PERUBAHAN ANATOMI DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA IBU HAMIL

1. 2. 3. 4. 5.

6.
7.

Dwi Rahmadani Iin Wahyu Wulandari Nur Rohim Sigit Priambodo Three Ady J.M Tia Wahyu Widiyanti Udi Rahayu

Perubahan Fisiologis pd Ibu hamil Meliputi:
  

Perubahan Sistem Reproduksi Payudara Perubahan Sistem Endokrin/Hormon Perubahan Sistem Kekebalan Perubahan Sistem Perkemihan Perubahan Sistem Pencernaan Perubahan Sistem Muskulus keletal Perubahan Sistem Kardiovaskuler

 

 

Perubahan Sistem darah & pembekuan darah Perubahan Sistem Integumen Perubahan Sistem Mobilisme Nutrisi & Diet Darah dan Pembekuan Darah Perubahan BB dan IMT Perubahan Sistem Pernafasan Perubahan Sistem Persyarafan

1. Perubahan Sistem Reproduksi
UTERUS VAGINA

VULVA

SERVIKS

OVARIUM & TUBA FALOPI

2. Payudara


Pada 3-4 minggu ada sensasi rasa nyeri, duktus dan alveoli membesar Pada 6 minggu ukuran payudara bertambah besar Pada 8 minggu mulai tampak 12-13 nodul kecil disekitar areola, merupakan kelenjar sebasea yang terdapat pada nipple (puting susu) yang mengalami perubahan, serta menghasilkan sebum (kelenjar keringat yang ada di puting) yang menjaga agar mammae tetap lembut dan kenyal Pada 12 minggu puting susu membesar dan melunak, areola meluas, terjadi pigmentasi (berwarna lebih gelap) dengan diameter awal 4 cm, diameter maksimal 7 cm Pada 16 minggu terdapat pengeluaran kolostrum

Perubahan mammae selama kehamilan Umur kehamilan 3-4 minggu 6 minggu Perubahan Rasa penuh pada paudara Terjadi pembesaran dan sedikit nyeri Pelebaran pembuluh darah vena di sekitar mammae Kelenjar montgomery mulai tampak Penggelapan di sekitar areola dan putting Colostrum sudah mulai dikeluarkan 8 minggu 8 minggu 12 minggu 16 minggu .

. Perubahan Sistem Endokrin dan Hormon  Adenohypophysis (membesar sebesar 50% dan produksi hormon pertumbuhan meningkat)  Neurohypophysis (oksitosin)  Hormon ovarium (estrogen.3. progesteron dan relaksin)  Hormon-hormon sel trofoblast (HCG untuk mencegah degenerasi corpus luteum)  Hormon plasenta.

menstimulasi pertumbuhan duktus-duktus payudara. pertumbuhan puting susu. . proliferasi dan meningkatkan vaskularisasi desidua.     Pengaruh umum estrogen adalah menyebabkan pertumbuhan baik ukuran maupun jumlah sel Human placental lactogen/HPL (meningkatkan metabolisme untuk nutrisi fetus terutama metabolisme glukosa dan lemak Progesteron (mempengaruhi jaringan-jaringan yang dipengaruhi estrogen. relaksasi miometrium) HCG Estrogen (menstimulasi pertumbuhan otot-otot uterus dan membuat sensitif terhadap oksitosin.

.4. Perubahan SistemKekebalan Kadar serum IgA dan IgM meningkat selama kehamilan karena adanya peningkatan resiko infeksi.

5. Perubahan Sistem Perkemihan GINJAL VESIKA URINARIA .

Pada beberapa wanita ditemukan adanya ngidam makanan yang mungkin berkaitan dengan persepsi wanita tersebut tentang suatu keinginan yang berlebihan terhadap suatu makanan .6. Perubahan SistemPencernaan Pada bulan pertama kehamilan terdapat perasaan tidak enak (nausae). Gejalah muntah biasanya terjadi pada pagi hari yang biasa dikenal dengan morning sickness. Tonus otot-otot traktus digestivus menurun. Makanan lebih lama berada dilambung dan apa yang telah dicernakan lebih lama berada dalam usus-usus. akibat kadar hormon estrogen yang meningkat. sehingga morbilitas seluruh taktus digestivusi juga kurang.

.kearah atas dan lateral dan penurunan asam lambung. Pembesaran uterus menekan diagfragma. melambatkan pengosongan lambung. Tingginya kadar progesteron mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Sistem gastrointestinal terpengaruh dalam beberapa hal karena kehamilan.Terjadi konstipasi karena pengaruh hormone progesterone yang meningkat. Sekresi saliva menjadi lebih asam dan lebih banyak dan asam lambung menurun. meningkatkan kolesterol darah dan melambatkan kontraksi otot-otot polos. usus besar. lambung dan intestine. Selain itu perut kembung juga terjadi karena adanya tekanan uterus yang membesar dalam rongga perut yang mendesak organ-organ dalam perut khususnya saluran pencernaan.

Tulang dan gigi biasanya tidak berubah pada kehamilan yang normal. Terdapat bukti bahwa saliva yang sama pada saat hamil membuat aktifitas penghancur bakteri email yang 7. Selama masa kehamilan wanita membutuhkan kira-kira 1/3 lebih banyak kalsium dan posfor.Pada trimester pertama tidak banyak perubahan pada muskuloskeletal. Keseimbangan kadar kalsium selama kehamilan biasanya normal apabila asupan nutrisi khususnya produk susu terpenuhi. Perubahan Sistem Muskuluskeletal . sejak kalsium dan gigi dibentuk. Karies gigi tidak disebabkan oleh dekalasifikasi.

Otot dinding perut meregang dan akhirnya sedikit kehilangan tonus otot. pemisahan otot (diastasi recti) menetap .Pada trimester II. Selama trimester ketiga. Setelah melahirkan. tonus otot secara bertahap kembali tetapi. otot rektus abdominalis dapat memisah menyebabkan isi perut menonjol digaris tengah. peningkatan berat wanita hamil menyebabkan postur dan cara berjalan wanita berubah secara menyolok. Umbilikus menjadi lebih datar atau menonjol.

Perubahan ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan ibu sekaligus janin selama kehamilan (Blackburn 2003). perubahan dramatis terjadi pada system kardiovaskuler. Paerubahan Sistem Kardiovaskuler Volume darah yang dipompakan masing-masing ventrikel setiap menitnya disebut Cardiac Output (CO). Keadaan ini akan berbeda pada masing-masing individu tergantung aktivitas yang biasa dilakukan. nutisi dan hasil buangan ibu dan janin. . Sirkulasi uteroplasenta turut mengikuti perubahan transport gas. Kadar normal CO untuk orang dewasa sehat yaitu berkisar 5L/min namun dapat pula meningkat hingga 20-25L/min.8. Selama kehamilan.

Perubahan anatomi dan fisiologi normal jantung dapat pula mengakibatkan perubahan suara jantung. Desiran systole dan diastole dapat ditemukan pada usia kehamilan 12-20 minggu.Volume jantung meningkat dari 70 ml menjadi 80 ml antara trimester I dan trimester III. namun pada wanita hamil hal tersebut tidak terlalu signifikan karena peningkatan aliran darah pada katup trikuspidal. . suara desiran diastole merupakan suatu kelainan. Pada wanita yang tidak hamil. Peningkatan Cardiac Output disebabkan oleh peningkatan denyut jantung dan stroke volume.

 Terdapat sedikit peningkatan tekanan darah sampai umur kehamilan 30 minggu  Posisi terlentang menyebabkan terjadinya supine hypotensi syndrome .Selain itu terjadi perubahan pula seperti:  Peningkatan curah jantung pada kehamilan 16 minggu sekitar 40-50% dari biasanya  Denyut nadi meningkat  Aliran darah vena balik yang sulit pada daerah kaki kadang-kadang dapat menyebabkan Varises pada vena kaki dan vulva. Selain itu. Oedema kaki dapat juga terjadi.

Plasma mengandung air.9. protein plasma. Peningkatan volume darah selama kehamilan berkisar 30-50% dan bahkan bisa lebih pada kehamilan ganda. leukosit dan trombosit. dan merupakan pemelihara suhu tubuh. Selsel darah terdiri dari eritrosit (99%). Peningkatan volume darah berhubungan dengan peningkatan CO mulai kehamilan 6 minggu. Darah terdiri dua komponen yaitu plasma (55%) dan sel-sel darah (45%). karbondioksida. dan elektrolit. nutrisi dan hasil metabolisme ke seluruh tubuh. Selain itu darah juga berfungsi sebagai alat keseimbangan asam basa. Volume darah merupakan kombinasi dari volume plasma dan volume sel darah merah. Perubahan Darah Dan Sistem Pembekuan Darah Darah mengangkut oksigen. perlindungan dari infeksi. Peningkatan volume darah juga berhubungan dengan mekanisme hormonal .

vulva dan muka (chloasma)  Linea alba menjadi linea nigra  Muncul striae gravidarum .10. abdomen. Perubahan Sistem Integumen/Kulit  Terjadi pigmentasi pada payudara.

11. diabetes dan lain-lain. Perubahan Sistem Metabolisme      Terjadi perubahan metabolism Metabolisme basal meningkat Masukan makanan sangat berpengaruh untuk metabolisme ibu dan janin Ketidakseimbangan akan menyebabkan berbagai masalah seperti hiperemesis. Retensi air meningkat akibat penurunan tekanan osmotik koloid interstisial .

pertumbuhan dan perkembangan janin sehingga jumlah yang adekuat sangat diperlukan  Karbohidrat merupakan penyedia energi untuk sel-sel pada tubuh.12. Sangat penting untuk material herediter. konsenterasi lipid dan kadar kolesterol lipoprotein meningkat sebagai energi untuk ibu dan janin  Mineral. berfungsi untuk mengaktifkan enzim dalam tubuh sehingga suply vitamin dalam diet harus adekuat  . payudara. kebutuhan zat besi meningkat. plasenta. simpanan energi (glikogen pada plasenta) untuk pertumbuhan fetus sehingga dibutuhkan asupan karbohidrat yang besar untuk energy  Lemak. kadar kalsium dan magnesium menurun  Vitamin. Nutrisi dan Diet Protein dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan uterus.

13. persalinan dan kelahiran bayi  Platelets meningkat selama kehamilan dalam batas normal  Faktor-faktor pembekuan adalah meningkatnya fibrinogen (I. meningkat selama kehamilan. meningkat mulai usia kehamilan 10 minggu. meningkat mulai usia kehamilan 10 minggu  WBCs. X). Darah Dan Pembekuan Darah  Volume plasma. VIII. IX. menurunnya faktor XI dan XII. VII. sedangkan protrombin (F II) dan F XII tidak berubah . mencapai maksimum pada 30-34 minggu sampai dengan persalinan  Massa RBC.

5 kg 20 minggu berikutnya terjadi penambahan sekitar 9 kg .5 s/d 18. b. e. normal (BMI 19. c.5 s/d 16.14. Suatu metode untuk mengetahui penambahan BB optimal Untuk rekomendasi penambahan BB IMT BB(Kg)/ (TB(m))2 Kategori BMI. f. d. tinggi (BMI > 26-29) 7 s/d 11.5 20 minggu pertama mengalami penambahan BB sekitar 2.8-26) 11. Perubahan BB dan IMT a. rendah (BMI < 19.8) 12.

Kemungkinan penambahan BB hingga maksimal 12.8 0.4 3.9 0.5 kg adalah Berat badan (kg) Janin Plasenta Cairan amnion Peningkatan berat uterus Peningkatan berat payudara Peningkatan volume darah Cairan ekstra seluler Lemak 3-4 0.5 1.5 .4 1.g.6 0.

15. Perubahan ini menyebabkan perubahan system pernapasan yang tadinya pernapasan perut menjadi pernapasan dada oleh karena itu diperlukan perubahan letak diafragma selama kehamilan . Perubahan tersebut terjadi karena pengaruh hormonal dan biokimia. Perubahan Sistem Pernapasan Kehamilan mempengaruhi perubahan system pernafasan pada volume paru-paru dan ventilasi. Perubahan anatomi dan fisiologi system pernapasan selama kehamilan diperlukan untuk memenuhi peningkatan metabolisme dan kebutuhan oksigen bagi tubuh ibu dan janin. Relaksasi otot dan kartilagi toraks menjadikan bentuk dada berubah. Diafragma menjadi lebih naik sampai 4cm dan diameter melintang dada menjadi 2cm.

perubahan sensasi. Perubahan Sistem Persyarafan Fungsi system saraf pusat dan otak sangat kompleks dan mencakup semua aktifitas mulai dari reflex dasar sampai perubahan kemampuan kognitif dan emosional. pengalaman terhadap nyeri. Kinerjanya sangat dberpengaruh dan dipengaruhi hormone.16. . gangguan tidur. Perubahan yang terjadi menyangkut ketidaknyamanan tulang dan otot.

 Hormon kehamilan mempengaruhi system saraf pusat. Holdcroft meyakini bahwa penyusutan otak wanita selama hamil dan kembali normal setelah persalinan disebabkan oleh perubahan dalam sel individu bukan karena penurunan jumlah selnya. namun efek yang ditimbulkan tidak terlalu dimengerti. Banyak wanita hamil mengeluhkan bahwa kemampuan kognitif mereka menurun selama kehamilan dengan kesulitan berkonsentrasi kelemahan menyimpan memori. .

.

.

5cm dan berkembang pesat menjadi 30cm x 22. Ukuran uterus sebelum hamil yaitu berkisar 7.Uterus Uterus merupakan organ otot lunak yang sangat unik yang mengalami perubahan cukup besar selama kehamilan.5cm x 5cm x 2. Hal ini terjadi karena pengaruh dari kinerja hormone dan tumbuh kembang janin pula.5cm x 20cm selama kehamilan seiring pertumbuhan janin. Untuk berat uterus sendiri meningkat 20 kali dari semula. atau biasa disebut dengan istilah hyperplasia. Selama kehamilan. dari Back 60 gr menjadi 1000 gr (Steer & Johnson 1998) . serat otot uterus menjadi meregang dan bertambah besar.

namun saat akhir trimester I kehamilan uterus menjadi organ yang Back berada di rongga abdomen. lapisan dinding uterus menebal dari 10mm menjadi 25mm. Namun saat trimester selanjutnya. lapisan dinding uterus menipis antara 5 sampai 10mm (Blackburn 2003). Pada akhir trimester pertama yaitu saat umur kehamilan berkisar antara 3-4 bulan. Pertumbuhan uterus yang terutama terjadi pada trimester kedua adalah proses hipertropi atau pembesaran ukuran uterus. Sebelum terjadinya kehamilan. Pertumbuhan janin membuat uterus meregang sehingga menstimulasi sintesis protein pada bagian myometrium uterus. uterus merupakan salah satu organ yang berada di rongga pelvis. . hal ini terjadi karena adanya berbagai rangsangan pada uterus untuk melakukan pembesaran ukuran.

Tinggi fundus uteri dapat dipalpasi melalui abdomen bila posisi uterus telah berada di atas simfisis pubis. hal ini dikarenakan colon menempati bagian kiri dari rongga pelvic sehingga posisi uterus saat pertumbuhannya menjadi cenderung ke sebelah kanan. Posisinya di rongga abdomen cenderung menempati rongga kanan atas. Back .Letak uterus tidak terlalu anteversi maupun antefleksi.

pada serviks terjadi peningkatan massa. . Struktrur dari serviks berubah dari yang tadinya kaku menjadi sangat elastic atau lunak yang mana dapat meregang hingga diameter 10cm atau lebih selama persalinan dan kemudian kembali lagi ke keadaan semula. serviks pun ikut mengalami perubahan.Serviks   Effacement atau pemendekan terjadi pada primigravida pada 2 minggu terakhir Seiring berangsur-angsurnya perubahan uterus selama kehamilan. kadar cairan dan pembuluh Back darah (Blackburn 2003). Selama kehamilan.

   Mengeluarkan sekret mukus endoserviks karena pengaruh progesteron untuk perlindungan terhadap infeksi Estrogen meningkatkan vaskularitas sehingga timbul tanda Chadwick Prostaglandin dilepaskan dari jaringan untuk perlunakan serviks Back .

Vagina jaringan otot mengalami hypertrofi terjadi peningkatan vaskularisasi  peningkatan pengeluaran pervaginam Back .

Vulva vaskularisasi meningkat warna menjadi lebih gelap Back .

 Pematangan folikel baru ditangguhkan dan hanya satu korpus luteum yang ditemukan dalam ovarium  Corpus luteum akan mensekresi progesterone sampai usia kehamilan 10-12 minggu tepatnya setelah plasenta terbentuk Back dan berfungsi.Ovatium & Tuba Falopi  Selama kehamilan. . ovulasi berhenti karena adanya peningkatan estrogen dan progesterone yang menyebabkan penekanan sekresi FSH dan LH dari hipofisis anterior.

.

5cm. Peningkatan panjang ginjal mencapai 1. disamping beruhubungan dengan peningkatan volume dan metabolisme intravascular dan ekstraseluler. hal ini disebabkan oleh peningkatan aliran darah. . Ukuran glomerulus bertambah namun jumlah selnya tidak berubah. Perubahan ginjal secara fisiologis selama kehamilan berhubungan dengan efek progesterone dalam merelaksasikan otot serta tekanan dari perubahan uterus dan perubahan system kardiovaskuler. Secara keseluruhan.Ginjal Ginjal ibu hamil harus bekerja sebagai organ ekskresi primer bagi janin. struktur mikroskopik ginjal wanita hamil danBack tidak hamil sama saja. volume pembuluh darah serta peningkatan cairan ruang interstitial.

Pada 85% wanita. pelvis renal dan ureter mengalami dilatasi. perpanjangan. mungkin disebabkan oleh dextrorotasi uterus karena adanya kolon sigmoid di kuadran kiri rongga Back pelvik. peningkatan tonus otot dan penurunan gerak peristaltic. ureter yang berdilatasi ke arah kanan lebih banyak daripada ke arah kiri. . Dilatasi calix renal. Perubahan tersebut mengiringi terjadinya hemodinamik.Bagian-bagian ginjal seperti calix renal. pelvis renal dan ureter dimulai pada trimester pertama dan menetap sampai trimester ketiga pada lebih dari 90% wanita. filtrasi glomerulus dan kinerja tubular.

Back . Mukosa juga menjadi oedema.Vesica Urinaria Kapasitas vesica urinaria meningkat pada kehamilan mencapai 1000ml. makanya rentan terkena trauma atau serangan infeksi. Estrogen mempengaruhi hipertropi lapisan vesica urinaria. Mukosa vesica urinaria menjadi hiperemis karena peningkatan ukurannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful