PANDUAN GURU MATA PELAJARAN

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran
Di Sekolah Menengah Pertama

2010

Kementerian Pendidikan Nasional
i

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

JUDUL ........................................................................................... ................ KATA PENGANTAR ................................................................................. ... DAFTAR ISI ................................................................................................. .. BAGIAN I. PANDUAN UMUM ................................................................ A. Latar Belakang ............... ……………………………............ B. Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran ............................................................. ....... C. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ........ 1. Perencanaan Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ... 2. Pelaksanaan Pembelajaran ........................................... D. Nilai-nilai Karakter untuk SMP.......................................... E. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran .................................................................... F. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter ................ 1. Konstruktivisme (Constructivism) ................................. 2. Bertanya (Questioning) ................................................... 3. Inkuiri (Inquiry) ............................................................. 4. Masyarakat Belajar (Learning Community) .................... 5. Pemodelan (Modeling) ................................................... 6. Refleksi (Reflection) ........................................................ 7. Penilaian Otentik (Authentic

i ii iii

1 1 2 2 2 6 7 10 11 12 12 13 13 14 15 15 16 16 16

iii

.................... PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A........................................ Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter 2................................................. 1...... b............................... Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) ...................... 4................ Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) .. 5.......... a. Kreatif............................ Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ............................. G............. Pemodelan .... 2.......................... BAGIAN II... .. ...................................................... 6......... Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter ........... Efektif... C................................................................ 3................ Pembelajaran Afektif .. Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter . 1........... 2....... dan Menyenangkan) .... Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran 18 18 24 24 24 25 25 26 26 28 28 32 32 51 64 iv ................ Strategi Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ....... Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan .............. ..................... B....... Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) .........Assessment) . 1. Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif....................... Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ........ Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam .................. Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ....................................................

.................................................. LAMPIRANLAMPIRAN .dilaksanakan ................ 65 67 v ..................................................... DAFTAR BACAAN ............................................................................................ Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan .................................................... c...................

Latar Belakang Pasal 3 Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pengembangan karakter peserta didik perlu melibatkan lebih banyak lagi mata pelajaran. yaitu Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Pendidikan karakter dilakukan secara terintegrasi ke dalam semua mata pelajaran. Selain itu. Ketiga. sehat. terutama melalui dua mata pelajaran Pendidikan Agama dan PKn. kegiatan pembinaan kesiswaan dan pengelolaan sekolah dari hari ke hari perlu juga dirancang dan dilaksanakan untuk mendukung pendidikan karakter. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Namun demikian. Sebenarnya pendidikan karakter bukan hal yang baru dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. salah satu program utama Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan mutu proses dan output pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan pendidikan karakter. telah diupayakan inovasi pendidikan karakter. kreatif.” Sehubungan dengan hal tersebut. kegiatan pembelajaran pada kedua mata pelajaran tersebut pada umumnya belum secara memadai mendorong terinternalisasinya nilai-nilai oleh masing-masing peserta didik sehingga ia berperilaku dengan karakter yang baik. pembinaan watak melalui kedua mata pelajaran tersebut belum membuahkan hasil yang memuaskan karena beberapa hal.BAGIAN I PANDUAN UMUM A. Pada saat ini. Integrasi yang dimaksud meliputi pemuatan nilainilai ke dalam substansi pada semua mata pelajaran dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang memfasilitasi 1 . Inovasi tersebut adalah: 1. setidak-tidaknya sudah ada dua mata pelajaran yang diberikan untuk membina akhlak dan budi pekerti peserta didik. bahkan semua mata pelajaran. Merespons sejumlah kelemahan dalam pelaksanaan pendidikan akhlak dan budi pekerti. menggantungkan pembentukan watak peserta didik melalui kedua mata pelajaran itu saja tidak cukup. mandiri. Kedua. berakhlak mulia. Pertama. berilmu. cakap. kedua mata pelajaran tersebut cenderung baru membekali pengetahuan mengenai nilai-nilai melalui materi/substansi mata pelajaran.

Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran Yang dimaksud dengan pendidikan karakter secara terintegrasi di dalam proses pembelajaran adalah pengenalan nilai-nilai. selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. perlu disusun panduan pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi ke dalam pembelajaran di SMP. Oleh karena itu. 3. Dengan demikian. hingga evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran.2. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. terutama ketika guru menggunakan Buku Sekolah Elektronik (BSE). Selain itu. Perencanaan Pembelajaran Pada tahap perencanaan dilakukan analisis SK/KD. 1. C. pelaksanaan. menyadari/peduli. Integrasi Pendidikan Karakter dalam 2 . dalam rangka membina pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam seluruh mata pelajaran. B. pengembangan silabus. dan penginternalisasian nilai-nilai ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran. fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai. penyusunan RPP. dan menginternalisasi nilai-nilai serta menjadikannya perilaku. pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan pengelolaan semua urusan di sekolah yang melibatkan semua warga sekolah. dan penyiapan bahan ajar. juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal. kegiatan pembelajaran. Pendidikan karakter juga diintegrasikan ke dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan. dipraktikkannya nilai-nilai dalam setiap aktivitas pembelajaran di dalam dan di luar kelas untuk semua mata pelajaran. Pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam semua mata pelajaran (sebagaimana dimaksud oleh butir 1 di atas) merupakan hal yang baru bagi sebagain besar SMP di Indonesia.

indikator pencapaian. Keempat. penyusunan RPP dalam rangka pendidikan karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran dilakukan dengan cara merevisi RPP yang telah ada. Kedua. dan/atau teknik penilaian. rumusan tujuan pembelajaran direvisi/diadaptasi. Pada kolom tersebut diisi nilai(-nilai) karakter yang hendak diintegrasikan dalam pembelajaran. direvisi dan/atau ditambah agar sebagian atau seluruh kegiatan pembelajaran pada setiap tahapan memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan dan mengembangkan karakter. Kegiatan-kegiatan pembelajaran dalam setiap langkah/tahap pembelajaran (pendahuluan. inti. Sebagaimana langkah-langkah pengembangan silabus. kegiatan pembelajaran. langkah-langkah pembelajaran direvisi. yaitu: (1) rumusan tujuan pembelajaran yang telah ada direvisi hingga satu atau lebih tujuan pembelajaran tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif dan psikomotorik. juga mengembangkan karakter. Perlu dicatat bahwa identifikasi nilai-nilai karakter ini tidak dimaksudkan untuk membatasi nilai-nilai yang dapat dikembangkan pada pembelajaran SK/KD yang bersangkutan. Revisi/adaptasi tujuan pembelajaran dapat dilakukan dengan dua cara. Teknik-teknik penilaian dipilih sehingga secara 3 . bagian penilaian direvisi. dan (2) ditambah tujuan pembelajaran yang khusus dirumuskan untuk karakter. tetapi dapat ditambah dengan nilai-nilai lainnya yang dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran (bukan lewat substansi pembelajaran). tetapi juga karakter. Setelah itu. Pertama.Analisis SK/KD dilakukan untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang secara substansi dapat diintegrasikan pada SK/KD yang bersangkutan. Pengembangan silabus dapat dilakukan dengan merevisi silabus yang telah dikembangkan dengan menambah komponen (kolom) karakter tepat di sebelah kanan komponen (kolom) Kompetensi Dasar. Ketiga. diadaptasi atau dirumuskan ulang menyesuaikan karakter yang hendak dikembangkan. pendekatan/metode pembelajaran diubah (bila diperlukan) agar pendekatan/metode yang dipilih selain memfasilitasi peserta didik mencapai pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan. Prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran aktif yang selama ini digalakkan aplikasinya oleh Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) sangat efektif mengembangkan karakter peserta didik. dan penutup). Revisi dilakukan dengan cara mengubah dan/atau menambah teknik-teknik penilaian yang telah dirumuskan. Nilai-nilai yang diisikan tidak hanya terbatas pada nilai-nilai yang telah ditentukan melalui analisis SK/KD.

MK: Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten). adaptasi dapat dilakukan dengan merevisi substansi pembelajarannya. Walaupun buku-buku tersebut telah memenuhi sejumlah kriteria kelayakan . dan penilaian diri sendiri. b. dewasa ini pemerintah telah membeli hak cipta sejumlah buku ajar dari hampir semua mata pelajaran yang telah memenuhi kelayakan pemakaian berdasarkan penilaian BSNP dari para penulis/penerbit.keseluruhan teknik-teknik tersebut mengukur pencapaian peserta didik dalam kompetensi dan karakter. d. Kelima. Cara lainnya adalah dengan mengadaptasi atau mengubah kegiatan belajar pada buku ajar yang dipakai. Banyak guru yang mengajar dengan semata-mata mengikuti urutan penyajian dan kegiatan-kegiatan pembelajaran (task) yang telah dirancang oleh penulis buku ajar. tanpa melakukan adaptasi yang berarti. penilaian antar teman. penyajian. sejalan dengan apa yang telah dirancang pada silabus dan RPP yang berwawasan pendidikan karakter. misalnya: a. BT: Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator). bahan ajar perlu diadaptasi. Melalui program Buku Sekolah Elektronik atau buku murah. Apabila guru sekedar mengikuti atau melaksanakan pembelajaran dengan berpatokan pada kegiatan-kegiatan pembelajaran pada buku-buku tersebut. 4 . Adaptasi yang paling mungkin dilaksanakan oleh guru adalah dengan cara menambah kegiatan pembelajaran yang sekaligus dapat mengembangkan karakter. Nilai dinyatakan secara kualitatif. Di antara teknik-teknik penilaian yang dapat dipakai untuk mengetahui perkembangan karakter adalah observasi. Oleh karena itu. bahan ajar disiapkan. Guru wajib menggunakan buku-buku tersebut dalam proses pembelajaran. Bahan/buku ajar merupakan komponen pembelajaran yang paling berpengaruh terhadap apa yang sesungguhnya terjadi pada proses pembelajaran.yaitu kelayakan isi. dan grafika – bahan-bahan ajar tersebut masih belum secara memadai mengintegrasikan pendidikan karakter di dalamnya. c. pendidikan karakter secara memadai belum berjalan. MB: Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten). MT: Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten). bahasa. Selain itu.

Peran peserta didik Dengan demikian. Komponen-komponen yang dimaksud adalah: a. Aktivitas Aktivitas belajar adalah apa yang dilakukan oleh peserta didik (bersama dan/atau tanpa guru) dengan input belajar untuk mencapai tujuan belajar. model. tetapi yang juga menguraikan nilai-nilai yang terkait dengan materi/pengetahuan tersebut. Contoh-contoh aktivitas belajar yang memiliki sifat-sifat demikian antara lain diskusi. grafik. kerja keras. dan sebagainya. diagram. benda sesungguhnya. perubahan/adaptasi kegiatan belajar yang dimaksud menyangkut perubahan pada komponen-komponen tersebut. saling menghargai. Aktivitas belajar yang dapat membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai adalah aktivitas-aktivitas belajar aktif yang antara lain mendorong terjadinya autonomous learning dan bersifat learner-centered. kegiatan belajar yang menanamkan nilai adalah apabila tujuan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengetahuan. dan sebagainya. guru perlu menambah orientasi tujuan setiap atau sejumlah kegiatan belajar dengan pencapaian sikap atau nilai tertentu. Peran guru f. Tujuan Dalam hal tujuan. b. rasa percaya diri. gambar. 5 . charta. tetapi juga sikap. Aktivitas d. Tujuan b. film.Sebuah kegiatan belajar (task). Oleh karenanya. Input Input dapat didefinisikan sebagai bahan/rujukan sebagai titik tolak dilaksanakannya aktivitas belajar oleh peserta didik. Pembelajaran yang memfasilitasi autonomous learning dan berpusat pada siswa secara otomatis akan membantu siswa memperoleh banyak nilai. Secara umum. kegiatan belajar yang potensial dapat mengembangkan karakter peserta didik memenuhi prinsip-prinsip atau kriteria berikut. c. Pengaturan (Setting) e. a. Input tersebut dapat berupa teks lisan maupun tertulis. Input yang dapat memperkenalkan nilai-nilai adalah yang tidak hanya menyajikan materi/pengetahuan. baik secara eksplisit atau implisit terbentuk atas enam komponen. misalnya kejujuran. Input c.

dan menginternalisasi karakter. f. berpasangan. Peran peserta didik Seperti halnya dengan peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar. saling menghargai. peserta didik harus diberi peran aktif dalam pembelajaran. ing madya mangun karsa (di tengah-tengah peserta didik guru membangun prakarsa dan bekerja sama dengan mereka). debat. menjadi peduli. guru yang dengan efektif dan efisien mengembangkan karakter siswa adalah mereka yang ing ngarsa sung tuladha (di depan guru berperan sebagai teladan/memberi contoh). Pernyataan eksplisit peran peserta didik pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. e. Setting waktu penyelesaian tugas yang pendek (sedikit).eksperimen. guru perlu melakukan inferensi terhadap peran peserta didik pada kebanyakan kegiatan pembelajaran. pengamatan/observasi. atau dalam kelompok. 6 . dan mengerjakan proyek. Agar peserta didik terfasilitasi dalam mengenal. Pernyataan eksplisit peran guru pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. dan lain-lain. Peran guru yang memfasilitasi diinternalisasinya nilai-nilai oleh siswa antara lain guru sebagai fasilitator. apakah secara individu. Pengaturan (Setting) Pengaturan (setting) pembelajaran berkaitan dengan kapan dan di mana kegiatan dilaksanakan. d. berapa lama. presentasi oleh siswa. motivator. peran peserta didik biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit juga. Mengutip ajaran Ki Hajar Dewantara. Peran-peran tersebut antara lain sebagai partisipan diskusi. guru perlu melakukan inferensi terhadap peran guru pada kebanyakan kegiatan pembelajaran apabila buku guru tidak tersedia. dan pemberi umpan balik. tut wuri handayani (di belakang guru memberi daya semangat dan dorongan bagi peserta didik). Peran guru Peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit. Karena cenderung dinyatakan secara implisit. partisipan. Karena cenderung dinyatakan secara implisit. Masingmasing setting berimplikasi terhadap nilai-nilai yang terdidik. pelaku eksperimen. Sementara itu kerja kelompok dapat menjadikan siswa memperoleh kemampuan bekerjasama. misalnya akan menjadikan peserta didik terbiasa kerja dengan cepat sehingga menghargai waktu dengan baik.

Kereligiusan Pikiran. pelaksana proyek. 2. perilaku guru sepanjang proses pembelajaran harus merupakan model pelaksanaan nilai-nilai bagi peserta didik. INTERVENSI Contextual Teaching and Learning Pendahul uan Inti: Eksplorasi Elaborasi Konfirmasi Penutup HABITUASI Diagram 1. 7 . Sebagaimana disebutkan di depan. Menanamkan semua butir nilai tersebut merupakan tugas yang sangat berat. dan penutup. Untuk tingkat SMP. berikut menggambarkan penanaman karakter melalui pelaksanaan pembelajaran. Selain itu. inti. Pelaksanaan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dari tahapan kegiatan pendahuluan. yaitu: 1.penyaji hasil-hasil diskusi dan eksperimen. nilai-nilai utama tersebut disarikan dari butir-butir SKL. dipilih dan dilaksanakan agar peserta didik mempraktikkan nilai-nilai karakter yang ditargetkan. dsb. perlu dipilih nilai-nilai tertentu sebagai nilai utama yang penanamannya diprioritaskan.1. Nilai-nilai Karakter untuk SMP Ada banyak nilai (sekitar 80 butir) yang dapat dikembangkan pada peserta didik. perkataan.1. dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan/atau ajaran agamanya. prinsip-prinsip Contextual Teaching and Learning disarankan diaplikasikan pada semua tahapan pembelajaran karena prinsip-prinsip pembelajaran tersebut sekaligus dapat memfasilitasi terinternalisasinya nilai-nilai. Oleh karena itu. Diagram 1. Penanaman Karakter melalui Pelaksanaan Pembelajaran D.

Berjiwa kepemimpinan Kemampuan mengarahkan dan mengajak individu atau kelompok untuk mencapai tujuan dengan berpegang pada asas-asas kepemimpinan berbasis budaya bangsa. Berpikir logis. gagasan menjadi tindakan 11. 9. tindakan. dan inovatif Berpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki. 8 . bersikap. 8. dan pekerjaan. 6. kreatif. Kejujuran Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. Kecerdasan Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu tugas secara cermat. dan cepat. 3. Kedemokratisan Cara berfikir. dan tatanan) di sekitar dirinya. alam. 5. tepat. 10. Ketangguhan Sikap dan perilaku pantang menyerah atau tidak pernah putus asa ketika menghadapi berbagai kesulitan dalam melaksanakan kegiatan atau tugas sehingga mampu mengatasi kesulitan tersebut dalam mencapai tujuan. Kepedulian Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah dan memperbaiki penyimpangan dan kerusakan (manusia. Kemandirian Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 7.2. Berorientasi pada tindakan Kemampuan untuk mewujudkan nyata. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Keberanian mengambil risiko Kesiapan menerima risiko/akibat yang mungkin timbul dari tindakan nyata. 4. kritis. baik terhadap diri dan pihak lain.

Cinta ilmu Cara berpikir. masyarakat. Kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain Sikap tahu dan mengerti serta melaksanakan apa yang menjadi milik/hak diri sendiri dan orang lain serta tugas/kewajiban diri sendiri serta orang lain. bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. negara dan Tuhan YME. dilihat. dan budaya). 16. Keingintahuan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya. Gaya hidup sehat Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. Percaya diri Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhadap pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya. sosial. 13. 18. Tanggung jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan. 21. dan penghargaan yang tinggi terhadap pengetahuan. lingkungan (alam. 14.12. Kedisiplinan Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. dan didengar. terhadap diri sendiri. Menghargai karya dan prestasi orang lain 9 . 15. Kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial Sikap menurut dan taat terhadap aturan-aturan berkenaan dengan masyarakat dan kepentingan umum. kepedulian. 19. 17. Kerja keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya. 20.

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. Dengan kata lain. budaya. 24. 4. penanaman nilai menjadi sangat berat. Kereligiusan Kejujuran Kecerdasan Ketangguhan Kedemokratisan Kepedulian Keenam butir nilai tersebut ditanamkan melalui semua mata pelajaran dengan intensitas penanaman lebih dibandingkan penanaman nilai-nilai lainnya. Oleh karena itu. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. perlu dipilih sejumlah nilai utama sebagai pangkal tolak bagi penanaman nilai-nilai lainnya pada setiap mata pelajaran. dan agama. bersikap. adat. suku. E. tidak setiap mata pelajaran diberi integrasi semua butir nilai tetapi beberapa nilai utama saja walaupun tidak berarti bahwa nilai-nilai yang lain tersebut tidak diperkenankan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran tersebut. 23. kepedulian.1 10 . Kesantunan Sifat yang halus dan baik dari sudut pandang tata bahasa maupun tata perilakunya ke semua orang. dan mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain. Nasionalisme Cara berfikir. ekonomi. 5. yaitu: 1. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. 2. enam butir dipilih sebagai nilai-nilai pokok sebagai pangkal tolak pengembangan. 22. 6. budaya. sosial. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran Apabila semua nilai tersebut di atas harus ditanamkan dengan intensitas yang sama pada setiap mata pelajaran. 3. sifat. dan politik bangsanya. Di antara butir-butir nilai tersebut di atas. Menghargai keberagaman Sikap memberikan respek/hormat terhadap berbagai macam hal baik yang berbentuk fisik. lingkungan fisik. Tabel 1. Dengan demikian setiap mata pelajaran memfokuskan pada penanaman nilai-nilai utama tertentu yang paling dekat dengan karakteristik mata pelajaran yang bersangkutan.

gaya hidup sehat. dan nasionalisme. menghargai keberagaman. kemandirian. kepedulian. kesadaran akan hak dan kewajiban. kepatuhan terhadap aturan sosial. kejujuran. keingintahuan. Seni Budaya 11 . kesantunan. kejujuran. Bahasa Inggris 8. kepedulian. kesantunan. kedemokratisan. kerja keras. percaya diri. berpikir logis. kedemokratisan. kejujuran. kecerdasan. kedisiplinan. kepedulian. kejujuran. kecerdasan. ketangguhan. kepedulian. kepedulian. kecerdasan. kecerdasan. gaya hidup sehat. bekerjasama. kedemokratisan. ketangguhan. cinta ilmu. kejujuran. Kereligiusan. tanggung jawab. keingintahuan. kreatif. PKn 3. dan cinta ilmu. dan 2. kepedulian. nasionalisme. ketangguhan. percaya diri. keingintahuan. kejujuran. kejujuran. ketangguhan. serta kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain. menghargai keberagaman. tanggung jawab. percaya diri. kedemokratisan. kemandirian. dan kepatuhan terhadap aturan sosial. dan inovatif. dan kerja keras. kepedulian. berpikir logis. Pendidikan Agama Nilai Utama Kereligiusan. menghargai keberagaman. ketangguhan. kreatif. Kereligiusan. keingintahuan. ketangguhan. kecerdasan. kedemokratisan. ketangguhan. Bahasa Indonesia 4. nasionalisme. kritis. menghargai keberagaman. Matematika 5. kritis. keberanian mengambil risiko. menghargai keberagaman. Kereligiusan. kedemokratisan. kejujuran. berfikir logis. kritis. dan inovatif. Kereligiusan. percaya diri. nasionalisme. kepedulian. Kereligiusan. kecerdasan. kesantunan. menghargai keberagaman. dan berorientasi pada tindakan. kritis. berpikir logis. kerja keras. kepatuhan terhadap aturan sosial. Kereligiusan. tanggung jawab. kedemokratisan. Mata Pelajaran 1. ketangguhan. berjiwa kepemimpinan. kejujuran. kecerdasan. kreatif dan inovatif. IPS 6. Kereligiusan. kepedulian. IPA 7. kedisiplinan. kemandirian. kedemokratisan.menyajikan contoh distribusi nilai-nilai pokok dan utama ke dalam semua mata pelajaran. dan percaya diri. kecerdasan.

ketangguhan.1. dan inovatif. dan menghargai karya orang lain. serta menghargai karya dan prestasi orang lain. Di antara prinsip-prinsip yang dapat diadopsi dalam membuat perencanaan pembelajaran (merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian dalam silabus. kecerdasan. Pada dasarnya pembelajaran kontekstual merupakan konsep pembelajaran yang membantu guru dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. dan evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. dan evaluasi yang mengembangkan karakter adalah prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang selama ini telah diperkenalkan kepada guru. kejujuran. Contoh Distribusi Nilai-Nilai Utama ke dalam Mata Pelajaran F. tanggung jawab. termasuk guru-guru SMP seluruh Indonesia sejak 2002. integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. keingintahuan. menghargai karya orang lain.Muatan Lokal menghargai karya orang lain. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter Sebagaimana disebutkan di depan.9. RPP. ketangguhan. Kereligiusan. Prinsip-prinsip tersebut secara singkat dijelaskan berikut ini. kemandirian. kejujuran. kepedulian. kreatif. 1. kritis. Pembelajaran kontekstual menerapkan sejumlah prinsip belajar. gaya hidup sehat. dan kedisiplinan. dan nasionalisme. percaya diri. kejujuran. melaksanakan proses pembelajaran. Konstruktivisme (Constructivism) Konstrukstivisme adalah teori belajar yang menyatakan bahwa orang menyusun atau membangun pemahaman mereka terhadap sesuatu berdasarkan pengalaman-pengalaman baru dan pengetahuan awal dan kepercayaan mereka. kemandirian. kedemokratisan. berpikir logis. kecerdasan. Kereligiusan. kecerdasan. Tabel 1. pelaksanaan. dan bahan ajar). kepedulian.TIK/ Keterampila n 11. kedemokratisan. 12 . kerja keras. kedisiplinan. dan memotivasi siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dipelajarinya dengan kehidupan mereka. Kereligiusan. menghargai keberagaman. kedemokratisan. Penjasorkes 10. ketangguhan. kepedulian.

interpretasi. mandiri. menyegarkan kembali pengetahuan siswa. praktik mengerjakan sesuatu. Bertanya (Questioning) Penggunaan pertanyaan untuk menuntun berpikir siswa lebih baik daripada sekedar memberi siswa informasi untuk memperdalam pemahaman siswa. e. menjadikan pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa. membangkitkan respon siswa. kegiatan bertanya berguna untuk: a. g. Dalam pembelajaran yang produktif. f. cinta ilmu. mengetahui sejauh mana keingintahuan siswa. Pembelajaran dikemas menjadi proses ‘mengkonstruksi’ bukan ‘menerima’ pengetahuan. Pembelajaran dirancang dalam bentuk siswa bekerja. menyadarkan siswa agar menerapkan strategi mereka sendiri dalam belajar. b. baik teknis maupun akademis. guru mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mendorong aktivitas berpikirnya. dan penjelasan. c. Dalam proses pembelajaran. d. Pertanyaan digunakan guru untuk mendorong.Pemahaman konsep yang mendalam dikembangkan melalui pengalaman-pengalaman belajar otentik dan bermakna. Pembelajaran yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan untuk menuntun siswa mencapai tujuan belajar dapat mengembangkan 13 . menggali informasi. Tugas guru dalam pembelajaran konstruktivisme memfasilitasi proses pembelajaran dengan: adalah a. dan menilai kemampuan berpikir siswa. memberi kesempatan siswa menemukan dan menerapkan idenya sendiri. antara lain berfikir kritis dan logis. membimbing. rasa ingin tahu. dan percaya diri. belajar bagaimana menyusun pertanyaan yang dapat diuji. c. 2. memfokuskan perhatian siswa pada sesuatu yang dikehendaki guru. siswa membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar. dan belajar untuk saling bertanya tentang bukti. Penerapan teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. mengecek pemahaman siswa. bertanggung jawab. dan sebagainya. berlatih secara fisik. mengetahui hal-hal yang sudah diketahui siswa. menciptakan gagasan. menulis karangan. b. mendemonstrasikan. Siswa belajar mengajukan pertanyaan tentang fenomena. menghargai orang lain.

gambar. Masyarakat belajar bisa terjadi apabila ada proses komunikasi dua arah. tidak ada pihak yang merasa segan untuk bertanya. b. dan karya lain. menghargai pendapat orang lain. dan percaya diri. rasa ingin tahu. dan inovatif. Langkah-langkah kegiatan inkuiri: a. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan masyarakat belajar memberi informasi yang diperlukan oleh teman bicaranya dan sekaligus juga meminta informasi yang diperlukan dari teman belajarnya. dan tanggung jawab. menghargai pendapat orang lain. laporan. bagan. 14 . Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut didapat melalui siklus menyusun hipotesis. 3. tabel. tidak ada pihak yang menganggap paling tahu. Praktik masyarakat belajar terwujud dalam: a. logis. Masyarakat Belajar (Learning Community) Masyarakat belajar adalah sekelompok siswa yang terikat dalam kegiatan belajar agar terjadi proses belajar lebih dalam. Kegiatan saling belajar ini bisa terjadi jika tidak ada pihak yang dominan dalam komunikasi. guru. Pembelajaran yang menerapkan prinsip inkuiri dapat mengembangkan berbagai karakter. mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca. Semua pihak saling mendengarkan. Semua siswa harus mempunyai kesempatan untuk berbicara dan berbagi ide.berbagai karakter. pembentukan kelompok kecil. c. santun. d. santun. pembentukan kelompok besar. b. dan bekerjasama untuk membangun pengetahuan dengan teman di dalam kelompoknya. mengembangkan cara pengujian hipotesis. kreatif. 4. antara lain berfikir kritis dan logis. antara lain berfikir kritis. Konsep ini didasarkan pada ide bahwa belajar secara bersama lebih baik daripada belajar secara individual. membuat pengamatan. rasa ingin tahu. jujur. teman sekelas. atau yang lain. merumuskan masalah (dalam mata pelajaran apa pun) mengamati atau melakukan observasi menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan.Inkuiri (Inquiry) Inkuiri adalah proses pembelajaran yang diawali dengan pengamatan dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul. dan menyusun teori serta konsep yang berdasar pada data dan pengetahuan. mendengarkan ide siswa lain dengan cermat.

e. dan lainnya). mendatangkan ‘ahli’ ke kelas (tokoh. 6. petani. Guru Biologi mendemonstrasikan penggunaan termometer suhu badan. Guru Pendidikan Agama Islam memberi contoh bagaimana shalat yang benar. dan lain sebagainya. Pemodelan adalah proses penampilan suatu contoh agar orang lain berpikir. dan tanggung jawab. f. antara lain kerjasama. Pada saat pembelajaran. lalu siswa diminta bertanya jawab dengan tokoh tersebut. dan belajar. menghargai orang lain.c. menghargai pendapat orang lain. Guru PKn mendatangkan seorang veteran kemerdekaan ke kelas. d. Pemodelan tidak jarang memerlukan siswa untuk berpikir dengan mengeluarkan suara keras dan mendemonstrasikan apa yang akan dikerjakan siswa. Penerapan prinsip masyarakat belajar di dalam proses pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. Model dapat dirancang dengan melibatkan siswa. Guru menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu untuk mempelajari sesuatu yang baru. 5. sering guru memodelkan bagaimana agar siswa belajar. bertutur kata dan berperilaku yang benar. bekerja dengan kelas sederajat. bekerja dengan masyarakat. Pemodelan dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan rasa ingin tahu. Guru Geografi menunjukkan peta jadi yang dapat digunakan sebagai contoh siswa dalam merancang peta daerahnya. polisi. d. bekerja. demokratis. olahragawan. Refleksi biasanya dilakukan pada akhir pembelajaran antara lain 15 . santun. Guru olah raga memberi contoh berenang gaya kupu-kupu di hadapan siswa. Guru bukan satusatunya model. dokter. patuh pada aturan sosial. Contoh praktik pemodelan di kelas: a. c. b. membaca al-Quran yang benar. e. yang dalam bahasa agama (Islam) adalah uswah hasanah (teladan yang baik). dan rasa percaya diri. bekerja kelompok dengan kelas di atasnya. Pemodelan (Modeling) Istilah lain pemodelan adalah keteladanan. Refleksi (Reflection) Refleksi dilakukan agar siswa memikirkan kembali apa yang telah mereka pelajari dan lakukan selama proses pembelajaran untuk membantu mereka menemukan makna personal masing-masing.

sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa SMP. dan catatan pada buku harian. Selanjutnya isi/materi disajikan dan/atau dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Strategi penilaian yang cocok dengan kriteria yang dimaksudkan adalah suatu kombinasi dari beberapa teknik penilaian. dan menghargai pendapat orang lain. Bahasa untuk menyajikan materi merupakan bahasa Indonesia yang baku. tanggung jawab. Penilaian autentik seharusnya dapat menjelaskan bagaimana siswa menyelesaikan masalah dan dimungkinkan memiliki lebih dari satu solusi yang benar. penyampaian kesan dan pesan. Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter Buku-buku pelajaran SMP yang telah masuk dalam daftar BSE (Buku Sekolah Elektronik) memenuhi kelayakan isi. BSE pada 16 . Berbagai metode tersebut memungkinkan siswa dapat mendemonstrasikan kemampuannya untuk menyelesaikan tugastugas. menghargai karya dan prestasi orang lain. bahasa. setiap BSE memuat semua SK/KD sebagaimana ditetapkan melalui Permen Diknas 22/2006 dengan cakupan dan kedalaman pembahasan yang memadai. saling memberi komentar karya. Dalam hal isi. 7. Selain itu. atau mengekspresikan pengetahuannya dengan cara mensimulasikan situasi yang dapat ditemui di dalam dunia nyata di luar lingkungan sekolah. Refleksi dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan kemampuan berfikir logis dan kritis. Dari sisi grafika. BSE memenuhi berbagai ketentuan kegrafikaan.melalui diskusi. dan grafika. tanya-jawab. G. kedisiplinan. Berbagai simulasi tersebut semestinya dapat mengekspresikan prestasi (performance) yang ditemui di dalam praktik dunia nyata seperti tempat kerja. Penilaian Otentik (Authentic Assessment) Penilaian autentik sesungguhnya adalah suatu istilah yang diciptakan untuk menjelaskan berbagai metode penilaian alternatif. Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter 1. dan cinta ilmu. Banyak di antara kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pelaku pembelajaran yang aktif. mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. penyajian. dan gagasan/pesan disajikan secara koheren. memecahkan masalah. Penilaian autentik dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter antara lain kejujuran. menulis jurnal.

17 . kegiatan pembelajaran. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. Berikut empat jenis adaptasi yang dapat dilakukan. kegiatan pembelajaran. a. b. Adaptasi jenis a. b. Dengan melakukan adaptasi seperlunya. mengembangkan keterampilan/ kecakapan. dan teknik evaluasi dari bahan ajar. Revisi (misalnya penambahan isi. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. dan evaluasi dari bahan ajar. mengembangkan keberagaman/kebhinnekaan. 2. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam tiga aspek sekaligus. yaitu isi. serta jiwa kewirausahaan. Strategi Karakter Di depan disebutkan bahwa BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan dalam pengembangan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. c.umumnya tidak bias gender. buku-buku pelajaran yang telah masuk daftar BSE akan dengan efektif memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. Memerhatikan ciri-ciri tersebut di atas. buku-buku tersebut dapat digunakan untuk melaksanakan pendidikan karakter secara terintegrasi dalam pembelajaran. atau reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. Hanya dengan melakukan sejumlah revisi. dan d berturut-turut dari yang paling dianjurkan ke yang kurang dianjurkan. Revisi (misalnya penambahan isi. dan membangun karakter. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan mengembangkan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran.

Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. tidak menyatu dengan bahan ajar.c. penambahan atau perubahan teknik penilaian) secara tertulis tetapi pada lembar terpisah. Catatan-catatan pada lembar-lembar terpisah tersebut digunakan oleh guru selama proses pembelajaran. 18 . dan evaluasi dari bahan ajar. kegiatan pembelajaran. perubahan atau penambahan kegiatan pembelajaran. Guru membuat sejumlah adaptasi (misalnya penambahan isi.

PAI merupakan mata pelajaran pokok yang menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan mata pelajaran lain yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian dan moral (karakter) peserta didik. akan diungkap secara singkat karakteristik umum mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai gambaran sejauhmana nilai-nilai utama (karakter) yang terkandung dalam mata pelajaran ini. PAI adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman. khususnya di SMP. Oleh karena itu. 2. semua mata pelajaran yang memiliki tujuan tersebut harus seiring dan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh mata pelajaran PAI. sehingga akan semakin memperkuat pembentukan karakter dan keilmuannya. berbudi pekerti yang luhur (berkarakter/berakhlak mulia). Ditinjau dari segi muatan pendidikannya. bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt.BAGIAN II PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A. 19 . Diberikannya mata pelajaran PAI.. sehingga PAI merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. PAI tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja. Adapun karakteristik mata pelajaran PAI di SMP adalah sebagai berikut: 1. terutama sumber ajaran dan sendi-sendi Islam lainnya. mata pelajaran PAI dapat dijadikan bekal untuk mempelajari berbagai bidang ilmu atau mata pelajaran lain. dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam. tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif (sikap) dan psikomotornya (perilaku). Hasil dari PAI adalah sikap perilaku (karakter) peserta didik sehari-hari yang sejalan dengan ajaran Islam. Pada saat bersamaan. PAI merupakan mata pelajaran yang dikembangkan dari ajaranajaran pokok (dasar) yang terdapat dalam agama Islam. 3. 4. tetapi PAI lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian. Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sebelum menguraikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).

kemauan. Mencapai akhlak yang karimah (karakter mulia) adalah tujuan sebenarnya dari pendidikan Islam. cita rasa. Dengan demikian. termasuk kajian-kajian yang terkait dengan ilmu dan teknologi serta seni dan budaya yang dapat dituangkan dalam berbagai mata pelajaran di SMP. Ushuluddin. yaitu aqidah. Secara khusus masing-masing mata pelajaran memiliki nilai-nilai karakter utama dan karakter pokok. dan Ilmu Akhlak (Etika Islam. Prinsip-prinsip dasar PAI tertuang dalam tiga kerangka dasar ajaran Islam. yaitu: kereligiusan. Ilmu Tauhid) yang merupakan pengembangan dari aqidah. 6. 20 . syariah. perasaan. yakni dengan mendasari peserta didik aqidah (fondasi) yang kokoh lalu mendorong untuk melaksanakan semua ketentuan Allah dan Rasul-Nya (syariah) secara utuh. Ilmu Fiqih yang merupakan pengembangan dari syariah. Tujuan ini yang sebenarnya merupakan misi utama diutusnya Nabi Muhammad saw. Sejalan dengan konsep ini maka semua mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan kepada peserta didik haruslah mengandung muatan pendidikan akhlak (pendidikan karakter) dan setiap guru haruslah memerhatikan akhlak atau karakter peserta didiknya. tetapi ia juga membutuhkan pendidikan budi pekerti. dan kepribadian. Pada bagian pertama buku (panduan) ini sudah diuraikan nilainilai karakter (24 nilai) yang akan dikembangkan agar bisa dimiliki dan dipraktikkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari melalui semua mata pelajaran di Sekolah Menengah Pertama. dan akhlak. (dalil naqli). kejujuran. 7. Dengan melalui metode Ijtihad (dalil aqli) para ulama mengembangkan prinsip-prinsip PAI tersebut dengan lebih rinci dan mendetail dalam bentuk fiqih dan hasil-hasil ijtihad lainnya. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam nilainilai karakter utama meliputi 17 nilai. pendidikan akhlak (pendidikan karakter) adalah jiwa Pendidikan Agama Islam (PAI). serta memiliki ilmu pengetahuan dan kreativitas yang memadai. Jika hal ini diimplementasikan di sekolah (SMP). Peserta didik membutuhkan kekuatan dalam hal jasmani. maka akan terbentuk peserta didik yang memiliki akhlak (karakter) mulia yang utuh baik dalam hubungan vertikal (hablun minallah) maupun horisontal (hablun minannas). dan ilmu. Tujuan akhir dari mata pelajaran PAI di SMP adalah terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia (manusia berkarakter). akal. di dunia.5. Moralitas Islam) yang merupakan pengembangan dari akhlak. Secara umum mata pelajaran PAI didasarkan pada ketentuanketentuan yang ada pada dua sumber pokok ajaran Islam. Dari ketiga prinsip dasar itulah berkembang berbagai kajian keislaman (ilmu-ilmu agama) seperti Ilmu Kalam (Theologi Islam. yaitu al-Quran dan Sunnah/hadis Nabi Muhammad saw.

