P. 1
Kelas Sosial -Pengertian

Kelas Sosial -Pengertian

|Views: 160|Likes:
Published by mohdsanusi
Kelas Sosial Dalam Masyarakat
Kelas Sosial Dalam Masyarakat

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: mohdsanusi on Feb 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2013

pdf

text

original

1. PENGERTIAN A.

PENGERTIAN KELAS SOSIAL Kelas sosial didefinisikan sebagai suatu strata ( lapisan ) orang-orang yang berkedudukan sama dalam kontinum ( rangkaian kesatuan ) status sosial. Definisi ini memberitahukan bahwa dalam masyarakat terdapat orang-orang yang secara sendidi-sendidi atau bersama-sama memiliki kedudukan social yang kurang lebih sama. Mereka yang memiliki kedudukan kurang lebih sama akan berada pada suatu lapisan yang kurang lebih sama pula.

Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama, dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki, yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi. Dengan demikian, para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka.

Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi, dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”. Pendekatan yang sistematis untuk mengukur kelas sosial tercakup dalam berbagai kategori yang luas berikut ini: ukuran subjektif, ukuran reputasi, dan ukuran objektif dari kelas sosial. Peneliti konsumen telah menemukan bukti bahwa di setiap kelas sosial, ada faktor-faktor gaya hidup tertentu ( kepercayaan, sikap, kegiatan, dan perilaku bersama ) yang cenderung membedakan anggota setiap kelas dari anggota kelas sosial lainnya.

Para individu dapat berpindah ke atas maupun ke bawah dalam kedudukan kelas sosial dari kedudukan kelas yang disandang oleh orang tua mereka. Yang paling umum dipikirkan oleh orang-orang adalah gerakan naik karena tersedianya pendidikan bebas dan berbagai peluang untuk mengembangkan dan memajukan diri. Dengan mengenal bahwa para individu sering menginginkan gaya hidup dan barang-barang yang dinikmati para anggota kelas sosial yang lebih tinggi maka para pemasar sering memasukkan simbol-simbol keanggotaan kelas yang lebih tinggi, baik sebagai produk maupun sebagai hiasan dalam iklan yang ditargetkan pada audiens kelas sosial yang lebih rendah.

B. yaitu : 1. budha. Kelas Sosial Atas 2. Setiap kelas sosial yang ada. D. Kelas Sosial Bawah Kelas sosial atas biasanya mendapat penghormatan atau di hormati oleh kelas sosial dibawahnya karena beberapa keunggulan yang dimiliki kelas sosial atas misalnya kedudukan sosialnya maupun kekayaanya. katolik dan kristen protestan Kelas sosial dibagi menjadi tiga. Orang yang memiliki status sosial yang tinggi akan ditempatkan lebih tinggi dalam struktur masyarakat dibandingkan dengan orang yang status sosialnya rendah. Contohnya seperti struktur organisasi perusahaan di mana direktur berada pada strata / tingkatan yang jauh lebih tinggi daripada struktur mandor atau supervisor di perusahaan tersebut. Kelas bawah tentunya akan belanja di warung-warung terdekat dengan pola makan seadanya bahkan sering kita jumpai mereka makan jauh dari kebutuhan gizi yang diperlukan. mereka yang ada di dalamnya biasanya memiliki kebiasaan dan perilaku dan gaya hidup yang sama. Misalnya kelas sosial atas kebiasaan belanjanya ke Mall atau ke super Market yang ada. PENGERTIAN STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara vertikal atau atas bawah. Kelas Sosial Menengah 3. hindu. PENGERTIAN DIFERENSIASI SOSIAL Diferensiasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara horisontal atau sejajar. C. PENGERTIAN STATUS SOSIAL Status sosial adalah sekumpulan hak dan kewajian yang dimiliki seseorang dalam masyarakatnya (menurut Ralph Linton). Contohnya seperti pembedaan agama di mana orang yang beragama islam tingkatannya sama dengan pemeluk agama lain seperti agama konghucu. Pola-pola .

Batas-batas kelas sosial sebenarnya tidak jelas sekali sehingga sangat mungkin terjadi interaksi atar kelas atas bawah dengan kelas menengah atas . Kelas Sosial Terbuka Walaupun besar kecilnya kelas sosial tidak dapat diukur. Kenyataan semacam ini untuk menunjukan bahwa kelas sosial adalah konsep sosiologis dan ilmiah yang dalam kenyataan dalam kehidupan masyarakat tidak ada. Masyarakat modern biasanya menggunakan berbagai simbol-simbol kelas sosialnya dengan panghasilan dan kekayaan yang dapat di wujudkan dengan gedung mewah maupun mobil serta pola dan gaya hidup kelas atas. namun secara umum dapat diketahui bahwa bentuk stratifikasi sosial di mana kelas sosial ada di dalamnya adalah berbentuk pyramid runcing keatas dengan pembagian kelas sosial atas paling sedikit. Kelas sosial terbuka biasanya terdapat pada masyarakat modern dimana keterkaitan dengan adat semakin kecil. Pola-pola sosial dan gaya hidup masing-masing kelas sosial menjadikan kelas social yang mereka miliki sebagai sebuah sub-culture dalam suatu struktur social. Kelas sosial dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi dua golongan besar yaitu :Ø 1. Kelas sosial terubuka memungkinkan anggota kelas sosial yang ada berpindah atau bergeser ke kelas sosial yang lain baik vertilkal ke atas maupun vertical ke bawah. Seolah-olah setiap anggota dari kelas sosial tertentu dilihat berbeda dengan anggota kelas sosial yang lain dan mereka seakan akan mempunyai hak dan kewajiban berbeda dalam kehidupan masyarakatnya. walaupun mereka tidak menghendaki untuk menduduki kelas sosial bawah. oleh karena itu kesadaran kelas sosial ini akan membawa konsekuensi pola-pola perilaku yang berbeda antara kelas sosial satu dengan kelas sosial yang lain.sosial dan gaya hidup telah memberikan kesadaran mereka akan kelas sosial yang mereka miliki. disusul kemudian kelas sosial menengah dan kelas social bawah paling banyak jumlahnya. sehingga symbol-simbol adat yang ada sebagai symbol dari kelas sosial tertentu sudah tidak ada lagi. namun mereka menyadari kelas sosial yang mereka miliki atau digolongkan. Gambaran di atas juga menjelaskan bahwa yang mempengaruhi kelas sosial juga sangat relative satu dengan yang lain dan kedudukan seseorang dalam masyarakat adalah hasil totalitas dari kriteria . maupun kelas menengah bawah dengan kelas bawah atas.

system kelas sosial kasta tidak memungkinkan orang untuk berpindah kasta apalagi dari kasta ke kasta atas. tetapi pengaruh di dalam kehidupan masyarakat sangat besar. Kedudukan sosial seseorang diperoleh melalui jalur keturunan atau hubungan darah. Misalnya dalam hal pendidikan memiliki gelar S3.Golongan miskin Aristoteles menggambarkan ketiga kelas tersebut seperti piramida: .Klasifikasi Kelas Sosial Pembagian Kelas Sosial terdiri atas 3 bagian yaitu: a. Kwelas bangsawan biasanya anaknya akan dengan sendirinya anak mereka termasuk kelas bangsawan dengan symbol-simbol kebangsawanan yang dimiliki dengan gelar ataupun perilaku yang menunjukan kelasnya. maka mereka masih tetap digolongkan pada kelas sosial tinggi. pakaian berbulu . Demikian juga halnya orang yang memiliki gelar sarjana dan belum memilki pekerjaan maupun penghasilan serta rumah dapat dimasukan ke kelas menengah dan tidak pada kelas bawah. 2. Kasta di masyarakat India misalnya merupakan salah satu contoh kelas sosial yang bersifat tertutup. Relativitas yang ada dalam penentuan kelas sosial bagi seseorang adalah kompleksitas dan totalitas dari kedudukan sosial yang dimilki dan itu bersumber dari penilaian masyarakatnya dan bukan penilain dari dirinya sendiri. Simbol-simbol kelas sosial yang ada pada masyarakat tradisional seperti pakaian dengan perhiasan mas intan permata.Golongan sangat kaya . Masyarakat tradisional status keluarga sangat menentukan kelas sosial bagi keturunannya. 1) Aristoteles membagi masyarakat secara ekonomi menjadi kelas atau golongan: dan.Golongan kaya . Kelas Sosial TertutupØ Kelas sosial dikategorikan tertutup manakala sedikit kemungkinan orang bergeser dari kelas sosial tertentu ke kelas sosial yang lain. Berdasarkan Status Ekonomi. . maupun urnamen gading gajah dan lain sebagainya sekarang mulai hilang digantikan dengan symbolsimbol yang lebih bersifat kekayaan dan ekonomis. namun secara ekonomi masuk kelas menengah.penentuan kelas sosial yang ada. baik vertikal ke atas maupun vertikal ke bawah.

Dengan demikian. Golongan Kaya 3. Kelas sosial atas lapisan atas ( Upper-upper class) b. c. Upper-upper class . dsbnya. Termasuk didalamnya adalah kaum buruh atau pekerja pabrik. 2) Karl Marx juga membagi masyarakat menjadi tiga golongan. Golongan Sangat Kaya 2. tuan tanah dan bangsawan. dalam kenyataannya hanya terdapat dua golongan masyarakat. Golongan kedua : merupakan golongan yang cukup banyak terdapat di dalam masyarakat. Kelas sosial menengah lapisan bawah ( Lower-middle class) e. Golongan ketiga : merupakan golongan terbanyak dalam masyarakat. Menurut Karl Marx golongan menengah cenderung dimasukkan ke golongan kapatalis karena dalam kenyataannya golongan ini adalah pembela setia kaum kapitalis. yakni golongan kapitalis atau borjuis dan golongan proletar. Golongan kapitalis atau borjuis : adalah mereka yang menguasai tanah dan alat produksi. Mereka terdiri dari pengusaha. 3) Pada masyarakat Amerika Serikat. Mereka kebanyakan rakyat biasa. yakni: a. Mereka terdiri dari para pedagang. Golongan Miskin Ket : Golongan pertama : merupakan kelompok terkecil dalam masyarakat. Golongan menengah : terdiri dari para pegawai pemerintah.1. Kelas sosial menengah lapisan atas ( Upper-middle class) d. pelapisan masyarakat dibagi menjadi enam kelas yakni: a. b. Kelas sosial atas lapisan bawah ( Lower-upper class) c. Kelas sosial bawah lapisan atas ( Upper lower class) f. Golongan proletar : adalah mereka yang tidak memiliki tanah dan alat produksi. Kelas sosial lapisan sosial bawah-lapisan bawah ( Lower-lower class) 1.

seorang anggota masyarakat dipandang terhormat karena memiliki status sosial yang tinggi. pengangguran. gelar cokorda. Satria. buruh musiman. I Gusti dan Gusti dipakai oleh kasta Waisya. Kasta keempat disebut Jaba. Waisya dan Sudra.2. pengrajin terkemuka Kelas sosial kelima : pekerja tetap (golongan pekerja) Kelas sosial keenam : para pekerja tidak tetap. Kelas menengah berpendidikan (academic middle class) Kelas menengah ekonomi (economic middle class) 3. sedangkan gelar Pande. Lower-middle class 5. Dewa. Pasek dipakai oleh kasta Sudra. Contoh : Pada masyarakat Bali. Kelas bawah (underdog class) b. Ketiga kasta pertama disebut Triwangsa. supervisor. . Lower-upper class 3. Lower-lower class Kelas sosial pertama : keluarga-keluarga yang telah lama kaya. Misalnya. Kelas puncak (top class) 2. Gelar Bagus. Berdasarkan Status Sosial Kelas sosial timbul karena adanya perbedaan dalam penghormatan dan status sosialnya. Kelas pekerja (workmen dan Formensclass) 4. Gelar Ida Bagus dipakai oleh kasta Brahmana. Ngakan dipakai oleh kasta Satria. orang bergantung pada tunjangan. yakni: 1. yakni Brahmana. Upper-lower class 6. dan seorang anggota masyarakat dipandang rendah karena memiliki status sosial yang rendah. kaum profesional Kelas sosial keempat : pegawai pemerintah. masyarakatnya dibagi dalam empat kasta. Sebagai tanda pengenalannya dapat kita temukan dari gelar seseorang. Khon. Upper-middle class 4. 4) Dalam masyarakat Eropa dikenal 4 kelas. Kelas sosial kedua : belum lama menjadi kaya Kelas sosial ketiga : pengusaha. kaum semi profesional.

Apa itu sistem sosial ? Sistem sosial adalah pola-pola yang mengatur hubungan timbal balik dan tingkah laku individuindividu dalam masyarakat dan hubungan antara individu dan masyarakatnya. c. ketua RW. unsur-unsur dalam sistem pelapisan masyarakat adalah kedudukan (status) dan peranan ( role). Kepala Sekolah. ketua RT. 3. Camat. Status sosial sering pula disebut sebagai kedudukan atau posisi.pejabat yudikatif. Pengertian Status Sosial Setiap individu dalam masyarakat memiliki status sosialnya masing-masing. seperti anak. Seseorang yang mempunyai wewenang atau kuasa umumnya berada dilapisan tinggi. kelas sosial didasarkan pada wewenang dan kekuasaan. Status merupakan perwujudan atau pencerminan dari hak dan kewajiban individu dalam tingkah lakunya. Pembagian kelas-kelas sosial dapat kita lihat dengan jelas pada hirarki militer. Lurah. Kelas Sosial Atas (perwira) Dari pangkat Kapten hingga Jendral . definisi Kelas Sosial atau Golongan Sosial ialah: Sekelompok manusia yang menempati lapisan sosial berdasarkan kriteria ekonomi. walaupun pada hakekatnya mewujudkan sistem kedudukan yang pokok dalam masyarakat.pejabat legislatif.1. Kelompok kelas sosial atas antara lain: . sedangkan yang tidak punya wewenang berada dilapisan bawah. Kelas Sosial atau Golongan sosial mempunyai arti yang relatif lebih banyak dipakai untuk menunjukkan lapisan sosial yang didasarkan atas kriteria ekonomi. A. Definisi Kelas Sosial Berdasarkan karakteristik Stratifikasi sosial. Jadi. Berdasarkan Status Politik Secara politik. Guru dsbnya. Pada semua sistem sosial. tentu terdapat berbagai macam kedudukan atau status. isteri. Kedudukan dan peranan seseorang atau kelompok memiliki arti penting dalam suatu sistem sosial. suami. Pengertian kelas sejalan dengan pengertian lapisan tanpa harus membedakan dasar pelapisan masyarakat tersebut. peringkat seseorang dalam kelompok masyarakatnya. dan . tingkat pusat maupun desa. Kedua unsur ini merupakan unsur baku dalam pelapisan masyarakat. Dalam teori sosiologi.pejabat eksekutif. . dapat kita temukan beberapa pembagian kelas atau golongan dalam masyarakat. Status atau kedudukan adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial atau kelompok masyarakat. Istilah kelas memang tidak selalu memiliki arti yang sama.

Apabila status-status yang dimilikinya tersebut berlawanan akan terjadi benturan atau pertentangan. Kelas sosial menengah (Bintara) Dari pangkat Sersan dua hingga Sersan mayor C. Contoh: kedudukan yang diperoleh melalui pendidikan guru. camat. Konflik Status bersifat Individual: Konflik status yang dirasakan seseorang dalam batinnya sendiri. Assigned Status merupakan kombinasi dari perolehan status secara otomatis dan status melalui usaha. gelar kebangsawanan. Jadi akibat yang ditimbulkan dari status sosial seseorang adalah timbulnya konflik status. penganugerahan Kalpataru dsb.B. insinyur. ketua OSIS dsb. dokter. atas jasa perjuangan sesuatu untuk kepentingan atau kebutuhan masyarakat.Seorang wanita harus memilih sebagai wanita karier atau ibu rumah tangga . b. gelar pelajar teladan. keturunan. Hal itulah yang menyebabkan timbul apa yang dinamakan Konflik Status. Konflik Status Antar Individu: Konflik status yang terjadi antara individu yang satu dengan individu yang lain. Contoh: Jenis kelamin. Akibat Adanya Status Sosial Kadangkala seseorang/individu dalam masyarakat memiliki dua atau lebih status yang disandangnya secara bersamaan. Kelas sosial bawah (Tamtama) Dari pangkat Prajurit hingga Kopral kepala 4. dsb. Contoh: . 5. Status ini diperolah melalui penghargaan atau pemberian dari pihak lain. Cara Memperoleh Status Bagaimana cara individu memperoleh statusnya? Cara-cara memperoleh status atau kedudukan adalah sbb: a. b. Contoh: gelar kepahlawanan. Status ini sudah diperoleh sejak lahir. gubernur. Macam-macam Konflik Status: a. c. karena status . Ascribed Status adalah keuddukan yang diperoleh secara otomatis tanpa usaha. Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja.Seorang anak harus memilih meneruskan kuliah atau bekerja.

Pada waktu membuat jaringan baru tersebut. camat. Contoh: . dokter.Tono beramtem dengan Tomi gara-gara sepeda motor yang dipinjamnya dari kakak mereka. Tidak ada peranan tanpa kedudukan. insinyur.perebutan warisan antara dua anak dalam keluarga . kadangkala pula berkonflik dengan TELKOM karena merusak jaringan telpon dan dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) karena membocorkan pipa air. Peranan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang. Peranan merupakan aspek dinamis dari suatu status (kedudukan). seperti seorang wanita dapat mempunyai peranan sebagai Konflik peranan timbul ketika seseorang harus memilih salah satu diantara peranannya misalnya sebagai ibu atau sebagai karyawan kantor. Pengertian Peranan Sosial a. maka ia telah menjalankan peranannya. . c. . Keempat Instansi tersebut akan saling berbenturan dalam melaksanakan statusnya masing-masing. kadang terjadi konflik dengan PLN (Perusahaan LIstrik Negara) yang melubangi jalan ketika membuat jaringan listrik baru. DPU (Dinas Pekerjaan Umum) yang punya tanggung jawab terhadap jalan-jalan raya. Apabila seseorang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya sesuai dengan status yang dimilikinya. Contoh: Achieved Status adalah kedudukan yang diperoleh seseorang dengan disengaja.yang dimilikinya. Seseorang dapat memainkan beberapa peranan sekaligus pada saat yang sama. Peranan adalah tingkah laku yang diharapkan dari orang yang memiliki kedudukan atau status. ketua OSIS dsb. Antara kedudukan dan peranan tidak dapat dipisahkan.Seseorang tidak bisa memberikan surat Tilang (bukti pelanggaran) kalau dia bukan polisi. Contoh: Peraturan yang dikeluarkan satu departemen bertentangan dengan peraturan departemen yang lain. gubernur. Contoh: kedudukan yang diperoleh melalui pendidikan guru. Kedudukan tidak berfungsi tanpa peranan. karena dengan peranan yang dimilikinya ia akan dapat mengatur perilaku dirinya dan orang lain. tidak ada peranan Ayah jika seorang suami tidak mempunyai anak.Dalam rumah tangga. 6. Konflik Status Antar Kelompok: Konflik kedudukan atau status yang terjadi antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain. .

b. Contoh: Ibu Tati sebagai seorang ibu dan guru di suatu sekolah. Contoh: seorang ulama. Peranan merupakan konsep tentang apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat. ia tidak melaksanakan peranannya dengan ideal/sempurna. seperti peran sebagai ayah atau ibu. Fungsi tersebut antara lain: 1. . Contoh: Sebagai seorang pemimpin harus dapat menjadi panutan dan suri teladan para anggotanya. karena dalam diri pemimpin tersebut tersandang aturan/norma-norma yang sesuai dengan posisinya. seperti peran dokter. sabar. karena merasa dirinya tidak sesuai atau kurang mampu melaksakan peranan yang diberikan masyarakat kepadanya. baik hati. isteri. ibu. 3. dsb. Peranan yang dimainkan seseorang dapat mempertahankan kelangsungan struktur masyarakat. Peranan juga dapat dikatakan sebagai perilaku individu yang penting bagi truktur sosial masyarakat. Akibatnya. Peranan meliputi norma-norma yang berhubungan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat. ia harus memilih untuk masuk mengajar atau mengantarkan anaknya ke dokter. guru dan sebagainya. 2. Tiga Cakupan Peranan Sosial Peranan sosial dapat mencakup tiga hal berikut: 1. Ketika puterinya sakit. isteri. dalam dirinya terjadi konflik karena pada saat yang sama dia harus berperanan sebagai guru mengajar dikelas. perawat. pegawai negeri. karyawan kantor sekaligus (lihat g 7. 2. Tindakan individu tersebut memerlukan pengorbanan. Konflik Peranan Konflik peranan timbul apabila seseorang harus memilih peranan dari dua atau lebih status yang dimilikinya. pekerja sosial. Pada saat ia memutuskan membawa anaknya ke dokter. dsb. 8. Fungsi Peranan Sosial Peranan memiliki beberapa fungsi bagi individu maupun orang lain. Pada umumnya konflik peranan timbul ketika seseorang dalam keadaan tertekan. Contoh: Suami. merupakan peranperan dalam masyarakat yang membentuk struktur/susunan masyarakat. membimbing dan menjadi panutan bagi para muridnya. harus bijaksana. karyawan. Peranan yang dimainkan seseorang dapat pula digunakan untuk membantu mereka yang tidak mampu dalam masyarakat.

Sedangkan menurut Shiffman dan Kanuk (2000) adalah “Consumer behavior can be defined as the behavior that customer display in searching for. mengevaluasi dan mengabaikan produk. evaluasi kinerja produk. mereka memiliki peran yang berbeda dalam perilaku konsumsi. Konsumen dapat merupakan seorang individu ataupun organisasi. and ideas they expect will satisfy they needs”. demografi. perilaku konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang/ organisasi dalam mencari. mereka mungkin berperan sebagai initiator. evaluating. pembelian. dan pada tahap setelah pembelian. jasa. and disposing of products. Pada tahap sebelum pembelian konsumen akan melakukan pencarian informasi yang terkait produk dan jasa. or disposing of goods and services”. konsumen melakukan konsumsi (penggunaan produk). Prilaku perilaku konsumen dapat dipengaruhi oleh salah satunya kelas dan status social . Pada tahap pembelian. dan setelah pembelian. membeli. Dalam upaya untuk lebih memahami konsumennya sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. mendapatkan. using. dan perilaku. acquiring. atau mengabaikan barang-barang dan jasajasa. using. mengevaluasi. dan membuang produk atau jasa setelah dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan. buyer. dan akhirnya membuang produk setelah digunakan. payer atau user. konsumen akan melakukan pembelian produk. perusahaan dapat menggolongkan konsumennya ke dalam kelompok yang memiliki kemiripan tertentu. influencer. membeli.Perilaku konsumen berdasarkan status dan kelas sosial ( Perilaku Konsumen ) Perilaku konsumen berdasarkan status dan kelas sosial Bab I Pendahuluan Pengartian perilaku konsumen menurut Loudon dan Della Bitta (1993) adalah: “Consumer behavior may be defined as the decision process and physical activity individuals engage in when evaluating. Perilaku konsumen akan diperlihatkan dalam beberapa tahap yaitu tahap sebelum pembelian. yaitu pengelompokan menurut geografi. menggunakan. services. psikografi. Pengertian tersebut berarti roses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai. Pengertian tersebut berarti perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari. menggunakan. purchasing. menggunakan.

Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama. dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi. Rumusan masalah Apa Pengertian kelas dan status social dampak yang ditimbulkan karena adanya status sosial? akbiat dari pengaruh perbedaan kelas social untuk perilaku konsumen BAB II Pembahasan 2. Di sekolah ada kepala . dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”.Tujuan Untuk menjelaskan tentang pengaruh pngeruh kelas social budaya berdasarkan kelas dan status soisial agar makalah ini bermanfaat bagi pembacanya. Mereka yang memiliki kedudukan kurang lebih sama akan berada pada suatu lapisan yang kurang lebih sama pula. Definisi ini memberitahukan bahwa dalam masyarakat terdapat orang-orang yang secara sendidi-sendidi atau bersama-sama memiliki kedudukan social yang kurang lebih sama. Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki. Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar. yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi. Dalam lingkungan masyarakat kita melihat bahwa ada pembeda-bedaan yang berlaku dan diterima secara luas oleh masyarakat. para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka. Di sekitar kita ada orang yang menempati jabatan tinggi seperti gubernur dan wali kota dan jabatan rendah seperti camat dan lurah.1 Definisi status dan kelas social A. pengertian kelas sosial Kelas sosial didefinisikan sebagai suatu strata ( lapisan ) orang-orang yang berkedudukan sama dalam kontinum ( rangkaian kesatuan ) status sosial. Dengan demikian.

Achieved Status Achieved status adalah status sosial yang didapat sesorang karena kerja keras dan usaha yang dilakukannya. Ekonomi dalam hal ini cukup luas yaitu meliputi juga sisi pendidikan dan pekerjaan karena pendidikan dan pekerjaan seseorang pada zaman sekarang sangat mempengaruhi kekayaan / perekonomian individu. orang biasa saja dan ada orang miskin. hindu. 2. • Arti Definisi / Pengertian Stratifikasi Sosial : Stratifikasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara vertikal atau atas bawah. tinggi badan. A. Perbedaan itu tidak hanya muncul dari sisi jabatan tanggung jawab sosial saja. jenis kelamin.sekolah dan ada staf sekolah. kemampuan. Di rt atau rw kita ada orang kaya. ras.Ascribed Status Ascribed status adalah tipe status yang didapat sejak lahir seperti jenis kelamin. Contoh achieved status yaitu seperti harta kekayaan. keyakinan dan lain-lain. Perbedaan ras. • Arti Definisi / Pengertian Diferensiasi Sosial : Diferensiasi sosial adalah pengkelasan / penggolongan / pembagian masyarakat secara horisontal atau sejajar. keturunan. agama. budha. cakep jelek. Orang yang memiliki status sosial yang tinggi akan ditempatkan lebih tinggi dalam struktur masyarakat dibandingkan dengan orang yang status sosialnya rendah. kasta. namun juga terjadi akibat perbedaan ciri fisik. tingkat pendidikan. • Arti Definisi / Pengertian Status Sosial : Status sosial adalah sekumpulan hak dan kewajian yang dimiliki seseorang dalam masyarakatnya (menurut Ralph Linton). pekerjaan. suku. usia atau umur. Beragamnya orang yang ada di suatu lingkungan akan memunculkan stratifikasi sosial (pengkelas-kelasan) atau diferensiasi sosial (pembeda-bedaan). Contohnya seperti struktur organisasi perusahaan di mana direktur berada pada strata / tingkatan yang jauh lebih tinggi daripada struktur mandor atau supervisor di perusahaan tersebut. dan lain sebagainya. . pendidikan. Contohnya seperti pembedaan agama di mana orang yang beragama islam tingkatannya sama dengan pemeluk agama lain seperti agama konghucu. • Arti Definisi / Pengertian Kelas Sosial : Kelas sosial adalah stratifikasi sosial menurut ekonomi (menurut Barger). dan lain sebagainya juga membedakan manusia yang satu dengan yang lain. suku. golongan. usia. Macam-Macam / Jenis-Jenis Status Sosial 1. katolik dan kristen protestan.

