KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat limpahan rahmat dan hidayah-Nya maka tugas ini dapat diselesaikan. Atas semua bantuan yang telah diberikan, baik secara langsung maupun tidak langsung selama penyusunan tugas ini hingga selesai, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini belum sempurna, baik dari segi materi meupun penyajiannya. Untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan dalam penyempurnaan tugas ni. Terakhir penulis berharap, semoga tugas akhir ini dapat memberikan hal yang bermanfaat dan menambah wawasan bagi pembaca dan khususnya bagi penulis juga.

Subang, Februari 2013

Penyusun

i

B. akan tetapi Barat juga harus mengakui bahwa munculnya embrio ilmu pengetahuan yang berkembang di Barat dengan begitu spektakuler tidak terlepas dari peran ulama-ulama Islam. Rumusan Masalah Bertitik tolak dari latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas. Metode Sebagai karya ilmiah. Adapun kegunaan dari penulisan makalah ini adalah sebagai upaya revitalisasi ajaran Islam yang Rahmatan lil alamin. dalam makalah ini akan dibahas mengenai hal tersebut. maka pokok pernasalahan dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Mengetahui gambaran secara menyeluruh peradaban Islam era modern 2. Tujuan dan Kegunaan Berdasarkan pokok masalah yang telah dirumuskan di atas.BAB I PENDAHULUAN A. D. Mengetahui seberapa besar konstribusi peradaban Islam terhadap masyarakat modern. Bagaimana wajah peradaban Islam era modern? 2. Periode modern merupakan masa kebangkitan Islam kembali yang diwarnai dengan kemerdekaan negara-negara Islam serta munculnya para tokoh-tokoh pemikir pembaharuan Islam. Latar Belakang Masalah Peranan sejarah Islam dalam mewarnai sejarah dunia cukup diperhitungkan para ahli sejarah. walaupun akhir-akhir ini Islam dipandang jauh tertinggal dengan Barat. Bagaimana kontribusi peradaban Islam terhadap masyarakat modern? C. Metode dan Pendekatan a.[1] Dengan demikian. mengingat semakin meningkatnya umat Islam secara kuantitas yang tidak dibarengi dengan kesadaran akan peningkatan kualitas sebagai seorang muslim dalam menghadapi tantangan zaman. karena metode merupakan pedoman agar kegiatan penelitian terlaksana dengan sistematis. metode merupakan patokan agar penelitian mencapai 1 . maka tidak bisa dilepaskan dari penggunaan metode. maka tulisan ini bertujuan untuk: 1.

Pendekatan Pendekatan yang digunakan penulis dalam hal ini adalah pendekatan historis dan Fenomenologi. Respon atau apresiasi sejarawan Muslim dalam memperlakukan sejarah Islam telah populer di kalangan akademik. sebab semakin kompleks perkembangan keilmuan. baik itu berupa penelitian langsung maupun hanya sekedar opini. tetapi meliputi analisis dan interpretasi data. Analisis Data Analisis data adalah proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan interpretasikan.hasil maksimal. menganalisis dan mengklasifikasikan. Berbagai ilmu dan pendekatan telah digunakan untuk menganalisis masalah ini.[3] Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari penelitian pustaka adalah deskriptif-analitis yaitu penelitian yang menuturkan.[2] Sumber penelitian ini adalah buku-buku sejarah peradaban Islam abad 19-20. 2. lebih dalam. yaitu penelitian kepustakaan (library research). Walaupun demikian. Pengumpulan Data Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. Tinjauan Pustaka Penulis sadari bahwa apresiasi intelektual Muslim dalam mengkaji sejarah Islam telah banyak dibahas oleh beberapa peneliti terdahulu. Pendekatan ini digunakan untuk mengetahui lebih jauh tentang peradaban Islam modern yang dimulai abad 19 hingga 20. E. bukan berarti wacana sejarah telah kering untuk terus dikaji. yang pelaksanaanya tidak hanya terbatas pada pengumpulan data. baik yang berhubungan langsung dengan tema ataupun yang tidak langsung. psikologis maupun yang lainnya. baik itu yang menggunakan pendekatan sosiologis. fenomenologis. b. maka semakin terbuka pula persoalan ini untuk terus dikaji.[4] Sedangkan langkah yang hendak ditempuh adalah menelusuri kembali sejarah peradaban Islam abad 19 hingga ke-20. 2 . Teknik analis data adalah usaha untuk menarik kesimpulan yang benar dari sebuah buku atau dokumen yang penggarapannya dilakukan secara obyektif dan sistematis. Dalam penulisan makalah ini penyusun menggunakan metode sebagai berikut : 1.

