KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN JAKARTA I JURUSAN KEBIDANAN 2010

Our group are
 Febriana Sekar Wijayanti

 Meliani

ABORSI
aborti

Pengartian Aborsi

The Meaning of Abortion

atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Ini adalah suatu proses pengakhiran hidup dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh. . Aborsi adalah tindakan penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum usia 20 minggu kehamilan).  Menggugurkan kandungan atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah “abortus”. bukan semata untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dalam keadaan darurat tapi juga bisa karena sang ibu tidak menghendaki kehamilan itu.  Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Berarti pengeluaran hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sel sperma) sebelum janin dapat hidup di luar kandungan.

 Penghentian kehamilan pada usia dimana janin sudah mampu hidup mandiri di luar rahim ibu (lebih dari 21 minggu usia kehamilan). Gugur kandungan atau aborsi (bahasa Latin: abortus) adalah berhentinya kehamilan sebelum usia kehamilan 20 minggu yang mengakibatkan kematian janin. Apabila janin lahir selamat (hidup) sebelum 38 minggu namun setelah 20 minggu. maka istilahnya adalah kelahiran prematur. bukan lagi tindakan aborsi tetapi pembunuhan janin atau infantisida .

 Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. sementara "aborsi" digunakan untuk induced abortion.  Dalam bahasa sehari-hari.000 gram. Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. . karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. istilah "keguguran" biasanya digunakan untuk spontaneous abortion.

Jenis Aborsi Tipe Of Abortion .

Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneous : a. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta . b. yaitu: 1. Aborsi spontan adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong.Dalam dunia kedokteran dikenal 3 macam aborsi.

Missed abortion. f. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Abortus iminen. adalah abortus yang disertai infeksi genital. e. Abortus infeksious dan abortus septic. . Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih.c.

Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. ini terbagi menjadi dua: a. b.2. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. . yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu.

. calon ibu yang sedang hamil tetapi mempunyai penyakit darah tinggi menahun atau penyakit jantung yang parah yang dapat membahayakan baik calon ibu maupun janin yang dikandungnya. Tetapi ini semua atas pertimbangan medis yang matang dan tidak tergesa-gesa. Aborsi terapeutik / medis adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik. Sebagai contoh.3.

Tindakan Aborsi the act of abortion by .

sebab pengurutan belum tentu membuahkan hasil yang diinginkan dan kemungkinan malah membawa cacat bagi janin dan trauma hebat bagi calon ibu. Memasukkan benda benda runcing yang dapat menusuk alat kelamin dan mengurut perut calon ibu untuk mengeluarkan secara paksa janin dalam kandungannya. Seorang dukun beranak biasanya melaksanakan aborsi dengan cara memberi ramuan obat pada calon ibu. bidan atau dukun beranak. Hal ini sangat berbahaya. yaitu:  Aborsi dilakukan sendiri Aborsi yang dilakukan sendiri misalnya dengan cara memakan obat-obatan yang membahayakan janin.  Aborsi dilakukan orang lain Orang lain disini bisa seorang dokter. atau dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang dengan sengaja ingin menggugurkan janin. Cara-cara yang digunakan juga beragam.Ada 2 macam tindakan aborsi. .

atau dibakar di tungku . dikubur di tanah kosong. yaitu: 1. 4. diremukkan didalam kandungan Bayi dipotong-potong tubuhnya agar mudah dikeluarkan Potongan bayi dikeluarkan satu persatu dari kandungan Potongan-potongan disusun kembali untuk memastikan lengkap dan tidak tersisa Potongan-potongan bayi kemudian dibuang ke tempat sampah / sungai. 3. 5. Bayi dibunuh dengan cara ditusuk atau 2.Aborsi yang dilakukan seorang dokter atau bidan pada umumnya dilakukan ada 5 tahapan.

.

.

.

.

.

.

Resiko Aborsi abortion risk .

Resiko kesehatan dan keselamatan fisik  Kematian mendadak karena pendarahan hebat  Kematian mendadak karena pembiusan yang      gagal Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan Rahim yang sobek (Uterine Perforation) Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita) Kanker indung telur (Ovarian Cancer) .

 Kanker leher rahim (Cervical Cancer)  Kanker hati (Liver Cancer)  Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya  Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)  Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)  Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis) .

Resiko kesehatan mental  Kehilangan harga diri (82%)  Berteriak-teriak histeris (51%)  Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)  Ingin melakukan bunuh diri (28%)  Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)  Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%) .

Aspek Hukum Tindakan Aborsi Legal Aspects of .

 Wanita yang menggugurkan kandungan  Orang lain yang menggugurkan kandungan si wanita  Orang lain yang membantu atau turut serta menggugurkan kandungan si wanita  Orang yang menyuruh menggugurkan kandungan siwanita .

Hukum Aborsi law on abortion .

aborsi adalah tindakan melanggar hukum.  Undang-undang RI No. 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang menjelaskan dengan alasan apapun. Sampai saat ini masih diterapkan.  Undang-Undang RI No. 23 Tahun 1992 tentang kesehatan yang menuliskan dalam kondisi tertentu. bisa dilakukan tindakan medis tertentu (aborsi). . 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan.Aturan aborsi di Indonesia yang berlaku hingga saat ini yaitu :  Undang-Undang RI No.

00 ( lima ratus jutarupiah ).000.  Dengan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan atau suami atau keluarganya  Pada sarana kesehatan tertentu 3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tindakan medis tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 ( limabelas ) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 2) Tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan :  Berdasarkan indikasi medis yang mengharuskan diambilnya tindakan tersebut. 1) .  Oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu dan dapat dilkaukan sesuai dengan tanggung jawab profesi serta berdasarkan pertimbangan tim ahli.000.Pasar 15 UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan : Dalam Keadaan darurat sebagai upaya untuk menyelamatkan jiwa ibu hamil dan atau janinnya. 500. dapat dilakukan tindakan medis tertentu.

Solusi Aborsi abortion solution .

Aborsi bukanlah suatu solusi sama sekali. yaitu: Keluarga dekat atau anggota keluarga lain. tenangkan pikiran anda. Aborsi akan membuahkan masalah-masalah baru yang bahkan lebih besar lagi bagi anda – di dunia dan di akhirat. Ada beberapa pihak yang dapat diminta bantuannya dalam hal menangani masalah aborsi ini. Saudara-saudara seiman Organisasi-organisasi pelayanan keagamaan Orang-orang lain yang bersedia membantu secara pribadi     .Jika anda sedang memikirkan untuk melakukan aborsi.

Jika anda benar-benar tidak menginginkan anak tersebut. carilah orangorang dekat yang bersedia untuk menerimanya sebagai anak angkat. tante atau saudara-saudara dekat lainnya. Jika saat ini anda merasa tidak sanggup membiayai kehidupan dia. om. Minta bantuan mereka untuk mendampingi di saat-saat yang sukar ini. . aborsi bukanlah jalan keluar. Apapun alasan anda. Orang tua. Jika keluarga tidak memungkinkan. hubungi orang-orang lain yang disebutkan di daftar diatas.Pertama-tama. Setiap bayi yang dilahirkan. berdoalah agar Tuhan memberikan jalan keluar. hubungi keluarga terlebih dahulu. selalu dipersiapkan Tuhan segala sesuatunya untuk dia. kakak.

Galerry Photo Of Abortion .

.

.

.

.

.

.

.

.

Video Pengakuan Pelaku Aborsi .

The End &Thank You .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful