P. 1
sentralisasi obat

sentralisasi obat

|Views: 18|Likes:
Published by Oechay Asoka

More info:

Published by: Oechay Asoka on Feb 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2013

pdf

text

original

Metode Pemberian Asuhan Keperawatan Terdapat 4 metode pemberian asuhan keperawatan yaitu metode fungsional, metode kasus, metode

tim dan metode keperawatan primer (Gillies, 1989).Dari keempat metode ini, metode yang paling memungkinkan pemberian pelayanan profesional adalah metode tim dan primer. Dalam hal ini adanya sentralisasi obat, timbang terima, ronde keperawatan dan supervisi (Nursalam, 2002).Kontroling ObatKontroling terhadap penggunaan dan konsumsi obat, sebagai salah satu peran perawat perlu dilakukan dalam suatu pola/ alur yang sistematis sehingga penggunaan obat benar – benar dapat dikontrol oleh perawat sehingga resiko kerugian baik secara material maupun secara non material dapat diminimalkan.Tujuan Kontroling Obata. Tujuan Umum· Meningkatkan mutu pelayanan kepada klien, terutama dalam pemberian obat.· Sebagai tanggung jawab dan tanggung gugat secara hukum maupun secara moral.· Mempermudah pengelolaan obat secara efektif dan efesien.b. Tujuan Khusus· Menyeragamkan pengelolaan obat.· Mengamankan obat – obat yang dikelola.· Mengupayakan ketepatan pemberian obat dengan prinsip enam benar.Tehnik Pengelolaan Obat Kontrol Penuh ( Sentralisasi)Tehnik pengelolaan obat kontrol penuh ( sentralisasi) adalah pengelolaan obat dimana seluruh obat yang akan diberikan pada pasien diserahkan sepenuhnya pada perawat. Pengeluaran dan pembagian obat sepenuhnya dilakukan oleh perawat.Penanggung jawab pengelolaan obat adalah kepala ruangan yang secara operasional dapat didelegasikan pada staf yang ditunjuk.Keluarga wajib mengetahui dan ikut serta mengontrol penggunaan obat.Penerimaan obat :· Obat yang telah diresepkan dan telah diambil oleh keluarga diserahkan kepada perawat dengan menerima lembar serah terima obat.· Perawat menuliskan nama pasien, register, jenis obat, jumlah dan sediaan dalam kartu kontrol dan diketahui oleh keluarga / klien dalam buku masuk obat. Keluarga atau klien selanjutnya mendapatkan penjelasan kapan/ bilamana obat tersebut akan habis.· Klien/ keluarga untuk selanjutnya mendapatkan salinan obat yang harus diminum beserta sediaan obat.· Obat yang telah diserahkan selanjutnya disimpan oleh perawat dalam kotak obat.Pembagian obat· Obat yang diterima untuk selanjutnya disalin dalam buku daftar pemberian obat.· Obat – obat yang telah disiapkan untuk selanjutnya diberikan oleh perawat dengan memperhatikan alur yang tercantum dalam buku daftar pemberian obat, dengan terlebih dahulu dicocokkan dengan terapi di instruksi dokter dan kartu obat yang ada pada klien.· Pada saat pemberian obat, perawat menjelaskan macam obat, kegunaan obat, jumlah obat dan efek samping.· Sediaan obat yang ada selanjutnya dicek tiap pagi oleh kepala ruangan/ petugas yang ditunjuk dan didokumentasikan dalam buku masuk obat. Obat yang hampir habis diinformasikan pada keluarga dan kemudian dimintakan kepada dokter penanggung jawab pasien.Penambahan obat baru· Informasi ini akan dimasukkan dalam buku masuk obat dan sekaligus dilakukan perubahan dalam kartu sediaan obat.· Obat yang bersifat tidak rutin maka dokumentasi hanya dilakukan pada buku masuk obat dan selanjutnya diinformasikan pada keluarga dengan kartu khusus obat.Obat Khusus· Sediaan memiliki harga yang cukup mahal, menggunakan rute pemberian obat yang cukup sulit, memiliki efek samping yang cukup besar.· Pemberian obat khusus menggunakan kartu khusus.· Informasi yang diberikan kepada keluarga/ klien : nama obat, kegunaan, waktu pemberian, efek samping, penanggung jawab obat, dan wadah obat. Usahakan terdapat saksi dari keluarga saat pemberian obat.Pengelolaan Obat Tidak Penuh ( Desentralisasi)Penerimaan dan pencatatan obat· Obat yang telah diambil oleh keluarga diserahkan pada perawat.· Obat yang diserahkan dicatat dalam buku masuk obat.· Perawat

