Penilaian Acuan Kriteria & Penilaian Acuan Norma

Novian Yudha Prasetyo 110511427042

Secara umum ada dua metoda/acuan yang digunakan untuk melihat hasil belajar siswa yaitu penilaian acuan norma dan penilaian acuan patokan Dalam dunia pendidikan ada dua pendekatan yang digunakan sebagai pembanding.Salah satu isi dari standar penilaian adalah metode yang digunakan dalam menilai hasil belajar siswa. yaitu penilaian acuan norma atau PAN (norm referenced evaluation) dan penilaian acuan patokan atau PAP (criterion refrenced evaluation) .

.Penilaian Acuan Kriteria    Pendekatan acuan patokan merupakan pendekatan penilaian yang menentukan berhasil atau tidaknya siswa berdasarkan pada patokan atau kriteria ataupun kompetensi tertentu. Membandingkan kedudukan siswa dengan kompetensi dasar dan tidak membandingkan kemampuan siswa dengan teman sekelasnya melainkan dengan suatu kriteria spesifik. penilaian acuan patokan sebagai pemberian nilai kepada siswa yang didasarkan pada tujuan instruksional yang telah ditetapkan sebelumnya.

Apabila dalam penentuan nilai hasil tes belajar itu digunakan acuan kriterium (menggunakan PAP). maka hal ini mengandung arti bahwa nilai yang akan diberikan kepada siswa harus didasarkan kepada standar mutlak (standar absolute) .

dimana pendidik ingin mengetahui sudah sampai sejauh manakah peserta didiknya telah terbentuk. maka guru tersebut akan dapat melakukan upayaupaya yang dipandang perlu agar tujuan pengajaran dapat tercapai secara optimal  .Keunggulan PAK Sangat baik atau sangat cocok diterapkan pada tes-tes formatif. sedang maupun rendah. pengajaran dengan jangka waktu tertentu  Pendidik dapat mengetahui beberapa orang siswa yang tingkat penguasaanya tinggi.

Kekurangan PAK Kesulitan dalam penentuan butir-butir soal yang tergolong sukar. ataupun pada ujian akhir dalam rangka mengisisi nilai ijazah. menengah. Hal ini dikarenakan sama sekali tidak mempertimbangkan nilai kelompok (rata-rata kelas). ulagan umum dalam rangka mengisi raport hasil belajar. dan/atau mudah  Tidak cocok untuk diterapkan ketika penentuan nilai hasil tes sumatif. akibatnya bisa menyebabkan sebagian besar peserta didik tidak naik kelas  .

penilaian acuan norma sebagai pemberian nilai dengan menggunakan kelompok sebagai criteria. . Pendekatan ini dilakukan dengan membandingkan hasil belajar siswa yang satu dengan hasil belajar siswa lainnya dalam satu kelas.Penilaian Acuan Norma    penilaian acuan norma (PAN) merupakan pendekatan penilaian yang menentukan berhasil-tidaknya siswa berdasarkan norma kelompok.

Tes acuan norma dimaksudkan untuk mengetahui status peserta tes dalam hubungannya dengan performans kelompok peserta yang lain yang telah mengikuti tes. .

yang distribusinya membentuk kurva normal dan kurva simetrik. akan selalu didapati kelompok. . baik. sebagian besar dari peserta didik tersebut nilai-nilai belajar terkonsentrasi atau memusat disekitar nilai pertengahan (nilai rata-rata). Asumsi pertama ini mengandung makna bahawa pada setiap kegiatan pengukuran dan penilaian hasil belejar peserta didik.Penialian beracuan kelompok ini berdasarkan dari pada asumsi  Bahwa setiap populasi peserta didik yang sifatnya heterogen. dan hanya sebagian kecil saja yang nilainya sangat tinggi atau sangat rendah. dan keleompok kurang. sedang.

di tengah. . yaitu apakah seorang peserta tes posisi relatifnya berada di atas. ataukah di bawah. Bahwa tujuan evaluasi hasil belajar adalah untuk menentukan posisi relatif daripada peserta tes dalam hal yang sedang dievaluasi itu.

.Pada pendekatan acuan norma standar performan yang digunakan bersifat relatif.

Keunggulan PAN    Hasil PAN dapat membuat pendidik bersikap positif dalam memperlakukan peserta didik sebagai individu yang unik Hasil PAN akan merupakan informasi yang baik tentang kedudukan peserta didik dalam kelompoknya PAN dapat digunakan untuk menyeleksi calon peserta didik yang dites secara ketat .

karena peringkat peserta didik tidak hanya bergantung pada tingkatan prestasi.Kekurangan PAN    Sedikit menyebutkan kompetensi peserta didik apa yang mereka ketahui atau dapat mereka lakukan Tidak fair. peserta didik yang gagal sekarang mungkin dapat lulus tahun berikutnya . tetapi juga atas prestasi peserta didik lainnya Tidak dapat diandalkan.

Persamaan dan Perbedaan .

Tujuan tersebut termasuk tujuan intruksional umum dan tujuan intruksional khusus Kedua pengukuran memerlukan sample yang relevan. tes karangan. Untuk mandapatkan informasi yang diinginkan tenyang siswa.Persamaan        Penilaian acuan norma dan acuan patokan memerlukan adanya tujuan evaluasi spesifik sebagai penentuan fokus item yang diperlukan. tes penampilan atau keterampilan. Keduanya dinilai kualitasnya dari segi validitas dan reliabilitasnya. Keduanya digunakan ke dalam pendidikan walaupun untuk maksud yang berbeda. . Sample yang diukur mempresentasikan populasi siwa yang hendak menjadi target akhir pengambilan keputusan. digunakan sebagai subjek yang hendak dijadikan sasaran evaluasi. Keduanya mempersyaratkan perumusan secara spesifik perilaku yang akan diukur. Keduanya menggunakan macam tes yang sama seperti tes subjektif. kedua pengukuran sama-sama nenerlukan item-item yang disusun dalam satu tes dengan menggunakan aturan dasar penulisan instrument.

Penilaian acuan patokan biasanya mengukur perilaku khusus dalam jumlah yang terbatas dengan banyak butir tes untuk setiap perilaku. Penilaian acuan norma lebih mementingkan butir-butir tes yang mempunyai tingkat kesulitan sedang dan biasanya membuang tes yang terlalu mudah dan terlalu sulit.Perbedaan     Penilaian acuan norma biasanya mengukur sejumlah besar perilaku khusus dengan sedikit butir tes untuk setiap perilaku. Penilaian acuan norma menekankan perbedaan di antara peserta tes dari segi tingkat pencapaian belajar secara relatif. Penilaian acuan norma digunakan terutama untuk survey. Penilaian acuan patokan digunakan terutama untuk penguasaan. Penilaian acuan patokan menekankan penjelasan tentang apa perilaku yang dapat dan yang tidak dapat dilakukan oleh setiap peserta tes. Penilaian acuan patokan mementingkan butir-butir tes yang relevan dengan perilaku yang akan diukur tanpa perduli dengan tingkat kesulitannya. .

. .Sekian Terima Kasih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful