PEDOMAN PENULISAN TESIS DAN DISERTASI EDISI 4

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN 2005

1

PRAKATA Tesis dan disertasi adalah karya ilmiah yang merupakan sumbangan baru bagi perkembangan ilmu pengetahuan sehingga isi dan cara penulisan harus taat pada prosedur tertentu termasuk penggunaan ragam bahasa ilmiah dan baku. Buku Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi ini merupakan edisi yang ke 4 dari Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin dan disusun dengan maksud membantu mahasiswa dalam menyusun rencana dan pelaksanaan penelitian serta menuliskan laporan hasilnya dengan cara yang sesuai dengan prosedur, format dan tata cara penulisan yang ditetapkan. Dalam edisi ini beberapa perubahan dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu penulisan tesis dan disertasi yang ditulis mahasiswa Program Magister dan Doktor sebagai karya akhir studi pada program Pascarsarjana Universitas Hasanuddin. Adapun perubahan yang dimaksud adalah pertama, penambahan penjelasan mengenai format penelitian kepustakaan; kedua, penjelasan tentang format Ringkasan Disertasi yang dibagikan kepada para tamu pada acara ujian terbuka atau Promosi. Perubahan ketiga merupakan perbaikan tehnis atas contoh-contoh bagian yang ditempatkan pada lampiran. Format dan tatacara penulisan yang termuat dalam pedoman ini diharapkan menjadi panduan khusus yang berlaku untuk penulisan Tesis Magister dan Disertasi Doktor di Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin, di samping panduan umum yaitu, Pedoman Umum Ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan dan Pedoman Pembentukan Istilah. Dengan demikian ketiga pedoman ini hendaknya menjadi kesatuan rujukan bagi mahasiswa. Agar tetap dapat dipertahankan adanya keragaman, sebagai ciri suatu karya ilmiah, maka dalam penulisan tesis dan disertasi dari setiap bidang studi, dengan batas-bats tertentu, dimungkinkan adanya kebebasan sepanjang konsistensinya tetap terjaga. Makassar, Januari 2005 Program Pascasarjana Direktur Prof. Dr. Ir. H. M. Natsir Nessa, M.S.

2

DAFTAR ISI Halaman PRAKATA DAFTAR ISI BAB I. PENDAHULUAN A. Definisi B. Tujuan C. Pokok Tesis D. Struktur Tesis dan Disertasi E. Sistematika Buku Pedoman FORMAT TESIS DAN DISERTASI A. Bagian Awal 1. Sampul 3 2. Halaman Judul 4 3. Halaman Pengajuan 4 4. Halaman Persetujuan 4 5. Lembar Pernyataan Keaslian 5 6. Prakata 5 7. Abstrak Bahasa Indonesia 5 8. Abstrak Bahasa Inggris 6 9. Daftar Isi 6 10. Daftar Tabel 6 11. Daftar Gambar 7 12. Daftar Lampiran 7 13. Daftar Arti Lambang dan Singkatan 7 1 1 1 2 2 2 3 3

BAB II.

3

37 38 4 . Bahasa F. Lampiran 25 BAB III. Defenisi dan Istilah 9 6. Sistematika dan Organisasi 10 C. Manfaat 9 5. Struktur 36 D. Daftar Rujukan 21 2. Hal-hal Lain yang perlu Diperhatikan RINGKASAN DISERTASI A. Bahan dan Ukuran B. Tujuan 36 C. Bagian Utama 7 1. TATA CARA PENULISAN NASKAH A. Definisi 36 B. Bagian Akhir 1. Cara Penulisan C. Catatan Kaki dan Kutipan H. Format Tesis/Disertasi Kuantitatif 7 2.B. Pemberian Tanda Urut D. Tabel dan Gambar E. Ruang Lingkup 9 7. Penulisan Nama Penulis G. Pencetakan DAFTAR RUJUKAN 21 26 26 27 29 29 31 32 34 35 36 BAB IV. Tujuan Penelitian 9 4. Rumusan Masalah 9 3.

Penulis karya ilmiah harus menghindarkan diri dari tindak kekurangan 5 . Pedoman ini meliputi metodologi. tata cara penulisan. perijinan terhadap bahan yang digunakan dan penyebutan sumber data. merupakan karya ilmiah yang disusun dengan tujuan untuk menunjukkan kemampuan dan sikap berpikir ilmiah secara mandiri. pengutipan dan perujukan. Karya ilmiah tersebut harus dilaksanakan oleh mahasiswa dengan melakukan penelitian untuk memperoleh jawaban atas suatu pokok permasalahan yang ditemukan atau penemuan baru dalam bidang yang menjadi kajian dalam program pendidikannya. Penulisan karya ilmiah harus memperhatikan seperangkat pedoman.LAMPIRAN BAB I PENDAHULUAN Tesis atau disertasi adalah tugas akhir yang harus ditulis oleh mahasiswa dalam program Pendidikan Magister atau Doktor di Program Pascasarjana Unhas.

Menghayati azas-azas keilmuan sehingga dapat berpikir. teknologi dan seni. bersikap. Disertasi dengan bobot ilmiah lebih berat dan komprehensif harus berupa sumbangan asli dan baru bagi ilmu pengetahuan. 4. 2. 3.yang lazim disebut plagiasi. terutama untuk bidang studi yang berkaitan dengan pembangunan. C. Definis Tesis dan disertasi adalah karya tulis akademik akhir hasil penelitian mahasiswa Program magister atau Doktor di bawah pengawasan komisi pembimbing atau promotornya sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelas Magister atau Doktor. Penulisan tesis dan disertasi sedapat mungkin disesuaikan dengan pedoman penulisan ini. A. Mengkomunikasikan gagasan dan temuan ilmiah secara lisan dalam forum ilmiah dan secara tertulis dalam bentuk jurnal ilmiah di bidangnya sesuai dengan ketentuan. 5. Mengemukakan alternatif pemecahan masalah yang bermanfaat bagi pihak terkait. Pokok Tesis dan Disertasi 6 . sedangkan penyusun disertasi diharapkan mampu mengarahkan pelaksanaan penelitian ilmiah dalam bidang kedoktorannya. B. Menguasai dasar-dasar ilmu dan metodologi penelitian sehingga penyusun tesis mampu mengorganisasikan pelaksanaan penelitian ilmiah di bidang kemagisterannya. Memperluas dan memperdalam pengetahuan dalam bidang dan materi penelitiannya dengan mengemukakan pendalaman ilmu pengetahuan untuk tesis dan temuan baru untuk disertasi. dan bertindak sebagai ilmuwan sesuai dengan bidang keilmuannya. Tujuan Penyusunan tesis atau disertasi merupakan salah satu refleksi metode yang memegang peranan dalam pendidikan mahasiswa Pascasarjana dengan tujuan memberikan kepadanya kemampuan untuk : 1. Isi tesis berupa sesuatu yang memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

BAB II FORMAT TESIS DAN DISERTASI Format tesis dan disertasi pada Program Pascasarjana Unhas terdiri atas bagian awal. Bagian Utama. yaitu Bab I Pendahuluan. E. kajian pustaka. Untuk semua jenis tesis dan disertasi. Sistematika Buku Pedoman Buku pedoman ini disusun dalam empat bab. akhir. Bab II Format Tesis dan Disertasi yang berisi Bagian Awal. Tiaptiap bagan tersebut diuraikan lebih lanjut ringkasan disertasi ini diuraikan dalam Bab V. utama. Pedoman ini dilengkapi dengan lampiran yang berisi sejumlah contoh. secara garis besar berisi pendahuluan. susunan bagian awal dirinci seperti berikut : 1. Buku pedoman ini bukan buku metodologi penelitian. melainkan lebih difokuskan pada bagaimana tesis dan disertasi pada Program Pascasarjana Unhas harus ditulis dan disajikan agar memenuhi pembakuan. Bagian utama merupakan inti dari tesis atau disertasi. 7 . hasil dan pembahasan serta kesimpulan. A. metode. dan Bab IV Ringkasan Disertasi. Bagian akhir berisi daftar rujukan dan lampiran-lampiran.Pokok tesis atau disertasi adalah persoalan atau masalah dalam bidang ilmu yang menjadi program studi atau yang ada kaitannya dengan kekhususan program studi mahasiswa penyusun tesis atau disertasi. Bagian Akhir. Bagian awal berisi mulai dari halaman sampul luar sampai daftar lampiran. Halaman sampul depan. Bab III Tata Cara penulisan naskah. utama dan akhir. D. Struktur Tesis dan Disertasi Struktur tesis atau disertasi terdiri atas bagian awal. dan ringkasan disertasi. Bagian Awal Bagian awal tesis dan disertasi dimulai dari sampul luar sampai dengan daftar arti dan lambang.

Kalimat atau kata dicetak dengan huruf kapital warna hitam untuk tesis dan berwarna emas untuk disertasi dan ditempatkan ditengah-tengah ruang tulis (simetris kiri-kanan). Judul tesis atau disertasi ditulis dalam bahasa Inggris. Nama lengkap penulis tidak disingkat dan ditulis tanpa gelar kesarjanaan.2. 8. masing-masing bertuliskan cetak. 5.5 cm) warna hitam. 12. 4. Lambang Universitas Hasanuddin (ukuran lebar : 3. 2. Hendaknya dihindari penggunaan kata yang berulang. Tulisan PROGRAM PASCASARJANA. Judul hendaknya ringkas dan jelas dan tidak menggunakan singkatan. 7. Daftar Gambar. tetap ringkas dan jelas. Penjelasan lebih rinci bagian awal ini adalah sebagai berikut : Sampul Depan Sampul tesis magister merah sedangkan sampul disertasi berwarna hitam. h. Tulisan UNIVERSITAS HASANUDDIN. 10. 3. b. tanpa dicantumkan nomor halaman tetapi diperhitungkan. 9. Bila perlu judul dapat dilengkapi dengan subjudul. Abstrak Bahasa Indonesia. Halaman Judul Halaman judul memuat tulisan yang sama dengan sampul depan akan tetapi dicetak di atas kertas putih. Halaman Pengajuan. Prakata. Abstrak Bahasa Inggris. 1. Lembar Pernyataan Keaslian. Tulisan MAKASSAR. Halaman Judul. f. Halaman ini adalah bernomor i. Daftar Isi. Judul tesis atau disertasi dalam bahasa Indonesia dimulai tepat pda sembir atas. 13.5 cm dan tinggi 4. a. c. 8 . Daftar Lampiran. d. Contoh halaman terlihat pada Lampiran 1. g. Daftar Arti Lambang dan Singkatan. Halaman Persetujuan. 6. Daftar Tabel. 11. e. Tahun Lulus Ujian. Contoh halaman sampul depan dapat dilihat di lampiran 1.

Tanggal Ujian. Halman ini adalah halaman bernomor ii. Nama mahasiswa tanpa gelar kesarjanaan.3. h. Selanjutnya tanda tangan 9 . j. g. g. e. e. k. Tulisan yang disusun dan diajukan oleh. Nama penulis lengkap tanpa gelar kesarjanaan. Tulisan Kepada. Tulisan PROGRAM PASCASARJANA. sedangkan untuk disertasi tulisan Disertasi Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar Doktor. sedangkan untuk disertasi tulisan telah dipertahankan di depan Panitia Ujian Disertasi pada tanggal. i. Judul tesis atau disertasi. Untuk tesis persetujuan ditandatangani oleh Ketua disebelah kiri dan Anggota di sebelah kanan. Tulisan telah dipertahankan di depan Panitia Ujian Tesis pada tanggal untuk tesis. Nama-nama dan ruang tanda tangan persetujuan Komisi Pembimbing atau Promotor/Kopromotor. d. b. Contoh halaman pengajuan tercantum pada lampiran 2a dan 2b. sedang untuk dua Ko-Promotor sejajar di kiri dan kanan berada di bawah Promotor. b. tanpa mencantumkan nomor halaman tetapi diperhitungkan. d. Nomor pokok mahasiswa. h. f. Tulisan Tesis Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar Magister untuk tesis. Tulisan UNIVERSITAS HASANUDDIN. Nama program studi. Halaman Persetujuan Halaman ini memuat : a. Tanda tangan penulis. c. f. 4. Halaman Pengajuan Halaman ini memuat : a. untuk disertasi ruang tanda tangan oleh Promotor berada di tengah. Tulisan dan dinyatakan telah memenuhi syarat. i. Tulisan MAKASSAR. c. Judul tesis atau disertasi. Tulisan TESIS atau DISERTASI. Tahun lulus ujian. Tulisan Disusun dan Diajukan oleh.

Paragraf pertama memuat nama penulis tanpa gelar (ditulis dengan huruf kapital). disebelah kanan 4 spasi dibawah baris kalimat terakhir penulisan dicantumkan tempat. Lembar Pernyataan Keaslian Pada lembar ini penulis tesis/disertasi harus menyatakan dan menandatangani pernyataan bahwa penelitian tesis/disertasi ini adalah asli. Dalam prakata. 5. Contoh abstrak dicantumkan pada Lampiran 6a. Prakata Prakata mengandung uraian singkat tentang maksud penyusunan tesis dan disertasi. Halaman ini dimulai dengan nomor v. Penulis juga menyatakan bila ternyata sebagian tesis/disertasi ini terbukti tidak asli atau plagiasi maka tesis/disertasi ini akan dibatalkan. tujuan. Contoh abstrak bahasa Inggris dicantumkan di Lampiran 6b. Jumlah halaman tidak lebih dari 2 halaman. kegunaan. 10 . Ucapan terima kasih kepada tim pembimbing atau tim promotor ditempatkan lebih awal. tanpa mencantumkan nomor halaman tetapi diperhitungkan. Abstrak dalam Bahasa Inggris Ketentuan abstrak bahasa Inggris sama dengan abstrak bahasa Indonesia. 7. Paragraf kedua dan seterusnya dimulai dengan ikhtisar dari latar belakang. penjelasan-penjelasan ringkas dan ucapan terima kasih. 8. Contoh halaman persetujuan terdapat pada Lampiran 3a dan 3b.Ketua Program Studi di sebelah kiri dan Direktur program Pascasarjana disebelah kanan j. Halaman persetujuan ini bernomor iii. tahun dan nama penulis. Abstrak dalam Bahasa Indonesia Abstrak merupakan ikhtisar penelitian yang berisi antara 200 sampai 250 kata. Contoh lembar pengesahan di lampiran 4. kemudian disusul dengan ucapan terima kasih kepada pihak lain yang membantu penelitian. Contoh Prakata dapat dilihat pada lampiran 5. Lembar pernyataan ini diberi tanggal dan ditandatangani oleh Mahasiswa yang bersangkutan diberi nomor halaman iv. Bulan. Halaman ini terbuat dari kertas putih khusus dengan latar belakang lambang Universitas Hasanuddin warna biru laut dengan ukuran 7cm x 9 cm serta bergaris bingkai ganda berwarna biru tua berukuran 16 cm x 23 cm. kertas ini disediakan oleh Program Pascasarjana. 6. judul tesis dan disertasi ditulis dengan huruf miring dan dalam tanda kurung diikuti dengan tulisan “dibimbing oleh” yang diikuti nama-nama komisi penasihat (tanpa gelar). metode dan kesimpulan penelitian.

Daftar Isi Daftar isi disusun secara teratur menurut nomor halaman dan memuat hal-hal berikut beserta nomor halamannya: a. Tulisan halaman diketik merapat ke batas sembir kanan. Daftar Lampiran. 11 . Jika satu juduI memerlukan dua baris atau lebih. Jarak antarjudul dan subjudul adalah 2 spasi. i. Bab. Daftar Tabel Daftar tabel disusun secara berurut sesuai dengan nomor tabel dan halamannya. Daftar Tabel. Contoh daftar tabel tercantum pada Lampiran 8. Tulisan nomor diketik mulai batas sembir kiri dan tulisan halaman diketik merapat pada batas sembir kanan dengan jarak 3 spasi di bawah tulisan DAFTAR TABEL. diletakkan tepat pada batas sembir atas simetris dari batas sembir kiri dan kanan. Judul tabel diketik dengan huruf kapital pada huruf awal kata pertama. Bab. Abstrak. d. 3 spasi di bawah tulisan DAFTAR ISI. Susunan daftar isi dimulai 3 spasi di bawah tulisan halaman. c. Daftar Isi. f. Tulisan DAFTAR ISI diketik dengan huruf kapital tanpa diakhiri tanda titik. subbab. dan anak-subbab ditulis dengan jenis huruf yang sama dengan teks tanpa ditebalkan. 10. Daftar Pustaka.9. Lampiran. subbab dan anak subbab dari seluruh bagian tesis dan disertasi. Abstract. h. j. simatris dari batas sembir kiri dan kanan. dimulai 3 ketukan setelah tanda titik yang mengikuti nomor tabel dan berakhir 1 ketukan sebelum huruf h dari kata halaman. Jika judul dan subjudul tidak cukup ditulis dalam 1 baris maka baris kedua dan seterusnya ditulis dengan jarak baris 1 spasi dengan diberi indentasi 5 ketukan dari huruf awal baris pertama. Jarak antar judul tabel adalah 2 spasi. g. e. Contoh daftar isi dicantumkan di Lampiran 7. tulisan DAFTAR TABEL diketik dengan huruf kapital tanpa diberi titik dan ditempatkan tepat pada batas sembir atas di tengah ruang tulis. b. maka jarak antar baris adalah 1 spasi dan huruf pertama baris kedua dan seterusnya diketik dengan indentasi 5 ketukan dari huruf awal baris pertama. Daftar Gambar. Prakata.

yaitu ~kolom pertama berisi singkatan dan lambang sedangkan kolom kedua berisi penjelasan. Daftar gambar diletakkan sesudah daftar tabel. PENDAHULUAN 12 .11. Bagian Utama Dalam pedoman ini format dan struktur tesis maupun disertasi pada Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin dikelompokkan menjadi empat kelompok. Contoh daftar lampiran tercantum pada Lampiran 10. Format Tesis/Disertasi Kuantitatif Jenis penelitian kuantitatif lebih menekankan penggunaan angka atau bilangan (numerik) dengan metodologi deduktif. peta. 1. Komisi pembimbing atau tim Promotor dapat melakukan penambahan dan penyesuaian sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan penelitiannya sepanjang dapat dijaga konsistensinya. Daftar singkatan diperlukan jika dalam tesis dan disertasi digunakan banyak singkatan penting yang perlu untuk diketahui oleh pembaca. Daftar Arti Lambang dan Singkatan Untuk penelitian yang menggunakan lambang. (c) kajian pustaka dan (d) modifikasi. Daftar lampiran ditulis dengan format yang sama dengan daftar tabel dan daftar gambar. 12. Daftar Gambar Yang termasuk gambar adalah bagan. Mahasiswa dengan persetujuan komisi pembimbing atau promotor dapat memilih salah satu di antaranya dengan mempertimbangkan karakteristik penelitiannya. Daftar ini dibuat dengan format yang sama dengan tabel terdiri dari 2 kolom. BAB I. fisika. Daftar Lampiran Daftar lampiran diletakkan sesudah daftar gambar dan berisi urutan judul lampiran dan nomor halamannya. (b) kualitatif. berisi urutan judul gambar dan nomor halamannya. Berikut adalah rincian dari tiap-tiap kelompok penelitian. foto. sketsa dan skema. diagram. penulis tesis dan disertasi harus mencantumkan arti dan singkatannya dalam daftar lambang. 13. penelitian kuantitatif cenderung baku meskipun mahasiswa bersama pembimbing dapat saja melakukan penyesuaian. Daftar gambar ditulis dengan format yang sama dengan daftar tabel. Berdasarkan karakteristiknya. Contoh daftar arti lambang dan singkatan tercantum pada Lampiran 11. B. dan statistik. yaitu penelitian (a) kuantitatif. Contoh daftar gambar tercantum pada Lampiran 9. misalnya lambang matematika. Sistematika-dan struktur bagian utama tesis atau diisertasi tersusun sebagai berikut. kimia.

Populasi dan Teknik Sampel D. PENUTUP A. definisi atau glesarium. C. Kesimpulan B. F. Kerangka Konseptual E. C. Lokasi dan Waktu C. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB VI. Rancangan Penelitian B. G. dan diakhiri dengan sistematika/organisasi tesis atau disertasi. yaitu kesenjangan antara harapan dan kenyataan.A. Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian Ruang Lingkup/ Batasan Penelitian Definisi -dan Istilah. ruang lingkup. E. METODE PENELITIAN A. mengapa. Saran Setiap bagian dijelaskan secara ringkas dalam uraian berikut ini. Bab Pendahuluan Bab ini merupakan bab pertama tesis atau disertasi yang isinya mengantar pembaca tentang apa. B. Definisi operasional BAB III. a. B. Instrumen Pengumpul Data E. Analisis Data BAB IV. Hipotesis (bila diperlukan) F. bab ini terdiri atas latar belakang tujuan dan pentingnya penelitian. Glosarium Organisasi/Sistematika BAB II. D. dan untuk apa suatu topik diteliti dengan demikian. TINJAUAN PUSTAKA A. (1) Latar Belakang Masalah Bagian ini berisi uraian latar belakang mengapa masalah penting diteliti. Masalah yang diidentifikasi harus didukung oleh pembenaran (justifikasi) yang kuat dan jelas' berdasarkan observasi atau kajian pustaka. Masalah berisi kesenjangan teoretik maupun praktis. Peneliti perlu juga menguraikan 13 . D.

dengan demikian posisi topik yang diajukan menjadi jelas sebagai penelitian baru atau penelitian lanjutan atas penelitian yang pernah ada. peneliti perlu menjelaskan ruang lingkupnya. (5) Definisi dan Istilah Tulisan ilmiah harus jelas dan tidak menimbulkan salah tafsir. Uraian latar belakang yang jelas akan mempermudah peneliti untuk menyusun rumusan masalah atau pertanyaan penelitian. Lingkup dan batasan penelitian akan berpengaruh pada penarikan kesimpulan. Penelitian yang 14 . yang lebih luas. tujuan penelitian ini ingin menguji bagaimana pengaruh pembangunan kawasan permukiman baru terhadap kenaikan harga lahan di sekitarnya. (6) Ruang Lingkup Sering suatu penelitian sangat luas lingkupnya bila dilihat dari cakupan wilayah rentang waktu. Antara latar belakang. Rumusan masalah penelitian dapat disusun bilamana masalah yang diuraikan di latar belakang jelas dan lengkap. Sebagai contoh. Bilamana dalam tesis atau disertasi digunakan istilah atau kata yang tidak lazim atau istilah yang mungkin menimbulkan kesalahan tafsir. (3) Tujuan Penelitian Tujuan penelitian adalah sesuatu yang ingin dicapai oleh peneliti. Tujuan penelitian bukan untuk memperoleh gelar magister atau doktor.posisi topik penelitiannya dalam konteks keilmuan. jelas dan cermat akan memberikan arah bagi peneliti serta mempermudah untuk melakukan penelitiannya. maka istilah atau kata itu perlu diberi definisi atau batasan pengertian. (4) Manfaat ' Bagian ini menggambarkan manfaat dan pentingnya hasil penelitian bagi pengembangan ilmu maupun pembangunan. operasional. Rumusan masalah yang tajam. Dengan menyadari hal ini. atau aspek atau sektornya yang tidak mungkin diteliti secara keseluruhan karena beberapa pertimbangan. rumusan dengan tujuan penelitian harus memiliki benang merah yang jelas. Uraian dapat berupa alasan kelayakan atas topik yang diteliti sehingga mempertegas pentingnya topik untuk diteliti. (2) Rumusan Masalah Rumusan masalah adalah uraian pertanyaan penelitian yang harus dicari jawabannya melalui proses penelitian. Definisi di sini berbeda dengan definisi operasional dalam penelitian kuantitatif yang menjelaskan bagaimana suatu variabel dapat diukur secara. yaitu adanya penelitian lain yang pernah dilakukan serta temuannya.

b. 15 . Banyaknya subbab dan anak subbab dalam tinjauan pustaka bergantung pada luas dan dalamnya topik yang dibahas. (7) Sistematika dan Organisasi Tesis atau disertasi adalah karya ilmiah yang komprehensif dan ditulis dalam jumlah halaman yang banyak. Semua sumber yang digunakan harus disebutkan dengan mencantumkan nama penulis dan tahun penerbitan. harus diuji berdasarkan data empiris.wilayahnya hanya satu kecamatan misalnya kesimpulannya tentu saja hanya berlalu di kecamatan tersebut. Kerangka konseptual menurut Cresswell (1994) melukiskan hubungan beberapa konsep yang akan diteliti. prinsip atau teori yang akan digunakan untuk pemecahan masalah. Hasil uraian tinjauan pustaka hendaknya berupa kerangka konseptual dan hipotesis. pemikiran dan hasil penelitian terdahulu yang ada hubungannya dengan penelitian yang dilakukan oleh penulis. Dengan membaca organisasi dan sistematika tesis. Setiap akhir dari subbab dan anak subbab harus disimpulkan sebagai dasar untuk membangun kerangka konseptual. lembaga dan tanggal aksesnya. Jadi. Hipotesis. Sumber dari situs internet (website) dapat digunakan sepanjang jelas penulis. bila dipandang perlu ada. Bab Tinjauan Pustaka Tinjauan pustaka memuat uraian sistamatis tentang teori. melainkan berupa kerangka hubungan berbagai konsep yang diteliti yang arahnya untuk menjawab rumusan masalah. dan dibangun berdasarkan landasan Kerangka konsep tersebut. Bagian ini menjelaskan secara garis besar isi setiap bab. dinyatakan dalam kalimat pernyataan. kerangka konseptual bukanlah gambaran proses atau tahap-tahap penelitian. hipotesis yang merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi. Untuk menjadi tesis. Agar penguji dan pembaca dengan mudah dapat memahami isinya. maka perlu dijelaskan sistematika atau struktur organisasinya. Kerangka konseptual sebaiknya disusun secara deskripif dan dilengkapi dengan bagan hubungan variabel dan indikatornya. merupakan pernyataan dan jawaban singkat atas rumusan masalah. Rujukan yang dikemukakan seharusnya bersumber dari jurnal ilmiah atau buku teks yang dipilih berdasarkan prinsip relevansi dan kemutakhiran. pembaca sejak awal sudah dapat memperoleh gambaran garis besar isi buku tesis atau disertasi. Bagian ini dimaksudkan memberikan kerangka dasar yang komprehensif mengenai konsep. subbab serta anak subrab berikut rangkaian hubungan satu dengan lainnya.

