PANDUAN GURU MATA PELAJARAN

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran
Di Sekolah Menengah Pertama

2010

Kementerian Pendidikan Nasional
i

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

JUDUL ........................................................................................... ................ KATA PENGANTAR ................................................................................. ... DAFTAR ISI ................................................................................................. .. BAGIAN I. PANDUAN UMUM ................................................................ A. Latar Belakang ............... ……………………………............ B. Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran ............................................................. ....... C. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ........ 1. Perencanaan Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ... 2. Pelaksanaan Pembelajaran ........................................... D. Nilai-nilai Karakter untuk SMP.......................................... E. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran .................................................................... F. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter ................ 1. Konstruktivisme (Constructivism) ................................. 2. Bertanya (Questioning) ................................................... 3. Inkuiri (Inquiry) ............................................................. 4. Masyarakat Belajar (Learning Community) .................... 5. Pemodelan (Modeling) ................................................... 6. Refleksi (Reflection) ........................................................ 7. Penilaian Otentik (Authentic

i ii iii

1 1 2 2 2 6 7 10 11 12 12 13 13 14 15 15 16 16 16

iii

Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran 18 18 24 24 24 25 25 26 26 28 28 32 32 51 64 iv ...................................... dan Menyenangkan) ................ ..... Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) ................................ Kreatif............... C............... Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) ......................... B........ Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ..... 2. 4... PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A.................................................. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan ...............Assessment) ..................... ..... Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif...... ... 1.................. Strategi Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ................................................................. Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) .......... Efektif............................................. Pembelajaran Afektif ............................... Pemodelan ..................... 5.... 2................ Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter 2.. 1...... Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam . G........ a................................. b..... 1... Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter .. Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ........ Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter ... BAGIAN II..................... 3............................... Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ........................................... 6......................

...........................................................................................dilaksanakan .............................................................................................. LAMPIRANLAMPIRAN ................................ 65 67 v .......... DAFTAR BACAAN ....................................... Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan .......... c.......

bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Integrasi yang dimaksud meliputi pemuatan nilainilai ke dalam substansi pada semua mata pelajaran dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang memfasilitasi 1 . Ketiga. Inovasi tersebut adalah: 1. berilmu. bahkan semua mata pelajaran. pembinaan watak melalui kedua mata pelajaran tersebut belum membuahkan hasil yang memuaskan karena beberapa hal. menggantungkan pembentukan watak peserta didik melalui kedua mata pelajaran itu saja tidak cukup. kegiatan pembelajaran pada kedua mata pelajaran tersebut pada umumnya belum secara memadai mendorong terinternalisasinya nilai-nilai oleh masing-masing peserta didik sehingga ia berperilaku dengan karakter yang baik. Pengembangan karakter peserta didik perlu melibatkan lebih banyak lagi mata pelajaran. Merespons sejumlah kelemahan dalam pelaksanaan pendidikan akhlak dan budi pekerti. setidak-tidaknya sudah ada dua mata pelajaran yang diberikan untuk membina akhlak dan budi pekerti peserta didik. Pertama. Pada saat ini. Namun demikian. Kedua. yaitu Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. terutama melalui dua mata pelajaran Pendidikan Agama dan PKn. Pendidikan karakter dilakukan secara terintegrasi ke dalam semua mata pelajaran. Sebenarnya pendidikan karakter bukan hal yang baru dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. kreatif. Selain itu. salah satu program utama Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan mutu proses dan output pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan pendidikan karakter. sehat. kegiatan pembinaan kesiswaan dan pengelolaan sekolah dari hari ke hari perlu juga dirancang dan dilaksanakan untuk mendukung pendidikan karakter. kedua mata pelajaran tersebut cenderung baru membekali pengetahuan mengenai nilai-nilai melalui materi/substansi mata pelajaran.” Sehubungan dengan hal tersebut.BAGIAN I PANDUAN UMUM A. cakap. mandiri. berakhlak mulia. telah diupayakan inovasi pendidikan karakter. Latar Belakang Pasal 3 Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran Yang dimaksud dengan pendidikan karakter secara terintegrasi di dalam proses pembelajaran adalah pengenalan nilai-nilai. Oleh karena itu. B. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan pengelolaan semua urusan di sekolah yang melibatkan semua warga sekolah. dalam rangka membina pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam seluruh mata pelajaran. C. dan penyiapan bahan ajar. menyadari/peduli. Dengan demikian. kegiatan pembelajaran. 3. selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. Integrasi Pendidikan Karakter dalam 2 . perlu disusun panduan pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi ke dalam pembelajaran di SMP. juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal. 1. terutama ketika guru menggunakan Buku Sekolah Elektronik (BSE). dan penginternalisasian nilai-nilai ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran. Perencanaan Pembelajaran Pada tahap perencanaan dilakukan analisis SK/KD. Selain itu. pelaksanaan.2. Pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam semua mata pelajaran (sebagaimana dimaksud oleh butir 1 di atas) merupakan hal yang baru bagi sebagain besar SMP di Indonesia. dan menginternalisasi nilai-nilai serta menjadikannya perilaku. hingga evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. Pendidikan karakter juga diintegrasikan ke dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan. dipraktikkannya nilai-nilai dalam setiap aktivitas pembelajaran di dalam dan di luar kelas untuk semua mata pelajaran. pengembangan silabus. penyusunan RPP. fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai.

Revisi/adaptasi tujuan pembelajaran dapat dilakukan dengan dua cara. inti. Revisi dilakukan dengan cara mengubah dan/atau menambah teknik-teknik penilaian yang telah dirumuskan. direvisi dan/atau ditambah agar sebagian atau seluruh kegiatan pembelajaran pada setiap tahapan memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan dan mengembangkan karakter. dan (2) ditambah tujuan pembelajaran yang khusus dirumuskan untuk karakter. tetapi juga karakter. Ketiga. Kedua. dan/atau teknik penilaian. indikator pencapaian. Keempat. dan penutup). tetapi dapat ditambah dengan nilai-nilai lainnya yang dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran (bukan lewat substansi pembelajaran). Kegiatan-kegiatan pembelajaran dalam setiap langkah/tahap pembelajaran (pendahuluan.Analisis SK/KD dilakukan untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang secara substansi dapat diintegrasikan pada SK/KD yang bersangkutan. langkah-langkah pembelajaran direvisi. Pertama. Nilai-nilai yang diisikan tidak hanya terbatas pada nilai-nilai yang telah ditentukan melalui analisis SK/KD. Prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran aktif yang selama ini digalakkan aplikasinya oleh Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) sangat efektif mengembangkan karakter peserta didik. diadaptasi atau dirumuskan ulang menyesuaikan karakter yang hendak dikembangkan. pendekatan/metode pembelajaran diubah (bila diperlukan) agar pendekatan/metode yang dipilih selain memfasilitasi peserta didik mencapai pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan. rumusan tujuan pembelajaran direvisi/diadaptasi. Teknik-teknik penilaian dipilih sehingga secara 3 . Pengembangan silabus dapat dilakukan dengan merevisi silabus yang telah dikembangkan dengan menambah komponen (kolom) karakter tepat di sebelah kanan komponen (kolom) Kompetensi Dasar. Perlu dicatat bahwa identifikasi nilai-nilai karakter ini tidak dimaksudkan untuk membatasi nilai-nilai yang dapat dikembangkan pada pembelajaran SK/KD yang bersangkutan. kegiatan pembelajaran. juga mengembangkan karakter. yaitu: (1) rumusan tujuan pembelajaran yang telah ada direvisi hingga satu atau lebih tujuan pembelajaran tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif dan psikomotorik. penyusunan RPP dalam rangka pendidikan karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran dilakukan dengan cara merevisi RPP yang telah ada. bagian penilaian direvisi. Setelah itu. Sebagaimana langkah-langkah pengembangan silabus. Pada kolom tersebut diisi nilai(-nilai) karakter yang hendak diintegrasikan dalam pembelajaran.

bahasa. Di antara teknik-teknik penilaian yang dapat dipakai untuk mengetahui perkembangan karakter adalah observasi. MB: Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten). Guru wajib menggunakan buku-buku tersebut dalam proses pembelajaran. dewasa ini pemerintah telah membeli hak cipta sejumlah buku ajar dari hampir semua mata pelajaran yang telah memenuhi kelayakan pemakaian berdasarkan penilaian BSNP dari para penulis/penerbit. Melalui program Buku Sekolah Elektronik atau buku murah. Bahan/buku ajar merupakan komponen pembelajaran yang paling berpengaruh terhadap apa yang sesungguhnya terjadi pada proses pembelajaran. tanpa melakukan adaptasi yang berarti. Nilai dinyatakan secara kualitatif. b. BT: Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator).keseluruhan teknik-teknik tersebut mengukur pencapaian peserta didik dalam kompetensi dan karakter. c. misalnya: a. Adaptasi yang paling mungkin dilaksanakan oleh guru adalah dengan cara menambah kegiatan pembelajaran yang sekaligus dapat mengembangkan karakter. penyajian. Cara lainnya adalah dengan mengadaptasi atau mengubah kegiatan belajar pada buku ajar yang dipakai. MK: Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten). Kelima. d. penilaian antar teman. adaptasi dapat dilakukan dengan merevisi substansi pembelajarannya. Selain itu. sejalan dengan apa yang telah dirancang pada silabus dan RPP yang berwawasan pendidikan karakter. bahan ajar disiapkan. pendidikan karakter secara memadai belum berjalan. dan penilaian diri sendiri. Walaupun buku-buku tersebut telah memenuhi sejumlah kriteria kelayakan . Banyak guru yang mengajar dengan semata-mata mengikuti urutan penyajian dan kegiatan-kegiatan pembelajaran (task) yang telah dirancang oleh penulis buku ajar. Apabila guru sekedar mengikuti atau melaksanakan pembelajaran dengan berpatokan pada kegiatan-kegiatan pembelajaran pada buku-buku tersebut. bahan ajar perlu diadaptasi. MT: Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten). dan grafika – bahan-bahan ajar tersebut masih belum secara memadai mengintegrasikan pendidikan karakter di dalamnya. 4 . Oleh karena itu.yaitu kelayakan isi.

Aktivitas Aktivitas belajar adalah apa yang dilakukan oleh peserta didik (bersama dan/atau tanpa guru) dengan input belajar untuk mencapai tujuan belajar. tetapi juga sikap. charta. grafik. dan sebagainya. Pengaturan (Setting) e. guru perlu menambah orientasi tujuan setiap atau sejumlah kegiatan belajar dengan pencapaian sikap atau nilai tertentu. c. a. Aktivitas d. Contoh-contoh aktivitas belajar yang memiliki sifat-sifat demikian antara lain diskusi. Tujuan Dalam hal tujuan. Peran peserta didik Dengan demikian. rasa percaya diri. misalnya kejujuran. diagram. film. Input c. Peran guru f. dan sebagainya. perubahan/adaptasi kegiatan belajar yang dimaksud menyangkut perubahan pada komponen-komponen tersebut. gambar. benda sesungguhnya. Input yang dapat memperkenalkan nilai-nilai adalah yang tidak hanya menyajikan materi/pengetahuan. kegiatan belajar yang menanamkan nilai adalah apabila tujuan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengetahuan. Tujuan b. kegiatan belajar yang potensial dapat mengembangkan karakter peserta didik memenuhi prinsip-prinsip atau kriteria berikut. Pembelajaran yang memfasilitasi autonomous learning dan berpusat pada siswa secara otomatis akan membantu siswa memperoleh banyak nilai. Komponen-komponen yang dimaksud adalah: a. Secara umum. Oleh karenanya. b.Sebuah kegiatan belajar (task). 5 . baik secara eksplisit atau implisit terbentuk atas enam komponen. tetapi yang juga menguraikan nilai-nilai yang terkait dengan materi/pengetahuan tersebut. kerja keras. model. saling menghargai. Input tersebut dapat berupa teks lisan maupun tertulis. Input Input dapat didefinisikan sebagai bahan/rujukan sebagai titik tolak dilaksanakannya aktivitas belajar oleh peserta didik. Aktivitas belajar yang dapat membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai adalah aktivitas-aktivitas belajar aktif yang antara lain mendorong terjadinya autonomous learning dan bersifat learner-centered.

Setting waktu penyelesaian tugas yang pendek (sedikit). Pengaturan (Setting) Pengaturan (setting) pembelajaran berkaitan dengan kapan dan di mana kegiatan dilaksanakan. presentasi oleh siswa. pengamatan/observasi. Pernyataan eksplisit peran peserta didik pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. apakah secara individu. pelaku eksperimen. Pernyataan eksplisit peran guru pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. e. dan pemberi umpan balik. berapa lama. Agar peserta didik terfasilitasi dalam mengenal. f. debat. Peran guru yang memfasilitasi diinternalisasinya nilai-nilai oleh siswa antara lain guru sebagai fasilitator. saling menghargai. misalnya akan menjadikan peserta didik terbiasa kerja dengan cepat sehingga menghargai waktu dengan baik. Mengutip ajaran Ki Hajar Dewantara. 6 . Peran guru Peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit. motivator. peserta didik harus diberi peran aktif dalam pembelajaran. atau dalam kelompok. ing madya mangun karsa (di tengah-tengah peserta didik guru membangun prakarsa dan bekerja sama dengan mereka). guru perlu melakukan inferensi terhadap peran peserta didik pada kebanyakan kegiatan pembelajaran. Karena cenderung dinyatakan secara implisit.eksperimen. menjadi peduli. Peran peserta didik Seperti halnya dengan peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar. partisipan. Peran-peran tersebut antara lain sebagai partisipan diskusi. dan mengerjakan proyek. dan lain-lain. dan menginternalisasi karakter. guru yang dengan efektif dan efisien mengembangkan karakter siswa adalah mereka yang ing ngarsa sung tuladha (di depan guru berperan sebagai teladan/memberi contoh). Karena cenderung dinyatakan secara implisit. guru perlu melakukan inferensi terhadap peran guru pada kebanyakan kegiatan pembelajaran apabila buku guru tidak tersedia. d. tut wuri handayani (di belakang guru memberi daya semangat dan dorongan bagi peserta didik). peran peserta didik biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit juga. Masingmasing setting berimplikasi terhadap nilai-nilai yang terdidik. Sementara itu kerja kelompok dapat menjadikan siswa memperoleh kemampuan bekerjasama. berpasangan.

Oleh karena itu.penyaji hasil-hasil diskusi dan eksperimen. 7 . Menanamkan semua butir nilai tersebut merupakan tugas yang sangat berat.1. pelaksana proyek. Nilai-nilai Karakter untuk SMP Ada banyak nilai (sekitar 80 butir) yang dapat dikembangkan pada peserta didik. dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan/atau ajaran agamanya. nilai-nilai utama tersebut disarikan dari butir-butir SKL. inti. dsb. INTERVENSI Contextual Teaching and Learning Pendahul uan Inti: Eksplorasi Elaborasi Konfirmasi Penutup HABITUASI Diagram 1. dan penutup. prinsip-prinsip Contextual Teaching and Learning disarankan diaplikasikan pada semua tahapan pembelajaran karena prinsip-prinsip pembelajaran tersebut sekaligus dapat memfasilitasi terinternalisasinya nilai-nilai. Kereligiusan Pikiran.1. 2. berikut menggambarkan penanaman karakter melalui pelaksanaan pembelajaran. dipilih dan dilaksanakan agar peserta didik mempraktikkan nilai-nilai karakter yang ditargetkan. Diagram 1. Pelaksanaan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dari tahapan kegiatan pendahuluan. yaitu: 1. perkataan. perilaku guru sepanjang proses pembelajaran harus merupakan model pelaksanaan nilai-nilai bagi peserta didik. Untuk tingkat SMP. perlu dipilih nilai-nilai tertentu sebagai nilai utama yang penanamannya diprioritaskan. Penanaman Karakter melalui Pelaksanaan Pembelajaran D. Sebagaimana disebutkan di depan. Selain itu.

7. 6. kreatif.2. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. 9. tepat. Kemandirian Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Kejujuran Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. Berpikir logis. Ketangguhan Sikap dan perilaku pantang menyerah atau tidak pernah putus asa ketika menghadapi berbagai kesulitan dalam melaksanakan kegiatan atau tugas sehingga mampu mengatasi kesulitan tersebut dalam mencapai tujuan. Berjiwa kepemimpinan Kemampuan mengarahkan dan mengajak individu atau kelompok untuk mencapai tujuan dengan berpegang pada asas-asas kepemimpinan berbasis budaya bangsa. Kedemokratisan Cara berfikir. 10. 8. tindakan. dan cepat. Kepedulian Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah dan memperbaiki penyimpangan dan kerusakan (manusia. Berorientasi pada tindakan Kemampuan untuk mewujudkan nyata. dan inovatif Berpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki. 4. 8 . bersikap. dan tatanan) di sekitar dirinya. baik terhadap diri dan pihak lain. 5. 3. Kecerdasan Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu tugas secara cermat. gagasan menjadi tindakan 11. dan pekerjaan. Keberanian mengambil risiko Kesiapan menerima risiko/akibat yang mungkin timbul dari tindakan nyata. alam. kritis.

terhadap diri sendiri. 15. dan penghargaan yang tinggi terhadap pengetahuan. Gaya hidup sehat Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. negara dan Tuhan YME. Menghargai karya dan prestasi orang lain 9 . masyarakat. Keingintahuan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya. 14. sosial. Kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial Sikap menurut dan taat terhadap aturan-aturan berkenaan dengan masyarakat dan kepentingan umum. dilihat. lingkungan (alam. dan budaya). 19. dan didengar. 13. Percaya diri Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhadap pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya. 17. 18. bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. 20. Kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain Sikap tahu dan mengerti serta melaksanakan apa yang menjadi milik/hak diri sendiri dan orang lain serta tugas/kewajiban diri sendiri serta orang lain. Cinta ilmu Cara berpikir. 16.12. Tanggung jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan. Kedisiplinan Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Kerja keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya. kepedulian. 21.

Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran Apabila semua nilai tersebut di atas harus ditanamkan dengan intensitas yang sama pada setiap mata pelajaran. Tabel 1. 5.Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. sifat. lingkungan fisik. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. 2. dan mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain.1 10 . kepedulian. perlu dipilih sejumlah nilai utama sebagai pangkal tolak bagi penanaman nilai-nilai lainnya pada setiap mata pelajaran. penanaman nilai menjadi sangat berat. Kereligiusan Kejujuran Kecerdasan Ketangguhan Kedemokratisan Kepedulian Keenam butir nilai tersebut ditanamkan melalui semua mata pelajaran dengan intensitas penanaman lebih dibandingkan penanaman nilai-nilai lainnya. tidak setiap mata pelajaran diberi integrasi semua butir nilai tetapi beberapa nilai utama saja walaupun tidak berarti bahwa nilai-nilai yang lain tersebut tidak diperkenankan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran tersebut. Dengan demikian setiap mata pelajaran memfokuskan pada penanaman nilai-nilai utama tertentu yang paling dekat dengan karakteristik mata pelajaran yang bersangkutan. 23. Oleh karena itu. Menghargai keberagaman Sikap memberikan respek/hormat terhadap berbagai macam hal baik yang berbentuk fisik. 4. yaitu: 1. adat. budaya. dan agama. budaya. Di antara butir-butir nilai tersebut di atas. dan politik bangsanya. Dengan kata lain. 24. 22. ekonomi. sosial. 6. suku. enam butir dipilih sebagai nilai-nilai pokok sebagai pangkal tolak pengembangan. bersikap. Kesantunan Sifat yang halus dan baik dari sudut pandang tata bahasa maupun tata perilakunya ke semua orang. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. E. Nasionalisme Cara berfikir. 3.

menghargai keberagaman. tanggung jawab. kedisiplinan. kesantunan. keingintahuan. berfikir logis. kecerdasan. menghargai keberagaman. kejujuran. percaya diri. keingintahuan. berpikir logis. dan cinta ilmu. kedemokratisan. tanggung jawab. kejujuran. kreatif. Kereligiusan. Bahasa Inggris 8. kecerdasan. menghargai keberagaman. kejujuran. ketangguhan. kemandirian. dan kerja keras.menyajikan contoh distribusi nilai-nilai pokok dan utama ke dalam semua mata pelajaran. kedemokratisan. nasionalisme. bekerjasama. dan 2. kecerdasan. keingintahuan. dan kepatuhan terhadap aturan sosial. kejujuran. kecerdasan. IPS 6. kecerdasan. berpikir logis. kemandirian. Kereligiusan. kreatif dan inovatif. ketangguhan. IPA 7. kritis. kecerdasan. kejujuran. kedisiplinan. dan nasionalisme. keingintahuan. kedemokratisan. ketangguhan. kritis. kerja keras. Kereligiusan. Kereligiusan. PKn 3. kepedulian. berjiwa kepemimpinan. tanggung jawab. dan percaya diri. kedemokratisan. Pendidikan Agama Nilai Utama Kereligiusan. ketangguhan. Kereligiusan. berpikir logis. nasionalisme. gaya hidup sehat. kepedulian. menghargai keberagaman. kedemokratisan. menghargai keberagaman. kepedulian. kejujuran. kecerdasan. kedemokratisan. ketangguhan. kedemokratisan. kejujuran. serta kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain. kepatuhan terhadap aturan sosial. dan inovatif. Seni Budaya 11 . percaya diri. kedemokratisan. kesantunan. kejujuran. kritis. dan inovatif. kejujuran. kepedulian. kesadaran akan hak dan kewajiban. kreatif. keberanian mengambil risiko. ketangguhan. Kereligiusan. nasionalisme. percaya diri. kepedulian. Matematika 5. kemandirian. menghargai keberagaman. kecerdasan. dan berorientasi pada tindakan. kepedulian. kesantunan. Mata Pelajaran 1. gaya hidup sehat. kepatuhan terhadap aturan sosial. kepedulian. kerja keras. ketangguhan. kepedulian. cinta ilmu. kritis. ketangguhan. kepedulian. percaya diri. Bahasa Indonesia 4. Kereligiusan.

kedemokratisan. kedemokratisan. kemandirian. kerja keras. dan inovatif. kejujuran. 12 . Prinsip-prinsip tersebut secara singkat dijelaskan berikut ini. melaksanakan proses pembelajaran. kedemokratisan. integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. menghargai karya orang lain. dan bahan ajar). kritis. ketangguhan. kecerdasan. Penjasorkes 10. Di antara prinsip-prinsip yang dapat diadopsi dalam membuat perencanaan pembelajaran (merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian dalam silabus. RPP. dan memotivasi siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dipelajarinya dengan kehidupan mereka. kepedulian. Kereligiusan. menghargai keberagaman. dan evaluasi yang mengembangkan karakter adalah prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang selama ini telah diperkenalkan kepada guru. dan menghargai karya orang lain.9. keingintahuan. kepedulian. Kereligiusan. 1.TIK/ Keterampila n 11.1. percaya diri. ketangguhan. Contoh Distribusi Nilai-Nilai Utama ke dalam Mata Pelajaran F. kecerdasan. dan kedisiplinan. tanggung jawab. berpikir logis. ketangguhan. dan evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. serta menghargai karya dan prestasi orang lain. Tabel 1. kejujuran. gaya hidup sehat. kecerdasan. kepedulian. kejujuran. kemandirian. termasuk guru-guru SMP seluruh Indonesia sejak 2002. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter Sebagaimana disebutkan di depan. pelaksanaan. kreatif. Pada dasarnya pembelajaran kontekstual merupakan konsep pembelajaran yang membantu guru dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. dan nasionalisme. Pembelajaran kontekstual menerapkan sejumlah prinsip belajar. Kereligiusan.Muatan Lokal menghargai karya orang lain. kedisiplinan. Konstruktivisme (Constructivism) Konstrukstivisme adalah teori belajar yang menyatakan bahwa orang menyusun atau membangun pemahaman mereka terhadap sesuatu berdasarkan pengalaman-pengalaman baru dan pengetahuan awal dan kepercayaan mereka.

mendemonstrasikan. cinta ilmu. d. menulis karangan. c. memberi kesempatan siswa menemukan dan menerapkan idenya sendiri. e. Pembelajaran yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan untuk menuntun siswa mencapai tujuan belajar dapat mengembangkan 13 . 2. rasa ingin tahu. kegiatan bertanya berguna untuk: a. Pembelajaran dikemas menjadi proses ‘mengkonstruksi’ bukan ‘menerima’ pengetahuan. menjadikan pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa. b. belajar bagaimana menyusun pertanyaan yang dapat diuji. praktik mengerjakan sesuatu. dan percaya diri. Siswa belajar mengajukan pertanyaan tentang fenomena. mengetahui sejauh mana keingintahuan siswa. menghargai orang lain. menggali informasi. mengecek pemahaman siswa. c. Dalam proses pembelajaran. membangkitkan respon siswa. Pertanyaan digunakan guru untuk mendorong. menyegarkan kembali pengetahuan siswa. berlatih secara fisik.Pemahaman konsep yang mendalam dikembangkan melalui pengalaman-pengalaman belajar otentik dan bermakna. Bertanya (Questioning) Penggunaan pertanyaan untuk menuntun berpikir siswa lebih baik daripada sekedar memberi siswa informasi untuk memperdalam pemahaman siswa. f. mengetahui hal-hal yang sudah diketahui siswa. interpretasi. baik teknis maupun akademis. guru mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mendorong aktivitas berpikirnya. antara lain berfikir kritis dan logis. bertanggung jawab. membimbing. dan penjelasan. dan sebagainya. menciptakan gagasan. b. siswa membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran dirancang dalam bentuk siswa bekerja. Tugas guru dalam pembelajaran konstruktivisme memfasilitasi proses pembelajaran dengan: adalah a. menyadarkan siswa agar menerapkan strategi mereka sendiri dalam belajar. Penerapan teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. dan menilai kemampuan berpikir siswa. dan belajar untuk saling bertanya tentang bukti. memfokuskan perhatian siswa pada sesuatu yang dikehendaki guru. mandiri. g. Dalam pembelajaran yang produktif.

Inkuiri (Inquiry) Inkuiri adalah proses pembelajaran yang diawali dengan pengamatan dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul. gambar. jujur. d. Semua pihak saling mendengarkan. menghargai pendapat orang lain. antara lain berfikir kritis. mendengarkan ide siswa lain dengan cermat. 4. teman sekelas.berbagai karakter. tidak ada pihak yang merasa segan untuk bertanya. laporan. Konsep ini didasarkan pada ide bahwa belajar secara bersama lebih baik daripada belajar secara individual. Pembelajaran yang menerapkan prinsip inkuiri dapat mengembangkan berbagai karakter. dan percaya diri. menghargai pendapat orang lain. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan masyarakat belajar memberi informasi yang diperlukan oleh teman bicaranya dan sekaligus juga meminta informasi yang diperlukan dari teman belajarnya. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut didapat melalui siklus menyusun hipotesis. Praktik masyarakat belajar terwujud dalam: a. merumuskan masalah (dalam mata pelajaran apa pun) mengamati atau melakukan observasi menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan. kreatif. rasa ingin tahu. dan bekerjasama untuk membangun pengetahuan dengan teman di dalam kelompoknya. Langkah-langkah kegiatan inkuiri: a. dan inovatif. Semua siswa harus mempunyai kesempatan untuk berbicara dan berbagi ide. tabel. santun. santun. membuat pengamatan. rasa ingin tahu. mengembangkan cara pengujian hipotesis. mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca. b. antara lain berfikir kritis dan logis. guru. Kegiatan saling belajar ini bisa terjadi jika tidak ada pihak yang dominan dalam komunikasi. dan karya lain. 14 . pembentukan kelompok kecil. c. dan tanggung jawab. Masyarakat belajar bisa terjadi apabila ada proses komunikasi dua arah. Masyarakat Belajar (Learning Community) Masyarakat belajar adalah sekelompok siswa yang terikat dalam kegiatan belajar agar terjadi proses belajar lebih dalam. b. pembentukan kelompok besar. atau yang lain. 3. logis. tidak ada pihak yang menganggap paling tahu. dan menyusun teori serta konsep yang berdasar pada data dan pengetahuan. bagan.

Model dapat dirancang dengan melibatkan siswa. Guru Pendidikan Agama Islam memberi contoh bagaimana shalat yang benar. mendatangkan ‘ahli’ ke kelas (tokoh. Pada saat pembelajaran. f. olahragawan. membaca al-Quran yang benar. b. dan lain sebagainya.c. polisi. demokratis. Contoh praktik pemodelan di kelas: a. bekerja kelompok dengan kelas di atasnya. d. Refleksi (Reflection) Refleksi dilakukan agar siswa memikirkan kembali apa yang telah mereka pelajari dan lakukan selama proses pembelajaran untuk membantu mereka menemukan makna personal masing-masing. Guru Biologi mendemonstrasikan penggunaan termometer suhu badan. Guru bukan satusatunya model. Guru menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu untuk mempelajari sesuatu yang baru. bekerja. dan rasa percaya diri. menghargai pendapat orang lain. Guru PKn mendatangkan seorang veteran kemerdekaan ke kelas. yang dalam bahasa agama (Islam) adalah uswah hasanah (teladan yang baik). d. e. sering guru memodelkan bagaimana agar siswa belajar. dan lainnya). 6. Pemodelan adalah proses penampilan suatu contoh agar orang lain berpikir. Penerapan prinsip masyarakat belajar di dalam proses pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. Pemodelan (Modeling) Istilah lain pemodelan adalah keteladanan. bekerja dengan kelas sederajat. bekerja dengan masyarakat. Pemodelan dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan rasa ingin tahu. patuh pada aturan sosial. petani. dokter. 5. bertutur kata dan berperilaku yang benar. Pemodelan tidak jarang memerlukan siswa untuk berpikir dengan mengeluarkan suara keras dan mendemonstrasikan apa yang akan dikerjakan siswa. Guru Geografi menunjukkan peta jadi yang dapat digunakan sebagai contoh siswa dalam merancang peta daerahnya. dan tanggung jawab. Guru olah raga memberi contoh berenang gaya kupu-kupu di hadapan siswa. Refleksi biasanya dilakukan pada akhir pembelajaran antara lain 15 . c. e. lalu siswa diminta bertanya jawab dengan tokoh tersebut. antara lain kerjasama. dan belajar. santun. menghargai orang lain.

bahasa. atau mengekspresikan pengetahuannya dengan cara mensimulasikan situasi yang dapat ditemui di dalam dunia nyata di luar lingkungan sekolah. Penilaian autentik seharusnya dapat menjelaskan bagaimana siswa menyelesaikan masalah dan dimungkinkan memiliki lebih dari satu solusi yang benar. Banyak di antara kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pelaku pembelajaran yang aktif. Berbagai simulasi tersebut semestinya dapat mengekspresikan prestasi (performance) yang ditemui di dalam praktik dunia nyata seperti tempat kerja. memecahkan masalah. G. Dari sisi grafika. tanggung jawab. dan catatan pada buku harian. saling memberi komentar karya. kedisiplinan. Dalam hal isi. Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter Buku-buku pelajaran SMP yang telah masuk dalam daftar BSE (Buku Sekolah Elektronik) memenuhi kelayakan isi. Selain itu. penyampaian kesan dan pesan. Bahasa untuk menyajikan materi merupakan bahasa Indonesia yang baku. dan menghargai pendapat orang lain. sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa SMP. Penilaian autentik dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter antara lain kejujuran. menghargai karya dan prestasi orang lain. BSE pada 16 . Penilaian Otentik (Authentic Assessment) Penilaian autentik sesungguhnya adalah suatu istilah yang diciptakan untuk menjelaskan berbagai metode penilaian alternatif. Selanjutnya isi/materi disajikan dan/atau dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. menulis jurnal. mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. dan cinta ilmu. dan gagasan/pesan disajikan secara koheren. setiap BSE memuat semua SK/KD sebagaimana ditetapkan melalui Permen Diknas 22/2006 dengan cakupan dan kedalaman pembahasan yang memadai. Refleksi dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan kemampuan berfikir logis dan kritis. penyajian.melalui diskusi. Strategi penilaian yang cocok dengan kriteria yang dimaksudkan adalah suatu kombinasi dari beberapa teknik penilaian. 7. tanya-jawab. BSE memenuhi berbagai ketentuan kegrafikaan. Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter 1. Berbagai metode tersebut memungkinkan siswa dapat mendemonstrasikan kemampuannya untuk menyelesaikan tugastugas. dan grafika.

yaitu isi. kegiatan pembelajaran. kegiatan pembelajaran. b. Adaptasi jenis a. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. serta jiwa kewirausahaan. b. Hanya dengan melakukan sejumlah revisi. dan membangun karakter. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. buku-buku tersebut dapat digunakan untuk melaksanakan pendidikan karakter secara terintegrasi dalam pembelajaran. dan teknik evaluasi dari bahan ajar. mengembangkan keberagaman/kebhinnekaan. atau reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. c. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. 2. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam tiga aspek sekaligus.umumnya tidak bias gender. Dengan melakukan adaptasi seperlunya. Revisi (misalnya penambahan isi. 17 . a. Memerhatikan ciri-ciri tersebut di atas. reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. Revisi (misalnya penambahan isi. BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan mengembangkan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. buku-buku pelajaran yang telah masuk daftar BSE akan dengan efektif memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan. dan d berturut-turut dari yang paling dianjurkan ke yang kurang dianjurkan. dan evaluasi dari bahan ajar. Strategi Karakter Di depan disebutkan bahwa BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan dalam pengembangan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. mengembangkan keterampilan/ kecakapan. Berikut empat jenis adaptasi yang dapat dilakukan.

Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. penambahan atau perubahan teknik penilaian) secara tertulis tetapi pada lembar terpisah. perubahan atau penambahan kegiatan pembelajaran. Guru membuat sejumlah adaptasi (misalnya penambahan isi. kegiatan pembelajaran.c. Catatan-catatan pada lembar-lembar terpisah tersebut digunakan oleh guru selama proses pembelajaran. 18 . dan evaluasi dari bahan ajar. tidak menyatu dengan bahan ajar.

tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif (sikap) dan psikomotornya (perilaku). akan diungkap secara singkat karakteristik umum mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai gambaran sejauhmana nilai-nilai utama (karakter) yang terkandung dalam mata pelajaran ini. Pada saat bersamaan. PAI merupakan mata pelajaran yang dikembangkan dari ajaranajaran pokok (dasar) yang terdapat dalam agama Islam. dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam. khususnya di SMP. sehingga akan semakin memperkuat pembentukan karakter dan keilmuannya. bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt. Diberikannya mata pelajaran PAI.. 19 . 2. terutama sumber ajaran dan sendi-sendi Islam lainnya. Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sebelum menguraikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). semua mata pelajaran yang memiliki tujuan tersebut harus seiring dan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh mata pelajaran PAI. 3. PAI tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja. PAI merupakan mata pelajaran pokok yang menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan mata pelajaran lain yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian dan moral (karakter) peserta didik. Hasil dari PAI adalah sikap perilaku (karakter) peserta didik sehari-hari yang sejalan dengan ajaran Islam. Dengan demikian. berbudi pekerti yang luhur (berkarakter/berakhlak mulia). mata pelajaran PAI dapat dijadikan bekal untuk mempelajari berbagai bidang ilmu atau mata pelajaran lain. 4. tetapi PAI lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat.BAGIAN II PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A. sehingga PAI merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. Oleh karena itu. PAI adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman. Adapun karakteristik mata pelajaran PAI di SMP adalah sebagai berikut: 1. Ditinjau dari segi muatan pendidikannya.

