P. 1
Teachers Guide Pai Desember 2010 Sahidjaya Solo

Teachers Guide Pai Desember 2010 Sahidjaya Solo

|Views: 7|Likes:
Published by Honjo Nikolaus Otto

More info:

Published by: Honjo Nikolaus Otto on Feb 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

PANDUAN GURU MATA PELAJARAN

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran
Di Sekolah Menengah Pertama

2010

Kementerian Pendidikan Nasional
i

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

JUDUL ........................................................................................... ................ KATA PENGANTAR ................................................................................. ... DAFTAR ISI ................................................................................................. .. BAGIAN I. PANDUAN UMUM ................................................................ A. Latar Belakang ............... ……………………………............ B. Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran ............................................................. ....... C. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ........ 1. Perencanaan Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ... 2. Pelaksanaan Pembelajaran ........................................... D. Nilai-nilai Karakter untuk SMP.......................................... E. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran .................................................................... F. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter ................ 1. Konstruktivisme (Constructivism) ................................. 2. Bertanya (Questioning) ................................................... 3. Inkuiri (Inquiry) ............................................................. 4. Masyarakat Belajar (Learning Community) .................... 5. Pemodelan (Modeling) ................................................... 6. Refleksi (Reflection) ........................................................ 7. Penilaian Otentik (Authentic

i ii iii

1 1 2 2 2 6 7 10 11 12 12 13 13 14 15 15 16 16 16

iii

....................................... B................................. Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) ..... Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter 2.............. PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A............... Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ..... 2.................. Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter ... Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) .... 1.................................................................. Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ...................... 1.................. G...... Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ..................... Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ...................... Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif... 5.............................. Kreatif. 1............................ 3......... ............. dan Menyenangkan) ................. Pembelajaran Afektif .................... 6......................... a.............. Strategi Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ....................................... Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran 18 18 24 24 24 25 25 26 26 28 28 32 32 51 64 iv .... 2.............. Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) ....... b..................................... Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan ............... BAGIAN II........... Efektif.......................... Pemodelan ...... 4.... .. C.. ....................... Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter .......Assessment) .............

.............................dilaksanakan .......................................................................... LAMPIRANLAMPIRAN ........... 65 67 v .............................................. DAFTAR BACAAN ........................................................................................ c................. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan ..................

bahkan semua mata pelajaran. Selain itu. cakap. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. kegiatan pembinaan kesiswaan dan pengelolaan sekolah dari hari ke hari perlu juga dirancang dan dilaksanakan untuk mendukung pendidikan karakter. Sebenarnya pendidikan karakter bukan hal yang baru dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Latar Belakang Pasal 3 Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. berakhlak mulia. salah satu program utama Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan mutu proses dan output pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan pendidikan karakter. Merespons sejumlah kelemahan dalam pelaksanaan pendidikan akhlak dan budi pekerti. kreatif. berilmu. Pengembangan karakter peserta didik perlu melibatkan lebih banyak lagi mata pelajaran. Ketiga. Namun demikian. Integrasi yang dimaksud meliputi pemuatan nilainilai ke dalam substansi pada semua mata pelajaran dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang memfasilitasi 1 . Inovasi tersebut adalah: 1. setidak-tidaknya sudah ada dua mata pelajaran yang diberikan untuk membina akhlak dan budi pekerti peserta didik. pembinaan watak melalui kedua mata pelajaran tersebut belum membuahkan hasil yang memuaskan karena beberapa hal. terutama melalui dua mata pelajaran Pendidikan Agama dan PKn. sehat. telah diupayakan inovasi pendidikan karakter. yaitu Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).BAGIAN I PANDUAN UMUM A. Kedua. kedua mata pelajaran tersebut cenderung baru membekali pengetahuan mengenai nilai-nilai melalui materi/substansi mata pelajaran. mandiri. Pendidikan karakter dilakukan secara terintegrasi ke dalam semua mata pelajaran. Pada saat ini. kegiatan pembelajaran pada kedua mata pelajaran tersebut pada umumnya belum secara memadai mendorong terinternalisasinya nilai-nilai oleh masing-masing peserta didik sehingga ia berperilaku dengan karakter yang baik. menggantungkan pembentukan watak peserta didik melalui kedua mata pelajaran itu saja tidak cukup. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.” Sehubungan dengan hal tersebut. Pertama.

pelaksanaan. Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran Yang dimaksud dengan pendidikan karakter secara terintegrasi di dalam proses pembelajaran adalah pengenalan nilai-nilai. B. Integrasi Pendidikan Karakter dalam 2 . dan menginternalisasi nilai-nilai serta menjadikannya perilaku. pengembangan silabus. dalam rangka membina pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam seluruh mata pelajaran. Selain itu. dipraktikkannya nilai-nilai dalam setiap aktivitas pembelajaran di dalam dan di luar kelas untuk semua mata pelajaran. selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. 1. kegiatan pembelajaran. hingga evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. dan penginternalisasian nilai-nilai ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran. Perencanaan Pembelajaran Pada tahap perencanaan dilakukan analisis SK/KD. menyadari/peduli. C. Dengan demikian. penyusunan RPP. Oleh karena itu. Pendidikan karakter juga diintegrasikan ke dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan. pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan pengelolaan semua urusan di sekolah yang melibatkan semua warga sekolah. juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal. terutama ketika guru menggunakan Buku Sekolah Elektronik (BSE). 3. Pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam semua mata pelajaran (sebagaimana dimaksud oleh butir 1 di atas) merupakan hal yang baru bagi sebagain besar SMP di Indonesia. dan penyiapan bahan ajar. fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai.2. perlu disusun panduan pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi ke dalam pembelajaran di SMP. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan.

pendekatan/metode pembelajaran diubah (bila diperlukan) agar pendekatan/metode yang dipilih selain memfasilitasi peserta didik mencapai pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan. dan/atau teknik penilaian. juga mengembangkan karakter. Revisi dilakukan dengan cara mengubah dan/atau menambah teknik-teknik penilaian yang telah dirumuskan. tetapi juga karakter. direvisi dan/atau ditambah agar sebagian atau seluruh kegiatan pembelajaran pada setiap tahapan memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan dan mengembangkan karakter. Kegiatan-kegiatan pembelajaran dalam setiap langkah/tahap pembelajaran (pendahuluan. Keempat. Pertama. Teknik-teknik penilaian dipilih sehingga secara 3 . Perlu dicatat bahwa identifikasi nilai-nilai karakter ini tidak dimaksudkan untuk membatasi nilai-nilai yang dapat dikembangkan pada pembelajaran SK/KD yang bersangkutan. diadaptasi atau dirumuskan ulang menyesuaikan karakter yang hendak dikembangkan.Analisis SK/KD dilakukan untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang secara substansi dapat diintegrasikan pada SK/KD yang bersangkutan. Pengembangan silabus dapat dilakukan dengan merevisi silabus yang telah dikembangkan dengan menambah komponen (kolom) karakter tepat di sebelah kanan komponen (kolom) Kompetensi Dasar. rumusan tujuan pembelajaran direvisi/diadaptasi. langkah-langkah pembelajaran direvisi. Prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran aktif yang selama ini digalakkan aplikasinya oleh Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) sangat efektif mengembangkan karakter peserta didik. Nilai-nilai yang diisikan tidak hanya terbatas pada nilai-nilai yang telah ditentukan melalui analisis SK/KD. Kedua. Revisi/adaptasi tujuan pembelajaran dapat dilakukan dengan dua cara. dan penutup). dan (2) ditambah tujuan pembelajaran yang khusus dirumuskan untuk karakter. yaitu: (1) rumusan tujuan pembelajaran yang telah ada direvisi hingga satu atau lebih tujuan pembelajaran tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif dan psikomotorik. Ketiga. inti. Pada kolom tersebut diisi nilai(-nilai) karakter yang hendak diintegrasikan dalam pembelajaran. bagian penilaian direvisi. kegiatan pembelajaran. penyusunan RPP dalam rangka pendidikan karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran dilakukan dengan cara merevisi RPP yang telah ada. Setelah itu. Sebagaimana langkah-langkah pengembangan silabus. indikator pencapaian. tetapi dapat ditambah dengan nilai-nilai lainnya yang dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran (bukan lewat substansi pembelajaran).

bahan ajar disiapkan. BT: Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator). penilaian antar teman.keseluruhan teknik-teknik tersebut mengukur pencapaian peserta didik dalam kompetensi dan karakter. 4 . MK: Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten). sejalan dengan apa yang telah dirancang pada silabus dan RPP yang berwawasan pendidikan karakter. Banyak guru yang mengajar dengan semata-mata mengikuti urutan penyajian dan kegiatan-kegiatan pembelajaran (task) yang telah dirancang oleh penulis buku ajar. Walaupun buku-buku tersebut telah memenuhi sejumlah kriteria kelayakan . dan penilaian diri sendiri. Selain itu.yaitu kelayakan isi. MB: Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten). Oleh karena itu. pendidikan karakter secara memadai belum berjalan. tanpa melakukan adaptasi yang berarti. Adaptasi yang paling mungkin dilaksanakan oleh guru adalah dengan cara menambah kegiatan pembelajaran yang sekaligus dapat mengembangkan karakter. Melalui program Buku Sekolah Elektronik atau buku murah. Guru wajib menggunakan buku-buku tersebut dalam proses pembelajaran. Cara lainnya adalah dengan mengadaptasi atau mengubah kegiatan belajar pada buku ajar yang dipakai. Nilai dinyatakan secara kualitatif. MT: Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten). penyajian. dewasa ini pemerintah telah membeli hak cipta sejumlah buku ajar dari hampir semua mata pelajaran yang telah memenuhi kelayakan pemakaian berdasarkan penilaian BSNP dari para penulis/penerbit. misalnya: a. b. bahan ajar perlu diadaptasi. adaptasi dapat dilakukan dengan merevisi substansi pembelajarannya. Di antara teknik-teknik penilaian yang dapat dipakai untuk mengetahui perkembangan karakter adalah observasi. Kelima. c. dan grafika – bahan-bahan ajar tersebut masih belum secara memadai mengintegrasikan pendidikan karakter di dalamnya. d. Bahan/buku ajar merupakan komponen pembelajaran yang paling berpengaruh terhadap apa yang sesungguhnya terjadi pada proses pembelajaran. Apabila guru sekedar mengikuti atau melaksanakan pembelajaran dengan berpatokan pada kegiatan-kegiatan pembelajaran pada buku-buku tersebut. bahasa.

Aktivitas Aktivitas belajar adalah apa yang dilakukan oleh peserta didik (bersama dan/atau tanpa guru) dengan input belajar untuk mencapai tujuan belajar. dan sebagainya. baik secara eksplisit atau implisit terbentuk atas enam komponen. Oleh karenanya. rasa percaya diri. Peran guru f. misalnya kejujuran. c. 5 . Aktivitas belajar yang dapat membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai adalah aktivitas-aktivitas belajar aktif yang antara lain mendorong terjadinya autonomous learning dan bersifat learner-centered. Secara umum. Input yang dapat memperkenalkan nilai-nilai adalah yang tidak hanya menyajikan materi/pengetahuan. Contoh-contoh aktivitas belajar yang memiliki sifat-sifat demikian antara lain diskusi. a. Peran peserta didik Dengan demikian. Input c. kegiatan belajar yang potensial dapat mengembangkan karakter peserta didik memenuhi prinsip-prinsip atau kriteria berikut. perubahan/adaptasi kegiatan belajar yang dimaksud menyangkut perubahan pada komponen-komponen tersebut. grafik. benda sesungguhnya. guru perlu menambah orientasi tujuan setiap atau sejumlah kegiatan belajar dengan pencapaian sikap atau nilai tertentu. dan sebagainya. gambar. charta. Pengaturan (Setting) e. tetapi yang juga menguraikan nilai-nilai yang terkait dengan materi/pengetahuan tersebut. film. diagram. Tujuan b. Input Input dapat didefinisikan sebagai bahan/rujukan sebagai titik tolak dilaksanakannya aktivitas belajar oleh peserta didik. model. Input tersebut dapat berupa teks lisan maupun tertulis. Tujuan Dalam hal tujuan. Aktivitas d. kegiatan belajar yang menanamkan nilai adalah apabila tujuan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengetahuan. Pembelajaran yang memfasilitasi autonomous learning dan berpusat pada siswa secara otomatis akan membantu siswa memperoleh banyak nilai.Sebuah kegiatan belajar (task). kerja keras. saling menghargai. b. Komponen-komponen yang dimaksud adalah: a. tetapi juga sikap.

peserta didik harus diberi peran aktif dalam pembelajaran. misalnya akan menjadikan peserta didik terbiasa kerja dengan cepat sehingga menghargai waktu dengan baik. Masingmasing setting berimplikasi terhadap nilai-nilai yang terdidik. guru perlu melakukan inferensi terhadap peran guru pada kebanyakan kegiatan pembelajaran apabila buku guru tidak tersedia. f. dan menginternalisasi karakter. debat. pengamatan/observasi. partisipan. tut wuri handayani (di belakang guru memberi daya semangat dan dorongan bagi peserta didik). Peran guru yang memfasilitasi diinternalisasinya nilai-nilai oleh siswa antara lain guru sebagai fasilitator. Karena cenderung dinyatakan secara implisit. Pengaturan (Setting) Pengaturan (setting) pembelajaran berkaitan dengan kapan dan di mana kegiatan dilaksanakan. Pernyataan eksplisit peran guru pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. dan lain-lain. presentasi oleh siswa. apakah secara individu. Sementara itu kerja kelompok dapat menjadikan siswa memperoleh kemampuan bekerjasama. motivator. Peran-peran tersebut antara lain sebagai partisipan diskusi. pelaku eksperimen. berpasangan. e. dan pemberi umpan balik. Setting waktu penyelesaian tugas yang pendek (sedikit). peran peserta didik biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit juga. berapa lama. saling menghargai. dan mengerjakan proyek. d. 6 . guru yang dengan efektif dan efisien mengembangkan karakter siswa adalah mereka yang ing ngarsa sung tuladha (di depan guru berperan sebagai teladan/memberi contoh). Agar peserta didik terfasilitasi dalam mengenal. Peran peserta didik Seperti halnya dengan peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar. Karena cenderung dinyatakan secara implisit. Peran guru Peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit. Pernyataan eksplisit peran peserta didik pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. Mengutip ajaran Ki Hajar Dewantara. ing madya mangun karsa (di tengah-tengah peserta didik guru membangun prakarsa dan bekerja sama dengan mereka). guru perlu melakukan inferensi terhadap peran peserta didik pada kebanyakan kegiatan pembelajaran.eksperimen. atau dalam kelompok. menjadi peduli.

dan penutup. Selain itu. Menanamkan semua butir nilai tersebut merupakan tugas yang sangat berat. Kereligiusan Pikiran. Pelaksanaan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dari tahapan kegiatan pendahuluan. nilai-nilai utama tersebut disarikan dari butir-butir SKL. dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan/atau ajaran agamanya. perlu dipilih nilai-nilai tertentu sebagai nilai utama yang penanamannya diprioritaskan. Nilai-nilai Karakter untuk SMP Ada banyak nilai (sekitar 80 butir) yang dapat dikembangkan pada peserta didik. perilaku guru sepanjang proses pembelajaran harus merupakan model pelaksanaan nilai-nilai bagi peserta didik. inti. perkataan. prinsip-prinsip Contextual Teaching and Learning disarankan diaplikasikan pada semua tahapan pembelajaran karena prinsip-prinsip pembelajaran tersebut sekaligus dapat memfasilitasi terinternalisasinya nilai-nilai.1. dsb. Untuk tingkat SMP. berikut menggambarkan penanaman karakter melalui pelaksanaan pembelajaran. 7 . pelaksana proyek. Diagram 1. dipilih dan dilaksanakan agar peserta didik mempraktikkan nilai-nilai karakter yang ditargetkan. INTERVENSI Contextual Teaching and Learning Pendahul uan Inti: Eksplorasi Elaborasi Konfirmasi Penutup HABITUASI Diagram 1.1. Penanaman Karakter melalui Pelaksanaan Pembelajaran D. Oleh karena itu. Sebagaimana disebutkan di depan. yaitu: 1. 2.penyaji hasil-hasil diskusi dan eksperimen.

Ketangguhan Sikap dan perilaku pantang menyerah atau tidak pernah putus asa ketika menghadapi berbagai kesulitan dalam melaksanakan kegiatan atau tugas sehingga mampu mengatasi kesulitan tersebut dalam mencapai tujuan. 7. Kedemokratisan Cara berfikir. baik terhadap diri dan pihak lain. 5. kreatif. gagasan menjadi tindakan 11. Kemandirian Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. bersikap. Kepedulian Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah dan memperbaiki penyimpangan dan kerusakan (manusia. Kejujuran Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. tindakan. tepat. 8 . dan pekerjaan. 8. Kecerdasan Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu tugas secara cermat. Berjiwa kepemimpinan Kemampuan mengarahkan dan mengajak individu atau kelompok untuk mencapai tujuan dengan berpegang pada asas-asas kepemimpinan berbasis budaya bangsa. 9. dan tatanan) di sekitar dirinya. 4. dan inovatif Berpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki.2. kritis. alam. Berorientasi pada tindakan Kemampuan untuk mewujudkan nyata. 3. Keberanian mengambil risiko Kesiapan menerima risiko/akibat yang mungkin timbul dari tindakan nyata. 10. dan cepat. 6. Berpikir logis.

Kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial Sikap menurut dan taat terhadap aturan-aturan berkenaan dengan masyarakat dan kepentingan umum. negara dan Tuhan YME. 20. Menghargai karya dan prestasi orang lain 9 . masyarakat. 18. dan budaya). dan penghargaan yang tinggi terhadap pengetahuan. terhadap diri sendiri. 19. 14. lingkungan (alam. Percaya diri Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhadap pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya. 13. 16. Kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain Sikap tahu dan mengerti serta melaksanakan apa yang menjadi milik/hak diri sendiri dan orang lain serta tugas/kewajiban diri sendiri serta orang lain. kepedulian. dan didengar. 15. 21. 17. Cinta ilmu Cara berpikir. Gaya hidup sehat Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. dilihat. sosial. bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. Tanggung jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan. Kerja keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya. Kedisiplinan Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Keingintahuan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya.12.

enam butir dipilih sebagai nilai-nilai pokok sebagai pangkal tolak pengembangan. budaya. 24. 6. 5. ekonomi. 22. E. Dengan demikian setiap mata pelajaran memfokuskan pada penanaman nilai-nilai utama tertentu yang paling dekat dengan karakteristik mata pelajaran yang bersangkutan. sifat. lingkungan fisik. 4. suku. 3. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. penanaman nilai menjadi sangat berat. dan politik bangsanya. Kereligiusan Kejujuran Kecerdasan Ketangguhan Kedemokratisan Kepedulian Keenam butir nilai tersebut ditanamkan melalui semua mata pelajaran dengan intensitas penanaman lebih dibandingkan penanaman nilai-nilai lainnya. sosial. perlu dipilih sejumlah nilai utama sebagai pangkal tolak bagi penanaman nilai-nilai lainnya pada setiap mata pelajaran. budaya.Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. Nasionalisme Cara berfikir. Di antara butir-butir nilai tersebut di atas. dan mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain. Tabel 1. tidak setiap mata pelajaran diberi integrasi semua butir nilai tetapi beberapa nilai utama saja walaupun tidak berarti bahwa nilai-nilai yang lain tersebut tidak diperkenankan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran tersebut. dan agama.1 10 . Dengan kata lain. Menghargai keberagaman Sikap memberikan respek/hormat terhadap berbagai macam hal baik yang berbentuk fisik. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran Apabila semua nilai tersebut di atas harus ditanamkan dengan intensitas yang sama pada setiap mata pelajaran. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. yaitu: 1. 23. kepedulian. 2. adat. Oleh karena itu. Kesantunan Sifat yang halus dan baik dari sudut pandang tata bahasa maupun tata perilakunya ke semua orang. bersikap.

PKn 3. percaya diri. dan 2. berpikir logis. percaya diri. kepedulian. ketangguhan. berpikir logis. cinta ilmu. dan cinta ilmu. Bahasa Inggris 8. Matematika 5. keingintahuan. kedemokratisan. kesantunan. tanggung jawab. kepedulian. kecerdasan. kesadaran akan hak dan kewajiban. Kereligiusan. Mata Pelajaran 1. kecerdasan. kepatuhan terhadap aturan sosial.menyajikan contoh distribusi nilai-nilai pokok dan utama ke dalam semua mata pelajaran. dan kepatuhan terhadap aturan sosial. tanggung jawab. Kereligiusan. dan nasionalisme. menghargai keberagaman. kreatif. kreatif dan inovatif. bekerjasama. ketangguhan. dan inovatif. kejujuran. kejujuran. nasionalisme. kejujuran. percaya diri. gaya hidup sehat. tanggung jawab. berfikir logis. kejujuran. kritis. kedemokratisan. kedemokratisan. kejujuran. IPA 7. kecerdasan. kejujuran. kepedulian. kemandirian. ketangguhan. kecerdasan. dan kerja keras. keberanian mengambil risiko. Kereligiusan. Kereligiusan. kritis. kesantunan. ketangguhan. kedisiplinan. berpikir logis. nasionalisme. kepedulian. Seni Budaya 11 . kemandirian. kedemokratisan. kedemokratisan. keingintahuan. percaya diri. kepedulian. kecerdasan. kecerdasan. ketangguhan. kedisiplinan. kritis. kepedulian. ketangguhan. kesantunan. kejujuran. menghargai keberagaman. nasionalisme. menghargai keberagaman. dan berorientasi pada tindakan. kedemokratisan. kejujuran. keingintahuan. kemandirian. kedemokratisan. IPS 6. kepatuhan terhadap aturan sosial. kecerdasan. kedemokratisan. kecerdasan. kepedulian. serta kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain. kritis. Kereligiusan. menghargai keberagaman. berjiwa kepemimpinan. dan percaya diri. Pendidikan Agama Nilai Utama Kereligiusan. Bahasa Indonesia 4. kerja keras. kepedulian. kerja keras. ketangguhan. keingintahuan. Kereligiusan. gaya hidup sehat. Kereligiusan. dan inovatif. kepedulian. menghargai keberagaman. kreatif. menghargai keberagaman. kejujuran. ketangguhan.

percaya diri. ketangguhan. kejujuran. 12 . kritis. kecerdasan. dan nasionalisme. Konstruktivisme (Constructivism) Konstrukstivisme adalah teori belajar yang menyatakan bahwa orang menyusun atau membangun pemahaman mereka terhadap sesuatu berdasarkan pengalaman-pengalaman baru dan pengetahuan awal dan kepercayaan mereka. kedemokratisan.Muatan Lokal menghargai karya orang lain. kreatif. kerja keras. menghargai karya orang lain. kemandirian. dan kedisiplinan. berpikir logis. kedemokratisan. dan menghargai karya orang lain. kemandirian. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter Sebagaimana disebutkan di depan. kepedulian. dan evaluasi yang mengembangkan karakter adalah prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang selama ini telah diperkenalkan kepada guru. 1. pelaksanaan. keingintahuan. Pembelajaran kontekstual menerapkan sejumlah prinsip belajar. kepedulian. integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. Contoh Distribusi Nilai-Nilai Utama ke dalam Mata Pelajaran F. kepedulian. ketangguhan. Pada dasarnya pembelajaran kontekstual merupakan konsep pembelajaran yang membantu guru dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. menghargai keberagaman.TIK/ Keterampila n 11. Kereligiusan. kecerdasan. kedisiplinan. Kereligiusan. kejujuran. tanggung jawab. dan memotivasi siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dipelajarinya dengan kehidupan mereka. gaya hidup sehat. Di antara prinsip-prinsip yang dapat diadopsi dalam membuat perencanaan pembelajaran (merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian dalam silabus.1. kedemokratisan. RPP. serta menghargai karya dan prestasi orang lain. dan bahan ajar). Prinsip-prinsip tersebut secara singkat dijelaskan berikut ini.9. termasuk guru-guru SMP seluruh Indonesia sejak 2002. ketangguhan. dan inovatif. melaksanakan proses pembelajaran. dan evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. Penjasorkes 10. Kereligiusan. kecerdasan. Tabel 1. kejujuran.

berlatih secara fisik. menyegarkan kembali pengetahuan siswa. praktik mengerjakan sesuatu. Tugas guru dalam pembelajaran konstruktivisme memfasilitasi proses pembelajaran dengan: adalah a. c. dan penjelasan. b. g. Pertanyaan digunakan guru untuk mendorong. baik teknis maupun akademis. Penerapan teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. mendemonstrasikan. kegiatan bertanya berguna untuk: a. 2. dan belajar untuk saling bertanya tentang bukti. Bertanya (Questioning) Penggunaan pertanyaan untuk menuntun berpikir siswa lebih baik daripada sekedar memberi siswa informasi untuk memperdalam pemahaman siswa. Siswa belajar mengajukan pertanyaan tentang fenomena. c. mengetahui sejauh mana keingintahuan siswa. membangkitkan respon siswa. Dalam proses pembelajaran. mandiri. Pembelajaran dikemas menjadi proses ‘mengkonstruksi’ bukan ‘menerima’ pengetahuan. dan percaya diri. siswa membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar. menghargai orang lain. mengecek pemahaman siswa. mengetahui hal-hal yang sudah diketahui siswa. menjadikan pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa. menciptakan gagasan.Pemahaman konsep yang mendalam dikembangkan melalui pengalaman-pengalaman belajar otentik dan bermakna. menggali informasi. Pembelajaran yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan untuk menuntun siswa mencapai tujuan belajar dapat mengembangkan 13 . cinta ilmu. e. guru mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mendorong aktivitas berpikirnya. d. rasa ingin tahu. menulis karangan. memfokuskan perhatian siswa pada sesuatu yang dikehendaki guru. bertanggung jawab. interpretasi. dan sebagainya. Dalam pembelajaran yang produktif. membimbing. b. Pembelajaran dirancang dalam bentuk siswa bekerja. antara lain berfikir kritis dan logis. menyadarkan siswa agar menerapkan strategi mereka sendiri dalam belajar. dan menilai kemampuan berpikir siswa. f. memberi kesempatan siswa menemukan dan menerapkan idenya sendiri. belajar bagaimana menyusun pertanyaan yang dapat diuji.

b. mendengarkan ide siswa lain dengan cermat. Semua siswa harus mempunyai kesempatan untuk berbicara dan berbagi ide. teman sekelas. b. dan inovatif. antara lain berfikir kritis. merumuskan masalah (dalam mata pelajaran apa pun) mengamati atau melakukan observasi menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan. santun. Masyarakat Belajar (Learning Community) Masyarakat belajar adalah sekelompok siswa yang terikat dalam kegiatan belajar agar terjadi proses belajar lebih dalam. menghargai pendapat orang lain.berbagai karakter. mengembangkan cara pengujian hipotesis. dan percaya diri. rasa ingin tahu. Konsep ini didasarkan pada ide bahwa belajar secara bersama lebih baik daripada belajar secara individual. dan menyusun teori serta konsep yang berdasar pada data dan pengetahuan. dan tanggung jawab. pembentukan kelompok kecil.Inkuiri (Inquiry) Inkuiri adalah proses pembelajaran yang diawali dengan pengamatan dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul. 14 . Langkah-langkah kegiatan inkuiri: a. dan bekerjasama untuk membangun pengetahuan dengan teman di dalam kelompoknya. mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca. Semua pihak saling mendengarkan. menghargai pendapat orang lain. pembentukan kelompok besar. tidak ada pihak yang menganggap paling tahu. d. kreatif. jujur. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut didapat melalui siklus menyusun hipotesis. Praktik masyarakat belajar terwujud dalam: a. tabel. guru. rasa ingin tahu. dan karya lain. gambar. 3. logis. antara lain berfikir kritis dan logis. bagan. Pembelajaran yang menerapkan prinsip inkuiri dapat mengembangkan berbagai karakter. Kegiatan saling belajar ini bisa terjadi jika tidak ada pihak yang dominan dalam komunikasi. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan masyarakat belajar memberi informasi yang diperlukan oleh teman bicaranya dan sekaligus juga meminta informasi yang diperlukan dari teman belajarnya. Masyarakat belajar bisa terjadi apabila ada proses komunikasi dua arah. tidak ada pihak yang merasa segan untuk bertanya. 4. c. laporan. membuat pengamatan. atau yang lain. santun.

Guru menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu untuk mempelajari sesuatu yang baru. c. bekerja kelompok dengan kelas di atasnya. Guru bukan satusatunya model. petani. antara lain kerjasama. dan rasa percaya diri. Pemodelan tidak jarang memerlukan siswa untuk berpikir dengan mengeluarkan suara keras dan mendemonstrasikan apa yang akan dikerjakan siswa. bertutur kata dan berperilaku yang benar. Pemodelan (Modeling) Istilah lain pemodelan adalah keteladanan. 6. Penerapan prinsip masyarakat belajar di dalam proses pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. Pada saat pembelajaran. f. bekerja. dan lainnya). Contoh praktik pemodelan di kelas: a. Pemodelan dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan rasa ingin tahu. Refleksi biasanya dilakukan pada akhir pembelajaran antara lain 15 . dokter. e. d. Guru olah raga memberi contoh berenang gaya kupu-kupu di hadapan siswa. dan lain sebagainya. 5. b. dan belajar. Pemodelan adalah proses penampilan suatu contoh agar orang lain berpikir. Guru PKn mendatangkan seorang veteran kemerdekaan ke kelas. patuh pada aturan sosial. mendatangkan ‘ahli’ ke kelas (tokoh. d.c. bekerja dengan kelas sederajat. lalu siswa diminta bertanya jawab dengan tokoh tersebut. membaca al-Quran yang benar. yang dalam bahasa agama (Islam) adalah uswah hasanah (teladan yang baik). polisi. Model dapat dirancang dengan melibatkan siswa. santun. e. Guru Geografi menunjukkan peta jadi yang dapat digunakan sebagai contoh siswa dalam merancang peta daerahnya. Refleksi (Reflection) Refleksi dilakukan agar siswa memikirkan kembali apa yang telah mereka pelajari dan lakukan selama proses pembelajaran untuk membantu mereka menemukan makna personal masing-masing. sering guru memodelkan bagaimana agar siswa belajar. Guru Biologi mendemonstrasikan penggunaan termometer suhu badan. olahragawan. demokratis. dan tanggung jawab. Guru Pendidikan Agama Islam memberi contoh bagaimana shalat yang benar. menghargai orang lain. bekerja dengan masyarakat. menghargai pendapat orang lain.

tanya-jawab. kedisiplinan. sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa SMP. G. menulis jurnal. Penilaian autentik seharusnya dapat menjelaskan bagaimana siswa menyelesaikan masalah dan dimungkinkan memiliki lebih dari satu solusi yang benar. Berbagai simulasi tersebut semestinya dapat mengekspresikan prestasi (performance) yang ditemui di dalam praktik dunia nyata seperti tempat kerja. memecahkan masalah. Dari sisi grafika. bahasa. Dalam hal isi. dan catatan pada buku harian. menghargai karya dan prestasi orang lain. Selanjutnya isi/materi disajikan dan/atau dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. dan grafika. Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter 1.melalui diskusi. Bahasa untuk menyajikan materi merupakan bahasa Indonesia yang baku. BSE pada 16 . Berbagai metode tersebut memungkinkan siswa dapat mendemonstrasikan kemampuannya untuk menyelesaikan tugastugas. BSE memenuhi berbagai ketentuan kegrafikaan. Penilaian Otentik (Authentic Assessment) Penilaian autentik sesungguhnya adalah suatu istilah yang diciptakan untuk menjelaskan berbagai metode penilaian alternatif. penyajian. Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter Buku-buku pelajaran SMP yang telah masuk dalam daftar BSE (Buku Sekolah Elektronik) memenuhi kelayakan isi. Selain itu. tanggung jawab. 7. penyampaian kesan dan pesan. setiap BSE memuat semua SK/KD sebagaimana ditetapkan melalui Permen Diknas 22/2006 dengan cakupan dan kedalaman pembahasan yang memadai. atau mengekspresikan pengetahuannya dengan cara mensimulasikan situasi yang dapat ditemui di dalam dunia nyata di luar lingkungan sekolah. dan gagasan/pesan disajikan secara koheren. Refleksi dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan kemampuan berfikir logis dan kritis. Banyak di antara kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pelaku pembelajaran yang aktif. dan cinta ilmu. mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. saling memberi komentar karya. Strategi penilaian yang cocok dengan kriteria yang dimaksudkan adalah suatu kombinasi dari beberapa teknik penilaian. Penilaian autentik dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter antara lain kejujuran. dan menghargai pendapat orang lain.

Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam tiga aspek sekaligus. Adaptasi jenis a. dan membangun karakter. mengembangkan keberagaman/kebhinnekaan. BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan mengembangkan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. Revisi (misalnya penambahan isi. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. b. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. dan teknik evaluasi dari bahan ajar. mengembangkan keterampilan/ kecakapan. Berikut empat jenis adaptasi yang dapat dilakukan. kegiatan pembelajaran. 17 . Strategi Karakter Di depan disebutkan bahwa BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan dalam pengembangan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. dan evaluasi dari bahan ajar. buku-buku tersebut dapat digunakan untuk melaksanakan pendidikan karakter secara terintegrasi dalam pembelajaran. 2. b. buku-buku pelajaran yang telah masuk daftar BSE akan dengan efektif memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan. Hanya dengan melakukan sejumlah revisi. Dengan melakukan adaptasi seperlunya. serta jiwa kewirausahaan. c. atau reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. a. reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran.umumnya tidak bias gender. yaitu isi. dan d berturut-turut dari yang paling dianjurkan ke yang kurang dianjurkan. Revisi (misalnya penambahan isi. Memerhatikan ciri-ciri tersebut di atas. kegiatan pembelajaran. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi.

c. Catatan-catatan pada lembar-lembar terpisah tersebut digunakan oleh guru selama proses pembelajaran. tidak menyatu dengan bahan ajar. Guru membuat sejumlah adaptasi (misalnya penambahan isi. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. dan evaluasi dari bahan ajar. 18 . kegiatan pembelajaran. penambahan atau perubahan teknik penilaian) secara tertulis tetapi pada lembar terpisah. perubahan atau penambahan kegiatan pembelajaran.

terutama sumber ajaran dan sendi-sendi Islam lainnya. PAI tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja. Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sebelum menguraikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil dari PAI adalah sikap perilaku (karakter) peserta didik sehari-hari yang sejalan dengan ajaran Islam. semua mata pelajaran yang memiliki tujuan tersebut harus seiring dan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh mata pelajaran PAI. Pada saat bersamaan. sehingga akan semakin memperkuat pembentukan karakter dan keilmuannya. bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt. Dengan demikian. PAI adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman. akan diungkap secara singkat karakteristik umum mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai gambaran sejauhmana nilai-nilai utama (karakter) yang terkandung dalam mata pelajaran ini. 19 . 3. Ditinjau dari segi muatan pendidikannya. Adapun karakteristik mata pelajaran PAI di SMP adalah sebagai berikut: 1. dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam. Oleh karena itu. tetapi PAI lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. PAI merupakan mata pelajaran pokok yang menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan mata pelajaran lain yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian dan moral (karakter) peserta didik. mata pelajaran PAI dapat dijadikan bekal untuk mempelajari berbagai bidang ilmu atau mata pelajaran lain. PAI merupakan mata pelajaran yang dikembangkan dari ajaranajaran pokok (dasar) yang terdapat dalam agama Islam. tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif (sikap) dan psikomotornya (perilaku).. 4. berbudi pekerti yang luhur (berkarakter/berakhlak mulia). sehingga PAI merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. Diberikannya mata pelajaran PAI.BAGIAN II PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A. khususnya di SMP. 2.