Jika perlu disertakan peta lokasi. Pemilihan sampel harus memenuhi asas keterwakilan (representativeness). Perlu pula dijelaskan prosedur pemakaian berikut kelemahan dan keunggulan alat tersebut. Bab Metode Penelitian Bagian ini memuat waktu dan lokasi penelitian. pernah bekerja di tempat itu atau peneliti mengenal baik orang-orang kunci. Pada penelitian eksperimental harus dijelaskan variabel berpengaruh maupun variabel bebas serta variabel kontrol. tingkat homogenitasnya serta kalau mungkin berapa jumlahnya. Nyatakan dengan jelas karakteristik populasi. Bila karena ukuran populasi (population size) besar sehingga tidak mungkin mengumpulkan data dari seluruh anggota populasi. Penyebutan nama pembuat dan tipe alat dimaksudkan untuk menunjukkan kecanggihan atau ketelitian alat tersebut.c. Alasan-alasan seperti dekat rumah peneliti. Alat yang digunakan perlu diuraikan dengan jelas dan jika diperlukan dapat disertai dengan foto atau gambar. misalnya kuisioner. Untuk itu peneliti 16 . alat perekam suara. (2) Waktu dan lokasi penelitian Untuk penelitian lapangan harus disebutkan tempat dan kondisi wilayah serta waktu pelaksanaan penelitian. dan gambar (audio and video devices). Uraikan tempat dan kondisi wilayah penelitian diisi dengan identifikasi kerakteristik lokasi dan alasan memilih lokasi. Bahan dan alat yang dipakai harus dijelaskan pada bagian ini. Hindari rincian alat dalam bentuk daftar seperti yang lazim tertera pada penuntun praktikum. misalnya apa atau siapa. perlu. (1) Rancangan Penelitian Rancangan atau disain penelitian diartikan sebagai strategi untuk melaksanakan penelitian. bahan dan alat yang digunakan dalam penelitian harus dijelaskan. harus dihindari. Pada penelitian non eksperimental. (3) Bahan dan Alat Pada penelitian eksperimental. Pada penelitian bukan eksperimental. harus dijelaskan jenis penelitian yang dipilih. peneliti dapat memilih sampel sebagai wakil dari populasi. bahan dan alat yang digunakan dalam penelitian serta metode analisisnya secara rinci. dijelaskan alat atau instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data. di mana. (4) Populasi dan Sampel Populasi adalah kumpulan dari objek yang diteliti.

misalnya SPSS for Windows Version 10 . d. pengujian hipotesis (bila ada). (5) Teknik Pengumpulan Data Bagian ini harus memuat uraian lengkap dan rinci tentang langkahlangkah dan prosedur pengambilan dan pengumpulan data. Apabila dalam analisis digunakan program komputer maka perlu disebutkan programnya. Bagian hasil penelitian dapat disatukan dalam satu bab dengan pembahasan sepanjang dapat dibedakan secara jelas mana hasil dan mana pembahasan. Deskripsi hasil penelitian dapat berupa narasi yang disertai analisis statistik. menafsirkan temuan-temuan.harus menjelaskan teknik pemilihan sampel berdasarkan tahap dan uraian secara rinci. (1) Deskripsi Hasil Penelitian Penyajian hasil penelitian memuat deskripsi sistematik tentang data dan temuan yang diperoleh. hasil penelitian maupun pembahasan dapat dipisah menjadi bab tersendiri. Bila menggunakan orang lain sebagai pengumpul data. gambar atau alat penolong lainnya. perlu dijelaskan cara pemilihannya (6) Definisi Operasional Uraian definisi operasional diperlukan untuk menjelaskan bagaimana suatu variabel diukur ketika penelitian akan dilakukan. (7) Teknik Analisis Pada teknik analisis data perlu diuraikan jenis analisis yang digunakan dan alasan pemilihannya. grafik. Bab Hasil Penelitian dan Pembahasan Pada bab ini dibahas hasil penelitian dan pembahasannya. maka uraian tentang analisis ini perlu diberikan secara lebih rinci. misalnya analisis statistik. Apabila teknik analisis data yang dipilih sudah cukup dikenal. Bila ada maksud memisahkan secara jelas mana bagian hasil dan mana bagian pembahasan. pelaksanaan test. maka pembahasannya tidak perlu dilakukan secara panjang lebar. Perlu dijelaskan pula skala variabel disesuaikan dengan teknik analisis yang digunakan. (2) Pembahasan Tujuan pembahasan adalah menjawab pertanyaan penelitian atau rumusan masalah. (sampling technique. mengintegrasikan hasil dan 17 . observasi. misalnya pengukuran langsung. Sebaliknya jika teknik analisis yang digunakan jarang digunakan atau teknik yang baru dan belum populer. tabel. pelaksanaan wawancara langsung atau pegiriman angket.

Penelitian kualitatif bertujuan mengungkap proses pembentukan dan dinamika sebuah realitas sosial serta menginterpretasikan makna di balik pembentukan dan dinamika realitas sosial tersebut. dan bagian akhir. Penelitian semacam ini dapat berciri eskploratif. 18 . Kesimpulan dan saran dinyatakan secara terpisah. Saran dibuat berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman serta pertimbangan peneliti yang ditujukan kepada para peneliti lain yang akan melanjutkan atau mengembangkan penelitian lebih lanjut. deskriptif dan eksplanatif. Kesimpulan penelitian merangkum semua hasil penelitian yang telah diuraikan dan tata urutannya hendaknya sama dengan urutan yang ada dalam hasil dan pembahasan sehingga konsistensi tetap terpelihara. Gaya penulisan dapat bersifat formal dalam arti memuat hal-hal pokok pada bagian awal lalu dipertajam dengan contoh/ilustrasi dari data. Saran tidak merupakan suatu keharusan. bergantung pada pilihan strategi yang digunakan. dan pembahasan serta merupakan hasil pengujian hipotesis atau pencapaian tujuan penelitian. bagian inti. e. matriks atau cara penyajian lainnya dengan tetap menunjukkan ciri alamiahnya dan menggunakan logika induktif. sehingga jika orang lain melaksanakannya tidak mengalami kesulitan. diungkap secara menyeluruh sesuai dengan konteksnya melalui pengumpulan data dari latar alami dan menempatkan peneliti sebagai instrumen utama penelitian. Saran yang baik dapat dilihat dari rumusannya yang bersifat rinci dan operasional. memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori baru. dan menjelaskan implikasi hasil penelitian. Saran juga dapat ditujukan kepada pihak pemakai hasil penelitian misalnya para pemegang kebijakan.temuan pada ilmu atau teori yang telah mapan. Proses dan makna dimaksud. Gaya penulisan juga dapat bersifat informal dalam arti bagian awal berisi paparan cerita ilustrasi lalu pada bagian akhir diberikan analisis. Laporan penelitian kualitatif disusun dalam bentuk narasi. grafik. Bagian inti dapat ditulis dalam dua alternatif format. interpretasi dan kesimpulan. Sistematika tesis dan disertasi hasil penelitian kualitatif dapat dibagi dalam tiga bagian yakni bagian awal. Bab Kesimpulan dan Saran Kesimpulan merupakan pernyataan singkat dan tepat yarn dijabarkan dari hasil penelitian. 2. Sebuah laporan penelitian kualitatif disusun dengan substansi dan format yang sesuai dengan ciri penelitian kualitatif itu sendiri. Format Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif mengutamakan uraian dalam bentuk verbal atau deskriptif.

H. BAB III. BAB IV. G. Tinjauan Hasil Penelitian B. BAB II. D. PENDAHULUAN A. E. Tinjauan Teori dan Konsep C. F. H. A. Konteks Penelitian atau Latar Belakang B.Alternatif 1 BABI. Kegunaan Penelitian BAB II. B. B. 19 . B. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Pengarah METODE PENELITIAN A. TINJAUAN PUSTAKA A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pengelolaan Peran sebagai Peneliti Lokasi Penelitian Sumber Data Teknik Pengumpulan Data Teknik Analisis Data Pengecekan Validitas Temuan/Kesimpulan H Tahap-Tahap Penelitian dan Jadwalnya HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN KESIMPULAN DAN SARAN PENDAHULUAN Konteks Penelitian atau Latar Belakang Fokus Penelitian atau Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Kegunaan Penelitian TINJAUAN PUSTAKA METODE PENELITIAN Pendekatan dan Jenis Penelitian Pengelolaan Peran Peneliti Lokasi Penelitian Sumber Data Teknik Pengumpulan Data Teknik Analisis Data Pengecekan Validitas Temuan/Kesimpulan Tahap-Tahap Penelitian dan Jadwalnya BAB III. C. BAB V. D. Fokus Penelitian atau Rumusan Masalah C. Alternatif 2 BAB I. C. C. F. E. A. Tujuan Penelitian D. D. G.

KESIMPULAN DAN SARAN BAB …. (2) Fokus Penelitian atau Rumusan Masalah Fokus penelitian atau rumusan masalah dapat diungkap dalam bentuk pernyataan dan pertanyaan. analisis. maupun diinterpretasi. DAN SETERUSNYA Bab-bab ini berisi hasil penelitian dan pembahasannya yang diorganisasikan sesuai dengan topik-topik tertentu dalam cakupan fokus penelitian. pengembangan penemuan teori baru.. Gambaran singkat tentang fenomena dan masalah yang akan diteliti juga perlu diungkap baik berdasarkan hasil penelitian sebelumnya maupun melalui penciuman pendahuluan. (3) Tujuan dan Kegunaan Penelitian Tujuan penelitian menunjukkan sasaran hasil yang ingin dicapai dari penelitian. dianalisis. atau pengembangan konsep yang sudah ada. tujuan penelitian. Karena itu.BAB IV. Masing-masing diuraikan sebagai berikut. Pernyataan masalah dan/atau pertanyaan penelitian ini didasarkan pada penelusuran pendahuluan. dan interpretasi yang dilakukan berdasarkan fokus penelitian. perlu diuraikan posisi dan kontribusi penelitian ini dihubungkan dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Jumlah bab disesuaikan dengan jumlah topik yang dianggap penting/signifikan dalam cakupan fokus penelitian. Sasaran hasil ini merupakan output dari deskripsi. kegunaan penelitian. fokus penelitian atau rumusan masalah. Penjelasan ringkas bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut. baik dihubungkan dengan perkembangan bidang ilmu yang diteliti (penemuan konsep baru. Kegunaan penelitian menggambarkan manfaat dari diperolehnya sasaran hasil penelitian. (1) Konteks Penelitian atau Latar Belakang Bagian ini memuat urgensi penelitian dilihat dari sisi teoritis dan/atau pengambilan kebijakan. 20 . Bab Pendahuluan Pendahuluan meliputi konteks penelitian atau latar belakang. a. Pernyataan dan pertanyaan tersebut menggambarkan cakupan proses-proses dan makna-makna yang akan dideskripsikan. teori sebelumnya) maupun dihubungkan dengan pengambilan kebijakan.

atau pengamat penuh. prosedur pengumpulan data. sumber data. Penentuan pendekatan dan jenis/strategi penelitian juga perlu dijelaskan. Bab Tinjauan Pustaka Bab ini berisi tinjauan terhadap hasil penelitian sebelumnya yang terkait dengan fokus penelitian. pengecekan validitas temuan. baik teori tingkat umum (grand theories). 21 . Tinjauan ini sedapat mungkin menelusuri perkembanqan substansi teori dan penggunaannya sebagai acuan kebijakan. (2) Pengelolaan Peran sebagai Peneliti Bagian ini menjelaskan bagaimana peneliti berperan sebagai instrumen penelitian dan instrumen lain sifatnya hanya mendukung peneliti. studi biografi atau studi sejarah. Perlu juga dijelaskan apakah kehadiran peneliti dalam setting sebagai partisipan penuh. tahap-tahap penelitian dan jadwalnya. Bab Metode Penelitian Bab ini berisi pendekatan dan jenis penelitian. serta kombinasi dari beberapa strategi tersebut. pemecahan masalah. apakah studi kasus. Pada bagian ini juga dijelaskan jenis atau strategi penelitian yang digunakan. lokasi penelitian. Tinjauan atas hasil-hasil penelitian tersebut mencakup substansi topik. grounded research. pengamat-partisipan. Selanjutnya Bab ini berisi tinjauan terhadap konsep atau teori yang terkait dengan fokus penelitian. perlu dijelaskan apakah yang dominan adalah metode kualitatif lalu didukung dengan metode kuantitatif. pengelolaan peran sebagai peneliti. sebagai acuan dalam pengumpulan dan pengolahan data. juga perlu dijelaskan. Perlu ditekankan apakah penelitian ini sepenuhnya pendekatan kualitatif atau kombinasi dengan pendekatan kuantitatif. Poin-poin tersebut ditinjau dalam keterkaitannya dengan topik yang diteliti. Bila penelitian menggunakan. misalnya kajian gender. c. (1) Pendekatan dan jenis Penelitian Bagian ini menjelaskan pendekatan penelitian yang digunakan. studi etnografi. ataupun penelitian/kajian. Dari keseluruhan tinjauan ini sedapat mungkin menelusuri perkembangan substansi teori dan penggunaannya sebagai acuan kebijakan. kesimpulan/temuan dan metode yang digunakan.b. kajian budaya (cultural studies) dan sebagainya. pemecahan masalah. Bila kombinasi dengan pendekatan kuantitatif. teori level menengah (middle range theories) ataupun teori yang berlaku setempat (parochialllocal theories). jenis atau strategi penelitian yang lebih spesifik. atau yang dominan adalah metode kuantitatif lalu didukung oleh metode kualitatif. teknik analisis data. Dari keseluruhan tinjauan ini peneliti dapat merumuskan hipotesis pengarah (guide hypothesis. ataupun penelitian/kajian.

