P. 1
Perbedaan Dan Persamaan Orde Lama Orde Baru Dan Reformasi Ditinjau Dari Segi Sosial Budaya

Perbedaan Dan Persamaan Orde Lama Orde Baru Dan Reformasi Ditinjau Dari Segi Sosial Budaya

|Views: 1,771|Likes:
Sejarahhhhhh
Sejarahhhhhh

More info:

Published by: Primaaditya Redyananda on Feb 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2014

pdf

text

original

Perbedaan Dan Persamaan Orde Lama Orde Baru Dan Reformasi Ditinjau Dari Segi Sosial Budaya

Media, Teknologi, dan Pembelajaran perbedaan anjiing yang berfariasi. Perbedaan ini berdasar pada pengalaman yang mengarahkan pada perkembangan skemata atau kemampuan untuk mengklasifikasi objek-objek dari karaakteristik-karakteristik yang signifikan bagi mereka. Assimilation: asimilasi adalah proses kognitif yang mana pebelajar mengintegrasi informasi baru dan pengalaman-pengalaman kedalam skemata. Accomodation: proses memodifikasi skemata yang ada. Ketika berhadapan dengan suatu konsep baru atau pengalaman baru, pebelaja ... lama dilakukan dan menunjukan peran istruktur dalam menggunakan media pembelajaran yang efektif. Misalnya, penelitian menunjukan bahwa ketika guru memperkenalkan film, mengaitkannya dengan tujuan pembelajaran, maka sejumlah informasi yang diperoleh siswa dari film tersebut meningkat (Wittich & fowlkes, 1946). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, apapun bentuknya, hal tersebut yang diinginkan untuk pola pikir yang dapat menyerap pembelajaran. Instructor-Independent Instruction Media jug ... baru disimpan oleh memori jangka pendek, dimana informasi itu dilatih sampai dapat dikatakan siap disimpan dalam memori jangka panjang. Penganut Kognitifistik memiliki persepsi yang luas terhadap belajar yang independent. Dengan demikian, maka siswa menggabungkan informasi dan ketrampilan dalam memori jangka panjang untuk mengembangkan strategi kognitif, atau ketrampilan yang berkaitan dengan tugas-tugas kompleks. Jean Piaget mengilustrasikan bahwa psikologi kognitif memperlihatkan proses m ... sosial merupakan tradisi lain yang sudah dibentuk dalam studi belajar dan pembelajaran. Psikologi sosial melihat dampak dari organisasi sosial akan pembelajaran di dalam kelas. Apakah susunan kelompok belajar di dalam kelas-belajar mandiri, kelompok kecil, atau satu kelas secara menyeluruh? Apakah susunan kekuasaan-seberapa jauh siswa dapat mengkontrol aktivitasnya sendiri? Dan apakah struktur penghargaan-adalah kerja sama dibandingkan membantu peningkatan kompetisi? Robert Slavin sudah mengam ... Dalam sejarah, media dan teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturan-aturan dari pendidik dan pebelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan teknologi yang digunakan di dalam kelas.Perubahan ini sangat esensial, karena sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar siswa.LEARNINGBelajar adalah proses pengembangan pengetahuan, ketrampilan-ketrampilan, atau pengembangan tingkah laku sebagai interaksi individu, menyangkut fasilitas-fasilitas fisik, psikologis, metode pembelajaran, media, dan teknologi. Belajar adalah proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh individu manapun.Dengan demikian, belajar adalah proses yang melibatkan proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada lingkungan dan bagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut. Dengan demikian hal ini melihat beberapa pandangan-pandangan psikologis dan pandangan-pandangan filusuf. Pembahasan kali ini juga akan menggambarkan berbagai aturan dari media dalam belajar dan menampilkan metode-metode yang berbeda, seperti presentasi-presentasi, demonstrasi-demonstrasi, dan diskusi-diskusi akan teknologi yang berhubungan dengan belajar.1. Psychological Perspective on LearningBagaimana instruktur menampilkan peran dari media dan teknologi di dalam kelas, ini tergantung akan seberapa jauh mereka memahami akan bagaimana masyarakat telah belajar mengunakannya. Dibawah ini ada beberapa perspektif yang berkaitan dengan psychological perspectives on learningBehaviorist PerspectivePada pertengahan 1950an, fokus ... Read Article Pengertian Pengukuran, Penilaian, Pengujian, Evaluasi, dan Asesmen sosialisasi Kurikulum Berbasis Kompetensi pengertian tersebut dijelaskan sbb.: Pengukuran adalah kegiatan yang sistematik untuk menentukan angka pada objek atau gejala. Pengujian terdiri dari sejumlah pertanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan

1/2

Penilaian adalah kegiatan menilai. dilanjutkan dengan penilaian. Instrumen nontes bisa berbentuk kuesioner atau inventori. Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran. dan diakhiri dengan mengevaluasi.. Nontes berisi pertanyaan atau pernyataan yang tidak memiliki jawaban benar atau salah. Inventori merupakan instrumen yang berisi tentang laporan diri yaitu keadaan peserta didik. Tes adalah seperangkat prtanyaan yang memiliki jawaban benar atau salah. Kuesioner berisi sejumlah pertanyaan atau pernyataan. Pengukuran pendidikan berbasis kompetensi dasar berdasarkan pada klasifikasi observasi unjuk kerja atau kemampuan peserta didik dengan menggunakan suatu standar. (M2-28) Penilaian kadang-kadang juga diartikan sama dengan ase .. Misalnya mengukur panjang meja dengan satuan panjang yaitu meter. Putusan itu sesuai atau tidak sesuai dengan kriteria itu.Sedangkan kegiatan mengevaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai itu.pencapaian hasil belajar Evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program. Menilai adalah mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu berdasarkan membandingkan hasil pengukuran dengan suatu kriteria tertentu (ukuran baik buruk). dan evaluasi itu bersifat hierarkhis. Hasil pengukuran bersifat kuantitatif. misalnya potensi peserta didik. Pengukuran adalah kegiatan mengukur. peserta didik diminta menjawab atau memberikan pendapat terhadap pernyataan. atau mengukur berat badan dengan satuan berat yaitu kilogram. atau suatu pernyataanpermintaan untuk melakukan sesuatu... Jadi kegiatan pengukuran.Pengujian merupakan . Pengukauran dapat menggunakan tes dan nontes. artinya dilakukan secara berurutan dimulai dengan pengukuran.Pengukuran menurut Guilford ( 1982) adalah proses penetapan angka terhadap suatu gejala menurut aturan tertentu. penilaian. Read Article 2/2 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->