P. 1
Kondisi Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Sejak Reformasi

Kondisi Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Sejak Reformasi

|Views: 1,806|Likes:
Published by Ivan

More info:

Published by: Ivan on Feb 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2013

pdf

text

original

KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT SEJAK REFORMASI

1. Kondisi Sosial Masyarakat Sejak Reformasi Sejak krisis moneter yang melan da pada pertengahan tahgun 1997, perusahaan perusahaan swasta mengalami kerugaian yang tidak sedikit, bahkan pihak perusahaan mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya untuk membayar gaji dan upah pekerjanya. Keadaan seperti ini menjadi masalah yang cukup berat karena disatu sisi perusahaan mengalami kerugaian yang cukup besar dan disisi lain para pekerja menuntut kenaikan gaji. Tuntutan para pekerja untuk menaikkan gaji sangat sulit dipenuhi oleh pihak perusahaan, akhirnya banyak perusahaan yang mengambil tindakan untuk mengurangi tenaga kerja dan terjadilah PHK. Para pekerja yang deberhentikan itu menambah jumlah pengangguran, sehingga jumlah pengangguran diperkirakan mencapai 40 juta orang. Pengangguran dalam jumlah yang sangat besar ini akan menimbulkan terjadinya masalah masalah social dalam kehidupan masyarakat. Dampak susulan dari pengangguran adalah makin maraknya tindakan tindakan criminal yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu hendaknya pemerintah dengan serius menangani masalah pengangguran dengan membuka lapangan kerja yang dapat menampung para penganggur tersebut. Langkah berikutnya, pemerintah hendaknya dapat menarik kembali para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, sehingga dapat membuka lapangan kerja baru untuk menampung para penganggur tersebut. Masalah pengangguran merupakan masalah social dalam kehidupan masyarakat dan sangat peka terhadap segala bentuk pengaruh.

2. Kondisi Ekonomi Masyarakat Indonesia Sejak berlangsungnya krisis moneter pertengahan tahun 1997, ekonomi Indonesia mulai mengalami keterpurukan. Keadaan perekonomian makin memburuk dan kesejahteraan rakyat makin menurun. Pengangguran juga semakin luas. Sebagai akibatnya, petumbuhan ekonomi menjadi sangat terbatas dan pendapatan perkapita cenderung memburuk sejak krisis tahun 1997. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat, pemerintah melihat lima sector kebijakan yang harus digarap, yaitu :

perluasan lapangan kerja secara terus menrus melalui investasi dalam dan luar negeri se efisien mungkin.

Penyediaan barang kebutuhan pokok sehari hari untuk memenuhi permintaan pada harga yang terjangkau.

dalam rangka meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat. angkutan dengan harga terjangkau. hukum. KONDISI POLITIK BANGSA INDONESIA SETELAH 21 MEI 1998 Munculnya Reformasi di Indonesiadisebabkan oleh : 1. bahan baker. komunikasi. presiden sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia. Terpilihnya presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Soekarno Putri yang naik menggantikan Gus Dur bertugas untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat dengan meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. 3. Disamping penanganan masalah pengangguran. maka permintaan petani terhadap barang barang non pertanian juga meningkat.  Penyediaan ruang sekolah. Gerakan reformasi yang terjadi di . Munculnya suatu keinginan untuk terus menerus mempertahankan kekuasaannya ( status quo ) 4. Namun dengan kondisi perekonomian Negara yang ditinggalkan oleh pemerintahan Soeharto. ekonomi dan hukum 2. Terjadinya penyimpangan dan penyelewengan terhadap nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 yang direkayasa untuk melindungi kepentingan penguasa.  Penyediaan klinik. Reformasi merupakan suatu perubahan tatanan perikehidupan lama dengan tatanan kehidupan yang baru dan secara hukum menuju ke arah perbaikan. listrik. Apabila pendapatan petani meningkat. Tetapi tidak mungkin dapat dilakukan dalam waktu yang singkat. maka para petani yang mampu membeli produk industri non pertanian akan memberi semangat bangkitnya para pengusaha untuk mengembangkan kegiatan perusahaannya. 3. Pihak pemerintah telah berusaha untuk membawa Indonesia keluar dari krisis. Timbulnya krisis politik. Ketidakadilan di bidang politik. Dengan ditetapkannya harga produk pertanian yang tidak merugikan petani. Pemerintah Orde baru tidak konsisten dan konsekwen terhadap tekad awal munculnya orde baru yaitu melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekwen dalam tatanan kehidupan bernasyarakat. memerlukan penyelesaian secara bertahap berdasarkan skala prioritas. pemerintah hendaknya juga memperhatikan harga harga produk pertanian Indonesia. Oleh karena itu. air minum. Penyediaan failitas umum seperti rumah. Oleh sebab itu untuk mengatasi krisis. karena selama masa pemerintahan Orde Baru maupun sejak krisis 1997 tidak pernah berpihak kepada petani. ekonomi dan kepercayaan. berbangsa dan bernegara. tidak mungkin dapat diatasi oleh seorang Presiden dalam waktu singkat. 5. pemerintah membuat skala prioritas yang artinya hal mana yang hendaknya dilakukan agar Indonesia keluar dari krisis. guru dan buku buku untuk pendidikan umum dengan harga terjangkau. dokter dan obat onbatan untuk kesehatan umum dengan harga yang terjangkau pula.

Merekonstruksi perekonomian Indonesia 3.Indonesia tahun 1998 merupakan suatu gerakan untuk mengadakan pembaharuan dan perubahan terutama perbaikan dalam bidang politik. KONDISI SOSIAL MASYARAKAT Sejak krisis moneter tahun 1997 perusahaan swasta mengalami kerugian dan kesulitan dalam membayar gaji karyawan. Usaha dalam bidang ekonomi adalah : 1.000 5. Merekapitulasi perbankan 2. ekonomi dan hukum. Tanggal 25 Mei 1998 diselenggarakan pertemuan I dan berhasil membentuk komite untuk merancang Undangundang politik yang lebih longgar dalam waktu 1 tahun dan menyetujui masa jabatan presiden maksimal 2 periode. Melikuidasi beberapa bank bermasalah 4. Pada tanggal 22 Mei 1998 Habibie membentuk kabinet Reformasi Pembangunan yang terdiri dari 16 orang menteri yang diambil dari unsur militer.Oleh karena itu pemerintah harus membuka lapangan kerja baru yang dapat menampung para penganggur tersebut. Sementara itu harga sembako semakin tinggi sehingga banyak karyawan yang menuntut kenaikan gaji pada perusahaan yang pada akhirnya berimabas pada memPHKkan karyawannya. Menaikkan nilai tukar Rupiahterhadap Dollar AS hingga di bawah Rp. Setelah BJ Habibie dilantik menjadi presiden RI pada tanggal 21 Mei 1998 maka tugasnya adalah memimpin bangsa Indonesia dengan memperhatikan secara sungguh-sungguh aspirasi rakyat yang berkembang dalam pelaksanaan reformasi secara menyeluruh. Mengimplementasikan reformasi ekonomi yang diisyaratkan oleh IMF Reformasi di bidang hukum disesuaikan dengan aspirasi yang berkembang di kalangan masyarakat dan mendapat sambutan baik karena reformasi hukum yang dilakukan nya mengarah kepada tatanan hukum yang didambakan oleh masyarakat. PPP dan PDI. ortodoks yaitu produk hukum lebih mencerminkan keinginan pemerintah dan tertutup terhadap kelompok-kelompok sosial maupun individu dalam masyarakat. F. sosial. Habibie bertekad untuk mewujudkan pemerintrahan yang bersih dan bebas dari KKN. Selama Orde baru karakter hukum bersifat konservatif. Dan juga menarik kembali para investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia sehingga dapat membuka lapangan kerja. . KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DI BERBAGAI DAERAH SEJAK REFORMASI 1. Golkar. 1. Karyawan yang di PHK itu menambah jumlah pengangguran sehingga jumlah pengangguran mencapai 40 juta orang. Dampaknya adalah maraknya tindakan kriminalitas yang terjadi dalam masyarakat.

KONDISI EKONOMI Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat. Penyediaan ruang sekolah. Penyediaan fasilitas umum seperti : rumah.2. angkutan. air minum. pemerintah melihat 5 sektor kebijakan yang harus digarap yaitu : a. . Penyediaan klinik. bahan bakar. Perluasan lapangan kerja secara terus menerus melalui investasi dalam dan luar negeri seefisien mungkin b. dengan harga yang terjangkau d. komunikasi. guru dan buku-buku untuk pendidikan umum dengan harga terjangkau e. Penyediaan barang kebutuhan pokok sehari-hari untuk memenuhi permintaan pada harga yang terjangkau c. listrik. dokter dan obat-obatan untuk kesehatan umum dengan harga yang terjangkau pula.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->