(4) Sumber Data Bagian ini melaporkan jenis data dan sumber data yang dikumpulkan. penyajian data dan penarikan kesimpulan dilakukan. (5) Prosedur Pengumpulan Data Bagian ini melaporkan teknik pengumpulan data yang digunakan misalnya wawancara mendalam (indepth interviews). Perlu dijelaskan bagaimana data-data dari berbagai teknik tersebut direkam. dan sebagainya. informan. Uraian meliputi data mengenai apa saja yang dikumpulkan. catatan lapangan dan bahan-bahan lain dilakukan. Dengan uraian Demikian kredibilitas sumber data dapat ditunjukkan. perlu dijelaskan apakah kehadiran peneliti diketahui atau tidak oleh informan. Pengambilan sampel dikenakan untuk situasi. Istilah pengambilan sampel dihubungkan dengan keterwakilan/ representasi masalah. 22 . (3) Lokasi Penelitian Bagian ini menguraikan lokasi penelitian yang dipilih dan alasan pemilihannya dihubungkan dengan topik penelitian. Alasan memilih lokasi didasarkan pada pertimbangan kesesuaian dengan topik penelitian. Karakteristik lokasi hendaknya diuraikan ringkas tentang letak geografis. observasi terlibat (participant observation). subjek. interpretasi makna dan penentuan substansi yang -ikan dilaporkan. bukan untuk melakukan generalisasi. Dengan pemilihan lokasi yang demikian diharapkan penemuan hal-hal baru dan bermakna.Selain itu. Dijelaskan bagaimana analisis data dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan teknik analisis domain. dengan cara bagaimana data diperoleh. dan hal lain yang dianggap urgen. ketertarikan. dicatat dan dipotret. bagaimana karakteristiknya. siapa yang dijadikan informan untuk data dimaksud. analisis taksonomis. pemecahan dan sintesis data serta pencarian pola. dan keunikannya. analisis komponensial dan analisis tema. Dijelaskan bagaimana pengerjaan. Diuraikan bagaimana penelusuran dan pengaturan transkrip wawancara. peta dan letak adminsitratif. dari waktu. Pengumpulan data dengan menggunakan teknik bola salju (snowballing sampels) dan triangulasi harus dijelaskan dalam konteks ini. Untuk studi kasus multi area perlu dijelaskan bagaimana analisis komparasi dilakukan. pengorganisasian. penggunaan dokumen. (6) Teknik Analisis Data Bagian ini menjelaskan bagaimana proses reduksi data.

metode. mulai dari penciuman lapangan. pelacakan kesesuaian hasil. kecenderungan dan motif yang muncul dari data. Selanjutnya dijelaskan bagaimana dilakukan pengecekan dapat-tidaknya temuan ditransfer ke latar lain (transferability). yang kemudian dirangkum dalam matriks jadwal pelaksanaan penelitian. Perlu juga dijelaskan implikasi temuan-temuan tersebut. d. Bab Kesimpulan dan Saran Bab ini memuat temuan pokok atau kesimpulan. pelaksanaan penelitian. pengembangan desain. e. Bab Hasil Penelitian dan Pembahasan Bab ini membahas data dan temuan yang diperoleh melalui prosedur yang diuraikan sebelumnya. penelitian dan analisis data. 3. Tesis dan disertasi jenis ini berisi satu topik yang memuat beberapa gagasan 23 .(7) Pengecekan Validitas Temuan Bagian ini memuat uraian tentang usaha-usaha peneliti untuk memperoleh keabsahan temuannya. Format Penelitian Kepustakaan Tesis dan disertasi hasil kajian pustaka merupakan penampilan argumentasi penalaran keilmuan yang memaparkan hasil berdasarkan kajian pustaka dan hasil olah pikir peneliti mengenai suatu masalah/topik kajian. penelitian disajikan dalam bentuk pola. tema. peneliti. Dijelaskan bagaimana peneliti menerapkan teknik perpanjangan kehadiran peneliti di lapangan. (8) Tahap Penelitian dan Jadwalnya Bagian ini menjelaskan proses pelaksanaan penelitian. dan pengecekan anggota untuk menjamin validitas temuan. dan penulisan laporan. Temuan pokok atau kesimpulan akan menunjukkan sejauhmana penelitian menghasilkan konsep atau teori baru atau melakukan pengembangan konsep (re-konsep) dan teori (re-teori) yang sudah ada pada disiplin ilmu terkait. pembahasan sejawat. Bab ini juga memuat gagasan. peneliti. observasi yang mendalam. teori). implikasi pada penelitian lebih lanjut. dan dapat tidaknya dikonfirmasikan pada sumbernya (confirmabi!ity). analisis kasus negatif. Hasil analisis data yang merupakan temuan. Berisi paparan data yang disajikan dengan topik Sesuai pertanyaan. dan saran atau rekomendasi yang diajukan. triangulasi (sumber. kategori-kategori dan dimensi-dimensi. ketergantungan pada konteksnya (dependability). implikasi teoritis dan kebijakan dari kesimpulan tersebut. keterkaitan antara pola-pola. serta penafsiran dan penjelasan dari temuan/teori yang diungkap dari lapangan. posisi temuan/teori terhadap teori dan temuan sebelumnya.

seminar. majalah. Sistematika tesis/disertasi BAB II dan Bab-bab selanjutnya masing-masing berisi gagasan pokok diteruskan dengan kajian mendalam dan diakhiri dengan rangkuman pembahasan dan implikasi. buku. Sumber kepustakaan untuk bahan kajian dapat berupa jurnal penelitian. diskusi ilmiah. Bagian utama tesis/disertasi berdasarkan kajian pustaka berupa pendahuluan. tergantung pada banyaknya gagasan dalam satu topik yang akan dibahas. laporan penelitian. Judul bab disesuaikan dengan materi yang bahas. Bahan-bahan pustaka harus dibahas secara kritis dan mendalam dalam rangka mendukung gagasan dan/atau proposisi untuk menghasilkan kesimpulan dan saran. atau keadaan lapangan mengenai hal-hal yang ada kaitannya dengan masalah yang diteliti. Bab inti dari tesis dan disertasi diakhiri dengan BAB PENUTUP A. dan definisi istilah. Judul bab beserta ismya akan diuraikan pada bahasan berikut. Latar Belakang Masalah B. a. Metode Kajian F. untuk keperluan penulisan tesis dan disertasi jumlah bab yang ada sebanyak lima buah. Bab Pendahuluan Paling kurang ada enam hal yang perlu dikemukakan secara singkat dan jelas pada bab pendahuluan ini yaitu latar belakang masalah. tujuan kajian. atau terbitan-terbitan resmi pemerintah dan lembaga-lembaga lain. Saran Jumlah bab dalam bagian inti dari tesis dan disertasi hasil kajiah pustaka bisa bervariasi. Rumusan Masalah C. (1) Latar Belakang Masalah Bagian ini berisi uraian atau gambaran umum yang dapat diperoleh dari Koran. Kegunaan Kajian E. metode kajian. Umumnya. laporan seminar. kegunaan kajian. Berikut adalah BAB I PENDAHULUAN A. tesis. Definisi Istilah G. makalah. Tujuan Kajian D. kajian atas kepustakaan dan penutup. skripsi. jurnal. laporan penelitian. rumusan masalah. Kesimpulan B.dan/atau proposisi yang berkaitan dan harus didukung olah data yang diperoleh dari sumber pustaka. buku teks. 24 . disertasi.

organisasi profesi. Selanjutnya dituliskan pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab melalui telaah pustaka (dalam bentuk kalimat tanya). kapan. Pada bagian ini dapat dimuat hal-hal yang berkaitan dengan anggapan-anggapan dasar atau fakta-fakta yang dipandang benar tanpa adanya verifikasi dan keterbatasan. misalnya mengapa masalah yang dikemukakan dipandang menarik. pengambilan keputusan atau kebijakan. Manfaat yang diuraikan dapat dikaitkan dengan peneliti. pengembangan ilmu. yang memuat variabel/hubungan antar variabel yang akan dikaji. pendidikan. berupa keinginan realistis peneliti tentang hasil yang akan diperoleh. dan teori yang melandasi kajian. yang mencakup aspek yang dikaji. penting dan perlu di telaah. lembaga tempat kajian dilakukan. Uraian tersebut didukung berbagai publikasi yang berhubungan dengan masalah yang dikaji. Selain itu juga dipaparkan uraian pemantapan terhadap pemahaman masalah. atau aspek-aspek tertentu yang 25 . Tujuan kajian harus mempunyai kaitan atau hubungan yang relevan dengan masalah yang akan diteliti. konsep-konsep yang berkaitan dengan hal yang ditulis. Pembahasan ini hanya berisi uraian yang memang relevan dengan masalah yang akan dikaji serta disajikan secara sistematis dan terpadu. mengapa. dan sebagainya. (3) Tujuan Penelitian Bagian ini memberikan gambaran yang khusus atau spesifik mengenai arah dan kegiatan kajian kepustakaan yang dilakukan. sejauhmana. siapa. dan sebagainya bergantung pada ruang lingkup masalah yang akan dibahas. bagaimana usaha mereka untuk meneliti dan menemukan apa yang sekarang dianggap sebagai hal yang biasa saja. pemecahan masalah yang mendesak. Kata tanya yang digunakan berupa apa. (2) Rumusan Masalah Bagian ini merupakan pengembangan terhadap uraian latar belakang masalah yang menunjukkan bahwa masalah yang akan ditelaah memang belum terjawab atau belum dipecahkan secara memuaskan. Sebagai contoh adalah mengkaji kehidupan orang-orang yang terkenal dalam suatu bidang studi untuk mengetahui pengalamanpengalaman mereka. (5) Metode Kajian Metode kajian menjelaskan semua langkah yang dikerjakan penulis sejak awal hingga akhir. bagaimana. (4) Kegunaan Kajian Pada bagian ini penulis memberikan gambaran yang jelas dan realistis mengenai kegunaan atau manfaat hasil pemecahan masalah.Gambaran umum ini dapat bersifat mendukung atau menunjang pendapat peneliti ataupun bersifat tidak mendukung atau menolak hardpan peneliti.

Bab II dan Bab-bab selanjutnya Dari tiap-tiap pertanyaan diidentifikasi alternatif model-mode! pemecahan masalah atau jawabannya. prinsip. Berdasarkan uraian ini disusun bab-cab yang diperlukan. teori.dijadikan kerangka berpikir. Hal ini dilakukan terhadap semua konsep yang ada. postulat. Tiap-tiap bab diberi judul yang sesuai. tulisan dalam jurnal. Seyogyanya di sini tercermin penguasaan peneliti mengenai bidang ilmu yang relevan dengan permasalahan. yaitu paradigma. konsep. Bagian ini juga memberikan keterangan rinci . keadaan sosial ekonomi. Lebih lanjut tiap-tiap konsep dijabarkan lagi menjadi subkonsep berdasarkan keperluan. dan sebagainya. Juga perlu tercermin di sini gagasan clan wawasan peneliti yang tajam dalam mengkaji masalah. Bagian ini merupakan. Analisis masalah menghasilkan variabel dan hubungan antar variabel. dan pemecahan masalahnya. keadaan atau kondisi. (6) Definisi Istilah Bagian ini memberikan penjelasan mengenai istilah-istilah yang digunakan agar terdapat kesamaan penafsiran dan terhindar dari kekaburan. Selanjutnya dilakukan analisis masalah dan variabel yang terdapat dalam judul kajian. penghasilan. dan asumsi keilmuan yang relevan dengan masalah yang dibahas. misalnya alat peraga. atau sumber-sumber yang lain. sekolah. alternatif model pemecahan masalah. Perlu ditekankan bahwa tulisan tentang metode kajian hendaknya didasarkan atas kajian teori dan khasanah ilmu. misalnya berdasarkan makna atau segi lainnya. alur berpikir dalam memecahkan masalah. Selanjutnya dilakukan analisis variabel dengan mengajukan pertanyaan untuk tiap-tiap variabel dan pertanyaan yang berkaitan dengan hubungan antar variabel. Dari setiap alternatif pemecahan masalah atau jawaban pertanyaan diidentifikasi konsep-konsep yang relevan yang diperlukan sebagai bahan pertimbangan untuk memilih alternatif pemecahan masalah atau jawaban yang tepat. status. pada bagian-bagian yang memerlukan uraian. sikap. 26 . hukum. alat ukur. hasil pemikiran atau ide yang baru dari peneliti mengenai masalah yang dibahas. makalah. masalah ilmiah. Analisis clan pemecahan masalah yang dilatar belakangi penguasaan materi keilmuan akan tajam dan komprehensif. Analisis ini diperlukan untuk menyusun. yaitu dari buku. Pada hakikatnya peninjauan konsep menjadi beberapa sub konsep dilakukan untuk menyusun alur berpikir dalam pengkajian masalah. Bahan-bahan untuk pembahasan konsep dan subkonsep dicari dan dikumpulkan dari berbagai sumber. Secara ringkas dapat dikatakan bahwa Bab II dan bab-bab selanjutnya berisi uraian masalah secara rinci. nilai. b. lokasi atau tempat.

4. penguraian atau penambahan bab. Struktur setiap sumber yang dirujuk disusun dengan urutan nama penulis. Bilamana dari ketiga format tersebut masih dianggap belum ada yang sesuai dengan kebutuhan. Peneliti dianjurkan memilih rujukan berdasarkan prinsip keterbaruan dan luasnya rujukan dibaca atau dipublikasikan. 1. Daftar rujukan hanya memuat sumber rujukan yang benar-benar dirujuk dan dimuat dalam naskah penelitian. tanda baca koma kemudian. jilid (bila ada). sistematika atau organisasi tesis/disertasi bisa lebih luwes tanpa meninggalkan karakterisitik penelitiannya. C. kualitatif dan penelitian kepustakaan tersebut. subbab atau anak subbab menjadi lebih rinci. judul buku atau artikel. Gagasan dan buah pikiran penulisan harus disajikan bentuk alur-alur pikir yang logis sehingga mudah ditangkap maknanya. Rujukan dari Buku Teks Ditulis berturut-turut nama penulis. surname) disusul dengar. Modifikasi dapat juga berupa penggabungan atas ketiga format tersebut. penghilangan atau penghapusan. Contoh: 27 . tahun. first name) a. Bagian Akhir Bagian akhir tesis clan disertasi untuk semua format memuat daftar rujukan dan lampiran-lampiran yang penting. nama penerbit dan kota penerbit. Daftar Rujukan Daftar rujukan (references) bukannya sekedar a laundry list yang memuat semua pustaka yang dibaca oleh peneliti. Dalam daftar rujukan. nama pertama (nick name. nama penulis ditulis nama akhir (last name. peneliti dengan seizin komisi pembimbing atau promotor dapat melakukan modifikasi atas ketiga format tersebut berdasarkan karakteristik penelitiannya. Modifikasi dapat berupa penyesuaian organisasi atau sistematika tesis/disertasi. Sumber yang tidak dirujuk tidak perlu dimuat dalam daftar rujukan. Hal yang terpenting dalam melakukan modifikasi adalah penulis harus tetap menjaga konsisiensi struktur penulisannya. tahun terbit. Format Modifikasi Sehubungan beragamnya bidang studi di lingkungan Program Pascasarjana Unhas serta agar format. judul buku (dengan huruf miring). mahasiswa dapat memilih format yang dianggap paling sesuai di antara format penelitian kuantitatif. nama penerbit dan kota tempat penerbitan.Perlu dipelihara konsistensi cara berpikir sejak awal pembahasan.

Jakarta: . tanggal. Kelas Bawah Lebih Mandiri. Rujukan dari Jurnal dan Majalah ilmiah Urutan penulisan adalah nama penulis. diikuti tahun penerbitan dokumen. singkatan resmi nama majalah (dicetak dengan huruf miring). Psychology Today.. 1990. Knudson. Nomor halaman disebut pada bagian akhir. and Olsen. Jilid II. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. nama tempat 28 . judul karangan yang dicetak miring. Contoh : Undang-Undang Republik Indonesia No.45. PT Armas Duta Jaya. 70-76. dan tahun (jika ada). Influence of Soil Salinity on Production of Dry Matter and Uptake and Distribution of Nutrients in Barley and Corn.Chenery. Agron Journal. d. Nama majalah ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama setiap kata. and Srinivisan. diikuti oleh tanggal. tahun terbit. K.A. judul tulisan. diikuti dengan tahun. 1995. kota penerbit dan nama penerbit.N. Judul artikel ditulis dengan cetak biasa. Rujukan dari Dokumen Resmi tanpa Penulis/Lembaga Dokumen resmi yang dimaksud adalah dokumen pemerintah yang diterbitkan oleh suatu penerbit tanpa penulis dan tanpa lembaga. Drew. jilid. Contoh : Gardner. kemudian judul ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama dengan huruf besar dan dicetak miring dan diikuti dengan nomor halaman. (Ed). Universal Song.. nomor terbit dan nomor halaman yang diacu. dan tahun ditulis setelah nama koran. R.. Do Babies Sing a. 1989. Contoh : Jawa Pos. Contoh: Hasan. kecuali kata hubung. North Holland: Amsterdam. Rujukan dari Artikel dalam Majalah Populer dan Koran Nama penulis ditulis paling depan. A. b. Rujukan dari Koran Tanpa Penulis Nama koran di bagian awal. f.V. Rujukan dari Dokumen Resmi dengan PenuIis/Lembaga Nama lembaga penanggung jawab langsung ditulis paling depan. H. dan huruf besar pada setiap huruf awal kata. J. T. Wanita. D. 22 April. c. 1981. Judul atau nama dokumen ditulis di bagian awal dengan cetak miring. bulan. bulan. dan dicetak miring. 62: 43 . e. Hollis. 3. Handbook of Development Economics. 1970.

nama pertemuan. i. tesis atau disertasi ditulis dengan cetak miring diikut: dengan pernyataan . Jacobs. & Razavieh. 1994. diikuti tahun yang tercantum pada sampul. judul makalah ditulis dengan cetak miring. Studi Kasus: Kabupaten Daerah Tingkat ll Tana Toraja. Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan.UNHAS. tempat penyelenggaraan. h. tahun terjemahan. atau Disertasi . Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal. 1978. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan g..penerbitan. L.. Terjemahan oleh Arief Furchan. Contoh : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.". Contoh: Huda. Rujukan berupa Karya Terjemahan Nama penulis asli ditulis paling depan. dan tanggal serta bulannya. Makalah yang Dipresentasikan Bahan tulisan yang dipresentasikan dalam seminar. Nama penulis ditulis paling depan. ditulis dengan kata Tanpa tahun. dilanjutkan dengan tahun. lembaga penyelenggara. tesis. D. nama tempat penerbitan clan nama penerbit terjemahan. Pengantar Penelitian Pendidikan. dan nama lembaga yang bertanggung jawab atas penerbitan Karangan tersebut. judul skripsi. Surabaya: Usaha Nasional. Contoh: Ary. Laporan Penelitian. Pusat Penelitian IKIP MALANG Malang 12 Juli 1991.. diikuti tahun penerbitan karya asli. Makassar: Program Pascasarjana KPK IPB . Nama penulis ditulis paling depan. 1982. Pedoman Penulisan. 1991. penataran. Analisis tentang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup. R. Makalah disajikan dalam lokakarya Penelitian Tingkat Dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan XIV. Tanpa tahun. dan nama fakultas serta nama perguruan tinggi. N. A. 29 . Skripsi.C.skripsi.nama kota tempat perguruan tinggi. Tesis. Contoh: Paembonan. Disertasi tidak diterbitkan. judul terjemahan. nama penerjemah. atau disertasi tidak diterbitkan . atau lokakarya dara: dijadikan rujukan. kemudian diikuti pernyataan "Makalah disajikan dalam . A.

uk/sur.soton. Contoh: Hitchcock.edu. 20 November 1995.Davis@uwts. bulan tahun. 1996. diikuti secara berturut-turut oleh tahun. D. dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses di antara tanda kurung. judul artikel. diikuti secara berturut-turut oleh tahun. di antara dua kurung. Internet berupa Bahan Diskusi Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak. nama jurnal (dicetak miring) dengan. karva yang dikirim disertai keterangan dalam kurung(alamat e-mail yang dikirimi). Learning to Use Web Authoring Tools. Carr. I. Contoh: Wilson. (Online) (http://journal.buff alo. dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses. E-mail Pribadi Nama pengirim (jika ada) dan disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail pengirim). No. 30 .(NETTRAIN@ubvm. E-mail kepada Alison Hunter (huntera@usg. & Hall. Contoh: Griffith. A. dan diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses. topik isi bahan (dicetak miring). L.ac. A.html.asu.1. tahun. 10 Juni 1996. diakses 22 Nopember 1995).ecs. Education Policy Analysis Archives. (online). judul karya tersebut dicetak miring dengan diberi: keterangan dalam kurung (Online). S.cc.. diikuti secara berturut-turut oleh tanggal. bulan. Internet berupa Artikel dari Jurnal Narna penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak. (http://olam. Coordinating Family and School: Mothering for Schooling.I. 3. diberi keterangan dalam kurung (Online).edu/epaa/. m.au). Summary of Citing internet Sites. k. Vol. Contoh: Davis.edu. diikuti secara berturut-turut oleh tanggal. (Online). di antara tanda kurung. diakses 12 Februari 1997).j. diakses 12 Juni 1996).ed. (a.au). topik bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online).rey/survey. Internet berupa Karya Individual Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak.edu. volume dan nomor. W. A Survey of STM Online Journals 1990-95: The Calm before the Storm. NETTRAIN Discussion List. 1995.

Untuk itu keterangan tambahan itu sebaiknya ditempatkan di lampiran. daftar rujukan dapat dilihat pada Lampiran 2.Contoh penulisan. Tata cara penulisan lampiran diatur sebagai berikut : a. Setiap lampiran diberi nomer urut mulai nomor 1 sampai selesai. b. tetapi bila ditempatkan dalam bagian utama akan mengganggu kesinambungan dan alur tulisan. Lampiran Untuk kesempurnaan suatu tesis dan disertasi sering diperlukan uraian atau keterangan tambahan yang penting. lembar hitungan. Nomor halaman dalam lampiran adalah kelanjutan dari nomor halaman pada bab sebelumnnya. Lampiran dapat berupa daftar pertanyaan (questionnaire). transkrip wawancara. print-out statistik dan daftar riwayat hidup. 31 .

7 cm). judul bab menggunakan huruf ukuran 14 dan ditebalkan (bold). diperkuat dengan karton dan dilapisi dengan plastik. sedapat mungkin diisi penuh. 2. kata. tata cara pengetikan dan pemberian tanda urut/penomoran. Batas Sembir (margin) Batas-batas pengetikan ditinjau dad tepi kertas diatur dengan jarak tepi atas 4 cm. berwarna putih dengan menggunakan tinta berwarna hitam pada satu muka (tidak bolak balik). yaitu bagian halaman yang terdapat di sebelah dalam batas sembir. tepi kid 4 cm dan tepi kanan 3 cm. pedoman tentang ragam bahasa.. Bahan dan Ukuran 1. persamaan. gambar. A. skema. daftar.BAB III TATA CARA PENULISAN NASKAH Bab ini menjelaskan tata cara penulisan tesis dan disertasi yang meliputi jenis bahan dan ukuran naskah. Pengecualian hal tersebut berlaku jika akan memulai alinea baru. mengatur pencantuman tabel dan gambar. artinya penulisan dimulai dad batas sembir kiri sampai ke batas sembir kanan tanpa ada ruang yang terbuang. rincian ke bawah. Sampul Sampul dibuat dari kertas buffalo atau yang sejenis. foto dan peta dapat dicetak berwarna dengan pemilihan warna yang kontras dan jelas. Bila diperlukan. Huru` yang digunakan ialah Arial ukuran 12. gambar. tepi bawah 3 cm. kalimat atau istilah penting dapat dicetak tebal dengan tujuan memberikan perhatian khusus. 32 . Bilamana perlu. 4. Nomor halaman tidak dicetak pada halaman pertama(awal) setiap bab tetapi tetap diperhitungkan 3. 5. Pencetakan Naskah dicetak dengan mesin pencetak (printer) bukan det matrix diatar kertas HVS 80 gram ukuran A4 (21 x 29. Warna sampul tesis adalah merah tua sedangkan sampul disertasi berwarna hitam dengan tinta emas. Pengetikan Naskah Naskah tesis dan disertasi diketik dengan menggunakan aplikasi komputer program pengolah kata (word processor). Nomor halaman dicetak di kanan atas di luar batas sembir. subjudul atau hal-hal yang khusus. Pengisian Ruang Tulis Ruang tulis. cara penulisan nama dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam tata cara penulisan tesis dan disertasi. Kata-kata judul pada sampul.

Judul.6. Kalimat pertama sesudah subjudul dimulai dengan alinea baru. Cara Penulisan 1. 3. semua kata dimulai dengan huruf kapital kecuali kata hubung dan kata depan. 2. 3 spasi di bawah subjudul. Kalimat pertama sesudah anak-subjudul dimulai dengan alinea baru 2½ spasi di bawah anaksubjudul. judul dan daftar isi. penulisan kata/kalimat dalam tanda kurung kecuali pada awal kalimat. 3 spasi di bawah baris sebelumnya. setiap kata ditebalkan tanpa diakhiri dengan tanda titik. Contoh: 5 m. Subjudul. kata demi kata ditebalkan dan tanpa diakhiri tanda titik. 3 spasi di :avv21r bar!s aahir cfan judul Per:ulisan bab dangan font firial 14 ditebalkan. Subjudul ditulis simetris di t2nyah-terigah. lambang atau rumus kimia yang mengawali suatu kalimat harus dieja Misalnya: Lima puluh orang tewas dalam kecelakaan itu. Judul juga selengkapnya ditulis dengan huruf kapital yang ditebalkan dan diletakkan di tengah halaman 3 spasi di bawah tulisan BAB. Kalimat pertama sesudah judul dimulai dengan alinea baru.kurangnya terdiri dari kalimat topik dan kalimat penjelasan. 1 jam 20 menit. Jika belum ada singkatan resmi. Anak-subjudul ditulis mulai dad sembir kid 3 spasi di bawah baris sebelumnya dengan huruf kapital hanya pada huruf pertama kata pertama. Berikut adalah contoh yang salah: 5 (lima). Satuan dinyatakan dengan singkatan resminya tanpa tanda titik dibelakangnya. Jarak dan Spasi Penulisan teks menggunakan spasi ganda kecuali untuk penulisan abstrak. maka satuan ditulis secara lengkap. 33 . Bilangan dan Satuan Lambang bilangan. Sebuah paragraf sekurang. Digunakan font Arial 12 ditebalkan. Tulisan BAB dan nomornya ditulis dengan huruf kapital dan angka Romawi yang ditebalkan dan diletakkan di tengah halaman tepat pada sembir atas. Bilangan. kutipan langsung. 10 kg. Alinea baru mengawali sebuah paragraf dan dimulai dari ketukan ke-6 clad batas sembir kid. claftar lampiran serta pustaka yang lebih dari 1 baris. 100 (seratus). daftar tabel dan claftar gambar. ditulis dengan angka. Paragraf dan Awal Kalimat Penulisan tesis dan disertasi hendaknya mengikuti struktur paragraf yang benar. B. Anak-subjudul dan seterusnya Judul digunakan untuk kepala bab yang ditulis pada halaman bam. Paragraf adalah kumpulan beberapa kalimat yang membentangkan satu kesatuan pokok pikiran atau mengandung satu tema dan kesatuan susunan. Kata sambung tidak boleh menjadi awal paragraf.

5. bintang ('). 4. Dan seterusnya. judul dan subjudul harus ditulis simetris terhadap sembir kiri dan kanan ruang tulis. Perincian ke bawah Jika pada penulisan naskah perlu ada perincian yang harus disusun ke bawah. persamaan. diketik terus ke belakang pada baris yang sama dengan sub-anak-subjudul. Letak Simetris Letak gambar. subjudul. b. Contoh: Tahap-tahap perencanaan tata ruang adalah: a. dan Manajemen Kelautan. c. nama atau kata dan kalimat. Contoh penulisan judul. LIMA rincian contoh yang berupa istilah. maka tata cara penulisannya adalah sebagai berikut: a. bullets dan tanda lainnya sebagai tanda rincian tidak dibenarkan. Selain itu. dan seterusnya tertera pada Lampiran 13. 34 . Contoh: Program studi kewilayahan yang ada pada Pascasarjana Unhas antara lain Manajemen Perkotaan. daftar. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Menetapkan tujuan. Sebagai tanda urut rincian dipakai angka atau huruf abjad sesuai dengan derajat rinciannya. diikuti oleh tanda titik atau diapit tanda kurung tanpa titik. sub-anak-subjudul dapat juga ditulis sebagai bagian/anak kalimat yang ditempatkan di depan dengan diberi garis bawah.Sub-anak-subjudul ditulis mulai dari ketukan ke-6 dari batas sembir kiri. Saris kedua seterusnya ditulis pada batas sembir kiri. setiap kata ditebalkan dan diakhiri dengan tanda titik. Adapun rincian yang berupa sejumlah kalimat harus ditulis ke bawah. Penggunaan tanda hubung (-) atau simbol lainnya seperti tanda pagar (#). yaitu merumuskan adanya kesenjangan antara kenyataan dan harapan b. yaitu keadaan atau situasi apa yang ingin dicapai c. nama atau kata cukup ditulis dalam baris yang menerus. tabel. 6. Huruf atau angka tanda urut rinciannya ditulis pada ketukan ke6 dari batas sembir kiri. Pemberian Contoh Pemberian contoh untuk memperjelas suatu kalimat dapat berupa istilah. Jika rincian tidak cukup ditulis dalam 1 baris maka huruf pertama baris kedua dan seterusnya di tulis tepat di bawah huruf pertama baris pertama. Perumusan masalah. Kalimat pertama yang menyusul kemudian.

35 .

Halaman Bagian awal tesis. subjudul dan seterusnya Tanda urut bab. Gambar Yang termasuk dalam gambar adalah *bagan. judul. mulai clad prakata sampai dengan akhir daftar. sub-anak-subjudul dan seterusnya berturut-turut menggunak3n angka Romawi. probabilitas statistik dan lainnya. Y = ax + b (1) HCI + KOH  KCI+ H2O (2) 5. Gambar diberi tanda urut dengan angka Arab. Nomor halaman tidak ditulis pada awal setiap bab. subbab. Pada aplikasi pengolah kata. 1. ditempatkan di sebelah kanan atas. Tabel diberi tanda urut dengan angka Arab. Persamaan Tanda urut persamaan yang berbentuk rumus matematika. 2. gunakan perintah insert lalu page numbers kemudian pilih top page. Pemberian Tanda Urut Bagian ini meliputi tata cara pemberian tanda urut untuk halaman naskah. 3. Di bawah tabel dapat ditulis sumber tabel dan keterangan lain yang perlu misalnya singkatan. Judul. gambar. reaksi kimia dan lain-lainnya ditulis dengan angka Arab di dalam tanda kurung dan ditempatkan merapat ke sembir kanan. skema. peta. huruf biasa dan angka berkurung. persamaan serta judul/subjudul/anak sub judul. 36 . dan foto. Nomor tabel berurut dari awal sampai akhir.C. subjudul. huruf kapital. tabel. Nomor gambar berurut dari nomor 1 sampai akhir dan dilengkapi dengan keterangan 4. Mulai dari Bab I Pendahuluan sampai lampiran diberi nomor halaman dengan angka Arab. Tab21 . anak-subjudul. diberi nomor halaman dengan angka Romawi kecil. angka Arab. Pemberian tanda urut dilakukan dengan penomoran menggunakan angka Romawi atau angka Arab atau dengan pengabjadan menggunakan huruf kapital atau huruf biasa.

contoh cm. Contoh tabel tercantum pada Lampiran 14. Tabel yang terdiri atas lebih dari 2 halaman atau harus dilipat ditempatkan pada lampiran. pembaca akan lebih mudah memahami suatu pernyataan dalam tesis/disertasi. Jika karena panjang tabel melampaui satu halaman. dengan cara menulis sumbernya pada akhir judul tabel seperti cara pengacuan sumber pustaka dalam uraian. Tabel dan Gambar 1. Teks dalam tabel harus ringkas tetapi informatif. Judul tabel ditulis d2ngan diawasi tulisan Tabel beserta nomor urutnya. Tabel yang dikutip dari sumber lain harus dinyatakan.4 maka harus dibuat memanjang kertas yang dalam aplikasi computer disebut landscape. Dengan menggunakan tabel. dan lain-lain. sedangkan jika lajur tidak cukup ditulis dalam 1 baris dalam kolom yang bersangkutan. Pada halaman lanjutannya harus dicantumkan kata Lanjutan Tabel diikuti nomor tabel. tidak boleh dipenggal oleh pergantian halaman. Bagian atas tabel diletakkan di sebelah kiri kertas atau di sisi jilidan. tanpa disertai judulnya lagi. Keseluruhan judul ini ditempatkan merapat ke sembir kiri di atas tabel dan jika lebih dari 1 baris maka baris ke-2 dan seterusnya ditulis mulai tepat di bawah huruf pertama nama judul dengan jarak 1 spasi. kg. maka bagian awal tabel dimulai pada baris pertama suatu halaman. dengan angka Arab dan tanda titik. tetapi nama-nama kolom tabel harus ditulis kembali. Tabel harus utuh. Jika tabel lebih lebar daripada ukuran lebar kertas naskah yang :. Teks tidak perlu berupa kalimat. Tabel diketik simetri terhadap sembir kiri kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing 3 spasi.D. Bilamana masih diperlukan keterangan tambahan. Tabel Tabel adalah uraian dalam bentuk kolom dan baris yang sistematik dan ringkas. 37 . hanya huruf pertama dari kata pertama yang ditulis huruf kapital dan tidak diakhiri tanda titik. Jarak antar baris adalah 1'/z spasi. maka jarak antar baris dalam satu lajur adalah 1 spasi. ia dapat diletakkan di bawah tabel. Satuan tidak boleh dicantumkan dalam judul tabel. Kolom-kolom diberi nama dan dijaga agar pemisahan antara kolom yang satu dan yang lainnya cukup tegas dapat dibuat dengan atau tanpa garis pemisah kolom. dapat ditempatkan dalam kepala tabel. Satuan seperti m. tetapi cukup kata atau istilah yang mudah diketahui. g.

dan objektif. Bila gambar dilukis memanjang halaman naskah. maka gambar dapat menggunakan kertas A3 lalu dilipat rapi. skala pada sumbu x dan y ditetapkan sedemikian rupa sehingga ada kesesuaian antara kemiringan (slope) dengan persamaan regresinya. uraian tesis dapat berupa gambar. dengan menuliskannya pada akhir judul gambar seperti cara pengacuan sumber pustaka dalam uraian. Gambar yang dikutip dari sumber lain harus dinyatakan sumbernya. Skala pada grafik dibuat agar mudah dipakai untuk mengadakan interpolasi dan ekstrapelasi. selanjutnya ditulis judul gambar dengan huruf kapital pada huruf awal kata pertama saja tanpa diakhiri tanda titik. demikian pula jika kemudian kertas grafik ini ditempelkan pada kertas naskah. Gambar beserta judulnya dibuat simetris terhadap sembir kiri kanan dan terhadap teks di atas dan di bawahnya dengan jarak masing-masing 3 spasi. c. grafik. Bernada formal. Contoh gambar tercantum pada Lampiran 15. Bahasa yang dipakai Bahasa yang dipakai untuk tesis dan disertasi adalah bahasa Indonesia ragam baku dengan gaya bahasa keilmuan yang berciri antara lain sebagai berikut: a. Foto dapat hitam-putih atau berwarna disisipkan dalam uraian. ringkas dan tepat. bernalar. Keseluruhan judul ini ditempatkan simetris di bawah gambar dan jika lebih dari satu baris maka baris ke-2 dan seterusnya ditulis mulai tepat di bawah huruf pertama nama judul dengan jarak antar baris 1 spasi. Gagasan atau paham dikomunikasikan secara lugas. Untuk kurva hubungan linear. Oleh karena itu. Yang termasuk gambar adalah bagan. konfigurasi dan langkah-langkah reaksi kimia. tidak digunakan kata ganti orang 38 . jelas. Keterangan gambar ditulis pada tampat-tempat yang lowong dalam gambar dan tidak pada halaman lain. maka bagian atas gambar diletakkan di sebelah kid di sisi jilidan. Gambar Selain teks. E. foto. Judul gambar diletakkan 2 spasi di bawah gambar. b. peta. diawali dengan tulisan Gambar dan angka Arab serta tanda titik. Istilah atau ungkapan yang dipakai tidak bermakna ganda. Bahasa 1.2. Gambar yang dibuat di atas kertas grafik tidak dibenarkan. Lazim dipakai titik pandang nara ketiga dengan kalimat berbentuk pasif. Gambar tidak boleh dipenggal jika terpaksa karena ukuran gambar lebih luas dari 1 halaman A4.

garis-garis besar haluan negara. nama sumber ditulis sebagai pengganti nama penulis. istilah ini ditulis dengan huruf miring. kita. peraturan daerah. ucapan terima kasih d?. sayr diganri . Pada penggunaannya yang pertama kali perlu diberikan padanannya dalam bahasa asing diapit tanda kurung dengan huruf miring. dan emosional. Istilah-istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat digunakan. 2. Jika rujukan bersumber dari buku suntingan atau risalah (proceeding). kami. g. pe•iuiie.pertama atau kedua seperti saya. Istilah Istilah yang dipakai ialah istilah Indonesia atau yang telah diindonesiakan. Nama Penulis yang Diacu dalam Uraian Penulis yang tulisannya diacu dalam uraian disebutkan nama akhirnya saja. 01961U/1975). Jika rujukan diambil dan dokumen-dokumen resmi seperti undang-undang. F. d.lam pi2'r. Berbentuk prosa dengan corak pemaparan (eksposisi). Pengindonesiaan istilah asing berpedoman kepada Pedoman Umum Pembentukan Istilah (Lampiran II Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tangga! 27 Agustus 1975. Kalimat dan paragraf tidak terlalu panjang. Jika istilah baru ini cukup banyak jumlahnya. asa. Bahasa asing dapat dipakai untuk penulisan tesis dan disertasi atas usulan mahasiswa dan komisi penasihat atau promotor yang disetujui ketua program studi. mubazir. sebaiknya dibuatkan daftar istilah pada lampiran. Format dan tata cara penulisan harus konsisten. Jika penulisnya dua orang maka kedua nama akhir dituliskan dengan menyelipkan kata dan atau and di antara kedua nama tersebut.ata.ga . e. No. Dihindari ungkapan-ungkapan yang berlebihan. 1. Misalnya : 39 . peraturan pemerintah. f. yang ditulis adalah nama penulis asli bukan nama penyuntingnya. engkau. konsisten. Pada panyajiar.12r. aku. Jika terpaksa harus memakai istilah asing. Penulisan Nama Penulis Bagian ini memberikan pedoman tentang pengutipan nama penulis yang diacu dalam uraian dan daftar pustaka. b dan seterusnya. surat keputusan dan Koran. peneliti dan lain-lainnya. hanya nama akhir penulis pertama yang dicantumkan diikuti dengan dkk atau et al. Jika penulisnya lebih dari dua orang. Jika terdapat dua penulis yang mempunyai nama akhir yang sama dan menulis pada tahun yang sama maka untuk membedakannya di belakang tahun diberi huruf kecil a.

. ditulis Ross.T.I.. and Klauss. c. Smith. Ross Jr. Derajat Kesarjanaan 40 ... maka singkatansingkatan itu dianggap sebagai nama tengah. Pemberian obat tradisional meningkatkan .. (2) Abd... Jakarta... Pedoman Penulisan Tesis dan Disertasi.. Hal ini telah diteliti sebetumnya (Rampisela dkk.. Contoh: (1) Adam C. Nama penulis diganti dengan kata anonim. Sumber Pustaka Berupa Dokumen Resmi Pemerintah Nama instansi tersebut dipakai sebagai pengganti nama penulis. Contoh: (1) Willian D. 2004. 2 September J992). A... (2) Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Jakarta. singkatan nama depan. S. Akhir-akhir ini gejala perkelahian ..C.. A. 192?a) c.. (Smith.. Balai Pustaka.. Nama Penulis dari Sumber Pustaka yang Tidak Jelas .Jr. Malin Kundang..... Kelvin. yang semuanya diberi tanda titik. Pedoman Umum Ejaan 8ahasa Indonesia yang Disempurnakan.D. J.... f. Balai Pustaka.. Rahman C.. (2) Sutan Takdir Alisyahbana ditulis A!isyahbana. (Darise dan Kadir. nama tengah dan seterusnya... tanah yang . d.. Menu rut Black and Smith (1974).. Nama Penulis dalam Daftar Pustaka Dalam daftar pustaka semua penulis yang buku atau artikelnya dirujuk harus dicantumkan namanya. Nama Penulis dengan Singkatan Nama yang diikuti atau diawali dengan singkatan.. Menurut Tanra (1994). Contoh: Anonim.. Makassar. W.. e. 1992). ditulis Rahman.I.. 19?3).. Contoh: (1) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan R...mpas. e. 1950. Nama penulis Lebih dari 1 Kata Cara penulisannya ialah nama akhir diikuti dengan tanda koma.C. B.. 1975.a.... a.. b....... inflasi ternyata naik mendekat: angka dua digit (Kr•... 2. penderita penyakit . d.. b. John Kelvin an~" Bemard Klauss ditulis Smith.I.

bak getar akademis atau pangkat dalam penulisan nama tidak perlu dicantumkan. 41 . Gelar Tradisional. f.Apapun gelar yang dimiliki. Kebangsawanan dan Keagamaan Gelar tradisional ini dianggap sebagai suatu kesatuan dengan nama akhir.

seni dan arsitektur. (8) Nama Cina Lee Tang Gwan. Tang Gwan Han Ai-Ping. (2) Nama Belanda. Mohammad Ibn Hajar. ditulis Pranoto Mgr. (?) Radan Mas_Suryodiningrat ditulis Suryodiningrat R. Ibn. H. im.S. (4) K. zun. el. ditulis Petit. do Santos. A.A. ditulis: Perez Y Fernandes.H. das. A.J. kecuali untuk bidang studi tertentu terutama ilmu sejarah. ditulis Bois J. da. von.J. (6) Nama Spanyol J.Soekardi. (6) Pdt. ilmu hukum. du.ugiyo Praneio S. zur. M. ditulis Siahaan Pdt. ditulis: Han.G.. Perez Y Fernandes. dos. Catatan kaki Sebaiknya (Jika tidak perlu selain) dihindari penggunaan catatan kaki. de Vries ditulis: Vries. A. misalnya : J. zu.R. (3) Andi Husni Tanra ditulis Ti anra A. Alexander von Munchen.. (7) Nama Arab yang mengandung el. Penulisannya dapat dilihat pada contoh berikut ini : (1) Nama Indonesia yang menggunakan nan atau garis hubung dianggap merupakan satu kesatuan nama. Radon Mas PAansyur ditulis Mansyur K.S. Achmad el Husain. Penulisan nama yang perlu mendapat perhatian Seperti nama Indonesia yang menggunakan nan atau garis hubung dan beberapa nama asing lainnya. Ibn. (5) Nama Portugis dan Brasil yang memakai do. Van den Berg ditulis: Berg H.Th. misalnya : J. misalnya: Sutan Iskandar nan Jauh ditulis Iskandar nan Jauh. do. Ai-Ping G. Untuk bidang-bidang tersebut catatan kaki dibatasi pada halhal berikut : 42 .Contoh: (1) Raden Suryo Negoro ditulis Negoro R. du Bois. ditulis Munchen.A. J.L (4) Nama Jerman yang mengandung von.G. ditulis: Hajar.S. J.J.Soekardi ditulis Scemadi . ditulis: Santos. Siahaan S. Petit. ditulis: Lee. . ditulis: Husain. (5) Monsignew :. Van den (3) Nama Perancis. Abn. A. Abdel. de H.R.4.H. A. Catatan Kaki dan Kutipan 1.L. sedangkan Ary Soemadi .J.M. S.R.M.

b. 2. Kuiipan harus dianalisis sesuai dengan sudut pandang penulis. Kesalahan yang sering terjadi Kesalahan yang sering terjadi dalam cara penulisan adalah : a. Seluruhnya diketik mulai pada ketukan ke-6. Rum. Keterangan lisan seseorang. Kata depan pada sering dipakai tidak pada tempatnya. Data sekunder berupa data yang dikutip dari sesuatu lembaga sumber data. memakai tanda rujukan superskrip huruf biasa. 2. (Bentuk yang demikian ini dalam bahasa Indonesia tidaklah baku dan tidak dibenarkan dipakai. b. H. Kalimat dalam catatan kaki ditulis mulai pada ketukan ke-6 dengan jarak antar baris 1 spasi. Kata di mana dan dari atau daripada kerapkali tidak tepat pemakaiannya dan diperlakukan seperti kata where dan of dalam bahasa Inggris.garang. c. Catatan kaki dalam tabel. pada catatan kaki dituliskan nama lembaga sumber data tersebut. Pedoman umum Penulisan huruf. berbagai jenis kata dan unsur-unsur serapan serta pemakaian dan penempatan tand2 baca hendaknya merujuk dengan cermat pada buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Hal-hal Lain yang Perlu Diperhatikan 1. Kata hubung seperti sehingga dan sedangkan sering dipakai untuk memulai suatu kalimat. tahun dan judul buku dan nomor halamannya. Penggunaan huruf kapital yang tidak semestinya 43 .a. Kutipan Kutipan fangsung ditulis dalam bahasa aslinya dengan jaraf< antarbaris 1 spasi. c. hal ini harus dihindari. Sumber kutipan dicantumkan dengan menuliskan nama per. juya paling sedikit berjarak 2 spasi dari baris terbawah teks. ditempatkan 2 spasi di bawah garis batas bawah tabel dengan cara penulisan yang sama dengan catatan kaki dalam teks (Lampiran 14). pada catatan kaki dituliskan: Keterangan lisan Muh. Jarak antara catatan kaki yang satu dengan yang lainnya ialah 2 spasi. sedangkan catatan kakinya ditempatkan pada dasar halaman 2 spasi di bawah garis melintang yang dibuat mulai dari sembir kiri sepanjang 7 cm. misalnya diletakkan di depan subjek sehingga merusak susunan kalimat. d. Tanda rujukan catatan kaki dalam teks menggunakan superskrip angka Arab.

Penulisan bahasa asing atau bahasa seharusnya dicetak miring f. Pemakaian bahasa lisan sebagai bahasa tulis daerah.e. 44 .

dimulai tepat pada sembir atas. masing-masing bertulisan cetak: i. dan Sampul Depan Sampul depan ringkasan disertasi berwarna hitam. dan bagian akhir: 1. vii. Ringkasan disertasi dibagikan kepada mereka yang ingin mengetahui isi sebuah disertasi namun tidak mempunyai banyak waktu. Jika disertasi ditulis dalam bahasa Inggris maka judul disertasi dalam bahasa Inggris ditulis lebih dahulu. Lambang Universitas Hasanuddin (ukuran tebal 3. Tujuan Sebuah ringkasan disertasi dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang lebih padat. B. Tulisan PROGRAM PASCA SARJANA.bagian awal. ii.BAB IV RINGKASAN DISERTASI A. Bagian Awal Bagian awal terdiri dari atas sampul depan. iv. iii. v. Judul disertasi dalam bahasa Indonesia/ Indonesia.5 cm). Tulisan UNIVERSITAS HASANUDDIN. Tulisan MAKASSAR 45 . ringkasan disertasi dibagikan kepada para hadirin sebelum acara ujian terbuka doktor pada Program Pascasarjana Unhas. a. ringkas dari sebuah disertasi dengan isi yang tetap setia pada naskah asli. utama.5 cm dan tinggi: 4. UNHAS. Dalam hal ini. Struktur Struktur ringkasan disertasi terdiri dari. Judul ringkasan disertasi dalam bahasa Indonesia. Definisi Ringkasan disertasi adalah suatu gambaran menyeluruh dan sebuah disertasi yang dipadatkan. prakata. Nama lengkap penulis tanpa gelar kesarjanaan. vi. C. dengan tetap mempertahankan gagasan-gagasan utama yang terdapat pada naskah disertasi dan ditulis dalam bahasa ilmiah. halaman judul.

kesimpulan dan saran. tinjauan pustaka. Kalimat atau kata diretak dengan huruf capita! warna emas. Penulis harus membuat ringkasan disertasi ini sekurang-kurangnya 25 kopi sesuai dengan jumlah undangan yang akan hadir dalam sidang promosi. atau 21 cm panjang dan 15 cm lebar serta jenis huruf sama dengan jenis huruf yang dipakai pada penulisan disertasi. tanpa dicantumkan nomor halaman tetapi diperhitungkan. tidak termasuk halaman judul dan halaman prakata. Jumlah halaman tidak lebih dad 2 halaman. dan nama penulis. D. 3.viii. bulan. dan ditempatkan di tengah-tengah ruang tulis (simatris kiri-kanan). b. Bagian Utama Bagian utama adalah uraian isi disertasi yang terdiri atas pendahuluan. 46 . di sebelah kanan. Tahun lulus ujian. 4 spasi di bawah baris kalimat terakhir penulisan dicantumkan tempat. Prakata Prakata mengandung uraian singkat tentang maksud penyusunan disertasi. Halaman diberi nomor ii 2. . hasil penelitian dan pembahasan. Pencetakan Ringkasan disertasi ditulis pada kertas berukuran setengah dari folio.20 halaman. Halaman ini adalah halaman bernomor 1. Pada bagian akhir prakata. metoda penelitian. yang terdapat pada disertasi. Jumlah halaman ringkasan disertasi adalah antara 15 . tetapi dalam bentuk uraian terpadu. Bagian Akhir Bagian akhir memuat daftar pustaka yang sama dengar. Keseluruhan komponen ini dinarasikan tidak dalam bentuk bab-bab. c. penjelasan-penjelasan dan ucapan terima kasih. Halaman Judul Halaman ini memuat tulisan yang sama dengan sampul depan akan tetapi dicetak di atas kertas putih yang sama dengan naskah. Dalam prakata tidak terdapat hal yang bersifat ilmiah. tahun.

Lampiran 1. Contoh Sampul Depan ANALISIS JABATAN PADA STRUKTUR ORGANISASI DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KENDARI JOB ANALYSIS AT ORGANISATIONAL STRUCTURE IN THE DEPARTEMENT OF HEALTH KENDARI REGENCY MUHAMMAD NASIR PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2005 47 .

Lampiran 2a. Contoh halaman mengajukan tesis ANALISIS JABATAN PADA STRUKTUR ORGANISASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KENDARI

Tesis Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar Magister

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Disusun dan diajukan oleh

MUHAMMAD NASIR

Kepada

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2005

48

Lampiran 2b. Contoh Halaman Pengajuan Disertasi KEERGATIFAN DAN KETRANSITIFAN DALAM WACANA BAHASA TAE’

Disertasi Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai Gelar Magister

Program Studi Ilmu Linguistik

Disusun dan diajukan oleh

MUHAMMAD NASIR

Kepada

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2005

49

Lampiran 3a. Contoh halaman mengajukan tesis TESIS

ANALISIS JABATAN PADA STRUKTUR ORGANISASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN KENDARI

Disusun dan diajukan oleh MUHAMMAD NASIR Nomor Pokok P2AK99038

Telah dipertahankan di depan Panitia Ujian Tesis Pada tanggal 7 Oktober 2002 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat Menyetujui Komisi Penasihat, __________________ Dr. Ridwan Thaha, M.Sc Ketua Ketua program studi Ilmu kesehatan masyarakat, __________________ dr. H.M. Tahir Abdullah, M.Sc, MPH Anggota Direktur program pascasarjana Universitas Hasanuddin

_____________________ Prof. Dr. M. Nadjib Bustan

__________________________ Prof. Dr. Ir. M. Natsir Nessa, M.S

50

Dr. M. Moses Usman. Manda. Ir. Ph. __________________ Timothy Friberg. Contoh halaman mengajukan tesis DISERTASI KEERGATIFAN DAN KETRANSITIFAN DALAM WACANA BAHASA TAE’ Disusun dan diajukan oleh GUFRAN ALI IBRAHIM Nomor Pokok P039601011 Telah dipertahankan di depan Panitia Ujian Disertasi Pada tanggal 2 November 2002 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat Menyetujui Komisi Penasihat.A.Phil __________________________ Prof. M. M. Kopromotor Ketua Program Studi Ilmu Linguistik. M.Lampiran 3b. Kopromotor Direktur Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin ____________________________ Dr.S.. Marthen L.. Natsir Nessa. M. M.A.D. __________________ Dr.S 51 .

Yang menyatakan Tanda tangan Nama Lengkap 52 .Lampiran 4. Contoh lembar pernyataan keaslian PERNYATAAN KEASLIAN TESIS / DISERTASI Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Nomor Mahasiswa : Program studi : Menyatakan dengan sebenarnya bahwa tesis/disertasi yang saya tulis ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri. Makassar. Apabila dikemudian hari terbukti atau dapat dibuktikan bahwa sebagian atau keseluruhan tesis/disertasi ini hasil karya orang lain. saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut. bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pemikiran orang lain.

Contoh Prakata PRAKATA Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa dengan selesainya tesis ini. Penulis bermaksud menyumbangkan beberapa konsep untuk mengangkat kondisi kehidupan mereka yang umumya berada di bawah garis kemiskinan ke taraf yang lebih tinggi. Saleh S. Makassar. maka tesis ini selesai pada waktunya. Januari 2003 Ikhlas Amin 53 . Ir. Dr. Dalam kesempatan ini penulis dengan tulus menyampaikan terima kasih kepada Prof. Ali. Gagasan yang melatari tajuk permasalahan ini timbul dari hasil pengamatan penulis terhadap kehidupan para petani penyadap nira yang berkerja mulai sejak terbit fajar sampai larut senja tanpa henti. dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum mereka. serta kepada saudari Indriani yang telah banyak membantu dalam pengolahan data komputer. Dr.Sc sebagai anggota komisi penasehat atas bantuan dan bimbingan yang telah diberikan mulai dari pengembangan minat terhadap penulisan tesis ini. M.Lampiran 5. Terima kasih juga penulis sampaikan kepada Ir. Mubyarto sebagai Ketua Komisi Penasihat dan Prof. dan yang terakhir ucapkan terima kasih juga disampaikan kepada mereka yang namanya tidak tercantum tetapi telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan tesis ini. Burhanuddin dari Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan yang telah banyak membantu dalam rangka pengumpulan data dan informasi. yang hanya berkat bantuan berbagai pihak. Banyak kendala yang dihadapi oleh penulis dalam rangka penyusunan tesis ini.

Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survei lapangan dengan mewawancarai sembilan puluh petani sebagai responden. Model pemberdayaan dengan pendekatan penyadaran. dan (3) model pemberdayaan petani yang dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan petani dalam penerapan teknologi konservasi tanah. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) tingakat kesadaran dan kemampuan petani dalammenerapkan teknologi konservasi tanah. 54 . Faktor pendidikan formal. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan hulu Kabupaten Bantaeng.Lampiran 6a. Contoh bahasa Indonesia ABSTRAK DJAMALUDDIN MAKNUM. (2) faktor yang mempengaruhi tingakat kesadaran dan kemampuan petani dalam penerapan teknologi konservasi tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar (+ 60 %) petani memiliki tingkat kesadaran dan kemampuan yang rendah dalam penerapan teknologi konservasi tanah. pendidikan non formal. dan pendapatan petani berpengaruh kuat terhadap tingkat kesadaran dan kemampuan petani dalam penerapan teknologi konservasi tanah. Upayah pemberdayaan dalam peningkatan kesadaran dan kemampuan Petani Menerapkan Teknologi konservasi Tanah dan Air (dibimbing oleh Farida Nurland dan Syamsu Alam). pemberian insentif dan penerapan dan kemampuan petani dalam penerapan teknologi konservasi tanah. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistic melalui tabulasi silang yang dilanjutkan dengan uji chi-square dan koefisien kontigensi. Pengambilan sampel dilakukan secar acak dari dua desa yang mewakili lokasi penelitian.

The result shows that most of the farmes (about 60%) have low awareness and ability to apply soil and water conservation technology. and (3) the model of frames’ empowerment whitch can inprove the farmes’ ability and awareness to apply soil conservation. The conception of the Empowerment in improving the farmes’ Awareness and Ability to Apply the Technology of soil and Water conservation (supervised by Farida Nurland and Syamsu Alam). (2) the factors affecting the lvel of farmes’ awareness and ability to apply soil conservation tecnology. The sample was selected using random sampling method in two villages as the representatives. Formal and informal education and farmes’ income have strong influence on the farmers’ awrenness and ability apply soil and water conservation tehnology. The data were analyzed by means of static analysis with cross tbulation followed by chi-square test and contigency coefficient. giving incentive the application of legal norm is very suitable to be applied in improving the farmers’ awareness and ability to apply soil and water to conservation tehnologoy. Empowerment model using awareness approach. This research aimed to find out (1) the level of farmers’ awareness and anility to apply soil and water conversation tecnohlogy.Lampiran 6a Contoh format abstrak ABSTRACK DJAMALUDDIN MAKNUN. 55 . The method used ws field survaey by interviewing ninety farmes as respodents. This research was carried out in the upper caourse of Bantaeng regency.

... contoh daftar isi DAFTAR ISI Halaman PRAKATA ABSTRAK ABSTRACT DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR SINGKATAN I... .... Tujuan Penelitian 22 D..... 23 iv v vi vii x xi xii xiv 56 ..... Latar Belakang 1 B...Lampiran 7..... PENDAHULUAN 1 A..... Rumus masalah 16 C...

Perkembangan produksi kopi di Sulawesi Selatan 2 1989 – Produksi dan hasil penjualan kopi pada “PT SIN” Makassar Data untuk Model Linier Programming Bentuk dasr tabel Simplex Analisis statistik deskriptif hasil penelitian pada perusahaan Kopi bubuk “PT SIN” Makassar 45 Hasil komputasi constant. korelasi. 6. 3 3. signifikansi-t pada pabrik “PT SIN” Makassar. 26 4. koefisien regresi berganda. 48 57 . 30 5. 1991 2.Dan seterusnya Lampiran 8. contoh daftar tabel DAFTAR TABEL Nomor halaman 1. determinasi F-hitung.

dan harga pokok produksi pada perusahaan kopi bubuk “PT SIN” Makassar Nilai produk marginal. Daftar gambar DAFTAR GAMBAR Nomor 1.7. harga per unit. Histogram jumlah kepala keluarga petani propinsi Sulawesi Selatan 79 Kegiatan fotosintesis gandum menurut Hoover halaman 58 . 10. jumlah produksi dan nilai Penjualan rata-rata per bulan pada erusahaan kopi Bubuk “PT SIN” Makassar Elastisitasm jumlah rata-rata. 56 57 9. Jenis produksi. pada perusahaan kopi bubuk “PT SIN” Makassar 55 8. 52 Lampiran 9. skema penampang lintang ujung akar dikotil monokotil 55 3. 27 2. harga rata-rata. harga jual unit dan nilai penjualan Selama satu bulan. harga rata-rata faktor peroduksi dan Perbadingannya Rata – rata produksi.

halaman Hasil analisis fungsi Cobb Douglass usahatani kelapa sawit Pada kecamatan Sabbang 2. contoh daftar lampiran DAFTAR LAMPIRAN Nomor 1. 126 Hasil analisis fungsi Cobb Douglass usahatani kelapa sawit Pada kecamatan Masamba 127 3. Hasil analisis fungsi Cobb Douglass usahatani kelapa sawit Pada kecamatan Wotu 128 4.Lampiran 10. Hasil analisis fungsi Cobb Douglass usahatani kelapa sawit 59 .

f g Arti dan keterangan satuan panjang angstrom Circa. dan kawa . Hasil komputasi solusi optimal progaram klassik transportasi Hasil komputasi analisis (sekenario A) model program tujuan Ganda 133 9. 132 8. 129 Hasil analisis fungsi Cobb Douglass usahatani kelapa sawit Pada kecamatan Bone-Bone 130 6. Hasil komputasi analisis (sekenario C) model program tujuan Ganda 134 Lampiran 11. contoh format arti singkatan dan lambang DAFTAR ARTI LAMBANG DAN SINGKATAN lambang / singkatan A0 Ca DNA et al. kira-kira Deoxyribonucleic acid. asam deoksiribonukleat Et alii.Pada kecamatan Sukamaju 5. Hasil komputasi analisis (sekenario B) model program tujuan Ganda 133 10. Hasil analisis fungsi Cobb Douglass usahatani kelapa sawit Pada kecamatan Mangkutana 131 7.kawan Tetapan fragmental hidrofobik Satuan bobot gram 60 .

dalam E. Pedoman umum ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan. Madison Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan. Truog. Balai Pustaka. bagian per juta Koefisien regresi ganda Satuan kredit semester Sahu mulak Ultraviolet. Op. Cit m no. Balai pustaka. 1975 b. Contoh daftar pustaka DAFTAR PUSTAKA Anomi. The University of Wisconsin Press. Pedoman umum 61 .h IPK J k loc. dalam karya tersebut Part er milion. satuan kerja Tetapan boltzman loco gugus meta posisi gugus meta Nomor Opera citato. (ed). E. Maling Kundang. Meneral Nutrition of plants. jakarta. The Translocation of minerals in Plants. Pembentukan Istilah. . 1975 a. Balai Pustaka jakarta. 1953. O. Biddulph. Cit ppm r sks T UV Tetapan blank indeks prestasi kumulatif joule. 1950. jakarta. spektroskopi ultraviolet Lampiran 12.

1998. Rv. 14 :411-462. Effect of soil Temperatur on Mineral Element Composition and Morphology of the Potato Plant.S. 22 (Revised 2nd edition). D. I Agron. Huda. BAPPEDA Jawa Timur. Drew. D.net.A. E-mail kepada Ali saukah (jippsi@mlgywcn. Kumaidi.J. 4. Z. Commonwealth Agricultural Bureaux. Agron. 1-2 September. Jawa pos. Technical com.Epstein. Naga. 6. Menyiasati krisis listrik Musim kering. hlm.. (Online).id. JV. No. 1987. Artikel untuk JIP. Tatakota di Negara-negara Berkembang. Knudson. Farnham Royal bucks. 1966 sand and water culture methods used in the study of plants nutrition. England. K. Hasan. Karim. Langridge. 63 : 664-666..1991. And Olsen. 1963. M 13 November. 62 . E. J.id). Pengukuran Bekal Awal Belajar dan Pengembangan Tesnya. 62 : 43 – 45 Hewitt. 1 Oktober 1997.id). Ann. Jurnal Ilmu pendidikan. J. 1971. Makalah disajikan dalam seminer tatakota. Influensa of soil Salinity on Production of Dry Matter and Uptake and Distribution of Nutrients in Barley and Corn.or. J. Surabaya. 1970. (http://www. A.malang. Biochemical Aspects of Temperature Responses. Plant Physion. (ikip-jkt@indo. diakses 20 Januari 2000). E.ac. Jilid 5. R.

bobot jenis dan tegangan muka 2-propanol (Monick.9 10 17. Contoh Tabel Tabel 23 .1 40 105.0 20 32. 1986) Suhu Tekanan Uap Bobot Jenis Tegangan Muka C Mm Hg 0 8.4 1.3 Baris uraian selanjutnya dimulai 3 spasi dari garis penutup tabel 1.7 19.0 0.Lampiran 14 .4a 30 59.2 0.2 2 3 4 5 6 7 pKa 63 .4 0.6 0.8 a Ditetapkan dengan alat Victor Meyer o g/ml 0.6 50 176.7587 Dyne/cm 21.7769 0.8 0.7848 0.0 -0.2 pEd20 1. Efek suhu terhadap tekanan uap.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.