· Menjelaskan alasan ilmiah tindakan yang akan diambil.Peran Ketua Tim dan Anggota Tim· Menjelaskan keadaan dan data demografi klien. Menilai kemampuan justifikasi.· Hal yang perlu diberitahukan dalam timbang terima: identitas dan diagnosa medis.· Dicek apakah ada efek samping.Obat khusus· Penyuluhan obat khusus diberikan oleh perawat primer.d. disamping pasien dilibatkan untuk membahas dan melaksanakan asuhan keperawatan akan tetapi pada kasus tertentu harus dilakukan oleh perawat primer atau konselor.· Kelompok yang bertugas menyiapkan buku catatan.Tujuan· Menyampaikan kondisi atau keadaan secara umum klien.Tujuanc.Penambahan obat· Penambahan obat dicatat dalam buku masuk obat. Menumbuhkan pemikiran tentang tindakan keperawatan yang berasal dari masalah klien. waktu pemberian.g. intervensi Ronde Keperawatan Suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengatasi masalah keperawatan klien yang dilaksanakan oleh perawat.· Dari nurse station perawat berdiskusi untuk melaksanakan timbang terima dengan mengkaji secara komprehensif yang berkaitan tentang masalah keperawatan.· Perawat primer menyampaikan kepada penanggung jawab shif yang selanjutnya meliputi . efek samping.· Perawat menyerahkan kembali obat pada keluarga / pasien dan menandatangani lembar penyuluhan.Pemberian obat· Perawat melakukan kontroling terhadap pemberian obat.Peran Ketua Tim Lain dan atau Konselor· Memberikan justifikasi· Memberikan reinforcement. Persiapan· Kedua kelompok sudah siap.h.· Pemberian obat khusus sebaiknya oleh perawat. Meningkatkan validitas data klien. Meningkatkan kemampuan dalam menilai hasil kerja. tindak lanjut.Persiapan· Penetapan . tujuan. perawat associate yang perlu juga melibatkan seluruh anggota tim. rencana kerja.· Menyampaikan hal penting yang perlu ditindaklanjuti oleh dinas berikutnya.· Obat yang tidak sesuai/ berkurang dengan perhitungan diklarifikasi dengan keluarga. Timbang Terima Adalah suatu cara dalam menyampaikan dan menerima sesuatu ( laporan ) yang berkaitan dengan keadaan klien.menyerahkan kartu pemberian obat kepada keluarga / pasien.· Mengintegrasi teori dan konsep yang telah dipelajari.· Menjelaskan tindakan selanjutnya. kondisi.· Secara langsung melihat keadaan klien.· Menjelaskan intervensi yang belum dan yang akan dilakukan.· Tersusun rencana kerja untuk dinas berikutnya.f. pengecekan setiap pagi hari untuk menentukan obat benar – benar diminum sesuai dosis.· Penyuluhan tentang : rute pemberian obat.b.· Shif yang akan menyerahkan perlu mempersiapkan hal apa yang akan disampaikan.· Menjelaskan masalah keperawata utama. Menumbuhkan cara berpikir secara kritis. kepala ruangan.· Hal yang bersifat khusus dan memerlukan perincian yang lengkap dicatat secara khusus untuk kemudian diserahkan kepada perawat jaga berikutnya.Prosedur Timbang Terimaa.· Melakukan penyuluhan obat baru sebelum diserahkan pada pasien. Meningkatkan kemampuan untuk memodifikasi rencana perawatan.· Dilakukan dengan jelas dan tidak terburu – buru. intervensi keperawatan serta tindakan yang rasional. masalah keperawatan.· Mengarahkan dan koreksi.Langkah – langkah· Kedua shif dalam keadaan siap.· Menilai kebenaran dari suatu masalah.e. Pelaksanaan· Timbang terima dilaksanakan setiap pergantian shif. rencana tindakan yang sudah dan belum dilakukan serta hal penting lannya. tindakan yang sudah dan belum dilakukan.

.· Diskusikan antar anggota tim tentang kasus tersebut.· Pemberian justifikasi oleh perawat primer atau perawat konselor/ kepala ruangan tentang masalah klien serta tindakan yang akan dilakukan.Pelaksanaan· Penjelasan tentang klien oleh perawat primer dalam hal ini penjelasan difokuskan pada masalah keperawatan dan rencana tindakan yang akan atau telah dilaksanakan dan memilih prioritas yang perlu didiskusikan.· Tindakan keperawatan pada masalah prioritas yang telah dan yang akan ditetapkan.· Pemberian inform consent kepada klien/ keluarga.kasus minimal 1 hari sebelum waktu pelaksanaan ronde.Langkah – langkah Ronde KeperawatanPasca RondeMendiskusikan hasil temuan dan tindakan pada klien tersebut serta menetapkan tindakan yang perlu dilakukan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->