Adapun indikator-indikator yang bisa dilihat dari nilai-nilai karakter utama di atas di antaranya adalah: No. 4) tidak berbohong kepada siapa pun.kecerdasan. 2) selalu mengatakan sesuai dengan apa yang dilakukan. yaitu kereligiusan. Kereligiusan 2. kecerdasan. kesadaran akan hak dan kewajiban. kedemokratisan. tepat. kesantunan. kedemokratisan. kejujuran. Kejujuran 3. gaya hidup sehat. dengan didasari iman (aqidah) yang benar. 2) mampu menjawab soal-soal ujian (ulangan) dengan cepat. tepat. Nilai Karakter Indikator 1) menjalankan perintah-perintah Allah (agama) baik dalam beribadah maupun bermuamalah. tanggung jawab. dan benar. kepatuhan terhadap aturan sosial. ketangguhan. 4) tidak melakukan perbuatan-perbuatan sehari-hari yang melanggar hukum-hukum agama. keingintahuan. dan cepat. Jadi. 21 1. dan kepedulian. kepedulian. dan kerja keras. ketangguhan. 2) menjauhi larangan-larangan Allah (agama) baik yang termasuk dalam dosa-dosa besar maupun dosa-dosa kecil. 1) mampu mengerjakan suatu pekerjaan dengan cermat. menghargai keberagaman. 6) tidak menyontek dalam mengerjakan ujian atau ulangan sekolah. 3) selalu mengerjakan tugas-tugas guru seperti pekerjaan rumah dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang ada. 5) tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya. Dari 17 nilai itu ada 6 nilai karakter pokok yang menjadi pangkal tolak pengembangan karakter di SMP. cinta ilmu. kedisiplinan. 1) selalu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. percaya diri. 3) bersikap dan berperilaku yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan atau hukumhukum agama. semua nilai yang 17 ini termasuk nilai-nilai karakter utama yang harus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Kecerdasan .

6) membantu orang lain yang butuh pertolongan. 4. 2) mematikan lampu. 5) berdiskusi dengan baik dan tidak emosional. 1) tanggap akan lingkungan sekitar. 1) menjunjung tinggi kebersamaan. Kepedulian 7. Tanggung jawab 22 . 4) kuat dan tabah menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. maupun dengan teman-teman di masyarakat. 2) mengambil keputusan secara bersamasama baik di sekolah. 3) tidak putus asa ketika tidak naik kelas atau tidak lulus ujian. 5) berusaha keras untuk bisa melepaskan diri dari masalah yang dihadapi.3) mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. kran air. 4) merapikan meja kursi yang berserakan. 5) menjaga lingkungan sekolah tetap bersih. 2) sanggup menerima kegagalan dan berusaha untuk memperbaikinya. listrik. Ketangguhan 1) tidak pernah putus asa dalam menghadapi berbagai persoalan di sekolah dan keluarga. 4) tidak memaksakan pendapat kepada orang lain. kipas/AC. 3) membersihkan ruang kelas dan papan tulis yang kotor. Kedemokratisa n 6. 4) mampu mengambil keputusan yang tepat. 7) mengingatkan orang lain yang dalam keadaan berbahaya. di tengah keluarga. baik di sekolah maupun di tengah keluarga. 2) menaati dan melaksanakan kesepakatan 5. 3) menghormati keputusan bersama meskipun tidak sesuai dengan yang diinginkan. atau alat-alat lain yang tidak digunakan. 1) menaati dan melaksanakan hukum-hukum dan aturan-aturan yang berlaku.

1) selalu belajar dengan giat. 4) menghormati hak-hak orang lain. 3) melaksanakan shalat/ibadah tepat waktu.dalam keluarga. 1) bertutur kata dengan lemah lembut. 2) menjalankan kewajiban tanpa mengganggu hak orang lain. 1) datang dan pulang sekolah tepat waktu. terutama dengan orang yang dihormati seperti orang tua dan guru. Kerja keras 11. 8. 3) mendahulukan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut hak. 9. 3) berani mengambil risiko atas perbuatan yang dilakukan. 5) selalu membantu orang tua di rumah. Kedisiplinan 23 . 3) tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan di sekolah dan keluarga. 4) mengatur waktu untuk belajar dan untuk yang lainnya. 5) tidak mengalihkan tugas dan kewajiban kepada orang lain. 3) berjalan dengan penuh kesopanan dan tidak menyombongkan diri. 5) memohon izin ketika akan keluar dari ruangan kelas ketika pembelajaran berlangsung. 2) mengerjakan tugas dan kewajiban di sekolah secara maksimal. 2) memakai seragam sesuai ketentuan sekolah. 5) tidak mengganggu orang lain dalam melaksanakan kewajiban. 4) memilih kata-kata atau bahasa yang tepat ketika berbicara. 4) tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan. Kesantunan 10. Kesadaran akan hak dan kewajiban 1) menjunjung tinggi keadilan. 4) patuh dan melaksanakan semua kewajiban sekolah dan di luar sekolah. 2) mengucapkan salam ketika bertemu orang lain.

5) tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. televisi. 1) merasa senang dengan keberadaannya. 5) suka membaca al-Quran. 2) bangga menjai siswa di sekolahnya 3) tidak merasa minder di hadapan siswa atau orang lain. dan kitabkitab sebagai sumber ilmu pengetahuan. maupun media yang lain. 3) menghormati orang lain yang berbeda dalam berkeyakinan dan beragama. Keingintahua n 15. 1) suka membaca buku. 3) tidak membuang buku-buku yang bermanfaat. 2) menjalankan aktivitas keagamaan di sekolah tanpa menyinggung dan mengganggu orang lain. hadis. 5) suka melakukan perjalanan (bepergian) dalam mencari ilmu. Menghargai keberagaman 1) mengakui adanya perbedaan dalam berbagai hal di sekolah. Cinta ilmu 14. 6) suka bergaul dengan orang lain. 1) mengikuti kerja bakti di lingkungannya. Percaya diri 16. 12. Kepatuhan terhadap 24 . 2) memiliki buku-buku ilmu pengetahuan yang dibutuhkan. 4) suka berdiskusi tentang ilmu pengetahuan. 4) suka mendengarkan berita lewat radio. 2) mengikuti berbagai kegiatan di sekolah 13. 4) menghormati orang lain yang berbeda dalam menjalankan tradisi dan budaya.5) makan dan tidur tepat waktu. 4) selalu belajar untuk meningkatkan kualitas diri. 5) tidak ragu dalam mengambil keputusan. 2) suka bertanya kepada orang lain. 3) suka membaca koran dan sumber berita lainnya. termasuk al-Quran dan hadis. 1) tidak pernah merasa puas dalam mencari ilmu.

bisa ditempuh melalui berbagai bentuk kegiatan pembelajaran di kelas. Pembelajaran Learning) Pembelajaran model ini dilakukan dengan menghubungkan tema atau materi yang dikaji dengan konteks kehidupan sehari-hari. 6) menjauhi merokok. 3) tidak melakukan sesuatu yang melanggar kepentingan umum. 4) ikut serta dalam menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan. 8) tidak bertato. 7) menjauhi miras dan narkoba. Di bawah ini akan dikemukakan beberapa contoh kegiatan pembelajaran yang cukup efektif dan efisien di kelas. 5) suka bekerja sama dengan masyarakat sekitar. 17. peserta didik akan langsung mengalami apa yang dipelajari sehingga peserta didik memiliki motivasi besar untuk memahaminya dan pada akhirnya terdorong untuk mempraktikkannya. peserta didik diajak langsung melihat bukti adanya kitabkitab Allah tersebut. SK/KD yang dikaji hendaknya dikaitkan dengan permasalahan yang aktual yang benar-benar terjadi dan dialami peserta didik. terutama kehidupan peserta didik. 1) mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik 2) makan dan minum secukupnya. pakaian. 4) tidak berangan-angan yang berlebihan. 5) menjaga anggota badan. Gaya hidup sehat B. Kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien hendaknya diupayakan dalam merealisasikan nilai-nilai karakter tersebut. 3) bekerja dan beristirahat secukupnya.aturan sosial dan di luar sekolah. dan lingkungan selalu bersih. Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk merealisasikan nilai-nilai karakter dalam diri siswa di SMP dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di luar sekolah. Dengan cara ini. misalnya al-Quran yang merupakan salah satu kitab Allah dan menjadi kitab suci umat Islam. 1. Peserta didik kemudian diajak untuk melihat al-Quran lalu diajak berdiskusi Kontekstual (Contextual Teaching and 25 . Sebagai contoh ketika mengajarkan aqidah dengan tema iman kepada kitab-kitab Allah.

Melalui model ini peserta didik dikondisikan agar memiliki nilai-nilai kerja keras. meningkat rasa keingintahuan dan kecerdasannya. kesantunan. Team Game Tournament (TGT). Sebagai contoh. sehingga dalam waktu yang singkat bisa diperoleh informasi yang lebih komprehensif tentang sejarah Nabi Muhammad saw. keingintahuan. Contoh lain misalnya ketika mengajarkan fikih tentang thaharah (bersuci) peserta didik diajak langsung praktik tentang bagaimana membersihkan kotoran (najis) dan juga praktik wudlu dan mandi untuk menghilangkan hadas. Tidak semua SK/KD dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bisa dicapai dengan model pembelajaran ini. memahami. model Jigsaw. Melalui model ini guru bisa mengamati bagaimana peserta didik berdiskusi sambil memberikan penilaian proses terutama dalam penerapan nilai-nilai karakter. diskusi kelas. dan mengamalkan isi kandungan al-Quran sedikit demi sedikit. kepedulian. seperti kejujuran. peserta didik melakukan diskusi kelompok dengan tema-tema diskusi yang sudah ditentukan. dan ketangguhan. Banyak model pembelajaran yang bisa dilakukan dalam rangka pembelajaran kooperatif. 2. misalnya kecerdasan. Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang menekankan kerjasama di antara peserta didik di kelas. kedemokratisan. serta kecintaannya terhadap ilmu. Learning Together (belajar bersama). misalnya model diskusi kelompok. dan lain sebagainya.tentang al-Quran dan peserta didik dimotivasi agar bisa membaca. 3. Selanjutnya anak diajak untuk selalu berpola hidup sehat dan bersih dengan menjelaskan manfaat dan hikmah kebersihan dan kesehatan serta menyebutkan contohcontoh akibat baik dari berpola sehat dan bersih dan akibat buruk mengabaikan pola sehat dan bersih. dan lain sebagainya. Peserta didik juga diminta untuk meneladani karakterkarakter mulia yang ada pada diri Nabi Muhammad saw. kecerdasan. Di antara contoh kompetensi yang bisa dicapai melalui model ini adalah kompetensi yang 26 . kesantunan. untuk mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw. Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) Pembelajaran inkuiri adalah satu model pembelajaran yang dikemas sedemikian rupa agar peserta didik mampu menemukan pengetahuan atau konsep-konsep yang ada dalam mata pelajaran tertentu secara mandiri melalui berbagai fenomena yang dipelajari. kesabaran. Dengan model pembelajaran ini cukup mudah bagi guru memotivasi peserta didik untuk bersikap dan berperilaku yang menunjukkan nilai-nilai karakter sesuai dengan tema atau materi yang dikaji.

Yang menjadi model utama dalam hal ini adalah guru agama dan semua guru yang ada di sekolah. ketika membelajarkan al-Quran. peserta didik dikondisikan untuk belajar langsung melafalkan ayat-ayat al-Quran dibantu dengan media yang mendukung. Pembelajaran harus dikemas agar peserta didik benar-benar aktif dan kreatif. terutama karakter-karakter yang ditargetkan. yakni mencapai tujuan yang direncanakan. harus demokratis dalam proses pembelajaran di kelas. guru harus menjadi model berkarakter di hadapan para siswa. guru PAI harus menunjukkan kejujuran di hadapan para siswa. Cukup banyak materi atau kompetensi dalam tiga bidang itu yang bisa dikaji melalui model pembelajaran ini. dan sejarah peradaban Islam. Guru terus memantau peserta didik dalam proses pembelajaran agar efektif. memiliki kecerdasan yang tinggi terutama terhadap kompetensi-kompetensi PAI. Sebagai contoh. misalnya dengan media komputer (laptop). kejujuran. ketangguhan. Guru agama harus menjadi model dalam berkarakter di hadapan para siswa dalam berbagai hal. LCD. pemodelan (pemberian uswah hasanah/teladan yang baik) merupakan metode yang cukuf efektif. muamalah. Dalam aktivitas sehari-hari di kelas dan sekolah khususnya dan di luar sekolah umumnya. 4. atau media lain yang memungkinkan peserta didik untuk senang dalam belajar. Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif. Guru tidak lagi ceramah yang membuat peserta didik hanya pasif mendengarkan ceramahnya. Ceramah diperlukan bila perlu. seperti kereligiusan. misalnya dengan menkondisikan peserta didik aktif belajar dan melakukan sesuatu. memiliki kepedulian dan tangguh jawab yang tinggi. dan Menyenangkan) Prinsip-prinsip yang menonjol dalam pembelajaran model PAKEM di antaranya adalah peserta didik harus aktif dalam pembelajaran ini dan pembelajaran harus menyenangkan peserta didik. Untuk membuat peserta didik senang dalam belajar maka guru harus memfasilitasi peserta didik dengan berbagai media atau alat yang mendukung pembelajaran. dan kedemokratisan. 5. Pemodelan Dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama untuk pembinaan karakter para siswa. dan menunjukkan karakter-karakter mulia lainnya di hadapan para siswa. kepedulian. Yang juga harus diperhatikan bahwa pembelajaran harus tetap efektif. baik yang masih 27 . kecerdasan. Karena itu. Kreatif. memiliki ketangguhan untuk mendidik dan berdakwah. Guru juga bisa menunjukkan beberapa model dari tokohtokoh berkarakter yang berhasil dalam hidupnya.terkait dengan aqidah. Efektif.

Dalam beberapa kasus. adalah contoh dari model pembelajaran ini. (3) peserta didik menuliskan responsnya masing-masing. sehingga tumbuh kesadaran untuk bersyukur (berterima kasih) kepada-Nya.hidup maupun yang sudah meninggal dunia. agar siswa cerdas. (4) peserta didik menganalisis respons peserta didik lain. Ing. pembelajaran sikap merupakan tujuan atau sasaran utama dari suatu pembelajaran. Model pembentukan rasional 28 . Langkah-langkah pembelajaran konsiderasi: (1) menghadapkan peserta didik pada situasi yang mengandung konsiderasi. kebutuhan dan kepentingan orang lain. Habibie. (6) meminta peserta didik untuk menentukan pilihannya sendiri. Guru selalu memberi motivasi kepada peserta didik agar menyadari apa yang dipelajari dan mensikapinya dengan benar. Model konsiderasi afektif yang banyak digunakan adalah Melalui penggunaan model konsiderasi (consideration model) peserta didik didorong untuk lebih peduli. pembelajaran sikap adalah salah satu komponen atau fokus utama dari suatu pembelajaran. Pembelajaran Afektif Pembelajaran afektif adalah model pembelajaran yang menekankan tumbuhnya sikap pada diri peserta didik dari proses pembelajaran yang diikuti. sehingga mereka dapat bergaul. Sebagai contoh dalam pembelajaran PAI. Misalnya untuk memotivasi siswa agar jujur. dan lain sebagainya. lebih memerhatikan orang lain. sudah memberikan kenikmatan yang begitu banyak kepadanya. peserta didik diajak untuk memerhatikan betapa Allah swt. Dr. Kampanye anti-narkoba dan pelatihanpelatihan yang berkaitan dengan penanganannya misalnya.. (2) meminta peserta didik menganalisis situasi untuk menemukan isyarat-isyarat yang tersembunyi berkenaan dengan perasaan. b. (5) mengajak peserta didik melihat konsekuesi dari tiap tindakannya. Model pembelajaran sebagai berikut: a. 6. guru memodelkan Prof. Bagaimanapun juga. guru memodelkan Nabi Muhammad saw. Dalam pembelajaran model ini peserta didik antara lain diminta untuk berinteraksi dengan sumbersumber belajar agar mencapai hasil belajar yang baik. bekerja sama. dan hidup secara harmonis dengan orang lain. terutama dalam rangka pendidikan karakter. seperti kelengkapan dan kesempurnaan bentuk fisiknya.

Model pembentukan rasional (rational building model) bertujuan mengembangkan kematangan pemikiran tentang nilai-nilai. Langkah-langkah pembelajaran rasional: (1) menigidentifikasi situasi di mana ada ketidakserasian atau penyimpangan tindakan, (2) menghimpun informasi tambahan, (3) menganalisis situasi dengan berpegang pada norma, prinsip, atau ketentuan yang berlaku dalam masyarakat, (4) mencari alternatif tindakan dengan memikirkan akibat-akibatnya, (5) mengambil keputusan dengan berpegang pada prinsip atau ketentuan legal dalam masyarakat. c. Klarifikasi nilai Klarifikasi nilai (value clarification model) merupakan pendekatan mengajar dengan menggunakan pertanyaan atau proses menilai (valuing process) dan membantu peserta didik menguasai keterampilan menilai dalam bidang kehidupan yang kaya nilai. Penggunaan model ini bertujuan, agar para siswa menyadari nilai-nilai yang mereka miliki, memunculkan dan merefleksikannya, sehingga para peserta didik memiliki keterampilan proses menilai. Langkah-langkah pembelajaran klarifikasi nilai: (1) pemilihan: para peserta didik mengadakan pemilihan tindakan secara bebas, dari sejumlah alternatif tindakan mempertimbangkan kebaikan dan akibat-akibatnya, (2) menghargai pemilihan: peserta didik menghargai pilihannya serta memperkuat dan mempertegas pilihannya, (3) berbuat: peserta didik melakukan perbuatan yang berkaitan dengan pilihannya dan mengulanginya pada hal lainnya. d. Pengembangan moral kognitif Perkembangan moral manusia berlangsung melalui restrukturalisasi atau reorganisasi kognitif, yang berlangsung secara berangsur melalui tahap prakonvensi, konvensi, dan pascakonvensi. Model ini bertujuan membantu peserta didik mengembangkan kemampauan mempertimbangkan nilai moral secara kognitif. Langkah-langkah pembelajaran moral kognitif: (1) menghadapkan peserta didik pada suatu situasi yang mengandung dilema moral atau pertentangan nilai, (2) peserta didik diminta memilih salah satu tindakan yang mengandung nilai moral tertentu, (3) peserta didik diminta mendiskusikan/menganalisis kebaikan dan kejelekannya, (4) peserta didik didorong untuk mencari tindakan-tindakan yang lebih baik, (5) peserta didik menerapkan tindakan-tindakan tersebut. 29

e. Model nondirektif Para peserta didik memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang sendiri. Perkembangan pribadi yang utuh berlangsung dalam suasana permisif dan kondusif. Guru hendaknya menghargai potensi dan kemampuan peserta didik dan berperan sebagai fasilitator/konselor dalam pengembangan kepribadiannya. Penggunaan model ini bertujuan membantu peserta didik mengaktualisasikan dirinya. Langkah-langkah pembelajaran nondirektif adalah: (1) menciptakan sesuatu yang permisif melalui ekspresi bebas, (2) pengungkapan peserta didik mengemukakan perasaan, pemikiran, dan masalah-masalah yang dihadapinya, guru menerima dan memberikan klarifikasi, (3) pengembangan pemahaman (insight), peserta didik mendiskusikan masalah, guru memberikan dorongan, (4) perencanaan dan penentuan keputusan, peserta didik merencanakan dan menentukan keputusan, guru memberikan klarifikasi, (5) integrasi, peserta didik memperoleh pemahaman lebih luas dan mengembangkan kegiatan-kegiatan positif. C. Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter 1. Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Perlu ditegaskan di sini bahwa Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan buku yang dihasilkan melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya, baik isi, penyajian, bahasa, maupun grafikanya. BSE diupayakan dalam rangka membantu para guru dan siswa untuk dengan mudah memperoleh buku-buku yang baik untuk dijadikan sebagai sumber atau bahan ajar dalam proses pembelajaran di kelas, terutama dalam pembinaan karakter siswa. BSE untuk mata pelajaran PAI hingga panduan ini dibuat masih dalam proses penyelesaian, sehingga dalam waktu dekat BSE untuk PAI segera bisa didapatkan, baik melalui internet maupun di toko-toko buku. Jika guru tidak menemukan BSE PAI maka guru bisa juga mengambil buku-buku ajar lain dengan ketentuan seperti BSE. Dari hasil content analysis terhadap BSE dan juga format penilaian buku dari Pusat Perbukuan dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bahwa buku yang baik bisa dilihat dalam empat hal seperti berikut: a. Isi

30

Apa yang harus diperhatikan dalam melihat isi BSE atau Buku Ajar PAI adalah sebagai berikut: 1) Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD, yang bisa dilihat dari segi: a) kelengkapan materinya, b) keluasan materinya, dan c) kedalaman materinya. 2) Ketepatan materi, yang bisa dilihat dari segi: a) sumber materi yang digunakan, b) pokok bahasan, c) subpokok bahasan, d) contoh-contohnya, e) gambar, foto, dan ilustrasi yang digunakan, f) konsep-konsep atau definisi yang digunakan, g) ayat-ayat al-Quran dan hadis yang digunakan, dan h) acuan, sumber, atau daftar pustaka yang digunakan. 3) Pendukung materi, yang bisa dilihat dari segi: a) tidak bias gender, b) tidak mengandung SARA, c) berwawasan kebangsaan, dan d) tidak bertentangan dengan HAM. 4) Terkait dengan pendidikan karakter, buku itu bisa dilihat dari segi: a) kesesuaian isi materi yang dikaji dengan nilai-nilai karakter yang dituju, b) apakah kegiatan atau metode pembelajaran yang ada mendukung pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju, dan c) apakah gambaran umum isi materi yang dikaji di buku itu sudah layak untuk pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju.

b. Metode pembelajaran Untuk menelaah BSE atau Buku Ajar PAI yang akan digunakan, terutama terkait dengan metode pembelajaran atau cara penyajian, perlu diperhatikan hal-hal berikut: 1) Kelengkapan penyajian dalam buku yang meliputi: a) bagian awal mulai dari sampul, kata pengantar, dafatar isi, hingga pendahuluan, b) bagian inti mulai dari judul bab, uraian bab, ringkasan, gambar/ilustrasi, latihan atau uji kompetensi, dan

31

3) bahasanya santun dan lugas. Grafika Untuk melihat buku yang baik dari segi grafika. Dalam penulisan buku. antarsubbab dalam bab. c) konsistensi dalam penggunaan istilah atau konsep yang digunakan. bahasanya sopan (santun) dan tidak “jorok”. d. 5) tingkat keterbacaannya. dan antarbab. dan 6) yang khusus terkait dengan pendidikan karakter. 32 . b) koherensi antaralinea. d) berpusat pada peserta didik dan mendorong kemandirian belajar. antaralinea dalam subbab. 2) buku tidak memuat gambar-gambar yang mempertontonkan aurat manusia dan mengundang birahi (nafsu). dan f) mendorong dan memotivasi peserta didik untuk berkarakter sesuai dengan nilai-nilai karakter yang ada dalam materi yang dikaji. antarsubbab. dan antarbab dalam buku. indeks. terutama yang mendukung pendidikan karakter. Bahasa yang baik dalam penulisan buku bisa dilihat dari segi: 1) kesesuaiannya dengan pengguna buku (peserta didik). glosarium. 2) bahasa yang digunakan komunikatif dan interaktif. Buku yang baik adalah buku yang menggunakan bahasa yang baik pula.c) bagian akhir yang meliputi daftar pustaka. dan lampiran. mengingat salah satu indikator karakter seseorang bisa dilihat dari segi bahasa yang digunakan dalam bertutur kata. bisa diperhatikan hal-hal berikut: 1) buku tidak memuat gambar-gambar yang terlarang secara mutlak. Bahasa Bahasa menjadi sangat penting dalam pendidikan karakter. 2) Metode penyajian/pembelajaran dalam buku yang bisa dilihat dari segi: a) keruntutan penyajian dalam buku mulai ketertautan antarkalimat dalam alinea. c. misalnya gambar Nabi Muhamma saw. e) mendorong keingintahuan peserta didik. bahasa juga sangat penting untuk diperhatikan. 4) kesesuaian dengan kaidah bahasa yang benar (Ejaan Yang Disempurnakan). atau gambar-gambar lain yang sejenis.

atau meminimalkan gambar manusia. e. maka belum bisa diberikan rekomendasi di sini terkait dengan BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mana yang layak untuk digunakan sebagai bahan ajar yang bernuansa pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI atau mana yang tidak layak.3) jika dimungkinkan buku yang tidak ada gambar manusianya. dan grafika seperti di atas. 4) buku tidak memuat gambar-gambar yang berisi praktikpraktik kekerasan atau perbuatan terlarang lainnya. Potensi BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Karena hingga panduan ini dibuat. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi ini ditempuh jika guru menemukan buku BSE atau buku lain yang memenuhi kriteria seperti yang digambarkan di atas. Namun demikian. Hal terpenting. Berdasarkan data-data mengenai draf buku PAI yang masuk dalam penilaian Pusat Perbukuan tahun 2010 yang sudah berlalu. BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam belum ada yang dicetak atau dimasukkan ke internet. bahasa. 2. buku PAI yang akan digunakan harus buku yang mendorong para peserta didik untuk menjadi manusia yang berkarakter atau berakhlak mulia. para guru bisa memilih buku-buku yang sudah beredar di pasaran dengan berpedoman pada ketentuanketentuan di atas. bahasa dan kegrafikaannya mendukung terwujudnya karakter mulia bagi peserta didik. Namun yang perlu dicermati adalah BSE yang bisa digunakan untuk bahan ajar dalam proses pembelajaran PAI adalah yang dari segi isinya benar-benar bermuatan nilai-nilai karakter dan dari segi penyajian dengan berbagai perangkatnya benar-banar mendorong terbentuknya karakter mulia. Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Pendidikan a. Guru tinggal mengadaptasi bahan (materi) dari buku dimaksud dan ditulis ulang dengan beberapa tambahan penjelasan yang diperlukan terutama ditekankan pada 33 . dalam rangka pendidikan karakter. maka sudah bisa dipastikan bahwa buku PAI yang sudah lolos seleksi dan masuk dalam kategori BSE pasti sudah memenuhi kriteria-kriteria yang meliputi isi. Demikian juga. metode. dan 5) buku memuat gambar-gambar atau ilustrasi yang berisi pesan-pesan untuk berkarakter mulia.

Adapun KD-nya: 4. Menjelaskan pengertian tawadlu’. dan sabar. dan tidak pernah merasa rendah di hadapan orang lain.2. Para ahli mengartikan tawadlu’ sebagai sikap merendahkan diri atau rendah hati. atau menjatuhkan. dan sabar.penanaman nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Karena itu tawadlu’ merupakan salah satu sifat mulia yang sekaligus menjadi bagian dari akhlak mulia. dan 4. Sebagai siswa tentunya kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ ini dalam kehidupan kalian sehari-hari. Perilaku orang yang selalu merendahkan diri di hadapan orang lain dan juga di hadapan Allah disebut tawadlu’. Sebaliknya. Membiasakan perilaku tawadlu’. Inilah di antara gambaran perilaku manusia yang sebagiannya ada yang merendahkan diri dan sebagian yang lain selalu sombong.1. Untuk mendalami masalah tawadlu’ ini kalian dapat mengikuti uraikan seperti di bawah. yaitu SK 4 SMP Klas 7 semester 1: Membiasakan perilaku terpuji. Bahan ajarnya: (satu contoh nilai karakter: tawadlu’ dan taat) A. Kata ini berasal dari kata wadla’a yang berarti merendahkan. qana’ah. taat. Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadlu’. qana’ah. Sikap tawadlu’ merupakan sikap mulia yang lahir dari kesadaran akan kemahakuasaan Allah swt. Sebagai contoh: bahan ajar yang diambil dari suatu buku yang menguraikan SK/KD tentang akhlak. rendah diri. meletakkan. Pengertian Tawadlu’ Dari segi bahasa kata tawadlu’ berasal dari bahasa Arab tawadlu’. orang yang bertakabur memandang dirinya melebihi orang lain. taat. bicaranya selalu tinggi sambil menyombongkan diri. qana’ah. Sebagian orang ada yang berpenampilan sederhana. 4. taat. dan sabar. Manusia adalah hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa di hadapan Allah swt. Orang yang bertawadlu’ adalah orang yang menyadari bahwa 34 . Sikap tawadlu’ merupakan kunci bagi seseorang untuk dapat dinilai baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. Tawadlu’ Perlu diperhatikan: Dalam kehidupan sehari-hari kalian tentu pernah mengamati tingkah laku orang lain dan mungkin juga menyadari tingkah laku kalian sendiri. dan tidak pernah sombong dan berlebihan dalam bertingkah laku.3. atas segala hamba-Nya. Orang yang bertawadlu’ menganggap dirinya tidak lebih dari orang lain. 1. Sikap tawadlu’ merupakan lawan dari sikap takabur (sombong). Sementara itu banyak juga orang yang dalam kehidupan sehari-hari selalu berpenampilan “serba wah”.

c. an-Nahl (16): 53). Dengan kesadaran seperti dalam ayat di atas. Agar kalian dapat menjadi orang yang bertawadlu’. Berdiri dari tempat duduknya dalam suatu majlis (tempat pertemuan) untuk menyambut kedatangan dan menghormati orang yang lebih mulia dan lebih berilmu. Bergaul dengan orang awam (orang kebanyakan) dengan merendahkan diri tanpa memandang dirinya lebih tinggi dari mereka.” (QS. terutama di hadapan Allah swt. Sebaliknya ia akan selalu menundukkan diri dan merasa rendah di hadapan orang lain. apalagi di hadapan Allah swt. maka kalian harus selalu berusaha melakukan perbuatan-perbuatan yang menunjukkan sikap tawadlu’. Mau mengunjungi orang lain meskipun dia lebih rendah derajatnya atau lebih rendah ilmunya. maka manusia tidaklah pantas menunjukkan kesombongan di hadapan manusia lain. berfirman: ُ ُ َ ‫َْ ْ ِ َ ْ ً َِ َ َ ط‬ ‫و ِبججادرحمجج ٰن الججذين يمشججون علججى الرض هونججا وإذا خججا َبهم‬ ََ َ ْ ُ ْ َ َ ِ ّ ِ ْ ّ ُ‫َع َ ال‬ (63 :‫الجاهلون قالوا سلما )الفرقان‬ ً َ َ ْ ُ َ َ ْ ُِ َ ْ Artinya: “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka. Yang lebih utama lagi. misalnya: a. maka dari Allahlah (datangnya). mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Allah swt. Tidak menonjolkan diri di hadapan orang yang sederajat. kecuali jika sikap tersebut akan merugikan agama atau umat Islam. Sikap tawadlu’ dapat terlihat dalam perilaku-perilaku seseorang sehari-hari.” (QS. dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan. al-Furqan (25): 63).apa yang dimiliki dan yang diraihnya merupakan anugerah dan rahmat dari Allah swt. dan mengantarkannya ke pintu ke luar jika yang bersangkutan meninggalkan tempatnya. b. Dalam al-Quran dinyatakan: :‫) النحل‬ َ ْ ُ َ ْ َ ِ ْ َِ َ ّ ّ ُ ُ ّ َ َ ِ ّ ُ ِ َ ِ َ ٍ َ ْ ِ ْ ِ ْ ُ ِ َ َ ‫وما بكم من نعمة فمن ال ثم إذا مسكم الضر ف جإليه تج جأرون‬ (3 Artinya: “Dan apa saja ni`mat yang ada pada kamu. orang yang bertawadlu’ akan mendapatkan rahmat dari Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Sikap rendah diri atau rendah hati merupakan sikap positif yang akan mengantarkan seseorang mendapat penghormatan dari orang lain. d. maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. 35 .

2. Apapun tantangannya. Kalian harus memulai sejak sekarang dan jangan ditunda-tunda. 36 . Hikmah yang diperoleh orang yang bertawadlu’ adalah selalu mendapatkan rahmat atau kasih sayang dari Allah swt. guruguru kalian. f. Dengan luasnya tali silaturrahim yang dibangun. agar teman-teman kalian tidak iri dan cemburu dengan kalian. ketika berpuasa. Mesti saja untuk melakukan tawadlu’ ini banyak tantangannya. Tidak makan dan minum secara berlebihan serta tidak memakai pakaian yang menunjukkan kemegahan dan kesombongan. Untuk memperoleh hikmah tersebut kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ sejak dini. orang-orang cacat fisik. Dalam kehidupan sehari-hari orang yang bertawadlu’ akan memperoleh penghormatan dari orang-orang di sekitarnya. ia akan mendapatkan banyak manfaat dari masyarakat yang lebih luas. (QS. meskipun kalian mampu membeli makanan dan pakaian yang mahal-mahal. Mau duduk-duduk bersama dengan orang-orang fakir miskin. dan yang sejenisnya. jangan lupa kalian harus selalu bertawadlu’ di hadapan Allah. al-Furqan (25): 63). Biasakah kalian berpakaian sederhana dan makan makanan yang biasa di makan teman-teman kalian. karena dia dapat bergaul dengan siapa pun tanpa memerhatikan status sosial dan derajatnya. dan juga di hadapan masyarakat pada umumnya. Di samping itu. di hadapan teman-teman kalian di sekolah. Silahkan kalian berusaha untuk melakukan perilaku-perilaku yang menunjukkan sikap tawadlu’ ini sehingga kalian benar-benar menjadi orang yang bertawadlu’ baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. misalnya ketika shalat.e. dan bersedia mengabulkan undangan mereka. kalian harus tetap berusaha untuk melakukannya. terutama ketika kalian sedang beribadah kepada-Nya. Yang harus kalian lakukan adalah: Mulailah kalian bersikap tawadlu’ di hadapan orang tua kalian. masih banyak perilaku sehari-hari yang menunjukkan adanya sikap tawadu’ pada diri seseorang. jika kalian ingin memperoleh hikmah tersebut. Membiasakan Perilaku Tawadlu’ Tawadlu’ merupakah salah satu bentuk akhlak mulia yang tercermin dalam perilaku Nabi Muhammad saw. Tentu saja. baik dari dalam diri kalian maupun dari luar diri kalian.

tentu saja kita tidak boleh menaatinya. Terhadap aturan-aturan yang tidak sesuai dengan perintah Allah. Pengertian Taat Dari segi bahasa. Taat merupakan salah satu dari perintah Allah terhadap orangorang yang beriman kepada yang pantas untuk ditaati. sementara sebagian yang lainnya tidak ditaati. jika kamu benar-benar 37 . Terkait dengan masalah taat ini Allah swt. Taati juga masih dibagi-bagi lagi menurut siapa yang harus ditaati. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). seperti orang tuanya. Para pemimpin kita sering memerintah orang lain dan harus ditaati perintahnya. Ada seseorang yang mampu menaati aturan atau perintah secara penuh. berfirman dalam al-Quran surat anNisa’ (4) ayat 59: ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. Kata tha’a berarti tunduk. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Yang patut ditaati adalah aturan-aturan yang sesuai dengan perintah Allah swt. Menaati yang kata dasarnya taat bisa dibagi dalam berbagai tingkatan. gurunya. 1. ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya). atau kepada orang yang selalu dihormatinya. Ada juga seseorang yang mampu menaati aturan hanya sebagian saja. Yang paling celaka adalah seseorang yang sama sekali tidak mampu menaati aturan atau perintah sedikit pun.B. para ulama. patuh. kata taat berasal dari bahasa Arab tha’ah yang berakar pada kata tha’a. dan Rasulullah saw. dan ulil amri di antara kamu. Taat Perlu diperhatikan: Menaati perintah bukanlah suatu yang gampang. Tentu saja menaati sesuatu tidak bisa sembarangan. atau taat. sementara mereka sendiri lupa tidak menaati aturan yang ada. pemerintah. Dari arti bahasa seperti itu dapat dipahami bahwa orang yang taat adalah orang yang tunduk dan patuh kepada Allah swt. Lebih mudah memerintah orang lain daripada menaati perintah orang lain. Untuk lebih jelasnya tentang taat ini ikutilah uraian di bawah ini. dan sebagainya. sehingga ia termasuk orang yang benar-benar taat.

selama tidak bertentangan dengan perintah Allah dan Rasulullah (al-Quran dan Sunnah).. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang Muslim dalam rangka taat kepada Allah swt. 2. Ahmad). Artinya semua perintah Allah dan Rasulullah harus ditaati dan semua larangan Allah dan Rasulullah harus dijauhi. dan ulil amri. dalam keadaan bagaimanapun. ketaatan kepada Rasulullah saw.? Seorang Muslim harus selalu taat dan patuh kepada Allah swt. Hal ini ditegaskan dalam al-Quran surat an-Nisa’ (4): 65: َ َّ ُ ْ ُ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ َ َ ْ ُ َ َ َ َ َ َ ْ‫فل وربّك ل يؤمُنون حّٰتى يحكموك فيما شجر بَيَنهم ثم ل يجدوا في‬ ۤ ِ ُِْ َ ِ ِْ (65 :‫أن ُسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما )النساء‬ ً ْ ِْ َ ْ ُ َّ ُ َ َ ْ َ َ ّ ِ ً َ َ ْ ِ ِ ‫َ ْف‬ 38 .” (QS. merupakan kunci dan patokan untuk menaati yang lain. ketaatan kepada ulil amri (ulama dan pemerintah).” (HR. Taat kepada Allah swt. Ketaatan kepada selain Allah swt. dan juga ketaatan kepada orang tua. Ia tidak boleh melampaui batas dan harus mengikuti semua perintah Allah swt. atau bermaksiat kepada Allah swt. guru. Di atas sudah disebutkan satu ayat al-Quran yang menegaskan perintah kepada orang-orang yang beriman agar taat kepada Allah swt. Artinya ketaatan kepada Allah swt. (yakni: makhluk Allah) tidak boleh menyalahi perintah Allah swt. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Taat kepada Allah swt. Ayat di atas dengan tegas memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar selalu taat kepada Allah. an-Nisa’ (4): 59). atau orangorang yang pantas dihormati. sekalipun hal itu tidak sesuai dengan keinginannya. Sementara itu ketaatan kepada ulil amri (para ulama dan pemerintah) dibatasi oleh ketentuan. bersabda: (‫)رواه أحمد‬ ّ َ َ ّ َ ِ ِ َ ِ ْ َ ِ ٍ ْ ُْ َ ِ َ َ َ َ ‫ل طاعة لمخلوق في معصية ال عز و جل‬ Artinya: “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk dalam rangka berbuat maksiat kepada Allah ‘Azza wa Jalla.. merupakan dasar dari semua ketaatan terhadap selain Allah swt.beriman kepada Allah dan hari kemudian. Rasulullah. Terkait dengan hal ini Rasulullah saw. Ketaatan kepada Allah dan Rasulullah tidak dibatasi oleh apapun. harus diikuti oleh ketaatan kepada Rasulullah saw. selanjutnya akan diuraikan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. Untuk memahami masalah taat secara lebih rinci. Ketaatan kepada Allah Swt.

selanjutnya akan melaksanakan seluruh kewajiban dan rukun Islam secara sempurna dan didasari dengan niat yang tulus ikhlas. d. an-Nisa’ (4): 65). demikian juga Muslim. Di samping melaksanakan shalat wajib. mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan. dan mereka menerima dengan sepenuhnya. b. Orang yang taat kepada Allah swt. Ia melaksanakan semua kewajibannya tanpa ragu-ragu dan tidak pernah mencari-cari alasan untuk tidak melaksanakannya. seperti “wirid” (membaca kalimah-kalimah thayyibah) dan selalu berdoa kepada Allah swt. dalam setiap perilakunya. Orang yang taat kepada Allah swt. Bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. Perintah shalat dan zakat sering disebut beriringan dalam al-Quran. Ia tidak berusaha untuk mencari persetujuan selain dari-Nya.” (QS. Ayat di atas menegaskan kepatuhan mutlak kepada Allah swt. yang dapat dilakukan oleh seorang Muslim dalam kehidupannya sehari-hari di antaranya adalah: a. dan didasari dengan iman yang murni. c. juga selalu membayar zakat jika memiliki harta yang cukup sesuai dengan ketentuan yang ada. Orang yang taat kepada Allah swt.Artinya: “Maka demi Tuhanmu. kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan. Dan akhirnya orang yang taat kepada Allah akan menyempurnakan keislamannya dengan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah (Makkah) jika 39 . Tanpa ketaatan kepada keduanya seseorang tidak dapat dikatakan beriman (mu’min). dan Rasulullah saw. Ia selalu melaksanakan shalat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. ia juga melaksanakan shalat-shalat sunnat untuk mendapatkan kesempurnaan dari perintah shalat. Ia juga selalu berpuasa sunnah untuk meraih keutamaan perintah berpuasa. dengan tulus juga harus selalu menerima semua kehendak dan ketentuan-Nya. juga harus selalu berpuasa di bulan Ramadlan semata-mata mencari keridoan Allah swt. zakat juga merupakan pilar Islam yang tidak boleh ditinggalkan bagi yang mampu. Ia juga menambah amalan-amalan lain yang terkait dengan pelaksanaan shalat. meskipun boleh jadi hal ini mengakibatkan orang lain membencinya. Orang yang taat kepada Allah swt. Ia selalu melaksanakan shalat tepat pada waktunya dan tidak pernah meninggalkannya. juga harus selalu mencari rido-Nya. Shalat merupakan tiang agama dan kunci amal baik seorang Muslim dalam beribadah kepada Allah swt. Hal ini karena. menerima semua kehendak Allah merupakan salah satu dari rukun iman yang enam. Sebagaimana shalat. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki kedudukan yang sama dalam hal kewajiban yang harus dilaksanakan seorang Muslim. Orang yang taat kepada Allah swt.

3. Dalam QS. harus dibuktikan dengan menaati Rasulullah saw. Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Dalam ayat yang lain Allah swt. an-Nisa’ (4): 80).mampu. Kalian harus selalu melaksanakan shalat-shalat wajib dan jika perlu ditambah dengan shalat-salat sunnah. Jika ada yang kurang baik. Apa yang harus kalian lakukan? Kalian harus berusaha menerapkan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. Dengan haji inilah ia akan meraih kebaikan yang sempurna (mabrur) yang tidak ada balasan yang layak kepadanya dari Allah swt. Kewajiban kalian selaku seorang Muslim harus kalian penuhi dengan sebaik-baiknya. Kalian juga perlu latihan melaksanakan zakat dan haji sehingga kelak kalian akan benar-benar dapat melaksanakan kedua kewajiban ini dengan baik jika kalian mampu. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta`atan itu). akan mencintainya dan akan mengampuni dosa-dosanya. Mulailah dari yang paling mudah dan mendasar. menegaskan bahwa bukti seseorang cinta kepada Allah swt. Taat kepada Rasulullah saw. selain surga. Dalam hal ini Allah swt. berfirman: (80 :‫)النساء‬ 40 . Barang siapa yang mengikuti dan menaati Rasulullah. maka Allah swt. merupakan konsekuensi dari taat dan patuh kepada Allah swt. berfirman: ‫من يطع الرسول فقد أطاع ال ومن تول ٰى فمآ أرسلناك عليهم حفيظججا‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ْ ََ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ُ ّ ِ ِ ُ ْ َ Artinya: “Barangsiapa yang menta`ati Rasul itu. Pada bulan Ramadlan kalian juga harus berpuasa penuh satu bulan. maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. sesungguhnya ia telah menta`ati Allah. misalnya kalian harus menerima kondisi kalian seperti sekarang ini.” (QS. Kalian jangan mudah mengeluh. usahakan untuk memperbaikinya. adalah mengikuti Rasulullah. Dalam berbagai ayat al-Quran Allah menegaskan bahwa ketaatan kepada Allah swt. kecuali ada halangan. an-Nisa’ (4): 80 Allah swt. seperti di atas dalam kehidupan kalian seharihari.

an-Nisa’ (4): 64 Allah swt. merupakan perintah Allah swt. Dalam berbagai ayat al-Quran. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (QS. Rasulullah saw. dilakukan dengan cara mengikuti semua yang diperintahkannya dan meninggalkan semua yang dilarangnya. Dalam hal shalat." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. al-Hasyr (59): 7). an-Nisa’ (4): 59 seperti di atas dan QS. ikutilah aku. berfirman: (64 :‫)النساء‬ ِ ِ ْ ِِ َ َ ُِ ّ ِ ٍ ْ ُ َ ْ ِ َ ْ َ ْ َ َ َ ‫ومآ أرسلنا من رسول إل ليطاع بإذن ال‬ Artinya: “Dan kami tidak mengutus seseorang rasul.” (QS. Karena itulah taat dan patuh kepada Rasulullah saw. misalnya. Hal ini bisa dilihat misalnya dalam QS. Hal ini menunjukkan bahwa menaati Rasulullah itu harus total sebagaimana menaati Allah. adalah agar ditaati oleh umatnya. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosadosamu. Kita tidak bisa mewujudkan ketaatan kita kepada Allah jika tidak menaati Rasulullah. Dalam QS. yang wajib hukumnya. an-Nisa’ (4): 64). al-Hasyr (59): 7: (7 :‫)الحشر‬ ‫ومآ ءات ٰيكم الرسول فخذوه ومانه ٰيكم عنه فانتهوا‬ ْ ُ َْ َ ُ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ ْ ُ ُ َ ُ ْ ُ ّ ُ ُ َ َ َ Artinya: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Ali ‘Imran (3): 31). menyebutkan bahwa ketaatan kepada Allah swt. dalam QS. bersabda: (‫)رواه البخاري‬ ‫َلوا كما رأيتموني أصلي‬ َّ ُ ِ ْ ُ ُ ْ ََ َ َ ْ ّ‫ص‬ 41 .” (QS. juga menyatakan bahwa diutusnya Rasulullah saw. jika kita tidak mengikuti Rasulullah yang mengajarkan cara-cara melakukan shalat. Demikian firman Allah swt. selalu beriringan dengan ketaatan kepada Rasulullah. kita tidak dapat melaksanakan shalat yang diperintahkan Allah kepada kita. Ali ‘Imran (3): 32. Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. melainkan untuk dita`ati dengan seizin Allah. Allah swt. Allah swt.‫قلْ إن كنتم تحبون ال فاتبعوني يحببكم ال ويغفر لك جم ذن جوبكم وال ج‬ ُ َ ْ ُ َْ ُُ ْ ُ َ ْ ِ ْ ََ ُ ُ ُ ْ ِْ ُ ْ ِْ ُ ِّ َ َ َ ْ ِّ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ُ (31 :‫غ ُور رحيم )آل عمران‬ ٌ ْ ِ َ ٌ ْ ‫َف‬ Artinya: “Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah.

Artinya: “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat. Rasulullah saw. Bentuk ketaatan seseorang kepada Rasulullah saw. Hal yang sama juga terjadi dalam masalah praktik melakukan ibadah haji dan praktik-praktik ibadah lainnya. merupakan manusia pilihan yang dapat memberi jalan dan penerang untuk meniti jalan yang benar dan lurus sekaligus juga memberi peringatan dan kabar gembira kepada manusia. para shiddiqin. kalian harus berusaha semaksimal mungkin untuk selalu menaati perintah-perintah Allah dan Rasulullah. syuhada’. sekaligus berusaha untuk selalu meninggalkan larangan-larangan Allah dan Rasulullah. Inilah yang dapat mengantarkan kalian dalam meraih kesuksesan di segala bidang yang kalian geluti dan kalian tekuni. siapa yang tidak mengikuti jalan ini. Jalan lurus yang ditunjukkan Rasulullah saw. sehingga kalian mengetahui apa sunnah-sunnah Nabi yang harus kalian terapkan dalam kehidupan kalian sehari-hari. Karena itu. sebagai figur teladan yang terbaik buat kalian (uswatun hasanah). pastilah ia akan mendapatkan kesesatan baik di dunia maupun di akhirat. Karena itulah. Dengan memedomani hadishadis Nabi tersebut dan berusaha menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu kalian akan selalu mendapatkan rahmat dari Allah dan selalu berada dalam bimbingan dan lindungan-Nya. Pada akhirnya.” (HR. adalah jalan yang diridoi oleh Allah swt. misalnya dalam pendidikan seperti yang sekarang kalian jalani. an-Nisa’ (4): 69). termasuk juga praktik-praktik bermuamalah. Tentu saja langkah awal yang harus kalian lakukan adalah memperbanyak bacaan kalian akan hadis-hadis Nabi saw. Allah swt. dan shalihin (QS. Berusahalah dengan keras untuk hal ini! Yang harus kalian lakukan adalah: Kalian harus berusaha menjadikan Rasulullah saw. berarti kalian sudah taat kepada Rasulullah 42 . Dengan begitu seseorang benar-benar taat kepadanya. Jalan lurus ini juga dilengkapi dengan rambu-rambu untuk dijadikan petunjuk bagaimana melewatinya. Berusahalah kalian melaksanakan sunnah-sunnahnya dengan memulai mempelajari dan memahami sunnah-sunnahnya. yang paling pokok adalah ia selalu menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah saw. al-Bukhari). Ia berusaha melakukan perintah-perintahnya dan menjauhi laranganlarangannya. juga menyatakan bahwa orang yang taat kepada Allah dan Rasulullah di akhirat kelak akan bersama para nabi. Itulah teman-teman terbaik yang akan didapatkan orang yang menataati Allah dan Rasulullah di akhirat kelak.

seperti ulama dan pemerintah. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. khususnya di Indonesia. dan ulil amri di antara kamu. tetapi mereka sering disebut sebagai cendekiawan atau pakar ilmu pengetahuan (ilmuwan). tanpa dibatasi pada ilmuilmu tertentu. Taat kepada Ulil Amri Dari segi bahasa ulil amri berarti pemilik perkara atau kekuasaan. Yang dimaksud ulama di sini adalah orang-orang yang mengetahui berbagai macam ilmu secara mendalam dan dapat memberitahukannya kepada orang lain. 4. dari keseharian kalian.saw. dan yang sejenisnya. bukan atas nama pribadi. menaati ulama dan ulil amri berarti taat dan patuh terhadap semua ketetapan atau keputusan yang dibuat oleh para ulama dan para umara’ (pemerintah). Namun dalam pemahaman masyarakat kita. dalam al-Quran (sperti sudah disebutkan di atas): ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. ilmu tauhid. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). an-Nisa’ (4) ayat 59 diterjemahkan menjadi setiap yang memiliki hak untuk mengatur. Hal ini didasarkan pada firman Allah swt. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Sebenarnya makna ulama secara umum meliputi semua bidang ilmu. kata ulama lebih dimaknai sebagai orang-orang yang mendalami berbagai bidang ilmu agama. Buang jauh-jauh sifat-sifat negatif yang sangat dibenci oleh Rasulullah saw. Dalam buku (kitab tafsir) al-Qur’an dan Terjemahnya yang disusun oleh Departemen Agama RI. Mereka melakukan tugasnya untuk kemakmuran negara dan rakyat (bangsa). jika kamu benar-benar 43 . Dengan kata lain ulil amri berarti yang memiliki urusan atau kekuasaan. kata ulil amri yang terdapat dalam QS. Orang-orang yang menekuni atau mendalami bidangbidang ilmu selain ilmu-ilmu agama tidak disebut sebagai ulama. Adapun yang dimaksud umara’ (pemerintah) adalah para penyelenggara negara mulai dari yang tertinggi (presiden) hingga yang paling rendah (kepala desa) atau mungkin yang lebih rendah dari kepala desa. Menaati ulama dan ulil amri termasuk salah satu kewajiban kita selaku umat Islam. seperti ilmu-ilmu yang terkait dengan al-Quran dan hadis. ilmu fikih. Dengan demikian.

dan hal-hal yang terkait dengan semua itu. ekonomi. maka tidak ada kewajiban bagi orang-orang mu’min untuk menaati mereka. Tentu saja kita tidak membabi buta menaati semua ketetapan ulama dan pemerintah. Ayat di atas memerintahkan orang-orang yang beriman untuk taat kepada Allah swt. (dengan memegangi al-Quran). Sedang taat kepada ulil amri tidak bersifat mutlak. dan lain sebagainya. Berkat jasa ulama ajaran-ajaran Islam tetap lestari hingga sekarang dan di masa-masa mendatang. Dengan ijtihad mereka lahir berbagai ilmu (agama) yang memudahkan kita untuk memahami dan mengamalkan isi dan ajaran al-Quran dan Hadis. Karena begitu besar jasa para ulama ini sampai-sampai Nabi saw.” (QS. Jika ketetapan yang mereka buat bertentangan dengan ketetapan Allah atau dalam rangka bermaksiat kepada Allah. (dengan memegangi Sunnahnya). tetapi memiliki prasarat khusus. Melalui ulama kita dapat mengetahui dan mengkaji al-Quran dan Hadis. maka kita tidak boleh menaati mereka.beriman kepada Allah dan hari kemudian. puasa. Dari ayat di atas dapat juga dipahami bahwa ketaatan terhadap Allah dan Rasulullah bersifat mutlak. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Ulama adalah orang-orang yang sangat berjasa dalam perkembangan Islam. haji. kepada Rasulullah saw.” (HR. zakat. seperti dalam bidang hukum. dan kepada ulil amri (dengan memegangi hasil-hasil ketetapan dan keputusan mereka). Semua ketetapan yang harus kita taati adalah yang tidak bertentangan dengan ketetapan Allah swt. Sebagai contoh dalam kehidupan bernegara adalah kita berusaha mengikuti ketetapan pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan kita yang ditetapkan melalui undang-undang atau peraturan-peraturan pemerintah. Jika keputusan yang mereka buat bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. bersabda: (‫)رواه الترمذي‬ ِ َ ِ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ َ َُ ْ ‫العلماء ورثة النبياء‬ Artinya: “Para ulama adalah pewaris para nabi. at-Tirmidzi). Bentuk ketaatan kepada umara’ (pemerintah) misalnya dengan mengikuti semua ketentuan yang (peraturan) yang mereka buat terkait dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. politik. Dalam hal ini kita bahkan 44 . artinya tidak ada prasarat khusus. Dalam hal ibadah misalnya kita menaati ketentuanketentuan yang lebih praktis dan teknis dalam masalah shalat. an-Nisa’ (4): 59). juga Rasulullah saw. pendidikan. yakni jika keputusan atau ketetapan yang mereka buat tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Adapun bentuk ketaatan kita kepada ulama misalnya dengan mengikuti ketetapan atau fatwa-fatwa mereka dalam hal ibadah dan muamalah.

Jika peraturan-peraturan itu isinya tidak bertentangan dengan ketentuan agama Islam (al-Quran dan Sunnah). kita pun harus berbuat yang sama kepada guru. Bergaul dengan orang tua tidak sama seperti bergaul dengan orang-orang lain atau teman-teman sebaya kita.diperintahkan untuk mengingatkan mereka agar kembali kepada ketetapan Allah swt. peraturan di masyarakat. Dalam sebuah hadis Nabi ditegaskan bahwa keridoan Allah swt. Di samping kita harus memberikan perlakuan yang istimewa kepada kedua orang tua. sebab kalian diperintahkan untuk taat kepada mereka. dan peraturan-peraturan negara lainnya. Taat kepada Orang Tua dan Guru Orang tua adalah orang yang melahirkan kita. Kita memiliki dua orang tua. Merekalah yang melahirkan kita. peraturan berpolitik. Guru juga merupakan orang yang istimewa bagi kita. Islam melalui al-Quran dan hadis Nabi saw. yaitu bapak dan ibu. Jika ketetapan-ketetapan yang dibuat oleh mereka (ulil amri) tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah maka kalian harus menaatinya. Karena itu. seperti peraturan sekolah. Orang tua nomor satu adalah orang tua yang melahirkan kita dan orang tua kedua adalah orang tua yang memberikan kepandaian kepada kita. kita harus memberikan penghargaan yang istimewa kepada mereka. Yang dapat kalian lakukan adalah: Kalian jangan menyepelekan ketetapan-ketetapan para ulama dan pemerintah. sehingga kita harus menghormati mereka dan patuh terhadap perintah-perintahnya. seperti peraturan lalu lintas. maka kalian harus mematuhinya. Dengan begitu kalian nantinya akan taat pada peraturan-peraturan yang kedudukannya lebih tinggi dari itu. telah memberikan aturan mengenai apa yang harus kita lakukan terhadap kedua orang tua. dan lain sebagainya. Guru merupakan orang tua kedua bagi kita. sangat tergantung pada keridoan orang tua. peraturan rumah tangga. dan sebaliknya 45 . 5. Orang tua memiliki kedudukan yang sangat istimewa di hadapan kita. Kita ada di muka bumi ini lantaran orang tua kita. Karena itu kalian harus memulai dengan mengenal berbagai peraturan yang ada di lingkungan kalian. yang keduanya selalu disebut dengan kedua orang tua.

” (HR. kemudian mengasuh. Keduanya yang melahirkan kita. tanpa ada rasa pamrih atau ingin dibalas jasanya nanti. واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما‬ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ً ِ َ ً ْ َ . Nabi saw. al-Bukhari dan Muslim). Kemudian aku bertanya lagi: “Seterusnya apa?” Beliau menjawab: “Jihad fi sabilillah.kemurkaan Allah swt. ‘Abdullah bin Mas’ud. قلت: ثم‬ .(‫أي؟ الجهاد فى سبيل ال )متفق عليه‬ ِ ِ ْ َِ ِ ُ َ ِ ْ ّ َ Artinya: “Aku bertanya kepada Nabi saw. قلت: ثم أي؟ قال: بر الوالدين. mendidik. Karena itulah. terutama ibu kita. Islam menetapkan bahwa berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah wajib dan merupakan amalan utama. dia berkata: ‫سألت النبى صلى ال عليه وسلم: أى العمل أحب إلى ال تعالى؟‬ َََ ِ َِ ّ َ َ ِ َ َ ْ ّ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ َّ ّ ِ ّ ُ ْ ََ ّ ُ ُ ْ ُ ِ ْ َ ِ َ ْ ّ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ََ ُ َ ّ َ ‫َ ل‬ ‫قا َ: الصلة على وقتها.: “Apa amalan yang paling disukai oleh Allah swt. Dalam hadis. bersabda: ‫)رواه‬ ‫رضى ال فى رضى الوالدين وسخط ال فى سخط الوالدين‬ َْ ِ َ ْ ِ ْ ُ ِ ِ ُ ْ ُ َ ِ َْ ِ َ ْ َ ِ ِ ُ َ ِ . Kedua orang tua sangat besar jasanya bagi kita. berfirman: َ َ ْ ِ ّ َ ُْ َ ّ ِ ً َ ِ ِ ْ َ ِ َ ْ ِ َ ُ ّ ِ ّ ِ ۤ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُل‬ ‫وقض ٰى ربك أ ّ تعبدو إل إياه وبالوالدين إحْسانا إما يبلغن عندك‬ ۤ‫ُ ا‬ ََ ‫الكب َ أحد رما أو كلهما فل تق ْ ل لما أف ول تنهرهما وقل لهما‬ َ ُ َ ْ ُ َ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ ّ ُ َۤ ‫ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َ َ َ ُ َه‬ ُ ُ ‫قول كريما. Dalam surat al-Isra’ (17) ayat 23-24 Allah swt. Aku bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau menjawab: “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. kedua orang tua kita harus menjadi prioritas utama yang harus kita beri penghormatan. atTirmidzi).?” Beliau menjawab: “Shalat tepat waktunya”.(‫الترمذى‬ Artinya: “Keridoan Allah terletak pada keridoan kedua orang tua dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan kedua orang tua. sangat tergantung pada kemurkaan orang tua. dan membesarkan kita dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang. Tidak ada manusia di muka bumi ini yang paling besar jasanya selain dari kedua orang tua kita. diriwayatkan melalui shahabat.” (HR.(24-23 : ‫كما ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ََّ َ َ 46 .

jika terhadap orang 47 . Di sinilah arti pentingnya taat kepada orang tua. ad-Dailami). dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang hormat.” (HR. Kita harus selalu mengucapkan perkataan yang baik dan sopan. ibulah yang harus didahulukan untuk kita hormati. sebagaimana keduanya telah mengasihani aku masih kecil”. datanglah (lebih dahulu) kepada ibumu. Betapapun pandai dan shalihnya seseorang.” Disabdakan juga: “Jika ibu dan bapakmu memanggil kamu. Kita juga diperintahkan untuk selalu mendoakan keduanya agar diampuni dosanya.(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ّ ُ ْ ِ َ ْ َ َ ْ َ ُ َّ َْ ‫الجنة تحت أقدام المهات‬ Artinya: “Surga itu terletak di bawah telapak kaki para ibu. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. kasihanilah kiranya keduanya. Jawaban Nabi yang pertama sampai ketiga adalah ibunya. dan baru jawaban Nabi yang keempat adalah bapaknya.Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan supaya kamu berbuat baik kepada ibu bapak. jangan pula kamu membentak keduanya. sampai-sampai Nabi bersabda: . terutama setelah keduanya mulai tua (lemah). Dari kedua orang tua tersebut.” (HR. Jangan sekali-kali kita menyakiti keduanya (‘uququl walidain). Hadis tersebut mengisyaratkan bahwa seorang ibu sangat menentukan surga bagi anak-anaknya. Nabi melalui beberapa hadisnya menjelaskan keutamaan ibu daripada bapak untuk kita hormati. Artinya seorang anak belum dapat masuk surga jika tidak mendapatkan restu dari ibunya. Ada juga hadis Nabi yang diriwayatkan oleh alBukhari dan Muslim yang menjelaskan jawaban Nabi atas pertanyaan seorang sahabat tentang siapa yang lebih berhak untuk dihormati. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh al-Hakim. sekali-kali janganlah kamu berkata kepada keduanya “ah”. al-Isra’ (17): 23-24). Nabi bersabda: “Orang yang paling besar haknya kepada anak adalah ibunya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya ada dekat denganmu (dalam pemeliharaanmu) sampai berumur lanjut. terutama ibu. Ahmad). Berdasarkan ayat di atas kita harus berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain). dan katakanlah: “Wahai Tuhanku. baik ketika keduanya masih hidup maupun ketika sudah meninggal dunia.” (QS. meskipun hanya sekedar mengucapkan kata “ah” atau perkataan lain yang menyinggung atau menyakiti hati mereka. Satu hadis lagi yang sangat populer di kalangan umat Islam adalah hadis yang menunjukkan tingginya kedudukan seorang ibu.

maupun masalah lainnya. terutama dengan mencari nafkah untuk keluarga dan melindungi keluarga dari berbagai gangguan yang mungkin terjadi. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. Luqman (31): 15). dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik …” (QS. tetapi anak harus menolaknya dengan cara yang baik dan penuh rasa hormat. maka tidak akan memperoleh rido dari Allah swt. merawat. menyusui.tuanya tidak hormat dan tidak taat. dan membesarkannya. b. jodoh. Mengikuti keinginan dan saran kedua orang tua dalam berbagai aspek kehidupan. seperti yang dijelaskan oleh ayat al-Quran di bawah ini: ‫وإن جاهدا َ كعلى أن تشرك بي ما ليس لك به علم فل تطعهما‬ َ ُ ْ ِ ُ َ َ ٌ ْ ِ ِ ِ َ َ َ ْ َ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َ ٰۤ َ َ َ َ ْ َِ . selama semuanya itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sang bapak juga ikut bersama-sama ibu mengasuh. Al-Quran menggambarkan penderitaan orang tua dalam mengasuh anak dengan firman-Nya: ْ‫ووصينا النسان بوالديه حملته أمه‘ وهن اعلى وهن وفصاله‘ في‬ ِ ُ َ ِ َ ٍ ْ َ ٰ َ ً ْ َ ّ ُ ُ ْ ََ َ ِ ْ َ ِ َ ِ َ َ ْ ِْ َ ْ ّ َ َ . maka tidak ada kewajiban bagi si anak untuk menaati orang tuanya. Apabila di antara hal itu ada yang bertentangan dengan ajaran Islam. dan tidak akan dapat memasuki surga-Nya. pekerjaan. kemudian melahirkan. yakni sebagai berikut: a. Bersyukurlah kepada-Ku dan 48 . Sang ibu telah mengandung anak dengan susah payah dan penuh penderitaan. Dari uraian di atas dapat dijelaskan beberapa bentuk ketaatan seorang anak kepada kedua orang tuanya. dan membesarkannya.(15 :‫وصاحبهما في الدنيا معروفا … )لقمان‬ ً ُ ْ َ َْ ّ ِ َ ُ ْ ِ َ َ Artinya: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuan tentang itu. baik dalam masalah pendidikan. merawat.(14 :‫عامين أن اشكر لي ولوالديك إلي المصير )لقمان‬ ُ ْ ِ َ ْ ّ َِ َ ْ َ ِ َ َِ ْ ِ ْ ُ ْ ِ َ ِ ْ َ َ Artinya: “Dan Kami wasiatkan (wajibkan) kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. Menghormati dan memuliakan kedua orang tua dengan penuh rasa terima kasih dan kasih sayang atas jasa-jasa keduanya yang tidak mungkin bisa dinilai dengan apa pun. mengasuh. dan menyapihnya dalam dua tahun. maka janganlah kamu mengikuti keduanya.

harus selalu membantu pekerjaan orang tua.” (QS. kasihanilah mereka keduanya.” (QS.” (QS. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. Membantu kedua orang tua secara fisik dan material. Dalam hal ini Allah swt. Selalu mendoakan kedua orang tua agar selalu mendapatkan ampunan. seperti bapak. al-Isra’ (17): 23). dan lain sebagainya. berfirman: َ َ ّ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ‫ِإّ َ ُْ َ ّ ِ ْ َ َ ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َل‬ ‫ما يبلغن عندك الكب َ أحد رما أو كلهما ف َ تقل لهمآ أف ول‬ ُ . c. hanya kepada-Kulah kembalimu. 2) berbicara dengan orang tua dengan lemah lembut (baik bahasanya maupun suaranya). 49 . Luqman (31): 14). d. Ketika masih tinggal bersama-sama dengan orang tua (belum berkeluarga).(24 :‫ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ َ َّ Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.kepada dua orang ibu bapakmu.(23 :‫تنهرهما وقل لهما قول كريما )السراء‬ ً ِ َ ً ْ َ َ ُ َ ْ َُ َ ُ ْ َ َْ Artinya: “Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. mengkafani. misalnya. dan karunia dari Allah swt. 3) tidak mengucapkan kata-kata kasar atau kata-kata lain yang menyakitkan hati orang tua. al-Isra’ (17): 24). e. seorang anak. menshalatkan. mulai dari memandikan. dan ketika sudah berkeluarga (berdiri sendiri) seorang anak harus selalu membantu orang tua dari segi keuangan. berfirman: ‫واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما كما‬ َ َ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ . Dalam hal ini Allah swt. 2) melunasi hutang-hutangnya. ayah. rahmat. Jika kedua orang tua telah meninggal. papa. maka yang harus dilakukan seorang anak adalah: 1) mengurus jenazahnya dengan sebaik-baiknya. Di antara bentuk penghormatan kepada orang tua adalah: 1) memanggil orang tua dengan panggilan yang menunjukkan rasa hormat. dan menguburkannya.

”Ya Allah. aku pergi mencari kayu. Kemudian turunlah hujan. “Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu dari batu ini. Tanganku hitam dan kotor. “Lenyaplah jejak dan tertutup batu. Tidak ada yang tahu posisi kalian.3) melaksanakan wasiatnya. kecuali Allah. karena terusir dari keluarganya. b. Sedangkan aku tidak pernah menyediakan minum sebelumnya untuk keluarga. Aku tidak pergi sebelumnya. kecuali kalian meminta dengan amal salehnya. di samping pembalasan (siksa) di akhirat kelak. Kemudian aku memerah susu untuk minum keduanya. Durhaka kepada kedua orang tua menyebabkan semua amal menjadi sia-sia dan tidak bermanfaat. Ada tiga pemuda – sebelum zaman kami – pergi. sungguh aku mempunyai kedua orang tua yang sudah renta. Memohonlah kepada Allah semoga akan dapat membukanya. Mereka berkata. 5) memuliakan sahabat-sahabatnya. serta yang lainnya dengan riwayat yang bermacam-macam. Durhaka kepada kedua orang tua akan disegerakan pembalasannya oleh Allah di dunia sekarang. c. dan 6) mendoakannya. Aku menunggu keduanya bangun sampai pagi. Karena itu. Itulah beberapa uraian tentang kewajiban berbuat baik atau taat kepada kedua orang tua dan cara-cara yang harus dilakukan oleh seorang anak dalam pergaulannya dengan kedua orang tuanya. Aku masih menemukannya dalam keadaan tertidur. Hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan durhaka kepada kedua orang tua adalah: a. “Lihatlah pada amal perbuatan saleh yang telah kalian lakukan karena Allah swt. Bergeserlah di mulut goa itu batu besar yang kemudian menutupnya.” Dalam riwayat yang lain. Sedangkan sebelumnya aku benci untuk memerah susu. Durhaka kepada kedua orang tua termasuk di antara dosa besar yang dapat mengakibatkan siksaan neraka. sehingga mereka tergiring ke sebuah goa di kaki gunung. 4) meneruskan silaturrahim yang dibina orang tua di waktu hidupnya. MUTIARA KISAH Dalam hadis shahih yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim. Jika berbuat baik kepada orang tua (birrul walidain) itu wajib maka durhaka kepada kedua orang tua (uququl walidain) adalah dosa besar yang harus benar-benar dijauhi. keduanya 50 . mintalah kepada Allah dengan amal terbaikmu.” Salah seorang dari mereka berkata. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain. Kemudian. sampai keduanya tertidur. Suatu hari.” Dalam riwayat lain disebutkan.

baik secara formal maupun informal. Guru formal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran secara formal di kelas atau dalam suatu lembaga pendidikan dan pengajaran yang disebut sekolah. maka kita harus berbuat baik kepada guru dengan cara seperti berikut: a. g. Dengan demikian. Karena itu. dan lain sebagainya. e. Menaati dan melaksanakan semua yang diperintahkan oleh guru. apalagi berbuat kasar kepadanya. meskipun ada juga orang tua yang dapat melakukan tugas seperti itu. yakni orang yang mendapatkan pendidikan dan pengajaran dari seorang guru baik secara formal maupun informal.” Yang satunya lagi. lalu meminumnya. b. 51 . buku. Mengamalkan ilmu yang diajarkan guru. Tidak semua orang tua mampu mengantarkan anaknya menjadi orang yang baik dan berguna. Jangan berperilaku tidak sopan kepada guru. Ya Allah. c. Jangan membicarakan kekurangan guru di hadapan orang lain. Adapun guru adalah orang yang memberikan pendidikan dan pengajaran kepada kita. “Menumbuhkan harta benda yang disewakan. maka geserlah posisi batu itu.” Kemudian yang lainnya menyebut amal terbaiknya. Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa guru merupakan orang tua kita yang kedua.” Bergeserlah batu itu dari mereka secara keseluruhan. Berperilaku sopan terhadap guru baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku. “Aku telah terbebas dari keinginan perbuatan zina dengan anak pamanku. Sedang guru informal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran di luar kelas/sekolah melalui ceramah. apalagi dengan sengaja meremehkan dan merendahkan guru di hadapan orang lain. baik di dunia maupun di akhirat. jika aku mengerjakan hal itu untuk mencari rido-Mu. Karena begitu besarnya jasa guru kepada kita. Batu itu bergeser sedikit. Gurulah yang mengantarkan kita menjadi orang yang memiliki bekal untuk hidup. d. Memerhatikan pelajaran dan pendidikan yang diberikan guru baik di kelas maupun setelah di luar kelas serta berusaha untuk menguasainya. Kebalikan dari guru adalah murid. guru dapat mengganti peran orang tua dalam mendidik anaknya. Sehingga. Dari pengertian ini ada dua macam guru. Jangan mempersulit guru dengan berbagai pertanyaan yang memang bukan bidang gurunya. diskusi. f. yaitu guru formal dan guru informal. tetapi mereka belum bisa keluar. semuanya bisa keluar dengan leluasa. peran guru tidak kalah pentingnya bagi kita di samping orang tua.terbangun.

tentu saja selama tidak melanggar ketaatan kalian kepada Allah swt. C. mungkin ada orang-orang lain yang perlu kalian hormati dan sekaligus kalian taati. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. Ingatlah! Ini adalah kunci sukses kalian dalam meniti kehidupan di dunia ini dan untuk meraih sukses besar nanti di akhirat. Jangan sampai kalian mengikuti pepatah: “air susu dibalas dengan air toba”. maka taat dan hormat kepada mereka merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda. B. tentunya kalian sudah memahami apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati kedua orang tua dan guru tersebut. UJI KOMPETENSI A. Bagaimana kalian dapat menguasai ilmu jika kalian tidak taat kepada guru yang mengajarkan ilmu tersebut? Berusahalah kalian sebaik-baiknya untuk hal ini dan abaikan teman-teman kalian yang mencemooh kalian untuk kewajiban yang sangat penting ini.Di samping orang tua dan guru. kalian mutlak harus taat kepada orang tua kalian. Untuk meraih keridoan Allah swt. atau D! 52 . Begitu juga kalian mutlak menaati guru kalian agar kalian sukses dalam menjalankan tugas kalian sebagai peserta didik yang menjalankan proses pendidikan. Orang-orang yang banyak ber jasa kepada kalian juga layak untuk kalian taati. Jika perlu ajaklah mereka untuk melakukan hal yang seperti kalian lakukan. Agama Islam mengajarkan untuk selalu membalas jasa baik orang lain. Apa yang harus kalian lakukan? Dengan memahami bentuk-bentuk ketaatan kepada kedua orang tua dan guru seperti yang diuraikan di atas. Karena begitu besarnya jasa orang tua dan guru terhadap kalian dan juga kita semua.

Yang mutlak harus ditaati di dunia ini adalah . Ketiga-tiganya 3.. Menurut al-Quran surat an-Nisa’ ayat 59. Orang yang kaya C. dan . Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. B.. Yang kita taati banyak memberikan manfaat untuk kita. orang tua D. D. Ulil amri D.. dan .. uququl walidain D. Mengapa kalian harus taat dan hormat kepada guru kalian? 53 . D.. Sebutkan beberapa bentuk penghormatan yang diberikan oleh anak kepada kedua orang tuanya! 2. Allah swt. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1.. A.. B. Kita boleh menaati siapa pun dengan syarat .. menegaskan bahwa keridoan Allah terletak pada keridoan . A. 4. Berbuat baik kepada orang tua dalam istilah agama disebut ... C.... Dalam salah satu hadisnya. Di antara orang tua yang paling utama mendapat penghormatan adalah .. 5.. 3. malaikat-Nya 5.1. Yang harus dilakukan seorang anak kepada orang tuanya yang sudah meninggal di antaranya adalah . Syetan dan Iblis 2. khairul walidain B. Yang kita taati adalah orang tua dan guru kita. Manusia sebagai makhluk Allah yang lemah tidak sepantasnya berbuat sombong. Rasulullah saw. Yang kita taati tidak pernah menyuruh kita bermaksiat kepada Allah. 4.. D. Rasul-Nya C.. Orang yang berilmu B.. birrul walidain B. Nabi-Nya B. Yang pantas untuk membanggakan diri dan sombong di dunia ini adalah . Nabi Muhammad saw. 2. Allah swt. C.. sukhtul walidain C.. Yang kita taati tidak akan mencelakakan kehidupan kita seharihari.... yang harus ditaati oleh orang yang beriman adalah . A. yang ada pada diri seseorang. A.. A.. tetapi sebaliknya ia harus bersikap . Ketenangan dalam hidup merupakan salah satu buah dari sifat .

ketangguhan. Rasulullah saw. guru bisa mengambil bahan ajar seperti itu dan diberi tambahan seperlunya saja. Diskusikan bersama teman-temanmu mengenai hikmah yang dapat kalian peroleh. mulai dari yang paling ringan secara bertahap hingga yang paling berat. dan ulil amri! 3. baik al-Quran maupun hadis. Bahan ajar di atas juga sudah mendorong peserta didik untuk berfikir kritis (cerdas) dan tekun serta kerja keras. kumpulkan beberapa dalil. Proyek! 1. misalnya metode-metode seperti yang diuraikan di atas. Sebagai tugas individu. guru juga bisa menambah gambar atau ilustrasi yang juga mendukung peserta didik untuk berkarakter. penilaian atau evaluasinya sudah ada tetapi belum lengkap. jika kalian selalu menaati Allah swt. Untuk lebih melengkapi bahan ajar tersebut. Apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati ulil amri! D. dan demokratis melalui berbagai metode yang digunakan. Guru juga bisa menambahkan instrumen penilaian afektif (sikap) dan psikomotorik (perilaku) beserta rubrik penilaiannya. Dengan demikian. guru bisa menambah pengayaan untuk lebih mendorong peserta didik agar membiasakan karakter tawadlu’ dan taat dalam kehidupannya sehari-hari. kecerdasan. Dari contoh bahan ajar dengan adaptasi penuh yang membahas masalah tawadlu’ dan taat seperti di atas. dan begitu juga bahasanya cukup santun. jelaslah bahwa muatan isi materinya sudah mengandung nilai-nilai karakter. 54 . yang terkait dengan perintah untuk menaati kedua orang tua! 2. Metode atau cara penyajiannya (pembelajarannya) juga sudah cukup mendorong peserta didik untuk berkarakter. Guru bisa menambahkan evaluasi atau penilaian yang juga lebih mendorong agar siswa berkarakter. kepedulian. yakni karakter kereligiusan. Namun demikian. Bahan ajar ini jelaslah bermuatan nilai-nilai karakter yang harus diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. misalnya dengan memotivasi agar peserta didik selalu membiasakan karakter-karakter tersebut. Dalam proses pembelajaran di kelas guru juga harus menjadi contoh dalam pengembangan nilai-nilai karakter kejujuran. Sementara itu..3. Cobalah kalian mulai sekarang mulai membiasakan perilaku terpuji seperti tawadlu’dan taat baik di lingkungan sekolah.. keluarga. maupun masyarakat. terutama karakter tawadlu’ dan taat.

Begitu juga. misalnya mengambil materi tentang tawadlu’ sebagian saja. Thaharah memiliki 55 . Pengertian Thaharah dan Dasar Hukumnya Kata thaharah berasal dari kata bahasa Arab at-thaharah yang berarti suci dan bersih. Untuk melengkapi uraiannya. dan cara melakukannya. tetapi sebagiannya saja. thaharah berarti bersuci dari hadas dan najis. Guru juga bisa menambah kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong siswa melakukan pembelajaran sekaligus pembiasaan agar berkarakter seperti yang diharapkan. Yang perlu ditekankan di sini adalah dalam melakukan revisi guru harus memerhatikan ketentuan di atas sehingga benar-benar mendorong peserta didik untuk berkarakter mulia. seperti pengertiannya. At-thaharah juga bisa berarti bersuci (dari kotoran). guru bisa menambah evaluasi atau penilaian yang lebih komprehensif baik dari segi teknik maupun dari segi cakupannya. Dalam pemahaman syariah (hukum) Islam. mungkin dari segi kegiatan pembelajarannya. Guru menuliskan kembali bahan (materi) hasil adaptasinya beserta semua revisi dan tambahan yang dilakukannya dalam satu bahan ajar. mungkin dari segi isinya. dikemukakan juga dalil-dalil naqli baik dari ayat-ayat al-Quran maupun hadis Nabi saw. hanya di sini guru tidak mengadaptasi semua bahan (materi). macammacamnya. Jadi. atau mungkin dari segi penilaian atau evaluasinya. Contoh: Potongan bahan ajar dalam salah satu buku ajar kelas 7 semester 1 sebagai berikut: B. Guru melakukan revisi ini lalu hasil revisiannya dijadikan satu dengan bahan adaptasinya sehingga menjadi satu bahan ajar yang utuh. Sebagai contoh. masalah thaharah terkait dengan masalah kesucian dan kebersihan. 1. lalu guru menambah penjelasan dari bahan ajar yang lain. Thaharah (Bersuci) Untuk memahami masalah thaharah dan dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. guru mengambil sebagian dari bahan ajar di atas. Guru di sini lebih banyak melakukan revisi dan tambahan.b. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi kedua ini hampir sama dengan strategi pertama. dasar-dasarnya. di bawah ini akan diuraikan permasalahan penting yang terkait dengan masalah thaharah ini.

b. alBaqarah (2): 222). atau tayammum. Ahmad).kedudukan yang penting dalam hukum Islam. pakaian. baik hadas kecil maupun hadas besar dengan melakukan wudlu. bersabda: . yaitu: a. Nabi saw. Macam-macam Thaharah Secara umum thaharah (bersuci) dapat dibagi menjadi dua macam. yaitu hadas yang bisa disucikan dengan mandi wajib atau tayammum.” (QS.. seperti batu. serta junub atau janabat bagi laki-laki maupun perempuan. seperti bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim (kerabat dekat). yaitu mensucikan badan.” (HR. yaitu: a. nifas. atau dengan benda-benda suci yang keras. Dalam salah satu hadis. 2. mandi. dan tempat dari najis dengan air yang suci dan mensucikan. Kebersihan juga merupakan bagian yang penting dalam kesempurnaan iman seseorang Muslim. kayu. seperti haidl. 3. dan membaca al-Quran. atau melahirkan bagi perempuan. Hadas besar. tisu. seperti shalat. 56 . thawaf. seperti firman-Nya dalam surat al-Baqarah (2) ayat 222: (222 :‫)البقرة‬ َ ْ ِ ّ َ َُ ْ ّ ِ َُ َ ْ ِ ّ ّ ّ ِ ُ َ ّ ِ ‫إن ال يحب التوابين ويحب المتطهرين‬ Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri. Thaharah merupakan persyaratan untuk melaksanakan ibadah kepada Allah swt. yaitu hadas yang dapat disucikan dengan melakukan wudlu atau tayammum. dan lainlainnya.(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ْ ِ ْ َ ِ ُ َ َ َّ ‫النججظافة من اليجمان‬ Artinya: “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dalam al-Quran ditegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang selalu menjaga kebersihan dan kesucian. yaitu mensucikan diri dari hadas. mengeluarkan sesuatu dari lubang qubul (“pintu depan”) maupun lubang dubur (“pintu belakang”) b. Hadas kecil. Bersuci dari hadas. Macam-macam Hadas dan Cara Mensucikannya Hadas ada dua macam. Bersuci dari najis.

baunya. baunya. c. Najis mughallazhah. Cara mensucikan najis ini cukup dengan memercikkan air pada benda yang kena najis ini. 7) Muntah. Cara mensucikannya dengan menghilangkan zat. Macam-macam Najis dan Cara Mensucikannya Najis ada tiga macam. Yang termasuk ke dalam najis ini adalah air liur anjing atau babi dan bekas jilatannya. b. Cara mensucikannya adalah dengan membasuh bekas jilatan tersebut dengan air yang suci sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci. yaitu najis yang berat. tetapi tidak tampak zat dan warnanya. 6) Khamer atau minuman keras yang memabukkan. Yang termasuk dalam najis ini adalah semua najis selain dari najis mukhaffafah dan najis mughallazhah. dan rasanya. Najis mutawasithah. misalnya karena berciuman. Dengan demikian air kencing anak perempuan yang belum berumur dua tahun tidak termasuk najis ini meskipun belum makan dan minum selain air susu ibu. Najis mutawasithah dibagi menjadi dua. yaitu najis yang diyakini adanya. nifas. dan yang sejenisnya. 9) Bagian binatang yang diambil dari tubuhnya sewaktu masih hidup. 5) Semua yang keluar dari lubang qubul dan dubur. 3) Air kencing selain yang tidak termasuk najis mukhaffafah. atau rasanya. yaitu: 1) Najis hukmiyah. 57 . seperti air kecing yang sudah kering. yaitu cairan berwarna putih yang keluar dari kemaluan baik laki-laki maupun perempuan yang tidak disertai tekanan syahwat yang sangat kuat. 2) Najis ‘ainiyah. 2) Darah baik merah maupun putih selain hati dan limpa. berangan-angan tentang masalah seksual. bau. Najis mukhaffafah. dan istihazhah (darah penyakit). yaitu: a. Cara mensucikannya cukup dengan mengalirkan air pada benda yang kena najis. warna. yaitu najis yang ringan. yaitu najis pertengahan antara najis yang ringan dan yang berat. Yang termasuk dalam najis ini adalah: 1) Bangkai binatang selain dari binatang laut (ikan) dan binatang darat yang tidak berdarah seperti belalang.4. kecuali air mani (cairan putih yang keluar karena tekanan syahwat yang sangat kuat). 4) Air madzi. yaitu najis yang masih jelas zat dan warnanya. Yang termasuk najis ini adalah air kencing anak laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan dan minum selain air susu ibu. atau rasanya. 8) Darah haidl.

Dilihat dari segi macam-macamnya. najis mughallazhah. Meskipun hadas dan najis berbeda dalam berbagai aspek seperti di atas. seperti buang air besar atau kecil. batu. tinja. d. serta ada juga yang membaginya menjadi najis ‘ainiyah dan najis hukmiyah. Dilihat dari contohnya. bersentuhan. Sedang macam najis. Sedang bentuk najis bukan pada proses. Hadas dapat dibersihkan dengan wudlu dan tayammum (untuk hadas kecil) atau dengan mandi wajib (untuk hadas besar). seperti air kencing. tanah. kotoran binatang. Dilihat dari cara membersihkannya. berhubungan suami-isteri. Macam hadas ada dua. tawaf. tissu. Dilihat dari segi bentuknya keduanya juga berbeda. tetapi pada benda atau barangnya. dan sebagainya. c. Hadas adalah suatu keadaan tidak suci yang menyebabkan seseorang tidak boleh melaksanakan shalat.5. atau yang lainnya. Dari segi definisi atau pengertiannya. hal-hal yang membatalkannya. Untuk lebih memudahkan kalian membedakan antara hadas dan najis. atau dengan benda-benda suci lainnya yang sejenis. ada yang membaginya menjadi tiga. syarat-syarat dan rukunnya. yaitu hadas besar dan hadas kecil. Wudlu Terkait dengan masalah wudlu ini akan diuraikan pengertian wudlu. kedua istilah itu jelas berbeda. dan najis mutawasithah. keduanya jelas berbeda. air liur anjing. serta praktik melakukannya. 58 . kedua istilah itu juga berbeda. namun keduanya sama-sama termasuk bagian dari thaharah (bersuci). Sedang najis adalah suatu keadaan kotor (tidak suci) yang menjadi sebab terhalangnya seseorang melaksanakan ibadah kepada Allah. bangkai. Contoh hadas misalnya keluarnya sesuatu dari dua “pintu” manusia (qubul dan dubur) atau seorang laki-laki bersentuhan dengan seorang perempuan yang bukan muhrim. dan lainnya. perhatikan poin-poin perbedaan seperti berikut: a. Perbedaan Hadas dan Najis Dari uraian singkat tentang hadas dan najis seperti di atas. dan lain sebagainya. Sedang najis dapat dibersihkan dengan bersuci. Bentuk hadas terletak pada proses yang dilakukan oleh seseorang. hadas dan najis juga berbeda. yaitu najis mukhaffafah. yakni dengan menghilangkan bentuk najisnya misalnya dengan air suci. b. 6. berikut akan dijelaskan mengenai perbedaan antara hadas dan najis. Adapun contoh najis adalah air kencing. e.

maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku-siku. al-Bukhari dan Muslim).” (HR. bahwa wudlu dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil. dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.(‫أحدث حت ٰى يتوضأ )رواه البخاري و مسلم‬ َّ َ َ َ َّ َ َ ْ َ Artinya: “Rasulullah saw. Dari hadis di atas jelaslah bahwa wudlu merupakan prasarat utama bagi sahnya shalat. wudlu berarti membasuh anggota badan tertentu dengan air menurut syarat dan rukun tertentu. Pengertian wudlu dan dasar hukumnya Kata wudlu berasal dari kata bahasa Arab al-wudlu’ yang berarti bersih. Terkait dengan hukum wajib wudlu ini. b. Menurut istilah hukum Islam. artinya bisa membedakan yang baik dan buruk 3) Tidak berhadas besar 4) Menggunakan air yang suci dan mensucikan 5) Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit. bersabda: ‫قال رسول ال صل ال عليه وسلم: ل يقبل ال صلة أحدكم إذا‬ َ ِ ْ ُ ِ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ْ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ ّ َ ِ ُ ْ ُ َ َ َ . bersabda: “Allah tidak menerima shalat salah satu di antara kamu apabila berhadas sampai berwudlu”.a. Dalam al-Quran surat al-Maidah (5) ayat 6 Allah berfirman: ْ ُ َ ِ ْ ََ ْ ُ َ ُ ُ ْ ُ ِ َ ِ َ ّ ‫يآأيها الذين ءامنوآ إذا قمتم إلججى الصجلة فاغْسجلوا وجججوهكم وأيجديكم‬ َِ ْ ُ ْ ُ َ ِ ُ َ َ َ ْ ِ ّ َ ّ َ َ (6 :‫إلى المرافق وامسحوا برءوسكم وأرجلكم إلى الكعبين )المائدة‬ ِ ْ َ ْ َ ْ َِ ْ ُ َُ ْ ََ ْ ُ ِ ْ ُ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ِ ِ َ َ ْ َِ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat. berarti shalatnya tidak sah dan tidak akan diterima oleh Allah swt. 59 . Seperti disebutkan sebelumnya. Syarat wudlu Untuk sempurnanya wudlu diperlukan syarat-syarat seperti berikut: 1) 2) Islam Mumayyiz (pinter). al-Maidah (5): 6).” (QS. Nabi saw. Dengan demikian jika seseorang melaksanakan shalat dalam keadaan tidak berwudlu. Wudlu ini diperintahkan terkait dengan diperintahkannya shalat bagi umat Islam.

Nabi bersabda: . karena yang paling pokok niat berada dalam hati. yaitu mulai dari tepi dahi sebelah atas sampai tepi bawah janggut dan dari centil telinga kanan sampai centil telinga kiri. tidak boleh dibolak-balik.” (HR. yaitu berurutan dalam melakukan rukun wudlu. Contoh lafal niat wudlu kalau dibunyikan: .‫نويت الوضوء لرفع الحدث الصغر فرضا ل تعالى‬ َ َ َ ّ ً ْ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ ِ ْ َ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َْ َ ِ Artinya: “Saya berniat wudlu untuk menghilangkan hadas kecil sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala. perlu juga dilengkapi dengan mengerjakan sunnah-sunnahnya. yakni: 60 . 4) Mengusap atau menyapu sebagian kepala. Niat tidak harus dilafalkan (dibunyikan).” (QS. Untuk kesempurnaan wudlu. 5) Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki.(5 :‫)البينة‬ َ ْ ّ ُ َ َ ْ ِ ِْ ُ َ ‫ومآ أمروآ إل ليعبدوا ال مخلصين له الدين‬ ُ ُْ َِ ّ ِ ْ ُ ِ ُ َ َ Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Niat merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap pekerjaan dan sangat menentukan nilai pekerjaan tersebut di hadapan Allah swt.(‫)رواه البخاري ومسلم‬ ِ ّّ ِ ُ َ ْ َ ْ َ ِّ ‫إنما العمال بالنيات‬ Artinya: “Sesungguhnya segala perbuatan hendaklah disertai dengan niat. yaitu dengan tangan yang dibasahi air. Allah berfirman dalam al-Quran surat al-Bayyinah (98) ayat 5: . al-Bayyinah (98): 5). 6) Tertib. Rukun wudlu Rukun atau yang harus dilakukan dalam berwudlu adalah sebagai berikut: 1) Niat.c.” 2) Membasuh muka sampai batas tumbuhnya rambut. yaitu menyengaja melakukan sesuatu semata-semata ikhlas karena Allah berbarengan dengan awal perbuatan wudlu. al-Bukhari dan Muslim). 3) Membasuh kedua tangan sampai siku-siku.

‫واجعلني من عبادك الصالحين‬ َ ْ ِ ِ ّ َ ِ َِ ْ ِ ْ َِْ ْ َ Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah yang Esa yang tidak ada sekutu bagiNya. dan jadikanlah aku ini hamba-hamba-Mu yang shaleh. 2) Membasuh kedua tangan hingga ke pergelangan sebelum berkumur-kumur. 17) Membaca dua kalimah syahadat dan menghadap ke arah kiblat ketika berwudlu. jadikanlah aku ini termasuk orang-orang yang bertobat. maupun berupa angin (kentut). 14) Menjaga agar percikan air tidak kembali ke badan. 11) Tidak meminta pertolongan orang lain. 9) Membasuh tiap-tiap anggota wudlu tiga kali. 15) Tidak berbicara sewaktu berwudlu. 12) Tidak menyeka air bekas wudlu. 10) Membasuh anggota wudlu secara berurutan tanpa diselingi pekerjaan lain.1) Membaca basmalah waktu memulai berwudlu. 18) Berdoa setelah berwudlu. 3) Berkumur-kumur. 16) Menggosok gigi. Adapun doa setelah wudlu sebagaimana dicontohkan Nabi saw. 7) Menyapu kedua telinga luar dan dalam. cair.” d. jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci. dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. 61 . 13) Menggosok anggota wudlu agar lebih bersih. 6) Menyapu seluruh kepala. 8) Mendahulukan anggota kanan dari yang kiri. 4) Memasukkan air ke lubang hidung. adalah: ُ ُ ْ َ ً ّ َ ُ ّ َ ُ َ ْ ََ ُ َ َ ْ ِ َ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ َِ َ ْ َ ُ َ َ ‫أشْهد أن ل إله إل ال وحده لشريك له وأش جهد أن محم جدا عب جده‬ َ ْ ِ ّ َ َ ُ ْ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ َ ْ ِ ّ ّ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ ّ ُ ّ َ ُ ُْ ُ َ َ ‫ورسوله. الله جم اجعلن جي م جن الت جوابين واجعلن جي مجن المتطهري جن‬ . 5) Membasuh sela-sela tangan dan kaki. Yang membatalkan wudlu Hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah sebagai berikut: 1) Keluarnya sesuatu dari lubang qubul atau dubur baik berupa benda padat. Ya Allah.

berfirman: (43 :‫)النساء‬ ِ ِ َ ْ َ ِ ْ ُ ِْ ٌ َ َ َ َ ْ َ ‫أو جآء أحد منكم من الغآئط‬ Artinya: “Atau salah seorang di antara kamu kembali dari buang air. 3) Bersentuhan kulit laki-laki dengan kulit perempuan dengan syarat keduanya sudah dewasa dan keduanya tidak mempunyai hubungan muhrim (kerabat terdekat). an-Nisa’ (4): 43). maka barang siapa yang tidur hendaklah ia berwudlu. jika dipraktikkan secara berurutan adalah sebagai berikut: 1) Mulailah dengan membaca basmalah 62 . gila.” (HR. e. kecuali tidur dengan posisi dubur dapat menutup keluarnya angin dari lubang dubur.” (QS. 2) Hilang akal yang disebabkan mabuk. maka apabila kedua mata itu tidur terbukalah ikatan pintu itu. Nabi saw. (43 :‫)النساء‬ َ َ ّ ُ ُْ َ َ ْ َ ‫أو لمستم النسآء‬ Artinya: “Atau kamu (laki-laki) telah menyentuh perempuan. atau tidur.(‫)رواه ابن ماجه وصححه أحمد‬ ْ ّ َ َََْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ َ ‫من مس فرجه فليتوضأ‬ Barang siapa yang memegang alat kemaluannya maka hendaklah berwudlu (HR. َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ْ َ ََ ْ ِ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ َ ِ َ ِ ّ ُ َ ِ ِ َ ْ َ ْ َ ‫العينان وكاء السه فإذا نامت العينان انطلق الوكاء فمن نام‬ . Abu Daud). an-Nisa’ (4): 43). Mempraktikkan wudlu Dari ketentuan-ketentuan wudlu seperti di atas. 4) Menyentuh kemaluan (qubul dan dubur) dengan telapak tangan.Allah swt. bersabda: .(‫فليتوضأ )رواه أبو داود‬ ْ ّ َ َََْ Artinya: “Kedua mata adalah tali yang mengikat pintu dubur.” (QS. Ibnu Majah dan hadis ini dishahihkan oleh Ahmad).

Hadas yang dapat disucikan dengan mandi junub disebut … A. Bercakap-cakap 63 .2) Membersihkan seluruh bagian yang harus dibasuh dalam wudlu. Air liur anjing termasuk dalam kelompok najis … A. Mandi B. Hadas kecil D. Muthaharah 5. Junub 4. Hadas janabat B. UJI KOMPETENSI A. Makan dan minum D. termasuk pada kedua jari kedua kaki tersebut 8) Setelah selesai berwudlu lalu berdoa sambil menghadap ke arah kiblat. Hadas besar C. Istinja’ C. Janabat D. Thaharah B. B. Najasah 2. Mutawasithah D. termasuk dengan berkumur dan memasukkan air ke lubang hidung 3) Niat berwudlu sambil membasuh muka dengan air sampai merata sebanyak tiga kali 4) Membasuh tangan sampai siku-siku sebanyak tiga kali dengan mendahulukan tangan yang kanan 5) Menyapu sebagian kepala atau keseluruhannya 6) Membasuh telinga kanan dan kiri baik bagian luar maupun dalam dengan cara memasukkan jari telunjuk/jari tengah ke bagian dalam telinga dan ibu jari memegang bagian luar telinga kemudian memutar kedua jari sambil membersihkan bagian dalam dan luar telinga 7) Membasuh kedua kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali dimulai dari bagian-bagian yang kanan lalu yang kiri sambil menggosoknya. Wudlu D. Mughallazhah C. Di antara hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah … A. Muntah dengan sengaja B. C. Mensucikan diri dari hadas kecil dilakukan dengan … A. Istinja’ C. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. atau D! 1. Mukhaffafah B. Hilang akal karena gila C. Hadas ringan 3. Mensucikan diri dari hadas dan najis untuk beribadah kepada Allah disebut A.

.. mandi. Thaharah C.Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. 5.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1. 4. 6. 1. dan menghilangkan najis (menuci) yang kalian lakukan lalu buatlah laporannya! Berikan tanda contreng (V) pada kolom jawaban ya atau tidak pada daftar penyataan berikut ini! No. Pernyataan Saya selalu mandi setiap hari minimal dua kali Saya selalu berwudlu setiap akan melaksanakan shalat Saya juga selalu berwudlu setiap akan membawa dan membaca al-Quran Saya selalu mencuci tangan setiap akan makan dan selesai makan Saya selalu gosok gigi setiap bangun tidur dan akan tidur Saya selalu memakai pakaian yang bersih dan Jawaban Tida Ya k 5. Jelaskan bagaimana cara mencuci najis mukhaffafah dan najis mughalladzhah? Ceritakan bagaimana pengalaman kalian dalam membiasakan kebersihan (thaharah) di rumah atau di keluarga kalian! Apa hikmah yang kalian rasakan dari pengalaman kalian membiasakan pola bersih? Cobalah kalian mengajak orang tua atau ustadz kalian untuk memberikan penilaian terhadap praktik wudlu. Hadas yang dapat dihilangkan dengan wudlu adalah hadas …. Perintah melakukan thaharah dalam al-Quran terdapat dalam surat …. Menyapu muka dan tangan dengan tanah yang suci sebagai pengganti wudlu atau mandi disebut … A.. Junub B. 2. 64 . 2.6.. 5. Istinja’ B. 4.. Air kencing yang sudah kering yang tidak kelihatan lagi wujudnya tetapi masih diyakini adanya disebut najis …. C. 3. 3. Tayammum D. 4. 2. Air yang dapat digunakan untuk menghilangkan najis adalah …. ayat ….. 3. Dalam bahasa Arab kata thaharah mengandung arti ….

7. 10. 8. 6. atau kurang (<6). 9. Saya selalu membersihkan kotoran yang ada pada setiap peralatan yang saya pakai 10. Dari jawaban siswa (ya atau tidak) guru perlu melakukan cross ceck dengan menanyakan kepada siswa apakah jawabannya sesuai dengan apa yang benar-benar dilakukan siswa. Nama Siswa Aspek yang dinilai 1 2 3 4 5 Jumla h Score Nila i Ketuntas an T TT Tindak Lanjut R P 1. Setiap hari saya menyapu halaman dan membersihkan kotoran di sekitar rumah saya 8. apakah sudah baik (>8). 65 . score: 2. Dari sepuluh pernyataan di atas guru dapat melihat bagaimana pola bersih siswa sehari-hari. Lakukan (praktikkan) wudlu di hadapan guru kalian: Format Penilaian Praktik Wudlu: No. Saya selalu membuang sampah pada tempatnya Keterangan: 1. score: 2. Ketepatan cara membasuh dan mengusap bagian-bagian wudlu.suci 7. juga untuk mengetahui sejauhmana kejujuran siswa. Ketepatan bagian-bagian yang dibasuh dan urutannya. 5. 4. Keterangan: 1. 2. cukup (68). Ini dilakukan di samping untuk mengetahui kebiasaan pola bersih siswa sehari-hari. Saya selalu membersihkan kelas ketika saya yang piket 9. ---3. Aspek yang dinilai: 1. 2. Suharman 2. 6.

Ketepatan bacaan niat dan doa wudlu. tergantung guru membuat standarnya. Kemudian bersiap-siaplah kalian untuk berangkat ke sekolah. Di samping itu. perlu ditambahkan motivasi agar peserta didik membiasakan diri dengan bergaya hidup sehat. dan kepedulian. cukup (6-8). guru bisa melakukan tindak lanjut. mulailah kalian belajar mencuci pakaian kalian sendiri agar kalian terbiasa dengan kebersihan! Atau guru bisa menambahkan pembiasaan lainnya agar siswa benar-benar terbiasa dengan pola hidup bersih. Guru perlu menambahkan berbagai ilustrasi yang mendorong siswa agar menjaga kebersihan dan kesehatan. 4. bahan ajar di atas perlu ditambahkan materi yang lebih mengarah pada dorongan kepada peserta didik agar membiasakan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Jumlah score kemudian dijumlahkan sehingga bisa ditentukan nilainya. Sikap siswa ketika melakukan wudlu. lalu berwudlu dan melaksanakan shalat shubuh. 2.3. 5. sebab begitu ia membaca sudah berhadapan dengan teori atau hukum-hukum. Ketepatan dalam penggunaan air untuk wudlu. Misalnya baik (>8). yakni dengan cara induktif.00 dan segeralah mandi sekaligus gosok gigi. Jika hari libur. menyapu halaman. Dari hasil tersebut. Dari contoh bahan ajar di atas guru bisa melakukan adaptasi dan revisi dalam beberapa hal. Inilah cara deduktif yang kurang pas buat peserta didik SMP. Sebaiknya cara seperti itu dibalik. atau kurang (<6). disiplin. Setelah itu bantulah orang tua kalian untuk membersihkan rumah. Dengan begitu. serta terbiasa dengan ketekunan. score: 2. Misalnya: Cobalah kalian lakukan! Biasakanlah kalian bangun pagi sebelum jam 05. Dari segi penyajian guru perlu merubah cara atau metode penyajian (pembelajaran). peserta didik terdorong untuk membiasakan diri dengan karakter-karakter mulia dalam kehidupannya sehari-hari. score: 2. Terkait dengan isi. berfikir kritis. misalnya menyapu lantai kamar rumah. Guru menambahkan di awal 66 . atau membantu mencuci piring. kerja keras. kejujuran. score: 2. Bahan ajar di atas kurang pas untuk peserta didik SMP. 3.

guru menambahkan paragraf di awal: Kalian dapat menyaksikan berbagai kejadian sehari-hari di sekitar kalian terkait dengan masalah kebersihan. Guru bisa juga menambah penilaian lain untuk mengungkap kemampuan afektif dan psikomotorik peserta didik. tentu kalian tidak senang dan enggan melewati jalan tersebut. ketika jalan yang kalian lalui tidak bersih. Guru bisa juga melakukan penilaian model yang lain seperti self assessment (penilaian diri) atau peer assessment (penilaian 67 . sehingga kalian akan suka melewati jalan tersebut.. kalian tentu bisa menyaksikan bagaimana jalan yang kalian lalui dan lingkungan di kanan kiri jalan.. Sebaliknya.. orang yang tidak terbiasa dengan pola hidup bersih. barulah dikemukakan teori atau hukum-hukum thaharah seperti di atas... Tentu kalian merasa senang dan merasakan kenyamanan. Dari fakta-fakta itu peserta didik diajak untuk berpikir kritis sehingga ia benar-benar faham tentang apa yang dikaji. tetapi yang lebih penting lagi adalah di dalam rumah. Setelah itu. bahan ajar di atas sudah cukup baik dan sudah memberikan penilaian terhadap karakter siswa. dst. Dari segi penilaian. Ini akan kalian rasakan ketika kalian sudah terbiasa dengan pola hidup bersih. Sebaliknya.uraian bahan ajar itu dengan fakta-fakta yang sering dihadapi peserta didik sehari-hari terkait dengan thaharah. Dalam perjalanan kalian dari rumah hingga sekolah. Misalnya. Kemudian di akhir uraian perlu ditegaskan kembali masalah thaharah tersebut dengan ditambahkan hikmah atau pentingnya thaharah dalam kehidupan peserta didik sehari-hari. Kalian tentu bisa merasakan bagaimana ketika kalian melewati jalan yang bersih dan lingkungan sekitar jalan juga bersih. maka pemandangan yang kotor tidak berpengaruh terhadap orang tersebut. Sebaliknya. Apa yang kalian saksikan dan rasakan seperti itu merupakan cerminan bahwa kebersihan itu sangat penting dan mempengaruhi sikap dan perilaku sehari-hari. Tentu saja masalah kebersihan ini tidak hanya terjadi di luar rumah. kalian akan tidak peduli dengan hal itu jika kalian memang tidak memiliki kebiasaan dengan pola hidup bersih. begitu juga kanan kirinya penuh dengan sampah atau kotoran. Orang yang terbiasa dengan pola hidup bersih akan selalu ingin bersih dan tidak senang dengan sesuatu yang tidak bersih.

DAFTAR BACAAN Borba. Jakarta: PT.: Prentice-Hall. Dengan berbagai revisi dan tambahan seperti tersebut diharapkan peserta didik terdorong dan termotivasi untuk membiasakan diri berkarakter yang baik. Panduan ini. Toronto. Terj. (2008). New York. 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings. (2007). (2008). 68 . Fraenkel. Howard. meskipun tidak sempurna. tentu panduan ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Adaptasi sebagian/parsial dilaksanakan sebelum pembelajaran Strategi ketiga ini pada prinsipnya sama dengan strategi kedua. Thomas. (1991). diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi guru PAI dalam rangka pendidikan karakter melalui mata pelajaran PAI. (1995). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana guru bisa memfasilitasi (mendisain) pembelajaran yang kondusif untuk terwujudnya karakter mulia di kalangan peserta didik di samping nilai-nilai karakter yang termuat di bahan ajar tersebut. Jakarta: Grasindo. tanpa meninggalkan ruh (esensi) pokok dari pendidikan karakter yang dikembangkan di SMP.teman sejawat) untuk menilai praktik sehari-hari peserta didik tentang karakter yang diinginkan. Sydney. How to Teach about Values: An Analytic Approach. Inilah panduan khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam pengintegrasian pendidikan karakter dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. (1977). oleh Lina Yusuf.J. Michele. hanya revisiannya ditulis terpisah dengan bahan ajar yang diadaptasi (aslinya/dari BSE). Jack R. Aucland: Bantam books. Massachusetts: Allyn & Bacon. Bumi Aksara. Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. c. I. Jika para guru PAI memiliki ide-ide pengembangan pendidikan karakter yang lebih baik dan lebih mudah untuk diterapkan. Humanisasi Pendidikan: Menemukan Kembali Pendidikan yang Manusiawi. Lickona. Darmiyati Zuchdi. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Doni Koesoema A. Kirschenbaum. London. Cet. Englewood Cliffs N.

Majid Fakhry. Kementrian Pendidikan Nasional. Larry P. Prinsip Dasar Akhlak Mulia: Pengantar Studi KonsepKonsep Dasar Etika dalam Islam. New York: Routledge. Kevin Ryan & Karen E. Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas. (2010). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.Ag. Bohlin. M. M. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. (1999). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3.Ag. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Ade Suherman. Ajat Sudrajat. Tim Pendidikan Karakter. & Narvaez. Dr. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2010). (2009). Marzuki. Terj. (2008). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (1996). Jakarta: Kemendiknas.Ag. 2. San Francisco: Jossey Bass. Nucci. Dr. Grand Design Pendidikan Karakter. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Yogyakarta: Debut Wahana Press-FISE UNY. Dr.Marzuki. Handbook of Moral and Character Education. D. Tim Penyusun: 1. Etika dalam Islam. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. oleh Zakiyuddin Baidhawi. M. 69 . Building Character in Schools: Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful