http://avina.blog.fisip.uns.ac.

id/2011/02/26/materi-mata-kuliah-bahasa-indonesia/

http://bahasakita.com/2011/05/10/kata-frasa-klausa-dan-kalimat/

Kata, frasa, klausa, dan kalimat
Keempat istilah yang menjadi judul tulisan ini sering membingungkan orang yang belum sempat mempelajari linguistik: termasuk saya. Definisi yang diperoleh pada KBBI seperti yang tercantum di bawah ini pun tidak menolong menyembuhkan kebingungan tersebut. Kata adalah satuan bahasa terkecil yang dapat berdiri sendiri. Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif. Klausa adalah satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat dan berpotensi menjadi kalimat.  Kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final, dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa. Jadi apa bedanya?    Dari definisi yang diberikan, terlihat bahwa urutan satuan tersebut, dari yang terkecil sampai yang terbesar, adalah (1) kata, (2) frasa, (3) klausa, dan (4) kalimat. Agar lebih jelas, ada baiknya kita bedah suatu contoh seperti di bawah ini.

Pejabat itu pernah mengatakan bahwa Indonesia dapat berperan aktif dalam perdamaian dunia.
Kalimat dan kata paling mudah dikenali. Contoh tersebut adalah satu kalimatyang relatif berdiri sendiri dan memiliki intonasi final. Kalimat tersebut tersusun dari 12 kata yang dikenali sebagai satuan yang dipisahkan olehspasi. Klausa dikenali dari bagian yang memiliki subjek dan predikat serta memiliki potensi menjadi kalimat. Kalimat itu memiliki 2 klausa yang dihubungkan dengan kata bahwa, yaitu (1) pejabat itu pernah mengatakan dan (2)Indonesia dapat berperan dalam perdamaian dunia. Menguraikan frasa sedikit lebih sulit. Frasa paling sedikit harus terdiri dari dua kata dan tidak memiliki subjek-predikat. Kalimat tersebut memiliki 4 frasa: (1) pejabat itu, (2) pernah mengatakan, (3) dapat berperan aktif, (4)perdamaian dunia. Kata bahwa, Indonesia, dan dalam tidak dimasukkan dalam frasa karena memiliki fungsi sendiri dalam bentuk tunggal. Mudah-mudahan saya tidak salah dalam menjabarkannya. Maklum, tulisan ini dibuat dalam upaya untuk belajar juga.

http://studentdedhy.blogspot.com/2012/04/contoh-makalah-macam-macam-kalimat.html

Bahasa Indonesia
Pembahasan : macam macam kaliamat
Dosen Pembimbing :

Nama nama kelompok

: Dedy junianto Sitanggang Redy Anto Simbolon Timbul Simbolon Endro Situmorang Robby Josua Marbun Erwin Silitonga

Jurusan

: Akutansi

Universitas Advent Indonesia Tahun 2012

Kata Pengantar

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang masih memberikan kesehatan dan kesempatannya kepada kita semua, terutama kepada kelompok kami sebagai penulis. Sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah yang sedang anda baca ini disusun untuk melengkapi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia Dan kami tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada yang telah meluangkan waktu baik diwaktu jam pelajaran maupun diluar jam pelajaran untuk membimbing kami dalam menyelesaikan karya tulis ini, dan tidak lupa juga kami mengucapkan terima kasih orang tua dari anggota kelompok kami yang telah memberikan dorongan kepada kami, dan kepada teman teman kami Darwin Sinaga, Adil Ganda padang kami mengucapkan terimakasih dan yang terakhir kepada anggota kelompok kami antara lain, Dedy Sitanggang, Redy Anto Simmbolon, Endro Situmorang, Erwin Sihotanga, Timbul Simbolon dan Robby Marbun. Harapan kami dalam membuat Makalah ini semoga Tuhan Yang Maha esa memberkahi makalah ini dan dapat benar benar bermanfaat bagi kelompok kami terutama pembaca. Bandung : Universitas Advent Indonesia,2012

............... 6 6)................................................................. 9 Daftar Pustaka.... 3 Bab II..............Berdasarkan jumlah klausa yang terkandung di dalamnya................. 8 Bab III...... 3 Pendahuluan ....Berdasarkan Pengucapannya......................................Daftar Isi Halaman Kata Pengantar......................... 5 3)............................................................................... Kedua bentuk itu........................... 5 5)........................................................................................................... Satuan bahasa yang sudah kita kenal sebelum sampai pada tataran kalimat adalah kata (misalnya tidak) dan frasa atau kelompok kata (mis............................... kata dan frasa...............................................................................Berdasarkan Diathesis......................................................................................................................... 4 2)........Berdasarkan Jumlah inti Membentuknya.................................................................. 2 Bab ............................................................................................................................... tidak dapat mengungkapkan suatu .............Berdasarkan Urutan Katany................ tidak tahu)...............................................Berdasarkan Jumlaah Kontur yang ada di dalamnya.... 6 7)....Berdasarkan Pola-pola Dasar yang dimilikinya............................................................................................................................. 7 8)....................................................................................................... 4 1).... 9 Kesimpulan........................ 5 4)...................Berdasarkan Nilai Informasinya................................................ 1 Daftar Isi........................................................................................................................................................................................................ 10 Bab I Pendahuluan Hal yang menyebabkan kalimat menjadi bidang kajian bahasa yang penting tidak lain karena melalui kalimatlah seseorang dapat menyampaikan maksudnya dengan jelas.......................................

Intonasi final kalimat dalam bahasa tulis adalah berupa tanda baca titik.wordpress. sedangkan kalimat luas biasanya terdiri atas dua klausa atau lebih.com/2008/05/09/macam-macam-kalimat/ .Panjang atau pendek. Untuk dapat berkalimat dengan baik. pada predikat. dan dapat berdiri sendiri sebagai satu satuan (Kridalaksana. atau pada keduanya (Wijayamartaya. 2002: 58). Lengkap dengan makna menunjukkan sebuah kalimat harus mengandung pokok pikiran yang lengkap sebagai pengungkap maksud penuturannya Bab III Kesimpulan Kalimat adalah satuan bahasa terkecil. baik lisan maupun tertulis harus memiliki S dan P (Srifin dan Tasai. dalam wujud lisan atau tulisan. perlu kita pahami terlebih dahulu struktur dasar suatu kalimat. “ Kalimat adalah kontruksi gramatikal yang terdiri atas satu atau lebih klausa yang ditata menurut pola yang tertentu. yang mengungkapkan pikiran yang utuh. kalimat hanya dan harus terdiri atas subjek dan predikat. kelompok kami dapat menyimpulkan bahwa klausa merupakan salah satu unsur segmental pembentuk kalimat. tanda tanya. http://yantysa. Penetapan struktur minimal S dan P dalam hal ini menunjukkan bahwa kalimat bukanlah semata-mata gabungan atau rangkaian kata yang tidak mempunyai kesatuan bentuk. dengan kata lain klausa sebagai bagian dari kalimat. atau tanda seru. Lamuddin. kecuali jika keduanya sedang berperan sebagai kalimat.maksud dengan jelas. Kalimat dapat terdiri atas satu klausa jika kalimat itu merupakan kalimat tunggal yang berklausa. Kalimat adalah bagian ujaran yang mempunyai struktur minimal subjek (S) dan predikat (P) dan intonasinya menunjukkan bagian ujaran itu sudah lengkap dengan makna. Kalimat pendek menjadi panjang atau berkembang karena diberi tambahan-tambahan atau keterangan-keterangan pada subjek. Daftar Pustaka Finoza. Sekurang-kurangnya kalimat dalam ragam resmi. Diksi Insan Mulia. 1984 : 83). Berdasarkan pernyataan di atas. 1991: 9). Komposisi Bahasa Indonesia.

1. predikat atau objeknya sama. Kalimat Majemuk Bertingkat 4. (kalimat tunggal 1) . Kalimat Majemuk Setara 2. Berdasarkan kata penghubungnya (konjungsi).maka bagian yang sama hanya disebutkan sekali. Kalimat Majemuk Campuran [sunting]Kalimat majemuk setara Kalimat majemuk setara yaitu penggabungan dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya sejajar atau sederajat. lalu. (kalimat majemuk) [sunting]Kalimat majemuk rapatan Kalimat majemuk rapatan yaitu gabungan beberapa kalimat tunggal yang karena subjek. kalimat majemuk setara terdiri dari lima macam. (kalimat tunggal 1) 2. Kalimat Majemuk Rapatan 3. (kalimat majemuk) Norif berangkat ke bengkel sedangkan Juminten pergi ke pasar. Contoh: 1. yakni: Konjungsi Jenis penggabungan dan penguatan/Penegasan bahkan pemilihan atau berlawanan di lanjutkan pada sebuah kalimat majemuk yang kedua (sedangkan) urutan waktu kemudian. Pekerjaannya hanya makan. lantas Contoh: 1. Juminten pergi ke pasar. (kalimat tunggal 2)   Juminten pergi ke pasar sedangkan Norif berangkat ke bengkel. Norif berangkat ke bengkel.

Kemarin ayah mencuci motor. Berdasarkan kata penghubungnya (konjungsi). . biar perlawanan (konsesif) walaupun. karena. yakni: Jenis Konjungsi JOTANNN syarat tujuan jika. kalau. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kalimat. (kalimat tunggal 3)  Pekerjaannya hanya makan. tanpa seperti. (induk kalimat) 2. (kalimat majemuk bertingkat cara 1) Ayah mencuci motor ketika matahari berada di ufuk timur. biarpun penyebaban pengakibatan cara alat perbandingan penjelasan kenyataan Contoh: 1. kalimat majemuk bertingkat terdiri dari sepuluh macam. Di dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat unsur induk kalimat dan anak kalimat. dan merokok. asal(kan) agar. (kalimat majemuk rapatan) [sunting]Kalimat majemuk bertingkat Kalimat majemuk bertingkat yaitu penggabungan dua kalimat atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya berbeda. Pekerjaannya hanya tidur. oleh karena maka. Anak kalimat timbul akibat perluasan pola yang terdapat pada induk kalimat. andaikata. alih-alih bahwa padahal [sunting]Kalimat majemuk campuran Kalimat majemuk campuran yaitu gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. (kalimat tunggal 2) 3. manakala. kendati(pun). (kalimat majemuk bertingkat cara 2) sebab. (anak kalimat sebagai pengganti keterangan waktu)   Ketika matahari berada di ufuk timur. tidur. tanpa dengan. ayah mencuci motor. sehingga dengan.2. supaya. Ketika matahari berada di ufuk timur. Pekerjaannya hanya merokok. bagaikan.

Biasanya ditandai dengan tanda petik ( “. Kalmat berita bentuk lainnya Contoh : Kami tidak tahu mengapa dia datang terlambat. Bagian kutipan pada kalimat langsung berubah menjadi kalimat berita. kamu harus belajar !” Kalimat Tidak Langsung Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang menceritakan kembali ucapan orang lain. Bagian kutipan dalam kalimat langsung dapat berupa kalimat tanya atau kalimat perintah. kemudian subjek dan predikat dirapatkan. ketika aku datang ke rumahnya. (pasif) Kalimat Langsung Kalimat langsung adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan orang. kalimat ditandai dengan huruf kapital dan tanda baca yang sesuai. Kalimat Berita Kalimat berita adalah kalimat yang isinya memberitahukan sesuatu. Contoh : Nina menulis surat untuk nenek. Toni bermain dengan Kevin. (kalimat majemuk campuran) http://id. (anak kalimat sebagai pengganti keterangan waktu)  Toni bermain dengan Kevin. 2. (aktif) Ikan dipancing oleh bapak. Kalimat berita kepastian Contoh : Nenek akan datang dari Bandung besok pagi. jangan bermain-main saja.org/wiki/Bahasa_Indonesia/Kalimat Jenis-jenis Kalimat Kalimat adalah gabungan dari beberapa kata yang mengungkapkan suatu maksud.pada predikat dihapus. “Anis. Biasanya memiliki predikatnya berupa kata kerja berawalan me atau ber. dan Rina membaca buku di kamar. Contoh : Aku harus memngerjakan PR. Cara mengubah kalimat aktif menjadi kalimat pasif : 1. Biasanya memiliki predikat berupa kata kerja berawalan di-. Kalimat berita kesangsian Contoh : Bapak mungkin akan tiba besok pagi. Subjek pada kalimat aktif dijadikan objek pada kalimat pasif.diganti dengan di-. induk kalimat) 3. Kalimat berita pengingkaran Contoh : Saya tidak akan datang pada acara ulang tahunmu. 2.wikibooks. Jika subjek kalimat aktif berupa kata ganti maka awalan me. Secara tertulis. Macam-macam kalimat berita : 1. kalimat diiringi dengan nada bicara.” ) Contoh : Ibu berkata. Tambahkan kata oleh di belakang predikat. JENIS-JENIS KALIMAT Kalimat Aktif Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu pekerjaan. . Contoh : Ibu berkata bahwa aku harus rajin belajar.. Ketika aku datang ke rumahnya. 3.Contoh: 1. Awalan me. 3. Contoh : Surat untuk nenek ditulis oleh Nina. Umumnya mendorong orang untuk memberikan tanggapan. Rina membaca buku di kamar kemarin. Kalimat Pasif Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan. (pasif) 4. (kalimat tunggal 1) 2. Secara lisan... 4. (kalimat tunggal 2. (aktif) PR harus kukerjakan. jeda dan intonasi. Contoh : Bapak memancing ikan.

Contoh : Apakah kamu sakit ? Siapa yang membeli buku ini ? Kalimat Efektif Kalimat efektif memiliki syarat : 1. Secara lisan. Contoh : Gantilah bajumu ! 2. 2. maupun keterangan waktu. Menggunakan kata atau frase imbuhan yang memiliki kesamaan. Perluasan kalimat tunggal dilakukan dengan menambah unsur baru yang disebut keterangan Dapat berupa keterangan tempat. 2. "menulis di samping" atau "tertulis di samping") adalah suatu jenis tulisan yang memiliki tujuan atau ide. ensiklopedia bebas Sebuah paragraf (dari bahasa Yunani paragraphos. ditandai dengan penggunaan kata jangan. Menimbulkan gambaran yang sama antara penulis dengan pembaca atau pembicara dengan pendengar. Contoh : Saya siswa kelas VI. Contoh : Saya siswa kelas VI di SD Negeri Merdeka. Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja. silahkan. Awal paragraf ditandai dengan masuknya ke baris baru. Secara tepat mewakili gagasan penulis atau pembicaranya. Kalimat larangan. kalimat tanya ditandai dengan intonasi yang rendah. tolong. . Memiliki kesatuan gagasan atau ide pokok 2. Dalam beberapa hal awal paragraf telah ditandai oleh pilcrow (¶). Contoh Jangan membuang sampah sembarangan ! 3.Kalimat Perintah Kalimat perintah adalah kalimat yang bertujuan memberikan perintah kepada orang lain untuk melakukan sesuatu. Macam-macam kalimat perintah : 1. kadang-kadang dimasukkan tanpa memulai baris baru. ditandai dengan partikel lah. Biasanya diakhiri dengan tanda seru (!). Ciri-ciri : 1. ditandai dengan kata mohon. Kalimat Tunggal Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya terdiri dari inti kalimat atau satu kalimat. Memberikan penekanan pada bagian-bagian yang penting. kalimat perintah ditandai dengan intonasi tinggi. 3. Terkadang baris pertama dimasukkan. Inti kalimat dibentuk oleh subjek dan predikat Jenis-jenis kalimat tunggal : 1. Kalimat nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda. Contoh : Adik bernyanyi. Kalimat perintah biasa.org/wiki/Paragraf Paragraf Dari Wikipedia bahasa Indonesia.wikipedia. Tidak menggunakan kata-kata yang tidak perlu. 4. Dalam bentuk lisan. Kalimat ajakan. Adik bernyanyi dengan sangat merdu. keterangan cara. http://id. Biasanya diakhiri dengan tanda tanya (?). Contoh : Tolong temani nenekmu di rumah ! Kalimat Tanya Kalimat tanya adalah kalimat yang isinya menanyakan sesuatu atau seseorang sehingga diperoleh jawaban tentang suatu masalah.

Sebuah paragraf biasanya terdiri dari pikiran. paragraf baru digunakan setiap kali orang yang dikutip berganti. dapat mendatangkan sebuahasterisk. atau ide pokok yang dibantu dengan kalimat pendukung. tiga asterisk.1 Berdasarkan jenisnya 5. Sebuah paragraf dapat sependek satu kata atau berhalamanhalaman. dan dapat terdiri dari satu atau banyak kalimat. Banyak terbitan buku menggunakan alat untuk memisahkan paragraf lebih jauh ketika ada perubahan adegan atau waktu. Daftar isi [sembunyikan]      1 Memasukkan 2 Paragraf gantung 3 Detil 4 Kerangka paragraf 5 Macam-macam paragraf o o     5. Untuk karya tulis masukan dan tanpa baris kosong digunakan. [sunting]Paragraf gantung Sebuah "paragraf gantung" adalah paragraf dimana baris pertama paragraf tidak dimasukkan dan dimana baris selanjutnya dimasukkan. Spasi tambahan ini. dengan baris kosong antara paragraf. sementara penulisan bisnis menggunakan baris kosong dan tanpa masukan (hal ini biasanya dikenal sebagai "paragraf blok"). gagasan.2 Berdasarkan letak kalimat utamanya 6 Paragraf dalam HTML 7 Lihat pula 8 Rujukan 9 Pranala luar [sunting]Memasukkan Praktik di Amerika secara umum adalah menandakan paragraf baru dengan memasukkan baris pertama (tiga hingga lima spasi). Dalam fiksi prosa. contohnya. atau simbol khusus yang dikenal sebagai asterisme. Setiap paragraf berawal dari apa yang datang sebelumnya dan berhenti untuk dilanjutkan. tapi hal ini umum bila paragraf prosa terjadi di tengah atau di akhir. sebuah dingbat istimewa. Ketika dialog dikutip dalam fiksi. Paragraf non-fiksi biasanya dimulai dengan umum dan bergerak lebih spesifik sehingga dapat memunculkan argumen atau sudut pandang. Paragraf umumnya terdiri dari tiga hingga tujuh kalimat semuanya tergabung dalam pernyataan berparagraf tunggal. khususnya ketika terjadi pada page break. .

Dalam kutipan berikut dari Lives of the English Poets karya Dr. Contoh: Perempuan itu tinggi semampai. As a describer of life and manners. Anak itu pun memukulinya berulang kali hingga ia terjatuh tak sadarkan diri. dan ada waktu kejadian. He never "o'ersteps the modesty of nature. [sunting]Macam-macam paragraf Paragraf dibagi menurut jenis dan letak kalimat utamanya [sunting]Berdasarkan  jenisnya Narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa. Ciri-cirinya: ada kejadian." nor raises merriment or wonder by the violation of truth. Sedikit susah payah dia membuka pintu itu. Hidungnya mancung sekali mirip dengan para wanita palestina. mendengar. Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang. sebuah "detail" adalah sebagian kecil informasi di dalam paragraf. which. bahwa Joseph Addison adalah "pakar kehidupan dan kelakuan" yang hebat.[sunting]Detil Dalam sastra. Jilbab warna ungu yang menutupi kepalanya membuat kulit wajanya yang kuning nampak semakin cantik. is peculiar to himself. His humour. Ia begitu terkejut ketika daun pintu terbuka seorang lelaki berwajah buruk tiba-tiba berdiri di hadapannya. Kalimat berikutnya adalah detail yang mendukung dan menjelaskan ide pokok dalam cara yang spesifik. Samuel Johnson. Matanya bulat bersinar disertai bulu mata yang tebal. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengayunkan tinjunya ke arah perut lelaki misterius itu. he must be allowed to stand perhaps the first of the first rank. Raut muka lelaki itu semakin menyeramkan. that it is difficult to suppose them not merely the product of imagination. . kalimat pertama adalah ide pokok. Memberikan detail pendukung untuk mendukung gagasan utama. yet his exhibitions have an air so much original. ada palaku. Sebuah detail biasanya muncul untuk mendukung atau menjelaskan ide pokok. atau tempat. Ditutup dengan kalimat penutup yang menyatakan kembali gagasan utama.[rujukan?] [sunting]Kerangka    paragraf Dimulai dengan kalimat topik yang menyatakan gagasan utama paragraf. as Steele observes.  Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu objek sehingga pembaca seakan bisa melihat. He copies life with so much fidelity that he can be hardly said to invent. His figures neither divert by distortion nor amaze by aggravation. benda.Ciri-cirinya: ada objek yang digambarkan. bagaikan seekor singa yang siap menerkam. atau merasa objek yang digambarkan itu. Ia semakin terkejut karena ternyata lelaki itu tetap bergeming. Contoh: Anak itu berjalan cepat menuju pintu rumahnya karena merasa khawatir seseorang akan memergoki kedatangannya. is so happily diffused as to give the grace of novelty to domestic scenes and daily occurrences.

atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasannya. Eksposisi adalah paragraf yang menginformasikan suatu teori.  Paragraf Induktif adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topik. sebagaimana yang dilakukan negaranegara maju seperti Jepang. Bisa dikatakan bahwa bahtsul masail sesungguhnya merupakan cara khas pesantren untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui perspektif agama. Para peserta sudah menyepakati hal itu. Ciri-cirinya: ada pendapat dan ada alasannya. dana yang dimiliki tidak cukup untuk itu.  Argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan suatu pendapat beserta alasannya. Contoh: Keberhasilan domain itu memang tidak mudah diukur. Mereka bisa maju karena memiliki banyak orang pintar dan berkarakter. kiat. atau keluhan masyarakat tentang persoalan agama. membeli alat tulis kantor (ATK) secara berlebihan. Dalam rapat sebelumnya sudah diputuskan bahwa dana itu harus disimpan dulu. Ciri-cirinya: ada bujukan atau ajakan untuk berbuat sesuatu. sosial. Ciri-cirinya: ada informasi. Contoh: Sebaiknya pemerintah melakukan penghematan.  Persuasi adalah paragraf yang mengajak. ♦ Generalisasi adalah pola pengembangan paragraf yang menggunakan beberapa fakta khusus untuk mendapatkan kesimpulan yang bersifat umum. domain tersebut menyangkut hal yang sangat rumit. Sebab. Perlu diketahui pula bahwa sebagian besar topik yang muncul didasarkan atas laporan. membujuk. Contoh: Bahtsul masail sendiri merupakan forum diskusi keagamaan yang sudah mendarah daging di pesantren. Singapura. Membentuk karakter manusia memang membutuhkan pengorbanan. rinci. Paragraf induktif dapat dibagi ke dalam tiga jenis. dan kausalitas. Contoh: . Akan tetapi. aduan. dan Malaysia. hari ini ia memaksa menggunakannya membuka usaha baru. pemerintah boros dengan cara tiap tahun membeli ribuan mobil dinas baru serta membangun kantor-kantor baru dan guest house. Selama ini. Di dalamnya. yaitu generalisasi. dan sebagainya. dan terukur. budaya. bahkan terkait dengan "meta penampilan" siswa yang kadang-kadang tidak kelihatan. Pemerintah juga selalu menambah jumlah PNS tanpa melakukan perampingan. Contoh: Kemauannya sulit untuk diikuti. hingga ekonomi. analogi. Padahal. atau mempengaruhi pembaca agar melakukan sesuatu. teknik. [sunting]Berdasarkan  letak kalimat utamanya Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas. dibahas persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan tinjauan keagamaan secara ilmiah.

Alex. 2. ♦ Analogi adalah pola penyusunan paragraf yang berisi perbandingan dua hal yang memiliki sifat sama. akibatsebab. Dalam kesimpulan terdapat kata cukup karena Maman hanya mendapat nilai enam. Misalnya. Contoh: Alam semesta berjalan dengan sangat teratur. Pasti demikian pula dengan Tuhan. Anak-anak yang lain mendapat nilai tujuh. kesimpulannya adalah semua anak kelas tiga pandai mengarang.Setelah karangan anak-anak kelas tiga diperiksa. Kesimpulan atau pendapat yang kita peroleh adalah bahwa anak kelas tiga cukup pandai mengarang. boleh dikatakan anak-anak kelas tiga cukup pandai mengarang. ternyata Ali. Semua bergerak mengikuti irama tertentu. penulis membandingkan mesin dengan alam semesta. 4. Kesimpulan bahwa anak kelas tiga cukup pandai mengarang. Mesin rumit itu ada penciptanya. Peristiwa khusus itu kita hubung-hubungkan dengan penalaran yang logis. Pola ini berdasarkan anggapan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi maka akan ada persamaan pula dalam bidang yang lain. Manusia yang menciptakan mesin.   Sebab-Akibat Penalaran ini berawal dari peristiwa yang merupakan sebab. beredar dengan teratur. Jika manusia sangat sayang pada ciptaannya itu. ♦ Hubungan Kausal Hubungan kausal adalah pola penyusunan paragraf dengan menggunakan faktafakta yang memiliki pola hubungan sebab-akibat. dan Burhan. 3. sangat sayang akan ciptaannya. kemudian sampai pada kesimpulan sebagai akibatnya. tentu demikian pula dengan Tuhan sebagai pencipta alam. Oleh karena itu. Ada tiga pola hubungan kausalitas. Alex. Dalam paragraf di atas. Dia pasti sangat sayang kepada ciptaan-ciptaan-Nya itu. yakni manusia sehingga penulis berkesimpulan bahwa alam pun pasti ada pula penciptanya. Mesin saja ada penciptanya. seperti halnya mesin. yaitu manusia. mendapat nilai delapan. yang pasti akan sayang kepada ciptaan-ciptaan-Nya itu. Yang menjadi penjelasannya di atas adalah: 1. dan binatang yang berjuta-juta jumlahnya. Toto. Pemerolehan nilai Ali. bulan. Jika Maman juga mendapat nilai tujuh atau delapan. Maman. dan sebab-akibat 1 akibat 2. Maman. Polanya adalah A mengakibatkan B. Alex. Toto. dan anak-anak lainnya. mencakup Ali. kita akan sakit kepala atau Rini pergi ke dokter karena ia sakit kepala. Burhan. Tidakkah alam yang Mahabesar dan beredar rapi sepanjang masa ini tidak ada penciptanya? Pencipta alam tentu adalah zat yang sangat maha. yaitu sebab-akibat. Burhan. Toto. dan anak-anak kelas tiga yang lain merupakan peristiwa khusus. bumi. jika hujan-hujanan. Contoh: . Matahari. seperti teraturnya roda mesin yang rumit berputar. Hanya Maman yang enam dan tidak seorang pun mendapat nilai kurang.

 Paragraf Campuran adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topik kemudian diikuti kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat topik. Peristiwa itu kemudian kita analisis untuk mencari penyebabnya. Demikian seterusnya hingga timbul rangkaian beberapa akibat. dan industri. Pagi tadi istrinya pergi ke apotek membeli obat. kedudukan rupiah menjadi kian mantap. kenaikan harga barang harus diimbangi dengan usaha menaikkan pendapatan masyarakat. Ekspor kayu dan naiknya harga minyak bumi di pasaran dunia menghasilkan devisa bermiliar dolar AS bagi kas negara. Contoh: Mulai tanggal 17 Januari 2002. dan lain-lain dinaikkan harganya. dapat direhabilitasi dan dikendalikan. Minyak tanah. pasti Badu itu sedang sakit. perdagangan. harga barang-barang pasti akan ikut naik karena biaya tambahan untuk transportasi harus diperhitungkan. sudah barang tentu biaya angkutan pun akan naik pula. Hal penting yang perlu kita perhatikan dalam membuat kesimpulan pola sebab-akibat adalah kecermatan dalam menganalisis peristiwa atau faktor penyebab. Oleh karena itu. Jika biaya angkutan naik. Karena harga bahan bakar naik. Hari ini pun tidak. Karena itu. Contoh: Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat dilepaskan dari komunikasi.Kalimat topik yang ada pada akhir paragraf merupakan penegasan dari awal paragraf. Kegiatan apa pun yang dilakukan manusia pasti menggunakan sarana komunikasi. Contoh: Kemarin Badu tidak masuk kantor. tidak mengherankan apabila mulai tahun ketiga Era Reformasi ini. baik sarana komunikasi yang sederhana maupun yang modern. . Produksi nasional pun meningkat. Pertanian. Ekonomi Indonesia semakin mantap sekarang ini.   Akibat-Sebab Dalam pola ini kita memulai dengan peristiwa yang menjadi akibat. premium. Oleh karena itu.Era Reformasi tahun pertama dan tahun kedua ternyata membuahkan hasil yang membesarkan hati. Naiknya harga barang-barang akan dirasakan berat oleh rakyat. Dengan demikian.   Sebab-Akibat-1 Akibat-2 Suatu penyebab dapat menimbulkan serangkaian akibat. Kebudayaan dan peradaban manusia tidak akan bisa maju seperti sekarang ini tanpa adanya sarana komunikasi. Akibat pertama berubah menjadi sebab yang menimbulkan akibat kedua. Indonesia sudah sanggup menerima pinjaman luar negeri dengan syarat yang kurang lunak untuk membiayai pembangunan. solar. Hal ini karena Pemerintah ingin mengurangi subsidi dengan harapan supaya ekonomi Indonesia kembali berlangsung normal. harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik.

elemen p menandakan blok teks sebagai paragraf. November 2003.. [sunting]Paragraf dalam HTML Di XHTML. Pikiran utamanya menyebar pada seluruh paragraf atau tersirat pada kalimat-kalimat penjelas. dan tag penutup </p> menandakan akhir paragraf. Contoh: Di pinggir jalan banyak orang berjualan kue dan minuman. atau elemen blok berikutnya. Orang yang makan tidak merasa terganggu oleh lalat itu. Paragraf Deskriptif/Naratif/Menyebar adalah paragraf yang tidak memiliki kalimat utama. Project Gutenberg. EBook. etc.tag pembuka <p> menandakan awal paragraf. #4673. . Lawrenceville. Master the AP English Language and Composition Test. lalat terbang dan hinggap di kue dan minuman. Tag akhir bersifat opsional untukHTML. sebagaimana penjelajah secara otomatis memulai paragraf lain di tag <p> berikutnya. kamus gratis. 2000. 2000.  Rozakis. ISBN 978-0-7645-6184-9 (13). Dari sampah. 4th ed. Harganya murah-murah. New York: Houghton Mifflin. Laurie E. Savage.  (Inggris) Paragraf dalam HTML 3 dari situs web World Wide Web Consortium (W3C). Samuel. Johnson. [sunting]Pranala luar Lihat paragraph di Wiktionary. Sayang banyak lalat karena tidak jauh dari tempat itu ada tumpukan sampah busuk. Lives of the Poets: Addison. NJ: Peterson's. Enak saja makan dan minum sambil beristirahat dan berkelakar. ISBN 0-7645-6184-7 (10). [sunting]Lihat   pula Blok pernyataan Pilcrow [sunting]Rujukan   The American Heritage Dictionary of the English Language.

gabungan kata ditulis serangkai. kupu-kupu). kecuali yang sudah lazim seperti kepada. buku-buku). Jika salah satu unsur gabungan hanya dipakai dalam kombinasi. 3. dari Surabaya. dari) ditulis terpisah. Contoh: duta besar. 8. dan -tah ditulis serangkai. Penulisan kata Berikut adalah ringkasan pedoman umum penulisan kata. dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian. Partikel -pun ditulis terpisah. Beberapa gabungan kata yang sudah lazim dapat ditulis serangkai. ke tengah. Partikel per. Contoh: kumiliki. 3. dan "tiap" ditulis terpisah. ke. Lihat bagian Gabungan kata yang ditulis serangkai. Artikel si dan sang ditulis terpisah. Partikel -lah. Contoh: per 1 . Contoh: bergeletar. yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian. satu kali pun. sepak bola. -kah. Jika kata dasar huruf awalnya adalah huruf kapital. Kata depan atau preposisi (di [1]. dilipatgandakan. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasar. Contoh: adipati. 6. 3. dikelola 2. Contoh: menggarisbawahi. ditulis terpisah. Contoh: bacalah. miliknya. kauambil. siapakah. Jika kata dasar berbentuk gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus. termasuk istilah khusus. 7. 5. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. bukumu. Secara umum. sayur mayur). -ku. baik yang berarti tunggal (lumba-lumba. dll.html macam-macam morfem Pedoman ejaan dan penulisan kata Halaman ini memuat panduan ringkas mengenai ejaan dan penulisan kata yang dianjurkan di Wikipedia bahasa Indonesia. 1. Gabungan kata. kecuali yang lazim dianggap padu seperti adapun.com/2009/12/macam-macam-morfem. Partikel 1. kemari. 2. anak-istri saya. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. maupun yang berbentuk berubah beraturan (centang-perenang. unsur gabungan ditulis serangkai. mancanegara. ibu kota. Contoh: non-Indonesia. "demi". Kata turunan (lihat pula penjabaran di bagian Kata turunan) 1. 4. -nya) ditulis serangkai. jamak (anak-anak. Contoh: apa pun. pedoman ini mengikuti Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan edisi kedua dengan beberapa tambahan sesuai dengan konsensus yang telah pernah didiskusikan di antara para kontributor Wikipedia. Kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung. dll. keluar. Imbuhan (awalan. Contoh: Ibu percaya bahwa engkau tahu.blogspot. Kata ganti (kau-. 2. sisipan. 2. 4. bagaimanapun. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Contoh: di dalam. Jika kata dasar berbentuk gabungan kata. -mu.http://mnovrianto. Gabungan kata atau kata majemuk 1. termasuk istilah khusus. garis bawahi 3. daripada.yang berarti "mulai". diselipkan tanda hubung. orang tua. Contoh: alat pandang-dengar. Gabungan kata. 5. apatah. Contoh: Sang harimau marah kepada si kancil. ku-. Contoh: bertepuk tangan.

+ bom → mengebom. me. me. Imbuhan spesifik. per-an dan per-i 9. 4. Huruf dengan tanda * memiliki sifat-sifat khusus: 1. 1. -wati.→ mem-. di-. me. d. Contoh: me. Akhiran: -man. me. ter-. j. p*. Tidak dilebur jika kata dasar merupakan kata asing yang belum diserap secara . ber-.+ gotong → menggotong. per-. me. dan se2. jika huruf pertama kata dasar adalah l. 1.April. me. dan -nya 2. r. ke-. me. 2. gabungan dari lebih dari satu awalan atau akhiran. Imbuhan gabungan. Akhiran: -kan. Contoh: me. Contoh: me. me. jika huruf pertama kata dasar adalah b.+ tiup → meniup*. n. per helai. diper-kan dan diper-i 4. 3.+ makan → memakan. jika huruf pertama kata dasar adalah huruf vokal. Contoh: me. Berikut adalah beberapa informasi tambahan untuk melengkapi aturan tersebut. Imbuhan sederhana.→ menge-. me.+ klik → mengeklik. jika huruf pertama adalah s*.+ klarifikasi → mengklarifikasi. ter-kan dan ter-i 3. Awalan mePembentukan dengan awalan me. jika kata dasar hanya satu suku kata. pe-an dan pe-i 8.+ tipu → menipu. dan -ita. tetap. 2. atau v. atau t*. me-kan dan me-i 6. 1. 5.+ sapu → menyapu*. Contoh: me. me.→ men-. me. Contoh: me. f. memper-kan dan memper-i 7. Singkatan dan akronim. q. m. Angka dan bilangan. -an. hanya terdiri dari salah satu awalan atau akhiran. Dilebur jika huruf kedua kata dasar adalah huruf vokal.memiliki aturan sebagai berikut: 1. 3. me.+ kira → mengira.+ sapu → menyapu. se-nya 10. Lihat Wikipedia:Pedoman penulisan singkatan dan akronim. Awalan: me-. pembentukan kata turunan dengan imbuhan mengikuti aturan penulisan kata yang ada di bagian sebelumnya. 2.+ luluh → meluluh. Contoh: me+ kikis → mengikis*.+ baca → membaca. -el-. Sisipan: -in-. me.+ pukul → memukul*. pe-. 6. me. g. dan -er-. di-kan dan di-i 3.→ meng-. k*. ke-an dan ke-i 5.+ hias → menghias. Kata turunan Secara umum. -i. 10. Lihat Wikipedia:Pedoman penulisan tanggal dan angka.+ vonis → memvonis.+ fasilitas + i → memfasilitasi. -lah. 9. jika huruf pertama kata dasar adalah c.→ meny-. Jenis imbuhan Jenis imbuhan dalam bahasa Indonesia dapat dikelompokkan menjadi: 1. atau w. digunakan untuk kata-kata tertentu (serapan asing).-em-. ber-an dan ber-i 2. Contoh: me.+ tik → mengetik. Tidak dilebur jika huruf kedua kata dasar adalah huruf konsonan. h. -wan. me.+ datang → mendatang. me.

bahasa Indonesia TIDAK mengenal bentuk "di mana" (padanan dalam bahasa Inggris adalah "who".+ kerja → bekerja (huruf r dihilangkan) 2. • Usul perbaikan: ." pada artikel yang belum lengkap..[sic] . "whom". Ini sebuah argumen yang tidak bisa didiskripsikan dan dijelaskan secara ilmiah bahasa.. Aturan khusus Ada beberapa aturan khusus pembentukan kata turunan. dengan mana". Gunakan kata jasad atau jenazah. .+ konversi → mengkonversi. Penggunaan "di mana" sebagai penghubung dua klausa Untuk menghubungkan dua klausa tidak sederajat. gugur.sempurna. Penggunaan "di mana" sebagai kata penghubung sangat sering terjadi pada penerjemahan naskah dari bahasa-bahasa Indo-Eropa ke bahasa Indonesia. (2) Dari artikel Tegangan permukaan: Teganganpermukaan = F / L dimana : F = gaya (newton) L = panjang m). kantine adalah sebuah ruangan dalam sebuah gedung umum di mana para pengunjung dapat makan . .. Tionghoa (bahasa dan orang). Pada dasarnya. Ada himbauan untuk menghindari kata ini atas pertimbangan kesensitifan penafsiran. atau tewas (tergantung konteks).. bahasa Indonesia hanya mengenal kata "yang" sebagai kata penghubung untuk kepentingan itu dan penggunaannya pun terbatas. yaitu: 1. Contoh-contoh: (1) Dari artikel Kantin: . "which". ber. Dengan demikian.. Padanan untuk kata Cina yaitu Tiongkok (negara). Sebaiknya pranala ke situs tersebut dimasukkan ke bagian Pranala luar dan menambahkan Templat:Stub dengan mengetik: {{stub}} atau {{rintisan}} di bagian akhir artikel.Cina adalah hampir sama (China dibaca dengan ejaan Inggris). meninggal. Sebagai alternatifnya diusulkan menggunakan kata China.. HINDARI PENGGUNAAN BENTUK "DI MANA". dan sebagainya). silakan mengunjungi situs ini.+ ajar → belajar (huruf r digantikan l) Konsensus penggunaan kata Tiongkok dan tionghoa Cina adalah bentuk dan penggunaan baku menurut KBBI. Pranala ke situs luar Sebisa mungkin hindari penggunaan kalimat seperti "Untuk informasi lebih lanjut.. Mayat dan mati • mati: hindari penggunaannya dalam penulisan biografi. Gunakan kata wafat. Contoh: me.. Sebenarnya selalu dapat dicari struktur yang sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia. apalagi "dimana". atau "where") atau variasinya ("dalam mana". • mayat: hindari penggunaannya dalam penulisan biografi. termasuk dalam penulisan keterangan rumus matematika. apalagi bunyi ujaran China . ber. kantine adalah sebuah ruangan di dalam sebuah gedung umum yang dapat digunakan (oleh) pengunjungnya untuk makan .

jumlah total TPS se-Banten ada 12." Usulan perbaikan 2: "Sebelumnya disebutkan.208.208. Namun justru di sini sering terjadi kesalahan dalam penggunaannya. akhirulkalam 4. dalam pilgub Banten kali ini ada 6. Dengan demikian secara tata bahasa ia TIDAK PERNAH bisa mengawali suatu kalimat (tentu saja lain halnya dalam susastra!)." Usulan perbaikan 1: "Sebelumnya disebutkan." Gabungan kata yang ditulis serangkai 1. bumiputra 13. bilamana 9.951 pemilih terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap) sedangkan jumlah total TPS se-Banten ada 12. padahal untuk posisi itu dapat dipakai kata "sementara itu".. astagfirullah 6. Sedangkan jumlah total TPS se-Banten ada 12. darmasiswa 16. • Usul terjemahan: Lahan yang akan ditanami padi saja . dalam pilgub Banten kali ini.• Usul perbaikan: Apabila F = gaya (newton) dan L = panjang (m). alhamdulillah 5. Contoh-contoh lain silakan ditambahkan. Contoh: Dari harian Jawa Pos: "Sebelumnya disebutkan. barangkali 8. adakalanya 3. beasiswa 11. 6. darmabakti 15. acapkali 2.208. dukacita 17. (3) Dari kalimat bahasa Inggris: Land which is to be planted only with rice . sama seperti "dan". . "atau". Di sini tampak bahwa "apabila" menggantikan posisi "di mana" (ditulis di kalimat asli sebagai "dimana"). hulubalang 19. bismillah 10. "Sedangkan" digunakan untuk mengawali kalimat. halalbihalal 18. tegangan permukaan S dapat ditulis sebagai S = F / L. dalam pilgub Banten kali ini ada 6. Kata penghubung "sedangkan" Kesalahan penggunaan kata penghubung yang juga sering kali terjadi adalah yang melibatkan kata "sedangkan".951 pemilih terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap). belasungkawa 12..951 pemilih terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap). . bagaimana 7. "Sedangkan" adalah kata penghubung dua klausa berderajat sama..849. kacamata 20. serta "sementara".. Sementara itu.849. kasatmata .849. daripada 14.

sukacita 43. diagnosa 12. aktivitas. asas. saputangan 36. analisis. diagnosis. keratabasa 23. embus. titimangsa 47. aktifitas 3. kilometer 24. Kata pertama adalah kata baku menurut KBBI (kecuali ada keterangan lain) dan dianjurkan digunakan. olahraga 29. syahbandar 46. sukarela 44. wasalam Kata yang sering salah dieja Daftar ini disusun menurut urutan abjad. al Qur'an. esok 11. sebagaimana 38. radioaktif 34. sekalipun 41. alquran. Pebruari . ekstrim 14. manakala 25. apotik (ingat: apoteker. besok. matahari 28. silaturahmi 42. mangkubumi 27. atlit (ingat: atletik. manasuka 26. aktif. sastramarga 35. bis 10. atlet. puspawarna 33. saripati 37. segitiga 40. sedangkan kata-kata selanjutnya adalah variasi ejaan lain yang kadang-kadang juga digunakan. ekstrakulikuler 13. hembus 15. sediakala 39. bukan atlitik) 9. ekstrem. al-Qur'an. analisa 5. paramasastra 31.21. padahal 30. 1. Anda. Al Qur'an (maupun tanpa [']) 4. bukan apotiker) 7. peribahasa 32. kepada 22. azas 8. Al-Qur'an. Februari. bus. apotek. sukaria 45. anda 6. aktip 2. Ekstrakurikuler.

nara sumber (berlaku juga untuk kata belakang lain) 53. pungkir (Ingat!) 50. kuno. metoda 49. olahraga. himbau 24. mahkluk (salah satu yang paling sering salah) 47. mazhab. negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa) 55. kuitansi. Katolik. paham. negatif. photo 18. mahzab 48. napas. karir 34. izin. lokakarya. menghipnosis (verba). kendaraan. olah raga 59. jadual 29. istri. komplit 38. loka karya 45. frekuensi. hipnotis (adjektiva) 21. nakhoda. ibu kota. isteri 27. metode. gladi. kuna [3] 44. imbau. ijin 28. geladi 19. Nopember 56. inderagiri 26. prosen . kosakata 40. November. foto. Katholik 35. jendral 30. jenderal. faham 61. kacamata. nakoda 51. kuantitas. hierarki. ijasah 23. kenderaan 36. nahkoda. Jumat. nafas 52. nasihat.16. kongkrit 39. jadwal. persen. narasumber. makhluk. hipnosis (nomina). hirarki 20. ibukota 22. objektif. kualitas. komplet. kwantitas [2] 42. mahluk. orang tua. obyektif/p 58. frekwensi 17. ma'af 46. objek. kaca mata 32. kwalitas. kosa kata. konkrit. Jum'at 31. kwitansi 43. indera. obyek 57. mungkir. kwalitet [2] 41. kangker 33. kanker. karier. indra 25. nasehat 54. komoditas [2] 37. maaf. indragiri. ijazah. komoditi. konkret. orangtua 60.

tandatangan 94. selebriti 83. pelihatan. sekertaris 80. . subyektif/p 90. fikir 67. syaraf 78. sekuriti. segi tiga 82. sepak bola. segitiga. sangsi (=ragu-ragu).sepertinya kedua-duanya berlaku 100. selebritas. Kesalahan penulisan di merupakan salah satu kesalahan yang sangat umum ditemukan. tehnik 96. Prancis. puteri 72. silahkan (Ingat!) 85. telepon. sistem. subyek 89. permukiman. hutang (Ingat: piutang. subjek. bukan pihutang) 101. standar. utang. walikota. putera 71. pemukiman 65. tilpon 97. teknik. teoritis (diserap dari: theoretical) 98. baik untuk arti housing maupun PHK 66.62. pengrumahan. standarisasi [5] 93. saraf. Jogjakarta 103. zaman. syurga 88. propinsi 70. penglihatan. teoretis. resiko 74. pengecualian 64. saksama. putra. penglepasan 63. sintesa 86. provinsi. rubah (=serigala) -. surga. Perancis [4] 68. risiko. telefon. samudra. Yogyakarta. terampil. silakan. perumahan. jaman Catatan kaki 1. pelepasan. sekretaris. sepakbola 84. realita 73. pikir. samudera 76. praktek (Ingat: praktikum. Sumatera 91. praktik. tanda tangan. sekuritas [2] 81. salah) 77. putri. takhta 95. trampil 99. sarat (=penuh). sintesis. seksama (Ingat!) 75. ^ a b di dapat juga berfungsi baik sebagai imbuhan yang harus dirangkai penulisannya maupun kata depan yang harus dipisah penulisannya. realitas. wali kota 102. subjektif. sorga. syarat (=kondisi yang harus dipenuhi) 79. ubah (=mengganti). standard 92. tel(f/p)on. sistim 87. sanksi (=konsekuensi atas perilaku yang tidak benar. Sumatra. bukan praktekum) 69. standardisasi. tahta.

Posted by no_free@westlife. Morfem Morfem. Wikipedia bahasa Indonesia menggunakan ejaan "Perancis" sesuai konsensus.com at 17:44 .2. 3. hal yang sama berlaku pada kata properti (bukan propertas). seperti halnya di kata implemen yang menjadi implementasi. Kata-kata lainnya misalnya kuantitas memang menggunakan penerjemahan -tas. 5. ^ Walaupun "Prancis" lebih dianjurkan. Lihat Wikipedia:Pedoman penyerapan istilah. ^ Kata standardisasi memang dieja tanpa mengesampingkan huruf d antara standar dan -isasi. ^ a b c d Tidak semua akhiran -ty dalam bahasa Inggris dialih-bahasakan menjadi -tas walaupun tak dimungkiri bahwa mayoritasnya demikian. ^ Lihat bagian diskusi halaman ini 4. dalam hal ini berlaku kata-kata seperti sekuriti dan komoditi yang menggunakan sistem kedua (-ti bukan -tas). adalah satuan bentuk terkecil dalam sebuah bahasa yang masih memiliki arti dan tidak bisa dibagi menjadi satuan yang lebih kecil lagi.

kejar-kejaran b. sayur-mayur b. lauk-pauk Catatan: kata-kata berikut tidak termasuk kata ulang dalam bahasa Indonesia karena tidak sesuai dengan pengertian kata ulang itu sendiri. 3. tiba-tiba b. Contoh: a. tetangga 3.U. Macam-Macam Kata Ulang Kata ulang dibagi menjadi 4 macam. Dwipurwa). . Contoh: a. gerak-gerik Perubahan fonem konsonan a. yakni perulangan kata yang dialami oleh sebagian dari kata dasar. terdapat pepohonan yang rimbun dan lebat sekali. Kata ulang yang menyatakan `paling`. 2.Di tempat kakek. . yakni perulangan kata yang dialami oleh seluruh kata dasar. mondar-mandir b. pura-pura d.http://basindo. yakni perulangan kata yang melibatkan morfem terikat (afiks) a.edublogs. Maka kata-kata berikut dinamakan Kata Ulang Semu. Contoh: .Pulau-pulau yang ada di dekat perbatasan dengan negara lain perlu diperhatikan oleh pemerintah. Kata Ulang Utuh (K.Anak kelas IX orangnya malas-malas dan sangat tidak koperatif. Contoh: Perubahan fonem vokal a. Dwilingga). Kata Ulang Berimbuhan. rumah-rumah 2. Contoh: . pepohonan b.org/ KATA ULANG Kata Ulang Kata yang mengalami perulangan kata sebagian atau seluruhnya dan mengakibatkan makna yang berbada-beda. yakni: 1. Contoh: . kura-kura c. Kata ulang yang menyatakan `sangat`. dll. di antaranya sebagai berikut. Dwilingga Salin Suara). lumba-lumba.U. Kata Ulang Salin Suara (K. Contoh: a. mobil-mobilan 4.Jambu merah Pak Alex besar-besar dan memiliki kenikmatan yang tinggi. Kata ulang yang menyatakan `banyak tidak menentu`. yakni perulangan kata yang dialami oleh seluruh kata dasar namun mengalami perubahan fonem pada salah satu kata dasarnya.U. Makna Kata Ulang Dalam Bahasa Indonesia Macam-macam makna atau nosi kata ulang. Kata Ulang Sebagian (K. 1. anak-anak b.

Contoh: .Ayah meluap-luap emosinya ketika tahu dirinya masuk perangkap penipu kartu kredit. Kata ulang yang menyatakan `saling` atau `berbalasan`(resiprok).Ricky main rumah-rumahan bersama Rexy seharian di halaman rumah. . . .Setelah kejadian itu dia menguat-nguatkan diri mencoba untuk tabah.Anjing buduk dan rabies itu suka mengejar-ngejar anak kecil yang lewat di dekat kandangnya yang bau. Nak. .Marcel membuat kapal-kapalan dari kertas yang dibuang Pak Mulyanto tadi pagi.Sudah bertahun-tahun nenek tua itu tidak bertemu dengan anak perempuannya yang pergi ke Hongkong.Setinggi-tingginya Agus naik pohon.Mas Agung berminggu-minggu tidak apel ke rumahku. nanti uang sakumu habis! 14.Karena berjalan sangat jauh kaki Putra sakit-sakit semua. 13. Kata ulang yang menyatakan `himpunan pada kata bilangan`. . 5. 7. 6. Contoh: .Saat lebaran biasanya keluarga di RT IV kunjung-kunjungan satu sama lain. nanti jatuh! 11. Contoh: . Contoh: . Kata ulang yang menyatakan `agak` (melemahkan arti).Jangan beli makanan banyak-banyak. Kata ulang yang menyatakan `mirip` / `menyerupai` / `tiruan`. Kata ulang yang menyatakan `sifat` atau `agak`.Jangan tergesa-gesa begitu dong. Kata ulang yang menyatakan `bertambah` atau `makin`.Datang-datang dia langsung tidur di kamar karena kecapekan. Contoh: . 10. Kata ulang yang menyatakan `beberapa`. Kata ulang yang menyatakan `terus-menerus` Contoh: . Contoh: . 9. Kata ulang yang menyatakan `berusaha` atau `penyebab`. 8. Kata ulang yang menyatakan `bersenang-senang` atau `santai` Contoh: .Zambada dan Edowa mencari kecu sebanyak-banyaknya untuk makanan ikan cupang kesayangannya. . Contoh: . .Wajahnya terlihat kemerah-merahan ketika pujaan hatinya menyapa dirinya.Coba kamu masukkan gundu bopak itu seratus-seratus ke dalam tiap plastik! .Lina selalu bertanya-tanya pada dirinya apakah kesalahannya pada Hany dapat termaafkan. .Orang katro dan ndeso itu datang ke rumahku malam-malam. Ada apa ya? 12. .Biarkan dia main hujan! Lama-lama dia akan bosan juga.Lagak si bencong itu kebarat-baratan kayak dakocan. Kata ulang yang menyatakan `waktu` atau `masa`. pasti dia akan turun juga. Contoh: . Contoh: .. 4.Ketika mereka berpacaran selalu saja cubit-cubitan sambil tertawa.

KALIMAT TAK LANGSUNG adalah kalimat yang melaporkan/memberitahukan ucapan atau ujaran orang lain. aku aku. sedangkan pada kalimat tak langsung kata ganti pada kalimat yang dikutip mengalami perubahan. Susunan kalimat langsung tetap. intonasi bagian yang dikutip lebih tinggi dibandingkan yang tidak. PENGGUNAAN KATA GANTI (PRONOMINA) PADA KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TAK LANGSUNG Kalimat Langsung > Kalimat Tak Langsung kamu > saya. saya > dia. tidak berkata tugas. kata ganti pada kalimat yang dikutip tidak mengalami perubahan. sebab. Pada kalimat langsung.. aku engkau > saya. 2. 4. sedangkan pada kalimat tak langsung berkata tugas. kalimat tanya.Ular naga panjangnya bukan kepalang berjalan-jalan selalu riang kemari. untuk. ke berapa > jumlah. PERBEDAAN KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TAK LANGSUNG 1. . Pada kalimat langsung. urutan mana > pilihan bagaimana > cara jangan > untuk tidak -lah > untuk / supaya / agar (berupa kalimat berita) > bahwa MEI01 Karangan Uncategorized Tagged karangan1 Comment » KARANGAN . ke mana > tempat mengapa > sebab Berapa. kalimat perintah. kalimat perintah. ia -ku > -nya kita > mereka PENGGUNAAN KATA TUGAS PADA KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TAK LANGSUNG Kalimat Langsung > Kalimat Tak Langsung siapa > tentang nama / pelaku apa (-kah) > tentang sesuatu / benda Kapan. 3. ataupun kalimat seru. KALIMAT KALIMAT LANGSUNG adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan atau ujaran orang lain. bilamana > waktu di mana. dll. Kalimat langsung berbentuk kalimat berita. seperti bahwa. Bentuk dari kalimat langsung dapat berupa kalimat berita. kalimat tanya. baik dalam bentuk lisan maupun tulisan.Dari tadi padi Filo kerjanya cuma tidur-tiduran di sofa. 5. Kalimat langsung bertanda kutip (―…‖) sedangkan kalimat tak langsung tidak bertanda kutip. supaya. Bentuk dari kalimat tidak langsung hanya berupa kalimat berita. dan kalimat seru sedangkan pada kalimat tak langsung hanya berupa kalimat berita. sedangkan pada kalimat tak langsung intonasi mendatar dan menurun.

sikap. setelah tertunda dua tahun. atau menerangkan suatu gagasan. masih banyak anggota masyarakat kita yang tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan. pendapat. seta bangunan sayap dapat dirampungkan Februari 1996. terdapat berbagai jenis tanaman hias yang kami tanam sendiri. Setiap hari la datang ke sekolah selalu lebih awal dari temantemannya. Inilah masalah yang sulit dipecahkan. Dengan luas 1 ha. Dalam Argumentasi ini. Tujuannya untuk menambah pengetahuan pembaca tanpa berusaha untuk mengubah pendirian atau mempengaruhi sikap pembaca. untuk tahap pertama. S. Rabu (4/10) di Palu la menjelaskan. Tak ayal lagi ia akan menjadi mahasiswa yang baik. diantaranya ialah tidak membuang sampah sembarangan. Pembangunan kantor di Jalan Sam Ratulangi Palu Timur itu. Namun demikian. mengajak atau membangkitkan suatu tindakan dengan mengemukakan alasan-alasan yang kadang-kadang agak emosional. pendapat. Kesadaran ini dapat dimanifestasikan dalam berbagai bentuk. Kepada gurunya dan orang tua ia selalu bersikap hormat. Amur Muchasim. atau pemikiran pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh. yaitu salah satu bentuk karangan yang menggambarkan suatu keadaan. direncanakan rampung 2 – 3 tahun mendatang. Seandainya saja setiap anggota masyarakat peduli akan kebersihan di sekitar tempat tinggalnnya tentulah kualitas kesehatan dapat ditingkatkan. atau keyakinan. suatu gagasan atau pernyataan dikemukakan dengan alasan yang kuat dan meyakinkan sehingga orang yang membacanya akan terpengaruh untuk membenarkan pernyataan. Karangan dibagi menjadi beberapa macam. Bahwa prestasi belajarnya juga jauh lebih baik dari temantemannya dapat dilihat dalam rapornya yang tidak pernah ada angka merah.Karangan adalah hasil tulisan yang mengungkapkan ide. kini mulai dibangun di Palu. Contoh: ―Amin memang murid yang baik.. Contoh: Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah yang representatif. berbagai fasilitas sekolah tersedia demi kemajuan proses belajar kami. Semua pekerjaan rumah tidak ada yang tidak diselesaikannya. Demikian keterangan Sekwilda Sulteng. perasaan. mengembangkan. Contoh: Semua orang tahu bahwa kebersihan adalah pangkal kesehatan. dan sikap yang diajukan. kejadian.‖ (5) Narasi adalah sejenis karangan atau cerita yang isinya mengisahkan atau menggambarkan suatu . Contoh: Lingkungan sekolah kami sangatlah nyaman. yakni: (1) Deskripsi disebut juga lukisan. (2) Eksposisi ialah salah satu bentuk wacana atau karangan yang bermaksud menjelaskan. persuasi berusaha merebut perhatian dan membangkitkan tindakan terhadap pembacanya. (3) Persuasi ialah bentuk wacana yang tujuannya adalah meyakinkan. tersedia pula lapangan olahraga yang sangat luas sehingga dapat membantu kami untuk meningkatkan keterampilan berolahraga dan mengekspresikan diri. Ada pula kantin yang bersih dan luas agar suasana istirahat kami dapat kami gunakan sebaik-baiknya untuk menghilangkan kejenuhan. atau peristiwa sejelas mungkin sehingga pembaca mendapat kesan seperti melihat sendiri sesuatu yang digambarkan itu. (4) Argumentasi adalah sebuah wacana yang berusaha meyakinkan atau membuktikan kebenaran suatu pernyataan. marilah kita mencoba untuk menjadikan diri kita masing-masing peduli terhadap kebersihan lingkungan. Di sekitar halaman sekolah. Jika argumentasi berusaha membuktikan kebenaran atau pernyataan melalui proses penalaran yang sehat. dengan biaya sekitar Rp 10 milyar. Dan. Oleh karena itu.H.

resensi. pada tangga 17 Agustus 1945. pengertian persoalan. Persamaan: 1) Sama-sama menjelaskan pendapat dan keyakinan penulis. Sedangkan pada akhir argumentasi biasanya menyimpulkan apa yang telah diuraikan sebelumnya. dan dongeng. atau peninjauan terhadap sesuatu yang disusun menurut metode dan sistematika tertentu. statistik. Narasi ini sering dimasukkan ke dalam golongan karangan fiktif. sehingga pembaca akhirnya menyetujui bahwa pendapat. 3) Sama-sama memerlukan analisis dan sintesis pada waktu mengupas sesuatu. tesis. Sedangkan grafik. Contoh: ―Beratus-ratus tahun Indonesia telah dijajah Belanda. mite. atau gabungan dari keduanya. grafik. dan hikayat. paper atau makalah. Sedang contoh karangan nonfiktif dapat kita kemukakan misalnya. Kesempatan baik ini tidak disia-siakan oleh bangsa Indonesia umuk memproklamirkan kemerdekaannya. statistik dan lain-lain pada argumentasi untuk membuktikan. gambar. . Kejadian yang dikisahkan dapat bersifat khayal atau faktual. cerpen. kisah perjalanan.pengamatan dan penelitian . Proklamasi itu dibacakan oleh Bung Karno dan Bung Hata. Yang pertama disebut fiksi. 3) Pendahuluan pada paparan memperkenalkan topik dan tujuan yang akan dipaparkan. fabel.kejadian atau peristiwa menurut urutan waktu atau secara kronologis. statistik. novel. dan lain-lain pada paparan untuk menjelaskan. kini Jepanglah yang menguasai dan mengangkangi Indonesia. Bahasa fiksi biasanya bersifat konotatif dan subjektif. sistematika yang digunakan. Sedangkan pendahuluan atau pembuka pada argumentasi berisi latar belakang dan sejarah persoalan.daya khayal tidak digunakan b. 2) Grafik. keyakinan. Fiksi umumnya hanya mengetengahkan hasil rekaan atau imajinasi atau khayal pengarang. jadi tercakup di dalamnya ialah roman. hikayat. penelitian. legenda. Termasuk karangan fiktif ialah roman. Perbedaan: 1) Tujuan paparan hanya menjelaskan dan menerangkan. 4) Penutup pada akhir paparan biasanya manegaskan lagi apa yang telah diuraikan sebelumnya. cerpen. Sebaliknya karangan nonfiksi menyajikan peristiwa secara apa adanya atau secara objektif. Sedangkan argumentasi bertujuan mempengaruhi pembaca. Perang Dunia II pecah. laporan. bahasa nonfiksi cenderung objektif dan denotatif. sedang yang kedua dinamakan nonfiksi. 4) Sama-sama menggali sumber ide melalui: . 2) Sama-sama memerlukan fakta yang diperkuat atau diperjelas dengan angka.pengalaman . karena Sekutu dapat mengalahkan Jepang dengan dibomnya Hiroshima dengan bom atom. skripsi. Imajinasi tersebut sering pula didasarkan pada peristiwa seharihari sehingga ada kemungkinan dapat terjadi. Biasanya karangan dibedakan atas karangan fiktif dan karangan faktual. dan lain-lain. dan yang isi serta kebenarannya dapat dipertanggungjawabkan. novel. peta. sera tujuan argumentasi. Ini tidak lama memang. yang semuanya termasuk karangan ilmiah Yang dimaksud karangan ilmiah ialah karangan yang mengungkapkan buah pikiran hasil pengamatan.‖ Perbandingan karangan eksposisi dengan argumentasi a. sehingga pembaca memperoleh informasi yang sejelas-jelasnya. desertasi. dan Belanda di Indonesia kemudian ditaklukkan oleh Jepang.sikap dan keyakinan . dan sikap penulis benar. tambo.

atau pendapat yang berkaitan dengan pembahasan suatu pokok persoalan. (E. diteliti. sehingga masyrakat mengetahui apakah buku yang diulas tersebut patut dibaca ataukah tidak. (2) Makalah ditulis oleh siswa atau mahasiswa sehubungan dengan tugas dalam bidang studi tertentu.Ciri-ciri Karangan Ilmiah: (1) logis. dan isinya pembahasan masalah yang lebih kompleks dan lebih mendalam daripada persoalan dalam tesis. Kritik sebagai bentuk karangan berisi penilaian baik-buruknya suatu karya secara objektif. Penulisan desertasi ini di bawah bimbingan promotor atau dosen yang berpangkat profesor. seminar. Resensi yang disebut juga timbangan buku atau book review sering disampaikan kepada sidang pembaca melalui surat kabar atau majalah. (7) Resensi ialah karya tulis yang berisi hasil penimbangan. observasi. karya tulis yang diajukan untuk mencapai gelar sarjana atau sarjana muda. dipertahankan dan dipertanggungjawabkan oleh penyusun dalam sidang ujian.) MEI01 . untuk dibacakan dalam rapat kerja. Syarat-syarat Karangan Ilmiah: (1) mengandung masalah serta pemecahannya (2) masalah harus merangsang atau menarik perhatian pembaca (3) lengkap dan tuntas. usulan. maksudnya semua keterangan yang diketengahkan mempunyai alasan yang dapat diterima akal (2) sistematis. tetapi juga menampilkan kelebihan atau keunggulan karya itu seperti adanya. dan sebagainya. simposium. atau penelitian lapangan sebagai prasyarat akademis yang harus ditempuh. (4) Skripsi. yaitu semua yang dipaparkan disusun dalam urutan yang berkesinambungan (3) objektif atau faktual. dan . (3) Kertas kerja adalah karangan yang berisi prasaran. artinya membeberkan semua segi yang berkaitan dengan masalahnya (4) disusun menurut sistem tertentu dan metode tertentu sehingga mudah dimengerti dan dipahami. Kritik tidak hanya mencari kesalahan atau cacat suatu karya. (8) Kritik dari bahasa Yunani kritikos yang berarti `hakim‘. Maksudnya apa yang dikemukakan dalam esai lebih merupakan pendapat pribadi penulisnya. Laporan ini disampaikan dengan cara seobjektif mungkin. pengulasan. atau penilaian sebuah buku. (5) Tesis mempunyai tingkat pembahasan lebih dalam daripada skripsi. Tujuan resensi ialah memberi pertimbangan den penilaian secara objektif. (9) Esai adalah semacam kritik yang lebih bersifat subjektif. (5) bahasanya bersifat lugas atau denotatif. Tesis ditulis dengan bimbingan seorang dosen senior yang bertanngungjawab dalam bidang studi tertentu. Pernyataan-pernyataan dan teori dalam tesis didukung oleh argumen-argumen yang lebih kuat. yaitu gelar tertinggi yang diberikan oleh suatu univesitas. artinya keterangan yang diberikan dapat diuji kebenarannya. Makalah dapat berupa hasil pembahasan buku atau hasil suatu pengamatan.T. dan mengandung saran-saran untuk dilaksanakan. Skripsi ditulis berdasarkan studi pustaka atau penelitian bacaan. jika dibandingkan dengan skripsi. (6) Disertasi ialah karangan yang diajukan untuk mencapai gelar doktor. atau diamati. artinya keterangan yang dikemukakan didasarkan pada apa yang benarbenar ada atau sesuai dengan fakta (4) teruji. Yang tergolong karangan ilmiah antara lain: (1) Laporan ialah bentuk karangan yang berisi rekaman kegiatan tentang suatu yang sedang dikerjakan. digarap. penyelidikan.

Afiksasi dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi 3 jenis. -if. atau kata lainnya yang menggunakan tanda hubung (-) dan memiliki makna oleh kata itu sendiri dinamakan kata ulang semu. -wan. pra-. 2. ubur-ubur. -is. di-. -wati. rumah-rumahan. sesuatu. tetangga. b. membaca. semacam. -logi. dll. manca-. egois. dll. per. bentuk perulangannya terjadi pada suku awal kata dasar. cumi-cumi.Kata ulang berimbuhan Contoh kata: bermain-main. ambilkan. tiba-tiba. diper-. dan lain-lain. bergelembung (morfem bebasnya `gembung`). lauk-pauk. d. bersalam-salaman. dan lain-lain. tetamu. pengarang. antar-. Kata majemuk dibagi menjadi 3 jenis. dll. me(N)-.Kata majemuk setara . pe(N)-. dll. -er-. yaitu: a. b. Contoh kata: bergerigi (morfem bebasnya `gigi`). Catatan: kata kura-kura. Contoh kata: mainan. -i.Sisipan (infiks) Macam-macam infiks: -el-. lumba-lumba.Kata Jadian Uncategorized Tagged jadianNo Comments » KATA JADIAN Kata Jadian adalah kata yang telah mengalami gramatikalisasi.Kata ulang utuh berubah bunyi (dwilingga salin suara) Contoh kata: gerak-gerik. afiks yang melekat di belakang morfem bebas. Proses Imbuhan (Afiksasi)  Kata dasar (morfem bebas) yang dilekatkan dengan afiks (morfem terikat) sehingga membentuk makna kata yang baru. yaitu: a. bentuk perulangannya terjadi pada seluruh kata dasar tetapi terdapat fonem (huruf) yang berubah. afiks yang melekat di depan morfem bebas. sirami. perlindungan. Gramatikalisasi dibagi menjadi 3 macam. Dan jenis ini tidak masuk ke dalam jenis kata ulang karena definisi kata ulang semu tidak sama dengan kata ulang (reduplikasi) sesuai dengan KBBI.Kata ulang sebagian (dwipurwa) Contoh kata: lelaki. pertanianContoh: per + tani + an Afiks `per-` dan `-an` adalah contoh morfem terikat. memper-. alamiah. Contoh kata: bermain. karyawati.Awalan (prefiks) Macam-macam prefiks: ber-.Kata ulang utuh (dwilingga) Contoh kata: rumah-rumah. mondar-mandir. jenis kata ulang yang terjadi pada seluruh kata dasar. ramah-tamah. c. dll. -man. dll. seniman. afiks yang melekat di antara morfem bebas. Reduplikasi dibagi menjadi 4 jenis. yaitu: a. sedangkan kata `tani` adalah contoh morfem bebas. memiliki kedudukan kelas kata yang sama. yakni: 1. dipukul. tembak-menembak. Kata majemuk juga bisa disebut sebagai frasa. leluhur. -sasi. dan -em-. 3. anak-anak. c.Akhiran (sufiks) Macam-macam sufiks: -an. -iah. se-. Proses Pengulangan Kata (Reduplikasi)  Kata dasar yang mengalami perulangan sehingga membentuk makna yang berbeda-beda. murid-murid. bentuk perulangannya mendapat imbuhan (afiks). adi-. -kan. dll. Permajemukan (Kata Majemuk)  Gabungan dua kata atau lebih yang berstatus sebagai kata yang berdiri sendiri sesuai dengan kata yang digabungkan.

Kata ulang yang menyatakan saling atau berbalasan (resiprok). meja makan. Makna Kata Ulang Dalam Bahasa Indonesia Kata ulang sangat banyak digunakan dalam percakapan kita sehari-hari dalam bahasa Indonesia. Contoh: . . Contoh: . dan lain-lain. . Di bawah ini merupakan arti dari kata ulang yang ada di Indonesia. keras kepala >> bukan kepalanya keras seperti batu melainkan egois. KB c. Kata ulang yang menyatakan banyak tidak menentu.Ketika mereka berpacaran selalu saja cubit-cubitan sambil tertawa.Di tempat kakek banyak pepohonan yang rimbun dan lebat sekali.Datang-datang dia langsung tidur di kamar karena kecapekan. 7.Saat lebaran biasanya keluarga di RT IV kunjung-kunjungan satu sama lain. Contoh: . hancur lebur. 3.Mastur dan Bornok mencari kecu sebanyak-banyaknya untuk makanan ikan cupang kesayangannya.Kata Idiomatis atau ungkapan Contoh kata: panjang tangan >> bukan tangannya panjang melainkan suka mencuri. Kata ulang yang menyatakan bertambah atau makin …. Contoh: .Contoh kata: kursi tamu.Orang katro dan ndeso itu datang ke rumahku malam-malam. .Adik membuat kapal-kapalan dari kertas yang dibuang Pak Jamil tadi pagi.Setelah kejadian itu dia menguat-nguatkan diri mencoba untuk tabah. . Contoh: .Setinggi-tingginya Joni naik pohon. Kata ulang yang menyatakan sangat. KB KS KB KK KB KS K Bil. . Kata ulang yang menyatakan berusaha atau penyebab.Ayah meluap-luap emosinya ketika tahu dirinya masuk perangkap penipu kartu kredit.Pulau-pulau yang ada di dekat perbatasan dengan negara lain perlu diperhatikan oleh pemerintah. memiliki makna yang baru.Biarkan dia main hujan! lama-lama dia akan kedinginan juga. 9. Kata ulang yang menyatakan waktu atau masa. besar mulut >> bukan mulutnya besar melainkan suka membual (pembohong). Kata ulang yang menyatakan terus-menerus. 8. Lihat saja kata sehari-hari pada kalimat di atas adalah termasuk kata ulang. Contoh: .Jambu merah Pak Daden besar-besar dan memiliki kenikmatan yang tinggi. 6. 2. memiliki kedudukan kelas kata yang berbeda. 5. KB KB KK KK KB KB b. dll. Contoh: . pasti dia akan turun juga. . . Kata ulang yang menyatakan mirip / menyerupai / tiruan. delapan ekor.Kata majemuk bertingkat (tak setara) Contoh kata: gadis belia. 4. siswa teladan. Contoh: . yaitu antara lain: 1. dll. Kata ulang yang menyatakan paling. majalah wanita. .Anak Kelas VIII orangnya malas-malas dan sangat tidak koperatif.Si Ucup main rumah-rumahan sama si Wati seharian di halaman rumah.

Dari tadi Bambang kerjanya cuma tidur-tiduran di sofa. Kata ulang yang menyatakan beberapa. sufiks dan konfiks. . . Kata ulang yang menyatakan himpunan pada kata bilangan. juga dapat dikelompokkan sebagai bentuk asal (tunggal) dan bentuk dasar (kompleks).Coba kamu masukkan gundu bopak itu seratus-seratus ke dalam tiap plastik! .Ular naga panjangnya bukan kepalang berjalan-jalan selalu riang kemari. . Definisi Istilah kata dasar (akar kata) = kata yang paling sederhana yang belum memiliki imbuhan.Karena berjalan sangat jauh kaki si Adul sakit-sakit semua. Contoh: . Contoh: . afiks (imbuhan) = satuan terikat (seperangkat huruf tertentu) yang apabila ditambahkan pada kata dasar akan mengubah makna dan membentuk kata baru. .Mirnawati selalu bertanya-tanya pada dirinya apakah kesalahannya pada Bram dapat termaafkan. Sebagian besar kata dibentuk dengan cara menggabungkan beberapa komponen yang berbeda. nanti perutmu meletus! 14. 10. Afiks tidak dapat berdiri sendiri dan harus melekat pada satuan lain seperti kata dasar.Wajahnya terlihat kemerah-merahan ketika pujaan hatinya menyapa dirinya.Lagak si bencong itu kebarat-baratan kayak dakocan. Pembentukan Kata-kata Bahasa Indonesia Ada banyak ragam pembentukan kata dalam Bahasa Indonesia.Jangan tergesa-gesa begitu dong! Nanti jatuh. 13. Kata ulang yang menyatakan bersengang-senang atau santai. Untuk mempersingkat dan memperjelas pembahasannya. Kami tidak membahas tentang infiks (sisipan yang jarang digunakan). Nak.Sudah bertahun-tahun nenek tua itu tidak bertemu dengan anak perempuannya yang pergi ke Hongkong. Kata ulang yang menyatakan agak (melemahkan arti). Ada apa ya? 12. reduplikasi dan kata-kata majemuk yang berafiks. satu afiks melekat di depan kata dasar dan satu afiks melekat di belakang kata dasar yang bersama-sama mendukung satu fungsi. Istilah afiks termasuk prefiks. sufiks (akhiran) = afiks (imbuhan) yang melekat di belakang kata dasar untuk membentuk kata baru dengan arti yang berbeda. Untuk memahami cara pembentukan kata-kata tersebut kita sebaiknya mengetahui lebih dahulu beberapa konsep dasar dan istilah seperti yang dijelaskan di bawah ini. Contoh: . . Kata ulang yang menyatakan sifat atau agak. tetapi perbedaan kedua bentuk ini tidak dibahas di sini.Jangan beli makanan banyak-banyak. konfiks (sirkumfiks / simulfiks) = secara simultan (bersamaan).Mas Tono berminggu-minggu tidak apel ke rumahku.Contoh: . .Anjing buduk dan rabies itu suka mengejar-ngejar anak kecil yang lewat di dekat kandangnya yang bau. 11. Contoh: . kami menggunakan kata-kata yang tidak bersifat gramatikal atau teknis untuk menjelaskan kata-kata tersebut sebanyak mungkin. prefiks (awalan) = afiks (imbuhan) yang melekat di depan kata dasar untuk membentuk kata baru dengan arti yang berbeda. Contoh: .

me-. Sebagian besar kata yang terdapat dalam surat kabar dan majalah Indonesia berafiks. hasil perbuatan. arah perbuatan atau tindakan dan apakah tindakan itu merupakan fokus utama dalam kalimat atau bukan. dan lain-lain) kami menggunakan kaidah pengklasifikasian kata menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Balai Pustaka. maka kata . di mana tindakan atau obyek tindakan adalah fokus utama dalam kalimat itu. ke-. di-: Prefiks ini mempunyai pertalian yang sangat erat dengan prefiks ―me-. Fungsi utama prefiks ―ber-‖ adalah untuk menunjukkan bahwa subyek kalimat merupakan orang atau sesuatu yang mengalami perbuatan dalam kalimat itu. Jika kita dapat menerima sedikit kekeliruan dalam penggunaan afiks. Penjelasan di bawah adalah untuk menguraikan hasil penambahan afiks (imbuhan) kepada kata dasar. Dalam mengklasifikasikan jenis kata (nomina. Banyak verba dengan afiks ―ber-‖ mempunyai kata yang sama dengan bentuk adjektiva dalam Bahasa Inggris. perulangan. Afiks Bahasa Indonesia yang Umum prefiks: ber-. adjektiva. se-. me-. menge-. -kah.‖ Prefiks ―me-‖ menunjukkan tindakan aktif sedangkan prefiks ―di-‖ menunjukkan tindakan pasif. Jenis prefiks ini sering kali mempunyai arti mengerjakan. keluarga kata dasar = kelompok kata turunan yang semuanya berasal dari satu kata dasar dan memiliki afiks yang berbeda. Apabila kata dasarnya berupa kata sifat. per – an. meng-. Kata dengan prefiks ini juga bisa memiliki makna alat yang dipakai untuk melakukan perbuatan yang tersebut pada kata dasarnya. meng-. pem-. atau permajemukan. se – nya Penggunaan Afiks Mempelajari proses pembentukan kata-kata dan metode pembubuhan afiks merupakan kunci untuk memahami makna kata-kata turunan dan belajar membaca teks Bahasa Indonesia. -kan. di-. peny-. Dalam kamus ini tidak diuraikan tentang asal kata dasar (etimologi). pe – an. kita dapat menyederhanakan pembahasan tentang afiks (imbuhan). -i. pem – an. melakukan atau menjadi sesuatu.kata turunan (kata jadian) = kata baru yang diturunkan dari kata dasar yang mendapat imbuhan. Perlu diperhatikan bahwa penjelasan di bawah ini lebih berhubungan dengan perbuatan (aksi) dalam suatu kalimat – siapa yang melakukan aksi itu. menghasilkan. Sekitar satu dari tiap 40 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki prefiks ini. pe-. verba. Prefiks ini yang paling umum digunakan dan sekitar satu dari tiap 13 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki salah satu dari prefiks ini. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. meny-. Sekitar satu dari tiap 44 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki prefiks ini. tersufiks: -an. ber – an. peng – an. per-. Juga dapat menunjukkan keadaan atau kondisi atribut tertentu. pe-: Prefiks ini membentuk nomina yang menunjukkan orang atau agen yang melakukan perbuatan dalam kalimat. -lah. -pun. Penggunaan prefiks ini lebih aktif berarti mempergunakan atau mengerjakan sesuatu. bukan untuk menjelaskan bilamana afiks digunakan. Edisi Kedua – 1991) yang disusun dan diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia. dan bukan pelaku. -nya konfiks: ke – an. mem-. Aplikasi Afiks ber-: menambah prefiks ini membentuk verba (kata kerja) yang sering kali mengandung arti (makna) mempunyai atau memiliki sesuatu. peng-. peny – an. meny. mem-: menambah salah satu dari prefiks ini membentuk verba yang sering kali menunjukkan tindakan aktif di mana fokus utama dalam kalimat adalah pelaku. ia dapat mengerti makna sebagian besar kata yang berasal (diturunkan) dari kata dasar itu dengan menggunakan kaidah umum untuk masing-masing jenis afiks. bukan tindakan atau obyek tindakan itu. Jika seseorang mengerti makna kata dasar.

Sufiks ini pun dapat menunjukkan tempat. yaitu suatu perbuatan yang terjadi secara tiba-tiba atau tidak disengaja (misalnya aksi oleh pelaku yang tidak disebutkan. biasanya menghasilkan adjektif yang menyatakan tingkat atau kondisi paling tinggi (ekstrim) atau superlatif. untuk menyatakan seluruh atau segenap 3. Hanya sekitar satu dari tiap 400 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki sufiks ini. paling baru. -lah: sufiks ini memiliki penggunaan yang berbeda dan membingungkan. kesamaan atau kemiripan 4. untuk menunjukkan kesopanan atau menekankan ekspresi. Sekitar satu dari tiap 70 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki sufiks ini. Fokus dalam kalimat adalah kondisi resultan tindakan itu dan tidak memfokuskan pada pelaku perbuatan atau bagaimana kondisi resultan itu tercapai. tetapi secara singkat dapat dikatakan bahwa sufiks ini sering digunakan untuk memperhalus perintah. Fungsi utamanya yaitu untuk memindahkan perbuatan verba ke bagian lain dalam kalimat. Penggunaan paling umum dari prefiks ini adalah sebagai berikut: 1. Penambahan afiks ini menimbulkan dua kemungkinan. -i: menambah sufiks ini akan menghasilkan verba yang menunjukkan perulangan. pesawat. alat. Sufiks ini sering digunakan untuk memindahkan perbuatan kepada suatu tempat atau obyek tak langsung dalam kalimat yang mana tetap dan tidak mendapat pengaruh dari perbuatan tersebut . Sekitar satu dari tiap 34 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki sufiks ini. ke-an: Konfiks ini yang paling umum digunakan dan sekitar satu dari tiap 65 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki konfiks ini. Prefiks ini sering dianggap sebagai pengganti ―satu‖ dalam situasi tertentu. umumnya menghasilkan verba yang menyatakan aspek perfektif. (misalnya: paling besar. ter-: Sekitar satu dari tiap 54 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki prefiks ini.yang dibentuk dengan prefiks ini memiliki sifat atau karakteristik kata dasarnya. untuk menyatakan tindakan dalam waktu yang sama atau menyatakan sesuatu yang berhubungan dengan waktu -an: menambah sufiks ini biasanya menghasilkan kata benda yang menunjukkan hasil suatu perbuatan. se-: menambah prefiks ini dapat menghasilkan beberapa jenis kata. proses pembuatan atau timbulnya suatu kejadian. dan sebagainya. Sekitar satu dari tiap 42 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki prefiks ini. pelaku tidak mendapat perhatian atau tindakan natural). paling tinggi. yaitu suatu perbuatan yang telah selesai dikerjakan. -kan: menambah sufiks ini akan menghasilkan kata kerja yang menunjukkan penyebab. Sufiks ini jarang digunakan. (1) Jika menambahkan ke kata dasar adjektif. untuk menyatakan keseragaman. untuk menyatakan satu benda. Konfiks ini adalah untuk: 1. satuan atau kesatuan (seperti ―a‖ atau ―the‖ dalam Bahasa Inggris) 2. Afiks ini juga bisa menunjukkan perbuatan spontanitas. pemberian sesuatu atau menyebabkan sesuatu. instrumen. Sekitar satu dari tiap 110 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki prefiks ini. Sufiks ini pun menunjukkan di mana dan kepada siapa tindakan itu ditujukan. -kah: menambah sufiks ini menunjukkan bahwa sebuah ucapan merupakan pertanyaan dan sufiks ini ditambahkan kepada kata yang merupakan fokus pertanyaan dalam kalimat. Sekitar satu dari tiap 20 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki sufiks ini. membentuk nomina yang menyatakan hasil perbuatan atau keadaan dalam pengertian umum . paling murah) (2) Jika menambahkan ke kata dasar yang bukan adjektif.

tetapi biasanya kurang umum dan lebih konkrit atau spesifik. Misalnya. -ku. Sekitar satu dari tiap 108 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki konfiks ini. Artinya sering menunjuk kepada suatu keadaan yang ditunjuk oleh kata dasar atau hasil perbuatan verba dalam kalimat. Pada umumnya satuan-satuan ini dianggap sebagai kata ganti yang menyatakan kepemilikan yang digabungkan dengan kata dasar yang mana tidak mengubah arti kata dasar. satuan ―-nya‖ pun dapat memiliki fungsi untuk menunjukkan sesuatu. sehingga kesan dan efek terhadap pembaca atau pendengar dapat dicapai semaksimal den seintensif mungkin. Penggunaan ―-ku‖ dan ―-mu‖ bervariasi sesuai dengan jenis tulisan. Sekitar satu dari tiap 75 kata yang tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki konfiks ini. contoh: biasanya = usually. bila ―-nya‖ berfungsi sebagai penunjuk. cerpen dan tulisan tidak resmi lainnya. rupanya = apparently -nya. ―bukumu‖ = buku Anda. per-an: menambah konfiks ini akan menghasilkan sebuah nomina yang menunjukkan hasil suatu perbuatan (bukan prosesnya) dan dapat juga menunjukkan tempat. se – nya: Konfiks ini seringkali muncul bersama-sama dengan kata dasar tunggal atau kata dasar ulangan untuk membentuk adverbia yang menunjukkan suatu keadaan tertinggi yang dapat dicapai oleh perbuatan kata kerja (misalnya: setinggi-tingginya = setinggi mungkin).Alusio Contoh: . membentuk adjektif yang menyatakan keadaan berlebihan 4. dan jarang digunakan dalam tulisan yang lebih formal seperti surat kabar dan majalah berita. ―bukunya‖ = buku dia atau buku mereka. pem-an: penggunaan salah satu dari keempat konfiks ini biasanya menghasilkan suatu nomina yang menunjukkan proses berlangsungnya perbuatan yang ditunjuk oleh verba dalam kalimat. Gaya Bahasa Penegasan 1.T. Macam-Macam Gaya Bahasa A. Keadaan ini mirip dengan yang diperoleh dengan menggunakan konfiks ―ke-an‖.yang menyatakan hal-hal yang berhubungan dengan kata dasar 2. peny-an. Selain sebagai kata ganti yang menyatakan kepemilikan. Dua jenis kata ganti ini sangat umum digunakan dalam komik. -mu: satuan-satuan ini bukan merupakan afiks murni dan semuanya tidak dimasukkan sebagai entri dalam kamus ini. membentuk verba yang menyatakan kejadian yang kebetulan pe-an. ―bukunya‖ berarti ―buku itu‖. adalah gaya bahasa yang menggunakan peribahasa yang maksudnya sudah dipahami umum. Misalnya. peng-an. -nya: Ada penggunaan ―-nya‖ sebagai sufiks murni yang mengubah arti kata dasarnya. membentuk nomina yang menunjuk kepada tempat atau asal 3. (E. tetapi hal ini merupakan konsep yang agak rumit dan kurang umum dan tidak dibahas di sini.) MEI01 Majas (Gaya Bahasa) Uncategorized3 Comments » Majas (Gaya Bahasa)  Yang dimaksud dengan majas ialah cara pengungkapan perasaan atau pikiran dengan bahasa sedemikian rupa. kata ―bukuku‖ = buku saya. Penggunaan ―-nya‖ baik sebagai kata ganti maupun penunjuk (bukan sebagai sufiks murni) adalah sangat umum dan sekitar satu dari tiap 14 kata tertulis dalam Bahasa Indonesia memiliki satuan ini.

adalah gaya bahasa yang mempergunakan kata-kata tertentu untuk menggantikan nama seseorang.Antiklimaks Contoh: Kakeknya. surat-surat kantor semua dapat anda beli di toko itu. 2. adalah gaya bahasa penegasan yang menyatakan beberapa hal berturut-turut.Klimaks Contoh: Di dusun-dusun. 7. adalah gaya bahasa penegasan yang menyatakan beberapa hal berturut-turut. . 5. atau kata-kata yang kasar dan kurang sopan. buku bacaan.―Kalau belum jelas. .Polisindeton Contoh: Buku tulis.Eufemisme Contoh: . Kata-kata ini diambil dari sifat-sifat yang menonjol yang dimiliki oleh orang yang dimaksud. anaknya dan sekarang cucunya tak luput dari penyakit keturunan itu.‖ 9.Putra Bapak tidak dapat naik kelas karena kurang mampu mengikuti pelajaran. akan saya jelaskan lagi. adalah gaya bahasa penegasan yang menyebutkan beberapa hal berturut-turut tanpa menggunakan kata penghubung.Hiperbolisme Contoh: . 8. dan surat-surat kantor dapat dibeli di toko itu.Antitesis Contoh: Tinggi-rendah harga dirimu bukan elok tubuhmu yang menentukan. (kebalikan asindeton) gaya bahasa yang menyebutkan beberapa hat berturut-turut dengan menggunakan kata penghubung. . dia sendiri.. jangan-jangan dia …. hari proklamasi ini dirayakan dengan meriah.Asindeton Contoh: Buku tulis.Elipsis Contoh: .Dalam bergaul hendaknya kau waspada. 4. tabu).‖ .Jangan terpedaya dengan apa yang kelihatan baik di luarnya saja. . . adalah gaya bahasa yang menggunakan kalimat elips (kalimat tak lengkap). majalah. 3. yakni kalimat yang predikat atau subjeknya dilesapkan karena dianggap sudah diketahui oleh lawan bicara. ayahnya. adalah gaya bahasa atau ungkapan pelembut yang digunakan untuk tuntutan tatakrama atau menghindari kata-kata pantang (pamali. koran. makin lama makin tinggi tingkatannya.Pegawai yang terbukti melakukan korupsi akan dinonaktifkan adalah gaya bahasa penegasan yang menyatakan sesuatu hal dengan melebih-lebihkan keadaan yang sebenarnya. di kota-kota. adalah gaya bahasa penegasan yang menggunakan paduan kata-kata yang artinya bertentangan.Air matanya mengalir menganak sungai. makin lama makin rendah tingkatannya.Antonomasia Contoh: Si Pelit den Si Centil sedang bercanda di halaman rumah Si Jangkung 6. sampai ke ibu kota. tetapi kelakuanmu.―Saya khawatir.10. di desa-desa.Segala yang berkilau bukanlah berarti emas. majalah.Suaranya mengguntur membelah angkasa.

11.16.13. Husni mengisap Gudang Garam.Dia maju dua langkah ke depan. Pengulangan di bagian awal dinamakan anafora. Hal ini sengaja dibuat untuk memberikan ketegasan pada predikatnya.Parafrase Contoh: ―Pagi-pagi Ali pergi ke sawah. pagi-pagi digantikan ketika sang surya merekah di ufuk timur.‖ dijadikan ―Ketika mentari membuka lembaran hari. tak mau bertemu dengan dia lagi. anak sulung Pak Sastra itu melangkahkan kakinya ke sawah.14.Metonimia Contoh: . nama penemu.Cintaku hanya untukmu . materialistis diganti dengan gila harta benda.Sunyi itu duka .Harapanku hanya untukmu adalah gaya bahasa penegasan yang menggunakan kata-kata yang sebenarnya tidak perlu karena artinya sudah terkandung dalam kata sebelumnya.Paralelisme Contoh Anafora : . Gaya bahasa jenis ini sering dipakai dalam pidato atau karangan berbentuk prosa. dan demikian pula harapan setiap pejuang. adalah gaya bahasa penguraian dengan menggunakan ungkapan atau frase yang lebih panjang daripada kata semula.Sunyi itu lupa . eh maaf silakan Saudara-Saudara mencicipi hidangan yang telah tersedia. Misal.Harapan kita memang demikian.Udin mengisap Gentong. bahwa Tono berkelahi di tempat itu.Sunyi itu kudus . sedang di bagian akhir disebut epifora. adalah gaya bahasa yang mempergunakan sebuah kata atau sebuah nama yang berhubungan dengan suatu benda untuk menyebut benda yang dimaksud.18.15. silakan Saudara-Saudara pulang. penyebutan yang didasarkan pada merek dagang. kalau bukan karena terpaksa.Koreksio Contoh: Setelah acara ini selesai.Sunyi itu lampus Contoh Epifora : . dun lain sebagainya. . . adalah gaya bahasa dengan menggunakan kalimat inversi.Benar! Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri.adalah gaya bahasa penegasan yang mempergunakan kata-kata atau frase yang disisipkan di tengah-tengah kalimat.17.Ayah pergi ke Bandung mengendarai kijang.Interupsi Contoh: Saya. adalah gaya bahasa pengulangan seperti repetisi yang khusus terdapat dalam puisi.Rinduku hanya untukmu .Inversi Contoh: Pergilah ia meninggalkan kampung halamannya untuk mencari harapan baru di kota.‖ adalah gaya bahasa penegasan yang mengulang-ulang sebuah kata berturut-turut dalam suatu wacana. Misal. .Pleonasmse Contoh: . nama pabrik. adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata pembetulan untuk mengoreksi (menggantikan kata yang dianggap salah). yakni kalimat yang predikatnya mendahului subjek.Repetisi Contoh: .12.

Contoh: Cina mengalahkan Indonesia dalam babak final perebutan Piala Thomas. semoga dalam mengarungi samudra kehidupan ini. 2..Harapan dan cita-citanya terlalu muluk. .Sekali merdeka. belum tampak juga batang hidungnya. Benda-benda mati atau benda-benda hidup selain manusia dibandingkan dengan manusia.Retoris Contoh: Bukankah kebersihan adalah pangkal kesehatan? Inikah yang kau namakan kerja? 20. Contoh: Setiap kepala diwajibkan membayar iuran Rp1. bagaikan. Gaya Bahasa Perbandingan 1. penaka. Sudah lama ditunggu-tunggu. Saudara mampir ke pondok saya. dianggap berwatak dan berperilaku seperti manusia.Personifikasi atau penginsanan Contoh: .19.Silakan. laksana. B.21. tetapi sebenarnya tidak bertanya.Litotes Contoh: .Semangat juangnya berkobar.Engkau harus dan wajib mematuhi semua peraturan.Bunyi lonceng memanggil-manggil siswa untuk segera masuk kelas. adalah gaya bahasa penegasan yang menggunakan kata-kata yang sama artinya dalam satu kalimat. . . adalah gaya bahasa perbandingan yang membandingkan dua hal yang berbeda berdasarkan persamaannya. kamu berdua akan sanggup menghadapi badai dan gelombang. tetap merdeka! adalah gaya bahasa penegasan yang menggunakan kalimat tanya.Tautologi Contoh: . ialah gaya bahasa perbandingan yang membandingkan dua buah keutuhan berdasarkan persamaannya secara menyeluruh. atau yang menggunakan kata-kata yang artinya berlawanan dari yang dimaksud untuk merendahkan diri. Totem pro parte adalah gaya bahasa yang menyebutkan keseluruhan untuk menyatakan sebagian. 3.Metafora Contoh: . adalah gaya bahasa perbandingan yang mempergunakan kata-kata pembanding (seperti. adalah gaya babasa perbandingan. jika kebetulan lewat. gaya bahasa ini terbagi menjadi dua yaitu : (a) Pars pro toto (sebagian untuk keseluruhan) dan (b) Totem pro parte (keseluruhan untuk sebagian).Gelombang demonstrasi melanda pemerintah orde lama.00.Nyiur melambai-lambai di tepi pantai 5.Alegori Contoh: Kami semua berdoa.Sinekdoke. tak gentar menghadapi musuh. dan lain sebagainya) dengan demikian pernyataan menjadi lebih .Dari mana orang seperti saya ini mendapat uang untuk membeli barang semahal itu. ibarat.000. adalah gaya bahasa perbandingan yang menyatakan sesuatu dengan memperendah derajat keadaan sebenarnya. . Pars pro Toto adalah gaya babasa yang menyebutkan sebagian untuk menyatakan keseluruhan. 4.

Inuendo Contoh: la menjadi kaya raya lantaran mau sedikit korupsi. Gaya Bahasa Sindiran 1. Misal. C.Paradoks Contoh: .Okupasi Contoh: -Sebelumnya dia sangat baik. lintah darat lambang manusia pemeras. adalah gaya bahasa sindiran paling halus yang menggunakan kata-kata yang artinya justru sebaliknya dengan maksud pembicara. 6. . adalah gaya bahasa sindiran yang menggunakan kata-kata yang kasar. adalah gaya bahasa pertentangan yang mengandung bantahan dan penjelasan. -Ali sebenarnya bukan anak yang cerdas. 3. 2.Bapak Presiden terbang ke Denpasar tadi pagi. yang membentuk satu kalimat.Wajahnya seperti rembulan. bahasa kiasan. Biasanya gaya bahasa ini .Seharian ia berkubur di dalam kamarnya. adalah gaya bahasa yang mengandung pertentangan.Ironi Contoh: Eh. D.Tropen Contoh: . namun karena kerajinannya melebihi kawan sekolahnya.Simile Contoh: . kamboja lambang kematian. bunglon lambang manusia yang tidak jelas pendiriannya. adalah gaya bahasa yang mengandung dua pernyataan yang bertentangan. dia mendapat nilai paling tinggi. 3. adalah gaya bahasa yang mengandung uraian atau pernyataan yang tidak sesuai dengan sejarah atau zaman tertentu. manis benar teh ini. tetapi sekarang menjadi berandal karena tidak ada perhatian dari orang tuanya. adalah gaya bahasa yang mempergunakan kata-kata yang maknanya sejajar dengan pengertian yang dimaksudkan.Simbolik Contoh: Janganlah kau menjadi bunglon! 7. .Tikus mati kelaparan di lumbung padi yang penuh berisi. . tak ada seorang pun yang berbicara.Hidup tanpa cinta bagaikan sayur tanpa garam.Kontradiksio in terminis Contoh: Suasana sepi.Dengan kelemahannya. hanya jam dinding yang terus kedengaran berdetak-detik. 2. wanita mampu menundukkan pria. mempergunakan lambang-lambang atau simbol-simbol untuk menyatakan sesuatu. Gaya Bahasa Pertentangan 1.jelas. 4. adalah gaya. adalah gaya bahasa sindiran yang mempergunakan pernyataan yang mengecilkan kenyataan sebenarnya.Anakronisme Contoh: Mahapatih Gadjah Mada menggempur pertahanan Sriwijaya dengan peluru kendali jarak menengah. (maksudnya: pahit). Misalnya menyebutkan sesuatu yang belum ada pada suatu zaman. yakni apa yang dikatakan terlebih dahulu diingkari oleh pernyataan yang kemudian.

Hak asasi manusia itulah yang sekarang menjadi topik utama dunia internasional. Citraan penciuman.Anafora Contoh: Hak asasi manusia merupakan hak mutlak yang wajib kita junjung tinggi dalam membangun bangsa dan negara.Aliterasi Contoh: Keras kepala.Antanaklasis 3. 3. kecut.dipakai untuk menyatakan amarah. lembut. 5. gaya bahasa yang berwujud perulangan kata pertama dari kalimat pertama menjadi kata pertama dalam kalimat selanjutnya. Melalui citraan ini seolah-olah kita dapat merasakan sesuatu yang pahit. basah. manis. Monyet! . sekaligus keras adat. (Lihat buku Intisari Bhs. sudah berkali-kali diberi tahu. Citraan penglihatan. Citraan gerak. Citraan pencecapan.T. dll. atau kalimat yang tertuang di dalam puisi atau prosa. anyir.) MEI01 Citraan Uncategorized Tagged citraanNo Comments » strong>CITRAAN DALAM PUISI Citraan adalah penggambaran mengenai objek berupa kata. Gaya Bahasa Perulangan 1. unsure citraan dapat membantu kita dalam menafsirkan makna dan menghayati sebuah puisi secara menyeluruh. Kata-kata yang mengandung citraan ini menggambarkan seolah-olah objek yang dibicarakan berbau harum. (E. misalnya kasar. frase.Sarkasme Contoh: . yaitu citraan yang ditimbulkan oleh indera penglihat (mata). Dan Sastra Ind. tetapi agak lebih kasar. 4. yaitu citraan yang berhubungan dengan indera pencium (hidung). Citraan ini dapat memberikan ransangan kepada mata sehingga seolah-olah dapat melihat sesuatu yang sebenarnya tidak terlihat.Dasar goblok. 6. tetapi secara abstrak objek tersebut bergerak. adalah gaya bahasa yang memanfaatkan kata-kata yang permulaannya sama bunyinya. adalah semacam ironi. busuk. Citraan perabaan. keras hati. yaitu citraan yang melibatkan indera pencecap (lidah). Citraan dimaksudkan agar pembaca dapat memperoleh gambaran konkret tentang hal-hal yang ingin disampaikan oleh pengarang atau penyair. 2. tetap saja tidak mengerti! 4. Jenis Citraan dibagi menjadi 7. adalah gaya bahasa yang mengandung ulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda. asam. yaitu citraan yang secara konkret tidak bergerak. Tolong agak menyisih sedikit! E. Citraan pendengaran.Sinisme Contoh : Hai. 29) .. dll. yaitu citraan yang ditimbulkan oleh indera pendengar (telinga). Citraan ini dapat memberikan ransangan kepada telinga sehingga seolah-olah dapat mendengar sesuatu yang diungkapkan melalui citraan tersebut. dll. yaitu citraan yang melibatkan indera peraba (kulit). 4. halus. dingin. . SMA hal. yakni: 1. 2. harum benar baumu.Jangan coba-coba mengganggu adikku lagi. Dengan demikian. panas.

yaitu angka tahun yang tercantum pada beberapa prasasti berbahasa Melayu Kuna dari Palembang dan Bangka. Seiring dengan berkembangnya agama Islam dimulai dari Aceh pada abad ke-14. Belanda berusaha meredamnya dengan mempromosikan bahasa Melayu Tinggi. Bahasa Indonesia adalah dialek baku dari bahasa Melayu. Sintaksis Tagged bahasa. Catatan berbahasa Melayu Klasik pertama berasal dari Prasasti Terengganu berangka tahun 1303. paling tidak dalam bentuk informalnya. pada masa lalu digunakan kalangan keluarga kerajaan di sekitar Sumatera. (E. kerajaan maritim yang berjaya pada abad ke-7 dan ke-8. Citraan perasaan. Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang digunakan sebagai pengantar pendidikan di sekolah di Indonesia. pada tahun 1945. dasar-dasar yang penting untuk komunikasi dasar dapat dipelajari hanya dalam kurun waktu beberapa minggu. dan Jawa. Untuk sebagian besar lainnya bahasa Indonesia adalah bahasa kedua. Bentuk bahasa ini lebih sulit karena penggunaannya sangat halus. Pemerintah kolonial Belanda yang menganggap kelenturan Melayu Pasar mengancam keberadaan bahasa dan budaya. sebuah bahasa Austronesia yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara kemungkinan sejak abad-abad awal penanggalan modern. disebut Melayu Tinggi. dan tidak seekspresif bahasa Melayu Pasar. Jenis ini sangat lentur sebab sangat mudah dimengerti dan ekspresif. Bahasa Indonesia adalah bahasa dinamis yang hingga sekarang terus menghasilkan kata-kata baru. Biasanya masih digunakan bahasa daerah (yang jumlahnya bisa sampai sebanyak 360). Karena terputusnya bukti-bukti tertulis pada abad ke-9 hingga abad ke-13. bahasa Melayu klasik lebih berkembang dan mendominasi sampai pada tahap di mana ekspresi ―Masuk Melayu‖ berarti masuk agama Islam. di antaranya dengan penerbitan karya sastra dalam bahasa Melayu Tinggi oleh Balai Pustaka.7. Penyebutan pertama istilah ―Bahasa Melayu‖ sudah dilakukan pada masa sekitar 683-686 M. Prasasti-prasasti ini ditulis dengan aksara Pallawa atas perintah raja Sriwijaya. . Malaya. Bahasa Melayu di Indonesia kemudian digunakan sebagai lingua franca (bahasa pergaulan). Fonologi dan tata bahasa dari bahasa Indonesia cukuplah mudah. penuh sindiran. Tetapi bahasa Melayu Pasar sudah terlanjur diadopsi oleh banyak pedagang yang melewati Indonesia. Citraan ini membantu kita dalam menghayati suatu objek atau kejadian yang melibatkan perasaan. sejarah2 Comments » Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia.T. ahli bahasa tidak dapat menyimpulkan apakah bahasa Melayu Klasik merupakan kelanjutan dari Melayu Kuna. Morfologi Bahasa. indonesia. Bentuk yang lebih formal. namun hanya sebagian kecil dari penduduk Indonesia yang benar-benar menggunakannya sebagai bahasa ibu.) MEI01 Sejarah Bahasa Indonesia Filologi. namun pada waktu itu belum banyak yang menggunakannya sebagai bahasa ibu. yaitu citraan yang melibatkan hati (perasaan). Bentuk bahasa sehari-hari ini sering dinamai dengan istilah Melayu Pasar. Wangsa Syailendra juga meninggalkan beberapa prasasti Melayu Kuna di Jawa Tengah. Bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu. Bahasa Indonesia ialah sebuah dialek bahasa Melayu yang menjadi bahasa resmi Republik Indonesia. baik melalui penciptaan. sejarah. dengan toleransi kesalahan sangat besar dan mudah menyerap istilah-istilah lain dari berbagai bahasa yang digunakan para penggunanya. Bahasa Indonesia diresmikan pada kemerdekaan Indonesia. Keping Tembaga Laguna yang ditemukan di dekat Manila juga menunjukkan keterkaitan wilayah itu dengan Sriwijaya. maupun penyerapan dari bahasa daerah dan asing.

dan Singapura masih dijajah Inggris. Bahasa Melayu Riau yang dipilih. Ke. Dengan memilih Bahasa Melayu Riau. Di sana. ia dapat menimbulkan kesan negatif yang lebih besar. dan bukan Bahasa Melayu Pontianak. 3. Samarinda. hingga tahun 1972 ketika Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dicanangkan. ejaan dua bahasa serumpun. Perubahan: Indonesia (pra-1972) Malaysia (pra-1972) Sejak 1972 tj ch c dj j j ch kh kh nj ny ny sj sh sy jyy oe* u u Catatan: Tahun 1949 ―oe‖ sudah digantikan dengan ―u‖.Awal penciptaan Bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa bermula dari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Malaysia. Dibandingkan dengan bahasa-bahasa Eropa. Jakarta (Betawi). ataupun Kutai. namun kali ini dengan tujuan persatuan dan kebangsaan. Brunei. Sultan Malaka yang terakhir pun lari ke Riau selepas Malaka direbut oleh Portugis. Bahasa Indonesia yang sudah dipilih ini kemudian distandardisasi (dibakukan) lagi dengan nahu (tata bahasa). ia sebagai lingua franca. Pada saat itu. Bahasa Melayu Riau dipilih sebagai bahasa persatuan Negara Republik Indonesia atas beberapa pertimbangan sebagai berikut: 1. Bila pengguna kurang memahami budaya Jawa. bahasa Indonesia tidak banyak menggunakan kata bertata bahasa dengan jenis kelamin. para pejuang kemerdekaan bersatu lagi seperti pada masa Islam berkembang di Indonesia. Jika bahasa Jawa digunakan. Ada tingkatan bahasa halus. Hal ini sudah dilakukan pada zaman Penjajahan Jepang. derajat. dengan menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Pengguna bahasa Melayu bukan hanya terbatas di Republik Indonesia. diharapkan di negara-negara kawasan seperti Malaysia. semakin dibakukan. dan Singapura bisa ditumbuhkan semangat patriotik dan nasionalisme negara-negara jiran di Asia Tenggara. 4. Kedua. Tio Ciu. dan kasar yang dipergunakan untuk orang yang berbeda dari segi usia. Dengan EYD. ataupun pangkat. Sebagai contoh kata ganti seperti ―dia‖ tidak secara spesifik menunjukkan apakah orang yang disebut itu lelaki atau perempuan. Brunei. ataupun dari bahasa lainnya. suku-suku bangsa atau puak lain di Republik Indonesia akan merasa dijajah oleh suku Jawa yang merupakan puak (golongan) mayoritas di Republik Indonesia. Banjarmasin. yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia. dan kamus baku juga diciptakan. Maluku. Bahasa Melayu Riau yang paling sedikit terkena pengaruh misalnya dari bahasa Cina Hokkien. dicanangkanlah penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa untuk negara Indonesia pascakemerdekaan. Hal yang sama juga ditemukan . Pada tahun 1945. 2. pengguna bahasa Melayu selain Republik Indonesia masih dijajah Inggris. Jawa (yang sebenarnya juga bahasa mayoritas pada saat itu). Mulanya Bahasa Indonesia ditulis dengan tulisan Latin-Romawi mengikuti ejaan Belanda. Soekarno tidak memilih bahasanya sendiri. pada Kongres Nasional kedua di Jakarta. namun beliau memilih Bahasa Indonesia yang beliau dasarkan dari Bahasa Melayu yang dituturkan di Riau. dengan pertimbangan pertama suku Melayu berasal dari Riau. Bahasa Jawa jauh lebih sukar dipelajari dibandingkan dengan bahasa Melayu Riau. biasa.

dan Kalimat Uncategorized Tagged frase. Kata kerja tidak di bahasa berinfleksikan kepada orang atau jumlah subjek dan objek. ―adik laki-laki‖ sebagai contohnya. Susunan kata dasar adalah Subjek – Predikat – Objek (SPO). klausaNo Comments » Frase Macam-macam frase dari kelas kata 1. Perulangan kata juga mempunyai banyak kegunaan lain. Dengan tata bahasa yang cukup sederhana bahasa Indonesia mempunyai kerumitannya sendiri. (E. tapi hanya jika jumlahnya tidak terlibat dalam konteks.T. Contoh: guru (kata benda) agama (kata benda)guru agama (kata benda) gadis (kata benda) cantik (kata sifat)gadis cantik (kata benda) Frase endosentris dibagi menjadi dua macam. bukan ―seribu orang-orang‖.) MEI01 Frase. Bahasa Indonesia menggunakan dua jenis kata ganti orang pertama jamak. ―kemarin‖ atau ―besok‖). frase atributif). Contoh: baju baru DM anak manis DM sebatang rokok kretek MDM sebuah rumah mewah MDM . yaitu pada penggunaan imbuhan yang mungkin akan cukup membingungkan bagi orang yang pertama kali belajar bahasa Indonesia.pada kata seperti ―adik‖ dan ―pacar‖ sebagai contohnya. yaitu ―kami‖ dan ―kita‖. Ada juga kata yang berjenis kelamin. ―Kami‖ adalah kata ganti eksklusif yang berarti tidak termasuk sang lawan bicara. Untuk menspesifikasi sebuah jenis kelamin. sedangkan ―kita‖ adalah kata ganti inklusif yang berarti kelompok orang yang disebut termasuk lawan bicaranya. seperti contohnya ―putri‖ dan ―putra‖. yaitu: 1.yang menunjukkan bahwa kelas kata dari perpaduan itu sama dengan kelas kata dari salah satu (atau lebih) unsur pembentuknya. yaitu frase yang mengandung unsur inti (D) dan unsur penjelas (M). Bahasa Indonesia juga tidak mengenal kala/waktu (tense). Waktu dinyatakan dengan menambahkan kata keterangan waktu (seperti. atau indikator lain seperti ―sudah‖ atau ―belum‖. kedua kata itu diserap dari bahasa Sanskerta melalui bahasa Jawa Kuno. Frase bertingkat (frase subordinatif. walaupun susunan kata lain juga mungkin. Klausa. tidak terbatas pada kata benda. kalimat. Sebagai contoh ―seribu orang‖ dipakai. Untuk mengubah sebuah kata benda menjadi bentuk jamak digunakanlah reduplikasi (perulangan kata). Frase endosentris: Sebuah susunan yang merupakan gabungan dua kata atau lebih . Kata-kata seperti ini biasanya diserap dari bahasa lain (pada kasus di atas. sebuah kata sifat harus ditambahkan.

dan secara fakultatif. subjek mendahului predikat.seorang guru MD sepotong roti MD 2. Frase setara (frase koordinatif): frase yang mengandung dua buah unsur inti (tidak ada unsur penjelas/atribut). dapat diperluas dengan beberapa fungsi lain seperti objek dan keterangan-keterangan lain. predikat mendahului subjek. (Keraf. K Ket. Klausa dapat dibedakan atas beberapa macam berdasarkan beberapa sudut tinjauan Macam klausa berdasarkan urutan kata: (1) Klausa normal. K Ket. Keterangan: ( KB ) Kata benda ( KK ) Kata kerja ( KS ) Kata sifat ( KT ) Kata tugas ( K Ket. Contoh: dari (kata depan) sekolah (kata benda). Contoh: ia datang ke rumahku adik penari orang itu kurus (2) Klausa inversi. Contoh: suami istri sawah ladang sanak saudara 2. Frase Eksosentris: Sebuah susunan yang merupakan gabungan dua kata (atau lebih) yang menunjukkan bahwa kelas kata dari perpaduan itu tidak sama dengan kelas kata dari salah satu(atau lebih) unsur pembentukannya. Contoh: datang dia malam itu pergi ayah tak tentur arah (3) Klausa inversi khusus. yang mengandung hubungan fungsional subjek-predikat. ) Kata keterangan Klausa suatu konstruksi yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kata. klausa inversi yang didahului oleh keterangan.dari sekolah (kata keterangan) yang (kata tugas) memimpin (kata kerja)yang memimpin(kata benda) Contoh lain: dari kantor di rumah karena lelah KT KB KT KB KT KS K Ket. 1991: 181). Contoh: ke tanah leluhur pergi mereka .

Contoh: Ani membawa buku guru mengajar murid (2) Klausa terikat. Contoh: ketika ayah pergi agar tubuh subur sebab kehadirannya tak diperhitungkan . klausa yang dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung pada klausa lain. klausa yang kehadirannya bergantung pada klausa lain dan biasanya ditandai oleh adanya konjungsi (kata penghubung). Contoh: gadis itu cantik bapak saya tampan bapakmu pelit (5) Klausa berpredikat frase konektif Contoh: anak itu merupakan musuh mereka Sinta menjadi pramugari Maman adalah pemuda berpikiran maju (6) Klausa berpredikat adverbial (frase preposisional) Contoh: nenekku dari Kalimantan ibu ke Bandung kemarin ayah ke Bekasi naik onta berdasarkan keterikatannya dengan klausa lain: (1) Klausa bebas.kemarin datanglah surat itu karena sakit menangislah dia berdasarkan variasi subjek-predikat: (1) Klausa berpredikat kata kerja intrasitif Contoh: anak itu menari kuda meringkik kakek merokok nenek duduk (2) Klausa berpredikat kata kerja transitif Contoh: guru mengajar murid kurir mengantar surat Andri mencintai Dian (3) Klausa berpredikat kata benda Contoh: pamannya lurah ibunya seorang bidan kakaknya tentara (4) Klausa berpredikat kata sifat.

urutannya adalah subjek mendahului predikat .permintaan . Tanamanan itu diberinya pupuk agar tumbuh subur.Klausa terikat merupakan bagian dari sebuah kalimat. kata kedua menduduki jabatan predikat) . 1991: 185).larangan (d) kalimat harapan (e) kalimat pengandaian (2) Berdasarkan diatesis. sedangkan intonasinya menunjukkan bahwa bagian ujaran itu sudah lengkap. Contoh: (i) # Pergi! # (ii) # Berita daerah membangun # disiarkan TVRI # setiap hari # Kalimat (i) adalah kalimat minim. kalimat dibedakan atas: (a) kalimat normal (subjek mandabului predikat) (b) kalimat inversi (predikat mendahului subjek) (4) Berdasarkan jumlah inti yang membentuknya.ajakan . Kalimat dapat dibedakan berdasarkan bermacam-macam hal sebagai berikut: (1) Berdasarkan nilai informasinya. (Keraf. kalimat dibedakan atas: (a) kalimat minor (hanya mengandung satu inti) (b) kalimat mayor (mengandung lebih dari satu inti) (5) Berdasarkan pola-pola dasar yang dimilikinya. misalnya. kalimat dibedakan atas: (a) kalimat aktif (subjek melakukan perbuatan) (b) kalimat pasif (subjek dikenai perbuatan) (3) Berdasarkan urutan katanya. .suruhan .intonasinya adalah intonasi berita yang netral (6) Berdasarkan jumlah kontur yang terdapat di dalamnya.hanya terdiri atas dua kata . kalimat dibedakan atas: (a) kalimat minim (hanya mengandung satu kontur) (b) kalimat panjang (mengandung lebih dari satu kontur) Kontur adalah bagian arus ujaran yang diapit oleh dua kesenyapan.kedua kata itu sekaligus menjadi inti kalimat (kata pertama menduduki jabatan subjek. dan dapat hadir bersama-sama atau dikaitkan dengan klausa bebas. kalimat dibedakan atas: (a) kalimat inti (b) kalimat luas (perluasan dari kalimat inti) (c) kalimat transformasi (perubahan dari kalimat inti) Ciri-ciri kalimat inti: . Klausa di atas. sedangkan kalimat (ii) adalah kalimat panjang. Dadang kecewa sebab kehadirannya tak diperhitungkan Kalimat bagian ujaran yang didahului dan diikuti oleh kesenyapan. merupakan bagian dari kalimat: Ibu merasa sedih ketika ayah pergi. (sasaran atau tujuan yang akan dicapai) kalimat dibedakan atas: (a) kalimat berita (b) kalimat tanya (c) kalimat perintah: .

(7) Berdasarkan jumlah klausa yang terkandung di dalamnya. Siapa yang bikin rumah itu? (tidak baku) Siapa yang membuat rumah ini? (baku) b. seringkali tidak diterima sebagai kalimat yang baik dan benar.setara menguatkan (b. Subjek Predikat Contoh Kalimat 1 Kata Benda Kata Kerja Ari menari. Kakek dari Sukabumi. 2 Kata Benda Kata Sifat Arsinta cantik. Kalimat baku (standar) dipergunakan apabila kita berbahasa baku. Adapun ciri-ciri kalimat baku adalah sebagai berikut: 1. Kakek berasal dari Sukabumi. Catatan: Pola dasar no. 1) kalimat majemuk setara: .4) kalimat majemuk rapatan Pola dasar kalimat Pola dasar kalimat mempersoalkan kelas kata (jenis kata) apa yang mendasari pembentukan kalimat inti.setara mempertentangkan .4 sebagaimana terlihat pada contoh kalimat di atas. Rumahnya Udin yang catnya kuning. Togop malas. 3 Kata Benda Kata Benda Hasahatan dokter. dalam ragam lisan. (atau) Kakek datang dari Sukabumi.setara menggabung . dalam ragam tulis.setara memilih . 4 Kata Benda Kata Tugas Ibu ke pasar. Berdasarkan kelas kata yang menduduki fungsi S-P. menggunakan lafal baku (lafal yang tidak mencerminkan logat asing atau logat kedaerahan) Contoh: a. Kalimat contoh tersebut akan diterima sebagai kalimat yang baik dan benar apabila diubah menjadi sebagai berikut: Ibu pergi ke pasar. dapat ditentukan pola dasar kalimat bahasa Indonesia sebagai berikut: No. Bahrudin akuntan. menggunakan ejaan baku (sesuai dengan Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan) 4. Di sini kita melihat kelas kata apa yang menduduki jabatan subjek dan kelas kata apa pula yang menduduki jabatan predikat. (tidak baku) . Kalimat majemuk.3) kalimat majemuk campuran (b.2) kalimat majemuk bertingkat (b. Satya dihukum. kalimat dibedakan atas: (a) kalimat tunggal (kalimat yang hanya mengandung satu klausa/satu pola S-P) (b) kalimat majemuk (kalimat yang mengandung lebih dari satu klausa/lebih dari satu pola S-P). menggunakan struktur baku (sesuai dengan kaidah morfologi dan sintaksis bahasa Indonesia) 3. menggunakan kata-kata baku 2. berdasarkan hubungan antar klausanya dibedakan lagi atas: (b.

S P O. saya ucapkan terima kasih.pelaku K Ketiga: disederhanakan (P dan O pelaku disatukan menjadi P) Uang itu diambilnya dari dalam laci. (baku) c. pelaku K bunga mereka taburkan di pusara ibu. belum. SPK Keempat: diinversikan diambilnya uang itu dari dalam laci. sedang. SPK Mereka taburkan bunga di pusara ibu. menyatakan pekerjaan tengah berlangsung . PSK (2) Atas perhatian Bapak. Kata-kata yang merupakan keterangan aspek kala adalah sudah. dan akan Contoh: (1) Ani sedang membaca buku. PSK Untuk memahami contoh-contoh kalimat di atas. PSK Mereka menaburkan bunga di pusara ibu. Kalimat pasif adalah kalimat berpredikat kata kerja yang subjeknya terkena perbuatan yang tersebut dalam predikat. KPS (3) Sudah saya baca buku itu. PS (4) Mereka taburkan bunga di pusara ibu. SPOK Bunga ditaburkan oleh mereka di pusara ibu. S P O. S P O. telah. perhatikan langkah-langkah perubahan dari kalimat aktif hingga menjadi kalimat pasif inversi di bawah ini ! Pertama: Kalimat aktif Ia mengambil uang itu dari dalam laci.Rumah Udin yang bercat kuning. keterangan aspek kontinuatif. PSK Keterangan aspek kala Keterangan aspek kala adalah keterangan yang menandai waktu pelaksanaan pekerjaan/ perbuatan/ proses yang tersebut pada predikat kalimat. Kalimat berpola inversi adalah kalimat yang predikatnya mendahului subjek. Keterangan aspek kala posisinya selalu di depan predikat kalimat. Mudah2an dia lekas dalang (tidak baku) Mudah-mudahan dia lekas datang (baku) Kalimat pasif inversi Kalimat pasif inversi adalah kalimat pasif dengan pola inversi.penderita K Kedua: diubah menjadi pasif Uang itu diambil oleh ia dari dalam laci. Contoh: (1) Diambilnya uang itu dari dalam laci.

keterangan aspek futuratif. Pada kalimat majemuk setara terdapat lebih dari satu gagasan yang kedudukannya sederajat. (4) Ketty sedang duduk di ruang tamu SPK GU: Ketty duduk. (2) Kitab itu telah dibaca oleh Rudi hingga tamat. (4) Telah Rudi baca kitab itu hingga tamat. sedangkan pada kalimat (5) salah. (2) Kemarin Ida mengantarkan surat ke rumahku. dan (4) benar. SP GU: Ayah perwira. (3). (2) Abas tidur. menyatakan pekerjaan akan berlangsung (3) Ani telah membaca buku. KSPOK GU: Ida mengantarkan surat. (3) Ayah Anita adalah seorang perwira menengah.(2) Ani akan membaca buku. yaitu di depan predikat. keterangmi aspek kala posisinya sama dengan posisi pada kalimat aktif dan kalimat pasif biasa. Gagasan utama pada kalimat majemuk setara Kalimat mejemuk setara adalah kalimat yang mengandung dua pola klausa atau lebih yang hubungan antarklausa bersifat setara. (2) Andl makan. . SPOK GU: Amir membaca. terdapat lebih deri satu gagasan utama. Andi makan asilnan. Gagasan utama kalimat dinyatakan dengan pola S-P atau pola SP-O. (2). dalam kalimat majemuk setara. Contoh: (1) Eko makan sate. Gagasan utama kalimat Gagasan utama atau pikiran pokok kalimat adalah amanat/informasi yang terpenting yang terkandung dalam sebuah katimat. Dengan demikian kalimat (5) adalah kalimat yang mengalami kesalahan struktural. Contoh: (1) Amir sedang membaca buku di dalam kamar. Gagasan utama dinyatakan dengan pola S-P dalam kalimat nominal dan kalimat verbal intransitif ~Sedangkan pada kalimat verbal transitif gagasan utama dapat dinyatakan dengan pola S-P-O atau S-P saja. Letak kata telah pada kalimat (1). GU: (1) Ali belajar. sedangkan Abas sedang tidur. (3) Kitab itu telah Rudi baca hingga tamat. Jadi. menyatakan pekerjaan sudah berlangsung Letak keterangan aspek kala pada kalimat pasif inversi Pada kalimat pasif inversi. (5) Rudi telah baca kitab itu hingga tamat. (2) Ali sedang belajar. Perhatikan contoh berikut ! (1) Rudi telah membaca kitab itu hingga tamat. keterangan aspek perfektif. GU: (1) Eko makan.

(c) Apabila anak kalimat merupakan pelengkap. Selanjutnya Departemen Pendidikan dan . berdasarkan Keputusan Presiden No. GU: Kakeknya jatuh. Perhatikan keterangan berikut dengan baik. Contoh: (1) Ketika ayah pergi. (E. Di dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat klausa utama (klausa bebas) den klausa terikat. GU: Aminah bahagia. Contoh: (1) Presiden mengatakan bahwa pembangunan harus dilanjutkan. GU: Pembangunan harus dilanjutkan.T. sebuah pernyataan bersama telah ditandatangani oleh Menteri Pelajaran Malaysia pada masa itu. GU: lbu kesepian. ibu kesepian di rumah. gagasan utama terdapat pada induk kalimat. (2) Wati menyirami tanaman itu setiap hari supaya buahnya lebat. Ejaan ini menggantikan ejaan sebelumnya. Mashuri. 57. Namun demikian. gagasan utama terdapat pada anak kalimat. Tahun 1972. (3) Aminah bahagia karena suaminya naik pangkat.) MEI01 Ejaan yang Disempurnakan Uncategorized Tagged ejaan11 Comments » Ejaan yang Disempurnakan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) adalah ejaan Bahasa Indonesia yang berlaku sejak tahun 1972. Tun Hussien Onn dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. GU: Saya berharap. gagasan utama terdapat pada klausa utama yang merupakan induk kalimat.Gagasan Utama pada kalimat majemuk bertingkat Kalimat majemuk bertingkat pada dasarnya adalah kalimat tunggal yang salah satu fungsinya diperluas dan perluasannya itu membentuk sebuah pola klausa. berlakulah sistem ejaan Latin (Rumi dalam istilah bahasa Melayu Malaysia) bagi bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Di Malaysia ejaan baru bersama ini dirujuk sebagai Ejaan Rumi Bersama (ERB). GU: Wati menyirami tanaman. (a) Apabila anak kalimat merupakan perluasan fungsi keterangan. GU: Mereka lupa. dalam kalimat majemuk bertingkat terdapat gagasan utama dan gagasan bawahan (gagasan penjelas). (2) Mereka lupa bahwa mereka harus melunasi pinjamannya pada akhir bulan ini. (2) Mat Kemplo menceritakan bahwa kakeknya jatuh dari ayunan. (b) Apabila anak kalimat merupakan perluasan fungsi objek (anak kalimat merupakan objek dari predikat verba transitif). perlu diperhatikan bahwa gagasan utama tidak selamanya berada pada klausa utama. Ejaan Republik. Dengan demikian. Pada 23 Mei 1972. Pernyataan bersama tersebut mengandung persetujuan untuk melaksanakan asas yang telah disepakati oleh para ahli dari kedua negara tentang Ejaan Baru dan Ejaan Yang Disempurnakan. Contoh: (1) Saya berharap hal itu tidak akan terjadi. Pada tanggal 16 Agustus 1972.

Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. contoh: Saya suka makan nasi. Bush Tetapi apabila nama itu ditulis lengkap. dan sapaan. tesis.) 1. Panitia Pengembangan Bahasa Indonesia. Sebuah kalimat diakhiri dengan titik. Setelah itu. tanda titik tidak dipergunakan. (Nyonya) S. . Perbedaanperbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya adalah: ‗tj‘ menjadi ‗c‘ : tjutji → cuci ‗dj‘ menjadi ‗j‘ : djarak → jarak ‗j‘ menjadi ‗y‘ : sajang → sayang ‗nj‘ menjadi ‗ny‘ : njamuk → nyamuk ‗sj‘ menjadi ‗sy‘ : sjarat → syarat ‗ch‘ menjadi ‗kh‘ : achir → akhir Penggunaan Tanda baca Tanda Titik (. (dan lain-lain) dsb.E. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum. maka urutan angka itu dapat disusun sebagai berikut dan tanda titik tidak dipakai pada akhir sistem desimal. Tanda titik dibelakang huruf dalam suatu bagian ikhtisar atau daftar. Cara ini dilakukan dalam penulisan karya ilmiah. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Gatot George W. Pada tanggal 12 Oktober 1972. harus diberi jarak satu ketukan. Persiapan Ulangan Umum. menerbitkan buku ―Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan‖ dengan penjelasan kaidah penggunaan yang lebih luas. 5. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih hanya dipakai satu tanda titik. 0196/1975 memberlakukan ―Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah‖. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat putusannya No. jabatan. 2. dan disertasi. pangkat. (Sarjana Ekonomi) 4. Jika berupa angka. Contoh: Anthony Tumiwa 3. (Doktor) Ny. Peraturan. Contoh: dll. A. B. makalah. Apabila dilanjutkan dengan kalimat baru. laporan. dianjurkan tidak mempergunakan singkatan. contoh: I. (tanggal) Dalam karya ilmiah seperti skripsi. contoh: Irwan S. Contoh: Dr. (dan sebagainya) tgl. Syarat.Kebudayaan menyebarluaskan buku panduan pemakaian berjudul ―Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan‖.

tetapi.lembaga nasional di dalam akronomi yang sudah diterima oleh masyarakat. tabel dan sebagainya. Nomor Giro 033983 telah saya kasih kepada Michael. Tanda Koma (. contoh: Sekjen : (Sekretaris Jenderal) UUD : (Undang-Undang Dasar) SMA : (Sekolah Menengah Atas) WHO : (World Health Organization) 9.1 6. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia.12 (pukul 7 lewat 10 menit 12 detik) 7. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara yang berikutnya. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan angka ribuan. Tanda titik tidak dipakai di belakang alamat pengirim dan tanggal surat. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang merupakan kepala karangan. dan detik yang menunjukkan waktu. menit. yang didahului oleh kata seperti. contoh: Cu (Kuprum) 52 cm l (liter) Rp 350. satuan ukuran. yang terdapat di dalam nama badan pemerintah. Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan. dan melainkan. lembaga. contoh: Latar Belakang Pembentukan Sistem Acara 11. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri dari huruf-huruf awal kata atau suku kata. dan mata uang.10. 8. 3 Mei 1997 Yth.Ivan Jalan Istana 30 Surabaya B.2. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah.2 1. 2.1 1. kepiting dan ikan. contoh: Saya menjual baju. contoh: Pukul 7. tetapi tidak aktif. atau kepala ilustrasi. dan topi. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. takaran.00 10. atau nama dan alamat penerima surat. atau gabungan keduanya. celana. contoh: Saya bergabung dengan Wikipedia. timbangan.Contoh: 1.Sdr. contoh: Jalan Kebayoran 32 Jakarta.) 1. contoh: Nama Ivan terdapat pada halaman 1210 dan dicetak tebal. . contoh penggunaan yang salah: Saya membeli udang. jutaan.

Ivan. contoh: Oleh karena itu. ―Saya sedih sekali‖. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan atau di antara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka. 13. contoh: Kalau hari hujan. 4. jadi. (ii) bagian-bagian kalimat.3a. . kita memerlukan sikap yang bersungguhsungguh. Tanda koma dipakai di antara (i) nama dan tanggal. 5. 22. Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya untuk membedakannya dari singkatan nama diri. lagi pula. contoh: Rinto Jiang. saya tidak jadi datang. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat. contoh: O. keluarga. Tanda koma dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. Cara Penggunaan Wikipedia. Tanda koma dipakai di belakang kata-kata seperti o. 1990). Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tambahan yang sifatnya tidak membatasi. 18 Juni 1984 Medan. 10. 9. (iii) tempat dan tanggal. Borgx. Wah. contoh: Kata adik. pandai sekali. saya tidak akan datang. ya. atau marga. aduh. kamu harus datang. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. contoh: Saya tidak akan datang kalau hari hujan. ia lupa akan janjinya.50 12. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mengiringi induk kalimat. Contoh: pengurus Wikipedia favorit saya. bukan main. akan tetapi.E. 3b. begitu. Gatot. 1999. 7. kasihan. contoh: I. contoh: 33. 11. meskipun begitu. Indonesia. Termasuk di dalamnya oleh karena itu.S. dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan. Jilid 5 dan 6. 8. (Bandung: UP Indonesia. contoh: Medan. Tanda koma dipakai di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimatnya. Jakarta: PT Wikipedia Indonesia. hlm. wah. Tanda koma dipakai di antara bagian-bagian dalam catatan kaki. contoh: dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. contoh: Lanin. Jadi. 6. Bahasa Indonesia untuk Wikipedia.5 m Rp 10. Karena sibuk. yang terdapat pada awal kalimat.

Bandingkan dengan: Kita memerlukan sikap yang bersungguh-sungguh dalam pembinaan dan pengembangan bahasa. 14. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain yang mengiringinya dalam kalimat jika petikan langsung itu berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru. contoh: ―Di mana Rex tinggal?‖ tanya Stepheen. C. Tanda Titik Koma (;) 1. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara. contoh: malam makin larut; kami belum selesai juga. 2. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. contoh: Ayah mengurus tanamannya di kebun; ibu sibuk bekerja di dapur, adik menghafalkan namanama pahlawan nasional; saya sendiri asyik mendengarkan siaran pilihan pendengar. D. Tanda Titik Dua (:) 1. Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. contoh: yang kita perlukan, sekarang ialah barang-barang yang berikut: kursi, meja, dan lemari. Fakultas itu mempunyai dua jurusan: Ekonomi Umum dan Ekonomi Perusahaan. 2. Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. contoh: Ketua : Hany Christoffer Wakil Ketua : Ricky Kurniawan Wenas Sekretaris : Maria Dewi Puspasari Wakil Sekretaris : Terry Rionaldy Bendahara : Lina Veronica Wakil bendahara : Marcel Lawinata 3. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. contoh: Pak Erwin : ―Jangan lupa perbaiki halaman bantuan Pak Guru!‖ Rexy : ―Ya, Pak!‖ 4. Tanda titik dua dipakai (i) di antara jilid atau nomor dan halaman, (ii) di antara bab dan ayat dalam kitab-kitab suci, atau (iii) di antara judul dan anak judul suatu karangan. contoh: (i) Tempo, I (1971), 34:7 (ii) Surah Yasin:9 (iii) Karangan Ali Hakim, Pendidikan Seumur Hidup: Sebuah Studi sudah terbit. 5. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. contoh: Kita memerlukan kursi, meja, dan lemari. E. Tanda Hubung (-) 1. Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris. contoh: ….dia beli baru juga.

-Suku kata yang terdiri atas satu huruf tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada ujung baris. contoh: …. masalah itu akan diproses. 2. Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata dan belakangnya, atau akhiran dengan bagian kata di depannya ada pergantian baris. contoh: …. cara baru mengukur panas akhiran -i tidak dipenggal supaya jangan terdapat satu huruf saja pada pangkal baris. contoh: ………menghargai pendapat. 3. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang. contoh: anak-anak tanda ulang singkatan (seperti pangkat 2) hanya digunakan pada tulisan cepat dan notula, dan tidak dipakai pada teks karangan. 4. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal. contoh: p-e-n-g-u-r-u-s 5. Tanda hubung dapat dipakai untuk memperjelas hubungan bagian-bagian ungkapan. bandingkan: ber-evolusi dengan be-revolusi dua puluh lima-ribuan (20×5000) dengan dua-puluh-lima-ribuan (1×25000). Istri-perwira yang ramah dengan istri perwira-yang ramah PN dengan di-PN-kan. 6. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan (a) se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital; (b) ke- dengan angka, (c) angka dengan -an, dan (d) singkatan huruf kapital dengan imbulan atau kata. contoh: se-Indonesia hadiah ke-2 tahun 50-an ber-SMA KTP-nya nomor 11111 bom-V2 sinar-X. 7. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. Contoh: di-charter pen-tackle-an Sebagai lambang matematika untuk pengurangan (tanda kurang). F. Tanda Pisah (—) 1. Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberikan penjelasan khusus di luar bangun kalimat. contoh: Wikipedia Indonesia—saya harapkan—akan menjadi Wikipedia terbesar

Dalam pengetikan karangan ilmiah, tanda pisah dinyatakan dengan 2 tanda hubung tanpa jarak. contoh: Medan—Ibu kota Sumut—terletak di Sumatera 2. Tanda pisah menegaskan adanya posisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih tegas. contoh: Rangkaian penemuan ini—evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom—telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta. 3. Tanda pisah dipakai di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti sampai dengan atau di antara dua nama kota yang berarti ‗ke‘, atau ‗sampai‘. contoh: 1919—1921 Medan—Jakarta 10—13 Desember 1999 Lihat lainnya pada Pedoman Ejaan yang Disempurnakan. Penggunaan Angka atau Lambang Bilangan 1. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. Ditulis dengan angka Arab atau Romawi. 2. Angka dipakai untuk menyatakan ukuran panjang, berat, luas, isi; satuan waktu; nilai uang; dan kuantitas. 3. Angka dipakai untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat. 4. Angka dipakai untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci. 5. Penulisan lambang bilangan dengan huruf secara umum dipisahkan antar tiap bagian dan awalan ―per-‖ (untuk pecahan) digunakan menyatu dengan bagian yang langsung mengikutinya. 6. Lambang bilangan tingkat dituliskan dengan tiga cara: angka Romawi, tanda hubung antara ―ke-‖ dan angka, atau dirangkai jika angka dinyatakan dengan kata. 7. Lambang bilangan yang mendapat akhiran ―-an‖ ditulis dengan tanda hubung antara angka dan ―an‖ atau dirangkai jika angka dinyatakan dengan kata. 8. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Jika perlu, susunan kalimat diubah. 9. Angka yang menunjukkan bilangan utuh besar dapat dieja agar mudah dibaca. 10.Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus, kecuali dalam dokumen resmi seperti akta dan kuitansi. Jika dituliskan sekaligus, penulisan harus tepat. 11.Tanda hubung ―ke-‖ tidak disambung pada bilangan yang menyatakan jumlah. Misalnya: Keempat anak tersebut sedang bersenang-senang. contoh: Jika ditulis dengan angka Arab, bilangan ditulis dengan diawali ke-. Jika ditulis dengan angka Romawi, bilangan ditulis sendirian. Benar: abad kesebelas, abad ke-11, abad XI Salah: abad ke sebelas, abad ke 11, abad ke-XI, abad 11 Penulisan tahun Benar: 1960-an Salah: 1960an Singkatan dan Akronim 1. Singkatan adalah bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari satu huruf atau lebih. a. Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik. b. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan/organisasi, serta nama dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik.

ditulis terpisah. Contoh: kumiliki. dan mata uang asing tidak diikuti tanda titik. ataupun huruf dan suku kata dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kecil. Contoh: Ibu percaya bahwa engkau tahu. 11. diselipkan tanda hubung. Akronim nama diri yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata dari deret kata ditulis dengan huruf awal kapital. suku kata. Jika salah satu unsur gabungan hanya dipakai dalam kombinasi. SOEMANTRI. . Soemantri Sering ditanyakan. ataupun huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata. garis bawahi 5. Jika kata dasar berbentuk gabungan kata. 7. SYAFARUDIN. Contoh: adipati. 4. 10. Syafarudin. Lihat bagian Gabungan kata yang ditulis serangkai. singkatan umum yang terdiri hanya dari dua huruf diberi tanda titik setelah masing-masing huruf. tetapi Dr. sepak bola. b. 9. Lambang kimia. Hindari penulisan singkatan (termasuk gelar) di awal kalimat. 12. Contoh: menggarisbawahi. c. dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian.Kata ganti (kau-. anak-istri saya. unsur gabungan ditulis serangkai. bukan dr. Contoh: bergeletar. SOEMANTRI. tetapi dr. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Contoh: nonIndonesia. Dokter (ahli penyakit) Dr. timbangan.c. ku-. dikelola [1]. Syafarudin. Akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal dari deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapital. Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal. Doktor (S3) DR. 2. mancanegara. kauambil. dilipatgandakan. d.Beberapa gabungan kata yang sudah lazim dapat ditulis serangkai. Tetapi. Jika kata dasar huruf awalnya adalah huruf kapital. Contoh: duta besar. -mu. takaran. termasuk istilah khusus. Imbuhan (awalan. gabungan kata ditulis serangkai. Kata turunan (lihat pula penjabaran di bagian Kata turunan) 3. bukan Dr. termasuk istilah khusus. Contoh: alat pandang-dengar. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasar. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. -nya) ditulis serangkai. bukan Dr. bukumu.Gabungan kata. SYAFARUDIN. Akronim yang bukan nama diri yang berupa gabungan huruf. a. singkatan satuan ukur. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. orang tua. Contoh: bertepuk tangan. Gabungan kata. Soemantri. Kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. Penulisan gelar yang sering salah DR. yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian. 1. sisipan. Penulisan kata Berikut adalah ringkasan pedoman umum penulisan kata. 2. 6. Dr. -ku. Singkatan umum yang terdiri dari tiga huruf atau lebih diikuti satu tanda titik. ibu kota. atau dr? Untuk doktor (S3) dan dokter (ahli penyakit) 1. bukan DR. Jika kata dasar berbentuk gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus. 2. suku kata. Hal ini adalah masalah tata kalimat. bagaimana menuliskan gelar ini di awal kalimat.

miliknya. bahasa Indonesia tidak mengenal bentuk ―di mana‖ (padanan dalam bahasa Inggris adalah ―who‖. 13. Contoh-contoh lain silakan ditambahkan.Artikel si dan sang ditulis terpisah. kecuali yang lazim dianggap padu seperti adapun. Contoh: apa pun. Padanan untuk kata Cina yaitu Tiongkok (negara).yang berarti ―mulai‖. keluar.Partikel -lah. dll. (3) Dari kalimat bahasa Inggris: Land which is to be planted only with rice … . siapakah. dll. Gunakan kata wafat. dengan mana‖. HINDARI PENGGUNAAN BENTUK ―DI MANA‖. kemari. dan ―tiap‖ ditulis terpisah. 17. Usul terjemahan: Lahan yang akan ditanami padi saja … . dan sebagainya). ―whom‖. [sunting] Kata penghubung ―sedangkan‖ . 16. bahasa Indonesia hanya mengenal kata ―yang‖ sebagai kata penghubung untuk kepentingan itu dan penggunaannya pun terbatas. Contoh: di dalam. 14. Contoh: bacalah. apalagi bunyi ujaran China – Cina adalah hampir sama (China dibaca dengan ejaan Inggris). dari Surabaya. ke. tegangan permukaan S dapat ditulis sebagai S = F / L. Ada himbauan untuk menghindari kata ini atas pertimbangan kesensitifan penafsiran. Sebenarnya selalu dapat dicari struktur yang sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia. dan -tah ditulis serangkai. contoh-contoh: (1) Dari artikel Kantin: … kantine adalah sebuah ruangan dalam sebuah gedung umum di mana para pengunjung dapat makan … . Pada dasarnya. kecuali yang sudah lazim seperti kepada. -kah. (2) Dari artikel Tegangan permukaan: Tegangan permukaan = F / L dimana : F = gaya (newton) L = panjang m). ke tengah.Kata depan atau preposisi (di [1]. apalagi ―dimana‖. Sebagai alternatifnya diusulkan menggunakan kata China. Gunakan kata jasad atau jenazah. atau ―where‖) atau variasinya (―dalam mana‖. Tionghoa (bahasa dan orang).Partikel -pun ditulis terpisah. ―which‖. apatah. per helai. meninggal. Dengan demikian. Contoh: Sang harimau marah kepada si kancil. gugur. 15. Konsensus penggunaan kata Tiongkok dan Tionghoa Cina adalah bentuk dan penggunaan baku menurut KBBI. mayat: hindari penggunaannya dalam biografi. Usul perbaikan: … kantine adalah sebuah ruangan di dalam sebuah gedung umum yang dapat digunakan (oleh) pengunjungnya untuk makan … . satu kali pun. Mayat dan mati mati: hindari penggunaannya dalam penulisan biografi. Di sini tampak bahwa ―apabila‖ menggantikan posisi ―di mana‖ (ditulis di kalimat asli sebagai ―dimana‖). bagaimanapun.Partikel per. Penggunaan ―di mana‖ sebagai penghubung dua klausa Untuk menghubungkan dua klausa tidak sederajat. daripada. termasuk dalam penulisan keterangan rumus matematika. ―demi‖. Contoh: per 1 April. Ini sebuah argumen yang tidak bisa didiskripsikan dan dijelaskan secara ilmiah bahasa. Penggunaan ―di mana‖ sebagai kata penghubung sangat sering terjadi pada penerjemahan naskah dari bahasa-bahasa Indo-Eropa ke bahasa Indonesia. dari) ditulis terpisah.[sic] Usul perbaikan: Apabila F = gaya (newton) dan L = panjang (m). atau tewas (tergantung konteks).

849. hembus Februari. alquran analisis. titimangsa. kacamata. bagaimana. darmasiswa. azas atlet. sediakala. Kata pertama adalah kata baku menurut KBBI (kecuali ada keterangan lain) dan dianjurkan digunakan. hulubalang. saripati. Pebruari frekuensi. mangkubumi. beasiswa. dan wasalam. ―Sedangkan‖ digunakan untuk mengawali kalimat. adakalanya.849.Kesalahan penggunaan kata penghubung yang juga sering kali terjadi adalah yang melibatkan kata ―sedangkan‖. aktifitas al Quran. padahal untuk posisi itu dapat dipakai kata ―sementara itu‖. sukaria. sastramarga. esok diagnosis. keratabasa. dalam pilgub Banten kali ini ada 6. kilometer. syahbandar. darmabakti. anda apotek. alhamdulillah. sukarela. bilamana. akhirulkalam. frekwensi foto. sekalipun. Photo gladi. paramasastra.951 pemilih terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap). puspawarna. bumiputra.849. Sedangkan jumlah total TPS se-Banten ada 12. manasuka.‖ Usulan perbaikan 2: ―Sebelumnya disebutkan. sama seperti ―dan‖. geladi hierarki. matahari. silaturahmi. kepada.‖ Usulan perbaikan 1: ―Sebelumnya disebutkan. atlit (ingat: atletik. aktip aktivitas. sedangkan kata-kata selanjutnya adalah variasi ejaan lain yang kadang-kadang juga digunakan. dukacita. ―Sedangkan‖ adalah kata penghubung dua klausa berderajat sama. hipnotis (adjektiva) ibu kota. Kata yang sering salah dieja Daftar ini disusun menurut urutan abjad. sebagaimana.‖ Contoh gabungan kata yang ditulis serangkai: acapkali. ―atau‖. ekstrim embus. apotik (ingat: apoteker. sukacita. bukan apotiker) asas. astagfirullah. radioaktif. serta ―sementara‖. halalbihalal. 6. hirarki hipnosis (nomina).208. Namun justru di sini sering terjadi kesalahan dalam penggunaannya. bismillah. Sementara itu. daripada. dalam pilgub Banten kali ini.951 pemilih terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap) sedangkan jumlah total TPS se-Banten ada 12. saputangan. bukan atlitik) bus. Contoh: Dari harian Jawa Pos: ―Sebelumnya disebutkan. padahal. jumlah total TPS se-Banten ada 12. kasatmata.208. ibukota . bis besok. manakala. barangkali. belasungkawa. peribahasa. diagnosa ekstrem. segitiga.951 pemilih terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap). Dengan demikian secara tata bahasa ia TIDAK PERNAH bisa mengawali suatu kalimat (tentu saja lain halnya dalam susastra!). aktif. analisa Anda. olahraga. dalam pilgub Banten kali ini ada 6. menghipnosis (verba).208.

orangtua paham. obyektif/p olahraga. ijasah imbau. kwalitas. fikir Prancis. mahkluk (salah satu yang paling sering salah) mazhab. pemukiman perumahan. jadual jenderal. kenderaan komoditi. Nopember objek. nasehat negatif. pelihatan. ma‘af makhluk. pungkir (Ingat!) nakhoda. kuna lokakarya. nahkoda. prosen pelepasan. isteri izin. mahzab metode. nara sumber (berlaku juga untuk kata belakang lain) nasihat. Perancis praktik. loka karya maaf. praktek (Ingat: praktikum. nakoda narasumber. olah raga orang tua. kwalitet kuantitas. jendral Jumat. propinsi . ijin jadwal. komoditas komplet. metoda mungkir. karir Katolik. himbau indera.ijazah. mahluk. bukan praktekum) provinsi. kongkrit kosa kata. kosakata kualitas. komplit konkret. penglepasan penglihatan. pengecualian permukiman. baik untuk arti housing maupun PHK pikir. Jum‘at kanker. pengrumahan. indra indragiri. obyek objektif. kwitansi kuno. kangker karier. negatip (juga kata-kata lainnya yang serupa) November. Katholik kendaraan. inderagiri istri. kwantitas kuitansi. faham persen. konkrit.

Unsur pinjaman tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar: unsur pinjaman yang belum sepenuhnya terserap. salah) saraf. realita risiko. trampil ubah (=mengganti). ai au e . standarisasi [5] tanda tangan. tehnik telepon. seksama (Ingat!) samudra.putra. puteri realitas. syurga subjek. resiko saksama. syaraf sarat (=penuh). teoritis (diserap dari: theoretical) terampil. Contoh: aerobe → aerob. walikota Yogyakarta. selebriti sepak bola. putera putri. takhta teknik. tandatangan tahta. sepakbola silakan. Sumatera standar. syarat (=kondisi yang harus dipenuhi) sekretaris. sistim sorga. sekertaris sekuriti. silahkan (Ingat!) sintesis. bukan pihutang) wali kota. baik dari bahasa daerah di Indonesia maupun dari bahasa asing seperti Inggris. hutang (Ingat: piutang. Belanda. serta unsur pinjaman yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. sintesa sistem. standard standardisasi. sanksi (=konsekuensi atas perilaku yang tidak benar. Penyesuaian ejaan Tanpa perubahan ae jika tidak bervariasi dengan e. tel(f/p)on. rubah (=serigala) — sepertinya kedua-duanya berlaku utang. samudera sangsi (=ragu-ragu). dan Sanskerta. tilpon teoretis. Arab. surga. Jogjakarta zaman. segi tiga selebritas. telefon. sekuritas [2] segitiga. subyektif/p Sumatra. subyek subjektif. jaman Bahasa Serapan Bahasa Indonesia menyerap unsur dari berbagai bahasa lain.

Contoh: machine → mesin. ph → f. jika di muka e. z. o. i. q→k rh → r. Contoh: phase → fase. ch dan cch → k. c → k. jika di muka a. sc → s. jika di muka o. Contoh: ion → ion. Contoh: politiek → politik. jika di muka e. ae → e. . jika bervariasi dengan e. dan konsonan. y. jika di muka i. Contoh: sorghum → sorgum. cc → k. u. ee (Belanda) → e. Contoh: systeem → sistem. Contoh: saccharin → sakarin. gue → ge ie (Belanda) → i. ch → c. oo (Inggris) → u. Dengan perubahan aa (Belanda) → a. Contoh: octaaf → oktaf. o. Contoh: cylinder → silinder. u. ie jika lafalnya bukan i. Contoh: scenography → senografi. jika di muka e dan i. oe (oi Yunani) → e oo (Belanda) → o. oe. gh → g. Contoh: haemoglobin → hemoglobin. jika lafalnya y. dan konsonan. oo (vokal ganda) tetap. dan y. Contoh: zoology → zoologi. cc → ks. jika di muka a. jika di awal kata. jika lafalnya c. Contoh: accumulation → akumulasi. c → s. kh (Arab) ng ps pt u ua ue ui uo v x. Contoh: komfoor → kompor. Contoh: rhetoric → retorika.ea ei eo eu f i jika di awal suku kata di muka vokal. sch → sk. Contoh: xenon → xenon. jika lafalnya s atau sy. Contoh: accent → aksen. Contoh: yen → yen. jika lafalnya i. Contoh: çāstra → sastra. Contoh: variety → varietas. t → s. dan konsonan. u. sc → sk. dan konsonan. ch → s. dan y. Contoh: schema → skema. i. ç[1] (Sansekerta) → s. jika di muka vokal. Contoh: cartoon → kartun. jika di muka a. Contoh: check → cek. Contoh: scriptie → skripsi. Contoh: crystal → kristal. o. Contoh: ratio → rasio.

th → t. Contoh: director. -ika. jika lafalnya i. Contoh: excavation → ekskavasi. xc → ksk. -(a)tie (Belanda) → -(a)si. Contoh: effect → efek. Contoh: accountant → akuntan. -ose -ein -ein. -endum -ar -ase. -aat (Belanda) → -at. Contoh: dictator → diktator. primair → primer. -air → -er -al. Contoh: protein → protein. Contoh: anarchy. mass → massa. -ide → -ida -ief. -able. Contoh: percentage → persentase. u. -ific → -ifik . -ary. -ensi (yang bervariasi dengan -ance. -ance. actie → aksi. -ens (yang bervariasi dengan -ancy. jika tidak di awal kata. Contoh: primary. -end → -en -ete. dan konsonan. -asm → -asme -ate → -at -eel (Belanda) → -el. -ive → -if. -ence → -ans. kecuali jika dapat membingungkan. -andum. y → i. uu → u. v (Sanskerta) → w atau v x → ks. descriptief → deskriptif. -ble → -bel -ac → -ak -acy. -ency) -ancy. Contoh: methode → metode. -archy. Contoh: descriptive. anarchie → anarki. -air (Belanda) → -er. logica → logika. -archie (Belanda) → -arki. -eel (Belanda). Contoh: vacuum → vakum. Contoh: formeel → formal. Contoh: plaat → pelat. -eus (Belanda) → -us -ic. Penyesuaian akhiran Tanpa perubahan -anda. -ence) -ant → -an. Contoh: exception → eksepsi. -id. Contoh: percentile → persentil. Contoh: action. konsonan ganda menjadi konsonan tunggal. o. -ique → -ik -icle → -ikel -ics. -iel. -ette → -et -eur (Belanda). jika di muka a. jika tak ada padanan dalam bahasa Inggris. -ot Dengan perubahan -(a)tion. -le → -il. -ica → -ik. Contoh: logic. -ency → -ansi. -or → -ur. -ile. -et -or. -aal (Belanda) → -al. -ir. directeur → direktur. -si -age → -ase. Contoh: dynamo → dinamo. -cy → -asi.

(―di atas‖.(―sendiri‖. prematuur → prematur.(―di dalam‖) epi. ―setengah‖) hemo. amb. hominoide → hominoid. ―berhubungan dengan‖) aut-.(―darah‖) hepta. -oïde (Belanda) → -oid. Contoh: optimistisch.(―sama‖) meta.(―tidak‖. -ous ditanggalkan -sion.(―tunggal‖. -uur → -ur. analogie → analogi. optimistical → optimistis -ism. ―saling‖)[8] intro. ―di dalam‖. ―bertindak sendiri‖)[5] bi.-isch. Contoh: premature.(―memindahkan‖.(―ke atas‖. auto.(―dalam‖. Contoh: epiloog → epilog. en.(―pada kedua sisi‖. Contoh: dialogue → dialog.(―ketiadaan‖. ―ke dalam‖) infra. an. ―terpisah‖. -logy. -logie → -logi. ―berada‖) im-. ―melintas‖) dis. -tion → -si -sy → -si -ter. -tre → -ter -ty. Contoh: modernism. -oid.(―dalam‖. Contoh: egoist → egois. ―menjauhkan dari‖) a-.(―separuh‖. -ical → -is.(―bawah‖. Contoh: hominoid. ―menyimpang dari‖. -ite → -it -ity → -itas -logue → -log. ―bukan‖.(―bertentangan dengan‖) apo. ant. -ure. abs. an.(―sebelum‖. -isme (Belanda) → -isme.(―dua kali‖. in. ―ke belakang‖. Contoh: university. -oir(e) → -oar. ―perubahan‖) mono. ―mengandung satu‖)[9] . ―terbalik‖) ante. Contoh: analogy.(―tidak‖. -ist → -is. -loog (Belanda) → -log. ―mengandung dua …‖) dia. ―depan‖) [4] anti-. ―keduanya‖) ana-. ―tanpa‖)[3] am-.(―sekeliling‖.(―lain‖.(―dari‖. Contoh: elektronic → elektronik -isch. ―sesudah‖) hemi. ―ke dalam‖) iso. ―dua‖)[6] de. ―di bawah‖. ab-. universiteit → universitas. ―mengurangi‖) di. ―di dalam‖) endo.(―antara‖. -ic → -ik. modernisme → modernisme. ―mengandung tujuh‖) [7] hetero. ―berubah‖. Penyesuaian awalan Tanpa perubahan a-. Contoh: trottoir → trotoar.(―sesudah‖. -teit → -tas [2].(―tujuh‖.(―lepas‖. ―tidak‖) em-. ―di dalam‖) inter.(―melalui‖.

―melewati‖. Contoh: demultiplexing → awa-pemultipleksan bi. ―berkelebihan‖) quasi.(―palsu‖) re. ―di bawah‖. ―mengandung enam‖) hyper. ―kembali‖)[12] retro.(―dengan‖.→ poli. kom-. malnutrisi post.→ heksa.(―pertama‖.(―jauh‖. ―lewat‖. con. mala-.(―unggul‖. ―di depan‖) proto.→ kata.→ eks. ―berdekatan dengan‖. ―mula-mula‖) pseudo-.→ pasca-. Contoh: purnawirawan pre. Contoh: prehistory → prasejarah . Contoh: bilingual → dwibahasa inter. ―super‖) uni.(―bawah‖. Contoh: antibiotics → pratirasa auto.(―ke‖. Contoh: asymetric → tak simetri ante. ―melekat pada‖) cata.→ tak-. sur.(―satu‖.→ hipo. com-. kon.(―sebelum‖. Contoh: postgraduate → pascasarjana → purna-. Contoh: autobiography → swariwayat de.→ pra-.→ hiper.→ ek-. pseud.(―di luar‖) extra.(―di samping‖. inter-.(―ke belakang‖. ―kira-kira‖) syn. ex. ―erat berhubungan dengan‖.(―lagi‖. ―keseluruhan‖) para. bi-.→ swa-.→ ko-. ―mengeluarkan‖) exo-.→ sin.→ kontra.pan-. ―di bawah‖) poly. ―terletak di belakang‖) semi. ―sebelumnya‖.(―banyak‖. ―melingkupi‖) pre-(―sebelum‖. ―berada di atas‖) supra. Contoh: international → antarbangsa mal.(―di luar‖) hexa. ―hampir‖) super-.→ mal-. ―jarak‖) trans. ak.(―ke/di seberang‖. ―mengalihkan‖) tri. eks.→ ekstra.→ ekso-. ―tunggal‖) [sunting] Dengan perubahan ad-.→ antar-. ―berlawanan‖) ec-.(―seolah-olah‖.(―menentang‖.(―lingkungan hidup‖) ex.→ kuasi. ―lewat‖. ―melebihi‖) tele.(―lima‖.→ purba-. eco. ac. ―sesuai dengan‖) co-. ―super‖) hypo.(―tiga‖) ultra. ―di muka‖)[11] pro. Contoh: malnutrition → malagizi. Contoh: antedate → purbatanggal anti. ―dekat‖.→ dwi-.→ awa-.(―enam‖. ―pada waktu‖) Penyerapan dengan penerjemahan a.→ ad-. ―mengandung lima‖)[10] peri. panto (―semua‖.→ prati-. ―bersama-sama‖.(―separuhnya‖. pant-. ―agak‖.(―melebihi‖. eko.(―sebelah luar‖. ―berhubungan dengan‖) contra.(―di atas‖.(―lebih dari‖. ―sedikit banyak‖) sub-[13](―bawah‖. ―hampir‖) penta.(―dengan‖.(―bawah‖.(―sekeliling‖. ―bersama-sama‖.

Contoh: pancasila 11 sering diterjemahkan dengan awalan pra-. Khusus mengenai nama-nama geografis di Jawa. ejaan resmi dalam bahasa Indonesia dipakai. hal yang sama berlaku pada kata properti (bukan propertas). Yerusalem dan bukan Jerusalem (bahasa Inggris). Contoh: recalculate → hitung ulang -ble → laik-. Kadangkala fonem /a/ pada posisi akhir terbuka dieja sesuka hati sebagai [o] atau [a]. 3. . Contoh: anakjenis. antarbagian (interseksi) 9 sering diterjemahkan dengan awalan eka-. Wina dan bukan Wien (bahasa Jerman) apalagi Vienna (bahasa Inggris). Disambung jika menggunakan kata dasar. praduga 12 sering diterjemahkan dengan awalan ulang-. Contoh: saptamarga 8 sering diterjemahkan dengan awalan antar-. Moskwa dan bukan Moscow (bahasa Inggris). Nama dalam bahasa Inggris bisa pula dipakai sebagai nama halaman redireksi. Catatan kaki 1 Dalam penulisan modern biasa dieja sebagai ś 2 Tidak semua akhiran -ty bahasa Inggris dialih-bahasakan menjadi -tas walaupun tak dimungkiri bahwa mayoritasnya demikian. Contoh: takpadan (asimetri) 4 sering diterjemahkan dengan awalan purba-. Contoh: non-Indonesia. Contoh: edible → laik-santap -like → lir-. Dipisah jika menggunakan kata bentukan atau turunan. Perancis dan bukan Prancis (berdasarkan kesepakatan). awa-. colourless → awawarna.→ -ulang. Diberi tanda hubung jika kata dasar berawalan huruf kapital. Contoh: dwibahasa (bilingual) 7 sering diterjemahkan dengan awalan sapta-. bak-. Aturan-aturan imbuhan serapan dari bahasa asing mengikuti aturan yang kurang lebih sama dengan aturan pembentukan kata berimbuhan lain. anti-Israel. Contoh: Nama-nama tempat asing Antwerpen dan bukan Antwerp (bahasa Inggris). 3 sering diterjemahkan dengan awalan tak-. hindarkan pemberian nama dalam bahasa Inggris. dalam hal ini berlaku kata-kata seperti sekuriti dan komoditi yang menggunakan sistem kedua (-ti bukan -tas). ulangbuat 13 sering diterjemahkan dengan awalan anak-. Contoh: ulangsusun. Tetapi jika bahasa setempat tidak ditulis menggunakan huruf Latin. tan-. 2. tanwarna Aturan penyerapan imbuhan 1. prasangka.re. Contoh: seedless → nirbiji. mala-. Contoh: antarnegara (internasional). Contoh: swadidik (autodidak) 6 sering diterjemahkan dengan awalan dwi-. Contoh: pratayang. Singapura dan bukan Singapore (bahasa Inggris). Apabila tidak ada. Contoh: dwiwarna. namun tentu saja nama Inggris bisa disebut di dalam artikel. Contoh: jelly-like → liragar -less → nir-. meski ini sering tidak konsisten dan konsekuen. anakbenua Penamaan artikel Nama-nama geografis Coba berikan padanan nama-nama geografis dalam bahasa Indonesia dari tempat-tempat di luar negeri apabila ada. Contoh: ekatuhan (monoteis) 10 sering diterjemahkan dengan awalan panca-. Kata-kata lainnya misalnya kuantitas memang menggunakan penerjemahan -tas. 4. nama dalam bahasa Inggris bisa dipertimbangkan. Contoh: pra pemilu. pascasarjana. tolong berikan nama tersebut dalam bahasa setempat. Contoh: purbatanggal (antedate) 5 sering diterjemahkan dengan awalan swa-.

nama kabupaten atau kota‖ seperti Seutui. Nama-nama tempat yang sering dipakai di Indonesia Kabupaten dan Kota.Nama-nama tempat di Jawa Surabaya dan bukan Suroboyo. (terkecuali untuk Jawa. penamaan artikelnya memakai format ―Kabupaten AA‖ dan ―Kota AA‖. Bogor dan Ciawi. dan j untuk y). Nama-nama tokoh asing juga sesuai ejaan dalam bahasa aslinya. jadi bukan ―Aceh Besar‖ dan ―Lhokseumawe‖. Kelurahan/desa. Pedoman penggunaan ejaan untuk nama tokoh Indonesia adalah sebagai berikut: Kelahiran sebelum tahun 1947. Tanjung. Contoh: Aristoteles dan bukan Aristotle. maka artikel ―Blitar‖ menjadi halaman disambiguasi yang mengandung pranala ke Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Ini berlaku walaupun nama tersebut hanya memiliki satu kegunaan. Kalimantan tidak memakai awalan pulau karena lebih populer) Untuk nama-nama tempat di Indonesia yang memiliki banyak kegunaan. dj untuk j. Danau. Kecamatan. Mengikuti pola ―Pulau AA‖. Selat. Baiturrahman. Untuk nama kelurahan menggunakan pola ―nama kelurahan. atau Sala dan bukan Surokarto. Contohnya: Pulau Simeulue dan bukan Simeulue. Sumatra. Untuk kabupaten dan kota di Indonesia. Suku. dan j untuk y). Untuk nama kecamatan menggunakan pola ―nama kecamatan. hindarkan penggunaan ejaan bahasa Inggris. nama kabupaten atau kota‖ seperti Ciawi. ―Sungai Mahakam‖ dan sebagainya. Purwokerto dan bukan Purwakerta di Jawa Tengah. gunakan Ejaan Van Ophuijsen (gunakan oe untuk u. meski ejaan terakhir ini kadangkala secara fonetis lebih tepat. maka artikel dengan nama itu menjadi halaman disambiguasi. Tasikmalaya bukan Kecamatan Ciawi karena nama kecamatan yang sama bisa terdapat di kabupaten yang lain. Pulau. kecuali tokoh tidak memiliki nama depan secara resmi atau nama merupakan nama julukan. Pada contoh diatas Aceh Besar diberi nama Kabupaten Aceh Besar walaupaun tidak ada Kota Aceh Besar. Baiturrahman. atau tanggal kelahiran tokoh tidak tersedia. Air terjun. Purwakarta dan bukan Purwokarto di Jawa Barat. Nama-nama tokoh Nama-nama tokoh dalam bahasa Indonesia. Nama-nama tokoh sebaiknya ditulis secara lengkap berikut nama depan dan nama belakang. gunakan Ejaan Republik (gunakan tj untuk c. Namun apabila bahasa asli tidak ditulis menggunakan huruf Latin. Jika ragu. Hindarkan penggunaan nama-nama Latin atau Yunani dengan ejaan bahasa Inggris. Contohnya: ―Blitar‖ karena memiliki banyak arti. nama kecamatan. Pulau. Sulawesi. ejaan dalam bahasa Inggris bisa dipertimbangkan. dieja sesuai ejaan asli meskipun bertentangan dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Wonogiri dan bukan Wanagiri. contoh: Kabupaten Aceh Besar dan Kota Lhokseumawe. Sungai. Teluk. gunakan Ejaan Yang Disempurnakan. Apabila tidak ada coba gunakan ejaan Pinyin dan hindari ejaan Inggris berdasarkan Wade-Giles. gunakan Ejaan Yang Disempurnakan. Bill Clinton dan bukan William Jefferson Clinton . dj untuk j. Kelahiran pada dan setelah 1972. Untuk nama-nama tokoh Tionghoa gunakan ejaan yang berlaku dalam bahasa Indonesia. Surakarta atau Solo. Banda Aceh dan bukan Seutui atau Kelurahan Seutui atau Seutui. Kelahiran antara 1947 dan sebelum 1972. tj untuk c.

Contoh: Hamengkubuwono IX dan bukan Sultan Hamengkubuwono IX atau Sri Hamengkubuwono IX Kartini dan bukan R. Soeharto dan bukan Suharto. Jusuf Kalla Beberapa gelar lainnya yang juga harus dihindari antara lain: GPH (Gusti Pangeran Haryo).O. Jeanne d‘Arc dan bukan Joan of Arc.Boris Yeltsin dan bukan Yeltsin. Soekarno dan bukan Sukarno. Kartini atau Raden Adjeng Kartini atau Raden Ajoe Kartini Jusuf Kalla dan bukan Drs. Mao Zedong dan bukan Mao Tse-tung. Tjokroaminoto dan bukan H. (lihat gelar kebangsawanan). Penggunaan gelar Gelar-gelar kebangsawanan dan akademis jangan dipakai sebagai judul artikel meskipun harus disebut dalam artikel sendiri.S. H. Ptolemeus dan bukan Ptolemy.) . GBPH (Gusti Bendoro Pangeran Haryo) dan lain-lain.A.T.S. KGPH (Kanjeng Gusti Pangeran Haryo).O. Cokroaminoto. Kong Hu Cu dan bukan Kung Fu-tse Lenin bisa dipergunakan seiring dengan Vladimir Lenin. (E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful