VISI 2015 ”Menjadi Kampus Miniatur Peradaban Islam” MISI
     

Mewujudkan masyarakat berjama’ah, bersyariah, unggul dan berpengaruh Mengerakkan dakwah dan rekrutmen anggota baru Hidayatullah Menyelengarakan pendidikan integral berbasis tauhid Menyelenggarakan pasar syari’ah dan ekonomi keumatan dan berdaya saing Memberdayakan kaum dhu’afa dan mustad’afin Mengembangkan lingkungan kampus yang alami, ilmiah dan Islamiyah

mereka pun bergabung dan menrintis pendirian Pesantren Hidayatullah Surabaya pada 1986. Tertarik dengan pola pembinaan Pesantren Hidayatullah di Kalimantan Timur oleh Ust. .Berawal dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat Islam saat itu. Abdullah Said (pendiri Hidayatullah). Beberapa mahasiswa muslim di Surabaya berinisiatif membentuk suatu konsep pembinaan umat yang berdimensi pada nilai-nilai Tauhid.

tazkiyatun nufus sebagai bekal berdakwah Al Muddatsir. berdakwah memperjuangkan nilai Islami Al Fatihah. membentuk peradaban Islam yang Kaffah . membentuk paradigma berfikir yang Qur’ani Al Muzammil. Sistematika Nuzulnya Wahyu  Adalah sebuah pola perjuangan dengan menjadikan urutan turunnya al Qur’an sebagai pola pengkaderan:  Al Alaq berarti Ikrar Bertauhid     (Syahadat) Al Qalam.

    Pada dekade awal pesantren Hidayatullah Surabaya banyak menugaskan santri-santri untuk merintis pendirian pesantren Hidayatullah terutama di kawasan Jawa-Bali-Nusa Tenggara Saat ini hampir disetiap Kabupaten/Kota di kawasan tersebut telah berdiri cabang Pesantren Hidayatullah Sejak 2000. tugas dakwah diberikan pada semua lulusan STAI Luqman al Hakim PP Hidayatullah Surabaya ke seluruh Indonesia. .

Abdurrahman (19861998) (alm) Drs. Ainur Rofiq (2003-2007). Drs Ali Imron. M. Mohamad Nur Fuad.A. Drs.Si. H. H. (2007-2011) Drs.Si (1998-2000). (2011 – sekarang) . H. M. M. (alm) H. Rahmad Rahman.Ag. Hamam (2000-2001). Hasan Rofidi (2001-2002).        Drs. Ir. Miftahuddin. H. (2002-2003). Ec. M. H.

penghayatan serta implentasi dalam pola sikap. atas realitas kehidupan. tujuan dan rujukan serta keberadaan pencipta. ketergantungan. pemahaman. Budaya yang dibangun: Islamiyah. Ilmiah dan Alamiyah .  Sistem Pendidikan yang didasarkan pada pandangan kehidupan. pengaruh. serta entitas dari realitas tersebut akan adanya penciptaan. ucap dan tindakan (iman).

Aqliyah Intelektu al Ruhiy ah Spiritu al INSA N KAM IL Jismiyah Ketrampil an .

        Masjid Aqshal Madinah Komplek Pendidikan per Jenjang Pendidikan Komplek Asrama Santri Komplek Rumah Ustadz/ustadzah Perpustakaan Laboratorium Komputer Hotspot/wi-fi Area Play Ground .

    Pendidikan anak usia dini dengan konsep sentra. Jam belajar 07:25 – 13:00 Ada dua unit di Surabaya dan satu di Sidoarjo Jumlah santri 318 anak Diasuh oleh 52 Ustadzah .

.

Santri diasuh sejak 07:25-16:00 Proses pembelajaran dilakukan seinovatif mungkin untuk menyentuh semua aspek perkembangan santri. Jumlah santri 529 anak yang terbagi dalam 18 kelas. Sejak kelas 5 (usia baligh awal) kelas putra dan putri dipisah. Ustadz/ustadzah pengasuh 86 orang .    Jenjang pendidikan dasar dengan sistem full day.

.

Tataboga. 07:15 – 16:00 Kurikulum dilengkapi dengan materi Keputrian (Pengembangan Diri Muslimah). Kesehatan Reproduksi dan Keluarga. Jumlah santri 61 orang .   Jenjang Pendidikan menengah pertama khusus putri dengan sistem fullday.

.

Jumlah santri 232 anak Diasuh oleh 42 ustadz Untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. saat ini sedang dibangun satu gedung baru 4 lantai . Siswa wajib tinggal di asrama. Dengan sistem ini.     Untuk tingkat menengah pertama maupun menengah atas diterapkan sistem asrama (boarding school). mengaplikasikannya dalam bimbingan guru dan belajar untuk hidup madiri. Kurikulum terintegrasi antara materi umum dan diniyah. siswa memiliki waktu yang memadai untu memahami ajaran Islam lebih dalam.

.

.

     Jenjang pendidikan tinggi dengan sistem boarding. Jurusan: Dakwah dan Tarbiyah Lulusan langsung ditugaskan untuk mengembangkan pendidikan dan dakwah di seluruh Indonesia (melalui jaringan Hidayatullah) atau merintis pendirian pesantren di daerah baru Lebih dari 250 alumni telah ditugaskan Santri saat ini 129 orang .

100 90 80 70 60 99 56 52 50 40 30 20 10 0 5 16 4 30 23 13 11 15 2 .