PANDUAN GURU MATA PELAJARAN

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran
Di Sekolah Menengah Pertama

2010

Kementerian Pendidikan Nasional
i

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

ii

JUDUL ........................................................................................... ................ KATA PENGANTAR ................................................................................. ... DAFTAR ISI ................................................................................................. .. BAGIAN I. PANDUAN UMUM ................................................................ A. Latar Belakang ............... ……………………………............ B. Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran ............................................................. ....... C. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ........ 1. Perencanaan Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran ............................................................. ... 2. Pelaksanaan Pembelajaran ........................................... D. Nilai-nilai Karakter untuk SMP.......................................... E. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran .................................................................... F. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter ................ 1. Konstruktivisme (Constructivism) ................................. 2. Bertanya (Questioning) ................................................... 3. Inkuiri (Inquiry) ............................................................. 4. Masyarakat Belajar (Learning Community) .................... 5. Pemodelan (Modeling) ................................................... 6. Refleksi (Reflection) ........................................................ 7. Penilaian Otentik (Authentic

i ii iii

1 1 2 2 2 6 7 10 11 12 12 13 13 14 15 15 16 16 16

iii

............ b.............. Pemodelan ... 6... B................... Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter 2.. 5......................................... 2..... 1........... Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif............... Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning) ............................... 4. Strategi Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ........................ Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter ............ Efektif................................. G.................................... PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A..................... C........ a. .. ...... Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan .......... Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam .. Pembelajaran Afektif ..................................... dan Menyenangkan) .................. 1.... 3. Kreatif............................................. BAGIAN II.................... Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter ................................................... Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) ..................................... Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam ........................ Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter .... ....Assessment) .... Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ................................... Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) .......... 2......................... Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran 18 18 24 24 24 25 25 26 26 28 28 32 32 51 64 iv ............................. 1.

...................................................... DAFTAR BACAAN ......................................................... 65 67 v ........................................ c............................................................. LAMPIRANLAMPIRAN .............................................dilaksanakan ........................ Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan ..

sehat. kreatif. terutama melalui dua mata pelajaran Pendidikan Agama dan PKn. bahkan semua mata pelajaran. berilmu. cakap. Inovasi tersebut adalah: 1. mandiri. Pengembangan karakter peserta didik perlu melibatkan lebih banyak lagi mata pelajaran. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. menggantungkan pembentukan watak peserta didik melalui kedua mata pelajaran itu saja tidak cukup. telah diupayakan inovasi pendidikan karakter.” Sehubungan dengan hal tersebut. Kedua. yaitu Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). kegiatan pembinaan kesiswaan dan pengelolaan sekolah dari hari ke hari perlu juga dirancang dan dilaksanakan untuk mendukung pendidikan karakter. Pendidikan karakter dilakukan secara terintegrasi ke dalam semua mata pelajaran. Namun demikian. kedua mata pelajaran tersebut cenderung baru membekali pengetahuan mengenai nilai-nilai melalui materi/substansi mata pelajaran. setidak-tidaknya sudah ada dua mata pelajaran yang diberikan untuk membina akhlak dan budi pekerti peserta didik. berakhlak mulia. kegiatan pembelajaran pada kedua mata pelajaran tersebut pada umumnya belum secara memadai mendorong terinternalisasinya nilai-nilai oleh masing-masing peserta didik sehingga ia berperilaku dengan karakter yang baik. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. salah satu program utama Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan mutu proses dan output pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah adalah pengembangan pendidikan karakter. Latar Belakang Pasal 3 Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. pembinaan watak melalui kedua mata pelajaran tersebut belum membuahkan hasil yang memuaskan karena beberapa hal. Pertama. Sebenarnya pendidikan karakter bukan hal yang baru dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Integrasi yang dimaksud meliputi pemuatan nilainilai ke dalam substansi pada semua mata pelajaran dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang memfasilitasi 1 . Merespons sejumlah kelemahan dalam pelaksanaan pendidikan akhlak dan budi pekerti. Ketiga.BAGIAN I PANDUAN UMUM A. Pada saat ini. Selain itu.

Dengan demikian. juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal. hingga evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. menyadari/peduli. B. Selain itu. Pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam semua mata pelajaran (sebagaimana dimaksud oleh butir 1 di atas) merupakan hal yang baru bagi sebagain besar SMP di Indonesia. 1. kegiatan pembelajaran. 3. C. selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan. Integrasi Pendidikan Karakter dalam 2 . penyusunan RPP. terutama ketika guru menggunakan Buku Sekolah Elektronik (BSE). dan menginternalisasi nilai-nilai serta menjadikannya perilaku. dalam rangka membina pelaksanaan pendidikan karakter secara terpadu di dalam seluruh mata pelajaran. pengembangan silabus. pelaksanaan. Pendidikan karakter juga diintegrasikan ke dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan. Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan.2. dan penginternalisasian nilai-nilai ke dalam tingkah laku peserta didik sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran. pendidikan karakter dilaksanakan melalui kegiatan pengelolaan semua urusan di sekolah yang melibatkan semua warga sekolah. dipraktikkannya nilai-nilai dalam setiap aktivitas pembelajaran di dalam dan di luar kelas untuk semua mata pelajaran. perlu disusun panduan pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi ke dalam pembelajaran di SMP. dan penyiapan bahan ajar. Oleh karena itu. fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai. Perencanaan Pembelajaran Pada tahap perencanaan dilakukan analisis SK/KD. Pengertian Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran Yang dimaksud dengan pendidikan karakter secara terintegrasi di dalam proses pembelajaran adalah pengenalan nilai-nilai.

Nilai-nilai yang diisikan tidak hanya terbatas pada nilai-nilai yang telah ditentukan melalui analisis SK/KD. Prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran kontekstual dan pembelajaran aktif yang selama ini digalakkan aplikasinya oleh Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (PSMP) sangat efektif mengembangkan karakter peserta didik. pendekatan/metode pembelajaran diubah (bila diperlukan) agar pendekatan/metode yang dipilih selain memfasilitasi peserta didik mencapai pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan. Revisi dilakukan dengan cara mengubah dan/atau menambah teknik-teknik penilaian yang telah dirumuskan. inti. Pertama. direvisi dan/atau ditambah agar sebagian atau seluruh kegiatan pembelajaran pada setiap tahapan memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang ditargetkan dan mengembangkan karakter. Setelah itu. langkah-langkah pembelajaran direvisi. dan/atau teknik penilaian. dan penutup). indikator pencapaian. Pada kolom tersebut diisi nilai(-nilai) karakter yang hendak diintegrasikan dalam pembelajaran. tetapi dapat ditambah dengan nilai-nilai lainnya yang dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran (bukan lewat substansi pembelajaran). bagian penilaian direvisi. penyusunan RPP dalam rangka pendidikan karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran dilakukan dengan cara merevisi RPP yang telah ada. Teknik-teknik penilaian dipilih sehingga secara 3 . Keempat. Perlu dicatat bahwa identifikasi nilai-nilai karakter ini tidak dimaksudkan untuk membatasi nilai-nilai yang dapat dikembangkan pada pembelajaran SK/KD yang bersangkutan. yaitu: (1) rumusan tujuan pembelajaran yang telah ada direvisi hingga satu atau lebih tujuan pembelajaran tidak hanya mengembangkan kemampuan kognitif dan psikomotorik. Kedua. dan (2) ditambah tujuan pembelajaran yang khusus dirumuskan untuk karakter.Analisis SK/KD dilakukan untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang secara substansi dapat diintegrasikan pada SK/KD yang bersangkutan. Sebagaimana langkah-langkah pengembangan silabus. Ketiga. juga mengembangkan karakter. tetapi juga karakter. kegiatan pembelajaran. Revisi/adaptasi tujuan pembelajaran dapat dilakukan dengan dua cara. Pengembangan silabus dapat dilakukan dengan merevisi silabus yang telah dikembangkan dengan menambah komponen (kolom) karakter tepat di sebelah kanan komponen (kolom) Kompetensi Dasar. rumusan tujuan pembelajaran direvisi/diadaptasi. Kegiatan-kegiatan pembelajaran dalam setiap langkah/tahap pembelajaran (pendahuluan. diadaptasi atau dirumuskan ulang menyesuaikan karakter yang hendak dikembangkan.

Adaptasi yang paling mungkin dilaksanakan oleh guru adalah dengan cara menambah kegiatan pembelajaran yang sekaligus dapat mengembangkan karakter. Di antara teknik-teknik penilaian yang dapat dipakai untuk mengetahui perkembangan karakter adalah observasi. bahan ajar perlu diadaptasi. b. adaptasi dapat dilakukan dengan merevisi substansi pembelajarannya.yaitu kelayakan isi. 4 . Nilai dinyatakan secara kualitatif. dewasa ini pemerintah telah membeli hak cipta sejumlah buku ajar dari hampir semua mata pelajaran yang telah memenuhi kelayakan pemakaian berdasarkan penilaian BSNP dari para penulis/penerbit. d. tanpa melakukan adaptasi yang berarti.keseluruhan teknik-teknik tersebut mengukur pencapaian peserta didik dalam kompetensi dan karakter. MT: Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten). Walaupun buku-buku tersebut telah memenuhi sejumlah kriteria kelayakan . BT: Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator). MB: Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten). Banyak guru yang mengajar dengan semata-mata mengikuti urutan penyajian dan kegiatan-kegiatan pembelajaran (task) yang telah dirancang oleh penulis buku ajar. bahan ajar disiapkan. MK: Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku/karakter yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten). bahasa. Bahan/buku ajar merupakan komponen pembelajaran yang paling berpengaruh terhadap apa yang sesungguhnya terjadi pada proses pembelajaran. Melalui program Buku Sekolah Elektronik atau buku murah. Oleh karena itu. dan penilaian diri sendiri. Kelima. penyajian. penilaian antar teman. Selain itu. misalnya: a. sejalan dengan apa yang telah dirancang pada silabus dan RPP yang berwawasan pendidikan karakter. dan grafika – bahan-bahan ajar tersebut masih belum secara memadai mengintegrasikan pendidikan karakter di dalamnya. pendidikan karakter secara memadai belum berjalan. c. Guru wajib menggunakan buku-buku tersebut dalam proses pembelajaran. Apabila guru sekedar mengikuti atau melaksanakan pembelajaran dengan berpatokan pada kegiatan-kegiatan pembelajaran pada buku-buku tersebut. Cara lainnya adalah dengan mengadaptasi atau mengubah kegiatan belajar pada buku ajar yang dipakai.

Komponen-komponen yang dimaksud adalah: a. misalnya kejujuran. Oleh karenanya. Contoh-contoh aktivitas belajar yang memiliki sifat-sifat demikian antara lain diskusi. tetapi yang juga menguraikan nilai-nilai yang terkait dengan materi/pengetahuan tersebut. benda sesungguhnya. rasa percaya diri. charta. kegiatan belajar yang potensial dapat mengembangkan karakter peserta didik memenuhi prinsip-prinsip atau kriteria berikut. Input yang dapat memperkenalkan nilai-nilai adalah yang tidak hanya menyajikan materi/pengetahuan. Input c. Secara umum. b. 5 . film. Input Input dapat didefinisikan sebagai bahan/rujukan sebagai titik tolak dilaksanakannya aktivitas belajar oleh peserta didik. guru perlu menambah orientasi tujuan setiap atau sejumlah kegiatan belajar dengan pencapaian sikap atau nilai tertentu. Aktivitas d. saling menghargai. Tujuan Dalam hal tujuan. tetapi juga sikap. Tujuan b. c. kerja keras. Peran peserta didik Dengan demikian. gambar. a. perubahan/adaptasi kegiatan belajar yang dimaksud menyangkut perubahan pada komponen-komponen tersebut. dan sebagainya. Input tersebut dapat berupa teks lisan maupun tertulis. Aktivitas Aktivitas belajar adalah apa yang dilakukan oleh peserta didik (bersama dan/atau tanpa guru) dengan input belajar untuk mencapai tujuan belajar. Aktivitas belajar yang dapat membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai adalah aktivitas-aktivitas belajar aktif yang antara lain mendorong terjadinya autonomous learning dan bersifat learner-centered. Pengaturan (Setting) e. kegiatan belajar yang menanamkan nilai adalah apabila tujuan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengetahuan. Pembelajaran yang memfasilitasi autonomous learning dan berpusat pada siswa secara otomatis akan membantu siswa memperoleh banyak nilai. diagram. Peran guru f. dan sebagainya. baik secara eksplisit atau implisit terbentuk atas enam komponen. model.Sebuah kegiatan belajar (task). grafik.

Agar peserta didik terfasilitasi dalam mengenal. e. Peran guru yang memfasilitasi diinternalisasinya nilai-nilai oleh siswa antara lain guru sebagai fasilitator. Sementara itu kerja kelompok dapat menjadikan siswa memperoleh kemampuan bekerjasama. dan lain-lain. presentasi oleh siswa. guru yang dengan efektif dan efisien mengembangkan karakter siswa adalah mereka yang ing ngarsa sung tuladha (di depan guru berperan sebagai teladan/memberi contoh). dan pemberi umpan balik. Masingmasing setting berimplikasi terhadap nilai-nilai yang terdidik. Pengaturan (Setting) Pengaturan (setting) pembelajaran berkaitan dengan kapan dan di mana kegiatan dilaksanakan.eksperimen. berapa lama. partisipan. tut wuri handayani (di belakang guru memberi daya semangat dan dorongan bagi peserta didik). Karena cenderung dinyatakan secara implisit. Peran guru Peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit. berpasangan. menjadi peduli. Mengutip ajaran Ki Hajar Dewantara. pelaku eksperimen. Pernyataan eksplisit peran guru pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. atau dalam kelompok. motivator. guru perlu melakukan inferensi terhadap peran peserta didik pada kebanyakan kegiatan pembelajaran. Peran peserta didik Seperti halnya dengan peran guru dalam kegiatan belajar pada buku ajar. dan menginternalisasi karakter. guru perlu melakukan inferensi terhadap peran guru pada kebanyakan kegiatan pembelajaran apabila buku guru tidak tersedia. Setting waktu penyelesaian tugas yang pendek (sedikit). ing madya mangun karsa (di tengah-tengah peserta didik guru membangun prakarsa dan bekerja sama dengan mereka). peran peserta didik biasanya tidak dinyatakan secara eksplisit juga. Pernyataan eksplisit peran peserta didik pada umumnya ditulis pada buku petunjuk guru. dan mengerjakan proyek. peserta didik harus diberi peran aktif dalam pembelajaran. 6 . misalnya akan menjadikan peserta didik terbiasa kerja dengan cepat sehingga menghargai waktu dengan baik. f. d. Karena cenderung dinyatakan secara implisit. apakah secara individu. pengamatan/observasi. saling menghargai. Peran-peran tersebut antara lain sebagai partisipan diskusi. debat.

dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan/atau ajaran agamanya. Menanamkan semua butir nilai tersebut merupakan tugas yang sangat berat.1. Selain itu. 7 . inti. Oleh karena itu. Diagram 1. nilai-nilai utama tersebut disarikan dari butir-butir SKL. perkataan. perlu dipilih nilai-nilai tertentu sebagai nilai utama yang penanamannya diprioritaskan. pelaksana proyek. prinsip-prinsip Contextual Teaching and Learning disarankan diaplikasikan pada semua tahapan pembelajaran karena prinsip-prinsip pembelajaran tersebut sekaligus dapat memfasilitasi terinternalisasinya nilai-nilai. perilaku guru sepanjang proses pembelajaran harus merupakan model pelaksanaan nilai-nilai bagi peserta didik. Pelaksanaan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dari tahapan kegiatan pendahuluan. berikut menggambarkan penanaman karakter melalui pelaksanaan pembelajaran. Penanaman Karakter melalui Pelaksanaan Pembelajaran D. Nilai-nilai Karakter untuk SMP Ada banyak nilai (sekitar 80 butir) yang dapat dikembangkan pada peserta didik. Sebagaimana disebutkan di depan. Kereligiusan Pikiran.penyaji hasil-hasil diskusi dan eksperimen.1. dsb. yaitu: 1. INTERVENSI Contextual Teaching and Learning Pendahul uan Inti: Eksplorasi Elaborasi Konfirmasi Penutup HABITUASI Diagram 1. Untuk tingkat SMP. 2. dan penutup. dipilih dan dilaksanakan agar peserta didik mempraktikkan nilai-nilai karakter yang ditargetkan.

Ketangguhan Sikap dan perilaku pantang menyerah atau tidak pernah putus asa ketika menghadapi berbagai kesulitan dalam melaksanakan kegiatan atau tugas sehingga mampu mengatasi kesulitan tersebut dalam mencapai tujuan. alam. tepat. baik terhadap diri dan pihak lain. Kecerdasan Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu tugas secara cermat. dan tatanan) di sekitar dirinya. Berpikir logis. bersikap. 8. 3. Keberanian mengambil risiko Kesiapan menerima risiko/akibat yang mungkin timbul dari tindakan nyata. gagasan menjadi tindakan 11. 10. dan cepat. dan pekerjaan. tindakan. Kedemokratisan Cara berfikir. 7. Berorientasi pada tindakan Kemampuan untuk mewujudkan nyata. 5. Kemandirian Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. 8 . Kejujuran Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan. 6. Kepedulian Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah dan memperbaiki penyimpangan dan kerusakan (manusia.2. dan inovatif Berpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki. 9. kritis. 4. dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. kreatif. Berjiwa kepemimpinan Kemampuan mengarahkan dan mengajak individu atau kelompok untuk mencapai tujuan dengan berpegang pada asas-asas kepemimpinan berbasis budaya bangsa.

bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. 13. 16. dan didengar. 15. 20. 19. Percaya diri Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhadap pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya. lingkungan (alam. dan penghargaan yang tinggi terhadap pengetahuan. Kedisiplinan Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. kepedulian. dan budaya).12. negara dan Tuhan YME. Kerja keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya. 17. Cinta ilmu Cara berpikir. terhadap diri sendiri. Kepatuhan terhadap aturan-aturan sosial Sikap menurut dan taat terhadap aturan-aturan berkenaan dengan masyarakat dan kepentingan umum. Tanggung jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan. 14. 18. 21. sosial. Menghargai karya dan prestasi orang lain 9 . Gaya hidup sehat Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan. dilihat. Keingintahuan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya. Kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain Sikap tahu dan mengerti serta melaksanakan apa yang menjadi milik/hak diri sendiri dan orang lain serta tugas/kewajiban diri sendiri serta orang lain. masyarakat.