dan sebagainya. sesepuh. Stratifikasi Sosial Tertutup Stratifikasi tertutup adalah stratifikasi di mana tiap-tiap anggota masyarakat tersebut tidak dapat pindah ke strata atau tingkatan sosial yang lebih tinggi atau lebih rendah. Misalnya seperti tingkat pendidikan. Anggota kelompok memiliki ikatan yang kuat dengan kelompoknya dan sekaligus membedakan dirinya dengan kelompok lain. . Tidak mungkin anak keturunan orang biasa seperti petani miskin bisa menjadi keturunan ningrat / bangsawan darah biru. Fanatisme Pengelompokan masyarakat berdasarkan demensi horizontal inimemiliki dampak pada fanatisme kelompok yang bersangkutan. 2. jabatan. B. kekayaan.dll. Ikuti penjelasan dampak derensiasi social dalam masyarakat. 2.. Pembedaan secara horizontal ini tetap akan membawa konsekuensi bagi kelompokkelompok social yang ada. Seseorang yang tadinya miskin dan bodoh bisa merubah penampilan serta strata sosialnya menjadi lebih tinggi karena berupaya sekuat tenaga untuk mengubah diri menjadi lebih baik dengan sekolah.2 Dampak dari perbedaan kelas dan status sosial dalam masyarakat Pengaruh Deferensiasi Social dalam Masyarakat Deferensiasi social sebagai gejalayang universal dalam kehidupan masyarakat dan membedakan masyarakat secara horizontal. Misalnya deferensiasi berdasarkan agama. akan menmimbulkan fanatisme bagi setiap pemeluk agama yang bersangkutan dan mereka sekaligus membedakan diri dengan kelompok beragama lainya. Stratifikasi Sosial Terbuka Stratifikasi sosial terbuka adalah sistem stratifikasi di mana setiap anggota masyarakatnya dapat berpindah-pindah dari satu strata / tingkatan yang satu ke tingkatan yang lain. 3. Macam-Macam / Jenis-Jenis Stratifikasi Sosial 1. ketua adat. Assigned Status Assigned status adalah status sosial yang diperoleh seseorang di dalam lingkungan masyarakat yang bukan didapat sejak lahir tetapi diberikan karena usaha dan kepercayaan masyarakat. kursus dan menguasai banyak keterampilan sehingga dia mendapatkan pekerjaan tingkat tinggi dengan bayaran / penghasilan yang tinggi. tentu akan membawa dampak dan pengaruh pada kehidupan bersama. kekuasaan dan sebagainya. Contoh stratifikasi sosial tertutup yaitu seperti sistem kasta di India dan Bali serta di Jawa ada golongan darah biru dan golongan rakyat biasa. kuliah. Contohnya seperti seseorang yang dijadikan kepala suku.

Gaya hidup dari lapisan atas akan berbeda dengan gaya hidup lapisan menengah dan bawah. Solidaritas Solidaritas atau ikatan kebersamaan dapat juga terjadi akibat deferensiasi social yang ada. Eklusivitas Stratifikasi social yang membentuk lapisan-lapisan social juga merupakan sub-culture. Mereka merasa satu bagian dari bagian yang besar dan mereka selalu menyatakan bahwa dirinya adalah bagian dari mereka yang besar tersebut. Deferensiasi karena suku bangsa atau etnik akan membuat ikatan mereka se etnik jauh lebih kuat dibandingkan dengan ikatan mereka diluar etnik. Mereka menghargai apa yang ada pada kelompok lain dan kelompok lain memahami dan menyadari perbedaan yang ada dalam kelomponya. maka solidaritas diantara mereka akan tumbuh dan berkembang sehingga rasa solidaritas diantara mereka semakin tinggi. Sisi lain mereka mengetahui batas-batas dari kelompok deferensiasi social lainya. telah menjadikan mereka dalam lapisan-lapisan gtertentu menunjukan eklusivitasnya masing-masing. kesadaran akan kelompoknya juga mereka merasakan. Solidaritas tumbuh dan berkembang diantara mereka. Kesadaran akan batas dan perbedaan antara kelompok yang berbeda ini merupakan kesadaran social yang menumbuhkan rasa mau menghargai perbedaan sebagai wujud toleransi social yang ada Pengaruh Startifikasi Sosial dalam Masyarakat Stratifikasi social adalah pembedaan masyarakat kedalam lapisan-lapisan social berdasatrkan demensi vertical akan memiliki pengaruh terhadap kehidupan bersama dalam masyarakat. perilaku dan juga kebiasaan mereka yang sering berbeda antara satu lapisan dengan lapisan yang lain. Batas kelompok mereka mereka pahami. Pemahaman tentang dirinya dan pemaahaman terhadap diri orang lain akan menyebabkan tumbuhnya toleransi diantara mereka. Mereka mengetahui perbedaan dan batas-batas social diantara mereka.Batas-batas kelompoknya lebih jelas dan batas kelompok yang lain juga jelas oleh karena itu fanatisme dapat tumbuh dan berkembang sebagai dampak dari deferensiasi social. Ikuti urain tentang dampak stratifikasi social dalam kehidupan masyarakat berikut ini. Eklusivitas dapat berupa gaya hidup. Demikian juga halnya dengan perilaku masing-masing anggotanya dapat dibedakan. Lebih-lebih bila mereka berada diluar etniknya sebagai pendatang pada etnik yang berbeda. sehingga kita . Toleransi Pemahaman akan perbedaan yang horizontal diantara kelompok social yang digolongkan berdasarkan deferensiasi social akan menumbuhkan toleransi diantara mereka.

Pola perilaku kelas social atas dianggap lebih berbudaya dibandingkan dengan kelas social di bawahnya. Misalnya demonstrasi buruh menuntut kenaikan upah atau peningkatan kesejahteraan dari [perusahaan dimana mereka bekerja adalah salah satu konflik yang terjadi karena stratifikasi social yang ada dalam masyarakat. dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka . Etnosentrisme Etnosentrisme dipahami sebagai mengagungkan kelompok sendiri dapat terjadi dalam stratifikasi social yang ada dalam masyarakat. Pemujaan terhadap kelas sosialnya masing-masing adalah wujud dari etnosentrisme. Sebaliknya kelas social bawah akan memandang mereka sebagai orang boros dan konsumtif dan menganggap apa yang mereka lakukan kurang manusiawi dan tidak memiliki kesadaran dan solidaritas terhadap mereka yang menderita. para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka.3 Pengaruh perbedaankelompok dan kelas sosial terhadap perilaku konsumen • Kelas Sosial Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama`dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki. Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar.mengetahui dari kalangan kelas social mana seseorang berasal. Jika kesenjangan karena perbedaan tersebut tajam tidak menutup kemungkinan terjadinya konflik social antara kelas social satu dengan kelas social yang lain. Mereka yang berada dalam stratifikasi social atas akan menganggap dirinya adalah kelompok yang paling baik dan menganggap rendah dan kurang bermartabat kepada mereka yang berada pada stratifikasi social rendah. Eklusivitas yang ada sering membatasi pergaulan diantara kelas social tertentu. mereka enggan bergaul dengan kelas social dibawahnya atau membatasi diri hanya bergaul dengan kelas yang sanma dengan kelas mereka. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi. 2. Konflik Sosial Perbedaan yang ada diantara kelas social dapt menyebabkan terjadinya kecemburuan social maupun iri hati. Dengan demikian. yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi.

baik sebagai produk maupun sebagai hiasan dalam iklan yang ditargetkan pada audiens kelas sosial yang lebih rendah. namun itu semua merupakan segmentasi yang alamiah karena semua sudah terjadi dan tercipta dengan sendirinya. Adapun yang merupakan ukuran kelas sosial dari konsumen yang dapat diterima secara luas dan mungkin merupakan ukuran kelas sosial terbaik terlihat dari pekerjaan. Untuk kelas sosial dari status yang lebih tinggi akan membeli barang kebutuhan yang bermerek terkenal. Yang paling umum dipikirkan oleh orang-orang adalah gerakan naik karena tersedianya pendidikan bebas dan berbagai peluang untuk mengembangkan dan memajukan diri. ditempat yang khusus dan memiliki harga yang cukup mahal. Memang disini begitu terlihat begitu ada ketidakadilan dan jarak terhadap konsumen. Sedangkan untuk kelas sosial dari status yang lebih rendah akan membeli barang kebutuhan yang sesuai dengan kemampuannya dan ditempat yang biasa saja . Dengan mengenal bahwa para individu sering menginginkan gaya hidup dan barang-barang yang dinikmati para anggota kelas sosial yang lebih tinggi maka para pemasar sering memasukkan simbol-simbol keanggotaan kelas yang lebih tinggi. Kelas sosial merupakan bentuk segmentasi yang hierarkis dan alamiah.1 Kesimpulan Pengaruh dari adanya kelas sosial terhadap perilaku konsumen begitu tampak dari pembelian akan kebutuhan untuk sehari-hari. apa untuk status yang lebih tinggi atau status yang lebih rendah. sikap. Peneliti konsumen telah menemukan bukti bahwa di setiap kelas sosial.merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”. kegiatan. ada faktor-faktor gaya hidup tertentu (kepercayaan. dan perilaku bersama) yang cenderung membedakan anggota setiap kelas dari anggota kelas sosial lainnya. Para individu dapat berpindah ke atas maupun ke bawah dalam kedudukan kelas sosial dari kedudukan kelas yang disandang oleh orang tua mereka. Pendekatan yang sistematis untuk mengukur kelas sosial tercakup dalam berbagai kategori yang luas berikut ini: ukuran subjektif. pendidikan dan penghasilan Bab IV Penutup 4. bagaimana seseorang dalam membeli akan barang kebutuhan seharihari baik yang primer ataupun hanya sebagai penghias dalam kelas sosial begitu berbeda. dikarenakan aspek hierarkis kelas sosial begitu penting bagi pemasar dan produsen untuk menentukan konsumen mana yang akan dituju dari produk yang telah diciptakan. ukuran reputasi. dan ukuran objektif dari kelas sosial.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->