P. 1
IPA Kelas 3 Henry-Kuswanto

IPA Kelas 3 Henry-Kuswanto

|Views: 403|Likes:
Published by Matludin Djuplek
Buku IPA SMP/MTs Kelas 3
Buku IPA SMP/MTs Kelas 3

More info:

Published by: Matludin Djuplek on Feb 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2013

pdf

text

original

Organ-organ pada tumbuhan terdiri dari beberapa jaringan yaitu: jaringan meristem,
jaringan parenkim, jaringan epidermis, jaringan klorentim, jaringan kolenkim, jaringan
sklerenkiim, jaringan xilem, dan jaringan floem.

1.Jaringan Meristem

Jaringan meristem merupakan jaringan yang tersusun dari sel-sel yang masih muda dan
bersifat selalu membelah diri. Jaringan ini kita jumpai pada ujung batang, ujung akar, dan pada
kambium. Jaringan inilah yang menyebabkan tumbuhan menjadi lebih tinggi dan besar, dan
akar semakin panjang.

Jaringan meristem yang terletak pada ujung batang maupun ujung akar disebut meristem
primer. Jaringan meristem ini terdapat pada tumbuhan baik dikotil maupun monokotil. Jaringan
meristem yang terletak antara floem dan xilem disebut jaringan meristem sekunder dan jaringan
ini terdapat pada tumbuhan dikotil.

Gambar 7.1 Meristem (a) ujung batang dan (b) ujung akar

Sumber: HDI Dunia Tumbuhan

prokambium
tunas samping

meristem ujung
batang

prokambium

daun primordium

(a)

(a)

protoderma

prokambium

meristem
dasar

102

IPA SMP/MTs Kelas VIII

2.Jaringan Parenkim (Jaringan Dasar)

Jaringan ini tersusun dari sel-sel yang
hidup, bentuknya segi banyak, dinding tipis,
punya rongga sel yang besar, mempunyai
ruang antarsel, ada yang mengandung
kloroplas, sehingga dapat melakukan
fotosintesis. Letak jaringan ini tersebar di
seluruh bagian tubuh tumbuhan, baik pada
akar, batang, daun, buah, dan biji.

3.Jaringan Epidermis

Jaringan ini menempati di seluruh permukaan tubuh tumbuhan dan tersusun dari selapis
sel yang tersusun rapat, dan biasanya tidak mengandung klorofil, kecuali pada sel penutup
pada stomata (mulut daun).

Jaringan epidermis yang terletak pada akar yaitu di dekat ujung akar bisa mengalami
modifikasi menjadi bulu akar. Sedang jaringan yang ada pada batang atau cabang bisa mengalami
modifikasi menjadi lentisel (celah pada batang yang dipergunakan untuk pertukaran gas. Dan
yang ada pada daun mengalami modifikasi menjadi stomata (mulut daun).

sel parenkim

rongga interseluler

Gambar 7.2 Jaringan parenkim

Sumber: HDI Dunia Tumbuhan

Gambar 7.3 Jaringan epidermis

Sumber: HDI Dunia Tumbuhan

Epidermis

Bulu akar

Stomata

Epidermis

Gambar 7.4 Lentisel pada batang

Sumber: HDI Dunia Tumbuhan

IPA SMP/MTs Kelas VIII

103

4.Jaringan Klorenkim

Jaringan ini sebetulnya berasal dari
jaringan parenkim yang sudah mengalami
perubahan bentuk dan fungsinya. Sel-sel
penyusunnya mempunyai kloroplas, sehingga
dapat melakukan fotosintesis.

5.Jaringan Kolenkim

Jaringan ini tersusun dari sel-sel yang
hidup dan berdinding tipis, jaringan ini mirip
dengan jaringan parenkim, tetapi jaringan ini
sel-selnya mengalami penebalan dari selulosa
pada sudut-sudutnya.

Gambar 7.6 Jaringan kolenkim yang memiliki
dinding sel tebal

Sumber: HDI Dunia Tumbuhan

penebalan selulosa

6.Jaringan Sklerenkim

Jaringan ini tersusun dari sel-sel yang telah mati, dinding selnya menebal. Bentuk jaringan

ini ada dua, yaitu:

a.Sklereida (sel batu): yaitu dinding sel yang tebal tersusun dari zat kayu dan mengandung
banyak noktah. Contoh: pada tempurung kelapa dan kulit kenari.

b.Serabut sklerenkim/serat: jaringan ini biasanya terdapat pada kulit tumbuhan dikotil dan
daun monokotil yang dapat dimanfaatkan serat-seratnya.

7.Jaringan Xilem (Pembuluh Kayu)

Xilem adalah jaringan pengangkut juga sebagai jaringan penyokong. Jaringan ini terletak
pada bagian kayu dan mempunyai dua macam bentuk, yaitu:

a.Trakeid; yaitu sekat-sekat antarselnya berpori.

b.Trakea; yaitu sekat-sekat antarselnya berliang.

Gambar 7.5 Klorenkim

Sumber: Ilmu Pengetahuan Populer

Kloroplas

104

IPA SMP/MTs Kelas VIII

Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar menuju daun
maka xilem terdapat pada akar, batang dan daun, baik pada tumbuhan dikotil maupun
monokotil dan tumbuhan berpembuluh lainnya.

8.Jaringan Floem (Pembuluh Ayak/Tapis)

Jaringan floem terletak pada bagian kulit batang. Jaringan ini juga berfungsi sebagai
pengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh jaringan ini tersusun dari sel-sel panjang
yang ujung-ujungnya bergandengan membentuk suatu pembuluh. Jaringan floem diiringi oleh
sel-sel pengiring.

Gambar 7.7 (a) Trakeid pada Pinus sp. dan (b) trakea otak (Quercus rubra)

Sumber:HDI Dunia Tumbuhan

pit

(a)

(b)

lempeng perforasi

air

pembuluh halus

Jaringan tersebut di atas akan menyusun organ pada tumbuhan, baik pada akar, batang,

daun bunga, buah dan biji.

Marilah kita pelajari bagaimana peranan jaringan tersebut pada organ-organ tumbuhan.

lempeng tapis

tabung tapis

lempeng tapis

a. elemen-elemen penyusun
floem

b.penampang melintang
jaringan floem

Gambar 7.8 Jaringan floem

Sumber: Ilmu Pengetahuan Populer 6

trakea

IPA SMP/MTs Kelas VIII

105

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->