22. Kereligiusan Kejujuran Kecerdasan Ketangguhan Kedemokratisan Kepedulian Keenam butir nilai tersebut ditanamkan melalui semua mata pelajaran dengan intensitas penanaman lebih dibandingkan penanaman nilai-nilai lainnya. bersikap. Dengan kata lain. 24. 5.1 10 . perlu dipilih sejumlah nilai utama sebagai pangkal tolak bagi penanaman nilai-nilai lainnya pada setiap mata pelajaran. dan mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain. 6. Tabel 1. Dengan demikian setiap mata pelajaran memfokuskan pada penanaman nilai-nilai utama tertentu yang paling dekat dengan karakteristik mata pelajaran yang bersangkutan. dan politik bangsanya. dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan. suku. Di antara butir-butir nilai tersebut di atas. ekonomi. tidak setiap mata pelajaran diberi integrasi semua butir nilai tetapi beberapa nilai utama saja walaupun tidak berarti bahwa nilai-nilai yang lain tersebut tidak diperkenankan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran tersebut. lingkungan fisik. Oleh karena itu. enam butir dipilih sebagai nilai-nilai pokok sebagai pangkal tolak pengembangan. 2. budaya. 23. kepedulian. penanaman nilai menjadi sangat berat. Pemetaan Nilai-nilai Karakter untuk Integrasi dalam Mata Pelajaran Apabila semua nilai tersebut di atas harus ditanamkan dengan intensitas yang sama pada setiap mata pelajaran. sosial. dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa. yaitu: 1. Nasionalisme Cara berfikir. adat. 3. E. sifat.Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat. 4. budaya. dan agama. Kesantunan Sifat yang halus dan baik dari sudut pandang tata bahasa maupun tata perilakunya ke semua orang. Menghargai keberagaman Sikap memberikan respek/hormat terhadap berbagai macam hal baik yang berbentuk fisik.

nasionalisme. kedemokratisan. dan inovatif. kritis. Bahasa Inggris 8. kritis. dan percaya diri. dan cinta ilmu. kedemokratisan. kejujuran. ketangguhan. cinta ilmu. kedisiplinan. kecerdasan. Kereligiusan. Mata Pelajaran 1. kecerdasan. berfikir logis. kedemokratisan. nasionalisme. berjiwa kepemimpinan. kecerdasan. tanggung jawab. kreatif dan inovatif. kritis. kejujuran. ketangguhan. kejujuran. kesadaran akan hak dan kewajiban. ketangguhan. kemandirian. kritis. menghargai keberagaman. kepatuhan terhadap aturan sosial. Kereligiusan. tanggung jawab. keingintahuan. berpikir logis. Matematika 5. kesantunan. dan inovatif. Pendidikan Agama Nilai Utama Kereligiusan. kejujuran. kedemokratisan. PKn 3. dan kerja keras. bekerjasama. kepedulian. ketangguhan. dan kepatuhan terhadap aturan sosial. ketangguhan. keingintahuan. percaya diri. kedisiplinan. kedemokratisan. kepatuhan terhadap aturan sosial. kepedulian. kreatif. kejujuran. keberanian mengambil risiko. kemandirian. keingintahuan. kepedulian. kejujuran. kedemokratisan. dan berorientasi pada tindakan. ketangguhan. percaya diri. kepedulian. gaya hidup sehat. kecerdasan. menghargai keberagaman. nasionalisme. kejujuran. kepedulian. kepedulian. percaya diri. kecerdasan. berpikir logis. kecerdasan. percaya diri. menghargai keberagaman. keingintahuan. dan 2. IPS 6. kejujuran. kedemokratisan. IPA 7. kecerdasan. kecerdasan. gaya hidup sehat. ketangguhan. kemandirian. menghargai keberagaman. kepedulian. berpikir logis. kejujuran. kesantunan.menyajikan contoh distribusi nilai-nilai pokok dan utama ke dalam semua mata pelajaran. Bahasa Indonesia 4. menghargai keberagaman. Kereligiusan. dan nasionalisme. serta kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain. kepedulian. kepedulian. kedemokratisan. menghargai keberagaman. Kereligiusan. kerja keras. tanggung jawab. Kereligiusan. Kereligiusan. Seni Budaya 11 . Kereligiusan. kesantunan. ketangguhan. kreatif. kerja keras.

Penjasorkes 10. menghargai keberagaman.1. kecerdasan. kedemokratisan. gaya hidup sehat. Kereligiusan. RPP. kritis. kepedulian. kepedulian. ketangguhan. menghargai karya orang lain. Kereligiusan. kecerdasan. dan bahan ajar). kejujuran. dan nasionalisme. dan memotivasi siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dipelajarinya dengan kehidupan mereka. 12 . 1. Tabel 1. Pada dasarnya pembelajaran kontekstual merupakan konsep pembelajaran yang membantu guru dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Pembelajaran kontekstual menerapkan sejumlah prinsip belajar. kemandirian. kreatif. kemandirian. kedemokratisan. kedisiplinan. dan evaluasi yang mengembangkan karakter adalah prinsip-prinsip pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang selama ini telah diperkenalkan kepada guru. Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter Sebagaimana disebutkan di depan. dan menghargai karya orang lain. ketangguhan. Konstruktivisme (Constructivism) Konstrukstivisme adalah teori belajar yang menyatakan bahwa orang menyusun atau membangun pemahaman mereka terhadap sesuatu berdasarkan pengalaman-pengalaman baru dan pengetahuan awal dan kepercayaan mereka. integrasi pendidikan karakter di dalam proses pembelajaran dilaksanakan mulai dari tahap perencanaan. kejujuran.Muatan Lokal menghargai karya orang lain. Prinsip-prinsip tersebut secara singkat dijelaskan berikut ini.TIK/ Keterampila n 11. kecerdasan. keingintahuan. percaya diri. Contoh Distribusi Nilai-Nilai Utama ke dalam Mata Pelajaran F. dan inovatif. serta menghargai karya dan prestasi orang lain. kejujuran. termasuk guru-guru SMP seluruh Indonesia sejak 2002. berpikir logis. ketangguhan. Kereligiusan.9. dan evaluasi pembelajaran pada semua mata pelajaran. melaksanakan proses pembelajaran. kedemokratisan. Di antara prinsip-prinsip yang dapat diadopsi dalam membuat perencanaan pembelajaran (merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian dalam silabus. kepedulian. dan kedisiplinan. kerja keras. pelaksanaan. tanggung jawab.

Dalam pembelajaran yang produktif. Pertanyaan digunakan guru untuk mendorong. menjadikan pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa. d. mendemonstrasikan. guru mengajukan pertanyaan kepada siswa untuk mendorong aktivitas berpikirnya. mengecek pemahaman siswa. b. Penerapan teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. antara lain berfikir kritis dan logis. c. berlatih secara fisik. mengetahui hal-hal yang sudah diketahui siswa. menggali informasi. interpretasi. Bertanya (Questioning) Penggunaan pertanyaan untuk menuntun berpikir siswa lebih baik daripada sekedar memberi siswa informasi untuk memperdalam pemahaman siswa. bertanggung jawab. dan percaya diri.Pemahaman konsep yang mendalam dikembangkan melalui pengalaman-pengalaman belajar otentik dan bermakna. memfokuskan perhatian siswa pada sesuatu yang dikehendaki guru. dan menilai kemampuan berpikir siswa. mengetahui sejauh mana keingintahuan siswa. Pembelajaran yang menggunakan pertanyaan-pertanyaan untuk menuntun siswa mencapai tujuan belajar dapat mengembangkan 13 . menyegarkan kembali pengetahuan siswa. menghargai orang lain. cinta ilmu. dan penjelasan. mandiri. menulis karangan. menyadarkan siswa agar menerapkan strategi mereka sendiri dalam belajar. baik teknis maupun akademis. Tugas guru dalam pembelajaran konstruktivisme memfasilitasi proses pembelajaran dengan: adalah a. Siswa belajar mengajukan pertanyaan tentang fenomena. praktik mengerjakan sesuatu. menciptakan gagasan. rasa ingin tahu. membimbing. Pembelajaran dirancang dalam bentuk siswa bekerja. c. siswa membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar. memberi kesempatan siswa menemukan dan menerapkan idenya sendiri. dan belajar untuk saling bertanya tentang bukti. dan sebagainya. f. g. membangkitkan respon siswa. b. 2. kegiatan bertanya berguna untuk: a. e. Pembelajaran dikemas menjadi proses ‘mengkonstruksi’ bukan ‘menerima’ pengetahuan. belajar bagaimana menyusun pertanyaan yang dapat diuji. Dalam proses pembelajaran.

mengkomunikasikan atau menyajikan hasil karya pada pembaca. laporan. menghargai pendapat orang lain.Inkuiri (Inquiry) Inkuiri adalah proses pembelajaran yang diawali dengan pengamatan dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul. 14 . Masyarakat Belajar (Learning Community) Masyarakat belajar adalah sekelompok siswa yang terikat dalam kegiatan belajar agar terjadi proses belajar lebih dalam. bagan. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut didapat melalui siklus menyusun hipotesis. Langkah-langkah kegiatan inkuiri: a. membuat pengamatan. merumuskan masalah (dalam mata pelajaran apa pun) mengamati atau melakukan observasi menganalisis dan menyajikan hasil dalam tulisan. rasa ingin tahu. rasa ingin tahu. tidak ada pihak yang menganggap paling tahu. kreatif. dan inovatif. mengembangkan cara pengujian hipotesis.berbagai karakter. pembentukan kelompok kecil. 4. teman sekelas. Konsep ini didasarkan pada ide bahwa belajar secara bersama lebih baik daripada belajar secara individual. dan karya lain. 3. dan percaya diri. b. Masyarakat belajar bisa terjadi apabila ada proses komunikasi dua arah. d. Praktik masyarakat belajar terwujud dalam: a. jujur. Semua siswa harus mempunyai kesempatan untuk berbicara dan berbagi ide. antara lain berfikir kritis. dan bekerjasama untuk membangun pengetahuan dengan teman di dalam kelompoknya. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan masyarakat belajar memberi informasi yang diperlukan oleh teman bicaranya dan sekaligus juga meminta informasi yang diperlukan dari teman belajarnya. pembentukan kelompok besar. c. Pembelajaran yang menerapkan prinsip inkuiri dapat mengembangkan berbagai karakter. dan tanggung jawab. mendengarkan ide siswa lain dengan cermat. atau yang lain. Kegiatan saling belajar ini bisa terjadi jika tidak ada pihak yang dominan dalam komunikasi. menghargai pendapat orang lain. dan menyusun teori serta konsep yang berdasar pada data dan pengetahuan. antara lain berfikir kritis dan logis. tidak ada pihak yang merasa segan untuk bertanya. Semua pihak saling mendengarkan. santun. guru. santun. tabel. logis. gambar. b.

Guru olah raga memberi contoh berenang gaya kupu-kupu di hadapan siswa. dan lainnya). menghargai pendapat orang lain. Refleksi (Reflection) Refleksi dilakukan agar siswa memikirkan kembali apa yang telah mereka pelajari dan lakukan selama proses pembelajaran untuk membantu mereka menemukan makna personal masing-masing. demokratis. Guru PKn mendatangkan seorang veteran kemerdekaan ke kelas. e. Guru bukan satusatunya model. olahragawan. dan lain sebagainya. Guru Geografi menunjukkan peta jadi yang dapat digunakan sebagai contoh siswa dalam merancang peta daerahnya. Refleksi biasanya dilakukan pada akhir pembelajaran antara lain 15 . menghargai orang lain. santun.c. dan belajar. bekerja kelompok dengan kelas di atasnya. Penerapan prinsip masyarakat belajar di dalam proses pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter. Pemodelan tidak jarang memerlukan siswa untuk berpikir dengan mengeluarkan suara keras dan mendemonstrasikan apa yang akan dikerjakan siswa. Guru Pendidikan Agama Islam memberi contoh bagaimana shalat yang benar. d. yang dalam bahasa agama (Islam) adalah uswah hasanah (teladan yang baik). c. lalu siswa diminta bertanya jawab dengan tokoh tersebut. b. bertutur kata dan berperilaku yang benar. bekerja dengan kelas sederajat. bekerja dengan masyarakat. antara lain kerjasama. polisi. Model dapat dirancang dengan melibatkan siswa. bekerja. mendatangkan ‘ahli’ ke kelas (tokoh. Pada saat pembelajaran. petani. Contoh praktik pemodelan di kelas: a. Guru Biologi mendemonstrasikan penggunaan termometer suhu badan. Pemodelan (Modeling) Istilah lain pemodelan adalah keteladanan. Pemodelan dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan rasa ingin tahu. d. sering guru memodelkan bagaimana agar siswa belajar. Guru menunjukkan bagaimana melakukan sesuatu untuk mempelajari sesuatu yang baru. 6. dokter. membaca al-Quran yang benar. Pemodelan adalah proses penampilan suatu contoh agar orang lain berpikir. 5. dan rasa percaya diri. dan tanggung jawab. f. patuh pada aturan sosial. e.

saling memberi komentar karya. Bahasa untuk menyajikan materi merupakan bahasa Indonesia yang baku. G. Dari sisi grafika. menulis jurnal. Refleksi dalam pembelajaran antara lain dapat menumbuhkan kemampuan berfikir logis dan kritis. bahasa. Potensi Penggunaan BSE dalam Pendidikan Karakter Buku-buku pelajaran SMP yang telah masuk dalam daftar BSE (Buku Sekolah Elektronik) memenuhi kelayakan isi. dan menghargai pendapat orang lain. Penggunaan BSE untuk Pendidikan Karakter 1. Penilaian autentik dalam pembelajaran dapat mengembangkan berbagai karakter antara lain kejujuran. Selain itu. dan gagasan/pesan disajikan secara koheren. mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. tanya-jawab. BSE pada 16 . penyampaian kesan dan pesan. Penilaian autentik seharusnya dapat menjelaskan bagaimana siswa menyelesaikan masalah dan dimungkinkan memiliki lebih dari satu solusi yang benar. BSE memenuhi berbagai ketentuan kegrafikaan. penyajian. Penilaian Otentik (Authentic Assessment) Penilaian autentik sesungguhnya adalah suatu istilah yang diciptakan untuk menjelaskan berbagai metode penilaian alternatif. tanggung jawab. Berbagai metode tersebut memungkinkan siswa dapat mendemonstrasikan kemampuannya untuk menyelesaikan tugastugas. 7. dan cinta ilmu. menghargai karya dan prestasi orang lain.melalui diskusi. memecahkan masalah. Selanjutnya isi/materi disajikan dan/atau dibelajarkan melalui pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa. dan catatan pada buku harian. kedisiplinan. Dalam hal isi. setiap BSE memuat semua SK/KD sebagaimana ditetapkan melalui Permen Diknas 22/2006 dengan cakupan dan kedalaman pembahasan yang memadai. Strategi penilaian yang cocok dengan kriteria yang dimaksudkan adalah suatu kombinasi dari beberapa teknik penilaian. Berbagai simulasi tersebut semestinya dapat mengekspresikan prestasi (performance) yang ditemui di dalam praktik dunia nyata seperti tempat kerja. dan grafika. Banyak di antara kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai pelaku pembelajaran yang aktif. sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa SMP. atau mengekspresikan pengetahuannya dengan cara mensimulasikan situasi yang dapat ditemui di dalam dunia nyata di luar lingkungan sekolah.

mengembangkan keberagaman/kebhinnekaan. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. Memerhatikan ciri-ciri tersebut di atas. reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. Revisi (misalnya penambahan isi. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran Umum Penggunaan BSE untuk Pendidikan dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. 17 . yaitu isi. buku-buku tersebut dapat digunakan untuk melaksanakan pendidikan karakter secara terintegrasi dalam pembelajaran. Strategi Karakter Di depan disebutkan bahwa BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan dalam pengembangan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. dan d berturut-turut dari yang paling dianjurkan ke yang kurang dianjurkan. Hanya dengan melakukan sejumlah revisi. dan evaluasi dari bahan ajar. BSE memiliki potensi yang sangat besar untuk digunakan mengembangkan karakter peserta didik secara terpadu dalam pembelajaran. a. kegiatan pembelajaran. Setelah revisi selesai bahan ajar tersebut dicetak dan diberikan kepada siswa. b. penambahan dan/atau perubahan teknik evaluasi) dilakukan secara tertulis pada bahan ajar yang direvisi. Adaptasi jenis a. kegiatan pembelajaran. Dengan melakukan adaptasi seperlunya. mengembangkan keterampilan/ kecakapan. dan teknik evaluasi dari bahan ajar. atau reformulasi dan/atau penambahan kegiatan pembelajaran. Berikut empat jenis adaptasi yang dapat dilakukan. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam tiga aspek sekaligus. c.umumnya tidak bias gender. serta jiwa kewirausahaan. dan membangun karakter. Revisi (misalnya penambahan isi. buku-buku pelajaran yang telah masuk daftar BSE akan dengan efektif memfasilitasi peserta didik memperoleh pengetahuan. b. 2.

penambahan atau perubahan teknik penilaian) secara tertulis tetapi pada lembar terpisah.c. Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Adaptasi jenis ini melibatkan revisi dalam satu atau dua dari tiga aspek berikut: isi. Guru membuat sejumlah adaptasi (misalnya penambahan isi. tidak menyatu dengan bahan ajar. dan evaluasi dari bahan ajar. perubahan atau penambahan kegiatan pembelajaran. 18 . kegiatan pembelajaran. Catatan-catatan pada lembar-lembar terpisah tersebut digunakan oleh guru selama proses pembelajaran.

. PAI merupakan mata pelajaran yang dikembangkan dari ajaranajaran pokok (dasar) yang terdapat dalam agama Islam. terutama sumber ajaran dan sendi-sendi Islam lainnya. PAI tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja. semua mata pelajaran yang memiliki tujuan tersebut harus seiring dan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh mata pelajaran PAI. sehingga PAI merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. 3. Ditinjau dari segi muatan pendidikannya. 19 . dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam. PAI adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman. Dengan demikian. tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif (sikap) dan psikomotornya (perilaku). Oleh karena itu. 4. Adapun karakteristik mata pelajaran PAI di SMP adalah sebagai berikut: 1. tetapi PAI lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt. Diberikannya mata pelajaran PAI. mata pelajaran PAI dapat dijadikan bekal untuk mempelajari berbagai bidang ilmu atau mata pelajaran lain. Hasil dari PAI adalah sikap perilaku (karakter) peserta didik sehari-hari yang sejalan dengan ajaran Islam. khususnya di SMP. PAI merupakan mata pelajaran pokok yang menjadi salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan mata pelajaran lain yang bertujuan untuk mengembangkan kepribadian dan moral (karakter) peserta didik. Nilai-nilai Karakter untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sebelum menguraikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). berbudi pekerti yang luhur (berkarakter/berakhlak mulia). akan diungkap secara singkat karakteristik umum mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai gambaran sejauhmana nilai-nilai utama (karakter) yang terkandung dalam mata pelajaran ini.BAGIAN II PANDUAN KHUSUS MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM A. Pada saat bersamaan. sehingga akan semakin memperkuat pembentukan karakter dan keilmuannya. 2.