Sejalan dengan konsep ini maka semua mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan kepada peserta didik haruslah mengandung muatan pendidikan akhlak (pendidikan karakter) dan setiap guru haruslah memerhatikan akhlak atau karakter peserta didiknya. Jika hal ini diimplementasikan di sekolah (SMP). dan ilmu. Peserta didik membutuhkan kekuatan dalam hal jasmani. tetapi ia juga membutuhkan pendidikan budi pekerti. 20 . Ilmu Fiqih yang merupakan pengembangan dari syariah. yaitu aqidah. pendidikan akhlak (pendidikan karakter) adalah jiwa Pendidikan Agama Islam (PAI). Mencapai akhlak yang karimah (karakter mulia) adalah tujuan sebenarnya dari pendidikan Islam. Ushuluddin. dan akhlak. kejujuran. dan Ilmu Akhlak (Etika Islam. Dengan demikian. Secara umum mata pelajaran PAI didasarkan pada ketentuanketentuan yang ada pada dua sumber pokok ajaran Islam. Pada bagian pertama buku (panduan) ini sudah diuraikan nilainilai karakter (24 nilai) yang akan dikembangkan agar bisa dimiliki dan dipraktikkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari melalui semua mata pelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Tujuan akhir dari mata pelajaran PAI di SMP adalah terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia (manusia berkarakter).5. 6. termasuk kajian-kajian yang terkait dengan ilmu dan teknologi serta seni dan budaya yang dapat dituangkan dalam berbagai mata pelajaran di SMP. yaitu: kereligiusan. kemauan. Prinsip-prinsip dasar PAI tertuang dalam tiga kerangka dasar ajaran Islam. Dari ketiga prinsip dasar itulah berkembang berbagai kajian keislaman (ilmu-ilmu agama) seperti Ilmu Kalam (Theologi Islam. Tujuan ini yang sebenarnya merupakan misi utama diutusnya Nabi Muhammad saw. Moralitas Islam) yang merupakan pengembangan dari akhlak. 7. serta memiliki ilmu pengetahuan dan kreativitas yang memadai. yakni dengan mendasari peserta didik aqidah (fondasi) yang kokoh lalu mendorong untuk melaksanakan semua ketentuan Allah dan Rasul-Nya (syariah) secara utuh. (dalil naqli). yaitu al-Quran dan Sunnah/hadis Nabi Muhammad saw. dan kepribadian. akal. maka akan terbentuk peserta didik yang memiliki akhlak (karakter) mulia yang utuh baik dalam hubungan vertikal (hablun minallah) maupun horisontal (hablun minannas). Secara khusus masing-masing mata pelajaran memiliki nilai-nilai karakter utama dan karakter pokok. perasaan. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam nilainilai karakter utama meliputi 17 nilai. Ilmu Tauhid) yang merupakan pengembangan dari aqidah. di dunia. Dengan melalui metode Ijtihad (dalil aqli) para ulama mengembangkan prinsip-prinsip PAI tersebut dengan lebih rinci dan mendetail dalam bentuk fiqih dan hasil-hasil ijtihad lainnya. cita rasa. syariah.

tanggung jawab. dan kerja keras. keingintahuan.kecerdasan. Kecerdasan . 6) tidak menyontek dalam mengerjakan ujian atau ulangan sekolah. Dari 17 nilai itu ada 6 nilai karakter pokok yang menjadi pangkal tolak pengembangan karakter di SMP. Nilai Karakter Indikator 1) menjalankan perintah-perintah Allah (agama) baik dalam beribadah maupun bermuamalah. Kejujuran 3. ketangguhan. ketangguhan. 1) selalu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. 4) tidak berbohong kepada siapa pun. menghargai keberagaman. dengan didasari iman (aqidah) yang benar. kecerdasan. dan kepedulian. 2) selalu mengatakan sesuai dengan apa yang dilakukan. semua nilai yang 17 ini termasuk nilai-nilai karakter utama yang harus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. dan benar. kedisiplinan. gaya hidup sehat. kedemokratisan. kejujuran. 4) tidak melakukan perbuatan-perbuatan sehari-hari yang melanggar hukum-hukum agama. kepedulian. kesantunan. kesadaran akan hak dan kewajiban. kepatuhan terhadap aturan sosial. tepat. tepat. 2) menjauhi larangan-larangan Allah (agama) baik yang termasuk dalam dosa-dosa besar maupun dosa-dosa kecil. 1) mampu mengerjakan suatu pekerjaan dengan cermat. cinta ilmu. 21 1. 3) selalu mengerjakan tugas-tugas guru seperti pekerjaan rumah dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang ada. Jadi. 5) tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya. yaitu kereligiusan. dan cepat. percaya diri. 2) mampu menjawab soal-soal ujian (ulangan) dengan cepat. Adapun indikator-indikator yang bisa dilihat dari nilai-nilai karakter utama di atas di antaranya adalah: No. Kereligiusan 2. kedemokratisan. 3) bersikap dan berperilaku yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan atau hukumhukum agama.

kran air. 4) merapikan meja kursi yang berserakan. listrik. 6) membantu orang lain yang butuh pertolongan. 4) tidak memaksakan pendapat kepada orang lain. 3) tidak putus asa ketika tidak naik kelas atau tidak lulus ujian. 3) membersihkan ruang kelas dan papan tulis yang kotor. 2) mengambil keputusan secara bersamasama baik di sekolah. 4. Ketangguhan 1) tidak pernah putus asa dalam menghadapi berbagai persoalan di sekolah dan keluarga. 4) kuat dan tabah menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. 5) berusaha keras untuk bisa melepaskan diri dari masalah yang dihadapi. 7) mengingatkan orang lain yang dalam keadaan berbahaya. 1) tanggap akan lingkungan sekitar. 5) menjaga lingkungan sekolah tetap bersih. 3) menghormati keputusan bersama meskipun tidak sesuai dengan yang diinginkan. Kepedulian 7. 1) menaati dan melaksanakan hukum-hukum dan aturan-aturan yang berlaku. 1) menjunjung tinggi kebersamaan. 2) sanggup menerima kegagalan dan berusaha untuk memperbaikinya. Tanggung jawab 22 . 2) menaati dan melaksanakan kesepakatan 5. 5) berdiskusi dengan baik dan tidak emosional. baik di sekolah maupun di tengah keluarga.3) mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. atau alat-alat lain yang tidak digunakan. 4) mampu mengambil keputusan yang tepat. 2) mematikan lampu. Kedemokratisa n 6. maupun dengan teman-teman di masyarakat. kipas/AC. di tengah keluarga.

4) menghormati hak-hak orang lain. 2) memakai seragam sesuai ketentuan sekolah. 4) tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan. Kedisiplinan 23 .dalam keluarga. 3) mendahulukan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut hak. 5) tidak mengalihkan tugas dan kewajiban kepada orang lain. 2) mengerjakan tugas dan kewajiban di sekolah secara maksimal. 5) tidak mengganggu orang lain dalam melaksanakan kewajiban. 9. 4) memilih kata-kata atau bahasa yang tepat ketika berbicara. Kesadaran akan hak dan kewajiban 1) menjunjung tinggi keadilan. 3) melaksanakan shalat/ibadah tepat waktu. Kesantunan 10. 5) selalu membantu orang tua di rumah. 5) memohon izin ketika akan keluar dari ruangan kelas ketika pembelajaran berlangsung. 8. Kerja keras 11. 2) mengucapkan salam ketika bertemu orang lain. 3) berjalan dengan penuh kesopanan dan tidak menyombongkan diri. 3) tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan di sekolah dan keluarga. 1) bertutur kata dengan lemah lembut. 3) berani mengambil risiko atas perbuatan yang dilakukan. 4) mengatur waktu untuk belajar dan untuk yang lainnya. 4) patuh dan melaksanakan semua kewajiban sekolah dan di luar sekolah. 1) selalu belajar dengan giat. terutama dengan orang yang dihormati seperti orang tua dan guru. 1) datang dan pulang sekolah tepat waktu. 2) menjalankan kewajiban tanpa mengganggu hak orang lain.

5) suka membaca al-Quran. televisi. Cinta ilmu 14. 2) suka bertanya kepada orang lain. 2) mengikuti berbagai kegiatan di sekolah 13. maupun media yang lain. 3) menghormati orang lain yang berbeda dalam berkeyakinan dan beragama. 12. hadis. 3) suka membaca koran dan sumber berita lainnya. 6) suka bergaul dengan orang lain. 1) mengikuti kerja bakti di lingkungannya. 4) suka mendengarkan berita lewat radio. 4) menghormati orang lain yang berbeda dalam menjalankan tradisi dan budaya. Percaya diri 16. Kepatuhan terhadap 24 . 3) tidak membuang buku-buku yang bermanfaat. Keingintahua n 15. 1) suka membaca buku. 1) merasa senang dengan keberadaannya. 4) selalu belajar untuk meningkatkan kualitas diri. 1) tidak pernah merasa puas dalam mencari ilmu. termasuk al-Quran dan hadis. 4) suka berdiskusi tentang ilmu pengetahuan. Menghargai keberagaman 1) mengakui adanya perbedaan dalam berbagai hal di sekolah. 5) suka melakukan perjalanan (bepergian) dalam mencari ilmu. 2) menjalankan aktivitas keagamaan di sekolah tanpa menyinggung dan mengganggu orang lain.5) makan dan tidur tepat waktu. 2) memiliki buku-buku ilmu pengetahuan yang dibutuhkan. 5) tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. 2) bangga menjai siswa di sekolahnya 3) tidak merasa minder di hadapan siswa atau orang lain. 5) tidak ragu dalam mengambil keputusan. dan kitabkitab sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Gaya hidup sehat B. 1) mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik 2) makan dan minum secukupnya. 8) tidak bertato. 6) menjauhi merokok. pakaian. Peserta didik kemudian diajak untuk melihat al-Quran lalu diajak berdiskusi Kontekstual (Contextual Teaching and 25 .aturan sosial dan di luar sekolah. 3) tidak melakukan sesuatu yang melanggar kepentingan umum. 7) menjauhi miras dan narkoba. Pembelajaran Learning) Pembelajaran model ini dilakukan dengan menghubungkan tema atau materi yang dikaji dengan konteks kehidupan sehari-hari. peserta didik diajak langsung melihat bukti adanya kitabkitab Allah tersebut. Dengan cara ini. bisa ditempuh melalui berbagai bentuk kegiatan pembelajaran di kelas. SK/KD yang dikaji hendaknya dikaitkan dengan permasalahan yang aktual yang benar-benar terjadi dan dialami peserta didik. Di bawah ini akan dikemukakan beberapa contoh kegiatan pembelajaran yang cukup efektif dan efisien di kelas. Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk merealisasikan nilai-nilai karakter dalam diri siswa di SMP dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di luar sekolah. terutama kehidupan peserta didik. dan lingkungan selalu bersih. 5) suka bekerja sama dengan masyarakat sekitar. Kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien hendaknya diupayakan dalam merealisasikan nilai-nilai karakter tersebut. misalnya al-Quran yang merupakan salah satu kitab Allah dan menjadi kitab suci umat Islam. 1. 4) ikut serta dalam menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan. 17. 5) menjaga anggota badan. 4) tidak berangan-angan yang berlebihan. peserta didik akan langsung mengalami apa yang dipelajari sehingga peserta didik memiliki motivasi besar untuk memahaminya dan pada akhirnya terdorong untuk mempraktikkannya. Sebagai contoh ketika mengajarkan aqidah dengan tema iman kepada kitab-kitab Allah. 3) bekerja dan beristirahat secukupnya.

Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang menekankan kerjasama di antara peserta didik di kelas. kesantunan. Sebagai contoh. 2. dan mengamalkan isi kandungan al-Quran sedikit demi sedikit. misalnya model diskusi kelompok. memahami. diskusi kelas. serta kecintaannya terhadap ilmu.tentang al-Quran dan peserta didik dimotivasi agar bisa membaca. Dengan model pembelajaran ini cukup mudah bagi guru memotivasi peserta didik untuk bersikap dan berperilaku yang menunjukkan nilai-nilai karakter sesuai dengan tema atau materi yang dikaji. kedemokratisan. Banyak model pembelajaran yang bisa dilakukan dalam rangka pembelajaran kooperatif. dan lain sebagainya. Learning Together (belajar bersama). model Jigsaw. Melalui model ini peserta didik dikondisikan agar memiliki nilai-nilai kerja keras. peserta didik melakukan diskusi kelompok dengan tema-tema diskusi yang sudah ditentukan. Peserta didik juga diminta untuk meneladani karakterkarakter mulia yang ada pada diri Nabi Muhammad saw. Selanjutnya anak diajak untuk selalu berpola hidup sehat dan bersih dengan menjelaskan manfaat dan hikmah kebersihan dan kesehatan serta menyebutkan contohcontoh akibat baik dari berpola sehat dan bersih dan akibat buruk mengabaikan pola sehat dan bersih. untuk mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw. Team Game Tournament (TGT). seperti kejujuran. 3. misalnya kecerdasan. sehingga dalam waktu yang singkat bisa diperoleh informasi yang lebih komprehensif tentang sejarah Nabi Muhammad saw. meningkat rasa keingintahuan dan kecerdasannya. kesantunan. Di antara contoh kompetensi yang bisa dicapai melalui model ini adalah kompetensi yang 26 . Melalui model ini guru bisa mengamati bagaimana peserta didik berdiskusi sambil memberikan penilaian proses terutama dalam penerapan nilai-nilai karakter. Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) Pembelajaran inkuiri adalah satu model pembelajaran yang dikemas sedemikian rupa agar peserta didik mampu menemukan pengetahuan atau konsep-konsep yang ada dalam mata pelajaran tertentu secara mandiri melalui berbagai fenomena yang dipelajari. dan ketangguhan. kecerdasan. kesabaran. dan lain sebagainya. keingintahuan. kepedulian. Tidak semua SK/KD dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bisa dicapai dengan model pembelajaran ini. Contoh lain misalnya ketika mengajarkan fikih tentang thaharah (bersuci) peserta didik diajak langsung praktik tentang bagaimana membersihkan kotoran (najis) dan juga praktik wudlu dan mandi untuk menghilangkan hadas.

peserta didik dikondisikan untuk belajar langsung melafalkan ayat-ayat al-Quran dibantu dengan media yang mendukung. memiliki kecerdasan yang tinggi terutama terhadap kompetensi-kompetensi PAI. ketangguhan. 4. Pemodelan Dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama untuk pembinaan karakter para siswa. Efektif. dan menunjukkan karakter-karakter mulia lainnya di hadapan para siswa. misalnya dengan menkondisikan peserta didik aktif belajar dan melakukan sesuatu. Cukup banyak materi atau kompetensi dalam tiga bidang itu yang bisa dikaji melalui model pembelajaran ini. Sebagai contoh. Dalam aktivitas sehari-hari di kelas dan sekolah khususnya dan di luar sekolah umumnya. Guru juga bisa menunjukkan beberapa model dari tokohtokoh berkarakter yang berhasil dalam hidupnya. pemodelan (pemberian uswah hasanah/teladan yang baik) merupakan metode yang cukuf efektif. Karena itu. memiliki kepedulian dan tangguh jawab yang tinggi. dan Menyenangkan) Prinsip-prinsip yang menonjol dalam pembelajaran model PAKEM di antaranya adalah peserta didik harus aktif dalam pembelajaran ini dan pembelajaran harus menyenangkan peserta didik. dan sejarah peradaban Islam. yakni mencapai tujuan yang direncanakan. kepedulian. Guru terus memantau peserta didik dalam proses pembelajaran agar efektif. memiliki ketangguhan untuk mendidik dan berdakwah. Ceramah diperlukan bila perlu. harus demokratis dalam proses pembelajaran di kelas.terkait dengan aqidah. Yang menjadi model utama dalam hal ini adalah guru agama dan semua guru yang ada di sekolah. muamalah. baik yang masih 27 . Yang juga harus diperhatikan bahwa pembelajaran harus tetap efektif. misalnya dengan media komputer (laptop). kejujuran. kecerdasan. ketika membelajarkan al-Quran. seperti kereligiusan. Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif. guru harus menjadi model berkarakter di hadapan para siswa. dan kedemokratisan. Kreatif. Guru agama harus menjadi model dalam berkarakter di hadapan para siswa dalam berbagai hal. Untuk membuat peserta didik senang dalam belajar maka guru harus memfasilitasi peserta didik dengan berbagai media atau alat yang mendukung pembelajaran. guru PAI harus menunjukkan kejujuran di hadapan para siswa. Pembelajaran harus dikemas agar peserta didik benar-benar aktif dan kreatif. LCD. Guru tidak lagi ceramah yang membuat peserta didik hanya pasif mendengarkan ceramahnya. atau media lain yang memungkinkan peserta didik untuk senang dalam belajar. terutama karakter-karakter yang ditargetkan. 5.

(4) peserta didik menganalisis respons peserta didik lain. Dalam pembelajaran model ini peserta didik antara lain diminta untuk berinteraksi dengan sumbersumber belajar agar mencapai hasil belajar yang baik.hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Misalnya untuk memotivasi siswa agar jujur. Ing.. Langkah-langkah pembelajaran konsiderasi: (1) menghadapkan peserta didik pada situasi yang mengandung konsiderasi. dan lain sebagainya. bekerja sama. peserta didik diajak untuk memerhatikan betapa Allah swt. sehingga tumbuh kesadaran untuk bersyukur (berterima kasih) kepada-Nya. Model pembentukan rasional 28 . (6) meminta peserta didik untuk menentukan pilihannya sendiri. kebutuhan dan kepentingan orang lain. (3) peserta didik menuliskan responsnya masing-masing. (2) meminta peserta didik menganalisis situasi untuk menemukan isyarat-isyarat yang tersembunyi berkenaan dengan perasaan. agar siswa cerdas. (5) mengajak peserta didik melihat konsekuesi dari tiap tindakannya. Kampanye anti-narkoba dan pelatihanpelatihan yang berkaitan dengan penanganannya misalnya. guru memodelkan Prof. b. Dr. lebih memerhatikan orang lain. Habibie. Model pembelajaran sebagai berikut: a. Bagaimanapun juga. adalah contoh dari model pembelajaran ini. pembelajaran sikap adalah salah satu komponen atau fokus utama dari suatu pembelajaran. Pembelajaran Afektif Pembelajaran afektif adalah model pembelajaran yang menekankan tumbuhnya sikap pada diri peserta didik dari proses pembelajaran yang diikuti. sehingga mereka dapat bergaul. Model konsiderasi afektif yang banyak digunakan adalah Melalui penggunaan model konsiderasi (consideration model) peserta didik didorong untuk lebih peduli. dan hidup secara harmonis dengan orang lain. sudah memberikan kenikmatan yang begitu banyak kepadanya. seperti kelengkapan dan kesempurnaan bentuk fisiknya. 6. guru memodelkan Nabi Muhammad saw. pembelajaran sikap merupakan tujuan atau sasaran utama dari suatu pembelajaran. Dalam beberapa kasus. Guru selalu memberi motivasi kepada peserta didik agar menyadari apa yang dipelajari dan mensikapinya dengan benar. Sebagai contoh dalam pembelajaran PAI. terutama dalam rangka pendidikan karakter.

Model pembentukan rasional (rational building model) bertujuan mengembangkan kematangan pemikiran tentang nilai-nilai. Langkah-langkah pembelajaran rasional: (1) menigidentifikasi situasi di mana ada ketidakserasian atau penyimpangan tindakan, (2) menghimpun informasi tambahan, (3) menganalisis situasi dengan berpegang pada norma, prinsip, atau ketentuan yang berlaku dalam masyarakat, (4) mencari alternatif tindakan dengan memikirkan akibat-akibatnya, (5) mengambil keputusan dengan berpegang pada prinsip atau ketentuan legal dalam masyarakat. c. Klarifikasi nilai Klarifikasi nilai (value clarification model) merupakan pendekatan mengajar dengan menggunakan pertanyaan atau proses menilai (valuing process) dan membantu peserta didik menguasai keterampilan menilai dalam bidang kehidupan yang kaya nilai. Penggunaan model ini bertujuan, agar para siswa menyadari nilai-nilai yang mereka miliki, memunculkan dan merefleksikannya, sehingga para peserta didik memiliki keterampilan proses menilai. Langkah-langkah pembelajaran klarifikasi nilai: (1) pemilihan: para peserta didik mengadakan pemilihan tindakan secara bebas, dari sejumlah alternatif tindakan mempertimbangkan kebaikan dan akibat-akibatnya, (2) menghargai pemilihan: peserta didik menghargai pilihannya serta memperkuat dan mempertegas pilihannya, (3) berbuat: peserta didik melakukan perbuatan yang berkaitan dengan pilihannya dan mengulanginya pada hal lainnya. d. Pengembangan moral kognitif Perkembangan moral manusia berlangsung melalui restrukturalisasi atau reorganisasi kognitif, yang berlangsung secara berangsur melalui tahap prakonvensi, konvensi, dan pascakonvensi. Model ini bertujuan membantu peserta didik mengembangkan kemampauan mempertimbangkan nilai moral secara kognitif. Langkah-langkah pembelajaran moral kognitif: (1) menghadapkan peserta didik pada suatu situasi yang mengandung dilema moral atau pertentangan nilai, (2) peserta didik diminta memilih salah satu tindakan yang mengandung nilai moral tertentu, (3) peserta didik diminta mendiskusikan/menganalisis kebaikan dan kejelekannya, (4) peserta didik didorong untuk mencari tindakan-tindakan yang lebih baik, (5) peserta didik menerapkan tindakan-tindakan tersebut. 29

e. Model nondirektif Para peserta didik memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang sendiri. Perkembangan pribadi yang utuh berlangsung dalam suasana permisif dan kondusif. Guru hendaknya menghargai potensi dan kemampuan peserta didik dan berperan sebagai fasilitator/konselor dalam pengembangan kepribadiannya. Penggunaan model ini bertujuan membantu peserta didik mengaktualisasikan dirinya. Langkah-langkah pembelajaran nondirektif adalah: (1) menciptakan sesuatu yang permisif melalui ekspresi bebas, (2) pengungkapan peserta didik mengemukakan perasaan, pemikiran, dan masalah-masalah yang dihadapinya, guru menerima dan memberikan klarifikasi, (3) pengembangan pemahaman (insight), peserta didik mendiskusikan masalah, guru memberikan dorongan, (4) perencanaan dan penentuan keputusan, peserta didik merencanakan dan menentukan keputusan, guru memberikan klarifikasi, (5) integrasi, peserta didik memperoleh pemahaman lebih luas dan mengembangkan kegiatan-kegiatan positif. C. Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter 1. Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Perlu ditegaskan di sini bahwa Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan buku yang dihasilkan melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya, baik isi, penyajian, bahasa, maupun grafikanya. BSE diupayakan dalam rangka membantu para guru dan siswa untuk dengan mudah memperoleh buku-buku yang baik untuk dijadikan sebagai sumber atau bahan ajar dalam proses pembelajaran di kelas, terutama dalam pembinaan karakter siswa. BSE untuk mata pelajaran PAI hingga panduan ini dibuat masih dalam proses penyelesaian, sehingga dalam waktu dekat BSE untuk PAI segera bisa didapatkan, baik melalui internet maupun di toko-toko buku. Jika guru tidak menemukan BSE PAI maka guru bisa juga mengambil buku-buku ajar lain dengan ketentuan seperti BSE. Dari hasil content analysis terhadap BSE dan juga format penilaian buku dari Pusat Perbukuan dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bahwa buku yang baik bisa dilihat dalam empat hal seperti berikut: a. Isi

30

Apa yang harus diperhatikan dalam melihat isi BSE atau Buku Ajar PAI adalah sebagai berikut: 1) Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD, yang bisa dilihat dari segi: a) kelengkapan materinya, b) keluasan materinya, dan c) kedalaman materinya. 2) Ketepatan materi, yang bisa dilihat dari segi: a) sumber materi yang digunakan, b) pokok bahasan, c) subpokok bahasan, d) contoh-contohnya, e) gambar, foto, dan ilustrasi yang digunakan, f) konsep-konsep atau definisi yang digunakan, g) ayat-ayat al-Quran dan hadis yang digunakan, dan h) acuan, sumber, atau daftar pustaka yang digunakan. 3) Pendukung materi, yang bisa dilihat dari segi: a) tidak bias gender, b) tidak mengandung SARA, c) berwawasan kebangsaan, dan d) tidak bertentangan dengan HAM. 4) Terkait dengan pendidikan karakter, buku itu bisa dilihat dari segi: a) kesesuaian isi materi yang dikaji dengan nilai-nilai karakter yang dituju, b) apakah kegiatan atau metode pembelajaran yang ada mendukung pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju, dan c) apakah gambaran umum isi materi yang dikaji di buku itu sudah layak untuk pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju.

b. Metode pembelajaran Untuk menelaah BSE atau Buku Ajar PAI yang akan digunakan, terutama terkait dengan metode pembelajaran atau cara penyajian, perlu diperhatikan hal-hal berikut: 1) Kelengkapan penyajian dalam buku yang meliputi: a) bagian awal mulai dari sampul, kata pengantar, dafatar isi, hingga pendahuluan, b) bagian inti mulai dari judul bab, uraian bab, ringkasan, gambar/ilustrasi, latihan atau uji kompetensi, dan

31

2) Metode penyajian/pembelajaran dalam buku yang bisa dilihat dari segi: a) keruntutan penyajian dalam buku mulai ketertautan antarkalimat dalam alinea. c. dan f) mendorong dan memotivasi peserta didik untuk berkarakter sesuai dengan nilai-nilai karakter yang ada dalam materi yang dikaji. 2) bahasa yang digunakan komunikatif dan interaktif. d) berpusat pada peserta didik dan mendorong kemandirian belajar. c) konsistensi dalam penggunaan istilah atau konsep yang digunakan. mengingat salah satu indikator karakter seseorang bisa dilihat dari segi bahasa yang digunakan dalam bertutur kata. terutama yang mendukung pendidikan karakter. e) mendorong keingintahuan peserta didik. 3) bahasanya santun dan lugas. indeks.c) bagian akhir yang meliputi daftar pustaka. antaralinea dalam subbab. Dalam penulisan buku. dan antarbab dalam buku. 4) kesesuaian dengan kaidah bahasa yang benar (Ejaan Yang Disempurnakan). antarsubbab dalam bab. misalnya gambar Nabi Muhamma saw. dan lampiran. bisa diperhatikan hal-hal berikut: 1) buku tidak memuat gambar-gambar yang terlarang secara mutlak. atau gambar-gambar lain yang sejenis. 2) buku tidak memuat gambar-gambar yang mempertontonkan aurat manusia dan mengundang birahi (nafsu). b) koherensi antaralinea. Bahasa Bahasa menjadi sangat penting dalam pendidikan karakter. dan 6) yang khusus terkait dengan pendidikan karakter. dan antarbab. bahasanya sopan (santun) dan tidak “jorok”. d. Buku yang baik adalah buku yang menggunakan bahasa yang baik pula. 32 . antarsubbab. Grafika Untuk melihat buku yang baik dari segi grafika. glosarium. Bahasa yang baik dalam penulisan buku bisa dilihat dari segi: 1) kesesuaiannya dengan pengguna buku (peserta didik). bahasa juga sangat penting untuk diperhatikan. 5) tingkat keterbacaannya.

Namun yang perlu dicermati adalah BSE yang bisa digunakan untuk bahan ajar dalam proses pembelajaran PAI adalah yang dari segi isinya benar-benar bermuatan nilai-nilai karakter dan dari segi penyajian dengan berbagai perangkatnya benar-banar mendorong terbentuknya karakter mulia. metode. buku PAI yang akan digunakan harus buku yang mendorong para peserta didik untuk menjadi manusia yang berkarakter atau berakhlak mulia. Potensi BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Karena hingga panduan ini dibuat. dan grafika seperti di atas. dan 5) buku memuat gambar-gambar atau ilustrasi yang berisi pesan-pesan untuk berkarakter mulia. Namun demikian. bahasa dan kegrafikaannya mendukung terwujudnya karakter mulia bagi peserta didik. maka belum bisa diberikan rekomendasi di sini terkait dengan BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mana yang layak untuk digunakan sebagai bahan ajar yang bernuansa pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI atau mana yang tidak layak. Demikian juga. bahasa. dalam rangka pendidikan karakter. 2. atau meminimalkan gambar manusia. 4) buku tidak memuat gambar-gambar yang berisi praktikpraktik kekerasan atau perbuatan terlarang lainnya.3) jika dimungkinkan buku yang tidak ada gambar manusianya. maka sudah bisa dipastikan bahwa buku PAI yang sudah lolos seleksi dan masuk dalam kategori BSE pasti sudah memenuhi kriteria-kriteria yang meliputi isi. Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Pendidikan a. Hal terpenting. Guru tinggal mengadaptasi bahan (materi) dari buku dimaksud dan ditulis ulang dengan beberapa tambahan penjelasan yang diperlukan terutama ditekankan pada 33 . Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi ini ditempuh jika guru menemukan buku BSE atau buku lain yang memenuhi kriteria seperti yang digambarkan di atas. Berdasarkan data-data mengenai draf buku PAI yang masuk dalam penilaian Pusat Perbukuan tahun 2010 yang sudah berlalu. BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam belum ada yang dicetak atau dimasukkan ke internet. para guru bisa memilih buku-buku yang sudah beredar di pasaran dengan berpedoman pada ketentuanketentuan di atas. e.

dan tidak pernah sombong dan berlebihan dalam bertingkah laku.1. orang yang bertakabur memandang dirinya melebihi orang lain. dan sabar. Sebagai siswa tentunya kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ ini dalam kehidupan kalian sehari-hari. Para ahli mengartikan tawadlu’ sebagai sikap merendahkan diri atau rendah hati. taat. taat.3. 4. dan sabar. 1. Sementara itu banyak juga orang yang dalam kehidupan sehari-hari selalu berpenampilan “serba wah”. atas segala hamba-Nya. taat. Sikap tawadlu’ merupakan lawan dari sikap takabur (sombong). bicaranya selalu tinggi sambil menyombongkan diri. Sikap tawadlu’ merupakan kunci bagi seseorang untuk dapat dinilai baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. atau menjatuhkan. dan sabar. Sebagian orang ada yang berpenampilan sederhana. Sikap tawadlu’ merupakan sikap mulia yang lahir dari kesadaran akan kemahakuasaan Allah swt. qana’ah. Orang yang bertawadlu’ menganggap dirinya tidak lebih dari orang lain. Perilaku orang yang selalu merendahkan diri di hadapan orang lain dan juga di hadapan Allah disebut tawadlu’.2. Adapun KD-nya: 4. qana’ah. Tawadlu’ Perlu diperhatikan: Dalam kehidupan sehari-hari kalian tentu pernah mengamati tingkah laku orang lain dan mungkin juga menyadari tingkah laku kalian sendiri. Manusia adalah hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa di hadapan Allah swt. Inilah di antara gambaran perilaku manusia yang sebagiannya ada yang merendahkan diri dan sebagian yang lain selalu sombong. yaitu SK 4 SMP Klas 7 semester 1: Membiasakan perilaku terpuji. Pengertian Tawadlu’ Dari segi bahasa kata tawadlu’ berasal dari bahasa Arab tawadlu’. Menjelaskan pengertian tawadlu’. qana’ah. Untuk mendalami masalah tawadlu’ ini kalian dapat mengikuti uraikan seperti di bawah. rendah diri. Bahan ajarnya: (satu contoh nilai karakter: tawadlu’ dan taat) A. meletakkan. Orang yang bertawadlu’ adalah orang yang menyadari bahwa 34 .penanaman nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Kata ini berasal dari kata wadla’a yang berarti merendahkan. dan 4. Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadlu’. Membiasakan perilaku tawadlu’. Sebaliknya. dan tidak pernah merasa rendah di hadapan orang lain. Sebagai contoh: bahan ajar yang diambil dari suatu buku yang menguraikan SK/KD tentang akhlak. Karena itu tawadlu’ merupakan salah satu sifat mulia yang sekaligus menjadi bagian dari akhlak mulia.

mereka mengucapkan kata-kata yang baik. berfirman: ُ ُ َ ‫َْ ْ ِ َ ْ ً َِ َ َ ط‬ ‫و ِبججادرحمجج ٰن الججذين يمشججون علججى الرض هونججا وإذا خججا َبهم‬ ََ َ ْ ُ ْ َ َ ِ ّ ِ ْ ّ ُ‫َع َ ال‬ (63 :‫الجاهلون قالوا سلما )الفرقان‬ ً َ َ ْ ُ َ َ ْ ُِ َ ْ Artinya: “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka. dan mengantarkannya ke pintu ke luar jika yang bersangkutan meninggalkan tempatnya. maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. al-Furqan (25): 63). Tidak menonjolkan diri di hadapan orang yang sederajat. 35 . Dalam al-Quran dinyatakan: :‫) النحل‬ َ ْ ُ َ ْ َ ِ ْ َِ َ ّ ّ ُ ُ ّ َ َ ِ ّ ُ ِ َ ِ َ ٍ َ ْ ِ ْ ِ ْ ُ ِ َ َ ‫وما بكم من نعمة فمن ال ثم إذا مسكم الضر ف جإليه تج جأرون‬ (3 Artinya: “Dan apa saja ni`mat yang ada pada kamu. Dengan kesadaran seperti dalam ayat di atas. maka manusia tidaklah pantas menunjukkan kesombongan di hadapan manusia lain. Bergaul dengan orang awam (orang kebanyakan) dengan merendahkan diri tanpa memandang dirinya lebih tinggi dari mereka. Sikap rendah diri atau rendah hati merupakan sikap positif yang akan mengantarkan seseorang mendapat penghormatan dari orang lain. apalagi di hadapan Allah swt. d. Mau mengunjungi orang lain meskipun dia lebih rendah derajatnya atau lebih rendah ilmunya. Berdiri dari tempat duduknya dalam suatu majlis (tempat pertemuan) untuk menyambut kedatangan dan menghormati orang yang lebih mulia dan lebih berilmu.” (QS. c. terutama di hadapan Allah swt. maka kalian harus selalu berusaha melakukan perbuatan-perbuatan yang menunjukkan sikap tawadlu’. misalnya: a. an-Nahl (16): 53). kecuali jika sikap tersebut akan merugikan agama atau umat Islam. Sikap tawadlu’ dapat terlihat dalam perilaku-perilaku seseorang sehari-hari. Yang lebih utama lagi.” (QS. b. Allah swt. dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan. Agar kalian dapat menjadi orang yang bertawadlu’. maka dari Allahlah (datangnya). orang yang bertawadlu’ akan mendapatkan rahmat dari Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. Sebaliknya ia akan selalu menundukkan diri dan merasa rendah di hadapan orang lain.apa yang dimiliki dan yang diraihnya merupakan anugerah dan rahmat dari Allah swt.

ketika berpuasa. misalnya ketika shalat. Mesti saja untuk melakukan tawadlu’ ini banyak tantangannya. Dengan luasnya tali silaturrahim yang dibangun. Silahkan kalian berusaha untuk melakukan perilaku-perilaku yang menunjukkan sikap tawadlu’ ini sehingga kalian benar-benar menjadi orang yang bertawadlu’ baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. terutama ketika kalian sedang beribadah kepada-Nya. ia akan mendapatkan banyak manfaat dari masyarakat yang lebih luas. dan juga di hadapan masyarakat pada umumnya. jika kalian ingin memperoleh hikmah tersebut. Apapun tantangannya. baik dari dalam diri kalian maupun dari luar diri kalian. (QS. 2. 36 . jangan lupa kalian harus selalu bertawadlu’ di hadapan Allah. Di samping itu. Dalam kehidupan sehari-hari orang yang bertawadlu’ akan memperoleh penghormatan dari orang-orang di sekitarnya. guruguru kalian.e. Biasakah kalian berpakaian sederhana dan makan makanan yang biasa di makan teman-teman kalian. meskipun kalian mampu membeli makanan dan pakaian yang mahal-mahal. Membiasakan Perilaku Tawadlu’ Tawadlu’ merupakah salah satu bentuk akhlak mulia yang tercermin dalam perilaku Nabi Muhammad saw. f. Kalian harus memulai sejak sekarang dan jangan ditunda-tunda. kalian harus tetap berusaha untuk melakukannya. karena dia dapat bergaul dengan siapa pun tanpa memerhatikan status sosial dan derajatnya. Untuk memperoleh hikmah tersebut kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ sejak dini. orang-orang cacat fisik. Tentu saja. Tidak makan dan minum secara berlebihan serta tidak memakai pakaian yang menunjukkan kemegahan dan kesombongan. dan bersedia mengabulkan undangan mereka. di hadapan teman-teman kalian di sekolah. agar teman-teman kalian tidak iri dan cemburu dengan kalian. dan yang sejenisnya. Hikmah yang diperoleh orang yang bertawadlu’ adalah selalu mendapatkan rahmat atau kasih sayang dari Allah swt. Yang harus kalian lakukan adalah: Mulailah kalian bersikap tawadlu’ di hadapan orang tua kalian. al-Furqan (25): 63). Mau duduk-duduk bersama dengan orang-orang fakir miskin. masih banyak perilaku sehari-hari yang menunjukkan adanya sikap tawadu’ pada diri seseorang.

Ada seseorang yang mampu menaati aturan atau perintah secara penuh. seperti orang tuanya. Dari arti bahasa seperti itu dapat dipahami bahwa orang yang taat adalah orang yang tunduk dan patuh kepada Allah swt. patuh. gurunya. jika kamu benar-benar 37 . Pengertian Taat Dari segi bahasa. Terkait dengan masalah taat ini Allah swt. dan sebagainya. sehingga ia termasuk orang yang benar-benar taat. Kata tha’a berarti tunduk. tentu saja kita tidak boleh menaatinya. Taati juga masih dibagi-bagi lagi menurut siapa yang harus ditaati. sementara mereka sendiri lupa tidak menaati aturan yang ada. Terhadap aturan-aturan yang tidak sesuai dengan perintah Allah. Taat Perlu diperhatikan: Menaati perintah bukanlah suatu yang gampang. Taat merupakan salah satu dari perintah Allah terhadap orangorang yang beriman kepada yang pantas untuk ditaati. dan Rasulullah saw. para ulama. Para pemimpin kita sering memerintah orang lain dan harus ditaati perintahnya. Untuk lebih jelasnya tentang taat ini ikutilah uraian di bawah ini. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Ada juga seseorang yang mampu menaati aturan hanya sebagian saja.B. kata taat berasal dari bahasa Arab tha’ah yang berakar pada kata tha’a. Yang paling celaka adalah seseorang yang sama sekali tidak mampu menaati aturan atau perintah sedikit pun. sementara sebagian yang lainnya tidak ditaati. Tentu saja menaati sesuatu tidak bisa sembarangan. atau taat. berfirman dalam al-Quran surat anNisa’ (4) ayat 59: ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. dan ulil amri di antara kamu. 1. atau kepada orang yang selalu dihormatinya. Yang patut ditaati adalah aturan-aturan yang sesuai dengan perintah Allah swt. Lebih mudah memerintah orang lain daripada menaati perintah orang lain. Menaati yang kata dasarnya taat bisa dibagi dalam berbagai tingkatan. ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya). pemerintah. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya).

merupakan kunci dan patokan untuk menaati yang lain. Rasulullah. Ahmad). Ia tidak boleh melampaui batas dan harus mengikuti semua perintah Allah swt. Sementara itu ketaatan kepada ulil amri (para ulama dan pemerintah) dibatasi oleh ketentuan. atau bermaksiat kepada Allah swt. (yakni: makhluk Allah) tidak boleh menyalahi perintah Allah swt. Untuk memahami masalah taat secara lebih rinci. Hal ini ditegaskan dalam al-Quran surat an-Nisa’ (4): 65: َ َّ ُ ْ ُ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ َ َ ْ ُ َ َ َ َ َ َ ْ‫فل وربّك ل يؤمُنون حّٰتى يحكموك فيما شجر بَيَنهم ثم ل يجدوا في‬ ۤ ِ ُِْ َ ِ ِْ (65 :‫أن ُسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما )النساء‬ ً ْ ِْ َ ْ ُ َّ ُ َ َ ْ َ َ ّ ِ ً َ َ ْ ِ ِ ‫َ ْف‬ 38 . merupakan dasar dari semua ketaatan terhadap selain Allah swt. ketaatan kepada ulil amri (ulama dan pemerintah).” (QS. Terkait dengan hal ini Rasulullah saw. atau orangorang yang pantas dihormati. 2... Ketaatan kepada Allah Swt. Artinya semua perintah Allah dan Rasulullah harus ditaati dan semua larangan Allah dan Rasulullah harus dijauhi. selanjutnya akan diuraikan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. dan ulil amri. sekalipun hal itu tidak sesuai dengan keinginannya.? Seorang Muslim harus selalu taat dan patuh kepada Allah swt. harus diikuti oleh ketaatan kepada Rasulullah saw. Ayat di atas dengan tegas memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar selalu taat kepada Allah. an-Nisa’ (4): 59). bersabda: (‫)رواه أحمد‬ ّ َ َ ّ َ ِ ِ َ ِ ْ َ ِ ٍ ْ ُْ َ ِ َ َ َ َ ‫ل طاعة لمخلوق في معصية ال عز و جل‬ Artinya: “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk dalam rangka berbuat maksiat kepada Allah ‘Azza wa Jalla. ketaatan kepada Rasulullah saw. Ketaatan kepada Allah dan Rasulullah tidak dibatasi oleh apapun.” (HR. guru. Artinya ketaatan kepada Allah swt. dan juga ketaatan kepada orang tua. selama tidak bertentangan dengan perintah Allah dan Rasulullah (al-Quran dan Sunnah). Di atas sudah disebutkan satu ayat al-Quran yang menegaskan perintah kepada orang-orang yang beriman agar taat kepada Allah swt. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang Muslim dalam rangka taat kepada Allah swt. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Taat kepada Allah swt. Ketaatan kepada selain Allah swt.beriman kepada Allah dan hari kemudian. Taat kepada Allah swt. dalam keadaan bagaimanapun.

dan Rasulullah saw. juga harus selalu berpuasa di bulan Ramadlan semata-mata mencari keridoan Allah swt. juga selalu membayar zakat jika memiliki harta yang cukup sesuai dengan ketentuan yang ada. Ia selalu melaksanakan shalat tepat pada waktunya dan tidak pernah meninggalkannya. b. Orang yang taat kepada Allah swt. Ia juga selalu berpuasa sunnah untuk meraih keutamaan perintah berpuasa. Orang yang taat kepada Allah swt. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki kedudukan yang sama dalam hal kewajiban yang harus dilaksanakan seorang Muslim. seperti “wirid” (membaca kalimah-kalimah thayyibah) dan selalu berdoa kepada Allah swt. Shalat merupakan tiang agama dan kunci amal baik seorang Muslim dalam beribadah kepada Allah swt.Artinya: “Maka demi Tuhanmu. Orang yang taat kepada Allah swt. Orang yang taat kepada Allah swt. dan mereka menerima dengan sepenuhnya. an-Nisa’ (4): 65). c. mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan. selanjutnya akan melaksanakan seluruh kewajiban dan rukun Islam secara sempurna dan didasari dengan niat yang tulus ikhlas.” (QS. Ia selalu melaksanakan shalat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. meskipun boleh jadi hal ini mengakibatkan orang lain membencinya. Orang yang taat kepada Allah swt. dan didasari dengan iman yang murni. yang dapat dilakukan oleh seorang Muslim dalam kehidupannya sehari-hari di antaranya adalah: a. demikian juga Muslim. Hal ini karena. Sebagaimana shalat. dengan tulus juga harus selalu menerima semua kehendak dan ketentuan-Nya. Dan akhirnya orang yang taat kepada Allah akan menyempurnakan keislamannya dengan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah (Makkah) jika 39 . Ia juga menambah amalan-amalan lain yang terkait dengan pelaksanaan shalat. zakat juga merupakan pilar Islam yang tidak boleh ditinggalkan bagi yang mampu. d. Perintah shalat dan zakat sering disebut beriringan dalam al-Quran. kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan. Ia tidak berusaha untuk mencari persetujuan selain dari-Nya. Tanpa ketaatan kepada keduanya seseorang tidak dapat dikatakan beriman (mu’min). Ia melaksanakan semua kewajibannya tanpa ragu-ragu dan tidak pernah mencari-cari alasan untuk tidak melaksanakannya. dalam setiap perilakunya. ia juga melaksanakan shalat-shalat sunnat untuk mendapatkan kesempurnaan dari perintah shalat. Di samping melaksanakan shalat wajib. juga harus selalu mencari rido-Nya. menerima semua kehendak Allah merupakan salah satu dari rukun iman yang enam. Ayat di atas menegaskan kepatuhan mutlak kepada Allah swt. Bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt.

menegaskan bahwa bukti seseorang cinta kepada Allah swt. Dalam berbagai ayat al-Quran Allah menegaskan bahwa ketaatan kepada Allah swt. berfirman: ‫من يطع الرسول فقد أطاع ال ومن تول ٰى فمآ أرسلناك عليهم حفيظججا‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ْ ََ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ُ ّ ِ ِ ُ ْ َ Artinya: “Barangsiapa yang menta`ati Rasul itu. Kewajiban kalian selaku seorang Muslim harus kalian penuhi dengan sebaik-baiknya. akan mencintainya dan akan mengampuni dosa-dosanya. Kalian harus selalu melaksanakan shalat-shalat wajib dan jika perlu ditambah dengan shalat-salat sunnah. misalnya kalian harus menerima kondisi kalian seperti sekarang ini. Jika ada yang kurang baik. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta`atan itu). adalah mengikuti Rasulullah. Kalian juga perlu latihan melaksanakan zakat dan haji sehingga kelak kalian akan benar-benar dapat melaksanakan kedua kewajiban ini dengan baik jika kalian mampu. an-Nisa’ (4): 80 Allah swt. maka Allah swt. Dalam QS. Dengan haji inilah ia akan meraih kebaikan yang sempurna (mabrur) yang tidak ada balasan yang layak kepadanya dari Allah swt. an-Nisa’ (4): 80). usahakan untuk memperbaikinya. merupakan konsekuensi dari taat dan patuh kepada Allah swt. Taat kepada Rasulullah saw.” (QS. Mulailah dari yang paling mudah dan mendasar. maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka. Dalam ayat yang lain Allah swt. Dalam hal ini Allah swt. kecuali ada halangan. Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Barang siapa yang mengikuti dan menaati Rasulullah. Apa yang harus kalian lakukan? Kalian harus berusaha menerapkan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. Pada bulan Ramadlan kalian juga harus berpuasa penuh satu bulan. 3.mampu. Kalian jangan mudah mengeluh. berfirman: (80 :‫)النساء‬ 40 . selain surga. sesungguhnya ia telah menta`ati Allah. harus dibuktikan dengan menaati Rasulullah saw. seperti di atas dalam kehidupan kalian seharihari.

Hal ini bisa dilihat misalnya dalam QS. Dalam QS. an-Nisa’ (4): 64). Ali ‘Imran (3): 32. an-Nisa’ (4): 64 Allah swt." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah. adalah agar ditaati oleh umatnya. Ali ‘Imran (3): 31). Demikian firman Allah swt. an-Nisa’ (4): 59 seperti di atas dan QS. Karena itulah taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Hal ini menunjukkan bahwa menaati Rasulullah itu harus total sebagaimana menaati Allah. Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. al-Hasyr (59): 7). Dalam berbagai ayat al-Quran. yang wajib hukumnya. ikutilah aku.” (QS. Allah swt. kita tidak dapat melaksanakan shalat yang diperintahkan Allah kepada kita. dilakukan dengan cara mengikuti semua yang diperintahkannya dan meninggalkan semua yang dilarangnya. dalam QS. merupakan perintah Allah swt. Allah swt. bersabda: (‫)رواه البخاري‬ ‫َلوا كما رأيتموني أصلي‬ َّ ُ ِ ْ ُ ُ ْ ََ َ َ ْ ّ‫ص‬ 41 . niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosadosamu.” (QS. menyebutkan bahwa ketaatan kepada Allah swt. berfirman: (64 :‫)النساء‬ ِ ِ ْ ِِ َ َ ُِ ّ ِ ٍ ْ ُ َ ْ ِ َ ْ َ ْ َ َ َ ‫ومآ أرسلنا من رسول إل ليطاع بإذن ال‬ Artinya: “Dan kami tidak mengutus seseorang rasul. Rasulullah saw.” (QS. selalu beriringan dengan ketaatan kepada Rasulullah.‫قلْ إن كنتم تحبون ال فاتبعوني يحببكم ال ويغفر لك جم ذن جوبكم وال ج‬ ُ َ ْ ُ َْ ُُ ْ ُ َ ْ ِ ْ ََ ُ ُ ُ ْ ِْ ُ ْ ِْ ُ ِّ َ َ َ ْ ِّ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ُ (31 :‫غ ُور رحيم )آل عمران‬ ٌ ْ ِ َ ٌ ْ ‫َف‬ Artinya: “Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. Kita tidak bisa mewujudkan ketaatan kita kepada Allah jika tidak menaati Rasulullah. melainkan untuk dita`ati dengan seizin Allah. al-Hasyr (59): 7: (7 :‫)الحشر‬ ‫ومآ ءات ٰيكم الرسول فخذوه ومانه ٰيكم عنه فانتهوا‬ ْ ُ َْ َ ُ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ ْ ُ ُ َ ُ ْ ُ ّ ُ ُ َ َ َ Artinya: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dalam hal shalat. juga menyatakan bahwa diutusnya Rasulullah saw. misalnya. jika kita tidak mengikuti Rasulullah yang mengajarkan cara-cara melakukan shalat.

Karena itu. termasuk juga praktik-praktik bermuamalah. juga menyatakan bahwa orang yang taat kepada Allah dan Rasulullah di akhirat kelak akan bersama para nabi. misalnya dalam pendidikan seperti yang sekarang kalian jalani. merupakan manusia pilihan yang dapat memberi jalan dan penerang untuk meniti jalan yang benar dan lurus sekaligus juga memberi peringatan dan kabar gembira kepada manusia. sekaligus berusaha untuk selalu meninggalkan larangan-larangan Allah dan Rasulullah. an-Nisa’ (4): 69). siapa yang tidak mengikuti jalan ini. sehingga kalian mengetahui apa sunnah-sunnah Nabi yang harus kalian terapkan dalam kehidupan kalian sehari-hari. Inilah yang dapat mengantarkan kalian dalam meraih kesuksesan di segala bidang yang kalian geluti dan kalian tekuni. pastilah ia akan mendapatkan kesesatan baik di dunia maupun di akhirat. Bentuk ketaatan seseorang kepada Rasulullah saw. Karena itulah. Itulah teman-teman terbaik yang akan didapatkan orang yang menataati Allah dan Rasulullah di akhirat kelak. Tentu saja langkah awal yang harus kalian lakukan adalah memperbanyak bacaan kalian akan hadis-hadis Nabi saw. yang paling pokok adalah ia selalu menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah saw. adalah jalan yang diridoi oleh Allah swt. para shiddiqin. Allah swt. Jalan lurus ini juga dilengkapi dengan rambu-rambu untuk dijadikan petunjuk bagaimana melewatinya. berarti kalian sudah taat kepada Rasulullah 42 . Jalan lurus yang ditunjukkan Rasulullah saw. kalian harus berusaha semaksimal mungkin untuk selalu menaati perintah-perintah Allah dan Rasulullah. Hal yang sama juga terjadi dalam masalah praktik melakukan ibadah haji dan praktik-praktik ibadah lainnya. Pada akhirnya. Berusahalah kalian melaksanakan sunnah-sunnahnya dengan memulai mempelajari dan memahami sunnah-sunnahnya. al-Bukhari). Berusahalah dengan keras untuk hal ini! Yang harus kalian lakukan adalah: Kalian harus berusaha menjadikan Rasulullah saw. Dengan memedomani hadishadis Nabi tersebut dan berusaha menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.” (HR. Dengan begitu kalian akan selalu mendapatkan rahmat dari Allah dan selalu berada dalam bimbingan dan lindungan-Nya. Rasulullah saw. Ia berusaha melakukan perintah-perintahnya dan menjauhi laranganlarangannya. sebagai figur teladan yang terbaik buat kalian (uswatun hasanah).Artinya: “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat. syuhada’. dan shalihin (QS. Dengan begitu seseorang benar-benar taat kepadanya.

an-Nisa’ (4) ayat 59 diterjemahkan menjadi setiap yang memiliki hak untuk mengatur. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). dan yang sejenisnya. Buang jauh-jauh sifat-sifat negatif yang sangat dibenci oleh Rasulullah saw. Dengan kata lain ulil amri berarti yang memiliki urusan atau kekuasaan. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). ilmu fikih. Dengan demikian. seperti ilmu-ilmu yang terkait dengan al-Quran dan hadis.saw. Hal ini didasarkan pada firman Allah swt. Taat kepada Ulil Amri Dari segi bahasa ulil amri berarti pemilik perkara atau kekuasaan. bukan atas nama pribadi. tetapi mereka sering disebut sebagai cendekiawan atau pakar ilmu pengetahuan (ilmuwan). kata ulil amri yang terdapat dalam QS. Yang dimaksud ulama di sini adalah orang-orang yang mengetahui berbagai macam ilmu secara mendalam dan dapat memberitahukannya kepada orang lain. seperti ulama dan pemerintah. tanpa dibatasi pada ilmuilmu tertentu. Menaati ulama dan ulil amri termasuk salah satu kewajiban kita selaku umat Islam. dan ulil amri di antara kamu. khususnya di Indonesia. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Dalam buku (kitab tafsir) al-Qur’an dan Terjemahnya yang disusun oleh Departemen Agama RI. Orang-orang yang menekuni atau mendalami bidangbidang ilmu selain ilmu-ilmu agama tidak disebut sebagai ulama. Sebenarnya makna ulama secara umum meliputi semua bidang ilmu. Mereka melakukan tugasnya untuk kemakmuran negara dan rakyat (bangsa). ilmu tauhid. 4. jika kamu benar-benar 43 . Namun dalam pemahaman masyarakat kita. dari keseharian kalian. menaati ulama dan ulil amri berarti taat dan patuh terhadap semua ketetapan atau keputusan yang dibuat oleh para ulama dan para umara’ (pemerintah). dalam al-Quran (sperti sudah disebutkan di atas): ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. kata ulama lebih dimaknai sebagai orang-orang yang mendalami berbagai bidang ilmu agama. Adapun yang dimaksud umara’ (pemerintah) adalah para penyelenggara negara mulai dari yang tertinggi (presiden) hingga yang paling rendah (kepala desa) atau mungkin yang lebih rendah dari kepala desa.

Jika keputusan yang mereka buat bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. dan kepada ulil amri (dengan memegangi hasil-hasil ketetapan dan keputusan mereka). puasa. Jika ketetapan yang mereka buat bertentangan dengan ketetapan Allah atau dalam rangka bermaksiat kepada Allah. tetapi memiliki prasarat khusus. Ulama adalah orang-orang yang sangat berjasa dalam perkembangan Islam.beriman kepada Allah dan hari kemudian. maka kita tidak boleh menaati mereka. Melalui ulama kita dapat mengetahui dan mengkaji al-Quran dan Hadis. politik. Bentuk ketaatan kepada umara’ (pemerintah) misalnya dengan mengikuti semua ketentuan yang (peraturan) yang mereka buat terkait dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Semua ketetapan yang harus kita taati adalah yang tidak bertentangan dengan ketetapan Allah swt. Tentu saja kita tidak membabi buta menaati semua ketetapan ulama dan pemerintah. dan lain sebagainya. Berkat jasa ulama ajaran-ajaran Islam tetap lestari hingga sekarang dan di masa-masa mendatang. yakni jika keputusan atau ketetapan yang mereka buat tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah.” (QS. kepada Rasulullah saw. maka tidak ada kewajiban bagi orang-orang mu’min untuk menaati mereka.” (HR. artinya tidak ada prasarat khusus. Ayat di atas memerintahkan orang-orang yang beriman untuk taat kepada Allah swt. zakat. (dengan memegangi al-Quran). Adapun bentuk ketaatan kita kepada ulama misalnya dengan mengikuti ketetapan atau fatwa-fatwa mereka dalam hal ibadah dan muamalah. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. seperti dalam bidang hukum. Dari ayat di atas dapat juga dipahami bahwa ketaatan terhadap Allah dan Rasulullah bersifat mutlak. ekonomi. Dalam hal ini kita bahkan 44 . bersabda: (‫)رواه الترمذي‬ ِ َ ِ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ َ َُ ْ ‫العلماء ورثة النبياء‬ Artinya: “Para ulama adalah pewaris para nabi. (dengan memegangi Sunnahnya). Dengan ijtihad mereka lahir berbagai ilmu (agama) yang memudahkan kita untuk memahami dan mengamalkan isi dan ajaran al-Quran dan Hadis. Karena begitu besar jasa para ulama ini sampai-sampai Nabi saw. Dalam hal ibadah misalnya kita menaati ketentuanketentuan yang lebih praktis dan teknis dalam masalah shalat. juga Rasulullah saw. Sebagai contoh dalam kehidupan bernegara adalah kita berusaha mengikuti ketetapan pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan kita yang ditetapkan melalui undang-undang atau peraturan-peraturan pemerintah. haji. Sedang taat kepada ulil amri tidak bersifat mutlak. pendidikan. dan hal-hal yang terkait dengan semua itu. an-Nisa’ (4): 59). at-Tirmidzi).

Kita memiliki dua orang tua. peraturan rumah tangga. maka kalian harus mematuhinya. dan sebaliknya 45 . Di samping kita harus memberikan perlakuan yang istimewa kepada kedua orang tua. Kita ada di muka bumi ini lantaran orang tua kita. dan lain sebagainya. Karena itu. seperti peraturan lalu lintas. Bergaul dengan orang tua tidak sama seperti bergaul dengan orang-orang lain atau teman-teman sebaya kita. sebab kalian diperintahkan untuk taat kepada mereka. peraturan di masyarakat. Orang tua memiliki kedudukan yang sangat istimewa di hadapan kita. Yang dapat kalian lakukan adalah: Kalian jangan menyepelekan ketetapan-ketetapan para ulama dan pemerintah. yaitu bapak dan ibu. Merekalah yang melahirkan kita. Karena itu kalian harus memulai dengan mengenal berbagai peraturan yang ada di lingkungan kalian. Dalam sebuah hadis Nabi ditegaskan bahwa keridoan Allah swt. Islam melalui al-Quran dan hadis Nabi saw. Taat kepada Orang Tua dan Guru Orang tua adalah orang yang melahirkan kita. Jika ketetapan-ketetapan yang dibuat oleh mereka (ulil amri) tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah maka kalian harus menaatinya. Dengan begitu kalian nantinya akan taat pada peraturan-peraturan yang kedudukannya lebih tinggi dari itu. Guru merupakan orang tua kedua bagi kita. sehingga kita harus menghormati mereka dan patuh terhadap perintah-perintahnya. kita harus memberikan penghargaan yang istimewa kepada mereka. telah memberikan aturan mengenai apa yang harus kita lakukan terhadap kedua orang tua. seperti peraturan sekolah. Guru juga merupakan orang yang istimewa bagi kita. dan peraturan-peraturan negara lainnya. Jika peraturan-peraturan itu isinya tidak bertentangan dengan ketentuan agama Islam (al-Quran dan Sunnah). 5. Orang tua nomor satu adalah orang tua yang melahirkan kita dan orang tua kedua adalah orang tua yang memberikan kepandaian kepada kita. peraturan berpolitik. kita pun harus berbuat yang sama kepada guru.diperintahkan untuk mengingatkan mereka agar kembali kepada ketetapan Allah swt. yang keduanya selalu disebut dengan kedua orang tua. sangat tergantung pada keridoan orang tua.

al-Bukhari dan Muslim). Islam menetapkan bahwa berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah wajib dan merupakan amalan utama. terutama ibu kita. berfirman: َ َ ْ ِ ّ َ ُْ َ ّ ِ ً َ ِ ِ ْ َ ِ َ ْ ِ َ ُ ّ ِ ّ ِ ۤ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُل‬ ‫وقض ٰى ربك أ ّ تعبدو إل إياه وبالوالدين إحْسانا إما يبلغن عندك‬ ۤ‫ُ ا‬ ََ ‫الكب َ أحد رما أو كلهما فل تق ْ ل لما أف ول تنهرهما وقل لهما‬ َ ُ َ ْ ُ َ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ ّ ُ َۤ ‫ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َ َ َ ُ َه‬ ُ ُ ‫قول كريما. Tidak ada manusia di muka bumi ini yang paling besar jasanya selain dari kedua orang tua kita. Nabi saw. قلت: ثم‬ . mendidik. sangat tergantung pada kemurkaan orang tua. Kemudian aku bertanya lagi: “Seterusnya apa?” Beliau menjawab: “Jihad fi sabilillah. Karena itulah. dia berkata: ‫سألت النبى صلى ال عليه وسلم: أى العمل أحب إلى ال تعالى؟‬ َََ ِ َِ ّ َ َ ِ َ َ ْ ّ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ َّ ّ ِ ّ ُ ْ ََ ّ ُ ُ ْ ُ ِ ْ َ ِ َ ْ ّ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ََ ُ َ ّ َ ‫َ ل‬ ‫قا َ: الصلة على وقتها. ‘Abdullah bin Mas’ud. Aku bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau menjawab: “Berbuat baik kepada kedua orang tua”.?” Beliau menjawab: “Shalat tepat waktunya”.” (HR. kemudian mengasuh.(24-23 : ‫كما ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ََّ َ َ 46 . Kedua orang tua sangat besar jasanya bagi kita. Dalam surat al-Isra’ (17) ayat 23-24 Allah swt.kemurkaan Allah swt. kedua orang tua kita harus menjadi prioritas utama yang harus kita beri penghormatan. Dalam hadis.: “Apa amalan yang paling disukai oleh Allah swt. قلت: ثم أي؟ قال: بر الوالدين. Keduanya yang melahirkan kita. dan membesarkan kita dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang. diriwayatkan melalui shahabat. tanpa ada rasa pamrih atau ingin dibalas jasanya nanti. atTirmidzi). واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما‬ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ً ِ َ ً ْ َ .(‫الترمذى‬ Artinya: “Keridoan Allah terletak pada keridoan kedua orang tua dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan kedua orang tua. bersabda: ‫)رواه‬ ‫رضى ال فى رضى الوالدين وسخط ال فى سخط الوالدين‬ َْ ِ َ ْ ِ ْ ُ ِ ِ ُ ْ ُ َ ِ َْ ِ َ ْ َ ِ ِ ُ َ ِ .(‫أي؟ الجهاد فى سبيل ال )متفق عليه‬ ِ ِ ْ َِ ِ ُ َ ِ ْ ّ َ Artinya: “Aku bertanya kepada Nabi saw.” (HR.

” Disabdakan juga: “Jika ibu dan bapakmu memanggil kamu. datanglah (lebih dahulu) kepada ibumu. Hadis tersebut mengisyaratkan bahwa seorang ibu sangat menentukan surga bagi anak-anaknya. Berdasarkan ayat di atas kita harus berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain). kasihanilah kiranya keduanya. sampai-sampai Nabi bersabda: .(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ّ ُ ْ ِ َ ْ َ َ ْ َ ُ َّ َْ ‫الجنة تحت أقدام المهات‬ Artinya: “Surga itu terletak di bawah telapak kaki para ibu. terutama ibu. Ada juga hadis Nabi yang diriwayatkan oleh alBukhari dan Muslim yang menjelaskan jawaban Nabi atas pertanyaan seorang sahabat tentang siapa yang lebih berhak untuk dihormati. meskipun hanya sekedar mengucapkan kata “ah” atau perkataan lain yang menyinggung atau menyakiti hati mereka. Satu hadis lagi yang sangat populer di kalangan umat Islam adalah hadis yang menunjukkan tingginya kedudukan seorang ibu. Nabi melalui beberapa hadisnya menjelaskan keutamaan ibu daripada bapak untuk kita hormati. Jawaban Nabi yang pertama sampai ketiga adalah ibunya. Artinya seorang anak belum dapat masuk surga jika tidak mendapatkan restu dari ibunya. jangan pula kamu membentak keduanya. sebagaimana keduanya telah mengasihani aku masih kecil”.” (QS. jika terhadap orang 47 . Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya ada dekat denganmu (dalam pemeliharaanmu) sampai berumur lanjut. Kita juga diperintahkan untuk selalu mendoakan keduanya agar diampuni dosanya. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang. baik ketika keduanya masih hidup maupun ketika sudah meninggal dunia. dan katakanlah: “Wahai Tuhanku.Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan supaya kamu berbuat baik kepada ibu bapak. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh al-Hakim. Jangan sekali-kali kita menyakiti keduanya (‘uququl walidain). sekali-kali janganlah kamu berkata kepada keduanya “ah”. ibulah yang harus didahulukan untuk kita hormati.” (HR. terutama setelah keduanya mulai tua (lemah). dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang hormat. Kita harus selalu mengucapkan perkataan yang baik dan sopan. Dari kedua orang tua tersebut.” (HR. Nabi bersabda: “Orang yang paling besar haknya kepada anak adalah ibunya. ad-Dailami). Ahmad). dan baru jawaban Nabi yang keempat adalah bapaknya. al-Isra’ (17): 23-24). Betapapun pandai dan shalihnya seseorang. Di sinilah arti pentingnya taat kepada orang tua.

kemudian melahirkan. terutama dengan mencari nafkah untuk keluarga dan melindungi keluarga dari berbagai gangguan yang mungkin terjadi. tetapi anak harus menolaknya dengan cara yang baik dan penuh rasa hormat. maka tidak ada kewajiban bagi si anak untuk menaati orang tuanya.(14 :‫عامين أن اشكر لي ولوالديك إلي المصير )لقمان‬ ُ ْ ِ َ ْ ّ َِ َ ْ َ ِ َ َِ ْ ِ ْ ُ ْ ِ َ ِ ْ َ َ Artinya: “Dan Kami wasiatkan (wajibkan) kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Mengikuti keinginan dan saran kedua orang tua dalam berbagai aspek kehidupan. dan membesarkannya. Sang bapak juga ikut bersama-sama ibu mengasuh. Luqman (31): 15). dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik …” (QS. pekerjaan. Sang ibu telah mengandung anak dengan susah payah dan penuh penderitaan. seperti yang dijelaskan oleh ayat al-Quran di bawah ini: ‫وإن جاهدا َ كعلى أن تشرك بي ما ليس لك به علم فل تطعهما‬ َ ُ ْ ِ ُ َ َ ٌ ْ ِ ِ ِ َ َ َ ْ َ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َ ٰۤ َ َ َ َ ْ َِ . Al-Quran menggambarkan penderitaan orang tua dalam mengasuh anak dengan firman-Nya: ْ‫ووصينا النسان بوالديه حملته أمه‘ وهن اعلى وهن وفصاله‘ في‬ ِ ُ َ ِ َ ٍ ْ َ ٰ َ ً ْ َ ّ ُ ُ ْ ََ َ ِ ْ َ ِ َ ِ َ َ ْ ِْ َ ْ ّ َ َ . maka tidak akan memperoleh rido dari Allah swt.(15 :‫وصاحبهما في الدنيا معروفا … )لقمان‬ ً ُ ْ َ َْ ّ ِ َ ُ ْ ِ َ َ Artinya: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuan tentang itu. yakni sebagai berikut: a. Menghormati dan memuliakan kedua orang tua dengan penuh rasa terima kasih dan kasih sayang atas jasa-jasa keduanya yang tidak mungkin bisa dinilai dengan apa pun. merawat. merawat. maupun masalah lainnya. Bersyukurlah kepada-Ku dan 48 . jodoh.tuanya tidak hormat dan tidak taat. dan menyapihnya dalam dua tahun. baik dalam masalah pendidikan. dan tidak akan dapat memasuki surga-Nya. mengasuh. dan membesarkannya. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. Dari uraian di atas dapat dijelaskan beberapa bentuk ketaatan seorang anak kepada kedua orang tuanya. b. Apabila di antara hal itu ada yang bertentangan dengan ajaran Islam. menyusui. selama semuanya itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. papa.” (QS.” (QS. dan ketika sudah berkeluarga (berdiri sendiri) seorang anak harus selalu membantu orang tua dari segi keuangan. Ketika masih tinggal bersama-sama dengan orang tua (belum berkeluarga). mulai dari memandikan. maka yang harus dilakukan seorang anak adalah: 1) mengurus jenazahnya dengan sebaik-baiknya.kepada dua orang ibu bapakmu. ayah.(23 :‫تنهرهما وقل لهما قول كريما )السراء‬ ً ِ َ ً ْ َ َ ُ َ ْ َُ َ ُ ْ َ َْ Artinya: “Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. 2) melunasi hutang-hutangnya. al-Isra’ (17): 23). hanya kepada-Kulah kembalimu. 2) berbicara dengan orang tua dengan lemah lembut (baik bahasanya maupun suaranya). 3) tidak mengucapkan kata-kata kasar atau kata-kata lain yang menyakitkan hati orang tua. Di antara bentuk penghormatan kepada orang tua adalah: 1) memanggil orang tua dengan panggilan yang menunjukkan rasa hormat. rahmat. seperti bapak. menshalatkan. mengkafani. 49 . berfirman: َ َ ّ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ‫ِإّ َ ُْ َ ّ ِ ْ َ َ ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َل‬ ‫ما يبلغن عندك الكب َ أحد رما أو كلهما ف َ تقل لهمآ أف ول‬ ُ . berfirman: ‫واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما كما‬ َ َ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ . Jika kedua orang tua telah meninggal. c. e. al-Isra’ (17): 24). Membantu kedua orang tua secara fisik dan material. dan menguburkannya.” (QS. harus selalu membantu pekerjaan orang tua. Dalam hal ini Allah swt. dan lain sebagainya. dan karunia dari Allah swt. Dalam hal ini Allah swt. Selalu mendoakan kedua orang tua agar selalu mendapatkan ampunan. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. seorang anak. kasihanilah mereka keduanya.(24 :‫ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ َ َّ Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku. misalnya. d. Luqman (31): 14).

Aku tidak pergi sebelumnya. kecuali Allah. 4) meneruskan silaturrahim yang dibina orang tua di waktu hidupnya. sehingga mereka tergiring ke sebuah goa di kaki gunung. b. kecuali kalian meminta dengan amal salehnya.3) melaksanakan wasiatnya.” Salah seorang dari mereka berkata. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain. Sedangkan aku tidak pernah menyediakan minum sebelumnya untuk keluarga. 5) memuliakan sahabat-sahabatnya. Tidak ada yang tahu posisi kalian. Memohonlah kepada Allah semoga akan dapat membukanya. Itulah beberapa uraian tentang kewajiban berbuat baik atau taat kepada kedua orang tua dan cara-cara yang harus dilakukan oleh seorang anak dalam pergaulannya dengan kedua orang tuanya. Aku masih menemukannya dalam keadaan tertidur. sungguh aku mempunyai kedua orang tua yang sudah renta. MUTIARA KISAH Dalam hadis shahih yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim. mintalah kepada Allah dengan amal terbaikmu. Aku menunggu keduanya bangun sampai pagi. keduanya 50 . Jika berbuat baik kepada orang tua (birrul walidain) itu wajib maka durhaka kepada kedua orang tua (uququl walidain) adalah dosa besar yang harus benar-benar dijauhi. Hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan durhaka kepada kedua orang tua adalah: a. Ada tiga pemuda – sebelum zaman kami – pergi. Bergeserlah di mulut goa itu batu besar yang kemudian menutupnya. Kemudian.” Dalam riwayat yang lain. ”Ya Allah. “Lihatlah pada amal perbuatan saleh yang telah kalian lakukan karena Allah swt. Durhaka kepada kedua orang tua menyebabkan semua amal menjadi sia-sia dan tidak bermanfaat. Suatu hari. sampai keduanya tertidur. “Lenyaplah jejak dan tertutup batu. dan 6) mendoakannya. Karena itu. Mereka berkata. Durhaka kepada kedua orang tua termasuk di antara dosa besar yang dapat mengakibatkan siksaan neraka. karena terusir dari keluarganya. Tanganku hitam dan kotor. c. di samping pembalasan (siksa) di akhirat kelak. Kemudian turunlah hujan. Sedangkan sebelumnya aku benci untuk memerah susu. Kemudian aku memerah susu untuk minum keduanya. serta yang lainnya dengan riwayat yang bermacam-macam. aku pergi mencari kayu. “Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu dari batu ini.” Dalam riwayat lain disebutkan. Durhaka kepada kedua orang tua akan disegerakan pembalasannya oleh Allah di dunia sekarang.

Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa guru merupakan orang tua kita yang kedua. Ya Allah. Memerhatikan pelajaran dan pendidikan yang diberikan guru baik di kelas maupun setelah di luar kelas serta berusaha untuk menguasainya. apalagi dengan sengaja meremehkan dan merendahkan guru di hadapan orang lain. diskusi. Gurulah yang mengantarkan kita menjadi orang yang memiliki bekal untuk hidup. Sehingga. jika aku mengerjakan hal itu untuk mencari rido-Mu. Jangan mempersulit guru dengan berbagai pertanyaan yang memang bukan bidang gurunya. peran guru tidak kalah pentingnya bagi kita di samping orang tua. maka kita harus berbuat baik kepada guru dengan cara seperti berikut: a. dan lain sebagainya. Tidak semua orang tua mampu mengantarkan anaknya menjadi orang yang baik dan berguna. maka geserlah posisi batu itu. buku. Karena begitu besarnya jasa guru kepada kita. 51 . Dari pengertian ini ada dua macam guru. guru dapat mengganti peran orang tua dalam mendidik anaknya.terbangun. tetapi mereka belum bisa keluar. d. semuanya bisa keluar dengan leluasa. “Menumbuhkan harta benda yang disewakan. g. b. Adapun guru adalah orang yang memberikan pendidikan dan pengajaran kepada kita.” Yang satunya lagi. apalagi berbuat kasar kepadanya. “Aku telah terbebas dari keinginan perbuatan zina dengan anak pamanku. Sedang guru informal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran di luar kelas/sekolah melalui ceramah. e. c. Jangan membicarakan kekurangan guru di hadapan orang lain. yakni orang yang mendapatkan pendidikan dan pengajaran dari seorang guru baik secara formal maupun informal. lalu meminumnya. Berperilaku sopan terhadap guru baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku. baik secara formal maupun informal. Kebalikan dari guru adalah murid. Mengamalkan ilmu yang diajarkan guru. Menaati dan melaksanakan semua yang diperintahkan oleh guru. Batu itu bergeser sedikit. baik di dunia maupun di akhirat. f. meskipun ada juga orang tua yang dapat melakukan tugas seperti itu. Jangan berperilaku tidak sopan kepada guru. Dengan demikian. Karena itu. Guru formal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran secara formal di kelas atau dalam suatu lembaga pendidikan dan pengajaran yang disebut sekolah.” Kemudian yang lainnya menyebut amal terbaiknya. yaitu guru formal dan guru informal.” Bergeserlah batu itu dari mereka secara keseluruhan.

tentunya kalian sudah memahami apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati kedua orang tua dan guru tersebut. Untuk meraih keridoan Allah swt. UJI KOMPETENSI A. Jika perlu ajaklah mereka untuk melakukan hal yang seperti kalian lakukan. Begitu juga kalian mutlak menaati guru kalian agar kalian sukses dalam menjalankan tugas kalian sebagai peserta didik yang menjalankan proses pendidikan. Bagaimana kalian dapat menguasai ilmu jika kalian tidak taat kepada guru yang mengajarkan ilmu tersebut? Berusahalah kalian sebaik-baiknya untuk hal ini dan abaikan teman-teman kalian yang mencemooh kalian untuk kewajiban yang sangat penting ini. Agama Islam mengajarkan untuk selalu membalas jasa baik orang lain. Jangan sampai kalian mengikuti pepatah: “air susu dibalas dengan air toba”. kalian mutlak harus taat kepada orang tua kalian. C.Di samping orang tua dan guru. Apa yang harus kalian lakukan? Dengan memahami bentuk-bentuk ketaatan kepada kedua orang tua dan guru seperti yang diuraikan di atas. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. atau D! 52 . tentu saja selama tidak melanggar ketaatan kalian kepada Allah swt. Orang-orang yang banyak ber jasa kepada kalian juga layak untuk kalian taati. Karena begitu besarnya jasa orang tua dan guru terhadap kalian dan juga kita semua. Ingatlah! Ini adalah kunci sukses kalian dalam meniti kehidupan di dunia ini dan untuk meraih sukses besar nanti di akhirat. B. maka taat dan hormat kepada mereka merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda. mungkin ada orang-orang lain yang perlu kalian hormati dan sekaligus kalian taati.

Nabi-Nya B. C. Nabi Muhammad saw. orang tua D. Menurut al-Quran surat an-Nisa’ ayat 59.. tetapi sebaliknya ia harus bersikap . Mengapa kalian harus taat dan hormat kepada guru kalian? 53 .. A. 5. Yang pantas untuk membanggakan diri dan sombong di dunia ini adalah . Berbuat baik kepada orang tua dalam istilah agama disebut . Allah swt. khairul walidain B.. Yang kita taati adalah orang tua dan guru kita. sukhtul walidain C... menegaskan bahwa keridoan Allah terletak pada keridoan . Dalam salah satu hadisnya. C. uququl walidain D.... yang harus ditaati oleh orang yang beriman adalah . 2. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. malaikat-Nya 5.. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1..... B. Di antara orang tua yang paling utama mendapat penghormatan adalah . Manusia sebagai makhluk Allah yang lemah tidak sepantasnya berbuat sombong.1. Yang harus dilakukan seorang anak kepada orang tuanya yang sudah meninggal di antaranya adalah . D.. Allah swt. 4. Yang kita taati tidak akan mencelakakan kehidupan kita seharihari. Ketenangan dalam hidup merupakan salah satu buah dari sifat . A.. yang ada pada diri seseorang.. Yang kita taati banyak memberikan manfaat untuk kita.. Kita boleh menaati siapa pun dengan syarat . A. Syetan dan Iblis 2. dan . B. A.. birrul walidain B. 3. D. D.... Rasulullah saw. A. Orang yang kaya C. Yang mutlak harus ditaati di dunia ini adalah . Sebutkan beberapa bentuk penghormatan yang diberikan oleh anak kepada kedua orang tuanya! 2. Ketiga-tiganya 3. Orang yang berilmu B.. Ulil amri D. dan .. Yang kita taati tidak pernah menyuruh kita bermaksiat kepada Allah. 4... Rasul-Nya C.

guru juga bisa menambah gambar atau ilustrasi yang juga mendukung peserta didik untuk berkarakter. Cobalah kalian mulai sekarang mulai membiasakan perilaku terpuji seperti tawadlu’dan taat baik di lingkungan sekolah. Sebagai tugas individu. Bahan ajar ini jelaslah bermuatan nilai-nilai karakter yang harus diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah saw. Dalam proses pembelajaran di kelas guru juga harus menjadi contoh dalam pengembangan nilai-nilai karakter kejujuran. Diskusikan bersama teman-temanmu mengenai hikmah yang dapat kalian peroleh. Sementara itu. kepedulian. Bahan ajar di atas juga sudah mendorong peserta didik untuk berfikir kritis (cerdas) dan tekun serta kerja keras.. 54 . mulai dari yang paling ringan secara bertahap hingga yang paling berat. Dengan demikian. guru bisa menambah pengayaan untuk lebih mendorong peserta didik agar membiasakan karakter tawadlu’ dan taat dalam kehidupannya sehari-hari. dan ulil amri! 3. kumpulkan beberapa dalil. Metode atau cara penyajiannya (pembelajarannya) juga sudah cukup mendorong peserta didik untuk berkarakter. kecerdasan. dan demokratis melalui berbagai metode yang digunakan. Guru juga bisa menambahkan instrumen penilaian afektif (sikap) dan psikomotorik (perilaku) beserta rubrik penilaiannya.3. keluarga. Untuk lebih melengkapi bahan ajar tersebut. Namun demikian. misalnya dengan memotivasi agar peserta didik selalu membiasakan karakter-karakter tersebut. Dari contoh bahan ajar dengan adaptasi penuh yang membahas masalah tawadlu’ dan taat seperti di atas. terutama karakter tawadlu’ dan taat. jika kalian selalu menaati Allah swt. Guru bisa menambahkan evaluasi atau penilaian yang juga lebih mendorong agar siswa berkarakter. yakni karakter kereligiusan. maupun masyarakat. yang terkait dengan perintah untuk menaati kedua orang tua! 2. jelaslah bahwa muatan isi materinya sudah mengandung nilai-nilai karakter. dan begitu juga bahasanya cukup santun. Proyek! 1. penilaian atau evaluasinya sudah ada tetapi belum lengkap. ketangguhan. misalnya metode-metode seperti yang diuraikan di atas.. baik al-Quran maupun hadis. guru bisa mengambil bahan ajar seperti itu dan diberi tambahan seperlunya saja. Apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati ulil amri! D.

Dalam pemahaman syariah (hukum) Islam. Guru menuliskan kembali bahan (materi) hasil adaptasinya beserta semua revisi dan tambahan yang dilakukannya dalam satu bahan ajar. dasar-dasarnya. atau mungkin dari segi penilaian atau evaluasinya. Yang perlu ditekankan di sini adalah dalam melakukan revisi guru harus memerhatikan ketentuan di atas sehingga benar-benar mendorong peserta didik untuk berkarakter mulia. Sebagai contoh. Guru juga bisa menambah kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong siswa melakukan pembelajaran sekaligus pembiasaan agar berkarakter seperti yang diharapkan. 1. tetapi sebagiannya saja. Guru melakukan revisi ini lalu hasil revisiannya dijadikan satu dengan bahan adaptasinya sehingga menjadi satu bahan ajar yang utuh. guru mengambil sebagian dari bahan ajar di atas. mungkin dari segi isinya. Jadi. Pengertian Thaharah dan Dasar Hukumnya Kata thaharah berasal dari kata bahasa Arab at-thaharah yang berarti suci dan bersih. guru bisa menambah evaluasi atau penilaian yang lebih komprehensif baik dari segi teknik maupun dari segi cakupannya. seperti pengertiannya. macammacamnya. Contoh: Potongan bahan ajar dalam salah satu buku ajar kelas 7 semester 1 sebagai berikut: B. Thaharah memiliki 55 . Guru di sini lebih banyak melakukan revisi dan tambahan. Thaharah (Bersuci) Untuk memahami masalah thaharah dan dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. dikemukakan juga dalil-dalil naqli baik dari ayat-ayat al-Quran maupun hadis Nabi saw. masalah thaharah terkait dengan masalah kesucian dan kebersihan. dan cara melakukannya. mungkin dari segi kegiatan pembelajarannya.b. hanya di sini guru tidak mengadaptasi semua bahan (materi). Untuk melengkapi uraiannya. misalnya mengambil materi tentang tawadlu’ sebagian saja. lalu guru menambah penjelasan dari bahan ajar yang lain. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi kedua ini hampir sama dengan strategi pertama. thaharah berarti bersuci dari hadas dan najis. At-thaharah juga bisa berarti bersuci (dari kotoran). di bawah ini akan diuraikan permasalahan penting yang terkait dengan masalah thaharah ini. Begitu juga.

yaitu mensucikan diri dari hadas. Hadas besar. yaitu hadas yang dapat disucikan dengan melakukan wudlu atau tayammum. Hadas kecil. Dalam al-Quran ditegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang selalu menjaga kebersihan dan kesucian. Macam-macam Thaharah Secara umum thaharah (bersuci) dapat dibagi menjadi dua macam. 2. kayu. dan membaca al-Quran. yaitu hadas yang bisa disucikan dengan mandi wajib atau tayammum. dan tempat dari najis dengan air yang suci dan mensucikan. 3. yaitu: a. nifas. seperti shalat. atau tayammum.. b.(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ْ ِ ْ َ ِ ُ َ َ َّ ‫النججظافة من اليجمان‬ Artinya: “Kebersihan adalah sebagian dari iman. yaitu: a. tisu. mengeluarkan sesuatu dari lubang qubul (“pintu depan”) maupun lubang dubur (“pintu belakang”) b. bersabda: .” (HR. yaitu mensucikan badan. serta junub atau janabat bagi laki-laki maupun perempuan. atau melahirkan bagi perempuan. 56 . baik hadas kecil maupun hadas besar dengan melakukan wudlu. thawaf. Dalam salah satu hadis. seperti firman-Nya dalam surat al-Baqarah (2) ayat 222: (222 :‫)البقرة‬ َ ْ ِ ّ َ َُ ْ ّ ِ َُ َ ْ ِ ّ ّ ّ ِ ُ َ ّ ِ ‫إن ال يحب التوابين ويحب المتطهرين‬ Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri. Nabi saw. Kebersihan juga merupakan bagian yang penting dalam kesempurnaan iman seseorang Muslim. seperti haidl. seperti batu.kedudukan yang penting dalam hukum Islam. dan lainlainnya. Thaharah merupakan persyaratan untuk melaksanakan ibadah kepada Allah swt. Ahmad).” (QS. alBaqarah (2): 222). atau dengan benda-benda suci yang keras. Bersuci dari hadas. mandi. Macam-macam Hadas dan Cara Mensucikannya Hadas ada dua macam. seperti bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim (kerabat dekat). pakaian. Bersuci dari najis.

kecuali air mani (cairan putih yang keluar karena tekanan syahwat yang sangat kuat). Najis mukhaffafah. 3) Air kencing selain yang tidak termasuk najis mukhaffafah. Cara mensucikan najis ini cukup dengan memercikkan air pada benda yang kena najis ini. yaitu najis yang masih jelas zat dan warnanya. atau rasanya. c. baunya. 4) Air madzi. Yang termasuk dalam najis ini adalah: 1) Bangkai binatang selain dari binatang laut (ikan) dan binatang darat yang tidak berdarah seperti belalang. dan rasanya. Cara mensucikannya adalah dengan membasuh bekas jilatan tersebut dengan air yang suci sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci. Yang termasuk ke dalam najis ini adalah air liur anjing atau babi dan bekas jilatannya. 8) Darah haidl. b. Najis mutawasithah dibagi menjadi dua. atau rasanya. 57 . Najis mutawasithah. Macam-macam Najis dan Cara Mensucikannya Najis ada tiga macam. baunya. yaitu najis pertengahan antara najis yang ringan dan yang berat. 2) Najis ‘ainiyah. Najis mughallazhah. Cara mensucikannya dengan menghilangkan zat. Dengan demikian air kencing anak perempuan yang belum berumur dua tahun tidak termasuk najis ini meskipun belum makan dan minum selain air susu ibu. 5) Semua yang keluar dari lubang qubul dan dubur. 9) Bagian binatang yang diambil dari tubuhnya sewaktu masih hidup. nifas. dan yang sejenisnya. 2) Darah baik merah maupun putih selain hati dan limpa. tetapi tidak tampak zat dan warnanya. warna. Yang termasuk najis ini adalah air kencing anak laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan dan minum selain air susu ibu. seperti air kecing yang sudah kering. yaitu najis yang diyakini adanya. yaitu: a. 6) Khamer atau minuman keras yang memabukkan. yaitu najis yang berat. berangan-angan tentang masalah seksual. Yang termasuk dalam najis ini adalah semua najis selain dari najis mukhaffafah dan najis mughallazhah.4. yaitu cairan berwarna putih yang keluar dari kemaluan baik laki-laki maupun perempuan yang tidak disertai tekanan syahwat yang sangat kuat. yaitu najis yang ringan. misalnya karena berciuman. bau. Cara mensucikannya cukup dengan mengalirkan air pada benda yang kena najis. 7) Muntah. dan istihazhah (darah penyakit). yaitu: 1) Najis hukmiyah.

najis mughallazhah. syarat-syarat dan rukunnya. namun keduanya sama-sama termasuk bagian dari thaharah (bersuci). yaitu najis mukhaffafah. Sedang najis adalah suatu keadaan kotor (tidak suci) yang menjadi sebab terhalangnya seseorang melaksanakan ibadah kepada Allah. 58 . Perbedaan Hadas dan Najis Dari uraian singkat tentang hadas dan najis seperti di atas. Sedang bentuk najis bukan pada proses. tissu. Untuk lebih memudahkan kalian membedakan antara hadas dan najis. seperti air kencing. kedua istilah itu juga berbeda. b. seperti buang air besar atau kecil. Dilihat dari contohnya. perhatikan poin-poin perbedaan seperti berikut: a. Meskipun hadas dan najis berbeda dalam berbagai aspek seperti di atas. hadas dan najis juga berbeda. air liur anjing. e. tawaf. c. kotoran binatang. dan najis mutawasithah. atau dengan benda-benda suci lainnya yang sejenis. yakni dengan menghilangkan bentuk najisnya misalnya dengan air suci. Dilihat dari segi macam-macamnya. Dilihat dari cara membersihkannya. Hadas dapat dibersihkan dengan wudlu dan tayammum (untuk hadas kecil) atau dengan mandi wajib (untuk hadas besar). ada yang membaginya menjadi tiga. Adapun contoh najis adalah air kencing. tanah. serta ada juga yang membaginya menjadi najis ‘ainiyah dan najis hukmiyah. Contoh hadas misalnya keluarnya sesuatu dari dua “pintu” manusia (qubul dan dubur) atau seorang laki-laki bersentuhan dengan seorang perempuan yang bukan muhrim. dan lainnya. atau yang lainnya. dan sebagainya. Sedang macam najis.5. bangkai. serta praktik melakukannya. kedua istilah itu jelas berbeda. Sedang najis dapat dibersihkan dengan bersuci. d. tinja. 6. Dari segi definisi atau pengertiannya. hal-hal yang membatalkannya. Bentuk hadas terletak pada proses yang dilakukan oleh seseorang. Dilihat dari segi bentuknya keduanya juga berbeda. yaitu hadas besar dan hadas kecil. berhubungan suami-isteri. tetapi pada benda atau barangnya. batu. Macam hadas ada dua. bersentuhan. Hadas adalah suatu keadaan tidak suci yang menyebabkan seseorang tidak boleh melaksanakan shalat. dan lain sebagainya. Wudlu Terkait dengan masalah wudlu ini akan diuraikan pengertian wudlu. keduanya jelas berbeda. berikut akan dijelaskan mengenai perbedaan antara hadas dan najis.

Menurut istilah hukum Islam.” (HR. 59 . al-Maidah (5): 6). bahwa wudlu dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil. maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku-siku. dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki. b. Dalam al-Quran surat al-Maidah (5) ayat 6 Allah berfirman: ْ ُ َ ِ ْ ََ ْ ُ َ ُ ُ ْ ُ ِ َ ِ َ ّ ‫يآأيها الذين ءامنوآ إذا قمتم إلججى الصجلة فاغْسجلوا وجججوهكم وأيجديكم‬ َِ ْ ُ ْ ُ َ ِ ُ َ َ َ ْ ِ ّ َ ّ َ َ (6 :‫إلى المرافق وامسحوا برءوسكم وأرجلكم إلى الكعبين )المائدة‬ ِ ْ َ ْ َ ْ َِ ْ ُ َُ ْ ََ ْ ُ ِ ْ ُ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ِ ِ َ َ ْ َِ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat. artinya bisa membedakan yang baik dan buruk 3) Tidak berhadas besar 4) Menggunakan air yang suci dan mensucikan 5) Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit. wudlu berarti membasuh anggota badan tertentu dengan air menurut syarat dan rukun tertentu. Wudlu ini diperintahkan terkait dengan diperintahkannya shalat bagi umat Islam. al-Bukhari dan Muslim). Seperti disebutkan sebelumnya.” (QS. bersabda: “Allah tidak menerima shalat salah satu di antara kamu apabila berhadas sampai berwudlu”. Dari hadis di atas jelaslah bahwa wudlu merupakan prasarat utama bagi sahnya shalat.a.(‫أحدث حت ٰى يتوضأ )رواه البخاري و مسلم‬ َّ َ َ َ َّ َ َ ْ َ Artinya: “Rasulullah saw. berarti shalatnya tidak sah dan tidak akan diterima oleh Allah swt. Syarat wudlu Untuk sempurnanya wudlu diperlukan syarat-syarat seperti berikut: 1) 2) Islam Mumayyiz (pinter). bersabda: ‫قال رسول ال صل ال عليه وسلم: ل يقبل ال صلة أحدكم إذا‬ َ ِ ْ ُ ِ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ْ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ ّ َ ِ ُ ْ ُ َ َ َ . Pengertian wudlu dan dasar hukumnya Kata wudlu berasal dari kata bahasa Arab al-wudlu’ yang berarti bersih. Dengan demikian jika seseorang melaksanakan shalat dalam keadaan tidak berwudlu. Terkait dengan hukum wajib wudlu ini. Nabi saw.

yaitu dengan tangan yang dibasahi air. 3) Membasuh kedua tangan sampai siku-siku. karena yang paling pokok niat berada dalam hati. yakni: 60 . 4) Mengusap atau menyapu sebagian kepala. Allah berfirman dalam al-Quran surat al-Bayyinah (98) ayat 5: . perlu juga dilengkapi dengan mengerjakan sunnah-sunnahnya. Niat tidak harus dilafalkan (dibunyikan). 6) Tertib. Untuk kesempurnaan wudlu. yaitu mulai dari tepi dahi sebelah atas sampai tepi bawah janggut dan dari centil telinga kanan sampai centil telinga kiri.” (HR.” (QS. al-Bayyinah (98): 5).(5 :‫)البينة‬ َ ْ ّ ُ َ َ ْ ِ ِْ ُ َ ‫ومآ أمروآ إل ليعبدوا ال مخلصين له الدين‬ ُ ُْ َِ ّ ِ ْ ُ ِ ُ َ َ Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Rukun wudlu Rukun atau yang harus dilakukan dalam berwudlu adalah sebagai berikut: 1) Niat. al-Bukhari dan Muslim). Contoh lafal niat wudlu kalau dibunyikan: . 5) Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki. yaitu menyengaja melakukan sesuatu semata-semata ikhlas karena Allah berbarengan dengan awal perbuatan wudlu.” 2) Membasuh muka sampai batas tumbuhnya rambut.(‫)رواه البخاري ومسلم‬ ِ ّّ ِ ُ َ ْ َ ْ َ ِّ ‫إنما العمال بالنيات‬ Artinya: “Sesungguhnya segala perbuatan hendaklah disertai dengan niat. yaitu berurutan dalam melakukan rukun wudlu.‫نويت الوضوء لرفع الحدث الصغر فرضا ل تعالى‬ َ َ َ ّ ً ْ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ ِ ْ َ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َْ َ ِ Artinya: “Saya berniat wudlu untuk menghilangkan hadas kecil sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala.c. Nabi bersabda: . Niat merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap pekerjaan dan sangat menentukan nilai pekerjaan tersebut di hadapan Allah swt. tidak boleh dibolak-balik.

9) Membasuh tiap-tiap anggota wudlu tiga kali.1) Membaca basmalah waktu memulai berwudlu. Adapun doa setelah wudlu sebagaimana dicontohkan Nabi saw. 18) Berdoa setelah berwudlu. 10) Membasuh anggota wudlu secara berurutan tanpa diselingi pekerjaan lain. dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. 7) Menyapu kedua telinga luar dan dalam. 12) Tidak menyeka air bekas wudlu. 14) Menjaga agar percikan air tidak kembali ke badan. dan jadikanlah aku ini hamba-hamba-Mu yang shaleh. 4) Memasukkan air ke lubang hidung.‫واجعلني من عبادك الصالحين‬ َ ْ ِ ِ ّ َ ِ َِ ْ ِ ْ َِْ ْ َ Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah yang Esa yang tidak ada sekutu bagiNya. 16) Menggosok gigi. الله جم اجعلن جي م جن الت جوابين واجعلن جي مجن المتطهري جن‬ . 5) Membasuh sela-sela tangan dan kaki. maupun berupa angin (kentut). cair. Yang membatalkan wudlu Hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah sebagai berikut: 1) Keluarnya sesuatu dari lubang qubul atau dubur baik berupa benda padat. 13) Menggosok anggota wudlu agar lebih bersih. jadikanlah aku ini termasuk orang-orang yang bertobat. 8) Mendahulukan anggota kanan dari yang kiri. 11) Tidak meminta pertolongan orang lain. 6) Menyapu seluruh kepala. 17) Membaca dua kalimah syahadat dan menghadap ke arah kiblat ketika berwudlu. 15) Tidak berbicara sewaktu berwudlu.” d. 61 . adalah: ُ ُ ْ َ ً ّ َ ُ ّ َ ُ َ ْ ََ ُ َ َ ْ ِ َ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ َِ َ ْ َ ُ َ َ ‫أشْهد أن ل إله إل ال وحده لشريك له وأش جهد أن محم جدا عب جده‬ َ ْ ِ ّ َ َ ُ ْ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ َ ْ ِ ّ ّ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ ّ ُ ّ َ ُ ُْ ُ َ َ ‫ورسوله. jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci. 2) Membasuh kedua tangan hingga ke pergelangan sebelum berkumur-kumur. 3) Berkumur-kumur. Ya Allah.

َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ْ َ ََ ْ ِ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ َ ِ َ ِ ّ ُ َ ِ ِ َ ْ َ ْ َ ‫العينان وكاء السه فإذا نامت العينان انطلق الوكاء فمن نام‬ . kecuali tidur dengan posisi dubur dapat menutup keluarnya angin dari lubang dubur. (43 :‫)النساء‬ َ َ ّ ُ ُْ َ َ ْ َ ‫أو لمستم النسآء‬ Artinya: “Atau kamu (laki-laki) telah menyentuh perempuan. maka barang siapa yang tidur hendaklah ia berwudlu. Nabi saw. 3) Bersentuhan kulit laki-laki dengan kulit perempuan dengan syarat keduanya sudah dewasa dan keduanya tidak mempunyai hubungan muhrim (kerabat terdekat). 4) Menyentuh kemaluan (qubul dan dubur) dengan telapak tangan. Mempraktikkan wudlu Dari ketentuan-ketentuan wudlu seperti di atas. Abu Daud). berfirman: (43 :‫)النساء‬ ِ ِ َ ْ َ ِ ْ ُ ِْ ٌ َ َ َ َ ْ َ ‫أو جآء أحد منكم من الغآئط‬ Artinya: “Atau salah seorang di antara kamu kembali dari buang air. gila.(‫)رواه ابن ماجه وصححه أحمد‬ ْ ّ َ َََْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ َ ‫من مس فرجه فليتوضأ‬ Barang siapa yang memegang alat kemaluannya maka hendaklah berwudlu (HR. maka apabila kedua mata itu tidur terbukalah ikatan pintu itu. an-Nisa’ (4): 43). an-Nisa’ (4): 43). Ibnu Majah dan hadis ini dishahihkan oleh Ahmad).(‫فليتوضأ )رواه أبو داود‬ ْ ّ َ َََْ Artinya: “Kedua mata adalah tali yang mengikat pintu dubur.” (HR. e.” (QS. jika dipraktikkan secara berurutan adalah sebagai berikut: 1) Mulailah dengan membaca basmalah 62 . bersabda: .” (QS. 2) Hilang akal yang disebabkan mabuk.Allah swt. atau tidur.

Bercakap-cakap 63 . Di antara hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah … A. Junub 4. Thaharah B. Wudlu D. UJI KOMPETENSI A. Hadas besar C. Mandi B. Hadas ringan 3. Hadas yang dapat disucikan dengan mandi junub disebut … A.2) Membersihkan seluruh bagian yang harus dibasuh dalam wudlu. C. termasuk dengan berkumur dan memasukkan air ke lubang hidung 3) Niat berwudlu sambil membasuh muka dengan air sampai merata sebanyak tiga kali 4) Membasuh tangan sampai siku-siku sebanyak tiga kali dengan mendahulukan tangan yang kanan 5) Menyapu sebagian kepala atau keseluruhannya 6) Membasuh telinga kanan dan kiri baik bagian luar maupun dalam dengan cara memasukkan jari telunjuk/jari tengah ke bagian dalam telinga dan ibu jari memegang bagian luar telinga kemudian memutar kedua jari sambil membersihkan bagian dalam dan luar telinga 7) Membasuh kedua kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali dimulai dari bagian-bagian yang kanan lalu yang kiri sambil menggosoknya. Makan dan minum D. Hadas janabat B. Hilang akal karena gila C. Najasah 2. termasuk pada kedua jari kedua kaki tersebut 8) Setelah selesai berwudlu lalu berdoa sambil menghadap ke arah kiblat. Mutawasithah D. Muntah dengan sengaja B. Istinja’ C. Mughallazhah C. Mensucikan diri dari hadas kecil dilakukan dengan … A. B. Janabat D. Hadas kecil D. Istinja’ C. atau D! 1. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. Muthaharah 5. Mensucikan diri dari hadas dan najis untuk beribadah kepada Allah disebut A. Mukhaffafah B. Air liur anjing termasuk dalam kelompok najis … A.

6.6. Dalam bahasa Arab kata thaharah mengandung arti ….. Pernyataan Saya selalu mandi setiap hari minimal dua kali Saya selalu berwudlu setiap akan melaksanakan shalat Saya juga selalu berwudlu setiap akan membawa dan membaca al-Quran Saya selalu mencuci tangan setiap akan makan dan selesai makan Saya selalu gosok gigi setiap bangun tidur dan akan tidur Saya selalu memakai pakaian yang bersih dan Jawaban Tida Ya k 5. Thaharah C. ayat …. C.. 4.. 2.. Hadas yang dapat dihilangkan dengan wudlu adalah hadas …. Tayammum D. 2. Menyapu muka dan tangan dengan tanah yang suci sebagai pengganti wudlu atau mandi disebut … A. 4. 5.Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. 5. Junub B. mandi. 3. 3. Istinja’ B. dan menghilangkan najis (menuci) yang kalian lakukan lalu buatlah laporannya! Berikan tanda contreng (V) pada kolom jawaban ya atau tidak pada daftar penyataan berikut ini! No. 4. 3...Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1. Jelaskan bagaimana cara mencuci najis mukhaffafah dan najis mughalladzhah? Ceritakan bagaimana pengalaman kalian dalam membiasakan kebersihan (thaharah) di rumah atau di keluarga kalian! Apa hikmah yang kalian rasakan dari pengalaman kalian membiasakan pola bersih? Cobalah kalian mengajak orang tua atau ustadz kalian untuk memberikan penilaian terhadap praktik wudlu. Perintah melakukan thaharah dalam al-Quran terdapat dalam surat …. 2. 64 . Air yang dapat digunakan untuk menghilangkan najis adalah …. Air kencing yang sudah kering yang tidak kelihatan lagi wujudnya tetapi masih diyakini adanya disebut najis …. 1.

4. Dari jawaban siswa (ya atau tidak) guru perlu melakukan cross ceck dengan menanyakan kepada siswa apakah jawabannya sesuai dengan apa yang benar-benar dilakukan siswa. Ini dilakukan di samping untuk mengetahui kebiasaan pola bersih siswa sehari-hari. Dari sepuluh pernyataan di atas guru dapat melihat bagaimana pola bersih siswa sehari-hari. 6. 7. 6. juga untuk mengetahui sejauhmana kejujuran siswa. Saya selalu membuang sampah pada tempatnya Keterangan: 1. Lakukan (praktikkan) wudlu di hadapan guru kalian: Format Penilaian Praktik Wudlu: No. cukup (68). Nama Siswa Aspek yang dinilai 1 2 3 4 5 Jumla h Score Nila i Ketuntas an T TT Tindak Lanjut R P 1. 65 .suci 7. Saya selalu membersihkan kelas ketika saya yang piket 9. score: 2. ---3. Saya selalu membersihkan kotoran yang ada pada setiap peralatan yang saya pakai 10. 2. 9. 2. Keterangan: 1. 5. 10. Ketepatan cara membasuh dan mengusap bagian-bagian wudlu. score: 2. atau kurang (<6). Aspek yang dinilai: 1. Ketepatan bagian-bagian yang dibasuh dan urutannya. apakah sudah baik (>8). Setiap hari saya menyapu halaman dan membersihkan kotoran di sekitar rumah saya 8. Suharman 2. 8.

kejujuran. Dari contoh bahan ajar di atas guru bisa melakukan adaptasi dan revisi dalam beberapa hal. Dari segi penyajian guru perlu merubah cara atau metode penyajian (pembelajaran). Kemudian bersiap-siaplah kalian untuk berangkat ke sekolah. mulailah kalian belajar mencuci pakaian kalian sendiri agar kalian terbiasa dengan kebersihan! Atau guru bisa menambahkan pembiasaan lainnya agar siswa benar-benar terbiasa dengan pola hidup bersih. kerja keras. tergantung guru membuat standarnya. Misalnya: Cobalah kalian lakukan! Biasakanlah kalian bangun pagi sebelum jam 05. 4. Sebaiknya cara seperti itu dibalik. score: 2. Terkait dengan isi. atau kurang (<6). menyapu halaman.00 dan segeralah mandi sekaligus gosok gigi. Guru menambahkan di awal 66 . 2. peserta didik terdorong untuk membiasakan diri dengan karakter-karakter mulia dalam kehidupannya sehari-hari. Ketepatan bacaan niat dan doa wudlu. 5. sebab begitu ia membaca sudah berhadapan dengan teori atau hukum-hukum. cukup (6-8). Dari hasil tersebut. guru bisa melakukan tindak lanjut. yakni dengan cara induktif. lalu berwudlu dan melaksanakan shalat shubuh.3. berfikir kritis. Sikap siswa ketika melakukan wudlu. score: 2. serta terbiasa dengan ketekunan. Misalnya baik (>8). misalnya menyapu lantai kamar rumah. Setelah itu bantulah orang tua kalian untuk membersihkan rumah. atau membantu mencuci piring. bahan ajar di atas perlu ditambahkan materi yang lebih mengarah pada dorongan kepada peserta didik agar membiasakan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. disiplin. Guru perlu menambahkan berbagai ilustrasi yang mendorong siswa agar menjaga kebersihan dan kesehatan. 3. Di samping itu. Inilah cara deduktif yang kurang pas buat peserta didik SMP. Jumlah score kemudian dijumlahkan sehingga bisa ditentukan nilainya. score: 2. perlu ditambahkan motivasi agar peserta didik membiasakan diri dengan bergaya hidup sehat. Dengan begitu. Bahan ajar di atas kurang pas untuk peserta didik SMP. dan kepedulian. Jika hari libur. Ketepatan dalam penggunaan air untuk wudlu.

bahan ajar di atas sudah cukup baik dan sudah memberikan penilaian terhadap karakter siswa. tetapi yang lebih penting lagi adalah di dalam rumah.uraian bahan ajar itu dengan fakta-fakta yang sering dihadapi peserta didik sehari-hari terkait dengan thaharah. Dari fakta-fakta itu peserta didik diajak untuk berpikir kritis sehingga ia benar-benar faham tentang apa yang dikaji. kalian tentu bisa menyaksikan bagaimana jalan yang kalian lalui dan lingkungan di kanan kiri jalan. sehingga kalian akan suka melewati jalan tersebut.. begitu juga kanan kirinya penuh dengan sampah atau kotoran. barulah dikemukakan teori atau hukum-hukum thaharah seperti di atas. maka pemandangan yang kotor tidak berpengaruh terhadap orang tersebut. Guru bisa juga melakukan penilaian model yang lain seperti self assessment (penilaian diri) atau peer assessment (penilaian 67 . ketika jalan yang kalian lalui tidak bersih. Orang yang terbiasa dengan pola hidup bersih akan selalu ingin bersih dan tidak senang dengan sesuatu yang tidak bersih. Kalian tentu bisa merasakan bagaimana ketika kalian melewati jalan yang bersih dan lingkungan sekitar jalan juga bersih. orang yang tidak terbiasa dengan pola hidup bersih. Misalnya. Tentu kalian merasa senang dan merasakan kenyamanan. Setelah itu.. Kemudian di akhir uraian perlu ditegaskan kembali masalah thaharah tersebut dengan ditambahkan hikmah atau pentingnya thaharah dalam kehidupan peserta didik sehari-hari. Dari segi penilaian. tentu kalian tidak senang dan enggan melewati jalan tersebut.. dst. Ini akan kalian rasakan ketika kalian sudah terbiasa dengan pola hidup bersih. Sebaliknya. Sebaliknya. Tentu saja masalah kebersihan ini tidak hanya terjadi di luar rumah. kalian akan tidak peduli dengan hal itu jika kalian memang tidak memiliki kebiasaan dengan pola hidup bersih... Guru bisa juga menambah penilaian lain untuk mengungkap kemampuan afektif dan psikomotorik peserta didik. Apa yang kalian saksikan dan rasakan seperti itu merupakan cerminan bahwa kebersihan itu sangat penting dan mempengaruhi sikap dan perilaku sehari-hari. Sebaliknya. Dalam perjalanan kalian dari rumah hingga sekolah. guru menambahkan paragraf di awal: Kalian dapat menyaksikan berbagai kejadian sehari-hari di sekitar kalian terkait dengan masalah kebersihan.

Jakarta: Grasindo. Yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana guru bisa memfasilitasi (mendisain) pembelajaran yang kondusif untuk terwujudnya karakter mulia di kalangan peserta didik di samping nilai-nilai karakter yang termuat di bahan ajar tersebut. Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility.: Prentice-Hall. 68 . Kirschenbaum. Doni Koesoema A. hanya revisiannya ditulis terpisah dengan bahan ajar yang diadaptasi (aslinya/dari BSE). Thomas. Lickona. How to Teach about Values: An Analytic Approach. Panduan ini. oleh Lina Yusuf. I. Cet. c. (2008). Terj. tanpa meninggalkan ruh (esensi) pokok dari pendidikan karakter yang dikembangkan di SMP. tentu panduan ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi.J. Jakarta: PT. Toronto. Dengan berbagai revisi dan tambahan seperti tersebut diharapkan peserta didik terdorong dan termotivasi untuk membiasakan diri berkarakter yang baik. (1995). (1991). meskipun tidak sempurna. Fraenkel. Michele. (2008). Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. Aucland: Bantam books. Jika para guru PAI memiliki ide-ide pengembangan pendidikan karakter yang lebih baik dan lebih mudah untuk diterapkan. Adaptasi sebagian/parsial dilaksanakan sebelum pembelajaran Strategi ketiga ini pada prinsipnya sama dengan strategi kedua. Sydney. Darmiyati Zuchdi.teman sejawat) untuk menilai praktik sehari-hari peserta didik tentang karakter yang diinginkan. Humanisasi Pendidikan: Menemukan Kembali Pendidikan yang Manusiawi. New York. Massachusetts: Allyn & Bacon. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Bumi Aksara. Inilah panduan khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam pengintegrasian pendidikan karakter dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi guru PAI dalam rangka pendidikan karakter melalui mata pelajaran PAI. Howard. Jack R. Englewood Cliffs N. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. DAFTAR BACAAN Borba. London. (2007). (1977). 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings.

Terj. oleh Zakiyuddin Baidhawi.Ag. Ajat Sudrajat. Dr. (1999). San Francisco: Jossey Bass. & Narvaez. Bohlin. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Handbook of Moral and Character Education. Marzuki.Ag. M. New York: Routledge. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Grand Design Pendidikan Karakter. Kementrian Pendidikan Nasional.Marzuki. Prinsip Dasar Akhlak Mulia: Pengantar Studi KonsepKonsep Dasar Etika dalam Islam. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. (2010). 69 . Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Yogyakarta: Debut Wahana Press-FISE UNY. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Tim Penyusun: 1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. M. Tim Pendidikan Karakter. Dr. (1996). Building Character in Schools: Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life.Ag. (2009). Jakarta: Kemendiknas. Nucci. M. Kevin Ryan & Karen E. Etika dalam Islam. D. Ade Suherman. 3. (2008). (2010). Majid Fakhry. Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas. Larry P. Dr.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.