trauma Attention Deficit Disorder (ADD) Perasaan Panik atau Gelisah Percaya Diri Menentukan Tujuan Hidup Mengatasi kegagalan di masa lalu Masalah gambar diri / Self Image yang buruk

o o o o o o

Masalah hubungan dengan orang lain Meningkatkan bicara di depan umum Meningkatkan performa di bidang olah raga Meningkatkan daya ingat dan belajar Meningkatkan semangat kerja dan seni Segala macam masalah dan isu bersifat psikis

Self Hypnosis Hypnosis dapat digunakan untuk pengembangan diri dengan metode self hypnosis. Metode yang dilakukan adalah ketika orang menghipnosis dirinya sendiri, maka alam bawah sadar (yang mempunyai pengaruh 88 persen terhahap perilaku & sikapnya) diberikan sugesti untuk melakukan seperti apa yang diinginkan. Misalnya menjadi percaya diri, menjadi pembicara yang hebat, menjadi marketing yang persuasive dan karismatik, dan lain – lain. Selain itu, seseorang dapat melakukan self hypnosis untuk dapat menghilangkan kebiasaan buruk, bahkan untuk menjaga kesehatan. Dengan kemampuan seseorang melakukan proses self hypnosis, maka proses pengembangan diri manusia baik secara fisik dan mental akan senantiasa lebih baik. HypnoTraining Pelatihan yang baik dan efektif adalah pelatihan yang dapat mengubah sikap dan perilaku manusia dan memiliki efek yang tahan lama dalam proses perbaikan manusia. Seringkali pelatihan yang dilakukan, tidak memiliki korelasi dengan perubahan sikap dan perilaku karyawan apalagi berkorelasi dengan produktifitas perusahaan. Disamping itu, banyak pelatihan yang hanya memiliki efek perubahan (terutama semangat karyawan) bertahan selama beberapa hari, bahkan ada juga yang efeknya saat pelatihan saja. Padahal seharusnya, pelatihan harus dapat memiliki korelasi dengan perubahan sikap dan perilaku karyawan. Metode hypnosis, merupakan cara yang paling efektif untuk memprogram ulang pikiran manusia yang selama ini menjadi hambatan bagi karyawan untuk sukses atau berprestasi, itulah yang

dinamakan mental blok. Dengan metode hypnosis, dapat menghancurkan mental blok serta diberikan sugesti ke pikiran bawah sadar untuk bersikap dan berperilaku seperti yang diharapkan. HypnoClass Hypnoclass, merupakan tempat pembelajaran bagi orang – orang yang ingin belajar tentang hypnosis. Hypnoclass ini memiliki beberapa tingkat, yaitu basic, intermediate dan advance dalam proses pembelajarannya. Setelah proses belajar, para alumni akan diikat dalam sebuah komunitas yaitu Solo Hypno Club. Komunitas ini sebagai sarana temapt berbagi, sharing ataupun tempat praktek pelatihan hypnosis, sehingga kemampuan & pemahaman peserta tentang hypnosis akan terasah. Selain itu, komunitas ini menjadi sarana pengikat yang akan mengelola anggotanya dalam penerapan hypnosis & hypnotherapy. PROGRAM KHUSUS HypnoChild Program ini merupakan pelatihan yang ditujukan bagi orang tua dan pendidik anak, untuk memberikan pemahaman dan ketrampilan untuk mendidik dan mengasuh anak dengan prinsip dan metode hypnosis. Dengan pemahaman cara kerja pikiran anak, orang tua dan pendidik dapat bersikap bijak dan dapat mawas diri dalam berperilaku & bersikap karena hal tersebut merupakan bagian dari proses menghypnosis anak – anak kita. Selain itu, orang tua dan pendidik dapat memiliki ketrampilan untuk melakukan metode hypnosis untuk menghilangkan kebiasaan buruk anak, ataupun agar anak dapat berperilaku dan bersikap seperti apa yang kita harapkan. Disamping, orang tua dan pendidik juga harus bisa menyesuaikan diri dalam proses perubahan dan perbaikan perilaku anak. Hypnobirthing Hypnobirthing merupakan program melakukan proses kelahiran dengan cara alami dan tanpa rasa sakit. dan Teknik ini melibatkan relaksasi yang mendalam, pola pernapasan lambat dan petunjuk cara

melepaskan endorfin dari dalam tubuh (relaksan alami tubuh) yang memungkinkan calon ibu menikmati proses kelahiran yang aman, lembut, cepat dan tanpa proses pembedahan HypnoMotivation Program ini digunakan untuk membangun motivasi baik bagi karyawan perusahaan maupun siswa/i di instansi pendidikan. Dengan hypnosis proses sugesti akan lebih efektif karena akan langsung masuk di pikiran bawah sadar manusia, untuk memprogram ulang pikiran manusia untuk senantiasa termotivasi & berprestasi. HypnoHumanrelationship Berhubungan dengan manusia merupakan kunci keberhasilan manusia dalam kehidupan dan pekerjaan. Namun kadang ada mental blok atau hambatan psikologis sehingga seseorang merasa kesulitan untuk berhubungan dengan manusia. Dengan Hypnosis dapat menginstal ulang pikiran manusia, yang akan mempengaruhi sikap & perilaku khususnya ketika berhubungan dengan manusia. HypnoSelling Hypnoselling adalah pelatihan yang ditujukan bagi tim marketing / penjual bagi perusahaan. Dengan hypnosis dapat menghancurkan blok mental seseorang yang menjadi hambatan dalam menjual. Selain itu digunakan untuk membangun kepercayaan diri dan menjadikan sales yang persuasif & kharismatik. Ditambah ketrampilan & teknik menjual dengan metode hypnosis

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->