Secara umum mata pelajaran PAI didasarkan pada ketentuanketentuan yang ada pada dua sumber pokok ajaran Islam. Ushuluddin. yakni dengan mendasari peserta didik aqidah (fondasi) yang kokoh lalu mendorong untuk melaksanakan semua ketentuan Allah dan Rasul-Nya (syariah) secara utuh. Dengan demikian. Prinsip-prinsip dasar PAI tertuang dalam tiga kerangka dasar ajaran Islam. Dengan melalui metode Ijtihad (dalil aqli) para ulama mengembangkan prinsip-prinsip PAI tersebut dengan lebih rinci dan mendetail dalam bentuk fiqih dan hasil-hasil ijtihad lainnya. tetapi ia juga membutuhkan pendidikan budi pekerti. 7. serta memiliki ilmu pengetahuan dan kreativitas yang memadai.5. Mencapai akhlak yang karimah (karakter mulia) adalah tujuan sebenarnya dari pendidikan Islam. Jika hal ini diimplementasikan di sekolah (SMP). Tujuan ini yang sebenarnya merupakan misi utama diutusnya Nabi Muhammad saw. syariah. maka akan terbentuk peserta didik yang memiliki akhlak (karakter) mulia yang utuh baik dalam hubungan vertikal (hablun minallah) maupun horisontal (hablun minannas). kejujuran. Sejalan dengan konsep ini maka semua mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan kepada peserta didik haruslah mengandung muatan pendidikan akhlak (pendidikan karakter) dan setiap guru haruslah memerhatikan akhlak atau karakter peserta didiknya. Tujuan akhir dari mata pelajaran PAI di SMP adalah terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia (manusia berkarakter). Dari ketiga prinsip dasar itulah berkembang berbagai kajian keislaman (ilmu-ilmu agama) seperti Ilmu Kalam (Theologi Islam. 20 . dan ilmu. akal. cita rasa. pendidikan akhlak (pendidikan karakter) adalah jiwa Pendidikan Agama Islam (PAI). 6. yaitu al-Quran dan Sunnah/hadis Nabi Muhammad saw. dan Ilmu Akhlak (Etika Islam. Moralitas Islam) yang merupakan pengembangan dari akhlak. di dunia. kemauan. yaitu aqidah. Ilmu Tauhid) yang merupakan pengembangan dari aqidah. Ilmu Fiqih yang merupakan pengembangan dari syariah. dan kepribadian. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam nilainilai karakter utama meliputi 17 nilai. yaitu: kereligiusan. Pada bagian pertama buku (panduan) ini sudah diuraikan nilainilai karakter (24 nilai) yang akan dikembangkan agar bisa dimiliki dan dipraktikkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari melalui semua mata pelajaran di Sekolah Menengah Pertama. Peserta didik membutuhkan kekuatan dalam hal jasmani. termasuk kajian-kajian yang terkait dengan ilmu dan teknologi serta seni dan budaya yang dapat dituangkan dalam berbagai mata pelajaran di SMP. perasaan. (dalil naqli). Secara khusus masing-masing mata pelajaran memiliki nilai-nilai karakter utama dan karakter pokok. dan akhlak.

6) tidak menyontek dalam mengerjakan ujian atau ulangan sekolah. 2) mampu menjawab soal-soal ujian (ulangan) dengan cepat. yaitu kereligiusan. 1) mampu mengerjakan suatu pekerjaan dengan cermat. kesantunan. 3) selalu mengerjakan tugas-tugas guru seperti pekerjaan rumah dan lain-lain sesuai dengan ketentuan yang ada. 4) tidak berbohong kepada siapa pun. 2) selalu mengatakan sesuai dengan apa yang dilakukan. kepatuhan terhadap aturan sosial. dan benar. tepat. gaya hidup sehat. kedisiplinan. dan cepat. dan kerja keras. kesadaran akan hak dan kewajiban. 21 1. cinta ilmu. kecerdasan. kedemokratisan. Adapun indikator-indikator yang bisa dilihat dari nilai-nilai karakter utama di atas di antaranya adalah: No. ketangguhan. dengan didasari iman (aqidah) yang benar. Kecerdasan . 5) tidak mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya. kedemokratisan. semua nilai yang 17 ini termasuk nilai-nilai karakter utama yang harus terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. percaya diri. keingintahuan. 1) selalu mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. Jadi.kecerdasan. tepat. 3) bersikap dan berperilaku yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan atau hukumhukum agama. menghargai keberagaman. tanggung jawab. kepedulian. 2) menjauhi larangan-larangan Allah (agama) baik yang termasuk dalam dosa-dosa besar maupun dosa-dosa kecil. dan kepedulian. Dari 17 nilai itu ada 6 nilai karakter pokok yang menjadi pangkal tolak pengembangan karakter di SMP. Kejujuran 3. Nilai Karakter Indikator 1) menjalankan perintah-perintah Allah (agama) baik dalam beribadah maupun bermuamalah. ketangguhan. 4) tidak melakukan perbuatan-perbuatan sehari-hari yang melanggar hukum-hukum agama. Kereligiusan 2. kejujuran.

4) mampu mengambil keputusan yang tepat. 2) mengambil keputusan secara bersamasama baik di sekolah. 1) tanggap akan lingkungan sekitar. 3) tidak putus asa ketika tidak naik kelas atau tidak lulus ujian.3) mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. 6) membantu orang lain yang butuh pertolongan. Tanggung jawab 22 . 2) menaati dan melaksanakan kesepakatan 5. atau alat-alat lain yang tidak digunakan. maupun dengan teman-teman di masyarakat. 1) menjunjung tinggi kebersamaan. 1) menaati dan melaksanakan hukum-hukum dan aturan-aturan yang berlaku. 4. 2) sanggup menerima kegagalan dan berusaha untuk memperbaikinya. kipas/AC. 3) membersihkan ruang kelas dan papan tulis yang kotor. kran air. 4) merapikan meja kursi yang berserakan. 2) mematikan lampu. 5) berdiskusi dengan baik dan tidak emosional. di tengah keluarga. Kepedulian 7. 4) tidak memaksakan pendapat kepada orang lain. 4) kuat dan tabah menghadapi berbagai cobaan dan tantangan. 3) menghormati keputusan bersama meskipun tidak sesuai dengan yang diinginkan. 7) mengingatkan orang lain yang dalam keadaan berbahaya. listrik. 5) menjaga lingkungan sekolah tetap bersih. Ketangguhan 1) tidak pernah putus asa dalam menghadapi berbagai persoalan di sekolah dan keluarga. 5) berusaha keras untuk bisa melepaskan diri dari masalah yang dihadapi. Kedemokratisa n 6. baik di sekolah maupun di tengah keluarga.

1) selalu belajar dengan giat. Kesantunan 10. 3) melaksanakan shalat/ibadah tepat waktu. 2) memakai seragam sesuai ketentuan sekolah. 1) bertutur kata dengan lemah lembut. 4) patuh dan melaksanakan semua kewajiban sekolah dan di luar sekolah.dalam keluarga. 5) tidak mengganggu orang lain dalam melaksanakan kewajiban. 8. 2) mengucapkan salam ketika bertemu orang lain. Kerja keras 11. Kedisiplinan 23 . 2) menjalankan kewajiban tanpa mengganggu hak orang lain. 3) tidak pernah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan di sekolah dan keluarga. 1) datang dan pulang sekolah tepat waktu. 4) tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan. 4) memilih kata-kata atau bahasa yang tepat ketika berbicara. 3) mendahulukan pelaksanaan kewajiban sebelum menuntut hak. 3) berani mengambil risiko atas perbuatan yang dilakukan. terutama dengan orang yang dihormati seperti orang tua dan guru. 2) mengerjakan tugas dan kewajiban di sekolah secara maksimal. 5) selalu membantu orang tua di rumah. 9. 3) berjalan dengan penuh kesopanan dan tidak menyombongkan diri. 5) memohon izin ketika akan keluar dari ruangan kelas ketika pembelajaran berlangsung. Kesadaran akan hak dan kewajiban 1) menjunjung tinggi keadilan. 4) menghormati hak-hak orang lain. 5) tidak mengalihkan tugas dan kewajiban kepada orang lain. 4) mengatur waktu untuk belajar dan untuk yang lainnya.

4) suka berdiskusi tentang ilmu pengetahuan. 12. 1) merasa senang dengan keberadaannya. 5) suka membaca al-Quran. 6) suka bergaul dengan orang lain. 2) memiliki buku-buku ilmu pengetahuan yang dibutuhkan. 4) suka mendengarkan berita lewat radio.5) makan dan tidur tepat waktu. 1) suka membaca buku. 5) suka melakukan perjalanan (bepergian) dalam mencari ilmu. 2) mengikuti berbagai kegiatan di sekolah 13. 1) tidak pernah merasa puas dalam mencari ilmu. hadis. Keingintahua n 15. 3) tidak membuang buku-buku yang bermanfaat. 2) menjalankan aktivitas keagamaan di sekolah tanpa menyinggung dan mengganggu orang lain. Kepatuhan terhadap 24 . 5) tidak ragu dalam mengambil keputusan. 2) bangga menjai siswa di sekolahnya 3) tidak merasa minder di hadapan siswa atau orang lain. dan kitabkitab sebagai sumber ilmu pengetahuan. 3) menghormati orang lain yang berbeda dalam berkeyakinan dan beragama. 1) mengikuti kerja bakti di lingkungannya. Percaya diri 16. 3) suka membaca koran dan sumber berita lainnya. Cinta ilmu 14. 5) tidak memaksakan kehendak kepada orang lain. Menghargai keberagaman 1) mengakui adanya perbedaan dalam berbagai hal di sekolah. televisi. 4) menghormati orang lain yang berbeda dalam menjalankan tradisi dan budaya. termasuk al-Quran dan hadis. maupun media yang lain. 4) selalu belajar untuk meningkatkan kualitas diri. 2) suka bertanya kepada orang lain.

misalnya al-Quran yang merupakan salah satu kitab Allah dan menjadi kitab suci umat Islam. 8) tidak bertato. peserta didik akan langsung mengalami apa yang dipelajari sehingga peserta didik memiliki motivasi besar untuk memahaminya dan pada akhirnya terdorong untuk mempraktikkannya. Di bawah ini akan dikemukakan beberapa contoh kegiatan pembelajaran yang cukup efektif dan efisien di kelas. 1. terutama kehidupan peserta didik. Peserta didik kemudian diajak untuk melihat al-Quran lalu diajak berdiskusi Kontekstual (Contextual Teaching and 25 .aturan sosial dan di luar sekolah. 1) mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal dan baik 2) makan dan minum secukupnya. Dengan cara ini. 4) ikut serta dalam menjaga ketenangan dan keamanan lingkungan. Pembelajaran Learning) Pembelajaran model ini dilakukan dengan menghubungkan tema atau materi yang dikaji dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kegiatan Pembelajaran yang Mengembangkan Karakter pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk merealisasikan nilai-nilai karakter dalam diri siswa di SMP dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di luar sekolah. pakaian. 5) menjaga anggota badan. 3) tidak melakukan sesuatu yang melanggar kepentingan umum. 3) bekerja dan beristirahat secukupnya. SK/KD yang dikaji hendaknya dikaitkan dengan permasalahan yang aktual yang benar-benar terjadi dan dialami peserta didik. 6) menjauhi merokok. dan lingkungan selalu bersih. 17. 5) suka bekerja sama dengan masyarakat sekitar. 4) tidak berangan-angan yang berlebihan. Kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien hendaknya diupayakan dalam merealisasikan nilai-nilai karakter tersebut. peserta didik diajak langsung melihat bukti adanya kitabkitab Allah tersebut. Sebagai contoh ketika mengajarkan aqidah dengan tema iman kepada kitab-kitab Allah. bisa ditempuh melalui berbagai bentuk kegiatan pembelajaran di kelas. Gaya hidup sehat B. 7) menjauhi miras dan narkoba.

Contoh lain misalnya ketika mengajarkan fikih tentang thaharah (bersuci) peserta didik diajak langsung praktik tentang bagaimana membersihkan kotoran (najis) dan juga praktik wudlu dan mandi untuk menghilangkan hadas. dan lain sebagainya. dan lain sebagainya. dan ketangguhan. model Jigsaw. Sebagai contoh. kesabaran. sehingga dalam waktu yang singkat bisa diperoleh informasi yang lebih komprehensif tentang sejarah Nabi Muhammad saw. kepedulian. Team Game Tournament (TGT). 3. 2. Di antara contoh kompetensi yang bisa dicapai melalui model ini adalah kompetensi yang 26 . untuk mempelajari sejarah Nabi Muhammad saw.tentang al-Quran dan peserta didik dimotivasi agar bisa membaca. Tidak semua SK/KD dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bisa dicapai dengan model pembelajaran ini. Dengan model pembelajaran ini cukup mudah bagi guru memotivasi peserta didik untuk bersikap dan berperilaku yang menunjukkan nilai-nilai karakter sesuai dengan tema atau materi yang dikaji. dan mengamalkan isi kandungan al-Quran sedikit demi sedikit. kesantunan. Banyak model pembelajaran yang bisa dilakukan dalam rangka pembelajaran kooperatif. peserta didik melakukan diskusi kelompok dengan tema-tema diskusi yang sudah ditentukan. seperti kejujuran. serta kecintaannya terhadap ilmu. Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) Pembelajaran inkuiri adalah satu model pembelajaran yang dikemas sedemikian rupa agar peserta didik mampu menemukan pengetahuan atau konsep-konsep yang ada dalam mata pelajaran tertentu secara mandiri melalui berbagai fenomena yang dipelajari. meningkat rasa keingintahuan dan kecerdasannya. kecerdasan. memahami. Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang menekankan kerjasama di antara peserta didik di kelas. Melalui model ini guru bisa mengamati bagaimana peserta didik berdiskusi sambil memberikan penilaian proses terutama dalam penerapan nilai-nilai karakter. Learning Together (belajar bersama). Selanjutnya anak diajak untuk selalu berpola hidup sehat dan bersih dengan menjelaskan manfaat dan hikmah kebersihan dan kesehatan serta menyebutkan contohcontoh akibat baik dari berpola sehat dan bersih dan akibat buruk mengabaikan pola sehat dan bersih. misalnya model diskusi kelompok. kedemokratisan. misalnya kecerdasan. diskusi kelas. Peserta didik juga diminta untuk meneladani karakterkarakter mulia yang ada pada diri Nabi Muhammad saw. kesantunan. Melalui model ini peserta didik dikondisikan agar memiliki nilai-nilai kerja keras. keingintahuan.

Pemodelan Dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terutama untuk pembinaan karakter para siswa. Guru terus memantau peserta didik dalam proses pembelajaran agar efektif. Yang menjadi model utama dalam hal ini adalah guru agama dan semua guru yang ada di sekolah. memiliki kepedulian dan tangguh jawab yang tinggi. dan Menyenangkan) Prinsip-prinsip yang menonjol dalam pembelajaran model PAKEM di antaranya adalah peserta didik harus aktif dalam pembelajaran ini dan pembelajaran harus menyenangkan peserta didik. Ceramah diperlukan bila perlu. Yang juga harus diperhatikan bahwa pembelajaran harus tetap efektif. guru PAI harus menunjukkan kejujuran di hadapan para siswa. Efektif. Pembelajaran Model PAKEM (Pembelajaran Aktif. Sebagai contoh. peserta didik dikondisikan untuk belajar langsung melafalkan ayat-ayat al-Quran dibantu dengan media yang mendukung. LCD. dan sejarah peradaban Islam. terutama karakter-karakter yang ditargetkan. yakni mencapai tujuan yang direncanakan. Dalam aktivitas sehari-hari di kelas dan sekolah khususnya dan di luar sekolah umumnya. Guru juga bisa menunjukkan beberapa model dari tokohtokoh berkarakter yang berhasil dalam hidupnya. guru harus menjadi model berkarakter di hadapan para siswa. misalnya dengan media komputer (laptop). ketika membelajarkan al-Quran.terkait dengan aqidah. pemodelan (pemberian uswah hasanah/teladan yang baik) merupakan metode yang cukuf efektif. Pembelajaran harus dikemas agar peserta didik benar-benar aktif dan kreatif. kejujuran. 5. Guru agama harus menjadi model dalam berkarakter di hadapan para siswa dalam berbagai hal. baik yang masih 27 . 4. memiliki kecerdasan yang tinggi terutama terhadap kompetensi-kompetensi PAI. harus demokratis dalam proses pembelajaran di kelas. kepedulian. kecerdasan. Kreatif. seperti kereligiusan. muamalah. misalnya dengan menkondisikan peserta didik aktif belajar dan melakukan sesuatu. ketangguhan. Karena itu. dan menunjukkan karakter-karakter mulia lainnya di hadapan para siswa. atau media lain yang memungkinkan peserta didik untuk senang dalam belajar. Untuk membuat peserta didik senang dalam belajar maka guru harus memfasilitasi peserta didik dengan berbagai media atau alat yang mendukung pembelajaran. dan kedemokratisan. Cukup banyak materi atau kompetensi dalam tiga bidang itu yang bisa dikaji melalui model pembelajaran ini. memiliki ketangguhan untuk mendidik dan berdakwah. Guru tidak lagi ceramah yang membuat peserta didik hanya pasif mendengarkan ceramahnya.

kebutuhan dan kepentingan orang lain. Bagaimanapun juga. Sebagai contoh dalam pembelajaran PAI. (3) peserta didik menuliskan responsnya masing-masing. sudah memberikan kenikmatan yang begitu banyak kepadanya. Guru selalu memberi motivasi kepada peserta didik agar menyadari apa yang dipelajari dan mensikapinya dengan benar. seperti kelengkapan dan kesempurnaan bentuk fisiknya. (5) mengajak peserta didik melihat konsekuesi dari tiap tindakannya. Dr. Dalam beberapa kasus. peserta didik diajak untuk memerhatikan betapa Allah swt.. (6) meminta peserta didik untuk menentukan pilihannya sendiri. Model pembelajaran sebagai berikut: a. Langkah-langkah pembelajaran konsiderasi: (1) menghadapkan peserta didik pada situasi yang mengandung konsiderasi. Ing. Dalam pembelajaran model ini peserta didik antara lain diminta untuk berinteraksi dengan sumbersumber belajar agar mencapai hasil belajar yang baik. pembelajaran sikap merupakan tujuan atau sasaran utama dari suatu pembelajaran. guru memodelkan Nabi Muhammad saw. dan lain sebagainya. sehingga tumbuh kesadaran untuk bersyukur (berterima kasih) kepada-Nya. adalah contoh dari model pembelajaran ini. sehingga mereka dapat bergaul. (4) peserta didik menganalisis respons peserta didik lain. lebih memerhatikan orang lain. Pembelajaran Afektif Pembelajaran afektif adalah model pembelajaran yang menekankan tumbuhnya sikap pada diri peserta didik dari proses pembelajaran yang diikuti. Habibie. terutama dalam rangka pendidikan karakter. bekerja sama. guru memodelkan Prof. 6. Misalnya untuk memotivasi siswa agar jujur. pembelajaran sikap adalah salah satu komponen atau fokus utama dari suatu pembelajaran. Model pembentukan rasional 28 . b. agar siswa cerdas. Model konsiderasi afektif yang banyak digunakan adalah Melalui penggunaan model konsiderasi (consideration model) peserta didik didorong untuk lebih peduli.hidup maupun yang sudah meninggal dunia. (2) meminta peserta didik menganalisis situasi untuk menemukan isyarat-isyarat yang tersembunyi berkenaan dengan perasaan. Kampanye anti-narkoba dan pelatihanpelatihan yang berkaitan dengan penanganannya misalnya. dan hidup secara harmonis dengan orang lain.

Model pembentukan rasional (rational building model) bertujuan mengembangkan kematangan pemikiran tentang nilai-nilai. Langkah-langkah pembelajaran rasional: (1) menigidentifikasi situasi di mana ada ketidakserasian atau penyimpangan tindakan, (2) menghimpun informasi tambahan, (3) menganalisis situasi dengan berpegang pada norma, prinsip, atau ketentuan yang berlaku dalam masyarakat, (4) mencari alternatif tindakan dengan memikirkan akibat-akibatnya, (5) mengambil keputusan dengan berpegang pada prinsip atau ketentuan legal dalam masyarakat. c. Klarifikasi nilai Klarifikasi nilai (value clarification model) merupakan pendekatan mengajar dengan menggunakan pertanyaan atau proses menilai (valuing process) dan membantu peserta didik menguasai keterampilan menilai dalam bidang kehidupan yang kaya nilai. Penggunaan model ini bertujuan, agar para siswa menyadari nilai-nilai yang mereka miliki, memunculkan dan merefleksikannya, sehingga para peserta didik memiliki keterampilan proses menilai. Langkah-langkah pembelajaran klarifikasi nilai: (1) pemilihan: para peserta didik mengadakan pemilihan tindakan secara bebas, dari sejumlah alternatif tindakan mempertimbangkan kebaikan dan akibat-akibatnya, (2) menghargai pemilihan: peserta didik menghargai pilihannya serta memperkuat dan mempertegas pilihannya, (3) berbuat: peserta didik melakukan perbuatan yang berkaitan dengan pilihannya dan mengulanginya pada hal lainnya. d. Pengembangan moral kognitif Perkembangan moral manusia berlangsung melalui restrukturalisasi atau reorganisasi kognitif, yang berlangsung secara berangsur melalui tahap prakonvensi, konvensi, dan pascakonvensi. Model ini bertujuan membantu peserta didik mengembangkan kemampauan mempertimbangkan nilai moral secara kognitif. Langkah-langkah pembelajaran moral kognitif: (1) menghadapkan peserta didik pada suatu situasi yang mengandung dilema moral atau pertentangan nilai, (2) peserta didik diminta memilih salah satu tindakan yang mengandung nilai moral tertentu, (3) peserta didik diminta mendiskusikan/menganalisis kebaikan dan kejelekannya, (4) peserta didik didorong untuk mencari tindakan-tindakan yang lebih baik, (5) peserta didik menerapkan tindakan-tindakan tersebut. 29

e. Model nondirektif Para peserta didik memiliki potensi dan kemampuan untuk berkembang sendiri. Perkembangan pribadi yang utuh berlangsung dalam suasana permisif dan kondusif. Guru hendaknya menghargai potensi dan kemampuan peserta didik dan berperan sebagai fasilitator/konselor dalam pengembangan kepribadiannya. Penggunaan model ini bertujuan membantu peserta didik mengaktualisasikan dirinya. Langkah-langkah pembelajaran nondirektif adalah: (1) menciptakan sesuatu yang permisif melalui ekspresi bebas, (2) pengungkapan peserta didik mengemukakan perasaan, pemikiran, dan masalah-masalah yang dihadapinya, guru menerima dan memberikan klarifikasi, (3) pengembangan pemahaman (insight), peserta didik mendiskusikan masalah, guru memberikan dorongan, (4) perencanaan dan penentuan keputusan, peserta didik merencanakan dan menentukan keputusan, guru memberikan klarifikasi, (5) integrasi, peserta didik memperoleh pemahaman lebih luas dan mengembangkan kegiatan-kegiatan positif. C. Penggunaan BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter 1. Gambaran Umum BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Perlu ditegaskan di sini bahwa Buku Sekolah Elektronik (BSE) merupakan buku yang dihasilkan melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya, baik isi, penyajian, bahasa, maupun grafikanya. BSE diupayakan dalam rangka membantu para guru dan siswa untuk dengan mudah memperoleh buku-buku yang baik untuk dijadikan sebagai sumber atau bahan ajar dalam proses pembelajaran di kelas, terutama dalam pembinaan karakter siswa. BSE untuk mata pelajaran PAI hingga panduan ini dibuat masih dalam proses penyelesaian, sehingga dalam waktu dekat BSE untuk PAI segera bisa didapatkan, baik melalui internet maupun di toko-toko buku. Jika guru tidak menemukan BSE PAI maka guru bisa juga mengambil buku-buku ajar lain dengan ketentuan seperti BSE. Dari hasil content analysis terhadap BSE dan juga format penilaian buku dari Pusat Perbukuan dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bahwa buku yang baik bisa dilihat dalam empat hal seperti berikut: a. Isi

30

Apa yang harus diperhatikan dalam melihat isi BSE atau Buku Ajar PAI adalah sebagai berikut: 1) Kesesuaian uraian materi dengan SK dan KD, yang bisa dilihat dari segi: a) kelengkapan materinya, b) keluasan materinya, dan c) kedalaman materinya. 2) Ketepatan materi, yang bisa dilihat dari segi: a) sumber materi yang digunakan, b) pokok bahasan, c) subpokok bahasan, d) contoh-contohnya, e) gambar, foto, dan ilustrasi yang digunakan, f) konsep-konsep atau definisi yang digunakan, g) ayat-ayat al-Quran dan hadis yang digunakan, dan h) acuan, sumber, atau daftar pustaka yang digunakan. 3) Pendukung materi, yang bisa dilihat dari segi: a) tidak bias gender, b) tidak mengandung SARA, c) berwawasan kebangsaan, dan d) tidak bertentangan dengan HAM. 4) Terkait dengan pendidikan karakter, buku itu bisa dilihat dari segi: a) kesesuaian isi materi yang dikaji dengan nilai-nilai karakter yang dituju, b) apakah kegiatan atau metode pembelajaran yang ada mendukung pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju, dan c) apakah gambaran umum isi materi yang dikaji di buku itu sudah layak untuk pengembangan nilai-nilai karakter yang dituju.

b. Metode pembelajaran Untuk menelaah BSE atau Buku Ajar PAI yang akan digunakan, terutama terkait dengan metode pembelajaran atau cara penyajian, perlu diperhatikan hal-hal berikut: 1) Kelengkapan penyajian dalam buku yang meliputi: a) bagian awal mulai dari sampul, kata pengantar, dafatar isi, hingga pendahuluan, b) bagian inti mulai dari judul bab, uraian bab, ringkasan, gambar/ilustrasi, latihan atau uji kompetensi, dan

31

Bahasa yang baik dalam penulisan buku bisa dilihat dari segi: 1) kesesuaiannya dengan pengguna buku (peserta didik). indeks. 32 . bahasa juga sangat penting untuk diperhatikan. dan f) mendorong dan memotivasi peserta didik untuk berkarakter sesuai dengan nilai-nilai karakter yang ada dalam materi yang dikaji. 3) bahasanya santun dan lugas. Bahasa Bahasa menjadi sangat penting dalam pendidikan karakter. b) koherensi antaralinea. 2) bahasa yang digunakan komunikatif dan interaktif. Buku yang baik adalah buku yang menggunakan bahasa yang baik pula. 4) kesesuaian dengan kaidah bahasa yang benar (Ejaan Yang Disempurnakan). dan lampiran. d. bisa diperhatikan hal-hal berikut: 1) buku tidak memuat gambar-gambar yang terlarang secara mutlak. 2) Metode penyajian/pembelajaran dalam buku yang bisa dilihat dari segi: a) keruntutan penyajian dalam buku mulai ketertautan antarkalimat dalam alinea. atau gambar-gambar lain yang sejenis. 2) buku tidak memuat gambar-gambar yang mempertontonkan aurat manusia dan mengundang birahi (nafsu). c) konsistensi dalam penggunaan istilah atau konsep yang digunakan. e) mendorong keingintahuan peserta didik.c) bagian akhir yang meliputi daftar pustaka. dan antarbab dalam buku. dan antarbab. Dalam penulisan buku. glosarium. antarsubbab. terutama yang mendukung pendidikan karakter. antarsubbab dalam bab. bahasanya sopan (santun) dan tidak “jorok”. 5) tingkat keterbacaannya. c. antaralinea dalam subbab. misalnya gambar Nabi Muhamma saw. dan 6) yang khusus terkait dengan pendidikan karakter. d) berpusat pada peserta didik dan mendorong kemandirian belajar. mengingat salah satu indikator karakter seseorang bisa dilihat dari segi bahasa yang digunakan dalam bertutur kata. Grafika Untuk melihat buku yang baik dari segi grafika.

bahasa. Berdasarkan data-data mengenai draf buku PAI yang masuk dalam penilaian Pusat Perbukuan tahun 2010 yang sudah berlalu. Hal terpenting. BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam belum ada yang dicetak atau dimasukkan ke internet. 4) buku tidak memuat gambar-gambar yang berisi praktikpraktik kekerasan atau perbuatan terlarang lainnya. dan grafika seperti di atas. maka belum bisa diberikan rekomendasi di sini terkait dengan BSE mata pelajaran Pendidikan Agama Islam mana yang layak untuk digunakan sebagai bahan ajar yang bernuansa pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI atau mana yang tidak layak. Namun yang perlu dicermati adalah BSE yang bisa digunakan untuk bahan ajar dalam proses pembelajaran PAI adalah yang dari segi isinya benar-benar bermuatan nilai-nilai karakter dan dari segi penyajian dengan berbagai perangkatnya benar-banar mendorong terbentuknya karakter mulia. dan 5) buku memuat gambar-gambar atau ilustrasi yang berisi pesan-pesan untuk berkarakter mulia. metode. dalam rangka pendidikan karakter. 2. buku PAI yang akan digunakan harus buku yang mendorong para peserta didik untuk menjadi manusia yang berkarakter atau berakhlak mulia. Demikian juga. atau meminimalkan gambar manusia. Namun demikian. e. Potensi BSE Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Karena hingga panduan ini dibuat. Guru tinggal mengadaptasi bahan (materi) dari buku dimaksud dan ditulis ulang dengan beberapa tambahan penjelasan yang diperlukan terutama ditekankan pada 33 . bahasa dan kegrafikaannya mendukung terwujudnya karakter mulia bagi peserta didik.3) jika dimungkinkan buku yang tidak ada gambar manusianya. maka sudah bisa dipastikan bahwa buku PAI yang sudah lolos seleksi dan masuk dalam kategori BSE pasti sudah memenuhi kriteria-kriteria yang meliputi isi. Strategi Penggunaan BSE Mata Pelajaran Agama Islam untuk Pendidikan Karakter Pendidikan a. Adaptasi lengkap sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi ini ditempuh jika guru menemukan buku BSE atau buku lain yang memenuhi kriteria seperti yang digambarkan di atas. para guru bisa memilih buku-buku yang sudah beredar di pasaran dengan berpedoman pada ketentuanketentuan di atas.

taat. Membiasakan perilaku tawadlu’. Manusia adalah hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa di hadapan Allah swt. Adapun KD-nya: 4. qana’ah.1. Karena itu tawadlu’ merupakan salah satu sifat mulia yang sekaligus menjadi bagian dari akhlak mulia. dan 4. 1. Sikap tawadlu’ merupakan lawan dari sikap takabur (sombong). Pengertian Tawadlu’ Dari segi bahasa kata tawadlu’ berasal dari bahasa Arab tawadlu’. Sebagian orang ada yang berpenampilan sederhana. Orang yang bertawadlu’ menganggap dirinya tidak lebih dari orang lain. Bahan ajarnya: (satu contoh nilai karakter: tawadlu’ dan taat) A. qana’ah. Sebagai siswa tentunya kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ ini dalam kehidupan kalian sehari-hari. atau menjatuhkan. dan sabar. Inilah di antara gambaran perilaku manusia yang sebagiannya ada yang merendahkan diri dan sebagian yang lain selalu sombong. orang yang bertakabur memandang dirinya melebihi orang lain. taat. bicaranya selalu tinggi sambil menyombongkan diri. Orang yang bertawadlu’ adalah orang yang menyadari bahwa 34 . Sikap tawadlu’ merupakan sikap mulia yang lahir dari kesadaran akan kemahakuasaan Allah swt. atas segala hamba-Nya. Perilaku orang yang selalu merendahkan diri di hadapan orang lain dan juga di hadapan Allah disebut tawadlu’. dan tidak pernah merasa rendah di hadapan orang lain. Sebagai contoh: bahan ajar yang diambil dari suatu buku yang menguraikan SK/KD tentang akhlak. Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadlu’. Sebaliknya. qana’ah. Sementara itu banyak juga orang yang dalam kehidupan sehari-hari selalu berpenampilan “serba wah”. Sikap tawadlu’ merupakan kunci bagi seseorang untuk dapat dinilai baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. dan sabar. Kata ini berasal dari kata wadla’a yang berarti merendahkan.2. 4.penanaman nilai-nilai karakter bagi peserta didik. Untuk mendalami masalah tawadlu’ ini kalian dapat mengikuti uraikan seperti di bawah.3. meletakkan. dan tidak pernah sombong dan berlebihan dalam bertingkah laku. Para ahli mengartikan tawadlu’ sebagai sikap merendahkan diri atau rendah hati. yaitu SK 4 SMP Klas 7 semester 1: Membiasakan perilaku terpuji. taat. Menjelaskan pengertian tawadlu’. Tawadlu’ Perlu diperhatikan: Dalam kehidupan sehari-hari kalian tentu pernah mengamati tingkah laku orang lain dan mungkin juga menyadari tingkah laku kalian sendiri. dan sabar. rendah diri.

Allah swt. orang yang bertawadlu’ akan mendapatkan rahmat dari Allah Yang Maha Rahman dan Maha Rahim. maka manusia tidaklah pantas menunjukkan kesombongan di hadapan manusia lain. Dengan kesadaran seperti dalam ayat di atas. misalnya: a.” (QS. c. dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan. b. Agar kalian dapat menjadi orang yang bertawadlu’. Mau mengunjungi orang lain meskipun dia lebih rendah derajatnya atau lebih rendah ilmunya. Bergaul dengan orang awam (orang kebanyakan) dengan merendahkan diri tanpa memandang dirinya lebih tinggi dari mereka. d. an-Nahl (16): 53). Dalam al-Quran dinyatakan: :‫) النحل‬ َ ْ ُ َ ْ َ ِ ْ َِ َ ّ ّ ُ ُ ّ َ َ ِ ّ ُ ِ َ ِ َ ٍ َ ْ ِ ْ ِ ْ ُ ِ َ َ ‫وما بكم من نعمة فمن ال ثم إذا مسكم الضر ف جإليه تج جأرون‬ (3 Artinya: “Dan apa saja ni`mat yang ada pada kamu. al-Furqan (25): 63). mereka mengucapkan kata-kata yang baik. apalagi di hadapan Allah swt. Sikap rendah diri atau rendah hati merupakan sikap positif yang akan mengantarkan seseorang mendapat penghormatan dari orang lain. Berdiri dari tempat duduknya dalam suatu majlis (tempat pertemuan) untuk menyambut kedatangan dan menghormati orang yang lebih mulia dan lebih berilmu. 35 . maka kalian harus selalu berusaha melakukan perbuatan-perbuatan yang menunjukkan sikap tawadlu’.” (QS. maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan. Sebaliknya ia akan selalu menundukkan diri dan merasa rendah di hadapan orang lain. kecuali jika sikap tersebut akan merugikan agama atau umat Islam. terutama di hadapan Allah swt. Tidak menonjolkan diri di hadapan orang yang sederajat. Sikap tawadlu’ dapat terlihat dalam perilaku-perilaku seseorang sehari-hari. Yang lebih utama lagi. dan mengantarkannya ke pintu ke luar jika yang bersangkutan meninggalkan tempatnya.apa yang dimiliki dan yang diraihnya merupakan anugerah dan rahmat dari Allah swt. berfirman: ُ ُ َ ‫َْ ْ ِ َ ْ ً َِ َ َ ط‬ ‫و ِبججادرحمجج ٰن الججذين يمشججون علججى الرض هونججا وإذا خججا َبهم‬ ََ َ ْ ُ ْ َ َ ِ ّ ِ ْ ّ ُ‫َع َ ال‬ (63 :‫الجاهلون قالوا سلما )الفرقان‬ ً َ َ ْ ُ َ َ ْ ُِ َ ْ Artinya: “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka. maka dari Allahlah (datangnya).

karena dia dapat bergaul dengan siapa pun tanpa memerhatikan status sosial dan derajatnya. Untuk memperoleh hikmah tersebut kalian harus berusaha membiasakan sikap tawadlu’ sejak dini. agar teman-teman kalian tidak iri dan cemburu dengan kalian. Biasakah kalian berpakaian sederhana dan makan makanan yang biasa di makan teman-teman kalian. (QS. Silahkan kalian berusaha untuk melakukan perilaku-perilaku yang menunjukkan sikap tawadlu’ ini sehingga kalian benar-benar menjadi orang yang bertawadlu’ baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. al-Furqan (25): 63). Dalam kehidupan sehari-hari orang yang bertawadlu’ akan memperoleh penghormatan dari orang-orang di sekitarnya. Kalian harus memulai sejak sekarang dan jangan ditunda-tunda. kalian harus tetap berusaha untuk melakukannya. Mau duduk-duduk bersama dengan orang-orang fakir miskin. Apapun tantangannya. jangan lupa kalian harus selalu bertawadlu’ di hadapan Allah. guruguru kalian. misalnya ketika shalat. baik dari dalam diri kalian maupun dari luar diri kalian. masih banyak perilaku sehari-hari yang menunjukkan adanya sikap tawadu’ pada diri seseorang. Membiasakan Perilaku Tawadlu’ Tawadlu’ merupakah salah satu bentuk akhlak mulia yang tercermin dalam perilaku Nabi Muhammad saw. Yang harus kalian lakukan adalah: Mulailah kalian bersikap tawadlu’ di hadapan orang tua kalian. Di samping itu. di hadapan teman-teman kalian di sekolah. dan juga di hadapan masyarakat pada umumnya.e. f. Hikmah yang diperoleh orang yang bertawadlu’ adalah selalu mendapatkan rahmat atau kasih sayang dari Allah swt. dan bersedia mengabulkan undangan mereka. meskipun kalian mampu membeli makanan dan pakaian yang mahal-mahal. terutama ketika kalian sedang beribadah kepada-Nya. jika kalian ingin memperoleh hikmah tersebut. Mesti saja untuk melakukan tawadlu’ ini banyak tantangannya. ketika berpuasa. ia akan mendapatkan banyak manfaat dari masyarakat yang lebih luas. Dengan luasnya tali silaturrahim yang dibangun. Tidak makan dan minum secara berlebihan serta tidak memakai pakaian yang menunjukkan kemegahan dan kesombongan. dan yang sejenisnya. 36 . Tentu saja. orang-orang cacat fisik. 2.

Kata tha’a berarti tunduk. ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya). atau kepada orang yang selalu dihormatinya. tentu saja kita tidak boleh menaatinya. sehingga ia termasuk orang yang benar-benar taat. Taat Perlu diperhatikan: Menaati perintah bukanlah suatu yang gampang. dan Rasulullah saw. Lebih mudah memerintah orang lain daripada menaati perintah orang lain. Untuk lebih jelasnya tentang taat ini ikutilah uraian di bawah ini. Pengertian Taat Dari segi bahasa. jika kamu benar-benar 37 . pemerintah. para ulama. Tentu saja menaati sesuatu tidak bisa sembarangan. Yang paling celaka adalah seseorang yang sama sekali tidak mampu menaati aturan atau perintah sedikit pun. gurunya. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. Dari arti bahasa seperti itu dapat dipahami bahwa orang yang taat adalah orang yang tunduk dan patuh kepada Allah swt. Terkait dengan masalah taat ini Allah swt. Taat merupakan salah satu dari perintah Allah terhadap orangorang yang beriman kepada yang pantas untuk ditaati. 1. sementara mereka sendiri lupa tidak menaati aturan yang ada. Terhadap aturan-aturan yang tidak sesuai dengan perintah Allah. Taati juga masih dibagi-bagi lagi menurut siapa yang harus ditaati. patuh.B. Para pemimpin kita sering memerintah orang lain dan harus ditaati perintahnya. sementara sebagian yang lainnya tidak ditaati. seperti orang tuanya. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). dan ulil amri di antara kamu. kata taat berasal dari bahasa Arab tha’ah yang berakar pada kata tha’a. Yang patut ditaati adalah aturan-aturan yang sesuai dengan perintah Allah swt. Ada juga seseorang yang mampu menaati aturan hanya sebagian saja. Ada seseorang yang mampu menaati aturan atau perintah secara penuh. Menaati yang kata dasarnya taat bisa dibagi dalam berbagai tingkatan. atau taat. dan sebagainya. berfirman dalam al-Quran surat anNisa’ (4) ayat 59: ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman.

(yakni: makhluk Allah) tidak boleh menyalahi perintah Allah swt.” (HR. Taat kepada Allah swt. Di atas sudah disebutkan satu ayat al-Quran yang menegaskan perintah kepada orang-orang yang beriman agar taat kepada Allah swt. Ahmad).. Ketaatan kepada selain Allah swt. 2. merupakan dasar dari semua ketaatan terhadap selain Allah swt. Sementara itu ketaatan kepada ulil amri (para ulama dan pemerintah) dibatasi oleh ketentuan. merupakan kunci dan patokan untuk menaati yang lain. Rasulullah. dalam keadaan bagaimanapun. Hal ini ditegaskan dalam al-Quran surat an-Nisa’ (4): 65: َ َّ ُ ْ ُ ْ َ َ َ َ ْ َ ْ ُ ّ َ ُ َ َ ْ ُ َ َ َ َ َ َ ْ‫فل وربّك ل يؤمُنون حّٰتى يحكموك فيما شجر بَيَنهم ثم ل يجدوا في‬ ۤ ِ ُِْ َ ِ ِْ (65 :‫أن ُسهم حرجا مما قضيت ويسلموا تسليما )النساء‬ ً ْ ِْ َ ْ ُ َّ ُ َ َ ْ َ َ ّ ِ ً َ َ ْ ِ ِ ‫َ ْف‬ 38 .. selanjutnya akan diuraikan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. guru. selama tidak bertentangan dengan perintah Allah dan Rasulullah (al-Quran dan Sunnah). Artinya ketaatan kepada Allah swt.beriman kepada Allah dan hari kemudian. ketaatan kepada Rasulullah saw. an-Nisa’ (4): 59). atau bermaksiat kepada Allah swt. harus diikuti oleh ketaatan kepada Rasulullah saw. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. Ketaatan kepada Allah dan Rasulullah tidak dibatasi oleh apapun. Ayat di atas dengan tegas memerintahkan kepada orang-orang yang beriman agar selalu taat kepada Allah.” (QS. Ketaatan kepada Allah Swt. bersabda: (‫)رواه أحمد‬ ّ َ َ ّ َ ِ ِ َ ِ ْ َ ِ ٍ ْ ُْ َ ِ َ َ َ َ ‫ل طاعة لمخلوق في معصية ال عز و جل‬ Artinya: “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk dalam rangka berbuat maksiat kepada Allah ‘Azza wa Jalla. dan juga ketaatan kepada orang tua. ketaatan kepada ulil amri (ulama dan pemerintah). sekalipun hal itu tidak sesuai dengan keinginannya. Untuk memahami masalah taat secara lebih rinci. Terkait dengan hal ini Rasulullah saw. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang Muslim dalam rangka taat kepada Allah swt. dan ulil amri.? Seorang Muslim harus selalu taat dan patuh kepada Allah swt. atau orangorang yang pantas dihormati. Ia tidak boleh melampaui batas dan harus mengikuti semua perintah Allah swt. Artinya semua perintah Allah dan Rasulullah harus ditaati dan semua larangan Allah dan Rasulullah harus dijauhi. Taat kepada Allah swt.

menerima semua kehendak Allah merupakan salah satu dari rukun iman yang enam. demikian juga Muslim.Artinya: “Maka demi Tuhanmu. dan Rasulullah saw. Sebagaimana shalat. seperti “wirid” (membaca kalimah-kalimah thayyibah) dan selalu berdoa kepada Allah swt. dengan tulus juga harus selalu menerima semua kehendak dan ketentuan-Nya. kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan. b. selanjutnya akan melaksanakan seluruh kewajiban dan rukun Islam secara sempurna dan didasari dengan niat yang tulus ikhlas. mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan. Orang yang taat kepada Allah swt. juga harus selalu berpuasa di bulan Ramadlan semata-mata mencari keridoan Allah swt. Ia melaksanakan semua kewajibannya tanpa ragu-ragu dan tidak pernah mencari-cari alasan untuk tidak melaksanakannya. Perintah shalat dan zakat sering disebut beriringan dalam al-Quran. zakat juga merupakan pilar Islam yang tidak boleh ditinggalkan bagi yang mampu. juga harus selalu mencari rido-Nya. Ia juga selalu berpuasa sunnah untuk meraih keutamaan perintah berpuasa. dalam setiap perilakunya. Orang yang taat kepada Allah swt. Bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. Orang yang taat kepada Allah swt. juga selalu membayar zakat jika memiliki harta yang cukup sesuai dengan ketentuan yang ada. Tanpa ketaatan kepada keduanya seseorang tidak dapat dikatakan beriman (mu’min).” (QS. Ia juga menambah amalan-amalan lain yang terkait dengan pelaksanaan shalat. Di samping melaksanakan shalat wajib. Ia tidak berusaha untuk mencari persetujuan selain dari-Nya. dan didasari dengan iman yang murni. Dan akhirnya orang yang taat kepada Allah akan menyempurnakan keislamannya dengan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah (Makkah) jika 39 . Ia selalu melaksanakan shalat tepat pada waktunya dan tidak pernah meninggalkannya. ia juga melaksanakan shalat-shalat sunnat untuk mendapatkan kesempurnaan dari perintah shalat. yang dapat dilakukan oleh seorang Muslim dalam kehidupannya sehari-hari di antaranya adalah: a. an-Nisa’ (4): 65). Ayat di atas menegaskan kepatuhan mutlak kepada Allah swt. Shalat merupakan tiang agama dan kunci amal baik seorang Muslim dalam beribadah kepada Allah swt. meskipun boleh jadi hal ini mengakibatkan orang lain membencinya. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya memiliki kedudukan yang sama dalam hal kewajiban yang harus dilaksanakan seorang Muslim. Hal ini karena. dan mereka menerima dengan sepenuhnya. Orang yang taat kepada Allah swt. Ia selalu melaksanakan shalat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. c. Orang yang taat kepada Allah swt. d.

3. selain surga. Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Kalian juga perlu latihan melaksanakan zakat dan haji sehingga kelak kalian akan benar-benar dapat melaksanakan kedua kewajiban ini dengan baik jika kalian mampu. Dalam QS. Barang siapa yang mengikuti dan menaati Rasulullah. Taat kepada Rasulullah saw. adalah mengikuti Rasulullah. an-Nisa’ (4): 80 Allah swt. Dalam hal ini Allah swt. maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (QS. misalnya kalian harus menerima kondisi kalian seperti sekarang ini. berfirman: (80 :‫)النساء‬ 40 . Mulailah dari yang paling mudah dan mendasar. Kalian jangan mudah mengeluh.mampu. Dengan haji inilah ia akan meraih kebaikan yang sempurna (mabrur) yang tidak ada balasan yang layak kepadanya dari Allah swt. Jika ada yang kurang baik. Kalian harus selalu melaksanakan shalat-shalat wajib dan jika perlu ditambah dengan shalat-salat sunnah. Dalam berbagai ayat al-Quran Allah menegaskan bahwa ketaatan kepada Allah swt. Dalam ayat yang lain Allah swt. Pada bulan Ramadlan kalian juga harus berpuasa penuh satu bulan. an-Nisa’ (4): 80). menegaskan bahwa bukti seseorang cinta kepada Allah swt. Dan barangsiapa yang berpaling (dari keta`atan itu). seperti di atas dalam kehidupan kalian seharihari. Apa yang harus kalian lakukan? Kalian harus berusaha menerapkan bentuk-bentuk ketaatan kepada Allah swt. sesungguhnya ia telah menta`ati Allah. harus dibuktikan dengan menaati Rasulullah saw. Kewajiban kalian selaku seorang Muslim harus kalian penuhi dengan sebaik-baiknya. usahakan untuk memperbaikinya. merupakan konsekuensi dari taat dan patuh kepada Allah swt. akan mencintainya dan akan mengampuni dosa-dosanya. berfirman: ‫من يطع الرسول فقد أطاع ال ومن تول ٰى فمآ أرسلناك عليهم حفيظججا‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ْ ََ َ َ ْ َ ْ َ َ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ َ ْ َ َ َ ُ ّ ِ ِ ُ ْ َ Artinya: “Barangsiapa yang menta`ati Rasul itu. maka Allah swt. kecuali ada halangan.

‫قلْ إن كنتم تحبون ال فاتبعوني يحببكم ال ويغفر لك جم ذن جوبكم وال ج‬ ُ َ ْ ُ َْ ُُ ْ ُ َ ْ ِ ْ ََ ُ ُ ُ ْ ِْ ُ ْ ِْ ُ ِّ َ َ َ ْ ِّ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ُ (31 :‫غ ُور رحيم )آل عمران‬ ٌ ْ ِ َ ٌ ْ ‫َف‬ Artinya: “Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. Ali ‘Imran (3): 32. yang wajib hukumnya. Hal ini bisa dilihat misalnya dalam QS. Dalam hal shalat. Ali ‘Imran (3): 31). Karena itulah taat dan patuh kepada Rasulullah saw. melainkan untuk dita`ati dengan seizin Allah. Demikian firman Allah swt. Rasulullah saw. misalnya. Kita tidak bisa mewujudkan ketaatan kita kepada Allah jika tidak menaati Rasulullah. niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosadosamu. bersabda: (‫)رواه البخاري‬ ‫َلوا كما رأيتموني أصلي‬ َّ ُ ِ ْ ُ ُ ْ ََ َ َ ْ ّ‫ص‬ 41 . an-Nisa’ (4): 64). juga menyatakan bahwa diutusnya Rasulullah saw. dalam QS. selalu beriringan dengan ketaatan kepada Rasulullah. al-Hasyr (59): 7: (7 :‫)الحشر‬ ‫ومآ ءات ٰيكم الرسول فخذوه ومانه ٰيكم عنه فانتهوا‬ ْ ُ َْ َ ُ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ ْ ُ ُ َ ُ ْ ُ ّ ُ ُ َ َ َ Artinya: “Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. ikutilah aku. Dalam QS. adalah agar ditaati oleh umatnya. menyebutkan bahwa ketaatan kepada Allah swt. an-Nisa’ (4): 59 seperti di atas dan QS. an-Nisa’ (4): 64 Allah swt. merupakan perintah Allah swt. Allah swt. al-Hasyr (59): 7). Taat dan patuh kepada Rasulullah saw. Dalam berbagai ayat al-Quran. Allah swt.” (QS. Hal ini menunjukkan bahwa menaati Rasulullah itu harus total sebagaimana menaati Allah. berfirman: (64 :‫)النساء‬ ِ ِ ْ ِِ َ َ ُِ ّ ِ ٍ ْ ُ َ ْ ِ َ ْ َ ْ َ َ َ ‫ومآ أرسلنا من رسول إل ليطاع بإذن ال‬ Artinya: “Dan kami tidak mengutus seseorang rasul. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (QS. jika kita tidak mengikuti Rasulullah yang mengajarkan cara-cara melakukan shalat. kita tidak dapat melaksanakan shalat yang diperintahkan Allah kepada kita. dilakukan dengan cara mengikuti semua yang diperintahkannya dan meninggalkan semua yang dilarangnya.” (QS." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

siapa yang tidak mengikuti jalan ini.” (HR. Berusahalah kalian melaksanakan sunnah-sunnahnya dengan memulai mempelajari dan memahami sunnah-sunnahnya. dan shalihin (QS. Hal yang sama juga terjadi dalam masalah praktik melakukan ibadah haji dan praktik-praktik ibadah lainnya. merupakan manusia pilihan yang dapat memberi jalan dan penerang untuk meniti jalan yang benar dan lurus sekaligus juga memberi peringatan dan kabar gembira kepada manusia. pastilah ia akan mendapatkan kesesatan baik di dunia maupun di akhirat. an-Nisa’ (4): 69). syuhada’. misalnya dalam pendidikan seperti yang sekarang kalian jalani. Ia berusaha melakukan perintah-perintahnya dan menjauhi laranganlarangannya. Pada akhirnya. Dengan memedomani hadishadis Nabi tersebut dan berusaha menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Jalan lurus yang ditunjukkan Rasulullah saw. kalian harus berusaha semaksimal mungkin untuk selalu menaati perintah-perintah Allah dan Rasulullah. juga menyatakan bahwa orang yang taat kepada Allah dan Rasulullah di akhirat kelak akan bersama para nabi. adalah jalan yang diridoi oleh Allah swt. Dengan begitu kalian akan selalu mendapatkan rahmat dari Allah dan selalu berada dalam bimbingan dan lindungan-Nya. Karena itu. yang paling pokok adalah ia selalu menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah saw. Karena itulah.Artinya: “Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat. Inilah yang dapat mengantarkan kalian dalam meraih kesuksesan di segala bidang yang kalian geluti dan kalian tekuni. Allah swt. Jalan lurus ini juga dilengkapi dengan rambu-rambu untuk dijadikan petunjuk bagaimana melewatinya. Itulah teman-teman terbaik yang akan didapatkan orang yang menataati Allah dan Rasulullah di akhirat kelak. sekaligus berusaha untuk selalu meninggalkan larangan-larangan Allah dan Rasulullah. Bentuk ketaatan seseorang kepada Rasulullah saw. al-Bukhari). Rasulullah saw. Dengan begitu seseorang benar-benar taat kepadanya. Tentu saja langkah awal yang harus kalian lakukan adalah memperbanyak bacaan kalian akan hadis-hadis Nabi saw. Berusahalah dengan keras untuk hal ini! Yang harus kalian lakukan adalah: Kalian harus berusaha menjadikan Rasulullah saw. sehingga kalian mengetahui apa sunnah-sunnah Nabi yang harus kalian terapkan dalam kehidupan kalian sehari-hari. berarti kalian sudah taat kepada Rasulullah 42 . para shiddiqin. termasuk juga praktik-praktik bermuamalah. sebagai figur teladan yang terbaik buat kalian (uswatun hasanah).

Menaati ulama dan ulil amri termasuk salah satu kewajiban kita selaku umat Islam. Namun dalam pemahaman masyarakat kita. Dengan demikian. Dengan kata lain ulil amri berarti yang memiliki urusan atau kekuasaan. ilmu tauhid. dan yang sejenisnya. bukan atas nama pribadi. Orang-orang yang menekuni atau mendalami bidangbidang ilmu selain ilmu-ilmu agama tidak disebut sebagai ulama. tetapi mereka sering disebut sebagai cendekiawan atau pakar ilmu pengetahuan (ilmuwan). khususnya di Indonesia. menaati ulama dan ulil amri berarti taat dan patuh terhadap semua ketetapan atau keputusan yang dibuat oleh para ulama dan para umara’ (pemerintah). Taat kepada Ulil Amri Dari segi bahasa ulil amri berarti pemilik perkara atau kekuasaan. maka kembalikanlah ia kepada Allah (al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya). Adapun yang dimaksud umara’ (pemerintah) adalah para penyelenggara negara mulai dari yang tertinggi (presiden) hingga yang paling rendah (kepala desa) atau mungkin yang lebih rendah dari kepala desa. Sebenarnya makna ulama secara umum meliputi semua bidang ilmu. tanpa dibatasi pada ilmuilmu tertentu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu. kata ulil amri yang terdapat dalam QS. Hal ini didasarkan pada firman Allah swt. dari keseharian kalian. seperti ulama dan pemerintah. dalam al-Quran (sperti sudah disebutkan di atas): ْ ُ ْ ِ ِ ْ َْ ‫يآأيها الذين ءامنوآ أطيعوا ال وأطيعوا الرسججول وأولججي الم جر منكجم‬ ِ َُ َ ُ ّ ُ ْ ِ ََ َ ُ ْ ِ َ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ َ ‫فإن تنازعتم في شيء فردوه إلى ال والرسول إن كنتم تؤمنون بجججال‬ ِ ِ َ ْ ُِ ْ ُ ْ ُْ ُ ْ ِ ِ ْ ُ ّ َ ِ َِ ُ ْ ّ ُ َ ٍ ْ َ ْ ِ ْ ُ ْ َ َ َ ْ ِ َ (59 :‫واليومالخرذ ٰلك خير وأحسن تأويل )النساء‬ ً ْ ِ ْ َ ُ َ ْ ََ ٌ ْ َ َ ِ ِ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman. kata ulama lebih dimaknai sebagai orang-orang yang mendalami berbagai bidang ilmu agama. seperti ilmu-ilmu yang terkait dengan al-Quran dan hadis. 4. an-Nisa’ (4) ayat 59 diterjemahkan menjadi setiap yang memiliki hak untuk mengatur. dan ulil amri di antara kamu. taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya). Dalam buku (kitab tafsir) al-Qur’an dan Terjemahnya yang disusun oleh Departemen Agama RI. jika kamu benar-benar 43 .saw. ilmu fikih. Buang jauh-jauh sifat-sifat negatif yang sangat dibenci oleh Rasulullah saw. Yang dimaksud ulama di sini adalah orang-orang yang mengetahui berbagai macam ilmu secara mendalam dan dapat memberitahukannya kepada orang lain. Mereka melakukan tugasnya untuk kemakmuran negara dan rakyat (bangsa).

seperti dalam bidang hukum. pendidikan. haji. Sedang taat kepada ulil amri tidak bersifat mutlak. Jika keputusan yang mereka buat bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Dalam hal ini kita bahkan 44 . artinya tidak ada prasarat khusus. kepada Rasulullah saw. Melalui ulama kita dapat mengetahui dan mengkaji al-Quran dan Hadis. Ayat di atas memerintahkan orang-orang yang beriman untuk taat kepada Allah swt. Dengan ijtihad mereka lahir berbagai ilmu (agama) yang memudahkan kita untuk memahami dan mengamalkan isi dan ajaran al-Quran dan Hadis. juga Rasulullah saw. Tentu saja kita tidak membabi buta menaati semua ketetapan ulama dan pemerintah. an-Nisa’ (4): 59). zakat. bersabda: (‫)رواه الترمذي‬ ِ َ ِ ْ َ ْ ُ َ َ َ ُ َ َُ ْ ‫العلماء ورثة النبياء‬ Artinya: “Para ulama adalah pewaris para nabi. Berkat jasa ulama ajaran-ajaran Islam tetap lestari hingga sekarang dan di masa-masa mendatang. Semua ketetapan yang harus kita taati adalah yang tidak bertentangan dengan ketetapan Allah swt.beriman kepada Allah dan hari kemudian. puasa.” (HR. Dalam hal ibadah misalnya kita menaati ketentuanketentuan yang lebih praktis dan teknis dalam masalah shalat. Karena begitu besar jasa para ulama ini sampai-sampai Nabi saw. Adapun bentuk ketaatan kita kepada ulama misalnya dengan mengikuti ketetapan atau fatwa-fatwa mereka dalam hal ibadah dan muamalah. Sebagai contoh dalam kehidupan bernegara adalah kita berusaha mengikuti ketetapan pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan kita yang ditetapkan melalui undang-undang atau peraturan-peraturan pemerintah. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. at-Tirmidzi). maka tidak ada kewajiban bagi orang-orang mu’min untuk menaati mereka. ekonomi. dan lain sebagainya.” (QS. yakni jika keputusan atau ketetapan yang mereka buat tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. Ulama adalah orang-orang yang sangat berjasa dalam perkembangan Islam. Jika ketetapan yang mereka buat bertentangan dengan ketetapan Allah atau dalam rangka bermaksiat kepada Allah. Dari ayat di atas dapat juga dipahami bahwa ketaatan terhadap Allah dan Rasulullah bersifat mutlak. dan hal-hal yang terkait dengan semua itu. (dengan memegangi al-Quran). Bentuk ketaatan kepada umara’ (pemerintah) misalnya dengan mengikuti semua ketentuan yang (peraturan) yang mereka buat terkait dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. dan kepada ulil amri (dengan memegangi hasil-hasil ketetapan dan keputusan mereka). (dengan memegangi Sunnahnya). politik. maka kita tidak boleh menaati mereka. tetapi memiliki prasarat khusus.

Guru merupakan orang tua kedua bagi kita. dan lain sebagainya. Merekalah yang melahirkan kita. dan sebaliknya 45 . peraturan rumah tangga.diperintahkan untuk mengingatkan mereka agar kembali kepada ketetapan Allah swt. Karena itu. Islam melalui al-Quran dan hadis Nabi saw. Orang tua memiliki kedudukan yang sangat istimewa di hadapan kita. telah memberikan aturan mengenai apa yang harus kita lakukan terhadap kedua orang tua. Bergaul dengan orang tua tidak sama seperti bergaul dengan orang-orang lain atau teman-teman sebaya kita. peraturan berpolitik. peraturan di masyarakat. dan peraturan-peraturan negara lainnya. Jika ketetapan-ketetapan yang dibuat oleh mereka (ulil amri) tidak bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah maka kalian harus menaatinya. Karena itu kalian harus memulai dengan mengenal berbagai peraturan yang ada di lingkungan kalian. sangat tergantung pada keridoan orang tua. kita harus memberikan penghargaan yang istimewa kepada mereka. Yang dapat kalian lakukan adalah: Kalian jangan menyepelekan ketetapan-ketetapan para ulama dan pemerintah. seperti peraturan sekolah. Kita ada di muka bumi ini lantaran orang tua kita. sehingga kita harus menghormati mereka dan patuh terhadap perintah-perintahnya. Orang tua nomor satu adalah orang tua yang melahirkan kita dan orang tua kedua adalah orang tua yang memberikan kepandaian kepada kita. Kita memiliki dua orang tua. seperti peraturan lalu lintas. yang keduanya selalu disebut dengan kedua orang tua. Dalam sebuah hadis Nabi ditegaskan bahwa keridoan Allah swt. Guru juga merupakan orang yang istimewa bagi kita. Jika peraturan-peraturan itu isinya tidak bertentangan dengan ketentuan agama Islam (al-Quran dan Sunnah). sebab kalian diperintahkan untuk taat kepada mereka. yaitu bapak dan ibu. 5. Dengan begitu kalian nantinya akan taat pada peraturan-peraturan yang kedudukannya lebih tinggi dari itu. Taat kepada Orang Tua dan Guru Orang tua adalah orang yang melahirkan kita. Di samping kita harus memberikan perlakuan yang istimewa kepada kedua orang tua. kita pun harus berbuat yang sama kepada guru. maka kalian harus mematuhinya.

” (HR. kemudian mengasuh.?” Beliau menjawab: “Shalat tepat waktunya”. Aku bertanya lagi: “Kemudian apa?” Beliau menjawab: “Berbuat baik kepada kedua orang tua”. قلت: ثم أي؟ قال: بر الوالدين. mendidik. Keduanya yang melahirkan kita. sangat tergantung pada kemurkaan orang tua. dia berkata: ‫سألت النبى صلى ال عليه وسلم: أى العمل أحب إلى ال تعالى؟‬ َََ ِ َِ ّ َ َ ِ َ َ ْ ّ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ َّ ّ ِ ّ ُ ْ ََ ّ ُ ُ ْ ُ ِ ْ َ ِ َ ْ ّ ِ َ َ ّ َ ّ ُ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ََ ُ َ ّ َ ‫َ ل‬ ‫قا َ: الصلة على وقتها. bersabda: ‫)رواه‬ ‫رضى ال فى رضى الوالدين وسخط ال فى سخط الوالدين‬ َْ ِ َ ْ ِ ْ ُ ِ ِ ُ ْ ُ َ ِ َْ ِ َ ْ َ ِ ِ ُ َ ِ . واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما‬ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ً ِ َ ً ْ َ . terutama ibu kita. Islam menetapkan bahwa berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah wajib dan merupakan amalan utama. Dalam surat al-Isra’ (17) ayat 23-24 Allah swt. Dalam hadis. tanpa ada rasa pamrih atau ingin dibalas jasanya nanti. diriwayatkan melalui shahabat.(‫الترمذى‬ Artinya: “Keridoan Allah terletak pada keridoan kedua orang tua dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan kedua orang tua. Nabi saw. atTirmidzi). Kedua orang tua sangat besar jasanya bagi kita. Tidak ada manusia di muka bumi ini yang paling besar jasanya selain dari kedua orang tua kita.: “Apa amalan yang paling disukai oleh Allah swt.” (HR. kedua orang tua kita harus menjadi prioritas utama yang harus kita beri penghormatan. Kemudian aku bertanya lagi: “Seterusnya apa?” Beliau menjawab: “Jihad fi sabilillah. قلت: ثم‬ .kemurkaan Allah swt. Karena itulah. berfirman: َ َ ْ ِ ّ َ ُْ َ ّ ِ ً َ ِ ِ ْ َ ِ َ ْ ِ َ ُ ّ ِ ّ ِ ۤ ‫َ ّ َ َ َ ْ ُل‬ ‫وقض ٰى ربك أ ّ تعبدو إل إياه وبالوالدين إحْسانا إما يبلغن عندك‬ ۤ‫ُ ا‬ ََ ‫الكب َ أحد رما أو كلهما فل تق ْ ل لما أف ول تنهرهما وقل لهما‬ َ ُ َ ْ ُ َ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ ّ ُ َۤ ‫ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َ َ َ ُ َه‬ ُ ُ ‫قول كريما. al-Bukhari dan Muslim). ‘Abdullah bin Mas’ud.(24-23 : ‫كما ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ ََّ َ َ 46 .(‫أي؟ الجهاد فى سبيل ال )متفق عليه‬ ِ ِ ْ َِ ِ ُ َ ِ ْ ّ َ Artinya: “Aku bertanya kepada Nabi saw. dan membesarkan kita dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang.

terutama setelah keduanya mulai tua (lemah). jangan pula kamu membentak keduanya.” Disabdakan juga: “Jika ibu dan bapakmu memanggil kamu. dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang hormat. Di sinilah arti pentingnya taat kepada orang tua.(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ّ ُ ْ ِ َ ْ َ َ ْ َ ُ َّ َْ ‫الجنة تحت أقدام المهات‬ Artinya: “Surga itu terletak di bawah telapak kaki para ibu. ad-Dailami). dan katakanlah: “Wahai Tuhanku. jika terhadap orang 47 . Nabi bersabda: “Orang yang paling besar haknya kepada anak adalah ibunya. Dari kedua orang tua tersebut.Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan supaya kamu berbuat baik kepada ibu bapak. baik ketika keduanya masih hidup maupun ketika sudah meninggal dunia. datanglah (lebih dahulu) kepada ibumu. sekali-kali janganlah kamu berkata kepada keduanya “ah”. Betapapun pandai dan shalihnya seseorang. Kita harus selalu mengucapkan perkataan yang baik dan sopan. Kita juga diperintahkan untuk selalu mendoakan keduanya agar diampuni dosanya.” (QS. Jawaban Nabi yang pertama sampai ketiga adalah ibunya. al-Isra’ (17): 23-24). terutama ibu. kasihanilah kiranya keduanya. Ahmad). Nabi melalui beberapa hadisnya menjelaskan keutamaan ibu daripada bapak untuk kita hormati. Jangan sekali-kali kita menyakiti keduanya (‘uququl walidain). meskipun hanya sekedar mengucapkan kata “ah” atau perkataan lain yang menyinggung atau menyakiti hati mereka.” (HR. Ada juga hadis Nabi yang diriwayatkan oleh alBukhari dan Muslim yang menjelaskan jawaban Nabi atas pertanyaan seorang sahabat tentang siapa yang lebih berhak untuk dihormati. Hadis tersebut mengisyaratkan bahwa seorang ibu sangat menentukan surga bagi anak-anaknya. Satu hadis lagi yang sangat populer di kalangan umat Islam adalah hadis yang menunjukkan tingginya kedudukan seorang ibu. sebagaimana keduanya telah mengasihani aku masih kecil”. Artinya seorang anak belum dapat masuk surga jika tidak mendapatkan restu dari ibunya. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh al-Hakim. dan baru jawaban Nabi yang keempat adalah bapaknya.” (HR. Berdasarkan ayat di atas kita harus berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain). sampai-sampai Nabi bersabda: . ibulah yang harus didahulukan untuk kita hormati. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya ada dekat denganmu (dalam pemeliharaanmu) sampai berumur lanjut. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang.

yakni sebagai berikut: a. dan membesarkannya. Bersyukurlah kepada-Ku dan 48 . dan menyapihnya dalam dua tahun. merawat. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. kemudian melahirkan. b. maupun masalah lainnya. Menghormati dan memuliakan kedua orang tua dengan penuh rasa terima kasih dan kasih sayang atas jasa-jasa keduanya yang tidak mungkin bisa dinilai dengan apa pun. maka tidak akan memperoleh rido dari Allah swt. Mengikuti keinginan dan saran kedua orang tua dalam berbagai aspek kehidupan. dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik …” (QS. terutama dengan mencari nafkah untuk keluarga dan melindungi keluarga dari berbagai gangguan yang mungkin terjadi. maka tidak ada kewajiban bagi si anak untuk menaati orang tuanya. menyusui. pekerjaan. dan tidak akan dapat memasuki surga-Nya. baik dalam masalah pendidikan.tuanya tidak hormat dan tidak taat.(14 :‫عامين أن اشكر لي ولوالديك إلي المصير )لقمان‬ ُ ْ ِ َ ْ ّ َِ َ ْ َ ِ َ َِ ْ ِ ْ ُ ْ ِ َ ِ ْ َ َ Artinya: “Dan Kami wasiatkan (wajibkan) kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. Sang ibu telah mengandung anak dengan susah payah dan penuh penderitaan. selama semuanya itu tidak bertentangan dengan ajaran Islam. seperti yang dijelaskan oleh ayat al-Quran di bawah ini: ‫وإن جاهدا َ كعلى أن تشرك بي ما ليس لك به علم فل تطعهما‬ َ ُ ْ ِ ُ َ َ ٌ ْ ِ ِ ِ َ َ َ ْ َ َ ِ َ ِ ْ ُ ْ َ ٰۤ َ َ َ َ ْ َِ . tetapi anak harus menolaknya dengan cara yang baik dan penuh rasa hormat. dan membesarkannya. Sang bapak juga ikut bersama-sama ibu mengasuh. Dari uraian di atas dapat dijelaskan beberapa bentuk ketaatan seorang anak kepada kedua orang tuanya. Al-Quran menggambarkan penderitaan orang tua dalam mengasuh anak dengan firman-Nya: ْ‫ووصينا النسان بوالديه حملته أمه‘ وهن اعلى وهن وفصاله‘ في‬ ِ ُ َ ِ َ ٍ ْ َ ٰ َ ً ْ َ ّ ُ ُ ْ ََ َ ِ ْ َ ِ َ ِ َ َ ْ ِْ َ ْ ّ َ َ . merawat. Apabila di antara hal itu ada yang bertentangan dengan ajaran Islam. Luqman (31): 15).(15 :‫وصاحبهما في الدنيا معروفا … )لقمان‬ ً ُ ْ َ َْ ّ ِ َ ُ ْ ِ َ َ Artinya: “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuan tentang itu. mengasuh. jodoh. maka janganlah kamu mengikuti keduanya.

ayah.” (QS. Dalam hal ini Allah swt. Jika kedua orang tua telah meninggal. dan menguburkannya. 49 . harus selalu membantu pekerjaan orang tua.” (QS. mulai dari memandikan. Membantu kedua orang tua secara fisik dan material. 2) melunasi hutang-hutangnya. d. seorang anak. papa. dan karunia dari Allah swt.kepada dua orang ibu bapakmu. Ketika masih tinggal bersama-sama dengan orang tua (belum berkeluarga). Luqman (31): 14). sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. hanya kepada-Kulah kembalimu. berfirman: ‫واخفض لهما جناح الذل من الرحمة وقل رب ارحمهما كما‬ َ َ َ ُ ْ َ ْ ّ َ ْ ُ َ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ّ َ ََ َ ُ َ ْ ِ ْ َ . e. Dalam hal ini Allah swt.” (QS. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Di antara bentuk penghormatan kepada orang tua adalah: 1) memanggil orang tua dengan panggilan yang menunjukkan rasa hormat. kasihanilah mereka keduanya. al-Isra’ (17): 23).(24 :‫ربياني صغيرا )السراء‬ ً ْ ِ َ ْ ِ َ َّ Artinya: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku. 2) berbicara dengan orang tua dengan lemah lembut (baik bahasanya maupun suaranya). menshalatkan. rahmat. maka yang harus dilakukan seorang anak adalah: 1) mengurus jenazahnya dengan sebaik-baiknya. mengkafani. al-Isra’ (17): 24). 3) tidak mengucapkan kata-kata kasar atau kata-kata lain yang menyakitkan hati orang tua. misalnya. berfirman: َ َ ّ ُ َ ُ َ ْ ُ َ ‫ِإّ َ ُْ َ ّ ِ ْ َ َ ْ ِ َ َ َ ُه َۤ َ ْ ِ َ ُ َ َل‬ ‫ما يبلغن عندك الكب َ أحد رما أو كلهما ف َ تقل لهمآ أف ول‬ ُ . dan ketika sudah berkeluarga (berdiri sendiri) seorang anak harus selalu membantu orang tua dari segi keuangan. dan lain sebagainya. Selalu mendoakan kedua orang tua agar selalu mendapatkan ampunan.(23 :‫تنهرهما وقل لهما قول كريما )السراء‬ ً ِ َ ً ْ َ َ ُ َ ْ َُ َ ُ ْ َ َْ Artinya: “Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. seperti bapak. c.

Tanganku hitam dan kotor. di samping pembalasan (siksa) di akhirat kelak. c.” Dalam riwayat yang lain. “Lihatlah pada amal perbuatan saleh yang telah kalian lakukan karena Allah swt.” Salah seorang dari mereka berkata.” Dalam riwayat lain disebutkan. Karena itu. kecuali Allah. Hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan durhaka kepada kedua orang tua adalah: a. Sedangkan sebelumnya aku benci untuk memerah susu. 5) memuliakan sahabat-sahabatnya. b. “Lenyaplah jejak dan tertutup batu. sampai keduanya tertidur. Tidak ada yang tahu posisi kalian. Aku menunggu keduanya bangun sampai pagi. Bergeserlah di mulut goa itu batu besar yang kemudian menutupnya. Durhaka kepada kedua orang tua akan disegerakan pembalasannya oleh Allah di dunia sekarang. serta yang lainnya dengan riwayat yang bermacam-macam. Durhaka kepada kedua orang tua termasuk di antara dosa besar yang dapat mengakibatkan siksaan neraka. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain. Durhaka kepada kedua orang tua menyebabkan semua amal menjadi sia-sia dan tidak bermanfaat. “Tidak ada yang bisa menyelamatkanmu dari batu ini. Mereka berkata. Jika berbuat baik kepada orang tua (birrul walidain) itu wajib maka durhaka kepada kedua orang tua (uququl walidain) adalah dosa besar yang harus benar-benar dijauhi. Ada tiga pemuda – sebelum zaman kami – pergi. Aku masih menemukannya dalam keadaan tertidur. aku pergi mencari kayu. kecuali kalian meminta dengan amal salehnya. Aku tidak pergi sebelumnya. ”Ya Allah. mintalah kepada Allah dengan amal terbaikmu. Sedangkan aku tidak pernah menyediakan minum sebelumnya untuk keluarga. Memohonlah kepada Allah semoga akan dapat membukanya. Itulah beberapa uraian tentang kewajiban berbuat baik atau taat kepada kedua orang tua dan cara-cara yang harus dilakukan oleh seorang anak dalam pergaulannya dengan kedua orang tuanya. dan 6) mendoakannya. Suatu hari. keduanya 50 . Kemudian turunlah hujan. Kemudian. Kemudian aku memerah susu untuk minum keduanya. MUTIARA KISAH Dalam hadis shahih yang diriwayatkan al-Bukhari dan Muslim.3) melaksanakan wasiatnya. sehingga mereka tergiring ke sebuah goa di kaki gunung. karena terusir dari keluarganya. sungguh aku mempunyai kedua orang tua yang sudah renta. 4) meneruskan silaturrahim yang dibina orang tua di waktu hidupnya.

f.” Bergeserlah batu itu dari mereka secara keseluruhan. baik di dunia maupun di akhirat. g. Jangan membicarakan kekurangan guru di hadapan orang lain. diskusi. Batu itu bergeser sedikit. d. Berperilaku sopan terhadap guru baik dalam bentuk ucapan maupun tingkah laku. e. Sedang guru informal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran di luar kelas/sekolah melalui ceramah. Dari pengertian ini ada dua macam guru. peran guru tidak kalah pentingnya bagi kita di samping orang tua. “Aku telah terbebas dari keinginan perbuatan zina dengan anak pamanku. maka kita harus berbuat baik kepada guru dengan cara seperti berikut: a. buku. 51 .” Kemudian yang lainnya menyebut amal terbaiknya. Ya Allah. Adapun guru adalah orang yang memberikan pendidikan dan pengajaran kepada kita. Gurulah yang mengantarkan kita menjadi orang yang memiliki bekal untuk hidup. b. Karena itu. dan lain sebagainya. apalagi dengan sengaja meremehkan dan merendahkan guru di hadapan orang lain.” Yang satunya lagi. yaitu guru formal dan guru informal. guru dapat mengganti peran orang tua dalam mendidik anaknya.terbangun. maka geserlah posisi batu itu. Dengan demikian. meskipun ada juga orang tua yang dapat melakukan tugas seperti itu. Menaati dan melaksanakan semua yang diperintahkan oleh guru. c. Karena begitu besarnya jasa guru kepada kita. Tidak semua orang tua mampu mengantarkan anaknya menjadi orang yang baik dan berguna. tetapi mereka belum bisa keluar. jika aku mengerjakan hal itu untuk mencari rido-Mu. lalu meminumnya. apalagi berbuat kasar kepadanya. Mengamalkan ilmu yang diajarkan guru. “Menumbuhkan harta benda yang disewakan. semuanya bisa keluar dengan leluasa. Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa guru merupakan orang tua kita yang kedua. Jangan mempersulit guru dengan berbagai pertanyaan yang memang bukan bidang gurunya. Jangan berperilaku tidak sopan kepada guru. Sehingga. Kebalikan dari guru adalah murid. baik secara formal maupun informal. yakni orang yang mendapatkan pendidikan dan pengajaran dari seorang guru baik secara formal maupun informal. Memerhatikan pelajaran dan pendidikan yang diberikan guru baik di kelas maupun setelah di luar kelas serta berusaha untuk menguasainya. Guru formal adalah guru yang memberikan pendidikan dan pengajaran secara formal di kelas atau dalam suatu lembaga pendidikan dan pengajaran yang disebut sekolah.

Begitu juga kalian mutlak menaati guru kalian agar kalian sukses dalam menjalankan tugas kalian sebagai peserta didik yang menjalankan proses pendidikan. Untuk meraih keridoan Allah swt.Di samping orang tua dan guru. Orang-orang yang banyak ber jasa kepada kalian juga layak untuk kalian taati. Bagaimana kalian dapat menguasai ilmu jika kalian tidak taat kepada guru yang mengajarkan ilmu tersebut? Berusahalah kalian sebaik-baiknya untuk hal ini dan abaikan teman-teman kalian yang mencemooh kalian untuk kewajiban yang sangat penting ini. Apa yang harus kalian lakukan? Dengan memahami bentuk-bentuk ketaatan kepada kedua orang tua dan guru seperti yang diuraikan di atas. Jika perlu ajaklah mereka untuk melakukan hal yang seperti kalian lakukan. Karena begitu besarnya jasa orang tua dan guru terhadap kalian dan juga kita semua. atau D! 52 . tentunya kalian sudah memahami apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati kedua orang tua dan guru tersebut. C. Agama Islam mengajarkan untuk selalu membalas jasa baik orang lain. Ingatlah! Ini adalah kunci sukses kalian dalam meniti kehidupan di dunia ini dan untuk meraih sukses besar nanti di akhirat. mungkin ada orang-orang lain yang perlu kalian hormati dan sekaligus kalian taati. maka taat dan hormat kepada mereka merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa ditunda-tunda. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. B. UJI KOMPETENSI A. kalian mutlak harus taat kepada orang tua kalian. tentu saja selama tidak melanggar ketaatan kalian kepada Allah swt. Jangan sampai kalian mengikuti pepatah: “air susu dibalas dengan air toba”.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1. C. Dalam salah satu hadisnya. Orang yang berilmu B. 5. Yang kita taati banyak memberikan manfaat untuk kita. dan . 4. 4.. Orang yang kaya C. Yang pantas untuk membanggakan diri dan sombong di dunia ini adalah .. D. khairul walidain B. Di antara orang tua yang paling utama mendapat penghormatan adalah . Ketiga-tiganya 3... D. Menurut al-Quran surat an-Nisa’ ayat 59. Rasulullah saw. Syetan dan Iblis 2. Ketenangan dalam hidup merupakan salah satu buah dari sifat . 2. 3. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1... Ulil amri D. Rasul-Nya C.. B.. Yang kita taati adalah orang tua dan guru kita. B. Nabi-Nya B. birrul walidain B. orang tua D. yang ada pada diri seseorang.. Manusia sebagai makhluk Allah yang lemah tidak sepantasnya berbuat sombong. D. A... Yang mutlak harus ditaati di dunia ini adalah .. malaikat-Nya 5. sukhtul walidain C. Berbuat baik kepada orang tua dalam istilah agama disebut .. Allah swt. Yang harus dilakukan seorang anak kepada orang tuanya yang sudah meninggal di antaranya adalah . Kita boleh menaati siapa pun dengan syarat . A. A. Nabi Muhammad saw. yang harus ditaati oleh orang yang beriman adalah . Allah swt.. dan .1. C.. menegaskan bahwa keridoan Allah terletak pada keridoan . Mengapa kalian harus taat dan hormat kepada guru kalian? 53 ...... tetapi sebaliknya ia harus bersikap ... Sebutkan beberapa bentuk penghormatan yang diberikan oleh anak kepada kedua orang tuanya! 2. A.. Yang kita taati tidak akan mencelakakan kehidupan kita seharihari. uququl walidain D. Yang kita taati tidak pernah menyuruh kita bermaksiat kepada Allah. A...

dan demokratis melalui berbagai metode yang digunakan. jelaslah bahwa muatan isi materinya sudah mengandung nilai-nilai karakter. Sementara itu. Guru bisa menambahkan evaluasi atau penilaian yang juga lebih mendorong agar siswa berkarakter. Untuk lebih melengkapi bahan ajar tersebut. yang terkait dengan perintah untuk menaati kedua orang tua! 2. jika kalian selalu menaati Allah swt.3. Guru juga bisa menambahkan instrumen penilaian afektif (sikap) dan psikomotorik (perilaku) beserta rubrik penilaiannya. baik al-Quran maupun hadis. dan begitu juga bahasanya cukup santun. kumpulkan beberapa dalil. Namun demikian. Bahan ajar di atas juga sudah mendorong peserta didik untuk berfikir kritis (cerdas) dan tekun serta kerja keras. penilaian atau evaluasinya sudah ada tetapi belum lengkap. misalnya dengan memotivasi agar peserta didik selalu membiasakan karakter-karakter tersebut. kepedulian. Dengan demikian. Metode atau cara penyajiannya (pembelajarannya) juga sudah cukup mendorong peserta didik untuk berkarakter. guru bisa mengambil bahan ajar seperti itu dan diberi tambahan seperlunya saja. Bahan ajar ini jelaslah bermuatan nilai-nilai karakter yang harus diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. mulai dari yang paling ringan secara bertahap hingga yang paling berat. ketangguhan. Dalam proses pembelajaran di kelas guru juga harus menjadi contoh dalam pengembangan nilai-nilai karakter kejujuran. guru bisa menambah pengayaan untuk lebih mendorong peserta didik agar membiasakan karakter tawadlu’ dan taat dalam kehidupannya sehari-hari. keluarga. maupun masyarakat... yakni karakter kereligiusan. guru juga bisa menambah gambar atau ilustrasi yang juga mendukung peserta didik untuk berkarakter. kecerdasan. Apa yang dapat kalian lakukan dalam rangka menaati ulil amri! D. misalnya metode-metode seperti yang diuraikan di atas. Rasulullah saw. Sebagai tugas individu. Cobalah kalian mulai sekarang mulai membiasakan perilaku terpuji seperti tawadlu’dan taat baik di lingkungan sekolah. dan ulil amri! 3. terutama karakter tawadlu’ dan taat. Proyek! 1. 54 . Dari contoh bahan ajar dengan adaptasi penuh yang membahas masalah tawadlu’ dan taat seperti di atas. Diskusikan bersama teman-temanmu mengenai hikmah yang dapat kalian peroleh.

Adaptasi sebagian/parsial sebelum pembelajaran dilaksanakan Strategi kedua ini hampir sama dengan strategi pertama. di bawah ini akan diuraikan permasalahan penting yang terkait dengan masalah thaharah ini. Dalam pemahaman syariah (hukum) Islam.b. Thaharah memiliki 55 . dasar-dasarnya. macammacamnya. guru bisa menambah evaluasi atau penilaian yang lebih komprehensif baik dari segi teknik maupun dari segi cakupannya. hanya di sini guru tidak mengadaptasi semua bahan (materi). dikemukakan juga dalil-dalil naqli baik dari ayat-ayat al-Quran maupun hadis Nabi saw. mungkin dari segi kegiatan pembelajarannya. Pengertian Thaharah dan Dasar Hukumnya Kata thaharah berasal dari kata bahasa Arab at-thaharah yang berarti suci dan bersih. At-thaharah juga bisa berarti bersuci (dari kotoran). mungkin dari segi isinya. Contoh: Potongan bahan ajar dalam salah satu buku ajar kelas 7 semester 1 sebagai berikut: B. Yang perlu ditekankan di sini adalah dalam melakukan revisi guru harus memerhatikan ketentuan di atas sehingga benar-benar mendorong peserta didik untuk berkarakter mulia. Jadi. Guru juga bisa menambah kegiatan-kegiatan yang bisa mendorong siswa melakukan pembelajaran sekaligus pembiasaan agar berkarakter seperti yang diharapkan. Thaharah (Bersuci) Untuk memahami masalah thaharah dan dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Guru menuliskan kembali bahan (materi) hasil adaptasinya beserta semua revisi dan tambahan yang dilakukannya dalam satu bahan ajar. atau mungkin dari segi penilaian atau evaluasinya. misalnya mengambil materi tentang tawadlu’ sebagian saja. tetapi sebagiannya saja. masalah thaharah terkait dengan masalah kesucian dan kebersihan. guru mengambil sebagian dari bahan ajar di atas. Sebagai contoh. 1. seperti pengertiannya. dan cara melakukannya. lalu guru menambah penjelasan dari bahan ajar yang lain. thaharah berarti bersuci dari hadas dan najis. Guru di sini lebih banyak melakukan revisi dan tambahan. Guru melakukan revisi ini lalu hasil revisiannya dijadikan satu dengan bahan adaptasinya sehingga menjadi satu bahan ajar yang utuh. Begitu juga. Untuk melengkapi uraiannya.

nifas. mandi. seperti bersentuhan kulit antara laki-laki dengan perempuan yang bukan muhrim (kerabat dekat). atau tayammum. yaitu hadas yang bisa disucikan dengan mandi wajib atau tayammum. Macam-macam Thaharah Secara umum thaharah (bersuci) dapat dibagi menjadi dua macam. 2. dan tempat dari najis dengan air yang suci dan mensucikan. atau dengan benda-benda suci yang keras. seperti batu. seperti haidl. Ahmad).(‫)رواه أحمد‬ ِ َ ْ ِ ْ َ ِ ُ َ َ َّ ‫النججظافة من اليجمان‬ Artinya: “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” (HR. Kebersihan juga merupakan bagian yang penting dalam kesempurnaan iman seseorang Muslim. Nabi saw. dan membaca al-Quran. tisu. Dalam salah satu hadis. Thaharah merupakan persyaratan untuk melaksanakan ibadah kepada Allah swt. kayu. serta junub atau janabat bagi laki-laki maupun perempuan. b.kedudukan yang penting dalam hukum Islam. seperti shalat. seperti firman-Nya dalam surat al-Baqarah (2) ayat 222: (222 :‫)البقرة‬ َ ْ ِ ّ َ َُ ْ ّ ِ َُ َ ْ ِ ّ ّ ّ ِ ُ َ ّ ِ ‫إن ال يحب التوابين ويحب المتطهرين‬ Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri. yaitu mensucikan badan. alBaqarah (2): 222). Bersuci dari hadas. pakaian. 56 .” (QS. yaitu: a. Hadas besar. 3.. Hadas kecil. Bersuci dari najis. dan lainlainnya. baik hadas kecil maupun hadas besar dengan melakukan wudlu. thawaf. bersabda: . Macam-macam Hadas dan Cara Mensucikannya Hadas ada dua macam. yaitu hadas yang dapat disucikan dengan melakukan wudlu atau tayammum. mengeluarkan sesuatu dari lubang qubul (“pintu depan”) maupun lubang dubur (“pintu belakang”) b. yaitu: a. yaitu mensucikan diri dari hadas. Dalam al-Quran ditegaskan bahwa Allah mencintai orang-orang yang selalu menjaga kebersihan dan kesucian. atau melahirkan bagi perempuan.

Cara mensucikannya cukup dengan mengalirkan air pada benda yang kena najis. 2) Darah baik merah maupun putih selain hati dan limpa. warna. 57 . dan yang sejenisnya. Cara mensucikan najis ini cukup dengan memercikkan air pada benda yang kena najis ini. yaitu najis yang berat. baunya. yaitu cairan berwarna putih yang keluar dari kemaluan baik laki-laki maupun perempuan yang tidak disertai tekanan syahwat yang sangat kuat. baunya. Cara mensucikannya dengan menghilangkan zat. yaitu najis pertengahan antara najis yang ringan dan yang berat. yaitu najis yang ringan. Najis mutawasithah dibagi menjadi dua. Yang termasuk dalam najis ini adalah semua najis selain dari najis mukhaffafah dan najis mughallazhah. Yang termasuk dalam najis ini adalah: 1) Bangkai binatang selain dari binatang laut (ikan) dan binatang darat yang tidak berdarah seperti belalang. 6) Khamer atau minuman keras yang memabukkan. berangan-angan tentang masalah seksual. 8) Darah haidl. yaitu najis yang diyakini adanya. yaitu: a. Cara mensucikannya adalah dengan membasuh bekas jilatan tersebut dengan air yang suci sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci. Najis mughallazhah. Najis mukhaffafah. 5) Semua yang keluar dari lubang qubul dan dubur. Yang termasuk najis ini adalah air kencing anak laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan dan minum selain air susu ibu. Yang termasuk ke dalam najis ini adalah air liur anjing atau babi dan bekas jilatannya. Macam-macam Najis dan Cara Mensucikannya Najis ada tiga macam. dan rasanya. kecuali air mani (cairan putih yang keluar karena tekanan syahwat yang sangat kuat). yaitu: 1) Najis hukmiyah. 4) Air madzi. tetapi tidak tampak zat dan warnanya. 2) Najis ‘ainiyah. b. yaitu najis yang masih jelas zat dan warnanya. atau rasanya.4. seperti air kecing yang sudah kering. nifas. misalnya karena berciuman. dan istihazhah (darah penyakit). bau. 3) Air kencing selain yang tidak termasuk najis mukhaffafah. 7) Muntah. Dengan demikian air kencing anak perempuan yang belum berumur dua tahun tidak termasuk najis ini meskipun belum makan dan minum selain air susu ibu. Najis mutawasithah. atau rasanya. c. 9) Bagian binatang yang diambil dari tubuhnya sewaktu masih hidup.

keduanya jelas berbeda. dan najis mutawasithah. yaitu hadas besar dan hadas kecil. Sedang bentuk najis bukan pada proses. dan lainnya. dan lain sebagainya. b. yaitu najis mukhaffafah. batu. tawaf. Sedang najis adalah suatu keadaan kotor (tidak suci) yang menjadi sebab terhalangnya seseorang melaksanakan ibadah kepada Allah. syarat-syarat dan rukunnya. Macam hadas ada dua.5. berikut akan dijelaskan mengenai perbedaan antara hadas dan najis. Perbedaan Hadas dan Najis Dari uraian singkat tentang hadas dan najis seperti di atas. Adapun contoh najis adalah air kencing. Dari segi definisi atau pengertiannya. 58 . kotoran binatang. tetapi pada benda atau barangnya. atau yang lainnya. Dilihat dari segi macam-macamnya. kedua istilah itu juga berbeda. d. najis mughallazhah. c. Dilihat dari segi bentuknya keduanya juga berbeda. Dilihat dari cara membersihkannya. bangkai. seperti air kencing. serta ada juga yang membaginya menjadi najis ‘ainiyah dan najis hukmiyah. seperti buang air besar atau kecil. Dilihat dari contohnya. hal-hal yang membatalkannya. perhatikan poin-poin perbedaan seperti berikut: a. Hadas adalah suatu keadaan tidak suci yang menyebabkan seseorang tidak boleh melaksanakan shalat. Hadas dapat dibersihkan dengan wudlu dan tayammum (untuk hadas kecil) atau dengan mandi wajib (untuk hadas besar). 6. atau dengan benda-benda suci lainnya yang sejenis. berhubungan suami-isteri. Untuk lebih memudahkan kalian membedakan antara hadas dan najis. tinja. tanah. Bentuk hadas terletak pada proses yang dilakukan oleh seseorang. hadas dan najis juga berbeda. Sedang macam najis. bersentuhan. Wudlu Terkait dengan masalah wudlu ini akan diuraikan pengertian wudlu. dan sebagainya. kedua istilah itu jelas berbeda. Contoh hadas misalnya keluarnya sesuatu dari dua “pintu” manusia (qubul dan dubur) atau seorang laki-laki bersentuhan dengan seorang perempuan yang bukan muhrim. air liur anjing. ada yang membaginya menjadi tiga. namun keduanya sama-sama termasuk bagian dari thaharah (bersuci). yakni dengan menghilangkan bentuk najisnya misalnya dengan air suci. Meskipun hadas dan najis berbeda dalam berbagai aspek seperti di atas. Sedang najis dapat dibersihkan dengan bersuci. serta praktik melakukannya. tissu. e.

” (HR. wudlu berarti membasuh anggota badan tertentu dengan air menurut syarat dan rukun tertentu. Menurut istilah hukum Islam. bersabda: “Allah tidak menerima shalat salah satu di antara kamu apabila berhadas sampai berwudlu”. Seperti disebutkan sebelumnya. Dengan demikian jika seseorang melaksanakan shalat dalam keadaan tidak berwudlu.a. Syarat wudlu Untuk sempurnanya wudlu diperlukan syarat-syarat seperti berikut: 1) 2) Islam Mumayyiz (pinter). Dalam al-Quran surat al-Maidah (5) ayat 6 Allah berfirman: ْ ُ َ ِ ْ ََ ْ ُ َ ُ ُ ْ ُ ِ َ ِ َ ّ ‫يآأيها الذين ءامنوآ إذا قمتم إلججى الصجلة فاغْسجلوا وجججوهكم وأيجديكم‬ َِ ْ ُ ْ ُ َ ِ ُ َ َ َ ْ ِ ّ َ ّ َ َ (6 :‫إلى المرافق وامسحوا برءوسكم وأرجلكم إلى الكعبين )المائدة‬ ِ ْ َ ْ َ ْ َِ ْ ُ َُ ْ ََ ْ ُ ِ ْ ُ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ ِ ِ َ َ ْ َِ Artinya: “Hai orang-orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat. bahwa wudlu dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil.” (QS. dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki. Dari hadis di atas jelaslah bahwa wudlu merupakan prasarat utama bagi sahnya shalat. Terkait dengan hukum wajib wudlu ini. al-Maidah (5): 6). bersabda: ‫قال رسول ال صل ال عليه وسلم: ل يقبل ال صلة أحدكم إذا‬ َ ِ ْ ُ ِ َ َ َ َ َ ُ ُ َ ْ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ ّ َ ِ ُ ْ ُ َ َ َ .(‫أحدث حت ٰى يتوضأ )رواه البخاري و مسلم‬ َّ َ َ َ َّ َ َ ْ َ Artinya: “Rasulullah saw. al-Bukhari dan Muslim). maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku-siku. artinya bisa membedakan yang baik dan buruk 3) Tidak berhadas besar 4) Menggunakan air yang suci dan mensucikan 5) Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit. Wudlu ini diperintahkan terkait dengan diperintahkannya shalat bagi umat Islam. berarti shalatnya tidak sah dan tidak akan diterima oleh Allah swt. b. 59 . Pengertian wudlu dan dasar hukumnya Kata wudlu berasal dari kata bahasa Arab al-wudlu’ yang berarti bersih. Nabi saw.

” (QS. yakni: 60 .” (HR. Niat merupakan bagian yang sangat penting dalam setiap pekerjaan dan sangat menentukan nilai pekerjaan tersebut di hadapan Allah swt. karena yang paling pokok niat berada dalam hati.” 2) Membasuh muka sampai batas tumbuhnya rambut. 4) Mengusap atau menyapu sebagian kepala.(‫)رواه البخاري ومسلم‬ ِ ّّ ِ ُ َ ْ َ ْ َ ِّ ‫إنما العمال بالنيات‬ Artinya: “Sesungguhnya segala perbuatan hendaklah disertai dengan niat. 3) Membasuh kedua tangan sampai siku-siku. al-Bukhari dan Muslim).‫نويت الوضوء لرفع الحدث الصغر فرضا ل تعالى‬ َ َ َ ّ ً ْ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ ِ ْ َ ِ َ ْ ُ ُ ْ ُ َْ َ ِ Artinya: “Saya berniat wudlu untuk menghilangkan hadas kecil sebagai kewajiban karena Allah Ta’ala. al-Bayyinah (98): 5). yaitu berurutan dalam melakukan rukun wudlu. Nabi bersabda: . tidak boleh dibolak-balik. perlu juga dilengkapi dengan mengerjakan sunnah-sunnahnya.c. yaitu menyengaja melakukan sesuatu semata-semata ikhlas karena Allah berbarengan dengan awal perbuatan wudlu.(5 :‫)البينة‬ َ ْ ّ ُ َ َ ْ ِ ِْ ُ َ ‫ومآ أمروآ إل ليعبدوا ال مخلصين له الدين‬ ُ ُْ َِ ّ ِ ْ ُ ِ ُ َ َ Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Niat tidak harus dilafalkan (dibunyikan). Contoh lafal niat wudlu kalau dibunyikan: . Allah berfirman dalam al-Quran surat al-Bayyinah (98) ayat 5: . Untuk kesempurnaan wudlu. yaitu mulai dari tepi dahi sebelah atas sampai tepi bawah janggut dan dari centil telinga kanan sampai centil telinga kiri. yaitu dengan tangan yang dibasahi air. 6) Tertib. 5) Membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki. Rukun wudlu Rukun atau yang harus dilakukan dalam berwudlu adalah sebagai berikut: 1) Niat.

61 . Ya Allah.‫واجعلني من عبادك الصالحين‬ َ ْ ِ ِ ّ َ ِ َِ ْ ِ ْ َِْ ْ َ Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah yang Esa yang tidak ada sekutu bagiNya. Adapun doa setelah wudlu sebagaimana dicontohkan Nabi saw. jadikanlah aku termasuk orang-orang yang suci. 2) Membasuh kedua tangan hingga ke pergelangan sebelum berkumur-kumur. 15) Tidak berbicara sewaktu berwudlu. 7) Menyapu kedua telinga luar dan dalam. 16) Menggosok gigi. 9) Membasuh tiap-tiap anggota wudlu tiga kali. jadikanlah aku ini termasuk orang-orang yang bertobat. dan jadikanlah aku ini hamba-hamba-Mu yang shaleh.1) Membaca basmalah waktu memulai berwudlu. 6) Menyapu seluruh kepala. 10) Membasuh anggota wudlu secara berurutan tanpa diselingi pekerjaan lain. 14) Menjaga agar percikan air tidak kembali ke badan. 11) Tidak meminta pertolongan orang lain. 17) Membaca dua kalimah syahadat dan menghadap ke arah kiblat ketika berwudlu. Yang membatalkan wudlu Hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah sebagai berikut: 1) Keluarnya sesuatu dari lubang qubul atau dubur baik berupa benda padat. 4) Memasukkan air ke lubang hidung. الله جم اجعلن جي م جن الت جوابين واجعلن جي مجن المتطهري جن‬ . 18) Berdoa setelah berwudlu. 5) Membasuh sela-sela tangan dan kaki. 13) Menggosok anggota wudlu agar lebih bersih. 12) Tidak menyeka air bekas wudlu. dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. 3) Berkumur-kumur. cair. 8) Mendahulukan anggota kanan dari yang kiri.” d. maupun berupa angin (kentut). adalah: ُ ُ ْ َ ً ّ َ ُ ّ َ ُ َ ْ ََ ُ َ َ ْ ِ َ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ َِ َ ْ َ ُ َ َ ‫أشْهد أن ل إله إل ال وحده لشريك له وأش جهد أن محم جدا عب جده‬ َ ْ ِ ّ َ َ ُ ْ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ َ َ ْ ِ ّ ّ َ ِ ْ ِ ْ َ ْ ّ ُ ّ َ ُ ُْ ُ َ َ ‫ورسوله.

Allah swt. gila.(‫)رواه ابن ماجه وصححه أحمد‬ ْ ّ َ َََْ ُ َ ْ َ ّ َ ْ َ ‫من مس فرجه فليتوضأ‬ Barang siapa yang memegang alat kemaluannya maka hendaklah berwudlu (HR. Ibnu Majah dan hadis ini dishahihkan oleh Ahmad). Mempraktikkan wudlu Dari ketentuan-ketentuan wudlu seperti di atas. َ َ ْ َ َ ُ َ ِ ْ َ ََ ْ ِ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ َ ِ َ ِ ّ ُ َ ِ ِ َ ْ َ ْ َ ‫العينان وكاء السه فإذا نامت العينان انطلق الوكاء فمن نام‬ . an-Nisa’ (4): 43). (43 :‫)النساء‬ َ َ ّ ُ ُْ َ َ ْ َ ‫أو لمستم النسآء‬ Artinya: “Atau kamu (laki-laki) telah menyentuh perempuan.(‫فليتوضأ )رواه أبو داود‬ ْ ّ َ َََْ Artinya: “Kedua mata adalah tali yang mengikat pintu dubur. e. Nabi saw. maka apabila kedua mata itu tidur terbukalah ikatan pintu itu. berfirman: (43 :‫)النساء‬ ِ ِ َ ْ َ ِ ْ ُ ِْ ٌ َ َ َ َ ْ َ ‫أو جآء أحد منكم من الغآئط‬ Artinya: “Atau salah seorang di antara kamu kembali dari buang air. kecuali tidur dengan posisi dubur dapat menutup keluarnya angin dari lubang dubur. 3) Bersentuhan kulit laki-laki dengan kulit perempuan dengan syarat keduanya sudah dewasa dan keduanya tidak mempunyai hubungan muhrim (kerabat terdekat).” (QS.” (QS. Abu Daud). bersabda: . maka barang siapa yang tidur hendaklah ia berwudlu. 4) Menyentuh kemaluan (qubul dan dubur) dengan telapak tangan. an-Nisa’ (4): 43). atau tidur.” (HR. 2) Hilang akal yang disebabkan mabuk. jika dipraktikkan secara berurutan adalah sebagai berikut: 1) Mulailah dengan membaca basmalah 62 .

UJI KOMPETENSI A. Mughallazhah C. Janabat D.2) Membersihkan seluruh bagian yang harus dibasuh dalam wudlu. Bercakap-cakap 63 . Di antara hal-hal yang dapat membatalkan wudlu adalah … A. atau D! 1. Mensucikan diri dari hadas dan najis untuk beribadah kepada Allah disebut A. Mensucikan diri dari hadas kecil dilakukan dengan … A. Najasah 2. Hadas janabat B. Hadas besar C. Mutawasithah D. Hadas yang dapat disucikan dengan mandi junub disebut … A. Hadas kecil D. Air liur anjing termasuk dalam kelompok najis … A. Muthaharah 5. Hilang akal karena gila C. Hadas ringan 3. Mandi B. Mukhaffafah B. Muntah dengan sengaja B. Makan dan minum D. Istinja’ C. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A. C. Junub 4. termasuk pada kedua jari kedua kaki tersebut 8) Setelah selesai berwudlu lalu berdoa sambil menghadap ke arah kiblat. Wudlu D. termasuk dengan berkumur dan memasukkan air ke lubang hidung 3) Niat berwudlu sambil membasuh muka dengan air sampai merata sebanyak tiga kali 4) Membasuh tangan sampai siku-siku sebanyak tiga kali dengan mendahulukan tangan yang kanan 5) Menyapu sebagian kepala atau keseluruhannya 6) Membasuh telinga kanan dan kiri baik bagian luar maupun dalam dengan cara memasukkan jari telunjuk/jari tengah ke bagian dalam telinga dan ibu jari memegang bagian luar telinga kemudian memutar kedua jari sambil membersihkan bagian dalam dan luar telinga 7) Membasuh kedua kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali dimulai dari bagian-bagian yang kanan lalu yang kiri sambil menggosoknya. Istinja’ C. B. Thaharah B.

4. mandi.6. 2. Tayammum D. 5. Istinja’ B. 3. 4. dan menghilangkan najis (menuci) yang kalian lakukan lalu buatlah laporannya! Berikan tanda contreng (V) pada kolom jawaban ya atau tidak pada daftar penyataan berikut ini! No. Hadas yang dapat dihilangkan dengan wudlu adalah hadas …. 1. Thaharah C. 3. Perintah melakukan thaharah dalam al-Quran terdapat dalam surat …. Dalam bahasa Arab kata thaharah mengandung arti …. 6. Menyapu muka dan tangan dengan tanah yang suci sebagai pengganti wudlu atau mandi disebut … A. Air kencing yang sudah kering yang tidak kelihatan lagi wujudnya tetapi masih diyakini adanya disebut najis ….Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang singkat dan tepat! 1. Air yang dapat digunakan untuk menghilangkan najis adalah …... 2. 5.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat! 1... 4.. ayat …. 64 . Junub B. Pernyataan Saya selalu mandi setiap hari minimal dua kali Saya selalu berwudlu setiap akan melaksanakan shalat Saya juga selalu berwudlu setiap akan membawa dan membaca al-Quran Saya selalu mencuci tangan setiap akan makan dan selesai makan Saya selalu gosok gigi setiap bangun tidur dan akan tidur Saya selalu memakai pakaian yang bersih dan Jawaban Tida Ya k 5. 3. Jelaskan bagaimana cara mencuci najis mukhaffafah dan najis mughalladzhah? Ceritakan bagaimana pengalaman kalian dalam membiasakan kebersihan (thaharah) di rumah atau di keluarga kalian! Apa hikmah yang kalian rasakan dari pengalaman kalian membiasakan pola bersih? Cobalah kalian mengajak orang tua atau ustadz kalian untuk memberikan penilaian terhadap praktik wudlu. 2.. C.

juga untuk mengetahui sejauhmana kejujuran siswa. 5. Nama Siswa Aspek yang dinilai 1 2 3 4 5 Jumla h Score Nila i Ketuntas an T TT Tindak Lanjut R P 1. 9. Ketepatan bagian-bagian yang dibasuh dan urutannya. ---3. apakah sudah baik (>8).suci 7. 4. 10. Saya selalu membersihkan kotoran yang ada pada setiap peralatan yang saya pakai 10. 65 . Suharman 2. Saya selalu membersihkan kelas ketika saya yang piket 9. Ketepatan cara membasuh dan mengusap bagian-bagian wudlu. Ini dilakukan di samping untuk mengetahui kebiasaan pola bersih siswa sehari-hari. score: 2. cukup (68). Lakukan (praktikkan) wudlu di hadapan guru kalian: Format Penilaian Praktik Wudlu: No. 2. 2. 8. score: 2. Dari jawaban siswa (ya atau tidak) guru perlu melakukan cross ceck dengan menanyakan kepada siswa apakah jawabannya sesuai dengan apa yang benar-benar dilakukan siswa. atau kurang (<6). Dari sepuluh pernyataan di atas guru dapat melihat bagaimana pola bersih siswa sehari-hari. Aspek yang dinilai: 1. Saya selalu membuang sampah pada tempatnya Keterangan: 1. Keterangan: 1. 7. 6. 6. Setiap hari saya menyapu halaman dan membersihkan kotoran di sekitar rumah saya 8.

serta terbiasa dengan ketekunan. cukup (6-8). perlu ditambahkan motivasi agar peserta didik membiasakan diri dengan bergaya hidup sehat. yakni dengan cara induktif. Dari segi penyajian guru perlu merubah cara atau metode penyajian (pembelajaran). score: 2. Sebaiknya cara seperti itu dibalik. bahan ajar di atas perlu ditambahkan materi yang lebih mengarah pada dorongan kepada peserta didik agar membiasakan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Jika hari libur. tergantung guru membuat standarnya. lalu berwudlu dan melaksanakan shalat shubuh. Ketepatan bacaan niat dan doa wudlu. Misalnya baik (>8). Guru perlu menambahkan berbagai ilustrasi yang mendorong siswa agar menjaga kebersihan dan kesehatan. Sikap siswa ketika melakukan wudlu. disiplin. berfikir kritis. Guru menambahkan di awal 66 .3. 3. Inilah cara deduktif yang kurang pas buat peserta didik SMP. atau membantu mencuci piring.00 dan segeralah mandi sekaligus gosok gigi. Di samping itu. menyapu halaman. Terkait dengan isi. Dari hasil tersebut. Misalnya: Cobalah kalian lakukan! Biasakanlah kalian bangun pagi sebelum jam 05. dan kepedulian. score: 2. 5. Jumlah score kemudian dijumlahkan sehingga bisa ditentukan nilainya. Kemudian bersiap-siaplah kalian untuk berangkat ke sekolah. sebab begitu ia membaca sudah berhadapan dengan teori atau hukum-hukum. guru bisa melakukan tindak lanjut. score: 2. mulailah kalian belajar mencuci pakaian kalian sendiri agar kalian terbiasa dengan kebersihan! Atau guru bisa menambahkan pembiasaan lainnya agar siswa benar-benar terbiasa dengan pola hidup bersih. 4. Dari contoh bahan ajar di atas guru bisa melakukan adaptasi dan revisi dalam beberapa hal. kejujuran. atau kurang (<6). misalnya menyapu lantai kamar rumah. Setelah itu bantulah orang tua kalian untuk membersihkan rumah. peserta didik terdorong untuk membiasakan diri dengan karakter-karakter mulia dalam kehidupannya sehari-hari. Dengan begitu. Bahan ajar di atas kurang pas untuk peserta didik SMP. kerja keras. Ketepatan dalam penggunaan air untuk wudlu. 2.

Kemudian di akhir uraian perlu ditegaskan kembali masalah thaharah tersebut dengan ditambahkan hikmah atau pentingnya thaharah dalam kehidupan peserta didik sehari-hari. ketika jalan yang kalian lalui tidak bersih. Guru bisa juga melakukan penilaian model yang lain seperti self assessment (penilaian diri) atau peer assessment (penilaian 67 .uraian bahan ajar itu dengan fakta-fakta yang sering dihadapi peserta didik sehari-hari terkait dengan thaharah. barulah dikemukakan teori atau hukum-hukum thaharah seperti di atas. Ini akan kalian rasakan ketika kalian sudah terbiasa dengan pola hidup bersih. guru menambahkan paragraf di awal: Kalian dapat menyaksikan berbagai kejadian sehari-hari di sekitar kalian terkait dengan masalah kebersihan.. Dari fakta-fakta itu peserta didik diajak untuk berpikir kritis sehingga ia benar-benar faham tentang apa yang dikaji. Kalian tentu bisa merasakan bagaimana ketika kalian melewati jalan yang bersih dan lingkungan sekitar jalan juga bersih. Dari segi penilaian.. orang yang tidak terbiasa dengan pola hidup bersih. dst. Orang yang terbiasa dengan pola hidup bersih akan selalu ingin bersih dan tidak senang dengan sesuatu yang tidak bersih. Tentu saja masalah kebersihan ini tidak hanya terjadi di luar rumah. maka pemandangan yang kotor tidak berpengaruh terhadap orang tersebut. Apa yang kalian saksikan dan rasakan seperti itu merupakan cerminan bahwa kebersihan itu sangat penting dan mempengaruhi sikap dan perilaku sehari-hari. sehingga kalian akan suka melewati jalan tersebut. kalian tentu bisa menyaksikan bagaimana jalan yang kalian lalui dan lingkungan di kanan kiri jalan.. bahan ajar di atas sudah cukup baik dan sudah memberikan penilaian terhadap karakter siswa. Sebaliknya. begitu juga kanan kirinya penuh dengan sampah atau kotoran.. Setelah itu. Tentu kalian merasa senang dan merasakan kenyamanan. Dalam perjalanan kalian dari rumah hingga sekolah. Sebaliknya. tentu kalian tidak senang dan enggan melewati jalan tersebut. kalian akan tidak peduli dengan hal itu jika kalian memang tidak memiliki kebiasaan dengan pola hidup bersih. tetapi yang lebih penting lagi adalah di dalam rumah.. Sebaliknya. Guru bisa juga menambah penilaian lain untuk mengungkap kemampuan afektif dan psikomotorik peserta didik. Misalnya.

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. (2008). Terj. diharapkan dapat dijadikan pedoman bagi guru PAI dalam rangka pendidikan karakter melalui mata pelajaran PAI. Kirschenbaum. hanya revisiannya ditulis terpisah dengan bahan ajar yang diadaptasi (aslinya/dari BSE). (1995). meskipun tidak sempurna. Michele. Membangun Kecerdasan Moral: Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi. oleh Lina Yusuf. Cet. Panduan ini. (2007). (2008). Jakarta: PT. Aucland: Bantam books. Adaptasi sebagian/parsial dilaksanakan sebelum pembelajaran Strategi ketiga ini pada prinsipnya sama dengan strategi kedua. Educating for Character: How Our School Can Teach Respect and Responsibility.teman sejawat) untuk menilai praktik sehari-hari peserta didik tentang karakter yang diinginkan.J. Jika para guru PAI memiliki ide-ide pengembangan pendidikan karakter yang lebih baik dan lebih mudah untuk diterapkan. Jack R. Bumi Aksara. Humanisasi Pendidikan: Menemukan Kembali Pendidikan yang Manusiawi. Howard. (1977). c. Sydney. Toronto. Englewood Cliffs N. Thomas. (1991). tanpa meninggalkan ruh (esensi) pokok dari pendidikan karakter yang dikembangkan di SMP. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. DAFTAR BACAAN Borba. Dengan berbagai revisi dan tambahan seperti tersebut diharapkan peserta didik terdorong dan termotivasi untuk membiasakan diri berkarakter yang baik. I. Darmiyati Zuchdi. How to Teach about Values: An Analytic Approach.: Prentice-Hall. Doni Koesoema A. tentu panduan ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi. New York. Fraenkel. 100 Ways to Enhance Values and Morality in Schools and Youth Settings. Jakarta: Grasindo. Massachusetts: Allyn & Bacon. 68 . Yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana guru bisa memfasilitasi (mendisain) pembelajaran yang kondusif untuk terwujudnya karakter mulia di kalangan peserta didik di samping nilai-nilai karakter yang termuat di bahan ajar tersebut. Inilah panduan khusus bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam pengintegrasian pendidikan karakter dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk siswa Sekolah Menengah Pertama. Lickona. London.

Dr. Bohlin. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Ajat Sudrajat. 69 . Jakarta: Kemendiknas. Marzuki. (2010). Kevin Ryan & Karen E. Yogyakarta: Debut Wahana Press-FISE UNY. Majid Fakhry. M. (2010). Nucci. Grand Design Pendidikan Karakter. D. Kementrian Pendidikan Nasional.Ag. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Building Character in Schools: Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life. Dr. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. & Narvaez.Marzuki. Jakarta: Puskur Balitbang Kemendiknas. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Tim Pendidikan Karakter. M. Larry P. Handbook of Moral and Character Education. Prinsip Dasar Akhlak Mulia: Pengantar Studi KonsepKonsep Dasar Etika dalam Islam. Etika dalam Islam. (1999). (2008). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. San Francisco: Jossey Bass.Ag. 3. (1996). Tim Penyusun: 1. Ade Suherman. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Dr.Ag. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. oleh Zakiyuddin Baidhawi. New York: Routledge. Terj. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. 2. M. (2009).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.