juga ada perbedaan dengan penelitian yang dilakukan untuk makalah ini. Di dalam tulisan tersebut dijelaskan pemikiran beberapa tokoh yang termasuk Pembaharu Islam Modern. Pendahuluan. Ontologi tersebut mengkaji Tokoh perintis pembaharu dunia. sedikit banyak akan mendukung dalam pembahasan penelitian ini. Secara spesifik. F. dalam tulisan Badri Yatim tentang Sejarah Peradaban Islam dan buku Gerakan Modern Islam di Indonesia karya Delior Noer. tulisan itu mengemukakan proyek-proyek pembaruan yang ditawarkan kepada publik. pokok masalah. Hanya ada beberapa literatur teknis yang didapatkan. masih banyak karya-karya yang membahas mengenai sejarah peradaban Islam dalam perkembangan modern. telaah pustaka serta metode penelitian yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. dan sistematika pembahasan. diantaranya adalah ontologi yang berjudul Para Perintis Zaman Baru Islam[5]. 3 . Ontologi Perkembangan Modern dalam Islam[6]. Tiga bagian itu dikembangkan menjadi bab-bab dan masingmasing bab terdiri dari beberapa kajian yang secara logis saling berhubungan dan merupakan kebulatan. penelitian tersebut disamping ada kesamaan atau kemiripan. memberikan banyak informasi mengenai pola-pola pikir pembaruan modern. meskipun sama-sama mengkaji pembaharuan. sementara itu makalah ini mengkaji pembaharu Islam modern dalam kawasan tertentu. penutup. Selain itu semua. khususnya yang berkaitan dengan pemikiran Islam modern. namun karya Delioer Noer hanya di lingkup Indonesia. Sistematika Pembahasan Secara garis besar penyususunan makalah ini dibagi menjadi tiga bagian.Dari telaah kepustakaan yang telah dilakukan dalam rangka penulisan makalah tentang peradaban Islam pada periode modern diperoleh gambaran bahwa literatur yang berkaitan dengan masalah tersebut belum fokus pada kajian kajian tokoh Mesir. Misalnya. Tulisan tersebut merupakan informasi yang sangat berharga sebagai sebuah kajian sejarah. Dalam perkembangan sejarah itu ditemukan tipologi dan refleksi berbagai perkembangan modern nilai yang kemudian diakui dan diterima sebagai pengawal (pengendali) dan pemandu (pengarah) kehidupan. isi. Pendahuluan membicarakan mengenai latar belakang masalah. dimana disebutkan bahwa perkembangan modern dalam Islam telah melalui jalan sejarahnya.[7] Dalam bukunya dijelaskan zaman modern dan pemikiran kontemporer Islams. yaitu. tujuan penelitian. Beberapa buku yang dikemukakan di atas.

Pembahasan makalah ini diakhiri dengan penutup. 4 . Uraian ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan historis tentang kemerdekaan di beberapa Negara Islam. histiroris kerajaan besar Islam ddan dilanjutkan tokoh disertai hasil pembaharuan dari beberapa pemikirannya yang menjadi acuan dasar dari hal-hal yang berkaiatan dengan fokus kajian.Bab II membahas gambaran umum periode modern yang merupakan masa kemerdekaan negara Islam. Wawasan mengenai periode modern yang juga termasuk masa pembaharuan Islam adalah inti kajian bab III. yang di dalamnya menjelaskan rangkuman jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang termaktub dalam rumusan masalah serta saran-saran dan kata penutup.

oleh karena itu adanya faktor-faktor yang mendorong masyarakat di Negara muslim sangat memungkinkan. adapun presiden pertamanya adalah Ali Jinnah. kemerdekaan Pakistan diperoleh dari penjajahan Inggris yang menyerahkan kedaulatannya di India kepada dewan konstitusi.BAB II PERIODE MODERN: MASA KEMERDEKAAN NEGARA ISLAM Pada abad ke-19 dan 20. Kedua.[10] 3. era modern diwarnai dengan kemerdekaan negara-negara Islam. di antaranya adalah: 1. Dorongan gagasan dua factor yang saling mendukung dalam gerakan pembaharuan Is. pemurnian ajaran Islam dari unsure-unsur asing yang dipandang sebagai penyebab kemunduran Islam. negara ini merdeka secara resmi dari penjajahan Inggris pada tahun 1922 tetapi pengaruh Inggris masih besar melalui Raja Faruk.am. pertama.[8] A. bersamaan dengan itu muncul pula organisasi-organisasi dan partai-partai nasional yang mendasarkan bentuk-bentuk pemerintahan pada prinsip-prinsip syari'at Islam. gagasan-gagasan pembaharuan dan ilmu pengetahuan dari Barat. Kemerdekaan Negara Islam dan Pengaruhnya Adapun Negara-negara Islam yang merdeka pada abad ke-19 dan 20 diantaranya: 1. B. Benturan antara Islam dan kekuatan Eropa telah menyadarkan umat Islam bahwa mereka memang jauh tertinggal dari Eropa. seperti gerakan Wahabiyah dan Sanusiyah di Saudi Arabia dan Afrika Utara. Dalam tahun-tahun terakhir ini banyak Negara muslim yang telah merdeka khususnya di Asia dan Afrika. Bangkitnya gagasan Nasionalisme di dunia Islam yang diikuti dengan berdirinya partai-partai politik merupakan modal umat Islam dalam perjuangannya untuk mewujudkan Negara nerdeka yang lepas dari pengaruh Barat. satu untuk India dan Pakistan.[9] Turki Usmani adalah yang pertama merasakan itu sehingga memaksa penguasa dan pejuang Turki untuk belajar di Eropa. Mesir. merdeka pada tahun 15 Agustus 1947. 2. kemudian setelah 5 . Pakistan. Faktor yang Mempengaruhi Kemerdekaan Negara Islam tentunya melalui proses yang cukup panjang dalam memperoleh kemerdekaannya kembali. 2.

Negara-negara Afrika. Negara-negara Asia Tenggara. sedangkan al Jazair memperoleh kemerdekaan pada thun 1962. Negara-negara sekitar Irak ini memproklamirkan kemerdekaannya sekitar tahun 1946. tapi rakyatnya baru merasakan benar-benar merdeka pada tahun 1958. 4. Syiria. yaitu Yaman Utara. serta Emirat Arab. Malaysia pada tahun 1957 dan Brunei Darussalam pada tahun 1984 juga menyatakan kemerdekaannya dari Inggris. 6 . Libya merdeka sekitar tahun 1951. Yordania. semuanya membebaskan diri dari penjajahan Perancis. perlu diingat dalam kurun waktu hampir bersamaan ada Negara yang juga memperoleh kemerdekaan. dan Yaman Selatan. sudan dan Maroko pada tahun 1956. dan Lebanon. memperoleh kemerdekaan secara formal pada tahun 1932.tergulingnya Raja Faruk Mesir merasa benar-benar sudah merdeka dibawah pemerintahan Jamal Abd al Naser pada tahun 1958.[12] 6.[11] 5. 3. Irak.

Pada waktu itu Islam sedang menaik dan Barat sedang dalam kegelapan. dikenal dengan Babur yang berarti singa. Kontak Islam dengan Barat sekarang berlainan sekali dengan kontak Islam dengan Barat di periode klasik. yang telah pincang dan membahayakan Islam. Dengan demikian timbullah apa yang disebut pemikiran dan aliran pembaharuan atau modernisasi dalam Islam. terutama Turki dan Mesir. Dengan fenomena ikut andilnya Negara Inggris. Ide ini dicetuskan oleh Shah Waliyullah Dehalwi (abad ke-18) yang telah menyebar ke seluruh India. bahkan raja hanya diberi gaji oleh kolonial Inggris yang telah datang untuk biaya hidup tinggal di istana. Pemuka-pemuka Islam mengeluarkan pemikiran-pemikiran bagaimana caranya membuat umat Islam maju kembali sebagai di periode klasik. Setelah wafatnya Aurangzeb. Barat juga bertambah maju. Kini Islam yang ingin belajar dari Barat. Shah Abdul Azizi. Dengan semangat tersebut. Tidak berbeda dengan ayahnya. ia juga menghiasi kepemimpinannya dengan peperangan. Setelah wafat (1530 M). ia bersama para murid 7 . Ia berprinsip daerah-daerah yang dikuasai selain Islam. Tetapi dalam pada itu. sebaliknya sedang dalam kegelapan dan Barat sedang menaik. harus segera direbut kembali. dari Sultan Akbar hingga Aurangzeb. Salah satu muridnya. raja-raja kerajaan tercatat semakin melemah. pemerintahan diteruskan oleh puteranya yang bernama Humayun. Ekspedisi Napoleon di Mesir yang berakhir di tahun 1801. Kerajaan dan Negara Islam Beserta Era Pembaharuannya 1. Kerajaan Mughal India Kerajaan Mughal di India merupakan salah satu kerajaan Islam terbesar di dunia yang tidak dapat dihilangkan dalam lintasan sejarah peradaban umat Islam. Raja dan pemuka-pemuka Islam mulai berfikir dan mencari jalan untuk mengembalikan balance of power. Sekarang. maka muncul dan menciptakan ide pembaharuan.[13] Usahausaha ke arah itupun mulai dijalankan dalam kalangan umat Islam. A. membuka mata dunia Islam. akan kemunduran dan kelemahan umat Islam di samping kemajuan dan kekuatan Barat. Babur hanya dapat menikmati usaha merintis kerajaan Mughal selama lima tahun.BAB III PERIODE MODERN: MASA PEMBAHARUAN ISLAM Periode ini merupakan kebangkitan Zaman Kebangkitan Islam. Pergantian demi pergantian raja terus berlanjut. Kerajaan Mughal tidak hanya sebagai simbol dan lambang belaka. Pendiri kerajaan ini adalah Zahiruddin Muhammad. berusaha membersihkan ajaran-ajaran agama yang bukan dari Islam.

Negara itu dinamai Pakistan. ketiak Mesir dipimpin oleh Raja Faruq. Mesir Mesir mulai zaman modern ketika terjadi persinggungan antara Barat (perancis) dan Mesir denan ekspedisi Napoleon tahun 1798. Pada 15 Agustus 1947. Ia mengajak umat Islam untuk belajar bahasa Inggris.[16] Tahun 1882 terjadi pemberontakan Urabi Pasya terhadap Inggris yang menguasai Mesir. tidak menciutkan nyali para tokoh lainnya. tokoh-tokoh muslim mulai berpikir kembali bahwa imat Islam di India harus memiliki Negara sendiri. terutama di bidang militer dan berkuasa hingga tahun 1848 yang kemudian digantikan oleh anaknya. [14] Meski terbunuhnya tokoh di atas. mendapatkan tujuan yang dimaksud. yaitu memperoleh kemerdekaan dan mendirikan negara sendiri yang berbasis Islam. Maka muncul baru dari tokoh-tokoh Islam di India yang ingin berjuang untuk kemerdekaan India dari penjajah. Usaha tersebut tidak sia-sia. Ibrahim Pasya. tujuannya adalah untuk mendapatkan kemerdekaan. Dalam berbagai tulisan. maka terbentuklah Partai Liga Muslim pada tahun 1906 di Dhaka atas prakarsa Nawab Vikarul Mulk dan Sir Salimullah.[15] 2. Ketika Perancis angkat kaki dari Mesir pemerintahan diganti oleh Muhammad Ali Pasya sebagai gubernur Turki Usmani. jangan bercampur dengan umat Hindu. orang India bergabung denganpartai politk all Indian National Congress. Namun. Karena umat Islam akan tersisih menjadi minoritas. 8 . Pada 1885. hanya sampai September 1961. Namun. Salah satunya adalah Sayyid Ahmad Khan. Ahmad Khan menyampaikan misinya yaitu menginginkan agar umat Islam mendirikan Negara sendiri. akhirnya ia terbunuh dalam sebuah pertempuran di Balakot. Ia menggalang persatuan dengan Syiria yang diberi nama Republik Persatuan Arab pada tahun 1958. dengan presiden pertamanya Ali Jinnah. Namun. Negeri lembah Nil itu baru merdeka dari Inggris tahun 1922. dan melakukan politik kompromi dengan Inggris.melakukan perlawanan terhadap hegeemoni kekuasaan colonial Inggris. seminar dan pidato. baik kelompok Islam maupun non muslim dalam satu wadah. keturunan Muhammad Ali Pasya berkuasa di Mesir hingga tahun 1953. Kemudian digantikan oleh Muhammad Naguib dan Mesir berubah menjadi negara Republik. persatuan itu tidak lama. Ia memulai memodernisir Mesir.

yaitu banyaknya muncul penyelewengan-penyelewengan ajaran Islam. Pemikiran Islam Modern Berawal dari kegelisahan umat Islam pada saat itu. Lain dari pada itu kemunduran dan stagnasi berpikir umat sebagai buah dari fanatisme serta adanya "pihak luar" yang ingin merekomendasi dan menguasai. untuk memahami makna dan hakekat pembaharuan. pendidikan dan akidah. mendorong sebagian pemikir untuk mengadakan pembaharuan. Ajaran-ajaran itu diyakini sebagai dogma dan sebagai akibatnya timbulllah sikap dogmatis agama. baik di kalangan masyarakat biasa. Dogmatisme membuat orang bersikap tradisional. maupun dalam tingkatan politik dan pendidikan.[17] Pembaharuan dalam hal apapun. termasuk dalam konteks keagamaan (pemahaman terhadap ajaran agama) akan terus dan selalu terjadi sebab cara dan pola berpikir manusia serta kondisi social masyarakat selalu berubah seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan di segala bidang yang akhirnya membuahkan tekhnologi yang semakin canggih.B. Dan yang masih menjadi pertanyaan besar adalah mengapa umat Islam masih tertinggal dari dunia Barat (setelah dahulu mengalami masa keemasan). dan militer. Disebabkan karena bangsa ini yang pertama dan yang utama menghadapi kekuatan Barat. Penjajahan oleh bangsa Barat terhadap bangsa-bangsa Islam semakin memperjelas ketinggalan dunia Islam akan segala hal. Pembaharuan yang dilakukan Turki Usmani diutamakan dalam pranata social. salah satu sebab perlunya perkembangan modern dalam Islam adalah karena dalam agama terdapat ajaran-ajaran absolute mutlak benar. Upaya pembaharuan dalam Islam mempunyai alur yang panjang khususnya sejak bersentuhan dengan dunia Barat. Kemudian kehadiran para tokoh modernis (pembaharu) itu pada 9 . Bangsa yang pertama kali merasakan ketertinggalan itu adalah Turki Usmani. politik. juga kelemahan dan ketertinggalan dalam bidang sains dan tekhnologi. Pada dasarnya kelemahan dunia Islam itu terletak pada bidang akidah yang sudah tercemari oleh berbagai khurafat dan bid'ah. Kerja keras para penguasa dalam upaya memodernisasi kerajaan Turki Usmani membawa dampak yang baik bagi gerakan modern di Negara-negara Islam lainnya seperti Mesir. kekal tidak berubah dan tidak bisa diubah. Sikap dogmatis membuat orang tertutup dan tak bisa menerima pendapat yang bertentangan dengan dogma-dogma yang dianutnya. Maka diperlukan adanya proses modernisasi maupun pembaharuan baik di bidang politik. emosional dan tidak rasional. Selain itu.

Kakeknya Sulaiman. Pembagian syirik menjadi dua. dan ibunya seorang Arab yang silsilahnya sampai 10 . Pembaharuan dalam Bidang Akidah a. dengan berjalannya waktu. Muhammad ibn Abdul Wahhab Pemikiran Muhammad ibn Wahhab mempengaruhi dunia Islam di masa modern sejak abad kesembilan belas. tetapi pemikirannya mengilhami gerakan-gerakan pembaharuan Islam pada abad setelahnya. syirik adalah orang yang menyekutukan Allah dan tidak akan diampuni oleh Allah dosa yang disebabkan tersebut. Pemikiran keagamaan yang dibawakan olehnya dan menonjol difokuskan pada pemurnian tauhid. yakni meng-Esa-kan Allah yang tiada sekutu bagi-Nya. ia tidak meninggalkan misi asalnya yaitu pemurnian Islam. Meski demikian. Sebutan Wahhabiyah adalah nama yang diberikan kepada kaum muwahhidun (kelompok pemurnian tauhid) oleh lawan-lawannya.[19] Baginya. asma. sifat dan tauhid af’al yang disebut juga tauhi ilm dan i’tiqad. 1. bersumpah kepada selain Allah dan riya’ b. Di samping belajar kitab-kitab agama aliran Hanbali. Walaupun ia sendiri hidup di abad sebelumnya. Nejd Arabia Tengah pada tahun 1115 – 1703 M. Ayahnya Abdul Wahhab adalah seorang hakim di kota kelahirannya. yaitu syirik akbar (syirik yang nyata) dan syirik asghar (syirik yang tidak tampak) seperti berbuat berlebihan terhadap mahluk yang tidak boleh seseorang beribadah kepadanya. Madinah dan Basra. adalah seorang mufti di Nejd. pembagian tauhid dikategorikan menjadi tauhid ilahiyyah.umumnya untuk membangkitkan kesadaran umat Islam. ia berkelana mencari ilmu ke Mekkah.[18] Muhammad ibn Abdul Wahab lahir di Uyainah. Berikut tokoh dan pemikirannya yang ikut andil dalam mempebaharui kebangkitan Islam. Menurutnya. Muhammad Abduh Muhammad Abduh lahir di Mesir pada tahun 1849 M. karena pemimpinnya bernama Muhammad ibn Abdul Wahab. Bahkan sisa-sisanya masih terasa hingga kini. rubbubiyah. Di masa pemerintahan Abdullah ibn Muhammad ibn Muammar dan mengajar fiqh dan hadis di masjid kota tersebut. ayahnya bernama Abdul Hasan Khoirullah yang berasal dari Turki. gerakan mereka berkembang menjadi gerakan politik. Namun. Ia mulai belajar agama dari Ayahnya sendiri dengan membaca dan menghafal al-Qur’an.

kepada suku Umar Bin Khatab. Selain sektor pendidikan. pemberantasan khurafat dan bid'ah. penguasaan sains dan tekhnologi. Adapun ide-ide pembaharuannya adalah: menumbuhkan sikap aktif dan dinamis di kalangan umat. serta pemerintahan yang bersistem khalifah. kemudian di madrasah ar Rasyidiah di Tropoli. Muhammad Rasyid Ridho Rasyid Ridho dilahirkan di al Qalamun. memberantas khurafat dan bid'ah. kekuasaan Negara harus dibatasi oleh konstitusi. Murodi dalam tulisannnya menambahkan analisisnya bahwa ide-ide pemikiran Abduh diantaranya adalah: pembukaan pintu ijtihad. Sejak kecil ia tekun belajar dan melanjutkan studinya di al Azhar. proyek pembaharuan Abduh menurut professor sejarah Islam di University of Massachuussets adalah politik dan ranah social keluarga yaitu peran wanita[21]. Jamaluddin al-Afghani Jamaluddin lahir di Afganisan tahun 1839 dan meninggal di Istanbul tahun 1897. pada tanggal 23 September 1865 M. memberikan dampak positif bagi perkembangan pemikiran dalam dunia Islam. rasionalitas dalam penafsiran al Qur'an dan Hadis. Oleh karena itu. di pesisir laut Tengah.[22] C. ide-ide pembaharuan yang dibawa Abduh. Diantara pembaharuannya adalah: pembaharuan dalam bidang agama. usaha pembaharuan yang dilakukan lewat pendidikan di al-Azhar tidak berhasil. Pembaharuan dalam Bidang Politik a. ia memasukkan kurikulum filsafat dalam pendidikan di alAzhar. upaya ini dilakukan untuk mengubah cara berpikir orang-orang al-Azhar. ia menjadi 11 . Ia termasuk pembaharu yang berpengaruh di dunia Islam. 2. Selanjutnya beliau melanjutkan pendidikan tingginya di al Azhar 1898 M dan berguru pada Muhammad Abduh. Meskipun begitu. social. ekonomi. mengajak untuk meninggalkan sikap fatalisme (jabariyah). penghargaan terhadap 'akal' (Rasionalitas). Saat usia 25 tahun. Disamping tiu. Akan tetapi usahanya ini mendapat tantangan keras dari para syekh al Azhar lainnya yang masih berpikiran kolot. Abduh termasuk anak yang cerdas. Pendidikan bermula di madrasah al Kitab al Qalamun. memodernisasikan sistem pendidikan Islam di al Azhar.[20] Sebagai rektor al-Azhar. Serta pahampaham yang dibawa tarekat. meskipun ia bersal dari keluarga petani miskin di Mesir.

Setelah dewasa Ali Pasya bekerja sebagai pemungut pajak dan karena rajin bekerja beliau disukai oleh gubernur yang akhirnya diangkat menjadi menantu. mensucikan hati. dan pada tahun 1864 menjadi penasehat Sir Ali Khan. ia berpindah-pindah kewarganegaraan. Sebab-sebab lain adalah perpecahan di kalangan umat Islam sendiri. sehingga tidak mempunyai waktu untuk sekolah dengan demikian beliau tidak pandai baca tulis. Dalam pola pikirnya. Sultan Turki mengirim bantuan tentara ke Mesir. maka ia lebih baik meninggalkan negerinya dan pergi menuju ke India. Pada waktu penyerangan Napoleon ke Mesir. persaudaraan sesame umat Islam sedunia. yang dikenal dengan Pan Islamisme. Muslim entah dari bangsa mana datangnya. Pernah ke Paris dan Turki. kemudian beberapa tahun di akui sebagai the founder of modern egypte. walau pada mulanya kecil akan berkembang dan diterima oleh suku dan bangsa lain seagama selagi ia masih menegakkan hukum agama. tetapi karena ikatan agama.[23] b. Ide yang terahir inilah merupakan ide orisianal darinya. Ajaran qada’ dan qadar telah berubah menjadi ajaran fatalisme yang menyebabkan umat menjadi statis. Selain itu. salah satu sebabnya adalah meninggalkan ajaran-ajaran Islam yang sebenarnya. yaitu lemahnya persaudaraan antar umat Islam dan lain-lain. Berasal dari Turki. ia menegaskan bahwa solidaritas sesama muslim bukan karena ikatan etnik maupun rasial. Karena kalah melawan Inggris. di antara perwiranya adalah Muhammad Ali Pasya yang ikut melawan Napoleon pada tahun 1801[24]. kelahiran Yunani pada tahun 1765 dan wafat pada tahun 1849. Serta pernah diangkat sebagai Perdana Menteri oleh Muhammad A’zam Khan beberapa tahun kemudian. Untuk mengatasi semua itu. berkorban untuk kepentingan umat. setelah itu diangkat menjadi colonel dan mulai saat itu Ali Pasya 12 .pembantu Pangeran Dost Muhammad Khan di Afganistan. Sejak kecil beliau telah bekerja keras untuk keperluan hidupnya. Inggris sudah ikut campur dalam urusan nergeri Afganistan. maka Jamaluddin termasuk salah satu orang yang menentangnya. Muhammad Ali Pasya Muhammad Ali Pasya adalah orang pertama yang membuka jalan pembaharuan di Mesir. pemerintahan otokratis harus diubah menjadi demokratis. Dan persatuan umat harus diwujudkan sehingga umat akan maju sesuai tuntutan zaman. Sejak itulah. Ketika menjadi Perdana Menteri. ia berpendapat bahwa kemunduran umat Islam. Perpindahan itu juga dalam rangka membangkitkan umat Islam. memuliakan ahlak. menurutnya umat Islam harus kembali kepada ajaran Islam yang benar.

tetapi beliau seorang yang cerdas dan merupakan sosok ambisius menjadi penguasa umat Islam. ekonomi dan pendidikan. berpegang pada agama dan akhlak budi pekerti. Akhirnya Muhammad Ali dan keturunannya menjadi raja di Mesir kurang lebih 1.[26] Pada tahun 1836 didirikan sekolah penerjemah yang kemudian dikepalai oleh al Tahtawi. dan setelah kembali diangkat menjadi sebagai guru bahasa Perancis dan penerjemahan di sekolah kedokteran. al Tahtawi Nama aslinya adalah Rifa'ah Badhawi Rafi' al Tahtawi. Seorang pembaharu yang mempunyai pengaruh besar pada abad ke-19 dan seorang yang sangat berpengaruh dalam usaha-uasaha gerakan pembaharuan yang dilakukan oleh Muhammad Ali Pasya. khususnya dalam bidang pendidikan. Pembaharuan dalam Bidang Pendidikan a. kebiasaan dictator raja seharusnya diganti dengan 13 . persatuan. al Tahtawi menghendaki agar para ulama selalu mengikuti perkembangan dunia modern dan mempelajari berbagai ilmu pengetahuan modern. Ide-ide pembaharuan yang dilontarkan al Tahtawi: ajaran Islam tidak hanya monoton mengurusi Tuhan akan tetapi kehidupan social juga harus seimbang. Akhir kekuasaanya pada tahun 1953. usahanya adalah memperbaiki tradisi. Beliau bukan seorang penganut sekuler.[25] 3. Keambisiusannya itu tampak dalam pembaharuan yang dilakukan terhadap kemajuan umat Islam. Ini mengandung arti bahwa pintu ijtihad tetap dibiarkan terbuka lebar. kewanitaan dan memperbaiki literature. seperti membangun kekuatan militer. Tujuan dari pendidikan menurutnya adalah membentuk manusia berkepribadian patriotic dengan istilah hubbul wathon yaitu mencintai tanah air. Akan tetapi ia keasikan dengan kekuasaannya dan bertindak diktator.menjadi penguasa tunggal di Mesir. Dalam hal agama dan peranan ulama. meningkatkan bidang pemerintahan. diantaranya: perkembangan politik dalam negeri maupun luar negeri. Beliau menginginkan Mesir maju seperti dunia Barat.5 abad lamanya. namun tetap dijiwai oleh agama dalam segala aspek. serta bersedia mengorbankan jiwa dan harta untuk mempertahankan kemerdekaan. lahir pada tahun 1801 di Mesir Selatan. Salah satu jalan untuk kesejahteraan menurutnya adalah. wafat tahun 1873 di Kairo. untuk itu pendidikan merupakan sarana penting. Al Tahtawi belajar di al Azhar Mesir. Jika diteliti Muhammad Ali Pasya tidak pandai baca tulis. tunduk dan mematuhi undang-undang. Perasaan patriotic itu akan menimbulkan rasa kebangsaan.

14 . syari'at harus sesuai dengan perkembangan modern. Umat Islam harus dinamis. pendidikan harus bersifat social (termasuk tidak ada pembedaan bagi perempuan). para ulama harus belajar filsafat dan ilmu pengetahuan agar syari'at sesuai dengan kehidupan modern.musyawarah.

Pembaharuan lainnya disusul dari berbagai macam bidang. Kesimpulan Wajah peradaban Islam era modern mempunyai beberapa kategori. mengajak untuk meninggalkan sikap fatalisme (jabariyah). Pertama kategori sebagai masa kemerdekaan negara Islam. Dalam tahun-tahun terakhir ini banyak negara muslim yang telah merdeka. serta pemerintahan yang bersistem khalifah. Pembaharuan yang dilakukan diantaranya. 15 .. pemberantasan khurafat dan bid'ah. bidang Akidah diprakarasai oleh mantan Muhammad ibn Abdul Wahhab disusul oleh mantan Rektor al-Azhar Mesir. Pada abad ke-18 dan 19. ia menghendaki agar para ulama selalu mengikuti perkembangan dunia modern dan mempelajari berbagai ilmu pengetahuan modern. Berbagai bidang masih mewarnai pemikiran tokoh ini. Ini mengandung arti bahwa pintu ijtihad tetap dibiarkan terbuka lebar. pendidikan merupakan sarana penting untuk meraih sejahtera. Bidang Pendidikan.BAB IV PENUTUP A. Dia diakui sebagai the founder of modern egypte. pendidikan. Menurutnya. era modern diwarnai dengan kemerdekaan negara-negara Islam. Dalam hal agama dan peranan ulama. Baik itu politik. Keduanya melakukan pembaharuan untuk menumbuhkan sikap aktif dan dinamis di kalangan umat. perkembangan politik dalam negeri maupun luar negeri. Pembaharuan tersebut dipelopori oleh beberapa tokoh. Selain itu. pelopornya al Tahtawi. Bersamaan dengan itu muncul pula organisasi-organisasi dan partai-partai nasional yang mendasarkan bentuk-bentuk pemerintahan pada prinsip-prinsip syari'at Islam. Kedua. tujuan dari pendidikan adalah membentuk manusia berkepribadian patriotic dengan istilah hubbul wathon yaitu mencintai tanah air. Muhammad Abduh dan muridnya Muhammad Rasyid Ridho. penguasaan sains dan tekhnologi. diantaranya. Semisal bidang politik dipelopori oleh Muhammad Ali Pasya. Dalam kategori ini terdapat beberapa konstribusi yang masih exist bahkan dikembangkan. masa pembaharuan Islam. rasionalitas dalam penafsiran al Qur'an dan Hadis.

Saran-saran Penyusun menyadari bahwa telaah ini belum cukup mampu megungkap secara detail dan komprehensif. Untuk itu kiranya perlu dilanjutkan dan dikembangkan lebih jauh studi-studi lain mengenai kajian sejarah peradaban Islam modern secara lebih utuh dan memadai. juga faktor keterbatasan akses penyusun terhadap tulisan-tulisan yang tersebar di berbagai media. Hal ini karena sejarah peradaban Islam modern tidak terlalu banyak diteliti orang.B. Demikianlah kajian sejarah peradaban Islam modern dilakukan dalam rangka usaha mengkaji lebih mendalam seputar perkembangan sejarah Islam dan semoga memberikan kontribusi bagi pengembangan pemikiran Islam dan kemajuan Islamic Studies 16 .

. 1999 Hasan.. 1990 Yatim. Anton.. Yusron. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Riaz. Salim. 1985 Pioneeers of Islamic Reviva. 1991 Mufrodi. Bandung: Mizan 1996 Surakhmad. Semarang: Toha Putra. 1979 Noer. Pengantar Penelitian Ilmiah: Dasar dan Metode Teknik. Deliar. 1990 Bekker. Sejarah Peradaban Islam.. Islam dari Konservatisme sampai Fundamentalisme. Jakarta: UI Press. Gerakan Modern Islam di Indonesia 1900-1942. Yayasan Obor Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher. Jakarta: Bulan Bintang.. Islam Ditinjau dari Berbagai Aspeknya. pengantar: Harun Nasution Sabaruddin. Metodologi Penelitian Filsafat. Harun. 1985 Karim... Bandung: Tarsio. 1996 Perkembangan Modern dalam Islam. Beberapa Pandangan Tentang Pembentukan Negara Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. M. Abdul. Jakarta: LP3ES. 2003 17 . 1997 Nasution. Zainal Abidin. Sejarah Islam dan Umatnya Sampai Sekarang: Perkembangannya dari Zaman ke Zaman. Sejarah Kebudayaan Islam. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam. Ali. 1995 Azzam. Pengantar Studi Pemikiran dan Gerakan Pembaharuan dalam Dunia Islam.. 1997 Murodi.. Bandung: Mizan. Para Perintis Zaman baru Islam. 2207 Moeleng. 1979 Asmuni. edisi Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Yogyakarta: Kanisius... ter: Ilyas Hasan. Islam di Kawasan Kebudayaan Arab. Badri. Lexi J. dan Ahmad Charis Zubair.DAFTAR PUSTAKA Ahmad. Jakarta: Rajawali Press. Winarno..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful