P. 1
Pengantar Geologi 2012 (Djauhari Noor)

Pengantar Geologi 2012 (Djauhari Noor)

5.0

|Views: 3,105|Likes:
Published by Laura Johnson

More info:

Published by: Laura Johnson on Feb 12, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/29/2014

pdf

text

original

PPEENNGGAANNTTAARR

GGEEOOLLOOGGII

Djauhari Noor

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAKUAN

Jalan Pakuan, PO. Box 452, Bogor, http://www.unpak.ac.id

2012

Edisi Kedua 2012

Penulis:

DJAUHARI NOOR dilahirkan pada 24 Juli 1955 di Bogor, Jawa Barat.
Menyelesaikan pendidikan SD, SMP, dan SMA di Purwokerto, Jawa Tengah.
Pada tahun 1975 melanjutkan pendidikan S1 pada Departemen Teknik
Geologi, Institut Teknologi Bandung (ITB). Pendidikan pasca-sarjana dalam

bidang “Applied Geomorphological and Engineering Geological Surveys”

diselesaikan pada tahun 1989 dan 1992 dari International Institute for
Aerospace Survey and Earth Sciences (kini dikenal sebagai Faculty of Geo-
Information Science and Earth Observation, University of Twente),
Enschede, The Netherlands.

Geologi adalah suatu bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian yang mempelajari segala sesuatu mengenai
planit Bumi beserta isinya yang pernah ada. Merupakan kelompok ilmu yang membahas tentang sifat-
sifat dan bahan-bahan yang membentuk bumi, struktur, proses-proses yang bekerja baik didalam
maupun diatas permukaan bumi, kedudukannya di Alam Semesta serta sejarah perkembangannya sejak
bumi ini lahir di alam semesta hingga sekarang. Geologi dapat digolongkan sebagai suatu ilmu
pengetahuan yang komplek, mempunyai pembahasan materi yang beraneka ragam namun juga
merupakan suatu bidang ilmu pengetahuan yang menarik untuk dipelajari. Ilmu ini mempelajari dari
benda-benda sekecil atom hingga ukuran benua, samudra, cekungan dan rangkaian pegunungan.

Hampir semua kebutuhan kita sehari-hari diperoleh dari bumi mulai dari perhiasan, perlengkapan rumah
tangga, alat transportasi hingga ke bahan energinya, seperti minyak dan gas bumi serta batubara. Dan
hampir setiap bentuk kegiatan manusia akan berhubungan dengan bumi, baik itu berupa pembangunan
teknik sipil seperti bendungan, jembatan, gedung-gedung bertingkat yang dibangun diatas permukaan
bumi, maupun untuk memenuhi kebutuhannya seperti bahan-bahan tambang maupun energi seperti
migas dan batubara, yang harus digali dan diambil dari dalam bumi. Kaitannya yang sangat erat dengan
bidang-bidang kerekayasaan tersebut seperti Teknik Sipil, Pertambangan, Pengembangan Wilayah dan
Tata Kota serta Lingkungan, menyebabkan ilmu ini semakin banyak dipelajari, tidak saja oleh mereka
yang akan memperdalam bidang geologi sebagai profesinya, tetapi juga bagi lainnya yang bidang
profesinya mempunyai kaitan yang erat dengan bumi.

Pakuan University Press @2012

Pengantar Geologi 2012

i Copyright@2012 by Djauhari Noor

PPEENNGGAANNTTAARR GGEEOOLLOOGGII

Djauhari Noor 2012

Hak cipta ada pada Djauhari Noor, sebagai penulis dari buku ini. Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun secara
elektronis maupun mekanis, termasuk memfotokopi, merekam, atau dengan teknik perekaman lainnya, tanpa
seijin tertulis dari penulis.

Nature is God’s gift to humankind. God creates nature for
the benefit of today’s and tomorrow’s generation.

Pengantar Geologi 2012

ii Copyright@2012 by Djauhari Noor

KATA PENGANTAR

Buku “Pengantar Geologi” ini merupakan edisi pertama yang digunakan sebagai pegangan bagi para

mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Geologi Dasar pada Program Studi Teknik Geologi, Fakultas
Teknik, Universitas Pakuan. Adapun maksud buku ini disusun adalah agar dapat dipakai sebagai
penuntun bagi mahasiswa program studi teknik geologi yang baru pertama kali belajar ilmu geologi.

Sistematika buku ini disusun secara terstruktur dan terbagi dalam 12 (duabelas) bab yang
pengorganisasiannya secara modul. Bab 1 memuat materi pokok tentang pengertian dan definisi
geologi, sejarah perkembangan ilmu geologi, arti waktu dalam geologi, skala waktu geologi, serta
diperkenalkan pula konsep-konsep dan hukum-hukum geologi; Bab 2 membahas tentang teori
pembentukan bumi, susunan interior bumi, hipotesa pengapungan benua, hipotesa pemekaran lantai
samudra, dan teori tektonik lempeng (orogenesa dan vulkanisme); Bab 3 membahas tentang mineral,
daur batuan, dan jenis-jenis batuan; Bab 4 membahas tentang proses-proses geologi (endogenik dan
eksogenik) yang berdampak pada perubahan rupa bumi (bentangalam), baik secara konstruksional
maupun destruksional; Bab 5 membahas tentang pengertian dan batasan geomorfologi, konsep
geomorfologi, orde relief bumi, stadia bentangalam (struktur, proses, dan tahapan), klasifikasi
bentangalam serta peta geomorfologi; Bab 6 membahas tentang pengenalan teknologi penginderaan
jauh dan informasi citra bagi ilmu geologi; Bab 7 membahas tentang pengertian dan tujuan
mempelajari geologi struktur, mekanika batuan, jenis struktur geologi; Bab 8 membahas tentang
stratigrafi yang mencakup definisi dan pengertian stratigrafi, sandi stratigrafi, pengukuran stratigrafi
dan korelasi stratigrafi; Bab 9 membahas tentang definisi paleontologi, ruang lingkup, hubungan dan
konsep paleontologi, definisi fosil, tipe dan jenis fosil serta hukum suksesi fauna; Bab 10 membahas
tentang pengertian geologi sejarah dan sejarah bumi dalam skala waktu geologi; Bab 11 membahas
tentang paleogeografi bumi sepanjang sejarah bumi; dan Bab 12 membahas tentang pengertian peta
topografi, peta geologi, pemetaan geologi, basisdata peta geologi, manfaat dan kegunaan peta geologi.

Dengan selesainya buku Pengantar Geologi ini, penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan
kepada rekan rekan dosen di Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Pakuan.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan buku ini masih terdapat banyak kekurangan, untuk itu
kritik dan saran dari para pembaca sekalian sangat kami harapkan demi melengkapi buku ini pada
edisi berikutnya.

Harapan penulis, dengan diterbitkannya buku ini dapat melengkapi literatur yang sudah ada, terutama
yang dibutuhkan oleh para mahasiswa.

Bogor, Mei 2012

Penyusun,

Djauhari Noor

Pengantar Geologi 2012

iii Copyright@2012 by Djauhari Noor

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

ii

DAFTAR ISI

iii

BAB 1 PENDAHULUAN

1

1.1. Definisi dan Pengertian

1

1.2. Sejarah Perkembangan Ilmu Geologi

2

1.3. Arti Waktu Dalam Geologi

3

1.4. Skala Waktu Geologi

5

1.4.1. Skala Waktu Relatif

5

1.4.2. Skala Waktu Absolut (Radiometrik)

6

1.4.3. Umur Bumi

12

1.5. Konsep Konsep dan Hukum Hukum Dalam Geologi

13

1.5.1. Doktrin Uniformitarianisme

13

1.5.2. Prinsip Prinsip Dasar Geologi

14

1.5.3. Keselarasan dan Ketidak Selarasan

14

1.5.4. Genanglaut (Transgresi) dan Susut Laut (Regresi)

15

1.5.5. Hubungan Potong Memotong

16

BAB 2 TEORI PEMBENTUKAN BUMI DAN TEKTONIK LEMPENG

19

2.1. Misteri Terjadinya Bumi

19

2.1.1. Pendahuluan

19

2.1.2. Sistem Tata Surya

21

2.1.3. Definisi dan Pengertian Bintang dan Planit Planit

21

2.1.4. Beberapa Istilah Penting Yang Berhubungan Dengan Unsur Unsur Alam
Semesta

22

2.2. Pemikiran Tentang Asal Mula Jadi Tata Surya

22

2.3. Umur Batuan Bumi Serta Pengaruhnya Terhadap Teori
Kejadian Matahari

23

2.4. Susunan Interior Bumi

23

2.5. Material dan Susunan Kulit Bumi

25

2.5.1. Selaput Batuan (Litosfir)

25

2.5.2. Selaput Udara (Atmosfir)

26

2.5.3. Selaput Air (Hidrosfir)

27

2.6. Tektonik Lempeng

27

2.6.1. Hipotesa Pengapungan Benua

27

2.6.2. Hipotesa Pemekaran Lantai Samudra

32

2.6.3. Teori Tektonik Lempeng

34

2.6.4. Tatanan Tektonik

38

2.7. Orogenesa

41

2.8. Vulkanisme

45

2.8.1. Erupsi Gunungapi

46

2.8.2. Gerak Dari Bahan Bahan Piroklastik

47

2.8.3. Tipe-tipe Erupsi Gunungapi

48

Pengantar Geologi 2012

iv Copyright@2012 by Djauhari Noor

BAB 3 MINERAL DAN BATUAN

53

3.1. Mineral

53

3.1.1. Definisi dan Klasifikasi Mineral

53

3.1.2. Sifat Fisik Mineral

53

3.1.3. Sifat Kimiawi Mineral

56

3.2. Batuan

65

3.3. Batuan Beku

66

3.3.1. Pengertian Batuan Beku

66

3.3.2. Struktur Batuan Beku

66

3.3.3. Tekstur Batuan Beku

68

3.3.4. Klasifikasi Batuan Beku

68

3.3.5. Pengelompokan Batuan Beku

69

3.3.6. Magma

70

3.3.7. Proses Pembentukan Magma

72

3.3.8. Penamaan Batuan Beku

74

3.4. Batuan Gunungapi

75

3.4.1. Bahan-bahan Yang Dikeluarkan Pada Erupsi Gunungapi

75

3.4.2. Tipe-Tipe Lava

77

3.4.3. Lahar

80

3.4.4. Batuan Piroklastik

81

3.5. Sedimen dan Batuan Sedimen

82

3.5.1. Klasifikasi Batuan Sedimen

83

3.5.2. Pengangkutan Sedimen

84

3.5.3. Aliran Permukaan

86

3.5.4. Pembentukan Batuan Sedimen

87

3.5.5. Sifat Sifat Batuan Sedimen

90

3.5.6. Sistem Arus Traksi Pada Struktur Sedimen

95

3.5.7. Pembagian Struktur Sedimen Menurut Pettijohn

96

3.5.8. Batuan Sedimen Klastik

98

3.5.9. Batuan Sedimen Non Klastik

99

3.6. Batuan Metamorf

101

3.6.1. Tipe Metamorfosa

101

3.6.2. Derajat Metamorfosa

102

3.6.3. Metamorfosa Retrogresif

104

3.6.4. Faktor-faktor Pengendali Metamorfosa

104

3.6.5. Respon Batuan terhadap Meningkatnya Derajat Metamorfosa

106

3.6.6. Perubahan Tekstur Batuan Terhadap Metamorfosa

108

BAB 4 PROSES PROSES GEOLOGI DAN PERUBAHAN BENTANGALAM

115

4.1. Pendahuluan

115

4.2. Gaya Endogen

115

4.3. Bentangalam Endogenik

116

4.3.1. Bentangalam Struktural

116

4.3.2. Bentangalam Gunungapi

124

4.4. Gaya Eksogen

133

4.4.1. Pelapukan

133

4.4.2. Erosi

134

4.4.3. Gerakan Tanah (Mass Wasting)

137

4.4.4. Sedimentasi

137

Pengantar Geologi 2012

v Copyright@2012 by Djauhari Noor

4.5. Bentangalam Eksogenik

138

4.5.1. Bentangalam Hasil Aktivitas Sungai

138

4.5.2. Pola Pengaliran Sungai

140

4.5.3. Genetika Sungai

142

4.5.4. Tahapan Perkembangan Sungai

142

4.5.5. Bentuk Bentuk Morfologi Sungai

145

4.5.6. Bentangalam Hasil Aktivitas Pesisir

150

4.5.7. Morfologi Pantai

152

4.5.8. Bentangalam Hasil Aktivitas Angin

154

4.5.9. Bentangalam Hasil Aktivitas Gletser

156

4.5.10. Morfologi Karst

160

BAB 5 GEOMORFOLOGI

165

5.1. Definisi dan Pengertian Geomorfologi

165

5.2. Hubungan Geomorfologi Dengan Ilmu Ilmu Lainnya

166

5.3. Konsep Dasar Geomorfologi

167

5.4. Relief Bumi

168

5.4.1. Relief Orde Pertama

168

5.4.2. Relief Orde Kedua

169

5.4.3. Relief Orde Ketiga

172

5.5. Struktur, Proses dan Stadia

174

5.5.1. Struktur

174

5.5.2. Proses

174

5.5.3. Stadia

175

5.6. Klasifikasi Bentangalam

176

5.7. Peta

177

5.7.1. Bagian Bagian Peta

178

5.7.2. Jenis Jenis Peta

180

5.7.3. Peta Topografi

180

5.8. Peta Geomorfologi

182

5.8.1. Skala Peta dan Peta Geomorfologi

183

5.8.2. Interpretasi Geomorfologi

183

5.8.3. Interpretasi Peta Topografi

184

BAB 6 PENGINDERAAN JAUH

202

6.1. Pendahuluan

202

6.2. Prinsip Dasar

202

6.2.1. Komponen Dasar

203

6.2.2. Teknologi Penginderaan Jauh

203

6.2.3. Sistem Penginderaan Jauh

207

6.2.4. Data Penginderaan Jauh

207

6.2.5. Pemrosesan Data

208

6.2.6. Interaksi Energi

209

6.3. Penafsiran Geologi Dari Citra Penginderaan Jauh

210

6.3.1. Daerah Gunungapi

211

6.3.2. Daerah Batuan Sedimen Terlipat

214

6.3.3. Daerah Tektonik

217

6.3.4. Daerah Pantai dan Pesisir

222

6.3.5. Pola Pengaliran Sungai dan Sumberdaya Air

224

Pengantar Geologi 2012

vi Copyright@2012 by Djauhari Noor

6.3.6. Morfologi Karst

227

6.3.7. Pemetaan Ketinggian dan Gradient Sungai

228

BAB 7 GEOLOGI STRUKTUR

230

7.1. Pendahuluan

230

7.2. Tujuan Mempelajari Geologi Struktur

230

7.3. Prinsip Dasar Mekanika Batuan

232

7.3.1. Gaya

232

7.3.2. Tekanan Litostatik

232

7.3.3. Tegasan

232

7.3.4. Gaya Tegasan

233

7.3.5. Mekanisme Sesar

235

7.4. Jenis Jenis Struktur Geologi

236

7.4.1. Kekar

236

7.4.2. Lipatan

237

7.4.3. Hubungan Antara Lipatan dan Patahan

239

7.4.4. Patahan/Sesar

239

BAB 8 STRATIGRAFI

246

8.1. Pendahuluan

246

8.2. Sandi Stratigrafi

247

8.3. Pengukuran Stratigrafi

254

8.3.1. Metoda Pengukuran Stratigrafi

254

8.3.2. Perencanaan Lintasan Pengukuran

257

8.3.3. Menghitung Ketebalan

257

8.4. Kolom Stratigrafi

259

8.5. Korelasi Stratigrafi

262

8.5.1. Korelasi Litostratigrafi

262

8.5.2. Korelasi Biostratigrafi

263

8.5.3. Korelasi Kronostratigrafi

265

BAB 9 PALEONTOLOGI

268

9.1. Pendahuluan

268

9.2. Ruang Lingkup Paleontologi

270

9.3. Hubungan Paleontologi Dengan Ilmu Lainnya

271

9.4. Konsep Dasar Paleonotologi

272

9.5. Fosil

273

9.6. Tipe dan Jenis Fosil

275

9.7. Hukum Suksesi Fauna

276

9.8. Fosil dan Batuan

280

BAB 10 GEOLOGI SEJARAH

284

10.1. Pendahuluan

284

10.2. Sejarah Bumi

285

10.3. Pra-Kambrium

286

10.4. Paleozoikum

287

10.5. Mesozoikum

288

10.6. Kenozoikum

289

Pengantar Geologi 2012

vii Copyright@2012 by Djauhari Noor

BAB 11 PALEOGEOGRAFI

295

11.1. Pendahuluan

295

11.2. Paleogeografi Zaman Prakambrium

296

11.3. Paleogeografi Zaman Kambrium

297

11.4. Paleogeografi Zaman Ordovisium

298

11.5. Paleogeografi Zaman Silur

299

11.6 Paleogeografi Zaman Devon

301

11.7 Paleogeografi Zaman Karbon

302

11.8 Paleogeografi Zaman Perm

303

11.9 Paleogeografi Zaman Trias

305

11.10 Paleogeografi Zaman Jura

306

11.11 Paleogeografi Zaman Kapur

307

11.12 Paleogeografi Zaman Tersier

309

11.13 Paleogeografi Zaman Kuarter

310

BAB 12 PETA GEOLOGI

315

12.1. Pendahuluan

315

12.2. Peta Geologi

315

12.2.1. Definisi

315

12.2.2. Pengertian

316

12.2.3. Pemetaan Geologi

316

12.2.4. Metoda Pemetaan Geologi Lapangan

317

12.2.5. Penyebaran Batuan Pada Peta

320

12.2.6. Jurus dan Kemiringan Lapisan Batuan

321

12.2.7. Hubungan Kedudukan Lapisan dan Topografi

321

12.2.8. Cara Penulisan Kedudukan Batuan

324

12.2.9. Simbol Pada Peta dan Tanda Litologi

325

12.2.10.Peta Geologi dan Penampang Geologi

326

12.3. Basis Data Peta Geologi

328

12.4. Penelusuran Data Geologi

329

12.5. Manfaat dan Kegunaan Peta Geologi

330

BAB 13 DAFTAR PUSTAKA

332

BAB 14 GLOSARIUM

334

Pengantar Geologi 2012

1 Copyright@2012 by Djauhari Noor

11

Pendahuluan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->