serta memiliki ilmu pengetahuan dan kreativitas yang memadai. Mencapai akhlak yang karimah (karakter mulia) adalah tujuan sebenarnya dari pendidikan Islam. Pada bagian pertama buku (panduan) ini sudah diuraikan nilainilai karakter (24 nilai) yang akan dikembangkan agar bisa dimiliki dan dipraktikkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari melalui semua mata pelajaran di Sekolah Menengah Pertama. perasaan. yakni dengan mendasari peserta didik aqidah (fondasi) yang kokoh lalu mendorong untuk melaksanakan semua ketentuan Allah dan Rasul-Nya (syariah) secara utuh. di dunia. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam nilainilai karakter utama meliputi 17 nilai. termasuk kajian-kajian yang terkait dengan ilmu dan teknologi serta seni dan budaya yang dapat dituangkan dalam berbagai mata pelajaran di SMP. Ilmu Tauhid) yang merupakan pengembangan dari aqidah. Dari ketiga prinsip dasar itulah berkembang berbagai kajian keislaman (ilmu-ilmu agama) seperti Ilmu Kalam (Theologi Islam. Moralitas Islam) yang merupakan pengembangan dari akhlak. pendidikan akhlak (pendidikan karakter) adalah jiwa Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan melalui metode Ijtihad (dalil aqli) para ulama mengembangkan prinsip-prinsip PAI tersebut dengan lebih rinci dan mendetail dalam bentuk fiqih dan hasil-hasil ijtihad lainnya. dan Ilmu Akhlak (Etika Islam. dan ilmu. akal. syariah.5. yaitu: kereligiusan. Peserta didik membutuhkan kekuatan dalam hal jasmani. yaitu al-Quran dan Sunnah/hadis Nabi Muhammad saw. 20 . dan kepribadian. kejujuran. cita rasa. tetapi ia juga membutuhkan pendidikan budi pekerti. Secara umum mata pelajaran PAI didasarkan pada ketentuanketentuan yang ada pada dua sumber pokok ajaran Islam. Dengan demikian. Secara khusus masing-masing mata pelajaran memiliki nilai-nilai karakter utama dan karakter pokok. Sejalan dengan konsep ini maka semua mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan kepada peserta didik haruslah mengandung muatan pendidikan akhlak (pendidikan karakter) dan setiap guru haruslah memerhatikan akhlak atau karakter peserta didiknya. yaitu aqidah. Ilmu Fiqih yang merupakan pengembangan dari syariah. maka akan terbentuk peserta didik yang memiliki akhlak (karakter) mulia yang utuh baik dalam hubungan vertikal (hablun minallah) maupun horisontal (hablun minannas). Tujuan akhir dari mata pelajaran PAI di SMP adalah terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia (manusia berkarakter). (dalil naqli). Prinsip-prinsip dasar PAI tertuang dalam tiga kerangka dasar ajaran Islam. kemauan. dan akhlak. 7. Tujuan ini yang sebenarnya merupakan misi utama diutusnya Nabi Muhammad saw. Ushuluddin. 6. Jika hal ini diimplementasikan di sekolah (SMP).

kedemokratisan. dan cepat. Dari 17 nilai itu ada 6 nilai karakter pokok yang menjadi pangkal tolak pengembangan karakter di SMP. Adapun indikator-indikator yang bisa dilihat dari nilai-nilai karakter utama di atas di antaranya adalah: No. kedemokratisan. kecerdasan. dan kerja keras. kedisiplinan. ketangguhan. 4) tidak berbohong kepada siapa pun. gaya hidup sehat. tanggung jawab. kepatuhan terhadap aturan sosial. kepedulian.kecerdasan. tepat. yaitu kereligiusan. 2) mampu menjawab soal-soal ujian (ulangan) dengan cepat. 3) selalu mengerjakan tugas-tugas guru seperti pekerjaan rumah dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang ada. kesantunan. semua nilai yang 17 ini termasuk nilai-nilai karakter utama yang harus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. dengan didasari iman (aqidah) yang benar. 1) mampu mengerjakan suatu pekerjaan dengan cermat. tepat. Kecerdasan . Kereligiusan 2. dan benar. keingintahuan. Nilai Karakter Indikator 1) menjalankan perintah-perintah Allah (agama) baik dalam beribadah maupun bermuamalah. cinta ilmu. 4) tidak melakukan perbuatan-perbuatan sehari-hari yang melanggar hukum-hukum agama. 1) selalu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. 2) menjauhi larangan-larangan Allah (agama) baik yang termasuk dalam dosa-dosa besar maupun dosa-dosa kecil. menghargai keberagaman. dan kepedulian. Kejujuran 3. 5) tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya. percaya diri. 3) bersikap dan berperilaku yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan atau hukumhukum agama. 2) selalu mengatakan sesuai dengan apa yang dilakukan. ketangguhan. 6) tidak menyontek dalam mengerjakan ujian atau ulangan sekolah. kesadaran akan hak dan kewajiban. 21 1. kejujuran. Jadi.

6) membantu orang lain yang butuh pertolongan. 3) menghormati keputusan bersama meskipun tidak sesuai dengan yang diinginkan. 4) merapikan meja kursi yang berserakan. 5) berusaha keras untuk bisa melepaskan diri dari masalah yang dihadapi. 2) menaati dan melaksanakan kesepakatan 5. maupun dengan teman-teman di masyarakat. 4) tidak memaksakan pendapat kepada orang lain. atau alat-alat lain yang tidak digunakan. 2) mematikan lampu. 1) menaati dan melaksanakan hukum-hukum dan aturan-aturan yang berlaku. 2) sanggup menerima kegagalan dan berusaha untuk memperbaikinya. 4. kran air. Kepedulian 7. 5) berdiskusi dengan baik dan tidak emosional. di tengah keluarga. 5) menjaga lingkungan sekolah tetap bersih. 7) mengingatkan orang lain yang dalam keadaan berbahaya. 3) tidak putus asa ketika tidak naik kelas atau tidak lulus ujian. Ketangguhan 1) tidak pernah putus asa dalam menghadapi berbagai persoalan di sekolah dan keluarga. listrik. 1) menjunjung tinggi kebersamaan. 4) mampu mengambil keputusan yang tepat. baik di sekolah maupun di tengah keluarga. 3) membersihkan ruang kelas dan papan tulis yang kotor. kipas/AC. 2) mengambil keputusan secara bersamasama baik di sekolah.3) mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. 4) kuat dan tabah menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. 1) tanggap akan lingkungan sekitar. Kedemokratisa n 6. Tanggung jawab 22 .

Kesantunan 10. 1) selalu belajar dengan giat. 3) berani mengambil risiko atas perbuatan yang dilakukan. 3) berjalan dengan penuh kesopanan dan tidak menyombongkan diri. Kedisiplinan 23 . 1) bertutur kata dengan lemah lembut. 2) mengucapkan salam ketika bertemu orang lain. 5) selalu membantu orang tua di rumah. 2) menjalankan kewajiban tanpa mengganggu hak orang lain. 2) memakai seragam sesuai ketentuan sekolah. terutama dengan orang yang dihormati seperti orang tua dan guru. 3) melaksanakan shalat/ibadah tepat waktu. 4) tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan. 3) tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan di sekolah dan keluarga. 1) datang dan pulang sekolah tepat waktu. 2) mengerjakan tugas dan kewajiban di sekolah secara maksimal. Kerja keras 11. 4) patuh dan melaksanakan semua kewajiban sekolah dan di luar sekolah. 8. Kesadaran akan hak dan kewajiban 1) menjunjung tinggi keadilan. 5) tidak mengalihkan tugas dan kewajiban kepada orang lain. 4) memilih kata-kata atau bahasa yang tepat ketika berbicara. 4) mengatur waktu untuk belajar dan untuk yang lainnya. 9. 5) memohon izin ketika akan keluar dari ruangan kelas ketika pembelajaran berlangsung. 3) mendahulukan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut hak. 4) menghormati hak-hak orang lain.dalam keluarga. 5) tidak mengganggu orang lain dalam melaksanakan kewajiban.

3) menghormati orang lain yang berbeda dalam berkeyakinan dan beragama. Kepatuhan terhadap 24 . 3) tidak membuang buku-buku yang bermanfaat.5) makan dan tidur tepat waktu. Percaya diri 16. 4) selalu belajar untuk meningkatkan kualitas diri. 4) suka berdiskusi tentang ilmu pengetahuan. 2) mengikuti berbagai kegiatan di sekolah 13. termasuk al-Quran dan hadis. 1) mengikuti kerja bakti di lingkungannya. 2) bangga menjai siswa di sekolahnya 3) tidak merasa minder di hadapan siswa atau orang lain. 4) suka mendengarkan berita lewat radio. 1) merasa senang dengan keberadaannya. televisi. dan kitabkitab sebagai sumber ilmu pengetahuan. 2) menjalankan aktivitas keagamaan di sekolah tanpa menyinggung dan mengganggu orang lain. 6) suka bergaul dengan orang lain. 1) tidak pernah merasa puas dalam mencari ilmu. 1) suka membaca buku. Cinta ilmu 14. 5) tidak ragu dalam mengambil keputusan. 5) suka melakukan perjalanan (bepergian) dalam mencari ilmu. 5) suka membaca al-Quran. 2) memiliki buku-buku ilmu pengetahuan yang dibutuhkan. hadis. Menghargai keberagaman 1) mengakui adanya perbedaan dalam berbagai hal di sekolah. 3) suka membaca koran dan sumber berita lainnya. Keingintahua n 15. 2) suka bertanya kepada orang lain. 4) menghormati orang lain yang berbeda dalam menjalankan tradisi dan budaya. 5) tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. 12. maupun media yang lain.

bisa ditempuh melalui berbagai bentuk kegiatan pembelajaran di kelas. misalnya al-Quran yang merupakan salah satu kitab Allah dan menjadi kitab suci umat Islam. Gaya hidup sehat B. 1. 5) suka bekerja sama dengan masyarakat sekitar. Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk merealisasikan nilai-nilai karakter dalam diri siswa di SMP dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di luar sekolah. Peserta didik kemudian diajak untuk melihat al-Quran lalu diajak berdiskusi Kontekstual (Contextual Teaching and 25 . peserta didik akan langsung mengalami apa yang dipelajari sehingga peserta didik memiliki motivasi besar untuk memahaminya dan pada akhirnya terdorong untuk mempraktikkannya. 1) mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik 2) makan dan minum secukupnya. 4) ikut serta dalam menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan. dan lingkungan selalu bersih. Sebagai contoh ketika mengajarkan aqidah dengan tema iman kepada kitab-kitab Allah. SK/KD yang dikaji hendaknya dikaitkan dengan permasalahan yang aktual yang benar-benar terjadi dan dialami peserta didik. peserta didik diajak langsung melihat bukti adanya kitabkitab Allah tersebut. 17. 3) tidak melakukan sesuatu yang melanggar kepentingan umum. Di bawah ini akan dikemukakan beberapa contoh kegiatan pembelajaran yang cukup efektif dan efisien di kelas. 6) menjauhi merokok. Pembelajaran Learning) Pembelajaran model ini dilakukan dengan menghubungkan tema atau materi yang dikaji dengan konteks kehidupan sehari-hari. 8) tidak bertato. 3) bekerja dan beristirahat secukupnya.aturan sosial dan di luar sekolah. pakaian. 4) tidak berangan-angan yang berlebihan. Kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien hendaknya diupayakan dalam merealisasikan nilai-nilai karakter tersebut. Dengan cara ini. 7) menjauhi miras dan narkoba. 5) menjaga anggota badan. terutama kehidupan peserta didik.

Tidak semua SK/KD dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bisa dicapai dengan model pembelajaran ini. kepedulian. kesantunan. Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) Pembelajaran inkuiri adalah satu model pembelajaran yang dikemas sedemikian rupa agar peserta didik mampu menemukan pengetahuan atau konsep-konsep yang ada dalam mata pelajaran tertentu secara mandiri melalui berbagai fenomena yang dipelajari. Dengan model pembelajaran ini cukup mudah bagi guru memotivasi peserta didik untuk bersikap dan berperilaku yang menunjukkan nilai-nilai karakter sesuai dengan tema atau materi yang dikaji. meningkat rasa keingintahuan dan kecerdasannya. Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang menekankan kerjasama di antara peserta didik di kelas. kedemokratisan. seperti kejujuran. dan ketangguhan. misalnya kecerdasan. dan lain sebagainya. Banyak model pembelajaran yang bisa dilakukan dalam rangka pembelajaran kooperatif. misalnya model diskusi kelompok. untuk mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw. Di antara contoh kompetensi yang bisa dicapai melalui model ini adalah kompetensi yang 26 . sehingga dalam waktu yang singkat bisa diperoleh informasi yang lebih komprehensif tentang sejarah Nabi Muhammad saw.tentang al-Quran dan peserta didik dimotivasi agar bisa membaca. dan lain sebagainya. 3. Melalui model ini guru bisa mengamati bagaimana peserta didik berdiskusi sambil memberikan penilaian proses terutama dalam penerapan nilai-nilai karakter. diskusi kelas. Sebagai contoh. Melalui model ini peserta didik dikondisikan agar memiliki nilai-nilai kerja keras. 2. Contoh lain misalnya ketika mengajarkan fikih tentang thaharah (bersuci) peserta didik diajak langsung praktik tentang bagaimana membersihkan kotoran (najis) dan juga praktik wudlu dan mandi untuk menghilangkan hadas. Team Game Tournament (TGT). Peserta didik juga diminta untuk meneladani karakterkarakter mulia yang ada pada diri Nabi Muhammad saw. Learning Together (belajar bersama). keingintahuan. model Jigsaw. peserta didik melakukan diskusi kelompok dengan tema-tema diskusi yang sudah ditentukan. kesantunan. kesabaran. kecerdasan. dan mengamalkan isi kandungan al-Quran sedikit demi sedikit. Selanjutnya anak diajak untuk selalu berpola hidup sehat dan bersih dengan menjelaskan manfaat dan hikmah kebersihan dan kesehatan serta menyebutkan contohcontoh akibat baik dari berpola sehat dan bersih dan akibat buruk mengabaikan pola sehat dan bersih. serta kecintaannya terhadap ilmu. memahami.

harus demokratis dalam proses pembelajaran di kelas. dan menunjukkan karakter-karakter mulia lainnya di hadapan para siswa. LCD. Untuk membuat peserta didik senang dalam belajar maka guru harus memfasilitasi peserta didik dengan berbagai media atau alat yang mendukung pembelajaran. dan sejarah peradaban Islam. memiliki kecerdasan yang tinggi terutama terhadap kompetensi-kompetensi PAI. Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif. peserta didik dikondisikan untuk belajar langsung melafalkan ayat-ayat al-Quran dibantu dengan media yang mendukung. Cukup banyak materi atau kompetensi dalam tiga bidang itu yang bisa dikaji melalui model pembelajaran ini. Karena itu. Ceramah diperlukan bila perlu. Dalam aktivitas sehari-hari di kelas dan sekolah khususnya dan di luar sekolah umumnya. atau media lain yang memungkinkan peserta didik untuk senang dalam belajar. Pembelajaran harus dikemas agar peserta didik benar-benar aktif dan kreatif. memiliki kepedulian dan tangguh jawab yang tinggi. 5. terutama karakter-karakter yang ditargetkan. kecerdasan. 4. ketika membelajarkan al-Quran. guru harus menjadi model berkarakter di hadapan para siswa. memiliki ketangguhan untuk mendidik dan berdakwah. dan Menyenangkan) Prinsip-prinsip yang menonjol dalam pembelajaran model PAKEM di antaranya adalah peserta didik harus aktif dalam pembelajaran ini dan pembelajaran harus menyenangkan peserta didik. Efektif.terkait dengan aqidah. Guru terus memantau peserta didik dalam proses pembelajaran agar efektif. pemodelan (pemberian uswah hasanah/teladan yang baik) merupakan metode yang cukuf efektif. Yang menjadi model utama dalam hal ini adalah guru agama dan semua guru yang ada di sekolah. guru PAI harus menunjukkan kejujuran di hadapan para siswa. Kreatif. Yang juga harus diperhatikan bahwa pembelajaran harus tetap efektif. kepedulian. Guru agama harus menjadi model dalam berkarakter di hadapan para siswa dalam berbagai hal. kejujuran. Pemodelan Dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama untuk pembinaan karakter para siswa. baik yang masih 27 . ketangguhan. muamalah. dan kedemokratisan. seperti kereligiusan. Guru juga bisa menunjukkan beberapa model dari tokohtokoh berkarakter yang berhasil dalam hidupnya. Sebagai contoh. yakni mencapai tujuan yang direncanakan. misalnya dengan media komputer (laptop). Guru tidak lagi ceramah yang membuat peserta didik hanya pasif mendengarkan ceramahnya. misalnya dengan menkondisikan peserta didik aktif belajar dan melakukan sesuatu.

pembelajaran sikap adalah salah satu komponen atau fokus utama dari suatu pembelajaran. dan hidup secara harmonis dengan orang lain. sudah memberikan kenikmatan yang begitu banyak kepadanya. (3) peserta didik menuliskan responsnya masing-masing. lebih memerhatikan orang lain. Model pembentukan rasional 28 . adalah contoh dari model pembelajaran ini. Dr. (2) meminta peserta didik menganalisis situasi untuk menemukan isyarat-isyarat yang tersembunyi berkenaan dengan perasaan. agar siswa cerdas.hidup maupun yang sudah meninggal dunia. bekerja sama. Guru selalu memberi motivasi kepada peserta didik agar menyadari apa yang dipelajari dan mensikapinya dengan benar. peserta didik diajak untuk memerhatikan betapa Allah swt. seperti kelengkapan dan kesempurnaan bentuk fisiknya.. 6. Model pembelajaran sebagai berikut: a. (4) peserta didik menganalisis respons peserta didik lain. Dalam pembelajaran model ini peserta didik antara lain diminta untuk berinteraksi dengan sumbersumber belajar agar mencapai hasil belajar yang baik. sehingga mereka dapat bergaul. guru memodelkan Nabi Muhammad saw. (6) meminta peserta didik untuk menentukan pilihannya sendiri. Ing. Sebagai contoh dalam pembelajaran PAI. Habibie. Bagaimanapun juga. pembelajaran sikap merupakan tujuan atau sasaran utama dari suatu pembelajaran. guru memodelkan Prof. dan lain sebagainya. Pembelajaran Afektif Pembelajaran afektif adalah model pembelajaran yang menekankan tumbuhnya sikap pada diri peserta didik dari proses pembelajaran yang diikuti. sehingga tumbuh kesadaran untuk bersyukur (berterima kasih) kepada-Nya. terutama dalam rangka pendidikan karakter. kebutuhan dan kepentingan orang lain. b. Dalam beberapa kasus. Kampanye anti-narkoba dan pelatihanpelatihan yang berkaitan dengan penanganannya misalnya. (5) mengajak peserta didik melihat konsekuesi dari tiap tindakannya. Langkah-langkah pembelajaran konsiderasi: (1) menghadapkan peserta didik pada situasi yang mengandung konsiderasi. Misalnya untuk memotivasi siswa agar jujur. Model konsiderasi afektif yang banyak digunakan adalah Melalui penggunaan model konsiderasi (consideration model) peserta didik didorong untuk lebih peduli.

Model pembentukan rasional (rational building model) bertujuan mengembangkan kematangan pemikiran tentang nilai-nilai. Langkah-langkah pembelajaran rasional: (1) menigidentifikasi situasi di mana ada ketidakserasian atau penyimpangan tindakan, (2) menghimpun informasi tambahan, (3) menganalisis situasi dengan berpegang pada norma, prinsip, atau ketentuan yang berlaku dalam masyarakat, (4) mencari alternatif tindakan dengan memikirkan akibat-akibatnya, (5) mengambil keputusan dengan berpegang pada prinsip atau ketentuan legal dalam masyarakat. c. Klarifikasi nilai Klarifikasi nilai (value clarification model) merupakan pendekatan mengajar dengan menggunakan pertanyaan atau proses menilai (valuing process) dan membantu peserta didik menguasai keterampilan menilai dalam bidang kehidupan yang kaya nilai. Penggunaan model ini bertujuan, agar para siswa menyadari nilai-nilai yang mereka miliki, memunculkan dan merefleksikannya, sehingga para peserta didik memiliki keterampilan proses menilai. Langkah-langkah pembelajaran klarifikasi nilai: (1) pemilihan: para peserta didik mengadakan pemilihan tindakan secara bebas, dari sejumlah alternatif tindakan mempertimbangkan kebaikan dan akibat-akibatnya, (2) menghargai pemilihan: peserta didik menghargai pilihannya serta memperkuat dan mempertegas pilihannya, (3) berbuat: peserta didik melakukan perbuatan yang berkaitan dengan pilihannya dan mengulanginya pada hal lainnya. d. Pengembangan moral kognitif Perkembangan moral manusia berlangsung melalui restrukturalisasi atau reorganisasi kognitif, yang berlangsung secara berangsur melalui tahap prakonvensi, konvensi, dan pascakonvensi. Model ini bertujuan membantu peserta didik mengembangkan kemampauan mempertimbangkan nilai moral secara kognitif. Langkah-langkah pembelajaran moral kognitif: (1) menghadapkan peserta didik pada suatu situasi yang mengandung dilema moral atau pertentangan nilai, (2) peserta didik diminta memilih salah satu tindakan yang mengandung nilai moral tertentu, (3) peserta didik diminta mendiskusikan/menganalisis kebaikan dan kejelekannya, (4) peserta didik didorong untuk mencari tindakan-tindakan yang lebih baik, (5) peserta didik menerapkan tindakan-tindakan tersebut. 29

e. Model nondirektif Para peserta didik memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang sendiri. Perkembangan pribadi yang utuh berlangsung dalam suasana permisif dan kondusif. Guru hendaknya menghargai potensi dan kemampuan peserta didik dan berperan sebagai fasilitator/konselor dalam pengembangan kepribadiannya. Penggunaan model ini bertujuan membantu peserta didik mengaktualisasikan dirinya. Langkah-langkah pembelajaran nondirektif adalah: (1) menciptakan sesuatu yang permisif melalui ekspresi bebas, (2) pengungkapan peserta didik mengemukakan perasaan, pemikiran, dan masalah-masalah yang dihadapinya, guru menerima dan memberikan klarifikasi, (3) pengembangan pemahaman (insight), peserta didik mendiskusikan masalah, guru memberikan dorongan, (4) perencanaan dan penentuan keputusan, peserta didik merencanakan dan menentukan keputusan, guru memberikan klarifikasi, (5) integrasi, peserta didik memperoleh pemahaman lebih luas dan mengembangkan kegiatan-kegiatan positif. C. Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter 1. Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Perlu ditegaskan di sini bahwa Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan buku yang dihasilkan melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya, baik isi, penyajian, bahasa, maupun grafikanya. BSE diupayakan dalam rangka membantu para guru dan siswa untuk dengan mudah memperoleh buku-buku yang baik untuk dijadikan sebagai sumber atau bahan ajar dalam proses pembelajaran di kelas, terutama dalam pembinaan karakter siswa. BSE untuk mata pelajaran PAI hingga panduan ini dibuat masih dalam proses penyelesaian, sehingga dalam waktu dekat BSE untuk PAI segera bisa didapatkan, baik melalui internet maupun di toko-toko buku. Jika guru tidak menemukan BSE PAI maka guru bisa juga mengambil buku-buku ajar lain dengan ketentuan seperti BSE. Dari hasil content analysis terhadap BSE dan juga format penilaian buku dari Pusat Perbukuan dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bahwa buku yang baik bisa dilihat dalam empat hal seperti berikut: a. Isi

30

Apa yang harus diperhatikan dalam melihat isi BSE atau Buku Ajar PAI adalah sebagai berikut: 1) Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD, yang bisa dilihat dari segi: a) kelengkapan materinya, b) keluasan materinya, dan c) kedalaman materinya. 2) Ketepatan materi, yang bisa dilihat dari segi: a) sumber materi yang digunakan, b) pokok bahasan, c) subpokok bahasan, d) contoh-contohnya, e) gambar, foto, dan ilustrasi yang digunakan, f) konsep-konsep atau definisi yang digunakan, g) ayat-ayat al-Quran dan hadis yang digunakan, dan h) acuan, sumber, atau daftar pustaka yang digunakan. 3) Pendukung materi, yang bisa dilihat dari segi: a) tidak bias gender, b) tidak mengandung SARA, c) berwawasan kebangsaan, dan d) tidak bertentangan dengan HAM. 4) Terkait dengan pendidikan karakter, buku itu bisa dilihat dari segi: a) kesesuaian isi materi yang dikaji dengan nilai-nilai karakter yang dituju, b) apakah kegiatan atau metode pembelajaran yang ada mendukung pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju, dan c) apakah gambaran umum isi materi yang dikaji di buku itu sudah layak untuk pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju.

b. Metode pembelajaran Untuk menelaah BSE atau Buku Ajar PAI yang akan digunakan, terutama terkait dengan metode pembelajaran atau cara penyajian, perlu diperhatikan hal-hal berikut: 1) Kelengkapan penyajian dalam buku yang meliputi: a) bagian awal mulai dari sampul, kata pengantar, dafatar isi, hingga pendahuluan, b) bagian inti mulai dari judul bab, uraian bab, ringkasan, gambar/ilustrasi, latihan atau uji kompetensi, dan

31

antaralinea dalam subbab. misalnya gambar Nabi Muhamma saw. dan lampiran. indeks. Buku yang baik adalah buku yang menggunakan bahasa yang baik pula. bahasanya sopan (santun) dan tidak “jorok”. bisa diperhatikan hal-hal berikut: 1) buku tidak memuat gambar-gambar yang terlarang secara mutlak. antarsubbab dalam bab. dan f) mendorong dan memotivasi peserta didik untuk berkarakter sesuai dengan nilai-nilai karakter yang ada dalam materi yang dikaji. mengingat salah satu indikator karakter seseorang bisa dilihat dari segi bahasa yang digunakan dalam bertutur kata. d. 2) buku tidak memuat gambar-gambar yang mempertontonkan aurat manusia dan mengundang birahi (nafsu). b) koherensi antaralinea. terutama yang mendukung pendidikan karakter. Bahasa yang baik dalam penulisan buku bisa dilihat dari segi: 1) kesesuaiannya dengan pengguna buku (peserta didik). c. glosarium. 2) Metode penyajian/pembelajaran dalam buku yang bisa dilihat dari segi: a) keruntutan penyajian dalam buku mulai ketertautan antarkalimat dalam alinea. c) konsistensi dalam penggunaan istilah atau konsep yang digunakan. Dalam penulisan buku. 2) bahasa yang digunakan komunikatif dan interaktif. Bahasa Bahasa menjadi sangat penting dalam pendidikan karakter. e) mendorong keingintahuan peserta didik. 32 . 4) kesesuaian dengan kaidah bahasa yang benar (Ejaan Yang Disempurnakan). dan antarbab dalam buku. antarsubbab. d) berpusat pada peserta didik dan mendorong kemandirian belajar. atau gambar-gambar lain yang sejenis. 3) bahasanya santun dan lugas. dan 6) yang khusus terkait dengan pendidikan karakter. 5) tingkat keterbacaannya. dan antarbab. bahasa juga sangat penting untuk diperhatikan. Grafika Untuk melihat buku yang baik dari segi grafika.c) bagian akhir yang meliputi daftar pustaka.

Namun yang perlu dicermati adalah BSE yang bisa digunakan untuk bahan ajar dalam proses pembelajaran PAI adalah yang dari segi isinya benar-benar bermuatan nilai-nilai karakter dan dari segi penyajian dengan berbagai perangkatnya benar-banar mendorong terbentuknya karakter mulia. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi ini ditempuh jika guru menemukan buku BSE atau buku lain yang memenuhi kriteria seperti yang digambarkan di atas. Potensi BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Karena hingga panduan ini dibuat. e.3) jika dimungkinkan buku yang tidak ada gambar manusianya. dalam rangka pendidikan karakter. metode. bahasa. dan 5) buku memuat gambar-gambar atau ilustrasi yang berisi pesan-pesan untuk berkarakter mulia. maka sudah bisa dipastikan bahwa buku PAI yang sudah lolos seleksi dan masuk dalam kategori BSE pasti sudah memenuhi kriteria-kriteria yang meliputi isi. Guru tinggal mengadaptasi bahan (materi) dari buku dimaksud dan ditulis ulang dengan beberapa tambahan penjelasan yang diperlukan terutama ditekankan pada 33 . para guru bisa memilih buku-buku yang sudah beredar di pasaran dengan berpedoman pada ketentuanketentuan di atas. 4) buku tidak memuat gambar-gambar yang berisi praktikpraktik kekerasan atau perbuatan terlarang lainnya. Demikian juga. Namun demikian. Berdasarkan data-data mengenai draf buku PAI yang masuk dalam penilaian Pusat Perbukuan tahun 2010 yang sudah berlalu. bahasa dan kegrafikaannya mendukung terwujudnya karakter mulia bagi peserta didik. BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam belum ada yang dicetak atau dimasukkan ke internet. maka belum bisa diberikan rekomendasi di sini terkait dengan BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mana yang layak untuk digunakan sebagai bahan ajar yang bernuansa pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI atau mana yang tidak layak. buku PAI yang akan digunakan harus buku yang mendorong para peserta didik untuk menjadi manusia yang berkarakter atau berakhlak mulia. dan grafika seperti di atas. Hal terpenting. Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Pendidikan a. atau meminimalkan gambar manusia. 2.

Inilah di antara gambaran perilaku manusia yang sebagiannya ada yang merendahkan diri dan sebagian yang lain selalu sombong. meletakkan.3. taat. Kata ini berasal dari kata wadla’a yang berarti merendahkan. bicaranya selalu tinggi sambil menyombongkan diri. dan sabar. Sikap tawadlu’ merupakan kunci bagi seseorang untuk dapat dinilai baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. dan 4. dan sabar. 1. taat. Adapun KD-nya: 4. atau menjatuhkan.penanaman nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Tawadlu’ Perlu diperhatikan: Dalam kehidupan sehari-hari kalian tentu pernah mengamati tingkah laku orang lain dan mungkin juga menyadari tingkah laku kalian sendiri. dan sabar. dan tidak pernah sombong dan berlebihan dalam bertingkah laku. Para ahli mengartikan tawadlu’ sebagai sikap merendahkan diri atau rendah hati. qana’ah. 4. Karena itu tawadlu’ merupakan salah satu sifat mulia yang sekaligus menjadi bagian dari akhlak mulia. Untuk mendalami masalah tawadlu’ ini kalian dapat mengikuti uraikan seperti di bawah. yaitu SK 4 SMP Klas 7 semester 1: Membiasakan perilaku terpuji. dan tidak pernah merasa rendah di hadapan orang lain. Membiasakan perilaku tawadlu’. Sikap tawadlu’ merupakan lawan dari sikap takabur (sombong). Sebaliknya. Bahan ajarnya: (satu contoh nilai karakter: tawadlu’ dan taat) A. qana’ah. atas segala hamba-Nya. Perilaku orang yang selalu merendahkan diri di hadapan orang lain dan juga di hadapan Allah disebut tawadlu’. Orang yang bertawadlu’ adalah orang yang menyadari bahwa 34 . taat. orang yang bertakabur memandang dirinya melebihi orang lain. Pengertian Tawadlu’ Dari segi bahasa kata tawadlu’ berasal dari bahasa Arab tawadlu’. Menjelaskan pengertian tawadlu’. Manusia adalah hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa di hadapan Allah swt. Sebagai contoh: bahan ajar yang diambil dari suatu buku yang menguraikan SK/KD tentang akhlak.2. rendah diri. qana’ah. Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadlu’. Sebagai siswa tentunya kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ ini dalam kehidupan kalian sehari-hari.1. Sementara itu banyak juga orang yang dalam kehidupan sehari-hari selalu berpenampilan “serba wah”. Sebagian orang ada yang berpenampilan sederhana. Sikap tawadlu’ merupakan sikap mulia yang lahir dari kesadaran akan kemahakuasaan Allah swt. Orang yang bertawadlu’ menganggap dirinya tidak lebih dari orang lain.

kecuali jika sikap tersebut akan merugikan agama atau umat Islam. maka kalian harus selalu berusaha melakukan perbuatan-perbuatan yang menunjukkan sikap tawadlu’. maka manusia tidaklah pantas menunjukkan kesombongan di hadapan manusia lain. mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Mau mengunjungi orang lain meskipun dia lebih rendah derajatnya atau lebih rendah ilmunya. Allah swt. Berdiri dari tempat duduknya dalam suatu majlis (tempat pertemuan) untuk menyambut kedatangan dan menghormati orang yang lebih mulia dan lebih berilmu. maka dari Allahlah (datangnya).” (QS. an-Nahl (16): 53). Tidak menonjolkan diri di hadapan orang yang sederajat. Dalam al-Quran dinyatakan: :‫) النحل‬ َ ْ ُ َ ْ َ ِ ْ َِ َ ّ ّ ُ ُ ّ َ َ ِ ّ ُ ِ َ ِ َ ٍ َ ْ ِ ْ ِ ْ ُ ِ َ َ ‫وما بكم من نعمة فمن ال ثم إذا مسكم الضر ف جإليه تج جأرون‬ (3 Artinya: “Dan apa saja ni`mat yang ada pada kamu. berfirman: ُ ُ َ ‫َْ ْ ِ َ ْ ً َِ َ َ ط‬ ‫و ِبججادرحمجج ٰن الججذين يمشججون علججى الرض هونججا وإذا خججا َبهم‬ ََ َ ْ ُ ْ َ َ ِ ّ ِ ْ ّ ُ‫َع َ ال‬ (63 :‫الجاهلون قالوا سلما )الفرقان‬ ً َ َ ْ ُ َ َ ْ ُِ َ ْ Artinya: “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka. misalnya: a. terutama di hadapan Allah swt. Sebaliknya ia akan selalu menundukkan diri dan merasa rendah di hadapan orang lain. dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan.apa yang dimiliki dan yang diraihnya merupakan anugerah dan rahmat dari Allah swt. dan mengantarkannya ke pintu ke luar jika yang bersangkutan meninggalkan tempatnya.” (QS. orang yang bertawadlu’ akan mendapatkan rahmat dari Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Bergaul dengan orang awam (orang kebanyakan) dengan merendahkan diri tanpa memandang dirinya lebih tinggi dari mereka. Agar kalian dapat menjadi orang yang bertawadlu’. al-Furqan (25): 63). 35 . maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. apalagi di hadapan Allah swt. d. Sikap tawadlu’ dapat terlihat dalam perilaku-perilaku seseorang sehari-hari. Sikap rendah diri atau rendah hati merupakan sikap positif yang akan mengantarkan seseorang mendapat penghormatan dari orang lain. b. Dengan kesadaran seperti dalam ayat di atas. Yang lebih utama lagi. c.

(QS. al-Furqan (25): 63). jangan lupa kalian harus selalu bertawadlu’ di hadapan Allah. jika kalian ingin memperoleh hikmah tersebut. karena dia dapat bergaul dengan siapa pun tanpa memerhatikan status sosial dan derajatnya. f. Mesti saja untuk melakukan tawadlu’ ini banyak tantangannya. kalian harus tetap berusaha untuk melakukannya. terutama ketika kalian sedang beribadah kepada-Nya. Tidak makan dan minum secara berlebihan serta tidak memakai pakaian yang menunjukkan kemegahan dan kesombongan. Dalam kehidupan sehari-hari orang yang bertawadlu’ akan memperoleh penghormatan dari orang-orang di sekitarnya. Biasakah kalian berpakaian sederhana dan makan makanan yang biasa di makan teman-teman kalian. Di samping itu. Kalian harus memulai sejak sekarang dan jangan ditunda-tunda. Mau duduk-duduk bersama dengan orang-orang fakir miskin. Apapun tantangannya. 2.e. misalnya ketika shalat. ia akan mendapatkan banyak manfaat dari masyarakat yang lebih luas. Tentu saja. Silahkan kalian berusaha untuk melakukan perilaku-perilaku yang menunjukkan sikap tawadlu’ ini sehingga kalian benar-benar menjadi orang yang bertawadlu’ baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. 36 . dan yang sejenisnya. Dengan luasnya tali silaturrahim yang dibangun. agar teman-teman kalian tidak iri dan cemburu dengan kalian. baik dari dalam diri kalian maupun dari luar diri kalian. masih banyak perilaku sehari-hari yang menunjukkan adanya sikap tawadu’ pada diri seseorang. Untuk memperoleh hikmah tersebut kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ sejak dini. dan juga di hadapan masyarakat pada umumnya. dan bersedia mengabulkan undangan mereka. Hikmah yang diperoleh orang yang bertawadlu’ adalah selalu mendapatkan rahmat atau kasih sayang dari Allah swt. Yang harus kalian lakukan adalah: Mulailah kalian bersikap tawadlu’ di hadapan orang tua kalian. di hadapan teman-teman kalian di sekolah. Membiasakan Perilaku Tawadlu’ Tawadlu’ merupakah salah satu bentuk akhlak mulia yang tercermin dalam perilaku Nabi Muhammad saw. ketika berpuasa. orang-orang cacat fisik. guruguru kalian. meskipun kalian mampu membeli makanan dan pakaian yang mahal-mahal.

tentu saja kita tidak boleh menaatinya. Ada seseorang yang mampu menaati aturan atau perintah secara penuh. berfirman dalam al-Quran surat anNisa’ (4) ayat 59: ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. Terkait dengan masalah taat ini Allah swt. Taati juga masih dibagi-bagi lagi menurut siapa yang harus ditaati. Para pemimpin kita sering memerintah orang lain dan harus ditaati perintahnya. Ada juga seseorang yang mampu menaati aturan hanya sebagian saja. Pengertian Taat Dari segi bahasa. sementara sebagian yang lainnya tidak ditaati. seperti orang tuanya. Lebih mudah memerintah orang lain daripada menaati perintah orang lain. dan Rasulullah saw. dan ulil amri di antara kamu. atau kepada orang yang selalu dihormatinya. jika kamu benar-benar 37 . kata taat berasal dari bahasa Arab tha’ah yang berakar pada kata tha’a. Untuk lebih jelasnya tentang taat ini ikutilah uraian di bawah ini. patuh. sehingga ia termasuk orang yang benar-benar taat. dan sebagainya. pemerintah. 1. para ulama. Taat Perlu diperhatikan: Menaati perintah bukanlah suatu yang gampang. Taat merupakan salah satu dari perintah Allah terhadap orangorang yang beriman kepada yang pantas untuk ditaati. Terhadap aturan-aturan yang tidak sesuai dengan perintah Allah. atau taat. Yang paling celaka adalah seseorang yang sama sekali tidak mampu menaati aturan atau perintah sedikit pun.B. ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya). Menaati yang kata dasarnya taat bisa dibagi dalam berbagai tingkatan. Yang patut ditaati adalah aturan-aturan yang sesuai dengan perintah Allah swt. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). sementara mereka sendiri lupa tidak menaati aturan yang ada. Tentu saja menaati sesuatu tidak bisa sembarangan. Dari arti bahasa seperti itu dapat dipahami bahwa orang yang taat adalah orang yang tunduk dan patuh kepada Allah swt. gurunya. Kata tha’a berarti tunduk. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu.

. selanjutnya akan diuraikan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. Di atas sudah disebutkan satu ayat al-Quran yang menegaskan perintah kepada orang-orang yang beriman agar taat kepada Allah swt.? Seorang Muslim harus selalu taat dan patuh kepada Allah swt. Ia tidak boleh melampaui batas dan harus mengikuti semua perintah Allah swt. Untuk memahami masalah taat secara lebih rinci. selama tidak bertentangan dengan perintah Allah dan Rasulullah (al-Quran dan Sunnah). ketaatan kepada ulil amri (ulama dan pemerintah). merupakan kunci dan patokan untuk menaati yang lain. Ketaatan kepada selain Allah swt. Ketaatan kepada Allah Swt.. Ayat di atas dengan tegas memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar selalu taat kepada Allah. Artinya ketaatan kepada Allah swt. (yakni: makhluk Allah) tidak boleh menyalahi perintah Allah swt. Terkait dengan hal ini Rasulullah saw. Rasulullah. sekalipun hal itu tidak sesuai dengan keinginannya. Ketaatan kepada Allah dan Rasulullah tidak dibatasi oleh apapun. atau orangorang yang pantas dihormati. Artinya semua perintah Allah dan Rasulullah harus ditaati dan semua larangan Allah dan Rasulullah harus dijauhi. Ahmad). an-Nisa’ (4): 59).beriman kepada Allah dan hari kemudian. merupakan dasar dari semua ketaatan terhadap selain Allah swt. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang Muslim dalam rangka taat kepada Allah swt. Taat kepada Allah swt. Taat kepada Allah swt. atau bermaksiat kepada Allah swt. Hal ini ditegaskan dalam al-Quran surat an-Nisa’ (4): 65: َ َّ ُ ْ ُ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ َ َ ْ ُ َ َ َ َ َ َ ْ‫فل وربّك ل يؤمُنون حّٰتى يحكموك فيما شجر بَيَنهم ثم ل يجدوا في‬ ۤ ِ ُِْ َ ِ ِْ (65 :‫أن ُسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما )النساء‬ ً ْ ِْ َ ْ ُ َّ ُ َ َ ْ َ َ ّ ِ ً َ َ ْ ِ ِ ‫َ ْف‬ 38 . ketaatan kepada Rasulullah saw. dalam keadaan bagaimanapun.” (HR. dan juga ketaatan kepada orang tua.” (QS. harus diikuti oleh ketaatan kepada Rasulullah saw. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. dan ulil amri. Sementara itu ketaatan kepada ulil amri (para ulama dan pemerintah) dibatasi oleh ketentuan. 2. guru. bersabda: (‫)رواه أحمد‬ ّ َ َ ّ َ ِ ِ َ ِ ْ َ ِ ٍ ْ ُْ َ ِ َ َ َ َ ‫ل طاعة لمخلوق في معصية ال عز و جل‬ Artinya: “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk dalam rangka berbuat maksiat kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

menerima semua kehendak Allah merupakan salah satu dari rukun iman yang enam. Perintah shalat dan zakat sering disebut beriringan dalam al-Quran. Ia tidak berusaha untuk mencari persetujuan selain dari-Nya. Ayat di atas menegaskan kepatuhan mutlak kepada Allah swt. Ia juga menambah amalan-amalan lain yang terkait dengan pelaksanaan shalat. Ia selalu melaksanakan shalat tepat pada waktunya dan tidak pernah meninggalkannya. dalam setiap perilakunya. Dan akhirnya orang yang taat kepada Allah akan menyempurnakan keislamannya dengan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah (Makkah) jika 39 . ia juga melaksanakan shalat-shalat sunnat untuk mendapatkan kesempurnaan dari perintah shalat. mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan. Ia juga selalu berpuasa sunnah untuk meraih keutamaan perintah berpuasa. Ia melaksanakan semua kewajibannya tanpa ragu-ragu dan tidak pernah mencari-cari alasan untuk tidak melaksanakannya. Orang yang taat kepada Allah swt. c. Tanpa ketaatan kepada keduanya seseorang tidak dapat dikatakan beriman (mu’min). dan Rasulullah saw. Hal ini karena. yang dapat dilakukan oleh seorang Muslim dalam kehidupannya sehari-hari di antaranya adalah: a.Artinya: “Maka demi Tuhanmu. Di samping melaksanakan shalat wajib. seperti “wirid” (membaca kalimah-kalimah thayyibah) dan selalu berdoa kepada Allah swt. Bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. zakat juga merupakan pilar Islam yang tidak boleh ditinggalkan bagi yang mampu. dan didasari dengan iman yang murni. Shalat merupakan tiang agama dan kunci amal baik seorang Muslim dalam beribadah kepada Allah swt. juga harus selalu mencari rido-Nya. b. demikian juga Muslim. meskipun boleh jadi hal ini mengakibatkan orang lain membencinya. kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan. an-Nisa’ (4): 65). dengan tulus juga harus selalu menerima semua kehendak dan ketentuan-Nya. Ia selalu melaksanakan shalat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Orang yang taat kepada Allah swt.” (QS. Orang yang taat kepada Allah swt. selanjutnya akan melaksanakan seluruh kewajiban dan rukun Islam secara sempurna dan didasari dengan niat yang tulus ikhlas. d. Orang yang taat kepada Allah swt. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki kedudukan yang sama dalam hal kewajiban yang harus dilaksanakan seorang Muslim. dan mereka menerima dengan sepenuhnya. Sebagaimana shalat. juga selalu membayar zakat jika memiliki harta yang cukup sesuai dengan ketentuan yang ada. Orang yang taat kepada Allah swt. juga harus selalu berpuasa di bulan Ramadlan semata-mata mencari keridoan Allah swt.

Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta`atan itu). an-Nisa’ (4): 80 Allah swt. Mulailah dari yang paling mudah dan mendasar. seperti di atas dalam kehidupan kalian seharihari. usahakan untuk memperbaikinya. Dalam berbagai ayat al-Quran Allah menegaskan bahwa ketaatan kepada Allah swt. Kalian harus selalu melaksanakan shalat-shalat wajib dan jika perlu ditambah dengan shalat-salat sunnah. berfirman: (80 :‫)النساء‬ 40 . Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Dengan haji inilah ia akan meraih kebaikan yang sempurna (mabrur) yang tidak ada balasan yang layak kepadanya dari Allah swt.” (QS. merupakan konsekuensi dari taat dan patuh kepada Allah swt. Dalam QS. harus dibuktikan dengan menaati Rasulullah saw. sesungguhnya ia telah menta`ati Allah. kecuali ada halangan. akan mencintainya dan akan mengampuni dosa-dosanya. adalah mengikuti Rasulullah. berfirman: ‫من يطع الرسول فقد أطاع ال ومن تول ٰى فمآ أرسلناك عليهم حفيظججا‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ْ ََ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ُ ّ ِ ِ ُ ْ َ Artinya: “Barangsiapa yang menta`ati Rasul itu. maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. 3. selain surga. Kewajiban kalian selaku seorang Muslim harus kalian penuhi dengan sebaik-baiknya. Dalam hal ini Allah swt. Apa yang harus kalian lakukan? Kalian harus berusaha menerapkan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. maka Allah swt. Taat kepada Rasulullah saw. Barang siapa yang mengikuti dan menaati Rasulullah. Dalam ayat yang lain Allah swt.mampu. Pada bulan Ramadlan kalian juga harus berpuasa penuh satu bulan. misalnya kalian harus menerima kondisi kalian seperti sekarang ini. Kalian jangan mudah mengeluh. Jika ada yang kurang baik. Kalian juga perlu latihan melaksanakan zakat dan haji sehingga kelak kalian akan benar-benar dapat melaksanakan kedua kewajiban ini dengan baik jika kalian mampu. an-Nisa’ (4): 80). menegaskan bahwa bukti seseorang cinta kepada Allah swt.

Allah swt. adalah agar ditaati oleh umatnya. ikutilah aku. dalam QS. al-Hasyr (59): 7). Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Kita tidak bisa mewujudkan ketaatan kita kepada Allah jika tidak menaati Rasulullah. Hal ini bisa dilihat misalnya dalam QS. dilakukan dengan cara mengikuti semua yang diperintahkannya dan meninggalkan semua yang dilarangnya. Allah swt.” (QS. Dalam hal shalat. Rasulullah saw. selalu beriringan dengan ketaatan kepada Rasulullah. bersabda: (‫)رواه البخاري‬ ‫َلوا كما رأيتموني أصلي‬ َّ ُ ِ ْ ُ ُ ْ ََ َ َ ْ ّ‫ص‬ 41 ." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. melainkan untuk dita`ati dengan seizin Allah. al-Hasyr (59): 7: (7 :‫)الحشر‬ ‫ومآ ءات ٰيكم الرسول فخذوه ومانه ٰيكم عنه فانتهوا‬ ْ ُ َْ َ ُ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ ْ ُ ُ َ ُ ْ ُ ّ ُ ُ َ َ َ Artinya: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Karena itulah taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Ali ‘Imran (3): 31).” (QS. berfirman: (64 :‫)النساء‬ ِ ِ ْ ِِ َ َ ُِ ّ ِ ٍ ْ ُ َ ْ ِ َ ْ َ ْ َ َ َ ‫ومآ أرسلنا من رسول إل ليطاع بإذن ال‬ Artinya: “Dan kami tidak mengutus seseorang rasul. an-Nisa’ (4): 64 Allah swt. yang wajib hukumnya. Ali ‘Imran (3): 32.‫قلْ إن كنتم تحبون ال فاتبعوني يحببكم ال ويغفر لك جم ذن جوبكم وال ج‬ ُ َ ْ ُ َْ ُُ ْ ُ َ ْ ِ ْ ََ ُ ُ ُ ْ ِْ ُ ْ ِْ ُ ِّ َ َ َ ْ ِّ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ُ (31 :‫غ ُور رحيم )آل عمران‬ ٌ ْ ِ َ ٌ ْ ‫َف‬ Artinya: “Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosadosamu. Demikian firman Allah swt.” (QS. Dalam QS. kita tidak dapat melaksanakan shalat yang diperintahkan Allah kepada kita. misalnya. an-Nisa’ (4): 59 seperti di atas dan QS. Dalam berbagai ayat al-Quran. an-Nisa’ (4): 64). Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. merupakan perintah Allah swt. juga menyatakan bahwa diutusnya Rasulullah saw. menyebutkan bahwa ketaatan kepada Allah swt. Hal ini menunjukkan bahwa menaati Rasulullah itu harus total sebagaimana menaati Allah. jika kita tidak mengikuti Rasulullah yang mengajarkan cara-cara melakukan shalat.

Itulah teman-teman terbaik yang akan didapatkan orang yang menataati Allah dan Rasulullah di akhirat kelak. Berusahalah kalian melaksanakan sunnah-sunnahnya dengan memulai mempelajari dan memahami sunnah-sunnahnya.” (HR. para shiddiqin. Bentuk ketaatan seseorang kepada Rasulullah saw. Dengan memedomani hadishadis Nabi tersebut dan berusaha menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. yang paling pokok adalah ia selalu menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah saw. misalnya dalam pendidikan seperti yang sekarang kalian jalani. Pada akhirnya. al-Bukhari). Jalan lurus ini juga dilengkapi dengan rambu-rambu untuk dijadikan petunjuk bagaimana melewatinya. Allah swt. Jalan lurus yang ditunjukkan Rasulullah saw. Tentu saja langkah awal yang harus kalian lakukan adalah memperbanyak bacaan kalian akan hadis-hadis Nabi saw. siapa yang tidak mengikuti jalan ini. pastilah ia akan mendapatkan kesesatan baik di dunia maupun di akhirat. Dengan begitu kalian akan selalu mendapatkan rahmat dari Allah dan selalu berada dalam bimbingan dan lindungan-Nya. termasuk juga praktik-praktik bermuamalah. Dengan begitu seseorang benar-benar taat kepadanya. Ia berusaha melakukan perintah-perintahnya dan menjauhi laranganlarangannya. sebagai figur teladan yang terbaik buat kalian (uswatun hasanah). dan shalihin (QS. sekaligus berusaha untuk selalu meninggalkan larangan-larangan Allah dan Rasulullah. an-Nisa’ (4): 69). sehingga kalian mengetahui apa sunnah-sunnah Nabi yang harus kalian terapkan dalam kehidupan kalian sehari-hari. merupakan manusia pilihan yang dapat memberi jalan dan penerang untuk meniti jalan yang benar dan lurus sekaligus juga memberi peringatan dan kabar gembira kepada manusia. Berusahalah dengan keras untuk hal ini! Yang harus kalian lakukan adalah: Kalian harus berusaha menjadikan Rasulullah saw. juga menyatakan bahwa orang yang taat kepada Allah dan Rasulullah di akhirat kelak akan bersama para nabi. Rasulullah saw. Karena itu. syuhada’. Hal yang sama juga terjadi dalam masalah praktik melakukan ibadah haji dan praktik-praktik ibadah lainnya. berarti kalian sudah taat kepada Rasulullah 42 . Inilah yang dapat mengantarkan kalian dalam meraih kesuksesan di segala bidang yang kalian geluti dan kalian tekuni. Karena itulah.Artinya: “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat. kalian harus berusaha semaksimal mungkin untuk selalu menaati perintah-perintah Allah dan Rasulullah. adalah jalan yang diridoi oleh Allah swt.

tanpa dibatasi pada ilmuilmu tertentu. Dengan demikian. ilmu fikih. Dalam buku (kitab tafsir) al-Qur’an dan Terjemahnya yang disusun oleh Departemen Agama RI. tetapi mereka sering disebut sebagai cendekiawan atau pakar ilmu pengetahuan (ilmuwan). kata ulil amri yang terdapat dalam QS. seperti ulama dan pemerintah. jika kamu benar-benar 43 . 4. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Buang jauh-jauh sifat-sifat negatif yang sangat dibenci oleh Rasulullah saw. ilmu tauhid. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). menaati ulama dan ulil amri berarti taat dan patuh terhadap semua ketetapan atau keputusan yang dibuat oleh para ulama dan para umara’ (pemerintah). Mereka melakukan tugasnya untuk kemakmuran negara dan rakyat (bangsa). bukan atas nama pribadi. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). khususnya di Indonesia. Yang dimaksud ulama di sini adalah orang-orang yang mengetahui berbagai macam ilmu secara mendalam dan dapat memberitahukannya kepada orang lain. Dengan kata lain ulil amri berarti yang memiliki urusan atau kekuasaan. seperti ilmu-ilmu yang terkait dengan al-Quran dan hadis. an-Nisa’ (4) ayat 59 diterjemahkan menjadi setiap yang memiliki hak untuk mengatur.saw. Namun dalam pemahaman masyarakat kita. Orang-orang yang menekuni atau mendalami bidangbidang ilmu selain ilmu-ilmu agama tidak disebut sebagai ulama. Hal ini didasarkan pada firman Allah swt. dan yang sejenisnya. dalam al-Quran (sperti sudah disebutkan di atas): ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. dan ulil amri di antara kamu. Sebenarnya makna ulama secara umum meliputi semua bidang ilmu. Taat kepada Ulil Amri Dari segi bahasa ulil amri berarti pemilik perkara atau kekuasaan. Menaati ulama dan ulil amri termasuk salah satu kewajiban kita selaku umat Islam. Adapun yang dimaksud umara’ (pemerintah) adalah para penyelenggara negara mulai dari yang tertinggi (presiden) hingga yang paling rendah (kepala desa) atau mungkin yang lebih rendah dari kepala desa. kata ulama lebih dimaknai sebagai orang-orang yang mendalami berbagai bidang ilmu agama. dari keseharian kalian.

ekonomi. zakat. puasa. Sebagai contoh dalam kehidupan bernegara adalah kita berusaha mengikuti ketetapan pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan kita yang ditetapkan melalui undang-undang atau peraturan-peraturan pemerintah. Ulama adalah orang-orang yang sangat berjasa dalam perkembangan Islam. pendidikan. Dengan ijtihad mereka lahir berbagai ilmu (agama) yang memudahkan kita untuk memahami dan mengamalkan isi dan ajaran al-Quran dan Hadis. seperti dalam bidang hukum. (dengan memegangi al-Quran). Berkat jasa ulama ajaran-ajaran Islam tetap lestari hingga sekarang dan di masa-masa mendatang. Karena begitu besar jasa para ulama ini sampai-sampai Nabi saw. Melalui ulama kita dapat mengetahui dan mengkaji al-Quran dan Hadis. dan lain sebagainya.beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. haji.” (QS. tetapi memiliki prasarat khusus. bersabda: (‫)رواه الترمذي‬ ِ َ ِ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ َ َُ ْ ‫العلماء ورثة النبياء‬ Artinya: “Para ulama adalah pewaris para nabi. (dengan memegangi Sunnahnya). dan hal-hal yang terkait dengan semua itu. maka kita tidak boleh menaati mereka.” (HR. artinya tidak ada prasarat khusus. Bentuk ketaatan kepada umara’ (pemerintah) misalnya dengan mengikuti semua ketentuan yang (peraturan) yang mereka buat terkait dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ayat di atas memerintahkan orang-orang yang beriman untuk taat kepada Allah swt. politik. Tentu saja kita tidak membabi buta menaati semua ketetapan ulama dan pemerintah. yakni jika keputusan atau ketetapan yang mereka buat tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. an-Nisa’ (4): 59). Dalam hal ibadah misalnya kita menaati ketentuanketentuan yang lebih praktis dan teknis dalam masalah shalat. juga Rasulullah saw. maka tidak ada kewajiban bagi orang-orang mu’min untuk menaati mereka. at-Tirmidzi). Dari ayat di atas dapat juga dipahami bahwa ketaatan terhadap Allah dan Rasulullah bersifat mutlak. Dalam hal ini kita bahkan 44 . dan kepada ulil amri (dengan memegangi hasil-hasil ketetapan dan keputusan mereka). Jika ketetapan yang mereka buat bertentangan dengan ketetapan Allah atau dalam rangka bermaksiat kepada Allah. Adapun bentuk ketaatan kita kepada ulama misalnya dengan mengikuti ketetapan atau fatwa-fatwa mereka dalam hal ibadah dan muamalah. kepada Rasulullah saw. Jika keputusan yang mereka buat bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Sedang taat kepada ulil amri tidak bersifat mutlak. Semua ketetapan yang harus kita taati adalah yang tidak bertentangan dengan ketetapan Allah swt.

Islam melalui al-Quran dan hadis Nabi saw. dan sebaliknya 45 . Karena itu. maka kalian harus mematuhinya. sangat tergantung pada keridoan orang tua. dan peraturan-peraturan negara lainnya. dan lain sebagainya. seperti peraturan lalu lintas. sehingga kita harus menghormati mereka dan patuh terhadap perintah-perintahnya. Jika ketetapan-ketetapan yang dibuat oleh mereka (ulil amri) tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah maka kalian harus menaatinya. Guru merupakan orang tua kedua bagi kita. yang keduanya selalu disebut dengan kedua orang tua. Bergaul dengan orang tua tidak sama seperti bergaul dengan orang-orang lain atau teman-teman sebaya kita. Taat kepada Orang Tua dan Guru Orang tua adalah orang yang melahirkan kita. Dalam sebuah hadis Nabi ditegaskan bahwa keridoan Allah swt. Merekalah yang melahirkan kita. peraturan di masyarakat. telah memberikan aturan mengenai apa yang harus kita lakukan terhadap kedua orang tua. yaitu bapak dan ibu. kita harus memberikan penghargaan yang istimewa kepada mereka.diperintahkan untuk mengingatkan mereka agar kembali kepada ketetapan Allah swt. Dengan begitu kalian nantinya akan taat pada peraturan-peraturan yang kedudukannya lebih tinggi dari itu. Jika peraturan-peraturan itu isinya tidak bertentangan dengan ketentuan agama Islam (al-Quran dan Sunnah). peraturan rumah tangga. Guru juga merupakan orang yang istimewa bagi kita. Orang tua memiliki kedudukan yang sangat istimewa di hadapan kita. 5. Orang tua nomor satu adalah orang tua yang melahirkan kita dan orang tua kedua adalah orang tua yang memberikan kepandaian kepada kita. peraturan berpolitik. seperti peraturan sekolah. Kita ada di muka bumi ini lantaran orang tua kita. Yang dapat kalian lakukan adalah: Kalian jangan menyepelekan ketetapan-ketetapan para ulama dan pemerintah. Di samping kita harus memberikan perlakuan yang istimewa kepada kedua orang tua. Kita memiliki dua orang tua. kita pun harus berbuat yang sama kepada guru. sebab kalian diperintahkan untuk taat kepada mereka. Karena itu kalian harus memulai dengan mengenal berbagai peraturan yang ada di lingkungan kalian.

واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما‬ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ً ِ َ ً ْ َ . قلت: ثم أي؟ قال: بر الوالدين.(24-23 : ‫كما ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ََّ َ َ 46 . sangat tergantung pada kemurkaan orang tua. Dalam surat al-Isra’ (17) ayat 23-24 Allah swt. Dalam hadis. Aku bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau menjawab: “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. Keduanya yang melahirkan kita. atTirmidzi).: “Apa amalan yang paling disukai oleh Allah swt. Kedua orang tua sangat besar jasanya bagi kita. Islam menetapkan bahwa berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah wajib dan merupakan amalan utama. kedua orang tua kita harus menjadi prioritas utama yang harus kita beri penghormatan. tanpa ada rasa pamrih atau ingin dibalas jasanya nanti. قلت: ثم‬ . dan membesarkan kita dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang. Nabi saw. terutama ibu kita. kemudian mengasuh.” (HR. al-Bukhari dan Muslim). mendidik. Kemudian aku bertanya lagi: “Seterusnya apa?” Beliau menjawab: “Jihad fi sabilillah.(‫أي؟ الجهاد فى سبيل ال )متفق عليه‬ ِ ِ ْ َِ ِ ُ َ ِ ْ ّ َ Artinya: “Aku bertanya kepada Nabi saw.?” Beliau menjawab: “Shalat tepat waktunya”. bersabda: ‫)رواه‬ ‫رضى ال فى رضى الوالدين وسخط ال فى سخط الوالدين‬ َْ ِ َ ْ ِ ْ ُ ِ ِ ُ ْ ُ َ ِ َْ ِ َ ْ َ ِ ِ ُ َ ِ . ‘Abdullah bin Mas’ud. berfirman: َ َ ْ ِ ّ َ ُْ َ ّ ِ ً َ ِ ِ ْ َ ِ َ ْ ِ َ ُ ّ ِ ّ ِ ۤ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُل‬ ‫وقض ٰى ربك أ ّ تعبدو إل إياه وبالوالدين إحْسانا إما يبلغن عندك‬ ۤ‫ُ ا‬ ََ ‫الكب َ أحد رما أو كلهما فل تق ْ ل لما أف ول تنهرهما وقل لهما‬ َ ُ َ ْ ُ َ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ ّ ُ َۤ ‫ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َ َ َ ُ َه‬ ُ ُ ‫قول كريما. Tidak ada manusia di muka bumi ini yang paling besar jasanya selain dari kedua orang tua kita. Karena itulah.kemurkaan Allah swt.(‫الترمذى‬ Artinya: “Keridoan Allah terletak pada keridoan kedua orang tua dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan kedua orang tua.” (HR. dia berkata: ‫سألت النبى صلى ال عليه وسلم: أى العمل أحب إلى ال تعالى؟‬ َََ ِ َِ ّ َ َ ِ َ َ ْ ّ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ َّ ّ ِ ّ ُ ْ ََ ّ ُ ُ ْ ُ ِ ْ َ ِ َ ْ ّ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ََ ُ َ ّ َ ‫َ ل‬ ‫قا َ: الصلة على وقتها. diriwayatkan melalui shahabat.

sekali-kali janganlah kamu berkata kepada keduanya “ah”.” (HR. Ahmad). dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang hormat. Kita harus selalu mengucapkan perkataan yang baik dan sopan. Artinya seorang anak belum dapat masuk surga jika tidak mendapatkan restu dari ibunya.” (QS.” (HR.Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan supaya kamu berbuat baik kepada ibu bapak.” Disabdakan juga: “Jika ibu dan bapakmu memanggil kamu. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya ada dekat denganmu (dalam pemeliharaanmu) sampai berumur lanjut. kasihanilah kiranya keduanya. jika terhadap orang 47 . Jangan sekali-kali kita menyakiti keduanya (‘uququl walidain). ibulah yang harus didahulukan untuk kita hormati. Kita juga diperintahkan untuk selalu mendoakan keduanya agar diampuni dosanya. Satu hadis lagi yang sangat populer di kalangan umat Islam adalah hadis yang menunjukkan tingginya kedudukan seorang ibu. Berdasarkan ayat di atas kita harus berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain). datanglah (lebih dahulu) kepada ibumu. ad-Dailami). sebagaimana keduanya telah mengasihani aku masih kecil”. terutama setelah keduanya mulai tua (lemah). Dari kedua orang tua tersebut. Jawaban Nabi yang pertama sampai ketiga adalah ibunya. Betapapun pandai dan shalihnya seseorang. Nabi melalui beberapa hadisnya menjelaskan keutamaan ibu daripada bapak untuk kita hormati. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh al-Hakim. Ada juga hadis Nabi yang diriwayatkan oleh alBukhari dan Muslim yang menjelaskan jawaban Nabi atas pertanyaan seorang sahabat tentang siapa yang lebih berhak untuk dihormati. jangan pula kamu membentak keduanya.(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ّ ُ ْ ِ َ ْ َ َ ْ َ ُ َّ َْ ‫الجنة تحت أقدام المهات‬ Artinya: “Surga itu terletak di bawah telapak kaki para ibu. al-Isra’ (17): 23-24). Di sinilah arti pentingnya taat kepada orang tua. Hadis tersebut mengisyaratkan bahwa seorang ibu sangat menentukan surga bagi anak-anaknya. dan baru jawaban Nabi yang keempat adalah bapaknya. sampai-sampai Nabi bersabda: . terutama ibu. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. Nabi bersabda: “Orang yang paling besar haknya kepada anak adalah ibunya. meskipun hanya sekedar mengucapkan kata “ah” atau perkataan lain yang menyinggung atau menyakiti hati mereka. dan katakanlah: “Wahai Tuhanku. baik ketika keduanya masih hidup maupun ketika sudah meninggal dunia.

Sang ibu telah mengandung anak dengan susah payah dan penuh penderitaan. b. baik dalam masalah pendidikan. merawat. dan menyapihnya dalam dua tahun.tuanya tidak hormat dan tidak taat. Bersyukurlah kepada-Ku dan 48 . Apabila di antara hal itu ada yang bertentangan dengan ajaran Islam. mengasuh. menyusui. tetapi anak harus menolaknya dengan cara yang baik dan penuh rasa hormat. maupun masalah lainnya. selama semuanya itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam. dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik …” (QS. dan membesarkannya. maka janganlah kamu mengikuti keduanya. seperti yang dijelaskan oleh ayat al-Quran di bawah ini: ‫وإن جاهدا َ كعلى أن تشرك بي ما ليس لك به علم فل تطعهما‬ َ ُ ْ ِ ُ َ َ ٌ ْ ِ ِ ِ َ َ َ ْ َ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َ ٰۤ َ َ َ َ ْ َِ . Mengikuti keinginan dan saran kedua orang tua dalam berbagai aspek kehidupan. dan tidak akan dapat memasuki surga-Nya. Al-Quran menggambarkan penderitaan orang tua dalam mengasuh anak dengan firman-Nya: ْ‫ووصينا النسان بوالديه حملته أمه‘ وهن اعلى وهن وفصاله‘ في‬ ِ ُ َ ِ َ ٍ ْ َ ٰ َ ً ْ َ ّ ُ ُ ْ ََ َ ِ ْ َ ِ َ ِ َ َ ْ ِْ َ ْ ّ َ َ . maka tidak akan memperoleh rido dari Allah swt. maka tidak ada kewajiban bagi si anak untuk menaati orang tuanya. Menghormati dan memuliakan kedua orang tua dengan penuh rasa terima kasih dan kasih sayang atas jasa-jasa keduanya yang tidak mungkin bisa dinilai dengan apa pun.(14 :‫عامين أن اشكر لي ولوالديك إلي المصير )لقمان‬ ُ ْ ِ َ ْ ّ َِ َ ْ َ ِ َ َِ ْ ِ ْ ُ ْ ِ َ ِ ْ َ َ Artinya: “Dan Kami wasiatkan (wajibkan) kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. Dari uraian di atas dapat dijelaskan beberapa bentuk ketaatan seorang anak kepada kedua orang tuanya. jodoh. Luqman (31): 15). ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. dan membesarkannya. yakni sebagai berikut: a. merawat.(15 :‫وصاحبهما في الدنيا معروفا … )لقمان‬ ً ُ ْ َ َْ ّ ِ َ ُ ْ ِ َ َ Artinya: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuan tentang itu. Sang bapak juga ikut bersama-sama ibu mengasuh. pekerjaan. terutama dengan mencari nafkah untuk keluarga dan melindungi keluarga dari berbagai gangguan yang mungkin terjadi. kemudian melahirkan.

dan ketika sudah berkeluarga (berdiri sendiri) seorang anak harus selalu membantu orang tua dari segi keuangan. maka yang harus dilakukan seorang anak adalah: 1) mengurus jenazahnya dengan sebaik-baiknya. Membantu kedua orang tua secara fisik dan material. al-Isra’ (17): 23). Dalam hal ini Allah swt. al-Isra’ (17): 24). menshalatkan.(24 :‫ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ َ َّ Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku. misalnya.” (QS.” (QS. Luqman (31): 14). Ketika masih tinggal bersama-sama dengan orang tua (belum berkeluarga). seperti bapak. 2) berbicara dengan orang tua dengan lemah lembut (baik bahasanya maupun suaranya). berfirman: ‫واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما كما‬ َ َ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ .kepada dua orang ibu bapakmu. hanya kepada-Kulah kembalimu. sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” (QS. mengkafani. kasihanilah mereka keduanya. papa. mulai dari memandikan. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. 2) melunasi hutang-hutangnya. harus selalu membantu pekerjaan orang tua. Jika kedua orang tua telah meninggal. seorang anak. dan karunia dari Allah swt.(23 :‫تنهرهما وقل لهما قول كريما )السراء‬ ً ِ َ ً ْ َ َ ُ َ ْ َُ َ ُ ْ َ َْ Artinya: “Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. c. berfirman: َ َ ّ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ‫ِإّ َ ُْ َ ّ ِ ْ َ َ ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َل‬ ‫ما يبلغن عندك الكب َ أحد رما أو كلهما ف َ تقل لهمآ أف ول‬ ُ . Dalam hal ini Allah swt. dan menguburkannya. e. 49 . d. rahmat. dan lain sebagainya. ayah. 3) tidak mengucapkan kata-kata kasar atau kata-kata lain yang menyakitkan hati orang tua. Selalu mendoakan kedua orang tua agar selalu mendapatkan ampunan. Di antara bentuk penghormatan kepada orang tua adalah: 1) memanggil orang tua dengan panggilan yang menunjukkan rasa hormat.

Kemudian aku memerah susu untuk minum keduanya. sampai keduanya tertidur. Mereka berkata. Aku masih menemukannya dalam keadaan tertidur. b.” Salah seorang dari mereka berkata. Ada tiga pemuda – sebelum zaman kami – pergi. Karena itu. Memohonlah kepada Allah semoga akan dapat membukanya. aku pergi mencari kayu. sehingga mereka tergiring ke sebuah goa di kaki gunung. c. Tidak ada yang tahu posisi kalian. dan 6) mendoakannya. Kemudian turunlah hujan. Aku menunggu keduanya bangun sampai pagi. Durhaka kepada kedua orang tua menyebabkan semua amal menjadi sia-sia dan tidak bermanfaat. Sedangkan sebelumnya aku benci untuk memerah susu. Itulah beberapa uraian tentang kewajiban berbuat baik atau taat kepada kedua orang tua dan cara-cara yang harus dilakukan oleh seorang anak dalam pergaulannya dengan kedua orang tuanya.” Dalam riwayat lain disebutkan. di samping pembalasan (siksa) di akhirat kelak. “Lihatlah pada amal perbuatan saleh yang telah kalian lakukan karena Allah swt. MUTIARA KISAH Dalam hadis shahih yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim. “Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu dari batu ini. karena terusir dari keluarganya. Sedangkan aku tidak pernah menyediakan minum sebelumnya untuk keluarga. mintalah kepada Allah dengan amal terbaikmu. sungguh aku mempunyai kedua orang tua yang sudah renta. kecuali kalian meminta dengan amal salehnya. Tanganku hitam dan kotor. 5) memuliakan sahabat-sahabatnya. Suatu hari. Bergeserlah di mulut goa itu batu besar yang kemudian menutupnya. 4) meneruskan silaturrahim yang dibina orang tua di waktu hidupnya. serta yang lainnya dengan riwayat yang bermacam-macam. “Lenyaplah jejak dan tertutup batu. ”Ya Allah. keduanya 50 . Hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan durhaka kepada kedua orang tua adalah: a.3) melaksanakan wasiatnya. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain. Kemudian. Aku tidak pergi sebelumnya.” Dalam riwayat yang lain. Durhaka kepada kedua orang tua akan disegerakan pembalasannya oleh Allah di dunia sekarang. kecuali Allah. Durhaka kepada kedua orang tua termasuk di antara dosa besar yang dapat mengakibatkan siksaan neraka. Jika berbuat baik kepada orang tua (birrul walidain) itu wajib maka durhaka kepada kedua orang tua (uququl walidain) adalah dosa besar yang harus benar-benar dijauhi.

apalagi dengan sengaja meremehkan dan merendahkan guru di hadapan orang lain. yakni orang yang mendapatkan pendidikan dan pengajaran dari seorang guru baik secara formal maupun informal. Berperilaku sopan terhadap guru baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku. guru dapat mengganti peran orang tua dalam mendidik anaknya. jika aku mengerjakan hal itu untuk mencari rido-Mu. b. Mengamalkan ilmu yang diajarkan guru. Ya Allah. g. Gurulah yang mengantarkan kita menjadi orang yang memiliki bekal untuk hidup. Dengan demikian. buku. c.” Yang satunya lagi. Guru formal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran secara formal di kelas atau dalam suatu lembaga pendidikan dan pengajaran yang disebut sekolah. peran guru tidak kalah pentingnya bagi kita di samping orang tua. semuanya bisa keluar dengan leluasa. d. baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa guru merupakan orang tua kita yang kedua.terbangun. maka kita harus berbuat baik kepada guru dengan cara seperti berikut: a. Jangan membicarakan kekurangan guru di hadapan orang lain. Batu itu bergeser sedikit. lalu meminumnya. Sedang guru informal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran di luar kelas/sekolah melalui ceramah. maka geserlah posisi batu itu. Karena itu. baik secara formal maupun informal. 51 .” Kemudian yang lainnya menyebut amal terbaiknya. e. Jangan berperilaku tidak sopan kepada guru. apalagi berbuat kasar kepadanya.” Bergeserlah batu itu dari mereka secara keseluruhan. tetapi mereka belum bisa keluar. diskusi. “Menumbuhkan harta benda yang disewakan. Menaati dan melaksanakan semua yang diperintahkan oleh guru. Jangan mempersulit guru dengan berbagai pertanyaan yang memang bukan bidang gurunya. Dari pengertian ini ada dua macam guru. yaitu guru formal dan guru informal. Memerhatikan pelajaran dan pendidikan yang diberikan guru baik di kelas maupun setelah di luar kelas serta berusaha untuk menguasainya. Sehingga. dan lain sebagainya. f. “Aku telah terbebas dari keinginan perbuatan zina dengan anak pamanku. Adapun guru adalah orang yang memberikan pendidikan dan pengajaran kepada kita. Kebalikan dari guru adalah murid. Tidak semua orang tua mampu mengantarkan anaknya menjadi orang yang baik dan berguna. meskipun ada juga orang tua yang dapat melakukan tugas seperti itu. Karena begitu besarnya jasa guru kepada kita.

kalian mutlak harus taat kepada orang tua kalian. Apa yang harus kalian lakukan? Dengan memahami bentuk-bentuk ketaatan kepada kedua orang tua dan guru seperti yang diuraikan di atas. Ingatlah! Ini adalah kunci sukses kalian dalam meniti kehidupan di dunia ini dan untuk meraih sukses besar nanti di akhirat. tentunya kalian sudah memahami apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati kedua orang tua dan guru tersebut. Jika perlu ajaklah mereka untuk melakukan hal yang seperti kalian lakukan. C. Jangan sampai kalian mengikuti pepatah: “air susu dibalas dengan air toba”. Begitu juga kalian mutlak menaati guru kalian agar kalian sukses dalam menjalankan tugas kalian sebagai peserta didik yang menjalankan proses pendidikan. tentu saja selama tidak melanggar ketaatan kalian kepada Allah swt. mungkin ada orang-orang lain yang perlu kalian hormati dan sekaligus kalian taati. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. UJI KOMPETENSI A. Untuk meraih keridoan Allah swt. Karena begitu besarnya jasa orang tua dan guru terhadap kalian dan juga kita semua. Bagaimana kalian dapat menguasai ilmu jika kalian tidak taat kepada guru yang mengajarkan ilmu tersebut? Berusahalah kalian sebaik-baiknya untuk hal ini dan abaikan teman-teman kalian yang mencemooh kalian untuk kewajiban yang sangat penting ini. Orang-orang yang banyak ber jasa kepada kalian juga layak untuk kalian taati.Di samping orang tua dan guru. B. atau D! 52 . Agama Islam mengajarkan untuk selalu membalas jasa baik orang lain. maka taat dan hormat kepada mereka merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda.

.. malaikat-Nya 5. Sebutkan beberapa bentuk penghormatan yang diberikan oleh anak kepada kedua orang tuanya! 2. Nabi-Nya B. orang tua D. D. Orang yang kaya C. Yang kita taati adalah orang tua dan guru kita. 2... A. Rasulullah saw. sukhtul walidain C.1. Dalam salah satu hadisnya. dan .. uququl walidain D.... Mengapa kalian harus taat dan hormat kepada guru kalian? 53 . tetapi sebaliknya ia harus bersikap . Allah swt.. Ketenangan dalam hidup merupakan salah satu buah dari sifat . Ketiga-tiganya 3. yang ada pada diri seseorang. D.. Menurut al-Quran surat an-Nisa’ ayat 59. Ulil amri D. Rasul-Nya C. Yang pantas untuk membanggakan diri dan sombong di dunia ini adalah .. Yang kita taati tidak pernah menyuruh kita bermaksiat kepada Allah.. C.... Orang yang berilmu B.. Syetan dan Iblis 2.. A. Kita boleh menaati siapa pun dengan syarat . Yang harus dilakukan seorang anak kepada orang tuanya yang sudah meninggal di antaranya adalah . Manusia sebagai makhluk Allah yang lemah tidak sepantasnya berbuat sombong. A.. Yang kita taati banyak memberikan manfaat untuk kita.. Nabi Muhammad saw.. A.. Berbuat baik kepada orang tua dalam istilah agama disebut . khairul walidain B. 4. B. yang harus ditaati oleh orang yang beriman adalah .. 4.. dan . A. Di antara orang tua yang paling utama mendapat penghormatan adalah . Yang mutlak harus ditaati di dunia ini adalah . Yang kita taati tidak akan mencelakakan kehidupan kita seharihari. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1. 3. birrul walidain B. B. 5. Allah swt. C. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1.. D.. menegaskan bahwa keridoan Allah terletak pada keridoan .

guru bisa mengambil bahan ajar seperti itu dan diberi tambahan seperlunya saja. Sementara itu. misalnya metode-metode seperti yang diuraikan di atas. Guru bisa menambahkan evaluasi atau penilaian yang juga lebih mendorong agar siswa berkarakter. dan ulil amri! 3. yakni karakter kereligiusan.. mulai dari yang paling ringan secara bertahap hingga yang paling berat. baik al-Quran maupun hadis. ketangguhan.. 54 . guru juga bisa menambah gambar atau ilustrasi yang juga mendukung peserta didik untuk berkarakter. Dari contoh bahan ajar dengan adaptasi penuh yang membahas masalah tawadlu’ dan taat seperti di atas. terutama karakter tawadlu’ dan taat. Guru juga bisa menambahkan instrumen penilaian afektif (sikap) dan psikomotorik (perilaku) beserta rubrik penilaiannya. keluarga. Metode atau cara penyajiannya (pembelajarannya) juga sudah cukup mendorong peserta didik untuk berkarakter. Apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati ulil amri! D. Dalam proses pembelajaran di kelas guru juga harus menjadi contoh dalam pengembangan nilai-nilai karakter kejujuran.3. dan begitu juga bahasanya cukup santun. kepedulian. Diskusikan bersama teman-temanmu mengenai hikmah yang dapat kalian peroleh. Proyek! 1. Dengan demikian. Rasulullah saw. Cobalah kalian mulai sekarang mulai membiasakan perilaku terpuji seperti tawadlu’dan taat baik di lingkungan sekolah. Namun demikian. Untuk lebih melengkapi bahan ajar tersebut. Bahan ajar ini jelaslah bermuatan nilai-nilai karakter yang harus diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. misalnya dengan memotivasi agar peserta didik selalu membiasakan karakter-karakter tersebut. Sebagai tugas individu. kecerdasan. jika kalian selalu menaati Allah swt. yang terkait dengan perintah untuk menaati kedua orang tua! 2. kumpulkan beberapa dalil. dan demokratis melalui berbagai metode yang digunakan. Bahan ajar di atas juga sudah mendorong peserta didik untuk berfikir kritis (cerdas) dan tekun serta kerja keras. guru bisa menambah pengayaan untuk lebih mendorong peserta didik agar membiasakan karakter tawadlu’ dan taat dalam kehidupannya sehari-hari. penilaian atau evaluasinya sudah ada tetapi belum lengkap. jelaslah bahwa muatan isi materinya sudah mengandung nilai-nilai karakter. maupun masyarakat.

Thaharah memiliki 55 . macammacamnya. Untuk melengkapi uraiannya. guru bisa menambah evaluasi atau penilaian yang lebih komprehensif baik dari segi teknik maupun dari segi cakupannya. Guru melakukan revisi ini lalu hasil revisiannya dijadikan satu dengan bahan adaptasinya sehingga menjadi satu bahan ajar yang utuh. dan cara melakukannya. Sebagai contoh. Thaharah (Bersuci) Untuk memahami masalah thaharah dan dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. dikemukakan juga dalil-dalil naqli baik dari ayat-ayat al-Quran maupun hadis Nabi saw. Pengertian Thaharah dan Dasar Hukumnya Kata thaharah berasal dari kata bahasa Arab at-thaharah yang berarti suci dan bersih. Guru di sini lebih banyak melakukan revisi dan tambahan. misalnya mengambil materi tentang tawadlu’ sebagian saja. guru mengambil sebagian dari bahan ajar di atas. Contoh: Potongan bahan ajar dalam salah satu buku ajar kelas 7 semester 1 sebagai berikut: B. mungkin dari segi isinya. Yang perlu ditekankan di sini adalah dalam melakukan revisi guru harus memerhatikan ketentuan di atas sehingga benar-benar mendorong peserta didik untuk berkarakter mulia. Jadi. mungkin dari segi kegiatan pembelajarannya. lalu guru menambah penjelasan dari bahan ajar yang lain. di bawah ini akan diuraikan permasalahan penting yang terkait dengan masalah thaharah ini. tetapi sebagiannya saja. Guru menuliskan kembali bahan (materi) hasil adaptasinya beserta semua revisi dan tambahan yang dilakukannya dalam satu bahan ajar. masalah thaharah terkait dengan masalah kesucian dan kebersihan. Guru juga bisa menambah kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong siswa melakukan pembelajaran sekaligus pembiasaan agar berkarakter seperti yang diharapkan. atau mungkin dari segi penilaian atau evaluasinya. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi kedua ini hampir sama dengan strategi pertama. At-thaharah juga bisa berarti bersuci (dari kotoran). hanya di sini guru tidak mengadaptasi semua bahan (materi). Begitu juga. thaharah berarti bersuci dari hadas dan najis. dasar-dasarnya. Dalam pemahaman syariah (hukum) Islam. 1. seperti pengertiannya.b.

Bersuci dari najis. Macam-macam Thaharah Secara umum thaharah (bersuci) dapat dibagi menjadi dua macam. Kebersihan juga merupakan bagian yang penting dalam kesempurnaan iman seseorang Muslim. 56 . Thaharah merupakan persyaratan untuk melaksanakan ibadah kepada Allah swt. atau dengan benda-benda suci yang keras. dan lainlainnya. thawaf. 3..” (HR. seperti shalat. seperti batu. baik hadas kecil maupun hadas besar dengan melakukan wudlu. dan tempat dari najis dengan air yang suci dan mensucikan. alBaqarah (2): 222). yaitu mensucikan badan. Bersuci dari hadas. 2. nifas. mandi.kedudukan yang penting dalam hukum Islam. bersabda: . Hadas kecil. seperti haidl. pakaian. Hadas besar. yaitu mensucikan diri dari hadas. seperti firman-Nya dalam surat al-Baqarah (2) ayat 222: (222 :‫)البقرة‬ َ ْ ِ ّ َ َُ ْ ّ ِ َُ َ ْ ِ ّ ّ ّ ِ ُ َ ّ ِ ‫إن ال يحب التوابين ويحب المتطهرين‬ Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri. mengeluarkan sesuatu dari lubang qubul (“pintu depan”) maupun lubang dubur (“pintu belakang”) b. Nabi saw.” (QS. yaitu: a. dan membaca al-Quran. serta junub atau janabat bagi laki-laki maupun perempuan. yaitu: a. seperti bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim (kerabat dekat). kayu. atau tayammum. Ahmad). Dalam salah satu hadis. atau melahirkan bagi perempuan. yaitu hadas yang bisa disucikan dengan mandi wajib atau tayammum.(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ْ ِ ْ َ ِ ُ َ َ َّ ‫النججظافة من اليجمان‬ Artinya: “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Macam-macam Hadas dan Cara Mensucikannya Hadas ada dua macam. yaitu hadas yang dapat disucikan dengan melakukan wudlu atau tayammum. tisu. b. Dalam al-Quran ditegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang selalu menjaga kebersihan dan kesucian.

berangan-angan tentang masalah seksual. yaitu najis yang ringan. dan rasanya. Dengan demikian air kencing anak perempuan yang belum berumur dua tahun tidak termasuk najis ini meskipun belum makan dan minum selain air susu ibu. Yang termasuk najis ini adalah air kencing anak laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan dan minum selain air susu ibu. 5) Semua yang keluar dari lubang qubul dan dubur. 2) Najis ‘ainiyah. nifas. yaitu najis yang berat. Najis mukhaffafah. Yang termasuk dalam najis ini adalah semua najis selain dari najis mukhaffafah dan najis mughallazhah. yaitu: a. 57 . 3) Air kencing selain yang tidak termasuk najis mukhaffafah. Cara mensucikan najis ini cukup dengan memercikkan air pada benda yang kena najis ini. kecuali air mani (cairan putih yang keluar karena tekanan syahwat yang sangat kuat). Cara mensucikannya adalah dengan membasuh bekas jilatan tersebut dengan air yang suci sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci. Najis mughallazhah.4. Najis mutawasithah dibagi menjadi dua. c. dan istihazhah (darah penyakit). yaitu najis pertengahan antara najis yang ringan dan yang berat. baunya. b. tetapi tidak tampak zat dan warnanya. Yang termasuk ke dalam najis ini adalah air liur anjing atau babi dan bekas jilatannya. baunya. 8) Darah haidl. Cara mensucikannya cukup dengan mengalirkan air pada benda yang kena najis. 9) Bagian binatang yang diambil dari tubuhnya sewaktu masih hidup. atau rasanya. 7) Muntah. Yang termasuk dalam najis ini adalah: 1) Bangkai binatang selain dari binatang laut (ikan) dan binatang darat yang tidak berdarah seperti belalang. yaitu najis yang diyakini adanya. yaitu cairan berwarna putih yang keluar dari kemaluan baik laki-laki maupun perempuan yang tidak disertai tekanan syahwat yang sangat kuat. bau. Cara mensucikannya dengan menghilangkan zat. yaitu najis yang masih jelas zat dan warnanya. dan yang sejenisnya. 4) Air madzi. atau rasanya. Macam-macam Najis dan Cara Mensucikannya Najis ada tiga macam. yaitu: 1) Najis hukmiyah. warna. 2) Darah baik merah maupun putih selain hati dan limpa. Najis mutawasithah. 6) Khamer atau minuman keras yang memabukkan. seperti air kecing yang sudah kering. misalnya karena berciuman.

Dilihat dari contohnya. Perbedaan Hadas dan Najis Dari uraian singkat tentang hadas dan najis seperti di atas. Untuk lebih memudahkan kalian membedakan antara hadas dan najis. seperti buang air besar atau kecil. Dilihat dari segi bentuknya keduanya juga berbeda. Hadas dapat dibersihkan dengan wudlu dan tayammum (untuk hadas kecil) atau dengan mandi wajib (untuk hadas besar). najis mughallazhah. hal-hal yang membatalkannya. hadas dan najis juga berbeda. ada yang membaginya menjadi tiga. perhatikan poin-poin perbedaan seperti berikut: a. Sedang najis dapat dibersihkan dengan bersuci. Dilihat dari segi macam-macamnya. tinja. d. namun keduanya sama-sama termasuk bagian dari thaharah (bersuci). syarat-syarat dan rukunnya. yaitu najis mukhaffafah. atau yang lainnya. e. air liur anjing. tetapi pada benda atau barangnya. bersentuhan. berhubungan suami-isteri. serta ada juga yang membaginya menjadi najis ‘ainiyah dan najis hukmiyah. Dari segi definisi atau pengertiannya. 6. dan sebagainya. Bentuk hadas terletak pada proses yang dilakukan oleh seseorang. tissu. tawaf. b. Adapun contoh najis adalah air kencing. yakni dengan menghilangkan bentuk najisnya misalnya dengan air suci. Macam hadas ada dua. bangkai. keduanya jelas berbeda. batu. 58 . Sedang macam najis. serta praktik melakukannya. dan lain sebagainya. seperti air kencing. c. atau dengan benda-benda suci lainnya yang sejenis. Dilihat dari cara membersihkannya. kedua istilah itu jelas berbeda. dan najis mutawasithah. berikut akan dijelaskan mengenai perbedaan antara hadas dan najis. Sedang najis adalah suatu keadaan kotor (tidak suci) yang menjadi sebab terhalangnya seseorang melaksanakan ibadah kepada Allah. Meskipun hadas dan najis berbeda dalam berbagai aspek seperti di atas. tanah. dan lainnya. Wudlu Terkait dengan masalah wudlu ini akan diuraikan pengertian wudlu. kotoran binatang. Hadas adalah suatu keadaan tidak suci yang menyebabkan seseorang tidak boleh melaksanakan shalat. kedua istilah itu juga berbeda. Contoh hadas misalnya keluarnya sesuatu dari dua “pintu” manusia (qubul dan dubur) atau seorang laki-laki bersentuhan dengan seorang perempuan yang bukan muhrim. yaitu hadas besar dan hadas kecil. Sedang bentuk najis bukan pada proses.5.

dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki. berarti shalatnya tidak sah dan tidak akan diterima oleh Allah swt. Nabi saw. 59 . bahwa wudlu dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil. bersabda: ‫قال رسول ال صل ال عليه وسلم: ل يقبل ال صلة أحدكم إذا‬ َ ِ ْ ُ ِ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ْ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ ّ َ ِ ُ ْ ُ َ َ َ . Menurut istilah hukum Islam. al-Maidah (5): 6).” (QS. Dalam al-Quran surat al-Maidah (5) ayat 6 Allah berfirman: ْ ُ َ ِ ْ ََ ْ ُ َ ُ ُ ْ ُ ِ َ ِ َ ّ ‫يآأيها الذين ءامنوآ إذا قمتم إلججى الصجلة فاغْسجلوا وجججوهكم وأيجديكم‬ َِ ْ ُ ْ ُ َ ِ ُ َ َ َ ْ ِ ّ َ ّ َ َ (6 :‫إلى المرافق وامسحوا برءوسكم وأرجلكم إلى الكعبين )المائدة‬ ِ ْ َ ْ َ ْ َِ ْ ُ َُ ْ ََ ْ ُ ِ ْ ُ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ِ ِ َ َ ْ َِ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat.a. Wudlu ini diperintahkan terkait dengan diperintahkannya shalat bagi umat Islam. Pengertian wudlu dan dasar hukumnya Kata wudlu berasal dari kata bahasa Arab al-wudlu’ yang berarti bersih.(‫أحدث حت ٰى يتوضأ )رواه البخاري و مسلم‬ َّ َ َ َ َّ َ َ ْ َ Artinya: “Rasulullah saw. artinya bisa membedakan yang baik dan buruk 3) Tidak berhadas besar 4) Menggunakan air yang suci dan mensucikan 5) Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit.” (HR. Dengan demikian jika seseorang melaksanakan shalat dalam keadaan tidak berwudlu. Syarat wudlu Untuk sempurnanya wudlu diperlukan syarat-syarat seperti berikut: 1) 2) Islam Mumayyiz (pinter). maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku-siku. Terkait dengan hukum wajib wudlu ini. b. Seperti disebutkan sebelumnya. wudlu berarti membasuh anggota badan tertentu dengan air menurut syarat dan rukun tertentu. Dari hadis di atas jelaslah bahwa wudlu merupakan prasarat utama bagi sahnya shalat. bersabda: “Allah tidak menerima shalat salah satu di antara kamu apabila berhadas sampai berwudlu”. al-Bukhari dan Muslim).

Contoh lafal niat wudlu kalau dibunyikan: . yaitu berurutan dalam melakukan rukun wudlu. 6) Tertib. Niat tidak harus dilafalkan (dibunyikan). Niat merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap pekerjaan dan sangat menentukan nilai pekerjaan tersebut di hadapan Allah swt. 3) Membasuh kedua tangan sampai siku-siku. yaitu mulai dari tepi dahi sebelah atas sampai tepi bawah janggut dan dari centil telinga kanan sampai centil telinga kiri.(5 :‫)البينة‬ َ ْ ّ ُ َ َ ْ ِ ِْ ُ َ ‫ومآ أمروآ إل ليعبدوا ال مخلصين له الدين‬ ُ ُْ َِ ّ ِ ْ ُ ِ ُ َ َ Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. al-Bukhari dan Muslim). Nabi bersabda: . Allah berfirman dalam al-Quran surat al-Bayyinah (98) ayat 5: .” 2) Membasuh muka sampai batas tumbuhnya rambut.c. al-Bayyinah (98): 5). yakni: 60 . 4) Mengusap atau menyapu sebagian kepala. perlu juga dilengkapi dengan mengerjakan sunnah-sunnahnya.‫نويت الوضوء لرفع الحدث الصغر فرضا ل تعالى‬ َ َ َ ّ ً ْ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ ِ ْ َ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َْ َ ِ Artinya: “Saya berniat wudlu untuk menghilangkan hadas kecil sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.” (QS. yaitu dengan tangan yang dibasahi air. tidak boleh dibolak-balik. Untuk kesempurnaan wudlu. karena yang paling pokok niat berada dalam hati. yaitu menyengaja melakukan sesuatu semata-semata ikhlas karena Allah berbarengan dengan awal perbuatan wudlu. 5) Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki.” (HR. Rukun wudlu Rukun atau yang harus dilakukan dalam berwudlu adalah sebagai berikut: 1) Niat.(‫)رواه البخاري ومسلم‬ ِ ّّ ِ ُ َ ْ َ ْ َ ِّ ‫إنما العمال بالنيات‬ Artinya: “Sesungguhnya segala perbuatan hendaklah disertai dengan niat.

7) Menyapu kedua telinga luar dan dalam. 61 .1) Membaca basmalah waktu memulai berwudlu. 17) Membaca dua kalimah syahadat dan menghadap ke arah kiblat ketika berwudlu.” d. الله جم اجعلن جي م جن الت جوابين واجعلن جي مجن المتطهري جن‬ . maupun berupa angin (kentut). 9) Membasuh tiap-tiap anggota wudlu tiga kali. 5) Membasuh sela-sela tangan dan kaki.‫واجعلني من عبادك الصالحين‬ َ ْ ِ ِ ّ َ ِ َِ ْ ِ ْ َِْ ْ َ Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah yang Esa yang tidak ada sekutu bagiNya. cair. 8) Mendahulukan anggota kanan dari yang kiri. 15) Tidak berbicara sewaktu berwudlu. Ya Allah. dan jadikanlah aku ini hamba-hamba-Mu yang shaleh. 18) Berdoa setelah berwudlu. Yang membatalkan wudlu Hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah sebagai berikut: 1) Keluarnya sesuatu dari lubang qubul atau dubur baik berupa benda padat. jadikanlah aku ini termasuk orang-orang yang bertobat. 12) Tidak menyeka air bekas wudlu. 3) Berkumur-kumur. dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. adalah: ُ ُ ْ َ ً ّ َ ُ ّ َ ُ َ ْ ََ ُ َ َ ْ ِ َ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ َِ َ ْ َ ُ َ َ ‫أشْهد أن ل إله إل ال وحده لشريك له وأش جهد أن محم جدا عب جده‬ َ ْ ِ ّ َ َ ُ ْ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ َ ْ ِ ّ ّ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ ّ ُ ّ َ ُ ُْ ُ َ َ ‫ورسوله. jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci. 13) Menggosok anggota wudlu agar lebih bersih. 6) Menyapu seluruh kepala. 2) Membasuh kedua tangan hingga ke pergelangan sebelum berkumur-kumur. 4) Memasukkan air ke lubang hidung. 10) Membasuh anggota wudlu secara berurutan tanpa diselingi pekerjaan lain. 16) Menggosok gigi. 11) Tidak meminta pertolongan orang lain. 14) Menjaga agar percikan air tidak kembali ke badan. Adapun doa setelah wudlu sebagaimana dicontohkan Nabi saw.

gila.” (HR. (43 :‫)النساء‬ َ َ ّ ُ ُْ َ َ ْ َ ‫أو لمستم النسآء‬ Artinya: “Atau kamu (laki-laki) telah menyentuh perempuan. e. maka barang siapa yang tidur hendaklah ia berwudlu. 4) Menyentuh kemaluan (qubul dan dubur) dengan telapak tangan. kecuali tidur dengan posisi dubur dapat menutup keluarnya angin dari lubang dubur.(‫فليتوضأ )رواه أبو داود‬ ْ ّ َ َََْ Artinya: “Kedua mata adalah tali yang mengikat pintu dubur. 2) Hilang akal yang disebabkan mabuk. maka apabila kedua mata itu tidur terbukalah ikatan pintu itu. atau tidur. Abu Daud). َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ْ َ ََ ْ ِ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ َ ِ َ ِ ّ ُ َ ِ ِ َ ْ َ ْ َ ‫العينان وكاء السه فإذا نامت العينان انطلق الوكاء فمن نام‬ .” (QS. 3) Bersentuhan kulit laki-laki dengan kulit perempuan dengan syarat keduanya sudah dewasa dan keduanya tidak mempunyai hubungan muhrim (kerabat terdekat). jika dipraktikkan secara berurutan adalah sebagai berikut: 1) Mulailah dengan membaca basmalah 62 .” (QS. an-Nisa’ (4): 43).(‫)رواه ابن ماجه وصححه أحمد‬ ْ ّ َ َََْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ َ ‫من مس فرجه فليتوضأ‬ Barang siapa yang memegang alat kemaluannya maka hendaklah berwudlu (HR. Ibnu Majah dan hadis ini dishahihkan oleh Ahmad). Mempraktikkan wudlu Dari ketentuan-ketentuan wudlu seperti di atas.Allah swt. an-Nisa’ (4): 43). Nabi saw. berfirman: (43 :‫)النساء‬ ِ ِ َ ْ َ ِ ْ ُ ِْ ٌ َ َ َ َ ْ َ ‫أو جآء أحد منكم من الغآئط‬ Artinya: “Atau salah seorang di antara kamu kembali dari buang air. bersabda: .

2) Membersihkan seluruh bagian yang harus dibasuh dalam wudlu. Mensucikan diri dari hadas dan najis untuk beribadah kepada Allah disebut A. Hadas besar C. Hilang akal karena gila C. Hadas yang dapat disucikan dengan mandi junub disebut … A. Muntah dengan sengaja B. atau D! 1. Makan dan minum D. Hadas janabat B. Mughallazhah C. Najasah 2. termasuk pada kedua jari kedua kaki tersebut 8) Setelah selesai berwudlu lalu berdoa sambil menghadap ke arah kiblat. Thaharah B. Mensucikan diri dari hadas kecil dilakukan dengan … A. Hadas kecil D. Mandi B. Bercakap-cakap 63 . Junub 4. Muthaharah 5. Janabat D. Mutawasithah D. termasuk dengan berkumur dan memasukkan air ke lubang hidung 3) Niat berwudlu sambil membasuh muka dengan air sampai merata sebanyak tiga kali 4) Membasuh tangan sampai siku-siku sebanyak tiga kali dengan mendahulukan tangan yang kanan 5) Menyapu sebagian kepala atau keseluruhannya 6) Membasuh telinga kanan dan kiri baik bagian luar maupun dalam dengan cara memasukkan jari telunjuk/jari tengah ke bagian dalam telinga dan ibu jari memegang bagian luar telinga kemudian memutar kedua jari sambil membersihkan bagian dalam dan luar telinga 7) Membasuh kedua kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali dimulai dari bagian-bagian yang kanan lalu yang kiri sambil menggosoknya. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. UJI KOMPETENSI A. Air liur anjing termasuk dalam kelompok najis … A. Wudlu D. B. Istinja’ C. Mukhaffafah B. Di antara hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah … A. Hadas ringan 3. Istinja’ C. C.

Istinja’ B. mandi.. 5. Perintah melakukan thaharah dalam al-Quran terdapat dalam surat ….6.Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. C. Air yang dapat digunakan untuk menghilangkan najis adalah …. 4. 2. 3. Jelaskan bagaimana cara mencuci najis mukhaffafah dan najis mughalladzhah? Ceritakan bagaimana pengalaman kalian dalam membiasakan kebersihan (thaharah) di rumah atau di keluarga kalian! Apa hikmah yang kalian rasakan dari pengalaman kalian membiasakan pola bersih? Cobalah kalian mengajak orang tua atau ustadz kalian untuk memberikan penilaian terhadap praktik wudlu. Tayammum D. 2.. 3. Air kencing yang sudah kering yang tidak kelihatan lagi wujudnya tetapi masih diyakini adanya disebut najis …. ayat …. Junub B. Thaharah C. 4. 64 . Menyapu muka dan tangan dengan tanah yang suci sebagai pengganti wudlu atau mandi disebut … A. Dalam bahasa Arab kata thaharah mengandung arti ….. dan menghilangkan najis (menuci) yang kalian lakukan lalu buatlah laporannya! Berikan tanda contreng (V) pada kolom jawaban ya atau tidak pada daftar penyataan berikut ini! No. 3.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1. 5... Hadas yang dapat dihilangkan dengan wudlu adalah hadas …. 2. 6.. Pernyataan Saya selalu mandi setiap hari minimal dua kali Saya selalu berwudlu setiap akan melaksanakan shalat Saya juga selalu berwudlu setiap akan membawa dan membaca al-Quran Saya selalu mencuci tangan setiap akan makan dan selesai makan Saya selalu gosok gigi setiap bangun tidur dan akan tidur Saya selalu memakai pakaian yang bersih dan Jawaban Tida Ya k 5. 4. 1.

atau kurang (<6). Nama Siswa Aspek yang dinilai 1 2 3 4 5 Jumla h Score Nila i Ketuntas an T TT Tindak Lanjut R P 1. Setiap hari saya menyapu halaman dan membersihkan kotoran di sekitar rumah saya 8. score: 2. Ini dilakukan di samping untuk mengetahui kebiasaan pola bersih siswa sehari-hari. 4. 8. 5. Saya selalu membersihkan kelas ketika saya yang piket 9. apakah sudah baik (>8). 10. 2. Aspek yang dinilai: 1. 6. Dari sepuluh pernyataan di atas guru dapat melihat bagaimana pola bersih siswa sehari-hari.suci 7. cukup (68). Keterangan: 1. Saya selalu membuang sampah pada tempatnya Keterangan: 1. Lakukan (praktikkan) wudlu di hadapan guru kalian: Format Penilaian Praktik Wudlu: No. score: 2. Ketepatan cara membasuh dan mengusap bagian-bagian wudlu. juga untuk mengetahui sejauhmana kejujuran siswa. Suharman 2. 65 . Ketepatan bagian-bagian yang dibasuh dan urutannya. Saya selalu membersihkan kotoran yang ada pada setiap peralatan yang saya pakai 10. 2. 6. 7. ---3. Dari jawaban siswa (ya atau tidak) guru perlu melakukan cross ceck dengan menanyakan kepada siswa apakah jawabannya sesuai dengan apa yang benar-benar dilakukan siswa. 9.

bahan ajar di atas perlu ditambahkan materi yang lebih mengarah pada dorongan kepada peserta didik agar membiasakan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian bersiap-siaplah kalian untuk berangkat ke sekolah. Jika hari libur. mulailah kalian belajar mencuci pakaian kalian sendiri agar kalian terbiasa dengan kebersihan! Atau guru bisa menambahkan pembiasaan lainnya agar siswa benar-benar terbiasa dengan pola hidup bersih. Dari hasil tersebut. kerja keras. misalnya menyapu lantai kamar rumah. Terkait dengan isi. Bahan ajar di atas kurang pas untuk peserta didik SMP. Ketepatan dalam penggunaan air untuk wudlu. kejujuran. 5. Misalnya: Cobalah kalian lakukan! Biasakanlah kalian bangun pagi sebelum jam 05. Guru menambahkan di awal 66 . 2. Di samping itu. disiplin. sebab begitu ia membaca sudah berhadapan dengan teori atau hukum-hukum. score: 2. 4. peserta didik terdorong untuk membiasakan diri dengan karakter-karakter mulia dalam kehidupannya sehari-hari. berfikir kritis. Inilah cara deduktif yang kurang pas buat peserta didik SMP. serta terbiasa dengan ketekunan. lalu berwudlu dan melaksanakan shalat shubuh. score: 2.3. Dari segi penyajian guru perlu merubah cara atau metode penyajian (pembelajaran). Dengan begitu. Sebaiknya cara seperti itu dibalik. atau kurang (<6). 3. atau membantu mencuci piring. score: 2. cukup (6-8). Dari contoh bahan ajar di atas guru bisa melakukan adaptasi dan revisi dalam beberapa hal. Misalnya baik (>8). dan kepedulian.00 dan segeralah mandi sekaligus gosok gigi. guru bisa melakukan tindak lanjut. menyapu halaman. Ketepatan bacaan niat dan doa wudlu. Setelah itu bantulah orang tua kalian untuk membersihkan rumah. Sikap siswa ketika melakukan wudlu. Jumlah score kemudian dijumlahkan sehingga bisa ditentukan nilainya. tergantung guru membuat standarnya. perlu ditambahkan motivasi agar peserta didik membiasakan diri dengan bergaya hidup sehat. Guru perlu menambahkan berbagai ilustrasi yang mendorong siswa agar menjaga kebersihan dan kesehatan. yakni dengan cara induktif.

tentu kalian tidak senang dan enggan melewati jalan tersebut. ketika jalan yang kalian lalui tidak bersih. Sebaliknya. kalian tentu bisa menyaksikan bagaimana jalan yang kalian lalui dan lingkungan di kanan kiri jalan. Sebaliknya. bahan ajar di atas sudah cukup baik dan sudah memberikan penilaian terhadap karakter siswa.... Dari segi penilaian. Misalnya.. Guru bisa juga melakukan penilaian model yang lain seperti self assessment (penilaian diri) atau peer assessment (penilaian 67 . barulah dikemukakan teori atau hukum-hukum thaharah seperti di atas. Tentu kalian merasa senang dan merasakan kenyamanan. begitu juga kanan kirinya penuh dengan sampah atau kotoran. Setelah itu. Guru bisa juga menambah penilaian lain untuk mengungkap kemampuan afektif dan psikomotorik peserta didik.. sehingga kalian akan suka melewati jalan tersebut. orang yang tidak terbiasa dengan pola hidup bersih. Sebaliknya. Tentu saja masalah kebersihan ini tidak hanya terjadi di luar rumah. Kemudian di akhir uraian perlu ditegaskan kembali masalah thaharah tersebut dengan ditambahkan hikmah atau pentingnya thaharah dalam kehidupan peserta didik sehari-hari. dst. Apa yang kalian saksikan dan rasakan seperti itu merupakan cerminan bahwa kebersihan itu sangat penting dan mempengaruhi sikap dan perilaku sehari-hari. maka pemandangan yang kotor tidak berpengaruh terhadap orang tersebut. kalian akan tidak peduli dengan hal itu jika kalian memang tidak memiliki kebiasaan dengan pola hidup bersih. Dalam perjalanan kalian dari rumah hingga sekolah. Orang yang terbiasa dengan pola hidup bersih akan selalu ingin bersih dan tidak senang dengan sesuatu yang tidak bersih. guru menambahkan paragraf di awal: Kalian dapat menyaksikan berbagai kejadian sehari-hari di sekitar kalian terkait dengan masalah kebersihan. Dari fakta-fakta itu peserta didik diajak untuk berpikir kritis sehingga ia benar-benar faham tentang apa yang dikaji. tetapi yang lebih penting lagi adalah di dalam rumah. Ini akan kalian rasakan ketika kalian sudah terbiasa dengan pola hidup bersih. Kalian tentu bisa merasakan bagaimana ketika kalian melewati jalan yang bersih dan lingkungan sekitar jalan juga bersih.uraian bahan ajar itu dengan fakta-fakta yang sering dihadapi peserta didik sehari-hari terkait dengan thaharah.

(1977). Fraenkel. (2007). Michele. Inilah panduan khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam pengintegrasian pendidikan karakter dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. oleh Lina Yusuf. Massachusetts: Allyn & Bacon. meskipun tidak sempurna. Panduan ini. DAFTAR BACAAN Borba. (1995). Darmiyati Zuchdi. (2008). Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. Jika para guru PAI memiliki ide-ide pengembangan pendidikan karakter yang lebih baik dan lebih mudah untuk diterapkan.J. hanya revisiannya ditulis terpisah dengan bahan ajar yang diadaptasi (aslinya/dari BSE). 68 . 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings. Jakarta: Grasindo. Bumi Aksara. I.teman sejawat) untuk menilai praktik sehari-hari peserta didik tentang karakter yang diinginkan. Aucland: Bantam books. Kirschenbaum. Thomas. Jack R. Englewood Cliffs N. Doni Koesoema A. London. Toronto. Dengan berbagai revisi dan tambahan seperti tersebut diharapkan peserta didik terdorong dan termotivasi untuk membiasakan diri berkarakter yang baik. tanpa meninggalkan ruh (esensi) pokok dari pendidikan karakter yang dikembangkan di SMP. c. Howard. Jakarta: PT. (2008). Adaptasi sebagian/parsial dilaksanakan sebelum pembelajaran Strategi ketiga ini pada prinsipnya sama dengan strategi kedua. Yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana guru bisa memfasilitasi (mendisain) pembelajaran yang kondusif untuk terwujudnya karakter mulia di kalangan peserta didik di samping nilai-nilai karakter yang termuat di bahan ajar tersebut. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi guru PAI dalam rangka pendidikan karakter melalui mata pelajaran PAI. New York. Sydney. Lickona. Cet. tentu panduan ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi. (1991). Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility. How to Teach about Values: An Analytic Approach. Terj. Humanisasi Pendidikan: Menemukan Kembali Pendidikan yang Manusiawi.: Prentice-Hall.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 69 . Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas. M. Kementrian Pendidikan Nasional. San Francisco: Jossey Bass.Marzuki. Ade Suherman. (2010). Tim Pendidikan Karakter. Jakarta: Kemendiknas. Etika dalam Islam. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Dr. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. (1996).Ag. New York: Routledge.Ag. Building Character in Schools: Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life.Ag. Handbook of Moral and Character Education. 3. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (2008). M. Kevin Ryan & Karen E. D. Grand Design Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Debut Wahana Press-FISE UNY. Ajat Sudrajat. (1999). Dr. 2. Majid Fakhry. Terj. Marzuki. & Narvaez. Tim Penyusun: 1. Dr. Larry P. Nucci. M. Prinsip Dasar Akhlak Mulia: Pengantar Studi KonsepKonsep Dasar Etika dalam Islam. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. oleh Zakiyuddin Baidhawi. (2010). Bohlin. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->