Kata Pengantar

4 Solusi dan kebijakan mengatasi masalah pengangguran Bab 3 penutup 3.3 Dampak pengangguran 2.3 Hipotesa Bab 2 pembahasan 2.2 Rumusan masalah 1.2 Jenis dan macam-macam pengangguran 2.1 Latar belakang 1.Daftar Isi Halaman judul Kata pengantar Daftar isi Bab 1 pendahuluan 1.2 Kesimpulan Daftar pustaka i ii iii 1 2 2 4 5 6 8 11 12 13 .1 Kritik dan saran 3.1 Pengertian dan faktor-faktor timbulnya pengangguran 2.

Inflasi mencerminkan stabilitas harga. Pengangguran dan setengah pengangguran yang tinggi berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kemiskinan.BAB 1 PENAHULUAN 1. Pertama adalah masalah pertumbuhan ekonomi. Namun masalah inflasi tidak hanya berkaitan dengan melonjaknya harga suatu barang dan jasa. juga untuk memberikan penjelasan yang lebih dalam mngenai faktor. . kriminalitas dan masalah-masalah sosial politik yang juga semakin meningkat. Sedangkan daya beli masyarakat sangat bergantung kepada upah riil. Pertumbuhan ekonomi dapat dikategorikan baik jika angka pertumbuhan positif dan bukannya negatif. Inflasi juga sangat berkaitan dengan purchasing power atau daya beli dari masyaraka.1 Latar Belakang Dalam indikator ekonomi makro ada tiga hal terutama yang menjadi pokok permasalahan ekonomi makro. yang secara bersamaan juga berkaitan dengan kemampuan daya beli. Menyikapi hal tersebut. Kedua adalah masalah inflasi. Masalah ketiga adalah pengangguran. sudah tidak asing lagi ketika kita membicarakan masalah pengangguran yang ada di Indonesia. semakin rendah nilai suatu inflasi berarti semakin besar adanya kecenderungan ke arah stabilitas harga. Inflasi adalah indikator pergerakan harga-harga barang dan jasa secara umum. Memang masalah pengangguran telah menjadi momok yang begitu menakutkan khususnya di negara-negara berkembang seperti di Indonesia Dewasa ini. Penulisan makalah ini selain bertujuan untuk memenuhi nilai UTS mata kuliah sosiologi. Inflasi sebenarnya tidak terlalu bermasalah jika kenaikan harga dibarengi dengan kenaikan upah riil. saya tertarik untuk lebih menjelaskan tentang masalah pengangguran yang semakin bertambah kapasitasnya. Karena pengangguran merupakan masalah negara saat ini yang sejak turun temurun belum teratasi.

dan solusi pengangguran yang menjadi masalah sosial bangsa ini. Pengangguran teknologi dan Pengangguran siklus. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca dan dosen pembimbing. dan pengangguran terbuka. Pengangguran musiman .3 Hipotesa 1) Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya dan faktor utama yang menyebabkan timbulnya pengangguran salah satunya adalah besarnya angkatan kerja tidak seimbang dengan kesempatan kerja. . dan tentu saja menimbulkan berbagai dampak negatifnya yaitu munculnya kemiskinan dan kriminalisme dklangan masyarakat. Pengangguran friksional . setengah menganggur. 2) pengangguran memiliki jenis-jenis tersendiri yaitu pengangguran terselubung. Adapun macam-macam pengangguran adalah Pengangguran konjungtural. 1.2 Perumusan Masalah 1) Apa yang dimaksud dengan pengangguran dan faktor-faktor apa saja yang menimbulkan terjadinya atau meningkatnya kapasitas pengangguran di Indonesia ? 2) sebutkan dan jelaskan jenis-jenis dan macam-macam pengangguran serta penyebabnya ? 3) Dampak apa saja yang di timbulkan oleh adanya pengangguran dan jelaskan ? 4) jelaskan solusi atau kebijakan pemerintah dalam menangani masalah pengangguran? 1. 3) pengangguran merupakan masalah sosial bangsa ini yang merugikan.dampak. Pengangguran struktural .

bahkan tingkat pengangguran setiap tahunnya selalu bertambah. .4) sampai sekarang masalah pengangguran belum teratasi penuh. Banyak solusi dan kebijakan-kebijakan dalam mengatasi pengangguran misalnya meningkatkan wawasan penganggur dan memberi peatihan tenaga kerja untuk mengisi lowongan-lowongan pekerjaan.

Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama.1 Pengertian dan Faktor-Faktor timbulnya pengangguran A.  terbatasnya SDA di kota yang tidak memungkinkan lagi warga masyarakat untuk mengolah sumber daya alam menjadi mata pencaharian.  kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh pasar kerja. B.  masih adanya anak putus sekolah dan lulus tidak melanjutkan yang tidak terserap dunia kerja/berusaha mandiri karena tidak memiliki keterampilan yang memadai. Pengertian Pengangguran Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya.  terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) karena krisis global. . Faktor – Faktor timbulnya pengangguran Adapun faktor – faktor yang mendorong timbulnya pengangguran adalah sebagai berikut :  jumlah pencari kerja lebih besar dari jumlah peluang kerja yang tersedia (kesenjangan antara supply and demand).BAB 2 PEMBAHASAN 2.

2 Jenis Dan Macam-Macam Pengangguran Pengangguran sering diartikan sebagai angkatan kerja yang belum bekerja atau tidak bekerja secara optimal.2. 3) Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh-sungguh tidak mempunyai pekerjaan. 2) Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan. seperti : . Pengangguran struktuiral bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan. maka pengangguran dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu : 1) Pengangguran Terselubung (Disguissed Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu. yaitu : 1) Pengangguran konjungtural (Cycle Unemployment) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi. 2) Pengangguran struktural (Struktural Unemployment) adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Berdasarkan pengertian diatas. Macam-macam pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal. biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.

Bisa kita bayangkan berapa ton beras dan kebutuhan lainnya harus disubsidi setiap harinya . Selain itu. Setiap orang harus mengkonsumsi beras. gula. 4) Pengangguran musiman adalah pengangguran yang muncul akibat pergantian musim misalnya pergantian musim tanam ke musim panen. pengangguran juga merupakan pemborosan yang luar biasa. tapi mereka tidak mempunyai penghasilan. minyak. pakaian. Akibat permintaan berkurang  Akibat kemajuan dan pengguanaan teknologi  Akibat kebijakan pemerintah 3) Pengangguran friksional (Frictional Unemployment) adalah pengangguran yang muncul akibat adanya ketidaksesuaian antara pemberi kerja dan pencari kerja. jasa dan sebagainya setiap hari. energi listrik. politik dan kemiskinan. 5) Pengangguran teknologi adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin 6) Pengangguran siklus adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian (karena terjadi resesi). sepatu.3 Dampak Pengangguran Penganggur itu berpotensi menimbulkan kerawanan berbagai kriminal dan gejolak sosial. Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerat demand). Pengangguran ini sering disebut pengangguran sukarela. 2.

Jika penerimaan pajak menurun. Hal ini terjadi karena pengangguran bisa menyebabkan pendapatan nasional riil (nyata) yang dicapai masyarakat akan lebih rendah daripada pendapatan potensial (pendapatan yang seharusnya). Keadaan demikian tidak merangsang kalangan Investor .  Pengangguran akan menyebabkan pendapatan nasional yang berasal dari sector pajak berkurang. kemakmuran yang dicapai oleh masyarakat pun akan lebih rendah. dana untuk kegiatan ekonomi pemerintah juga akan berkurang sehingga kegiatan pembangunan pun akan terus menurun. hal tersebut akan menghambat pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang telah dicita-citakan. Dengan demikian.  Pengangguran tidak menggalakkan pertumbuhan ekonomi. Hal ini terjadi karena pengganguran berdampak negatif terhadap kegiatan perekonomian. Hal ini terjadi karena pengangguran yang tinggi akan menyebabkan kegiatan perekonomian me-nurun sehingga pendapatan masyarakat pun akan menurun. Oleh karena itu. Adanya pengangguran akan menye-babkan daya beli masyarakat akan berkurang sehingga permintaan terhadap barang-barang hasil produksi akan berkurang. pajak yang harus dibayar dari masyarakat pun akan menurun. Jika tingkat pengangguran di suatu negara relatif tinggi. seperti yang dijelaskan di bawah ini:  Pengangguran bisa menyebabkan masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dicapainya.1) Dampak Pengangguran terhadap Perekonomian suatu Negara Tujuan akhir pembangunan ekonomi suatu negara pada dasarnya adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil dan dalam keadaan naik terus.

artinya masalah pengangguran yang merupakan masalah sosial bangsa indonesia masih jauh melenceng dari UndangUndang Dasar 1945 seperti tercantum dalam pasal 27 ayat 2 yang berbunyi ”Tiap – tiap warga negara berhak atas penkerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.(pengusaha) untuk melakukan perluasan atau pendirian industri baru. diharapkan setiap pribadi sanggup mengaktualisasikan potensi terbaiknya dan dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik. yaitu : 1) Pengembangan mindset dan wawasan penganggur. bernilai dan berkualitas bagi dirinya sendiri maupun masyarakat luas. 2) Dampak pengangguran Masyarakat terhadap Individu yang Meng-alaminya dan Berikut ini merupakan dampak negatif pengangguran terhadap individu yang mengalaminya dan terhadap masyarakat pada umumnya:  Pengangguran dapat menghilangkan mata pencaharian  Pengangguran dapat menghilangkan ketrampilan  Pengangguran akan menimbulkan ketidakstabilan social politik. berangkat dari kesadaran bahwa setiap manusia sesungguhnya memilki potensi dalam dirinya namun sering tidak menyadari dan mengembangkan secara optimal. Dengan demikian tingkat investasi menurun sehingga pertumbuhan ekonomipun tidak akan terpacu. Untuk itu . Dengan demikian.4 Solusi dan Kebijakan Mengatasi Masalah Pengangguran Ketika membahas mengenai pengangguran. semuanya ini tidak sesuai dengan perundang undangan di Indonesia. .  Bertambahnya tingkat kemiskinan  Timbulnya kriminalitas di kalangan masyarakat 2. ada berbagai solusi atau kebijakan untuk mengatasi masalah pengangguran.

4) Segera menyederhanakan perizinan karena dewasa ini terlalu banyak jenis perizinan yang menghambat investasi baik Penanamaan Modal Asing (PMA). perangkat keras (hardware). pengendalian banjir. dan lingkungan yang tidak sehat. 6) Mengembangkan suatu lembaga antarkerja secara profesional. Harapan akan berkembangnya potensi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik potensi sumber daya alam. antara lain sumber daya manusianya (brainware). terdiri dari bahan organik yang dapat dijadikan kompos dan bahan non-organik yang dapat didaur ulang. 5) Mengaitkan secara erat (sinergi) masalah pengangguran dengan masalah di wilayah perkotaan lainnya. Ini akan membuka lapangan kerja bagi para penganggur di berbagai jenis maupun tingkatan. Pengembangan lembaga itu mencakup. Hal itu dapat dilakukan serentak dengan pendirian Badan Jaminan Sosial Nasional dengan embrio mengubah PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PT Jamsostek) menjadi Badan Jaminan Sosial Nasional yang terdiri dari berbagai devisi menurut sasarannya. seperti sampah.2) Segera melakukan pengembangan kawasan-kawasan. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan investasi masyarakat secara perorangan maupun berkelompok. . perangkat lunak (software). Lembaga itu dapat disebutkan sebagai job center dan dibangun dan dikembangkan secara profesional sehingga dapat membimbing dan menyalurkan para pencari kerja. 3) Segera membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan penganggur. misalnya. sumber daya manusia maupun keuangan (finansial). Dengan membangun lembaga itu. khususnya yang tertinggal dan terpencil sebagai prioritas dengan membangun fasilitas transportasi dan komunikasi. setiap penganggur di Indonesia akan tercatat dengan baik dan mendapat perhatian khusus. Sampah.

manajemen dan keuangan. . Hal itu dapat dilakukan dan diprakarsai oleh Pemerintah Pusat dan Daerah. Sistem pendidikan dan kurikulum sangat menentukan kualitas pendidikan. 10) Segera mengembangkan potensi kelautan kita. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mempunyai letak geografis yang strategis yang sebagian besar berupa lautan dan pulau-pulau yang sangat potensial sebagai negara maritim. Lembaga itu dapat di bawah lembaga jaminan sosial penganggur atau bekerja sama tergantung kondisinya. 8) Segera harus disempurnakan kurikulum dan sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). Sebaiknya diupayakan tenaga-tenaga terampil (skilled). Perlu seleksi lebih ketat terhadap pengiriman TKI ke luar negeri. 9) Upayakan untuk mencegah perselisihan hubungan industrial (PHI) dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Potensi kelautan Indonesia perlu dikelola lebih baik supaya dapat menciptakan lapangan kerja yang produktif dan remuneratif. 7) Menyeleksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan dikirim ke luar negeri.

Faktor utama yang menimbulkan adanya pengangguran adalah kurangnya penggalian potensi setiap individu dan kurangnya skill diluar sarjana bagi para sarjana.2 Kesimpulan Dari pembahasan diatas dapat di simpulkan bahwa pengangguran merupakan masalah sosial bangsa indonesia saat ini yang belum bisa teratasi. Untuk itu para sarjana harus berfikir dari sekarang bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan seperti berwira usaha (entrepreneur). bahkan tingkat pengangguran setiap tahunnya semakin bertambah. guna menekan angka pengangguran akibat kurangnya lapangan kerja. 3. Diharapkan ke depan kebijakan ketenagakerjaan dapat diubah kembali agar dapat berfungsi secara optimal untuk memerangi pengangguran. politik dan kemiskinan. oleh sebab itu banyak dampak negatif yang di hasilkan yaitu menimbulkan kerawanan berbagai kriminal dan gejolak sosial.BAB 3 PENUTUP 3. Pengangguran jelas merugikan bangsa.1 Kritik dan Saran Harusnya pemimpin yang akan datang harus terus mengupayakan program pendidikan keterampilan yang menunjang industri keratif. .

Daftar pustaka .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful